Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-INPC-att3.pdf

Other Text extracted INPC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 701

Page 1
            Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
            Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025   Management Report   Company Profile
            Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                                                                               Annual Report
 LaporanLaporan
         TahunanTahunan
    Annual Report
            Annual Report                             2025
                                                        2025




                                                                                                                                                           2025
                                                                                                                                                           MENJAGA STABILITAS AND MENDORONG PERTUMBUHAN
                                                                                                                                                                  Sustaining Stability and Driving Growth




T Bank Artha
        PT Bank
             Graha
                Artha
                   Internasional
                      Graha Internasional
                                 Tbk      Tbk

edung ArthaGedung
               Graha Artha Graha
n. Jenderal Sudirman
             Jln. Jenderal
                      Kav.52-53
                           Sudirman Kav.52-53
 karta Selatan
             Jakarta
               12190Selatan 12190

+62 21 515 2168
             T. +62 21 515 2168
 +62 21 515 3892
             F. +62 21 515 3892
raha Call 0800-191-8880
             Graha Call 0800-191-8880
ww.arthagraha.com
             www.arthagraha.com




             B        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 2
        Analisa & Pembahasan Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                Corporate Governance                    Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Laporan Tahunan
   Annual Report          2025



                         MENJAGA STABILITAS DAN
                         MENDORONG PERTUMBUHAN
                         Sustaining Stability and Driving Growth




                                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk


                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      1
Page 3
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025                     Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB
     Disclaimer and Limitation of Liability

     Penyusunan Laporan Tahunan Bank Artha Graha Internasional                                         The preparation of the 2025 Annual Report of Bank Artha
     tahun 2025 menggunakan referensi dan standar yang                                                 Graha International refers to the applicable references
     berlaku di Indonesia, tempat di mana Bank berdomisili dan                                         and standards in Indonesia, where the Bank is domiciled
     mengembangkan kegiatan operasi dan bisnisnya. Parameter                                           and conducts its operational and business activities. The
     dan kriteria standar mengacu kepada Peraturan Otoritas                                            parameters and standard criteria refer to Financial Services
     Jasa Keuangan (“POJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang                                                Authority Regulation (“POJK”) No. 29/POJK.04/2016 concerning
     Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Sedangkan                                          the Annual Report of Issuers or Public Companies. The
     muatan konten pada laporan ini disesuaikan dengan kriteria                                        content of this report is also aligned with the criteria set
     yang terdapat pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                                            out in Financial Services Authority Circular Letter (“SEOJK”)
     (“SEOJK”) No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan                                            No. 9/SEOJK.03/2020 on Transparency and Publication of
     Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional dan SEOJK No. 16/                                        Reports of Conventional Commercial Banks and SEOJK No. 16/
     SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten                                       SEOJK.04/2021 on the Form and Content of the Annual Report
     atau Perusahaan Publik.                                                                           of Issuers or Public Companies.


     Laporan Tahunan ini memuat pernyataan terkait tujuan,                                             This Annual Report contains statements regarding objectives,
     kebijakan, rencana, strategi, serta hasil operasi dan                                             policies, plans, strategies, as well as operational and financial
     keuangan yang disusun berdasarkan data faktual yang dapat                                         results, which are prepared based on factual data that
     dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, Laporan                                           can be accounted for. In addition, this Annual Report also
     Tahunan ini juga menyajikan informasi terkait proyeksi Bank                                       presents information related to the Bank’s projections for the
     di tahun selanjutnya yang disusun berdasarkan pernyataan-                                         following year, which are prepared based on forward-looking
     pernyataan prospektif dan berbagai asumsi mengenai kondisi                                        statements and various assumptions regarding the Bank’s
     mendatang Bank, serta lingkungan bisnis yang terkait, sehingga                                    future conditions and the related business environment. As a
     dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara material                                           result, actual developments may differ materially from those
     berbeda dari yang dilaporkan. Oleh karena itu, Bank mengimbau                                     reported. Therefore, the Bank advises Stakeholders to use such
     agar Pemangku Kepentingan dapat menggunakan informasi                                             information prudently in making decisions.
     tersebut secara bijak dalam pengambilan keputusan.


     Laporan Tahunan ini memuat kata “Bank Artha Graha                                                 In this Annual Report, the terms “Bank Artha Graha Internasional”
     Internasional” dan “Bank” yang didefinisikan sebagai PT Bank                                      and “Bank” are defined as PT Bank Artha Graha Internasional
     Artha Graha Internasional Tbk yang menjalankan kegiatan usaha                                     Tbk, which conducts business activities in the banking services
     di bidang jasa perbankan. Adakalanya kata “BAGI”, “Kami” dan                                      sector. At times, the terms “BAGI,” “We,” and “Company” are
     “Perusahaan/Perseroan” juga digunakan atas dasar kemudahan                                        also used for convenience to generally refer to PT Bank Artha
     untuk menyebut PT Bank Artha Graha Internasional Tbk secara                                       Graha Internasional Tbk. References to the currency unit
     umum. Penyebutan satuan mata uang “Rupiah”, “Rp” atau “IDR”                                       “Rupiah,” “Rp,” or “IDR” refer to the official currency of the
     merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan                                        Republic of Indonesia, while “US Dollar” or “USD” refers to the
     “Dolar AS” atau “USD” merujuk pada mata uang resmi Amerika                                        official currency of the United States of America. All financial
     Serikat. Semua informasi keuangan disajikan dalam mata uang                                       information is presented in Rupiah.
     Rupiah.


     Laporan ini disajikan dalam 2 (dua) bahasa yaitu Bahasa                                           This report is presented in two languages, namely Indonesian
     Indonesia dan Bahasa Inggris, apabila terdapat dua pengertian/                                    and English. In the event of any differences in interpretation,
     makna, maka bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.                                        the Indonesian language version shall prevail. This Annual
     Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh di situs web                                        Report can be viewed and downloaded on the Bank’s official
     resmi Bank yaitu https://www.arthagraha.com/.                                                     website at https://www.arthagraha.com/.


     Tabel dan grafik pada Laporan Tahunan ini memaparkan data                                         Tables and charts in this Annual Report present numerical data
     numerik dengan standar penulisan mengikuti kaidah Bahasa                                          using writing standards in accordance with Indonesian language
     Indonesia. Pemaparan numerik dalam teks menggunakan                                               conventions. Numerical presentation in the text follows
     standar kaidah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sesuai                                         Indonesian and English language standards as appropriate to
     konteks.                                                                                          the context.




  2       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 4
          Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




PENJELASAN TEMA
Theme Description




                                                                                  Menjaga Stabilitas dan
                                                                                 Mendorong Pertumbuhan
                                                                              Sustaining Stability and Driving Growth




Tema ini menggambarkan keseimbangan strategis antara                      This theme reflects the strategic balance between
ketangguhan dan ekspansi yang menjadi arah utama Bank                     resilience and expansion that defines the primary direction
Artha Graha Internasional. Dalam lanskap ekonomi yang                     of Bank Artha Graha Internasional. In an economic
penuh tantangan, stabilitas menjadi pondasi utama untuk                   landscape marked by challenges, stability serves as the
menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan                          essential foundation for safeguarding customer trust while
keberlangsungan bisnis. Dengan prinsip kehati-hatian, tata                ensuring business continuity. Guided by prudence, sound
kelola yang baik, serta disiplin manajemen risiko, Bank terus             corporate governance, and disciplined risk management,
menjaga keseimbangan antara keandalan operasional dan                     the Bank consistently preserves the equilibrium between
ketahanan finansial sebagai dasar untuk bertumbuh secara                  operational reliability and financial resilience as the basis
berkelanjutan.                                                            for sustainable growth.


Kestabilan     yang       terjaga       memungkinkan   Bank   untuk       A well-maintained stability enables the Bank to move
melangkah lebih progresif dalam memperkuat kinerja dan                    forward more progressively in strengthening performance
memperluas jangkauan layanan. Melalui strategi yang terukur               and expanding its service reach. Through measured
dan inovasi dalam model bisnis, Bank terus mencari peluang                strategies and innovation in its business model, the Bank
pertumbuhan yang berkualitas tanpa mengorbankan prinsip                   continuously seeks quality growth opportunities without
kehati-hatian. Fokus utama diarahkan pada peningkatan                     compromising prudential principles. Its key focus lies in
kapasitas pembiayaan produktif, efisiensi proses, serta                   enhancing productive financing capacity, improving process
penguatan hubungan dengan nasabah sebagai mitra dalam                     efficiency, and reinforcing relationships with customers as
kemajuan ekonomi nasional.                                                partners in advancing the national economy.


Dengan pondasi yang stabil dan arah pertumbuhan yang                      With a solid foundation and a clear growth trajectory, Bank
jelas, Bank Artha Graha Internasional menegaskan perannya                 Artha Graha Internasional reaffirms its role as an adaptive
sebagai lembaga keuangan yang adaptif dan bertanggung                     and responsible financial institution. Efforts to maintain
jawab. Upaya untuk menjaga stabilitas tidak sekadar                       stability are not merely about preserving numerical balance,
menjaga keseimbangan angka, tetapi juga membangun                         but about building trust and long-term value. Through
kepercayaan dan nilai jangka panjang. Melalui strategi                    a sustainable strategy, the Bank remains committed to
yang berkesinambungan, Bank berkomitmen untuk terus                       playing an active role in supporting healthy, inclusive, and
berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi                        forward-looking economic growth for the nation.
yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada masa depan
bangsa.



                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      3
Page 5
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                   Laporan Manajemen    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025          Management Report    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     KESINAMBUNGAN TEMA
     Theme Continuity

     20
     25


                                                                                                    Menjaga Stabilitas dan
                                                                                                   Mendorong Pertumbuhan
                                                                                               Sustaining Stability and Driving Growth




                     Meningkatkan Pertumbuhan Kondisi usaha kini dan ke depan akan terus diwarnai dengan beragam
     20              Melalui Inovasi dan Digitalisasi tantangan dan kendala yang harus diatasi bersama oleh seluruh pemangku
     24              Enhancing Growth Through kepentingan, baik pelaku bisnis, perbankan maupun pemerintah. Salah satu
                     Innovation and Digitalization tantangan, sekaligus peluang yang harus diantisipasi dengan sigap adalah
                                                   meningkatnya volume maupun nilai transaksi digital di berbagai segmen
                                                   usaha berkat berkembangnya kebutuhan akan transaksi yang dapat dilakukan
                                                   kapan saja, dimana saja dan dapat diandalkan.


                                                                  The current and future business environment will continue to be marked by
                                                                  a variety of challenges and obstacles that must be addressed collectively
                                                                  by all stakeholders—including business actors, the banking sector, and the
                                                                  government. One of the key challenges, which also presents a significant
                                                                  opportunity, is the rising volume and value of digital transactions across
                                                                  various business segments. This growth is driven by the increasing demand
                                                                  for transaction services that are reliable, accessible anytime and anywhere.




                     Memperkuat Kolaborasi                        Untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis, Bank Artha Graha Internasional
     20              Menghadirkan Solusi                          (BAGI) memperkuat sinergi dan kolaborasi, baik internal maupun eksternal.
     23              Strengthening Collaboration                  Hal tersebut dimaksudkan agar BAGI dapat memberikan solusi yang tepat
                     to Deliver Solutions                         sesuai kebutuhan Nasabah yang semakin beragam. BAGI fokus dalam
                                                                  pengembangan layanan perbankan yang inklusif dan pengembangan digital
                                                                  banking sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing Bank di tengah
                                                                  tingkat kompetisi yang semakin meningkat.


                                                                  To accelerate business growth, Bank Artha Graha Internasional (BAGI) is
                                                                  strengthening synergy and collaboration, both internal and external. This
                                                                  is intended so that BAGI can provide the right solutions according to the
                                                                  increasingly diverse needs of Customers. BAGI focuses on developing
                                                                  inclusive banking services and digital banking development as an effort
                                                                  to increase the Bank’s competitiveness amidst the increasing level of
                                                                  competition.



  4       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 6
        Analisa & Pembahasan Manajemen             Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis           Corporate Governance                  Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Bank Artha Graha Internasional (BAGI) terus berupaya untuk meningkatkan             Accelerating Business
kinerja bisnisnya di tengah tingkat persaingan industri perbankan yang              Through Synergy and                                     20
                                                                                    Collaboration                                           22
semakin ketat. Untuk itu, BAGI berupaya untuk memperluas segmen pasar
dengan memasuki segmen-segmen baru. Untuk mempermudah penetrasi di
segmen baru, BAGI membangun sinergi dan berkolaborasi dengan berbagai
pihak mitra.


Bank Artha Graha Internasional (BAGI) strives to improve its business
performance amidst the increasingly fierce competition in the banking
industry. For this reason, BAGI strives to expand the market by entering new
segments. To facilitate penetration in new segments, BAGI builds synergies
and collaborates with various partners.




Layanan mobile banking terus dikembangkan dan disempurnakan melalui                 Moving Forward Thru
penggunaan platform digital beserta layanan Application Programming                 Digitalization                                          20
                                                                                                                                            21
Interface (API) yang terintegrasi dengan pelaku teknologi finansial guna
meningkatkan layanan perbankan digital sekaligus meningkatkan fee-
based income. Selanjutnya, Bank melakukan akuisisi Nasabah baru melalui
pengembangan channel Bank maupun penguatan layanan API. Akselerasi
transformasi digital tersebut ditempuh untuk mewujudkan layanan mobile
banking Bank sebagai one-stop financial solutions yang mengutamakan
kebutuhan Nasabah untuk mendapatkan layanan finansial dan non-finansial.


Mobile banking services continue to be developed and enhanced through
digital platforms and Application Programming Interface (API) services
that are integrated with financial technology players to enhance digital
banking services while increasing fee-based income. Furthermore, the Bank
acquired new Customers through the development of Bank channels and
strengthening API services. The acceleration of digital transformation was
performed to realize the Bank’s mobile banking services as a one-stop
financial solution that prioritizes customer needs for financial and non-
financial services.


Bank Artha Graha Internasional terus berupaya untuk memberikan layanan              Memperkuat Sinergi,
perbankan yang terbaik kepada seluruh Nasabahnya. Untuk itu, selain terus           Meningkatkan Layanan                                    20
                                                                                    Strengthening Synergy,
                                                                                                                                            20
meningkatkan kapasitas internal. Bank juga menjalin kerja sama dengan pihak
ketiga yang dapat membantu Bank mewujudkan tujuan tersebut.                         Advancing Services


Bank Artha Graha Internasional strives to provide the best banking services
to all its Customers. For this reason, in addition to continuing to increase
internal capacity, The Bank also collaborated with third parties that could
help the Bank achieve this goal




                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       5
Page 7
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                            Laporan Manajemen            Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025                   Management Report            Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     PENCAPAIAN PENTING 2025
     KEY ACHIEVEMENTS 2025

                                                                          23 Oktober 2025 | October 23, 2025


                                                                              Prima Awards 2025
                                                                                Prima Awards 2025




                Penghargaan ini diselenggarakan oleh PT Rintis                                         This award was organized by PT Rintis Sejahtera
                Sejahtera dan Infobank. Penghargaan ini diberikan                                      in collaboration with Infobank. The award was
                kepada Bank berdasarkan volume transaksi di dalam                                      granted to the Bank based on transaction volume
                jaringan Prima dengan didukung data perhitungan                                        within the Prima network, supported by transaction
                transaksi                 periode   Juli   2024   sampai             dengan            calculation data for the period from July, 2024 and
                Juni 2025.                                                                             June, 2025.


                PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI)                                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI)
                mendapatkan dua penghargaan                                                            received two awards

                •        Platinum Awards – Best Acquiring Bank                                             Platinum Awards categories, namely Best
                         (All Features)                                                                    Acquiring Bank (All Features)
                •        Best Acquiring Digital Payment Channels                                       •   Best Acquiring Digital Payment Channels




  6       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 8
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
AWARDS AND CERTIFICATION




                                           Best Acquiring                                                           Platinum Awards
                                           Digital Payment                                                          Best Acquiring Bank
                                                                                                                    (All Features)




 Bank Artha Graha Internasional meraih penghargaan PRIMA                    Bank Artha Graha Internasional received the PRIMA Awards
 Awards 2025 yang diadakan Infobank di Bali pada Oktober                    2025, organized by Infobank and held in Bali in October
 2025, memenangkan kategori Platinum Awards – Best                          2025, winning the Platinum Awards – Best Acquiring Bank
 Acquiring Bank (All Features) dan Best Acquiring Digital                   (All Features) and Best Acquiring Digital Payment categories,
 Payment, sebagai bagian dari apresiasi untuk kinerja transaksi             as part of an appreciation for the best digital transaction
 digital terbaik di Jaringan PRIMA periode Juli 2024–Juni 2025.             performance in the PRIMA Network for the period from July
 Penghargaan ini mencerminkan kontribusi Bank Artha Graha                   2024 to June 2025. This award reflects the contribution of
 Internasional dalam mendukung sinergi dan peningkatan                      Bank Artha Graha Internasional in supporting synergy and
 kualitas transaksi di jaringan PRIMA.                                      improving transaction quality within the PRIMA network.

 Detail Penghargaan                                                         Award Details
 • Nama Acara: PRIMA Awards 2025.                                           • Event Name: PRIMA Awards 2025
 • Waktu & Tempat: Kamis, 23 Oktober 2025, di The Mulia                     • Time & Venue: Thursday, October 23, 2025, at The Mulia
   Resort, Nusa Dua, Bali.                                                    Resort, Nusa Dua, Bali
 • Penyelenggara: RINTIS bersama Biro Riset Infobank.                       • Organizer: RINTIS in collaboration with Infobank Research
                                                                              Bureau
 • Dasar Penilaian: Riset “The Best Digital Transaction 2025”               • Basis of Assessment: “The Best Digital Transaction 2025”
   dengan data transaksi periode Juli 2024 – Juni 2025.                       research using transaction data for the period July 2024
                                                                              – June 2025




                                                            Lembaga yang Memberikan           Bureau Veritas
                                                            Certified by
                                                            Mulai Berlaku                     16 April 2025
                                                            Validity Period
                                                            Masa Berlaku                      28 Mei 2025
                                                            Validity Period                   May 28, 2025




Sesuai dengan ketentuan dari ISO27001, di mana semua                          In accordance with the provisions of ISO 27001, which require
lembaga pemilik Sertifikasi ISO27001 wajib melakukan audit                    all ISO 27001–certified organizations to undergo an annual
surveillance setiap tahun, maka di tahun 2025 telah dilakukan                 surveillance audit, a surveillance audit was conducted in
audit surveillance dan upgrading ISO27001:2013 menjadi                        2025 along with an upgrade from ISO 27001:2013 to ISO
ISO27001:2022 oleh Bureau Veritas sebagai otoritas yang                       27001:2022. The audit and certification upgrade were carried
mengeluarkan sertifikat ISO 27001:2022 Sistem Manajemen                       out by Bureau Veritas as the certification body that issued
Keamanan Informasi Pada Pengelolaan Infrastruktur Core                        the ISO 27001:2022 Information Security Management
Banking pada tanggal 16 April 2025.                                           System certification for the management of Core Banking
                                                                              infrastructure on April 16, 2025.

Audit surveillance ini untuk melakukan verifikasi dan validasi                This surveillance audit was conducted to verify and validate
bahwa semua proses kerja yang di lakukan masih sesuai                         that all work processes continue to comply with the
dengan Kebijakan Prosedur yang sesuai dengan ketentuan                        established policies and procedures in accordance with the
ISO27001.                                                                     requirements of ISO 27001.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      7
Page 9
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                                   Laporan Manajemen                       Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025                          Management Report                       Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     DAFTAR ISI
     Table of Contents

                                                                                                       Struktur Organisasi
      Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab                                                                                                                                       92
                                                                                            2          Organizational Structure
      Disclaimer and Limitation of Liability
                                                                                                       Profil Dewan Komisaris
      Penjelasan Tema                                                                                                                                                           94
                                                                                            3          Profile of the Board of Commissioners
      Theme Description
                                                                                                       Profil Direksi
      Kesinambungan Tema                                                                                                                                                        98
                                                                                            4          Profile of the Board of Directors
      Theme Continuity
                                                                                                       Pejabat Eksekutif
      Pencapaian Penting 2025                                                                                                                                                   103
                                                                                            6          Executive Officers
      Key Achievements 2025
                                                                                                       Demografi Karyawan
      Penghargaan dan Sertifikasi                                                                                                                                               104
                                                                                            7          Employee Demographics
      Awards and Certifications
                                                                                                       Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
      Daftar isi                                                                                                                                                                106
                                                                                            8          Structure and Composition of Shareholders
      Table of Contents
                                                                                                       Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Saham
                                                                                                                                                                                109




                                                                         01.
                                                                                                       Chronology of Shares Issuance and/or Listing
                                                                                                       Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Efek Lainnya
                                                                                                                                                                                112
                                                                                                       Chronology of Issuance and/or Listing of Other Securities
      Kilas Kinerja 2025
                                                                                                       Lembaga dan/atau Profesi Penunjang Pasar Modal
      Performance Highlights 2025                                                                      Capital Market Supporting Institutions and/or Professions
                                                                                                                                                                                113

      Ikhtisar Data Keuangan                                                                           Informasi Situs Web Bank
                                                                                           12                                                                                   114
      Key Financial Highlights                                                                         Information on the Bank’s Website
      Ikhtisar Operasional                                                                             Alamat Kantor Cabang & Kantor Cabang Pembantu
                                                                                           19                                                                                   116
      Operational Highlights                                                                           Address of Branch Offices & Sub-Branch Offices
      Ikhtisar Saham
                                                                                           21




                                                                                                                                                                   04.
      Share Highlights
      Ikhtisar Efek Lainnya
                                                                                           23
      Highlights on Other Securities
                                                                                                       Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Peristiwa Penting
      Significant Events
                                                                                           24          Management Discussion and Analysis
                                                                                                       Tinjauan Ekonomi dan Industri
                                                                                                                                                                                126




                                                                    02.
                                                                                                       Economic and Industry Review
                                                                                                       Tinjauan Operasional
                                                                                                                                                                                130
                                                                                                       Operational Review
      Laporan Manajemen
                                                                                                       Tinjauan Per Segmen Operasi
      Management Report                                                                                Operating Segment Review
                                                                                                                                                                                139

      Laporan Dewan Komisaris                                                                          Tinjauan Keuangan
                                                                                           32                                                                                   142
      Board of Commissioners Report                                                                    Financial Review
      Laporan Dewan Direksi                                                                            Tinjauan Pendukung Bisnis
                                                                                           46                                                                                   181
      Board of Directors Report                                                                        Business Support Review




      Profil Perusahaan
      Company Profile
      Identitas Perusahaan
      Corporate Identity
                                                                    03.                    66
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                       Corporate Governance                                        05.
                                                                                                       Komitmen, Dasar Penerapan, dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                       Commitment, Implementation Policy, and Principles of Corporate          202
      Riwayat Singkat Perusahaan                                                                       Governance
                                                                                           68
      Brief Company History
                                                                                                       Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di Lingkup
      Jejak Langkah                                                                                    Perusahaan
                                                                                            71                                                                                 208
      Milestones                                                                                       Development in the Implementation of Good Corporate Governance
      Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perusahaan                                                           within the Company
                                                                                           74
      Vision, Mission, and Corporate Values                                                            Struktur dan Proses Tata Kelola
                                                                                                                                                                                211
      Logo Perusahaan                                                                                  Governance Structure and Process
                                                                                           76
      Company Logo                                                                                     Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                                                                                                                                214
      Kegiatan Usaha                                                                                   General Meeting of Shareholders
                                                                                           77
      Business Activities                                                                              Dewan Komisaris
                                                                                                                                                                               228
      Keanggotaan dalam Asosiasi                                                                       Board of Commissioners
                                                                                           87
      Membership in Associations                                                                       Direksi
                                                                                                                                                                               242
      Peta Jaringan Bisnis dan Wilayah Operasi                                                         Board of Directors
                                                                                           88
      Business Network and Operating Area Map                                                          Kebijakan Pengungkapan Informasi dan Benturan Kepentingan
                                                                                                                                                                               258
                                                                                                       Information Disclosure and Conflict of Interest Policy




  8       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 10
            Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                               Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                                      Pengungkapan Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Performance Evaluation of the Board of Commissioners and Board        265          Komisaris
                                                                                                                                                                       377
of Directors                                                                       Disclosure of Share Ownership of Members of the Board of Directors
                                                                                   and the Board of Commissioners
Remunerasi dan Nominasi Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration and Nomination of the Board of Directors and Board       266          Kebijakan Anti Fraud
                                                                                                                                                                       379
of Commissioners                                                                   Anti-Fraud Policy
Organ Pendukung Dewan Komisaris                                                    Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa
                                                                      276                                                                                              380
Supporting Organs of the Board of Commissioners                                    Procurement Policy for Goods and Services
Komite Audit                                                                       Pembelian Kembali Saham dan/atau Obligasi Bank
                                                                      277                                                                                               381
Audit Committee                                                                    Share and/or Bond Buyback
Komite Remunerasi dan Nominasi                                                     Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                                                                      293                                                                                               381
Remuneration and Nomination Committee                                              Affiliated Transactions and Conflicts of Interest
Komite Pemantau Risiko                                                             Rencana Korporasi Bank
                                                                      300                                                                                               381
Risk Monitoring Committee                                                          Bank Corporate Plan
Organ Pendukung Direksi                                                            Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi
                                                                      307                                                                                              383
Supporting Organs of the Board of Directors                                        Integrity of Reporting and Information Technology Systems
Komite Kredit                                                                      Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
                                                                      308
Credit Committee                                                                   Implementation of the Guidelines for Public Company Corporate                       384
                                                                                   Governance
Komite Aset dan Liabilitas
                                                                      311
Asset and Liability Committee                                                      Transparansi Praktik Bad Governance
                                                                                                                                                                       394
                                                                                   Transparency of Bad Governance Practices
Komite Manajemen Risiko
                                                                      315
Risk Management Committee                                                          Permodalan dan Manajemen Risiko
                                                                                                                                                                       395
                                                                                   Capital and Risk Management
Komite Pengarah Teknologi Informasi
                                                                      319
Information Technology Steering Committee
Komite Human Capital




                                                                                                                                                   06.
                                                                      324
Human Capital Committee
Komite Kebijakan Perkreditan                                                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan
                                                                      327
Credit Policy Committee                                                            Perusahaan
Komite Produk
                                                                      331          Corporate Social Safety Responsibility
Product Committee
                                                                                   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Sekretaris Perusahaan                                                                                                                                                  428
                                                                      335          Social and Environmental Responsibility
Corporate Secretary
Internal Audit




                                                                                                                                                    07.
                                                                      341
Internal Audit
Akuntan Publik
Public Accountant
                                                                      348          Lain-Lain
Fungsi Kepatuhan
                                                                                   Others
                                                                      351
Compliance Function
                                                                                   Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Tentang
Program APU, PPT & PPPSPM                                                          Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 Pt Bank Artha Graha
                                                                      355
AML, CTF & PF-WMD Program                                                          Internasional Tbk
                                                                                                                                                                       432
                                                                                   Statement of Members of the Board of Commissioners And The Board
Sistem Pengendalian Internal
                                                                      359          of Directors on the Responsibility for the 2025 Annual Report of PT
Internal Control System
                                                                                   Bank Artha Graha Internasional Tbk
Perkara Hukum
                                                                      362          Tinjauan Atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko Perusahaan
Legal Cases                                                                                                                                                            434
                                                                                   Overview Of The Bank’s Risk Management System Effectiveness
Sanksi Administratif
                                                                      363          Cross-Reference dengan Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021
Administrative Sanctions
                                                                                   Tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
Akses Informasi dan Data Perusahaan                                                                                                                                    500
                                                                                   Cross-Reference with FSA Circular No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form
                                                                      363
Access to Company Information and Data                                             and Contents of Annual Report of Issuers or Public Companies
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan Perusahaan
                                                                      365




                                                                                                                                                      08
Transparency of the Company’s Financial and Non-Financial Condition
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan/atau Politik
                                                                      366
Funding for Social and/or Political Activities                                     Laporan Keuangan
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
                                                                      367          Financial Statements
Provision of Funds to Related Parties
Pelanggaran (Fraud) Internal
                                                                      368
Internal Fraud
Kode Etik
                                                                      369
Code of Conduct
Sistem Pelaporan Pelanggaran
                                                                      372
Whistleblowing System
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
                                                                      376
Integrated Governance Implementation Report
Pemenuhan Penyampaian Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                      377
Fulfillment of Sustainability Report Submission 2025




                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         9
Page 11
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025   Management Report   Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     KILAS KINERJA
     2025
     Performance Highlights 2025




10        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 12
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      11
Page 13
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                         Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025                Management Report                    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     IKHTISAR DATA KEUANGAN
     Key Financial Highlights

     Laporan Posisi Keuangan
     Statement of Financial Position
                                                                                                                                                 dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                     in million Rupiah

                                   Keterangan
                                                                           2025                        2024         2023                2022              2021
                                   Description

       Aset
       Assets

       Kas                                                                     480.015                   769.354      369.134            290.754             276.539
       Cash

       Giro pada Bank Indonesia                                                2.311.415               3.024.920    2.658.276           2.937.933          1.532.310
       Current Accounts with Bank Indonesia

       Giro pada Bank Lain - Bersih                                             270.451                 349.430      338.297             375.060             720.418
       Current Accounts with Other Banks - Net

       Penempatan pada Bank Indonesia dan                                    2.445.816                  2.177.464      711.075          1.378.005          1.973.527
       Bank Lain
       Placements with Bank Indonesia and
       Other Banks

       Efek-Efek                                                            8.939.788                  8.501.562    5.787.414           4.045.146         2.839.888
       Marketable securities

       Wesel Ekspor                                                                        -              166.681     131.863                   -                      -
       Export bills

       Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual                                147.459                  976.063      125.469           1.678.795         2.700.350
       Kembali
       Securities purchased under agreement
       to resell

       Tagihan Derivatif                                                              332                     48            35                 143              2.049
       Derivative receivables

       Kredit yang Diberikan - Bersih                                       9.476.770                  10.073.572   11.636.733          9.705.183        10.816.904
       Loans-Net

       Pendapatan Bunga yang Masih Akan                                        272.255                   253.265     326.422             365.947            344.590
       Diterima
       Accrued interest receivables

       Pajak Dibayar Dimuka                                                                -                   -              -                 -                      -
       Prepaid tax

       Biaya Dibayar Dimuka                                                    124.804                    122.810     144.641             156.451            173.355
       Prepaid expenses

       Tagihan Akseptasi                                                                   -             166.025       131.362           276.735             259.213
       Acceptance receivables

       Penyertaan Saham                                                                   6                    6              6                 6                      6
       Investment in shares of stock

       Aset Tetap - Bersih                                                  2.150.330                   2.123.376    2.127.797          2.078.315         2.106.653
       Fixed assets - net

       Aset Tak Berwujud - Bersih                                                 30.616                  25.487        31.873             31.164               32.731
       Intangible assets – net

       Agunan yang Diambil Alih –Bersih                                         351.587                 808.883       936.110           1.223.296          1.829.689
       Foreclosed asset – net

       Aset Pajak Tangguhan                                                     261.873                  229.681     270.760             304.870              317.941
       Deferred tax assets




12        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 14
          Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                              in million Rupiah

                  Keterangan
                                             2025                 2024             2023                    2022                        2021
                  Description

Aset Lain-Lain - Bersih                         310.301               357.766        376.344                  589.830                     201.657
Other assets - Net

Jumlah Aset                                  27.573.818          30.126.393        26.103.611            25.437.633                  26.127.820
Total Assets

Liabilitas
Liabilities

Liabilitas Segera                              240.572                  115.621         95.711                  87.094                     59.694
Obligations due immediately

Simpanan dari Nasabah                        22.652.514          23.890.773        20.631.701            20.325.078                  21.005.956
Deposit from customers

Simpanan dari Bank Lain                         147.764              452.454         336.958                      18.641                       18.117
Deposits from other banks

Liabilitas Efek yang Dijual dengan Janji              -               499.281                 -                          -                           -
Dibeli Kembali
Securities sold under agreement to
repurchase liabilities

Liabilitas Derivatif                                340                        -         1.057                         33                            77
Derivative liabilities

Liabilitas Akseptasi                                  -               166.682         131.863                  277.445                     259.917
Acceptance liabilities

Utang Pajak                                      18.015                  15.189          11.713                  10.870                      11.862
Taxes payable

Bunga Masih Harus Dibayar                        37.710                35.100         26.693                     18.438                    24.096
Accrued interest payable

Liabilitas Imbalan Pascakerja                    99.912                  99.151       118.875                 124.006                      153.778
Post employments benefit liabilities

Pinjaman Subordinasi                                  -                        -              -                          -                           -
Subordinated loan

LTN Subordinasi                               200.000               200.000         200.000                  200.000                    200.000
Subordinated LTN

Liabilitas Lain-Lain                           375.870                312.446        378.007                   371.658                    440.374
Other Liabilities

Jumlah Liabilitas                            23.772.697         25.786.697         21.932.578            21.433.263                   22.173.871
Total Liabilities

Ekuitas
Equity

Modal Saham                                   2.242.372            2.242.372        2.242.372               2.242.372                  2.242.372
Share Capital

Tambahan Modal Disetor                          415.285               415.285        415.285                   415.285                    415.285
Additional Paid-in Capital

Revaluasi Aset Tetap                           1.412.618            1.379.822       1.379.822                1.349.281                   1.349.281
Revaluation surplus of fixed assets

Pengukuran Kembali Program Imbalan              70.423                 78.699          61.575                   60.364                      46.792
Pasti setelah Dikurangi Pajak
Remeasuremet of defined benefits
program after tax




                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk            13
Page 15
Menjaga Stabilitas dan                                                                                 Kilas Kinerja 2025                                                                         Laporan Manajemen                                                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                                                  Performance Highlights 2025                                                                Management Report                                                    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                                                                                                                         dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                                                                                                             in million Rupiah

                                          Keterangan
                                                                                                            2025                                     2024                                  2023                                      2022                                   2021
                                          Description

       Keuntungan yang Belum di Realisasi atas                                                                          5.832                            1.407                                        2.342                              14.184                               32.332
       Perubahan Nilai Wajar Efek-Efek yang
       Tersedia untuk Dijual, setelah Pajak
       Unrealized Gain on Changes in Fair Value
       of Available-for-Sale Securities, after Tax

       Saldo Laba                                                                                            (345.409)                                  222.111                                      69.637                             (77.116)                             (132.113)
       Retained Earnings

       Jumlah Ekuitas                                                                                             3.801.121                          4.339.696                                    4.171.033                          4.004.370                         3.953.949
       Total Equity

       Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                                                                       27.573.818                          30.126.393                                   26.103.611                           25.437.633                           26.127.820
       Total Liabilities and Equity




               Aset                                                                                                                                     Liabilitas
               Assets                                                                                                                                   Liabilities
                                                            dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah                                                                                                                 dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah
                                                                                 25.437.633




                                                                                                                                                                                                       25.786.697




                                                                                                                                                                                                                                            21.433.263
                                               30.126.393




                                                                                                                                                                         23.772.697




                                                                                                                                                                                                                        21.932.578
                                                                                                           26.127.820
                             27.573.818




                                                                                                                                                                                                                                                               22.173.871
                                                                  26.103.611




                          2025                2024              2023            2022                       2021                                                         2025                         2024              2023              2022                 2021




                                                                               Ekuitas
                                                                               Equity
                                                                                                                                     dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah
                                                                                                                                                            4.004.370



                                                                                                                                                                                      3.953.949
                                                                                                                         4.339.696



                                                                                                                                         4.171.033
                                                                                               3.801.121




                                                                                              2025                      2024           2023              2022                    2021




14        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 16
        Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                    Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statements of Profit (Loss) and Other Comprehensive Income
                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                               in million Rupiah

              Keterangan
                                            2025                   2024             2023                  2022                         2021
              Description

Pendapatan dan Beban Operasional
Operational Income and Liabilities

Pendapatan Bunga                            1.699.766                1.646.064      1.484.753                1.441.977                  1.534.022
Interest Income

Beban Bunga                                 (966.395)                (735.995)      (502.774)               (491.344)                  (766.265)
Interest Expense

Pendapatan Bunga – Bersih                     733.371                  910.069        981.979                950.633                       767.757
Interest Income-Net

Pendapatan dan Beban Operasional Lainnya
Other Operating Income and Expenses

Pendapatan Operasional Lainnya               555.410                   357.585        312.618                    167.121                  306.729
Other Operating Income

Beban Operasional Lainnya                   (1.871.661)            (1.070.387)      (1.107.521)          (1.054.743)                  (1.278.397)
Other Operating Expenses

Laba (Rugi) Operasional                     (582.880)                   197.267       187.076                    63.011                  (203.911)
Profit (Loss) from Operations

Pendapatan (Beban) Non-Operasional            (15.929)                    (7.512)      (3.719)                    6.130                          451
- Bersih
Non-Operating Income (Expenses) -
Net

Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak             (598.809)                   189.755       183.357                    69.141                (203.460)
Profit (Loss) Before Tax Expenses

Beban Pajak                                    31.289                   (37.281)     (36.604)                  (14.144)                     35.397
Tax Expenses

Laba (Rugi) Tahun Berjalan                  (567.520)                   152.474       146.753                   54.997                  (168.063)
Profit (Loss) For The Year

Penghasilan Laba (Rugi) Komprehensif Lain      28.945                      16.189       19.910                 (4.576)                       71.055
Other Comprehensive Income Profit (Loss)

Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif             (538.575)                  168.663        166.663                   50.421                   (97.008)
Total Comprehensive Profit (Loss)

Laba (Rugi) per Saham Dasar (Rupiah           (28,06)                        7,54          7,26                     2,72                      (8,31)
Penuh)
Basic Earnings (Loss) per share (full
Rupiah amount)




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        15
Page 17
Menjaga Stabilitas dan                                                               Kilas Kinerja 2025                                        Laporan Manajemen                                                         Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                                Performance Highlights 2025                               Management Report                                                         Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Laporan Arus Kas
     Statement of Cash Flow
                                                                                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                                                                  in million Rupiah

                                     Keterangan
                                                                                    2025                           2024                       2023                                    2022                                 2021
                                     Description

       Arus Kas Diperoleh dan/(digunakan                                            (1.165.237)                     5.831.023                  (518.130)                               604.832                       (3.034.360)
       untuk) Kegiatan Operasi
       Cash Flow Provided from/(Used in)
       Operating Activities

       Arus Kas Diperoleh dan/(digunakan                                                   330.329                 (3.613.942)                (384.402)                               (150.970)                                 4.170.396
       untuk) Kegiatan Investasi
       Cash Flow Provided from/(Used in)
       Investing Activities

       Arus Kas Diperoleh dan/(digunakan                                                           -                        -                                    -                                        -                       491.422
       untuk) Kegiatan Pendanaan
       Cash Flow Provided from/(Used in)
       Financing Activities

       Kenaikan/(Penurunan) Kas dan Setara                                           (834.908)                       2.217.081                (902.532)                                453.862                                  1.627.458
       Kas – Neto
       Increase/(Decrease) Cash and Cash
       Equivalents - Net

       Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                                               6.321.257                   4.076.785                 4.982.095                               4.503.130                                 2.869.279
       Cash and Cash Equivalents at the
       Beginning of Year

       Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun                                           5.507.839                      6.321.257                 4.076.785                               4.982.095                                 4.503.130
       Cash and Cash Equivalents at the End
       of Year




         Pendapatan Bunga                                                                                                 Beban Bunga
         Interest Income                                                                                                  Interest Expenses
                                                       dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah                                                                       dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah
                                                                                                                                  (966.395)



                                                                                                                                                     (735.995)




                                                                                                                                                                                                                    (766.265)
                                           1.646.064




                                                                                                                                                                          (502.774)
                         1.699.766




                                                                                    1.534.022




                                                                                                                                                                                              (491.344)
                                                           1.484.753



                                                                        1.441.977




                       2025               2024            2023         2022         2021                                         2025             2024                  2023                 2022                  2021




16        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 18
        Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                    Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Rasio Keuangan dan Kepatuhan
Financial and Compliance Ratios
                                                                                                                        dalam persentase (%)
                                                                                                                            in percentage (%)

              Keterangan
                                           2025                    2024             2023                  2022                        2021
              Description

Rasio Permodalan
Capital Ratio

KPMM dengan Memperhitungkan                       28,14                    26,55        25,48                     23,82                       22,36
Risiko Kredit dan Risiko Operasional
CAR by Calculating Credit Risk and
Operational Risk

KPMM dengan Memperhitungkan                   27,76                        26,35        24,96                      23,31                       21,77
Risiko Kredit, Risiko Operasional, dan
Risiko Pasar
CAR by Calculating Credit Risk,
Operational Risk, and Market Risk

Aset Tetap terhadap Modal                     64,73                        53,54        54,70                    56,89                        57,00
Fixed Assets to Capital

Aset Produktif
Earning Assets

Aset Produktif dan Non-Produktif                  5,35                       5,25          7,12                     6,51                        8,57
Bermasalah terhadap Total Aset
Produktif dan Aset Non Produktif
Non-Performing Earning and Non-
Earning Assets to Total Earning and
Non-Earning Assets

Aset Produktif Bermasalah terhadap                0,93                      0,98           1,09                     1,55                         1,95
Total Aset Produktif
Non-Performing Earning Assets to
Total Productive Assets

Cadangan Kerugian Penurunan                        1,32                     2,05           2,64                     2,93                        3,33
Nilai Aset Keuangan terhadap Aset
Produktif
Allowance for Impairment Losses for
Financial Assets to Earning Assets

Pemenuhan CKPN Kredit yang                   104,53                       88,46       103,99                      96,31                      103,87
Diberikan
Fixed Fulfillment of CKPN on
Disbursed Loans

Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Bruto             2,27                      2,40           1,74                     2,73                        3,39
Non-Performing Loans (NPL) to Total
Loans - Gross

Rasio Kredit Bermasalah (NPL) –                   0,85                       0,77          0,31                     0,41                        0,32
Bersih
Non-Performing Loans (NPL) to Total
Loans - Net




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         17
Page 19
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                           Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025                  Management Report                      Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                    dalam persentase (%)
                                                                                                                                                        in percentage (%)

                                 Keterangan
                                                                         2025                          2024          2023                 2022               2021
                                 Description

       Rasio Rentabilitas
       Rentability Ratio

       Rasio Laba Setelah Pajak terhadap                                        (1,85)                        0,55          0,60                 0,25               (0,73)
       Rata-Rata Aset (ROA)
       Return on Assets (ROA)

       Rasio Laba Setelah Pajak terhadap                                      (15,86)                         4,23          4,24                 1,63               (6,02)
       Rata-Rata Ekuitas (ROE)
       Return on Equity (ROE)

       Margin Bunga Bersih (NIM)                                                  2,78                        4,07          5,58                 4,79                 3,62
       Net Interest Margin (NIM)

       Beban Operasional Lain terhadap                                          124,31                    90,32             90,11            96,26                   111,09
       Penghasilan Operasional (BOPO)
       Operating Expense to Operating
       Income (BOPO)

       Liabilitas terhadap Aset                                                  86,21                    85,59          84,02               84,26                  84,87
       Liabilities to Assets

       Liabilitas terhadap Ekuitas                                             625,41                    594,20        525,83               535,25                560,80
       Liabilities to Equity

       Laba (Rugi) terhadap Pendapatan                                       (33,39)                          9,26          9,88                 3,81             (10,96)
       Bunga
       Profit (Loss) to Interest Income

       Cost to Income (CIR)                                                    107,83                     78,64          78,05               69,05                   67,58

       Rasio Likuiditas
       Liquidity Ratio

       Rasio Intermediasi Makroprudensial                                        49,31                    55,26          58,03               54,92                  58,47
       (RIM)
       Macroprudential Intermediation
       Ratios (RIM)

       Current Account Savings Account                                          37,70                     34,96          39,50                   41,13              35,23
       (CASA)

       Rasio Kepatuhan
       Compliance Ratio

       Persentase Pelanggaran BMPK                                                     -                        -              -                    -                      -
       Percentage of Violation of Legal
       Lending Limit

       Pihak Terkait                                                                   -                        -              -                    -                      -
       Related Parties

          Pihak Tidak Terkait                                                          -                        -              -                    -                      -
          Third Parties

       Persentase Pelampauan BMPK                                                      -                        -              -                    -                      -
       Percentage of Excess of Legal
       Lending Limit

       Pihak Terkait                                                                   -                        -              -                    -                      -
       Related Parties

          Pihak Tidak Terkait                                                          -                        -              -                    -                      -
          Third Parties




18        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 20
         Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                             dalam persentase (%)
                                                                                                                                 in percentage (%)

               Keterangan
                                            2025                   2024                 2023                   2022                        2021
               Description

GWM Rupiah                                         9,32                    13,03               12,73                    13,77                        6,46
GWM Rupiah

GWM Valuta Asing                                   4,38                      4,36              4,96                     4,44                         5,56
GWM Foreign Currency

Posisi Devisa Net                                  1,07                     0,63               0,81                     0,82                          2,14
Net Open Position




IKHTISAR OPERASIONAL
Operational Highlights

Kinerja Operasional
Operational Performance
                                                                                                                               dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                   in million Rupiah

                    Keterangan
                                                   2025                   2024            2023                    2022                      2021
                    Description

Dana Pihak Ketiga
Third Party Funds

Tabungan
                                                    1.911.617             1.834.505        1.517.590               1.601.653                 1.597.032
Savings

Giro
                                                   6.627.786                6.517.641      6.631.415               6.757.738               5.804.329
Demand Deposits

Deposito
                                                    14.113.111           15.538.627      12.482.696               11.965.687              13.604.595
Time Deposits

Total Dana Pihak Ketiga
                                               22.652.514               23.890.773       20.631.701            20.325.078                21.005.956
Total Third Party Funds

Kredit
Loans

Kredit Produktif
                                                   7.727.242             8.264.968        9.598.721                7.476.792                8.476.965
Productive Loans

Kredit Konsumtif
                                                   2.065.193              2.340.510       2.548.648               2.752.978                3.003.007
Consumer Loans

Total Kredit
                                               9.792.435               10.605.478        12.147.369             10.229.770                 11.479.972
Total Loans




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk          19
Page 21
Menjaga Stabilitas dan                                                                   Kilas Kinerja 2025                                     Laporan Manajemen                                               Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                                    Performance Highlights 2025                            Management Report                                               Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




          Dana Pihak Ketiga                                                                                             Kredit yang Diberikan
          Third Party Funds                                                                                             Loans
                                                         dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah                                                                   dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah


                                                                            20.325.078




                                                                                                                                                     10.605.478
                                                                                         21.005.956
                                            23.890.773




                                                                                                                                                                                         10.229.770
                           22.652.514




                                                                                                                                    9.792.435




                                                                                                                                                                         12.147.369
                                                              20.631.701




                                                                                                                                                                                                          11.479.972
                        2025               2024             2023           2022          2021                                   2025               2024                 2023            2022              2021




     Informasi Lainnya
     Other Information
                                                                                                                                                                                                           dalam satuan
                                                                                                                                                                                                                 in unit

                                          Keterangan
                                                                                                      2025             2024                      2023                                 2022                             2021
                                          Description

       Total Kantor Cabang
                                                                                                               31             32                                  32                              32                            32
       Total Branch Offices

       Total Kantor Cabang Pembantu
                                                                                                             30               33                                  34                              35                           36
       Total Sub-Branch Offices

       Total ATM
                                                                                                             153              156                                 153                             131                          118
       Total ATM

       Total Kantor Fungsional
                                                                                                                 1             -                                   -                                  -                          -
       Total Functional Office

       Total Karyawan (orang)
                                                                                                          1.037           1.279                            1.463                         1.487                                1.581
       Total Employees (people)




20        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 22
          Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




IKHTISAR SAHAM
Share Highlights

Penawaran Saham Perdana                                                     Initial Public Offering

Bank memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan                         The Bank obtained an effective statement from the
Pengawas Pasar Modal (Bapepam) melalui Surat Nomor                          Chairman of the Capital Market Supervisory Agency
SI-124/SHM/MK.10/1990 tanggal 10 Juli 1990 untuk                            (Bapepam) through Letter No. SI-124/SHM/MK.10/1990
melakukan Penawaran Umum Saham Perdana kepada                               dated July 10, 1990, to conduct an Initial Public Offering
masyarakat sejumlah 5.000.000 saham dengan nilai                            to the public of 5,000,000 shares with a nominal value
nominal Rp1.000 (Rupiah penuh) per saham yang                               of IDR1,000 (full Rupiah) per share, representing 20% of
merupakan 20% dari modal yang ditempatkan, dan telah                        the issued and paid-up capital. The shares were listed
dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya                    on the Jakarta Stock Exchange and the Surabaya Stock
atau saat ini dikenal sebagai Bursa Efek Indonesia pada                     Exchange, now known as the Indonesia Stock Exchange,
tanggal 23 Agustus 1990.                                                    on August 23, 1990.


Kinerja Perdagangan Saham                                                   Share Trading Performance

                                                                      2025

                                             Harga Saham                                                   Jumlah Saham
                                                                                                                                        Kapitalisasi Pasar
                                              Share Price                                                     Beredar
                                                                              Volume Transaksi                                                (Rp)
    Periode                                                                                               (lembar saham)
                                                                                 Transaction                                                 Market
     Period                                                                                                  Number of
                         Tertinggi            Terendah      Penutupan              Volume                                                 Capitalization
                                                                                                            Outstanding
                          Highest              Lowest        Closing                                                                          (IDR)
                                                                                                          Shares (shares)

 Triwulan I
                                     332             122              148           3.985.335.800             20.223.412.907            2.993.065.110.236
 Quarter I

 Triwulan II
                                     228              119             152                1.995.880.100        20.223.412.907            3.073.958.761.864
 Quarter II

 Triwulan III
                                    208              139              162                1.983.182.000        20.223.412.907            3.276.192.890.934
 Quarter III

 Triwulan IV
                                      172            137              146                  727.195.100        20.223.412.907            2.952.618.284.422
 Quarter IV




                                                                      2024

                                             Harga Saham                                                   Jumlah Saham
                                                                                                                                        Kapitalisasi Pasar
                                              Share Price                                                     Beredar
                                                                              Volume Transaksi                                                (Rp)
    Periode                                                                                               (lembar saham)
                                                                                 Transaction                                                 Market
     Period                                                                                                  Number of
                         Tertinggi            Terendah      Penutupan              Volume                                                 Capitalization
                                                                                                            Outstanding
                          Highest              Lowest        Closing                                                                          (IDR)
                                                                                                          Shares (shares)

 Triwulan I
                                      78              65               69                 130.369.600         20.223.412.907            1.395.415.490.583
 Quarter I

 Triwulan II
                                      69             50                58                  97.483.200         20.223.412.907            1.172.957.948.606
 Quarter II

 Triwulan III
                                      76             50                68                  251.213.100        20.223.412.907            1.375.192.077.676
 Quarter III

 Triwulan IV
                                    448               63              214           6.608.840.800             20.223.412.907            4.327.810.362.098
 Quarter IV




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      21
Page 23
Menjaga Stabilitas dan                                                           Kilas Kinerja 2025                                      Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                            Performance Highlights 2025                             Management Report                      Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Grafik Pergerakan Harga Saham
     Graphic of Share Trading Movement



     500                                                                                                                                                                    500.000.000

     400                                                                                                                                                                    400.000.000

     300                                                                                                                                                                    300.000.000


     200                                                                                                                                                                    200.000.000

       100                                                                                                                                                                  100.000.000


                       JAN    FEB     MAR   APR   MAY   JUN   JUL   AUG   SEP   OCT   NOV   DEC     JAN   FEB   MAR   APR   MAY   JUN   JUL   AUG   SEP   OCT   NOV   DEC
                        24     24      24    24    24    24    24    24   24     24    24    24      25   25     25   25    25     25   25     25   25     25    25    25




                                                                          Harga Penutupan                             Volume Transaksi
                                                                          Closing                                     Volume




     Suspensi Perdagangan Saham dan/                                                                            Suspension of Share Trading and/or
     atau Delisting                                                                                             Delisting

     Selama tahun 2025, tidak pernah dikenakan sanksi                                                           Throughout 2025, the shares of Bank Artha Graha
     perdagangan saham baik berupa penghentian sementara                                                        Internasional were not subject to any trading sanctions,
     perdagangan saham (suspension) maupun penghapusan                                                          either in the form of a temporary suspension of share
     pencatatan saham (delisting) atas saham Bank Artha                                                         trading or delisting, by the Exchange.
     Graha Internasional di Bursa.


     Aksi Korporasi                                                                                             Corporate Actions

     Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                                                       Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional did
     tidak melakukan tindakan korporasi apa pun yang                                                            not undertake any corporate actions that resulted in
     mengakibatkan perubahan pada sahamnya, seperti                                                             changes to its shares, including stock splits, reverse
     pemecahan saham (stock split), penggabungan saham                                                          stock splits, stock dividends, bonus shares, changes
     (reverse stock), dividen saham, saham bonus, perubahan                                                     in the nominal value of shares, issuance of convertible
     nilai nominal saham, penerbitan surat berharga konversi,                                                   securities, or increases or decreases in capital.
     atau penambahan atau pengurangan modal.




22        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 24
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




IKHTISAR EFEK LAINNYA
HIGHLIGHTS ON OTHER SECURITIES

Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi                                       Bond, Sukuk, or Convertible Highlights
Konversi

Hingga akhir 2025, Bank tidak menerbitkan obligasi,                           As of the end of 2025, the Bank had not issued any
sukuk atau obligasi konversi, maupun pencatatan efek                          bonds, sukuk, or convertible bonds, nor conducted the
lainnya, serta bentuk pendanaan lainnya. Oleh karena itu,                     listing of other securities or other forms of financing.
tidak terdapat informasi terkait jumlah obligasi/sukuk/                       Accordingly, there is no information related to the
obligasi konversi yang beredar (outstanding), tingkat                         outstanding amount of bonds/sukuk/convertible bonds,
bunga/imbalan, tanggal jatuh tempo, peringkat obligasi/                       interest or return rates, maturity dates, bond/sukuk
sukuk, maupun pendanaan lainnya.                                              ratings, or other financing instruments.


Ikhtisar Sumber Pendanaan Lainnya                                             Other Funding Sources Highlights

Sehubungan dengan upaya penguatan permodalan                                  In relation to efforts to strengthen capital and support
dan dukungan terhadap ekspansi usaha, Bank telah                              business expansion, the Bank issued Subordinated Long
menerbitkan Long Term Notes (LTN) Subordinasi I pada                          Term Notes (LTN) I in 2020, in accordance with the
tahun 2020, sebagaimana diatur dalam ketentuan                                provisions of Financial Services Authority Regulation
Peraturan     Otoritas          Jasa       Keuangan    Nomor       39/        No. 39/POJK.04/2019 on the Issuance of Debt Securities
POJK.04/2019 tentang Penerbitan Efek Bersifat Utang                           and/or Sukuk Without a Public Offering. The debt
dan/atau Sukuk yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran                         securities were unrated as they were issued through a
Umum. Efek utang tersebut tidak berperingkat karena                           Non-Public Offering mechanism, with reference to the
diterbitkan     melalui        mekanisme       Tanpa    Penawaran             Information Memorandum of the LTN issuance.
Umum dengan mengacu kepada dokumen Info Memo
penerbitan LTN tersebut.


LTN Subordinasi I Tahap II tidak diterbitkan karena                           Subordinated LTN I Phase II was not issued, as
manajemen berkeyakinan permodalan saat ini sudah                              management believes that the current capital position
dapat   mendukung              ekspansi      usaha    untuk    masa           is sufficient to support future business expansion.
mendatang.


Adapun rincian struktur LTN Subordinasi I tahap I Tahun                       The details of the structure of Subordinated LTN I Phase
2020 adalah sebagai berikut:                                                  I issued in 2020 are as follows:


                                                  Nominal (Rp            Suku Bunga per
                             Tanggal
   Nama Efek                                         Miliar)                 Tahun            Jatuh Tempo                        Wali Amanat
                           Penerbitan
 Securities Name                                    Nominal                Coupon per         Maturity Date                       Trustee
                         Date of Issuance
                                                  (IDR Billion)               Year

 Long Term Notes         30 Desember                   200                      9,50%       30 Desember                 PT Bank Pembangunan
 (LTN) Subordinasi       2020                                                               2027                        Daerah Jawa Barat dan
 I Tahap I Tahun         December 30,                                                       December 30,                Banten Tbk
 2020                    2020                                                               2027
 Subordinated
 Long Term Notes
 (LTN) I Phase I
 Year 2020




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      23
Page 25
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                    Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025           Management Report                  Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     PERISTIWA PENTING
     Significant Events
                                                                         SCBD Park dan SCBD Weekland yang menjadi pusat kegiatan Imlek tahun ini
        Shanghai Enchanted (Imlek SCBD)
                                                                         sudah dipadati pengunjung. Terdapat berbagai macam kegiatan seperti Parade
                                                                         Barongsai, Barongsai Pole, Barongsai Performance, Lion Dance, live music, dan
                                                                         kegiatan khas Imlek lainnya.

                                                                         Dalam mendukung kegiatan tersebut, Bank Artha Graha Internasional
                                                                         memberikan promo menarik seperti promo hingga 50% di merchant SCBD Park
                                                                         dengan pembayaran menggunakan QRIS agi serta merchandise menarik yang
                                                                         bisa didapatkan jika berkunjung ke booth agi.

                                                                         SCBD Park and SCBD Weekland, which served as the centers of this year’s
                                                                         Chinese New Year celebrations, were bustling with visitors. A wide range of
                                                                         activities enlivened the festivities, including Barongsai Parades, Barongsai
                                                                         Pole performances, Barongsai Performance, Lion Dance, live music, and other
                29 Januari 2025
                                                                         Chinese New Year–themed activities.
                January 29, 2025

                                                                         In support of these events, Bank Artha Graha Internasional offered attractive
                                                                         promotions, such as discounts of up to 50% at SCBD Park merchants for
                                                                         payments made using QRIS agi, as well as exclusive merchandise available to
                                                                         visitors at the agi booth.




                                                                         Artha Graha Peduli bersama seluruh unit usaha Artha Graha Group dan Artha
                                 Earth Hour
                                                                         Graha Network menggelar gerakan massal untuk memadamkan penggunaan
                                                                         listrik dan peralatan elektronik. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan SCBD, Jakarta
                                                                         Selatan. Bank Artha Graha Internasional turut berpartisipasi dalam gerakan
                                                                         ini dengan melakukan pemadaman listrik di cabang yang tersebar di seluruh
                                                                         Indonesia selama 90 menit.

                                                                         Selain pemadaman lampu, kegiatan Earth Hour di SCBD juga melakukan kegiatan
                                                                         membuat icon-icon menarik dari daur ulang plastic (recycle) yang dapat kembali
                                                                         digunakan dengan nilai seni dan bermanfaat (reuse). Termasuk menyediakan
                                                                         pameran ecoprint dan coloring number yang melibatkan partisipasi karyawan
                                                                         dan pengunjung di SCBD. Kegiatan Open booth juga dijalankan, logo di media
                                                                         publikasi cetak dan online, placement totem logo.
                22 Maret 2025
                March 22, 2025                                           Artha Graha Peduli, together with all business units of the Artha Graha Group
                                                                         and Artha Graha Network, organized a mass movement to switch off electricity
                                                                         and electronic equipment. The activity was centered in the SCBD area, South
                                                                         Jakarta. Bank Artha Graha Internasional participated in this initiative by turning
                                                                         off electricity at its branches across Indonesia for 90 minutes.

                                                                         In addition to the lights-off activity, the Earth Hour event at SCBD also featured
                                                                         activities such as creating attractive icons from recycled plastic that could
                                                                         be reused with artistic and functional value. The event also included ecoprint
                                                                         exhibitions and coloring number activities involving the participation of
                                                                         employees and visitors in the SCBD area. Open booths were set up, supported
                                                                         by logo displays in print and online publications, as well as the placement of
                                                                         logo totems.




24        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 26
     Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                        Peninsula Island di Nusa Dua, Bali, dipilih menjadi tempat berlangsungnya
  IFSC Climbing World Cup
                                        olahraga bergengsi, yaitu IFSC Climbing World Cup 2025 pada 2-4 Mei 2025.
                                        Melibatkan 221 peserta dari 31 negara, kejuaraan ini juga menjadi sarana
                                        untuk memperkenalkan Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang bisa
                                        menyelenggarakan acara olahraga bertaraf internasional. Acara ini juga
                                        berpotensi menggerakkan perekonomian lokal, dengan banyaknya wisatawan
                                        yang datang dan berinteraksi dengan UMKM dan berbagai pelaku usaha sekitar.
                                        Dukungan Bank Artha Graha Internasional diharapkan tidak hanya membawa
                                        manfaat jangka pendek, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan teknologi
                                        pembayaran digital kepada masyarakat Bali. Dengan lebih banyak UMKM yang
                                        terbiasa menggunakan sistem ini, perekonomian digital di Bali diharapkan dapat
                                        berkembang pesat, membuka peluang baru bagi sektor e-commerce dan
                                        fintech di masa depan.
 2 - 4 Mei 2025
 May 2 - 4, 2025                        Peninsula Island in Nusa Dua, Bali, was selected as the venue for a prestigious
                                        sporting event, the IFSC Climbing World Cup 2025, held from May 2 to 4, 2025.
                                        Involving 221 athletes from 31 countries, the championship also served as a
                                        platform to promote Bali as a world-class tourism destination capable of hosting
                                        international sporting events. The event had the potential to stimulate the local
                                        economy, as a large number of tourists visited the area and interacted with
                                        MSMEs and various local business players. The support of PT Bank Artha Graha
                                        Internasional Tbk is expected not only to provide short-term benefits, but also
                                        to play a role in introducing digital payment technology to the people of Bali.
                                        With more MSMEs becoming accustomed to using digital payment systems,
                                        Bali’s digital economy is expected to grow rapidly, opening new opportunities
                                        for the e-commerce and fintech sectors in the future.




Rapat Umum Pemegang Saham               Bank Artha Graha Internasional menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
General Meeting of Shareholders         Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                        (RUPSLB) bertempat di Flores A Room, Lobby Level Hotel Borobudur Jakarta
                                        Jl. Lapangan Banteng Selatan No. 01, Jakarta Pusat 10710 dihadiri oleh jajaran
                                        Dewan Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Bank, serta Paparan Publik yang
                                        dihadiri oleh masyarakat, wartawan/media pers.

                                        Bank Artha Graha Internasional held an Annual General Meeting of Shareholders
                                        (AGMS) and Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) at Flores A
                                        Room, Lobby Level of Hotel Borobudur Jakarta Jl. Lapangan Banteng Selatan No.
                                        01, Central Jakarta 10710 attended by the Board of Commissioners, Directors
                                        and Bank Shareholders, as well as a Public Expose attended by the public,
                                        journalists/press media

 26 Juni 2025
 June 26, 2025




                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      25
Page 27
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                   Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025          Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




             Festival Anak Indonesia 2025                                Festival Anak Indonesia (FAI) 2025 kembali digelar sebagai ruang inspiratif bagi
                                                                         anak-anak Indonesia untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan potensi
                                                                         diri sejak usia dini. Bertempat di GOR Nanggala, Jakarta Timur.

                                                                         Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak
                                                                         dini, Bank Artha Graha Internasional turut berpartisipasi aktif dalam Festival
                                                                         Anak Indonesia 2025. Dukungan ini diwujudkan melalui kehadiran program
                                                                         edukasi literasi keuangan anak, yang memperkenalkan konsep menabung dan
                                                                         pengelolaan keuangan sederhana secara mudah dan menyenangkan.

                                                                         Partisipasi Bank Artha Graha Internasional dalam FAI 2025 mencerminkan
                                                                         komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang
                                                                         generasi muda Indonesia yang cerdas, kreatif, dan berkarakter
                26 Juli 2025
                July 26, 2025
                                                                         The Festival Anak Indonesia (FAI) 2025 was once again held as an inspirational
                                                                         platform for Indonesian children to learn, express themselves, and develop their
                                                                         potential from an early age. The event took place at GOR Nanggala, East Jakarta.

                                                                         As a form of commitment to human resource development from an early
                                                                         age, Bank Artha Graha Internasional actively participated in the Festival Anak
                                                                         Indonesia 2025. This support was realized through the presence of a children’s
                                                                         financial literacy education program, which introduced the concepts of saving
                                                                         and simple financial management in an easy and fun manner.

                                                                         The participation of Bank Artha Graha Internasional in FAI 2025 reflects the
                                                                         Company’s ongoing commitment to supporting the growth and development
                                                                         of Indonesia’s young generation to become intelligent, creative, and well-
                                                                         charactered individuals.




                Edukasi Literasi dan Inklusi
                                                                          Ƴ 21 Januari 2025: Universitas HKBP Nommensen Medan dengan Kegiatan
                     Keuangan OJK
                                                                            “Literasi Keuangan Sebagai Edukasi Keuangan Untuk Masa Depan”
            Financial Literacy and Inclusion
          Education by the Financial Services                             Ƴ 28 Mei 2025: SMK Boash 1 Bogor dengan Kegiatan “Literasi dan edukasi
                    Authority (OJK)                                         Keuangan Atur keuangan Ala Gen Z & Cashless society”
                                                                          Ƴ 15 -17 Juli 2025: Forum Kewirausahaan Pemuda Banjarmasin dengan Kegiatan
                                                                            “Kolaborasi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Banjarmasin & AGI dalam
                                                                            Pembentukan Entrepreneur serta Digitalisasi”
                                                                          Ƴ 30 Oktober 2025: SMP Islam 1 Kota Ternate dengan Kegiatan “Literasi
                                                                            Keuangan Generasi Hebat, Cerdas Mengelola Uang”

                                                                          Ƴ January 21, 2025: Universitas HKBP Nommensen Medan with the activity
                                                                            “Literasi Keuangan Sebagai Edukasi Keuangan Untuk Masa Depan” (Financial
                                                                            Literacy as Financial Education for the Future)
                                                                          Ƴ May 28, 2025: SMK Boash 1 Bogor with the activity “Literasi dan Edukasi
                                                                            Keuangan Atur Keuangan Ala Gen Z & Cashless Society” (Financial Literacy
                                                                            and Education: Managing Finances the Gen Z Way & Cashless Society)
                 • 21 Januari 2025                                        Ƴ July 15–17, 2025: Banjarmasin Youth Entrepreneurship Forum with the
                 • 28 Mei 2025                                              activity “Kolaborasi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Banjarmasin &
                 • 15 -17 Juli 2025                                         AGI dalam Pembentukan Entrepreneur serta Digitalisasi” (Collaboration
                 • 30 Oktober 2025                                          between the Banjarmasin Youth Entrepreneurship Forum (FKP) and AGI in
                 • January 21, 2025                                         the Development of Entrepreneurs and Digitalization)
                 • May 28, 2025                                           Ƴ October 30, 2025: SMP Islam 1 Kota Ternate with the activity “Literasi
                 • July 15-17, 2025                                         Keuangan Generasi Hebat, Cerdas Mengelola Uang” (Financial Literacy for
                 • October 30, 2025                                         an Excellent Generation: Smart Money Management)




26        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 28
   Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
   Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




     Osaka Expo 2025                  Bank Artha Graha Internasional bersama PT Sarinah memperkuat peranannya
                                      sebagai etalase kebanggaan Indonesia dengan berpartisipasi dalam Osaka
                                      Expo 2025. Melalui keikutsertaannya di Indonesia Pavilion, tidak hanya
                                      memperkenalkan 14 brand lokal terkurasi, tetapi juga menginisiasi Sustainability
                                      Forum yang menyoroti komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis
                                      berkelanjutan.

                                      Partisipasi di Osaka Expo 2025 menjadi momentum penting untuk
                                      memperlihatkan bagaimana produk Indonesia kini hadir dengan kualitas dan
                                      nilai yang sejalan dengan tren global, termasuk sustainability. Expo ini tidak
                                      hanya menghadirkan pameran, ruang kolaborasi dan diplomasi budaya yang
                                      menghubungkan karya lokal dengan dunia. Merepresentasikan empat kategori
                                      utama: makanan dan minuman khas nusantara, kerajinan tangan, dekorasi
                                      rumah, serta souvenir dan aksesori.

                                      Bank Artha Graha Internasional berkomitmen menjadi institusi keuangan
                                      terkemuka dengan kinerja prima yang berkelanjutan serta berkontribusi aktif
                                      dalam pembangunan ekonomi nasional.

                                      Bank Artha Graha Internasional, together with PT Sarinah, strengthened its
                                      role as a showcase of Indonesian pride by participating in Osaka Expo 2025.
                                      Through its participation at the Indonesia Pavilion, the Bank not only introduced
13 April - 13 Oktober 2025            14 curated local brands, but also initiated a Sustainability Forum highlighting the
April 13 - October 13, 2025           Company’s commitment to sustainable business practices.
                                      .
                                      Participation in Osaka Expo 2025 became an important momentum to
                                      demonstrate how Indonesian products are now presented with quality and
                                      values aligned with global trends, including sustainability. The Expo not only
                                      featured exhibitions, but also served as a space for collaboration and cultural
                                      diplomacy that connects local creations with the global community. The
                                      showcased products represented four main categories, namely Indonesian
                                      specialty food and beverages, handicrafts, home décor, as well as souvenirs
                                      and accessories.

                                      Bank Artha Graha Internasional is committed to becoming a leading financial
                                      institution with sustainable strong performance and to actively contributing to
                                      national economic development.




                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      27
Page 29
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja 2025                    Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights 2025           Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                             Agrinex 2025                                Pameran pertanian terbesar di Indonesia, Agrinex 2025, kembali digelar di JIExpo
                                                                         Kemayoran, Jakarta. Ajang tahunan ini menjadi wadah penting bagi pelaku sektor
                                                                         pertanian, peternakan, perikanan, dan industri pangan untuk memperkenalkan
                                                                         inovasi, menjalin kemitraan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

                                                                         Melalui keikutsertaannya di Agrinex 2025, Bank Artha Graha Internasional
                                                                         berupaya memperluas sinergi dengan petani, pengusaha, dan komunitas
                                                                         lokal guna menciptakan ekosistem ekonomi hijau dan inklusif. Pameran ini
                                                                         memperkenalkan produk inovatif yang dapat membantu meningkatkan
                                                                         produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian Indonesia.

                                                                         Indonesia’s largest agricultural exhibition, Agrinex 2025, was once again held at
                                                                         JIExpo Kemayoran, Jakarta. This annual event serves as an important platform
              6-8 November 2025                                          for stakeholders in the agriculture, livestock, fisheries, and food industries
              November 6-8, 2025
                                                                         to showcase innovations, build partnerships, and strengthen national food
                                                                         security.

                                                                         Through its participation in Agrinex 2025, Bank Artha Graha Internasional
                                                                         seeks to expand synergies with farmers, entrepreneurs, and local communities
                                                                         to create a green and inclusive economic ecosystem. The exhibition also
                                                                         introduced innovative products that can help improve productivity and
                                                                         efficiency in Indonesia’s agricultural sector.




          Kunjungan Veconac & LVRI Kiara                                 Indonesia kembali menjadi tuan rumah ajang penting tingkat Asia Tenggara
                   Artha Park                                            melalui penyelenggaraan 7th Executive Board Meeting dan 24th General Assembly
        Veconac & LVRI Kiara Artha Park Visit                            VECONAC (Veterans Confederation of ASEAN Countries). Delegasi dari sepuluh
                                                                         negara anggota—Indonesia, Kamboja, Brunei Darussalam, Malaysia, Laos,
                                                                         Singapura, Myanmar, Vietnam, Filipina, dan Thailand—hadir dalam rangkaian
                                                                         kegiatan yang berlangsung pada 23–27 November 2025.

                                                                         Dalam rangka mendukung rangkaian kegiatan VECONAC di Kiara Artha Park,
                                                                         Bank Artha Graha Internasional (BAGI) dan Electronic City turut menghadirkan
                                                                         berbagai aktivitas untuk komunitas dan nasabah. Berbagai kegiatan seperti
                                                                         zumba, fun games, community engagement, hingga bazar turut meramaikan
                                                                         kawasan dan melibatkan masyarakat umum.

                                                                         Indonesia once again served as host to an important Southeast Asian–level
                                                                         event through the organization of the 7th Executive Board Meeting and the 24th
                26 November 2025
                                                                         General Assembly of VECONAC (Veterans Confederation of ASEAN Countries).
                November 26, 2025
                                                                         Delegations from ten member countries—Indonesia, Cambodia, Brunei
                                                                         Darussalam, Malaysia, Laos, Singapore, Myanmar, Vietnam, the Philippines, and
                                                                         Thailand—participated in the series of events held from November 23 to 27,
                                                                         2025.

                                                                         In support of the VECONAC activities at Kiara Artha Park, Bank Artha Graha
                                                                         Internasional (BAGI), together with Electronic City, presented various activities
                                                                         for the community and customers. A range of activities, including zumba
                                                                         sessions, fun games, community engagement programs, and a bazaar, enlivened
                                                                         the area and involved the general public.




28        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 30
       Analisa & Pembahasan Manajemen                 Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis               Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                          Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Akad
   Rangkaian Akad Massal                  Massal 50.030 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema
 KPR Sejahtera FLPP dan Serah
                                          Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus melaksanakan
         Terima kunci
                                          serah terima kunci kepada penerima manfaat di Kota Serang, Banten. Kegiatan
    A series of mass mortgage
                                          ini menjadi momentum penting dalam memperkuat akses hunian layak bagi
   agreements under the KPR
 Sejahtera FLPP program and the           masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sekaligus menunjukkan sinergi kuat
         handover of keys                 pemerintah bersama sektor perbankan nasional, termasuk Bank Artha Graha
                                          Internasional yang turut berperan aktif dalam program pembiayaan perumahan
                                          rakyat ini.

                                          Sebagai salah satu bank penyalur KPR Sejahtera FLPP, Bank Artha Graha
                                          Internasional berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam
                                          menyediakan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat. Melalui penyediaan
                                          layanan pembiayaan yang mudah diakses, proses yang akuntabel, serta
                                          pendampingan kepada calon debitur MBR, BAGI berperan memastikan semakin
                                          banyak masyarakat dapat menikmati manfaat program rumah subsidi ini.

                                          President of the Republic of Indonesia, Prabowo Subianto, officially inaugurated
                                          the Mass Signing of 50,030 units of KPR Sejahtera (Housing Loans) under the
  20 Desember 2025                        Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) scheme, along with the handover
  December 20, 2025                       of house keys to beneficiaries in Serang City, Banten. This event marked an
                                          important milestone in strengthening access to decent housing for Low-
                                          Income Communities (MBR), while also demonstrating strong synergy between
                                          the government and the national banking sector, including Bank Artha Graha
                                          Internasional, which actively participates in this public housing financing
                                          program.

                                          As one of the distributing banks for KPR Sejahtera FLPP, Bank Artha Graha
                                          Internasional is fully committed to supporting government policies in providing
                                          decent and affordable housing for the community. Through the provision of
                                          easily accessible financing services, accountable processes, and assistance for
                                          prospective MBR borrowers, BAGI plays a role in ensuring that more people can
                                          benefit from this subsidized housing program.




                                           Bank Artha Graha Internasional resmi meresmikan Kantor Fungsional di Ibu
Grand Opening Kantor Fungsional            Kota Nusantara (IKN) sebagai langkah strategis dalam mendukung penguatan
          AGI di IKN                       ekosistem keuangan nasional sekaligus memperluas layanan perbankan bagi
Grand Opening of the AGI Functional        masyarakat dan pelaku usaha di pusat pemerintahan baru Indonesia. Peresmian
          Office in IKN                    kantor ini turut melibatkan kolaborasi bersama Electronic City dan Grooceries
                                           City sebagai wujud sinergi dunia usaha dalam membangun aktivitas ekonomi di
                                           kawasan IKN.

                                           Kehadiran Kepala Otorita IKN disambut jajaran manajemen Bank Artha Graha
                                           Internasional dan Artha Graha Group. Dalam kunjungan tersebut, Basuki
                                           meninjau langsung operasional kantor fungsional BAGI, kesiapan pelayanan
                                           nasabah, hingga dukungan infrastruktur digital banking yang disediakan untuk
                                           menunjang kebutuhan transaksi dan pembiayaan di kawasan IKN.

                                           Bank Artha Graha Internasional officially inaugurated its Functional Office in the
                                           Capital City of Nusantara (IKN) as a strategic step to support the strengthening
   22 Desember 2025                        of the national financial ecosystem while expanding banking services for the
   December 22, 2025                       community and business players in Indonesia’s new center of government.
                                           The inauguration of the office also involved collaboration with Electronic City
                                           and Grooceries City as a form of business synergy in developing economic
                                           activities in the IKN area.

                                           The presence of the Head of the IKN Authority was welcomed by the management
                                           of Bank Artha Graha Internasional and the Artha Graha Group. During the visit,
                                           Basuki reviewed the operational readiness of BAGI’s functional office, including
                                           customer service preparedness and the digital banking infrastructure provided
                                           to support transaction and financing needs in the IKN area.


                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      29
Page 31
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Laporan
     Manajemen
     Management Report




30        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 32
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   31
Page 33
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     LAPORAN DEWAN KOMISARIS
     Board of Commissioners Report




                    Kiki Syahnakri
                    Komisaris Utama/
                    Komisaris Independen
                    President Commissioner/
                    Independent Commissioner




32        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 34
          Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                                             Esteemed Shareholders and Stakeholders,
yang kami hormati,

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha                               We extend our gratitude to Almighty God for His
Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga Perseroan                                 blessings and grace, which have enabled the Company
dapat menjalankan kegiatan usaha sepanjang tahun                                    to carry out its business activities throughout 2025
2025 di tengah dinamika ekonomi global dan domestik                                 amid dynamic and challenging global and domestic
yang penuh tantangan.                                                               economic conditions.


Tahun     2025        merupakan              periode     yang     menuntut          The year 2025 was a period that required resilience
ketangguhan industri perbankan dalam menghadapi                                     from the banking industry in facing liquidity pressures,
tekanan      likuiditas,         tingginya          biaya   dana,       serta       high funding costs, and slowing intermediation growth.
perlambatan pertumbuhan intermediasi. Dalam kondisi                                 Under these conditions, the Board of Commissioners
tersebut,      Dewan            Komisaris           menjalankan        fungsi       actively carried out its supervisory role to ensure that
pengawasan secara aktif untuk memastikan Perseroan                                  the Company consistently upheld prudential principles
senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian, dan                                 and maintained stability.
menjaga stabilitas.


Dewan Komisaris meyakini bahwa stabilitas merupakan                                 The Board of Commissioners believes that stability is
fondasi utama bagi pertumbuhan jangka panjang. Oleh                                 the primary foundation for long-term growth. Therefore,
karena itu, penguatan tata kelola, manajemen risiko,                                strengthening governance, risk management, asset
kualitas aset, efisiensi operasional, dan ketahanan                                 quality, operational efficiency, and liquidity resilience
likuiditas menjadi fokus pengawasan sepanjang tahun,                                remained key areas of oversight throughout the year,
bersamaan dengan dorongan kepada Direksi untuk                                      alongside encouraging the Board of Directors to expand
memperluas peluang bisnis, meningkatkan dana murah,                                 business opportunities, increase low-cost funding,
memperkuat layanan digital, dan membuka sumber                                      enhance digital services, and opening up new growth
pertumbuhan baru.                                                                   drivers.



Tinjauan terhadap Kondisi Ekonomi dan                                               Overview of Economic Conditions and
Industri Perbankan                                                                  the Banking Industry

Dewan Komisaris mencermati bahwa perekonomian                                       The Board of Commissioners observes that the global
global      pada        tahun         2025          masih       menghadapi          economy in 2025 continued to face uncertainty driven
ketidakpastian          yang         dipengaruhi         oleh       kebijakan       by tight monetary policies, geopolitical dynamics, and
moneter ketat, dinamika geopolitik, serta fragmentasi                               global trade fragmentation. Global economic growth
perdagangan global. Pertumbuhan ekonomi global                                      remained relatively stable at around 3.3%; however,
relatif stabil di kisaran 3,3%, namun tekanan terhadap                              pressures on liquidity and funding costs persisted at
likuiditas dan biaya pendanaan tetap tinggi, sehingga                               elevated levels, directly affecting the financial sector,
berdampak          langsung          terhadap          sektor    keuangan,          including banking.
termasuk perbankan.


Di   tingkat         domestik,           perekonomian            Indonesia          At the domestic level, Indonesia’s economy demon-
menunjukkan ketahanan yang baik dengan pertumbuhan                                  strated      strong     resilience,        with      growth        of around
sekitar     5,11%,     didukung              oleh   konsumsi        domestik        5.11%, supported by domestic consumption (especially
(terutama       rumah         tangga)          dan     investasi.     Namun         households) and investment. Nevertheless, structural



                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   33
Page 35
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     demikian, tantangan struktural seperti tekanan daya beli,                                    challenges such as pressure on purchasing power,
     ketergantungan terhadap permintaan eksternal, serta                                          dependence on external demand, and tight liquidity
     kondisi likuiditas yang ketat tetap menjadi faktor yang                                      conditions remain key factors that need to be carefully
     perlu diantisipasi secara serius oleh industri perbankan.                                    anticipated by the banking industry.


     Industri perbankan nasional secara umum masih berada                                         The national banking industry generally remained stable
     dalam kondisi stabil dari sisi permodalan dan likuiditas,                                    in terms of capital and liquidity; however, it faced margin
     namun menghadapi tekanan margin akibat meningkatnya                                          pressures due to rising cost of funds. Competition in
     biaya dana. Kompetisi dalam penghimpunan dana murah                                          low-cost fund (CASA) has intensified, prompting banks
     (CASA) semakin intensif, sehingga mendorong bank                                             to transform their business models, improve operational
     untuk melakukan transformasi model bisnis, efisiensi                                         efficiency, and strengthen digital-based services.
     operasional, serta penguatan layanan berbasis digital.



     Pengawasan terhadap Strategi dan                                                             Oversight of the Board of Directors’
     Kinerja Direksi                                                                              Strategy and Performance

     Dewan Komisaris secara aktif melaksanakan fungsi                                             The Board of Commissioners actively supervised the
     pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank                                          implementation of the 2025 Bank Business Plan as
     (RBB) tahun 2025 serta pencapaian target strategis                                           well as the achievement of the established strategic
     yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan melalui                                          targets. Such supervision was carried out through
     rapat berkala, evaluasi laporan manajemen, serta                                             regular meetings, evaluation of management reports,
     pembahasan bersama komite-komite di bawah Dewan                                              and discussions with committees under the Board
     Komisaris guna memastikan kebijakan dan implementasi                                         of Commissioners to ensure that policies and their
     berjalan sesuai dengan arah strategi Perseroan.                                              implementation     are     aligned   with   the   Company’s
                                                                                                  strategic direction.


     Dewan Komisaris memahami berbagai risiko yang                                                The Board of Commissioners understands the various
     dihadapi Bank dengan memberikan arahan, melakukan                                            risks faced by the Bank by providing direction,
     pengawasan dan memastikan mitigasi risiko berjalan                                           conducting oversight, and ensuring that risk mitigation
     dengan efektif. Dewan Komisaris menjalankan fungsi                                           is carried out effectively. The Board performs its
     pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite                                            risk oversight function through the Risk Monitoring
     Pemantau Risiko, Komite Audit, Komite Remunerasi dan                                         Committee, Audit Committee, and Remuneration and
     Nominasi.                                                                                    Nomination Committee.


     Pengawasan aktif Dewan Komisaris mencakup 8 aspek                                            The Board of Commissioners’ active oversight covers
     risiko dengan perhatian pada risiko kredit, risiko strategi                                  eight risk aspects, with particular focus on credit risk,
     dan risiko operasional khususnya risiko IT/system yang                                       strategic risk, and operational risk especially IT/system
     melekat pada pengembangan layanan perbankan digital                                          risks inherent in the development of digital banking
     (Digital Banking) dengan memperhatikan kebijakan                                             services while taking into account the Bank’s risk
     manajemen risiko Bank.                                                                       management policies.




34        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 36
        Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris                     In performing its supervisory function, the Board of
memberikan perhatian khusus pada beberapa aspek                          Commissioners paid particular attention to several key
utama, antara lain:                                                      aspects, including:
• Keseimbangan struktur pendanaan dan pengelolaan                        • The balance of funding structure and liquidity
  likuiditas;                                                                 management;
• Pengendalian biaya dana (cost of fund);                                • Control of the cost of funds;
• Peningkatan kualitas aset dan pengelolaan risiko                       • Improvement of asset quality and credit risk
  kredit;                                                                     management;
• Transformasi model bisnis menuju penguatan dana                        • Transformation of the business model toward
  murah (CASA).                                                               strengthening low-cost funds.


Berdasarkan evaluasi atas kinerja tahun 2025, Dewan                      Based on the evaluation of the 2025 performance, the
Komisaris menilai bahwa Bank masih menghadapi                            Board of Commissioners noted that the Bank continued
tekanan pada struktur pendanaan yang didominasi                          to face pressure in its funding structure, which is
oleh deposito, yang berdampak pada tingginya beban                       dominated by time deposits, resulting in high interest
bunga dan menekan profitabilitas. Hal ini tercermin dari                 expenses and pressure on profitability. This is reflected
komposisi dana pihak ketiga yang masih didominasi                        in the composition of third-party funds, which are still
deposito sebesar Rp14,11 triliun atau sekitar 62%, serta                 dominated by time deposits amounting to IDR14.11 trillion
beban bunga yang mencapai Rp966,39 miliar.                               or approximately 62%, as well as interest expenses
                                                                         reaching IDR966.39 billion.


Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris telah                    In this regard, the Board of Commissioners has provided
memberikan arahan strategis kepada Direksi untuk:                        strategic directions to the Board of Directors to:
• Melakukan penyesuaian suku bunga deposito secara                       • Gradually adjust time deposit interest rates;
  bertahap;
• Mempercepat pertumbuhan CASA;                                          • Accelerate CASA growth;
• Mengoptimalkan portofolio aset produktif, termasuk                     • Optimize the portfolio of earning assets, including
  surat berharga;                                                             securities;
• Memperkuat efisiensi operasional dan profitabilitas.                   • Strengthen operational efficiency and profitability.



Penilaian terhadap Kinerja Direksi                                       Assessment of the Board of Directors’
                                                                         Performance

Dewan       Komisaris         menilai      bahwa   Direksi   telah       The Board of Commissioners considers that the Board of
menunjukkan upaya yang optimal dalam menjalankan                         Directors has demonstrated optimal efforts in carrying
fungsi pengelolaan Bank di tengah tekanan industri yang                  out the Bank’s management functions amid increasingly
semakin kompleks sepanjang tahun 2025.                                   complex industry pressures throughout 2025.


Langkah-langkah strategis yang ditempuh mencerminkan                     The strategic measures taken reflect the Board of
komitmen Direksi dalam menjaga stabilitas operasional,                   Directors’ commitment to maintaining operational
memperkuat fundamental usaha, serta membuka peluang                      stability,   strengthening          the      Company’s            business
pertumbuhan baru melalui penyesuaian strategi bisnis                     fundamentals, and creating new growth opportunities
yang lebih adaptif.                                                      through more adaptive business strategy adjustments.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   35
Page 37
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                   Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Dalam perspektif Dewan Komisaris, stabilitas Perseroan                                       From the Board of Commissioners’ perspective, the
     tercermin dari tetap terjaganya posisi permodalan,                                           Company’s stability is reflected in its maintained capital
     pengendalian risiko yang memadai, serta kualitas                                             position, adequate risk management, and asset quality that
     aset yang masih berada dalam batas terkendali.                                               remains within manageable limits. However, profitability
     Namun demikian, pertumbuhan profitabilitas masih                                             growth continues to face pressures, including those
     menghadapi tekanan, antara lain akibat tingginya cost                                        resulting from high cost of fund, suboptimal funding
     of fund, struktur pendanaan yang belum optimal, serta                                        structure, and the need to improve efficiency.
     peningkatan efisiensi.


     Ke depan, Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk                                            Going forward, the Board of Commissioners encourages
     mempercepat                          transformasi   model      bisnis           melalui      the Board of Directors to accelerate the transformation of
     peningkatan dana murah (CASA), optimalisasi aset                                             the business model through the enhancement of low-cost
     produktif, pengembangan fee-based income, serta                                              funding, optimization of earning assets, development of fee-
     ekspansi kredit secara selektif, selain itu digitalisasi                                     based income, and selective credit expansion. In addition,
     proses bisnis terus diperkuat agar pertumbuhan                                               business process digitalization continues to be strengthened
     Perseroan dapat dicapai secara lebih sehat, terukur,                                         to ensure that the Company’s growth can be achieved in a
     dan berkelanjutan.                                                                           healthier, more measured, and sustainable manner.


     Selain itu Dewan Komisaris juga mendorong Direksi dalam                                      In addition, the Board of Commissioners encourages the Board
     mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan                                       of Directors to integrate economic, social, and environmental
     ke dalam operasional Bank sebagai wujud penerapan                                            aspects into the Bank’s operations as a form of implementing
     perbankan modern yang berkualitas. Kepatuhan terhadap                                        high-quality   modern      banking    practices.    Compliance
     Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan                                               with the Sustainable Finance Action Plan and its periodic
     pelaporannya secara berkala membuktikan komitmen nyata                                       reporting demonstrate the Bank’s tangible commitment
     Bank dalam mendukung agenda keberlanjutan Pemerintah                                         to supporting the Government’s sustainability agenda and
     serta meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan.                                     enhancing value for its stakeholders.


     Pengawasan terhadap Penerapan Tata                                                           Oversight of the Implementation of
     Kelola Perusahaan (GCG)                                                                      Good Corporate Governance (GCG)

     Dewan               Komisaris            memastikan     bahwa            penerapan           The Board of Commissioners ensures that the
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate                                             implementation      of    Good       Corporate     Governance
     Governance/GCG) telah dilaksanakan secara konsisten                                          (GCG) is carried out consistently and integrated across
     dan terintegrasi di seluruh lini organisasi sebagai fondasi                                  all levels of the organization as the primary foundation
     utama dalam menjaga keberlangsungan usaha dan                                                for maintaining business sustainability and enhancing
     meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.                                               stakeholder trust. In performing its oversight function,
     Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris                                         the Board of Commissioners focuses not only on formal
     tidak hanya berfokus pada kepatuhan formal, tetapi                                           compliance but also ensures that GCG principles are
     juga memastikan bahwa prinsip-prinsip GCG telah                                              internalized in the Bank’s decision-making processes,
     terinternalisasikan dalam proses pengambilan keputusan,                                      work culture, and all operational activities.
     budaya kerja, serta seluruh aktivitas operasional Bank.


     Pengawasan terhadap implementasi GCG dilakukan                                               Supervision of GCG implementation is carried out
     secara menyeluruh melalui berbagai mekanisme, antara                                         comprehensively          through      various      mechanisms,
     lain evaluasi berkala terhadap efektivitas penerapan GCG                                     including periodic evaluations of the effectiveness of
     yang mencakup struktur, proses, dan hasil (structure,                                        GCG implementation covering structure, process, and



36        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 38
        Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




process, outcome), penguatan fungsi pengendalian                               outcome aspects; strengthening of the internal control
internal melalui koordinasi dengan Satuan Kerja Audit                          function through coordination with the Internal Audit
Intern (SKAI) dan fungsi kepatuhan, serta monitoring                           Unit (SKAI) and the compliance function; as well as
kepatuhan      terhadap           seluruh      ketentuan      regulator,       monitoring compliance with all regulatory requirements,
termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia,                         particularly those issued by the Financial Services
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                                 Authority (OJK), Bank Indonesia, and applicable laws
Selain itu, Dewan Komisaris juga memastikan bahwa                              and regulations. In addition, the Board of Commissioners
sistem pelaporan, termasuk pelaporan manajemen risiko                          ensures that reporting systems, including risk management
dan kepatuhan, berjalan secara tepat waktu, akurat, dan                        and compliance reporting, are carried out in a timely,
transparan sebagai dasar pengambilan keputusan yang                            accurate, and transparent manner as a basis for prudent
prudent.                                                                       decision-making.


Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris didukung oleh                            In carrying out its duties, the Board of Commissioners
komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite                          is supported by its committees, namely the Audit
Pemantau Risiko, serta Komite Remunerasi dan Nominasi,                         Committee, the Risk Monitoring Committee, and the
yang secara aktif melakukan telaah dan memberikan                              Remuneration     and        Nomination           Committee,            which
rekomendasi terkait berbagai aspek tata kelola, seperti                        actively review and provide recommendations on
kualitas laporan keuangan, efektivitas manajemen risiko,                       various aspects of corporate governance, such as the
kecukupan kebijakan dan prosedur, serta pengelolaan                            quality of financial reports, the effectiveness of risk
sumber daya manusia yang berintegritas. Sinergi antara                         management, the adequacy of policies and procedures,
Dewan Komisaris dan komite-komite tersebut menjadi                             and the management of human resources with integrity.
elemen penting dalam memastikan bahwa penerapan                                The synergy between the Board of Commissioners and
GCG berjalan secara efektif dan berkesinambungan.                              these committees is a key element in ensuring that the
                                                                               implementation of GCG is effective and sustainable.


Sebagaimana         tercermin              dalam   laporan     tahunan         As reflected in previous annual reports, the Bank
sebelumnya,       Bank        terus        mengembangkan        praktik        continues to develop governance practices based
tata kelola yang berlandaskan prinsip Transparansi,                            on the principles of Transparency, Accountability,
Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Independensi, dan                               Responsibility, Independence, and Fairness (TARIF). The
Kewajaran (TARIF). Dewan Komisaris menilai bahwa                               Board of Commissioners considers that, in general, the
secara umum struktur dan kerangka GCG yang dimiliki                            Bank’s GCG structure and framework are adequate
Bank telah memadai dan sesuai dengan ketentuan                                 and in line with applicable regulations. Nevertheless,
yang   berlaku.        Namun          demikian,     seiring     dengan         in line with increasing business complexity, regulatory
meningkatnya kompleksitas bisnis, dinamika regulasi,                           dynamics, and evolving risks, particularly in the areas
serta perkembangan risiko, khususnya di bidang digital                         of digital and information technology, the Board of
dan teknologi informasi, Dewan Komisaris menekankan                            Commissioners emphasizes the need for continuous
perlunya penguatan yang berkelanjutan.                                         enhancement.


Ke depan, Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk                              Going forward, the Board of Commissioners encourages
terus meningkatkan kualitas implementasi GCG, antara                           the Board of Directors to continuously enhance the quality
lain melalui penguatan budaya risiko dan kepatuhan                             of GCG implementation, including by strengthening risk
di seluruh organisasi, peningkatan efektivitas sistem                          and compliance culture across the organization, improving
pengendalian internal berbasis teknologi, optimalisasi                         the effectiveness of technology-based internal control
penerapan three lines of defense, serta penguatan                              systems, optimizing the implementation of the three lines
mekanisme whistleblowing system sebagai bagian                                 of defense, and reinforcing the whistleblowing system as
dari upaya pencegahan fraud. Whistleblowing System                             part of fraud prevention efforts. The whistleblowing system



                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   37
Page 39
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                  Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     (WBS) ini berperan sebagai sarana pelaporan atas                                             (WBS) serves as a reporting mechanism for suspected
     dugaan pelanggaran, fraud, penyalahgunaan wewenang,                                          violations, fraud, abuse of authority, conflicts of interest,
     benturan kepentingan, maupun tindakan yang tidak                                             and actions that are not in accordance with the Code of
     sesuai dengan kode etik dan ketentuan yang berlaku.                                          Conduct and applicable regulations. With an effective WBS
     Dengan implementasi WBS yang efektif, Dewan Komisaris                                        implementation, the Board of Commissioners is confident
     meyakini Perseroan dapat semakin memperkuat budaya                                           that the Company can further strengthen its culture of
     integritas, mencegah potensi kerugian, menjaga reputasi                                      integrity, prevent potential losses, safeguard the Bank’s
     Bank, serta mendukung stabilitas dan pertumbuhan                                             reputation, and support sustainable business stability and
     usaha yang berkelanjutan.                                                                    growth.


     Pengawasan terhadap Manajemen Risiko                                                         Oversight of Risk Management and
     dan Kepatuhan                                                                                Compliance

     Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan                                                The Board of Commissioners carries out its risk
     Manajemen Risiko secara aktif dan berkelanjutan melalui                                      management        oversight          function   actively       and
     dukungan Komite Pemantau Risiko, Komite Audit, serta                                         continuously with the support of the Risk Monitoring
     Komite Remunerasi dan Nominasi. Melalui forum rapat                                          Committee, the Audit Committee, and the Nomination
     berkala, evaluasi laporan manajemen, serta pembahasan                                        and Remuneration Committee. Through regular meetings,
     profil risiko Bank, Dewan Komisaris memastikan bahwa                                         evaluation of management reports, and discussions
     penerapan manajemen risiko telah berjalan secara                                             on the Bank’s risk profile, the Board of Commissioners
     terintegrasi dan selaras dengan strategi bisnis serta risk                                   ensures that risk management has been implemented
     appetite yang telah ditetapkan. Pengawasan mencakup                                          in an integrated manner and aligned with the Bank’s
     seluruh aspek risiko utama, termasuk risiko kredit, risiko                                   business strategy and established risk appetite. The
     likuiditas, risiko operasional, risiko pasar, serta risiko                                   oversight covers all key risk aspects, including credit
     teknologi informasi yang semakin relevan seiring dengan                                      risk, liquidity risk, operational risk, market risk, as well
     akselerasi digitalisasi layanan perbankan.                                                   as information technology risk, which has become
                                                                                                  increasingly relevant in line with the acceleration of
                                                                                                  banking digitalization.


     Dewan Komisaris menilai bahwa secara umum kerangka                                           The Board of Commissioners assesses that, in general,
     Sistem Manajemen Risiko Bank telah memadai dan                                               the Bank’s Risk Management System framework is
     telah diimplementasikan sesuai ketentuan regulator.                                          adequate and has been implemented in accordance
     Hal ini tercermin dari indikator kualitas aset yang masih                                    with regulatory requirements. This is reflected in the
     terjaga dengan rasio NPL Gross sebesar 2,27% serta NPL                                       Bank’s asset quality indicators, which remain sound, with
     Net sebesar 0,85%. Namun demikian, Dewan Komisaris                                           a gross NPL ratio of 2.27% and a net NPL ratio of 0.85%.
     memandang                            bahwa   meningkatnya            kompleksitas            However, the Board of Commissioners believes that
     dinamika risiko, khususnya terkait                         tekanan terhadap                  the increasing complexity of risk dynamics, particularly
     likuiditas dan profitabilitas, memerlukan penguatan                                          regarding pressures on liquidity and profitability, requires
     lebih lanjut pada aspek implementasi dan efektivitas                                         further strengthening in the areas of implementation
     pengelolaan risiko.                                                                          and the effectiveness of risk management.




38        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 40
          Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris memberikan                                In this context, the Board of Commissioners pays
perhatian terhadap beberapa area prioritas yang perlu                             close attention to several priority areas that require
ditingkatkan oleh Direksi. Pertama, penguatan Early                               improvement by the Board of Directors. First,
Warning System kualitas aset, termasuk peningkatan                                strengthening the Early Warning System for asset
deteksi dini atas potensi penurunan kualitas kredit,                              quality, including enhancing early detection of potential
pengawasan          portofolio          restrukturisasi,        percepatan        credit quality deterioration, monitoring the restructuring
penyelesaian kredit bermasalah serta optimalisasi aset                            portfolio, accelerating the resolution of non-performing
yang diambil alih (AYDA). Kedua, penguatan pengelolaan                            loans,       and    optimizing        foreclosed          assets        (AYDA).
risiko    likuiditas      secara         lebih      proaktif,    mengingat        Second, strengthening liquidity risk management in a
struktur pendanaan Bank yang masih didominasi oleh                                more proactive manner, given that the Bank’s funding
dana berbiaya tinggi serta rasio intermediasi yang                                structure is still dominated by high-cost funds and the
relatif rendah, kondisi ini memerlukan pengelolaan                                relatively low intermediation ratio. This condition calls
aset-liabilitas (ALMA) yang lebih optimal, disiplin, dan                          for more optimal, disciplined, and integrated asset-
terintegrasi.                                                                     liability management (ALMA).


Ketiga,    Dewan         Komisaris           menekankan         pentingnya        Third,       the   Board    of    Commissioners           emphasizes             the
penguatan budaya risiko di seluruh organisasi sebagai                             importance of strengthening risk culture across the
fondasi utama dalam penerapan manajemen risiko                                    organization as a fundamental basis for effective risk
yang efektif. Hal ini mencakup peningkatan kesadaran                              management implementation. This includes enhancing risk
risiko di seluruh lini bisnis (first line), penguatan fungsi                      awareness across all business lines (first line), strengthening
pengawasan risiko dan kepatuhan (second line), serta                              risk oversight and compliance functions (second line), and
optimalisasi peran audit internal (third line) dalam                              optimizing the role of internal audit (third line) within the three
kerangka three lines of defense. Integrasi antara fungsi                          lines of defense framework. Integration between business
bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan menjadi kunci                             functions, risk management, and compliance is key to ensuring
dalam memastikan bahwa setiap keputusan bisnis telah                              that every business decision has comprehensively considered
mempertimbangkan risiko secara komprehensif.                                      associated risks.


Selain itu, Dewan Komisaris juga menyoroti pentingnya                             In addition, the Board of Commissioners highlights
penguatan pengelolaan risiko operasional dan risiko                               the      importance        of    strengthening         the      management
teknologi informasi, khususnya dalam menghadapi                                   of operational risk and information technology risk,
peningkatan         ancaman            siber     dan     ketergantungan           particularly in response to increasing cyber threats
terhadap      sistem         digital.        Bank    perlu      memastikan        and growing dependence on digital systems. The Bank
keandalan infrastruktur TI, efektivitas sistem keamanan                           needs to ensure the reliability of its IT infrastructure, the
informasi, serta kesiapan business continuity plan                                effectiveness of its information security systems, and the
(BCP) dan disaster recovery plan (DRP) untuk menjaga                              readiness of its Business Continuity Plan (BCP) and Disaster
keberlangsungan              operasional,            meskipun       terjadi       Recovery Plan (DRP) to maintain operational continuity,
gangguan atau serangan cyber. Di sisi lain, fungsi                                even in the event of disruptions or cyberattacks. On
kepatuhan terus didorong untuk menjalankan perannya                               the other hand, the compliance function continues to
secara independen dan efektif dalam memastikan                                    be encouraged to perform its role independently and
bahwa seluruh aktivitas Bank telah sesuai dengan                                  effectively in ensuring that all Bank activities comply
ketentuan regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan                              with regulatory requirements, including those of the




                                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   39
Page 41
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     (OJK), serta prinsip kehati-hatian yang berlaku. Dewan                                       Financial Services Authority (OJK), as well as applicable
     Komisaris menekankan bahwa kepatuhan tidak hanya                                             prudential principles. The Board of Commissioners
     bersifat administratif, tetapi harus menjadi bagian dari                                     emphasizes that compliance should not merely be
     budaya organisasi yang melekat dalam setiap aktivitas                                        administrative in nature, but must become an integral
     bisnis.                                                                                      part of the organizational culture embedded in every
                                                                                                  business activity.


     Dengan penguatan yang berkelanjutan pada seluruh                                             With continuous strengthening across all these aspects,
     aspek tersebut, Dewan Komisaris meyakini bahwa                                               the Board of Commissioners believes that the Bank will
     Bank akan memiliki ketahanan yang lebih baik dalam                                           have greater resilience in facing future risk dynamics,
     menghadapi                      dinamika       risiko   ke    depan,         sekaligus       while also being able to support the achievement of
     mampu mendukung pencapaian kinerja yang sehat dan                                            sound and sustainable performance.
     berkelanjutan.



     Pengawasan terhadap Pengembangan SDM                                                         Oversight of Human Capital Development

     Dewan Komisaris juga memberikan perhatian yang                                               The Board of Commissioners also places significant
     besar terhadap pengelolaan sumber daya manusia                                               attention on human capital management as one of
     (SDM) sebagai salah satu faktor kunci dalam mendukung                                        the key factors in supporting the success of the
     keberhasilan transformasi dan keberlanjutan bisnis                                           Bank’s transformation and business sustainability.
     Bank. Pengawasan difokuskan pada pengembangan                                                Oversight is focused on the development of employee
     kompetensi karyawan yang selaras dengan kebutuhan                                            competencies aligned with the Bank’s strategic needs,
     strategis Bank, khususnya dalam menghadapi dinamika                                          particularly in responding to the increasingly complex
     industri              perbankan              yang   semakin     kompleks               dan   and technology-driven banking industry. The Board
     berbasis teknologi. Dewan Komisaris mendorong Direksi                                        of Commissioners encourages the Board of Directors
     untuk memastikan tersedianya program pelatihan dan                                           to ensure the availability of structured, continuous,
     pengembangan yang terstruktur, berkelanjutan, serta                                          and competency-based training and development
     berbasis kebutuhan kompetensi (competency-based                                              programs, including strengthening competencies in
     development), termasuk penguatan kompetensi di                                               risk management, compliance, digital banking, and
     bidang manajemen risiko, kepatuhan, digital banking, dan                                     data analytics. In addition, leadership development is
     analitik data. Selain itu, pengembangan kepemimpinan                                         also a key focus to prepare future leaders capable of
     (leadership                   development)          juga     menjadi        perhatian        addressing upcoming business challenges.
     utama guna menyiapkan kader pimpinan yang mampu
     menjawab tantangan bisnis ke depan.


     Di sisi lain, Dewan Komisaris menilai bahwa aspek retensi                                    On the other hand, the Board of Commissioners considers that
     talenta dan perencanaan suksesi (succession planning)                                        talent retention and succession planning need to be further
     perlu terus diperkuat secara lebih sistematis dan terukur.                                   strengthened in a more systematic and measurable manner.
     Hal ini mencakup strategi remunerasi, pengembangan                                           This includes remuneration strategies, the development of clear
     jalur karier yang jelas, serta peningkatan employee                                          career path, and the enhancement of employee engagement.
     engagement.                          Dewan    Komisaris      juga     menekankan             The Board of Commissioners also emphasizes the importance
     pentingnya kesiapan kader untuk mengisi posisi-posisi                                        of ensuring the readiness of successors to fill key positions on
     kunci secara berkelanjutan, sehingga kesinambungan                                           a sustainable basis, so that leadership continuity can be well




40        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 42
           Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




kepemimpinan dapat terjaga dengan baik. Identifikasi                           maintained. The identification and development of the talent
dan pengembangan talent pool perlu dilakukan secara                            pool should be carried out more proactively, based on both
lebih proaktif berbasis kinerja dan potensi.                                   performance and potential.


Selain aspek kompetensi dan talenta, Dewan Komisaris                           In addition to competency and talent aspects, the Board of
juga menekankan penguatan budaya integritas dan                                Commissioners also emphasizes strengthening a culture of
kepatuhan sebagai fondasi utama dalam pengelolaan                              integrity and compliance as a fundamental basis in human
SDM. Budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-                           capital management. An organizational culture that upholds
nilai etika, transparansi, dan akuntabilitas harus terus                       ethical values, transparency, and accountability must be
diperkuat melalui internalisasi kode etik, penerapan                           continuously reinforced through the internalization of the
sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system),                          code of conduct, implementation of a whistleblowing system,
serta      pengawasan             terhadap       kepatuhan     individu        and oversight of compliance at both individual and unit levels.
maupun unit kerja. Dewan Komisaris memandang                                   The Board of Commissioners views that strategic, measurable,
bahwa pengelolaan SDM yang strategis, terukur, dan                             and culture-based human capital management will be key
berbasis budaya yang kuat akan menjadi kunci dalam                             to improving organizational performance, strengthening
meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat ketahanan                          the Bank’s resilience, and supporting the achievement of
Bank, serta mendukung pencapaian transformasi bisnis                           sustainable business transformation.
yang berkelanjutan.


Pengawasan terhadap Pengembangan                                               Oversight of IT Development and
TI dan Digitalisasi                                                            Digitalization

Dewan Komisaris memandang bahwa pengembangan                                   The Board of Commissioners views that the development
teknologi informasi dan digitalisasi pada tahun 2025                           of information technology and digitalization in 2025
merupakan salah satu pilar strategis dalam memperkuat                          represents one of the strategic pillars in strengthening
daya saing Bank Artha Graha Internasional seiring                              the competitiveness of Bank Artha Graha Internasional, in
perubahan perilaku nasabah dan dinamika industri                               line with changing customer behavior and the increasingly
perbankan yang semakin berbasis teknologi. Dewan                               technology-driven dynamics of the banking industry. The
Komisaris mencatat bahwa Direksi telah melakukan                               Board of Commissioners notes that the Board of Directors
berbagai inisiatif untuk meningkatkan kapabilitas layanan                      has undertaken various initiatives to enhance digital service
digital,   termasuk           pengembangan          kanal    elektronik,       capabilities, including the development of electronic
peningkatan kualitas layanan mobile banking, serta                             channels, improvements in mobile banking service quality,
integrasi sistem untuk mendukung efisiensi operasional.                        and system integration to support operational efficiency.
Langkah-langkah tersebut dinilai tepat dalam menjawab                          These measures are considered appropriate in responding
kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat, mudah                               to customer needs for fast, convenient, and secure
dan aman dalam bertransaksi.                                                   transaction services.


Namun        demikian,          Dewan         Komisaris   menekankan           Nevertheless, the Board of Commissioners emphasizes
bahwa pengembangan teknologi informasi tidak hanya                             that the development of information technology should
berfokus pada peningkatan layanan, tetapi juga harus                           not only focus on service enhancement but must also
mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja                             deliver tangible contributions to the Bank’s financial
keuangan Bank. Dalam konteks ini, digitalisasi diharapkan                      performance. In this context, digitalization is expected
mampu mendorong peningkatan dana murah (CASA),                                 to drive the growth of low-cost funds (CASA), expand
memperluas basis nasabah, serta meningkatkan fee-                              the customer base, and increase fee-based income




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   41
Page 43
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report             Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     based income melalui optimalisasi ekosistem digital.                                         through the optimization of the digital ecosystem. In
     Selain itu, Dewan Komisaris juga menyoroti pentingnya                                        addition, the Board of Commissioners highlights the
     peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi                                        importance of improving operational efficiency through
     proses bisnis dan pemanfaatan analitik data guna                                             business process automation and the utilization of data
     mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat                                             analytics to support faster and more accurate decision-
     dan akurat.                                                                                  making.


     Sejalan                 dengan       meningkatnya              ketergantungan                In line with the increasing reliance on technology, the
     terhadap teknologi, Dewan Komisaris memberikan                                               Board of Commissioners places particular attention on
     perhatian khusus terhadap aspek keamanan sistem                                              system security and the management of information
     dan pengelolaan risiko teknologi informasi. Penguatan                                        technology risks. Strengthening cybersecurity, developing
     keamanan siber, pengembangan sistem deteksi fraud,                                           fraud detection systems, and ensuring the readiness of
     serta kesiapan business continuity plan (BCP) dan                                            business continuity plans (BCP) and disaster recovery
     disaster recovery plan (DRP) menjadi prioritas utama                                         plans (DRP) are key priorities in maintaining service
     dalam menjaga keandalan layanan dan perlindungan                                             reliability and safeguarding customer data. The Board of
     data nasabah. Dewan Komisaris juga mendorong Direksi                                         Commissioners also encourages the Board of Directors
     untuk memastikan bahwa transformasi digital dilakukan                                        to ensure that digital transformation is carried out in
     secara terukur, terintegrasi, dan selaras dengan strategi                                    a measured, integrated, and business-aligned manner,
     bisnis Bank, sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas                                      so that it not only enhances service quality but also
     layanan, tetapi juga mendukung pencapaian kinerja yang                                       supports the achievement of sustainable performance
     berkelanjutan di masa mendatang.                                                             in the future.



     Penilaian Kinerja                           Komite              di          Bawah            Assessment of the Performance of Committees
     Dewan Komisaris                                                                              under the Board of Commissioners

     Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai                                                Throughout 2025, the Board of Commissioners considers
     bahwa komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah                                           that the committees under its supervision have carried
     menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara                                              out their functions and responsibilities effectively.
     efektif.


     Komite Audit telah berperan aktif dalam memastikan                                           The Audit Committee has played an active role in ensuring
     kualitas laporan keuangan, efektivitas pengendalian                                          the quality of financial reporting, the effectiveness
     internal, serta independensi fungsi audit internal                                           of internal control, as well as the independence of
     dan eksternal. Komite Pemantau Risiko secara aktif                                           internal and external audit functions. The Risk Oversight
     mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan risiko (risk                                         Committee actively supports the performance of risk
     oversight) untuk memastikan mitigasi risiko berjalan                                         oversight functions to ensure that risk mitigation is
     efektif dan selaras dengan kebijakan manajemen risiko                                        effective and aligned with the Bank’s risk management
     Bank.                                                                                        policies.


     Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan                                             The Nomination and Remuneration Committee has
     fungsi dalam memastikan kebijakan remunerasi yang                                            performed its role in ensuring competitive remuneration
     kompetitif serta mendukung proses suksesi dan                                                policies and succession processes, as well as human
     pengembangan SDM yang selaras dengan kebutuhan                                               capital development aligned with business needs.
     bisnis.




42        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 44
         Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




Evaluasi terhadap kinerja komite-komite dilakukan                          The performance of the committees is evaluated
secara berkala dan hasilnya menjadi dasar rekomendasi                      on a regular basis, and the results serve as the basis
kepada     Direksi       guna        peningkatan   kinerja   secara        for recommendations to the Board of Directors for
berkelanjutan.                                                             continuous performance improvement.



Pandangan Dewan Komisaris atas Prospek                                     Board of Commissioners’ View on Business
Usaha                                                                      Prospects

Ekonomi Global diproyeksikan akan mengalami laju                           Global economic growth is projected to reach 2.4% in
pertumbuhan 2,4% pada 2026. Amerika Serikat sendiri                        2026. The United States is expected to grow by 1.6%
diproyeksikan sebesar 1,6% pada 2026, sedangkan                            in 2026, while China is projected to remain at 4.0%.
Tiongkok bertahan di 4,0%. Ekonomi emerging market                         Emerging market economies are forecasted to grow
diproyeksikan menjadi 3,8%. Di Indonesia sendiri                           by 3.8%. Meanwhile, Indonesia is targeting economic
menargetkan laju pertumbuhan ekonomi di atas 5,2% di                       growth above 5.2% in 2026, with inflation maintained
tahun 2026 dengan laju inflasi di kisaran 1,5%-3,5%.                       within the range of 1.5%–3.5%.


Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)                      The banking industry’s Liquidity Coverage Ratio (Liquid
perbankan di Indonesia pada September 2025 berada                          Assets to Third-Party Funds/AL/DPK) in Indonesia stood
di 29,30%. Bank terus menjaga ketahanan likuiditas serta                   at 29.30% as of September 2025. The Bank continues
pengelolaannya dengan optimal dan prudent dalam                            to maintain liquidity resilience and manage it optimally
penempatan instrumen keuangan yang menghasilkan                            and prudently by placing funds in financial instruments
yield relatif tinggi dengan sumber yang murah (low cost)                   that generate relatively high yields sourced from low-
namun dengan tetap memperhatikan risk appetite dan                         cost funds, while still adhering to the Bank’s risk appetite
tolerance bank.                                                            and tolerance.


Bank Artha Graha Internasional sebagai bank swasta                         Bank Artha Graha Internasional, as a national private
nasional akan terus membangun hubungan dengan                              bank, will continue to build relationships with other
bank-bank yang ada baik Swasta, Pemerintah maupun                          banks—both private, state-owned, and regional—through
Bank Daerah melalui Kerjasama reciprocal berupa money                      reciprocal cooperation such as money market lines and
market line dan GMRA (Global Master Repurchase                             the Global Master Repurchase Agreement (GMRA), in
Agreement) untuk mendukung program Bank Indonesia                          support of Bank Indonesia’s program to develop a more
yang akan meningkatkan pasar keuangan yang inklusif                        inclusive and robust financial market.
dan tangguh.


Di samping itu, Bank Artha Graha Internasional akan                        In addition, Bank Artha Graha Internasional will continue
terus mengoptimalkan pendapatan dari pengelolaan                           to optimize income from fund management (yield
dana (yield enhancement), dengan tetap fokus pada                          enhancement), while maintaining focus on meeting the
pemenuhan rasio-rasio yang telah ditentukan oleh                           financial ratios stipulated by the regulator.
Regulator.


Dewan Komisaris merekomendasikan agar Direksi dalam                        The Board of Commissioners recommends that the
penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026                            Board of Directors, in preparing the Bank Business Plan
tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan                           for 2026, continue to uphold prudential principles by




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   43
Page 45
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen          Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report          Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     menetapkan target bisnis yang realistis dan terukur,                                           setting realistic and measurable business targets, in
     sejalan dengan kondisi Perseroan yang pada tahun                                               line with the Company’s condition, which recorded a
     sebelumnya membukukan rugi akibat pembentukan                                                  loss in the previous year due to the establishment of
     CKPN atas Agunan Yang Diambil Alih (AYDA).                                                     impairment reserves on foreclosed collateral.



     Prioritas strategis diarahkan pada pemulihan kinerja                                           Strategic priorities are directed toward the gradual
     profitabilitas secara bertahap melalui penguatan kualitas                                      recovery of profitability through strengthening asset
     aset, percepatan penyelesaian AYDA, serta penyaluran                                           quality, accelerating the resolution of foreclosed assets,
     kredit secara selektif pada segmen yang memiliki profil                                        and selectively expanding lending to segments with
     risiko dan imbal hasil yang seimbang. Selain itu, Direksi                                      balanced risk-return profiles. In addition, the Board
     diharapkan meningkatkan disiplin dalam pengendalian                                            of Directors is expected to enhance cost discipline
     biaya dan efisiensi operasional guna memperbaiki                                               and operational efficiency to improve the Company’s
     struktur keuangan Perseroan.                                                                   financial structure.


     Perubahan Komposisi Dewan Komisaris                                                            Changes in the Composition of the Board
                                                                                                    of Commissioners

     Tahun 2025, komposisi Dewan Komisaris Bank Artha                                               Throughout 2025, there were no changes in the
     Graha Internasional tidak mengalami perubahan, yaitu:                                          composition of the Board of Commissioners of Bank
                                                                                                    Artha Graha Internasional. The composition is as follows:


       Komisaris Utama/Komisaris Independen | President Commissioner/                             Kiki Syahnakri
       Independent Commissioner

       Wakil Komisaris Utama | Vice President Commissioner                                        Tomy Winata


       Wakil Komisaris Utama | Vice President Commissioner                                        Sugianto Kusuma


       Komisaris Independen | Independent Commissioner                                            Elizawatie Simon


       Komisaris Independen | Independent Commissioner                                            Pesta Uli Sitanggang




     Penutup                                                                                        Closing

     Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada                                                  The Board of Commissioners expresses its appreciation
     Direksi dan seluruh karyawan atas dedikasi dan kerja                                           to the Board of Directors and all employees for their
     keras yang telah diberikan sepanjang tahun 2025. Dewan                                         dedication and hard work throughout 2025. The Board
     Komisaris juga mengucapkan terima kasih kepada                                                 of Commissioners also extends its gratitude to the
     Pemegang Saham, Nasabah, Regulator, serta seluruh                                              Shareholders, Customers, Regulators, and all Stakeholders
     Pemangku Kepentingan atas dukungan dan kepercayaan                                             for their support and trust in the Bank.
     yang diberikan kepada Bank.




44        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 46
       A nalisa & Pem bahasan Manajem en                      T at a Kelola Per usahaan                  T anggung Jawab Sosial Pengam anan Per usahaan
       Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




Ke depan, Dewan Komisaris akan terus menjalankan                            Going forward, the Board of Commissioners will continue
fungsi pengawasan secara independen dan objektif,                           to carry out its supervisory function in an independent
serta memberikan arahan strategis guna memastikan                           and objective manner, as well as provide strategic
bahwa Bank dapat tumbuh secara sehat, berkelanjutan,                        direction to ensure that the Bank can grow in a healthy
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku                           and sustainable manner and deliver added value to all
kepentingan.                                                                stakeholders.




                                             Jakarta, 30 Maret 2026 | Jakarta, March 30, 2026


                                                      Atas Nama Dewan Komisaris
                                                On behalf of the Board of Commissioners


                                                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk




                                                            Kiki Syahnakri
                                                 Komisaris Utama/Komisaris Independen
                                           President Commissioner/Independent Commissioner




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    45
Page 47
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     LAPORAN DEWAN DIREKSI
     Board of Directors Report




                    Andy Kasih
                    Direktur Utama
                    President Director




46        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 48
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                                       Distinguished Shareholders and Stakeholders,
yang kami hormati,

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,                        We express our deepest gratitude to Almighty God for
atas rahmat dan karunia-Nya sehingga PT Bank Artha                            His blessings and grace, which have enabled PT Bank
Graha Internasional Tbk (“BAGI” atau “Bank”) dapat                            Artha Graha Internasional Tbk (“BAGI” or the “Bank”)
menjalankan kegiatan usaha sepanjang tahun buku 2025                          to carry out its business activities throughout 2025
di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang                           amid the dynamic and challenging global and domestic
penuh tantangan.                                                              economic environment.


Dalam    menghadapi              kondisi         tersebut,   Perseroan        In addressing these conditions, the Company has
mengambil langkah strategis yang berfokus pada                                taken strategic measures focused on strengthening
penguatan fundamental usaha, penerapan prinsip                                its     business   fundamentals,           implementing             prudent
kehati-hatian, pengelolaan risiko yang disiplin, serta                        principles, disciplined risk management, and accelerating
akselerasi    transformasi             bisnis.     Seluruh   kebijakan        business transformation. All of these policies are
tersebut dijalankan sejalan dengan tema Laporan                               carried out in line with the 2025 Annual Report theme,
Tahunan 2025, yaitu “Menjaga Stabilitas dan Mendorong                         namely “Maintaining Stability and Driving Growth.”
Pertumbuhan”. Bagi Perseroan, stabilitas merupakan                            For the Company, stability serves as the fundamental
fondasi utama untuk membangun pertumbuhan yang                                foundation for building healthy, sustainable growth that
sehat, berkelanjutan, dan bernilai tambah bagi seluruh                        delivers added value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.


Tinjauan Kondisi Ekonomi dan Industri                                         Overview of Economic Conditions and
Perbankan                                                                     the Banking Industry

Tahun 2025 ditandai dengan perekonomian global                                The year 2025 was marked by moderate global economic
yang masih tumbuh moderat di tengah ketidakpastian                            growth amid geopolitical uncertainty, relatively high
geopolitik, suku bunga global yang relatif tinggi, serta                      global interest rates, and fragmentation in international
fragmentasi perdagangan internasional. Kondisi tersebut                       trade. These conditions led to increased financial
berdampak       pada        volatilitas     pasar      keuangan    dan        market volatility and higher funding costs across various
meningkatnya biaya pendanaan di berbagai negara,                              countries, including emerging markets.
termasuk emerging markets.


Di tengah tantangan global tersebut, perekonomian                             Amid these global challenges, the Indonesian economy
Indonesia menunjukkan daya tahan yang baik dengan                             demonstrated strong resilience, recording growth of
pertumbuhan sekitar 5,11%, didukung konsumsi domestik,                        around 5.11%, supported by domestic consumption,
investasi, dan kesinambungan pembangunan nasional.                            investment, and the continuity of national development
Inflasi tetap terkendali dan stabilitas sistem keuangan                       programs. Inflation remained under control, and financial
terjaga melalui sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan                        system stability was maintained through the synergy of
sektor keuangan.                                                              fiscal, monetary, and financial sector policies.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   47
Page 49
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Namun demikian, likuiditas di industri keuangan nasional                                     However, liquidity conditions in the domestic financial
     cenderung lebih ketat. Persaingan penghimpunan dana                                          industry became tighter. Competition in raising third-
     pihak ketiga meningkat, khususnya untuk dana murah                                           party funds intensified, particularly for low-cost funds,
     (CASA), sehingga mendorong kenaikan cost of fund dan                                         leading to higher cost of funds and putting pressure on
     memberi tekanan pada margin bunga bersih industri                                            the banking industry’s net interest margin.
     perbankan.


     Di sisi intermediasi, pertumbuhan kredit tetap positif namun                                 On the intermediation side, credit growth remained
     lebih selektif. Perbankan cenderung mengedepankan                                            positive but more selective. Banks increasingly prioritized
     kualitas aset, kecukupan modal, serta kehati-hatian                                          asset quality, capital adequacy, and prudence in
     dalam ekspansi pembiayaan guna mengantisipasi risiko                                         expanding financing activities to anticipate both
     eksternal dan domestik.                                                                      external and domestic risks.


     Dalam konteks tersebut, tahun 2025 menjadi momentum                                          In this context, 2025 became an important milestone
     penting bagi industri perbankan untuk menyeimbangkan                                         for the banking industry to balance stability, efficiency,
     antara stabilitas, efisiensi, transformasi digital, dan                                      digital transformation, and quality growth. The Company
     pertumbuhan yang berkualitas. Perseroan merespons                                            responded to these conditions through a measured,
     kondisi ini melalui strategi yang terukur, disiplin, dan                                     disciplined, and adaptive strategy.
     adaptif.



     Strategi dan Kebijakan Strategis Tahun                                                       Strategy and Strategic Policies in 2025
     2025

     Memasuki tahun 2025, Perseroan menetapkan arah kebijakan                                     Entering 2025, the Company established its general policy
     umum yang berfokus pada penguatan fundamental usaha                                          direction focusing on strengthening business fundamentals
     sebagai respons atas dinamika industri perbankan yang semakin                                in response to increasingly complex dynamics in the banking
     kompleks. Direksi memandang bahwa untuk menjaga stabilitas                                   industry. The Board of Directors is of the view that, in order
     dan mendorong pertumbuhan, perbaikan harus dilakukan                                         to maintain stability and drive growth, improvements must
     secara menyeluruh dan terintegrasi, mencakup aspek bisnis,                                   be carried out comprehensively and in an integrated manner,
     manajemen risiko, sumber daya manusia, serta infrastruktur                                   covering business aspects, risk management, human resources,
     teknologi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi SDM dan                                   and technology infrastructure. Therefore, enhancing employee
     modernisasi sistem menjadi prioritas utama guna membangun                                    competencies and modernizing systems have become key
     organisasi yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.                                   priorities to build a more adaptive, efficient, and sustainable
                                                                                                  organization.


     Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Perseroan menerapkan                                  In   carrying   out   its    intermediation   function,        the
     prinsip kehati-hatian secara lebih selektif, khususnya dalam                                 Company applies a more selective prudential principle,
     penyaluran kredit baru. Proses pemberian kredit dilakukan                                    particularly in new loan disbursements. The credit
     dengan mempertimbangkan kinerja historis sekaligus                                           granting process considers both historical performance
     prospek usaha debitur ke depan (forward looking),                                            and the forward-looking prospects of debtors, in
     sesuai ketentuan regulator. Pada saat yang sama,                                             accordance with regulatory requirements. At the
     Perseroan memperkuat monitoring terhadap portofolio                                          same time, the Company strengthens monitoring of its
     eksisting, khususnya kredit restrukturisasi dan debitur                                      existing portfolio, particularly restructured loans and




48        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 50
          Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




dalam kategori Dalam Perhatian Khusus, guna menjaga                borrowers categorized under Special Mention accounts,
kualitas aset serta meminimalkan potensi pemburukan                to maintain asset quality and minimize potential risk
risiko.                                                            deterioration.


Di sisi pemulihan aset, Perseroan menjalankan langkah              On the asset recovery side, the Company undertakes
proaktif melalui penguatan fungsi collection, kerja sama           proactive measures through strengthening its collection
dengan pihak ketiga, serta percepatan penyelesaian                 function, collaborating with third parties, and accelerating the
aset non-produktif melalui strategi penjualan yang                 resolution of non-productive assets through more effective
lebih efektif. Upaya tersebut merupakan bagian dari                disposal strategies. These efforts form part of the strategy
strategi meningkatkan kualitas aset, menjaga fleksibilitas         to improve asset quality, maintain liquidity flexibility, and
likuiditas, dan memperkuat kapasitas Bank untuk kembali            strengthen the Bank’s capacity to resume healthy growth.
tumbuh secara sehat.


Untuk mendorong pertumbuhan bisnis, Perseroan melakukan            To drive business growth, the Company undertakes selective
ekspansi secara selektif melalui pengembangan nasabah              expansion through ecosystem-based customer development
baru berbasis ekosistem (value chain), referral business,          (value chain), referral business, and optimization of up-
serta optimalisasi up selling dan cross selling dari               selling and cross-selling from existing customers. On
nasabah eksisting. Pada sisi pendanaan, Perseroan                  the funding side, the Company prioritizes strengthening
memprioritaskan penguatan dana murah (CASA) melalui                low-cost funding through B2B2C-based customer
strategi akuisisi nasabah berbasis B2B2C, payroll, dan             acquisition strategies, payroll initiatives, and enhanced
peningkatan customer engagement melalui layanan                    customer engagement through more responsive and
yang lebih responsif serta bernilai tambah.                        value-added services.


Sejalan dengan transformasi bisnis, Perseroan terus                In line with business transformation, the Company
meningkatkan kontribusi fee-based income melalui                   continues to increase its contribution from fee-based
optimalisasi layanan digital seperti aplikasi AGI, transaksi       income through the optimization of digital services such
QRIS, API Management, treasury, serta layanan transaksi            as the AGI application, QRIS transactions, API management,
operasional lainnya. Strategi diversifikasi pendapatan ini         treasury, and other operational transaction services. This
menjadi penting untuk memperkuat profitabilitas dan                income diversification strategy is essential to strengthen
mengurangi ketergantungan pada pendapatan bunga di                 profitability and reduce reliance on interest income amid
tengah tekanan margin industri.                                    pressure on industry margins.


Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,                    In facing increasingly intense competition, the Company
Perseroan memilih strategi pertumbuhan yang terukur                adopts a measured growth strategy through deeper market
melalui pendalaman pasar pada segmen UMKM, komunitas               penetration in the MSME segment, local communities, and
lokal, dan nasabah payroll di wilayah operasional Bank.            payroll customers within the Bank’s operational areas. In
Selaras dengan komitmen keberlanjutan, Perseroan juga              alignment with its sustainability commitment, the Company
mulai mengintegrasikan prinsip ESG, taksonomi hijau, dan           has also begun integrating ESG principles, green taxonomy,
pembiayaan berwawasan lingkungan ke dalam strategi                 and environmentally responsible financing into its business
bisnis. Dengan keseluruhan kebijakan tersebut, Direksi             strategy. Through these policies, the Board of Directors
menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas usaha                 reaffirms its commitment to maintaining business stability
sekaligus membangun fondasi pertumbuhan yang sehat                 while building a solid foundation for healthy and sustainable
dan berkelanjutan di masa mendatang.                               growth in the future.




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   49
Page 51
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                     Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Tantangan yang Dihadapi                                                                      Key Challenges

     Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan                                            The year 2025 presented significant challenges for the
     bagi Perseroan, terutama dipengaruhi oleh kondisi pasar                                      Company, largely driven by a sluggish property market
     properti yang masih lesu serta daya beli masyarakat                                          and consumer purchasing power that had yet to fully
     yang            belum                sepenuhnya     pulih.    Situasi         tersebut       recover. This situation led to a slowdown in the asset
     berdampak                      pada      perlambatan         proses       pemulihan          recovery process, both through debtor repayments and
     aset, baik melalui pembayaran kewajiban debitur                                              collateral settlement, thereby increasing the complexity
     maupun penyelesaian agunan, sehingga meningkatkan                                            of managing asset quality and the Bank’s liquidity. To
     kompleksitas pengelolaan kualitas aset dan likuiditas                                        maintain stability, the Company took proactive measures
     Bank. Untuk menjaga stabilitas, Perseroan mengambil                                          by accelerating the resolution of non-productive assets,
     langkah               proaktif          melalui    percepatan        penyelesaian            adjusting sales strategies with competitive pricing
     aset non-produktif, penyesuaian strategi penjualan                                           schemes, and optimizing asset management to ensure
     dengan skema harga yang kompetitif, serta optimalisasi                                       they remain valuable and marketable.
     pengelolaan aset agar tetap memiliki nilai jual yang baik
     dan marketable.


     Di sisi lain, Perseroan juga menghadapi tantangan yang                                       On the other hand, the Company also faced increasingly
     semakin dinamis terkait percepatan transformasi digital                                      dynamic challenges related to the acceleration of
     dan meningkatnya risiko siber. Seiring bertambahnya                                          digital transformation and rising cybersecurity risks.
     aktivitas               transaksi         elektronik    dan     ketergantungan               As electronic transaction activities grow and reliance
     terhadap sistem digital, kebutuhan akan infrastruktur                                        on digital systems increases, the need for reliable
     teknologi yang andal dan aman menjadi semakin                                                and secure technology infrastructure has become
     penting. Untuk itu, Perseroan memperkuat fondasi                                             even more critical. To address this, the Company
     keamanan informasi melalui penerapan arsitektur Zero                                         strengthened    its    information         security   foundation
     Trust, pengembangan kapabilitas deteksi dini ancaman                                         through the implementation of a Zero Trust architecture,
     melalui Network Detection & Response (NDR) dan                                               the development of early threat detection capabilities
     Endpoint Detection & Response (EDR), serta menyiapkan                                        via   Network    Detection           &   Response     (NDR)       and
     pembangunan Security Operation Center (SOC) secara                                           Endpoint Detection & Response (EDR), and the gradual
     bertahap sebagai bagian dari penguatan ketahanan                                             establishment of a Security Operation Center (SOC) as
     operasional.                                                                                 part of efforts to enhance operational resilience.


     Selain             penguatan             sistem,    Perseroan          memastikan            In addition to system strengthening, the Company
     bahwa transformasi digital juga didukung oleh kesiapan                                       ensures that digital transformation is supported by
     organisasi dan sumber daya manusia. Pengembangan                                             organizational readiness and human capital development.
     layanan mobile banking, internet banking, dan API                                            The development of mobile banking, internet banking,
     Management terus dilakukan untuk memperluas                                                  and API Management services continues to expand the
     ekosistem bisnis dan meningkatkan kualitas layanan                                           business ecosystem and improve customer service
     nasabah. Pada saat yang sama, Perseroan memperkuat                                           quality. At the same time, the Company strengthens
     kompetensi SDM teknologi melalui pelatihan, sertifikasi,                                     the competencies of its technology workforce through
     dan penambahan talenta yang relevan. Dengan langkah-                                         training, certification, and recruitment of relevant talent.
     langkah tersebut, Perseroan meyakini bahwa tantangan                                         Through these initiatives, the Company believes that
     yang dihadapi dapat dikelola secara baik, sehingga Bank                                      the challenges ahead can be well managed, enabling
     mampu menjaga stabilitas usaha sekaligus mendorong                                           the Bank to maintain business stability while driving
     pertumbuhan yang berkelanjutan.                                                              sustainable growth.




50        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 52
        Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




Peran Direksi dalam Perumusan Strategi,                                   The Role of the Board of Directors in Strategy
Kebijakan, serta Monitoring Kinerja                                       Formulation, Policy Setting, and Performance
                                                                          Monitoring

Sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan                           In line with the regulations of the Financial Services
(OJK), Perseroan secara konsisten menyusun dan                            Authority (OJK), the Company consistently prepares
menyampaikan Rencana Bisnis Bank (RBB) sebagai                            and submits the Bank Business Plan as the primary
landasan utama dalam menjalankan kegiatan operasional                     foundation for conducting operational activities and
dan pengembangan usaha. Dalam konteks tahun 2025                          business development. In the context of 2025, which
yang diwarnai tekanan terhadap profitabilitas, kualitas                   was marked by pressures on profitability, asset quality,
aset, dan likuiditas, Direksi memegang peran strategis                    and liquidity, The Board of Directors plays a strategic
dalam memastikan bahwa RBB tidak hanya menjadi                            role in ensuring that the Business Plan and Budget is
dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi instrumen                        not merely a planning document, but also serves as
utama   untuk        menjaga          stabilitas   dan   mendorong        a key instrument in maintaining stability and driving
pertumbuhan secara terukur. Penyusunan RBB diawali                        measurable growth. The preparation of the RBB begins
dengan evaluasi menyeluruh atas kinerja Perseroan,                        with a comprehensive evaluation of the Company’s
penelaahan tantangan eksternal maupun internal, serta                     performance, a review of both external and internal
identifikasi gap antara target dan realisasi sebagai dasar                challenges, and the identification of gaps between
perumusan arah kebijakan ke depan.                                        targets and actual performance as the basis for
                                                                          formulating future policy directions.


Sebagai bagian dari proses tersebut, Direksi menetapkan                   As part of this process, the Board of Directors
Kebijakan Umum Direksi (KUD) yang mencakup asumsi                         establishes the Directors’ General Policy, which covers
makroekonomi, strategi pertumbuhan kredit yang lebih                      macroeconomic assumptions, a more selective credit
selektif, penguatan Dana Pihak Ketiga khususnya CASA,                     growth strategy, strengthening Third Party Funds
target Net Interest Margin yang realistis, peningkatan                    particularly CASA, realistic Net Interest Margin targets,
fee-based      income, efisiensi biaya, serta sasaran                     enhancement of fee-based income, cost efficiency,
profitabilitas yang prudent dan terukur. Selain itu,                      and prudent and measurable profitability targets.
Direksi juga menempatkan penguatan Human Capital                          In addition, the Board of Directors also prioritizes
dan transformasi teknologi informasi sebagai faktor                       strengthening    Human           Capital         and        information
pendukung utama agar strategi yang ditetapkan dapat                       technology transformation as key enablers to ensure
diimplementasikan secara efektif. Seluruh rencana                         effective strategy implementation. The entire plan is
kemudian dikonsolidasikan lintas direktorat, diselaraskan                 then consolidated across directorates, aligned with the
dengan profil risiko Perseroan, dan diajukan kepada                       Company’s risk profile, and submitted to the Board of
Dewan Komisaris sebelum disampaikan kepada regulator.                     Commissioners prior to being delivered to regulators.


Selanjutnya, masing-masing direktorat menyusun strategi                   Subsequently, each directorate develops integrated
dan program kerja yang terintegrasi untuk mencapai                        strategies and work programs to achieve the established
target yang telah ditetapkan, termasuk identifikasi faktor                targets, including the identification of supporting factors
pendukung (enabler) dan mitigasi risiko yang diperlukan.                  (enablers) and required risk mitigation measures. The
Direksi kemudian melakukan konsolidasi dan penyesuaian                    Board of Directors then conducts consolidation and
(fine tuning) terhadap keseluruhan RBB untuk memastikan                   fine-tuning of the overall RBB to ensure consistency,
konsistensi, kelayakan, serta keselarasan dengan kondisi                  feasibility, and alignment with current conditions and
aktual dan proyeksi ke depan. RBB yang telah disusun                      future projections. The finalized RBB is submitted
kemudian diajukan kepada Dewan Komisaris untuk                            to the Board of Commissioners for approval before




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   51
Page 53
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     mendapatkan persetujuan sebelum disampaikan kepada                                           being delivered to regulators. Once approved, the
     regulator. Setelah disahkan, RBB didistribusikan ke seluruh                                  RBB is disseminated to all business units as the
     unit kerja sebagai pedoman utama dalam pelaksanaan                                           primary guideline for operational execution and target
     operasional dan pencapaian target.                                                           achievement.


     Dalam pelaksanaannya, Direksi memastikan bahwa                                               In its implementation, the Board of Directors ensures that
     strategi yang telah ditetapkan dijalankan secara disiplin                                    the established strategies are executed in a disciplined
     melalui mekanisme monitoring dan evaluasi berkala.                                           manner through regular monitoring and evaluation
     Pemantauan dilakukan melalui rapat Direksi, management                                       mechanisms. Monitoring is carried out through Board of
     committee, serta forum koordinasi rutin mingguan dan                                         Directors meetings, management committee sessions,
     bulanan guna memastikan setiap deviasi dapat segera                                          as well as weekly and monthly coordination forums
     diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Direksi juga menerapkan                                  to ensure that any deviations are promptly identified
     pendekatan responsif melalui rapat insidental apabila                                        and addressed. The Board of Directors also applies a
     diperlukan, sehingga keputusan strategis dapat diambil                                       responsive approach through ad-hoc meetings when
     secara cepat, tepat, dan selaras antar unit kerja. Dengan                                    necessary, enabling strategic decisions to be made
     demikian, Direksi tidak hanya berperan sebagai perumus                                       quickly, accurately, and in alignment across business
     kebijakan, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam                                         units. In this way, the Board of Directors not only acts
     memastikan eksekusi strategi berjalan efektif, adaptif,                                      as a policy formulator but also as the key driver in
     dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.                                             ensuring that strategy execution is effective, adaptive,
                                                                                                  and oriented toward sustainable growth.



     Pencapaian Kinerja Bank Tahun 2025                                                           Bank Performance Achievement in 2025

     Sepanjang tahun 2025, kinerja Bank Artha Graha                                               Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional’s
     Internasional berada dalam fase konsolidasi di tengah                                        performance was in a consolidation phase amid
     tekanan industri perbankan yang ditandai oleh tingginya                                      pressures in the banking industry, characterized by
     biaya dana, kompetisi likuiditas, dan penyempitan                                            high cost of funds, liquidity competition, and narrowing
     margin bunga bersih. Kondisi tersebut memengaruhi                                            net interest margins. These conditions affected the
     profitabilitas Perseroan dibandingkan tahun sebelumnya.                                      Company’s profitability compared to the previous year.
     Namun demikian, Perseroan tetap fokus pada agenda                                            Nevertheless, the Company remained focused on its
     utama              yaitu             menjaga   stabilitas   dan         mendorong            key agenda of maintaining stability and driving growth
     pertumbuhan melalui penguatan fundamental usaha,                                             through strengthening business fundamentals, balance
     kualitas neraca, dan ketahanan permodalan.                                                   sheet quality, and capital resilience.


     Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp567,52                                            The Company recorded a net loss of IDR567.52 billion
     miliar pada tahun 2025 dibandingkan laba bersih                                              in 2025, compared to a net profit of IDR152.47 billion
     Rp152,47 miliar pada tahun 2024. Direksi menegaskan                                          in 2024. The Board of Directors emphasizes that this
     bahwa kerugian tersebut bukan berasal dari operasional                                       loss did not stem from the Bank’s core operations, but
     inti Bank, melainkan terutama dipengaruhi oleh langkah                                       was primarily driven by a conservative and prudent
     konservatif dan prudent melalui pembentukan tambahan                                         approach through additional provision for impairment
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), khususnya                                          losses, particularly for foreclosed assets. This policy
     atas Agunan Yang Diambil Alih (AYDA). Kebijakan ini                                          represents a forward-looking measure to strengthen the
     merupakan langkah forward-looking untuk memperkuat                                           asset and anticipate potential future risks.
     kualitas aset dan mengantisipasi potensi risiko di masa
     mendatang.



52        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 54
        Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




Dari sisi pendapatan inti, Bank masih mencatat                        From the core income perspective, the Bank still
pertumbuhan pendapatan bunga menjadi Rp1,70 triliun                   recorded growth in interest income to IDR1.70 trillion
dari Rp1,64 triliun pada tahun sebelumnya. Namun                      from IDR1.64 trillion in the previous year. However, the
demikian, peningkatan beban bunga dari Rp735,99 miliar                increase in interest expenses from IDR735.99 billion to
menjadi Rp966,40 miliar menyebabkan pendapatan                        IDR966.40 billion resulted in a decline in net interest
bunga bersih menurun menjadi Rp733,37 miliar dari                     income to IDR733.37 billion from IDR910.06 billion. The
Rp910,06 miliar. Tekanan biaya dana tersebut berdampak                pressure from funding costs led to a decrease in Net
pada penurunan Net Interest Margin (NIM) dari 4,07%                   Interest Margin (NIM) from 4.07% to 2.78%, reflecting
menjadi 2,78%, yang mencerminkan tantangan dalam                      challenges in maintaining profitability.
menjaga profitabilitas.


Di sisi diversifikasi pendapatan, Perseroan mencatat                  On the income diversification side, the Company
peningkatan yang positif pada pendapatan berbasis komisi              recorded     a   positive      increase        in     fee-based              and
dan fee menjadi Rp395,64 miliar dari Rp152,43 miliar. Hal             commission income to IDR395.64 billion from IDR152.43
ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan fee-based                 billion. This indicates that the strategy to develop fee-
income mulai memberikan hasil dan menjadi fondasi                     based income has begun to yield results and serves as
penting dalam memperluas sumber pendapatan non-                       an important foundation for expanding non-interest
bunga. Ke depan, penguatan bisnis transaksi, treasury, dan            income sources. Going forward, the strengthening of
layanan digital akan terus mendukung untuk mendukung                  transaction banking, treasury, and digital services will
pertumbuhan pendapatan yang lebih seimbang.                           continue to support more balanced income growth.


Meskipun profitabilitas mengalami tekanan, kondisi                    Despite the pressure on profitability, the Bank’s
fundamental Bank tetap terjaga dengan baik. Rasio                     fundamental condition remains sound. The Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM/CAR)                         Adequacy Ratio (CAR) increased to 27.76%, well above
meningkat menjadi 27,76%, jauh di atas ketentuan                      the regulatory minimum, reflecting strong capital
minimum regulator, mencerminkan kapasitas permodalan                  capacity. From an asset quality perspective, Gross NPL
yang kuat. Dari sisi kualitas aset, NPL Gross membaik                 improved to 2.27% from 2.40%, while Net NPL stood
menjadi 2,27% dari 2,40%, sementara NPL Net berada                    at 0.85%, indicating that credit risk remains prudently
pada level 0,85%, menunjukkan risiko kredit yang masih                managed. Liquidity also remained adequate, with the
dapat dikelola secara prudent. Likuiditas juga tetap                  Loan to Deposit Ratio (LDR) at 25.08%.
memadai dengan rasio AL/DPK sebesar 25,08%.


Secara keseluruhan, tahun 2025 merupakan periode                      Overall, 2025 represents a period of strategic adjustment
penyesuaian       strategis         yang   memperkuat   fondasi       that strengthens the Company’s long-term foundation.
jangka panjang Perseroan. Langkah konservatif yang                    The conservative measures taken by the Board of
diambil Direksi diyakini akan meningkatkan ketahanan                  Directors are expected to enhance the Bank’s resilience
Bank dalam menghadapi dinamika ekonomi, sekaligus                     in facing economic dynamics, while also creating room
membuka ruang pemulihan profitabilitas di masa                        for future profitability recovery. With strong capital,
mendatang. Dengan permodalan yang kuat, kualitas                      well-maintained asset quality, and ongoing business
aset yang terjaga, serta transformasi bisnis yang terus               transformation, the Company remains optimistic in
berjalan, Perseroan optimistis dapat menjaga stabilitas               maintaining business stability while driving healthy and
usaha sekaligus mendorong pertumbuhan yang sehat                      sustainable growth.
dan berkelanjutan.




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       53
Page 55
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                    Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Transformasi Digital dan Inovasi                                                             Digital Transformation and Innovation

     Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara konsisten                                             Throughout 2025, the Company consistently advanced
     melanjutkan                     agenda     transformasi       digital          sebagai       its digital transformation agenda as a key pillar in
     salah satu pilar utama untuk menjaga stabilitas dan                                          maintaining stability and driving business growth.
     mendorong pertumbuhan usaha. Fokus pengembangan                                              Development efforts were not only focused on enhancing
     tidak hanya diarahkan pada peningkatan fitur dan                                             features and services, but also on strengthening system
     layanan, tetapi juga pada keandalan sistem di seluruh                                        reliability across all digital channels. The Company
     kanal digital. Perseroan terus mengembangkan mobile                                          continued to develop mobile banking, QRIS, API
     banking, QRIS, API banking, dan internet banking bisnis                                      banking, and business internet banking, supported by
     yang didukung digital core serta peningkatan kapabilitas                                     a digital core and enhanced integrated core banking
     core banking terintegrasi. Langkah ini dilakukan untuk                                       capabilities. These initiatives were undertaken to
     memastikan kesiapan infrastruktur dalam mengakomodasi                                        ensure infrastructure readiness in accommodating the
     pertumbuhan volume dan frekuensi transaksi yang semakin                                      increasing volume and frequency of transactions in a
     meningkat secara aman, efisien, dan andal.                                                   secure, efficient, and reliable manner.


     Direksi memandang layanan digital memiliki peran                                             The Board of Directors views digital services as having a
     strategis dalam memperluas basis nasabah, meningkatkan                                       strategic role in expanding the customer base, enhancing
     pengalaman pelanggan, serta menciptakan sumber                                               customer experience, and creating new sources of growth.
     pertumbuhan baru. Oleh karena itu, Perseroan menjaga                                         Therefore, the Company maintains the performance of all
     performa seluruh kanal elektronik dan memperkuat                                             electronic channels and strengthens customer engagement
     customer engagement melalui berbagai program transaksi                                       through various transaction programs and improvements
     serta peningkatan kualitas layanan. Di sisi lain, penguatan                                  in service quality. On the other hand, strengthening the
     segmen UMKM terus dilakukan melalui pengembangan                                             MSME segment continues to be carried out through the
     ekosistem QRIS Merchant yang terintegrasi dengan                                             development of an integrated QRIS Merchant ecosystem
     pembiayaan                     produktif   seperti   Kredit         Usaha         Rakyat     linked with productive financing such as the People’s
     (KUR). Kolaborasi berbasis B2B juga terus diperluas guna                                     Business   Credit.   B2B-based       collaborations     are      also
     meningkatkan volume transaksi dan memperkuat ekosistem                                       continuously expanded to increase transaction volume and
     bisnis digital Perseroan.                                                                    strengthen the Company’s digital business ecosystem.


     Dalam aspek keamanan dan tata kelola teknologi,                                              In terms of technology security and governance, the
     Perseroan melakukan investasi yang bersifat forward-                                         Company makes forward-looking investments through
     looking melalui implementasi Next-Generation Firewall                                        the implementation of Next-Generation Firewall (NGFW),
     (NGFW), Web Application Firewall (WAF), Fraud Detection                                      Web Application Firewall (WAF), Fraud Detection System
     System (FDS), serta kapabilitas Network Detection &                                          (FDS), as well as Network Detection & Response (NDR)
     Response (NDR) dan Endpoint Detection & Response                                             and Endpoint Detection & Response (EDR) capabilities.
     (EDR). Pengawasan transaksi diperkuat melalui Anti                                           Transaction monitoring is strengthened through a 24/7
     Scam Center yang beroperasi 24/7, disertai persiapan                                         Anti Scam Center, accompanied by preparations for
     pembangunan Security Operation Center (SOC). Selain                                          the development of a Security Operation Center (SOC).
     itu, Perseroan terus meningkatkan kompetensi SDM                                             In addition, the Company continues to enhance the
     digital melalui pelatihan dan sertifikasi agar transformasi                                  competencies of its digital workforce through training
     berjalan menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan. Dengan                                      and certification to ensure that the transformation is




54        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 56
           Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




langkah tersebut, Bank optimistis digitalisasi akan                                comprehensive, measurable, and sustainable. Through
menjadi penggerak utama efisiensi, daya saing, dan                                 these initiatives, the Bank is optimistic that digitalization
pertumbuhan jangka panjang.                                                        will become a key driver of efficiency, competitiveness,
                                                                                   and long-term growth.



Pengelolaan Sumber Daya Manusia                                                    Human Capital Management

Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                               Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional
terus memperkuat pengelolaan sumber daya manusia                                   continued to strengthen human capital management
sebagai pilar utama untuk menjaga stabilitas dan                                   as a key pillar in maintaining stability and driving the
mendorong pertumbuhan Perseroan. Strategi Human                                    Company’s growth. The Human Capital strategy is
Capital diarahkan untuk memastikan kesiapan organisasi                             directed at ensuring organizational readiness in facing
dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang                                  increasingly digitalized banking industry dynamics
semakin terdigitalisasi melalui peningkatan kompetensi,                            through        competency       enhancement,               strengthening
penguatan budaya kerja, serta penyelarasan kinerja                                 work culture, and aligning individual performance with
individu dengan sasaran strategis Bank. Inisiatif yang                             the Bank’s strategic objectives. Key initiatives include
dijalankan mencakup program upskilling dan reskilling,                             upskilling and reskilling programs, particularly in digital
khususnya di bidang digital banking, manajemen risiko,                             banking, risk management, service excellence, and other
service excellence, dan fungsi bisnis utama lainnya                                core business functions, to develop a workforce that is
guna membentuk SDM yang adaptif, produktif, dan                                    adaptive, productive, and performance-oriented.
berorientasi pada kinerja.


Dalam      rangka         membangun               talenta   unggul     yang        In building sustainable talent excellence, the Company
berkelanjutan,             Perseroan              mengimplementasikan              implements various competency development programs,
berbagai         program             pengembangan            kompetensi,           including technical and functional training, structured
antara lain pelatihan teknis dan fungsional, program                               leadership      development        programs,         and      professional
kepemimpinan berjenjang, serta sertifikasi profesi                                 certification in accordance with regulatory requirements.
sesuai ketentuan regulator. Sistem manajemen kinerja                               The performance management system based on
berbasis      Key       Performance           Indicators     (KPI)    terus        Key Performance Indicators (KPIs) continues to be
diperkuat untuk memastikan setiap karyawan memiliki                                strengthened to ensure that every employee has clarity
kejelasan peran dan kontribusi terhadap target Perseroan.                          of role and contribution toward the Company’s targets.
Selain itu, program coaching, mentoring, dan rotasi                                In addition, coaching, mentoring, and job rotation
jabatan dioptimalkan untuk memperluas pengalaman                                   programs are optimized to broaden experience and
serta mempercepat pengembangan kapabilitas karyawan                                accelerate employee capability development in a more
secara menyeluruh.                                                                 comprehensive manner.


Perseroan        juga       menempatkan              penguatan       budaya        The          Company     also        prioritizes           strengthening
organisasi dan keterlibatan karyawan sebagai prioritas                             organizational culture and employee engagement. The
penting.     Direksi       secara         aktif    membangun         budaya        Board of Directors actively fosters a culture of customer
layanan nasabah, integritas, kolaborasi, dan akuntabilitas                         service, integrity, collaboration, and accountability
melalui pendekatan tone from the top yang konsisten.                               through a consistent tone-from-the-top approach.




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   55
Page 57
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                    Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Pemantauan indikator SDM seperti turnover, produktivitas,                                    Human capital indicators such as turnover, productivity,
     dan hasil penilaian kinerja dilakukan secara berkala sebagai                                 and   performance      appraisal     results   are      regularly
     bagian dari early warning system organisasi. Dengan                                          monitored as part of the organization’s early warning
     pendekatan                     yang   terintegrasi    tersebut,            Perseroan         system. Through this integrated approach, the Company
     meyakini bahwa SDM yang solid, kompeten, dan adaptif                                         believes that a strong, competent, and adaptive
     akan menjadi penggerak utama stabilitas usaha sekaligus                                      workforce will serve as a key driver of business stability
     pertumbuhan jangka panjang.                                                                  as well as long-term growth.



     Penerapan Tata Kelola dan Manajemen                                                          Implementation of Good Corporate
     Risiko                                                                                       Governance and Risk Management

     Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional terus                                   Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional
     memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik                                        continued to strengthen the implementation of Good
     (Good Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi utama                                        Corporate Governance (GCG) as a key foundation to
     untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan                                           maintain stability and drive sustainable business growth.
     usaha secara berkelanjutan. Direksi berperan aktif dalam                                     The Board of Directors plays an active role in establishing
     menetapkan arah strategis kepatuhan yang terintegrasi                                        a strategic compliance direction integrated across
     dengan seluruh aktivitas bisnis, sekaligus memastikan                                        all business activities, while ensuring that a culture of
     bahwa budaya kepatuhan menjadi bagian dari nilai inti                                        compliance becomes part of the organization’s core
     organisasi. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi                                     values. These efforts are carried out through continuous
     berkelanjutan, internalisasi kebijakan, serta penguatan                                      socialization, policy internalization, and strengthened
     komunikasi kepada seluruh karyawan dan pemangku                                              communication with all employees and stakeholders.
     kepentingan.


     Dalam rangka memperkuat budaya kepatuhan, Direksi                                            To reinforce the compliance culture, the Board of
     menerapkan pendekatan preventif dan berkelanjutan                                            Directors adopts a preventive and sustainable approach
     melalui identifikasi serta pengelolaan risiko kepatuhan                                      through comprehensive identification and management
     secara menyeluruh. Perseroan melakukan evaluasi berkala                                      of compliance risks. The Company conducts periodic
     atas efektivitas program kepatuhan, memperkuat sistem                                        evaluations of compliance program effectiveness,
     pengendalian internal, serta memastikan pelaksanaan audit                                    strengthens internal control systems, and ensures that
     berjalan efektif, mencakup aspek pelaporan keuangan,                                         audit implementation is effective, covering financial
     perlindungan data, penerapan prinsip anti penyuapan, dan                                     reporting, data protection, anti-bribery principles, and
     kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.                                                    adherence to applicable regulations.


     Direksi juga memastikan bahwa prinsip kehati-hatian                                          The Board of Directors also ensures that prudential
     (prudential                   banking)   diterapkan        secara           konsisten        banking principles are consistently applied in every
     dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Di tengah                                         business decision. Amid economic dynamics and
     dinamika ekonomi dan persaingan industri, Perseroan                                          industry   competition,      the    Company    maintains             a
     menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan                                            balance between business growth and asset quality
     kualitas aset melalui disiplin risiko, penguatan proses                                      through disciplined risk management, strengthened
     analisis kredit, serta monitoring portofolio secara                                          credit analysis processes, and continuous portfolio
     berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi penting agar                                           monitoring. This approach is essential to ensure that
     ekspansi usaha tetap selaras dengan risk appetite dan                                        business expansion remains aligned with the Company’s
     kapasitas Perseroan.                                                                         risk appetite and capacity.




56        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 58
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Kerangka manajemen risiko terus diperkuat secara                             The risk management framework is continuously
komprehensif mencakup risiko kredit, pasar, likuiditas,                      strengthened in a comprehensive manner, covering
operasional,     hukum,         reputasi,     strategi,    dan   risiko      credit, market, liquidity, operational, legal, reputational,
teknologi informasi. Dalam menghadapi perubahan                              strategic,    and      information           technology            risks.        In
lingkungan bisnis, Perseroan menerapkan pendekatan                           response to changes in the business environment, the
forward-looking melalui stress testing, pemantauan                           Company applies a forward-looking approach through
indikator risiko secara berkala, serta penguatan sistem                      stress testing, periodic risk indicator monitoring, and
keamanan siber untuk menjaga ketahanan operasional                           strengthening       cybersecurity           systems          to     maintain
dan kepercayaan nasabah.                                                     operational resilience and customer trust.


Koordinasi yang efektif antara Direksi, unit manajemen                       Effective coordination among the Board of Directors,
risiko, audit internal, serta komite-komite di bawah                         risk management unit, internal audit, and supporting
Direksi menjadi elemen penting dalam pengambilan                             committees under the Board of Directors serves as a key
keputusan strategis. Melalui tata kelola yang kuat,                          element in strategic decision-making. Through strong
sistem manajemen risiko yang terintegrasi, dan budaya                        governance, an integrated risk management system,
kepatuhan yang mengakar, Perseroan optimistis mampu                          and an embedded culture of compliance, the Company
menjaga     stabilitas        kinerja      sekaligus      menciptakan        is optimistic in maintaining performance stability while
pertumbuhan yang sehat, terukur, dan berkelanjutan di                        creating healthy, measured, and sustainable growth in
masa mendatang.                                                              the future.



Keberlanjutan, ESG, dan Tanggung                                             Sustainability, ESG, and Social Responsibility
Jawab Sosial

Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                         Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional
menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan                                reaffirmed its commitment to integrating Environmental,
prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental,                  Social, and Governance (ESG) principles into its business
Social, and Governance/ESG) ke dalam strategi bisnis                         strategy in a prudent and sustainable manner. This
secara prudent dan berkelanjutan. Komitmen ini sejalan                       commitment is aligned with the direction of regulatory
dengan arah kebijakan regulator, khususnya Otoritas Jasa                     policies, particularly those of the Financial Services
Keuangan, serta menjadi bagian dari upaya Bank dalam                         Authority (OJK), and forms part of the Bank’s efforts
membangun fondasi pertumbuhan yang sehat sebagai                             to build a solid foundation for sustainable growth as a
Bank KBMI 1. Direksi memastikan bahwa penerapan ESG                          KBMI 1 bank. The Board of Directors ensures that ESG
tidak hanya bersifat kepatuhan, tetapi juga menjadi                          implementation goes beyond compliance and becomes
bagian integral dalam proses pengambilan keputusan                           an integral part of business decision-making and risk
bisnis dan pengelolaan risiko.                                               management processes.


Dalam implementasinya, Bank mengarahkan pembiayaan                           In its implementation, the Bank directs sustainable financing
berkelanjutan pada sektor-sektor yang memberikan                             toward sectors that generate positive environmental and
dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Fokus                         social impacts. The primary focus includes supporting
utama mencakup dukungan terhadap transisi energi                             small-scale energy transition initiatives, developing green
skala kecil serta pengembangan UMKM hijau, kegiatan                          MSMEs, inclusive productive business activities, and
usaha produktif yang inklusif, serta pembiayaan yang                         financing aligned with sustainability principles. Through
selaras dengan prinsip keberlanjutan. Melalui kebijakan                      this policy, the Company seeks to build a portfolio that




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        57
Page 59
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                   Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     ini, Perseroan berupaya membangun portofolio yang                                            is not only financially productive but also socially and
     tidak hanya produktif secara finansial, tetapi juga                                          environmentally responsible, thereby creating long-
     bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan sehingga                                      term value for all stakeholders.
     menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
     kepentingan.


     Di sisi tanggung jawab sosial, Perseroan menjalankan                                         On    the      social     responsibility    side, the Company
     berbagai program Corporate Social Safety Responsibility                                      implements         various       Corporate        Social     Safety
     (CSSR) yang berfokus pada pemberdayaan UMKM,                                                 Responsibility (CSSR) programs focused on MSME
     peningkatan literasi keuangan, serta penguatan hubungan                                      empowerment,             financial     literacy    enhancement,
     dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.                                            and strengthening relationships with communities
     Perseroan juga terus menyelaraskan kebijakan internal,                                       surrounding its operational areas. The Company also
     kapasitas SDM, dan sistem pelaporan ESG sesuai                                               continues to align internal policies, human resource
     ketentuan regulator serta praktik terbaik yang berlaku.                                      capacity, and ESG reporting systems with applicable
     Dengan langkah tersebut, Perseroan optimistis mampu                                          regulatory requirements and best practices. Through
     mengelola risiko dan peluang keberlanjutan secara                                            these efforts, the Company is optimistic in its ability to
     efektif, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha yang                                          manage sustainability risks and opportunities effectively,
     berkelanjutan di masa mendatang.                                                             while supporting long-term business growth.


     Dalam menghadapi perkembangan regulasi terkait                                               In response to the development of sustainable finance
     keuangan berkelanjutan dan pelaporan ESG, Direksi                                            regulations and ESG reporting requirements, the Board
     menilai bahwa Bank telah berada pada jalur yang tepat                                        of Directors is of the view that the Bank is on the right
     melalui             penguatan             kebijakan     internal,     peningkatan            track through strengthened internal policies, enhanced
     kapasitas sumber daya manusia, serta integrasi aspek                                         human capital capacity, and the integration of ESG
     ESG ke dalam kerangka manajemen risiko. Bank juga                                            aspects into the risk management framework. The
     terus melakukan penyelarasan sistem pelaporan agar                                           Bank also continues to align its reporting systems with
     sesuai dengan ketentuan regulator dan praktik terbaik                                        regulatory requirements and applicable best practices.
     yang berlaku. Dengan kesiapan tersebut, Bank optimistis                                      With this readiness, the Bank is optimistic in its ability
     mampu mengelola risiko dan peluang terkait ESG secara                                        to manage ESG-related risks and opportunities more
     lebih efektif, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha                                       effectively,     while     supporting      long-term       business
     dalam jangka panjang.                                                                        sustainability.



     Penilaian                            Kinerja    Komite          di          Bawah            Performance Assessment of Committees
     Direksi                                                                                      Under the Board of Directors

     Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi                                       In carrying out its duties and responsibilities, the
     Bank Artha Graha Internasional didukung oleh berbagai                                        Board of Directors of Bank Artha Graha Internasional is
     organ pendukung, baik yang bersifat struktural maupun                                        supported by various supporting organs, both structural
     ad-hoc,               guna            memastikan   efektivitas         pengelolaan           and ad hoc, to ensure the effectiveness of corporate
     perusahaan.                      Organ     struktural     seperti          Sekretaris        management. Structural organs such as the Corporate
     Perusahaan, Internal Audit, dan Satuan Kerja Kepatuhan                                       Secretary, Internal Audit, and the Compliance Unit play
     memiliki peran penting dalam mendukung fungsi tata                                           important roles in supporting governance functions,
     kelola, pengawasan, serta kepatuhan terhadap ketentuan                                       oversight, and compliance with applicable regulations.




58        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 60
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




yang berlaku. Selain itu, Direksi juga membentuk komite-                     In addition, the Board of Directors has established
komite di bawah Direksi sebagai forum strategis dalam                        committees under its authority as strategic forums
pembahasan isu-isu spesifik sesuai dengan bidang                             to discuss specific issues in accordance with their
masing-masing.                                                               respective areas.


Komite-komite tersebut terdiri dari Komite Kredit,                           These committees consist of the Credit Committee,
Komite Asset and Liability Committee (ALCO), Komite                          the Asset and Liability Committee (ALCO), the Risk
Manajemen Risiko, Komite Pengarah Teknologi Informasi,                       Management Committee, the Information Technology
Komite Human Capital, Komite Kebijakan Perkreditan,                          Steering Committee, the Human Capital Committee, the
dan Komite Produk. Masing-masing komite memiliki                             Credit Policy Committee, and the Product Committee.
mandat dan ruang lingkup kerja yang jelas, serta                             Each committee has a clearly defined mandate
berfungsi sebagai wadah koordinasi dan pengambilan                           and scope of work, and serves as a forum for more
keputusan yang lebih terfokus dan terukur. Melalui forum                     focused and measurable coordination and decision-
komite ini, Direksi memperoleh kajian yang komprehensif,                     making. Through these committee forums, the Board of
rekomendasi       strategis,         serta   mitigasi   risiko   yang        Directors obtains comprehensive assessments, strategic
diperlukan dalam menjalankan aktivitas usaha Bank.                           recommendations, and necessary risk mitigation measures
                                                                             in carrying out the Bank’s business activities.


Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa seluruh                          Throughout 2025, the Board of Directors assessed that
komite di bawah Direksi telah menjalankan fungsi                             all committees under its authority had performed their
dan tanggung jawabnya secara efektif. Setiap komite                          functions and responsibilities effectively. Each committee
mampu memberikan kontribusi nyata melalui masukan                            was able to provide meaningful contributions through
yang konstruktif dan rekomendasi yang relevan dalam                          constructive input and relevant recommendations
mendukung proses pengambilan keputusan Direksi.                              in supporting the Board of Directors’ decision-
Kinerja komite yang optimal tersebut tidak hanya                             making process. The optimal performance of these
memperkuat kualitas tata kelola perusahaan, tetapi juga                      committees not only strengthened the quality of
meningkatkan ketepatan dan kehati-hatian dalam setiap                        corporate governance, but also enhanced the accuracy
kebijakan strategis yang diambil, sehingga mendukung                         and prudence of every strategic policy undertaken,
pencapaian kinerja Bank secara berkelanjutan.                                thereby supporting the Bank’s sustainable performance
                                                                             achievement.



Prospek Usaha dan Rencana Ke Depan                                           Business Prospects and Future Plans

Dalam memandang prospek industri perbankan ke                                In assessing the future outlook of the banking industry,
depan, Bank Artha Graha Internasional melihat adanya                         Bank Artha Graha Internasional sees continued
peluang pertumbuhan yang tetap terbuka seiring dengan                        growth opportunities, supported by the Government’s
komitmen Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan                              commitment to achieving national economic growth
ekonomi nasional di atas 5% serta implementasi agenda                        above 5%, as well as the implementation of development
pembangunan dalam kerangka Asta Cita (8 Program                              agendas under the Asta Cita (8 strategic programs of the
strategis dari pemerintah) . Kondisi tersebut memberikan                     government) framework. These conditions provide room
ruang ekspansi bagi industri perbankan, meskipun tetap                       for expansion within the banking industry, although still
dibayangi oleh dinamika ekonomi dan politik global                           accompanied by global and domestic economic and
maupun domestik yang memerlukan kewaspadaan dan                              political dynamics that require vigilance and disciplined




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   59
Page 61
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     pengelolaan risiko yang disiplin. Dalam konteks ini, Bank                                    risk management. In this context, the Bank believes that
     memandang bahwa keseimbangan antara pertumbuhan,                                             balancing growth, innovation, and prudence will be key
     inovasi, dan kehati-hatian akan menjadi kunci dalam                                          to maintaining sustainable performance.
     menjaga keberlanjutan kinerja.


     Dalam menghadapi peluang dan tantangan tersebut, Bank                                        In addressing these opportunities and challenges, the
     akan terus melanjutkan agenda transformasi bisnis dengan                                     Bank will continue its business transformation agenda by
     menyesuaikan model operasional terhadap kompleksitas                                         aligning its operating model with the increasing complexity
     layanan yang semakin meningkat, khususnya pada layanan                                       of services, particularly in digital banking. Strengthening
     perbankan digital. Penguatan infrastruktur teknologi,                                        technology infrastructure, refining business processes,
     penyempurnaan proses bisnis, serta peningkatan kualitas                                      and enhancing service quality remain top priorities
     layanan menjadi prioritas utama guna memastikan Bank                                         to ensure the Bank can compete effectively amid the
     mampu bersaing secara efektif di tengah percepatan                                           accelerated digitalization of the banking industry.
     digitalisasi industri perbankan.


     Dari sisi bisnis, fokus pertumbuhan Bank pada tahun 2026                                     From a business perspective, for 2026 and the medium
     dan jangka menengah, Perseroan menetapkan fokus                                              term, the Bank has set its growth focus on the corporate
     pertumbuhan pada segmen korporasi dan ritel sebagai                                          and retail segments as the two main business pillars.
     dua pilar utama bisnis. Untuk mendukung pencapaian                                           To support the achievement of these objectives, the
     tersebut, Bank akan terus melakukan penyempurnaan                                            Bank will continue to refine its business processes
     proses bisnis agar lebih cepat, sehat, dan optimal,                                          to be faster, healthier, and more optimal, thereby
     sehingga mampu meningkatkan pengalaman nasabah                                               enhancing customer experience while strengthening the
     sekaligus memperkuat daya saing Perseroan di tengah                                          Company’s competitiveness amid industry dynamics.
     dinamika industri.


     Adapun dari sisi pengembangan produk dan layanan,                                            In terms of product and service development, the
     Bank memprioritaskan inovasi berbasis digital melalui                                        Bank   prioritizes      digital-based   innovation    through
     penguatan aplikasi perbankan digital, pengembangan                                           strengthening     its      digital   banking   applications,
     layanan QRIS, serta kerja sama strategis dengan                                              developing QRIS services, and establishing strategic
     berbagai mitra dalam ekosistem pembayaran dan                                                partnerships with various ecosystem partners in
     transaksi, termasuk transaksi pembelian emas. Selain                                         payment and transaction services, including gold
     itu, Bank juga memperluas kolaborasi dengan mitra                                            purchase transactions. In addition, the Bank is also
     bisnis dalam penyediaan berbagai channel, seperti                                            expanding collaboration with business partners in
     pembukaan rekening, distribusi kredit digital, layanan                                       providing various channels, such as account opening,
     API open banking, penyediaan ATM, serta layanan EDC,                                         digital credit distribution, open banking API services,
     guna memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan                                           ATM provision, and EDC services, in order to broaden
     volume transaksi.                                                                            service reach and increase transaction volume.


     Sejalan dengan arah transformasi tersebut, Bank juga                                         In line with this transformation direction, the Bank
     menetapkan sejumlah inisiatif strategis yang akan menjadi                                    has also set several strategic initiatives as future
     fokus pengembangan ke depan, antara lain implementasi                                        development priorities, including the implementation of
     e-KYC berbasis face recognition untuk pembukaan                                              e-KYC based on face recognition for account opening,
     rekening, integrasi API BI SNAP, pengembangan layanan                                        integration with BI SNAP APIs, development of direct
     direct debit, serta penguatan ekosistem pembayaran                                           debit services, and strengthening of the digital payment
     digital termasuk QRIS lintas fitur dan cross border.                                         ecosystem, including cross-feature and cross-border




60        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 62
           Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




Bank juga akan terus memperluas kemitraan dengan                                   QRIS. The Bank will also continue to expand partnerships
pihak ketiga dalam penyediaan layanan transaksi digital                            with third parties in providing digital transaction
dan     sistem       pembayaran.              Melalui   langkah-langkah            services and payment systems. Through these strategic
strategis ini, Bank optimistis dapat memperkuat posisi                             initiatives, the Bank is confident in strengthening its
kompetitifnya serta mendorong pertumbuhan yang                                     competitive position and driving sustainable growth
berkelanjutan dalam jangka menengah hingga panjang.                                over the medium to long term.


Perubahan Komposisi Direksi                                                        Changes in the Composition of the Board
                                                                                   of Directors

Pada 2025, komposisi Direksi Bank mengalami perubahan                              In 2025, the composition of the Bank’s Board of Directors
sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                                  changed in accordance with the resolution of the
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juni                                  Annual General Meeting of Shareholders held on June
2025, pemegang saham menyetujui memberhentikan                                     26, 2025. The shareholders approved the dismissal of
Indra Sintung Budianto selaku Direktur serta mengangkat                            Indra Sintung Budianto as Director and the appointment
Susana dan Selvy Hutomo sebagai Direksi, sebagaimana                               of Susana and Selvy Hutomo as Directors, as stated in
tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17                              Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 17 dated
tanggal 26 Juni 2025, sehingga komposisi Direksi Bank                              June 26, 2025. Accordingly, the composition of the
menjadi sebagai berikut:                                                           Bank’s Board of Directors is as follows:


 Direktur Utama | President Director                                                 Andy Kasih

 Wakil Direktur Utama | Vice President Director                                      Christina Harapan

 Direktur Kepatuhan/Direktur Independen | Compliance Director/                       Indrastomo Nugroho
 Independent Director

 Direktur | Director                                                                 Handoyo Soedirdja

 Direktur | Director                                                                 Susana*)

 Direktur | Director                                                                 Selvy*)

 *)Berlaku efektif sejak memperoleh persetujuan (Fit and Proper) dari OJK.
 *)Effective upon obtaining approval (Fit and Proper Test) from the Financial Services Authority (OJK).



Penutup                                                                            Closing

Sebagai penutup, Direksi Bank Artha Graha Internasional                            As a closing statement, the Board of Directors of
menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada                              Bank Artha Graha Internasional extends its highest
seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan                                  appreciation to all stakeholders for their continued
dukungan yang terus diberikan sepanjang tahun 2025.                                trust and support throughout 2025. Amid challenging
Di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan,                                   economic dynamics, the Company has been able to
Perseroan mampu menjaga stabilitas usaha melalui                                   maintain business stability through the implementation
penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola,                            of prudential principles, strengthened governance, and
serta akselerasi transformasi digital yang berkelanjutan.                          continuous digital transformation acceleration. The
Direksi juga menyampaikan penghargaan kepada Dewan                                 Board of Directors also expresses its gratitude to the
Komisaris atas arahan dan pengawasan yang konstruktif,                             Board of Commissioners for their constructive guidance




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   61
Page 63
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kiner ja                           Laporan Manajemen              Pr ofil Per usahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     serta kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan                                              and supervision, as well as to all employees for their
     profesionalisme dalam menjaga kepercayaan nasabah                                            dedication and professionalism in maintaining customer
     dan mendukung kinerja Perseroan.                                                             trust and supporting the Company’s performance.


     Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat fondasi                                            Moving forward, the Company will continue to strengthen
     bisnis melalui peningkatan kualitas aset, pengembangan                                       its business foundation through improved asset quality,
     layanan digital, serta penguatan manajemen risiko dan                                        development of digital services, and reinforcement of
     kepatuhan. Dengan strategi yang adaptif, inovatif, dan                                       risk management and compliance. With an adaptive,
     berorientasi pada keberlanjutan, Direksi optimistis Bank                                     innovative, and sustainability-oriented strategy, the
     Artha Graha Internasional akan mampu menjaga stabilitas                                      Board of Directors is optimistic that Bank Artha Graha
     dan mendorong pertumbuhan, sehingga tumbuh sebagai                                           Internasional will continue to strengthen its stability
     institusi perbankan yang sehat, kompetitif, terpercaya,                                      and support sustainable growth, and remain a sound,
     dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku                                            competitive, and trusted banking institution that
     kepentingan.                                                                                 consistently delivers long-term value to all stakeholders.




                                                          Jakarta, 30 Maret 2026 | Jakarta, March 30, 2026


                                                                              Atas Nama Dewan Direksi
                                                                   On behalf of the Board of Directors


                                                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk




                                                                                         Andy Kasih

                                                                                        Direktur Utama
                                                                                     President Director




62        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 64
Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.
                                   This page is intentionally left blank.




                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   63
Page 65
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Profil
     Perusahaan
     Company Profile




64        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 66
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      65
Page 67
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                          Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                 Management Report                  Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     IDENTITAS PERUSAHAAN
     CORPORATE IDENTITY

                         Nama Perusahaan
                                                                            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                         Company Name


                         Status Perusahaan
                                                                            Perusahaan Terbuka | Public Company
                         Company Status


                         Bidang Usaha
                                                                            Jasa Perbankan | Banking Services
                         Line of Business


                         Tanggal Pendirian
                                                                            7 September 1973 | September 7, 1973
                         Date of Establishment


                         Dasar Hukum Pendirian dan                          Akta Pendirian Bank No. 12 tanggal 7 September 1973 oleh Bagijo, S.H., notaris
                         Perubahan Terakhir                                 pengganti dari Eliza Pondaag, S.H., notaris di Jakarta, yang telah mendapat
                         Legal Basis of Establishment and                   pengesahan dari Menteri Kehakiman (sekarang menjadi Menteri Hukum dan Hak
                         Recent Amendments                                  Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/2/12 tanggal 3 Januari 1975.

                                                                            Akta Perubahan terakhir yakni Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan
                                                                            Anggaran Dasar No. 18 tanggal 26 Juni 2025 oleh notaris Christina Susanto, S.H.,
                                                                            M.Kn., notaris di Jakarta.

                                                                            Deed of Establishment of the Bank No. 12 dated September 7, 1973, drawn up
                                                                            by Bagijo, S.H., as substitute notary for Eliza Pondaag, S.H., a notary in Jakarta,
                                                                            which was approved by the Minister of Justice (now the Minister of Law and
                                                                            Human Rights) pursuant to Decree No. Y.A.5/2/12 dated January 3, 1975.

                                                                            The latest amendment is Deed of Statement of Resolutions of the Meeting on
                                                                            Amendment to the Articles of Association No. 18 dated June 26, 2025, drawn up
                                                                            by Christina Susanto, S.H., M.Kn., a notary in Jakarta.


                         Pemegang Saham                                   •   PT Cakra Inti Utama                                                      14,38%
                         (Per 31 Desember 2025)                           •   PT Pirus Platinum Murni                                                   6,73%
                         Shareholders                                     •   PT Cerana Arthaputra                                                      6,54%
                         (As of December 31, 2025)                        •   PT Puspita Bisnispuri                                                     5,38%
                                                                          •   PT Arthamulia Sentosajaya                                                 4,15%
                                                                          •   PT Karya Nusantara Permai                                                 3,52%
                                                                          •   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) | Public (each below 5%)         59,30%
                                                                              Jumlah | Total                                                        100,00%


                         Modal Dasar                                        Rp5.800.132.800.000 atau 52.310.000.000 lembar saham
                         Authorized Capital                                 IDR5,800,132,800,000 or 52,310,000,000 shares


                         Modal Ditempatkan dan Disetor
                                                                            Rp2.242.372.023.128,16 atau 20.223.412.907 lembar saham
                         Penuh
                                                                            IDR2,242,372,023,128.16 or 20,223,412,907 shares
                         Issued and Fully Paid-Up Capital


                         Jumlah Karyawan
                                                                            1.037 orang | people
                         Number of Employees


                         Bursa Efek
                                                                            Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock Exchange
                         Stock Exchange


                         Tanggal Go Public
                                                                            23 Agustus 1990 | August 23, 1990
                         Listing Date




66        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 68
Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




 Kode Saham
                                   INPC
 Stock Code


 Kode ISIN
                                   ID1000105505
 ISIN Code


 Kode SWIFT
                                   ARTGIDJA
 SWIFT Code


 Izin Usaha                        Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 176/KMK.017/1993
 Business License                  Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 176/
                                   KMK.017/1993


 Izin Bank Devisa                  Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 25/62/KEP/DIR tanggal 4 September
 Foreign Exchange Bank License     1992
                                   Decree of the Board of Directors of Bank Indonesia No. 25/62/KEP/DIR dated
                                   September 4, 1992


 Data Jaringan Kantor              •   Kantor Pusat | Head Office                                                                    1
 (Per 31 Desember 2025)            •   Kantor Cabang | Branch Offices                                                              30
 Office Network                    •   Kantor Cabang Pembantu | Sub-Branch Offices                                                 30
 (As of December 31, 2025)         •   Kantor Fungsional | Functional Office                                                         1
                                   •   ATM on Premises                                                                             70
                                   •   ATM off Premises                                                                            83
                                   •   ATM ALTO                                                                               52.350
                                   •   ATM Prima                                                                               68.753
                                   •   EDC ALTO                                                                             700.000
                                   •   EDC Prima                                                                            1.293.120


 Alamat                            Kantor Pusat | Head Office
 Address                           Gedung Artha Graha
                                   Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD)
                                   Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
                                   Telp | Phone : (021) 515-2168 (Hunting)
                                   Fax : (021) 515-3892


 Surel
                                   co_secretary@ag.co.id
 Email


 Laman Web
                                   www.arthagraha.com
 Website


 Media Sosial                           Instagram        : @teman.agi
 Social Media
                                        X                : @temanagi
                                        Facebook         : Teman agi
                                        TikTok           : @temanagi
                                        Youtube          : temanagi by Bank Artha Graha Internasional




                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      67
Page 69
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
     BRIEF COMPANY HISTORY

     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk., disebut juga                                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk., also referred
     “Bank Artha Graha Internasional” atau “Bank”, didirikan                                      to as “Bank Artha Graha Internasional” or the “Bank,”
     berdasarkan Akta Pendirian No. 12 tanggal 7 September                                        was established based on Deed of Establishment No.
     1973 dan Akta Perubahan No. 26 tanggal 13 Desember                                           12 dated September 7, 1973 and Deed of Amendment
     1974, yang keduanya dibuat di hadapan Bagijo, S.H.,                                          No. 26 dated December 13, 1974, both drawn up before
     pengganti dari Eliza Pondaag, S.H. Pada awal pendiriannya,                                   Bagijo, S.H., as substitute for Eliza Pondaag, S.H. At the
     Bank beroperasi dengan nama PT Inter-Pacific Financial                                       beginning of its establishment, the Bank operated under
     Corporation dan menjalankan kegiatan usaha sebagai                                           the name PT Inter-Pacific Financial Corporation and
     lembaga keuangan non-bank.                                                                   conducted business activities as a non-bank financial
                                                                                                  institution.


     Pada tanggal 23 Agustus 1990, PT Inter-Pacific Financial                                     On August 23, 1990, PT Inter-Pacific Financial Corporation
     Corporation melakukan penawaran umum saham perdana                                           conducted an Initial Public Offering (IPO) and listed its
     dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia                                             shares on the Indonesia Stock Exchange (formerly the
     (dahulu bernama Bursa Efek Jakarta dan Surabaya).                                            Jakarta and Surabaya Stock Exchanges). Furthermore,
     Selanjutnya, berdasarkan Akta No. 67 tanggal 19 Mei 1992,                                    based on Deed No. 67 dated May 19, 1992, PT Inter-
     PT Inter-Pacific Financial Corporation mengubah nama                                         Pacific Financial Corporation changed its name to PT
     menjadi PT Inter-Pacific Bank Tbk, yang menandai langkah                                     Inter-Pacific Bank Tbk, marking the Bank’s initial step
     awal Bank dalam memasuki industri perbankan. Perubahan                                       into the banking industry. This change was followed by
     tersebut diikuti dengan diperolehnya izin usaha perbankan                                    the issuance of a banking business license pursuant to
     berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik                                        the Decree of the Minister of Finance of the Republic
     Indonesia No. 176/KMK.017/1993 tanggal 24 Februari 1993.                                     of Indonesia No. 176/KMK.017/1993 dated February 24,
     Pada tahun 1997, Bank kembali mengubah nama menjadi                                          1993. In 1997, the Bank again changed its name to PT
     PT Bank Inter-Pacific Tbk berdasarkan Akta No. 44 tanggal                                    Bank Inter-Pacific Tbk based on Deed No. 44 dated June
     13 Juni 1997.                                                                                13, 1997.


     Pada tahun 2005, PT Bank Inter-Pacific melakukan                                             In 2005, PT Bank Inter-Pacific merged with PT Bank Artha
     penggabungan (merger) dengan PT Bank Artha Graha                                             Graha on July 11, 2005, whereby PT Bank Artha Graha
     pada tanggal 11 Juli 2005, dimana PT Bank Artha Graha                                        merged into PT Bank Inter-Pacific Tbk. Subsequently, on
     menggabungkan diri ke dalam PT Bank Inter-Pacific                                            August 16, 2005, PT Bank Inter-Pacific Tbk changed its
     Tbk. Setelah itu, tanggal 16 Agustus 2005 PT Bank Inter-                                     name to PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.
     Pacific Tbk berganti nama menjadi PT Bank Artha Graha
     Internasional Tbk.


     Bank Artha Graha Internasional menyediakan beragam                                           Bank Artha Graha Internasional provides a wide range of
     produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah,                                          products and services tailored to customers’ needs, both
     baik itu untuk produk penyaluran maupun produk                                               in lending and funding products. Lending products include
     pendanaan. Produk penyaluran dana meliputi kredit                                            productive loans such as Fixed Loan facilities, Revolving
     produktif dengan produk fasilitas Fixed Loan, Revolving                                      Loan, Current Account Loan, and Supply Chain Financing.
     Loan, PRK (Pinjaman Rekening Koran), Supply Chain                                            In addition, the Bank also offers consumer loans, including
     Financing. Disamping itu terdapat produk pinjaman                                            Mortgage Loans and Unsecured Personal Loans. Funding
     konsumtif, antara lain produk KPR (Kredit Pemilikan                                          products comprise various savings products, including




68        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 70
         Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Rumah) dan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Produk                             regular savings accounts (Icon Savings, Artha Savings,
pendanaan juga terdapat berbagai macam produk antara                     Wira Savings, Artha Merchant Savings), term savings
lain tabungan reguler (Tabungan Icon, Tabungan Artha,                    (Pintar Savings, Hold Dana Savings), and children’s
Tabungan Wira, Tabungan Artha Merchant), tabungan                        savings accounts (Simpel Savings, Prega Savings).
berjangka (Tabungan Pintar, Tabungan Hold Dana),
tabungan anak (Tabungan Simpel, Tabungan Prega).


Selain produk penyaluran dan pendanaan, Bank Artha                       In addition to lending and funding products, Bank Artha
Graha Internasional juga terus melakukan inovasi                         Graha Internasional continues to innovate through the
melalui pengembangan layanan digital Bank. Berbagai                      development of digital banking services. A variety of
macam produk layanan digital telah dihadirkan untuk                      digital service products have been introduced to provide
memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi Nasabah,                        convenience and comfort to customers, including the
meliputi agi digital apps, Internet Banking Bisnis, QRIS,                agi digital application, Business Internet Banking, QRIS,
ATM Grahacash GPN, Virtual Account, API (Application                     Grahacash GPN, Virtual Accounts, API (Application
Programming Interface), dan layanan Laku Pandai.                         Programming Interface), and Laku Pandai services.


Sejak peluncurannya pada Juni 2022, agi sebagai                          Since its launch in June 2022, agi as a digital application
layanan digital apps terus melakukan penambahan fitur                    service has continuously added new features to encourage
baru guna mendorong perluasan akseptansi user dan                        wider user acceptance and transaction growth. The agi
transaksi. Berbagai macam fitur telah ada pada layanan                   digital application offers various features, including Pay
digital apps agi, mulai dari fitur Pay Now (Pembayaran                   Now (QRIS payments without login), Cardless Withdrawal,
QRIS tanpa Login), Cardless Withdrawal, push notifikasi                  transaction push notifications, bill payments (mobile
transaksi, pembayaran tagihan biller (pulsa paket data,                  credit and data packages, electricity, PDAM, land
listrik, PDAM, PBB, Top up e-Wallet), fitur Life (e-Commerce             and building tax/PBB, e-wallet top-ups), Life features
Electronic City, Pembelian Tiket KAI, Donasi), dan                       (Electronic City e-commerce, KAI train ticket purchases,
pembukaan rekening online.                                               donations), and online account opening.


Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, Bank                   As part of improving service quality, the Bank has
juga telah melakukan penyempurnaan pada layanan                          also enhanced its business internet banking services
Internet Banking Bisnis untuk mengakomodir kebutuhan                     to accommodate the needs of corporate customers
Nasabah      perusahaan             yang    menginginkan   layanan       seeking comprehensive and secure financial services,
keuangan yang lengkap dan aman dengan dukungan fitur                     supported by hard and soft token features that provide
hard dan soft token yang memberikan kenyamanan serta                     convenience and security. This business internet
keamanan bagi Nasabah. Pada fitur layanan Internet                       banking service is equipped with various features,
Banking Bisnis ini telah didukung berbagai macam                         including flexible user management, fund transfer
fitur antara lain fleksibilitas management user, layanan                 services (overbooking, SKN, RTGS, online transfers,
transfer dana (overbooking, SKN, RTGS, online transfer,                  BI-FAST, and bulk transfers), biller services (telephone,
BIFAST, serta Bulk Transfer), Biller (Telepon, listrik, PBB,             electricity, PBB, PDAM, MPN), as well as payroll and
PDAM, MPN), serta layanan payroll dan virtual account.                   virtual account services. In addition, there are user
Disamping itu terdapat fitur layanan untuk management                    management features with various levels of flexibility
user dengan berbagai macam fleksibilitas yang dapat                      that can be customized to meet customers’ needs.
disesuaikan dengan kebutuhan Nasabah.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      69
Page 71
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Bank juga memiliki ekosistem QRIS yang terus berkembang                                      The Bank also has a QRIS ecosystem that continues to
     tiap tahunnya, dengan perluasan jaringan merchant                                            grow each year. The expansion of the merchant network
     dapat memberikan kontribusi transaksi QRIS yang cukup                                        has contributed significantly to QRIS transaction volumes.
     signifikan. Jumlah nominal transaksi QRIS di tahun 2025                                      In 2025, the total nominal value of QRIS transactions
     mencapai Rp66 Trilliun dengan frekuensi 395 juta.                                            reached IDR66 trillion with a transaction frequency of 395
     Dukungan program cashback QRIS juga tetap dijalankan                                         million. QRIS cashback programs are also consistently
     di merchant-merchant area kawasan Artha Graha Grup/                                          implemented at merchants located within the Artha
     Artha Graha Network.                                                                         Graha Group/Artha Graha Network areas.


     Selain itu, Bank juga membuka peluang bisnis baru melalui                                    Furthermore, the Bank has opened new business
     kerja sama dengan mitra bisnis berbasis digital melalui                                      opportunities through cooperation with digital-based
     implementasi layanan API (Application Programming                                            business partners by implementing API (Application
     Interface) yang terus dikembangkan untuk memenuhi                                            Programming Interface) services that continue to be
     kebutuhan kerja sama B2B (Business to Business) dalam                                        developed to support B2B (Business-to-Business)
     rangka membentuk ekosistem digital, melalui kerjasama                                        cooperation in building a digital ecosystem. This
     dengan mitra bisnis strategic yang fokus pada layanan                                        includes collaboration with strategic business partners
     sistem pembayaran serta ekosistem komoditas, baik                                            focused on payment system services and commodity
     itu ekosistem QRIS, komoditas emas, layanan transaksi                                        ecosystems, such as the QRIS ecosystem, gold
     Pialang Pemegang Amanat Luar Negeri (PALN) yang                                              commodities, and transaction services for Foreign
     termasuk layanan kepada pialang pada Bank Penyimpan                                          Custodian Brokers, including services for brokers at
     Dana Margin.                                                                                 Margin Fund Custodian Banks.


     Di tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional juga                                           In 2025, Bank Artha Graha Internasional also obtained
     telah mendapatkan izin yang mendukung perpindahan                                            licenses supporting the transfer of commodity supervision
     komoditas                   dari Bapeppti ke OJK dan BI, antara lain                         from Bappebti to the Financial Services Authority (OJK)
     pelaku derivatif Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA),                                          and Bank Indonesia (BI), including licenses as a Money
     Bank Penyimpan Dana Konsumen pada Ekosistem                                                  Market and Foreign Exchange Derivatives Participant
     Perdagangan Aset Keuangan Digital (Aset Kripto), serta                                       (PUVA), a Consumer Fund Custodian Bank in the Digital
     Penyelenggara Infrastruktur Pasar Derivatif Keuangan                                         Financial Asset Trading Ecosystem (Crypto Assets), and
     sebagai               Penyelenggara       Sarana         Penyimpanan                   dan   a Financial Derivatives Market Infrastructure Provider
     Pengadministrasian                   Derivatif       Keuangan               (Derivatif       as a Provider of Financial Derivatives Custody and
     Efek). Hal ini bermanfaat bagi Bank untuk masuk dalam                                        Administration Services (Securities Derivatives). These
     ekosistem pasar komoditas.                                                                   licenses enable the Bank to participate in the commodity
                                                                                                  market ecosystem.




70        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 72
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                        JEJAK LANGKAH
                                                                                                                                            Milestones

1973                                           1990                                   1992                                    1993
7 September | September 7                      23 Agustus | August 23                 19 Mei | May 19                         24 Februari | February 24

Mendirikan dan mengawali kiprah                Mencatatkan Saham pada Bursa           Mengubah nama dari PT Inter-            Mendapatkan izin usaha sebagai
dalam industri keuangan sebagai                Efek Jakarta dan Surabaya.             Pacific Financial Corporation           bank umum dengan Surat
lembaga keuangan bukan bank                    Listed its Shares on the Jakarta       menjadi PT Inter-Pacific Bank           Keputusan Menteri Keuangan
dengan nama PT Inter-Pacific                   and Surabaya Stock Exchanges.          Tbk.                                    Republik Indonesia No. 176/
Financial Corporation.                                                                Changed its name from PT Inter-         KMK.017/1993.
Established and initiated its                                                         Pacific Financial Corporation to        Obtained a business license as a
involvement in the financial                                                          PT Inter-Pacific Bank Tbk.              commercial bank with the Decree
industry as a non-bank financial                                                                                              of the Minister of Finance of the
institution under the name                                                                                                    Republic of Indonesia No. 176/
of PT Inter-Pacific Financial                                                                                                 KMK.017/1993.
Corporation.




2005                                           1999                                                                           1997
16 Agustus | August 16                         9 April | April 9                                                              13 Juni | June 13

Melakukan perubahan nama                       Mengajukan permohonan pembatalan pencatatan (delisting) saham                  Mengubah nama menjadi PT Bank
menjadi PT Bank Artha Graha                    di Bursa Efek Surabaya yang direalisasikan 10 (sepuluh) hari kemudian          Inter-Pacific Tbk.
Internasional     Tbk     setelah              melalui pemberian persetujuan atas permohonan tersebut.                        Changed        its    name to
merger dengan PT Bank Artha                    Submitted an application for the delisting of its shares from the              PT Bank Inter-Pacific Tbk.
Graha berdasarkan izin dari Bank               Surabaya Stock Exchange, which was realized 10 (ten) days later through
Indonesia dengan Keputusan                     the granting of approval for such application.
Gubernur      Bank     Indonesia
No. 7/49/KEP.GBI/2005.                         27 September | September 27
The Bank changed its name to PT
Bank Artha Graha Internasional                 Memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam berdasarkan Surat
Tbk after the merger with PT Bank              No. S-1761/PM/1999 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I.
Artha Graha based on a license                 Obtained an effective statement from the Chairman of Bapepam
from Bank Indonesia with the                   based on Letter No. S-1761/PM/1999 to conduct a Limited Public
Decree of the Governor of Bank                 Offering (PUT) I.
Indonesia No. 7/49/KEP.GBI/2005.
PUT V.




2007                                           2008                                   2012                                    2016
17 April | April 17                            1 Desember | December 1                5 Desember | December 5                 23 November | November 23

Memperoleh pernyataan efektif                  Memperoleh pernyataan efektif          Memperoleh pernyataan efektif           Memperoleh pernyataan efektif
dari Ketua Badan Pengawas Pasar                dari Ketua Bapepam dan LK              dari Ketua Bapepam dan LK               dari Kepala Eksekutif Pengawas
Modal dan Lembaga Keuangan                     berdasarkan Surat No. S-8684/          berdasarkan Surat No. S-13878/          Pasar    Modal     Otoritas   Jasa
(Bapepam dan LK) berdasarkan                   BL/2008 untuk melakukan PUT III.       BL/2012 untuk melakukan PUT IV.         Keuangan berdasarkan Surat No.
Surat No. S-1746/BL/2007 untuk                 Obtained an effective statement        Obtained an effective statement         S-682/D.04/2016 untuk melakukan
melakukan Penawaran Umum                       from the Chairman of Bapepam           from the Chairman of Bapepam            PUT V.
Terbatas (PUT) II.                             and LK based on Letter No.             and LK based on Letter No.              Obtained an effective statement
Obtained an effective statement                S-8684/BL/2008 to conduct              S-13878/BL/2012     to    conduct       from the Chief Executive of the
from the Chairman of the Badan                 Limited Public Offering III.           Limited Public Offering IV.             Capital Market Supervision of the
Pengawas Pasar Modal and                                                                                                      Financial Services Authority based
Lembaga Keuangan (Bapepam                                                                                                     on Letter No. S-682/D.04/2016 to
and LK) based on Letter No.                                                                                                   conduct Limited Public Offering V.
S-1746/BL/2007 to conduct a
Limited Public Offering (PUT) II.




2018                                                                                                                          2017
3 Mei | May 3                                                                                                                 26 Oktober | October 26

Meluncurkan kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebagai salah satu wujud interoperabilitas                        Melakukan perubahan logo
dalam mendukung kemudahan bertransaksi oleh Bank Artha Graha Internasional dan Perbankan Indonesia. Bank                      sebagai wujud perubahan Bank
Artha Graha Internasional merupakan salah satu dari bank peserta pilot project GPN bersama Bank Mandiri, BNI,                 yang dinamis dengan dilandasi
BRI, BCA, CIMB Niaga dan Bank Permata.                                                                                        filosofi dan semangat baru.
Launched a card with the National Payment Gateway (GPN) logo as a form of interoperability in supporting                      Changed its logo as a
transactions by Bank Artha Graha Internasional and Indonesian Banking. Bank Artha Graha Internasional is                      manifestation of the Bank’s
one of the participating banks in the GPN pilot project with Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, and Bank                dynamic         transformation,
Permata.                                                                                                                      grounded in a new philosophy
                                                                                                                              and renewed spirit.
28 Mei | May 28

Mobile Banking Bank Artha Graha Internasional resmi diluncurkan pada tanggal 28 Mei 2018 guna memberikan
layanan terbaik dan kemudahan transaksi kepada Nasabah. agi digital apps, dilengkapi dengan berbagai fitur
transaksi transfer, pembelian dan pembayaran sebagai fitur utamanya.
Bank Artha Graha Internasional Mobile Banking was officially launched on May 28, 2018, to provide Customers
with the best services and ease of transactions. agi digital apps has many features such as funds transfer, bill
purchase, and bill payment transactions as a main feature.


                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      71
Page 73
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                        Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     2020                                                                                                                                  2019
     19 Mei | May 19                                                                                                                       10 Oktober | October 10

     Bank Artha Graha Internasional telah mendapat izin Otoritas Jasa Keuangan atas layanan API Management.                                Pada Tahun 2019, Bank Artha
     Melalui API, Bank menyediakan sistem integrasi yang dapat diakses oleh mitra secara real-time sesuai dengan                           Graha Internasional memiliki visi
     layanan yang dikerjasamakan. API yang dimilik BAGI sampai saat ini adalah API Cek Saldo, API Cek Mutasi, API                          untuk meningkatkan pelayanan
     Info Kurs, API Pemindah bukuan, API Transfer Dana dan API SKN.                                                                        dan kenyamanan kepada Nasabah.
     Bank Artha Graha Internasional has obtained approval from the Financial Services Authority (OJK) for its API                          Untuk itu, Bank meluncurkan
     Management services. Through these APIs, the Bank provides an integration system that can be accessed by                              pembukaan rekening online di
     partners in real time in accordance with the agreed services. The APIs currently owned by BAGI include the                            mana Nasabah dapat melakukan
     Balance Inquiry API, Transaction History Inquiry API, Exchange Rate Information API, Transfer API, Funds Transfer                     pembukaan rekening tanpa harus
     API, and SKN API.                                                                                                                     datang ke cabang.
                                                                                                                                           In 2019, Bank Artha Graha
     12 Desember | December 12                                                                                                             Internasional set a vision to
                                                                                                                                           enhance service quality and
     Bank Artha Graha Internasional telah mengimplementasikan layanan uang elektronik berbasis server, yaitu BAGI                          customer convenience. To support
     Money dimana menjadi satu kesatuan sebagai source of funds transaksi di layanan agi digital apps. Dengan                              this vision, the Bank launched an
     adanya BAGI Money dapat mempermudah akuisisi User agi digital apps untuk bertransaksi dengan cara                                     online account opening service,
     registrasi yang jauh lebih mudah dan cepat.                                                                                           enabling customers to open
     Bank Artha Graha Internasional has implemented a server-based electronic money service, namely BAGI                                   accounts without having to visit a
     Money, which serves as an integrated source of funds for transactions within the agi digital application. The                         branch.
     presence of BAGI Money facilitates user acquisition for the agi digital application by enabling transactions
     through a registration process that is significantly simpler and faster.




     2021
     31 Maret | March 31                                           9 September | September 9                        31 Desember | December 31

     Bank Artha Graha Internasional telah                          Bank Artha Graha Internasional                   Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka
     mengimplementasikan layanan QRIS (Quick                       mendapatkan persetujuan dari Badan               Indonesia (KBI) bekerja sama dengan Bank Artha
     Response Indonesia Standard) untuk melayani                   Pengawas Perdagangan Berjangka                   Graha Internasional sebagai Official Bank Partner yang
     pembayaran berbasis QR Code di merchant                       Komoditi sebagai Bank Penyimpan                  menyediakan layanan teknologi keuangan dan sistem
     kerja sama Bank Artha Graha Internasional                     Dana Margin, Dana Kompensasi dan                 pembayaran dalam transaksi Perdagangan Pasar Fisik
     melalui aplikasi merchant AGI Pay. Di samping                 Dana Jaminan untuk Perdagangan                   Emas Digital. BBJ, KBI dan BAGI sepakat melakukan
     itu, pembayaran QR Code juga dapat dilakukan                  Berjangka Komoditi.                              kerjasama penyediaan fasilitas dan akses bagi
     untuk Nasabah Bank Artha Graha Internasional                  Bank Artha Graha Internasional                   Peserta Pasar Fisik Emas Digital berupa pembukaan
     melalui aplikasi agi digital apps di seluruh                  obtained approval from the Commodity             Rekening Dana Komoditi (RDK) oleh Bank Artha Graha
     merchant yang tergabung di jaringan QRIS.                     Futures Trading Regulatory Agency                Internasional yang di administrasikan oleh BBJ dan KBI
     Bank     Artha    Graha    Internasional  has                 as a Margin Fund Depositing Bank,                melalui Platform JFXGold.
     implemented QRIS (Quick Response Indonesia                    Compensation Funds, and Guarantee                Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) and Kliring Berjangka
     Standard) service to serve QR Code-based                      Funds for Commodity Futures Trading.             Indonesia (KBI) collaborated with Bank Artha Graha
     payments at Bank Artha Graha Internasional                                                                     Internasional as an Official Bank Partner providing
     partnered merchants through its AGI Pay                                                                        financial technology services and payment systems
     merchant application. In addition, QR Code                                                                     in Digital Gold Physical Market Trading transactions.
     payments can also be made for Bank Artha                                                                       BBJ, KBI, and BAGI agreed to cooperate in providing
     Graha Internasional Customers through the                                                                      facilities and access for Digital Gold Physical Market
     agi digital apps application at all merchants                                                                  Participants by opening a Commodity Fund Account
     who were members of the QRIS network.                                                                          (RDK) by Bank Artha Graha Internasional, which BBJ
                                                                                                                    and KBI administer through the JFX Gold Platform.




                                                                                                                                                                2022
     30 Desember | December 30                     4 Juni | June 4                                23 Mei | May 23                          18 Mei | May 18

     Bank Artha Graha Internasional                Launching Digital Aplikasi “agi” by            Implementasi BI Fast pada                Bank Artha Graha Internasional
     telah      mendapatkan       surat            Bank Artha Graha Internasional,                channel teller, memberikan akses         menjalin kerja sama Customer
     rekomendasi untuk implementasi                merupakan aplikasi yang telah                  kepada Nasabah atas layanan              Due Diligence (CDD) dengan
     BI SNAP (Standar Nasional                     diperbaharui dari layanan Mobile               transfer antar bank secara real-         Perantara Perdagangan Pasar
     Open API Pembayaran) dalam                    Banking     “agi   digital   apps”.            time dan harga layanan yang              Fisik Emas Digital, PT ABI Komoditi
     mendukung terciptanya sinergi                 Perubahan atas brand identity,                 terjangkau menggunakan sistem            Berjangka (ABI KB). Dalam kerja
     sistem pembayaran melalui kerja               UI/UX, customer journey serta                  yang terintegrasi dengan Bank            sama ini, BAGI menggunakan
     sama B2B (Business to Business).              berbagai fitur baru yang digarap               Indonesia.                               hasil CDD yang dilakukan ABI
     Implementasi bertahap dilakukan               pada aplikasi ini.                             The implementation of BI-FAST            KB untuk pembukaan Rekening
     untuk menyelaraskan spesifikasi               Launching the Digital Application              on the teller channel provides           Dana Komoditi (RDK) dari peserta
     teknis sesuai SNAP untuk seluruh              “agi” by Bank Artha Graha                      customers with access to real-           perdagangan.
     merchant.                                     Internasional,     an      updated             time interbank transfer services         Bank Artha Graha Internasional
     Bank Artha Graha Internasional                application of the Mobile Banking              at affordable fees, using a system       established     Customer      Due
     has received a recommendation                 service “agi digital apps”. There              integrated with Bank Indonesia.          Diligence    (CDD)     cooperation
     letter for the implementation of              were changes to the brand                                                               with Digital Gold Physical Market
     BI SNAP (National Standard for                identity, UI/UX, customer journey,                                                      Trading Intermediary, PT ABI
     Open API Payment) to support                  and various new features, both                                                          Komoditi Berjangka (ABI KB). In
     the realization of payment system             financial and non-financial, in this                                                    this cooperation, BAGI used the
     synergy through B2B (Business to              application.                                                                            results of CDD by ABI KB to open
     Business) cooperation. Gradual                                                                                                        Commodity Fund Accounts (RDK)
     implementation        is   carried                                                                                                    from trading participants.
     out to synchronize technical
     specifications according to SNAP
     for all merchants.




72        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 74
          Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                          Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                                            2025
                                                                              18 Maret | March 18

                                                                              Bank Artha Graha Internasional mendapatkan Persetujuan Prinsip
                                                                              Penyelenggara Infrastruktur Pasar Derivatif Keuangan sebagai
                                                                              Penyelenggara Sarana Penyimpanan dan Pengadministrasian
                                                                              Derivatif Keuangan.
                                                                              Bank Artha Graha Internasional obtained Approval in Principle
                                                                              as a Financial Derivatives Market Infrastructure Operator as
                                                                              a Financial Derivatives Storage and Administration Facility
                                                                              Operator.

12 Desember | December 12                                                     26 Juni | June 26

Informasi Pemrosesan Persetujuan sebagai Bank Penyimpan                       Bank Artha Graha Internasional terdaftar sebagai Pelaku
Dana Konsumen pada Ekosistem Perdagangan Aset Keuangan                        Derivatif Pasar Uang dan Pasar Valas.
Digital.                                                                      Bank Artha Graha Internasional is registered as a Money Market
Information on Approval Processing as a Consumer Fund                         and Foreign Exchange Market Derivatives Participant.
Depository Bank in the Digital Financial Asset Trading
Ecosystem.




2024
30 September | September 30                                                   21 September | September 21

Kerjasama Pengelolaan Dana atas Sistem Pembayaran Tagihan Listrik dan         Command Center atau pusat kendali Bank Artha Graha Internasional,
Non-Tagihan Listrik secara Terpusat dan Kerjasama tentang Perlindungan,       di mana ruangan atau sistem yang digunakan untuk memantau,
Pemrosesan, dan Penyediaan Akses Data atas Sistem Pembayaran                  menganalisis, mengelola, dan merespon data dan informasi. Terdapat
Tagihan Listrik dan Non-Tagihan Listrik secara Terpusat dengan PLN dan        4 (empat) dashboard grafana yang dimonitor di command center
PT Indonesia Comnets Plus (ICON+).                                            diantaranya:
Cooperation Agreement on Fund Management for the Centralized                  1. Inquiry saving T24
Electricity and Non-Electricity Bill Payment System, as well as an            2. Transaksi BI Fast
Agreement on the Protection, Processing, and Provision of Data Access         3. Top-up DANA/GoPay/OVO
for the Centralized Electricity and Non-Electricity Bill Payment System       4. SMS Promedia
with PLN and PT Indonesia Comnets Plus (ICON+).                               The Command Center of Bank Artha Graha Internasional serves as the
                                                                              central control hub, where rooms or systems are utilized to monitor,
                                                                              analyze, manage, and respond to data and information. There are 4 (four)
                                                                              Grafana dashboards monitored at the Command Center, which include:
                                                                              1. Inquiry saving T24
                                                                              2. BI FAST Transactions
                                                                              3. Top-ups for DANA/GoPay/OVO
                                                                              4. Promedia SMS




                                                                                                                                                    2023
29 Mei | May 29                                                                                                        8 Mei | May 8

Bank Artha Graha Internasional telah berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 27001, di mana ISO 27001 adalah              Implementasi layanan BI FAST
standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management               pada channel digital aplikasi “agi”
System/ISMS). Salah satu manfaat dari penerapan ISO 27001 adalah perlindungan data dan informasi sensitif.             dan Internet Banking Bisnis guna
                                                                                                                       menunjang layanan transfer antar
Standar ini membantu perusahaan mengidentifikasi aset informasi yang penting dan mengimplementasikan                   bank secara real-time dengan
kontrol yang sesuai untuk melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi tersebut. Sehingga            biaya yang lebih terjangkau.
tidak hanya tentang melindungi data perusahaan, namun juga tentang bagaimana menciptakan kerangka                      Implementation of BI FAST
kerja yang kokoh untuk manajemen keamanan informasi yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis dan                        services on digital channels “agi”
meminimalkan risiko.                                                                                                   application and business internet
Bank Artha Graha Internasional, has successfully obtained ISO 27001 certification, where ISO 27001 is an               banking to support real-time
international standard that regulates the Information Security Management System (ISMS). One of the benefits           interbank transfer services at a
of implementing ISO 27001 is the protection of sensitive data and information.                                         more affordable cost.

This standard helps companies identify critical information assets and implement appropriate controls
to protect the confidentiality, integrity and availability of that information. Therefore, it is not only about
protecting company data, but also creating a solid framework for information security management that can
support business growth and minimize risks.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      73
Page 75
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     VISI, MISI, DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN
     VISION, MISSION, AND CORPORATE VALUES




                                                                                                                      Visi
                                                                                                                      Vision
                                                             Menjadi Institusi Keuangan Terkemuka dengan
                                                             Kinerja Prima yang Berkelanjutan dan Berkontribusi
                                                             dalam Pembangunan Indonesia.
                                                             To become a leading financial institution with
                                                             sustainable excellent performance that contributes
                                                             to the development of Indonesia.




                                                    Misi
                                                    Mission

                                 • Memberikan solusi keuangan berkelanjutan yang komprehensif dan inovatif.
                                   Providing comprehensive and innovative sustainable financial solutions.

                                 • Meningkatkan jangkauan serta kualitas pelayanan melalui digitalisasi dan
                                   inklusi keuangan.
                                   Improving the reach and quality of services through digitization and financial
                                   inclusion.

                                 • Mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan berdedikasi.
                                   Developing reliable and dedicated human resources.

                                 • Menjalankan tata kelola perusahaan yang baik serta peduli terhadap
                                   masyarakat dan lingkungan.
                                   Implementing good corporate governance and caring for the community
                                   and the environment.




74        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 76
        Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Nilai-Nilai Perusahaan                                            Corporate Values

Nilai-nilai perusahaan yang menjadi pedoman bagi                  The corporate values that serve as guidelines for the
para Karyawan Bank Artha Graha Internasional dalam                employees of Bank Artha Graha Internasional in realizing
mewujudkan Visi dan Misi adalah:                                  the Company’s Vision and Mission are as follows:



                             Agility

                  Mampu untuk berpikir dan bertindak               Able to think and act quickly in evaluating
                  cepat dalam mengevaluasi dan merespons           and responding to the dynamics of
                  dinamika perubahan industri yang                 industry changes that impact the
                  berdampak kepada keberlangsungan                 sustainability of the company.
                  perusahaan.




                             Collaboration

                  Senantiasa membuka kesempatan untuk              Always open opportunities to collaborate
                  berkolaborasi dengan mitra strategis yang        with competent strategic partners
                  kompeten dalam menciptakan peluang               in creating new opportunities for the
                  baru demi kemajuan perusahaan.                   company’s progress.




                             Innovation

                  Konsisten dalam mencapai upaya terbaik           Consistent in achieving the best efforts
                  berupa usulan atau tindakan perbaikan            in the form of proposals or actions for
                  bertahap atau signifikan guna menciptakan        gradual or significant improvements
                  efisiensi, efektivitas dan nilai tambah          to create efficiency, effectiveness and
                  di bidang produk, proses, pelayanan,             added value in the areas of products,
                  dan/atau teknologi untuk memajukan               processes, services, and/or technology
                  perusahaan.                                      to advance the company.




Tinjauan Visi, Misi, dan Nilai-Nilai                              Review of the Vision, Mission, and Corporate
Perusahaan Oleh Dewan Komisaris                                   Values by the Board of Commissioners and
dan Direksi                                                       the Board of Directors

Di tahun 2025, Bank telah melakukan peninjauan atas               In 2025, the Bank reviewed of its vision, mission,
visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan dan menetapkan             and corporate values and concluded that the Bank’s
bahwa visi, misi, serta nilai-nilai yang dimiliki Bank saat       current vision, mission, and values remain appropriate
ini telah sesuai dengan kondisi dan tantangan industri            and aligned with the conditions and challenges of the
perbankan.                                                        banking industry.




                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      75
Page 77
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     LOGO PERUSAHAAN
     COMPANY LOGO

     Logo Bank Artha Graha Internasional menggambarkan                                            The logo of Bank Artha Graha Internasional reflects
     karakter               bisnis        perusahaan   yang       menggambarkan                   the Company’s business character, representing the
     semangat dan optimisme Bank yang selalu dinamis.                                             Bank’s spirit and optimism as a continuously dynamic
                                                                                                  institution.




                                                                  Logo Bank Artha Graha Internasional                      The logo of Bank Artha Graha
                                                                  menggambarkan                   karakter       bisnis    Internasional reflects the Company’s
                                                                  perusahaan yang menggambarkan                            business character, conveying the
                                                                  semangat dan optimisme Bank yang                         Bank’s spirit and optimism as a
                                                                  selalu dinamis.                                          continuously dynamic institution.




                                                                  Logo tersebut terdiri dua warna dan                      The logo consists of two colors
                                                                  tiga jenis huruf yang menggambarkan                      and three letterforms representing
                                                                  huruf A, G, dan I berwarna keemasan                      the letters A, G, and I in gold,
                                                                  dengan teks BANK ARTHA GRAHA                             accompanied by the text BANK ARTHA
                                                                  INTERNASIONAL berwarna hitam,                            GRAHA          INTERNASIONAL    in     black.
                                                                  kedua hal tersebut merupakan satu                        These elements form an integrated
                                                                  kesatuan sehingga memudahkan                             whole, making it easier for the public
                                                                  masyarakat dalam mengenali PT                            to recognize PT Bank Artha Graha
                                                                  Bank Artha Graha Internasional                           Internasional Tbk.
                                                                  Tbk.




76        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 78
           Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                            Corporate Social Responsibility and Safeguarding




KEGIATAN USAHA
BUSINESS ACTIVITIES

Kegiatan              Usaha               Menurut        Anggaran            Business Activities According to the
Dasar                                                                        Articles of Association

Bank Artha Graha Internasional menjalankan kegiatan                          Bank Artha Graha Internasional conducts business
usaha sebagai bank umum konvensional (64121) dan unit                        activities as a conventional commercial bank (64121)
usaha syariah bank umum (64123) sebagaimana diatur                           and a sharia business unit of a commercial bank (64123),
dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan yang tertuang                        as stipulated in Article 3 of the Company’s Articles of
dalam Akta No. 06 tanggal 17 Juli 2024. Sejalan dengan                       Association as set forth in Deed No. 06 dated July 17,
ketentuan tersebut, Bank dapat melaksanakan berbagai                         2024. In accordance with these provisions, the Bank
kegiatan usaha sebagai berikut:                                              may carry out various business activities as follows:


Kegiatan Usaha Utama                                                         Main Business Activities

Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk                                 1.    Collecting funds from the public in the form of
simpanan giro, deposito berjangka, sertipikat deposito,                            current account deposits, time deposits, certificates
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan                                 of deposit, savings and/or other similar forms;
dengan itu;
1.   Memberikan kredit baik kredit jangka menengah,                          2. Providing loans, either medium-, long- or short-term
     panjang atau pendek maupun jenis lainnya yang                                 loans or other types that are common in the banking
     lazim dalam dunia perbankan;                                                  industry;
2. Menerbitkan surat pengakuan utang;                                        3. Issuing debt certificates;
3. Membeli, menjual, atau menjaminkan atas risiko                            4. Buying, selling, or guaranteeing own its own risk
     sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah                            or for the benefit of and at the behest of its
     Nasabahnya:                                                                   Customers:
     a. Surat-surat             wesel,        termasuk   wesel   yang              a. Bill of exchange, including accredited money
          diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya tidak                                orders by banks whose validity period does not
          lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan                                     exceed the period customary for the trading of
          surat-surat tersebut;                                                           such instruments;
     b. Surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya                            b. Debt certificates and other commercial papers
          yang masa berlakunya tidak lebih lama dari                                      with a validity period not exceeding the period
          kebiasaan dalam perdagangan surat-surat tersebut;                               customary in the trading of such papers;
     c. Kertas Perbendaharaan Negara dan Surat Jaminan                             c. State Treasury Notes and Government Guarantee
          Pemerintah;                                                                     Notes;
     d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                                           d. Bank Indonesia Certificate (SBI);
     e. Obligasi;                                                                  e. Bonds;
     f.   Surat promes yang dapat diperdagangkan dengan                            f.     Tradeable promissory notes with a maturity of up
          berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun; dan                               to 1 (one) year; and
     g. Surat berharga lain yang berjangka waktu sampai                            g. Other securities with a maturity of up to 1 (one)
          dengan 1 (satu) tahun.                                                          year.
5. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri                          5. Transferring funds, both for its own benefit and for
     maupun untuk kepentingan Nasabah;                                             the benefit of its customers;
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari                                 6. Placing funds with, borrowing funds from, or lending
     atau meminjamkan dana kepada bank lain, dengan                                funds to other banks, using letters, telecommunications
     menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun                               facilities, or by bills of exchange, checks or other
     dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;                                  means;




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      77
Page 79
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat                                               7. Receiving payments from claims on securities
            berharga dan melakukan perhitungan dengan atau                                             and performing calculations with or between third
            antara pihak ketiga;                                                                       parties;
     8. Melakukan penempatan dana dari Nasabah kepada                                             8. Placing funds from one customer to another
            Nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang                                           customer in the form of securities listed on the stock
            tercatat di bursa efek;                                                                    exchange;
     9. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan                                              9. Conducting            foreign        exchange   activities          in
            memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank                                               compliance with the provisions stipulated by Bank
            Indonesia;                                                                                 Indonesia;
     10. Menyediakan                       pembiayaan       dan/atau           melakukan          10. Providing financing and/or conducting other activities
            kegiatan                lain   sesuai      dengan     ketentuan               yang         in accordance with the provisions stipulated by Bank
            ditetapkan Bank Indonesia;                                                                 Indonesia;
     11. Menyediakan                       pembiayaan       dan/atau           melakukan          11. Providing financing and/or conducting business
            kegiatan                 usaha     berdasarkan        prinsip            syariah,          activities based on Sharia principles, either through
            baik melalui pendirian anak perusahaan maupun                                              the establishment of subsidiaries or through the
            melalui pembentukan Unit Usaha Syariah sesuai                                              formation of a Sharia Business Unit, in accordance
            ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia atau                                         with the provisions stipulated by Bank Indonesia, the
            Otoritas Jasa Keuangan atau instansi pemerintah                                            Financial Services Authority, or other government
            lainnya; dan                                                                               agencies; and
     12. Berperan serta sebagai pendukung perusahaan                                              12. Participating as a supporter of companies or
            atau penyelenggara Finansial Teknologi dalam                                               operators of Financial Technology in payment
            hal           pembayaran,                penyelesaian         (settlement),                and settlement activities, and collaborating with
            dan            berkolaborasi             dengan     perusahaan                atau         Financial Technology companies or operators in
            penyelenggara                     Finansial        Teknologi               dalam           developing digital finance service ecosystems,
            mengembangkan                         ekosistem       digital            finance           including Bancassurance, Insurtech, Quick Response
            services antara lain Bancassurance, Insurtech,                                             Code       Indonesian       Standard     (QRIS),   Electronic
            Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),                                            Wallets, Electronic Money, Payment Gateways, and
            Dompet                  Elektronik,      Uang     Elektronik,         Payment              information technology-based joint funding services.
            Gateway, Layanan Pendanaan Bersama Berbasis
            Teknologi Informasi.


     Kegiatan Usaha Penunjang                                                                     Supporting Business Activities

     1.     Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan                                         1.   Providing a place to store valuables and securities;
            surat berharga;
     2. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan                                            2. Performing custodial activities for the benefit of
            pihak lain berdasarkan suatu kontrak;                                                      other parties based on a contract;
     3. Membeli agunan baik semua maupun sebagian                                                 3. Purchasing collateral either all or partially through
            melalui pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi                                        auction in the event that a debtor does not fulfill
            kewajibannya kepada Perseroan dengan ketentuan                                             its   obligations     to   the      Company   provided        that
            agunan                yang      dibeli    tersebut     wajib          dicairkan            the    purchased        collateral     must   be    disbursed
            secepatnya;                                                                                immediately;
     4. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan                                        4. Conducting factoring activities, credit business and
            kegiatan wali amanat;                                                                      trustee activities;




78        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 80
         Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




5. Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana                          5. Conducting activities as a pension fund organizer in
   pensiun       sesuai        dengan       peraturan   perundang-              accordance with the applicable laws and regulations,
   undangan yang berlaku, baik selaku pendiri dana                              both as the founder of the employer pension fund
   pensiun pemberi kerja maupun selaku pendiri dan/                             and as the founder and/or participant of the financial
   atau peserta dana pensiun lembaga keuangan;                                  institution pension fund;
6. Melakukan kegiatan penyertaan pada bank atau                           6. Conducting participation activities in banks or other
   perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna                                 companies in the field of leasing finance, venture
   usaha, perusahaan modal ventura, perusahaan efek,                            capital companies, securities companies, insurance
   perusahaan asuransi, lembaga kliring dan penjamin                            companies, clearing and guarantee institutions and
   serta lembaga penyimpan dan penyelesaian, dengan                             depository and settlement institutions, by fulfilling
   memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh instansi                             the provisions stipulated by the authorized agency;
   yang berwenang;
7. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara                          7. Conducting         temporary              capital           participation
   untuk mengatasi kredit macet, dengan syarat harus                            activities to overcome loan defaults, provided that
   menarik kembali penyertaannya sesuai dengan                                  the participation must be withdrawn in accordance
   ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia; dan                                with the provisions stipulated by Bank Indonesia; and
8. Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan                         8. Undertaking other businesses directly or indirectly
   langsung atau tidak langsung dengan maksud di atas                           related to the above purposes, the implementation
   yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan                                of which is not contrary to the prevailing laws in
   Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.                                     Indonesia.


Produk dan Jasa                                                           Products and Services

Sampai dengan akhir tahun 2025, Bank memiliki produk                      As of the end of 2025, the Bank offered the following products
dan jasa sebagai berikut:                                                 and services:



                                                                 Produk Pendanaan
                                                                  Funding Products

 Tabungan Icon                                                              Icon Savings
 Buka rekening online dari genggaman kapan saja di mana saja.               Open an online account from the palm of your hand anytime,
 Nikmati berbagai kemudahan transaksi dengan Tabungan                       anywhere. Enjoy a variety of easy transactions with Icon
 Icon.                                                                      Savings.


 Tabungan Artha                                                             Artha Savings
 Kelola dana untuk transaksi sehari-hari dengan Tabungan                    Manage your funds for daily transactions with Artha Savings
 Artha dan nikmati berbagai fasilitas perbankan yang Anda                   and enjoy various banking facilities that you need. Artha
 butuhkan. Tabungan Artha juga dilengkapi dengan kartu ATM                  Savings also comes with an ATM card to offer more choices
 untuk menambah pilihan metode transaksi.                                   of transaction methods.


 Tabungan Artha Payroll                                                     Artha Payroll Savings
 Merupakan tabungan khusus untuk penempatan gaji dengan                     A special savings account for salary placement with low cost
 biaya ringan dan mudah, dengan kemudahan akses dan                         and easy access and facilities.
 fasilitas.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      79
Page 81
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                              Produk Pendanaan
                                                                                               Funding Products


       Tabungan Artha Merchant                                                                      Artha Merchant Savings
       Mendukung para pelaku usaha untuk mengelola transaksi                                        Supporting businesses to manage transactions more easily.
       menjadi lebih mudah. Tabungan Artha Merchant yang                                            Artha Merchant Savings with QRIS is the right choice.
       dilengkapi dengan QRIS menjadi pilihan yang tepat.


       Tabungan Wira                                                                                Wira Savings
       Memberikan lebih dari fleksibilitas bertransaksi, Tabungan                                   Providing more than transaction flexibility, Wira Savings also
       Wira juga memberikan suku bunga setara deposito agar dana                                    offers deposit-like interest rates to optimize the growth of
       Anda dapat bertumbuh optimal.                                                                your funds.


       Tabungan Pintar                                                                              Pintar Savings
       Kelola uang dengan pintar untuk wujudkan rencana                                             Manage your money smartly to realize your future plans. Start
       mendatang. Mulai menabung rutin setiap bulan dari sekarang,                                  saving regularly every month from now on, Pintar Savings is a
       Tabungan pintar menjadi solusi pintar perencanaan masa                                       smart solution for planning your future.
       depan Anda.


       Tabungan Prega                                                                               Prega Savings
       Tanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini untuk                                            Instill the habit of saving from an early age for a better life.
       hidup yang lebih baik. Anda dapat membentuk kebiasaan                                        You can shape your child’s saving habit with Prega Savings.
       menabung bagi anak Anda dengan Tabungan Prega.


       Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)                                                           Simpanan Pelajar (SimPel) Savings
       Generasi muda yang siap meraih cita-cita. Buka Tabungan                                      The young generation who are ready to achieve their dreams.
       SimPel untuk wujudkan yang kamu mau di masa depan.                                           Open Simpanan Pelajar (SimPel) Savings to realize your
                                                                                                    future dreams.


       TabunganKu                                                                                   TabunganKu
       Menyimpan dana di Bank dapat dilakukan dengan persyaratan                                    Saving funds at the Bank can be done with easy requirements
       yang mudah dan bebas biaya administrasi. Anda dapat                                          and no administration fees. You can open TabunganKu to
       membuka TabunganKu untuk menyimpan dana dengan aman                                          save your funds safely and comfortably.
       dan nyaman.


       Giro                                                                                         Demand Deposit
       Kemudahaan transaksi bisnis selain menggunakan cek/                                          The convenience of business transactions in addition to
       bilyet giro dan Internet Banking, juga dapat diintegrasikan                                  using checks/bilyet demand deposit and Internet Banking,
       dengan sistem pembayaran yang andal menggunakan virtual                                      can also be integrated with a reliable payment system using
       account dan berbagai fasilitas lainnya. Giro menjadi solusi                                  virtual accounts and various other facilities. Demand deposit
       pengelolaan keuangan untuk bisnis Anda.                                                      is a financial management solution for your business.



       Rekening Terpisah                                                                            Segregated Account
       Menampung dana Nasabah secara terpisah dalam kegiatan                                        Accommodating Customers’ funds separately in commodity
       bursa berjangka komoditi lengkap dengan fasilitas Internet                                   futures exchange activities complete with Internet Banking
       Banking. Rekening terpisah yang dapat digunakan oleh                                         facilities. Segregated accounts can be used by Brokers/
       Pialang/Perantara Berjangka untuk menjamin keamanan dana                                     Futures Intermediaries to ensure the security of Customers’
       Nasabah.                                                                                     funds.




80        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 82
        Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                            Produk Pendanaan
                                                             Funding Products


Deposito                                                               Time Deposit
Investasi dana dengan jangka waktu tertentu dan suku bunga             Investment of funds with a certain period of time and
kompetitif serta pilihan mata uang rupiah dan valas. Deposito          competitive interest rates and a choice of rupiah and foreign
memberikan keuntungan optimal atas penempatan Nasabah                  currencies. Time deposits provide optimal returns on the
perorangan maupun perusahaan.                                          placement of individual and corporate Customers.




                                                        Produk Pelepasan Dana
                                                        Fund Release Products

Kredit Produktif
Productive Loans

Pinjaman Rekening Koran                                                Overdraft Loan
Fasilitas kredit di mana plafon kredit dicantumkan pada                A credit facility where the credit ceiling is listed on the
rekening koran debitur sesuai dengan kesepakatan antara                debtor’s current account in accordance with the agreement
Bank dengan debitur berdasarkan Perjanjian Kredit/                     between the Bank and the debtor based on the Credit
Pengakuan Utang. Jenis pinjaman ini umumnya digunakan                  Agreement/Debt Acknowledgement. This type of loan is
untuk membiayai modal kerja debitur sehari-hari.                       generally used to finance the debtor’s daily working capital.


Revolving Loan                                                         Revolving Loan
Fasilitas kredit untuk pembiayaan modal kerja yang bersifat            Credit facility for permanent working capital financing, in
permanen, jumlahnya tercermin dalam cash flow perusahaan.              which the amount is reflected in the company’s cash flow.
Penarikan dana sesuai kebutuhan debitur, dengan                        Withdrawal of funds according to the needs of the debtor,
menggunakan surat permohonan pencairan (beserta dengan                 using a disbursement request letter (along with other
lampiran lainnya). Maksimum jangka waktu pinjaman selama 1             attachments). Maximum loan period for 1 (one) year and can
(satu) tahun dan dapat diperpanjang.                                   be extended.


Fixed Loan                                                             Fixed Loan
Fasilitas kredit untuk membiayai investasi. Pembayaran                 Credit facility to finance investment. Payment of the loan
pokok pinjaman dilakukan secara berkala berdasarkan cash               principal is made periodically based on the cash flow agreed
flow yang disepakati di awal dan dapat juga diberikan grace            upon at the beginning and a grace period can also be given
period terhadap pokok pinjaman. Penarikan dapat dilakukan              to the loan principal. Withdrawals can be made all at once or
sekaligus atau secara bertahap atau jadwal pembayaran atau             in stages or payment schedules or per batch with a relatively
per batch dengan jangka waktu pinjaman yang relatif panjang            long loan period of a maximum of 15 (fifteen) years.
maksimal 15 (lima belas) tahun.


Supply Chain Financing                                                 Supply Chain Financing
Fasilitas kredit yang diberikan untuk pembiayaan terhadap              Credit facilities provided for financing against suppliers of
Supplier dari Prinsipal dalam hal ini merupakan Nasabah/               the Principal in this case is the Customer/Debtor with the
Debitur dengan jenis Invoice (AR) Financing, merupakan                 type of Invoice (AR) Financing, which is financing based on
pembiayaan yang didasarkan pada invoice atas barang/                   invoices for goods/services that have been delivered to
jasa yang telah di deliver kepada Prinsipal dan Purchase               the Principal and Purchase Order (Contract) Financing is
Order (Contract) Financing merupakan pembiayaan yang                   financing based on Purchase Orders for goods/services that
didasarkan pada Purchase Order terhadap barang/jasa yang               have not been delivered to the Principal.
belum di deliver kepada Prinsipal.




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      81
Page 83
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                          Produk Pelepasan Dana
                                                                                          Fund Release Products

       Money Market Line                                                                          Money Market Line
       Fasilitas kredit jangka pendek yang biasanya diberikan kepada                              A short-term credit facility that is usually granted to
       perusahaan berbentuk badan hukum dengan reputasi tinggi                                    companies in the form of legal entities with a high reputation
       dan diketahui memiliki kemampuan manajemen yang solid.                                     and known to have solid management capabilities. Terms are
       Jangka waktu umumnya singkat +/- selama 7 (tujuh) hari.                                    generally short +/- for 7 (seven) days.


       Negosiasi Wesel Ekspor                                                                     Export Bill Negotiation
       Fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur di mana Bank                                A credit facility provided to the debtor where the Bank
       melakukan pengambilalihan wesel ekspor dari debitur dan                                    takes over the export bills of exchange from the debtor and
       melakukan pembayaran atas wesel tersebut sebelum Bank                                      makes payment on the bills of exchange before the Bank
       mendapatkan pembayaran dari bank pembayar lainnya di                                       gets payment from other paying banks abroad. This facility
       luar negeri. Fasilitas ini akan timbul dan dibutuhkan sejalan                              will arise and be required in line with the granting of export
       dengan pemberian kredit ekspor.                                                            credit.


       Kredit Ekspor                                                                              Export Credit
       Fasilitas kredit modal kerja yang diberikan kepada eksportir                               Working capital credit facilities provided to exporters
       (pemasok) untuk membiayai kegiatan-kegiatan produksi,                                      (suppliers) to finance production activities, raising funds or
       pengumpulan dana atau penyediaan barang dalam rangka                                       supplying goods in the context of exports.
       ekspor.


       Trust Receipt                                                                              Trust Receipt
       Fasilitas kredit jangka pendek yang diberikan oleh opening                                 Short-term credit facility provided by the opening Bank to
       Bank untuk membiayai modal kerja dalam rangka pelunasan                                    finance working capital in order to repay the matured Sight
       dokumen Sight L/C yang telah jatuh tempo. Debitur dapat                                    L/C document. Debtors can withdraw the Trust Receipt
       menarik Trust Receipt secara berulang selama perjanjian                                    repeatedly as long as the credit agreement is still valid and
       kredit masih berlaku dan sesuai dengan jatuh tempo Sight                                   in accordance with the maturity of the Sight L/C that has
       L/C yang telah dibuka oleh applicant.                                                      been opened by the applicant.


       Advances Under L/C                                                                         Advances Under L/C
       Fasilitas kredit dengan jangka waktu maksimal 14 (empat                                    Credit facility with a maximum period of 14 (fourteen) days.
       belas) hari. Fasilitas timbul dalam transaksi penyelesaian L/C                             The facility arises in Import L/C settlement transactions
       Impor yang disebabkan “nostro account” Bank telah didebit                                  because the Bank’s “nostro account” has been debited
       oleh negotiating Bank di luar negeri sedangkan pendebitan                                  by the negotiating Bank abroad while the debiting of the
       rekening debitur belum dapat dilaksanakan karena dokumen/                                  debtor’s account cannot be carried out because the
       barang belum tiba atau dokumen/barang sudah tiba namun                                     documents/goods have not arrived or the documents/goods
       debitur tidak mempunyai fasilitas Trust Receipt sedangkan                                  have arrived but the debtor does not have a Trust Receipt
       saldo di rekening tidak mencukupi.                                                         facility while the balance in the account is insufficient.


       Clean Bills Purchased                                                                      Clean Bills Purchased
       Pembelian diskonto wesel dan surat berharga lain yang                                      Purchased of discounted bills of exchange and other
       didiskontokan, dengan catatan wesel atau surat berharga                                    securities, provided that the bills of exchange or securities
       tersebut tidak terdapat penyimpangan sesuai dengan                                         do not contain any irregularities in accordance with the
       ketentuan yang diatur oleh pihak yang menerbitkan wesel                                    provisions stipulated by the party issuing the bills of
       atau surat berharga tersebut.                                                              exchange or securities.




82        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 84
        Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                        Produk Pelepasan Dana
                                                        Fund Release Products

Kredit Konsumtif
Consumptive Loans

KPR Kerjasama                                                          Partnership Mortgage
KPR Kerjasama merupakan fasilitas pembiayaan untuk tujuan              Partnership Mortgage is a financing facility for the purchase
pembelian rumah atau apartemen dari developer-developer                of houses or apartments from partner developers, with loan
kerjasama yang besarnya dapat disesuaikan dengan                       amounts tailored to the financing needs and repayment
kebutuhan pembiayaan dan kemampuan membayar masing-                    capacity of each home buyer.
masing home buyer.


KPR Reguler                                                            Conventional Mortgage
Kredit Pemilikan Rumah atau Apartemen (KPR/KPA) dari Bank              Home or apartment ownership loans from Bank Artha Graha
Artha Graha Internasional yang diberikan kepada perorangan             Internasional for individuals to buy houses or apartments,
untuk membeli rumah atau apartemen, melalui developer                  through developers who have established collaboration.
yang telah bekerja sama.


KPR Tapera FLPP                                                        KPR Tapera FLPP
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Artha Graha                     Home Ownership Loan from Bank Artha Graha Internasional
Internasional berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan                   in the form of a Housing Financing Liquidity Facility for Low
Perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah                      Income People in collaboration with the Ministry of Public
(MBR) yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan                   Works and Public Housing in order to fulfill the One Million
Umum dan Perumahan Rakyat dalam rangka pemenuhan                       Houses Program.
Program Satu Juta Rumah.


Kredit Tanpa Agunan (KTA)                                              Unsecured Loan
Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah fasilitas kredit yang                 Unsecured Loan is a credit facility provided to debtors in
diberikan kepada debitur dalam mata uang Rupiah untuk                  Rupiah for consumptive or productive purposes as long as
keperluan konsumtif ataupun produktif selama tidak                     it does not conflict with applicable regulations, does not
bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, dengan tidak               require debtors to provide guarantees, and is given on the
mensyaratkan debitur untuk memberikan jaminan, dan                     basis of the debtor’s ability to pay based on the debtor’s
diberikan atas dasar kemampuan bayar debitur berdasarkan               historical performance.
historical performance debitur yang bersangkutan.


Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)                                        Motor Vehicle Loans
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) adalah kredit konsumer                 Motor Vehicle Loans is a consumer loan provided to finance
yang diberikan untuk membiayai pembelian kendaraan baru                the purchase of a new vehicle (car). The purchase of the
(mobil). Khusus untuk pembelian kendaraan ini harus melalui            vehicle must go through an authorized dealer/agent from the
dealer/agen resmi dari Agen Tunggal Pemegang Merek                     Sole Agent of Brand Holder who has collaborated with BAGI.
(ATPM) yang telah bekerja sama dengan BAGI. KKB ini bersifat           This KKB is complimentary (only given to debtors/Customers
complimentary (hanya diberikan kepada debitur/Nasabah                  who have current funding/lending status facilities at Bank
yang memiliki fasilitas funding/lending status lancar di Bank          Artha Graha Internasional).
Artha Graha Internasional).




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      83
Page 85
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report               Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                          Fasilitas Kredit Lainnya
                                                                                           Other Credit Facilities

       Bank Garansi                                                                                Bank Guarantee
       Jaminan Bank kepada pihak ketiga demi terjaminnya                                           Bank guarantee to third parties to ensure smooth payment/
       kelancaran pembayaran/pelaksanaan atas penyelesaian                                         implementation of transaction settlement between
       transaksi antara Nasabah dengan pihak ketiga sesuai                                         Customers and third parties in accordance with agreed
       perjanjian yang telah disepakati.                                                           agreements.


       Letter of Credit                                                                            Letter of Credit
       Dokumen instrumen yang diterbitkan oleh Opening Bank                                        Documents/instruments issued by the Opening Bank
       atas nama Nasabah (applicant) yang memberi kuasa kepada                                     on behalf of the Customer (applicant) authorizing the
       beneficiary untuk melakukan penarikan wesel/draft, yang                                     beneficiary to withdraw bills/drafts, which will be paid by the
       akan dibayar oleh Bank jika semua persyaratan pada L/C telah                                Bank if all requirements on the L/C have been met.
       dipenuhi.


       Standby Letter of Credit                                                                    Standby Letter of Credit
       Garansi dalam bentuk L/C yang diterbitkan oleh Bank yang                                    Guarantee in the form of L/C issued by the Bank which
       mengakibatkan Bank tersebut berkewajiban untuk membayar                                     results in the Bank being obliged to pay the beneficiary if the
       pihak penerima garansi (beneficiary) apabila pihak yang                                     guaranteed party (account party) defaults.
       dijamin (account party) cidera janji/wanprestasi.


       Shipping Guarantee                                                                          Shipping Guarantee
       Surat jaminan/garansi yang diterbitkan oleh Opening Bank                                    A letter of guarantee issued by the Opening Bank at the
       atas permintaan importir dan ditujukan kepada Shipping                                      request of the importer and addressed to the shipping
       Company/Maskapai Pelayaran untuk menjamin pengeluaran                                       company, to secure the release of goods when the original
       barang karena dokumen pengangkutan asli (Bill of Lading)                                    transport documents (Bill of Lading) have not yet arrived or
       belum tiba/diterima.                                                                        been received


       Custom Guarantee                                                                            Custom Guarantee
       Pengambilalihan kewajiban membayar oleh Bank atas                                           Takeover of payment obligations by the Bank at the request
       permintaan Importir kepada Instansi Bea Cukai untuk                                         of the importer to the Customs agency to guarantee the
       menjamin pembayaran bea masuk barang impor yang                                             payment of import duties on imported goods that are
       dibebaskan atau ditangguhkan.                                                               exempted or suspended.


       Foreign Exchange Contract                                                                   Foreign Exchange Contract
       Fasilitas kredit yang diberikan jika Nasabah ingin melakukan                                Credit facility provided if Customers wish to make transactions
       transaksi dalam mata uang asing seperti transaksi Spot,                                     in foreign currencies such as Spot, Forward and Swap.
       Forward dan Swap.




84        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 86
        Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                            Layanan Digital Bank
                                                            Digital Bank Services

Digital Apps                                                             Digital Apps
Layanan perbankan berbasis mobile yang tersedia dalam                    Mobile-based banking services available on Android and
Android dan iOS untuk menjawab kebutuhan transaksi                       iOS to answer the needs of financial and non-financial
finansial maupun non-finansial tanpa harus datang ke kantor              transactions without having to go to a branch office with
cabang dengan fitur unggulan seperti pembukaan rekening                  excellent features such as online account opening, biller
online, transaksi biller, cardless withdrawal, top up e-Wallet,          transactions, cardless withdrawals, eWallet top-ups,
pembelian e-Commerce.                                                    e-Commerce purchases.


QRIS (Quick Response Indonesia Standard)                                 QRIS (Quick Response Indonesia Standard)
Layanan pembayaran berbasis QR berstandar Nasional                       National standard QR-based payment services through the
melalui metode scan QR Code, menggunakan aplikasi agi                    QR Code scan method, using the agi digital apps application,
digital apps, ke seluruh jaringan merchant yang tergabung                to all merchant networks that are members of QRIS.
dengan QRIS.

Selain itu, Bank juga menyediakan layanan penerimaan                     In addition, the Bank also provides QR Code payment
pembayaran QR Code di merchant yang bekerja sama dengan                  acceptance services at merchants that cooperate with
bank, melalui aplikasi AGI Pay, sehingga dapat menerima                  banks, through the AGI Pay application so that it can accept
pembayaran QRIS dari seluruh lembaga yang telah disetujui                QRIS payments from all institutions approved by Bank
oleh Bank Indonesia.                                                     Indonesia.


API (Application Programming Interface)                                  API (Application Programming Interface)
Layanan antarmuka/interface yang menyediakan interkoneksi                Service interface that provides interconnection of banking
layanan perbankan antara sistem bank dan mitra bisnis                    services between bank systems and business partners
dengan tetap memprioritaskan aspek security dalam                        while prioritizing security aspects in transactions with SNAP
bertransaksi dengan standarisasi SNAP (Standar Nasional                  (National Open API Payment Standard) standardization.
Open API Pembayaran).


Internet Banking Business                                                Internet Banking Business
Layanan perbankan yang berbasis web yang menawarkan                      Web-based banking services that offer easy checking of
kemudahan pengecekan dana perusahaan serta transaksi                     company funds and payment transactions supported by
pembayaran yang didukung dengan keamanan dalam                           security in carrying out transactions using authorization
menjalankan transaksi dengan menggunakan tingkatan level                 levels in transactions with the support of soft tokens and
otorisasi dalam bertransaksi dengan dukungan soft token                  hard tokens.
dan hard token.


Retail Internet Banking                                                  Retail Internet Banking
Layanan perbankan berbasis web yang ditujukan untuk                      Web-based banking services intended for individual
Nasabah perorangan yang aktif dalam melakukan                            Customers who are active in conducting transactional
transaksional perbankan melalui browser dengan jaminan                   banking through a browser with guaranteed ease and
kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi.                               security in transactions.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      85
Page 87
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report              Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                            Layanan Digital Bank
                                                                                            Digital Bank Services


       Kartu ATM GrahaCash GPN                                                                      GrahaCash GPN ATM Card
       Kartu ATM/Debit Chip sesuai Standar Nasional Teknologi Chip                                  ATM/Debit Chip Card comply with the National Standard
       (SNTC) yang memberikan kemudahan bertransaksi melalui                                        for Chip Technology which provides convenience for
       jaringan ATM serta transaksi debit belanja di seluruh mesin                                  transactions through ATM networks and shopping debit
       EDC merchant yang tergabung dalam Gerbang Pembayaran                                         transactions at all EDC merchant machines incorporated in
       Nasional (GPN) di seluruh Indonesia.                                                         the National Payment Gateway throughout Indonesia.


       Fitur Virtual Account and Billing System                                                     Virtual Account and Billing System Feature
       Layanan yang menjadi solusi dalam rekonsiliasi pembayaran                                    Services that provide solution for reconciling customer
       tagihan dari pelanggan yang mudah diakses baik melalui                                       bill payments, easily accessible through API integration
       integrasi API maupun Corporate Internet Banking, sehingga                                    or Corporate Internet Banking, enabling the acceptance
       dapat menerima pembayaran melalui channel Bank maupun                                        of payments via the Bank’s channels as well as interbank
       antar Bank dan transaksi dapat dilakukan kapanpun dan di                                     channels. Transactions can be conducted anytime and
       manapun tanpa terbatas dengan jam operasional Bank.                                          anywhere without being limited by the Bank’s operating
                                                                                                    hours.

       BI FAST                                                                                      BI FAST
       Layanan transfer dana antar Bank melalui pendaftaran nomor                                   Interbank fund transfer services through account number
       rekening maupun melalui proxy rekening (alias) berupa e-mail                                 registration or through account proxy (alias) in the form of
       dan nomor handphone Nasabah secara langsung/online                                           e-mail and Customer mobile numbers directly/online with
       dengan biaya transfer yang lebih murah.                                                      lower transfer fees.


       Fitur Payroll                                                                                Payroll Feature
       Layanan yang menjadi solusi bagi kebutuhan Anda untuk                                        A service that provides a solution for your employee payroll
       pembayaran gaji karyawan secara cepat, tepat, dan mudah                                      payment needs, enabling fast, accurate, and convenient
       melalui Internet Banking Bisnis, sehingga transaksi dapat                                    processing through Business Internet Banking, so that
       dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa terbatas dengan                                       transactions can be carried out anytime and anywhere
       jam operasional Bank.                                                                        without being limited by the Bank’s operating hours.


       Laku Pandai                                                                                  Laku Pandai
       Layanan keuangan tanpa jaringan kantor Bank, namun melalui                                   A financial service provided without a Bank branch network,
       kerja sama dengan pihak lain (agen) dengan didukung sarana                                   delivered through cooperation with other parties (agents)
       teknologi informasi menggunakan API management untuk                                         and supported by information technology infrastructure
       melayani Nasabah.                                                                            using API management to serve Customers.

       Laku Pandai merupakan salah satu program yang disediakan                                     Laku Pandai is one of the programs offered to promote
       dalam rangka keuangan inklusif.                                                              financial inclusion.




86        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 88
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




KEANGGOTAAN DALAM ASOSIASI
MEMBERSHIP IN ASSOCIATIONS

Bank Artha Graha Internasional tergabung dalam                                Bank Artha Graha Internasional is a member of several
beberapa asosiasi/perhimpunan, guna memperluas                                associations to expand its business network and
jaringan bisnis serta menjalin hubungan komunikasi.                           establish effective communication. The Bank actively
Bank aktif dalam keanggotaan asosiasi/perhimpunan                             participates in these associations, which also form
yang juga merupakan bagian dari pelibatan pemangku                            part of its stakeholder engagement efforts to address
kepentingan      untuk        menyelesaikan         persoalan     yang        issues arising during operational activities. Through
muncul selama kegiatan operasional. Dengan bergabung                          membership in these associations, the Bank is able to
di dalam asosiasi/perhimpunan ini, Bank bisa berbagi                          share and discuss industry issues and policies related
isu dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk                        to the banking sector, including their impacts and
dampak dan peluangnya bagi perbankan pada jangka                              opportunities for the banking industry in the short,
pendek, menengah maupun panjang.                                              medium, and long term.


Hingga akhir 2025, Bank tergabung dalam asosiasi/                             As of the end of 2025, the Bank is a member of the
perhimpunan sebagai berikut:                                                  following associations:



                 ICSA                                    AEI (Asosiasi Emiten Indonesia)                          LAPS SJK (Lembaga Alternatif
    (Indonesia Corporate Secretary                     Indonesian Public Listed Companies                       Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa
             Association)                                          Association                                             Keuangan)
                                                                                                              (Financial Services Sector Alternative
                                                                                                                  Dispute Resolution Institution)




          Anggota • Member                                      Anggota • Member                                          Anggota • Member



 PERBANAS (Perhimpunan Bank Nasional)                  FKDKP (Forum Komunikasi Direktur                          ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran
                                                            Kepatuhan Perbankan)                                             Indonesia)
      (National Bank Association)
                                                          Banking Compliance Director                               (Indonesian Payment System
                                                             Communication Forum                                            Association)




          Anggota • Member                                      Anggota • Member                                          Anggota • Member




                                               IASC                              Forum Komunikasi Direktur Operasional
                                   (Indonesia Anti-Scam Centre)                          Perbankan (FKDOP)
                                                                                           Banking Operations Directors
                                                                                              Communication Forum




                                           Anggota • Member                                    Anggota • Member




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      87
Page 89
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                     Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     PETA JARINGAN BISNIS DAN WILAYAH OPERASI
     BUSINESS NETWORK AND OPERATING AREA MAP




                                      2 Sumatra Utara
                                          North Sumatra

                                                                                                                                                   3 Kalimantan Timur
                                                                                                                                                        East Kalimantan



                                                          1 Riau
                                                                                                                                  1 Kalimantan Barat
                                                                            Kepulauan Riau                                            West Kalimantan
                                                                         1 Riau Islands




                                                                                                  1 Kepulauan Babel
                                                                                                    Babel Islands

        1 Jambi



        1 Sumatra Selatan
             South Sumatra


                                                                                                                                                  1 Kalimantan Selatan
                                                                                                                                                    South Kalimantan
        1 Lampung
                                                                                                       24 DKI Jakarta

                                                                                                                          2 Jawa Tengah
                                                                                                                              Central Java
                                                                                                                                                   2 Jawa Timur
                                                            2 Banten                                                                                    East Java


                                                                    10 Jawa Barat
                                                                          West Java




                                                                                                                                                              2 Bali




88        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 90
      Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                   Jumlah Kantor Berdasarkan Wilayah
                                                                                   Number of Offices by Area



                                                                                        62                 Kantor
                                                                                                           Office




                                                    1 Maluku Utara, Ternate
                                                      Ternate, North Maluku

                              1 Sulawesi Utara
                                  North Sulawesi




             1 Sulawesi Tenggara
                Southeast Sulawesi




                                                   2 Maluku Ambon



  1 Sulawesi Selatan
    South Sulawesi




1 NTT (Kupang)




                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      89
Page 91
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report               Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                       Jumlah Kantor Berdasarkan Wilayah
                                                                           Number of Offices by Area

                                               Kegiatan Cabang & Pelayanan Kas
                                                                                                                                ATM
                                               Branch Activities & Cash Services
                   Area
                                                        Kantor Fungsional                  Mobile                Kantor Fungsional      OFF         Jumlah
                                          KC     KCP                                                  KC   KCP
                                                        Functional Office                 Terminal               Functional Office    Premises       Total

       DKI Jakarta                        6       18               -                              -   8    22               -           26              56

       Jawa Barat
                                          4       6                -                              -   4     5               -            15             24
       West Java

       Banten                             -       2                -                              -   -     2               -            4               6

       Jawa Tengah
                                          2       -                -                              -   2     -               -            2               4
       Central Java

       Jawa Timur
                                          1       1                -                              -   1     1               -            1               3
       East Java

       Bali                               1       1                -                              -   1     1               -            6               8

       Sumatra Utara
                                          1       1                -                              -   2     2               -            4               8
       North Sumatra

       Sumatra Selatan
                                          1       -                -                              -   1     -               -            2               3
       South Sumatra

       Sumatra Barat
                                          -       -                -                              -   -     -               -            2               2
       West Sumatra

       Riau                               1       -                -                              -   2     -               -            -               2

       Kepulauan Riau
                                          1       -                -                              -   1     -               -            3               4
       Riau Islands

       Jambi                              1       -                -                              -   1     -               -            -               1

       Kepulauan Babel
                                          1       -                -                              -   1     -               -            -               1
       Babel Islands

       Lampung                            1       -                -                              -   1     -               -            1               2

       Kalimantan
       Timur                              2       -                1                              -   2     -               -            -               2
       East Kalimantan

       Kalimantan
       Barat                              1       -                -                              -   1     -               -            4               5
       West Kalimantan

       Kalimantan
       Selatan
                                          1       -                -                              -   1     -               -            -               1
       South
       Kalimantan




90        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 92
         Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                               Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                        Jumlah Kantor Berdasarkan Wilayah
                                                            Number of Offices by Area

                                Kegiatan Cabang & Pelayanan Kas
                                                                                                                       ATM
                                Branch Activities & Cash Services
      Area
                                            Kantor Fungsional      Mobile                             Kantor Fungsional                  OFF                Jumlah
                          KC       KCP                                              KC     KCP
                                            Functional Office     Terminal                            Functional Office                Premises              Total

Sulawesi Selatan
                           1         -             -                   -              1     -                    -                            1                  2
South Sulawesi

Sulawesi Utara
                           1         -             -                   -              1     -                    -                           -                    1
North Sulawesi

Sulawesi
Tenggara
                           1         -             -                   -             2      -                    -                            1                  3
Southeast
Sulawesi

Kupang (NTT)               1         -             -                   -              1     -                    -                           4                   5

Maluku Utara
                           1         -             -                   -              1     -                    -                           -                    1
North Maluku

Maluku Ambon               1          1            -                   -              1     1                    -                           7                   9

Jumlah
                          31        30              1                  -            36     34                    -                          83                   153
Total




                                                  Jumlah Kantor Berdasarkan Jenis Kantor
                                                     Number of Offices by Office Type

             Jenis Kantor
                                                   2025                  2024                   2023                        2022                         2021
             Office Type

Kantor Cabang
                                                        31                 32                    32                           32                           32
Branch Office

Kantor Cabang Pembantu
                                                        30                 33                    34                           35                           36
Sub-Branch Office

Kantor Fungsional
                                                        1                   -                    -                             -                            -
Functional Office

Mobile Terminal                                         -                   1                     1                            1                            1

ATM

On Premises                                             70                 73                    73                           74                           72

Off Premises                                            83                 83                    80                           57                           46

Jumlah ATM
                                                    153                    156                   153                          131                          118
Total ATM




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        91
Page 93
    Menjaga Stabilitas dan                                                                   Kilas Kinerja                                             Laporan Manajemen                                Profil Perusahaan
    Mendorong Pertumbuhan                                                                    Performance Highlights                                    Management Report                                Company Profile
    Sustaining Stability and Driving Growth




         STRUKTUR ORGANISASI
         ORGANIZATIONAL STRUCTURE




                                                                                                                 Board of Commissioners


                                                                                President                         Vice President             Vice President      Independent              Independent
                                                                              Commissioner                        Commissioner               Commissioner       Commissioner             Commissioner
                                                                              KIKI SYAHNAKRI                    SUGIANTO KUSUMA              TOMY WINATA        ELIZAWATIE S.            PESTA ULI S.




                      Directors
    IT                     Credit                 ALCO
 Committee               Committee              Committee

  Product              Human Capital            Credit Policy
                                                                                             President Director
 Committee              Committee               Committee
                                                                                                ANDY KASIH
              Risk Management Committeee


                                                                                       Vice President Director
                                                                                        CHRISTINA HARAPAN
                                        Secretariat + Human Capital




              DIR. BUSINESS                                                                  DIR. RETAIL & DIGITAL
                                                                                                   BANKING
       HANDOYO SOEDIRDJA                                                                             SELVY




                                              ASS DIR. CREDIT ANAYLST                                                                                                        CHIEF OPERATION
                                                                                        ASS DIR. RETAIL BANKING
                                                                                                                                                                                 OFFICER
                                                  ANDY DHARMA                                      ELVIN HALIM
                                                                                                                                                                               LINCE TOBING




 Financial        Treasury          Wholesale          Credit      Regional       Regional           Regional         Regional     Digital        Digital     Service        Product        Branch        Digital      Lending
Institution                         Banking           Analyst       Head 1         Head 2             Head 3           Head 4                   Service-OA    Delivery     Development     Operation    Operation &   Operation
                                                                                                                                                               Cyber          & Data                     Payment
                                                                                                                                                              Security     Management
  ANGGA           VACANT             VACANT          WILLIAM        NINA            LILY            SEPTINA             TOMY     MENACHEM      ANDRIANTO                                   PONTTIE P.    RIYAN         ALFIAN
WICAKSANA                                            SUSANTO      NOVRIANA       PANGESTU          PANGALILA          YONGELIS    TODING                      IMRANUL       VACANT          PERKASA     YEKTONO
                                                                     A.                                                            ALLO                         HADI




   92         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 94
                  Analisa & Pembahasan Manajemen                                            Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
                  Management Discussion & Analysis                                          Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                   Commissioners
                               AUDIT                  RISK MONITORING         REMUNERATION AND
                             COMMITTEE                   COMMITTEE          NOMINATION COMMITTEE

                          • PESTA ULI SITANGGANG      • ELIZAWATIE S.      • KIKI SYAHNAKRI
                          • SURYANI PURWITA           • SURYANI PURWITA    • TOMY WINATA
                          • ANAS LATIEF               • ANAS LATIEF        • MARLENE GUNAWAN




 HEAD OF BUREAU                      DIR. FINANCE & ASSET                             DIR. COMPLIANCE & RISK
                                           RECOVERY
 EMELIA SUSANTO                                                                       INDRASTOMO NUGROHO
                                             SUSANA




                                                                                                                       CORPORATE                     LEGAL                       INTERNAL
VICE HEAD OF BUREAU                                                                                                    SECRETARY                    BUREAU                         AUDIT
     VIVI HENNY                                                                                                      RUMI KRESHNA W.                GARY A.                 ADHYAKSA SITEPU




   SDM        General       Fincon         Asset           Asset          Asset         Risk
Personalia     Affair                    Consumer &      Corporate      Commercial   Management         Compliance
                                            Retail
                           VACANT
MARLENE        LIDYA                      PAULUS         FX. RONY       FX. TEGUH     ROCKY S.          EDRIWAN
GUNAWAN      SETIAWATI                    RONALD         LOMBOAN        SURYANTO      LAURENS           MEIDIKARA
                                         LESMANA




                                                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      93
Page 95
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     PROFIL DEWAN KOMISARIS
     PROFILE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

     Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan                                               Throughout 2025, there were no changes in the
     komposisi Dewan Komisaris. Pada RUPS Tahunan Tahun                                           composition of the Board of Commissioners. At the
     Buku 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juni                                          Annual General Meeting of Shareholders for the 2024
     2025, Pemegang Saham menyetujui untuk mengangkat                                             financial year held on June 26, 2025, the Shareholders
     kembali Elizawatie Simon selaku Komisaris Independen,                                        approved the reappointment of Elizawatie Simon as
     sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan                                         Independent Commissioner, as stipulated in the Deed
     Rapat No. 17 tanggal 16 Juni 2025.                                                           of Statement of Meeting Resolutions No. 17 dated June
                                                                                                  16, 2025


     Profil dari masing-masing anggota Dewan Komisaris Bank                                       The profiles of each member of the Bank’s Board of
     untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember                                         Commissioners for the period ending December 31,
     2025 adalah sebagai berikut:                                                                 2025, are as follows:




             KIKI SYAHNAKRI
             Komisaris Utama/Komisaris Independen
             President Commissioner/Independent Commissioner




     Warga Negara Indonesia, berusia 78 tahun per Desember                                        An Indonesian citizen, aged 78 as of December 2025, and
     2025 dan berdomisili di Jakarta. Beliau pertama kali menjabat                                domiciled in Jakarta. He was first appointed as President
     sebagai Komisaris Utama Bank berdasarkan Akta Pernyataan                                     Commissioner of the Bank based on the Deed of Statement
     Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juni 2005 dan terakhir kali                                of Meeting Resolutions No. 26 dated June 12, 2005, and was
     diangkat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16                                  most recently reappointed based on the Deed of Statement of
     tanggal 17 Juli 2023. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan                            Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023. He has passed
     dan kepatutan oleh Bank Indonesia berdasarkan Surat Bank                                     the fit and proper test conducted by Bank Indonesia, as stated
     Indonesia No. 15/29/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 12 Februari 2013.                               in Bank Indonesia Letter No. 15/29/GBI/DPIP/Confidential dated
                                                                                                  February 12, 2013.

     Beliau lulus dari Akademi Militer Nasional pada tahun 1971                                   He graduated from the National Military Academy in 1971 and
     dan berkarir di kemiliteran. Sepanjang karirnya, beliau telah                                pursued a career in the military. Throughout his career, he held
     menduduki berbagai jabatan penting, antara lain Asisten                                      various strategic positions, including Assistant for Operations to
     Operasi KASAD (1998-1999), Panglima Darurat Militer Timor                                    the Army Chief of Staff (1998–1999), Commander of the Martial
     Timur (September-November 1999), Panglima Daerah Militer IX                                  Law Authority in East Timor (September–November 1999),
     Udayana (November 1999-November 2000), dan Wakil Kepala                                      Commander of the IX/Udayana Regional Military Command
     Staf TNI Angkatan Darat (November 2000-Mei 2002).                                            (November 1999–November 2000), and Deputy Chief of Staff
                                                                                                  of the Indonesian Army (November 2000–May 2002).

     Saat ini, beliau juga tercatat sebagai Ketua Komite Remunerasi                               He currently also serves as Chairman of the Bank’s Remuneration
     dan Nominasi Bank, beliau tidak memiliki rangkap jabatan                                     and Nomination Committee. He does not hold concurrent
     di emiten dan perusahaan publik lain. Beliau tidak memiliki                                  positions in other listed companies or public companies. He
     hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan                                has no affiliation with members of the Board of Commissioners,
     pemegang saham pengendali Bank.                                                              the Board of Directors, or the Bank’s controlling shareholders.

     Pada tahun 2025, beliau telah mengikuti Refreshment Sertifikasi                              In 2025, he attended the Risk Management Certification
     Manajemen Risiko Jenjang 7.                                                                  Level 7.




94        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 96
         Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




    TOMY WINATA
    Wakil Komisaris Utama
    Vice President Commissioner




Warga Negara Indonesia, berusia 67 tahun per Desember 2025             An Indonesian citizen, aged 67 as of December 2025, and
dan berdomisili di Jakarta. Beliau pertama kali menjabat sebagai       domiciled in Jakarta. He was first appointed as Vice President
Wakil Komisaris Utama Bank berdasarkan Akta Pernyataan                 Commissioner of the Bank based on the Deed of Statement
Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juni 2005 dan terakhir kali          of Meeting Resolutions No. 26 dated June 12, 2005, and was
diangkat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16            most recently reappointed based on the Deed of Statement of
tanggal 17 Juli 2023. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan      Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023. He has passed
dan kepatutan oleh Bank Indonesia berdasarkan Surat Bank               the fit and proper test conducted by Bank Indonesia, as stated
Indonesia No. 7/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 15 Juni 2005.              in Bank Indonesia Letter No. 7/19/GBI/DPIP/Confidential dated
                                                                       June 15, 2005.

Beliau dikenal sebagai pengusaha yang telah mengembangkan              He is known as an entrepreneur who has developed businesses
usaha di berbagai bidang di Indonesia. Saat ini, beliau juga           in various sectors in Indonesia. He currently also serves
tercatat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                as a member of the Bank’s Remuneration and Nomination
Bank.                                                                  Committee.




    SUGIANTO KUSUMA
    Wakil Komisaris Utama
    Vice President Commissioner




Warga Negara Indonesia, berusia 74 tahun per Desember 2025             An Indonesian citizen, aged 74 as of December 2025, and
dan berdomisili di Jakarta. Beliau pertama kali menjabat sebagai       domiciled in Jakarta. He was first appointed as Vice President
Wakil Komisaris Utama Bank berdasarkan Akta Pernyataan                 Commissioner of the Bank based on the Deed of Statement
Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juni 2005 dan terakhir kali          of Meeting Resolutions No. 26 dated June 12, 2005, and was
diangkat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16            most recently reappointed based on the Deed of Statement of
tanggal 17 Juli 2023. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan      Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023. He has passed
dan kepatutan oleh Bank Indonesia berdasarkan Surat Bank               the fit and proper test conducted by Bank Indonesia, as stated
Indonesia No. 7/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 15 Juni 2005.              in Bank Indonesia Letter No. 7/19/GBI/DPIP/Confidential dated
                                                                       June 15, 2005.

Beliau merupakan pengusaha yang telah mengembangkan                    He is an entrepreneur who has developed businesses in various
usaha di berbagai bidang di Indonesia.                                 sectors in Indonesia.




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      95
Page 97
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




             ELIZAWATIE SIMON
             Komisaris Independen
             Independent Commissioner




     Warga Negara Indonesia, berusia 64 tahun per Desember 2025                                   An Indonesian citizen, aged 64 as of December 2025, and
     dan berdomisili di Jakarta. Beliau menjabat sebagai Komisaris                                domiciled in Jakarta. She was appointed as an Independent
     Independen Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                                        Commissioner of the Bank based on the Deed of Statement of
     Rapat No. 253 tanggal 25 Juli 2022 dan terakhir kali diangkat                                Meeting Resolutions No. 253 dated July 25, 2022, and was most
     berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal                                   recently appointed based on the Deed of Statement of Meeting
     26 Juni 2025. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan dan                                Resolutions No. 17 dated 26 June 2025. She has passed the fit
     kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan sesuai surat Otoritas                                  and proper test conducted by the Financial Services Authority
     Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-59/D.03/2022 tanggal 20 April                                    (Otoritas Jasa Keuangan/OJK), as stated in OJK Letter No. KEP-
     2022.                                                                                        59/D.03/2022 dated April 20, 2022.

     Beliau meraih gelar Sarjana Hukum bidang Hukum Perdata dari                                  She earned a Bachelor of Laws degree in Civil Law from Trisakti
     Universitas Trisakti (1985). Sebelumnya, beliau berkarir sebagai                             University in 1985. Previously, she served as Head of the Legal
     Kepala Biro Hukum Bank Danamon (1982-1990), Kepala Biro                                      Bureau at Bank Danamon (1982–1990) and Head of the Legal
     Hukum PT Danayasa Arthatama (1990-1999). Beliau berkarir                                     Bureau at PT Danayasa Arthatama (1990–1999). Her career
     di Bank sebagai Kepala Biro Hukum (1999-2013), Komisaris                                     at the Bank includes positions as Head of the Legal Bureau
     Independen (Juni 2013), Direktur (November 2013), Komisaris                                  (1999–2013), Independent Commissioner (June 2013), Director
     (2018), Komisaris PT Jakarta International Hotels & Development                              (November 2013), Commissioner (2018), Commissioner of PT
     Tbk (2018), Komisaris Independen PT Jakarta International                                    Jakarta International Hotels & Development Tbk (2018), and
     Hotels & Development Tbk (2020-2021).                                                        Independent Commissioner of PT Jakarta International Hotels
                                                                                                  & Development Tbk (2020–2021).

     Saat ini, beliau juga tercatat sebagai Ketua Komite Pemantau                                 Currently, she also serves as Chairperson of the Bank’s Risk
     Risiko Bank, beliau tidak memiliki rangkap jabatan di emiten                                 Monitoring Committee. She does not hold concurrent positions
     dan perusahaan publik lain dan tidak memiliki hubungan afiliasi                              in other listed companies or public companies and has no
     dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pemegang saham                                   affiliation with members of the Board of Commissioners, the
     pengendali Bank.                                                                             Board of Directors, or the Bank’s controlling shareholders.

     Pada tahun 2025, beliau mengikuti Refreshment Sertifikasi                                    In 2025, she attended Refreshment of Risk Management
     Manajemen Risiko Jenjang 7.                                                                  Certification Level 7.




96        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 98
         Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




    PESTA ULI SITANGGANG
    Komisaris Independen
    Independent Commissioner




Warga Negara Indonesia, berusia 62 tahun per Desember 2025            An Indonesian citizen, aged 62 as of December 2025,
dan berdomisili di Jakarta. Beliau menjabat sebagai Komisaris         and domiciled in Jakarta. She serves as an Independent
Independen Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                 Commissioner of the Bank based on the Deed of Statement of
Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023 dan telah lulus Fit & Proper        Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023, and has passed
Test sesuai surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEPR-              the Fit and Proper Test as stated in the Financial Services
141/D.03/2023 tanggal 8 November 2023.                                Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) Letter No. KEPR-
                                                                      141/D.03/2023 dated November 8, 2023.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi                 She earned a Bachelor’s degree in Economics, majoring in
dari Universitas Sumatra Utara (USU) pada tahun 1988.                 Accounting, from Universitas Sumatra Utara (USU) in 1988.
Sebelumnya, beliau berkarir di KAP Prasetio Utomo & Co -              Previously, she worked at Public Accounting Firm Prasetio Utomo
Arthur Andersen (1989-1999) dengan posisi terakhir sebagai            & Co – Arthur Andersen (1989–1999), with her last position as
SC Manager, kemudian General Manager Internal Audit dan               SC Manager, and subsequently served as General Manager
Financial Controller di PT Pioneerindo Gourmet International          of Internal Audit and Financial Controller at PT Pionerindo
Tbk (2000-2006), Senior Manager Finance & Accounting di               Gourmet Internasional Tbk (2000–2006), Senior Manager
PT Repex Persada Internasional (Fedex) (2006-2008), Direktur          Finance and Accounting at PT Repex Persada Internasional
dan Corporate Secretary di PT Sentul City Tbk (2008-2013),            (FedEx) (2006–2008), Director and Corporate Secretary at PT
Senior Manager Keuangan di PT Jakarta International Hotels            Sentul City Tbk (2008–2013), Senior Manager of Finance at PT
& Development Tbk (2013-2017), Corporate Secretary dan                Jakarta International Hotels & Development Tbk (2013–2017),
Direktur PT Danayasa Arthatama Tbk (2017-2021), Advisor               Corporate Secretary and Director at PT Danayasa Arthatama
PT Pangea Sinergi Solusindo (2022-2023).                              Tbk (2017–2021), and Advisor at PT Pangea Sinergi Solusindo
                                                                      (2022–2023).

Saat ini beliau juga tercatat sebagai Ketua Komite Audit Bank,        Currently, she also serves as Chairperson of the Bank’s Audit
beliau tidak memiliki rangkap jabatan di emiten dan perusahaan        Committee. She does not hold concurrent positions in other
publik lain dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota       listed companies or public companies and has no affiliation
Dewan Komisaris, Direksi dan pemegang saham pengendali                with members of the Board of Commissioners, the Board of
Bank.                                                                 Directors, or the Bank’s controlling shareholders.

Pada tahun 2025, beliau mengikuti Refreshment Sertifikasi             In 2025, she attended Refreshment of Risk Management
Manajemen Risiko Jenjang 6.                                           Certification Level 6.




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      97
Page 99
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     PROFIL DIREKSI
     PROFILE OF THE BOARD OF DIRECTORS

     Pada 2025, komposisi Direksi Bank mengalami perubahan                                        In 2025, the composition of the Bank’s Board of Directors
     sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang                                                  changed pursuant to the resolutions of the Annual
     Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tangal                                               General Meeting of Shareholders held on June 26,
     26           Juni           2025,    pemegang          saham             menyetujui          2025. The Shareholders approved the dismissal of Indra
     memberhentikan Sdr. Indra Sintung Budianto selaku                                            Sintung Budianto as Director and the appointment of
     Direktur serta mengangkat Sdri. Susana dan Sdri. Selvy                                       Susana and Selvy as members of the Board of Directors,
     sebagai Direksi, sebagaimana tertuang dalam Akta                                             as stipulated in the Deed of Statement of Meeting
     Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni                                            Resolutions No. 17 dated June 26, 2025. Accordingly, the
     2025, sehingga komposisi Direksi Bank menjadi sebagai                                        composition of the Bank’s Board of Directors became
     berikut:                                                                                     as follows:




             ANDY KASIH
             Direktur Utama
             President Director




     Warga Negara Indonesia, berusia 70 tahun per Desember 2025                                   An Indonesian citizen, aged 70 as of December 2025, and
     dan berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat pertama kali sebagai                             domiciled in Jakarta. He was first appointed as President
     Direktur Utama Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                                    Director of the Bank based on the Deed of Statement of
     Rapat No. 95 tanggal 30 Juni 2008 dan terakhir kali diangkat                                 Meeting Resolutions No. 95 dated June 30, 2008, and was
     berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal                                   most recently reappointed based on the Deed of Statement of
     17 Juli 2023. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan                                    Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023. He has passed
     dan kepatutan oleh Bank Indonesia berdasarkan Surat Bank                                     the fit and proper test conducted by Bank Indonesia, as stated
     Indonesia No. 10/184/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 9 Desember                                     in Bank Indonesia Letter No. 10/184/GBI/DPIP/Confidential
     2008.                                                                                        dated December 9, 2008.

     Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik                                 He earned a Bachelor’s degree in Economics from Widya
     Widya Mandala pada tahun 1984. Sebelumnya, beliau berkarir                                   Mandala Catholic University in 1984. Previously, he served
     sebagai Kepala Akuntan PT Charoen Pokphand Indonesia                                         as Head of Accounting at PT Charoen Pokphand Indonesia
     Animal Feedmill (1979-1981), Kepala Akuntan dan Keuangan                                     Animal Feedmill (1979–1981), Head of Accounting and Finance
     PT Impex Megah Surabaya (1981-1983), Executive Trainee                                       at PT Impex Megah Surabaya (1981–1983), Executive Trainee at
     Citibank (1982), Wakil Presiden Citibank (1994), Direktur Operasi                            Citibank (1982), Vice President at Citibank (1994), Director of
     Bank Subentra (1994), Direktur Operasi Bank (1996), Direktur IT                              Operations at Bank Subentra (1994), Director of Operations at
     dan Fincon Bank (1999-2001), Direktur IT dan Kepatuhan Bank                                  the Bank (1996), Director of IT and Finance & Control at the
     (2001-2005), serta Direktur IT, Direktur Kepatuhan, dan Risk                                 Bank (1999–2001), Director of IT and Compliance at the Bank
     Management Bank (2005-2008).                                                                 (2001–2005), and Director of IT, Director of Compliance, and
                                                                                                  Director of Risk Management at the Bank (2005–2008).

     Beliau tidak merangkap jabatan di perusahaan lain dan tidak                                  He does not hold concurrent positions in other companies and
     memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi dan                               has no affiliation with members of the Board of Commissioners,
     Pemegang Saham Pengendali.                                                                   the Board of Directors, or the Controlling Shareholders.

     Pada tahun 2025, beliau telah mengikuti Refreshment Sertifikasi                              In 2025, he attended Refreshment of Risk Management
     Manajemen Risiko Jenjang 7.                                                                  Certification Level 7.




98        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 100
         Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




    CHRISTINA HARAPAN
    Wakil Direktur Utama
    Vice President Director




Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun per Desember 2025             An Indonesian citizen, aged 47 as of December 2025, and
dan berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat pertama kali sebagai       domiciled in Jakarta. She was first appointed as Vice President
Wakil Direktur Utama Bank berdasarkan Akta Pernyataan                  Director of the Bank based on the Deed of Statement of
Keputusan Rapat No. 9 tanggal 17 Juli 2018 dan terakhir kali           Meeting Resolutions No. 9 dated July 17, 2018, and was most
diangkat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05            recently reappointed based on the Deed of Statement of
tanggal 17 Juli 2024. Beliau telah dinyatakan lulus uji kemampuan      Meeting Resolutions No. 05 dated July 17, 2024. She has passed
dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat            the fit and proper test conducted by the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-8/PB.12/2019 tanggal 9 Januari           Authority (OJK), as stated in OJK Letter No. SR-8/PB.12/2019
2019.                                                                  dated January 9, 2019.

Beliau meraih gelar Sarjana Bisnis dari Universitas San Diego          She earned a Bachelor’s degree in Business from the University
pada tahun 1999 dan Master bidang Bisnis Administrasi dari San         of San Diego in 1999 and a Master of Business Administration
Diego State University pada tahun 2000. Perjalanan karir beliau        from San Diego State University in 2000. Her career journey
dimulai di Bank Artha Graha Internasional sebagai Pemimpin Tim         began at Bank Artha Graha Internasional as Business
Pengawasan Bisnis di Internal Audit (2008-2012). Selanjutnya,          Oversight Team Leader in Internal Audit (2008–2012). She was
beliau dipromosikan menjadi Kepala Divisi Pengendalian Internal        subsequently promoted to Head of the Internal Control Division
(2012-2014) yang bertugas dalam mengelola risiko kredit dan            (2012–2014), responsible for managing credit and operational
operasional, Kepala Biro Direksi (2014-2016), dan Komisaris            risks, Head of the Board of Directors’ Bureau (2014–2016),
Independen PT Bank ICBC Indonesia (Februari 2016-Mei 2018).            and Independent Commissioner of PT Bank ICBC Indonesia
                                                                       (February 2016–May 2018).

Pada tahun 2025, beliau mengikuti Refreshment Manajemen                In 2025, She attended the Level 7 Risk Management
Risiko Jenjang 7 dan Refreshment Sertifikasi Treasury Dealer           Refreshment Program and the Level 7 Treasury Dealer
Jenjang 7.                                                             Certification Refreshment Program.




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      99
Page 101
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




              INDRASTOMO NUGROHO
              Direktur Kepatuhan/Direktur Independen
              Compliance Director/Independent Director




      Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun per Desember 2025,                                  An Indonesian citizen, aged 51 as of December 2025, and
      berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat pertama kali sebagai                                 domiciled in Jakarta. He was first appointed as a Director of the
      Direktur Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat                                    Bank based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions
      No. 9 tanggal 17 Juli 2018 dan terakhir kali diangkat berdasarkan                            No. 9 dated July 17, 2018, and was most recently reappointed
      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023                                  based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions No.
      dan telah lulus Fit & Proper Test sesuai surat Otoritas Jasa                                 16 dated July 17, 2023. He has passed the Fit and Proper Test
      Keuangan (OJK) No. KEPR-142/D.03/2023 tanggal 8 November                                     as stated in the Financial Services Authority (OJK) Letter No.
      2023.                                                                                        KEPR-142/D.03/2023 dated November 8, 2023.

      Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti                                He earned a Bachelor’s degree in Economics from Trisakti
      pada tahun 1996. Beliau memulai karirnya di dunia perbankan                                  University in 1996. He began his career in the banking industry
      sebagai Senior Manager Product Bank Niaga (1996-2005),                                       as Senior Manager of Product at Bank Niaga (1996–2005), Head
      Head of Liabilities Product Bank Danamon (2005-2008),                                        of Liabilities Product at Bank Danamon (2005–2008), Head
      Head of Centralize Processing BTPN (2008-2009), Head                                         of Centralized Processing at BTPN (2008–2009), and Head
      of Consumer Lending Product Development Bank Negara                                          of Consumer Lending Product Development at Bank Negara
      Indonesia (2009-2013). Beliau menjabat di Bank sebagai Deputi                                Indonesia (2009–2013). At the Bank, he has served as Deputy
      Direktur Pengembangan Produk dan Bisnis (2013), Deputi                                       Director of Product and Business Development (2013), Deputy
      Direktur Commercial Banking (2018), Direktur Konsumer (2018)                                 Director of Commercial Banking (2018), Director of Consumer
      dan Direktur Digital & Ritel Banking (2020).                                                 Banking (2018), and Director of Digital & Retail Banking (2020).

      Beliau tidak sedang merangkap jabatan di perusahaan lain                                     He does not hold concurrent positions in other companies and
      dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris,                                 has no affiliation with members of the Board of Commissioners,
      Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.                                                       the Board of Directors, or the Controlling Shareholders.

      Pada tahun 2025, beliau telah mengikuti Refreshment Sertifikasi                              In 2025, he attended Refreshment of Risk Management
      Manajemen Risiko Jenjang 7.                                                                  Certification Level 7.




100        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 102
         Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




    HANDOYO SOEDIRDJA
    Direktur
    Director




Warga Negara Indonesia, berusia 61 tahun per Desember 2025,            An Indonesian citizen, aged 61 as of December 2025, and
berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat pertama kali sebagai           domiciled in Jakarta. He was first appointed as a Director of the
Direktur Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat              Bank based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions
No. 18 tanggal 7 Desember 2012 dan terakhir kali diangkat              No. 18 dated December 7, 2012, and was most recently
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal             reappointed based on the Deed of Statement of Meeting
17 Juli 2023 dan telah telah lulus Fit & Proper Test sesuai surat      Resolutions No. 16 dated July 17, 2023. He has passed the Fit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEPR-143/D.03/2023 tanggal            and Proper Test as stated in the Financial Services Authority
8 November 2023.                                                       (OJK) Letter No. KEPR-143/D.03/2023 dated November 8, 2023.

Beliau meraih gelar Bachelor of Science dari Macquarie                 He earned a Bachelor of Science degree from Macquarie
University, Sydney, Australia (1989) dan Master of Business            University, Sydney, Australia, in 1989 and a Master of Business
Administration dibidang Finance and Marketing dari Bond                Administration in Finance and Marketing from Bond University,
University Queensland, Australia (1996). Sebelumnya, beliau            Queensland, Australia, in 1996. Previously, he served as Financial
berkarir sebagai Financial Advisor/Analyst di Deutsche Bank            Advisor/Analyst at Deutsche Bank Australia (1995–1997),
Australia (1995-1997), Senior Financial Advisor/Business               Senior Financial Advisor/Business Analyst at Credit Suisse First
Analyst di Credit Suisse First Boston/Challenger Australia (1997-      Boston/Challenger Australia (1997–2002), Finance Director of
2002), Direktur Keuangan Mosaic Oil NL (Listed Company di              Mosaic Oil NL (an Australian listed company), Chief Executive
Australia), CEO Avexa Investment Ltd., dan Deputi Komisaris            Officer of Avexa Investment Ltd., and Deputy Commissioner
Avexa Investment (Listed Company di Australia), Fund Manager           of Avexa Investment (an Australian listed company), Fund
di Bell Potter Securities Limited Australia (2002-2004), Senior        Manager at Bell Potter Securities Limited Australia (2002–
Corporate Financial Advisor di ABN Amro Morgans Limited                2004), Senior Corporate Financial Advisor at ABN Amro
Australia (2004-2009), Private Equity Senior Financial Advisor         Morgans Limited Australia (2004–2009), Private Equity Senior
di UBS/Bell Potter Security Limited Australia (2009-2012), Chief       Financial Advisor at UBS/Bell Potter Securities Limited Australia
Executive Officer di PT Kelas Kita Edukasi Indonesia (2020-            (2009–2012), Chief Executive Officer of PT Kelas Kita Edukasi
2023), Chief Executive Officer di PT Project One Solution              Indonesia (2020–2023), and Chief Executive Officer of PT
(2022-2023). Beliau menjabat di Bank sebagai Kepala Biro               Project One Solution (2022–2023). At the Bank, he has served
Direksi (September 2012–Desember 2012), Direktur Kepatuhan             as Head of the Board of Directors’ Bureau (September 2012–
(2013-2014), Direktur Kredit Korporasi, Capital Market &               December 2012), Director of Compliance (2013–2014), Director
Treasury (2014-2016), Direktur Kredit & Treasury (2017-2018).          of Corporate Credit, Capital Market & Treasury (2014–2016),
                                                                       and Director of Credit & Treasury (2017–2018).

Beliau tidak sedang merangkap jabatan di perusahaan lain               He does not hold concurrent positions in other companies and
dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris,           has no affiliation with members of the Board of Commissioners,
Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.                                 the Board of Directors, or the Controlling Shareholders.

Pada tahun 2025, beliau mengikuti Refreshment Sertifikasi              In 2025, he attended Refreshment of Risk Management
Manajemen Risiko Jenjang 7.                                            Certification Level 7.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      101
Page 103
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




              SUSANA
              Direktur
              Director




      Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun per Desember 2025                                   Indonesian citizen, aged 53 as of December 2025, and domiciled
      dan berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat pertama kali sebagai                             in Jakarta. She was first appointed as Director of the Bank
      Direktur Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.                                based on Deed of Meeting Resolution No. 177 dated August 23,
      177 tanggal 23 Agustus 2021 dan terakhir kali diangkat berdasarkan                           2021, and most recently reappointed based on Deed of Meeting
      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni 2025 dan                              Resolution No. 17 dated June 26, 2025. She has also passed the
      telah lulus Fit & Proper Test sesuai Surat Otoritas Jasa Keuangan                            Fit & Proper Test as stated in the Financial Services Authority
      (OJK) No. KEPR-2/D.03/2026 tanggal 8 Januari 2026.                                           (OJK) Letter No. KEPR-2/D.03/2026 dated January 8, 2026.

      Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dan Pendidikan Profesi                                 She holds a Bachelor’s degree in Accounting and a Professional
      Akuntansi (PPAK) dari Universitas Trisakti. Beliau berkarir di PT                            Accounting Education (PPAK) from Universitas Trisakti. She began
      Buanagraha Arthaprima dengan jabatan terakhir sebagai Finance                                her career at PT Buanagraha Arthaprima, with her last position
      and Accounting Manager (2016), Direktur PT Bukit Lentera Sejahtera                           as Finance and Accounting Manager (2016), and also served as
      (2011-2016). Beliau menjabat di Bank sebagai Kepala SKAI PT Bank                             Director of PT Bukit Lentera Sejahtera (2011–2016). Within the Bank,
      Artha Graha Internasional Tbk (2017-2020), Associate Director                                she has held various positions, including Head of SKAI PT Bank Artha
      Financial Control & Budgeting merangkap Sekretaris Perusahaan                                Graha Internasional Tbk (2017–2020), Associate Director Financial
      (2020-2021), Direktur Fincon, Admin Kredit & Legal (2022) dan                                Control & Budgeting concurrently serving as Corporate Secretary
      Chief Financial Officer (CFO) (2022-2025).                                                   (2020–2021), Director Fincon, Credit Administration & Legal (2022),
                                                                                                   and Chief Financial Officer (CFO) (2022–2025).

      Beliau tidak sedang merangkap jabatan di perusahaan lain dan tidak                           She does not hold any concurrent positions in other companies and
      memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi dan                               has no affiliated relationships with the Board of Commissioners, the
      Pemegang Saham Pengendali.                                                                   Board of Directors, or the Controlling Shareholders.

      Pada tahun 2025, beliau mengikuti Refreshment Sertifikasi Manajemen                          In 2025, she completed the Level 7 Risk Management Certification
      Risiko Jenjang 7.                                                                            Refreshment program.




              SELVY
              Direktur
              Director




      Warga Negara Indonesia, berusia 57 tahun per Desember 2025,                                  An Indonesian citizen, 57 years old as of December 2025,
      berdomisili di Jakarta. Beliau diangkat sebagai Direktur Bank                                domiciled in Jakarta. She was appointed as Director of the Bank
      berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal                                   pursuant to Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 17
      26 Juni 2025 dan telah lulus Fit & Proper Test sesuai surat                                  dated June 26, 2025, and has passed the Fit and Proper Test in
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEPR-1/D.03/2026 tanggal 8                                  accordance with Financial Services Authority (OJK) Decree No.
      Januari 2026.                                                                                KEPR-1/D.03/2026 dated January 8, 2026.

      Beliau meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga.                                She holds a Bachelor of Laws degree from Airlangga University.
      Sebelumnya, beliau berkarir sebagai Pemimpin Cabang (2006                                    Previously, she served as Branch Manager (2006–2014),
      –2014), Koordinator Wilayah (2014–2016), Branch Director                                     Regional Coordinator (2014–2016), Branch Director (2016–
      (2016–2023), Regional Head 3 (2023–2025).                                                    2023), and Regional Head 3 (2023–2025).

      Beliau tidak sedang merangkap jabatan di perusahaan lain                                     She does not hold any concurrent positions in other companies and
      dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris,                                 has no affiliated relationships with the Board of Commissioners, the
      Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.                                                       Board of Directors, or the Controlling Shareholders.

      Pada tahun 2025, beliau telah mengikuti Refreshment Sertifikasi                              In 2025, she completed the Level 5 Risk Management
      Manajemen Risiko jenjang 5 dan lulus Sertifikasi Manajemen                                   Certification Refreshment program and passed the Level 7
      Risiko Jenjang 7.                                                                            Risk Management Certification.



102        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 104
         Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                  Corporate Social Responsibility and Safeguarding




PEJABAT EKSEKUTIF
EXECUTIVE OFFICERS

                      Nama                                     Unit Kerja                                       Jabatan
                      Name                                     Work Unit                                        Position

Emelia Susanto                              Human Capital                                Head of Bureau

Vivi Henny                                  Human Capital                                Vice Head of Bureau

Lince Maria Tobing                          Operations & IT                              Chief Operating Officer

Andy Dharma                                 Credit Analyst                               Associate Director Credit Analyst

Elvin Halim                                 Retail Banking                               Associate Director Retail Banking

Gery Ferdinand Ataupah                      Legal Bureau                                 Deputy Director

Adhyaksa Sitepu                             Internal Audit                               Deputy Director

Rumi Kreshna Wibowo                         Corporate Secretary                          Deputy Director

Rocky S. Laurens                            Risk Management                              Deputy Director

Marlene Gunawan                             Human Capital                                Deputy Director

Edriwan Meidikara                           Compliance                                   Deputy Director

Lydia Setiawati                             General Affairs                              Deputy Director

Ponttie Prasnanugraha Perkasa               Branch Operations                            Deputy Director

Riyan Yektono                               Digital Operation & Payment                  Deputy Director

Alfian                                      Lending Operation                            Deputy Director

Imranul Hadi                                IT Service                                   Deputy Director

Nina Novriana Andriani                      Retail Banking                               Regional Head 1

Lily Pangestu                               Retail Banking                               Regional Head 2

Septina Pangalila                           Retail Banking                               Regional Head 3

Tomy Yongelis                               Retail Banking                               Regional Head 4

FX Teguh Suryanto                           Asset Commercial                             Deputy Director

FX Rony Lomboan                             Asset Corporate                              Deputy Director

Paulus Ronald Lesmana                       Asset Consumer & Retail                      Deputy Director

Andrianto                                   IT Digital Service & Office Automation       Deputy Director

Angga Wicaksana                             Financial Institution                        Deputy Director

Menachem Toding Allo                        Digital Banking                              Deputy Director

William Susanto Widjaya                     Credit Analyst                               Deputy Director




                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      103
Page 105
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                             Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                    Management Report                   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      DEMOGRAFI KARYAWAN
      EMPLOYEE DEMOGRAPHICS

      Secara keseluruhan, hingga 31 Desember 2025, jumlah                                                    Overall, as of December 31, 2025, the total number of
      karyawan Bank Artha Graha Internasional tercatat                                                       employees of Bank Artha Graha Internasional was recorded at
      sebanyak 1.037 karyawan. Jumlah tersebut menurun                                                       1,037 employees. This number decreased by 18.92% compared
      18,92% dibandingkan dengan tahun 2024 sebanyak 1.279                                                   to 2024, when the Bank had 1,279 employees.
      karyawan.


                                                   Jumlah Karyawan Bank Artha Graha Internasional
                                                 Number of Employees at Bank Artha Graha Internasional




                                                                                                                  1.463
                                                                                      1.037



                                                                                                     1.279




                                                                                   2025             2024         2023




                                                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
                                                               Employee Composition Based on Gender

                                                                          2025                                               2024                                2023
                         Jenis Kelamin
                            Gender                         Jumlah                                              Jumlah                                   Jumlah
                                                                                          %                                              %                                  %
                                                            Total                                               Total                                    Total

        Pria
                                                                    535                       51,59                        635               49,65           738                50,44
        Male

        Wanita
                                                                    502                       48,41                        644               50,35           725                49,56
        Female

        Jumlah
                                                                  1.037                            100                    1.279               100           1.463                 100
        Total



                                                        Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
                                                         Employee Composition Based on Employment Status

                                                                          2025                                               2024                                2023
                  Status Kepegawaian
                  Employment Status
                                                           Jumlah                                              Jumlah                                   Jumlah
                                                                                          %                                              %                                  %
                                                            Total                                               Total                                    Total

        Karyawan Tetap
                                                                     814                      21,50                        938               73,34           1.121              76,62
        Permanent employees

        Karyawan Kontrak
                                                                    223                       78,50                        341               26,66           342                23,38
        Contract employees

        Jumlah
                                                                  1.037                            100                    1.279               100           1.463                 100
        Total




104        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 106
          Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                               Komposisi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
                                                Employee Composition Based on Age Range

                                                        2025                                 2024                                         2023
          Rentang Usia
           Age Range                          Jumlah                             Jumlah                                    Jumlah
                                                               %                                         %                                               %
                                               Total                              Total                                     Total

18-24 Tahun
                                                    120             11,57                  173               13,53                    208                     14,22
18-24 years old

25-45 Tahun
                                                    632            60,95                  806                63,02                    876                    59,88
25-45 years old

46-50 Tahun
                                                       115          11,09                   141               11,02                    180                    12,30
46-50 years old

>50 Tahun
                                                     170           16,39                   159               12,43                     199                   13,60
>50 years old

Jumlah
                                                   1.037            100                  1.279                100                   1.463                       100
Total



                                             Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
                                               Employee Composition Based on Education Level

                                                        2025                                2024                                         2023
     Jenjang Pendidikan
       Education Level                        Jumlah                             Jumlah                                   Jumlah
                                                               %                                        %                                                %
                                               Total                              Total                                    Total

S3
                                                         1          0,10                      1              0,08                         1                    0,07
Doctor’s degree

S2
                                                       45           4,34                   48                3,75                      45                      3,08
Master’s degree

S1
                                                     817           78,78                  1.011             79,05                   1.109                    75,80
Bachelor’s degree

D3
                                                       118          11,38                  161               12,59                     191                   13,06
Diploma

SMA atau Sederajat
Senior High School or                                  51           4,92                   52                4,07                      98                      6,70
Equivalent

< SMA
                                                        5          0,48                      6               0,47                       19                      1,30
< Senior High School

Jumlah
                                                   1.037            100                  1.279                100                 1.463                         100
Total




                                              Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi
                                             Employee Composition Based on Organizational Level

                                                        2025                                 2024                                         2023
     Level Organisasi
    Organizational Level                      Jumlah                             Jumlah                                    Jumlah
                                                               %                                         %                                               %
                                               Total                              Total                                     Total

Senior Vice President                                    1          0,10                      1              0,08                         3                     0,21

Vice President                                         10           0,96                     13               1,02                        8                    0,55

Assistant Vice President                               23           2,22                     21               1,64                       21                     1,44




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         105
Page 107
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                      Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                             Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                         Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi
                                                        Employee Composition Based on Organizational Level

                                                                          2025                                       2024                                  2023
                   Level Organisasi
                  Organizational Level                     Jumlah                                           Jumlah                                Jumlah
                                                                                         %                                        %                                   %
                                                            Total                                            Total                                 Total

        Senior Manager                                                    18                       1,74              14                1,09                 8              0,55

        Manager                                                       25                           2,41              24                1,88                26                1,78

        Senior Assistant Manager                                      58                           5,59              72               5,63                 82              5,60

        Assistant Manager                                             75                           7,23              85               6,65                 84               5,74

        Junior Assistant Manager                                     110                       10,61              129                 10,09             138                9,43

        First Officer                                               389                        37,51              478                 37,37             512              35,00

        Staff                                                        321                     30,95                432                 33,78            527                36,02

        Non Staff                                                         7                    0,68                  10                0,78                54              3,69

        Jumlah
                                                                  1.037                            100           1.279                 100            1.463                 100
        Total




      STRUKTUR DAN KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
      STRUCTURE AND COMPOSITION OF SHAREHOLDERS

                                                             Sugianto Kusuma                                    Tomy Winata
                                                                     50%                                             50%




                PT Cakra Inti Utama                       PT Cerana Arthaputra                            PT Arthamulia Sentosajaya                 Masyarakat | Public
                            14,38%                                  6,54%                                            4,15%                                 59,30%




                                           PT Pirus Platinum                                  PT Puspita                         PT Karya Nusantara
                                                 Murni                                        Bisnispuri                               Permai
                                                6,73%                                               5,38%                                 3,52%




106        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 108
         Analisa & Pembahasan Manajemen                               Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                             Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition

                                            31 Desember 2025                                                           1 Januari 2025
                                            December 31, 2025                                                         January 1, 2025

                      Jumlah Saham           Modal Ditempatkan Persentase Jumlah Saham                               Modal Ditempatkan Persentase
 Pemegang
                        Number of            dan Disetor Penuh    Kepemilikan  Number of                             dan Disetor Penuh Kepemilikan
   Saham                 Shares                                                 Shares
Shareholders                                        (Rp)               (%)                                                  (Rp)           (%)
                                              Issued and Fully     Percentage                                         Issued and Fully Percentage
                                            Paid-Up Capital (IDR) of Ownership                                        Paid-Up Capital       of
                                                                       (%)                                                  (IDR)       Ownership
                                                                                                                                           (%)

                                                Nilai Nominal Saham = Rp110,88/lembar saham
                                                  Nominal Value of Shares = IDR110.88/share

Kepemilikan Saham 5% atau Lebih
Share Ownership of 5% or More

PT Cakra Inti
                       2.908.909.842          322.539.923.280,96                    14,38      2.908.909.842           322.539.923.280,96                           14,38
Utama

PT Pirus
Platinum                  1.361.238.977         150.934.177.769,76                    6,73       1.361.238.977           150.934.177.769,76                          6,73
Murni

PT Cerana
                          1.322.157.253        146.600.796.212,64                    6,54        1.322.157.253          146.600.796.212,64                           6,54
Arthaputra

PT Puspita
                          1.087.913.290        120.627.825.595,20                    5,38        1.087.913.290          120.627.825.595,20                           5,38
Bisnispuri

Kepemilikan Saham Kurang dari 5%
Share Ownership Less Than 5%

PT Arthamulia
                           839.439.091         93.077.006.410,08                      4,15        839.439.091            93.077.006.410,08                            4,15
Sentosa Jaya

PT Karya
Nusantara                    712.647.774          79.018.385.181,12                   3,52         712.647.774              79.018.385.181,12                        3,52
Permai

Masyarakat
                         11.991.106.680      1.329.573.908.678,40                  59,30        11.991.106.680       1.329.573.908.678,40                         59,30
Public

Jumlah
                      20.223.412.907         2.242.372.023.128,16                     100      20.223.412.907        2.242.372.023.128,16                            100
Total



Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Share Ownership by Board of Commissioners and Directors

                                                              31 Desember 2025                                                 1 Januari 2025
                                                              December 31, 2025                                               January 1, 2025
            Pemegang Saham
                                                    Jumlah Saham                    Persentase                Jumlah Saham                       Persentase
              Shareholders
                                                   Number of Shares                 Kepemilikan              Number of Shares                    Kepemilikan
                                                                                   Percentage of                                                Percentage of
                                                                                   Ownership (%)                                                Ownership (%)

Sugianto Kusuma                                           450.450.450                             2,227              450.450.450                                   2,227

Christina Harapan                                             845.500                            0,004                     845.500                                0,004

Handoyo Soedirdja                                           7.000.000                            0,030                  9.000.000                                 0,040




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         107
Page 109
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                      Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan
      Shareholder Composition Based on Ownership Status

                                                                                          Pemilik Efek
                                                                                        Securities Owner

                                                                                                                Jumlah Saham
                                                                                                                                             Persentase Kepemilikan (%)
                     Status Kepemilikan                          Jumlah Investor                               (lembar saham)
                                                                                                                                              Percentage of Ownership
                      Ownership Status                            Total Investor                                 Total Shares
                                                                                                                                                        (%)
                                                                                                             (number of shares)

        Pemodal Nasional
        National Investors

        Perorangan Indonesia                                                                  12.290                     1.341.375.065                                 6,633
        Indonesian Individuals

        Perseroan Terbatas                                                                         101                 15.610.292.309                                  77,189
        Limited Liability Companies

        Asuransi                                                                                    7                        5.332.241                                 0,026
        Insurance

        Yayasan                                                                                    10                           24.386                                0,000
        Foundation

        Koperasi                                                                                    -                                  -                              0,000
        Cooperative

        Danareksa                                                                                   -                                  -                              0,000
        Danareksa

        Lain-Lain                                                                                   2                               401                               0,000
        Others

        Sub-Jumlah                                                                             12.410                  16.957.024.402                                83,848
        Sub-Total

        Pemodal Asing
        Foreign Investors

        Perorangan Asing                                                                           36                       2.005.788                                   0,010
        Foreign Individuals

        Badan Usaha Asing                                                                          49                    3.264.382.717                                 16,142
        Foreign Business Entities

        Lain-Lain                                                                                   -                                  -                              0,000
        Others

        Sub-Jumlah                                                                                 85                  3.266.388.505                                   16,152
        Sub-Total

        Jumlah                                                                               12.495                    20.223.412.907                             100,000
        Total



      Pemegang Saham Utama dan Pemegang                                                                  Major Shareholders and Controlling
      Saham Pengendali                                                                                   Shareholders

      Pemegang saham PT Pirus Platinum Murni, PT Cerana                                                  The shareholders of PT Pirus Platinum Murni, PT Cerana
      Arthaputra,                   PT     Puspita   Bisnispuri,     PT        Arthamulia                Arthaputra,   PT   Puspita          Bisnispuri,   PT   Arthamulia
      Sentosajaya, dan PT Karya Nusantara Permai adalah                                                  Sentosajaya, and PT Karya Nusantara Permai are
      Bapak Tomy Winata dan Bapak Sugianto Kusuma. Dengan                                                Mr. Tomy Winata and Mr. Sugianto Kusuma. Accordingly,




108        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 110
           Analisa & Pembahasan Manajemen       Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis     Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




demikian, pemegang saham pengendali terakhir Bank           the ultimate controlling shareholders of Bank Artha
Artha Graha Internasional adalah Bapak Tomy Winata          Graha Internasional are Mr. Tomy Winata and Mr.
dan Bapak Sugianto Kusuma.                                  Sugianto Kusuma.


Entitas Anak Dan Entitas Asosiasi                           Subsidiaries and Associated Entities

Sampai dengan periode yang berakhir pada 31 Desember        As of the period ended December 31, 2025, Bank Artha
2025, Bank Artha Graha Internasional tidak memiliki         Graha Internasional did not have any subsidiaries,
Entitas Anak, Entitas Asosiasi, maupun Perusahaan           associated entities, or joint venture companies.
Ventura.


Struktur Grup                                               Group Structure

Sampai dengan akhir tahun buku 2025, Bank Artha Graha       As of the end of the 2025 financial year, Bank Artha
Internasional tidak memiliki grup usaha.                    Graha Internasional did not have a business group.




KRONOLOGI PENERBITAN DAN/ATAU PENCATATAN
SAHAM
CHRONOLOGY OF SHARES ISSUANCE AND/OR LISTING

Bank memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan         The Bank obtained an effective statement from the
Pengawas Pasar Modal (Bapepam) berdasarkan Surat            Chairman of the Capital Market Supervisory Agency
No. SI-124/SHM/MK.10/1990 tanggal 10 Juli 1990, untuk       (Bapepam)    pursuant        to     Letter         No.       SI-124/SHM/
melakukan Penawaran Umum Saham Perdana kepada               MK.10/1990 dated July 10, 1990, to conduct an Initial
masyarakat sejumlah 5.000.000 saham dengan nilai            Public Offering (IPO) of 5,000,000 shares to the public,
nominal Rp1.000 per saham yang merupakan 20% dari           with a nominal value of IDR1,000 per share, representing
modal yang ditempatkan. Pada tanggal 23 Agustus 1990,       20% of the issued capital. On August 23, 1990, these
saham tersebut masing-masing dicatatkan pada Bursa          shares were listed on the Jakarta Stock Exchange
Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Pada tanggal 19       and the Surabaya Stock Exchange. On April 19, 1999,
April 1999, Bursa Efek Surabaya menyetujui permohonan       the Surabaya Stock Exchange approved the Bank’s
Bank untuk membatalkan pencatatan saham Bank di             application to delist its shares from the Surabaya Stock
Bursa Efek Surabaya.                                        Exchange.



Pada tanggal 24 September 1999, Bank memperoleh             On September 24, 1999, the Bank obtained an effective
pernyataan efektif dari Ketua Bapepam berdasarkan           statement from the Chairman of Bapepam pursuant
Surat No. S-1761/PM/1999 untuk melakukan Penawaran          to Letter No. S-1761/PM/1999 to conduct Limited
Umum Terbatas (PUT) I kepada para Pemegang Saham            Public Offering (LPO) I to its shareholders through the
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih           issuance of Pre-emptive Rights (HMETD) amounting to
dahulu (HMETD) sejumlah 9.625.000.000 saham seri            9,625,000,000 Series B shares, with a nominal value




                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      109
Page 111
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report              Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     B dengan nilai nominal Rp15 per saham dan harga                                                   of IDR15 per share and an offering price of IDR100 per
     penawaran Rp100 per saham. Pada tanggal 27 September                                              share. On September 27, 1999, these shares were listed
     1999, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek                                             on the Jakarta Stock Exchange.
     Jakarta.


     Pada tanggal 17 April 2007, Bank memperoleh pernyataan                                            On April 17, 2007, the Bank obtained an effective
     efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan                                                 statement from the Chairman of the Capital Market and
     Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) berdasarkan                                                     Financial Institutions Supervisory Agency (Bapepam-LK)
     Surat No. S-1746/BL/2007 untuk melakukan PUT II                                                   pursuant to Letter No. S-1746/BL/2007 to conduct LPO
     kepada para Pemegang Saham dalam rangka penerbitan                                                II to its shareholders through the issuance of HMETD
     HMETD sejumlah 840.007.286 saham dengan nilai                                                     amounting to 840,007,286 shares, with a nominal value
     nominal Rp110,88 per saham dan harga penawaran Rp115                                              of IDR110.88 per share and an offering price of IDR115 per
     per saham. Pada tanggal 2 Mei 2007, saham tersebut                                                share. On May 2, 2007, these shares were listed on the
     telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.                                                       Indonesia Stock Exchange.


     Pada tanggal 1 Desember 2008, Bank memperoleh                                                     On December 1, 2008, the Bank obtained an effective
     efektif dari Ketua Bapepam dan LK berdasarkan Surat                                               statement from the Chairman of Bapepam-LK pursuant
     No. S-8684/BL/2008 untuk melakukan PUT III kepada                                                 to Letter No. S-8684/BL/2008 to conduct LPO III to its
     para Pemegang Saham dalam rangka penerbitan HMETD                                                 shareholders through the issuance of HMETD amounting
     sejumlah 2.695.025.224 saham dengan nilai nominal                                                 to 2,695,025,224 shares, with a nominal value of
     Rp110,88 per saham dan harga penawaran Rp111,00 per                                               IDR110.88 per share and an offering price of IDR111.00 per
     saham. Pada tanggal 7 Januari 2009, saham tersebut                                                share. On January 7, 2009, these shares were listed on
     telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.                                                       the Indonesia Stock Exchange.


     Pada tanggal 5 Desember 2012, Bank memperoleh                                                     On December 5, 2012, the Bank obtained an effective
     pernyataan                    efektif   dari   Ketua    Bapepam               dan            LK   statement from the Chairman of Bapepam-LK pursuant
     berdasarkan Surat No. S-13878/BL/2012 untuk melakukan                                             to Letter No. S-13878/BL/2012 to conduct LPO IV to its
     PUT IV kepada para Pemegang Saham dalam rangka                                                    shareholders through the issuance of HMETD amounting
     penerbitan HMETD sejumlah 4.513.198.014 saham dengan                                              to 4,513,198,014 shares, with a nominal value of IDR110.88
     nilai nominal sebesar Rp110,88 per saham dan harga                                                per share and an offering price of IDR111.00 per share.
     penawaran sebesar Rp111,00 per saham. Pada tanggal 21                                             On December 21, 2012, these shares were listed on the
     Desember 2012, saham tersebut telah dicatatkan pada                                               Indonesia Stock Exchange.
     Bursa Efek Indonesia.


     Pada tanggal 23 November 2016, Bank memperoleh                                                    On November 23, 2016, the Bank obtained an effective
     pernyataan efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar                                           statement from the Chief Executive of Capital Market
     Modal Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat No.                                                Supervision of the Financial Services Authority pursuant
     S-682/D.04/2016 untuk melakukan PUT V kepada para                                                 to Letter No. S-682/D.04/2016 to conduct LPO V to its
     Pemegang Saham dalam rangka penerbitan HMETD                                                      shareholders through the issuance of HMETD amounting
     sejumlah 2.707.918.808 saham dengan nilai nominal                                                 to 2,707,918,808 shares, with a nominal value of IDR110.88
     sebesar Rp110,88 per saham dan harga penawaran                                                    per share and an offering price of IDR111.00 per share.
     sebesar Rp111,00 per saham.


     Bank secara bersamaan menerbitkan Waran Seri I                                                    Simultaneously, the Bank issued Series I Warrants
     sebanyak 4.513.198.013 saham dimana 6 (enam) saham                                                amounting to 4,513,198,013 warrants, whereby for every
     hasil pelaksanaan HMETD melekat 10 (sepuluh) Waran                                                6 (six) shares obtained from the exercise of HMETD, the



110       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 112
           Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai                                   holder received 10 (ten) Series I Warrants free of charge
insentif bagi pemegang HMETD yang melaksanakan                                   as an incentive for HMETD holders who exercised their
haknya. Setiap 1 (satu) Waran Seri I dapat digunakan                             rights. Each 1 (one) Series I Warrant entitled its holder
oleh pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru                               to purchase 1 (one) new share of the Company at an
Perseroan dengan membayar harga yang sama dengan                                 exercise price equal to the HMETD exercise price of
harga pelaksanaan HMETD yakni Rp111,00 (seratus                                  IDR111.00 (one hundred eleven rupiah) per share, during
sebelas rupiah) per saham dalam periode pelaksanaan                              the exercise period from June 19, 2017 to December 7,
yakni 19 Juni 2017 sampai dengan 7 Desember 2021.                                2021.


Pelaksanaan Waran Seri I sampai dengan 7 Desember                                The exercise of Series I Warrants up to December 7,
2021 sebanyak 4.427.219.858 saham, sehingga Waran                                2021 amounted to 4,427,219,858 shares, resulting in
Seri I yang tidak dilaksanakan sebanyak 85.978.155                               85,978,155 Series I Warrants remaining unexercised. The
saham. Berikut adalah kronologis jumlah saham Bank                               following is the chronology of the number of the Bank’s
yang ditempatkan dan disetor penuh serta saham yang                              issued and fully paid shares as well as shares listed on
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia sejak Penawaran                             the Indonesia Stock Exchange from the Initial Public
Umum Saham Perdana hingga saat ini adalah sebagai                                Offering to the present date as follows:
berikut:


                                                                                                                                          Jumlah Saham
                                                                                                         Jumlah Saham                        Beredar
           Tanggal                            Jenis Tindakan Korporasi           Nilai Nominal          (lembar saham)                   (lembar saham)
            Date                                  Corporate Action               Nominal Value         Number of Shares                 Number of Shares
                                                                                                            (shares)                       Outstanding
                                                                                                                                             (shares)

 23 Agustus 1990                    Pencatatan Perdana
                                                                                              1.000                5.000.000                           5.000.000
 August 23, 1990                    Initial Public Offering

 9 Oktober 1990                     Pencatatan Parsial
                                                                                              1.000                 1.500.000                          6.500.000
 October 9, 1990                    Partial Listing

 4 Agustus 1993                     Pencatatan Parsial
                                                                                              1.000                3.042.800                            9.542.800
 August 4, 1993                     Partial Listing

 19 November 1993                   Saham Bonus
                                                                                              1.000                9.542.800                           19.085.600
 November 19, 1993                  Bonus Shares

 21 Juli 1997                       Pencatatan Parsial
                                                                                              1.000                15.914.400                        35.000.000
 July 21, 1997                      Partial Listing

 5 Juli 1998                        Saham Bonus
                                                                                              1.000                8.750.000                          43.750.000
 July 5, 1998                       Bonus Shares

 27 September 1999                  Penawaran Umum Terbatas I
                                                                                                 15           6.737.500.000                       6.781.250.000
 September 27, 1999                 Limited Public Offering I

 1 September 2000                   Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                 15             (96.875.000)                     6.684.375.000
 September 1, 2000

 5 Januari 2001                     Pencatatan Saham Pendiri
                                                                                                 15          2.906.250.000                       9.590.625.000
 January 5, 2001                    Founder’s Share Listing

 13 Juli 2005                       Merger dengan PT Bank Artha Graha
                                                                                              18,48          20.347.234.677                      29.937.859.677
 July 13, 2005                      Merger with PT Bank Artha Graha

 5 Januari 2007                     Pencatatan Saham Tambahan
                                                                                              18,48                              2               29.937.859.679
 January 5, 2007                    Additional Share Listing

 10 Januari 2007                    Reverse Stock 6:1
                                                                                              110,88       (24.948.216.399)                       4.989.643.280
 January 10, 2007




                                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      111
Page 113
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                Jumlah Saham
                                                                                                                      Jumlah Saham                 Beredar
                      Tanggal                     Jenis Tindakan Korporasi                        Nilai Nominal      (lembar saham)            (lembar saham)
                       Date                           Corporate Action                            Nominal Value     Number of Shares          Number of Shares
                                                                                                                         (shares)                Outstanding
                                                                                                                                                   (shares)

       2 Mei 2007                          Penawaran Umum Terbatas II
                                                                                                           110,88            840.007.286          5.829.650.566
       May 2, 2007                         Limited Public Offering II

       29 Mei 2007                         Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                           110,88             (8.400.073)          5.821.250.493
       May 29, 2007

       7 Januari 2009                      Penawaran Umum Terbatas III
                                                                                                           110,88          2.695.025.224            8.516.275.717
       January 7, 2009                     Limited Public Offering III

       7 Januari 2009                      Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                           110,88            (26.950.252)         8.489.325.465
       January 7, 2009

       21 Desember 2016                    Penawaran Umum Terbatas IV
                                                                                                           110,88            4.513.198.014        13.002.523.479
       December 21, 2016                   Limited Public Offering IV

       21 Desember 2016                    Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                           110,88              (45.131.980)        12.957.391.499
       December 21, 2016

       21 Desember 2016                    Penawaran Umum Terbatas V
                                                                                                           110,88           2.707.918.808         15.665.310.307
       December 21, 2016                   Limited Public Offering V

       21 Desember 2016                    Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                           110,88             (27.079.189)          15.638.231.118
       December 21, 2016

       10 Desember 2021                    Pelaksanaan Waran Seri I
                                                                                                           110,88           4.427.219.858        20.065.450.976
       December 10, 2021                   Series I Warrant Exercise

       10 Desember 2021                    Partial Delisting (1,00%)
                                                                                                           110,88             (44.272.199)         20.021.178.777
       December 10, 2021



     Seluruh pelaksanaan penawaran umum Bank Artha                                                All public offering activities of Bank Artha Graha
     Graha Internasional dilaksanakan oleh Bursa Efek                                             Internasional were conducted through the Indonesia
     Indonesia.                                                                                   Stock Exchange.




     KRONOLOGI PENERBITAN DAN/ATAU
     PENCATATAN EFEK LAINNYA
     CHRONOLOGY OF ISSUANCE AND/OR LISTING OF OTHER SECURITIES

     Sampai dengan periode yang berakhir pada 31 Desember                                         As of the period ended December 31, 2025, Bank Artha
     2025, Bank Artha Graha Internasional tidak melakukan                                         Graha Internasional did not conduct any issuance or
     penerbitan maupun pencatatan obligasi, sukuk, atau                                           listing of bonds, sukuk, or convertible bonds. Accordingly,
     obligasi konversi. Dengan demikian, informasi terkait                                        information related to the chronology of the issuance of
     kronologi penerbitan obligasi, sukuk, atau obligasi                                          bonds, sukuk, or convertible bonds is not presented in
     konversi tidak disajikan dalam laporan ini.                                                  this report.




112       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 114
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




LEMBAGA DAN/ATAU PROFESI PENUNJANG
PASAR MODAL
CAPITAL MARKET                                     SUPPORTING                              INSTITUTIONS                               AND/OR
PROFESSIONS

                                                            Kantor Akuntan Publik
                                                            Public Accounting Firm

Nama
                                           Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono
Name

Jaringan Asosiasi
                                           Nexia Internasional
Association Network

Nama Akuntan Publik
                                           Florus Daeli, S.E., Ak., MM., CPA., CRA., CLI., CFI., CACP., ASEAN CPA
Name of Public Accountant

Alamat                                     Wisma Bumiputera Lantai 12
Address                                    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 75, Setiabudi, Jakarta Pusat 12910
                                           (021) 522 4581, 522 4582
                                           12th Floor, Wisma Bumiputera
                                           Jl. Jenderal Sudirman Kav. 75, Setiabudi, Central Jakarta 12910
                                           (021) 522 4581, 522 4582

Jasa yang Diberikan                        Audit Laporan Keuangan
Services Provided                          Audit of Financial Statement

Periode Penugasan
                                           2025
Assignment Period

Biaya                                      Rp1.199.910.000
Fee                                        IDR1,199,910,000


                                                           Biro Administrasi Efek
                                                      Securities Administration Bureau

Nama
                                           PT Raya Saham Registra
Name

Alamat                                     Plaza Sentral Lantai 2
Address                                    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 47-48, Jakarta 12930
                                           (021) 252 5666, 252 5028
                                           2nd Floor, Plaza Sentral
                                           Jl. Jenderal Sudirman Kav. 47–48, Jakarta 12930
                                           (021) 252 5666, 252 5028

Jasa yang Diberikan                        Pencatatan Saham
Services Provided                          Share Listing

Periode Penugasan
                                           2025
Assignment Period

Biaya                                      Rp44.400.000
Fee                                        IDR44,400,000


                                                                      Notaris
                                                                      Notary

Nama
                                           Christina Susanto, S.H., M.Kn
Name

Alamat                                     Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lantai 15, Suite 1510
Address                                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
                                           Tlp: 085101299299 | Hp: 0811853000
                                           Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, 15th Floor, Suite 1510
                                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53, South Jakarta 12190
                                           Tel: 085101299299 | Mobile: 0811853000



                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      113
Page 115
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                  Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                  Notaris
                                                                                                  Notary

       Jasa yang Diberikan                              Penyusunan Akta-Akta
       Services Provided                                Preparation of Deeds

       Periode Penugasan
                                                        2025
       Assignment Period

       Biaya                                            Rp65.000.000
       Fee                                              IDR65,000,000


                                                                                     Pencatatan Saham
                                                                                      Stock Exchange

       Nama
                                                        PT Bursa Efek Indonesia
       Name

       Alamat                                           Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara 1
       Address                                          Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                                        (021) 515 0515, 515 0330
                                                        Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1
                                                        Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52–53, Jakarta 12190
                                                        (021) 515 0515, 515 0330

       Jasa yang Diberikan                              Jasa Pencatatan Saham di Bursa
       Services Provided                                Share Listing Services at the Stock Exchange

       Periode Penugasan
                                                        2025
       Assignment Period

       Biaya                                            Rp277.500.000
       Fee                                              IDR277,500,000




     INFORMASI SITUS WEB BANK
     INFORMATION ON THE BANK’S WEBSITE

     Sebagai bentuk komitmen terhadap salah satu prinsip                                               As a form of commitment to one of the principles of
     tata kelola perusahaan yang baik yaitu keterbukaan dan                                            good corporate governance, namely transparency, and
     dalam memenuhi ketentuan POJK No. 8/POJK.04/2015                                                  in compliance with OJK Regulation No. 8/POJK.04/2015
     tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik,                                                  concerning the Websites of Issuers or Public Companies,
     Bank Artha Graha Internasional telah memiliki situs                                               Bank Artha Graha Internasional has established a
     web perusahaan yang dapat diakses melalui www.                                                    corporate website that can be accessed at www.
     arthagraha.com.                                                                                   arthagraha.com.


     Situs web Bank dipergunakan sebagai sarana untuk                                                  The Bank’s website is used as a medium to promote
     mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan                                                    the products or services offered by the Bank. It
     oleh Bank, dengan desain penyajian yang menarik,                                                  features an attractive presentation design, is available
     tampil dalam tiga bahasa yaitu bahasa inggris, bahasa                                             in three languages English, Indonesian, and Mandarin is
     indonesia dan bahasa mandarin serta dilengkapi dengan                                             equipped   with      a    simple      navigation   system       that
     sistem navigasi yang simpel sehingga memudahkan                                                   enables visitors to easily access the information
     pengunjungnya dalam mencari informasi. Seluruh data                                               they need. All data and information presented on the
     dan informasi yang disajikan diperbarui secara berkala                                            website are updated periodically in line with the latest
     sesuai dengan perkembangan terkini.                                                               developments.


114       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 116
           Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Situs web Bank memiliki beberapa kanal utama,                              The Bank’s website comprises several main sections,
antara lain:                                                               including:
 1     Beranda;                                                               1    Home;
 2     Tentang BAGI;                                                          2    About BAGI;
 3     Produk dan Layanan;                                                    3    Products and Services;
 4     Hubungan Investor;                                                     4    Investor Relations;
 5     Berita;                                                                5    News;
 6     Aset;                                                                  6    Assets;
 7     Karier;                                                                7    Careers;
 8     Hubungi Kami; dan                                                      8    Contact Us; and
 9     Video Tutorial.                                                        9    Video Tutorials.


Melalui penyediaan situs web sebagai sarana keterbukaan                    Through the provision of a website as a means of
informasi, Bank berupaya meningkatkan transparansi                         information disclosure, the Bank seeks to enhance
yang      diharapkan            dapat         mendorong   tumbuhnya        transparency, which is expected to foster greater trust
kepercayaan masyarakat luas dan Pemegang Saham.                            among the general public and Shareholders.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      115
Page 117
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                        Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     ALAMAT KANTOR CABANG & KANTOR CABANG
     PEMBANTU
     ADDRESS OF BRANCH OFFICES & SUB-BRANCH OFFICES

                                                                                         Kantor Cabang
                                                                                         Branch Office

                   Nama Kantor                                 Alamat                                   Nama Kantor                                 Alamat
                   Office Name                                 Address                                  Office Name                                 Address

       KC - KPO Sudirman + 3 ATM              Gedung Artha Graha Kawasan Niaga                    KC - Samarinda + ATM               Ruko Permata Kaltim
                                              Terpadu Sudirman                                                                       Jl. Pahlawan No. 20-22 Samarinda
                                              Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53,                                                      Kalimantan Timur | East Kalimantan
                                              Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190                                                     75123

       KC - Matraman + ATM                    Jl. Matraman Raya No. 38                            KC - Artha Gading + ATM            Komplek Rukan Artha Gading Niaga
                                              Jakarta Timur, DKI Jakarta 13150                                                       Jl. Boulevard Artha Gading Blok A
                                                                                                                                     No. 1, 2, 3, 19, 20, 21, Jakarta Utara
                                                                                                                                     DKI Jakarta 14240

       KC - Melawai + ATM                     Jl. Melawai Raya Blok B III No. 194,                KC - Pangeran Jayakarta +          Jl. Pangeran Jayakarta No. 115
                                              Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12160                  ATM                                Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10730

       KC - Bogor + ATM                       Jl. Siliwangi No. 2, RT. 001, RW. 011,              KC - Suryopranoto + ATM            Jl. Suryopranoto No. 1-9
                                              Bondongan, Bogor Selatan, Bogor                                                        Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
                                              Jawa Barat | West Java 16131

       KC - Bandung Asia Afrika +             Jl. Asia Afrika No. 123 A                           KC - Lampung + ATM                 Jl. Laksmana Malahayati E/161
       ATM                                    Bandung, Jawa Barat | West Java 40112                                                  Teluk Betung, Bandar Lampung 35224

       KC - Cirebon Kartini + ATM             Jl. RA Kartini No. 3, Kejaksaan, Cirebon            KC - Banjarmasin + ATM             Jl. Lambung Mangkurat No. 54 Kertak
                                              Jawa Barat | West Java 45123                                                           Baru Ilir
                                                                                                                                     Banjarmasin Tengah, Kalimantan
                                                                                                                                     Selatan | South Kalimantan 70111

       KC - Semarang Pandanaran               Jl. Pandanaran No. 103,                             KC - Balikpapan + ATM              Jl. Marsma R. Iswahyudi No. 28 F & G
       + ATM                                  Semarang, Jawa Tengah | Central Java                                                   Sungai Nangka,
                                              50243                                                                                  Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur |
                                                                                                                                     East Kalimantan 76114

       KC - Solo + ATM                        Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 202                   KC - Surabaya Karet + ATM          Jl. Karet No. 64,
                                              Timuran Banjarsari, Solo                                                               Surabaya, Jawa Timur | East Java 60161
                                              Jawa Tengah | Central Java 57131

       KC - Medan Pemuda + 2 ATM              Jl. Pemuda No. 3,                                   KC - Bali Diponegoro + ATM         Kompleks Pertokoan Diponegoro
                                              Medan, Sumatra Utara | North Sumatra                                                   Megah
                                              20151                                                                                  Jl. Diponegoro 100 Blok B 18-20
                                                                                                                                     Denpasar, Bali 80113

       KC - Batam + ATM                       Jl. Raden Patah No. 70, Nagoya, Batam               KC - Kupang + ATM                  Jl. Jend. Sudirman RT. 008, RW.002
                                              Kepulauan Riau | Riau Island 29444                                                     Kuanino, Kotaraja,
                                                                                                                                     Kupang, Nusa Tenggara Timur | East
                                                                                                                                     Nusa Tenggara 85111

       KC - Pekanbaru + 2 ATM                 Jl. Riau No. 19C, Air Hitam, Payung                 KC - Kendari + 2 ATM               Jl. H. Abdullah Silondae No. 83
                                              Sekaki,                                                                                Korumba, Mandonga,
                                              Pekanbaru, Riau 28296                                                                  Kendari, Sulawesi Tenggara | South East
                                                                                                                                     Sulawesi 93114

       KC - Palembang + ATM                   Komplek Ruko Taman Mandiri Blok                     KC - Makassar Ahmad Yani           Jl. Jendral Ahmad Yani No. 35 ABCD
                                              A3 - A4                                             + ATM                              Makassar, Sulawesi Selatan | South
                                              Jl. Kapten A. Rivai, Palembang                                                         Sulawesi 90174
                                              Sumatra Selatan | South Sumatra
                                              30116

       KC - Jambi + ATM                       Jl. Hayam Wuruk No. 162 AB                          KC - Cikarang + ATM                Komp. Ruko KUSUKA
                                              Talang Jauh, Jelutung, Jambi 36133                                                     Jl. Raya Industri Cikarang, Cibarusah
                                                                                                                                     No. 78 Blok I/M & I/L,
                                                                                                                                     Sukaresmi, Cikarang Selatan, Bekasi
                                                                                                                                     Jawa Barat | West Java 17530

       KC - Pangkal Pinang + ATM              Komplek Bangka Square                               KC - Pontianak + ATM               Jl. Sultan Abdurrahman No. C5-6, Parit
                                              Jl. Soekarno Hatta (Raya KOBA) KM                                                      Tokaya, Pontianak Selatan,
                                              5 No. 1,                                                                               Kalimantan Barat | West Kalimantan
                                              Dul Pangkalan Baru, Bangka Tengah,                                                     78121
                                              Pangkal Pinang
                                              Bangka Belitung 33684




116       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 118
        Analisa & Pembahasan Manajemen                                  Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                                Corporate Governance                            Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                       Kantor Cabang
                                                                       Branch Office

      Nama Kantor                                  Alamat                                   Nama Kantor                                   Alamat
      Office Name                                  Address                                  Office Name                                   Address

KC - Ternate + ATM                   Jl. Pahlawan Revolusi No. 50                  KC - Manado Sam Ratulangi           Jl. Sam Ratulangi No. 3,
                                     Gamalama, Ternate Maluku Utara |              + ATM                               Manado, Sulawesi Utara | North
                                     North Maluku 97721                                                                Sulawesi 95111

KC - Diponegoro, Ambon +             Jl. Diponegoro SK III/33 Ahusen
ATM                                  Sirimau Ambon, Maluku 97127




                                                              Kantor Cabang Pembantu
                                                                 Sub-Branch Office

      Nama Kantor                                  Alamat                                   Nama Kantor                                   Alamat
      Office Name                                  Address                                  Office Name                                   Address

KCP - Kwitang + ATM                  Jl. Kwitang Raya No. 24-26                    KCP - Sekolah Santo Aloysius        Komplek Perumahan Batununggal No.
                                     Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10420                                                  30
                                                                                                                       Jl. Soekarno Hatta, Bandung,
                                                                                                                       Jawa Barat | West Java

KCP - Tzu Chi + ATM                  Gedung Yayasan Buddha                         KCP - Karawang + ATM                Jl. Jend Ahmad Yani No. 88
                                     Tzu Chi Indonesia                                                                 Nagasari, Karawang Barat
                                     Jl. Boulevard Raya No. 15 Pantai Indah                                            Jawa Barat | West Java 41312
                                     Kapuk,
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14460

KCP - Pantai Indah Kapuk + 2         ASG Headquarter, GF 01 Unit D                 KCP - Bandung BKR + ATM             Jl. BKR No. 52 A-B
ATM                                  Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard                                                  Pasirluyu, Regol, Bandung
                                     Kamal Muara, Penjaringan                                                          Jawa Barat | West Java 40254
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14470

KCP - Mangga Dua Harco +             Komplek Mangga Dua Plaza Blok B No. 1         KCP - Ujung Menteng + ATM           Gedung Electronic City
ATM                                  Jl. Mangga Dua Raya                                                               Jl. Raya Bekasi KM. 26 No. 29 RT. 006,
                                     Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10730                                                  RW. 002,
                                                                                                                       Ujung Menteng Cakung, Jakarta Timur,
                                                                                                                       DKI Jakarta 13960

KCP - Sunter + ATM                   Jl. Sunter Agung Utara Raya                   KCP - Mangga Besar + ATM            Jl. Mangga Besar Raya No. 104
                                     Komplek BAP Blok A 36D No. 55                                                     Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10740
                                     Sunter Agung Podomoro
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14350

KCP - Bursa Efek Indonesia           Gedung BEI Tower 1                            KCP - Bandung Raya Sudirman         Jl. Jenderal Sudirman No. 57
(BEI) + 2 ATM                        Lt. Dasar Unit GF 13                          + ATM                               Bandung, Jawa Barat | West Java 40241
                                     Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                                     Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190

KCP - Tanah Abang + ATM              Komplek Ruko Tekstil Tanah Abang              KCP - Medan Cemara Asri +           Komplek Cemara Asri
                                     Bukit Blok D 36 No. 20                        2 ATM                               Jl. Cemara Boulevard Blok H1 No. 111-111A,
                                     Jl. K.H. Fachrudin, Tanah Abang                                                   Medan, Sumatra Utara | North Sumatra
                                     Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10250                                                  20371

KCP - Hotel Borobudur + 3            Jl. Lapangan Banteng Selatan No. 1            KCP - Bali Kuta + ATM               Komplek Pertokoan Discovery Shopping
ATM                                  Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10710                                                  Mall
                                                                                                                       Blok A1, A2, A3
                                                                                                                       Jl. Kartika Plaza, Kuta, Bali 80361

KCP - Bintaro + ATM                  Jl. Bintaro Utama III A Blok A No. 12         KCP - Taman Palem + ATM             Komplek Perumahan Taman Palem
                                     Bintaro Jaya Sektor III A, Pondok Aren                                            Lestari
                                     Tangerang Selatan, Banten 15225                                                   Jl. Boulevard Blok D1 No. 19
                                                                                                                       Cengkareng Barat, Cengkareng
                                                                                                                       Jakarta Barat, DKI Jakarta 11790

KCP - Menara Global + 2 ATM          Gedung Menara Global                          KCP - Kopi + ATM                    Jl. Kopi No. 2
                                     Jl. Jenderal Gatot Subroto                                                        Jakarta Barat, DKI Jakarta 11230
                                     Kav. 27, GF Suite B, Kuningan Timur
                                     Setiabudi, Jakarta Selatan
                                     DKI Jakarta 12950




                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      117
Page 119
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                      Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                               Kantor Cabang Pembantu
                                                                                  Sub-Branch Office

                   Nama Kantor                                   Alamat                                 Nama Kantor                               Alamat
                   Office Name                                   Address                                Office Name                               Address

       KCP - Cityhome MOI Artha                    Mall of Indonesia, Jakarta Utara               KCP - Puri Indah + ATM            Komplek Ruko Sentra Niaga Puri Indah
       Gading                                      DKI Jakarta 14240                                                                Jl. Puri Indah Raya Blok T6 No. 25
                                                                                                                                    Kembangan Selatan
                                                                                                                                    Jakarta Barat, DKI Jakarta 11610

       KCP - Cinere + ATM                          Jl. Cinere Raya Blok M No. 82                  KCP - Gading Serpong + ATM        Komp Ruko Alexandrite Blok ALX 3/11
                                                   Cinere Limo, Sawangan, Depok                                                     Jl. Boulevard Raya, Gading Serpong
                                                   Jawa Barat | West Java 16514                                                     Tangerang, Banten 15180

       KCP - Cipanas + ATM                         Jl. Raya Cipanas KM 81,2                       KCP - Cokroaminoto + ATM          Jl. HOS Cokroaminoto No. 40 Menteng,
                                                   Lobby Palace Hotel Cipanas, Cianjur                                              Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10350
                                                   Jawa Barat | West Java 43252

       KCP - Greenville + ATM                      Jl. Mangga Raya Unit 21 A No. 7                KCP – Langgur + ATM               Jl. Jend. Sudirman, Ohoi Langgur
                                                   Greenville,                                                                      Kei Kecil, Maluku Tenggara
                                                   Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510                                                 Maluku 97611

       KCP - Wiladatika + ATM                      Commercial Building                            KCP – Surabaya HR                 Pertokoan Surya Inti I Blok. B-6
                                                   The Wiladatika Residence Lt. 1                 Muhammad + ATM                    Jl. H.R. Muhammad Pradah Kalikendal
                                                   Jl. Raya Lapangan Tembak RT. 003, RW.                                            Surabaya, Jawa Timur | East Java 60189
                                                   010,
                                                   Kelapa Dua Wetan Ciracas, Cibubur,
                                                   Jakarta Timur
                                                   DKI Jakarta 13730




                                                                                      Kantor Fungsional
                                                                                      Functional Office

                                          Nama Kantor                                                                   Alamat
                                          Office Name                                                                   Address

       KF - Ibu Kota Negara ( IKN )                                           Kemenko 2 Tower C, Lantai Dasar Unit 8, Pemaluan, Kecamatan Sepaku.
                                                                              Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur | East Kalimantan 76147




                                                                                      ATM Off Premises
                                                                                      ATM Off Premises

                      Nama ATM                                   Alamat                                   Nama ATM                                Alamat
                      ATM Name                                   Address                                  ATM Name                                Address

       Discovery Kartika Plaza                     Lobby Discovery Kartika Plaza                  Hollywood Square                  Jl. Saranani, Korumba, Mandonga
       Hotel (DKPH) Kuta Bali                      Hotel Kuta                                                                       Kendari, Sulawesi Tenggara | South
       (2 ATM)                                     Jl. Kartika Plaza                                                                East Sulawesi 93111
                                                   Kuta, Bali 80361

       Brastagi Supermarket                        Jl. Gatot Subroto No. 288, Medan               Electronic City Bintaro           Komersial Bisnis District Blok B7/
                                                   Sumatra Utara | North Sumatra                                                    D01
                                                   20118                                                                            Jl. Boulevard Bintaro Jaya
                                                                                                                                    Tangerang Selatan, Banten 15227

       Universitas Buana                           JL. H.S. Ronggowaluyo                          Angel Product                     Jl. Raya Bojonegoro KM. 7
       Perjuangan (UBP)                            Telukjambe Timur, Karawang                                                       Bojonegoro, Serang, Banten 42454
       Karawang                                    Jawa Barat | West Java 41361




118       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 120
         Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                ATM Off Premises
                                                                ATM Off Premises

        Nama ATM                                   Alamat                                     Nama ATM                                  Alamat
        ATM Name                                   Address                                    ATM Name                                  Address

PT CCH Indonesia 1 & 2                Jl. Desa Giri Asih No. 16, Bandung        Grand Depok City                     ATM Center Depok Fantasi Water
(2 ATM)                               Jawa Barat | West Java 40154                                                   Park
                                                                                                                     Perumahan Grand Depok City
                                                                                                                     Jl. Kartini Sukmajaya, Depok
                                                                                                                     Jawa Barat | West Java 16418

PT Baja Perkasa Sentosa               Jl. Gorda KM. 4 No. 20                    Taman Buah Mekarsari                 Booth ATM Information Hall
                                      Cikande, Maja Julang, Kibin,              Cileungsi                            Jl. Raya Cileungsi Jonggol KM. 3
                                      Serang                                                                         Cileungsi, Bogor, Jawa Barat | West
                                      Banten 42186                                                                   Java 16830

Brastagi Cemara Asri                  Jl. Cemara No. 53                         PT Karawang Prima                    Jl. Raya Badami Kampung Kereteg
                                      Pulo Brayan Darat II, Medan               Sejahtera Steel Karawang             RT. 01, RW. 01 Taman Mekar,
                                      Sumatra Utara | North Sumatra                                                  Pangkalan, Karawang
                                      20373                                                                          Jawa Barat | West Java 41314

Mitra Aneka Rezeki 1 & 3              Perkebunan                                Gedung Revenue Tower                 District 8 SCBD (Lot 13)
(2 ATM)                               Jl. Lingkar Pendamar Sungai                                                    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                                      Deras                                                                          Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190
                                      Kubu, Kubu Raya, Pontianak
                                      Kalimantan Barat | West
                                      Kalimantan 78383

Mitra Aneka Rezeki 2                  PT MAR Distrik Kebun Kampung              Gedung YLPI Pesantren                Gedung YLPI
                                      Estate (KKBE)                             Buntet ke -2                         Pesantren Desa Mertapada Kulon
                                      Jl. Lingkar Ambawang                                                           Astanajapura, Cirebon
                                      Desa Sungai, Teluk Pakedai, Kubu                                               Jawa Barat | West Java 45181
                                      Raya
                                      Pontianak, Kalimantan Barat |
                                      West Kalimantan 78391

Mitra Aneka Rezeki 4                  Pabrik Kelapa Sawit                       Cimanggis Golf Estate                Marketing Galery Cimanggis
                                      Dusun Parit Sembilan, Natai Raja                                               Golf Estate
                                      Pontianak, Kalimantan Barat |                                                  Jl. Cimanggis Boulevard, Tapos
                                      West Kalimantan 78384                                                          Depok
                                                                                                                     Jawa Barat | West Java 16457

PT Yuzu Indonesia                     Kawasan Industri Newton Techno            Gd Estate Management                 Gd Estate Management
                                      Park                                                                           Jl. Pantai Indah Kapuk No 1 PIK
                                      Jl. Jati 1 Blok J5 No. 05                                                      Jakarta
                                      Lippo Cikarang, Jawa Barat |
                                      West Java 17550

Artha Industrial Hill (AIH)           Jl. Trans Heksa Karawang Ciketing         Hotel Discovery SCBD                 Lobby Hotel Discovery SCBD
                                      II                                                                             SCBD Lot 11 Jl. Jend Sudirman Kav
                                      Wanakerta, Telukjambe Barat                                                    52-53 Senayan Kebayoran Baru
                                      Karawang, Jawa Barat | West Java                                               Jakarta Selatan
                                      41361

Roti Okeke Cipanas                    Jl. Raya Cipanas No. 416                  Tzu Chi Hospital PIK                 Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard
                                      Cipendawa, Pacet, Cianjur                                                      RT. 004, RW. 003 Kamal Muara,
                                      Jawa Barat | West Java 43253                                                   Penjaringan,
                                                                                                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14470

PP 28                                 Jl. Pasir Putih Raya No. 28               Alana Hotel                          Jl. Ir. H. Juanda No. 76
                                      Ancol, Pademangan, Jakarta                                                     Sentul City Bogor
                                      Utara                                                                          Jawa Barat | West Java 16810
                                      DKI Jakarta 14430




                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      119
Page 121
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                       ATM Off Premises
                                                                                       ATM Off Premises

                       Nama ATM                                 Alamat                                   Nama ATM                              Alamat
                       ATM Name                                 Address                                  ATM Name                              Address

        SGA Sunter                             PT Bakti Artha Reksa Sejahtera                      PT Samudera Indo               Desa Ngadi, Pulau Dullah Utara,
                                               Jl. Agung Timur IX, Blok N1 No. 1A                  Sejahtera Tual                 Tual
                                               RT. 09, RW. 11, Sunter Jaya,                                                       Maluku 97612
                                               Tanjung Priok
                                               Jakarta Utara, DKI Jakarta 14310

        Mall Artha Gading 2                    Jl. Boulevard Artha Gading                          Gedung Elysee                  Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                                               Selatan No. 1                                                                      SCBD Lot. 21, Jakarta Selatan
                                               Lantai 2F/B1/018-019/B/003                                                         DKI Jakarta 12190
                                               Kelapa Gading Barat, Kelapa
                                               Gading
                                               Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240

        Tiban Batam                            Supermarket Cipta Puri Indah                        Gedung Mitra                   ATM Center Mitra Building GF7
                                               Komplek Pasar Cipta Puri, Blok                                                     Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 21
                                               GG                                                                                 Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12930
                                               No. 11-16, Tiban Baru, Sekupang
                                               Batam 29424

        Sentral Pasar Raya (SPR)               ATM Gallery Lantai Lower Ground                     Toko Cahaya Tual               Jl. DR. J. Laimena, RT. 021, RW. 002
        Plaza 1 & 2 (2 ATM)                    Sentral Pasar Raya (SPR) Plaza                                                     Ketsoblak, Pulau Dullah Selatan,
                                               Jl. Prof. M. Yamin (ex Terminal                                                    Tual, Maluku 97612
                                               Goan Hoat)
                                               RT. 01, RW. 04, Kampung Jao
                                               Padang Barat, Padang
                                               Sumatra Barat | West Sumatra
                                               25116

        Masjid Istiqlal - Jakarta              Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat                      Sei Sedap Kupang               Jl. H.R. Koroh, Sikumana
                                               DKI Jakarta 10710                                                                  Maulafa, Kupang
                                                                                                                                  Nusa Tenggara Timur | East Nusa
                                                                                                                                  Tenggara 85351

        Pesantren Buntet                       Buntet Mart                                         Gd Estate Management           Gd Estate Management
                                               Jl. Komplek AKPER                                                                  Jl. Pantai Indah Kapuk No 1 PIK
                                               Pondok Buntet Pesantren,                                                           Jakarta
                                               Mertapada
                                               Kulon, Astanajapura, Cirebon
                                               Jawa Barat | West Java 45181

        Electronic City Sudirman               Galery ATM                                          Hotel Discovery SCBD           Lobby Hotel Discovery SCBD
                                               Gedung Electronic City                                                             SCBD Lot 11 Jl. Jend Sudirman Kav
                                               Kawasan Niaga Terpadu Sudirman                                                     52-53 Senayan Kebayoran Baru
                                               Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53                                                   Jakarta Selatan
                                               DKI Jakarta 12190

        Gedung Artha Graha B1                  SCBD                                                Menara Anugrah Kuningan        Jl. Dr. Ida Anak Agung Gede Agung
                                               Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53                                                   Lot 8.6 - 8.7
                                               Jakarta Selatan                                                                    Kawasan Mega Kuningan
                                               DKI Jakarta 12190                                                                  Kuningan Timur, Setiabudi
                                                                                                                                  Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950




120        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 122
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                               ATM Off Premises
                                                               ATM Off Premises

       Nama ATM                                  Alamat                                   Nama ATM                                  Alamat
       ATM Name                                  Address                                  ATM Name                                  Address

Tower A Lot 18 SCBD                  Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53       RSKI Galang                          Jl. Trans Barelang
                                     Lot. 18 Tower A, Perkantoran                                                Sijantung, Galang, Kota Batam
                                     SCBD                                                                        Kepulauan Riau | Riau Islands
                                     DKI Jakarta 12190                                                           29485

Mall Artha Gading I                  Mall Artha Gading                      Makmur Elok Graha                    Ruko Taman Golf Residence 3
                                     ATM Center Lantai Dasar                (MEG) Batam                          Jl. Niaga Golf Raya Sukajadi
                                     Jl. Boulevard Artha Gading                                                  Blok N2 No. 17-23
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240                                            Sukajadi, Batam
                                                                                                                 Kepulauan Riau | Riau Islands
                                                                                                                 29435

Discovery Hotel &                    Jl. Lodan Timur No. 7                  Mall Bumi Kedaton                    Mall Bumi Kedaton, Lantai
Convention Center                    Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta                                            Basement
                                     Utara                                                                       Bandar Lampung 35132
                                     DKI Jakarta 14430

Fresh Market - Bukit Golf            ATM Center - Fresh Market              Dutalia Supermarket -                Jl. Tim-Tim KM. 7
Mediterania                          Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard       Kupang                               Kelapa Lima Oesapa Barat
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14430                                            Kelapa Lima, Kupang
                                                                                                                 Nusa Tenggara Timur | East Nusa
                                                                                                                 Tenggara 85226

Sport Club PIK FIT                   Jl. Raya Pantai Indah Kapuk            Supertop Kupang                      Jl. Amabi No. 77
                                     Bukit Golf Mediterania                                                      Maulafa, Kupang
                                     Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara                                           Nusa Tenggara Timur | East Nusa
                                     DKI Jakarta 14460                                                           Tenggara 85361

Rumah Duka Sentosa                   Jl. Abdul Rachman Saleh No. 24         Pasar Tual - Langgur                 Jl. Abdul Gani Ronua
Gatot Subroto                        Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10710                                            Pasar Lodal EL (Samping Pos
                                                                                                                 Satpol PP)
                                                                                                                 Maluku Tenggara 97622

The Mansion Dukuh Golf               Tower Jasmine, Capillano               Tokyo Riverside                      Jl. Otista Pantai Indah Kapuk 2
-Kemayoran                           ATM Center Apartemen                   Apartment Lemo - PIK                 Lemo, Teluk Naga
                                     The Mansion at Dukuh Golf                                                   Tangerang Banten 15510
                                     Kemayoran
                                     Kompleks Kemayoran Blok D4-1/2
                                     Pademangan Timur, Pademangan
                                     Jakarta Utara, DKI Jakarta 14410

Ancol Beach City Mall                Taman Impian Jaya Ancol                Cityhome MOI Artha                   Mall of Indonesia, Jakarta Utara
                                     Pantai Carnaval, Kota Tua, Ancol       Gading                               DKI Jakarta 14240
                                     Pademangan, Jakarta Utara
                                     DKI Jakarta 14430

Metro Indah Mall Bandung             ATM Center MIM GF No. 2                Hotel Royal Phoenix -                Jl. Sriwijaya No. 30-32, Wonodri
                                     Kawasan Niaga MTC                      Semarang                             Semarang Selatan
                                     Jl. Soekarno Hatta 590, Bandung                                             Jawa Tengah | Central Java
                                     Jawa Barat | West Java 40286                                                50242




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      121
Page 123
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                       ATM Off Premises
                                                                                       ATM Off Premises

                       Nama ATM                                 Alamat                                    Nama ATM                               Alamat
                       ATM Name                                 Address                                   ATM Name                               Address

        Pacific Place SCBD -                   Gedung Pacific Place                                Halo Mart Makasar                Jl. Hertasning Baru No. 29
        Jakarta                                Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53                                                     Depan Aroeppala Food Court,
                                               Senayan, Kebayoran Baru                                                              Makasar
                                               Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190                                                   Sulawesi Selatan | South Sulawesi
                                                                                                                                    90222

        Rama Emerald Multi                     Jl. Raya Tenaru                                     Sinar Bangunan Building          Jl. Bundaran PU
        Sukses -Surabaya                       Wates Cangkir, Driyorejo, Gresik                    Center                           Tuak Daun Merah (TDM)
                                               Jawa Timur | East Java 61177                                                         Oebufu, Kupang
                                                                                                                                    Nusa Tenggara Timur | East Nusa
                                                                                                                                    Tenggara 85361

        Bali - Grandlucky Sunset               Bodega Bali Beruntung                               RSK Tzu Chi Bedah Cinta          Jl. Kamal Raya Outer Ring Road
        Road                                   Jl. Sunset Road No. 29 Kuta                         Kasih PIK                        Rusun Bumi Citra Idaman
                                               Badung, Bali 80361                                                                   Cengkareng Timur, Cengkareng
                                                                                                                                    Jakarta Barat, DKI Jakarta 11730

        Bali - Grandlucky Sanur                Jl. Bypass Ngurahrai No. 240                        Industri Gula Nusantara          Jl. Soekarno Hatta KM. 6
                                               Sanur, Denpasar Selatan                             (IGN)                            Cepiring Timur, Cepiring, Kendal
                                               Denpasar, Bali 80228                                                                 Jawa Tengah | Central Java 51352

        Hill Park Sibolangit Medan             Jl. Jamin Ginting KM. 45                            Tzu Chi Hospital PIK             Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard
                                               Sibolangit, Deli Serdang, Medan                                                      RT. 004, RW. 003 Kamal Muara,
                                               Sumatra Utara | North Sumatra                                                        Penjaringan,
                                               20151                                                                                Jakarta Utara, DKI Jakarta 14470

        Rumah Sakit Bunda                      ATM Center Rumah Sakit Bunda                        Alana Hotel                      Jl. Ir. H. Juanda No. 76
        Thamrin -Medan Pemuda                  Thamrin                                                                              Sentul City Bogor
                                               Jalan Sri Batanghari, Medan                                                          Jawa Barat | West Java 16810
                                               Sumatra Utara | North Sumatra
                                               20112

        Central Market PIK                     Kawasan Pantai Maju                                 Kiara Artha Park                 ATM Center Jl. Banten, Kebonwaru
                                               Jl. Golf Island Boulevard                                                            Batununggal, Bandung
                                               Kamal Muara, Penjaringan                                                             Jawa Barat | West Java 40272
                                               Jakarta Utara, DKI Jakarta 14470

        Apartment Bellezza                     ATM Center Lt. 2                                    Mitra Aneka Rezeki               Jl. Palembang Jambi KM. 53,
        Permata Hijau                          Tower Bellezza Arcade Mall &                        Palembang 1 & 2 (2 ATM)          Palembang
                                               Office Work                                                                          Sumatra Selatan | South SUmatra
                                               Jl. Letjen Soepeno No. 34, Arteri                                                    30958
                                               Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12210

        LV 8 Resort Hotel Bali                 Lobby Hotel LV8                                     GOTA Supermarket -               Jl. Jenderal Sudirman
                                               Jl. Discovery No. 8, Badung                         Langgur                          Ohijang, Kei Kecil, Maluku
                                               Denpasar, Bali 80361                                                                 Tenggara, Maluku 97622

        Discovery Shopping Mall                Discovery Shopping Mall Kuta                        Toko Mitra Abadi -               Jl. Hotel Langgur
        - Kuta                                 (Lantai 3)                                          Langgur                          Langgur, Kei Kecil
                                               Jl. Kartika Plaza, Kuta, Badung                                                      Maluku Tenggara 97622
                                               Bali 80361

        Toko Sumberjaya -                      Jl. Jenderal Sudirman                               PT Samudra Indo                  Jl. Dullah Raya KM. 8
        Langgur                                Ohijang, Langgur, Maluku                            Sejahtera (SIS) 2                Ngadi, Pulau Dullah Utara, Tual
                                               Tenggara                                                                             Maluku 97611
                                               Maluku 97622




122        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 124
Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.
                                   This page is intentionally left blank.




                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      123
Page 125
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Analisis &
      Pembahasan
      Manajemen
      Management Discussion and Analysis




124        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 126
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      125
Page 127
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report               Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI
      ECONOMIC AND INDUSTRY REVIEW

      Analisis Ekonomi Global                                                                      Global Economic Analysis

      Tahun 2025 menandai tahun ketahanan ekonomi global                                           The year 2025 marked a period of global economic
      di tengah berbagai tantangan struktural. Pertumbuhan                                         resilience amid various structural challenges. Global GDP
      PDB dunia mencapai sekitar 3,3%, stabil dari tahun                                           growth reached approximately 3.3%, remaining stable
      sebelumnya                      meskipun    tertekan       oleh         ketegangan           compared to the previous year despite pressures from
      perdagangan dan ketidakpastian kebijakan. Investasi                                          trade tensions and policy uncertainty. Investment in the
      di sektor teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI),                                       technology sector, particularly artificial intelligence (AI),
      menjadi pendorong utama yang mengimbangi efek                                                emerged as a key growth driver that offset the negative
      negatif dari tarif impor yang lebih tinggi, terutama dari                                    effects of higher import tariffs, especially those
      kebijakan AS. Inflasi global secara bertahap menurun ke                                      stemming from U.S. policies. Global inflation gradually
      level 4,1%, didukung oleh pelemahan harga energi dan                                         eased to 4.1%, supported by declining energy prices and
      kebijakan moneter yang akomodatif di banyak negara.                                          accommodative monetary policies in many countries.


      Menurut                 World        Economic    Outlook            Update           yang    According to the World Economic Outlook Update
      diterbitkan IMF pada Januari 2026, pertumbuhan                                               published by the IMF in January 2026, global economic
      ekonomi global pada 2025 diperkirakan mencapai 3,3%,                                         growth in 2025 was projected to reach 3.3%, in line
      serupa dengan proyeksi untuk 2026, di mana headwinds                                         with the outlook for 2026, where headwinds from
      dari pergeseran kebijakan perdagangan diimbangi oleh                                         shifts in trade policies were offset by tailwinds from
      tailwinds dari investasi teknologi termasuk AI, dukungan                                     technology investment, including AI, fiscal and monetary
      fiskal dan moneter, serta adaptabilitas sektor swasta.                                       support, and private sector adaptability. The report
      Laporan ini merevisi sedikit ke atas proyeksi Oktober                                        slightly revised upward the October 2025 projection,
      2025,            mencerminkan              ketahanan       yang         lebih         baik   reflecting stronger-than-expected resilience, although
      dari perkiraan awal, meskipun risiko downside tetap                                          downside risks remained predominant. The IMF analysis
      dominan. Analisis IMF menekankan divergensi kekuatan                                         highlighted a divergence in regional performance, with
      antar wilayah, dengan Amerika Utara dan Asia lebih                                           North America and Asia benefiting more from the surge
      diuntungkan oleh ledakan investasi tech dibandingkan                                         in technology investment compared to Europe.
      Eropa.


      Ekonomi maju tumbuh moderat di 1,8% pada 2025,                                               Advanced economies recorded moderate growth of
      dengan AS memimpin di 2,8% berkat stimulus fiskal dan                                        1.8% in 2025, led by the United States at 2.8% on the
      momentum AI, sementara zona euro tertahan di 0,9%                                            back of fiscal stimulus and AI-driven momentum, while
      akibat kelemahan manufaktur dan ketegangan geopolitik.                                       the euro area lagged at 0.9% due to manufacturing
      Jepang mengalami kontraksi ringan sebesar -0,2% karena                                       weakness and geopolitical tensions. Japan experienced
      penurunan ekspor dan investasi residensial. Sementara                                        a mild contraction of -0.2% amid declining exports and
      itu, ekonomi berkembang dan pasar muncul tumbuh                                              residential investment. Meanwhile, emerging market and
      lebih kuat di 4,3%, dipimpin oleh Asia dengan China di                                       developing economies grew more robustly at 4.3%, led
      5,3% dan India di 6,5%, didorong ekspor teknologi dan                                        by Asia, with China expanding by 5.3% and India by 6.5%,
      stimulus domestik.                                                                           driven by technology exports and domestic stimulus.


      Tantangan utama tahun 2025 mencakup eskalasi                                                 Key challenges in 2025 included escalating protectionism,
      proteksionisme, dengan tarif efektif AS mencapai                                             with effective U.S. tariffs reaching 18.5%, disrupting global
      18,5% yang mempengaruhi rantai pasok global, serta                                           supply chains, as well as geopolitical tensions in the Middle
      ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina yang                                       East and Ukraine that fueled commodity price volatility.
      mendorong volatilitas harga komoditas. Pasar keuangan                                        Financial markets remained accommodative, with loose
      tetap akomodatif, dengan kondisi longgar mendukung                                           conditions supporting capital flows to emerging markets,



126        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 128
         Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




aliran modal ke emerging markets, meskipun valuasi               although elevated valuations in technology stocks posed
saham tech yang tinggi menimbulkan risiko koreksi. Inflasi       correction risks. Inflation in the United States remained
di AS bertahan lebih tinggi dari target, memperlambat            above target, slowing the pace of interest rate cuts by the
penurunan suku bunga Federal Reserve.                            Federal Reserve.


Secara keseluruhan, 2025 menunjukkan pola pertumbuhan            Overall, 2025 reflected an uneven yet resilient growth
yang tidak merata namun resilien, dengan potensi                 pattern, with AI-driven transformation offering the potential
transformasi dari AI yang bisa meningkatkan produktivitas        to enhance medium-term productivity if accompanied by
jangka menengah jika diimbangi reformasi struktural.             structural reforms. However, sustainability will depend
Namun, keberlanjutan bergantung pada pengurangan                 on reducing trade uncertainty and strengthening fiscal
ketidakpastian perdagangan dan penguatan fiskal untuk            positions to avoid increasing public debt fragility. The
menghindari fragilitas utang publik yang meningkat.              outlook for 2026 is projected to remain stable at 3.3%,
Prospek 2026 diproyeksikan stabil di 3,3%, namun                 but will require prudent policy measures to manage
memerlukan kebijakan yang hati-hati untuk mengelola              downside risks such as a correction in technology
risiko downside seperti koreksi investasi teknologi atau         investment or an escalation of conflicts.
eskalasi konflik.


Analisis Ekonomi Indonesia                                       Indonesia Economic Analysis

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia           According to Statistics Indonesia, Indonesia’s economy
sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,05%. Capaian ini                 grew by 5,05% throughout 2025. This achievement
menunjukkan ketangguhan di tengah tekanan global,                reflects resilience amid global pressures, supported by
didukung konsumsi rumah tangga solid dan investasi               solid household consumption and rising investment,
yang meningkat, meskipun di bawah target awal 5,2%.              although it remained below the initial target of 5.2%.
Stabilitas makro terjaga dengan inflasi rendah dan               Macroeconomic stability was well maintained, with low
neraca perdagangan surplus, meski ada perlambatan                inflation and a trade balance surplus, despite seasonal
musiman di awal tahun.                                           moderation in growth early in the year.


Faktor pendukung utama pertama adalah konsumsi                   The first key supporting factor was strong household
rumah tangga yang kuat, tumbuh 4,92% berkat bansos               consumption, which grew by 4,92% on the back of social
dan pemulihan daya beli pasca-pandemi. Selain itu,               assistance programs and the recovery of purchasing power
investasi juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan              in the post-pandemic period. In addition, investment also
ekonomi melalui penanaman modal asing di hilirisasi              served as a major growth driver through foreign direct
nikel, energi terbarukan, dan infrastruktur. Kebijakan           investment in nickel downstreaming, renewable energy,
fiskal-moneter yang terkoordinasi, termasuk percepatan           and infrastructure. Well-coordinated fiscal and monetary
belanja APBN dan pelonggaran BI Rate, juga menjadi               policies, including the acceleration of state budget
faktor positif yang mendorong pertumbuhan ekonomi                spending and the easing of the BI Rate, further supported
Indonesia. Karena dari kebijakan tersebut menciptakan            economic growth, as these policies generated multiplier
efek multiplier melalui penyerapan tenaga kerja sektor           effects through employment absorption in productive
produktif.                                                       sectors.


Kinerja ekspor tahun 2025 mengalami rebound meski                Export performance in 2025 rebounded, albeit with
cukup volatil, dengan surplus dagang non-migas dan               considerable volatility, supported by a non-oil and gas
kontribusi sektor manufaktur serta pariwisata yang               trade surplus and the recovery of manufacturing and
pulih ke 70-80% level pra-pandemi. Hilirisasi industri           tourism sectors to around 70–80% of pre-pandemic
dan diversifikasi ekspor ke pasar non-China seperti              levels. Industrial downstreaming and export diversification



                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      127
Page 129
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Eropa dan ASEAN menambah ketahanan. Pertumbuhan                                              toward non-China markets such as Europe and ASEAN
      sektor jasa digital dan e-commerce juga mendorong                                            enhanced economic resilience. Growth in digital services
      inklusivitas, dengan PDB nominal mencapai USD1,4 triliun.                                    and e-commerce also promoted inclusivity, with nominal
                                                                                                   GDP reaching USD 1.4 trillion.


      Namun demikian, terdapat juga faktor yang menghambat                                         Nevertheless,   several    factors     constrained   growth.     These
      pertumbuhan, antara lain perlambatan daya beli kelas                                         included a slowdown in middle-class purchasing power due
      menengah akibat inflasi pangan dan penurunan upah riil,                                      to food inflation and declining real wages, which dampened
      menyebabkan konsumsi tersier seperti wisata mengecil.                                        discretionary consumption such as tourism. External pressures
      Selain itu, tekanan eksternal seperti pelemahan ekspor ke                                    also emerged from weaker exports to China, higher U.S. tariffs, and
      China, kenaikan tarif AS, dan penguatan dolar yang tekan                                     a strengthening U.S. dollar that put pressure on the rupiah and
      rupiah serta impor. Ketiga, realisasi belanja pemerintah                                     imports. In addition, slower realization of government spending
      awal tahun lambat dan perlambatan investasi swasta                                           in the early part of the year and subdued private investment,
      karena suku bunga tinggi serta ketidakpastian politik                                        driven by high interest rates and political uncertainty during the
      transisi.                                                                                    transition period, weighed on economic momentum.


      Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi tahun konsolidasi                                     Overall, 2025 was a year of consolidation for Indonesia’s
      ketahanan Indonesia dengan fundamental kuat, tapi                                            economic resilience, underpinned by strong fundamentals.
      tantangan                 struktural    seperti   erosi      kelas         menengah          However, structural challenges such as middle-class erosion
      dan eksternal shocks membatasi akselerasi. Reformasi                                         and external shocks limited growth acceleration. Deregulation,
      deregulasi, lingkungan usaha, dan perdagangan digital                                        business environment, and digital trade reforms are required
      diperlukan untuk dorong 5,5% ke depan. Momentum akhir                                        to support growth toward 5.5% in the future. The outlook
      tahun optimis jika mitigasi risiko tepat.                                                    toward year-end remains optimistic, provided that risks are
                                                                                                   mitigated effectively.


      Analisis Industri Perbankan                                                                  Banking Industry Analysis

      Industri perbankan pada tahun 2025 menunjukkan                                               The banking industry in 2025 demonstrated strong
      ketahanan dan stabilitas yang kuat di tengah dinamika                                        resilience and stability amid global and domestic
      ekonomi global dan domestik. Menurut laporan Otoritas                                        economic dynamics. According to reports from the
      Jasa Keuangan (OJK), stabilitas sektor jasa keuangan,                                        Financial Services Authority, stability in the financial
      termasuk perbankan, tetap terjaga meskipun terjadi                                           services sector, including banking, remained well
      volatilitas pasar global dan risiko eksternal yang tinggi.                                   maintained despite global market volatility and elevated
      Intermediasi perbankan menunjukkan pertumbuhan                                               external risks. Banking intermediation recorded steady
      kredit yang stabil dengan profil risiko yang tetap                                           credit growth with a well-managed risk profile, indicating
      terkendali, menunjukkan bahwa bank-bank mampu                                                that banks were able to maintain their credit distribution
      mempertahankan                       fungsi   penyaluran        kredit           secara      function optimally across various economic sectors.
      optimal ke berbagai sektor ekonomi.




128        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 130
        Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Dari sisi pertumbuhan kredit, industri perbankan                                  In terms of credit growth, the banking industry recorded
mencatat ekspansi positif sepanjang tahun 2025. Kredit                            positive expansion throughout 2025. Investment loans
investasi tumbuh signifikan, diikuti oleh kredit konsumsi,                        grew significantly, followed by consumer loans, while
sementara      kredit       modal          kerja   juga     menunjukkan           working capital loans also expanded, albeit at a more
pertumbuhan         meskipun           berada        pada    level    yang        moderate pace. This credit growth was supported
lebih moderat. Pertumbuhan kredit ini didukung oleh                               by demand from the corporate sector and increased
permintaan dari sektor korporasi dan peningkatan                                  lending to productive sectors such as mining and
kredit ke sektor-sektor produktif seperti pertambangan                            services, reflecting the role of banks in supporting
dan jasa, sekaligus mencerminkan peran bank dalam                                 domestic economic activity.
mendukung aktivitas ekonomi domestik.


Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan terus                                    Meanwhile, Third Party Funds (DPK) continued to
mengalami peningkatan, mencerminkan kepercayaan                                   increase, reflecting public confidence in the national
masyarakat terhadap sistem perbankan nasional. Giro,                              banking system. Demand deposits, savings, and time
tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh positif,                              deposits each recorded positive growth, providing a
memberikan dasar likuiditas yang kuat bagi bank.                                  strong liquidity base for banks. Banking liquidity and
Likuiditas dan struktur modal perbankan tetap berada                              capital structures remained at adequate levels, with
pada level yang memadai, dengan rasio alat likuid                                 liquid asset ratios to DPK and non-performing loan
terhadap DPK dan NPL yang tetap terkendali di bawah                               (NPL) ratios remaining well controlled below concerning
ambang risiko yang mengkhawatirkan.                                               risk thresholds.


Dalam    konteks        domestik,           survei    orientasi      bisnis       In the domestic context, OJK’s banking business
perbankan       OJK        menunjukkan             optimisme         pelaku       orientation survey indicated optimism among industry
industri terhadap prospek kinerja di tahun 2025. Indeks                           players regarding performance prospects in 2025. The
Orientasi Bisnis Perbankan pada triwulan pertama                                  Banking Business Orientation Index in the first quarter
2025    mencerminkan               keyakinan         bahwa     stabilitas         of 2025 reflected confidence that macroeconomic
makroekonomi, penurunan suku bunga acuan, serta                                   stability, a decline in the policy rate, and improving
perbaikan     kondisi        permintaan            kredit   akan      terus       credit demand conditions would continue to support
mendukung perkembangan sektor perbankan.                                          the development of the banking sector.


Tren digitalisasi juga menjadi salah satu pendorong                               Digitalization trends also emerged as a key driver of
utama perkembangan industri perbankan di 2025. Bank-                              the banking industry’s development in 2025. Global
bank global dan domestik semakin mengadopsi teknologi                             and domestic banks increasingly adopted digital
digital, termasuk sistem pembayaran digital, aplikasi                             technologies, including digital payment systems, mobile
mobile banking, dan solusi berbasis Artificial Intelligence                       banking applications, and solutions based on Artificial
(AI) dan machine learning untuk meningkatkan efisiensi                            Intelligence (AI) and machine learning to enhance
operasional, mengoptimalkan layanan pelanggan, serta                              operational efficiency, optimize customer services,
memperkuat mitigasi risiko. Investasi dalam teknologi                             and strengthen risk mitigation. Investment in such
semacam ini diperkirakan semakin penting dalam                                    technologies is expected to become increasingly critical
mempertahankan daya saing di tengah percepatan                                    in maintaining competitiveness amid the accelerating
transformasi digital di sektor keuangan.                                          digital transformation in the financial sector.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      129
Page 131
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                 Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      TINJAUAN OPERASIONAL
      OPERATIONAL REVIEW
      Strategi Bank Artha Graha Internasional                                                      Bank Artha Graha Internasional’s Strategy
      2025                                                                                         in 2025

      Dengan mempertimbangkan tantangan perekonomian                                               Taking into account the challenges of the national
      nasional                dan          kondisi    industri    perbankan                yang    economy and the conditions of the banking industry,
      dihadapkan pada persaingan ketat dalam memperoleh                                            which is facing intense competition in securing funding
      sumber pendanaan serta tingginya biaya dana. Bank                                            sources as well as high funding costs, the Bank has
      menetapkan strategi pengembangan bisnis tahun 2025                                           established its business development strategy for 2025
      sebagai berikut.                                                                             as outlined below.


      Strategi Pendanaan                                                                           Funding Strategy
      Pada tahun 2025, Bank menetapkan strategi pendanaan                                          In 2025, the Bank adopted a funding strategy focused on
      yang berfokus pada optimalisasi dana murah serta                                             optimizing low-cost funds and acquiring new customers. In
      akuisisi nasabah baru. Sejalan dengan hal tersebut, action                                   line with this approach, the Bank’s action plan for 2025 is
      plan Bank tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                 as follows:


      1.     Pengembangan kerjasama dengan B2B partner untuk                                       1.   Development of partnerships with B2B partners
             meningkatkan dana murah dan memperluas channel                                             to increase low-cost funds and expand customer
             akuisisi nasabah seperti :                                                                 acquisition channels, such as:
             a. Kolaborasi kerjasama QRIS Acquiring.                                                    a. Collaboration in QRIS acquiring partnerships.
             b. Optimalisasi kerjasama dengan bursa komoditi                                            b. Optimization of cooperation with commodity
                     dan mitra kerjasama bisnis lainnya.                                                   exchanges and other business partners.
             c. Kerjasama                    dengan      mitra     bisnis          berbasis             c. Collaboration with application-based business
                     aplikasi.                                                                             partners.
             d. Fasilitator sebagai rekening operasional mitra                                          d. Acting as a facilitator for business partners’ operational
                     bisnis dalam mendukung kegiatan usaha.                                                accounts in supporting business activities.
             e. Melakukan join promo dengan mitra bisnis                                                e. Conducting joint promotions with business
                     maupun nasabah perorangan .                                                           partners as well as individual customers.
      2. Pengembangan digital apps, seperti:                                                       2. Development of Digital Apps, such as:
             a. Pengembangan layanan e-KYC.                                                             a. Enhancement of e-KYC services.
             b. Penambahan                    fitur   baru,   seperti      fitur       lifestyle        b. Addition of new features, such as lifestyle features
                     (transportasi, investasi, ticketing), biller, dan QRIS CPM                            (transportation, investment, ticketing), billers, and
                     yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.                                            QRIS CPM tailored to customer needs.
             c. Terus aktif dalam pemanfaatan program transaksi,                                        c. Continuously optimizing transaction programs,
                     member get member, loyalty point dan campaign                                         member-get-member initiatives, loyalty points,
                     distribution tools.                                                                   and campaign distribution tools.
      3. Peningkatan Kerjasama Merchant UMKM, seperti:                                             3. Enhancement of MSME Merchant Partnerships, such as:
             a. Menjalin kerjasama dengan pedagang UMKM                                                 a. Establishing partnerships with MSME merchants
                     dengan menjadi merchant QRIS untuk mendukung                                          by onboarding them as QRIS merchants to
                     cashless transaction.                                                                 support cashless transactions.
             b. Pembukaan rekening khusus merchant.                                                     b. Opening dedicated accounts for merchants.
      4. Meningkatkan akuisisi online, seperti:                                                    4. Increasing online acquisition, such as:
             a. Memperkuat proses customer onboarding dengan                                            a. Strengthening the customer onboarding process by
                     mengembangkan fitur pembukaan rekening online yang                                    developing online account opening features integrated
                     terintegrasi dengan sistem e-KYC yang disediakan oleh                                 with the e-KYC system provided by Dukcapil.
                     Dukcapil.




130        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 132
          Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                            Corporate Social Responsibility and Safeguarding




     b. Kolaborasi dengan mitra bisnis yang telah memiliki                            b. Collaborating with business partners that already have an
         basis customer guna menjadi channel akuisisi                                        existing customer base to serve as acquisition channels
         nasabah baru melalui pola bisnis Kerjasama.                                         for new customers through partnership schemes.
5. Pengembangan Digital Marketing, seperti:                                     5. Development of Digital Marketing, such as:
     a. Promosi         produk          &    program     melalui    jalur             a. Promoting products and programs through digital
         pemasaran digital.                                                                  marketing channels.
     b. Meningkatkan brand awareness serta customer                                   b. Increasing brand awareness, expanding the
         base dan pemanfaatan big data untuk seleksi                                         customer base, and leveraging big data for target
         target serta customer segment.                                                      selection and customer segmentation.
     c. Memperkuat marketing engine system tools.                                     c. Strengthening marketing engine system tools.


Penyaluran Dana                                                                 Fund Distribution
Sebagai bagian dari implementasi rencana bisnis yang                            As part of the implementation of the established
telah dicanangkan, berikut disampaikan beberapa                                 business plan, the following outlines the policies and
kebijakan dan fokus terkait penyaluran dana, yaitu:                             focus areas related to fund distribution:
1.   Penyaluran Kredit per 31 Desember 2025 terealisasi                         1.    Credit disbursement as of December 31, 2025 was
     sebesar Rp9.792 miliar.                                                          realized at IDR9,792 billion.
2. Dari segi kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan                              2. In terms of lending to Micro, Small, and Medium
     Menengah (UMKM) sampai Semester II Tahun                                         Enterprises (MSME) up to the second half of 2025,
     2025 realisasi sebesar Rp368,8 miliar. Rasio UMKM                                realization amounted to IDR368.8 billion. The MSME
     terhadap total kredit tercatat sebesar 3,77%.                                    loan ratio to total loans was recorded at 3.77%.


     Langkah-langkah              yang       dilakukan   Bank      untuk              The measures undertaken by the Bank to achieve
     mencapai pertumbuhan kredit dibagi sesuai segmen:                                credit growth are segmented as follows:
     •   Konsumer                                                                     •      Consumer
         a. Diversifikasi           produk      pembiayaan      melalui                      a. Diversification of financing products through
            implementasi digital lending untuk kredit                                           the implementation of digital lending for
            konsumtif (KPR Reguler, Buy Now Pay Later,                                          consumer loans (Conventional Mortgage/KPR,
            KTA,        kredit       konsumtif      lainnya)    dengan                          Buy Now Pay Later, Unsecured Loans/KTA,
            pemanfaatan Big Data Analytic serta scoring                                         and other consumer financing) by leveraging
            engine.                                                                             Big Data Analytics and a scoring engine.
         b. Pemasaran KPR Reguler di Primary Market                                          b. Marketing of Conventional Mortgage (KPR)
            dengan Developer Rekanan Kerja sama dengan                                          in the primary market in collaboration with
            Program Bunga Khusus yang kompetitif.                                               partner developers, supported by competitive
                                                                                                special interest rate programs.
         c. Cross selling produk KPR Reguler kepada                                          c. Cross-selling of Conventional Mortgage (KPR)
            nasabah/debitur existing yang potensial dan                                         products to existing customers/debtors who
            aktif bertransaksi di BAGI.                                                         are potential and actively transacting in BAGI.
         d. Cross selling produk KTA kerjasama dan kredit                                    d. Cross-selling of partnered Unsecured Loans
            konsumtif lainnya kepada nasabah existing                                           (KTA) and other consumer financing products
            yang potensial dan aktif bertransaksi di BAGI.                                      to existing customers who are potential and
                                                                                                actively transacting in BAGI.




                                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      131
Page 133
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




            •       Ritel/SME                                                                     •   Retail/SME
                    a. Diversifikasi             produk     pembiayaan                melalui         a. Diversification of financing products through
                            implementasi digital lending untuk kredit                                      the implementation of digital lending for
                            modal kerja dengan pemanfaatan Big Data                                        working capital loans by leveraging Big Data
                            Analytic serta scoring engine.                                                 Analytics and a scoring engine.
                    b. Pembiayaan UMKM termasuk sektor perdagangan,                                   b. MSME financing across sectors including trade,
                            pertanian,        perkebunan,    perikanan,          kesehatan,                agriculture, plantations, fisheries, healthcare,
                            pendidikan, energi dan sektor lainnya serta                                    education, energy, and other sectors, as well as
                            dukungan dalam pembiayaan rantai pasokan,                                      support for supply chain financing, distributors,
                            distributor, lembaga keuangan serta koperasi.                                  financial institutions, and cooperatives.
                    c. Meningkatkan portofolio kredit dalam bentuk                                    c. Increasing the loan portfolio in the form
                            suply chain financing dan distributor financing                                of supply chain financing and distributor
                            dari          perusahaan     anchor     nasabah/debitur                        financing from anchor companies of existing
                            existing maupun debitur baru.                                                  customers/debtors as well as new debtors.
                    d. Kerjasama dengan platform digital/B2B fintech                                  d. Collaboration with digital platforms/B2B fintechs
                            untuk pembiayaan UMKM.                                                         for MSME financing.
                    e. Linkage                Program       (executing/chanelling)                    e. Linkage programs (executing/channeling) with
                            kepada lembaga keuangan, koperasi.                                             financial institutions and cooperatives.
                    f.      Cross selling kepada nasabah/debitur existing                             f.   Cross-selling to existing customers/debtors
                            yang belum mempunyai fasilitas kredit modal                                    who do not yet have working capital loan
                            kerja.                                                                         facilities.
                    g. Penyaluran kredit dengan skema pembiayaan                                      g. Loan disbursement through special financing
                            khusus sesuai dengan karakteristik daerah (cabang)                             schemes tailored to regional (branch) characteristics,
                            seperti pembiayaan alat berat dan lainnya.                                     such as heavy equipment financing and others.


            •       Korporasi/Komersil                                                            •   Corporate/Commercial
                      a. Melakukan               intensifikasi      bisnis           debitur          a. Intensifying business with existing debtors,
                              existing, diantaranya pendekatan kepada                                      including approaches to parent companies
                              induk maupun anak usaha debitur, customer                                    and subsidiaries, customers, and suppliers
                              dan supplier (Cross selling dan Up selling)                                  (cross-selling and up-selling).
                      b. Ekstensifikasi bisnis untuk debitur/nasabah                                  b. Business extensification to acquire new
                              baru yang berasal dari value chain corporate                                 debtors/customers          originating   from        the
                              banking, nasabah funding eksisting dan non                                   corporate       banking    value   chain,    existing
                              debitur.                                                                     funding customers, and non-debtors.
                      c. Penyaluran pembiayaan supply chain dan                                       c. Distribution of supply chain financing and
                              distributor financing.                                                       distributor financing.
                      d. Mendorong pembiayaan aktif melalui sindikasi dan                             d. Encouraging active financing through syndication
                              menjalin kerjasama yang aktif dengan lembaga                                 and establishing active cooperation with other
                              pembiayaan lainnya.                                                          financing institutions.
                    e. Tetap menjaga kualitas aset dan proses                                         e. Maintaining asset quality and ensuring that
                            pemberian           kredit     secara        selektif           dan            the lending process is conducted selectively
                            prudent.                                                                       and prudently.




132       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 134
            Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                              Corporate Social Responsibility and Safeguarding




•   Selain        melakukan              strategi     untuk     mencapai          •     In addition to implementing strategies to achieve
    pertumbuhan              kredit,       juga     melakukan    langkah-               credit growth, the Bank also undertook measures to
    langkah pencegahan penurunan kualitas kredit untuk                                  prevent a deterioration in credit quality in order to
    menjaga tingkat kesehatan Bank, sebagai berikut:                                    maintain the Bank’s soundness, as follows:
    a. Melakukan penyaluran kredit secara selektif dan                                  a. Implementing             selective          and       prudent            credit
       prudent dengan memperhatikan mitigasi terhadap                                          disbursement by taking into account credit
       risiko penyaluran kredit dan melakukan pemantauan                                       risk mitigation and monitoring debtor payment
       penerimaan pembayaran dari debitur, monitoring                                          receipts,     receivables            aging,          and        financial
       aging piutang serta analisis laporan keuangan.                                          statement analysis.
    b. Melakukan kunjungan secara rutin ke lokasi usaha                                 b. Conducting regular visits to debtors’ business
       debitur          untuk       memastikan        bahwa     operasional                    locations to ensure that business operations
       usaha debitur berjalan dengan baik dan lancar serta                                     are running properly and smoothly, as well
       melakukan review secara berkala kondisi keuangan                                        as performing periodic reviews of financial
       sehingga dapat mengambil langkah preventif lebih dini                                   conditions to enable early preventive measures
       untuk menyelesaikan masalah yang dapat berpotensi                                       in addressing issues that could potentially cause
       menimbulkan kerugian Bank di kemudian hari.                                             losses to the Bank in the future.
    c. Melakukan evaluasi kebijakan perkreditan yang                                    c. Conducting ongoing evaluations of credit policies
       berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang                                              in accordance with prevailing regulations and
       berlaku dan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan                                          directives from the Financial Services Authority
       dan/atau Bank Indonesia.                                                                (OJK) and/or Bank Indonesia.
    d. Meningkatkan kualitas dari Sumber Daya Manusia                                   d. Enhancing the quality of human resources,
       khususnya keterampilan analisa perkreditan dengan                                       particularly in credit analysis skills, through
       pelatihan-pelatihan yang berkesinambungan.                                              continuous training programs.
    e. Mempercepat penanganan dan penyelesaian                                          e. Accelerating the handling and resolution of
       kredit yang berpotensi bermasalah dan kredit                                            potential problem loans and non-performing
       bermasalah untuk mempertahankan dan meningkatkan                                        loans to maintain and improve credit portfolio
       kualitas portofolio kredit, dengan langkah-langkah                                      quality through the following measures:
       sebagai berikut:
       i.     Melakukan upaya penagihan secara intensif                                        i.   Undertaking intensive collection efforts and
              dan mempercepat eksekusi aset agunan dan                                              expediting the execution of collateral assets
              tindakan hukum terkait.                                                               and related legal actions.
       ii. Menjual agunan debitur dan melaksanakan                                             ii. Selling     debtor        collateral           and        executing
              eksekusi AYDA, dengan prioritas pada aset                                             foreclosed assets, with priority given to assets
              yang lebih mudah dipasarkan.                                                          that are more marketable.
       iii. Menghapus buku untuk kredit yang sulit ditagih,                                    iii. Writing off loans that are difficult to collect
              sambil tetap melanjutkan upaya penagihan.                                             while continuing collection efforts.
       iv. Peningkatan Sumber Daya Manusia khususnya                                           iv. Enhancement of human resources, particularly
              dalam bidang analisis perkreditan dan evaluasi                                        in the field of credit analysis, and continuous
              kebijakan          perkreditan         yang   berkelanjutan                           evaluation of credit policies are carried out in
              sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                                                 accordance with applicable regulations.




                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      133
Page 135
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Permodalan                                                                                   Capital
      Pada Semester II Tahun 2025, Pencapaian Kewajiban                                            In the second half of 2025, the Bank’s Capital Adequacy
      Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 27,76%.                                              Ratio (CAR) reached 27.76%. This ratio remained well
      Rasio tersebut masih tetap terjaga pada level diatas                                         above the minimum required level of 9.34%, in line
      minimal 9,34% (tingkat permodalan yang wajib risk                                            with the mandatory capital requirements based on the
      profile).                                                                                    Bank’s risk profile.


      Human Capital                                                                                Human Capital
      Sepanjang tahun 2025, Direktorat Human Capital telah                                         Throughout 2025, the Human Capital Directorate
      melaksanakan berbagai inisiatif dan program kerja yang                                       implemented various initiatives and work programs
      selaras dengan target serta rencana pengembangan                                             aligned with the targets and the Human Capital
      Human Capital yang telah ditetapkan oleh Bank, sebagai                                       development plan established by the Bank, as outlined
      berikut:                                                                                     below:
      1.     Re-arrange Organization                                                               1.   Re-arrange Organization
             a. Proses perputaran karyawan (rotasi) lintas direktorat,                                  a. The employee rotation process across directorates
                     sehingga bisa saling berkolaborasi dan dapat belajar satu                              enables collaboration and mutual learning through
                     sama lain berbagi pengetahuan untuk meningkatkan                                       knowledge sharing to enhance performance and
                     kinerja dan daya saing serta menciptakan lingkungan                                    competitiveness, while fostering a work environment
                     kerja yang mendukung pertumbuhan individu serta tim.                                   that supports individual and team growth.
             b. Akuisisi dan penempatan karyawan dilakukan                                              b. Employee acquisition and placement are carried out
                     sesuai dengan kompetensinya sehingga target                                            in accordance with their competencies to ensure
                     yang ditetapkan dapat tercapai.                                                        that the established targets can be achieved.
             c. Melakukan perampingan jumlah human capital                                              c. Streamlining the number of human capital to
                     untuk mendukung model bisnis.                                                          support the business model.


      2. Shaping the New Future                                                                    2. Shaping the New Future
             Untuk mencapai hasil yang lebih baik dimasa                                                To achieve better results in the future and support
             depan dan regenerasi pejabat dilakukan pencarian                                           leadership regeneration, the Bank conducted the
             kandidat baru calon pejabat baik secara internal.                                          search for new candidates for key positions through
             Mengembangkan                   kompetensi        karyawan               dengan            both internal development. Employee competencies
             cara memberikan pelatihan, memberikan coaching                                             were enhanced through training programs, coaching
             dan mentoring serta mempertahankan kader yang                                              and mentoring initiatives, as well as by retaining
             dimiliki (lulusan peserta program).                                                        existing talent pools, including program graduates.


      Jaringan Kantor                                                                              Office Network
      Dalam upaya meningkatkan performa jaringan kantor/                                           To enhance the performance of the office/branch
      cabang, dilakukan evaluasi terhadap beberapa aspek,                                          network, the Bank conducted evaluations across several
      antara lain:                                                                                 aspects, including:
      1.     Mengeksplorasi potensi bisnis yang ada di sekitar                                     1.   Exploring business potential in areas surrounding the office
             jaringan kantor yang mendukung kebijakan setiap                                            network in line with regional policies, through cooperation with
             daerah, melalui kerjasama dengan pelaku UMKM,                                              MSME players, regional leadership forums/local governments
             MUSPIDA/PEMDA, TNI dan mitra TNI, serta instansi                                           (MUSPIDA/PEMDA), the Indonesia National Armed Forces (TNI)
             Pemerintahan lainnya.                                                                      and TNI partners, as well as other government institutions.
      2. Business                      development    dengan         pengembangan                  2. Business development through the expansion of
             digitalisasi untuk mendukung ekosistem bisnis bank                                         digitalization to support the Bank’s business ecosystem in
             dalam mengakuisisi nasabah dari Sekolah, Pasar,                                            acquiring customers from schools, markets, cooperatives,
             Koperasi, Yayasan, dan komunitas-komunitas lainnya.                                        foundations, and other community groups.

134        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 136
               Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
               Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                              Corporate Social Responsibility and Safeguarding




3. Melakukan efisiensi melalui konsolidasi jaringan                                3. Improving efficiency through the consolidation
     kantor dengan tujuan untuk lebih mengoptimalkan                                     of the office network, with the aim of optimizing
     produktivitas dan kinerja jaringan kantor.                                          productivity and overall network performance.
4. Peningkatan kinerja seluruh jaringan kantor di                                  4. Improved performance across the entire branch
     lokasi-lokasi strategis sesuai dengan rencana bisnis                                network in strategic locations, in line with the business
     yang ditetapkan dalam meraih peluang bisnis dari                                    plan, to capture business opportunities from the
     ekosistem di sekitar jaringan kantor;                                               ecosystems surrounding the branch network.
5. Optimalisasi kinerja sales dan marketing untuk                                  5. Optimizing sales and marketing performance to enhance
     meningkatkan pertumbuhan usaha jaringan kantor                                      business growth across the office network through
     melalui up selling, cross selling dan referral secara                               comprehensive up selling, cross selling dan referral to
     menyeluruh terhadap nasabah eksisting serta akuisisi                                existing customers, as well as new customer acquisition
     baru dari potensi referral baik dari keluarga maupun                                from potential referrals, including those from customers’
     kolega nasabah.                                                                     family members and colleagues.
6. Selama Semester II Tahun 2025 terdapat beberapa                                 6. During the second half of 2025, several new ATM
     penempatan unit ATM baru.                                                           units were installed.


Teknologi Informasi (TI)                                                           Information Technology (IT)
Pengembangan Teknologi Informasi dilakukan sesuai                                  Information Technology development was carried out
dengan           Rencana           Bisnis         Bank   guna   mendukung          in accordance with the Bank’s Business Plan to support
operasional dan pertumbuhan bisnis, antara lain melalui:                           operational activities and business growth, through the
                                                                                   following initiatives:
1.   Pengembangan Fitur API Management, Mobile Apps                                1.    Development of API Management, Mobile Apps, and
     dan Internet Banking:                                                               Internet Banking features:
     a. Agi digital apps:                                                                a. Agi digital apps:
          i.     Deposito Online; dan                                                           i.   Online Time Deposits; and
          ii. Tabungan Pintar.                                                                  ii. Pintar Savings.
     b. Penambahan fitur informasi Saldo Awal dan Saldo                                  b. Addition of Beginning Balance and Ending Balance
          Akhir pada Internet Banking Business;                                                 information features in Internet Banking Business;
     c. Pengembangan QRIS MPM (Merchant Presented                                        c. Development of QRIS MPM (Merchant Presented
          Mode) ALTO;                                                                           Mode) ALTO;
     d. Penambahan Agregator NAATA untuk provider                                        d. Addition of NAATA Aggregator for Telkomsel
          Telkomsel;                                                                            provider;
     e. Metode Whitelist Rekening Tujuan untuk API                                       e. Whitelist Method for Beneficiary Accounts in
          Transfer Dana;                                                                        Fund Transfer API;
     f.   Pengembangan fitur Bank Wide Limit pada MB                                     f.     Development of Bank Wide Limit feature in MB
          dan IBB; dan                                                                          and IBB; and
     g. Perubahan format MT ke MX (SWIFT).                                               g. Migration of message format from MT to MX (SWIFT).


2. Pengembangan fitur guna mendukung operasional                                   2. Development of features to support Bank operations
     dan pelaporan Bank                                                                  and reporting
     a. Upgrade sistem switching RINTIS 7.20;                                            a. Upgrade of RINTIS switching system to version 7.20;
     b. Implementasi platform PRIVASIMU sebagai bagian                                   b. Implementation of the PRIVASIMU platform as
          dari komitmen bank terhadap UU Perlindungan                                           part of the Bank’s commitment to the Personal
          Data Pribadi;                                                                         Data Protection Law;
     c. Pengembangan                     Web        Dashboard   SIKP    dan              c. Development of Web Dashboard SIKP and
          Asuransi Untuk Fasilitas Pembiayaan KUR dan KPP;                                      Insurance for KUR and KPP Financing Facilities;



                                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      135
Page 137
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report            Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




            d. Sinkronisasi Sumber Data ADK R14 ke R23 dan                                           d. Synchronization of ADK R14 to R23 Data Sources
                    Penyesuaian Aplikasi ADK;                                                             and Adjustment of the ADK Application;
            e. Pengembangan Aplikasi Simplifa untuk Credit                                           e. Development of the Simplifa Application for
                    Analyst;                                                                              Credit Analysts;
            f.      Upgrade               Aplikasi    APU    PPT         untuk           team        f.   Upgrade of the APU PPT Application for the
                    Compliance;                                                                           Compliance team;
            g. Perubahan Judul Laporan Reminder dan Logo AGI                                         g. Change in the Reminder Report Title and AGI
                    pada aplikasi ADK; dan                                                                Logo in the ADK application; and
            h. Pengembangan KPR FLPP.                                                                h. Development of KPR FLPP.


     3. Penguatan infrastruktur dan peningkatan sistem                                            3. Strengthening infrastructure and enhancing internal
            keamanan di internal:                                                                    security systems:
            a. Refreshment perangkat Firewall yang sudah end                                         a. Refreshment of Firewall devices that reach end of
                    of support pada tahun 2025;                                                           support in 2025;
            b. Refreshment perangkat Web Apllication Firewall (WAF)                                  b. Refreshment of Web Apllication Firewall devices
                    yang sudah end of support pada tahun 2025;                                            that reach end of support in 2025;
            c. Penerapan strategi anti fraud dalam bentuk                                            c. Implementation of anti-fraud strategies in the
                    sistem deteksi/pengendalian fraud pada tingkat                                        form of fraud detection/control systems at
                    transaksi dan akun;                                                                   transaction and account levels;
            d. Pengkinian/pelaksanaan upgrade operating system di                                    d. Updating/upgrading the operating system on
                    end user workstation menggunakan Windows 11; dan                                      end-user workstations to Windows 11; and
            e. Penguatan                     dan       peningkatan            kapabilitas            e. Strengthening and enhancing the core banking
                    platform core banking dan sistem pembayaran,                                          platform and payment systems through the latest
                    melalui versi platform terkini, perubahan pada                                        platform versions, changes to middleware and
                    middleware dan ATM Switching, serta penguatan                                         ATM Switching, and infrastructure reinforcement.
                    infrastruktur.


      Pasca               pandemi            Covid-19,      industri           perbankan          In the post–Covid-19 pandemic period, Indonesia’s
      Indonesia menunjukkan perubahan pola yang ditandai                                          banking industry has experienced a shift in patterns,
      dengan               meningkatnya              kebutuhan     layanan             digital    marked by increasing demand for digital services and
      serta permintaan kredit di sektor Usaha Mikro, Kecil                                        growing credit needs in the Micro, Small, and Medium
      dan Menengah (UMKM) seiring pemulihan ekonomi.                                              Enterprises (MSME) sector in line with economic
      Perkembangan ini menjadi salah satu faktor yang                                             recovery. These developments became one of the key
      mempengaruhi strategi dan kebijakan Bank Artha Graha                                        factors influencing Bank Artha Graha Internasional’s
      Internasional pada tahun 2025.                                                              strategies and policies in 2025.


     Aspek Pemasaran                                                                              Marketing Aspect

     Dalam rangka mencapai sasaran pemasaran tahun 2025,                                          In order to achieve its marketing targets in 2025, Bank
     Bank Artha Graha Internasional merumuskan strategi                                           Artha Graha Internasional formulated an integrated
     pemasaran yang terintegrasi untuk mengoptimalkan                                             marketing strategy to optimize the performance of its
     kinerja produk dan layanan yang dimiliki. Strategi                                           products and services. This marketing strategy is aligned
     pemasaran                     mengacu       pada     kebijakan         yang          telah   with established policies and supports the Company’s
     disusun sehingga sejalan dengan misi Perseroan melalui                                       mission through product and business development,
     pengembangan produk dan bisnis untuk mempertahankan                                          aimed at maintaining and strengthening Bank Artha




136       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 138
          Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




dan meningkatkan posisi Bank Artha Graha Internasional di                    Graha Internasional’s position in the Indonesian banking
industri perbankan Indonesia dengan melaksanakan prinsip                     industry, while upholding prudential principles and the
kehati-hatian dan kesehatan Bank melalui:                                    Bank’s soundness through the following measures:


1.   Digitalisasi Treasury Solution                                          1.    Digitalization of Treasury Solutions
     Memindahkan layanan konvensional ke platform                                  Shifting conventional services to digital platforms to
     digital untuk meningkatkan volume transaksi dan                               increase transaction volumes and enhance customer
     kelekatan nasabah.                                                            stickiness.
     a. FX Online: Memasarkan fitur transaksi valas real-                          a. FX Online: Promoting real-time foreign exchange
        time di aplikasi mobile, memungkinkan nasabah                                     transaction features via mobile applications,
        melakukan konversi mata uang dengan spread                                        enabling     customers            to      conduct             currency
        yang kompetitif tanpa harus melalui meja dealer                                   conversions with competitive spreads without
        secara manual.                                                                    having to go through manual dealer desks.
     b. Fitur Pembayaran Internasional: Integrasi layanan                          b. International Payment Features: Integrating faster
        remitansi yang lebih cepat dan murah untuk                                        and more cost-efficient remittance services
        mendukung nasabah pelaku ekspor-impor (SME                                        to support export-import customers (SMEs &
        & Corporate).                                                                     Corporate).


2. Ekosistem Bisnis dan Cross-Selling                                        2. Business Ecosystem and Cross-Selling
     Memanfaatkan            jaringan        ekosistem   grup   untuk              Leveraging the Group’s ecosystem network to
     mengoptimalkan Fee-Based Income.                                              optimize Fee-Based Income.
     a. Pendekatan Fokus Sektor: Menyasar ekosistem                                a. Sector-Focused Approach: Targeting downstream
        hilirisasi dan infrastruktur (sesuai tren PDB 2025)                               and infrastructure ecosystems (in line with the
        dengan menawarkan solusi hedging (lindung                                         2025 GDP trend) by offering hedging solutions to
        nilai) untuk memitigasi risiko volatilitas kurs bagi                              mitigate exchange rate volatility risks for vendors
        vendor atau kontraktor.                                                           or contractors.
     b. Sinergi       Kredit-Treasury:          Melakukan   bundling               b. Credit-Treasury Synergy: Implementing product
        produk bagi nasabah debitur, seperti mewajibkan                                   bundling for debtor customers, such as requiring
        transaksi valas dan penempatan dana operasional                                   foreign exchange transactions and the placement
        melalui rekening BAGI sebagai bagian dari syarat                                  of operational funds through BAGI accounts as
        kredit.                                                                           part of credit requirements.


3. Strategi Penguatan Likuiditas Ritel                                       3. Retail Liquidity Strengthening Strategy
     Fokus pada perbaikan struktur Dana Pihak Ketiga                               Focusing on improving the structure of third-party
     (DPK) dengan menekankan pada CASA (Current                                    funds with an emphasis on CASA (Current Account
     Account Saving Account).                                                      and Savings Account).
     a. Pemasaran Berbasis Suku Bunga Taktis: Memberikan                           a. Tactical Interest Rate-Based Marketing: Offering
        penawaran bunga khusus untuk penempatan dana                                      special interest rates for large short-term fund
        besar dalam jangka pendek (Special Rate) bagi                                     placements        (Special         Rate)         to      institutional
        nasabah institusi tanpa merusak margin bunga                                      customers without adversely affecting the overall
        bersih (NIM) secara keseluruhan.                                                  Net Interest Margin (NIM).
     b. Loyalty Program: Kampanye pemasaran yang                                   b. Loyalty Program: Marketing campaigns linking
        mengaitkan saldo rata-rata dengan akses eksklusif                                 average balances with exclusive access to
        ke layanan penasihat investasi Treasury.                                          Treasury investment advisory services.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      137
Page 139
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                         Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Pangsa Pasar                                                                                     Market Share
     Sebagai satu dari 105 bank yang beroperasi di Indonesia,                                         As one of 105 banks operating in Indonesia, Bank Artha
     Bank Artha Graha Internasional saat ini termasuk dalam                                           Graha Internasional is currently classified under KBMI 1
     kelompok KBMI 1 (Kelompok Bank berdasarkan Modal                                                 (Capital-Based Bank Group 1), which comprises banks
     Inti kelompok 1), yaitu bank dengan modal inti di bawah                                          with core capital of less than IDR6 trillion, together with
     Rp6 triliun, bersama 69 bank lainnya.                                                            69 other banks.


     Pangsa pasar Bank di industri perbankan nasional saat                                            Although the Bank’s market share in the national banking
     ini masih relatif kecil, namun demikian, Bank Artha Graha                                        industry   remains     relatively      small,     Bank   Artha       Graha
     Internasional memiliki peran yang cukup besar dalam                                              Internasional plays a meaningful role in supporting economic
     membantu menggerakkan perekonomian melalui penyaluran                                            activity through the provision of credit to the business sector,
     kredit bagi dunia usaha, khususnya kalangan Usaha Mikro, Kecil,                                  particularly Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs),
     dan Menengah (UMKM) dan juga mendorong konsumsi melalui                                          as well as in stimulating consumption through the consumer
     produk kredit konsumer yang ditawarkan Bank.                                                     credit products offered by the Bank.
                                                                                                                                                           dalam miliar Rupiah
                                                                                                                                                               in billion Rupiah

            Uraian                               Kategori                                                             Kategori
                                                                    2025                          2024                                         2025                2024
          Description                            Category                                                             Category

       Aset                               Bank Umum                 13.646.417                    12.460.955   KBMI 1                           1.309.081            1.447.348
       Assets                             Commercial Bank

                                          BAGI                             27.574                     30.126   BAGI                               27.574                 30.126

                                          Pangsa Pasar BAGI                0,20%                      0,24%    Pangsa Pasar BAGI                       2,11%             2,08%
                                          terhadap Bank                                                        terhadap KBMI 1
                                          umum                                                                 BAGI’s Market Share
                                          BAGI’s Market                                                        Compared to KBMI 1
                                          Share Compared to                                                    Banks
                                          Commercial Banks

       Kredit                             Bank Umum                 8.693.972                      7.942.947   KBMI 1                            757.559              804.546
       Credit                             Commercial Bank

                                          BAGI                               9.792                   10.605    BAGI                                   9.792              10.605

                                          Pangsa Pasar BAGI                  0,11%                    0,13%    Pangsa Pasar BAGI                      1,29%                1,32%
                                          terhadap Bank                                                        terhadap KBMI 1
                                          umum                                                                 BAGI’s Market Share
                                          BAGI’s Market                                                        Compared to KBMI 1
                                          Share Compared to                                                    Banks
                                          Commercial Banks

       DPK                                Bank Umum                10.057.543                     8.835.755    KBMI 1                           930.499                974.562
                                          Commercial Bank

                                          BAGI                            22.653                      23.891   BAGI                               22.653                 23.891

                                          Pangsa Pasar BAGI                 0,23%                     0,27%    Pangsa Pasar BAGI                      2,43%               2,45%
                                          terhadap Bank                                                        terhadap KBMI 1
                                          umum                                                                 BAGI’s Market Share
                                          BAGI’s Market                                                        Compared to KBMI 1
                                          Share Compared to                                                    Banks
                                          Commercial Banks




138       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 140
          Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




TINJAUAN PER SEGMEN OPERASI
OPERATING SEGMENT REVIEW
Segmen operasi merupakan komponen Bank yang                             Operating segments are components of the Bank that
menjalankan aktivitas usaha yang menghasilkan pendapatan                carry out business activities which generate income
dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban                    and incur expenses, including income and expenses
yang timbul dari transaksi dengan komponen lain dalam                   arising from transactions with other components within
Bank. Kinerja masing-masing segmen ditelaah secara                      the Bank. The performance of each segment is reviewed
berkala oleh Direksi Bank sebagai dasar pengambilan                     periodically by the Bank’s Board of Directors as a basis
keputusan terkait alokasi sumber daya serta evaluasi                    for decision-making related to resource allocation and
kinerja, dan tersedia informasi keuangan yang dapat                     performance evaluation, and separately identifiable
dipisahkan. Informasi segmen yang dilaporkan kepada                     financial information is available. Segment information
Direksi mencakup komponen yang dapat diatribusikan                      reported to the Board of Directors includes components
secara langsung maupun dialokasikan secara wajar kepada                 that are directly attributable to or reasonably allocated
masing-masing segmen. Komponen yang tidak dapat                         to each segment. Components that cannot be allocated
dialokasikan terutama meliputi aset dan liabilitas pajak                primarily include income tax assets and liabilities, both
penghasilan, baik pajak kini maupun pajak tangguhan, serta              current and deferred, as well as fixed assets.
aset tetap.


Bank     menerapkan             Pernyataan   Standar   Akuntansi        The Bank applies Statement of Financial Accounting
Keuangan (PSAK) No. 5 (Revisi 2009) tentang Segmen                      Standards (PSAK) No. 5 (Revised 2009) on Operating
Operasi. PSAK revisi ini mengatur pengungkapan yang                     Segments. This revised PSAK regulates disclosures that
memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk                            enable users of financial statements to evaluate the
mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas                   nature and financial effects of the business activities
bisnis dimana entitas terlibat dan lingkungan ekonomi di                in which the entity is engaged and the economic
mana entitas beroperasi.                                                environment in which it operates.


Bank mengelompokkan kegiatan usahanya ke dalam 4                        The Bank groups its business activities into 4 (four)
(empat) segmen pelaporan. Penjelasan terkait operasi                    reporting segments. An explanation of the operations of
pada masing-masing segmen tersebut disampaikan di                       each segment is presented below:
bawah ini:
1.   Produktif - termasuk pinjaman yang diberikan kepada                1.    Productive – includes loans extended to productive
     sektor produktif, diantaranya, kredit modal kerja dan                    sectors, such as working capital and investment
     investasi.                                                               loans.
2. Konsumtif - termasuk pinjaman yang diberikan untuk                   2. Consumer – includes loans extended for consumer
     keperluan konsumtif.                                                     purposes.
3. Treasuri - segmen ini terkait dengan kegiatan treasuri               3. Treasury – this segment relates to the Bank’s treasury
     Bank termasuk transaksi money market, trade                              activities, including money market transactions,
     finance, valuta asing, dan surat berharga.                               trade finance, foreign exchange, and securities.
4. Lain-lain - termasuk aktivitas back office dan divisi                4. Others – includes back-office activities and divisions
     yang tidak menghasilkan laba.                                            that do not generate profit.




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      139
Page 141
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                            Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                            Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Informasi kinerja dari keempat segmen operasi tersebut                                          Performance      information          for     the       four    operating
      untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                               segments for 2025 and 2024 is as follows:


                                                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                              in million Rupiah

                                     Uraian                          Produktif                     Konsumtif          Tresuri               Lain-Lain                Jumlah
                                   Description                      Productive                     Consumer          Treasury                Others                   Total

                                                                                                   2025

        Pendapatan Bunga
                                                                                807.917                   136.029       755.820                           -            1.699.766
        Interest Income

        Jumlah Aset
                                                                             7.727.242                2.065.193        14.115.262              3.666.121              27.573.818
        Total Assets

        Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                                           (222.606)                   (93.058)              (441)            (940.424)              (1.256.529)
        Allowance for Impairment Losses

                                                                                                   2024

        Pendapatan Bunga
                                                                                874.512                   156.570        614.982                          -           1.646.064
        Interest Income

        Jumlah Aset
                                                                           8.264.968                  2.340.510        15.362.193              4.158.722             30.126.393
        Total Assets

        Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                                              (82.507)                (449.398)           (1.965)              (366.158)              (900.028)
        Allowance for Impairment Losses




                                                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                              in million Rupiah

                                                                                                      Giro                               Non-DPK
                                     Uraian                         Deposito                                         Tabungan                                        Jumlah
                                                                                                    Demand                               Non-Third
                                   Description                    Time Deposits                                       Savings                                         Total
                                                                                                    Deposits                            Party Funds

                                                                                                   2025

        Beban Bunga
                                                                             (837.491)                    (58.577)        (9.838)              (60.489)               (966.395)
        Interest Expenses

        Jumlah Liabilitas
                                                                               14.113.111             6.627.786           1.911.617               1.120.183          23.772.697
        Total Liabilities

                                                                                                   2024

        Beban Bunga
                                                                            (607.282)                     (59.782)       (10.644)                 (58.287)            (735.995)
        Interest Expenses

        Jumlah Liabilitas
                                                                          15.538.627                   6.517.641       1.834.505               1.895.924             25.786.697
        Total Liabilities




140        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 142
         Analisa & Pembahasan Manajemen                                    Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                                  Corporate Governance                               Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                          Pendapatan Bunga Bank Artha Graha Internasional Berdasarkan Segmen
                              Interest Income of Bank Artha Graha Internasional by Segment


                                                          47,53%                                                                                             37,36%



                                                                                                                                                             9,51%
                  2025                                                                                              2024
                                                          8,00%

                                                                                                                                                             53,13%


                                                          44,47%


  Produkif                Treasuri               Konsumtif                                          Produkif               Treasuri                Konsumtif
  Productive              Treasury               Consumer                                           Productive             Treasury                Consumer


Segmen Geografis                                                                       Geographical Segments

Bank melaporkan segmen geografis yang dibedakan dalam                                  The Bank reports geographical segments based on the
menghasilkan jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi                                    provision of services in specific economic environments
tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang                             (regions), where each component is subject to risks and
berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang                                   returns that differ from those of components operating
beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.                                     in other economic environments (regions).


Dalam pelaporan segmen geografis, Bank mengelompokkan                                  For geographical segment reporting, the Bank groups
kinerja berdasarkan wilayah Jakarta, Jawa, Sumatra,                                    performance by the Jakarta region, Java, Sumatra,
Sulawesi, Kalimantan, Indonesia wilayah timur, dan wilayah                             Sulawesi, Kalimantan, Eastern Indonesia, and other
lainnya. Kegiatan operasional Bank mencakup dua wilayah                                regions. The Bank’s operational activities cover two main
geografis utama, yakni Daerah Khusus Ibukota Jakarta                                   geographical areas, namely the Special Capital Region of
(DKI Jakarta) dan wilayah di luar DKI Jakarta. Tabel berikut                           Jakarta (DKI Jakarta) and regions outside DKI Jakarta.
menjelaskan informasi segmen berdasarkan segmen                                        The following table presents segment information based
geografis:                                                                             on geographical segments:


          Uraian                                             Jawa                                                                           Lainnya                Jumlah
                                             Jakarta                           Sumatra               Sulawesi        Kalimantan
        Description                                          Java                                                                           Others                  Total

                                                                                 2025

 Pendapatan Bunga dan
 Operasional Lainnya
                                              2.001.913        63.019              102.053               48.136            36.060                  3.995            2.255.176
 Interest Income and Other
 Operating Income

 Beban Bunga dan
 Operasional
                                            (2.341.000)      (132.481)          (209.584)              (79.533)          (25.704)              (49.754)         (2.838.056)
 Interest Expenses and
 Operating Expenses

 Laba (rugi) Operasional
                                             (339.087)       (69.462)             (107.531)             (31.397)            10.356             (45.759)            (582.880)
 Operating (loss) Profit

 Laba (rugi) Tahun Berjalan
                                             (543.449)             4.414              3.789             (13.415)              9.914            (28.773)            (567.520)
 Profit (loss) for the Year

 Jumlah Aset
                                            21.931.042      1.814.054           2.647.931              622.592            109.614             448.585             27.573.818
 Total Assets



                                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      141
Page 143
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                      Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                             Management Report                        Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                         Uraian                                            Jawa                                                                          Lainnya       Jumlah
                                                    Jakarta                                        Sumatra        Sulawesi        Kalimantan
                       Description                                         Java                                                                          Others         Total

                                                                                                   2024

        Pendapatan Bunga dan
        Operasional Lainnya
                                                       1.801.811               45.257                 74.138            45.900          28.641              7.902     2.003.649
        Interest Income and Other
        Operating Income

        Beban Bunga dan
        Operasional
                                                   (1.459.488)               (89.120)               (150.102)       (54.160)          (22.492)            (31.020)    (1.806.382)
        Interest Expenses and
        Operating Expenses

        Laba (rugi) Operasional
                                                       342.323              (43.863)                (75.964)            (8.260)           6.149            (23.118)        197.267
        Operating (loss) Profit

        Laba (rugi) Tahun Berjalan
                                                         117.427                9.468                 21.050             9.000           2.934             (7.405)         152.474
        Profit (loss) for the Year

        Jumlah Aset
                                                 24.505.022               1.870.280                2.460.168        648.357           110.484             532.062     30.126.393
        Total Assets


                              Pendapatan Bunga Bank Artha Graha Internasional Berdasarkan Segmen Geografis
                                 Interest Income of Bank Artha Graha Internasional by Geographical Segment

                                                1,60%                                                                                            2,29%
                                                                                2,13%
             0,18%                                                              2,79%                           0,39%                                                  2,26%
            88,77%                                                                                              1,43%                                                  3,70%
                                                                                4,53%
                                                                                                          89,93%




                                             2025                                                                                           2024




            Jakarta                        Jawa | Java              Kalimantan                             Jakarta                  Jawa | Java                Kalimantan
            Sumatra                        Sulawesi                 Dan Lain-Lain |                        Sumatra                  Sulawesi                   Dan Lain-Lain |
                                                                    and others                                                                                 and others




      TINJAUAN KEUANGAN
      FINANCIAL REVIEW
      Analisa dan pembahasan kinerja keuangan pada laporan                                             The analysis and discussion of financial performance in
      tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan untuk                                                  this Annual Report refer to the Financial Statements for
      tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 31                                                the years ended December 31, 2025 and December 31,
      Desember 2024 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan                                              2024, which have been audited by Kantor Akuntan Publik




142        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 144
          Analisa & Pembahasan Manajemen            Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis          Corporate Governance                              Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono yang menyatakan            Kanaka Puradiredja, Suhartono. The auditors expressed
opini laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam            an opinion that the financial statements present fairly, in
semua hal yang material, posisi keuangan Bank Artha             all material respects, the financial position of Bank Artha
Graha Internasional pada tanggal 31 Desember 2025,              Graha Internasional as at December 31, 2025, as well as
serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang            its financial performance and cash flows for the year
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar           then ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                Accounting Standards.


Kinerja Keuangan                                                Financial Performance

Kinerja keuangan Bank Artha Graha Internasional terdiri         The          financial   performance            of      Bank        Artha         Graha
atas kinerja Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi         Internasional consists of the performance of the
dan Penghasilan Komprehensif Lain serta Laporan Arus            Statement of Financial Position, the Statement of Profit
Kas disajikan sebagai berikut.                                  or Loss and Other Comprehensive Income, and the
                                                                Statement of Cash Flows, as presented below.


Laporan Posisi Keuangan                                         Statement of Financial Position

Posisi Keuangan memberikan gambaran sekilas tentang             The Statement of Financial Position provides an
kekuatan aset            dan permodalan Bank Artha Graha        overview of the asset strength and capital structure
Internasional. Pada tahun 2025, Jumlah Aset Bank                of Bank Artha Graha Internasional. In 2025, the Bank’s
mencapai Rp27,57 triliun, dengan komposisi Liabilitas           total assets reached IDR27.57 trillion, with liabilities and
dan Ekuitas masing-masing sebesar 86,21% dan 13,79%.            equity accounting for 86.21% and 13.79%, respectively.


                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                  in million Rupiah

                                                                                                         Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                          Increase (Decrease)
                            Uraian
                                                     2025                       2024
                          Description
                                                                                                                             Persentase (%)
                                                                                                   Nominal
                                                                                                                             Persentase (%)

 Aset
 Assets

 Aset Keuangan
                                                    24.654.608                   26.816.156           (2.161.548)                                (8,06)
 Financial Assets

 Aset Non Keuangan
                                                        2.919.210                3.310.237              (391.027)                                 (11,81)
 Non-Financial Assets

 Jumlah Aset
                                                     27.573.818                 30.126.393          (2.552.575)                                  (8,47)
 Total Assets

 Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilities and Equity

 Liabilitas Keuangan
                                                     23.654.770                 25.672.357           (2.017.587)                                 (7,86)
 Financial Liabilities

 Liabilitas Non Keuangan
                                                           117.927                 114.340                  3.587                                    3,14
 Non-Financial Liabilities

 Jumlah Liabilitas
                                                     23.772.697                25.786.697          (2.014.000)                                    (7,81)
 Total Liabilities




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         143
Page 145
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                         Laporan Manajemen                                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                Management Report                                Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                       in million Rupiah

                                                                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                                                                 Increase (Decrease)
                                                  Uraian
                                                                                              2025                       2024
                                                Description
                                                                                                                                                                   Persentase (%)
                                                                                                                                          Nominal
                                                                                                                                                                   Persentase (%)

        Jumlah Ekuitas
                                                                                                   3.801.121             4.339.696           (538.575)                                 (12,41)
        Total Equity

        Jumlah Liabilitas dan Ekuitas
                                                                                             27.573.818                  30.126.393        (2.552.575)                                 (8,47)
        Total Liabilities and Equity



                                                         Posisi Keuangan Bank Artha Graha Internasional 2024 – 2025
                                                       Financial Position of Bank Artha Graha Internasional 2024 - 2025



           Aset                                                           Liabilitas                                                    Ekuitas
           Assets                                                         Liabilities                                                   Equity
             dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah                       dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah                        dalam jutaan Rupiah | in million Rupiah
                                                                                                            25.786.697
                                                                                              23.772.697




                                                                                                                                                                     4.339.696
                                                   30.126.393
                                   27.573.818




                                                                                                                                                       3.801.121




                                2025             2024                                      2025            2024                                      2025           2024




      Aset                                                                                                 Assets
      Total Aset Bank Artha Graha Internasional pada 31                                                    The total assets of Bank Artha Graha Internasional as of
      Desember 2025 tercatat sebesar Rp27,57 triliun,                                                      December 31, 2025 were recorded at IDR27.57 trillion,
      menurun 8,47% dibandingkan periode yang sama                                                         representing an decrease of 8.47% compared to the
      tahun 2024 sebesar Rp30,12 triliun. Penurunan tersebut                                               same period in 2024, which amounted to IDR30.12
      dikontribusikan oleh penurunan Aset Keuangan sebesar                                                 trillion. The decrease was attributable to a decline in
      Rp2,16 triliun dan aset non keuangan sebesar Rp391                                                   financial assets amounting to IDR2.16 trillion and non-
      miliar.                                                                                              financial assets amounting to IDR391 billion.




144        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 146
         Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Aset Keuangan                                                    Financial Assets
                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                              in million Rupiah

                                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                         Increase (Decrease)
                              Uraian
                                                             2025                 2024
                            Description
                                                                                                                            Persentase (%)
                                                                                                      Nominal
                                                                                                                            Persentase (%)

 Kas
                                                                 480.015            769.354              (289.339)                          (37,61)
 Cash

 Giro pada Bank Indonesia
                                                                 2.311.415        3.024.920              (713.505)                         (23,59)
 Current accounts with Bank Indonesia

 Giro pada Bank Lain – Bersih
                                                                  270.451          349.430                 (78.979)                        (22,60)
 Current accounts with Other Banks - Net

 Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
                                                               2.445.816           2.177.464               268.352                             12,32
 Placement with Bank Indonesia and Other Banks

 Efek-Efek
                                                              8.939.788           8.501.562                438.226                              5,15
 Marketable securities

 Wesel Ekspor
                                                                              -      166.681              (166.681)                      (100,00)
 Export Bills

 Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
                                                                  147.459           976.063              (828.604)                         (84,89)
 Securities Purchased under Agreements to Resell

 Tagihan Derivatif
                                                                       332                48                      284                        591,67
 Derivative Receivables

 Kredit yang Diberikan – Bersih
                                                              9.476.770           10.073.572            (596.802)                            (5,92)
 Loans - Net

 Pendapatan Bunga yang Masih Akan Diterima
                                                                 272.255            253.265                   18.990                            7,50
 Accrued Interest Receivables

 Tagihan Akseptasi
                                                                              -     166.025              (166.025)                       (100,00)
 Acceptance Receivables

 Penyertaan Saham
                                                                              6             6                         0                        0,00
 Investment in Shares of Stock

 Aset Lain-Lain
                                                                  310.301           357.766                (47.465)                         (13,27)
 Other Assets

 Jumlah Aset Keuangan
                                                           24.654.608             26.816.156           (2.161.548)                          (8,06)
 Total Financial Assets


Tahun 2025, jumlah Aset Keuangan Bank tercatat sebesar           In 2025, the Bank’s total financial assets were recorded
Rp24,65 triliun, menurun 8,06% dibandingkan periode              at IDR24.65 trillion, representing an decrease of 8.06%
yang sama tahun 2024 sebesar Rp26,81 triliun. Penurunan          compared to the same period in 2024, which amounted to
tersebut terutama dikontribusikan oleh penurunan Efek-           IDR26.81 trillion. The decrease was primarily attributable to a
Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali, Giro pada          decline in Securities Purchased under Agreements to Resell,
Bank Indonesia, dan Kredit yang Diberikan.                       current accounts with Bank Indonesia, and loans disbursed.




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        145
Page 147
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                        Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Aset keuangan Bank Artha Graha Internasional pada                                              Financial assets of Bank Artha Graha Internasional
      tahun 2025 utamanya berupa kredit yang diberikan                                               in 2025 were primarily composed of loans (net),
      (neto), yaitu mencapai 38,44% dari total aset keuangan,                                        accounting for 38.44% of total financial assets, an
      meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 37,56%.                                                increase from 37.56% in the previous year. However, in
      Namun, pada tahun 2025, jumlah kredit yang diberikan                                           2025, the total amount of loans extended by the Bank
      Bank menurun 5,92% menjadi Rp9,48 triliun dibandingkan                                         decreased by 5.92% to IDR9.48 trillion, compared to the
      realisasi tahun 2024 sebesar Rp10,07 triliun.                                                  2024 realization of IDR10.07 trillion.


      Berdasarkan                          tujuan   penggunaan,           kredit           Bank      Based on the purpose of use, the Bank’s loans are
      diklasifikasikan menjadi kredit produktif, konsumtif, dan                                      classified into productive loans, consumer loans, and
      lain-Iain dengan penjelasan sebagai berikut:                                                   others, as explained below.
      1.     Kredit produktif diberikan kepada individu atau                                         1.   Productive loans are extended to individuals or
             perusahaan pada segmen UMKM, Komersial, dan                                                  companies in the MSME, Commercial, and Corporate
             Korporasi untuk keperluan modal kerja atau investasi                                         segments for working capital or investment purposes,
             dalam bentuk fasilitas Revolving Loan, Fixed Loan,                                           in the form of Revolving Loan facilities, Fixed Loans,
             Supply Chain Financing, Pinjaman Rekening Koran,                                             Supply Chain Financing, Current Account Loans,
             Money Market Line, Negosiasi Wesel Ekspor, Kredit                                            Money Market Line, Export Bill Negotiations, Export
             Ekspor, Trust Receipt, Advances Under L/C, Clean                                             Loans, Trust Receipts, Advances Under L/C, and
             Bills Purchased.                                                                             Clean Bills Purchased.
      2. Kredit Konsumtif terdiri dari Kredit Kepemilikan                                            2. Consumer loans consist of Home Ownership Loans
             Rumah (KPR Graha), KPR AsyiG, Kredit Tanpa Agunan                                            (KPR Graha), KPR AsyiG, Unsecured Loans (KTA),
             (KTA), Kredit Kepemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas                                         Home Ownership Loans under the Housing Financing
             Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), dan Kredit                                                  Liquidity Facility (KPR FLPP), and Motor Vehicle
             Kendaraan Bermotor (KKB).                                                                    Loans (KKB).
      3. Lain-lain mencakup Letter of Credit, Standby Letter                                         3. Others include Letters of Credit, Standby Letters of
             of Credit, Shipping Guarantee, Custom Guarantee,                                             Credit, Shipping Guarantees, Customs Guarantees,
             dan Foreign Exchange Contact.                                                                and Foreign Exchange Contracts.


      Perkembangan                          penyaluran   kredit    tersebut             dalam        The development of loan disbursement during the
      periode 2024-2025 adalah sebagai berikut:                                                      2024–2025 period is as follows:
                                                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                              in million Rupiah

                                                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                                 2025                                           2024
                                                                                                                                                Increase (Decrease)
                     Uraian
                   Description
                                                    Jumlah         Komposisi (%)                    Jumlah       Komposisi (%)                             Persentase (%)
                                                                                                                                             Nominal
                                                     Total        Composition (%)                    Total      Composition (%)                            Percentage (%)

        Kredit Produktif
                                                     7.727.242                         78,91        8.264.969                   77,93        (537.727)                    (6,51)
        Productive Loans

        Kredit Konsumtif
                                                    2.065.193                         21,09         2.340.510                   22,07         (275.317)                  (11,76)
        Consumer Loans

        Jumlah
                                                    9.792.435                            100       10.605.479                     100        (813.044)                   (7,67)
        Total




146        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 148
         Analisa & Pembahasan Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Tahun 2025, penyaluran Kredit Produktif mencatatkan                  In 2025, the disbursement of Productive Loans recorded
penurunan sebesar 6,51% menjadi sebesar Rp7,73 triliun               a decrease of 6.51% to IDR7.73 trillion, from IDR8.26
dari Rp8,26 triliun di tahun 2024 dan penyaluran Kredit              trillion in 2024, while the disbursement of Consumer
Konsumtif mencatatkan penurunan 11,76% menjadi sebesar               Loans recorded an decrease of 11.76% to IDR2.06 trillion,
Rp2,06 triliun dari tahun 2024 sebesar Rp2,34 triliun.               compared to IDR2.34 trillion in 2024.


Aset Non Keuangan                                                    Non-Financial Assets
                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                  in million Rupiah

                                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                           Increase (Decrease)
                         Uraian
                                                         2025                     2024
                       Description
                                                                                                                               Persentase (%)
                                                                                                      Nominal
                                                                                                                               Percentage (%)

 Biaya Dibayar di Muka
                                                             124.804                 122.810                     1.994                               1,62
 Prepaid Expenses

 Aset Tetap – Bersih
                                                           2.150.330               2.123.376                  26.954                                 1,27
 Fixed Assets - Net

 Aset Tak Berwujud – Bersih
                                                               30.616                25.487                      5.129                             20,12
 Intangible Assets – Net

 Agunan yang Diambil Alih – Bersih
                                                              351.587               808.883               (457.296)                            (56,53)
 Foreclosed Asset – Net

 Aset Pajak Tangguhan
                                                              261.873                229.681                   32.192                             14,02
 Deferred Tax Assets

 Jumlah Aset Non Keuangan
                                                           2.919.210               3.310.237              (391.027)                              (11,81)
 Total Non-Financial Assets


Di tahun 2025, jumlah Aset Non Keuangan Bank tercatat                In 2025, the Bank’s Non-Financial Assets amounted to
sebesar Rp2,92 triliun, menurun dibandingkan tahun                   Rp2.92 trillion, a decrease compared to Rp3.31 trillion in
2024 yang sebesar Rp3,31 triliun. Penurunan jumlah                   2024. The decline in Non-Financial Assets was primarily
Aset Non Keuangan tersebut terutama disebabkan oleh                  attributable to a reduction in Foreclosed Asset.
penurunan Agunan Yang Diambil Alih.


Liabilitas                                                           Liabilities
Total liabilitas Bank Artha Graha Internasional pada                 Total liabilities of Bank Artha Graha Internasional as
31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp23.77 triliun,                   of December 31, 2025 amounted to IDR23.77 trillion,
menurun 7,81% dibandingkan periode yang sama                         representing a decrease of 7.81% compared to IDR25.78
tahun 2024 sebesar Rp25,78 triliun. Hal ini terutama                 trillion in the same period of 2024. This decline was
disebabkan oleh penurunan Dana Pihak Ketiga sebesar                  primarily attributable to a decrease in Third-Party Funds
Rp1,24 triliun.                                                      amounting to IDR1.24 trillion.




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk         147
Page 149
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                         Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Liabilitas Keuangan                                                                             Financial Liabilities
                                                                                                                                                         dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                             in million Rupiah

                                                                                                                                           Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                                                            Increase (Decrease)
                                              Uraian
                                                                                                   2025            2024
                                            Description
                                                                                                                                                          Persentase (%)
                                                                                                                                      Nominal
                                                                                                                                                          Percentage (%)

        Liabilitas Segera
                                                                                                      240.572         115.621                  124.951                 108,07
        Obligations due Immediately

        Simpanan dari Nasabah
                                                                                                   22.652.514     23.890.773               (1.238.259)                   (5,18)
        Deposit from Customers

        Simpanan dari Bank Lain
                                                                                                      147.764       452.454                 (304.690)                 (67,34)
        Deposits from other Banks

        Liabilitas efek yang dijual dengan janji dijual kembali
        Securities sold under agreement to repurchase                                                       -        499.281                 (499.281)              (100,00)
        liabilities

        Liabilitas Derivatif
                                                                                                          340                -                    340                 100,00
        Derivative Liabilities

        Liabilitas Akseptasi
                                                                                                            -        166.682                (166.682)               (100,00)
        Acceptance Liabilities

        Bunga Masih Harus Dibayar
                                                                                                       37.710         35.100                    2.610                      7,44
        Accrued Interest Payable

        LTN Subordinasi
                                                                                                     200.000        200.000                         0                    0,00
        Subordinated Loan

        Liabilitas Lain-Lain
                                                                                                      375.870        312.446                   63.424                   20,30
        Other Liabilities

        Jumlah Liabilitas Keuangan
                                                                                                   23.654.770     25.672.357               (2.017.587)                 (7,86)
        Total Financial Liabilities


      Total liabilitas keuangan Bank pada 31 Desember                                                 Total financial liabilities of the Bank as of December
      2025             tercatat            sebesar   Rp23,65      triliun,         menurun            31, 2025 amounted to IDR 23.65 trillion, representing a
      7,86% dibandingkan periode yang sama tahun 2024                                                 decrease of 7.86% compared to IDR 25.67 trillion in the
      sebesar Rp25,67 triliun, terutama dikontribusikan oleh                                          same period of 2024, primarily attributable to declines
      penurunan Simpanan dari Nasabah, Liabilitas efek yang                                           in deposit from customers, securities sold under
      dijual dengan janji dijual kembali, Simpanan Bank Lain,                                         agreement to repurchase liabilities, deposits from other
      dan Liabilitas Akseptasi.                                                                       banks, and Acceptance liabilities.


      Adapun simpanan dari nasabah di tahun 2025 tercatat                                             Deposit from Customers in 2025 were recorded at IDR22.65
      sebesar Rp22,65 triliun, menurun 5,18% dari tahun                                               trillion, representing an decrease of 5.18% compared to
      2024 sebesar Rp23,89 triliun. Penurunan jumlah saldo                                            2024, which amounted to IDR23.89 trillion. The decrease in
      simpanan nasabah di tahun 2025 dikontribusikan oleh                                             deposit from customers balances in 2025 was attributable
      penurunan saldo deposito.                                                                       to attributable to a decline in time deposit balances.




148        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 150
          Analisa & Pembahasan Manajemen                                     Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                                   Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Simpanan Nasabah                                                                         Deposit from Customers
                                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                       in million Rupiah

                                                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                           2025                                       2024
                                                                                                                                    Increase (Decrease)
          Uraian
        Description
                                         Jumlah              Komposisi (%)              Jumlah         Komposisi (%)                                 Persentase (%)
                                                                                                                                 Nominal
                                          Total             Composition (%)              Total        Composition (%)                                Percentage (%)

 Giro
                                             6.627.786                    29,26           6.517.641                27,28                110.145                         1,69
 Demand Deposits

 Tabungan
                                              1.911.617                    8,44         1.834.505                    7,68                 77.112                       4,20
 Savings Deposits

 Deposito
                                              14.113.111                  62,30        15.538.627                 65,04          (1.425.516)                          (9,17)
 Time Deposits

 Jumlah Dana Pihak
 Ketiga                                 22.652.514                    100,00          23.890.773                100,00          (1.238.259)                          (5,18)
 Total Third Party Funds

 CASA                                    8.539.403                         37,70         8.352.146                 34,96               187.257                          2,24


Bank terus berupaya untuk meningkatkan porsi Current                                     The Bank continues to strive to increase the proportion
Account      Saving         Account            (CASA)        dalam        struktur       of Current Account Saving Account (CASA) within
pendanaannya. Pada tahun 2025, rasio CASA Bank                                           its funding structure. In 2025, the Bank’s CASA ratio
mengalami        peningkatan            sebesar            2,74%   dari     tahun        increased by 2.74% from 34.96% in the previous year.
sebelumnya         yang        sebesar          34,96%.        Hal    tersebut           This increase was mainly attributable to a significant
dikarenakan adanya penurunan total DPK yang cukup                                        decline in total Third-Party Funds (DPK) amounting to
signifikan yaitu sebesar Rp1,24 triliun dibandingkan dengan                              IDR1.24 trillion compared to 2024. However, in nominal
tahun 2024. Namun, secara nominal CASA terdapat                                          terms, CASA increased by IDR187.2 billion, driven by
peningkatan sebesar Rp187,2 miliar yang disebabkan                                       an increase in savings of IDR77.1 billion and current
oleh kenaikan pada komposisi tabungan sebesar Rp77,1                                     accounts of IDR110.1 billion.
miliar, dan giro naik sebesar Rp110,1 miliar.


Dalam rangka berupaya meningkatkan CASA, pada                                            As part of its efforts to enhance CASA, in 2025 the
tahun 2025 Bank menjalankan strategi tetap aktif                                         Bank implemented a strategy of remaining actively
memaksimalkan kolaborasi dengan mitra bisnis melalui                                     engaged in maximizing collaboration with business
kerjasama B2B2C, baik itu pelaku usaha mikro, menengah                                   partners through B2B2C cooperation, including micro,
dan besar dalam penggunaan layanan QRIS Acquirer                                         medium, and large enterprises, particularly in the use
milik Bank. Peran cabang Bank masih tetap diperlukan                                     of the Bank’s QRIS Acquirer services. Bank branches
sebagai jembatan untuk mengakuisisi nasabah secara                                       continue to play an important role as a bridge for offline
offline. Diharapkan event-event yang diselenggarakan                                     customer acquisition. Events organized by branches,
oleh cabang, baik itu inisiatif dari cabang maupun                                       whether initiated independently by branches or in
kolaborasi dengan mitra bisnis dapat berperan serta                                      collaboration with business partners, are expected to
dalam mendorong peningkatan pendanaan dan jumlah                                         contribute to increasing funding and the number of
nasabah yang bekerja sama. Selain itu, dorongan melalui                                  collaborating customers. In addition, incentives through
program akuisisi dan transaksi akan terus dilakukan                                      acquisition and transaction programs will continue to be
guna menarik minat nasabah untuk bertransaksi melalui                                    implemented to attract customers to transact through
channel Bank.                                                                            the Bank’s channels.




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        149
Page 151
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                    Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                           Management Report                         Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Liabilitas Non Keuangan                                                                             Non-Financial Liabilities
                                                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                 in million Rupiah

                                                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                                                                Increase (Decrease)
                                             Uraian
                                                                                          2025                     2024
                                           Description                                                                                                          Persentase
                                                                                                                                         Nominal                    (%)
                                                                                                                                                              Percentage (%)

        Utang Pajak
                                                                                                    18.015                15.189                   2.826                      18,61
        Taxes Payable

        Liabilitas lmbalan Pasca Kerja
                                                                                                    99.912                99.151                     761                      0,77
        Post Employments Benefit Liabilities

        Jumlah Liabilitas Non Keuangan
                                                                                                   117.927            114.340                      3.587                      3,14
        Total Non-Financial Liabilities


      Tahun 2025, Liabilitas Non-Keuangan Bank tercatat                                                   In 2025, the Bank’s non-financial liabilities were
      sebesar Rp117,9 miliar, naik 3,14% dari tahun 2024                                                  recorded at IDR117.9 billion, increasing by 3.14% from
      yang sebesar Rp114 miliar. Peningkatan tersebut                                                     IDR114 billion in 2024. The increase was attributable to
      dikontribusikan oleh penambahan utang pajak.                                                        higher tax payables.


      Ekuitas                                                                                             Equity
                                                                                                                                                             dalam jutaan rupiah
                                                                                                                                                                 in million rupiah

                                                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                                                                Increase (Decrease)
                                              Uraian
                                                                                                   2025              2024
                                            Description
                                                                                                                                                              Persentase (%)
                                                                                                                                          Nominal
                                                                                                                                                              Percentage (%)

        Modal Saham
                                                                                                    2.242.372         2.242.372                         0                    0,00
        Share Capital

        Tambahan Modal Disetor
                                                                                                     415.285              415.285                       0                    0,00
        Additional Paid-in Capital

        Revaluasi Aset Tetap
                                                                                                     1.412.618         1.379.822                   32.796                     2,38
        Revaluation Surplus of Fixed Assets

        Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti
        setelah Dikurangi Pajak
                                                                                                      70.423              78.699                   (8.276)                 (10,52)
        Remeasuremet of Defined Benefits Program
        After Tax

        Keuntungan yang Belum Direalisasi atas Perubahan
        Nilai Wajar Efek-Efek yang Tersedia untuk Dijual
        setelah Pajak                                                                                     5.832             1.407                   4.425                  314,50
        Unrealized Gains on Changes in Fair Value of
        Available-for-Sale Securities, Net of Tax

        Saldo Laba
                                                                                                   (345.409)               222.111              (567.520)                (255,51)
        Retained Earnings

        Jumlah Ekuitas
                                                                                                    3.801.121         4.339.696                 (538.575)                  (12,41)
        Total Equity




150        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 152
         Analisa & Pembahasan Manajemen           Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis         Corporate Governance                            Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Total Ekuitas Bank Artha Graha Internasional pada             Total equity of Bank Artha Graha Internasional as of
31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3,80 triliun,             December 31, 2025 was recorded at IDR3.80 trillion,
menurun 12,41% dibandingkan periode yang sama tahun           representing an decrease of 12.41% compared to the
2024 sebesar Rp4,34 triliun. Penurunan Ekuitas terjadi        same period in 2024, which amounted to IDR4.34 trillion.
karena bank membukukan rugi Rp567 miliar.                     The decrease in equity occurred due to a net loss of
                                                              IDR567 billion recorded by the Bank.


Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan                             Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain                                             Comprehensive Income
                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                              in million Rupiah

                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                         Uraian                                                                      Increase (Decrease)
                                                  2025                     2024
                       Description                                                                                      Persentase (%)
                                                                                             Nominal
                                                                                                                        Percentage (%)

 Pendapatan Bunga
                                                  1.699.766                 1.646.064                53.702                                     3,26
 Interest Income

 Beban Bunga
                                                  (966.395)                 (735.995)            (230.400)                                     31,30
 Interest Expense

 Pendapatan Bunga – Neto
                                                      733.371                910.069              (176.698)                                 (19,42)
 Interest Income – Net

 Pendapatan Operasional Lainnya – Neto
                                                    555.410                  357.585                 197.825                                  55,32
 Other Operating Income - Net

 Beban Operasional Lainnya
                                                  (1.871.661)              (1.070.387)            (801.274)                                   74,86
 Other Operating Expenses

 Laba (Rugi) Operasional
                                                  (582.880)                   197.267             (780.147)                              (395,48)
 Profit (Loss) from Operations

 Pendapatan (Beban) Non-Operasional
                                                     (15.929)                  (7.512)                (8.417)                                112,05
 Non-Operating Income (Expenses)

 Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak
                                                  (598.809)                   189.755            (788.564)                                (415,57)
 Profit (Loss) Before Tax Expense

 Beban Pajak
                                                       31.289                 (37.281)               68.570                               (183,93)
 Tax Expenses

 Laba (Rugi) Tahun Berjalan
                                                  (567.520)                   152.474             (719.994)                                (472,21)
 Profit (Loss) for the year

 Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
                                                      28.945                    16.189                12.756                                  78,79
 Total Comprehensive Income for the Year

 Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
                                                  (538.575)                   168.663             (707.238)                               (419,32)
 Total Comprehensive Profit (Loss)

 Laba per Saham Dasar (dalam angka penuh)
                                                     (28,06)                      7,54                   35,6                                472,15
 Basic Earnings per Share (full Rupiah amount)




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        151
Page 153
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                     Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pendapatan Bunga                                                                                  Interest Income
                                                                                                                                                       dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                           in million Rupiah

                                                                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                             Uraian                                                                                      Increase (Decrease)
                                                                                           2025                 2024
                                           Description                                                                                                Persentase (%)
                                                                                                                                  Nominal
                                                                                                                                                      Percentage (%)

        Kredit yang Diberikan
                                                                                               943.947            1.031.081             (87.134)                      (8,45)
        Loans

        Efek-Efek
                                                                                              580.028              476.778              103.250                        21,66
        Marketable securities

        Wesel Ekspor
                                                                                                        -             8.229              (8.229)                  (100,00)
        Export Bills

        Penempatan pada Bank Indonesia
                                                                                                   155.939         114.697                   41.242                   35,96
        Placements with Bank Indonesia

        Penempatan pada Bank Lain dan lain-lain
                                                                                                    19.852          15.279                   4.573                    29,93
        Placements with Other Banks and Others

        Jumlah Pendapatan Bunga
                                                                                             1.699.766           1.646.064               53.702                         3,26
        Total Interest Income


      Bank membukukan pendapatan bunga total sebesar                                                    The Bank recorded total interest income of IDR1.70 trillion
      Rp1,70 triliun di tahun 2025, naik 3,26% dibandingkan                                             in 2025, increasing by 3.26% compared to the same period
      periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp1,65 triliun.                                              in 2024, which amounted to IDR1.65 trillion. The increase
      Kenaikan pendapatan bunga utamanya disebabkan dari                                                in interest income was mainly attributable to Marketable
      efek-efek dan penempatan pada Bank Indonesia.                                                     securities and placements with Bank Indonesia.


      Beban Bunga                                                                                       Interest Expense
                                                                                                                                                       dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                           in million Rupiah

                                                                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                                                                                                                         Increase (Decrease)
                                             Uraian
                                                                                          2025                 2024                                     Persentase
                                           Description
                                                                                                                                Nominal                     (%)
                                                                                                                                                      Percentage (%)

        Simpanan Nasabah
                                                                                             905.905              677.709             228.196                         33,67
        Deposits from customer

        Dana Kelolaan Tidak Kena Pajak
                                                                                                   15.234          16.940               (1.706)                     (10,07)
        Non-taxable management funds

        Simpanan dari Bank Lain
                                                                                                   26.256         22.346                 3.910                         17,50
        Deposit from Other Banks

        LTN Subordinasi I Tahap I
                                                                                                   19.000          19.000                       -                            -
        Subordinated LTN I stage I

        Jumlah Beban Bunga
                                                                                             966.395             735.995            230.400                           31,30
        Total Interest Expenses


      Jumlah beban bunga Bank pada tahun 2025 tercatat                                                  The Bank’s total interest expense in 2025 was recorded
      sebesar Rp966,4 miliar, naik 31,30% dibandingkan                                                  at IDR966.4 billion, increasing by 31.30% compared to
      periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp736                                                        the same period in 2024, which amounted to IDR736



152        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 154
         Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




miliar. Peningkatan beban bunga tersebut utamanya                billion. The increase in interest expense was mainly
dikontribusikan oleh Beban bunga Simpanan Nasabah                attributable to interest expenses on customer deposits
atau Dana Pihak Ketiga.                                          or third-party funds.


Pendapatan Operasional Lainnya                                   Other Operating Income
Bank membukukan pendapatan operasional lainnya di                The Bank recorded other operating income of IDR555
tahun 2025 sebesar Rp555 miliar, naik 55,32% dibandingkan        billion in 2025, an increase of 55.32% compared to
periode yang sama tahun 2024 senilai Rp357 miliar.               IDR357 billion in the same period in 2024. This increase
Peningkatan tersebut utamanya berasal dari kenaikan              was mainly driven by higher administrative income and
pendapatan administrasi dan komisi lainnya.                      other commission income.


Beban Operasional Lainnya                                        Other Operating Expenses
Di tahun 2025, jumlah beban operasional lainnya                  In 2025, total Other Operating Expenses were recorded to
tercatat meningkat sebesar 74,86% menjadi sebesar                increase by 74.86% to IDR1.87 trillion. This increase was mainly
Rp1,87 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh         attributable to a rise in allowance for impairment losses (CKPN)
Kenaikan Beban CKPN AYDA sebesar Rp536 miliar.                   on foreclosed assets (AYDA) amounting to IDR536 billion.


Laba (Rugi) Operasional                                          Operating Profit (Loss)
Bank Artha Graha Internasional membukukan rugi operasional       Bank Artha Graha Internasional recorded operating
tahun 2025 sebesar Rp(582,9) miliar. Pencapaian tersebut         loss in 2025 of IDR(582.9) billion. This achievement
menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat              decreased compared to the previous year, which
laba operasional sebesar Rp197,2 miliar.                         recorded IDR197.2 billion.


Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                        Profit (Loss) Before Tax
Di tahun 2025, Bank membukukan rugi sebelum pajak                In 2025, the Bank recorded profit before income tax
penghasilan sebesar Rp(598,8) miliar, menurun 415,57%            of IDR(598.8) billion, decreasing by 415.57% compared
dibandingkan tahun 2024 dengan laba sebelum pajak                to the same period in 2024, with profit before tax
sebesar Rp189,8 miliar.                                          amounting to IDR189.8 billion.


Laba (Rugi) Tahun Berjalan                                       Profit (Loss) for the Year
Pada tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional mencatat         In 2025, Bank Artha Graha Internasional recorded a
rugi tahun berjalan sebesar Rp(567,5) miliar, menurun            net loss for the year of IDR(567.5) billion, a decrease of
472,21% dibandingkan periode yang sama tahun 2024                472.21% compared to the same period in 2024, when the
dengan Laba tahun berjalan sebesar Rp152,4 miliar.               Bank recorded a net profit of IDR152.4 billion.


Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan                          Total Comprehensive Profit (Loss) for the Year
Tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional membukukan            In 2025, Bank Artha Graha Internasional recorded total
rugi komprehensif tahun berjalan sebesar Rp(538,5)               comprehensive loss for the year of IDR(538.5) billion,
miliar, menurun 419,32% dibandingkan dengan tahun                decreasing by 419.32% compared to 2024, when the
2024 dimana Bank membukukan laba komprehensif                    Bank recorded total comprehensive profit of IDR168.6
sebesar Rp168,6 miliar.                                          billion.


Laba (Rugi) per Saham                                            Earnings (Loss) per Share
Seiring dengan turunnya laba Bank pada tahun 2025, Rugi          In line with the decline in the Bank’s earnings in 2025,
per saham Bank Artha Graha Internasional juga turun              earnings per share of Bank Artha Graha Internasional also
menjadi Rp(28,06) per saham dari tahun sebelumnya                decreased to a loss of IDR(28.06) per share, compared
Laba per saham sebesar Rp7,54 per saham.                         to earnings per share of IDR7.54 in the previous year.

                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      153
Page 155
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                         Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Arus Kas                                                                                        Cash Flow
                                                                                                                                                            dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                in million Rupiah

                                                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                             Uraian                                                                                             Increase (Decrease)
                                                                                                   2025             2024
                                           Description                                                                                                       Persentase (%)
                                                                                                                                         Nominal
                                                                                                                                                             Percentage (%)

        Arus Kas dari Aktivitas Operasi
                                                                                                   (1.165.237)       5.831.023            (6.996.260)                   (119,98)
        Cash Flows from Operating Activities

        Arus Kas dari Aktivitas Investasi
                                                                                                    330.329        (3.613.942)                 3.944.271                  109,14
        Cash Flows from Investing Activities

        Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
                                                                                                            -                    -                     -                          -
        Cash Flows from Financing Activities

        Kenaikan/(Penurunan) Kas dan Setara Kas - Neto
                                                                                                   (834.908)          2.217.081               (3.051.989)               (137,66)
        Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents – Net

        Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing
                                                                                                      21.490              27.391                  (5.901)                (21,54)
        Effect of foreign currency exchange rate changes

        Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun
                                                                                                    6.321.257        4.076.785                 2.244.472                   55,05
        Cash and Cash Equivalents at the Beginning of Year

        Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun
                                                                                                   5.507.839         6.321.257                  (813.418)                 (12,87)
        Cash and Cash Equivalents at the End of Year


      Per 31 Desember 2025, total kas dan setara kas Bank                                             As at December 31, 2025, the total cash and cash equivalents
      Artha Graha Internasional tercatat sebesar Rp5,51 triliun,                                      of Bank Artha Graha Internasional were recorded at IDR5.51
      jumlah tersebut menurun dibandingkan jumlah kas                                                 trillion, decreasing compared to cash and cash equivalents
      dan setara kas pada awal tahun yang sebesar Rp6,32                                              at the beginning of the year, which amounted to IDR6.32
      triliun. Penurunan jumlah kas dan setara kas tersebut                                           trillion. The decrease in cash and cash equivalents was
      disebabkan terutama oleh Penurunan Giro BI sebesar                                              attributable to a decline in Bank Indonesia demand
      Rp713,5 miliar (23,6%).                                                                         deposits amounting to IDR713.5 billion (23.6%).


      Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                                                 Cash Flows from Operating Activities
      Arus Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi di                                       Net cash flows used in operating activities in 2025 were
      tahun 2025 tercatat sebesar Rp(1,17) triliun, turun Rp6,99                                      recorded at IDR(1.17) trillion, a decrease of IDR6.99 trillion
      triuliun dari tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan                                         compared to the previous year. This was mainly driven
      utamanya karena penurunan simpanan nasabah sebesar                                              by a decline in Deposit form Customers amounting
      Rp4,50 triliun dan penurunan Liabilitas efek yang dijual                                        to IDR4.50 trillion and a decrease in Securities sold
      dengan janji dibeli kembali sebesar Rp0,99 triliun.                                             under agreement to repurchase liabilities amounting to
                                                                                                      IDR0.99 trillion.


      Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                                               Cash Flows from Investing Activities
      Tahun 2025, Arus Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas                                       In 2025, net cash flows provided from investing activities
      investasi tercatat sebesar Rp330 miliar, naik dari tahun                                        were recorded at IDR330 billion, increasing from the
      sebelumnya dengan kas bersih digunakan sebesar                                                  previous year, when net cash of IDR3.61 trillion was used.
      Rp3,61 triliun. Kenaikan perolehan kas bersih tersebut                                          This increase in net cash inflows was mainly driven by
      disebabkan utamanya karena adanya Penjualan efek-                                               the sale of securities and securities purchased under
      efek dan Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                           agreements to resell, amounting to IDR2.30 trillion and
      masing-masing sebesar Rp2,30 triliun dan Rp1,68 triliun.                                        IDR1.68 trillion, respectively.



154        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 156
         Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                      Cash Flows from Financing Activities
Tidak tercatat adanya Arus Kas bersih yang diperoleh                   There were no net cash flows generated from/used in
dari/digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun                    financing activities in 2025.
2025.


Rasio Keuangan                                                         Financial Ratios
                                                                                                                                              dalam %
                                                                                                                                                  in %

                                              Uraian
                                                                                                                    2025                   2024
                                            Description

 Aset Produktif
 Earning Assets

 Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non-Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan
 Aset Non-Produktif                                                                                                        5,35                    5,25
 Non-Performing Earning and Non-Earning Assets to Total Earning and Non-Earning Assets

 Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif
                                                                                                                           0,93                    0,98
 Non-Performing Earning Assets to Total Earning Assets

 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan terhadap Aset Produktif
                                                                                                                            1,32                   2,05
 Allowance for Impairment Losses for Financial Assets to Earning Assets

 Pemenuhan CKPN Kredit yang Diberikan
                                                                                                                        104,53                   88,46
 Fixed Fulfillment of CKPN on Disbursed Loans

Rasio Kredit Bermasalah - Bruto (NPL - Gross)
                                                                                                                            2,27                   2,40
Non-Performing Loans (NPL) to Total Loans - Gross

Rasio Kredit Bermasalah - Bersih (NPL - Net)
                                                                                                                           0,85                    0,77
Non-Performing Loans (NPL) to Total Loans - Net

Rasio Rentabilitas
Rentability Ratio

lmbal Hasil Aktiva (ROA)
                                                                                                                          (1,85)                   0,55
Return on Assets (ROA)

Imbal Hasil Ekuitas (ROE)
                                                                                                                        (15,86)                    4,23
Return on Equity (ROE)

Margin Bunga Bersih (NIM)
                                                                                                                            2,78                   4,07
Net Interest Margin (NIM)

Beban Operasional Lain terhadap Penghasilan Operasional (BOPO)
                                                                                                                         124,31                  90,32
Operating Expense to Operating Income (BOPO)

Liabilitas terhadap Aset
                                                                                                                          86,21                  85,59
Liabilities to Assets

Liabilitas terhadap Ekuitas
                                                                                                                        625,41                594,20
Liabilities to Equity

Cost to Income (CIR)                                                                                                    107,83                   78,64

Rasio Likuiditas
Liquidity Ratio

Rasio Intermediasi Makroprudensial
                                                                                                                          49,31                  55,26
Macroprudential Intermediation Ratios (RIM)

Current Account Savings Account (CASA)                                                                                    37,70                  34,96




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        155
Page 157
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                               dalam %
                                                                                                                                                                   in %

                                                                     Uraian
                                                                                                                                           2025             2024
                                                                   Description

        Rasio Kepatuhan
        Compliance Ratio

        Persentase Pelanggaran BMPK
        Percentage of Violation of Legal Lending Limit

        Persentase Pelampauan BMPK
        Percentage of Excess of Legal Lending Limit

        Giro Wajib Minimum (GwWM)
        Statutory Reserves (GWM)

             GWM Rupiah
                                                                                                                                               9,32               13,03
             GWM Rupiah

             GWM Valuta Asing
                                                                                                                                               4,38                4,36
             GWM Foreign Currency

        Posisi Devisa Neto (PDN)
                                                                                                                                                1,07               0,63
        Overall Net Open Position (NOP)



      Kemampuan Membayar Utang dan Tingkat                                                         Debt Servicing Capacity and Receivables
      Kolektabilitas Piutang                                                                       Collectibility

      Bank menggunakan rasio solvabilitas, rasio likuiditas dan                                    The Bank uses solvency ratios, liquidity ratios, and
      rasio rentabilitas untuk mengukur kemampuannya dalam                                         profitability ratios to measure its ability to fulfill all of its
      memenuhi seluruh kewajibannya baik kewajiban jangka                                          obligations, both long-term and short-term. The Bank’s
      panjang maupun jangka pendek. Kemampuan membayar                                             ability to service its debt is also reflected in its participation
      utang juga tercermin dari telah ikutnya Bank sebagai                                         in the deposit guarantee program administered by the
      peserta program penjaminan pada Lembaga Penjaminan                                           Indonesia    Deposit     Insurance    Corporation       (Lembaga
      Simpanan. Penjelasan tentang kemampuan membayar                                              Penjaminan Simpanan). An explanation of the Bank’s debt
      utang Bank diuraikan sebagai berikut.                                                        servicing capacity is presented as follows.


      Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek                                                       Short-Term Debt Servicing Capacity
      Bank menggunakan rasio likuiditas untuk mengukur kemampuan                                   The Bank uses liquidity ratios to measure its ability to
      perusahaan dalam melunasi seluruh kewajiban jangka pendek.                                   meet all short-term obligations. The Bank recorded
      Bank membukukan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                                     a   Macroprudential        Intermediation      Ratio    (RIM)        of
      sebesar 49,31% di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 yang                                    49.31% in 2025, compared to 55.26% in 2024.
      sebesar 55,26%. Penurunan rasio ini utamanya dipengaruhi                                     The decrease in this ratio was mainly driven by a
      oleh penurunan Dana Pihak Ketiga dan penurunan Kredit.                                       decline in Third Party Funds and a decrease in loans.


      Penurunan Dana Pihak Ketiga didominasi dari penurunan                                        The decline in Third Party Funds was primarily driven by
      deposito, tetapi rasio CASA mengalami peningkatan                                            a reduction in time deposits; however, the CASA ratio
      menjadi sebesar 37,70% dari tahun 2024 yang tercatat                                         increased to 37.70% from 34.96% in 2024.
      sebesar 34,96%.




156        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 158
           Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang                                     Long-Term Debt Servicing Capacity
Kemampuan Bank untuk melunasi seluruh kewajiban baik                        The Bank’s ability to settle all obligations, both short-
jangka pendek maupun jangka panjang tercermin dari                          term and long-term, is reflected in its solvency ratio. The
rasio solvabilitas. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal                        Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM) ratio
Minimum (KPMM) merupakan parameter untuk mengukur                           serves as a parameter to measure the Bank’s capital
rasio permodalan Bank dengan memastikan kecukupan                           adequacy by ensuring sufficient capital to cover credit
modal untuk dapat memenuhi risiko kredit, risiko pasar,                     risk, market risk, and operational risk. The KPMM ratio
dan risiko operasional. Rasio KPMM mencapai 27,76%                          reached 27.76% in 2025, higher than the 2024 level of
pada tahun 2025, lebih tinggi dari tahun 2024 yang                          26.35%.
sebesar 26,35%.


Rasio Rentabilitas                                                          Profitability Ratios
Kemampuan Bank dalam menghasilkan laba dari seluruh                         The Bank’s ability to generate profit from the total capital
modal atau aset yang digunakan tercermin dari rasio                         or assets employed is reflected in its profitability ratios.
rentabilitas. Pada tahun 2025, Rasio Return on Asset                        In 2025, the Bank’s Return on Assets (ROA) and Return
(ROA) dan Return on Equity (ROE) Bank tercatat sebesar                      on Equity (ROE) were recorded at (1.85%) and (5.86%),
(1,85)% dan (15,86)%.                                                       respectively.


Pencapaian ini lebih rendah dibandingkan ROA dan ROE                        These achievements were lower compared to the
tahun sebelumnya yang masing-masing sebesar 0,55%                           previous year’s ROA and ROE of 0.55% and 4.23%,
dan 4,23%. Bank juga mencatat rasio Net Interest Margin                     respectively. The Bank also recorded a Net Interest
(NIM) pada tahun 2025 mencapai 2,78%, lebih rendah                          Margin (NIM) ratio of 2.78%, in 2025, lower than the 2024
dibandingkan rasio pada tahun 2024 yang sebesar 4,07%                       level of 4.07%, which was attributable to an decrease
yang disebabkan oleh penurunan pendapatan bunga bersih                      in net interest income of IDR177 billion. Meanwhile, the
sebesar Rp177 miliar. Kemudian rasio BOPO di tahun 2025                     BOPO ratio in 2025 stood at 124.31%, higher than the
adalah sebesar 124,31% atau lebih tinggi dari tahun 2024                    2024 level of 90.32%.
yang tercatat sebesar 90,32%.


Tingkat Kolektibilitas Piutang                                              Receivables Collectibility

Kolektibilitas        piutang          mencerminkan      kemampuan          Receivables collectibility reflects the Bank’s ability
Bank dalam menagih piutangnya. Kolektibilitas piutang                       to collect its receivables. The Bank’s receivables
Bank diukur menggunakan indikator rasio pinjaman                            collectibility is measured using the non-performing loan
bermasalah           (NPL).         Sebagaimana      terlihat   pada        (NPL) ratio. As indicated by the increase in Net NPL from
peningkatan NPL Netto dari 0,77% di tahun 2024                              0.77% in 2024 to 0.85% in 2025. Based on collectibility
menjadi       0,85%         pada         tahun   2025.   Berdasarkan        classifications in accordance with Bank Indonesia
kolektibilitas sesuai peraturan Bank Indonesia, pinjaman                    regulations, the loans managed by Bank Artha Graha
yang dikelola Bank dapat diklasifikasikan sebagai                           Internasional can be classified as follows:
berikut:




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      157
Page 159
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                        Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                               in million Rupiah

                                                                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                             Uraian                                                                                            Increase (Decrease)
                                                                                             2025                  2024
                                           Description                                                                                                      Persentase (%)
                                                                                                                                        Nominal
                                                                                                                                                            Percentage (%)

        Lancar
                                                                                                   9.218.735        10.079.461                (860.726)                   (8,54)
        Current

        Dalam Perhatian Khusus
                                                                                                    351.208            271.916                   79.292                    29,16
        Special mention

        Kurang Lancar
                                                                                                     13.906               17.103                 (3.197)                 (18,69)
        Substandard

        Diragukan
                                                                                                       16.177          20.894                    (4.717)                (22,58)
        Doubtful

        Macet
                                                                                                    192.409            216.105                 (23.696)                  (10,97)
        Loss

        Jumlah Kredit
                                                                                                   9.792.435       10.605.479                  (813.044)                  (7,67)
        Total Loans

        Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                                                                   (315.665)         (531.907)                  216.242                 (40,65)
        Allowance for impairment losses

        Jumlah Kredit – Bersih
                                                                                               9.476.770           10.073.572                 (596.802)                  (5,92)
        Total Loans – Net


      Struktur Permodalan                                                                                Capital Structure

      Dalam rangka mendukung operasional bisnis dan                                                      In order to support business operations and optimize
      mengoptimalkan nilai pemegang saham, Bank Artha                                                    shareholder value, Bank Artha Graha Internasional
      Graha Internasional menjaga struktur permodalan pada                                               maintains a sound capital structure. This also forms part
      tingkat yang sehat. Hal tersebut juga menjadi bagian                                               of the Bank’s compliance with the Financial Services
      dalam memenuhi ketentuan OJK mengenai Kewajiban                                                    Authority (OJK) requirements regarding the Minimum
      Penyediaan Modal Minimum (KPMM).                                                                   Capital Adequacy Requirement (KPMM).


      Kebijakan Struktur Modal                                                                           Capital Structure Policy
      Kebijakan                  struktur       permodalan      ditetapkan                untuk          The capital structure policy is established to ensure
      memastikan                     Bank     memiliki   permodalan            yang         kuat         that the Bank has strong capital to support its business
      dalam mendukung strategi pengembangan bisnis dan                                                   development strategy and business expansion, as
      ekspansi usaha, serta mempertahankan kelangsungan                                                  well as to maintain sustainable growth in the future.
      pertumbuhan usaha di masa mendatang. Selain itu,                                                   In addition, the capital policy is intended to comply
      kebijakan permodalan juga ditujukan untuk memenuhi                                                 with regulatory capital adequacy requirements and
      ketentuan kecukupan modal yang ditetapkan oleh regulator                                           to ensure that the Bank’s capital structure remains at
      serta memastikan struktur permodalan Bank berada                                                   an optimal and efficient level. The Bank prepares its
      pada tingkat yang optimal dan efisien. Bank menyusun                                               capital plan based on capital adequacy requirements
      rencana permodalan berdasarkan kebutuhan kecukupan                                                 as stipulated by the regulator. This capital plan is
      permodalan sebagaimana yang dipersyaratkan. Rencana                                                prepared by the Board of Directors as part of the Bank’s
      permodalan tersebut disusun oleh Direksi sebagai bagian                                            Business Plan and is subsequently approved by the
      dari Rencana Bisnis Bank untuk kemudian disetujui oleh                                             Board of Commissioners.
      Dewan Komisaris.



158        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 160
              Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                          Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Mengacu pada ketentuan Kelompok Bank Berdasarkan                      Referring to the Classification of Banks Based on Core
Modal Inti (KBMI), Bank Artha Graha Internasional masuk               Capital, Bank Artha Graha Internasional is classified as
dalam KBMI 1, yaitu bank dengan modal inti di bawah Rp6               KBMI 1, namely banks with core capital of less than IDR6
triliun. Untuk itu, bank berupaya untuk menambah modal                trillion. Accordingly, the Bank seeks to increase its core
inti yang terencana dengan estimasi yang akurat, sesuai               capital in a planned manner with accurate estimates, in line
komitmen Pemegang Saham serta dalam mekanisme                         with shareholder commitments and through mechanisms
yang telah sesuai ketentuan.                                          that comply with applicable regulations.


Rincian Struktur Modal                                                Capital Structure Details
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia, modal Bank                      In accordance with Bank Indonesia regulations, the
terdiri dari:                                                         Bank’s capital consists of the following.
•     Modal Inti                                                      •     Core Capital
      Modal inti merupakan modal bank yang terdiri dari                     Core capital represents the Bank’s capital comprising
      Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) dan                     Common Equity Tier 1 (CET 1) and Additional Tier
      Modal Inti Tambahan (Additional Tier 1). Modal inti utama             1 capital. Common Equity Tier 1 includes paid-in
      mencakup modal disetor dan cadangan tambahan                          capital and additional capital reserves (disclose
      modal (disclose reserve). Cadangan tambahan modal                     reserves). Additional capital reserves consist of add-
      terdiri atas faktor penambah (agio, cadangan umum,                    on factors (share premium, general reserves, prior
      laba tahun lalu, laba tahun berjalan, dan opsi saham)                 year profit, current year profit, and stock options)
      dan faktor pengurang (kerugian komprehensif lainnya                   and deduction factors (other comprehensive losses
      dari transaksi aset keuangan yang diklasifikasikan                    from financial asset transactions classified as
      dalam kelompok tersedia untuk dijual, selisih kurang                  available for sale, shortfall of Allowance for Earning
      Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) atas aset produktif                 Assets Losses (PPA) on earning assets compared to
      dengan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai, dan PPA                     Allowance for Impairment Losses, and PPA on non-
      non produktif). Pada 31 Desember 2025, Modal Inti yang                earning assets). As of December 31, 2025, the core
      dimiliki oleh Bank Artha Graha Internasional adalah                   capital owned by Bank Artha Graha Internasional
      sebesar Rp3,44 triliun, turun 4,29% atau senilai Rp154                amounting to IDR3.44 trillion, a decrease of 4.29% or
      miliar      dibandingkan Modal Inti di akhir tahun 2024               IDR154 billion compared to the Core Capital at the
      yang sebesar Rp3,59 triliun.                                          end of 2024, which stood at IDR3.59 trillion


•     Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal                       •     Supplementary Capital (Maximum 100% of Core
      Inti)                                                                 Capital)
      Modal pelengkap meliputi cadangan umum PPA                            Supplementary capital includes general reserves for PPA
      atas aset produktif yang wajib dihitung dengan                        on earning assets, which are required to be calculated
      jumlah maksimum 1,25% dari ATMR Risiko Kredit dan                     at a maximum of 1.25% of Risk-Weighted Assets for
      Cadangan Tujuan.                                                      Credit Risk, as well as Appropriated Reserves.
                                                                                                                                dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                    in million Rupiah

                                      Jenis Modal
                                                                                    2025                                         2024
                                    Types of Capital

    Modal Inti
                                                                                              3.437.834                                         3.591.911
    Core Capital

    Modal Pelengkap
                                                                                               333.409                                          373.786
    Supplementary Capital

    Jumlah Modal
                                                                                              3.771.243                                     3.965.697
    Total Capital




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       159
Page 161
 Menjaga Stabilitas dan                                                     Kilas Kinerja                         Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                      Performance Highlights                Management Report                        Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Laporan Perhitungan Kewajiban Penyediaan                                                       Report on the Calculation of Minimum Capital
      Modal Minimum Periode 2025 – 2024                                                              Adequacy Requirement for the 2025 – 2024 Period
                                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                       in million Rupiah

                                                     Komponen Modal
                                                                                                                             2025                        2024
                                                    Capital Components

        Komponen Modal
        Capital Components

        I              Modal Inti (Tier 1)
                                                                                                                                  3.437.834                    3.591.911
                       Tier 1 Capital

                       Modal Inti Utama (CET 1)
                                                                                                                                  3.437.834                    3.591.911
                       Common Equity Tier 1 (CET 1)

                       1. Modal Disetor
                                                                                                                                  2.242.372                 2.242.372
                          Paid-up Capital

                       2. Cadangan Tambahan Modal
                                                                                                                                      1.487.951              1.604.707
                          Additional Capital Reserve

                       3. Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan
                                                                                                                                              -                          -
                          Non-controlling interests that can be taken into account

                       4. Faktor Pengurang Modal Inti
                                                                                                                                 (292.489)                   (255.168)
                          Tier 1 Capital Deduction Factor

        II             Modal Inti Tambahan (AT1)
                                                                                                                                              -                          -
                       Additional Tier 1 Capital (AT1)

                       Modal Pelengkap (Tier 2)
                                                                                                                                      333.409                  373.786
                       Supplementary Capital (Tier 2)

                       1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi
                          persyaratan Tier 2
                                                                                                                                      200.000                200.000
                          Capital instruments in the form of shares or others that meet the
                          requirements of Tier 2

                       2. Agio/Disagio                                                                                                        -                          -

                       3. Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung (paling
                          tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
                                                                                                                                       133.409                  173.786
                          PPKA general reserves on earning assets that must be calculated (at a
                          maximum of 1.25% RWA Credit Risk)

                       4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap
                                                                                                                                              -                          -
                          Complementary Capital Deduction Factor

        Total Modal Inti dan Modal Pelengkap
                                                                                                                                      3.771.243             3.965.697
        Total Core and Supplementary Capital

        Aset Tertimbang Menurut Risiko
        Risk-Weighted Assets

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Untuk Risiko Kredit
                                                                                                                                  12.241.707                13.902.911
        Risk Weighted Assets (RWA) for Credit Risk

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Untuk Risiko Operasional
                                                                                                                                       1.161.572            1.036.269
        Risk Weighted Assets (RWA) for Operational Risk

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Untuk Risiko Pasar
                                                                                                                                        179.129                105.898
        Risk-weighted Assets (RWA) for Market Risk

        Total ATMR
                                                                                                                                13.582.408                 15.045.078
        Total RWA

        Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko (%)
                                                                                                                                          9,34                      9,37
        CAR Ratio Based on Risk Profile (%)




160          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 162
         Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                       in million Rupiah

                                             Komponen Modal
                                                                                                         2025                               2024
                                            Capital Components

 Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
 Allocation of CAR Fulfillment According to Risk Profile

 Dari CET 1 (%)
                                                                                                                      4,50                              4,50
 From CET 1

 Dari AT 1 (%)
                                                                                                                           -                                  -
 From AT

 Dari Tier 2 (%)
                                                                                                                      2,45                               2,48
 From Tier 2

 Rasio KPMM
 CAR Ratios

 Rasio CET 1 (%)
                                                                                                                     25,31                             23,87
 CET1 Ratio

 Rasio Tier 1 (%)
                                                                                                                     25,31                             23,87
 Tier 1 Ratio

 Rasio Tier 2 (%)
                                                                                                                      2,45                               2,48
 Tier 2 Ratio

 Rasio KPMM (%)
                                                                                                                     27,76                             26,35
 CAR Ratio

 CET 1 untuk BUFFER (%)
                                                                                                                     20,81                              19,37
 CET 1 to BUFFER

 Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank
 Percentage of Buffer to be Met by the Bank

 Capital Conservation Buffer (%)                                                                                           -                                  -

 Countercyclica l Buffer (%)                                                                                               -                                  -

 Capital Surcharge for Systemic Banks (%)                                                                                  -                                  -


Dampak Perubahan Tingkat Suku Bunga                                          Impact of Changes in Interest Rates on
Terhadap Kinerja Bank                                                        the Bank’s Performance

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di                            Bank Indonesia maintained its benchmark interest rate
level 4,75% pada tahun 2025. Seiring dengan bertahannya                      at the level 4.75% in 2025. In line with the unchanged
suku bunga di tahun tersebut, Bank Artha Graha                               interest rate during the year, Bank Artha Graha
Internasional memfokuskan upaya pada pertumbuhan                             Internasional focused its efforts on increasing the
dana murah (CASA) dan juga mengurangi dana mahal.                            proportion of low-cost funds while reducing high-cost
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga                              funds. This measure was taken to maintain a more
cost of fund menjadi lebih efisien dan memperoleh                            efficient cost of funds and to achieve a healthier funding
struktur pendanaan yang lebih baik. Dalam merespons                          structure. In responding to relatively high interest rates
tingginya suku bunga di pasar uang, Bank Artha Graha                         in the money market, Bank Artha Graha Internasional
Internasional juga melakukan penyesuaian suku bunga                          also adjusted deposit interest rates; however, such
simpanan namun dilakukan secara bertahap dengan                              adjustments    were        implemented                gradually            while
tetap memperhatikan tingkat suku bunga acuan, kondisi                        continuing to take into account the benchmark interest
likuiditas Bank dan juga tingkat kompetisi dengan bank-                      rate, the Bank’s liquidity conditions, and the level of
bank lain.                                                                   competition among banks.



                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk          161
Page 163
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Suku Bunga Dasar Kredit                                                                         Base Lending Rate

      Bank             memiliki            kewajiban    untuk     melaporkan                  dan     The Bank is required to report and publish its Base
      mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam                                            Lending Rate in Rupiah, as stipulated in Financial Services
      mata uang Rupiah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan                                        Authority    Regulation        (POJK)       No.   37/POJK.03/2019
      Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 37/POJK.03/2019 tentang                                       concerning Transparency and Publication of Bank
      Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.                                                        Reports.


      SBDK dipakai sebagai pedoman penetapan suku bunga                                               The SBDK is used as a guideline for determining the
      kredit yang akan dikenakan kepada Nasabah. Namun                                                lending interest rates to be charged to customers.
      demikian, SBDK belum memperhitungkan komponen                                                   However, the SBDK does not yet take into account
      estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari                                             the estimated risk premium component, the amount
      penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur                                            of which depends on the Bank’s assessment of the
      atau kelompok debitur. Adapun perbandingan SBDK                                                 risk profile of each debtor or group of debtors. The
      tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                              comparison of the SBDK for 2025 is as follows:


                                                       Kredit Korporasi             Kredit Ritel            Kredit Mikro                     Kredit Konsumsi (%)
                             Periode                                                                                                         Consumer Loans (%)
                                                       Corporate Loans              Retail Loans            Micro Loans
                              Period
                                                              (%)                       (%)                     (%)                     KPR                Non KPR
       Desember 2024
                                                                     9,62                           10,82               11,35                   9,42                   14,62
       December 2024
       Maret 2025
                                                                     9.99                           10,30               10,32                   9,57                   13,88
       March 2025
       Juni 2025
                                                                    10,49                           10,58               10,46                   10,02                  14,10
       June 2025
       September 2025
                                                                     9,96                            9,77               9,49                    9,42                   13,22
       September 2025
        Desember 2025
                                                                     9,45                           9,43                9,25                    8,95                   12,92
        December 2025



      Transaksi Spot dan Derivatif                                                                    Spot and Derivative Transactions

      Bank melakukan transaksi derivatif dalam bentuk                                                 The Bank engages in derivative transactions in the form of
      pembelian dan penjualan spot dan forward valuta asing.                                          spot and forward foreign exchange purchases and sales.
      Risiko pasar dari transaksi derivatif timbul dari potensi                                       Market risk arising from these derivative transactions is
      perubahan nilai akibat fluktuasi kurs mata uang asing,                                          attributable to potential changes in value due to fluctuations
      sedangkan risiko kredit timbul dalam hal pihak lain tidak                                       in foreign exchange rates, while credit risk arises in the
      memenuhi kewajibannya pada Bank. Rincian tagihan dan                                            event that counterparties fail to fulfill their obligations to
      liabilitas derivatif adalah sebagai berikut:                                                    the Bank. The details of derivative receivables and liabilities
                                                                                                      are as follows:




162        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 164
          Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                                          dalam USD
                                                                                                                                              in USD

                                                           Tagihan Derivatif                                 Liabilitas Derivatif
                           Uraian                        Derivative Receivables                             Derivative Liabilities
                         Description
                                                         2025                    2024                     2025                          2024

 Penjualan Forward
                                                                       -                   48                            -                              -
 Forward Sales

 Penjualan Spot
                                                                   332                       -                           -                              -
 Spot Sales

 Pembelian Spot
                                                                       -                     -                       340                                -
 Spot Purchases

 Jumlah
                                                                   332                     48                       340                                 -
 Total



Ikatan yang Material Untuk Investasi                              Material Commitments for Capital
Barang Modal                                                      Expenditures

Sepanjang 2025, Bank Artha Graha Internasional tidak              Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional did
melakukan pengikatan dengan pihak manapun terkait                 not enter into any commitments with any parties related
investasi barang modal. Oleh karena itu, Bank tidak               to capital expenditure investments. Therefore, the Bank
menyajikan informasi terkait tujuan dari ikatan tersebut,         does not present information regarding the purpose of
sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan                 such commitments, expected sources of funds to fulfill
tersebut, mata uang yang menjadi denominasi, dan                  them, the currency denomination, or the steps planned
langkah yang direncanakan Bank untuk melindungi risiko            by the Bank to mitigate foreign exchange risk associated
dari posisi mata uang asing yang terkait.                         with the relevant currency positions.


Realisasi Investasi Barang Modal                                  Realization of Capital Expenditures

Pada tahun 2025, Bank merealisasikan investasi barang             In     2025,   the     Bank       realized         capital          expenditure
modal sebesar Rp38 miliar. Investasi barang modal                 investments amounting to IDR38 billion. These capital
tersebut utamanya ditujukan untuk Pengembangan                    expenditures were primarily allocated to support the
Bisnis Bank.                                                      Bank’s business development.
                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                 in million Rupiah

                   Jenis Barang Modal              Tujuan Investasi
 No.                                                                                          2025                                 2024
                 Types of Capital Goods         Investment Objectives

   1    Tanah
                                                                                                                -                                       -
        Land Rights

  2     Inventaris Kantor
                                                                                                          6.591                                 17.349
        Office Inventory                     Pengembangan Bisnis Bank
  3     Bangunan                             Bank’s Business Development
                                                                                                        31.485                                   4.491
        Building

  4     Instalasi
                                                                                                                4                                  3.117
        Installation

 Jumlah
                                                                                                       38.080                                 24.957
 Total




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk          163
Page 165
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                      Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Informasi Dan Fakta Material Yang Terjadi                                                      Material Information and Facts Occurring
      Setelah Tanggal Laporan Akuntan                                                                After the Date of the Auditor’s Report

      Bank menyatakan terdapat informasi dan fakta material                                          The Bank states that there were material information
      yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan. Terkait                                          and facts occurring after the date of the auditor’s report.
      dengan hal tersebut, Bank tidak menyajikan informasi                                           Accordingly, the Bank does not present information
      terkait hal tersebut beserta dampaknya terhadap kinerja                                        related to such matters or their potential impact on
      dan risiko usaha di masa mendatang.                                                            future performance and business risks.


      Perbandingan Antara Target Dan Realisasi                                                       Comparison Between Targets and Realization
      Serta Proyeksi Satu Tahun Ke Depan                                                             and One-Year Forward Projections

      Dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Artha Graha                                               In the Bank Business Plan, Bank Artha Graha Internasional
      Internasional telah menetapkan sejumlah target yang                                            has set a number of targets to be achieved for fiscal year
      hendak dicapai untuk tahun buku 2025. Perbandingan                                             2025. The comparison between the established targets
      target yang ditetapkan dengan realisasi tahun buku                                             and the realization for fiscal year 2025 is as follows:
      2025 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                                      Dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                          In million Rupiah

                                      Uraian                          Target 2025                   Realisasi 2025      Pencapaian Target (%)            Target 2026
                                    Description                       2025 Target                  2025 Realization    Target Achievement (%)            2026 Target

        Pendapatan Bunga
                                                                                 1.784.958                1.699.766                          95,23               1.597.617
        Interest Income

        Laba Tahun Berjalan
                                                                                   203.423                (567.520)                        (278,99)              202.552
        Profit for the Year

        Laba per Saham Dasar (angka penuh)
                                                                                        10,06               (28,06)                        (278,93)                   10,02
        Basic Earnings per Share (full amount)

        Aset
                                                                                32.137.679               27.573.818                          85,80            26.797.394
        Assets

        Kredit Gross
                                                                               12.738.859                 9.792.435                           76,87           10.955.604
        Gross Loans

        Dana Pihak Ketiga
                                                                               25.892.773                22.652.514                           87,49           21.736.985
        Third Party Funds

        ROA (%)                                                                          0,66                 (1,85)                       (280,30)                     0,71

        ROE (%)                                                                           5,44              (15,86)                        (291,54)                     5,74

        NPL Gross (%)                                                                      2,14                2,27                          94,27                     2,03

        NPL Net (%)                                                                      0,68                 0,85                           80,00                     0,53

        RIM (%)                                                                          61,82                49,31                           79,76                  59,82

        NIM (%)                                                                           3,89                 2,78                           71,47                     3,51

        CASA (%)                                                                         39,41                37,70                          95,66                     39,11

        BOPO (%)                                                                        90,61                124,31                           72,89                  92,38

        CAR (%)                                                                          31,70                27,76                          85,57                   25,96




164        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 166
         Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




                                                                                                                                      Dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                          In million Rupiah

                   Uraian                            Target 2025         Realisasi 2025          Pencapaian Target (%)                     Target 2026
                 Description                         2025 Target        2025 Realization        Target Achievement (%)                     2026 Target

 Karyawan
                                                              1.215                     1.037                               (17,16)                        1.031
 Employees

 Kantor Cabang
                                                                   31                      31                             100,00                                 31
 Branch Offices

 Kantor Cabang Pembantu (dalam
 setahun)                                                       32                        30                                96,88                                26
 Sub-Branch Office (in a year)

 Kantor Fungsional
                                                                   0                        1                             100,00                                  1
 Functional Office



Proyeksi Tahun 2026                                                        2026 Projections
Sebagai bagian dari arah strategis Perusahaan, Bank                        As part of the Company’s strategic direction, Bank Artha
Artha Graha Internasional telah menetapkan sejumlah                        Graha Internasional has established a number of targets
target untuk tahun 2026 yang dituangkan dalam Rencana                      for 2026, which are set out in the 2026 Bank Business
Bisnis Bank (RBB) 2026. Rincian target tersebut dapat                      Plan (RBB). Details of these targets are presented in the
dilihat pada tabel di atas.                                                table above.


Kebijakan Dan Pembagian Dividen                                            Dividend Policy and Distribution

Kebijakan Dividen                                                          Dividend Policy
Kebijakan     pembagian             dividen   Bank    Artha   Graha        The dividend distribution policy of Bank Artha Graha
Internasional mengacu pada Undang-Undang Nomor                             Internasional refers to Law No. 40 of 2007 on Limited
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dimana                           Liability Companies, under which dividends are distributed
pembagian dividen dilakukan sesuai dengan keputusan                        in accordance with the resolutions of the Annual General
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan. Sebelum                          Meeting of Shareholders (AGMS). Prior to the end of
berakhirnya tahun keuangan, dividen interim dapat                          the financial year, interim dividends may be distributed
dibagikan sepanjang diperbolehkan oleh Anggaran Dasar                      provided that such distribution is permitted under the
Bank dan pembagian dividen interim tidak menyebabkan                       Bank’s Articles of Association and does not result in the
Aset Bersih Bank kurang dari modal ditempatkan dan                         Bank’s net assets falling below its issued and fully paid-up
disetor penuh serta cadangan wajib. Pembagian dividen                      capital and mandatory reserves. The distribution of interim
interim ditetapkan oleh Direksi setelah disetujui Dewan                    dividends is determined by the Board of Directors with the
Komisaris.                                                                 approval of the Board of Commissioners.


Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kebijakan                         Through the General Meeting of Shareholders (GMS), the
dividen ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi                         dividend policy is determined by taking into account
keuangan dan tingkat kesehatan Bank, serta berpedoman                      the Bank’s financial condition and soundness level, and
kepada peraturan yang terkait di bidang perbankan.                         by referring to the applicable regulations in the banking
Berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan yang                              sector. Based on the resolutions of the Annual GMS held
dilaksanakan pada 26 Juni 2025, Pemegang Saham Bank                        on June 26, 2025, the Bank’s shareholders approved not
menyetujui untuk tidak melakukan pembagian dividen                         to distribute dividends, as for fiscal year 2024 all of the
karena pada Tahun Buku 2024 seluruh laba bersih Bank                       Bank’s net profit was allocated to strengthen the Bank’s
dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan                          capital structure and support business expansion.
dan ekspansi usaha Bank.



                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk           165
Page 167
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Bank            Artha            Graha    Internasional    tidak          melakukan          Bank Artha Graha Internasional did not distribute
     pembagian dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir.                                        dividends during the last 2 (two) fiscal years. Accordingly,
     Sehubungan dengan hal tersebut, Bank tidak menyajikan                                        the Bank does not present information related to the
     informasi terkait: tanggal pembayaran dividen kas dan/                                       cash dividend payment date and/or non-cash dividend
     atau tanggal distribusi dividen non-kas; jumlah dividen                                      distribution date, the amount of dividends per share
     per saham (kas dan/atau non-kas); dan jumlah dividen                                         (cash and/or non-cash), or the total amount of dividends
     per tahun yang dibayar.                                                                      paid per year.


     Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran                                                    Realization of Proceeds from Public
     Umum                                                                                         Offering

     Pada tahun 2025, Bank tidak menerbitkan saham ataupun                                        In 2025, the Bank did not issue any shares nor carry
     melakukan konversi efek lain. Aksi korporasi terakhir telah                                  out the conversion of other securities. The most recent
     dilaksanakan di tahun 2021 terkait pelaksanaan Waran                                         corporate action was conducted in 2021 in relation to
     Seri I. Jumlah Waran Seri I yang diterbitkan sebanyak                                        the exercise of Series I Warrants. A total of 4,513,198,013
     4.513.198.013 dengan total pelaksanaan Waran Seri I                                          Series I Warrants were issued, of which 4,427,219,858
     adalah 4.427.219.858 dengan jumlah Waran Seri I yang                                         warrants were exercised, while 85,978,155 Series I
     tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal 7 Desember                                          Warrants were not exercised up to December 7, 2021.
     2021 sebanyak 85.978.155. Telah disampaikan pada                                             This information was submitted to the Financial Services
     Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 20 Desember 2021                                         Authority on December 20, 2021 and was recorded in
     dan tercatat dalam administrasi pengawasan Otoritas                                          the supervisory administration of the Financial Services
     Jasa Keuangan sesuai surat No. SR-44/PB.332/2021                                             Authority pursuant to Letter No. SR-44/PB.332/2021
     tanggal 29 Desember 2021.                                                                    dated December 29, 2021.


     Dengan                demikian,          Bank   tidak     memiliki          informasi        Accordingly, Bank Artha Graha Internasional does not
     kewajiban pelaporan penggunaan dana hasil penawaran                                          have any information regarding reporting obligations on
     umum.                                                                                        the utilization of proceeds from a public offering.


     Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,                                             Material Information on Investment, Expansion,
     Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha,                                                     Divestment, Merger/Consolidation, Acquisition,
     Akuisisi, Dan Restrukturisasi Utang/Modal                                                    and Debt/Capital Restructuring

     Sepanjang Tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                                         Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional had no
     tidak mempunyai informasi mengenai investasi, ekspansi,                                      material information relating to investment, expansion,
     divestasi,                penggabungan/peleburan              usaha,           akuisisi,     divestment,    merger/consolidation,    acquisition,      or     debt
     restrukturisasi utang dan modal, transaksi material,                                         and capital restructuring, including material transactions,
     transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan.                                       affiliated transactions, and conflict-of-interest transactions.
     Oleh karena itu, Bank tidak menyajikan informasi terkait:                                    Accordingly, the Bank does not present information regarding
     tanggal, nilai dan objek transaksi; nama pihak yang                                          the transaction date, value, and object; the names of the parties
     melakukan transaksi; sifat hubungan afiliasi; penjelasan                                     to the transaction; the nature of any affiliated relationship;
     mengenai kewajaran transaksi; pemenuhan ketentuan                                            explanations regarding the fairness of the transaction;
     terkait; dan dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain                                    compliance with relevant regulations; and, where an affiliated
     mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud.                                                relationship exists, additional disclosures as required.




166       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 168
          Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                             Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Informasi Transaksi Material Yang                                       Information on Material Transactions
Mengandung Benturan Kepentingan Dan/                                    Involving Conflicts of Interest and/or
Atau Transaksi Dengan Pihak Afiliasi/                                   Transactions with Affiliated/Related
Berelasi                                                                Parties

Bank Artha Graha Internasional melakukan transaksi dengan               Bank Artha Graha Internasional conducts transactions
pihak-pihak berelasi dalam kegiatan usaha normal. Transaksi             with related parties in the normal course of business.
dengan pihak-pihak berelasi tersebut dilaksanakan dengan                Such transactions are carried out under the same terms
syarat dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan                      and conditions as those applied to third parties.
dengan pihak ketiga.


Terkait transaksi dengan pihak-pihak berelasi, Bank                     With respect to transactions with related parties, the
melaporkan tidak terdapat transaksi yang mengandung                     Bank reported that there were no transactions involving
benturan kepentingan Bank menerapkan PSAK 224                           conflicts of interest. The Bank applies PSAK 224 on
tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang                       “Related Party Disclosures,” which requires disclosure
mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan                       of relationships, transactions, and balances with
saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam                     related parties, including commitments, in the financial
laporan keuangan.                                                       statements.


Pihak-pihak berelasi tersebut terdiri dari:                             The related parties consist of the following.
1.   Orang atau anggota keluarga terdekat memiliki relasi               1.    A person or a close member of that person’s family is
     dengan entitas pelapor jika orang tersebut:                              related to a reporting entity if that person:
     a. Memiliki         pengendalian        atau   pengendalian              a. Has control or joint control over the reporting
        bersama atas entitas pelapor;                                                entity;
     b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor;                    b. Has significant influence over the reporting
        dan                                                                          entity; and
     c. Personel manajemen kunci entitas pelapor atau                         c. Is a member of the key management personnel of the
        entitas induk dari entitas pelapor.                                          reporting entity or of a parent of the reporting entity.


2. Satu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika                    2. An entity is related to the reporting entity if any of
     memenuhi salah satu hal berikut:                                         the following conditions applies:
     a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari                       a. The entity and the reporting entity are members of the
        kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk                              same group (meaning that each parent, subsidiary, and
        dan yang terkait dengan entitas lain);                                       fellow subsidiary is related to the others);
     b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura                     b. One entity is an associate or a joint venture of
        bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau                        the other entity (or an associate or joint venture
        ventura bersama yang merupakan anggota suatu                                 of a member of a group of which the other entity
        kelompok usaha, dimana entitas lain tersebut adalah                          is a member);
        anggotanya);
     c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama                         c. Both entities are joint ventures of the same third
        dari pihak ketiga yang sama;                                                 party;
     d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas                      d. One entity is a joint venture of a third entity and
        ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi                         the other entity is an associate of the third entity;
        dari entitas ketiga;




                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      167
Page 169
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




            e. Entitas tersebut adalah program imbalan pasca                                         e. The entity is a post-employment benefit plan for
                    kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas                                     the benefit of employees of either the reporting
                    pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas                                      entity or an entity related to the reporting entity.
                    pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang                                     If the reporting entity is itself such a plan, the
                    menyelenggarakan program tersebut, maka entitas                                       sponsoring employers are also related to the
                    sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;                                         reporting entity;
            f.      Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan                                      f.   The entity is controlled or jointly controlled by a
                    bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam                                          person identified in item (1); and
                    huruf (1); dan
            g. Orang yang diidentifikasi dalam butir (a) memiliki                                    g. A person identified in item (1)(a) has significant
                    pengaruh signifikan atas entitas atau personel                                        influence over the entity or is a member of the
                    manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari                                      key management personnel of the entity (or of a
                    entitas).                                                                             parent of the entity).


     Nama dan Sifat Hubungan Berelasi                                                             Names and            Nature          of   Related        Party
                                                                                                  Relationships
     Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan yang                                   Related parties are companies and individuals that have
     mempunyai keterkaitan kepemilikan atau kepengurusan secara                                   ownership or management relationships, either directly
     langsung maupun tidak langsung dengan Bank, sebagaimana                                      or indirectly, with the Bank, as described below:
     diuraikan berikut ini:


                   Nama Pihak Berelasi                                Sifat Pihak Berelasi                                       Jenis Transaksi
                  Name of Related Party                             Nature of Related Parties                                  Type of Transaction

       PT Buanagraha Arthaprima                          Memiliki kesamaan pemegang saham                       BOT, giro dan deposito berjangka
                                                         Having common shareholders                             BOT, Demand Deposits, and Time Deposits

       PT Cerana Arthaputra                              Pemegang Saham Bank                                    Jaminan Perusahaan dan giro
                                                         Bank Shareholders                                      Corporate Guarantee and Demand Deposits

       PT Karya Nusantara Permai                         Pemegang Saham Bank                                    Jaminan Perusahaan dan giro
                                                         Bank Shareholders                                      Corporate Guarantee and Demand Deposits

       PT Pirus Platinum Murni                           Pemegang Saham Bank                                    Jaminan Perusahaan dan giro
                                                         Bank Shareholders                                      Corporate Guarantee and Demand Deposits

       PT Cakra Inti Utama                               Pemegang Saham Bank                                    Giro dan Deposito Berjangka
                                                         Bank Shareholders                                      Demand Deposits and Time Deposits

       PT Puspita Bisnispuri                             Pemegang Saham Bank                                    Jaminan Perusahaan dan giro
                                                         Bank Shareholders                                      Corporate Guarantee and Demand Deposits

       PT Arthamulia Sentosajaya                         Pemegang Saham Bank                                    Jaminan Perusahaan dan giro
                                                         Bank Shareholders                                      Corporate Guarantee and Demand Deposits

       PT Andana Utamagraha                              Afiliasi                                               Giro
                                                         Affiliate                                              Demand Deposits

       PT Electronic City Indonesia Tbk                  Afiliasi                                               Giro dan Deposito Berjangka
                                                         Affiliate                                              Demand Deposits and Time Deposits

       PT Erajaya Swasembada Tbk                         Afiliasi                                               Giro
                                                         Affiliate                                              Demand Deposits

       PT Jakarta Internasional Hotels &                 Afiliasi                                               Giro
       Development Tbk                                   Affiliate                                              Demand Deposits

       PT Karya Megah Permai                             Afiliasi                                               Giro
                                                         Affiliate                                              Demand Deposits




168       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 170
        Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                     Corporate Social Responsibility and Safeguarding




      Nama Pihak Berelasi                            Sifat Pihak Berelasi                                 Jenis Transaksi
     Name of Related Party                         Nature of Related Parties                            Type of Transaction

PT Makmur Jaya Serasi                      Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Tunas Satya Prakarsa                    Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Grahaputra Sentosa Afiliasi             Afiliasi                                     Giro
Giro                                       Affiliate                                    Demand Deposits

PT Artha Telekomindo                       Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Danayasa Arthatama                      Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Agung Sedayu                            Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Agung Sedayu Permai                     Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Multi Artha Pratama                     Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Global Persada Inti                     Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Artha Propertindo Indonesia             Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Adinusa Puripratama                     Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Harapan Sinar Sejahtera                 Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera            Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Gemilang Inti Persada                   Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Artha Graha Network                     Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Detik Amita Sakti                       Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Lava Pratama Indonesia                  Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Lentera Duasatu Propertindo             Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Kharisma Arya Paksi                     Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Kresna Aji Sembada                      Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Artha Graha General Insurance           Afiliasi                                     Giro dan Deposito Berjangka
                                           Affiliate                                    Demand Deposits and Time Deposits

PT Bangun Kosambi Sukses                   Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits

PT Pantai Indah Kapuk Dua                  Afiliasi                                     Giro
                                           Affiliate                                    Demand Deposits




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      169
Page 171
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report                   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                    Nama Pihak Berelasi                                Sifat Pihak Berelasi                                     Jenis Transaksi
                   Name of Related Party                             Nature of Related Parties                                Type of Transaction

        Yayasan Buddha Tzu Chi                            Afiliasi                                             Giro dan Deposito Berjangka
                                                          Affiliate                                            Demand Deposits and Time Deposits

        Dewan Komisaris, Direksi dan                      Manajemen dan Karyawan Kunci                         Giro, Tabungan dan Deposito Berjangka
        Pejabat                                           Management and Key Employees                         Demand Deposits, Savings, Time Deposits
        Board of Commissioners, Board
        of Directors, Officials


      Rincian saldo transaksi Pihak Berelasi dapat dilihat di                                      Details of balances from transactions with Related
      bawah ini:                                                                                   Parties are presented below:
                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                  in million Rupiah

                                                      Uraian
                                                                                                                       2025                       2024
                                                    Description

        Laporan Posisi Keuangan
        Statement of Financial Position

        Kredit yang Diberikan – Bersih
                                                                                                                               278.807                    326.814
        Loans - Net

        Persentase dari Total Kredit yang Diberikan (%)
                                                                                                                                      2,85                     3,08
        Percentage of Total Loans (%)

        Persentase dari Total Aset (%)
                                                                                                                                       1,01                     1,08
        Percentage of Total Assets (%)

        Simpanan Nasabah
                                                                                                                             1.465.400                   1.179.864
        Customer Deposits

        Persentase dari Total Simpanan Nasabah (%)
                                                                                                                                      6,50                     4,94
        Percentage of Total Customer Deposits (%)

        Persentase dari Total Liabilitas (%)
                                                                                                                                       6,16                    4,58
        Percentage of Total Liabilities (%)

        Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
        Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

        Pendapatan Bunga
                                                                                                                                 20.325                       18.119
        Interest Income

        Persentase dari Jumlah Pendapatan Bunga (%)
                                                                                                                                       1,20                    2,46
        Percentage of Total Interest Income (%)

        Beban Bunga
                                                                                                                                22.200                      30.723
        Interest Expenses

        Persentase dari Jumlah Beban Bunga (%)
                                                                                                                                      2,30                      4,17
        Percentage of Total Interest Expense (%)

        Beban Manajemen Kunci
                                                                                                                                 37.927                    37.036
        Key Management Responsibilities

        Persentase dari Jumlah Beban Tenaga Kerja (%)
                                                                                                                                      12,99                   12,90
        Percentage of Total Labor Expenses (%)

        Beban Sewa
                                                                                                                                  17.450                   22.059
        Rent Expense

        Persentase dari Jumlah Beban Operasi (%)
                                                                                                                                       1,88                    4,03
        Percentage of Total Operating Expenses (%)




170        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 172
         Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Kewajaran dan Alasan Dilakukan Transaksi                                         Fairness and Rationale of the Transactions
Seluruh transaksi pihak berelasi yang dilakukan Bank                             All related party transactions carried out by Bank Artha Graha
pada tahun 2025 dilakukan secara wajar (Arm’s Length)                            Internasional in 2025 were conducted on an arm’s length basis
dan sejalan dengan kepentingan Bank. Seluruh transaksi                           and were aligned with the Bank’s interests. All transactions with
dengan pihak berelasi dilakukan berdasarkan atas                                 related parties were undertaken based on the Bank’s business
kebutuhan usaha Bank demi meningkatkan kinerja Bank.                             needs in order to enhance its performance. Throughout
Sepanjang tahun 2025, Tidak terdapat transaksi pihak                             2025, there were no related party transactions that required
berelasi yang membutuhkan persetujuan RUPS.                                      approval from the GMS.


Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait                                        Compliance with Relevant Regulations and
                                                                                 Provisions
Pelaksanaan transaksi dengan pihak berelasi yang                                 The implementation of related party transactions by the
dilakukan oleh Bank sesuai dengan ketentuan peraturan                            Bank was carried out in accordance with the prevailing
perundang-undangan yang berlaku sebagai berikut:                                 laws and regulations, as follows:
1.   Peraturan Bank Indonesia No. 8/13/PBl/2006 tentang                          1.    Bank Indonesia Regulation No. 8/13/PBI/2006 concerning
     Perubahan atas PBI No. 7/3/PBI/2005 tentang Batas                                 the Amendment to Bank Indonesia Regulation No. 7/3/
     Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum;                                              PBI/2005 on the Legal Lending Limit for Commercial Banks;
2. Peraturan         Otoritas          Jasa       Keuangan    No.      15/       2. Financial Services Authority Regulation No. 15/
     POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian                                     POJK.03/2018 on the Legal Lending Limit or Maximum
     Kredit atau Batas Maksimum Penyaluran Dana Bank                                   Bank Fund Distribution to Encourage Growth in
     untuk Mendorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata                                     the Tourism Sector and Increase Foreign Exchange
     dan Peningkatan Devisa;                                                           Earnings;
3. Peraturan         Otoritas          Jasa      Keuangan     No.     32/        3. Financial Services Authority Regulation No. 32/
     POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian                                     POJK.03/2018 on the Legal Lending Limit and Large
     Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum;                                  Exposure Provision for Commercial Banks;
4. Peraturan         Otoritas          Jasa      Keuangan     No.     38/        4. Financial Services Authority Regulation No. 38/
     POJK.03/2019 tentang Perubahan atas Peraturan                                     POJK.03/2019       concerning            the       Amendment                   to
     Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.03/2018 tentang                                Financial Services Authority Regulation No. 32/
     Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan                                    POJK.03/2018 on the Legal Lending Limit and Large
     Dana Besar bagi Bank Umum; dan                                                    Exposure Provision for Commercial Banks; and
5. Peraturan         Otoritas          Jasa      Keuangan     No.     42/        5. Financial Services Authority Regulation No. 42/
     POJK.04/2020            tentang          Transaksi   Afiliasi    dan              POJK.04/2020        on      Affiliated         Transactions                   and
     Transaksi Benturan Kepentingan.                                                   Conflict of Interest Transactions.


Komitmen dan Kontinjensi                                                         Commitments and Contingencies
                                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                              in million Rupiah

                                              Uraian
                                                                                                       2025                                    2024
                                            Description

 Tagihan Komitmen
 Commitment Receivables

 Pembelian Spot dan Forward Valuta Asing
                                                                                                                  174.682                                 222.895
 Purchases of Foreign Exchange Spot and Forward

 Liabilitas Komitmen
 Commitment Liabilities

 Fasilitas Kredit kepada Debitur yang Belum Digunakan
                                                                                                              (495.394)                                (973.904)
 Unused Credit Facilities to Debtors



                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk            171
Page 173
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report               Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                               in million Rupiah

                                                         Uraian
                                                                                                                      2025                    2024
                                                       Description

        Letters of Credit yang Masih Berjalan
                                                                                                                               (6.203)                (37.688)
        Outstanding Letters of Credit

        Penjualan Spot dan Forward Valuta Asing
                                                                                                                             (174.689)                (23.689)
        Sale of Foreign Exchange Spot and Forward

        Lainnya
                                                                                                                                (6.592)                 (6.592)
        Others

        Komitmen – Bersih
                                                                                                                             (508.196)               (818.978)
        Commitment - Net

        Tagihan Kontinjensi
        Contingent Receivables

        Pendapatan Bunga dalam Penyelesaian
                                                                                                                               157.485                     6.178
        Interest Income in Process of Settlement

        Liabilitas Kontinjensi
        Contingent Payables

        Garansi yang Diterbitkan
                                                                                                                             (104.775)                 (19.227)
        Guarantees Issued

        Setoran Titipan
                                                                                                                                       -              (113.497)
        Deposits

        Lain-Lain
                                                                                                                                       -             (164.873)
        Others

        Kontijensi – Bersih
                                                                                                                                 52.710               (291.419)
        Contingent - Net

        Liabilitas Komitmen dan Kontinjensi – Bersih
                                                                                                                            (455.486)               (1.110.397)
        Commitment and Contingent Liabilities - Net


      Larangan, Batasan Dan/Atau Hambatan                                                          Prohibitions, Restrictions, and/or
      Signifikan Untuk Melakukan Transfer Dana                                                     Significant Barriers to Fund Transfers
      Antara Bank Dan Entitas Lain Dalam Suatu                                                     Between the Bank and Other Entities
      Kelompok Usaha                                                                               Within the Same Business Group

      Bank tidak memiliki pembatasan dalam prosedur                                                The Bank does not have any restrictions in its operational
      operasional                    terkait    transfer   dana      Nasabah,               baik   procedures related to customer fund transfers, either
      dalam bentuk transfer masuk maupun transfer keluar                                           inbound or outbound, between the Bank and other
      antara Bank dan entitas lain dalam satu kelompok                                             entities within the same business group. In implementing
      usahanya. Dalam pelaksanaan Bank tetap mensyaratkan                                          such transfers, the Bank requires customers to provide
      kelengkapan dokumen pendukung dari Nasabah sebelum                                           complete supporting documents prior to accepting
      melakukan pengaksepan Perintah Transfer Dana atas                                            fund transfer instructions for Foreign Exchange Traffic
      transaksi Lalu Lintas Devisa (LLD) berupa transfer dana                                      (LLD) transactions in the form of outbound foreign
      keluar dalam bentuk valuta asing dengan nilai setara                                         currency transfers with an equivalent value exceeding
      di atas USD100.000,00 (seratus ribu dollar Amerika                                           USD100,000.00 (one hundred thousand United States
      Serikat),              Nasabah           harus   menyampaikan               dokumen          dollars). In such cases, customers are required to
      pendukung kepada Bank, sebagaimana dipersyaratkan                                            submit supporting documents to the Bank, as stipulated




172        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 174
         Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




di dalam Peraturan Bank Indonesia No. 21/15/PBl/2019                   in Bank Indonesia Regulation No. 21/15/PBI/2019 dated
tanggal 9 Desember 2019 tentang Pemantauan Kegiatan                    December 9, 2019, concerning the Monitoring of Foreign
Lalu Lintas Devisa Bank dan Nasabah.                                   Exchange Traffic Activities of Banks and Customers.


Transaksi-Transaksi Penting Lainnya                                    Other Significant Transactions
Dalam Jumlah Yang Signifikan

Pada tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional tidak                  In 2025, Bank Artha Graha Internasional did not carry
melaksanakan transaksi-transaksi penting lainnya dalam                 out any other significant material transactions.
jumlah yang signifikan.


Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang                            Changes in Laws and Regulations with a
Berpengaruh Signifikan Terhadap Perusahaan                             Significant Impact on the Company

Bank melakukan kajian terhadap peraturan baru maupun                   The Bank conducts reviews of new regulations as well as
amandemen dari peraturan yang telah ada sebelumnya untuk               amendments to existing regulations to identify potential
mengidentifikasi dampak yang mungkin ditimbulkan dari                  impacts arising from such regulatory changes and to
perubahan ketentuan tersebut dan kepatuhan Bank terhadap               ensure the Bank’s compliance with these regulations.
peraturan tersebut. Penjelasan tentang peraturan dan                   An explanation of the regulations and amendments that
perubahannya yang efektif berlaku di sepanjang tahun 2025              were effective throughout 2025 and their impact on the
dan dampaknya terhadap kinerja Bank adalah sebagai berikut:            Bank’s performance is presented as follows:



        Nama Peraturan Perundang-undangan                                   Penjelasan                          Pengaruh Terhadap Bank
 No.
           Name of Laws and Regulations                                     Description                           Impact on the Bank


  1.   POJK No. 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian      Perubahan limit penilaian untuk keperluan              Telah dilakukan penyesuaian
       Kualitas Aset Bank Umum.                        lelang.                                                PKP No. 190101.06.1 tanggal
       PBI No. 21/13/PBI/2019 tentang Perubahan                                                               21 Februari 2025 tentang
       atas PBI No. 20/8/PBI/2018 tentang Rasio        Changes in appraisal limits for auction                penilaian Jaminan untuk
       Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio      purposes.                                              Keperluan Lelang.
       Financing to Value untuk Pembiayaan
       Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau                                                              Adjustment has been made
       pembiayaan Kendaraan Bermotor.                                                                         to PKP No. 190101.06.1 dated
       PADG No. 21/25/PADG/2019 tentang Rasio                                                                 February 21, 2025 concerning
       Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio                                                             Collateral    Appraisal   for
       Financing to Value untuk Pembiayaan                                                                    Auction Purposes.
       Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau
       pembiayaan Kendaraan Bermotor.

       POJK No. 40/POJK.03/2019 concerning Asset
       Quality Assessment for Commercial Banks.
       PBI No. 21/13/PBI/2019 concerning Amendments
       to PBI No. 20/8/PBI/2018 regarding Loan to
       Value Ratio for Property Loans, Financing to
       Value Ratio for Property Financing, and Down
       Payment for Motor Vehicle Loans or Financing.
       PADG No. 21/25/PADG/2019 concerning Loan
       to Value Ratio for Property Loans, Financing
       to Value Ratio for Property Financing, and
       Down Payment for Motor Vehicle Loans or
       Financing.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      173
Page 175
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                     Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                      Nama Peraturan Perundang-undangan                                            Penjelasan                         Pengaruh Terhadap Bank
        No.
                         Name of Laws and Regulations                                              Description                          Impact on the Bank


         2.        POJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan                       • Penambahan ketentuan regulator.                  Telah dilakukan penyesuaian
                   dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan                         • Perubahan definisi Taksonomi Hijau               PKP No. 580101.02.0 tanggal
                   Sukuk berlandaskan Berkelanjutan, Psal 8                          menjadi Taksonomi untuk Keuangan                 20 Februari 2025 Perihal:
                   huruf k dan Penjelasan Pasal 46 huruf b.                          Berkelanjutan (TKBI).                            Taksonomi Untuk Keuangan
                   Peraturan Menteri Keuangan No. 103                              • Perubahan tujuan strategis TKBI.                 Berkelanjutan.
                   Tahun 2023 tentang pemberian Dukungan                           • Perubahan prinsip dasar Taksonomi Hijau
                   Fiskal melalui kerangka Pendanaan dan                             menjadi Fokus sektor TKBI dalam rangka           Adjustment has been made
                   Pembiayaan dalam Rangka Percepatan                                mendukung mitigasi perubahan iklim.              to PKP No. 580101.02.0
                   Transisi Energi di Sektor Ketenagalistrikan                     • Perubahan Klasifikasi Aktivitas dalam TKBI.      dated February 20, 2025
                   pasal 6 huruf c.                                                • Penambahan lampiran pengatuiran Penilaian        regarding the Taxonomy for
                   Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang                            Technical Screening Criteria, Penilaian          Sustainable Finance.
                   Pengembangan dan Penguatan Sektor                                 Sector-acnostic Decision Tree, Contoh –
                   Keuangan pasal 223 ayat (1) huruf (d).                            TSC di Sektor Energi.

                   POJK No. 18 of 2023 concerning the Issuance                     • Addition of regulatory provisions.
                   and Requirements of Sustainable Debt                            • Change in the definition of Green
                   Securities and Sukuk, Article 8 letter (k) and                    Taxonomy to Taxonomy for Sustainable
                   Elucidation of Article 46 letter (b).                             Finance.
                   Minister of Finance Regulation No. 103 of                       • Change in the strategic objectives of TKBI.
                   2023 concerning the Provision of Fiscal                         • Change in the fundamental principles
                   Support through the Funding and Financing                         of the Green Taxonomy to TKBI sector
                   Framework in the Context of Accelerating                          focus in order to support climate change
                   Energy Transition in the Electricity Sector,                      mitigation.
                   Article 6 letter (c).                                           • Change in the Classification of Activities
                   Law No. 4 of 2023 concerning the Development                      within TKBI.
                   and Strengthening of the Financial Sector,                      • Addition of regulatory annexes regarding
                   Article 223 paragraph (1) letter (d).                             the assessment of Technical Screening
                                                                                     Criteria, assessment of the Sector-
                                                                                     agnostic Decision Tree, and examples of
                                                                                     TSC in the Energy Sector.

         3.        Peraturan Menteri Koordinator Bidang                            • Perubahan ketentuan regulator.                   Telah dilakukan penyesuaian
                   Perekonomian RI No. 7 Tahun 2024 tentang                        • Penyesuaian dan penambahan kriteria              PKP No. 430101.06.0 tanggal
                   Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri                            penerima KUR.                                    14 April 2025 Perihal: Kredit
                   Koordinator Bidang Perekonomian RI No. 1                        • Penambahan kewajiban pengecekan calon            Usaha Rakyat.
                   Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan                            penerima KUR melalui Sistem Informasi
                   Kredit Usaha Rakyat.                                              Debitur (SID) atau Sistem layanan Informasi      Adjustment has been made
                   Peraturan Menteri Koordinator Bidang                              Keuangan (SLIK).                                 to PKP No. 430101.06.0 dated
                   Perekonomian RI No. 1 Tahun 2023 tentang                        • Perubahan nominal outstanding pinjaman           April 14, 2025 concerning
                   Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri                            untuk calon penerima KUR mikro.                  Micro community commercial
                   Koordinator Bidang Perekonomian RI No. 1                        • Perubahan persyaratan calon debitur KUR          loans.
                   Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan                            mikro, kecil.
                   Kredit Usaha Rakyat.
                   Peraturan Menteri Koordinator Bidang                            • Changes in regulatory provisions.
                   Perekonomian RI No. 1 Tahun 2022 tentang                        • Adjustment and addition of criteria for
                   Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.                          KUR beneficiaries.
                   Peraturan Menteri Keuangan RI No. 12 tahun                      • Addition of the obligation to verify
                   2024 tentang Pedoman Penggunaan Sistem                            prospective KUR beneficiaries through
                   Informasi Kredit Program (SIKP).                                  the Debtor Information System or the
                   Regulation of the Coordinating Minister                           Financial Information Service System.
                   for Economic Affairs of the Republic of
                   Indonesia No. 7 of 2024 concerning the
                   Second Amendment to Regulation of the
                   Coordinating Minister for Economic Affairs
                   of the Republic of Indonesia No. 1 of 2022
                   concerning Guidelines for the Implementation
                   of Micro community commercial loans (KUR).




174       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 176
        Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




       Nama Peraturan Perundang-undangan                                    Penjelasan                          Pengaruh Terhadap Bank
No.
          Name of Laws and Regulations                                      Description                           Impact on the Bank


      Regulation of the Coordinating Minister          • Change in the outstanding loan ceiling for
      for Economic Affairs of the Republic of            prospective micro KUR beneficiaries.
      Indonesia No. 1 of 2023 concerning the           • Changes in the eligibility requirements for
      Second Amendment to Regulation of                  prospective micro and small KUR debtors.
      the Coordinating Minister for Economic
      Affairs of the Republic of Indonesia No.
      1 of 2022 concerning Guidelines for the
      Implementation of Micro community
      commercial loans (KUR).
      Regulation of the Coordinating Minister
      for Economic Affairs of the Republic
      of Indonesia No. 1 of 2022 concerning
      Guidelines for the Implementation of Micro
      community commercial loans (KUR).
      Regulation of the Minister of Finance of
      the Republic of Indonesia No. 12 of 2024
      concerning Guidelines for the Utilization
      of the Program Credit Information System
      (SIKP).

4.    PBI No. 22/23/PBI/2020 tentang Sistem            • Perubahan ketentuan regulator.                       Telah dilakukan penyesuaian
      Pembayaran.                                      • Perubahan definisi BI-Fast Payment,                  SEO No. 259.04.0 tanggal 04
      PADG No. 17 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan     Peserta Langsung, Peserta Tidak Langsung,            Juli 2025 tentang Layanan
      Bank Indonesia – Fast Payment (BI-FAST) serta      bank Sponsor, Central Infrastructure                 Bank Indonesia – Fast
      perubahannya yaitu PADG No. 1 Tahun 2025 dan       Connector.                                           Payment (BI-FAST).
      PADG No. 14 Tahun 2025.                          • Penambahan beberapa definisi baru,
                                                         antara lain Setelmen Dana, Layanan                   Adjustment has been made
      PBI No. 22/23/PBI/2020 concerning Payment          Request for Payment, Layanan Bulk Credit             to SEO No. 259.04.0 dated
      Systems.                                           Transfer, Layanan Direct Debit Transfer,             July 4, 2025 concerning Bank
      PADG No. 17 of 2023 concerning the                 Request for Payment, Direct Debit                    Indonesia Fast Payment (BI-
      Implementation of Bank Indonesia Fast Payment      Transfer.                                            FAST) Services.
      (BI-FAST), including its amendments, namely      • Penambahan pengaturan mengenai audit
      PADG No. 1 of 2025 and PADG No. 14 of 2025.        sistem informasi dan pengujian keamanan,
                                                         tata cara monitoring, penanganan insiden
                                                         siber.

                                                       • Changes in regulatory provisions.
                                                       • Changes in the definitions of BI-FAST
                                                         Payment, Direct Participants, Indirect
                                                         Participants, Sponsor Banks, and Central
                                                         Infrastructure Connector.
                                                       • Addition of several new definitions,
                                                         including Fund Settlement, Request for
                                                         Payment Service, Bulk Credit Transfer
                                                         Service, Direct Debit Transfer Service,
                                                         Request for Payment, and Direct Debit
                                                         Transfer.
                                                       • Addition of provisions regarding information
                                                         system audits and security testing,
                                                         monitoring procedures, and handling of
                                                         cyber incidents.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      175
Page 177
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report                    Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                      Nama Peraturan Perundang-undangan                                           Penjelasan                         Pengaruh Terhadap Bank
        No.
                         Name of Laws and Regulations                                             Description                          Impact on the Bank


         5.        • SEOJK No. 3/SEOJK,03/2021 (yang berlaku                       • Penambahan hak akses user Aplikasi              Telah dilakukan penyesuaian
                     hanya Lampiran I) tanggal 15 Januari                            Intelsys.                                       SEK No. 121.03.1 tanggal
                     2021 Perihal: Pelaporan dan Permintaan                        • Perubahan penanggung jawab atas                 21 Oktober 2025 Perihal:
                     Informasi Debitur melalui Sistem Layanan                        permintaan informasi debitur.                   Sistem Layanan Informasi
                     Informasi Keuangan.                                           • Tambahan Kode Sektor Ekonomi.                   Keuangan (SLIK).
                   • SEOJK No. 11/SEOJK.1/2024 tanggal 2
                     Oktober 2024 Perihal: Pelaporan dan                           • Addition of user access rights in the           Adjustment     has     been
                     Permintaan Informasi Debitur Melalui                            Intelsys Application.                           made to SEK No. 121.03.1
                     Sistem Layanan Informasi Keuangan.                            • Change in the person in charge of debtor        dated October 21, 2025
                                                                                     information requests.                           concerning the Financial
                   • SEOJK No. 3/SEOJK.03/2021 (only Appendix                      • Addition of Economic Sector Codes.              Information Service System.
                     I is applicable) dated January 15, 2021
                     regarding Reporting and Requests for
                     Debtor Information through the Financial
                     Information Service System.
                   • SEOJK No. 11/SEOJK.1/2024 dated October
                     2, 2024 concerning Reporting and Requests
                     for Debtor Information through the Financial
                     Information Service System.

         6.        PBI No. 19/15/PBI/2017 tentang Perubahan                        • Penambahan ketentuan regulator.                 Telah dilakukan penyesuaian
                   Kedua atas PBI No. 17/9/PBI/2015 tentang                        • Perubahan tata cara penyediaan prefund.         SEO No. 110.09.0 tanggal
                   Penyelenggaraan Transfer Dana dan Kliring                       • Perubahan ketentuan tentang pelaksanaan         20 Januari 2025 tentang
                   Berjadwal oleh Bank Indonesia.                                    security audit.                                 Sistem Kliring Nasional Bank
                                                                                                                                     Indonesia.
                   PBI No. 19/15/PBI/2017 concerning the                           • Addition of regulatory provisions.
                   Second Amendment to PBI No. 17/9/                               • Changes in procedures for prefund               Adjustment    has  been
                   PBI/2015 regarding the Implementation of                          provision.                                      made to SEO No. 110.09.0
                   Fund Transfers and Scheduled Clearing by                        • Changes in provisions regarding the             dated January 20, 2025
                   Bank Indonesia.                                                   implementation of security audits.              concerning the National
                                                                                                                                     Clearing System of Bank
                                                                                                                                     Indonesia.

          7.       40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas                      Tambahan 40/POJK.03/2019.                         Telah dilakukan penyesuaian
                   Aset Bank Umum.                                                                                                   PKP No. 300101.02.1 tanggal
                                                                                   Additional provisions to POJK No. 40/             13 Agustus 2025 tentang
                   POJK No. 40/POJK.03/2019 concerning                             POJK.03/2019.                                     Kebijakan     Hapus   Buku
                   Asset Quality Assessment for Commercial                                                                           Kredit.
                   Banks.
                                                                                                                                     Adjustment has been made
                                                                                                                                     to PKP No. 300101.02.1 dated
                                                                                                                                     August 13, 2025 concerning
                                                                                                                                     the Credit Write-Off Policy.

         8.        • POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang                              • Penambahan ketentuan regulator.                 Telah dilakukan penyesuaian
                     Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                         • Penambahan Kategori Kegiatan Usaha              PKP No. 490101.003.0
                     Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan                              Berkelanjutan.                                  tanggal 17 Juli 2025 tentang
                     Perusahaan Publik.                                                                                              Pembiayaan Berkelanjutan.
                   • SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang                            • Addition of regulatory provisions.
                     Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten                         • Addition of Sustainable Business Activity       Adjustment has been made to
                     atau Perusahaan Publik.                                         Categories.                                     PKP No. 490101.003.0 dated
                                                                                                                                     July 17, 2025 concerning
                   • POJK No. 51/POJK.03/2017 concerning the                                                                         Sustainable Financing.
                     Implementation of Sustainable Finance
                     for Financial Services Institutions, Issuers,
                     and Public Companies.
                   • SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning
                     the Form and Content of Annual Reports
                     of Issuers or Public Companies.




176       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 178
        Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                        Corporate Social Responsibility and Safeguarding




       Nama Peraturan Perundang-undangan                                  Penjelasan                          Pengaruh Terhadap Bank
No.
          Name of Laws and Regulations                                    Description                           Impact on the Bank


9.    • PBI No. 23/13/PBI/2021 tentang Rasio         • Penambahan ketentuan No. 24/6 PADG/                  Telah dilakukan penyesuaian
        Pembiayaan Inklusif Makroprudensial bagi       2022.                                                PKP No. 570101.02.0 tanggal
        Bank Umum Konvensional, Bank Umum            • Penunjukan PIC penanggung jawab.                     14   Juli   2025    tentang
        Syariah, dan Unit Usaha Syariah.             • Penambahan perhitungan RPIM.                         Rasio Pembiayaan Inklusif
      • PBI No. 24/3/PBI/2022 tentang Perubahan      • Penambahan kewajiban pemenuhan Giro                  Makroprudensial (RPIM).
        atas Peraturan Bank Indonesia No. 23/13/       RPIM.
        PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan                                                                   Adjustment has been made
        Inklusif Makroprudensial bagi Bank Umum      • Addition of provisions under PADG No.                to PKP No. 570101.02.0 dated
        Konvensional, Bank Umum Syariah, dan           24/6/PADG/2022.                                      July 14, 2025 concerning the
        Unit Usaha Syariah.                          • Appointment of a Person in Charge (PIC).             Macroprudential Inclusive
      • PADG No. 24/6/PADG/2022 tentang              • Addition to the calculation of the RPIM.             Financing Ratio.
        Peraturan Pelaksanaan Rasio Pembiayaan       • Addition of the obligation to fulfill the Giro
        Inklusif Makroprudensial bagi Bank Umum        RPIM requirement.
        Konvensional, Bank Umum Syariah, dan
        Unit Usaha Syariah.

      • PBI No. 23/13/PBI/2021 concerning the
        Macroprudential Inclusive Financing Ratio
        for Conventional Commercial Banks, Sharia
        Commercial Banks, and Sharia Business
        Units.
      • PBI    No.    24/3/PBI/2022    concerning
        Amendments to Bank Indonesia Regulation
        No.    23/13/PBI/2021    concerning    the
        Macroprudential Inclusive Financing Ratio
        for Conventional Commercial Banks, Islamic
        Commercial Banks, and Sharia Business
        Units.
      • PADG No. 24/6/PADG/2022 concerning
        the Implementing Regulation of the
        Macroprudential Inclusive Financing Ratio
        for Conventional Commercial Banks, Sharia
        Commercial Banks, and Sharia Business
        Units.

10.   POJK No. 40/POJK.03/2019 tentang Kualitas      Perubahan penetapan kualitas kredit yang               Telah dilakukan penyesuaian
      Aset Bank Umum.                                direstrukturisasi.                                     PKP No. 330101.03.2 tanggal
                                                                                                            29 November 2025 tentang
      POJK No. 40/POJK.03/2019 concerning            Changes in the determination of the quality            Penilaian Kualitas Aset Bank
      Asset Quality Assessment for Commercial        classification of restructured loans.                  Umum.
      Banks.
                                                                                                            Adjustment has been made
                                                                                                            to PKP No. 330101.03.2
                                                                                                            dated November 29, 2025
                                                                                                            concerning Asset Quality
                                                                                                            Assessment for Commercial
                                                                                                            Banks.

11.   SEOJK     No.   29/SEOJK.01/2019    Tentang    Penambahan tembusan berita acara                       Telah dilakukan penyesuaian
      Perubahan Atas Surat Edaran Otoritas Jasa      pemblokiran secara serta merta dan laporan             SEO No. 250.01.1 tanggal
      Keuangan No. 38/SEOJK.01/2017 Tentang          pemblokiran dari BAGI kepada OJK.                      25 Juli 2025 tentang
      Pedoman Pemblokiran Secara Serta Merta                                                                Sistem Informasi Program
      Atas Dana Nasabah Di Sektor Jasa Keuangan      Addition of copies of the minutes of                   Anti Pencucian Uang dan
      Yang Identitasnya Tercantum Dalam Daftar       immediate blocking and blocking reports                Pencegahan       Pendanaan
      Terduga Teroris Dan Organisasi Teroris dan     from BAGI to OJK.                                      Terorisme (SIGAP).
      Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
      Indonesia No. 31/SEOJK.01/2019 Tentang
      Pedoman Pemblokiran Secara Serta Merta
      Atas Dana Nasabah Di Sektor Jasa Keuangan
      Yang Identitasnya Tercantum Dalam Daftar
      Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
      Massal.


                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      177
Page 179
Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                      Management Report                      Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




                      Nama Peraturan Perundang-undangan                                                 Penjelasan                           Pengaruh Terhadap Bank
          No.
                         Name of Laws and Regulations                                                   Description                            Impact on the Bank


                   SEOJK No. 29/SEOJK.01/2019 concerning                                                                                    Adjustment has been made
                   Amendments to OJK Circular Letter No.                                                                                    to SEO No. 250.01.1 dated
                   38/SEOJK.01/2017 regarding Guidelines for                                                                                July 25, 2025 concerning the
                   the Immediate Blocking of Customer Funds                                                                                 Information System for the
                   in the Financial Services Sector Whose                                                                                   Anti-Money Laundering and
                   Identities Are Listed in the Suspected                                                                                   Counter-Terrorism Financing
                   Terrorists and Terrorist Organizations List,                                                                             Program.
                   and OJK Circular Letter of the Republic of
                   Indonesia No. 31/SEOJK.01/2019 regarding
                   Guidelines for the Immediate Blocking of
                   Customer Funds in the Financial Services
                   Sector Whose Identities Are Listed in the
                   Proliferation Financing List of Weapons of
                   Mass Destruction.

          12.      POJK No. 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan                       • Penambahan ketentuan regulator.                       Telah dilakukan penyesuaian
                   Rekening Pada Bank Umum.                                         • Penambahan      klasifikasi Pengelolaan               SEO No. 054.11.0 tentang
                                                                                      Rekening Giro dan Tabungan.                           Rekening Tidak Aktif dan
                   POJK No. 24 of 2025 concerning Account                           • Penambahan Penatausahaan Rekening                     Rekening Dormant.
                   Management at Commercial Banks.                                    Giro Dan Tabungan.
                                                                                    • Penambahan Pengelolaan Rekening Giro                  Adjustment      has     been
                                                                                      Dan Tabungan Dengan Klasifikasi Rekening              made to SEO No. 054.11.0
                                                                                      Tidak Aktif.                                          concerning Inactive Accounts
                                                                                    • Penambahan Pengelolaan Rekening Giro                  and Dormant Accounts.
                                                                                      dan Tabungan Dengan Klasifikasi Rekening
                                                                                      Dormant.

                                                                                    • Addition of regulatory provisions.
                                                                                    • Addition of classifications for the
                                                                                      management of Current Accounts and
                                                                                      Savings Accounts.
                                                                                    • Addition of administrative provisions for
                                                                                      Current Accounts and Savings Accounts.
                                                                                    • Addition of provisions on the management
                                                                                      of Current Accounts and Savings
                                                                                      Accounts under the classification of
                                                                                      Inactive Accounts.
                                                                                    • Addition of provisions on the management
                                                                                      of Current Accounts and Savings
                                                                                      Accounts under the classification of
                                                                                      Dormant Accounts.


     Perubahan Kebijakan Akuntansi                                                                 Changes in Accounting Policies

     Terdapat sejumlah revisi dan amandemen PSAK dan                                               There were several revisions and amendments to PSAK
     ISAK yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi                                            and ISAK issued by the Financial Accounting Standards
     Keuangan (DSAK) - IAI yang relevan untuk Bank, yang                                           Board (DSAK) – IAI that are relevant to the Bank,
     berlaku efektif untuk laporan keuangan pada tanggal 31                                        which became effective for financial statements as at
     Desember 2025:                                                                                December 31, 2025, as follows:
     1.     PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam                                            1.   PSAK 118: “Presentation and Disclosure in Financial
            Laporan Keuangan” yang akan menggantikan PSAK                                               Statements,”      which           will   replace   PSAK         201:
            201: “Penyajian Laporan Keuangan.                                                           “Presentation of Financial Statements.”




178        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 180
         Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Saat   ini,   Bank       sedang         mengevaluasi   dan   belum        Currently, the Bank is still evaluating and has not yet
menetapkan dampak dari PSAK yang dikeluarkan dan                          determined the impact of the issued and revised PSAK
direvisi tersebut terhadap laporan keuangannya.                           on its financial statements.


Tingkat Kesehatan Bank                                                    Bank Soundness Level

Dalam melakukan penilaian atas tingkat kesehatan Bank,                    In assessing the Bank’s soundness level, Bank Artha
Bank Artha Graha Internasional melakukan penilaian                        Graha Internasional conducts a self-assessment of its
mandiri (self-assessment) terhadap Tingkat Kesehatan                      Bank Soundness Level every semester, in accordance
Bank setiap semester yang berpedoman pada Peraturan                       with Financial Services Authority Regulation (POJK)
OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat                          No. 4/POJK.03/2016 concerning the Assessment of
Kesehatan Bank Umum menggunakan pendekatan                                the Soundness Level of Commercial Banks using a
risiko. Pengukuran tingkat kesehatan Bank dilakukan                       risk-based approach. The measurement of the Bank’s
berdasarkan risiko dan kinerja Bank, yang dijabarkan                      soundness level is carried out based on the Bank’s risks
dalam 4 (empat) faktor, yaitu: profil risiko, tata kelola                 and performance, which are elaborated into 4 (four)
perusahaan, rentabilitas, dan permodalan.                                 factors, namely risk profile, corporate governance,
                                                                          profitability, and capital.


Pada tahun 2025, Self-assessment Bank terhadap                            In 2025, the Bank’s self-assessment of its soundness level
Tingkat Kesehatan Bank memperoleh peringkat komposit                      resulted in a composite rating of “Sound” or PK-2. This
“Sehat” atau PK-2. Hal ini mencerminkan bahwa “Kondisi                    reflects that the Bank’s overall condition is considered
Bank yang secara umum Sehat sehingga dinilai mampu                        sound and is therefore deemed capable of withstanding
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari                          significant adverse impacts from changes in business
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal Iain                        conditions and external factors. This is reflected in the
tercermin dari peringkat faktor penilaian, antara lain                    ratings of the assessment factors, including risk profile,
profil risiko, penerapan tata kelola, rentabilitas, dan                   implementation of governance, profitability, and capital,
permodalan yang secara umum baik. Dalam hal terdapat                      which are generally good. Where weaknesses exist, such
kelemahan maka secara umum kelemahan tersebut                             weaknesses are generally not significant.
kurang signifikan”.


Prospek Usaha                                                             Business Prospects

Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan masih lemah sampai                Global economic growth is projected to remain
dengan tahun 2026. Sebagaimana World Bank memproyeksikan                  subdued through 2026. The World Bank projects that
ekonomi global tumbuh tidak signifikan di tingkat 2,3% pada               global economic growth will remain modest at 2.3% in
tahun 2025 dan mengalami penurunan ke tingkat 2,6% pada                   2025 and decline to 2.6% in 2026. Meanwhile, the IMF
tahun 2026. Sementara itu, IMF memperkirakan perekonomian                 estimates that global economic growth will decline from
global akan penurunan di tingkat 3,2% pada tahun 2024 dan                 3.2% in 2024 to 3.1% in 2025. The slow pace of global
tahun 2025 menjadi 3,1%. Lambatnya laju pertumbuhan                       economic growth is driven by a combination of short-
ekonomi global dipicu oleh kombinasi antara faktor jangka                 term factors, such as persistently high global interest
pendek, seperti tingkat suku bunga global yang bertahan tinggi            rates and limited fiscal policy space to support the
dan terbatasnya ruang kebijakan pemerintah dalam mendukung                economy, rising geopolitical tensions that trigger geo-
perekonomian, peningkatan tensi geopolitik yang memicu                    economic fragmentation, and weakening productivity
fragmentasi geoekonomi dan pelemahan pertumbuhan                          growth. In the October 2025 edition of the World




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      179
Page 181
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report               Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      produktivitas. Dalam World Economic Outlook (WEO) edisi                                      Economic Outlook (WEO), the IMF projects average
      Oktober 2025, IMF memperkirakan rata-rata pertumbuhan                                        global economic growth over the next five years at only
      ekonomi global selama 5 tahun mendatang hanya sebesar 3,1%,                                  3.1%, the lowest level in several decades.
      yang merupakan titik terendah dalam beberapa dekade.


      Situasi suku bunga global pada bulan Oktober 2025                                            In terms of global interest rate conditions, in October
      Federal Reserve menurunkan suku bunga federal funds                                          2025 the Federal Reserve lowered the federal funds rate
      sebesar 25 bps ke kisaran target 4,00% pada pertemuan                                        by 25 bps to the target range of 4.00% at its October
      Oktober 2025, sesuai dengan ekspektasi pasar. Langkah                                        2025 meeting, in line with market expectations. This move
      ini mengikuti pemotongan serupa pada bulan September,                                        followed a similar cut in September, bringing borrowing
      membawa biaya pinjaman ke level terendah sejak                                               costs to their lowest level since 2022. Policymakers
      2022. Pembuat kebijakan mengutip peningkatan risiko                                          cited increased downside risks to employment in recent
      penurunan terhadap lapangan kerja dalam beberapa                                             months, while inflation has risen since the beginning of
      bulan terakhir sementara inflasi telah meningkat sejak                                       the year and remains somewhat elevated.
      awal tahun dan tetap agak tinggi.


      Asia menjadi salah satu motor utama pertumbuhan                                              Asia is one of the key engines of global growth. The
      global. Perekonomian Asia yang relatif lebih resilien                                        relatively stronger resilience of Asian economies
      dibanding wilayah lain membuatnya tetap menjadi                                              compared to other regions has enabled the region
      bright spots di tengah lesunya perekonomian global.                                          to remain a bright spot amid the global economic
      Dalam                jangka          menengah-panjang,              pertumbuhan              slowdown. In the medium to long term, the growth of the
      kelas menengah di Asia membuat kawasan ini terus                                             middle class in Asia is expected to continue making the
      menjadi pasar potensial. Pertumbuhan ekonomi Asia                                            region a highly potential market. Solid economic growth
      yang cukup solid selain bermanfaat untuk peningkatan                                         in Asia not only contributes to improving public welfare
      kesejahteraan masyarakat juga terus memperbesar                                              but also continues to expand the middle-income
      kelompok masyarakat kelas menengah, yang menjadi                                             population, which represents a significant market for
      pasar potensial bagi ekonomi secara global. Semakin                                          the global economy. The increasing size of the middle
      meningkatnya ukuran kelas menengah di wilayah Asia                                           class in Asia is expected to boost demand for consumer
      diperkirakan akan mendongkrak permintaan barang-                                             goods and encourage investment, both of which are
      barang              konsumsi          dan   mendorong          investasi             yang    important drivers of global economic growth.
      merupakan sumber penting pertumbuhan ekonomi
      global.


      Dalam              industri          perbankan,    perkembangan                   digital    In the banking industry, the development of digital banking
      banking                terus         mendukung     kemudahan                 transaksi       continues to support easier economic transactions.
      ekonomi. Pesatnya perkembangan teknologi digital dan                                         Rapid advancements in digital technology and the
      internet serta perubahan pola belanja masyarakat turut                                       internet, along with changes in consumer shopping
      mendorong perkembangan digital banking. Dalam satu                                           behavior, have also driven the growth of digital banking.
      dekade terakhir, perkembangan transaksi aplikasi mobile                                      Over the past decade, mobile banking applications
      banking dan platform digital lainnya akan menjadi lebih                                      and other digital platforms have become increasingly
      canggih, dengan integrasi teknologi seperti kecerdasan                                       sophisticated, integrating technologies such as artificial
      buatan (AI), big data, dan blockchain. Kemudahan sumber                                      intelligence (AI), big data, and blockchain. Easier
      pendanaan juga menjadi daya tarik perusahaan fintech                                         access to funding has also made fintech companies an
      sebagai alternatif pinjaman bank maka Bank-bank besar                                        attractive alternative to bank loans, leading large banks
      kemungkinan akan berkolaborasi dengan fintech untuk                                          to potentially collaborate with fintech firms to improve
      meningkatkan pengalaman pelanggan dan meningkatkan                                           customer experience and expand market reach. However,



180        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 182
          Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                       Corporate Social Responsibility and Safeguarding




jangkauan pasar mereka. Tetapi Pemerintah akan terus                      the Government continues to promote innovation in
mendorong inovasi sistem pembayaran dan memastikan                        payment systems and ensure the availability of Rupiah
ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di                  currency with maintained quality across all regions,
seluruh wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan                   including frontier, outermost, and underdeveloped
tertinggal (3T). Namun demikian, peluang transformasi                     areas (3T). Nevertheless, this digital transformation
digital ini juga perlu diiringi oleh perbaikan jaminan                    opportunity must be accompanied by improvements in
kerahasiaan data, antisipasi penyalahgunaan teknologi                     data privacy protection, mitigation of potential misuse
Artificial Intelligence dan risiko serangan siber, inklusi                of artificial intelligence technology and cybersecurity
dan literasi keuangan, serta pemerataan infrastruktur                     risks, financial inclusion and literacy, as well as equitable
teknologi informasi.                                                      development of information technology infrastructure.


Dalam menghadapi tahun 2026, Bank Artha Graha                             In preparation for 2026, Bank Artha Graha Internasional
Internasional         akan        terus      menerus   menerapkan         will continue to implement prudent business growth,
pertumbuhan bisnis secara prudent, efisiensi biaya                        cost efficiency, and optimization of its available
dan optimalisasi sumber daya yang dimiliki untuk                          resources to achieve the Bank’s established targets,
meraih target yang ditetapkan oleh Bank, serta fokus                      with a strong focus on Human Capital. The acquisition
kepada Human Capital. Proses akuisisi 1 juta nasabah                      of 1 million customers is a target that the Bank aims to
merupakan target yang hendak dicapai oleh Bank seiring                    achieve in line with the acceleration of digital banking
dengan akselerasi transformasi digital banking dimana                     transformation, as part of the Bank’s strategic plan in
rencana strategis Bank di tahapan Sustainable Business                    the Sustainable Business Expansion stage.
Expansion.


BAGI berkeinginan untuk terus tumbuh menjadi lebih baik                   BAGI is committed to continuing to grow and improve,
dan mengambil peran sebagai agent of development                          and to taking on a role as an agent of development in the
bagi industri perbankan di Indonesia, Bank Artha Graha                    Indonesian banking industry. In 2026, Bank Artha Graha
Internasional pada tahun 2026 akan senantiasa bergerak                    Internasional will continue to operate within applicable
pada koridor ketentuan yang ada, dengan sigap meraih                      regulations, promptly seize opportunities, uphold the
peluang serta berpegang pada prinsip kehati-hatian dan                    principle of prudence, maintain the Bank’s soundness,
memperhatikan kesehatan Bank dan selalu berupaya                          and consistently strive to achieve increasingly optimal
mencapai hasil yang semakin maksimal.                                     results.




TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS
BUSINESS SUPPORT REVIEW
Human Capital                                                             Human Capital

Strategi Pengembangan Human Capital                                       Human Capital Development Strategy
Sebagai       bagian          dari       upaya   pencapaian   misi        As part of its efforts to achieve the mission of
“Mengembangkan sumber daya manusia yang handal                            “Developing reliable and dedicated human resources,”
dan berdedikasi”, Bank Artha Graha Internasional terus                    Bank Artha Graha Internasional continues to implement
menjalankan program kerja pengembangan Sumber Daya                        short-term and medium-term Human Capital (HC)
Manusia (SDM) pada jangka pendek dan menengah, yang                       development programs, the design and implementation
program maupun pelaksanaannya diselaraskan dengan                         of which are aligned with the Bank’s Business Plan and
Rencana Bisnis Bank dan Rencana Jangka Panjang Bank.                      Long-Term Plan.



                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      181
Page 183
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Bank Artha Graha Internasional memiliki tujuan besar                                         Bank Artha Graha Internasional has a major objective of
      yaitu Bank mampu menarik dan mempertahankan                                                  being able to attract and retain Indonesia’s best talent
      talenta terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas                                          with superior capabilities and high productivity in order
      unggul dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk                                        to achieve the Bank’s strategic objectives and business
      mencapai tujuan strategis dan target bisnis Bank.                                            targets.


      Program-program                          pengembangan        Human              Capital      The Human Capital development programs (excluding
      (bukan program pelatihan) yang dijalankan tahun 2025,                                        training   programs)       implemented   in   2025       were
      adalah Regenerasi dan Engagement.                                                            Regeneration and Engagement.


      Realisasi                     Pengembangan              Human                Capital         Human Capital Development Realization
      2025                                                                                         in 2025
      Direktorat Human Capital telah melaksanakan sejumlah                                         The Human Capital Directorate implemented a number
      inisiatif dan program kerja sepanjang tahun 2025 sesuai                                      of initiatives and work programs throughout 2025 in
      dengan target atau rencana pengembangan Human                                                accordance with the Human Capital development
      Capital yang telah ditetapkan oleh Bank untuk tahun                                          targets or plans established by the Bank for 2025, as
      2025 sebagai berikut:                                                                        follows:
      1.     Re-arrange Organization                                                               1.   Re-arrange Organization
             a. Proses                     perputaran   karyawan      (rotasi)            lintas        a. The employee rotation process across directorates
                     direktorat, sehingga bisa saling berkolaborasi dan                                    enables collaboration and mutual learning through
                     dapat belajar satu sama lain berbagi pengetahuan                                      knowledge sharing to enhance performance and
                     untuk meningkatkan kinerja dan daya saing serta                                       competitiveness, while fostering a work environment
                     menciptakan lingkungan kerja yang mendukung                                           that supports individual and team growth.
                     pertumbuhan individu serta tim.
             b. Akuisisi dan penempatan karyawan dilakukan                                              b. Employee acquisition and placement are carried out
                     sesuai dengan kompetensinya sehingga target                                           in accordance with their competencies to ensure
                     yang ditetapkan dapat tercapai.                                                       that the established targets can be achieved.
             c. Melakukan perampingan jumlah Human Capital                                              c. Streamlining the number of Human Capital to
                     untuk mendukung model bisnis.                                                         support the business model.


      2. Shaping the New Future                                                                    2. Shaping the New Future
             Untuk mencapai hasil yang lebih baik dimasa                                                To achieve better results in the future and support
             depan dan regenerasi pejabat dilakukan pencarian                                           leadership regeneration, the Bank conducted the
             kandidat baru calon pejabat baik secara internal.                                          search for new candidates for key positions through
             Mengembangkan                       kompetensi    karyawan               dengan            both internal development. Employee competencies
             cara memberikan pelatihan, memberikan coaching                                             were enhanced through training programs, coaching
             dan mentoring serta mempertahankan kader yang                                              and mentoring initiatives, as well as by retaining
             dimiliki (lulusan peserta program).                                                        existing talent pools, including program graduates.




182        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 184
          Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                         Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Kebijakan Dan                    Pelaksanaan               Manajemen            Human Capital Management Policies and
Human Capital                                                                   Implementation

Rekrutmen                                                                       Recruitment
Bank    memiliki        berbagai             channel    rekrutmen   yang        Bank Artha Graha Internasional has various recruitment
memberikan           kesempatan                bagi    berbagai   lapisan       channels that provide opportunities for people from
masyarakat untuk bergabung bersama Bank Artha Graha                             diverse backgrounds to join the Bank. In 2025, employee
Internasional. Pelaksanaan rekrutmen karyawan tahun                             recruitment was carried out through multiple external
2025 dilakukan melalui berbagai channel rekrutmen dari                          and internal recruitment channels to ensure that
eksternal maupun internal untuk memastikan pemenuhan                            staffing needs in each work unit were fulfilled in terms of
karyawan di unit kerja sesuai dengan kebutuhan jumlah                           both headcount and capability. The Bank’s recruitment
maupun kapabilitas. Pelaksanaan rekrutmen di Bank                               process has implemented gender equality and equal
telah menerapkan kesetaraan gender dan kesempatan                               opportunities for persons with disabilities.
bagi penyandang disabilitas.


Hingga akhir tahun 2025, Bank telah melakukan rekrutmen                         As at the end of 2025, the Bank had recruited 161 new
sebanyak 161 orang karyawan baru untuk berbagai posisi.                         employees for various positions.


Penilaian Kinerja                                                               Performance Appraisal
Bank Artha Graha Internasional melakukan penilaian                              Bank Artha Graha Internasional conducts employee
kinerja karyawan secara konsisten dan berkesinambungan                          performance appraisals consistently and on an ongoing
sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Penilaian                           basis twice (two times) a year. Employee performance
kinerja karyawan Bank dilakukan metode Performance                              assessments are carried out using the Performance
Management yang dilakukan secara objektif dengan                                Management method, which is conducted objectively
berlandaskan pada indikator yang telah ditetapkan                               and based on pre-determined indicators.
sebelumnya.


Hasil   penilaian        kinerja        (Performance        Management          The results of the performance appraisal (Performance
Evaluation)        yang         akan          dikombinasikan      dengan        Management Evaluation), which are combined with the
pemenuhan          kompetensi                teknis    Karyawan   dengan        fulfillment of employees’ technical competencies using
menggunakan metode Nine Grids ini akan menjadi dasar                            the Nine Grid method, serve as the basis for promotions,
untuk promosi, jenjang karier Karyawan dan pemberian                            employee career paths, and the granting of rewards and
reward and recognition.                                                         recognition.


Sebagai indikator yang dapat diukur dalam Performance                           The measurable indicators used in the Performance
Management tersebut adalah:                                                     Management system are as follows:
I.   Key Performance Indicator (KPI)                                            I.    Key Performance Indicators (KPI)
     A. Pilar A (Karakter);                                                           A. Pillar A (Character);
     B. Pilar B (Kinerja); dan                                                        B. Pillar B (Performance); and
     C. Pilar C (Penalty).                                                            C. Pillar C (Penalty).




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      183
Page 185
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report            Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengembangan Karier                                                                          Career Development
      Pengembangan karier merupakan salah satu strategi                                            Career development is one of the strategies to
      untuk               mempersiapkan,               mengembangkan,                        dan   prepare, develop, and retain talented employees. The
      mempertahankan karyawan yang bertalenta. Bank                                                Bank provides equal opportunities to all employees
      memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh                                               at every level of the organization to develop their
      karyawan di setiap level organisasi untuk dapat                                              careers in accordance with their capabilities and
      mengembangkan kariernya di Bank sesuai dengan                                                competencies.
      kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.


      Bank telah menerapkan kebijakan pengembangan karier                                          The Bank has implemented a career development
      sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran SDM                                               policy as stipulated in Human Resources Circular Letter
      No. 003.02.0 tentang Ketentuan Promosi dan Demosi.                                           No. 003.02.0 concerning Promotion and Demotion
      Pengembangan karier ini dilakukan karena hal tersebut                                        Provisions. Career development is carried out as it
      mempengaruhi tingkat kepuasan Karyawan. Oleh karena                                          affects the level of employee satisfaction. Accordingly,
      itu, Bank memberikan peluang atau kesempatan yang                                            the Bank provides equal opportunities for all employees
      sama kepada seluruh Karyawan untuk mengembangkan                                             to develop their careers based on competencies and
      karir berdasarkan kompetensi dan kebutuhan. Sepanjang                                        organizational needs. Throughout 2025, Bank Artha
      tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional telah                                             Graha Internasional implemented career development
      melaksanakan pengembangan karier bagi 476 karyawan                                           programs for 476 employees across various positions.
      dengan berbagai posisi.


      Pengembangan Kompetensi                                                                      Competency Development
      Seluruh karyawan Bank memiliki hak yang sama untuk                                           All Bank employees have equal rights to participate in
      mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi                                           various competency development programs aimed at
      guna mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas                                        improving work quality and productivity.
      kerja.


      Melalui program tersebut, setiap karyawan dibekali                                           Through these programs, employees are equipped
      berbagai materi yang berkaitan dengan dinamika                                               with a range of materials related to developments in
      industri perbankan, seperti pertumbuhan bisnis, layanan                                      the banking industry, including business growth, new
      dan produk baru, pengembangan produk digital, serta                                          services and products, digital product development,
      penerapan manajemen risiko dan tata kelola Bank.                                             as well as the implementation of risk management and
                                                                                                   Bank governance.


      Agar pelaksanaannya lebih terarah dan tepat sasaran,                                         To ensure more focused and effective implementation,
      Bank            telah           menyusun     4   (empat)        jenis         kegiatan       Bank Artha Graha Internasional has structured 4 (four)
      pengembangan kompetensi sebagai berikut:                                                     types of competency development activities as follows:
      1.     Pelatihan Operasional                                                                 1.   Operational Training
             Memberikan/meningkatkan                        pengetahuan                   serta         Providing/improving participants’ knowledge and
             keterampilan                  para   peserta    terkait         pengelolaan                skills related to banking operational management in
             operasional perbankan sehingga dapat meningkatkan                                          order to enhance performance.
             kinerjanya;
      2. Pelatihan Kredit                                                                          2. Credit Training
             Membekali/meningkatkan                         pengetahuan                  serta          Providing/improving participants’ knowledge and
             keterampilan para peserta terkait pengelolaan                                              skills related to credit management and marketing.
             kredit & marketing;



184        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 186
         Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




3. Pelatihan Manajerial                                                       3. Managerial Training
   Membekali            pengetahuan            serta    keterampilan                Equipping participants with knowledge and skills in
   para peserta terkait bidang manajerial/soft skill                                managerial and soft-skill areas (Leadership and skills
   (Leadership dan keterampilan mengelola Karyawan/                                 in managing employees/work); and
   pekerjaan); dan
4. Pelatihan Lainnya                                                          4. Other Training
   Membekali/meningkatkan pengetahuan dan keterampilan                              Providing/improving participants’ knowledge and skills
   peserta di luar pengetahuan perbankan, tetapi masih ada                          beyond core banking knowledge, but still related to
   kaitan dengan pengelolaan perbankan (Human Capital, IT,                          banking management (Human Capital, IT, Legal, etc.).
   Legal, dll).


Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi                                           Implementation of Competency Development


Jumlah program yang diselenggarakan                 157 Pelatihan/Kegiatan Sosialisasi
Number of programs conducted                        157 Training/Socialization Activities
Metode pelaksanaan program                          Onsite dan Online
Program delivery methods                            Onsite and Online
Fokus program                                       Pemenuhan kewajiban Sertifikasi SPPUR, Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko,
Program focus                                       Pelatihan untuk Kader, Pelatihan terkait Credit Analyst, Pelatihan Tim Bisnis dan Tim
                                                    Operasi
                                                    Fulfillment of mandatory SPPUR Certification, Risk Management Certification
                                                    Refreshment, Training for Cadre Development, Credit Analyst–related Training, and
                                                    Training for the Business and Operations Teams
Biaya pelaksanaan program                           Rp 6.744.343.396
Program implementation cost                         IDR6,744,343,396


Remunerasi                                                                    Remuneration
Remunerasi merupakan hak yang diberikan kepada                                Remuneration is a right granted to employees in return
karyawan atas kinerja dan tanggung jawab yang telah                           for the performance and responsibilities they have
dilakukan. Bank Artha Graha Internasional senantiasa                          carried out. Bank Artha Graha Internasional consistently
memberikan           remunerasi             yang   kompetitif      dan        provides competitive remuneration and applies the
berpedoman pada prinsip pay for performance, internal                         principles of pay for performance, internal equity, and
equity, dan external competitiveness.                                         external competitiveness.


Kebijakan remunerasi Bank Artha Graha Internasional                           The Bank’s remuneration policy also complies with
juga mematuhi ketentuan yang terdapat pada Peraturan                          the provisions set out in Financial Services Authority
OJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola                         Regulation      No.      45/POJK.03/2015                   concerning                 the
Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.                                    Implementation of Good Governance in the Provision of
                                                                              Remuneration for Commercial Banks.


Pemberian remunerasi diharapkan mampu memotivasi                              The provision of remuneration is expected to motivate
dan mempertahankan karyawan terbaik untuk memenuhi                            and retain top talent in order to build professional and
SDM    yang       profesional          dan    berkualitas,   sehingga         high-quality human resources, thereby supporting
pertumbuhan bisnis Bank dapat tercapai. Penetapan                             the achievement of the Bank’s business growth. The
remunerasi juga turut memperhatikan kondisi keuangan                          determination of remuneration also takes into account
Bank, jenjang dan bobot, serta pencapaian kinerja                             the Bank’s financial condition, job level and weighting, as
karyawan.                                                                     well as employee performance achievements.




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        185
Page 187
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Remunerasi yang diberikan oleh Bank terdiri fix dan                                          Remuneration provided by the Bank consists of fixed and
     variable. Komponen fix terdiri dari gaji dan cash subsidy                                    variable components. The fixed component comprises
     sesuai dengan jenjang jabatan. Sementara komponen                                            salary and cash subsidies in accordance with job levels.
     variable, terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu insentif dan                                     Meanwhile, the variable component consists of 2 (two)
     bonus. Insentif diberikan kepada karyawan di fungsi                                          types, namely incentives and bonuses. Incentives are
     penjualan (sales), baik pendanaan (funding) maupun                                           granted to employees in sales functions, both funding
     pinjaman (lending), serta fungsi penagihan (collection).                                     and lending, as well as collection functions.


     Selain itu, Bank memberikan komponen benefit berupa                                          In addition, the Bank provides benefit components in
     subsidi iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial                                           the form of contribution subsidies for BPJS Kesehatan,
     (BPJS) Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan fasilitas                                        BPJS Ketenagakerjaan, and health insurance facilities in
     asuransi kesehatan sesuai dengan jenjang dan kapasitas                                       accordance with employees’ job levels and capacities.
     karyawan. Kebijakan remunerasi tersebut dievaluasi                                           The remuneration policy is periodically evaluated by the
     secara berkala oleh Bank dengan tujuan memastikan                                            Bank to ensure that the principle of fairness is applied
     prinsip fairness diterapkan dengan objektif, serta untuk                                     objectively, as well as to differentiate appreciation for
     membedakan apresiasi kepada karyawan berdasarkan                                             employees based on job levels and contributions made
     jenjang               jabatan        dan   kontribusi        yang           diberikan        (performance-based).
     (performance based).


     Hubungan Industrial                                                                          Industrial Relations
     Terciptanya hubungan industrial yang harmonis jelas                                          The establishment of harmonious industrial relations is
     merupakan sarana dalam memastikan peningkatan                                                clearly a means of ensuring improvements in working
     kondisi kerja, produktivitas, daya saing, dan kualitas kerja.                                conditions, productivity, competitiveness, and work
     Disamping itu, kondisi hubungan industrial juga menjadi                                      quality. In addition, the state of industrial relations also
     indikator penerapan GCG bagi Bank.                                                           serves as an indicator of the implementation of Good
                                                                                                  Corporate Governance (GCG) within the Bank.


     Kebijakan hubungan industrial merupakan sesuatu                                              An industrial relations policy is essential for the Bank to
     yang diperlukan oleh Bank dalam rangka menjamin                                              ensure business continuity, create a conducive working
     kelangsungan usaha, menciptakan iklim kerja yang                                             environment, foster employee pride, and build a positive
     kondusif, menimbulkan kebanggaan bagi pekerja, dan                                           reputation among external stakeholders.
     menghadirkan reputasi positif dari pihak eksternal.


     Dalam mengembangkan hubungan industrial, Bank                                                In developing industrial relations, the Bank refers to Law
     mengacu pada Undang-Undang No. 13 tahun 2003                                                 No. 13 of 2003 on Manpower, Law No. 6 of 2023 on Job
     tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang No. 6 tahun                                           Creation, and Government Regulation No. 35 of 2021
     2023 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah                                            on Fixed-Term Employment Agreements, Outsourcing,
     No. 35 tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu                                             Working Time and Rest Periods, and Termination
     Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat dan                                     of Employment. Accordingly, the Bank provides all
     Pemutusan Hubungan Kerja, karena itu Bank memberikan                                         employees with the freedom to exercise their rights by
     kebebasan kepada seluruh karyawan untuk mendapatkan                                          joining a labor union.
     haknya dengan bergabung dalam Serikat Pekerja.




186       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 188
          Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                      Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Pada     lingkungan         Bank        Artha     Graha      Internasional        Bank Artha Graha Internasional, there is a labor union
terdapat      organisasi          serikat       pekerja,    yaitu   IKAJIH        organization, namely IKAJIH Unit BAGI. The management
Unit BAGI. Kepengurusan serikat pekerja tersebut                                  of this labor union has been established by the Bank
telah disusun oleh Bank dan disahkan oleh seluruh                                 and ratified by all its members. This management has
anggotanya.        Kepengurusan                tersebut     menghasilkan          produced jointly agreed rules/provisions between the
peraturan/ketentuan yang telah disepakati bersama                                 employer and employees in the form of a Collective
antara     pengusaha            dan          Karyawan      dalam    bentuk        Labor Agreement, which sets out the rights and
Perjanjian Kerja Bersama, yang berisikan hak dan                                  obligations of both the employees toward the Bank and
kewajiban baik oleh Karyawan kepada Bank maupun                                   the Bank toward its employees.
bank kepada Karyawan.


Pengelola Human Capital                                                           Human Capital Management
Pengelolaan Human Capital di Bank Artha Graha                                     Human Capital management at Bank Artha Graha
Internasional berada di bawah Deputy Director Human                               Internasional is carried out under the Deputy Director of
Capital yang dibantu oleh 5 (lima) Executive Officer                              Human Capital, who is supported by 5 (five) Executive
yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan Human                                 Officers responsible for Human Capital management,
Capital terdiri dari Executive Officer Payroll, Executive                         consisting of the Executive Officer Payroll, Executive
Officer Human Record Data, Executive Officer Learning                             Officer Human Record Data, Executive Officer Learning
& Development, Executive Officer Recruitment, dan                                 & Development, Executive Officer Recruitment, and
Executive Officer Industrial Relations.                                           Executive Officer Industrial Relations.


                                                                       President Director
                                                                           Andy Kasih



                                                                     Vice President Director
                                                                        Christina Harapan




                                                                        Head of Bureau
                                                                        Emelia Susanto




                                                                      Vice Head of Bureau
                                                                           Vivi Henny




                                                                         Human Capital
                                                                        Marlene Gunawan




                                                                           Learning
                                                                        & Development                                                            Industrial
         Payroll                        Human Record Data                                              Recruitment
                                                                           Program                                                                Relation




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      187
Page 189
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report               Company Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Meskipun memiliki tugas dan tanggung jawab yang                                              Although each of the five Executive Officers has
     berbeda, namun kelima Executive Officer tersebut                                             different duties and responsibilities, they operate as
     merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan                                          an integrated and inseparable unit, as they collectively
     karena mencakup seluruh proses pengelolaan Human                                             cover the entire Human Capital management process
     Capital di Bank.                                                                             within the Bank.


     Bank            berkomitmen               untuk   melakukan            pengelolaan           The Bank is committed to managing Human Capital in
     Human Capital secara komprehensif, mulai dari proses                                         a comprehensive manner, starting from the recruitment
     rekrutmen hingga karyawan memasuki masa pensiun.                                             process through to employees’ retirement. All processes
     Keseluruhan                      proses    dijalankan     sesuai           ketentuan         are carried out in accordance with prevailing laws and
     perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Bank                                            regulations. In addition, the Bank has internal policies
     juga memiliki kebijakan internal yang mengatur teknis                                        that regulate the technical implementation of each
     pelaksanaan dalam setiap proses pengelolaan Human                                            stage of the Human Capital management process.
     Capital tersebut.


     Bank Artha Graha Internasional memiliki Beberapa                                             Bank Artha Graha Internasional has several internal
     kebijakan internal terkait dengan pengelolaan Human                                          policies related to Human Capital management, as
     Capital, sebagai berikut:                                                                    follows:
     1.     Ketentuan Penilaian Karyawan dalam SE HC 024.03.0;                                    1.   Employee Performance Assessment Provisions as
                                                                                                       set out in HC Circular Letter No. 024.03.0;
     2. Ketentuan Pemilihan dan Penilaian Kader/Kaderisasi                                        2. Provisions on the Selection and Assessment of
            dalam SE HC 057.02.0;                                                                      Talent/Regeneration as set out in HC Circular Letter
                                                                                                       No. 057.02.0;
     3. Ketentuan Skema Pemberian Reward Karyawan dalam                                           3. Provisions on the Employee Reward Scheme as set
            SE HC 060.01.0;                                                                            out in HC Circular Letter No. 060.01.0;
     4. Ketentuan Kepala Kantor Layanan Development                                               4. Provisions on the Service Office Head Development
            Program dalam SE HC 050.02.0; dan                                                          Program as set out in HC Circular Letter No. 050.02.0;
                                                                                                       and
     5. Ketentuan Rekrutmen, Seleksi, dan Penerimaan                                              5. Provisions on Recruitment, Selection, and Hiring
            Karyawan dalam SE HC 006.02.0.                                                             of Employees as set out in HC Circular Letter No.
                                                                                                       006.02.0.


     Bank secara berkala melakukan peninjauan terhadap                                            The Bank periodically reviews these policies to ensure
     kebijakan-kebijakan                       tersebut      untuk          memastikan            their compliance with prevailing laws and regulations.
     kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan
     yang berlaku.


     Rencana Pengembangan                                    Human                Capital         Human Capital Development Plan for 2026
     Tahun 2026
     Bank menetapkan 2 (dua) sasaran strategis untuk tahun                                        The Bank has established 2 (two) strategic objectives
     2026, antara lain:                                                                           for 2026, as follows:
     1.     Re-arrange Organization; dan                                                          1.   Re-arrange Organization; and
     2. Shaping the New Future.                                                                   2. Shaping the New Future.




188       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 190
         Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Strategi dan action plan yang disiapkan untuk mencapai                          The strategies and action plans prepared to achieve the
sasaran di atas sebagai berikut:                                                above objectives are as follows:
1.   Re-arrange Organization                                                    1.    Re-arrange Organization
     Melakukan penempatan dan perputaran karyawan                                     Implementing employee placement and rotation
     sesuai dengan potensi dan kompetensi untuk                                       based on potential and competencies to enhance
     meningkatkan wawasan dan skill karyawan.                                         employees’ insights and skills;
2. Shaping the New Future                                                       2. Shaping the New Future
     a. Penguatan kaderisasi jangka Panjang dengan                                    a. Strengthening long-term talent regeneration
        memberikan            program          pelatihan   yang     tepat                    by providing targeted and appropriate training
        sasaran; dan                                                                         programs; and
     b. Penyusunan career programme kader terbaik                                     b. Developing a career program for selected high-
        dan terpilih yang berfokus pada kemampuan dan                                        potential talent, focused on capabilities and
        kompetensi untuk menghadapi tantangan dan                                            competencies to address existing challenges and
        peluang yang ada.                                                                    opportunities.


Teknologi Informasi Dan Perbankan                                               Information Technology and Digital
Digital                                                                         Banking

Transaksi berbasis teknologi informasi—transaksi digital                        Information         technology–based                 transactions—digital
—kini telah merambah ke berbagai aspek kehidupan                                transactions—have now expanded. Digital transaction
masyarakat luas. Pertumbuhan transaksi digital menurut                          growth, according to Bank Indonesia, has increased
Bank Indonesia mengalami kenaikan tiap tahunnya                                 annually by 39.21%, reaching a value of IDR91 quadrillion.
sebesar 39,21% dengan nilai Rp91 Kuadriliun. Untuk tahun                        For 2026, Bank Indonesia projects that the volume of
2026, Bank Indonesia memperkirakan volume transaksi                             digital banking transactions will grow by a further 29.7%.
digital banking ini akan meningkat 29,7%.


Mempertimbangkan besarnya potensi bisnis yang                                   Considering the significant business potential arising
dapat diraih dari perkembangan transaksi digital, yakni                         from the growth of digital transactions, namely
transaksi melalui aplikasi mobile dan internet tersebut,                        transactions conducted through mobile and internet
Bank    Artha      Graha         Internasional         mengembangkan            applications, Bank Artha Graha Internasional has
layanan transaksi digital berbasis teknologi informasi                          developed digital transaction services based on the
terkini untuk memenuhi kebutuhan para nasabahnya.                               latest information technology to meet customer needs.
Untuk    itu,    Bank        sejak          beberapa    tahun    terakhir       Accordingly, over the past several years, the Bank has
mengembangkan kompetensi penyelenggaraan kegiatan                               been developing competencies in the implementation
operasional digital berbasis teknologi informasi, baik                          of information technology–based digital operations,
dari sisi kompetensi SDM maupun infrastruktur TI, baik                          both in terms of human resource competencies and IT
hardware maupun software.                                                       infrastructure, including hardware and software.


Teknologi       Informasi       (TI)        berperan   penting     dalam        Information Technology (IT) plays an important role in
mendukung aktivitas operasional Bank, termasuk dalam                            supporting the Bank’s operational activities, including
memenuhi kebutuhan nasabah agar lebih efektif dan                               meeting         customer       needs         more          effectively                and
efisien. Pemanfaatan TI di Bank Artha Graha Internasional                       efficiently. The utilization of IT at Bank Artha Graha
dilakukan dengan mengembangkan layanan digital, yakni                           Internasional is carried out through the development of
mengintegrasikan layanan mobile banking sehingga                                digital services, namely by integrating mobile banking
memudahkan           nasabah           dalam     mengakses        layanan       services to facilitate customers’ access to banking
perbankan kapan pun dan dimana pun.                                             services anytime and anywhere.



                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk            189
Page 191
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                    Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Strategi Teknologi Informasi                                                                 Information Technology Strategy
      Bank             meyakini            pentingnya      penerapan                kegiatan       The Bank believes in the importance of implementing
      operasional digital berbasis Teknologi Informasi (TI)                                        digital operational activities based on the latest
      terkini dalam mendukung bisnis Bank. Untuk meraih                                            Information Technology (IT) to support the Bank’s
      peluang terbaik dari perkembangan transaksi digital dan                                      business. To capture the best opportunities from the
      meningkatkan efisiensi kegiatan operasional perbankan                                        development of digital transactions and to improve
      dari sistem konvensional ke perbankan digital, Bank telah                                    the efficiency of banking operations from conventional
      menyusun dan menerapkan Rencana Strategis Teknologi                                          systems to digital banking, the Bank has prepared and
      Informasi yang dijadikan acuan dalam pengembangan                                            implemented an Information Technology Strategic Plan,
      inisiatif            TI      maupun       pemenuhan        infrastruktur               dan   which serves as a reference for the development of IT
      keamanan TI.                                                                                 initiatives as well as the fulfillment of IT infrastructure
                                                                                                   and security.


      Fokus strategis TI diarahkan untuk memperkuat daya                                           The Bank’s IT strategic focus is directed toward
      saing Bank di tengah kompetisi yang semakin ketat.                                           strengthening its competitiveness amid increasingly
      Adapun target utama yang ingin dicapai meliputi:                                             intense competition. The main targets to be achieved
                                                                                                   include:
      1.     Mewujudkan layanan perbankan yang mudah diakses,                                      1.   Delivering banking services that are easily accessible
             terintegrasi melalui pengembangan arsitektur API;                                          and integrated through the development of API
                                                                                                        architecture;
      2. Implementasi IT Service Management (ITSM) berbasis                                        2. Implementing IT Service Management (ITSM) based
             Information Technology Infrastructure Library (ITIL)                                       on the Information Technology Infrastructure Library
             untuk meningkatkan efektivitas layanan internal dan                                        (ITIL) to enhance the effectiveness of internal
             efisiensi biaya operasional TI;                                                            services and improve the efficiency of IT operational
                                                                                                        costs;
      3. Peningkatan keamanan di seluruh server, endpoint,                                         3. Enhancing security across all servers and endpoints,
             dan assessment secara berkala untuk menutup                                                as well as conducting periodic assessments to close
             celah keamanan yang ada;                                                                   existing security gaps;
      4. Pelatihan dan sertifikasi SDM di bidang Cloud,                                            4. Providing training and certification for human capital
             Network, IT Security & Security Maturity serta Project                                     in the areas of Cloud, Network, IT Security & Security
             Management; dan                                                                            Maturity, and Project Management; and
      5. Penyempurnaan kebijakan dan SOP TI agar selaras                                           5. Refining     IT     policies          and   Standard   Operating
             dengan IT Master Plan dan arah bisnis Bank.                                                Procedures (SOPs) to align with the IT Master Plan
                                                                                                        and the Bank’s business direction.


      Dalam menghadapi lanskap ancaman siber tahun 2026                                            In addressing the 2026 cyber threat landscape, which
      yang didominasi oleh serangan berbasis AI, target jangka                                     is increasingly dominated by AI-based attacks, the
      pendek IT kita bukan lagi sekadar menjaga sistem tetap                                       short-term IT target is no longer merely to keep systems
      menyala, melainkan membangun Ketahanan Aktif. Fokus                                          running, but to build Active Resilience. The primary
      utama adalah menyelaraskan infrastruktur dengan                                              focus is to align infrastructure with the mandate of
      mandat POJK 30/2025 melalui penguatan arsitektur                                             POJK 30/2025 through the strengthening of a Zero
      Zero           Trust.            Dengan    memprioritaskan              otomatisasi          Trust architecture. By prioritizing automated threat
      deteksi ancaman dan pemulihan bencana yang cepat,                                            detection and rapid disaster recovery, the Bank seeks to
      memastikan bahwa kepercayaan nasabah tetap utuh                                              ensure that customer trust remains intact and business




190        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 192
               Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
               Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                              Corporate Social Responsibility and Safeguarding




dan operasional bisnis tetap berjalan tanpa gangguan,                            operations continue uninterrupted, even amid the most
bahkan di tengah percobaan serangan yang paling                                  sophisticated attack attempts.
canggih sekalipun.


Target jangka menengah yang ingin dicapai yaitu dengan                           The medium-term target is to strengthen Human Capital
memperkuat Human Capital yang dapat mewujudkan                                   capable of realizing the Bank’s strategic direction
arahan strategis bank melalui pengembangan kompetensi                            through the development of technical competencies,
teknis, soft skills dan leadership serta penguasaan bisnis                       soft skills, leadership capabilities, and mastery of
digital banking. Selain dengan membangun budaya                                  digital banking business. In addition, the Bank aims to
‘Keamanan di atas Segalanya’ (Security-First Culture),                           build a “Security-First Culture,” ensuring that every
memastikan bahwa setiap inovasi produk baru sudah                                new product innovation incorporates embedded cyber
memiliki lapisan pertahanan siber yang melekat sejak                             defense layers from the design stage.
tahap desain.


Program Strategis Teknologi Informasi Dan                                        Strategic Information Technology and Digital
Perbankan Digital Tahun 2025                                                     Banking Programs in 2025
1.   Pengembangan Fitur API Management, Mobile Apps                              1.    Development of API Management features, Mobile
     dan Internet Banking;                                                             Apps, and Internet Banking;
     a. Agi digital apps:                                                              a. Digital Apps AGI
          i.     Deposito Online; dan                                                         i.   Online Time Deposits; and
          ii. Tabungan Pintar.                                                                ii. Pintar Savings.
     b. Penambahan fitur informasi Saldo Awal dan Saldo                                b. Addition of Beginning Balance and Ending Balance
          Akhir pada Internet Banking Business;                                               information features in Internet Banking Business;
     c. Pengembangan QRIS MPM (Merchant Presented                                      c. Development of QRIS MPM (Merchant Presented
          Mode) ALTO;                                                                         Mode) ALTO;
     d. Penambahan Agregator NAATA untuk provider                                      d. Addition of NAATA Aggregator for Telkomsel
          Telkomsel;                                                                          provider;
     e. Metode Whitelist Rekening Tujuan untuk API                                     e. Whitelist Method for Beneficiary Accounts in
          Transfer Dana;                                                                      Fund Transfer API;
     f.   Pengembangan fitur Bank Wide Limit pada MB                                   f.     Development of Bank Wide Limit feature in MB
          dan IBB; dan                                                                        and IBB; and
     g. Perubahan format MT ke MX (SWIFT).                                             g. Migration of message format from MT to MX
                                                                                              (SWIFT).


2. Pengembangan fitur guna mendukung operasional                                 2. Development of features to support Bank operations
     dan pelaporan Bank                                                                and reporting
     a. Upgrade sistem switching RINTIS 7.20;                                          a. Upgrade of RINTIS switching system to version
                                                                                              7.20;
     b. Implementasi platform PRIVASIMU sebagai bagian                                 b. Implementation of the PRIVASIMU platform as
          dari komitmen bank terhadap UU Perlindungan                                         part of the Bank’s commitment to the Personal
          Data Pribadi;                                                                       Data Protection Law;
     c. Pengembangan                     Web      Dashboard   SIKP    dan              c. Development of Web Dashboard SIKP and
          Asuransi Untuk Fasilitas Pembiayaan KUR dan KPP;                                    Insurance for KUR and KPP Financing Facilities;




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      191
Page 193
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             d. Sinkronisasi Sumber Data ADK R14 ke R23 dan                                           d. Synchronization of ADK R14 to R23 Data Sources
                     Penyesuaian Aplikasi ADK;                                                             and Adjustment of the ADK Application;
             e. Pengembangan Aplikasi Simplifa untuk Credit                                           e. Development of the Simplifa Application for
                     Analyst;                                                                              Credit Analysts;
             f.      Upgrade               Aplikasi    APU     PPT        untuk           team        f.   Upgrade of the APU PPT Application for the
                     Compliance;                                                                           Compliance team;
             g. Perubahan Judul Laporan Reminder dan Logo AGI                                         g. Change in the Reminder Report Title and AGI
                     pada aplikasi ADK; dan                                                                Logo in the ADK application; and
             h. Pengembangan KPR FLPP.                                                                h. Development of KPR FLPP.


      3. Penguatan infrastruktur dan peningkatan sistem                                            3. Strengthening infrastructure and enhancing internal
             keamanan di internal:                                                                    security systems:
             a. Refreshment perangkat Firewall yang sudah end                                         a. Refreshment of Firewall devices that reach end of
                     of support pada tahun 2025;                                                           support in 2025;
             b. Refreshment perangkat WAF yang sudah end of                                           b. Refreshment of WAF devices that reach end of
                     support pada tahun 2025;                                                              support in 2025;
             c. Penerapan strategi anti fraud dalam bentuk                                            c. Implementation of anti-fraud strategies in the
                     sistem deteksi/pengendalian fraud pada tingkat                                        form of fraud detection/control systems at
                     transaksi dan akun;                                                                   transaction and account levels;
             d. Pengkinian/pelaksanaan                        upgrade            operating            d. Updating/upgrading the operating system on
                     system di end user workstation menggunakan                                            end-user workstations to Windows 11; and
                     Windows 11; dan
             e. Penguatan dan peningkatan kapabilitas platform                                        e. Strengthening and enhancing the core banking
                     core banking dan sistem pembayaran, melalui                                           platform and payment systems through the latest
                     versi platform terkini, perubahan pada middleware                                     platform versions, changes to middleware and
                     dan ATM Switching, serta penguatan infrastruktur.                                     ATM Switching, and infrastructure reinforcement.


      Keamanan Siber                                                                               Cyber Security
      Seiring dengan perkembangan teknologi informasi                                              In line with the development of information technology
      dan kebutuhan akan digitalisasi untuk memudahkan                                             and the need for digitalization to facilitate customers
      nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, Bank                                            in conducting banking transactions, the Bank has
      memiliki inisiatif untuk meningkatkan keamanan siber                                         initiatives to enhance cyber security. This is inseparable
      (cyber security). Hal ini tidak terlepas dari mitigasi                                       from efforts to mitigate cyberattacks that arise as
      terhadap serangan siber yang muncul seiring dengan                                           customers’ service preferences shift from conventional
      berpindahnya preferensi layanan nasabah dari channel                                         channels (branches/onsite) to digital channels.
      konvensional (cabang/onsite) menjadi channel digital.


      Sebagai upaya memperkuat keamanan siber secara                                               As part of continuous efforts to strengthen cyber
      terus            menerus,             Bank      Artha   Graha        Internasional           security, Bank Artha Graha Internasional is committed
      berkomitmen meningkatkan perlindungan infrastruktur,                                         to enhancing the protection of infrastructure, networks,
      jaringan,               aplikasi,      dan      data.   Penguatan             Security       applications, and data. The strengthening of the Security
      Operation Center (Monitoring 24x7) dan manajemen                                             Operation Center (24x7 monitoring) and cyber security
      risiko keamanan siber untuk transaksi digital merupakan                                      risk management for digital transactions forms part of
      bagian dari peningkatan kewaspadaan keamanan siber.                                          efforts to increase cyber security vigilance.




192        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 194
          Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Untuk meningkatkan keamanan transaksi, Bank juga                            To enhance transaction security, the Bank also
menerapkan sistem keamanan guna mencegah maupun                             implements security systems to prevent and detect
mendeteksi adanya transaksi mencurigakan, dengan                            suspicious transactions through the application of a
penerapan Fraud Detection System (FDS), sebuah                              Fraud Detection System (FDS), a data-driven security
sistem keamanan berbasis data yang dirancang untuk                          system designed to automatically identify, analyze, and
mengidentifikasi, menganalisis, dan mencegah aktivitas                      prevent suspicious or fraudulent activities in digital
mencurigakan atau penipuan dalam transaksi digital                          transactions.
secara otomatis.


Berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan terkait                           Based on regulations of the Financial Services Authority
ketahanan dan keamanan siber perbankan, bank harus                          related to banking cyber resilience and security, banks
sudah memastikan bahwa layanannya sudah memenuhi                            are required to ensure that their services meet minimum
standar keamanan yang minimal. Namun begitu perlu                           security standards. Nevertheless, it is also necessary to
juga kiranya menerapkan strategi tambahan agar sistem                       implement additional strategies so that security systems
keamanan mereka bisa lebih optimal. Berikut merupakan                       can operate more optimally. The following are several
beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam dunia                         strategies that can be applied in the banking industry to
perbankan untuk menjaga keamanan siber, berdasarkan                         maintain cyber security, based on experience and global
pengalaman dan best practices di dunia.                                     best practices:
1.   Menyediakan           kebijakan         dan   prosedur   terkait       1.    Providing policies and procedures related to cyber
     pengamanan siber yang mengatur antara lain                                   security, which regulate, among others, strong
     kebijakan penggunaan kata sandi yang kuat, kebijakan                         password usage policies, restricted access policies,
     akses terbatas serta pengaturan untuk melindungi                             and arrangements to protect and secure customer
     dan mengamankan data nasabah.                                                data.
2. Menerapkan kebijakan akses ke sistem dengan                              2. Implementing system access policies using complex
     penggunaan sandi yang kompleks, serta melakukan                              passwords, as well as conducting regular reviews
     peninjauan secara teratur karyawan yang memerlukan                           of employees who require access with special
     akses yang diberikan izin khusus.                                            authorization.
3. Menerapkan sistem pemantauan dan pengawasan                              3. Implementing robust monitoring and supervision
     yang kuat untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan,                           systems to detect suspicious activities, identify
     untuk mengidentifikasi upaya masuk yang tidak sah,                           unauthorized        access         attempts,              and        monitor
     kegiatan mencurigakan di dalam jaringan dengan                               suspicious activities within the network using SIEM/
     menggunakan aplikasi SIEM/SOC.                                               SOC applications.
4. Melindungi jaringan data dengan penggunaan firewall,                     4. Protecting data networks through the use of firewalls
     enkripsi data. Serta memperbaharui jaringan dan                              and data encryption, as well as regularly updating
     infrastruktur secara teratur untuk mengatasi celah                           networks and infrastructure to address security
     kerentanan.                                                                  vulnerabilities.
5. Mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan dalam                        5. Identifying        and       remediating              vulnerabilities               in
     kode aplikasi, jaringan dan sistem secara keseluruhan                        application code, networks, and systems as a whole
     melalui pelaksanaan uji penetrasi testing dan audit                          through periodic penetration testing and security
     keamanan oleh pihak independen secara berkala.                               audits conducted by independent parties.
6. Pelatihan keamanan siber untuk semua karyawan                            6. Conducting cyber security training for all employees
     untuk meningkatkan kesadaran terhadap serangan                               to     raise   awareness         of     phishing           attacks,             the
     phishing, serta pentingnya menjaga kerahasiaan data                          importance of maintaining data confidentiality, and
     dan melaporkan aktivitas mencurigakan.                                       the obligation to report suspicious activities.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        193
Page 195
 Menjaga Stabilitas dan                                                        Kilas Kinerja                                          Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                         Performance Highlights                                 Management Report                        Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      7. Melakukan review dan simulasi secara berkala                                                       7. Conducting periodic reviews and simulations of
             rencana pemulihan bencana dan rencana darurat                                                       disaster recovery and contingency plans, covering
             mencakup langkah-langkah pemulihan bencana,                                                         disaster        recovery          steps,      data      recovery,        and
             pemulihan data dan pemulihan operasional untuk                                                      operational recovery to reduce the impact of attacks.
             mengurangi dampak serangan.


      Disaster Recovery                                                                                     Disaster Recovery
      Data Center merupakan pusat pengendali IT dan                                                         The Data Center serves as the IT control and data
      pengolahan                     data        yang       berfungsi     sebagai           sarana          processing hub and functions as the primary support
      pendukung utama operasional bank dalam bidang TI.                                                     for the Bank’s IT operations. Currently, the Bank uses
      Saat ini bank menggunakan 2 (dua) lokasi Data Center                                                  2 (two) Data Center locations, which are intended to
      dimana dimaksudkan untuk menjaga agar layanan                                                         ensure that IT services remain available in the event of a
      TI tetap tersedia apabila terjadi bencana pada Data                                                   disaster affecting the Data Center, either in whole or in
      Center, baik secara keseluruhan maupun sebagian dari                                                  part of the existing equipment.
      peralatan yang ada.


      Disaster               Recovery              diberlakukan         saat     infrastruktur              Disaster Recovery is implemented when the information
      teknologi informasi pada Data Center tidak dapat                                                      technology infrastructure at the Data Center cannot
      diperbaiki sesuai ketentuan Business Impact Analysis                                                  be restored in accordance with the provisions of the
      (BIA). Bank memastikan langkah pemulihan bencana,                                                     Business Impact Analysis (BIA). The Bank ensures
      pemulihan data dan pemulihan operasional telah dirinci                                                that disaster recovery, data recovery, and operational
      sesuai fungsi bisnis yang kritikal berdasarkan hasil                                                  recovery steps are defined in accordance with
      BIA, dengan melakukan pengujian Disaster Recovery                                                     critical business functions based on the BIA results,
      terhadap aplikasi secara berkala.                                                                     and conducts periodic Disaster Recovery testing on
                                                                                                            applications.


      Pengelola TI dan Digital Banking                                                                      IT and Digital Banking Management
      Penanggung jawab pengelolaan dan pengembangan TI                                                      Responsibility for the management and development
      di Bank Artha Graha Internasional berada di bawah                                                     of information technology at Bank Artha Graha
      Deputy Director IT Service Delivery & Cyber Security,                                                 Internasional is under the Deputy Director of IT Service
      Deputy Director IT Digital Services & Office Automation,                                              Delivery & Cyber Security, the Deputy Director of IT
      dan Deputy Director IT Product Development & Data                                                     Digital Services & Office Automation, and the Deputy
      yang berada di bawah supervisi Chief Operating Officer.                                               Director of IT Product Development & Data, all of whom
                                                                                                            operate under the supervision of the Chief Operating
                                                                                                            Officer.


                                                                                                              Chief Operating
                                                                                                                  Officer




                                              Deputy Director                                            Deputy Director IT Digital                              Deputy Director
                                           IT Service Delivery &                                            Services & Office                                      IT Product
                                              Cyber Security                                                  Automation                                       Development & Data




         Executive Officer                   Executive Officer      Executive Officer            Executive Officer        Executive Officer                                 Executive Officer
                                                                                                                                                     Executive Officer
        Asset Management                      IT Governance        Core Banking & Ops               Digital App             IT Assistance                                       IT Data
                                                                                                                                                      IT Development
                                             & Cyber Security                                     & Surrounding                                                               Management




194        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 196
             Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                            Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Adapun tugas dari masing-masing adalah sebagai                                       The duties of each position are as follows:
berikut:
1.   Deputy Director IT Service Delivery & Cyber Security                            1.    Deputy Director IT Service Delivery & Cyber Security
     Memastikan perencanaan strategis dan kebijakan                                        Ensuring that information technology strategic
     teknologi informasi yang dapat memenuhi kebutuhan                                     planning and policies that meet business needs
     dan menunjang kepentingan bisnis perusahaan                                           and support the Company’s interests are properly
     dan diimplementasikan. Memastikan tersedianya                                         implemented. Ensuring the availability of information
     pelayanan teknologi informasi bagi semua unit kerja,                                  technology services for all work units, that IT
     pengembangan IT dijalankan secara efektif dan                                         development is carried out effectively and efficiently,
     efisien serta system IT yang berfungsi di setiap unit                                 and that IT systems operating in each work unit take
     kerja telah mempertimbangkan faktor keamanan.                                         security factors into consideration.


2. Deputy Director IT Digital Service & Office Automation                            2. Deputy Director IT Digital Service & Office Automation
     Memastikan             project        integrasi     dengan      Partner/              Ensuring that integration projects with Partners/
     Merchant           dapat        terealisasikan        dan     terlaksana              Merchants         are        realized           and          implemented
     dengan baik, permintaan user (unit kerja Bank/                                        properly, and that user requests (Bank work units/
     Partner        bisnis)        baik         pengembangan/perubahan                     business partners), whether related to application
     aplikasi telah ditindaklanjuti sebagai dukungan                                       development or changes, are followed up to
     terhadap           kelancaran              kerja   user.     Mengawasi                support smooth user operations. Supervising the
     pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan                                          development, implementation, and maintenance
     e-Channel aplikasi digital, aplikasi surrounding serta                                of     digital   e-Channel          applications,              surrounding
     sistem pendukungnya sebagai dukungan terhadap                                         applications, and their supporting systems to ensure
     kelancaran kerja user dilaksanakan sesuai SLA.                                        smooth user operations in accordance with the
                                                                                           Service Level Agreement (SLA).


3. Deputy Director IT Product Development & Data                                     3. Deputy Director IT Product Development & Data
     Memastikan peran tim data dalam pemenuhan KPI                                         Ensuring the role of the data team in fulfilling Digital
     bisnis Digital & Network, sebagai penentu strategi                                    & Network business KPIs, acting as a determinant
     dalam        rangka         meningkatkan           level    kematangan                of strategy to increase the level of data maturity
     data di organisasi, melakukan assessment secara                                       within the organization, and conducting regular
     rutin      mengenai           level        kematangan       infrastruktur             assessments of data infrastructure maturity levels.
     data. Memastikan ketersediaan sistem penyediaan                                       Ensuring the availability of data provisioning systems
     data dan operasi tim data serta memastikan                                            and data team operations, as well as ensuring the
     pengembangan kemampuan bawahan agar tercapai                                          development of subordinates’ capabilities to achieve
     target kinerja yang ditetapkan.                                                       established performance targets.


4. Executive Officer Asset Management                                                4. Executive Officer Asset Management
     Memastikan perangkat keras seperti mesin ATM,                                         Ensuring that hardware such as ATM machines,
     CPU, printer, mesin EDC, UPS, scanner, dan perangkat                                  CPUs, printers, EDC machines, UPS, scanners, and
     IT lainnya berfungsi optimal, kemudian memastikan                                     other IT devices function optimally; ensuring proper
     pengelolaan              vendor             (Vendor        Management)                vendor management; ensuring the availability of
     dilaksanakan dengan benar, memastikan tersedianya                                     planning, strategy, and implementation of Disaster
     perencanaan, strategi dan pelaksanaan simulasi                                        Recovery Planning (DRP) simulations. Ensuring that
     DRP (Disaster              Recovery          Planning).     Memastikan                the maintenance of user IDs, application tables and
     pemeliharaan user ID, table dan parameter aplikasi                                    parameters, as well as the use of High Level Users, is




                                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      195
Page 197
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                   Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             serta penggunaan High Level User dijalankan sesuai                                       carried out in accordance with applicable provisions
             dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.                                              and procedures. Ensuring that library policies and
             Memastikan kebijakan dan prosedur Library berjalan                                       procedures are properly implemented, and together
             dengan baik serta bersama Deputy Director IT dan                                         with the Deputy Director IT and other Executive
             Executive                     Officer   lainnya   menyiapkan            rencana          Officers, preparing annual IT work plans and budgets
             kerja dan anggaran biaya (budget) tahunan IT dan                                         and monitoring their implementation.
             memantau implementasinya.


      5. Executive Officer IT Governance & Cyber Security                                          5. Executive Officer IT Governance & Cyber Security
             Membuat perencanaan untuk strategi pengamanan                                            Preparing plans for information security strategies
             informasi di lingkungan Bank, memastikan pelaksanaan                                     within the Bank, ensuring that the procurement,
             pengadaan, operasional dan pemeliharaan perangkat/                                       operation, and maintenance of information technology
             sistem pengamanan teknologi informasi dilakukan                                          security   devices/systems           are   carried     out        in
             sesuai ketentuan. Melakukan koordinasi pengamanan                                        accordance with regulations. Coordinating adequate
             teknologi informasi yang memadai dengan pihak                                            information technology security with internal and
             internal dan eksternal, melakukan koordinasi dan                                         external parties, coordinating and supervising the
             supervisi pelaksanaan sosialisasi atau edukasi terkait                                   implementation of socialization or education related
             pengamanan teknologi informasi, mengidentifikasi                                         to information technology security, identifying risks
             resiko-resiko                    dan     solusinya    dalam            program           and solutions in information technology security
             pengamanan teknologi informasi serta supervisi                                           programs, and supervising the development and
             pengembangan dan penerapan kebijakan, standarisasi,                                      implementation of information technology security
             petunjuk dan prosedur keamanan teknologi informasi                                       policies, standards, guidelines, and procedures in
             sesuai ketentuan PBI dan POJK.                                                           accordance with applicable Bank Indonesia and OJK
                                                                                                      regulations.


      6. Executive Officer Core Banking & Ops                                                      6. Executive Officer Core Banking & Ops
             Mengawasi dan memastikan operasional harian                                              Supervising and ensuring that the daily operations
             aplikasi T24 berjalan tanpa gangguan, berkoordinasi                                      of the T24 application run without disruption,
             dengan vendor atau pihak ketiga jika ada masalah                                         coordinating with vendors or third parties in the event
             atau kebutuhan terkait aplikasi T24 dan menangani                                        of issues or needs related to the T24 application, and
             masalah teknis yang muncul dalam aplikasi, kesalahan                                     handling technical issues arising in the application,
             sistem, dan masalah kinerja.                                                             system errors, and performance issues.


      7. Executive Officer IT Digital Apps & Surrounding                                           7. Executive Officer IT Digital Apps & Surrounding
             Mengawasi                         pengembangan,              implementasi,               Supervising      the      development,        implementation,
             dan pemeliharaan aplikasi digital serta sistem                                           and maintenance of digital applications and their
             pendukungnya                        sebagai       dukungan           terhadap            supporting     systems         to   support    smooth        user
             kelancaran kerja user dan dilaksanakan sesuai SLA.                                       operations in accordance with the SLA. Managing
             Mengelola integrasi antara sistem aplikasi dengan                                        integration between application systems and other
             platform lain yang digunakan dalam perusahaan,                                           platforms used within the Company, and ensuring
             kemudian memastikan ketersediaan sistem dan                                              the availability of systems and procedures aligned
             prosedur yang selaras dengan perkembangan bisnis                                         with business developments and regulations through




196        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 198
        Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                          Corporate Social Responsibility and Safeguarding




   dan regulasi, melalui penyempurnaan prosedur                                 the refinement of existing procedures. Together with
   yang sudah ada. Bersama Deputy Director IT, serta                            the Deputy Director IT and other Executive Officers,
   Executive       Officer        lainnya   menyiapkan     rencana              preparing annual IT work plans and budgets and
   kerja dan anggaran biaya (budget) tahunan IT dan                             monitoring their implementation.
   memantau implementasinya.


8. Executive Officer IT Assistance                                        8. Executive Officer IT Assistance
   Memastikan          project        integrasi   dengan   Partner/             Ensuring that integration projects with Partners/
   Merchant dapat terealisasikan dan terlaksana dengan                          Merchants are realized and implemented properly,
   baik, memastikan user (unit bisnis Bank, Partner)                            ensuring that user (Bank business units, Partners)
   terkait permintaan integrasi baik pengembangan/                              requests related to integration, whether service
   perubahan service layanan telah ditindaklanjuti                              development or changes, are followed up to
   sebagai dukungan terhadap kelancaran kerja user.                             support smooth user operations. Ensuring the
   Memastikan ketersediaan sistem dan prosedur yang                             availability of systems and procedures aligned with
   selaras dengan perkembangan bisnis dan regulasi,                             business developments and regulations through the
   melalui penyempurnaan prosedur yang sudah ada.                               refinement of existing procedures.


9. Executive Officer IT Development                                       9. Executive Officer IT Development
   Berperan dalam mengembangkan dan menerapkan                                  Responsible        for   developing            and        implementing
   strategi IT yang sejalan dengan tujuan bisnis,                               IT strategies aligned with business objectives,
   memastikan strategi IT mendukung tujuan keseluruhan                          overseeing the planning and delivery of IT projects,
   organisasi, mengawasi perencanaan, pelaksanaan dan                           and ensuring projects are completed on time,
   penyampaian proyek IT. Memastikan proyek selesai                             within budget, and in line with quality standards.
   tepat waktu dalam anggaran dan memenuhi standar                              This role also provides guidance to team members
   kualitas, memberikan panduan dan dukungan kepada                             and ensures software development follows best
   anggota tim untuk mencapai tujuan departemen                                 practices and industry standards.
   serta memastikan pengembangan perangkat lunak
   mengikuti praktik terbaik dan standar industri.


10. Executive Officer IT Data Management                                  10. Executive Officer IT Data Management
   Mengembangkan dan menerapkan kebijakan serta                                 Developing and implementing data governance
   prosedur tata kelola data, memastikan kepatuhan                              policies     and    procedures,           ensuring           compliance
   terhadap standard dan regulasi tata kelola data,                             with data governance standards and regulations,
   menetapkan standar kualitas data dan memantau                                establishing        data        quality            standards                   and
   kualitas data diseluruh organisasi, menerapkan                               monitoring data quality across the organization,
   proses pembersihan, validasi dan pengayaan data.                             and implementing data cleansing, validation, and
   Merancang dan memelihara arsitektur data untuk                               enrichment processes. Designing and maintaining
   mendukung kebutuhan bisnis, memastikan integrasi                             data architecture to support business needs,
   data dan interoperabilitas antar sistem dan platform                         ensuring data integration and interoperability across
   yang berbeda serta mengawasi pengembangan dan                                different systems and platforms, and supervising
   penyampaian laporan serta analisis MIS.                                      the development and delivery of MIS reporting and
                                                                                analytics.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk            197
Page 199
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report               Company Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tata Kelola TI                                                                               IT Governance
      Tata kelola IT menempatkan keamanan siber sebagai                                            IT governance places cybersecurity as a strategic
      prioritas                 strategis.       Tidak   hanya            mengandalkan             priority. It does not rely solely on technology, but builds a
      teknologi, tetapi membangun ekosistem kebijakan yang                                         policy ecosystem that ensures every business decision
      memastikan setiap keputusan bisnis selaras dengan                                            is aligned with the Bank’s cyber risk profile. Through strict
      profil risiko siber bank. Melalui pengawasan ketat dari                                      oversight by the IT Steering Committee and transparent
      IT Steering Committee dan pelaporan risiko yang                                              risk reporting, the Bank ensures that cybersecurity
      transparan, memastikan bahwa penguatan siber bukan                                           strengthening is not merely a response to incidents, but
      sekadar respons terhadap insiden, melainkan komitmen                                         a continuous commitment to safeguarding institutional
      berkelanjutan untuk menjaga integritas institusi dan                                         integrity and maintaining customer trust above all else.
      kepercayaan nasabah di atas segalanya.


      Penguatan siber tidak akan optimal tanpa tata kelola                                         Cybersecurity enhancement will not be optimal without
      yang memberikan garis tanggung jawab yang jelas.                                             governance that provides clear lines of responsibility.
      Mentransformasi struktur IT dengan memisahkan fungsi                                         The Bank has transformed its IT structure by separating
      Operasional dan Keamanan (Security) untuk menjamin                                           Operational and Security functions to ensure proper
      adanya               check           and   balance.    Melalui          penunjukan           checks and balances. Through the appointment of a
      penanggung jawab siber yang melapor langsung kepada                                          cybersecurity officer who reports directly to the Board
      Direksi, memastikan bahwa setiap risiko keamanan siber                                       of Directors, the Bank ensures that every cybersecurity
      diintervensi secara cepat dan strategis, bukan sekadar                                       risk is addressed swiftly and strategically, rather
      urusan teknis di level bawah.                                                                than being treated as merely a technical issue at the
                                                                                                   operational level


      Rencana Pengembangan Teknologi Informasi                                                     Information Technology and Digital Banking
      Dan Perbankan Digital Tahun 2026                                                             Development Plan for 2026
      Tahun 2026 menjadi fase akselerasi transformasi                                              The year 2026 marks an acceleration phase of digital
      digital yang berfokus pada 5 (Lima) inisiatif utama                                          transformation focusing on 5 (five) main initiatives as
      dibawah ini:                                                                                 follows:
      1.     Digital Transformation & Innovation;                                                  1.   Digital Transformation & Innovation;
      2. Ketahanan dan Keamanan Siber;                                                             2. Cyber Resilience and Security;
      3. Standar Teknologi dan Arsitektur Sistem;                                                  3. Technology Standards and System Architecture;
      4. Pengembangan SDM TI; dan                                                                  4. IT Human Capital Development; and
      5. Risk Management dan Tata Kelola TI.                                                       5. IT Risk Management and Governance.


      Arah ini disusun untuk memastikan seluruh layanan TI                                         This direction is formulated to ensure that all of
      Bank mendukung prinsip-prinsip confidentiality, integrity                                    the Bank’s IT services uphold the principles of
      dan availability sekaligus selaras dengan ketentuan                                          confidentiality, integrity, and availability, while remaining
      regulator, termasuk POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang                                         aligned with regulatory provisions, including POJK No.
      Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum,                                          11/POJK.03/2022 concerning the Implementation of
      Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun                                         Information Technology by Commercial Banks, Law No.
      2022, dan standar internasional ISO 27001 serta NIST                                         27 of 2022 concerning Personal Data Protection, as
      Cybersecurity Framework.                                                                     well as international standards ISO 27001 and the NIST
                                                                                                   Cybersecurity Framework.




198        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 200
         Analisa & Pembahasan Manajemen            Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis          Corporate Governance                           Corporate Social Responsibility and Safeguarding




Fokus strategis TI diarahkan untuk memperkuat daya             The IT strategic focus is directed toward strengthening
saing Bank di tengah kompetisi yang semakin ketat.             the Bank’s competitiveness amid increasingly intense
Adapun target utama yang ingin dicapai meliputi:               competition. The main targets to be achieved include:
•   Mewujudkan layanan perbankan yang mudah diakses,           •     Delivering banking services that are easily accessible
    terintegrasi melalui pengembangan arsitektur API.                and integrated through the development of API
                                                                     architecture.
•   Implementasi IT Service Management (ITSM) berbasis         •     Implementing IT Service Management (ITSM) based
    Information Technology Infrastructure Library (ITIL)             on the Information Technology Infrastructure Library
    untuk meningkatkan efektivitas layanan internal dan              (ITIL) to enhance the effectiveness of internal
    efisiensi biaya operasional TI.                                  services and improve the efficiency of IT operational
                                                                     costs.
•   Peningkatan keamanan di seluruh server, endpoint,          •     Enhancing security across all servers and endpoints,
    dan assessment secara berkala untuk menutup                      as well as conducting periodic assessments to close
    celah keamanan yang ada.                                         existing security gaps.
•   Pelatihan dan sertifikasi SDM di bidang Cloud,             •     Providing training and certification for IT human
    Network, IT Security & Security Maturity serta                   capital in the areas of Cloud, Network, IT Security &
    Project Management                                               Security Maturity, and Project Management.
•   Penyempurnaan kebijakan dan SOP TI agar selaras            •     Refining   IT     policies        and        Standard            Operating
    dengan IT Master Plan dan arah bisnis Bank                       Procedures (SOPs) to align with the IT Master Plan
                                                                     and the Bank’s business direction.




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      199
Page 201
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tata Kelola
      Perusahaan
      Corporate Governance




200        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 202
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   201
Page 203
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      KOMITMEN, DASAR PENERAPAN, DAN PRINSIP
      TATA KELOLA PERUSAHAAN
      COMMITMENT, IMPLEMENTATION POLICY, AND PRINCIPLES OF
      CORPORATE GOVERNANCE

      Komitmen                                                                                     Commitment

      Bank Artha Graha Internasional menunjukkan komitmen                                          Bank Artha Graha Internasional demonstrates a strong
      kuat dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik                                        commitment to the implementation of Good Corporate
      (Good Corporate Governance/GCG) sebagai bagian                                               Governance (GCG) as an integral part of the Company’s
      integral dari misi bisnis berkelanjutan Perseroan. Bank                                      sustainable business mission. The Bank consistently applies
      secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG seperti                                      GCG principles, including transparency, accountability,
      transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi,                                  responsibility, independence, and fairness, in accordance
      dan fairness, sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa                                           with the regulations of the Financial Services Authority and
      Keuangan (OJK) dan praktik terbaik industri perbankan.                                       best practices in the banking industry.


      Perseroan mengintegrasikan GCG ke dalam struktur                                             The Company integrates GCG into its organizational
      organisasi, proses kerja, dan prosedur internal, melibatkan                                  structure, business processes, and internal procedures,
      seluruh jajaran mulai dari Dewan Komisaris hingga                                            involving all levels of the organization, from the Board
      manajemen. Perseroan telah menyusun Pedoman Kebijakan                                        of Commissioners to management. The Company has
      Perusahaan tentang GCG sejak 2014, yang mencakup                                             established Corporate Governance Policy Guidelines
      penanganan benturan kepentingan, fungsi kepatuhan, audit                                     since 2014, which cover the management of conflicts of
      internal-eksternal, serta manajemen risiko. Komitmen ini                                     interest, the compliance function, internal and external
      juga dibuktikan melalui penyesuaian substansi sesuai POJK                                    audit functions, and risk management. This commitment
      Nomor 17 Tahun 2023 dan penerapan talent management                                          is further demonstrated through adjustments to the
      untuk mendukung transformasi, sehingga meningkatkan                                          substance in line with POJK Number 17 of 2023 and
      kepercayaan pemangku kepentingan dan nilai perusahaan                                        the implementation of talent management to support
      secara jangka panjang.                                                                       transformation, thereby enhancing stakeholder confidence
                                                                                                   and long-term corporate value.


      Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan                                                       Basis for the Implementation of Corporate
                                                                                                   Governance

      Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan di Bank Artha Graha                                   The basis for the implementation of Good Corporate
      Internasional mengacu pada peraturan dan ketentuan yang                                      Governance (GCG) at Bank Artha Graha Internasional
      berlaku di bidang pasar modal dan industri perbankan, antara                                 refers to the prevailing laws and regulations in the capital
      lain:                                                                                        market and banking industry, including the following:


      Undang-Undang (UU) Republik Indonesia                                                        Laws of the Republic of Indonesia
      1.     UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana                                     1.   Law Number 7 of 1992 on Banking, as amended by
             telah diubah dengan UU No. 10 Tahun 1998 dan                                               Law Number 10 of 1998 and partially amended by
             sebagaimana telah diubah sebagian dengan UU No. 11                                         Law Number 11 of 2020 on Job Creation and Law
             Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan UU No. 6 Tahun                                          Number 6 of 2023 on the Stipulation of Government
             2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah                                                Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job
             Pengganti UU No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja                                          Creation into Law;
             menjadi Undang- Undang;




202        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 204
           Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




2. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas                        2. Law Number 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
     sebagaimana telah diubah sebagian dengan UU No. 11                         as partially amended by Law Number 11 of 2020 on Job
     Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan UU No. 6 Tahun 2023                     Creation and Law Number 6 of 2023 on the Stipulation
     tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU                        of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of
     No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-                       2022 on Job Creation into Law;
     Undang;
3. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi;                    3. Law Number 14 of 2008 on Public Information
     dan                                                                        Disclosure; and
4. UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan                           4. Law Number 4 of 2023 on the Development and
     Penguatan Sektor Keuangan.                                                 Strengthening of the Financial Sector.



Peraturan dan Surat Edaran Otoritas Jasa                                  Regulations and Circular Letters of the Financial
Keuangan (POJK dan SEOJK)                                                 Services Authority (POJK and SEOJK)
1.   POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan                         1.    POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of
     Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.                             Directors and Board of Commissioners of Issuers or
                                                                                Public Companies.
2. POJK         No.       34/POJK.04/2014       tentang     Komite        2. POJK        No.      34/POJK.04/2014                 concerning               the
     Remunerasi dan Nominasi Emiten atau Perusahaan                             Nomination and Remuneration Committee of Issuers
     Publik.                                                                    or Public Companies.
3. POJK         No.35/POJK.04/2014            tentang    Sekretaris       3. POJK No. 35/POJK.04/2014 on Corporate Secretary
     Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.                                  of Issuers or Public Companies.
4. POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten                       4. POJK No. 8/POJK.04/2015 on Website of Issuers or
     atau Perusahaan Publik.                                                    Public Companies.
5. POJK        No.     21/POJK.04/2015        tentang    Penerapan        5. POJK        No.      21/POJK.04/2015                 concerning               the
     Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                                    Implementation of Corporate Governance Guidelines
                                                                                for Public Companies.
6. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan                           6. POJK No. 31/POJK.04/2015 concerning Disclosure
     atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau                        of Material Information or Facts by Issuers or Public
     Perusahaan Publik.                                                         Companies.
7. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata                        7. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Corporate
     Kelola Perusahaan Terbuka.                                                 Governance Guidelines for Public Companies.
8. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan                           8. POJK        No.      55/POJK.04/2015                 concerning               the
     dan Pedoman Kerja Komite Audit.                                            Establishment and Working Guidelines of the Audit
                                                                                Committee.
9. POJK No.56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan                            9. POJK No. 56/POJK.04/2015 on the Establishment
     dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.                         and Guidelines for the Preparation of Internal Audit
                                                                                Unit Charter.
10. POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat                     10. POJK       No.       4/POJK.03/2016                concerning                the
     Kesehatan Bank Umum.                                                       Assessment of the Soundness Level of Commercial
                                                                                Banks.
11. POJK       No.     18/POJK.03/2016        tentang    Penerapan        11. POJK       No.      18/POJK.03/2016                 concerning               the
     Manajemen Risiko bagi Bank Umum.                                           Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                Banks.
12. POJK       No.       27/POJK.03/2016       tentang    Penilaian       12. POJK No. 27/POJK.03/2016 concerning Fit and Proper
     Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama                                   Test for Key Parties of Financial Services Institutions.
     Lembaga Jasa Keuangan.

                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       203
Page 205
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      13. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan                                         13. POJK No. 29/POJK.04/2016 concerning Annual
             Emiten atau Perusahaan Publik.                                                             Reports of Issuers or Public Companies.
      14. POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan                                             14. POJK      No.      46/POJK.03/2017        concerning        the
             Fungsi Kepatuhan Bank Umum.                                                                Implementation of the Compliance Function for
                                                                                                        Commercial Banks.
      15. POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi                                         15. POJK      No.       1/POJK.03/2019        concerning        the
             Audit Intern pada Bank Umum.                                                               Implementation of the Internal Audit Function in
                                                                                                        Commercial Banks.
      16. POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan                                        16. POJK No. 37/POJK.03/2019 on Transparency and
             Publikasi Laporan Bank                                                                     Publication of Bank Reports.
      17. POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum.                                              17. POJK No. 12/POJK.03/2021 concerning Commercial
                                                                                                        Banks.
      18. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi                                        18. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
             Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.                                             and Content of Annual Reports of Issuers or Public
                                                                                                        Companies.
      19. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                            19. POJK No. 17 of 2023 concerning the Implementation
             Kelola bagi Bank Umum.                                                                     of Corporate Governance for Commercial Banks.
      20. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan                                             20. SEOJK     No.     14/SEOJK.03/2025        concerning        the
             Tata Kelola Bagi Bank Umum.                                                                Implementation         of    Corporate   Governance         for
                                                                                                        Commercial Banks.


      Lain-Lain                                                                                    Others
      1.       Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia                                          1.   General Guidelines for Indonesian Corporate
               (PUGKI) dari Komite Nasional Kebijakan Governance                                        Governance (PUGKI) from the National Committee
               (KNKG); dan                                                                              on Governance Policy (KNKG); and


      2.       Anggaran Dasar Perusahaan yang tertuang dalam                                       2.   The Company’s Articles of Association as set forth
               Akta Pernyataan Keputusan Rapat dan Perubahan                                            in the Deed of Statement of Meeting Resolutions
               Anggaran Dasar PT Bank Artha Graha Internasional                                         and Amendments to the Articles of Association of
               Tbk No. 06 tanggal 17 Juli 2024.                                                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk Number 06
                                                                                                        dated July 17, 2024.


      Prinsip Tata Kelola Perusahaan                                                               Principles of Corporate Governance

      Penerapan prinsip GCG di Bank Artha Graha Internasional                                      The implementation of GCG principles at Bank Artha
      mencakup pada prinsip TARIF (keterbukaan; akuntabilitas;                                     Graha Internasional encompasses the TARIF principles
      tanggung jawab; independensi; dan kesetaraan dan                                             (transparency, accountability, responsibility, independence,
      kewajaran) yang mengacu pada POJK No. 17 Tahun 2023                                          and fairness) as stipulated in OJK Regulation Number 17 of
      tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan prinsip                                     2023 on the Implementation of Corporate Governance for
      ETAK (perilaku beretika, transparansi, akuntabilitas dan                                     Commercial Banks, as well as the ETAK principles (ethical
      keberlanjutan) sesuai Pedoman Umum Governansi Korporat                                       conduct, transparency, accountability, and sustainability)
      Indonesia (PUGKI) yang dikeluarkan oleh Komite Nasional                                      in accordance with the General Guidelines for Indonesian
      Kebijakan Governance (KNKG).                                                                 Corporate Governance (PUGKI) issued by the National
                                                                                                   Committee on Governance Policy (KNKG).




204        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 206
        Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




                                    TARIF                                                              ETAK
Keterbukaan                                                  Perilaku Beretika
Bank mengungkapkan informasi terkait kinerja, kondisi keuangan
                                                             Dalam     melaksanakan        kegiatannya,      Bank      senantiasa
dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara tepat waktu,      mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua pihak
memadai, jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,     dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun
serta mudah diakses oleh Pemangku Kepentingan sesuai         serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara
dengan haknya.                                               konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang
                                                             saham dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas
Transparency                                                 kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara
The Bank discloses information related to its performance, independen sehingga masing-masing organ perusahaan tidak
financial condition, and corporate management activities in saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.
a timely, adequate, clear, accurate, and accountable manner,
and ensures that such information is easily accessible to Ethical Conduct
stakeholders in accordance with their respective rights.     In conducting its activities, the Bank consistently upholds
                                                             honesty, treats all parties with respect, fulfills its commitments,
                                                             and maintains moral values and trust. The Bank considers
                                                             the interests of shareholders and other stakeholders based
                                                             on the principles of fairness and equality, and is managed
                                                             independently so that each corporate organ does not
                                                             dominate or become subject to intervention by other parties.
Akuntabilitas                                                          Transparansi
Bank memiliki kebijakan terkait tugas, tanggung jawab dan              Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, Bank
wewenang yang jelas dari setiap organ dan karyawan yang                menyediakan informasi yang material dan relevan dengan cara
diselaraskan dengan visi, misi, nilai-nilai perusahaan (corporate      yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan.
values), dan strategi Bank. Guna memastikan berjalannya                Bank mengambil inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya
prinsip ini, Bank juga melaksanakan pengawasan internal                masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan,
melalui sistem pengendalian internal yang efektif melalui 3            tetapi juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh
(tiga) tahapan pengendalian (tahap pengendalian: lini pertama,         pemegang saham, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya.
lini kedua dan lini ketiga).
                                                                       Transparency
Accountability                                                         To maintain objectivity in conducting its business, the Bank
The Bank has clear policies regarding the duties, responsibilities,    provides material and relevant information in a manner that
and authorities of each corporate organ and employee, aligned          is easily accessible and understandable to stakeholders. The
with the Bank’s vision, mission, corporate values, and strategy.       Bank takes the initiative to disclose not only matters required
To ensure the implementation of this principle, the Bank also          by laws and regulations, but also information that is important
carries out internal oversight through an effective internal           for decision-making by shareholders, creditors, and other
control system consisting of three lines of control (first line,       stakeholders.
second line, and third line).
Tanggung Jawab                                                         Akuntabilitas
Bank memastikan bahwa seluruh organ tata kelola telah                  Bank dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara
mengimplementasikan prinsip kehati-hatian dengan tunduk                transparan dan wajar. Untuk itu Bank dikelola secara benar,
dan patuh pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan              terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan
otoritas yang berlaku. Selain itu, pemenuhan komitmen Bank             tetap memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan
ditunjukkan dengan kepedulian dalam melaksanakan tugas dan             pemangku kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat
tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan kelestarian              yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.
lingkungan terutama di sekitar wilayah operasional.
                                                                       Accountability
Responsibility                                                         The Bank is able to account for its performance in a transparent
The Bank ensures that all governance organs implement                  and fair manner. Accordingly, the Bank is managed properly,
prudential principles by complying with applicable laws,               measurably, and in accordance with corporate interests
regulations, and the provisions of regulatory authorities. In          while taking into account the interests of shareholders and
addition, the Bank demonstrates its commitment through                 stakeholders. Accountability is a prerequisite for achieving
active engagement in fulfilling its social responsibilities to the     sustainable performance.
community and environmental sustainability, particularly in
areas surrounding its operational activities.
Independensi                                                           Keberlanjutan
Bank menjamin bahwa setiap organ tata kelola Perusahaan                Bank mematuhi peraturan perundang-undangan serta
memegang teguh prinsip independensi dengan menghindari                 berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap
terjadinya dominasi oleh pihak tertentu, tidak akan                    masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada
terpengaruh oleh kepentingan manapun, serta menghindari                pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan semua
benturan kepentingan dan tekanan yang dapat memengaruhi                pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan
pengambilan keputusan agar dapat diambil secara objektif dan           mereka dengan cara yang selaras dengan kepentingan bisnis
profesional.                                                           dan agenda pembangunan berkelanjutan.


                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   205
Page 207
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                               TARIF                                                                              ETAK

        Independence                                                                               Sustainability
        The Bank ensures that each corporate governance organ                                      The Bank complies with applicable laws and regulations and is
        upholds the principle of independence by avoiding domination                               committed to fulfilling its responsibilities toward society and the
        by any particular party, remaining free from undue influence                               environment, thereby contributing to sustainable development
        or interests, and preventing conflicts of interest and pressures                           through collaboration with all relevant stakeholders to improve
        that may affect decision-making, thereby ensuring that                                     their well-being in a manner aligned with business interests
        decisions are made objectively and professionally.                                         and the sustainable development agenda.
        Kesetaraan dan Kewajaran
        Bank senantiasa memberikan kesempatan yang sama bagi para
        Pemangku Kepentingan untuk dapat memberikan masukan dan
        menyampaikan opini demi kemajuan Bank yang disesuaikan
        juga dengan kapasitas masing-masing Pemangku Kepentingan.
        Selain itu, kesempatan yang sama juga diberikan Bank kepada
        setiap karyawan dalam proses rekrutmen dan pengembangan
        karier yang dilakukan secara adil dan setara serta membuka
        akses terhadap informasi sesuai prinsip keterbukaan.

        Equality and Fairness
        The Bank provides equal opportunities for stakeholders to
        offer input and express their opinions for the advancement of
        the Bank, taking into account the respective capacities of each
        stakeholder. In addition, the Bank provides equal opportunities
        for all employees in recruitment and career development
        processes carried out fairly and equitably, while also ensuring
        access to information in accordance with the principle of
        transparency.




      Perseroan juga telah menerapkan 8 (delapan) prinsip                                          The Company has also implemented 8 (eight) governance
      governansi sesuai PUGKI, yaitu:                                                              principles in accordance with PUGKI, namely:


        Prinsip 1:                            Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara independen untuk
        Peran dan Tanggung Jawab              menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka panjang korporasi dan
        Direksi dan Dewan Komisaris           pemegang saham, dengan mempertimbangkan kepentingan para pemangku kepentingan.

        Principle 1:                          The Board of Directors and the Board of Commissioners carry out their roles and responsibilities
        Roles and                             independently to create sustainable value in the long-term interests of the corporation and its
        Responsibilities of the               shareholders, while taking into account the interests of stakeholders.
        Board of Directors and
        Board of Commissioners

        Prinsip 2:                            Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan ditetapkan sedemikian rupa sehingga
        Komposisi dan                         komposisi Direksi sebagai organ pengelolaan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai organ
        Remunerasi Direksi dan                pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri dari para Direktur dan Komisaris yang
        Dewan Komisaris                       memiliki komitmen, pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan untuk
                                              memenuhi secara tepat peran pengelolaan Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris.

                                              Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan kepentingan anggota Direksi dan
                                              anggota Dewan Komisaris dengan kepentingan jangka panjang korporasi dan penciptaan nilai yang
                                              berkelanjutan.

                                              Members of the Board of Directors and Board of Commissioners are selected and appointed in
        Principle 2:                          a manner that ensures the composition of the Board of Directors as the managing body and the
        Composition and                       Board of Commissioners as the supervisory body is diverse. Each consists of individuals with the
        Remuneration of the                   commitment, knowledge, capability, experience, and expertise required to appropriately fulfill their
        Board of Directors and                respective management and supervisory roles.
        Board of Commissioners
                                              Remuneration is designed to effectively align the interests of members of the Board of Directors and
                                              Board of Commissioners with the corporation’s long-term interests and sustainable value creation.



206        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 208
        Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                    Corporate Social Safety Responsibility




Prinsip 3:                         Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional dan
Hubungan Kerja antara              saling percaya untuk kepentingan terbaik korporasi.
Direksi    dan Dewan
Komisaris

Principle 3:                       The Board of Directors and the Board of Commissioners maintain a close, open, constructive,
Working Relationship               professional, and trust-based working relationship for the best interests of the corporation.
between the Board of
Directors and Board of
Commissioners

Prinsip 4:                         Bank memiliki komitmen untuk bertindak secara etis dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai
Perilaku Etis                      dan budaya organisasi.

Principle 4:                       The Bank is committed to acting ethically and responsibly, upholding organizational values and
Ethical Conduct                    culture.

Prinsip 5:                         Bank menjalankan praktik governansi korporat yang terintegrasi dengan penerapan sistem
Manajemen Risiko,                  pengendalian internal dan manajemen risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang efektif dalam
Pengendalian Intern                rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, tujuan, maupun target kinerja korporat dalam
dan Kepatuhan                      menjalankan bisnis secara berintegritas.

Principle 5:                       The Bank integrates corporate governance practices with the implementation of internal control
Risk Management,                   systems, risk management, and an effective compliance management system to support the
Internal Control, and              achievement of the Bank’s goals, vision, mission, objectives, and performance targets while
Compliance                         conducting business with integrity.

Prinsip 6:
Pengungkapan dan                   Bank membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu mengenai semua hal yang material
Transparansi                       tentang korporasi.

Principle 6:                       The Bank ensures accurate and timely disclosure of all material information concerning the
Disclosure and                     corporation.
Transparency

Prinsip 7:                         Bank melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak pemegang saham dan memastikan perlakukan
Hak-hak Pemegang Saham             yang adil terhadap pemegang saham, termasuk pemegang saham minoritas. Semua pemegang
                                   saham memiliki kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
                                   mereka.

Principle 7:                       The Bank protects and facilitates the exercise of shareholder rights and ensures fair treatment
Shareholder Rights                 of all shareholders, including minority shareholders. All shareholders have the opportunity to seek
                                   effective redress for violations of their rights.

Prinsip 8:                         Bank mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-
Hak-hak Pemangku                   undangan yang berlaku atau suatu perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan mendorong kerja
Kepentingan                        sama aktif dengan pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan
                                   keberlanjutan usaha yang sehat secara finansial.

Principle 8:                       The Bank recognizes stakeholder rights as stipulated in applicable laws and regulations or in
Stakeholder Rights                 agreements with the corporation, and encourages active cooperation with stakeholders in creating
                                   wealth, employment, and financially sustainable business operations.




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   207
Page 209
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA KELOLA
      PERUSAHAAN YANG BAIK DI LINGKUP PERUSAHAAN
      COMMITMENT, IMPLEMENTATION POLICY, AND PRINCIPLES OF
      CORPORATE GOVERNANCE

      Roadmap Peningkatan Kualitas Penerapan                                                       Roadmap for Enhancing the Quality of GCG
      GCG                                                                                          Implementation

      Bank            Artha            Graha    Internasional     telah          menyusun          Bank Artha Graha Internasional has developed a GCG
      Roadmap GCG untuk memberikan gambaran menyeluruh                                             Roadmap to provide a comprehensive overview of various
      terhadap berbagai aspek tata kelola perusahaan yang                                          corporate governance aspects that require improvement,
      perlu ditingkatkan serta untuk menumbuhkan komitmen                                          as well as to foster Management’s commitment to
      Manajemen dalam menerapkan GCG yang kemudian                                                 implementing GCG, which is continuously followed by
      senantiasa                  diikuti      dengan   langkah      penyempurnaan                 refinement measures and consistent implementation.
      dan konsistensi penerapannya. Gambaran pelaksanaan                                           The progress of such implementation is measured
      tersebut diukur melalui pelaksanaan self assessment                                          through periodic self-assessments, the results of which
      yang dilakukan secara berkala, yang hasilnya dijadikan                                       serve as a reference for designing programs to improve
      acuan untuk melakukan program-program perbaikan                                              the quality of GCG implementation in subsequent
      kualitas penerapan di periode-periode berikutnya.                                            periods.


      Self-Assessment Kualitas Penerapan GCG                                                       Self-Assessment of the Quality of GCG
                                                                                                   Implementation

      Self-assessment atas kualitas penerapan GCG dilakukan                                        A self-assessment of the quality of GCG implementation is
      secara periodik setiap semester, yaitu pada bulan Juni                                       conducted periodically every semester, namely in June and
      dan Desember di tahun berjalan. Penilaian ini bertujuan                                      December of the relevant year. This assessment aims to
      untuk memetakan kekuatan (strength) dan kelemahan                                            map the strengths and weaknesses of GCG implementation
      penerapan GCG di Bank Artha Graha Internasional yang                                         at Bank Artha Graha Internasional, reviewed from 3 (three)
      ditinjau dari 3 (tiga) aspek, antara lain:                                                   aspects, as follows:


      1. Governance Structure                                                                      1. Governance Structure
             Penilaian governance structure bertujuan untuk                                           The assessment of governance structure aims to
             menilai               kecukupan       struktur     dan         infrastruktur             evaluate the adequacy of the Bank’s governance
             tata kelola Bank agar proses pelaksanaan prinsip                                         structure and infrastructure so that the process of
             GCG menghasilkan outcome yang sesuai dengan                                              implementing GCG principles produces outcomes
             harapan stakeholders Perseroan. Yang termasuk                                            in line with the expectations of the Company’s
             dalam struktur tata kelola Perseroan adalah Dewan                                        stakeholders. The Company’s governance structure
             Komisaris, Direksi, Komite dan satuan kerja pada                                         includes     the    Board         of   Commissioners,        the
             Perseroan. Adapun yang termasuk infrastruktur                                            Board of Directors, Committees, and work units
             tata kelola Perseroan antara lain adalah kebijakan                                       within the Bank. The governance infrastructure
             dan prosedur, sistem informasi manajemen serta                                           includes, among others, policies and procedures,
             tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur                                            management information systems, as well as the
             organisasi.                                                                              main duties and functions of each organizational
                                                                                                      structure.




208        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 210
           Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




2. Governance Process                                                             2. Governance Process
     Penilaian governance process bertujuan untuk                                       The governance process assessment aims to
     menilai efektivitas proses penerapan prinsip tata                                  evaluate the effectiveness of the implementation of
     kelola yang baik yang didukung oleh kecukupan                                      Good Corporate Governance principles, supported
     struktur dan infrastruktur tata kelola Perseroan                                   by the adequacy of the Bank’s governance structure
     sehingga        menghasilkan             outcome        yang   sesuai              and infrastructure, in order to produce outcomes that
     dengan harapan Stakeholders Perseroan.                                             meet the expectations of the Bank’s stakeholders.


3. Governance Outcome                                                             3. Governance Outcome
     Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai                               The governance outcome assessment aims to evaluate
     kualitas outcome yang memenuhi harapan stakeholders                                the quality of outcomes that meet stakeholders’
     yang merupakan hasil proses pelaksanaan prinsip                                    expectations, resulting from the implementation of
     tata kelola yang baik yang didukung oleh kecukupan                                 Good Corporate Governance principles supported
     struktur dan infrastruktur tata kelola Perseroan. Yang                             by the adequacy of the Bank’s governance structure
     termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif                                   and infrastructure. These outcomes include both
     dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu:                                          qualitative and quantitative aspects, among others:
     a. Kecukupan transparansi laporan;                                                 a. Adequacy of report transparency;
     b. Kepatuhan             terhadap           ketentuan      peraturan               b. Compliance with applicable laws and regulations;
          perundang-undangan;
     c. Perlindungan konsumen;                                                          c. Consumer protection;
     d. Objektivitas              dalam         melakukan       penilaian               d. Objectivity in conducting assessments or audits;
          (assessment) atau audit;
     e. Kinerja Perseroan seperti rentabilitas, efisiensi,                              e. Bank performance such as profitability, efficiency,
          dan permodalan; dan/atau                                                             and capital adequacy; and/or
     f.   Peningkatan/penurunan                  kepatuhan      terhadap                f.     Improvement/deterioration in compliance with
          ketentuan         yang        berlaku        dan   penyelesaian                      applicable regulations and the resolution of
          permasalahan yang dihadapi Bank seperti fraud,                                       issues faced by the Bank, such as fraud, violations
          pelanggaran BMPK, pelanggaran ketentuan terkait                                      of the Legal Lending Limit (BMPK), and violations
          laporan Perseroan kepada regulator.                                                  of provisions related to the Bank’s reporting to
                                                                                               regulators.


Self-Assessment yang dilakukan meliputi 16 (enam                                  The self-assessment covers 16 (sixteen) factors in
belas) faktor penilaian penerapan tata kelola yang                                evaluating the implementation of governance, including:
meliputi:
1.   Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang                              1.    Implementation of the duties, responsibilities, and
     Direksi;                                                                           authorities of the Board of Directors;
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang                                2. Implementation of the duties, responsibilities, and
     Dewan Komisaris;                                                                   authorities of the Board of Commissioners;
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;                                      3. Adequacy and implementation of the duties of
                                                                                        committees;
4. Penanganan benturan kepentingan;                                               4. Handling of conflicts of interest;
5. Penerapan fungsi kepatuhan;                                                    5. Implementation of the compliance function;
6. Penerapan fungsi audit intern;                                                 6. Implementation of the internal audit function;
7. Penerapan fungsi audit ekstern;                                                7. Implementation of the external audit function;
8. Penerapan           manajemen              risiko   termasuk     sistem        8. Implementation of risk management, including the
     pengendalian intern;                                                               internal control system;



                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   209
Page 211
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report        Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      9. Pemberian remunerasi;                                                                      9. Provision of remuneration;
      10. Penyediaan                        dana      kepada     pihak     terkait           dan    10. Provision of funds to related parties and large
             penyediaan dana besar;                                                                    exposures;
      11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;                                      11. Integrity of reporting and information technology
                                                                                                       systems;
      12. Rencana strategis Bank;                                                                   12. The Bank’s strategic plan;
      13. Aspek pemegang saham;                                                                     13. Shareholder aspects;
      14. Penerapan                        strategi   anti     fraud,    termasuk            anti   14. Implementation of anti-fraud strategies, including
             penyuapan;                                                                                anti-bribery measures;
      15. Penerapan                        keuangan      berkelanjutan,           termasuk          15. Implementation of sustainable finance, including
             penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan;                                           the implementation of social and environmental
             dan                                                                                       responsibility; and
      16. Penerapan tata kelola dalam KUB.                                                          16. Implementation of governance within the Banking
                                                                                                       Business Group (KUB).


      Pihak Yang Melakukan Assessment                                                               Parties Conducting the Assessment

      Proses               penilaian            self-assessment          atas        kualitas       The self-assessment process on the quality of GCG
      penerapan GCG di Bank melibatkan seluruh Dewan                                                implementation at the Bank involves all members of
      Komisaris, Direksi dan unit kerja yang terkait dengan                                         the Board of Commissioners, the Board of Directors,
      faktor penilaian tata kelola dimaksud.                                                        and work units related to the relevant governance
                                                                                                    assessment factors.


      Skor Penilaian                                                                                Assessment Score

      Kesimpulan Umum atas Hasil Penilaian Mandiri (Self-                                           The general conclusion on the results of the Bank’s
      Assessment) Penerapan Good Corporate Governance                                               Good Corporate Governance self-assessment for the
      Bank pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                  year 2025 is as follows:


      Hasil Self-Assessment Periode Januari - Juni 2025
      Self-Assessment Results for January - June 2025
                                                       Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola
                                                          Self-Assessment Results on Governance Implementation

                          Peringkat                                                                     Definisi Peringkat
                           Rating                                                                       Rating Definition

                                                       Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum Baik.
                                                       Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat
                                                       kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan
                                                       dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh Manajemen Bank.
                                 2
                                                       This rating reflects that the Bank’s Management has generally implemented Good Governance
                                                       practices. This is evidenced by the adequate fulfillment of governance principles. Any weaknesses
                                                       identified in the application of governance principles are generally not significant and can be
                                                       addressed through the Bank’s normal course of management actions.




210        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 212
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                                                Tata Kelola Perusahaan                                                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                                              Corporate Governance                                                        Corporate Social Safety Responsibility




Hasil Self-Assessment Periode Juli - Desember 2025
Self-Assessment Results for July - December 2025
                                                       Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola
                                                          Self-Assessment Results on Governance Implementation

              Peringkat                                                                                                              Definisi Peringkat
               Rating                                                                                                                Rating Definition

                                                       Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum Baik.
                                                       Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat
                                                       kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan
                                                       dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh Manajemen Bank.
                        2
                                                       This rating reflects that the Bank’s Management has generally implemented Good Governance
                                                       practices. This is evidenced by the adequate fulfillment of governance principles. Any weaknesses
                                                       identified in the application of governance principles are generally not significant and can be
                                                       addressed through the Bank’s normal course of management actions.




STRUKTUR DAN PROSES TATA KELOLA
GOVERNANCE STRUCTURE AND PROCESS
Struktur tata kelola Bank Artha Graha Internasional                                                                         The governance structure of Bank Artha Graha Internasional
dibentuk untuk mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip                                                                        is established to support the effective implementation
tata kelola perusahaan yang baik sehingga dapat berjalan                                                                    of good corporate governance principles in a systematic
secara sistematis dan terstruktur. Organ pendukung                                                                          and well-structured manner. The supporting organs for
pelaksanaan tata kelola di Bank memiliki peran dan                                                                          governance implementation within the Bank have clear roles
tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta mekanisme                                                                       and responsibilities, thereby creating an effective check and
kontrol check and balance.                                                                                                  balance control mechanism.


                                                                                                                     RUPS
                                                                                                                       GMS




                                                  Dewan Komisaris                                                                                                              Direksi
                                                   Board of Commissioners                                                                                                  Board of Directors




                            Komite Audit                                 Komite Pemantau Risiko                         Komite Remunerasi dan
                              Audit Committee                                 Risk Monitoring Committee                       Nominasi
                                                                                                                      Remuneration and Nomination Committee




                                                                                                           Komite Pengarah
    Komite Kredit                      Komite ALCO                       Komite Manajemen                                                             Komite Human                      Komite Kebijakan           Komite Produk
                                                                                                          Teknologi Informasi
     Credit Committee                    ALCO Committee                        Risiko                     Information Technology Steering
                                                                                                                                                         Capital                          Perkreditan              Product Committee
                                                                          Risk Management Committee                                                  Human Capital Committee             Credit Policy Committee
                                                                                                                    Committee




                            Infrastruktur:
                            Infracstructure:


                               Peraturan Perusahaan, Kode Etik, Kebijakan dan Prosedur                                                  Organ Utama                            Organ Pendukung
                                       Company Regulations, Code of Conduct, Policies, and Procedures                                   Main Organ                             Supporting Organ




                                                                                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk          211
Page 213
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007                                                Based on Law Number 40 of 2007 concerning Limited
      tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas                                            Liability Companies, the Financial Services Authority
      Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola bagi                                             (OJK) Regulation on the Implementation of Governance
      Bank Umum serta Anggaran Dasar Bank, struktur GCG                                            for Commercial Banks, and the Bank’s Articles of
      Bank Artha Graha Internasional terdiri dari 3 (tiga) organ                                   Association, the GCG structure of Bank Artha Graha
      utama, yaitu:                                                                                Internasional consists of 3 (three) main organs, namely:
      1.       RUPS adalah organ yang mempunyai wewenang                                           1.   The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
               yang tidak dapat diberikan kepada Direksi atau                                           organ that has authority not vested in the Board of
               Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan                                              Directors or the Board of Commissioners within the
               dalam Undang-Undang dan/atau Anggaran Dasar;                                             limits stipulated in the Law and/or the Articles of
                                                                                                        Association;
      2.       Dewan Komisaris adalah organ yang bertugas                                          2.   The Board of Commissioners is the organ tasked
               melakukan pengawasan secara umum dan/atau                                                with conducting general and/or specific supervision
               khusus sesuai dengan Anggaran Dasar serta                                                in accordance with the Articles of Association and
               memberi nasihat kepada Direksi; dan                                                      providing advice to the Board of Directors; and
      3.       Direksi adalah organ yang berwenang dan bertanggung                                 3.   The Board of Directors is the organ authorized and
               jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk                                              fully responsible for the management of the Company
               kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan                                          in the interest of the Company, in accordance with
               tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, sesuai                                        the Company’s purposes and objectives, and for
               dengan ketentuan Anggaran Dasar.                                                         representing the Company in accordance with the
                                                                                                        provisions of the Articles of Association.


      Sistem kepengurusan Bank menganut model 2 (dua)                                              The Bank’s governance system adopts a 2 (two) board
      badan atau two tier system, yaitu Dewan Komisaris dan                                        system or a two-tier system, namely the Board of
      Direksi dengan kewenangan dan tanggung jawab yang                                            Commissioners and the Board of Directors, with clear
      jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana                                             authorities and responsibilities in accordance with their
      diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan                                           respective functions as mandated by prevailing laws
      serta Anggaran Dasar.                                                                        and regulations and the Articles of Association.


      Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,                                               In carrying out its duties and responsibilities, the Board
      Dewan Komisaris dibantu oleh organ pendukung yang                                            of Commissioners is assisted by supporting organs
      dibentuk sesuai peraturan perundang-undangan yang                                            established in accordance with prevailing laws and
      berlaku. Terdapat 3 (tiga) komite yang berada di bawah                                       regulations. There are 3 (three) committees under the
      Dewan Komisaris, yaitu: Komite Audit, Komite Pemantau                                        Board of Commissioners, namely the Audit Committee,
      Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi.                                                   the Risk Monitoring Committee, and the Remuneration
                                                                                                   and Nomination Committee.


      Selanjutnya, Direksi didukung oleh 7 (tujuh) komite yang                                     Furthermore, the Board of Directors is supported by
      berada di bawah Direksi yaitu: Komite Kredit, Komite                                         7 (seven) committees under the Board of Directors,
      ALCO, Komite Manajemen Risiko, Komite Pengarah                                               namely the Credit Committee, the Asset and Liability
      Teknologi Informasi, Komite Human Capital, Komite                                            Committee (ALCO), the Risk Management Committee,
      Kebijakan Perkreditan dan Komite Produk.                                                     the Information Technology Steering Committee, the
                                                                                                   Human Capital Committee, the Credit Policy Committee,
                                                                                                   and the Product Committee.




212        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 214
           Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Proses Tata Kelola                                                       Governance Process

Proses tata kelola mencerminkan mekanisme penerapan                      The governance process reflects the mechanism for
prinsip tata kelola perusahaan yang didukung oleh                        implementing corporate governance principles, supported
kecukupan struktur dan infrastruktur, sehingga mampu                     by adequate structure and infrastructure, thereby enabling
menciptakan hasil tata kelola yang efektif dan memenuhi                  the achievement of effective governance outcomes that
ekspektasi pemangku kepentingan. Bank senantiasa                         meet stakeholders’ expectations. The Bank consistently
memastikan penerapan GCG dapat berjalan sesuai                           ensures that the implementation of GCG is carried out in
dengan peraturan perundang-undangan dan Best                             accordance with prevailing laws and regulations and best
Practice dengan memberlakukan beberapa kebijakan                         practices by adopting several policies (soft structure)
(soft structure) yang berkaitan dengan penerapan                         related to GCG implementation, namely:
GCG, yaitu:
1.     Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi;                        1.     Rules of Procedure of the Board of Commissioners
                                                                                and the Board of Directors;
2.     Pedoman Kerja Komite;                                             2.     Rules of Procedure of Committees;
3.     Kode Etik;                                                        3.     Code of Ethics;
4.     Kebijakan Manajemen Risiko; dan                                   4.     Risk Management Policy; and
5.     Piagam Audit.                                                     5. Audit Charter.
Dalam rangka memastikan penerapan GCG yang efektif,                      In order to ensure the effective implementation of GCG, Bank
Bank Artha Graha Internasional melaksanakan mekanisme                    Artha Graha Internasional applies GCG mechanisms within a
GCG dalam suatu tatanan yang mengintegrasikan seluruh                    framework that integrates all governance organs with a clear
organ tata kelola dengan pembagian tugas, wewenang,                      division of duties, authorities, and responsibilities. The Bank’s
dan tanggung jawab yang jelas. Mekanisme tata kelola                     governance mechanism is illustrated as follows:
Bank digambarkan sebagai berikut:


          Menetapkan fungsi                                                                                 Menetapkan strategi dan
       pengendalian yang efektif                                                                                 sasaran Bank
         Determining effective                                                                             Determining Bank’s strategies
         management function                                                                                       and targets

                                                   Alokasi wewenang, tugas dan                               Melakukan pemilihan dan
                                                 tanggung jawab organ Bank yang                             pengawasan Human Capital
        Melindungi kepentingan                                 efektif                                             yang efektif
       Nasabah, serta memenuhi
                                                  Effective allocation of authority,                          Effective Human Capital
     kepentingan Pemegang Saham
      dan Pemangku Kepentingan
                                                  duties, and responsibilities of the                        selection and monitoring
                lainnya                                    Bank’s organs
      Protecting customer’s needs,
        and fulfilling interests of                                                                        Melakukan pengelolaan Bank
        Shareholders and other                                                                                 yang profesional
             Stakeholders                                                                                       Managing Bank
                                                                                                                professionally



         Memadukan budaya, kegiatan, usaha, dan perilaku menjalankan kegiatan usaha yang aman dan sehat, dengan
                                 integritas dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan
        Combining culture, activity, effort, and behavior to conduct business activities that are safe and healthy, with integrity
                                           and compliance with the laws and regulations




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   213
Page 215
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
      GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ                                                The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
      tertinggi dalam struktur Tata Kelola Bank, yang memiliki                                     highest organ in the Bank’s governance structure,
      hak dan kewenangan yang tidak dimiliki oleh Dewan                                            possessing rights and authorities not held by the Board
      Komisaris dan Direksi dalam batasan yang ditentukan                                          of Commissioners or the Board of Directors, within
      oleh ketentuan peraturan perundang-undangan dan                                              the limits set forth by applicable laws and regulations
      Anggaran Dasar Perseroan. RUPS merupakan wadah                                               and the Company’s Articles of Association. The GMS
      bagi pemegang saham untuk mengambil keputusan dan                                            serves as a forum for shareholders to make decisions
      menggunakan haknya dalam mengemukakan pendapat                                               and exercise their rights to express opinions and obtain
      dan memperoleh informasi terkait Bank. Keputusan                                             information regarding the Bank. Decisions made at the
      yang diambil dalam RUPS dilakukan secara wajar dan                                           GMS are conducted in a reasonable and transparent
      transparan berdasarkan kepentingan Bank.                                                     manner in the best. interests of the Bank.


      Dasar Hukum                                                                                  Legal Basis

      Dalam menyelenggarakan RUPS, Bank mengacu pada                                               In conducting the General Meeting of Shareholders
      berbagai peraturan dan ketentuan antara lain:                                                (GMS), the Bank refers to various regulations and
                                                                                                   provisions, including:
      1.       Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan                                   1.   Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
               Terbatas;                                                                                Companies;
      2.       Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana                                   2.   OJK Regulation No. 15/POJK.04/2020 concerning
               dan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham                                            the Plan and Implementation of the General Meeting
               Perusahaan Terbuka;                                                                      of Shareholders for Public Companies;
      3.       Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan                               3.   OJK Regulation No. 16/POJK.04/2020 concerning
               Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka                                             the Implementation of the General Meeting of
               Secara Elektronik;                                                                       Shareholders for Public Companies Electronically;
      4.       Akta            Pernyataan   Keputusan           Rapat           Perubahan          4.   Deed of Resolution of the Meeting on the Amendment
               Anggaran Dasar No. 06 Tahun 2024 tanggal 17 Juli                                         of the Articles of Association No. 06 of 2024 dated July
               2024 tentang Perubahan Anggaran Dasar PT Bank                                            17, 2024, concerning the Amendment of the Articles of
               Artha Graha Internasional Tbk; dan                                                       Association of PT Bank Artha Graha Internasional Tbk;
                                                                                                        and
      5.       Akta            Pernyataan   Keputusan           Rapat           Perubahan          5.   Deed   of   Statement        of   Meeting   Resolutions       on
               Anggaran Dasar No. 18 Tahun 2025 tanggal 26 Juni                                         Amendments to the Articles of Association No. 18 of
               2025 tentang Perubahan Anggaran Dasar PT Bank                                            2025 dated 26 June 2025 concerning Amendments
               Artha Graha Internasional Tbk.                                                           to the Articles of Association of PT Bank Artha Graha
                                                                                                        Internasional Tbk.


      Jenis RUPS                                                                                   Type of GMS

      Bank mengenal 2 (dua) jenis RUPS, yaitu:                                                     Bank recognizes 2 (two) types of GMS, namely:
      1.     RUPS Tahunan                                                                          1.   Annual GMS
             RUPS ini dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan                                         The AGMS must be held no later than 6 (six)
             setelah berakhirnya tahun buku. Agenda utama RUPS                                          months after the end of the financial year. The main
             Tahunan terdiri dari pengajuan Laporan Keuangan                                            agenda of the AGMS includes the submission of
             dan Laporan Tahunan dari Direksi untuk disahkan                                            the Financial Statements and the Annual Report by
             dan disetujui oleh Pemegang Saham, melakukan                                               the Board of Directors for approval and ratification
             penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun                                               by the Shareholders, the appointment of a Public




214        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 216
             Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




     depan, memutuskan penggunaan laba, penetapan                                      Accounting Firm for the following year, decisions
     gaji dan tunjangan anggota Direksi serta gaji atau                                on profit distribution, determination of salaries
     honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris,                                 and allowances for the members of the Board of
     mengangkat atau memberhentikan anggota Direksi                                    Directors and the Board of Commissioners, the
     atau anggota Dewan Komisaris dan memutuskan hal-                                  appointment or dismissal of members of the Board
     hal lain yang diperlukan.                                                         of Directors or the Board of Commissioners, and any
                                                                                       other necessary matters.
2. RUPS Luar Biasa                                                               2.     Extraordinary GMS
     Pelaksanaan RUPS Luar Biasa dapat diselenggarakan                                 The EGMS can be convened at any time as
     kapan saja sesuai keperluan Perseroan oleh Direksi                                needed by the Company’s Board of Directors or
     ataupun Dewan Komisaris, atas permintaan dari                                     Board of Commissioners, upon the request of the
     Pemegang Saham.                                                                   Shareholders.


Tata Cara Penyelenggaraan RUPS                                                   Procedures for Organizing GMS

Tata cara pelaksanaan RUPS di Bank Artha Graha                                   The procedures for conducting the GMS at Bank Artha
Internasional          sesuai        Anggaran       Dasar   dilaksanakan         Graha Internasional, in accordance with the Articles of
sebagai berikut:                                                                 Association, are as follows:
1.   Penyampaian               rencana          penyelenggaraan      RUPS        1.     Submission of the GMS plan to the Financial Services
     kepada Otoritas Jasa Keuangan dilakukan selambat-                                  Authority (OJK) must be made no later than 5 (five)
     lambatnya 5 (lima) hari kerja sebelum pengumuman                                   working days prior to the GMS announcement;
     RUPS;
2. Pengumuman RUPS kepada para Pemegang Saham                                    2.     Announcement of the GMS to Shareholders must
     paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum                                        be made at the latest 14 (fourteen) days prior to
     pemanggilan              RUPS,         tidak   termasuk      tanggal               the GMS invitation date, excluding the dates of the
     pengumuman dan pemanggilan RUPS;                                                   announcement and the invitation;
3. Pemanggilan RUPS paling lambat 21 (dua puluh                                  3.     The GMS invitation must be issued no later than 21
     satu) hari sebelum tanggal RUPS dengan tidak                                       (twenty-one) days prior to the GMS date, excluding
     memperhitungkan                    tanggal     pemanggilan       dan               the dates of the invitation and the GMS itself;
     pelaksanaan RUPS;
4. Penyampaian bukti pengumuman dan pemanggilan                                  4.     Submission of evidence of the GMS announcement
     RUPS kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 2                                 and invitation to the Financial Services Authority
     (dua) hari kerja setelah penerbitan pengumuman dan                                 must be made no later than 2 (two) working days
     pemanggilan; dan                                                                   after the issuance of the announcement and
                                                                                        invitation; and
5. Kewajiban melakukan pengumuman, pemanggilan,                                  5.     The    obligation       to      publish         announcements,
     ralat       pemanggilan,              pemanggilan      ulang,    dan               invitations, corrections to invitations, re-invitations,
     pengumuman ringkasan risalah RUPS sebagaimana                                      and GMS summary minutes-as stipulated in the
     dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                    Financial Services Authority Regulation-must be
     ini, bagi Perusahaan Terbuka yang sahamnya tercatat                                fulfilled by Public Companies with shares listed
     pada bursa efek wajib dilakukan melalui paling sedikit:                            on a stock exchange through at least the following
                                                                                        platforms:
     a. situs web penyedia e-RUPS;                                                      a. the e-GMS provider’s website;
     b. situs web bursa efek; dan                                                       b. the stock exchange’s website; and
     c. situs web Perusahaan Terbuka.                                                   c. the Public Company’s website.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   215
Page 217
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                         Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Penyajian                 informasi    terkait    RUPS       disajikan            dalam      Information related to the GMS must be presented in
      Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan                                          both Indonesian and a foreign language, with the foreign
      bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa                                            language being at least English and containing the same
      Inggris dan memuat informasi yang sama sebagaimana                                           information as that published in Indonesian.
      pengumuman yang menggunakan Bahasa Indonesia.


      Sistem Penyelenggaraan Rapat                                                                 Meeting Organization System

      Penyelenggaraan RUPS secara elektronik atau e-RUPS                                           The    implementation          of    the    General   Meeting            of
      merupakan                     sistem   atau      sarana      elektronik              yang    Shareholders electronically, or e-GMS, refers to an
      digunakan untuk mendukung penyelenggaraan RUPS.                                              electronic system or platform used to facilitate the
      Melalui penyelenggaraan RUPS ini diharapkan mampu                                            conduct of the GMS. This approach is expected to
      meningkatkan praktik tata kelola yang baik bagi Bank                                         enhance the Bank’s governance practices, thereby
      Artha Graha Internasional sehingga dapat semakin                                             strengthening shareholder confidence in Bank Artha
      meningkatkan kepercayaan Pemegang Saham terhadap                                             Graha     Internasional        and     ultimately     contributing
      Bank, dan pada akhirnya membawa dampak positif                                               positively to the Bank’s sustainability.
      terhadap keberlangsungan Bank.


      Pelaksanaan RUPS Tahun 2025                                                                  Implementation of the GMS in 2025

      Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                                         Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional held
      telah menyelenggarakan 2 (dua) RUPS, yaitu RUPS                                              2 (two) General Meetings of Shareholders, namely the
      Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang                                            Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) and the
      diselenggarakan pada 26 Juni 2025, bertempat di Ruang                                        Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS),
      Flores A, Lobby Level Hotel Borobudur Jakarta, Jalan                                         which were convened on June 26, 2025, at the Flores
      Lapangan Banteng Selatan Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta                                        A Room, Lobby Level, Hotel Borobudur Jakarta, Jalan
      Pusat 10710. Adapun mata acara dan keputusan RUPST                                           Lapangan Banteng Selatan No. 1, Pasar Baru, Central
      dan RUPSLB tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                Jakarta 10710. The agendas and resolutions of the 2025
                                                                                                   AGMS and EGMS are as follows:


      Mata Acara Rapat                                                                             Meeting Agenda’s
      Agenda RUPST adalah sebagai berikut:                                                         The agendas of the AGMS were as follows:


      1.     Persetujuan Laporan Tahunan, termasuk pengesahan                                      1.    Approval of the Annual Report, including ratification
             Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan                                               of the Financial Statements and the Supervisory
             Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2024;                                                  Report of the Board of Commissioners of the
                                                                                                         Company for the fiscal year 2024;
      2. Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun                                          2.    Determination       of    the        appropriation       of      the
             Buku 2024;                                                                                  Company’s Net Profit for the fiscal year 2024;
      3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Tahun Buku 2025;                                         3.    Appointment of a Public Accounting Firm for the
                                                                                                         fiscal year 2025;
      4. Penetapan gaji dan tunjangan anggota Direksi serta                                        4.    Determination of the salaries and benefits of the
             gaji atau honorarium dan tunjangan anggota Dewan                                            members of the Board of Directors as well as the
             Komisaris;                                                                                  salaries or honoraria and benefits of the members
                                                                                                         of the Board of Commissioners;




216        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 218
            Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




5. Persetujuan atas Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan)                   5.     Approval of the Company’s Recovery Plan and
     dan Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan; dan                          Resolution Plan; and
6. Perubahan Susunan Kepengurusan Perseroan.                                 6.     Changes to the composition of the Company’s management.


Agenda RUPSLB adalah sebagai berikut:                                        The agenda of the EGMS was as follows:
1.   Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.                         1.     Approval of amendments to the Company’s Articles
                                                                                    of Association.


Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang                                   Board of Commissioners and Board of Directors
Hadir dalam Rapat                                                            Present at the Meeting
 Dewan Komisaris:
 Board of Commissioners:

 Komisaris Utama/Komisaris Independen                                       Bapak/Mr. Kiki Syahnakri
 President Commissioner/Independent Commissioner

 Komisaris Independen                                                       Ibu/Mrs. Elizawatie Simon
 Independent Commissioner

 Komisaris Independen                                                       Ibu/Mrs. Pesta Uli Sitanggang
 Independent Commissioner

 Direksi:
 Board of Directors:

 Direktur Utama                                                             Bapak/Mr. Andy Kasih
 President Director

 Wakil Direktur Utama                                                       Ibu/Mrs. Christina Harapan
 Vice President Director

 Direktur                                                                   Bapak/Mr. Indrastomo Nugroho
 Director

 Direktur                                                                   Bapak/Mr. Handoyo Soedirdja
 Director



Pimpinan Rapat                                                               Meeting Chairperson
Rapat dipimpin oleh Bapak Kiki Syahnakri, selaku                             The meeting was chaired by Mr. Kiki Syahnakri, in his
Komisaris        Utama/Komisaris               Independen   Perseroan        capacity      as   President        Commissioner/Independent
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 001/KOM-                           Commissioner of the Company, based on the Resolution
BAGI/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025.                                           of the Board of Commissioners No. 001/KOM-BAGI/
                                                                             VI/2025 dated June 20, 2025.


Kehadiran Pemegang Saham                                                     Shareholders’ Attendance
Rapat telah dihadiri oleh para pemegang saham dan                            The meeting was attended by shareholders and their duly
kuasa pemegang saham yang sah, berdasarkan Daftar                            authorized proxies. Based on the Shareholders Register
Pemegang Saham yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham                           issued by PT Raya Saham Registra as the Company’s
Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan adalah                      Securities Administration Bureau, attendance was as
sebagai berikut:                                                             follows:
1.   RUPST                : 18.697.616.852 saham, atau mewakili              1.     AGMS         : 18,697,616,852 shares, representing
		                          92,4553% dari 20.223.412.907 saham;              		                    92.4553% of the total 20,223,412,907
		                          dan                                              		                    shares; and



                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   217
Page 219
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      2. RUPSLB                            : 18.697.606.352 saham, atau mewakili                     2.   EGMS         : 18,697,606,352 shares, representing
      		                                    92,4552% dari 20.223.412.907 saham.                      		                92.4552% of the total 20,223,412,907
                                                                                                     		                 shares.


      Pihak Independen                                                                               Independent Party
      Rapat juga dihadiri oleh Christina Susanto, S.H., M. Kn.                                       The meeting was also attended by Christina Susanto,
      dan PT Raya Saham Registra selaku pihak independen                                             S.H., M. Kn. and PT Raya Saham Registra as an
      yang             bertugas              sebagai   penghitung            suara            jika   independent party appointed to act as the vote
      pengambilan keputusan dilakukan melalui mekanisme                                              counter should decisions be taken through a voting
      voting.                                                                                        mechanism.


      Pengajuan Pertanyaan dan/atau Pendapat                                                         Submission of Questions and/or Opinions
      Pemegang saham dan kuasa pemegang saham diberi                                                 Shareholders and their duly authorized proxies were
      kesempatan                       untuk    mengajukan      pertanyaan                 dan/      given the opportunity to submit questions and/or
      atau pendapat untuk tiap mata acara Rapat, terdapat                                            express opinions for each agenda item of the Meeting.
      pemegang saham yang mengajukan pertanyaan untuk                                                A shareholder submitted a question for the First Agenda
      Mata Acara Rapat Pertama yaitu oleh Tuan Ivander                                               Item, namely Mr. Ivander Jonathan Kim, as the holder/
      Jonathan Kim, selaku pemegang/pemilik 800 saham                                                owner of 800 shares in the Company.
      dalam Perseroan.


      Mekanisme Pengambilan Keputusan                                                                Decision-Making Mechanism
      Pengambilan keputusan seluruh mata acara Rapat                                                 Decisions on all agenda items of the Meeting were made
      dilakukan berdasarkan musyawarah untuk mufakat,                                                through deliberation to reach consensus. In the event
      dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,                                             that consensus could not be reached, decisions were
      pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan                                              made by voting.
      suara.


      Keputusan Rapat RUPS Tahunan                                                                   Resolutions of the Annual General Meeting of
                                                                                                     Shareholders
                                                                               Mata Acara Rapat Pertama
                                                                                 First Meeting Agenda

              Persetujuan Laporan Tahunan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
                                                         Perseroan Tahun Buku 2024;

           Approval of the Annual Report, including ratification of the Financial Statements and the Supervisory Report of the Board of
                                            Commissioners of the Company for the fiscal year 2024.
        Pengambilan Keputusan                             Abstain: nihil
        Decision-making                                   Tidak Setuju: 16.300 saham
                                                          Setuju: 18.697.600.552 saham
                                                          Total Setuju: 18.697.600.552 saham atau sebesar 99,99991282% atau lebih dari ½ bagian
                                                          dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat.


                                                          Abstain: none
                                                          Disagree: 16,300 shares
                                                          Agree: 18,697,600,552 shares
                                                          Total Agree: 18,697,600,552 shares, or 99.99991282%, or more than ½ of the total valid
                                                          votes cast at the Meeting.




218        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 220
       Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                    Corporate Social Safety Responsibility




                                                           Mata Acara Rapat Pertama
                                                             First Meeting Agenda

Keputusan Rapat                               a) Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku
Meeting Resolutions                              2024, termasuk didalamnya Laporan Kegiatan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan
                                                 Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2024;
                                              b) Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2024
                                                 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan
                                                 laporannya Nomor Ref : 00104/3.0409/AU.1/07/1160-1/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025
                                                 dengan “Opini menyajikan secara Wajar”.

                                              a) Accepted and approved the Annual Report of the Company’s Board of Directors for the
                                                 fiscal year 2024, including the Company’s Activity Report and the Supervisory Report
                                                 of the Board of Commissioners for the fiscal year 2024;
                                              b) Accepted and ratified the Company’s Financial Statements for the fiscal year 2024,
                                                 which had been audited by the Public Accounting Firm Kanaka Puradiredja, Suhartono,
                                                 with audit report Reference No. 00104/3.0409/AU.1/07/1160-1/1/III/2025 dated March
                                                 26, 2025, with an “unqualified opinion” (fairly presented).
Tindak Lanjut                                 Keputusan langsung berlaku efektif.
Follow-up
                                              The resolution became effective immediately.


                                                            Mata Acara Rapat Kedua
                                                            Second Meeting Agenda

                                          Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2024;

                       Determination of the appropriation of the Company’s Net Profit for the fiscal year 2024.
Pengambilan Keputusan                         Abstain: nihil
Decision-making                               Tidak Setuju: 16.300 saham
                                              Setuju: 18.697.600.552 saham
                                              Total Setuju: 18.697.600.552 saham atau sebesar 99,99991282% atau lebih dari ½ bagian
                                              dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat.


                                              Abstain: none
                                              Disagree: 16,300 shares
                                              Agree: 18,697,600,552 shares
                                              Total Agree: 18.697.600.552 shares, or 99.99991282%, or more than ½ of the total valid
                                              votes cast at the Meeting.
Keputusan Rapat                               Menyetujui tidak ada pembagian dividen untuk Tahun Buku yang berakhir pada Tanggal 31
Meeting Resolutions                           Desember 2024 dan seluruh laba bersih tersebut dipergunakan untuk memperkuat struktur
                                              permodalan dan ekspansi usaha Perseroan.

                                              Approved that no dividends would be distributed for the fiscal year ended December 31,
                                              2024, and that the entire net profit would be used to strengthen the Company’s capital
                                              structure and support business expansion.
Tindak Lanjut                                 Keputusan langsung berlaku efektif.
Follow-up
                                              The resolution became effective immediately.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   219
Page 221
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                    Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights           Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                 Mata Acara Rapat Ketiga
                                                                                  Third Meeting Agenda

                                                            Penunjukan Kantor Akuntan Publik Tahun Buku 2025;

                                                  Appointment of a Public Accounting Firm for the fiscal year 2025.
        Pengambilan Keputusan                             Abstain: nihil
        Decision-making                                   Tidak Setuju: nihil
                                                          Setuju: 18.697.616.852 saham
                                                          Total Setuju: 18.697.616.852 saham atau sebesar 100%.

                                                          Abstain: none
                                                          Disagree: none
                                                          Agree: 18,697,616,852 shares
                                                          Total Agree: 18,697,616,852 shares, or 100%.
        Keputusan Rapat                                   Menyetujui memberikan kuasa dan/atau mendelegasikan wewenang kepada Dewan
        Meeting Resolutions                               Komisaris Perseroan berdasarkan rekomendasi Komite Audit untuk :
                                                          a) Menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono untuk melakukan
                                                             audit atas buku-buku Perseroan Tahun Buku yang berakhir pada Tanggal 31 Desember
                                                             2025, dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
                                                             Keuangan (OJK), sesuai dengan kriteria POJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan
                                                             Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, dan Bank
                                                             Indonesia serta memiliki reputasi, jika Kantor Akuntan Publik yang ditunjuk tersebut tidak
                                                             dapat menyelesaikan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
                                                             pada Periode Penugasan Profesional;
                                                          b) Menetapkan honorarium untuk persyaratan-persyaratan lain sehubungan dengan
                                                             Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut.

                                                          Approved to grant authority and/or delegate powers to the Company’s Board of
                                                          Commissioners, based on the recommendation of the Audit Committee, to:
                                                          a) Reappoint the Public Accounting Firm Kanaka Puradiredja, Suhartono to audit the
                                                             Company’s books for the fiscal year ending December 31, 2025, and/or appoint a
                                                             replacement Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority
                                                             (OJK), in accordance with the criteria set forth in OJK Regulation No. 9 of 2023
                                                             concerning the Use of Public Accountant and Public Accounting Firm Services in
                                                             Financial Services Activities, and Bank Indonesia regulations, and having a good
                                                             reputation, should the appointed Public Accounting Firm be unable to complete the
                                                             provision of annual historical financial information audit services during the professional
                                                             engagement period;
                                                          b) Determine the honorarium and other requirements in connection with the appointment
                                                             of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm.
        Tindak Lanjut                                     Keputusan langsung berlaku efektif.
        Follow-up
                                                          The resolution became effective immediately.




220        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 222
       Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                    Corporate Social Safety Responsibility




                                                          Mata Acara Rapat Keempat
                                                           Fourth Meeting Agenda

      Penetapan gaji dan tunjangan anggota Direksi serta gaji atau honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris;

Determination of the salaries and benefits of the members of the Board of Directors as well as the salaries or honorarium and
                                  benefits of the members of the Board of Commissioners.
Pengambilan Keputusan                        Abstain: nihil
Decision-making                              Tidak Setuju: 16.300 saham
                                             Setuju: 18.697.600.552 saham
                                             Total Setuju: 18.697.600.552 saham atau sebesar 99,99991282% atau lebih dari ½ bagian
                                             dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat.

                                             Abstain: none
                                             Disagree: 16,300 shares
                                             Agree: 18,697,600,552 shares
                                             Total Agree: 18,697,600,552 shares, or 99.99991282%, or more than ½ of the total valid
                                             votes cast at the Meeting.
Keputusan Rapat                              Menyetujui tidak adanya kenaikan gaji dan tunjangan anggota Direksi serta gaji atau
Meeting Resolutions                          honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris.

                                             Approved that there would be no increase in the salaries and benefits of the members of
                                             the Board of Directors as well as the salaries or honorarium and benefits of the members
                                             of the Board of Commissioners.
Tindak Lanjut                                Keputusan langsung berlaku efektif.
Follow-up
                                             The resolution became effective immediately.


                                                           Mata Acara Rapat Kelima
                                                            Fifth Meeting Agenda

        Persetujuan atas Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) dan Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan;

                                          Approval of the Company’s Recovery Plan and Resolution Plan.
Pengambilan Keputusan                        Abstain: nihil
Decision-making                              Tidak Setuju: 16.300 saham
                                             Setuju: 18.697.600.552 saham
                                             Total Setuju: 18.697.600.552 saham atau sebesar 99,99991282% atau lebih dari ½ bagian
                                             dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat.

                                             Abstain: none
                                             Disagree: 16,300 shares
                                             Agree: 18,697,600,552 shares
                                             Total Agree: 18,697,600,552 shares, or 99.99991282%, or more than ½ of the total valid
                                             votes cast at the Meeting.
Keputusan Rapat                              Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) dan Rencana Resolusi (Resolution Plan)
Meeting Resolutions                          Perseroan.

                                             Approved the Company’s Recovery Plan and Resolution Plan.
Tindak Lanjut                                Keputusan langsung berlaku efektif.
Follow-up
                                             The resolution became effective immediately.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   221
Page 223
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                     Laporan Manajemen         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights            Management Report         Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                               Mata Acara Rapat Keenam
                                                                                Sixth Meeting Agenda

                                                                Perubahan Susunan Kepengurusan Perseroan.

                                                        Changes to the composition of the Company’s management.
        Pengambilan                          Abstain: nihil
        Keputusan                            Tidak Setuju: nihil
        Decision-making                      Setuju: 18.697.616.852 saham
                                             Total Setuju: 18.697.616.852 atau sebesar 100%

                                             Abstain: none
                                             Disagree: none
                                             Agree: 18,697,616,852 shares
                                             Total Agree: 18,697,616,852 shares, or 100%.
        Keputusan Rapat
                                             a) Menyetujui mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu:
        Meeting Resolutions
                                                   Dewan Komisaris
                                                   Ibu Elizawatie Simon, selaku Komisaris Independen
                                             b) Menyetujui memberhentikan Bapak Indra Sintung Budianto selaku Direktur Perseroan, yang
                                                   berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat dengan ketentuan yang bersangkutan tetap
                                                   melakukan tugas dan tanggung jawabnya sampai dengan tuntas.
                                             c) Menyetujui mengangkat Anggota Direksi Perseroan yaitu:
                                                   Direksi
                                                   1.      Ibu Susana, selaku Direktur Perseroan
                                                   2.      Ibu Selvy, selaku Direktur Perseroan
                                                   Berlaku efektif sejak yang bersangkutan memperoleh persetujuan Fit and Proper Test dari OJK.
                                                   Sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai
                                                   berikut:
                                                         DEWAN KOMISARIS
                                                         Komisaris Utama/Komisaris Independen : Bapak Kiki Syahnakri
                                                         Wakil Komisaris Utama		                    : Bapak Tomy Winata
                                                         Wakil Komisaris Utama		                    : Bapak Sugianto Kusuma
                                                         Komisaris Independen		                     : Ibu Elizawatie Simon
                                                         Komisaris Independen		                     : Ibu Pesta Uli Sitanggang
                                                         DIREKSI
                                                         Direktur Utama			                          : Bapak Andy Kasih
                                                         Wakil Direktur Utama			                    : Ibu Christina Harapan
                                                         Direktur Kepatuhan/Direktur Independen : Bapak Indrastomo Nugroho
                                                         Direktur				                               : Bapak Handoyo Soedirdja
                                                         Direktur				                               : Ibu Susana *)
                                                         Direktur				                               : Ibu Selvy *)
                                                   *) Berlaku efektif sejak memperoleh persetujuan (Fit and Proper) dari OJK
                                             d) Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi,
                                                   untuk menyatakan/menuangkan keputusan tentang susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
                                                   tersebut di atas dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris, termasuk menuangkan susunan
                                                   Dewan Komisaris dan Direksi terkait keputusan tersebut, dan memberitahukan perubahan data
                                                   Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, serta melakukan
                                                   semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai
                                                   dengan peraturan perundangan yang berlaku.




222        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 224
       Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                    Corporate Social Safety Responsibility




                                                           Mata Acara Rapat Keenam
                                                            Sixth Meeting Agenda


Keputusan Rapat                  a) Approved the reappointment of the following member of the Company’s Board of Commissioners:
Meeting Resolutions
                                      Board of Commissioners
                                      Mrs. Elizawatie Simon, as Independent Commissioner.
                                 b) Approved the dismissal of Mr. Indra Sintung Budianto as a Director of the Company, which became
                                      effective as of the closing of the Meeting, with the provision that the relevant person would
                                      continue to perform his duties and responsibilities until fully completed.
                                 c) Approved the appointment of the following members of the Company’s Board of Directors:
                                      Board of Directors
                                      1.     Mrs. Susana, as Director of the Company;
                                      2.     Mrs. Selvy, as Director of the Company.
                                      The appointments became effective upon the relevant individuals obtaining approval from the
                                      Financial Services Authority (OJK) through the Fit and Proper Test.
                                      Accordingly, the composition of the Company’s Board of Commissioners and Board of Directors
                                      became as follows:
                                           BOARD OF COMMISSIONERS
                                           President Commissioner/Independent Commissioner                : Mr. Kiki Syahnakri
                                           Vice President Commissioner				                                : Mr. Tomy Winata
                                           Vice President Commissioner				                                : Mr. Sugianto Kusuma
                                           Independent Commissioner				                                   : Mrs. Elizawatie Simon
                                           Independent Commissioner				                                   : Mrs. Pesta Uli Sitanggang


                                           BOARD OF DIRECTORS
                                           President Director					                                        : Mr. Andy Kasih
                                           Vice President Director				                                    : Mrs. Christina Harapan
                                           Compliance Director/Independent Director		                     : Mr. Indrastomo Nugroho
                                           Director						: Mr. Handoyo Soedirdja
                                           Director						: Mrs. Susana *)
                                           Director						: Mrs. Selvy *)
                                      *) Effective upon obtaining approval (Fit and Proper Test) from the Financial Services Authority
                                           (OJK).
                                 d) Approved to grant authority and power to the Company’s Board of Directors, with the right of
                                      substitution, to state and/or incorporate the resolutions regarding the composition of the Board
                                      of Commissioners and the Board of Directors as mentioned above into a deed drawn up before
                                      a Notary, including recording the composition of the Board of Commissioners and the Board of
                                      Directors in connection with such resolutions, and to notify the Ministry of Law and Human Rights
                                      of the Republic of Indonesia of the changes to the Company’s data, as well as to take any and all
                                      actions necessary in connection with these resolutions in accordance with the prevailing laws
                                      and regulations.
Tindak Lanjut                    Keputusan langsung berlaku efektif.
Follow-up
                                 The resolution became effective immediately.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   223
Page 225
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Keputusan Rapat RUPS Luar Biasa                                                              Resolutions of the Extraordinary GMS


                                                                               Mata Acara Rapat Pertama
                                                                                 First Meeting Agenda

                                                             Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

                                                 Approval of amendments to the Company’s Articles of Association.
        Pengambilan Keputusan                             Abstain: 100 saham
        Decision-making                                   Tidak Setuju: 16.300 saham
                                                          Setuju: 18.697.589.952 saham
                                                          Total Setuju: 18.697.590.052 saham atau sebesar 99,99991282% atau lebih dari 2/3 bagian
                                                          dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat.

                                                          Abstain: 100 shares
                                                          Disagree: 16,300 shares
                                                          Agree: 18,697,589,952 shares
                                                          Total Agree: 18,697,590,052 shares, or 99.99991282%, or more than 2/3 of the total valid
                                                          votes cast at the Meeting.
        Keputusan Rapat                                   a) Menyetujui perubahan ketentuan Pasal 21 ayat (8) dalam Anggaran Dasar Perseroan
        Meeting Resolutions                                  perihal Tugas dan Wewenang Direksi;
                                                          b) Memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan Perubahan
                                                             Anggaran Dasar Perseroan, dengan akta notaris tersendiri di hadapan notaris, memohon
                                                             persetujuan dan/atau memberitahukan perubahan Anggaran Dasar/Perubahan Data
                                                             Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dan
                                                             melakukan segala tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundangan yang
                                                             berlaku.

                                                          a) Approved the amendment to the provisions of Article 21 paragraph (8) of the Company’s
                                                             Articles of Association concerning the Duties and Authorities of the Board of Directors;
                                                          b) Granted authority to the Company’s Board of Directors to state the resolution on
                                                             the amendment to the Company’s Articles of Association in a separate notarial deed
                                                             before a notary, to apply for approval and/or notify the amendment to the Articles of
                                                             Association/changes to the Company’s data to the Ministry of Law and Human Rights
                                                             of the Republic of Indonesia, and to take all necessary actions in accordance with the
                                                             prevailing laws and regulations.
        Tindak Lanjut                                     Keputusan langsung berlaku efektif.
        Follow-up
                                                          The resolution became effective immediately.




      Pelaksanaan RUPS Tahun Sebelumnya                                                            Implementation of the Previous Year’s GMS

      Tahun 2024, Bank Artha Graha Internasional menyelenggarakan                                  In 2024, Bank Artha Graha Internasional held its Annual General
      RUPS Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada                                       Meeting of Shareholders (AGMS) and Extraordinary General
      tanggal 26 Juni 2024, pukul 10.52-11.45 WIB bertempat di                                     Meeting of Shareholders (EGMS) on June 26, 2024, from 10:52
      Discovery Sky, Lantai 9, Hotel Discovery Ancol, Jalan Lodan                                  a.m. to 11:45 a.m. Western Indonesian Time, at Discovery Sky,
      Timur No. 7, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, 14430. Seluruh                               9th Floor, Discovery Hotel Ancol, Jalan Lodan Timur No. 7, Ancol
      hasil keputusan RUPS tersebut telah ditindaklanjuti di tahun                                 Taman Impian, North Jakarta, 14430. All resolutions adopted at
      2024.                                                                                        the GMS meetings have been duly followed up in 2024.




224        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 226
        Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




Adapun mata acara dan keputusan RUPST dan RUPSLB                               The agendas and resolutions of the 2024 AGMS and EGMS
Tahun 2024 adalah sebagai berikut:                                             are as follows:


RUPS Tahunan                                                                   Annual GMS

                                                           Mata Acara Rapat Pertama
                                                             First Meeting Agenda

   Persetujuan Laporan Tahunan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
                                              Perseroan tahun buku 2023.

    Approval of the Annual Report, including the ratification of the Company’s Financial Statements and the Report on the
                        Supervisory Duties of the Board of Commissioners for the fiscal year 2023.
Pengambilan Keputusan                          1. Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku
Decision-making                                   2023, termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan
                                                  Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2023;
                                               2. Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2023
                                                  yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan
                                                  laporannya Nomor Ref: 00043/3.0409/AU.1/07/0524-3/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024
                                                  dengan “Opini menyajikan secara Wajar”.

                                               1. Received and approved the Company’s Annual Report of the Board of Directors for fiscal
                                                  year 2023, including the Company’s Activity Report and the Report on the Supervisory
                                                  Duties of the Board of Commissioners for fiscal year 2023;
                                               2. Received and ratified the Company’s Financial Statements for fiscal year 2023, which
                                                  had been audited by Public Accounting Firm Kanaka Puradiredja, Suhartono, with audit
                                                  report Reference No. 00043/3.0409/AU.1/07/0524-3/1/III/2024 dated March 28, 2024,
                                                  expressing an “Unqualified Opinion” (fairly presented).


                                                             Mata Acara Rapat Kedua
                                                             Second Meeting Agenda

                                           Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2023.

                           Determination of the appropriation of the Company’s Net Profit for fiscal year 2023.
Keputusan Rapat                                Menyetujui tidak ada pembagian dividen untuk Tahun Buku yang berakhir pada Tanggal 31
Meeting Resolutions                            Desember 2023 dan seluruh laba bersih tersebut dipergunakan untuk memperkuat struktur
                                               permodalan dan ekspansi usaha Perseroan.

                                               Approved that no dividends would be distributed for the fiscal year ended December 31,
                                               2023, and that the entire net profit would be utilized to strengthen the Company’s capital
                                               structure and support its business expansion.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   225
Page 227
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                    Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights           Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                 Mata Acara Rapat Ketiga
                                                                                  Third Meeting Agenda

                                                            Penunjukan Kantor Akuntan Publik Tahun Buku 2024.

                                                    Appointment of the Public Accounting Firm for fiscal year 2024.
        Keputusan Rapat                                   Menyetujui memberikan kuasa dan/atau mendelegasikan wewenang kepada Dewan
        Meeting Resolutions                               Komisaris Perseroan berdasarkan rekomendasi Komite Audit untuk:
                                                          1. Menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono untuk melakukan
                                                             audit atas buku-buku Perseroan Tahun Buku yang berakhir pada Tanggal 31 Desember
                                                             2024, dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
                                                             Keuangan (OJK), sesuai dengan kriteria POJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan
                                                             Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, dan Bank
                                                             Indonesia serta memiliki reputasi, jika Kantor Akuntan Publik yang ditunjuk tersebut tidak
                                                             dapat menyelesaikan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
                                                             pada Periode Penugasan Profesional;
                                                          2. Menetapkan honorarium dan persyaratan-persyaratan lain sehubungan dengan
                                                             Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut.

                                                          Approved to grant authority and/or delegate powers to the Company’s Board of
                                                          Commissioners, based on the recommendation of the Audit Committee, to:
                                                          1. Reappoint Public Accounting Firm Kanaka Puradiredja, Suhartono to conduct the audit
                                                             of the Company’s books for the fiscal year ended December 31, 2024, and/or appoint
                                                             a replacement Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority
                                                             (Otoritas Jasa Keuangan/OJK), in accordance with the criteria stipulated in POJK No.
                                                             9 of 2023 on the Use of Public Accountant and Public Accounting Firm Services in
                                                             Financial Services Activities, as well as Bank Indonesia regulations, and having a good
                                                             reputation, should the appointed Public Accounting Firm be unable to complete the
                                                             audit of the annual historical financial information during the professional engagement
                                                             period;
                                                          2. Determine the honorarium and other terms and conditions in connection with the
                                                             appointment of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm.

                                                                              Mata Acara Rapat Keempat
                                                                               Fourth Meeting Agenda

                      Penetapan gaji dan tunjangan anggota Direksi serta gaji atau honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris.

          Determination of salaries and benefits for members of the Board of Directors as well as salaries or honoraria and benefits for
                                                    members of the Board of Commissioners.
        Keputusan Rapat                                   Menyetujui tidak adanya kenaikan gaji dan tunjangan anggota Direksi serta gaji atau
        Meeting Resolutions                               honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris.

                                                          Approve that there will be no increase in salaries and benefits for members of the Board
                                                          of Directors as well as salaries or honoraria and benefits for members of the Board of
                                                          Commissioners.




226        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 228
       Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                    Corporate Social Safety Responsibility




                                                           Mata Acara Rapat Kelima
                                                            Fifth Meeting Agenda

                                                 Perubahan Susunan Kepengurusan Perseroan.

                                          Changes in the Composition of the Company’s Management.
Keputusan Rapat                             1.   Mengangkat kembali anggota Direksi Perseroan yaitu:
Meeting Resolutions                              Direksi
                                                 Ibu Christina Harapan, selaku Wakil Direktur Utama. Sehingga susunan anggota Dewan
                                                 Komisaris dan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                 DEWAN KOMISARIS
                                                 • Komisaris Utama/Komisaris Independen      : Bapak Kiki Syahnakri
                                                 • Wakil Komisaris Utama			                  : Bapak Tomy Winata
                                                 • Wakil Komisaris Utama			                  : Bapak Sugianto Kusuma
                                                 • Komisaris Independen			                   : Ibu Elizawatie Simon
                                                 • Komisaris Independen			                   : Ibu Pesta Uli Sitanggang

                                                 DIREKSI
                                                 • Direktur Utama			                         : Bapak Andy Kasih
                                                 • Wakil Direktur Utama			                   : Ibu Christina Harapan
                                                 • Direktur Kepatuhan/Direktur Independen    : Bapak Indrastomo Nugroho
                                                 • Direktur				                              : Bapak Indra Sintung Budianto
                                                 • Direktur				                              : Bapak Handoyo Soedirdja

                                            2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi,
                                               untuk menyatakan atau menuangkan keputusan tentang susunan anggota Dewan
                                               Komisaris dan Direksi tersebut di atas dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris,
                                               termasuk menuangkan susunan Dewan Komisaris dan Direksi terkait keputusan tersebut,
                                               dan memberitahukan perubahan data Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
                                               Manusia Republik Indonesia, serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan
                                               sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan yang
                                               berlaku.

                                            1.   Reappointed a member of the Company’s Board of Directors, namely:
                                                 Board of Directors
                                                 Mrs. Christina Harapan, as Vice President Director. Accordingly, the composition of the
                                                 Company’s Board of Commissioners and Board of Directors became as follows:

                                                 BOARD OF COMMISSIONERS
                                                 • President Commissioner / Independent Commissioner : Mr. Kiki Syahnakri
                                                 • Vice President Commissioner				                   : Mr. Tomy Winata
                                                 • Vice President Commissioner				                   : Mr. Sugianto Kusuma
                                                 • Independent Commissioner				                      : Mrs. Elizawatie Simon
                                                 • Independent Commissioner				                      : Mrs. Pesta Uli
                                                 								 Sitanggang

                                                 BOARD OF DIRECTORS
                                                 • President Director				                                 : Mr. Andy Kasih
                                                 • Deputy President Director			                           : Mrs. Christina Harapan
                                                 • Compliance Director / Independent Director             : Mr. Indrastomo Nugroho
                                                 • Director					                                          : Mr. Indra Sintung Budianto
                                                 • Director					                                          : Mr. Handoyo Soedirdja

                                            2. Granted authority and power to the Company’s Board of Directors, with the right of
                                               substitution, to state and/or set forth the resolutions regarding the composition
                                               of the Board of Commissioners and the Board of Directors as mentioned above in a
                                               deed drawn up before a Notary, including recording the composition of the Board of
                                               Commissioners and the Board of Directors pursuant to such resolution, and to notify
                                               the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia of the changes to the
                                               Company’s data, as well as to carry out all and any actions required in connection with
                                               such resolution in accordance with the prevailing laws and regulations.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   227
Page 229
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      RUPS Luar Biasa                                                                              Extraordinary GMS

                                                                               Mata Acara Rapat Pertama
                                                                                 First Meeting Agenda

                                                               Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

                                                 Approval of Amendments to the Company’s Articles of Association.
        Keputusan Rapat                                   1. Menyetujui perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan yaitu:
        Meeting Resolutions                                  • Ketentuan tentang Direksi;
                                                             • Ketentuan tentang Tugas dan Wewenang Direksi;
                                                             • Ketentuan tentang Dewan Komisaris; dan
                                                             • Ketentuan tentang Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris.
                                                          2. Menyetujui penambahan beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan yaitu:
                                                             • Ketentuan tentang Aspek Transparansi Direksi; dan
                                                             • Ketentuan tentang Aspek Transparansi Dewan Komisaris.
                                                          3. Menyetujui mengubah dan menyusun kembali seluruh pasal-pasal dalam Anggaran Dasar
                                                             Perseroan dari pasal pertama sampai dengan pasal terakhir, dalam rangka penyesuaian
                                                             dan pemenuhan ketentuan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
                                                             bagi Bank Umum.
                                                          4. Memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan perubahan
                                                             Anggaran Dasar Perseroan, dengan akta notaris tersendiri dihadapan Notaris, memohon
                                                             persetujuan dan/atau memberitahukan perubahan Anggaran Dasar/Perubahan Data
                                                             Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dan
                                                             melakukan segala tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundangan yang
                                                             berlaku.

                                                          1. Approved amendments to several provisions of the Company’s Articles of Association,
                                                             namely:
                                                             • provisions concerning the Board of Directors;
                                                             • provisions concerning the Duties and Authorities of the Board of Directors;
                                                             • provisions concerning the Board of Commissioners; and
                                                             • provisions concerning the Duties and Authorities of the Board of Commissioners.
                                                          2. Approved the addition of several provisions to the Company’s Articles of Association,
                                                             namely:
                                                             • provisions concerning the Transparency Aspects of the Board of Directors; and
                                                             • provisions concerning the Transparency Aspects of the Board of Commissioners.
                                                          3. Approved the amendment and restatement of all articles of the Company’s Articles of
                                                             Association, from the first article to the last article, in order to align with and comply
                                                             with the provisions of POJK No. 17 of 2023 on the Implementation of Governance for
                                                             Commercial Banks.
                                                          4. Granted authority to the Company’s Board of Directors to state the resolutions on
                                                             the amendments to the Company’s Articles of Association in a separate notarial deed
                                                             before a Notary, to obtain approval and/or notify the amendments to the Articles of
                                                             Association and/or changes to the Company’s data to the Minister of Law and Human
                                                             Rights of the Republic of Indonesia, and to carry out all actions required in accordance
                                                             with the prevailing laws and regulations.




      DEWAN KOMISARIS
      BOARD OF COMMISSIONERS
      Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang                                              The Board of Commissioners is a corporate organ that has
      bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif                                               the duty and collective collegial responsibility to supervise
      kolegial untuk melakukan pengawasan dan memberikan                                           and provide advice to the Board of Directors, and to ensure
      nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa Bank                                           that the Bank implements Good Corporate Governance at all
      melaksanakan GCG pada seluruh tingkatan atau jenjang                                         levels or tiers of the organization. In carrying out its duties,



228        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 230
         Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




organisasi. Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris                           the Board of Commissioners is accountable to the General
bertanggung jawab kepada RUPS. Pertanggung jawaban                              Meeting of Shareholders. Such accountability to the General
Dewan Komisaris kepada RUPS merupakan perwujudan                                Meeting of Shareholders represents the embodiment of
akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan Bank dalam                            supervisory accountability over the management of the
rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.                                         Bank in the implementation of Good Corporate Governance
                                                                                principles.


Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris                                       Rules of Procedure for the Board of
                                                                                Commissioners

Dalam menjalankan tugas dan menunjang efektivitas                               In carrying out its duties and supporting the effective
dalam     pelaksanaan              fungsi     pengawasan,       Dewan           implementation of its supervisory function, the Board
Komisaris memerlukan suatu Pedoman dan tata tertib                              of Commissioners requires Working Guidelines and
Kerja sebagai Pedoman Bagi Dewan Komisaris. Pedoman                             Rules of Procedure to serve as guidance for the Board
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Bank ditetapkan                           of Commissioners. The Charter and Work Procedures of
melalui Pedoman Kebijakan Perusahaan No. 0006.05.1                              the Board of Commissioners of the Bank are stipulated
tanggal 24 Oktober 2025. Selain itu, Dewan Komisaris                            under Company Policy Guideline No. 0006.05.1 dated
juga mengacu pada pedoman lainnya seperti:                                      October 24, 2025:


1.   Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan                           1.    Law No. 7 of 1992 on Banking, as amended by Law
     sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang                                    No. 10 of 1998 and as partially amended by Law No.
     No. 10 Tahun 1998 dan sebagaimana telah diubah                                   11 of 2020 on Job Creation and Law No. 6 of 2023
     sebagian dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020                                  concerning the Stipulation of Government Regulation
     tentang Cipta Kerja dan Undang-Undang No. 0006                                   in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation into Law;
     Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
     Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang
     Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;
2. Undang-Undang               No.      40    Tahun   2007     tentang          2. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies, as
     Perseroan      Terbatas          sebagaimana     telah     diubah                partially amended by Law No. 11 of 2020 on Job Creation
     sebagian dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020                                  and Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
     tentang Cipta Kerja dan Undang-Undang No. 6 Tahun                                Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on
     2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah                                      Job Creation into Law;
     Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang
     Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;
3. Peraturan         Otoritas          Jasa    Keuangan      No.     33/        3. Financial Services Authority Regulation No. 33/
     POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                                 POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board
     Emiten dan Perusahaan Publik;                                                    of Commissioners of Issuers and Public Companies;
4. Peraturan         Otoritas          Jasa    Keuangan       No.     27/       4. Financial Services Authority Regulation No. 27/
     POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan                                     POJK.03/2016 on Fit and Proper Tests for Key Parties
     Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan;                                of Financial Services Institutions;
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/                                  5. Financial Services Authority Circular Letter No.
     SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan                                    39/SEOJK.03/2016 on Fit and Proper Tests for
     Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham Pengendali,                                  Prospective Controlling Shareholders, Prospective
     Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan                                   Members of the Board of Directors, and Prospective
     Komisaris Bank;                                                                  Members of the Board of Commissioners of Banks;




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   229
Page 231
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen            Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report            Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/                                                 6. Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
             SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bank                                             SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
             Umum;                                                                                        Corporate Governance for Commercial Banks;
      7. Peraturan                         Otoritas     Jasa     Keuangan          No.         12/   7. Financial Services Authority Regulation No. 12/
             POJK.03/2021 tentang Bank Umum;                                                              POJK.03/2021 on Commercial Banks;
      8. Undang-Undang                           No.    4      Tahun   2023          tentang         8. Law No. 4 of 2023 on the Development and
             Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan;                                                  Strengthening of the Financial Sector;
      9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023                                          9. Financial Services Authority Regulation No. 17 of
             tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;                                                2023 on the Implementation of Governance for
                                                                                                          Commercial Banks;
      10. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                                                10. Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
             SEOJK.02/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bank                                             SEOJK.02/2025 concerning the Implementation of
             Umum; dan                                                                                    Corporate Governance for Commercial Banks; and
      11. Anggaran Dasar PT Bank Artha Graha Internasional                                           11. The Articles of Association of PT Bank Artha Graha
             Tbk.                                                                                         Internasional Tbk.
                                                                                                     .
      Ketentuan Masa Jabatan                                                                         Terms of Office Provisions

      Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan                                             Members of the Board of Commissioners are appointed
      oleh pemegang saham melalui mekanisme RUPS. Masa                                               and dismissed by shareholders through the General
      jabatan Dewan Komisaris untuk 1 (satu) periode paling                                          Meeting of Shareholders (GMS). Each term lasts up
      lama adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal yang                                        to three years, starting from the date determined by
      ditetapkan oleh RUPS dan berakhir pada penutupan                                               the GMS and ending at the closing of the Annual GMS
      RUPS Tahunan tiga tahun berikutnya, namun dengan                                               three years thereafter, without prejudice to the GMS’s
      tidak mengurangi hak RUPS untuk sewaktu-waktu dapat                                            authority to dismiss members at any time before the
      memberhentikan anggota Dewan Komisaris sebelum                                                 end of their term.
      masa jabatannya berakhir.


      Setelah masa jabatannya berakhir, anggota Dewan                                                Upon the expiration of their term of office, members of
      Komisaris                   dapat         diangkat       kembali      berdasarkan              the Board of Commissioners may be reappointed based
      keputusan RUPS, masa jabatan anggota Dewan Komisaris                                           on a resolution of the General Meeting of Shareholders.
      akan berakhir dengan sendirinya apabila anggota Dewan                                          The term of office of a member of the Board of
      Komisaris tersebut:                                                                            Commissioners shall automatically end if such member
                                                                                                     of the Board of Commissioners:
      1.     Mengundurkan                        diri        dengan        permohonan                1.   Resigned by submitting a resignation request;
             pengunduran diri;
      2. Tidak                 lagi        memenuhi         persyaratan      perundang-              2. No longer meets the requirements under the
             undangan yang berlaku;                                                                       prevailing laws and regulations;
      3. Meninggal dunia;                                                                            3. Passes away;
      4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS; dan                                               4. Is dismissed based on a resolution of the General
                                                                                                          Meeting of Shareholders; and
      5. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan                                          5. Is declared bankrupt or placed under guardianship
             berdasarkan suatu penetapan pengadilan.                                                      based on a court ruling.




230        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 232
        Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




Komposisi Dewan Komisaris                                                 Composition of the Board of Commissioners

Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi                       In 2025, there were no changes in the composition of
Dewan Komisaris. Pada RUPS Tahunan Tahun Buku                             the Board of Commissioners. At the Annual General
2024 yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juni                            Meeting of Shareholders for fiscal year 2024 held
2025, Pemegang Saham menyetujui untuk mengangkat                          on June 26, 2025, the Shareholders approved the
kembali Elizawatie Simon selaku Komisaris Independen,                     reappointment of Elizawatie Simon as Independent
sebagaimana         tertuang           dalam   Akta    Pernyataan         Commissioner, as set forth in the Deed of Statement of
Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 juni 2025.                              Meeting Resolutions No. 17 dated June 26, 2025


Susunan dan komposisi Dewan Komisaris per 31                              The composition of the Board of Commissioners as of
Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                     December 31, 2025 were as follows:
     Nama                        Jabatan                                     Dasar Pengangkatan                                         Periode
     Name                        Position                                    Basis of Appointment                                       Periode

Kiki Syahnakri         Komisaris Utama/          1.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juli 2005;                    2023-2026
                       Komisaris Independen      2.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 4 Juli 2008;
                       President                 3.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 10 Juni 2011;
                       Commissioner/             4.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 3 Juni 2014;
                       Independent               5.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 20 tanggal 16 Juni 2017;
                       Commissioner              6.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 07 tanggal 5 Oktober 2020;
                                                      dan
                                                 7.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.
                                                 1.   Deed of Meeting Resolutions No. 26 dated July 12, 2005;
                                                 2.   Deed of Meeting Resolutions No. 05 dated July 4, 2008;
                                                 3.   Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated June 10, 2011;
                                                 4.   Deed of Meeting Resolutions No. 08 dated June 3, 2014;
                                                 5.   Deed of Meeting Resolutions No. 20 dated June 16, 2017;
                                                 6.   Deed of Meeting Resolutions No. 07 dated October 5, 2020; and
                                                 7.   Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023.

Tomy Winata            Wakil Komisaris           1.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juli 2005;                    2023-2026
                       Utama                     2.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 4 Juli 2008;
                       Vice President            3.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 10 Juni 2011;
                       Commissioner              4.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 3 Juni 2014;
                                                 5.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 20 tanggal 16 Juni 2017;
                                                 6.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 07 tanggal 5 Oktober 2020;
                                                      dan
                                                 7.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.
                                                 1.   Deed of Meeting Resolutions No. 26 dated July 12, 2005;
                                                 2.   Deed of Meeting Resolutions No. 05 dated July 4, 2008;
                                                 3.   Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated June 10, 2011;
                                                 4.   Deed of Meeting Resolutions No. 08 dated June 3, 2014;
                                                 5.   Deed of Meeting Resolutions No. 20 dated June 16, 2017;
                                                 6.   Deed of Meeting Resolutions No. 07 dated October 5, 2020; and
                                                 7.   Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023.




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   231
Page 233
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                   Nama                          Jabatan                                            Dasar Pengangkatan                                 Periode
                   Name                          Position                                           Basis of Appointment                               Periode

        Sugianto                           Wakil Komisaris           1.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 26 tanggal 12 Juli 2005;           2023-2026
        Kusuma                             Utama                     2.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 4 Juli 2008;
                                           Vice President            3.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 10 Juni 2011;
                                           Commissioner              4.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 3 Juni 2014;
                                                                     5.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 20 tanggal 16 Juni 2017;
                                                                     6.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 07 tanggal 5 Oktober 2020;
                                                                            dan
                                                                     7.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.
                                                                     1.     Deed of Meeting Resolutions No. 26 dated July 12, 2005;
                                                                     2.     Deed of Meeting Resolutions No. 05 dated July 4, 2008;
                                                                     3.     Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated June 10, 2011;
                                                                     4.     Deed of Meeting Resolutions No. 08 dated June 3, 2014;
                                                                     5.     Deed of Meeting Resolutions No. 20 dated June 16, 2017;
                                                                     6.     Deed of Meeting Resolutions No. 07 dated October 5, 2020; and
                                                                     7.     Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023.

        Elizawatie Simon                   Komisaris Independen      1. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 09 tanggal 4 Juli 2019;                2025-2028
                                           Independent               2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 253 tanggal 25 Juli 2022;
                                           Commissioner                 dan
                                                                     3. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni 2025.
                                                                     1. Deed of Meeting Resolutions No. 09 dated July 4, 2019;
                                                                     2. Deed of Meeting Resolutions No. 253 dated July 25, 2022; and
                                                                     3. Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 17 dated 26 June
                                                                        2025.

        Pesta Uli                          Komisaris Independen      1.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023;           2023-2026
        Sitanggang                         Independent               1.     Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023
                                           Commissioner



      Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                                                            Fit & Proper Test

      Dalam menjalankan tugasnya sebagai Dewan Komisaris,                                          In carrying out their duties as members of the Board
      seluruh               calon          anggota    Dewan       Komisaris               wajib    of Commissioners, all prospective members of the
      dinyatakan lulus dalam Uji Kemampuan dan Kepatutan                                           Board of Commissioners are required to be declared to
      (Fit & Proper Test) yang dilakukan oleh Otoritas Jasa                                        have passed the Fit and Proper Test conducted by the
      Keuangan, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan                                            Financial Services Authority, as stipulated in Financial
      Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 tentang                                           Services Authority Regulation No. 27/POJK.03/2016 on
      Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama                                           Fit and Proper Assessment for Key Parties of Financial
      Lembaga Jasa Keuangan. Adapun penjelasan status                                              Services Institutions. The status of the Fit and Proper
      Uji Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris yang                                             Test of the members of the Board of Commissioners
      menjabat pada periode tahun 2025 dapat dijelaskan                                            serving during the 2025 period is presented in the
      pada tabel di bawah ini:                                                                     table below:
                                                                                                          Tanggal
                      Nama                         Jabatan                 Penyelenggara                 Kelulusan                       No. Surat
                      Name                         Position                  Organizer                    Date of                      Letter Number
                                                                                                        Completion
        Kiki Syahnakri                        Komisaris Utama/       Bank Indonesia                  12 Februari 2013      Surat Bank Indonesia No. 15/29/GBI/
                                              Komisaris                                              February 12, 2013     DPIP/Rahasia
                                              Independen                                                                   Bank Indonesia Letter No. 15/29/GBI/
                                              Commissioner/                                                                DPIP/Rahasia
                                              Independent
                                              Commissioner




232        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 234
         Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                            Tanggal
        Nama                         Jabatan              Penyelenggara                    Kelulusan                        No. Surat
        Name                         Position               Organizer                       Date of                       Letter Number
                                                                                          Completion
 Tomy Winata                 Wakil Komisaris         Bank Indonesia               15 Juni 2005             Surat Bank Indonesia No. 7/19/GBI/
                             Utama                                                June 15, 2005            DPIP/Rahasia
                             Vice President                                                                Bank Indonesia Letter No. 7/19/GBI/
                             Commissioner                                                                  DPIP/Rahasia

 Sugianto Kusuma             Wakil Komisaris         Bank Indonesia               15 Juni 2005             Surat Bank Indonesia No. 7/19/GBI/
                             Utama                                                June 15, 2005            DPIP/Rahasia
                             Vice President                                                                Bank Indonesia Letter No. 7/19/GBI/
                             Commissioner                                                                  DPIP/Rahasia

 Elizawatie Simon            Komisaris               Otoritas Jasa                20 April 2022            Surat Otoritas Jasa Keuangan No. SR-
                             Independen              Keuangan                     April 20, 2022           72/PB.12/2022
                             Independent             Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                             Commissioner            Authority                                             No. SR-72/PB.12/2022

 Pesta Uli Sitanggang        Komisaris               Otoritas Jasa                8 November 2023          Surat Otoritas Jasa Keuangan No. SR-
                             Independen              Keuangan                     November 8, 2023         252/PB.02/2023
                             Independent             Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                             Commissioner            Authority                                             No. SR-252/PB.02/2023




Sertifikasi Manajemen Risiko                                                 Risk Management Certification

Berdasarkan ketentuan dalam Surat Edaran Otoritas Jasa                       Pursuant to the provisions stipulated in Financial
Keuangan No. 28/SEOJK.03/2022, setiap anggota Dewan                          Services Authority Circular Letter No. 28/SEOJK.03/2022,
Komisaris Bank wajib memiliki Sertifikat Manajemen                           each member of the Bank’s Board of Commissioners
Risiko jenjang 6 (enam). Sertifikat tersebut menjadi salah                   is required to hold a Level 6 (six) Risk Management
satu indikator dalam penilaian fit and proper test yang                      Certificate. Such certification constitutes one of the
harus dijalani oleh Dewan Komisaris yang akan menjabat.                      indicators in the fit and proper test assessment that
                                                                             must be undertaken by members of the Board of
                                                                             Commissioners prior to assuming office.


Tahun 2025, sebagian besar anggota Dewan Komisaris                           In 2025, the majority of the members of the Board of
Bank   Artha       Graha         Internasional    telah     memenuhi         Commissioners of Bank Artha Graha Internasional had
ketentuan tersebut dan yang belum memiliki Sertifikat                        complied with this requirement, while those who had
Manajemen Risiko akan segera dilakukan pemenuhan                             not yet obtained the Risk Management Certificate would
sertifikasi sesuai dengan ketentuan regulator.                               promptly fulfill the certification in accordance with the
                                                                             provisions set by the regulator.


Komisaris Independen                                                         Independent Commissioners

Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris                          Independent Commissioners are members of the Board
yang tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan                              of Commissioners who have no financial relationships,
kepengurusan,           hubungan            kepemilikan,     dan/atau        management relationships, ownership relationships,
hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota                            and/or family relationships with members of the
Dewan Komisaris lain, dan/atau Pemegang Saham                                Board of Directors, other members of the Board of
Pengendali, atau hubungan dengan Bank yang dapat                             Commissioners, and/or Controlling Shareholders, or any
memengaruhi kemampuan untuk bertindak independen.                            relationships with the Bank that may affect their ability
                                                                             to act independently.



                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   233
Page 235
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017                                          As    stipulated      in     Financial   Services    Authority
      tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dalam                                          Circular Letter (SEOJK) No. 13/SEOJK.03/2017 on the
      penerapan Tata Kelola, diperlukan keberadaan Komisaris                                       Implementation of Governance for Commercial Banks,
      Independen dan Pihak Independen untuk menghindari                                            the implementation of Good Corporate Governance
      benturan kepentingan (conflict of interest) dalam                                            requires the presence of Independent Commissioners
      pelaksanaan tugas seluruh tingkatan atau jenjang                                             and Independent Parties to avoid conflicts of interest
      organisasi Bank, check and balance, serta melindungi                                         in the performance of duties at all levels or tiers of the
      kepentingan Pemangku Kepentingan khususnya pemilik                                           Bank’s organization, to ensure checks and balances, and
      dana dan Pemegang Saham non-pengendali.                                                      to protect the interests of Stakeholders, particularly
                                                                                                   fund owners and non-controlling shareholders.


      Dalam POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                          Pursuant to Financial Services Authority Regulation
      Kelola Bagi Bank Umum, diperlukan keberadaan Komisaris                                       (POJK) No. 17 of 2023 on the Implementation of
      Independen dan Pihak Independen untuk mendorong                                              Governance for Commercial Banks, the presence
      terciptanya iklim dan lingkungan kerja yang lebih objektif                                   of   Independent       Commissioners      and   Independent
      dan menempatkan kewajaran (fairness) dan kesetaraan                                          Parties is required to encourage the creation of a
      diantara berbagai kepentingan termasuk kepentingan                                           more objective working climate and environment,
      pemegang saham minoritas dan Pemangku Kepentingan                                            and to uphold fairness and equality among various
      serta             menetapkan              ketentuan      bahwa              Komisaris        interests, including those of minority shareholders and
      Independen paling sedikit berjumlah 50% (lima puluh                                          other Stakeholders. The regulation also stipulates that
      persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris.                                                 Independent Commissioners must comprise at least
                                                                                                   50% (fifty percent) of the total members of the Board
                                                                                                   of Commissioners.


      Bank Artha Graha Internasional memiliki 3 (tiga) orang                                       Bank Artha Graha Internasional has three Independent
      Komisaris Independen dari 5 (lima) Anggota dewan                                             Commissioners out of five members of the Board of
      Komisaris, yang berarti lebih dari 50% dari seluruh                                          Commissioners, representing more than 50% of the
      anggota Dewan Komisaris dan telah memenuhi ketentuan                                         total members of the Board of Commissioners, and has
      tersebut.                                                                                    therefore complied with the applicable provisions.


      Pernyataan Independensi Komisaris Independen                                                 Statement of Independence of Independent
                                                                                                   Commissioners
      Masing-masing                        Komisaris   Independen            Bank          telah   Each Independent Commissioner of the Bank has
      membuat Surat Pernyataan Independensi sesuai dengan                                          executed a Statement of Independence in accordance
      aspek independensi yang mengacu pada ketentuan                                               with the independence aspects as stipulated in
      POJK No. 33/POJK.04/2014 pasal 25 ayat (1) tentang                                           Article 25 paragraph (1) of Financial Services Authority
      Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan                                           Regulation (POJK) No. 33/POJK.04/2014 on the Board
      Publik.                                                                                      of Directors and Board of Commissioners of Issuers or
                                                                                                   Public Companies.


      Kriteria Penentuan Komisaris Independen                                                      Criteria for Independent Commissioners
      Kriteria               Komisaris          Independen        mengacu                 pada     The criteria for Independent Commissioners refer to the
      ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                                             provisions of Financial Services Authority Regulation No.
      33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                                          33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board
      Emiten Atau Perusahaan Publik. Dalam hal ini, persyaratan                                    of Commissioners of Issuers or Public Companies. In
      diangkatnya anggota Dewan Komisaris Independen                                               this regard, the requirements for the appointment of



234        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 236
             Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




minimal sama dengan persyaratan untuk mengangkat                            members of the Board of Independent Commissioners
anggota Dewan Komisaris non-Independen ditambah                             are at least the same as those applicable to the
dengan beberapa aturan lain di antaranya terkait                            appointment of non-Independent Commissioners, with
independensi sebagaimana yang dijelaskan pada tabel                         additional requirements, including those related to
berikut ini:                                                                independence, as set out in the table below:
                                                                                                       Komisaris Independen
                                            Kriteria                                                Independent Commissioner
                                            Criteria                                                                                           Pesta Uli
                                                                                         Kiki Syahnakri        Elizawatie Simon
                                                                                                                                              Sitanggang
     Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
     wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
     mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
     Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
     pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau
     Perusahaan Publik pada periode berikutnya.
                                                                                              √                           √                          √
     Is not a person who has worked for or has had the authority and
     responsibility to plan, lead, control, or supervise the activities of
     the Issuer or Public Company within the past six months, except in
     the case of reappointment as an Independent Commissioner of the
     Issuer or Public Company for the subsequent term.
     Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung
     pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
                                                                                              √                           √                          √
     Does not own shares, either directly or indirectly, in the Issuer or
     Public Company.
     Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan
     Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
     Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.

     Does not have any affiliation with the Issuer or Public Company,                         √                           √                          √
     members of the Board of Commissioners, members of the Board
     of Directors, or the Major Shareholders of the Issuer or Public
     Company.
     Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak
     langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau
     Perusahaan Publik tersebut.
                                                                                              √                           √                          √
     Does not have any business relationship, either directly or indirectly,
     related to the business activities of the Issuer or Public Company.



Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                                    Duties and Responsibilities of the Board
                                                                            of Commissioners

Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris sudah                              The duties and responsibilities of the Board of Commissioners
diatur dalam pedoman Dewan Komisaris sebagai berikut:                       are stipulated in the Board of Commissioners’ guidelines as
                                                                            follows:
1.     Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan dan                    1.    The Board of Commissioners is responsible for conducting
       bertanggung jawab atas pengawasan terhadap kebijakan                       supervision and is accountable for overseeing the policies of
       Direksi, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai                    the Board of Directors, the management of the Company in
       Perseroan maupun usaha Perseroan dan memberikan                            general, both with respect to the Company and its business
       nasihat kepada Direksi.                                                    activities, and for providing advice to the Board of Directors.




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   235
Page 237
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib                                             2. Under certain conditions, the Board of Commissioners
             menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya                                           is required to convene the Annual General Meeting
             sesuai dengan kewenangannya sebagaimana diatur                                           of Shareholders and other General Meetings of
             dalam peraturan perundang-undangan dan anggaran                                          Shareholders in accordance with its authority as
             dasar.                                                                                   stipulated in the prevailing laws and regulations and
                                                                                                      the Articles of Association.
      3. Dewan                     Komisaris      wajib    melaksanakan                  tugas,    3. The Board of Commissioners shall perform its duties,
             wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad baik                                          authorities, and responsibilities in good faith and
             dan dengan prinsip kehati-hatian.                                                        with prudence.
      4. Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang                                         4. The Board of Directors is required to provide
             segala hal yang berkenaan dengan Perseroan yang                                          explanations regarding all matters related to the
             ditanyakan oleh anggota Dewan Komisaris untuk                                            Company as requested by members of the Board of
             melaksanakan tugas mereka.                                                               Commissioners in order for them to carry out their
                                                                                                      duties.
      5. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris wajib                                         5. In conducting supervision, the Board of Commissioners is
             mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan                                      required to direct, monitor, and evaluate the implementation
             tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan secara                                      of integrated governance, risk management, and compliance,
             terintegrasi serta kebijakan strategis Bank, sesuai dengan                               as well as the Bank’s strategic policies, in accordance with the
             ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran                                         prevailing laws and regulations, the Articles of Association,
             dasar, dan/atau keputusan RUPS.                                                          and/or resolutions of the General Meeting of Shareholders.
      6. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan kewenangan                                      6. The Board of Commissioners shall receive and exercise the
             yang diserahkan dan/atau diberikan kepada Dewan                                          authorities delegated and/or granted to it in accordance
             Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                                   with the prevailing laws and regulations, the Articles of
             undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS.                                       Association, and/or resolutions of the General Meeting of
                                                                                                      Shareholders.
      7. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan                                              7. The Board of Commissioners may perform other
             kewenangan pengawasan lain.                                                              supervisory duties and authorities.
      8. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris                                            8. In carrying out its supervisory function, the Board of
             dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan                                          Commissioners is prohibited from being involved in
             kegiatan operasional Bank, kecuali:                                                      decision-making related to the Bank’s operational
                                                                                                      activities, except for:
             a. Penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai                                           a. The provision of funds to related parties in
                     dengan                Peraturan   Otoritas    Jasa          Keuangan                 accordance with Financial Services Authority
                     mengenai batas maksimum pemberian kredit                                             regulations concerning the maximum lending
                     dan penyediaan dana besar bagi bank umum                                             limit and large exposures for commercial banks,
                     dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai                                        and Financial Services Authority regulations
                     batas maksimum penyaluran dana dan penyaluran                                        concerning the maximum fund disbursement
                     dana besar bagi bank umum syariah;                                                   limit and large exposures for sharia commercial
                                                                                                          banks;
             b. Hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar                                         b. Other matters as stipulated in the Bank’s
                     Bank atau peraturan ketentuan perundang-                                             Articles of Association or the prevailing laws and
                     undangan.                                                                            regulations.




236        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 238
         Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




9. Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank               9. Decision-making on the Bank’s operational activities
   oleh Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud pada                      by the Board of Commissioners as referred to in
   poin 8 (delapan) merupakan bagian dari tugas                        point 8 (eight) constitutes part of the supervisory
   pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga tidak                      duties of the Board of Commissioners and does not
   meniadakan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan                  eliminate the responsibility of the Board of Directors
   kepengurusan Bank.                                                  for the management of the Bank.
10. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan                   10. The Board of Commissioners is required to supervise
   terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit                    the follow-up actions taken by the Board of
   atau pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja                  Directors on audit findings or examination results
   audit intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan                and recommendations from the Bank’s internal
   Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil pengawasan                   audit unit, external auditors, the Financial Services
   otoritas dan lembaga lain.                                          Authority, and/or other supervisory authorities and
                                                                       institutions.
11. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas             11. The Board of Commissioners is required to report
   Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari sejak                       to the Financial Services Authority no later than five
   ditemukan:                                                          days after the discovery of:
   a. Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-                       a. Violations of the prevailing laws and regulations
        undangan di bidang keuangan, perbankan, dan                           in the fields of finance, banking, and matters
        yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; dan/                         related to the Bank’s business activities; and/or
        atau
   b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat                        b. Circumstances               or      potential         circumstances
        membahayakan kelangsungan usaha Bank.                                 that may endanger the continuity of the Bank’s
                                                                              business.
12. Dewan Komisaris wajib memiliki pedoman dan tata tertib       12. The Board of Commissioners is required to have working
   kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Dewan              guidelines and rules of procedure that are binding on each
   Komisaris.                                                          member of the Board of Commissioners.
13. Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib           13. The working guidelines and rules of procedure shall
   mencantumkan:                                                       at least stipulate:
   a. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan                        a. The duties, responsibilities, and authorities of the
        Komisaris;                                                            Board of Commissioners;
   b. Pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan                     b. The regulation of authorities and decision-making
        Dewan Komisaris;                                                      procedures of the Board of Commissioners;
   c. Pengaturan etika kerja Dewan Komisaris;                          c. The regulation of the code of ethics of the Board
                                                                              of Commissioners;
   d. Pengaturan rapat Dewan Komisaris;                                d. The regulation of meetings of the Board of
                                                                              Commissioners;
   e. Larangan terhadap Dewan Komisaris;                               e. Prohibitions           applicable           to     the       Board           of
                                                                              Commissioners;
   f.   Evaluasi terhadap Dewan Komisaris; dan                         f.     Evaluation of the Board of Commissioners; and
   g. Pola hubungan kerja Dewan Komisaris dan Direksi.                 g. The working relationship pattern between the
                                                                              Board of Commissioners and the Board of
                                                                              Directors.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    237
Page 239
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      14. Dewan Komisaris dengan suara terbanyak, setiap                                           14. The Board of Commissioners, by majority vote,
             waktu berhak memberhentikan untuk sementara                                              at any time has the right to temporarily suspend
             seorang atau lebih anggota Direksi dari jabatannya,                                      one or more members of the Board of Directors
             apabila                anggota   Direksi       tersebut              bertindak           from their positions if such members act contrary
             bertentangan dengan Anggaran Dasar dan peraturan                                         to the Articles of Association and the prevailing
             perundang-undangan yang berlaku atau merugikan                                           laws and regulations, cause harm to the objectives
             maksud dan tujuan Perseroan atau melalaikan                                              and purposes of the Company, or neglect their
             kewajibannya.                                                                            obligations.
      15. Pemberhentian sementara itu wajib diberitahukan                                          15. Such temporary suspension must be notified in
             secara tertulis kepada yang bersangkutan, disertai                                       writing to the concerned party, together with the
             alasannya.                                                                               reasons therefor.
      16. Dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah                                      16. Within a period of 90 (ninety) days after the date of such
             tanggal               pemberhentian      sementara              itu,      Dewan          temporary suspension, the Board of Commissioners is
             Komisaris wajib untuk menyelenggarakan RUPS                                              required to convene a General Meeting of Shareholders
             untuk mencabut atau menguatkan pemberhentian                                             to revoke or confirm the temporary suspension, and the
             sementara tersebut, sedangkan anggota Direksi                                            temporarily suspended member of the Board of Directors
             yang diberhentikan sementara itu diberi kesempatan                                       shall be given the opportunity to attend and present a
             untuk hadir guna membela diri.                                                           defense.
             Dalam hal RUPS tidak dapat mengambil keputusan                                           If the General Meeting of Shareholders is unable to
             atau setelah lewatnya jangka waktu 90 (sembilan                                          make a resolution or is not convened after the lapse
             puluh) hari tersebut RUPS tidak diselenggarakan,                                         of the ninety-day period, the temporary suspension
             maka pemberhentian sementara tersebut menjadi                                            shall become null and void.
             batal.
      17. Dewan Komisaris wajib menyediakan waktu untuk                                            17. The   Board     of    Commissioners    is   required        to
             melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara                                             allocate sufficient time to perform its duties and
             optimal sesuai dengan pedoman dan tata tertib kerja.                                     responsibilities optimally in accordance with the
                                                                                                      working guidelines and rules of procedure.
      18. Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan                                            18. The Board of Commissioners is required to safeguard
             informasi terkait Bank yang disampaikan oleh Direksi,                                    all data and information related to the Bank provided
             dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                                         by the Board of Directors, in accordance with the
             undangan.                                                                                prevailing laws and regulations.



      Rapat Dewan Komisaris                                                                        Board of Commissioners’ Meetings

      Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat paling                                          The Board of Commissioners is required to hold
      sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan sebagaimana                                        meetings at least once every two months, as stipulated
      diatur dalam POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi                                        in Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
      dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.                                           33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board
      Selain itu, Dewan Komisaris juga wajib mengadakan                                            of Commissioners of Issuers or Public Companies. In
      rapat bersama Direksi paling kurang 1 (satu) kali dalam                                      addition, the Board of Commissioners is also required to
      4 (empat) bulan.                                                                             hold joint meetings with the Board of Directors at least
                                                                                                   once every four months.




238        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 240
         Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                   Rapat Dewan Komisaris                                    Rapat Bersama Direksi
                                               Board of Commissioners Meeting                        Joint Meeting with Board of Directors
              Nama
              Name                     Jumlah Rapat                         Persentase            Jumlah Rapat                                 Persentase
                                                          Kehadiran                                                     Kehadiran
                                        Number of                           Percentage             Number of                                   Percentage
                                                         Attendance                                                    Attendance
                                         Meetings                               (%)                 Meetings                                       (%)

Kiki Syahnakri                                      14              14               100,00                     12                      12              100,00
Tomy Winata                                         14                2                   14,29                 12                       2                 16,67
Sugianto Kusuma                                     14                2                   14,29                 12                       2                 16,67
Elizawatie Simon                                    14              14               100,00                     12                      12              100,00
Pesta Uli Sitanggang                                14              14               100,00                     12                      12              100,00



Program Pelatihan Dewan Komisaris                                            Board of Commissioners’ Training Program

Untuk meningkatkan kinerja Dewan Komisaris, Bank                             To      enhance        the     performance            of     the     Board           of
memberikan kesempatan kepada Dewan Komisaris untuk                           Commissioners, the Bank provides opportunities for
dapat mengembangkan dan meningkatkan kompetensi                              members of the Board of Commissioners to develop
diri melalui pelatihan dan sertifikasi, maupun program                       and improve their competencies through training and
peningkatan kompetensi lainnya seperti seminar dan                           certification programs, as well as other competency
workshop.                                                                    development             initiatives       such       as      seminars              and
                                                                             workshops.


Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah mengikuti                           During 2025, the Board of Commissioners participated
pelatihan pendidikan dan/atau peningkatan kompetensi                         in     the      following      education           and/or        competency
sebagai berikut:                                                             enhancement programs:
                           Jenis
    Peserta              Pelatihan           Materi Pendidikan dan Pelatihan                      Tanggal                       Penyelenggara
  Participants           Types of            Education and Training Materials                      Date                           Organizer
                          Training
 Kiki Syahnakri       Refreshment           Refreshment Sertifikasi Manajemen 9-19 Agustus 2025                      Risiko Manajemen Gagasan
                      Sertifikasi           Risiko Jenjang 6                  August 9–19, 2025                      (RMG)
                      Certification         Risk Management Certification
                      Refreshment           Refreshment – Level 6
 Tomy Winata                   -                            -                                        -                                    -
 Sugianto                      -                            -                                        -                                    -
 Kusuma
 Elizawatie           Refreshment           Refreshment Sertifikasi Manajemen 16-26 April 2025                       Risiko Manajemen Gagasan
 Simon                Sertifikasi           Risiko Jenjang 7                  April 16–26, 2025                      (RMG)
                      Certification         Risk Management Certification
                      Refreshment           Refreshment – Level 7
                      Webinar               Memahami Pentingnya Integritas 16 Oktober 2025                           Forum Komunikasi Direktur
                                            dalam      Pengelolaan   Lembaga October 16, 2025                        Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
                                            Keuangan
                                            Understanding the Importance
                                            of Integrity in the Management of
                                            Financial Institutions




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       239
Page 241
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                               Jenis
             Peserta                         Pelatihan      Materi Pendidikan dan Pelatihan                        Tanggal                  Penyelenggara
           Participants                      Types of       Education and Training Materials                        Date                      Organizer
                                              Training
        Pesta Uli                          Refreshment     Refreshment Sertifikasi Manajemen                 22 Februari - 3 Maret Risiko Manajemen Gagasan
        Sitanggang                         Sertifikasi     Risiko Jenjang 6                                  2025                  (RMG)
                                           Certification   Risk Management Certification                     February 22 – March
                                           Refreshment     Refreshment – Level 6                             3, 2025


      Program Pengenalan Perusahaan bagi                                                             Company Orientation Program for Newly
      Komisaris Baru                                                                                 Appointed Commissioners
      Dalam               hal         pengangkatan          Komisaris       baru,          Bank      In the event of the appointment of new Commissioners,
      memastikan Komisaris memahami tugas dan tanggung                                               the Bank ensures that the Commissioners understand
      jawabnya dan memberikan informasi kepada pihak terkait                                         their    duties    and      responsibilities   and      provides
      agar mendapatkan pemahaman lebih tentang Bank                                                  relevant information to enable them to gain a deeper
      Artha Graha Internasional guna mendukung pelaksanaan                                           understanding of Bank Artha Graha Internasional in
      tugas dan tanggung jawabnya. Sehubungan tidak adanya                                           order to support the performance of their duties and
      anggota Dewan Komisaris baru di tahun 2025, Bank tidak                                         responsibilities. As there were no newly appointed
      melakukan program Pengenalan Perusahaan bagi Dewan                                             members of the Board of Commissioners in 2025, the
      Komisaris baru.                                                                                Bank did not conduct a Company Orientation Program
                                                                                                     for new Commissioners.


      Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian                                                   Mechanism for Resignation and Dismissal of the
      Dewan Komisaris                                                                                Board of Commissioners

      Sesuai dengan ketentuan dalam Pedoman dan Tata                                                 In accordance with the provisions set out in the Board
      Tertib            Kerja              Dewan   Komisaris      Bank,       mekanisme              of Commissioners’ Working Guidelines and Rules
      pengunduran diri dan pemberhentian anggota Dewan                                               of Procedure of the Bank, the mechanism for the
      Komisaris Bank Artha Graha Internasional ditetapkan                                            resignation and dismissal of members of the Board of
      sebagai berikut:                                                                               Commissioners of Bank Artha Graha Internasional is
                                                                                                     stipulated as follows:
      1.     Seorang                   anggota       Dewan        Komisaris            berhak        1.   A member of the Board of Commissioners has the
             mengundurkan diri dari jabatannya dan wajib                                                  right to resign from his/her position and is required
             menyampaikan                       permohonan        pengunduran                 diri        to submit a written resignation request to the Bank
             kepada Bank mengenai maksud tersebut sedikitnya                                              at least 90 (ninety) days prior to the effective date
             90           (sembilan             puluh)     hari    sebelum            tanggal             of resignation;
             pengunduran dirinya;
      2. Bank                  wajib          menyelenggarakan            RUPS           untuk       2. The Bank is required to convene a General Meeting
             memutuskan permohonan pengunduran diri anggota                                               of Shareholders to decide on the resignation request
             Dewan Komisaris dalam jangka waktu paling lambat                                             of the member of the Board of Commissioners
             90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya surat                                           no later than 90 (ninety) days after receipt of the
             pengunduran diri tersebut.                                                                   resignation letter.
             Dewan Komisaris yang mengundurkan diri tetap                                                 A resigning member of the Board of Commissioners
             dapat dimintakan pertanggungjawabannya sejak                                                 may still be held accountable, from the date of
             tanggal pengangkatan sampai dengan pengunduran                                               appointment until the date of resignation, at the
             dirinya dalam RUPS;                                                                          General Meeting of Shareholders;




240        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 242
           Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




3. Bank wajib melakukan keterbukaan informasi kepada                           3. The Bank is required to disclose the resignation to the
   masyarakat dan menyampaikan kepada Otoritas Jasa                                  public and notify the Financial Services Authority in
   Keuangan terkait pengunduran diri sesuai dengan                                   connection with such resignation in accordance with
   peraturan perundang-undangan yang berlaku di                                      the prevailing capital market laws and regulations;
   Pasar Modal; dan                                                                  and
4. RUPS dapat mengangkat orang lain untuk mengisi                              4. The General Meeting of Shareholders may appoint
   jabatan seorang anggota Dewan Komisaris yang                                      another person to fill the position of a member of the
   diberhentikan dari jabatannya atau untuk mengisi                                  Board of Commissioners who has been dismissed
   suatu lowongan.                                                                   from office or to fill a vacancy.
   Masa        jabatan             seorang     yang   diangkat    untuk              The term of office of a person appointed to replace
   menggantikan              anggota          Dewan   Komisaris   yang               a resigning or dismissed member of the Board of
   berhenti atau mengisi lowongan adalah untuk jangka                                Commissioners, or to fill a vacancy, shall be for the
   waktu sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris                                   remaining term of office of the replaced or dismissed
   yang diberhentikan atau digantikan tersebut.                                      member of the Board of Commissioners.


Penilaian Kinerja Komite-Komite Yang Berada Di                                 Performance Evaluation of Committees under the
Bawah Dewan Komisaris                                                          Board of Commissioners

Dewan Komisaris Bank Artha Graha Internasional                                 The Board of Commissioners of Bank Artha Graha
dibantu oleh berbagai Komite dalam menjalankan                                 Internasional is assisted by various Committees in
fungsi, tugas dan tanggung jawabnya, Komite yang ada                           carrying out its functions, duties, and responsibilities. The
di bawah Dewan Komisaris antara lain Komite Audit,                             committees under the Board of Commissioners include
Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan                               the Audit Committee, Risk Monitoring Committee, and
Nominasi. Setiap tahun, Dewan Komisaris mengevaluasi                           Remuneration and Nomination Committee. Each year,
kinerja dari setiap Komite, baik secara kolektif kolegial                      the Board of Commissioners evaluates the performance
maupun individu.                                                               of each Committee, both collectively and individually.


Pada   tahun         2025,          Dewan      Komisaris   memandang           In 2025, the Board of Commissioners concluded that all
bahwa seluruh komite tersebut telah bekerja dengan                             of these Committees had performed their duties while
menjunjung standar kompetensi dan kualitas yang baik.                          upholding good standards of competence and quality.
Adapun penilaian masing-masing komite adalah sebagai                           The evaluation of each Committee is as follows:
berikut:
                                                                                                                                  Penilaian Kinerja
      Uraian                                                  Dasar Penilaian
                                                                                                                                   Performance
    Description                                             Basis of Assessment
                                                                                                                                    Assessment
 Komite Audit                 1. Pemantauan dan evaluasi perencanaan dan pelaksanaan audit serta tindak
 Audit Committee                 lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern
                                 termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan;
                              2. Review pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Internal Audit dilakukan
                                 secara bulanan yang disampaikan dalam pembahasan temuan serta tindak
                                 lanjutnya. Hasil review terhadap pemeriksaan yang dilakukan KAP telah sesuai                             Baik
                                 dengan standar audit yang ditetapkan;                                                                    Good
                              3. Monitoring terhadap tindak lanjut yang dilakukan oleh Direksi atas pemenuhan
                                 komitmen hasil temuan pemeriksaan internal dan eksternal; dan
                              4. Memberikan rekomendasi penunjukan Akuntan Publik dan KAP sesuai
                                 ketentuan yang berlaku kepada RUPS melalui Dewan Komisaris.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   241
Page 243
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                                                        Penilaian Kinerja
                 Uraian                                                            Dasar Penilaian
                                                                                                                                         Performance
               Description                                                       Basis of Assessment
                                                                                                                                          Assessment
                                           1. Monitoring and evaluation of audit planning and implementation, as well
                                              as follow-up on audit results, in order to assess the adequacy of internal
                                              controls, including the adequacy of the financial reporting process;
                                           2. Monthly reviews of the implementation of the duties and responsibilities
                                              of the Internal Audit function, which were presented through discussions
                                              of audit findings and their follow-up actions. The results of the review of
                                              examinations conducted by the Public Accounting Firm were in accordance
                                              with the applicable auditing standards;
                                           3. Monitoring of the follow-up actions taken by the Board of Directors in
                                              fulfilling commitments arising from internal and external audit findings; and
                                           4. Providing recommendations on the appointment of the Public Accountant
                                              and Public Accounting Firm to the General Meeting of Shareholders through
                                              the Board of Commissioners, in accordance with the prevailing regulations.
                                           1. Hasil evaluasi, kajian hal-hal yang berhubungan dengan risiko serta
                                              memberikan arahan dan saran dalam pengembangan manajemen risiko di
                                              Bank; dan
        Komite Pemantau                    2. Memantau dan mengevaluasi atas pelaksanaan tugas Komite Manajemen
        Risiko                                Risiko dan Direktorat Risk Management.                                                         Baik
        Risk Monitoring                    1. The results of evaluations and reviews of matters related to risk, as well as                  Good
        Committee                             the provision of guidance and recommendations for the development of risk
                                              management at the Bank; and
                                           2. Monitoring and evaluation of the implementation of the duties of the Risk
                                              Management Committee and the Risk Management Directorate.
                                           1.   Hasil evaluasi Kebijakan Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi,
                                                Pejabat eksekutif dan pegawai;
                                           2.   Telah menyusun sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian
                                                anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS;
                                           3.   Telah memberikan rekomendasi calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
                                                Direksi untuk disampaikan kepada RUPS; dan
                                           4.   Telah memberikan rekomendasi calon Pihak Independen yang dapat menjadi
        Komite Remunerasi                       anggota Komite kepada Dewan Komisaris.
        dan Nominasi                       1.   The results of the evaluation of the Remuneration Policy for members of the
                                                                                                                                             Baik
        Remuneration                            Board of Commissioners and the Board of Directors, executive officers, and
                                                                                                                                             Good
        and Nomination                          employees;
        Committee                          2.   Prepared systems and procedures for the selection and/or replacement of
                                                members of the Board of Commissioners and the Board of Directors to be
                                                submitted to the General Meeting of Shareholders;
                                           3.   Provided recommendations for candidates for members of the Board of
                                                Commissioners and/or the Board of Directors to be submitted to the General
                                                Meeting of Shareholders; and
                                           4.   Provided recommendations for candidates for Independent Parties to serve
                                                as members of Committees to the Board of Commissioners.




      DIREKSI
      BOARD OF DIRECTORS
      Direksi merupakan organ Tata Kelola yang berwenang                                           The Board of Directors is a governance organ that has the
      dan bertanggung jawab penuh atas jalannya pengurusan                                         authority and full responsibility for the management of
      Bank untuk kepentingan Bank serta sesuai dengan                                              the Bank in the interests of the Bank and in accordance
      maksud dan tujuan Bank. Direksi memiliki wewenang                                            with the Bank’s purposes and objectives. The Board of
      serta bertugas dan bertanggung jawab secara kolegial                                         Directors has the authority and carries out its duties
      dalam mengelola Bank. Secara garis besar, masing-                                            and responsibilities collectively in managing the Bank.
      masing               Direktur        dapat    melaksanakan              tugas          dan   In general, each Director may perform duties and make
      mengambil keputusan sesuai dengan pembagian tugas                                            decisions in accordance with the allocation of duties



242        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 244
         Analisa & Pembahasan Manajemen                               Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                             Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




dan wewenangnya. Direksi bertanggung jawab terhadap                               and authorities. The Board of Directors is responsible
pengelolaan Bank agar dapat menghasilkan keuntungan                               for managing the Bank in order to generate profits and
dan memastikan kesinambungan usaha Bank sesuai                                    to ensure the sustainability of the Bank’s business in
dengan anggaran dasar dan peraturan perundang-                                    accordance with the Articles of Association and the
undangan.                                                                         prevailing laws and regulations.


Pedoman Kerja/Piagam Direksi                                                      Board of Directors’ Working Guidelines/
                                                                                  Charter

Dalam melakukan tugas dan kewajibannya, Direksi                                   In carrying out its duties and obligations, the Board of
senantiasa merujuk pada Pedoman Kerja dan Tata Tertib                             Directors consistently refers to the Board of Directors’
Kerja Direksi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan                             Working Guidelines and Rules of Procedure, which
No. 0027.04.0 tanggal 28 Desember 2023, sebagai                                   were established through Decree No. 0027.04.0 dated
pedoman pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi                              December 28, 2023, as guidance for the performance
agar sesuai dengan aturan dalam penerapan tata kelola                             of the duties and responsibilities of the Board of
perusahaan yang baik. Selain itu, Direksi juga mengacu                            Directors to ensure compliance with the principles of
pada peraturan perundang-undangan lainnya, antara                                 Good Corporate Governance. In addition, the Board
lain:                                                                             of Directors also refers to other prevailing laws and
                                                                                  regulations, including:
1.   Undang-Undang             No.          10   tahun   1998    tentang          1.    Law No. 10 of 1998 on Banking;
     Perbankan;
2. Undang-Undang               No.      40       tahun   2007    tentang          2. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies;
     Perseroan Terbatas;
3. Peraturan         Otoritas          Jasa       Keuangan      No.    33/        3. Financial Services Authority Regulation No. 33/
     POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                                   POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board
     Emiten dan Perusahaan Publik;                                                      of Commissioners of Issuers and Public Companies;
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/                                    4. Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
     SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bank                                   SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
     Umum;                                                                              Corporate Governance for Commercial Banks;
5. Peraturan         Otoritas          Jasa       Keuangan      No.     12/       5. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
     POJK.03/2021 tentang Bank Umum;                                                    12/POJK.03/2021 on Commercial Banks;
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023                             6. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 17
     tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;                                      of 2023 on the Implementation of Governance for
                                                                                        Commercial Banks;
7. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                                    7.     Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
     SEOJK.02/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bank                                   SEOJK.02/2025 concerning the Implementation of
     Umum;                                                                              Corporate Governance for Commercial Banks;
8. Anggaran Dasar PT Bank Artha Graha Internasional                               8. The Articles of Association of PT Bank Artha Graha
     Tbk; dan                                                                           Internasional Tbk; and
9. Dan saling terkait dengan Pedoman Kebijakan                                    9. Other related policies, including the Risk Management
     Manajemen Risiko (Risk Management).                                                Policy Guidelines.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   243
Page 245
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Ketentuan Masa Jabatan                                                                       Term of Office Provisions

      Masa jabatan Direksi Bank Artha Graha Internasional                                          The term of office of the Board of Directors of Bank
      untuk 1 (satu) periode paling lama adalah 3 (tiga) tahun                                     Artha Graha Internasional for one (1) period is a
      terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS                                            maximum of three (3) years from the date determined
      yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan                                               by the GMS that appointed them and ends at the
      RUPS Tahunan tiga tahun berikutnya, namun dengan                                             closing of the Annual GMS three years later, without
      tidak mengurangi hak RUPS untuk sewaktu-waktu                                                prejudice to the GMS’s right to dismiss a member of the
      dapat memberhentikan anggota Direksi sebelum masa                                            Board of Directors at any time before the end of their
      jabatannya berakhir sesuai dengan ketentuan dalam                                            term of office in accordance with the provisions of the
      Anggaran Dasar Perseroan.                                                                    Company’s Articles of Association.


      Setelah masa jabatannya berakhir, anggota Direksi dapat                                      After their term of office ends, members of the Board of
      diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPS, masa                                            Directors may be reappointed based on a decision of
      jabatan anggota Direksi akan berakhir dengan sendirinya                                      the GMS. The term of office of a member of the Board of
      apabila anggota Direksi tersebut:                                                            Directors shall automatically end if the member:
      1.     Mengundurkan                      diri    dengan              permohonan              1.   Resigned by submitting a resignation request;
             pengunduran diri;
      2. Tidak                 lagi        memenuhi   persyaratan            perundang-            2. No longer meets the applicable legal requirements;
             undangan yang berlaku;
      3. Meninggal dunia;                                                                          3. Passes away;
      4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS; dan                                             4. Is dismissed based on a decision of the GMS; and
      5. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan                                        5. Is declared bankrupt or placed under guardianship
             berdasarkan suatu penetapan pengadilan.                                                    based on a court order.


      Komposisi Direksi                                                                            Composition of the Board of Directors

      Pada tahun 2025, komposisi Direksi Bank mengalami                                            In 2025, the composition of the Bank’s Board of Directors
      perubahan sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang                                        underwent changes in accordance with the decision of the
      Saham Tahunan yang diselenggarakan pada 26 Juni 2025,                                        Annual General Meeting of Shareholders held on June 26,
      pemegang saham menyetujui memberhentikan Indra Sintung                                       2025, where shareholders approved the dismissal of Indra
      Budianto selaku Direktur serta mengangkat Susana dan Selvy                                   Sintung Budianto as Director and appointed Susana and Selvy
      sebagai Direksi, sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan                                  as Directors, as stated in the Deed of Meeting Resolution No.17
      Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni 2025, sehingga                                        dated June 26, 2025, resulting in the following composition of
      komposisi Direksi Bank menjadi sebagai berikut:                                              the Bank’s Board of Directors:




244        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 246
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




        Nama                     Jabatan                                             Dasar Pengangkatan                                              Periode
        Name                     Position                                            Basis of Appointment                                             Period

 Andy Kasih               Direktur Utama            1.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 95 tanggal 30 Juni 2008;                              2023-2026
                          President                 2.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 10 Juni 2011;
                          Director                  3.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 3 Juni 2014;
                                                    4.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 20 tanggal 16 Juni 2017;
                                                    5.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 07 tanggal 5 Oktober 2020;
                                                         dan
                                                    6.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.
                                                    1.   Deed of Meeting Resolution No. 95 dated June 30, 2008;
                                                    2.   Deed of Meeting Resolution No. 16 dated June 10, 2011;
                                                    3.   Deed of Meeting Resolution No. 08 dated June 3, 2014;
                                                    4.   Deed of Meeting Resolution No. 20 dated June 16, 2017;
                                                    5.   Deed of Meeting Resolution No. 07 dated October 5, 2020; and
                                                    6.   Deed of Meeting Resolution No. 16 dated July 17, 2023.

 Christina                Wakil Direktur            1. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 09 tanggal 17 Juli 2018;                                2024-2027
 Harapan                  Utama                     2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 177 tanggal 23 Agustus 2021;
                          Vice President               dan
                          Director                  3. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 17 Juli 2024.
                                                    1. Deed of Meeting Resolutions No. 09 dated July 17, 2018;
                                                    2. Deed of Meeting Resolutions No. 177 dated August 23, 2021; and
                                                    3. Deed of Meeting Resolutions No. 05 dated July 17, 2024.

 Indrastomo               Direktur                  Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.                                   2023-2026
 Nugroho                  Kepatuhan/                Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023.
                          Direktur
                          Independen
                          Compliance
                          Director/
                          Independent
                          Director

 Handoyo                  Direktur                  Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 16 tanggal 17 Juli 2023.                                   2023-2026
 Soedirdja                Director                  Deed of Meeting Resolutions No. 16 dated July 17, 2023.

 Susana*                  Direktur                  Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni 2025.                                   2025-2028
                          Director                  Deed of Meeting Resolutions No. 17 dated June 26, 2023.

 Selvy*                   Direktur                  Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 17 tanggal 26 Juni 2025.                                   2025-2028
                          Director                  Deed of Meeting Resolutions No. 17 dated June 26, 2023.
Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026



Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                                                        Fit and Proper Assessment

Seluruh calon anggota Direksi wajib dinyatakan lulus                                     All candidates for members of the Board of Directors are
dalam Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test)                                    required to be declared to have passed the Fit and Proper
yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana                                  Test conducted by the Financial Services Authority, as
yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                                   stipulated in Financial Services Authority Regulation No.
27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan                                          27/POJK.03/2016 on Fit and Proper Assessments for Key
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.                                        Parties of Financial Services Institutions. The status of
Adapun penjelasan status Uji Kemampuan dan Kepatutan                                     the Fit and Proper Test for the serving members of the
Direksi yang menjabat pada periode tahun 2025 dapat                                      Board of Directors during the 2025 period is presented
dijelaskan pada tabel di bawah ini:                                                      in the table below.




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   245
Page 247
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                                           Tanggal
                      Nama                      Jabatan                    Penyelenggara                  Kelulusan                      No. Surat
                      Name                      Position                     Organizer                     Date of                     Letter Number
                                                                                                         Completion
        Andy Kasih                         Direktur Utama            Bank Indonesia                  9 Desember 2008       Surat Bank Indonesia No. 10/184/GBI/
                                           President Director                                        December 9, 2008      DPIP/Rahasia
                                                                                                                           Bank Indonesia Letter No. 10/184/GBI/
                                                                                                                           DPIP/Confidential



        Christina Harapan                  Wakil Direktur            Otoritas Jasa                   9 Januari 2019        Surat Otoritas Jasa Keuangan No.
                                           Utama                     Keuangan                        January 9, 2019       SR-8/PB.12/2019
                                           Vice President            Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                                           Director                  Authority                                             No. SR-8/PB.12/2019

        Indrastomo                         Direktur                  Otoritas Jasa                   8 November 2023       Surat Otoritas Jasa Keuangan No. SR-
        Nugroho                            Kepatuhan/                Keuangan                        November 8, 2023      252/PB.02/2023
                                           Direktur                  Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                                           Independen                Authority                                             No. SR-252/PB.02/2023
                                           Compliance
                                           Director/
                                           Independent
                                           Director
        Handoyo Soedirdja                  Direktur                  Otoritas Jasa                   8 November 2023       Surat Otoritas Jasa Keuangan No. SR-
                                           Director                  Keuangan                        November 8, 2023      252/PB.02/2023
                                                                     Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                                                                     Authority                                             No. SR-252/PB.02/2023

        Susana*                            Direktur                  Otoritas Jasa                   8 Januari 2026        Surat Otoritas Jasa Keuangan No.
                                           Director                  Keuangan                        January 8, 2026       KEPR-2/D.03/2026
                                                                     Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                                                                     Authority                                             No. KEPR-2/D.03/2026

        Selvy*                             Direktur                  Otoritas Jasa                   8 Januari 2026        Surat Otoritas Jasa Keuangan No.
                                           Director                  Keuangan                        January 8, 2026       KEPR-1/D.03/2026
                                                                     Financial Services                                    Financial Services Authority Letter
                                                                     Authority                                             No. KEPR-1/D.03/2026

      Keterangan
      *) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
      *) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026




      Sertifikasi Manajemen Risiko                                                                 Risk Management Certification

      Berdasarkan ketentuan dalam Surat Edaran Otoritas                                            Pursuant to the provisions of Financial Services Authority
      Jasa Keuangan No. 28/SEOJK.03/2022, setiap anggota                                           Circular Letter No. 28/SEOJK.03/2022, each member
      Direksi Bank wajib memiliki Sertifikat Manajemen Risiko                                      of the Bank’s Board of Directors is required to hold a
      jenjang 7. Sertifikat tersebut menjadi salah satu indikator                                  Level 7 Risk Management Certificate. This certificate
      dalam penilaian fit and proper test yang harus dijalani                                      serves as one of the indicators in the fit and proper test
      oleh Direksi yang akan menjabat.                                                             assessment that must be undertaken by members of
                                                                                                   the Board of Directors prior to assuming office.


      Tahun 2025, seluruh anggota Dewan Direksi Bank Artha                                         In 2025, all members of the Board of Directors of Bank
      Graha Internasional telah memenuhi ketentuan tersebut.                                       Artha Graha Internasional had fulfilled this requirement.
      Direksi yang telah lulus sertifikasi manajemen risiko                                        The members of the Board of Directors who have passed
      adalah sebagai berikut:                                                                      the risk management certification are as follows:




246        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 248
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




                Nama                                  Jabatan                    Sertifikasi Manajemen Risiko                                Penyelenggara
                Name                                  Position                  Risk Management Certification                                  Organizer

 Andy Kasih                                    Direktur Utama                                    Jenjang 7
                                                                                                                                                     LSPP
                                               President Director                                 Level 7
 Christina Harapan                             Wakil Direktur Utama                              Jenjang 7
                                                                                                                                                     LSPP
                                               Vice President Director                            Level 7
 Indrastomo Nugroho                            Direktur Kepatuhan/                               Jenjang 7                                           LSPP
                                               Direktur Independen                                Level 7
                                               Compliance Director/
                                               Independent Director
 Handoyo Soedirdja                             Direktur                                          Jenjang 7                                           LSPP
                                               Director                                           Level 7
 Susana*                                       Direktur                                          Jenjang 7                                           LSPP
                                               Director                                           Level 7
 Selvy*                                        Direktur                                          Jenjang 7                                           LSPP
                                               Director                                           Level 7
Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                                                         Duties and Responsibilities of the Board
                                                                                         of Directors

Mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi,                                      Referring to the Guidelines and Rules of Procedure of
Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai                                        the Board of Directors, the Board of Directors has the
berikut:                                                                                 following duties and responsibilities:
1.   Direksi bertugas menjalankan dan bertanggung                                        1.    The Board of Directors is responsible for managing
     jawab atas pengurusan Bank untuk kepentingan Bank                                         and administering the Bank for the interest of the
     sesuai dan dalam mencapai maksud dan tujuan Bank.                                         Bank in accordance with, and in order to achieve, the
                                                                                               aims and objectives of the Bank.
     Tugas Pokok Direksi adalah:                                                               The principal duties of the Board of Directors are:
     a. Memimpin dan mengurus Bank sesuai dengan                                               a. To lead and manage the Bank in accordance with
          tujuan Bank; dan                                                                            the Bank’s objectives; and
     b. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan                                           b. To control, maintain, and manage the assets of
          Bank.                                                                                       the Bank.
2. Direksi wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan                                       2. The Board of Directors is required to perform its
     tanggung jawab dengan itikad baik dan dengan                                              duties, authorities, and responsibilities in good faith
     prinsip kehati-hatian.                                                                    and in accordance with the prudential principle.
3. Dalam menerapkan Tata Kelola yang baik pada                                           3. In implementing good corporate governance in the
     Perseroan, Direksi paling sedikit wajib membentuk:                                        Company, the Board of Directors is at least required
                                                                                               to establish:
     a. Satuan kerja audit intern,                                                             a. An internal audit work unit;
     b. Satuan kerja manajemen risiko, dan                                                     b. A risk management work unit; and
     c. Satuan kerja kepatuhan.                                                                c. A compliance work unit.
4. Direksi berwenang mewakili Bank sesuai dengan                                         4. The Board of Directors is authorized to represent
     ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran                                          the Bank in accordance with the prevailing laws
     dasar dan keputusan RUPS.                                                                 and regulations, the articles of association, and
                                                                                               resolutions of the General Meeting of Shareholders
                                                                                               (GMS).




                                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   247
Page 249
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      5. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik                                           5. Each member of the Board of Directors is required
             dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas                                               to perform his or her duties and authorities in
             dan wewenangnya dengan prinsip kehati-hatian                                             good faith and with full responsibility, applying the
             dan dengan mengindahkan peraturan perundang-                                             prudential principle and complying with applicable
             undangan yang berlaku. Dalam rangka mendukung                                            laws and regulations. To support the effective
             efektivitas                   pelaksanaan   tugas      dan           tanggung            implementation of its duties and responsibilities,
             jawabnya, Direksi dapat membentuk komite yang                                            the Board of Directors may establish committees
             paling sedikit terdiri atas:                                                             consisting at least of:
             a. Komite manajemen risiko;                                                              a. A risk management committee;
             b. Komite kebijakan perkreditan atau pembiayaan;                                         b. A credit or financing policy committee;
             c. Komite kredit atau pembiayaan; dan                                                    c. A credit or financing committee; and
             d. Komite pengarah Teknologi Informasi.                                                  d. An information technology steering committee.
             dan berkewajiban melakukan evaluasi terhadap                                             The Board of Directors is obliged to evaluate the
             kinerja komite tersebut setiap akhir tahun buku                                          performance of such committees at the end of
             Bank, serta untuk mendukung pelaksanaan prinsip                                          each financial year of the Bank. In order to support
             tata kelola perusahaan yang baik oleh Bank, Direksi                                      the implementation of good corporate governance
             berkewajiban membentuk, serta berwenang untuk                                            principles by the Bank, the Board of Directors
             mengangkat                      dan   memberhentikan                Sekretaris           is also obliged to establish, and is authorized to
             Perusahaan atau susunan unit kerja Sekretaris                                            appoint and dismiss, the Corporate Secretary or the
             Perusahaan berikut pertanggungjawabnya.                                                  organizational structure of the Corporate Secretary
                                                                                                      unit along with its accountability.
      6. Pembagian tugas dan wewenang di antara para                                               6. The division of duties and authorities among
             anggota Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum                                               members of the Board of Directors is determined
             Pemegang Saham, dan dalam hal Rapat Umum                                                 by the General Meeting of Shareholders, and in the
             Pemegang Saham tidak menetapkan, pembagian                                               event that the General Meeting of Shareholders does
             tugas, dan wewenang anggota Direksi ditetapkan                                           not determine such division, it shall be determined
             berdasarkan keputusan Direksi.                                                           based on a resolution of the Board of Directors.
      7. Mempertanggungjawabkan                             pelaksanaan                  tugas     7. To be accountable for the implementation of its
             kepada Pemegang Saham melalui RUPS.                                                      duties to the Shareholders through the General
                                                                                                      Meeting of Shareholders.
      8. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat                                      8. To have guidelines and rules of procedure that are
             mengikat bagi setiap anggota Direksi.                                                    binding on each member of the Board of Directors.
      9. Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib                                        9. The guidelines and rules of procedure must at
             mencantumkan pengorganisasian Perseroan dan                                              least contain provisions on the organization of the
             pembidangan tugas Direksi; tugas, tanggung jawab                                         Company and the division of duties of the Board of
             dan wewenang Direksi; pengaturan kewenangan dan                                          Directors; the duties, responsibilities, and authorities
             prosedur keputusan Direksi; pengaturan etika kerja                                       of the Board of Directors; arrangements regarding
             Direksi; pengaturan rapat Direksi; larangan terhadap                                     authority   and     decision-making    procedures         of
             Direksi; evaluasi kinerja Direksi; pola hubungan kerja                                   the Board of Directors; work ethics of the Board
             Direksi dan Dewan Komisaris.                                                             of Directors; meetings of the Board of Directors;
                                                                                                      prohibitions applicable to the Board of Directors;
                                                                                                      evaluation of the performance of the Board of
                                                                                                      Directors; and the working relationship between the
                                                                                                      Board of Directors and the Board of Commissioners.




248        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 250
         Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




10. Direksi      bertanggung                 jawab      penuh         dalam        10. The Board of Directors bears full responsibility in
   melaksanakan            tugasnya           yang     ditujukan      untuk              carrying out its duties for the interest of the Bank in
   kepentingan Bank dalam mencapai maksud dan                                            achieving its aims and objectives.
   tujuannya.
11. Merumuskan             dan        bertanggung            jawab     atas        11. To formulate and be responsible for the achievement
   tercapainya visi, misi dan strategi jangka pendek,                                    of the Company’s vision, mission, and short-term,
   menengah dan jangka panjang perusahaan melalui                                        medium-term, and long-term strategies through
   koordinasi kerja dan pemantauan kinerja dan prestasi                                  work coordination as well as monitoring the
   setiap unit kerja.                                                                    performance and achievements of each work unit.
12. Merumuskan arah kebijakan dan sasaran bidang                                   12. To formulate policy directions and targets in the fields
   kepatuhan dan manajemen risiko Bank dalam                                             of compliance and risk management of the Bank
   memenuhi seluruh peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                     in fulfilling all regulations of the Financial Services
   dan    peraturan           perundang-undangan               lain    yang              Authority and other applicable laws and regulations
   berlaku dalam rangka prinsip kehati-hatian.                                           in accordance with the prudential principle.
13. Direksi berhak mewakili Bank didalam dan diluar                                13. The Board of Directors has the right to represent
   pengadilan tentang segala hal dan dalam segala                                        the Bank in and out of court in all matters and
   kejadian, dan berhak mengikat Bank dengan pihak                                       circumstances, and has the right to bind the Bank
   lain atau pihak lain dengan Bank serta menjalankan                                    with other parties or other parties with the Bank, and
   segala tindakan baik yang mengenai pengurusan                                         to carry out all actions related to management and
   maupun mengenai pemilikan, akan tetapi dengan                                         ownership, provided that, specifically for:
   ketentuan bahwa khusus:
   a. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta                                       a. Establishing a new business or participating in
       pada perusahaan lain baik di dalam maupun di                                             another company, either domestically or abroad;
       luar negeri;
   b. Menjual saham milik Bank pada perusahaan lain;                                     b. Selling shares owned by the Bank in other
                                                                                                companies;
   c. Membeli,           menjual            atau    dengan     cara     lain             c. Purchasing, selling, or otherwise transferring
       melepaskan            hak       atas        barang-barang      tidak                     rights to immovable assets or companies; and
       bergerak atau perusahaan-perusahaan; dan
   d. Menyewakan,              menjaminkan            atau     memberati                 d. Leasing, pledging, or encumbering immovable
       barang-barang tidak bergerak milik Bank. Harus                                           assets owned by the Bank, such actions must
       dengan persetujuan Dewan Komisaris, yang dalam                                           obtain the approval of the Board of Commissioners.
       pelaksanaannya terhadap pihak ketiga surat/akta                                          In their implementation toward third parties, the
       yang bersangkutan cukup ditandatangani oleh                                              relevant letter or deed shall be sufficiently signed
       Komisaris Utama atau Wakil Komisaris Utama                                               by the President Commissioner or Vice President
       bersama-sama dengan 1 (satu) anggota Dewan                                               Commissioner jointly with 1 (one) member of the
       Komisaris yang ditunjuk berdasarkan Keputusan                                            Board of Commissioners appointed based on a
       Dewan Komisaris.                                                                         resolution of the Board of Commissioners.
14. Perbuatan hukum untuk mengalihkan, melepaskan                                  14. For legal actions to transfer, release rights, or provide
   hak atau menjadikan jaminan utang yang merupakan                                      security for debts amounting to more than 50%
   lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan                                    (fifty percent) of the total net assets of the Bank,
   bersih Bank baik dalam satu transaksi yang berdiri                                    whether in a single transaction or in several related
   sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain, Direksi                                transactions, the Board of Directors must obtain
   harus mendapat persetujuan RUPS yang dihadiri                                         approval from the General Meeting of Shareholders
   atau diwakili para pemegang saham yang memiliki                                       attended or represented by shareholders holding
   paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah                                at least 3/4 (three quarters) of the total shares with



                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   249
Page 251
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             seluruh saham dengan hak suara hadir dalam RUPS,                                         voting rights present at the GMS, and the resolution
             dan keputusan disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per                                    must be approved by more than 3/4 (three quarters)
             empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak                                       of the total shares with voting rights present at the
             suara yang hadir dalam RUPS.                                                             GMS.
             Apabila dalam RUPS pertama yang dimaksud tersebut                                        If the quorum required at the first GMS as referred
             di atas kuorum yang ditentukan tidak tercapai, maka                                      to above is not achieved, a second GMS with the
             dapat diselenggarakan RUPS kedua dengan acara                                            same agenda as the first GMS may be convened.
             yang sama seperti RUPS pertama. RUPS kedua                                               The second GMS must be attended or represented
             tersebut harus dihadiri atau diwakili para pemegang                                      by shareholders holding at least 2/3 (two thirds)
             saham yang memiliki paling sedikit 2/3 (dua per tiga)                                    of the total shares with valid voting rights, and the
             bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara                                        resolution must be approved by more than 3/4
             yang sah, dan keputusan disetujui oleh lebih dari 3/4                                    (three quarters) of the total shares with voting rights
             (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham                                        present at the second GMS.
             dengan hak suara yang hadir dalam RUPS kedua.
             Jikalau             kuorum      kehadiran     dalam          RUPS           kedua        If the attendance quorum at the second GMS is also
             tersebut juga tidak terpenuhi, maka RUPS ketiga sah                                      not achieved, a third GMS shall be valid and entitled
             dan berhak mengambil keputusan. Jika dihadiri oleh                                       to adopt resolutions. If attended by shareholders
             pemegang saham dari saham dengan hak suara yang                                          holding shares with valid voting rights in accordance
             sah, dalam kuorum kehadiran yang ditetapkan oleh                                         with the attendance quorum determined by the
             OJK, atas permohonan Bank. Dalam pemanggilan                                             Financial Services Authority, upon the application
             RUPS ketiga menyebutkan bahwa RUPS kedua                                                 of the Bank. The notice of the third GMS shall state
             telah diselenggarakan dan tidak mencapai kuorum                                          that the second GMS has been convened and failed
             kehadiran.                                                                               to meet the attendance quorum.
      15. Untuk                 menjalankan      perbuatan          hukum             berupa       15. To carry out legal actions in the form of transactions
             transaksi                yang   memuat      benturan           kepentingan               containing     conflicts       of   interest   between        the
             antara              kepentingan     ekonomis         pribadi            anggota          personal economic interests of members of the
             Direksi, Dewan Komisaris atau Pemegang Saham,                                            Board of Directors, the Board of Commissioners,
             dengan kepentingan ekonomis Perseroan, Direksi                                           or Shareholders and the economic interests of
             memerlukan persetujuan RUPS.                                                             the Company, the Board of Directors must obtain
                                                                                                      approval from the General Meeting of Shareholders.
      16. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit atau                                          16. The Board of Directors is required to follow up on
             pemeriksaan dan rekomendasi dari Satuan Kerja                                            audit or examination findings and recommendations
             Audit Intern (SKAI), auditor ekstern, hasil pengawasan                                   from the Internal Audit Unit, external auditors, results
             Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan                                         of supervision by the Financial Services Authority,
             otoritas lain.                                                                           and/or results of supervision by other authorities.
      17. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan                                         17. The Board of Directors is required to be accountable
             tugasnya kepada Pemegang Saham melalui Rapat                                             for the implementation of its duties to the
             Umum Pemegang Saham.                                                                     Shareholders through the General Meeting of
                                                                                                      Shareholders.
      18. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan                                    18. The Board of Directors is required to manage
             dan tanggung jawab Direksi sebagaimana diatur dalam                                      the Bank in accordance with the authorities and
             anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan.                                         responsibilities of the Board of Directors as stipulated
                                                                                                      in the articles of association and prevailing laws and
                                                                                                      regulations.




250        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 252
         Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




19. Direksi wajib menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola                    19. The Board of Directors is required to implement the
   yang baik dalam setiap kegiatan usaha Bank pada                                principles of good corporate governance in every
   seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.                                     business activity of the Bank at all levels of the
                                                                                  organization.
20. Direksi    wajib       mengungkapkan        kepada      pegawai         20. The Board of Directors is required to disclose to
   mengenai kebijakan Bank yang bersifat strategis di                             employees the Bank’s strategic policies in the field
   bidang kepegawaian.                                                            of human resources.
21. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan                       21. The Board of Directors is prohibited from using
   dan/atau        jasa       profesional     sebagai      konsultan.             individual advisers and/or professional services as
   Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa                                  consultants. The use of individual advisers and/or
   profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam                            professional services as consultants may be carried
   hal memenuhi persyaratan:                                                      out provided that the following requirements are
                                                                                  met:
   a. Untuk proyek bersifat khusus;                                               a. For projects of a special nature;
   b. Didasarkan pada kontrak kerja yang jelas; dan                               b. Based on a clear work contract; and
   c. Merupakan             Pihak       Independen   dan    memiliki              c. The adviser or professional service provider is
        kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat                               an Independent Party and has the qualifications
        khusus sebagaimana dimaksud dalam huruf a.                                       to carry out the special project as referred to in
                                                                                         letter a.
22. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang                       22. The Board of Directors is required to provide
   akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Dewan                                  accurate, relevant, and timely data and information
   Komisaris.                                                                     to the Board of Commissioners.
23. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja                    23. The Board of Directors is required to have guidelines
   yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi.                            and rules of procedure that are binding on each
   Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib                             member of the Board of Directors. Such guidelines
   mencantumkan:                                                                  and rules of procedure must at least contain
                                                                                  provisions on:
   a. Pengorganisasian Perseroan dan pembidangan                                  a. The organization of the Company and the division
        tugas Direksi;                                                                   of duties of the Board of Directors;
   b. Tugas, tanggungjawab dan wewenang Direksi;                                  b. The duties, responsibilities, and authorities of the
                                                                                         Board of Directors;
   c. Pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan                                c. Arrangements regarding authority and decision-
        Direksi;                                                                         making procedures of the Board of Directors;
   d. Pengaturan etika kerja Direksi;                                             d. Work ethics of the Board of Directors;
   e. Pengaturan rapat Direksi;                                                   e. Meetings of the Board of Directors;
   f.   Larangan terhadap Direksi;                                                f.     Prohibitions applicable to the Board of Directors;
   g. Evaluasi kinerja Direksi; dan                                               g. Evaluation of the performance of the Board of
                                                                                         Directors; and
   h. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris.                            h. The working relationship between the Board of
                                                                                         Directors and the Board of Commissioners.
24. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan                            24. Decisions of the Board of Directors taken in
   pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi                             accordance with the guidelines and rules of procedure
   tanggung jawab seluruh anggota Direksi.                                        are binding and constitute the responsibility of all
                                                                                  members of the Board of Directors.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   251
Page 253
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing                                                       Duties and Responsibilities of Each Director
      Direksi
               Nama dan Jabatan                                                                      Tanggung Jawab
               Name and Position                                                                      Responsibilities
        Andy Kasih                              •    Mengoordinasikan pelaksanaan pengurusan                   •   To coordinate the management of the Bank
                                                     Bank sesuai yang ditetapkan dalam                             in accordance with the provisions set out in
        Direktur Utama                               Anggaran Dasar dan keputusan RUPS dengan                      the Articles of Association and resolutions
        President Director                           memperhatikan ketentuan yang berlaku;                         of the GMS, while observing applicable
                                                                                                                   regulations;
                                                •    Mengoordinasikan,      mengarahkan,       dan             •   To coordinate, direct, and continuously
                                                     melakukan supervisi direktorat-direktorat                     supervise the Bank’s directorates in
                                                     dalam Bank secara berkesinambungan sesuai                     accordance with their respective areas to
                                                     dengan bidangnya masing-masing agar                           ensure operations run smoothly, effectively,
                                                     berjalan dengan lancar, efektif, efisien, dan                 efficiently, and in line with the Bank’s long-
                                                     tetap dalam strategi jangka panjang Bank;                     term strategy;
                                                •    Mengarahkan proses-proses perubahan                       •   To direct the change processes required
                                                     yang diperlukan untuk memenuhi tantangan                      to address market competition challenges
                                                     persaingan pasar dengan mendorong unit                        by encouraging business units to market
                                                     bisnis memasarkan produk dan jasa dengan                      products and services in a more dynamic
                                                     lebih dinamis dan kompetitif, dengan                          and competitive manner, supported by
                                                     pengkajian yang komprehensif dari Direktorat                  comprehensive reviews from the Risk
                                                     Risk Management dan Compliance;                               Management and Compliance Directorate;
                                                •    Meningkatkan citra Bank di tingkat nasional               •   To enhance the Bank’s image at the national
                                                     dan internasional serta turut membina                         and international levels and to foster good
                                                     hubungan baik dengan bank koresponden,                        relationships with correspondent banks,
                                                     investment    bank,    lembaga     keuangan,                  investment banks, financial institutions,
                                                     Nasabah, dan otoritas moneter, baik di dalam                  Customers, and monetary authorities, both
                                                     maupun di luar negeri;                                        domestically and internationally;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Corporate                   •   To be responsible for the Corporate
                                                     Secretary;                                                    Secretary function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Head of                     •   To be responsible for the Head of Bureau
                                                     Bureau;                                                       function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Financial                   •   To be responsible for the Financial Control
                                                     Control;                                                      function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Operation;                  •   To be responsible for the Operations
                                                                                                                   function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Compliance                  •   To be responsible for the Compliance and
                                                     and Risk;                                                     Risk function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Legal Bureau;               •   To be responsible for the Legal Bureau
                                                                                                                   function;
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Asset                       •   To be responsible for the Asset Recovery
                                                     Recovery; dan                                                 function; and
                                                •    Bertanggung jawab atas bidang Internal                    •   To be responsible for the Internal Audit
                                                     Audit.                                                        function.




252        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 254
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




      Nama dan Jabatan                                                                         Tanggung Jawab
      Name and Position                                                                         Responsibilities
 Christina Harapan                        •    Bersama-sama dengan Direktur Utama                        •   Together with the President Director, to
                                               mengoordinasikan pelaksanaan pengurusan                       coordinate the management of the Bank in
 Wakil Direktur Utama                          Bank sesuai penetapan dalam Anggaran                          accordance with the provisions set out in
 Vice President Director                       Dasar dan keputusan RUPS, dengan                              the Articles of Association and resolutions
                                               memperhatikan ketentuan yang berlaku;                         of the GMS, while observing applicable
                                                                                                             regulations;
                                          •    Bersama-sama dengan Direktur Utama                        •   Together with the President Director,
                                               mengoordinasikan,      mengarahkan,     serta                 to coordinate, direct, and continuously
                                               melakukan supervisi Direktorat dalam Bank                     supervise the Bank’s Directorates in
                                               secara berkesinambungan sesuai dengan                         accordance with their respective areas to
                                               bidangnya masing-masing agar berjalan                         ensure operations run smoothly, effectively,
                                               dengan lancar, efektif, efisien, dan tetap                    efficiently, and in line with the Bank’s long-
                                               dalam strategi jangka panjang Bank;                           term strategy;
                                          •    Bersama-sama dengan Direktur Utama                        •   Together with the President Director, to
                                               meningkatkan citra Bank di tingkat nasional                   enhance the Bank’s image at the national
                                               dan internasional, serta turut membina                        and international levels and to foster good
                                               hubungan baik dengan bank koresponden,                        relationships with correspondent banks,
                                               investment     bank,   lembaga    keuangan,                   investment banks, financial institutions,
                                               Nasabah, dan otoritas moneter, baik di dalam                  Customers, and monetary authorities, both
                                               maupun di luar negeri;                                        domestically and internationally;
                                          •    Bersama-sama dengan Direktur Utama                        •   Together with the President Director, to
                                               mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan                         coordinate the implementation of activities
                                               dalam mengarahkan dan membina jaringan                        in directing and developing the branch
                                               kantor untuk mencapai target pangsa pasar                     office network to achieve targeted market
                                               dan meningkatkan volume bisnis (dana dan                      share and increase business volumes
                                               kredit);                                                      (funding and loans);
                                          •    Bertanggung jawab atas bidang Credit                      •   To be responsible for the Credit Analyst
                                               Analyst;                                                      function;
                                          •    Bertanggung jawab atas bidang Business dan                •   Responsible for Business and Treasury
                                               Treasury; dan                                                 functions; and
                                          •    Bertanggung jawab atas bidang Retail Banking              •   To be responsible for the Retail Banking and
                                               dan Digital Banking.                                          Digital Banking.
 Indrastomo Nugroho                       •    Bertanggung jawab atas bidang Compliance;                 •   To be responsible for the Compliance
                                                                                                             function;
 Direktur Kepatuhan/                      •    Bertanggung jawab atas bidang Business dan                •   Responsible for the Business and Treasury
 Direktur Independen                           Teasury; dan                                                  divisions; and
 Compliance Director/                     •    Bertanggung jawab atas bidang Risk                        •   To be responsible for the Risk Management
 Independent Director                          Management.                                                   function.
 Handoyo Soedirdja                        •    Bertanggung jawab atas bidang Financial                   •   To be responsible for the Financial
                                               Institution;                                                  Institution function;
 Direktur                                 •    Bertanggung jawab atas bidang Treasury dan                •   To be responsible for the Treasury and
 Director                                      Fixed Income; dan                                             Fixed Income function; and
                                          •    Bertanggung jawab atas bidang Wholesales                  •   To be responsible for the Wholesale Banking
                                               Banking.                                                      function.
 Susana*                                  •    Bertanggung jawab atas bidang Financial                   •   To be responsible for the Financial Control
                                               Control; dan                                                  function; and
 Direktur                                 •    Bertanggung jawab atas bidang Asset                       •   To be responsible for the Asset Recovery
 Director                                      Recovery.                                                     function.
 Selvy*                                   •    Bertanggung jawab atas bidang Retail                      •   To be responsible for the Retail Banking
                                               Banking; dan                                                  function ; and
 Direktur                                 •    Bertanggung jawab atas bidang Digital                     •   To be responsible for the Digital Banking
 Director                                      Banking.                                                      function.
Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   253
Page 255
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rapat Direksi                                                                                Board of Directors’ Meetings

      Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014                                  In accordance with Financial Services Authority Regulation No.
      tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan                                   33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and the Board of
      Publik, Direksi wajib mengadakan rapat paling kurang 1 (satu)                                Commissioners of Issuers or Public Companies, the Board of
      kali dalam 1 (satu) bulan.                                                                   Directors is required to convene meetings at least 1 (one) time
                                                                                                   in 1 (one) month.


      Namun demikian, Direksi dapat mengadakan rapat                                               Nevertheless, the Board of Directors may hold meetings
      sewaktu- waktu atas permintaan 1 (satu) atau beberapa                                        at any time at the request of 1 (one) or more members of
      anggota Direksi atau permintaan Dewan Komisaris,                                             the Board of Directors or at the request of the Board of
      dengan menyebutkan hal- hal yang akan dibicarakan.                                           Commissioners, by stating the matters to be discussed.
      Dalam setiap rapat Direksi dibuatkan risalah rapat oleh                                      Minutes of each meeting of the Board of Directors are
      Sekretaris Perusahaan dan ditandatangani oleh pimpinan                                       prepared by the Corporate Secretary and signed by
      rapat serta seluruh anggota Direksi yang hadir dalam                                         the chairperson of the meeting and all members of the
      rapat. Risalah rapat berisi hal-hal yang dibicarakan dan                                     Board of Directors present at the meeting. The minutes
      hal-hal yang diputuskan.                                                                     of meeting contain the matters discussed and the
                                                                                                   resolutions adopted.


      Hingga akhir tahun 2025, Direksi telah melaksanakan                                          Up to the end of 2025, the Board of Directors held a
      rapat internal Direksi sebanyak 14 kali. Adapun agenda                                       total of 14 internal Board of Directors’ meetings. The
      dan rekapitulasi kehadiran Direksi dalam rapat di tahun                                      agendas and the summary of attendance of the Board
      2025 adalah sebagai berikut:                                                                 of Directors at meetings in 2025 are as follows:

                                                                                                                       Rapat Bersama Direksi
                                                                                                                Joint Meeting with Board of Directors
                                             Nama
                                             Name                                                   Jumlah Rapat
                                                                                                                                    Kehadiran
                                                                                                     Number of                                            %
                                                                                                                                   Attendance
                                                                                                      Meetings

       Andy Kasih                                                                                          14                               13          92,86
       Christina Harapan                                                                                   14                               12          85,71
       Indrastomo Nugroho                                                                                  14                               14          100,00
       Handoyo Soedirdja                                                                                   14                               13          92,86
       Indra Sintung Budianto **)                                                                          7                                6           85,71
      Keterangan
      **) Efektif tidak menjabat sejak tanggal 26 Juni 2025
      **) No longer in office as of June 26, 2025



      Agenda Rapat Internal Direksi                                                                Agenda of Board of Directors Internal Meetings

      1.     Realisasi angka Utama Setiap Bulan;                                                   1.   Monthly realization of key figures;
      2. Kinerja Bisnis Setiap Bulan;                                                              2. Monthly business performance;
      3. Pelaksanaan Kepatuhan Bank;                                                               3. Implementation of the Bank’s compliance;
      4. Rencana Bisnis Bank;                                                                      4. Bank Business Plan;
      5. Kinerja Asset Recovery; dan                                                               5. Asset Recovery performance; and
      6. Hal-hal Strategis Lainnya.                                                                6. Other strategic matters.




254        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 256
           Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




Program Pengenalan Perusahaan Bagi                                         Company Orientation Program for Newly
Direksi Baru                                                               Appointed Directors

Dalam hal pengangkatan Direksi baru, Bank memastikan                       In the appointment of new Directors, the Bank ensures
Direksi memahami tugas dan tanggung jawab dan proses                       that they understand their duties and responsibilities as
bisnis Bank yang dilaksanakan oleh Direksi selain dapat                    well as the Bank’s business processes, and are able to
bekerja selaras dengan Organ Perseroan lainnya.                            work in alignment with the other organs of the Company.


Program Pelatihan Direksi                                                  Board of Directors’ Training Program

Untuk meningkatkan kinerja Direksi, Bank memberikan                        To enhance the performance of the Board of Directors,
kesempatan kepada Direksi untuk dapat mengembangkan                        the Bank provides opportunities for members of
dan meningkatkan kompetensi diri melalui pelatihan dan                     the Board of Directors to develop and improve their
sertifikasi, maupun program peningkatan kompetensi                         competencies through training and certification, as well
lainnya seperti seminar dan workshop.                                      as other competency development programs such as
                                                                           seminars and workshops.


Selama tahun 2025, Direksi Bank Artha Graha Internasional                  Throughout 2025, the Board of Directors of Bank Artha Graha
telah mengikuti pelatihan pendidikan dan/atau peningkatan                  Internasional participated in the following education and/or
kompetensi sebagai berikut:                                                competency development programs:
     Peserta                 Jenis Pelatihan               Materi Pendidikan                         Waktu                     Penyelenggara
    Participant             Types of Training             Education Materials                        Time                        Organizer
 Andy Kasih                 Refreshment         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko     16-26 April 2025              Risiko Manajemen
                            Sertifikasi         Jenjang 7                                    April 16–26, 2025             Gagasan (RMG)
                            Certification       Risk Management Certification Refreshment
                            Refreshment         – Level 7

 Christina Harapan          Refreshment         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko     16-26 April 2025              Risiko Manajemen
                            Sertifikasi         Jenjang 7                                    April 16–26, 2025             Gagasan (RMG)
                            Certification       Risk Management Certification Refreshment
                            Refreshment         – Level 7
                                                Refreshment Sertifikasi Treasury Dealer      13 September 2025             ACI FMA
                                                Jenjang 7                                    September 13, 2025
                                                Treasury Dealer Certification Refreshment
                                                – Level 7

 Indrastomo                 Refreshment         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko     16-26 April 2025              Risiko Manajemen
 Nugroho                    Sertifikasi         Jenjang 7                                    April 16–26, 2025             Gagasan (RMG)
                            Certification       Risk Management Certification Refreshment
                            Refreshment         – Level 7

 Handoyo                    Refreshment         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko     22 Februari - 3               Risiko Manajemen
 Soedirdja                  Sertifikasi         Jenjang 7                                    Maret 2025                    Gagasan (RMG)
                            Certification       Risk Management Certification Refreshment    February 22 –
                            Refreshment         – Level 7                                    March 3, 2025

 Susana*                    Refreshment         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko     16-26 April 2025              Risiko Manajemen
                            Sertifikasi         Jenjang 7                                    April 16–26, 2025             Gagasan (RMG)
                            Certification       Risk Management Certification Refreshment
                            Refreshment         – Level 7




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   255
Page 257
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




               Peserta                      Jenis Pelatihan                        Materi Pendidikan                              Waktu           Penyelenggara
              Participant                  Types of Training                      Education Materials                             Time              Organizer
        Selvy*                             Refreshment          Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko                  16-26 April 2025      Risiko Manajemen
                                           Sertifikasi          Jenjang 5                                                 April 16–26, 2025     Gagasan (RMG)
                                           Certification        Risk Management Certification Refreshment
                                           Refreshment          – Level 5

                                           Sertifikasi          Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko                  12 Juli 2025 dan 11   Maisa Edukasi
                                           Certification        Jenjang 7                                                 September 2025        LSPP
                                                                Risk Management Certification Refreshment                 July 12, 2025 and
                                                                – Level 7                                                 September 11, 2025

      Keterangan
      *) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
      *) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026



      Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian                                                   Mechanism for Resignation and Dismissal of the
      Direksi                                                                                        Board of Directors

      Sesuai dengan ketentuan dalam Pedoman dan Tata                                                 In accordance with the provisions set out in the Guidelines and
      Tertib Kerja Direksi, mekanisme pengunduran diri dan                                           Rules of Procedure of the Board of Directors, the mechanism
      pemberhentian Direksi Bank Artha Graha Internasional                                           for the resignation and dismissal of members of the Board of
      ditetapkan dan dilaksanakan melalui tahapan sebagai                                            Directors of Bank Artha Graha Internasional is determined and
      berikut:                                                                                       implemented through the following stages:
      1.     Seorang anggota Direksi berhak mengundurkan                                             1.   A member of the Board of Directors is entitled to
             diri dari jabatannya dan wajib menyampaikan                                                  resign from his or her position and is required to
             permohonan pengunduran diri tersebut kepada Bank                                             submit a written notice of resignation to the Bank at
             mengenai maksudnya itu sekurangnya 90 (sembilan                                              least 90 (ninety) days prior to the effective date of
             puluh) hari sebelum tanggal pengunduran dirinya.                                             resignation.
      2. Bank                  wajib        menyelenggarakan              RUPS           untuk       2. The Bank is required to convene a General Meeting of
             memutuskan                     permohonan         pengunduran                    diri        Shareholders to decide on the resignation request of
             anggota Direksi dalam jangka waktu paling lambat                                             a member of the Board of Directors no later than 90
             90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya surat                                           (ninety) days after receipt of the resignation letter.
             pengunduran diri tersebut.
      3. Kepada anggota Direksi yang mengundurkan diri                                               3. A member of the Board of Directors who resigns as
             sebagaimana tersebut tetap dapat dimintakan                                                  referred to above may still be held accountable for
             pertanggungjawabannya sejak pengangkatan yang                                                his or her actions from the date of appointment up
             bersangkutan sampai dengan pengunduran dirinya                                               to the date of resignation at the subsequent General
             dalam RUPS berikutnya.                                                                       Meeting of Shareholders.
      4. Bank melakukan keterbukaan informasi kepada                                                 4. The Bank discloses information to the public and
             masyarakat dan menyampaikan hal tersebut kepada                                              submits such disclosure to the Financial Services
             Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 2 (dua) hari                                            Authority no later than 2 (two) business days after:
             kerja setelah:
             a. Diterimanya                  permohonan        pengunduran                    diri        a. Receipt of the resignation request of the member
                     Direksi; dan                                                                            of the Board of Directors; and




256        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 258
         Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




   b. Diterimanya keputusan atas hasil penyelenggaraan                               b. Receipt of the resolution of the General Meeting
        RUPS mengenai permohonan pengunduran diri                                           of Shareholders regarding the resignation request
        anggota Direksi.                                                                    of the member of the Board of Directors.
5. Masa jabatan anggota Direksi dengan sendirinya                              5. The term of office of a member of the Board of
   berakhir apabila anggota Direksi tersebut:                                        Directors shall automatically end if the member of
                                                                                     the Board of Directors:
   a. Mengundurkan diri dengan pemberitahuan secara                                  a. Resigns with written notice;
        tertulis;
   b. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-                                     b. No longer meets the requirements under the
        undangan yang berlaku                                                               prevailing laws and regulations;
   c. Meninggal dunia;                                                               c. Passes away;
   d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS; dan                                  d. Is dismissed based on a resolution of the General
                                                                                            Meeting of Shareholders; or
   e. Dinyatakan            pailit          atau   berada   di    bawah              e. Is declared bankrupt or placed under guardianship
        pengampuan             berdasarkan          suatu   penetapan                       based on a court ruling.
        pengadilan.
6. Pemberhentian atau penggantian anggota Direksi                              6. The dismissal or replacement of a member of the
   wajib mengedepankan kepentingan utama dari Bank.                                  Board of Directors must prioritize the best interests
                                                                                     of the Bank.
7. Dalam        hal      terdapat             anggota   Direksi    yang        7. In the event that a member of the Board of Directors is
   diberhentikan untuk sementara, Dewan Komisaris                                    temporarily dismissed, the Board of Commissioners
   harus menyelenggarakan RUPS untuk mencabut atau                                   must convene a General Meeting of Shareholders to
   menguatkan keputusan pemberhentian sementara                                      revoke or affirm such temporary dismissal decision.
   tersebut.


Penilaian Kinerja Komite dan Unit Kerja Yang                                   Performance Evaluation of Committees and
Berada Di Bawah Direksi                                                        Work Units under the Board of Directors

Direksi melakukan penilaian terhadap kinerja unit kerja                        The Board of Directors conducts performance evaluations
di bawahnya dengan mengevaluasi pemenuhan tugas                                of the work units under its supervision by assessing the
dan tanggung jawab pada setiap akhir periode. Hingga                           fulfillment of duties and responsibilities at the end of
akhir tahun 2025, Direksi Bank Artha Graha Internasional                       each period. As of the end of 2025, the Board of Directors
telah membentuk Komite Kredit, Komite ALCO, Komite                             of Bank Artha Graha Internasional had established the
Manajemen Risiko, Komite Pengarah Teknologi Informasi,                         Credit Committee, ALCO Committee, Risk Management
Komite Human Capital, Komite Kebijakan Perkreditan                             Committee, Information Technology Steering Committee,
dan Komite Produk.                                                             Human Capital Committee, Credit Policy Committee, and
                                                                               Product Committee.


Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai komite tersebut                          Throughout 2025, the Board of Directors assessed
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan                           that these committees had performed their duties and
baik.                                                                          responsibilities satisfactorily.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   257
Page 259
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN INFORMASI DAN
      BENTURAN KEPENTINGAN
      INFORMATION DISCLOSURE AND CONFLICT OF INTEREST POLICY

      Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank wajib                                               Members of the Board of Commissioners and the
      menjaga independensi dan menghindari segala bentuk                                           Board of Directors of the Bank are required to maintain
      benturan kepentingan dalam menjalankan fungsi, tugas                                         independence and avoid any form of conflict of
      dan tanggung jawabnya, baik untuk kepentingan pribadi,                                       interest in carrying out their functions, duties, and
      kelompok dan golongan tertentu.                                                              responsibilities, whether for personal interests or for the
                                                                                                   interests of certain groups or parties.


      Pengelolaan Benturan Kepentingan                                                             Management of Conflicts of Interest

      Berdasarkan ketentuan yang berlaku, anggota Direksi,                                         In accordance with prevailing regulations, members
      anggota Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif dilarang                                      of the Board of Directors, members of the Board of
      mengambil tindakan yang dapat merugikan Bank atau                                            Commissioners, and Executive Officers are prohibited
      mengurangi keuntungan Bank dan wajib mengungkapkan                                           from taking actions that may harm the Bank or reduce
      benturan kepentingan dalam setiap keputusan jika                                             the Bank’s benefits, and are required to disclose any
      terdapat benturan kepentingan dalam pengelolaan Bank.                                        conflict of interest in every decision where a conflict of
      Oleh karena itu, dengan mengacu kepada Peraturan                                             interest exists in the management of the Bank. Therefore,
      Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 Bab VI Pasal                                        with reference to Financial Services Authority Regulation
      80, anggota Direksi maupun Dewan Komisaris hendaknya                                         No. 17 of 2023 Chapter VI Article 80, members of the
      senantiasa harus:                                                                            Board of Directors and the Board of Commissioners are
                                                                                                   required to consistently:
      1.     Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak                                          1.   Prioritize the interests of the Company and not
             mengurangi keuangan Perseroan dalam hal terjadi                                            diminish the Company’s financial position in the
             benturan kepentingan;                                                                      event of a conflict of interest;
      2. Menghindari diri dari pengambilan keputusan dalam                                         2. Refrain from participating in decision-making in
             situasi dan kondisi adanya benturan kepentingan;                                           situations and conditions involving a conflict of
                                                                                                        interest;
      3. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan,                                             3. Disclose      any      family      relationships,      financial
             hubungan                      keuangan,   hubungan           kepengurusan,                 relationships,    management          relationships,         and
             hubungan kepemilikan dengan Anggota Komisaris                                              ownership relationships with other members of the
             lain dan/atau anggota Direksi dan/atau Pemegang                                            Board of Commissioners and/or members of the
             Saham Pengendali Bank dan/atau pihak lainnya dalam                                         Board of Directors and/or the Controlling Shareholder
             rangka bisnis Perseroan; dan                                                               of the Bank and/or other parties in the context of the
                                                                                                        Company’s business; and
      4. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan                                              4. Make disclosures where decisions must still be taken
             keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya                                          under conditions involving a conflict of interest.
             benturan kepentingan.


      Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan                                                        Share Ownership of the Board of Commissioners
      Direksi                                                                                      and the Board of Directors

      Sesuai dengan POJK No. 17 Tahun 2023 tentang                                                 In   accordance       with    Financial   Services      Authority
      Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Bank Artha                                             Regulation No. 17 of 2023 on the Implementation of
      Graha Internasional mengungkapkan kepemilikan saham                                          Good Corporate Governance for Commercial Banks,
      anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana                                              Bank Artha Graha Internasional discloses the share




258        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 260
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                     Corporate Social Safety Responsibility




diatur dalam Pasal 57 huruf a dan Pasal 32 huruf a, yang                                 ownership of members of the Board of Commissioners
mencakup kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima                                        and the Board of Directors as stipulated in Article 57
persen) atau lebih, baik pada Bank yang bersangkutan                                     letter a and Article 32 letter a. Such disclosure covers
maupun         pada        bank        dan     perusahaan          lain,     yang        share ownership of 5% (five percent) or more, whether
berkedudukan di dalam dan di luar negeri.                                                in the Bank concerned or in other banks and companies,
                                                                                         both domiciled domestically and abroad.


Berikut disampaikan transparansi kepemilikan saham                                       The following presents the transparency of share
oleh Dewan Komisaris dan Direksi yang telah dilaporkan                                   ownership by the Board of Commissioners and the Board
Bank kepada regulator per 31 Desember 2025.                                              of Directors as reported by the Bank to the regulator as
                                                                                         of December 31, 2025.
                     Nama                                                                Jabatan                                      Kepemilikan Saham
                     Name                                                                Position                                      Share Ownership

 Kiki Syahnakri                                    Komisaris Utama/Komisaris Independen                                                          Nihil
                                                   President Commissioner/Independent Commissioner                                               None

 Tomy Winata                                       Wakil Komisaris Utama                                                                         Nihil
                                                   Vice President Commissioner                                                                   None

 Sugianto Kusuma                                   Wakil Komisaris Utama
                                                                                                                                                2,227%
                                                   Vice President Commissioner

 Elizawatie Simon                                  Komisaris Independen                                                                          Nihil
                                                   Independent Commissioner                                                                      None

 Pesta Uli Sitanggang                              Komisaris Independen                                                                          Nihil
                                                   Independent Commissioner                                                                      None

 Andy Kasih                                        Direktur Utama                                                                                Nihil
                                                   President Director                                                                            None

 Christina Harapan                                 Wakil Direktur Utama
                                                                                                                                               0,004%
                                                   Vice President Director

 Indrastomo Nugroho                                Direktur Kepatuhan/Direktur Independen                                                        Nihil
                                                   Compliance Director/Independent Director                                                      None

 Handoyo Soedirdja                                 Direktur
                                                                                                                                               0,030%
                                                   Director

 Susana*                                           Direktur                                                                                      Nihil
                                                   Director                                                                                      None

 Selvy*                                            Direktur                                                                                      Nihil
                                                   Director                                                                                      None
Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026




                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   259
Page 261
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dan                                                          Concurrent Positions of the Board of
      Direksi                                                                                      Commissioners and the Board of Directors

      Bank Artha Graha Internasional telah memastikan bahwa                                        Bank Artha Graha Internasional has ensured that members
      anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi telah                                            of the Board of Commissioners and the Board of Directors
      mematuhi ketentuan terkait rangkap jabatan sebagaimana                                       have complied with the provisions on concurrent positions as
      diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 17                                    stipulated in Financial Services Authority Regulation No. 17 of
      Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,                                     2023 on the Implementation of Good Corporate Governance
      Pasal 46 yang menyatakan bahwa:                                                              for Commercial Banks, Article 46, which states that:
      1.     Anggota                 Dewan     Komisaris     dilarang           melakukan          1.   Members of the Board of Commissioners are
             rangkap jabatan:                                                                           prohibited from holding concurrent positions:
             a. Sebagai                    anggota   direksi,     anggota              dewan            a. As a member of the Board of Directors, Board
                     komisaris, anggota dewan pengawas syariah, atau                                       of Commissioners, Sharia Supervisory Board,
                     pejabat eksekutif pada lembaga keuangan atau                                          or an executive officer in a financial institution
                     perusahaan keuangan, baik bank maupun bukan                                           or financial company, whether banking or non-
                     bank;                                                                                 banking;
             b. Sebagai                    anggota   direksi,     anggota              dewan            b. As a member of the Board of Directors, Board
                     komisaris, anggota dewan pengawas syariah, atau                                       of Commissioners, Sharia Supervisory Board,
                     pejabat eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga                                    or an executive officer in more than 1 (one)
                     atau perusahaan bukan keuangan, baik yang                                             non-financial institution or company, whether
                     berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;                                          domiciled domestically or abroad;
             c. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga                                               c. In functional positions within banking and/or non-
                     keuangan bank dan/atau lembaga keuangan                                               banking financial institutions, whether domiciled
                     bukan bank yang berkedudukan di dalam maupun                                          domestically or abroad;
                     di luar negeri;
             d. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan                                                d. In other positions that may give rise to conflicts
                     benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas                                          of interest in the performance of duties as a
                     sebagai anggota Dewan Komisaris; dan/atau                                             member of the Board of Commissioners; and/or
             e. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan                                               e. In other positions in accordance with applicable
                     peraturan perundang-undangan.                                                         laws and regulations.
      2. Tidak                termasuk         rangkap     jabatan        sebagaimana              2. The     following     are     not     considered    concurrent
             dimaksud pada ayat (1) dalam hal:                                                          positions as referred to in paragraph (1):
             a. Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai                                                a. Members of the Board of Commissioners serving
                     anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau                                         as members of the Board of Directors, members
                     Pejabat Eksekutif yang melaksanakan fungsi                                            of the Board of Commissioners, or Executive
                     pengawasan pada 1 (satu) Perusahaan anak bukan                                        Officers performing supervisory functions in 1
                     bank yang dikendalikan oleh Bank;                                                     (one) non-bank subsidiary controlled by the
                                                                                                           Bank;
             b. Komisaris Non-Independen menjalankan tugas                                              b. Non-Independent Commissioners carrying out
                     fungsional dari Pemegang Saham Bank yang                                              functional duties of the Bank’s Shareholder in the
                     berbentuk badan hukum pada Bank dan/atau                                              form of a legal entity within the Bank and/or the
                     kelompok usaha Bank; dan/atau                                                         Bank’s business group; and/or
             c. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan                                               c. Members        of   the        Board   of   Commissioners
                     pada organisasi atau lembaga nirlaba.                                                 holding positions in non-profit organizations or
                                                                                                           institutions.




260        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 262
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




3. Tugas dalam jabatan dan fungsi sebagaimana                                            3. The duties and functions in the positions as referred
     dimaksud          pada        ayat        (2)   dapat      dilaksanakan                   to in paragraph (2) may be carried out provided
     sepanjang tidak mengakibatkan yang bersangkutan                                           that they do not cause the relevant individual
     mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                                          to neglect the performance of his or her duties
     sebagai anggota Dewan Komisaris Bank.                                                     and responsibilities as a member of the Board of
                                                                                               Commissioners of the Bank.
4. Terhadap calon anggota Dewan Komisaris yang                                           4. Prospective members of the Board of Commissioners
     memiliki jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat                                           who hold positions as referred to in paragraph (2)
     (2) wajib membuat surat pernyataan untuk:                                                 are required to submit a statement letter to:
     a. Menjaga integritas;                                                                    a. Maintain integrity;
     b. Menghindari segala bentuk benturan kepentingan;                                        b. Avoid all forms of conflict of interest; and
          dan
     c. Menghindari tindakan yang dapat merugikan Bank                                         c. Avoid actions that may harm the Bank and/or
          dan/atau menyebabkan Bank melanggar prinsip                                                 cause the Bank to violate the prudential principle.
          kehati-hatian.
5. Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan                                       5. Independent Commissioners are prohibited from
     publik.                                                                                   holding public office.


                                                                                                                            Rangkap Jabatan
                                                                                                                          Concurrent Position in
            Nama                                              Jabatan
            Name                                              Position                                                              Nama Perusahaan/Instansi Lain
                                                                                                               Jabatan
                                                                                                                                      Name of Other Company/
                                                                                                               Position
                                                                                                                                             Institution

 Kiki Syahnakri                    Komisaris Utama/Komisaris Independen                                   Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   President Commissioner/Independent Commissioner                        None                      None

 Tomy Winata                       Wakil Komisaris Utama                                                  Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Vice President Commissioner                                            None                      None

 Sugianto Kusuma                   Wakil Komisaris Utama                                                  Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Vice President Commissioner                                            None                      None

 Elizawatie Simon                  Komisaris Independen                                                   Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Independent Commissioner                                               None                      None

 Pesta Uli Sitanggang              Komisaris Independen                                                   Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Independent Commissioner                                               None                      None

 Andy Kasih                        Direktur Utama                                                         Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   President Director                                                     None                      None

 Christina Harapan                 Wakil Direktur Utama                                                   Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Vice President Director                                                None                      None

 Indrastomo Nugroho                Direktur Kepatuhan/Direktur Independen                                 Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Compliance Director/Independent Director                               None                      None

 Handoyo Soedirdja                 Direktur                                                               Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Director                                                               None                      None

 Susana*                           Direktur                                                               Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Director                                                               None                      None

 Selvy*                            Direktur                                                               Tidak Ada                 Tidak Ada
                                   Director                                                               None                      None


Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026


                                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   261
Page 263
 Menjaga Stabilitas dan                                                        Kilas Kinerja                                           Laporan Manajemen                                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                         Performance Highlights                                  Management Report                                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris dan                                                                Affiliate Relationships of the Board of
      Direksi                                                                                              Commissioners and the Board of Directors

      Mengenai hubungan afiliasi Dewan Komisaris dan Direksi                                               Affiliate relationships of the Board of Commissioners
      juga telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                             and the Board of Directors are regulated under Financial
      No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi                                                 Services Authority Regulation No. 17 of 2023 on the
      Bank Umum pasal 32 huruf b dan c mengenai Aspek                                                      Implementation of Good Corporate Governance for
      Transparansi Direksi, dalam pemenuhan pelaksanaan                                                    Commercial Banks, Article 32 letters b and c concerning
      tata kelola, anggota Direksi mengungkapkan:                                                          the Transparency Aspect of the Board of Directors.
                                                                                                           In fulfilling the implementation of good corporate
                                                                                                           governance, members of the Board of Directors are
                                                                                                           required to disclose:
      a. Hubungan keuangan dengan anggota Direksi lain,                                                    a. Financial relationships with other members of
               anggota Dewan Komisaris, dan/atau pemegang                                                        the Board of Directors, members of the Board
               saham pengendali Bank; dan                                                                        of Commissioners, and/or the Bank’s controlling
                                                                                                                 shareholders; and
      b. Hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan                                                     b. Family relationships up to the second degree with
               anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris, dan/                                               other members of the Board of Directors, members
               atau pemegang saham pengendali Bank.                                                              of the Board of Commissioners, and/or the Bank’s
                                                                                                                 controlling shareholders.


      Tabel berikut menjelaskan hubungan afiliasi yang                                                     The following table presents the affiliate relationships of
      dimiliki Dewan Komisaris dan Direksi Bank Artha Graha                                                the Board of Commissioners and the Board of Directors
      Internasional pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                of Bank Artha Graha Internasional in 2025.
                                                                   Hubungan Keuangan                                  Hubungan Keluarga                          Hubungan Kepemilikan Saham
                                                                Financial Relationships                              Family Relationships                           Share Ownership Relations


            Nama                      Jabatan                                                                                               Pemegang                                         Pemegang
                                                        Dewan                           Pemegang           Dewan                                              Dewan
            Name                      Position                           Direksi                                            Direksi          Saham                            Direksi          Saham
                                                       Komisaris                      Saham Utama         Komisaris                                          Komisaris
                                                                        Board of                                            Board of         Utama                           Board of          Utama
                                                       Board of                            Major          Board of                                           Board of
                                                                        Directors                                          Directors         Major                           Directors          Major
                                                     Commissioners                     Shareholders     Commissioners                                      Commissioners
                                                                                                                                         Shareholders                                       Shareholders


        Dewan Komisaris
        Board of Commissioners


        Kiki                 Komisaris Utama/
        Syahnakri            Komisaris Independen
                             President
                                                          X                X                  X              X                 X               X                X               X                 X
                             Commissioner/
                             Independent
                             Commissioner


        Tomy                 Wakil Komisaris Utama
        Winata               Vice President               X                X                  √              X                 X               X                √               X                 √
                             Commissioner


        Sugianto             Wakil Komisaris Utama
        Kusuma               Vice President               X                X                  √              X                 X               X                √               X                 √
                             Commissioner




262        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 264
              Analisa & Pembahasan Manajemen                                            Tata Kelola Perusahaan                                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis                                          Corporate Governance                                     Corporate Social Safety Responsibility




                                                            Hubungan Keuangan                                    Hubungan Keluarga                          Hubungan Kepemilikan Saham
                                                         Financial Relationships                               Family Relationships                             Share Ownership Relations


    Nama                Jabatan                                                                                                       Pemegang                                        Pemegang
                                                 Dewan                          Pemegang             Dewan                                               Dewan
    Name                Position                                  Direksi                                              Direksi         Saham                              Direksi       Saham
                                             Komisaris                        Saham Utama          Komisaris                                            Komisaris
                                                                 Board of                                             Board of         Utama                             Board of       Utama
                                                 Board of                          Major            Board of                                            Board of
                                                                 Directors                                            Directors        Major                             Directors      Major
                                           Commissioners                      Shareholders      Commissioners                                        Commissioners
                                                                                                                                   Shareholders                                      Shareholders


 Elizawatie      Komisaris Independen
 Simon           Independent                        X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 Commissioner


 Pesta Uli       Komisaris Independen
 Sitanggang      Independent                        X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 Commissioner


 Direksi
 Board of Directors


 Andy Kasih      Direktur Utama
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 President Director


 Christina       Wakil Direktur Utama
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               √
 Harapan         Vice President Director


 Indrastomo      Direktur Kepatuhan/
 Nugroho         Direktur Independen
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 Compliance Director/
                 Independent Director


 Handoyo         Direktur
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
 Soedirdja       Director


 Susana*         Direktur
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 Director


 Selvy*          Direktur
                                                    X               X               X                   X                X               X                  X               X               X
                 Director

Keterangan
*) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada W8 Januari 2026
*) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026




Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris                                                               Diversity Policy of the Board of Commissioners
dan Direksi                                                                                         and the Board of Directors

Berpedoman pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan                                                    Guided by the provisions of the Financial Services
yang tercantum dalam Lampiran Surat Edaran Otoritas                                                 Authority as set out in the Appendix to Financial
Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman                                                  Services Authority Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015
Tata Kelola Perusahaan Terbuka, Bank Artha Graha                                                    on Guidelines for the Governance of Public Companies,
Internasional               senantiasa           memegang               erat       prinsip          Bank Artha Graha Internasional consistently upholds the
keberagaman yaitu dengan memberikan kesempatan                                                      principle of diversity by providing equal opportunities
yang sama bagi semua orang, tanpa memandang                                                         to all individuals, regardless of differences in ethnicity,
perbedaan etnik, agama, ras, kelas, dan gender guna                                                 religion, race, social class, and gender, in order to
mendukung              efektivitas          pelaksanaan                 tugas      Dewan            support the effective performance of the duties of the
Komisaris maupun Direksi.                                                                           Board of Commissioners and the Board of Directors.




                                                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk     263
Page 265
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen           Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report           Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tahun 2025 komposisi Dewan Komisaris dan Direksi                                             In 2025, the composition of the Bank’s Board of
      Bank telah mempertimbangkan keberagaman baik dari                                            Commissioners and Board of Directors took diversity
      aspek usia, gender, latar belakang pendidikan, keahlian                                      into consideration across aspects such as age,
      dan pengalaman kerja. Keberagaman anggota Dewan                                              gender, educational background, expertise, and work
      Komisaris dan Direksi dijelaskan di tabel berikut ini:                                       experience. The diversity of the members of the Board of
                                                                                                   Commissioners and the Board of Directors is presented
                                                                                                   in the following table.

                  Aspek Keberagaman                                                                        Keterangan
                    Diversity Aspect                                                                       Description

        Dewan Komisaris
        Board of Commissioners

        Keahlian                                       Memiliki keahlian dan kompetensi di bidang Militer, Hukum and Organization Development
        Expertise                                      Has expertise and competencies in the fields of Military, Law, and Organizational Development

        Pendidikan                                     Latar pendidikan S1
        Education                                      Holds a Bachelor’s degree

        Pengalaman Kerja                               Pihak yang ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisaris memiliki pengalaman di berbagai
        Work Experience                                bidang, seperti militer, hukum, perbankan dan konsultan organization development.
                                                       The parties appointed as members of the Board of Commissioners have experience in various
                                                       fields, including the military, law, banking, and organizational development consulting.

        Usia                                           Rata-rata usia Dewan Komisaris berada pada usia yang memungkinkan seseorang untuk terus
        Age                                            bekerja dan berkarya, yaitu antara 61-77 tahun.
                                                       The average age of the Board of Commissioners falls within an age range that allows individuals
                                                       to remain active and productive, namely between 61 and 77 years.

        Jenis Kelamin                                  Perseroan memiliki 2 (dua) anggota Dewan Komisaris yang berjenis kelamin perempuan.
        Gender                                         The Company has 2 (two) female members of the Board of Commissioners.

        Direksi
        Board of Directors

        Keahlian                                       Memiliki keahlian dan kompetensi di bidang Ekonomi, Bisnis Administrasi, Pertahanan dan
        Expertise                                      Manajemen.
                                                       Has expertise and competencies in the fields of Economics, Business Administration, Defense,
                                                       and Management.

        Pendidikan                                     Latar pendidikan S1
        Education                                      Holds a Bachelor’s degree

        Pengalaman Kerja                               Pihak yang ditunjuk sebagai anggota Direksi memiliki pengalaman di berbagai bidang, seperti
        Work Experience                                akuntan, keuangan, IT, manajemen risiko dan jabatan lainnya di industri perbankan.
                                                       The parties appointed as members of the Board of Directors have experience in various
                                                       fields, such as accounting, finance, information technology, risk management, and other roles
                                                       within the banking industry.

        Usia                                           Rata-rata usia Direksi berada pada usia yang memungkinkan seseorang untuk terus bekerja
        Age                                            dan berkarya, yaitu antara 45-69 tahun
                                                       The average age of the Board of Directors falls within an age range that allows individuals to
                                                       remain active and productive, namely between 45 and 69 years.

        Jenis Kelamin                                  Perseroan memiliki 3 (tiga) anggota Direksi yang berjenis kelamin perempuan
        Gender                                         The Company has 3 (three) female member of the Board of Directors.




264        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 266
            Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
AND THE BOARD OF DIRECTORS
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Bank                             The performance of the Board of Commissioners and
Artha Graha Internasional dievaluasi secara berkala oleh                       the Board of Directors of Bank Artha Graha Internasional
pemegang saham melalui mekanisme RUPS, setelah                                 is evaluated periodically by the shareholders through
sebelumnya Dewan Komisaris dan Direksi melakukan                               the mechanism of the General Meeting of Shareholders
penilaian mandiri atas kinerja individual maupun kolektif                      (GMS), following prior self-assessments conducted by
kolegial.                                                                      the Board of Commissioners and the Board of Directors
                                                                               on both individual and collective (collegial) performance.


Hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara                      The results of the individual performance evaluations of
individual merupakan salah satu dasar pertimbangan                             the Board of Commissioners and the Board of Directors
bagi pemegang saham untuk melakukan penunjukan                                 serve as one of the considerations for shareholders
kembali. Hasil evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris                       in making reappointment decisions. The evaluation
secara keseluruhan dan kinerja masing-masing anggota                           results of the overall performance of the Board of
Direksi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam                          Commissioners and the performance of each member of
skema remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi.                            the Board of Directors constitute an integral part of the
                                                                               remuneration scheme for the Board of Commissioners
                                                                               and the Board of Directors.


Selain itu, penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                      In addition, the performance evaluation of the Board of
juga dilaksanakan melalui penilaian mandiri (Self-                             Commissioners and the Board of Directors is also carried out
Assessment) Tata Kelola atau GCG atas pelaksanaan                              through a self-assessment of Good Corporate Governance
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang                                  (GCG) on the implementation of the duties and responsibilities
mencakup 3 (tiga) aspek governance, yaitu governance                           of the Board of Commissioners, covering 3 (three) governance
structure,        governance              process,   dan     governance        aspects, namely governance structure, governance process,
outcome.                                                                       and governance outcome.

                                                                                                        Peringkat Komposit
                                                                                                         Composite Rating
                                      Kriteria - Indikator
    No
                                      Criteria - Indicator
                                                                                             30 Juni 2025                      31 Desember 2025
                                                                                            June 30, 2025                      December 31, 2025

               Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
               Komisaris
     1                                                                                            1                                         2
               Implementation of Duties and Responsibilities of the
               Board of Commissioners

               Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
    2          Implementation of Duties and Responsibilities of the                               1                                         2
               Board of Directors




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   265
Page 267
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      REMUNERASI DAN NOMINASI DIREKSI DAN
      DEWAN KOMISARIS
      REMUNERATION AND NOMINATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
      AND THE BOARD OF DIRECTORS
      Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi                                             The appointment of members of the Board of Commissioners
      serta penetapan besaran remunerasi bagi anggota                                              and the Board of Directors, as well as the determination of
      Dewan Komisaris dan Direksi merupakan wewenang                                               the amount of remuneration for members of the Board of
      pemegang saham melalui mekanisme Rapat Umum                                                  Commissioners and the Board of Directors, are under the
      Pemegang Saham (RUPS).                                                                       authority of the shareholders through the mechanism of
                                                                                                   the General Meeting of Shareholders (GMS).


      Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan                                                        Nomination Procedure for the Board of
      Direksi                                                                                      Commissioners and the Board of Directors

      Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank Artha Graha                                         Members of the Board of Commissioners and the Board
      Internasional diangkat dan diberhentikan oleh RUPS.                                          of Directors of Bank Artha Graha Internasional are
      Pemegang                    Saham    Pengendali       dapat          mengusulkan             appointed and dismissed by the GMS. The Controlling
      nama-nama calon anggota Dewan Komisaris dan                                                  Shareholder may propose the names of candidates
      Direksi Bank untuk kemudian dilakukan pembahasan                                             for members of the Board of Commissioners and the
      oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Selain itu, calon                                       Board of Directors of the Bank, which are then discussed
      anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank Artha Graha                                         by the Remuneration and Nomination Committee.
      Internasional juga dapat berasal dari sumber lainnya.                                        In addition, candidates for members of the Board of
                                                                                                   Commissioners and the Board of Directors of Bank
                                                                                                   Artha Graha Internasional may also originate from other
                                                                                                   sources.


      Nama-nama yang diusulkan sebagai calon anggota                                               The names proposed as candidates for members of the
      Dewan Komisaris dan Direksi Bank Artha Graha                                                 Board of Commissioners and the Board of Directors of
      Internasional harus memenuhi kriteria yang ditetapkan                                        Bank Artha Graha Internasional must meet the criteria
      dalam Pedoman dan Tata Kerja Dewan Komisaris dan                                             stipulated in the Guidelines and Rules of Procedure of
      Pedoman dan Tata Kerja Direksi, yaitu:                                                       the Board of Commissioners and the Guidelines and
                                                                                                   Rules of Procedure of the Board of Directors, as follows:


      Kriteria Dewan Komisaris                                                                     Criteria for the Board of Commissioners
      Seluruh anggota Dewan Komisaris Bank Artha Graha                                             All members of the Board of Commissioners of Bank
      Internasional wajib memenuhi kriteria sebagai berikut:                                       Artha Graha Internasional are required to meet the
                                                                                                   following criteria:
      1.     Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk                                      1.   Members of the Board of Commissioners are
             jangka waktu 1 (satu) periode masa jabatan paling                                          appointed by the General Meeting of Shareholders
             lama 5 (lima) tahun yang dimulai sejak tanggal efektif                                     (GMS) for a term of 1 (one) period with a maximum
             pengangkatan anggota Dewan Komisaris oleh RUPS,                                            duration of 5 (five) years, commencing from the
             sesuai Anggaran Dasar Bank, serta menetapkan                                               effective date of appointment by the GMS, in
             kondisi lain dalam pemenuhan jabatan anggota                                               accordance with the Bank’s Articles of Association,
             Dewan Komisaris.                                                                           and subject to other conditions stipulated for
                                                                                                        holding the position of Commissioner.
      2. Anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya                                              2. Members of the Board of Commissioners whose
             telah berakhir dapat diangkat kembali;                                                     term of office has expired may be reappointed.
      3. Anggota Dewan Komisaris Independen harus memiliki:                                        3. Independent Commissioners must have:




266        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 268
           Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




   a. Pengetahuan di bidang perbankan yang memadai                                  a. Adequate knowledge in the banking sector
      dan relevan dengan jabatan sebagai Komisaris                                         that is relevant to the position of Independent
      Independen; dan                                                                      Commissioner; and
   b. Pengalaman               di     bidang     perbankan   dan/atau               b. Experience in the banking sector and/or the
      bidang keuangan.                                                                     financial sector.
4. Mantan anggota Direksi dan Pejabat Eksekutif atau                          4. Former members of the Board of Directors and
   pihak yang mempunyai hubungan dengan Bank                                        Executive Officers, or parties having relationships
   yang       dapat         mempengaruhi           kemampuan      yang              with the Bank that may affect their ability to act
   bersangkutan untuk bertindak independen wajib                                    independently, are required to observe a cooling-off
   menjalani masa tunggu paling singkat 1 (satu) tahun                              period of at least 1 (one) year before becoming an
   sebelum menjadi Komisaris Independen pada Bank                                   Independent Commissioner of the relevant Bank.
   yang bersangkutan.
5. Masa tunggu sebagaimana dimaksud pada poin 4                               5. The cooling-off period as referred to in point 4 for:
   bagi:
   a. Mantan Direktur Utama pada Bank; dan                                          a. Former President Directors of the Bank; and
   b. Mantan anggota Direksi yang membawahkan                                       b. Former members of the Board of Directors
      fungsi pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang                                        overseeing supervisory functions or Executive
      melakukan fungsi pengawasan pada Bank, paling                                        Officers performing supervisory functions at
      singkat 6 (enam) bulan dengan masa kerja pada                                        the Bank, shall be at least 6 (six) months with a
      jabatan dimaksud paling sedikit 1 (satu) tahun                                       tenure in the said position of at least 1 (one) year
      sebelum menjadi Komisaris Independen pada                                            prior to becoming an Independent Commissioner
      Bank yang bersangkutan.                                                              at the respective Bank.
6. Komisaris Non Independen dapat beralih menjadi                             6. A Non-Independent Commissioner may transition
   Komisaris Independen pada Bank atau kelompok                                     to become an Independent Commissioner of the
   usaha bank yang bersangkutan dengan memenuhi                                     relevant Bank or banking group, provided that the
   persyaratan sebagai Komisaris Independen.                                        requirements for an Independent Commissioner are
                                                                                    fulfilled.
7. Komisaris Non Independen yang akan beralih menjadi                         7. A Non-Independent Commissioner who intends to
   Komisaris Independen pada Bank yang bersangkutan                                 transition to become an Independent Commissioner
   sebagaimana dimaksud pada poin 6 wajib menjalani                                 of the relevant Bank as referred to in point 6 is
   masa tunggu paling singkat 1 (satu) tahun.                                       required to observe a cooling-off period of at least
                                                                                    1 (one) year.
8. Peralihan dari Komisaris Non Independen menjadi                            8. The           transition        from         a       Non-Independent
   Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan                                Commissioner to an Independent Commissioner
   Otoritas Jasa Keuangan melalui penilaian kemampuan                               must obtain approval from the Financial Services
   dan kepatutan sesuai dengan Peraturan Otoritas                                   Authority through a fit and proper test in accordance
   Jasa Keuangan mengenai penilaian Kemampuan dan                                   with the Financial Services Authority regulations on
   Kepatutan bagi lembaga jasa keuangan.                                            Fit and Proper Assessments for financial services
                                                                                    institutions.
9. Komisaris          Independen              menjabat   untuk   jangka       9. An Independent Commissioner serves for a specific
   waktu tertentu dan dapat diangkat kembali setelah                                term and may be reappointed upon approval of the
   mendapatkan persetujuan RUPS, paling banyak untuk                                GMS, for a maximum of 2 (two) consecutive terms
   2 (dua) periode masa jabatan secara berturut-turut.                              of office.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   267
Page 269
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      10. Komisaris Independen yang telah menjabat selama                                          10. An Independent Commissioner who has served for 2
             2 (dua) periode masa jabatan secara berturut-                                              (two) consecutive terms of office may be reappointed
             turut            dapat           diangkat    kembali     pada           periode            for the subsequent term as an Independent
             selanjutnya sebagai Komisaris Independen dengan                                            Commissioner, subject to consideration of:
             mempertimbangkan:
             a. Hasil penilaian Kinerja Komisaris Independen;                                           a. The results of the Independent Commissioner’s
                                                                                                           performance evaluation;
             b. Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang                                              b. The results of the Board of Commissioners’
                     menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap                                           meeting assessment stating that the Independent
                     dapat bertindak independen;                                                           Commissioner remains able to act independently;
             c. Hasil penilaian oleh kepala satuan kerja audit                                          c. The results of assessments by the Head of the
                     intern dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan                                         Internal Audit Unit and the Executive Officer
                     fungsi sumber daya manusia yang menyatakan                                            responsible for the human resources function
                     bahwa                 Komisaris    Independen        tetap          dapat             stating that the Independent Commissioner
                     bertindak independen; dan                                                             remains able to act independently; and
             d. Pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS                                              d. A statement by the Independent Commissioner
                     mengenai independensi yang bersangkutan.                                              at the GMS regarding his or her independence.


      Kriteria Direksi                                                                             Criteria for the Board of Directors

      Sesuai dengan ketentuan dalam Pedoman dan Tata                                               In accordance with the provisions set out in the
      Tertib Kerja Direksi, calon anggota Direksi Bank diwajibkan                                  Guidelines and Rules of Procedure of the Board of
      memenuhi kriteria sebagai berikut:                                                           Directors, candidates for members of the Bank’s Board
                                                                                                   of Directors are required to meet the following criteria:
      1.     Anggota Direksi wajib memenuhi integritas seperti:                                    1.   Members of the Board of Directors must demonstrate
                                                                                                        integrity, including:
             a. Memiliki akhlak dan moral yang baik;                                                    a. Having good character and moral conduct;
             b. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan                                              b. Having a commitment to comply with prevailing
                     perundang-undangan termasuk ketentuan dan                                             laws and regulations, including the Bank’s rules
                     peraturan Bank serta mendukung kebijakan                                              and policies, and to support the policies of the
                     Otoritas Jasa Keuangan;                                                               Financial Services Authority;
             c. Memiliki komitmen terhadap pengembangan                                                 c. Having a commitment to the development of
                     kegiatan usaha Bank yang sehat;                                                       sound banking business activities;
             d. Tidak sedang menjalani konsekuensi hasil akhir                                          d. Not    currently      being    subject   to    the      final
                     dari penilaian kembali pihak utama dengan                                             consequences of a re-assessment of key parties
                     predikat tidak lulus dan/atau tidak termasuk                                          with an “unfit” result and/or not being included in
                     dalam daftar tidak lulus; dan                                                         the unfit list; and
             e. Cakap dalam melakukan perbuatan hukum.                                                  e. Having legal capacity to perform legal acts.
      2. Kompetensi yang paling kurang terdiri dari:                                               2. Competence, which at a minimum consists of:
             a. Memiliki                    pengetahuan     dan/atau          kompetensi                a. Having adequate knowledge and/or competence
                     (keahlian)              yang      memadai   di       bidang           yang            (expertise) in fields required for the management
                     dibutuhkan dalam pengelolaan Bank dan relevan                                         of the Bank and relevant to the position;
                     dengan jabatannya;
             b. Melakukan pengelolaan strategis dalam rangka                                            b. Carrying out strategic management for the
                     pengembangan Bank yang sehat, antara lain:                                            development of a sound Bank, including:




268        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 270
        Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




   i.     Menjalankan             peran     kepemimpinan    dalam                      i.   Performing a leadership role in achieving
          mencapai penciptaan nilai yang berkelanjutan                                      sustainable        value       creation        through            the
          (value creation) melalui upaya sebagai berikut:                                   following efforts:
          •     Kompetitif dan visioner yang ditunjukkan                                    •   Being      competitive           and       visionary,           as
                dengan memiliki komitmen pada kinerja                                           demonstrated by a commitment to long-
                jangka panjang;                                                                 term performance;
          •     Memiliki sikap beretika dan bertanggung                                     •   Acting ethically and responsibly in conducting
                jawab dalam menjalankan kegiatan bisnis,                                        the Bank’s business, operational, and service
                operasional, dan layanan Bank;                                                  activities;
          •     Berkontribusi terhadap masyarakat dan                                       •   Contributing to society and the environment;
                lingkungan; dan                                                                 and
          •     Memiliki kemampuan dalam beradaptasi,                                       •   Having the ability to adapt, remain resilient,
                bertahan, dan bertumbuh.                                                        and grow;
   ii. Mengelola dan menjalankan rencana strategis                                     ii. Managing           and    implementing             the     Bank’s
          Bank (jangka panjang, menengah, dan pendek)                                       strategic plans (long-term, medium-term,
          dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi                                          and short-term) with innovation and effective
          informasi terkini secara efektif, berdaya saing,                                  utilization of the latest information technology,
          dan mengedepankan prinsip kehati-hatian;                                          in a competitive manner and in accordance
                                                                                            with the prudential principle;
   iii. Menjalankan                dan     memimpin     penerapan                      iii. Implementing and leading effective and
          manajemen risiko dan sistem pengendalian                                          efficient    risk       management             and       internal
          internal secara efektif dan efisien yang selaras                                  control systems aligned with the Bank’s vision,
          dengan visi, misi, dan strategi Bank serta                                        mission, and strategy, and in compliance with
          mematuhi peraturan perundang-undangan                                             prevailing laws, regulations, and standards;
          dan standar yang berlaku;
   iv. Mendukung dan melaksanakan pengembangan                                         iv. Supporting               and        implementing                   the
          kualitas sumber daya manusia Bank;                                                development of the quality of the Bank’s
                                                                                            human resources;
   v. Memastikan                  akuntabilitas   dan    integritas                    v. Ensuring accountability and integrity of the
          sistem keuangan dan pelaporan, termasuk                                           financial and reporting systems, including
          laporan keuangan berkelanjutan, secara tepat                                      sustainability reports, in a timely and accurate
          waktu dan akurat yang sesuai ketentuan dan                                        manner       in     accordance            with      applicable
          standar yang berlaku; dan                                                         provisions and standards; and
   vi. Memastikan dukungan terhadap kewenangan                                         vi. Ensuring support for the authority and
          dan perangkat pendukung dewan pengawas                                            supporting         instruments           of      the       Sharia
          syariah         agar      dapat    melaksanakan    tugas                          Supervisory Board to enable it to perform its
          dengan efektif.                                                                   duties effectively.
c. Memiliki             pengetahuan          tentang    Indonesia,              c. Having         knowledge           of    Indonesia,         particularly
   terutama mengenai ekonomi, budaya, dan bahasa                                       regarding the economy, culture, and Indonesian
   Indonesia, bagi anggota Direksi yang merupakan                                      language, for members of the Board of Directors who
   tenaga kerja asing sesuai dengan Peraturan                                          are foreign workers, in accordance with Financial
   Otoritas Jasa Keuangan mengenai pemanfaatan                                         Services Authority regulations on the utilization of
   tenaga kerja asing dan program alih pengetahuan                                     foreign workers and knowledge transfer programs in
   di sektor perbankan.                                                                the banking sector.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        269
Page 271
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      3. Reputasi keuangan yang paling kurang yaitu:                                               3. Financial reputation, at a minimum, including:
             a. Tidak memiliki kredit dan/atau pembiayaan                                             a. Not       having     non-performing     loans      and/or
                     macet;                                                                                financing;
             b. Tidak pernah dinyatakan pailit;                                                       b. Never having been declared bankrupt;
             c. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/                                             c. Never having served as a member of the Board
                     atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan                                          of Directors and/or the Board of Commissioners
                     bersalah              menyebabkan        suatu          perusahaan                    who was found guilty of causing a company to be
                     dinyatakan pailit;                                                                    declared bankrupt;
             d. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak                                          d. Never having been convicted of a criminal offense
                     pidana yang merugikan keuangan negara dan/                                            that harmed state finances and/or was related to
                     atau yang berkaitan dengan sektor keuangan;                                           the financial sector;
             e. Menyelenggarakan RUPS tahunan;                                                        e. Having conducted annual General Meetings of
                                                                                                           Shareholders;
             f.      Pertanggungjawabannya                    sebagai                anggota          f.   Having accountability as a member of the Board
                     Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris selalu                                       of Directors and/or the Board of Commissioners
                     diterima oleh RUPS atau selalu memberikan                                             consistently accepted by the GMS or consistently
                     pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi                                            providing accountability to the GMS;
                     dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS;
             g. Tidak pernah menyebabkan perusahaan yang                                              g. Hever having caused a company that obtained a
                     memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran                                        license, approval, or registration from the Financial
                     dari Otoritas Jasa Keuangan tidak memenuhi                                            Services Authority to fail to fulfill its obligation to
                     kewajiban             menyampaikan         laporan             tahunan                submit annual reports and/or financial statements
                     dan/atau laporan keuangan kepada Otoritas                                             to the Financial Services Authority and/or having
                     Jasa Keuangan dan/atau laporan tahunan dan/                                           such reports not approved and/or ratified by the
                     atau laporan keuangan tidak disetujui dan/atau                                        GMS;
                     disahkan oleh RUPS;
             h. Mendukung pelaksanaan pengelolaan Bank yang                                           h. Supporting the implementation of sound Bank
                     sehat; dan                                                                            management; and
             i.      Menjaga reputasi bank.                                                           i.   Maintaining the Bank’s reputation.
      4. Tidak termasuk dalam daftar orang yang dilarang                                           4. Not being included in the list of persons prohibited
             menjadi Pemegang Saham dan/atau pengurus Bank                                            from becoming shareholders and/or management
             dan/atau Bank Perkreditan Rakyat sesuai dengan                                           of a Bank and/or Rural Bank in accordance with
             ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa                                             provisions stipulated by the Financial Services
             Keuangan.                                                                                Authority.
      5. Tidak pernah melakukan tindakan tercela di bidang                                         5. Never having committed improper acts in the
             perbankan, keuangan dan usaha lainnya, tidak pernah                                      banking, financial, or other business sectors, never
             dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana                                          having been convicted of a criminal offense, and not
             kejahatan, dan tidak sedang dalam masa pengenaan                                         currently being subject to sanctions prohibiting the
             sanksi untuk dilarang menjadi pengurus Bank atau                                         individual from serving as management of a Bank or
             Bank Perkreditan Rakyat sebagaimana diatur dalam                                         Rural Bank as regulated under the Fit and Proper Test
             ketentuan Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan                                              provisions issued by the Financial Services Authority.
             (Fit & Proper Test) yang ditetapkan Otoritas Jasa
             Keuangan.




270        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 272
       Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




6. Mayoritas anggota Direksi dilarang saling memiliki                6. The majority of members of the Board of Directors
   hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan                           are prohibited from having family relationships up
   sesama anggota Direksi dan/atau dengan anggota                          to the second degree with other members of the
   Dewan Komisaris.                                                        Board of Directors and/or members of the Board of
                                                                           Commissioners.
7. Tidak pernah dinyatakan pailit dan tidak pernah                   7. Never having been declared bankrupt and never
   menjadi pemegang saham, anggota Direksi atau                            having been a shareholder, member of the Board of
   anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah                        Directors, or member of the Board of Commissioners
   menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit                           who was found guilty of causing a company to be
   berdasarkan ketetapan pengadilan dalam waktu 5                          declared bankrupt based on a court ruling within
   (lima) tahun sebelum tanggal pengajuan atau tanggal                     5 (five) years prior to the date of submission or
   pencalonan sebagai anggota Direksi.                                     nomination as a member of the Board of Directors.
8. Khusus bagi Direktur Utama, merupakan pihak yang                  8. Specifically for the President Director, the individual
   independen terhadap pemilik Bank atau pemegang                          must be independent from the Bank’s owners or
   saham pengendali.                                                       controlling shareholders.
9. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau                     9. Never having served as a member of the Board of
   anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:                           Directors and/or the Board of Commissioners who,
                                                                           during his or her tenure:
   a. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan;                          a. Failed to convene an Annual General Meeting of
                                                                                  Shareholders;
   b. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi                        b. Had accountability as a member of the Board
      dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak                               of Directors and/or the Board of Commissioners
      diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan                             not accepted by the GMS or failed to provide
      pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi                               accountability to the GMS; and
      dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS;
      dan
   c. Pernah         menyebabkan            perusahaan   yang              c. Caused a company that obtained a license,
      memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran                              approval, or registration from the Financial
      dari       OJK          tidak       memenuhi   kewajiban                    Services Authority to fail to fulfill its obligation
      menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan                               to   submit     annual       reports        and/or        financial
      keuangan kepada OJK. Persyaratan sebagaimana                                statements to the Financial Services Authority.
      dimaksud dalam ketentuan ini wajib dipenuhi                                 The requirements as referred to above must be
      selama masa jabatan anggota Direksi.                                        fulfilled throughout the term of office of members
                                                                                  of the Board of Directors.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   271
Page 273
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Mekanisme Nominasi Dewan Komisaris dan                                                       Nomination Mechanism for the Board of Commissioners
      Direksi                                                                                      and Directors


                                                                                               Rekomendasi                              Pengesahan
                                                                                              Recommendation                            Endorsement




                         • Pemegang Saham
                                                                 • Komite                               • Dewan Komisaris             • RUPS
                           Pengendali
                                                                   Remunerasi dan                         Board of                      GMS
                           Controlling
                                                                   Nominasi                               Commissioners
                           Shareholders
                                                                   Remuneration
                         • Sumber Iainnya
                                                                   and Nomination
                           Other Sources
                                                                   Committee



                                                Penjaringan dan
                                                                                                                         Pengusulan
                                               Pengusulan Calon
                                                                                                                          Proposal
                                           Screening and Nomination
                                                 of Candidates




      Setelah dilakukan pembahasan oleh Komite Remunerasi                                          After being discussed by the Remuneration and
      dan Nominasi, kemudian nama calon anggota Dewan                                              Nomination Committee, the names of candidates
      Komisaris dan Direksi diajukan kepada Dewan Komisaris                                        for members of the Board of Commissioners and the
      untuk dimintakan persetujuannya pada saat RUPS.                                              Board of Directors are then submitted to the Board of
                                                                                                   Commissioners for approval at the GMS.


      Prosedur Pengusulan dan Penetapan                                                            Procedure for the Proposal and Determination of
      Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                                                       Remuneration for the Board of Commissioners
                                                                                                   and the Board of Directors

      Besaran remunerasi serta fasilitas lain yang diberikan                                       The amount of remuneration and other facilities
      bagi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan oleh RUPS                                        provided to members of the Board of Commissioners
      Tahunan dengan memperhatikan rekomendasi dari                                                and the Board of Directors are determined by the
      Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite Remunerasi                                            Annual General Meeting of Shareholders, taking into
      dan Nominasi memberikan kajian dan rekomendasi                                               account the recommendations of the Remuneration
      atas remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi                                             and Nomination Committee. The Remuneration and
      Bank Artha Graha Internasional untuk selanjutnya                                             Nomination Committee provides assessments and
      akan ditinjau ulang oleh RUPS sebagai organ tertinggi                                        recommendations regarding the remuneration for the
      untuk penentuan dan persetujuannya. Remunerasi                                               Board of Commissioners and the Board of Directors of
      Direksi yang telah disetujui RUPS akan didelegasikan                                         Bank Artha Graha Internasional, which are subsequently
      implementasinya kepada Dewan Komisaris.                                                      reviewed by the GMS as the highest governing body
                                                                                                   for determination and approval. Remuneration for the
                                                                                                   Board of Directors that has been approved by the
                                                                                                   GMS is delegated to the Board of Commissioners for
                                                                                                   implementation.




272        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 274
          Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




        Usulan remunerasi                Penelaahan dalam      Rekomendasi                 Dewan Komisaris                RUPS memutuskan
        calon anggota                    rapat Komite          kepada Dewan                menyampaikan                   besaran remunerasi
        Dewan Komisaris                  Remunerasi dan        Komisaris                   kepada RUPS                    Dewan Komisaris
        dan Direksi                      Nominasi                                                                         dan Direksi
                                                               Recommendation              The Board of
        Proposed                         Review in             to the Board of             Commissioners                  The GMS determines
        remuneration                     Remuneration          Commissioners               submits it to the              the remuneration of
        for prospective                  and Nomination                                    General Meeting                the Board of
        member of the                    Committee                                         of Shareholders                Commissioners and
        the Board of                     meetings                                          (GMS)                          Board of Directors
        Commissioners and
        Board of Directors




Dasar Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris                                   Basis for Determining the Remuneration of
dan Direksi                                                                  the Board of Commissioners and the Board of
                                                                             Directors
Bank Artha Graha Internasional telah menetapkan                              Bank Artha Graha Internasional has determined the
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan                           remuneration of the Board of Commissioners and the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015                         Board of Directors in accordance with Financial Services
dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 40/                              Authority Regulation No. 45/POJK.03/2015 and Financial
SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam                            Services Authority Circular Letter No. 40/SEOJK.03/2016
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.                                         on the Implementation of Good Corporate Governance
                                                                             in the Provision of Remuneration for Commercial Banks.


Pengungkapan Indikator Penetapan Remunerasi                                  Disclosure of Indicators for Determining the
Dewan Komisaris dan Direksi                                                  Remuneration of the Board of Commissioners and
                                                                             the Board of Directors
Beberapa indikator yang menjadi dasar penetapan                              Several indicators that form the basis for determining
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Bank Artha                            the remuneration of the Board of Commissioners and
Graha Internasional yang mengacu kepada pencapaian                           the Board of Directors of Bank Artha Graha Internasional,
kinerja Bank dan individual adalah sebagai berikut:                          which refer to the achievement of the Bank’s and
                                                                             individual performance, are as follows:
1.   Kinerja     keuangan           dan      pemenuhan      cadangan,        1.    Financial performance and fulfillment of reserves, as
     sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-                                 regulated under the prevailing laws and regulations;
     undangan;
2. Prestasi kerja individu;                                                  2. Individual performance achievements;
3. Kewajaran dengan peer group; dan                                          3. Fairness in comparison with peer groups; and
4. Pertimbangan dan strategi jangka panjang Bank.                            4. The Bank’s long-term considerations and strategies.


Penangguhan atau Penarikan Kembali Remunerasi                                Deferral or Clawback of Remuneration of the
Dewan Komisaris dan Direksi                                                  Board of Commissioners and the Board of
                                                                             Directors
Dalam hal Bank mengalami kerugian, penangguhan                               In the event that the Bank incurs losses, the deferral or
atau penarikan kembali remunerasi Dewan Komisaris                            clawback of remuneration of the Board of Commissioners
dan Direksi dapat dilakukan apabila kondisi tersebut                         and the Board of Directors may be implemented if



                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   273
Page 275
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      mengakibatkan                           ketidakmampuan          Bank               untuk     such conditions result in the Bank’s inability to pay
      membayarkan remunerasi secara penuh dan/atau                                                 remuneration in full and/or variable remuneration of
      remunerasi yang bersifat variabel dengan nilai tertentu,                                     a certain amount, as regulated under the provisions
      sebagaimana                          diatur   dalam   ketentuan          pemberian           governing remuneration for Commercial Banks.
      remunerasi bagi Bank Umum.


      Selain itu, Bank juga wajib menangguhkan pembayaran                                          In addition, the Bank is required to defer the payment
      remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi yang bersifat                                         of variable remuneration (malus) or claw back variable
      variabel (malus) atau menarik kembali remunerasi yang                                        remuneration that has already been paid (clawback) to
      bersifat variabel yang sudah dibayarkan (clawback),                                          members of the Board of Commissioners and the Board of
      jika kondisi Bank mengalami kerugian. Kerugian yang                                          Directors if the Bank experiences losses. Losses referred
      dimaksud dalam hal ini adalah yang berdampak negatif                                         to herein are those that have a negative impact on the
      terhadap keuangan Bank, seperti fraud yang dilakukan                                         Bank’s financial condition, such as fraud committed by
      oleh pihak yang menjadi material risk takers sehingga                                        parties categorized as material risk takers that causes
      merugikan Bank, atau kondisi lainnya. Penangguhan                                            losses to the Bank, or other similar conditions. The
      dapat dilaksanakan dengan jangka waktu minimal                                               deferral may be implemented for a minimum period of
      selama 3 (tiga) tahun dan dapat disesuaikan menjadi                                          3 (three) years and may be extended in accordance
      lebih panjang, sesuai dengan jangka waktu risiko.                                            with the risk horizon. Should such circumstances occur,
      Apabila hal tersebut terjadi, maka Dewan Komisaris dan                                       members of the Board of Commissioners and the Board
      Direksi dilarang melakukan tindakan lindung nilai atas                                       of Directors are prohibited from undertaking hedging
      remunerasi yang bersifat variabel yang ditangguhkan.                                         actions on deferred variable remuneration



      Kaitan Remunerasi Dewan Komisaris dan                                                        Linkage between the Remuneration of the
      Direksi Dengan Risiko dan Kinerja                                                            Board of Commissioners and the Board of
                                                                                                   Directors with Risk and Performance
      Sebagaimana telah dijelaskan dalam penangguhan atau                                          As explained in the deferral or clawback of remuneration
      penarikan kembali remunerasi Dewan Komisaris dan                                             of the Board of Commissioners and the Board of Directors,
      Direksi, Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi erat                                         the remuneration of the Board of Commissioners and
      kaitannya dengan risiko dan kinerja Bank. Risiko-risiko                                      the Board of Directors is closely linked to the Bank’s risk
      akan selalu ada, akan tetapi tergantung dari seberapa                                        profile and performance. Risks will always exist; however,
      besar dampak yang ditimbulkan dan lamanya jangka                                             the impact and the duration of such risks depend on
      waktu risiko tersebut.                                                                       their magnitude and risk horizon.


      Pengungkapan Material Risk-Taker                                                             Disclosure of Material Risk Takers
      Mengacu pada ketentuan POJK No.45/POJK.03/2015                                               Referring to Financial Services Authority Regulation
      tentang Penerapan Tata Kelola dalam pemberian                                                No. 45/POJK.03/2015 on the Implementation of Good
      Remunerasi bagi Bank Umum, pihak yang menjadi                                                Corporate Governance in the Provision of Remuneration
      material risk taker sesuai Pedoman Kebijakan Perusahaan                                      for Commercial Banks, the parties classified as material
      No. 0033.02.1 tanggal 21 Februari 2020 perihal Penerapan                                     risk takers in accordance with Company Policy Guideline
      Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi PT Bank Artha                                         No. 0033.02.1 dated February 21, 2020 concerning the
      Graha Internasional Tbk sebagai berikut:                                                     Implementation of Good Corporate Governance in
                                                                                                   the Provision of Remuneration at PT Bank Artha Graha
                                                                                                   Internasional Tbk are as follows:
      1.     Seluruh Direksi.                                                                      1.   All members of the Board of Directors.
      2. Pejabat dan business unit, yaitu:                                                         2. Officers and business units, namely:



274        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 276
              Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                               Corporate Social Safety Responsibility




      a. Business UMKM & Konsumer (Regional Head &                               a. MSME & Consumer Business (Regional Head and
             Executive Officer);                                                        Executive Officer);
      b. Business Korporasi & Komersial dan Treasury                             b. Corporate & Commercial Business and Treasury
             (Regional Head, Deputy Director & Executive                                (Regional Head, Deputy Director, and Executive
             Officer);                                                                  Officer);
3. Deputy Director, Executive Officer, dan Senior Officer                   3. Deputy Directors, Executive Officers, and Senior
      KPNO maupun cabang yang memiliki BWMK (Batas                               Officers at Head Office or branches who hold Credit
      Wewenang Memutus Kredit) di luar daftar pejabat                            Approval Authority (BWMK) beyond the list of
      pada poin 2 (dua) di atas.                                                 officials referred to in point 2 above.


Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan                                     Remuneration Structure of the Board of
Direksi                                                                     Commissioners and the Board of Directors
Bank Artha Graha Internasional menentukan struktur                          Bank        Artha       Graha       Internasional           determines              the
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi yang terdiri                         remuneration structure of the Board of Commissioners
dari honorarium, benefit yang sesuai dengan ketentuan                       and the Board of Directors, which consists of honorarium
Bank yang besarannya pada tahun 2025 adalah sebagai                         and benefits in accordance with the Bank’s provisions.
berikut:                                                                    The amounts applicable in 2025 are as follows:
                                                                       Dewan Komisaris                                          Direksi
                                                                    Board of Commissioners                                 Board of Directors
                     Remunerasi dan Fasilitas
                    Remuneration and Facilities
                                                                   Jumlah                  Rp (Juta)                  Jumlah                   Rp (Juta)
                                                                    Total                IDR (Million)                 Total                 IDR (Million)

 Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan
 fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura)
                                                                        5                            17.413                7                            16.605
 Remuneration (salary, bonuses, regular allowances,
 tantiem, and other non-cash benefits)

 Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan,
 transportasi dan sebagainya) dalam ekuivalen Rupiah
 yang:
 Other facilities in kind (housing, transportation, etc.) in
 Rupiah equivalent that:

 a.    Dapat dimiliki
                                                                        -                                  -               -                                      -
       Can be owned

 b.    Tidak dimiliki
                                                                        -                                  -               -                                      -
       Not owned

       i.    Perumahan
                                                                        -                                  -               -                                      -
             Housing

       ii.    Transportasi
                                                                        4                             1.281                6                               1.201
              Transportation

      iii.   Asuransi Kesehatan
                                                                        5                              548                 4                               880
             Health Insurance




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       275
Page 277
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                       Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                   Jumlah Dewan Komisaris
            Kisaran Jumlah Remunerasi per Tahun                                                                                        Jumlah Direksi
                                                                                     Number of Board of
           Range of Remuneration Amount per Year                                                                                  Number of Board of Directors
                                                                                       Commissioners

        Di atas Rp2 miliar
                                                                                                    5                                           4
        Above IDR2 billion

        Di atas Rp1 miliar - Rp2 miliar
                                                                                                    -                                           3
        Above IDR1 billion - IDR2 billion

        Di atas Rp500 juta - Rp1 miliar
                                                                                                    -                                           -
        Above IDR500 million - IDR1 billion

        Rp500 juta ke bawah
                                                                                                    -                                           -
        IDR500 million and below




                                                  Keterangan                                                                         Rasio
           No.
                                                  Description                                                                        Ratio

             1         Rasio Gaji Pegawai yang Tertinggi dan Terendah                                                               36,02 : 1
                       Ratio of the Highest to the Lowest Employee Salaries

            2          Rasio Gaji Direksi yang Tertinggi dan Terendah                                                                4,47 : 1
                       Ratio of the Highest to the Lowest Directors’ Salaries

            3          Rasio Gaji Dewan Komisaris yang Tertinggi dan Terendah                                                        1,79 : 1
                       Ratio of the Highest to the Lowest Commissioners’
                       Salaries

            4          Rasio Gaji Direksi yang Tertinggi dan Pegawai Tertinggi                                                       2,68 : 1
                       Ratio of the Highest Directors’ Salary to the Highest
                       Employee Salary




      ORGAN PENDUKUNG DEWAN KOMISARIS
      SUPPORTING ORGANS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
      Sesuai peraturan perundang-undangan, Dewan Komisaris                                              In accordance with prevailing laws and regulations, the
      dapat membentuk organ di bawah Dewan Komisaris                                                    Board of Commissioners may establish organs under the
      untuk            meningkatkan          efektivitas        pengawasan                  yang        Board of Commissioners to enhance the effectiveness
      dijalankan. Hingga akhir tahun 2025, Dewan Komisaris                                              of its supervisory function. As of the end of 2025,
      Bank Artha Graha Internasional telah membentuk 3 (tiga)                                           the Board of Commissioners of Bank Artha Graha
      Komite dengan bidang pengawasan yang berbeda untuk                                                Internasional had established 3 (three) Committees with
      membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris, yaitu:                                                different areas of oversight to assist in the performance
                                                                                                        of the duties of the Board of Commissioners, namely:
      1.     Komite Audit;                                                                              1.   Audit Committee;
      2. Komite Pemantau Risiko ; dan                                                                   2. Risk Monitoring Committee; and
      3. Komite Remunerasi dan Nominasi.                                                                3. Remuneration and Nomination Committee.




276         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 278
             Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Komite        Audit       merupakan             Komite   yang   dibentuk           The Audit Committee is a committee established by
dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris,                                      and accountable to the Board of Commissioners. The
Komite Audit bertugas membantu dan mendukung                                       Audit Committee assists and supports the Board of
Dewan Komisaris dalam memenuhi tugas dan fungsi                                    Commissioners in fulfilling its supervisory duties and
pengawasan terhadap hal-hal yang berhubungan                                       functions related to financial information, internal
dengan informasi keuangan, sistem pengendalian                                     control systems, and the effectiveness of examinations
internal, serta efektivitas pemeriksaan yang dilakukan                             conducted by both internal and external auditors.
oleh auditor internal maupun eksternal.


Dasar Hukum                                                                        Legal Basis

•    Peraturan           Otoritas         Jasa      Keuangan    No.     55/        •     Financial Services Authority Regulation No. 55/
     POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman                                        POJK.04/2015 on the Establishment and Guidelines
     Pelaksanaan Kerja Komite Audit.                                                     for the Implementation of Audit Committee Work.
•    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023                            •     Financial Services Authority Regulation No. 17 of
     tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.                                       2023 on the Implementation of Good Corporate
•    Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                                         Governance for Commercial Banks.
     SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi                              •     Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
     Bank Umum.                                                                          SEOJK.03/2025 on the Implementation of Good
                                                                                         Corporate Governance for Commercial Banks.


Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite                                               Guidelines and Rules of Procedure of the
Audit                                                                              Audit Committee

Bank Artha Graha Internasional telah memiliki Pedoman                              Bank Artha Graha Internasional has established Guidelines
dan Tata Tertib Kerja Komite Audit yang memuat                                     and Rules of Procedure of the Audit Committee, which provide
penjelasan umum hal-hal yang berkenaan dengan tugas                                a general explanation of matters relating to the duties and
dan tanggung jawab Komite Audit dalam membantu                                     responsibilities of the Audit Committee in assisting the Board
pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris. Bank                                 of Commissioners in carrying out its supervisory function.
memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit No.                            The Bank has Guidelines and Rules of Procedure of the Audit
0003.02.0 tanggal 9 Desember 2016 mencakup dasar                                   Committee No. 0003.02.0 dated December 9, 2016, which
hukum, wewenang, tugas, tanggung jawab, struktur                                   cover the legal basis, authorities, duties, responsibilities,
organisasi komite hingga tata cara pelaksanaan rapat.                              committee organizational structure, and procedures for
                                                                                   conducting meetings.


Kriteria Anggota Komite Audit                                                      Criteria for Audit Committee Members

Kriteria yang harus dimiliki Anggota Komite Audit antara                           The criteria to be met by members of the Audit
lain:                                                                              Committee include the following:
1.   Wajib memiliki integritas yang tinggi, kemampuan,                             1.    Must possess high integrity, capability, knowledge,
     pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang                                        and experience relevant to their field of work, and be
     pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan                                      able to communicate effectively;
     baik;
2. Wajib           memahami               laporan     keuangan,       bisnis       2. Must have an understanding of financial statements,
     perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan                                    the Company’s business—particularly those related
     jasa atau kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan                                     to the services or business activities of the Issuer or




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   277
Page 279
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             Publik, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan                                    Public Company—audit processes, risk management,
             perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta                                           and capital market laws and regulations as well as
             peraturan perundang-undangan terkait lainnya;                                            other related prevailing laws and regulations;
      3. Wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang                                                3. Must comply with the Audit Committee’s code
             ditetapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik;                                           of ethics as established by the Issuer or Public
                                                                                                      Company;
      4. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus                                             4. Must be willing to continuously enhance competence
             menerus melalui pendidikan dan pelatihan;                                                through education and training;
      5. Wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) anggota yang                                       5. Must include at least 1 (one) member with an
             berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang                                      educational background and expertise in accounting
             akuntansi dan keuangan;                                                                  and finance;
      6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik,                                        6. Must not be an insider of a Public Accounting Firm,
             Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik                                       Law Firm, Public Appraisal Firm, or other parties
             atau pihak lain yang memberi jasa asuransi, jasa                                         providing      assurance           services,   non-assurance
             non-asuransi, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi                                      services, appraisal services, and/or other consulting
             lain kepada Emiten atau Perusahaan Publik yang                                           services to the relevant Issuer or Public Company
             bersangkutan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir;                                        within the last 6 (six) months;
      7. Bukan                   merupakan     orang       yang           bekerja           atau   7. Must not be a person who has worked or had
             mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk                                              authority and responsibility to plan, lead, control,
             merencanakan,                 memimpin,       mengendalikan,                   atau      or supervise the activities of the relevant Issuer
             mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik                                         or Public Company within the last 6 (six) months,
             tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali                                    except for an Independent Commissioner;
             Komisaris Independen;
      8. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak                                               8. Must not own shares, either directly or indirectly, in
             langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik;                                             the Issuer or Public Company;
      9. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham                                           9. In the event that an Audit Committee member
             Emiten atau Perusahaan Publik baik langsung maupun                                       acquires shares of the Issuer or Public Company,
             tidak langsung akibat suatu peristiwa hukum, saham                                       either directly or indirectly, as a result of a legal
             tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain dalam                                         event, such shares must be transferred to another
             jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah                                          party within a maximum period of 6 (six) months
             diperolehnya saham tersebut;                                                             after the acquisition of such shares;
      10. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota                                         10. Must not have any affiliate relationship with members
             Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang                                          of the Board of Commissioners, members of the
             Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik; dan                                           Board of Directors, or the Major Shareholders of the
                                                                                                      Issuer or Public Company; and
      11. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung                                             11. Must not have any business relationship, either
             maupun tidak langsung yang berkaitan dengan                                              directly or indirectly, related to the business
             kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik.                                            activities of the Issuer or Public Company.




278        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 280
              Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar                                               Composition, Number, and Basis for
Pengangkatan Komite Audit                                                           Appointment of the Audit Committee

Komite Audit paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang                             The Audit Committee shall consist of at least 3 (three)
anggota yang berasal dari Komisaris Independen dan                                  members originating from an Independent Commissioner
pihak dari luar perusahaan dengan komposisi sebagai                                 and external parties, with the following composition:
berikut:
•     1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai ketua                             •     1 (one) Independent Commissioner serving as
      merangkap anggota;                                                                  Chairperson and concurrently as a member;
•     1 (satu) orang pihak independen yang memiliki                                 •     1 (one) independent party with expertise in finance
      keahlian di bidang keuangan atau akuntansi;                                         or accounting;
•     1 (satu) orang pihak independen yang memiliki                                 •     1 (one) independent party with expertise in law or
      keahlian di bidang hukum atau perbankan.                                            banking.


Susunan Komite Audit per tanggal 31 Desember 2025                                   The composition of the Audit Committee as of December
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Komisaris No.                                31, 2025 was determined based on the Decree of the
002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember 2023,                                      Board of Commissioners No. 002/BAGI-KOM/XII/2023
sebagai berikut:                                                                    dated December 6, 2023, as follows:

      Nama              Jabatan                           Dasar Pengangkatan                          Periode          Keahlian               Keterangan
      Name              Position                          Basis of Appointment                         Period          Expertise              Description

    Pesta Uli        Ketua                 •     Surat Keputusan Komisaris No. 002/BAGI-             2023-2026       Akuntansi             Komisaris
    Sitanggang       Chairperson                 KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember 2023; dan                           Accounting            Independen
                                           •     Surat Keputusan Direksi No. SK-MT/HC/0007/                                                Independent
                                                 XII/2023 tanggal 6 Desember 2023                                                          Commissioner
                                           •     Board of Commissioner Decree No. 002/BAGI
                                                 KOM/ XII/2023 dated December 6, 2023
                                           •     Board of Director Decree No. SK-MT/HC/0007/
                                                 XII/2023 dated December 6, 2023

    Suryani          Anggota               •     Surat Keputusan Komisaris No. 002/BAGI-             2023-2026       Akuntansi             Pihak
    Purwita          Member                      KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember 2023; dan                           Accounting            Independen
                                           •     Surat Keputusan Direksi No. SK-MT/HC/0008/                                                Independent
                                                 XII/2023 tanggal 6 Desember 2023                                                          Party
                                           •     Commissioner’s Decree No. 002/BAGI-KOM/
                                                 XII/2023 dated December 6, 2023; and
                                           •     Board of Directors Decree No. SK-MT/HC/0008/
                                                 XII/2023 dated December 6, 2023

    Anas Latief      Anggota               •     Surat Keputusan Komisaris No. 002/BAGI-             2023-2026       Perbankan/            Pihak
                     Member                      KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember 2023; dan                           Manajemen             Independen
                                           •     Surat Keputusan Direksi No. SK-MT/HC/0009/                          Risiko                Independent
                                                 XII/2023 tanggal 6 Desember 2023                                    Banking/ Risk         Party
                                           •     Commissioner’s Decree No. 002/BAGI-KOM/                             Management
                                                 XII/2023 dated December 6, 2023; and
                                           •     Board of Directors Decree No. SK-MT/HC/0009/
                                                 XII/2023 dated December 6, 2023




                                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   279
Page 281
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Profil Komite Audit                                                                          Audit Committee Profile

      Profil Pesta Uli Sitanggang sebagai Ketua Komite Audit                                       The profile of Pesta Uli Sitanggang as Chair of the Audit
      telah disampaikan pada bab Profil Perusahaan dalam                                           Committee has been presented in the Company Profile
      buku Laporan Tahunan ini. Adapun profil Suryani Purwita                                      section of this Annual Report. Meanwhile, the profiles of
      dan Anas Latief adalah sebagai berikut:                                                      Suryani Purwita and Anas Latief are as follows:

        Nama                                          Suryani Purwita
        Name

        Jabatan                                       Anggota Komite Audit
        Position                                      Member of the Audit Committee
        Dasar Hukum Penunjukan                        •     Surat Keputusan Komisaris No. 002/BAGI-KOM/XII/2023, tanggal 6 Desember 2023
        Legal Basis of Appointment                    •     Surat Keputusan Direksi No. SK-MT/SDM/0002/XI/2022, tanggal 1 November 2022
                                                      •     Surat Keputusan Direksi No. SK-MT/SDM/0006/X/2021, tanggal 25 Oktober 2021
                                                      •     Board of Commissioner’s Decree No. 002/BAGI-KOM/XII/2023, dated December 6, 2023
                                                      •     Board of Directors Decree No. SK-MT/SDM/0002/XI/2022, dated November 1, 2022
                                                      •     Board of Directors Decree No. SK-MT/SDM/0006/X/2021, dated October 25, 2021

        Usia                                          66 tahun
        Age                                           66 years old

        Kewarganegaraan dan Domisili                  Warga Negara Indonesia, Jakarta
        Nationality and Domicile                      Indonesian citizen, Jakarta

        Riwayat Pendidikan                            Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Trisakti, Jakarta (1984)
        Education                                     Bachelor of Economics in Accounting, Trisakti University, Jakarta (1984)

        Riwayat Pekerjaan                             •     Komisaris Independen PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (2005-2012).
        Work Experience                               •     Komisaris PT Bank Artha Graha (2004-2005);
                                                      •     Direktur Consumer Banking PT Bank Artha Graha (1999-2004); dan
                                                      •     Direktur Marketing & SDM PT Bank Artha Pratama (1998-1999).
                                                      •     Independent Commissioner of PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (2005–2012);
                                                      •     Commissioner of PT Bank Artha Graha (2004–2005);
                                                      •     Director of Consumer Banking of PT Bank Artha Graha (1999–2004); and
                                                      •     Director of Marketing & Human Resources of PT Bank Artha Pratama (1998–1999).



        Nama                                          Anas Latief
        Name

        Jabatan                                       Anggota Komite Audit
        Position                                      Member of the Audit Committee
        Dasar Hukum Penunjukan                        Surat Keputusan Komisaris No. 002/BAGI-KOM/XII/2023, tanggal 6 Desember 2023
        Legal Basis of Appointment                    Board of Commissioner’s Decree No. 002/BAGI-KOM/XII/2023, dated December 6, 2023

        Usia                                          65 tahun
        Age                                           65 years old

        Kewarganegaraan dan Domisili                  Warga Negara Indonesia, Jakarta
        Nationality and Domicile                      Indonesian citizen, Jakarta

        Riwayat Pendidikan                            Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Hasanuddin, Makasar (1986).
        Education                                     Bachelor of Economics, Department of Management, Hasanuddin University, Makassar (1986).




280        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 282
         Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




Nama                                         Anas Latief
Name

Riwayat Pekerjaan                            •   Direktur Kepatuhan & Direktur Independen PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (2019-
Work Experience                                  2023).
                                             •   Direktur Operasional, Finance, Accounting, Sysdur dan Administrasi Kredit PT Bank Artha
                                                 Graha Internasional Tbk (2014-2019);
                                             •   Kepala Divisi diberbagai Bidang di PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (2009-2014); dan
                                             •   Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (2005-2009).
                                             •   Compliance Director & Independent Director of PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                 (2019–2023);
                                             •   Director of Operations, Finance, Accounting, Sysdur and Credit Administration of PT Bank
                                                 Artha Graha Internasional Tbk (2014–2019);
                                             •   Head of Division in various functions at PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (2009–
                                                 2014); and
                                             •   President Director of Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (2005–2009).




Independensi Anggota Komite Audit                                               Independence of Audit Committee Members

Setiap   anggota           Komite           Audit     diwajibkan   dapat        Each member of the Audit Committee is required
menunjukkan         status        maupun            sikap   independensi        to demonstrate both independent status and an
dalam menjalankan tugas sebagaimana telah diatur                                independent attitude in performing their duties, as
dalam peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang                                 stipulated in Financial Services Authority Regulation No.
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite                                55/POJK.04/2015 on the Establishment and Guidelines
Audit dengan tujuan agar anggota Komite Audit tidak                             for the Implementation of Audit Committee Work. This
terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau pihak lain                            requirement is intended to ensure that Audit Committee
dalam menyampaikan pendapat dan melaksanakan                                    members are not influenced by personal interests or
tugasnya.                                                                       the interests of other parties in expressing opinions and
                                                                                carrying out their duties.
                                                                                                      Anggota Komite Audit
                                                                                                     Audit Committee Member
                                     Kriteria
                                     Criteria
                                                                                         Pesta Uli
                                                                                                            Suryani Purwita                 Anas Latief
                                                                                        Sitanggang

Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris
dan Direksi
                                                                                             √                         √                            √
Has no financial relationship with the Board of Commissioners
and the Board of Directors.

Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
                                                                                             √                         √                            √
Has no management relationship with the Company, its
subsidiaries, or affiliated companies.

Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi, dan/atau sesama anggota Komite lainnya
Has no family relationship with members of the Board of                                      √                         √                            √
Commissioners, the Board of Directors, and/or other Committee
members.

Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan
pemerintah
                                                                                             √                         √                            √
Does not hold any position as a political party official or as a
government official.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   281
Page 283
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit                                                        Duties and Responsibilities of the Audit
                                                                                                   Committee

      Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab antara                                        The Audit Committee has the following duties and
      lain:                                                                                        responsibilities:
      1.     Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan                                    1.   To monitor and evaluate the planning and implementation
             dan pelaksanaan audit, serta pemantauan atas tindak lanjut                                 of audits, as well as to monitor the follow-up of audit
             hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian                                    results, in order to assess the adequacy of internal controls,
             internal termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan;                                     including the adequacy of the financial reporting process;
      2. Memberikan pendapat profesional yang independen                                           2. To provide independent professional opinions to
             kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-                                          the Board of Commissioners on reports or matters
             hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan                                             submitted by the Board of Directors to the Board
             Komisaris dan Komite Audit, serta mengidentifikasi                                         of Commissioners and the Audit Committee, and to
             hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris;                                         identify matters requiring the attention of the Board
             dan                                                                                        of Commissioners; and
      3. Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris                                     3. To be accountable to the Board of Commissioners for
             atas pelaksanaan tugas yang telah ditentukan dan                                           the performance of its assigned duties and to report to
             melaporkan kepada Dewan Komisaris secara berkala atau                                      the Board of Commissioners on a periodic or incidental
             insidental apabila terdapat hal-hal penting yang dapat                                     basis should there be material issues that may disrupt the
             mengganggu jalannya Bank.                                                                  Bank’s operations.
      Komite Audit juga memiliki tugas dan tanggung jawab                                          The Audit Committee also has duties and responsibilities
      atas pemantauan serta evaluasi pada:                                                         to monitor and evaluate:
      1.     Pelaksanaan tugas Satuan Pengawas Internal (Satuan                                    1.   The performance of the Internal Control Unit (Internal
             Kerja Audit Intern, Kontrol, dan Kepatuhan);                                               Audit Unit, Control, and Compliance);
      2. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan                                          2. The compliance of audits conducted by public
             publik dengan standar audit yang berlaku; dan                                              accounting firms with prevailing auditing standards;
                                                                                                        and
      3. Kesesuaian                        laporan   keuangan     dengan             standar       3. The     compliance         of    financial   statements      with
             akuntansi yang berlaku.                                                                    applicable accounting standards.


      Wewenang Komite Audit                                                                        Authority of the Audit Committee

      Komite Audit memiliki wewenang sebagai berikut:                                              The Audit Committee has the following authorities:
      1.     Mengakses dokumen, data, dan informasi Bank                                           1.   To access documents, data, and information of the
             tentang karyawan, dana, aset, serta sumber daya                                            Bank relating to employees, funds, assets, and other
             Bank yang diperlukan;                                                                      Bank resources as required;
      2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk                                          2. To communicate directly with employees, including
             Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit                                            members of the Board of Directors and parties
             internal, manajemen risiko, dan akuntan terkait tugas                                      performing internal audit, risk management, and
             dan tanggung jawab Komite Audit;                                                           accounting functions, in relation to the duties and
                                                                                                        responsibilities of the Audit Committee;
      3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite                                        3. To engage independent external parties, other than
             Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan                                           Audit Committee members, as necessary to assist in
             tugasnya (jika diperlukan); dan                                                            the performance of its duties (if required); and
      4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh                                             4. To exercise other authorities as granted by the Board
             Dewan Komisaris.                                                                           of Commissioners.



282        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 284
           Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Rapat Komite Audit                                                          Audit Committee Meetings

Komite Audit menyelenggarakan rapat sesuai dengan                           The Audit Committee holds meetings as required or
kebutuhan atau sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam                       at least 1 (one) time in 1 (one) month. Meetings may be
1 (satu) bulan. Rapat tersebut dapat diselenggarakan                        convened if attended by more than 1/2 (one half) of the
apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah                  total members. The schedule and agendas of the Audit
anggota. Adapun jadwal pelaksanaan dan agenda rapat                         Committee meetings throughout 2025 are as follows:
komite audit sepanjang tahun 2025 adalah sebagai
berikut:
 Tanggal Rencana               Tanggal Realisasi                                         Agenda                                              Kehadiran
   Planned Date                Realization Date                                          Agenda                                             Attendance

 21 Januari 2025              21 Januari 2025      1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
 January 21, 2025             January 21, 2025        pembahasan pemeriksaan Operasional, Informasi Teknologi, dan                             Quorum
                                                      monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                      a. Pemeriksaan Operasional pada aspek Customer Service.
                                                      b. Pemeriksaan Bidang IT atas Aspek Kerahasiaan, Keakuratan dan
                                                         Ketersediaan.
                                                      c. Monitoring pengkinian data nasabah.
                                                      d. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                      e. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan OJK.
                                                   2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                      Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Desember 2024.
                                                   3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Desember 2024 dan
                                                      Pelaksanaan Fungsi Kontrol.
                                                   1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions
                                                      covered operational audits, information technology reviews, and
                                                      monitoring of compliance with commitments to the Financial
                                                      Services Authority (OJK), including:
                                                      a. Operational audit on the Customer Service aspect.
                                                      b. IT audit on Confidentiality, Accuracy, and Availability aspects.
                                                      c. Monitoring the updating of customer data.
                                                      d. Monitoring the settlement of Outstanding Clearing Items (TBO)
                                                         for checks/instruments.
                                                      e. Monitoring the fulfillment of commitments to the Financial
                                                         Services Authority (OJK).
                                                   2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                      progress as of December 31, 2024.
                                                   3. Compliance Directorate report as of December 31, 2024 and
                                                      implementation of the control function.

 11 Februari 2025             18 Februari 2025     1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
 February 11, 2025            February 18, 2025       pembahasan pemeriksaan Kredit, Operasional, Informasi Teknologi,                         Quorum
                                                      dan monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                      a. Monitoring pemenuhan TBO bidang kredit, Operasional dan IT
                                                         dengan berkoordinasi Direktorat terkait untuk penyelesaian.
                                                      b. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                      c. Monitoring komitmen pemenuhan OJK.
                                                   2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                      Progress Tindak Lanjut Per 31 Januari 2025.
                                                   3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Januari 2025 dan Pelaksanaan
                                                      Fungsi Kontrol.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   283
Page 285
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                      Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights             Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




         Tanggal Rencana                   Tanggal Realisasi                                       Agenda                                       Kehadiran
           Planned Date                    Realization Date                                        Agenda                                      Attendance

                                                                    1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                                       Credit, Operational, and Information Technology audits, as well
                                                                       as monitoring compliance with commitments to the Financial
                                                                       Services Authority (OJK), including:
                                                                       a. Monitoring the fulfillment of TBO in the credit, operational, and
                                                                          IT areas, in coordination with the relevant Directorates to ensure
                                                                          completion.
                                                                       b. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                                       c. Monitoring the fulfillment of commitments to the Financial
                                                                          Services Authority (OJK).
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of January 31, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of January 31, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.

        11 Maret 2025                      18 Maret 2025            1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                 Kuorum
        March 11, 2025                     March 18, 2025              pembahasan       pemeriksaan     Operasional,   dan    monitoring        Quorum
                                                                       pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                                       a. Follow Up pemenuhan komitmen TBO operasional diantaranya :
                                                                          pengisian nomor identitas nasabah dan perubahan sisdur pada
                                                                          aplikasi SKNBI.
                                                                       b. Monitoring pengkinian data nasabah.
                                                                       c. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                                       d. Monitoring komitmen pemenuhan OJK.
                                                                    2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 28 Februari 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 28 Februari 2025 dan
                                                                       Pelaksanaan Fungsi Kontrol.
                                                                    1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions
                                                                       covered Operational audits and monitoring of compliance with
                                                                       commitments to the Financial Services Authority (OJK), including:
                                                                       a. Follow-up on the fulfillment of operational TBO commitments,
                                                                          including the completion of customer identification numbers
                                                                          and updates to systems and procedures (sisdur) in the SKNBI
                                                                          application.
                                                                       b. Monitoring the updating of customer data.
                                                                       c. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                                       d. Monitoring of commitments to the Financial Services Authority
                                                                          (OJK).
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of February 28, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of February 28, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.

        15 April 2025                      15 April 2025            1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                 Kuorum
        April 15, 2025                     April 15, 2025              pembahasan pemeriksaan Kredit, Operasional, Informasi Teknologi,         Quorum
                                                                       dan monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                                       a. Follow Up pemenuhan komitmen TBO hasil pemeriksaan Bidang
                                                                          Kredit, Operasional dan IT.
                                                                       b. Monitoring pemenuhan TBO warkat.
                                                                       c. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan OJK.
                                                                    2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Maret 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Maret 2025 dan Pelaksanaan
                                                                       Fungsi Kontrol.




284        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 286
        Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Tanggal Rencana             Tanggal Realisasi                                         Agenda                                              Kehadiran
  Planned Date              Realization Date                                          Agenda                                             Attendance

                                                1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                   Credit, Operational, and Information Technology audits, as well
                                                   as monitoring compliance with commitments to the Financial
                                                   Services Authority (OJK), including:
                                                   a. Follow-up on the fulfillment of TBO commitments arising from
                                                      audit findings in the Credit, Operational, and IT areas.
                                                   b. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                   c. Monitoring the fulfillment of commitments to the Financial
                                                      Services Authority (OJK).
                                                2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                   progress as of March 31, 2025.
                                                3. Compliance Directorate report as of March 31, 2025 and the
                                                   implementation of the control function.

12 Mei 2025                22 Mei 2025          1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
May 12, 2025               May 22, 2025            pembahasan pemeriksaan Operasional, Informasi Teknologi, dan                             Quorum
                                                   monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                   a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang Operasional dan IT serta
                                                      progress pemenuhan komitmen TBO Cabang, diantaranya:
                                                      1) Pengisian nomor identitas nasabah pada data SCV.
                                                      2) Perubahan Sisdur untuk penggunaan aplikasi SKNBI.
                                                   b. Monitoring pemenuhan TBO warkat.
                                                2. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan dan rencana persiapan
                                                   pemeriksaan OJK tahun 2025.
                                                3. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                   Progress Tindak Lanjut sampai dengan 30 April 2025.
                                                4. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 30 April 2025 dan Pelaksanaan
                                                   Fungsi Kontrol.
                                                1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions
                                                   covered Operational audits, Information Technology reviews, and
                                                   monitoring of compliance with commitments to the Financial
                                                   Services Authority (OJK), including
                                                   a. Audit results in the Operational and IT areas and progress on
                                                      the fulfillment of branch TBO commitments, including.
                                                      1) Completion of customer identification numbers in SCV data.
                                                      2) Updates to systems and procedures (sisdur) for the use of
                                                         the SKNBI application.
                                                   b. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                2. Monitoring the fulfillment of commitments and preparation for the
                                                   OJK examination in 2025.
                                                3. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                   progress as of April 30, 2025.
                                                4. Compliance Directorate report as of April 30, 2025 and the
                                                   implementation of the control function.

17 Juni 2025               19 Juni 2025         1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
June 17, 2025              June 19, 2025           pembahasan pemeriksaan Kredit, Operasional, Informasi Teknologi,                         Quorum
                                                   dan monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                   a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang Kredit, Operasional dan IT
                                                      serta progress pemenuhan komitmen TBO Cabang, diantaranya:
                                                      1) Review terhadap persyaratan atas ketentuan fasilitas kredit.
                                                      2) Monitoring rekening dormant.
                                                      3) Pemeriksaan Bidang IT atas Aspek Tata Kelola & Manajemen.
                                                   b. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                   c. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan pemeriksaan OJK.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   285
Page 287
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                       Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights              Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




         Tanggal Rencana                   Tanggal Realisasi                                        Agenda                                       Kehadiran
           Planned Date                    Realization Date                                         Agenda                                      Attendance

                                                                    2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Mei 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Mei 2025 dan Pelaksanaan
                                                                       Fungsi Kontrol.
                                                                    4. Evaluasi Komite Audit terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit
                                                                       atas Informasi Keuangan PT Bank Artha Graha Internasional, Tbk
                                                                       (BAGI) untuk tahun buku 2024.
                                                                    1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                                       Credit, Operational, and Information Technology audits, as well
                                                                       as monitoring compliance with commitments to the Financial
                                                                       Services Authority (OJK), including:
                                                                       a. Audit results in the Credit, Operational, and IT areas and progress
                                                                          on the fulfillment of branch TBO commitments, including.
                                                                          1) Review of requirements related to credit facility provisions.
                                                                          2) Monitoring of dormant accounts.
                                                                          3) Monitoring the fulfillment of commitments related to the OJK
                                                                             examination.
                                                                       b. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                                       c. Monitoring the fulfillment of commitments related to the OJK
                                                                          examination.
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of May 31, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of May 31, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.
                                                                    4. Evaluation by the Audit Committee on the provision of audit
                                                                       services for the financial information of PT Bank Artha Graha
                                                                       Internasional Tbk (BAGI) for the 2024 financial year.

        15 Juli 2025                       22 Juli 2025             1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                  Kuorum
        July 15, 2025                      July 22, 2025               pembahasan pemeriksaan Operasional, Informasi Teknologi, dan              Quorum
                                                                       monitoring pemenuhan komitmen ke OJK
                                                                       a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang Operasional dan IT serta
                                                                          progress pemenuhan komitmen TBO Cabang, diantaranya.
                                                                          1) Kelengkapan dokumen penutupan rekening oleh cabang serta
                                                                             update proses kartu anggota security yang belum dikinikan.
                                                                          2) Pemeriksaan Bidang IT pada Aspek Pengelolaan Fisik dan
                                                                              Lingkungan terkait penggunaan UPS.
                                                                       b. Monitoring pemenuhan pengkinian data nasabah.
                                                                       c. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                                       d. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan pemeriksaan OJK.
                                                                    2. Laporan Hasil Pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 30 Juni 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 30 Juni 2025 dan Pelaksanaan
                                                                       Fungsi Kontrol.
                                                                    1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions
                                                                       covered Operational audits, Information Technology reviews, and
                                                                       monitoring of compliance with commitments to the Financial
                                                                       Services Authority (OJK), including:
                                                                       a. Audit results in the Operational and IT areas and progress on
                                                                          the fulfillment of branch TBO commitments, including.
                                                                          1) Completeness of account closure documentation by
                                                                             branches and updates to the security personnel membership
                                                                             card process that had not yet been updated.
                                                                          2) IT audit on Physical and Environmental Management aspects
                                                                             related to the use of UPS.
                                                                       b. Monitoring the updating of customer data.
                                                                       c. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                                       d. Monitoring the fulfillment of commitments related to the OJK
                                                                          examination.
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of June 30, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of June 30, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.

286        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 288
       Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Tanggal Rencana            Tanggal Realisasi                                         Agenda                                              Kehadiran
  Planned Date             Realization Date                                          Agenda                                             Attendance

12 Agustus 2025           19 Agustus 2025      1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
August 12, 2025           August 19, 2025         pembahasan pemeriksaan Operasional, Informasi Teknologi, dan                             Quorum
                                                  monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
                                                  a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang Operasional dan IT serta
                                                     progress pemenuhan komitmen TBO Cabang.
                                                     1) Cover asuransi untuk pembelian inventaris.
                                                     2) Log book akses masuk ruang kerja.
                                                  b. Monitoring pemenuhan pengkinian data nasabah.
                                                  c. Monitoring penyelesaian TBO warkat.
                                                  d. Monitoring komitmen OJK.
                                               2. Laporan Hasil Pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                  Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Juli 2025.
                                               3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Juli 2025 dan Pelaksanaan
                                                  Fungsi Kontrol.
                                               4. Rekomendasi Komite Audit atas Penunjukan Akuntan Publik (AP)
                                                  dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan memeriksa
                                                  Laporan Keuangan Bank yang berakhir pada tahun 2025.
                                               1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions
                                                  covered Operational audits, Information Technology reviews, and
                                                  monitoring of compliance with commitments to the Financial
                                                  Services Authority (OJK), including:
                                                  a. Audit results in the Operational and IT areas and progress on
                                                     the fulfillment of branch TBO commitments.
                                                     1) Insurance coverage for inventory purchases.
                                                     2) Access log book for entry to workspaces.
                                                  b. Monitoring the updating of customer data.
                                                  c. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                  d. Monitoring commitments to the Financial Services Authority
                                                     (OJK).
                                               2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                  progress as of July 31, 2025.
                                               3. Compliance Directorate report as of July 31, 2025 and the
                                                  implementation of the control function.
                                               4. Audit Committee recommendation regarding the appointment of
                                                  a Public Accountant (AP) and/or Public Accounting Firm (KAP) to
                                                  audit the Bank’s financial statements for the year ending 2025.

16 September              16 September 2025    1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
2025                      September 16,           pembahasan pemeriksaan Kredit, Operasional, Informasi Teknologi,                         Quorum
September 16,             2025                    dan monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya:
2025                                              a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang Kredit, Operasional dan IT
                                                     serta progres pemenuhan komitmen TBO Cabang.
                                                  b. Koordinasi dengan Subdit Sisdur terkait ketentuan pelaksanaan
                                                     perbaikan yang harus dilakukan oleh KC/KCP/KPO atas hasil
                                                     pemeriksaan Internal Audit dalam rangka pencegahan temuan
                                                     mengulang dan sejenis.
                                                  c. Monitoring pemenuhan pengkinian data nasabah.
                                                  d. Monitoring penyelesaian TBO Warkat.
                                                  e. Monitoring terhadap komitmen pemenuhan pemeriksaan OJK.
                                               2. Laporan Hasil Pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                  Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Agustus 2025.
                                               3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Agustus 2025 dan Pelaksanaan
                                                  Fungsi Kontrol.




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   287
Page 289
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                     Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights            Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




         Tanggal Rencana                   Tanggal Realisasi                                       Agenda                                    Kehadiran
           Planned Date                    Realization Date                                        Agenda                                   Attendance

                                                                    1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                                       Credit, Operational, and Information Technology audits, as well
                                                                       as monitoring compliance with commitments to the Financial
                                                                       Services Authority (OJK), including:
                                                                       a. Audit results in the Credit, Operational, and IT areas and
                                                                          progress on the fulfillment of branch TBO commitments.
                                                                       b. Coordination with the Sub-Directorate of Systems and
                                                                          Procedures (Sysdur) regarding provisions for corrective actions
                                                                          to be implemented by Branch Offices (KC), Sub-Branch Offices
                                                                          (KCP), and Operational Offices (KPO) based on Internal Audit
                                                                          findings, in order to prevent recurring or similar findings.
                                                                       c. Monitoring the updating of customer data.
                                                                       d. Monitoring the settlement of TBO for clearing instruments.
                                                                       e. Monitoring the fulfillment of commitments related to the OJK
                                                                          examination.
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of August 31, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of August 31, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.

        14 Oktober 2025                    15 Oktober 2025          1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,              Kuorum
        October 14, 2025                   October 15, 2025            pembahasan Informasi Teknologi, diantaranya:                          Quorum
                                                                       a. Hasil Pemeriksaan Audit di Bidang IT serta progres pemenuhan
                                                                          komitmen TBO Cabang, diantaranya: Awareness cabang atas
                                                                          pengelolaan perangkat IT termasuk aplikasinya.
                                                                       b. Monitoring pengkinian data nasabah dan penyelesaian TBO
                                                                          warkat.
                                                                       c. Monitoring komitmen OJK.
                                                                    2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 30 September 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 30 September 2025 dan
                                                                       Pelaksanaan Fungsi Kontrol.
                                                                    1. Follow up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                                       Operational audits, Information Technology reviews, including
                                                                       a. Audit results in the IT area and progress on the fulfillment
                                                                          of branch TBO commitments, including branch awareness
                                                                          regarding the management of IT equipment and related
                                                                          applications.
                                                                       b. Monitoring the updating of customer data and the settlement of
                                                                          TBO for clearing instruments.
                                                                       c. Monitoring commitments to the Financial Services Authority
                                                                          (OJK).
                                                                    2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                                       progress as of September 30, 2025.
                                                                    3. Compliance Directorate report as of September 30, 2025 and the
                                                                       implementation of the control function.

        11 November 2025                   11 November 2025         1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,              Kuorum
        November 11, 2025                  November 11, 2025           pembahasan pemeriksaan Kredit, Operasional, Informasi Teknologi,      Quorum
                                                                       dan monitoring pemenuhan komitmen ke OJK, diantaranya
                                                                       a. Hasil Pemeriksaan Internal Audit di Bidang Kredit, Operasional
                                                                          dan IT serta progress pemenuhan komitmen TBO Cabang.
                                                                       b. Rencana Kerja Pemeriksaan Internal Audit Tahun 2026.
                                                                       c. Monitoring pengkinian data nasabah dan penyelesaian TBO
                                                                          warkat.
                                                                       d. Monitoring komitmen OJK.
                                                                    2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                                       Progress Tindak Lanjut sampai dengan 31 Oktober 2025.
                                                                    3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 31 Oktober 2025 dan
                                                                       Pelaksanaan Fungsi Kontrol.




288        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 290
        Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




 Tanggal Rencana            Tanggal Realisasi                                         Agenda                                              Kehadiran
   Planned Date             Realization Date                                          Agenda                                             Attendance

                                                1. Follow-up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                   Credit, Operational, and Information Technology audits, as well
                                                   as monitoring compliance with commitments to the Financial
                                                   Services Authority (OJK), including:
                                                   a. Internal Audit examination results in the Credit, Operational,
                                                      and IT areas and progress on the fulfillment of branch TBO
                                                      commitments.
                                                   b. Internal Audit Work Plan for 2026.
                                                   c. Monitoring the updating of customer data and the settlement of
                                                      TBO for clearing instruments.
                                                   d. Monitoring commitments to the Financial Services Authority
                                                      (OJK).
                                                2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                   progress as of October 31, 2025.
                                                3. Compliance Directorate report as of October 31, 2025 and the
                                                   implementation of the control function.

 8 Desember 2025           10 Desember 2025     1. Tindaklanjut pembahasan Komite Audit periode sebelumnya,                                 Kuorum
 December 8, 2025          December 10, 2025       pembahasan Informasi Teknologi, diantaranya:                                             Quorum
                                                   a. Hasil Pemeriksaan Internal Audit di Bidang IT serta progress
                                                      pemenuhan komitmen TBO Cabang: pemasangan CCTV dan
                                                      jangka waktu penyimpanan.
                                                   b. Persiapan Cabang Tutup.
                                                   c. Monitoring pengkinian data nasabah dan penyelesaian TBO
                                                      warkat.
                                                   d. Monitoring komitmen OJK.
                                                2. Laporan hasil pemeriksaan Internal Audit dan Anti Fraud serta
                                                   Progress Tindak Lanjut sampai dengan 30 November 2025.
                                                3. Laporan Direktorat Kepatuhan Per 30 November 2025 dan
                                                   Pelaksanaan Fungsi Kontrol.
                                                1. Follow up on the previous Audit Committee discussions covered
                                                   Operational audits, Information Technology reviews, including:
                                                   a. IInternal Audit examination results in the IT area and progress
                                                      on the fulfillment of branch TBO commitments, including CCTV
                                                      installation and retention period.
                                                   b. Preparation for branch closure.
                                                   c. Monitoring the updating of customer data and the settlement of
                                                      TBO for clearing instruments.
                                                   d. Monitoring commitments to the Financial Services Authority
                                                      (OJK).
                                                2. Internal Audit and Anti-Fraud examination report and follow-up
                                                   progress as of November 30, 2025.
                                                3. Compliance Directorate report as of November 30, 2025 and the
                                                   implementation of the control function.




Pengembangan Kompetensi Komite Audit                                     Audit Committee Competency Development

Tahun 2025, anggota Komite Audit telah mengikuti                         In 2025, members of the Audit Committee participated
Program pengembangan kompetensi dan telah diuraikan                      in competency development programs, as described
dalam bab Tata Kelola Perusahaan dalam buku Laporan                      in the Corporate Governance chapter of this Annual
Tahunan ini, baik yang diselenggarakan oleh internal Bank                Report, both those organized internally by the Bank and
maupun yang diselenggarakan oleh pihak eksternal.                        those conducted by external parties.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   289
Page 291
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                         Laporan Manajemen                       Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                                Management Report                       Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pelaksanaan Tugas Komite Audit                                                                        Implementation of the Audit Committee’s
                                                                                                            Duties

      Sepanjang tahun 2025, Laporan Aktivitas Komite Audit                                                  Throughout 2025, the Audit Committee Activity Report
      yang harus disampaikan kepada Dewan Komisaris                                                         submitted to the Board of Commissioners, as part of
      sebagai penerapan tata kelola perusahaan sesuai ruang                                                 the implementation of good corporate governance in
      lingkup aktivitas di antaranya adalah sebagai berikut:                                                accordance with the scope of activities, includes the
                                                                                                            following, among others:
      1.     Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                                                   1.   Conducting a review of the financial information to
             yang akan dikeluarkan oleh Bank, berdasarkan hasil                                                  be released by the Bank, based on the results of
             pemantauan terhadap pos-pos dalam Laporan                                                           monitoring the items in the Financial Statements
             Keuangan Publikasi untuk posisi 31 Desember 2024,                                                   as of December 31, 2024, March 31, 2025, June 30,
             posisi 31 Maret 2025, posisi 30 Juni 2025, posisi                                                   2025, September 30, 2025, and December 31, 2025,
             30 September 2025 dan posisi 31 Desember 2025,                                                      with the following findings::
             dengan pencapaian sebagai berikut:

                      Keterangan                   31 Desember 2024             31 Maret 2025                     30 Juni 2025         30 September 2025           31 Desember 2025
                      Description                  December 31, 2024            March 31, 2025                   June 30, 2025         September 30, 2025          December 31, 2025

        Total Aset
                                                          30.126.393                    30.301.544                   30.168.060                      33.242.692           27.573.818
        Total Assets
        Pinjaman yang Diberikan
                                                         10.605.479                     10.289.063                     10.212.136                     9.355.977            9.792.435
        Loans Granted
        Dana Pihak Ketiga
                                                         23.890.773                       23.919.601                  24.552.417                     27.541.323           22.652.514
        Third-Party Funds
        Total Modal
                                                          3.965.698                        3.972.777                  4.006.790                        3.977.181            3.771.243
        Total Capital
        Modal Inti
                                                            3.591.911                     3.595.577                    3.634.737                       3.615.127           3.437.834
        Core Capital
        *                                                    75.026                          (12.356)                      1.256                        (3.699)               481.647
        AYDA                                               1.175.043                        1.169.789                   1.318.641                      1.317.244             1.292.012
        Laba Sebelum PPh
                                                             189.755                            18.658                   50.589                         55.674            (598.809)
        Profit Before Taxt
        KPMM                                                 26,35%                           25,34%                      26,51%                         28,12%                27,76%
        ROA                                                   0,55%                             0,25%                     0,33%                          0,24%                 (1,85%)
        ROE                                                    4,23%                                2,07%                 2,80%                          2,05%               (15,86%)
        NIM                                                   4,07%                                 2,77%                 2,70%                          2,66%                   2,78%
        BOPO                                                 90,32%                            95,51%                     94,91%                        96,31%                 124,31%
        NPL Gross                                             2,40%                                 4,63%                  1,84%                          2,10%                  2,27%
        NPL Neto                                               0,77%                                2,74%                 0,96%                           1,15%                 0,85%
      * Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan dan Non Keuangan
      * Impairment loss on financial and non-financial assets


      2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap                                                        2. The Bank conducted a review of compliance with
             peraturan perundang-undangan yang berhubungan                                                       applicable laws and regulations related to its
             dengan kegiatan Bank. Berdasarkan hasil penelaahan                                                  business activities. Based on the results of the review
             terhadap aktivitas yang dilakukan oleh Bank tidak                                                   of the Bank’s activities, there were no violations or
             terdapat                      pelanggaran/penyimpangan                terhadap                      deviations from either internal policies or applicable



290         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 292
        Analisa & Pembahasan Manajemen                 Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis               Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




   ketentuan internal ataupun ketentuan eksternal yang                   external regulations, including those issued by Bank
   berlaku baik ketentuan Bank Indonesia, Otoritas Jasa                  Indonesia, the Financial Services Authority (Otoritas
   Keuangan maupun perundang-undangan lainnya                            Jasa Keuangan/OJK), and other prevailing laws and
   semua aktivitas bank dilaksanakan secara sehat dan                    regulations. All of the Bank’s activities were carried
   aman berdasarkan prinsip kehati-hatian.                               out in a sound and prudent manner in accordance
                                                                         with the prudential banking principles.
3. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian               3. The Audit Committee conducted an evaluation of the
   jasa informasi keuangan oleh Akuntan Publik (AP)                      provision of financial information audit services by the
   atau Kantor Akuntan Publik (KAP). Komite Audit                        Public Accountant (AP) and/or Public Accounting Firm
   telah menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi atas                        (KAP). The Audit Committee has submitted the Evaluation
   pelaksanaan pemberian jasa audit oleh KAP untuk                       Report on the implementation of audit services performed
   tahun buku berakhir 31 Desember 2024 kepada OJK                       by the Public Accounting Firm for the financial year ended 31
   sesuai dengan surat Bank No. SK/0004/KA/VI/2025                       December 2024 to the Financial Services Authority (Otoritas
   tanggal 12 Juni 2025 perihal Penyampaian Laporan                      Jasa Keuangan/OJK) in accordance with the Bank’s Letter
   Keuangan Publikasi Posisi 31 Desember 2024 oleh KAP                   No. SK/0004/KA/VI/2025 dated 12 June 2025 regarding
   Kanaka Puradiredja, Suhartono, dalam melaksanakan                     the submission of the Published Financial Statements as
   jasa audit tahun buku 2024 KAP Kanaka Puradiredja,                    of 31 December 2024, audited by KAP Kanaka Puradiredja,
   Suhartono tidak terjadi perbedaan pendapat antara                     Suhartono. In carrying out the audit services for the 2024
   Manajemen dengan KAP.                                                 financial year, there were no differences of opinion between
                                                                         Management and KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono.
4. Komite Audit telah memberikan rekomendasi kepada                4. The Audit Committee has provided a recommendation to
   Dewan Komisaris untuk penunjukan Akuntan Publik (AP)                  the Board of Commissioners regarding the appointment of
   atau Kantor Akuntan Publik (KAP) yang didasarkan pada                 a Public Accountant (AP) and/or Public Accounting Firm
   independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan                    (KAP), based on considerations of independence, scope of
   jasa, bahwa Komite Audit merekomendasikan KAP Kanaka                  engagement, and professional fees. The Audit Committee
   Puradiredja, Suhartono untuk melaksanakan jasa audit atas             recommended KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono to
   informasi keuangan Bank Artha Graha Internasional (BAGI)              perform audit services on the financial information of PT
   tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,               Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) for the financial
   sesuai surat Rekomendasi No. SK/0004/KA/VIII/2025                     year ending 31 December 2025, in accordance with the
   tanggal 22 Agustus 2025.                                              Recommendation Letter No. SK/0004/KA/VIII/2025 dated
                                                                         22 August 2025.
5. Dalam hal terjadi perbaikan/maintenance system                  5. In the event of system improvements or maintenance,
   Bank, saat ini nasabah sudah diinformasikan melalui                   the Bank informs customers through email notifications,
   email, WhatsApp blast, dan informasi pada e-channel.                  WhatsApp blast messages, and announcements on the
                                                                         Bank’s electronic channels (e-channels).
6. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan               6. The Audit Committee conducted a review of the
   oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan                       implementation of audits performed by the Internal
   tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal,              Auditor and monitored the follow-up actions taken
   beberapa hal yang menjadi perhatian, seperti :                        by the Board of Directors on the findings of the
                                                                         Internal Auditor. Several matters requiring attention
                                                                         include:
   a. Menindaklanjuti semua temuan yang terjadi melalui                  a. Following up on all audit findings through discussions
      pembahasan/koordinasi dengan pihak-pihak terkait                          and coordination with the relevant parties to
      untuk dicarikan solusi penyelesaiannya sehingga                           identify appropriate solutions, thereby minimizing
      meminimalkan temuan-temuan berulang tersebut.                             the recurrence of similar findings.




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   291
Page 293
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             b. Melakukan pemantauan progres penyelesaian                                             b. Monitoring the progress of the resolution of outstanding
                     temuan-temuan yang masih pending.                                                     audit findings.
             c. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian                                              c. Strengthening supervision and internal control over all
                     intern pada seluruh aktivitas operasional Bank                                        operational activities of the Bank to minimize potential
                     untuk meminimalkan terjadi pelanggaran pada                                           operational violations.
                     operasional.
             d. Progres perbaikan pada sistem terus dilakukan                                         d. Continuously monitoring and periodically reviewing
                     pemantauan dan pemeriksaan secara periodik                                            system improvement progress to ensure that the
                     untuk memastikan sistem tersebut telah berjalan                                       systems operate properly.
                     dengan baik.
             e. Temuan pada aspek customer service dan teller                                         e. Findings related to customer service and teller
                     mendominasi pemeriksaan di bidang operasional,                                        functions dominated operational audit results;
                     sehingga perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi                                      therefore, continuous education and socialization
                     secara berkesinambungan untuk meningkatkan                                            are required to enhance the knowledge and skills
                     wawasan dan keterampilan petugas.                                                     of officers.
             f.      Melakukan pemantauan terhadap pemenuhan                                          f.   Monitoring compliance with the Credit Committee’s
                     Persyaratan Komite Kredit atas fasilitas yang                                         requirements for credit facilities that have been
                     sudah diberikan oleh KC/KCP.                                                          granted by Branch Offices and Sub-Branch Offices
                                                                                                           (KC/KCP).
             g. Penilaian atau Rating Internal Audit terhadap cabang                                  g. Internal Audit assessments or ratings of branches
                     dilakukan berdasarkan Risk Based Audit (RBA) yang                                     are conducted based on a Risk-Based Audit (RBA)
                     tertuang didalam Pedoman Pengawasan Intern (PPI)                                      approach as stipulated in the applicable Internal Audit
                     yang berlaku.                                                                         Guidelines (Pedoman Pengawasan Intern/PPI).
             h. Melakukan pemantauan atas progress terkait adanya                                     h. Monitoring the progress related to UPS units at Branch
                     UPS di KC/KCP yang sudah tidak berfungsi/rusak pada                                   Offices and Sub-Branch Offices (KC/KCP) that are no
                     ruang ATM dan teller, serta pemeliharaan genset yang                                  longer functioning or are damaged in ATM and teller
                     belum dilakukan secara konsisten.                                                     areas, as well as the maintenance of generators that
                                                                                                           has not been carried out consistently.
             i.      Sosialisasi Anti Fraud dilakukan kepada seluruh                                  i.   Anti-Fraud socialization is conducted for all employees
                     karyawan untuk menumbuh kembangkan budaya                                             to foster a risk culture and anti-fraud culture, thereby
                     risiko dan budaya anti fraud, sehingga memiliki                                       increasing awareness and understanding of preventive
                     awareness serta memahami hal-hal yang harus                                           measures to mitigate fraud risks.
                     dilakukan dalam mencegah terjadinya fraud.
      7. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan                                         7. Conducting a review of the implementation of OJK
             OJK dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut atas                                         inspections and overseeing the follow-up on the findings
             temuan pemeriksaan tersebut:                                                             of those inspections:
             a. Komitmen tindaklanjut pemeriksaan OJK untuk                                           a. Ensuring that commitments arising from OJK
                     dilakukan monitoring secara menyeluruh baik                                           examinations        are     comprehensively   monitored,
                     yang terkait pemenuhan pembayaran maupun                                              including those related to payment obligations and
                     dokumen administrasi lainnya serta terhadap                                           administrative documentation, as well as other
                     komitmen agar segera dimintakan pemenuhannya                                          commitments that must be fulfilled in accordance
                     sesuai target date yang telah disepakati sehingga                                     with the agreed target dates, so that no outstanding
                     tidak ada lagi komitmen yang belum terpenuhi.                                         commitments remain unresolved.




292        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 294
          Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




     b. Melakukan review hasil temuan pemeriksaan OJK, untuk                         b. Reviewing the findings from OJK examinations to serve
        dijadikan masukan bagi Internal Audit dalam melakukan                               as input for the Internal Audit function in conducting
        pemeriksaan baik Kantor Pusat maupun Kantor Cabang                                  audits at both the Head Office and Branch Offices, and
        dan pemantauan terhadap temuan-temuan yang                                          monitoring findings that are of concern to OJK in order
        menjadi concern pemeriksaan OJK agar tidak menjadi                                  to prevent the recurrence of similar findings.
        temuan yang berulang.



KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
REMUNERATION AND NOMINATION COMMITTEE
Komite     Remunerasi             dan        Nominasi   dibentuk    dan        The Remuneration and Nomination Committee is
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk                                 established by and accountable to the Board of
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas                              Commissioners to assist the Board of Commissioners
dan tanggung-jawabnya terkait dengan pemberian                                 in carrying out its duties and responsibilities related to
rekomendasi atas Remunerasi dan Nominasi dari                                  providing recommendations on the remuneration and
anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan anggota Komite-                          nomination of members of the Board of Commissioners,
Komite di tingkat Dewan Komisaris, beserta kerangka                            the Board of Directors, and members of committees at
secara keseluruhan remunerasi Pejabat Eksekutif dan                            the Board of Commissioners level, as well as the overall
pegawai sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.                                     remuneration framework for Executive Officers and
                                                                               employees in accordance with the principles of (GCG).


Dasar Hukum                                                                    Legal Basis

1.   Peraturan        Otoritas         Jasa      Keuangan    No.    34/        1.    Financial      Services      Authority        Regulation         No.        34/
     POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang                                    POJK.04/2014 dated December 8, 2014 on Remuneration
     Komite Remunerasi dan Nominasi Emiten atau                                      and Nomination Committees of Issuers or Public
     Perusahaan Publik.                                                              Companies.
2. Peraturan          Otoritas         Jasa      Keuangan    No.    45/        2. Financial         Services      Authority        Regulation         No.        45/
     POJK.03/2015 tentang penerapan tata Kelola dalam                                POJK.03/2015 on the Implementation of Good Corporate
     pemberian remunerasi bagi Bank Umum.                                            Governance in the Provision of Remuneration for
                                                                                     Commercial Banks.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023                          3. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
     tentang penerapan tata kelola bagi Bank Umum.                                   on the Implementation of Good Corporate Governance
                                                                                     for Commercial Banks.


Pedoman dan Tata Tertib Kerja                                                  Guidelines and Rules of Procedure

Dalam menjalankan tugasnya Komite Remunerasi dan                               In performing its duties, the Remuneration and Nomination
Nominasi mengacu kepada Pedoman dan Tata Tertib                                Committee refers to the Guidelines and Rules of Procedure of
Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi No. 0005.02.1                             the Remuneration and Nomination Committee No. 0005.02.1
tanggal 14 November 2019.                                                      dated November 14, 2019.




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   293
Page 295
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Kriteria Anggota Komite Remunerasi dan                                                       Criteria for Members of the Remuneration
      Nominasi                                                                                     and Nomination Committee

      Komite               Remunerasi            dan   Nominasi           membutuhkan              Members of the Remuneration and Nomination Committee
      kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja yang sesuai                                      are required to have educational qualifications and work
      dengan kebutuhan Bank untuk menunjang pelaksanaan                                            experience that are appropriate to the Bank’s needs in order
      tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.                                                    to support the performance of the duties and responsibilities
                                                                                                   of the Board of Commissioners.


      Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar                                                        Composition, Number, and Basis for
      Pengangkatan Komite Remunerasi dan                                                           Appointment of the Remuneration and
      Nominasi                                                                                     Nomination Committee

      Komite Remunerasi dan Nominasi paling sedikit terdiri                                        The     Remuneration        and      Nomination   Committee
      dari 3 (tiga) orang anggota, dengan susunan sesuai                                           shall consist of at least 3 (three) members, with the
      ketentuan berikut:                                                                           composition in accordance with the following provisions:
      1.     Seorang ketua merangkap anggota, yang merupakan                                       1.   A Chairperson who concurrently serves as a member
             Komisaris Independen; dan                                                                  and is an Independent Commissioner; and
      2. Anggota lainnya yang dapat berasal dari:                                                  2. Other members who may come from:
             a. Anggota Dewan Komisaris;                                                                a. Members of the Board of Commissioners;
             b. Pihak yang berasal dari luar Bank; dan                                                  b. External parties; and
             c. Pihak yang menduduki jabatan manajerial di                                              c. Parties holding managerial positions under the
                     bawah Direksi yang membidangi Human Capital.                                          Board of Directors responsible for the Human
                                                                                                           Capital function.


      Susunan Komite Remunerasi dan Nominasi per tanggal                                           The composition of the Remuneration and Nomination
      31 Desember 2025 ditetapkan berdasarkan Surat                                                Committee as of December 31, 2025 was determined
      Keputusan                    Dewan       Komisaris   No.     002/BAGI-KOM/                   based on the Decree of the Board of Commissioners No.
      XII/2023 tanggal 6 Desember 2023, sebagai berikut:                                           002/BAGI-KOM/XII/2023 dated December 6, 2023, as
                                                                                                   follows:
                 Nama                       Jabatan            Dasar Pengangkatan                             Periode          Keahlian          Keterangan
                 Name                       Position           Basis of Appointment                            Period          Expertise         Description

        Kiki Syahnakri                     Ketua       •   Surat Keputusan Komisaris No.                  2023-2026        Perbankan          Komisaris Utama/
                                           Chairman        002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal                                   Banking            Komisaris
                                                           6 Desember 2023                                                                    Independen
                                                       •   Surat Keputusan Direksi No. SK-                                                    President
                                                           MT/HC/0013/XII/2023 tanggal 6                                                      Commissioner/
                                                           Desember 2023                                                                      Independent
                                                       •   Board of Commissioner’s Decree                                                     Commissioner
                                                           No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                           December 6, 2023
                                                       •   Board of Director’s Decree No.
                                                           SK-MT/HC/0013/XII/2023 dated
                                                           December 6, 2023




294        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 296
            Analisa & Pembahasan Manajemen                               Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                             Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




        Nama                Jabatan                       Dasar Pengangkatan                        Periode               Keahlian                  Keterangan
        Name                Position                      Basis of Appointment                       Period               Expertise                 Description

 Tomy Winata             Anggota               •       Surat Keputusan Komisaris No.              2023-2026          Manajemen                 Wakil Komisaris
                         Member                        002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal                                 Management                Utama
                                                       6 Desember 2023                                                                         Vice President
                                               •       Surat Keputusan Direksi No. SK-                                                         Commissioner
                                                       MT/HC/0014/XII/2023 tanggal 6
                                                       Desember 2023
                                               •       Board of Commissioner’s Decree
                                                       No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                       December 6, 2023
                                               •       Board of Director’s Decree No.
                                                       SK-MT/HC/0014/XII/2023 dated
                                                       December 6, 2023

 Marlene                 Anggota               •       Surat Keputusan Komisaris No.              2023-2026          Manajemen                 Deputy Director
 Gunawan                 Member                        002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal                                 Management                Deputy Director
                                                       6 Desember 2023
                                               •       Surat Keputusan Direksi No. SK-
                                                       MT/HC/0015/XII/2023 tanggal 6
                                                       Desember 2023
                                               •       Board of Commissioner’s Decree
                                                       No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                       December 6, 2023
                                               •       Board of Director’s Decree No.
                                                       SK-MT/HC/0015/XII/2023 dated
                                                       December 6, 2023



Profil Komite Remunerasi dan Nominasi                                                Remuneration and Nomination Committee
                                                                                     Profile

Profil Kiki Syahnakri sebagai Ketua Komite Remunerasi dan                            The profiles of Kiki Syahnakri as Chair of the Remuneration and
Nominasi dan Profil Tomy Winata sebagai Anggota Komite                               Nomination Committee and Tomy Winata as Member of the
Remunerasi dan Nominasi telah disampaikan pada bab Profil                            Remuneration and Nomination Committee are presented in
Perusahaan dalam buku Laporan Tahunan ini. Adapun profil                             the Company Profile chapter of this Annual Report. Marlene
Marlene Gunawan adalah sebagai berikut:                                              Gunawan’s profile is as follows:
 Nama                                              Marlene Gunawan
 Name

 Jabatan                                           Anggota
 Position                                          Member
 Usia                                              40 tahun
 Age                                               40 years old

 Kewarganegaraan dan Domisili                      Warga Negara Indonesia, Jakarta
 Nationality and Domicile                          Indonesian citizen, Jakarta

 Riwayat Pendidikan                                •   Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Tarumanagara (2008).
 Education                                         •   Magister Manajemen Universitas Tarumanagara (2010).
                                                   •   Bachelor’s Degree in Accounting from Tarumanagara University (2008).
                                                   •   Master’s Degree in Management from Tarumanagara University (2010).




                                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   295
Page 297
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen          Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report          Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Nama                                            Marlene Gunawan
        Name

        Riwayat Pekerjaan                               •     Executive Officer Kredit Korporasi Bank (2017);
        Work Experience                                 •     Deputi Direktur Bisnis 3 (2018);
                                                        •     Deputi Direktur Korporasi & FI (2020);
                                                        •     Deputi Direktur KPO Sudirman (2021);
                                                        •     Corporate Secretary (2021); dan
                                                        •     Deputy Director Human Capital (2023-saat ini).
                                                        •     Executive Officer of Corporate Credit at the Bank (2017);
                                                        •     Deputy Director of Business 3 (2018);
                                                        •     Deputy Director of Corporate & Financial Institutions (2020);
                                                        •     Deputy Director of KPO Sudirman (2021);
                                                        •     Corporate Secretary (2021); and
                                                        •     Deputy Director Human Capital (2023-present).




      Independensi Anggota Komite Remunerasi dan                                                   Independence of Members of the Remuneration and
      Nominasi                                                                                     Nomination Committee

      Dalam rangka mendukung fungsi pengawasan Dewan                                               In order to support the effective supervisory function
      Komisaris                 secara      efektif,   Komite     Remunerasi                 dan   of the Board of Commissioners, the Remuneration
      Nominasi menjalankan tugas dan tanggung jawabnya                                             and Nomination Committee carries out its duties
      dengan menjunjung tinggi prinsip independensi dan                                            and responsibilities by upholding the principles of
      profesionalitas.                     Pemenuhan        kriteria      independensi             independence and professionalism. Compliance with the
      anggota Komite Remunerasi dan Nominasi disampaikan                                           independence criteria of members of the Remuneration
      dalam tabel sebagai berikut:                                                                 and Nomination Committee is presented in the following
                                                                                                   table:

                                                                                                          Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                  Kriteria                                             Remuneration and Nomination Committee Member
                                                  Criteria
                                                                                                      Kiki Syahnakri        Tomy Winata     Marlene

        Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris
        dan Direksi
                                                                                                            √                          -       √
        Has no financial relationship with the Board of Commissioners
        and the Board of Directors.

        Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
        perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
                                                                                                            √                          -       √
        Has no management relationship in the Company, subsidiaries,
        or affiliated companies.

        Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
        Direksi, dan/atau sesama anggota Komite lainnya
        Has no family relationship with members of the Board of                                             √                          √       √
        Commissioners, the Board of Directors, and/or other Committee
        members.

        Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan
        pemerintah
                                                                                                            √                          √       √
        Does not hold any position as a political party official or as a
        government official.




296        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 298
          Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Tugas dan Tanggung Jawab                                                 Duties and Responsibilities

Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan                           The duties and responsibilities of the Remuneration and
Nominasi adalah sebagai berikut:                                         Nomination Committee are as follows:


Terkait dengan fungsi Remunerasi:                                        With regard to the Remuneration function:
1.   Melaksanakan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi;                1.    To conduct evaluations of remuneration policies;


2.   Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris                           2. To provide input to the Board of Commissioners
     mengenai:                                                                 regarding:
     a.   Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan                        a. Remuneration            policies        for     the       Board           of
          Direksi untuk disampaikan kepada RUPS; serta                                Commissioners and the Board of Directors to be
                                                                                      submitted to the GMS; and
     b.   Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif dan                      b. Remuneration policies for Executive Officers and
          karyawan secara keseluruhan untuk disampaikan                               employees as a whole to be submitted to the
          kepada Direksi.                                                             Board of Directors.


Terkait dengan fungsi Nominasi:                                          With regard to the Nomination function:
1.   Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem,                1.    To formulate and provide recommendations on the
     serta prosedur pemilihan atau penggantian anggota Dewan                   system and procedures for the selection or replacement
     Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk                        of members of the Board of Commissioners and the Board
     disampaikan dalam RUPS;                                                   of Directors to the Board of Commissioners for submission
                                                                               to the GMS;
2. Merekomendasikan calon anggota Dewan Komisaris atau                   2. To recommend candidates for members of the Board of
     Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam                    Commissioners or the Board of Directors to the Board of
     RUPS;                                                                     Commissioners for submission to the GMS;
3. Merekomendasikan pihak independen yang akan menjadi                   3. To recommend independent parties to serve as members
     anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko kepada                    of the Audit Committee and the Risk Monitoring Committee
     Dewan Komisaris;                                                          to the Board of Commissioners;
4. Merekomendasikan usulan penggantian atau pengangkatan                 4. To recommend proposals for the replacement or
     anggota Dewan Komisaris dalam RUPS; dan                                   appointment of members of the Board of Commissioners
                                                                               at the GMS; and
5. Merekomendasikan usulan penggantian atau pengangkatan                 5. To recommend proposals for the replacement or
     anggota Direksi oleh Dewan Komisaris dalam RUPS.                          appointment of members of the Board of Directors by the
                                                                               Board of Commissioners at the GMS.


Komite Remunerasi dan Nominasi Bank wajib memastikan                     The Bank’s Remuneration and Nomination Committee is
kebijakan tersebut telah sesuai dengan:                                  required to ensure that such policies are in line with:
1.   Kinerja     keuangan            dan     pemenuhan   cadangan        1.    Financial performance and fulfillment of reserves as
     sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-                             regulated under prevailing laws and regulations;
     undangan yang berlaku;
2. Prestasi kerja individual;                                            2. Individual performance achievements;
3. Kewajaran dengan peer group; dan                                      3. Fairness in comparison with peer groups; and
4. Pertimbangan dan strategi jangka panjang Bank.                        4. The Bank’s long-term considerations and strategies.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    297
Page 299
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi                                                             Remuneration and Nomination Committee
                                                                                                       Meetings

      Komite Remunerasi dan Nominasi menyelenggarakan rapat                                            The Remuneration and Nomination Committee holds meetings
      sesuai dengan kebutuhan atau sekurang-kurangnya 1 (satu)                                         as required or at least 1 (one) time every 4 (four) months.
      kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat Komite Remunerasi dan                                          Meetings of the Remuneration and Nomination Committee
      Nominasi dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh                                             may be convened if attended by a majority of the total
      mayoritas dari jumlah anggota Komite Remunerasi dan                                              members of the Committee, provided that one of the majority
      Nominasi dan salah satu dari mayoritas jumlah anggota                                            members present is the Chairperson of the Remuneration and
      Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan Ketua Komite                                            Nomination Committee.
      Remunerasi dan Nominasi.


      Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah                                          Throughout    2025,    the    Remuneration   and     Nomination
      melaksanakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali. Adapun agenda                                         Committee held a total of 3 (three) meetings. The agendas
      dan rekapitulasi kehadiran anggota Komite Remunerasi dan                                         and the summary of attendance of the members of the
      Nominasi dalam rapat di tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                       Remuneration and Nomination Committee at meetings in
                                                                                                       2025 are as follows:
                          Nama                       Jabatan                       Jumlah Rapat                     Jumlah Kehadiran            % Kehadiran
                          Nama                       Position                    Number of Meetings                 Total Attendance            % Attendance

        Kiki Syahnakri                                Ketua
                                                                                                   3                          3                       100
                                                     Chairman

        Marlene Gunawan                               Anggota
                                                                                                   3                          3                       100
                                                      Member



      Agenda Rapat                                                                                     Meeting Agenda

                                     Tanggal                                                                    Agenda
           No
                                      Date                                                                      Agenda

             1          16 Januari 2025            Laporan Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2024.
                        January 16, 2025           Report on the Activities of the Remuneration and Nomination Committee in 2024.

             2          23 Juni 2025               • Rekomendasi pengangkatan kembali Anggota Dewan Komisaris yang jatuh tempo dan Calon
                        June 23, 2025                Anggota Direksi.
                                                   • Usulan Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
                                                     kepada RUPS.
                                                   • Recommendation for the reappointment of members of the Board of Commissioners whose
                                                     term of office has expired and candidates for members of the Board of Directors.
                                                   • Proposal of candidates for members of the Board of Commissioners and the Board of Directors
                                                     to the Board of Commissioners to be submitted to the GMS.

             3          26 September 2025          • Kepengurusan Hasil RUPS Juni 2025.
                        September 26, 2025         • Evaluasi Direksi.
                                                   • Employee Benefit Program.
                                                   • Management Structure Based on the Results of the June 2025 GMS.
                                                   • Evaluation of the Board of Directors.
                                                   • Employee Benefit Program




298        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 300
        Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Pengembangan Kompetensi Komite Remunerasi                                      Competency Development of the Remuneration
dan Nominasi                                                                   and Nomination Committee

Bank Artha Graha Internasional memberikan kesempatan                           Bank Artha Graha Internasional provides opportunities
kepada anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                                  for members of the Remuneration and Nomination
untuk mengikuti program pelatihan dan pengembangan                             Committee to participate in training and competency
kompetensi, baik yang diselenggarakan oleh internal                            development programs, whether organized internally
Bank atau yang diselenggarakan oleh pihak eksternal.                           by the Bank or by external parties. The competency
Adapun program pengembangan kompetensi yang                                    development programs attended by the Remuneration
diikuti oleh Komite Remunerasi dan Nominasi di tahun                           and Nomination Committee in 2025 are as follows:
2025 adalah sebagai berikut:

  Nama Peserta                 Jabatan            Program Pengembangan Kompetensi                     Penyelenggara                 Tempat dan Waktu
   Participant                 Position            Competency Development Program                       Organizer                    Venue and Date

Kiki Syahnakri            Ketua                   Refreshment Sertifikasi Manajemen             Risiko Manajemen                   Jakarta,
                          Chairman                Risiko                                        Gagasan (RMG)                      9-19 Agustus 2025
                                                  Risk Management Certification                                                    Jakarta,
                                                  Refreshment                                                                      August 9–19, 2025

Marlene Gunawan           Anggota                 Refreshment Sertifikasi Manajemen             Risiko Manajemen                   Jakarta,
                          Member                  Risiko                                        Gagasan (RMG)                      16–26 April 2025
                                                  Risk Management Certification                                                    Jakarta,
                                                  Refreshment                                                                      April 16–26, 2025

                                                  Motivation for Talent : Strengthening         Red Avenue dan LPPI                Jakarta,
                                                  Talent for Artha Graha’s Rise                                                    30 Mei 2025
                                                                                                                                   Jakarta,
                                                                                                                                   May 30, 2025


                                                  Motivation for Talent : Decode &              Red Avenue                         Jakarta, 21 Juni 2025
                                                  Connect - BAGI Self Awareness                                                    Jakarta, June 21,
                                                  Challenge                                                                        2025




Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi                                            Implementation of Duties of the Remuneration
dan Nominasi                                                                   and Nomination Committee
                 Tanggal                                                                    Agenda
  No
                  Date                                                                      Agenda

   1    16 Januari 2025                    Penyusunan Laporan Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2024.
        January 16, 2025                   Preparation of the Remuneration and Nomination Committee Activity Report for 2024.

  2     23 Juni 2025                       Rapat pembahasan Rekomendasi pengangkatan kembali Anggota Dewan Komisaris yang jatuh
        June 23, 2025                      tempo dan Calon Anggota Direksi serta Usulan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada
                                           Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
                                           Meeting to discuss the recommendation for the reappointment of members of the Board of
                                           Commissioners whose term of office has expired and candidates for members of the Board of
                                           Directors, as well as the proposal of candidates for the Board of Commissioners and Board of
                                           Directors to the Board of Commissioners to be submitted to the GMS.

  3     26 September 2025                  Rapat pembahasan Kepengurusan hasil RUPS Juni 2025, Evaluasi Direksi serta Employee Benefit
        September 26, 2025                 Program.
                                           Management Structure Based on the Results of the June 2025 General Meeting of Meeting to
                                           discuss the management structure based on the results of the June 2025 GMS, the evaluation
                                           of the Board of Directors, and the Employee Benefit Program



                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   299
Page 301
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Kebijakan Suksesi Direksi                                                                    Succession Policy of the Board of Directors

      Komite Remunerasi dan Nominasi dalam menjalankan tugasnya                                    In carrying out its duties, the Remuneration and Nomination
      mengacu kepada pedoman dan tata tertib yang disediakan                                       Committee refers to the guidelines and rules of procedure
      Bank. Komite Remunerasi dan Nominasi menyusun dan                                            established by the Bank. The Remuneration and Nomination
      memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur                                        Committee formulates and provides recommendations on the
      pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan                                   system and procedures for the selection and/or replacement
      Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada                                      of members of the Board of Commissioners and the Board of
      RUPS. Komite juga bertanggung jawab dalam menentukan                                         Directors to the Board of Commissioners for submission to
      kriteria dan mengidentifikasi para calon, mengkaji, menyetujui                               the GMS. The Committee is also responsible for determining
      nominasi sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Dalam rangka                                criteria and identifying candidates, as well as reviewing and
      mempersiapkan jajaran eksekutif Bank agar mendapatkan                                        approving nominations in accordance with the established
      pengetahuan dan pengalaman yang utuh sebagai pejabat                                         criteria. In order to prepare the Bank’s executive management
      di kantor pusat atau kantor cabang, maka beberapa jajaran                                    to acquire comprehensive knowledge and experience as
      eksekutif yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan                                   officials at the head office or branch offices, certain executives
      lebih jauh akan mendapatkan rotasi.                                                          assessed as having the potential for further development are
                                                                                                   provided with rotation opportunities.



      KOMITE PEMANTAU RISIKO
      RISK MONITORING COMMITTEE
      Komite Pemantau Risiko merupakan Komite yang dibentuk                                        The Risk Monitoring Committee is a committee established
      dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk                                           by and accountable to the Board of Commissioners to assist
      membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tanggung                                         the Board of Commissioners in carrying out its risk oversight
      jawab pengawasan risiko sesuai dengan peraturan yang                                         responsibilities in accordance with prevailing regulations.
      berlaku. Komite Pemantau Risiko bertugas memonitor dan                                       The Risk Monitoring Committee is tasked with monitoring
      menilai risiko yang dapat diambil oleh Bank untuk memastikan                                 and assessing the risks that may be undertaken by the
      telah dilakukannya pengelolaan risiko dengan baik, terutama                                  Bank to ensure that risk management has been properly
      pada pengelolaan risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas,                             implemented, particularly in the management of credit risk,
      risiko operasional, risiko hukum, risiko stratejik, risiko                                   market risk, liquidity risk, operational risk, legal risk, strategic
      kepatuhan, dan risiko reputasi.                                                              risk, compliance risk, and reputational risk.


      Dasar Hukum                                                                                  Legal Basis

      Komite Pemantau Risiko Bank Artha Graha Internasional                                        The Risk Monitoring Committee of Bank Artha Graha
      dibentuk sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas                                          Internasional was established in accordance with
      Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan                                            Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
      Tata Kelola bagi Bank Umum.                                                                  on the Implementation of Good Corporate Governance
                                                                                                   for Commercial Banks.




300        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 302
          Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Pedoman dan Tata Tertib Kerja                                            Guidelines and Rules of Procedure

Sebagai acuan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,                      As a reference for the performance of its duties and
Komite Pemantau Risiko berpedoman pada Pedoman                           responsibilities, the Risk Monitoring Committee adheres
Kebijakan Perusahaan No. 0004.02.0 tanggal 20 Juni                       to Company Policy Guideline No. 0004.02.0 dated June
2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite                        20, 2024 on the Guidelines and Rules of Procedure of
Pemantau Risiko.                                                         the Risk Monitoring Committee.


Kriteria Anggota Komite Pemantau Risiko                                  Criteria for Members of the Risk Monitoring
                                                                         Committee

Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko dilakukan                       The appointment of members of the Risk Monitoring
dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan                      Committee is carried out with due regard to the criteria
oleh Regulator, sebagai berikut:                                         stipulated by the Regulator, as follows:
1.   Anggota Komite Pemantau Risiko paling kurang                        1.    The Risk Monitoring Committee shall consist of at
     terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen                          least 1 (one) Independent Commissioner serving
     sebagai Ketua merangkap anggota, 1 (satu) orang                           as Chairperson and concurrently as a member, 1
     Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang                         (one) Independent Party with expertise in finance,
     keuangan dan 1 (satu) orang Pihak Independen yang                         and 1 (one) Independent Party with expertise in risk
     memiliki keahlian di bidang manajemen risiko;                             management;
2. Komisaris independen dan pihak independen yang                        2. Independent             Commissioners             and        Independent
     menjadi anggota Komite Pemantau Risiko paling                             Parties serving as members of the Risk Monitoring
     sedikit berjumlah 51% dari jumlah anggota Komite                          Committee shall account for at least 51% of the total
     Pemantau Risiko;                                                          members of the Risk Monitoring Committee;
3. Ketua Komite hanya dapat merangkap jabatan                            3. The Chairperson of the Committee may concurrently
     sebagai Ketua Komite paling banyak pada 1 (satu)                          serve as Chairperson of no more than 1 (one) other
     Komite lainnya pada Perseroan yang sama; dan                              Committee within the same Company; and
4. Anggota Komite wajib memiliki integritas, akhlak dan                  4. Members of the Committee must possess integrity,
     moral yang baik.                                                          good character, and good moral conduct.


Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar                                    Composition, Number, and Basis for Appointment
Pengangkatan Komite Pemantau Risiko                                      of the Risk Monitoring Committee

Komposisi Komite Pemantau Risiko Bank paling sedikit                     The          composition    of     the     Bank’s        Risk      Monitoring
terdiri dari:                                                            Committee shall consist of at least:
1. Seorang       Komisaris           Independen   yang   menjabat        1. An Independent Commissioner serving as the
     sebagai Ketua Komite;                                                    Chairperson of the Committee;
2. Seorang dari pihak independen yang memiliki keahlian                  2. An independent party with expertise in the field of
     di bidang keuangan; dan                                                  finance; and
3. Seorang dari pihak independen yang memiliki keahlian                  3. An independent party with expertise in the field of
     di bidang manajemen risiko.                                              risk management.




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   301
Page 303
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Susunan Komite Pemantau Risiko per tanggal 31 Desember                                       The composition of the Risk Monitoring Committee as
      2025 ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Dewan                                            of December 31, 2025 was determined based on the
      Komisaris No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember                                       Decree of the Board of Commissioners No. 002/BAGI-
      2023, sebagai berikut:                                                                       KOM/XII/2023 dated December 6, 2023, as follows:
                 Nama                       Jabatan             Dasar Pengangkatan                          Periode           Keahlian       Keterangan
                 Name                       Position            Basis of Appointment                         Period           Expertise      Description

        Elizawatie                         Ketua         •   Surat Keputusan Komisaris No.               2023-2026        Hukum Perdata   Komisaris
        Simon                              Chairperson       002/BAGI- KOM/XII/2023 tanggal                               Civil Law       Independen
                                                             6 Desember 2023                                                              Independent
                                                         •   Surat Keputusan Direksi No. SK-                                              Commissioner
                                                             MT/HC/0010/XII/2023 tanggal 6
                                                             Desember 2023
                                                         •   Board of Commissioner’s Decree
                                                             No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023
                                                         •   2. Board of Director’s Decree No.
                                                             SK-MT/HC/0010/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023

        Suryani                            Anggota       •   Surat Keputusan Komisaris No.               2023-2026        Akuntansi       Pihak Independen
        Purwita                            Member            002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal                                Accounting      Independent Party
                                                             6 Desember 2023
                                                         •   Surat Keputusan Direksi No. SK-
                                                             MT/HC/0011/XII/2023 tanggal 6
                                                             Desember 2023
                                                         •   Board of Commissioner’s Decree
                                                             No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023
                                                         •   Board of Director’s Decree No.
                                                             SK-MT/HC/0011/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023

        Anas Latief                        Anggota       •   Surat Keputusan Komisaris No.               2023-2026        Perbankan/      Pihak Independen
                                           Member            002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal                                Manajemen       Independent Party
                                                             6 Desember 2023                                              Risiko
                                                         •   Surat Keputusan Direksi No. SK-                              Banking/Risk
                                                             MT/HC/0012/XII/2023 tanggal 6                                Management
                                                             Desember 2023
                                                         •   Board of Commissioner’s Decree
                                                             No. 002/BAGI-KOM/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023
                                                         •   Board of Director’s Decree No.
                                                             SK-MT/HC/0012/XII/2023 dated
                                                             December 6, 2023



      Profil Komite Pemantau Risiko                                                                Risk Monitoring Committee Profile

      Profil Ketua Komite Pemantau Risiko yang menjabat                                            The profile of the Chair of the Risk Monitoring Committee,
      sebagai Komisaris dapat dilihat pada bab Profil                                              who also serves as a Commissioner, can be found
      Perusahaan dalam buku Laporan Tahunan ini.                                                   in the Company Profile section of this Annual Report.


      Profil Suryani Purwita dan Anas Latief sebagai anggota                                       The profiles of Suryani Purwita and Anas Latief as
      Komite Pemantau Risiko dapat dilihat pada sub-bab                                            members of the Risk Monitoring Committee can
      Komite Audit dalam pembahasan sebelumnya.                                                    be found in the Audit Committee subsection in the
                                                                                                   preceding section.




302        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 304
           Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Independensi Anggota Komite Pemantau                                           Independence of Members of the Risk Monitoring
Risiko                                                                         Committee

Dalam       rangka          mendukung             fungsi   pengawasan          In order to support the effective supervisory function
Dewan Komisaris secara efektif, Komite Pemantau                                of the Board of Commissioners, the Risk Monitoring
Risiko menjalankan tugas dan tanggung jawabnya                                 Committee carries out its duties and responsibilities
dengan menjunjung tinggi prinsip independensi dan                              by upholding the principles of independence and
profesionalitas.          Pemenuhan           kriteria     independensi        professionalism. Compliance with the independence
anggota Komite Pemantau Risiko disampaikan dalam                               criteria of members of the Risk Monitoring Committee is
tabel sebagai berikut:                                                         presented in the following table:

                                                                                                 Anggota Komite Pemantau Risiko
                                       Kriteria                                                 Risk Monitoring Committee Member
                                       Criteria
                                                                                    Elizawatie Simon        Suryani Purwita                 Anas Latief

 Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan
 Direksi.
                                                                                            √                          √                            √
 Has no financial relationship with the Board of Commissioners
 and the Board of Directors.

 Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
 perusahaan, maupun perusahaan afiliasi.
                                                                                            √                          √                            √
 Has no management relationship with the Company, its
 subsidiaries, or affiliated companies.

 Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
 Direksi, dan/atau sesama anggota Komite lainnya.
 Has no family relationship with members of the Board of                                    √                          √                            √
 Commissioners, the Board of Directors, and/or other Committee
 members.

 Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan
 pemerintah.
                                                                                            √                          √                            √
 Does not hold any position as a political party official or as a
 government official.



Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                                Duties and Responsibilities of the Risk
Pemantau Risiko                                                                Monitoring Committee

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17                            Based on Financial Services Authority Regulation No.
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank                             17 of 2023 on the Implementation of Good Corporate
Umum, tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau                                 Governance for Commercial Banks, the duties and
Risiko Bank Artha Graha Internasional adalah sebagai                           responsibilities of the Risk Monitoring Committee of
berikut:                                                                       Bank Artha Graha Internasional are as follows:
1.   Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen                        1.    To evaluate the alignment between risk management
     risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut; dan                               policies and their implementation; and
2. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite                          2. To monitor and evaluate the performance of the Risk
     Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko.                             Management Committee and the Risk Management
                                                                                     Work Unit.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   303
Page 305
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rapat Komite Pemantau Risiko                                                                 Risk Monitoring Committee Meetings

      Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa                                              In   accordance     with     Financial   Services    Authority
      Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                            Regulation No. 17 of 2023 on the Implementation of
      Kelola bagi Bank Umum, Komite Pemantau Risiko                                                Good Corporate Governance for Commercial Banks, the
      menyelenggarakan rapat sesuai dengan kebutuhan atau                                          Risk Monitoring Committee holds meetings as required
      sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.                                       or at least 1 (one) time in 1 (one) month. Meetings of the
      Rapat Komite hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri                                       Committee may only be convened if attended by at least
      oleh sekurang-kurangnya 51% dari seluruh jumlah                                              51% of the total members, including 1 (one) Independent
      anggota termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen                                         Commissioner and 1 (one) Independent Party.
      dan 1 (satu) Pihak Independen.


      Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko menyelenggarakan                                   Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee held a total
      rapat sebanyak 12 kali, dengan agenda dan frekuensi kehadiran                                of 12 meetings. The agendas and attendance frequency of
      anggota rapat dapat dilihat dalam tabel berikut ini:                                         meeting members are presented in the following table.

                    Nama                       Jabatan                         Jumlah Rapat                        Jumlah Kehadiran           % Kehadiran
                    Nama                       Position                      Number of Meetings                    Total Attendance           % Attendance

        Elizawatie Simon                   Ketua
                                                                                              12                              12                   100
                                           Chairperson

        Suryani Purwita                    Anggota
                                                                                              12                              12                   100
                                           Member

        Anas Latief                        Anggota
                                                                                              12                              12                   100
                                           Member



      Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko                                                          Risk Monitoring Committee Meeting Agenda

                                     Tanggal                                                                Agenda
           No
                                      Date                                                                  Agenda

             1          17 Januari 2025              • Profil Risiko Desember 2024 vs September 2024 (Laporan triwulan IV tahun 2024 untuk OJK).
                        January 17, 2025             • Rekomendasi KHP OJK 2024 atas Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko terkait Risiko
                                                       Kredit.
                                                     • Pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance Risiko Kredit periode Desember 2024.
                                                     • Risk Profile: December 2024 vs September 2024 (Fourth Quarter 2024 report submitted to
                                                       the Financial Services Authority/OJK).
                                                     • Recommendation on the OJK Examination Result Report (KHP) 2024 regarding the
                                                       implementation of the duties of the Risk Monitoring Committee related to Credit Risk.
                                                     • Monitoring of Risk Appetite and Risk Tolerance for Credit Risk as of December 2024.

             2          21 Februari 2025             • Profil Risiko periode Januari 2025 vs Desember 2024.
                        February 21, 2025            • Laporan Risk Appetite & Risk Tolerance Bidang Kredit periode Januari 2025.
                                                     • Risk Profile: January 2025 vs December 2024.
                                                     • Report on Risk Appetite and Risk Tolerance for the Credit Sector as of January 2025.

             3          21 Maret 2025                • Pembahasan Profil Risiko BAGI periode Februari 2025 vs Januari 2025.
                        March 21, 2025               • Pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance Risiko Kredit periode Februari 2025.
                                                     • Stress Test terkait Kebijakan Efisiensi Anggaran Pemerintah tahun 2025.
                                                     • Usulan Risk Appetite & Risk Tolerance tahun 2025 .
                                                     • Discussion on BAGI Risk Profile: February 2025 vs January 2025.
                                                     • Monitoring of Risk Appetite and Risk Tolerance for Credit Risk as of February 2025.
                                                     • Stress Testing related to the 2025 Government Budget Efficiency Policy.
                                                     • Proposal for Risk Appetite and Risk Tolerance for 2025.




304        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 306
     Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




             Tanggal                                                                      Agenda
No
              Date                                                                        Agenda

4    22 April 2025                      • Pembahasan Profil Risiko periode Maret 2025 vs Desember 2024 (Triwulan).
     April 22, 2025                     • Pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance Bidang Kredit periode Maret 2025.
                                        • Stress Testing Risiko Kredit.
                                        • Discussion on Risk Profile: March 2025 vs December 2024 (Quarterly).
                                        • Monitoring of Risk Appetite and Risk Tolerance for the Credit Sector as of March 2025.
                                        • Credit Risk Stress Testing.

5    23 Mei 2025                        • Pembahasan Profil Risiko periode April 2025 vs Maret 2025.
     May 23, 2025                       • Pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance Bidang Kredit periode April 2025.
                                        • Discussion on Risk Profile: April 2025 vs March 2025.
                                        • Monitoring of Risk Appetite and Risk Tolerance for the Credit Sector as of April 2025.

6    20 Juni 2025                       • Pembahasan Profil Risiko periode Mei 2025 vs April 2025.
     June 20, 2025                      • Pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance Bidang Kredit periode Mei 2025.
                                        • Discussion on Risk Profile: May 2025 vs April 2025.
                                        • Monitoring of Risk Appetite and Risk Tolerance for the Credit Sector as of May 2025.

7    25 Juli 2025                       • Pengukuran Profil Risiko tahun 2025 periode Juni vs Maret (triwulan) sesuai Matriks OJK.
     July 25, 2025                      • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance per Juni 2025.
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi Juni 2025.
                                        • Risk Profile Measurement for 2025: June vs March (Quarterly) based on the OJK Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio as of June 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of June 2025.

8    21 Agustus 2025                    • Pengukuran Profil Risiko Tahun 2025 periode Juli vs Juni sesuai Matriks OJK.
     August 21, 2025                    • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance per Juli 2025.
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi Juli 2025.
                                        • Risk Profile Measurement for 2025: July vs June based on the OJK Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio as of July 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of July 2025.

9    19 September 2025                  • Pengukuran Profil Risiko BAGI periode Agustus 2025 vs Juli 2025 sesuai Matriks Penilaian OJK.
     September 19, 2025                 • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance Bidang Kredit, Pasar, Likuiditas, dan Operasional
                                          periode Agustus 2025.
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi 31 Agustus 2025
                                        • Stress Testing Risiko Likuiditas.
                                        • BAGI Risk Profile Measurement: August 2025 vs July 2025 based on the OJK Assessment
                                          Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio for Credit, Market, Liquidity, and Operational Risks
                                          as of August 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of 31 August 2025.
                                        • Liquidity Risk Stress Testing.

10   23 Oktober 2025                    • Pengukuran Profil Risiko Tahun 2025 periode Juni vs September (triwulan) sesuai Matriks OJK.
     October 23, 2025                   • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance per September 2025.
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi September 2025.
                                        • Risk Profile Measurement for 2025: June vs September (Quarterly) based on the OJK Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio as of September 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of September 2025.

11   19 November 2025                   • Pengukuran Profil Risiko Tahun 2025 periode Oktober vs September Sesuai Matriks OJK
     November 19, 2025                  • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance per Oktober 2025
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi Oktober 2025
                                        • Risk Profile Measurement for 2025: October vs September based on the OJK Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio as of October 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of October 2025.

12   16 Desember 2025                   • Pengukuran Profil Risiko Tahun 2025 periode November vs Oktober Sesuai Matriks OJK
     December 16, 2025                  • Portofolio Risk Appetite & Risk Tolerance per November 2025
                                        • Monitoring Threshold Recovery Plan Realisasi November 2025
                                        • Risk Profile Measurement for 2025: November vs October based on the OJK Matrix.
                                        • Risk Appetite and Risk Tolerance Portfolio as of November 2025.
                                        • Monitoring of Recovery Plan Threshold Realization as of November 2025.


                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   305
Page 307
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau                                                       Competency Development of the Risk Monitoring
      Risiko                                                                                        Committee

      Bank Artha Graha Internasional memberikan kesempatan                                          Bank Artha Graha Internasional provides opportunities
      kepada anggota Komite Pemantau Risiko untuk mengikuti                                         for members of the Risk Monitoring Committee to
      program pelatihan dan pengembangan kompetensi,                                                participate in training and competency development
      baik yang diselenggarakan oleh internal Bank atau yang                                        programs, whether organized internally by the Bank
      diselenggarakan oleh pihak eksternal. Adapun program                                          or by external parties. The competency development
      pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Komite                                              programs attended by the Risk Monitoring Committee
      Pemantau Risiko di tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                         in 2025 are as follows:

            Nama Peserta                      Jabatan           Program Pengembangan Kompetensi                       Penyelenggara      Tempat dan Waktu
             Participant                      Position           Competency Development Program                         Organizer         Venue and Date

           Elizawatie Simon                Ketua                Refreshment Sertifikasi Manajemen                  Risiko Manajemen      Jakarta,
                                           Chairperson          Risiko                                             Gagasan (RMG)         16-26 April 2025
                                                                Risk Management Certification                                            Jakarta, April 16–26,
                                                                Refreshment                                                              2025

                                                                Webinar : Memahami Pentingnya                      FKDKP                 Jakarta, 16 Oktober
                                                                Integritas dalam Pengelolaan Lembaga                                     2025
                                                                Keuangan                                                                 Jakarta, October 16,
                                                                Webinar: Understanding the                                               2025
                                                                Importance of Integrity in the
                                                                Management of Financial Institutions

           Anas Latief                     Anggota              Refreshment Sertifikasi Manajemen                  Risiko Manajemen      Jakarta,
                                           Member               Risiko                                             Gagasan (RMG)         16-26 April 2025
                                                                Risk Management Certification                                            Jakarta, April 16–26,
                                                                Refreshment                                                              2025



      Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko                                                      Implementation of the Duties of the Risk
                                                                                                    Monitoring Committee

      Komite Pemantau Risiko Bank telah menjalankan tugas                                           The Bank’s Risk Monitoring Committee has carried out its
      dan tanggung jawabnya sepanjang tahun 2025, sebagai                                           duties and responsibilities throughout 2025 as follows:
      berikut:
      1.     Anggota Komite terdiri dari 3 (tiga) orang: 1 (satu) orang                             1.   The Committee consists of 3 (three) members: 1 (one)
             Komisaris Independen; 1 (satu) orang Pihak Independen                                       Independent Commissioner; 1 (one) Independent
             yang memiliki keahlian bidang manajemen risiko; 1 (satu)                                    Party with expertise in risk management; and 1
             orang dari Pihak Independen yang memiliki keahlian                                          (one) Independent Party with expertise in finance,
             Bidang Keuangan dan telah sesuai dengan POJK No. 17                                         in accordance with POJK No. 17 of 2023 concerning
             Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank                                          the Implementation of Corporate Governance for
             Umum;                                                                                       Commercial Banks;
      2. Penyelenggaran rapat Komite Pemantau Risiko tahun                                          2. Risk Monitoring Committee meetings in 2025 were
             2025 telah dilakukan secara berkala sesuai dengan                                           conducted regularly in accordance with POJK
             POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                               No. 17 of 2023 concerning the Implementation
             Kelola Bagi Bank Umum. Selama Tahun 2025 telah                                              of Corporate Governance for Commercial Banks.
             diselenggarakan Rapat Komite Pemantau Risiko                                                Throughout 2025, the Risk Monitoring Committee
             sebanyak 12 (dua belas) kali dengan tingkat kehadiran                                       held 12 (twelve) meetings, with an attendance rate
             ketua dan anggota komite sebesar 100% (Kuorum);                                             of 100% (quorum) for the Chairman and members of
                                                                                                         the Committee;

306         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 308
        Analisa & Pembahasan Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




3. Melakukan penelaahan Profil Risiko periode bulan                 3. Conducting a review of the Risk Profile for the current
   berjalan sesuai dengan penilaian matriks kualitatif                    period based on the OJK qualitative matrix assessment.
   OJK. Penilaian Profil Risiko Bank selama Tahun 2025                    The Bank’s Risk Profile rating throughout 2025 remained at
   terjaga di Peringkat Komposit (PK) 2 (Satisfactory);                   Composite Rating (PK) 2 (Satisfactory);
4. Melakukan pemantauan terhadap portofolio Kredit                  4. Monitoring the credit portfolio and its impact on the
   serta dampaknya terhadap 8 Risiko Bank;                                Bank’s 8 risk categories;
5. Melakukan pemantauan terhadap Risk Appetite dan                  5. Monitoring the Risk Appetite and Risk Tolerance for
   Risk Tolerance untuk 8 Risiko Bank;                                    the Bank’s 8 risk categories;
6. Melakukan pemantauan Threshold Recovery Plan;                    6. Monitoring the Recovery Plan Threshold;
7. Merekomendasikan sektor ekonomi yang menjadi                     7. Recommending priority economic sectors for 2026
   prioritas di tahun 2026 berdasarkan kajian dari                        based on studies conducted by the Risk Management
   Direktorat Risk Management;                                            Directorate;
8. Melakukan           pemantauan          terhadap   potensi       8. Monitoring the potential increase in Non-Performing
   peningkatan NPL serta potensi penurunan modal inti                     Loans (NPL) and the potential decline in core capital
   yang disebabkan karena peningkatan PPANP AYDA                          resulting from the increase in PPANP for Foreclosed
   berdasarkan hasil Stress Testing oleh Direktorat Risk                  Assets (AYDA) based on the results of Stress Testing
   Management;                                                            conducted by the Risk Management Directorate;
9. Melakukan pemantauan terhadap Tingkat Kesehatan                  9. Monitoring the Bank’s Soundness Level;
   Bank;
10. Melakukan Stress Testing dan simulasi, beberapa                 10. Conducting Stress Testing and simulations, including:
   diantaranya :
    •   Dampak efisiensi anggaran pemerintah;                             •      The impact of government budget efficiency
                                                                                 policies;
    •   Dampak Perang tarif;                                              •      The impact of tariff wars;
    •   Dampak isu pengambilalihan BCA oleh Danantara;                    •      The impact of the issue regarding the potential
                                                                                 acquisition of BCA by Danantara; and
    •   Rencana penyelesaian AYDA.                                        •      The plan for the resolution of foreclosed assets
                                                                                 (AYDA).




ORGAN PENDUKUNG DIREKSI
SUPPORTING ORGANS OF THE BOARD OF DIRECTORS
Bank memiliki 7 (tujuh) Komite yang dibentuk dan                    The Bank has 7 (seven) Committees established and appointed
ditunjuk oleh Direksi untuk membantu melaksanakan                   by the Board of Directors to assist in carrying out the Board
tugas Direksi dalam mengelola Bank. Komite ini bertugas             of Directors’ duties in managing the Bank. These Committees
untuk memberikan opini secara objektif kepada Direksi               are tasked with providing objective opinions to the Board of
dan membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan                   Directors and helping to enhance the effectiveness of the
tugas Direksi secara sistematis, serta memberikan                   Board of Directors’ duties in a systematic manner, as well as
kontribusi sesuai dengan bidang tugas dan tanggung                  contributing in accordance with their respective duties and
jawabnya.                                                           responsibilities.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   307
Page 309
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Komite di bawah Direksi terdiri dari:                                                        The Committees under the Board of Directors consist
                                                                                                   of:
      1.     Komite Kredit;                                                                        1.    Credit Committee;
      2. Komite Asset and Liabilities;                                                             2. Asset and Liability Committee;
      3. Komite Manajemen Risiko;                                                                  3. Risk Management Committee;
      4. Komite Pengarah Teknologi Informasi;                                                      4. Information Technology Steering Committee;
      5. Komite Human Capital;                                                                     5. Human Capital Committee;
      6. Komite Kebijakan Perkreditan; dan                                                         6. Credit Policy Committee; and
      7. Komite Produk.                                                                            7. Product Committee.



      KOMITE KREDIT
      CREDIT COMMITTEE
      Komite Kredit dibentuk untuk membantu Direksi dalam                                          The Credit Committee is established to assist the Board
      pengambilan keputusan terkait kebijakan kredit yang                                          of Directors in making decisions related to the Bank’s
      ditetapkan Bank, serta mengevaluasi dan memberikan                                           credit policies, as well as to evaluate and grant credit
      keputusan kredit agar sesuai dengan batas wewenang                                           decisions in accordance with the established authority
      yang ditetapkan. Setiap keputusan kredit pada prinsipnya                                     limits. In principle, credit decisions may not be made by
      tidak dapat diputuskan oleh satu orang saja melainkan                                        a single individual, but must be the result of a collective
      harus merupakan hasil keputusan bersama yaitu hasil                                          decision of the Credit Committee to ensure objective
      keputusan dari Komite Kredit untuk menjamin keputusan                                        credit decisions with sound credit quality.
      kredit yang objektif dengan kualitas kredit yang baik.
      Fungsi pokok Komite Kredit adalah:                                                           The main functions of the Credit Committee are:
      1.     Memberikan pengarahan apabila perlu dilakukan                                         1.    To provide direction when more in-depth and
             analisis                kredit   yang    lebih       mendalam                   dan         comprehensive credit analysis is required; and
             komprehensif; dan
      2. Memberikan keputusan atau rekomendasi atas                                                2. To grant decisions or provide recommendations on
             permohonan kredit yang diajukan.                                                            submitted credit applications.


      Dasar Hukum                                                                                  Legal Basis

      Komite Kredit Bank Artha Graha Internasional dibentuk                                        The Credit Committee of Bank Artha Graha Internasional
      dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                         was established with reference to Financial Services
      No. 42/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Penyusunan                                             Authority Regulation No. 42/POJK.03/2017 on the
      dan Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan                                        Obligation to Prepare and Implement Credit or Financing
      Bank bagi Bank Umum.                                                                         Policies for Commercial Banks.


      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite                                                         Guidelines and Rules of Procedure of the
      Kredit                                                                                       Credit Committee

      Komite Kredit berpedoman pada Pedoman Kebijakan                                              In carrying out its duties and responsibilities, the Credit
      Perkreditan tentang Komite Kredit dalam menjalankan                                          Committee adheres to the Credit Policy Guidelines
      tugas dan tanggung jawabnya.                                                                 concerning the Credit Committee.




308        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 310
          Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit                                   Duties and Responsibilities of the Credit
                                                                         Committee

Komite Kredit memiliki tugas dan tanggung jawab antara                   The Credit Committee has the following duties and
lain:                                                                    responsibilities:
1.   Memberikan persetujuan atau penolakan atas usulan-                  1.    To approve or reject credit proposals objectively, honestly,
     usulan mengenai kredit secara objektif, jujur, cermat,                    and prudently, in accordance with the provisions stipulated
     dan sesuai dengan ketentuan yang tercantum di dalam                       in the Credit Policy Guidelines, Credit Circular Letters,
     Pedoman Kebijakan Perkreditan, Surat Edaran Kredit,                       internal memoranda, Bank Indonesia regulations, Financial
     memo-memo internal, ketentuan Bank Indonesia, Peraturan                   Services Authority regulations, and other prevailing laws
     Otoritas Jasa Keuangan, serta peraturan perundang-                        and regulations, within the granted Credit Approval
     undangan yang berlaku, sesuai dengan Batas Wewenang                       Authority Limits (BWMK);
     Memutus Kredit (BWMK) yang diberikan;
2. Memberikan rekomendasi kepada Komite Kredit yang                      2. To provide recommendations to Credit Committees
     mempunyai BWMK yang lebih tinggi;                                         with higher Credit Approval Authority Limits;
3. Menolak permintaan dan pengaruh dari pihak-pihak                      3. To reject requests and influence from parties with
     yang berkepentingan dengan pemohon kredit untuk                           interests in the credit applicant that seek to obtain
     memberikan persetujuan kredit yang hanya bersifat                         credit approval merely as a formality; and
     formalitas; dan
4. Melakukan koordinasi dengan Asset and Liabilities                     4. To coordinate with the Asset and Liability Committee
     Committee          (ALCO)          dalam   aspek   pendanaan              (ALCO) in aspects related to credit funding.
     perkreditan.


Struktur dan Keanggotaan Komite Kredit                                   Structure and Membership of the Credit
                                                                         Committee

Struktur dan keanggotaan Komite Kredit Bank Artha                        The structure and membership of the Credit Committee
Graha Internasional terdiri dari:                                        of Bank Artha Graha Internasional consist of:
1.   Komite Kredit Komersil dan Korporasi;                               1.    Commercial and Corporate Credit Committee;
2. Komite Kredit SME & Konsumer (untuk limit > Rp5                       2. SME & Consumer Credit Committee (for limits
     miliar); dan                                                              exceeding Rp5 billion); and
3. Komite Kredit Restrukturisasi.                                        3. Restructuring Credit Committee.


Profil Komite Kredit                                                     Credit Committee Profile

Profil anggota Komite Kredit yang menjabat sebagai                       The profiles of Credit Committee members who serve
Direksi dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam                   as members of the Board of Directors are presented in
buku Laporan Tahunan ini.                                                the Company Profile chapter of this Annual Report.


Pernyataan Independensi Komite Kredit                                    Statement of Independence of the Credit
                                                                         Committee

Komite Kredit dalam menjalankan tugasnya berkomitmen                     In carrying out its duties, the Credit Committee is
untuk menjaga independensi dan anggota Komite Kredit                     committed to maintaining independence, and the
diatur dalam kebijakan tersendiri mengenai Komite                        members of the Credit Committee are governed by
Kredit Kantor Pusat.                                                     a separate policy concerning the Head Office Credit
                                                                         Committee.

                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   309
Page 311
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rapat Komite Kredit                                                                          Credit Committee Meetings

      Hingga akhir tahun 2025, Komite Kredit telah melaksanakan                                    Up to the end of 2025, the Credit Committee held a total of
      rapat sebanyak 104 kali dengan agenda sebagai berikut:                                       104 meetings with the following agendas:
                                                         Rapat Komite Kredit                                                              Jumlah Agenda
                                                      Credit Committee Meeting                                                          Number of Agendas

        Perpanjangan Fasilitas Kredit
        Extension of Credit Facilities                                                                                                         42

        Perpanjangan Fasilitas FI
        Extension of Financial Institution (FI) Facilities                                                                                     26

        Penambahan Fasilitas Kredit
        Increase in Credit Facilities                                                                                                          5

        Penambahan Fasilitas FI
        Increase in Financial Institution (FI) Facilities                                                                                       -

        Permohonan Baru atau Sounding
        New Applications or Sounding                                                                                                           30

        Permohonan Relaksasi/Restruktur/Perubahan Fasilitas
        Requests for Relaxation/Restructuring/Amendment of Facilities                                                                           1

        Permohonan Lainnya (kerja sama Pembiayaan, Perubahan syarat, perubahan Pricing, dll)
        Other Requests (financing cooperation, changes in terms, pricing adjustments, etc.)                                                     -

        Jumlah
        Total                                                                                                                                 104



      Pelaksanaan Kegiatan Komite Kredit                                                           Implementation of Credit Committee
                                                                                                   Activities

      Tahun 2025, Komite Kredit telah menjalankan fungsi                                           In 2025, the Credit Committee carried out its function
      dalam pemberian keputusan atas usulan pengajuan                                              in granting decisions on proposed credit facilities by
      fasilitas kredit dengan mengacu pada Batas Wewenang                                          referring to the established Credit Approval Authority
      Memutus Kredit (BWMK) yang telah ditetapkan dengan                                           Limits (BWMK), while consistently considering risk
      tetap mempertimbangkan risiko dan prinsip kehati-                                            aspects and applying the prudential principle. For all
      hatian. Untuk seluruh pengajuan fasilitas kredit, sebelum                                    credit facility applications, prior to being decided by the
      diputuskan oleh komite kredit harus direview oleh                                            Credit Committee, such applications must be reviewed
      Direktorat Credit Analyst.                                                                   by the Credit Analyst Directorate.


      Keputusan kredit diberikan atas pengajuan fasilitas                                          Credit decisions were granted for applications covering
      baik untuk kredit baru, perpanjangan fasilitas kredit,                                       new credit facilities, extensions of credit facilities,
      penambahan fasilitas kredit, restrukturisasi/relaksasi                                       increases in credit facilities, restructuring/relaxation
      fasilitas kredit dan hal lainnya yang terkait dengan                                         of credit facilities, and other matters related to credit
      fasilitas kredit.                                                                            facilities.




310        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 312
         Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Pengembangan Kompetensi                                                       Competency Development

Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti pengembangan                   In 2025, the Credit Committee participated in competency
kompetensi dengan materi terkait Refreshment Sertifikasi                      development programs covering the following topics: Risk
Manajemen Risiko Jenjang 7, Refreshment Sertifikasi Manajemen                 Management Certification Refreshment Level 7, Risk Management
Risiko, Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS),                   Certification Refreshment, Climate Risk Management & Scenario
Credit Analysis & Loan Monitoring, Motivation for Talent:                     Analysis (CRMS), Credit Analysis & Loan Monitoring, Motivation
Strengthening Talent for Artha Graha’s Rise, The Foundation of                for Talent: Strengthening Talent for Artha Graha’s Rise, The
Leadership Journey, Negotiation Skills.                                       Foundation of Leadership Journey, and Negotiation Skills.




KOMITE ASET DAN LIABILITAS
ASSET AND LIABILITY COMMITTEE
Komite Asset and Liabilities (ALCO) dibentuk untuk                            The Asset and Liability Committee (ALCO) is established
mencapai tingkat profitabilitas Bank secara optimal,                          to achieve optimal levels of the Bank’s profitability,
serta memastikan risiko likuiditas, risiko suku bunga,                        while ensuring that liquidity risk, interest rate risk, and
dan risiko pasar terkendali serta meminimalisasi idle                         market risk are well controlled, and to minimize idle
funds melalui penetapan kebijakan dan strategi aset dan                       funds through the determination of asset and liability
liabilitas (asset and liabilities management).                                management policies and strategies.


Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite                                          Guidelines and Rules of Procedure of the
ALCO                                                                          ALCO Committee

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite ALCO tertuang                            The Guidelines and Rules of Procedure of the ALCO
dalam Pedoman ALCO (ALMA) No. 00004.02.0 tanggal                              Committee are set out in the ALCO (ALMA) Guidelines
15 Mei 2023.                                                                  No. 00004.02.0 dated May 15, 2023.


Struktur dan Keanggotaan Komite ALCO                                          Structure and Membership of the ALCO
                                                                              Committee

Struktur dan keanggotaan ALCO tahun 2025 adalah                               The structure and membership of the ALCO Committee
sebagai berikut:                                                              in 2025 are as follows:
1.   Ketua I merangkap anggota: Direktur Utama                                1.    Chairperson I concurrently serving as a member:
                                                                                    President Director
2. Ketua II merangkap anggota: Wakil Direktur Utama                           2. Chairperson II concurrently serving as a member:
                                                                                    Vice President Director
3. Ketua      III   merangkap               anggota:   Direktur   yang        3. Chairperson III concurrently serving as a member:
     membawahi Bidang Treasury                                                      Director in charge of the Treasury function
4. Anggota: Seluruh anggota Direksi                                           4. Members: All members of the Board of Directors
5. ALCO Supporting Team:                                                      5. ALCO Supporting Team:




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   311
Page 313
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report             Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




            •       Koordinator: Deputy Director Treasury & Fixed                                      •   Coordinator: Deputy Director Treasury & Fixed
                    Income                                                                                 Income
            •       Deputy Director:                                                                   •   Deputy Directors:
                    i.      Direktorat Wholesale Banking                                                   i.   Wholesale Banking Directorate
                    ii. Direktorat Financial Institutiton                                                  ii. Financial Institution Directorate
                    iii. Direktorat Regional Head                                                          iii. Regional Head Directorate
                    iv. Direktorat Asset Consumer & Retail                                                 iv. Asset Consumer & Retail Directorate
                    v. Direktorat Asset Corp & Comm                                                        v. Asset Corporate & Commercial Directorate
                    vi. Direktorat Fincon                                                                  vi. Financial Control Directorate Operation 1
                    viii. Direktorat Operation 1                                                           vii. Operation 1 Directorate
                    vii. Direktorat Risk & Management                                                      viii. Risk Management Directorate
                    viii. Direktorat Internal Audit (SKAI)                                                 ix. Internal Audit Directorate (SKAI)
                    ix. Direktorat Compliance                                                              x. Compliance Directorate
            •       Executive Officer Cabang Induk dan Pembantu                                        •   Executive Officers of Main and Sub-Branch
                                                                                                           Offices


     Tugas dan Tanggung Jawab Komite ALCO                                                         Duties and Responsibilities of the ALCO
                                                                                                  Committee

     Komite ALCO memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai                                        The ALCO Committee has the following duties and
     berikut:                                                                                     responsibilities:
     1.     Menata portofolio di kedua sisi neraca berupa aset                                    1.   To structure the portfolio on both sides of the
            dan kewajiban untuk mencapai hasil net interest                                            balance sheet, namely assets and liabilities, in order
            margin/spread yang optimal dengan tingkat risiko                                           to achieve an optimal net interest margin/spread
            yang dapat diukur dan dikendalikan ke level yang                                           with measurable and controllable risk levels that are
            dapat diterima oleh Pemangku Kepentingan Bank;                                             acceptable to the Bank’s stakeholders;
     2. Menentukan                           arah   kebijakan        dan            strategi      2. To determine the direction of the Bank’s business
            pengembangan usaha Bank, antara lain mengenai                                              development policies and strategies, including those
            struktur tingkat bunga pendanaan (funding) serta                                           related to the structure of funding interest rates
            pinjaman                  atau    penempatan      (lending),            rencana            and lending or placement interest rates, business
            ekspansi usaha, dan lain-lain;                                                             expansion plans, and other related matters;
     3. Mengurangi kemungkinan terjadinya mismatch atas                                           3. To reduce the likelihood of liquidity mismatches
            likuiditas Bank, melalui penetapan keputusan atas                                          by determining decisions on asset-side expansion
            rencana ekspansi di sisi aset dengan penghimpunan                                          plans aligned with fund mobilization on the liability
            dana di sisi kewajiban;                                                                    side;
     4. Penetapan strategi pendanaan, termasuk penetapan                                          4. To determine funding strategies, including the setting
            suku bunga dana pihak ketiga dan suku bunga antar                                          of third-party fund interest rates and inter-office
            kantor (rekening antar kantor);                                                            interest rates (inter-office accounts);
     5. Mengambil keputusan atas suku bunga pinjaman                                              5. To make decisions on lending interest rates by
            dengan mempertimbangkan tingkat biaya dana (cost                                           considering the cost of funds, as well as other
            of fund), serta hal-hal lain yang dianggap perlu untuk                                     matters deemed necessary to support the Bank’s
            memperlancar operasional Bank;                                                             operations;
     6. Menetapkan batas dan pedoman pengelolaan serta                                            6. To establish limits and guidelines for the management
            pengendalian risiko khusus yang berdampak pada                                             and control of specific risks that impact liquidity risk,
            risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko valuta                                    interest rate risk, and foreign exchange risk;
            asing;



312       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 314
        Analisa & Pembahasan Manajemen                                  Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                                Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




7. Melakukan evaluasi terhadap posisi risiko suku bunga                             7. To evaluate the Bank’s interest rate risk position and
   Bank dan strategi Asset and Liability Management                                       Asset and Liability Management (ALMA) strategies
   (ALMA) guna memastikan bahwa hasil risk taking                                         to ensure that the Bank’s risk-taking positions are
   position     Bank        telah          konsisten     dengan       tujuan              consistent with interest rate risk management
   pengelolaan risiko suku bunga serta sesuai dengan                                      objectives and in accordance with the Bank’s risk
   risk limit Bank;                                                                       limits;
8. Penetapan jenis dan alokasi aset yang diklasifikasikan                           8. To determine the types and allocation of assets
   sebagai aset likuiditas berkualitas tinggi;                                            classified as high-quality liquid assets;
9. Penetapan strategi hedging;                                                      9. To determine hedging strategies;
10. Melakukan kaji ulang deviasi antara hasil realisasi                             10. To review deviations between actual results and
   dengan proyeksi anggaran dan rencana bisnis bank                                       budget projections and the Bank Business Plan (RBB);
   (RBB);
11. Melakukan pengembangan, kaji ulang dan modifikasi                               11. To develop, review, and modify liquidity management
   strategi manajemen likuiditas (ALMA) pada berbagai                                     (ALMA) strategies across various currencies, regions,
   jenis valuta, wilayah, serta lini bisnis;                                              and business lines;
12. Melakukan evaluasi dan mitigasi risiko segera                                   12. To conduct immediate evaluation and risk mitigation
   terhadap kondisi likuiditas dan profil risiko Bank, jika                               of the Bank’s liquidity condition and risk profile in the
   terjadi perubahan yang berdampak signifikan;                                           event of significant changes;
13. Melakukan evaluasi terhadap pengendalian risiko                                 13. To evaluate liquidity risk controls implemented
   likuiditas     yang         dilaksanakan             melalui    strategi               through    funding         strategies,          liquidity        position
   pendanaan,         pengelolaan             posisi      likuiditas,    gap              management, liquidity gaps and daily liquidity risk,
   likuiditas dan risiko likuiditas harian, pengelolaan                                   maturity profile management and net cash flow
   maturity profile dan net cash flow projection,                                         projections, management of liquidity positions and
   pengelolaan posisi likuiditas dan risiko likuiditas,                                   liquidity risk, management of high-quality liquid
   pengelolaan aktiva likuiditas berkualitas tinggi, serta                                assets, and contingency funding plans;
   rencana pendanaan darurat;
14. Melakukan       penyesuaian              kebijakan      dan    strategi         14. To make necessary adjustments to liquidity risk
   manajemen          risiko      untuk        risiko    likuiditas     yang              management policies and strategies based on the
   diperlukan berdasarkan hasil evaluasi terkini;                                         results of the latest evaluations;
15. Melakukan penetapan dan evaluasi terhadap indikator                             15. To establish and evaluate key indicators that serve
   utama yang merupakan indikator peringatan dini                                         as early warning indicators for liquidity risk;
   (early warning indicator) untuk risiko likuiditas;
16. Penyampaian informasi kepada Direksi mengenai tiap                              16. To convey information to the Board of Directors
   perkembangan ketentuan dan peraturan terkait yang                                      regarding developments in relevant regulations and
   memengaruhi strategi dan kebijakan ALMA; dan                                           provisions that affect ALMA strategies and policies;
                                                                                          and
17. Menyusun laporan ALCO untuk disampaikan kepada                                  17. To prepare ALCO reports for submission to the Board
   Direksi.                                                                               of Directors.


Profil Komite ALCO                                                                  ALCO Committee Profile

Profil ketua dan anggota Komite ALCO yang menjabat                                  The profiles of the Chairperson and members of the
sebagai Direksi dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan                            ALCO Committee who serve as members of the Board of
dalam buku Laporan Tahunan ini.                                                     Directors are presented in the Company Profile chapter
                                                                                    of this Annual Report.




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   313
Page 315
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report             Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Pernyataan Independensi Komite ALCO                                                          Statement of Independence of the ALCO
                                                                                                  Committee

     Komite ALCO dalam menjalankan tugasnya berkomitmen                                           In carrying out its duties, the ALCO Committee is
     untuk menjaga independensi meskipun sampai saat ini                                          committed to maintaining independence, although as
     pernyataan independensi belum tersedia.                                                      of now a formal statement of independence is not yet
                                                                                                  available.


     Rapat Komite ALCO                                                                            ALCO Committee Meetings

     Komite ALCO melaksanakan rapat sebanyak 11 (sebelas)                                         Throughout 2025, the ALCO Committee held a total of 11
     kali di sepanjang tahun 2025, dengan agenda sebagai                                          (eleven) meetings, with the following agendas:
     berikut:
                                    Tanggal                                                                Agenda
          No
                                     Date                                                                  Agenda

                       23 Januari 2025            Penentuan RAK, Target BAGI 2025
            1
                       January 23, 2025           Determination of RAK and BAGI 2025 Targets

                       25 Februari 2025           Penentuan RAK, Performance Cabang
            2
                       February 25, 2025          Determination of RAK and Branch Performance

                       20 Maret 2025              Penentuan RAK, Target Q1 Cabang dan Direktorat
            3
                       March 20, 2025             Determination of RAK and Q1 Targets for Branches and Directorates

                       29 April 2025              Penentuan RAK, Update Makro Ekonomi terkait Tarif Trump
            4
                       April 29, 2025             Determination of RAK and Macroeconomic Update related to Trump Tariffs

                       28 Mei 2025                Penentuan RAK, Pengelolaan Likuiditas Bank
            5
                       May 28, 2025               Determination of RAK and Bank Liquidity Management

                       30 Juni 2025               Penentuan RAK, Pemantauan Pra NPL & NPL
            6
                       June 30, 2025              Determination of RAK and Monitoring of Pre-NPL and NPL

                                                  Penentuan RAK, Makro Ekonomi dalam negeri di tengah penurunan BI Rate dan pelemahan nilai
                       30 Juli 2025               tukar rupiah
            7
                       July 30, 2025              Determination of RAK and Domestic Macroeconomic Conditions amid BI Rate Cuts and Rupiah
                                                  Depreciation

                       30 September 2025          Penentuan RAK, Peningkatan CASA Rasio untuk menekan COF
            8
                       September 30, 2025         Determination of RAK and Increasing CASA Ratio to Reduce COF

                       30 Oktober 2025            Penentuan RAK, Cost Efisiensi
            9
                       October 30, 2025           Determination of RAK and Cost Efficiency

                       27 November 2025           Penentuan RAK, Peningkatan rasio RIM dan LDR
           10
                       November 27, 2025          Determination of RAK and Improvement of RIM and LDR Ratios

                       30 Desember 2025           Penentuan RAK, Finalisasi RBB dan Plan 2026
            11
                       December 30, 2025          Determination of RAK, Finalization of the Bank Business Plan (RBB) and 2026 Plan



     Pelaksanaan Kegiatan ALCO                                                                    Implementation of ALCO Activities

     Pada tahun 2025, pelaksanaan tugas dan wewenang                                              In 2025, the implementation of the duties and authorities
     komite ALCO meliputi penentuan strategi dan pricing                                          of the ALCO Committee included determining strategies
     suku bunga pendanaan, kredit dan rekening antar kantor,                                      and pricing for funding interest rates, loans, and inter-



314       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 316
           Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




mengkaji maturity profile pendanaan dan pembiayaan                               office accounts, reviewing the maturity profile of funding
beserta membahas tren likuiditas perbankan selama                                and financing, and discussing trends in banking liquidity
2025. Disisi lain Komite ALCO juga membahas dan                                  throughout 2025. In addition, the ALCO Committee
mengkaji dampak dari Konflik Geopolitik terhadap                                 also discussed and reviewed the impact of geopolitical
ekonomi nasional dan global beserta dampaknya                                    conflicts on the national and global economy, as well as
terhadap kinerja perbankan.                                                      their implications for banking performance.


Pengembangan Kompetensi                                                          Competency Development

Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                                   In     2025,   the    Credit        Committee            participated             in
pengembangan kompetensi dengan materi terkait                                    competency development programs covering Risk
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7,                              Management Certification Refreshment Level 7 and Risk
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko.                                        Management Certification Refreshment.



KOMITE MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Manajemen Risiko yang dibentuk untuk memastikan                           The Risk Management Committee is established to ensure
kerangka      kerja      manajemen            risiko   telah   memberikan        that the risk management framework provides adequate
perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko Bank.                          protection against all risks faced by the Bank. In addition, the
Selain itu, Komite Manajemen Risiko juga menyusun kebijakan,                     Risk Management Committee formulates risk management
strategi dan pedoman penerapan manajemen risiko, serta                           policies, strategies, and implementation guidelines, as well as
menyempurnakan penerapan manajemen risiko.                                       enhances the implementation of risk management practices.


Dasar Pembentukan Komite Manajemen                                               Basis for the Establishment of the Risk
Risiko                                                                           Management Committee

Komite Manajemen Risiko Bank Artha Graha Internasional                           The Risk Management Committee of Bank Artha Graha
dibentuk berdasarkan:                                                            Internasional was established based on:
1.   Anggaran Dasar PT Bank Artha Graha Internasional Tbk;                       1.    The Articles of Association of PT Bank Artha Graha
                                                                                       Internasional Tbk;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016                          2. Financial Services Authority Regulation No. 18/POJK.03/2016
     tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum;                                on the Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                       Banks;
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ SEOJK.03/2016                     3. Financial Services Authority Circular Letter No. 34/
     tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum;                                SEOJK.03/2016 on the Implementation of Risk Management
                                                                                       for Commercial Banks;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023                            4. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023 on
     tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum; dan                                 the Implementation of Good Corporate Governance for
                                                                                       Commercial Banks; and
5. Surat Keputusan Direksi PT Bank Artha Graha Internasional                     5. Decree of the Board of Directors of PT Bank Artha Graha
     Tbk    No.       DIR-COM           &     RM/01557/X/2019     tentang              Internasional Tbk No. DIR-COM & RM/01557/X/2019 on the
     Pembentukan Komite Manajemen Risiko PT Bank Artha                                 Establishment of the Risk Management Committee of PT
     Graha Internasional Tbk.                                                          Bank Artha Graha Internasional Tbk.




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    315
Page 317
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                  Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite                                                         Guidelines and Rules of Procedure of the
     Manajemen Risiko                                                                             Risk Management Committee

     Komite Manajemen Risiko Bank Artha Graha Internasional                                       In carrying out its duties and authorities, the Risk
     berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                             Management      Committee           of   Bank   Artha     Graha
     No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen                                              Internasional refers to Financial Services Authority
     Risiko bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa                                            Regulation No. 18/POJK.03/2016 on the Implementation
     Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                            of Risk Management for Commercial Banks and Financial
     Kelola bagi Bank Umum dalam menjalankan tugas dan                                            Services Authority Regulation No. 17 of 2023 on the
     wewenangnya.                                                                                 Implementation of Good Corporate Governance for
                                                                                                  Commercial Banks.


     Struktur dan Keanggotaan Komite                                                              Structure and Membership of the Risk
     Manajemen Risiko                                                                             Management Committee

     Pada tahun 2025, Struktur dan Keanggotaan Komite                                             In 2025, the structure and membership of the
     Manajemen Risiko Bank Artha Graha Internasional adalah                                       Risk Management Committee of Bank Artha Graha
     sebagai berikut:                                                                             Internasional were as follows:
                                                Jumlah
                         Jabatan                Personil                                  Keahlian                              Sertifikasi Profesi
                         Position              Number of                                  Expertise                         Professional Certification
                                               Personnel
       Ketua
       Chairperson
                                                                  Ahli di bidang perbankan dan                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                      1           keuangan                                       Risk Management Certification Level 7
                                                                  Expert in banking and finance
       Anggota
       Member
       Seluruh Direksi                                            Ahli di bidang perbankan dan                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
       All Directors                                  4           keuangan                                       Risk Management Certification Level 7
                                                                  Expert in banking and finance
       Head of Bureau                                             Ahli di bidang Human Capital                   Sertifikasi Manajemen Risiko sesuai Jenjang
                                                      1
                                                                  Expert in the field of Human Capital           Risk Management Certification (as per level)
       Corporate Secretary                                        Ahli di bidang perbankan                       Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                      1
                                                                  Expert in banking                              Risk Management Certification Level 7
       Chief Financial Officer                                    Ahli di bidang Akuntansi                       Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                      1
                                                                  Expert in Accounting                           Risk Management Certification Level 7
       Chief Operation Officer                                    Ahli di bidang perbankan                       Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
                                                      1
                                                                  Expert in banking                              Risk Management Certification Level 5
       Seluruh Associate Director                                 Ahli di bidang perbankan                       Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                      2
       All Associate Directors                                    Expert in banking                              Risk Management Certification Level 7
       Legal Bureau                                               Ahli di bidang Hukum                           Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
                                                      1
                                                                  Expert in the field of law                     Risk Management Certification Level 5
       Seluruh Deputy Director                                    Ahli di bidang perbankan                       Sertifikasi Manajemen Risiko sesuai Jenjang
                                                     20
       All Deputy Directors                                       Expert in banking                              Risk Management Certification (as per level)
       Head of Internal Audit                                     Ahli di bidang perbankan dan                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                      1           keuangan                                       Risk Management Certification Level 7
                                                                  Expert in banking and finance




316       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 318
          Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Profil Komite Manajemen Risiko                                          Risk Management Committee Profile

Profil ketua dan anggota Komite Manajemen Risiko yang                   The profiles of the Chairperson and members of the Risk
menjabat sebagai Direksi dapat dilihat pada bab Profil                  Management Committee who serve as members of the
Perusahaan dalam buku Laporan Tahunan ini.                              Board of Directors are presented in the Company Profile
                                                                        chapter of this Annual Report.


Pernyataan Independensi Komite                                          Statement of Independence of the Risk
Manajemen Risiko                                                        Management Committee

Bank berkomitmen untuk menjalankan tugasnya secara                      The Bank is committed to carrying out its duties
independen, objektif, dan profesional, sesuai dengan                    independently, objectively, and professionally, in accordance
prinsip GCG serta regulasi yang berlaku. Dengan                         with the principles of Good Corporate Governance and
menghindari         konflik       kepentingan   dan   memastikan        applicable regulations. By avoiding conflicts of interest and
transparansi dalam evaluasi serta mitigasi risiko, Komite               ensuring transparency in risk evaluation and mitigation,
Manajemen Risiko bertanggung jawab untuk memberikan                     the Risk Management Committee is responsible for
rekomendasi yang bebas dari intervensi pihak manapun                    providing recommendations that are free from any form
guna menjaga stabilitas keuangan dan keberlanjutan                      of intervention in order to maintain the Bank’s financial
operasional bank. Melalui peran ini, Komite Manajemen                   stability and operational sustainability. Through this role,
Risiko mendukung pertumbuhan bank yang sehat dan                        the Risk Management Committee supports the Bank’s
berkelanjutan serta menjaga kepercayaan stakeholder,                    sound and sustainable growth and safeguards the trust
termasuk nasabah, regulator, dan pemegang saham.                        of stakeholders, including customers, regulators, and
                                                                        shareholders.


Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                         Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko                                                        Management Committee

Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan tanggung                     The Risk Management Committee has the following
jawab sebagai berikut:                                                  duties and responsibilities:
1.   Memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama                       1.    To provide recommendations to the President
     mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Penerapan                         Director on matters related to the implementation of
     Manajemen Risiko;                                                        risk management;
2. Menyusun kebijakan terkait manajemen risiko serta                    2. To formulate risk management policies and any
     perubahannya, termasuk strategi manajemen risiko,                        amendments thereto, including risk management
     tingkat risiko yang diambil (risk appetite) dan                          strategies, risk appetite and risk tolerance levels, the
     toleransi risiko (risk tolerance), kerangka manajemen                    risk management framework, and contingency plans
     risiko, serta rencana kontinjensi untuk mengantisipasi                   to anticipate abnormal conditions;
     terjadinya kondisi tidak normal;
3. Menyempurnakan proses manajemen risiko secara                        3. To enhance the risk management process on a
     berkala maupun insidental sebagai akibat dari suatu                      periodic and/or incidental basis as a result of changes
     perubahan kondisi eksternal dan internal Bank yang                       in the Bank’s external and internal conditions that
     memengaruhi kecukupan permodalan, profil risiko                          affect capital adequacy, the Bank’s risk profile, or the
     Bank, dan efektivitas penerapan manajemen risiko                         effectiveness of risk management implementation
     berdasarkan hasil evaluasi; dan                                          based on evaluation results; and




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   317
Page 319
Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report               Corporate Profile
Sustaining Stability and Driving Growth




     4. Menetapkan kebijakan dan keputusan bisnis yang                                              4. To determine policies and business decisions that
            menyimpang dari prosedur normal, seperti pelampauan                                         deviate from normal procedures, such as business
            ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan                                          expansion exceeding the Bank Business Plan that
            rencana bisnis Bank yang telah ditetapkan sebelumnya                                        has been previously established or the assumption
            atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang melampaui                                      of risk positions/exposures beyond the prescribed
            limit yang telah ditetapkan.                                                                limits.


     Rapat Komite Manajemen Risiko                                                                  Risk Management Committee Meetings

     Komite Manajemen Risiko melaksanakan rapat sebanyak                                            Throughout 2025, the Risk Management Committee held
     3 (tiga) kali di sepanjang tahun 2025, dengan agenda                                           a total of 3 (three) meetings, with the following agendas:
     sebagai berikut:

                                    Tanggal                                                                   Agenda
          No
                                     Date                                                                     Agenda

            1          20 Maret 2025              a. Portofolio Kredit per Februari 2025
                       March 20, 2025             b. Stress Test Dampak Kebijakan Efisiensi Pemerintah tahun 2025
                                                  c. Review Risk Appetite dan Risk Tolerance tahun 2025

                                                  a. Credit Portfolio as of February 2025
                                                  b. Stress Test on the Impact of the 2025 Government Budget Efficiency Policy
                                                  c. Review of Risk Appetite and Risk Tolerance for 2025

                       22 September 2025          Rekomendasi Sektor Ekonomi untuk RBB (Compliance & Risk)
            2
                       September 22, 2025         Recommendation of Economic Sectors for the Bank Business Plan (RBB) (Compliance & Risk)

                       22 Desember 2025           Stress Test terhadap Profil Debitur korporasi dan MSME
            3
                       December 22, 2025          Stress Test on Corporate and MSME Debtor Profiles




     Pelaksanaan Kegiatan Komite Manajemen                                                          Implementation of Risk Management
     Risiko                                                                                         Committee Activities
                                          Program Kerja                                                                   Realisasi 2025
                                          Work program                                                                   2025 Realization

       Tingkat Profil Risiko di PK-2                                                              Selama tahun 2025 Tingkat Profil Risiko terjaga di PK-2
       Risk Profile Level at PK-2                                                                 Throughout 2025, the Risk Profile Level was maintained at PK-2

       Pemantauan kredit bermasalah                                                               Peningkatan/Penurunan rasio LaR dari 17,64% menjadi 18,13%
       Monitoring of non-performing loans                                                         Increase/Decrease in the LaR ratio from 17.64% to 18.13%

       Penurunan eksposur risiko operasional                                                      Penerapan Aplikasi Operational Risk Management (ORM)
       Reduction in operational risk exposure                                                     Implementation of the Operational Risk Management (ORM)
                                                                                                  Application

                                                                                                  Penerapan Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi
                                                                                                  Implementation of Personal Data Protection Governance
       Pembuatan laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                                      Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) tahun
       (RAKB) tahun 2026                                                                          2026 tepat waktu di bulan November tahun 2025
       Preparation of the 2026 Sustainable Finance Action Plan                                    Timely submission of the 2026 Sustainable Finance Action Plan
       (RAKB) report                                                                              (RAKB) report in November 2025




318       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 320
         Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




                             Program Kerja                                                              Realisasi 2025
                             Work program                                                              2025 Realization

Rekomendasi sektor ekonomi prioritas untuk tahun 2026                    Tinjauan dan rekomendasi sektor ekonomi prioritas untuk tahun
Recommendations for priority economic sectors for 2026                   2026
                                                                         Review and recommendations of priority economic sectors for
                                                                         2026
Proyeksi Permodalan dan Tingkat Kesehatan Bank Akhir Tahun               Laporan Proyeksi Permodalan dan Tingkat Kesehatan Bank terkait
2025                                                                     proyeksi rentabilitas Bank akhir 2025
Capital Projection and Bank Soundness Level at the End of                Report on Capital Projection and Bank Soundness Level related
2025                                                                     to the Bank’s Profitability Projection at the End of 2025



Pengembangan Kompetensi                                                     Competency Development

Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                              In 2025, the Credit Committee participated in competency
pengembangan kompetensi dengan materi terkait                               development programs covering the following topics:
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7,                         Risk Management Certification Refreshment Level 7, Risk
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko, Motivation                        Management Certification Refreshment, Motivation for Talent:
for Talent: Strengthening Talent for Artha Graha’s                          Strengthening Talent for Artha Graha’s Rise, Motivation for
Rise, Motivation for Talent: Decode & Connect-BAGI                          Talent: Decode & Connect–BAGI Self Awareness Challenge,
Self Awareness Challenge, Climate Risk Management                           Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS),
& Scenario Analysis (CRMS), Motivation for Talent:                          Motivation for Talent: Motivational & People Development, and
Motivational & People Development dan The Foundation                        The Foundation of Leadership Journey.
of Leadership Journey.




KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI
INFORMATION TECHNOLOGY STEERING COMMITTEE

Dasar Pembentukan Komite Pengarah                                           Basis for the Establishment of the
Teknologi Informasi                                                         Information Technology Steering
                                                                            Committee

Komite     Pengarah            Teknologi        Informasi   dibentuk        The          Information    Technology           Steering         Committee
berdasarkan pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                        was          established     based         on       Financial         Services
No. 21/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Manajemen                            Authority Circular Letter No. 21/SEOJK.03/2017 on the
Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh                            Implementation of Risk Management in the Use of
Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                             Information Technology by Commercial Banks, Financial
13/POJK.03/2020 tentang Perubahan atas Peraturan                            Services Authority Regulation No. 13/POJK.03/2020 on
Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2016 tentang                          Amendments to Financial Services Authority Regulation
Penerapan       Manajemen              Risiko   dalam   Penggunaan          No. 38/POJK.03/2016 on the Implementation of Risk
Teknologi Informasi oleh Bank umum dan No. 11/                              Management in the Use of Information Technology by
POJK.03/2022          tentang          Penyelenggaraan      Teknologi       Commercial Banks, and Financial Services Authority
Informasi oleh Bank Umum.                                                   Regulation No. 11/POJK.03/2022 on the Implementation
                                                                            of Information Technology by Commercial Banks.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   319
Page 321
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Struktur dan Keanggotaan Komite Pengarah                                                     Structure and Membership of the Information
      Teknologi Informasi                                                                          Technology Steering Committee

      Komite Pengarah Teknologi Informasi terdiri dari:                                            The       Information     Technology         Steering    Committee
                                                                                                   consists of:
      Ketua : Direktur Compliance & Risk                                                           Chairperson: Director of Compliance & Risk
      Anggota :                                                                                    Members:
      1.     Direksi                                                                               1.   Board of Directors;
      2. Seluruh Direktorat yang berada dibawah:                                                   2. All Directorates under the coordination of:
             a. Direktur Business;                                                                      a. Director of Business;
             b. Direktur Compliance & Risk;                                                             b. Director of Compliance & Risk;
             c. Direktur Asset & Recovery;                                                              c. Director of Asset & Recovery;
             d. Head of Bureau;                                                                         d. Head of Bureau;
             e. Corporate Secretary;                                                                    e. Corporate Secretary;
             f.      Chief Financial Officer; dan                                                       f.    Chief Financial Officer; and
             g. Chief Operating Officer.                                                                g. Chief Operating Officer.


      Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah                                                     Duties and Responsibilities of the Information
      Teknologi Informasi                                                                          Technology Steering Committee

      Komite Pengarah Teknologi Informasi memiliki wewenang                                        The       Information     Technology         Steering    Committee
      dan tanggung jawab dalam memberikan rekomendasi                                              has       the   authority    and        responsibility   to   provide
      kepada Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut:                                         recommendations to the Board of Commissioners and
                                                                                                   the Board of Directors as follows:
      1.     Mempersiapkan                       rencana       strategis           teknologi       1.   To prepare the information technology strategic plan
             informasi sesuai dengan rencana strategis kegiatan                                         in line with the Bank’s business strategic plan;
             usaha Bank;
      2. Merumuskan kebijakan dan prosedur teknologi                                               2. To formulate key information technology policies
             informasi yang utama seperti kebijakan pengamanan                                          and procedures, including information technology
             teknologi                     informasi     dan       manajemen              risiko        security policies and risk management for the use of
             penggunaan teknologi informasi;                                                            information technology;
      3. Memeriksa kesesuaian proyek teknologi informasi                                           3. To review the alignment of approved information
             yang disetujui dengan rencana strategis teknologi                                          technology projects with the information technology
             informasi;                                                                                 strategic plan;
      4. Memeriksa kesesuaian pelaksanaan proyek teknologi                                         4. To review the conformity of the implementation of
             informasi dengan rencana proyek (project charter)                                          information technology projects with the agreed
             yang disepakati dalam Service Level Agreement;                                             project plans (project charters) as stipulated in the
                                                                                                        Service Level Agreement;
      5. Memeriksa kesesuaian teknologi informasi dengan                                           5. To review the alignment of information technology
             kebutuhan                     sistem      informasi    manajemen              yang         with the needs of management information systems
             mendukung pengelolaan kegiatan usaha Bank;                                                 that support the management of the Bank’s business
                                                                                                        activities;




320        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 322
         Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




6. Mengawasi investasi yang optimal atas penyelenggaraan                        6. To oversee optimal investment in the implementation
   dan penggunaan teknologi informasi sesuai dengan                                   and use of information technology in accordance
   kegiatan usaha Bank;                                                               with the Bank’s business activities;
7. Memantau           kinerja         teknologi     informasi,      risiko      7. To monitor information technology performance, risks
   penyelenggaraan dan penggunaan teknologi informasi,                                related to the implementation and use of information
   serta upaya peningkatannya termasuk, mengevaluasi                                  technology, and improvement efforts, including evaluating
   efektivitas       biaya        teknologi       informasi      terhadap             the cost-effectiveness of information technology in
   penyelenggaraan kegiatan;                                                          supporting operations;
8. Mengupayakan penyelesaian berbagai masalah terkait                           8. To facilitate the resolution of various information
   teknologi informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh                             technology-related issues that cannot be effectively,
   satuan kerja pengguna dan satuan kerja penyelenggara                               efficiently, and timely resolved by user units and operating
   secara efektif, efisien, dan tepat waktu; dan                                      units; and
9. Menetapkan skala prioritas proyek teknologi informasi                        9. To determine the priority scale of critical information
   yang bersifat kritis.                                                              technology projects.


Profil Komite Teknologi Informasi                                               Information Technology Committee Profile

Profil ketua dan anggota Komite Teknologi Informasi yang                        The profiles of the Chairperson and members of the
menjabat sebagai Direksi dapat dilihat pada bab Profil                          Information Technology Committee who serve as
Perusahaan dalam buku Laporan Tahunan ini.                                      members of the Board of Directors are presented in the
                                                                                Company Profile chapter of this Annual Report.


Pernyataan Independensi Komite Teknologi                                        Statement of Independence of the Information
Informasi                                                                       Technology Committee

Komite Teknologi Informasi dalam menjalankan tugasnya                           In carrying out its duties, the Information Technology
berkomitmen untuk menjaga independensi meskipun                                 Committee is committed to maintaining independence,
sampai saat ini pernyataan independensi belum tersedia.                         although as of now a formal statement of independence
                                                                                is not yet available.


Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian                                        Mechanism for the Appointment and Dismissal of
Komite Pengarah Teknologi Informasi                                             the Information Technology Steering Committee

Pengangkatan dan perubahan Komite Pengarah Teknologi                            The appointment and changes to the Information
Informasi disesuaikan dengan struktur organisasi Bank                           Technology Steering Committee are aligned with the
Artha Graha Internasional yang berlaku dan disahkan                             prevailing organizational structure of Bank Artha Graha
oleh Direksi.                                                                   Internasional and are approved by the Board of Directors.




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   321
Page 323
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi                                                    Information Technology Steering Committee
                                                                                                   Meetings

      Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan                                       Throughout 2025, the Information Technology Steering
      rapat sebanyak 4 (empat) kali di sepanjang tahun 2025,                                       Committee held a total of 4 (four) meetings, with the
      dengan agenda sebagai berikut:                                                               following agendas:
                                     Tanggal                                                                Agenda
           No
                                      Date                                                                  Agenda

             1          10 Januari 2025               1. Upgrade T24
                        January 10, 2025              2. Migrasi DC – DRC
                                                      3. LRPTI 2025 & Data Management
                                                      4. Cost IT
                                                      5. Cyber Security
                                                      6. System Performance

             2          25 April 2025                 1. IT Security
                        April 25, 2025                2. Update Project Progres
                                                      3. Upgrade Go Live R23 Checklist

             3          02 Mei 2025                   1. Update Status Upgrade T24 R23
                        May 02, 2025                  2. Persiapan infrastruktur dan jaringan
                                                      3. Hasil pengujian Channel & Surrounding ORT 5

                                                      1. T24 R23 Upgrade Status Update
                                                      2. Infrastructure and Network Preparation
                                                      3. Channel & Surrounding ORT 5 Testing Results.

             4          08 Desember 2025              1. Progress dan update keamanan cyber
                        December 08, 2025             2. Project Migrasi dan Milestone
                                                      3. Rekomendasi dan Implementasi Keamanan

                                                      1. Cyber Security Progress and Updates
                                                      2. Migration Project and Milestones
                                                      3. Security Recommendations and Implementation.




      Pelaksanaan Kegiatan Komite Pengarah                                                         Implementation of Information Technology
      Teknologi Informasi                                                                          Steering Committee Activities

      Komite               Pengarah            Teknologi   Informasi            melakukan          The Information Technology Steering Committee monitors
      pemantauan kinerja TI dan upaya peningkatannya                                               information technology performance and improvement efforts
      melalui pengawasan dan evaluasi realisasi program                                            through the supervision and evaluation of the realization of
      kerja yang telah disepakati sesuai rencana strategis                                         agreed work programs in accordance with the Bank’s business
      kegiatan usaha Bank, serta melakukan pemantauan atas                                         strategic plan, as well as monitoring the utilization of the
      penggunaan anggaran TI. Sehingga Teknologi Informasi                                         information technology budget. This ensures that information
      dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan usaha Bank,                                         technology is implemented in line with the Bank’s business
      dengan penjelasan sebagai berikut:                                                           needs, as explained below:




322        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 324
        Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




                            Program Kerja                                              Realisasi 2025
                            Work program                                              2025 Realization

Pengembangan Fitur API Management, Mobile Apps dan 1. AGI Digital Apps
Internet Banking                                           a. Deposito Online
Development of API Management, Mobile Apps and Internet    b. Tabungan Pintar
Banking Features                                        2. Penambahan fitur informasi Saldo Awal dan Saldo Akhir pada
                                                           Internet Banking Business
                                                        3. Pengembangan QRIS MPM (Merchant Presented Mode) ALTO
                                                        4. Penambahan Agregator NAATA untuk provider Telkomsel
                                                        5. Metode Whitelist Rekening Tujuan untuk API Transfer Dana
                                                        6. Pengembangan fitur Bank Wide Limit pada MB dan IBB
                                                        7. Perubahan format MT ke MX (SWIFT)

                                                               1. AGI Digital Apps
                                                                  a. Online Time Deposit
                                                                  b. Smart Savings
                                                               2. Addition of Beginning Balance and Ending Balance Information
                                                                  Features in Internet Banking Business
                                                               3. Development of QRIS MPM (Merchant Presented Mode) –
                                                                  ALTO
                                                               4. Addition of NAATA Aggregator for Telkomsel Provider
                                                               5. Beneficiary Account Whitelist Method for Fund Transfer API
                                                               6. Development of the Bank-Wide Limit feature in Mobile Banking
                                                                  (MB) and Internet Banking Business (IBB)
                                                               7. Migration of SWIFT message format from MT to MX
Pengembangan Fitur guna mendukung operasional dan 1. Upgrade sistem switching RINTIS 7.20
pelaporan Bank                                     2. Implementasi platform PRIVASIMU sebagai bagian dari
Feature Development to support Bank operations and    komitmen bank terhadap UU Perlindungan Data Pribadi
reporting                                          3. Pengembangan Web Dashboard SIKP dan Asuransi Untuk
                                                      Fasilitas Pembiayaan KUR dan KPP
                                                   4. Sinkronisasi Sumber Data ADK R14 ke R23 dan Penyesuaian
                                                      Aplikasi ADK
                                                   5. Pengembangan Aplikasi Simplifa untuk Credit Analyst
                                                   6. Upgrade Aplikasi APU PPT untuk team Compliance
                                                   7. Perubahan Judul Laporan Reminder dan Logo AGI pada aplikasi
                                                      ADK
                                                   8. Pengembangan KPR FLPP

                                                               1. Upgrade of the RINTIS Switching System to Version 7.20
                                                               2. Implementation of the PRIVASIMU Platform as Part of the
                                                                  Bank’s Commitment to the Personal Data Protection Law
                                                               3. Development of SIKP and Insurance Web Dashboard for KUR
                                                                  and KPP Financing Facilities
                                                               4. Synchronization of ADK R14 Data Source to R23 and Adjustment
                                                                  of the ADK Application
                                                               5. Development of the Simplifa Application for Credit Analysts
                                                               6. Upgrade of the APU PPT Application for the Compliance Team
                                                               7. Revision of Reminder Report Title and AGI Logo in the ADK
                                                                  Application
                                                               8. Development of FLPP Mortgage (KPR FLPP)
Penguatan infrastruktur dan peningkatan sistem keamanan di 1. Refreshment perangkat Firewall yang sudah end of support
internal                                                        pada tahun 2025
Strengthening infrastructure and improving internal security 2. Refreshment perangkat WAF yang sudah end of support pada
systems                                                         tahun 2025
                                                             3. Penerapan strategi anti fraud dalam bentuk sistem deteksi/
                                                                pengendalian fraud pada tingkat transaksi dan akun
                                                             4. Pengkinian/ pelaksanaan upgrade operating system di end
                                                                user workstation menggunakan Windows 11




                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   323
Page 325
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                               Program Kerja                                                                Realisasi 2025
                                               Work program                                                                2025 Realization

                                                                                                   5. Penguatan dan peningkatan kapabilitas platform core
                                                                                                      banking dan sistem pembayaran, melalui versi platform
                                                                                                      terkini, perubahan pada middleware dan ATM Switching, serta
                                                                                                      perkuatan infrastruktur.

                                                                                                   1. Refreshment of Firewall Devices Reaching End of Support in
                                                                                                      2025
                                                                                                   2. Refreshment of Web Application Firewall (WAF) Devices
                                                                                                      Reaching End of Support in 2025
                                                                                                   3. Implementation of Anti-Fraud Strategies through Fraud
                                                                                                      Detection and Control Systems at Transaction and Account
                                                                                                      Levels
                                                                                                   4. Upgrade of End-User Workstation Operating Systems to
                                                                                                      Windows 11
                                                                                                   5. Strengthening and Enhancement of Core Banking and
                                                                                                      Payment System Capabilities through the Latest Platform
                                                                                                      Versions, Middleware and ATM Switching Adjustments, and
                                                                                                      Infrastructure Reinforcement




      Pengembangan Kompetensi                                                                        Competency Development

      Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                                                 In   2025,   the     Credit      Committee    participated        in
      pengembangan kompetensi dengan materi terkait                                                  competency development programs covering Risk
      Pembekalan & Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko                                                Management Certification Preparation and Examination
      Jenjang 6, Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen                                          Level 6 and Level 7.
      Risiko Jenjang 7.



      KOMITE HUMAN CAPITAL
      HUMAN CAPITAL COMMITTEE
      Dalam                upaya             meningkatkan        efektivitas           proses        In an effort to enhance the effectiveness of decision-making
      pengambilan                          keputusan   terkait     Human              Capital,       processes related to Human Capital, comprehensive reviews
      diperlukan kajian materi yang komprehensif melalui                                             of relevant matters are conducted through discussions in
      pembahasan dalam rapat Komite Human Capital. Dengan                                            Human Capital Committee meetings. Through this process,
      demikian, manajemen dapat mengambil keputusan yang                                             Management is able to make appropriate decisions to achieve
      tepat demi tercapainya pengelolaan Human Capital yang                                          high-quality, consistent, and sustainable Human Capital
      berkualitas, konsisten, berkesinambungan sesuai dengan                                         management in line with the Company’s vision, mission, and
      visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan. Human Capital                                          values. Human Capital is a key focus and top priority of the
      menjadi perhatian dan prioritas utama Bank mengingat                                           Bank, given that Human Capital is a vital asset for the Bank.
      Human Capital merupakan aset yang penting bagi Bank.


      Fungsi Komite Human Capital                                                                    Function of the Human Capital Committee

      Mengacu pada penjelasan di atas, maka Direksi                                                  Referring to the explanation above, the Board of Directors
      membentuk Komite Human Capital yang berfungsi                                                  has established the Human Capital Committee, which
      untuk membantu Direksi dalam memberikan saran,                                                 functions to assist the Board of Directors by providing
      pertimbangan, dan rekomendasi sebagai komitmen                                                 advice,   considerations,          and   recommendations         as



324        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 326
          Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




manajemen dalam pengelolaan Human Capital yang                     part of management’s commitment to Human Capital
dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan                    management. These inputs serve as a reference in
terkait pengelolaan Human Capital. Fungsi Komite Human             decision-making related to Human Capital management.
Capital juga diperlukan dalam upaya mengakselerasi                 The function of the Human Capital Committee is also
implementasi kebijakan-kebijakan Human Capital agar                essential in accelerating the implementation of Human
berdampak positif bagi karyawan dan Bank.                          Capital policies so that they have a positive impact on
                                                                   employees and the Bank.


Dasar Hukum Komite Human Capital                                   Legal Basis of the Human Capital Committee

Usulan Pembentukan Komite Human Capital telah                      The proposal for the establishment of the Human
disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham                        Capital Committee was submitted at the General
(RUPS) PT Bank Artha Graha Internasional Tbk pada                  Meeting of Shareholders (GMS) of PT Bank Artha Graha
tanggal 25 Juli 2022, usulan ini direalisasikan pada bulan         Internasional Tbk on July 25, 2022, and was realized in
September 2022. Kemudian pada tahun 2024 diperbarui                September 2022. Subsequently, in 2024, it was updated
dengan SK Direksi No. 007/KEP-DIR/IV/2024 tentang                  through the Decree of the Board of Directors No. 007/
Komite Human Capital PT Bank Artha Graha Internasional             KEP-DIR/IV/2024 on the Human Capital Committee of
Tbk tanggal 1 April 2024, untuk masa jabatan selama 3              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk dated April 1,
(tiga) tahun sejak tanggal ditetapkan.                             2024, for a term of office of 3 (three) years from the
                                                                   date of issuance.


Komposisi Anggota Komite Human Capital                             Composition of the Human Capital Committee

Komite Human Capital Informasi terdiri dari:                       The Human Capital Committee consists of:
1.   Ketua : President Director                                    1.    Chairperson: President Director
2. Anggota :                                                       2. Members:
     •   Vice President Director                                         •      Vice President Director
     •   Jajaran Direksi                                                 •      Members of the Board of Directors
     •   Vice Head of Bureau Human Capital                               •      Vice Head of Bureau of Human Capital
     •   Deputy Director Human Capital                                   •      Deputy Director Human Capital
     •   Associate Director Retail Banking                               •      Associate Director of Retail Banking


Tugas dan Tanggung Jawab Human Capital                             Duties and Responsibilities of the Human
                                                                   Capital Committee

Komite Human Capital memiliki tugas dan tanggung                   The Human Capital Committee has the following duties
jawab sebagai berikut:                                             and responsibilities:
1.   Memberikan arahan strategis dan memutuskan                    1.    To provide strategic direction and decide on general
     kebijakan umum dalam hal pengelolaan Human                          policies in relation to Human Capital management,
     Capital termasuk perubahannya (jika diperlukan)                     including any amendments (if necessary), covering
     yang meliputi bidang-bidang sebagai berikut:                        the following areas:
     a. Strategi dan Kebijakan Umum tentang Human                        a. Human Capital strategy and general policies;
         Capital;
     b. Kompensasi dan keuntungan (benefit) karyawan -                   b. Employee compensation and benefits, including
         termasuk gaji, bonus, program retensi, dll;                            salaries, bonuses, retention programs, and others;
     c. Manajemen penilaian kinerja - termasuk promosi                   c. Performance management, including promotions
         dan demosi jabatan;                                                    and demotions;

                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   325
Page 327
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             d. Manajemen talenta/kader - termasuk identifikasi                                          d. Talent         management/succession                   pipeline,
                     kader, program pengembangan kader;                                                       including talent identification and development
                                                                                                              programs;
             e. Perencanaan Suksesi (Succession Planning);                                               e. Succession planning;
             f.      Struktur Organisasi;                                                                f.   Organizational structure;
             g. Jenjang Kepangkatan;                                                                     g. Career grading levels;
             h. Pelatihan dan Pengembangan karyawan;                                                     h. Employee training and development;
             i.      Budaya                dan     nilai-nilai    perusahaan              serta          i.   Corporate culture and values, as well as employee
                     keterikatan karyawan;                                                                    engagement;
             j.      Pengembangan hubungan karyawan dan industri                                         j.   Employee       relations       and   industrial       relations
                     termasuk              upaya    antisipatif    dan     tindak          lanjut             development, including preventive efforts and follow-
                     penyelesaian kasus pelanggaran dan kejahatan Bank,                                       up actions in resolving cases of Bank violations and
                     fraud, masalah integritas, dll dalam upaya peningkatan                                   crimes, fraud, integrity issues, and other matters, in
                     kepatuhan karyawan dan pencegahan permasalahan                                           order to enhance employee compliance and prevent
                     karyawan;                                                                                employee-related issues;
             k. Perencanaan tenaga kerja dan mitigasi perubahan;                                         k. Workforce planning and change mitigation;
             l.      Kesehatan dan keselamatan organisasi;                                               l.   Organizational health and safety;
             m. Penyelarasan kebijakan dan sinergi Human Capital                                         m. Alignment of the Bank’s Human Capital policies
                     Bank dengan anak perusahaan/grup; dan                                                    and synergies with subsidiaries/group companies;
                                                                                                              and
             n. Hal-hal lain sesuai kebutuhan bank.                                                      n. Other matters as required by the Bank.
      2. Melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab                                                2. To carry out other duties and responsibilities as may
             lain yang mungkin diberikan Direksi kepada Komite                                           be assigned by the Board of Directors to the Human
             Human Capital sesuai kebutuhan dari waktu ke waktu.                                         Capital Committee from time to time.
      3. Bertanggung jawab kepada Direksi dan secara rutin                                          3. The Human Capital Committee is accountable to the
             melaporkan kegiatan serta hasil rapat kepada Direksi.                                       Board of Directors and regularly reports its activities
                                                                                                         and meeting outcomes to the Board of Directors.


      Pedoman Kebijakan dan Mekanisme Pelaksanaan                                                   Policy Guidelines and Mechanism for Committee
      Rapat Komite                                                                                  Meetings

      1.     Penyelenggaraan                     rapat    Komite     Human            Capital       1.   Meetings of the Human Capital Committee are held
             diadakan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu)                                        at least 1 (one) time per month or as required;
             bulan atau sesuai kebutuhan;
      2. Undangan rapat harus disampaikan kepada seluruh                                            2. Meeting invitations must be delivered to all
             anggota Komite selambatnya 3 (tiga) hari sebelum                                            Committee members no later than 3 (three) days
             pelaksanaan rapat;                                                                          prior to the meeting;
      3. Agenda dan materi rapat Komite Human Capital                                               3. Meeting agendas and materials of the Human Capital
             disampaikan                    kepada       seluruh     peserta              rapat          Committee are distributed to all meeting participants
             selambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan rapat;                                         no later than 2 (two) days prior to the meeting;
      4. Rapat dinyatakan kuorum apabila dihadiri lebih dari                                        4. A meeting may be convened and declared quorate
             50% anggota Komite;                                                                         if attended by more than 50% of the Committee
                                                                                                         members;




326        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 328
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




5. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk                            5. Decisions are made based on deliberation to
   mufakat. Apabila keputusan dengan cara mufakat                                  reach consensus. If consensus cannot be reached,
   tidak tercapai, maka keputusan akan diambil dengan                              decisions shall be made by majority vote;
   cara suara terbanyak (voting);
6. Seluruh proses pengambilan keputusan (termasuk                            6. All       decision-making           processes           (including            any
   apabila     terdapat         perbedaan      pendapat)      dibuat               dissenting opinions) must be documented in writing
   secara tertulis dalam risalah rapat termasuk alasan                             in the meeting minutes, including the reasons
   perbedaan pendapat dan didokumentasikan dengan                                  for such dissenting opinions, and properly and
   baik dan lengkap;                                                               completely documented;
7. Risalah rapat akan dibagikan kepada seluruh anggota                       7. Meeting minutes shall be distributed to all Committee
   Komite, anggota Direksi dan Sekretaris Perusahaan                               members, members of the Board of Directors, and
   (jika diperlukan);                                                              the Corporate Secretary (if required);
8. Setiap anggota Komite yang secara pribadi baik                            8. Any Committee member who personally, either
   secara langsung maupun tidak langsung mempunyai                                 directly or indirectly, has an interest in a situation,
   kepentingan          dalam          suatu   situasi,    transaksi,              transaction, contract, or other matter proposed in
   kontrak atau hal lain yang diusulkan dalam hal                                  which the Company is a party, must declare such
   mana Perseroan menjadi salah satu pihak, harus                                  interest and shall not be entitled to participate
   menyatakan/mendeklarasi hal ini dan tidak berhak                                in voting, unless otherwise determined by the
   ikut dalam pengambilan suara, kecuali rapat Komite                              Committee meeting. This is to avoid conflicts of
   menentukan lain. Hal ini untuk menghindari terjadinya                           interest; and
   konflik kepentingan; dan
9. Ketentuan         dalam         Kebijakan    dan       Mekanisme          9. The provisions in this Policy and Mechanism for
   Pelaksanaan Rapat Komite ini dapat dikaji ulang                                 Committee Meetings may be reviewed and revised
   dengan kebutuhan.                                                               as necessary.


Pengembangan Kompetensi                                                      Competency Development

Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                               In     2025,    the    Credit        Committee            participated             in
pengembangan kompetensi dengan materi terkait                                competency development programs covering the
Certified Professional Legal Officer, Data Science &                         following topics: Certified Professional Legal Officer,
People Analytics with Statistics Modeling, Seminar                           Data Science & People Analytics with Statistical
Developing       Emotional           Intelligence   (EQ)    in    the        Modeling, Seminar on Developing Emotional Intelligence
Workplace, Designing and Integrating Core HR System                          (EQ) in the Workplace, Designing and Integrating
for Sustainable Performance, Refreshment Sertifikasi                         Core HR Systems for Sustainable Performance, Risk
Manajemen Risiko, Motivation for Talent: Strengthening                       Management Certification Refreshment, Motivation for
Talent for Artha Graha’s Rise dan Motivation for Talent:                     Talent: Strengthening Talent for Artha Graha’s Rise, and
Decode & Connect–BAGI Self Awareness Challenge.                              Motivation for Talent: Decode & Connect–BAGI Self
                                                                             Awareness Challenge



KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN
CREDIT POLICY COMMITTEE
Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) dibentuk untuk                            The Credit Policy Committee (KKP) was established
menerapkan prinsip kehati-hatian, menunjang bisnis                           to implement the prudential principles, support the
Bank dan asas perkreditan atau pembiayaan yang                               Bank’s business, and uphold sound credit or financing



                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       327
Page 329
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      sehat dalam melaksanakan kegiatan usaha perkreditan                                          principles throughout the credit or financing business
      atau pembiayaan sejak dalam proses pemberian Kredit                                          activities—from the initial lending or financing process,
      atau pembiayaan, pengawasan setelah Kredit atau                                              monitoring after credit or financing is granted, to the
      Pembiayaan diberikan, maupun prosedur penyelesaian                                           resolution procedures in the event of non-performing
      dalam hal terdapat Kredit atau Pembiayaan yang                                               loans or financing. The Committee also aims to enhance
      bermasalah. Selain itu komite juga berperan dalam rangka                                     the Bank’s performance, protect the interests of
      meningkatkan kinerja Bank, melindungi kepentingan                                            stakeholders, and strengthen compliance with laws and
      Stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap                                              regulations in the implementation of Good Corporate
      peraturan                  perundang-undangan            yang         pelaksanaan            Governance.
      Good Corporate Governance.


      Fungsi Komite Kebijakan Perkreditan                                                          Function of the Credit Policy Committee

      Mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung                                         Supporting the effectiveness of the Board of Directors in
      jawab Direksi dalam menyusun, mengupdate dan                                                 formulating, updating, and implementing credit policies
      menerapkan kebijakan perkreditan yang disesuaikan                                            aligned with the Bank’s interests.
      dengan kepentingan Bank.


      Dasar Hukum Komite Kebijakan Perkreditan                                                     Legal Basis of the Credit Policy Committee

      Komite Kebijakan Perkreditan dibentuk berdasarkan:                                           The Credit Policy Committee was established based on:
      1.     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.03/2017                                  1.   Financial Services Authority Regulation No. 42/
             tanggal 12 Juli 2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan                                      POJK.03/2017 dated July, 12 2017 on the Obligation to
             Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan                                          Prepare and Implement Credit or Financing Policies
             Bank bagi Bank Umum;                                                                       for Commercial Banks;
      2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023                                        2. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
             tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata                                           dated September 14, 2023 on the Implementation of
             Kelola Bagi Bank Umum;                                                                     Good Corporate Governance for Commercial Banks;
      3. Anggaran Dasar PT Bank Artha Graha Internasional                                          3. The Articles of Association of PT Bank Artha Graha
             Tbk; dan                                                                                   Internasional Tbk; and
      4. Surat                Keputusan    Direksi     PT     Bank         Artha         Graha     4. Decree of the Board of Directors of PT Bank Artha
             Internasional Tbk No. 006/KEP-DIR/IV/2024 tentang                                          Graha Internasional Tbk No. 006/KEP-DIR/IV/2024
             Komite Kebijakan Perkreditan PT Bank Artha Graha                                           on the Credit Policy Committee of PT Bank Artha
             Internasional Tbk.                                                                         Graha Internasional Tbk.


      Komposisi Anggota Komite Kebijakan                                                           Composition of the Credit Policy Committee
      Perkreditan

      Komite Kebijakan Perkreditan terdiri dari:                                                   The Credit Policy Committee consists of:
      Ketua : Direktur Utama                                                                       Chairperson: President Director
      Wakil Ketua : Direktur Compliance & Risk                                                     Vice Chairperson: Director of Compliance & Risk
      Anggota :                                                                                    Members:
      •      Wakil Direktur Utama                                                                  •    Vice President Director
      •      Direktur Business                                                                     •    Director of Business




328        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 330
             Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




•    Direktur Asset Recovery                                                        •     Director of Asset Recovery
•    Associate Director Credit Analyst                                              •     Associate Director of Credit Analyst
•    Associate Director Retail Banking                                              •     Associate Director of Retail Banking


Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                                     Duties and Responsibilities of the Credit
Kebijakan Perkreditan                                                               Policy Committee

Komite Kebijakan Perkreditan memiliki tugas dan                                     The Credit Policy Committee has the following duties
tanggung jawab sebagai berikut:                                                     and responsibilities:
1.   Memberikan              masukan             kepada     Direksi    dalam        1.    To provide input to the Board of Directors in the
     penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank terutama                                       formulation of the Bank’s Credit Policy, particularly
     yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian dalam                                    with regard to the application of prudential principles
     perkreditan.                                                                         in lending.
2. Mengawasi agar Kebijakan Perkreditan Bank dapat                                  2. To             oversee     the       consistent            and       effective
     diterapkan dan dilaksanakan secara konsekuen dan                                     implementation of the Bank’s Credit Policy and
     konsisten serta merumuskan pemecahan dalam hal                                       to formulate solutions in the event of obstacles
     terdapat hambatan atau kendala dalam penerapan                                       or constraints in the implementation of the Credit
     Kebijakan Perkreditan Bank.                                                          Policy.
3. Melakukan              kajian       berkala       terhadap     Kebijakan         3. To conduct periodic reviews of the Bank’s Credit
     Perkreditan Bank dan memberikan saran kepada                                         Policy and provide recommendations to the Board of
     Direksi       dalam        hal      diperlukan        perubahan    atau              Directors if changes or improvements are required,
     perbaikan.                                                                           including:
     a. Kajian dan persetujuan terhadap perubahan                                         a. Review and approval of changes to policies:
        kebijakan:
        i.     Wholesale Credit Policy;                                                          i.    Wholesale Credit Policy;
        ii. Retail Credit Policy;                                                                ii. Retail Credit Policy;
        iii. Consumer Credit Policy;                                                             iii. Consumer Credit Policy;
        iv. Problem Account Management Policy; dan                                               iv. Problem Account Management Policy; and
        v. Write-off and Restructuring Policy.                                                   v. Write-off and Restructuring Policy.
     b. Modeling:                                                                         b. Modeling activities:
        Pengembangan, Validasi dan Kajian Scorecard:                                             Development,           validation,          and        review            of
                                                                                                 scorecards, including:
        i.     SME        Emerging              Business    Banking    (EBB)                     i.    SME      Emerging        Business          Banking         (EBB)
               Behaviour Scorecard;                                                                    Behaviour Scorecard;
        ii. Retail Banking Scorecard;                                                            ii. Retail Banking Scorecard;
        iii. Credit Risk Rating;                                                                 iii. Credit Risk Rating;
        iv. Financial Institution Risk Assessment; dan                                           iv. Financial Institution Risk Assessment; and
        v. Risk Acceptance Criteria.                                                             v. Risk Acceptance Criteria.
     c. Kajian         atas       Parameter         Model     Pencadangan                 c. Review of parameters for the PSAK 71 Expected
        Kerugian PSAK 71:                                                                        Credit Loss provisioning model, including:
        i.     Validasi Model Value at Risk (VaR) dan validasi                                   i.    Validation of the Value at Risk (VaR) model
               model perhitungan Suku Bunga dalam Banking                                              and validation of the Interest Rate Risk in the
               Book (IRRBB); dan                                                                       Banking Book (IRRBB) calculation model; and
        ii. Penilaian hasil uji tuntas dan proses pemetaan                                       ii. Assessment of due diligence results and
               untuk Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                             mapping processes for Risk-Weighted Assets
               Risiko Kredit.                                                                          for Credit Risk.



                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    329
Page 331
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             d. Melakukan kajian dan memberikan persetujuan                                             d. Conducting reviews and granting approval for
                     dispensasi Kebijakan Kredit Memantau dan                                               Credit Policy dispensations, as well as monitoring
                     mengevaluasi:                                                                          and evaluating:
                     i       Perkembangan          dan       kualitas            portofolio                 i.   The development and quality of the overall
                             perkreditan secara keseluruhan (termasuk                                            credit portfolio (including rating distribution,
                             distribusi    peringkat       rating,        migrasi            dan                 migration, and exposure reporting);
                             pelaporan eksposur);
                     ii. Kebenaran             pelaksanaan                  kewenangan                      ii. The appropriateness of the exercise of credit
                             memutus Kredit;                                                                     approval authority;
                     iii. Kebenaran proses pemberian, perkembangan,                                         iii. The appropriateness of the credit approval
                             dan kualitas Kredit yang diberikan kepada                                           process, development, and quality of credit
                             pihak terkait dengan Bank dan debitur besar                                         extended to related parties of the Bank and
                             tertentu;                                                                           certain large debtors;
                     iv. Ketaatan pelaksanaan ketentuan BMPK;                                               iv. Compliance with the Legal Lending Limit
                                                                                                                 (BMPK);
                     v. Ketaatan           terhadap       ketentuan              peraturan                  v. Compliance           with        prevailing   laws       and
                             perundang-undangan             dan      peraturan                lain               regulations and other applicable provisions in
                             dalam pelaksanaan pemberian Kredit;                                                 credit granting;
                     vi. Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan                                                vi. The Bank’s efforts to ensure the adequacy of
                             jumlah penyisihan penghapusan Kredit;                                               credit loss provisions;
                     vii. Penyelesaian Kredit bermasalah sesuai dengan                                      vii. The resolution of non-performing loans in
                             yang ditetapkan dalam Kebijakan Perkreditan                                         accordance with the Bank’s Credit Policy;
                             Bank;
                     viii. Efektivitas struktur pengelolaan manajemen                                       viii. The effectiveness of the credit risk management
                             risiko kredit yang terukur;                                                         structure;
                     ix. Kecukupan infrastruktur perkreditan yang                                           ix. The     adequacy           of     the   Bank’s      credit
                             dimiliki oleh Bank;                                                                 infrastructure;
                     x. Penerapan dan pelaksanaan parameter risiko                                          x. The implementation and application of credit
                             kredit, model dan scorecard Internal Rating                                         risk parameters, models, and Internal Rating
                             Based (IRB) ataupun Credit Risk Rating;                                             Based (IRB) or Credit Risk Rating;
                     xi. Memberikan saran dan langkah perbaikan                                             xi. Providing recommendations and corrective
                             atas hasil pemantauan dan evaluasi yang                                             actions based on the results of monitoring
                             telah dijalankan; dan                                                               and evaluation conducted; and
                     xii. Pelaporan           dan          pengawasan                       atas            xii. Reporting and oversight of permitted Credit
                             dispensasi Kebijakan/Prosedur Kredit yang                                           Policy/Procedure dispensations approved by
                             diperbolehkan dengan            persetujuan pejabat                                 the authorized officials.
                             yang berwenang.


      Tugas dan Tanggung Jawab Khusus Komite                                                         Specific Duties and Responsibilities of the Credit
      Kebijakan Perkreditan                                                                          Policy Committee
      Komite Kebijakan Perkreditan bertujuan menetapkan                                              The Credit Policy Committee is responsible for
      arah, prinsip, dan kerangka kebijakan perkreditan bank                                         establishing the direction, principles, and framework of
      guna memastikan penyaluran kredit dilakukan secara                                             the bank’s credit policy to ensure that credit is extended
      prudent, terkontrol, patuh terhadap ketentuan regulator,                                       in a prudent and controlled manner, in compliance with
      serta mendukung pertumbuhan usaha sesuai Rencana                                               regulatory requirements, and in support of business
      Bisnis Bank yang berkelanjutan dengan tetap menjaga                                            growth in line with the Bank’s Sustainable Business Plan,
      kualitas portofolio kredit.                                                                    while maintaining the quality of the credit portfolio.

330        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 332
          Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Tata Tertib Rapat dan Pengambilan                                           Rules of Procedure for Meetings and Decision-
Keputusan Komite Kebijakan Perkreditan                                      Making of the Credit Policy Committee

1.   Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dilaksanakan                        1.    Meetings of the Credit Policy Committee are held as
     sesuai kebutuhan dan sedikitnya 1 (satu) kali dalam                          required and at least 1 (one) time in 1 (one) year.
     1 (satu) tahun.
2. Rapat Komite Kebijakan Perkreditan kuorum apabila                        2. A meeting of the Credit Policy Committee is deemed
     sedikitnya dihadiri oleh 2/3 (dua per tiga) jumlah                           quorate if attended by at least 2/3 (two-thirds) of
     anggota.                                                                     the total Committee members.
3. Apabila terdapat masalah mendesak untuk dibahas                          3. In the event of urgent matters that need to be
     di dalam Komite Kebijakan Perkreditan maka Unit                              discussed by the Credit Policy Committee, the
     Kerja terkait dapat mengusulkan kepada Sekretaris                            relevant Work Unit may propose to the Credit Policy
     Komite Kebijakan Perkreditan untuk melakukan Rapat                           Commitee Secretary that a Committee meeting be
     Komite.                                                                      convened.
4. Pengambilan Keputusan dalam kaitan penggunaan                            4. Decision-making related to the exercise of the Credit
     wewenang Komite Kebijakan Perkreditan dapat                                  Policy Commitee’s authority may be conducted
     dilakukan melalui edaran kepada anggota Komite                               through   circular      resolutions         to     Credit        Policy
     Kebijakan Perkreditan atau melalui Rapat Komite                              Commitee members or through a duly convened
     Kebijakan Perkreditan yang sah.                                              Credit Policy Commitee meeting.
5. Keputusan Rapat Komite diambil secara musyawarah                         5. Decisions of the Committee meeting are made
     dan mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan                            through deliberation to reach consensus. If consensus
     maka keputusan Rapat Komite dianggap sah bila                                cannot be achieved, a Committee meeting decision
     disetujui oleh 1/2 (satu per dua) dari jumlah Anggota                        shall be deemed valid if approved by 1/2 (one half) of
     Komite yang hadir ditambah 1 (satu) orang Anggota                            the number of Committee members present plus 1
     Komite.                                                                      (one) additional Committee member.


Pengembangan Kompetensi Komite                                              Competency Development of the Credit
Kebijakan Perkreditan                                                       Policy Committee

Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                              Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti
pengembangan kompetensi dengan materi Refreshment                           pengembangan kompetensi dengan materi Refreshment
Sertifikasi     Manajemen              Risiko   dan   Climate   Risk        Sertifikasi     Manajemen          Risiko       dan       Climate         Risk
Management & Scenario Analysis (CRMS).                                      Management & Scenario Analysis (CRMS).




KOMITE PRODUK
PRODUCT COMMITTEE
Komite Produk merupakan suatu tim kerja dengan tugas                        The Product Committee is a working team whose main
pokok menilai kelayakan sesuatu usulan produk atau                          duty is to assess the feasibility of proposed new products
aktivitas baru, pengembangan produk atau aktivitas                          or activities, the development of existing products or
yang dimiliki maupun pengembangan program yang                              activities, as well as proposed program developments,
diajukan dan kemudian membuat rekomendasi terhadap                          and subsequently to provide recommendations on such
usulan produk tersebut sebelum disetujui oleh Direksi.                      product proposals prior to their approval by the Board
                                                                            of Directors.

                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   331
Page 333
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen           Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report           Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Dasar Hukum Komite Produk                                                                    Legal Basis of the Product Committee

      Komite Produk dibentuk berdasarkan Pedoman Kebijakan                                         The Product Committee was established based on
      Perkreditan No. 590101.01.0                                                                  Credit Policy Guidelines No. 590101.01.0.


      Komposisi Anggota Komite Produk                                                              Composition of the Product Committee

      Komite Produk terdiri dari:                                                                  The Product Committee consists of:
      1.     Ketua : Direktur Business                                                             1.   Chairperson: Director of Business
      2. Wakil Ketua : Associate Director Credit Analyst                                           2. Vice Chairperson: Associate Director of Credit Analyst
      3. Sekretaris : Deputy Director Corporate Relations                                          3. Secretary: Deputy Director of Corporate Relations
      4. Anggota disesuaikan dengan jenis produknya                                                4. Members are appointed based on the type of
                                                                                                        product.


      Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang                                                           Duties, Responsibilities, and Authorities of
      Komite Produk                                                                                the Product Committee

      Tugas dan Tanggung Jawab                                                                     Duties and Responsibilities
      Membantu Direksi dalam membuat perencanaan terkait                                           To assist the Board of Directors in planning the
      pengembangan produk/aktivitas/program berorientasi                                           development of business-oriented products/activities/
      bisnis (Funding maupun Lending) existing dan baru,                                           programs (both Funding and Lending), whether existing
      termasuk:                                                                                    or new, including:
      1.     Memastikan kelayakan (feasibility) teknis seperti                                     1.   Ensuring technical feasibility, such as infrastructure
             infrastruktur, prosedur, cost benefit analysis dan                                         readiness, procedures, cost–benefit analysis, and
             lainnya;                                                                                   other related aspects;
      2. Memberi dan memastikan solusi atas berbagai                                               2. Providing and ensuring solutions to various technical
             kendala teknis;                                                                            constraints;
      3. Melakukan monitoring dan menindaklanjuti progress                                         3. Monitoring and following up on the progress of
             pengembangan produk/aktivitas/program;                                                     product/activity/program development;
      4. Membahas kerjasama dengan pihak ketiga terkait                                            4. Discussing cooperation with third parties related
             rencana pengembangan produk/aktivitas dan joint                                            to plans for product/activity development and joint
             program/ promosi;                                                                          programs/promotions;
      5. Memastikan                        produk/aktivitas/program                     sudah      5. Ensuring that products/activities/programs comply
             memenuhi ketentuan regulator;                                                              with regulatory requirements;
      6. Membuat konsep strategi komunikasi pemasaran di                                           6. Developing concepts for marketing communication
             antaranya materi promosi, materi, event, dan tools/                                        strategies, including promotional materials, events,
             perlengkapan;                                                                              and tools/equipment;
      7. Memberi rekomendasi usulan pengembangan dari                                              7. Providing        recommendations      on   development
             unit kerja terkait sebelum diajukan ke Direksi;                                            proposals from related work units before submission
                                                                                                        to the Board of Directors;
      8. Melakukan evaluasi pencapaian produk/aktivitas/                                           8. Evaluating the performance and achievements of
             program;                                                                                   products/activities/programs;
      9. Melakukan review produk/aktivitas/program;                                                9. Conducting reviews of products/activities/programs;
      10. Melakukan review/evaluasi terhadap info tarif;                                           10. Reviewing and evaluating tariff information;
      11. Merumuskan                       strategi   komunikasi               pemasaran           11. Formulating marketing communication strategies,
             termasuk design dan isi (content) materi promosi;                                          including the design and content of promotional
                                                                                                        materials;

332        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 334
          Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




12. Memberikan Keputusan terkait program promosi                            12. Making decisions related to promotional programs
     yang telah memiliki anggaran;                                                that have an approved budget;
13. Menyetujui kerjasama dengan pihak ketiga atas                           13. Approving cooperation with third parties for existing
     produk/aktivitas/program existing;                                           products/activities/programs;
14. Memberikan In Principle Approval atas usulan                            14. Granting In-Principle Approval for proposed new
     produk/aktivitas/program baru;                                               products/activities/programs;
15. Melakukan pengembangan produk/aktivitas existing                        15. Developing existing products/activities that require
     yang memerlukan pengembangan dari sisi Teknologi                             enhancements in terms of Information Technology
     Informasi dan/atau perubahan bisnis proses; dan                              and/or changes to business processes; and
16. Memantau produk dan aktivitas yang memerlukan                           16. Monitoring products and activities that require
     pengembangan dari sisi Teknologi Informasi dan/atau                          development in terms of Information Technology
     perubahan bisnis proses.                                                     and/or changes to business processes.


Wewenang Komite Produk                                                      Authority of the Product Committee
1.   Memutuskan             strategi         komunikasi   pemasaran         1.    To decide on marketing communication strategies,
     termasuk design dan content materi promosi.                                  including the design and content of promotional
                                                                                  materials;
2. Memutuskan Info Tarif.                                                   2. To determine tariff information;
3. Memutuskan program promosi yang telah memiliki                           3. To decide on promotional programs that already
     Anggaran.                                                                    have a budget;
4. Menyetujui kerjasama denqan pihak ketiga atas                            4. To approve cooperation with third parties for
     produk/aktivitas/program                 yang   masih   berlaku/             existing/ongoing products, activities, or programs;
     berjalan.                                                                    and
5. Memberikan In Prinsip Approval atas usulan produk/                       5. To grant In-Principle Approval for proposed new
     aktivitas/program baru.                                                      products, activities, or programs.


Pedoman Kebijakan dan Mekanisme                                             Policy Guidelines and Mechanism for
Pelaksanaan Rapat Komite Produk                                             Product Committee Meetings

1.   Dalam pengembangan produk tertentu, Komite                             1.    In the development of certain products, the Product
     Produk dapat mengundang unit kerja lain yang terkait                         Committee may invite other relevant work units
     (termasuk Branch Director)                                                   (including Branch Directors).
2. Komite Produk mengadakan rapat minimal 1x (satu                          2. The Product Committee holds meetings at least
     kali) dalam setahun ataupun secara ad hoc (bila                              1 (one) time per year or on an ad hoc basis (if
     perlu).                                                                      necessary).
3. Dalam hal dilakukan pengambilan Keputusan oleh                           3. In the event that decisions are made by the Product
     Komite Produk dilakukan mekanisme voting dengan                              Committee, a voting mechanism shall apply under
     ketentuan sebagai berikut:                                                   the following provisions:
     a. Rapat Komite Produk dipimpin oleh Ketua dan                               a. Product Committee meetings are chaired by the
        dalam hal Ketua berhalangan maka rapat dapat                                     Chairperson, and if the Chairperson is unable to
        dipimpin oleh salah seorang Wakil Ketua.                                         attend, the meeting may be chaired by one of the
                                                                                         Vice Chairpersons.
     b. Rapat Komite Produk adalah sah dan berhak                                 b. A Product Committee meeting is deemed valid
        mengambil keputusan bila dihadiri oleh Ketua                                     and authorized to make decisions if attended by
        atau Wakil Ketua dan dihadiri lebih dari 50% (lima                               the Chairperson or Vice Chairperson and more
        puluh persen) jumlah anggota Komite Produk.                                      than 50% (fifty percent) of the total members of
                                                                                         the Product Committee.

                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   333
Page 335
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             c. Keputusan                    Rapat      Komite     Produk             diambil         c. Decisions of the Product Committee meeting are
                     berdasarkan musyawarah untuk mufakat.                                                made through deliberation to reach consensus.
             d. Dalam hal musyarawah untuk mufakat tidak                                              d. If consensus cannot be reached, voting shall be
                     tercapai maka dilakukan pemungutan suara                                             conducted with the following mechanism:
                     (voting) dengan mekanisme:
                     i.      Hak voting dimiliki oleh anggota Komite Produk                               i.   Voting rights are held by Product Committee
                             setingkat Deputy Director;                                                        members at the level of Deputy Director;
                     ii. Keputusan voting diambil berdasarkan simple                                      ii. Voting decisions are taken based on a simple
                             majority; dan                                                                     majority; and
                     iii. Jika hasil voting seimbang maka Ketua Komite                                    iii. In the event of a tied vote, the Chairperson
                             Produk yang akan menentukan keputusan.                                            of the Product Committee shall determine the
                                                                                                               decision.
      4. Setiap                   usulan       produk/aktivitas/program                 sudah      4. Each proposal for a product/activity/program must
             harus memperoleh keputusan maksimal pada rapat                                           obtain a decision no later than the subsequent
             berikutnya.                                                                              meeting.
      5. Tugas administratif terkait Komite Produk (termasuk                                       5. Administrative       duties        related   to   the     Product
             di dalamnya, pembuatan notulen rapat) dilakukan                                          Committee (including the preparation of meeting
             secara              bersamaan         ataupun       bergantian             antara        minutes) are carried out jointly or alternately by
             Direktorat Digital Banking dan Direktorat Treasury.                                      the Digital Banking Directorate and the Treasury
                                                                                                      Directorate.
      6. Setiap direktorat/sub direktorat dapat mengusulkan/                                       6. Each directorate/sub-directorate may propose or
             menyampaikan agenda pembahasan kepada Ketua                                              submit discussion agendas to the Chairperson of the
             Komite.                                                                                  Committee.
      7. Komite Produk dapat membentuk kelompok kerja (pokja)                                      7. The Product Committee may establish working groups to
             yang menampung ide-ide kreatif dari keseluruhan Bank                                     accommodate creative ideas from across the Bank (all
             (semua level di KPNO dan Cabang) terkait produk/                                         levels at the Head Office and Branches) related to the Bank’s
             aktivitas/program Bank, dengan tujuan untuk membahas                                     products/activities/programs, with the aim of discussing
             ide-ide inovatif terkait produk/aktivitas/program serta                                  innovative   ideas,     formulating      proposals,      preparing
             membuatkan                    usulannya,   mempersiapkan             kebutuhan           supporting requirements including benchmarking (market
             pendukung termasuk melakukan benchmarking (riset                                         research), and other matters deemed necessary.
             pasar) dan hal-hal lain yang dianggap perlu.


      Pengembangan Kompetensi Komite Produk                                                        Product Committee Competency Development

      Pada tahun 2025, Komite Kredit telah mengikuti                                               In 2025, the Credit Committee participated in competency
      pengembangan kompetensi dengan materi Refreshment                                            development with materials on Level 7 Risk Management
      Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, Refreshment                                          Certification Refreshment, Risk Management Certification
      Sertifikasi Manajemen Risiko, Climate Risk Management                                        Refreshment, Climate Risk Management & Scenario Analysis
      & Scenario Analysis (CRMS), Motivation for Talent:                                           (CRMS), Motivation for Talent: Strengthening Talent for Artha
      Strengthening Talent for Artha Graha’s Rise, Motivation                                      Graha’s Rise, Motivation for Talent: Decode & Connect-BAGI
      for Talent: Decode & Connect–BAGI Self Awareness                                             Self Awareness Challenge and The Foundation of Leadership
      Challenge dan The Foundation of Leadership Journey.                                          Journey.




334        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 336
         Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




SEKRETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY
Bank    Artha      Graha        Internasional   memiliki    Sekretaris       Bank Artha Graha Internasional appoints a Corporate Secretary
Perusahaan (Corporate Secretary) yang berperan penting                       who serves as a key liaison between the Bank and its internal
dalam menjembatani komunikasi baik kepada pihak internal                     and external stakeholders, including employees, Regulators,
maupun eksternal Bank seperti komunikasi dengan pegawai,                     Shareholders, Investors, and other relevant Stakeholders. The
Regulator, para Pemegang Saham, Investor, dan Pemangku                       Corporate Secretary is also responsible for ensuring the Bank’s
Kepentingan lainnya. Sekretaris Perusahaan juga berperan                     compliance with applicable laws and regulations, particularly
dalam memastikan bahwa Bank telah patuh pada peraturan                       those related to the Capital Market.
dan ketentuan di bidang Pasar Modal.


Komunikasi yang dibangun Sekretaris Perusahaan                               The Corporate Secretary facilitates communication through
diselenggarakan melalui berbagai saluran yang dimiliki                       various official channels provided by the Bank, such as offices
Bank seperti kantor dan nomor kontak, situs perusahaan,                      and contact numbers, the corporate website, social media
media sosial, lembar feedback, dan lainnya. Hal ini untuk                    platforms, feedback mechanisms, and other communication
memastikan bahwa Bank telah menjalankan fungsi                               media. Through these channels, the Bank ensures the effective
keterbukaan informasi kepada para Pemangku Kepentingan.                      implementation of information disclosure and transparency
                                                                             for all Stakeholders.


Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan                                          Guidelines for the Corporate Secretary

Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/                        Referring to Financial Services Authority Regulation
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan. Sekretaris                       No. 35/POJK.04/2014 on Corporate Secretaries, the
Perusahaan harus menyampaikan kegiatan dan laporan                           Corporate Secretary is required to submit reports on
Sekretaris Perusahaan yang meliputi:                                         Corporate Secretary activities, which include:
1.   Kegiatan Umum;                                                          1.    General Activities;
2. Kegiatan Tata Kelola dan Informasi Korporat;                              2. Corporate Governance and Corporate Information
                                                                                   Activities;
3. Kegiatan Komunikasi Korporat; dan                                         3. Corporate Communication Activities; and
4. Tanggung Jawab Sosial dan Pengamanan Perusahaan.                          4. Corporate Social Responsibility and Corporate
                                                                                   Security Activities.


Pihak Yang Mengangkat dan Memberhentikan                                     Appointment and Dismissal of the Corporate
Sekretaris Perusahaan                                                        Secretary

Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada                      The Corporate Secretary reports directly to the Board of
Direksi serta diangkat dan diberhentikan berdasarkan                         Directors and is appointed and dismissed based on a Resolution
Keputusan Direksi berdasarkan mekanisme internal Bank                        of the Board of Directors in accordance with the Bank’s
dan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa                       internal mechanisms, and such appointment and dismissal
Efek   Indonesia.        Pengangkatan       Sekretaris     Perusahaan        are reported to the Financial Services Authority (OJK) and the
dengan mempertimbangkan kemampuan profesional serta                          Indonesia Stock Exchange. The appointment of the Corporate
integritasnya di masyarakat dan bisnis.                                      Secretary takes into account professional competence as well
                                                                             as integrity within the community and business environment.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   335
Page 337
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Profil Pejabat Sekretaris Perusahaan                                                         Profile of the Corporate Secretary

        Nama                                         Rumi Kreshna Wibowo
        Name

        Jabatan                                      Sekretaris Perusahaan
        Position                                     Corporate Secretary
        Dasar Hukum Penunjukan                       No. SK-MT/HC/0133/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 efektif per tanggal 26 Juni 2024
        Legal Basis of Appointment                   No. SK-MT/HC/0133/VI/2024 dated June 26, 2024, effective as of June 26, 2024
        Usia                                         58 tahun
        Age                                          58 years old

        Kewarganegaraan dan Domisili                 Warga Negara Indonesia, Jakarta
        Nationality and Domicile                     Indonesian citizen, Jakarta

        Riwayat Pendidikan                           • Sarjana Akuntansi dari STIE Bhakti Pembangunan (2016).
        Education                                    • Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Lemhanas RI (2018).
                                                     • Bachelor’s Degree in Accounting from STIE Bhakti Pembangunan (2016).
                                                     • Short Executive Education Program (PPSA) at Lemhanas RI (2018).
        Riwayat Pekerjaan                            • Team Verifikator BPPN (2000);                          • BPPN Verification Team Member (2000);
        Work Experience                              • Staf Kredit (2000);                                    • Credit Staff (2000);
                                                     • Business Development (2003);                           • Business Development Staff (2003);
                                                     • Kabag Kredit UMKM & Kemitraan II                       • Head of the MSME & Partnership Credit Section
                                                       (2008);                                                  II (2008);
                                                     • Staf Khusus Bidang Kemitraan & UMKM                    • Special Staff for Partnership & MSMEs (2009);
                                                       (2009);
                                                     • Kadiv SAM & Remedial (2012);          • Head of the Special Asset Management &
                                                                                               Remedial Division (2012);
                                                     • Kepala SKAI (2014);                   • Head of the Internal Audit Unit (2014);
                                                     • Staf Khusus Direktur SDM (2015);      • Special Staff to the Director of Human
                                                                                               Resources (2015);
                                                     • Deputy Director Corporate Secretary • Deputy Director of Corporate Secretary (2017);
                                                       (2017);
                                                     • Deputi Direktur Admin Sekretaris • Deputy Director of Corporate Secretary.
                                                       Perusahaan (2018);                      Administration (2018);
                                                     • Kepala Divisi Special Aset Management • Head of the Special Asset Management Division
                                                       (2019); dan                             (2019); and
                                                     • Senior Officer Asset Recovery (2024). • Senior Officer of Asset Recovery (2024).




      Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan                                                    Corporate Secretary Organizational Structure

      Corporate Secretary berada langsung di bawah Direktur                                        The Corporate Secretary reports directly to the President
      Utama sehingga tiap bentuk pelaksanaan tugasnya                                              Director; therefore, all duties and responsibilities are
      dipertanggungjawabkan                     secara         langsung               kepada       directly accountable to the President Director. In
      Direktur Utama. Pelaksanaan fungsi dan peran Corporate                                       carrying out its functions and roles, the Corporate




336        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 338
          Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




Secretary dibantu oleh Deputy Director Corporate                           Secretary is supported by the Deputy Director Corporate
Relations, Executive Officer Corporate Affairs, Executive                  Relations, Executive Officer Corporate Affairs, Executive
Officer Corporate Social Safety Responsibility (CSSR),                     Officer Corporate Social Safety Responsibility (CSSR),
dan    Executive         Officer        Corporate   Communication          and          Executive     Officer        Corporate          Communication
(Corcomm).                                                                 (Corcomm).



                                                          Corporate Secretary




                                                          Corporate Relations




                                                            Executive Officer
                                                                                                           Executive Officer
                      Executive Officer                    Corporate Social Safety
                                                                                                        Corporate Communication
                      Corporate Affairs                       Responsibility
                                                                                                              (Corcomm)
                                                                 (CSSR)




Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian                                   Mechanism for the Appointment and Dismissal
Sekretaris Perusahaan                                                      of the Corporate Secretary

Direksi berwenang mengangkat dan memberhentikan                            The Board of Directors has the authority to appoint and
Sekretaris Perusahaan sebagaimana yang tertuang                            dismiss the Corporate Secretary as stipulated in the
dalam pedoman dan tata tertib Sekretaris Perusahaan.                       Corporate Secretary Guidelines and Code of Conduct.
1.   Pengangkatan Sekretaris Perusahaan:                                   1.    Appointment of the Corporate Secretary:
     a. Sekretaris         Perusahaan        diangkat   berdasarkan              a. The Corporate Secretary is appointed based on a
        keputusan Direksi;                                                              resolution of the Board of Directors;
     b. Sekretaris Perusahaan dapat dirangkap oleh seorang                       b. The position of Corporate Secretary may be concurrently
        anggota Direksi;                                                                held by a member of the Board of Directors;
     c. Sekretaris Perusahaan dilarang merangkap jabatan                         c. The Corporate Secretary is prohibited from holding
        apapun pada Emiten atau Perusahaan Publik lain;                                 any concurrent position in another Issuer or Public
                                                                                        Company;
     d. Dalam hal terjadi kekosongan Sekretaris Perusahaan,                      d. In the event of a vacancy in the position of Corporate
        Perseroan wajib menunjuk penggantinya dalam                                     Secretary, the Company is required to appoint a
        jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hariw sejak                            replacement within a maximum period of 60 (sixty)
        terjadinya kekosongan Sekretaris Perusahaan;                                    days from the date the vacancy occurs;
     e. Perseroan wajib menyampaikan laporan ke Bursa                            e. The Company is required to submit a report to the
        paling lambat pada Hari Bursa yang sama dengan                                  Stock Exchange no later than the same Trading Day
        dilakukannya penunjukan Sekretaris Perusahaan                                   on which the Corporate Secretary is appointed and
        dan mengumumkan di Bursa;                                                       to announce such appointment through the Stock
                                                                                        Exchange;




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   337
Page 339
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             f.      Selama terjadi kekosongan Sekretaris Perusahaan,                                   f.   During a vacancy in the position of Corporate Secretary,
                     jabatan tersebut dapat dirangkap oleh anggota                                           the role may be concurrently held by a member of the
                     Direksi atau orang perseorangan yang ditunjuk                                           Board of Directors or an individual appointed as an
                     sebagai Sekretaris Perusahaan sementara tanpa                                           interim Corporate Secretary, without being subject to
                     memperhatikan persyaratan Sekretaris Perusahaan                                         the Corporate Secretary requirements as stipulated
                     yang diatur oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                       under Financial Services Authority Regulation No. 35/
                     No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan                                       POJK.04/2014 on Corporate Secretaries of Issuers or
                     Emiten atau Perusahaan Publik; dan                                                      Public Companies; and
             g. Kekosongan Sekretaris Perusahaan dapat disebabkan                                       g. A vacancy in the position of Corporate Secretary may
                     antara lain berakhirnya masa tugas, pemberhentian,                                      occur due to, among other things, the expiration of
                     pengunduran diri, atau berhalangan tetapnya Sekretaris                                  the term of office, dismissal, resignation, or permanent
                     Perusahaan.                                                                             incapacity of the Corporate Secretary.
      2. Pemberhentian Sekretaris Perusahaan berdasarkan                                           2. The dismissal of the Corporate Secretary is carried
             keputusan Direksi.                                                                         out based on a resolution of the Board of Directors.


      Tugas dan Tanggung Jawab                                                                     Duties and Responsibilities

      Sekretaris Perusahaan memiliki tugas dan tanggung                                            The Corporate Secretary has the following duties and
      jawab antara lain:                                                                           responsibilities, among others:
      1.     Fungsi               Corporate Secretary melaksanakan tugas                           1.   The Corporate Secretary function carries out at
             paling kurang:                                                                             least the following duties:
             a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya                                            a. Monitoring developments in the Capital Market,
                     peraturan perundang-undangan yang berlaku di                                            particularly prevailing laws and regulations in the
                     bidang Pasar Modal;                                                                     Capital Market sector;
             b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan                                             b. Providing input to the Board of Directors and the
                     Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan                                            Board of Commissioners to ensure compliance
                     perundang-undangan              di    bidang         Pasar         Modal;               with laws and regulations in the Capital Market
                     Pemberian             masukan   kepada        Direksi          misalnya                 sector. Such input to the Board of Directors
                     masukan dalam melaksanakan ketentuan kewajiban                                          includes, among others, guidance in fulfilling
                     Rapat Direksi dan Dewan Komisaris, sebagaimana                                          obligations related to meetings of the Board of
                     dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                         Directors and the Board of Commissioners, as
                     yang mengatur mengenai Direksi dan Dewan                                                stipulated in the Financial Services Authority
                     Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik;                                                regulations governing the Board of Directors and
                                                                                                             the Board of Commissioners of Issuers or Public
                                                                                                             Companies;
             c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                                              c. Assisting the Board of Directors and the Board
                     pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:                                       of Commissioners in the implementation of
                                                                                                             corporate governance, which includes:
                     i.      Keterbukaan informasi kepada masyarakat,                                        i.   Disclosure of information to the public,
                             termasuk ketersediaan informasi pada situs                                           including the availability of information on the
                             web Perseroan;                                                                       Company’s website;
                     ii. Penyampaian            laporan        kepada            Peraturan                   ii. Timely submission of reports to the Financial
                             Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;                                                  Services Authority;
                     iii. Penyelenggaraan            dan     dokumentasi                  rapat              iii. Organization and documentation of meetings
                             Direksi; dan                                                                         of the Board of Directors; and




338        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 340
         Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




        iv. Pelaksanaan            program      orientasi   terhadap                     iv. Implementation           of     orientation          programs
           Perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan                                           regarding the Company for members of
           Komisaris.                                                                       the Board of Directors and/or the Board of
                                                                                            Commissioners.
   d. Menyiapkan daftar khusus yang berkaitan dengan                              d. Preparing         a     special         register         related           to
        Direksi, Dewan Komisaris dan keluarganya baik                                    members of the Board of Directors, the Board
        dalam Perseroan maupun afiliasinya yang antara                                   of Commissioners, and their family members,
        lain mencakup kepemilikan saham, hubungan                                        both within the Company and its affiliates,
        bisnis dan peranan lain yang menimbulkan                                         which includes, among others, share ownership,
        benturan kepentingan dengan Perseroan;                                           business relationships, and other roles that may
                                                                                         give rise to conflicts of interest with the Company;
   e. Membuat daftar Pemegang Saham termasuk                                      e. Preparing a register of Shareholders, including
        kepemilikan 5% (lima persen) atau lebih; dan                                     those holding 5% (five percent) or more of the
                                                                                         shares; and
   f.   Sebagai penghubung antar Perseroan dengan                                 f.     Acting as a liaison between the Company and
        Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan                                      Shareholders, the Financial Services Authority,
        Pemangku Kepentingan lainnya.                                                    and other Stakeholders.
2. Corporate Secretary dan pegawai dalam unit kerja                         2. The Corporate Secretary and employees within
   yang menjalankan fungsi Corporate Secretary wajib                              the work unit performing the Corporate Secretary
   menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi                                function are required to maintain the confidentiality
   yang bersifat rahasia kecuali dalam rangka memenuhi                            of documents, data, and information of a confidential
   kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-                                   nature, except where disclosure is required to fulfill
   undangan atau ditentukan lain dalam peraturan                                  obligations under prevailing laws and regulations
   perundang-undangan;                                                            or otherwise stipulated by applicable laws and
                                                                                  regulations;
3. Corporate Secretary dan pegawai dalam unit kerja                         3. The Corporate Secretary and employees within
   yang menjalankan fungsi                     Corporate Secretary                the work unit performing the Corporate Secretary
   dilarang mengambil keuntungan pribadi baik secara                              function are prohibited from obtaining personal
   langsung maupun tidak langsung yang merugikan                                  benefits, either directly or indirectly, that may cause
   Bank;                                                                          losses to the Bank;
4. Dalam      rangka         meningkatkan        pengetahuan     dan        4. In order to enhance knowledge and understanding
   pemahaman               untuk            membantu    pelaksanaan               to support the performance of duties, the Corporate
   tugasnya, Corporate Secretary harus mengikuti                                  Secretary is required to participate in education
   pendidikan dan/ atau pelatihan. Pendidikan dan/atau                            and/or training programs. Such education and/or
   pelatihan yang dimaksud dapat diperoleh antara                                 training may be obtained, among others, through
   lain melalui pelatihan, sosialisasi atau seminar yang                          training sessions, socialization programs, or seminars
   diselenggarakan pihak yang berkompeten;                                        conducted by competent parties;
5. Corporate Secretary bertanggung jawab kepada                             5. The Corporate Secretary is accountable to the Board
   Direksi; dan                                                                   of Directors; and
6. Setiap informasi yang disampaikan oleh Corporate                         6. Any         information       conveyed            by     the      Corporate
   Secretary kepada masyarakat merupakan informasi                                Secretary       to       the    public        constitutes            official
   resmi dari Bank.                                                               information of the Bank.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        339
Page 341
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pelaksanaan Tugas Tahun 2025                                                                 Implementation of Duties in 2025

      Corporate Secretary Bank Artha Graha Internasional                                           Throughout 2025, the Corporate Secretary of Bank
      menjalankan beragam kegiatan di sepanjang tahun 2025                                         Artha Graha Internasional carried out various activities
      sebagai berikut:                                                                             in the performance of its duties, as outlined below:


      1.     Memfasilitasi Dewan Komisaris dan Direksi dalam                                       1.   Facilitate the Board of Commissioners and the
             menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar                                                Board of Directors in conducting the Annual General
             Biasa;                                                                                     Meeting of Shareholders (AGMS) and Extraordinary
                                                                                                        General Meeting of Shareholders (EGMS);
      2. Memfasilitasi Dewan Komisaris dan Direksi dalam                                           2. Facilitate the Board of Commissioners and the Board
             menyelenggarakan Public Expose;                                                            of Directors in organizing Public Expose;
      3. Membantu penyelenggaraan dan pendokumentasian                                             3. Assist in organizing and documenting Board of
             rapat Direksi, rapat Komisaris, rapat Management                                           Directors    meetings,       Board   of   Commissioners
             Committee serta pemantauan hasil keputusan                                                 meetings, Management Committee meetings, and
             manajemen;                                                                                 monitoring the implementation of management
                                                                                                        decisions;
      4. Membuat                           Laporan   Tahunan         dan            Laporan        4. Prepare the Annual Report and Sustainability Report
             Keberlanjutan yang berpedoman pada peraturan                                               in accordance with applicable laws and regulations,
             perundang-undangan yang berlaku, salah satunya                                             including Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
             Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan                                          Companies, Bank Indonesia Regulation No. 37/
             Terbatas dan Peraturan Bank Indonesia POJK No. 37/                                         POJK.03/2019 on Bank Transparency and Reporting,
             POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi                                            Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 29/
             Laporan Bank, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                                         POJK.04/2016, OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017
             29/POJK.04/2016, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                          on Sustainable Finance Implementation for Financial
             No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                                             Services Institutions, Issuers, and Public Companies,
             Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                                          and Financial Services Authority Circular Letter
             dan Perusahaan Publik, dan Surat Edaran Otoritas                                           No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of
             Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk                                          Annual Reports of Issuers or Public Companies;
             dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan
             Publik;
      5. Memastikan pemantauan kepatuhan perusahaan                                                5. Ensure corporate compliance monitoring through
             melalui pemenuhan laporan rutin guna memenuhi                                              routine reporting to meet regulatory requirements
             regulasi baik secara bulanan, triwulan, semesteran,                                        on a monthly, quarterly, semi-annual, and annual
             dan tahunan kepada regulator;                                                              basis to the Regulators;
      6. Membantu penyelenggaraan Corporate Action Bank;                                           6. Assist in the implementation of the Bank’s Corporate
                                                                                                        Actions;
      7. Memastikan kegiatan tanggung jawab sosial dan                                             7. Ensure the Bank’s social responsibility activities and
             pengamanan Bank; dan                                                                       security; and
      8. Mengelola website dan media sosial Bank demi                                              8. Manage the Bank’s website and social media to
             menjaga image perusahaan.                                                                  maintain the company’s image.




340        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 342
        Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Pengembangan Kompetensi                                                Competency Development

Selama tahun 2025, Corporate Secretary telah mengikuti                 During 2025, the Corporate Secretary participated in
program pengembangan kompetensi sebagai berikut:                       the following competency development programs:

  Nama Peserta                              Pelatihan                                  Pihak Penyelenggara                 Tempat dan Waktu
   Participant                               Training                                       Organizer                       Venue and Date

 Rumi Kreshna             Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko                  Risiko Manajemen Gagasan              Jakarta,
 Wibowo                   Risk Management Certification Refreshment                 (RMG)                                 9-19 Agustus 2025
                                                                                                                          Jakarta, August 9-19,
                                                                                                                          2025




INTERNAL AUDIT
INTERNAL AUDIT
Fungsi Internal Audit bagi manajemen sebagai strategic                 The Internal Audit function serves as a strategic business
business partner dalam mengoptimalkan implementasi                     partner to Management in optimizing the implementation of
terkait tata kelola yang baik melalui kajian dan audit                 good corporate governance through reviews and audits of
pelaksanaan kebijakan dan prosedur dalam aktivitas                     the effectiveness of policies and procedures applied in the
operasional Bank yang efektif. Fungsi dan tanggung                     Bank’s operational activities. The roles and responsibilities of
jawab audit ini wajib diterapkan dan dilaksanakan                      Internal Audit are carried out in accordance with the principle
dengan prinsip independen.                                             of independence.


Fungsi internal audit dijalankan melalui proses evaluasi               The Internal Audit function is implemented through objective
berdasarkan risk based audit secara objektif dan jasa                  evaluation processes based on a risk-based audit approach,
konsultasi. Fungsi tersebut dilakukan melalui pendekatan               as well as the provision of consulting services. These activities
yang proaktif, berkomunikasi secara efektif, berorientasi              are conducted using a proactive approach, supported by
pada bisnis dan stakeholders, pemahaman terhadap                       effective communication, a strong business and stakeholder
pokok permasalahan (root of the problem) dan area yang                 orientation, a thorough understanding of root causes and high-
memiliki risiko tinggi, penekanan temuan pada kualitas,                risk areas, an emphasis on the quality of audit findings, and the
serta merekomendasikan penyelesaian yang praktis dan                   formulation of practical and workable recommendations.
workable.


Internal Audit berperan memberikan keyakinan berdasarkan               Internal Audit provides assurance, based on audit results, that
hasil pemeriksaan bahwa pengendalian internal dan                      internal controls and the execution of operational, accounting,
pelaksanaan kegiatan operasional, akuntansi, manajemen                 risk management, and other banking activities have been
risiko dan kegiatan Bank lainnya telah terselenggara                   conducted properly and effectively, thereby safeguarding the
dengan baik dan mampu menjamin kepentingan Bank serta                  interests of the Bank and its stakeholders.
stakeholder.


Dasar Hukum                                                            Legal Basis

Pedoman kerja Internal Audit disusun berdasarkan                       The Internal Audit Charter is prepared in accordance with
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019                    Financial Services Authority Regulation No. 1/POJK.03/2019
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit                 dated January 28, 2019 concerning the Implementation of the
Internal pada Bank Umum.                                               Internal Audit Function in Commercial Banks.



                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   341
Page 343
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Piagam Internal Audit                                                                        Internal Audit Charter

      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,                                               In carrying out its duties and responsibilities, Internal
      Internal Audit berpedoman pada Pedoman dan Tata                                              Audit refers to the Internal Audit Guidelines and
      Tertib Kerja Internal Audit yang tertuang dalam Pedoman                                      Work Procedures as stipulated in the Internal Control
      Pengawasan Intern (PPI) No. 10204.01.0 tanggal 15                                            Guidelines (PPI) No. 10204.01.0 dated December 15,
      Desember 2017, Pedoman Pengawasan Intern (PPI) No.                                           2017, Internal Control Guidelines (PPI) No. 10204.02.0
      10204.02.0 tanggal 31 Mei 2019, Pedoman Pengawasan                                           dated May 31, 2019, and Internal Control Guidelines (PPI)
      Intern (PPI) No. 10204.02.1 tanggal 25 Mei 2022 yang                                         No. 10204.02.1 dated May 25, 2022, which have been
      telah diperbarui menjadi Pedoman Pengawasan Intern                                           subsequently updated to Internal Control Guidelines
      (PPI) No. 10204.03.0 tanggal 30 Desember 2024.                                               (PPI) No. 10204.03.0 dated December 30, 2024.


      Isi dari pedoman tersebut mencakup:                                                          The scope of these guidelines includes the following:
      1.     Tujuan;                                                                               1.   Objectives;
      2. Ketentuan Umum:                                                                           2. General Provisions, covering:
             a. Fungsi dan Peranan Internal Audit (SKAI);                                               a. The Function and Role of Internal Audit (SKAI);
             b. Tanggung Jawab Pengendalian Intern;                                                     b. Responsibilities for Internal Control;
             c. Prinsip-prinsip Pengendalian Intern;                                                    c. Principles of Internal Control;
             d. Fungsi Pemeriksaan Intern;                                                              d. Internal Audit Function;
             e. Tata Cara dan Ketentuan Pendukung; serta                                                e. Supporting Procedures and Provisions; and
             f.      Administrasi Dokumen.                                                              f.   Document Administration;
      3. Prosedur; dan                                                                             3. Procedures; and
      4. Penutup.                                                                                  4. Closing.


      Kode Etik Auditor                                                                            Code of Ethics for Auditors

      Berdasarkan pedoman tersebut, Internal Audit wajib                                           Based on the aforementioned guidelines, Internal Audit
      mematuhi dan menerapkan kode etik yang terdiri dari:                                         is required to comply with and implement a code of
                                                                                                   ethics consisting of the following principles:
      1.     Integritas                                                                            1.   Integrity
             Setiap auditor intern harus memiliki integritas dalam                                      Each internal auditor must demonstrate integrity in
             melaksanakan tugasnya yang tercermin dari tindakan:                                        performing their duties, as reflected in the following
                                                                                                        actions:
             a. Dapat diandalkan, tegas, jujur, dan terpercaya;                                         a. Being reliable, firm, honest, and trustworthy;
             b. Menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh                                            b. Maintaining the confidentiality of information
                     dalam pelaksanaan tugas;                                                                obtained in the course of performing duties;
             c. Menghindari benturan kepentingan; dan                                                   c. Avoiding conflicts of interest; and
             d. Mengimplementasikan Kode Etik Audit Intern.                                             d. Implementing the Internal Audit Code of Ethics.
             Setiap auditor internal harus menghindari situasi                                          Each internal auditor must avoid situations that are
             yang diketahui atau dicurigai melanggar hukum                                              known or suspected to be unlawful and must report
             dan harus melaporkan situasi tersebut langsung                                             such situations directly to the authorized officials at
             kepada pejabat yang berwenang di Bank Artha Graha                                          Bank Artha Graha Internasional in accordance with
             Internasional sesuai dengan struktur organisasi yang                                       the prevailing organizational structure.
             berlaku.




342        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 344
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




2. Objektivitas                                                              2. Objectivity
   a. Setiap       auditor         internal    berkewajiban     untuk              a. Each internal auditor is required to perform their
      menjalankan tugasnya dengan penuh kejujuran,                                        duties with integrity, objectivity, and diligence;
      objektivitas, dan ketekunan;
   b. Setiap auditor internal harus memiliki kebebasan                             b. Each internal auditor must maintain independence
      sikap mental dan kepercayaan yang jujur akan                                        of mental attitude and an honest belief in the
      hasil pekerjaan auditnya; dan                                                       results of their audit work; and
   c. Membuat konsep prosedur, merancang sistem,                                   c. Developing          procedural           concepts,          designing
      memasang sistem, melaksanakan sistem, bukan                                         systems, installing systems, and implementing
      merupakan fungsi audit. Setiap karyawan Bank                                        systems do not constitute audit functions. Any
      Artha Graha Internasional dalam kapasitasnya                                        employee of Bank Artha Graha Internasional, in
      sebagai auditor internal tidak diperkenankan                                        their capacity as an internal auditor, is strictly
      sama sekali untuk turut terlibat atau melibatkan                                    prohibited from being involved or engaging in the
      diri dalam pekerjaan-pekerjaan yang disebutkan                                      aforementioned activities, as such involvement is
      di atas karena dinilai mengurangi objektivitas                                      deemed to reduce audit objectivity.
      audit.
3. Kerahasiaan                                                               3. Confidentiality
   a. Setiap auditor internal harus bijaksana (prudent)                            a. Each internal auditor must act prudently in the use
      dalam menggunakan informasi yang diperolehnya                                       of information obtained during the performance
      selama melakukan tugas audit;                                                       of audit duties;
   b. Setiap auditor internal harus menjaga agar                                   b. Each internal auditor must ensure that confidential
      informasi yang bersifat rahasia jangan sampai                                       information is not disclosed, with the exception of
      bocor, dengan pengecualian yaitu menyampaikan                                       providing such confidential information to parties
      informasi         rahasia        kepada    pihak-pihak    yang                      entitled to receive it, in accordance with orders
      berhak memperolehnya, sesuai dengan perintah                                        or directions from the Head of Internal Audit;
      atau pengarahan dari Kepala Internal Audit;
   c. Setiap auditor internal tidak boleh menggunakan                              c. Each internal auditor is prohibited from using
      informasi yang bersifat rahasia untuk keuntungan                                    confidential information for personal gain or
      pribadi atau dengan cara yang dapat merugikan                                       in any manner that may be detrimental to the
      kesejahteraan organisasi pada umumnya, anggota                                      welfare of the organization in general, members of
      Dewan Komisaris sebagai perwakilan para pemilik                                     the Board of Commissioners as representatives
      saham, dan/atau manajemen; serta                                                    of the shareholders, and/or Management; and
   d. Setiap auditor internal harus mengambil langkah-                             d. Each internal auditor must take the necessary
      langkah pengamanan yang diperlukan guna                                             safeguarding        measures            to      maintain             the
      menjaga          kerahasiaan            catatan-catatan     dan                     confidentiality of records and various data that
      berbagai data yang seharusnya bersifat rahasia.                                     are required to remain confidential.
4. Kompetensi dan Profesionalisme                                            4. Competence and Professionalism
   a. Setiap auditor intern harus memiliki pengetahuan,                            a. Each internal auditor must possess the knowledge,
      keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan                                        skills, and competencies required to perform the
      dalam pelaksanaan fungsi audit intern terhadap                                      internal audit function of the Bank in a comprehensive
      Bank secara menyeluruh;                                                             manner;
   b. Memastikan setiap auditor intern menerapkan                                  b. Ensuring that each internal auditor applies their
      pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang                                      knowledge, skills, and competencies in a professional
      dilaksanakan secara profesional dan skeptis; dan                                    and skeptical manner; and




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   343
Page 345
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             c. Memastikan setiap auditor intern harus memiliki                                       c. Ensuring that each internal auditor possesses the
                     pengetahuan, keterampilan dan kompetensi demi                                       knowledge, skills, and competencies necessary
                     terjaminnya pemenuhan tujuan audit intern di PT                                     to guarantee the achievement of internal audit
                     Bank Artha Graha Internasional Tbk.                                                 objectives at PT Bank Artha Graha Internasional
                                                                                                         Tbk.


      Pihak Yang Mengangkat dan Memberhentikan                                                     Appointment and Dismissal of the Head of
      Kepala Internal Audit                                                                        Internal Audit

      Kepala Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh                                        The Head of Internal Audit is appointed and dismissed
      Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari Dewan                                       by the President Director upon obtaining approval from
      Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi                                                the Board of Commissioners, taking into consideration
      Komite Audit sebagaimana yang diatur dalam Peraturan                                         the recommendation of the Audit Committee, as
      Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019 tentang                                            stipulated in Financial Services Authority Regulation No.
      Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum.                                                1/POJK.03/2019 concerning the Implementation of the
                                                                                                   Internal Audit Function in Commercial Banks.


      Profil Pejabat Internal Audit                                                                Profile of the Internal Audit Officer

        Nama                                          Adhyaksa Sitepu
        Name

        Jabatan                                       Head of Internal Audit
        Position                                      Head of the Internal Audit
        Dasar Hukum Penunjukan                        No. SKMT/ SDM/0704/X/2020 tanggal 14 Oktober 2020
        Legal Basis of Appointment                    No. SKMT/SDM/0704/X/2020 dated October 14, 2020
        Usia                                          56 tahun
        Age                                           56 years old

        Kewarganegaraan dan Domisili                  Warga Negara Indonesia, Jakarta
        Nationality and Domicile                      Indonesian citizen, Jakarta

        Riwayat Pendidikan                            •     Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bandung (1993);
        Education                                     •     Master Business Administration dari Newport University USA (1997); dan
                                                      •     Doctor of Philosophy bidang Manajemen dari American World University (1998).
                                                      •     Bachelor’s degree in Economics, majoring in Accounting, from Bandung School of
                                                            Economics (1993);
                                                      •     Master of Business Administration from Newport University, USA (1997); and
                                                      •     Doctor of Philosophy in Management from American World University (1998).
        Riwayat Pekerjaan                             •     Deputi Head Internal Audit PT Jakarta International Hotels & Development Tbk;
        Work Experience                               •     Deputi Direktur Anti Fraud, Kontrol dan APU PPT (2018-2019); dan
                                                      •     Deputi Direktur Kepatuhan (2019-2020).
                                                      •     Deputy Head of Internal Audit at PT Jakarta International Hotels & Development Tbk
                                                      •     Deputy Director of Anti-Fraud, Control, and AML–CFT (2018–2019); and
                                                      •     Deputy Director of Compliance (2019–2020).




344        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 346
        Analisa & Pembahasan Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                  Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




Struktur Organisasi, Kedudukan Internal                               Organizational Structure, Position of Internal
Audit Dalam Struktur Organisasi dan                                   Audit within the Organizational Structure, and
Komposisi Personel Internal Audit                                     Composition of Internal Audit Personnel

Berikut adalah Struktur Organisasi Internal Audit:                    The following is the Organizational Structure of the
                                                                      Internal Audit Function:


                                                  Board of Commissioners




                                                     President Director




                                                         Head of IAU




            Executive Officer               Executive Officer                Executive Officer               Executive Officer
              Credit Audit                  Operation Audit                    IT Audit                    Supervisory &
                                                                                                             Anti Fraud



Internal Audit merupakan organ kerja independen yang                  Internal Audit is an independent working unit that
berada dan bertanggung jawab secara langsung kepada                   is positioned under and reports directly to the
Direktur Utama yang didukung penuh oleh Dewan                         President Director, with full support from the Board of
Komisaris serta jajaran Manajemen Bank. Internal Audit                Commissioners and the Bank’s Management. In carrying
juga dibantu oleh Executive Officer dalam pelaksanaan                 out its duties, Internal Audit is also supported by
tugasnya.                                                             Executive Officers.




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   345
Page 347
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Komposisi personil Internal Audit Bank Artha Graha                                           The composition of Internal Audit personnel of Bank
      Internasional per 31 Desember 2025 adalah sebagai                                            Artha Graha Internasional as of December 31, 2025 is
      berikut:                                                                                     as follows:
                                                                       Jabatan                                                                Jumlah Personil
                                                                       Position                                                             Number of Personnel

        Kepala Internal Audit
                                                                                                                                                         1
        Head of Internal Audit
        Executive Officer (Kredit, Operasi, Teknologi dan Supervisory & Anti Fraud)
                                                                                                                                                         4
        Executive Officer (Credit, Operations, Technology and Supervisory & Anti Fraud)
        Staf Auditor Kredit
                                                                                                                                                         4
        Credit Auditor Staff
        Staf Auditor Operasi
                                                                                                                                                         6
        Operations Auditor Staff
        Staf Auditor Teknologi
                                                                                                                                                         4
        Technology Auditor Staff
        Staf Supervisory
                                                                                                                                                         2
        Supervisory Staff
        Staf Anti Fraud
                                                                                                                                                         1
        Anti-Fraud Staff
        Jumlah
                                                                                                                                                     22
        Total


      Independensi Internal Audit                                                                  Independence of Internal Audit

      Seluruh aktivitas audit yang dilakukan oleh Internal Audit                                   All audit activities carried out by the Internal Audit of
      Bank Artha Graha Internasional selalu berlandaskan pada                                      Bank Artha Graha Internasional are consistently based
      prinsip independensi, tanpa ada unsur intervensi dari                                        on the principle of independence, free from any form
      pihak mana pun yang mampu mempengaruhi kinerjanya.                                           of intervention by any party that could influence its
                                                                                                   performance.


      Metode Audit                                                                                 Audit Methodology

      Dalam              melaksanakan              audit,     metode        audit          yang    In conducting audits, the Internal Audit of Bank
      digunakan Internal Audit Bank Artha Graha Internasional                                      Artha      Graha    Internasional       applies   a       risk-based
      adalah metode risk based audit dengan menerapkan                                             audit methodology, with audit activities focused on
      fokus audit pada kegiatan dan transaksi yang memiliki                                        operations and transactions that carry higher levels
      risiko tinggi.                                                                               of risk.


      Tugas dan Tanggung Jawab                                                                     Duties and Responsibilities

      Internal Audit Bank memiliki tugas dan tanggung jawab                                        The Bank’s Internal Audit has the following duties and
      sebagai berikut:                                                                             responsibilities:
      1.     Membantu                      tugas   Direktur   Utama         dan        Dewan       1.   Assisting the President Director and the Board of
             Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara                                           Commissioners in carrying out oversight functions
             menjabarkan secara operasional baik perencanaan,                                           by operationalizing audit planning, implementation,
             pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit;                                                 and monitoring of audit results;




346        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 348
           Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,                           2. Conducting analyses and assessments in the
     akuntansi, operasional, dan kegiatan lain melalui                                areas of finance, accounting, operations, and other
     audit;                                                                           activities through audit engagements;
3. Mengidentifikasi                segala       kemungkinan        untuk        3. Identifying opportunities to improve and enhance
     memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan                                the efficiency of the use of resources and funds;
     sumber daya dan dana;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang                                4. Providing recommendations for improvement and
     objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua                              objective information on the activities audited to all
     tingkatan manajemen; dan                                                         levels of Management; and
5. Internal Audit harus memiliki tanggung jawab                                 5. Internal Audit is also responsible for upholding
     terhadap profesi dengan selalu menerapkan prinsip                                professional standards by consistently applying
     kerja yang cermat, seksama, dan tegas untuk                                      prudent, diligent, and firm working principles in
     melayani organisasi Bank Artha Graha Internasional                               serving the organization of Bank Artha Graha
     dengan cara yang konsisten dengan berbagai norma                                 Internasional, in a manner that is aligned with internal
     audit intern dan Kode Etik.                                                      audit standards and the Code of Conduct.


Pelaksanaan Tugas Tahun 2025                                                    Implementation of Duties in 2025

Pelaksanaan kegiatan audit Internal Audit Bank diterapkan                       In 2025, Internal Audit activities of the Bank were
secara berkala pada Kantor Cabang dan Kantor Pusat                              carried out on a periodic basis at Branch Offices and
Non Operasional (KPNO). Adapun target pemeriksaan                               the Non-Operational Head Office. The audit plan for
untuk tahun 2025 adalah sejumlah 100 pemeriksaan                                2025 targeted a total of 100 audit engagements, with
dengan capaian adalah sebanyak 99 pemeriksaan (99%).                            actual realization reaching 99 audits (99%).


Di tahun 2025, fokus kerja yang ingin dicapai Internal                          In 2025, the key areas of focus of Internal Audit were as
Audit adalah:                                                                   follows:
1.   Melaksanakan audit terhadap Kantor Cabang dan                              1.    Conduct audits of Branch Offices and Non-
     Kantor Pusat Non Operasional (KPNO) sesuai dengan                                Operational Head Office units (KPNO) in accordance
     rencana audit dengan fokus pemeriksaan pada                                      with the audit plan, with a focus on high-risk findings
     temuan berisiko tinggi dan temuan berulang;                                      and recurring findings;
2. Meningkatkan                 standardisasi            dan    kualitas        2. Enhance the standardization and quality of audit
     pemeriksaan; dan                                                                 examinations; and
3. Meningkatkan              kompetensi          dan     profesionalisme        3. Improve the competence and professionalism of
     auditor.                                                                         auditors.
Pelaksanaan rapat Satuan Kerja Audit Intern dengan                              The meetings of the Internal Audit Unit with the Board
Direksi,      Dewan       Komisaris,          dan/atau    Komite   Audit        of Directors, Board of Commissioners, and/or the Audit
dilaksanakan secara rutin dan berkala, seiring dengan                           Committee are conducted regularly in line with the
agenda Rapat Komite Audit. Dalam forum tersebut,                                Audit Committee meeting agenda. In these forums, the
disampaikan hasil pemantauan dan analisis atas temuan                           results of monitoring and analysis of audit findings are
audit, termasuk perkembangan tindak lanjut perbaikan,                           presented, including the progress of corrective follow-
guna memastikan efektivitas pengawasan terhadap                                 up actions, to ensure the effectiveness of supervisory
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil audit                         oversight over the implementation by the Board of
atau pemeriksaan serta rekomendasi yang diberikan                               Directors of audit or examination results, as well as
oleh Satuan Kerja Audit Intern.                                                 recommendations provided by the Internal Audit Unit.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   347
Page 349
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                       Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                       Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengembangan Kompetensi                                                                        Competency Development

      Selama tahun 2025, Internal Audit telah mengikuti                                              Throughout 2025, the Internal Audit function participated
      program pengembangan kompetensi sebagai berikut:                                               in the following competency development programs:
                                                Pelatihan                                                 Pihak Penyelenggara                  Waktu Pelaksanaan
          No.
                                                 Training                                                      Organizer                      Implementation Date

            1         Training Project Integrasi LOS X BAG (Akulaku)                               Tim Fincloud & Tim Akulaku              17 Februari 2025
                      LOS X BAG Integration Project Training (Akulaku)                             Fincloud Team & Akulaku Team            February 17, 2025

            2         Refreshment Setup Product (Tabungan, Deposito,                               Fortress Data Services                  22 Maret 2025
                      dan Loan) - Upgrade T24 R23                                                                                          March 22, 2025
                      Product Setup Refreshment (Savings, Deposits, and
                      Loans) – T24 R23 Upgrade

            3         Refreshment & Resertifikasi CAFM                                             AAFM                                    21 April 2025
                      CAFM Refreshment & Recertification                                                                                   April 21, 2025

            4         Refreshment SMR (Batch 2) Risk Management                                    Risiko Manajemen Gagasan                16 April 2025
                      Certification (SMR) Refreshment – Batch 2                                    (RMG)                                   April 16, 2025

            5         Strengthening Talent for Artha Graha's Rise                                  Red Avenue (Sofyan Hadi) & LPPI         30 Mei 2025
                                                                                                   (Christian Adrian)                      May 30, 2025

            6         Motivation for Talent : Decode & Connect - BAGI Self                         Red Avenue (Sofyan Hadi &               21 Juni 2025
                      Awareness Challenge                                                          Ardian Rangga)                          June 21, 2025

            7         Climate Risk Management & Scenario Analysis                                  Yensen Aliamin & Tim Resilience         5 Juli 2025
                      (CRMS)                                                                       Development Initiative (RDI)            July 5, 2025

            8         Motivation for Talent : Motivational & People                                Syarel Titaley                          20 September 2025
                      Development                                                                                                          September 20, 2025

            9         Refreshment Sertifikasi Audit Level Manager (Jenjang                         Refreshment Sertifikasi Audit           23 September 2025
                      7)                                                                           Level Manager (Jenjang 7)               September 23, 2025
                      Audit Certification Refreshment – Manager Level                              Audit Certification Refreshment
                      (Level 7)                                                                    – Manager Level (Level 7)

           10         Resertifikasi Audit Level Manager (Jenjang 7)                                LSPP                                    25 September 2025
                      Audit Manager Level Recertification (Level 7)                                                                        September 25, 2025

            11        Remittance Swift Iso 2022                                                    PT Trengginas Daya Insani               15 November 2025
                                                                                                                                           November 15, 2025




      AKUNTAN PUBLIK
      PUBLIC ACCOUNTANT
      Pada tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                                                In 2025, Bank Artha Graha Internasional once again
      kembali melakukan pemilihan dan penunjukan Kantor                                              conducted the selection and appointment of a Public
      Akuntan Publik untuk melaksanakan audit terhadap                                               Accounting Firm to audit the Bank’s Financial Statements
      Laporan Keuangan Tahun Buku 2025. Hal tersebut                                                 for the fiscal year 2025. This was carried out in order
      dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan                                            to comply with Financial Services Authority Regulation
      Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK.03/2019 tentang                                             No. 37/POJK.03/2019 concerning Transparency and
      Transparansi dan Publikasi Laporan Bank. Auditor                                               Publication of Bank Reports. The appointed External




348        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 350
           Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




Eksternal yang ditunjuk diwajibkan mampu memberikan                         Auditor is required to provide accountable, independent,
informasi dan data yang akuntabel, independen, dan                          and fair information and data, particularly with respect
wajar, khususnya atas aspek keuangan, operasional, dan                      to financial, operational, and regulatory compliance
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.                                  aspects.


Audit Eksternal dilakukan oleh pihak independen yang                        The external audit is conducted by an independent party
telah memenuhi persyaratan untuk memastikan bahwa                           that meets the applicable requirements to ensure that
pencatatan         akuntansi          Bank    diwajibkan   melakukan        the Bank’s accounting records are properly maintained.
pelaporan profil Risiko Bank. Laporan profil risiko                         The Bank is also required to prepare and report its Risk
tersebut mencakup penilaian terhadap Risiko Inheren                         Profile, which includes an assessment of Inherent Risk
dan penilaian terhadap Kualitas Penerapan Manajemen                         and an evaluation of the Quality of the Implementation
Risiko Bank, yang disusun sesuai dengan ketentuan                           of Risk Management. Such reports are prepared in
Pernyataan Standar Akuntansi dan Keuangan (PSAK) dan                        accordance with the applicable Indonesian Financial
laporan yang disiapkan menyajikan posisi keuangan dan                       Accounting Standards (PSAK) and are intended to fairly
hasil usaha secara wajar serta operasional usaha yang                       present the Bank’s financial position and operating
dijalankan Bank tidak menyalahi ketentuan Regulasi yang                     results, as well as to ensure that the Bank’s business
berlaku.                                                                    operations comply with prevailing regulations.


Penunjukan Kantor Akuntan Publik Bank Artha Graha                           The appointment of the Public Accounting Firm for Bank Artha
Internasional tahun buku 2025 ditetapkan melalui                            Graha Internasional for the fiscal year 2025 was approved
RUPS Tahunan berdasarkan rekomendasi dari Dewan                             at the Annual General Meeting of Shareholders, based on
Komisaris dan Komite Audit sesuai Peraturan Otoritas                        the recommendation of the Board of Commissioners and
Jasa Keuangan No. 09/POJK.09/2023 yang ditunjuk                             the Audit Committee, in accordance with Financial Services
untuk mengaudit Laporan Keuangan Bank.                                      Authority Regulation No. 09/POJK.09/2023, to audit the Bank’s
                                                                            Financial Statements.


Penunjukan Akuntan Publik                                                   Appointment of Public Accountant

Melalui RUPS Tahunan pada tanggal 26 Juni 2025,                             Through the Annual General Meeting of Shareholders
Perusahaan memperoleh persetujuan pemegang saham                            held on June 26, 2025, the Company obtained
atas penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Kanaka                        shareholder approval for the reappointment of Public
Puradiredja, Suhartono untuk melaksanakan audit atas                        Accounting Firm Kanaka Puradiredja, Suhartono to
buku-buku Perseroan Tahun Buku yang berakhir pada                           conduct the audit of the Company’s books for the fiscal
tanggal 31 Desember 2025, serta menetapkan jumlah                           year ended December 31, 2025, as well as to determine
honorarium dan persyaratan lain sehubungan dengan                           the audit fee and other terms and conditions related
penunjukan AP dan KAP tersebut dengan memperhatikan                         to the appointment of the Public Accountant and
rekomendasi dari Komite Audit.                                              the Public Accounting Firm, taking into account the
                                                                            recommendation of the Audit Committee.


Penunjukan tersebut dilakukan secara independen yang                        The appointment was carried out independently and
tidak memiliki benturan kepentingan dengan Bank, untuk                      free from any conflict of interest with the Bank, for the
mengaudit Laporan Keuangan Bank, dan telah sesuai                           purpose of auditing the Bank’s Financial Statements,
dengan standar profesional, perjanjian kerja, dan ruang                     and was in compliance with professional standards, the
lingkup audit.                                                              engagement agreement, and the agreed audit scope.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   349
Page 351
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Adapun kronologis penunjukan Kantor Akuntan Publik                                           The following sets out the chronology of the appointment
      dan Akuntan Publik dalam 5 (lima) tahun terakhir adalah                                      of the Public Accounting Firm and the Public Accountant
      sebagai berikut:                                                                             in the last 5 (five) years:
                                                                       Nama Akuntan (Partner
          Tahun                    Kantor Akuntan Publik                Penanggung Jawab)                                          Izin KAP
           Year                    Public Accounting Firm           Name of Accountant (Partner in                      Public Accounting Firm License
                                                                              Charge)

                             KAP Kanaka Puradiredja,               Florus Daeli, S.E., Ak., MM., CA.,            STTD.KAP-00034/PM.22/2017 tanggal 18
                             Suhartono                             CPA., CRA., CLI., CFI., CACP., ASEAN          Oktober 2017
           2025
                                                                   CPA                                           STTD.KAP-00034/PM.22/2017 dated October
                                                                                                                 18, 2017

                             KAP Kanaka Puradiredja,               Ahmad Nadhif Thoyyibin, S.E., Ak.,            STTD.KAP-00034/PM.22/2017 tanggal 18
                             Suhartono                             S.H., M.Ak., CA., CPA., ASEAN CPA             Oktober 2017
           2024
                                                                                                                 STTD.KAP-00034/PM.22/2017 dated October
                                                                                                                 18, 2017

                             KAP Kanaka Puradiredja,               Harris Siregar, SE.,Ak., CA., CPA,            STTD.KAP-00034/PM.22/2017 tanggal 18
                             Suhartono                             ASEAN CPA., BKP                               Oktober 2017
           2023
                                                                                                                 STTD.KAP-00034/PM.22/2017 dated October
                                                                                                                 18, 2017

                             KAP Kanaka Puradiredja,               Harris Siregar, SE.,Ak., CA., CPA,            STTD.KAP-00034/PM.22/2017 tanggal 18
                             Suhartono                             ASEAN CPA., BKP                               Oktober 2017
           2022
                                                                                                                 STTD.KAP-00034/PM.22/2017 dated October
                                                                                                                 18, 2017

                             KAP Kanaka Puradiredja,               Harris Siregar, SE.,Ak., CA., CPA,            STTD.KAP-00034/PM.22/2017 tanggal 18
                             Suhartono                             ASEAN CPA., BKP                               Oktober 2017
            2021
                                                                                                                 STTD.KAP-00034/PM.22/2017 dated October
                                                                                                                 18, 2017


      Jasa Lain dan Biaya Yang Diberikan Kantor                                                    Other Services and Fees Provided by the
      Akuntan Publik dan Akuntan Publik                                                            Public Accounting Firm and the Public
                                                                                                   Accountant

      Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik tidak                                               The Public Accounting Firm and the Public Accountant
      memberikan jasa lain selain audit laporan keuangan                                           did not provide any services other than the audit of the
      tahunan pada tahun buku berakhir.                                                            annual financial statements for the fiscal year ended.


      Koordinasi Auditor Eksternal dan Komite                                                      Coordination between the External Auditor
      Audit                                                                                        and the Audit Committee

      Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen Bank                                             The appointment of the independent Public Accounting
      Artha Graha Internasional telah sesuai dengan prosedur                                       Firm of Bank Artha Graha Internasional was carried out in
      yang diatur oleh regulator yang disahkan dalam                                               accordance with procedures stipulated by the regulator
      RUPS Tahunan berdasarkan rekomendasi dari Komite                                             and was approved at the Annual General Meeting of
      Audit. Komite Audit senantiasa memberikan saran,                                             Shareholders based on the recommendation of the
      rekomendasi, dan pendapat yang bersifat independen                                           Audit Committee. The Audit Committee consistently
      terkait permasalahan yang dihadapi. Selain itu, hasil                                        provides independent advice, recommendations, and




350        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 352
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




pendampingan dan pengawasan secara intensif yang                              opinions on matters encountered. In addition, the results
dilakukan akan dilaporkan kepada Direksi Bank.                                of the intensive assistance and oversight conducted are
                                                                              reported to the Bank’s Board of Directors.




FUNGSI KEPATUHAN
COMPLIANCE FUNCTION
Bank telah membentuk Satuan Kerja Kepatuhan atau                              The Bank has established a Compliance Work Unit
Divisi Kepatuhan sebagai unit yang bersifat independen                        or Compliance Division as an independent unit that
dan berfungsi untuk mendukung pelaksanaan tugas                               functions to support the implementation of the duties
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Unit ini                          of the Director in charge of the Compliance Function.
bertanggung jawab langsung kepada Direktur dimaksud                           This unit reports directly to the relevant Director and
dan dipimpin oleh Kepala Divisi Kepatuhan yang telah                          is led by a Head of Compliance Division who meets
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam                                 the requirements as stipulated in Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017                          Authority Regulation No. 46/POJK.03/2017 dated July 12,
tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi                               2017 concerning the Implementation of the Compliance
Kepatuhan Bank Umum.                                                          Function of Commercial Banks.


Dalam   menjalankan             tugasnya,         Direktur   Kepatuhan        In carrying out its duties, the Compliance Director
bersama Divisi Kepatuhan wajib menjunjung tinggi                              together with the Compliance Division is required to
prinsip independensi dalam memberikan pendapat,                               uphold the principle of independence in providing
serta tidak berpihak pada kepentingan pihak mana pun                          opinions and must not be influenced by the interests
di luar kepentingan Bank. Selain itu, seluruh pejabat dan                     of any party other than the interests of the Bank. In
staf pada Satuan Kerja Kepatuhan wajib memelihara                             addition, all officers and staff within the Compliance
integritas, menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh,                     Work Unit are required to maintain integrity, safeguard
dan dilarang memanfaatkannya untuk kepentingan                                the confidentiality of information obtained, and are
pribadi atau kelompok.                                                        prohibited from using such information for personal or
                                                                              group interests.


Untuk memastikan objektivitas pelaksanaan fungsi                              To ensure objectivity in the implementation of the
kepatuhan,     pejabat         dan         staf   pada   Satuan   Kerja       compliance function, officers and staff of the Compliance
Kepatuhan tidak diperkenankan menduduki posisi yang                           Work Unit are not permitted to hold positions that may
menimbulkan conflict of interest. Batasan (limit) terkait                     give rise to conflicts of interest. The limits related to
hal tersebut ditetapkan secara jelas dan disetujui oleh                       such matters are clearly stipulated and approved by the
Komite Manajemen Risiko.                                                      Risk Management Committee.


Dasar Hukum                                                                   Legal Basis

Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Fungsi Kepatuhan                         The implementation of the duties and responsibilities of
Bank Artha Graha Internasional dilaksanakan sesuai                            the Compliance Function of Bank Artha Graha Internasional
dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                         is carried out in accordance with Financial Services
46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan                          Authority Regulation No. 46/POJK.03/2017 concerning the
Bank Umum.                                                                    Implementation of the Compliance Function of Commercial
                                                                              Banks.



                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   351
Page 353
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report         Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Fungsi                                                         Compliance Function Guidelines
      Kepatuhan

      Pedoman terkait tata kerja fungsi Kepatuhan Bank                                             The operational guidelines for the Bank’s Compliance
      tertuang                 dalam       Pedoman        Tata    Kerja          Direktorat        Function are stipulated in the Compliance Directorate
      Compliance No. 10100.05.0 tanggal 28 Februari 2023                                           Work Guidelines No. 10100.05.0 dated February 28, 2023,
      tentang Pedoman Tata Kerja Sub Direktorat Compliance                                         concerning the Work Guidelines of the Compliance and
      dan APU PPT.                                                                                 APU PPT Sub-Directorate.


      Profil Kepala Satuan Kerja Kepatuhan                                                         Profile of the Head of the Compliance Work
                                                                                                   Unit
        Nama                                          Edriwan Meidikara
        Name

        Jabatan                                       Deputy Director Compliance
        Position                                      Deputy Director of Compliance
        Dasar Hukum Penunjukan                        No. SK-MT/HC/0546/X/2025 tanggal 9 Oktober 2025
        Legal Basis of Appointment                    No. SK-MT/HC/0546/X/2025 dated October 9, 2025
        Usia                                          46 tahun
        Age                                           46 years old

        Kewarganegaraan dan Domisili                  Warga Negara Indonesia, Jakarta
        Nationality and Domicile                      Indonesian citizen, Jakarta

        Riwayat Pendidikan                            •     Sarjana Manajemen di STIE Perbanas Jakarta (2003); dan
        Education                                     •     Magister Manajemen di ABFI Perbanas Jakarta (2013).
                                                      •     Bachelor’s Degree in Management from STIE Perbanas Jakarta (2003); and
                                                      •     Master’s Degree in Management from ABFI Perbanas Jakarta (2013).
        Riwayat Pekerjaan                             •     Kepala Seksi Kredit Konsumer & UMKM (2013);
        Work Experience                               •     Staf Wilayah 9 (2014);
                                                      •     Senior Credit Procedure (2017);
                                                      •     Executive Officer Sistem Prosedur Kredit & SDM (2019);
                                                      •     Executive Officer Sistem Prosedur (2020);
                                                      •     Executive Officer Sistem Prosedur Operation, SDM, Kredit & Treasury (2021);
                                                      •     Executive Officer Service & Quality (2022); dan
                                                      •     Deputy Director Operation 1 (2023).
                                                      •     Head of Consumer & MSME Credit Section (2013);
                                                      •     Regional Staff–Region 9 (2014);
                                                      •     Senior Credit Procedure (2017);
                                                      •     Executive Officer of Credit Procedures & Human Resources Systems (2019);
                                                      •     Executive Officer of Systems & Procedures (2020);
                                                      •     Executive Officer of Operations, Human Resources, Credit & Treasury Systems &
                                                            Procedures (2021);
                                                      •     Executive Officer of Service & Quality (2022); and
                                                      •     Deputy Director of Operation 1 (2023).


      Strategi Fungsi Kepatuhan                                                                    Compliance Function Strategy

      1.     Meningkatkan                  prinsip   kehati-hatian             (prudential         1.   Enhancing the application of prudential principles
             principles) dan prinsip kepatuhan (compliance                                              and compliance principles in the development of
             principles) dalam pengembangan kegiatan usaha                                              business activities and operations through digital
             dan operasional melalui layanan perbankan digital                                          banking services and other services, in a proper and
             (digital banking) dan layanan lainnya dengan baik dan                                      correct manner and in accordance with applicable
             benar sesuai ketentuan berlaku;                                                            regulations;



352        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 354
          Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




2. Mematuhi           seluruh         peraturan     perbankan     yang        2. Complying with all prevailing banking regulations
     berlaku, dalam meminimalkan risiko kepatuhan yang                              in order to minimize compliance risk related to the
     berkaitan dengan kegiatan usaha dan operasional                                Bank’s business activities and operations, particularly
     Bank khususnya layanan perbankan digital (digital                              digital banking services; and
     banking); dan
3. Kepatuhan merupakan tanggung jawab seluruh                                 3. Compliance is the responsibility of all employees
     karyawan unit kerja pada Bank, sehingga setiap                                 across all work units within the Bank. Accordingly,
     jenjang tingkatan organisasi pada seluruh kegiatan                             each level of the organizational structure involved
     usaha Bank memiliki tanggung jawab masing-                                     in the Bank’s business activities bears responsibility
     masing terhadap terciptanya budaya kepatuhan                                   for fostering a compliance culture. In this regard,
     (compliance         culture),           sedangkan   Satuan   Kerja             the Compliance Work Unit, as a supporting unit
     Kepatuhan sebagai supporting unit dan strategic                                and strategic business partner, carries out the
     business partner melaksanakan fungsi kepatuhan                                 Bank’s compliance function by supporting and
     Bank dalam mendukung budaya kepatuhan untuk                                    strengthening the compliance culture and effectively
     mengelola risiko kepatuhan dengan baik dengan                                  managing compliance risk, including through ongoing
     melakukan reminder kembali.                                                    reminders.


Tugas dan Tanggung Jawab                                                      Duties and Responsibilities

Fungsi Kepatuhan Bank memiliki tugas dan tanggung                             The Bank’s Compliance Function has the following duties
jawab sebagai berikut:                                                        and responsibilities:
1.   Merumuskan strategi dalam mendorong terciptanya                          1.    Formulating strategies to promote the establishment
     budaya kepatuhan, dengan melakukan langkah-                                    of a compliance culture by taking measures to
     langkah     untuk        mendukung           terciptanya   budaya              support compliance across all of the Bank’s business
     kepatuhan pada seluruh aktivitas usaha bank pada                               activities at every organizational level;
     setiap jenjang organisasi;
2. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,                             2. Ensuring that all policies, regulations, systems,
     sistem dan prosedur serta kegiatan usaha bank sesuai                           procedures, and business activities of the Bank
     ketentuan Otoritas atau regulator serta perundang-                             comply with the provisions of the relevant authorities
     undangan yang berlaku, dengan melakukan penilaian                              or regulators and applicable laws and regulations,
     dan evaluasi efektivitas, kecukupan dan kesesuaian                             through     assessments          and      evaluations           of       the
     kebijakan ketentuan, sistem dan prosedur yang                                  effectiveness, adequacy, and alignment of the Bank’s
     dimiliki Bank;                                                                 policies, regulations, systems, and procedures;
3. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan atau                          3. Taking preventive measures to ensure that policies
     keputusan yang diambil Direksi tidak menyimpang                                or decisions made by the Board of Directors do not
     dari ketentuan berlaku, dengan melakukan review                                deviate from applicable regulations, including by
     atau kajian kepatuhan terhadap aktivitas/produk                                conducting compliance reviews or assessments of
     yang akan diterbitkan;                                                         activities and/or products to be launched;
4. Melakukan analisis secara rutin dan memberi                                4. Conducting regular analyses and providing input
     masukan terhadap regulasi baru yang berdampak                                  to management on new regulations that have a
     signifikan terhadap Bank Artha Graha Internasional                             significant impact on Bank Artha Graha Internasional,
     kepada manajemen dan tindak lanjutnya;                                         as well as monitoring the follow-up actions;
5. Memastikan terkait kesiapan atas pengembangan,                             5. Ensuring readiness related to the development,
     perubahan status dan penutupan jaringan kantor;                                change of status, and closure of branch office
                                                                                    networks;




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   353
Page 355
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                       Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                       Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      6. Memantau terhadap pemenuhan rasio kepatuhan                                               6. Monitoring the fulfillment of compliance ratios in
             dalam rangka prinsip kehati-hatian Bank;                                                   support of the Bank’s prudential principles;
      7. Melakukan                         pengawasan     kegiatan         penyelesaian            7. Supervising the handling and resolution of customer
             pengaduan Nasabah;                                                                         complaints;
      8. Melakukan                         monitoring    dan   reminder           terhadap         8. Monitoring and issuing reminders regarding the
             penyampaian seluruh kepatuhan pelaporan kepada                                             timely submission of all compliance reports to Bank
             Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan yang                                            Indonesia or the Financial Services Authority (OJK)
             dilaksanakan oleh unit kerja terkait, sesuai dengan                                        by the relevant work units, in accordance with the
             waktu yang ditetapkan; dan                                                                 stipulated deadlines; and
      9. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen                                               9. Ensuring the Bank’s compliance with commitments
             yang telah disepakati oleh Bank dengan Otoritas                                            agreed upon between the Bank and the relevant
             pengawasan yang berwenang.                                                                 supervisory authorities.


      Pelaksanaan Program Kerja Fungsi Kepatuhan                                                   Implementation of the Compliance Function Work
                                                                                                   Program

      1.     Pemantauan terhadap pencapaian RBB sebagai                                            1.   Monitoring the achievement of the RBB as a
             wujud terlaksananya komitmen pencapaian sesuai                                             manifestation of the Bank’s commitment to achieving
             dengan strategi yang ditetapkan dalam RBB.                                                 the targets set out in the RBB strategy.
      2. Penyusunan                         kebijakan,   ketentuan,        sistem,           dan   2. Ensuring that the preparation of internal policies,
             prosedur internal serta kegiatan usaha yang dilakukan                                      regulations, systems, procedures, and business
             oleh bank telah sesuai dengan ketentuan Bank                                               activities carried out by the Bank complies with the
             Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan                                            provisions of Bank Indonesia, the Financial Services
             perundang-undangan yang berlaku.                                                           Authority (OJK), and applicable laws and regulations.
      3. Mengelola risiko kepatuhan dalam pelaksanaan                                              3. Managing compliance risk in the implementation
             praktek tata kelola bank yang sehat dalam memantau                                         of sound bank governance practices by monitoring
             pelaksanaan perkreditan maupun operasional untuk                                           credit   and     operational       activities     to     minimize
             menekan risiko kerugian yang terjadi akibat adanya                                         potential losses arising from practices that do not
             pelaksanaan yang tidak sesuai prosedur berlaku.                                            comply with established procedures.
      4. Pemantauan terhadap pemenuhan komitmen Bank                                               4. Monitoring the fulfillment of the Bank’s commitments
             kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia                                              to the Financial Services Authority (OJK), Bank
             maupun Otoritas lain yang berwenang.                                                       Indonesia, and other relevant regulatory authorities.
      5. Memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan                                              5. Providing awareness and understanding to all
             atas pelaksanaan program APU-PPT dalam mengenal                                            employees regarding the implementation of the
             profil nasabah (know your customer) untuk mencegah                                         APU–PPT       program,        particularly   in    recognizing
             penyalahgunaan atas pembukaan rekening untuk                                               customer profiles (Know Your Customer/KYC), in
             tindakan penipuan oleh nasabah.                                                            order to prevent misuse of account openings for
                                                                                                        fraudulent activities by customers.




354        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 356
         Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




PROGRAM APU, PPT & PPPSPM
AML, CTF & PF-WMD PROGRAM
Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan                   The implementation of the Anti-Money Laundering (AML),
Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan                       Counter-Terrorism Financing (CTF), and Prevention of
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM) merupakan                     Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Bank dalam setiap                  (PF-WMD) programs is a mandatory obligation that must
hubungan usaha dengan calon nasabah maupun pengguna                       be carried out by the Bank in every business relationship
jasa.                                                                     with prospective customers and service users.


Secara operasional, penerapan Program APU, PPT, dan                       Operationally, the implementation of the AML, CFT, and PF-
PPSPM di Bank telah diatur secara komprehensif melalui                    WMD programs at the Bank is comprehensively regulated
Kebijakan, Standar Prosedur, serta Petunjuk Teknis APU,                   through Policies, Standard Operating Procedures, and
PPT, dan PPSPM yang menjadi pedoman bagi seluruh unit                     Technical Guidelines on AML, CFT, and PF-WMD, which serve
kerja terkait.                                                            as guidance for all relevant work units.


Tujuan utama penerapan program ini adalah untuk mencegah                  The primary objective of implementing these programs is
serta melindungi Bank dari potensi penyalahgunaan sebagai                 to prevent and protect the Bank from potential misuse as a
sarana tindak pidana pencucian uang dan pendanaan                         means for money laundering and terrorism financing crimes,
terorisme, termasuk pendanaan proliferasi senjata pemusnah                including the financing of the proliferation of weapons of mass
massal, baik secara langsung maupun tidak langsung oleh                   destruction, whether directly or indirectly, by parties involved
pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan kejahatan tersebut.              in such criminal activities.


Dasar Hukum                                                               Legal Basis

Pembentukan unit kerja APU PPT Bank dilakukan dengan                      The establishment of the AML and CFT work unit of
berpedoman kepada:                                                        the Bank is carried out with reference to the following
                                                                          regulations:
1.   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/                          1.    Financial Services Authority Circular Letter No. 32/
     SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Program Anti                               SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
     Pencucian       Uang         dan       Pencegahan   Pendanaan              Anti-Money     Laundering           and      Counter-Terrorism
     Terorisme di Sektor Perbankan; dan                                         Financing Programs in the Banking Sector; and
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8 Tahun 2023                      2. Financial Services Authority Regulation No. 8 of 2023
     tanggal 14 Juni 2023 tentang Penerapan Program Anti                        dated June 14, 2023 concerning the Implementation
     Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,                            of     Anti-Money      Laundering,           Counter-Terrorism
     dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata                               Financing, and Prevention of Proliferation Financing
     Pemusnah Massal Di Sektor Jasa Keuangan.                                   of Weapons of Mass Destruction Programs in the
                                                                                Financial Services Sector.


Pedoman APU, PPT & PPPSPM                                                 AML, CTF & PF-WMD Guidelines

Penyusunan pedoman APU, PPT & PPPSPM tertuang dalam                       The formulation of the AML, CTF, and PF-WMD guidelines is
Surat Edaran Operasi No. 138.10.2 tanggal 23 Desember                     stipulated in Operations Circular Letter No. 138.10.2 dated
2024 tentang Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan                    December 23, 2024 concerning Anti-Money Laundering,
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata                   Counter-Terrorism Financing, and the Prevention of
Pemusnah Massal (APU, PPT & PPPSPM).                                      Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
                                                                          (AML, CTF & PF-WMD).




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   355
Page 357
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Penerapan APU, PPT & PPPSPM                                                                  Implementation of AML, CTF & PF-WMD

      Pelaksanaan APU, PPT & PPPSPM Bank Artha Graha                                               The implementation of AML, CTF & PF-WMD at Bank
      Internasional mengacu pada 5 (lima) pilar yaitu:                                             Artha Graha Internasional refers to the following 5 (five)
                                                                                                   pillars:
      1.     Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi                                          1.   Active Oversight by the Board of Commissioners and the
                                                                                                        Board of Directors
             Fungsi pelaksanaan, pengawasan, serta penerapan                                            The implementation, supervision, and application of AML,
             APU, PPT & PPPSPM telah dilakukan oleh pengurus                                            CTF & PF-WMD have been carried out by the governing
             dengan memberikan rekomendasi terhadap Laporan                                             bodies through the provision of recommendations on the
             Triwulan yang disampaikan oleh Unit Kerja APU PPT.                                         Quarterly Reports submitted by the AML–CTF Work Unit.
      2. Kebijakan dan Prosedur                                                                    2. Policies and Procedures
             Penerapan program APU, PPT & PPPSPM tertuang                                               The implementation of the AML, CTF & PF-WMD program is
             dalam Surat Edaran Operasi No.                          138.10.2 tanggal                   stipulated in Operations Circular Letter No. 138.10.2 dated
             23 Desember 2024 tentang Anti Pencucian Uang,                                              December 23, 2024 concerning Anti-Money Laundering,
             Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan                                             Counter-Terrorism Financing, and the Prevention of
             Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU,                                        Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
             PPT & PPPSPM) yang pelaksanaannya terus dilaksanakan                                       (AML, CTF & PF-WMD). The implementation of this program
             secara bertahap, konsisten, serta berkesinambungan:                                        is carried out gradually, consistently, and on a continuous
                                                                                                        basis, including:
             a. Penomoran Customer Identification File (CIF)                                            a. Customer Identification File (CIF) numbering with
                     nasabah dengan menganut single CIF;                                                      single CIF;
             b. Kelengkapan data nasabah baru pada system                                               b. Completeness of new customer data in the
                     core banking dan pembaruan data nasabah;                                                 core banking system and periodic updating of
                                                                                                              customer data;
             c. Pengawasan dan monitoring terhadap transaksi                                            c. Supervision and monitoring of customer financial
                     keuangan nasabah untuk mendeteksi transaksi                                              transactions      to    detect   suspicious      financial
                     keuangan mencurigakan; dan                                                               transactions; and
             d. Pengawasan dan monitoring nasabah berisiko                                              d. Supervision and monitoring of high-risk customers.
                     tinggi (high risk customer).
      3. Pengendalian Internal                                                                     3. Internal Control
             Pemeriksaan rutin dilaksanakan oleh Internal Audit guna                                    Routine examinations are conducted by Internal Audit to
             melihat efektivitas pelaksanaan program APU PPT pada                                       assess the effectiveness of the implementation of the AML
             kantor cabang dan kantor pusat. Hasil pemeriksaan                                          and CTF program at branch offices and the Head Office.
             disampaikan dalam bentuk Laporan Hasil Pemeriksaan,                                        The results of such examinations are presented in Audit
             dimana setiap temuan akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja                                  Reports, with each finding to be followed up by the AML–
             APU PPT, unit kerja terkait di Kantor Pusat dan kantor                                     CTF Work Unit, relevant work units at the Head Office, and
             cabang terkait.                                                                            the relevant branch offices.
      4. Sistem Informasi Manajemen                                                                4. Management Information System
             Bank           senantiasa     mengembangkan            sistem          informasi           The Bank continuously develops information systems
             yang dapat mengidentifikasi, menganalisis, memantau,                                       capable of identifying, analyzing, monitoring, and providing
             dan menyediakan laporan secara efektif dan efisien.                                        reports effectively and efficiently. Such management
             Sistem informasi manajemen tersebut mengidentifikasi                                       information systems identify customer characteristics
             karakteristik nasabah dan pola transaksi yang dilakukan                                    and transaction patterns, which are then aligned with




356        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 358
          Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




     untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan internal                 internal and external requirements. Currently, the Bank
     maupun eksternal. Saat ini, Bank sudah mempunyai                     has implemented a new system known as the AML–CTF
     sistem baru yang disebut aplikasi APU PPT yang telah                 application, which has been in use since early February
     diimplementasikan pada awal bulan Februari 2021.                     2021.
5. Human Capital dan Pelatihan                                      5. Human Capital and Training
     Pelatihan APU, PPT & PPPSPM terus dilakukan secara                   AML, CTF & PF-WMD training is conducted on an ongoing
     berkesinambungan untuk semua karyawan. Sedangkan                     basis for all employees. For employees who interact
     untuk karyawan yang berhadapan langsung dengan                       directly with customers and operational staff directly
     nasabah dan karyawan pelaksana yang terkait langsung                 involved in the implementation of Anti-Money Laundering
     dengan pelaksanaan penerapan Anti Pencucian Uang                     and Counter-Terrorism Financing, regular training is
     dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, pelatihan rutin                  conducted in the form of refreshment programs.
     dilakukan dalam bentuk refreshment.


Program Kerja APU PPT Tahun 2025                                    AML CFT Work Program in 2025

1.   Menyampaikan laporan terkait APU-PPT (LTKT–                    1.    Submitting reports related to AML–CFT (LTKT–Cash
     Laporan Transaksi Keuangan Tunai, LTKM–Laporan                       Financial Transaction Reports, LTKM–Suspicious
     Transaksi Keuangan Mencurigakan, LTKL–Laporan                        Financial Transaction Reports, LTKL–Cross-Border
     Transaksi Dana dari dan ke Luar Negeri) dan Laporan                  Fund Transfer Reports) and Sipesat reports to PPATK;
     Sipesat kepada PPATK;
2. Penilaian risiko TPPU-TPPT berdasarkan Risk Based                2. Conducting         Money          Laundering           and       Terrorism
     Approach (RBA);                                                      Financing Risk Assessments (TPPU–TPPT) based on
                                                                          the Risk-Based Approach (RBA);
3. Pengkinian data nasabah; dan                                     3. Updating customer data; and
4. Sosialisasi APU-PPT kepada seluruh karyawan secara               4. Conducting ongoing AML–CFT socialization and
     berkelanjutan.                                                       awareness programs for all employees.


Pengembangan Kompetensi Terkait APU                                 Competency Development Related to AML
PPT                                                                 CFT

PPATK                                                               PPATK
1.   Program Monitoring Berbasis Risiko Tindak Pidana               1.    2025 Risk-Based Monitoring Program for Money
     Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan                           Laundering and Terrorist Financing Crimes Arising
     Terorisme dari Tindak Pidana Siber tahun 2025;                       from Cybercrimes;
2. Penyampaian informasi penggunaan aplikasi SIPESAT                2. Presentation on the use of the SIPESAT version 3.0
     versi 3.0;                                                           application;
3. Sosialisasi Implementasi Aplikasi SIPESAT versi 3.0;             3. Outreach on the implementation of the SIPESAT
                                                                          version 3.0 application;
4. Diseminasi Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun                     4. Dissemination of Presidential Regulation No. 88 of
     2025: Penguatan Komite TPPU dalam Upaya Disrupsi                     2025: Strengthening the Anti-Money Laundering
     Kejahatan Judi Online dan Pencucian Uang di                          Committee in Efforts to Disrupt Online Gambling and
     Indonesia;                                                           Money Laundering Crimes in Indonesia;
5. Diseminasi Hasil Penilaian Financial Integrity Rating            5. Dissemination of the Results of the 2025 Financial
     on Money Laundering and Terrorist Financing (FIR on                  Integrity Rating on Money Laundering and Terrorist
     ML/TF) Tahun 2025; dan                                               Financing (FIR on ML/TF); and
6. Launching FIR on ML/TF Tahun 2025.                               6. Launch of the 2025 FIR on ML/TF.



                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   357
Page 359
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      OJK                                                                                          OJK
      1.     Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi                                        1.   Breaking the Scam Chain: Synergy and Consumer
             Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan;                                                     Protection Strategies in the Financial Sector;
      2. Penguatan Implementasi Program APU, PPT, dan                                              2. Strengthening the Implementation of AML, CFT, and
             PPPSPM pada Lembaga Penunjang Pasar Modal dan                                              Anti-Money Laundering and Counter-Terrorist Financing
             Layanan Urun Dana;                                                                         Programs at Capital Market Support Institutions and
                                                                                                        Crowdfunding Service Providers;
      3. Sosialisasi POJK Nomor 24 Tahun 2025 tentang                                              3. Outreach on OJK Regulation No. 24 of 2025 on
             Pengelolaan Rekening pada Bank Umum;                                                       Account Management at Commercial Banks;
      4. Sosialisasi APOLO Modul TPPU, TPPT dan/atau PPSPM;                                        4. Dissemination of APOLO Modules on TPPU, TPPT,
                                                                                                        and/or PPSPM;
      5. Sosialisasi Sistem dan SPO Indonesia Anti-Scam                                            5. Dissemination of the Indonesia Anti-Scam Centre
             Centre (IASC); dan                                                                         (IASC) System and Standard Operating Procedures
                                                                                                        (SOPs); and
      6. Sosialisasi Pengembangan SIGAP Tahun 2025.                                                6. Dissemination of the 2025 SIGAP Development.


      The Infinity                                                                                 The Infinity
      1.     Training penerapan program APU PPT dan PPSPM                                          1.   Training on the implementation of APU, PPT, and PPSPM
             berdasarkan POJK No. 8 tahun 2023.                                                         programs based on OJK Regulation No. 8 of 2023.


      FATF                                                                                         FATF
      1.     FATF Webinar–Complex Proliferation Financing and                                      1.   FATF Webinar–Complex Proliferation Financing and
             Sanctions Evasion Schemes.                                                                 Sanctions Evasion Schemes.


      FKDKP                                                                                        FKDKP
      1.     Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Mengenai Dukungan dan                                1.   Coordination     Meeting       and   Socialization     Regarding
             Partisipasi Gernas 23 Tahun APU PPT & PPSPM bersama                                        Support and Participation in the 2023 National Campaign
             Perwakilan Pihak Pelapor;                                                                  for APU PPT & PPSPM with Representatives of Reporting
                                                                                                        Entities;
      2. Pelatihan Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan                                    2. Training on Identifying Suspicious Financial Transactions
             dan Penentuan Indikasi Tindak Pidana Asal;                                                 and Determining Indications of Underlying Criminal Acts;
      3. FGD : Penyusunan IRA APU PPT dan PPSPM;                                                   3. FGD: Development of the APU PPT and PPSPM Internal
                                                                                                        Risk Assessment (IRA);
      4. Meeting Bidang Regulasi dan Kebijakan terkait Rekening                                    4. Meeting on Regulation and Policy Regarding Dormant
             Dormant;                                                                                   Accounts;
      5. Pembekalan Materi dan Uji Sertifikasi APU PPT & PPPSPM                                    5. Training Materials and Certification Exam for APU PPT &
             Jenjang 6; dan                                                                             PPSPM Level 6; and
      6. Memahami Pentingnya Integritas dalam Pengelolaan                                          6. Understanding the Importance of Integrity in Financial
             Lembaga Keuangan.                                                                          Institution Management.


      Lexis Nexis                                                                                  Lexis Nexis
      1.     Bankers Almanac 180-Year Celebration Roadshow-                                        1.   Bankers Almanac 180-Year Celebration Roadshow-
             Indonesia.                                                                                 Indonesia.




358        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 360
           Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




BAGI                                                                          BAGI
1.   Effective Implementation of Compliance & AML Function.                   1.    Effective Implementation of Compliance & AML Functions.




SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
INTERNAL CONTROL SYSTEM
Sistem pengendalian internal merupakan suatu mekanisme                        The internal control system is a supervisory mechanism
proses pengawasan yang ditetapkan oleh Bank Artha Graha                       established and implemented by Bank Artha Graha
Internasional secara berkesinambungan dan dirancang untuk                     Internasional on an ongoing basis and designed to provide
dapat memberikan keyakinan yang sesuai dengan pencapaian                      reasonable assurance with respect to the achievement of
seperti:                                                                      the following objectives:
1. Pengendalian kegiatan operasional yang efektif dan                         1. Effective and efficient control of operational activities;
     efisien;
2. Pengendalian            keuangan           dan   keandalan   laporan       2. Financial control and the reliability of financial
     keuangan;                                                                     reporting;
3. Ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum dan                                  3. Compliance with applicable laws and regulations; and
     peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
4. Penjagaan terhadap aset.                                                   4. Safeguarding of assets.
Dengan penerapan sistem pengendalian internal, Bank                           Through the implementation of the internal control
berusaha untuk mengelola risiko-risiko ke tingkat yang                        system, the Bank seeks to manage risks at a tolerable
dapat ditoleransi.                                                            level.


Dasar Hukum                                                                   Legal Basis

1.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016                     1.    Financial Services Authority Regulation No. 18/
     tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen                              POJK.03/2016 dated March 16, 2016 concerning the
     Risiko Bagi Bank Umum;                                                         Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                    Banks;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/                                2. Financial Services Authority Circular Letter No. 34/
     SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang                                 SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016 concerning
     Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum; dan                                 the    Implementation        of     Risk      Management                for
                                                                                    Commercial Banks; and
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 35/                                3. Financial Services Authority Circular Letter No. 35/
     SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem                                   SEOJK.03/2017 concerning Guidelines for Standard
     Pengendalian Intern bagi Bank Umum.                                            Internal Control Systems for Commercial Banks.


Kesesuaian dengan COSO (Internal Control                                      Alignment with the COSO (Internal Control
Framework)                                                                    Framework)

Bank menerapkan sistem pengendalian internal yang                             The Bank implements an internal control system
terdiri atas 2 (dua) aspek penting yaitu pengendalian                         comprising 2 (two) key aspects, namely operational
operasional dan pengendalian keuangan.                                        control and financial control.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   359
Page 361
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengendalian internal atas operasional dan Pelaporan Keuangan                                Internal controls over the Bank’s operations and financial
      Bank dijalankan berdasarkan acuan internasional COSO -                                       reporting are implemented based on the international
      Internal Control Integrated Framework yang meliputi 5 (lima)                                 reference framework COSO – Internal Control Integrated
      komponen pengendalian yaitu:                                                                 Framework, which consists of the following 5 (five) control
                                                                                                   components:
      1.     Lingkungan Pengendalian;                                                              1.   Control Environment;
      2. Penilaian Risiko;                                                                         2. Risk Assessment;
      3. Aktivitas Pengendalian;                                                                   3. Control Activities;
      4. Informasi dan Komunikasi; dan                                                             4. Information and Communication; and
      5. Kegiatan Pemantauan.                                                                      5. Monitoring Activities.


      Sistem Pengendalian Internal Yang                                                            Comprehensive Internal Control System
      Menyeluruh

      Sistem Pengendalian Internal yang efektif dan efisien                                        An effective and efficient Internal Control System is
      yang menjadi tanggung jawab keseluruhan unit kerja                                           the responsibility of all operational and supporting
      operasional maupun unit kerja pendukung. Pengendalian                                        work units. Internal controls are implemented in every
      internal ini dilakukan dalam setiap aktivitas front end                                      front-end control activity and must comply with the
      control dan harus mematuhi prinsip pemisahan fungsi                                          segregation of duties principle (four eyes principle). The
      (four eyes principle). Berikut fungsi yang menjalankan                                       following functions are responsible for oversight within
      pengawasan dalam pengendalian internal:                                                      the internal control system:
      1.     Sub Direktorat Control untuk pengawasan kepatuhan                                     1.   Control Sub-Directorate, which oversees compliance
             terhadap ketentuan internal Bank melalui pemeriksaan                                       with the Bank’s internal regulations through periodic
             operasional                   secara   periodik   dan    harian           dengan           and daily operational reviews by applying back-end
             penerapan back end control;                                                                controls;
      2. Direktorat Compliance untuk pengawasan kepatuhan                                          2. Compliance Directorate, which oversees compliance
             terhadap                  penerapan      ketentuan      eksternal             yang         with applicable external regulations to prevent
             berlaku untuk mencegah terjadinya penyimpangan                                             deviations by management in policy-setting related
             yang dilakukan oleh manajemen dalam penetapan                                              to prudential principles;
             kebijakan berkaitan dengan prinsip kehati-hatian;
      3. Direktorat Risk Management melaksanakan kaji ulang                                        3. Risk Management Directorate, which conducts
             secara bertahap dengan menetapkan:                                                         periodic reviews by assessing:
             a. Kecukupan kerangka manajemen risiko;                                                    a. The adequacy of the risk management framework;
             b. Keakuratan metodologi penilaian risiko; dan                                             b. The accuracy of risk assessment methodologies;
                                                                                                           and
             c. Kecukupan sistem informasi manajemen risiko.                                            c. The adequacy of the risk management information
                                                                                                           system; and
      4. Internal Audit                                                                            4. Internal Audit
             a. Melakukan kaji ulang penerapan manajemen risiko                                         a. Conducts periodic reviews of the implementation
                     secara berkala; dan                                                                   of risk management; and.
             b. Melakukan pemeriksaan sampling secara periodik                                          b. Performs periodic sampling audits based on a
                     dan berdasarkan basis risiko.                                                         risk-based approach.




360        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 362
         Analisa & Pembahasan Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis              Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Tinjauan Hasil Evaluasi Sistem Pengendalian                        Review of Internal Control System Evaluation
Internal                                                           Results

Bank Artha Graha Internasional secara berkesinambungan             Bank Artha Graha Internasional continuously evaluates the
melakukan evaluasi terhadap efektivitas sistem pengendalian        effectiveness of its internal control system, with a particular
internal dengan menitikberatkan pada pemantauan risiko             focus on monitoring key risks. These evaluations are conducted
utama. Evaluasi dilakukan secara berkala oleh satuan kerja         periodically by operational work units, as well as by the Internal
operasional, serta oleh fungsi Internal Audit, Control, Risk       Audit, Control, Risk Management, and Compliance functions.
Management, dan Compliance. Hasil dari evaluasi tersebut           The results of the evaluation are communicated to the Board of
dikomunikasikan kepada Direksi dan dilaporkan kepada Dewan         Directors and reported to the Board of Commissioners through
Komisaris melalui Komite Audit agar diperoleh rekomendasi          the Audit Committee in order to obtain recommendations for
perbaikan yang bertujuan untuk memastikan peningkatan yang         improvements aimed at ensuring continuous improvement of
berkelanjutan dari setiap lini usaha Bank.                         each line of the Bank’s business.


Tinjauan Efektivitas Pengendalian Internal                         Review of the Effectiveness of Internal
                                                                   Control

Bank Artha Graha Internasional telah melakukan evaluasi            Bank Artha Graha Internasional has conducted an evaluation
terhadap efektivitas sistem pengendalian internal atas             of the effectiveness of its internal control system over the
Laporan Keuangan Audited periode 31 Desember 2025.                 Audited Financial Statements as of December 31, 2025. Based
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, Komisaris dan                 on the results of this evaluation, the Board of Commissioners
Direksi menyimpulkan bahwa hingga 31 Desember 2025,                and the Board of Directors concluded that as of December
sistem Pengendalian Internal Perseroan atas Laporan                31, 2025, the Company’s internal control system over financial
Keuangan telah berjalan dengan efektif.                            reporting has been operating effectively.


Pernyataan Direksi dan/atau Dewan                                  Statement of the Board of Directors and/
Komisaris Atas Kecukupan Sistem                                    or the Board of Commissioners on the
Pengendalian Internal                                              Adequacy of the Internal Control System

Direksi berpandangan bahwa penerapan sistem pengendalian           The Board of Directors is of the view that the implementation
internal sudah berjalan dengan baik. Dalam pengawasan              of the internal control system has been operating effectively.
terhadap penerapan sistem pengendalian internal, Direksi           In overseeing the implementation of the internal control
dibantu oleh Internal Audit yang merupakan Satuan Kerja            system, the Board of Directors is supported by the Internal
dalam organisasi Bank. Dalam menjalankan tugasnya, Internal        Audit function, which constitutes a work unit within the Bank’s
Audit berkomunikasi langsung dengan Dewan Komisaris                organizational structure. In carrying out its duties, Internal
melalui Komite Audit untuk menginformasikan berbagai hal           Audit communicates directly with the Board of Commissioners
yang berhubungan dengan Aktivitas Internal Audit.                  through the Audit Committee to convey matters related to
                                                                   Internal Audit activities.




                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   361
Page 363
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      PERKARA HUKUM
      LEGAL CASES
      Jumlah permasalahan dan/atau perkara hukum yang                                                The number of legal issues and/or legal cases faced by
      dihadapi Bank Artha Graha Internasional pada tahun                                             Bank Artha Graha Internasional in 2025 is as follows:
      2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                                                    Jumlah
                        Permasalahan Hukum                                                                           Total
                            Legal Cases                                           Perdata                               Pidana                    PKPU/Pailit
                                                                                   Civil                               Criminal                PKPU/Bankruptcy
        Telah Selesai
                                                                                      29                                   3                             1
        Resolved
        Dalam proses Penyelesaian
                                                                                       24                                 30                            12
        In the Settlement Process
        Jumlah
                                                                                      53                                  33                            13
        Total



      Uraian Perkara Yang Dihadapi Tahun                                                             Description of Legal Cases Faced in 2025
      2025
                                                                                                    PERDATA
             No.
                                                                                                   CIVIL CASE

                1            Para Pihak                                                            Penggugat    : Kim Husodo
                             Parties Involved                                                      Tergugat     : PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                                   Plaintiff    : Kim Husodo
                                                                                                   Defendant    : PT Bank Artha Graha Internasional Tbk

                             Pokok Perkara                                                         Perbuatan Melawan Hukum.
                             Subject Matter of the Case                                            Unlawful Act.

                             Status Perkara                                                        Putusan Sela, menolak gugatan Penggugat (BAGI menang).
                             Case Status                                                           Interlocutory Decision rejecting the Plaintiff’s claim (BAGI won
                                                                                                   the case).

                             Pengaruh Terhadap Kinerja Bank                                        Tidak Signifikan, karena telah dilakukan Mitigasi.
                             Impact on the Bank’s Performance                                      Not significant, as mitigation measures have been implemented.

                             Saksi Administratif                                                   Tidak ada sanksi Administratif.
                             Administrative Sanctions                                              No administrative sanctions.

               2             Para Pihak                                                            Penggugat    : PPPRS GEDUNG PARKIR HAYAM WURUK
                             Parties Involved                                                      Tergugat     : PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                                   Plaintiff    : PPPRS GEDUNG PARKIR HAYAM WURUK
                                                                                                   Defendant    : PT Bank Artha Graha Internasional Tbk

                             Pokok Perkara                                                         Perbuatan Melawan Hukum.
                             Subject Matter of the Case                                            Unlawful Act.

                             Status Perkara                                                        Gugatan dicabut.
                             Case Status                                                           The lawsuit was withdrawn.

                             Pengaruh Terhadap Kinerja Bank                                        Tidak Signifikan, karena telah dilakukan Mitigasi.
                             Impact on the Bank’s Performance                                      Not significant, as mitigation measures have been implemented.

                             Saksi Administratif                                                   Tidak ada sanksi Administratif.
                             Administrative Sanctions                                              No administrative sanctions.




362        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 364
          Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




SANKSI ADMINISTRATIF
ADMINISTRATIVE SANCTIONS
Bank mendapatkan sanksi administratif yang tidak                             The Bank received administrative sanctions of a non-
signifikan oleh otoritas yang berwenang selama tahun                         material nature from the relevant authorities during
2025 dalam rangka pembinaan.                                                 2025 as part of supervisory measures.




AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
ACCESS TO COMPANY INFORMATION AND DATA
Bank     senantiasa           memberikan          kemudahan     akses        The Bank consistently provides easy access to company
informasi dan data perusahaan bagi pemegang saham                            information and data for shareholders and other
serta pemangku kepentingan lainnya. Sebagai wujud                            stakeholders. As a manifestation of its commitment to
komitmen        terhadap           prinsip    transparansi.    Seluruh       the principles of transparency. All information is made
informasi disediakan dalam bahasa Indonesia, bahasa                          available in Indonesian, English, and Mandarin, enabling
Inggris, dan bahasa Mandarin, sehingga dapat diakses                         broad public access through the following channels:
publik secara luas melalui kanal berikut:
1.   Situs web www. arthagraha.com;                                          1.    Website: www.arthagraha.com;
2. Corporate Secretary;                                                      2. Corporate Secretary;
3. Graha Call: 0800-191-8880;                                                3. Graha Call: 0800-191-8880;
4. Graha Chat: 0811-191-88880;                                               4. Graha Chat: 0811-191-88880;
5. Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan                                 5. Annual Report and Sustainability Report;
6. Siaran Pers secara berkala pada media cetak maupun                        6. Periodic press releases through print and online
     daring;                                                                       media;
7. Media Sosial: Instagram, Facebook, X, Tiktok, dan                         7. Social media platforms: Instagram, Facebook, X,
     Youtube; dan                                                                  TikTok, and YouTube; and
8. Media Gathering, Media Conference dan Public                              8. Media gatherings, media conferences, and press
     Expose.                                                                       conferences.


Situs Web                                                                    Website

Bank Artha Graha Internasional memiliki situs web                            Bank Artha Graha Internasional maintains an official
resmi dengan alamat www.arthagraha.com yang dapat                            website at www.arthagraha.com, which can be accessed
diakses oleh pemegang saham, nasabah, maupun                                 by shareholders, customers, and the general public.
publik secara luas. Para pemangku kepentingan dapat                          Through this website, stakeholders may obtain various
menemukan           informasi,          seperti   Laporan     Tahunan,       information, including the Annual Report, Sustainability
Laporan Keberlanjutan, Laporan Keuangan Tahunan, Visi                        Report, Annual Financial Statements, Vision and Mission,
dan Misi, Sejarah, Struktur Organisasi, Dewan Komisaris,                     Company History, Organizational Structure, Board of
Direksi, CSSR, Tata Kelola Perusahaan, Anggaran Dasar,                       Commissioners, Board of Directors, CSSR, Corporate
Produk & Layanan, Berita, Karir dan lain-lainnya.                            Governance, Articles of Association, Products and
                                                                             Services, News, Career, and other information.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   363
Page 365
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Siaran Pers                                                                                  Press Releases

      Hingga akhir 2025, Siaran pers yang telah dipublikasikan                                     As of the end of 2025, Bank Artha Graha Internasional
      oleh Bank Artha Graha Internasional sebanyak 12 siaran                                       had published a total of 12 press releases, which covered
      pers, yang antara lain berisi:                                                               the following topics:
                        Tanggal                 Tempat                                                        Siaran Pers
                         Date                    Place                                                       Press Release

        17 Februari 2025                        Jakarta          Bank Artha Graha Kenalkan Aplikasi “Mobile Banking” Agi untuk UMKM Kota Tua
        February 17, 2025                                        Jakarta
                                                                 Bank Artha Graha Introduces the “Agi Mobile Banking” Application for MSMEs in
                                                                 Jakarta’s Kota Tua

        24 Maret 2025                           Jakarta          Bank Artha Graha Internasional Berpartisipasi dalam Earth Hour 2025 dengan Tema
        March 24, 2025                                           “Electricity and Water Fasting”
                                                                 Bank Artha Graha Internasional Participates in Earth Hour 2025 with the Theme
                                                                 “Electricity and Water Fasting”

        27 Maret 2025                           Jakarta          Mudik Gratis, TNI & AGN Fasilitasi Ribuan Pemudik Pulang Kampung
        March 27, 2025                                           Free Homecoming Program: TNI & AGN Facilitate Thousands of Travelers Returning to
                                                                 Their Hometowns

        6 Juni 2025                             Jakarta          Wujudkan Kepedulian Sosial di Berbagai Wilayah Indonesia dengan Kurban Saat Idul
        June 6, 2025                                             Adha
                                                                 Demonstrating Social Care Across Various Regions in Indonesia through Qurban
                                                                 during Eid al-Adha

        22 Juni 2025                            Jakarta          Formula E Jakarta 2025: Bank Artha Graha Internasional Hadir dengan Beragam
        June 22, 2025                                            Aktivitas Seru untuk Pengunjung
                                                                 Formula E Jakarta 2025: Bank Artha Graha Internasional Presents Various Engaging
                                                                 Activities for Visitors

        27 Juni 2025                            Jakarta          Bank Artha Graha Cetak Laba Bersih Rp152,47 Miliar di 2024
        June 27, 2025                                            Bank Artha Graha Records Net Profit of IDR152.47 Billion in 2024

        5 Agustus 2025                             IKN           Bank Artha Graha Internasional Berpartisipasi dalam Kongres Diaspora ke-8 di IKN
        August 5, 2025                                           Bank Artha Graha Internasional Participates in the 8th Diaspora Congress in IKN

        5 September 2025                        Jakarta          Sambut Hari Pelanggan Nasional, Bank Artha Graha Internasional Dorong Digitalisasi
        September 5, 2025                                        UMKM Lewat Promo QRIS
                                                                 Celebrating National Customer Day, Bank Artha Graha Internasional Promotes MSME
                                                                 Digitalization through QRIS Promotions

        7 Oktober 2025                          Osaka,           Osaka Expo 2025 : Bekerjasama Dengan Sarinah Bank Artha Graha Internasional
        October 7, 2025                         Jepang           Mendukung Keberlanjutan Potensi UMKM Hadirkan 14 Brand Lokal
                                                                 Osaka Expo 2025: In Collaboration with Sarinah, Bank Artha Graha Internasional
                                                                 Supports MSME Potential by Showcasing 14 Local Brands

        26 Oktober 2025                         Jakarta          ​​Babak Baru Komika Terbaik Tanah Air - “Let’s Make Love Bersatu Dalam Tawa” :
        October 26, 2025                                         Kompas TV & Bank Artha Graha Internasional Gelar SUCI FEST 2025
                                                                 A New Chapter for Indonesia’s Best Comedians – “Let’s Make Love Bersatu Dalam
                                                                 Tawa”: Kompas TV & Bank Artha Graha Internasional Present SUCI FEST 2025

        11 Desember 2025                        Jakarta          Dukung Daya Beli Masyarakat, Artha Graha Peduli dan Bank Artha Graha Internasional
        December 11, 2025                                        Gelar Pasar Murah Serentak
                                                                 Supporting Public Purchasing Power, Artha Graha Peduli and Bank Artha Graha
                                                                 Internasional Hold Simultaneous Low-Cost Market Programs

        13 Desember 2025                         Medan           Salurkan Bantuan Bencana Alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Utara
        December 13, 2025                                        Providing Disaster Relief for Flash Floods and Landslides in North Sumatra




364        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 366
         Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Public Expose                                                                  Public Expose

Public Expose dilaksanakan secara berkala setiap                               Public Expose is held periodically every year. In 2025,
tahun. Pada tahun 2025, Bank menyelenggarakan Public                           the Bank conducted the Public Expose on June 26,
Expose pada tanggal 26 Juni 2025 dengan penyajian                              2025, with presentations delivered by Mr. Indrastomo
materi disampaikan oleh Bapak Indrastomo Nugroho                               Nugroho as Compliance Director/Independent Director,
selaku Direktur Kepatuhan/Direktur Independen, Ibu                             Mrs. Susana as Director, and Mr. Rumi Kreshna Wibowo
Susana selaku Direktur, dan Bapak Rumi Kreshna                                 as Corporate Secretary, attended by management,
Wibowo selaku Corporate Secretary Perseroan dan                                organizers, shareholders, capital market observers,
dihadiri oleh beragam kalangan diantaranya jajaran                             guests, and media/journalists.
manajemen         perusahaan                serta   panitia   pelaksana,
pemegang saham, masyarakat pemerhati pasar modal,
tamu lainnya dan media/wartawan.




TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN
NON-KEUANGAN PERUSAHAAN
TRANSPARENCY OF THE COMPANY’S FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
CONDITION
Bank senantiasa mematuhi ketentuan mengenai kewajiban                          The Bank consistently complies with provisions regarding the
penyampaian dan penyajian informasi secara terbuka melalui                     obligation to disclose and present information in a transparent
situs web Bank serta sistem pelaporan kepada Otoritas Jasa                     manner through the Bank’s website as well as reporting
Keuangan, baik terkait kondisi keuangan maupun non keuangan,                   systems to the Financial Services Authority, both in relation
kepada pemangku kepentingan dan regulator, sebagai berikut:                    to financial and non-financial conditions, to stakeholders and
                                                                               regulators, as follows:

                Transparansi Kondisi Keuangan                                                  Transparansi Kondisi Non-Keuangan
             Transparency of Financial Conditions                                           Transparency of Non-Financial Conditions

 Laporan Bulanan mencakup:                                                    Laporan Bulanan mencakup:
 • Laporan keuangan ringkas secara individu.                                  • Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK); dan
                                                                              • Laporan Kepemilikan Saham.
 Monthly Reports include:
 • Individual summarized financial statements.                                Monthly Reports include:
                                                                              • Prime Lending Rate Report; and
                                                                              • Share Ownership Report.
 Laporan Triwulan di antaranya mencakup:                                      Laporan Triwulan di antaranya mencakup:
 • Laporan Keuangan Ringkas Secara Individu dan                               • Informasi Susunan Pengurus dan Pemegang Saham; dan
    Konsolidasi;                                                              • Informasi Tata Kelola.
 • Kinerja Keuangan;
 • Laporan Exposure dan Permodalan; dan                                       Quarterly Reports include, among others:
 • Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit.                                      • Information on the Composition of                          the     Board        of
                                                                                 Management and Shareholders; and
 Quarterly Reports include, among others:                                     • Corporate Governance Information.
 • Individual and Consolidated Summary Financial Statements;
 • Financial Performance;
 • Exposure and Capital Adequacy Report; and
 • Leverage Ratio Calculation Report.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      365
Page 367
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                  Transparansi Kondisi Keuangan                                               Transparansi Kondisi Non-Keuangan
                               Transparency of Financial Conditions                                        Transparency of Non-Financial Conditions

        Laporan Tahunan mencakup:                                                                  Laporan Tahunan mencakup:
        • Laporan Keuangan Audited;                                                                • Informasi Susunan Pengurus dan Pemegang Saham;
        • Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik; dan                                       • Pengungkapan Kuantitatif mengenai Struktur Permodalan
        • Laporan Keberlanjutan Emiten atau Perusahaan Publik.                                        dan Kecukupan Permodalan; dan
                                                                                                   • Pengungkapan Pendekatan Manajemen Risiko Bank.
        Annual Reports include:
        • Audited Financial Statements;                                                            Annual Reports include:
        • Annual Report of the Issuer or Public Company; and                                       • Information on the Composition of the Board of
        • Sustainability Report of the Issuer or Public Company.                                      Management and Shareholders;
                                                                                                   • Quantitative disclosures on capital structure and capital
                                                                                                      adequacy; and
                                                                                                   • Disclosure of the Bank’s risk management approach.




      PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL
      DAN/ATAU POLITIK
      FUNDING FOR SOCIAL AND/OR POLITICAL ACTIVITIES
      Bank menjunjung tinggi dan menghargai hak setiap                                             Bank Artha Graha Internasional upholds and respects
      pengurus dan pegawai untuk menggunakan hak-hak                                               the right of every member of Management and
      politiknya, akan tetapi Bank melarang segala bentuk                                          employee to exercise their political rights in accordance
      keterlibatan institusi maupun karyawan dalam kegiatan                                        with prevailing laws and regulations, however, the
      politik, termasuk pemberian dana atau dukungan untuk                                         Bank prohibits any form of institutional or employee
      kepentingan politik dalam bentuk apa pun.                                                    involvement in political activities, including the provision
                                                                                                   of funds or support for political interests in any form.


      Sikap             dan           perilaku    karyawan      dalam           pelayanan          The attitudes and behavior of employees in delivering
      internal maupun eksternal sangatlah menentukan                                               both internal and external services play a crucial role
      dan berdampak luas terhadap citra yang baik dan                                              and have a broad impact on maintaining a positive
      terhormat. Oleh karena itu, dalam menyampaikan                                               and reputable corporate image. Therefore, when
      pendapat                   terkait    isu   sosial   maupun             kenegaraan           expressing opinions on social or national issues to the
      kepada publik, baik secara lisan maupun tertulis, setiap                                     public, whether verbally or in writing, each employee
      karyawan wajib memastikan bahwa opini tersebut                                               must ensure that such opinions reflect personal views
      merupakan pandangan pribadi dan tidak menimbulkan                                            and do not create the perception that the statements
      persepsi bahwa pernyataan tersebut berasal dari                                              originate from or represent the Bank. This policy is
      atau mewakili Bank. Kebijakan ini diberlakukan untuk                                         implemented to maintain the independence and
      menjaga                 independensi         dan     profesionalisme                 Bank    professionalism of the Bank and all its employees.
      beserta seluruh karyawan.


      Selain itu, Bank secara aktif melaksanakan berbagai                                          In addition, the Bank actively implements various
      program Corporate Social Safety Responsibility (CSSR),                                       Corporate Social Safety Responsibility (CSSR) programs,
      literasi keuangan, dan inklusi keuangan dengan tujuan                                        as well as financial literacy and financial inclusion
      meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki                                           initiatives, aimed at improving community welfare,
      kondisi lingkungan hidup, serta memberikan citra baik                                        enhancing environmental conditions, and strengthening
      perusahaan di mata publik. Bank juga berkolaborasi                                           the Company’s positive image in the public eye. The



366        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 368
          Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




dengan      pemerintah,            komunitas   lokal,   serta   para         Bank also collaborates with the government, local
pemangku kepentingan lainnya guna memastikan bahwa                           communities, and other stakeholders to ensure that all
seluruh program yang dijalankan berdampak nyata dan                          programs implemented deliver tangible and sustainable
berkelanjutan.                                                               impacts.


Informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan program                          Further information regarding the implementation of the
tanggung jawab sosial Bank dapat dilihat secara lengkap                      Bank’s social and environmental responsibility programs
pada Bab Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)                         is presented in detail in the Social and Environmental
dalam Laporan Tahunan ini.                                                   Responsibility (TJSL) chapter of this Annual Report.




PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT
PROVISION OF FUNDS TO RELATED PARTIES
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank Artha                    As part of credit risk management, Bank Artha Graha
Graha Internasional menerapkan prinsip kehati-hatian dengan                  Internasional applies prudential principles by referring to
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                         Financial Services Authority Regulation No. 32/POJK.03/2018
32/POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang Batas                       dated December 26, 2018 concerning the Legal Lending
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan Penyediaan Dana                         Limit (BMPK) and Large Exposures for Commercial Banks, as
Besar Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan                         amended by Financial Services Authority Regulation No. 38/
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2019                         POJK.03/2019 dated December 19, 2019, in making decisions
tanggal 19 Desember 2019 dalam mengambil keputusan terkait                   related to the provision of funds to related parties and large
pemberian dana kepada pihak terkait dan dana besar.                          exposures.


Penyediaan dana kepada debitur terkait dan debitur inti                      The provision of funds to related debtors and core
selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                    debtors in 2025 is as follows:

                                                                                                    Jumlah
                                                                                                     Total
      Penyediaan Dana                        Debitur
      Provision of Funds                     Debtor
                                                                Penyediaan Dana (Jutaan Rupiah)
                                                                                                                Realisasi (Jutaan Rupiah)
                                                                   Provision of Funds (Million
                                                                                                               Realization (Million Rupiah)
                                                                            Rupiah)

 Kepada Debitur Terkait
                                                           7                                  489.874                                           278.807
 To Related Debtors
 Kepada Debitur Inti
                                                         25                                 6.366.322                                        5.624.664
 To Main Debtor
 a.   Individu
      Individual                                         20                                  4.274.281                                        3.755.016

 b. Kelompok
    Group                                                  5                                 2.092.041                                        1.869.648

 Jumlah
                                                          32                                 6.856.196                                        5.903.471
 Total




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   367
Page 369
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                                                                   Kredit (Jutaan Rupiah)
                                                                                   Loans (Million Rupiah)

        Kredit Produktif
                                                                                                                                                         7.727.242
        Productive Loans
        Kredit Konsumtif
                                                                                                                                                        2.065.193
        Consumtive Loans

        Jumlah
                                                                                                                                                        9.792.435
        Total



      PELANGGARAN (FRAUD) INTERNAL
      INTERNAL FRAUD
      Bank            berupaya             melakukan     berbagai           pencegahan             The Bank undertakes various preventive measures
      terhadap                  kemungkinan       terjadinya         internal             fraud    to mitigate the risk of internal fraud committed by
      yang dilakukan oleh seluruh insan Bank Artha Graha                                           all personnel of Bank Artha Graha Internasional.
      Internasional. Langkah ini ditempuh guna mengurangi                                          These measures are implemented to reduce internal
      penyimpangan internal (Internal Fraud) yang dilakukan                                        misconduct or fraud involving members of the Board of
      oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi, pegawai                                            Commissioners and the Board of Directors, permanent
      tetap, pegawai tidak tetap (honorer) dan tenaga kerja                                        employees, non-permanent (contract) employees, and
      alih daya (outsourcing) yang berpotensi memengaruhi                                          outsourced personnel, which may potentially affect the
      kondisi kinerja perusahaan.                                                                  Company’s performance.


      Tabel berikut menjelaskan penyimpangan/kecurangan                                            The following table presents information on irregularities
      terkait proses kerja dan kegiatan operasional Bank                                           or fraud related to the Bank’s work processes and
      sepanjang tahun 2025.                                                                        operational activities throughout 2025.
                                                       Anggota Dewan Komisaris
                                                                                                                                        Pegawai Tidak Tetap dan
                                                             dan Direksi
                                                                                                       Pegawai Tetap                     Tenaga Kerja Alih Daya
                                                        Members of the Board
                                                                                                    Permanent Employees                Non-Permanent Employees
                                                        of Commissioners and
                                                                                                                                        and Outsourced Workers
                           Uraian                             Directors
                         Description
                                                          Tahun                    Tahun              Tahun         Tahun                 Tahun         Tahun
                                                       Sebelumnya                 Berjalan         Sebelumnya      Berjalan            Sebelumnya      Berjalan
                                                         Previous                 Current            Previous      Current               Previous      Current
                                                           Year                     Year               Year          Year                  Year          Year

        Total Fraud
                                                              -                          -              -              1                    -               -
        Total Fraud

        Telah Diselesaikan
                                                              -                          -              -              1                    -               -
        Resolved

        Dalam Proses Penyelesaian
        Internal Bank
                                                              -                          -              -              -                    -               -
        In the Process of Internal
        Settlement

        Belum Diupayakan Penyelesaian
        Settlement Not Yet Attempted                          -                          -              -              -                    -               -


        Telah Ditindaklanjuti Melalui Proses
        Hukum
                                                              -                          -              -              1                    -               -
        Followed Up Through Legal Process




368        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 370
          Analisa & Pembahasan Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis            Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




KODE ETIK
CODE OF CONDUCT
Bank Artha Graha Internasional senantiasa menjunjung              Bank Artha Graha Internasional consistently upholds
tinggi integritas dan berkomitmen untuk menerapkan                integrity and is committed to applying high standards
standar yang tinggi dalam penerapan Kode Etik (Code               in the implementation of its Code of Conduct. The Code
of Conduct). Hal ini merupakan pedoman perilaku Insan             of Conduct serves as a guideline for the behavior of all
Bank dalam menjalankan tugas dan kedinasan sehari-                Bank personnel in carrying out their daily duties and
hari serta dalam melakukan hubungan bisnis dengan                 official responsibilities, as well as in conducting business
para nasabah, rekanan maupun rekan sekerja.                       relationships with customers, business partners, and
                                                                  colleagues.


Kode Etik mengatur tentang pedoman perilaku yang                  The Code of Conduct sets out standards of conduct
berkaitan dengan Benturan Kepentingan, Kerahasiaan,               relating to conflicts of interest, confidentiality, abuse
Penyalahgunaan Jabatan, Perilaku Insiders Trading,                of position, insider trading behavior, the integrity and
Integritas dan Akurasi Data Bank serta Integritas Sistem          accuracy of Bank data, and the integrity of the banking
Perbankan, dijelaskan sebagai berikut.                            system, as described below.


Maksud dan Tujuan                                                 Purpose and Objectives

Maksud dan tujuan dari penetapan kode etik Bank Artha             The purpose and objectives of establishing the Code
Graha Internasional yaitu:                                        of Conduct of Bank Artha Graha Internasional are as
                                                                  follows:
1.   Memberikan pemahaman akan prinsip-prinsip GCG                1.     To provide an understanding of Good Corporate
     dalam budaya perusahaan yang dinyatakan dalam                       Governance (GCG) principles within the corporate
     etika dan perilaku bisnis yang sesuai visi dan misi                 culture, as reflected in ethical standards and
     Bank;                                                               business conduct that are aligned with the Bank’s
                                                                         vision and mission;
2. Mendorong seluruh insan Bank Artha Graha Internasional         2.     To encourage all personnel of Bank Artha Graha
     berperilaku sesuai prinsip-prinsip GCG dan nilai-nilai              Internasional to conduct themselves in accordance with
     budaya perusahaan;                                                  GCG principles and the Company’s cultural values;
3. Mencegah terjadinya penyimpangan atau fraud yang               3.     To prevent misconduct or fraud that may pose risks
     berisiko terhadap reputasi Bank;                                    to the Bank’s reputation;
4. Menjaga komitmen dalam melaksanakan visi dan misi              4.     To uphold commitment to the implementation of
     Bank sesuai dengan nilai-nilai budaya dalam etika                   the Bank’s vision and mission in line with cultural
     dan perilaku bisnis;                                                values embodied in ethical standards and business
                                                                         conduct;
5. Menjaga citra Bank di mata masyarakat melalui kinerja          5.     To maintain the positive public perception of the
     Bank yang baik dengan memperhatikan perilaku dan                    Bank through strong performance, while upholding
     etika berbisnis yang sehat dan berkesinambungan;                    sound, ethical, and sustainable business conduct;
6. Memberikan pedoman dalam pengelolaan benturan                  6.     To provide guidance in the management of conflicts
     kepentingan dan pengendalian gratifikasi; dan                       of interest and the control of gratuities; and
7. Menjaga hubungan dengan pihak eksternal yang                   7.     To maintain harmonious and mutually beneficial
     harmonis dan saling menguntungkan.                                  relationships with external parties.




                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   369
Page 371
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pokok-Pokok Kode Etik                                                                         Code of Conduct Principles

      Etika Bisnis                                                                                  Business Ethics
      1.     Tidak membocorkan atau menyampaikan dengan cara                                        1.   Employees are prohibited from disclosing or conveying,
             apa pun semua informasi yang diketahui oleh karyawan                                        in any manner, any information known to them regarding
             mengenai Bank Artha Graha Internasional maupun                                              Bank Artha Graha Internasional or its customers to third
             nasabahnya kepada pihak ketiga (orang lain, nasabah,                                        parties (including other persons, customers, friends, or
             kawan, atau keluarga);                                                                      family members);
      2. Pada waktu jam kerja dan terlebih lagi sesudah jam kerja,                                  2. During working hours and, in particular, after working
             karyawan wajib menjaga semua data dan informasi yang                                        hours, employees are required to safeguard all data and
             menjadi wewenangnya, antara lain buku catatan, buku                                         information under their authority, including notebooks,
             data, laporan, dan lain-lain, serta tidak membiarkan data                                   data records, reports, and other materials, and must not
             dan informasi tersebut di tempat terbuka, sehingga                                          leave such data and information in open areas where
             dengan mudah bisa dilihat atau dibaca oleh orang lain;                                      they can be easily seen or read by others;
      3. Bila karyawan berhenti bekerja dari Bank Artha Graha                                       3. Upon termination of employment with Bank Artha Graha
             Internasional, karyawan wajib menyerahkan semua                                             Internasional, employees are required to return all data
             catatan data, dokumen, buku pedoman, dan surat-surat                                        records, documents, manuals, and correspondence
             milik Bank Artha Graha Internasional kepada atasan                                          belonging to Bank Artha Graha Internasional to their
             langsung; dan                                                                               direct supervisor; and
      4. Meskipun karyawan sudah berhenti dari Bank Artha                                           4. Even after leaving Bank Artha Graha Internasional,
             Graha Internasional, karyawan wajib untuk tetap menjaga                                     employees     remain        obligated     to     maintain       the
             rahasia Bank Artha Graha Internasional dan nasabah                                          confidentiality of Bank Artha Graha Internasional’s and
             yang diketahui oleh karyawan tersebut pada pihak lain.                                      customers’ information that became known to them
                                                                                                         during their employment.


      Etika Kerja                                                                                   Work Ethics
      1.     Karyawan tidak dibenarkan mempunyai ikatan kerja                                       1.   Employees are not permitted to have other
             lain, baik secara langsung maupun tidak langsung                                            employment        relationships,        either    directly        or
             dengan badan usaha atau usaha perorangan;                                                   indirectly, with any business entity or individual
                                                                                                         enterprise;
      2. Dalam                  hubungan        dengan    nasabah            atau         relasi,   2. In dealings with customers or business relations,
             setiap karyawan tidak dibenarkan menerima hadiah,                                           employees are prohibited from accepting gifts in the
             berupa barang dan uang yang dapat mengakibatkan                                             form of goods or money that may compromise their
             berkurangnya                  keobjektifan        karyawan                  dalam           objectivity in considering the interests associated
             mempertimbangkan                   kepentingan       yang          diharapkan               with such gifts. In circumstances where an employee
             dari pemberian barang tersebut. Dalam hal karyawan                                          is compelled to accept a gift and finds it extremely
             terpaksa                menerima    pemberian        dan         sulit       sekali         difficult to refuse, the employee concerned, through
             menolaknya, maka karyawan yang bersangkutan, melalui                                        their immediate supervisor, is required to report
             atasannya, wajib melaporkan hal tersebut kepada Direksi                                     the matter to the Board of Directors in order to
             untuk dicarikan jalan keluar yang sebaik- baiknya;                                          determine the most appropriate course of action;


      3. Pada prinsipnya, setiap karyawan menyadari sepenuhnya                                      3. In principle, every employee fully understands that the
             bahwa Bank tidak membenarkan seorang atau lebih                                             Bank does not permit one or more family members of an
             anggota keluarga karyawan bekerja pada satu Bank yang                                       employee to work at the same Bank;
             sama;




370        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 372
          Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




4. Setiap karyawan harus mempunyai kesadaran untuk                            4. Every employee must be conscious of refraining from
     tidak melakukan tindakan tercela, seperti memalsukan                           any improper conduct, such as falsifying documents
     dokumen dan tanda tangan, memberikan keterangan                                or signatures, providing false information to superiors
     yang tidak benar kepada atasan atau Bank, serta                                or the Bank, or engaging in other dishonest acts that
     tindakan ketidakjujuran lainnya yang dapat merugikan                           may harm or damage the Bank’s reputation, whether
     dan merusak nama Bank, baik secara langsung                                    directly or indirectly; and
     maupun tidak langsung; dan
5. Setiap karyawan harus menyadari bahwa setiap                               5. Every employee must be aware that any violation of, or
     pelanggaran atau melakukan hal yang menyangkut                                 dishonest act related to, the provisions above constitutes
     ketidakjujuran atas ketentuan tersebut di atas, sudah                          sufficient grounds for the Bank to impose disciplinary
     merupakan alasan yang kuat bagi karyawan untuk                                 actions, including termination of employment, and, where
     menerima tindakan yang akan diambil oleh Bank,                                 applicable, to proceed with legal action through the
     antara lain pemutusan hubungan kerja, dan bahkan                               competent authorities, even if the individual is no longer
     melanjutkan pemrosesan perkaranya kepada pihak                                 employed by the Bank.
     berwenang,         walaupun             sudah   tidak   mempunyai
     hubungan kerja sekalipun.


Pengungkapan Kepatuhan                                                        Compliance Disclosure

Kepatuhan pada hukum dan peraturan perundang                                  Compliance with laws and regulations constitutes a
undangan merupakan tuntutan perilaku bisnis dan                               fundamental requirement of business conduct and
norma-norma yang berlaku di masyarakat yang wajib                             prevailing social norms that must be upheld by all
dilaksanakan oleh seluruh pengurus dan pegawai Bank                           members of the Bank’s management and employees, in
sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance                              line with the principles of Good Corporate Governance
(GCG) adalah sebagai perwujudan visi dan misi Bank.                           (GCG) as a manifestation of the Bank’s vision and
                                                                              mission.


Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik                                      Socialization and Dissemination of the
                                                                              Code of Conduct

Bank melakukan sosialisasi kode etik kepada seluruh                           The Bank conducts the socialization of the Code of Conduct
insan Bank Artha Graha Internasional dan pihak yang                           to all personnel of Bank Artha Graha Internasional and related
terkait tanpa terkecuali, baik di dalam Bank maupun yang                      parties without exception, both within the Bank and those
berkaitan langsung dengan bisnis perusahaan.                                  directly associated with the Company’s business activities.


Program sosialisasi tersebut dilakukan dengan:                                Such socialization programs are carried out through the
                                                                              following means:
1.   Menyampaikan kepada seluruh karyawan dan Direksi                         1.    Dissemination to all employees and members of the
     Bank melalui e-mail administrator;                                             Board of Directors via administrative email;
2. Menyampaikan pada saat penandatanganan Perjanjian                          2. Communication at the time of signing the Collective
     Bank Kerja Bersama yang dilakukan antara calon                                 Labor Agreement between prospective employees
     karyawan dengan manajemen Bank;                                                and Bank Management;
3. Melakukan pengawasan di setiap unit kerja; dan                             3. Ongoing supervision across all work units; and
4. Menandatangani surat pernyataan Pakta Integritas                           4. Execution of an Integrity Pact statement to comply
     untuk menaati etika bisnis.                                                    with business ethics.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   371
Page 373
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Jenis Sanksi dan Pelanggaran                                                                 Types of Sanctions and Violations

      Kedisiplinan Pencapaian tujuan Bank Artha Graha                                              Discipline in achieving the objectives of Bank Artha
      Internasional memerlukan partisipasi segenap insan Bank                                      Graha Internasional requires the participation of all
      yang disiplin, cekatan dan terampil dalam melaksanakan                                       Bank personnel who are disciplined, responsive, and
      pekerjaan ditopang oleh manajemen yang mampu                                                 competent in carrying out their duties, supported by
      mengimplementasikan kedisiplinan untuk pengambilan                                           Management that is able to enforce discipline in decision-
      keputusan, penempatan rencana atau dasar kebijakan                                           making and in the formulation and implementation of
      khususnya menyangkut perilaku kedisiplinan seperti,                                          plans or policy foundations—particularly those related
      kelalaian dalam bekerja, keterlambatan kerja, kehadiran                                      to disciplinary conduct such as negligence at work,
      kerja dan tingkat kehadiran karyawan. Hal tersebut                                           tardiness, attendance, and employee attendance levels.
      bukan hanya sekedar melengkapi, tetapi pimpinan juga                                         Discipline is not merely complementary; leaders must
      harus dapat menegakkan peraturan dalam pencapaian                                            also be able to enforce regulations consistently in order
      tujuan organisasi.                                                                           to achieve organizational objectives.


      Dengan kata lain, mengatur, mengoordinasi, serta                                             In other words, Management is required to regulate,
      menerapkan peraturan yang tegas dalam praktik yang                                           coordinate, and implement firm rules consistently in
      sama terhadap bawahan dan memberikan sanksi yang                                             practice for subordinates, as well as to impose appropriate
      tegas pada karyawan yang telah melanggar peraturan                                           sanctions on employees who violate established regulations.
      yang dibuat. Pelanggaran peraturan kerja dapat terjadi di                                    Violations of work rules may occur in any organization,
      mana saja, termasuk di Bank Artha Graha Internasional.                                       including Bank Artha Graha Internasional.


      Jumlah Pelanggaran Kode Etik Tahun 2025                                                      Number of Code of Conduct Violations in
                                                                                                   2025

      Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                                         Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional did
      tidak menerima laporan adanya pelanggaran Kode Etik                                          not receive any reports of Code of Ethics violations;
      sehingga tidak ada sanksi atau hukuman apapun yang                                           therefore, no sanctions or penalties were imposed by
      dijatuhkan Bank.                                                                             the Bank.


      SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
      WHISTLEBLOWING SYSTEM
      Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan GCG,                                         In order to enhance the effectiveness of Good Corporate
      manajemen Bank Artha Graha Internasional berkomitmen                                         Governance (GCG) implementation, the management of
      menjalankan perusahaan secara profesional dengan                                             Bank Artha Graha Internasional is committed to operating
      berlandaskan pada perilaku perusahaan yang sesuai                                            the Bank professionally, based on corporate conduct
      dengan kode etik dan budaya kerja, guna mewujudkan                                           that aligns with the Code of Conduct and work culture,
      tata kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, Bank                                      to achieve sound corporate governance. Accordingly,
      telah membangun sistem Pelaporan Pelanggaran atau                                            the Bank has established a Violation Reporting System,
      (Whistleblowing System/WBS).                                                                 also known as the Whistleblowing System (WBS).


      WBS merupakan salah satu komponen Pilar Deteksi                                              The WBS constitutes one of the components of the
      dalam Strategi Anti Fraud Bank serta sebagai saluran                                         Detection Pillar within the Bank’s Anti-Fraud Strategy
      komunikasi yang memfasilitasi pelapor (whistleblower)                                        and serves as a communication channel that facilitates




372        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 374
          Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




baik internal maupun eksternal untuk melaporkan                          both internal and external whistleblowers to report
indikasi pelanggaran terkait dengan tindakan fraud,                      indications of violations. Such reports may relate to
pelanggar kebijakan, penyuapan/pinjam meminjam uang                      fraudulent acts, policy violations, bribery or borrowing/
dengan customer, pencurian/penggelapan, kecurangan                       lending of funds with customers, theft or embezzlement,
laporan keuangan, aktivitas ilegal dan pelanggaran kode                  financial statement fraud, illegal activities, and other
etik lainnya yang melibatkan karyawan Bank Artha Graha                   breaches of the Code of Conduct involving employees
Internasional dan/atau dengan pihak-pihak terkait yang                   of Bank Artha Graha Internasional and/or related parties,
terjaga kerahasiaan identitas pelapornya.                                with the confidentiality of the whistleblower’s identity
                                                                         duly safeguarded.


Fungsi deteksi dini yang berjalan secara efektif                         An effectively functioning early detection mechanism
memungkinkan Bank untuk lebih dini mengidentifikasi                      enables the Bank to identify potential fraud at an early
potensi fraud, sehingga tindakan mitigasi dapat segera                   stage, allowing mitigation measures to be promptly
diambil guna meminimalkan dan mencegah eskalasi                          implemented to minimize and prevent the escalation of
risiko. Pengaduan yang terindikasi kuat ditindaklanjuti                  risks. Complaints with strong indications are followed
melalui proses investigasi untuk mengetahui penyebab,                    up through an investigation process to determine the
modus operandi, dan pelaku fraud guna menentukan                         causes, modus operandi, and perpetrators of the fraud,
tindak lanjut yang dilakukan baik secara finansial maupun                in order to decide on appropriate follow-up actions,
non-finansial bagi Bank Artha Graha Internasional.                       both financial and non-financial, for Bank Artha Graha
                                                                         Internasional.


Kebijakan Whistleblowing System                                          Whistleblowing System Policy

Bank Artha Graha Internasional mengatur kebijakan                        Bank Artha Graha Internasional has established its
Whistleblowing System sebagaimana yang telah diatur                      Whistleblowing System policy as stipulated in the
dalam Pedoman Kebijakan Perusahaan tentang Strategi                      Company Policy Guidelines on the Anti-Fraud Strategy,
Anti Fraud, Penyampaian Laporan Pelanggaran dan                          Submission of Violation Reports, and Fraud Reporting.
Fraud.


Tujuan Whistleblowing System                                             Objectives of the Whistleblowing System

1.   Mendeteksi          dini        dan     mencegah   terjadinya       1.    To enable early detection and prevention of
     penyimpangan ataupun pelanggaran di lingkungan                            irregularities or violations within the environment of
     Bank Artha Graha Internasional; dan                                       Bank Artha Graha Internasional; and
2. Menciptakan iklim kerja yang sehat, terbuka, tulus,                   2. To foster a healthy, transparent, sincere, honest, and
     jujur, dan bertanggung jawab di lingkungan Bank.                          accountable working environment within the Bank


Jenis Pelanggaran                                                        Types of Violations

Bentuk pelanggaran yang dapat dilaporkan dan akan                        The types of violations that may be reported and will be
ditindaklanjuti oleh Sub Direktorat Anti Fraud Bank Artha                followed up by the Anti-Fraud Sub-Directorate of Bank
Graha Internasional yaitu:                                               Artha Graha Internasional include:
1.   Korupsi;                                                            1.    Corruption;
2. Penyalahgunaan Aset;                                                  2. Misuse of Assets;
3. Kecurangan Laporan Keuangan;                                          3. Financial Statement Fraud;




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   373
Page 375
 Menjaga Stabilitas dan                                                      Kilas Kinerja                                                 Laporan Manajemen                          Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                       Performance Highlights                                        Management Report                          Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      4. Penipuan;                                                                                          4. Fraud;
      5. Pembocoran Informasi Rahasia; dan                                                                  5. Disclosure of Confidential Information; and
      6. Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan fraud                                                 6. Other actions that may be deemed equivalent
             sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                                                         to fraud in accordance with applicable laws and
             undangan.                                                                                            regulations.


      Media Pelaporan                                                                                       Reporting Channels

      Sub Direktorat Anti Fraud - Direktorat Internal Audit                                                 The Anti-Fraud Sub-Directorate under the Internal Audit
      menerima laporan pelanggaran dan fraud mengacu                                                        Directorate receives reports of violations and fraud in
      kepada Pedoman Kebijakan Perusahaan tentang Strategi                                                  accordance with the Company Policy Guidelines on the
      Anti Fraud. Pelaporan ini dapat disampaikan melalui:                                                  Anti-Fraud Strategy. Such reports may be submitted
                                                                                                            through the following channels:
      Surat:                                                                                                By mail:
      Sub Direktorat Anti Fraud                                                                             Anti-Fraud Sub-Directorate
      Gedung Bank Artha Graha Lt. 3                                                                         Bank Artha Graha Building, 3rd Floor
      Jl. Kopi No. 2, Jakarta Barat, 11230                                                                  Jl. Kopi No. 2, West Jakarta, 11230
      E-mail: antifraud@ag.co.id                                                                            By email: antifraud@ag.co.id


      Mekanisme Penyampaian Laporan Pelanggaran                                                             Mechanism for Submitting Violation Reports

                                                   Pelaksana                        Uraian                           Dokumen                             Keterangan
                                                  Implementor                     Description                        Document                             Remark



                                                                             Melaporkan pelanggaran           Bukti/dokumen lengkap
                                                   Pelapor                    melalui Whistleblowing               pelanggaran                Bukti/dokumen atau informasi
                                                 Whistleblower               Reporting violations via       Complete evidence/documents       pelanggaran, minimal:
                                                                                 Whistleblowing                     of violaton               • Identitas pelapor (anonim);
                                                                                                                                              • Informasi pelanggaran;
                                                                                                                                              • Pelaku dan pihak terlibat;
                                                                                                                                              • Perkiraan kerugian terjadi;
                                               Petugas AntiFraud         Menerima laporan pelanggaran           Hasil identifikasi awal           dan
                                               Anti Fraud Officer         Receiving whistleblowing report         Initial identification        • Tempat dan waktu kejadian.

                                                                                                                                              Evidence/documents or
                                                                                                                                              information of violation,
                                                                                    Melakukan
                                               Petugas AntiFraud                                                Hasil identifikasi awal        at least:
                                                                                 identifikasi awal
                                                                                                                                              • Whistleblower’s identity
                                               Anti Fraud Officer                Carrying out initial             Initial identification
                                                                                                                                                (anonymous);
                                                                                   identification
                                                                                                                                              • Information about violation;
                                                                                                                                              • Suspect and implicated
                                                                             Menyusun rekomendasi                                               parties;
                                               Petugas AntiFraud               hasil identifikasi awal                                         • Estimated damage; and
                                                                                                                                              • Place and time of incident.
                                               Anti Fraud Officer           Developing recommendations
                                                                              for initial identification



                                           Executive OfficerAntiFraud     Memeriksa dan menandatangani rekomendasi hasil identifikasi awal
                                           Anti Fraud Executive Officer              Checking and signing the recommendation
                                                                                          for initial identification result



                                                                                   Perubahan
                                                                                    Changes                                                   Keputusan identifikasi awal,
                                                Deputy Director                                                                               yakni:
                                                                                                                                              • Dihentikan, jika tidak
                                                Deputy Director                                                                                memenuhi persyaratan
                                                                                                                    Surat Tugas                identifikasi awal; dan
                                                                                                                  Assignment Letter           • Dilanjutkan ke tahap
                                                                            Menerima dan memutuskan                                            investigasi, sesuai dengan
                                                                                  tindak lanjut                                                pengaduan
                                                                            Accepting and deciding the
                                                                                follow up action                                              Initial identification decision, i.e.:
                                                                                                                Hasil identifikasi awal        • Dropped, if it is not eligible
                                                                                                                 Initial identification          for initial identification; and
                                                                                                                                              • Proceeded to investigation
                                                                                                                                                stage, based on the
                                                                                                                                                complaint
                                                   Investigasi                     Keputusan                         Dihentikan
                                                  Investigation                     Decision                          Dropped




                                                    Tim AF
                                                   AF Team




374        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 376
          Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Pihak Yang Mengelola Pengaduan                                                  Parties Responsible for Handling Complaints

Pihak    yang      bertanggung               jawab   dalam    mengelola         The party responsible for managing the Whistleblowing
Whistleblowing System Bank Artha Graha Internasional                            System of Bank Artha Graha Internasional is the Anti-
adalah Sub Direktorat Anti Fraud.                                               Fraud Sub-Directorate.


Perlindungan Bagi Whistleblower                                                 Protection for Whistleblowers

Bank memberikan perlindungan terhadap pelapor atas                              The Bank provides protection to whistleblowers whose
laporan yang terbukti kebenarannya yang meliputi:                               reports are proven to be valid, which includes:
1.   Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan isi laporan                      1.    Assurance of confidentiality of the whistleblower’s
     yang disampaikan;                                                                identity and the contents of the report submitted;
2. Jaminan perlindungan terhadap perlakuan yang                                 2. Assurance of protection against any form of
     merugikan pelapor; dan                                                           detrimental treatment toward the whistleblower; and
3. Jaminan perlindungan dari kemungkinan adanya                                 3. Assurance of protection from potential threats,
     tindakan ancaman, intimidasi, hukuman ataupun                                    intimidation, punishment, or other unfavorable
     tindakan tidak menyenangkan lainnya dari pihak                                   actions by the reported parties.
     terlapor.


Penanganan Pengaduan                                                            Handling of Complaints

Bank menetapkan tahapan penanganan pengaduan                                    The Bank has established stages for handling received
yang diterima yang terdiri dari:                                                complaints, which consist of:
1.   Menindaklanjuti informasi atas dugaan tindakan                             1.    Following up on information related to alleged
     fraud;                                                                           fraudulent acts;
2. Mengumpulkan semua bukti-bukti terkait dengan                                2. Collecting all relevant evidence related to the
     kejadian yang patut diduga kemudian dilakukan                                    suspected incident and conducting verification;
     verifikasi;
3. Melakukan           identifikasi          awal,   serta    menyusun          3. Conducting an initial identification and preparing
     rekomendasi atas hasil identifikasi tersebut;                                    recommendations based on the results of such
                                                                                      identification;
4. Memberikan keputusan tindak lanjut, jika terindikasi                         4. Determining follow-up actions, and where fraud is
     fraud,      maka         dilakukan         pemeriksaan       secara              indicated, conducting a comprehensive investigation;
     menyeluruh;
5. Mengidentifikasi kelemahan dan penyebab terjadinya                           5. Identifying weaknesses and the causes of the fraud,
     fraud,    serta       menentukan            langkah     selanjutnya,             and determining subsequent actions, one of which
     salah satu diantaranya adalah memperkuat sistem                                  includes strengthening the Bank’s internal control
     pengendalian internal Bank; dan                                                  system; and
6. Membuat laporan kepada Direktur Utama dengan                                 6. Preparing a report to the President Director, with a
     tembusan kepada Dewan Komisaris.                                                 copy submitted to the Board of Commissioners.




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   375
Page 377
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Sosialisasi Whistleblowing System                                                            Whistleblowing System Socialization

      Sosialisasi anti fraud dilakukan oleh Sub Direktorat                                         Anti-fraud socialization activities are conducted by
      Anti Fraud ke seluruh kantor cabang/kantor cabang                                            the Anti-Fraud Sub-Directorate across all branch
      pembantu Bank Artha Graha Internasional, termasuk                                            offices and sub-branch offices of Bank Artha Graha
      pada karyawan outsourcing (driver, office boy, dan                                           Internasional, including outsourced personnel (drivers,
      security) dalam rangka mengefektifkan penerapan                                              office assistants, and security personnel), in order to
      Whistleblowing System Bank Artha Graha Internasional.                                        enhance the effective implementation of the Bank’s
                                                                                                   Whistleblowing System.


      Jumlah Pengaduan Yang Masuk dan                                                              Number of Reports Received and Processed in
      Diproses Pada Tahun Buku Terakhir                                                            the Latest Fiscal Year

      Selama periode tahun 2025, tidak terdapat pelaporan                                          During fiscal year 2025, there were no reports of alleged
      dugaan fraud yang disampaikan melalui mekanisme                                              fraud submitted through the Whistleblowing System
      Whistleblowing System Bank Artha Graha Internasional.                                        mechanism of Bank Artha Graha Internasional.


      Sanksi/Tindak Lanjut Atas Pengaduan                                                          Sanctions/Follow-up Actions on Complaints
      Yang Telah Selesai Diproses Pada Tahun                                                       Completed in the Fiscal Year
      Buku

      Sepanjang 2025, Bank Artha Graha Internasional tidak                                         Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional did not
      menerima pengaduan pelanggaran. Namun apabila                                                receive any reports of violations. However, if any reports
      terdapat pengaduan pelanggaran yang masuk dan                                                are submitted and, upon investigation, are proven to
      setelah diinvestigasi terbukti sebagai pelanggaran maka                                      constitute violations, sanctions will be imposed in
      dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.                                       accordance with the applicable regulations.


      LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
      INTEGRATED GOVERNANCE IMPLEMENTATION REPORT
      Sampai dengan akhir tahun 2025 Bank Artha Graha                                              As of the end of 2025, Bank Artha Graha Internasional
      Internasional belum mempunyai Entitas Anak atau keterkaitan                                  does’nt any subsidiaries or ownership and/ or control
      kepemilikan dan/atau pengendalian dengan perusahaan lain                                     relationships with other companies in the financial services
      di bidang jasa keuangan dan jika merujuk pada Peraturan                                      sector. Referring to Financial Services Authority Regulation
      Otoritas Jasa Keuangan No. 30 Tahun 2024 tanggal 19                                          (POJK) No. 30 of 2024 dated December 19, 2024 concerning
      Desember 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan                                              Financial   Conglomeration        and   Financial   Conglomerate
      Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan disebutkan kriteria                                   Holding Companies, a financial conglomerate is defined as
      konglomerasi keuangan memiliki total aset LJK Konglomerasi                                   having total assets of Financial Services Institutions within
      Keuangan paling sedikit Rp100.000.000.000.000,00 (seratus                                    the conglomerate of at least IDR100,000,000,000,000 (one
      triliun rupiah); dan paling sedikit berjumlah 2 (dua) LJK pada                               hundred trillion rupiah) and consisting of at least 2 (two)
      2 (dua) sektor yang berbeda di Konglomerasi Keuangan                                         Financial Services Institutions operating in 2 (two) different
      atau total aset LJK Konglomerasi Keuangan paling sedikit                                     sectors within the financial conglomerate; or having total assets
      Rp20.000.000.000.000,00 (dua puluh triliun rupiah) sampai                                    of Financial Services Institutions within financial conglomerate
      dengan kurang dari Rp100.000.000.000.000,00 (seratus                                         of at least IDR20,000,000,000,000 (twenty trillion rupiah) up
      triliun rupiah) dan paling sedikit berjumlah 3 (tiga) LJK pada 3                             to less than IDR100,000,000,000,000 (one hundred trillion
      (tiga) sektor yang berbeda di Konglomerasi Keuangan.                                         rupiah) and consisting of at least 3 (three) Financial Services
                                                                                                   Institutions operating in 3 (three) different sectors within the
                                                                                                   financial conglomerate.


376        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 378
         Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




Dengan kriteria tersebut, Bank Artha Graha Internasional                  Based on these criteria, Bank Artha Graha Internasional is
belum memiliki kewajiban dalam menerapkan tata kelola                     not yet subject to the obligation to implement integrated
terintegrasi.                                                             corporate governance.


PEMENUHAN PENYAMPAIAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
2025
FULFILLMENT OF SUSTAINABILITY REPORT SUBMISSION 2025
Bank    telah       menyampaikan            Laporan   Keberlanjutan       The Bank has submitted its Sustainability Report in accordance
sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 51/ POJK.03/2017                   with Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                     POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Pada tahun                   Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
buku 2025, Bank Artha Graha Internasional menyampaikan                    Companies. In fiscal year 2025, Bank Artha Graha Internasional
Laporan Keberlanjutan dalam buku yang terpisah dari Laporan               prepared and published the Sustainability Report as a separate
Tahunan namun tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan                   document from the Annual Report; however, it remains an
dari Laporan Tahunan ini.                                                 integral and inseparable part of this Annual Report.



PENGUNGKAPAN KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA
DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
DISCLOSURE OF SHARE OWNERSHIP OF MEMBERS OF THE BOARD OF
DIRECTORS AND THE BOARD OF COMMISSIONERS

Kebijakan Pengungkapan Kepemilikan                                        Policy on Disclosure of Share Ownership
Saham

Dalam menjalankan tata kelola perusahaan Bank Artha                       In implementing corporate governance, Bank Artha Graha
Graha Internasional berkomitmen memenuhi ketentuan                        Internasional is committed to complying with applicable
peraturan yang berlaku termasuk terkait kebijakan                         regulations, including policies on the disclosure of share
pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan                        ownership of members of the Board of Directors and the
anggota Dewan Komisaris paling lambat 5 (lima) hari kerja                 Board of Commissioners. Such disclosures are made no
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan                      later than 5 (five) business days after the occurrence
kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka.                                of ownership or any change in ownership of shares in a
                                                                          Public Company.


Dalam hal ini Bank berkomitmen memenuhi Peraturan                         In this regard, the Bank is committed to complying with
Otoritas Jasa Keuangan No. 4 tahun 2024 tentang                           Financial Services Authority Regulation No. 4 of 2024
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan                     concerning Reports on Share Ownership or Any Changes
Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas                            in Share Ownership of Public Companies and Reports on
Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.                                     Pledging Activities of Public Company Shares.




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   377
Page 379
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Implementasi Kebijakan Pengungkapan                                                           Implementation of the Share Ownership
      Kepemilikan Saham                                                                             Disclosure Policy

      Pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan                                            Disclosure of share ownership of members of the
      anggota Dewan Komisaris paling lambat 5 (lima) hari kerja                                     Board of Directors and members of the Board of
      setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan                                          Commissioners, no later than 5 (five) business days
      kepemilikan                          diwujudkan     dengan      menyampaikan                  after the occurrence of ownership or any change in
      perubahan atas kepemilikan tersebut kepada Otoritas                                           ownership, is carried out by submitting such changes to
      Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia yang                                             the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
      mencantumkan informasi di antaranya:                                                          Stock Exchange. The disclosure includes, among others,
                                                                                                    the following information:
      1.     Identitas anggota Direksi atau anggota Dewan                                           1.   Identity of the member of the Board of Directors or
             Komisaris;                                                                                  the Board of Commissioners;
      2. Nama saham Perusahaan Terbuka;                                                             2. Name of the shares of the Public Company;
      3. Jumlah saham dan persentase sebelum transaksi;                                             3. Number of shares and percentage prior to the
                                                                                                         transaction;
      4. Jumlah saham dan persentase setelah transaksi;                                             4. Number of shares and percentage after the
                                                                                                         transaction;
      5. Jenis transaksi yang dilakukan;                                                            5. Type of transaction conducted;
      6. Jumlah saham dibeli, dijual, dan dialihkan;                                                6. Number of shares purchased, sold, or transferred;
      7. Keterangan mengenai klasifikasi saham;                                                     7. Information on share classification;
      8. Harga pembelian atau penjualan per saham, jika                                             8. Purchase or sale price per share, if the change in
             perubahan                      kepemilikan   merupakan          akibat          dari        ownership results from a payment transaction;
             adanya transaksi pembayaran;
      9. Tanggal transaksi;                                                                         9. Transaction date;
      10. Tujuan dari transaksi;                                                                    10. Purpose of the transaction;
      11. Status kepemilikan Saham;                                                                 11. Status of share ownership;
      12. Informasi mengenai pemegang saham yang tercatat                                           12. Information on shareholders recorded in the register
             di daftar pemegang saham Perusahaan Terbuka                                                 of shareholders of the Public Company for the
             untuk kepentingan pemilik manfaat, jika terdapat                                            benefit of the beneficial owner, if there is indirect
             kepemilikan saham secara tidak langsung;                                                    share ownership;
      13. Nama pemegang saham yang memberikan kuasa                                                 13. Name of the shareholder granting authority to report
             untuk melaporkan dan keterangan bahwa pelaporan                                             and a statement that such reporting is made under
             tersebut merupakan kuasa yang diberikan untuk                                               a power of attorney for themselves, if the share
             dirinya, jika laporan kepemilikan saham dikuasakan;                                         ownership report is submitted through a proxy; and
             dan
      14. Informasi mengenai rincian anggota kelompok yang                                          14. Information on the details of members of an organized
             terorganisasi, jika merupakan laporan kepemilikan                                           group, if the report relates to share ownership by an
             saham oleh kelompok yang terorganisir.                                                      organized group.


      Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka                                                         Policy on the Granting of Performance-Based
      Panjang Berbasis Kinerja Kepada Manajemen                                                     Long-Term Compensation to Management
      dan/atau Karyawan                                                                             and/or Employees

      Hingga 31 Desember 2025, Bank tidak melaksanakan                                              As of December 31, 2025, the Bank has not implemented
      kebijakan                 pemberian          kompensasi      jangka            panjang        any    performance-based                long-term   compensation
      berbasis kinerja kepada manajemen dan/atau karyawan                                           policies for management and/or employees of the



378        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 380
        Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik, antara                    Issuer or Public Company, including, among others, a
lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen                        Management Stock Ownership Program (MSOP) and/
(Management           Stock         Ownership    Program/MSOP)              or an Employee Stock Ownership Program (ESOP).
dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan                            Accordingly, the Bank does not have any policies related
(Employee Stock Ownership Program/ESOP). Oleh                               to share ownership programs for management and/or
karena itu, Bank tidak memiliki kebijakan terkait program                   employees.
kepemilikan saham oleh manajemen dan/atau karyawan.



KEBIJAKAN ANTI FRAUD
ANTI-FRAUD POLICY
Bank   Artha     Graha       Internasional   telah   memiliki    dan        Bank Artha Graha Internasional has established and
memberlakukan kebijakan anti fraud sebagaimana dimuat                       implemented an anti-fraud policy as set forth in the Anti-
dalam Pedoman Anti Fraud No. 00001.03.0 tanggal 5                           Fraud Guidelines No. 00001.03.0 dated November 5, 2025
November 2025 tentang Pedoman Penerapan Strategi Anti                       concerning the Guidelines for the Implementation of the Anti-
Fraud yang disosialisasikan secara berkala kepada seluruh                   Fraud Strategy. These guidelines are regularly disseminated
karyawan agar dapat dilaksanakan secara konsisten.                          to all employees to ensure consistent implementation.


Kebijakan anti fraud bermanfaat untuk memastikan agar                       The anti-fraud policy is intended to ensure that
kegiatan usaha perusahaan terbuka dilakukan secara                          the business activities of the public company are
legal, prudent, dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata                      conducted in a legal, prudent manner and in accordance
kelola yang baik. Kebijakan tersebut dapat merupakan                        with the principles of good corporate governance. Such
bagian dalam kode etik, ataupun dalam bentuk                                policy may form part of the Code of Conduct or be
tersendiri. Kebijakan tersebut antara lain dapat meliputi                   issued as a standalone policy. It may include, among
program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi                         others, programs and procedures to address practices
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/                   related to corruption, kickbacks, fraud, bribery, and/
atau gratifikasi dalam perusahaan terbuka. Lingkup                          or gratuities within the public company. The scope of
dari kebijakan tersebut menggambarkan pencegahan                            this policy reflects the public company’s commitment
perusahaan terbuka terhadap segala praktik korupsi,                         to preventing all forms of corrupt practices, whether in
baik memberi maupun menerima dari pihak lain.                               giving or receiving benefits from other parties.


Strategi Anti Fraud, Anti Penyuapan dan                                     Anti-Fraud, Anti-Bribery, and Gratuities
Gratifikasi                                                                 Strategy

Dalam membangun budaya kepatuhan dan menciptakan                            In fostering a culture of compliance and enhancing risk
kesadaran risiko (risk awareness) atas potensi risiko                       awareness regarding potential fraud risks and their
fraud dan konsekuensi yang dapat timbul, Bank memiliki                      consequences, the Bank has established an anti-fraud
kebijakan anti fraud yang merupakan bagian dari sistem                      policy as part of its internal control system. This policy
pengendalian internal Bank. Dimana hal tersebut sesuai                      is implemented in accordance with POJK No. 12 of 2024
dengan POJK No. 12 Tahun 2024, perihal Penerapan                            concerning the Implementation of Anti-Fraud Strategies
Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan, yang                        for Financial Services Institutions, and has been applied
telah dilaksanakan oleh Bank secara bank-wide.                              bank-wide.


Seluruh insan Bank diwajibkan untuk menjunjung tinggi                       All Bank personnel are required to uphold integrity, act
integritas, bertindak jujur, profesional, dan secara                        honestly and professionally, and proactively protect
proaktif melindungi serta menjaga aset Bank, nasabah                        and safeguard the assets of the Bank, its customers,



                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   379
Page 381
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      dan stakeholder lainnya sesuai dengan ketentuan yang                                         and other stakeholders in accordance with applicable
      berlaku baik internal maupun eksternal. Sebagai bentuk                                       internal and external regulations. As part of the active
      pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris terhadap                                        oversight of fraud control by the Board of Directors
      pengendalian fraud, Bank Artha Graha Internasional                                           and the Board of Commissioners, Bank Artha Graha
      melaksanakan kode etik (Code of Conduct) oleh seluruh                                        Internasional implements a Code of Conduct across all
      jajaran organisasi Bank.                                                                     levels of the Bank’s organization.


      Kode Etik merupakan pedoman perilaku Jajaran Bank                                            The Code of Ethics serves as a guideline for the conduct of
      dalam menjalankan tugas dan kedinasan sehari-hari                                            Bank personnel in carrying out their daily duties and official
      serta melakukan hubungan bisnis dengan para nasabah,                                         responsibilities, as well as in conducting business relationships
      rekanan maupun rekan sekerja. Code of Conduct                                                with customers, business partners, and colleagues. The Code
      sebagai pedoman berperilaku disusun berdasarkan                                              of Conduct, as a behavioral guideline, is formulated based
      nilai dan pertimbangan integritas, kesadaran diri dan                                        on the values and considerations of integrity, self-awareness
      profesionalisme, reputasi Bank, keluarga dan pribadi.                                        and professionalism, as well as the reputation of the Bank,
                                                                                                   family, and individuals.


      KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
      PROCUREMENT POLICY FOR GOODS AND SERVICES
      Bank Artha Graha Internasional melakukan seleksi pemasok                                     Bank Artha Graha Internasional conducts vendor and supplier
      atau vendor untuk memastikan agar perusahaan terbuka                                         selection to ensure that the public company obtains the
      memperoleh barang atau jasa yang diperlukan dengan                                           required goods or services at competitive prices and with
      harga yang kompetitif dan kualitas yang baik. Sedangkan,                                     appropriate quality. Enhancing the capabilities of suppliers
      peningkatan kemampuan pemasok atau vendor bermanfaat                                         or vendors is also important to ensure that the supply chain
      untuk memastikan bahwa rantai pasokan (supply chain)                                         operates efficiently and effectively. The ability of suppliers or
      berjalan dengan efisien dan efektif. Kemampuan pemasok                                       vendors to provide and fulfill the goods or services required
      atau vendor dalam memasok/memenuhi barang atau jasa                                          by the Bank directly affects the quality of the Bank’s output.
      yang dibutuhkan Bank akan memengaruhi kualitas output
      Bank.


      Pelaksanaannya dapat menjamin kontinuitas pasokan,                                           The implementation of this policy is intended to ensure
      baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang dibutuhkan                                     continuity of supply, both in terms of the quantity
      perusahaan terbuka. Cakupan ini meliputi kriteria dalam                                      and quality required by the public company. Its scope
      pemilihan pemasok atau vendor, mekanisme pengadaan                                           includes criteria for the selection of suppliers or
      yang            transparan,            upaya    peningkatan           kemampuan              vendors, transparent procurement mechanisms, efforts
      pemasok                  atau        vendor,   dan   pemenuhan                hak-hak        to enhance supplier or vendor capabilities, fulfillment of
      yang berkaitan dengan pemasok atau vendor, serta                                             rights related to suppliers or vendors, as well as the use
      penggunaan rekening Bank Artha Graha Internasional                                           of Bank Artha Graha Internasional accounts for vendor
      untuk pembayaran vendor sebagaimana diatur dalam                                             payments, as stipulated in Operations Circular Letter
      Surat Edaran Operasi No. 194.02.0.                                                           No. 194.02.0.




380        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 382
         Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN/ATAU OBLIGASI
BANK
SHARE AND/OR BOND BUYBACK
Sepanjang tahun 2025, Bank Artha Graha Internasional                       Throughout 2025, Bank Artha Graha Internasional did
tidak menyelenggarakan pembelian kembali saham dan/                        not conduct any share and/or bond buybacks.
atau obligasi Bank.



TRANSAKSI AFILIASI DAN BENTURAN KEPENTINGAN
AFFILIATED TRANSACTIONS AND CONFLICTS OF INTEREST
Pengungkapan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan                   The disclosure of affiliated transactions and conflicts of
adalah upaya pemenuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa                    interest is carried out in fulfillment of Financial Services
Keuangan No. 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi                    Authority Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning
dan Transaksi Benturan Kepentingan. Hingga akhir 2025                      Affiliated Transactions and Conflict of Interest Transactions.
tidak terdapat transaksi afiliasi yang telah dilaksanakan Bank             As of the end of 2025, there were no affiliated transactions
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan di atas.                    conducted by the Bank in accordance with the above
                                                                           Financial Services Authority regulations.


Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara Bank dan                     In the event of a conflict of interest between the
pemilik Bank, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,                    Bank and its shareholders, members of the Board of
Pejabat Eksekutif dan/atau pihak lain yang terkait                         Directors, members of the Board of Commissioners,
dengan Bank maka anggota Direksi, anggota Dewan                            Executive Officers, and/or other parties related to the
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil                        Bank, members of the Board of Directors, members of
tindakan yang dapat merugikan atau mengurangi                              the Board of Commissioners, and Executive Officers
keuntungan Bank.                                                           are prohibited from taking any actions that may cause
                                                                           losses to or reduce the benefits of the Bank.


Pengungkapan mengenai transaksi yang mengandung                            Disclosure of transactions involving conflicts of interest
benturan kepentingan, paling sedikit mencakup nama                         shall, at a minimum, include the name and position
dan jabatan pihak yang memiliki benturan kepentingan,                      of the party having the conflict of interest, the name
nama dan jabatan pengambil keputusan transaksi yang                        and position of the decision-maker of the transaction
mengandung benturan kepentingan, jenis transaksi, nilai                    involving the conflict of interest, the type of transaction,
transaksi, dan keterangan. Sepanjang tahun 2025, Bank                      the transaction value, and relevant explanations.
tidak memiliki transaksi yang mengandung Benturan                          Throughout 2025, the Bank did not have transactions
Kepentingan.                                                               involving conflicts of interest.



RENCANA KORPORASI BANK
BANK CORPORATE PLAN
Rencana Korporasi Bank disusun sebagai upaya untuk                         The Bank’s Corporate Plan has been prepared as an
menjawab tantangan bisnis dalam 7 tahun mendatang                          effort to address business challenges over the next 7
(2023-2029).         Rencana           Korporasi   selaras   dengan        (seven) years (2023–2029) and is aligned with the
Rencana Bisnis Bank tahun 2024-2026. Rencana                               Bank Business Plan for 2024–2026. The Corporate Plan
Korporasi dilakukan dengan menganalisis kembali kondisi                    is formulated through a reassessment of economic
perekonomian dan perkembangan perbankan ditengah-                          conditions and banking industry developments amid
tengah ketidakpastian politik dan ketidakstabilan iklim                    political uncertainty and global economic instability.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   381
Page 383
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      perekonomian dunia. Peluang bagi industri perbankan                                          Opportunities for the banking industry to drive the
      untuk mendorong pertumbuhan bisnis Bank masih                                                Bank’s business growth remain open, supported by the
      terbuka dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam                                        application of prudential principles in implementing an
      strategi aggressiveness ekspansi funding dan lending                                         appropriately aggressive funding and lending expansion
      yang disesuaikan dengan kekuatan Bank Artha Graha                                            strategy that is aligned with the strengths of Bank Artha
      Internasional. Terlebih lagi, Era digital menuntut Bank Artha                                Graha Internasional. Moreover, the digital era requires
      Graha Internasional untuk dapat menyesuaikan diri lebih                                      Bank Artha Graha Internasional to adapt more rapidly,
      cepat, mempersiapkan infrastruktur (baik infrastruktur                                       prepare its infrastructure (both IT systems and human
      IT sistem maupun Human Capital) serta strategi bisnis                                        capital), and develop business strategies to sustain
      untuk dapat mempertahankan kesinambungan bisnis di                                           business continuity amid such rapid changes
      tengah perubahan yang begitu cepat.


      Bank Artha Graha Internasional akan bergerak menjadi                                         Bank Artha Graha Internasional will transform into a
      Hybrid Bank yang memadukan antara bisnis model Brick                                         Hybrid Bank that combines a brick-and-mortar business
      and Mortar dengan digital banking. Bank Artha Graha                                          model with digital banking. The Bank will provide One
      Internasional akan menyediakan One Stop Solution                                             Stop Solution Banking Services for its customers. This
      Banking Services untuk nasabah. Strategi ini mendukung                                       strategy supports the advancement of the digital era
      pergerakan era digital serta peluang bonus demografi                                         as well as the opportunities arising from Indonesia’s
      negara Indonesia yang akan mulai tampak pada tahun                                           demographic bonus, which is expected to become
      2025. Tentu serangkaian milestone telah dirumuskan                                           more evident starting in 2025. To implement this major
      Bank Artha Graha Internasional untuk menjalankan                                             strategy, Bank Artha Graha Internasional has formulated
      strategi besar tersebut.                                                                     a series of milestones.


      Fokus utama Bank Artha Graha Internasional adalah                                            The Bank’s primary focus is strengthening internal
      penguatan internal serta pembangunan infrastruktur                                           capabilities and developing IT infrastructure and
      IT dan Human Capital, dimana diharapkan peningkatan                                          human capital, with the expectation that enhanced IT
      infrastruktur IT yang akan dikelola dengan baik oleh                                         infrastructure will be effectively managed by corporate
      corporate talent yang memiliki kompetensi handal                                             talent possessing strong competencies in the digital
      di Era Digital. Milestone tersebut telah digambarkan                                         era. These milestones are outlined in the corporate-
      dalam peta strategi level korporasi Bank Artha Graha                                         level strategy map of Bank Artha Graha Internasional
      Internasional sebagai bentuk penerjemahan strategi                                           as a translation of executable strategies. The Bank
      yang dapat dilaksanakan. Bank Artha Graha Internasional                                      views the rapidly evolving business environment and
      memandang lingkungan bisnis dan era digital yang                                             digital era not as obstacles, but as timely opportunities
      bergerak begitu cepat bukanlah menjadi hambatan                                              to undertake superior digital transformation. Through
      namun justru waktu yang tepat untuk dimanfaatkan                                             these efforts, Bank Artha Graha Internasional aims to
      dalam melakukan transformasi digital yang unggul                                             strengthen its competitive position within the KBMI I
      dipersaingan Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti                                            category and achieve growth toward KBMI II by 2029.
      (KBMI) I bahkan mampu bertumbuh menjadi KBMI II
      tahun 2029.




382        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 384
          Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




INTEGRITAS PELAPORAN DAN SISTEM TEKNOLOGI
INFORMASI
INTEGRITY OF REPORTING AND INFORMATION TECHNOLOGY SYSTEMS
Bank     Artha         Graha          Internasional   melaksanakan         Bank Artha Graha Internasional ensures transparency
transparansi kondisi keuangan dan non keuangan kepada                      of     its   financial   and       non-financial           conditions             to
Pemangku Kepentingan melalui laporan yang disusun                          Stakeholders through reports prepared in accordance
sesuai dengan tata cara, jenis, dan cakupan sesuai                         with the procedures, types, and scope stipulated under
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai                           Financial Services Authority regulations concerning the
transparansi dan publikasi laporan bank.                                   transparency and publication of bank reports.


Berikut publikasi kondisi keuangan dan non keuangan                        The following publications on the Bank’s financial and
Bank selama periode Tahun 2025 yang disampaikan ke                         non-financial conditions during fiscal year 2025 were
publik baik melalui media cetak atau situs perusahaan                      disclosed to the public through print media and/or the
https://www. arthagraha.com/                                               Bank’s official website at https://www.arthagraha.com/
1.   Laporan Keuangan Bulanan Bank telah menyusun dan                      1.    Monthly Financial Statements, the Bank prepared
     menyampaikan Laporan Keuangan Bulanan kepada                                and submitted Monthly Financial Statements to the
     regulator serta telah dipublikasikan pada website                           regulator and published them on the Bank’s website.
     Bank.
2. Laporan Keuangan Triwulanan Bank telah menyusun                         2. Quarterly Financial Statements, the Bank prepared
     dan menyampaikan Laporan Keuangan Triwulan                                  and submitted Quarterly Financial Statements to the
     kepada regulator sesuai dengan ketentuan serta                              regulator in accordance with applicable provisions
     telah dipublikasikan melalui website.                                       and published them through the Bank’s website.
3. Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Bank                          3. Annual Report and Sustainability Report, the Bank
     telah menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan                             prepared and submitted the Annual Report and
     dan Laporan Keberlanjutan kepada regulator serta                            Sustainability Report to the regulator and published
     telah dipublikasikan melalui website resmi Bank.                            them through the Bank’s official website.
4. Laporan dan Informasi Lainnya Bank juga telah                           4. Other Reports and Information, the Bank also
     menyusun laporan-laporan publikasi lainnya yang                             prepared     other      mandatory            disclosure          reports
     diwajibkan oleh regulator, meliputi Laporan Tata                            required by regulators, including the Corporate
     Kelola, Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan,                             Governance Report, Risk Exposure and Capital
     informasi produk dan penggunaan data nasabah,                               Adequacy Reports, information on products and
     informasi jaringan kantor, informasi penyampaian                            the use of customer data, information on branch
     dan penanganan pengaduan, informasi atau fakta                              networks, information on the submission and
     material serta informasi-informasi lainnya yang                             handling of complaints, material information or facts,
     diwajibkan.                                                                 and other required disclosures.


Selain itu, Bank juga telah menyusun dan menyampaikan                      In addition, the Bank prepared and submitted reports
laporan-laporan yang diwajibkan oleh regulator (Otoritas                   required by regulators (the Financial Services Authority,
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, PPATK dan regulator                         Bank Indonesia, PPATK, and other regulators) in
lainnya) sesuai dengan ketentuan dan batas waktu                           accordance with applicable provisions and deadlines
yang ditetapkan dalam ketentuan eksternal masing-                          set forth by each respective regulator. The Bank has
masing       regulator.       Bank       telah   memastikan   bahwa        ensured that the preparation of all regulatory reports
seluruh penyusunan laporan-laporan kepada regulator                        is supported by adequate management information
telah didukung oleh sistem informasi manajemen                             systems to enhance the quality of decision-making by
yang memadai untuk meningkatkan kualitas proses                            the Board of Directors and the effectiveness of oversight
pengambilan keputusan oleh Direksi dan kualitas proses                     by the Board of Commissioners.
pengawasan oleh Dewan Komisaris.




                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    383
Page 385
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      PENERAPAN ATAS PEDOMAN TATA KELOLA
      PERUSAHAAN TERBUKA
      IMPLEMENTATION OF THE GUIDELINES FOR PUBLIC COMPANY CORPORATE
      GOVERNANCE
      Roadmap GCG yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan                                          The GCG Roadmap issued by the Financial Services
      (OJK) pada tahun 2014 memiliki dampak yang besar                                             Authority (OJK) in 2014 has had a significant impact on
      bagi perkembangan GCG di lingkungan dunia usaha.                                             the development of GCG practices within the business
      Penekanan                     pada       transparansi,     akuntabilitas,              dan   sector. The emphasis on transparency, accountability,
      penyampaian informasi yang wajar menjadi bahasan                                             and fair disclosure of information provides important
      yang dapat menjadi pegangan bagi entitas usaha,                                              guidance for business entities, particularly public
      khususnya bagi perusahaan terbuka. Demikian pula                                             companies. Likewise, the protection of shareholders’
      dengan                hak            pemegang      saham    tanpa         terkecuali,        rights without exception—especially those of minority
      khususnya pemegang saham minoritas yang harus                                                shareholders—must be a key concern for issuers or
      menjadi perhatian dari emiten atau perusahaan terbuka.                                       public companies.


      Secara umum, Bank sebagai perusahaan terbuka telah                                           In general, as a public company, the Bank has
      melaksanakan                         seluruh   peraturan    yang        dikeluarkan          implemented all regulations issued by the OJK and
      OJK, dan akan terus berupaya melakukan perbaikan                                             will continue to make improvements to create added
      untuk            menciptakan               nilai   tambah    bagi         pemegang           value for shareholders and other stakeholders. In
      saham dan pemangku kepentingan. Khususnya terkait                                            particular, this relates to the Guidelines for Public
      pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang diatur                                           Company Corporate Governance as regulated under
      berdasarkan Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tanggal                                        OJK Regulation No. 21/POJK.04/2015 dated November
      16 November 2015 tentang Penerapan Pedoman Tata                                              16, 2015 concerning the Implementation of Public
      Kelola Perusahaan Terbuka, yang dijabarkan dalam Surat                                       Company Corporate Governance Guidelines, as further
      Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 November                                          elaborated in OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015
      2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                                         dated November 17, 2015 concerning Public Company
                                                                                                   Corporate Governance Guidelines.


      Pedoman tersebut yang memuat aspek, prinsip dan                                              These guidelines, which set out the aspects, principles,
      rekomendasi tata kelola perusahaan yang baik berguna                                         and recommendations of good corporate governance,
      untuk mendorong penerapan praktik GCG sesuai                                                 are intended to encourage the implementation of GCG
      dengan praktik internasional yang patut diteladani                                           practices in line with internationally recognized best
      perusahaan terbuka. Bank wajib menerapkan pedoman                                            practices for public companies. The Bank is required
      tersebut, dan jika belum menerapkannya, Bank wajib                                           to implement these guidelines, and in the event that
      menjelaskan alasan tidak diterapkannya pedoman                                               certain recommendations have not been implemented,
      tersebut. Pengungkapan penerapan atas rekomendasi                                            the Bank is obliged to disclose the reasons for such
      dalam pedoman tersebut disampaikan dalam laporan                                             non-implementation. Disclosure of the implementation
      tahunan perusahaan terbuka.                                                                  of the recommendations under these guidelines is
                                                                                                   presented in the Annual Report of the public company.


      Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015                                            Based on OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015,
      sebagai standar penerapan GCG yang mencakup 5                                                the GCG implementation standard comprises 5 (five)
      (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip dan 25 rekomendasi                                         aspects, 8 (eight) principles, and 25 (twenty-five)
      penerapan aspek dan prinsip GCG. Rekomendasi                                                 recommendations for the application of GCG aspects
      penerapan aspek dan prinsip GCG dalam Pedoman                                                and principles. These recommendations constitute the
      Tata Kelola adalah standar penerapan aspek dan prinsip                                       standards that must be applied by the Bank. A summary
      GCG yang harus diterapkan Bank. Ikhtisar kepatuhan                                           of the Bank’s compliance with OJK Regulations and




384        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 386
        Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Bank terhadap Peraturan dan Surat Edaran OJK tentang                         Circular Letters concerning the Guidelines for Public
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dapat dilihat                         Company Corporate Governance is presented in the
pada tabel di bawah ini.                                                     table below.


Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup                             Alignment of the Bank’s GCG Implementation Progress
Bank dengan Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015                            with         OJK   Circular     Letter       No.      32/SEOJK.04/2015
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                              concerning         the    Guidelines           for     Public       Company
                                                                             Corporate Governance.

              Prinsip                        Rekomendasi                        Penjelasan Penerapan di BAGI                                    Keterangan
  No
            Principles                     Recommendations                  Explanation of Implementation at BAGI                               Description

   I   Aspek 1: Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam menjamin hak-hak Pemegang Saham.
       Aspect 1: Relationship between the Company and the Shareholders in Ensuring the Rights of Shareholders.

       Prinsip 1                    1. Perusahaan Terbuka       Bank telah memiliki prosedur penyelenggaraan RUPS                               Terpenuhi
       Meningkatkan                    memiliki cara atau       yang telah memuat prosedur teknis pengumpulan suara                             Comply
       Nilai                           prosedur teknis          (voting), baik secara terbuka maupun tertutup yang
       Penyelenggaraan                 pengumpulan suara        mengedepankan independensi dan kepentingan Pemegang
       RUPS                            (voting) baik secara     Saham. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah
                                       terbuka maupun           untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah untuk
       Principle 1                     tertutup yang            mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan
       Increasing the                  mengedepankan            pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2
       Value of the                    independensi,            (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan
       Organisation of                 dan kepentingan          hak suara yang hadir dalam RUPS.
       General Meeting                 pemegang saham.          The Bank has established procedures for convening the
       of Shareholders                 The Public Company       General Meeting of Shareholders (GMS), which include
       (GMS)                           should have              technical procedures for voting, whether conducted
                                       methods or technical     openly or by secret ballot, while upholding independence
                                       procedures for           and safeguarding the interests of Shareholders. Resolutions
                                       voting, either open or   are taken through deliberation to reach consensus. In the
                                       closed that prioritise   event that consensus cannot be achieved, resolutions are
                                       the independence         adopted through voting based on the approval of more
                                       and interests of         than 1/2 (one-half) of the total shares with voting rights
                                       shareholders.            present at the GMS.

                                    2. Seluruh anggota          RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2025                        Terpenuhi
                                       Direksi dan sebagian     dihadiri oleh 4 (empat) anggota Direksi dan 3 (tiga) Anggota                    sebagian
                                       anggota Dewan            Dewan Komisaris Independen dengan jumlah kehadiran                              Partly
                                       Komisaris Perusahaan     anggota Dewan Komisaris sebesar 60 persen dan anggota                           comply
                                       Terbuka hadir dalam      Direksi sebesar 80 persen.
                                       RUPS Tahunan.            The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) held
                                       All members of the       on June 26, 2025 was attended by 4 (four) members of the
                                       Board of Directors       Board of Directors and 3 (three) Independent members of
                                       and Board of             the Board of Commissioners, with an attendance rate of 60
                                       Commissioners of         percent for the Board of Commissioners and 80 percent
                                       the Company should       for the Board of Directors.
                                       be present at the
                                       AGMS.

                                    3. Ringkasan risalah        Bank telah membuat ringkasan risalah RUPS dalam bahasa                          Terpenuhi
                                       RUPS tersedia            Indonesia dan bahasa Inggris yang telah diumumkan 2 (dua)                       Comply
                                       dalam Situs Web          hari kerja setelah RUPS diselenggarakan melalui website
                                       Perusahaan Terbuka       Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) , dan website Bank
                                       paling sedikit selama    dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, pada menu
                                       1 (satu) tahun.          Hubungan Investor bagian RUPS http://www.arthagraha.
                                                                com/hubungan investor/ RUPS/risalah-rapat- umum
                                                                pemegang-saham-rups




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   385
Page 387
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                 Prinsip            Rekomendasi                                        Penjelasan Penerapan di BAGI                     Keterangan
           No
                               Principles         Recommendations                                  Explanation of Implementation at BAGI                Description

                                                   Summary of the                        The Bank has prepared a summary of the minutes of the
                                                   minutes of GMS shall                  General Meeting of Shareholders (GMS) in both Indonesian
                                                   be made available on                  and English, which was announced within 2 (two) business
                                                   the website of the                    days after the GMS was held through the Indonesia Stock
                                                   Company for at least                  Exchange website (www.idx.co.id) and the Bank’s website in
                                                   one year.                             Indonesian and English under the Investor Relations menu,
                                                                                         GMS section, at http://www.arthagraha.com/hubungan
                                                                                         investor/ RUPS/risalah-rapat- umum pemegang-saham-
                                                                                         rups

                       Prinsip 2              4. Perusahaan Terbuka                      Bank memiliki Pedoman Kebijakan Perusahaan No. 0021.01.0       Terpenuhi
                       Meningkatkan              memiliki suatu                          tanggal 8 Agustus 2014 tentang Media Komunikasi.               Comply
                       Kualitas                  kebijakan komunikasi                    Berdasarkan pedoman tersebut, Bank menyediakan sarana
                       Komunikasi                dengan pemegang                         media eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk menjalin
                       Perusahaan                saham atau investor.                    hubungan dengan Pemangku Kepentingan meliputi:
                       Terbuka dengan            The Company should                      a. Website;
                       Pemegang Saham            have a policy on                        b. Paparan Publik;
                       atau Investor.            communication with                      c. Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan;
                                                 shareholders or                         d. Company Profile;
                       Principle 2               investors.                              e. Press Release;
                       Improving the                                                     f. Sponsorship; dan
                       Quality of                                                        g. Edukasi Perbankan.
                       Communication                                                     The Bank has established Company Policy Guidelines No.
                       of the                                                            0021.01.0 dated August 8, 2014 concerning Communication
                       Company with                                                      Media. Based on these guidelines, the Bank provides
                       Shareholders or                                                   external communication media that may be utilized to build
                       Investors.                                                        relationships with Stakeholders, including:
                                                                                         a. Website;
                                                                                         b. Public Expose;
                                                                                         c. Annual Report and Sustainability Report;
                                                                                         d. Company Profile;
                                                                                         e. Press Releases;
                                                                                         f. Sponsorship; and
                                                                                         g. Banking Education.

                                              5. Perusahaan Terbuka                      Bank mengungkapkan kebijakan komunikasi secara jelas           Terpenuhi
                                                 mengungkapkan                           pada Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan yang            Comply
                                                 kebijakan komunikasi                    telah dimuat dalam website Bank. Bank telah melaksanakan
                                                 Perusahaan Terbuka                      kebijakan keterbukaan informasi berdasarkan Peraturan
                                                 dengan pemegang                         Otoritas Jasa Keuangan No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs
                                                 saham atau investor                     Web Emiten atau Perusahaan Publik. Bank mengungkapkan
                                                 dalam Situs Web.                        informasi kegiatan usaha Bank dalam bahasa Indonesia dan
                                                 The Company                             bahasa Inggris antara lain informasi terkait:
                                                 should disclose their                   a. Informasi umum Bank;
                                                 communication                           b. Informasi bagi Pemegang Saham atau investor;
                                                 policy with                             c. Informasi tata kelola perusahaan; dan
                                                 shareholders or                         d. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan.
                                                 investors on their                      The Bank clearly discloses its communication policy in the
                                                 website.                                Annual Report and the Sustainability Report, which are
                                                                                         published on the Bank’s website. The Bank has implemented
                                                                                         its information disclosure policy in accordance with
                                                                                         Financial Services Authority Regulation No. 8/POJK.04/2015
                                                                                         concerning the Websites of Issuers or Public Companies.
                                                                                         The Bank discloses information on its business activities in
                                                                                         both Indonesian and English, including, among others:
                                                                                         a. General information about the Bank;
                                                                                         b. Information for Shareholders or investors;
                                                                                         c. Corporate governance information; and
                                                                                         d. Corporate social responsibility information.




386        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 388
     Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                     Corporate Social Safety Responsibility




           Prinsip                        Rekomendasi                         Penjelasan Penerapan di BAGI                              Keterangan
No
         Principles                     Recommendations                   Explanation of Implementation at BAGI                         Description

II   Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris.
     Aspect 2:Functions and Roles of the Board of Commissioners.

     Prinsip 3                   6. Penentuan                 Bank telah menentukan jumlah anggota Dewan Komisaris                      Terpenuhi
     Memperkuat                     jumlah anggota            dengan mempertimbangkan kompleksitas usaha Bank saat                      Comply
     Keanggotaan dan                Dewan Komisaris           ini dan rencana pengembangan ke depan. Bank memiliki 5
     Komposisi Dewan                mempertimbangkan          (lima) orang anggota Dewan Komisaris yang profesional dan
     Komisaris                      kondisi Perusahaan        kompeten di bidang perbankan. Dari jumlah seluruh anggota
                                    Terbuka.                  Dewan Komisaris tersebut, 3 (tiga) orang di antaranya
     Principle 3                    The number                adalah Komisaris Independen, jumlah tersebut telah
     Strengthening                  of members                sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/
     the Membership                 of the Board of           POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
     and Composition                Commissioners             atau Perusahaan Publik.
     of the Board of                should be                 The Bank has determined the number of members of
     Commissioners                  determined by             the Board of Commissioners by taking into account the
                                    considering the           current complexity of the Bank’s business and its future
                                    condition of the          development plans. The Bank has 5 (five) members of
                                    Company.                  the Board of Commissioners who are professional and
                                                              competent in the banking sector. Of the total members
                                                              of the Board of Commissioners, 3 (three) are Independent
                                                              Commissioners, which is in compliance with Financial
                                                              Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014
                                                              concerning the Board of Directors and the Board of
                                                              Commissioners of Issuers or Public Companies.

                                 7. Penentuan                 Penetapan komposisi anggota Dewan Komisaris telah                         Terpenuhi
                                    komposisi anggota         dilakukan dengan mempertimbangkan pengetahuan,                            Comply
                                    Dewan Komisaris           keahlian, dan pengalaman yang relevan dalam melaksanakan
                                    memperhatikan             tugas sesuai dengan bidang masing-masing, khususnya
                                    keberagaman               di bidang perbankan atau bidang keuangan, serta
                                    keahlian,                 mempertimbangkan kemampuan melakukan pengelolaan
                                    pengetahuan, dan          strategis dalam rangka pengembangan Bank yang sehat
                                    pengalaman yang           dengan senantiasa berpedoman kepada peraturan
                                    dibutuhkan.               perundang-undangan yang berlaku.
                                    The composition           The determination of the composition of the Board of
                                    of the Board of           Commissioners has been carried out by taking into
                                    Commissioners             account the relevant knowledge, expertise, and experience
                                    shall be determined       required to perform their respective duties, particularly
                                    by taking into            in the banking or financial sector, as well as the ability to
                                    consideration the         carry out strategic oversight in support of the Bank’s sound
                                    diversity of expertise,   development, while consistently adhering to applicable
                                    knowledge and             laws and regulations.
                                    experience required.

     Prinsip 4                   8. Dewan Komisaris           Self-assessment Dewan Komisaris telah dilakukan sesuai                    Terpenuhi
     Meningkatkan                   mempunyai kebijakan       ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa                       Comply
     Kualitas                       penilaian sendiri         Keuangan No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat
     Pelaksanaan                    (Self-Assessment)         Kesehatan Bank Umum dan peraturan turunannya. Self-
     Tugas dan                      untuk menilai kinerja     assessment dilakukan melalui penilaian 3 (tiga) aspek
     Tanggung Jawab                 Dewan Komisaris.          governance yaitu governance structure, governance
     Dewan Komisaris.               The Board of              process, dan governance outcome.
                                    Commissioners             The self-assessment of the Board of Commissioners
     Principle 4                    should have a             has been conducted in accordance with the provisions
     Improving the                  self-assessment           stipulated in Financial Services Authority Regulation
     Quality of the                 policy to assess          No. 4/POJK.03/2016 concerning the Assessment of
     Implementation                 the performance           the Soundness Level of Commercial Banks and its
     of Duties and                  of the Board of           implementing regulations. The self-assessment is carried
     Responsibilities               Commissioners.            out through an evaluation of 3 (three) governance aspects,
     of the Board of                                          namely governance structure, governance process, and
     Commissioners                                            governance outcome.




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   387
Page 389
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                 Prinsip            Rekomendasi                                        Penjelasan Penerapan di BAGI                   Keterangan
           No
                               Principles         Recommendations                                  Explanation of Implementation at BAGI              Description

                                              9. Kebijakan penilaian                     Hasil (self-assessment) Dewan Komisaris telah diungkapkan    Terpenuhi
                                                 sendiri (Self-                          pada Laporan Tahunan ini dalam uraian Penilaian Kinerja      Comply
                                                 Assessment) untuk                       Dewan Komisaris dalam bab Tata Kelola Perusahaan.
                                                 menilai kinerja                         The results of the Board of Commissioners’ self-assessment
                                                 Dewan Komisaris,                        have been disclosed in this Annual Report under the
                                                 diungkapkan melalui                     description of the Board of Commissioners’ Performance
                                                 Laporan Tahunan                         Evaluation in the Corporate Governance chapter.
                                                 Perusahaan Terbuka.
                                                 Self-assessment
                                                 policy for assessing
                                                 the performance
                                                 of the Board of
                                                 Commissioners
                                                 should be disclosed
                                                 in the Annual
                                                 Report of the Public
                                                 Company.

                                              10. Dewan Komisaris                        Kebijakan pengunduran diri Dewan Komisaris telah diatur      Terpenuhi
                                                  mempunyai kebijakan                    dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris PKP      Comply
                                                  terkait pengunduran                    No. 0006.05.0 tanggal 28 Desember 2023 Berdasarkan
                                                  diri anggota Dewan                     pedoman tersebut, jika ada anggota Dewan Komisaris
                                                  Komisaris apabila                      yang terlibat dalam tindak kejahatan keuangan, maka akan
                                                  terlibat dalam                         diberhentikan atau masa jabatannya akan berakhir dengan
                                                  kejahatan keuangan.                    sendirinya, dan Bank akan menyelenggarakan RUPS atas hal
                                                  The Board of                           tersebut.
                                                  Commissioners has                      The policy on the resignation of members of the Board of
                                                  a policy regarding                     Commissioners is stipulated in the Board of Commissioners’
                                                  the resignation                        Guidelines and Work Procedure (PKP) No. 0006.05.0
                                                  of members of                          dated December 28, 2023. Based on these guidelines, if
                                                  the Board of                           a member of the Board of Commissioners is involved in a
                                                  Commissioners in the                   financial crime, such member shall be dismissed or their
                                                  event that they are                    term of office shall automatically cease, and the Bank
                                                  involved in financial                  shall convene a General Meeting of Shareholders (GMS) in
                                                  crimes.                                relation to such matter.

                                              11. Dewan Komisaris                        Bank memiliki kebijakan suksesi dalam proses nominasi        Terpenuhi
                                                  atau Komite yang                       anggota Direksi sebagaimana diatur dalam Pedoman             Comply
                                                  menjalankan fungsi                     dan Tata Tertib Kerja Remunerasi dan Nominasi, PKP No.
                                                  Remunerasi dan                         0005.02.1 tanggal 14 November 2019. Berdasarkan pedoman
                                                  Nominasi menyusun                      tersebut, Komite tersebut memberikan rekomendasi kepada
                                                  kebijakan suksesi                      Dewan Komisaris mengenai program pengembangan dan
                                                  dalam proses                           kemampuan Direksi, serta memberikan usulan calon yang
                                                  Nominasi anggota                       memenuhi syarat sebagai anggota Direksi kepada Dewan
                                                  Direksi.                               Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
                                                  The Board of                           The Bank has established a succession policy in the
                                                  Commissioners                          nomination process for members of the Board of Directors,
                                                  or the Committee                       as stipulated in the Remuneration and Nomination
                                                  performing the                         Committee’s Guidelines and Work Procedure (PKP) No.
                                                  Nomination and                         0005.02.1 dated November 14, 2019. Based on these
                                                  Remuneration                           guidelines, the Committee provides recommendations
                                                  function formulates                    to the Board of Commissioners regarding development
                                                  a succession policy                    programs and competency enhancement for members of
                                                  in the nomination                      the Board of Directors, and proposes qualified candidates
                                                  process for members                    for appointment as members of the Board of Directors to
                                                  of the Board of                        the Board of Commissioners for submission to the General
                                                  Directors.                             Meeting of Shareholders (GMS).




388        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 390
      Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                    Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                      Corporate Social Safety Responsibility




            Prinsip                        Rekomendasi                          Penjelasan Penerapan di BAGI                               Keterangan
No
          Principles                     Recommendations                    Explanation of Implementation at BAGI                          Description

III   Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi.
      Aspect 3: Functions and Roles of the Board of Directors.

      Prinsip 5                   12. Penentuan jumlah          Bank telah menentukan jumlah anggota Direksi dengan                        Terpenuhi
      Memperkuat                      anggota Direksi           mempertimbangkan kompleksitas usaha Bank saat ini dan                      Comply
      Keanggotaan dan                 mempertimbangkan          rencana pengembangan ke depan, serta efektivitas dalam
      Komposisi Direksi.              kondisi Perusahaan        pengambilan keputusan. Bank memiliki 6 (enam) orang
                                      Terbuka serta             anggota Direksi yang profesional dan kompeten di bidang
      Principle 5                     efektivitas dalam         perbankan.
      Strengthening                   pengambilan
      the Membership                  keputusan.                Bank memiliki Direktur Kepatuhan/Direktur Independen
      and Composition                 The determination         yang bertanggungjawab terhadap penerapan GCG di Bank.
      of the Board of                 of the number of
      Directors                       members of the            Pengangkatan anggota Direksi dilakukan sesuai dengan
                                      Board of Directors        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014
                                      takes into account        tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
                                      the condition of the      Perusahaan Publik.
                                      Public Company as         The Bank has determined the number of members of the
                                      well as effectiveness     Board of Directors by taking into account the current
                                      in decision-making.       complexity of the Bank’s business, future development
                                                                plans, and the effectiveness of decision-making. The Bank
                                                                has 6 (six) members of the Board of Directors who are
                                                                professional and competent in the banking sector.

                                                                The Bank has appointed a Director of Compliance/
                                                                Independent Director who is responsible for the
                                                                implementation of Good Corporate Governance (GCG)
                                                                within the Bank.

                                                                The appointment of members of the Board of Directors is
                                                                carried out in accordance with Financial Services Authority
                                                                Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of
                                                                Directors and the Board of Commissioners of Issuers or
                                                                Public Companies.

                                  13. Penentuan komposisi       Penetapan komposisi anggota Direksi telah dilakukan                        Terpenuhi
                                      anggota Direksi           dengan mempertimbangkan pengetahuan, keahlian, dan                         Comply
                                      memperhatikan,            pengalaman yang relevan dalam melaksanakan tugas
                                      keberagaman               sesuai dengan bidang masing-masing, khususnya di bidang
                                      keahlian,                 perbankan atau bidang keuangan, serta mempertimbangkan
                                      pengetahuan, dan          kemampuan dalam melakukan pengelolaan strategis dalam
                                      pengalaman yang           rangka pengembangan Bank yang sehat dengan senantiasa
                                      dibutuhkan.               berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang
                                      The determination         berlaku.
                                      of the composition        The determination of the composition of the Board of
                                      of the Board of           Directors has been carried out by taking into account the
                                      Directors takes           relevant knowledge, expertise, and experience required
                                      into account the          to perform their respective duties, particularly in the
                                      diversity of expertise,   banking or financial sector, as well as their ability to carry
                                      knowledge, and            out strategic management in support of the Bank’s sound
                                      experience required.      development, while consistently adhering to applicable
                                                                laws and regulations.

                                  14. Anggota Direksi yang      Direktur yang membawahi Financial dan Accounting                           Terpenuhi
                                      membawahi bidang          mempunyai kualifikasi keahlian dan/atau pengetahuan di                     Comply
                                      akuntansi atau            bidang akuntansi antara lain dapat dilihat berdasarkan latar
                                      keuangan memiliki         belakang pendidikan, pengalaman serta riwayat jabatan
                                      keahlian dan/atau         yang pernah diemban.
                                      pengetahuan di
                                      bidang akuntansi.




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   389
Page 391
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                 Prinsip            Rekomendasi                                        Penjelasan Penerapan di BAGI                      Keterangan
           No
                               Principles         Recommendations                                  Explanation of Implementation at BAGI                 Description

                                                   Members of the                        The Director in charge of Finance and Accounting possesses
                                                   Board of Directors                    the necessary qualifications and/or expertise in the field of
                                                   who oversee                           accounting, as evidenced by their educational background,
                                                   accounting or finance                 professional experience, and prior positions held.
                                                   functions possess
                                                   expertise and/or
                                                   knowledge in the field
                                                   of accounting.

                       Prinsip 6              15. Direksi mempunyai                      Self-assessment Direksi telah dilakukan sesuai ketentuan        Terpenuhi
                       Meningkatkan               kebijakan penilaian                    yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.          Comply
                       Kualitas                   sendiri (Self-                         4/ POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
                       Pelaksanaan                Assessment) untuk                      Bank Umum dan Peraturan Turunannya. Self-assessment
                       Tugas dan                  menilai kinerja Direksi.               terhadap Penerapan Tata Kelola Bank umum yang
                       Tanggung Jawab             The Board of                           dilakukan melalui penilaian 3 (tiga) aspek governance, yaitu
                       Direksi.                   Directors has a                        governance structure, governance process, dan governance
                                                  self-assessment                        outcome.
                       Principle 6                policy to evaluate the                 The self-assessment of the Board of Directors has been
                       Enhancing the              performance of the                     conducted in accordance with the provisions stipulated in
                       Quality of the             Board of Directors.                    Financial Services Authority Regulation No. 4/POJK.03/2016
                       Performance of                                                    concerning the Assessment of the Soundness Level of
                       the Duties and                                                    Commercial Banks and its implementing regulations. The
                       Responsibilities                                                  self-assessment of the implementation of corporate
                       of the Board of                                                   governance is carried out through an evaluation of 3
                       Directors                                                         (three) governance aspects, namely governance structure,
                                                                                         governance process, and governance outcome.

                                              16. Kebijakan penilaian                    Hasil self-assessment Direksi telah diungkapkan dalam           Terpenuhi
                                                  sendiri (Self-                         Laporan Tahunan ini pada uraian Penilaian Kinerja Direksi di    Comply
                                                  Assessment) untuk                      bab Tata Kelola Perusahaan.
                                                  menilai kinerja Direksi                The results of the Board of Directors’ self-assessment have
                                                  diungkapkan melalui                    been disclosed in this Annual Report under the description
                                                  laporan tahunan                        of the Board of Directors’ Performance Evaluation in the
                                                  Perusahaan Terbuka.                    Corporate Governance chapter.
                                                  The self-assessment
                                                  policy for evaluating
                                                  the performance
                                                  of the Board of
                                                  Directors is disclosed
                                                  in the Public
                                                  Company’s Annual
                                                  Report.

                                              17. Direksi mempunyai                      Kebijakan pengunduran diri Direksi telah diatur dalam           Terpenuhi
                                                  kebijakan terkait                      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi PKP No. 0027.04.0         Comply
                                                  pengunduran diri                       tanggal 28 Desember 2023, berdasarkan pedoman tersebut,
                                                  anggota Direksi                        jika ada anggota Direksi yang merugikan Bank atau negara
                                                  apabila terlibat dalam                 atau apabila yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh
                                                  kejahatan keuangan.                    putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum, maka
                                                  The Board of                           akan diberhentikan atau masa jabatannya akan berakhir
                                                  Directors has a                        dengan sendirinya dan Bank akan menyelenggarakan RUPS
                                                  policy regarding                       atas hal tersebut.
                                                  the resignation of                     The policy on the resignation of members of the Board of
                                                  members of the                         Directors is stipulated in the Board of Directors’ Guidelines
                                                  Board of Directors                     and Code of Conduct (PKP) No. 0027.04.0 dated December
                                                  in the event that                      28, 2023. Based on these guidelines, if a member of the
                                                  they are involved in                   Board of Directors causes losses to the Bank or the State,
                                                  financial crimes.                      or is declared guilty by a court decision with legal force,
                                                                                         such member shall be dismissed or their term of office shall
                                                                                         automatically cease, and the Bank shall convene a General
                                                                                         Meeting of Shareholders (GMS) in relation to such matter.




390        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 392
     Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                     Corporate Social Safety Responsibility




           Prinsip                        Rekomendasi                        Penjelasan Penerapan di BAGI                              Keterangan
No
         Principles                     Recommendations                  Explanation of Implementation at BAGI                         Description

IV   Aspek 4: Partisipasi Pemangku Kepentingan.
     Aspect 4: Stakeholders Participation.

     Prinsip 7                   18. Perusahaan Terbuka      Bank menjaga kerahasiaan sesuai kaidah yang berlaku                       Terpenuhi
     Meningkatkan                    memiliki kebijakan      dengan tetap memperhatikan seluruh kepentingan                            Comply
     Aspek Tata Kelola               untuk mencegah          Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan.
     Perusahaan                      terjadinya insider      The Bank maintains confidentiality in accordance with
     melalui Partisipasi             trading.                applicable principles, while continuing to take into account
     Pemangku                        The Public Company      the interests of Shareholders and other Stakeholders.
     Kepentingan.                    has a policy
                                     to prevent the
     Principle 7                     occurrence of insider
     Enhancing                       trading.
     Corporate
     Governance
     Aspects through
     Stakeholder
     Participation

                                 19. Perusahaan Terbuka      Bank memiliki kebijakan anti korupsi dan anti fraud                       Terpenuhi
                                     memiliki kebijakan      sebagaimana dimuat dalam pedoman Anti Fraud No.                           Comply
                                     anti korupsi dan anti   00001.03.0 tanggal 30 Oktober 2024 tentang Pedoman
                                     fraud.                  Penerapan Strategi Anti Fraud, yang disosialisasikan
                                     The Public Company      secara berkala kepada seluruh kantor cabang agar dapat
                                     has anti-corruption     dilaksanakan secara konsisten.
                                     and anti-fraud          The Bank has established anti-corruption and anti-
                                     policies.               fraud policies as set forth in the Anti-Fraud Guidelines
                                                             No. 00001.03.0 dated October 30, 2024 concerning
                                                             the Guidelines for the Implementation of the Anti-Fraud
                                                             Strategy, which are regularly disseminated to all branch
                                                             offices to ensure consistent implementation.

                                 20.Perusahaan Terbuka       Bank memiliki kebijakan seleksi dan peningkatan                           Terpenuhi
                                    memiliki kebijakan       kemampuan vendor sebagaimana diatur dalam:                                Comply
                                    tentang seleksi          a. KTI 0025.01.1 tanggal 24 Januari 2024 tentang Kebijakan
                                    dan peningkatan             Teknologi Informasi - Penggunaan Penyedia Jasa TI.
                                    kemampuan pemasok        b. SESDM 013.02.0 tanggal 22 Januari 2020 tentang
                                    atau vendor.                Ketentuan Penggunaan Alih Daya/Outsourcing.
                                    The Public Company       c. SEO 116.04.0 tanggal 25 Januari 2023 tentang Pengadaan
                                    has a policy on             Jasa Profesional.
                                    the selection and        The Bank has policies on vendor selection and capacity
                                    capacity building of     enhancement as stipulated in the following regulations:
                                    suppliers or vendors.    a. KTI No. 0025.01.1 dated January 24, 2024 concerning
                                                                  Information Technology Policy – Use of IT Service
                                                                  Providers.
                                                             b. SESDM No. 013.02.0 dated January 22, 2020
                                                                  concerning Provisions on the Use of Outsourcing.
                                                             c. SEO No. 116.04.0 dated January 25, 2023 concerning
                                                                  the Procurement of Professional Services.

                                 21. Perusahaan Terbuka      Bank melaksanakan ketentuan dan persyaratan yang dimuat                   Terpenuhi
                                     memiliki kebijakan      dalam perjanjian antara Bank dengan kreditur secara                       Comply
                                     tentang pemenuhan       konsisten.
                                     hak-hak kreditur.
                                     The Public Company      Bank menggunakan dan mengelola dana kredit secara tepat
                                     has a policy on         sesuai kebutuhannya.
                                     the fulfillment of      The Bank consistently complies with the terms and
                                     creditors’ rights.      conditions stipulated in agreements between the Bank and
                                                             its creditors.

                                                             The Bank utilizes and manages credit funds appropriately
                                                             and in accordance with its operational needs.



                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   391
Page 393
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                 Prinsip            Rekomendasi                                        Penjelasan Penerapan di BAGI                     Keterangan
           No
                               Principles         Recommendations                                  Explanation of Implementation at BAGI                Description

                                              22. Perusahaan                             Bank memiliki kebijakan pelaksanaan whistleblowing             Terpenuhi
                                                  Terbuka memiliki                       system sebagaimana diatur dalam Pedoman Anti Fraud No.         Comply
                                                  kebijakan sistem                       00001.03.0 tanggal 30 Oktober 2024 tentang Pedoman
                                                  whistleblowing.                        Penerapan Strategi Anti Fraud. Kebijakan tersebut telah
                                                  The Public Company                     mencakup cara pengaduan, perlindungan dan jaminan
                                                  has a whistleblowing                   kerahasiaan pelapor, penanganan pengaduan, pihak
                                                  system policy.                         yang mengelola pengaduan, serta hasil penanganan dan
                                                                                         tindak lanjut pengaduan. Pengungkapan atas pelaksanaan
                                                                                         kebijakan tersebut diuraikan pada bagian Whistleblowing
                                                                                         System dalam bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                                         Tahunan ini.
                                                                                         The Bank has established a policy for the implementation
                                                                                         of the Whistleblowing System as stipulated in the Anti-
                                                                                         Fraud Guidelines No. 00001.03.0 dated October 30, 2024
                                                                                         concerning the Guidelines for the Implementation of the
                                                                                         Anti-Fraud Strategy. This policy covers the reporting
                                                                                         mechanisms, protection and confidentiality guarantees
                                                                                         for whistleblowers, complaint handling procedures, the
                                                                                         parties responsible for managing complaints, as well as
                                                                                         the outcomes and follow-up actions of complaint handling.
                                                                                         Disclosure of the implementation of this policy is presented
                                                                                         in the Whistleblowing System section of the Corporate
                                                                                         Governance chapter in this Annual Report.

                                              23. Perusahaan Terbuka                     Masih dalam pengkajian dan pembahasan internal oleh            Belum
                                                  memiliki kebijakan                     Dewan Komisaris dan Direksi terkait kebijakan insentif         Terpenuhi
                                                  pemberian insentif                     jangka panjang kepada Direksi dan karyawan.                    Explain
                                                  jangka panjang                         The policy on long-term incentive schemes for members of
                                                  kepada Direksi dan                     the Board of Directors and employees is still under internal
                                                  karyawan.                              review and discussion by the Board of Commissioners and
                                                  The Public Company                     the Board of Directors.
                                                  has a policy on the
                                                  provision of long-
                                                  term incentives
                                                  to the Board of
                                                  Directors and
                                                  employees.

            V          Aspek 5: Keterbukaan Informasi.
                       Aspect 5: Information Disclosure.

                       Prinsip 8              24. Perusahaan Terbuka                     Bank mengungkapkan kebijakan komunikasi secara jelas           Terpenuhi
                       Meningkatkan               memanfaatkan                           pada Laporan Tahunan yang telah dimuat dalam website           Comply
                       Pelaksanaan                penggunaan teknologi                   Bank. Bank telah melaksanakan kebijakan keterbukaan
                       Keterbukaan                informasi secara                       informasi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                       Informasi.                 lebih luas selain                      No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
                                                  Situs Web sebagai                      Perusahaan Publik. Bank mengungkapkan informasi kegiatan
                       Principle 8                media keterbukaan                      usaha Bank dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
                       Enhancing the              informasi.                             antara lain informasi terkait:
                       Implementation             The Public Company                     a. Website Bank;
                       of Information             makes broader                          b. Paparan Publik;
                       Disclosure                 use of information                     c. Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan;
                                                  technology, in                         d. Company Profile;
                                                  addition to its                        e. Press Release;
                                                  website, as a medium                   f.   Sponsorship; dan
                                                  for information                        g. Edukasi Perbankan.
                                                  disclosure.




392        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 394
     Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                     Corporate Social Safety Responsibility




           Prinsip                        Rekomendasi                         Penjelasan Penerapan di BAGI                              Keterangan
No
         Principles                     Recommendations                   Explanation of Implementation at BAGI                         Description

                                                              The Bank clearly discloses its communication policy in the
                                                              Annual Report, which is published on the Bank’s website.
                                                              The Bank has implemented its information disclosure policy
                                                              in accordance with Financial Services Authority Regulation
                                                              No. 8/POJK.04/2015 concerning the Websites of Issuers or
                                                              Public Companies. The Bank discloses information on its
                                                              business activities in both Indonesian and English through,
                                                              among others, the following channels:
                                                              a. Bank Website;
                                                              b. Public Expose;
                                                              c. Annual Report and Sustainability Report;
                                                              d. Company Profile;
                                                              e. Press Releases;
                                                              f.   Sponsorship; and
                                                              g. Banking Education.

                                 25. Laporan Tahunan          Bank telah mengungkapkan informasi mengenai Pemegang                      Terpenuhi
                                     Perusahaan Terbuka       Saham yang memiliki saham 5% (lima persen) atau lebih                     Comply
                                     mengungkapkan            pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
                                     pemilik manfaat akhir    The Bank has disclosed information regarding Shareholders
                                     dalam kepemilikan        holding 5% (five percent) or more of the Bank’s shares in
                                     saham Perusahaan         the Company Profile chapter of this Annual Report.
                                     Terbuka paling sedikit
                                     5% (lima persen),
                                     selain pengungkapan
                                     pemilik manfaat
                                     akhir dalam
                                     kepemilikan saham
                                     Perusahaan Terbuka
                                     melalui pemegang
                                     saham utama dan
                                     pengendali.
                                     The Annual Report
                                     of a Public Company
                                     discloses the ultimate
                                     beneficial owners of
                                     share ownership in
                                     the Public Company
                                     of at least 5% (five
                                     percent), in addition
                                     to the disclosure of
                                     ultimate beneficial
                                     owners through the
                                     Company’s major
                                     and controlling
                                     shareholders.




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   393
Page 395
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      TRANSPARANSI PRAKTIK BAD GOVERNANCE
      TRANSPARENCY OF BAD GOVERNANCE PRACTICES

      Laporan Atas Kegiatan Perusahaan Yang                                                        Report on Corporate Activities Causing
      Mencemari Lingkungan                                                                         Environmental Pollution

      Bank Artha Graha Internasional berkomitmen untuk                                             Bank Artha Graha Internasional is committed to
      senantiasa mendukung program Save Earth (Go Green),                                          continuously supporting the Save Earth (Go Green)
      taksonomi hijau telah diterapkan dalam internal Bank                                         program.   Green     taxonomy       principles   have      been
      meskipun sedikit sekali bersinggungan dengan kegiatan                                        implemented internally within the Bank, although the
      pencemaran lingkungan karena kegiatan usaha di                                               Bank’s business activities in the banking industry have
      industri perbankan.                                                                          minimal direct interaction with environmental pollution.


      Pemenuhan Kewajiban Perpajakan                                                               Fulfillment of Tax Obligations

      Pada tahun 2025 Bank Artha Graha Internasional                                               In 2025, Bank Artha Graha Internasional paid taxes
      membayar pajak sebesar Rp226,9 miliar sebagai wujud                                          amounting to IDR226.9 billion as a form of contribution
      kontribusi kepada negara.                                                                    to the State.


      Kesesuaian Penyajian Laporan Tahunan                                                         Compliance of the Presentation of the
      dan Laporan Keuangan Dengan Peraturan                                                        Annual Report and Financial Statements
      Yang Berlaku dan Standar Akuntansi                                                           with Applicable Regulations and Financial
      Keuangan                                                                                     Accounting Standards

      Dalam penyusunan Laporan Tahunan dan Laporan                                                 In the preparation of the Annual Report and Financial
      Keuangan Bank Artha Graha Internasional, informasi                                           Statements of Bank Artha Graha Internasional, the
      yang tersaji telah disesuaikan dengan peraturan dan                                          information presented has been aligned with applicable
      perundang-undangan yang berlaku antara lain mengacu                                          laws and regulations, including, among others, Financial
      pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/                                             Services Authority Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
      SEOJK.04/2021 Tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan                                         concerning the Form and Content of the Annual Report
      Emiten atau Perusahaan Publik dan penyusunan Laporan                                         of Issuers or Public Companies. The Financial Statements
      Keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025 telah                                           for the period ended December 31, 2025 have been
      diperiksa kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi                                             reviewed for compliance with the applicable Financial
      Keuangan yang berlaku dan disahkan oleh Kantor                                               Accounting Standards and have been audited and
      Akuntan Publik yang ditunjuk oleh Bank dalam RUPS.                                           approved by the Public Accounting Firm appointed by
                                                                                                   the Bank through the General Meeting of Shareholders
                                                                                                   (GMS).


      Kasus Terkait Buruh dan Karyawan                                                             Cases Related to Labor and Employees

      Terdapat 2 (dua) kasus/tindakan fraud yang terjadi                                           Throughout 2025, there were 2 (two) fraud cases that
      di Bank Artha Graha Internasional di sepanjang tahun                                         occurred at Bank Artha Graha Internasional.
      2025.




394        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 396
         Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




Pengungkapan Segmen Operasi                                              Disclosure of Operating Segments

Pada Bab Analisis Pembahasan Manajemen telah                             The Management Discussion and Analysis chapter
mengungkapkan berbagai segmen operasi yang dilakukan                     discloses the various operating segments of the Bank,
oleh Bank disertai dengan informasi pendapatan dan                       along with information on revenue and profit or loss.
laba/rugi.


Kesesuaian Berkas Laporan Tahunan dan                                    Consistency of the Annual Report and
Laporan Keberlanjutan                                                    Sustainability Report Files

Bank Artha Graha Internasional senantiasa melakukan                      Bank Artha Graha Internasional consistently conducts
pengecekan sebelum mengunggah Laporan Tahunan dan                        verification prior to uploading the Annual Report and
Laporan Keberlanjutan untuk memastikan kesesuaian                        the Sustainability Report to ensure consistency of data
data antara hardcopy dengan softcopy.                                    between the hardcopy and softcopy versions.



PERMODALAN DAN MANAJEMEN RISIKO
CAPITAL AND RISK MANAGEMENT
Bank Artha Graha Internasional menyadari pentingnya                      Bank         Artha   Graha      Internasional           recognizes              the
penerapan praktik terbaik manajemen risiko dalam                         importance of implementing best practices in risk
menghadapi meningkatnya kompleksitas kegiatan usaha                      management in response to the increasing complexity
dari waktu ke waktu. Langkah ini dilakukan agar Bank                     of its business activities over time. These efforts are
mampu beradaptasi secara efektif serta mengantisipasi                    undertaken to enable the Bank to adapt effectively and
berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan yang                     anticipate various challenges arising from the dynamic
dinamis pada lingkungan bisnis perbankan. Perubahan                      changes in the banking business environment. Changes
yang terjadi pada lingkungan eksternal maupun internal                   in both the external and internal environments of the
industri perbankan menuntut Bank untuk senantiasa                        banking industry require the Bank to continuously
menyesuaikan diri terhadap harapan para pemangku                         align itself with stakeholder expectations, the growing
kepentingan, peningkatan kompleksitas risiko usaha,                      complexity of business risks, and the heightened level
serta tingginya tingkat persaingan di industri yang                      of competition in an increasingly competitive industry.
semakin kompetitif.


Bank telah menyusun dan mengimplementasikan kebijakan,                   The Bank has established and implemented integrated
proses, struktur akuntabilitas, sistem pelaporan, serta                  policies, processes, accountability structures, reporting
infrastruktur informasi pendukung yang terpadu. Melalui                  systems, and supporting information infrastructure.
pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, Bank                      Through a comprehensive and integrated approach, the
secara berkelanjutan melakukan identifikasi, pengukuran,                 Bank continuously identifies, measures, monitors, and
pemantauan, dan pengendalian risiko yang berpotensi                      controls risks that may affect its business, operations,
memengaruhi bisnis, operasional, maupun organisasi.                      and organization. All of these efforts reflect Bank
Seluruh upaya tersebut mencerminkan komitmen proaktif                    Artha Graha Internasional’s proactive commitment to
Bank   Artha      Graha        Internasional   dalam   memastikan        ensuring the effective and efficient implementation
penerapan manajemen risiko yang efektif dan efisien, guna                of risk management, in order to support sound and
mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,                      sustainable growth, maintain optimal risk-adjusted
sekaligus menjaga tingkat risk-adjusted return yang                      returns, and enhance value for shareholders.
optimal serta meningkatkan nilai bagi para pemegang
saham (shareholder value).

                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   395
Page 397
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Dasar Penerapan Manajemen Risiko                                                             Basis for the Implementation of Risk
                                                                                                   Management

      Dasar              penerapan              pengelolaan     permodalan                   dan   The implementation of capital management and risk
      manajemen risiko Bank Artha Graha Internasional                                              management at Bank Artha Graha Internasional refers
      mengacu pada beberapa peraturan berikut:                                                     to the following regulations:


      Undang-Undang:                                                                               Law:
      Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang                                                Law (UU) No. 4 of 2023 concerning the Development
      Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.                                                  and Strengthening of the Financial Sector.


      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK):                                                     Financial Services Authority Regulations
                                                                                                   (POJK):
      1.     POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat                                     1.   POJK     No.      4/POJK.03/2016            concerning          the
             Kesehatan Bank Umum;                                                                       Assessment of the Soundness Level of Commercial
                                                                                                        Banks;
      2. POJK                 No.          18/POJK.03/2016    tentang           Penerapan          2. POJK       No.      18/POJK.03/2016           concerning          the
             Manajemen Risiko bagi Bank Umum;                                                           Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                                        Banks;
      3. POJK No. 38/POJK.03/2016 tentang Penerapan                                                3. POJK       No.     38/POJK.03/2016             concerning         the
             Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi                                                Implementation of Risk Management in the Use of
             Informasi oleh Bank Umum;                                                                  Information Technology by Commercial Banks;
      4. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata                                           4. POJK       No.     55/POJK.03/2016             concerning         the
             Kelola bagi Bank Umum;                                                                     Implementation of Governance for Commercial
                                                                                                        Banks;
      5. POJK No. 13/POJK.03/2020 tentang Perubahan                                                5. POJK No. 13/POJK.03/2020 concerning Amendments
             atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/                                              to Financial Services Authority Regulation No. 38/
             POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko                                            POJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
             dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank                                             Management in the Use of Information Technology
             Umum;                                                                                      by Commercial Banks;
      6. PBI No. 24/16/PBI/2022 tentang Perubahan Keempat                                          6. PBI No. 24/16/PBI/2022 concerning the Fourth
             atas PBI No. 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi                                      Amendment to PBI No. 20/4/PBI/2018 concerning
             Makroprudensial                     dan    Penyangga                 Likuiditas            the    Macroprudential             Intermediation   Ratio      and
             Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional,                                               Macroprudential Liquidity Buffer for Conventional
             Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah;                                                 Commercial Banks, Islamic Commercial Banks, and
                                                                                                        Sharia Business Units;
      7. POJK No. 27 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua                                            7. POJK No. 27 of 2022 concerning the Second
             atas POJK Bo. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban                                            Amendment to POJK No. 11/POJK.03/2016 concerning
             Penyediaan Modal Minimum Bank Umum;                                                        the Minimum Capital Requirement for Commercial
                                                                                                        Banks;
      8. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                             8. POJK No. 17 of 2023 concerning the Implementation
             Kelola Bagi Bank Umum;                                                                     of Governance for Commercial Banks;
      9. PLPS No. 2 Tahun 2024 tentang Rencana Resolusi                                            9. PLPS No. 2 of 2024 concerning Resolution Plans for
             bagi Bank Umum;                                                                            Commercial Banks;




396        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 398
            Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




10. POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status                            10. POJK No. 5 of 2024 concerning the Determination
     Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank                                    of Supervisory Status and Handling of Problems of
     Umum;                                                                          Commercial Banks;
11. POJK No. 19 Tahun 2024 tentang Perubahan atas                             11. POJK No. 19 of 2024 concerning Amendments
     POJK       No.     42/POJK.03/2015          tentang    Kewajiban               to POJK No. 42/POJK.03/2015 concerning the
     Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity                                Obligation to Fulfill the Liquidity Coverage Ratio for
     Coverage Ratio) bagi Bank Umum; dan                                            Commercial Banks; and
12. POJK No. 20 Tahun 2024 tentang Perubahan atas                             12. POJK No. 20 of 2024 concerning Amendments
     POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio                                 to POJK No. 50/POJK.03/2017 concerning the
     Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio)                             Obligation to Fulfill the Net Stable Funding Ratio for
     bagi Bank Umum.                                                                Commercial Banks.


Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK):                                  Financial Services Authority Circular Letters
                                                                              (SEOJK):
1.   SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 tentang Kewajiban                             1.    SEOJK     No.      26/SEOJK.03/2016                 concerning              the
     Penyediaan Modal Minimum sesuai Profil Risiko dan                              Minimum Capital Requirement Based on Risk Profile
     Pemenuhan Capital Equivalency Maintained Assets;                               and the Fulfillment of Capital Equivalency Maintained
                                                                                    Assets;
2. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan                               2. SEOJK        No.      34/SEOJK.03/2016                 concerning              the
     Manajemen Risiko bagi Bank Umum;                                               Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                    Banks;
3. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata                          3. SEOJK         No.      13/SEOJK.03/2017               concerning               the
     Kelola bagi Bank Umum;                                                         Implementation of Governance for Commercial
                                                                                    Banks;
4. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian                               4. SEOJK         No.      14/SEOJK.03/2017               concerning               the
     Tingkat Kesehatan Bank Umum;                                                   Assessment of the Soundness Level of Commercial
                                                                                    Banks;
5. SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan                               5. SEOJK         No.      21/SEOJK.03/2017               concerning               the
     Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi                                    Implementation of Risk Management in the Use of
     Informasi oleh Bank Umum;                                                      Information Technology by Commercial Banks;


6. SEOJK No. 6/SEOJK/03/2020 tentang Perhitungan                              6. SEOJK         No.     6/SEOJK.03/2020                 concerning               the
     Aset     Tertimbang             Menurut    Risiko   untuk   Risiko             Calculation of Risk-Weighted Assets for Operational
     Operasional           dengan          Menggunakan     Pendekatan               Risk     Using      the      Standardized             Approach              for
     Standar bagi Bank Umum;                                                        Commercial Banks;
7. SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan                             7. SEOJK        No.      24/SEOJK.03/2021                 concerning              the
     Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit                             Calculation of Risk-Weighted Assets for Credit Risk
     dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank                                Using the Standardized Approach for Commercial
     Umum; dan                                                                      Banks; and
8. SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan                             8. SEOJK        No.      23/SEOJK.03/2022                 concerning              the
     Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar                              Calculation of Risk-Weighted Assets for Market Risk
     bagi Bank Umum.                                                                for Commercial Banks.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       397
Page 399
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengungkapan Permodalan                                                                      Capital Disclosure

      Bank             Artha               Graha   Internasional    memiliki              profil   Bank Artha Graha Internasional maintains a strong
      kecukupan modal dan struktur permodalan yang kuat                                            capital adequacy profile and capital structure to
      sebagai penopang pengembangan ekspansi usaha Bank                                            support both its current business expansion and future
      saat sekarang dan di masa mendatang. Pemenuhan                                               growth. The Bank’s compliance with various regulatory
      Bank terhadap berbagai ketentuan regulator terkait                                           capital requirements is intended to ensure that its
      permodalan dilakukan untuk memastikan agar struktur                                          capital structure remains compliant and efficient.
      permodalan Bank telah comply dan efisien. Sesuai                                             In   accordance     with     Financial   Services    Authority
      dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                                               Regulation (POJK) dated December 26, 2022 No. 27
      tanggal 26 Desember 2022 No. 27 Tahun 2022 tentang                                           of 2022 concerning the Second Amendment to POJK
      Perubahan Kedua POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang                                             No. 11/POJK.03/2016 on the Minimum Capital Adequacy
      Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum,                                                Requirement for Commercial Banks, the capital of Bank
      modal Bank Artha Graha Internasional terdiri dari:                                           Artha Graha Internasional consists of the following:
      1.     Modal Inti                                                                            1.   Core Capital
             Modal inti terdiri dari modal inti utama (Common                                           Core capital consists of common equity tier 1 (CET
             Equity Tier/CET 1) dan modal inti tambahan                                                 1) and additional tier 1 (AT 1). Common equity tier 1
             (Additional Tier 1). Modal inti utama terdiri dari modal                                   consists of paid-in capital and disclosed reserves.
             disetor dan cadangan tambahan modal (disclose                                              This additional capital reserve includes additional
             reserve). Cadangan tambahan modal ini mencakup                                             factors (other comprehensive income in the form
             faktor penambah (Pendapatan Komprehensif lainnya                                           of differences in financial statement translation,
             berupa selisih lebih penjabaran laporan keuangan,                                          potential gains arising from increases in the fair
             potensi keuntungan yang berasal dari peningkatan                                           value of available-for-sale financial assets, and
             nilai wajar aset keuangan kategori tersedia untuk                                          the revaluation surplus of fixed assets plus Other
             dijual, dan saldo surplus revaluasi aset tetap                                             Additional Capital Reserves in the form of agio,
             ditambah                      Cadangan    Tambahan     Modal            Lainnya            general reserves, retained earnings, current year
             berupa agio, cadangan umum, laba tahun-tahun lalu,                                         earnings, capital deposit funds and others based
             laba tahun berjalan, dana setoran modal dan lainnya                                        on OJK approval) and deductible factors (other
             berdasarkan persetujuan OJK) dan faktor pengurang                                          comprehensive income in the form of a deficit in
             (Pendapatan Komprehensif lainnya berupa selisih                                            the financial statement, potential losses arising
             kurang               penjabaran          laporan   keuangan,             potensi           from an increase in the fair value of available-for-
             kerugian yang berasal dari peningkatan nilai wajar aset                                    sale financial assets plus other additional capital
             keuangan kategori tersedia untuk dijual ditambah                                           reserves in the form of disagio, losses from previous
             cadangan tambahan modal lainnya berupa disagio,                                            years, current year losses, the difference between
             rugi tahun-tahun lalu, rugi tahun berjalan, selisih                                        the impairment allowance (PPA) on productive
             kurang penyisihan penghapusan aset (PPA) atas aset                                         assets and the allowance for impairment losses, the
             produktif dengan cadangan kerugian penurunan nilai,                                        difference between the amount of adjustments to
             selisih kurang antara jumlah penyesuaian terhadap                                          the valuation results of financial instruments in the
             hasil valuasi dari instrumen keuangan dalam trading                                        trading book and the amount of adjustments based
             book dan jumlah penyesuaian berdasarkan standar                                            on financial accounting standards, non-productive
             akuntansi keuangan, PPA non-produktif serta lainnya                                        PPA and others based on OJK approval).
             berdasarkan persetujuan OJK).




398        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 400
          Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




2. Modal Pelengkap (maksimum 100% dari modal inti)                            2. Supplementary Capital (maximum 100% of core
                                                                                    capital)
   Modal pelengkap meliputi instrument modal dalam                                  Supplementary capital includes capital instruments
   bentuk saham atau bentuk lainnya yang memenuhi                                   in the form of shares or other forms that meet
   persyaratan, agio atau disagio yang berasal dari                                 the requirements, agio or disagio arising from
   penerbitan instrumen modal yang tergolong sebagai                                the issuance of capital instruments classified as
   modal pelengkap, dan cadangan umum PPA atas                                      supplementary capital, and PPA general reserves
   aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah                                 on productive assets that must be calculated at a
   maksimum 1,25% dari ATMR risiko kredit.                                          maximum of 1.25% of the credit risk ATMR.
Profil permodalan Bank Artha Graha Internasional dalam                        The capital profile of Bank Artha Graha Internasional
2 (dua) tahun terakhir adalah sebagai berikut:                                over the last 2 (two) years is presented as follows:

                                                                                                                                    dalam jutaan rupiah
                                                                                                                                        in million rupiah
                   Jenis Modal
                                                                          2025                                                  2024
                 Types of Capital
 Modal Inti                                                                                  3.437.834                                              3.591.911
 Core Capital
 Modal Pelengkap                                                                              333.409                                                373.786
 Supplementary Capital
 Jumlah Modal                                                                                3.771.243                                           3.965.697
 Total Capital




Penilaian Kecukupan Permodalan                                                Capital Adequacy Assessment
Bank Artha Graha Internasional senantiasa memenuhi                            Bank Artha Graha Internasional consistently complies
seluruh peraturan yang ada terkait dengan ketentuan                           with all applicable regulations related to capital
kecukupan modal. Perhitungan Kewajiban Penyediaan                             adequacy          requirements.          The      calculation          of        the
Modal Minimum (KPMM) dan Aset Tertimbang Menurut                              Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM) and
Risiko (ATMR) dilakukan dengan menggunakan metode                             Risk-Weighted Assets (ATMR) is carried out using the
sebagai berikut:                                                              following methods:

                                  Jenis Risiko                                              Metode Penilaian Risiko Kecukupan Modal
                                   Risk Type                                               Capital Adequacy Risk Assessment Method

                                  Risiko Kredit                                                       Pendekatan Standar
                                   Credit Risk                                                      Standardized Approach
                                  Risiko Pasar                                                        Pendekatan Standar
                                  Market Risk                                                       Standardized Approach
                             Risiko Operasional                                                       Pendekatan Standar
                              Operational Risk                                                      Standardized Approach



Penerapan Manajemen Risiko                                                    Implementation of Risk Management

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016                          Financial        Services      Authority          Regulation          No.        18/
tentang     Penerapan            Manajemen        Risiko   bagi   Bank        POJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
Umum menjadi panduan bagi Bank terkait penerapan                              Management for Commercial Banks serves as the
manajemen risiko di Bank Artha Graha Internasional.                           guideline for the Bank in implementing risk management




                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   399
Page 401
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Adapun kerangka proses manajemen risiko dalam                                                at Bank Artha Graha Internasional. The risk management
      pengelolaan bisnis dan operasional Bank terdiri dari:                                        process framework applied in managing the Bank’s
                                                                                                   business and operations consists of the following:
      1.     Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;                                         1.   Active oversight by the Board of Directors and the
                                                                                                        Board of Commissioners;
      2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen                                                2. Adequacy of risk management policies and procedures,
             risiko, serta penetapan limit risiko;                                                      as well as the establishment of risk limits;
      3. Kecukupan                          proses      identifikasi,       pengukuran,            3. Adequacy        of    risk    identification,   measurement,
             pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem                                           monitoring, and control processes, supported by a
             informasi manajemen risiko; dan                                                            risk management information system; and
      4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.                                             4. A comprehensive internal control system.


      Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris                                                 Active Oversight by the Board of Directors and
                                                                                                   the Board of Commissioners
      Direksi dan Dewan Komisaris Bank berpartisipasi aktif                                        The Board of Directors and the Board of Commissioners
      dalam penerapan manajemen risiko Bank. Dalam hal                                             of the Bank actively participate in the implementation
      ini, pengawasan dilakukan sesuai tugas dan tanggung                                          of the Bank’s risk management. Such oversight is
      jawab yang dimiliki serta dilakukan secara berkala dan                                       carried out in accordance with their respective duties
      konsisten, sekurang-kurangnya setiap bulan.                                                  and responsibilities and is conducted periodically and
                                                                                                   consistently, at least on a monthly basis.


      Direksi                                                                                      Board of Directors
      Tugas dan tanggung jawab Direksi terkait penerapan                                           The duties and responsibilities of the Board of Directors
      manajemen risiko di Bank Artha Graha Internasional                                           in relation to the implementation of risk management at
      antara lain:                                                                                 Bank Artha Graha Internasional include:
      1.     Menyusun                      kebijakan,   strategi,       dan        kerangka        1.   Formulating        comprehensive       and     written      risk
             manajemen risiko secara tertulis dan komprehensif                                          management policies, strategies, and frameworks,
             termasuk limit risiko secara keseluruhan dan per                                           including overall risk limits and risk limits by type of
             jenis risiko, dengan memperhatikan tingkat risiko                                          risk, by taking into account the Bank’s risk appetite
             yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi                                            and risk tolerance in accordance with its conditions,
             risiko (risk tolerance) sesuai kondisi Bank serta                                          as well as considering the impact of risks on capital
             memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan                                           adequacy. Upon obtaining approval from the Board
             permodalan. Setelah mendapat persetujuan dari                                              of Commissioners, the Board of Directors establishes
             Dewan Komisaris, Direksi menetapkan kebijakan,                                             such risk management policies, strategies, and
             strategi, dan kerangka manajemen risiko dimaksud;                                          frameworks;
      2. Mengevaluasi                        dan/atau     mengkinikan            kebijakan,        2. Evaluating and/or updating the risk management
             strategi, dan kerangka manajemen risiko paling                                             policies, strategies, and frameworks at least once in 1
             kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun atau dalam                                       (one) year, or more frequently if there are significant
             frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat                                             changes in factors affecting the Bank’s business
             perubahan faktor-faktor yang memengaruhi kegiatan                                          activities, risk exposures, and/or risk profile;
             usaha Bank, eksposur risiko, dan/ atau profil risiko
             secara signifikan;




400        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 402
            Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




3. Menetapkan struktur organisasi termasuk wewenang                               3. Establishing an organizational structure with clear
     dan tanggung jawab yang jelas pada setiap jenjang                                  authority and responsibilities at each level of position
     jabatan yang terkait dengan penerapan manajemen                                    related to the implementation of risk management;
     risiko;
4. Memastikan              seluruh        risiko    yang   material    dan        4. Ensuring that all material risks and their impacts
     dampak yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud                                       have been properly followed up and submitting
     telah ditindaklanjuti dan menyampaikan laporan                                     accountability reports to the Board of Commissioners
     pertanggungjawaban                   kepada      Dewan    Komisaris                on a regular basis. Such reports include, among
     secara berkala. Laporan dimaksud antara lain                                       others, updates on developments and issues related
     memuat laporan perkembangan dan permasalahan                                       to material risks, along with corrective actions that
     terkait risiko yang material disertai langkah-langkah                              have been taken, are being taken, or will be taken;
     perbaikan yang telah, sedang, dan akan dilakukan;
5. Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan                               5. Ensuring the implementation of corrective actions
     atas      permasalahan             atau       penyimpangan   dalam                 for issues or deviations in the Bank’s business
     kegiatan usaha Bank yang ditemukan oleh Internal                                   activities identified by Internal Audit;
     Audit;
6. Memastikan kecukupan dukungan keuangan dan                                     6. Ensuring the adequacy of financial support and
     infrastruktur untuk mengelola dan mengendalikan                                    infrastructure to manage and control risks; and
     risiko; dan
7. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah                                 7. Ensuring that the risk management function is implemented
     diterapkan secara independen yang dicerminkan antara                               independently, as reflected, among others, by the
     lain adanya pemisahan fungsi antara Risk Management                                segregation of functions between the Risk Management
     yang melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan                            unit, which performs risk identification, measurement,
     pengendalian risiko dengan satuan kerja yang melakukan                             monitoring, and control, and the work units that execute
     dan menyelesaikan transaksi.                                                       and settle transactions.
Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tersebut,                              In carrying out these duties and responsibilities, the Board of
Direksi dibantu oleh Komite Manajemen Risiko, Komite                              Directors is supported by the Risk Management Committee,
Kredit, Komite ALCO, Komite Pengarah Teknologi Informasi,                         Credit Committee, Asset and Liability Committee (ALCO),
Komite Human Capital, Komite Kebijakan Perkreditan,                               Information Technology Steering Committee, Human Capital
dan Komite Produk. Selain itu, Direksi juga dibantu oleh                          Committee, Credit Policy Committee, and Product Committee.
Internal Audit, Direktorat Risk Management, dan Direktorat                        In addition, the Board of Directors is also supported by the
Compliance.                                                                       Internal Audit function, the Risk Management Directorate, and
                                                                                  the Compliance Directorate.


Dewan Komisaris                                                                   Board of Commissioners
Dewan Komisaris dalam penerapan manajemen risiko                                  In the implementation of risk management at Bank Artha
di Bank Artha Graha Internasional memiliki tugas dan                              Graha Internasional, the Board of Commissioners has
tanggung jawab antara lain:                                                       the following duties and responsibilities:
1.   Menyetujui kebijakan manajemen risiko termasuk                               1.    Approving risk management policies, including risk
     strategi dan kerangka manajemen risiko yang                                        management strategies and frameworks, which
     ditetapkan sesuai dengan tingkat risiko yang akan                                  are determined in accordance with the Bank’s risk
     diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk                                 appetite and risk tolerance;
     tolerance) Bank;




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   401
Page 403
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      2. Mengevaluasi                      kebijakan   manajemen              risiko         dan   2. Evaluating risk management policies and strategies
             strategi manajemen risiko paling kurang 1 (satu) kali                                      at least once in 1 (one) year, or more frequently in the
             dalam 1 (satu) tahun atau dalam frekuensi yang lebih                                       event of significant changes in factors affecting the
             sering dalam hal terdapat perubahan faktor yang                                            Bank’s business activities;
             memengaruhi kegiatan usaha Bank secara signifikan;
      3. Mengevaluasi                      pertanggungjawaban              Direksi           dan   3. Evaluating the accountability of the Board of
             memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan                                               Directors and providing directives for improvement
             kebijakan manajemen risiko secara berkala. Evaluasi                                        on the implementation of risk management policies
             dilakukan dalam rangka memastikan bahwa Direksi                                            on a regular basis. Such evaluations are conducted
             mengelola aktivitas dan risiko Bank secara efektif;                                        to ensure that the Board of Directors manages the
             dan                                                                                        Bank’s activities and risks effectively; and
      4. Memastikan kebijakan dan proses manajemen risiko                                          4. Ensuring      that     risk     management       policies      and
             dilakukan secara efektif dan terintegrasi dalam                                            processes are implemented effectively and are
             proses manajemen risiko secara keseluruhan.                                                integrated into the overall risk management process.
      Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, Komite                                            In carrying out these duties and responsibilities, the
      Pemantau Risiko, serta Komite Remunerasi dan Nominasi                                        Board of Commissioners is supported by the Audit
      dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut.                                         Committee, the Risk Monitoring Committee, and the
                                                                                                   Remuneration and Nomination Committee.


      Kecukupan Kebijakan dan Prosedur                                                             Adequacy of Risk Management Policies
      Manajemen Risiko, Serta Penetapan Limit                                                      and Procedures, and the Establishment
      Risiko                                                                                       of Risk Limits

      Bank Artha Graha Internasional memiliki kebijakan,                                           Bank     Artha      Graha     Internasional   has     established
      prosedur dan penetapan limit yang sesuai dengan                                              policies, procedures, and risk limits that are aligned
      penerapan kerangka kerja manajemen risiko yang                                               with the implementation of an effective, efficient, and
      efektif, efisien, dan profesional terhadap 8 (delapan)                                       professional risk management framework covering
      jenis risiko utama untuk mendukung pertumbuhan                                               8 (eight) main types of risk. This framework supports
      Bank secara prudent, konsisten dan berkelanjutan                                             the Bank’s prudent, consistent, and sustainable growth,
      serta meningkatkan nilai tambah Bank di mata seluruh                                         while enhancing the Bank’s value for all Stakeholders.
      Pemangku Kepentingan.


      Kedelapan risiko utama tersebut terdiri dari:                                                The eight main risk types comprise:
      1.     Risiko Kredit;                                                                        1.   Credit Risk;
      2. Risiko Pasar;                                                                             2. Market Risk;
      3. Risiko Likuiditas;                                                                        3. Liquidity Risk;
      4. Risiko Operasional;                                                                       4. Operational Risk;
      5. Risiko Hukum;                                                                             5. Legal Risk;
      6. Risiko Reputasi;                                                                          6. Reputational Risk;
      7. Risiko Stratejik; dan                                                                     7. Strategic Risk; and
      8. Risiko Kepatuhan.                                                                         8. Compliance Risk.
      Kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko tersebut                                      These risk management policies, procedures, and risk
      didokumentasikan dan selanjutnya ditinjau secara                                             limits are properly documented and are reviewed on
      berkala berdasarkan perkembangan internal maupun                                             a periodic basis, taking into account both internal and
      eksternal.                                                                                   external developments.




402        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 404
          Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                                     Adequacy of Risk Identification, Measurement,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, Serta                                     Monitoring, and Control Processes, and Risk
Sistem Informasi Manajemen Risiko                                              Management Information Systems

Bank Artha Graha Internasional memiliki infrastruktur untuk                    Bank Artha Graha Internasional has established infrastructure
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko                  for risk identification, measurement, monitoring, and control,
didukung dengan ketersediaan sistem informasi manajemen                        supported by the availability of adequate management
yang memadai dan mampu mendukung fungsi manajemen                              information systems that are capable of supporting the risk
risiko secara menyeluruh.                                                      management function in a comprehensive manner.


Penerapan ICAAP bertujuan untuk memastikan kecukupan                           The implementation of the ICAAP aims to ensure the adequacy
modal sesuai profil risiko Bank di luar profil risiko yang sudah               of capital in accordance with the Bank’s risk profile beyond the
tercakup di pilar 1 (satu) yang sejalan dengan penerapan pilar                 risks already covered under Pillar 1, in line with the application of
2 (dua) Basel II. Ketersediaan modal yang cukup senantiasa                     Pillar 2 of Basel II. Adequate capital availability is continuously
dipastikan agar mampu menyerap potensi kerugian material                       maintained to absorb potential material losses that may arise
yang mungkin terjadi dalam skenario kondisi stress dan                         under stress scenarios and to support sustainable business
mendukung        pertumbuhan             bisnis   secara   berkelanjutan       growth.
(sustainable business growth).


Direktorat Risk Management melakukan proses identifikasi,                      Risk Management Directorate carries out risk identification,
pengukuran, pemantauan risiko dan bekerja sama dengan                          measurement, and monitoring processes and collaborates
seluruh unit bisnis dan unit pendukung melakukan proses                        with all business units and supporting units in implementing
pengendalian dan mitigasi risiko serta membangun sistem                        risk control and mitigation measures, as well as in developing a
informasi manajemen risiko yang menyeluruh.                                    comprehensive risk management information system.


Bank menerapkan manajemen risiko yang meliputi 3                               The Bank applies risk management covering 3 (three)
(tiga) bagian utama yaitu:                                                     main components, namely:
1. Proses Identifikasi;                                                        1. Risk Identification Process;
2. Proses Pengukuran; dan                                                      2. Risk Measurement Process; and
3. Proses Pemantauan dan Pengendalian Risiko.                                  3. Risk Monitoring and Control Process.


3 (tiga) unit kerja yang terlibat dalam proses tersebut                        Three (3) work units involved in these processes are
adalah front office (unit bisnis), middle office (unit                         the front office (business units), middle office (risk
manajemen risiko dan sistem prosedur), dan back office                         management and systems/procedures units), and back
(unit operasional) yang dijelaskan sebagai berikut:                            office (operational units), as described below:
1.   Front Office                                                              1.    Front Office
     Jabatan kerja operasional yang dimiliki oleh Bank yang                          Operational positions within the Bank that execute
     melaksanakan transaksi secara langsung berdasarkan                              transactions directly in accordance with their respective
     tugas dan tanggung jawabnya, serta mengelola portofolio                         duties and responsibilities and manage the Bank’s portfolio,
     Bank, dengan tetap memperhatikan konsep yang telah                              while adhering to the risk management framework
     ditetapkan oleh manajemen risiko.                                               established by Management. These include:
     a. Kantor Cabang, yaitu Account Officer dan Branch                              a. Branch Offices, namely Account Officers and
       Director;                                                                            Branch Directors;
     b. Direktorat Treasury, yaitu Dealer dan Treasury                               b. Treasury Directorate, namely Dealers and Treasury
       Sales;                                                                               Sales;




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   403
Page 405
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                        Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             c. Unit kerja operasional lainnya, yaitu Customer                                        c. Other operational units, namely Customer Service
                   Service dan Teller;                                                                  and Tellers;
             d. Direktorat Business Banking; dan                                                      d. Business Banking Directorate; and
             e. Regional Head.                                                                        e. Regional Heads.
             Dalam rangka penerapan prinsip kehati-hatian                                             In the context of implementing prudential principles
             (prudential                   principles)     dan   penerapan             sistem         and an early warning system, the Non-Credit Risk
             peringatan                    dini   (early   warning      system),             Sub      Sub-Directorate is involved in every front office
             Direktorat Non Credit Risk dilibatkan dalam setiap                                       activity process through the following measures:
             proses aktivitas front office, dengan cara:
             a. Mengidentifikasi                    dan     menilai       risiko        setiap        a. Identifying and assessing risks associated with
                   permohonan                     penyimpangan        dari       ketentuan              each request for deviation from operational
                   operasi yang diajukan oleh unit kerja operasional                                    provisions submitted by operational units in
                   sesuai batasan/limit dan ketentuan Direksi;                                          accordance with limits and provisions set by the
                                                                                                        Board of Directors;
             b. Melakukan review serta memberikan rekomendasi                                         b. Reviewing and providing recommendations in the
                   berupa saran dan masukan terhadap draft                                              form of advice and input on draft policies and
                   kebijakan dan prosedur yang akan diterbitkan oleh                                    procedures to be issued by the Bank (new or
                   Bank (Baru atau Revisi); dan                                                         revised); and
             c. Mengkaji risiko setiap rencana penerbitan produk                                      c. Assessing risks related to the planned launch of
                   atau aktivitas baru dan menganalisis risiko                                          new products or activities and analyzing risks
                   atas proses User Acceptance Test (UAT) untuk                                         in the User Acceptance Test (UAT) process for
                   pengembangan produk atau aktivitas yang baru                                         the development of new or existing products or
                   atau yang sudah ada.                                                                 activities.
      2. Middle Office                                                                             2. Middle Office
             Bagian pendukung operasional Bank yang melakukan                                         Operational support units that manage and develop
             pengelolaan,                     penyusunan         pedoman/prosedur                     operational guidelines and procedures, conduct
             operasional, dan pengawasan operasional, serta                                           operational      oversight,         and    perform   bank-wide
             melakukan manajemen risiko portofolio secara                                             portfolio risk management, comprising:
             bankwide, yaitu:
             a. Sub Direktorat Credit Risk & ESG dan Sub                                              a. Credit Risk & ESG Sub-Directorate and Non-
                     Direktorat Non Credit Risk                                                          Credit Risk Sub-Directorate
                     i. Mengembangkan prosedur dan alat untuk                                            i.   Develop       procedures           and   tools      for     risk
                           identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan                                          identification, measurement, monitoring, and
                           pengendalian risiko;                                                               control;
                     ii. Memantau                 posisi/eksposur       risiko         secara            ii. Monitor        overall       risk    positions/exposures
                           keseluruhan (portofolio), maupun per jenis                                         (portfolio) as well as by risk type, including
                           risiko,          termasuk       pemantauan           kepatuhan                     monitoring compliance with risk tolerance
                           terhadap toleransi risiko dan limit-limit risiko                                   and risk limits established by the Board of
                           yang ditetapkan oleh Direksi; dan                                                  Directors; and
                     iii. Melakukan stress testing untuk mengetahui                                      iii. Conduct stress testing to assess the impact
                           dampak dari implementasi kebijakan dan                                             of risk management policies and strategies on
                           strategi manajemen risiko terhadap portofolio                                      the Bank’s portfolio and overall performance.
                           atau kinerja Bank secara keseluruhan.
             b. Sub Direktorat System Procedure                                                       b. Systems and Procedures Sub-Directorate.




404        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 406
        Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




3. Back Office                                                   3. Back Office
   Bagian akhir dari proses operasional Bank yang                      The final stage of the Bank’s operational process
   menyelesaikan transaksi:                                            responsible for transaction settlement, comprising:
   a. Direktorat Asset Recovery; dan                                   a. Asset Recovery Directorate; and
   b. Direktorat Operation melakukan pengelolaan risiko                b. Operations           Directorate,             which          manages
      settlement.                                                             settlement risk.


Organisasi dan Tata Kelola Manajemen                             Organization and Governance of Risk
Risiko                                                           Management

Bank Artha Graha Internasional telah memiliki beberapa           Bank Artha Graha Internasional has established several
unit kerja pada struktur organisasi Direktorat Risk              work units within the organizational structure of the
Management yang dibentuk berdasarkan Peraturan                   Risk Management Directorate, which were formed in
Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 tentang               accordance with Financial Services Authority Regulation
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum untuk                  No. 18/POJK.03/2016 concerning the Implementation of
pengelolaan berbagai jenis risiko yang melekat pada              Risk Management for Commercial Banks. These units are
Bank sesuai dengan kompleksitas kegiatan usahanya.               responsible for managing various types of risks inherent
                                                                 to the Bank, in line with the complexity of its business
                                                                 activities.


Struktur Organisasi Direktorat Risk Management                   Organizational Structure of the Risk Management
                                                                 Directorate

                                             Director Compliance & Risk




                                           Deputy Director Risk Management




           Executive Officer Credit Risk & ESG                                     Executive Officer Non Credit Risk




Sebagai second line of defense, selain bertanggung jawab         As the second line of defense, in addition to being responsible
dalam menjalankan fungsi tata kelola manajemen risiko            for independently carrying out the risk management
secara independen, Direktorat Risk Management juga               governance function, the Risk Management Directorate also
bekerja sama dan bermitra dengan seluruh unit bisnis             collaborates and partners with all business units and support
dan unit pendukung, mulai dari level strategis sampai            units, from the strategic level through to the transactional




                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   405
Page 407
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      dengan level transaksi dalam rangka membangun proses                                         level, in order to establish comprehensive processes for risk
      identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian                                           identification, measurement, monitoring, and control, as well
      risiko dan sistem informasi serta sistem pengendalian                                        as robust management information systems and an integrated
      internal yang menyeluruh.                                                                    internal control system.


      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,                                               In performing its duties and responsibilities, the Risk
      Direktorat Risk Management memiliki Pedoman dan Tata                                         Management Directorate adheres to the Guidelines and Work
      Tertib Kerja yang tertuang Pedoman Manajemen Risiko                                          Procedure as set out in Risk Management Guidelines No.
      No. 00001.03.3 tentang Manajemen Risiko Umum.                                                00001.03.3 concerning General Risk Management.


      Tugas dan Tanggung Jawab Manajemen                                                           Duties and Responsibilities of Risk Management
      Risiko

      Manajemen risiko Bank memiliki tugas dan tanggung                                            The Bank’s risk management function has duties and
      jawab yang meliputi:                                                                         responsibilities that include the following:
      1.     Menetapkan risiko terkait dengan produk dan                                           1.   Identifying risks associated with banking products
             transaksi perbankan;                                                                       and transactions;
      2. Menetapkan penggunaan metode pengukuran dan                                               2. Determining the use of risk measurement methods
             sistem informasi manajemen risiko;                                                         and risk management information systems;
      3. Menentukan limit dan penetapan toleransi risiko;                                          3. Establishing risk limits and risk tolerance levels;
      4. Menetapkan sistem pengendalian internal dalam                                             4. Establishing     internal      control   systems      for      the
             penerapan manajemen risiko;                                                                implementation of risk management;
      5. Menetapkan penilaian peringkat risiko;                                                    5. Determining risk rating assessments;
      6. Memberikan                        rekomendasi      dalam           penyusunan             6. Providing recommendations in the preparation of
             rencana darurat (contingency plan); dan                                                    contingency plans; and
      7. Melakukan kajian dan rekomendasi terhadap setiap                                          7. Conducting reviews and providing recommendations
             pengembangan produk/aktivitas yang ada maupun                                              on the development of existing and new products
             yang baru.                                                                                 and/or activities.
      Pada akhir tahun 2025, komposisi personel Direktorat                                         As of the end of 2025, the personnel composition
      Risk Management Bank Artha Graha Internasional terdiri                                       of the Risk Management Directorate of Bank Artha
      dari 8 (delapan) orang, yang terdiri dari 1 (satu) orang                                     Graha Internasional consisted of 8 (eight) individuals,
      Deputy Director, 2 (dua) orang Executive Officer dan                                         comprising 1 (one) Deputy Director, 2 (two) Executive
      5 (lima) orang staf. Seluruh personel Direktorat Risk                                        Officers, and 5 (five) staff members. All personnel of
      Management diangkat dan diberhentikan berdasarkan                                            the Risk Management Directorate are appointed and
      keputusan Direksi Bank.                                                                      dismissed based on decisions of the Bank’s Board of
                                                                                                   Directors.




406        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 408
          Analisa & Pembahasan Manajemen                          Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                        Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Sertifikasi Manajemen Risiko                                                  Risk Management Certification

Bank juga mengikutsertakan jajaran manajemen untuk                            The Bank also involves members of management in
berpartisipasi dalam Program Sertifikasi dan Resertifikasi                    participating in Risk Management Certification and
Manajemen         Risiko,       Program         Penyelarasan      serta       Re-certification Programs, Alignment Programs, as well
Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko. Informasi                          as the Maintenance of Risk Management Certification.
terkait sertifikasi manajemen risiko pada tahun 2025                          Information related to risk management certification in
sebagai berikut:                                                              2025 is as follows:

                        Jabatan                                    Level Sertifikasi                              Jumlah Peserta
                        Position                                  Certification Level                          Number of Participants

 Dewan Komisaris                                         Program Pemeliharaan                                             3 orang
 Board of Commissioners                                  Maintenance Program                                              3 people
 Direksi                                                 Jenjang 7                                                         1 orang
 Board of Directors                                      Level 7                                                          1 people

                                                         Program Pemeliharaan                                             5 orang
                                                         Maintenance Program                                              5 people

 Associate Director                                      Program Pemeliharaan                                             2 orang
                                                         Maintenance Program                                              2 people

 Deputy Director                                         Program Pemeliharaan                                             19 orang
                                                         Maintenance Program                                             12 people




Pelaksanaan Kegiatan Manajemen Risiko                                         Implementation of Risk Management
                                                                              Activities

Sepanjang        tahun        2025,          Manajemen   Risiko   telah       Throughout 2025, the Risk Management function carried
melaksanakan beberapa kegiatan yang menjadi tugas                             out various activities in accordance with its duties and
dan tanggung jawabnya sebagai berikut:                                        responsibilities, as follows:
1.   Melakukan analisa dan memberikan rekomendasi                             1.    Conduct analysis and provide recommendations on
     sektor ekonomi prioritas maupun unggulan yang                                  priority and leading economic sectors with potential
     berpotensi dapat dibiayai untuk tahun 2026;                                    financing opportunities for 2026.
2. Menerapkan prinsip kehati-hatian yang lebih selektif                       2. Apply more selective prudential principles in
     dalam pemberian kredit dengan menyalurkan kredit                               credit distribution by channeling loans to business
     ke sektor usaha/industri tertentu yang masih memiliki                          sectors/industries that still have good prospects in
     prospek yang baik sesuai risk appetite bank;                                   accordance with the Bank’s risk appetite.
3. Memantau perkembangan LaR, pra NPL dan NPL baik                            3. Monitor the development of LaR, pre-NPL, and NPL
     secara bankwide, per segmen maupun per Cabang                                  on a bank-wide, segment, and branch basis on a
     secara rutin dan menetapkan langkah tindakan yang                              regular basis and determine necessary actions such
     diperlukan misalnya upaya collection, restrukturisasi                          as collection efforts, restructuring, or write-offs to
     maupun write-off kepada debitur agar posisi pra NPL                            ensure that pre-NPL and NPL positions remain under
     dan NPL tetap terjaga;                                                         control.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   407
Page 409
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      4. Melakukan                         kalibrasi   dan   pemantauan                 dalam      4. Perform periodic calibration and monitoring in the
             pembentukan CKPN secara berkala sesuai ketentuan;                                        establishment of Allowance for Impairment Losses
                                                                                                      (CKPN) in accordance with applicable regulations.
      5. Melakukan penilaian profil risiko Bank secara rutin                                       5. Conduct regular assessments of the Bank’s risk
             dan menetapkan langkah-langkah perbaikan yang                                            profile and determine necessary improvement
             diperlukan;                                                                              measures.
      6. Pengukuran Risiko IT;                                                                     6. Measure IT risk.
      7. Pengukuran Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                             7. Measure         the      Minimum    Capital   Adequacy
             (KPMM) sesuai profil risiko;                                                             Requirement (KPMM) in accordance with the Bank’s
                                                                                                      risk profile.
      8. Melakukan stress testing kredit, pasar (risiko nilai                                      8. Conduct stress testing for credit, market (exchange
             tukar dan risiko suku bunga), dan likuiditas dengan                                      rate risk and interest rate risk), and liquidity risks
             berbagai scenario periode triwulan dan ad hoc, serta                                     using various quarterly and ad hoc scenarios, and
             menetapkan langkah antisipasi atas hasil stress                                          determine anticipatory measures based on the
             testing tersebut;                                                                        results.
      9. Melakukan pemantauan dan simulasi AYDA;                                                   9. Monitor and simulate the foreclosed collateral
                                                                                                      (AYDA).
      10. Menetapkan mitigasi risiko yang diperlukan untuk                                         10. Determine necessary risk mitigation measures
             pengembangan layanan perbankan digital (digital                                          for the development of digital banking services,
             banking), termasuk rencana penerbitan produk dan/                                        including plans for the issuance of products and/or
             atau pelaksanaan aktivitas baru Bank;                                                    implementation of new Bank activities.
      11. Melakukan kajian risiko terhadap pihak yang akan                                         11. Conduct risk assessments of parties that will
             bekerjasama dengan Bank terutama yang berkaitan                                          cooperate with the Bank, particularly those related
             dengan Teknologi Informasi;                                                              to Information Technology.
      12. Melakukan review risk appetite, risk tolerance dan                                       12. Review the Bank’s risk appetite, risk tolerance, and
             early warning system (EWS) terhadap 8 risiko yang                                        early warning system (EWS) related to the eight
             melekat di Bank;                                                                         inherent risks in the Bank.
      13. Melakukan                        pemantauan    dan     analisa          terhadap         13. Monitor and analyze the Net Stable Funding Ratio
             rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) untuk                                              (NSFR) to ensure that the Bank maintains stable
             memastikan bahwa Bank memelihara pendanaan                                               funding in line with the composition of assets and
             stabil yang disesuaikan dengan komposisi aset dan                                        administrative accounts, thereby reducing liquidity
             rekening administrative, sehingga Bank diharapkan                                        risk related to longer-term funding sources.
             dapat mengurangi risiko likuiditas terkait sumber
             pendanaan untuk jangka waktu yang lebih panjang;
      14. Melakukan pemantauan dan analisa terhadap rasio                                          14. Monitor and analyze the Liquidity Coverage Ratio
             Liquidity Coverage Ratio (LCR) memastikan Bank                                           (LCR) to ensure the Bank maintains sufficient
             memiliki kecukupan persediaan HQLA (High Quality                                         unencumbered High Quality Liquid Assets (HQLA),
             Liquid Asset) yang tidak terikat (unencumbered).                                         consisting of cash and/or assets that can be easily
             HQLA terdiri dari kas dan/atau aset yang dapat                                           and immediately converted into cash with little or
             dengan mudah dan segera dikonversi menjadi kas                                           no loss in value to meet the Bank’s liquidity needs
             dengan sedikit atau tanpa pengurangan nilai untuk                                        in the event of severe conditions within the next 30
             memenuhi kebutuhan likuiditas Bank jika terjadi                                          (thirty) days.
             kondisi terburuk dalam periode 30 (tiga puluh) hari
             kedepan;




408        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 410
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




15. Pemantauan pelaksanaan Mark to Market (MTM) atas                          15. Monitor the implementation of Mark-to-Market
   surat berharga yang dimiliki Bank termasuk Transaksi                             (MTM) valuation of securities owned by the Bank,
   Money Market, Transaksi Forex, Posisi Devisa Neto                                including        Money        Market         Transactions,            Forex
   (PDN), dan eksposur Surat Berharga;                                              Transactions, Net Open Position (PDN), and securities
                                                                                    exposure.
16. Pemantauan         pemenuhan              Giro    Wajib    Minimum        16. Monitor compliance with the Minimum Statutory
   (GWM), Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM),                               Reserve (GWM), Macroprudential Liquidity Buffer
   Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) termasuk                                (PLM), and Macroprudential Intermediation Ratio
   perkembangan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Aset                                    (RIM), including developments in Third-Party Funds
   Likuid Bank;                                                                     (DPK) and the Bank’s liquid assets.
17. Pemenuhan tindak lanjut komitmen kepada OJK;                              17. Ensure fulfillment of follow-up commitments to the
                                                                                    Financial Services Authority (OJK).
18. Development aplikasi Operational Risk Management                          18. Develop the Operational Risk Management (ORM)
   (ORM) sebagai tool’s yang akan digunakan oleh Risk                               application as a tool to be used by Risk Officers (RO)
   Officer (RO) disetiap Direktorat dan Cabang;                                     in each Directorate and Branch.
19. Pengembangan Bussiness Continuity Management                              19. Develop Business Continuity Management (BCM).
   (BCM);
20. Melakukan Analisa risiko, pengembangan strategi,                          20. Conduct risk analysis, develop strategies, coordinate
   koordinasi lintas fungsi, pemantauan kondisi bank                                cross-functions, monitor the Bank’s condition, and
   serta penyusunan kebijakan risiko dan limit dalam                                formulate risk policies and limits in the preparation
   proses penyusunan dan pelaporan Rencana Resolusi                                 and reporting of the Resolution Plan to the Indonesia
   ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS);                                              Deposit Insurance Corporation (LPS).
21. Menjaga stabilitas likuiditas Bank sesuai regulasi                        21. Maintain the Bank’s liquidity stability in accordance
   POJK no. 5 Th. 2024 tentang Penetapan Status                                     with POJK No. 5 of 2024 concerning the Determination
   Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank                                      of Supervisory Status and Handling of Problems of
   Umum, dengan tugas dan tanggung jawab sebagai                                    Commercial Banks, with the following responsibilities:
   berikut:
   a. Menyusun dan mengkinikan laporan dan menguji                                  a. Prepare, update, and test the Recovery Plan
      Recovery Plan.                                                                       report.
   b. Monitoring serta melakukan pengujian (stress                                  b. Monitor and conduct stress testing of the
      testing) terhadap trigger level Recovery Plan.                                       Recovery Plan trigger levels.
   c. Memberikan             input         untuk     penetapan   status             c. Provide input for the determination of supervisory
      pengawasan.                                                                          status.
   d. Memberikan             action         plan     apabila   terdapat             d. Provide action plans in the event of trigger level
      pelampauan trigger level.                                                            breaches.




                                                                                                     Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   409
Page 411
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                           Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                  Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Pengembangan Kompetensi Manajemen                                                            Risk Management Competency Development
      Risiko

      Dalam rangka mendukung kinerja dan menambah                                                  To support performance and enhance the knowledge
      wawasan pengelola manajemen risiko, Bank Artha Graha                                         of risk management personnel, Bank Artha Graha
      Internasional mengikutsertakan personel dalam berbagai                                       Internasional has involved its staff in various training
      pelatihan,                workshop      dan    seminar.        Pengembangan                  programs, workshops, and seminars. The competency
      kompetensi yang telah diikuti sepanjang tahun 2025                                           development activities undertaken throughout 2025 are
      sebagai berikut:                                                                             as follows:

                                            Materi Pengembangan Kompetensi/Latihan                                             Waktu dan Tempat Pelaksanaan
                                           Competency Development/Training Materials                                                  Date and Venue

                                                                                                                               Jakarta, 12 – 13 Februari 2025
        Workshop Implementasi Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS)
                                                                                                                               Jakarta, February 12–13, 2025
                                                                                                                               Jakarta, 28 & 30 April 2025
        Supporting Indonesia’s Transition Plans towards Net-Zero Target                                                        Jakarta, April 28 & 30, 2025

                                                                                                                               Jakarta, 20 Agustus 2025
        Training Internal Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP)                                                        Jakarta, August 20, 2025

        Climate Risk Management & Scenario Analysis – Mengenal perspektif dan pengetahuan Jakarta, 5 Oktober 2025
        aspek lingkungan terutama darurat dan penanganan iklim serta konsep dasar pengelolaan Jakarta, October 5, 2025
        risiko iklim
        Climate Risk Management & Scenario Analysis – Introduction to perspectives and knowledge
        on environmental aspects, particularly climate emergencies and response, as well as the
        basic concepts of climate risk management
        Climate Risk Management & Scenario Analysis – Mengenal konsep dan mempraktekkan Jakarta, 12 Oktober 2025
        metodologi dasar CRMS                                                               Jakarta, October 12, 2025
        Climate Risk Management & Scenario Analysis – Understanding concepts and practicing
        the basic CRMS methodology

        Indonesia International Sustainability Forum Investing for Resilient, Sustainable and Jakarta, 10-11 Oktober 2025
        Prosperous World                                                                      Jakarta, October 10-11, 2025

                                                                                                                               Jakarta, 17 Oktober 2025
        Sustainability Perbanas                                                                                                Jakarta, October 17, 2025

        Addressing the Complexity of Climate and Credit Risk Management: Advancing Through Jakarta, 11 November 2025
        Indonesian Corporate Landscape                                                     Jakarta, November 11, 2025

        Webinar ESG – Inovasi Produk dan Layanan Keuangan Berkelanjutan Skema Hijau untuk Jakarta, 25 November 2025
        Menangkap Peluang Pendanaan dan Investasi                                             Jakarta, November 25, 2025
        ESG Webinar – Innovation in Sustainable Financial Products and Services through Green
        Schemes to Capture Financing and Investment Opportunities

        Pelatihan Strengthening Compliance, APU-PPT, & Financial Crime Controls                                                Jakarta, 12 – 13 Desember 2025
        Training on Strengthening Compliance, AML-CFT (APU-PPT), & Financial Crime Controls                                    Jakarta, December 12–13, 2025

        Training Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)                                                       Jakarta, 16 – 17 Desember 2025
        Training on the Indonesian Sustainable Finance Taxonomy (TKBI)                                                         Jakarta, December 16–17, 2025




410        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 412
          Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Pengungkapan Eksposur Risiko dan                                                Disclosure of Risk Exposure and Risk
Penerapan Manajemen Risiko                                                      Management Implementation

Risiko Kredit                                                                   Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko yang timbul akibat kegagalan                        Credit risk is the risk arising from the failure of another
pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank,                                party to fulfill its obligations to the Bank, including risks
seperti risiko akibat kegagalan debitur, risiko konsentrasi                     resulting from debtor default, credit concentration risk,
kredit, counterparty credit risk, dan settlement risk.                          counterparty credit risk, and settlement risk.


Pengungkapan Umum                                                               General Disclosure
1.   Kebijakan pengelolaan risiko konsentrasi kredit                            1.    1. Credit concentration risk management policy
     Rencana Bisnis Bank menjelaskan kebijakan terkait                                The Bank’s Business Plan outlines policies related to the
     pengelolaan risiko kredit Bank termasuk kebijakan                                management of the Bank’s credit risk, including exposure
     pembatasan eksposur yang ditetapkan setiap tahun                                 limitation policies determined annually by economic
     per sektor ekonomi, jenis penggunaan, wilayah kerja,                             sector, type of utilization, operating region, as well as
     serta sektor yang menjadi perhatian dan perlu dihindari.                         sectors that require particular attention or should be
     Terkait hal tersebut, Direktorat Risk Management                                 avoided. In this regard, the Risk Management Directorate
     melakukan perhitungan serta analisis risiko portofolio                           performs calculations and analyses of the credit portfolio
     kredit berdasarkan BMPK, sektor ekonomi, letak usaha                             risk based on the Legal Lending Limit (BMPK), economic
     dan eksposur kredit Non-Performance Loan (NPL), serta                            sectors, business locations, and Non-Performing Loan
     melaporkannya kepada manajemen secara periodik.                                  (NPL) exposure, and reports the results to Management on
                                                                                      a periodic basis.
2. Mekanisme pengukuran dan pengendalian risiko                                 2. Credit risk measurement and control mechanisms
     kredit
     Direktorat Risk Management melakukan pengukuran                                  The Risk Management Directorate measures credit
     risiko kredit melalui analisis profil risiko kredit yang                         risk through credit risk profile analysis, which is
     dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan, Direksi                                periodically reported to the Financial Services
     dan Komite Manajemen Risiko secara periodik. Bank                                Authority (OJK), the Board of Directors, and the
     menggunakan pendekatan standar (standardized                                     Risk Management Committee. The Bank applies the
     approach), sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia                                standardized approach, in accordance with Bank
     untuk mengukur kecukupan modal risiko kredit.                                    Indonesia regulations, to measure capital adequacy
     Sistem      pemeringkatan                (rating     system)   yang              for credit risk. The rating systems used include
     digunakan berupa Credit Risk Rating (CRR) dan                                    Credit Risk Rating (CRR) and Credit Risk Scoring,
     Credit Risk Scoring yang menjadi salah satu alat                                 which serve as supporting tools in credit decision-
     bantu memutus kredit produktif dan konsumtif.                                    making for both productive and consumer loans.
3. Definisi tagihan yang telah jatuh tempo dan tagihan                          3. Definition of past-due and impaired receivables
     yang mengalami penurunan nilai (impairment)
     Tagihan      yang        jatuh          tempo      akan   mengalami              Past-due receivables are subject to impairment.
     penurunan nilai/impairment. Jika bukti objektif dan                              Impairment is recognized when objective evidence
     management’s expert judgement mengindikasikan                                    and management’s expert judgment indicate that
     bahwa Bank Tagihan yang jatuh tempo akan                                         the Bank will not be able to recover the financial
     mengalami penurunan nilai/ impairment. Jika bukti                                asset in accordance with the contractual terms and
     objektif    dan       management’s              expert    judgement              the specified time period.
     mengindikasikan bahwa Bank tidak akan memperoleh
     kembali aset keuangan yang diberikan sesuai jangka
     waktu yang ditetapkan dalam kontrak perjanjian.



                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   411
Page 413
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Upaya Mitigasi                                                                               Mitigation Efforts
      Pedoman Kebijakan Perkreditan Bank dan Pedoman                                               The Bank’s Credit Policy Guidelines and Credit Risk
      Kebijakan Manajemen Risiko Kredit Bank mengatur upaya                                        Management Policy Guidelines regulate mitigation efforts
      mitigasi yang dilakukan untuk risiko kredit yang harus                                       undertaken for credit risk that must be implemented by
      dijalankan oleh seluruh unit kerja yang terlibat dalam                                       all work units involved in credit risk management.
      pengelolaan risiko kredit.
      Pelaksanaan kebijakan tersebut dilakukan dengan:                                             The implementation of this policy is carried out by:
      1.     Menetapkan kembali risk appetite, risk tolerance dan                                  1.   Re-establishing risk appetite, risk tolerance, and risk
             risk limit di bidang perkreditan Bank;                                                     limits in the Bank’s lending activities;
      2. Melakukan kajian risiko atas sektor ekonomi/industri                                      2. Conducting periodic risk assessments of the
             yang akan dibiayai oleh Bank secara periodik; dan                                          economic/industrial sectors to be financed by the
      3. Melakukan                         monitoring   terhadap      perkembangan                      Bank; and
             risiko konsentrasi kredit berdasarkan BMPK, Sektor                                    3. Conducting           periodic        monitoring       of      credit
             Ekonomi dan Sektor Geografi secara periodik.                                               concentration risk developments based on BMPK,
                                                                                                        Economic Sector, and Geographic Sector.


      Risiko Pasar                                                                                 Market Risk

      Risiko pasar merupakan risiko yang timbul akibat posisi                                      Market risk is the risk arising from changes in market
      neraca dan rekening administratif, termasuk transaksi                                        conditions       that    affect        balance   sheet        positions
      derivatif, mengalami perubahan akibat dari kondisi                                           and    administrative       accounts,       including     derivative
      pasar, termasuk risiko perubahan harga option. Risiko                                        transactions, as well as the risk of changes in option
      ini dikelola oleh Sub Direktorat Credit Risk & ESG                                           prices. This risk is managed by the Credit Risk & ESG
      yang bertanggung jawab untuk melakukan identifikasi,                                         Sub-Directorate, which is responsible for identifying,
      kajian, analisis, penilaian, peninjauan, pemantauan dan                                      reviewing, analyzing, assessing, evaluating, monitoring,
      pengendalian risiko pasar yang dihadapi Bank.                                                and controlling the market risks faced by the Bank.


      Sepanjang tahun 2025, Bank telah melakukan kegiatan                                          Throughout 2025, the Bank carried out risk management
      pengelolaan atas risiko suku bunga dan risiko nilai tukar,                                   activities related to interest rate risk and foreign
      yang merupakan bagian dari risiko pasar. Pengelolaan                                         exchange risk, which form part of market risk. Foreign
      risiko nilai tukar dilakukan dengan berpedoman pada                                          exchange risk is managed in accordance with the Net
      batas Posisi Devisa Neto sesuai peraturan Otoritas                                           Open Position (NOP/PDN) limits as stipulated by the
      Jasa Keuangan, di mana Bank wajib mengelola dan                                              Financial Services Authority (OJK), whereby the Bank is
      memelihara PDN paling tinggi sebesar 20% dari modal                                          required to manage and maintain its PDN at a maximum
      Bank secara harian. Terkait hal ini, Sub Direktorat Credit                                   of 20% of the Bank’s capital on a daily basis. In this
      Risk & ESG melakukan pemantauan terhadap posisi PDN                                          regard, the Credit Risk & ESG Sub-Directorate conducts
      secara periodik dan melaporkannya kepada Manajemen                                           periodic monitoring of the PDN position and reports it
      secara periodik sebagaimana diuraikan sebagai berikut:                                       to Management on a regular basis, as described below:
      1.     Hasil pemantauan risiko secara periodik maupun                                        1.   Results of periodic risk monitoring and capital
             perhitungan kecukupan modal, baik pada banking                                             adequacy calculations, both in the banking book and
             book maupun trading book;                                                                  the trading book;
      2. Hasil pengukuran profil risiko pasar setiap bulan                                         2. Results of monthly market risk profile measurements
             untuk melihat posisi dan kecenderungan risiko                                              to assess the position and trends of market risk,
             pasar, terutama jika terjadi peningkatan risiko                                            particularly in the event of increased risk and changes
             dan            parameter-parameter             yang          memengaruhi.                  in influencing parameters. Market risk monitoring




412        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 414
        Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                     Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                       Corporate Social Safety Responsibility




   Pemantauan risiko pasar dilakukan pula terhadap                           is also conducted on treasury transactions by the
   transaksi oleh Direktorat Treasury secara harian dan                      Treasury Directorate on a daily basis and reported
   dilaporkan secara periodik kepada manajemen;                              periodically to Management;
3. Hasil pemantauan limit transaksi trading treasury                   3. Results of monitoring transaction limits for treasury
   dan counterpart;                                                          trading and counterparties;
4. Langkah-langkah dan rencana dalam mengantisipasi                    4. Measures and plans to anticipate market risk arising
   risiko pasar atas transaksi mata uang asing dilakukan                     from foreign exchange transactions due to exchange
   baik karena perubahan kurs maupun fluktuasi suku                          rate movements and interest rate fluctuations,
   bunga,     termasuk           penjelasan   mengenai   semua               including explanations of all funding provisions
   penyediaan dana dan ikatan tanpa proteksi atau                            and unhedged commitments, as well as liabilities
   lindung nilai, serta utang yang suku bunganya                             with floating interest rates or rates that are not
   berfluktuasi atau yang tidak ditentukan terlebih                          predetermined; and
   dahulu; dan
5. Pengungkapan informasi mengenai Interest Rate                       5. Disclosure of information on Interest Rate Risk in
   Risk in Banking Book (IRRBB), termasuk asumsi yang                        the Banking Book (IRRBB), including the assumptions
   digunakan dalam pemantauan IRRBB seperti perilaku                         used in IRRBB monitoring such as non-maturity
   non-maturity deposit dan informasi prepayment                             deposit behavior, prepayment information, and the
   serta frekuensi pengukuran IRRBB sebagaimana                              frequency of IRRBB measurement, in accordance
   diatur    dalam         ketentuan       mengenai   penerapan              with regulations on the implementation of risk
   manajemen risiko bagi Bank Umum.                                          management for commercial banks.


Upaya Mitigasi                                                         Mitigation Efforts
Pengelolaan risiko suku bunga Bank dilakukan terhadap                  The Bank manages interest rate risk in its trading book
trading book dan banking book. Pengelolaan risiko                      and banking book. Interest rate risk in the trading book
suku bunga trading book dilakukan melalui analisis                     is managed through risk analysis and control, as well
dan pengendalian risiko serta penetapan limit dan                      as the setting and daily monitoring of limits for trading
pemantauan limit secara harian untuk aktivitas trading,                activities, which include money market transactions,
yang meliputi transaksi money market, foreign exchange,                foreign exchange, and securities. Meanwhile, the Bank
dan surat-surat berharga. Di sisi lain, Bank melakukan                 analyzes the repricing gap between risk-sensitive
analisis repricing gap antara risk sensitive asset dan risk            assets and risk-sensitive liabilities to manage interest
sensitive liabilities untuk pengelolaan risiko suku bunga              rate risk in the banking book.
banking book.


Risiko Likuiditas                                                      Liquidity Risk
Risiko likuiditas timbul akibat ketidakmampuan Bank                    Liquidity risk arises from the Bank’s inability to meet its
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari                         maturing obligations from cash flow funding sources
sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset                           and/or from high-quality liquid assets that can be used
likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa                  as collateral, without disrupting the Bank’s activities
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank. Sub                    and financial condition. The Credit Risk & ESG Sub-
Direktorat Credit Risk & ESG melakukan pengelolaan atas                Directorate manages liquidity risk through a process of
risiko likuiditas melalui proses identifikasi, pengukuran,             identification, measurement, review, analysis, monitoring,
kajian, analisis, pemantauan dan pengendalian risiko                   and control of the liquidity risk faced by the Bank.
likuiditas yang dihadapi Bank.




                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   413
Page 415
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen              Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report              Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Upaya Mitigasi                                                                               Mitigation Efforts
      Bank melakukan upaya mitigasi risiko dengan cara                                             The Bank undertakes risk mitigation measures as follows:
      sebagai berikut:
      1.     Melakukan pengukuran profil risiko likuiditas setiap bulan                            1.   Conducting monthly liquidity risk profile measurements
             yang menggambarkan posisi dan kecenderungan risiko                                         that describe the position and trends of the Bank’s
             likuiditas             Bank   secara     berkesinambungan,              sehingga           liquidity risk on an ongoing basis, serving as an early
             menjadi indikator peringatan dini, jika Bank mulai mengalami                               warning indicator should the Bank begin to experience
             permasalahan likuiditas;                                                                   liquidity issues;
      2. Melakukan pemantauan terhadap hasil pengukuran                                            2. Monitoring the results of liquidity measurements
             dan pelaksanaan pemenuhan kebutuhan likuiditas                                             and the fulfillment of the Bank’s daily liquidity needs,
             harian Bank, baik primary reserve maupun secondary                                         both primary reserves and secondary reserves.
             reserve. Secondary reserve dilakukan dengan lebih                                          Secondary reserves are managed more prudently in
             hati-hati sejalan dengan kondisi Rasio Intermediasi                                        line with the Macroprudential Intermediation Ratio
             Makroprudensial (RIM) dan behavior penarikan dana                                          (RIM) and customer fund withdrawal behavior, in
             oleh Nasabah, sehingga kondisi likuiditas secara                                           order to maintain overall liquidity conditions; and
             keseluruhan dapat tetap terjaga; dan
      3. Melakukan pemantauan kecukupan Net                                             Stable     3. Monitoring the adequacy of the Net Stable Funding
             Funding Ratio (NSFR) periodik triwulan dan kecukupan                                       Ratio (NSFR) on a quarterly basis and the adequacy
             Liquidity Coverage Ratio (LCR) dari rata-rata rasio                                        of the Liquidity Coverage Ratio (LCR) based on the
             LCR selama satu bulan periode berjalan.                                                    average LCR ratio over a one-month reporting period.
      Mekanisme                     pengukuran      risiko   likuiditas           dilakukan        The liquidity risk measurement mechanism is carried out
      menggunakan alat ukur, seperti proyeksi arus kas, profil                                     using measurement tools such as cash flow projections,
      maturitas, dan stress testing, termasuk pelaksanaan                                          maturity profiles, and stress testing, including the
      simulasi rencana pendanaan darurat (contingency                                              implementation of contingency funding plan simulations
      funding plan) sesuai dengan ketentuan regulator dan/                                         in accordance with regulatory requirements and/or
      atau praktisi terbaik yang ada, klasifikasi asset Bank yang                                  prevailing best practices, as well as the classification of
      masuk ke dalam High Quality Liquid Asset (HQLA).                                             Bank assets that qualify as High Quality Liquid Assets
                                                                                                   (HQLA).


      Strategi pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas, risiko                                    Funding strategies, liquidity position management, daily
      likuiditas harian, pengelolaan aset likuid berkualitas                                       liquidity risk management, management of high-quality
      tinggi dan marketable, serta simulasi rencana pendanaan                                      and marketable liquid assets, and contingency funding
      darurat dilakukan untuk mengendalikan risiko likuiditas.                                     plan simulations are implemented to control liquidity
      Pengelolaan risiko likuiditas diselenggarakan melalui rapat                                  risk. Liquidity risk management is conducted through
      ALCO yang dilakukan setiap bulan dan berkelanjutan.                                          Asset and Liability Committee (ALCO) meetings held on
                                                                                                   a monthly and ongoing basis.


      Risiko Operasional                                                                           Operational Risk
      Risiko operasional timbul akibat tidak cukupnya dan/atau                                     Operational risk arises from insufficient and/or malfunctioning
      tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,                                       internal processes, human error, system failure and/or
      kegagalan                 sistem     dan/atau     adanya      kejadian-kejadian              external events that affect the Bank’s operations. Operational
      eksternal yang memengaruhi operasional Bank. Pengelolaan                                     risk management (including Information Technology Risk)
      risiko operasional (termasuk Risiko Teknologi Informasi) juga                                also covers four other risks, namely legal risk, reputational
      mencakup 4 risiko lainnya, yaitu risiko hukum, risiko reputasi,                              risk, strategic risk, and compliance risk, which are managed
      risiko stratejik dan risiko kepatuhan yang dikelola oleh Sub                                 by the Non-Credit Risk Sub-Directorate.
      Direktorat Non Credit Risk.



414        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 416
           Analisa & Pembahasan Manajemen                                 Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                               Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




Upaya Mitigasi                                                                        Mitigation Efforts
Upaya mitigasi yang dilakukan Bank adalah sebagai                                     The mitigation efforts undertaken by the Bank are as
berikut:                                                                              follows:
1.   Melakukan          pencatatan             potensi       kerugian     oleh        1.    Recording potential losses by the Non-Credit
     Sub Direktorat Non Credit Risk pada satuan kerja                                       Risk     Sub-Directorate         within       operational           work
     operasional          secara         periodik        melalui       Aplikasi             units on a periodic basis through the Operational
     Operational           Risk         Management             yang      telah              Risk Management Application, which has been
     diimplementasikan secara online di seluruh cabang.                                     implemented online across all branches. The loss
     Pengelolaan database kerugian menjadi salah satu                                       database serves as one of the input data sources in
     data input dalam penilaian parameter profil risiko                                     assessing operational risk profile parameters.
     operasional;
2. Development dan penerapan Aplikasi Operational                                     2. Developing and implementing the Operational Risk
     Risk Management (ORM) yang didalamnya mencakup                                         Management (ORM) Application, which includes
     modul Loss Event Database (LED), Key Risk Indicator                                    the Loss Event Database (LED), Key Risk Indicator
     (KRI) dan Risk and Control Self Assesment (RCSA),                                      (KRI), and Risk and Control Self-Assessment (RCSA)
     untuk mengidentifikasi kelemahan-kelemahan sisi                                        modules to identify operational weaknesses within
     operasional Bank; dan                                                                  the Bank; and
3. Melaksanakan pemantauan terhadap perkembangan                                      3. Monitoring the development of the operational risk
     profil risiko operasional melalui identifikasi faktor-                                 profile by identifying the factors causing operational
     faktor penyebab kerugian operasional yang terjadi                                      losses and providing recommendations to the
     dan     memberikan              rekomendasi          kepada        satuan              relevant operational work units in mitigating potential
     kerja operasional terkait dalam melakukan mitigasi                                     risk events in the future.
     kejadian risiko di masa mendatang.


Sub Direktorat Non Credit Risk juga melakukan analisis,                               In addition, the Non-Credit Risk Sub-Directorate
penilaian, tinjauan, dan pemantauan terhadap hal-hal                                  conducts analysis, assessment, review, and monitoring
berikut:                                                                              of the following matters:
1.   Analisis      dan       penilaian          terhadap       permohonan             1.    Analysis and assessment of requests for operational
     penyimpangan ketentuan operasi yang diajukan                                           policy    deviations      submitted           by      the      relevant
     oleh Cabang/Direktorat terkait sesuai batasan yang                                     Branches/Directorates in accordance with the limits
     ditetapkan oleh Direksi;                                                               established by the Board of Directors;
2. Pemantauan             terhadap            risiko   non    risiko    kredit        2. Periodic monitoring of non-credit risks, including
     termasuk TI yang melekat pada aktivitas Bank secara                                    Information Technology risks, inherent in the Bank’s
     periodik;                                                                              activities;
3. Tinjauan risiko terhadap rencana produk/aktivitas                                  3. Risk review of proposed new products/activities;
     baru;
4. Melakukan           review        terhadap          kebijakan    internal/         4. Reviewing internal policies/procedures in response
     prosedur sehubungan dengan adanya perubahan                                            to changes in regulatory or internal provisions based
     ketentuan         regulator          maupun         internal      melalui              on requests from the Systems and Procedures Sub-
     permohonan dari Subdit Sysdur                        dan melakukan                     Directorate (Sysdur), as well as updating internal risk
     pengkinian kebijakan internal manajemen risiko.                                        management policies; and
5. Penilaian terhadap IT Risk Register yang merupakan                                 5. Assessment of the IT Risk Register, which forms part
     bagian dari Laporan Penerapan Manajemen Risiko TI                                      of the IT Risk Management Implementation Report
     yang disampaikan oleh Direktorat IT ke Otoritas Jasa                                   submitted by the IT Directorate to the Financial
     Keuangan setiap tahun.                                                                 Services Authority (OJK) annually.




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   415
Page 417
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Risiko Hukum                                                                                 Legal Risk
      Risiko hukum merupakan risiko yang timbul akibat                                             Legal risk is the risk arising from legal claims and/
      tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.                                             or weaknesses in legal aspects. Weaknesses in these
      Kelemahan aspek ini disebabkan adanya ketiadaan                                              aspects are caused by the absence of supporting laws
      peraturan perundang-undangan yang mendukung atau                                             and regulations or weaknesses in agreements, such as
      kelemahan perikatan, seperti tidak terpenuhi syarat                                          unfulfilled contract validity requirements and imperfect
      sahnya kontrak dan pengikatan dokumen yang tidak                                             binding documents.
      sempurna.


      Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum                                                          Legal Risk Control Mechanism
      Bank memantau perkembangan kasus-kasus hukum                                                 The Bank monitors developments in legal cases and
      yang terjadi dan mengambil lesson learn dari kasus                                           draws lessons from them for legal risk management. The
      tersebut untuk pengelolaan risiko hukum. Bank senantiasa                                     Bank continuously calculates potential losses, whether
      melakukan                    perhitungan   potensi        kerugiannya,                baik   cases are settled amicably or through the courts. The
      penyelesaian kasus secara musyawarah mufakat/damai                                           Bank also pays special attention to legal cases that
      ataupun melalui jalur pengadilan untuk penanganan                                            have the potential to cause significant losses. Legal risk
      kasus hukum. Bank juga memberikan perhatian khusus                                           profiles are assessed in accordance with applicable
      atas kasus hukum yang berpotensi menimbulkan                                                 Financial    Services      Authority     regulations     and       are
      kerugian secara signifikan. Penilaian profil risiko hukum                                    submitted to the Financial Services Authority in a timely
      dilakukan berpedoman pada peraturan Otoritas Jasa                                            manner, along with other risk profiles.
      Keuangan yang berlaku dan telah disampaikan kepada
      Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu, bersamaan
      dengan profil risiko lainnya.


      Upaya Mitigasi                                                                               Mitigation Efforts
      Legal Bureau Bank Artha Graha Internasional melakukan                                        The Legal Bureau of Bank Artha Graha Internasional
      pengelolaan risiko hukum dengan mitigasi sebagai                                             manages legal risk through the following mitigation
      berikut:                                                                                     measures:
      1.     Melakukan analisis hukum atas produk dan/atau                                         1.   Conducting legal analysis of new products and/
             aktivitas baru, serta membuat standar dokumen                                              or activities, as well as preparing standard legal
             hukum yang terkait dengan produk dan/atau aktivitas                                        documents      related       to   such   products       and/or
             tersebut;                                                                                  activities;
      2. Memeriksa segala perjanjian yang akan dibuat antara                                       2. Reviewing all agreements to be entered into between
             Bank dengan pihak ketiga;                                                                  the Bank and third parties;
      3. Melakukan pemeriksaan berkala atas perjanjian yang                                        3. Conducting periodic reviews of agreements that
             telah dibuat; dan                                                                          have already been executed; and
      4. Memantau risiko hukum yang ada di seluruh cabang                                          4. Monitoring existing legal risks across all branches
             dan unit kerja Bank.                                                                       and work units of the Bank.
      Direktorat Asset Recovery dan Sub Direktorat Litigasi                                        The Asset Recovery Directorate and the Litigation Sub-
      Bank berfungsi menangani setiap permasalahan hukum                                           Directorate of the Bank are responsible for handling all
      yang terkait dengan litigasi agar risiko hukum yang                                          legal matters related to litigation in order to minimize
      mungkin timbul dapat diminimalkan.                                                           potential legal risks.




416        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 418
          Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Risiko Stratejik                                                                    Strategic Risk
Risiko   Stratejik     merupakan             risiko   yang    timbul   akibat       Strategic risk is the risk arising from inaccuracy in making
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan                               and/or implementing strategic decisions, as well as failure to
keputusan strategis, serta kegagalan dalam mengantisipasi                           anticipate changes in the business environment. The Bank’s
perubahan lingkungan bisnis. Ketidaktepatan Bank dalam                              inaccuracy in formulating the right strategy may lead to the
melakukan penyusunan strategi yang tepat dapat menimbulkan                          Bank’s business failure in the future.
kegagalan bisnis Bank dimasa yang akan datang.


Kebijakan untuk Dapat Mengidentifikasi dan Merespons                                Policies to Identify and Respond to Changes in the
Perubahan Lingkungan Bisnis Ekstern dan Intern                                      External and Internal Business Environment
Bank menetapkan sasaran dan strategi dengan melakukan                               The Bank establishes its objectives and strategies by
analisis terhadap berbagai faktor internal dan eksternal.                           conducting analyses of various internal and external
Analisis faktor-faktor Internal menggunakan SWOT                                    factors. Internal factor analysis is carried out using a
dengan memetakan kekuatan (strength), kelemahan                                     SWOT framework by mapping strengths, weaknesses,
(weakness),        peluang          (opportunity),           dan   ancaman          opportunities, and threats. Meanwhile, external factor
(threats). Sedangkan, analisis faktor eksternal dengan                              analysis considers prevailing and emerging domestic and
mempertimbangkan kondisi domestik dan global yang                                   global conditions and trends, including macroeconomic,
sedang berkembang dan kecenderungannya, baik dari                                   political, and other relevant factors, as well as
faktor makro ekonomi, politik, dan faktor lainnya serta                             assumptions determined by the Bank. Accordingly, the
asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh Bank. Oleh karena                                Bank continuously monitors developments and makes
itu, Bank harus senantiasa mengikuti perkembangan                                   the necessary adjustments in response to changes in
yang ada dan melakukan penyesuaian yang diperlukan                                  both the external and internal business environment.
jika terjadi perubahan lingkungan bisnis secara eksternal
dan internal.


Mekanisme untuk Mengukur Kemajuan yang Dicapai dari                                 Mechanism for Measuring Progress Achieved from the
Rencana Bisnis yang Ditetapkan                                                      Established Business Plan
Pemantauan dan penilaian atas progres pencapaian                                    Monitoring and assessment of the progress of the
Rencana Bisnis Bank (RBB) dilakukan setiap bulan dan                                Bank’s Business Plan (RBB) is carried out every month
menyampaikan penetapan pengukuran Key Performance                                   and the determination of Key Performance Indicators
Indicator (KPI) terkait pencapaian tersebut kepada                                  (KPIs) related to these achievements is communicated
seluruh unit kerja. Untuk target RBB yang belum tercapai,                           to all work units. For RBB targets that have not been
Bank melakukan analisis penyebab atau hambatannya                                   achieved, the Bank analyzes the causes or obstacles
dan penetapan tindakan perbaikan yang diperlukan,                                   and determines the necessary corrective actions, so
sehingga diharapkan dapat dipenuhi pada periode                                     that they can be achieved in the following period.
berikutnya.


Upaya Mitigasi                                                                      Mitigation Efforts
Sub Direktorat Non Credit Risk melakukan pengelolaan                                The Non-Credit Risk Sub-Directorate manages strategic
risiko stratejik dengan mitigasi sebagai berikut:                                   risk through the following mitigation efforts:
1.   Melakukan         identifikasi           dan     kuantifikasi     risiko       1.    Identifying and quantifying strategic risks from the
     strategis sejak awal penyusunan Rencana Bisnis Bank                                  initial stage of preparing the Bank’s Business Plan,
     dengan berpedoman pada visi, misi, strategi serta                                    with due consideration to the Bank’s vision, mission,
     kemampuan perusahaan;                                                                strategy, and organizational capabilities;




                                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   417
Page 419
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                        Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                        Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      2. Mengelola risiko stratejik melalui proses pertimbangan                                    2. Managing       strategic         risk     through       collective       and
             dan pengambilan keputusan secara kolektif dan                                              comprehensive           deliberation       and        decision-making
             komprehensif di lingkungan Komite Manajemen Risiko,                                        processes within the Risk Management Committee, the
             untuk selanjutnya disampaikan ke Direksi; dan                                              results of which are subsequently submitted to the
                                                                                                        Board of Directors; and
      3. Melakukan pemantauan terkait perkembangan eksposur                                        3. Conducting          monthly         monitoring     of    strategic       risk
             risiko stratejik dilakukan setiap bulan dan disampaikan                                    exposure developments and reporting the results to the
             kepada Direksi dan Komite Pemantau Risiko melalui                                          Board of Directors and the Risk Monitoring Committee
             Laporan Profil Risiko Bank.                                                                through the Bank’s Risk Profile Report.


      Risiko Kepatuhan                                                                             Compliance Risk
      Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul akibat                                            Compliance risk is the risk arising from the Bank’s failure
      Bank tidak dapat mematuhi dan/atau tidak dapat                                               to comply with and/or implement prevailing laws and
      melaksanakan peraturan perundang-undangan dan                                                regulations. Laws and regulations governing the Bank’s
      ketentuan yang berlaku. Peraturan perundang-undangan                                         obligations as a banking institution include:
      dan ketentuan yang mengatur kewajiban Bank sebagai
      sebuah lembaga perbankan meliputi:
      1.     Self Assesment Tingkat Kesehatan Bank (TKB);                                          1.   Self-Assessment of the Bank Soundness Level;
      2. Pemenuhan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                        2. Fulfillment of the Minimum Capital Adequacy Requirement
             (KPMM);                                                                                    (KPMM);
      3. Kualitas Aset;                                                                            3. Asset quality;
      4. Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                             4. Establishment of Allowance for Impairment Losses
             (CKPN);                                                                                    (CKPN);
      5. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK);                                                   5. Legal Lending Limit (BMPK);
      6. Penerapan Tata Kelola yang Baik (GCG);                                                    6. Implementation of Good Corporate Governance
                                                                                                        (GCG);
      7. Posisi Devisa Neto (PDN);                                                                 7. Net Open Position (PDN);
      8. Giro Wajib Minimum (GWM);                                                                 8. Statutory Reserve Requirement (GWM);
      9. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM); dan                                             9. Macroprudential Intermediation Ratio (RIM); and
      10. Risiko lain yang terkait dengan Ketentuan Tertentu.                                      10. Other risks related to specific regulatory requirements.


      Strategi Manajemen Risiko dan Efektivitas Penerapan                                          Risk Management Strategy and Effectiveness of Risk
      Manajemen Risiko untuk Risiko Kepatuhan                                                      Management Implementation for Compliance Risk
      Bank memastikan efektivitas penerapan manajemen                                              The Bank ensures the effectiveness of compliance risk
      risiko kepatuhan, antara lain yang berkaitan dengan:                                         management implementation, among others, in relation
                                                                                                   to the following aspects:
      1.     Kebijakan                                                                             1.   Policies
             a. Ketepatan penetapan limit risiko yang telah ditetapkan;                                 a. Appropriateness of the determination of established
                                                                                                           risk limits;
             b. Kebijakan manajemen risiko dengan arah dan strategi                                     b. Alignment of risk management policies with the Bank’s
                     usaha Bank;                                                                           business direction and strategy;
             c. Penerapan kepatuhan, pengaturan tanggung jawab dan                                      c. Implementation            of       compliance,      including       the
                     akuntabilitas;                                                                        arrangement of responsibilities and accountability;




418        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 420
         Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




   d. Kebijakan mengecualikan suatu pengambilan                                        d. Policies to exclude decision-making that deviates
        keputusan yang menyimpang (irregularities); dan                                       from established rules (irregularities); and
   e. Penerapan            kebijakan          pengecekan      kepatuhan                e. Implementation of compliance checking policies
        melalui prosedur secara berkala.                                                      through periodic procedures.
2. Prosedur                                                                      2. Procedures
   a. Ketepatan waktu mengkomunikasikan kebijakan                                      a. Timeliness in communicating policies to all
        kepada seluruh Karyawan pada setiap jenjang                                           employees at every organizational level;
        organisasi;
   b. Kecukupan pengendalian terhadap pengembangan                                     b. Adequacy of controls over the development of
        produk baru;                                                                          new products;
   c. Kecukupan laporan dan sistem data;                                               c. Adequacy of reporting and data systems;
   d. Kecukupan pengawasan Dewan Komisaris dan                                         d. Adequacy            of     oversight         by     the      Board           of
        Direksi Bank;                                                                         Commissioners and the Board of Directors;
   e. Kecukupan pengendalian intern Bank, termasuk                                     e. Adequacy of the Bank’s internal controls, including
        aspek      pemisahan                fungsi    dan   pengendalian                      segregation of duties and layered controls (dual
        berlapis (dual control);                                                              control);
   f.   Sistem informasi manajemen yang tepat waktu                                    f.     Availability of timely and effective management
        dan tepat guna;                                                                       information systems;
   g. Efektivitas dari pengendalian terhadap akurasi,                                  g. Effectiveness of controls over data accuracy,
        kelengkapan, dan integritas data;                                                     completeness, and integrity;
   h. Kecukupan proses menginterpretasikan (penafsiran)                                h. Adequacy of processes for interpreting applicable
        perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku;                                        laws and regulations;
   i.   Komitmen Bank untuk memastikan bahwa sumber                                    i      The Bank’s commitment to ensuring that resources are
        daya Bank telah tepat dialokasikan untuk kepentingan                                  appropriately allocated for employee training and the
        pelatihan       Karyawan             dan     peningkatan   budaya                     enhancement of a compliance culture;
        kepatuhan;
   j.   Identifikasi dan tindakan korektif yang tepat                                  j.     Timely identification and corrective actions in
        waktu terhadap pengaruh pelanggaran dan                                               response to violations and non-compliance with
        ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan                                            applicable laws and regulations; and
        dan ketentuan yang berlaku; dan
   k. Kecukupan mengintegrasikan aspek kepatuhan                                       k. Adequacy of integrating compliance aspects
        pada setiap tahap perencanaan Bank (corporate                                         into every stage of the Bank’s planning process
        planning).                                                                            (corporate planning).
3. Human Capital                                                                 3. Human Capital
   a. Ketepatan program kompensasi dan pengelolaan                                     a. Appropriateness of compensation programs and
        kinerja Karyawan dan pejabat Bank;                                                    performance management for employees and
                                                                                              Bank officers;
   b. Tingkat turnover Karyawan dan pejabat Bank yang                                  b. Employee and officer turnover rates in strategic
        menduduki posisi yang strategis pada Bank (high                                       positions within the Bank (high risk-taking units);
        risk taking unit);
   c. Kecukupan program pelatihan dan sosialisasi;                                     c. Adequacy of training and socialization programs;
   d. Melakukan penilaian kinerja karyawan melalui Key                                 d. Conducting employee performance assessments
        Performance Indicator yang telah ditetapkan;                                          through      the      established           Key      Performance
                                                                                              Indicators (KPIs);




                                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    419
Page 421
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                         Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




             e. Kecukupan kompetensi Dewan Komisaris dan                                                e. The adequacy of the competencies of the Bank’s
                     Direksi Bank; dan                                                                       Board of Commissioners and Board of Directors;
                                                                                                             and
             f.      Tingkat pemahaman dan kesesuaian arah strategi                                     f.   The level of understanding and alignment of
                     usaha dengan risk tolerance.                                                            business strategy with the Bank’s risk tolerance.
      4. Sistem Pengendalian                                                                       4. Control System
             a. Efektivitas dan independensi fungsi audit dan                                           a. Effectiveness and independence of the audit
                     Sub Direktorat Non Credit Risk;                                                         function and the Non-Credit Risk Sub-Directorate;
             b. Akurasi, kelengkapan, dan integritas laporan serta                                      b. Accuracy, completeness, and integrity of reports
                     sistem informasi manajemen;                                                             and management information systems;
             c. Keberadaan                 sistem      pemantauan                 terhadap              c. Availability of monitoring systems for irregularities
                     irregularities yang mampu mengidentifikasi dan                                          that are capable of identifying and measuring
                     mengukur peningkatan frekuensi dan jumlah                                               increases in the frequency and magnitude of risk
                     eksposur risiko;                                                                        exposure;
             d. Tingkat responsif Bank terhadap penyimpangan                                            d. The Bank’s level of responsiveness to deviations
                     kebijakan dan prosedur intern Bank; dan                                                 from internal policies and procedures; and
             e. Tingkat responsif Bank terhadap penyimpangan                                            e. The Bank’s level of responsiveness to deviations
                     dalam sistem pengendalian internal Bank.                                                within the internal control system.


      Mekanisme untuk Pemantauan dan Pengendalian Risiko                                           Mechanisms for Monitoring and Controlling Compliance
      Kepatuhan                                                                                    Risk
      1.     Melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk                                       1.   Taking     the     necessary         measures   to      maintain
             menjaga eksposur kepatuhan sesuai limit toleransinya                                       compliance risk exposure within tolerance limits
             dan/atau apabila terjadi peningkatan eksposur risiko                                       and/or in the event of an increase in compliance risk
             kepatuhan, antara lain:                                                                    exposure, including:
             a. Menerbitkan prosedur perihal kriteria dan batasan                                       a. Issuing procedures regarding specific criteria and
                     tertentu yang ditetapkan oleh Direksi untuk menilai                                     limits determined by the Board of Directors to assess
                     unsur kepatuhannya terhadap perundang-undangan                                          compliance with applicable laws and regulatory
                     dan peraturan regulator yang berlaku;                                                   requirements;
             b. Melakukan monitoring terhadap ketepatan waktu                                           b. Monitoring the timeliness of the Bank’s submission of
                     penyampaian laporan Bank ke Regulator;                                                  reports to Regulators;
             c. Pelatihan internal secara intensif terhadap kepatuhan                                   c. Conducting intensive internal training on employee
                     Karyawan dan memastikan efektivitas pelatihan                                           compliance and ensuring the effectiveness of such
                     tersebut dengan melakukan pengujian pelatihan dan                                       training through training assessments and performance
                     pemantauan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas                                           monitoring in the execution of regular duties;
                     reguler;
             d. Pelaksanaan tinjauan dan kajian terhadap kebijakan,                                     d. Conducting reviews and assessments of policies,
                     pedoman dan prosedur kerja untuk meyakinkan telah                                       guidelines, and work procedures to ensure alignment
                     sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan                                          with applicable laws and regulatory requirements; and
                     regulator yang berlaku; dan
             e. Melakukan sosialisasi pemahaman risiko kepatuhan                                        e. Continuously disseminating compliance risk awareness
                     kepada seluruh jenjang organisasi Bank secara                                           across all levels of the Bank’s organization.
                     berkesinambungan.




420        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 422
           Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




2. Bank melakukan sosialisasi budaya kepatuhan secara terus-                  2. The Bank continuously and sustainably promotes a culture
     menerus dan berkesinambungan ke seluruh Karyawan dan                           of compliance among all employees and organizational
     jenjang organisasi dengan berpedoman kepada visi, misi,                        levels, guided by the Bank’s vision, mission, corporate
     nilai-nilai perusahaan, program kerja, budaya kerja, dan                       values, work programs, work culture, and Code of Conduct.
     Kode Etik perusahaan.


Upaya Mitigasi                                                                Mitigation Efforts
Pengelolaan risiko kepatuhan dengan mitigasi sebagai                          Compliance risk is managed through the following
berikut:                                                                      mitigation efforts:
1.   Melakukan          identifikasi          dan   pengelolaan   risiko      1.    Identifying and managing compliance risk from an
     kepatuhan sejak awal dengan memberikan masukan                                 early stage by providing input to business units
     kepada unit bisnis serta unit operasional dalam hal                            and operational units in the development of new
     pengembangan produk dan/atau aktivitas baru;                                   products and/or activities;
2. Melakukan penilaian terhadap kebijakan pedoman                             2. Assessing existing internal policies, guidelines, and
     dan prosedur internal yang dimiliki dalam rangka                               procedures to ensure that all external regulations
     memastikan bahwa seluruh peraturan eksternal telah                             have been appropriately accommodated and are
     disediakan akomodasi sedemikian rupa dan dipatuhi                              complied with in their implementation;
     dalam pelaksanaannya;
3. Melakukan pengawasan setiap bulan mengenai                                 3. Conducting monthly monitoring of the development
     perkembangan eksposur risiko kepatuhan Bank dan                                of the Bank’s compliance risk exposure, with the
     hasilnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris serta                               results reported to the Board of Commissioners and
     Direksi melalui Laporan Profil Risiko Bank; dan                                the Board of Directors through the Bank’s Risk Profile
                                                                                    Report; and
4. Melakukan sosialisasi terkait peraturan yang berlaku                       4. Disseminating applicable regulations to all levels of
     kepada seluruh jajaran perusahaan melalui media                                the organization through online media, enabling each
     online, sehingga setiap unit kerja dapat melaksanakan                          work unit to perform its duties and responsibilities in
     tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan                               accordance with company regulations.
     perusahaan.


Risiko Reputasi                                                               Reputation Risk
Risiko reputasi timbul akibat adanya penurunan tingkat                        Reputation risk arises from a decline in stakeholder
kepercayaan Pemangku Kepentingan akibat dari persepsi                         confidence due to negative perceptions of the Bank.
negatif terhadap Bank. Kegagalan Bank dalam menjaga                           The Bank’s failure to maintain its good reputation in the
reputasi baiknya di mata masyarakat menjadi penyebab                          eyes of the public causes these negative perceptions.
timbulnya persepsi negatif tersebut. Penurunan atau                           A decline or loss of customer confidence in the Bank
hilangnya kepercayaan Nasabah terhadap Bank yang                              will ultimately have a direct impact on performance,
pada akhirnya berdampak langsung pada kinerja,                                particularly on the Bank’s business income and volume
khususnya pada pendapatan usaha dan volume aktivitas                          of activities, if this risk continues.
Bank terjadi apabila risiko ini terus berlanjut.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   421
Page 423
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                 Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Kebijakan dan Mekanisme Risiko Reputasi                                                      Reputation Risk Policy and Mechanisms
      Penerapan manajemen risiko untuk risiko reputasi Bank                                        The implementation of risk management for the Bank’s
      mencakup:                                                                                    reputation risk includes:
      1.     Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;                                         1.   Active supervision by the Board of Directors and
                                                                                                        Board of Commissioners;
      2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko                                         2. Adequate risk management policies and procedures
             serta penetapan limit risiko reputasi;                                                     as well as the establishment of reputation risk limits;
      3. Kecukupan                         proses   identifikasi,           pengukuran,            3. Adequate processes for identifying, measuring,
             pemantauan dan pengendalian risiko reputasi serta                                          monitoring, and controlling reputation risk as well as
             sistem informasi manajemen risiko reputasi; dan                                            a reputation risk management information system;
                                                                                                        and
      4. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh.                                               4. A comprehensive internal control system.


      Kebijakan Bank dalam Melaksanakan Manajemen Risiko                                           Bank Policy on the Implementation of Reputation Risk
      Reputasi                                                                                     Management
      1.     Bank mempunyai kebijakan dan prosedur tertulis                                        1.   The Bank has written policies and procedures that
             yang memenuhi prinsip-prinsip transparansi dalam                                           comply with the principles of transparency in order
             rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada                                              to improve the quality of service to Customers
             Nasabah dan Pemangku Kepentingan lainnya untuk                                             and other Stakeholders to control reputation risk,
             mengendalikan risiko reputasi, di mana kebijakan                                           where such policies are in line with the provisions
             tersebut telah sejalan dengan ketentuan dan/atau                                           and/or laws and regulations governing Customer
             peraturan perundang-undangan yang mengatur                                                 protection;
             mengenai perlindungan Nasabah;
      2. Bank memiliki dan melaksanakan kebijakan komunikasi                                       2.   The    Bank     has      and      implements   appropriate
             yang tepat dalam rangka menghadapi berita atau                                             communication policies in order to deal with negative
             publikasi yang bersifat negatif atau mencegah                                              news or publications or prevent counterproductive
             informasi yang cenderung kontra produktif, antara                                          information, including by applying effective media
             lain dengan cara menerapkan strategi penggunaan                                            strategies to deal with negative news; and
             media yang efektif untuk menghadapi berita negatif;
             dan
      3. Bank mempunyai protokol khusus untuk pengelolaan                                          3.   The Bank has specific protocols for reputation
             reputasi pada saat krisis, sehingga dapat dengan                                           management during crises, so that it can quickly
             cepat mengantisipasi peningkatan risiko reputasi                                           anticipate an increase in reputation risk during
             pada saat krisis.                                                                          crises.


      Mekanisme Manajemen Risiko Reputasi Bank                                                     Bank Reputation Risk Management Mechanism
      1.     Identifikasi risiko reputasi;                                                         1.   Identification of reputation risk;
      2. Penilaian/pengukuran risiko reputasi;                                                     2. Assessment/measurement of reputation risk;
      3. Pemantauan risiko reputasi; dan                                                           3. Monitoring of reputation risk; and
      4. Pengendalian risiko reputasi, antisipasi dan mitigasi                                     4. Control of reputation risk, anticipation and mitigation
             risiko reputasi.                                                                           of reputation risk.
      Penerapan manajemen risiko reputasi dituangkan dalam                                         The implementation of reputation risk management
      ketentuan internal Bank dalam Pedoman Manajemen                                              is outlined in the Bank’s internal provisions in the Risk
      Risiko tentang Manajemen Risiko Umum dan Manajemen                                           Management Guidelines on General Risk Management
      Risiko Reputasi.                                                                             and Reputation Risk Management.




422        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 424
           Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Upaya Mitigasi                                                                  Mitigation Efforts
Corporate Secretary melakukan pengelolaan risiko                                The Corporate Secretary manages reputational risk
reputasi dengan mitigasi sebagai berikut:                                       through the following mitigation measures:
1.   Melakukan          pengawasan            terhadap    pemberitaan           1.    Monitoring media coverage to identify negative
     media untuk memantau publikasi negatif atau                                      publicity or customer complaints appearing in the
     keluhan Nasabah yang muncul di media;                                            media;
2. Membuat klarifikasi dan tanggapan sesuai dengan                              2. Preparing          clarifications           and         responses               in
     langkah terbaik yang ditempuh perusahaan apabila                                 accordance with the best course of action adopted
     terdapat pemberitaan negatif dan keluhan Nasabah                                 by the Company in the event of negative publicity or
     yang muncul di media;                                                            customer complaints reported in the media;
3. Melakukan analisis risiko reputasi yang mungkin                              3. Conducting analyses of potential reputational risks
     timbul, serta strategi untuk mengantisipasi risiko saat                          and formulating strategies to anticipate such risks
     meluncurkan produk/layanan/program baru Bank;                                    in connection with the launch of new Bank products,
     dan                                                                              services, or programs; and
4. Menyiapkan              panduan            untuk    frontliner    dan        4. Preparing guidelines for frontliners and spokespersons
     spokesperson agar dapat menjelaskan informasi                                    to     ensure     the      accurate          and       proportionate
     secara benar dan proporsional kepada Nasabah                                     communication of material information or other
     terkait informasi material atau yang penting untuk                               important information that Customers need to know.
     diketahui oleh Nasabah.
Kecukupan modal yang dimiliki Bank mampu mendukung                              The Bank’s capital adequacy is sufficient to support the
jalannya bisnis dan telah sesuai dengan Rencana Bisnis                          conduct of its business and is in line with the Bank’s
Bank pada tahun 2024. Kecukupan modal Bank juga                                 Business Plan for 2024. The Bank’s capital adequacy has
senantiasa melampaui ketentuan minimum Otoritas                                 also consistently exceeded the minimum requirements
Jasa Keuangan, di mana Bank termasuk dalam klasifikasi                          set by the Financial Services Authority (Otoritas
Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti kategori 1 (KBMI                           Jasa Keuangan), and the Bank was classified under
1) sampai dengan akhir tahun 2024.                                              Commercial Banks Based on Core Capital Category 1
                                                                                (KBMI 1) up to the end of 2024.


Bank harus juga dapat memberikan manfaat bagi seluruh                           The Bank is also committed to providing benefits
pemangku kepentingan, dengan menjalankan program                                to all stakeholders by implementing the Corporate
Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan atau                                Social Safety Responsibility (CSSR) program. As a
Corporate Social Safety Responsibility (CSSR). Sebagai                          manifestation of this commitment, the Bank carries out
wujud komitmen, Bank menjalankan program CSSR                                   CSSR programs focusing on environmental preservation,
yang berfokus pada bidang pelestarian lingkungan,                               disaster mitigation, social and community activities,
penanggulangan              bencana,          sosial   kemasyarakatan,          and community empowerment. The CSSR programs
pemberdayaan              masyarakat.          Program    CSSR      yang        implemented by the Bank are primarily directed toward
dijalankan Bank terutama ditujukan untuk masyarakat                             communities located around the Bank’s operational
yang berada di sekitar wilayah operasi Bank.                                    areas.




                                                                                                      Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        423
Page 425
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam                                                As a company operating in the banking sector, the
      bidang perbankan, Bank telah berkomitmen dalam                                               Bank is committed to implementing sustainable finance
      menerapkan                           program     keuangan           berkelanjutan            programs as part of the financial sector’s contribution
      yang merupakan dukungan sektor keuangan dalam                                                to the achievement of sustainable development. The
      pencapaian pembangunan berkelanjutan. Bank sangat                                            Bank fully recognizes that the financial system can play
      menyadari bahwa sistem keuangan dapat mengambil                                              a significant role in preventing financing or investment
      peran penting dalam mencegah terjadinya praktik                                              practices in business activities that excessively exploit
      pendanaan atau investasi pada kegiatan usaha yang                                            resources, which may ultimately lead to social inequality
      menggunakan sumber daya secara berlebihan, yang                                              and environmental degradation.
      akhirnya berdampak pada kesenjangan sosial dan
      mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup.


      Bank            Artha                Graha   Internasional   secara             berkala      Bank Artha Graha Internasional periodically presents
      menyajikan                    informasi      tanggung    jawab          sosial         dan   information on social and environmental responsibility
      lingkungan dalam bentuk Laporan Keberlanjutan pada                                           in the form of a Sustainability Report published in a
      buku terpisah dalam rangka mendukung keberlanjutan                                           separate volume, as part of its commitment to supporting
      ekonomi, sosial lingkungan, serta tata kelola Bank yang                                      economic, social, and environmental sustainability,
      baik. Laporan tersebut, sesuai dengan Surat Edaran                                           as well as the implementation of good corporate
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 16/ SEOJK.04/2021                                           governance. Such report is prepared in accordance with
      tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau                                           Financial Services Authority (OJK) Circular Letter No.
      Perusahaan Publik, yaitu mengacu Peraturan Otoritas                                          16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of Annual
      Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                                          Reports of Issuers or Public Companies, referring to OJK
      Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,                                           Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation
      Emiten, dan Perusahaan Publik serta GRI (Global                                              of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
      Reporting Initiative) Standard.                                                              Issuers, and Public Companies, as well as the GRI (Global
                                                                                                   Reporting Initiative) Standards.



      Efektivitas Sistem Manajemen Risiko                                                          Effectiveness of the Company’s Risk
      Perusahaan                                                                                   Management System

      Bank secara berkesinambungan melakukan evaluasi                                              The   Bank    continuously          conducts   comprehensive
      menyeluruh atas penerapan Sistem Manajemen Risiko                                            evaluations of its Risk Management System to ensure
      guna memastikan keselarasan dengan profil risiko,                                            alignment with its risk profile, business complexity, and
      kompleksitas usaha serta dinamika lingkungan eksternal                                       the dynamics of both external and internal environments.
      dan internal. Evaluasi tidak hanya bersifat periodik, namun                                  These evaluations are not only periodic in nature but
      juga berbasis kejadian (event-driven review), khususnya                                      also event-driven, particularly in response to changes in
      dalam merespons perubahan kondisi makroekonomi,                                              macroeconomic conditions, regulatory developments,
      regulasi, maupun peningkatan eksposur risiko tertentu.                                       and increases in specific risk exposures.




424        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 426
         Analisa & Pembahasan Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                       Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




Proses     evaluasi          mencakup          penilaian    terhadap        The evaluation process includes an assessment of the
kecukupan kebijakan dan prosedur, efektivitas struktur                      adequacy of policies and procedures, the effectiveness
organisasi dan tata kelola risiko, keandalan sistem                         of the organizational structure and risk governance, the
informasi manajemen risiko, serta kualitas implementasi                     reliability of risk management information systems, and
pengendalian internal pada seluruh aktivitas operasional                    the quality of internal control implementation across all
Bank. Selain itu, Bank juga melakukan pengujian melalui                     operational activities of the Bank. In addition, the Bank
stress testing dan backtesting untuk menilai ketahanan                      conducts testing through stress testing and backtesting
permodalan dan likuiditas terhadap skenario ekstrem,                        to assess the resilience of capital and liquidity under
serta untuk memastikan akurasi asumsi dan metodologi                        extreme scenarios, as well as to ensure the accuracy
pengukuran risiko yang digunakan.                                           of the assumptions and methodologies used in risk
                                                                            measurement.


Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kerangka manajemen                         The evaluation results indicate that the Bank’s risk
risiko Bank telah berjalan secara memadai, dengan                           management          framework           has       been        implemented
penguatan berkelanjutan pada aspek identifikasi dini                        adequately, with continuous enhancements in early risk
risiko (Early Warning System), peningkatan kualitas data                    identification (Early Warning System), improvements in
dan pelaporan risiko serta integrasi manajemen risiko                       the quality of risk data and reporting, and the integration
dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Meskipun                         of risk management into business decision-making
demikian, Bank tetap mengidentifikasi beberapa area                         processes. Nevertheless, the Bank has identified several
pengembangan, antara lain peningkatan granularitas                          areas for further development, including increasing
pengukuran        risiko      kredit        pada   segmen   tertentu,       the granularity of credit risk measurement in certain
penguatan risk culture di seluruh jenjang organisasi, serta                 segments, strengthening the risk culture across all
penyempurnaan metodologi penilaian risiko berbasis                          organizational levels, and refining forward-looking risk
forward-looking.                                                            assessment methodologies.


Sebagai tindak lanjut, Bank telah dan akan terus                            As a follow-up, the Bank has implemented and will
mengimplementasikan langkah-langkah perbaikan yang                          continue     to     implement           measurable           improvement
terukur, termasuk penyempurnaan kebijakan internal,                         initiatives, including the refinement of internal policies,
peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang                         enhancement of human resource capabilities in risk
manajemen risiko, serta pengembangan infrastruktur                          management, and the development of information
teknologi informasi yang mendukung proses pengelolaan                       technology        infrastructure         to     support         end-to-end
risiko secara end-to-end. Dengan demikian, penerapan                        risk management processes. Accordingly, the Risk
Sistem Manajemen Risiko diharapkan semakin efektif                          Management System is expected to become increasingly
dalam mendukung pertumbuhan usaha yang sehat,                               effective    in    supporting          healthy        business         growth,
menjaga kualitas aset, serta memastikan kepatuhan                           maintaining asset quality, and ensuring compliance with
terhadap prinsip kehati-hatian dan ketentuan regulator.                     prudential principles and regulatory requirements.




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   425
Page 427
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Tanggung Jawab
      Sosial Pengamanan
      Perusahaan
      Corporate Social Safety Responsibility




426        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 428
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   427
Page 429
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      TANGGUNG JAWAB SOSIAL
      DAN LINGKUNGAN
      SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY

      Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen pada                                               As a financial institution committed to sustainability
      prinsip keberlanjutan, Bank Artha Graha Internasional                                        principles, Bank Artha Graha Internasional believes that
      meyakini bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur                                        business success is not measured solely by financial
      melalui kinerja keuangan, tetapi juga melalui kontribusi                                     performance, but also by tangible contributions to
      nyata terhadap masyarakat dan lingkungan. Sepanjang                                          society and the environment. Throughout 2025, the Bank
      tahun            2025,               Bank    secara   konsisten      memperkuat              consistently strengthened the implementation of its
      penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan                                               Social and Environmental Responsibility (SER) initiatives
      (TJSL) sebagai bagian integral dari strategi bisnis                                          as an integral part of its sustainable business strategy,
      berkelanjutan, sejalan dengan visi untuk menciptakan                                         in line with its vision to create long-term value for all
      nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku                                            stakeholders.. These efforts were realized through various
      kepentingan. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai                                           social programs, community economic empowerment
      program sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat,                                             initiatives, and environmental conservation initiatives
      serta inisiatif pelestarian lingkungan yang berorientasi                                     aimed at maintaining a balance between economic
      pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan                                             growth and ecosystem sustainability.
      keberlanjutan ekosistem.


      Melalui pelaksanaan TJSL yang terarah, Bank Artha                                            Through   the   structured          implementation     of     TJSL,
      Graha Internasional berperan aktif dalam mendukung                                           Bank Artha Graha Internasional plays an active role
      pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)                                           in supporting the achievement of the Sustainable
      dan agenda nasional terkait keuangan berkelanjutan.                                          Development Goals (SDGs) and the national agenda
      Program-program                             yang    dijalankan      tidak          hanya     on sustainable finance. The programs implemented
      ditujukan untuk memberikan manfaat ekonomi, tetapi                                           are not only intended to generate economic benefits,
      juga memperkuat ketahanan sosial serta mendorong                                             but also to strengthen social resilience and encourage
      perubahan perilaku menuju gaya hidup dan praktik                                             behavioral change toward more environmentally friendly
      bisnis yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian,                                         lifestyles and business practices. Accordingly, the
      TJSL menjadi perwujudan tanggung jawab moral dan                                             Bank’s TJSL commitment reflects both its moral and
      korporasi                Bank          dalam       menciptakan      kesejahteraan            corporate responsibility to enhance the welfare of the
      bagi masyarakat luas sekaligus menjaga keberlanjutan                                         broader community while safeguarding environmental
      lingkungan bagi generasi mendatang.                                                          sustainability for future generations.



      Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dan                                               As part of its sustainability commitment and concern
      kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Bank                                             for public safety, Bank Artha Graha Internasional
      Artha            Graha               Internasional    melaksanakan            program        implements a Corporate Social Safety Responsibility
      Corporate Social Safety Responsibility (CSSR) yang                                           (CSSR) program focused on increasing awareness
      berfokus pada peningkatan kesadaran dan perlindungan                                         and protection related to safety aspects in the social
      terhadap aspek keselamatan di lingkungan sosial.                                             environment. This program is designed to provide




428        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 430
          Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




Program ini dirancang untuk memberikan edukasi serta                            education as well as tangible support to minimize
dukungan nyata dalam meminimalkan risiko kecelakaan,                            accident risks, enhance disaster preparedness, and
meningkatkan kesiapsiagaan bencana, dan memperkuat                              strengthen a culture of safety in the communities where
budaya      keselamatan             di       komunitas   tempat    Bank         the Bank operates. Through a collaborative approach
beroperasi. Melalui pendekatan kolaboratif bersama                              involving local authorities, educational institutions,
aparat setempat, lembaga pendidikan, serta masyarakat                           and surrounding communities, the Bank encourages
sekitar, Bank mendorong terciptanya lingkungan yang                             the creation of a safer, more resilient, and empowered
lebih aman, tangguh, dan berdaya.                                               environment.


Selama tahun 2025, pelaksanaan CSSR diwujudkan                                  Throughout 2025, the implementation of CSSR was
melalui berbagai kegiatan seperti donor darah, Makan                            realized through various initiatives such as blood
Bergizi Gratis (MBG), Pemberian Makanan Tambahan                                donation drives, the Free Nutritious Meal (MBG)
(PMT), penanaman pohon, hingga program bantuan                                  program, Supplementary Feeding programs (PMT), tree
tanggap darurat bagi daerah terdampak bencana.                                  planting activities, and emergency relief assistance
Setiap inisiatif dilakukan dengan prinsip keberlanjutan                         for      disaster-affected       areas.       Each       initiative       was
dan     inklusivitas,        memastikan           bahwa     manfaatnya          implemented based on the principles of sustainability
dapat     dirasakan          secara          langsung    oleh   berbagai        and inclusivity, ensuring that its benefits could be
lapisan masyarakat. Melalui CSSR, Bank Artha Graha                              directly felt by various segments of society. Through
Internasional tidak hanya berperan sebagai institusi                            CSSR, Bank Artha Graha Internasional acts not only as a
keuangan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif                           financial institution, but also as an active social partner
berkontribusi dalam membangun budaya keselamatan                                contributing to the development of a culture of safety
dan tanggung jawab bersama.                                                     and shared responsibility.


Uraian lengkap mengenai program TJSL dan penerapan                              A more detailed description of the TJSL programs and
prinsip keuangan berkelanjutan dapat dilihat pada                               the implementation of sustainable finance principles
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan secara terpisah                          is presented in the Sustainability Report, which is
namun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari                                published separately but forms an integral part of this
laporan ini.                                                                    report.




                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   429
Page 431
Lain-Lain
Others
Page 432

          
Page 433
 Menjaga Stabilitas dan                                                      Kilas Kinerja                                          Laporan Manajemen                            Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                       Performance Highlights                                 Management Report                            Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      TINJAUAN ATAS EFEKTIVITAS SISTEM
      MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN
      OVERVIEW OF THE BANK’S RISK MANAGEMENT SYSTEM
      EFFECTIVENESS

        Tabel 1.a. Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank Umum                                                                         dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain

        Tabel 1.a. Quantitative Disclosure of Commercial Bank Capital Structure                                                                   in million of Rupiah, unless otherwise stated


                                                                                                      31 Desember 2025                                   31 Desember 2024
                                    Komponen Modal                                                    December 31, 2025                                  December 31, 2024
                                    Capital Component                                                                  Konsolidasi                                            Konsolidasi
                                                                                              Bank                                                  Bank
                                                                                                                      Consolidation                                          Consolidation

        (1)                                     (2)                                              (3)                       (4)                          (5)                       (6)

                 Komponen Modal
          I
                 Capital Component

                 A        Modal Inti
                                                                                                       3.437.834             3.437.834                         3.591.911                 3.591.911
                          Core Capital

                          1      Modal Disetor
                                                                                                       2.242.372                 2.242.372                    2.242.372                 2.242.372
                                 Paid-in Capital

                          2      Cadangan Tambahan Modal
                                                                                                        1.487.951                1.487.951                    1.604.707                 1.604.707
                                 Disclosed Reserve

                          3      Modal Inovatif
                                                                                                                  -                         -                            -                           -
                                 Innovative Capital

                          4      Faktor Pengurang Modal Inti
                                                                                                        292.489                   292.489                      255.168                   255.168
                                 Core Capital Deduction

                          5      Kepentingan Non-Pengendali
                                                                                                                  -                         -                            -                           -
                                 Non Controlling Interest

                 B        Modal Pelengkap *)
                                                                                                        333.409                   333.409                      373.786                   373.786
                          Supplementary Capital *)

                          1      Level Atas
                                                                                                              -                         -                            -                          -
                                 Upper Tier 2

                          2      Level Bawah Maksimum 50% Modal Inti
                                 Lower Tier 2 Maximum 50% of the                                              -                         -                            -                          -
                                 Core Capital

                          3      Faktor Pengurang Modal Pelengkap
                                                                                                              -                         -                            -                          -
                                 Supplementary Capital Deduction

                 C        Faktor Pengurang Modal Inti dan Modal
                          Pelengkap
                                                                                                              -                         -                            -                          -
                          Core Capital and Supplementary Capital
                          Deduction Factors

                          Eksposur Sekuritisasi
                                                                                                              -                         -                            -                          -
                          Securitization Exposure

                 D        Modal Pelengkap Tambahan yang
                          Memenuhi Persyaratan (Tier 3) **)
                                                                                                              -                         -                            -                          -
                          Additional Supplementary Capital that
                          Satisfies Requirements (Tier 3) **)

                 E        Modal Pelengkap Tambahan yang
                          Dialokasikan untuk Mengantisipasi Risiko
                          Pasar                                                                               -                         -                            -                          -
                          Additional Supplementary Capital
                          Allocated to Anticipate Market Risk

                 Total Modal Inti dan Modal Pelengkap (A + B - C)
           II    Total Core Capital and Supplementary Capital                                         3.771.243              3.771.243                   3.965.697                  3.965.697
                 (A + B- C)




434           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 434
            Analisa & Pembahasan Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                              Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis             Corporate Governance                                Corporate Social Safety Responsibility




 Tabel 1.a. Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank Umum                                            dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain

 Tabel 1.a. Quantitative Disclosure of Commercial Bank Capital Structure                                      in million of Rupiah, unless otherwise stated


                                                            31 Desember 2025                                         31 Desember 2024
                    Komponen Modal                          December 31, 2025                                        December 31, 2024
                    Capital Component                                              Konsolidasi                                          Konsolidasi
                                                         Bank                                                    Bank
                                                                                  Consolidation                                        Consolidation

 (1)                                (2)                   (3)                          (4)                         (5)                        (6)

        Total Modal Inti, Modal Pelengkap, dan Modal
        Pelengkap Tambahan yang Dialokasikan untuk
        Mengantisipasi Risiko Pasar (A + B - C + E)
  III   Total Core Capital,                                     3.771.243                    3.771.243                   3.965.697                  3.965.697
        Supplementary Capital And Additional
        Supplementary Capital Allocated To Anticipate
        Market Risk (A + B - C + E)

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
 IV     Risiko Kredit                                           12.241.707                   12.241.707                  13.902.911                 13.902.911
        Risk Weighted Assets (RWA) for Credit Risk

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
        Risiko Operasional
  V                                                              1.161.572                    1.161.572                  1.036.269                  1.036.269
        Risk Weighted Assets (RWA) for Operational
        Risk

        Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
 VI     Risiko Pasar                                               179.129                      179.129                   105.898                    105.898
        Risk Weighted Assets (RWA) for Market Risk

             A    Metode Standar
                                                                   179.129                      179.129                   105.898                    105.898
                  Standardized Approach

             B    Metode Internal
                                                                         -                           -                           -                            -
                  Internal Model

        Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
        untuk Risiko Kredit, Risiko Operasional dan
        Risiko Pasar [VII:(IV + V + VI)]
 VII                                                              27,76%                       27,76%                      26,35%                     26,35%
        Capital Adequacy Ratio for Credit Risk,
        Operational Risks and Market Risks [VII:(IV +V
        + VI)]



*) Modal Pelengkap mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. 15/12/PBI/2013 tanggal 12 Desember 2013 tentang Kewajiban
    Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
**) Modal Pelengkap Tambahan yang Memenuhi Persyaratan (Tier 3) mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. 15/12/PBI/2013
    tanggal 12 Desember 2013 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
*) Supplementary Capital refers to Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013 dated December 12, 2013, concerning Capital
    Adequacy Ratio for Commercial Banks.
**) Eligible Additional Supplementary Capital (Tier 3) refers to Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013 dated December 12,
    2013 concerning Capital Adequacy Ratio for Commercial Banks.




                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    435
Page 435
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                     Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                            Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.1.a. Disclosure of Net Receivables by Branch - Bank Individually
                                                                                                                    31 Desember 2025
                                                                                                                    December 31, 2025

                                                                                                         Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                               Kategori Portofolio                                                            Net Receivables by Branch
         No
                                Portfolio Category
                                                                AMBON   ARTHA              BANDUNG
                                                                               BALIKPAPAN             BANJARMASIN BATAM BITUNG
                                                             DIPONEGORO GADING            ASIA AFRIKA

          (1)                              (2)                        (3)                    (4)             (5)             (6)                (7)            (8)          (9)

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                         -              -                  -               -                   -          -              -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                           -              -                  -               -                   -          -              -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                         -              -                  -               -                   -          -              -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                         -              -                  -               -                   -          -              -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                                 238          171.467              56.286          41.120             63.540   49.124                -
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                                1.203          28.272                   -           27.604                  -         18              -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                         -              -                  -               -                   -          -              -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                   11.331         112.294               6.958          11.258                218    2.930                -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                    1.752          141.137                 -            5.172                  -    8.739                -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                       36              98                  17             33                   -         45              -
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                                   7.414       125.508                 2.957           8.521              3.812    13.184               -
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                         -              -                  -               -                   -          -              -
                    Exposure in the Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                             21.973         578.776                66.219       93.707                67.569   74.040                -
                    Total




436        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 436
         Analisa & Pembahasan Manajemen                                        Tata Kelola Perusahaan                               Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                                      Corporate Governance                                 Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                               in million of Rupiah


                                                                             31 Desember 2025
                                                                             December 31, 2025

                                                              Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                   Net Receivables by Branch

                                    DENPASAR                                  KARET            KARTINI                                                               MAKASSAR
BOGOR           CIKARANG                                    JAMBI                                                 KENDARI          KUPANG LAMPUNG
                                      BALI                                  SURABAYA           CIREBON                                                                A. YANI

 (10)                (11)                   (12)             (13)              (14)                (15)             (16)             (17)             (18)               (19)

           -                   -                       -               -                  -                  -                -               -                 -                     -



           -                   -                       -               -                  -                  -                -               -                 -                     -




           -                   -                       -               -                  -                  -                -               -                 -                     -




           -                   -                       -               -                  -                  -                -             251                 -                     -



   142.941             140.384                     17.084      52.918             25.035                  1.429       19.500             5.548           23.169             102.083



         516                   -                       -               -               529                   -                -               -               617                     -



           -                   -                       -               -                  -                  -                -               -                 -                     -



    2.974                   4.151                  2.024            1.142         20.326                  3.510             491        32.803             3.979                    652



        1.021               1.134                      -            1.474          77.082                    -                -         15.502                  -                 11.954


        328                  279                      173            153                 111               450               68             85                  -                  1.189


   13.429                   5.927              20.547               4.851             11.745              8.915            9.519         4.407               6.741                8.158



           -                   -                       -               -                  -                  -                -               -                 -                     -



  161.209              151.875                 39.827         60.538             134.830                14.303        29.577           58.595           34.506              124.036




                                                                                                                    Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        437
Page 437
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                          Laporan Manajemen                             Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                 Management Report                             Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.1.a. Disclosure of Net Receivables by Branch - Bank Individually
                                                                                                                  31 Desember 2025
                                                                                                                  December 31, 2025

                                                                                                       Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                           Kategori Portofolio                                                              Net Receivables by Branch
         No
                            Portfolio Category
                                                                                 MEDAN                                    P.                                    PANGKAL
                                                         MATRAMAN                                      MELAWAI                           PALEMBANG                      PEKANBARU
                                                                                 PEMUDA                               JAYAKARTA                                  PINANG

          (1)                              (2)                 (20)                   (21)               (22)            (23)                 (24)                (25)               (26)

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas
                    Sektor Publik
           2                                                                -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Public Sector Entities
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral
                    dan Lembaga Internasional
           3                                                                -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Multilateral Development
                    Banks and International
                    Institutions Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                   86.072                29.108           98.069                33.161                88.663       23.762                 100.912
                    Property

                    Kredit Beragun Properti
                    Komersial
           6                                                          8.135                   401           2.418                 526                  3.175              -                    510
                    Loans Secured by
                    Commercial Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio
                    Ritel
           8                                                          6.243                6.998           14.443               9.222                   1.851            102                2.794
                    Micro Business, Small
                    Business, and Retail Portfolio
                    Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                          2.072              149.713           68.433                 100                 10.295              -               23.889
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh
          10        Tempo                                             1.447                        2            487                87                      2              12                       -
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                         9.860              23.654            22.074               13.614                 4.556         2.287                  12.185
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha
                    Syariah (jika ada)
          12        Exposure in the Sharia                                  -                      -              -                 -                      -              -                        -
                    Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                  113.829             209.876            205.923                56.711               108.542        26.163              140.290
                    Total




438        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 438
           Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                       in million of Rupiah


                                                                          31 Desember 2025
                                                                          December 31, 2025

                                                               Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                    Net Receivables by Branch

                                         SAMRAT                SEMARANG                              SUDIRMAN
PONTIANAK SAMARINDA                                                                 SOLO                            SURYOPRANOTO                TERNATE          TOTAL
                                         MANADO               PANDANARAN                                JKT

   (27)                 (28)                  (29)               (30)                 (31)             (32)                 (33)                   (34)             (35)

               -                    -                    -                   -                   -     8.345.921                            -               -      8.345.921



               -                    -                    -                   -                   -        145.113                           -               -             145.113




               -                    -                    -                   -                   -             -                            -               -                  -




               -                    -                    -                   -                   -     2.106.688                            -                      2.106.939



      79.467                    547              152.214                19.245            29.974          151.199                    84.282               396      1.888.935




               -               2.894                   624                   -                   -         6.065                       9.941                -         93.448



               -                    -                    -                   -                   -             -                            -               -                  -




          2.855                 540                  6.028              10.855               2.676      230.582                        13.811             682        526.722




               -                    -                    -                   -          208.487        8.869.106                     170.516           1.824       9.769.402



          3.267                     -                  585                 69                    6         9.653                         275               19             18.977



          2.328                4.094                 19.270              3.036               4.029     3.288.413                       17.615          6.641       3.689.291




               -                    -                    -                   -                   -             -                            -               -                  -




      87.917                   8.075             178.721                33.205           245.171       23.152.741                  296.440            9.562     26.584.748




                                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      439
Page 439
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.1.a. Disclosure of Net Receivables by Branch - Bank Individually
                                                                                                                   31 Desember 2024
                                                                                                                   December 31, 2024

                                                                                                        Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                               Kategori Portofolio                                                           Net Receivables by Branch
         No
                                Portfolio Category
                                                                AMBON   ARTHA              BANDUNG
                                                                               BALIKPAPAN             BANJARMASIN BATAM BITUNG
                                                             DIPONEGORO GADING            ASIA AFRIKA

          (1)                              (2)                        (3)                    (4)            (5)            (6)                (7)             (8)          (9)

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                       -                -                -              -                    -          -               -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                         -                -                -              -                    -          -               -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                       -                -                -              -                    -          -               -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                       -                -                -              -                    -          -               -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                               334         174.692            62.913         39.377                 69.540   52.506        18.799
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                              4.179         49.898                    -        15.878                     -      84                  -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                       -                -                -              -                    -          -               -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                10.519           12.973           3.950              5.765                 48     2.720           460
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                 3.215           17.693                  -              -                  67    12.010                 -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                     49                98               17             26                    -      45                  11
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                             49.584         222.349                  1.891      10.986                  7.987   12.377        3.620
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                       -                -                -              -                    -          -               -
                    Exposure in the Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                          67.880         477.704             68.771         72.033                  77.642   79.742      22.890
                    Total




440        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 440
         Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                    dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                     in million of Rupiah


                                                                        31 Desember 2024
                                                                        December 31, 2024

                                                           Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                Net Receivables by Branch

                                   DENPASAR                              KARET           KARTINI                                                          MAKASSAR
BOGOR         CIKARANG                                   JAMBI                                             KENDARI        KUPANG LAMPUNG
                                     BALI                              SURABAYA          CIREBON                                                           A. YANI

 (10)                (11)                   (12)          (13)            (14)                (15)           (16)           (17)             (18)               (19)

          -                   -                     -             -                -                  -               -             -                -                    -



          -                   -                     -             -                -                  -               -             -                -                    -




          -                   -                     -             -                -                  -               -             -                -                    -




          -                   -                     -             -                -                  -               -         250                  -                    -



 159.824             158.506                   21.441     58.452            26.914                 2.018      21.959          6.249           25.270               117.579



        783                   -                     -             -              625                  -        1.750           1.398              653                     -



          -                   -                     -             -                -                  -               -             -                -                    -



   5.314                8.539                  5.077             107        29.169                 2.217            829       3.882             1.482               2.243



          -             1.256                       -             -        52.489                     -               -             -                -                    -


        327                 284                    178           149        24.221                   166            80             91               32                   315


  16.205                7.472                 18.566      10.550            15.475                 8.238      11.936         15.480             7.326              13.483



          -                   -                     -             -                -                  -               -             -                -                    -



 182.452             176.057                 45.262       69.257          148.892              12.639        36.554          27.351           34.763             133.620




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        441
Page 441
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                     Laporan Manajemen                           Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                            Management Report                           Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.1.a. Disclosure of Net Receivables by Branch - Bank Individually
                                                                                                                31 Desember 2024
                                                                                                                December 31, 2024

                                                                                                   Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                           Kategori Portofolio                                                          Net Receivables by Branch
         No
                            Portfolio Category
                                                                                 MEDAN                               P.                                   PANGKAL
                                                         MATRAMAN                                  MELAWAI                         PALEMBANG                      PEKANBARU
                                                                                 PEMUDA                          JAYAKARTA                                 PINANG

          (1)                              (2)                 (20)                   (21)           (22)            (23)                (24)               (25)              (26)

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                              -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas
                    Sektor Publik
           2                                                              -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Public Sector Entities
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral
                    dan Lembaga Internasional
           3                                                              -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Multilateral Development
                    Banks and International
                    Institutions Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                              -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                 109.571              32.065         102.811          46.322                    101.248     29.359                121.271
                    Property

                    Kredit Beragun Properti
                    Komersial
           6                                                       9.243                       -      3.980                 755                   3.561            -                 548
                    Loans Secured by
                    Commercial Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                              -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio
                    Ritel
           8                                                        7.797                6.831        20.137           12.746                      813         434                 8.072
                    Micro Business, Small
                    Business, and Retail Portfolio
                    Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                      12.458              175.149         49.571           13.036                        -             -                        -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh
          10        Tempo                                           1.628                      2        493                  87                      2             12                  110
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                     8.860               20.088         30.632            16.670                    10.801       1.726                6.363
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha
                    Syariah (jika ada)
          12        Exposure in the Sharia                                -                    -            -                 -                      -             -                        -
                    Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                149.556              234.134        207.624            89.617               116.424         31.531             136.363
                    Total




442        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 442
          Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
          Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                       in million of Rupiah


                                                                      31 Desember 2024
                                                                      December 31, 2024

                                                            Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                 Net Receivables by Branch

                                        SAMRAT             SEMARANG                              SUDIRMAN
PONTIANAK SAMARINDA                                                             SOLO                           SURYOPRANOTO                TERNATE             TOTAL
                                        MANADO            PANDANARAN                                JKT

   (27)                (28)                  (29)            (30)                 (31)              (32)                (33)                   (34)              (35)

            -                    -                    -                 -                   -     9.107.406                            -               -        9.107.406



            -                    -                    -                 -                   -       145.661                            -               -           145.661




            -                    -                    -                 -                   -              -                           -               -                   -




            -                    -                    -                 -                   -      849.626                             -               -         849.876



     89.761                   612             151.463           24.256               32.187         182.042                    108.101             440          2.147.884




            -                    -                  735                 -                   -         7.206                     11.099                 -              112.374



            -                    -                    -                 -                   -              -                           -               -                   -




      2.789                   240               3.821               1.892             4.714        337.094                      16.762             990           520.426




            -            40.335                       -                 -          220.173        10.171.003                    141.176                -      10.909.631



      1.618                      -                  228               72                    6        186.116                       278                22              216.761



     11.342                3.296               37.844               3.580                4.611     3.821.174                     16.617          8.325         4.435.454




            -                    -                    -                 -                   -              -                           -               -                   -




   105.510               44.483               194.091           29.800             261.691       24.807.327                  294.034             9.777       28.445.473




                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk     443
Page 443
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                        Laporan Manajemen                            Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                               Management Report                            Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.2.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individual
        Table 2.2.a. Disclosure of Net Receivables by Remaining Term of Contract - Bank Individually
                                                                                                                   31 Desember 2025
                                                                                                                   December 31, 2025
                                                                                       Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
                            Kategori Portofolio                                             Net Receivables by Remaining Term of Contract
         No
                             Portfolio Category
                                                                                 > 1 tahun s.d. ≤              > 3 tahun s.d. ≤
                                                           ≤ 1 tahun                  3 tahun                      5 tahun               > 5 tahun         Nonkontraktual            Jumlah
                                                            ≤ 1 year              > 1 year up to                 > 3 years up             > 5 years        Noncontractual             Total
                                                                                     ≤ 3 years                   to ≤ 5 years
          (1)                              (2)                  (3)                         (4)                      (5)                    (6)                  (7)                    (8)

                    Tagihan kepada Pemerintah
            1                                                   4.757.756                            957.051               1.166.322        1.464.792                            -      8.345.921
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
                    Publik
           2                                                              -                              -                       -            145.113                            -          145.113
                    Public Sector Entities
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                              -                              -                       -                 -                         -
                    Multilateral Development                                                                                                                                                         -
                    Banks and International
                    Institutions Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                     1.921.349                          185.590                          -                 -                         -     2.106.939
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                   13.689                            72.568                 128.248         1.674.430                            -     1.888.935
                    Property

                    Kredit Beragun Properti
                    Komersial
           6                                                          1.830                            4.878                22.256            64.484                             -         93.448
                    Loans Secured by Commercial
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                              -                              -                       -                 -                         -                   -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8        Micro Business, Small                         154.880                            62.556                 117.985           191.301                            -        526.722
                    Business, and Retail Portfolio
                    Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                   5.664.838                           1.635.783               1.429.651        1.039.130                            -     9.769.402
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh
          10        Tempo                                             18.977                             -                       -                 -                         -                18.977
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                             -                              -                       -                 -                   3.689.291        3.689.291
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12        Exposure in The Sharia                                -                              -                       -                 -                         -                   -
                    Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                              12.533.319                           2.918.426           2.864.462           4.579.250                   3.689.291     26.584.748
                    Total




444        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 444
         Analisa & Pembahasan Manajemen                                 Tata Kelola Perusahaan                               Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                               Corporate Governance                                 Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                   in million of Rupiah


                                                                31 Desember 2024
                                                                December 31, 2024
                                            Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
                                                 Net Receivables by Remaining Term of Contract
                        > 1 tahun s.d. ≤ 3            > 3 tahun s.d. ≤ 5
≤ 1 tahun                     tahun                         tahun                     > 5 tahun              Nonkontraktual                          Jumlah
 ≤ 1 year                 > 1 year up to                 > 3 years up                  > 5 years             Noncontractual                           Total
                             ≤ 3 years                   to ≤ 5 years
   (9)                             (10)                      (11)                          (12)                       (13)                              (14)

    7.903.656                               513.066                 315.376                      375.309                               -                       9.107.406



                  -                              -                         -                       145.661                             -                         145.661




                  -                              -                         -                            -                              -                                   -




         849.876                                 -                         -                            -                              -                        849.876



             6.118                          106.525                  137.587                     1.897.653                             -                       2.147.884




               105                            7.155                  20.293                        84.821                              -                         112.374



                  -                              -                         -                            -                              -                                   -




           77.355                           163.104                  46.585                       233.381                              -                        520.426




     5.581.058                            3.155.410                 1.377.241                     795.921                              -                    10.909.631



          216.761                                -                         -                            -                              -                         216.761



                  -                              -                         -                            -                4.435.454                          4.435.454




                  -                              -                         -                            -                              -                                   -




   14.634.929                         3.945.261                 1.897.082                    3.532.747                   4.435.454                        28.445.473




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        445
Page 445
 Menjaga Stabilitas dan                                                      Kilas Kinerja                                        Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                       Performance Highlights                               Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.3.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.3.a. Disclosure of Net Receivables Based on Economic Sector - Bank Individually
                                                                                                                          Tagihan
                                                                                                                       kepada Bank
                                                                                                                      Pembangunan
                                                                                               Tagihan
                                                                                                                        Multilateral
                                                                  Tagihan                      kepada                                                             Kredit Beragun
                                                                                                                      dan Lembaga                 Tagihan
                                                                  kepada                    Entitas Sektor                                                        Rumah Tinggal
                              Sektor Ekonomi                                                                          Internasional            kepada Bank
         No                                                     Pemerintah                      Publik                                                            Loans Secured
                             Economic Sectors                                                                           Multilateral               Bank
                                                                Government                   Public Sector                                                         by Residential
                                                                                                                       Development              Receivables
                                                                Receivables                    Entities                                                              Property
                                                                                                                         Banks and
                                                                                             Receivables
                                                                                                                       International
                                                                                                                        Institutions
                                                                                                                        Receivables
          (1)                              (2)                         (3)                            (4)                   (5)                       (6)               (7)

                    31 Desember 2025
                    December 31, 2025

                    Pertanian, Perburuan, dan
                    Kehutanan
          1                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Agriculture, Hunting and
                    Forestry

                    Perikanan
          2                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Fishery

                    Pertambangan dan Penggalian
          3                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Mining and Excavation

                    Industri Pengolahan
          4                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Processing Industry

                    Listrik, Gas, dan Air
          5                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Electricity, Gas and Water

                    Konstruksi
          6                                                                             -                   145.113                        -                  -                           -
                    Construction

                    Perdagangan Besar dan Eceran
          7                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Wholesale and Retail Trade

                    Penyediaan Akomodasi dan
                    Penyediaan Makan Minum
          8                                                                             -                        -                         -                  -                           -
                    Accomodation and Food and
                    Beverage

                    Transportasi, Pergudangan, dan
                    Komunikasi
          9                                                                    61.260                            -                         -                  -                           -
                    Transportation, Warehousing
                    and Communication

                    Perantara Keuangan
          10                                                                            -                        -                         -                  -                           -
                    Financial Intermediary

                    Real Estate, Usaha Persewaan,
                    dan Jasa Perusahaan
          11                                                                            -                        -                         -                  -                           -
                    Real Estate, Leasing Company,
                    and Company Services

                    Administrasi Pemerintahan,
                    Pertahanan, dan Jaminan
                    Sosial Wajib
          12                                                                            -                        -                         -                  -                           -
                    Government, Defense, and
                    Mandatory Social Security
                    Administration




446           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 446
           Analisa & Pembahasan Manajemen                                 Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                               Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                               in million of Rupiah



                                                      Tagihan
                                                      kepada
                                                   Usaha Mikro,                                                                                 Eksposur di
Kredit Beragun             Kredit
                                                   Usaha Kecil,            Tagihan                 Tagihan yang                                     Unit
   Properti               Pegawai/
                                                        dan                kepada                   Telah Jatuh                               Usaha Syariah
  Komersial              Pensiunan                                                                                      Aset Lainnya
                                                  Portofolio Ritel        Korporasi                   Tempo                                      (jika ada)
Loans Secured            Employee/                                                                                      Other Assets
                                                  Micro Business,         Corporate                  Past Due                                 Exposure in the
by Commercial            Retirement
                                                  Small Business,        Receivables                Receivables                               Sharia Business
  Real Estate              Loans
                                                     and Retail                                                                                 Unit (if any)
                                                      Portfolio
                                                    Receivables

     (8)                       (9)                      (10)                   (11)                    (12)                   (13)                     (14)




                  -                           -                  5.102                  127.347                    -                      -                         -



                  -                           -                  3.273                  20.317                      1                     -                         -


                  -                           -                    85                   571.091               1.300                       -                         -


                  -                           -                 21.663                1.384.379                 169                       -                         -


                  -                           -                  1.525                       -                     -                      -                         -


                  -                           -                 22.943                 110.466                 1.100                      -                         -


                  -                           -                 78.170                 805.130                3.361                       -                         -



                  -                           -                 8.209                  756.593                     -                      -                         -




                  -                           -                  3.703                  74.684                     -                      -                         -




                  -                           -                32.899                  743.059                     -                      -                         -




                  -                           -                329.938            2.455.307                   9.450                       -                         -




                  -                           -                      -                       -                     -                      -                         -




                                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   447
Page 447
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                    Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                           Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.3.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.3.a. Disclosure of Net Receivables Based on Economic Sector - Bank Individually
                                                                                                                        Tagihan
                                                                                                                     kepada Bank
                                                                                                                    Pembangunan
                                                                                             Tagihan
                                                                                                                      Multilateral
                                                               Tagihan                       kepada                                                           Kredit Beragun
                                                                                                                    dan Lembaga             Tagihan
                                                               kepada                     Entitas Sektor                                                      Rumah Tinggal
                               Sektor Ekonomi                                                                       Internasional        kepada Bank
         No                                                  Pemerintah                       Publik                                                          Loans Secured
                              Economic Sectors                                                                        Multilateral           Bank
                                                             Government                    Public Sector                                                       by Residential
                                                                                                                     Development          Receivables
                                                             Receivables                     Entities                                                            Property
                                                                                                                       Banks and
                                                                                           Receivables
                                                                                                                     International
                                                                                                                      Institutions
                                                                                                                      Receivables
           (1)                             (2)                       (3)                            (4)                   (5)                   (6)                  (7)

                    31 Desember 2025
                    December 31, 2025

                    Jasa Pendidikan
          13                                                                          -                        -                     -                   -                            -
                    Education

                    Jasa Kesehatan dan Kegiatan
                    Sosial
          14                                                                          -                        -                     -                   -                            -
                    Health Services and Social
                    Activities

                    Jasa Kemasyarakatan,
                    Sosial Budaya, Hiburan, dan
                    Perorangan Lainnya
          15                                                                          -                        -                     -                   -                            -
                    Community, Socio-Cultural,
                    Entertainment, and Other
                    Individual Services

                    Jasa Perorangan yang Melayani
          16        Rumah Tangga                                                      -                        -                     -                   -                            -
                    Personal Service for Household

                    Badan Internasional dan Badan
                    Ekstra Internasional Lainnya
          17        International Agencies and                                        -                        -                     -                   -                            -
                    Other
                    Extra-International Agencies

                    Kegiatan yang Belum Jelas
                    Batasannya
          18                                                                          -                        -                     -                   -                            -
                    Activities with Unclear Bound
                    Areas

                    Rumah Tangga
          19                                                                          -                        -                     -                   -              1.888.935
                    Household

                    Bukan Lapangan Usaha
          20                                                                          -                        -                     -                   -                            -
                    Non-Business Activities

                    Lainnya
          21                                                              8.284.661                            -                     -            2.106.939                           -
                    Others

                    Jumlah
                                                                          8.345.921                       145.113                    -           2.106.939             1.888.935
                    Total




448        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 448
           Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                               in million of Rupiah



                                                      Tagihan
                                                      kepada
                                                   Usaha Mikro,                                                                                 Eksposur di
Kredit Beragun             Kredit
                                                   Usaha Kecil,            Tagihan                Tagihan yang                                      Unit
   Properti               Pegawai/
                                                        dan                kepada                  Telah Jatuh                                Usaha Syariah
  Komersial              Pensiunan                                                                                    Aset Lainnya
                                                  Portofolio Ritel        Korporasi                  Tempo                                       (jika ada)
Loans Secured            Employee/                                                                                    Other Assets
                                                  Micro Business,         Corporate                 Past Due                                  Exposure in The
by Commercial            Retirement
                                                  Small Business,        Receivables               Receivables                                Sharia Business
  Real Estate              Loans
                                                     and Retail                                                                                 Unit (if any)
                                                      Portfolio
                                                    Receivables

     (8)                        (9)                     (10)                   (11)                   (12)                    (13)                     (14)




                  -                           -                   327                   5.172                     -                       -                        -



                  -                           -                 2.380                        -                    -                       -                        -




                  -                           -                  7.254                28.778                      -                       -                        -




                  -                           -                   740                     100                     -                       -                        -




                  -                           -                      -                       -                    -                       -                        -




                  -                           -                      -                       -                    -                       -                        -



           93.448                             -                  8.510                     24                3.597                        -                        -


                  -                           -                      -                       -                    -                       -                        -


                  -                           -                      -            2.686.954                       -             3.689.291                          -



           93.448                             -                526.722           9.769.402                   18.977            3.689.291                           -




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   449
Page 449
 Menjaga Stabilitas dan                                                      Kilas Kinerja                                        Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                       Performance Highlights                               Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.3.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.3.a. Disclosure of Net Receivables Based on Economic Sector - Bank Individually
                                                                                                                          Tagihan
                                                                                                                       kepada Bank
                                                                                                                      Pembangunan
                                                                                               Tagihan
                                                                                                                        Multilateral
                                                                  Tagihan                      kepada                                                             Kredit Beragun
                                                                                                                      dan Lembaga                 Tagihan
                                                                  kepada                    Entitas Sektor                                                        Rumah Tinggal
                              Sektor Ekonomi                                                                          Internasional            kepada Bank
         No                                                     Pemerintah                      Publik                                                            Loans Secured
                             Economic Sectors                                                                           Multilateral               Bank
                                                                Government                   Public Sector                                                         by Residential
                                                                                                                       Development              Receivables
                                                                Receivables                    Entities                                                              Property
                                                                                                                         Banks and
                                                                                             Receivables
                                                                                                                       International
                                                                                                                        Institutions
                                                                                                                        Receivables
          (1)                              (2)                         (3)                            (4)                   (5)                       (6)               (7)

                    31 Desember 2024
                    December 31, 2024

                    Pertanian, Perburuan, dan
                    Kehutanan
          1                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Agriculture, Hunting and
                    Forestry

                    Perikanan
          2                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Fishery

                    Pertambangan dan Penggalian
          3                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Mining and Excavation

                    Industri Pengolahan
          4                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Processing Industry

                    Listrik, Gas, dan Air
          5                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Electricity, Gas and Water

                    Konstruksi
          6                                                                           -                     145.661                      -                    -                      -
                    Construction

                    Perdagangan Besar dan Eceran
          7                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Wholesale and Retail Trade

                    Penyediaan Akomodasi dan
                    Penyediaan Makan Minum
          8                                                                           -                          -                       -                    -                      -
                    Accomodation and Food and
                    Beverage

                    Transportasi, Pergudangan, dan
                    Komunikasi
          9                                                                  110.153                             -                       -                    -                      -
                    Transportation, Warehousing
                    and Communication

                    Perantara Keuangan
          10                                                                          -                          -                       -                    -                      -
                    Financial Intermediary

                    Real Estate, Usaha Persewaan,
                    dan Jasa Perusahaan
          11                                                                          -                          -                       -                    -                      -
                    Real Estate, Leasing Company,
                    and Company Services

                    Administrasi Pemerintahan,
                    Pertahanan, dan Jaminan
                    Sosial Wajib
          12                                                                          -                          -                       -                    -                      -
                    Government, Defense, and
                    Mandatory Social Security
                    Administration




450           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 450
           Analisa & Pembahasan Manajemen                                Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                              Corporate Governance                               Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                               dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                in million of Rupiah



                                                      Tagihan
                                                      kepada
                                                   Usaha Mikro,                                                                                  Eksposur di
Kredit Beragun             Kredit
                                                   Usaha Kecil,           Tagihan                 Tagihan yang                                       Unit
   Properti               Pegawai/
                                                        dan               kepada                   Telah Jatuh                                 Usaha Syariah
  Komersial              Pensiunan                                                                                      Aset Lainnya
                                                  Portofolio Ritel       Korporasi                   Tempo                                        (jika ada)
Loans Secured            Employee/                                                                                      Other Assets
                                                  Micro Business,        Corporate                  Past Due                                   Exposure in the
by Commercial            Retirement
                                                  Small Business,       Receivables                Receivables                                 Sharia Business
  Real Estate              Loans
                                                     and Retail                                                                                  Unit (if any)
                                                      Portfolio
                                                    Receivables

     (8)                       (9)                      (10)                  (11)                    (12)                     (13)                     (14)




                -                             -                 4.775                143.253                       -                      -                          -



                -                             -                 2.282                 7.868                        1                      -                          -


                -                             -                  339                 407.163                 211.169                      -                          -


                -                             -                21.160           1.874.208                          -                      -                          -


                -                             -                 1.828                      -                       -                      -                          -


                -                             -                15.773                29.900                     166                       -                          -


                -                             -                91.306                492.671                  1.458                       -                          -



                -                             -                11.684            789.642                         19                       -                          -




                -                             -                4.486                 612.871                       -                      -                          -




                -                             -                 4.237            322.689                           -                      -                          -




                -                             -           340.284               2.555.158                          -                      -                          -




                -                             -                    -                       -                       -                      -                          -




                                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   451
Page 451
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                       Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.3.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.3.a. Disclosure of Net Receivables Based on Economic Sector - Bank Individually
                                                                                                                    Tagihan
                                                                                                                 kepada Bank
                                                                                                                Pembangunan
                                                                                             Tagihan
                                                                                                                  Multilateral
                                                               Tagihan                       kepada                                                     Kredit Beragun
                                                                                                                dan Lembaga             Tagihan
                                                               kepada                     Entitas Sektor                                                Rumah Tinggal
                               Sektor Ekonomi                                                                   Internasional        kepada Bank
         No                                                  Pemerintah                       Publik                                                    Loans Secured
                              Economic Sectors                                                                    Multilateral           Bank
                                                             Government                    Public Sector                                                 by Residential
                                                                                                                 Development          Receivables
                                                             Receivables                     Entities                                                      Property
                                                                                                                   Banks and
                                                                                           Receivables
                                                                                                                 International
                                                                                                                  Institutions
                                                                                                                  Receivables
           (1)                             (2)                       (3)                            (4)               (5)                   (6)                (7)

                    31 Desember 2024
                    December 31, 2024

                    Jasa Pendidikan
          13                                                                        -                      -                    -                   -                       -
                    Education

                    Jasa Kesehatan dan Kegiatan
                    Sosial
          14                                                                        -                      -                    -                   -                       -
                    Health Services and Social
                    Activities

                    Jasa Kemasyarakatan,
                    Sosial Budaya, Hiburan, dan
                    Perorangan Lainnya
          15                                                                        -                      -                    -                   -                       -
                    Community, Socio-Cultural,
                    Entertainment, and Other
                    Individual Services

                    Jasa Perorangan yang Melayani
          16        Rumah Tangga                                                    -                      -                    -                   -                       -
                    Personal Service for Household

                    Badan Internasional dan Badan
                    Ekstra Internasional Lainnya
          17        International Agencies and                                      -                      -                    -                   -                       -
                    Other
                    Extra-International Agencies

                    Kegiatan yang Belum Jelas
                    Batasannya
          18                                                                        -                      -                    -                   -                       -
                    Activities with Unclear Bound
                    Areas

                    Rumah Tangga
          19                                                                        -                      -                    -                   -            2.147.884
                    Household

                    Bukan Lapangan Usaha
          20                                                                        -                      -                    -                   -                       -
                    Non-Business Activities

                    Lainnya
          21                                                         8.997.253                             -                    -             849.876                       -
                    Others

                    Jumlah
                                                                    9.107.406                         145.661                  -             849.876            2.147.884
                    Total




452        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 452
            Analisa & Pembahasan Manajemen                               Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                             Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                               in million of Rupiah



                                                       Tagihan
                                                       kepada
                                                    Usaha Mikro,                                                                               Eksposur di
Kredit Beragun              Kredit
                                                    Usaha Kecil,           Tagihan                Tagihan yang                                     Unit
   Properti                Pegawai/
                                                         dan               kepada                  Telah Jatuh                               Usaha Syariah
  Komersial               Pensiunan                                                                                   Aset Lainnya
                                                   Portofolio Ritel       Korporasi                  Tempo                                      (jika ada)
Loans Secured             Employee/                                                                                   Other Assets
                                                   Micro Business,        Corporate                 Past Due                                 Exposure in The
by Commercial             Retirement
                                                   Small Business,       Receivables               Receivables                               Sharia Business
  Real Estate               Loans
                                                      and Retail                                                                               Unit (if any)
                                                       Portfolio
                                                     Receivables

     (8)                         (9)                     (10)                  (11)                   (12)                    (13)                     (14)




                  -                            -                  675                      -                     -                      -                          -



                  -                            -                 1.410                     -                     -                      -                          -




                  -                            -                8.057                 58.580                     -                      -                          -




                  -                            -                 1.279                     -                     -                      -                          -




                  -                            -                    -                      -                     -                      -                          -




                  -                            -                    -                      -                     -                      -                          -



           112.374                             -                10.851                     -                 3.948                      -                          -


                  -                            -                    -                      -                     -                      -                          -


                  -                            -                    -           3.615.628                        -           4.435.454                             -



           112.374                             -           520.426            10.909.631                 216.761            4.435.454                              -




                                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   453
Page 453
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                                  Laporan Manajemen                                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                         Management Report                                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.4.a. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.4.a. Disclosure of Receivables and Allowances Based on Branch - Bank Individually
                                                                                                                            31 Desember 2025
                                                                                                                            December 31, 2025
                                                                                                           Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                            Kategori Portofolio
         No                                                                                                     Net Receivables by Branch
                             Portfolio Category
                                                              AMBON   ARTHA              BANDUNG
                                                                             BALIKPAPAN             BANJARMASIN BATAM BITUNG
                                                           DIPONEGORO GADING            ASIA AFRIKA

          (1)                              (2)                     (3)                    (4)                     (5)                     (6)                   (7)                   (8)              (9)

                    Tagihan
           1                                                               14.559       453.268                         63.262                  85.186                    63.757     60.856                     -
                    Receivables

                    Tagihan yang Mengalami
           2        Penurunan Nilai                                               -                    -                       -                      -                       -                -                -
                    Impaired Receivables

                    a.      Belum Jatuh Tempo
                                                                                  -                    -                       -                     21                      49              139                -
                            Outstanding

                    b.      Sudah Jatuh Tempo
                                                                                  -                    -                       -                      -                       -                 1               -
                            Mature

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Individual
           3        Allowance for Impairment                                      -                    -                       -                    579                     841        2.600                    -
                         Losses
                    (CKPN) - Individual

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Kolektif *)
           4        Allowance for Impairment                                 700                2.114                        416                    727                     543             989                 -
                         Losses
                    (CKPN) - Collective *)

                    Tagihan yang Dihapus Buku
           5                                                                      -                    -                       -                      -                       -                -                -
                    Write off Receivable



                            Kategori Portofolio                                   MEDAN                                 PANGKAL
         No                                               MATRAMAN                       MELAWAI P. JAYAKARTA PALEMBANG         PEKANBARU
                             Portfolio Category                                   PEMUDA                                 PINANG

          (1)                              (2)                   (3)                   (4)                  (5)                    (6)                    (7)                  (8)                   (9)

                    Tagihan
           1                                                       103.969             186.222               183.849                     43.097              103.986               23.876                128.105
                    Receivables

                    Tagihan yang Mengalami
           2        Penurunan Nilai                                           -                    -                    -                       -                     -                 -                           -
                    Impaired Receivables

                    a.      Belum Jatuh Tempo
                                                                             61               127                   16                          -                353                   6                        314
                            Outstanding

                    b.      Sudah Jatuh Tempo
                                                                              -                    -                    -                       -                     -                 -                           -
                            Mature

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Individual
           3        Allowance for Impairment                              1.355           3.237                    270                          -               6.356                 114                    7.822
                         Losses
                    (CKPN) - Individual

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Kolektif *)
           4        Allowance for Impairment                              1.795           7.538                   4.421                    500                  1.566                 126                    4.386
                         Losses
                    (CKPN) - Collective *)

                    Tagihan yang Dihapus Buku
           5                                                                  -                    -                    -                       -                     -                 -                           -
                    Write off Receivable



      *) CKPN adalah sesuai dengan definisi CKPN pada Surat Edaran No. 13/6/DPNP tanggal 18 Februari 2011 mengenai perhitungan Aset
          Tertimbang Menurut Risiko Kredit (tanpa kolektibilitas 1)
      **) Nilai tagihan hapus buku hanya untuk bank secara individual



454        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 454
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                                      Tata Kelola Perusahaan                                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                                    Corporate Governance                                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                                                dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                                 in million of Rupiah


                                                                                              31 Desember 2025
                                                                                              December 31, 2025
                                                                             Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                                  Net Receivables by Branch

                                            DENPASAR                                          KARET             KARTINI                                                                MAKASSAR
  BOGOR            CIKARANG                                              JAMBI                                                       KENDARI         KUPANG LAMPUNG
                                              BALI                                          SURABAYA            CIREBON                                                                 A. YANI

    (10)                 (11)                       (12)                     (13)               (14)                (15)               (16)            (17)              (18)              (19)

     147.780               145.948                         19.280              55.687             123.085                  5.388            20.058          53.937         27.765              115.878



              -                         -                          -                   -                   -                   -                 -              -                  -                    -



      27.647                     429                          22                     236                   3                  13                16              -                  -                 106


              2                         -                          -                   -                   -                   -                 -              -                  -                    1




       12.475                   5.450                        392                4.375                  1.437                425               276               -                  -                1.989




           2.810                 3.711                       347                    1.306              1.427                360               358             849               142                 2.686




              -                         -                          -                   -                   -                   -                 -              -                  -                    -




                                                     SAMRAT                   SEMARANG                                   SUDIRMAN
 PONTIANAK               SAMARINDA                                                                       SOLO                     SURYOPRANOTO TERNATE                                      Total
                                                     MANADO                  PANDANARAN                                     JKT

     (10)                        (11)                       (12)                       (13)                (14)               (15)                   (16)                  (17)              (18)

            85.589                          3.981             159.451                         30.169           241.142       6.786.025                       278.825              2.921       9.816.903



                    -                          -                         -                         -                -                  -                             -                 -                -



                   241                         -                       418                         -                -        2.627.223                           160                   -     2.657.599


                    -                          -                       222                         -                -              9.450                             -                 -             9.675




             4.368                             -                   8.944                           -                -           157.386                        2.840                   -          223.531




             2.409                            49                   2.569                        472             1.258              42.249                      3.227                83              92.134




                    -                          -                         -                         -                -                  -                             -                 -                -



*) CKPN is in accordance with the definition of CKPN in Circular Letter No. 13/6/DPNP dated February 18, 2011 regarding the
    calculation of Credit Risk Weighted Assets (without collectibility 1)
**) The value of write-off claims is only for individual banks



                                                                                                                                        Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk      455
Page 455
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                          Laporan Manajemen                                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                 Management Report                                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.4.a. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Cabang - Bank secara Individual
        Table 2.4.a. Disclosure of Receivables and Allowances Based on Branch - Bank Individually
                                                                                                                     31 Desember 2024
                                                                                                                     December 31, 2024
                                                                                                        Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                            Kategori Portofolio
         No                                                                                                  Net Receivables by Branch
                             Portfolio Category
                                                              AMBON   ARTHA              BANDUNG
                                                                             BALIKPAPAN             BANJARMASIN BATAM BITUNG
                                                           DIPONEGORO GADING            ASIA AFRIKA

          (1)                              (2)                     (3)                    (4)                  (5)                (6)                     (7)                    (8)              (9)

                    Tagihan
           1                                                             33.107       270.007                    67.588              62.141                     70.553         102.280           24.108
                    Receivables

                    Tagihan yang Mengalami
           2        Penurunan Nilai                                             -                   -                  -                      -                      -                   -                 -
                    Impaired Receivables

                    a.      Belum Jatuh Tempo
                                                                                -                   -                  -                    505                  1.026           2.293                410
                            Outstanding

                    b.      Sudah Jatuh Tempo
                                                                          3.500                     -                  -                      -                      -                   -        4.362
                            Mature

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Individual
           3        Allowance for Impairment                              3.500                     -                  -                    505                  1.026           2.293            4.768
                         Losses
                    (CKPN) - Individual

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Kolektif *)
           4        Allowance for Impairment                                754              986                     196                    625                    157            366                 201
                         Losses
                    (CKPN) - Collective *)

                    Tagihan yang Dihapus Buku
           5                                                                    -                   -                  -                      -                      -                   -                 -
                    Write off Receivable



                            Kategori Portofolio                                  MEDAN                                 PANGKAL
         No                                               MATRAMAN                      MELAWAI P. JAYAKARTA PALEMBANG         PEKANBARU
                             Portfolio Category                                  PEMUDA                                 PINANG

          (1)                              (2)                   (3)                   (4)               (5)               (6)                    (7)                    (8)                    (9)

                    Tagihan
           1                                                      147.455           228.585               211.143            80.451                  115.950             30.010                  137.483
                    Receivables

                    Tagihan yang Mengalami
           2        Penurunan Nilai                                         -                   -                -                      -                   -                    -                             -
                    Impaired Receivables

                    a.      Belum Jatuh Tempo
                                                                         986             1.877                 656                      -               8.083                  218                  6.955
                            Outstanding

                    b.      Sudah Jatuh Tempo
                                                                          162                871               694                      -                   -                    -                      140
                            Mature

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Individual
           3        Allowance for Impairment                           1.148            2.747              1.349                        -               8.083                  218                  7.094
                         Losses
                    (CKPN) - Individual

                    Cadangan Kerugian Penurunan
                    Nilai (CKPN) - Kolektif *)
           4        Allowance for Impairment                           1.456            7.528             3.953                   470                     316                   117                     562
                         Losses
                    (CKPN) - Collective *)

                    Tagihan yang Dihapus Buku
           5                                                                -                   -                -                      -                   -                    -                             -
                    Write off Receivable



      *) CKPN adalah sesuai dengan definisi CKPN pada Surat Edaran No. 13/6/DPNP tanggal 18 Februari 2011 mengenai perhitungan Aset
          Tertimbang Menurut Risiko Kredit (tanpa kolektibilitas 1)
      **) Nilai tagihan hapus buku hanya untuk bank secara individual



456        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 456
            Analisa & Pembahasan Manajemen                                             Tata Kelola Perusahaan                                  Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                                           Corporate Governance                                    Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                                          dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                           in million of Rupiah


                                                                                     31 Desember 2024
                                                                                     December 31, 2024
                                                                     Tagihan Bersih Berdasarkan Cabang
                                                                          Net Receivables by Branch

                                        DENPASAR                                    KARET             KARTINI                                                                      MAKASSAR
  BOGOR          CIKARANG                                           JAMBI                                                  KENDARI           KUPANG LAMPUNG
                                          BALI                                    SURABAYA            CIREBON                                                                       A. YANI

    (10)                (11)                   (12)                  (13)              (14)                (15)               (16)               (17)             (18)               (19)

    174.583             187.503                  33.328              67.063             161.392                 5.150         26.204              21.226           27.575              134.914



             -                    -                      -                   -                  -                   -                   -                -                 -                   -



    30.980                 8.424                  4.326                8.237                1.945                 368                622                 -               153                2.215


      3.702                       -                   2.412                 175          31.502                     -                   -                -                 -            11.430




     16.826                    8.183              6.734                8.412                9.335                 368                622                 -               153           13.646




      2.391                    1.572                   513              306                 1.006                 332                 414             842                133                1.370




             -                    -                      -                   -                  -                   -                   -                -                 -                   -




                                                SAMRAT                SEMARANG                                  SUDIRMAN
 PONTIANAK            SAMARINDA                                                                 SOLO                     SURYOPRANOTO TERNATE                                         Total
                                                MANADO               PANDANARAN                                    JKT

     (10)                       (11)                   (12)                   (13)                (14)              (15)                      (16)                  (17)               (18)

           98.584                  45.577               167.183                   26.709        265.233            8.216.130                         338.627             1.541       11.579.383



                 -                        -                     -                       -                -                   -                               -                 -                  -



            3.398                         -               7.861                         -                -        2.808.689                               713                  -     2.900.939


                 -                        -                   395                       -                -         260.822                               394                14         320.575




            3.398                         -              8.080                          -                -              341.191                         1.108               14        450.800




            1.505                      1.437              1.363                       439           1.296            45.353                             3.061              85               81.107




                 -                        -                     -                       -                -                   -                               -                 -                  -



*) CKPN is in accordance with the definition of CKPN in Circular Letter No. 13/6/DPNP dated February 18, 2011 regarding the
    calculation of Credit Risk Weighted Assets (without collectibility 1)
**) The value of write-off claims is only for individual banks



                                                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        457
Page 457
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.5.a. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.5.a. Disclosure of Receivables and Allowances Based on Economic Sector - Bank Individually


                                                                   Sektor Ekonomi *)                                    Tagihan **)
         No
                                                                   Economic Sectors *)                                 Receivables **)



          (1)                                                                   (2)                                          (3)

                    31 Desember 2025
                    December 31, 2025

                    Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan
           1                                                                                                                               139.089
                    Agriculture, Hunting, and Forestry

                    Perikanan
           2                                                                                                                                 26.910
                    Fishery

                    Pertambangan dan Penggalian
           3                                                                                                                               610.628
                    Mining and Excavation

                    Industri Pengolahan
           4                                                                                                                              1.414.229
                    Industry Processing

                    Listrik, Gas, dan Air
           5                                                                                                                                   1.529
                    Electricity, Gas, and Water

                    Konstruksi
           6                                                                                                                                284.171
                    Construction

                    Perdagangan Besar dan Eceran
           7                                                                                                                                901.551
                    Wholesale and Retail Trade

                    Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
           8                                                                                                                               795.678
                    Accommodation and Food and Beverages

                    Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi
           9                                                                                                                                154.331
                    Transportation, Warehousing, and Commmunication

                    Perantara Keuangan
          10                                                                                                                              785.440
                    Intermediary Finance

                    Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan
          11                                                                                                                            2.882.907
                    Real Estate, Leasing Company and Company Services

                    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
          12                                                                                                                                           -
                    Government, Defense, and Mandatory Social Security Administration

                    Jasa Pendidikan
          13                                                                                                                                  5.883
                    Education

                    Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
          14                                                                                                                                  2.383
                    Health Services and Social Activities

                    Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya
          15                                                                                                                                39.425
                    Society, Socio-Cultural, Entertainment, Other Individual Services

                    Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga
          16                                                                                                                                     841
                    Personal Service for Household

                    Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya
          17                                                                                                                                           -
                    International Agencies and Other Extra-International Agencies

                    Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya
          18                                                                                                                                           -
                    Activities with Unclear Bound Areas

                    Rumah Tangga
          19                                                                                                                             2.087.572
                    Household

                    Bukan Lapangan Usaha
         20                                                                                                                                            -
                    Non-Business Activities

                    Jumlah
                                                                                                                                       10.132.568
                    Total


      *) Sektor-sektor yang diungkapkan adalah sektor yang memiliki nilai nominal/saldo yang material. Untuk sektor-sektor yang tidak
          material, digabungkan menjadi satu dengan nama sektor lain-lain dan dijelaskan kepada stakeholder.
      **) Tagihan secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
      ***) CKPN adalah sesuai dengan definisi CKPN pada Surat Edaran No. 13/6/DPNP tanggal 18 Februari 2011 mengenai perhitungan
          ATMR Kredit (tanpa kolektibilitas 1).


458        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 458
         Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                             Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                               Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                 dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                  in million of Rupiah


      Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai                       Cadangan Kerugian                     Cadangan Kerugian
                Impaired Receivables                            Penurunan Nilai (CKPN)-                   Penurunan Nilai
                                                                                                                                             Tagihan yang
                                                                     Individual ***)                    (CKPN)-Kolektif ***)
                                                                                                                                            Dihapus Buku
   Belum Jatuh Tempo                  Telah Jatuh Tempo         Allowance for Impairment              Allowance for Impairment
                                                                                                                                          Write off Receivable
         Undue                             Overdue                       Losses                               Losses
                                                                 (CKPN) - Individual ***)             (CKPN) - Collectives ***)

            (4)                              (5)                             (6)                                 (7)                                 (8)




                               -                           -                                     -                            6.640                                      -


                         4.868                             -                                  3.290                               30                                     -


                               -                           -                             34.595                               3.556                                      -


                               -                           -                                     -                             8.019                                     -


                               -                           -                                     -                                 4                                     -


                               2                           -                                   830                            3.720                                      -


                               -                          215                                 6.866                           8.023                                      -


                      659.789                              -                              28.876                               1.999                                     -


                         12.621                            -                              12.594                              2.090                                      -


                               -                           -                                     -                            9.482                                      -


                    1.930.043                        9.450                               76.290                                11.921                                    -


                               -                           -                                     -                                  -                                    -


                               -                           -                                    192                               191                                    -


                               -                           -                                     -                                 4                                     -


                        19.906                             -                                  3.230                              163                                     -


                               -                           -                                     -                                  1                                    -


                               -                           -                                     -                                  -                                    -


                               -                           -                                     -                                  -                                    -


                        30.370                             9                              56.766                             36.292                                      -


                               -                           -                                     -                                  -                                    -


                    2.657.599                         9.675                             223.531                              92.134                                      -



*) The disclosed sectors are those with material nominal values/balances. For sectors that are not material, they are combined
    into one with the name of other sectors and explained to stakeholders.
**) Gross receivables (before deduction of CKPN).
***) Allowance for impairment losses (CKPN) is in accordance with the definition of CKPN in Circular Letter No. 13/6/DPNP dated
    February 18, 2011 regarding the calculation of RWA of Credit (without collectability 1).


                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk    459
Page 459
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights   Management Report               Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.5.a. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
        Table 2.5.a. Disclosure of Receivables and Allowances Based on Economic Sector - Bank Individually


                                                                   Sektor Ekonomi *)                                    Tagihan **)
         No
                                                                   Economic Sectors *)                                 Receivables **)



          (1)                                                                   (2)                                          (3)

                    31 Desember 2024
                    December 31, 2024

                    Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan
           1                                                                                                                              149.331
                    Agriculture, Hunting, and Forestry

                    Perikanan
           2                                                                                                                               18.039
                    Fishery

                    Pertambangan dan Penggalian
           3                                                                                                                            689.223
                    Mining and Excavation

                    Industri Pengolahan
           4                                                                                                                           2.024.017
                    Industry Processing

                    Listrik, Gas, dan Air
           5                                                                                                                                 1.780
                    Electricity, Gas, and Water

                    Konstruksi
           6                                                                                                                             284.081
                    Construction

                    Perdagangan Besar dan Eceran
           7                                                                                                                            855.264
                    Wholesale and Retail Trade

                    Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
           8                                                                                                                            662.436
                    Accommodation and Food and Beverages

                    Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi
           9                                                                                                                             890.531
                    Transportation, Warehousing, and Commmunication

                    Perantara Keuangan
          10                                                                                                                            624.285
                    Intermediary Finance

                    Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan
          11                                                                                                                          2.965.439
                    Real Estate, Leasing Company and Company Services

                    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
          12                                                                                                                               4.500
                    Government, Defense, and Mandatory Social Security Administration

                    Jasa Pendidikan
          13                                                                                                                                  865
                    Education

                    Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
          14                                                                                                                                1.408
                    Health Services and Social Activities

                    Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya
          15                                                                                                                              66.590
                    Society, Socio-Cultural, Entertainment, Other Individual Services

                    Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga
          16                                                                                                                                1.084
                    Personal Service for Household

                    Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya
          17                                                                                                                                      -
                    International Agencies and Other Extra-International Agencies

                    Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya
          18                                                                                                                                      -
                    Activities with Unclear Bound Areas

                    Rumah Tangga
          19                                                                                                                          2.340.510
                    Household

                    Bukan Lapangan Usaha
         20                                                                                                                                       -
                    Non-Business Activities

                    Jumlah
                                                                                                                                     11.579.383
                    Total


      *) Sektor-sektor yang diungkapkan adalah sektor yang memiliki nilai nominal/saldo yang material. Untuk sektor-sektor yang tidak
          material, digabungkan menjadi satu dengan nama sektor lain-lain dan dijelaskan kepada stakeholder.
      **) Tagihan secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
      ***) CKPN adalah sesuai dengan definisi CKPN pada Surat Edaran No. 13/6/DPNP tanggal 18 Februari 2011 mengenai perhitungan
          ATMR Kredit (tanpa kolektibilitas 1).


460        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 460
         Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                               dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                in million of Rupiah


      Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai                       Cadangan Kerugian                   Cadangan Kerugian
                Impaired Receivables                            Penurunan Nilai (CKPN)-                 Penurunan Nilai
                                                                                                                                           Tagihan yang
                                                                     Individual ***)                  (CKPN)-Kolektif ***)
                                                                                                                                          Dihapus Buku
   Belum Jatuh Tempo                  Telah Jatuh Tempo         Allowance for Impairment            Allowance for Impairment
                                                                                                                                        Write off Receivable
         Undue                             Overdue                       Losses                             Losses
                                                                 (CKPN) - Individual ***)           (CKPN) - Collectives ***)

            (4)                              (5)                             (6)                               (7)                                 (8)




                             -                        694                                     694                           7.221                                     -


                        11.159                             -                             3.290                                  5                                     -


                      34.595                       246.602                              71.508                             2.165                                      -


                    468.726                               191                            8.249                            12.294                                      -


                             -                             -                                    -                               4                                     -


                       10.991                       14.930                             25.920                              2.457                                      -


                        1.902                        8.701                              10.597                             6.274                                      -


                    573.070                           479                              123.378                             1.684                                      -


                       12.594                      44.066                              56.660                             6.394                                       -


                             -                             -                                    -                          2.292                                      -


                   1.683.479                         3.646                               81.591                           15.384                                      -


                             -                             -                                    -                               -                                     -


                           192                             -                                  192                                1                                    -


                             -                             -                                    -                               2                                     -


                      20.022                           168                                1.684                            1.837                                      -


                             -                             -                                    -                               2                                     -


                             -                             -                                    -                               -                                     -


                             -                             -                                    -                               -                                     -


                      84.210                         1.098                              67.037                           23.092                                       -


                             -                             -                                    -                               -                                     -


                  2.900.939                        320.575                          450.800                               81.107                                      -



*) The disclosed sectors are those with material nominal values/balances. For sectors that are not material, they are combined
    into one with the name of other sectors and explained to stakeholders.
**) Gross receivables (before deduction of CKPN).
***) Allowance for impairment losses (CKPN) is in accordance with the definition of CKPN in Circular Letter No. 13/6/DPNP dated
    February 18, 2011 regarding the calculation of RWA of Credit (without collectability 1).


                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       461
Page 461
 Menjaga Stabilitas dan                                                     Kilas Kinerja                Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                      Performance Highlights       Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 2.6.a. Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan
        Nilai - Bank secara Individual
        Tabel 2.6.a. Disclosure of Movement Details of Allowance for Impairment Losses - Bank Individually

                                                                                                                  31 Desember 2025
                                                      Keterangan                                                  December 31, 2025
         No
                                                      Description                                    CKPN Individual                CKPN Kolektif
                                                                                                     Individual CKPN                Collective CKPN
            (1)                                              (2)                                            (3)                           (4)

                    Saldo Awal CKPN
        1                                                                                                              450.800                            81.107
                    CKPN Beginning Balance

                    Pembentukan (Pemulihan) CKPN pada Periode Berjalan (Net)
        2                                                                                                             (103.882)                          10.985
                    Establishment (Recovery) of CKPN in Current Period (Net)

                    2.a Pembentukan CKPN pada Periode Berjalan
                                                                                                                                -                        10.985
                    2.a Establishment of CKPN in the Current Period

                    2.b Pemulihan CKPN pada Periode Berjalan
                                                                                                                        103.882                                 -
                    2.b Recovery of CKPN in the Current Period

                    CKPN yang Digunakan untuk Melakukan Hapus Buku Atas Tagihan pada
        3           Periode Berjalan                                                                                  (123.387)                                 -
                    Impairment Provision for Write Off Current Year

                    Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan *)
        4                                                                                                                       -                             42
                    Other formation (recovery) in current period *)



        Saldo Akhir CKPN **)
                                                                                                                      223.531                          92.134
        CKPN Ending Balance **)



      *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing dan pengakuan pendapatan bunga atas bagian yang tidak mengalami
          penurunan nilai dari kredit yang mengalami penurunan nilai
      **) Tidak termasuk CKPN dari transaksi Rekening Administratif




462          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 462
             Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                   Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                     Corporate Social Safety Responsibility




 Tabel 2.6.a. Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan
 Nilai - Bank secara Individual                                                                                            dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                            in million of Rupiah
 Tabel 2.6.a. Disclosure of Movement Details of Allowance for Impairment Losses - Bank
 Individually
                                                                                                       31 Desember 2024
                                                Keterangan                                             December 31, 2024
 No
                                                Description                              CKPN Individual                     CKPN Kolektif
                                                                                         Individual CKPN                     Collective CKPN
     (1)                                            (2)                                          (5)                                   (6

           Saldo Awal CKPN
 1                                                                                                          406.169                           104.467
           CKPN Beginning Balance

           Pembentukan (Pemulihan) CKPN pada Periode Berjalan (Net)
 2                                                                                                            58.146                          (22.978)
           Establishment (Recovery) of CKPN in Current Period (Net)

           2.a Pembentukan CKPN pada Periode Berjalan
                                                                                                              58.416                                    -
           2.a Establishment of CKPN in the Current Period

           2.b Pemulihan CKPN pada Periode Berjalan
                                                                                                                     -                         22.978
           2.b Recovery of CKPN in the Current Period

           CKPN yang Digunakan untuk Melakukan Hapus Buku Atas Tagihan pada
 3         Periode Berjalan                                                                                 (13.785)                               (325)
           Impairment Provision for Write Off Current Year

           Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan *)
 4                                                                                                                   -                              (57)
           Other formation (recovery) in current period *)



 Saldo Akhir CKPN **)
                                                                                                          450.800                               81.107
 CKPN Ending Balance **)



*) Includes exchange differences due to foreign currency translation and recognition of interest income on the non-impaired
    portion of impaired loans
**) Excludes CKPN from Administrative Account transactions




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       463
Page 463
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                           Laporan Manajemen                         Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                  Management Report                         Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 3.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat - Bank secara Individual
        Table 3.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Portfolio Category and Rating Scale - Bank Individually
                                                                                                                    Tagihan Bersih
                                                                                                                    Net Receivables
                                                               Lembaga
                                                              Pemeringkat                                                Peringkat Jangka Panjang
                                                                 Rating                                                       Long-Term Rating
                                                               Company
                                                             Standard and                                                                               BBB+ s.d
                                                                                               AAA             AA+ s.d AA-          A+ s.d A-                             BB+ s.d BB-
                                                                Poor's                                                                                   BBB-
                                                                                                                                                        BBB+ s.d
                             Kategori Portofolio               Fitch Rating                    AAA             AA+ s.d AA-          A+ s.d A-                             BB+ s.d BB-
         No                                                                                                                                              BBB-
                              Portfolio Category
                                                                                                                                                        Baa1 s.d
                                                                 Moody's                           Aaa         Aa1 s.d Aa3          A1 s.d A3                             Ba1 s.d Ba3
                                                                                                                                                         Baa3
                                                                                                                                                       BBB+(idn)
                                                            PT Fitch Ratings           AA+(idn) s.d                               A+(idn) s.d.                            BB+(idn) s.d
                                                                             AAA (idn)                                                                  s.d BBB-
                                                               Indonesia                AA-(idn)                                   A-(idn)                                 BB-(idn)
                                                                                                                                                          (idn)

                                                                 PT ICRA                                       [Idr]AA+ s.d        [Idr]A+ s.d        [Idr]BBB+ s.d [Idr]BB+ s.d
                                                                                           [Idr]AAA
                                                                Indonesia                                        [Idr]AA-            [Idr]A-            [Idr]BBB-     [Idr]BB-

                                                            PT Pemeringkat                                      idAA+ s.d          idA+ s.d id        id BBB+ s.d         id BB+ s.d id
                                                                                             idAAA
                                                            Efek Indonesia                                        idAA-               A-                id BBB-               BB-
          (1)                              (2)                        (3)                           (4)            (5)                   (6)               (7)                  (8)

                    31 Desember 2025
                    December 31, 2025

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
                    Publik
           2                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Public Sector Entities
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                                       676.339                  -                     -                  -                     -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                                     -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Property

                    Kredit Beragun Properti
                    Komersial
           6                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Loans Secured by Commercial
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                                 2.461.902                                      170.593              54.459
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                                        -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                         -                    -                 -                     -                  -                     -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                                       -           3.138.241                  -            170.593               54.459                     -
                    Total


464        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 464
              Analisa & Pembahasan Manajemen                                     Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis                                   Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                    dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                     in million of Rupiah


                                                                         Tagihan Bersih
                                                                         Net Receivables


 Peringkat Jangka Panjang                                            Peringkat Jangka Pendek
      Long-Term Rating                                                   Short-Term Rating


                                                                                                               Less Than
  B+ s.d B-           Less Than B-                   A-1                 A-2                   A-3
                                                                                                                  A-3

  B+ s.d B-           Less Than B-                F1+ s.d F1             F2                     F3            Less Than F3
                                                                                                                                     Tanpa
                                                                                                                                                            Jumlah
                                                                                                               Less Than           Peringkat
  B1 s.d B3           Less Than B3                   P-1                 P-2                   P-3                                                           Total
                                                                                                                  P-3               Unrated

 B+(idn) s.d           Less Than             F1+(idn) s.d                                                      Less Than
                                                                       F2(idn)              F3(idn)
  B-(idn)               B-(idn)                F1(idn)                                                          F3(idn)

 [Idr]B+ s.d           Less Than                 [Idr]A1+ s.d        [Idr]A2+ s.d        [Idr]A3+ s.d          Less Than
   [Idr]B-              [Idr]B-                     [Idr]A1             [Idr]A2             [Idr] A3            [Idr]A3

                       Less Than                                                                               Less Than
id B+ s.d id B-                                     idA1                idA2            idA3 s.d id A4
                         idB-                                                                                    idA4
      (9)                    (10)                    (11)                (12)                   (13)              (14)                  (15)                   (16)




                  -                      -                      -                   -                     -                  -            8.345.921              8.345.921



                  -                      -                      -                   -                     -                  -                 145.113                145.113




                  -                      -                      -                   -                     -                  -                      -                       -




                  -                      -                     781                  -                     -                  -             1.429.819             2.106.939



                  -                      -                      -                   -                     -                  -            1.888.935              1.888.935




                  -                      -                      -                   -                     -                  -                 93.448                 93.448



                  -                      -                      -                   -                     -                  -                      -                       -



                  -                      -                      -                   -                     -                  -              526.722                526.722



                  -                      -                      -                   -                     -                  -            7.082.448              9.769.402


                  -                      -                      -                   -                     -                  -                 18.977                 18.977


                  -                      -                      -                   -                     -                  -            3.689.291              3.689.291



                  -                      -                      -                   -                     -                  -                      -                       -



                  -                      -                     781                  -                     -                  -          23.220.674            26.584.748


                                                                                                                   Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   465
Page 465
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                       Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                              Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 3.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat - Bank secara Individual
        Table 3.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Portfolio Category and Rating Scale - Bank Individually
                                                                                                                  Tagihan Bersih
                                                                                                                  Net Receivables
                                                               Lembaga
                                                              Pemeringkat                                              Peringkat Jangka Panjang
                                                                 Rating                                                     Long-Term Rating
                                                               Company
                                                             Standard and                                                                           BBB+ s.d
                                                                                               AAA           AA+ s.d AA-        A+ s.d A-                          BB+ s.d BB-
                                                                Poor's                                                                               BBB-
                                                                                                                                                    BBB+ s.d
                             Kategori Portofolio               Fitch Rating                    AAA           AA+ s.d AA-        A+ s.d A-                          BB+ s.d BB-
         No                                                                                                                                          BBB-
                              Portfolio Category
                                                                                                                                                    Baa1 s.d
                                                                 Moody's                           Aaa       Aa1 s.d Aa3        A1 s.d A3                          Ba1 s.d Ba3
                                                                                                                                                     Baa3
                                                                                                                                                   BBB+(idn)
                                                            PT Fitch Ratings           AA+(idn) s.d                           A+(idn) s.d.                         BB+(idn) s.d
                                                                             AAA (idn)                                                              s.d BBB-
                                                               Indonesia                AA-(idn)                               A-(idn)                              BB-(idn)
                                                                                                                                                      (idn)

                                                                 PT ICRA                                     [Idr]AA+ s.d      [Idr]A+ s.d        [Idr]BBB+ s.d [Idr]BB+ s.d
                                                                                           [Idr]AAA
                                                                Indonesia                                      [Idr]AA-          [Idr]A-            [Idr]BBB-     [Idr]BB-

                                                            PT Pemeringkat                                    idAA+ s.d        idA+ s.d id        id BBB+ s.d      id BB+ s.d id
                                                                                             idAAA
                                                            Efek Indonesia                                      idAA-             A-                id BBB-            BB-
          (1)                              (2)                        (3)                          (4)           (5)                 (6)               (7)               (8)

                    31 Desember 2024
                    December 31, 2024

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
                    Publik
           2                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Public Sector Entities
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                         -         766.870                    -            40.973                  -                    -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                                     -                   -                -                   -                -                    -
                    Property

                    Kredit Beragun Properti
                    Komersial
           6                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Loans Secured by Commercial
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                         -       2.867.672                    -          364.358             51.548                     -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                                        -                   -                -                   -                -                    -
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                         -                   -                -                   -                -                    -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Jumlah
                                                                                     -     3.634.542                      -          405.331             51.548                    -
                    Total


466        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 466
              Analisa & Pembahasan Manajemen                                   Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
              Management Discussion & Analysis                                 Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                 dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                  in million of Rupiah


                                                                       Tagihan Bersih
                                                                       Net Receivables


 Peringkat Jangka Panjang                                          Peringkat Jangka Pendek
      Long-Term Rating                                                 Short-Term Rating


                                                                                                             Less Than
  B+ s.d B-          Less Than B-                    A-1               A-2                   A-3
                                                                                                                A-3

  B+ s.d B-          Less Than B-                 F1+ s.d F1           F2                     F3            Less Than F3
                                                                                                                                   Tanpa
                                                                                                                                                         Jumlah
                                                                                                             Less Than           Peringkat
  B1 s.d B3          Less Than B3                    P-1               P-2                   P-3                                                          Total
                                                                                                                P-3               Unrated

 B+(idn) s.d           Less Than             F1+(idn) s.d                                                    Less Than
                                                                     F2(idn)              F3(idn)
  B-(idn)               B-(idn)                F1(idn)                                                        F3(idn)

 [Idr]B+ s.d           Less Than                 [Idr]A1+ s.d      [Idr]A2+ s.d        [Idr]A3+ s.d          Less Than
   [Idr]B-              [Idr]B-                     [Idr]A1           [Idr]A2             [Idr] A3            [Idr]A3

                       Less Than                                                                             Less Than
id B+ s.d id B-                                     idA1              idA2           idA3 s.d id A4
                         idB-                                                                                  idA4
      (9)                    (10)                    (11)              (12)                   (13)              (14)                  (15)                  (16)




                -                       -                      -                 -                      -                 -           9.107.406             9.107.406



                -                       -                      -                 -                      -                 -              145.661               145.661




                -                       -                      -                 -                      -                 -                     -                      -




                -                       -                      -                 -                      -                 -              42.033               849.876



                -                       -                      -                 -                      -                 -           2.147.884              2.147.884




                -                       -                      -                 -                      -                 -              112.374                112.374



                -                       -                      -                 -                      -                 -                     -                      -



                -                       -                      -                 -                      -                 -            520.426                520.426



                -                       -                      -                 -                      -                 -          7.626.052             10.909.631


                -                       -                      -                 -                      -                 -              216.761               216.761


                -                       -                      -                 -                      -                 -          4.435.454             4.435.454



                -                       -                      -                 -                      -                 -                     -                      -



                -                      -                       -                 -                      -                 -        24.354.051            28.445.473


                                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   467
Page 467
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                              Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                     Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 3.2.b.1. Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan: Transaksi Repo - Bank secara
                                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
        Individual                                                                                                                                  in million of Rupiah
        Table 3.2.b.1. Disclosure of Counterparty Credit Risk: Repo Transactions – Bank Individually
                                                                                                                31 Desember 2025
                                                                                                                December 31, 2025
                                                                             Nilai Wajar SSB
                                           Kategori Portofolio                     Repo
           No
                                            Portfolio Category                Fair Value of            Kewajiban Repo        Tagihan Bersih
                                                                                                                                                       ATMR
                                                                              Government                Repo Liabilities     Net Receivables
                                                                             Securities (SSB)
                                                                                   Repo
            (1)                                    (2)                                   (3)                  (4)                        (5)              (6)

                       Tagihan kepada Pemerintah
             1                                                                                     -                   -                       -                       -
                       Government Receivables

                       Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
            2                                                                                      -                   -                       -                       -
                       Public Sector Entities Receivables

                       Tagihan kepada Bank Pembangunan
                       Multilateral dan Lembaga Internasional
            3                                                                                      -                   -                       -                       -
                       Multilateral Development Banks and
                       International Institutions Receivables

                       Tagihan kepada Bank
            4                                                                                      -                   -                       -                       -
                       Bank Receivables

                       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
                       dan Portofolio Ritel
            5                                                                                      -                   -                       -                       -
                       Micro Business, Small Business, and
                       Retail Portfolio Receivables

                       Tagihan kepada Korporasi
            6                                                                                      -                   -                       -                       -
                       Corporate Receivables

                       Eksposur di Unit Usaha Syariah (jika ada)
            7          Exposure in The Sharia Business                                             -                   -                       -                       -
                       Unit (if any)

                       Jumlah
                                                                                                   -                   -                       -                       -
                       Total




468        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 468
       Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                          Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                            Corporate Social Safety Responsibility




Tabel 3.2.b.1. Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan: Transaksi Repo - Bank secara
                                                                                                                                     dalam jutaan Rupiah
Individual                                                                                                                            in million of Rupiah
Table 3.2.b.1. Disclosure of Counterparty Credit Risk: Repo Transactions – Bank Individually
                                                                                     31 Desember 2024
                                                                                     December 31, 2024
                                                   Nilai Wajar SSB
                  Kategori Portofolio                    Repo
 No
                   Portfolio Category               Fair Value of           Kewajiban Repo            Tagihan Bersih
                                                                                                                                          ATMR
                                                    Government               Repo Liabilities         Net Receivables
                                                   Securities (SSB)
                                                         Repo
 (1)                           (2)                       (3)                        (4)                        (5)                          (6)

       Tagihan kepada Pemerintah
  1                                                            519.304                    499.281                    20.023                                -
       Government Receivables

       Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
 2                                                                    -                         -                            -                             -
       Public Sector Entities Receivables

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
       Multilateral dan Lembaga Internasional
 3                                                                    -                         -                            -                             -
       Multilateral Development Banks and
       International Institutions Receivables

       Tagihan kepada Bank
 4                                                                    -                         -                            -                             -
       Bank Receivables

       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
       dan Portofolio Ritel
 5                                                                    -                         -                            -                             -
       Micro Business, Small Business, and
       Retail Portfolio Receivables

       Tagihan kepada Korporasi
 6                                                                    -                         -                            -                             -
       Corporate Receivables

       Eksposur di Unit Usaha Syariah (jika ada)
 7     Exposure in The Sharia Business                                -                         -                            -                             -
       Unit (if any)

       Jumlah
                                                               519.304                    499.281                    20.023                                -
       Total




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       469
Page 469
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 3.2.c.1. Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan:
        Transaksi Reverse Repo - Bank secara Individual                                                                                           dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                   in million of Rupiah
        Table 3.2.c.1. Disclosure of Counterparty Credit Risk: Reverse Repo Transactions - Bank
        Individually
                                                                                                            31 Desember 2025
                                                                                                            December 31, 2025
                                           Kategori Portofolio                                                            Tagihan Bersih
           No                                                                                                                                    ATMR Setelah
                                            Portfolio Category               Tagihan Bersih            Nilai MRK           Setelah MRK
                                                                                                                                                     MRK
                                                                               Net Claims              MRK Score          Net Claims After
                                                                                                                                                 RWA After MKR
                                                                                                                                MRK
            (1)                                    (2)                                   (3)              (4)                          (5)               (6)

                       Tagihan kepada Pemerintah
             1                                                                                     -                 -                       -                        -
                       Government Receivables

                       Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
            2                                                                                      -                 -                       -                        -
                       Public Sector Entities Receivables

                       Tagihan kepada Bank Pembangunan
                       Multilateral dan Lembaga Internasional
            3                                                                                      -                 -                       -                        -
                       Multilateral Development Banks and
                       International Institutions Receivables

                       Tagihan kepada Bank
            4                                                                                      -                 -                       -                        -
                       Bank Receivables

                       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
                       dan Portofolio Ritel
            5                                                                                      -                 -                       -                        -
                       Micro Business, Small Business, and
                       Retail Portfolio Receivables

                       Tagihan kepada Korporasi
            6                                                                                      -                 -                       -                        -
                       Corporate Receivables

                       Eksposur di Unit Usaha Syariah (jika ada)
            7          Exposure in The Sharia Business                                             -                 -                       -                        -
                       Unit (if any)

                       Jumlah
                                                                                                   -                 -                       -                        -
                       Total




470        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 470
       Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
       Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




Tabel 3.2.c.1. Pengungkapan Risiko Kredit Pihak Lawan:
Transaksi Reverse Repo - Bank secara Individual                                                                                       dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                       in million of Rupiah
Table 3.2.c.1. Disclosure of Counterparty Credit Risk: Reverse Repo Transactions - Bank
Individually
                                                                                       31 Desember 2024
                                                                                       December 31, 2024
                  Kategori Portofolio                                                                 Tagihan Bersih
 No                                                                                                                                 ATMR Setelah
                   Portfolio Category              Tagihan Bersih                  Nilai MRK           Setelah MRK
                                                                                                                                        MRK
                                                     Net Claims                    MRK Score          Net Claims After
                                                                                                                                    RWA After MKR
                                                                                                            MRK
 (1)                           (2)                      (3)                           (4)                       (5)                          (6)

       Tagihan kepada Pemerintah
  1                                                                  -                           -                            -                             -
       Government Receivables

       Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
 2                                                                   -                           -                            -                             -
       Public Sector Entities Receivables

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
       Multilateral dan Lembaga Internasional
 3                                                                   -                           -                            -                             -
       Multilateral Development Banks and
       International Institutions Receivables

       Tagihan kepada Bank
 4                                                                   -                           -                            -                             -
       Bank Receivables

       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
       dan Portofolio Ritel
 5                                                                   -                           -                            -                             -
       Micro Business, Small Business, and
       Retail Portfolio Receivables

       Tagihan kepada Korporasi
 6                                                                   -                           -                            -                             -
       Corporate Receivables

       Eksposur di Unit Usaha Syariah (jika ada)
 7     Exposure in The Sharia Business                               -                           -                            -                             -
       Unit (if any)

       Jumlah
                                                                     -                           -                            -                             -
       Total




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       471
Page 471
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%        30%         35%           40%       45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)        (6)           (7)         (8)       (9)             (10)

                    31 Desember 2025
                    December 31, 2025

                    Eksposur Neraca
           A
                    Balance Sheet Exposures

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                      8.345.921                        -         -          -              -          -           -                 -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                     -                   -         -          -              -          -           -          145.113
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                   -                   -         -          -              -          -           -                 -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                   -       2.106.939             -          -              -          -           -                 -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                               -          97.349        120.717   316.456              -    439.646           -       506.299
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                                -                   -         -          -              -          -           -                 -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                   -                   -         -          -              -          -           -                 -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                   -                   -         -          -              -          -           -                 -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                   -      2.461.902                         -              -          -           -         170.593
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                   -                   -         -          -              -          -           -           2.888
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                       480.015                        -         -          -              -          -           -                 -
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                   -                   -         -          -              -          -           -                 -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Neraca
                                                                 8.825.936           4.666.190          120.717   316.456              -    439.646           -       824.892
                    Total Exposure Balance




472        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 472
             Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
             Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                   in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                   Beban
                                                                                                                           Modal*)                 Beban Modal
                                                                                                                           (ATMR x                 (ATMR x 0%)
                                                                                                           ATMR
                                                                                                                            9,37%)                    Capital
                                                                                                           RWA
                                                                                                                            Capital                   Charges
70%             75%              90%            100%        110%          150%            Lainnya                          Charges*                 (RWA x 0%)
                                                                                                                         (RWA x 9,37%)


 (11)            (12)              (13)          (14)       (15)            (16)                (17)         (18)                (19)                     (20)




        -                  -                -           -          -                  -                -             -                        -                           -



        -                  -                -           -          -                  -                -      72.556                     6.777                            -




        -                  -                -           -          -                  -                -             -                        -                           -




        -                  -                -           -          -                  -                -      421.388                   39.358                            -



 408.469                   -                -           -          -                  -                -     859.522                    80.279                            -



    24.167                 -          41.546            -     27.735                  -                -       84.817                    7.922                            -



        -                  -                -           -          -                  -                -             -                        -                           -



        -         526.722                   -           -          -                  -                -     395.042                    36.897                            -



        -          54.459                   -   7.082.449          -                  -                -   7.700.970                    719.271                           -


        -                  -                -      13.698          -            2.390                  -        18.727                    1.749                           -


                           -                -   2.857.689          -          351.587                  -   3.385.070                    316.166                           -



        -                  -                -           -          -                  -                -             -                        -                           -



 432.636            581.181          41.546     9.953.836     27.735         353.977                   -   12.938.091               1.208.418                             -




                                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk        473
Page 473
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%       30%         35%           40%       45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)       (6)           (7)         (8)       (9)             (10)

                    Eksposur Kewajiban Komitmen/
                    Kontinjensi pada Transaksi
                    Rekening Administratif
           B                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Commitment/Contingent Liability
                    Exposure to Administrative
                    transaction account

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                   -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                             -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                              -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Past Due Receivables

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
           11                                                                -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Transaksi Rekening
                    Administratif
                                                                             -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Total Exposures for Administrative
                    Transaction Account




474        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 474
                Analisa & Pembahasan Manajemen                                     Tata Kelola Perusahaan                                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
                Management Discussion & Analysis                                   Corporate Governance                                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                                   dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                    in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                                   Beban
                                                                                                                                           Modal*)                  Beban Modal
                                                                                                                                           (ATMR x                  (ATMR x 0%)
                                                                                                                           ATMR
                                                                                                                                            9,37%)                     Capital
                                                                                                                           RWA
                                                                                                                                            Capital                    Charges
70%                75%              90%               100%          110%              150%              Lainnya                            Charges*                  (RWA x 0%)
                                                                                                                                         (RWA x 9,37%)


 (11)               (12)              (13)            (14)          (15)                (16)                (17)            (18)                (19)                       (20)




            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -




            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -




            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -




            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -          13.395                     -             -              -                    -                  -      10.046                      938                              -



            -                 -                   -     89.773                 -                    -                  -      89.773                    8.385                              -


            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -



            -                 -                   -             -              -                    -                  -             -                         -                           -




        -            13.395                   -        89.773              -                    -                  -        99.819                     9.323                           -




                                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk          475
Page 475
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%       30%         35%           40%       45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)       (6)           (7)         (8)       (9)             (10)

                    Eksposur Akibat Kegagalan Pihak
                    Lawan (Counterparty Credit
           C        Risk)                                                    -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Exposure of Counterparty Credit
                    Risk

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                   -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Bank Receivables

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           5                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           6                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Corporate Receivables

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
           7                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Kegagalan Pihak
                    Lawan
                                                                             -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Counterparty Credit Risk
                    Exposure




      *) Beban Modal dihitung berdasarkan KPMM sesuai Profil Risiko periode Juni 2015 (Peraturan Bank Indonesia No.15/12/PBI/2013)
      **) Beban Modal dihitung berdasarkan KPMM sesuai Profil Risiko periode Juni 2014 (Peraturan Bank Indonesia No.15/12/PBI/2013)

      *) Capital charge is calculated based on CAR in accordance with the Risk Profile as of June 2015 (Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013)
      **) Capital charge is calculated based on CAR in accordance with the Risk Profile as of June 2014 (Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013)




476        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 476
            Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                              in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                Beban
                                                                                                                        Modal*)                Beban Modal
                                                                                                                        (ATMR x                (ATMR x 0%)
                                                                                                         ATMR
                                                                                                                         9,37%)                   Capital
                                                                                                         RWA
                                                                                                                         Capital                  Charges
70%            75%              90%            100%       110%          150%            Lainnya                         Charges*                (RWA x 0%)
                                                                                                                      (RWA x 9,37%)


 (11)           (12)              (13)         (14)       (15)            (16)                (17)        (18)                (19)                    (20)



        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -




        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -



        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -




        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -




        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -



        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -



        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -



        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -




        -               -                 -           -          -                -                  -           -                       -                          -




                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk     477
Page 477
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                    Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%       30%          35%           40%        45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)        (6)           (7)          (8)       (9)             (10)

                    31 Desember 2024
                    December 31, 2024

                    Eksposur Neraca
           A
                    Balance Sheet Exposures

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                    9.107.406                          -         -          -             -            -          -                  -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                   -                     -         -          -             -            -          -        145.661
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                 -                     -         -          -             -            -          -                  -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                 -        849.876                -          -             -            -          -                  -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                             -          128.621        67.969    342.877              -     500.333           -       588.561
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                              -                     -         -          -             -            -          -                  -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                 -                     -         -          -             -            -          -                  -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                 -                     -         -          -             -            -          -                  -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                 -      2.867.672                -          -             -            -          -      364.358
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                 -                     -         -          -             -            -          -           2.731
                    Past Due Receivables

                    Aset Lainnya
           11                                                     769.354                          -         -          -             -            -          -                  -
                    Other Assets

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
          12                                                                 -                     -         -          -             -            -          -                  -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Neraca
                                                               9.876.760           3.846.169           67.969    342.877              -     500.333           -      1.101.312
                    Total Exposure Balance




478        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 478
            Analisa & Pembahasan Manajemen                             Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                           Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                   in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                    Beban
                                                                                                                            Modal*)                 Beban Modal
                                                                                                                            (ATMR x                 (ATMR x 0%)
                                                                                                           ATMR
                                                                                                                             9,37%)                    Capital
                                                                                                           RWA
                                                                                                                             Capital                   Charges
70%            75%              90%            100%         110%          150%            Lainnya                           Charges*                 (RWA x 0%)
                                                                                                                          (RWA x 9,37%)


 (11)           (12)              (13)           (14)       (15)            (16)                (17)         (18)                 (19)                     (20)




        -               -                 -             -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -             -          -                -                  -      72.830                      6.824                         -




        -               -                 -             -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -             -          -                -                  -     169.975                     15.927                         -



444.492                 -                 -             -          -                -                  -      951.137                    89.122                         -



 29.764                 -         63.996                -    18.614                 -                  -      98.907                     9.268                          -



        -               -                 -             -          -                -                  -             -                        -                         -



        -     505.980                     -             -          -                -                  -     379.485                   35.558                           -



        -        51.548                   -    6.997.747           -                -                  -    7.792.122                 730.122                           -


        -               -                 -      92.246            -         112.779                   -     262.780                     24.622                         -


        -               -                 -    2.857.217           -      808.883                      -   4.070.543                  381.410                           -



        -               -                 -             -          -                -                  -             -                        -                         -



474.256        557.528            63.996       9.947.210     18.614        921.662                     -   13.797.779              1.292.852                            -




                                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       479
Page 479
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%       30%         35%           40%       45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)       (6)           (7)         (8)       (9)             (10)

                    Eksposur Kewajiban Komitmen/
                    Kontinjensi pada Transaksi
                    Rekening Administratif
           B
                    Commitment/Contingent Liability
                    Exposure to Administrative
                    transaction account

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                   -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Bank Receivables

                    Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5        Loans Secured by Residential                             -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Property

                    Kredit Beragun Properti Komersial
           6        Loans Secured by Commercial                              -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Real Estate

                    Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Employee/Retirement Loans

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           8                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Corporate Receivables

                    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Past Due Receivables

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
           11                                                                -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Transaksi Rekening
                    Administratif
                                                                             -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Total Exposures for Administrative
                    Transaction Account




480        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 480
            Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                 in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                  Beban
                                                                                                                          Modal*)                 Beban Modal
                                                                                                                          (ATMR x                 (ATMR x 0%)
                                                                                                         ATMR
                                                                                                                           9,37%)                    Capital
                                                                                                         RWA
                                                                                                                           Capital                   Charges
70%            75%              90%            100%       110%          150%            Lainnya                           Charges*                 (RWA x 0%)
                                                                                                                        (RWA x 9,37%)


 (11)           (12)              (13)         (14)       (15)            (16)                (17)         (18)                 (19)                     (20)




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -         8.322                   -           -          -                -                  -        6.241                      585                          -



        -               -                 -     98.891           -                -                  -      98.891                     9.266                          -


        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -         8.322                   -     98.891           -                -                  -     105.132                     9.872                          -




                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       481
Page 481
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                       Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.1.a. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan
        Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Table 4.1.a. Disclosure of Net Receivables Based on Risk Weighted After Calculating the Impact of Credit
                                                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
                                                                                                   Kredit
                                                                    Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation

                               Kategori Portofolio
         No
                                Portfolio Category
                                                                   0%                  20%             25%       30%         35%           40%       45%            50%




          (1)                              (2)                      (3)                  (4)           (5)       (6)           (7)         (8)       (9)             (10)

                    Eksposur Akibat Kegagalan Pihak
                    Lawan (Counterparty Credit
           C        Risk)
                    Exposure of Counterparty Credit
                    Risk

                    Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                       20.022                          -         -         -             -           -          -                  -
                    Government Receivables

                    Tagihan kepada Entitas Sektor
           2        Publik                                                   -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Public Sector Entities Receivables

                    Tagihan kepada Bank
                    Pembangunan Multilateral dan
                    Lembaga Internasional
           3                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Multilateral Development Banks
                    and International Institutions
                    Receivables

                    Tagihan kepada Bank
           4                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Bank Receivables

                    Tagihan kepada Usaha Mikro,
                    Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
           5                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Micro Business, Small Business,
                    and Retail Portfolio Receivables

                    Tagihan kepada Korporasi
           6                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Corporate Receivables

                    Eksposur di Unit Usaha Syariah
                    (jika ada)
           7                                                                 -                     -         -         -             -           -          -                  -
                    Exposure in The Sharia Business
                    Unit (if any)

                    Total Eksposur Kegagalan Pihak
                    Lawan
                                                                   20.022                          -         -         -             -           -          -                  -
                    Counterparty Credit Risk
                    Exposure




      *) Beban Modal dihitung berdasarkan KPMM sesuai Profil Risiko periode Juni 2015 (Peraturan Bank Indonesia No.15/12/PBI/2013)
      **) Beban Modal dihitung berdasarkan KPMM sesuai Profil Risiko periode Juni 2014 (Peraturan Bank Indonesia No.15/12/PBI/2013)

      *) Capital charge is calculated based on CAR in accordance with the Risk Profile as of June 2015 (Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013)
      **) Capital charge is calculated based on CAR in accordance with the Risk Profile as of June 2014 (Bank Indonesia Regulation No. 15/12/PBI/2013)




482        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 482
            Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
            Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                                dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                 in million of Rupiah




Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
   Net Receivables After Calculating the Impact of Credit Risk Mitigation                                                  Beban
                                                                                                                          Modal*)                 Beban Modal
                                                                                                                          (ATMR x                 (ATMR x 0%)
                                                                                                         ATMR
                                                                                                                           9,37%)                    Capital
                                                                                                         RWA
                                                                                                                           Capital                   Charges
70%            75%              90%            100%       110%          150%            Lainnya                           Charges*                 (RWA x 0%)
                                                                                                                        (RWA x 9,37%)


 (11)           (12)              (13)         (14)       (15)            (16)                (17)         (18)                 (19)                     (20)




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -



        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




        -               -                 -           -          -                -                  -             -                        -                         -




                                                                                                         Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       483
Page 483
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                         Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.2.a. Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Tabel 4.2.a. Disclosure of Net Receivables and Credit Risk Mitigation Technique - Bank Individually

                                                                                                                          31 Desember 2025
                                                                                                                          December 31, 2025
                                                                                                                Bagian yang Dijamin dengan                            Bagian yang
                                           Kategori Portofolio                 Tagihan                                Guaranteed Part                                    Tidak
         No.
                                            Portfolio Category                  Bersih                                                                                  Dijamin
                                                                                                                                        Asuransi
                                                                                 Net                   Agunan           Garansi          Kredit         Lainnya           Not
                                                                              Receivable               Collateral       Warranty         Credit          Others       Guaranteed
                                                                                                                                       Inssurance                         Part

                                                                                                                                                                          (8) = (3)-
          (1)                                      (2)                                (3)                 (4)             (5)               (6)           (7)
                                                                                                                                                                      [(4)+(5)+(6)+(7)]
                    Eksposur Neraca
           A
                    Balance Sheet Exposures

                     Tagihan kepada Pemerintah
            1                                                                        8.345.921                      -              -                -             -             8.345.921
                     Government Receivables

                     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
           2                                                                                145.113                 -              -                -             -                 145.113
                     Public Sector Entities Receivables

                     Tagihan kepada Bank Pembangunan
                     Multilateral dan Lembaga Internasional
           3                                                                                       -                -              -                -             -                        -
                     Multilateral Development Banks and
                     International Institutions Receivables

                     Tagihan kepada Bank
           4                                                                         2.106.939                      -              -                -             -             2.106.939
                     Bank Receivables

                     Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5                                                                         1.888.935              66.704                 -                -             -              1.822.231
                     Loans Secured by Residential Property

                     Kredit Beragun Properti Komersial
           6                                                                             93.448                                    -                -             -                93.448
                     Loans Secured by Commercial Real Estate

                     Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                                       -                -              -                -             -                        -
                     Employee/Retirement Loans

                     Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
                     dan Portofolio Ritel
           8                                                                            526.722              13.347                -                -             -               513.375
                     Micro Business, Small Business, and Retail
                     Portfolio Receivables

                     Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                         9.769.403             721.090                 -                -             -            9.048.314
                     Corporate Receivables

                     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                                18.976                  -              -                -             -                 18.976
                     Past Due Receivables

                     Aset Lainnya
           11                                                                         3.689.291                     -              -                -             -             3.689.291
                     Other Assets

                     Eksposur di Unit Usaha Syariah (jika ada)
          12         Exposure in The Sharia Business                                               -                -              -                -             -                        -
                     Unit (if any)

                    Total Eksposur Neraca
                                                                                  26.584.748                801.141                -                -             -          25.783.607
                    Total Exposure Balance




484        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 484
     Analisa & Pembahasan Manajemen                              Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                            Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                        dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                         in million of Rupiah


                                                               31 Desember 2024
                                                               December 31, 2024
                                                      Bagian yang Dijamin dengan
                                                            Guaranteed Part
                                                                                                                                   Bagian yang
Tagihan Bersih
                                                                                                                                  Tidak Dijamin
Net Receivable                Agunan                  Garansi              Asuransi Kredit               Lainnya               Not Guaranteed Part
                              Collateral              Warranty             Credit Inssurance              Others

                                                                                                                                        (14) = (9)-
     (9)                           (10)                 (11)                          (12)                   (13)
                                                                                                                                   [(10)+(11)+(12)+(13)]




        9.107.406                                -                    -                      -                             -                      9.107.406


            145.661                              -                    -                      -                             -                         145.661



                   -                             -                    -                      -                             -                                  -



           849.876                               -                    -                      -                             -                        849.876


           2.147.884                          463                     -                      -                             -                        2.147.421


             112.374                             -                    -                      -                             -                          112.374


                   -                             -                    -                      -                             -                                  -



           520.426                          13.844                    -                      -                             -                        506.582



       10.909.631                         1.411.894                   -                      -                             -                      9.497.737


             216.761                             -                    -                      -                             -                          216.761


       4.435.454                                 -                    -                      -                             -                     4.435.454



                   -                             -                    -                      -                             -                                  -



      28.445.473                        1.426.201                     -                      -                             -                    27.019.273




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       485
Page 485
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                         Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                                Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.2.a. Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Tabel 4.2.a. Disclosure of Net Receivables and Credit Risk Mitigation Technique - Bank Individually

                                                                                                                          31 Desember 2025
                                                                                                                          December 31, 2025
                                                                                                                Bagian yang Dijamin dengan                            Bagian yang
                                           Kategori Portofolio                 Tagihan                                Guaranteed Part                                    Tidak
         No.
                                            Portfolio Category                  Bersih                                                                                  Dijamin
                                                                                                                                        Asuransi
                                                                                 Net                   Agunan           Garansi          Kredit         Lainnya           Not
                                                                              Receivable               Collateral       Warranty         Credit          Others       Guaranteed
                                                                                                                                       Inssurance                         Part

                                                                                                                                                                          (8) = (3)-
          (1)                                      (2)                                (3)                 (4)             (5)               (6)           (7)
                                                                                                                                                                      [(4)+(5)+(6)+(7)]

                     Eksposur Kewajiban Komitmen/
                     Kontinjensi pada Transaksi Rekening
                     Administratif
           B
                     Commitment/Contingent Liability
                     Exposure to Administrative Transaction
                     Account

                     Tagihan kepada Pemerintah
            1                                                                                      -            -                 -                 -             -                        -
                     Government Receivables

                     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
           2                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Public Sector Entities Receivables

                     Tagihan kepada Bank Pembangunan
                     Multilateral dan Lembaga Internasional
           3                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Multilateral Development Banks and
                     International Institutions Receivables

                     Tagihan kepada Bank
           4                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Bank Receivables

                     Kredit Beragun Rumah Tinggal
           5                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Loans Secured by Residential Property

                     Kredit Beragun Properti Komersial
           6                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Loans Secured by Commercial Real Estate

                     Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                                       -            -                 -                 -             -                        -
                     Employee/Retirement Loans

                     Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
                     dan Portofolio Ritel
           8                                                                                13.395              -                 -                 -             -                 13.395
                     Micro Business, Small Business, and Retail
                     Portfolio Receivables

                     Tagihan kepada Korporasi
           9                                                                              89.773            43.692                                                                  46.081
                     Corporate Receivables

                     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                                       -                -              -                -             -                        -
                     Past Due Receivables

                     Eksposur di Unit Usaha Syariah
                     (jika ada)
           11                                                                                      -                -              -                -             -                        -
                     Exposure in The Sharia Business
                     Unit (if any)

                     Total Eksposur Transaksi Rekening
                     Administratif
                                                                                        103.168             43.692                 -                -             -                59.476
                     Total Exposures for Administrative
                     Transaction Account




486        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 486
     Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                 dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                  in million of Rupiah


                                                        31 Desember 2024
                                                        December 31, 2024
                                               Bagian yang Dijamin dengan
                                                     Guaranteed Part
                                                                                                                            Bagian yang
Tagihan Bersih
                                                                                                                           Tidak Dijamin
Net Receivable                Agunan           Garansi              Asuransi Kredit               Lainnya               Not Guaranteed Part
                              Collateral       Warranty             Credit Inssurance              Others

                                                                                                                                 (14) = (9)-
     (9)                           (10)          (11)                          (12)                   (13)
                                                                                                                            [(10)+(11)+(12)+(13)]




                   -                       -                   -                      -                             -                                  -


                   -                       -                   -                      -                             -                                  -



                   -                       -                   -                      -                             -                                  -



                   -                       -                   -                      -                             -                                  -


                   -                       -                   -                      -                             -                                  -


                   -                       -                   -                      -                             -                                  -


                   -                       -                   -                      -                             -                                  -



            13.005                         -                   -                      -                             -                          13.005



           101.537                         -                   -                      -                             -                         101.537


                   -                       -                   -                      -                             -                                  -



                   -                       -                   -                      -                             -                                  -




           114.541                         -                   -                      -                             -                         114.541




                                                                                          Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       487
Page 487
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                     Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                            Management Report                      Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 4.2.a. Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
        Tabel 4.2.a. Disclosure of Net Receivables and Credit Risk Mitigation Technique - Bank Individually

                                                                                                                      31 Desember 2025
                                                                                                                      December 31, 2025
                                                                                                                Bagian yang Dijamin dengan                        Bagian yang
                                           Kategori Portofolio                 Tagihan                                Guaranteed Part                                Tidak
         No.
                                            Portfolio Category                  Bersih                                                                              Dijamin
                                                                                                                                    Asuransi
                                                                                 Net                   Agunan       Garansi          Kredit         Lainnya           Not
                                                                              Receivable               Collateral   Warranty         Credit          Others       Guaranteed
                                                                                                                                   Inssurance                         Part

                                                                                                                                                                      (8) = (3)-
          (1)                                      (2)                                (3)                 (4)         (5)               (6)           (7)
                                                                                                                                                                  [(4)+(5)+(6)+(7)]
                    Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan
           C        (Counterparty Credit Risk)
                    Exposure of Counterparty Credit Risk

                     Tagihan kepada Pemerintah
            1                                                                                      -            -             -                 -             -                        -
                     Government Receivables

                     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
           2                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Public Sector Entities Receivables

                     Tagihan kepada Bank Pembangunan
                     Multilateral dan Lembaga Internasional
           3                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Multilateral Development Banks and
                     International Institutions Receivables

                     Tagihan kepada Bank
           4                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Bank Receivables

                     Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
                     dan Portofolio Ritel
           5                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Micro Business, Small Business, and Retail
                     Portfolio Receivables

                     Tagihan kepada Korporasi
           6                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Corporate Receivables

                     Eksposur di Unit Usaha Syariah
                     (jika ada)
           7                                                                                       -            -             -                 -             -                        -
                     Exposure in The Sharia Business
                     Unit (if any)

                     Total Eksposur Kegagalan Pihak Lawan
                                                                                                   -            -             -                 -             -                        -
                     Counterparty Credit Risk Exposure

                    Total (A+B+C)                                                26.687.916              844.833              -                 -             -       25.843.083




      Catatan: Sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.13/6/DPNP perihal Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
      		       untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar, yang termasuk dalam mitigasi risiko kredit adalah agunan
      		 (eligible financial collateral), garansi, penjaminan atau asuransi kredit. Diluar agunan (eligible financial collateral) tersebut,
      		       Bank Artha Graha Internasional memiliki agunan berupa fixed asset, piutang dagang, persediaan, dan agunan lainnya.




488        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 488
        Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                       Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                         Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                         dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                          in million of Rupiah


                                                                31 Desember 2024
                                                                December 31, 2024
                                                       Bagian yang Dijamin dengan
                                                             Guaranteed Part
                                                                                                                                    Bagian yang
  Tagihan Bersih
                                                                                                                                   Tidak Dijamin
  Net Receivable                 Agunan                Garansi              Asuransi Kredit               Lainnya               Not Guaranteed Part
                                 Collateral            Warranty             Credit Inssurance              Others

                                                                                                                                         (14) = (9)-
        (9)                           (10)               (11)                          (12)                   (13)
                                                                                                                                    [(10)+(11)+(12)+(13)]




              20.022                              -                    -                      -                             -                         20.022


                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



                      -                           -                    -                      -                             -                                  -



              20.022                              -                    -                      -                             -                         20.022


        28.580.037                         1.426.201                   -                      -                             -                    27.153.836




Note:   In accordance with Bank Indonesia Circular Letter No. 13/6/DPNP regarding Guidelines of Risk-Weighted Assets Calculation
		      for Credit Risk Using a Standard Approach, included in the credit risk mitigation is eligible financial collateral, guarantees,
		      credit insurance. Apart from the eligible financial collateral, Bank Artha Graha Internasional has collateral in the form of
		      fixed assets, trade receivables, inventories and other collateral.




                                                                                                  Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       489
Page 489
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                         Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Perhitungan ATMR Risiko Kredit Pendekatan Standar - Bank secara Individual
        Tabel 6.1.1. Pengungkapan Eksposur Aset di Neraca, kecuali Eksposur Sekuritisasi
        Calculation of RWA for Credit Risk Standard Approach - Bank Individually
        Table 6.1.1. Disclosure of Asset Exposures on the Balance Sheet, excluding Securitization Exposure

                                                                                                                    31 Desember 2025
                                                                                                                    December 31, 2025
                                           Kategori Portofolio
         No
                                            Portfolio Category
                                                                                                   Tagihan Bersih                   ATMR Sebelum MRK
                                                                                                     Net Claims                       RWA Before MRK

          (1)                                      (2)                                                  (3)                                (4)

                   Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                                                        8.345.921                                        -
                   Government Receivables

                   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
          2                                                                                                            145.113                            72.556
                   Public Sector Entities Receivables

                   Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
                   Lembaga Internasional
          3                                                                                                                 -                                        -
                   Multilateral Development Banks and International
                   Institutions Receivables

                   Tagihan kepada Bank
          4                                                                                                         2.106.939                            421.388
                   Bank Receivables

                   Kredit Beragun Rumah Tinggal
          5                                                                                                         1.888.935                            859.522
                   Loans Secured by Residential Property

                   Kredit Beragun Properti Komersial
          6                                                                                                           93.448                               84.817
                   Loans Secured by Commercial Real Estate

                   Kredit Pegawai/Pensiunan
          7                                                                                                                 -                                        -
                   Employee/Retirement Loans

                   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
                   Ritel
          8                                                                                                          526.722                            395.042
                   Micro Business, Small Business, and Retail Portfolio
                   Receivables

                   Tagihan kepada Korporasi
          9                                                                                                         9.769.403                         7.700.970
                   Corporate Receivables

                   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                                                           18.976                               18.727
                   Past Due Receivables

                   Aset Lainnya
          11                                                                                                        3.689.291                                        -
                   Other Assets

                   Jumlah
                                                                                                                26.584.748                            9.553.022
                   Total




490        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 490
      Analisa & Pembahasan Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                          Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                   in million of Rupiah




                                                                             31 Desember 2024
                                                                             December 31, 2024

ATMR Setelah MRK                         Tagihan Bersih                    ATMR Sebelum MRK                          ATMR Setelah MRK
  RWA After MRK                            Net Claims                        RWA Before MRK                            RWA After MRK

       (5)                                    (6)                                        (7)                                      (8)


                              -                      9.107.406                                            -                                            -


                       72.556                             145.661                                  72.830                                      72.830




                              -                                -                                          -                                            -



                      421.388                          849.876                                    169.975                                      169.975


                     842.846                          2.147.884                                  969.895                                        951.137


                        84.817                            112.374                                  98.907                                      98.907


                              -                                -                                          -                                            -



                      385.031                          520.426                                    390.319                                     379.485



                     6.979.881                       10.909.631                                 8.420.427                                    7.792.122


                         18.727                           216.761                                 276.287                                     262.780


                   3.385.070                         4.435.454                                            -                                4.070.543


                   12.190.315                       28.445.473                                 10.398.641                                  13.797.779




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   491
Page 491
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                         Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 6.1.2. Pengungkapan Eksposur Kewajiban Komitmen/
        Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif, kecuali Eksposur Sekuritisasi
        Table 6.1.2. Exposure to Commitment/Contingent Liability on Administrative Account Transactions,
        excluding Securitization Exposure

                                                                                                                    31 Desember 2025
                                                                                                                    December 31, 2025
                                           Kategori Portofolio
         No
                                            Portfolio Category
                                                                                                   Tagihan Bersih                   ATMR Sebelum MRK
                                                                                                     Net Claims                       RWA Before MRK

          (1)                                      (2)                                                  (3)                                (4)

                   Tagihan kepada Pemerintah
           1                                                                                                             -                                      -
                   Government Receivables

                   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
          2                                                                                                              -                                      -
                   Public Sector Entities Receivables

                   Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
                   Lembaga Internasional
          3                                                                                                              -                                      -
                   Multilateral Development Banks and International
                   Institutions Receivables

                   Tagihan kepada Bank
          4                                                                                                              -                                      -
                   Bank Receivables

                   Kredit Beragun Rumah Tinggal
          5                                                                                                              -                                      -
                   Loans Secured by Residential Property

                   Kredit Beragun Properti Komersial
          6                                                                                                              -                                      -
                   Loans Secured by Commercial Real Estate

                   Kredit Pegawai/Pensiunan
           7                                                                                                             -                                      -
                   Employee/Retirement Loans

                   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
                   Ritel
          8                                                                                                           13.395                               10.046
                   Micro Business, Small Business, and Retail Portfolio
                   Receivables

                   Tagihan kepada Korporasi
          9                                                                                                           89.773                               89.773
                   Corporate Receivables

                   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
          10                                                                                                                 -                                       -
                   Past Due Receivables

                   Aset Lainnya
          11                                                                                                                 -                                       -
                   Other Asset

                   Jumlah
                                                                                                                     103.168                               99.819
                   Total




492        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 492
      Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                               dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                in million of Rupiah




                                                                           31 Desember 2024
                                                                           December 31, 2024

ATMR Setelah MRK                         Tagihan Bersih                    ATMR Sebelum MRK                       ATMR Setelah MRK
  RWA After MRK                            Net Claims                        RWA Before MRK                         RWA After MRK

       (5)                                    (6)                                       (7)                                    (8)


                             -                                 -                                       -                                            -


                             -                                 -                                       -                                            -




                             -                                 -                                       -                                            -



                             -                                 -                                       -                                            -


                             -                                 -                                       -                                            -


                             -                                 -                                       -                                            -


                             -                                 -                                       -                                            -



                          5.310                            6.997                                  5.247                                       3.875



                        46.081                            52.053                                52.053                                       36.791


                                 -                             -                                       -                                            -


                                 -                             -                                       -                                            -


                        51.391                        59.050                                   57.300                                       40.666




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   493
Page 493
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                         Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 6.1.3. Pengungkapan Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Pihak Lawan
        (Counterparty Credit Risk)
        Table 6.1.3. Disclosure of Exposures Causing Credit Risk Due to Counterparty Credit Risk

                                                                                                                    31 Desember 2025
                                                                                                                    December 31, 2025
                                           Kategori Portofolio
        No
                                            Portfolio Category
                                                                                                   Tagihan Bersih                   ATMR Sebelum MRK
                                                                                                     Net Claims                       RWA Before MRK

         (1)                                       (2)                                                  (3)                                (4)

                   Tagihan kepada Pemerintah
          1                                                                                                               -                                         -
                   Government Receivables

                   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
          2                                                                                                               -                                         -
                   Public Sector Entities Receivables

                   Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
                   Lembaga Internasional
          3                                                                                                               -                                         -
                   Multilateral Development Banks and International
                   Institutions Receivables

                   Tagihan kepada Bank
          4                                                                                                               -                                         -
                   Bank Receivables

                   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
                   Ritel
          5                                                                                                               -                                         -
                   Micro Business, Small Business, and Retail Portfolio
                   Receivables

                   Tagihan kepada Korporasi
          6                                                                                                               -                                         -
                   Corporate Receivables

                   Jumlah
                                                                                                                          -                                         -
                   Total




        Tabel 6.1.7. Pengungkapan Total Pengukuran Risiko Kredit                                                                            dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                             in million of Rupiah
        Tabel 6.1.7. Disclosure of Total Credit Risk Measurements

                                              Jenis Transaksi                                       31 Desember 2025                 31 Desember 2024
         No
                                              Transaction Type                                      December 31, 2025                December 31, 2024

                    Total ATMR Risiko Kredit
           1                                                                                                         12.241.707                      13.902.911
                    Total Credit Risk RWA

                    Total Faktor Pengurang Modal
           2                                                                                                                  -                                  -
                    Total Capital Reduction Factor




494        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 494
      Analisa & Pembahasan Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                      Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                         Corporate Governance                        Corporate Social Safety Responsibility




                                                                                                                              dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                               in million of Rupiah



                                                                           31 Desember 2024
                                                                           December 31, 2024

ATMR Setelah MRK                         Tagihan Bersih                   ATMR Sebelum MRK                        ATMR Setelah MRK
  RWA After MRK                            Net Claims                       RWA Before MRK                          RWA After MRK

       (5)                                    (6)                                       (7)                                   (8)


                             -                            20.022                                       -                                            -


                             -                                 -                                       -                                            -




                             -                                 -                                       -                                            -



                             -                                 -                                       -                                            -



                             -                                 -                                       -                                            -



                             -                                 -                                       -                                            -


                            -                             20.022                                       -                                           -




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   495
Page 495
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                      Laporan Manajemen                          Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                             Management Report                          Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 7.1. Pengungkapan Risiko Pasar Dengan Menggunakan Metode Standar                                                                                  dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                                                 in million of Rupiah
        Table 7.1. Disclosure of Market Risk Using Standard Methods

                                                                                                                       31 Desember 2025
                                                                                                                       December 31, 2025

                                           Jenis Risiko                                                                                                 Konsolidasi
         No                                                                                                    Bank
                                            Risk Type                                                                                                  Consolidation

                                                                                    Beban Modal                       ATMR             Beban Modal                   ATMR
                                                                                   Capital Expense                    RWA             Capital Expense                RWA

          (1)                                  (2)                                                 (3)                 (4)                       (5)                   (6)

           1       Beban modal berdasarkan sensitivity based
                   method
                                                                                                          8.451,36                -                         -                        -
                   Capital charge based on the sensitivity-based
                       method

                           a. Kelas risiko GIRR
                                                                                                             0,88                 -                         -                        -
                           a. GIRR risk class

                           b. Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi)
                                                                                                             0,38                 -                         -                        -
                           b. CSR risk class (non-securitization)

                           c. Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP)
                                                                                                                -                 -                         -                        -
                           c. CSR risk class (securitization: non-CTP))

                           d. CSR risk class (securitization: CTP)
                                                                                                                -                 -                         -                        -
                           d. CSR risk class (non-securitization)

                           e. Kelas risiko Ekuitas
                                                                                                                -                 -                         -                        -
                           e. Equity risk class

                           f. Kelas risiko komoditas
                                                                                                                -                 -                         -                        -
                           f. Commodity risk class

                           g. Kelas risiko nilai tukar
                                                                                                         8.450,10                 -                         -                        -
                           g. Exchange rate risk class

                   Beban modal default risk capital
          2                                                                                              5.878,93                 -                         -                        -
                   DRC

                   Residual risk add-on (RRAO)
          3                                                                                                     -                 -                         -                        -
                   RRAO

                   Beban Modal Risiko Pasar
                                                                                                         14.330,29       179.128,63                         -                        -
                   Market Risk Capital Charge


                   Credit Valuation Adjustment (CVA)                                                            -                 -                         -                        -


                   Jumlah
                                                                                                     14.330,29           179.128,63                         -                        -
                   Total




496        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 496
        Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                         Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
        Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                           Corporate Social Safety Responsibility




Tabel 7.1. Pengungkapan Risiko Pasar Dengan Menggunakan Metode Standar                                                             dalam jutaan Rupiah
                                                                                                                                    in million of Rupiah
Table 7.1. Disclosure of Market Risk Using Standard Methods

                                                                                       31 Desember 2024
                                                                                       December 31, 2024

                          Jenis Risiko                                                                                  Konsolidasi
No                                                                          Bank
                           Risk Type                                                                                   Consolidation

                                                          Beban Modal                 ATMR              Beban Modal                     ATMR
                                                         Capital Expense              RWA              Capital Expense                  RWA

(1)                               (2)                           (3)                    (4)                       (5)                       (6)

 1    Beban modal berdasarkan sensitivity based
      method
                                                                   1.760,23                       -                          -                            -
      Capital charge based on the sensitivity-based
          method

          a. Kelas risiko GIRR
                                                                         1,70                     -                          -                            -
          a. GIRR risk class

          b. Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi)
                                                                         0,72                     -                          -                            -
          b. CSR risk class (non-securitization)

          c. Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP)
                                                                             -                    -                          -                            -
          c. CSR risk class (securitization: non-CTP))

          d. CSR risk class (securitization: CTP)
                                                                             -                    -                          -                            -
          d. CSR risk class (non-securitization)

          e. Kelas risiko Ekuitas
                                                                             -                    -                          -                            -
          e. Equity risk class

          f. Kelas risiko komoditas
                                                                             -                    -                          -                            -
          f. Commodity risk class

          g. Kelas risiko nilai tukar
                                                                      1.757,81                    -                          -                            -
          g. Exchange rate risk class

      Beban modal default risk capital
2                                                                  6.661,65                       -                          -                            -
      DRC

      Residual risk add-on (RRAO)
3                                                                            -                    -                          -                            -
      RRAO

      Beban Modal Risiko Pasar
                                                                   8.421,88            105.273,50                            -                            -
      Market Risk Capital Charge


      Credit Valuation Adjustment (CVA)                               624,88                 624,88                          -                            -


      Jumlah
                                                                  9.046,76            105.898,38                             -                            -
      Total




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk     497
Page 497
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                  Laporan Manajemen                Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights         Management Report                Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




        Tabel 8.1.a. Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank secara Individual
        Table 8.1.a. Quantitative Disclosure of Operational Risk - Bank Individually

                 Kode Komponen                                                                 Rincian                        Validasi Kolom T
                 Component Code                                                                Details                       Validation T Column

        31 Desember 2025*)
        December 31, 2025*)

                       0301000000                Komponen Indikator Bisnis (KIB)
                                                                                                                                             92.925,78
                                                 Components of Business Indicators (KIB)

                       0302000000                Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)
                                                                                                                                                         1
                                                 Internal Loss Multiplier Factor (FPKI)

                       0303000000                Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)
                                                                                                                                             92.925,78
                                                 Minimum Operational Risk Capital (MMRO)

                       0304000000                ATMR untuk Risiko Operasional
                                                                                                                                           1.161.572,25
                                                 RWA for Operational Risk




      *) Untuk Bank yang menggunakan Pendekatan Indikator Dasar dalam menghitung Risiko Operasional




498        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 498
         Analisa & Pembahasan Manajemen                               Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
         Management Discussion & Analysis                             Corporate Governance                  Corporate Social Safety Responsibility




 Tabel 8.1.a. Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank secara Individual
 Table 8.1.a. Quantitative Disclosure of Operational Risk - Bank Individually

     Kode Komponen                                                      Rincian                                          Validasi Kolom T
     Component Code                                                     Details                                         Validation T Column

 31 Desember 2024*)
 December 31, 2024*)

        0301000000                      Komponen Indikator Bisnis (KIB)
                                                                                                                                               82.901,49
                                        Components of Business Indicators (KIB)

        0302000000                      Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)
                                                                                                                                                            1
                                        Internal Loss Multiplier Factor (FPKI)

        0303000000                      Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)
                                                                                                                                               82.901,49
                                        Minimum Operational Risk Capital (MMRO)

        0304000000                      ATMR untuk Risiko Operasional
                                                                                                                                           1.036.268,63
                                        RWA for Operational Risk




*) For Banks that use the Basic Indicator Approach in calculating Operational Risk




                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk       499
Page 499
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                  Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                         Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




      Cross-Reference dengan Surat Edaran
      OJK No. 16/SEOJK.04/2021 Tentang
      Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
      atau Perusahaan Publik
      Cross-Reference with FSA Circular No. 16/SEOJK.04/2021 on
      the Form and Contents of Annual Report of Issuers or Public
      Companies

                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                      Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                               Page
       1.        Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen 1.                                   The Annual Report is presented in the form of a                √
                 cetak dan salinan dokumen elektronik.                                               printed document as well as an electronic copy.
       2.        Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk 2.                                      The Annual Report presented in printed document                √
                 dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna                                    form is printed on brightly colored and good quality
                 terang, berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan                                paper, A4 in size, bound and can be reproduced
                 dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.                                        with good quality.
       3.        Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi 3.                                       The Annual Report can present information in the               √
                 berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram                                      form of pictures, graphs, tables, and/or diagrams
                 dengan mencantumkan judul dan/atau keterangan                                       by including clear titles and/or descriptions, so that
                 yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.                                     they are easy to read and understand.
       4.        Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk 4.                                      The Annual Report presented in the form of an                  √
                 dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan                                        electronic document is the Annual Report converted
                 yang dikonversi dalam portable document format                                      into a portable document format (PDF).
                 (PDF).
        ISI LAPORAN TAHUNAN                                                                    CONTENTS OF ANNUAL REPORT
       KETENTUAN UMUM                                                                         GENERAL PROVISIONS
       1.     Laporan Tahunan paling sedikit memuat:          1.                                      Annual Report at least includes:                              √
              a. ikhtisar data keuangan penting;                                                    a. significant financial highlights;
              b. informasi saham (jika ada);                                                        b. share information (if any);
              c. laporan Direksi;                                                                   c. Board of Directors’ report;
              d. laporan Dewan Komisaris;                                                           d. Board of Commissioners’ report;
              e. profil Emiten atau Perusahaan Publik;                                              e. profiles of Issuer or Public Company;
              f. analisis dan pembahasan manajemen;                                                 f. management discussion and analysis;
              g. tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;                                         g. governance of the Issuer or Public Company;
              h. tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten                                        h. social and environmental responsibility of Issuers
                 atau Perusahaan Publik;                                                                and Public Companies;
              i. laporan keuangan tahunan yang telah diaudit;                                       i. audited annual financial statements; and
                 dan                                                                                j. statement from the members of the Board of
              j. surat pernyataan anggota Direksi dan anggota                                           Directors and Board of Commissioners on the
                 Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas                                            responsibility for the Annual Report.
                 Laporan Tahunan.
       I.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING                                               II.    SIGNIFICANT FINANCIAL HIGHLIGHTS
       A.        Ikhtisar Data Keuangan Penting                       A.                             Significant Financial Highlights                            12-19
                 Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi                                     Significant financial highlights contain financial
                 keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan                                   information presented in the form of three 3 (three)
                 selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai                                       years comparison or from the start of business
                 usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik                                         if the Issuer or Public Company has conducted
                 tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang                                       business activities for less than 3 (three) years, at
                 dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:                                         least includes:
                 1)    pendapatan/penjualan;                                                         1)    income/sales;
                 2) laba bruto;                                                                      2) gross profit;
                 3) laba (rugi);                                                                     3) profit (loss);
                 4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan                                      4) total comprehensive profit (loss) attributable
                       kepada pemilik entitas induk dan kepentingan                                        to owners of the parent entity and non-
                       non pengendali;                                                                     controlling interests;
                 5) total laba (rugi) komprehensif;                                                  5) total comprehensive gain (loss);
                 6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat                                       6) total comprehensive gain (loss) attributable
                       diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan                                      to owners of the parent entity and non-
                       kepentingan non pengendali;                                                         controlling interests;
                 7) laba (rugi) per saham;                                                           7) profit (loss) per share;



500         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 500
           Analisa & Pembahasan Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




                    Bentuk Laporan Tahunan                                           Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                              Page
     8)  jumlah aset;                                              8)      total assets;
     9)  jumlah liabilitas;                                        9)      total liabilities;
     10) jumlah ekuitas;                                           10)     total equity;
     11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;                   11)     profit (loss) to total assets ratio;
     12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;                       12)     profit (loss) to equity ratio;
     13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/                    13)     profit (loss) to income/sales ratio;
         penjualan;
     14) rasio lancar;                                             14)     current ratio;
     15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;                        15)     liabilities to equity ratio;
     16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan                16)     liabilities to total assets ratio; and
     17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang                 17)     information and other financial ratios relevant
         relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik                      to the Issuer or Public Company and the type
         dan jenis industrinya;                                            of industry;
B.   INFORMASI SAHAM                                        B.  SHARE INFORMATION                                                              21-22
     Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling             Share information of Public Company that at least
     sedikit memuat:                                            includes:
     1)   saham yang telah diterbitkan untuk setiap         1)        shares issued for each quarter (if any) are
          masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam     presented in the form of a comparison over the past 2
          bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun          (two) fiscal years, at least including:
          buku terakhir, paling sedikit meliputi:
          a) jumlah saham yang beredar;                                   a) total outstanding shares;
          b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada                    b) market capitalization based on prices on
               Bursa Efek tempat saham dicatatkan;                           the Stock Exchange where the shares are
          c) harga saham tertinggi, terendah, dan                            listed;
               penutupan berdasarkan harga pada Bursa                  c) the highest, lowest, and closing share
               Efek tempat saham dicatatkan; dan                             prices are based on the price on the Stock
          d) volume perdagangan pada Bursa Efek                              Exchange where the shares are listed; and
               tempat saham dicatatkan;                                d) trading volume on the Stock Exchange
          3) Informasi pada huruf b), huruf c), dan                          where the shares are listed;
               huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten                  Information in b), c), and d) are only disclosed
               merupakan Perusahaan Terbuka dan                        if the Issuer is a Public Company and its shares
               sahamnya tercatat di Bursa Efek;                        are listed on the Stock Exchange;
     2) dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti           2)         in the event of corporate actions, such as stock
          pemecahan saham (stock split), penggabungan       split, reverse stock, share dividends, bonus shares, and
          saham (reverse stock), dividen saham, saham       changes in the nominal value of shares, then information
          bonus, dan perubahan nilai nominal saham,         on share prices as stated in the number 1) must add
          informasi saham sebagaimana dimaksud pada         explanation regarding:                                                               22
          angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit
          mengenai:                                                       a)        date of corporate action;
          a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;                          b)        ratio of stock split, reverse stock, share
          b) rasio pemecahan saham (stock split),                                   dividends, bonus shares, and changes in
               penggabungan saham (reverse stock),                                  the nominal value of shares;
               dividen saham, saham bonus, dan
               perubahan nilai nominal saham;                             c)total number of shares outstanding
          c) jumlah saham beredar sebelum dan                               before and after the corporate action;
               sesudah aksi korporasi; dan d) harga                         and d) share price before and after the
               saham sebelum dan sesudah aksi                               corporate action;
               korporasi;                                   3)         in the event that the Company’s share trading
     3) dalam hal terjadi penghentian sementara             is temporarily in suspension and/or delisting during the
          perdagangan saham (suspension), dan/atau          fiscal year, the Issuer or Public Company must explain
          penghapusan pencatatan saham (delisting)          the reasons for such temporary suspension and/or
          dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan          delisting of shares; and
          Publik menjelaskan alasan penghentian
          sementara perdagangan saham (suspension)
          dan/atau penghapusan pencatatan saham                                                                                                  22
          (delisting) tersebut; dan                         4)          in the event that the Company’s shares are
     4) dalam hal penghentian sementara perdagangan         still in suspension and/or delisting as mentioned in 3) at
          saham (suspension) dan/atau penghapusan           the end of the Annual Report period, the Issuer or Public
          pencatatan saham (delisting) sebagaimana          Company explains the actions taken to address the
          dimaksud pada angka 3) masih berlangsung          suspension and/or delisting;
          hingga akhir periode Laporan Tahunan,
          Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan
          tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan
          penghentian        sementara       perdagangan
          saham (suspension) dan/atau penghapusan
          pencatatan saham (delisting) tersebut;

                                                                                               Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   501
Page 501
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                     Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                              Page
       C.        LAPORAN DIREKSI                                      C.                            BOARD OF DIRECTORS’ REPORT
                 Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat                               The Board of Directors’ report at least consists of        46-62
                 mengenai:                                                                          brief description including:
                 1)  kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling                                  1)    performance of the Issuer or Public Company
                     sedikit memuat:                                                                      that at least includes:
                     a) strategi dan kebijakan strategis Emiten                                          a) strategy and strategic policy of the Issuer
                          atau Perusahaan Publik;                                                              or Public Company;
                     b) peranan Direksi dalam perumusan strategi                                         b) the Board of Directors’ role in preparing
                          dan kebijakan strategis Emiten atau                                                  strategy and strategic policy of the Issuer
                          Perusahaan Publik;                                                                   or Public Company;
                                                                                                         c) the process performed by the Board
                           c)       proses yang dilakukan Direksi untuk                                        of Directors to ensure the strategy
                                    memastikan implementasi strategi Emiten                                    implementation of the Issuer or Public
                                    atau Perusahaan Publik;                                                    Company;
                                                                                                         d) comparison between the results achieved
                           d)   perbandingan antara hasil yang dicapai                                         and targeted by the Issuer or Public
                                dengan yang ditargetkan Emiten atau                                            Company; and
                                Perusahaan Publik; dan                                                   e) challenges faced by the Issuer or Public
                           e) kendala yang dihadapi Emiten atau                                                Company;
                                Perusahaan Publik;                                                  2) overview of the business prospect of the
                 2)        gambaran tentang prospek usaha Emiten atau                                     Issuer or Public Company; and
                           Perusahaan Publik; dan                                                   3) governance implementation of Issuer or Public
                 3)        penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan                                   Company.
                           Publik.

       D.        LAPORAN DEWAN KOMISARIS                           D.                               BOARD OF COMMISSIONERS’ REPORT
                 Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat                                      The Board of Commissioners’ report at least                32-45
                 uraian singkat mengenai:                                                           consists of brief description including:
                 1)   penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai                                   1)  assessment of the Board of Directors’
                      pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik,                                        performance on the management of Issuer
                      termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam                                         or Public Company, including supervising the
                      perumusan dan implementasi strategi Emiten                                        Board of Commissioners in preparing and
                      atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh                                        implementing the strategies of Issuer or Public
                      Direksi;                                                                          Company performed by the Board of Directors;
                 2) pandangan atas prospek usaha Emiten atau                                        2) a view of the business prospects of Issuer
                      Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi;                                      or Public Company prepared by the Board of
                      dan                                                                               Directors; and
                 3) pandangan atas penerapan tata kelola Emiten                                     3) a view of the governance implementation of
                      atau Perusahaan Publik.                                                           Issuer or Public Company.

       E.        PROFIL EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK                E.                             PROFILES OF ISSUER OR PUBLIC COMPANY
                 Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit                                Profile of the Issuer or Public Company at least
                 memuat informasi:                                                                  includes information of:
                 1)    nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk                                  1)    name of Issuer or Public Company including              66
                       apabila terdapat perubahan nama, alasan                                            whether there have been changes to the name
                       perubahan, dan tanggal efektif perubahan                                           and reason for such changes, and the effective
                       nama pada tahun buku;                                                              date for the name change occurring in the
                                                                                                          reporting year;
                 2)        akses terhadap Emiten atau Perusahaan                                    2) access to the Issuer or Public Company
                           Publik termasuk kantor cabang atau kantor                                      including branch offices or representative              67
                           perwakilan yang memungkinkan masyarakat                                        offices from which the community may obtain
                           dapat memperoleh informasi mengenai Emiten                                     information regarding the Issuer or Public
                           atau Perusahaan Publik, meliputi:                                              Company, among others:
                           a) alamat;                                                                     a) address;
                           b) nomor telepon;                                                              b) telephone number;
                           c) alamat surat elektronik; dan                                                c) email address; and
                           d) alamat situs web;                                                           d) website;

                 3)        riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                           3)   a brief history of the Issuer or Public Company;       68-73

                 4)        visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik                              4)   vision and mission of the Issuer or Public             74-75
                           serta budaya perusahaan (corporate culture)                                   Company and corporate culture or corporate
                           atau nilai-nilai perusahaan;                                                  values;



502         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 502
     Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




              Bentuk Laporan Tahunan                                           Form of Annual Report                                 Halaman
                                                                                                                                      Page
5)    kegiatan usaha menurut anggaran dasar                   5)      business activities according to the latest                      77-86
      terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada                   articles of association, business activities
      tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa                    performed in the fiscal year, and types of
      yang dihasilkan;                                                goods and/or services produced;

6)    wilayah operasional Emiten atau Perusahaan              6)      operational area of the Issuer or Public                         88-91
      Publik; wilayah operasional merupakan wilayah                   Company; operational area is the area or
      atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional                    regions for the implementation of operational
      atau jangkauan dari kegiatan operasional                        activities or the range of the Company’s
      perusahaan dengan nama dan jabatan;                             operational activities with the name and
                                                                      position of each;
7)    struktur organisasi Emiten atau Perusahaan              7)      organization structure of the Issuer or Public                   92-93
      Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit                       Company in the form of a chart, detailing at
      sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di                      least 1 (one) level under the Board of Directors,
      bawah Direksi termasuk komite di bawah                          including committee under the Board of
      Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan                    Directors (if any) and committee under the
      Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan;                    Board of Commissioners, complete with the
                                                                      names and positions;
8)    daftar keanggotaan asosiasi industri baik               8)      a list of industry association memberships                         87
      dalam skala nasional maupun internasional                       both on a national and international scales
      yang berkaitan dengan penerapan keuangan                        related to the implementation of sustainable
      berkelanjutan;                                                  finance;




                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   503
Page 503
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                      Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                  Form of Annual Report                       Halaman
                                                                                                                                                          Page
                 9)        profil Direksi, paling sedikit memuat:                            9)       Board of Directors’ profile that includes at         98-102
                                                                                             least:
                           a)       nama dan jabatan yang sesuai dengan                               a)   name and position in line with the duties
                                    tugas dan tanggung jawab;                                              and responsibility of each;
                           b)       foto terbaru;                                                     b)   latest photograph;
                           c)       usia;                                                             c)   age;
                           d)       kewarganegaraan;                                                  d)   nationality;
                           e)       riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;                          e)   educational        background       and/or
                           f)       riwayat jabatan, meliputi informasi:                                   certification;
                                    (1) dasar hukum pengangkatan sebagai                              f)   employment history, including:
                                          anggota    Direksi    pada     Emiten                            (1) legal basis of appointment as
                                          atau    Perusahaan     Publik    yang                                 member of the Board of Directors
                                          bersangkutan;                                                         in the relevant Issuer or Public
                                    (2) rangkap jabatan, baik sebagai                                           Company;
                                          anggota Direksi, anggota Dewan                                   (2) concurrent positions, either as the
                                          Komisaris,     dan/atau       anggota                                 Board of Directors’ member, Board
                                          komite serta jabatan lainnya baik di                                  of Commissioners’ member, and/
                                          dalam maupun di luar Emiten atau                                      or committee’s member as well as
                                          Perusahaan Publik.                                                    other positions in and outside of the
                                                                                                                Issuer or Public Company.
                                          Dalam hal anggota Direksi tidak                                       In the event that the Board of
                                          memiliki rangkap jabatan, maka                                        Directors’ member does not have any
                                          diungkapkan mengenai hal tersebut;                                    concurrent positions, such matter is
                                          dan                                                                   disclosed; and
                                    (3) pengalaman kerja beserta periode                                   (3) work experience along with the term
                                          waktunya baik di dalam maupun di                                      of office in and outside of the Issuer
                                          luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                   or Public Company;
                           g)       hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
                                    lainnya,    anggota    Dewan    Komisaris,                        g)   affiliation with other Board of Directors’
                                    pemegang saham utama, dan pengendali                                   members, Board of Commissioners’
                                    baik langsung maupun tidak langsung                                    members,        main    and     controlling
                                    sampai kepada pemilik individu, meliputi                               shareholders, either directly or indirectly
                                    nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal                                 up to the individual shareholders,
                                    anggota Direksi tidak memiliki hubungan                                including the name of the affiliated party.
                                    afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan                                  In the event that Board of Directors’
                                    Publik mengungkapkan hal tersebut; dan                                 member has no affiliation, the Issuer or
                           h)       perubahan komposisi anggota Direksi dan                                Public Company discloses such matter;
                                    alasan perubahannya. Dalam hal tidak                                   and
                                    terdapat perubahan komposisi anggota
                                    Direksi, maka diungkapkan mengenai hal                            h)   changes in the composition of Board of
                                    tersebut;                                                              Directors members and the reasons of
                                                                                                           changes. In the event that there is no
                                                                                                           change to the composition of the Board
                                                                                                           of Directors’ members, such matter is
                                                                                                           disclosed;




504        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 504
   Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
   Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




            Bentuk Laporan Tahunan                                             Form of Annual Report                                 Halaman
                                                                                                                                      Page
10) profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 10)         profile of Board of Commissioners that at least                         94-97
    a) nama dan jabatan;                             includes:
    b) foto terbaru;                                           a) name and position;
    c) usia;                                                   b) latest photograph;
    d) kewarganegaraan;                                        c) age;
    e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;                d) nationality;
    f)   riwayat jabatan, meliputi informasi:                  e) educational             background        and/or
         (1) dasar hukum pengangkatan sebagai                        certification;
              anggota Dewan Komisaris;                         f)    employment history, including:
         (2) dasar         hukum      pengangkatan                   (1) legal basis of Board of Commissioners
              pertama kali sebagai anggota                                  members’ appointment;
              Dewan Komisaris yang merupakan                         (2) legal basis of initial appointment
              komisaris independen pada Emiten                              as     Board    of    Commissioners’
              atau     Perusahaan     Publik   yang                         member, which is as independent
              bersangkutan;                                                 commissioner at the relevant Issuer
         (3) rangkap jabatan, baik sebagai                                  or Public Company;
              anggota Dewan Komisaris, anggota
              Direksi, dan/atau anggota komite                       (3) concurrent positions, either as the
              serta jabatan lainnya baik di                                 Board of Commissioners’ member,
              dalam maupun di luar Emiten atau                              Board of Directors’ member, and/
              Perusahaan Publik. Dalam hal anggota                          or committee’s member as well
              Dewan Komisaris tidak memiliki                                as other positions in and outside
              rangkap jabatan, maka diungkapkan                             of the Issuer or Public Company.
              mengenai hal tersebut; dan                                    In the event that the Board of
                                                                            Commissioners’ member does not
         (4) pengalaman kerja beserta periode                               have any concurrent positions, such
              waktunya baik di dalam maupun di                              matter is disclosed; and
              luar Emiten atau Perusahaan Publik;                    (4) work experience along with the term
    g) hubungan afiliasi dengan anggota Dewan                               of office in and outside of the Issuer
         Komisaris lainnya, pemegang saham                                  or Public Company;
         utama, dan pengendali baik langsung
         maupun tidak langsung sampai kepada                   g) affiliation        with    other    Board     of
         pemilik individu, meliputi nama pihak                       Commissioners’ members, main and
         yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan                   controlling shareholders both directly
         Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi,                 or indirectly, up to the individual
         maka Emiten atau Perusahaan Publik                          shareholders, including the name of the
         mengungkapkan hal tersebut;                                 affiliated party; In the event that the Board
    h) pernyataan         independensi     komisaris                 of Commissioners’ members have no
         independen        dalam    hal    komisaris                 affiliation, the Issuer or Public Company
         independen telah menjabat lebih dari 2                      discloses such matter;
         (dua) periode; dan
                                                               h) statement of independence of the
    i)   perubahan komposisi anggota Dewan                           independent commissioners, in the event
         Komisaris dan alasan perubahannya.                          that the independent commissioner has
         Dalam hal tidak terdapat perubahan                          held the position for more than 2 (two)
         komposisi anggota Dewan Komisaris,                          periods; and
         maka diungkapkan mengenai hal tersebut;               i)    changes in the composition of Board
                                                                     of Commissioners members and the
                                                                     reasons of changes. In the event that
                                                                     there have been changes to the Board
                                                                     of Commissioners’ composition, such
                                                                     composition is disclosed;




                                                                                       Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   505
Page 505
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                       Halaman
                                                                                                                                                            Page
                 11)       dalam hal terdapat perubahan susunan anggota                            11)   in the event that there have been changes              98
                           Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang                                 to the composition of the Board of Directors
                           terjadi setelah tahun buku berakhir sampai                                    and/or Board of Commissioners occurring
                           dengan batas waktu penyampaian Laporan                                        after the end of the reporting year up to the
                           Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam                                       deadline for submission of the Annual Report,
                           Laporan Tahunan adalah susunan anggota                                        the composition presented in the Annual
                           Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris                                      Report is the latest composition as well as the
                           yang terakhir dan sebelumnya;                                                 preceding one;

                 12) jumlah karyawan menurut jenis kelamin,                                        12) number of employees by their gender, position,       104-106
                     jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status                                     age, level of education, and employment
                     ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun                                       status (permanent/contract) within the
                     buku; Pengungkapan informasi dapat disajikan                                      reporting year; The information disclosure can
                     dalam bentuk tabel.                                                               be presented in the form of table.

                 13) nama pemegang saham dan persentase                                            13) names of shareholders and the ownership              106-107
                     kepemilikan pada awal dan akhir tahun                                             percentage at the beginning and end of the
                     buku, yang terdiri dari informasi mengenai:                                       reporting year, including information on: a)
                     a) pemegang saham yang memiliki 5%                                                shareholders with ownership of more than
                     (lima persen) atau lebih saham Emiten atau                                        5% (five percent) or more in the Issuer or
                     Perusahaan Publik; b) anggota Direksi dan                                         Public Company; b) members of the Board
                     anggota Dewan Komisaris yang memiliki                                             of Directors and Board of Commissioners
                     saham Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam                                        who own shares in the Issuer or Public
                     hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh                                      Company. In the event that all members of
                     anggota Dewan Komisaris tidak memiliki                                            the Board of Directors and/or of the Board of
                     saham, maka diungkapkan mengenai hal                                              Commissioners do not own any shares, such
                     tersebut; dan c) kelompok pemegang saham                                          matter is disclosed; and c) the group of public
                     masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham                                         shareholders, namely the shareholders group
                     yang masing-masing memiliki kurang dari 5%                                        with each share ownership of less than 5%
                     (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan                                        (five percent) of the Issuer or Public Company;
                     Publik; Informasi di atas dapat disajikan dalam                                   Such information can be presented in the form
                     bentuk tabel.                                                                     of table.

                 14) persentase kepemilikan tidak langsung                                         14) the percentage of indirect share ownership               107
                     atas saham Emiten atau Perusahaan Publik                                          of the Issuer or Public Company by members
                     oleh anggota Direksi dan anggota Dewan                                            of the Board of Directors and Board of
                     Komisaris pada awal dan akhir tahun buku,                                         Commissioners at the beginning and end
                     termasuk informasi mengenai pemegang                                              of the fiscal year, including information on
                     saham yang terdaftar dalam daftar pemegang                                        shareholders registered in the shareholder
                     saham untuk kepentingan kepemilikan tidak                                         list for the benefit of indirect ownership
                     langsung anggota Direksi dan anggota Dewan                                        of members of the Board of Directors and
                     Komisaris; Dalam hal seluruh anggota Direksi                                      Board of Commissioners; In the event that
                     dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris                                          all members of the Board of Directors and/or
                     tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas                                    of the Board of Commissioners do not have
                     saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka                                         indirect shares ownership of the Issuer or
                     diungkapkan mengenai hal tersebut.                                                Public Company, such matter is disclosed.

                 15) jumlah pemegang saham dan persentase                                          15) number of shareholders and ownership                     108
                     kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan                                      percentage as of the end of the fiscal year
                     klasifikasi: a) kepemilikan institusi lokal; b)                                   based on the classifications of: a) local
                     kepemilikan institusi asing; c) kepemilikan                                       institution ownership; b) foreign institution
                     individu lokal; dan d) kepemilikan individu                                       ownership; c) local individual ownership; and
                     asing;                                                                            d) foreign individual ownership;

                 16) informasi mengenai pemegang saham utama                                       16) information on the main and controlling              108-109
                     dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik,                                     shareholders of the Issuer or Public Company,
                     baik langsung maupun tidak langsung, sampai                                       either directly or indirectly, up to individual
                     kepada pemilik individu, yang disajikan dalam                                     owners, which are presented in the form of
                     bentuk skema atau bagan;                                                          schemes or diagrams;




506        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 506
           Analisa & Pembahasan Manajemen                       Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                     Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




                    Bentuk Laporan Tahunan                                               Form of Annual Report                                 Halaman
                                                                                                                                                Page
     17)    nama entitas anak, perusahaan asosiasi,                     17)     names of subsidiaries, associated companies,                       109
            perusahaan ventura bersama dimana Emiten                            joint ventures in which the Issuer or Public
            atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian                        Company retains a joint controlling power
            bersama entitas (jika ada), beserta persentase                      (if any), as well as the percentage of shares
            kepemilikan saham, bidang usaha, total aset,                        ownership, line of business, total assets,
            dan status operasi entitas anak, perusahaan                         and operational status of the subsidiaries,
            asosiasi, perusahaan ventura bersama; Untuk                         associated companies, joint ventures; For
            entitas anak, ditambahkan informasi mengenai                        subsidiaries, their addresses must be provided.
            alamat entitas anak tersebut.
     18) kronologis pencatatan saham, jumlah saham,                     18) chronology of share listing, number of shares                       109-112
         nilai nominal, dan harga penawaran dari awal                       outstanding, nominal value, and offering price
         pencatatan hingga akhir tahun buku serta                           from the time of the listing to the end of the
         nama bursa efek dimana saham Emiten atau                           reporting year, as well as the name of the
         Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk                             stock exchange on which the shares of the
         pemecahan saham (stock split), penggabungan                        Issuer or Public Company are listed, including
         saham (reverse stock), dividen saham, saham                        stock split, reverse stock, share dividend,
         bonus, dan perubahan nilai nominal saham,                          bonus shares, and changes in the shares’ par
         pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan                             value, implementation of conversion effects,
         penambahan dan pengurangan modal (jika                             implementation of capital additions and
         ada);                                                              subtractions (if any);
     19) informasi pencatatan efek lainnya selain efek                  19) other securities listing information other than                        112
         sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang                          securities as referred to in 18), which have not
         belum jatuh tempo pada tahun buku paling                           matured in the fiscal year at least including the
         sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan,                        name of the securities, year of issue, interest
         tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh                      rate/yield, maturity date, offering value, and
         tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek                         securities’ rate (if any);
         (jika ada);
     20) informasi penggunaan jasa akuntan publik                       20) information on the use of the services of                              113
         (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta                       public accountant (AP) and public accounting
         jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi: a) nama                     firm (KAP) and their networks/associations/
         dan alamat; b) periode penugasan; c) informasi                     allies includes: a) name and address; b)
         jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; d)                   assignment period; c) information on audit
         biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk                    and/or non-audit services provided; d) audit
         masing-masing penugasan yang diberikan                             and/or non-audit fees for each assignment
         selama tahun buku; dan e) dalam hal AP dan                         given during the fiscal year; and e) in the event
         KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang                     that appointed AP and KAP and their network/
         ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, maka                     association/alliance do not provide non-audit
         diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan                       services, such information is disclosed; and
         Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP                          information disclosure on the use of AP and
         dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya                       KAP services and their networks/associations/
         dapat disajikan dalam bentuk tabel.                                allies can be presented in the form of table.
     21) nama dan alamat lembaga dan/atau profesi                       21) name and address of institution and/or                               113-114
         penunjang pasar modal selain AP dan KAP.                           profession supporting capital market besides
                                                                            AP and KAP.
F.   ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN              F.                  MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
     Analisis dan pembahasan manajemen memuat                           The management discussion and analysis contains
     analisis dan pembahasan mengenai laporan                           analysis and discusses the financial statements
     keuangan dan informasi penting lainnya dengan                      and other significant information with emphasis
     penekanan pada perubahan material yang terjadi                     on material changes occurring during the reporting
     dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:                     period, which at least includes:
     1)     tinjauan operasi per segmen operasi sesuai                  1)     operational review for each segment of                           139-142
            dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan                       operations in line with the business of the
            Publik, paling sedikit mengenai:                                   Issuer or Public Company, containing, among
                                                                               others:
            a)     produksi, yang meliputi proses, kapasitas,                  a) production, including process, capacity,
                   dan perkembangannya;                                             and expansion;
            b)     pendapatan/penjualan; dan                                   b) income/sales; and
            c)     profitabilitas;                                             c) profitability;




                                                                                                 Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   507
Page 507
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                             Page
                 2)        kinerja keuangan komprehensif yang mencakup                             2)   a comprehensive analysis on the financial            143-155
                           perbandingan kinerja keuangan dalam 2                                        statements that includes the comparison
                           (dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang                                between the financial performance in the last
                           penyebab adanya perubahan dan dampak                                         2 (two) fiscal years, and the explanation for the
                           perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:                                 causes of the changes as well as the impact of
                                                                                                        such changes, including among others:
                           a)       aset lancar, aset tidak lancar, dan total                           a) current assets, non current assets, and
                                    aset;                                                                    total assets;
                           b)       liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka                         b) current liabilities, non current liabilities,
                                    panjang, dan total liabilitas;                                           and total liabilities;
                           c)       ekuitas;                                                            c) equity;
                           d)       pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi),                           d) income/sales, expenses, profit (loss),
                                    penghasilan komprehensif lain, dan total                                 other comprehensive income, and total
                                    laba (rugi) komprehensif; dan                                            comprehensive gain (loss); and
                           e)       arus kas;                                                           e) cash flows;
                 3)        kemampuan     membayar       utang    dengan                            3)   the solvency by providing the relevant ratios;       156-157
                           menyajikan perhitungan rasio yang relevan;
                 4)        tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau                              4)   the collectibility of the Issuer or Public            157-158
                           Perusahaan    Publik    dengan   menyajikan                                  Company by providing the relevant ratios;
                           perhitungan rasio yang relevan;
                 5)        struktur modal (capital structure) dan kebijakan                        5)   the capital structure and the management’s            158-161
                           manajemen atas struktur modal (capital                                       policy for the capital structure and the basis
                           structure) tersebut disertai dasar penentuan                                 for such policy;
                           kebijakan dimaksud;
                 6)        bahasan mengenai ikatan yang material untuk                             6)   description on material commitments for                  163
                           investasi barang modal dengan penjelasan                                     capital goods, along with the explanation on
                           paling sedikit meliputi:                                                     the purpose of such commitments, including:
                           a) tujuan dari ikatan tersebut;                                              a) objectives of such commitments;
                           b) sumber dana yang diharapkan untuk                                         b) source of funding to fulfill such
                                memenuhi ikatan tersebut;                                                    commitments;
                           c) mata uang yang menjadi denominasi; dan                                    c) currencies in which the commitments are
                           d) langkah yang direncanakan Emiten atau                                          denominated; and
                                Perusahaan Publik untuk melindungi risiko                               d) measures planned by the Issuer or Public
                                dari posisi mata uang asing yang terkait;                                    Company to protect risk from related
                                                                                                             foreign currency’s position;
                 7)        bahasan mengenai investasi barang modal                                 7)   description on the investments on capital                163
                           yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir,                               goods realized within the last reporting year, at
                           paling sedikit meliputi:                                                     least including:
                           a) jenis investasi barang modal;                                             a) type of capital goods investment;
                           b) tujuan investasi barang modal; dan                                        b) objectives of capital goods investment;
                                                                                                             and
                           c)       nilai investasi   barang      modal           yang                  c) amount disbursed for the capital goods
                                    dikeluarkan;                                                             investment;
                 8)        informasi dan fakta material yang terjadi                               8)   material information and facts subsequent to             164
                           setelah tanggal laporan akuntan (jika ada);                                  the accountant’s reporting date (if any);
                 9)        prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan                               9)   business prospect of the Issuer or Public             179-181
                           Publik dikaitkan dengan kondisi industri,                                    Company related to the conditions in the
                           ekonomi secara umum dan pasar internasional                                  industry, general economy, and international
                           disertai data pendukung kuantitatif dari                                     markets, supported with quantitative data
                           sumber data yang layak dipercaya;                                            from reputable and reliable sources;




508        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 508
      Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




               Bentuk Laporan Tahunan                                            Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                          Page
10) perbandingan antara target/proyeksi pada                   10) comparison between the targets/projections                             164-165
    awal tahun buku dengan hasil yang dicapai                      at the beginning of the financial year and the
    (realisasi), mengenai:                                         achieved results (realization), pertaining to:
    a) pendapatan/penjualan;                                       a) income/sales;
    b) laba (rugi);                                                b) profit (loss);
    c) struktur modal (capital structure); atau                    c) capital structure; or
    d) hal lainnya yang dianggap penting bagi                      d) other aspects considered significant for
         Emiten atau Perusahaan Publik;                                 the Issuer or Public Company;
11)    target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten               11)    targets/projections to be realized by the Issuer                    164-165
       atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun                    or Public Company for the next 1 (one) year,
       mendatang, mengenai:                                           pertaining to:
       a) pendapatan/penjualan;                                       a) income/sales;
       b) laba (rugi);                                                b) profit (loss);
       c) struktur modal (capital structure);                         c) capital structure;
       d) kebijakan dividen; atau                                     d) dividend policy; or
       e) hal lainnya yang dianggap penting bagi                      e) other aspects considered significant for
            Emiten atau Perusahaan Publik;                                 the Issuer or Public Company;

12) aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa                  12) aspect of marketing of the goods and/or                                136-138
    Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit                  services of the Issuer or Public Company, at
    mengenai strategi pemasaran dan pangsa                         least including marketing strategy and market
    pasar;                                                         share;

13) uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun               13) description on dividends for the last 2 (two)                          165-166
    buku terakhir, paling sedikit:                                 fiscal years, including at least:
    a) kebijakan dividen, antara lain memuat                       a) dividend        policy,     which   includes
         informasi persentase jumlah dividen yang                       information on the percentage of
         dibagikan terhadap laba bersih;                                dividends distributed to net profit;
    b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau                     b) date and amount of cash dividend payout
         tanggal distribusi dividen non kas;                            and/or date of non-dividend distribution;
    c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau                      c) amount of dividend per share (cash and/
         non kas); dan                                                  or non-cash); and
    d) jumlah dividen per tahun yang dibayar;                      d) total dividend distributed per year;

Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam                   The information disclosure can be presented in the
bentuk tabel. Dalam hal Emiten atau Perusahaan                 form of table. In the event that the Issuer or Public
Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua)                  Company does not distribute dividends in the last 2
tahun terakhir, maka diungkapkan mengenai hal                  (two) years, such matter is disclosed.
tersebut.
14) realisasi penggunaan dana hasil Penawaran                  14) realization of the use of proceeds of the Public                          166
    Umum, dengan ketentuan:                                        Offering, under the following provisions:
    a) dalam hal selama tahun buku, Emiten                         a) if during the fiscal year, the Issuer has an
         memiliki     kewajiban      menyampaikan                       obligation to submit a report on the use
         laporan realisasi penggunaan dana, maka                        of proceeds, the realization of the use of
         diungkapkan realisasi penggunaan dana                          proceeds resulting from a Public Offering
         hasil Penawaran Umum secara kumulatif                          must be disclosed cumulatively until the
         sampai dengan akhir tahun buku; dan                            end of fiscal year; and
    b) dalam       hal      terdapat    perubahan
         penggunaan dana sebagaimana diatur                           b)        in the event that there is a change in
         dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                 the use of proceeds as stipulated in the
         tentang Laporan Realisasi Penggunaan                                   Financial Services Authority Regulation
         Dana Hasil Penawaran Umum, maka                                        on the Realization Report of the Use of
         Emiten menjelaskan perubahan tersebut;                                 Proceeds from a Public Offering, the
                                                                                Issuer is obliged to explain such changes;
15) informasi material (jika ada), antara lain                 15) material information (if any), among others of
    mengenai investasi, ekspansi, divestasi,                       investment, expansion, divestment, merger/
    penggabungan/peleburan       usaha,   akuisisi,                acquisition,      debt/capital     restructuring,
    restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi,               transactions with related parties, transactions
    dan transaksi yang mengandung benturan                         with conflict of interest, which occurred in the
    kepentingan, yang terjadi pada tahun buku,                     reporting year, with the descriptions on:
    antara lain memuat:




                                                                                           Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   509
Page 509
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                             Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                    Management Report                     Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                               Form of Annual Report                           Halaman
                                                                                                                                                           Page
                           a)       tanggal, nilai, dan objek transaksi;                           a)   date, value, and object of the transaction;         167-171
                           b)       nama pihak yang melakukan transaksi;                           b)   name of party conducting transaction;
                           c)       sifat hubungan Afiliasi (jika ada);                            c)   nature of the Affiliation (if any);
                           d)       penjelasan mengenai kewajaran transaksi;                       d)   explanation of transaction fairness; and
                                    dan
                           e)       pemenuhan ketentuan terkait;                                   e)   fulfillment of relevant provisions;
                           f)       dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain                   f)   in the event that there is affiliation,
                                    mengungkapkan informasi sebagaimana                                 apart from disclosing the information
                                    dimaksud dalam huruf a) sampai dengan                               as referred to in a) up to e), the Issuer
                                    huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik                             or Public Company also discloses the
                                    juga mengungkapkan informasi:                                       information of:
                                    (1) pernyataan Direksi bahwa transaksi                              (1) statement from the Board of
                                         afiliasi telah melalui prosedur yang                                  Directors that the affiliate transaction
                                         memadai untuk memastikan bahwa                                        has been carried out through
                                         transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai                                adequate procedures to ensure that
                                         dengan praktik bisnis yang berlaku                                    the affiliated transaction is done in
                                         umum antara lain dilakukan dengan                                     accordance with generally accepted
                                         memenuhi prinsip transaksi yang                                       business practices, among others,
                                         wajar (arms-length principle); dan                                    by complying with the arms-length
                                                                                                               principle; and
                                    (2) peran Dewan Komisaris dan komite                                (2) the roles of the Board of
                                        audit dalam melakukan prosedur                                         Commissioners and the audit
                                        yang memadai untuk memastikan                                          committee in performing adequate
                                        bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan                                  procedures to ensure that affiliated
                                        sesuai dengan praktik bisnis yang                                      transactions are carried out in
                                        berlaku umum antara lain dilakukan                                     accordance with generally accepted
                                        dengan memenuhi prinsip transaksi                                      business practices, among others,
                                        yang wajar (arms-length principle);                                    by complying with the arms-length
                                                                                                               principle;
                           g)       untuk transaksi afiliasi atau transaksi                        g)   for affiliated transactions or material
                                    material yang merupakan kegiatan                                    transactions which are business activities
                                    usaha yang dijalankan dalam rangka                                  performed to generate business income
                                    menghasilkan pendapatan usaha dan                                   and performed regularly, repeatedly,
                                    dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau                         and/or continuously, explanation of such
                                    berkelanjutan, ditambahkan penjelasan                               transactions is added that the affiliated
                                    bahwa transaksi afiliasi atau transaksi                             transactions or material transactions are
                                    material tersebut merupakan kegiatan                                business activities carried out to generate
                                    usaha yang dijalankan dalam rangka                                  business income and are performed
                                    menghasilkan pendapatan usaha dan                                   regularly, repeatedly, and/or continuously;
                                    dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau                         In the event that such transactions have
                                    berkelanjutan; Dalam hal transaksi afiliasi                         been disclosed in the annual financial
                                    atau transaksi material dimaksud telah                              statements, additional information on
                                    diungkapkan dalam laporan keuangan                                  the disclosure reference in the annual
                                    tahunan, ditambahkan informasi mengenai                             financial statements is added.
                                    rujukan pengungkapan dalam laporan
                                    keuangan tahunan tersebut.
                           h)       untuk pengungkapan transaksi afiliasi                          h)   for disclosure of the affiliate transactions
                                    dan/atau transaksi benturan kepentingan                             and/or conflict of interest transactions
                                    yang merupakan hasil pelaksanaan                                    which are the result of implementing
                                    transaksi afiliasi dan/atau transaksi                               affiliate transactions and/or conflict of
                                    benturan     kepentingan      yang    telah                         interest transactions that have been
                                    disetujui pemegang saham independen,                                approved by independent shareholders,
                                    ditambahkan informasi mengenai tanggal                              information on the date of the GMS which
                                    pelaksanaan RUPS yang menyetujui                                    approved such transactions is added;
                                    transaksi afiliasi dan/atau transaksi
                                    benturan kepentingan tersebut;
                           i)       dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi                    i)   in the event that there are no affiliated
                                    dan/atau transaksi benturan kepentingan,                            transactions and/or conflict of interest
                                    maka diungkapkan mengenai hal tersebut;                             transactions, such matter is disclosed;




510        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 510
           Analisa & Pembahasan Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan                        Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
           Management Discussion & Analysis                 Corporate Governance                          Corporate Social Safety Responsibility




                    Bentuk Laporan Tahunan                                           Form of Annual Report                                 Halaman
                                                                                                                                            Page
     16) perubahan ketentuan peraturan perundang-                   16) changes in the laws and regulations that                            173-178
         undangan   yang    berpengaruh   signifikan                    significantly affect the Issuer or Public
         terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dan                     Company and their impacts on the financial
         dampaknya terhadap laporan keuangan (jika                      statements (if any); and
         ada); dan
     17)    perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan               17)     amendments to accounting policies, reasons                      178-179
            dampaknya terhadap laporan keuangan (jika                       for such changes, and their impacts on the
            ada);                                                           financial statements (if any);
G.   TATA KELOLA EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK        G.            GOVERNANCE OF THE ISSUER OR PUBLIC COMPANY
     Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling               The governance of the Issuer or Public Company
     sedikit memuat uraian singkat mengenai:                        includes brief description on at least the following:

     1)     RUPS, paling sedikit memuat:                            1)     GMS that at least includes:                                     214-228
            a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada                      a) Information on the GMS resolutions of the
                tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum                         reporting year and of the previous 1 (one)
                tahun buku meliputi:                                          year including:
               (1) keputusan RUPS pada tahun buku                             (1) GMS resolutions of the reporting year
                     dan 1 (satu) tahun sebelum tahun                              and of the previous 1 (one) year which
                     buku yang direalisasikan pada tahun                           are realized in the reporting year; and
                     buku; dan                                                (2) GMS resolutions of the reporting
               (2) keputusan RUPS pada tahun buku dan                              year and of the previous 1 (one) year
                     1 (satu) tahun sebelum tahun buku                             which have not been realized and the
                     yang belum direalisasikan beserta                             reasons for not realizing them;
                     alasan belum direalisasikan;                          b) in the event that the Issuer or Public
            b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik                        Company uses an independent party in
                menggunakan pihak independen dalam                            the GMS implementation to calculate the
                pelaksanaan RUPS untuk melakukan                              votes, such matter is disclosed;
                perhitungan suara, maka diungkapkan
                mengenai hal tersebut;

     2)     Direksi, paling sedikit memuat:                         2)     Board of Directors that at least includes:                      242-257
            a) tugas dan tanggung jawab masing-masing                      a) duties and responsibilities of each Board
                 anggota Direksi;                                              of Directors’ member;
                 Informasi mengenai tugas dan tanggung                         Information     on    the     duties   and
                 jawab masing-masing anggota Direksi                           responsibilities of each member of the
                 diuraikan dan dapat disajikan dalam                           Board of Directors is described and can
                 bentuk tabel.                                                 be presented in the form of table.
            b) pernyataan bahwa Direksi memiliki                           b) statement that the Board of Directors has
                 pedoman atau piagam (charter) Direksi;                        the Board of Directors’ charter;
            c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat                   c) policy and implementation of meeting
                 Direksi, rapat Direksi bersama Dewan                          frequency of the Board of Directors’
                 Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota                      meetings, Board of Directors’ meetings
                 Direksi dalam rapat tersebut termasuk                         with Board of Commissioners, and the
                 kehadiran dalam RUPS; Informasi tingkat                       attendance of the Board of Directors’
                 kehadiran anggota Direksi dalam rapat                         members in such meetings, or GMS shall
                 Direksi, rapat Direksi bersama Dewan                          be presented in the form of table.
                 Komisaris, atau RUPS dapat disajikan
                 dalam bentuk tabel.




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   511
Page 511
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                            Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                   Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                               Form of Annual Report                       Halaman
                                                                                                                                                       Page
                           d)       pelatihan      dan/atau      peningkatan                       d)   training and/or competence development
                                    kompetensi anggota Direksi:                                         of Board of Directors’ members:
                                    (1) kebijakan      pelatihan     dan/atau                           (1) training policies and/or competency
                                        peningkatan kompetensi anggota                                       development for members of the
                                        Direksi, termasuk program orientasi                                  Board of Directors, including an
                                        bagi anggota Direksi yang baru                                       orientation program for the newly
                                        diangkat (jika ada); dan                                             appointed members (if any); and
                                    (2)    pelatihan dan/atau peningkatan                               (2)      training   and/or     competency
                                        kompetensi yang diikuti anggota                                      development participated in by the
                                        Direksi dalam tahun buku (jika ada);                                 Board of Directors’ members in the
                                                                                                             reporting year (if any);
                           e)       penilaian Direksi terhadap kinerja komite                      e)   the Board of Directors’ assessment on
                                    yang mendukung pelaksanaan tugas                                    the performance of the committee that
                                    Direksi pada tahun buku paling sedikit                              support the implementation of the Board
                                    memuat:                                                             of Directors’ duties for the reporting year
                                                                                                        includes:
                                    (1)    prosedur penilaian kinerja; dan                              (1) performance assessment procedure;
                                                                                                             and
                                    (2) kriteria yang digunakan seperti                                 (2) the criteria used are performance
                                         capaian kinerja selama tahun buku,                                  achievements during the reporting
                                         kompetensi dan kehadiran dalam                                      year, competence and meetings’
                                         rapat; dan                                                          attendance; and
                           f)       dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik                        f)   in the event that the Issuer or Public
                                    tidak memiliki komite yang mendukung                                Company does not have a committee
                                    pelaksanaan     tugas    Direksi,  maka                             that supports the implementation of the
                                    diungkapkan mengenai hal tersebut.                                  Board of Directors’ duties, such matter is
                                                                                                        disclosed.




512        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 512
     Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




              Bentuk Laporan Tahunan                                                Form of Annual Report                                  Halaman
                                                                                                                                            Page
3)    Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:                    3)     Board of Commissioners that at least includes:                     228-242
                                                                        a) duties and responsibilities of Board of
      a)     tugas dan tanggung jawab Dewan                                 Commissioners;
             Komisaris;                                                 b) statement      that    the    Board      of
      b)     pernyataan bahwa Dewan Komisaris                               Commissioners has the Board of
             memiliki pedoman atau piagam (charter)                         Commissioners’ charter;
             Dewan Komisaris;                                           c) policy and implementation of meeting
      c)     kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat                      frequency of the Board of Commissioners’
             Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris                         meetings, Board of Commissioners’
             bersama Direksi dan tingkat kehadiran                          meetings with Board of Directors and the
             anggota Dewan Komisaris dalam rapat                            attendance of Board of Commissioners’
             tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS;                        members in such meetings including
                                                                            attendance at the GMS;

             Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan                            Information on the attendance level of
             Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris,                               Board of Commissioners’ members at the
             rapat Dewan Komisaris bersama Direksi,                               Board of Commissioners’ meetings, the
             atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk                               Board of Commissioners’ meetings with
             tabel.                                                               the Board of Directors, or the GMS can be
                                                                                  presented in the form of table.
      d)     pelatihan        dan/atau     peningkatan                  d)        training and/or competence development
             kompetensi anggota Dewan Komisaris:                                  of Board of Commissioners’ members:
             (1) kebijakan       pelatihan    dan/atau                            (1) training policies and/or competency
                  peningkatan kompetensi anggota                                       development for members of the
                  Dewan Komisaris, termasuk program                                    Board of Commissioners, including
                  orientasi bagi anggota Dewan                                         an orientation program for the newly
                  Komisaris yang baru diangkat (jika                                   appointed members (if any); and
                  ada); dan
             (2) pelatihan      dan/atau   peningkatan                            (2) training      and/or       competency
                  kompetensi yang diikuti anggota                                      development participated in by the
                  Dewan Komisaris dalam tahun buku                                     Board of Commissioners’ members in
                  (jika ada);                                                          the reporting year (if any);
      e)     penilaian kinerja Direksi dan Dewan                        e)        performance      assessment       of  the
             Komisaris serta masing-masing anggota                                Board of Directors and the Board of
             Direksi dan anggota Dewan Komisaris,                                 Commissioners as well as each member
             paling sedikit memuat:                                               of the Board of Directors and the Board of
                                                                                  Commissioners, at least including:
             (1)  prosedur    pelaksanaan   penilaian                             (1) performance assessment procedure;
                  kinerja;                                                        (2) the criteria used are performance
             (2) kriteria yang digunakan seperti                                       achievements during the reporting
                  capaian kinerja selama tahun buku,                                   year, competence and meetings’
                  kompetensi dan kehadiran dalam                                       attendance; and
                  rapat; dan                                                      (3) assessor; and
             (3) pihak yang melakukan penilaian; dan
      f)     penilaian Dewan Komisaris terhadap                         f)        the Board of Commissioners’ assessment
             kinerja    Komite    yang    mendukung                               on the performance of the Committee
             pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada                               that support the implementation of the
             tahun buku meliputi:                                                 Board of Commissioners’ duties for the
                                                                                  reporting year includes:
             (1)    prosedur penilaian kinerja; dan                               (1) performance assessment procedure;
                                                                                      and
             (2) kriteria yang digunakan seperti                                  (2) the criteria used are performance
                 capaian kinerja selama tahun buku,                                   achievements during the reporting
                 kompetensi dan kehadiran dalam                                       year, competence and meetings’
                 rapat;                                                               attendance;




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   513
Page 513
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                   Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                             Page
                 4)        Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan                               4)   The nomination and remuneration of the Board         266-276
                           Komisaris, paling sedikit memuat:                                            of Directors and the Board of Commissioners
                                                                                                        at least consists of:
                           a)       prosedur nominasi, meliputi uraian singkat                          a) nomination procedures, including brief
                                    mengenai kebijakan dan proses nominasi                                   descriptions of the policies and processes
                                    anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                                   for nominations for the members of
                                    Komisaris; dan                                                           the Board of Directors and/or Board of
                                                                                                             Commissioners; and
                           b)       prosedur dan pelaksanaan remunerasi                                 b) procedures and implementation of
                                    Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:                                remuneration for the Board of Directors
                                                                                                             and the Board of Commissioners, among
                                    (1)    prosedur penetapan remunerasi                                     others:
                                           Direksi dan Dewan Komisaris;                                      (1) remuneration procedure for the
                                                                                                                  Board of Directors and Board of
                                    (2) struktur remunerasi Direksi                 dan                           Commissioners;
                                        Dewan      Komisaris  seperti,              gaji,                    (2) the remuneration structure of the
                                        tunjangan,    tantiem/bonus                 dan                           Board of Directors and the Board
                                        lainnya; dan                                                              of Commissioners such as salary,
                                                                                                                  allowances,    tantiem/bonus      and
                                    (3) besarnya remunerasi masing-masing                                         others; and
                                        anggota Direksi dan anggota Dewan                                    (3) the amount of remuneration for each
                                        Komisaris; Pengungkapan informasi                                         member of the Board of Directors
                                        dapat disajikan dalam bentuk tabel.                                       and of the Board of Commissioners;
                                                                                                                  The information disclosure can be
                                                                                                                  presented in the form of table.
                 5)        Dewan pengawas syariah, bagi Emiten                                     5)   The sharia supervisory board, for the Issuer            N/A
                           atau Perusahaan Publik yang menjalankan                                      or Public Company that carries out business
                           kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah                                   activities based on sharia principles as stated
                           sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar,                                   in the articles of association, at least consists
                           paling sedikit memuat:                                                       of:
                           a) nama;                                                                     a) name;
                           b) dasar hukum pengangkatan dewan                                            b) legal basis of appointment as sharia
                                pengawas syariah;                                                            supervisory board;
                           c) periode penugasan dewan pengawas                                          c) term of office of sharia supervisory board;
                                syariah;
                           d) tugas dan tanggung jawab dewan                                            d)   duties and responsibilities of the sharia
                                pengawas syariah; dan                                                        supervisory board; and
                           e) frekuensi dan cara pemberian nasihat                                      e)   frequency and mechanism for providing
                                dan saran serta pengawasan pemenuhan                                         advice and recommendations as well
                                prinsip syariah di pasar modal terhadap                                      as supervision of the sharia principles
                                Emiten atau Perusahaan Publik;                                               fulfillment in the capital market towards
                                                                                                             the Issuer or Public Company;




514        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 514
     Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




              Bentuk Laporan Tahunan                                               Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                            Page
6)    Komite Audit, paling sedikit memuat:                      6)     Audit Committee that at least includes:                             277-293
      a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan                         a) names and positions in the committee;
         komite;
      b) usia;                                                         b)        age;
      c) kewarganegaraan;                                              c)        nationality;
      d) riwayat pendidikan;                                           d)        education;
      e) riwayat jabatan, meliputi informasi:                          e)        employment history, including:
         *     dasar hukum penunjukan sebagai                                    *    legal basis of appointment as
               anggota komite;                                                        member of the committee;
         *     rangkap jabatan, baik sebagai                                     *    concurrent positions, either as the
               anggota Dewan Komisaris, anggota                                       Board of Commissioners’ member,
               Direksi, dan/atau anggota komite                                       Board of Directors’ member, and/or
               serta jabatan lainnya (jika ada); dan                                  committee’s member as well as other
                                                                                      positions (if any); and
             *    pengalaman kerja beserta periode                               *    work experience along with the term
                  waktunya baik di dalam maupun di                                    of office in and outside of the Issuer
                  luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                 or Public Company;
      f)     periode dan masa jabatan anggota Komite                   f)        term of office of Audit Committee’s
             Audit;                                                              member;
      g)     pernyataan independensi Komite Audit;                     g)        statement of independence of Audit
                                                                                 Committee;
      h)     kebijakan dan pelaksanaan tentang                         h)        policy and implementation of Audit
             frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat                            Committee’s meeting and the Audit
             kehadiran anggota Komite Audit dalam                                Committee        members’       attendance
             rapat tersebut;                                                     frequency in such meetings;
      i)     pendidikan dan/atau pelatihan yang telah                  i)        education and/or training participated in
             diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan                            within the reporting year (if any); and
      j)     pelaksanaan kegiatan Komite Audit                         j)        the implementation of the Audit
             pada tahun buku sesuai dengan yang                                  Committee’s activities in the reporting
             dicantumkan dalam pedoman atau                                      year is in line with those stated in the
             piagam (charter) Komite Audit;                                      Audit Committee charter;




                                                                                             Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   515
Page 515
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                        Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                       Halaman
                                                                                                                                                            Page
                 7)        komite atau fungsi nominasi dan remunerasi                              7)   committee or function of nomination and            293-300
                           Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit                                remuneration of the Issuer or Public Company,
                           memuat:                                                                      at least consists of:
                           a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan                                     a) names and positions in the committee;
                               komite;
                           b) usia;                                                                     b)   age;
                           c) kewarganegaraan;                                                          c)   nationality;
                           d) riwayat pendidikan;                                                       d)   education;
                           e) riwayat jabatan, meliputi informasi:                                      e)   employment history, including:
                               (1) dasar hukum penunjukan sebagai                                            (1) legal basis of appointment as
                                    anggota komite;                                                               member of the committee;
                               (2) rangkap jabatan, baik sebagai                                             (2) concurrent positions, either as the
                                    anggota Dewan Komisaris, anggota                                              Board of Commissioners’ member,
                                    Direksi, dan/atau anggota komite                                              Board of Directors’ member, and/or
                                    serta jabatan lainnya (jika ada); dan                                         committee’s member as well as other
                                                                                                                  positions (if any); and
                                    (3) pengalaman kerja beserta periode                                     (3) work experience along with the term
                                         waktunya baik di dalam maupun di                                         of office in and outside of the Issuer
                                         luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                      or Public Company;
                           f)       periode dan masa jabatan anggota komite;                            f)   term of office of committee’s member;
                           g)       pernyataan independensi komite;                                     g)   statement of independence of committee;
                           h)       pelatihan       dan/atau      peningkatan                           h)   education         and/or      competency
                                    kompetensi yang telah diikuti dalam tahun                                development participated in within the
                                    buku (jika ada);                                                         reporting year (if any);
                           i)       uraian tugas dan tanggung jawab;                                    i)   description of duties and responsibilities;
                           j)       pernyataan      bahwa    telah    memiliki                          j)   statement that the charter is present;
                                    pedoman atau piagam (charter);
                           k)       kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat                           k) policy and implementation of meeting
                                    dan tingkat kehadiran anggota dalam                                    and the members’ attendance frequency
                                    rapat tersebut;                                                        in such meetings;
                           l)       uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada                            l) brief description of the activities
                                    tahun buku; dan                                                        implementation within the reporting year;
                                                                                                           and
                           m) dalam hal tidak dibentuk komite                                           m) in the event that no nomination and
                              nominasi dan remunerasi, Emiten atau                                         remuneration committee is formed, the
                              Perusahaan Publik cukup mengungkapkan                                        Issuer or Public Company only needs to
                              informasi sebagaimana dimaksud dalam                                         disclose the information as referred to in
                              huruf i) sampai dengan huruf l) dan                                          i) up to l) and discloses:
                              mengungkapkan:
                              (1) alasan tidak dibentuknya komite; dan                                       (1) reasons for not forming the
                                                                                                                 committee; and
                                    (2) pihak yang melaksanakan                 fungsi                       (2) the party carrying out the nomination
                                        nominasi dan remunerasi;                                                 and remuneration function;




516        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 516
     Analisa & Pembahasan Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan                            Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                      Corporate Governance                              Corporate Social Safety Responsibility




              Bentuk Laporan Tahunan                                                  Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                               Page
8)    komite lain yang dimiliki Emiten atau                        8)     other committee in the Issuer or Public                             300-307
      Perusahaan Publik dalam rangka mendukung                            Company that have been established to
      fungsi dan tugas Direksi dan/ atau Dewan                            assist the functions and duties of the Board of
      Komisaris, seperti Komite Nominasi dan                              Directors and/or the Board of Commissioners,
      Remunerasi, mencakup antara lain:                                   such as Nomination and Remuneration
                                                                          Committee, at least containing information on:
      a)     nama dan jabatannya dalam keanggotaan                        a) names and positions in the committee;
             komite;
      b)     usia;                                                        b)        age;
      c)     kewarganegaraan;                                             c)        nationality;
      d)     riwayat pendidikan;                                          d)        education;
      e)     riwayat jabatan, meliputi informasi:                         e)        employment history, including:
             (1) dasar hukum penunjukan sebagai                                     (1) legal basis of appointment as
                   anggota komite;                                                       member of the committee;
             (2) rangkap jabatan, baik sebagai                                      (2) concurrent positions, either as the
                   anggota Dewan Komisaris, anggota                                      Board of Commissioners’ member,
                   Direksi, dan/atau anggota komite                                      Board of Directors’ member, and/or
                   serta jabatan lainnya (jika ada); dan                                 committee’s member as well as other
                                                                                         positions (if any); and
             (3) pengalaman kerja beserta periode                                   (3) work experience along with the term
                  waktunya baik di dalam maupun di                                       of office in and outside of the Issuer
                  luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                    or Public Company;
      f)     periode dan masa jabatan anggota komite;                     f)        term of office of committee’s member;
      g)     uraian tugas dan tanggung jawab;
                                                                          g)        description of duties and responsibilities;
      h)     pernyataan      bahwa    telah    memiliki                   h)        statement that the committee charter is
             pedoman atau piagam (charter) komite;                                  present;
      i)     pernyataan independensi komite;                              i)        statement of independence of committee;
      j)     kebijakan dan pelaksanaan tentang                            j)        policy and implementation committee’s
             frekuensi rapat komite dan tingkat                                     meeting and the committee members’
             kehadiran anggota komite dalam rapat                                   attendance frequency in such meetings;
             tersebut;
      k)     pendidikan dan/atau pelatihan yang telah                     k)        education and/or training participated in
             diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan                               within the reporting year (if any); and
      l)     uraian singkat pelaksanaan kegiatan                          l)        brief description of implementation of
             komite pada tahun buku;                                                the committee’s activities within the
                                                                                    reporting year;
9)    Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain:                 9)     Corporate Secretary, including:                                     335-341
      a) nama;                                                            a) name;
      b) domisili;                                                        b) domicile;
      c) riwayat jabatan, meliputi informasi:                             c) employment history, including:
          *    dasar hukum penunjukan sebagai                                 *    legal basis of appointment as
               Sekretaris Perusahaan; dan                                          Corporate Secretary; and
          *    pengalaman kerja beserta periode                               *    work experience along with the term
               waktunya baik di dalam maupun di                                    of office in and outside of the Issuer
               luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                 or Public Company;
      d) riwayat pendidikan;                                              d) education;
      e) pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti                       e) education and/or training participated in
          dalam tahun buku; dan                                               within the reporting year; and
      f)  uraian     singkat   pelaksanaan    tugas                       f)  brief description of duty implementation
          Sekretaris Perusahaan pada tahun buku;                              of Corporate Secretary within the
                                                                              reporting year;




                                                                                                Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   517
Page 517
 Menjaga Stabilitas dan                                                   Kilas Kinerja                                   Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                    Performance Highlights                          Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                       Form of Annual Report                      Halaman
                                                                                                                                                              Page
                 10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain:                                    10) Internal Audit Unit, including:                        341-348
                     a) nama kepala Unit Audit Internal;                                               a) name of the head of Internal Audit Unit;
                     b) riwayat jabatan, meliputi informasi:                                           b) employment history, including:
                          *   dasar hukum penunjukan sebagai                                                *    legal basis of appointment as the
                              kepala Unit Audit Internal; dan                                                    head of Internal Audit Unit; and

                                    *    pengalaman kerja beserta periode                                     *     work experience along with the term
                                         waktunya baik di dalam maupun di                                           of office in and outside of the Issuer
                                         luar Emiten atau Perusahaan Publik;                                        or Public Company;
                           c)       kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi
                                    audit internal (jika ada);                                           c)   qualifications and certifications related to
                           d)       pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti                                the internal audit profession (if any);
                                    dalam tahun buku;                                                    d)   education and/or training participated in
                           e)       struktur dan kedudukan Unit Audit Internal;                               within the reporting year;
                           f)       uraian tugas dan tanggung jawab;                                     e)   Internal Audit Unit’s structure and
                                                                                                              position;
                           g)       pernyataan     bahwa    telah     memiliki                           f)   description of duties and responsibilities;
                                    pedoman atau piagam (charter) Unit Audit                             g)   statement that the Internal Audit Unit
                                    Internal; dan                                                             charter is present; and
                           h)       uraian singkat pelaksanaan tugas unit
                                    audit internal pada tahun buku termasuk                              h)   brief description on the duties execution of
                                    kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat                                 the internal audit within the reporting year
                                    dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau                                 including policies and implementation of
                                    komite audit;                                                             meeting frequency with the Board of
                                                                                                              Directors, Board of Commissioners, and/
                                                                                                              or audit committee;
                 11)       uraian mengenai sistem pengendalian internal                            11)   description on internal control system               359-361
                           (internal control) yang diterapkan oleh                                       implemented in the Issuer or Public Company,
                           Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit                                 at least including:
                           mengenai:
                           a) pengendalian keuangan dan operasional,                                     a)   finance and operations control, and
                                serta kepatuhan terhadap peraturan                                            compliance to other laws and regulations;
                                perundang-undangan lainnya; dan                                               and
                           b) tinjauan     atas     efektivitas  sistem
                                pengendalian internal; dan                                               b)   overview of the effectiveness of internal
                           c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan                                               control system; and
                                Komisaris   atas    kecukupan    sistem                                  c)   statement of the Board of Directors
                                pengendalian internal;                                                        and/or Board of Commissioners on the
                                                                                                              adequacy of the internal control system;
                 12) sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh                                  12) risk management system implemented in the
                     Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit                                     Issuer or Public Company, including at least:
                     mengenai:                                                                         a) overview of the risk management system
                     a) gambaran umum mengenai sistem                                                       in the Issuer or Public Company;
                          manajemen risiko Emiten atau Perusahaan
                          Publik;                                                                        b)   type of risks and risk mitigation measures;
                     b) jenis risiko dan cara pengelolaannya;                                            c)   review on the effectiveness of risk
                                                                                                              management system in the Issuer or
                           c)       tinjauan    atas   efektivitas   sistem                                   Public Company; and
                                    manajemen risiko Emiten atau Perusahaan                              d)   statement of the Board of Directors and/
                                    Publik; dan                                                               or the Board of Commissioners or the
                           d)       pernyataan Direksi dan/atau Dewan                                         audit committee on the adequacy of the
                                    Komisaris atau komite audit atas                                          risk management system;
                                    kecukupan sistem manajemen risiko;
                 13) perkara penting yang dihadapi oleh Emiten                                     13) significant cases faced by the Issuer or Public           362
                     atau Perusahaan Publik, entitas anak, anggota                                     Company, subsidiaries, members of the Board
                     Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada),                                   of Directors and Board of Commissioners (if
                     antara lain meliputi:                                                             any), including, among others:
                     a) pokok perkara/gugatan;                                                         a) principal case/lawsuit;
                     b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan                                       b) case/lawsuit settlement status; and
                     c) pengaruhnya terhadap kondisi Emiten                                            c) impact on the condition of the Issuer or
                          atau Perusahaan Publik;                                                           Public Company;




518        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 518
      Analisa & Pembahasan Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
      Management Discussion & Analysis                    Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




               Bentuk Laporan Tahunan                                               Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                             Page
14) informasi tentang sanksi administratif yang                   14) information on administrative sanctions                                  363
    dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan                           imposed to the Issuer or Public Company,
    Publik, anggota Dewan Komisaris dan Direksi,                      members of the Board of Commissioners and
    oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya                    the Board of Directors, by Capital Market or
    pada tahun buku (jika ada);                                       other authorities within the reporting year (if
                                                                      any);
15) informasi mengenai kode etik Emiten atau                      15) information on the code of conduct of the                             369-372
    Perusahaan Publik meliputi:                                       Issuer or Public Company, including:
    a) pokok-pokok kode etik;                                         a) principles of the code of conduct;
    b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya                         b) form of code of conduct dissemination
         penegakannya; dan                                                 and means to enforce the code of
                                                                           conduct; and
       c)     pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi                 c) statement that the code of conduct
              anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,                    applies to the members of the Board of
              dan karyawan Emiten atau Perusahaan                          Directors, Board of Commissioners, and
              Publik;                                                      the employees of the Issuer or Public
                                                                           Company;
16) uraian singkat mengenai kebijakan pemberian                   16) brief description of the policy on providing                          378-379
    kompensasi jangka panjang berbasis kinerja                        long-term performance-based compensation
    kepada manajemen dan/atau karyawan yang                           to management and/or employees owned by
    dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika                 the Issuer or Public Company (if any), including
    ada), antara lain berupa program kepemilikan                      the management stock ownership program
    saham oleh manajemen (management stock                            (MSOP) and/or employee stock ownership
    ownership program/MSOP) dan/atau program                          program (ESOP);
    kepemilikan saham oleh karyawan (employee
    stock ownership program/ESOP);

       Dalam hal pemberian kompensasi berupa                              In terms of providing compensation in the form
       program kepemilikan saham oleh manajemen                           of a management stock ownership program
       (management stock ownership program/                               (MSOP) and/or an employee stock ownership
       MSOP) dan/atau program kepemilikan saham                           program (ESOP), the information disclosed at
       oleh karyawan (employee stock ownership                            least consists of:
       program/ESOP), informasi yang diungkapkan
       paling sedikit memuat:
       a) jumlah saham dan/atau opsi;                                    a)        total shares and/or options;
       b) jangka waktu pelaksanaan;                                      b)        duration of implementation;
       c) persyaratan        karyawan    dan/atau                        c)        requirements for eligible employees and/
            manajemen yang berhak; dan                                             or management; and
       d) harga pelaksanaan atau penentuan harga                         d)        exercise price or determination of
            pelaksanaan;                                                           exercise price;
17)    uraian     singkat   mengenai     kebijakan                17)    brief description of the information disclosure                    377-378
       pengungkapan informasi mengenai:                                  policy regarding:
       a) kepemilikan saham anggota Direksi dan                          a) shares ownership of members of the Board
            anggota Dewan Komisaris paling lambat                             of Directors and Board of Commissioners
            3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya                            no later than 3 (three) working days after
            kepemilikan atau setiap perubahan                                 the occurrence of ownership or any
            kepemilikan atas saham Perusahaan                                 change in ownership of the shares of the
            Terbuka; dan                                                      Public Company; and
       b) pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;                           b) implementation of such policy;




                                                                                              Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   519
Page 519
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                        Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                             Page
                 18) uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran                                   18) description on the whistleblowing system in          372-376
                     (whistleblowing system) di Emiten atau                                             the Issuer or Public Company (if any), including,
                     Perusahaan Publik (jika ada), antara lain                                          among others:
                     meliputi:
                     a) cara penyampaian laporan pelanggaran;                                           a)   whistleblowing mechanism;
                     b) perlindungan bagi pelapor;                                                      b)   protection for whistleblower;
                     c) penanganan pengaduan;                                                           c)   report handling;
                     d) pihak yang mengelola pengaduan; dan                                             d)   party managing report; and
                     e) hasil dari penanganan pengaduan, paling                                         e)   results of the report handling, at least
                          sedikit meliputi:                                                                  including:
                          *    jumlah pengaduan yang masuk dan                                               *    the number of reports received and
                               diproses dalam tahun buku; dan                                                     processed in the reporting year; and
                          *    tindak lanjut pengaduan                                                       *    report follow-up
                               Dalam hal Emiten atau Perusahaan                                                   In the event that the Issuer or
                               Publik tidak memiliki sistem pelaporan                                             Public Company does not have a
                               pelanggaran (whistleblowing system),                                               whistleblowing system, such matter
                               maka diungkapkan mengenai hal                                                      is disclosed.
                               tersebut.
                 19) uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten                                  19) description of the anti-corruption policy of the        379
                     atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:                                     Issuer or Public Company, at least including:
                     a) program dan prosedur yang dilakukan                                             a) programs and procedures implemented
                          dalam mengatasi praktik korupsi, balas                                             in handling the practice of corruption,
                          jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau                                             kickbacks, fraud, bribery and/or gratuities
                          gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan                                           within the Issuer or Public Company; and
                          Publik; dan
                     b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada                                       b)   anti-corruption    training/dissemination
                          karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;                                            to employees of the Issuer or Public
                          Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik                                            Company; In the event that the Issuer or
                          tidak memiliki kebijakan anti korupsi,                                             Public Company does not have an anti-
                          maka dijelaskan alasan tidak dimilikinya                                           corruption policy, the reasons for not
                          kebijakan dimaksud.                                                                having such policy are explained.
                 20) penerapan atas pedoman tata kelola                                             20) implementation of Public Company governance         384-393
                     Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang                                                guidelines for Issuers issuing equity-based
                     menerbitkan efek bersifat ekuitas atau                                             securities or Public Company, including:
                     Perusahaan Publik, meliputi:
                     a) pernyataan mengenai rekomendasi yang                                            a)    statement of recommendations that have
                         telah dilaksanakan; dan/atau                                                         been implemented; and/or
                     b) penjelasan atas rekomendasi yang belum                                           b) explanation of recommendations that
                         dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif                                         have not been implemented, with reasons
                         pelaksanaannya (jika ada).                                                           and alternatives for their implementation
                                                                                                              (if any).
                 Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam                                       The information disclosure can be presented in the
                 bentuk tabel.                                                                      form of table.
       H.        TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN H.                                            SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY OF
                 EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK                                                      ISSUER OR PUBLIC COMPANY




520         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 520
     Analisa & Pembahasan Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan                           Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
     Management Discussion & Analysis                   Corporate Governance                             Corporate Social Safety Responsibility




              Bentuk Laporan Tahunan                                              Form of Annual Report                                   Halaman
                                                                                                                                           Page
1)    Informasi yang diungkapkan dalam bagian                   1)      Information disclosed in the social and                                √
      tanggung jawab sosial dan lingkungan                              environmental responsibility section is a
      merupakan           Laporan       Keberlanjutan                   Sustainability Report as referred in the
      (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud                      Financial Services Authority Regulation
      dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                            Number 51/POJK.03/2017 on Implementation
      Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                           of Sustainable Finance for Financial Services
      Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                          Institutions, Issuers, and Public Companies,
      Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik,                          including at least:
      paling sedikit memuat:
      a) penjelasan strategi keberlanjutan;                            a)        explanation of sustainability strategy;
      b) ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi,                        b)        an overview of (economic, social, and
           sosial, dan lingkungan hidup);                                        environmental) sustainability aspects;
      c) profil singkat Emiten atau Perusahaan                         c)        a brief profile of the Issuer or Public
           Publik;                                                               Company;
      d) penjelasan Direksi;                                           d)        explanation from the Board of Directors;
      e) tata kelola keberlanjutan;                                    e)        sustainable governance;
      f)   kinerja keberlanjutan;                                      f)        sustainability performance;
      g) verifikasi tertulis dari pihak independen,                    g)        written verification from an independent
           jika ada;                                                             party, if any;
      h) lembar umpan balik (feedback) untuk                           h)        feedback sheet for readers, if any; and
           pembaca, jika ada; dan
      i)   tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik                     i)        response of the Issuer or Public Company
           terhadap umpan balik laporan tahun                                    to the previous year’s report feedback;
           sebelumnya;
2)    Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud                2)      Sustainability Report as referred to in 1)                             √
      pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman                       shall be prepared in accordance with the
      Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan                           Technical Guidelines for the Preparation of a
      (Sustainability Report) Bagi Emiten dan                           Sustainability Report for Issuers and Public
      Perusahaan Publik sebagaimana tercantum                           Companies as stipulated in Attachment II
      dalam Lampiran II yang merupakan bagian                           which is an integral part of this Financial
      tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas                      Services Authority Circular Letter;
      Jasa Keuangan ini;
3)    informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability           3)     information on the Sustainability Report in 1)                          √
      Report) pada angka 1) dapat:                                     can be:
      a) diungkapkan pada bagian lain yang                             a) disclosed in other relevant sections
           relevan di luar bagian tanggung jawab                            outside the social and environmental
           sosial dan lingkungan, seperti penjelasan                        responsibility, such as the Board of
           Direksi terkait Laporan Keberlanjutan                            Directors’ explanation on the Sustainability
           diungkapkan dalam bagian terkait Laporan                         Report disclosed in the section related to
           Direksi; dan/atau                                                the Board of Directors’ Report; and/or
      b) merujuk pada bagian lain di luar bagian                       b) referred to other sections outside the
           tanggung jawab sosial dan lingkungan                             social and environmental responsibility
           dengan tetap mengacu pada Pedoman                                while still referring to the Technical
           Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan                          Guidelines for the Preparation of
           (Sustainability Report) Bagi Emiten                              Sustainability Reports for Issuers and
           dan Perusahaan Publik sebagaimana                                Public Companies as stipulated in
           tercantum dalam Lampiran II yang                                 Attachment II which is an integral part of
           merupakan bagian tidak terpisahkan dari                          this Financial Services Authority Circular
           Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini,                         Letter, such as profiles of the Issuer or
           seperti profil Emiten atau Perusahaan                            Public Company;
           Publik;
4)    Laporan      Keberlanjutan    (Sustainability             4)      The Sustainability Report as referred to in 1) is                      √
      Report) sebagaimana dimaksud pada angka                           an inseparable part of the Annual Report but
      1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan                        can be presented separately from the Annual
      dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan                        Report;
      secara terpisah dengan Laporan Tahunan;




                                                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   521
Page 521
 Menjaga Stabilitas dan                                                    Kilas Kinerja                                 Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan
 Mendorong Pertumbuhan                                                     Performance Highlights                        Management Report                  Corporate Profile
 Sustaining Stability and Driving Growth




                                     Bentuk Laporan Tahunan                                                    Form of Annual Report                        Halaman
                                                                                                                                                             Page
                 5)        Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan                                5)   In the event that the Sustainability Report is           √
                           secara terpisah dengan Laporan Tahunan,                                       presented separately from the Annual Report,
                           informasi yang diungkapkan dalam Laporan                                      the information disclosed in the Sustainability
                           Keberlanjutan dimaksud harus:                                                 Report shall:
                           a) memuat seluruh informasi sebagaimana                                       a) consist of all the information as referred
                                dimaksud pada angka 1); dan                                                   to in 1); and
                           b) disusun       sesuai    Pedoman      Teknis                                b) be prepared in accordance with the
                                Penyusunan      Laporan     Keberlanjutan                                     Technical Guidelines for the Preparation
                                (Sustainability Report) Bagi Emiten                                           of a Sustainability Report for Issuers
                                dan Perusahaan Publik sebagaimana                                             and Public Companies as stipulated in
                                tercantum dalam Lampiran II yang                                              Attachment II which is an integral part of
                                merupakan bagian tidak terpisahkan dari                                       this Financial Services Authority Circular
                                Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;                                      Letter;
                 6)        Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan                                6)   In the event that the Sustainability Report is           √
                           secara terpisah dengan Laporan Tahunan,                                       presented separately from the Annual Report,
                           maka dalam bagian tanggung jawab sosial                                       the social and environmental responsibility
                           dan lingkungan memuat informasi bahwa                                         section shall include explanation that
                           informasi mengenai tanggung jawab sosial dan                                  information on social and environmental
                           lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan                                    responsibility has been disclosed in the
                           Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah                                  Sustainability Report which is presented
                           dari Laporan Tahunan; dan                                                     separately from the Annual Report; and
                 7)        Penyampaian        Laporan      Keberlanjutan                            7)   Submission of the Sustainability Report which            √
                           (Sustainability Report) yang disajikan secara                                 is presented separately from the Annual
                           terpisah dengan Laporan Tahunan harus                                         Report must be submitted together with the
                           disampaikan bersamaan dengan penyampaian                                      submission of the Annual Report.
                           Laporan Tahunan.
       I.        LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN YANG TELAH I.                                             AUDITED ANNUAL FINANCIAL STATEMENTS                           √
                 DIAUDIT
                 Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam                                         The audited financial statements incorporated into
                 Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar                                      the Annual Report are prepared in line with the
                 Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit                                  Financial Accounting Standards in Indonesia as
                 oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat                                     audited by the Accountant. The financial statements
                 pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas                                        include a statement on the responsibility on the
                 laporan keuangan sebagaimana diatur dalam                                          financial statements as stipulated in laws and
                 peraturan perundang-undangan di sektor Pasar                                       regulations in the Capital Market sector on the
                 Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab                                        Board of Directors’ Responsibility for the financial
                 Direksi atas laporan keuangan atau peraturan                                       statements or in laws and regulations in the Capital
                 perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang                                      Market sector on periodic reports of Securities
                 mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan                                       Companies in the event that the Issuer is a
                 Efek dalam hal Emiten merupakan Perusahaan Efek;                                   Securities Company; and
                 dan
       J.        SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI DAN J.                                            STATEMENT FROM MEMBERS OF THE BOARD OF                  432-433
                 ANGGOTA DEWAN KOMISARIS TENTANG TANGGUNG                                           DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS ON
                 JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN                                                         THEIR RESPONSIBILITY FOR THE ANNUAL REPORT
                 Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota                                       Statements from the members of the Board of
                 Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas                                        Directors and Board of Commissioners on the
                 Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format                                       responsibility for the Annual Report are prepared
                 Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota                                       in accordance with the format of Statements from
                 Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas                                        Members of the Board of Directors and Board of
                 Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam                                        Commissioners on Responsibilities for the Annual
                 Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan                                   Report as stipulated in the Attachment which is
                 dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.                                      an integral part of this Circular Letter of Financial
                                                                                                    Services Authority.




522         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Tahunan 2025
Page 522
Analisa & Pembahasan Manajemen     Tata Kelola Perusahaan                Tanggung Jawab Sosial Pengamanan Perusahaan
Management Discussion & Analysis   Corporate Governance                  Corporate Social Safety Responsibility




                                                            Annual Report 2025 • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk   523
Page 523
   
     
        
         
    
          




      
     
           
         
               
Page 524

          
Page 525
               PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk



                     DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS



                                                             Hal / Pages

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN / INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT       i–v

LAPORAN POSISI KEUANGAN / STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION      1–2

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/            3–4
STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE
INCOME

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS / STATEMENTS OF CHANGES IN             5
EQUITY

LAPORAN ARUS KAS / STATEMENTS OF CASH FLOW                       6

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN / NOTES TO FINANCIAL            7 – 170
STATEMENTS
Page 526
                                                                                                         KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO



oilFI''                                                                                                  Branch Jakarta Pusat
                                                                                                         Firm Licence No. 567/KM.t / 20t9
                                                                                                         Wisma Bumiputera, 12'n Ftoor
                                                                                                         J[. Jend. Sudirman Kav. 75, Setiabudi
                                                                                                         Jakarta 12910
                                                                                                         ?.6? - ?7 5224587 F.62 - 27 5?24587
                                                                                                         E. nexiasudirman@nexia.id
                                                                                                         www'nexia.co.id


           laponn Auditor lndependen                                             Ind#ndent Auditos' REort
                                                       kt ofi7 4 /s.uuy AU.y o7 /0126 -7 n /m / ?f,26
           Kepada Yth,                                                          lo:
           Pan Pemegang Saham, (omisaris dan Direksi                            fhe SharehoHea Commissrbners and hfrectors of
           PT Bank Artfta Gnha IntemasionaL Tbk                                 Pf Bank Artha Graha Intemasional fb*

           Opini                                                                Opinion

           Kami tetah mengaudit laporan keuangan PT Bank Artha Graha             lle haw audid the accompanying finanaal statemenB of
           IntemasionaL Tbk ("BanK) tedampir, yang terdiri dari laponn           PT Eank Ardta Graln InamasionaL lbk (the .Bank). which
           posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, *tLa [aporan laba           comprix tlte statement of financial position as at December
           rugi dan penghasilan komprehensif [ain, laponn perubahan              31, 2025, and the statemenE of profrt or loss and other
           ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang benkhir pada            comprchensiw income changes in equity and cash flows for
           tanggat tersebut, serta catatan atas laponn keuangan,                 the year ended, and notus to the financial statemeng,
           termasuk informasi kebijakan akuntansi ruteriaL                       inctuding nahial accounting poliqr infurmation.

           Menurut opini kami, laponn keuangan terlampir menyajikan              In our opinioa the accompanying frnancial statemen8
           secara wajar, datam semua hat yang matedal posisi tanngan             pr*rX hirly. in all naErial resryA. the finanaal position
           PT Bank Artha Graha IntemasionaL Ibk tanggat 31 Desember              of Pf Bank Aftha Graha Intemasional, lbk as at hecenber 31,
           2O?5, serh kinerja keuangan dan arus kas unfuk tahun yang             2025, and tlrcir financial peiomance and cash flotys {or the
           berakhir pada bnggat tersebut, sesuai dengan Standar                 lear endd, in accotdance vith fndonesian Financial
           Akuntansi Keuangan di Indonesia-                                      Actounting Standards-

           Basis 0pini                                                           Basis far 0pinion

           Kami melaksanakan audit kami berdasartan Standar Audit yang           lle conducd our audit in accordane yith Sbndards on
           ditetapkan ol.eh Institut Akuntan Pubtik Indonesh. Tanggung           Auditing ubblishd by the fndonsian Institute of Certified
          jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut             htblic AceounbnB. Our responibilities under those
           datam paragraf Tanggung Jawab Auditor brhadap Audit atas              sbndads ale fttrilnr describd in the Auditors'
           Laponn Keuangan tedampir pada laporan kami. l(ami                     Raponibilitia for tfie Audit of the acconpanying Financial
          independen terhadap Bank berdasarkan ketentran etita yang              SAEmenE paragraph of our reprt We are independent of
           retevan datam audit kami atas laporan keuangan di Indoneia,           the Eank in accordane vith the ethical rquircnenb that are
          dan kami tetah memenuhi tanggung llwab etika lainnya                   rclevarrt to our audit of tle finarcial sbtenent in Indonesia,
          berdasarkan ketenUan tersebuL l(ami yakin bahwa bulrti audit           and re have fulfilld our otlpr ethical ruponibilities in
          yang tetah kami peroteh adatah cuhp dan @at untuk                      accordance uith     the   rqtirencnB- lle blieve that the
          menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.                         audit evidene *e haye obtaind is sufrcient and appropiate
                                                                                 to provide a basis for our opinion.

           Ha[ Audit Utama                                                       KqAudit llatfrr
           Hat audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan             Kqr audit matbrs arc tho* matfuR that in our professional
           profesionat kami, merupakan hat yang pating sigffikan dalam          judqrent rere of nnst ignifrcane in our audit of the
          audit kami atas laporan keuangan perbde hni. ilal-hat                  financial sbhmenB of the cunent peiod. lhese matters
          tersebut disampaikan datam konteks audit lami atas laporan             ren addrM in the conErt of our audit of the financial
          keuangan secara keseturuhan, dan dalam merumuskan opini               sbfufirenE as a rholc, and in forning our opinion thereon,
          kami atas laporan keuangan tertaiL kami tidak menyatakan              and *e do mt proide a xpaab opinion on these matters.
          suaui opini terpisah atas hal aufit utama terebul

           Hat audit utama yang teridentifikasi ddam audit kami                  flc kq audit nnt&r identrfrietl in our audit is outtined below.
           dijabarkan di bawah ini.




i FonuuorFtnus



infomation visit M.uia.com

I      Jakarta Pusat         I   Jakarti Earat     I        Jrkarta Setatan      I        lledan     I          Surrbayr         I      Semarang   I
Page 527
                                                                               KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO
o[Fi''
    Pc{hibngan cadangan penurunan nilri atas pinjanan yang             Calculation of ellouana br inpairrrEot on loans
    aibcrikan

    ScDagaimana diungkaptan dalam Catatan 13 tenbng pinFman            As disclod      n                           b
                                                                                        oE 13 rqadiag toans the accomryning
    yang dib€ritan atas tapoGn leuangan terlampir, pada tanggat        frnancial stabnenb. as of Oecenber 31. 2025, the Eank has
    31 Desember 2O?5, Bank telah mengakui pinjaman yang                Ecogt icd tlE loans amountirg to Rp9.792.435 nillion and
    diberilan sebGar Rp9.792.435 juta dan tetah menghitung             has     calqhtithe allouance br inpairnent losses oo loa|s
    cadangan lerugian penurunan nilai atas pinjanEn yang               anounting tu Rt315,665 nillio,r.
    diberikan s€b€sar Rp315.665 juta-

    Peftitungan cadangan penurunan nitai atas ginjannn yang            Cakulatioo of allotance bt inpaiment of loans is calcuhbd
    diberikan dihitung oleh manajenen nenggunakar nEtod€               by ,narpgE rrerrt asiog the Er$cted Ctdrt lost nethod in
    Kerugian Kiedit Ebpektasian s6uai dengan PS X 109.                 accodaoce dth mlK 109, 'FitEncial h6trunentt".
    "Insbumen (euangan'.

    Pendekatan yang digunalan dalam menghiung cadangan                 App{oad, usd in alcalating alloua0ce for inpairnent:
    penurunan nilai:

        .   Penitaian Secan Individuat                                     .    Indiid,ralA$ctsrnerrt

            Bank menghitung ke,ugian Hit ekpektasian secara                    lhe Eaok calalabs the cxqctd crdit loss indio'dually
            individual dengan membandingkan antara nilai t ]catat              by anpaing tJE canying anount of the loan vith the
            pinjaman yang diberikan dengan nilai kini dari arus kas            prwnt valae of the future cash flows expeeted to be
            masa dcpan y.ng dihanplan ditcrima otch Bant baik                  ,v.ivti by thc Bank both oigioating hon prinobal
            yang bersumber dari p€mbayar.n polol dan/atau bunga,                aod/or inErst Nlt eog as Etl as cash flous hon the
            maupun arus kas dari penjuatan Fminan. untul pinjaman               nle of guanots, fot loans ,hid, has a tignifrcant
            yang diberikan yang memitih nitai culup sigdfikan da,l              nhe and theE is objrtie evibnce of inpairment.
            terdapat bukti objektif penurumn nitai.

        .   Penitaian Secae (olektif                                       .    Coll*tit'eAss€ssnent

            Bank menghitung kerugian      Hit ebpektasian secara                flE Bank calcuhtes the expecbd credit losses
            kotektif menggunalan r*nik sbtisdAl hed yang                                    using sAtistical-based bchniques that use
            menggunalan bebempa parameter utama, antara lain,                   scral nain parameErs. aoong other, prubabitiEl of
            probability of dehult loss giwo dehult dan erryre at                default t6s gino 6ault and exposue at dehult, hr
            default untuk pinjaman yaBg diberilan yang tidat                    tqns br fiich tltqe is no objetire eideqce of
            terdapat bukti objektif p€nurunan nilai d.n pinjaman                i,npin Eot aod ldns that uin objectirc evideoce of
            yang dibedkan lang terdapat bukti objeltif penurunan                inpninent but not ignifrant
            nilai namun tidak bemilai signifikan.

    Perhitrngan cadangan penurunan nitai atas pinjarEn yang            hlathtion of allo*aoce for inpirment of loans is a najor
    diberikan merupakan hat audit utanu larena bEamya nitai            aadit nalbt kaus lhe canyiDg anount of loans and thei
    tercatat atas pinjaman yang diberikan dan penilaiannya             dwnent ,quir6 sbnificarrt iranagE nent judgment and
    meme ukan pertimbangan signifitan rEnaFmen serta                   tle cakuhtia us $tinDbs and asamptiot s that hae
    perhitungannya menggunakan Etinasi dan asrnrsi lang                high a,rcerbi,ru rtid, cwld harc a macrial inpad on the
    memitih tetidakpastian yang tinggi yang dapat bedampal             ht kb froancial sbhnco6.
    materiat terhadap laporan keuangan Banl.

   Tanggapan audit aE5 hat adit utama                                  ktdit tapta b kq .dit t rrtbts
    xami melakukan pro!€du. audit atas hat ini hrnasul:                ttb harc petbmd the fouoying pacdues to addEss this
                                                                       kq audit t,atbc
    .       Ilenahami dan menguji pengerdatian yang relry .tas         c Uo&trd ad & Ptcfirrt contob oret the
            identifikasi atas pinjaman yang telah mengalani                    identifiation of l@ns that hae signifrcan y incteased
            peningtatan risiko hedit secara signifikan atau                    crdtt tisk ot sho, obJectite eidaoce of inpairo@nt
            menunjukkan bukti objeltif pcnurunan oihi.

   .        Metakukan uji petik atas pinjaman yang dibcrilan dan       .       Condact a srr$ng       & on l@ns aDd enbaE tvhethel
            mengeratuasi apakah trdapat p€ningkatan tisilo l@dit               thce is a significant incrws in crdit titk or theE is
            secara signifikan atau tedapat bukti    owtif
                                                      penurunan                &jf,l'ti},e diden e of inpain E rt and compare the results
            nilai dan membandingtan hasitlryd dengan penilaian                 t ilh rranagernerr{s   ,. .avt
            manajemen.


                                                                -ii-
Page 528
o   Nexia
    KP5
      o    l4enitai lecukupan penyisihan penurunan nilai aB              .
                                                                             KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO


                                                                              A5,f5s dre adqua.y of the atlouance fot impairmcnt on
           pinjaman yang mengalami p€rf nglatan risiko Hit                    lMrrs lhat haw a tigrrifrcant incEa* in credit isk or
           seGrd signifilan atau t dapat bulti objektif penurunan             thee is oWiE eridcnce of itnpairment by exanining
           nilai d.ng.n mcmeriba bail jumtah dan *alhr arus       lr          bolh thc anannt aod tining of fuatc cash flo*s uscd by
           nasa depan yang digumtan ol€h Bant dalam                           the Ban* io calalating ihpairment losses.
           perhihrngan kerugian penurunan nilai.

      .    Menitai metodotogi dan asumsi yang digunakan dalam            .    Assging the nethodologr and assunptions used in
           menghibrng kerugian kedit elspektasian !€cara kolektif,            cakaLh:ng erpectun odit lotset collectiwly. including
           termasul pen€ntuan ppbabiliry of dehatt lots gi@n                  tutunining the prdabib'y of dehalt lost gt'En default
           default dan exposre at dehuk hl               n'f,,,^lxrran        arrd ery'uE at dehalt and E formiog recakahtion.
           pefiitungan ulang.

      Hat tain                                                           Uhcr ffificr
      LapoBn keuangan PT Banl Artha Graha IntemarionaL Tbk               llre froancial stabmenb of Pf Eank Aiha Graha
      tanggat 31 D6emb€r An24 diaudit otrh auditor independen            IoEmaeb,ta{ lb* as of 0€enbt i|. 2024 audited by other
      lain dengan opini najar tanpa nodifi*Gian dalam laporan            indcqndent audibr vid, unnodifid opinion
      No.    007w/1.o4o9/Au.7/o7/71tu1/7/tn/m?5 tanggal                  ttu- N104ns@/AU-1//O7/1 1tuy1Arr/2025 dad t arch
      26 l.iarct 2025-                                                   26. m25-

      Infurmari hir                                                      Odrcr infonztion

      Manajemen bertanggung jawab atas informasi tain. Infornasi         lhnageoreft * tw@nsibk for dE other infotmation. Ihe
      tain tcrdiri dari informasi y.ng trrcantrm d.tim taponn            otlar inlonatioo comprisa thc inbrmation included in the
      tahunan, tetapi tidak termasuk lapo]an leoangan dan [apor.n        annual ,eprt bttt    d6 not iodude lhe frnanciat statenents
      auditor lami. laporan tahunan dihar.plan alan ters€dia bagi                   rwtt the@n . lhe an ral Eport is erpected
                                                                         and ou aadibr"
      kami setetah tanggal laporan audibr ini.                           b b na* anihble to as afu tire daa of this auditor,s
                                                                         Eptt
      opini kami atas laporan keuangan tidal m€oc.lup infofinasi         lrtf opinion oo lhe frEncial stabnenE does not cover the
      [ain, dan oteh karena itu. kami tidal meoyataLn bertuk             odEt irrfunnatibn and tte iA oot qpEss any lbtm assurance
      keyahnan apapun abs infornusi lain tersehrt.                       corEluion dreten.

      Sehubungan dengan audit lami atas laporan lanangan,                In conndh'on ilh ot r atdit of the financial tbtemenb, our
      tan99un9 jawab kami adatah untlk rle b.ca informasi tain           E pontibrw it to rcd lhe other iobrmation rdentified abow
      yang teridentifikasi di a6, Jika ter!€dia dan, dalam               dpo it baooa avaihble aDd. in doing tq codder yhether
      metakanakannya, mempertimbangLn apatah illformGi tain              thc ott et iofot ratioo is ,rreElially ioconsisteit ith the
      mengandung ketidakkonsisbnrian material dengan lapo].n             frnaDciat tt"Eirenb or oar koowtedge obahed in the audit
      keuangan atau p€mahaman yaq kami pero{eh selanu audil              or othet||iy anea6 to b nabiauy nisstabd.
      atau o€noandung lBatahan penyajhn nateriaL

      (etika kami menbaca [aporan tahunan, jika tard                     tlhe,, E Ed aont@l Eptt if *e coDdade that thee is a
      menyimputlan bahwa terdapat suat! lesatdlan penfajian              ,rraterial ,iisAw         drereia *e aE rqrird to
      material di dalannya, lami diharustan urltut                       corrrnanicab tlE ,talter to dr@ draqd rith gorenaD@
      mengomunikasikan hat teEebut tepada pihal yang                     and bb aryopriab acti@n in accoda,rce vith Sbndads oo
      bertanggung jarrdb .tas tata kelola dan mengambil tindalan         Auditing esbtlisM by the Iodonesian Innitub of Certified
      tepat berdGar*an Standar Audit yang dibtaplan oleh Instiurt        hrlrlic Ac@unAn6.
      Akuntan Pubtik Indonesia-

      T.nggung Jarab Lan.jarcn dan Pih.l yarg B.It oggung                laptoibflitis of fl.rrqeMrrt and lhoe Onrgd ith
      Jarab rtas T.ta ldoh tEh.d.p lrDor.n Xal.ng.n                      GoJerrat G bt tlE firznchl Stuaprrb

      l4an+nen Mnggung            jaEb  atas p€nyugrn      ndan          lrarEgene rt is t6pr6ifu       br the prepaDtioo and bir
      penyajian wajar laporan lanangan terlampir tersebut s€5uai         prwnbtrbo of the aeeonpanying frMncial stateneqE io
      dengEn Standar Al(rntansi Xeuan9n di Indonesia, dan abs            ac@tdance dth lodooesian financiat Accout ting Sbndardt
      pengendatian irtemal yang dirnggap perfu ot€h nan+m€n              aod for such intu nal contol as nanagenent de&nnines is
      urtrl memunghnlan penlusulBn laporan leuangan lang                 o€e$ary to euble the preryDtion of frnancial ttatenents
      b€bas dari l€salahan penyajian natrrial bait yang disebablan       lhat aE fie lton naEriat Dissbboan4 lallq, due to
      oteh kecurangan maupun le.atahan.                                  freud ot eiot

      o.Lm paryuqrn n lapor.n lqEng.n Urlanpir, nunaimor
      bertanggung janab untuk nrnilai lemampuan Eart dalam               oranageflrent   is         for aswiog the Eank ability to
      mempertahankan kelangsungan usahanya, nEngungkapkan,               eontinue at a gaing concem, disclosing, as adieable, hatturs
      sesuai dengan kondisinya. tiat-hal yang berlaitan dengan           Elad b goit g corrcefi and usirrg th€ going concem batis of
      kelangsungan usaha, dan nenggun.kan basis ahrnbnsi                 accwntirq urrless nanagcn ent eithet inte4ds b liquidate the
Page 529
o   Nexia
    KPS
      ketangsungan usaha, kecuali manajemen memitih intensi
                                                                           KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO


                                                                       Eank or to ceas operatiotg, or has no ralistic albmatiye but
      untuk metiluidasi 8anl atau nenghentikan op€rdsi, atau           to do so-
      tidak memitih attematif yang reatistis s€lain
      rndaksanalannya.

       Pihak yang bertanggung jawab atas tata ketota b€rbnggung        fhosc charyd vith gotemance aE responible for overseeing
      jawab untuk menganasi proes pelaporan feuangan Banl.             lhe Bank frnanoial Epotting processet.

      Tanggung Jawsb Arditor ttrhad.p Audit atas L.poran               ,adibt/s l6poasibititi$ for the Audtt of Finaocial
      Keuangan                                                         *affi
      Tujuan kami adatah untuk memperoteh keyahnan rrcnadai            Ar obletit6 aE b obain tusonable assunnce aboat
      tcntang apakah laporan kcuangan tcrlanpi. sccara                 ,rMret tiE acconpaning finarcial sbtancnE ,s a yhole are
      kes€luruhan b€bas dari tesatahan penyajian materiaL bail         Ae fion naEriat misstabnenL whethe, due to haud or
      yang dis€babkan oteh kecu,angan nraupun lesalahan, dan           eno, and to iitue an auditot/s ppott that includes our
      untuk menerbitlan taponn auditor lang mencalcrp opini kami.      opinion. ReatoDable asstance is a high level of assurance
      keyakinan memadai rErupalan suat! tingtat lryatinan              htt is not a gtaranbe lhat an audit conducd in accotdance
      tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit          ,ith Sbnhrd on Auditiog yiu abralli deteet a naterial
      yang ditaksanakan berdasarlan Standar Audit alan s€lafu          nissbE rEt t *lpo it en'sb- flissbbnenb can arise fron
      mendeteksi kesalah.n penyajian m:tErial letila h.t ter5ebut      {raud or eow and are     ansiM             nabrial if. individaa y or in
      ada. Xesatahan penyajian &pat disebablan o{eh l(eomrlgan         Ihe aggrqaE tlrq coad Easo@btf             b     ext &td tu iofluence
      maupun kesatahan dan dianggap materiat iika, bait s€ca.a         tite cotonic decisions of usert bken on the basis of thete
      individual maupun secara agregat, dapat diebpektasilan           a ccoi, pa nln ng frna n cia I stzb fi e nts.
      secara wajar akan mempengaruhi keputusan ekonomi ying
      diambit oteh pengguna berdaarkan laporan kananqan
      tertampir tersebut

      Sebagai bagian dari suatu audit b€rdasa an Standd tudit,         Ai part of an audit htd on the Auditing Statdads. tre
      kami    meneraplan pertinbangn proftsionat dan                   cxlto's ptof$brral jadgircrrt and naintain profetsional
      mempertahankan sleptisisme proftsionat selaru audiL Xami         skeplioio tlrrouqhout the audit. Ye dbo:
      juga;

      o l.{engidentifikasi dan merilri risilo tesalahan penSajian      .    Identiry and assess lhe isk of naterial nissbteneDt of
              material atas laponn keuangon terlampir, bait yang            the acconpanyiog fimnciat sbtenent vhelhcr caused
              disebabkan oteh kecuranga maupun lesalahan,                   b1t fiaud or enor. design and irnpleroent audit procdues
              mendesain dan rrclabanakan prosedur audit yang                tfiat aE ,6pota'E b ure tisb. And obtain sufficient
              responsif tertadap risiko t rsebuL Sert n ftFroleh            ary@priab audft si&nce to ptovtde a batis fot our
              bukti audit yang cukup dan tepat untrk menyediakan            opinion. nE risk of not detecting a nateial
              basis bagi opini kami. Risito ti&k terdetEkinya               nistbbt EDt dae to fraud is higher than that caused by
              kesatahan penyajian matedat yang disebabkan ote.tr            enor, fuause fiaud nay inwh,e collusion. forgery,
              kecurangan tebih tinggi dari lang disebabkan oleh             onfus:on nisE esdbtioos. or thc oQride of intehal
              kesalahan. larena keorrdngan fupat melibitlon kotlsi,         cot   lol
              pemalsuan. penghilangan s€cara rngaF, pcmftaar
          salah, atau pengabaian peagendalian inemal

      .   liemperoleh suat p€mahaman tentang pengendalian              .    Obbin an undecbnding of intemal cot ttol rclevdnt to
          intemal yang relevan derqan audit untul mendesail                 tlte aadrt in odet to design aadit procedues that are
          prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya,               atpopdaE in the orcunsboces. but not for the puryose
          tetapi bukan urtrk tujuan Denydtakan opini atas                   of exy$ing an opit ion on dre efredireness of the Bank
          ke€fuktivitasan pengendatian int mat Bank-                        inbflral conAoL

      .   tlenger.lxasi ketepatan febiFfaa ahrlltairsi yang            .    Enluab tlE apfrogriaboas of tlrc acountittg policies
          digun.kafl se,ta keuajiban €stim6i aluntansi dan                  ud aid tlE acaunting 6tirnatiot o igatiot s and
          p€ngungkapan terlait yang dibuat oleh nunajemen-                  EhAi ditctosaE nade by management
      .   llenyimpullan ketepatan penggunaan basis ahrrtansi           .    Coiclrrde on the afrropriabnest of managenen(s use the
          kelangsungBn usaha oteh manajemen dan, berdasarla[                golng Lbnem basls of aca mtlng and, basd on the
          bukti audit yang diperoteh, apalah terdapat saUr                  audit eidene obtaind. thetl4r a nateniat anceftainty
          ketidakpostian materiat lang t .lait dengan p€ristiwa             exisb Elad b etr'e'& or coiditions tlat may cast
          atau kondisi yang dapat rooryebablan leraguan                     ignifr@nt dubt o,, tlE gaak abiw to coothue as a
          signifilan atas kemampuan Eanl untul mqrpeatahantar               going concern. ff re condade that a nabrial uncetbinty
          kelangsungan usahanya. Xetika tami mcoyinpultan                   exit8. ,e aE tqtritd to drau attent'on in our auditot s
          bahwa terdapat suatu letidalpastian materiaL kami                 Eptt to dte relad disclosures in the acmnpanying
          diharuskan unuk menaril perhathn dalrm laporan                    financial sfunarB or, if such dtsclotuEs are

                                                                -iv-
Page 530
o   Nexia
    KPS
           auditor kami ke pengungkapan terlait dalam lapordn
           lesangan tertampir atau, jila pengunglapan terscbut
                                                                                 KANAKA PURADIREDJA, SU HARTONO

                                                                                  inadqrab, to oodily out opinion- Our conclusions are
                                                                                  basd on the audit evidence obbioed up to the date of
           tilak memadai, harus menentrkan aDakah pertu untlk                     our auditot/s rqot HoTEEL firttre ereoB or conditions
           nemodifikasi opini kami. ksimpulan lani didasa*an                      nay cause thc hnk to c!,/sc to cootinuc as a going
           pada bukti audit yang diperoteh hingga tanggat taporan                 concenl
           audit kani. l{anun, peristiwa atau kondisi masa depar
           dapat menyebabkan Bank tidak dapat mempertahanla4
           letangsungan usaha-

      .    Mengevaluasi p€nyajian, stuktllf, dan isi laporan                 .    Evaluab tJE oEaA preseDbtioo, stuctre and conte1t
           keuangan tedampir s€card kes€txruhan, termasut                         of tlre acconrynyiog fimncial stzteaeob, inctuding the
           pengunglapannya, dan apalah laporan leuangan                           ditdotat6. and *hcdpr the accompanying finanabl
           tertampir menceminlan tIansabi d.n p€ristirva yang                    tbteiEn6 Epr*ot llre anMing bansctions aDd
           mendasarinya dengan suatu cara yang rEncapai                          eDnb in a manner that achieyes hir presentah'on.
           penyajian wajar.

       (ami mengomunikasilan kepada pihat yang bcrtanggung                   tle connuniab *ith those charged tyith governance
      jawab atas tata leloL mengenai, antara lain, Juang lingkup             tqadrhg aotong olher rrratte/5 lhe plannd scope and tining
       dan saat yang dircncanakan atas audit, serta temuan audit            of tiE andit atvt tigDifrcant aadit frnhhg' including any
      signifikan, termasuk setiap detrsiensi sigffikan dalam                ignifiant d6cbnci6 in inbmal conttol that we identity
      pengenda[ian intema[ lEng tedde.tifikdi obh lani selama               duiog ur audiL
      audit.

      Kami juga memberikan ruatu pmyataan kepada pihak yang                 Ye also prw*le lhotc charyd vith goyemance *ith a
      bertanggung jawab atas tata kctola bah*a lami tcLah                   salerent thrt tE hdQ conptied uith Elcvant cthical
      mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai                        ,Wirerrora rqarding indryndence. atd b connunicate
      indep€ndensi, dan mengomunitasilan seluruh hubungan, serta            vid, drerD all rclatiottships and ot rer natteg that may
      hat-hat tain yang dianggap secard wdar berpeogaruh tefiadap           reasral* be dparglrt b br oo our i Wrrdence, and
      independensi kami, danjika rel€van. pergEDanan t rl(ait.              nlnn apy'icablc, rclad safeguards.
      Dad haL-hat yang dilomunitasitan tepada pihat yang                    Froo, lhe maltu6 commaniabd *ith those charged mth
      bertanggung jawab atas tata ketota. (ami menent kan hat-hat           gotenan@. *c deE mirre lhoe matters that,rerc of most
      tersebut yang pating signifilan dalam audit atas laporan              signifrance in the audit of the acconqni\g frnancial
      keuangan tedampir periode hni dan oleh larenany. rnenjadi             tbbtDcn8 of de canent Fn'd and aE therc{ore the key
      hal audit utama- Kami menguraikan hat audit ubma dalam                atdit t Elbts. ye d6ctib the Drattert in oar auditot s
      laporan auditor kami, kruati peraturan perundang-udangan              ,Wn aok lau o, tryulatid, p.ettfu pttblic disctosure
      metarang pengungkapan plblil terbng hat tersefut ata.t                abrt thc ,Datbr or rhco. iD ext en€ly Drc o'Earrrstanco. ,e
      ketika, dalam kondisi yang sangat jarang t d.rdi, fami                *b@irE tlEt a iptbr shqu not b coonunicad io our
      menenbrkan bahwa ruatu hal tidal boleh dikomunitasilan                ,ap,t fuaus lhc adEEc drnsquenars of doit g so wuld
      dalam lapordn lami karena kons€kuensi nerugitan dari                  EaeDabl! b errycd to outbeigh the Nblic inteEst
      mengomunikasitan hat teEebut akan diebpeldasilan secara               bnefr'B of sudt ammnicatioo-
      najar m€tebihi nanfaat kepeitingan publil abs tomunikasi
      ters€buL

                                                      XA A(^ PURAOIRTDJA, SUHARTOIIO




                                norus Da€ti, sE., At-.    xt--q-tTJd;Tii.,           cFL, c cp., Asrlil cpl
                                                  llomor Izin Atltntan Publil ilo. AP. 0126
                                                 Lierre of htblic A@unbnt llo. AP. 0126

                                                     Jalarta, 30 aret 2026 / llarch 3l), n26
                                             Ref :    m7 1 /3 -040p / AU.7 /07 / 0726-1/ 7 / 2026
                                                                                       lfr
                                                            Elklffi#fhE
                                                            ffi.Tffi
                                                            ffiitffi
                                                           ffiffi
Page 531
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                           STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025                                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                   Catatan/
                                                                    Notes     2025               2024


ASET                                                                                                                                                                  ASSETS

Kas                                                                 4, 43        480.015            769.354                                                     Cash
Giro pada Bank Indonesia                                            5, 43      2.311.415          3.024.920                  Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih                                        6, 43        270.451            349.430                Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                                Placements with Bank Indonesia and
 dan bank lain                                                      7, 43      2.445.816          2.177.464                                           other banks
Efek-efek                                                           8, 43      8.939.788          8.501.562                                    Marketable securities
Wesel ekspor                                                         43                -            166.681                                              Export bills
Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                                            Securities purchased under
 janji dijual kembali                                               9, 43       147.459             976.063                                    agreement to resell
Tagihan derivatif                                                  10, 43           332                  48                                  Derivative receivables
Kredit yang diberikan – setelah dikurangi                                                                                                Loans – net allowance for
 cadangan kerugian penurunan nilai pada                                                                               impairment losses as of December 31, 2025
 31 Desember 2025 dan 2024 masing- masing                                                                                and 2024 amounting to Rp315,665 and
 sebesar Rp315.665 dan Rp531.907                                   13, 43      9.476.770        10.073.572                               Rp531,907, respectively
Pendapatan bunga yang masih akan diterima                          11, 43        272.255           253.265                             Accrued interest receivables
Biaya dibayar di muka                                               12           124.804           122.810                                         Prepaid expenses
Tagihan akseptasi                                                  14, 43              -           166.025                                  Acceptance receivables
Penyertaan saham                                                   15, 44              6                 6                            Investment in shares of stock
Aset tetap – setelah dikurangi akumulasi                                                                                          Fixed assets - net of accumulated
 penyusutan pada 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                depreciation as of December 31, 2025
 masing-masing sebesar Rp290.865                                                                                          and 2024 amounting to Rp290,865 and
 dan Rp254.892                                                       16        2.150.330          2.123.376                              Rp254,892, respectively
Aset takberwujud – bersih                                            17           30.616             25.487                                   Intangible assets – net
Agunan yang diambil alih – bersih                                    18          351.587            808.883                                   Foreclosed asset – net
Aset pajak tangguhan                                                23b          261.873            229.681                                      Deferred tax assets
Aset lain-lain                                                     18, 43        310.301            357.766                                             Other assets


JUMLAH ASET                                                                   27.573.818        30.126.393                                                 TOTAL ASSETS




  Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak                 The accompanying Notes to Financial Statements form an integral part of the Financial
            terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                       Statements taken as a whole

                                                                                 -1-
Page 532
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                                                                       STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
31 Desember 2025                                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                    Catatan/
                                                                     Notes        2025               2024


LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                       LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                                                                 LIABILITIES
Liabilitas segera                                                    19, 43         240.572           115.621                               Obligations due immediately
Simpanan nasabah                                                    20, 36, 43   22.652.514        23.890.773                                     Deposit from customers
Simpanan dari bank lain                                              21, 43         147.764           452.454                                 Deposits from other banks
Liabilitas efek yang dijual dengan                                                                                                       Securities sold under agreement
  janji dibeli kembali                                                22                 -             499.281                                to repurchase liabilities
Liabilitas derivatif                                                 10, 43            340                   -                                       Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi                                                 14, 43              -             166.682                                      Acceptance liabilities
Utang pajak                                                           23a           18.015              15.189                                             Taxes payable
Bunga masih harus dibayar                                            24, 43         37.710              35.100                                  Accrued interest payable
Liabilitas imbalan pasca kerja                                        26b           99.912              99.151                        Post employments benefit liabilities
Pinjaman subordinasi                                                 27, 43        200.000             200.000                                         Subordinated loan
Liabilitas lain-lain                                                 25, 43        375.870             312.446                                            Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS                                                                23.772.697        25.786.697                                           TOTAL LIABILITIES


EKUITAS                                                                                                                                                        EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp110,88                                                                                             Share capital - Rp110.88 (full amount)
  (nilai penuh) per saham                                                                                                                         par value per share
   - Modal dasar – 52.310.000.000 saham                                                                                         - Authorized 52,310,000,000 shares
   - Modal ditempatkan dan disetor penuh –                                                                                   - Issued and fully paid 20,223,412,907
          20.223.412.907 saham pada tanggal                                                                                   shares as December 31, 2025 and 2024
          31 Desember 2025 dan 2024                                    28         2.242.372         2.242.372
Tambahan modal disetor                                                 29           415.285           415.285                                  Additional paid-in capital
Revaluasi aset tetap                                                   16         1.412.618         1.379.822                          Revaluation surplus of fixed assets
Pengukuran kembali program imbalan                                                                                                      Remeasuremet of defined benefits
  pasti setelah dikurangi pajak                                                     70.423              78.699                                       program after tax
Keuntungan dari perubahan nilai
  aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                                                                                        Gain on changes in value of financial
  melalui penghasilan komprehensif lain                                                                                              assets at fair value through other
  dikurangi pajak                                                      8f             5.832              1.407                         comprehensive income after tax
Saldo laba (rugi)                                                                 (345.409)            222.111                                   Retained earnings (loss)
JUMLAH EKUITAS                                                                    3.801.121         4.339.696                                                TOTAL EQUITY




JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                    27.573.818        30.126.393                     TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




   Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak                   The accompanying Notes to Financial Statements form an integral part of the Financial
             terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                         Statements taken as a whole

                                                                                   -2-
Page 533
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                            STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                                  COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025                                                                        For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                     Catatan/
                                                                      Notes       2025              2024


PENDAPATAN (BEBAN) OPERASIONAL                                                                                                  OPERATING INCOME (EXPENSES)
 Pendapatan bunga                                                    30, 38      1.699.766         1.646.064                                    Interest income
 Beban bunga                                                         31, 38      (966.395)         (735.995)                                   Interest expense
Pendapatan bunga – bersih                                                          733.371           910.069                                            Interest income – net

Pendapatan operasional lainnya                                                                                                               Other operating income
 Pendapatan administrasi dan komisi lainnya                                        386.236           117.264           Other administrative and commission income
 Keuntungan atas penjualan efek-efek                                     8          80.856            53.289                      Profits from the sale of securities
 Pendapatan provisi dan komisi                                                       9.409            35.168                          Fees and commission income
 Keuntungan (kerugian) dari transaksi mata uang                                                                                  Gain (loss) from foreign exchange
   asing – bersih                                                                    (122)            10.628                                   transactions – net
 Pendapatan operasional lainnya                                                     79.031           141.236                                Other operating income
Jumlah pendapatan operasional lainnya                                              555.410           357.585                              Total other operating income

Beban operasional lainnya                                                                                                                         Other operating expenses
 Beban tenaga kerja                                                  32, 38      (291.887)         (297.599)                                         Employee expenses
 Beban operasi                                                       33, 38      (939.473)         (537.212)                                  Operational expenses
 Beban umum dan administrasi                                          34         (158.654)         (160.550)                    General and administrative expenses
 Kerugian penurunan nilai aset keuangan dan                                                                                        Impairment loss on financial and
   non keuangan – bersih                                                35       (481.647)           (75.026)                            non-financial assets – net
Jumlah beban operasional lainnya                                                (1.871.661)      (1.070.387)                               Total other operating expenses


LABA (RUGI) OPERASIONAL                                                          (582.880)           197.267                 PROFIT (LOSS) FROM OPERATIONS

BEBAN NON OPERASIONAL                                                   36        (15.929)            (7.512)                             NON-OPERATING EXPENSES

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
 PENGHASILAN                                                                     (598.809)           189.755              PROFIT (LOSS) BEFORE INCOME TAX

BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN                                                                                            INCOME TAX EXPENSES (BENEFIT)
 Pajak tangguhan                                                       23b          31.289           (37.281)                                  Deferred tax


LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                                       (567.520)           152.474         PROFIT (LOSS) FOR THE CURRENT YEAR




  Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak                    The accompanying Notes to Financial Statements form an integral part of the Financial
            terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                          Statements taken as a whole

                                                                                   -3-
Page 534
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                        STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)                                                                                      COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025                                                                    For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                   Catatan/
                                                                    Notes     2025             2024

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                              OTHER COMPREHENSIVE INCOME

 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                                                     Items that will not be reclassified
   ke laba rugi:                                                                                                                             to profit or loss:
   Surplus revaluasi aset tetap                                     16           32.796                  -                 Revaluastion surplus of fixed assets
   Pengukuran kembali program imbalan pasti                         26         (10.217)             21.141          Remeasurement of defined benefits program
   Pajak penghasilan terkait                                        23b           1.941            (4.017)                                 Related income tax
 Sub jumlah                                                                      24.520             17.124                                             Sub total

 Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :                                                                      Items that will be reclassified to profit or loss:
   Perubahan nilai wajar efek-efek melalui                                                                           Changes in fair value of securities through
      komprehensif lain                                              8f           5.463            (1.154)                        other comprehensive income
   Pajak penghasilan terkait                                        23b         (1.038)                219                                   Related income tax
 Sub jumlah                                                                       4.425              (935)                                                Sub total

JUMLAH PENGHASILAN                                                              28.945              16.189                 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
  KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                                                                           FOR THE YEAR

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                                               (538.575)           168.663         TOTAL COMPREHENSIVE PROFIT (LOSS)

LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR                                                                                             BASIC EARNINGS (LOSS) PER SHARE
  (Rupiah penuh)                                                     37         (28,06)                7,54                         (full Rupiah amount)




  Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak                The accompanying Notes to Financial Statements form an integral part of the Financial
            terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                      Statements taken as a whole

                                                                                 -4-
Page 535
   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                                                                                                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                                                                           STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
   Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025                                                                                                                                                                                      For the Year Ended December 31, 2025
   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                                                                                                  Keuntungan
                                                                                                                                                dari perubahan
                                                                                                                                              nilai aset keuangan
                                                                                                                                               yang diukur pada
                                                                                                                                              nilai wajar melalui       Pengukuran
                                                                                                                                                  penghasilan             kembali
                                                                                                                                              komprehensif lain          program
                                                                       Modal saham                                                             dikurangi pajak/        imbalan pasti
                                                                       -ditempatkan                                                                  Gain on              setelah
                                                                        dan disetor                                                            changes in value      dikurangi pajak/
                                                                           penuh/                                             Surplus          of financial assets   Remeasurement                    Saldo laba
                                                                       Share capital               Tambahan                revaluasi aset/    fair value through         of defined                      (rugi)/
                                                                         Authorized               modal disetor/             Revaluation             at other             benefits                     Retained
                                                    Catatan/             issued and                 Additional             surplus of fixed      comprehensive         program after                   earnings               Jumlah ekuitas/
                                                     Notes                fully paid              paid in capital               assets          income after tax             tax                        (losses)                Total equity

   Saldo per 01 Januari 2024                                                   2.242.372                     415.285            1.379.822                  2.342                      61.575                   69.637                   4.171.033          Balance as of January 01, 2024

   Laba tahun berjalan                                   37                               -                           -                  -                      -                             -              152.474                      152.474                   Profit for the current year

   Penghasilan komprehensif lain                                                          -                           -                  -                 (935)                      17.124                           -                    16.189             Other comprehensive income

   Saldo per 31 Desember 2024                                                  2.242.372                     415.285            1.379.822                  1.407                      78.699                 222.111                    4.339.696        Balance as of December 31, 2024


   Rugi tahun berjalan                                   37                               -                           -                  -                      -                             -            (567.520)                    (567.520)                    Loss for the current year

   Penghasilan komprehensif lain                                                          -                           -            32.796                  4.425                     (8.276)                           -                    28.945             Other comprehensive income

   Saldo per 31 Desember 2025                                                  2.242.372                     415.285            1.412.618                  5.832                      70.423               (345.409)                    3.801.121        Balance as of December 31, 2025




Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                        The accompanying Notes to Financial Statements for an integral part of the Financial Statements taken as a whole

                                                                                                                                                 -5-
Page 536
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                           PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS                                                                                                                  STATEMENTS OF CASH FLOW
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025                                                                          For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                   Catatan/
                                                                    Notes               2025           2024


                                                                                                                                     CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                                                     ACTIVITIES

  Penerimaan bunga                                                                      1.690.186      1.754.389                            Receipts of interest
  Pembayaran bunga                                                                      (963.785)      (727.588)                            Payment of interest
  Pembayaran beban tenaga kerja                                                         (301.343)      (285.651)                  Payment of personal expenses
  Pembayaran beban umum dan administrasi                                                (113.263)      (160.437) Payment of general and administrative expenses
  Pembayaran beban operasional                                                          (432.933)      (238.254)                 Payment of operating expenses
  Pembayaran beban non-operasional                                                                                                          Payment of non-operating
     lainnya – bersih                                                                    (17.519)         (7.505)                                 expenses – net
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan                                                                                  Cash flow before changes in operating assets
  liabilitas operasi                                                                    (138.657)        334.954                                       and liabilities

Penurunan (penambahan) aset operasi:                                                                                              Decrease (increase) in operating assets:
  Kredit yang diberikan                                                                   651.568      1.547.833                                                     Loans
  Aset lain-lain                                                                           10.422        151.325                                              Other assets
  Wesel ekspor                                                                            166.681       (34.818)                                              Export Bills
Penambahan (penurunan) liabilitas operasi:                                                                                     Increase (decrease) in operating liabilities:
  Liabilitas segera                                                   19                   124.951        19.910                             Liabilities due immediately
  Simpanan nasabah                                                    20               (1.238.259)     3.259.072                                  Deposit from customer
  Simpanan dari bank lain                                             21                 (304.690)       115.496                                Deposit from other banks
  Liabilitas efek yang dijual dengan janji dibeli                                                                                     Liabilities of securities sold under
      kembali                                                         22                (499.281)        499.281                              repurchased agreement
  Beban akrual dan liabilitas lain-lain                                                    62.028       (62.030)                 Accrued expenses and other liabilitites
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)                                                                                             Net cash provided from (used in)
     aktivitas operasi                                                                 (1.165.237)     5.831.023                                      operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                                                 CASH FLOWS FROM INVESTMENT
                                                                                                                                                           ACTIVITIES
 Hasil penjualan aset tetap                                           16                      564           5.929                     Proceeds from sale of fixed assets
 Perolehan aset takberwujud                                           17                 (33.584)        (13.889)                       Acquisition of intangible assests
 Pembelian efek-efek - bersih                                                           (420.199)     (2.729.681)                Purchase of marketable securities – net
 Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                                                        Securities purchased under agreement
   kembali                                                             9                  828.604      (850.594)                                                to resell
 Perolehan aset tetap                                                 16                 (45.056)       (25.707)                               Acquisition of fixed assets
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)                                                                                              Net cash provided from (used in)
 aktivitas investasi                                                                      330.329     (3.613.942)                                          investing activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                                              CASH FLOWS FROM FINANCING
 PENDANAAN                                                                                        -               -                                ACTIVITIES

KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN                                                                                             INCREASE (DECREASE) CASH AND CASH
 SETARA KAS                                                                             (834.908)      2.217.081                            EQUIVALENTS

Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                                    21.490         27.391       Effect of foreign currency exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                           6.321.257      4.076.785                        CASH AND CASH EQUIVALENTS
                                                                                                                                         AT THE BEGINNING OF YEAR

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                          5.507.839      6.321.257                     CASH AND CASH EQUIVALENTS
                                                                                                                                            AT THE END OF YEAR

                                                                                                                                  Cash and cash equivalents at the end of
Kas dan setara kas terdiri dari:                                                                                                                        year consist of:
 Kas                                                                   4                  480.015        769.354                                                  Cash
 Giro pada Bank Indonesia                                              5                2.311.415      3.024.920                 Current accounts with Bank Indonesia
 Giro pada bank lain                                                   6                  270.593        349.519                      Current account with other banks
 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                                                                Placements with Bank Indonesia and other
   yang jatuh tempo dalam 3 bulan dari                                                                                         banks that will mature within 3 months
   tanggal akuisisi                                                    7                2.445.816      2.177.464                             from the date acquisition
Jumlah                                                                                  5.507.839      6.321.257                                                                Total




Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan                     The accompanying Notes to Financial Statements form an integral part of the
                     dari Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                              Financial Statements taken as a whole

                                                                                            -6-
Page 537
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM                                                                  1.   GENERAL

      a.   Pendirian dan informasi umum                                          a. Establishment and general information

           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (“Bank”)                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (“the Bank”)
           semula didirikan dengan nama PT Inter-Pacific                            initially was established under the name of PT Inter-
           Financial Corporation berdasarkan Akta No. 12 tanggal                    Pacific Financial Corporation based on Deed No. 12
           7 September 1973 dan Akta Perubahan No. 26 tanggal                       dated September 7, 1973 and Amendment Deed No. 26
           13 Desember 1974 yang dibuat di hadapan Bagijo, S.H,                     dated December 13, 1974 which made in front of Bagijo,
           pengganti dari Eliza Pondaag, S.H, Notaris di Jakarta.                   S.H, substitute notary of Eliza Pondaag, S.H, Notary in
           Anggaran Dasar Bank tersebut telah disahkan oleh                         Jakarta. The Bank’s Articles of Association was
           Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan                         approved by the Ministry of Justice of the Republic of
           Surat Keputusan No.Y.A.5/2/12 tanggal 3 Januari 1975                     Indonesia in its Decision Letter No.Y.A.5/2/12 dated
           dan telah didaftarkan dalam Buku Register di Kantor                      January 3, 1975 and has been registered in the Register
           Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No.119 dan No.120,                    Book of Jakarta District Court Office under No.119 and
           keduanya tanggal 11 Januari 1975, serta telah                            No.120, both dated January 11, 1975, and was published
           diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia                         in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.6
           No.6 Tambahan No.47 tanggal 21 Januari 1975.                             Supplement No.47 dated January 21, 1975.

           Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali                        The Bank's Articles of Association have undergone
           perubahan, terakhir dengan Akta No.16 tertanggal                         several changes, most recently with the Deed No.16
           13 November 2020, dibuat di hadapan Mochamad Nova                        dated November 13, 2020, made before Mochamad
           Faisal S.H, M.Kn, Notaris di Jakarta, akta mana telah                    Nova Faisal S.H, M.Kn, Notary in Jakarta, which deed
           memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak                        has obtained approval from the Minister of Law and
           Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan                             Human Rights of the Republic of Indonesia based on
           Keputusan      No.AHU-0076681.AH.01.02           tanggal                 Decree No.AHU-0076681.AH.01.02 dated November
           17 November 2020 dan pemberitahuan perubahan                             17, 2020 and the notice of amendment to the articles of
           anggaran dasar tersebut telah diterima dan dicatat dalam                 association has been received and recorded in the
           database Sistem Administrasi Badan Hukum                                 database of the Administrative System of legal entities
           Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                         of the Ministry of Law and Human Rights of the
           Indonesia, sebagaimana termuat dalam Surat tertanggal                    Republic of Indonesia, as contained in the Letter dated
           17 November 2020 No.AHU-AH.01.03-0408169, telah                          November 17, 2020 No.AHU-AH.01.03-0408169, has
           didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-                               been registered in the Company's Register No.AHU-
           0191841.AH.01.1 1 tanggal 17 November 2020.                              0191841.AH.01.1 1 dated November 17, 2020.

           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank, ruang                         According to Article 3 of the Bank’s Articles of
           lingkup kegiatan Bank adalah melakukan kegiatan usaha                    Association, the Bank’s scope of activities is to engage
           sebagai bank umum sesuai dengan Undang-Undang dan                        in general banking services in accordance with
           peraturan yang berlaku.                                                  prevailing Laws and regulations.

           Bank memulai operasi komersial sebagai lembaga                           The Bank started its commercial activities as a non-bank
           keuangan bukan bank pada bulan Januari 1975,                             financial institution in January 1975, and then engaged
           selanjutnya melakukan operasi komersial sebagai bank                     in general banking services dated February 24, 1993
           umum pada tanggal 24 Februari 1993 berdasarkan Surat                     based on Decision Letter of the Ministry of Finance of
           Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia                            the            Republic           of           Indonesia
           No.176/KMK.017/1993, perizinan tersebut diubah                           No.176/KMK.017/1993, the license changed due to
           dengan terlaksananya penggabungan usaha (merger)                         merger of PT Bank Artha Graha into PT Bank Inter-
           PT Bank Artha Graha ke dalam PT Bank Inter-Pacific                       Pacific Tbk which obtained an effective statement from
           Tbk yang mendapatkan pernyataan efektif dari Badan                       the Capital Market and Financial Institution
           Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                                Supervisory Agency (Bapepam and LK) in Letter of
           (Bapepam dan LK) berdasarkan Surat Ketua Bapepam                         Bapepam and LK Chairman No.S-769/PM/2005 dated
           dan LK No.S-769/PM/2005 tanggal 13 April 2005, serta                     April 13, 2005, and obtained approval from Bank
           memperoleh persetujuan Bank Indonesia berdasarkan                        Indonesia in Decision Letter of Bank Indonesia
           Surat    Keputusan    Gubernur     Bank    Indonesia                     Governor No.7/32/KEP.GB1/2005 dated June 15, 2005
           No.7/32/KEP.GB1/2005 tanggal 15 Juni 2005 tentang                        about Granting Merger Approval of PT Bank Artha
           Pemberian Izin Penggabungan Usaha (merger)                               Graha into PT Bank Inter-Pacific Tbk. The license of PT
           PT Bank Artha Graha ke dalam PT Bank Inter-Pacific                       Bank Inter-Pacific Tbk was changed based on Decision
           Tbk. Izin usaha PT Bank Inter-Pacific Tbk diubah                         Letter      of       Bank      Indonesia        Governor
           berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia                      No.7/49/KEP.GBI/2005 dated August 16, 2005
           No.7/49/KEP.GBI/2005 tanggal 16 Agustus 2005                             regarding The Change of Business License on behalf of
           tentang Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank                           PT Bank Inter-Pacific Tbk become PT Bank Artha
           Inter-Pacific Tbk menjadi Izin Usaha Atas Nama                           Graha Internasional Tbk.
           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.



                                                                      -7-
Page 538
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                         1.   GENERAL (continued)

     a.    Pendirian dan informasi umum (lanjutan)                                 a.   Establishment and general information (continued)

           Kantor Pusat Bank terletak di Gedung Artha Graha,                            The Bank’s Head Office is located at Artha Graha
           Kawasan Niaga Terpadu Sudirman, Jalan Jenderal                               Building, Sudirman Commercial Business District,
           Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan. Bank memiliki                          Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, South Jakarta.
           kantor pusat operasional, kantor cabang, kantor cabang                       The Bank has operational head office, branches, sub
           pembantu, kantor kas, Anjungan Tunai Mandiri (ATM)                           branches, cash offices, Automatic Teller Machines
           sebagai berikut (tidak diaudit):                                             (ATM) as follows (unaudited):

                                                                2025                    2024
           Kantor pusat operasional                               1                       1                           Operational head office
           Kantor cabang                                          30                      31                                         Branches
           Kantor cabang pembantu                                 30                      33                                     Sub branches
           Kantor fungsional                                      1                        -                                  Functional office
           Mobile terminal                                         -                      1                                    Mobile terminal
           Anjungan Tunai Mandiri (ATM)                          153                     157                 Automatic Teller Machines (ATM)

           Kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas,                           Branch offices, sub-branch offices, cash offices,
           payment point dan ATM berlokasi di berbagai pusat                            payment points and ATMs are located in various
           bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia, antara lain, di                   business centers spread throughout Indonesia,
           DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa                           including, in DKI Jakarta, West Java, Banten, Central
           Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau,                         Java, East Java, Bali, North Sumatra, South Sumatra,
           Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Babel, Lampung,                             Riau, Riau Islands, Jambi, Babel Islands, Lampung,
           Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan                               East Kalimantan, West Kalimantan, South Kalimantan,
           Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi                          South Sulawesi, North Sulawesi, Southeast Sulawesi,
           Tenggara, Kupang, Maluku Utara Ternate, Maluku-                              Kupang, North Maluku Ternate, Maluku-Ambon.
           Ambon.

      b.   Penawaran Umum Saham Bank                                               b. Public Offering of the Bank’s Shares

           Pada tanggal 10 Juli 1990, Bank memperoleh                                   On July 10, 1990, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar                           statement from the Chairman of the Capital Market
           Modal        (Bapepam)        berdasarkan    Surat                           Supervisory Agency (Bapepam) in its Letter
           No. SI-124/SHM/MK.10/1990 untuk melakukan                                    No. SI-124/SHM/MK.10/1990 to conduct Initial Public
           Penawaran Umum Saham Perdana kepada masyarakat                               Offering of 5,000,000 shares with par value of Rp1,000
           sejumlah 5.000.000 saham dengan nilai nominal                                (full Rupiah amount) per share that was 20% of paid-up
           Rp1.000 (Rupiah penuh) per saham yang merupakan                              capital. On August 23, 1990, the shares were listed on
           20% dari modal yang ditempatkan. Pada tanggal 23                             the Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock
           Agustus 1990, saham tersebut masing-masing                                   Exchange, respectively. On April 19, 1999, the Surabaya
           dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek                            Stock Exchange approved the Bank’s application to
           Surabaya. Pada tanggal 19 April 1999, Bursa Efek                             delist its shares in the Surabaya Stock Exchange.
           Surabaya menyetujui permohonan Bank untuk
           membatalkan pencatatan saham Bank di Bursa Efek
           Surabaya.

           Pada tanggal 24 September 1999, Bank memperoleh                              On September 24, 1999, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Ketua Bapepam berdasarkan                            statement from the Chairman of Bapepam in its Letter
           Surat No. S-1761/PM/1999 untuk melakukan                                     No. S-1761/PM/1999 to conduct Limited Public Offering
           Penawaran Umum Terbatas (PUT) I kepada para                                  (LPO) I to its shareholders with Pre-emptive Rights of
           pemegang saham dalam rangka penerbitan Hak                                   9,625,000,000 Seriess B shares with par value of Rp15
           Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sejumlah                                (full Rupiah amount) per share and offering price of
           9.625.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp15                         Rp100 (full Rupiah amount) per share. On September
           (Rupiah penuh) per saham dan harga penawaran Rp100                           27, 1999, these shares were listed in the Jakarta Stock
           (Rupiah penuh) per saham. Pada tanggal 27 September                          Exchange.
           1999, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek
           Jakarta.




                                                                        -8-
Page 539
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                 As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                      December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                      1.   GENERAL (continued)

      b.   Penawaran Umum Saham Bank (lanjutan)                                 b. Public Offering of the Bank’s Shares (continued)

           Pada tanggal 17 April 2007, Bank memperoleh                              On April 17, 2007, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar                       statement from the Chairman of Capital Market and
           Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK)                              Financial Institution Supervisory Agency (Bapepam and
           berdasarkan Surat No. S-1746/BL/2007 untuk                               LK) in its Letter No. S-1746/BL/2007 to conduct LPO II
           melakukan PUT II kepada para pemegang saham dalam                        to its shareholders with Pre-emptive Rights of
           rangka penerbitan HMETD sejumlah 840.007.286                             840,007,286 shares with par value of Rp110.88 (full
           saham dengan nilai nominal Rp110,88 (Rupiah penuh)                       Rupiah amount) per share and offering price of Rp115
           per saham dan harga penawaran Rp115 (Rupiah penuh)                       (full Rupiah amount) per share. On May 2, 2007, these
           per saham. Pada tanggal 2 Mei 2007, saham tersebut                       shares were listed in the Indonesia Stock Exchange.
           telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

           Pada tanggal 1 Desember 2008, Bank memperoleh                            On December 1, 2008, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Ketua Bapepam dan LK                             statement from the Chairman of Bapepam and LK in its
           berdasarkan Surat No. S-8684/BL/2008 untuk                               Letter No. S-8684/BL/2008 to conduct LPO III to its
           melakukan PUT III kepada para pemegang saham dalam                       shareholders with Pre-emptive Rights of 2,695,025,224
           rangka penerbitan HMETD sejumlah 2.695.025.224                           shares with par value of Rp110.88 (full Rupiah amount)
           saham dengan nilai nominal Rp110,88 (Rupiah penuh)                       per share and offering price of Rp111.00 (full Rupiah
           per saham dan harga penawaran Rp111,00 (Rupiah                           amount) per share. On January 7, 2009, these shares
           penuh) per saham. Pada tanggal 7 Januari 2009, saham                     were listed in the Indonesia Stock Exchange.
           tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

           Pada tanggal 5 Desember 2012, Bank memperoleh                            On December 5, 2012, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Ketua Bapepam dan LK                             statement from the Chairman of Bapepam and LK in its
           berdasarkan Surat No. S-13878/BL/2012 untuk                              Letter No. S-13878/BL/2012 to conduct LPO IV to its
           melakukan PUT IV kepada para pemegang saham dalam                        shareholders with Pre-emptive Rights of 4,513,198,014
           rangka penerbitan HMETD sejumlah 4.513.198.014                           shares with par value of Rp110.88 (full Rupiah amount)
           saham dengan nilai nominal sebesar Rp110,88 (Rupiah                      per share and offering price of Rp111.00 (full Rupiah
           penuh) per saham dan harga penawaran sebesar                             amount) per share. On December 21, 2012, these shares
           Rp111,00 (Rupiah penuh) per saham. Pada tanggal                          were listed in the Indonesia Stock Exchange.
           21 Desember 2012, saham tersebut telah dicatatkan pada
           Bursa Efek Indonesia.

           Pada tanggal 23 November 2016, Bank memperoleh                           On November 23, 2016, the Bank obtained an effective
           pernyataan efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas                        statement from the Chief Executive of the Capital Market
           Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat                     Supervisory Financial Services Authority based on the
           No. S-682/D.04/2016 untuk melakukan PUT V kepada                         Letter of No. S-682/D.04/2016 to conduct a PUT V to
           para pemegang saham dalam rangka penerbitan                              shareholders for the issuance of Pre-emptive Rights of
           HMETD sejumlah 2.707.918.808 saham dengan nilai                          2,707,918,808 shares with a par value of Rp110.88 (full
           nominal sebesar Rp110,88 (Rupiah penuh) per saham                        Rupiah) per share and an exercise price of Rp111.00
           dan harga pelaksanaan sebesar Rp111,00 (Rupiah                           (full Rupiah) per share.
           penuh) per saham.

           Bank secara bersamaan menerbitkan Waran Seri I                           The Bank simultaneously issued Seriess I Warrants
           sebanyak 4.513.198.013 saham dimana 6 (enam) saham                       totaling 4,513,198,013 shares of which 6 (six) shares
           hasil pelaksanaan HMETD melekat 10 (sepuluh) Waran                       resulting from the exercise of the Preemptive Rights
           Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif                  were attached to 10 (ten) Seriess I Warrants which were
           bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya.                            given free of charge as an incentive for the Rights
           Setiap 1 (satu) Waran Seri I dapat digunakan oleh                        holders who exercised their rights. Each 1 (one) Seriess
           pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru                            I Warrant may be used by the holder to purchase 1 (one)
           Perseroan dengan membayar harga yang sama dengan                         new share of the Company by paying the same price as
           harga pelaksanaan HMETD yakni Rp111,00 (seratus                          the exercise price of the Preemptive Rights, which is
           sebelas rupiah) per saham dalam periode pelaksanaan                      Rp.111.00 (one hundred and eleven rupiah) per share in
           yakni 19 Juni 2017 sampai dengan 7 Desember 2021.                        the exercise period, which is June 19, 2017 to December
                                                                                    7, 2021.

           Pelaksanaan Waran Seri I sampai dengan 7 Desember                        The exercise of Seriess I Warrants until December 7,
           2021 sebanyak 4.427.219.858 saham, sehingga Waran                        2021 is 4,427,219,858 shares, so that the Seriess I
           Seri I yang tidak dilaksanakan sebanyak 85.978.155                       Warrants that are not exercised are 85,978,155 shares.
           saham.



                                                                     -9-
Page 540
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                      1.      GENERAL (continued)

      b.   Penawaran Umum Saham Bank (lanjutan)                                    b.   Public Offering of the Bank’s Shares (continued)

           Berikut adalah kronologis jumlah saham Bank yang                             The chronological overview of the Bank’s issued and
           ditempatkan dan disetor penuh serta saham yang                               fully paid shares and also listed shares in the Indonesia
           dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia sejak Penawaran                         Stock Exchange since the Initial Public Offering until
           Umum Saham Perdana sampai dengan tanggal                                     December 31, 2025 is as follows:
           31 Desember 2025:

                                                                    Jumlah Saham/
                                  Keterangan                        Number of shares                            Description
           Saham yang berasal dari pencatatan saham perdana                                          Shares from initial public offering in 1990
             pada tahun 1990                                                        5.000.000
           Saham pendiri pada tahun 1990                                            1.500.000                         Founders shares in 1990
           Saham pendiri pada tahun 1993                                            3.042.800                         Founders shares in 1993
           Saham bonus pada tahun 1993                                              9.542.800                             Bonus shares in 1993
           Saham pendiri pada tahun 1997                                           15.914.400                         Founders shares in 1997
           Saham bonus pada tahun 1998                                              8.750.000                             Bonus shares in 1998
           Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) pada tahun 1999                    6.737.500.000         Limited Public Offering I (LPO I) in 1999
           Bagian yang tidak dapat dicatat (partial delisting)
              atas PUT I pada tahun 2000                                         (96.875.000)              Partial delisting from LPO I in 2000
           Saham pendiri pada tahun 2001                                        2.906.250.000                          Founders shares in 2001
           Saham yang diterbitkan dalam rangka
               penggabungan usaha dengan PT Bank Artha Graha                                          Issuance of shares in connection with the
               pada tahun 2005                                              20.347.234.677         merger with PT Bank Artha Graha in 2005
           Pencatatan saham tambahan pada tahun 2007                                     2                     Listing additional shares in 2007
           Peningkatan nilai nominal saham dari Rp18,48 per                                       Increase in par value from Rp18.48 per share
               saham menjadi Rp110,88 per saham melalui                                           to Rp110.88 per share through reduction of
               pengurangan jumlah saham pada tahun 2007                (24.948.216.399)                                   total shares in 2007
           Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) pada tahun 2007              840.007.286             Limited Public Offering II (LPO II) in 2007
           Bagian saham yang tidak dapat dicatat (partial
               delisting) atas PUT II                                             (8.400.073)                      Partial delisting from LPO II
           Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) pada
                tahun 2008                                                      2.695.025.224     Limited Public Offering III (LPO III) in 2008
           Bagian saham yang tidak dapat dicatat (partial
              delisting) atas PUT III                                            (26.950.252)                     Partial delisting from LPO III
           Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) pada
               tahun 2012                                                       4.513.198.014      Limited Public Offering IV (LPO IV) in 2012
           Bagian saham yang tidak dapat dicatat (partial
                delisting) atas PUT IV                                           (45.131.980)                     Partial delisting from LPO IV
           Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) pada tahun
               2016                                                             2.707.918.808       Limited Public Offering V (LPO V) in 2016
           Bagian saham yang tidak dapat dicatat (partial
                delisting) atas PUT V                                            (27.079.189)                       Partial delisting from LPO V
           Pelaksanaan Waran Seri I                                             4.427.219.858                    Execution of Seriess I Warrants
           Bagian saham yang tidak dapat dicatat (partial                                                        Shares that cannot be recorded
              delisting) atas Waran Seri I                                       (44.272.199)          (partial delisting) of Seriess I Warrants
           Jumlah saham Bank yang tercatat di Bursa Efek                                           Total Bank’s listed shares in the Indonesia
              Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025                       20.021.178.777         Stock Exchange as of December 31, 2025

           PT Cerana Arthaputra setuju untuk tidak dicatatkan                           PT Cerana Arthaputra agreed not to list its shares on
           sahamnya di Bursa Efek sejumlah 1% dari jumlah                               the Stock Exchange amounting to 1% of the number of
           saham yang dilakukan oleh PT Bank Artha Graha                                shares made by PT Bank Artha Graha Internasional
           Internasional Tbk, dari jumlah saham setelah                                 Tbk, from the number of shares after the implementation
           dilakukannya pelaksanaan Waran Seri I, yakni                                 of Seriess I Warrants, which is as many as 202,234,130
           sebanyak-banyak nya 202.234.130 saham.                                       shares.




                                                                  - 10 -
Page 541
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                           1.   GENERAL (continued)

      c.   Susunan pengurus Bank dan karyawan                                        c.   Composition    of   the   Bank’s    management      and
                                                                                          employees

           Dewan Komisaris dan Direksi                                                    Board of Commissioners and Directors

           Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.17                              Based on the Deed of Shareholder Resolution No.17
           tanggal 26 Juni 2025, mengenai susunan Dewan                                   dated June 26, 2025, the composition of the Bank’s
           Komisaris dan Direksi Bank pada tanggal 31 Desember                            Boards of Commissioners and Directors as of
           2025 adalah sebagai berikut:                                                    December 31, 2025 is as follows:

           Dewan Komisaris:                                                                                            Board of Commissioners:
           Komisaris Utama/                                           Kiki Syahnakri                                    President Commissioner/
           Komisaris Independen                                                                                       Independent Commissioner
           Wakil Komisaris Utama                                    Tomy Winata                                     Vice President Commissioner
           Wakil Komisaris Utama                                  Sugianto Kusuma                                   Vice President Commissioner
           Komisaris Independen                                   Elizawatie Simon                                    Independent Commissioner
           Komisaris Independen                                  Pesta Uli Sitanggang                                 Independent Commissioner

           Direksi:                                                                                                        Board of Directors:
           Direktur Utama                                            Andy Kasih                                              President Director
           Wakil Direktur Utama                                   Christina Harapan                                    Vice President Director
           Direktur Kepatuhan /Direktur Independen               Indrastomo Nugroho                  Compliance Director/ Independent Director
           Direktur                                               Handoyo Soedirdja                                                    Director
           Direktur                                                    Susana*)                                                        Director
           Direktur                                                     Selvy*)                                                        Director

           *) Susana dan Selvy telah dinyatakan lulus uji kelayakan                       *) Susana and Selvy have been declared to passed OJK
           dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026.                                 fit and proper test on January 8, 2026.

           Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.16                              Based on the Deed of Shareholder Resolution No.16
           tanggal 17 Juli 2023, susunan Dewan Komisaris dan                              dated July 17, 2023, the composition of the Bank’s
           Direksi Bank pada tanggal 31 Desember 2024 adalah                              Boards of Commissioners and Directors as of
           sebagai berikut:                                                                December 31, 2024 is as follows:

           Dewan Komisaris:                                                                                            Board of Commissioners:
           Komisaris Utama/                                           Kiki Syahnakri                                    President Commissioner/
           Komisaris Independen                                                                                       Independent Commissioner
           Wakil Komisaris Utama                                    Tomy Winata                                     Vice President Commissioner
           Wakil Komisaris Utama                                  Sugianto Kusuma                                   Vice President Commissioner
           Komisaris Independen                                   Elizawatie Simon                                    Independent Commissioner
           Komisaris Independen                                  Pesta Uli Sitanggang                                 Independent Commissioner

           Direksi:                                                                                                        Board of Directors:
           Direktur Utama                                             Andy Kasih                                             President Director
           Wakil Direktur Utama                                   Christina Harapan                                    Vice President Director
           Direktur Kepatuhan /Direktur Independen               Indrastomo Nugroho                  Compliance Director/ Independent Director
           Direktur                                             Indra Sintung Budianto                                                 Director
           Direktur                                               Handoyo Soedirdja                                                    Director




                                                                       - 11 -
Page 542
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                 PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                  As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                       December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                     1.   GENERAL (continued)

      c.   Susunan pengurus Bank dan karyawan (lanjutan)                       c.   Composition of the        Bank’s    management      and
                                                                                    employees (continued)

           Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite                          Audit Committee, Risk Monitoring Committee and
           Remunerasi dan Nominasi                                                  Remuneration and Nomination Committee

           Komite audit                                                             Audit committee
           Berdasarkan    Keputusan      Dewan       Komisaris                      Based on the Decree of the Board of Commissioners
           No.002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember                              No.002/BAGI-KOM/XII/2023 dated December 6, 2023,
           2023, susunan Komite Audit pada tanggal                                  the composition of the Audit Committee as of
           31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                        December 31, 2025 and 2024 is as follows:

                                                           2025 dan/ and 2024
           Ketua                                           Pesta Uli Sitanggang                                                   Chairman
           Anggota                                           Suryani Purwita                                                       Member
           Anggota                                             Anas Latief                                                         Member

           Komite pemantau risiko                                                   Risk monitoring committee
           Berdasarkan    Keputusan      Dewan       Komisaris                      Based on the Decree of the Board of Commissioners
           No.002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember                              No.002/BAGI-KOM/XII/2023 dated December 6, 2023,
           2023, susunan Komite Pemantau Risiko pada tanggal                        the composition of the Risk Monitoring Committee as of
           31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                        December 31, 2025 and 2024 is as follows:

                                                           2025 dan/ and 2024
           Ketua                                            Elizawatie Simon                                                      Chairman
           Anggota                                           Suryani Purwita                                                       Member
           Anggota                                             Anas Latief                                                         Member

           Komite remunerasi dan nominasi                                           Remuneration and nomination committee

           Berdasarkan    Keputusan     Dewan     Komisaris                         Based on Board of Commissioners Decree
           No.002/BAGI-KOM/XII/2023 tanggal 6 Desember                              No.002/BAGI-KOM/XII/2023 dated December 6, 2023,
           2023, susunan Komite remunerasi dan nominasi pada                        the composition of the remuneration and nomination
           tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                         Committee on December 31, 2025 and 2024 are as
           berikut:                                                                 follows:

                                                           2025 dan/ and 2024
           Ketua                                             Kiki Syahnakri                                                       Chairman
           Anggota                                            Tomy Winata                                                          Member
           Anggota                                          Marlene Gunawan                                                        Member

           Sekretaris Perusahaan dan satuan kerja audit                             Corporate secretary and internal audit working unit
           internal

           Sekretaris Perusahaan                                                    Corporate Secretary

           Berdasarkan    Surat    Keputusan     No.     SK-                        Based on Decree No. SK-MT/HC/0133/VI/2024 dated
           MT/HC/0133/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 efektif 26                       June 26, 2024 effective June 26, the Corporate
           Juni 2024, Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31                         Secretaries as of December 31, 2025 and 2024 are Rumi
           Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Rumi                           Kreshna Wibowo.
           Kreshna Wibowo.




                                                                 - 12 -
Page 543
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


1.    UMUM (lanjutan)                                                        1.   GENERAL (continued)

      c.   Susunan pengurus Bank dan karyawan (lanjutan)                          c.   Composition of the        Bank’s    management      and
                                                                                       employees (continued)

           Sekretaris Perusahaan dan satuan kerja audit                                Corporate secretary and internal audit working unit
           internal (lanjutan)                                                         (continued)

           Satuan kerja audit internal                                                 Internal audit working unit

           Berdasarkan      Surat      Keputusan        Direksi                        Based on Board of Directors’ Decision Letter
           No. SK-MT/SDM/0704/X/2020 tanggal 14 Oktober                                No. SK-MT/SDM/0704/X/2020 dated October 14, 2020,
           2020, Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) pada                        the Chief of Internal Audit Working Unit (IAWU) as of
           tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Adhyaksa                           December 31, 2025 and 2024 is Adhyaksa Sitepu.
           Sitepu.

           Manajemen kunci Bank meliputi Dewan Komisaris,                              The Bank’s key management consist of the Board of
           Direksi dan Komite Audit. Jumlah imbalan kerja jangka                       Commissioners, Board of Directors and Audit
           pendek (gaji dan remunerasi) yang dibayarkan kepada                         Committee. Total short-term employee benefits (salaries
           personil manajemen kunci Bank untuk tahun yang                              and remuneration) paid to the key management
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                          personnel of the Bank for the years ended
           2024 adalah sebagai berikut:                                                December 31, 2025 and 2024 are as follows:

                                                           2025                        2024
           Dewan Komisaris                                         19.242                     19.667                  Board of Commissioners
           Direksi                                                 18.685                     17.369                       Board of Directors
           Jumlah                                                  37.927                     37.036                                    Total

           Tidak ada kompensasi dalam bentuk imbalan pasca                             There are no compensation of post-employment benefits,
           kerja, imbalan kerja jangka panjang lainnya, pesangon                       other long-term employee benefits, termination benefits
           pemutusan kontrak kerja dan pembayaran berbasis                             and share-based payments to the key management
           saham kepada personil manajemen kunci Bank.                                 personnel of the Bank.

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank                                As of December 31, 2025 and 2024, the Bank had 1,037
           memiliki karyawan masing-masing sejumlah 1.037 dan                          and 1,279 respectively.
           1.279.

      d.   Penyelesaian laporan keuangan                                          d.   Completion of the financial statements

           Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan                            The management of the Bank is responsible for the
           dan penyajian wajar laporan keuangan yang telah                             preparation and fair presentation of the financial
           diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada                         statements that were completed and authorized to be
           tanggal 30 Maret 2026.                                                      issued on March 30 , 2026.




                                                                    - 13 -
Page 544
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

      Berikut ini adalah kebijakan akuntansi material yang                           Presented below are the material accounting policies adopted
      diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai                       in preparing the financial statements, which are in conformity
      dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Kebijakan                         with Indonesian Financial Accounting Standards. These
      ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun                   policies have been consistently applied to all year presented,
      yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.                                  unless otherwise stated.

      a.   Pernyataan kepatuhan dan dasar penyusunan                                 a.   Statement of compliance and basis of financial
           laporan keuangan                                                               statements preparation

           i.    Pernyataan kepatuhan                                                     i.    Statement of compliance

                 Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                                   The financial statements were prepared and
                 sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                                    presented in accordance with the Indonesian
                 Indonesia (“SAK”) yang mencakup Pernyataan                                     Financial Accounting Standards (“IFAS”) which
                 Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan                                        comprise the Statements of Financial Accounting
                 Interpretasi   Standar    Akuntansi   Keuangan                                 Standards (“SFAS”) and Interpretations of
                 (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar                                   Financial Accounting Standards (“IFAS”) issued
                 Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia                                    by the Board of Financial Accounting Standards of
                 (DSAK - IAI) dan peraturan Bapepam dan LK,                                     the Indonesian Institute of Accountants (“FASB -
                 yang fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa                                  IAI”), and Bapepam and LK, which function has
                 Keuangan (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2018,                                 been transferred to Financial Services Authority
                 No.     VIII.G.7    tentang   “Penyajian   dan                                 (“OJK”) starting January 1, 2018, rule
                 Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau                                      No. VIII.G.7 regarding “Financial Statements
                 Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Lampiran                                Presentation and Disclosures for Issuers or Public
                 Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-                                        Companies” as included in the Appendix of the
                 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.                                              Decision Decree of the Chairman of Bapepam and
                                                                                                LK No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012.

           ii.   Dasar penyusunan laporan keuangan                                        ii.   Basis of financial statements preparation

                 Laporan keuangan telah disusun berdasarkan biaya                               The financial statements have been prepared
                 historis kecuali untuk beberapa akun tertentu yang                             under the historical cost except for certain
                 diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana                                 accounts which have been valued on another
                 diuraikan dalam kebijakan akuntansi dari akun                                  measurement basis as explained in the accounting
                 tersebut. Laporan keuangan disusun dengan dasar                                policy for such account. The financial statements
                 akrual kecuali laporan arus kas.                                               are prepared under the accrual basis of
                                                                                                accounting, except for the statement of cash flows.

                 Laporan arus kas disusun dengan menggunakan                                    The statement of cash flows was prepared based on
                 metode langsung dengan mengelompokkan arus                                     the direct method with cash flows classified into
                 kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan                                  cash flows from operating, investing and financing
                 pendanaan. Untuk tujuan penyajian laporan arus                                 activities. For the purpose of the statement of cash
                 kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada                            flows, cash and cash equivalents include cash,
                 Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan                                current accounts with Bank Indonesia, current
                 pada Bank Indonesia dan bank lain dan Sertifikat                               accounts with other banks, placements with Bank
                 Deposito Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam                                 Indonesia and other banks and Certificates
                 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan                             Deposits of Bank Indonesia with original
                 yang tidak digunakan sebagai jaminan atas                                      maturities of 3 (three) months or less from the
                 pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi                                    acquisition date, which are not pledged as
                 penggunaannya.                                                                 collateral nor restricted in use.

                 Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai                                       The preparation of financial statements in
                 dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,                                conformity with Indonesian Financial Accounting
                 dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi                                   Standards requires use of judgments, estimates and
                 yang mempengaruhi:                                                             assumptions that affect:
                 • Penerapan kebijakan akuntansi,                                               • The application of accounting policies,
                 • Jumlah aset dan liabilitas dilaporkan, dan                                   • The reported amounts of assets and liabilities,
                    pengungkapan atas aset dan liabilitas                                          and the disclosure of contingent assets and
                    kontinjensi pada tanggal laporan keuangan,                                     liabilities at the date of financial statements,
                    jumlah pendapatan dan beban selama periode                                     the reported amounts of revenues and expenses
                    pelaporan.                                                                     during the reporting period.



                                                                       - 14 -
Page 545
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      a.   Pernyataan kepatuhan dan dasar penyusunan                                a.   Statement of compliance and basis of financial
           laporan keuangan (lanjutan)                                                   statements preparation (continued)

           ii.   Dasar penyusunan laporan keuangan (lanjutan)                            ii.   Basis of financial       statements    preparation
                                                                                               (continued)

                 Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                                      Although these estimates are based on
                 pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan                               management’s best knowledge of current events
                 tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda                               and activities, actual results may differ from those
                 dengan jumlah yang diestimasi semula.                                         estimates.

                 Estimasi, asumsi dan pertimbangan akuntansi                                   Significant accounting estimates, assumptions and
                 signifikan yang diterapkan dalam penyusunan                                   judgment applied in the preparation of the Bank’s
                 laporan keuangan Bank diungkapkan pada                                        financial statements are disclosed in Note 3.
                 Catatan 3.

                 Laporan keuangan disajikan dalam mata uang                                    Financial statements are presented in Rupiah
                 Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional                                   which is the functional currency of the Bank.
                 Bank.

                 Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                                     The amounts in the financial statements are
                 dibulatkan dan dinyatakan dalam jutaan Rupiah                                 rounded to and stated in millions of Rupiah, unless
                 yang terdekat, kecuali dinyatakan lain.                                       otherwise stated.

      b.   Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Baru dan                            b.   Adoption of      new and Revised Statements of
           Revisi (“PSAK”) dan Interprestasi Standar                                     Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
           Akuntansi Keuangan (“ISAK”)                                                   Interpretations of Financial Accounting Standards
                                                                                         (“IFAS”)

           i.    Amendemen/ penyesuaian dan interpretasi                                 i.    Amendments/ improvements and interpretations
                 standar yang berlaku efektif pada tahun                                       to standards effective in the current year
                 berjalan

                 Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan,                                The followings are financial accounting standard,
                 perubahan, dan interpretasi standar akuntansi                                 amendments and interpretation of financial
                 keuangan     yang    berlaku    efektif  sejak                                accounting standard which become effective
                 1 Januari 2025:                                                               starting January 1, 2025:

                 -    PSAK 117: “Kontrak Asuransi”;                                            -     SFAS 117: “Insurance Contract”;
                 -    Amendemen PSAK 117: “Kontrak Asuransi”                                   -     Amendment of SFAS 117: “Insurance
                      terkait Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK                                       Contract” regarding Initial Application of
                      109 - Informasi Komparatif; dan                                                SFAS 117 and SFAS 109 – Comparative
                                                                                                     Information; and
                 -    Amendemen       PSAK       221:    “Pengaruh                             -     Amendment of SFAS 221: “The Effect of
                      Perubahan Kurs Valuta Asing” terkait kondisi                                   Changes in Foreign Exchange Rates”
                      ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.                                      regarding to conditions when a currency is
                                                                                                     not exchangeable.

                 PSAK 117: “Kontrak Asuransi”                                                  SFAS 117: “Insurance Contract”

                 Bank menerapkan PSAK 117 untuk kontrak                                        The Bank applies SFAS 117 to insurance contracts
                 asuransi dan kontrak reasuransi yang dimiliki oleh                            and reinsurance contracts held by the Bank.
                 Bank. Kontrak asuransi adalah kontrak di mana                                 Insurance contracts are contracts under which the
                 Bank menerima risiko asuransi yang signifikan dari                            Bank accepts significant insurance risk from
                 pemegang polis, di mana hal tersebut dapat                                    policyholder, where it can cause the Group to pay
                 menyebabkan Bank membayar jumlah tambahan                                     significant additional amounts in any single
                 yang signifikan dalam skenario tunggal dengan                                 scenario with commercial substance. The
                 substansi komersial. Perhitungan atas liabilitas                              measurement of insurance contract liabilities is
                 kontrak akuntansi didasarkan pada kelompok                                    based on groups of insurance contracts and
                 kontrak asuransi dan akan mencakup arus kas                                   includes the fulfilment cash flows as well as the
                 pemenuhan, serta margin layanan kontraktual                                   Contractual Service Margin (CSM), which
                 (CSM), yang merupakan laba yang belum                                         represents unearned profit.
                 diperoleh.


                                                                      - 15 -
Page 546
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                   2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                   (continued)

      b.   Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Baru dan                           b.   Adoption of      new and Revised Statements of
           Revisi (“PSAK”) dan Interprestasi Standar                                    Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
           Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)                                       Interpretations of Financial Accounting Standards
                                                                                        (“IFAS”) (continued)

           i.   Amendemen/ penyesuaian dan interpretasi                                 i.   Amendments/ improvements and interpretations
                standar yang berlaku efektif pada tahun                                      to standards effective in the current year
                berjalan (lanjutan)                                                          (continued)

                PSAK 117: “Kontrak Asuransi” (lanjutan)                                      SFAS 117: “Insurance Contract” (continued)

                PSAK 117 menentukan prinsip-prinsip untuk                                    SFAS 117 defines principles for the recognition,
                pengakuan,     pengukuran,  penyajian,    dan                                measurement, presentation and disclosure of
                pengungkapan      kontrak   asuransi     serta                               insurance contracts and supersedes the SFAS 104
                menggantikan PSAK 104 ”Kontrak Asuransi” yang                                “Insurance Contracts”.
                berlaku sebelumnya.

                Dalam PSAK 117, ada tiga model pengukuran baru                               In SFAS 117, there are three new measurement
                yang diperkenalkan, yang terdiri dari General                                models introduced under, consisting of the
                Measurement Model (GMM), Variable Fee                                        General Measurement Model (GMM), Variable
                Approach (VFA), dan Premium Allocation                                       Fee Approach (VFA), and Premium Allocation
                Approach (PAA).                                                              Approach (PAA).

                Bank menerapkan pendekatan secara retrospektif                               The Bank applies the full retrospective approach
                penuh untuk kontrak asuransi yang dibuat pada                                for insurance contracts issued during 2022 and
                tahun 2022 hingga 2023 dan pendekatan nilai wajar                            2023, and the fair value approach for insurance
                untuk kontrak asuransi yang dibuat pada tahun                                contracts issued in 2021 and prior periods.
                2021 dan sebelumnya

                PSAK 117 mengharuskan pemisahan derivatif                                    SFAS 117 requires the separation of embedded
                melekat, komponen investasi, dan kewajiban                                   derivatives,     investment      components,      and
                pelaksanaan untuk menyediakan barang dan jasa                                performance obligations to provide non-insurance
                non-asuransi, jika kondisi tertentu terpenuhi.                               goods and services, if certain conditions are met.
                Komponen yang dipisahkan perlu dicatat secara                                The separated components need to be accounted
                terpisah sesuai dengan PSAK 109 Instrumen                                    for separately according to SFAS 109 Financial
                Keuangan (derivatif melekat dan komponen                                     Instruments (embedded derivatives and investment
                investasi) atau PSAK 115 (barang dan jasa non-                               components) or SFAS 115 (non-insurance goods
                asuransi). Pengukuran tidak dilakukan pada tingkat                           and services). Measurement is not carried out at
                kontrak individu, tetapi berdasarkan kelompok                                the level of individual contracts, but on the basis
                kontrak. Untuk mengalokasikan kontrak asuransi                               of groups of contracts. To allocate individual
                individu ke dalam kelompok kontrak, suatu entitas                            insurance contracts to groups of contracts, an
                pertama-tama perlu mendefinisikan portofolio yang                            entity first needs to define portfolios which include
                mencakup kontrak dengan risiko serupa yang                                   contracts with similar risks that are managed
                dikelola bersama.                                                            together.

                Dampak penerapan awal PSAK 117 mencakup hal-                                 The impact of initial application of SFAS 117
                hal berikut:                                                                 include the following:
                -    Perubahan kebijakan akuntasi sebagai                                    -     Changes in accounting policies resulting
                     dampak dari penerapan PSAK 117 harus                                          from the adoption of SFAS 117 shall apply
                     menerapkan pendekatan retrospektif penuh                                      with full retrospective approach to the
                     sejauh yang dapat dilaksanakan. Bank dapat                                    extent practicable. The Bank adopts the
                     menerapkan pendekatan retrospektif yang                                       modified retrospective approach or fair
                     dimodifikasi dan pendekatan nilai wajar                                       value approach when it is impracticable to
                     apabila pendekatan retrospektif penuh tidak                                   use a full retrospective approach in
                     dapat dilaksanakan dalam menentukan jumlah                                    determining transition amounts at the SFAS
                     transisi pada tanggal transisi.                                               transition date.




                                                                     - 16 -
Page 547
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      b.   Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Baru dan                            b.   Adoption of      new and Revised Statements of
           Revisi (“PSAK”) dan Interprestasi Standar                                     Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
           Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)                                        Interpretations of Financial Accounting Standards
                                                                                         (“IFAS”) (continued)

           i.   Amendemen/ penyesuaian dan interpretasi                                  i.   Amendments/ improvements and interpretations
                standar yang berlaku efektif pada tahun                                       to standards effective in the current year
                berjalan (lanjutan)                                                           (continued)

                PSAK 117: “Kontrak Asuransi” (lanjutan)                                       SFAS 117: “Insurance Contract” (continued)

                Dampak penerapan awal PSAK 117 mencakup hal-                                  The impact of initial application of SFAS 117
                hal berikut: (lanjutan)                                                       include the following: (continued)
                -    Standar ini memperkenalkan diskonto wajib                                      The standard introduces mandatory
                     atas cadangan kerugian, transparansi yang                                      discounting of loss reserves, higher
                     lebih tinggi atas portofolio merugi yang                                       transparency of loss-making portfolios due
                     disebabkan oleh pengujian kontrak yang lebih                                   to more granular onerous contract testing,
                     rinci, dan pengenalan penyesuaian risiko                                       and the introduction of risk adjustment for
                     untuk risiko non-finansial yang serupa dengan                                  non-financial risk which is similar to the
                     Provision of Risk Margin for Adverse                                           Provision of Risk Margin for Adverse
                     Deviation (PAD) pada liabilitas klaim di                                       Deviation (PAD) in SFAS 104 for claim
                     PSAK 104. Standar tersebut mengharuskan                                        liabilities. The standard requires the
                     tingkat diskonto ditentukan menggunakan                                        discount rates to be determined using
                     data pasar yang dapat diobservasi berdasarkan                                  observable market data based on a risk-free
                     kurva dasar bebas risiko dan penyesuaian                                       base curve and portfolio specific
                     khusus portofolio untuk mencerminkan tidak                                     adjustments to reflect the illiquidity of
                     likuidnya liabilitas asuransi.                                                 insurance liabilities.
                -    PSAK 117 mengharuskan kerugian yang                                      -     SFAS 117 requires expected losses over
                     diharapkan selama masa berlaku kontrak                                         a contract’s lifetime to be reflected at initial
                     untuk tercermin pada pengakuan awal dalam                                      recognition in the statement of profit or loss
                     laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan                                  and the statement of financial position as
                     sebagai komponen kerugian.                                                     a loss component.
                -    Laporan posisi keuangan dan laporan laba                                 -     The statement of financial position and the
                     rugi akan disajikan secara substansial berbeda                                 statement of profit or loss will be presented
                     dari penyajian berdasarkan PSAK 104,                                           substantially different from the presentation
                     seperti:                                                                       under SFAS 104, such as:
                      i. Dalam laporan posisi keuangan, biaya                                       i. In the statement of financial position,
                         akuisisi yang ditangguhkan tidak akan                                          deferred acquisition costs will no longer
                         lagi disajikan di dalam pos-pos yang                                           be presented in separate line items but as
                         terpisah tetapi sebagai bagian dari                                            part of the insurance liabilities. This
                         kewajiban      asuransi. Hal tersebut                                          represents that it is not individually
                         menunjukkan bahwa biaya akuisisi yang                                          considered but are instead factored into
                         ditangguhkan tidak dipertimbangkan                                             overall measurement of the insurance
                         secara individual tetapi diperhitungkan                                        liabilities.
                         dalam pengukuran keseluruhan kewajiban
                         asuransi.
                     ii. Jumlah yang disajikan dalam laporan laba                                   ii. The amounts presented in the statement
                         rugi perlu dipisahkan menjadi hasil jasa                                       of profit or loss need to be disaggregated
                         asuransi, yang terdiri dari pendapatan                                         into an insurance service result,
                         asuransi dan beban jasa asuransi, dan                                          consisting of the insurance revenue and
                         pendapatan dan beban keuangan asuransi.                                        insurance service expenses, and
                                                                                                        insurance finance income and expenses.




                                                                      - 17 -
Page 548
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      b.   Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Baru dan                            b.   Adoption of      new and Revised Statements of
           Revisi (“PSAK”) dan Interprestasi Standar                                     Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
           Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)                                        Interpretations of Financial Accounting Standards
                                                                                         (“IFAS”) (continued)

           i.    Amendemen/ penyesuaian dan interpretasi                                 i.    Amendments/ improvements and interpretations
                 standar yang berlaku efektif pada tahun                                       to standards effective in the current year
                 berjalan (lanjutan)                                                           (continued)

                 Dampak penerapan awal PSAK 117 mencakup                                       The impact of initial application of SFAS 117
                 hal-hal berikut:                                                              include the following:

                 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                                       Financial Accounting Standard Board of
                 Akuntan     Indonesia     (”DSAK-IAI”)    telah                               Indonesian Institute of Accountants (“DSAK IAI”)
                 menerbitkan standar baru sebagai berikut:                                     has issued the following new standards, as follows:
                 -   Amendemen PSAK 109: “Instrumen                                            -      Amendment of SFAS 109: ”Financial
                     Keuangan” dan PSAK 107: ”Instrumen                                               Instruments” and SFAS 107: ”Financial
                     Keuangan: Pengungkapan”;                                                         Instruments: Disclosures”;
                 -   PSAK 338: ”Kombinasi Bisnis Entitas                                       -      SFAS 338: “Business Combinations of
                     Sepengendali” (Revisi 2025).                                                     Entities Under Common Control” (Revised
                                                                                                      2025.

                 Standar-standar tersebut akan berlaku efektif pada                            The above standards will be effective on 1 January
                 1 Januari 2026.                                                               2026.

                 Implementasi dari standar-standar tersebut tidak                              The implementation of the above standards did not
                 menghasilkan perubahan substansial terhadap                                   result in substantial changes to the Bank’s
                 kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki                                   accounting policies and had no material impact to
                 dampak yang material terhadap laporan keuangan                                the financial statements for current or prior
                 di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.                                      financial years.

           ii.   Standar dan amandemen standar               telah                       ii.   Standards and amendments to standards issued
                 diterbitkan tapi belum diterapkan                                             not yet adopted

                 Berikut ini ringkasan revisi dan amandemen PSAK                               The following summarizes the revised and
                 dan ISAK yang diterbitkan oleh Dewan Standar                                  amended SFAS and the IFAS which were issued by
                 Akuntansi Keuangan (DSAK) - IAI yang relevan                                  the Financial Accounting Standards Board (FASB)
                 untuk Bank, namun belum berlaku efektif untuk                                 are relevant to the Bank, but not yet effective to the
                 laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025:                               Bank     on     financial    statements      as     of
                                                                                               December 31, 2025:

                 -    PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan                                    -      SFAS 118: “Presentation and Disclosure in
                      dalam Laporan Keuangan” yang akan                                               Financial Statements” which will replace
                      menggantikan PSAK 201: “Penyajian                                               SFAS 201: “Presentation in Financial
                      Laporan Keuangan                                                                Statements”

                 Standar tersebut akan berlaku efektif pada                                    The above standards will be effective on
                 1 Januari 2027 dan penerapan dini diperbolehkan.                              January 1, 2027 and early adoption is permitted.




                                                                      - 18 -
Page 549
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      b.   Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Baru dan                            b.   Adoption of      new and Revised Statements of
           Revisi (“PSAK”) dan Interprestasi Standar                                     Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
           Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)                                        Interpretations of Financial Accounting Standards
                                                                                         (“IFAS”) (continued)

           ii.   Standar dan amandemen standar               telah                       ii.   Standards and amendments to standards issued
                 diterbitkan tapi belum diterapkan                                             not yet adopted

                 PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam                                   SFAS 118: “Presentation and Disclosure in
                 Laporan Keuangan”                                                             Financial Statements”

                 PSAK      118     menggantikan     PSAK      201,                             SFAS 118 supersedes SFAS 201, retaining many
                 mempertahankan banyak prinsip yang ada tetapi                                 existing principles but significantly changing how
                 secara signifikan mengubah cara entitas                                       entities report “operating profit or loss.” It
                 melaporkan “laba atau rugi operasional.” PSAK ini                             establishes a defined structure for the statement of
                 menetapkan struktur yang jelas untuk laporan laba                             profit or loss, categorising items into operating,
                 rugi dengan mengelompokkan pos-pos ke dalam                                   investing, financing, income taxes and
                 kategori operasi, investasi, pembiayaan, pajak                                discontinued operations. The standard mandates
                 penghasilan, dan operasi yang dihentikan. Standar                             specific disclosures, including management-
                 ini mewajibkan pengungkapan tertentu, termasuk                                defined performance measures (MPMs), allowing
                 ukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang                                 investors to understand management's view of the
                 memungkinkan investor memahami bagaimana                                      Bank's financial performance and how these
                 pandangan manajemen atas kinerja keuangan Bank                                measures compare to those defined in SFAS
                 dan bagaimana ukuran tersebut dibandingkan                                    118.
                 dengan ukuran yang didefinisikan dalam PSAK
                 118.

                 Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi                                           Even though SFAS 118 will not impact the
                 pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam laporan                               recognition or measurement of items in the
                 keuangan, dampaknya terhadap penyajian dan                                    financial statements, its impacts on presentation
                 pengungkapan diperkirakan akan sangat luas,                                   and disclosure are expected to be pervasive, in
                 terutama yang berkaitan dengan laporan kinerja                                particular those related to the statement of
                 keuangan dan penyediaan UKTM dalam laporan                                    financial performance and providing MPM within
                 keuangan.                                                                     the financial statements.

                 Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank sedang                                    As at 31 December 2025, the Bank is still
                 mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari                                  evaluating the potential impact of the
                 penerapan amandemen standar-standar di atas,                                  implementation of above standards amendment
                 yang telah diterbitkan namun belum berlaku, pada                              issued, but not yet effective, on the Bank’s financial
                 laporan keuangan Bank terutama perbedaan nilai                                statements in particular foreign exchange
                 tukar yang saat ini digabungkan dalam laba operasi                            differences currently in operating profit might need
                 mungkin perlu dipisahkan, persyaratan khusus                                  to be disaggregated, specific requirements on the
                 mengenai kategori di mana keuntungan atau                                     category in which derivative gains or losses are
                 kerugian derivatif diakui, pengungkapan baru yang                             recognised, significant new disclosures required
                 signifikan yang diwajibkan dan dampak potensial                               and following potential impacts of the
                 lainnya atas penerapan standar baru ini terhadap                              implementation of these standards on the Bank
                 laporan keuangan Bank.                                                        financial statements.

                 Saat ini, Bank sedang mengevaluasi dan belum                                  The Bank is presently evaluating and has not yet
                 menetapkan dampak dari PSAK yang dikeluarkan                                  determined the effects of these issued and revised
                 dan    direvisi  tersebut terhadap    laporan                                 SFAS on its financial statements.
                 keuangannya.




                                                                      - 19 -
Page 550
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                   2.    SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      c.   Transaksi dan saldo dalam mata uang asing                                c.   Transactions and balances in foreign currency

           Kebijakan      akuntansi      atas    transaksi    dan                        Accounting policy for transactions and balances in
           saldo dalam mata uang asing didasarkan pada peraturan                         foreign currency is based on Bapepam and LK rule No.
           Bapepam dan LK No. VIII.G.7 dan Buku Panduan                                  VIII.G.7 and Banking Accounting Handbook for
           Akuntansi Perbankan Bagi Bank Umum Konvensional                               Conventional Commercial Banks (“BPAK”). The Bank
           (“BPAK”). Bank mengacu pada Buku Panduan                                      refers to the Banking Accounting Handbook for
           Akuntansi Perbankan Bagi Bank Umum Konvensional                               Conventional Commercial Banks (“BPAK”) where
           (“BPAK”) dimana transaksi dalam mata uang asing                               transactions denominated in a foreign currency are
           dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan                             converted into Rupiah using the reporting (closing) rate
           kurs laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank                            set by Bank Indonesia that is middle rate which is the
           Indonesia yaitu kurs tengah yang merupakan rata-rata                          average of bid rate and ask rate based on Reuters at
           kurs beli dan kurs jual berdasarkan Reuters pada pukul                        16.00 Western Indonesian Time prevailing at such time.
           16.00 Waktu Indonesia Barat yang berlaku pada tanggal
           tersebut.

           Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari                         Exchange gains and losses arising on transactions in
           transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran                           foreign currency and on the translation of monetary
           aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,                            assets and liabilities denominated in foreign currency
           diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan                                 are recognized in the current year statement of profit or
           komprehensif lain tahun berjalan.                                             loss and other comprehensive income.

           Aset dan liabilitas non-moneter dalam mata uang asing                         Non-monetary assets and liabilities in foreign currency
           dijabarkan dengan menggunakan kurs pada tanggal                               are translated using the exchange rate at the date of
           transaksi.                                                                    transaction occur.

           Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama yang                            Below are the major exchange rates used for translation
           digunakan untuk menjabarkan pada tanggal                                      as of December 31, 2025 and 2024 (Rupiah full
           31 Desember 2025 dan 2024 (Rupiah penuh):                                     amount):

                                                        2025                       2024
           Poundsterling Inggris                         22.439,55                  20.218,54                         Great Britain Poundsterling
           Euro Eropa                                    19.571,45                  16.758,12                                     European Euro
           Dolar Amerika Serikat                         16.675,00                  16.095,00                                United States Dollar
           Dolar Australia                               11.152,24                  10.013,51                                   Australian Dollar
           Dolar Singapura                               12.965,05                  11.844,58                                   Singapore Dollar
           Yuan China                                     2.385,00                   2.198,50                                         China Yuan
           Dolar Hong Kong                                2.142,30                   2.073,11                                  Hong Kong Dollar
           Yen Jepang                                       106,50                     103,03                                       Japanese Yen

      d.   Aset dan liabilitas keuangan                                             d.   Financial assets and liabilitas

           Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan                          Financial assets are classified as financial assets at fair
           yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,                               value through profit or loss, loans and receivables, held-
           pinjaman yang diberikan dan piutang, aset keuangan                            to-maturity financial assets and available-for-sale
           dimiliki hingga jatuh tempo dan aset keuangan tersedia                        financial assets. The classification depends on the
           untuk dijual. Klasifikasi ini tergantung dari tujuan                          purpose for which the financial assets were acquired.
           perolehan aset keuangan tersebut. Manajemen                                   Management determines the classification of its financial
           menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada                            assets at initial recognition.
           saat pengakuan awal.

           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas                       Financial liabilities are classified as financial liabilities
           yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan                            designated at fair value through profit or loss and
           liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan                          financial liabilities measured at amortized cost.
           diamortisasi.




                                                                     - 20 -
Page 551
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                   d.   Financial assets and liabilitas (continued)

           Pengakuan dan Pengukuran                                                       Recognition and Measurement
           Klasifikasi instrumen keuangan pada pengakuan awal                             The classification of financial instruments at initial
           tergantung pada tujuan dan intensi manajemen serta                             recognition depends on the purpose and management's
           karakteristik dari instrumen keuangan tersebut. Semua                          intention for which the financial instruments were
           instrumen keuangan pada saat pengakuan awal diukur                             acquired and their characteristics. All financial
           sebesar nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau                           instruments are measured initially at their fair values. In
           liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar                              the case that financial assets or financial liabilities are
           melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya                         not designated at fair value through profit or loss, the
           transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung                             fair value should be added with attributable transaction
           dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau                            costs directly from acquisition or issuance of financial
           liabilitas keuangan tersebut.                                                  assets or financial liabilities.
           Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan                               The subsequent measurement of financial assets and
           setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset                        financial liabilities depends on their classification.
           keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.

           i.   Aset keuangan                                                             i.   Financial assets
                Bank mengklasifikasikan aset keuangannya dalam                                 The Bank classifies its financial assets into
                kategori:                                                                      categories:
                a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                                  a)    financial assets measured at fair value
                     melalui laba rugi,                                                              through profit or loss,
                b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                                  b)    financial assets measured at fair value
                     melalui pendapatan komprehensif lainnya,                                        through other comprehensive income,
                c) dan aset keuangan yang diukur pada biaya                                    c)    and financial assets measured at amortized
                     perolehan diamortisasi.                                                         cost.
                Bank menggunakan 2 (dua) dasar untuk                                           The Bank uses 2 (two) bases for classifying
                mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model                                   financial assets, namely the Bank's business model
                bisnis Bank dalam mengelola aset keuangan dan                                  for managing financial assets and the
                karakteristik arus kas kontraktual dari aset                                   characteristics of the contractual cash flows of
                keuangan.                                                                      financial assets.
                a)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                               a)     Financial assets measured at fair value
                      melalui laba rugi,                                                              through profit or loss,
                      Aset keuangan diukur pada nilai wajar                                           Financial assets are measured at fair value
                      melalui laba rugi kecuali tes model bisnis dan                                  through profit or loss unless tests of business
                      tes arus kas kontraktual menunjukkan bahwa                                      model and contractual cash flow tests show
                      aset keuangan masuk ke dalam klasifikasian                                      that financial assets are classified at
                      diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                        amortized cost or fair value through other
                      atau nilai wajar melalui penghasilan                                            comprehensive income.
                      komprehensif lain.
                      Klasifikasi ini ditujukan untuk instrumen                                       This classification is intended for financial
                      keuangan        yang      dimiliki     untuk                                    instruments held for trading or at initial
                      diperdagangkan atau pada saat pengakuan                                         recognition determined by the Bank to be
                      awal telah ditetapkan oleh Bank untuk diukur                                    measured at fair value through profit or
                      pada nilai wajar melalui laba rugi.                                             loss.

                b)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                               b)     Financial assets measured at fair value
                      melalui penghasilan komprehensif lain                                           through other comprehensive income
                      Aset keuangan dikelola dalam model bisnis                                       Financial assets are managed by a business
                      yang tujuannya akan terpenuhi dengan                                            model whose goals will be met by getting a
                      mendapatkan arus kas kontraktual dan                                            cash flow of the cash and selling the
                      menjual aset keuangan dan persyaratan                                           financial assets and the contractually
                      kontraktual dari aset keuangan yang pada                                        requirements of financial assets that on a
                      tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang                                     certain date increase cash flow simply from
                      semata dari pembayaran pokok dan bunga                                          principal payments and interest (solely
                      (solely payments of principal and interest)                                     payments of principal and interest) from the
                      dari jumlah pokok terutang.                                                     principal amount.




                                                                       - 21 -
Page 552
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                 2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                 (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                               d.   Financial assets and liabilitas (continued)
           Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)                                        Recognition and Measurement (continued)
           i.   Aset keuangan (lanjutan)                                              i.   Financial assets (continued)
                b)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                            b)    Financial assets measured at fair value
                     melalui penghasilan komprehensif lain                                       through other comprehensive income
                     (lanjutan)                                                                  (continued)
                     Pada saat pengakuan awalnya, instrumen                                      Upon initial recognition, debt instruments
                     utang yang diukur pada nilai wajar melalui                                  measured at fair value through other
                     penghasilan komprehensif lain diakui pada                                   comprehensive income are recognized at fair
                     nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan                                 value     plus    transaction     costs     and
                     selanjutnya diukur pada nilai wajarnya                                      subsequently measured at fair value where
                     dimana keuntungan atau kerugian atas                                        the gain or loss on changes in fair value, gain
                     perubahan nilai wajar, keuntungan atau                                      or loss on foreign exchange, and impairment
                     kerugian atas selisih kurs, dan kerugian                                    losses, recognized as other comprehensive
                     penurunan nilai, diakui sebagai penghasilan                                 income. Dividends from equity instruments
                     komprehensif lain. Dividen dari instrumen                                   are recognized in the profit or loss account.
                     ekuitas diakui di dalam pos laba rugi.
                     Kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai                                 Expected credit losses are recognized as an
                     penambah dari penghasilan komprehensif                                      addition to other comprehensive income in
                     lainnya di dalam laporan posisi keuangan                                    the statement of financial position (not
                     (tidak mengurangi jumlah tercatat aset                                      reducing the carrying amount of financial
                     keuangan dalam laporan keuangan).                                           assets in the financial statements). Interest
                     Pendapatan bunga dihitung menggunakan                                       income is calculated using the effective
                     metode suku bunga efektif.                                                  interest method.
                c)   Aset keuangan yang diukur pada biaya                                  c)    Financial assets carried at amortized cost
                     perolehan diamortisasi
                     Aset keuangan yang diukur pada biaya                                        Financial assets measured at amortized cost
                     perolehan diamortisasi jika aset keuangan                                   if the financial assets are managed in a
                     dikelola dalam model bisnis yang bertujuan                                  business model that aims to hold financial
                     untuk memiliki aset keuangan dalam rangka                                   assets in order to obtain contractual cash
                     mendapatkan arus kas kontraktual dan                                        flows and the contractual terms of the
                     persyaratan kontraktual dari aset keuangan                                  financial assets that at a certain date
                     yang pada tanggal tertentu meningkatkan                                     increase cash flows (solely payments of
                     arus kas yang semata dari pembayaran pokok                                  principal and interest) of the principal
                     dan bunga (solely payments of principal and                                 amount owed.
                     interest) dari jumlah pokok terutang.
                     Pada saat pengakuan awal, aset keuangan                                     At initial recognition, financial assets
                     yang diukur pada biaya perolehan                                            carried at amortized cost are recognized at
                     diamortisasi diakui pada nilai wajarnya                                     fair value plus transaction costs and
                     ditambah biaya transaksi dan selanjutnya                                    subsequently measured at amortized cost
                     diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                    using the effective interest rate.
                     dengan menggunakan suku bunga efektif.
                     Pendapatan bunga dari aset keuangan yang                                    Interest income on financial assets measured
                     diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                    at amortized cost is recorded in the
                     dicatat dalam laporan laba rugi dan                                         statements of profit or loss and other
                     penghasilan komprehensif lain dan diakui                                    comprehensive income and recognized as
                     sebagai “Pendapatan bunga”. Ketika                                          “Interest income”. When an impairment loss
                     penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan                                 occurs, the impairment loss is recognized as
                     nilai diakui sebagai pengurang dari nilai                                   a deduction from the carrying amount of the
                     tercatat aset keuangan dan diakui didalam                                   financial asset and recognized in the
                     laporan keuangan sebagai “Pembentukan                                       financial statements as “Allowance for
                     cadangan kerugian penurunan nilai”.                                         impairment losses”.




                                                                   - 22 -
Page 553
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                      (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                    d.   Financial assets and liabilitas (continued)
           Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)                                             Recognition and Measurement (continued)
           ii.   Liabilitas keuangan                                                       ii.   Financial liabilities
                 Bank mengklasifikasikan liabilitas keuangan                                     The Bank classifies financial liabilities into
                 dalam kategori:                                                                 categories:
                 a)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai                                 a)   Financial liabilities designated at fair value
                      wajar melalui laba rugi                                                         through profit or loss
                      Kategori ini terdiri dari dua sub-kategori:                                     This category consists of two sub-categories:
                      liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                                    financial liabilities classified as trading and
                      diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang                                     financial liabilities which on initial
                      pada saat pengakuan awal telah ditetapkan                                       recognition have been designated by the
                      oleh Bank untuk diukur pada nilai wajar                                         Bank to be measured at fair value through
                      melalui laba rugi.                                                              profit or loss.
                      Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                                    A financial liability is classified as trading if
                      diperdagangkan jika diperoleh terutama                                          it is acquired primarily for the purpose of
                      untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam                                   selling or repurchasing in the near term or if
                      waktu dekat atau jika merupakan bagian dari                                     it is part of a certain jointly managed
                      portofolio instrumen keuangan tertentu yang                                     portfolio of financial instruments and there is
                      dikelola bersama dan terdapat bukti                                             evidence of a recent short-term profit taking
                      mengenai pola ambil untung dalam jangka                                         pattern. Derivatives are classified as
                      pendek       yang       terkini.    Derivatif                                   liabilities for trading unless they are
                      diklasifikasikan       sebagai       liabilitas                                 designated and effective as hedging
                      diperdagangkan kecuali ditetapkan dan                                           instruments.
                      efektif sebagai instrumen lindung nilai.
                      Keuntungan dan kerugian yang timbul dari                                        Gains and losses arising from changes in fair
                      perubahan nilai wajar liabilitas keuangan                                       value of financial liabilities those classified
                      yang          diklasifikasikan       sebagai                                    as trading are recorded in the statement of
                      diperdagangkan dicatat dalam laporan laba                                       profit or loss and other comprehensive
                      rugi dan penghasilan komprehensif lain                                          income as income from trading - net. Interest
                      sebagai     pendapatan      dari   kelompok                                     expense on financial liabilities classified as
                      diperdagangkan - bersih. Beban bunga dari                                       trading is recorded in account of trading -
                      liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                                    net income.
                      diperdagangkan dicatat diakun pendapatan
                      kelompok diperdagangkan - bersih.
                      Jika Bank pada pengakuan awal telah                                             If the Bank at initial recognition has
                      menetapkan instrumen utang tertentu                                             designated a certain debt instrument as fair
                      sebagai nilai wajar melalui laba rugi (opsi                                     value through profit or loss (fair value
                      nilai wajar), maka selanjutnya, penetapan ini                                   option), then this determination cannot be
                      tidak dapat diubah.                                                             changed.
                      Perubahan nilai wajar terkait dengan                                            Changes in fair value relating to financial
                      liabilitas keuangan yang ditetapkan untuk                                       liabilities designated at fair value through
                      diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                                       profit or loss are recognized in trading - net
                      diakui didalam pendapatan kelompok                                              income. Interest expense on financial
                      diperdagangkan - bersih. Beban bunga dari                                       liabilities designated at fair value through
                      liabilitas keuangan yang ditetapkan untuk                                       profit or loss is recorded in the account of
                      diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                                       trading - net income.
                      dicatat diakun pendapatan kelompok
                      diperdagangkan – bersih.
                      Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai                                      Financial liabilities designated at fair value
                      wajar melalui laba rugi terdiri dari dua sub-                                   through profit or loss consist of two sub-
                      kategori,     yaitu   liabilitas    keuangan                                    categories, financial liabilities classified as
                      diklasifikasikan sebagai diperdagangkan dan                                     held for trading and financial liabilities
                      liabilitas keuangan yang pada saat                                              designated by the Bank as at fair value
                      pengakuan awal telah ditetapkan oleh Bank                                       through profit or loss upon initial
                      untuk diukur pada nilai wajar melalui laba                                      recognition.
                      rugi.


                                                                        - 23 -
Page 554
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                  d.   Financial assets and liabilitas (continued)
           Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)                                           Recognition and Measurement (continued)
           ii.   Liabilitas keuangan (lanjutan)                                          ii.   Financial liabilities (continued)
                 a)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai                               a)    Financial liabilities designated at fair value
                      wajar melalui laba rugi (lanjutan)                                             through profit or loss (continued)
                      Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                                   A financial liability is classified as held for
                      diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki                                    trading if it is acquired or incurred
                      terutama untuk tujuan dijual atau dibeli                                       principally for the purpose of selling or
                      kembali dalam waktu dekat atau jika                                            repurchasing it in the near term or if it is part
                      merupakan portofolio instrumen keuangan                                        of portfolio of identified financial instrument
                      tertentu yang dikelola bersama dan terdapat                                    that are managed together and for which
                      bukti mengenai pola ambil untung dalam                                         there is evidence of a recent actual pattern of
                      jangka pendek (short-term profit taking).                                      short-term profit taking. Derivatives are also
                      Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas                                  categorized as held for trading unless they
                      diperdagangkan kecuali derivatif yang                                          are designated and effectively as hedging
                      ditetapkan dan efektif sebagai instrumen                                       instruments.
                      lindung nilai.

                      Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan                                    After initial recognition, the financial
                      yang diukur pada nilai wajar melalui laba                                      liabilities designated at fair value through
                      rugi, diukur sebesar nilai wajar.                                              profit or loss, are measure at fair value.

                      Keuntungan dan kerugian yang timbul dari                                       Gains and losses arising from changing in
                      perubahan nilai wajar liabilitas yang                                          fair value of financial liabilities classified
                      diklasifikasikan sebagai diperdagangkan dan                                    held for trading and designated at fair value
                      yang diukur pada nilai wajar melalui laba                                      through profit or loss are recorded in the
                      rugi dicatat melalui laporan laba rugi dan                                     statement of profit or loss and other
                      penghasilan komprehensif lain.                                                 comprehensive income.

                 b)   Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                               b)    Financial liabilities measured at amortized
                      perolehan diamortisasi                                                         cost
                      Bank mengklasifikasikan seluruh liabilitas                                     The Bank classifies all financial liabilities
                      keuangan setelah pengakuan awal diukur                                         after initial recognition at amortized cost,
                      pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:                                    except:
                      1. Liabilitas keuangan yang diukur pada                                        1. Financial liabilities at fair value
                            nilai wajar melalui laba rugi;                                                through profit or loss;
                      2. Liabilitas keuangan yang timbul ketika                                      2. Financial liabilities that arise when a
                            pengalihan aset keuangan tidak                                                transfer of a financial asset does not
                            memenuhi        syarat      penghentian                                       quality for derecognition or when the
                            pengakuan atau ketika pendekatan                                              continuing involvement approach is
                            keterlibatan berkelanjutan diterapkan;                                        applied;
                      3. Kontrak jaminan keuangan;                                                   3. Financial guarantee contracts;
                      4. Komitmen           untuk      menyediakan                                   4. Commitment to provide loans at below
                            pinjaman dengan suku bunga di bawah                                           market interest rates;
                            pasar;
                      5. Imbalan kontinjensi yang diakui oleh                                        5.    Contingent consideration recognized by
                            pihak pengakuisisi dalam kombinasi                                             the acquirer in the business
                            bisnis.                                                                        combination.
                      Pada saat pengakuan awal, liabilitas                                           At initial recognition, financial liabilities
                      keuangan yang diukur dengan biaya                                              measured at amortized cost are measured at
                      perolehan diamortisasi diukur pada nilai                                       fair value less transaction costs. After initial
                      wajar dikurangi biaya transaksi. Setelah                                       recognition, the Bank measures all financial
                      pengakuan awal, Bank mengukur seluruh                                          liabilities at amortized cost using the
                      liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya                                   effective interest method. The effective
                      perolehan diamortisasi dengan menggunakan                                      interest rate amortization is recognized as
                      metode suku bunga efektif. Amortisasi suku                                     “Interest expense”.
                      bunga efektif diakui sebagai “Beban bunga”.




                                                                      - 24 -
Page 555
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                   d.   Financial assets and liabilitas (continued)

           Penentuan nilai wajar                                                          Determination for fair value

           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                              Fair value is the price that would be received to sell an
           menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk                          asset or price to be paid to transfer a liability in an
           mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur                           orderly transaction between market participants at the
           antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran tanpa                              measurement date, regardless of whether that price is
           memperhatikan apakah harga tersebut dapat diobservasi                          directly observable or estimated using another valuation
           secara langsung atau diestimasi menggunakan teknik                             technique. In estimating the fair value of an asset or a
           penilaian lain. Dalam mengukur nilai wajar atas suatu                          liability on measurement date, the Bank takes into
           aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran, Bank                             account the characteristics the asset or a liability if
           memperhitungkan karakteristik suatu aset atau liabilitas                       market participants would take those characteristics into
           jika pelaku pasar akan memperhitungkan karakteristik                           account when pricing the asset or liability at the
           tersebut ketika menentukan harga aset atau liabilitas                          measurement date.
           pada tanggal pengukuran.

           Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar instrumen                             When available, the Bank measures the fair value of a
           keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di                                 financial instrument using the quoted price in an active
           pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar                              market for that instrument. A market is regarded as
           dianggap aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas                         active if transactions for the asset or liability take place
           terjadi dengan frekuensi dan volume yang memadai                               with sufficient frequency and volume to provide pricing
           untuk menyediakan informasi penentuan harga secara                             information on an ongoing basis.
           berkelanjutan.

           Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Bank                       If there is no quoted price in an active market, then the
           menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan                              Bank uses valuation techniques that maximise the use of
           penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan                            relevant observable inputs and minimise the use of
           dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat                             unobservable inputs. The chosen valuation technique
           diobservasi.    Teknik     penilaian     yang     dipilih                      incorporates all of the factors that market participants
           menggabungkan semua faktor yang diperhitungkan oleh                            would take into account in pricing a transaction.
           pelaku pasar dalam penentuan harga transaksi.

           Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan pada                         The best evidence of the fair value of
           saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai                        a financial instrument at initial recognition is normally
           wajar dari pembayaran yang diberikan atau diterima.                            the transaction price, i.e., the fair value of the
           Jika Bank menetapkan bahwa nilai wajar pada                                    consideration given or received. If the Bank determines
           pengakuan awal berbeda dengan harga transaksi dan                              that the fair value at initial recognition differs from the
           nilai wajar tidak dapat dibuktikan dengan harga                                transaction price and the fair value is evidenced neither
           kuotasian di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                       by a quoted price in an active market for an identical
           identik atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya                           asset or liability nor based on a valuation technique that
           menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi,                            uses only data from observable markets, then the
           maka nilai wajar instrumen keuangan pada saat                                  financial instrument is initially measured at fair value,
           pengakuan awal disesuaikan untuk menangguhkan                                  adjusted to defer the difference between the fair value at
           perbedaan antara nilai wajar pada saat pengakuan awal                          initial recognition and the transaction price.
           dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, perbedaan                         Subsequently, that difference is recognized in profit or
           tersebut diakui dalam laba rugi berdasarkan umur dari                          loss on an appropriate basis over the life of the
           instrumen tersebut namun tidak lebih lambat dari saat                          instrument but no later than when the valuation is wholly
           penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar                         supported by observable market data or the transaction
           yang dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup.                            is closed out.

           Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai wajar                         If an asset or a liability measured at fair value has a bid
           memiliki harga penawaran dan harga permintaan, maka                            price and an ask price, then the Bank measures assets
           Bank mengukur aset dan posisi long berdasarkan harga                           and long positions at a bid price and liabilities and short
           penawaran dan mengukur liabilitas dan posisi short                             positions at an ask price.
           berdasarkan harga permintaan.




                                                                       - 25 -
Page 556
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                  d.   Financial assets and liabilitas (continued)

           Penghentian pengakuan                                                         Derecognition

           Bank menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan                           The Bank derecognizes a financial asset if, and only if,
           hanya jika, hak kontraktual untuk menerima arus kas                           the contractual rights to receive cash flows from the
           yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau                       financial asset have expired; or the Bank has transferred
           Bank mentransfer hak untuk menerima arus kas yang                             its rights to receive cash flows from the financial asset
           berasal dari aset keuangan atau menanggung liabilitas                         or has assumed an obligation to pay the received cash
           untuk membayarkan arus kas yang diterima tersebut                             flows in full without material delay to a third party under
           secara penuh tanpa penundaan berarti kepada pihak                             a pass through arrangement; and either (a) the Bank has
           ketiga di bawah kesepakatan pelepasan (pass through                           transferred substantially all the risks and rewards of the
           arrangement); dan (a) Bank telah mentransfer secara                           asset, or (b) the Bank has neither transferred nor
           substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau                        retained substantially all the risks and rewards of the
           (b) Bank tidak mentransfer maupun tidak memiliki                              asset, but has transferred control of the asset.
           secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset,
           namun telah mentransfer pengendalian atas aset
           tersebut.

           Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat                         A financial liability is derecognized when the obligation
           liabilitas dihentikan atau dibatalkan atau berakhir.                          under the liability is discharged or cancelled or expires.

           Hapus buku                                                                    Write-off

           Dalam hal penghapusbukuan aset keuangan merupakan                             In the case of write-off of financial assets is
           kelanjutan dari tindakan penyelesaian aset keuangan                           a continuation of the settlement of financial assets by
           dengan cara pengambilalihan agunan, maka jumlah                               take over the collateral, the amount that written-off is
           yang dihapus buku adalah sebesar selisih kurang antara                        approximately equal to the difference between the fair
           nilai wajar agunan yang diambil alih setelah                                  value of foreclosed assets after considering the cost of
           memperhitungkan taksiran biaya penjualan dengan                               sales and the carrying amount of financial assets.
           nilai tercatat aset keuangan setelah memperhitungkan
           taksiran biaya penjualan dengan nilai tercatat aset
           keuangan.

           Aset keuangan dapat dihapus buku apabila cadangan                             Financial assets can be written-off if the allowance for
           kerugian penurunan nilai telah dibentuk 100%.                                 impairment losses have been provided 100%.

           Penghapusbukuan dilakukan secara keseluruhan                                  Write-off performed in its entirety to the carrying
           terhadap nilai tercatat aset keuangan dengan mendebet                         amount of financial assets by debiting the allowance for
           cadangan kerugian penurunan nilai.                                            impairment losses.

           Saling hapus                                                                  Offsetting

           Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan                        Financial assets and financial liabilities are offset and
           nilai bersihnya dilaporkan di laporan posisi keuangan                         the net amount are reported in the statement of financial
           jika, dan hanya jika, saat ini terdapat hak yang                              position if, and only if, there is a currently enforceable
           berkekuatan hukum untuk saling hapus jumlah                                   legal rights to offset the recognized amounts and there
           keduanya dan terdapat intensi untuk diselesaikan                              is an intention to settle on a net basis, or to realize the
           secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan                              assets and settle the liabilities simultaneously. Income
           menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Pendapatan                         and expenses are presented on a net basis only when
           dan beban disajikan secara bersih jika diperbolehkan                          permitted by accounting standards.
           oleh standar akuntansi.




                                                                      - 26 -
Page 557
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                      (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                    d.   Financial assets and liabilitas (continued)

           Reklasifikasi Instrumen Keuangan                                                Reclassification of Financial Instruments

           Bank mereklasifikasi aset keuangan jika dan hanya jika,                         The Bank reclassifies financial assets if and only if, the
           model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah.                           business model for managing financial assets changes.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya                              Reclassifications of financial assets from amortized cost
           perolehan yang diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                          classifications to fair value through profit or loss are
           melalui laba rugi dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih                       recorded at fair value. The difference between the
           antara nilai tercatat dengan nilai wajar diakui sebagai                         recorded value and fair value is recognized in profit or
           keuntungan atau kerugian pada laba rugi.                                        loss on the statement of profit or loss and other
                                                                                           comprehensive income.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya                              Reclassifications of financial assets from amortized cost
           perolehan yang diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                          classifications to fair value classifications through other
           melalui penghasilan komprehensif lain dicatat sebesar                           comprehensive are recorded at their fair values.
           nilai wajarnya.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar                        Reclassification of financial assets from fair value
           melalui penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi                            through other comprehensive income to fair value
           nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada nilai wajarnya.                      through profit or loss is recorded at fair value.
           Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi                                 Unrealized gains or losses are reclassified to profit or
           direklasifikasi ke laba rugi.                                                   loss.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar                        Reclassification of financial assets from fair value
           melalui penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi                            through other comprehensive income to the amortized
           biaya perolehan yang diamortisasi dicatat pada nilai                            cost is recorded at fair value at the date of
           wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau                            reclassification. Unrealized gains or losses is removed
           kerugian yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas dan                        from equity and is adjusted against the fair value.
           disesuaikan terhadap nilai wajar.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar                        Reclassifications on financial assets from fair value
           melalui laba rugi ke klasifikasi nilai wajar melalui                            through profit or loss to fair value through other
           penghasilan komprehensif lain dicatat pada nilai wajar.                         comprehensive income are recorded at fair value.

           Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar                        Reclassification of financial assets from fair value
           melalui laba rugi ke klasifikasi biaya perolehan yang                           through profit or loss to amortized cost classification is
           diamortisasi dicatat pada nilai wajar.                                          recorded at fair value.

           Pengungkapan                                                                    Disclosure

           Bank mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar                                  The Bank classifies fair value measurements using a fair
           dengan menggunakan hirarki nilai wajar yang                                     value hierarchy that reflects the significance of the
           mencerminkan signifikansi input yang digunakan                                  inputs used in making the measurements. The fair value
           dalam melakukan pengukuran. Hirarki nilai wajar                                 hierarchy shall have the following levels:
           memiliki tingkat sebagai berikut:
           a) Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak disesuaikan)                               a)   Level 1: Quoted prices (unadjusted) in active
               dalam pasar aktif untuk aset dan liabilitas yang                                 markets for identical assets or liabilities;
               identik;
           b) Tingkat 2: Teknik penilaian yang menggunakan                                 b)   Level 2: Valuation technique which use inputs
               input selain harga kuotasian yang termasuk di                                    other than quotes prices included within level 1
               dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset                                that are observable for the asset or liability either
               dan liabilitas baik secara langsung (misalnya                                    directly (example, price) or indirectly (example
               harga) atau secara tidak langsung (misalnya                                      derived from prices); and
               derivasi dari harga); dan
           c) Tingkat 3: Teknik penilaian yang menggunakan                                 c)   Level 3: Valuation technique which use inputs for
               input untuk aset dan liabilitas yang tidak                                       the asset and liability that are not based on
               didasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi                                observable market data (unobservable inputs).
               (input yang tidak dapat diobservasi).



                                                                        - 27 -
Page 558
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                  d.   Financial assets and liabilitas (continued)

           Pengungkapan (lanjutan)                                                       Disclosure (continued)

           Risiko    pasar     -    analisis    sensitivitas  Bank                       Market risk - sensitivity analysis The Bank discloses:
           mengungkapkan:
           a) Analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar                      a)   A sensitivity analysis for each type of market risk
                dimana entitas terekspos pada akhir tahun                                     to which the entity is exposed at the end of
                pelaporan yang menunjukkan bagaimana laba rugi                                reporting year, showing how profit or loss and
                dan ekuitas mungkin terpengaruh oleh perubahan                                equity would have been affected by changes in the
                pada variabel risiko yang relevan yang mungkin                                relevant risk variable that were reasonably
                dapat terjadi pada tanggal tersebut;                                          possible at that date;
           b) Metode dan asumsi yang digunakan dalam                                     b)   The methods and assumptions used in preparing
                menyusun analisis sensitivitas; dan                                           the sensitivity analysis; and
           c) Perubahan metode dan asumsi yang digunakan                                 c)   Changes from the previous year in the methods
                tahun sebelumnya dan alasan perubahannya.                                     and assumptions used and the reasons for such
                                                                                              changes.

           Untuk pengukuran nilai wajar yang diakui dalam laporan                        For fair value measurements recognized in the
           posisi keuangan untuk setiap kelompok instrumen                               statement of financial position for each class of
           keuangan, Bank mengungkapkan:                                                 financial instruments, the Bank discloses:
           a) Tingkat pada hirarki nilai wajar dimana                                    a) The level in the fair value hierarchy into which the
                pengukuran nilai wajar dikategorikan secara                                   fair value measurements are categorized in their
                keseluruhan, memisahkan pengukuran nilai wajar                                entirety, segregating fair value measurements in
                sesuai tingkat yang ditentukan di atas.                                       accordance with the levels defined above.
           b) Setiap pemindahan signifikan antara tingkat 1 dan                          b) Any significant transfers between level 1 and level
                tingkat 2 pada hirarki nilai wajar dan alasannya.                             2 of the fair value hierarchy and the reasons for
                Pemindahan ke dalam setiap tingkat diungkapkan                                those transfers. Transfer into each levels is
                dan dijelaskan secara terpisah dari pemindahan                                disclosed and discussed separately from transfers
                keluar dari setiap tingkat.                                                   out of each level.

           Bank mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam                              Bank classifies the financial instruments into classes
           klasifikasi tertentu yang mencerminkan sifat dari                             that reflect the nature of information and take into
           informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari                             account the characteristic of those financial
           instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi instrumen                            instruments. The classification of financial instruments
           keuangan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:                               can be seen in the table below:




                                                                      - 28 -
Page 559
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                           2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                           (continued)
      d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                                         d.     Financial Assets and Liabilitas (continued)
           Klasifikasi Instrumen Keuangan                                                         Classification of Financial Instrument

            Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/Category as              Golongan (ditentukan oleh Bank)/
                                                                                                                             Sub-golongan/Subclasses
                             defined by SFAS 109                               Class (as determined by the Bank)
                                    Aset keuangan yang diukur pada            Efek-efek/Marketable securities
                                    nilai wajar melalui laba rugi/            Obligasi Pemerintah/Government Bonds
                                    Financial assets at fair value
                                    through profit or loss
                                                                              Kas/Cash                                 Kas pada vendor/Cash in vendor
                                                                              Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
                                                                              Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
                                                                              Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia/Placements with other bank
                                                                              and Bank Indonesia
                                                                              Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased under
                                                                              agreements to resell
                                                                              Tagihan lainnya/Other receivables
              Aset keuangan/                                                  Kredit yang diberikan/Loans
              Financial assets                                                Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
                                    Aset keuangan yang diukur pada            Pendapatan bunga yang masih akan diterima/Accrued interest receivable
                                    biaya perolehan yang diamortisasi/                                                Piutang       transaksi      nasabah/
                                    Financial assets at amortized cost                                                Receivables       from      customer
                                                                                                                      transactions
                                                                                                                      Penjualan efek-efek yang masih harus
                                                                              Aset lain-lain/Other assets             diterima/ Receivables from sale of
                                                                                                                      securities
                                                                                                                      Piutang terkait transaksi ATM/
                                                                                                                      Receivables     related   to    ATM
                                                                                                                      transactions
                                                                              Penyertaan saham/ Investment in share of stock
                                                                              Tagihan akseptasi/ Acceptance receivables
                                                                              Wesel ekspor dan tagihan/ Bills and other receivables
                                    Aset keuangan yang diukur pada            Efek-efek/ Marketable securities
                                    nilai wajar melalui penghasilan           Obligasi Pemerintah/ Government Bonds
                                    komprehensif lain/Financial assets
                                    at fair value through other
                                    comprehensive income
                                                                              Tagihan derivatif – terkait lindung nilai atas arus kas/ Derivative receivables-
                                    Derivatif lindung nilai/ Hedging
                                                                              non hedging related
                                    derivatives
                                    Liabilitas keuangan yang diukur
                                    pada nilai wajar melalui laba rugi/
                                                                              Liabilitas derivatif – tidak terkait lindung nilai/Derivative liabilities - non
                                    Financial liabilities at fair value
                                                                              hedging related
                                    through profit or loss

                                                                              Liabilitas segera/Obligation due immediately
                                                                              Simpanan nasabah/Deposits from customers
                                                                              Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
                                                                              Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
                                                                              agreements to repurchase
                                      Liabilitas keuangan yang diukur         Liabilitas akseptasi/ Acceptance liabilities
            Liabilitas keuangan/          dengan biaya perolehan              Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
            Financial liabilities   diamortisasi/ Financial liabilities at                                               Setoran jaminan/Security deposit
                                                                               Liabilitas lain-lain/Other liabilities
                                               amortized cost                                                            Utang nasabah/Payable to customers
                                                                                                                         Utang bunga/ Interest payable
                                                                                                                         Lain-lain/Others
                                                                              Efek-efek yang diterbitkan/ Marketable securities issued
                                                                              Transaksi komitmen dan kontinjensi/ Commitments and contingencies
                                                                              transactions
                                                                              Pinjaman subordinasi/ Subordinated loan
           Komitmen pinjaman
           dan kontrak jaminan      -    Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan/Commited unused loan facilities granted
           keuangan/ Loan           -    Garansi yang diberikan/ Bank guarantees issued
           commitment and
           financial guarantee      -    Letter of credit yang tidak dapat dibatalkan/ Irrevocable letter of credit
           contract

                                                                             - 29 -
Page 560
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      e.   Kas dan setara kas                                                        e.   Cash and cash equivalents

           Kas adalah mata uang kertas dan logam baik Rupiah dan                          Cash represents currency bills and coins, both in Rupiah
           mata uang asing yang masih berlaku sebagai alat                                and foreign currencies, which are valid as legal
           pembayaran yang sah. Kas yang telah ditentukan                                 instruments of payment. Appropriated cash or restricted
           penggunaannya atau kas yang tidak dapat digunakan                              cash that cannot be used freely cannot be classified as
           secara bebas tidak diklasifikasikan dalam kas.                                 cash definition. Cash also includes cash in vault, petty
           Pengertian kas termasuk kas besar, kas kecil, kas dalam                        cash, cash in transit and currency withdrawn from
           perjalanan dan mata uang yang ditarik dari peredaran                           circulation and still within the grace period for
           dan yang masih dalam tenggang untuk penukaran ke                               exchange to Bank Indonesia.
           Bank Indonesia.

           Untuk tujuan penyajian laporan arus kas, kas dan setara                        For statement of cash flows presentation purposes, cash
           kas terdiri atas kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada                      and cash equivalents consists of cash, current account
           bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank                             with Bank Indonesia, current accounts with other Banks,
           lain dan Sertifikat Deposito Bank Indonesia yang jatuh                         placements with Bank Indonesia and other banks and
           tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal                           Deposits Certificates of Bank Indonesia maturing within
           perolehan yang tidak dijaminkan atau dibatasi                                  3 (three) months or less from the date of acquisition
           penggunaannya.                                                                 which were not pledged or restricted in use.

      f.   Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                                    f.   Current accounts with Bank Indonesia and other
                                                                                          banks

           Giro pada Bank Indonesia dan bank lain dinyatakan                              Current accounts with Bank Indonesia and other banks
           sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan                                    are measured at their amortized cost using effective
           menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi                                interest rate method less the allowance for impairment
           cadangan kerugian penurunan nilai. Penyisihan kerugian                         losses. The allowance for impairment losses is provided
           penurunan nilai dibentuk jika terdapat bukti objektif                          if there is an objective evidence of impairment (Note 2l).
           penurunan nilai (Catatan 2l).

           Giro pada Bank Indonesia dan bank lain dinyatakan                              Current accounts in Bank Indonesia and other banks are
           sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan                               stated at amortized cost using the effective interest
           metode suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian                          method less allowance for impairment loss and
           penurunan nilai dan diklasifikasikan sebagai aset                              classified as loan and receivables. The specific
           keuangan dalam kategori pinjaman yang diberikan dan                            accounting policy for loan and receivables is disclosed
           piutang. Kebijakan akuntansi untuk pinjaman yang                               in (Note 2d).
           diberikan dan piutang diungkapkan pada (Catatan 2d).

           •   Giro wajib minimum                                                         •   Statutory reserves requirement

               Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia mengenai                                In accordance with prevailing Bank Indonesia
               Giro Wajib Minimum Bank Umum pada Bank                                         regulation concerning Statutory Reserve in Rupiah
               Indonesia dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bank                                  and Foreign Currency for Commercial Banks, Bank
               diwajibkan untuk menempatkan sejumlah persentase                               is required to place certain percentage of deposits
               tertentu atas simpanan nasabah pada Bank Indonesia.                            from customers with Bank Indonesia.

      g.   Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                              g.   Placements with Bank Indonesia and other banks

           Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia terdiri                           Placements with other banks and Bank Indonesia consist
           dari Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI), call                           of Bank Indonesia Deposit Facility (BIDF), call money
           money dan deposito berjangka.                                                  and time deposits.

           Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia                                   Placements with other banks and Bank Indonesia are
           diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang                                  classified as amortized cost. Placements with other bank
           diamortisasi. Penempatan pada bank lain dinyatakan                             are stated at amortized cost using the effective interest
           sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan                               rate method less allowance for impairment losses.
           metode suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian
           penurunan nilai.




                                                                       - 30 -
Page 561
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                       2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                       (continued)

      g.    Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                               g.    Placements with Bank Indonesia and other banks
            (lanjutan)                                                                       (continued)

            Lihat catatan 2d untuk kebijakan akuntansi atas aset dan                         Rafer to note 2d for the accounting policies of financial
            liabilitas keuangan.                                                             assets and liabilities.

            Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                     Placements with Bank Indonesia and other banks
            merupakan penempatan dana pada Bank Indonesia                                    represent placement of fund in Bank Indonesia in the
            dalam bentuk deposit facility dan term deposits serta                            form of deposit facility and term deposits and
            penempatan dana pada bank lain dalam bentuk deposito                             placement with other banks in the form of time deposits.
            berjangka.

            Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada                                Placements with Bank Indonesia and other banks are
            awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya                                   initially measured at fair value plus directly
            transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung, jika                         attributable transaction costs, if any, and subsequently
            ada, dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan                              measured at their amortized cost using the effective
            diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga                                interest rate method. The allowance for impairment
            efektif. Penyisihan kerugian penurunan nilai dibentuk                            losses is provided if there is an objective evidence of
            jika terdapat bukti objektif penurunan nilai (Catatan 2l).                       impairment (Note 2l).

      h.    Efek-efek                                                                  h.    Marketable securities

            Efek-efek terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia,                                Marketable securities consist of Certificates of Bank
            Sertifikat Deposito Bank Indonesia, Obligasi                                     Indonesia, Deposits Certificates of Bank Indonesia,
            Pemerintah, Surat Utang Non Bank, Obligasi Bank,                                 Government Bonds, Non Bank Bonds, Bank Bonds,
            Surat Berharga Syariah Negara, Negotiable                                        State Sharia Securities.
            Certificates of Deposits, Obligasi Korporasi.

            Efek-efek diklasifikasikan sebagai aset keuangan                                 Marketable securities are classified as financial assets
            dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba                              measured at fair value to profit or loss (sub-category of
            rugi (sub-kategori aset keuangan yang diklasifikasikan                           financial assets classified as trading), fair value
            sebagai diperdagangkan), diukur pada nilai wajar                                 through other comprehensive income and amortized
            melalui penghasilan komprehensif lain dan biaya                                  cost.
            perolehan diamortisasi.

            Efek-efek yang diklasifikasikan ke dalam kelompok                                Securities are classified as trading are stated at fair
            untuk diperdagangkan (“trading”) disajikan sebesar                               value. The unrealized gains or losses resulting from the
            nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang belum                              increase or decrease in fair value are recognized in the
            direalisasi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajar                           current year statement of profit or loss and other
            disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan                                comprehensive income. Interest income from debt
            komprehensif lain tahun berjalan. Pendapatan bunga                               securities are recorded in the statement of profit or loss
            dari efek utang dicatat dalam laporan laba rugi dan                              and other comprehensive income in accordance with
            penghasilan komprehensif lain sesuai dengan                                      the terms of the contract. On the sale of portfolio
            persyaratan dalam kontrak. Atas penjualan portofolio                             trading securities, the difference between the sales
            efek yang diperdagangkan, selisih antara harga jual                              price and the acquisition cost is recognized as a gain
            dengan harga perolehan diakui sebagai keuntungan atau                            or loss on sale in the period in which the securities are
            kerugian penjualan pada periode dimana efek tersebut                             sold.
            dijual.

            Efek-efek yang diklasifikasikan ke dalam kelompok                                Marketable securities that are classified as fair value
            nilai wajar yang diukur melalui komprehensif lain                                through other comprehensive income securities are
            disajikan sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau                                stated at fair value. Gains or losses that are not
            kerugian yang belum direalisasikan dari kenaikan atau                            realized from increases or decreases in fair value, net
            penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui dan                                 of tax, are recognized and presented as a component of
            disajikan sebagai komponen penghasilan komprehensif                              other comprehensive income. When the securities are
            lain. Ketika efek-efek tersebut dijual atau mengalami                            sold or impaired, gains and losses which was
            penurunan nilai, keuntungan atau kerugian yang                                   previously recognized in other comprehensive income
            sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain                             is reclassified to the statement of profit or loss as
            direklasifikasi ke laporan laba rugi sebagai penyesuaian                         reclassification adjustment.
            reklasifikasi.



                                                                         - 31 -
Page 562
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                        2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                        (continued)

      h.    Efek-efek (lanjutan)                                                        h.     Marketable securities (continued)

            Efek-efek yang diklasifikasikan ke dalam kelompok                                  Marketable securities classified as amortized cost are
            biaya perolehan yang diamortisasi disajikan sebesar                                stated at cost adjusted for unamortized premium and/or
            biaya perolehan yang disesuaikan dengan premi                                      discount. Premium or discount is amortized using the
            dan/atau diskonto yang belum diamortisasi. Premi atau                              effective interest rate method.
            diskonto diamortisasi dengan menggunakan metode
            suku bunga efektif.

            Cadangan       kerugian    penurunan      nilai  dan                               The allowance for impairment losses and changes in
            kenaikan/penurunan nilai wajar disajikan sebagai                                   fair value are presented as addition/deduction to the
            penambahan/pengurangan terhadap saldo efek-efek.                                   outstanding balance of marketable securities.
            Penyisihan kerugian penurunan nilai diukur bila                                    Allowance for impairment losses is assessed if there is
            terdapat indikasi penurunan nilai dengan menggunakan                               an indication of impairment using the impairment
            metodologi penurunan nilai sebagaimana diungkapkan                                 methodology as disclosed in Note 2l.
            dalam Catatan 2l.

      i.    Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                i.     Securities purchased with agreements to resale

            Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse)                             Securities purchased with agreements to resale
            diklasifikasikan dalam kategori aset keuangan diukur                               (reverse) are classified as financial assets at fair value
            pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.                                        through profit and loss.

            Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                  Securities purchases with agreements to resale (repo)
            (repo) disajikan sebagai aset sebesar harga penjualan                              are presented as asset and stated at the agreed resale
            kembali yang disepakati dikurangi selisih antara harga                             price less the difference between the buying price and
            beli dan harga penjualan kembali yang disepakati.                                  agreed resale price. The difference between the buying
            Selisih antara harga beli dan harga penjualan kembali                              price and agreed resale price is amortized using
            yang disepakati tersebut diamortisasi dengan                                       effective interest method as interest income over the
            menggunakan metode suku bunga efektif sebagai                                      year commencing from the buying date to the resale
            pendapatan bunga selama jangka waktu sejak efek-efek                               date.
            tersebut dibeli hingga saat dijual kembali.

            Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah                                     Recognition, initial measurement, subsequent
            pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan nilai wajar                               measurement, reclassification, fair value measurement
            dan penghentian pengakuan efek yang dijual dengan                                  and derecognition of securities sold with agreements to
            janji dibeli kembali mengacu pada Catatan 2d dan 3                                 repurchase refer to Notes 2d and 3 related to financial
            terkait aset dan liabilitas keuangan.                                              assets and liabilities.

      j.    Wesel ekspor                                                                j.     Export bills

            Wesel ekspor terdiri atas tagihan dari Letters of Credit.                          Export bills consist of receivables from Letters of
            Wesel ekspor diklasifikasikan sebagai biaya perolehan                              Credit. Export bills are classified as amortized cost.
            yang diamortisasi.

      k.    Instrumen keuangan derivatif                                                k.     Derivative financial instruments

            Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank melakukan                                    In conducting its businesses, the Bank conducts
            transaksi instrumen keuangan derivatif untuk mengelola                             transactions of derivative financial instruments to
            eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata uang.                               manage exposure on market risks such as currency
            Setiap kontrak derivatif dicatat sebagai aset apabila                              risk. All derivative contracts are recorded as assets
            memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila                        when fair value is positive and as liabilities when fair
            memiliki nilai wajar negatif.                                                      value is negative.

            Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang                               Gain or loss on a derivative contract not designated as
            tidak ditujukan untuk lindung nilai (atau tidak memenuhi                           a hedging instrument (or derivative contract that does
            kriteria untuk dapat diklasifikasikan sebagai lindung                              not qualify as a hedging instrument) is recognized in
            nilai) diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan                               the current year statement of profit or loss and other
            komprehensif lain tahun berjalan.                                                  comprehensive income.




                                                                          - 32 -
Page 563
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                       2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                       (continued)

      k.    Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)                                    k.     Derivative financial instruments (continued)

            Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari kontrak                               Embedded derivatives are separated from their host
            utama non-derivatif dan diperlakukan              sebagai                         non-derivative contract and accounted for as a
            instrumen derivatif jika seluruh kriteria berikut                                 derivative instrument if all of the following criteria are
            terpenuhi:                                                                        met:
             a) Karakteristik ekonomi dan risiko dari derivatif                               a) The economic characteristics and risks of the
                  melekat tidak secara erat berhubungan dengan                                     embedded derivative are not closely related to
                  karakteristik ekonomi dan risiko kontrak utama,                                  those of the host contract,
             b) Instrumen terpisah dengan kondisi yang sama                                   b) A separate instrument with the same terms as the
                  dengan instrumen derivatif melekat memenuhi                                      embedded derivative would meet the definition of
                  definisi dari derivatif, dan                                                     a derivative, and
             c) Instrumen hibrid (kombinasi) tidak diukur pada                                c) The hybrid (combined) instrument is not
                  nilai wajar melalui laporan laba rugi (dalam hal ini                             measured at fair value through profit or loss (i.e.
                  derivatif melekat di dalam aset keuangan atau                                    a derivative that is embedded in a financial asset
                  liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                                 or financial liability at fair value through profit or
                  melalui laporan laba rugi tidak dipisahkan).                                     loss is not separated).

            Instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing                              Derivatives instruments (including foreign exchange
            untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam                             transactions for financing and trading) is recognized in
            laporan posisi keuangan berdasarkan nilai wajar                                   statement of financial position at fair value less
            dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.                               allowance for impairment losses. The fair value is
            Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar,                          based on the market rate, Reuters exchange rate at
            kurs Reuters pada tanggal laporan posisi keuangan,                                statement of financial position date, discounted cash
            diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga                            flows, option pricing models or broker quoted price on
            yang diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen                          other instruments with similar characteristics.
            lainnya yang memiliki karakteristik serupa.

            Penyisihan kerugian penurunan nilai dibentuk jika                                 Allowance for impairment losses is provided if there is
            terdapat bukti objektif penurunan nilai (Catatan 2l).                             an objective evidence of impairment (Note 2l).

      l.    Kredit yang diberikan                                                      l.     Loans

            Kredit yang diberikan merupakan penyediaan uang atau                              Loans is the provision of money or bills that can be
            tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan                              equated with it, based on agreement with the recipient
            kesepakatan dengan pihak penerima kredit dan                                      of credit and requires the recipient to repay the loan
            mewajibkan pihak penerima kredit untuk melunasi                                   after a certain period of time with interest return.
            setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan bunga.

            Jenis-jenis kredit yang diberikan kepada debitur adalah                           The types of loans granted to the debtor are as follows:
            sebagai berikut:

            a. Kredit produktif antara lain terdiri dari:                                     a. Productive loans among others consist of:
               • Fixed Loan merupakan pinjaman yang diberikan                                    • Fixed Loan is a loan granted to the debtor to
                 kepada debitur untuk membiayai investasi                                          finance investments (purchase of fixed assets) of
                 (pembelian aset tetap) debitur atau modal kerja                                   the debtor or the use of working capital which is
                 yang penggunaannya bersifat seasonal/hanya                                        seasonal/one use only. Withdrawal of funds is
                 sekali penggunaan saja. Penarikan dana                                            done at once (at the plafond amount agreed
                 dilakukan sekaligus (sejumlah plafon yang telah                                   between the Bank and debtor) with the use of
                 disepakati antara Bank dan debitur) dengan                                        promissory notes and repayment can be made on
                 menggunakan promes/surat sanggup dan                                              a regular basis until the end of credit period. The
                 pembayaran kembali dapat dilakukan secara                                         portion of loan that has been repaid can not be
                 berkala sampai dengan masa kredit. Porsi                                          withdrawn;
                 pinjaman yang telah dilunasi tidak dapat ditarik
                 kembali;




                                                                         - 33 -
Page 564
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)
      l.    Kredit yang diberikan (lanjutan)                                         l.     Loans (continued)
            a. Kredit produktif antara lain terdiri dari: (lanjutan)                       a. Productive loans among others consist of:
                                                                                              (continued)
               •    Revolving Loan merupakan pinjaman yang                                    • Revolving Loan is a loan granted to the debtor
                    diberikan kepada debitur untuk membiayai                                      to finance permanent working capital, which
                    modal kerja yang bersifat permanen, yang                                      amount is reflected in the cash flow of the
                    jumlahnya tercermin dalam arus kas debitur.                                   debtor. Withdrawal of funds according to the
                    Penarikan dana sesuai dengan kebutuhan debitur                                needs of debtor by using promissory notes,
                    dengan menggunakan promes/surat sanggup,                                      which does not exceed the plafond amount that
                    dengan syarat tidak melebihi jumlah plafon yang                               have been agreed between the Bank and debtor.
                    telah disepakati antara Bank dan debitur. Porsi                               The portion of loan that has been repaid can be
                    pinjaman yang telah dilunasi dapat ditarik                                    withdrawn as long as the plafond is still
                    kembali selama plafonnya masih mencukupi dan                                  sufficient and the credit period is still valid
                    jangka waktu kredit masih berlaku (maksimum                                   (maximum 1 year and can be extended);
                    1 tahun dan dapat diperpanjang kembali);
               •    Pinjaman Rekening Koran merupakan pinjaman                                 •   Overdraft are loans given to debtor to finance
                    yang diberikan kepada debitur untuk membiayai                                  the working capital of the debtor's daily. The
                    modal kerja debitur sehari-hari. Debitur dapat                                 debtor can make withdrawals or loan repayment
                    melakukan penarikan atau pengembalian                                          by check, bank draft or other transfer letters
                    pinjaman dengan menggunakan cek, bilyet giro                                   during the term of the credit agreement and the
                    atau surat pemindahbukuan lainnya selama masa                                  withdrawal does not exceed its plafond amount.
                    berlakunya perjanjian kredit dan penarikannya
                    tidak melewati plafon pinjaman.
            b. Kredit konsumtif antara lain terdiri dari:                                  b. Consumer loans among others consist of:
               • Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Pemilikan                                  • Housing Loan and Apartment Ownership Loan
                   Apartemen merupakan pinjaman jangka panjang                                   is a long-term loan granted directly to
                   yang       langsung        diberikan      kepada                              consumer/prospective owner for the purchase of
                   konsumen/calon pemilik untuk pembelian                                        house, apartment, shop house, kiosk and
                   rumah, apartemen, ruko, kios dan memugar atau                                 restoring or repairing a house or shop house
                   memperbaiki rumah atau ruko yang telah                                        that has been owned by the consumer, where the
                   dimiliki konsumen, dimana jaminannya adalah                                   collateral is an object which is financed by the
                   obyek yang dibiayai oleh kredit tersebut;                                     loan;
               • Kredit Pemilikan Mobil merupakan pinjaman                                    • Car Loan is a long-term loan granted directly to
                   jangka panjang yang langsung diberikan kepada                                 consumer/prospective owner for the purchase of
                   konsumen/calon pemilik untuk pembelian                                        motor vehicles, both new and second-hand,
                   kendaraan bermotor baik baru maupun bekas,                                    where the collateral is an object which is
                   dimana jaminannya adalah obyek yang dibiayai                                  financed by the loan.
                   oleh kredit tersebut.
               • Kredit Tanpa Agunan merupakan pinjaman                                        •   Unsecured Credit Loan (KTA) is a loan facility
                   tanpa agunan yang dapat dipergunakan untuk                                      for customers that does not require collateral
                   berbagi      kebutuhan      customer,     dimana                                where payments can be paid installments every
                   pembayarannya dapat diangsur perbulan.                                          month.
            Pembayaran Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Pemilikan                             Payment of Housing Loan, Apartment Ownership Loan
            Apartemen dan Kredit Kepemilikan Mobil dilakukan                                and Car Loan are made through installment/repaid by
            secara bertahap/diangsur oleh debitur sesuai dengan                             the debtor in accordance with the schedule determined
            jadwal yang ditentukan oleh Bank.                                               by the Bank.
            Kredit yang diberikan pada awalnya diukur pada nilai                            Loans are initially measured at fair value plus
            wajar ditambah dengan biaya transaksi yang dapat                                transaction costs that are directly atributable, and
            diatribusikan secara langsung, dan selanjutnya diukur                           subsequently measured at amortized cost using the
            pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode                            effective interest rate method, less allowance for
            suku bunga efektif, dikurangi dengan cadangan kerugian                          impairment losses. Amortized cost is calculated by
            penurunan nilai. Biaya perolehan diamortisasi dihitung                          taking into account any discount or premium on
            dengan memperhitungkan diskonto atau premi pada saat                            acquisition and transaction costs that are an integral
            akuisisi dan biaya transaksi yang merupakan bagian                              part of effective interest rate. The amortization is
            tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortisasi                           recognized in the statement of profit or loss and other
            tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan                         comprehensive income. Allowance for impairment
            komprehensif lain. Penyisihan kerugian penurunan nilai                          losses is assessed if there is an indication of impairment
            diukur bila terdapat indikasi penurunan nilai dengan                            using the impairment methodology as disclosed in Note
            menggunakan metodologi penurunan nilai sebagaimana                              2l.
            diungkapkan dalam Catatan 2l.

                                                                       - 34 -
Page 565
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      l.    Kredit yang diberikan (lanjutan)                                        l.     Loans (continued)

            Kredit sindikasi dicatat sebesar biaya perolehan                               Syndicated loans are recorded at amortized cost using
            diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga                              the effective interest rate method according to the
            efektif sesuai dengan porsi kredit yang risikonya                              portion of loans in which the risks borned by the Bank.
            ditanggung oleh Bank.

            Restrukturisasi kredit dilakukan terhadap debitur yang                         Loan restructuring is performed for debtors who are
            mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya,                               facing financial difficulties in fulfilling their
            yang dilakukan melalui modifikasi persyaratan kredit                           obligations, through a modification of the terms of the
            seperti penjadwalan kembali angsuran dan bunga yang                            loan such as rescheduling of installments and unpaid
            tertunggak serta perpanjangan jangka waktu kredit dan                          interest and the extension of credit terms and
            ketentuan kredit yang baru. Kerugian yang timbul dari                          definitions of the new loan. Losses on loan
            restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modifikasi                        restructuring in respect of modification of the terms of
            persyaratan kredit diakui bila nilai sekarang dari                             the loans are recognized only if the present value of
            jumlah penerimaan kas yang akan datang yang telah                              total future cash receipts specified by the new terms of
            ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru,                                 the loans, including both receipts designated as interest
            termasuk penerimaan yang diperuntukkan sebagai                                 and those designated as loan principal, are less than
            bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai                              the carrying amount of loans before restructuring.
            pinjaman yang diberikan yang tercatat sebelum
            restrukturisasi.

            Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai                          Restructured loans are stated at the lower of carrying
            yang lebih rendah antara nilai tercatat kredit pada                            value on the date of restructuring or value of the future
            tanggal restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas                        cash receipts after restructuring. Losses resulting from
            masa depan setelah restrukturisasi. Kerugian akibat                            the difference between the carrying value on the date of
            selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal                              restructuring with value of the future cash receipts after
            restrukturisasi dengan nilai tunai penerimaan kas masa                         restructuring are recognized in the statement of profit
            depan setelah restrukturisasi diakui dalam laporan laba                        or loss and other comprehensive income. After the
            rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah                                restructuring, all future cash receipts specified by the
            restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan                               new terms are recorded as a return of principal loans
            yang ditetapkan dalam persyaratan baru dicatat sebagai                         and interest income, in accordance with the
            pengembalian pokok kredit yang diberikan dan                                   restructuring.
            pendapatan bunga sesuai dengan syarat-syarat
            restrukturisasi.

            Kredit yang diberikan dinyatakan tidak tertagih pada                           Loans are deemed uncollected when there are no
            saat tidak terdapat prospek yang realistis mengenai                            realistic prospects of future recovery. When loans are
            pengembalian di masa datang. Ketika kredit yang                                deemed uncollected and all collateral have been
            diberikan tidak tertagih dan semua jaminan telah                               realized or have been foreclosed, they are written-off
            direalisasi atau sudah diambil alih, kredit yang                               against the related allowance for impairment losses.
            diberikan tersebut dihapus buku dengan menjurnal                               Those uncollected loan can be written off after all the
            balik cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit yang                           necessary procedures have been performed and the
            diberikan tersebut dapat dihapus buku setelah semua                            amount of the loss has been determined.
            prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah
            kerugian telah ditentukan.

            Penerimaan kembali atas pokok kredit yang diberikan                            Subsequent recoveries of written-off loans are credited
            yang telah dihapusbukukan dikreditkan dengan                                   by adjusting the allowance for impairment losses
            menyesuaikan akun cadangan kerugian penurunan                                  account. Interest received on loans previously written-
            nilai. Penerimaan bunga atas kredit yang telah                                 off are recorded as other operating income. Penalties
            dihapusbukukan      dicatat   sebagai     pendapatan                           received on loans previously written-off are recorded
            operasional lainnya. Penerimaan denda atas kredit                              as non-operating income.
            yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai pendapatan
            non-operasional.




                                                                      - 35 -
Page 566
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                             m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan

            i.   Pengakuan penurunan nilai aset keuangan                                 i.   Recognition of impairment in financial assets

                 Bank mengakui penyisihan kerugian untuk                                      The Bank recognizes an allowance for possible
                 kerugian kredit ekspektasian pada aset keuangan                              losses on expected credit losses on financial assets
                 yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                measured at amortized cost or at fair value through
                 atau pada nilai wajar melalui penghasilan                                    other comprehensive income, lease receivables,
                 komprehensif lain, piutang sewa, aset kontrak atau                           contract assets or loan commitments and financial
                 komitmen pinjaman dan kontrak jaminan                                        guarantee contracts that impose impairment
                 keuangan     yang     menerapkan       persyaratan                           requirements.
                 penurunan nilai.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, entitas mengukur                              As of reporting date, an entity shall measure the
                 penyisihan kerugian instrumen keuangan                                       allowance for possible losses on financial
                 sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang                              instruments at the amount of expected credit losses
                 umurnya, jika risiko kredit atas instrumen                                   over their lifetime, if the credit risk on those
                 keuangan tersebut telah meningkat secara                                     financial instruments has increased significantly
                 signifikan sejak pengakuan awal.                                             since initial recognition.

                 Pada setiap tanggal pelaporan entitas menilai                                As of reporting date the entity assesses whether the
                 apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah                           credit risk on a financial instrument has increased
                 meningkat secara signifikan sejak pengakuan                                  significantly since initial recognition. When making
                 awal. Ketika melakukan penilaian tersebut, entitas                           that assessment, an entity considers changes in
                 mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar                                default risk that occur over the life of the financial
                 yang terjadi selama umur instrumen keuangan,                                 instrument, not changes in the amount of expected
                 bukan perubahan atas jumlah kerugian kredit                                  credit losses. In making that assessment, the entity
                 ekspektasian. Dalam melakukan penilaian                                      compares the risk of default on a financial
                 tersebut, entitas membandingkan risiko gagal                                 instrument that occurs at the reporting date with the
                 bayar instrumen keuangan yang terjadi pada                                   risk of default on initial recognition and considers
                 tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada                             reasonable and supportable information available
                 saat pengakuan awal serta mempertimbangkan                                   without undue cost or effort, which is an indication
                 informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia                             of a significant increase in credit risk since
                 tanpa biaya atau upaya berlebihan, yang                                      recognition early.
                 merupakan indikasi peningkatan risiko kredit
                 secara signifikan sejak pengakuan awal.

                 Pada tanggal pelaporan entitas hanya mengakui                                As of reporting date, the entity recognizes only the
                 perubahan kumulatif atas kerugian kredit                                     cumulative changes in expected credit losses over
                 ekspektasian sepanjang umurnya sejak pengakuan                               its lifetime since the initial recognition of the
                 awal aset keuangan sebagai penyisihan kerugian                               financial asset as an allowance for losses on
                 atas aset keuangan yang dibeli atau yang berasal                             financial assets purchased or resulting from
                 dari aset keuangan memburuk.                                                 deteriorating financial assets.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, entitas mengakui                              As of reporting date, an entity recognizes in profit
                 dalam laba rugi jumlah perubahan kerugian kredit                             or loss the amount of changes in lifetime expected
                 ekspektasian sepanjang umurnya sebagai                                       credit losses as an impairment gain or loss. An
                 keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Entitas                            entity shall recognize the amendment of the
                 mengakui perubahan membaik atas kerugian                                     expected lifetime credit loss as an impairment gain,
                 kredit ekspektasian sepanjang umurnya sebagai                                even though the lifetime expected credit loss is less
                 keuntungan penurunan nilai, meskipun kerugian                                than the amount of the expected credit loss that was
                 kredit ekspektasian sepanjang umurnya lebih kecil                            included in the cash flow estimate at initial
                 dari jumlah kerugian kredit ekspektasian yang                                recognition.
                 termasuk dalam estimasi arus kas pada saat
                 pengakuan awal.




                                                                      - 36 -
Page 567
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                             m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                          (continued)

            i.   Pengakuan penurunan nilai aset keuangan                                 i.   Recognition of impairment in financial assets
                 (lanjutan)                                                                   (continued)

                 Jika dalam periode pelaporan sebelumnya bank                                 If in the previous reporting period the bank has
                 telah mengukur penyisihan kerugian untuk                                     measured allowance for losses for financial
                 instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit                                  instruments for an amount of expected credit losses
                 ekspektasian sepanjang umurnya, tetapi pada                                  over its lifetime, but at the reporting date of the
                 tanggal pelaporan periode kini ditentukan bahwa                              current period it is determined that the credit risk
                 risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut                               on the financial instrument is no longer fulfilled
                 tidak lagi terpenuhi (tidak meningkat secara                                 (does not increase significantly), then the bank
                 signifikan), maka bank mengukur penyisihan                                   measures the allowance for losses in the amount of
                 kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian                               12 months expected credit loss at the reporting date
                 12 bulan pada tanggal pelaporan periode kini.                                of the current period.

                 Bank mengakui jumlah kerugian kredit                                         The Bank recognizes the amount of the expected
                 ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit)                                credit loss (or credit loss recovered) in profit or
                 dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau                                     loss, as an impairment gain or loss. The amount
                 kerugian penurunan     nilai.   Jumlah     yang                              referred to is an adjustment to the allowance for
                 dimaksud merupakan penyesuaian terhadap                                      possible losses on the reporting date where
                 penyisihan kerugian pada tanggal pelaporan yang                              recognition is required.
                 disyaratkan pengakuannya.

                 Untuk menentukan apakah telah terjadi                                        To determine whether there has been an increase in
                 peningkatan       risiko    kredit,     bank                                 credit risk, banks consider reasonable and
                 mempertimbangkan informasi yang wajar dan                                    supported information, including forward-looking
                 terdukung, termasuk informasi perkiraan masa                                 information.
                 depan (forward-looking).

                 Bank mengukur kerugian kredit ekspektasian                                   The Bank measures the expected credit loss on
                 dari instrumen keuangan dengan suatu cara yang                               financial instruments in a way that reflects:
                 mencerminkan:
                  •    Jumlah yang tidak bias dan probabilitas                                 •    Unusual and probability-weighted amounts
                       tertimbang     yang     ditentukan dengan                                    determined by evaluating a Seriess of
                       mengevaluasi serangkaian hasil yang                                          probable outcomes, Estimated Expected
                       kemungkinan       dapat terjadi, Estimasi                                    Credit Loss reflects a weighted and unbiased
                       Kerugian         Kredit        Ekspektasian                                  probability amount determined by evaluating
                       mencerminkan        jumlah      probabilitas                                 the possible range of outputs;
                       tertimbang dan tidak bisa yang ditentukan
                       dengan mengevaluasi rentang keluaran yang
                       mungkin;
                  •    Nilai waktu atas uang-discount rate; dan                                •    The time value of the money-discount rate;
                                                                                                    and
                 •    Informasi yang wajar dan terdukung yang                                  •    Reasonable and supportable information that
                      tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan                                    is available without undue cost or effort at the
                      pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa                                     reporting date regarding past events, current
                      masa lalu,kondisi kini dan perkiraan                                          conditions and forecasts of future economic
                      kondisi ekonomi masa depan (forward                                           conditions (forward looking).
                      looking).

                 Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian,                                When measuring expected credit losses, the bank
                 bank tidak harus mengidentifikasi semua skenario                             does not have to identify all possible scenarios.
                 yang      mungkin.      Akan       tetapi, bank                              However, banks consider the risk or probability of
                 mempertimbangkan risiko atau probabilitas                                    credit loss by reflecting the probability of
                 terjadinya kerugian kredit dengan mencerminkan                               occurrence and non-occurrence of credit losses,
                 probabilitas terjadinya dan tidak terjadinya                                 even though the possibility of credit losses is very
                 kerugian     kredit,   meskipun kemungkinan                                  low.
                 terjadinya kerugian kredit sangat rendah.



                                                                      - 37 -
Page 568
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                        2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                        (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                                 m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                              (continued)

            i.    Pengakuan penurunan nilai aset keuangan                                    i.   Recognition of impairment in financial assets
                  (lanjutan)                                                                      (continued)

                  Periode maksimum yang dipertimbangkan dalam                                     The maximum period considered in measuring
                  mengukur kerugian kredit ekpektasian adalah                                     expected credit losses is the seasonal contractual
                  periode kontraktual musiman (termasuk opsi                                      period (including extension options) during which
                  perpanjangan) selama bank terekspos terhadap                                    the bank is exposed to credit risk. This period does
                  risiko kredit. Periode tersebut dimaksud tidak                                  not cover a longer period even though the longer
                  mencakup periode yang lebih panjang meskipun                                    period is consistent with existing business
                  periode yang lebih panjang tersebut konsisten                                   practices.
                  dengan praktis bisnis yang ada.

            ii.   Penurunan nilai aset non-keuangan                                          ii   Impairment of non-financial assets

                  Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank menilai                               The Bank assesses at the end of each reporting
                  apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami                                   period whether there is an indication that an asset
                  penurunan nilai. Suatu aset mengalami penurunan                                 may be impaired. Assets are considered as impaired
                  nilai jika nilai tercatat aset lebih besar daripada                             when the carrying value of assets is exceed the
                  nilai yang dapat dipulihkan. Nilai tercatat dari aset                           recoverable amount. The carrying amount of non-
                  non-keuangan, kecuali aset pajak tangguhan,                                     financial assets, except for deferred tax assets are
                  ditelaah setiap periode, untuk menentukan apakah                                reviewed each period to determine whether there is
                  terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat                                any indication of impairment. If any such indication
                  indikasi penurunan nilai, maka Bank akan                                        exists the Bank will estimate the asset’s recoverable
                  melakukan estimasi jumlah nilai yang dapat                                      amount.
                  dipulihkan aset tersebut.

                  Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset                                   The recoverable amount of an individual assets is
                  individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara                               the higher of an asset or Cash Generating Unit
                  nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”)                                (CGU) less cost to sell and its value in use, unless
                  dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai                                      the asset does not generate cash inflows that are
                  pakainya,     kecuali     aset    tersebut    tidak                             largerly independent of those from other assets or
                  menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar                                 Banks of assets. In assessing value in use, the
                  independen dari aset atau kelompok aset lain.                                   estimated future cash flows are discounted to their
                  Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas                                 present value using a pre-tax discount rate that
                  masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini                                   reflects current market assessment of the time value
                  dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum                                     of money and the risk specific to the assets.
                  pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini
                  dari nilai waktu uang dan risiko spesifik aset.

                  Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, aset yang                               For the purpose of impairment testing, assets that
                  tidak dapat diuji secara individual akan                                        cannot be tested individually are Banked together
                  digabungkan dengan kelompok yang lebih kecil                                    into the smallest Bank that generates cash inflows
                  yang memberikan arus kas masuk dari                                             from continuing use that are largely independent of
                  penggunaan berkelanjutan yang sebagian besar                                    the cash inflows of other assets or CGU.
                  independen terhadap arus kas masuk atas aset
                  lainnya atau UPK.

                  Penyisihan penurunan nilai diakui jika nilai                                    An impairment loss is recognized if the carrying
                  tercatat dari suatu aset atau UPK melebihi nilai                                amount of an asset or CGU exceeds its recoverable
                  yang dapat diperoleh kembali. Penyisihan                                        amount. Impairment losses are recognized in the
                  penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan                               statement of profit or loss and other comprehensive
                  penghasilan komprehensif lain.                                                  income.




                                                                          - 38 -
Page 569
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                      (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                               m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                            (continued)

            ii.    Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)                             ii     Impairment of non-financial assets (continued)

                   Kerugian penurunan nilai atas aset non keuangan                                 Impairment losses of non-financial assets
                   yang diakui pada periode sebelumnya dinilai                                     recognized in prior period are assessed at each
                   pada setiap akhir periode pelaporan untuk menilai                               reporting date for any indications that the losses
                   apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan                                   that recognized in prior period has decreased or
                   nilai yang telah diakui sebelumnya telah menurun                                no longer exists. An impairment losses is reversed
                   atau tidak ada lagi. Kerugian penurunan nilai                                   if there has been changes in the estimates used to
                   dibalik jika terdapat perubahan estimasi yang                                   determine the recoverable amount. The reversal
                   digunakan       untuk      menentukan      jumlah                               of an impairment losses limited so that the
                   terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi                                    carrying amount of the asset does not exceed the
                   sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi                                    recoverable amount and the carrying amount net
                   jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat                                    of depreciation and amortization, if there is no
                   bersih setelah penyusutan atau amortisasi,                                      impairment losses that has been recognized in
                   seandainya tidak ada kerugian penurunan nilai                                   prior period for the asset. Reversal of impairment
                   yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode                              loss is recognized in profit or loss. After such a
                   sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai                                     reversal recognized in profit or loss, depreciation
                   diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan                                      for the asset is adjusted in future period to
                   tersebut diakui sebagai laba rugi, penyusutan aset                              allocate the asset’s revised carrying amount, less
                   tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk                                 any residual value, on a systemic basis over the
                   mengalokasikan jumlah tercatat aset yang                                        remaining useful life.
                   direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar
                   yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

            iii.   Aset keuangan memburuk                                                   iii.   Credit - impaired financial asset

                   Aset keuangan mengalami penurunan nilai aset                                    Financial asset is impaired in the value of a
                   keuangan ketika satu atau lebih peristiwa yang                                  financial asset when one or more events that have
                   memiliki dampak merugikan atas estimasi arus                                    an adverse effect on the estimated future cash
                   kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi.                                flows of the financial asset have occurred.
                   Bukti bahwa aset keuangan mengalami                                             Evidence that a financial asset is impaired by a
                   penurunan nilai aset keuangan termasuk data                                     financial asset includes observable data about
                   yang dapat diobservasi mengenai peristiwa                                       the following events:
                   berikut ini:
                   •    Kesulitan keuangan signifikan yang                                         •    Significant        financial      difficulties
                        dialami penerbit atau pihak peminjam;                                           experienced by the issuer or borrower;
                   •    Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa                                     •    Breaches of contract, such as events of
                        gagal bayar atau peristiwa tunggakan;                                           default or arrears;
                   •    Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                                       •    The lender, for economic or contractual
                        ekonomik atau kontraktual sehubungan                                            reasons in connection with the borrower's
                        dengan kesulitan keuangan yang dialami                                          financial difficulties, has made concessions
                        pihak peminjam, telah memberikan konsesi                                        to the borrower that would not have been
                        pada pihak peminjam yang tidak mungkin                                          possible if the borrower had not
                        diberikan jika pihak peminjam tidak                                             experienced such difficulties;
                        mengalami kesulitan tersebut;
                   •    Terjadi kemungkinan bahwa pihak                                            •    There is a possibility that the borrower will
                        peminjam akan dinyatakan pailit atau                                            enter bankruptcy or other financial
                        melakukan reorganisasi keuangan lainnya;                                        reorganization;
                   •    Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan                                   •    The disappearance of an active market for
                        akibat kesulitan keuangan; atau                                                 financial assets due to financial difficulties;
                                                                                                        or




                                                                        - 39 -
Page 570
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                       2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                       (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                                m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                             (continued)

            iii.   Aset keuangan memburuk (lanjutan)                                         iii.   Credit - impaired financial asset (continued)

                   Aset keuangan mengalami penurunan nilai aset                                     Financial asset is impaired in the value of a
                   keuangan ketika satu atau lebih peristiwa yang                                   financial asset when one or more events that
                   memiliki dampak merugikan atas estimasi arus                                     have an adverse effect on the estimated future
                   kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi.                                 cash flows of the financial asset have occurred.
                   Bukti bahwa aset keuangan mengalami                                              Evidence that a financial asset is impaired by a
                   penurunan nilai aset keuangan termasuk data                                      financial asset includes observable data about
                   yang dapat diobservasi mengenai peristiwa                                        the following events: (continued)
                   berikut ini: (lanjutan)
                    •   Pembelian atau penerbitan aset keuangan                                     •    Purchase or issue of financial assets at a
                        dengan diskon sangat besar yang                                                  deep discount that reflects the loss of
                        mencerminkan kerugian aset keuangan                                              financial assets incurred. It is difficult to
                        yang          terjadi.     Sulit        untuk                                    identify a single discrete event, however,
                        mengidentifikasikan peristiwa diskrit                                            the combined effect of several events can
                        tunggal, namun demikian, dampak                                                  cause a financial asset to be impaired.
                        kombinasi dari beberapa peristiwa dapat
                        menyebabkan aset keuangan mengalami
                        penurunan nilai aset keuangan.
                   Untuk aset keuangan yang memburuk pada                                           For financial assets that have deteriorated at the
                   tanggal pelaporan, tetapi bukan aset keuangan                                    reporting date, but not financial assets that were
                   yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan                                 purchased or originated from deteriorating
                   memburuk, entitas mengukur kerugian aset                                         financial assets, an entity shall measure the
                   keuangan ekspektasian sebesar selisih antara                                     expected financial asset loss as the difference
                   jumlah tercatat bruto aset dan nilai kini dari arus                              between the asset's gross carrying amount and
                   kas masa depan yang diestimasi didiskonto                                        the present value of estimated future cash flows
                   dengan suku bunga efektif awal aset keuangan.                                    discounted at interest rates effective initial
                   Penyesuaian diakui di laba rugi sebagai                                          financial assets. The adjustments are recognized
                   keuntungan atau kerugian penurunan nilai.                                        in profit or loss as an impairment gain or loss.

            iv.    Pengelompokan kualitas/ stage aset keuangan                               iv.    Financial asset quality/ stage classification

                   a.   Stage 1                                                                     a.   Stage 1
                        Mencakup instrument keuangan yang tidak                                          Includes financial instruments that do not
                        memiliki peningkatan resiko kredit secara                                        have a significant increase in credit risk
                        signifikan sejak pengakuan awal atau                                             since initial recognition or have a low
                        memiliki resiko kredit rendah pada tanggal                                       credit risk at the reporting date. For these
                        pelaporan. Untuk aset-aset ini, akan berlaku                                     assets, a 12 month ECL calculation will
                        perhitungan ECL 12 bulan.                                                        apply.

                   b.   Stage 2                                                                     b.   Stage 2
                        Mencakup instrumen keuangan yang                                                 Includes financial instruments that
                        mengalami peningkatan resiko kredit sejak                                        experience an increase in credit risk since
                        pengakuan awal (kecuali Bank merasa resiko                                       initial recognition (unless the Bank feels the
                        kredit tergolong rendah pada tanggal                                             credit risk is low at the reporting date) but
                        pelaporan) namun belum terbukti adanya                                           has not been proven to have an objective
                        bukti penurunan nilai secara objektif. Untuk                                     evidence of impairment. For these assets,
                        aset-aset ini, akan berlaku perhitungan ECL                                      lifetime ECL calculations will apply. ECL
                        seumur hidup. ECL seumur hidup adalah                                            lifetime is the expected credit loss expected
                        ekspektasi kerugian kredit yang diharapkan                                       from all default events that may occur
                        dari semua kejadian gagal bayar yang                                             during the estimated life of the financial
                        mungkin terjadi selama perkiraan umur dari                                       instrument.
                        instrumen keuangan tersebut.




                                                                         - 40 -
Page 571
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                              m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                           (continued)

            iv.   Pengelompokan kualitas/ stage aset keuangan                             iv.   Financial asset quality/ stage classification
                  (lanjutan)                                                                    (continued)

                  c.   Stage 3                                                                  c.   Stage 3
                       Mencakup instrumen keuangan yang telah                                        Includes financial instruments that have
                       terbukti mengalami penurunan nilai secara                                     been objectively proven to be impaired at the
                       objektif pada tanggal pelaporan. Tahap ini                                    reporting date. This stage is usually filled by
                       biasanya diisi oleh debitur yang mengalami                                    debtors who experience defaults.
                       gagal bayar.

            v.    Cross Staging                                                           iv.   Cross Staging

                  Cross Staging antar debitur yang sama akan                                    Cross staging between debtors the same will be
                  diterapkan, jika satu debitur (CIF) memiliki multi                            applied, if one debtor (CIF) has multiple accounts
                  rekening (fasilitas) dan stage yang berbeda akan                              (facilities) and different stages will be the worst
                  dilakukan worst stage artinya satu debitur akan                               stage, meaning that one debtor will have the
                  memiliki stage yang terburuk.                                                 worst stage.

                  Faktor utama dalam menentukan apakah                                          The main factor in determining whether a
                  instrumen keuangan memerlukan perhitungan                                     financial instrument requires a 12 month ECL
                  ECL 12 bulan (stage 1) atau ECL seumur hidup                                  (stage 1) or lifetime (stage 2) ECL calculation is
                  (stage 2) disebut dengan kriteria Significant                                 called the Significant Increase in Credit Risk
                  Increase in Credit Risk (SICR). Penentuan                                     (SICR) criterion. Determining the SICR criteria
                  kriteria SICR ini memerlukan pengkajian dan                                   requires reviewing and discussing whether there
                  diskusi apakah telah terjadi peningkatan resiko                               has been a significant increase in credit risk at
                  kredit secara signifikan pada tanggal pelaporan.                              the reporting date.

                  Dalam PSAK 109 terdapat sebuah rebuttable                                     In SFAS 109 there is a rebuttable presumption
                  presumption bahwa resiko kredit terhadap aset                                 that credit risk to financial assets will be
                  keuangan akan dianggap meningkat secara                                       considered to have increased significantly since
                  signifikan sejak pengakuan awal jika pembayaran                               initial recognition if the contractual payment is
                  kontraktual sudah lebih dari 30 hari telah                                    more than 30 days pay due (DPD). This
                  menunggak. Asumsi ini akan berlaku kecuali jika                               assumption will apply unless the Bank can prove,
                  Bank dapat membuktikan, melalui argumen yang                                  through reasonable arguments and based on
                  masuk akal dan berdasarkan fakta, bahwa resiko                                facts, that the risk does not increase significantly
                  tidak meningkat secara signifikan pada 30 hari                                at 30 days pay due (DPD). In addition, the
                  telah menunggak. Selain itu, definisi gagal bayar                             definition of default in SFAS 109 also mentions
                  (default) pada PSAK 109 juga menyebutkan                                      the rebuttable presumption that financial assets
                  praduga (rebuttable presumption) bahwa aset                                   that are 90 days in arrears have defaulted.
                  keuangan yang sudah menunggak 90 hari telah
                  gagal bayar.




                                                                       - 41 -
Page 572
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                              m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                           (continued)

            vi.    Metode kerugian kredit ekspektasian                                     vi.    Expected credit losses method

                   a.   Kredit Ekspektasian 12 bulan                                              a.   Expected Credit 12 months
                        Jika tidak terjadi peningkatan secara                                          If there has been no significant increase
                        signifikan sejak pengakuan awal. Kerugian                                      since initial recognition. The loss represents
                        dimaksud merepresentasikan kerugian kredit                                     the expected credit loss arising from a
                        ekspektasian yang timbul dari peristiwa                                        financial instrument default that may occur
                        gagal bayar instrumen keuangan yang                                            within 12 months after the reporting date.
                        mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
                        tanggal pelaporan.

                   b.   Kredit Ekspektasian Sepanjang Umurnya                                     b.   Expected credit throughout its life
                        Jika risiko kredit atas instrumen keuangan                                     If the credit risk on the financial instrument
                        tersebut telah meningkat secara signifikan                                     has increased significantly since initial
                        sejak pengakuan awal-baik dinilai secara                                       recognition - whether assessed individually
                        individu      atau      kolektif    dengan                                     or collectively - by considering all
                        mempertimbangkan semua informasi yang                                          reasonable and supportable information,
                        wajar dan terdukung, termasuk informasi                                        including information that is forward-
                        yang bersifat perkiraan masa depan                                             looking.
                        (forward-looking).

            vii.   Kriteria stage aset keuangan                                            vii.   Financial asset stage criteria

                   a.   Stage 1                                                                   a.   Stage 1
                        •   Umur tunggakan (DPD) = 0 - 30 hari.                                        •   Days pay due (DPD) = 0 – 30 days.
                        •   Tidak ada Flagging Restrukturisasi.                                        •   No Restructuring Flagging.
                        •   Perhitungan        Kerugian       kredit                                   •   Calculation of expected credit losses
                            espektasian dengan menggunakan                                                 using a 12 month probability of default.
                            probability of default 12 bulan.
                        •   Pendapatan Bunga diakui selama                                             •    Interest income is recognized during
                            periode kredit yaitu suku bunga efektif                                         the credit period, namely the effective
                            diperhitungkan dengan jumlah nilai                                              interest rate is calculated by the total
                            bruto (Effective Interest Rate to Gross                                         gross value (Effective Interest Rate to
                            Carrying Amount).                                                               Gross Carrying Amount).

                   b.   Stage 2                                                                   b.   Stage 2
                        •   Umur tunggakan (DPD) = 31 - 90 hari.                                       •   Days pay due (DPD) = 31 – 90 days.
                        •   Ada Flagging Restrukturisasi                                               •   On Restructuring Flagging.
                        •   Perhitungan kerugian kredit espektasian                                    •   Calculation of expected credit losses
                            dengan menggunakan probability of                                              using a probability of default for the
                            default seumur pinjaman.                                                       duration of the loan.
                        •   Pendapatan bunga diakui selama                                             •   Interest income is recognized during
                            periode kredit yaitu suku bunga efektif                                        the credit period, namely the effective
                            diperhitungkan dengan jumlah nilai                                             interest rate is calculated by the total
                            bruto (Effective Interest Rate to Gross                                        gross value (Effective Interest Rate to
                            Carrying Amount).                                                              Gross Carrying Amount).

                   c.   Stage 3                                                                   c.   Stage 3
                        •   Umur tunggakan (DPD) > 90 hari.                                            •   Days pay due > 90 days.
                        •   Perhitungan kerugian kredit espektasian                                    •   Calculation of expected credit losses
                            dengan menggunakan probability of                                              using a probability of default for the
                            default seumur pinjaman.                                                       duration of the loan.
                        •   Pendapatan bunga diakui selama                                             •   Interest income is recognized during
                            periode kredit yaitu suku bunga efektif                                        the credit period, namely the effective
                            diperhitungkan dengan jumlah nilai                                             interest rate is calculated by the net
                            neto atau biaya diamortisasi (Effective                                        value or amortized cost (Effective
                            Interest Rate to Net Carrying Amount).                                         Interest Rate to Net Carrying Amount).


                                                                       - 42 -
Page 573
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                              m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                           (continued)

            viii. Indikator kualitatif kriteria stage 2 aset                               viii. Qualitative indicators of Ssage 2 financial
                  keuangan                                                                       assets criteria

                  a.   Perubahan persyaratan kredit (keringanan),                                a.   Changes in credit terms (relief), if the credit
                       dalam hal perjanjian kredit masih berjalan                                     agreement is still running for a short time;
                       dalam waktu yang singkat;
                  b.   Tidak ada pembayaran angsuran;                                            b.   No installment payments;
                  c.   Peningkatan signifikan pada risiko kredit                                 c.   Significant increase in credit risk on other
                       pada instrumen lain dari peminjam yang                                         instruments from the same borrower;
                       sama;
                  d.   Kebijakan peningkatan monitoring debitur                                  d.   Policy to increase debtor monitoring due to
                       karena peningkatan risiko kredit;                                              increased credit risk;
                  e.   Meningkatnya premi risiko debitur yang                                    e.   Increased debtor risk premium due to
                       disebabkan peningkatan risiko kredit pada                                      increased credit risk on debtors;
                       debitur;
                  f.   Perubahan faktor eksternal yang merugikan                                 f.   Changes in external factors that are
                       bisnis dan keuangan debitur;                                                   detrimental to the debtor's business and
                                                                                                      finances;
                  g.   Penurunan rating internal dan eksternal.                                  g.   Internal and external downgrades.

            ix.   Indikator kualitatif kriteria stage 3 aset                               ix.   Qualitative indicators of stage 3 financial assets
                  keuangan                                                                       criteria

                  a.   Pelanggaran perjanjian kredit.                                            a.   Credit agreement violation
                       •    Tidak dipenuhinya satu atau lebih                                         •   Failure of one or more of the terms
                            syarat-syarat yang diatur dalam                                               stipulated in the credit agreement, such
                            perjanjian kredit seperti syarat                                              as          signing           conditions,
                            penandatanganan,                  syarat                                      disbursement/withdrawal conditions,
                            pencairan/penarikan,       pelanggaran                                        violation of credit covenants;
                            terhadap covenant kredit;
                       •    Penyalahgunaan penggunaan kredit;                                         •    Abuse of use of credit;
                       •    Adanya masalah hukum dan ekonomi                                          •    There are significant legal and
                            yang signifikan dari debitur;                                                  economic problems from the debtors;
                       •    Terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu)                                      •    There is at least 1 (one) legal problem
                            permasalahan hukum yang dialami                                                experienced by the debtor, whether
                            debitur baik yang terkait dengan usaha                                         related to business or legal problems
                            maupun masalah hukum diluar usaha;                                             outside the business;
                       •    Terdapat     permasalahan       internal                                  •    There are internal family problems, for
                            keluarga,     misalnya       perceraian,                                       example divorce, death, prolonged
                            kematian, sakit yang berkepanjangan,                                           illness, or misuse of funds by members
                            atau penyalahgunaan dana oleh anggota                                          of the debtor's family.
                            keluarga debitur.

                  b.   Terdapat kemungkinan bahwa debitur                                        b.   There is a possibility that the debtor will be
                       dinyatakan pailit.                                                             declared bankrupt.
                        •   Terdapat hutang macet kepada pihak                                        •    There is bad debt to third parties;
                            ketiga;
                        •   Terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu)                                      •    There is at least 1 (one) bankruptcy
                            tuntutan hukum pailit oleh pihak                                               lawsuit by a third party.
                            ketiga.




                                                                       - 43 -
Page 574
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                   2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                   (continued)

      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                            m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                         (continued)

            x.    Pengelompokan kredit berdasarkan umur                                  x.    Credit Banking based on the age of arrears
                  tunggakan (deliquency bucket)                                                (deliquency bucket)

                  Aset keuangan dikelompokan lagi kedalam                                      Financial assets are further classified into
                  kelompok tunggakan (delinquency buckets) yang                                delinquency buckets, which represent credit
                  merepresentasikan kualitas kredit yang terdiri                               quality, consisting of:
                  dari :

                  a.   Rating 1, yakni untuk kredit yang tidak                                 a.   Rating 1, which is for credits that are not in
                       memiliki tunggakan;                                                          arrears;
                  b.   Rating 2, yakni untuk kredit yang memiliki                              b.   Rating 2, namely for loans with arrears of
                       tunggakan pokok dan atau bunga sampai                                        principal and/or interest of up to 30 (thirty)
                       dengan 30 (tiga puluh) hari;                                                 days.
                  c.   Rating 3, yakni untuk kredit yang memiliki                              c.   Rating 3, namely for loans with arrears of
                       tunggakan pokok dan atau bunga lebih dari                                    principal and/or interest of more than 30
                       30 (tiga puluh) hari sampai dengan 60 (enam                                  (thirty) days up to 60 (sixty) days;
                       puluh) hari;
                  d.   Rating 4, yakni untuk kredit yang memiliki                              d.   Rating 4, namely for loans with arrears of
                       tunggakan pokok dan atau bunga lebih dari                                    principal and/or interest of more than 60
                       60 (enam puluh) hari sampai dengan 90                                        (sixty) days up to 90 (ninety) days;
                       (sembilan puluh) hari;
                  e.   Rating 5, yakni untuk kredit yang memiliki                              e.   Rating 5, namely for loans with arrears of
                       tunggakan pokok dan atau bunga lebih dari                                    principal and/or interest of more than 90
                       90 (sembilan puluh) hari.                                                    (ninety) days.

            xi.   Teknik evaluasi kerugian kredit ekspektasian                           xi.   Technique for evaluating expected credit losses

                  Teknik dalam mengevaluasi Kerugian Kredit                                    Techniques in evaluating Expected Credit Losses
                  Ekspektasian menggunakan metode Migration                                    use the Migration Analysis method, using a
                  Analysis,      dengan menggunakan pendekatan                                 statistical approach from credit historical data
                  statistik dari data historis kredit berdasarkan                              based on segmentation:
                  segmentasi :
                  a. Bank wide;                                                                a.   Bank wide;
                  b. Sektor Ekonomi;                                                           b.   Economic Sector;
                  c. Rating (stage);                                                           c.   Stage;
                  d. Produk kredit.                                                            d.   Credit products.

                  Perhitungan Kerugian Kredit Ekspektasian atau                                Calculation of Expected Credit Loss (ECL) In
                  Expected Credit Loss (ECL) dalam menentukan                                  determining the amount of Expected Credit Loss,
                  besarnya Kerugian Kredit Ekspektasian, maka                                  the formation of Allowance for Impairment
                  pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan                                      Losses includes:
                  Nilai mencakup:
                  a. Probability of default;                                                   a.   Probability of default;
                  b. Exposure at default;                                                      b.   Exposure at default;
                  c. Lost given default;                                                       c.   Lost given default;
                  d. Discount factor;                                                          d.   Discount factor;
                  e. Forward looking adjustment.                                               e.   Forward looking adjustment.




                                                                     - 44 -
Page 575
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)
      m.    Penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                              m.   Impairment of financial and non-financial assets
            keuangan (lanjutan)                                                           (continued)
            xi.   Teknik evaluasi kerugian kredit ekspektasian                            xi.   Technique for evaluating expected credit losses
                  (lanjutan)                                                                    (continued)
                  Bank menggunakan 3 (tiga) skenario kondisi                                    The Bank uses 3 (three) different economic
                  ekonomi yang berbeda atas perhitungan ECL                                     condition scenarios for the ECL calculation
                  yang dilakukan secara kolektif. Tiga skenario                                 which is carried out collectively. Three scenarios
                  kondisi ekonomi yang ditetapkan Bank terdiri                                  of economic conditions determined by the Bank
                  dari kondisi umum (Business As Usual), kondisi                                consist of general conditions (Business As
                  baik (Upturn Atau Good Scenario), dan kondisi                                 Usual), good conditions (Upturn or Good
                  buruk (Downturn Atau Bad Scenario). Dalam                                     Scenarios), and bad conditions (Downturn or
                  prakteknya, diasumsikan setiap kondisi umum,                                  Bad Scenarios). In practice, it is assumed that
                  kondisi baik, dan kondisi buruk terjadi dengan                                every general condition, good condition, and bad
                  probabilitas    (bobot)    tertentu. Penentuan                                condition occurs with a certain probability
                  probabilitas ini dilakukan dengan pertimbangan                                (weight). Determination of this probability is
                  tertentu, Bank menetapkan probabilitas masing-                                carried out with certain considerations, the Bank
                  masing skenario antara lain kondisi umum 70%,                                 determines the probability of each scenario,
                  kondisi baik 15%, dan kondisi buruk 15%.                                      including 70% general conditions, 15% good
                                                                                                conditions, and 15% bad conditions.
                  Kriteria Pencadangan Penurunan Nilai Secara                                   The criteria for Individual Allowance for
                  Individual yang dihitung secara individual oleh                               Impairment that is calculated individually by the
                  Bank adalah debitur dengan nilai outstanding                                  Bank are debtors with an outstanding value of
                  lebih dari Rp20.000.000.000 dan telah                                         more than Rp20,000,000,000 and have been in
                  menunggak selama lebih dari 90 hari. Metode                                   arrears for more than 90 days. The method of
                  pencadangan penurunan nilai secara individual                                 allowance for impairment individually for
                  untuk debitur yang memenuhi kriteria tersebut                                 debtors who meet these criteria can be done in 2
                  dapat dilakukan melalui 2 (dua) cara sebagai                                  (two) ways as follows:
                  berikut:
                  •    Discounted Cash Flow (DCF)                                                •    Discounted Cash Flow (DCF)
                       Metode DCF digunakan apabila usaha atau                                        The DCF method is used when the debtor's
                       proyek debitur masih beroperasi dan/atau                                       business or project is still operating and/or
                       debitur masih memiliki arus kas yang dapat                                     the debtor still has cash flow that can be
                       digunakan sebagai sumber pembayaran                                            used as a source of loan payments.
                       pinjaman. Perhitungan menggunakan DCF                                          Calculations using DCF are made based
                       dilakukan berdasarkan selisih antara nilai                                     on the difference between the carrying
                       tercatat kredit dan nilai kini dari estimasi                                   amount of the credit and the present value
                       arus kas masa datang yang didiskonto                                           of the estimated discounted cash flow using
                       (discounted cash flow) menggunakan suku                                        the effective interest rate.
                       bunga efektif.
                  •    Fair Value of Collateral (FVC)                                            •    Fair Value of Collateral (FVC)
                       Metode FVC digunakan apabila debitur                                           The FVC method is used when the debtor
                       tidak memiliki sumber pembayaran                                               has no other source of loan payments other
                       pinjaman lain selain dari penjualan aset                                       than the sale of the collateral asset. The
                       jaminan. Perhitungan nilai kini dari estimasi                                  calculation of the present value of
                       arus kas masa depan atas aset/ pinjaman                                        estimated future cash flows on pledged
                       keuangan yang dijaminkan merefleksikan                                         financial assets/loans reflects the cash
                       arus kas yang mungkin dihasilkan dari                                          flows that may result from selling the
                       penjualan aset yang dijaminkan dikurangi                                       pledged asset less costs to acquire and sell
                       biaya untuk memperoleh dan menjual aset                                        the collateralized asset. The calculation of
                       jaminan tersebut. Perhitungan nilai kini atas                                  the    present      value    of    collateral
                       pencairan jaminan dilakukan dengan                                             disbursement is carried out using the
                       menggunakan original effective interest rate                                   original effective interest rate (OEIR) or
                       (OEIR) atau nilai effective interest rate                                      the last effective interest rate (EIR) if the
                       (EIR) terakhir apabila EIR yang ditetapkan                                     specified EIR is floating, which is then
                       adalah      floating,     yang     kemudian                                    discounted to the calculation or reporting
                       didiskontokan ke tanggal perhitungan atau                                      date. Allowance for impairment using the
                       pelaporan. Pencadangan penurunan nilai                                         FVC method is calculated based on the
                       menggunakan metode FVC dihitung                                                difference between the net present value
                       berdasarkan selisih antara nilai kini bersih                                   (NPV) of the sale of the pledged asset and
                       (NPV) dari penjualan aset yang dijaminkan                                      the value of the asset (credit granted).
                       dan nilai aset (kredit yang diberikan).

                                                                       - 45 -
Page 576
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                   2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                   (continued)

      n.   Penyertaan saham                                                        n.    Investments in shares of stock

           Penyertaan saham merupakan investasi jangka panjang                           Investments in shares of stock are long-term
           pada perusahaan non-publik.                                                   investments in non-public companies.

           Penyertaan dalam bentuk saham dengan kepemilikan                              Investments in shares with ownership interest of less
           kurang dari 20% yang nilai wajarnya tidak tersedia dan                        than 20% that do not have readily determinable fair
           dimaksudkan untuk penyertaan jangka panjang                                   values and are intended for long-term investments are
           dinyatakan sebesar biaya perolehan (metode biaya). Bila                       stated at cost (cost method). The carrying amount of
           terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, nilai                         the investments is written down to recognize a
           tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan                                permanent decline in value of the individual
           tersebut yang ditentukan untuk setiap investasi secara                        investments and such loss is charged directly to the
           individu dan kerugiannya dibebankan pada laporan laba                         current year statement of profit or loss and other
           rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                        comprehensive income.

           Penyisihan    kerugian   penurunan    nilai  dan                              Allowance      for      impairment    losses    and
           kenaikan/penurunan nilai wajar disajikan sebagai                              increases/decreases in fair value are presented as
           penambahan/pengurangan terhadap saldo penyertaan                              additions/deductions from the outstanding balance of
           saham.                                                                        investment in share of stock.

      o.   Tagihan dan liabilitas akseptasi                                        o.    Acceptance receivables and liabilities

           Dalam kegiatan bisnis biasa, Bank memberikan jaminan                          In the ordinary course of business, the Bank provides
           keuangan, seperti letters of credit, bank garansi dan                         financial guarantees, consisting of letters of credit,
           akseptasi.                                                                    bank guarantees and acceptances.

           Tagihan akseptasi diukur pada biaya perolehan                                 Acceptance receivables are measured at amortized
           diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif,                           cost using the effective interest rate method, less
           dikurangi oleh penyisihan kerugian penurunan nilai.                           allowance for impairment losses. Acceptance
           Liabilitas akseptasi diukur pada biaya perolehan                              liabilities are measured at amortized cost by using the
           diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.                           effective interest rate method.

           Penyisihan kerugian penurunan nilai dilakukan bila                            Allowance for impairment losses is calculated if there
           terdapat indikasi penurunan nilai dengan menggunakan                          is an objective evidence of impairment by using the
           metodologi penurunan nilai sebagaimana diungkapkan                            impairment methodology as disclosed in Note 2l.
           dalam Catatan 2l.

      p.   Aset tetap                                                              p.    Fixed assets

           Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang                       Fixed assets are initially recognized at cost, which
           terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan                         comprises its price and any costs directly attributable
           yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset                          to bringing the asset to the location and condition
           ke lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset                             necessary for it to be capable of operating in the
           tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud                                  manner intended by management.
           manajemen.

           Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali hak atas                           Subsequent to initial recognition, fixed assets, except
           tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi                              for land rights, are stated at cost less accumulated
           akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan                             depreciation and accumulated impairment losses, if
           nilai, jika ada.                                                              any.

           Aset tetap dinyatakan sebesar nilai wajar pada tanggal                        Fixed assets are stated at fair value at the revaluation
           revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal                             date which is represent fair value at the date of
           revaluasi (model revaluasi-kuasi reorganisasi sejak                           revaluation(revaluation model-quasi reorganization
           tanggal 30 Juni 2012) dikurangi akumulasi penyusutan                          as of June 30, 2012) less accumulated depreciation
           dan rugi penurunan nilai, jika ada.                                           and impairment losses, if any.




                                                                     - 46 -
Page 577
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.    SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                       (continued)

     p.   Aset tetap (lanjutan)                                                        p.    Fixed assets (continued)

          Sejak tanggal 1 Januari 2016, hak atas tanah dan                                   Since January 1, 2016, land rights and buildings are
          bangunan dinyatakan sebesar nilai revaluasi yang                                   stated at revalued amount which is the fair value at the
          merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi                             date of revaluation less accumulated depreciation for
          akumulasi penyusutan untuk bangunan dan rugi                                       buildings and impairment losses, if any. The valuation
          penurunan nilai, jika ada. Penilaian terhadap hak atas                             of land rights and buildings are performed by external
          tanah dan bangunan dilakukan oleh penilai independen                               independent valuers who have professional
          eksternal yang memiliki kualifikasi profesional.                                   qualifications. Revaluation is performed with sufficient
          Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup                                  regularity to ensure that the carrying amount of the
          reguler untuk memastikan bahwa nilai tercatat aset yang                            revaluation does not differ materially from its fair value
          direvaluasi tidak berbeda secara material dengan nilai                             at the reporting date. Any accumulated depreciation are
          wajarnya pada tanggal pelaporan. Akumulasi penyusutan                              eliminated against the gross carrying amount of assets
          dieliminasi terhadap nilai tercatat bruto dari aset yang                           revalued at the date of revaluation.
          direvaluasi pada tanggal revaluasi.

          Penyusutan atas nilai revaluasi aset tetap dibebankan ke                           Depreciation on revaluation value of fixed assets are
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Bila                          charged to profit or loss and other comprehensive
          kemudian aset tetap yang telah direvaluasi dijual atau                             income. If then the revalued fixed asset is sold or
          dihentikan penggunaannya, saldo surplus revaluasi tersisa                          retired, the revaluation surplus is transferred directly to
          dipindahkan langsung ke saldo laba.                                                retained earnings.

          Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tetap tersebut                        Depreciation starts when fixed asset is ready for use as
          siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya.                                  intended use. The fixed assets, except land rights which
          Aset tetap, kecuali hak atas tanah yang tidak disusutkan,                          are not depreciated, are depreciated using the double-
          disusutkan dengan menggunakan saldo menurun ganda                                  declining balance method, while buildings are
          (double-declining balance method), sedangkan bangunan                              depreciated using        the    straight-line     method.
          disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus                                   Depreciation rates and estimated useful life of the assets
          (straight-line method). Tarif penyusutan dan estimasi                              are as follows:
          umur manfaat ekonomis aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                      Umur manfaat (tahun)/
                                                       Tarif/Rate                       Useful life (year)
          Bangunan                                      5% - 10%                                10 - 20                                      Buildings
          Inventaris kantor                            10% - 50%                                  4-8                               Officee equipment
          Instalasi                                    10% - 50%                                  4-8                                     Instalations

          Hak atas tanah dicatat sebesar nilai revaluasi yang                               Land rights is stated at revalued amount which
          mencerminkan nilai wajar pada tanggal revaluasi dan                               represents fair value at the revaluation date and is not
          tidak disusutkan. Biaya pengurusan legal hak atas tanah                           depreciated. Initial legal costs incurred to obtain legal
          ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai                                rights are recognized as part of the acquisition cost of
          bagian dari biaya akuisisi hak atas tanah pada akun “Aset                         the land rights in “Fixed Assets” account and these costs
          Tetap” dan biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya                           are not depreciated. Costs related to renewal of land
          pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas                             rights are recognized as intangible assets and amortized
          tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi                            during the period of the land rights or economic life,
          sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomi tanah,                                 whichever is shorter.
          mana yang lebih pendek.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada                           An item of fixed assets is derecognized upon disposal or
          saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis                              when no future economic benefits are expected from its
          masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau                                   use or disposal. Any gain or loss arising on
          pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari                                     derecognition of the asset (calculated as the difference
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai                                      between the net disposal proceeds and the carrying
          perbedaan antara jumlah bersih hasil pelepasan dan                                amount of the asset) is included in profit or loss in the
          jumlah tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan                            period the asset is derecognized.
          pada operasi periode aset tersebut dihentikan
          pengakuannya.




                                                                        - 47 -
Page 578
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

     p.    Aset tetap (lanjutan)                                                    p.    Fixed assets (continued)

           Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada                               Repairs and maintenance are taken to profit or loss
           operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan                              when incurred. The cost of major renovation and
           penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada                            restoration is included in the carrying amount of the
           jumlah tercatat aset tetap terkait bila besar kemungkinan                      related fixed assets when it is probable that future
           bagi Bank manfaat ekonomis masa depan menjadi lebih                            economic benefits in excess of the originally assessed
           besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan                                standard performance of the existing asset will flow to
           sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat                          the Bank and is depreciated over the remaining useful
           ekonomis aset tetap terkait                                                    lives of the related fixed assets.

           Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan dan                              The carrying amounts of fixed assets are reviewed for
           kemungkinan penurunan nilai wajar aset jika terjadi                            impairment when events or changes in circumstances
           peristiwa    atau      perubahan   keadaan    yang                             indicate that the carrying values may not be fully
           mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak                             recoverable.
           dapat seluruhnya terealisasi.

           Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar daripada nilai                   When the carrying amount of fixed assets is greater
           yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tetap                        than its estimated recoverable amount, it is written
           tersebut diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat                           down to its recoverable amount which is determined
           diperoleh kembali, yang ditentukan sebagai nilai                               at the higher of net selling price or value in use.
           tertinggi antara harga jual bersih dan nilai pakai.

           Nilai residu dari aset tetap adalah estimasi jumlah yang                       The residual value of a fixed asset is the estimated
           dapat diperoleh Bank saat ini dari pelepasan aset tetap,                       amount that can be acquired by the Company at this
           setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, jika aset                          time of disposal of fixed assets, net of estimated costs
           tetap telah mencapai umur dan kondisi yang                                     of disposal, if the fixed asset has reached the age and
           diperkirakan pada akhir umur manfaat ekonomisnya.                              condition expected at the end of its useful life.

           Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai residu,                             The assets residual values, useful lives and methods of
           manfaat ekonomis dan metode penyusutan dievaluasi,                             depreciation     are    evaluated,      and    adjusted
           dan disesuaikan secara prospektif, jika memenuhi                               prospectively, if appropriate, at the end of each
           kondisi tersebut.                                                              reporting period.

      q.   Aset takberwujud                                                         q.    Intangible assets

           Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur                         Intangible asset which acquired separately is
           sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah                           measured at cost on initial recognition. After initial
           pengakuan awal, aset takberwujud dicatat pada biaya                            recognition, intangible asset is recorded at cost less
           perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan                                   accumulated       amortization      and     accumulated
           akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Aset                                 impairment losses, if any. Intangible asset with finite
           takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi                          useful life is amortized on a straight-line basis over its
           secara garis lurus selama umur manfaat ekonomisnya                             economic useful life and evaluated for impairment
           dan dievaluasi apabila terdapat indikasi adanya                                whenever there is an indication that it may be
           penurunan nilai.                                                               impaired.

           Aset takberwujud dihentikan pengakuannya pada saat:                            An intangible asset shall be derecognized when:
           a) dijual; atau                                                                a) on disposal; or
           b) ketika tidak ada manfaat ekonomis di masa depan                             b) when no future economic benefits are expected
              yang dapat diharapkan dari penggunaan atau                                      from its use or disposal.
              penjualan aset tersebut.

           Aset takberwujud yang dimiliki oleh Bank berupa                                Intangible asset held by the Bank is software.
           perangkat lunak. Aset takberwujud diakui jika, dan                             Intangible asset is recognized if, and only if, the
           hanya jika, biaya perolehan aset tersebut dapat diukur                         acquistion cost can be measured reliably and is
           secara andal dan kemungkinan besar Bank akan                                   probable that expected future benefits that are
           memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset                               attributable to it will flow to the Bank.
           tersebut.




                                                                          - 48 -
Page 579
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                        2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                        (continued)

      q.   Aset takberwujud (lanjutan)                                                  q.    Intangible assets (continued)

           Perangkat lunak yang bukan merupakan bagian integral                               Software which is not an integral part of a related
           dari perangkat keras yang terkait dicatat sebagai aset                             hardware is recorded as intangible asset and stated at
           takberwujud dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu                           carrying amount, which is cost less accumulated
           sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi                                 amortization.
           amortisasi.

           Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari seluruh                               The cost of software consists of all expenses directly
           pengeluaran yang dapat dikaitkan langsung dalam                                    attributable to the preparation of such software, until
           persiapan perangkat lunak tersebut sehingga siap                                   it is ready to be used for its intended purpose.
           digunakan sesuai dengan tujuannya.

           Pengeluaran setelah perolehan perangkat lunak dapat                                Subsequent expenditure on software acquisition is
           ditambahkan pada biaya perolehan perangkat lunak atau                              capitalized to the value of software only when it
           dikapitalisasi sebagai perangkat lunak hanya jika                                  increases the future economic benefits of the software,
           pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomis                                     so that it becomes larger than originally expected
           masa depan dari perangkat lunak yang bersangkutan                                  performance standards. Expenditure with no addition
           sehingga menjadi lebih besar dari standar kinerja yang                             of future economic benefits from the software is
           diperkirakan semula. Pengeluaran yang tidak menambah                               directly recognized as expenses when incurred.
           manfaat ekonomis masa depan dari perangkat lunak
           diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

           Perangkat lunak dengan umur terbatas diamortisasi                                   Software with a finite useful life is amortized using the
           dengan menggunakan metode garis lurus selama                                        straight-line method over the estimated useful life of
           estimasi umur manfaat ekonomis yaitu 10 (sepuluh)                                   10 (ten) years and amortization rate of 10%.
           tahun dan tarif amortisasi sebesar 10%.

           Amortisasi perangkat lunak diakui dalam laporan laba                                Amortization is recognized in the statement of profit
           rugi dan penghasilan komprehensif lain, sejak tanggal                               or loss and other comprehensive income from the date
           perangkat lunak tersebut tersedia untuk digunakan                                   that is available for use until the economic benefits of
           sampai berakhirnya umur manfaat ekonomis dari                                       software is ended.
           perangkat lunak tersebut.

           Pada setiap periode pelaporan, umur manfaat ekonomis                                The assets residual values, useful lives and methods of
           dan metode amortisasi dievaluasi, dan disesuaikan                                   amortization     are    evaluated,      and   adjusted
           secara prospektif, jika diperlukan.                                                 prospectively, if appropriate, at the end of each
                                                                                               reporting period.

      r.   Biaya dibayar di muka dan aset lain-lain                                     r.     Prepaid expenses and other assets

           Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa                                      Prepaid expenses are amortized over their beneficial
           manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan                                      period using the straight-line method.
           metode garis lurus.

           Aset lain-lain disajikan sebesar nilai tercatat, yaitu harga                        Other assets are stated at carrying amount, which is
           perolehan setelah dikurangi dengan akumulasi                                        cost less accumulated amortization and impairment
           amortisasi dan penurunan nilai, jika ada.                                           losses, if any.

           Aset dalam pengembangan dinyatakan sebesar biaya                                    and presented as part of fixed assets. The accumulated
           perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.                             costs are reclassified to the appropriate fixed assets
           Akumulasi biaya perolehan aset dalam pengembangan                                   and intangible assets account at the time the assets
           dipindahkan ke aset tetap dan aset takberwujud pada saat                            have been fully developed and ready for their intended
           aset tersebut telah selesai dikembangkan dan siap                                   use. Assets under development are not depreciated as
           digunakan sesuai dengan tujuannya. Aset dalam                                       these are not yet available for use.
           pengembangan tidak disusutkan karena belum tersedia
           untuk digunakan.




                                                                          - 49 -
Page 580
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.    SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      s.   Agunan yang diambil alih                                                 s.    Foreclosed assets

           Pada saat pengakuan awal, agunan yang diambil alih                             Foreclosed assets acquired in conjunction with
           sehubungan dengan penyelesaian kredit dicatat sebesar                          settlement of loans are initially recorded at their fair
           nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjualnya                           value less costs to sell but not to exceed the carrying
           tetapi tidak melebihi nilai tercatat kredit yang                               value of loans. The Bank does not recognize any gains
           diberikan. Bank tidak mengakui keuntungan pada saat                            when the Bank foreclosed an asset. The excess between
           pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara saldo                             the uncollectible credit balance and the net realizable
           kredit yang tidak dapat ditagih dengan nilai bersih                            value of the collateral is charged to allowance for
           agunan yang diambil alih yang dapat direalisasikan                             losses. Subsequent to initial recognition, foreclosed
           dibebankan pada penyisihan kerugian. Setelah                                   assets are recorded at carrying amount or at fair value
           pengakuan awal, agunan yang diambil alih dicatat                               less costs to sell, whichever is lower. The excess
           sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat                          between the carrying value and fair value less costs to
           dengan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk                               sell is recognized as impairment losses in the current
           menjualnya. Selisih lebih antara nilai tercatat dengan                         year profit or loss.
           nilai wajar agunan yang diambil alih setelah dikurangi
           biaya untuk menjualnya diakui sebagai kerugian
           penurunan nilai dalam laba rugi tahun berjalan.

           Selisih antara nilai agunan yang diambil alih dan hasil                        The difference between the carrying value of the
           penjualannya diakui sebagai keuntungan atau kerugian                           foreclosed assets and the proceed from the sale of
           pada saat penjualan.                                                           foreclosed assets is recognized as gain or loss at the
                                                                                          time of sale.

           Agunan yang diambil alih tidak disusutkan                                      Foreclosed assets do not depreciated and expenses for
           dan beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan                             maintaining foreclosed assets are charged in the
           agunan yang diambil alih dibebankan pada laporan laba                          current year statement of profit or loss and other
           rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat                               comprehensive income as incurred.
           terjadinya.

           Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang diambil                               Management evaluates the value of foreclosed assets
           alih secara berkala. Penyisihan kerugian penurunan nilai                       periodically. An allowance for impairment losses of
           agunan yang diambil alih dibentuk berdasarkan                                  foreclosed assets is provided based on the decline in
           penurunan nilai agunan yang diambil alih.                                      value of foreclosed assets.

      t.   Liabilitas segera                                                        t.    Obligations due immediately

           Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank yang harus                         Obligations due immediately represent obligations to
           segera dibayarkan kepada pihak lain berdasarkan                                third parties based on contract or order by those having
           kontrak atau perintah dari pihak yang mempunyai                                authority that have to be settled immediately.
           kewenangan untuk itu. Liabilitas segera diukur sebesar                         Obligations due immediately are measured at
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan                                amortized cost using effective interest rate method.
           metode suku bunga efektif.

      u.   Simpanan nasabah                                                         u.    Deposits from customers

           Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat                                     Demand deposits represent customer funds which can
           digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya                             be used as payment instruments, and can be withdrawn
           dapat dilakukan setiap saat melalui cek atau                                   at any time through cheque, or transferred through
           pemindahbukuan dengan bilyet giro dan sarana perintah                          current account drafts and other transfer instruction
           pembayaran lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai                              media. Demand deposits are stated at the amounts
           titipan pemegang giro di Bank.                                                 entrusted to the Bank by the depositors.

           Tabungan merupakan simpanan nasabah yang                                       Savings deposits represent customer funds which can
           penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah sesuai                              be withdrawn by the depositors only under certain
           dengan persyaratan tertentu yang disepakati. Tabungan                          conditions. Savings deposits are stated at the agreed
           dinyatakan sebesar nilai kewajiban pada pemilik                                amounts due to the depositors.
           tabungan.




                                                                      - 50 -
Page 581
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                     2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      u.    Simpanan nasabah (lanjutan)                                              u.     Deposits from customers (continued)

            Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang                              Time deposits represent customer funds which can be
            penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah pada                                 withdrawn by the depositors only on specific maturity
            waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara                                  dates based on the agreements between the depositors
            pemegang deposito berjangka dengan Bank. Deposito                               and the Bank. Time deposits are stated at the
            berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal yang                                 nominal amounts stated in the certificates issued by
            tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Bank,                          the Bank in accordance with the agreements between
            sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito                               the depositors and the Bank.
            berjangka dengan Bank.

            Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai liabilitas                            Deposits from customers are classified as liabilities
            yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pada                             measured at amortized cost are initially recognized at
            saat pengakuan awal diakui pada nilai wajar ditambah                            fair value plus directly attributable transaction costs,
            biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara                                 if any, and subsequently measured at amortized cost
            langsung, jika ada, dan selanjutnya diukur pada biaya                           using the effective interest rate method.
            perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
            suku bunga efektif.

      v.    Simpanan dari bank lain                                                  v.     Deposits from others bank

            Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap                        Deposits from other banks represent liabilities to
            bank dalam negeri, dalam bentuk interbank call money                            domestic banks, in the form of interbank call money
            yang jatuh tempo menurut perjanjian tidak melebihi                              with original maturities less than 90 (ninety) days,
            dari 90 (sembilan puluh) hari, giro, deposito berjangka                         demand deposits, time deposits and on call deposits.
            dan deposito on call.

            Simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai                                Deposits from other banks are classified as liabilities
            liabilitas yang diukur pada biaya perolehan                                     measured at amortized cost, which are initially
            diamortisasi, yang diakui pada nilai wajar ditambah                             recognized at fair value plus directly attributable
            biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara                                 transaction costs, if any, and subsequently are
            langsung, jika ada, dan selanjutnya diukur pada biaya                           measured at amortized cost using the effective interest
            perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode                                rate method.
            suku bunga efektif.

      w.    Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                             w.     Securities sold under repurchase agreements

           wEfek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                             Securities sold under repurchase agreements (repo)
            diklasifikasikan dalam kategori liabililtas keuangan                            are classified as financial liabilities at amortized
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi.                                       costs.

            Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                               Securities sold under repurchase agreements (repo)
            (repo) disajikan sebagai liabilitas sebesar harga                               are presented as liabilities and stated at the agreed
            pembelian kembali yang disepakati dikurangi selisih                             repurchase price less the difference between the
            antara harga jual dan harga pembelian kembali yang                              selling price and agreed repurchase price. The
            disepakati. Selisih antara harga jual dan harga                                 difference between the selling price and agreed
            pembelian kembali yang disepakati tersebut                                      repurchase price is amortized using effective interest
            diamortisasi dengan menggunakan metode suku                                     method as interest expense over the year commencing
            bunga efektif sebagai beban bunga selama jangka                                 from the selling date to the repurchase date.
            waktu sejak efek-efek tersebut dijual hingga saat
            dibeli kembali.

      x.    Pinjaman subordinasi                                                     x.     Subordinated loan

            Pinjaman subordinasi diakui sebesar nilai wajarnya                              Subordinated loan is initially recognized at fair value
            pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar biaya                               and subsequently measured at amortized cost using
            perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode                                the effective interest rate method.
            suku bunga efektif.

            Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan                                    Amortized cost is calculated by taking into account
            memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait                              any discount or premium on subordinated loan and
            dengan pengakuan awal pinjaman subordinasi dan                                  transaction costs that are an integral part of the
            biaya transaksi yang merupakan bagian yang tidak                                effective interest rate.
            terpisahkan dari suku bunga efektif.


                                                                       - 51 -
Page 582
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                 PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                  As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                       December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                               2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                               (continued)

      y.    Pendapatan dan beban bunga                                         y.     Interest income and expenses

            Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen                          Interest income and expense for all interest-bearing
            keuangan yang dikenakan suku bunga diakui pada                            financial instruments are recognized in the statement
            laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                       of profit or loss and other comprehensive income
            dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Suku                        using the effective interest rate method. The effective
            bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat                         interest rate is the rate that exactly discounts the
            mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan                        estimated future cash payments or receipts over the
            kas di masa datang selama perkiraan umur dari aset                        expected life of the financial instrument (or, where
            keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika lebih                       appropriate, a shorter period) to obtain the carrying
            tepat, digunakan periode yang lebih singkat) untuk                        amount of the financial asset or financial liability.
            memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan
            atau liabilitas keuangan.

            Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank                             When calculating the effective interest rate, the Bank
            mengestimasi arus kas di masa datang dengan                               estimates future cash flows considering all
            mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual                          contractual terms of the financial instrument but not
            dalam instrumen keuangan tersebut, tetapi tidak                           future credit losses. This calculation includes all
            mempertimbangkan kerugian kredit di masa                                  commissions, fees, and other forms received by the
            mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi,                       parties in the contract that are an integral part of the
            provisi dan bentuk lain yang diterima oleh para pihak                     effective interest rate, transaction costs and all other
            dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan                       premiums or discounts.
            dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh
            premi atau diskon lainnya.

            Pendapatan dan beban bunga yang disajikan di dalam                        Interest income and expenses presented in the
            laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                       statement of profit or loss and other comprehensive
            meliputi:                                                                 income include:
             •   Bunga atas aset keuangan dan liabilitas keuangan                     •    Interest on financial assets and liabilities at
                 yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi                            amortized cost calculated on an effective interest
                 yang dihitung dengan menggunakan metode suku                              basis.
                 bunga efektif.
             •   Bunga atas nilai wajar melalui penghasilan                           •    Interest on fair value through other
                 komprehensif lain yang dihitung dengan                                    comprehensive income calculated on an effective
                 menggunakan metode suku bunga efektif.                                    interest basis.

      z.    Pendapatan dan beban provisi dan komisi                            z.     Fees and commissions income and expense

            Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan langsung                     Fees and commissions income which directly related
            dengan kegiatan pemberian kredit, atau pendapatan                         to lending activities, or fees and commissions related
            provisi dan komisi yang berhubungan dengan jangka                         to a specific period, are amortized over the term of the
            waktu tertentu, diamortisasi sesuai dengan jangka                         contract using the effective interest rate and classified
            waktu kontrak menggunakan suku bunga efektif dan                          as part of interest income on the statement of profit or
            diklasifikasikan sebagai bagian dari pendapatan bunga                     loss and other comprehensive income.
            pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
            lain.

            Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan                        Fees and commissions income which are not related
            dengan kegiatan pemberian kredit atau suatu jangka                        to lending activities or a specific period are
            waktu dan/atau terkait dengan pemberian suatu jasa,                       recognized as revenues on the transaction date as
            diakui sebagai pendapatan pada saat terjadinya                            other operating income.
            transaksi dan dicatat pada akun pendapatan operasional
            lainnya.

            Beban provisi dan komisi lainnya terutama terkait                         Other fees and commission expense relate mainly to
            dengan provisi atas transaksi dan jasa, diakui sebagai                    transaction and service fees, which are expensed as
            beban pada saat jasa tersebut diterima.                                   the services are received.




                                                                     - 52 -
Page 583
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                       2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                       (continued)

      aa.   Pendapatan dan beban operasional lainnya                                   aa.     Other operating income and expenses
            Seluruh pendapatan dan beban operasional lainnya                                   All other operating income and expenses are charged
            dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan                                  to the statement of profit or loss and other
            komprehensif lain pada saat terjadinya.                                            comprehensive income as incurred.
      ab.   Perpajakan                                                                 ab.     Taxation
            Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan                             The income tax expense is comprised of current and
            kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak tersebut                               deferred income tax. Tax is recognized in the
            diakui dalam laporan laba rugi, kecuali apabila pajak                              statement of profit or loss, except to the extent that it
            tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang                               relates to items recognized directly in equity or other
            langsung diakui ke ekuitas atau penghasilan                                        comprehensive income. In this case, the tax is also
            komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut diakui                            recognized directly in equity or other comprehensive
            langsung pada ekuitas atau penghasilan komprehensif                                income.
            lain.
            Pajak kini                                                                         Current tax
            Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak                                  Current tax is determined based on the taxable
            dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung                                        income for the current year and computed based on
            berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah                             the tax rates and tax laws that are enacted or
            berlaku atau secara substantif telah berlaku pada                                  substantively enacted as at the reporting dates and
            tanggal pelaporan dan penyesuaian terkait dengan                                   adjustment related to payable or tax refund of
            utang atau restitusi pajak tahun-tahun sebelumnya.                                 previous years.
            Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan                                Current income tax assets and liabilities for the
            diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat                                        current year are measured at the amount expected to
            direstitusi dari atau yang dibayarkan kepada otoritas                              be recovered from or paid to the tax authority.
            pajak.
            Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas                                  Management periodically evaluates positions taken in
            posisi yang diambil dalam pelaporan pajak                                          the tax returns with respect to situations in which
            sehubungan dengan situasi dimana peraturan pajak                                   applicable tax regulations are subject to
            terkait menjadi subjek interpretasi dan menetapkan                                 interpretation and establishes provisions when
            provisi bila diperlukan.                                                           appropriate.
            Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada                               Amendments to tax obligations are recorded when an
            saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, jika Bank                             assessment is received or, if appealed by the Bank,
            mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas                                     when the result of the appeal is determined.
            keberatan tersebut ditetapkan.
            Pajak tangguhan                                                                    Deferred tax
            Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode                                   Deferred tax is recognized using the liability method
            liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal                                    on temporary differences at the reporting date
            pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan                               between the tax bases of assets and liabilities and
            liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan                                     their carrying amounts for financial reporting
            pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Namun,                                  purposes at the reporting date. However, deferred tax
            liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika timbul dari                           liabilities are not recognized if they arise from the
            pengakuan awal goodwill; atau pada saat pengakuan                                  initial recognition of goodwill; deferred income tax is
            awal suatu aset atau liabilitas yang timbul dari transaksi                         not accounted for if it arises from the initial
            selain kombinasi bisnis yang pada saat transaksi                                   recognition of an asset or liability in a transaction
            tersebut tidak mempengaruhi laba rugi akuntansi                                    other than a business combination that at the time of
            maupun laba rugi kena pajak. Pajak penghasilan                                     the transaction affects neither accounting nor taxable
            tangguhan ditentukan menggunakan tarif (atau                                       profit or loss. Deferred income tax is determined
            peraturan) pajak yang berlaku atau yang secara                                     using tax rates (or laws) that have been enacted or
            substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan dan                               substantially enacted as at the reporting date and are
            diharapkan untuk diterapkan jika aset pajak tangguhan                              expected to apply when the related deferred income
            direalisasikan atau liabilitas pajak tangguhan                                     tax asset is realized or the deferred income tax
            diselesaikan.                                                                      liability is settled.
            Aset pajak tangguhan diakui sepanjang kemungkinan                                  Deferred income tax assets are recognized only to the
            besar laba kena pajak mendatang akan tersedia untuk                                extent that it is probable that future taxable profits
            dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih                                  will be available against which the temporary
            dapat digunakan.                                                                   differences can be utilized.

                                                                         - 53 -
Page 584
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                      (continued)

      ab.   Perpajakan (lanjutan)                                                     ab.     Taxation (continued)

            Pajak tangguhan (lanjutan)                                                        Deferred tax (continued)

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan                                 Deferred tax assets and liabilities are measured at the
            menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku                              tax rates that are expected to apply to the year when
            pada periode saat aset dipulihkan atau liabilitas                                 the assets are realized or the liabilities are settled,
            diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak                          based on tax rates and tax laws that have been enacted
            yang berlaku atau yang telah secara substantif telah                              or substantively enacted as at the reporting date.
            berlaku pada tanggal pelaporan.

            Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap                          The carrying amount of a deferred tax asset is
            tanggal pelaporan dan nilai tercatat aset pajak tangguhan                         reviewed at each reporting date and reduced to the
            tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak                             extent that it is no longer probable that sufficient
            memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua                                  taxable profit will be available to allow all or part of
            manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal                                 the benefit of that deferred tax assets to be utilized.
            pelaporan, Bank meninjau kembali aset pajak tangguhan                             Unrecognized deferred tax assets are reassessed at
            yang tidak diakui dan mengakui aset pajak tangguhan                               each reporting date and are recognized to the extent
            yang sebelumnya tidak diakui apabila besar                                        that it has become probable that future taxable profit
            kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan                                 will allow the deferred tax assets to be recovered.
            datang akan tersedia untuk pemulihannya.

            Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan                               Deferred tax assets and deferred tax liabilities are
            disalinghapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk                             offset when a legally enforceable right exists to offset
            melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap                            current tax assets against current tax liabilities, or the
            liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak                             deferred tax assets and liabilities relate to the same
            tangguhan pada entitas yang sama, atau Bank                                       taxable entity, or the Bank intends to settle its current
            bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak                              assets and liabilities on a net basis.
            kini dengan dasar bersih.

      ac.   Laba per saham                                                            ac.     Earnings per share

            Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba                                 Basic earnings per share is computed by dividing
            tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang                                 profit for the year with the weighted-average number
            saham yang beredar pada tahun berjalan. Jumlah rata-                              of shares outstanding during the year. The weighted-
            rata tertimbang saham yang beredar pada periode                                   average number of shares outstanding during
            31 Desember 2025 dan 2024 adalah 20.223.412.907                                   December 31, 2025 and 2024 is 20,223,412,907
            saham.                                                                            shares.

            Bank tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa                                  The Bank has no outstanding dilutive potential
            yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Desember 2025 dan                           ordinary shares as of December 31, 2025 and 2024,
            2024, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak                           and accordingly, no diluted earnings per share is
            dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan                                 calculated and presented in the statement of profit or
            penghasilan komprehensif lain.                                                    loss and other comprehensive income.

     ad.    Imbalan kerja                                                             ad.     Employee benefits

            Imbalan kerja jangka pendek                                                       Short-term employee benefit

            Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terhutang                            Short-term employee benefits are recognized when
            kepada karyawan berdasarkan metode akrual.                                        they accrue to the employees.

            Imbalan pasca kerja                                                               Post-employment benefits

            Bank memberikan imbalan pasca kerja kepada                                        The Bank provides post-employment rewards to its
            karyawannya sesuai dengan ketentuan dari Undang-                                  employees in accordance with the provisions of the
            Undang (UU) Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25                                Labor Law No.13/2003 dated March 25, 2003, which
            Maret 2003, dimana telah diperbaharui menggunakan                                 has been updated using The Job Creation Law No.
            UU Cipta Kerja No 11/2020. UU Ketenagakerjaan                                     11/2020. The Labor Law determines a certain formula
            menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah                                 for calculating the minimum amount of pension
            minimal imbalan pensiun, sehingga pada dasarnya,                                  benefits, so basically, a pension plan under the Labor
            program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan                                    Law is a defined rewards program.
            adalah program imbalan pasti.



                                                                        - 54 -
Page 585
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                               2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                               (continued)

     ad.   Imbalan kerja (lanjutan)                                            ad.     Employee benefits (continued)

           Imbalan pasca kerja (lanjutan)                                              Post-employment benefits (continued)

           Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun                        A defined benefit plan is a pension plan program
           yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan                            where the pension amount to be received by employees
           diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya                          at the time of retirement will depend on some factors
           berdasarkan beberapa faktor seperti usia, masa kerja                        such as age, years of service or compensation.
           atau kompensasi.

           Liabilitas imbalan pasca kerja merupakan nilai kini                         Post-employment benefits liability is the present value
           kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan posisi                         of defined benefits obligation at the statement of
           keuangan. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung                           financial position date. Post-employment benefits
           setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan                           liability is calculated annually by independent
           metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban                          actuaries using the projected unit credit method. The
           imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan                              present value of the defined benefit obligation is
           estimasi arus kas keluar masa depan dengan                                  determined by discounting the estimated future cash
           menggunakan tingkat suku bunga Obligasi Pemerintah                          outflows using interest rates of Government Bonds that
           dalam mata uang yang sama dengan mata uang                                  are denominated in the currency in which the benefit
           imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo                          will be paid, and that have the terms to maturity
           yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo                             approximating the terms of the related pension
           pensiun yang bersangkutan.                                                  liability.

           Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi.                      Past service costs is recognized immediately in profit
                                                                                       or loss.

           Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau                             Past service costs arising from amendment
           kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba                          or curtailment programs are recognized as expenses in
           rugi pada saat terjadinya.                                                  profit or loss when incurred.

           Keuntungan atau kerugian aktuarial yang terjadi dari                        Actuarial gains or losses arising from experience
           penyesuaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan                        adjustments and changes in actuarial assumptions are
           atau dikreditkan ke ekuitas di penghasilan komprehensif                     charged or credited to equity in other comprehensive
           lain pada periode terjadinya sebagai pengukuran                             income in the period in which they arise as
           kembali program imbalan pasti. Akumulasi saldo                              remeasurement of defined benefits plans. Accumulated
           pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba.                                remeasurement are recognized in retained earnings.

           Pengukuran kembali atas program imbalan pasti yang                          Remeasurement on defined benefits plans which
           diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak                          recognized as other comprehensive income will not
           direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.                       reclassify to profit or loss in the next period.

           Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau                               Gains or losses on the curtailment or settlement of a
           penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika                      defined benefit plan are recognized when the
           kurtailmen atau penyelesaian terjadi.                                       curtailment or settlement occurs.

            Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi                         A curtailment occurs when an entity either:
            berikut terpenuhi:
            i.   Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi                              i.   Demonstrably committed to make a significant
                 secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung                           reduction in the number of employees covered by
                 oleh program; atau                                                         a plan; or
           ii.   Mengubah ketentuan dalam program imbalan                             ii.   Amends the terms of a defined benefit plan so that
                 pasti yang menyebabkan bagian yang material dari                           a significant element of future service by current
                 jasa masa depan pekerja tidak lagi memberikan                              employees will no longer qualify for benefits, or
                 imbalan atau memberikan imbalan yang lebih                                 will qualify only for reduced benefits.
                 rendah.

           Penyelesaian program terjadi ketika entitas melakukan                       A settlement occurs when an entity enters into a
           transaksi yang menghapuskan semua liabilitas hukum                          transaction that eliminates all further legal or
           atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan                         constructive obligation for part or all of the benefits
           dalam program imbalan pasti.                                                provided under a defined benefit plan.



                                                                     - 55 -
Page 586
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                               2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                               (continued)

     ae.   Segmen operasi                                                      ae.     Operating segment

           Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:                          An operating segment is a component of
                                                                                       an entity which:
           a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana                           a) engages in business activities from which it may
              memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban                                  earn income and expenses (including income
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan                                and expenses relating to the transactions
              transaksi dengan komponen lain dari entitas yang                             with other components with the same entity);
              sama);
           b) hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh                        b) operating results are reviewed regularly by the
              pengambil keputusan operasional untuk membuat                               chief operating decision maker to make decisions
              keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan                             regarding the resources allocated to the segment
              pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan                            and assess its performance; and
           c) tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.                       c) separate financial information is available.

           Bank menyajikan segmen operasi berdasarkan laporan                          The Bank presents operating segments based on
           internal yang disajikan kepada pengambil keputusan                          internal reports that are presented to the operating
           operasional yaitu Direksi.                                                  decision maker which is the Board of Directors.

           Segmen geografis adalah komponen Bank yang dapat                            A geographical segment is a distinguishable
           dibedakan dalam menghasilkan jasa pada lingkungan                           component of the Bank that is engaged in providing
           (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki                        services within a particular economic environment
           risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan                           and that is subject to risks and returns that are
           imbalan pada komponen yang beroperasi pada                                  different from those operating in other economic
           lingkungan (wilayah) ekonomi lain.                                          environments.

           Bank melaporkan segmen geografis berdasarkan daerah                         The Bank reports geographical segments based on the
           Jakarta, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan                           area of Jakarta, Java, Sumatera, Sulawesi,
           lainnya.                                                                    Kalimantan and others.

     af.    Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi                    af.     Transactions and balances with related parties

            Bank menerapkan PSAK No. 224, “Pengungkapan                                The Bank applied SFAS No. 224, “Related Party
            Pihak-pihak Berelasi”, yang         mensyaratkan                           Disclosures”, which requires disclosure of related
            pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-                          party relationships, transactions and outstanding
            pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan                           balances, including commitments, in the financial
            keuangan.                                                                  statements.

            Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang                        A related party is a person or entity that is related to
            terkait dengan entitas pelapor, yang terdiri dari:                         the reporting entity, which consists of:
            a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai                          a) A person or a close member of that person’s
                relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:                         family is related to a reporting entity if that
                                                                                           person:
               i.   memiliki pengendalian atau pengendalian                                  i. has control or joint control over the
                    bersama atas entitas pelapor;                                                reporting entity;
               ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas                                ii. has significant influence over the reporting
                    pelapor; atau                                                                entity; or
               iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau                           iii. is a member of the key management
                    entitas induk dari entitas pelapor.                                          personnel of the reporting entity or of a
                                                                                                 parent of the reporting entity.




                                                                     - 56 -
Page 587
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                      2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                      (continued)

     af.    Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi                           af.     Transactions and balances with related              parties
            (lanjutan)                                                                        (continued)

            Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang                               A related party is a person or entity that is related to
            terkait dengan entitas pelapor, yang terdiri dari:                                the reporting entity, which consists of: (continued)
            (lanjutan)
            b) Satu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika                              b) An entity is related to a reporting entity if any of
                  memenuhi salah satu hal berikut:                                                 the following conditions applies:
                i.  Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari                              i.    The entity and the reporting entity are
                    kelompok usaha yang sama (artinya entitas                                          members of the same Bank (which means that
                    induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya                                    each parent, subsidiary and fellow subsidiary
                    terkait dengan entitas lain);                                                      is related to the others);
               ii.  Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura                           ii.    One entity is an associate or joint venture of
                    bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi                                   the other entity (or an associate or joint
                    atau ventura bersama yang merupakan anggota                                        venture of a member of a Bank of which the
                    suatu kelompok usaha, dimana entitas lain                                          other entity is a member);
                    tersebut adalah anggotanya);
              iii.  Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama                              iii.    Both entities are joint ventures of the same
                    dari pihak ketiga yang sama;                                                       third party;
              iv.   Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas                           iv.     One entity is a joint venture of a third entity
                    ketiga dan entitas yang lain adalah entitas                                        and the other entity is an associate of the third
                    asosiasi dari entitas ketiga;                                                      entity;
               v.   Entitas tersebut adalah suatu program imbalan                               v.     The entity is a post-employment benefit plan
                    pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu                                    for the benefit of employees of either the
                    entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan                                   reporting entity or an entity related to the
                    entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah                                       reporting entity. If the reporting entity is itself
                    entitas yang menyelenggarakan program                                              such a plan, the sponsoring employers are
                    tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi                                       also related to the reporting entity;
                    dengan entitas pelapor;
              vi.   Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan                                vi.     The entity is controlled or jointly controlled
                    bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam                                       by a person identified in (a);
                    huruf (a);
             vii.   Orang yang diidentifikasi dalam butir                                      vii.    A person identified in (a) (i) has significant
                    (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas                                  influence over the entity or is a member of the
                    atau personil manajemen kunci entitas (atau                                        key management personnel of the entity (or of
                    entitas induk dari entitas).                                                       a parent of the entity).

            Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan                                All significant transactions and balances with related
            pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat                                 parties, whether or not conducted under terms and
            normal sebagaimana dilakukan dengan pihak yang                                    conditions similar to those granted to third parties,
            tidak berelasi, maupun tidak, telah diungkapkan pada                              are disclosed in the notes to the financial statements.
            catatan atas laporan keuangan.

     ag.    Sewa                                                                      ag.     Leases

            Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan                                       The determination of whether an arrangement is, or
            perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung                                   contains a lease is based on the substance of the
            sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal                            arrangement at inception date and whether the
            awal sewa. Perjanjian tersebut ditelaah apakah                                    fulfillment of the arrangement is dependent on the use
            pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan                                   of a specific asset and the arrangement conveys a
            suatu aset atau aset-aset tertentu atau perjanjian                                right to use the asset. Leases that transfer
            tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan                                   substantially to the lessee all the risks and rewards
            aset tersebut, bahkan jika hak tersebut tidak                                     incidental to ownership of the leased item are
            dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Suatu sewa                             classified as finance leases. Moreover, leases that do
            dikelompokkan sebagai sewa pembiayaan jika sewa                                   not transfer substantially all the risks and rewards
            tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko                            incidental to ownership of the leased item are
            dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.                                 classified as operating leases.
            Suatu sewa dikelompokkan sebagai sewa operasi jika
            sewa tersebut tidak mengalihkan secara substansial
            seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan
            kepemilikan aset.



                                                                        - 57 -
Page 588
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

     ag.    Sewa (lanjutan)                                                         ag.     Leases (continued)

            Sewa operasi - Bank sebagai lessee                                              Operating lease - Bank as a lessee

            Pembayaran sewa dalam sewa operasi diakui sebagai                               Payments made under operating leases are recognized
            beban umum dan administrasi dalam laporan laba rugi                             as general and administrative expenses in the
            dan penghasilan komprehensif lain selama masa sewa.                             statement profit or loss and other comprehensive
                                                                                            income over the period of lease.

            Aset hak guna dan liabilitas sewa                                               Right-of-use assets and lease liabilities

            Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai apakah                             At the inception of a contract, the Bank assesses
            kontrak merupakan atau mengandung sewa. Suatu                                   whether the contract is or contains a lease. A contract
            kontrak merupakan atau mengandung sewa jika                                     is or contains a lease if the contract conveys the right
            kontrak    tersebut     memberikan       hak     untuk                          to control the use of an identified assets for a period
            mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama                             of time in exchange for consideration. The Bank can
            suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan                                   choose not to recognise the right-of-use asset and
            imbalan. Bank dapat memilih untuk tidak mengakui                                lease liabilities for:
            aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
            • Sewa dengan jangka waktu kurang atau sama                                     •    Leases with a term of less or equal to 12 months
               dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli;                                     and there is no call option;
            • Sewa atas aset dengan nilai rendah.                                           •    Leases of low value assets.

            Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk                               To assess whether a contract conveys the right to
            mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Bank                              control the use of an identified asset, the Bank shall
            harus menilai apakah:                                                           assess whether:
            • Bank memiliki hak untuk mendapatkan secara                                    •    The Bank has the right to obtain substantially all
               substansial seluruh manfaat ekonomi dari                                          the economic benefit from use of the asset
               penggunaan aset identifikasian; dan                                               throughout the period of use; and
            • Bank memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan                                •    The Bank has the right to direct the use of the
               aset identifikasian. Bank memiliki hak ini ketika                                 asset. The Bank has described when it has a
               Bank memiliki hak untuk pengambilan keputusan                                     decision-making right that are the most relevant
               yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan                                   to changing how and for what purpose the asset
               apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:                               is used are predetermined:
               1. Bank memiliki hak untuk mengoperasikan aset;                                   1. The Bank has the right to operate the asset;
                    dan                                                                               and
               2. Bank telah mendesain aset dengan cara                                          2. The Bank has designed the asset in a way
                    menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk                                         that predetermine how and for what
                    tujuan apa aset akan digunakan selama periode                                     purposes it will be used
                    penggunaan.

            Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui aset                                 The Bank recognises a right-of-use asset and a leases
            hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur                              liability at the leases commencement date. The right-
            pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah                                    of-use asset is initially measured at cost, which
            pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan                                comprises the initial amount of the leases liability
            dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau                                 adjusted for any leases payment made at or before the
            sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya                                commencement date, plus any initial direct cost
            langsung awal yang dikeluarkan. Aset hak-guna                                   incurred. The right-of-use asset is amortized over the
            diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus                              straight-line method throughout the lease term.
            sepanjang jangka waktu sewa.

            Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa                          The lease liability is initially measured at the present
            yang belum dibayar pada tanggal permulaan,                                      value of the lease payments that are not paid at the
            didiskontokan dengan menggunakan suku bunga                                     commencement date, discounted using the interest rate
            implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak                         implicit in the lease or, if that right cannot be readily
            dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga                                   determined, using incremental borrowing rate.
            pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank                                        Generally, the Bank uses its incremental borrowing
            menggunakan suku bunga pinjaman inkremental                                     rate as a discount rate.
            sebagai tingkat bunga diskonto.




                                                                      - 58 -
Page 589
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

     ag.    Sewa (lanjutan)                                                         ag.     Leases (continued)

            Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)                                    Right-of-use assets and lease liabilities (continued)

            Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok                               Each leases payment is allocated between the liability
            dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada                              and finance cost. The finance cost is charged to profit
            laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan                             or loss over the leases period so as to produce a
            tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo                             constant periodic rate of interest on the remaining
            liabilitas untuk setiap periode.                                                balance of the liability for each period.

            Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar                                 If the leases transfers ownership of the underlying
            kepada Bank pada akhir masa sewa atau jika biaya                                asset to the Bank by the end of the leases term or if the
            perolehan aset hak-guna merefleksikan Bank akan                                 cost of the right-of-use asset reflects that the Bank will
            mengeksekusi opsi beli, maka Bank menyusutkan aset                              exercise a purchase option, the Bank depreciates the
            hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur                               right-of-use asset from the commencement date to the
            manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Bank                                    end of the useful life of the underlying asset.
            menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan                                Otherwise, the Bank depreciates the right-of-use asset
            hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur                                from the commencement date to the earlier of the end
            manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.                                     of the useful life of the right-of-use asset or the end of
                                                                                            the leases term.

     ah.    Biaya emisi penerbitan saham                                            ah.     Shares issuance costs

            Biaya-biaya emisi efek yang terjadi sehubungan                                  Costs related to the public offering of shares
            dengan penawaran saham kepada masyarakat                                        (including pre-emptive rights issue) are deducted
            (termasuk penerbitan hak memesan efek terlebih                                  from the proceeds and presented as a deduction from
            dahulu) dikurangkan langsung dari hasil emisi dan                               the “Additional Paid-in Capital - Net” account, as
            disajikan sebagai pengurang pada akun “Tambahan                                 part of Equity section in the statement of financial
            Modal Disetor - Bersih”, sebagai bagian dari Ekuitas                            position.
            pada laporan posisi keuangan.

     ai.    Provisi                                                                 ai.     Provision

            Bank menerapkan PSAK 237, “Provisi, Liabilitas                                  The Bank applied SFAS 237, “Provisions, Contingent
            Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi”. PSAK 237                                    Liabilities, and Contingent Assets”. SFAS 237
            menetapkan kriteria pengakuan dan dasar pengukuran                              provides that appropriate recognition criteria and
            untuk provisi, liabilitas kontinjensi dan aset                                  measurement bases are applied to provisions,
            kontinjensi, dan untuk memastikan bahwa informasi                               contingent liabilities and contingent assets, and to
            yang memadai diungkapkan dalam catatan atas                                     ensure that sufficient information is disclosed in the
            laporan keuangan untuk memungkinkan pengguna                                    notes to the financial statements to enable users to
            memahami sifat, waktu dan jumlah yang terkait                                   understand the nature, timing and amount related to
            dengan informasi tersebut.                                                      the information.

            Provisi diakui jika Bank memiliki liabilitas kini (baik                        Provisions are recognized when the Bank has present
            bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) jika,                              obligations (legal or constructive) where, as a result
            sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar                                      of a past event, it is probable that an outflow of
            kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut                                   resources embodying economic benefits will be
            mengakibatkan arus keluar sumber daya yang                                     required to settle the obligation and a reliable
            mengandung manfaat ekonomi dan jumlah liabilitas                               estimate can be made of the amount of the obligation.
            tersebut dapat diestimasi secara andal.

            Provisi diukur pada nilai kini dari perkiraan                                  Provision is measured at the present value of the
            pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan                                expenditures expected to be required to settle the
            kewajiban menggunakan tingkat diskonto sebelum                                 obligation using a pre-tax discount rate that reflects
            pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai                             current market assessments of the time value of money
            waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban                            and the risks specific to the obligation. The increase
            tersebut. Peningkatan provisi ini sehubungan dengan                            in the provision due to the passage of time is
            berlalunya waktu diakui sebagai beban bunga.                                   recognized as interest expense.




                                                                      - 59 -
Page 590
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                    2.   SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (lanjutan)                                                                    (continued)

      ai.   Provisi (lanjutan)                                                      ai.     Provision (continued)

            Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan                            Provisions are reviewed at the end of each reporting
            dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik                             period and adjusted to reflect the current best
            yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk                            estimate. If it is no longer probable that an outflow of
            menyelesaikan liabilitas kemungkinan besar tidak                                resources embodying economic benefits will be
            terjadi, maka provisi dibatalkan.                                               required to settle the obligation, the provision is
                                                                                            reversed.

      aj.   Kontinjensi                                                             aj.     Contingencies

            Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan                               Contingent liabilities are not recognized in the
            keuangan, kecuali jika arus keluar sumber daya yang                             financial statements, unless the possibility of
            mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil                                 an outflow of resources embodying economic benefits
            (remote) maka liabilitas kontijensi diungkapkan. Aset                           is remote, contingent liabilities are disclosed.
            kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan, tetapi                         Contingent assets are not recognized in the financial
            diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar                                     statements but disclosed when an inflow of economic
            (probable) arus masuk manfaat ekonomi.                                          benefits is probable.

      ak.   Peristiwa setelah periode pelaporan                                     ak.     Events after the reporting period

            Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode                                Post year end events that provide additional
            pelaporan yang menyediakan tambahan informasi                                   information about the financial position of the Bank as
            mengenai posisi keuangan Bank pada tanggal laporan                              of the statement of financial position date (adjusting
            posisi keuangan (peristiwa penyesuaian), jika ada,                              events), if any, are reflected in the financial
            telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-                              statements. Post year end events that are not adjusting
            peristiwa yang terjadi setelah tahun pelaporan yang                             events are disclosed in the notes to the financial
            tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non                                     statements when material.
            penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah
            diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

3.    PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                                3.       USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES
      ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN                                              AND ASSUMPTIONS BY MANAGEMENT

      Pengungkapan ini melengkapi           pengungkapan      pada                  These disclosures supplement the commentary on risk
      manajemen risiko (Catatan 45).                                                management (Note 45).

      Penyusunan laporan keuangan Bank mengharuskan                                 The preparation of the Bank’s financial statements requires
      manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan                            management to make judgments, estimates and assumptions
      asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari                          that affect the reported amounts of revenues, expenses, assets
      pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas                 and liabilities, and the disclosure of contingent liabilities, at
      liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan.                          the end of reporting period. Uncertainty about these
      Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat                    assumptions and estimates could result in outcomes that
      mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat                    require a material adjustment to the carrying amount of the
      aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.                       asset and liability affected in future periods.

      Pertimbangan                                                                  Judgments

      Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam                          The following judgments are made by management in the
      rangka penerapan kebijakan akuntansi Bank yang memiliki                       process of applying the Bank’s accounting policies that have
      pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam                      the most significant effects on the amounts recognized in the
      laporan keuangan:                                                             financial statements:




                                                                      - 60 -
Page 591
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


3.    PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                                3.   USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES
      ASUMSI     SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN                                      AND ASSUMPTIONS BY MANAGEMENT (continued)
      (lanjutan)

      Pertimbangan (lanjutan)                                                   Judgments (continued)

      Usaha yang berkelanjutan                                                  Going concern

      Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas kemampuan                   The Bank’s management has made an assessment of the
      Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan                          Bank’s ability to continue as a going concern and is believed
      berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber daya untuk                        that the Bank has the resources to continue its business for
      melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu,                       the foreseeable future. Furthermore, the management is not
      manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian material                 aware of any material uncertainties that may cast significant
      yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap                  doubt upon the Bank’s ability to continue as a going concern.
      kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan                             Therefore, the financial statements continue to be prepared
      usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan telah disusun                 on the going concern basis
      atas dasar usaha yang berkelanjutan.

      Penentuan mata uang fungsional                                            Determination of functional currency

      Mata uang fungsional dari Bank adalah mata uang dari                      The functional currency of the Bank is the currency of the
      lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata                 primary economic environment in which each entity operates.
      uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi                          It is the currency that mainly influences the revenue and cost
      pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Berdasarkan                of rendering services. Based on the economic substance of the
      substansi ekonomi dari kondisi mendasari yang relevan, mata               relevant underlying circumstances, the functional and
      uang fungsional dan penyajian Bank adalah Rupiah.                         presentation currency of the Bank is the Indonesian Rupiah.

      Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                                  Classification of the financial assets and liabilities

      Bank menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu             The Bank determines the classification of certain assets and
      sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan                      liabilities as financial assets and financial liabilities by
      mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 109                   considering if the definition set forth in SFAS 109, which was
      yang efektif 1 Januari 2025 dipenuhi. Dengan demikian, aset               effective January 1, 2025, is fulfilled. Accordingly, financial
      keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan                     assets and financial liabilities are recognized in accordance
      kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan pada Catatan                 with the accounting policies disclosed in Note 2d.
      2d.

      Nilai wajar atas instrumen keuangan dan non-keuangan                      Fair value of financial and non-financial instruments

      Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau                  All assets and liabilities in which fair value is measured or
      diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan                    disclosed in the financial statements can be categorized in the
      pada tingkat hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input             fair value hierarchy levels, based on the lowest level of input
      terendah yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara               that is significant on fair value measurement as a whole as
      keseluruhan sebagai berikut:                                              follows:

      •   Tingkat 1: Harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam pasar              •   Level 1: Quoted prices (unadjusted) in active markets for
          aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;                            identical assets or liabilities;

      •   Tingkat 2: Teknik penilaian yang menggunakan input                    •   Level 2: Valuation techniques using inputs other than
          selain harga kuotasi yang termasuk di dalam tingkat 1                     quoted prices included within level 1 that are observable
          yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik                   for the asset or liability, either directly (i.e. as prices) or
          langsung (misalnya, harga) maupun tidak langsung                          indirectly (i.e. derived from prices); and
          (misalnya, turunan dari harga); dan

      •   Tingkat 3: Teknik penilaian yang menggunakan input                    •   Level 3: Valuation techniques using inputs for the asset
          untuk aset dan liabilitas yang tidak didasarkan pada data                 or liability that are not based on observable market data
          pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat                      (unobservable inputs).
          diobservasi).




                                                                      - 61 -
Page 592
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


3.    PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                                      3.   USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES
      ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan)                                     AND ASSUMPTIONS BY MANAGEMENT (continued)

      Pertimbangan (lanjutan)                                                         Judgments (continued)

      Penurunan nilai kredit yang diberikan                                           Impairment losses on loans

      Bank menelaah kredit yang diberikan yang signifikan secara                      The Bank reviews its individual significant loans at each
      individual pada setiap tanggal laporan posisi keuangan untuk                    statement of financial position date to assess whether an
      menilai apakah penurunan nilai harus dicatat dalam laporan                      impairment loss should be recorded in the statement of profit
      laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Secara khusus,                     or loss and other comprehensive income. In particular,
      pertimbangan manajemen diperlukan dalam estimasi jumlah                         judgment by the management is required to estimate the
      dan waktu arus kas di masa mendatang ketika menentukan                          amount and timing of future cash flows when determining
      kerugian penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas tersebut,                     impairment losses. In estimating these cash flows, the Bank
      Bank melakukan penilaian atas kondisi keuangan peminjam                         makes judgments about the borrower’s financial condition
      dan nilai realisasi bersih agunan. Estimasi tersebut didasarkan                 and the net realizable value of collateral. These estimates are
      pada asumsi dari sejumlah faktor dan hasil akhirnya mungkin                     based on assumptions from a number of factors and the actual
      berbeda, yang mengakibatkan perubahan di masa mendatang                         results may differ, which may result the future changes in the
      atas cadangan kerugian penurunan nilai.                                         impairment losses allowance amount.

      Estimasi dan asumsi                                                             Estimates and assumptions

      Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi                               The key assumptions concerning the future and other key
      ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang                           sources of estimation uncertainty at the reporting period date
      memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material                       that have a significant risk of causing a material adjustment
      terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode                       to the carrying amounts of assets and liabilities within the
      pelaporan keuangan berikutnya, diungkapkan di bawah ini.                        next financial period are disclosed below. The Bank based its
      Bank mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang                        assumptions and estimates on parameters available when the
      tersedia pada saat laporan keuangan disusun.                                    financial statements were prepared.

      Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan                             Existing circumstances and assumptions about future
      mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar                     developments may change due to market changes or
      kendali Bank. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi                       circumstances arising beyond the control of the Bank. Such
      terkait pada saat terjadinya.                                                   changes are reflected in the assumptions when they occur.

      Semua estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK                             All estimates and assumptions required in conformity with
      adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar yang berlaku.                   SFAS are best estimates undertaken in accordance with the
      Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara terus menerus                       applicable standard. Estimates and judgments are evaluated
      dan berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain                     on a continuous basis, and are based on past experience and
      termasuk harapan atas kejadian yang akan datang.                                other factors, including expectations with regard to future
                                                                                      events.

      Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat berdasarkan                             Although these estimates and assumption are based on
      pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan                        management’s best knowledge of current events and
      saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan estimasi                     activities, actual result may differ from those estimates and
      dan asumsi semula.                                                              assumptions.

      Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan                                 Allowances for impairment losses on financial assets

      Aset keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan                          Financial assets accounted for at amortized cost are
      diamortisasi dievaluasi penurunan nilainya sesuai dengan                        evaluated for impairment on a basis as described in Note 2l.
      Catatan 2l.

      Kondisi spesifik counterparty yang mengalami penurunan                          The specific counterparty component of the total allowances
      nilai dalam pembentukan cadangan kerugian atas aset                             for impairment applies to financial assets evaluated
      keuangan dievaluasi secara individu berdasarkan estimasi                        individually for impairment and is based upon management’s
      terbaik manajemen atas nilai kini arus kas yang diharapkan                      best estimate of the present value of the cash flows that are
      akan diterima. Dalam mengestimasi arus kas tersebut,                            expected to be received. In estimating these cash flows,
      manajemen membuat pertimbangan tentang situasi keuangan                         management makes judgments about the counterparty’s
      counterparty dan nilai realisasi bersih dari setiap agunan.                     financial situation and the net realizable value of any
      Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai sesuai                       underlying collateral. Each impaired asset is assessed on its
      dengan manfaat yang ada, dan strategi penyelesaian serta                        merits, and the workout strategy and estimated cash flows
      estimasi arus kas yang diperkirakan dapat diterima disetujui                    considered recoverable are independently approved by the
      secara independen oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.                           Risk management Working Unit.


                                                                        - 62 -
Page 593
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


3.    PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                                     3.   USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES
      ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan)                                    AND ASSUMPTIONS BY MANAGEMENT (continued)

      Estimasi dan asumsi (lanjutan)                                                 Estimates and assumptions (continued)

      Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif meliputi                         Collectively assessed impairment allowances cover credit
      kerugian kredit yang melekat dalam portofolio aset keuangan                    losses inherent in portfolios of financial assets with similar
      dengan karakteristik ekonomi yang sama ketika terdapat bukti                   economic characteristics when there is objective evidence to
      objektif penurunan nilai, tetapi penurunan nilai secara                        suggest that they contain impaired financial assets, but the
      individu belum dapat diidentifikasi. Dalam menilai kebutuhan                   individual impaired items cannot yet be identified. In
      untuk cadangan kolektif, manajemen mempertimbangkan                            assessing the need for collective allowances, management
      faktor-faktor seperti kualitas kredit dan jenis produk. Guna                   considers factors such as credit quality and type of product.
      membuat estimasi cadangan yang diperlukan, manajemen                           In order to estimate the required allowance, assumptions are
      membuat asumsi untuk menentukan kerugian yang melekat,                         made to define the way inherent losses are modelled and to
      dan untuk menentukan parameter input yang diperlukan,                          determine the required input parameters, based on historical
      berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi ekonomi saat                      experience and current economic conditions. The accuracy of
      ini. Keakuratan penyisihan tergantung pada seberapa baik                       the allowances depends on how well these estimate future
      estimasi arus kas masa depan untuk cadangan counterparty                       cash flows for specific counterparty allowances and the
      tertentu dan asumsi model dan parameter yang digunakan                         model assumptions and parameters used in determining
      dalam menentukan cadangan kolektif.                                            collective allowances.

      Penurunan nilai aset non-keuangan                                              Impairment of non-financial assets

      Penurunan nilai timbul saat nilai tercatat aset atau UPK                       An impairment exists when the carrying value of an asset or
      melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang lebih tinggi                        CGU exceeds its recoverable amount, which is the higher of
      antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai                     its fair value less costs to sell and its value in use. The fair
      pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual                            value less costs to sell calculation is based on available data
      didasarkan pada data yang tersedia dari transaksi penjualan                    from binding sales transactions in an arm’s length
      yang mengikat dalam transaksi normal atas aset serupa atau                     transaction of similar assets or observable market prices less
      harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya                          incremental costs for disposing the asset. In assessing the
      tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.                       value in use, the estimated net future cash flows are
      Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan                     discounted to their present value using a pre-tax discount rate
      bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan                          that reflects current market assessments of the time value of
      tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan                              money and the specific risks to the asset.
      penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik
      atas aset.

      Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk                             In determining fair value less costs to sell, recent market
      menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika                        transactions are taken into account, if available. If no such
      tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, model                        transactions can be identified, an appropriate valuation
      penilaian yang sesuai digunakan untuk menentukan nilai                         model is used to determine the fair value of the assets. These
      wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dipadukan dengan                       calculations are corroborated by valuation multiples or other
      penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.                   available fair value indicators. The value in use calculation
      Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang                    is based on a discounted cash flow model.
      didiskontokan.

      Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas                      Management believes that there is no indication of potential
      kemungkinan penurunan potensial atas nilai aset non-                           impairment in values of non-financial assets as of
      keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                               December 31, 2025 and 2024.

      Imbalan pasca kerja                                                            Post-employment benefits

      Penentuan liabilitas dan beban imbalan pasca kerja Bank                        The determination of the Bank’s post-employment benefits
      bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh                           liability and expense is depend on its selection of certain
      aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah                             assumptions used by the independent actuary in calculating
      tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat                        such amounts. Those assumptions include discount rates,
      diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran                   annual salary increase rate, annual resignation rate,
      diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan                     disability rate, retirement age and mortality rate. All
      tingkat kematian. Seluruh asumsi ditelaah setiap akhir periode                 assumptions are reviewed at the end of reporting period. As
      pelaporan. Seperti dijelaskan pada Catatan 2ad, hasil aktual                   disclosed in Note 2ad, actual results that differ from the
      yang berbeda dari asumsi Bank diakui sebagai penghasilan                       Bank’s assumptions are recognized as other comprehensive
      komprehensif lain. Dikarenakan kompleksitas dari penilaian,                    income. Due to the complexity of the valuation, the underlying
      asumsi dan periode jangka panjang, kewajiban imbalan pasti                     assumptions and their long-term nature, a defined benefit
      sangat sensitif terhadap perubahan asumsi.                                     obligation is highly sensitive to changes in assumptions.


                                                                       - 63 -
Page 594
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


3.    PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                                    3.   USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES
      ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan)                                   AND ASSUMPTIONS BY MANAGEMENT (continued)

      Estimasi dan asumsi (lanjutan)                                                Estimates and assumptions (continued)

      Imbalan pasca kerja (lanjutan)                                                Post-employment benefits (continued)

      Bank berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah memadai                        The Bank believes that its assumptions are reasonable and
      dan tepat, perbedaan signifikan pada pengalaman aktual Bank                   appropriate, significant differences in the Bank’s actual
      atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan                        experiences or significant changes in its assumptions may
      Bank dapat mempengaruhi secara material liabilitas imbalan                    materially affect its post-employment benefits liability and
      pasca kerja dan beban imbalan pasca kerja.                                    expense.

      Estimasi umur manfaat ekonomis aset tetap dan aset                            Estimated useful life of fixed assets and intangible asset
      takberwujud

      Bank mengestimasi umur manfaat ekonomis dari aset tetap                       The Bank estimates the useful lives of its fixed assets and
      dan aset takberwujud berdasarkan utilisasi dari aset yang                     intangible asset based on expected assets utilization as
      diharapkan dapat didukung dengan rencana dan strategi usaha                   anchored on business plans and strategies that also consider
      yang juga mempertimbangkan perkembangan teknologi di                          expected future technological developments and market
      masa depan dan perilaku pasar. Estimasi dari umur manfaat                     behavior. The estimation of the useful lives is based on the
      ekonomis aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Bank                        Bank’s collective assessment of industry practice, internal
      secara kolektif terhadap praktek industri, evaluasi teknis                    technical evaluation and experience with similar assets.
      internal dan pengalaman untuk aset yang setara.

      Estimasi umur manfaat ekonomis ditelaah paling sedikit                        The estimated useful lives are reviewed at least each of end
      setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi                 financial reporting and are updated if expectations differ
      berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian                        from previous estimates due to physical wear and tear,
      dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial                   technical or commercial obsolescence and legal or other
      dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset.                     limitations on the use of the assets. It is possible, however,
      Tetapi, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi                      that future results of operations can be materially affected by
      dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan                    changes in the estimates brought about by changes in the
      dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor                  factors mentioned above. The amounts and timing of recorded
      yang disebutkan di atas. Jumlah dan waktu dari beban yang                     expenses for any year are affected by changes in these factors
      dicatat untuk setiap periode akan terpengaruh oleh perubahan                  and circumstances. A reduction in the estimated useful lives
      atas faktor-faktor dan situasi tersebut. Pengurangan dalam                    of the Bank’s fixed assets and intangible asset will increase
      estimasi umur manfaat ekonomis dari aset tetap dan aset                       the recorded other operating expenses and decrease
      takberwujud Bank akan meningkatkan beban operasional                          respective assets.
      lainnya dan menurunkan aset yang dicatat.

      Pajak penghasilan                                                             Income tax

      Estimasi signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas                   Significant estimate is involved in determining the provision
      pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan                   for corporate income tax. There are certain transactions and
      tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti                     computation for which the ultimate tax determination is
      sepanjang kegiatan usaha normal. Bank mengakui liabilitas                     uncertain during the ordinary course of business. The Bank
      atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah                      recognizes liabilities for expected corporate income tax
      akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Apabila                       issues based on estimates of whether additional corporate
      keputusan final atas pajak tersebut berbeda dari jumlah yang                  income tax will be due. Where the final tax outcome of those
      pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut dicatat pada laporan                 matters is different from the amounts that were initially
      laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode                      recorded, such differences will be recorded at the statement
      dimana hasil tersebut dikeluarkan.                                            of profit or loss and other comprehensive income in the period
                                                                                    in which such determination is made.

      Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer                   Deferred tax assets are recognized for all deductible
      yang dapat dikurangkan, sepanjang besar kemungkinannya                        temporary differences, to the extent that it is probable that
      bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga                           taxable profit will be available against which the deductible
      perbedaan temporer tersebut dapat digunakan. Estimasi                         temporary differences. Significant estimates by management
      signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan                        are required to determine the amount of deferred tax assets
      jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan                    that can be recognized, based upon the likely timing and the
      saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta                      level of the future taxable profits together with future tax
      strategi perencanaan pajak masa depan. Sebagai akibatnya,                     planning strategies. As a result, related to the nature of the
      terkait dengan sifat bawaannya, terdapat kemungkinan bahwa                    default, there is a possibility that the calculation of deferred
      perhitungan pajak tangguhan berhubungan dengan pola yang                      taxes related to a complex pattern where assessment requires
      kompleks dimana penilaian memerlukan pertimbangan dan                         judgment and is not expected to produce an accurate
      tidak diharapkan menghasilkan perhitungan yang akurat.                        calculation.


                                                                      - 64 -
Page 595
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


4.    KAS                                                                     4.   CASH

      Rincian kas adalah sebagai berikut:                                          The details of cash are as follows:

                                                    2025                                     2024
                                      Jumlah nosional                          Jumlah nosional
                                      mata uang asing                          mata uang asing
                                       (angka penuh)/                           (angka penuh)/
                                      Notional amount      Ekuivalen           Notional amount Ekuivalen
                                          of foreign        rupiah/                of foreign      rupiah/
                                          currency         Equivalent              currency       Equivalent
                                        (full amount)       rupiah               (full amount)     rupiah
      Rupiah                                                  415.933                               373.016                             Rupiah

      Mata Uang Asing                                                                                                       Foreign Currencies
         Dolar Amerika Serikat                2.426.816           40.467            23.630.189        380.328            United States Dollar
         Dolar Singapura                      1.211.589           15.708               971.242         11.504               Singapore Dollar
         Euro Eropa                             167.625            3.281                95.200          1.595                 European Euro
         Dolar Australia                        118.305            1.319               176.900          1.771               Australian Dollar
         Yen Jepang                           8.926.000              951             1.159.000            119                   Japanese Yen
         Poundsterling Inggris                   38.855              872                11.355            230     Great Britain Poundsterling
         Yuan China                             201.528              481                80.658            177                     China Yuan
         Riyal Saudi                             95.287              424                90.840            389                     Saudi Riyal
         Dolar Hong Kong                        182.020              390                61.660            128               Hongkong Dollar
         Ringgit Malaysia                        46.099              189                26.853             97              Malaysian Ringgit
      Sub jumlah                                                  64.082                              396.338                          Sub total
      Jumlah                                                     480.015                              769.354                             Total

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo mata uang                      As of December 31, 2025 and 2024, the balance in Rupiah
      Rupiah termasuk uang pada mesin Anjungan Tunai Mandiri                       includes cash in Automatic Teller Machine (ATM) amounting
      (ATM) masing-masing sebesar Rp21.927 dan Rp26.221.                           to Rp21,927 and Rp26,221 respectively.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kas (cash in safe)                   As of December 31, 2025 and 2024, cash (cash in safe)
      diasuransikan kepada PT Arthagraha General Insurance                         insured with PT Arthagraha General Insurance (third party)
      (pihak ketiga) terhadap risiko pencurian dan lainnya dengan                  against theft and other risks with coverage amounting to
      nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp6.300 dan                        Rp6,300 and Rp6,300 respectively. Management believes that
      Rp6.300.     Manajemen         berkeyakinan   bahwa    nilai                 the insurance coverage is adequate to cover possible losses
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan                      from such risks.
      kerugian atas risiko tersebut.

5.    GIRO PADA BANK INDONESIA                                                5.   CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA

      Rincian giro pada Bank Indonesia adalah sebagai berikut:                     The details of current accounts with Bank Indonesia are as
                                                                                   follows:

                                                     2025                                     2024
                                      Jumlah nosional                          Jumlah nosional
                                      mata uang asing                          mata uang asing
                                       (angka penuh)/                           (angka penuh)/
                                      Notional amount Ekuivalen                Notional amount Ekuivalen
                                          of foreign       rupiah/                 of foreign       rupiah/
                                          currency        Equivalent               currency        Equivalent
                                        (full amount)      rupiah                (full amount)       rupiah
      Rupiah                                               2.228.056                                2.948.485                           Rupiah
      Dolar Amerika Serikat                    4.999.017      83.359                    4.749.017      76.435              United States Dollar
      Jumlah                                               2.311.415                                3.024.920                             Total

      Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan                                  Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance
      Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan                         with Bank Indonesia (BI) Regulation and Members of The
      Gubernur (PADG) diungkapkan pada Catatan 45.                                 Board of Governors (PADG) regulation are disclosed in
                                                                                   Note 45.



                                                                     - 65 -
Page 596
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


5.    GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan)                                     5.      CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
                                                                                      (continued)

      Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                           The average interest rates per annum are as follows:
      berikut:

                                                           2025                            2024
      Rupiah                                                      0,44%                           0,57%                                      Rupiah
      Dolar Amerika Serikat                                       0,00%                           0,00%                         United States Dollar

6.    GIRO PADA BANK LAIN                                                     6.      CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS

      a.   Berdasarkan mata uang dan bank                                             a.    By currency and bank

                                                      2025                                          2024
                                        Jumlah nosional
                                        mata uang asing                             Jumlah nosional
                                         (angka penuh)/                             mata uang asing
                                        Notional amount    Ekuivalen                 (angka penuh)/        Ekuivalen
                                            of foreign      rupiah/                 Notional amount         rupiah/
                                            currency       Equivalent              of foreign currency     Equivalent
                                          (full amount)     rupiah                    (full amount)         rupiah
           Rupiah                                                                                                                          Rupiah
           PT Bank Maybank                                                                                                      PT Bank Maybank
             Indonesia Tbk                                         17.638                                       17.543            Indonesia Tbk
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                   5.741                                        5.828   PT Bank CIMB Niaga Tbk
           PT Bank Central Asia Tbk                                 1.089                                       80.920   PT Bank Central Asia Tbk
           PT Bank Pembangunan                                                                                              PT Bank Pembangunan
             Daerah NTT                                               251                                          250              Daerah NTT
           PT Bank Permata Tbk                                        219                                        3.999       PT Bank Permata Tbk
           PT Bank Negara                                                                                                PT Bank Negara Indonesia
             Indonesia (Persero) Tbk                                      2                                          3            (Persero) Tbk
           PT Bank Mandiri                                                                                                       PT Bank Mandiri
            (Persero) Tbk                                               -                                       22.099            (Persero) Tbk
           Sub jumlah                                              24.940                                      130.642                   Sub total

           Dolar Amerika Serikat                                                                                               United States Dollar
           PT Bank Negara                                                                                                          PT Bank Negara
             Indonesia (Persero) Tbk            3.018.222          50.329                     2.985.384         48.050    Indonesia (Persero) Tbk
           PT Bank Mandiri                                                                                                        PT Bank Mandiri
             (Persero) Tbk                      2.151.698          35.880                     2.598.640         41.825              (Persero) Tbk
           PT Bank Rakyat                                                                                                          PT Bank Rakyat
             Indonesia (Persero) Tbk            1.549.583          25.839                       753.343         12.125    Indonesia (Persero) Tbk
           PT Bank ICBC Indonesia               1.265.032          21.094                     1.264.684         20.355     PT Bank ICBC Indonesia
           Kookmin Bank, Seoul                    981.093          16.360                       819.764         13.194        Kookmin Bank, Seoul
           PT Bank Central Asia                                                                                               PT Bank Central Asia
             Tbk                                  402.872           6.718                     1.254.129         20.185                        Tbk
           Sub jumlah                           9.368.500         156.220                     9.675.944        155.734                    Sub total

           Dolar Singapura                                                                                                       Singapore Dollar
           United Overseas Bank                                                                                              United Overseas Bank
             Ltd, Singapura                     1.144.499          14.838                     2.031.682         24.064            Ltd, Singapura
           PT Bank UOB Indonesia                  112.658           1.461                       112.648          1.335     PT Bank UOB Indonesia
           Sub jumlah                           1.257.157          16.299                     2.144.330         25.399                    Sub total




                                                                     - 66 -
Page 597
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


6.    GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan)                                       6.     CURRENT        ACCOUNTS       WITH      OTHER      BANKS
                                                                                  (continued)

      a.   Berdasarkan mata uang dan bank (lanjutan)                             a.   By currency and bank (continued)

                                                      2025                                      2024
                                        Jumlah nosional
                                        mata uang asing                          Jumlah nosional
                                         (angka penuh)/                          mata uang asing
                                        Notional amount      Ekuivalen            (angka penuh)/       Ekuivalen
                                            of foreign        rupiah/            Notional amount        rupiah/
                                            currency         Equivalent         of foreign currency    Equivalent
                                          (full amount)       rupiah               (full amount)        rupiah
           Yen Jepang                                                                                                          Japanese Yen
           Sumitomo Mitsui                                                                                                  Sumitomo Mitsui
             Banking Corporation,                                                                                     Banking Corporation,
             Tokyo                             79.745.456         8.493                 10.548.222         1.087                    Tokyo

           Euro Eropa                                                                                                         European Euro
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                2.087.958       40.864                    133.508         2.237    PT Bank CIMB Niaga Tbk
           PT Bank ICBC Indonesia                   37.529          734                     31.131           522     PT Bank ICBC Indonesia
           Sub jumlah                            2.125.487       41.598                    164.639         2.759                     Sub total

                                                                                                                               Great Britain
           Poundsterling Inggris                                                                                             Poundsterling
           PT Bank ICBC Indonesia                   97.778        2.194                    368.807         7.457     PT Bank ICBC Indonesia

           Yuan China                                                                                                            China Yuan
           PT Bank ICBC Indonesia                5.923.286       14.127                  7.795.610        17.139     PT Bank ICBC Indonesia
           PT Bank China                                                                                                      PT Bank China
            Construction Bank                                                                                            Construction Bank
            Indonesia Tbk                          237.515          566                    357.906           787             Indonesia Tbk
           Bank of China, Jakarta                  123.921          296                  1.913.338         4.206      Bank of China, Jakarta
           Sub jumlah                            6.284.722       14.989                 10.066.854        22.132                    Sub total

           Dolar Australia                                                                                                 Australian Dollar
           PT Bank Central Asia Tbk               431.219         4.809                    298.635         2.990    PT Bank Central Asia Tbk

           Dolar Hong Kong                                                                                                 Hong Kong Dollar
           PT Bank Negara Indonesia                                                                                          PT Bank Negara
             (Persero) Tbk                        390.278           836                    549.667         1.140    Indonesia (Persero) Tbk
           PT Bank China                                                                                                       PT Bank China
             Construction Bank                                                                                           Construction Bank
             Indonesia Tbk                        100.157           215                      86.433          179              Indonesia Tbk

           Sub jumlah                             490.435         1.051                    636.100         1.319                     Sub total

           Jumlah                                               270.593                                  349.519                        Total
           Cadangan kerugian                                                                                        Allowance for impairment
             penurunan nilai                                      (142)                                     (89)                     losses
           Jumlah - bersih                                      270.451                                  349.430                   Total – net




                                                                  - 67 -
Page 598
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


6.    GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan)                                           6.     CURRENT        ACCOUNTS        WITH      OTHER      BANKS
                                                                                      (continued)

      b.   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai adalah                         b.   Changes in allowance for impairment losses are as
           sebagai berikut:                                                                follows:

                                                             2025                           2024
           Pihak ketiga                                                                                                                 Third party
           Mata Uang Asing                                                                                                       Foreign Currency
           Saldo awal tahun                                              89                             3            Balance at beginning of year
           Penyisihan                                                 1.167                           269                              Elimination
           Pemulihan                                                (1.116)                         (179)                                 Recovery
           Selisih kurs karna penjabaran mata                                                                 Exchange rate differences due to the
            uang asing                                                    2                           (4)      translation of foreign currencies
           Saldo akhir tahun                                            142                           89                    Balance at end of year

           Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai giro                              The Bank assesses the impairment of current accounts
           pada bank lain secara kolektif dengan menggunakan                               with other banks collective by using objective evidences
           bukti objektif penurunan nilai.                                                 of impairment.

           Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan                                    Management believes that the allowance for impairment
           kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk                              losses is adequate to cover possible losses on
           menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya                            uncollectible current accounts with other banks.
           giro pada bank lain.

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                                   As of December 31, 2025 and 2024, there are no balance
           terdapat giro pada bank lain yang digunakan sebagai                             of current accounts with other banks used as collateral
           jaminan dan yang dibatasi penggunaannya.                                        and restricted.

      c.   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                      c.   The average interest rates per annum are as follows:
           berikut:

                                                             2025                           2024
           Rupiah                                                   0,16%                           0,54%                                 Rupiah
           Mata Uang Asing                                          0,00%                           0,00%                      Foreign Currencies

7.    PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK                                  7.    PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
      LAIN                                                                           BANKS

      a.   Berdasarkan jenis, mata uang dan bank                                      a.   By type, currency and bank

                                                     2025                                          2024
                                        Jumlah nosional                              Jumlah nosional
                                        mata uang asing                              mata uang asing
                                         (angka penuh)/       Ekuivalen               (angka penuh)/        Ekuivalen
                                       Notional amount of      rupiah/               Notional amount         rupiah/
                                        foreign currency      Equivalent            of foreign currency     Equivalent
                                          (full amount)        rupiah                  (full amount)         rupiah
           Rupiah                                                                                                                        Rupiah
           Penempatan pada Bank –                                                                                        Placements with Banks –
           Call Money                                          1.650.000                                       280.000               Call Money
           Deposit facility                                                                                                      Deposit facility
             Bank Indonesia                                         45.441                                   1.346.804         Bank Indonesia
           Penempatan pada Bank –                                                                                        Placements with Banks –
             Deposito                                                  -                                       100.000                Deposits
           Sub jumlah                                          1.695.441                                     1.726.804                Sub total

           Dolar Amerika Serikat                                                                                              United States Dollar
           Term deposits                                                                                                            Term deposits
             Bank Indonesia                     45.000.000       750.375                    28.000.000         450.660          Bank Indonesia
           Jumlah                                              2.445.816                                     2.177.464                       Total




                                                                      - 68 -
Page 599
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


7.    PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK                                7.   PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
      LAIN (lanjutan)                                                             BANKS (continued)

      b.   Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                        b.   By remaining maturity period

                                                           2025                         2024

           Rupiah                                                                                                                      Rupiah
            Kurang dari 1 bulan                              1.695.441                     1.726.804                      Less than 1 month

           Dolar Amerika Serikat                                                                                          United States Dollar
            Kurang dari 1 bulan                                750.375                       450.660                       Less than 1 month
           Jumlah - bersih                                   2.445.816                     2.177.464                               Total – net

      c.   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                  c.   The average interest rates per annum are as follows:
           berikut:

                                                           2025                         2024
           Rupiah                                                  4,81%                       5,15%                                   Rupiah
           Dolar Amerika Serikat                                   4,26%                       5,00%                      United States Dollar

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                           As of December 31, 2025 and 2024, management believes that
      berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas                      there is no impairment on placements with Bank Indonesia
      penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sehingga                       others banks, therefore no allowance for impairment losses is
      tidak diperlukan pembentukan cadangan kerugian penurunan                    provided.
      nilai.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat                      As of December 31, 2025 and 2024, there are no balance of
      penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang                           placements with Bank Indonesia and other banks used as
      digunakan sebagai jaminan.                                                  collateral.

8.    EFEK-EFEK                                                              8.   MARKETABLE SECURITIES

      a.   Berdasarkan tujuan, jenis dan mata uang                                a.   By purpose, type and currency

                                                              2025                         2024

           Nilai wajar melalui laba rugi                                                                     Fair value through profit or loss
           Rupiah                                                                                                                     Rupiah
            Obligasi Pemerintah                                      610.412                     9.774                  Government Bonds
            SRBI                                                     164.184                   719.796                               SRBI
            Surat Utang Non-Bank                                      75.377                    45.507                    Non-Bank Bonds
                                                                     849.973                   775.077

           Dollar Amerika Serikat                                                                                        United States Dollar
            Obligasi Pemerintah                                      130.260                   206.358                  Government Bonds
           Sub jumlah                                                980.233                   981.435                              Sub total

           Nilai wajar melalui penghasilan                                                                          Fair value through other
            komprehensif lain                                                                                       comprehensive income
           Rupiah                                                                                                                     Rupiah
            Obligasi Pemerintah                                      769.656                   242.974                 Government Bonds
            Obligasi Korporasi                                       600.267                   188.936                   Corporate Bonds
            SBRI                                                     149.867                   222.807                                SBRI
            Obligasi Bank                                             41.193                         -                         Bank Bonds
            Obligasi Ritel                                                 -                    79.861                        Retail Bonds
                                                                   1.560.983                   734.578

           Dollar Amerika Serikat                                                                                         United States Dollar
            Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)                     322.545                   145.467      State Sharia Securities (SBSN))
           Sub jumlah                                              1.883.528                   880.045                                Sub total



                                                                    - 69 -
Page 600
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


8.    EFEK-EFEK (lanjutan)                                                   8.   MARKETABLE SECURITIES (continued)

      a.   Berdasarkan tujuan, jenis dan mata uang (lanjutan)                     a.   By purpose, type and currency (continued)

                                                                2025                       2024
           Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                                  Amortized cost
           Rupiah                                                                                                                     Rupiah
            Obligasi Pemerintah                                     2.762.175                 1.570.085                  Government Bonds
            Obligasi Korporasi                                      2.012.744                 3.018.826                    Corporate Bond
            SRBI                                                      904.556                 1.786.406                               SRBI
            Obligasi Bank                                             143.000                    14.963                         Bank Bond
            Obligasi Ritel                                                  -                   119.025                        Retail Bond
                                                                    5.822.475                 6.509.305

           Dollar Amerika Serikat                                                                                        United States Dollar
            Obligasi Pemerintah                                       199.540                    80.511                 Government Bonds
            Obligasi Non-Bank                                          54.308                    51.480                   Non-Bank Bonds
                                                                      253.848                   131.991
           Sub jumlah                                               6.076.323                 6.641.296                              Sub total

           Jumlah                                                   8.940.084                 8.502.776                                Total
           Cadangan kerugian penurunan nilai                            (296)                    (1.214)     Allowance for impairment losses
           Jumlah – bersih                                          8.939.788                 8.501.562                            Total – net
      b.   Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dari pemeringkat                 b.   The following is the overview of ratings from ratings
           efek-efek Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan                          institution Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) and
           Fitch Rating Indonesia untuk tujuan investasi yang                          Firch Rating Indonesia of securities for investment
           dimiliki Bank untuk periode berakhir 31 Desember 2025                       purposes by the Bank for period ended December, 31
           dan 2024:                                                                   2025 and 2024:
                                                                                                        2025                     2024
                                          Nama penerbit/                                             Peringkat/               Peringkat/
                                          Publisher name                                               Rating                   Rating
           PT Adira Dinamika Multifinance Tbk                                                          AAA                      AAA
           PT Astra Sedaya Finance                                                                     AAA                      AAA
           PT Bank Negara Indonesia Tbk                                                                AAA                      AAA
           PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                                                AAA                      AAA
           PT Barito Pacific Tbk                                                                         A+                       A+
           PT BFI Finance Indonesia Tbk                                                                 AA-                      AA-
           PT BRI Multifinance                                                                           AA                       AA
           PT Federal International Finance                                                            AAA                      AAA
           PT Indonesia Infrastructure Finance                                                          AA-                     AAA
           PT Kereta Api Indonesia                                                                     AAA                      AAA
           PT Merdeka Copper Gold Tbk                                                                  AAA                        A+
           PT Pegadaian                                                                                  A+                     AAA
           PT Permodalan Nasional Madani                                                               AAA                       AA+
           PT Perusahaan Listrik Negara                                                                AAA                       BBB
           PT Perusahaan Pengelola Aset                                                                 BBB                       AA
           PT Profesional Telekomunikasi Indoneisa                                                        -                     AAA
           PT Protelindo Tbk                                                                           AAA                         -
           PT Sampoerna Agro Tbk                                                                       AAA                        A
           PT Sarana Multi Infrastruktur                                                                  -                     AAA
           PT Sarana Multigriya Finansial                                                              AAA                      AAA
           PT Semen Indonesia Tbk                                                                      AAA                         -
           PT Sinar Mas Agro Resources Tech Tbk                                                          AA                      AA-
           PT Surya Artha Nusantara Finance                                                              AA                       AA
           PT Tower Bersama Infrastructure Tbk                                                          AA+                      AA+
           PT Toyota Astra Financial Services                                                          AAA                      AAA
           MTN PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk                                                          Baa2                       -
           Sukuk PT Adira Dinamika Multifinance Tbk                                                    AAA                      AAA
           Sukuk PT Pegadaian                                                                          AAA                      AAA
           Sukuk PT Permodalan Nasional Madani                                                          AA+                      AA+
           Sukuk PT Kereta Api Indonesia                                                                  -                     AAA



                                                                    - 70 -
Page 601
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


8.    EFEK-EFEK (lanjutan)                                                   8.    MARKETABLE SECURITIES (continued)

      c.   Suku bunga per tahun efek-efek adalah sebagai berikut:                   c.    Interest Rate per annum of securities are as follows:

                                                           2025                          2024
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Obligasi Pemerintah                       4,90% - 10,50%              4,19% - 11,00%                           Government Bonds
            Obligasi Korporasi & Non-Bank             6,00% - 9,50%               5,50% - 10,55%                Corporate & Non-Bank Bonds
            Obligasi Bank                                 6,60%                   5,75% - 6,90%                                   Bank Bonds
            Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                                                                   Bank Indonesia Rupiah Securities
              (SRBI)                                  4,70% - 7,20%               6,80% - 7,50%                                      (SRBI)

           Mata uang asing                                                                                                     Foreign Currency
            Obligasi Pemerintah                       1,50% - 5,60%               2,30% - 4,13%                              Government Bonds
            Obligasi Korporasi                        1,50% - 5,45%               1,50% - 5,45%                               Corporate Bonds

      d.   Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo:                        d.     By remaining period to maturity

                                                           2025                          2024
           Rupiah                                                                                                                          Rupiah
           Nilai wajar melalui laba rugi                                                                        Fair value through profit or loss
              1 sampai dengan 3 bulan                          125.946                            -                          1 up to 3 months
              3 sampai dengan 12 bulan                         113.615                      719.796                        3 up to 12 months
              1 sampai dengan 2 tahun                                -                       45.507                            1 up to 2 years
              Lebih dari 2 tahun                               610.412                        9.774                       More than 2 years
           Sub jumlah                                          849.973                      775.077                                      Sub total

           Nilai wajar melalui penghasilan                                                                              Fair value through other
             komprehensif lain                                                                                         comprehensive income
              1 sampai dengan 3 bulan                           185.065                     159.856                          1 up to 3 months
              3 sampai dengan 12 bulan                           64.249                     349.627                        3 up to 12 months
              1 sampai dengan 2 tahun                            40.591                      92.506                            1 up to 2 years
              Lebih dari 2 tahun                              1.271.078                     132.589                        More than 2 years
           Sub jumlah                                         1.560.983                     734.578                                      Sub total

           Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                                    At amortized cost
              1 sampai dengan 3 bulan                           586.663                   1.037.926                          1 up to 3 months
              3 sampai dengan 12 bulan                        2.080.272                   2.912.215                         3 up to 12 months
              1 sampai dengan 2 tahun                           982.298                   1.182.428                            1 up to 2 years
              Lebih dari 2 tahun                              2.173.242                   1.376.736                         More than 2 years
           Sub jumlah                                         5.822.475                   6.509.305                                      Sub total

           Dolar Amerika Serikat                                                                                            United States Dollar
           Nilai wajar melalui laba rugi                                                                        Fair value through profit or loss
             Sampai dengan 1 tahun                              55.133                      206.358                             Up to 1 year
             Lebih dari 1 tahun                                 75.127                            -                         More than 1 year
           Sub jumlah                                          130.260                      206.358                                    Sub total

           Nilai wajar melalui penghasilan                                                                              Fair value through other
             komprehensif lain                                                                                         comprehensive income
             Sampai dengan 1 tahun                              49.497                      145.467                              Up to 1 year
             Lebih dari 1 tahun                                273.048                            -                         More than 1 year
           Sub jumlah                                          322.545                      145.467                                     Sub total

           Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                                  At amortized cost
             Sampai dengan 1 tahun                             187.773                       80.511                            Up to 1 year
             Lebih dari1 tahun                                  66.075                       51.480                         More than 1 year
           Sub jumlah                                          253.848                      131.991                                    Sub total

           Jumlah                                             8.940.084                   8.502.776                                        Total
           Cadangan kerugian penurunan nilai                      (296)                      (1.214)             Allowance for impairment losses
           Jumlah – bersih                                    8.939.788                   8.501.562             Total marketable securities – net



                                                                    - 71 -
Page 602
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


8.    EFEK-EFEK (lanjutan)                                                      8.   MARKETABLE SECURITIES (continued)

      e.   Berdasarkan    efek-efek    pemerintah     dan   bukan                    e.    By government and non-government securities
           pemerintah

                                                             2025                         2024
           Rupiah                                                                                                                      Rupiah
            Efek-efek Pemerintah                               4.142.243                   1.822.833                     Government securities
            Efek-efek bukan Pemerintah                         4.091.188                   6.196.127                 Non-Government securities
                                                               8.233.431                   8.018.960

           Dolar Amerika Serikat                                                                                           United States Dollar
            Efek-efek Pemerintah                                 652.345                     286.869                     Government securities
            Efek-efek bukan Pemerintah                            54.308                     196.947                 Non-Government securities
                                                                 706.653                     483.816
           Jumlah                                              8.940.084                   8.502.776                                         Total
           Cadangan kerugian penurunan nilai                       (296)                      (1.214)             Allowance for impairment losses
           Jumlah efek-efek – bersih                           8.939.788                   8.501.562             Total marketable securities – net

      f.   Perubahan keuntungan yang belum direalisasi dari                          f.    Changes in unrealized gain from changes in fair value
           perubahan nilai wajar efek-efek yang nilai wajar melalui                        of through other comprehensive income are as follows:
           komprehensif lain adalah sebagai berikut:

                                                             2025                         2024
           Saldo awal tahun – sebelum pajak                                                                   Balance at beginning of year- before
             penghasilan tangguhan                                    1.407                      2.886                     deferred income tax
           Kerugian yang belum direalisasi                                                                        Unrealized loss during the year
             selama tahun berjalan                                    5.463                   (1.154)
           Saldo akhir tahun – sebelum                                                                                    Balance at end of year -
             pajak penghasilan tangguhan                              6.870                      1.732              before deferred income tax
           Pajak penghasilan tangguhan
             (Catatan 23b)                                        (1.038)                        (325)             Deferred income tax (Note 23b)
           Saldo akhir tahun – setelah pajak                                                                        Balance at end of year – after
             penghasilan tangguhan                                    5.832                      1.407                   deferred income tax

      g.   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai adalah                        g.    Changes in the allowance for impairment losses are as
           sebagai berikut:                                                                follows:

                                                             2025                         2024
           Saldo awal tahun                                           1.214                        683                Balance at beginning of year
           Penyisihan (pemulihan) kerugian                                                                                 Allowance (recovery) of
             penurunan nilai                                          (813)                        533                         impairment losses
           Selisih kurs karna penjabaran mata                                                                     Exchange rate differences due to
             uang asing                                               (105)                         (2)     the translation of foreign currencies
           Saldo akhir tahun                                            296                      1.214                     Balance at end of year

      Keuntungan penjualan efek-efek untuk periode yang berakhir                     Gains on securities sale for the period ended December, 31
      pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                           2025 and 2024 amounted to Rp80,856 and Rp53,289
      sebesar Rp80.856 dan Rp53.289.                                                 respectively.

      Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai efek-efek                        The Bank assesses the impairment of marketable securities
      secara kolektif dengan menggunakan Vasicek.                                    collective using Vasicek.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian                          Management believes that the allowance for impairment
      penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutupi                             losses is adequate to cover possible losses on uncollectible
      kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya efek-efek.                         marketable securities.




                                                                       - 72 -
Page 603
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                               PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                     December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


9.    EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL                                       9.   SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT TO
      KEMBALI                                                                              RESELL

                                                                                2025

                                                                                                           Pendapatan
                                 Tingkat                                                      Harga        bunga yang       Nilai
                               suku bunga         Tanggal         Tanggal penjualan         penjualan     belum diakui/   tercatat/
                              (%)/ Interest      pembelian/       kembali/ Range of         kembali/        Unearned      Carrying
                                 rate (%)       Purchase date        resale date           Resale price      interest      amount
      Transaksi dengan                                                                                                                        Transactions with
        Bank Lain                                                                                                                                 Other Bank
         FR0087 – 021812          4,80        18 Des/Dec 2025      2 Jan/Jan 2026                98.320             13        98.307       FR0087 – 021812
         FR0087 – 021813          4,85        18 Des/Dec 2025     19 Jan/Jan 2026                49.274            119        49.155       FR0087 – 021813
         Jumlah                                                                                 147.594            132       147.462                    Total
      Cadangan kerugian                                                                                                                           Allowance for
         penurunan nilai                                                                              -              -            (3)       impairment losses
         Jumlah - bersih                                                                        147.594            132       147.459                Total - net

                                                                                2024

                                                                                                           Pendapatan
                                 Tingkat                                                      Harga        bunga yang       Nilai
                               suku bunga         Tanggal         Tanggal penjualan         penjualan     belum diakui/   tercatat/
                              (%)/ Interest      pembelian/       kembali/ Range of         kembali/        Unearned      Carrying
                                 rate (%)       Purchase date        resale date           Resale price      interest      amount
      Transaksi dengan                                                                                                                          Transactions with
        Bank Indonesia                                                                                                                         Bank Indonesia
        Surat Utang Negara                                                                                                                  Government Bonds
         VR0034 - 020368          6,00         27 Des/ Dec 2024       3 Jan/ Jan 2025            98.923             33        98.890        VR0034 - 020368
         VR0034 – 020376          6,00         31 Des/ Dec 2024       7 Jan/ Jan 2025           495.016            494       494.522        VR0034 – 020376
         VR0042 - 020370          6,00         30 Des/ Dec 2024       6 Jan/ Jan 2025            98.153             82        98.071        VR0042 - 020370
          Sekuritas Rupiah                                                                                                                    Bank Indonesia
             Bank Indonesia                                                                                                               Rupiah Securities
             001063-800005-                                                                                                                001063-800005-
             061                  6,72        25 Nov/ Nov 2024       30 Jan/ Jan 2025           193.351           1.034      192.317                    061
         FR0090 - 020377          6,00         31 Des/ Dec 2024      31 Jan/ Jan 2025            92.772             507       92.265        FR0090 – 020377
         Jumlah                                                                                 978.215           2.150      976.065                      Total
      Cadangan kerugian                                                                                                                             Allowance for
         penurunan nilai                                                                              -               -           (2)        impairment losses
         Jumlah - bersih                                                                        978.215           2.150      976.063                Total - net

      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai                           Changes in the allowance for impairment losses are as
      berikut:                                                                             follows:

                                                                    2025                        2024
      Saldo awal tahun                                                           2                          -                 Balance at beginning of year
      Penyisihan kerugian penurunan nilai                                        1                          2             Allowance for impairment losses
      Saldo akhir tahun                                                          3                          2                         Balance at end of year

      Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai efek-efek                               The Bank assesses the impairment of securities purchased
      yang dibeli dengan janji dijual kembali secara kolektif dengan                        under agreement to resell collective by using Vasicek.
      menggunakan Vasicek.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian                                Management believes that the allowance for impairment
      penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutupi                                   losses is adequate to cover possible losses on uncollectible
      kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya efek-efek yang                           securities purchased under agreement to resell.
      dibeli dengan janji dijual kembali.




                                                                             - 73 -
Page 604
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


10.   TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF                                      10.   DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES

      Bank melakukan transaksi derivatif dalam bentuk pembelian                   The Bank’s derivative instruments principally consist of
      dan penjualan spot dan forward valuta asing.                                foreign currencies spot and forward sales and purchases.

      Risiko pasar dari transaksi derivatif timbul dari potensi                   The market risk of derivative transactions arise from potential
      perubahan nilai akibat fluktuasi kurs mata uang asing,                      changes in value due to fluctuations in foreign exchange
      sedangkan risiko kredit timbul dalam hal pihak lain tidak                   rates, while credit risks is the possibility that a loss may occur
      memenuhi kewajibannya kepada Bank.                                          due to the failure of counterparty to fulfill its obligation
                                                                                  according to the term of contract.

      Jangka waktu dari pembelian dan penjualan berjangka valuta                  Term of the Bank’s forward and spot foreign exchange
      asing berkisar antara dan 3 sampai dengan 6 hari pada                       contracts ranging from and 3 to 6 days as of December 31,
      tanggal 31 Desember 2025.                                                   2025.

      Rincian tagihan dan liabilitas derivatif adalah sebagai                     The details of derivative receivables and liabilities are as
      berikut:                                                                    follows:

                                                                    2025
                                                 Nilai nosional               Tagihan       Liabilitas
                                                (angka penuh)/                derivatif/    derivatif/
                                                 Notional value              Derivative     Derivative
                                                 (full amount)               receivables    payables
      Pihak ketiga                                                                                                               Third parties
      Penjualan spot valuta asing                                                                                 Foreign currencies spot sales
       PT Bank SMBC Indonesia Tbk            USD           1.000.000                 112              -         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
       PT Bank SMBC Indonesia Tbk            SGD           2.000.000                 104              -         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
       PT Bank Woori Saudara Tbk             USD           1.000.000                  70              -          PT Bank Woori Saudara Tbk
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                GBP             500.000                  46              -            PT Bank CIMB Niaga Tbk
      Jumlah                                                                         332              -                                Total

      Pembelian spot valuta asing                                                                             Foreign currencies spot purchase
       PT Bank Sinarmas Tbk                  USD           1.000.000                    -          100                PT Bank Sinarmas Tbk
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         USD           1.000.000                    -          105        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                SGD           2.000.000                    -           60            PT Bank CIMB Niaga Tbk
       PT Bank SMBC Indonesia Tbk            USD           1.000.000                    -           30         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
       PT Bank JTrust Indonesia Tbk          USD           1.000.000                    -           25         PT Bank JTrust Indonesia Tbk
       PT Bank SMBC Indonesia Tbk            GPB             500.000                    -           20         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
      Jumlah                                                                                       340                                       Total

                                                                    2024
                                                 Nilai nosional               Tagihan       Liabilitas
                                                (angka penuh)/                derivatif/    derivatif/
                                                 Notional value              Derivative     Derivative
                                                 (full amount)               receivables    payables
      Pihak ketiga                                                                                                               Third parties
      Penjualan forward valuta asing                                                                          Foreign currencies forward sales
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         SGD           2.000.000                  48              -       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      Jumlah                                                                          48              -                                      Total

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                           As of December 31, 2025 and 2024, management believes
      berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas                      that there is no impairment on derivative receivables,
      tagihan derivatif, sehingga tidak diperlukan pembentukan                    therefore no allowance for impairment losses was provided.
      cadangan kerugian penurunan nilai.




                                                                   - 74 -
Page 605
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


11.   PENDAPATAN         BUNGA       YANG      MASIH       AKAN              11.   ACCRUED INTEREST RECEIVABLES
      DITERIMA

      Rincian pendapatan bunga yang masih akan diterima adalah                     The details of accrued interest receivables are as follows:
      sebagai berikut:

                                                 2025                                        2024
                                      Jumlah                                      Jumlah
                                   nosional mata                               nosional mata
                                    uang asing                                  uang asing
                                  (angka penuh)/                              (angka penuh)/
                                      Notional                                    Notional
                                     amount of        Ekuivalen                  amount of        Ekuivalen
                                       foreign         rupiah/                     foreign         rupiah/
                                      currency        Equivalent                  currency        Equivalent
                                   (full amount)       rupiah                  (full amount)       rupiah
      Rupiah                                                                                                                            Rupiah
       Kredit yang diberikan                                  163.224                                      193.721                     Loans
       Efek-efek                                               99.033                                       56.372      Marketable securities
       Penempatan pada                                                                                                  Placement with Bank
         Bank Indonesia dan                                                                                             Indonesia and other
         bank lain                                                898                                          438                   banks
      Sub jumlah                                              263.155                                      250.531                    Sub total

      Dolar Amerika Serikat                                                                                                United States Dollar
       Kredit yang diberikan                21.806                  364                 28.271                  455                    Loans
       Efek-efek                           508.612                8.481                121.900                1.962      Marketable securities
       Penempatan pada                                                                                                   Placement with Bank
         Bank Indonesia dan                                                                                             Indonesia and other
         bank lain                          13.607                  227                 17.345                  279                  banks
      Sub jumlah                                                  9.072                                       2.696                   Sub total

      Dolar Singapura                                                                                                          Singapore Dollar
       Kredit yang diberikan                 2.144                 28                    3.220                  38                      Loans
      Sub jumlah                                                   28                                           38                    Sub total
      Jumlah                                                  272.255                                      253.265                         Total

12.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA                                                  12.   PREPAID EXPENSES

      Rincian biaya dibayar di muka adalah sebagai berikut:                        The details of prepaid expenses are as follows:

                                                           2025                      2024
      Sewa dan operasional                                     59.310                   106.154                          Rent and operational
      Asuransi                                                 50.167                         -                                    Insurance
      Pemasaran                                                10.053                     9.312                                    Marketing
      Karyawan                                                  5.274                     1.070                                    Employee
      Renovasi dan pemeliharaan gedung                              -                     6.274           Renovation and maintenance building
      Jumlah                                                  124.804                   122.810                                            Total




                                                                    - 75 -
Page 606
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


13.   KREDIT YANG DIBERIKAN                                                13.    LOANS

      a.   Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak                                 a.   By type, currency and party

           Rincian kredit yang diberikan berdasarkan jenis dan                         The details of loans based on type and party are as
           pihak adalah sebagai berikut:                                               follows:

                                                           2025                     2024
           Pihak berelasi (Catatan 38)                                                                                Related parties (Note 38)
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Fixed loans                                      115.411                   143.696                                    Fixed loans
            Kredit pemilikan rumah                            77.184                   104.631                       Housing ownership loans
            Revolving loans                                   76.222                    73.359                                Revolving loans
            Pinjaman rekening koran                            9.990                     5.128                                      Overdraft
                                                             278.807                   326.814

           Pihak ketiga                                                                                                      Third parties
           Rupiah                                                                                                                  Rupiah
             Revolving loans                                3.870.858                4.031.828                            Revolving loans
             Fixed loans                                    2.700.444                3.300.576                                Fixed loans
             Kredit pemilikan rumah dan apartemen           1.826.789                2.050.615      Housing and apartment ownership loans
             Kredit sindikasi                                 499.318                  255.432                           Syndicated loans
             Pinjaman rekening koran                          347.888                  200.083                                 Overdraft
             Pinjaman karyawan                                 38.901                  120.782                            Employee loans
             Kredit tanpa agunan                               18.204                   21.984                           Unsecured loans
             Kredit usaha rakyat                                  186                   42.331         Micro community commercial loans
             Kredit pemilikan mobil                               125                      165                                 Car loans
             Kredit pemilikan kios                            103.990                        -                                Kiosk loans
                                                            9.406.703               10.023.796
           Mata Uang Asing                                                                                                 Foreign Currencies
            Revolving loans                                     1.297                  134.498                               Revolving loans
            Fixed loans                                       105.628                  120.371                                   Fixed loans
                                                              106.925                  254.869
            Sub jumlah                                      9.513.628               10.278.665                                        Sub total

            Jumlah kredit                                   9.792.435               10.605.479                                    Total loans
            Cadangan kerugian penurunan nilai               (315.665)                (531.907)                Allowance for impairment losses
            Jumlah kredit – bersih                          9.476.770               10.073.572                                Total loans – net

           Rincian kredit yang diberikan berdasarkan mata uang                         The details of loans based on currencies are as follows:
           adalah sebagai berikut:

                                                    2025                                        2024
                                         Jumlah                                      Jumlah
                                      nosional mata                               nosional mata
                                       uang asing                                  uang asing
                                     (angka penuh)/                              (angka penuh)/
                                         Notional                                    Notional
                                        amount of        Ekuivalen                  amount of        Ekuivalen
                                          foreign         rupiah/                     foreign         rupiah/
                                         currency        Equivalent                  currency        Equivalent
                                      (full amount)       rupiah                  (full amount)       rupiah
           Rupiah                                                                                                                      Rupiah
           Pihak berelasi                                                                                                     Related parties
             (Catatan 38)                                      278.807                                     326.814               (Note 38)
           Pihak ketiga                                      9.406.703                                  10.023.796             Third parties
           Sub jumlah                                        9.685.510                                  10.350.610                    Sub total




                                                                  - 76 -
Page 607
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


13.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                                         13.    LOANS (continued)
      a.   Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak (lanjutan)                          a.    By type, currency and party (continued)
           Rincian kredit yang diberikan berdasarkan mata uang                              The details of loans based on currencies are as follows
           adalah sebagai berikut (lanjutan):                                               (continued):

                                                    2025                                            2024
                                         Jumlah                                          Jumlah
                                      nosional mata                                   nosional mata
                                       uang asing                                      uang asing
                                     (angka penuh)/                                  (angka penuh)/
                                         Notional                                        Notional
                                        amount of        Ekuivalen                      amount of        Ekuivalen
                                          foreign         rupiah/                         foreign         rupiah/
                                         currency        Equivalent                      currency        Equivalent
                                      (full amount)       rupiah                      (full amount)       rupiah
           Mata Uang Asing                                                                                                      Foreign Currencies
             Pihak ketiga                                                                                                            Third parties
              Dolar Amerika
                 Serikat                   5.856.385               97.655                  15.032.009           241.941     United States Dollar
              Dolar Singapura                714.994                9.270                   1.091.425            12.928        Singapore Dollar
           Sub jumlah                                             106.925                                       254.869                   Sub total
           Jumlah                                               9.792.435                                    10.605.479                      Total
           Cadangan kerugian                                                                                                         Allowance for
             penurunan nilai                                    (315.665)                                     (531.907)       impairment losses
           Jumlah kredit - bersih                               9.476.770                                    10.073.572           Total loans – net
      b.   Berdasarkan sektor ekonomi                                                 b.    By economic sector
                                                               2025                         2024
           Pihak berelasi (Catatan 38)                                                                                    Related parties (Note 38)
           Rupiah                                                                                                                           Rupiah
              Restoran dan hotel                                   55.142                       67.012                    Restaurant and hotel
              Lain-lain                                           223.665                      259.802                                  Others
           Sub jumlah                                             278.807                      326.814                                     Sub total
           Pihak ketiga                                                                                                               Third parties
           Rupiah                                                                                                                          Rupiah
             Industri                                           1.294.945                     1.772.453                               Industry
             Perdagangan                                          894.729                       585.946                               Trading
             Pertanian dan pertambangan                           763.977                       728.176               Agribusiness and mining
             Restoran dan hotel                                   582.578                       595.349                   Restaurant and hotel
             Konstruksi                                           341.092                       327.040                          Construction
             Transportasi dan komunikasi                           12.297                       501.596     Transportation and communication
             Jasa                                                   1.836                         5.317                               Services
             Lain-lain                                          5.515.249                     5.507.919                                 Others
                                                                9.406.703                    10.023.796
           Mata Uang Asing                                                                                                     Foreign Currencies
             Industri                                             106.761                       121.281                               Industry
             Perdagangan                                              164                        10.739                                Trading
             Pertanian dan pertambangan                                 -                       122.504                Agribusiness and mining
             Lain-lain                                                  -                           345                                 Others
                                                                  106.925                       254.869
           Sub jumlah                                           9.513.628                    10.278.665                                    Sub total
           Jumlah kredit                                        9.792.435                    10.605.479                                Total loans
           Cadangan kerugian penurunan nilai                    (315.665)                     (531.907)            Allowance for impairment losses
           Jumlah kredit – bersih                               9.476.770                    10.073.572                           Total loans – net
           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, persentase kredit                          As of December 31, 2025 and 2024, percentage of
           yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan menengah                              loans were granted to micro, small and medium
           masing-masing sebesar 3,77% dan 3,39%.                                             business was, 3.77% and 3.39%, respectively.



                                                                      - 77 -
Page 608
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


13.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                                       13.   LOANS (continued)

      c.   Berdasarkan jangka waktu periode perjanjian kredit                      c.     By term of the loan agreement

                                                             2025                       2024
           Pihak berelasi (Catatan 38)                                                                                Related parties (Note 38)
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Kurang dari 1 tahun                                  278.807                   326.814                           Less than 1 year
           Sub jumlah                                            278.807                   326.814                                     Sub total

           Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Kurang dari 1 tahun                                 3.196.510                3.031.555                          Less than 1 year
            1 sampai dengan 2 tahun                               718.704                  616.741                               1 to 2 years
            2 sampai dengan 5 tahun                             1.173.640                1.178.512                               2 to 5 years
            Lebih dari 5 tahun                                  4.317.849                5.196.988                         More than 5 years
                                                                9.406.703               10.023.796
           Mata Uang Asing                                                                                                 Foreign Currencies
           Kurang dari 1 tahun                                      1.297                   11.993                          Less than 1 year
           1 sampai dengan 2 tahun                                      -                  122.504                               1 to 2 years
           2 sampai dengan 5 tahun                                105.070                        -                               2 to 5 years
           Lebih dari 5 tahun                                         558                  120.372                         More than 5 years
                                                                  106.925                  254.869
           Sub jumlah                                           9.513.628               10.278.665                                    Sub total

           Jumlah kredit                                        9.792.435               10.605.479                                 Total loans
           Cadangan kerugian penurunan nilai                    (315.665)                (531.907)             Allowance for impairment losses
           Jumlah kredit - bersih                               9.476.770               10.073.572                            Total loans – net

      d.   Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                         d.     By maturity term

                                                             2025                       2024
           Pihak berelasi (Catatan 38)                                                                                Related parties (Note 38)
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Kurang dari 1 tahun                                  278.807                   326.814                           Less than 1 year
           Sub jumlah                                            278.807                   326.814                                     Sub total

           Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
           Rupiah                                                                                                                       Rupiah
            Kurang dari 1 tahun                                 4.261.013                3.806.476                          Less than 1 year
            1 sampai dengan 2 tahun                               450.901                  819.610                               1 to 2 years
            2 sampai dengan 5 tahun                             1.793.954                2.214.455                               2 to 5 years
            Lebih dari 5 tahun                                  2.900.835                3.183.255                         More than 5 years
                                                                9.406.703               10.023.796

           Mata Uang Asing                                                                                                 Foreign Currencies
           Kurang dari 1 tahun                                      1.297                  134.841                          Less than 1 year
           1 sampai dengan 2 tahun                                  8.712                  119.397                               1 to 2 years
           2 sampai dengan 5 tahun                                 96.916                      631                               2 to 5 years
           Lebih dari 5 tahun                                           -                        -                         More than 5 years
                                                                  106.925                  254.869
           Sub jumlah                                           9.513.628               10.278.665                                    Sub total

           Jumlah kredit                                        9.792.435               10.605.479                                 Total loans
           Cadangan kerugian penurunan nilai                    (315.665)                (531.907)             Allowance for impairment losses
           Jumlah kredit – bersih                               9.476.770               10.073.572                            Total loans – net




                                                                    - 78 -
Page 609
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


13.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                                           13.    LOANS (continued)

      e.   Berdasarkan klasifikasi individual dan kolektif                              e.      By individual and collective classification

                                                        2025                                             2024
                                                                 Cadangan                                         Cadangan
                                                                 kerugian                                         kerugian
                                                                penurunan                                        penurunan
                                                                   nilai/                                           nilai/
                                                               Allowance for                                    Allowance for
                                            Pokok/              impairment                    Pokok/             impairment
                                           Principal               losses                    Principal              losses
           Rupiah                                                                                                                                   Rupiah
             Kolektif                        7.054.842                90.694                   7.271.507                   80.374              Collective
             Individual                      2.630.668               223.531                   3.079.103                  450.067              Individual
           Sub jumlah                        9.685.510               314.225                  10.350.610                  530.441                 Sub total

           Mata Uang Asing                                                                                                             Foreign Currencies
             Kolektif                          106.925                 1.440                     132.363                      733             Collective
             Individual                              -                     -                     122.506                      733             Individual
           Sub jumlah                          106.925                 1.440                     254.869                    1.466                Sub total
           Jumlah                            9.792.435               315.665                  10.605.479                  531.907                     Total

      f.   Berdasarkan klasifikasi kolektibilitas                                       f.      By collectibility classification

           Kolektabilitas kredit sesuai dengan peraturan OJK                                    The Collectibility loans in accordance with the OJK
           diungkapkan pada Catatan 45.                                                         regulation are disclosed in Note 45.

      g.   Kredit yang direstrukturisasi                                                g.      Restructured loans

           Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan peraturan                                Restructured loans in accordance with the OJK
           OJK diungkapkan pada Catatan 45.                                                     regulation are disclosed in Note 45.

      h.   Cadangan kerugian penurunan nilai                                            h.      Allowance for impairment losses

           Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                    The changes of allowance for impairment losses of loans
           kredit yang diberikan untuk kelompok individual dan                                  to individual and collective Banks are as follows:
           kolektif adalah sebagai berikut:

                                                           2025                                    2024
                                               Individual/      Kolektif/              Individual/      Kolektif/
                                                Individual      Collective              Individual      Collective
           Rupiah                                                                                                                                   Rupiah
           Saldo awal tahun                          450.067          80.374                 406.169            99.385         Balance at beginning of year
           Penyisihan (pemulihan)                                                                                                Provision for (reversal of)
            kerugian penurunan nilai                (103.149)         10.320                   57.683        (18.686)                  impairment losses
           Penghapusbukuan kredit                   (123.387)              -                 (13.785)           (325)                      Writen-off loans
           Saldo akhir tahun                          223.531         90.694                 450.067           80.374               Balance at end of year

           Mata Uang Asing                                                                                                             Foreign Currencies
           Saldo awal tahun                              733              734                       -            5.082         Balance at beginning of year
           Penyisihan (pemulihan)                                                                                                Provision for (reversal of)
            kerugian penurunan nilai                    (733)            665                     733            (4.292)                impairment losses
           Penyesuaian selisih kurs                                       41                       -               (57)          Exchange rate adjustment
           Saldo akhir tahun                               -           1.440                     733                733             Balance at end of year
           Jumlah                                    223.531          92.134                 450.800             81.107                               Total

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                                    As of December 31, 2025 and 2024, management
           berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai                                 believes that the allowance for impairment losses is
           yang dibentuk adalah cukup untuk menutupi                                            adequate to cover possible losses from uncollectible
           kemungkinan kerugian yang timbul akibat tidak                                        loans.
           tertagihnya kredit yang diberikan.

                                                                        - 79 -
Page 610
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


13.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                                            13.    LOANS (continued)

      i.   Kredit bermasalah                                                             i.     Non-performing loans

           Kredit bermasalah sesuai dengan peraturan OJK                                        The non-performing loans in accordance with the OJK
           diungkapkan pada Catatan 45.                                                         regulation are disclosed in Note 45.

      j.   Kredit yang dihapusbukukan                                                    j.     Writen-off loans

           Kredit yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai kredit                              The loans written off are recorded as extra-comptable
           ekstra-komtabel di dalam rekening administratif.                                     in the administrative account.

      k.   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                         k.     The average interest rates per annum are as follows:
           berikut:

                                                          2025                          2024
           Rupiah                                                                                                                             Rupiah
              Kredit tanpa agunan                            29,92%                           28,37%                             Unsecured loans
              Kredit pemilikan mobil                         24,68%                           24,68%                                   Car loans
              Revolving loans                                12,23%                           11,78%                              Revolving loans
              Kredit pemilikan kios                           8,90%                            8,36%                                  Kiosk loans
              Pinjaman rekening koran                        11,21%                           11,14%                                   Overdraft
              Fixed loans                                     8,65%                            8,92%                                  Fixed loans
              Kredit usaha rakyat                             6,00%                           30,00%            Micro community commercial loans
              Pinjaman karyawan                               8,71%                            6,05%                              Employee loans
              Kredit sindikasi                                8,13%                            7,88%                             Syndicated loans
              Kredit pemilikan rumah dan                                                                         Housing and apartment ownership
                apartemen                                        5,28%                         5,29%                                      loans

           Mata Uang Asing                                                                                                          Foreign Currencies
              Revolving loans                                    6,50%                         5,44%                                Revolving loans
              Fixed loans                                        5,25%                         5,94%                                   Fixed loans

      l.   Informasi penting lainnya                                                     l.     Other important informations

           Informasi penting     lainnya    diungkapkan      pada                               Other important information is disclosed in Note 45.
           Catatan 45.

14.   TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI                                            14.    ACCEPTANCE RECEIVABLES AND LIABILITIES

      a.   Berdasarkan jenis dan mata uang                                               a.     By type and currency

                                                      2025                                             2024
                                           Jumlah                                           Jumlah
                                        nosional mata                                    nosional mata
                                         uang asing                                       uang asing
                                       (angka penuh)/                                   (angka penuh)/
                                           Notional                                         Notional
                                          amount of        Ekuivalen                       amount of        Ekuivalen
                                            foreign         rupiah/                          foreign         rupiah/
                                           currency        Equivalent                       currency        Equivalent
                                        (full amount)       rupiah                       (full amount)       rupiah
           Tagihan akseptasi                                                                                                    Acceptance receivables
           Pihak ketiga                                                                                                                   Third parties
           Rupiah                                                                                                                               Rupiah
           Surat Kredit                                                                                                                       Domestic
             Berdokumen Dalam                                                                                                          Documentary
             Negeri (SKBDN)                                                       -                                  166.682          Letter of Credit
           Sub jumlah                                                             -                                  166.682                  Sub total
           Cadangan kerugian                                                                                                             Allowance for
             penurunan nilai                                                      -                                    (657)      impairment losses
           Jumlah – bersih                                                        -                                  166.025                Total – net




                                                                         - 80 -
Page 611
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


14.   TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan)                            14.    ACCEPTANCE        RECEIVABLES           AND    LIABILITIES
                                                                                    (continued)

      a.   Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)                               a.   By type and currency (continued)

                                                     2025                                         2024
                                          Jumlah                                       Jumlah
                                       nosional mata                                nosional mata
                                        uang asing                                   uang asing
                                      (angka penuh)/                               (angka penuh)/
                                          Notional                                     Notional
                                         amount of        Ekuivalen                   amount of        Ekuivalen
                                           foreign         rupiah/                      foreign         rupiah/
                                          currency        Equivalent                   currency        Equivalent
                                       (full amount)       rupiah                   (full amount)       rupiah
           Liabilitas akseptasi                                                                                             Acceptance liabilities
           Pihak ketiga                                                                                                            Third parties
           Rupiah                                                                                                                         Rupiah
           Surat Kredit
             Berdokumen Dalam                                                                                            Domestic Documentary
             Negeri (SKBDN)                                                  -                                166.682        Letter of Credit
           Jumlah                                                            -                                166.682                       Total

      b.   Berdasarkan counterparty                                                 b.   By counterparty

                                                             2025                        2024
           Bukan bank - pihak ketiga                                                                                  Non banks - third parties
           Rupiah                                                            -              166.682                                     Rupiah
           Jumlah                                                            -              166.682                                       Total
           Cadangan kerugian penurunan nilai                                 -                (657)             Allowance for impairment losses
           Jumlah – bersih                                                   -              166.025                                 Total - net

      c.   Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                          c.   Based on remaining period until maturity

                                                             2025                        2024
           Pihak ketiga                                                                                                             Third parties
           Rupiah                                                                                                                         Rupiah
              3 sampai dengan 6 bulan                                        -              166.682                            3 to 6 months
           Sub jumlah                                                        -              166.682                                     Sub total
           Cadangan kerugian penurunan nilai                                 -                (657)             Allowance for impairment losses
           Jumlah – bersih                                                   -              166.025                                   Total - net

           Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai tagihan                         The Bank assesses the impairment of acceptance
           akseptasi secara kolektif dengan menggunakan bukti                            receivables collective by using objective evidences of
           objektif penurunan nilai.                                                     impairment.

           Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan                                  Management believes that the allowance for impairment
           kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk                            losses is adequate to cover possible losses on
           menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya                          uncollectible acceptance receivables.
           tagihan akseptasi.




                                                                    - 81 -
Page 612
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


15.   PENYERTAAN SAHAM                                                       15.       INVESTMENT IN SHARES OF STOCK

      Bank memiliki penyertaan saham yang menggunakan metode                           The Bank has investment in shares of stock in the following
      biaya perolehan pada perusahaan sebagai berikut:                                 companies that are accounted for under cost method:

                                                                                                 Persentase
                                                                                                kepemilikan/
                                                                                               Percentage of
                 Nama Perusahaan/                       Jenis usaha/                             ownership
                   Company name                       Type of business                       2025 dan/ and 2024              2025 dan/ and 2024
            PT Aplikanusa Lintasarta              Jasa komunikasi data dan                         0,27%                                               6
                                                 internet/ Internet and data
                                                   communication services
            Jumlah/ Total                                                                                                                              6

      Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai penyertaan                         The Bank assesses the impairment of investment in shares of
      saham secara individual dengan menggunakan bukti objektif                        stock individually by using objective evidences of impairment.
      penurunan nilai.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                                As of December 31, 2025 and 2024, management believes that
      berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas                           there is no impairment on investment in shares of stock,
      penyertaan saham sehingga tidak diperlukan pembentukan                           therefore no allowance for impairment losses is provided.
      cadangan kerugian penurunan nilai.

16.   ASET TETAP                                                         16.           FIXED ASSETS
      Aset tetap terdiri dari:                                                         Fixed assets consist of:

                                                            2025                        2024
       Kepemilikan langsung                                   2.102.889                   2.080.159                               Direct ownership
       Aset hak-guna                                             47.441                      43.217                              Right-of-use assets
       Jumlah                                                2.150.330                   2.123.376                                            Total
                                  1 Januari/                                                              31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/                 Revaluasi/      December 31,
                                     2025          Additions  Deductions                  Revaluation         2025
      Biaya Perolehan                                                                                                                Acquisition Cost
      Kepemilikan langsung:                                                                                                        Direct ownership:
       Hak atas tanah               1.948.753              -                  -                 16.660        1.965.413                Land rights
       Inventaris kantor               47.443          6.591            (1.559)                      -           52.475           Office equipment
       Bangunan                       109.801         31.485           (39.494)                  2.632          104.424                   Buildings
       Instalasi                        9.046              4            (1.030)                      -            8.020                 Installation
                                    2.115.043         38.080           (42.083)                 19.292        2.130.332
       Aset dalam penyelesaian            750          6.975              (750)                      -            6.975          Assets in progress
      Aset hak-guna:                                                                                                              Right-of-use assets:
       Bangunan                        262.475        41.413                       -                  -           303.888                Buildings

      Jumlah                        2.378.268         86.468           (42.833)                 19.292        2.441.195                         Total
      Akumulasi Penyusutan                                                                                                  Accumulated Depreciation
      Kepemilikan langsung:                                                                                                        Direct ownership:
       Inventaris kantor                23.409         9.795            (1.718)                      -             31.486        Office equipment
       Bangunan                          9.715        15.789           (11.601)               (13.504)                399                Buildings
       Instalasi                         2.510         3.441            (3.418)                      -              2.533              Installation
      Aset hak-guna                                                                                                                Right-of-use assets
       Bangunan                        219.258        37.189                       -                  -           256.447                Buildings

      Jumlah                          254.892         66.214           (16.737)               (13.504)          290.865                         Total
      Nilai buku                    2.123.376                                                                 2.150.330                   Book value




                                                                    - 82 -
Page 613
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


16.   ASET TETAP (lanjutan)                                                 16.     FIXED ASSETS (continued)
                                    1 Januari/          Penambahan/             Pengurangan/            31 Desember/
                                  January 1, 2024         Additions              Deductions           December 31, 2024
      Biaya Perolehan                                                                                                                Acquisition Cost
      Kepemilikan langsung:                                                                                                        Direct ownership:
       Hak atas tanah                    1.948.753                   -                       -                 1.948.753               Land rights
       Inventaris kantor                    75.528              17.349                (45.434)                    47.443          Office equipment
       Bangunan                            105.310               4.491                       -                   109.801                  Buildings
       Instalasi                             6.137               3.117                   (208)                     9.046                Installation
                                         2.135.728              24.957                (45.642)                 2.115.043
       Aset dalam penyelesaian               4.733                 750                 (4.733)                       750         Assets in progress
      Aset hak-guna:                                                                                                              Right-of-use assets:
       Bangunan                           216.516               45.959                           -               262.475                 Buildings

      Jumlah                             2.356.977              71.666                (50.375)                 2.378.268                        Total
      Akumulasi Penyusutan                                                                                                 Accumulated Depreciation
      Kepemilikan langsung:                                                                                                       Direct ownership:
       Inventaris kantor                    53.824              14.101                (44.516)                    23.409        Office equipment
       Bangunan                                  -               9.715                       -                     9.715                Buildings
       Instalasi                             2.110                 541                   (141)                     2.510              Installation
      Aset hak-guna                                                                                                                Right-of-use assets
       Bangunan                           173.246               46.012                           -               219.258                 Buildings
      Jumlah                               229.180              70.369                (44.657)                   254.892                        Total
      Nilai buku                         2.127.797                                                             2.123.376                  Book value
      Pada tanggal 31 Desember 2025, hak atas tanah dan bangunan                    On December 31, 2025, land and building rights are recorded
      dicatat berdasarkan nilai revaluasi yang telah direviu oleh                   based on the revaluation value which has been reviewed by
      manajemen dan didukung oleh laporan penilai independen                        management and supported by the report of an external
      eksternal, KJPP Sugianto Prasodjo & Rekan, berdasarkan                        independent appraiser, KJPP Sugianto Prasodjo & Partners,
      laporan No. 00169/2.0131-00/PI/07/0576/1/I/2026 tanggal                       based on report No. 00169/2.0131-00/PI/07/0576/1/I/2026
      29 Januari 2026 Pendekatan penilaian yang digunakan adalah                    dated January 29, 2026 The valuation approach used is the
      pendekatan pasar, pendapatan, dan biaya. Penilaian ini                        market, income and cost approach. This assessment is guided
      berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                        by the Financial Services Authority (OJK) Capital Markets
      Pasar Modal No. 28/POJK.04/2021 Tanggal 28 Desember                           Regulation No. 28/POJK.04/2021 December 28, 2021, SOJK
      2021, SOJK No. 33/SEOJK.04/2021 Tanggal 31 Desember                           No. 33/SEOJK.04/2021 Dated December 31, 2021 and the
      2021 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) & Standar                         Indonesian Appraiser Code of Ethics (KEPI) & Indonesian
      Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII – 2018.                                   Appraisal Standards (SPI) Edition VII – 2018.
      Selisih antara nilai buku sebelum revaluasi aset tetap dengan                 The difference between the book value before revaluation of
      nilai wajar aset tetap setelah revaluasi pada tanggal                         fixed assets and the fair value of fixed assets after revaluation
      31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                      on December 31, 2025 is as follows:
                                                                          2025
                                       Nilai buku sebelum
                                         revaluasi/Book
                                           value before               Nilai wajar/               Surplus revaluasi/
      Aset tetap                           revaluation                 Fair value                Surplus revaluation                   Fixed assets
      Hak atas tanah                              1.948.753                  1.965.413                         16.660                 Land rights
      Bangunan                                       87.410                    103.546                         16.136                   Buildings
      Jumlah                                      2.036.163                  2.068.959                         32.796                        Total
      Nilai wajar hak atas tanah dan bangunan berdasarkan hierarki                  The fair values of land rights and buildings based on fair
      nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai                      value hierarchy are as of December 31, 2025 follows:
      berikut:
                                                                       2025

                                           Tingkat 1/       Tingkat 2/          Tingkat 3/           Jumlah/
                                            Level 1          Level 2             Level 3              Total
      Pengukuran nilai wajar reguler                                                                                  Regular fair value measurement
      Hak atas tanah                                    -     1.965.413                      -       1.965.413                           Land rights
      Bangunan                                          -       103.546                      -         103.546                            Buildings

      Jumlah                                            -     2.068.959                      -       2.068.959                                  Total


                                                                       - 83 -
Page 614
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


16.   ASET TETAP (lanjutan)                                                  16.   FIXED ASSETS (continued)

      Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat                   The increase in the carrying amount arising from the
      sebagai “Surplus Revaluasi Aset Tetap”, dan disajikan dalam                  revaluation are recorded as “Surplus Revaluation of Fixed
      penghasilan     komprehensif      lain     pada      tanggal                 Assets”, and is presented in other comprehensive income as
      31 Desember 2025 sebesar Rp32.796.                                           of December 31, 2025 amounted to Rp32,796.

      Penyusutan yang dibebankan pada beban umum dan                               Depreciation charged to general and administrative expenses
      administrasi adalah sebesar Rp66.214 dan Rp70.369 masing-                    amounted Rp66,214 and Rp70,369 for the years ended
      masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                        December 31, 2025 and 2024, respectively (Note 34).
      31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 34).

      Rincian laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:                    The details of gain on sale of fixed assets are as follows:

                                                           2025                       2024
      Hasil penjualan aset tetap                                       564                     5.929             Proceed from sale of fixed assets
      Nilai buku                                                      (13)                   (5.718)                                  Book value
      Laba penjualan aset tetap (Catatan 36)                           551                       211       Gain on sale of fixed assets (Note 36)

      Pada tanggal 1 Desember 1993, Bank menandatangani                            On December 1, 1993, the Bank entered into a Cooperation
      Perjanjian Kerja Sama Pendirian Gedung dengan                                Agreement of Office Tower Establishment with
      PT      Buanagraha        Arthaprima,    pihak      berelasi,                PT Buanagraha Arthaprima, affiliate, No.098/XII/BOT/93,
      No.098/XII/BOT/93 yang telah diubah dengan Addendum I                        which is amended by Addendum I dated January 18,1994, to
      tanggal 18 Januari 1994, untuk mengadakan kerjasama                          jointly build the office tower in the Bank’s land rights at Jalan
      pembangunan gedung di atas tanah milik Bank di Jalan                         Jenderal Sudirman Kav. 52-53, South Jakarta. The method of
      Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan. Metode                        this agreement is BOT (Build, Operate and Transfer) for 40
      perjanjian tersebut adalah BOT (Build, Operate and Transfer/                 years. At the end of the contract, the building and operation
      Bangun, Kelola dan Serah) selama 40 tahun. Setelah masa                      will be returned to the Bank (Note 38).
      tersebut berlalu maka gedung dan pengelolaannya akan
      dikembalikan kepada Bank (Catatan 38).

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap, kecuali                  As of December 31, 2025 and 2024, fixed assets, except land
      hak atas tanah, diasuransikan terhadap risiko kebakaran,                     rights, have already insured to cover any possible losses
      pencurian dan risiko lainnya kepada PT Artha Graha General                   caused by fire, theft and other risks to PT Artha Graha
      Insurance (pihak ketiga) dengan nilai pertanggungan                          General Insurance (third party) with a total sum insured
      seluruhnya masing-masing sebesar Rp143.600 dan                               amounting to Rp143,600 and Rp268,932, respectively.
      Rp268.932. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai                                Management believes that the sum insured is adequate to
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan                      cover possible losses on such risks.
      kerugian atas risiko tersebut.

      Jumlah biaya perolehan atas aset tetap yang telah disusutkan                 Total acquisition cost of fixed assets that have been fully
      penuh namun masih digunakan pada tanggal 31 Desember                         depreciated but are still in use as of December 31, 2025 and
      2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp203.386 dan                            2024 amounted to Rp203,386 and Rp166,033, respectively.
      Rp166.033.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada aset                       As of December 31, 2025 and 2024, there are no fixed assets
      tetap yang dipakai sementara atau dihentikan dari                            used temporarily or retired from active use and not classified
      penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai nilai                    as fair value through other comprehensive income.
      wajar melalui komprehensif lain.

      Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                        As of December 31, 2025 and 2024, there are no contractual
      terdapat komitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap.                    commitment in acquisition of fixed assets.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank melakukan                       As of December 31, 2025 and 2024, the Bank undertakes a
      peninjauan kembali atas umur manfaat, metode penyusutan                      review of its useful life, depreciation method and residual
      dan nilai residu aset tetap dan menyimpulkan bahwa tidak                     values of fixed assets and concluded that there was no change
      terdapat perubahan atas metode dan asumsi tersebut.                          in the methods and assumptions.

      Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian                    Based on management’s assessment, there are no events or
      atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya                           changes in circumstances indicate an impairment of fixed
      penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2025                     assets as of December 31, 2025 and 2024.
      dan 2024.




                                                                       - 84 -
Page 615
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


17.   ASET TAKBERWUJUD                                                    17.     INTANGIBLE ASSETS

      Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:                            The details of intangible asset is as follows:

                                1 Januari/         Penambahan/        Pengurangan/            31 Desember/
                              January 1, 2025        Additions         Deductions           December 31, 2025

      Biaya Perolehan:                                                                                                         Acquisition Cost:
        Perangkat lunak                101.845             20.060               (76.505)                   45.400                    Software
        Aset dalam
          penyelesaian                   4.883             13.523               (12.436)                    5.970            Assets in progress
      Jumlah                           106.728             33.583               (88.941)                   51.370                          Total

      Amortisasi:                                                                                                                    Amortization:
        Perangkat lunak                   81.241           16.212               (76.699)                   20.754                      Software
      Jumlah                              81.241           16.212               (76.699)                   20.754                            Total
      Nilai buku                          25.487                                                           30.616                     Book value

                                1 Januari/         Penambahan/        Pengurangan/            31 Desember/
                              January 1, 2024        Additions         Deductions           December 31, 2024

      Biaya Perolehan:                                                                                                         Acquisition Cost:
        Perangkat lunak                   92.838             9.007                     -                  101.845                    Software
        Aset dalam
          penyelesaian                     4.357            4.882                (4.356)                    4.883            Assets in progress
      Jumlah                              97.195           13.889                (4.356)                  106.728                          Total

      Amortisasi:                                                                                                                    Amortization:
        Perangkat lunak                   65.322           15.919                      -                   81.241                      Software
      Jumlah                              65.322           15.919                      -                   81.241                            Total
      Nilai buku                          31.873                                                           25.487                     Book value

      Amortisasi yang dibebankan pada beban umum dan                              Amortization charged to general and administrative expenses
      administrasi adalah sebesar Rp16.212 dan Rp15.919 untuk                     amounted to Rp16,212 and Rp15,919 for the year ended
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                       December 31, 2025 dan 2024 (Note 34).
      2024 (Catatan 34).

      Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian                   Based on management’s assessment, there are no events or
      atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya                          changes in circumstances indicate an impairment of
      penurunan nilai aset takberwujud pada tanggal 31 Desember                   intangible asset as of December 31, 2025 and 2024.
      2025 dan 2024.

18.   AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH DAN ASET LAIN-                             18.     FORECLOSED ASSETS AND OTHER ASSETS
      LAIN

      Agunan yang diambil alih                                                    Foreclosed assets

      Rincian agunan yang diambil alih adalah sebagai berikut:                    The details of foreclosed assets are as follows:

                                                           2025                      2024
      Saldo awal tahun                                       1.175.042                 1.263.459                   Balance at beginning of year
      Penambahan                                               161.574                         -                                      Addition
      Pengurangan                                             (44.605)                  (88.417)                                           Less
      Saldo akhir tahun                                      1.292.011                 1.175.042                        Balance at end of year
      Cadangan kerugian penurunan nilai                      (940.424)                 (366.159)               Allowance for impairment losses
      Jumlah – bersih                                          351.587                   808.883                                    Total – net




                                                                     - 85 -
Page 616
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


18.   AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH DAN ASET LAIN-                             18.   FORECLOSED         ASSETS       AND     OTHER       ASSETS
      LAIN (lanjutan)                                                           (continued)

      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas agunan                   The changes of impairment losses on foreclosed assets are as
      yang diambil alih adalah sebagai berikut:                                 follows:

                                                           2025                   2024
      Saldo awal tahun                                         366.159                327.349                  Balance at beginning of year
      Penyisihan tahun berjalan (Catatan 35)                   580.493                 38.810            Provision during the year (Note 35)
      Pemulihan tahun berjalan (Catatan 35)                     (5.292)                     -            Recovery during the year (Note 35)
      Hapus buku                                                  (936)                     -                                    Written-off
      Saldo akhir tahun                                        940.424                366.159                         Balance at end of year

      Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai agunan yang                 The Bank assesses the impairment of foreclosed assets
      diambil alih secara individual dengan menggunakan bukti                   individually by using objective evidences of impairment.
      objektif penurunan nilai.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian                     Management believes that allowance for impairment losses of
      penurunan nilai untuk agunan yang diambil alih pada tanggal               foreclosed assets as of December 31, 2025 and 2024 is
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah cukup untuk menutupi                     adequate to cover possible losses.
      kerugian yang mungkin terjadi.

      Aset lain-lain                                                                                                            Other assets

                                                           2025                   2024
      Tagihan transaksi QRIS                                   163.548                142.537                Charges to QRIS transactions
      Tagihan terkait dengan transaksi ATM                      49.917                  4.117          Charges related to ATM transactions
      Uang muka sewa gedung kantor                              11.430                      -                      Advances for office rent
      Persediaan barang cetakan dan alat tulis
        kantor                                                  10.349                  11.037                 Printing items and stationery
      Tagihan administrasi kredit                                7.421                   7.493                 Loan administration charges
      Setoran jaminan                                            5.697                  10.248                           Guarantee deposits
      Lain-lain                                                 61.939                 182.334                                       Others
      Jumlah                                                   310.301                 357.766                                         Total

      Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai aset lain-lain              The Bank assesses the impairment of other assets individually
      secara individual dengan menggunakan bukti objektif                       by using objective evidences of impairment.
      penurunan nilai.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                         As of December 31, 2025 and 2024, management believes that
      berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset               there is no impairment on other assets, therefore no
      lain-lain sehingga tidak diperlukan pembentukan cadangan                  allowance for impairment losses is provided.
      kerugian penurunan nilai.




                                                                     - 86 -
Page 617
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


19.   LIABILITAS SEGERA                                                    19.   OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY

      Rincian liabilitas segera adalah sebagai berikut:                          The details of obligation due immediately are as follows:

                                                           2025                    2024
      Pihak ketiga                                                                                                                 Third parties
      Rupiah                                                                                                                              Rupiah
       Titipan pengiriman uang dan setoran                                                            Safe keeping remittance and deposits
           kliring                                                59.216                   1.444                                   clearing
       Liabilitas sehubungan dengan ATM                           55.027                  61.195                     Liability related to ATM
       Liabilitas kepada notaris dan penilai                                                         Liability to the notary and independent
           independen                                           6.948                     2.084                                     valuers
       Liabilitas kepada Perusahaan asuransi                    5.358                     1.334            Liability to insurance Companies
       Klaim yang belum diselesaikan                              587                     2.607                              Unfinished claim
       Titipan setoran                                            575                       373                           Repayment deposits
       Lain-lain                                              110.831                    45.590                                         Others
       Sub jumlah                                             238.542                   114.627                                      Sub total

      Mata Uang Asing                                                                                                       Foreign Currency
       Titipan pengiriman uang dan setoran                                                             Safe keeping remittance and deposits
            kliring                                             1.000                         -                                 Clearing
       Titipan setoran                                             24                         -                         Repayment deposits
       Lain-lain                                                1.006                       994                                     Others
       Sub jumlah                                               2.030                       994                                   Sub total
      Jumlah                                                  240.572                   115.621                                         Total

      Liabilitas sehubungan dengan ATM merupakan liabilitas                      Liability related to ATM represents liability related to the use
      sehubungan dengan pemakaian ATM jaringan ALTO dan                          of ALTO and Prima ATM networks.
      Prima.

      Titipan setoran merupakan titipan setoran nasabah yang                     Repayment deposits represent deposits of customers that have
      belum diselesaikan.                                                        not been resolved.

20.   SIMPANAN NASABAH                                                     20.   DEPOSITS FROM CUSTOMER

      Rincian simpanan nasabah adalah sebagai berikut:                           The details of customer deposits are as follows:

                                                           2025                    2024
      Pihak berelasi (Catatan 38)                                                                                     Related parties (Note 38)
        Giro                                                   598.084                  420.054                             Demand deposits
        Tabungan                                                46.534                   38.911                             Savings deposits
        Deposito berjangka                                     820.782                  720.899                                Time deposits
      Jumlah pihak berelasi                                  1.465.400                1.179.864                           Total related parties

      Pihak ketiga                                                                                                               Third parties
       Giro                                                  6.029.702                6.097.587                             Demand deposits
       Tabungan                                              1.865.083                1.795.594                             Savings deposits
       Deposito berjangka                                   13.292.329               14.817.728                                Time deposits
      Jumlah pihak ketiga                                   21.187.114               22.710.909                              Total third parties
      Jumlah                                                22.652.514               23.890.773                                           Total




                                                                      - 87 -
Page 618
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


20.   SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                                         20.     DEPOSITS FROM CUSTOMER (continued)

      a.   Giro                                                                        a.     Demand Deposits

                                                2025                                          2024
                                Jumlah nosional mata                          Jumlah nosional mata
                                     uang asing                                    uang asing
                                   (angka penuh)/          Ekuivalen             (angka penuh)/           Ekuivalen
                                 Notional amount of         rupiah/            Notional amount of          rupiah/
                                  foreign currency         Equivalent           foreign currency          Equivalent
                                    (full amount)           rupiah                (full amount)            rupiah
      Pihak berelasi                                                                                                           Related parties
       (Catatan 38)                                                                                                               (Note 38)
       Rupiah                                                 547.683                                         390.598                Rupiah
       Mata uang asing                                                                                                    Foreign currency
         Dolar Amerika                                                                                                       United States
           Serikat                           2.700.281         45.027                        1.507.959         24.271             Dollar
         Dolar Australia                           169              2                              200              2    Australian Dollar
         Dolar Singapura                       413.540          5.362                          437.584          5.183    Singapore Dollar
         Euro Eropa                                492             10                                -              -      European Euro
       Sub jumlah                                             598.084                                         420.054              Sub total

      Pihak ketiga                                                                                                               Third parties
        Rupiah                                               5.461.999                                      5.727.974               Rupiah
        Mata uang asing                                                                                                   Foreign currency
         Dolar Amerika                                                                                                       United States
           Serikat                        30.209.254           503.739                      21.303.364        342.878             Dollar
         Yuan China                        4.975.646            11.867                       8.175.538         17.974       Chinese Yuan
         Dolar Singapura                     641.863             8.322                         732.974          8.682    Singapore Dollar
         Dolar Australia                     399.984             4.461                               -              -    Australian Dollar
         Euro Eropa                        2.008.515            39.310                           4.450             75      European Euro
         Yen Jepang                           35.030                 4                          42.030              4        Japanese Yen
        Sub jumlah                                           6.029.702                                      6.097.587                Sub total
        Jumlah                                               6.627.786                                      6.517.641                    Total

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                               As of December 31, 2025 and 2024, there are no demand
           terdapat giro yang dijadikan jaminan tunai atas kredit                      deposits used as cash collateral for loans granted.
           yang diberikan.

      b.   Tabungan                                                               b.   Savings Deposits

      i.   Berdasarkan mata uang dan pihak                                        i.   By currency and party

                                                    2025                                      2024
                                       Jumlah nosional                           Jumlah nosional
                                       mata uang asing                           mata uang asing
                                        (angka penuh)/        Ekuivalen           (angka penuh)/          Ekuivalen
                                      Notional amount of       rupiah/          Notional amount of         rupiah/
                                       foreign currency       Equivalent         foreign currency         Equivalent
                                         (full amount)         rupiah              (full amount)           rupiah
               Pihak berelasi                                                                                                  Related parties
                 (Catatan 38)                                                                                                     (Note 38)
                 Rupiah                                             46.534                                      38.911              Rupiah
               Pihak ketiga                                                                                                     Third parties
                 Rupiah                                         1.865.083                                  1.795.594                Rupiah
               Jumlah                                           1.911.617                                  1.834.505                     Total




                                                                     - 88 -
Page 619
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


20.   SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                                         20.     DEPOSITS FROM CUSTOMER (continued)

      b.    Tabungan (lanjutan)                                                   b.    Savings Deposits (continued)

      ii.   Berdasarkan jenis                                                     ii.   By type

                                                        2025                    2024
            Tabungan Artha                                 982.496               1.036.242                                      Artha savings
            Tabungan Artha Hold Dana                       323.516                 180.169                           Artha Hold Dana savings
            Tabungan Wira                                  289.926                 306.070                                       Wira savings
            Tabungan Artha Payroll                         233.429                 235.444                               Artha Payroll savings
            Tabungan Artha Setoran Bulanan                  44.004                  35.312                      Artha Setoran Bulanan savings
            Tabungan Prega Prestasi                         15.831                  17.612                              Prega Prestasi savings
            Tabunganku                                       9.236                   9.500                                        Tabunganku
            Tabungan Pintar                                  4.581                   6.465                                      Pintar savings
            Tabungan Artha Mitra                             4.481                   4.521                                Artha Mitra Savings
            Tabungan Icon                                    3.095                   1.621                                        Icon savings
            Tabungan Simpanan Pelajar                          506                     483                                    Student savings
            Tabungan Prega Edusave                             329                     800                             Prega Edusave savings
            Tabungan Artha KUR                                 178                     139                                 Artha KUR savings
            Tabungan Basic Saving Account                        9                      21                      Basic Savings Account savings
            Tabungan Prestasi Gemilang                           -                     106                          Prestasi gemilang savings
            Jumlah                                       1.911.617               1.834.505                                                Total

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat                      As of December 31, 2025 and 2024, there are no savings
            tabungan yang dijadikan jaminan tunai atas kredit yang                      deposits used as cash collateral for loans granted.
            diberikan.

      c.    Deposito Berjangka                                                    c.    Time Deposits

      i.    Berdasarkan mata uang dan pihak                                       i.    By currency and party

                                                    2025                                      2024
                                       Jumlah nosional                           Jumlah nosional
                                       mata uang asing                           mata uang asing
                                        (angka penuh)/       Ekuivalen            (angka penuh)/        Ekuivalen
                                      Notional amount of      rupiah/           Notional amount of       rupiah/
                                       foreign currency      Equivalent          foreign currency       Equivalent
                                         (full amount)        rupiah               (full amount)         rupiah
            Pihak berelasi                                                                                                      Related parties
              (Catatan 38)                                                                                                          (Note 38)
            Rupiah                                               583.449                                    630.149                     Rupiah
            Mata uang asing                                                                                                   Foreign currency
              Dolar Amerika Serikat            14.231.181        237.305                   5.636.805         90.724      United States Dollar
              Dolar Singapura                       2.194             28                       2.185             26        Singapore Dollar
            Sub jumlah                                           820.782                                    720.899                    Sub total

            Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
            Rupiah                                            12.199.111                                 13.478.277                     Rupiah
            Mata uang asing                                                                                                 Foreign currencies
              Dolar Amerika Serikat            64.875.552      1.081.800                 82.448.582       1.327.010      United States Dollar
              Dolar Singapura                     880.679         11.418                  1.050.329          12.441        Singapore Dollar
            Sub jumlah                                        13.292.329                                 14.817.728                    Sub total
            Jumlah                                            14.113.111                                 15.538.627                       Total




                                                                     - 89 -
Page 620
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


20.   SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                                            20.     DEPOSITS FROM CUSTOMER (continued)

      c.      Deposito Berjangka (lanjutan)                                          c.      Time Deposits (continued)

      ii.     Berdasarkan periode deposito berjangka                                 ii.     By time deposits period

                                                          2025                     2024
                Rupiah                                                                                                                     Rupiah
                  1 bulan                                  8.288.042                9.338.056                                           1 month
                  3 bulan                                  1.428.600                2.971.299                                          3 months
                  6 bulan                                  2.846.265                1.079.477                                          6 months
                  12 bulan                                   219.653                  719.594                                         12 months
                Sub jumlah                                12.782.560               14.108.426                                             Sub total

                Mata Uang Asing                                                                                                Foreign Currencies
                  1 bulan                                  1.154.714                  865.570                                          1 month
                  3 bulan                                    102.187                  499.896                                         3 months
                  6 bulan                                     50.589                   55.585                                         6 months
                  12 bulan                                    23.061                    9.150                                        12 months
                Sub jumlah                                 1.330.551                1.430.201                                            Sub total
                Jumlah                                    14.113.111               15.538.627                                               Total

      iii.    Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                       iii.     By currency and party

                                                          2025                     2024
                 Rupiah                                                                                                                     Rupiah
                    Kurang dari 1 bulan                    9.305.347               10.612.163                                Less than 1 month
                    1 sampai dengan 3 bulan                2.729.960                2.525.912                                  1 up to 3 months
                    3 sampai dengan 6 bulan                  619.470                  265.171                                  3 up to 6 months
                    6 sampai dengan 12 bulan                 127.783                  705.180                                 6 up to 12 months
                 Jumlah Rupiah                            12.782.560               14.108.426                                         Total Rupiah
                 Mata Uang Asing                                                                                               Foreign Currencies
                    Kurang dari 1 bulan                    1.169.045                1.273.856                                Less than 1 month
                    1 sampai dengan 3 bulan                  120.796                  117.361                                  1 up to 3 months
                    3 sampai dengan 6 bulan                   27.098                   33.474                                  3 up to 6 months
                    6 sampai dengan 12 bulan                  13.612                    5.510                                 6 up to 12 months
                 Jumlah Mata Uang Asing                    1.330.551                1.430.201                              Total Foreign Currency
                 Jumlah                                   14.113.111               15.538.627                                                Total

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, deposito                                 As of December 31, 2025 and 2024, time deposits used
             berjangka yang dijadikan sebagai jaminan tunai atas kredit                       as cash collateral for loan granted are as follows:
             yang diberikan adalah sebagai berikut:

                                                          2025                     2024
             Pihak ketiga                                    588.243                  167.865                                         Third parties
             Jumlah (Catatan 13l)                            588.243                  167.865                                      Total (Note 13l)

             Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                           The average interest rates per annum are as follows:
             berikut:

                                                          2025                     2024
             Rupiah                                                                                                                       Rupiah
                Giro                                            0,92%                      0,96%                               Demand deposits
                Tabungan                                        0,54%                      0,72%                               Savings deposits
                Deposito berjangka                              5,26%                      3,34%                                  Time deposits
             Mata Uang Asing                                                                                                   Foreign Currencies
                Giro                                            0,04%                      0,02%                               Demand deposits
                Deposito berjangka                              2,22%                      3,49%                                  Time deposits




                                                                        - 90 -
Page 621
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


21.   SIMPANAN DARI BANK LAIN                                                21.     DEPOSITS FROM OTHER BANKS

      Rincian simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut:                        The details of deposits from other banks are as follows:

                                                        2025                       2024
           Rupiah                                                                                                                          Rupiah
             Deposito berjangka                             80.016                        95.150                                   Time deposits
             Giro                                           65.428                        97.304                                Demand deposits
             Tabungan                                        2.320                             -                                         Savings
             Interbank Call Money                                -                       200.000                           Interbank Call Money
             Deposito on call                                    -                        60.000                                 Deposito on call
           Jumlah                                          147.764                       452.454                                                Total
      a.   Deposito berjangka                                                      a.       Time deposits

           i. Berdasarkan mata uang dan pihak                                               i. By currency and party
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Pihak ketiga                                 80.016                        95.150                                      Third parties
           ii. Berdasarkan jangka waktu                                                     ii. By maturity
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                        Rupiah
               1 bulan                                      80.016                       95.150                                             1 month

           iii. Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                             iii. Based on remaining period until maturity
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Kurang dari 1 bulan                          80.016                       95.150                                  Less than 1 month
      b.   Giro                                                                     b.      Demand Deposits

           i. Berdasarkan mata uang dan pihak                                               i. By currency and party
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Pihak ketiga                                 65.428                        97.304                                      Third parties
      c.   Tabungan                                                                 c.      Savings

           i. Berdasarkan mata uang dan pihak                                               i. By currency and party
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Pihak ketiga                                     2.320                          -                                      Third parties

      d.   Interbank Call Money                                                     d.      Interbank Call Money

           i. Berdasarkan mata uang dan pihak                                               i. By currency and party
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Pihak ketiga                                         -                    200.000                                      Third parties

           ii. Berdasarkan jangka waktu                                                     ii. By maturity
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                        Rupiah
               1 bulan                                              -                    200.000                                            1 month

           iii. Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                             iii. Based on remaining period until maturity
                                                        2025                       2024
               Rupiah                                                                                                                      Rupiah
               Kurang dari 1 bulan                                  -                    200.000                                 Less than 1 month

                                                                        - 91 -
Page 622
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


21.   SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan)                                     21.     DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)

      Rincian simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut:                        The details of deposits from other banks are as follows:
      (lanjutan)                                                                     (continued)

      e.   Deposito on call                                                         e.     Deposito on call

           i. Berdasarkan mata uang dan pihak                                              i. By currency and party

                                                       2025                        2024
               Rupiah                                                                                                                     Rupiah
               Pihak ketiga                                         -                    60.000                                      Third parties

           ii. Berdasarkan jangka waktu                                                    ii. By maturity

                                                       2025                        2024
               Rupiah                                                                                                                       Rupiah
               1 bulan                                              -                    60.000                                            1 month

           iii. Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo                            iii. Based on remaining period until maturity

                                                       2025                        2024
               Rupiah                                                                                                                     Rupiah
               Kurang dari 1 bulan                                  -                    60.000                                 Less than 1 month

      f.   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebagai                    f.     The average interest rates per annum are as follows:
           berikut:

                                                       2025                        2024
           Rupiah                                                                                                                     Rupiah
              Giro                                          4,27%                        1,78%                              Demand deposits
              Tabungan                                      1,98%                             -
              Deposito berjangka                            6,07%                        6,15%                                 Time deposits
              Deposito on call                                   -                       6,68%                               Deposito on call

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat                          As of December 31, 2025 and 2024, there are no deposits
           simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan.                                 from other banks used as collateral.

22.   LIABILITAS EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI                               22.     SECURITIES SOLD UNDER                   AGREEMENT           TO
      DIBELI KEMBALI                                                                 REPURCHASE LIABILITIES

                                                                        2024

                                                                                     Beban bunga
                                                                             Nilai   yang belum
                                                                          pembelian diamortisasi/
                                   Tanggal         Tanggal jatuh           kembali/  Unamortised                Nilai
                                 dimulai/ Start       tempo/              Repurchase   interest                bersih/
                                     date          Maturity date            amount     expense                Net value
       Transaksi dengan                                                                                                          Transactions with
        Bank Indonesia                                                                                                          Bank Indonesia
          IDSR070525364S –                                                                                                   IDSR070525364S -
            020373             30 Des/ Dec 2024 30 Jan/ Jan 2025                  97.939             514        97.425                 020373

       Surat Utang Negara                                                                                                       Government Bonds
          FR0081-020267        15 Nov/ Nov 2024 16 Jan/ Jan 2025                 317.292           9.685       307.607         FR0081-020267
          FR100-020344         13 Des/ Dec 2024 13 Jan/ Jan 2025                  46.393             102        46.291          FR100-020344
          FR101-020342         13 Des/ Dec 2024 13 Jan/ Jan 2025                  38.677              85        38.592          FR101-020342
          FR064-020345         13 Des/ Dec 2024 13 Jan/ Jan 2025                   9.387              21         9.366          FR064-020345
       Sub jumlah                                                                411.749           9.893       401.856                  Sub total

       Jumlah - bersih                                                           509.688          10.407       499.281                     Total - net



                                                                        - 92 -
Page 623
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN                                                          23.   TAXATION

      a.   Utang pajak                                                          a.     Taxes payable

                                                            2025                     2024
           Pajak penghasilan                                                                                                       Income tax
             Pasal 4 (2)                                        15.871                   13.302                               Article 4 (2)
             Pasal 21                                            1.279                    1.171                                 Article 21
             Pasal 23                                              357                      590                                 Article 23
             Pasal 15                                                3                        -                                 Article 15
             Pasal 26                                                -                       25                                 Article 26
           Sub jumlah                                           17.510                   15.088                                       Sub total
           Pajak pertambahan nilai                                 505                      101                               Value added tax
           Jumlah                                               18.015                   15.189                                           Total

      b.   Pajak penghasilan                                                    b.     Income tax

           Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan                          On March 31, 2020, the Government issue Government
           Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang                                Regulation in Lieu of Law (Perpu) of the Republic of
           (Perpu) Republik Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang                            Indonesia No. 1 year 2020 which has become Law (UU)
           telah menjadi Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020,                          No. 2 year 2020, as well as stipulated Government
           serta menetapkan Peraturan Pemerintah (PP)                                  Regulation (PP) No. 30 year 2020 concerning Tarif
           No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak                             Reduction for Domestic Public Companies Taxpayers
           Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri                             and effective since June 19, 2020. The regulation has
           yang Berbentuk Perseroan Terbuka dan berlaku sejak                          stipulated the reduction in the income tax rates for
           tanggal 19 Juni 2020. Aturan tersebut menetapkan                            domestic     corporate   taxpayers     and   business
           penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan                         establishments from 25% to 22% for fiscal year 2020
           dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25%                         and 2021 and 20% for the fiscal year 2022 onwards.
           menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20%
           mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya.

           Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan                        On October 29, 2021, the Government issued Law of the
           Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021                           Republic of Indonesia No. 7 of 2021 concerning
           tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Pada                              Harmonization of Tax Regulations. On December 20,
           tanggal 20 Desember 2022, Pemerintah kemudian                               2022, the Government then issued PP No. 55 Year 2022
           menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022                          regarding Adjustments to the Tax Regulations of Income
           tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak                              Tax which revokes PP No. 30 Year 2020. The regulation
           Penghasilan yang mencabut PP No. 30 Tahun 2020.                             stipulates the income tax rate for domestic taxpayers
           Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan                          and permanent establishments at 22% which will take
           wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar                     effect from the 2022 fiscal year onwards. Therefore, the
           22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan                            previous tax rate determination of 20% becomes invalid
           seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak                          after this Law is enacted.
           sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah
           Undang-Undang ini disahkan.




                                                                     - 93 -
Page 624
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                23.    TAXATION (continued)

      b.   Pajak penghasilan (lanjutan)                                           b.    Income tax (continued)

           Berdasarkan Pasal 65 dari Peraturan Pemerintah No. 55                        Based on Article 65 of Government Regulation No. 55
           Tahun 2022 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan                         Year 2022 regarding the Decrease in Income Tax Rates
           ("PPh") bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri Yang                             ("PPh") for Domestic Corporate Tax Payers in the Form
           Berbentuk Perseroan Terbuka, Wajib Pajak dapat                               of Public Companies, tax payers can obtain a reduction
           memperoleh penurunan tarif PPh sebesar 3% (tiga                              in the PPh of 3% (three percent) lower than the rate of
           persen) lebih rendah dari tarif PPh Wajib Pajak Badan                        domestic corporate tax payers as Regulated in the
           dalam negeri sebagaimana diatur dalam Undang-                                Taxation Law, if it meets the following additional
           Undang Perpajakan tersebut diatas apabila memenuhi                           criteria:
           tambahan kriteria sebagai berikut:

           1.   Jumlah kepemilikan saham publiknya 40% (empat                           1.    The public owned 40% (forty percent) or more of
                puluh persen) atau lebih dari keseluruhan saham                               the total paid up shares and those shares are owned
                yang disetor dan saham tersebut dimiliki paling                               by at least 300 (three hundred) parties;
                sedikit oleh 300 (tiga ratus) pihak;

           2.   Masing-masing pihak yang dimaksud di atas hanya                         2.    Each party referred to above may only own shares
                boleh memiliki saham kurang dari 5% (lima                                     of less than 5% (five percent) of the total issued and
                persen) dari keseluruhan saham yang ditempatkan                               paid-up shares;
                dan disetor penuh;

           3.   Pihak-pihak yang memenuhi persyaratan 300 (tiga                         3.    Parties that meet the requirements of 300 (three
                ratus) pihak dan 5% (lima persen) sebagaimana di                              hundred) parties and 5% (five percent) as stated
                atas, tidak termasuk: Wajib Pajak Perseroan                                   above, do not include: Public Company Tax Payers
                Terbuka yang membeli kembali sahamnya;                                        who buy back their shares; and/or Those who have
                dan/atau yang memiliki hubungan istimewa                                      a special relationship as stipulated in the Income
                sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pajak                                  Tax Law with Public Company Tax Payers
                Penghasilan dengan Wajib Pajak Perseroan                                      (reflected in: share ownership by the controlling
                Terbuka (tercermin dari kepemilikan saham oleh                                party and/or major shareholder).
                pengendali dan/atau pemegang saham utama).

           Pajak penghasilan badan PT Bank Artha Graha                                  Corporate income tax of PT Bank Artha Graha
           Internasional Tbk untuk tahun yang berakhir pada                             Internasional Tbk for the year ended December 31, 2025
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah                              and 2024 are calculated using the tax rate of 19%.
           dihitung dengan menggunakan tarif pajak 19%.

           Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari:                              Income tax expense (benefit) consists of:

                                                         2025                    2024
           Pajak kini tahun berjalan                              -                       -                              Current tax current year
           Pajak tangguhan tahun berjalan                    31.289                (37.281)                             Deferred tax current year
           Beban (manfaat) pajak
             penghasilan – bersih                            31.289                (37.281)                    Income tax expense (benefit)– net




                                                                      - 94 -
Page 625
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                 23.    TAXATION (continued)

      b.   Pajak penghasilan (lanjutan)                                            b.     Income tax (continued)

           Pajak kini                                                                     Current tax

           Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat (beban)                        The reconciliation between income (loss) before income
           pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan                                tax benefit (expense) as shown in the statement of profit
           penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak                           or loss and other comprehensive income with the Bank’s
           Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31                         taxable      income      for    the     years     ended
           Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                 December 31, 2025 and 2024 are as follows:

                                                        2025                      2024
           Laba (rugi) sebelum manfaat pajak
            penghasilan menurut laporan laba                                                                 Income (loss) before income tax benefit
            rugi dan penghasilan                                                                        per statement of profit or loss and other
            komprehensif lain                              (598.809)                189.755                              comprehensive income
           Beda temporer:                                                                                                    Temporary differences:
            Penyisihan imbalan pasca kerja
              karyawan                                       (9.457)                     1.418          Provision for post-employment benefits
            Pembentukan (pemulihan)
              kerugian penurunan nilai aset                                                         Provision (reversal) of impairment losses
              keuangan dan non-keuangan                     516.777                (190.238)          on financial and non-financial assets
            Penyusutan aset tetap                             2.714                        -                     Depreciation of fixed assets
            Amortisasi aset tak berwujud                     12.065                        -                Amortization of intangible assets

           Beda tetap:                                                                                                      Permanent differences:
            Sumbangan                                          9.265                     6.461                                     Donation
             Pendapatan penghasilan yang
               dikenakan pajak final                        (27.711)                         -                          Income taxable income
            Lain-lain                                         18.366                         -                                          Others

           Taksiran laba (rugi) kena pajak                  (76.790)                     7.396                    Estimated taxable income (loss)
           Kompensasi rugi fiskal tahun:                                                                        Fiscal loss compensation for year:
           - 2020                                                  -               (329.273)                                               - 2020
           - 2022                                           (69.764)                (80.670)                                               - 2022
           - 2025                                           (76.790)                       -                                               - 2025
           Akumulasi rugi fiskal                           (146.554)               (409.943)                             Accumulated fiscal losses

           Laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk tahun yang                            Taxable income which is resulted from reconciliation for
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 akan                                    the year ended December 31, 2025 will be used as basis
           digunakan sebagai dasar dalam pengisian Surat                                  in submission of the Bank’s Annual Corporate Income
           Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan Bank.                                    Tax Return (SPT).

           Perhitungan laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk                           The calculation of taxable income which is resulted
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                              form reconciliation for the year ended December 31,
           telah sesuai dengan SPT yang akan disampaikan ke                               2025 is in accordance with SPT will be reported to the
           Kantor Pelayanan Pajak.                                                        Tax Office.




                                                                       - 95 -
Page 626
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                            PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                             As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                  December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                  23.      TAXATION (continued)
      b.   Pajak penghasilan (lanjutan)                                               b.       Income tax (continued)
           Pajak kini (lanjutan)                                                               Current tax (continued)
           Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang                                    The reconciliation between income tax expense
           dihitung dengan menggunakan tarif pajak sebesar 19%                                 computed using the prevailing tax rate of 19% for 2025
           untuk tahun 2025 dan 2024 atas laba (rugi) sebelum                                  and 2024 on income before income (loss) tax benefit
           manfaat (beban) pajak penghasilan dengan beban pajak                                (expense) and income tax expense as presented in the
           penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan                                statements of profit or loss and other comprehensive
           laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah                                  income is as follows:
           sebagai berikut:
                                                            2025                2024
           Laba (rugi) sebelum manfaat pajak
              penghasilan menurut laporan laba                                                   Income (loss) before income tax benefit per statement
              rugi dan penghasilan komprehensif                                                            of profit or loss and other comprehensive
              lain                                         (598.809)               189.755                                                     income
           Manfaat (beban) pajak penghasilan                                                      Income (benefit) tax expense based on the applicable
              dengan tarif pajak yang berlaku              (113.774)                36.053                                                  tax rates
           Pengaruh pajak atas beda tetap pada tarif                                                           Tax effects on permanent differences at
               pajak yang berlaku                               (15)                 1.228                                     the applicable tax rate
           Penyesuaian rugi fiskal setelah
               pemeriksaan                                    82.500                       -                    Adjustment of fiscal losses after audit
           Manfaat (beban) pajak penghasilan –
               bersih                                       (31.289)                37.281                          Income tax benefit (expense) – net
           Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku                                   Under the Taxation Laws in Indonesia, the Bank submits
           di Indonesia, Bank menghitung, menetapkan, dan                                      tax returns on the basis of self assessment. The
           membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang                                         Directorate General of Tax (DGT) may assess or amend
           terhutang. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat                                    taxes payable within 5 (five) years since the tax becomes
           menetapkan atau mengubah liabilitas pajak dalam batas                               due.
           waktu 5 (lima) tahun sejak saat terutangnya pajak.
           Pajak tangguhan                                                                     Deferred tax
           Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari                                  Deferred income tax is calculated based on the
           perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan                                  temporary differences between the tax base of assets and
           liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar korfis                             liabilities and its carrying value for financial reporting
           pengenaan pajak aset dan liabilitas.                                                purposes.
           Rincian aset pajak tangguhan Bank pada tanggal                                      The details of the Bank’s deferred tax assets as of
           31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                            December 31, 2025 is as follows:
                                                                         2025
                                                         Dikreditkan           Dikreditkan
                                                       (dibebankan) ke       (dibebankan)
                                                         laporan laba       ke penghasilan
                                                              rugi/          komprehensif
                                                            Credited          lain/ Credited
                                                          (charged) to     (charged) to other                 31 Des/
                                         1 Jan/ Jan 1,    statement of       comprehensive                    Dec 31,
                                             2025        profit or loss          income                        2025
           Rugi fiskal                         101.298          (67.910)                     -                    33.388                       Fiscal loss
           Liabilitas imbalan pasca                                                                                             Post employment benefits
             kerja                              18.837             (1.797)                      1.941             18.981                        liability
           Cadangan kerugian                                                                                                   Allowance for impairment
             penurunan nilai                   116.659             98.188                            -           214.847                           losses
           Penyusutan aset tetap                   411                516                            -               927      Depreciation of fixed assets
           Amortisasi aset                                                                                                     Amortization of intangible
             takberwujud                        (7.199)              2.292                           -           (4.907)                            asset
           (Kerugian)/ keuntungan
             dari perubahan nilai aset
              keuangan yang diukur                                                                                              (Loss)/gain on changes in
              pada nilai wajar melalui                                                                                       value of financial assets at
              penghasilan                                                                                                      fair value through other
              komprehensif lain                                                                                             comprehensive income after
              dikurangi pajak                    (325)                  -                      (1.038)            (1.363)                             tax
           Jumlah                              229.681             31.289                          903           261.873                              Total


                                                                       - 96 -
Page 627
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                  23.   TAXATION (continued)

      b.   Pajak penghasilan (lanjutan)                                            b.   Income tax (continued)

           Pajak tangguhan (lanjutan)                                                   Deferred tax (continued)

           Rincian aset pajak tangguhan Bank pada tanggal                               The details of the Bank’s deferred tax assets as of
           31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:                                     December 31, 2024 is as follows:

                                                                         2024
                                                         Dikreditkan           Dikreditkan
                                                       (dibebankan) ke       (dibebankan)
                                                         laporan laba       ke penghasilan
                                                              rugi/          komprehensif
                                                            Credited          lain/ Credited
                                                          (charged) to     (charged) to other        31 Des/
                                         1 Jan/ Jan 1,    statement of       comprehensive           Dec 31,
                                             2024        profit or loss          income               2024
           Rugi fiskal                         102.703           (1.405)                     -          101.298                         Fiscal loss
           Liabilitas imbalan pasca                                                                                      Post employment benefits
             kerja                              22.585               269                (4.017)            18.837                        liability
           Cadangan kerugian                                                                                            Allowance for impairment
             penurunan nilai                   152.804          (36.145)                      -          116.659                            losses
           Penyusutan aset tetap                   411                 -                      -              411       Depreciation of fixed assets
           Amortisasi aset                                                                                              Amortization of intangible
             takberwujud                        (7.199)                  -                    -            (7.199)                           asset
           (Kerugian)/ keuntungan
             dari perubahan nilai aset
              keuangan yang diukur                                                                                       (Loss)/gain on changes in
              pada nilai wajar melalui                                                                                value of financial assets at
              penghasilan                                                                                               fair value through other
              komprehensif lain                                                                                      comprehensive income after
              dikurangi pajak                    (544)                 -                    219            (325)                               tax
           Jumlah                              270.760          (37.281)                (3.798)          229.681                               Total

           Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan                        Deferred tax assets are recognized to the extent that the
           bahwa jumlah penghasilan kena pajak pada masa                                amount of taxable income in the future will be available
           mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan                             against which the deductible temporary differences.
           perbedaan temporer yang dapat dikurangkan.                                   Management believes that the deferred tax assets can be
           Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan                            utilized in the future.
           dapat dimanfaatkan di masa mendatang.

      c.   Pemeriksaan Pajak                                                       c.   Pemeriksaan Pajak

           Tahun pajak 2020                                                             Fiscal Year 2020

           Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”)                                        Corporate Income Tax (“CIT”)
           Pada Oktober 2025, Bank menerima Surat Ketetapan                             In October 2025, Bank received Underpaid Tax
           Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) atas PPh Pasal 4(2),                            Assessment Letter (“SKPKB”) for Withholding Income
           PPh Pasal 21, PPh Pasal 23, dan PPh Pasal 26 dengan                          Tax (“WHT”) Art. 4(2), WHT Art. 21, WHT Art. 23, and
           jumlah masing-masing Rp54, Rp159, Rp638, dan Rp23.                           WHT Art. 26 amounted to Rp54, Rp159, Rp638, and
           Bank menerima seluruh hasil Pemeriksaan tersebut,                            Rp23 respectively. Bank has agreed to the tax audit
           telah membayar, dan membebankannya pada laporan                              result, paid, and charged it to 2025 profit and loss.
           laba rugi tahun 2025.

           Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)                                              Value Added Tax (“VAT”)
           Pada Oktober 2025, Bank menerima SKPKB dan Surat                             In October 2025, Bank received SKPKB and Tax
           Tagihan Pajak (“STP”) atas PPN dengan jumlah                                 Collection Letter (“STP”) for VAT amounted to Rp895
           masing-masing Rp895 dan Rp63. Bank menerima                                  and Rp63 respectively. Bank has agreed to the tax audit
           seluruh hasil Pemeriksaan tersebut, telah membayar,                          result, paid, and charged it to 2025 profit and loss.
           dan membebankannya pada laporan laba rugi tahun
           2025.




                                                                      - 97 -
Page 628
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


23.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                              23.      TAXATION (continued)

      c.   Pemeriksaan Pajak (lanjutan)                                           c.   Pemeriksaan Pajak (continued)

           Tahun 2021                                                                  Fiscal Year 2021

           Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”)                                       Corporate Income Tax (“CIT”)
           Pada Desember 2025, Bank menerima SKPKB atas PPh                            In December 2025, Bank received SKPKB for CIT and
           Badan dan PPh Pasal 23 dengan jumlah masing-masing                          WHT Art. 23 amounted to Rp13,279 and Rp331
           Rp13.279 dan Rp331. Bank menerima seluruh hasil                             respectively. Bank has agreed to the tax audit results,
           Pemeriksaan tersebut, telah membayar, dan                                   paid, and charged it to 2025 profit and loss.
           membebankannya pada laporan laba rugi tahun 2025.

           Tahun 2022                                                                  Fiscal Year 2022

           Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”)                                       Corporate Income Tax (“CIT”)
           Pada Desember 2025, Bank menerima SKPKB atas PPh                            In December 2025, Bank received SKPKB for WHT Art.
           Pasal 21 dan PPh Pasal 23 dengan jumlah masing-                             21 and WHT Art. 23 amounted to Rp87 and Rp1,617
           masing Rp87 dan Rp1.617. Bank menerima seluruh                              respectively. Bank has agreed to the tax audit result,
           hasil Pemeriksaan tersebut, telah membayar, dan                             paid, and charged it to 2025 profit and loss.
           membebankannya pada laporan laba rugi tahun 2025.

24.   BUNGA MASIH HARUS DIBAYAR                                          24.      ACCRUED INTEREST PAYABLES

      Rincian bunga masih harus dibayar adalah sebagai berikut:                   The details of accrued interest payables are as follows:

                                                     2025                                    2024
                                       Jumlah nosional                         Jumlah nosional
                                       mata uang asing                         mata uang asing
                                        (angka penuh)/                          (angka penuh)/
                                       Notional amount Ekuivalen               Notional amount Ekuivalen
                                           of foreign      rupiah/                 of foreign      rupiah/
                                           currency       Equivalent               currency       Equivalent
                                         (full amount)     rupiah                (full amount)     rupiah
      Rupiah                                                                                                                            Rupiah
      Simpanan nasabah                                                                                                Deposits from customers
        Bunga deposito berjangka                                  36.066                               31.420       Interest on time deposits
        Bunga tabungan                                                 3                                    -                Saving deposits

      Simpanan dari bank lain                                                                                       Deposits from other banks
        Bunga deposito berjangka                                     156                                  511      Interest on time deposits
        LTN Subordinasi I tahap I                                    104                                   52    Subordinated LTN I stage I
      Sub jumlah                                                  36.329                               31.983                         Sub total

      Mata Uang Asing                                                                                                      Foreign Currencies
      Simpanan nasabah                                                                                                Deposits from customers
        Bunga deposito berjangka          USD      80.479          1.342         USD 197.874            3.184       Interest on time deposits
                                          SGD       2.976             39         SGD (5.663)             (67)
      Sub jumlah                                                   1.381                                3.117                          Sub total
      Jumlah                                                      37.710                               35.100                             Total




                                                                    - 98 -
Page 629
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


25.   LIABILITAS LAIN-LAIN                                                 25.   OTHER LIABILITIES
      Rincian liabilitas lain-lain adalah sebagai berikut:                       The details of other liabilities are as follows:
                                                              2025               2024
      Pihak ketiga                                                                                                                 Third parties
      Rupiah                                                                                                                             Rupiah
        Utang lain-lain                                        203.006           223.775                                       Other payables
        Operasional                                            153.349            64.179                                          Operational
        Setoran jaminan                                         10.690             2.786                                  Guarantee deposits
        Gaji dan tunjangan                                       3.287             3.462                              Salaries and allowances
        Pendapatan diterima di muka                              2.493            12.735                                  Unearned revenues
        Lain-lain                                                1.812             4.615                                               Others
      Sub jumlah                                               374.637           311.552                                               Sub total
      Mata Uang Asing                                                                                                         Foreign Currencies
        Operasional                                              1.233               894                                           Operational
      Sub jumlah                                                 1.233               894                                               Sub total
      Jumlah                                                   375.870           312.446                                                   Total

      Setoran jaminan terutama merupakan setoran jaminan dari                    Guarantee deposits mainly represent deposit from debtor to
      debitur untuk penyelesaian kredit.                                         settle the loan.
      Beban akrual operasional terutama terdiri dari beban akrual                Operational accrued expenses represent accrued expenses of
      listrik, telepon, air, sewa, pemeliharaan, keamanan dan                    electricity, telephone, water, rent, maintenance, security and
      operasional lainnya.                                                       other operationals.
      Utang lain-lain merupakan fasilitas pinjaman yang diterima                 Others payable represent loans received from PT Sarana
      dari PT Sarana Multigriya Financial dalam rangka penyaluran                Multigriya Financial in the framework distribution of KPR
      KPR Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah                        Sejahtera for low income society based on agreement letter
      berdasarkan      surat      perjanjian     No:121/PP/SMF-                  No:121/PP/SMF-BANKARTHAGRHA/VIII/2018 with the
      BANKARTHAGRAHA/VIII/2018 dengan jangka waktu                               longest period of time 15 years.
      paling lama 15 tahun.
26.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA                                       26.   POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
      Bank memberikan imbalan pasca kerja kepada karyawan                        The Bank provides post-employment benefits to permanent
      tetap yang telah mencapai usia pensiun normal pada umur 55                 employees who have reached normal retirement age of 55
      tahun berdasarkan Omnibus Law No. 11 Tahun 2020 dan                        years in accordance with the Omnibus Law No. 11 in 2020
      PP No. 35 Tahun 2021 dan mengakui liabilitas imbalan pasca                 and Goverment regulation No. 35 in 2021 and recognizes
      kerja sesuai dengan PSAK 219. Jumlah karyawan Bank yang                    post-employment benefit obligations in accordance with
      berhak atas imbalan pasca kerja tersebut pada tanggal                      SFAS 219. The number of Bank employees who are entitled to
      31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sejumlah 804                       post-employment benefits as of December 31, 2025 and 2024
      karyawan dan 934 karyawan.                                                 is 804 employees and 934 employees, respectively.
      Tabel di bawah ini merupakan ringkasan komponen beban                      The following tables summarize the components of post-
      imbalan pasca kerja yang diakui pada laporan laba rugi dan                 employment benefits expense recognized in the statement of
      penghasilan komprehensif lain dan liabilitas imbalan pasca                 profit or loss and other comprehensive income and post-
      kerja yang dicatat pada laporan posisi keuangan, yang                      employment benefits liability recognized in the statement of
      dihitung dengan menggunakan metode “Projected Unit                         financial position as determined using the “Projected Unit
      Credit” oleh aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria                Credit” method by an independent actuary, Actuarial
      Agus Susanto, sesuai dengan laporannya tertanggal                          Consulting Office of Agus Susanto, based on its reports dated
      17 Maret 2026 dan tanggal 17 Februari 2025 untuk tahun                     March 17, 2026 and dated February 5, 2025 for the year
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                      ended December 31, 2025 and 2024.
      a.   Beban imbalan pasca kerja                                             a.     Post-employment benefits expense
                                                             2025                     2024
           Biaya bunga                                               7.040                    7.965                                 Interest cost
           Biaya jasa kini                                           8.662                    9.123                          Current service cost
           Jumlah                                                   15.702                   17.088                                        Total

      b.   Liabilitas imbalan pasca kerja                                        b.     Post-employment benefits liability
                                                             2025                     2024
            Nilai kini kewajiban imbalan pasti                      99.912                   99.151 Present value of defined benefits obligation




                                                                      - 99 -
Page 630
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


26.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)                            26.       POST-EMPLOYMENT                 BENEFITS         LIABILITY
                                                                                     (continued)

           Perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tahun                         The changes in the present value of defined benefits
           berjalan adalah sebagai berikut:                                                obligation in the current year are as follows:

                                                             2025                         2024
           Saldo awal tahun                                         99.151                   118.875                 Balance at beginning of year
           Biaya jasa kini                                           8.662                      9.123                        Current service cost
           Biaya bunga                                               7.040                      7.965                                Interest cost
           Kerugian (keuntungan) aktuarial                          10.217                   (21.141)                       Actuarial loss (gain)
           Pembayaran manfaat                                     (25.158)                   (15.671)                           Benefits payment
           Saldo akhir tahun                                        99.912                     99.151                     Balance at end of year

           Perubahan liabilitas imbalan pasca kerja pada tahun                             The changes in post-employment benefits liability in the
           berjalan adalah sebagai berikut:                                                current year are as follows:

                                                             2025                         2024
           Saldo awal tahun                                         99.151                   118.875               Balance at beginning of year
           Beban imbalan pasca kerja (Catatan 32)                   15.702                     17.088 Post-employment benefits expenses (Note 32)
           Pembayaran manfaat                                     (25.158)                   (15.671)                           Benefits payment
           Kerugian (keuntungan) aktuarial                          10.217                   (21.141)                       Actuarial loss (gain)
           Saldo akhir tahun                                        99.912                     99.151                    Balance at end of year

           Perubahan pengukuran kembali kerugian aktuarial pada                            The changes in remeasurement on actuarial losses in the
           tahun berjalan adalah sebagai berikut:                                          current year are as follows:

                                                             2025                         2024
           Saldo awal tahun                                         97.231                       76.090              Balance at beginning of year
           Keuntungan (kerugian) aktuarial                        (10.217)                       21.141                     Actuarial gain (loss)
           Saldo akhir tahun                                        87.014                       97.231                    Balance at end of year

           Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam                                        The principal assumptions used to determine post-
           menghitung liabilitas imbalan pasca kerja pada tanggal                          employment benefits liability as of December 31, 2025
           31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                               and 2024 are as follows:

                                                     2025                                     2024
           Usia pensiun normal                 55 tahun/ years                          55 tahun/ years                     Normal retirement age
           Tingkat mortalita                   TMI-IV (2019)                            TMI-IV (2019)                               Mortality rate
           Tingkat kenaikan gaji           5% per tahun/ per annum                  7% per tahun/ per annum                   Salary increase rate
           Tingkat bunga                  6,4% per tahun/ per annum                7,1% per tahun/ per annum                          Interest rate

           Rincian nilai kini kewajiban imbalan pasti, defisit                             The details of the present value of defined benefits
           program dan penyesuaian pengalaman yang timbul pada                             obligation, deficit program and experience adjustments
           liabilitas program untuk tahun yang berakhir pada                               arising on the plan liabilities for the year ended
           tanggal 31 Desember 2025 dan empat periode tahunan                              December 31, 2025 and the previous four years are as
           sebelumnya adalah sebagai berikut:                                              follows:

                                          2025             2024              2023                2022         2021
           Nilai kini kewajiban                                                                                           Present value of defined
             imbalan pasti                   99.912         99.151              118.875           124.006      153.778       benefits obligation
           Defisit program                   99.912         99.151              118.875           124.006      153.778            Deficit program
           Penyesuaian pengalaman                                                                                         Experience adjustments
             pada liabilitas program         15.646         19.053                4.474                 652     37.124        on plan liabilities




                                                                      - 100 -
Page 631
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


26.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)                             26.   POST-EMPLOYMENT               BENEFITS           LIABILITY
                                                                                  (continued)

           Tabel berikut menunjukkan analisis sensitivitas atas                        The following table demonstrates the sensitivity analysis
           kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar,                             to a reasonably possible change in market interest rates,
           dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini                    with all other variables held constant, of the present
           kewajiban imbalan pasti dan biaya jasa kini pada tanggal                    value of defined benefit obligation and current service
           31 Desember 2025 dan 2024:                                                  cost as of December 31, 2025 and 2024:

                                                          2025                     2024
           Kenaikan suku bunga 1%                                                                               Increase in interest rate of 1%
           Nilai kini kewajiban                                                                                       Present value of defined
             imbalan pasti                                       95.661                   94.310                           benefit obligation
           Biaya jasa kini                                        8.080                    8.453                          Current service cost
           Penurunan suku bunga 1%                                                                              Decrease in interest rate of 1%
           Nilai kini kewajiban                                                                                       Present value of defined
             imbalan pasti                                     104.631                 104.550                             benefit obligation
           Biaya jasa kini                                       9.322                   9.889                            Current service cost

           Rata-rata durasi kewajiban imbalan pasti adalah                             The average duration of the defined benefit obligation is
           11 (sebelas) tahun.                                                         11 (eleven) years.

           Perkiraan analisis jatuh tempo atas nilai kini kewajiban                    Expected maturity analysis of present value of defined
           imbalan pasti pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                        benefits obligation as of December 31, 2025 and 2024 is
           adalah sebagai berikut:                                                     as follows:

                                                       2025                           2024
           Kurang dari 1 tahun                                   28.486                        23.155                        Less than 1 year
           1 sampai dengan 5 tahun                               32.529                        31.769                         1 up to 5 years
           5 sampai dengan 10 tahun                              20.367                        21.907                        5 up to 10 years
           Lebih dari 10 tahun                                   18.530                        22.320                      More than 10 years
           Jumlah                                                99.912                        99.151                                   Total

           Manajemen telah mereviu asumsi yang digunakan dan                           The management has reviewed the assumptions used
           berkeyakinan bahwa asumsi tersebut memadai.                                 and believed that these assumptions are adequate.
           Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas                               Management believes that the balance of post-
           imbalan pasca kerja tersebut telah memadai untuk                            employment benefits liability is adequate to cover the
           menutupi kewajiban Bank kepada karyawannya sesuai                           Bank’s liability for its employees in accordance with the
           dengan yang diisyaratkan oleh Omnibus Law No. 11                            Omnibus Law No. 11 in 2020 and Goverment regulation
           Tahun 2020 dan PP No. 35 Tahun 2021 untuk yang                              No. 35 in 2021 for date ended December 31, 2025 and
           berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                 2024.

27.   PINJAMAN SUBORDINASI                                                  27.   SUBORDINATED LOAN

      Informasi Sumber Pendanaan lainnya                                          Other Funding Source Information

      Dalam rangka memperkuat permodalan dan mendukung                            In order to strengthen capital and support business
      ekspansi usaha Perseroan menerbitkan Long Term Notes                        expansion, the Company issued Subordinated Long Term
      (LTN) Subordinasi I sebagaimana diatur dalam ketentuan                      Notes (LTN) I as stipulated in the Financial Services
      Peraturan      Otoritas       Jasa     Keuangan         (OJK)               Authority (OJK) Regulation No. 39/POJK.04/2019
      No. 39/POJK.04/2019 tentang Penerbitan Efek Bersifat                        concerning Issuance of Debt Securities and / or Sukuk which
      Utang dan/atau Sukuk yang dilakukan tanpa melalui                           are conducted without going through a public offering. The
      Penawaran umum. Perseroan menerbitkan Long Term Notes                       Company issues Subordinated Long Term Notes (LTN) I of
      (LTN) Subordinasi I sebesar Rp500.000.000.000 (Lima Ratus                   Rp500,000,000,000 (Five Hundred Billion Rupiah) namely
      Miliar Rupiah) dan terbagi 2 tahap yakni tahap I di tahun 2020              Phase I in 2020 amounting to Rp200,000,000,000 (Two
      sebesar Rp200.000.000.000 (Dua Ratus Miliar Rupiah) dan                     Hundred Billion Rupiah) and Phase II in 2021 amounting to
      tahap II di tahun 2021 sebesar Rp300.000.000.000 (Tiga                      Rp300,000,000,000 (Three Hundred Billion Rupiah).
      Ratus Miliar Rupiah).




                                                                       - 101 -
Page 632
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


27.   PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)                                        27.     SUBORDINATED LOAN (continued)

      Informasi Sumber Pendanaan lainnya (lanjutan)                                  Other Funding Source Information (continued)

      LTN Subordinasi I diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat                 Subordinated LTN I is issued without scrips, except for the
      Jumbo LTN Subordinasi I tahap I yang diterbitkan oleh                          Jumbo Certificate Subordinated LTN I phase I issued by the
      perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia                        company on behalf of PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
      (KSEI) sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang                          (KSEI) as evidence of debt for the interest of the holder of
      LTN Subordinasi I tahap I. Tingkat bunga LTN Subordinasi I                     Subordinated LTN I phase I. The interest rate for
      tahap I adalah sebesar 9,50% (Sembilan koma lima nol                           Subordinated LTN I phase I is equal to 9.50% (Nine point five
      persen) per tahun dengan jangka waktu LTN Subordinasi I                        zero percent) per annum with a term of LTN Subordinated I
      tahap I adalah 7 (tujuh) tahun, dan hanya dapat dilunasi                       phase I of 7 (seven) years, and can only be paid off after
      setelah memperoleh persetujuan dari OJK. Pembayaran LTN                        obtaining approval from OJK. Payment of Subordinated LTN
      Subordinasi I tahap I pada saat tanggal jatuh tempo yaitu                      I phase I is due on the due date, which is December 30, 2027.
      30 Desember 2027. LTN Subordinasi I tahap II tidak                             LTN Subordinated I phase II was not issued because
      diterbitkan karena manajemen berkeyakinan permodalan saat                      management believed that the current capital was able to
      ini     sudah    dapat    mendukung      ekspansi      usaha                   support business expansion in the future. Information
      untuk masa mendatang. Informasi mengenai tabel kronologi                       regarding the chronology table for the issuance of
      penerbitan LTN Subordinasi I tahap I tahun 2020 PT Bank                        Subordinated LTN I phase I 2020 of PT Bank Artha Graha
      Artha Graha Internasional Tbk dapat dilihat di bab Profil                      Internasional Tbk can be seen in the Company Profile chapter
      Perusahaan pada Laporan Tahunan.                                               in the Annual Report.

      Pinjaman subordinasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan                         Subordinated loans as of December 31, 2025 and 2024 is
      2024 sebesar Rp200.000.000.000.                                                Rp200,000,000,000.

28.   MODAL SAHAM                                                            28.     SHARE CAPITAL

      Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan disetor penuh                       The details of the Bank’s authorized capital, issued and fully
      Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                             paid as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
      sebagai berikut:

                                                                   2025 dan/ and 2024
                                       Jumlah saham
                                        ditempatkan         Nominal per
                                         dan disetor       saham (rupiah             Jumlah modal
                                           penuh/           penuh)/ Par              disetor (rupiah       Persentase
                                         Number of         value per share         penuh)/ Total paid-    kepemilikan/
                                        shares issued        (full rupiah            up capital (full     Percentage of
           Pemegang saham               and fully paid         amount)              rupiah amount)         ownership              Shareholders
      Modal dasar                                                                                                                  Authorized capital
       Saham biasa                      52.310.000.000                 110,88       5.800.132.800.000                  -            Common stock
      Modal ditempatkan dan                                                                                                     Issued and fully paid
       disetor penuh                                                                                                                        capital
       PT Cakra Inti Utama               2.908.909.842                 110,88         322.539.923.281           14,38%          PT Cakra Inti Utama
       PT Pirus Platinum Murni           1.361.238.977                 110,88         150.934.177.770            6,73%      PT Pirus Platinum Murni
       PT Cerana Artha Putra             1.322.157.253                 110,88         146.600.796.213            6,54%        PT Cerana Artha Putra
       PT Puspita Bisnispuri             1.087.913.290                 110,88         120.627.825.595            5,38%         PT Puspita Bisnispuri
       PT Arthamulia Sentosajaya           839.439.091                 110,88          93.077.006.410            4,15%     PT Arthamulia Sentosajaya
                                                                                                                                 PT Karya Nusantara
       PT Karya Nusantara Permai           712.647.774                 110,88          79.018.385.181            3,52%                     Permai
       Masyarakat (masing-
         masing di bawah 5%)            11.991.106.680                 110,88       1.329.573.908.678           59,30%        Public (each below 5%)
           Jumlah                       20.223.412.907                              2.242.372.023.128            100%                          Total

      Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh Bank                           The increase in the Bank’s issued and fully paid capital
      tersebut di atas telah diterima dan dicatat di dalam Sistem                    aforementioned has been accepted and recorded in the Legal
      Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak                             Entity Administration System of the Ministry of Law and
      Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat                             Human Rights Department of the Republic of Indonesia under
      Laporan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran                            Admission Notification Amendment No. AHU-AH.01.03-
      Dasar No. AHU-AH.01.03-0110476 tanggal 21 Desember                             0110476 dated December 21, 2016.
      2016.




                                                                        - 102 -
Page 633
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                               PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                     December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


28.   MODAL SAHAM (lanjutan)                                            28.   SHARE CAPITAL (continued)

      Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang                    Based on the Resolution of Extraordinary General Meeting of
      Saham Luar Biasa tanggal 30 Juni 2016, yang dinyatakan                  Shareholders dated June 30, 2016, as covered by Notarial
      dalam Akta Notaris Dr. Irawan Soerodjo, SH, M.Si., tanggal              Deed of Dr. Irawan Soerodjo, SH, M.Si., dated December 20,
      20 Desember 2016, para pemegang saham Bank memutuskan                   2016, the Bank’s shareholders resolved to agree with the
      untuk menyetujui penerbitan saham baru melalui                          issuance of new shares through Rights Issue With Pre-
      Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih                       Emptive Rights (PMHMETD) of 5,000,000,000 shares with
      Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya 5.000.000.000                       par value of Rp110.88 (full Rupiah amount) per share
      saham dengan nilai nominal Rp110,88 (Rupiah penuh) per                  attached with Warrants not exceeding 35% of the Bank’s total
      saham disertai dengan Waran yang jumlahnya tidak melebihi               issued shares at the time of submission of the Registration
      dari 35% dari jumlah saham yang ditempatkan Bank pada saat              Statement to OJK.
      penyampaian Pernyataan Pendaftaran kepada OJK.

      Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Bank melakukan                  In connection with the above matter, the Bank conducted
      Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) kepada para                           Limited Public Offering V (LPO V) to the Bank’s
      pemegang saham Bank dengan memberikan HMETD untuk                       shareholders through Rights Issue With Pre-Emptive Rights
      menerbitkan sebanyak 2.707.918.808 saham dengan nilai                   (HMETD) by issuing of 2,707,918,808 shares with par value
      nominal Rp110,88 (Rupiah penuh) per saham dan harga                     of Rp110.88 (full Rupiah amount) per share and offering
      penawaran Rp111,00 (Rupiah penuh) per saham, serta                      price of Rp111.00 (full Rupiah amount) per share, and
      4.513.198.013 Waran Seri I yang mewakili 34,48% dari                    4,513,198,013 Seriess I Warrant which represent 34.48% of
      jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh sebelum                 total issued and fully paid shares before LPO V conducted.
      PUT V ini dilaksanakan. Setiap 6 (enam) saham hasil                     Every 6 (six) shares from HMETD entitles to obtain 10 (ten)
      pelaksanaan HMETD berhak memperoleh 10 (sepuluh)                        Seriess I Warrant where by 1 (one) Seriess I Warrant can be
      Waran Seri I dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I dapat                  used for buy 1 (one) new share with offering price of
      digunakan untuk membeli 1 (satu) saham baru dengan harga                Rp111.00 (full Rupiah amount). The term of Warrant
      penawaran Rp111,00 (Rupiah penuh). Masa berlaku                         execution starting from June 19, 2017 up to December 7,
      pelaksanaan Waran adalah sejak tanggal 19 Juni 2017 sampai              2021.
      dengan 7 Desember 2021.

      Jumlah dana yang diperoleh dari penambahan modal saham                  The total funds received from Rights Issue With Pre-Emptive
      dengan HMETD adalah sebesar Rp300.579.                                  Rights (HMETD) amounted to Rp300,579.

      Berdasarkan Akta No 05 tanggal 10 Maret 2021 dari                       Based on Deed No. 05 dated March 10, 2021 from Mochamad
      Mochamad Nova Faisal S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,                   Nova Faisal S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, the Bank's issued
      modal ditempatkan dan disetor Bank sampai dengan tanggal                and paid-up capital up to March 10, 2021 increased to
      10 Maret 2021 meningkat menjadi 15.934.675.830 saham                    15,934,675,830 shares in connection with the Convertible
      sehubungan dengan Konversi Waran Seri I sebanyak                        Warrant Seriess I of 138,480,733 share. This amendment
      138.480.733 saham. Akta perubahan ini telah disahkan oleh               deed has been ratified by the Minister of Law and Human
      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                  Rights of the Republic of Indonesia based on Decree
      berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0158789                    No. AHU-AH.01.03-0158789 March 12, 2021.
      tanggal 12 Maret 2021.

      Berdasarkan Akta No 117 tanggal 16 Agustus 2021 dari                    Based on Deed No. 117 dated August 16, 2021 from Christina
      Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn. Notaris di                      Dwi Utami S.H., M. Hum., M.Kn. Notary in Jakarta, the
      Jakarta, modal ditempatkan dan disetor Bank sampai dengan               Bank's issued and paid-up capital up to July 29, 2021
      tanggal 29 Juli 2021 meningkat menjadi 15.982.844.471                   increased to 15,982,844,471 shares in connection with the
      saham sehubungan dengan Konversi Waran Seri I sebanyak                  Seriess I Conversion of Warrants of 48,168,641 shares. This
      48.168.641 saham. Akta perubahan ini telah disahkan oleh                amendment deed has been ratified by the Minister of Law and
      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                  Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree
      berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0438182                    No. AHU-AH.01.03-0438182 dated August 18, 2021.
      tanggal 18 Agustus 2021.

      Berdasarkan Akta No 145 tanggal 10 Desember 2021 dari                   Based on Deed No. 145 dated December 10, 2021 from
      Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn. Notaris di                      Christina Dwi Utami S.H., M. Hum., M.Kn. Notary in
      Jakarta, modal ditempatkan dan disetor Bank sampai dengan               Jakarta, the Bank's issued and paid-up capital up to
      tanggal 08 Desember 2021 meningkat menjadi                              December 08, 2021 increased to 20,223,412,907 shares in
      20.223.412.907 saham sehubungan dengan Konversi Waran                   connection with the Conversion of Warrant Seriess I totaling
      Seri I sebanyak 4.240.568.436 saham. Akta perubahan ini                 4,240,568,436 shares. This amendment deed has been ratified
      telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                 by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
      Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan                          Indonesia based on Decree No. AHU-AH.01.03-0485846
      No. AHU-AH.01.03-0485846 tanggal 15 Desember 2021.                      December 15, 2021.




                                                                   - 103 -
Page 634
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


29.   TAMBAHAN MODAL DISETOR – BERSIH                                              29.       ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL – NET

      Rincian tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember                                The details of additional paid-in capital as of December 31,
      2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                                  2025 and 2024 are as follows:

                                                                       2025 dan/ and 2024
       Penawaran umum perdana tahun 1990                                             43.750                                           Initial public offering in 1990
       Saham bonus pada tahun 1993                                                 (25.000)                                                    Bonus shares in 1993
       Bagian yang tidak dapat dicatat (partial delisting) pada                    (12.500)                                                 Partial delisting in 1997
          tahun 1997
       Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) pada tahun 1999                                 818.125                         Limited Public Offering I (LPO I) in 1999
       Penyesuaian nilai aset bersih Bank hasil merger dalam                                                            Bank’s net asset value adjustment resulting
         rangka penggabungan usaha dengan PT Bank Artha                                                 from the merger in the context of its merger with PT Bank
         Graha                                                                          (408.457)                                                    Artha Graha
      Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) pada tahun 2007                                    3.461                     Limited Public Offering II (LPO II) in 2007
      Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) pada tahun 2008                                    323                    Limited Public Offering III (LPO III) in 2008
      Biaya emisi saham                                                                      (915)                                             Shares issuance costs
      Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) pada tahun 2012                                      542                   Limited Public Offering IV (LPO IV) in 2012
      Biaya emisi saham                                                                    (2.407)                                             Shares issuance costs
      Penawaran Umum Terbatas IV (PUT V) pada tahun 2016                                       325                   Limited Public Offering IV (LPOV) in 2016
      Biaya emisi saham                                                                    (3.080)                                             Shares issuance costs
      Pengampunan Pajak                                                                        586                                                      Tax Amnesty
      Pelaksanaan Waran Seri I                                                                 532                                  Execution of Seriess I Warrants
      Tambahan modal disetor – bersih                                                     415.285                                  Additional paid-in capital – net

30.   PENDAPATAN BUNGA                                                             30.       INTEREST INCOME

      Akun ini merupakan pendapatan bunga diperoleh dari:                                    This account represents interest income from:

                                                            2025                            2024
      Kredit yang diberikan                                                                                                                          Loans
       Revolving loans                                             422.105                           442.234                               Revolving loans
       Fixed loans                                                 307.329                           412.869                                 Fixed loans
       Konsumtif                                                   136.029                           156.570                                Consumptive
       Pinjaman rekening koran                                      78.484                            19.408                                   Overdraft
      Efek-efek                                                                                                                       Marketable securities
       Obligasi Pemerintah                                         376.682                           409.855                          Government Bonds
       Obligasi Korporasi                                          203.346                            66.923                            Corporate Bonds
      Wesel ekspor                                                       -                             8.229                                     Export bill
      Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                      Placements with Bank Indonesia
       Sertifikat deposito Bank Indonesia                           59.482                            39.889     Certificates deposits of Bank Indonesia
       Call money                                                   29.177                            20.166                                 Call money
       Jasa giro Bank Indonesia                                     67.280                            54.642               Interest from Bank Indonesia
      Penempatan pada bank lain dan lain-
       lain                                                          19.852                        15.279           Placements with other banks and others
      Jumlah                                                      1.699.766                     1.646.064                                                  Total

      Jumlah pendapatan bunga dari pihak berelasi untuk tahun                                Total interest income from related parties for the years ended
      yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                                December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp20,325 and
      2024 masing-masing adalah sebesar Rp20.325 dan Rp18.119                                Rp18,119, respectively (Note 38).
      (Catatan 38).




                                                                              - 104 -
Page 635
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


31.   BEBAN BUNGA                                                         31.   INTEREST EXPENSES

      Akun ini merupakan beban bunga atas:                                      This account represents interest expenses on:

                                                       2025                     2024
      Rupiah                                                                                                                       Rupiah
        Simpanan nasabah                                   876.192                  640.501                      Deposits from customer
        Simpanan dari bank lain                             26.256                   21.331                   Deposits from other banks
        LTN Subordinasi I tahap I                           19.000                   19.000                  Subordinated LTN I stage I
        Dana kelolaan tidak kena pajak                      15.234                   16.940               Non-taxable management funds
      Sub jumlah                                           936.682                  697.772                                      Sub total

      Mata Uang Asing                                                                                                   Foreign Currencies
         Simpanan nasabah                                   29.713                   37.208                     Deposits from customers
         Simpanan dari bank lain                                 -                    1.015                    Deposits from other banks
      Sub jumlah                                            29.713                   38.223                                       Sub total
      Jumlah                                               966.395                  735.995                                           Total

      Jumlah beban bunga dari pihak berelasi untuk tahun yang                   Total interest expenses from related parties for the years
      berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                   ended December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp22,200
      masing-masing adalah sebesar dan Rp22.200 dan Rp30.723                    and Rp30,723, respectively (Note 38).
      (Catatan 38).

32.   BEBAN TENAGA KERJA                                                  32.   EMPLOYEE EXPENSES

      Rincian beban tenaga kerja adalah sebagai berikut:                        The details of employee expenses are as follows:

                                                       2025                     2024
      Gaji                                                 192.940                  194.772                                          Salaries
      Tunjangan                                             64.741                   58.964                                      Allowances
      Imbalan pasca kerja (Catatan 26)                      15.702                   17.088               Post-employment benefits (Note 26)
      Asuransi                                              11.760                   16.244                                        Insurance
      Pelatihan                                              6.744                   10.531                                         Training
      Jumlah                                               291.887                  297.599                                              Total

33.   BEBAN OPERASIONAL                                                   33.   OPERATIONAL EXPENSES

      Rincian beban operasional adalah sebagai berikut:                         The details of operational expenses are as follows:

                                                      2025                      2024
      Operasional                                         510.291                   122.712                                      Operational
      Teknologi dan informasi                             141.032                    85.217                      Technology and information
      Keamanan dan kebersihan                              61.150                    48.671                            Security and cleaning
      Premi penjaminan LPS (Catatan 42)                    53.183                    43.722                   Premium paid to LPS (Note 42)
      Jasa profesional                                     29.732                    30.368                                Professional fees
      Jasa outsourcing                                     17.906                    25.747                             Outsourcing service
      Komunikasi                                           14.152                    15.165                                  Communication
      Iuran                                                15.653                    14.162                                            Dues
      Asuransi                                             15.062                    10.265                                       Insurance
      Utilitas                                             13.286                    14.443                                         Utilities
      Transportasi                                         12.092                    13.258                                   Transportation
      Sewa peralatan                                       10.516                    11.060                                  Rent equipment
      Pemeliharaan                                          8.846                    10.395                                     Maintenance
      Administrasi bank                                     6.766                       881                             Bank administration
      ATM                                                   5.057                     4.920                                             ATM
      Barang cetakan                                        4.212                     8.007                                         Printing
      Pajak                                                 3.591                     2.111                                              Tax
      Fee                                                       -                     7.474                                              Fee
      Lainnya                                              16.946                    68.634                                           Others
      Jumlah                                              939.473                   537.212                                            Total




                                                                     - 105 -
Page 636
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


34.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                          34.   GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

      Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:                The details of general and administrative expense are as
                                                                                 follows:

                                                     2025                        2024
      Penyusutan (Catatan 16)                               66.214                   70.369                            Depreciation (Note 16)
      Pemasaran dan promosi                                 52.257                   51.440                         Marketing and promotion
      Sewa bangunan                                         18.847                    7.942                                     Building rent
      Amortisasi (Catatan 17)                               16.212                   15.919                            Amortization (Note 17)
      Perbaikan dan pemeliharaan bangunan                    5.124                   14.880               Repairs and maintenance of building
      Jumlah                                               158.654                  160.550                                             Total

35.   KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN                               35.   IMPAIRMENT LOSS ON FINANCIAL AND NON-
      DAN NON-KEUANGAN – BERSIH                                                  FINANCIAL ASSETS – NET

      Rincian kerugian (pemulihan) penurunan nilai aset keuangan                 Details of loss (recovery) for impairment of financial and
      dan non-keuangan adalah sebagai berikut:                                   non-financial assets are as follows:

                                                      2025                       2024
      Rupiah                                                                                                                           Rupiah
      Agunan yang diambil alih (Catatan 18)                575.201                      38.810                    Foreclosed assets (Note 18)
      Efek-efek (Catatan 8 dan 9)                             (753)                        360            Marketable securities (Note 8 and 9)
      Tagihan lain-lain                                         104                        153                               Other receivables
      Giro pada bank lain (Catatan 6)                            14                         70        Current accounts in other banks (Note 6)
      Kredit yang diberikan (Catatan 13h)                  (92.829)                     38.997                               Loans (Note 13h)
      Sub jumlah                                           481.737                      78.390                                       Sub total

      Mata Uang Asing                                                                                                     Foreign Currencies
      Kredit yang diberikan (Catatan 13h)                      (68)                     (3.559)                              Loans (Note 13h)
      Giro pada bank lain (Catatan 6)                            37                          20       Current accounts in other banks (Note 6)
      Efek-efek (Catatan 8 dan 9)                              (59)                         175           Marketable securities (Note 8 and 9)
      Sub jumlah                                               (90)                     (3.364)                                      Sub total
      Jumlah                                               481.647                      75.026                                            Total

36.   PENDAPATAN         (BEBAN)      NON-OPERASIONAL           –          36.   NON-OPERATING INCOME (EXPENSES) - NET
      NETO

      Rincian pendapatan (beban) non-operasional adalah sebagai                  The details of non-operating income (expenses) are as
      berikut:                                                                   follows:

                                                      2025                       2024
      Laba penjualan aset tetap (Catatan 16)                    551                         211            Gain on sale officed assets (Note 16)
      Tanggung jawab sosial Korporasi                      (10.115)                     (7.904)                 Corporate social responsibility
      Lain-lain                                             (6.365)                         181                                          Others
      Jumlah                                               (15.929)                     (7.512)                                           Total




                                                                      - 106 -
Page 637
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


37.   LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR                                            37.   BASIC EARNINGS (LOSS) PER SHARE
      Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba tahun                     Basic earning (loss) per share is compute by dividing profit
      berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang                       for the year with the weighted-average number of shares
      beredar pada tahun berjalan. Rincian perhitungan laba (rugi)                 outstanding during the year. The details of calculation of
      per saham dasar adalah sebagai berikut:                                      basic earning (loss) per share is as follows:
                                                       2025                        2024
      Laba (rugi) tahun berjalan untuk                                                              Loss (profit) for the year to be accounted for
       perhitungan laba (rugi) per saham                                                                           basic earnings (loss) per share
       dasar                                               (567.520)                  152.474
      Jumlah rata-rata tertimbang saham                                                              The weighted-average of common stock for
        biasa untuk perhitungan laba (rugi)                                                          computation of basic loss (earnings) per
          per saham dasar                                     20.223                      20.223                                         share
      Jumlah rata-rata tertimbang saham                                                                  Weighted average number of ordinary
        biasa untuk perhitungan laba (rugi)                                                                shares for computation of diluted
          bersih per saham dilusian                           20.223                      20.223                   loss (earnings) per share
      Laba (rugi) per saham dasar                                                                              Basic earnings (loss) per share
        (rupiah penuh)                                        (28,06)                       7,54                       (full rupiah amount)
      Laba (rugi) per saham dilusian                                                                  Earnings (loss) per diluted (full amount)
         (nilai penuh)                                        (28,06)                       7,54
      Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba                     Basic earnings (loss) per share is calculated by dividing the
      (rugi) bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan rata-                 net earnings (loss) attributable to shareholders by the
      rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang                     weighted average number of ordinary shares on issue during
      bersangkutan.                                                                the year.
      Laba (rugi) per saham dilusian dihitung dengan membagi laba                  Diluted earnings (loss) per share is calculated by dividing the
      (rugi) bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan                       net profit (loss) available to shareholders by the weighted
      rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan                      average ordinary shares adjusted for the effects of all dilutive
      dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang                    potential ordinary shares.
      dilutif.
      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak ada sekuritas                   As of December 31, 2025 and 2024, there are no convertible
      konversi yang berpotensi mendilusi laba (rugi) per saham                     securities that have the potential to dilute the basic earnings
      dasar di masa depan.                                                         (loss) per share in the future.
38.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK                                 38.   TRANSACTIONS AND BALANCES WITH RELATED
      BERELASI                                                                     PARTIES
      Dalam kegiatan usaha normal, Bank melakukan transaksi                        In the normal course of business, the Bank entered into
      dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi dengan pihak-pihak                    transaction with related parties. Transactions with related
      berelasi tersebut dilaksanakan dengan syarat dan kondisi yang                parties were conducted under terms and conditions similar to
      sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga.                              those granted to third parties.
      Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi                              Balance and transactions with related parties

      Rincian saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai                     The details of balance with related parties are as follows:
      berikut:
                                                       2025                        2024
      Laporan posisi keuangan                                                                                     Statement of financial position
      Kredit yang diberikan – bersih
        (Catatan 13)                                                                                                     Loans - net (Note 13)
        PT Danayasa Arthatama Tbk                           116.106                   123.850                    PT Danayasa Arthatama Tbk
        Panji Yudha Winata                                   66.704                    75.031                           Panji Yudha Winata
        Kharisma Arya Paksi                                  55.142                    67.012                          Kharisma Arya Paksi
        PT Andara Duta Mandiri                               29.859                    29.860                       PT Andara Duta Mandiri
        Andi Bharata Winata                                   5.351                     8.205                          Andi Bharata Winata
        Samir                                                 5.129                    21.394                                         Samir
        Emelia Susanto                                          516                     1.462                               Emelia Susanto
      Jumlah – bersih                                       278.807                   326.814                                    Total – net
      Persentase dari jumlah kredit yang
        diberikan                                             2,85%                       3,08%                      Percentage from total loans
      Persentase dari jumlah aset                             1,01%                       1,08%                      Percentage from total assets




                                                                        - 107 -
Page 638
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


38.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK                                38.   TRANSACTIONS AND BALANCES WITH RELATED
      BERELASI (lanjutan)                                                         PARTIES (continued)

      Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi                             Balance and transactions with related parties (continued)
      (lanjutan)

                                                      2025                        2024
      Laporan posisi keuangan (lanjutan)                                                             Statement of financial position (continued)
      Simpanan nasabah (Catatan 20)                                                                         Deposits from customers (Note 20)
        Giro                                                 598.084                     420.054                            Demand deposits
        Tabungan                                              46.534                      38.911                             Savings deposits
        Deposito berjangka                                   820.782                     720.899                                Time deposits
      Jumlah                                               1.465.400                   1.179.864                                           Total

      Persentase dari jumlah simpanan                                                                            Percentage from total deposits
        nasabah                                               6,50%                       4,94%                              from customers
      Persentase dari jumlah liabilitas                       6,16%                       4,58%                 Percentage from total liabilities

      Rincian transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai                The details of transactions with related parties are as follows:
      berikut:
                                                            2025                    2024
      Laporan laba rugi dan penghasilan                                                                     Statement of profit or loss and other
        komprehensif lain                                                                                             comprehensive Income
      Pendapatan bunga (Catatan 30)                              20.325                    18.119                     Interest income (Note 30)
      Persentase dari jumlah pendapatan bunga                    1,20%                     2,46%          Percentage from total interest income
      Beban bunga (Catatan 31)                                   22.200                    30.723                   Interest expenses (Note 31)
      Persentase dari jumlah beban bunga                         2,30%                     4,17%        Percentage from total interest expenses
      Manajemen kunci (Catatan 1c)                               37.927                    37.036                   Key management (Note 1c)
      Persentase dari jumlah beban tenaga kerja                 12,99%                    12,90%       Percentage from total personel expenses
      Beban sewa gedung                                          17.450                    22.059                        Rent building expenses
      Persentase dari jumlah beban operasi                       1,88%                     4,03%     Percentage from total operational expenses

      a.   Transaksi Build, Operate, and Transfer (BOT) atas                      a.      The transaction of Build, Operate, and Transfer (BOT)
           Gedung Artha Graha dengan PT Buanagraha Arthaprima                             of Artha Graha Building with PT Buanagraha
           selama jangka waktu 40 tahun (Catatan 16).                                     Arthaprima has a term of 40 years (Note 16).

      b.    Bank melakukan transaksi sewa gedung dengan                           b.      The Bank has entered into a building rental with
            PT Buanagraha Arthaprima dan diakui sebagai aset hak                          PT Buanagraha Arthaprima and recognized as right of
            guna.                                                                         use assets.

      c.    Komitmen dan kontinjensi dengan pihak-pihak berelasi                  c.      Commitments and contingencies with related parties as
            pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-                                of December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp42,768
            masing sebesar Rp42.768 dan Rp74.172. (Catatan 39).                           and Rp74,172 respectively (Note 39).

      Sifat relasi                                                                Nature of relationship

      Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan yang                  Related parties are companies and individuals who directly
      mempunyai keterkaitan kepemilikan atau kepengurusan                         or indirectly have relationships with the Bank through
      secara langsung maupun tidak langsung dengan Bank.                          ownership or management.

                  Pihak Berelasi/                       Sifat dari Hubungan/                                 Sifat dari Transaksi/
                  Related Parties                       Nature of Relationship                               Nature of Transaction
                                                  Memiliki kesamaan pemegang saham/                    BOT, giro dan deposito berjangka/
      PT Buanagraha Arthaprima
                                                        Has same shareholders                        BOT, demand deposits and time deposits
                                                        Pemegang saham Bank/                             Jaminan Perusahaan dan giro/
      PT Cerana Arthaputra
                                                          Bank’s shareholder                        Corporate guarantee and demand deposits
                                                        Pemegang saham Bank/                         Jaminan Perusahaan dan giro/Corporate
      PT Karya Nusantara Permai
                                                          Bank’s shareholder                            guarantee and demand deposits
                                                        Pemegang saham Bank/                             Jaminan Perusahaan dan giro/
      PT Pirus Platinum Murni
                                                          Bank’s shareholder                        Corporate guarantee and demand deposits
                                                        Pemegang saham Bank/                                  Deposito berjangka/
      PT Cakra Inti Utama
                                                          Bank’s shareholder                                     Time deposits
                                                        Pemegang saham Bank/                             Jaminan Perusahaan dan giro/
      PT Puspita Bisnispuri
                                                          Bank’s shareholder                        Corporate guarantee and demand deposits

                                                                       - 108 -
Page 639
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


38.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK                             38.     TRANSACTIONS AND BALANCES WITH RELATED
      BERELASI (lanjutan)                                                        PARTIES (continued)

      Sifat relasi (lanjutan)                                                    Nature of relationship (continued)

                 Pihak Berelasi/                        Sifat dari Hubungan/                              Sifat dari Transaksi/
                 Related Parties                        Nature of Relationship                            Nature of Transaction
                                                        Pemegang saham Bank/                          Jaminan Perusahaan dan giro/
      PT Arthamulia Sentosajaya
                                                          Bank’s shareholder                     Corporate guarantee and demand deposits
      PT Andana Utamagraha                                 Afiliasi/ Affiliate                           Giro / Demand deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Electronic City Indonesia Tbk                     Afiliasi/Affiliate
                                                                                                    Demand deposits and time deposits
      PT Erajaya Swasembada Tbk                            Afiliasi/Affiliate                             Giro/ Demand deposits
      PT Jakarta International Hotels &
                                                           Afiliasi/ Affiliate                             Giro/ Demand deposits
       Development Tbk
      PT Karya Megah Permai                                Afiliasi/ Affiliate                            Giro/ Demand deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Makmur Jaya Serasi                                Afiliasi/ Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Tunas Satya Prakarsa                              Afiliasi/ Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Artha Telekomindo                                 Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Danayasa Arthatama                                Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Agung Sedayu                                      Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Agung Sedayu Permai                               Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Multi Artha Pratama                               Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Global Persada Inti                               Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Artha Propertindo Indonesia                       Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Adinusa Puripratama                               Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Harapan Sinar Sejahtera                           Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera                      Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Gemilang Inti Persada                             Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
      PT Artha Graha Network                               Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
      PT Detik Amita Sakti                                 Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
      PT Lava Pratama Indonesia                            Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
      PT Lentera Duasatu Propertindo                       Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Kharisma Arya Paksi                               Afiliasi/Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Kresna Aji Sembada                                Afiliasi/Affiliate                            Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Artha Graha General Insurance                     Afiliasi/ Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      PT Bangun Kosambi Sukses                             Afiliasi/ Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      PT Pantai Indah Kapuk Dua                            Afiliasi/ Affiliate                           Giro/ Demand Deposits
                                                                                                       Giro dan deposito berjangka/
      Yayasan Buddha Tzu Chi                               Afiliasi/ Affiliate
                                                                                                     Demand deposits and time deposits
      Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat
                                                   Manajemen dan Karyawan Kunci/                   Giro, tabungan dan deposito berjangka/
       Eksekutif/ Board of Commisioners,
                                                     Management and employees                        Demand, saving and time deposits
       Directors and Executive Officers

      Seluruh saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak-                  All balances and significant transactions with related parties
      pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan                are disclosed in the notes to the financial statements.
      keuangan.




                                                                    - 109 -
Page 640
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


39.   KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                              39.     COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
      Ikhtisar komitmen dan kontinjensi Bank yang dinyatakan                        The summary of the Bank’s commitments and contingencies
      dalam nilai kontrak adalah sebagai berikut:                                   at contractual amounts is as follows:

                                                        2025                      2024
      Komitmen:                                                                                                                  Commitments:
      Tagihan komitmen:                                                                                               Commitments receivables:
                                                                                                 Purchases of spot and forward foreign currency
      Pembelian spot dan forward valuta asing               174.682                  222.895                                       purchased
      Liabilitas komitmen:                                                                                               Commitments liabilities:
      Fasilitas kredit yang belum digunakan                (495.394)               (973.904)                               Unused loan facilities
      Penjualan spot dan forward valuta asing              (174.689)                (23.689)           Sale of spot and forward foreign currency
      L/C yang masih beredar                                 (6.203)                (37.688)                         Outstanding irrevocable L/C
      Lainnya                                                (6.592)                 (6.592)                                              Others
      Liabilitas komitmen – bersih                         (508.196)               (818.978)                        Commitments liabilities – net
      Kontinjensi:                                                                                                                Contingencies:
      Tagihan kontinjensi:                                                                                               Contingent receivables:
      Pendapatan bunga dalam penyelesaian                   157.485                      6.178                         Past due interest revenues
      Liabilitas kontinjensi:                                                                                              Contingent liabilities:
      Garansi yang diterbitkan                             (104.775)                (19.227)                                   Guarantee issued
      Setoran titipan                                              -               (113.497)                                             Deposits
      Lain-lain                                                    -               (164.873)                                                Others
      Liabilitas kontinjensi – bersih                         52.710               (291.419)                           Contingent liabilities – net
      Jumlah liabilitas komitmen dan                                                                      Total commitments and contingencies
        kontinjensi – bersih                               (455.486)              (1.110.397)                                liabilities – net

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki                         As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has
      saldo transaksi komitmen dan kontinjensi dengan pihak-pihak                   commitments and contingencies transactions balances with
      berelasi masing-masing sebesar Rp42.768 dan Rp74.172                          related parties amounted to Rp42,768 and Rp74,172,
      (Catatan 38).                                                                 respectively (Note 38).

      Perkara hukum                                                                 Legal matters

      Bank saat ini tidak melanjutkan permohonan kasasi atas                        The Bank is currently not continuing the cassation appeal
      penyitaan dan perampasan harta benda dalam Putusan                            against the confiscation and seizure of assets in case decision
      Perkara Nomor 72/Pid.Sus-TPK/2024/PN Jkt Pst jo. Putusan                      number. 72/Pid.Sus-TPK/2024/PN Jkt Pst jo. Decision of the
      Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 4/PID.SUS-                                DKI Jakarta High Court Number 4/PID.SUS-TPK/2025/PT
      TPK/2025/PT DKI yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut                            DKI conducted by the Public Prosecutor at the Attorney
      Umum pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.                                 General's Office of the Republic of Indonesia.

      Adapun alasan Bank mencabut permohonan kasasi atas upaya                      The reason the Bank withdrew its appeal for an objection to
      hukum Keberatan atas Penyitaan tersebut adalah karena Bank                    the confiscation was because the Bank decided to submit to
      memutuskan untuk tunduk dan patuh atas putusan pengadilan.                    and comply with the court's decision.

40.   KREDIT PENERUSAN DARI BANK INDONESIA                                  40.     CHANNELING LOANS FROM BANK INDONESIA

      Pada tanggal 12 Mei 1999, Bank dengan Bank Indonesia (BI)                     On May 12, 1999, Bank and Bank Indonesia (BI) entered into
      menandatangani Perjanjian Kredit Penerusan kepada                             channeling loans agreement to provide loans to Small and
      Pengusaha Kecil dan Pengusaha Mikro (KPKM), dimana BI                         Micro Enterprises (KPKM), where by BI has appointed Bank
      menunjuk Bank sebagai penyalur Kredit Likuiditas Bank                         to channel the Bank Indonesia Liquidity Loan (KLBI) for
      Indonesia (KLBI) untuk KPKM dan menyalurkan kepada                            KPKM and provide the loan to its debtors. This facility
      debitur. Fasilitas yang diberikan kepada Bank adalah sebesar                  amounting to Rp31,472. The loan period to the Bank’s
      Rp31.472. Jangka waktu pinjaman kepada debitur adalah 2                       debtors for 2 (two) to 6 (six) years and this facility will be
      (dua) sampai 6 (enam) tahun dan fasilitas kepada Bank akan                    expired after all principal and interest as stated in the loan
      berakhir pada saat seluruh pinjaman pokok dan bunga yang                      agreement are being settled by the debtors. The facility to the
      tercantum dalam perjanjian telah dilunasi. Fasilitas kepada                   Bank bears interest rate per annum of 13% and interest rate
      Bank dikenakan bunga sebesar 13% per tahun dan suku bunga                     to its debtors for KPKM of 16% per annum.
      KPKM kepada debitur sebesar 16% per tahun.

      Bank tidak menanggung risiko kredit atas penyaluran KPKM                      The Bank is not responsible for credit risk of channeling loans
      tersebut.                                                                     to KPKM.


                                                                       - 110 -
Page 641
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


41.   INFORMASI SEGMEN USAHA                                               41.      OPERATING SEGMENT INFORMATION

      Segmen operasi                                                                Operating segment

      Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan internal                      Operating segments are reported in accordance with the
      yang disiapkan untuk pengambil keputusan operasional yang                     internal reporting provided to the chief operating decision
      bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke                         maker, which is responsible for allocating resources to the
      segmen tertentu dan melakukan penilaian atas performanya.                     reportable segments and assesses its performance. All
      Seluruh segmen operasi yang digunakan oleh Bank telah                         operating segments used by the Bank meet the definition of a
      memenuhi kriteria pelaporan berdasarkan PSAK 108 (Revisi                      reportable segment under SFAS 108 (Revised 2009),
      2009), “Segmen Operasi”.                                                      “Operating Segments”.

      Tidak terdapat pendapatan dari satu konsumen eksternal atau                   There was no revenue from the external customers or other
      pihak lain yang mencapai 10% atau lebih dari jumlah                           parties that reached 10% or more of the Bank’s income for
      pendapatan Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal                        the years ended December 31, 2025 and 2024.
      31 Desember 2025 dan 2024.

      Bank memiliki empat pelaporan segmen. Di bawah ini                            The Bank has four reportable segments. The following
      merupakan penjelasan mengenai operasi dari masing-masing                      describes the operations in each of the Bank’s reportable
      pelaporan segmen yang dimiliki oleh Bank:                                     segments:
      • Produktif - termasuk pinjaman yang diberikan kepada                         • Productive - includes loans disbursed to productive
         sektor produktif diantaranya, kredit modal kerja dan                           sectors, among others working capital and investment
         investasi.                                                                     loans.
      • Konsumtif - termasuk pinjaman yang diberikan untuk                          • Consumer - includes loans disbursed for consumptive
         keperluan konsumtif.                                                           purposes.
      • Treasuri - segmen ini terkait dengan kegiatan treasuri                      • Treasury - undertake the Bank’s treasury activities which
         Bank termasuk transaksi money market dan investasi                             include money market and investment in placements and
         dalam bentuk penempatan dan efek.                                              securities.
      • Lain-lain - termasuk aktivitas back office dan divisi yang                  • Others - includes all back office processes and non-profit
         tidak menghasilkan laba.                                                       generating divisions in the Bank.

                                                                      2025
                            Produktif/         Konsumtif/            Treasuri/            Lain-lain/         Jumlah/
                            Productive         Consumer              Treasury              Others             Total
      Pendapatan
        bunga                     807.917             136.029            755.820                     -         1.699.766        Interest income
      Jumlah aset               7.727.242           2.065.193         14.115.262             3.666.121        27.573.818            Total assets
      Cadangan
        kerugian                                                                                                                Allowance for
        penurunan nilai         (222.606)            (93.058)                   (441)                  -       (316.105)    impairment losses

                                                  Giro/              Tabungan/
                             Deposito/           Demand               Saving             Non DPK/
                             Deposits            deposits             deposits           Non DPK           Jumlah/ Total
      Beban bunga                837.491              58.577               9.838              60.489             966.395       Interest expenses
      Jumlah liabilitas       14.113.111           6.627.786           1.911.617           1.120.183          23.772.697         Total liabilities

                                                                      2024
                            Produktif/         Konsumtif/            Treasuri/            Lain-lain/         Jumlah/
                            Productive         Consumer              Treasury              Others             Total
      Pendapatan
        bunga                     874.512             156.570            614.982                     -         1.646.064        Interest income
      Jumlah aset               8.264.968           2.340.510         15.362.193             4.158.722        30.126.393            Total assets
      Cadangan
        kerugian                                                                                                                Allowance for
        penurunan nilai           (82.507)          (449.398)               (1.965)          (366.158)         (900.028)    impairment losses

                                                  Giro/              Tabungan/
                             Deposito/           Demand               Saving             Non DPK/
                             Deposits            deposits             deposits           Non DPK           Jumlah/ Total
      Beban bunga              (607.282)            (59.782)            (10.644)             (58.287)          (735.995)       Interest expenses
      Jumlah liabilitas       15.538.627           6.517.641           1.834.505           1.895.924          25.786.697         Total liabilities




                                                                      - 111 -
Page 642
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


41.   INFORMASI SEGMEN USAHA (lanjutan)                                   41.    OPERATING SEGMENT INFORMATION (continued)

      Segmen geografis                                                           Geographical segment

      Bank beroperasi di dua wilayah geografis utama yaitu Daerah                The Bank is operating in two main geographic areas which
      Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) dan di luar DKI                       consists of Special District of Jakarta (DKI Jakarta) and
      Jakarta.                                                                   outside DKI Jakarta.

      Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen                     The following is segment information based on geographic
      geografis:                                                                 segments:

                                                                       2025
                            Jakarta/     Jawa/       Sumatera/      Sulawesi/    Kalimantan/    Lainnya/      Jumlah/
      Keterangan            Jakarta       Java       Sumatera       Sulawesi     Kalimantan      Other         Total                 Description
      Pendapatan:                                                                                                                        Income:
       Pendapatan bunga                                                                                                       Interest income
         dan operasional                                                                                                           and other
         lainnya            2.001.913      63.019      102.053          48.136        36.060        3.995     2.255.176    operating income
      Beban:                                                                                                                           Expenses:
       Beban bunga dan                                                                                                      Interest and other
         operasional                                                                                                              operating
         lainnya           (2.341.000)   (132.481)    (209.584)       (79.533)       (25.704)     (49.754)   (2.838.056)            expenses
      Laba (rugi)                                                                                                              Profit (loss) from
        operasional         (339.087)     (69.462)    (107.531)       (31.397)        10.356      (45.759)     (582.880)           operations
      Laba (rugi) tahun                                                                                                      Profit (loss) for the
        berjalan            (543.449)        4.414        3.789       (13.415)         9.914      (28.773)    (567.520)         current year
      Jumlah aset          21.931.042    1.814.054    2.647.931        622.592       109.614       448.585   27.573.818              Total assets

                                                                       2024
                            Jakarta/     Jawa/       Sumatera/      Sulawesi/    Kalimantan/    Lainnya/      Jumlah/
      Keterangan            Jakarta       Java       Sumatera       Sulawesi     Kalimantan      Other         Total                 Description
      Pendapatan:                                                                                                                        Income:
       Pendapatan bunga                                                                                                        Interest income
         dan operasional                                                                                                           and other
         lainnya            1.801.811      45.257          74.138       45.900        28.641        7.902     2.003.649    operating income
      Beban:                                                                                                                           Expenses:
       Beban bunga dan                                                                                                      Interest and other
         operasional                                                                                                               operating
         lainnya           (1.459.488)    (89.120)    (150.102)       (54.160)       (22.492)     (31.020)   (1.806.382)            expenses
      Laba (rugi)                                                                                                              Profit (loss) from
        operasional           342.323     (43.863)     (75.964)        (8.260)         6.149      (23.118)      197.267             operations
      Laba (rugi) tahun                                                                                                      Profit (loss) for the
        berjalan              117.427        9.468       21.050         9.000          2.934       (7.405)      152.474          current year
      Jumlah aset          24.505.022    1.870.280    2.460.188       648.357        110.484      532.062    30.126.393              Total assets

42.   JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN                                42.   GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
      PEMBAYARAN BANK UMUM                                                       PAYMENT OF COMMERCIAL BANKS

      Berdasarkan Keputusan Presiden No. 26 Tahun 1998 yang                      Based on Decree of President of Republic Indonesia No. 26
      dilaksanakan melalui Keputusan Menteri Keuangan tanggal                    of 1998 as implemented through the Decree of Minister of
      28 Januari 1998 dan Surat Keputusan Bersama Direksi Bank                   Finance dated January 28, 1998 and the Joint Decree
      Indonesia dan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional                    between Bank Indonesia Board of Directors and Chairman of
      (SKB BI dan BPPN) No. 30/270/KEP/DIR dan                                   the Indonesian Bank Restructuring Agency (SKB BI and
      No.1/BPPN/1998 tanggal 6 Maret 1998, Pemerintah telah                      IBRA) No. 30/270/KEP/DIR andNo. 1/IBRA/1998 dated
      menjamin kewajiban tertentu dari seluruh bank umum yang                    March 6, 1998, the Government has guaranteed certain
      berbadan hukum Indonesia.                                                  obligations of all commercial banks incorporated in
                                                                                 Indonesia.




                                                                     - 112 -
Page 643
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


42.   JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN                               42.   GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
      PEMBAYARAN BANK UMUM (lanjutan)                                           PAYMENT OF COMMERCIAL BANKS (continued)

      Berdasarkan perubahan terakhir yang terdapat pada                         Based on the latest amendment that are stated in the Decree
      Keputusan Menteri Keuangan No. 179/KMK.017/2000                           of the Minister of Finance No. 179/KMK.017/2000 dated May
      tanggal 26 Mei 2000, jaminan tersebut berlaku sejak tanggal               26, 2000, this guarantee is valid from the date of January 26,
      26 Januari 1998 sampai dengan 31 Januari 2001 dan dapat                   1998 until January 31, 2001 and may be extended
      diperpanjang dengan sendirinya setiap 6 (enam) bulan                      automatically every 6 (six) months continuously, unless
      berikutnya secara terus-menerus, kecuali apabila dalam                    within six (6) months before the expiration of a period
      waktu 6 (enam) bulan sebelum berakhirnya jangka waktu                     Guarantee Program or its extension, the Minister of Finance
      Program Penjaminan atau jangka waktu perpanjangannya,                     announced the termination or alteration of the Guarantee
      Menteri Keuangan mengumumkan pengakhiran dan atau                         Program to be known by the public. For this guarantee, the
      perubahan Program Penjaminan tersebut untuk diketahui oleh                Government charges premium is calculated based on a
      umum. Atas penjaminan ini, Pemerintah membebankan premi                   certain percentage according to applicable regulations.
      yang dihitung berdasarkan persentase tertentu sesuai
      ketentuan yang berlaku.

      Sesuai     dengan     Peraturan     Menteri    Keuangan                   According to the Minister of Finance Regulation
      No.17/PMK.05/2005 tanggal 3 Maret 2005, terhitung sejak                   No.17/PMK.05/2005 dated March 3, 2005, starting from
      tanggal 18 April 2005 jenis kewajiban bank umum yang                      April 18, 2005, commercial bank obligations guaranted by
      dijamin berdasarkan Program Penjaminan Pemerintah                         Government Guarantee Program included demand deposits,
      meliputi giro, tabungan, deposito berjangka dan pinjaman                  savings deposits, time deposits and borrowings from other
      yang diterima dari bank lain dalam bentuk transaksi pasar                 banks in the form of inter-bank money market transactions.
      uang antar bank.

      Program Penjaminan Pemerintah melalui Unit Pelaksana                      The Government Guarantee Program through Government
      Penjaminan Pemerintah (UP3) telah berakhir pada tanggal 22                Guarantee Implementer Unit (UP3) expired on September 22,
      September 2005, sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan                    2005, as stated in the Minister of Finance Regulation No.
      Menteri Keuangan No. 68/PMK.05/2005 tanggal 10 Agustus                    68/PMK.05/2005 dated August 10, 2005 concerning
      2005 tentang “Perhitungan dan Pembayaran Premi Program                    “Premium Calculation and Payment of Government
      Penjaminan Pemerintah terhadap Kewajiban Pembayaran                       Guarantee Program on Commercial Bank Payment
      Bank Umum” untuk periode 1 Juli sampai dengan 21                          Obligations” for the period of July 1 up to September 21,
      September 2005. Sebagai pengganti UP3, Pemerintah telah                   2005. As a successor of Government Guarantee Program, the
      membentuk lembaga independen yaitu Lembaga Penjamin                       Government has established an independent institution that is
      Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun                     Deposit Insurance Corporation (DIC) according to Law No.
      2004 tanggal 22 September 2004 tentang “Lembaga                           24 Year 2004 dated September 22, 2004 about “Deposit
      Penjamin Simpanan”, dimana LPS menjamin dana                              Insurance Corporation”, which DIC guarantees public funds
      masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro,                including funds from other banks in form of demand deposits,
      deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/ atau bentuk                  time deposits, certificates of deposits, saving deposits, and/ or
      lainnya yang dipersamakan dengan itu.                                     other similar forms with it.

      Berdasarkan salinan Peraturan LPS No. 1/PLPS/2006 tanggal                 According the copied of DIC Regulation No. 1/PLPS/2006
      9 Maret 2006 tentang “Program Penjaminan Simpanan”                        dated March 9, 2006 concerning “Deposits Guarantee
      diatur besarnya saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada              Program”, set the amount of the balance guaranteed for each
      satu bank adalah paling tinggi sebesar Rp100 juta.                        customer on a bank is a maximum of Rp100 million.

      Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2008                      According to Government Regulation No.66 Year 2008 dated
      tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran Nilai Simpanan                   October 13, 2008 concerning “The amount of the Deposits
      yang Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan” maka nilai                        that Guaranteed by Deposits Insurance Corporation” the
      simpanan setiap nasabah pada satu bank yang dijamin oleh                  value of each customer deposits in one bank that guaranteed
      Pemerintah naik menjadi sebesar Rp2 miliar (Rupiah penuh)                 by the Government raise to Rp2 billion (full Rupiah amount)
      dari semula Rp100 juta (Rupiah penuh), efektif sejak tanggal              from Rp100 million (full Rupiah amount), which effective
      tersebut di atas.                                                         since the date stated above.

      Tingkat suku bunga penjaminan LPS untuk simpanan dalam                    The LPS guarantee interest rate for deposits in Rupiah and
      Rupiah dan Dolar Amerika Serikat masing-masing sebesar                    United States Dollars is 3.50% and 2.00% respectively as of
      3,50% dan 2,00% pada tanggal 31 Desember 2025 dan                         December 31, 2025 and 4.25% and 2.25% respectively as of
      sebesar 4,25% dan 2,25% pada tanggal 31 Desember 2024.                    December 31, 2024.

      Beban premi penjaminan yang dibayar kepada LPS untuk                      Insurance premium expense paid to DIC for the years ended
      tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025                 December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp53,183 and
      dan 2024 masing-masing sebesar Rp53.183 dan Rp43.722                      Rp43,722 respectively (Note 33).
      (Catatan 33).




                                                                     - 113 -
Page 644
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


43.   NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN                                          43.   FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS

      Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara nilai                       The tables below summarize the comparison between the
      tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan liabilitas keuangan              carrying amounts and fair values of all financial assets and
      disajikan per kategori dari instrumen keuangan. Nilai wajar                   liabilities presented per category of financial instruments.
      yang diungkapkan adalah berdasarkan informasi relevan yang                    The fair values disclosed are based on relevant information
      tersedia pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan tidak                    available as of December 31, 2025 and 2024, and not updated
      diperbaharui untuk mencerminkan perubahan dalam kondisi                       to reflect changes in market conditions which have occurred
      pasar yang telah terjadi setelah tanggal ini.                                 after this date.
                                                                            2025
                                                         Nilai tercatat/            Nilai wajar/
                                                        Carrying amount              Fair value
      Aset keuangan:                                                                                                              Financial assets:
       Kas                                                          480.015                  480.015                                         Cash
       Giro pada Bank Indonesia                                   2.311.415                2.311.415        Current accounts with Bank Indonesia
       Giro pada bank lain – bersih                                 270.451                  270.451      Current accounts with other banks – net
       Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                                                          Placements with Bank Indonesia and other
         lain - bersih                                            2.445.816                2.445.816                               banks – net
       Efek-efek – bersih                                         8.939.788                8.939.788                   Marketable securities – net
       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                         Securities purchased under agreement to
         kembali                                                    147.459                  147.459                                     resell
       Tagihan derivatif                                                332                      332                        Derivative receivables
       Pendapatan bunga yang masih akan diterima                    272.255                  272.255                  Accrued interest receivables
       Kredit yang diberikan – bersih                             9.476.770                9.476.770                                   Loans – net
       Penyertaan saham                                                   6                        6                  Investment inshares of stock
       Aset lain-lain:                                                                                                               Other assets:
          Setoran jaminan dan tagihan                               226.583                  226.583        Guarantee deposits and receivables
      Jumlah aset keuangan                                       24.570.890               24.570.890                           Total financial assets
      Liabilitas keuangan:                                                                                                     Financial liabilities:
       Liabilitas segera                                            240.572                  240.572                 Obligations due immediately
       Simpanan nasabah                                          22.652.514               22.652.514                    Deposits from customers
       Simpanan dari bank lain                                      147.764                  147.764                  Deposits from other banks
       Liabilitas derivatif                                             340                      340                         Derivative liabilities
       Bunga masih harus dibayar                                     37.710                   37.710                   Accrued interest payables
       Liabilitas lain-lain                                         375.870                  375.870                             Other liabilities
       Pinjaman subordinasi                                         200.000                  200.000                           Subordinated loan
      Jumlah liabilitas keuangan                                 23.654.770               23.654.770                        Total financial liabilities
                                                                            2024
                                                         Nilai tercatat/            Nilai wajar/
                                                        Carrying amount              Fair value
      Aset keuangan:                                                                                                              Financial assets:
       Kas                                                          769.354                   769.354                                        Cash
       Giro pada Bank Indonesia                                   3.024.920                 3.024.920       Current accounts with Bank Indonesia
       Giro pada bank lain – bersih                                 349.430                   349.430     Current accounts with other banks – net
       Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                                                          Placements with Bank Indonesia and other
         lain - bersih                                            2.177.464                 2.177.464                              banks – net
       Efek-efek – bersih                                         8.501.562                 8.501.562                  Marketable securities – net
       Wesel ekspor                                                 166.681                   166.681                                 Export bills
       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                         Securities purchased under agreement to
         kembali                                                    976.063                   976.063                                    resell
       Tagihan derivatif                                                 48                        48                       Derivative receivables
       Pendapatan bunga yang masih akan diterima                    253.265                   253.265                 Accrued interest receivables
       Kredit yang diberikan – bersih                            10.073.572                10.073.572                                  Loans – net
       Tagihan akseptasi                                           166.025                   166.025                      Acceptance receivables
       Penyertaan saham                                                   6                         6                 Investment inshares of stock
       Aset lain-lain:                                                                                                               Other assets:
          Setoran jaminan dan tagihan                                21.858                   21.858        Guarantee deposits and receivables
      Jumlah aset keuangan                                       26.480.248               26.480.248                           Total financial assets




                                                                         - 114 -
Page 645
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


43.   NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                               43.   FAIR VALUE          OF     FINANCIAL         INSTRUMENTS
                                                                                    (continued)

      Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara nilai                       The tables below summarize the comparison between the
      tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan liabilitas keuangan              carrying amounts and fair values of all financial assets and
      disajikan per kategori dari instrumen keuangan. Nilai wajar                   liabilities presented per category of financial instruments.
      yang diungkapkan adalah berdasarkan informasi relevan yang                    The fair values disclosed are based on relevant information
      tersedia pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan tidak                    available as of December 31, 2025 and 2024, and not
      diperbaharui untuk mencerminkan perubahan dalam kondisi                       updated to reflect changes in market conditions which have
      pasar yang telah terjadi setelah tanggal ini. (lanjutan)                      occurred after this date. (continued)
                                                                            2024
                                                         Nilai tercatat/            Nilai wajar/
                                                        Carrying amount              Fair value
      Liabilitas keuangan:                                                                                                      Financial liabilities:
      Liabilitas segera                                            115.621                   115.621                   Obligations due immediately
      Simpanan nasabah                                          23.890.773                23.890.773                        Deposits from customers
      Simpanan dari bank lain                                      452.454                   452.454                     Deposits from other banks
      Liabilitas efek yang dijual dengan janji dibeli                                                               Securities sold under agreement
        kembali                                                    499.281                   499.281                       to repurchase liabilities
      Liabilitas akseptasi                                         166.682                   166.682                           Acceptance liabilities
      Bunga masih harus dibayar                                     35.100                    35.100                      Accrued interest payables
      Liabilitas lain-lain                                         312.446                   312.446                                 Other liabilities
      Pinjaman subordinasi                                         200.000                   200.000                              Subordinated loan
      Jumlah liabilitas keuangan                                25.672.357                25.672.357                       Total financial liabilities

      a.     Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain dan                      a.      Current accounts with Bank Indonesia and other
             pendapatan bunga yang masih akan diterima dan aset                             banks, accrued interest receivables and other assets.
             lain-lain.

             Nilai tercatat dari giro pada Bank Indonesia dan bank                          The carrying amount of floating rate current accounts
             lain dengan suku bunga mengambang adalah perkiraan                             with other banks and Bank Indonesia is a reasonable
             yang layak atas nilai wajar.                                                   approximation of fair value.

             Estimasi nilai wajar terhadap pendapatan bunga yang                            The estimated fair value of accrued interest income is
             masih akan diterima ditetapkan berdasarkan diskonto                            based on discounted cash flows using prevailing
             arus kas dengan menggunakan suku bunga pasar uang                              money market interest rates for debts with similar
             yang berlaku untuk utang dengan risiko kredit dan sisa                         credit risk and remaining maturity. Since the maturity
             jatuh tempo yang serupa. Karena sisa jatuh tempo di                            is less than 1 (one) year, the carrying amount of
             bawah 1 (satu) tahun sehingga nilai tercatat dari                              accrued interest income is a reasonable
             pendapatan bunga yang masih akan diterima adalah                               approximation of fair value.
             perkiraan yang layak atas nilai wajar.

             Nilai wajar setoran jaminan diasumsikan sama dengan                            The fair value of security deposits are assumed to be
             nilai terutangnya karena tidak mempunyai persyaratan                           the same as their original principal amounts because
             pembayaran yang pasti walaupun tidak diharapkan                                they have no fixed repayment terms although they are
             untuk dikembalikan dalam jangka waktu 12 (dua belas)                           not expected to be settled within 12 (twelve) months
             bulan setelah periode pelaporan.                                               after the reporting period.

      b.     Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                           b.      Placements with Bank Indonesia and other banks

             Nilai tercatat dari penempatan dan simpanan overnight                          The carrying amount of floating rate placements and
             dengan suku bunga mengambang adalah perkiraan                                  overnight deposits is a reasonable approximation of
             yang layak atas nilai wajar.                                                   fair value.

             Estimasi nilai wajar terhadap penempatan dengan suku                           The estimated fair value of fixed interest bearing
             bunga tetap ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas                           deposits is based on discounted cash flows using
             dengan menggunakan suku bunga pasar uang yang                                  prevailing money market interest rates for debts with
             berlaku untuk utang dengan risiko kredit dan sisa jatuh                        similar credit risk and remaining maturity. Since the
             tempo yang serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah                            maturity is below 1 (one) year, the carrying amount
             1 (satu) tahun, sehingga nilai tercatat dari penempatan                        of fixed interest bearing deposits is a reasonable
             dengan suku bunga tetap adalah perkiraan yang layak                            approximation of fair value.
             atas nilai wajar.




                                                                         - 115 -
Page 646
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


43.   NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                              43.   FAIR VALUE            OF   FINANCIAL         INSTRUMENTS
                                                                                   (continued)
      c.    Efek-efek                                                              c.     Marketable securities
            Nilai wajar untuk efek ditetapkan berdasarkan harga                           The fair value for marketable securities is based on
            pasar atau harga kuotasi perantara (broker)/ pedagang                         market prices or broker/dealer price quotations.
            efek (dealer).
      d.    Wesel ekspor                                                           d.     Export bills
            Estimasi nilai wajar terhadap wesel ekspor ditetapkan                         The estimated fair value of export bills is determined
            berdasarkan diskonto arus kas dengan menggunakan                              based on discounted cash flows using money market
            suku bunga pasar uang yang berlaku untuk utang                                interest rates that apply to debt with similar credit risk
            dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa.                        and remaining maturity. Because the remaining
            Karena sisa jatuh tempo di bawah satu tahun sehingga                          maturity is less than one year, the carrying amount of
            nilai tercatat dari wesel ekspor adalah perkiraan yang                        the export bills is a reasonable estimate of fair value.
            layak atas nilai wajar.
      e.    Kredit yang diberikan                                                  e.     Loans
            Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari kredit                        Generally, the Bank’s loan portfolio consists of loans
            yang diberikan dengan suku bunga mengambang dan                               with variable interest rate and short-term loans with
            kredit yang diberikan dengan jangka pendek dengan                             fixed interest rate. Loans are stated at amortized cost.
            suku bunga tetap. Kredit yang diberikan dinyatakan                            The estimated fair value of loans represents the
            berdasarkan amortized cost. Nilai wajar dari kredit                           discounted amount of estimated future cash flows
            yang diberikan menunjukkan nilai diskon dari                                  expected to be received by the Bank using the current
            perkiraan arus kas masa depan yang diharapkan akan                            market rates.
            diterima oleh Bank dengan menggunakan suku bunga
            pasar saat ini.
            Nilai tercatat dari kredit yang diberikan dengan suku                         The carrying amounts of variable rate loans and
            bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit jangka                        short-term fixed rate loans are the reasonable
            pendek dengan suku bunga tetap adalah perkiraan yang                          approximation of their fair values.
            layak atas nilai wajar.
      f.    Instrumen derivatif                                                    f.     Derivative instruments
            Nilai wajar atas instrumen derivatif yang dinilai                             The fair values of derivative instruments valued by
            menggunakan teknik penilaian dengan menggunakan                               valuation techniques using components which can be
            komponen yang dapat diamati di pasar terutama adalah                          observed in the market, primarily are interest rate
            swap suku bunga, swap mata uang dan kontrak                                   swaps, currency swaps and currency exchange
            pertukaran mata uang. Teknik penilaian yang paling                            contracts. Most widely used valuation techniques
            banyak digunakan meliputi model penilaian forward                             include forward and swap valuation models which
            dan swap yang menggunakan perhitungan nilai kini.                             use the present value calculation. The models
            Model tersebut menggabungkan berbagai komponen                                incorporate various components which include the
            yang meliputi kualitas kredit dari counterparty, nilai                        credit quality of the counterparty, spot value and
            spot dan kontrak berjangka serta kurva tingkat suku                           future contracts and interest rate curve.
            bunga.
      g.    Liabilitas segera, simpanan nasabah, simpanan dari                     g.     Obligations due immediately, deposits from
            bank lain, bunga masih harus dibayar dan liabilitas                           customers, deposits from other banks, accrued
            lain-lain.                                                                    interest expenses and other liabilities.
            Estimasi nilai wajar simpanan tanpa jatuh tempo,                              The estimated fair value of deposits with no stated
            termasuk simpanan tanpa bunga, adalah sebesar jumlah                          maturity, which includes non-interest bearing
            terutang ketika utang tersebut dibayarkan.                                    deposits, is the amount repayable on demand.
            Estimasi nilai wajar terhadap simpanan dengan tingkat                         The estimated fair value of fixed interest-bearing
            suku bunga tetap, bunga masih harus dibayar dan                               deposits, accrued interest expenses and other
            liabilitas lain-lain yang tidak memiliki kuotasi di pasar                     liabilities not quoted in an active market is based on
            aktif ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas dengan                         discounted cash flows using interest rates for new
            menggunakan suku bunga utang baru dengan sisa jatuh                           debts with similar remaining maturity. Since the
            tempo yang serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah                           maturity is below 1 (one) year, the carrying amount
            1 (satu) tahun sehingga nilai tercatat dari simpanan                          of deposits from customers, deposits from other banks
            nasabah, simpanan dari bank lain, bunga masih harus                           and other liabilities is a reasonable approximation of
            dibayar dan liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang                        fair value.
            layak atas nilai wajar.


                                                                        - 116 -
Page 647
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


43.   NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                              43.      FAIR VALUE          OF         FINANCIAL     INSTRUMENTS
                                                                                      (continued)

      h.    Liabilitas efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                   h.     Securities sold under agreement to repurchase
                                                                                             liabilities

            Nilai wajar agregat berdasarkan model diskonto arus                              Their aggregate fair values are based on discounted
            kas menggunakan kurva yield terkini yang tepat untuk                             cash flow model using current yield curve
            sisa periode jatuh temponya.                                                     appropriate for the remaining term to maturity.

      i.    Pinjaman subordinasi                                                      i.     Subordinated loan

            Nilai wajar dari pinjaman subordinasi dihitung                                   The fair value of subordinated loan is calculated
            menggunakan arus kas yang didiskonto berdasarkan                                 using discounted cash flows using market rate.
            suku bunga pasar.

      Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen keuangan yang                          The tables below show the financial instruments measured at
      diukur pada nilai wajar yang dikelompokkan berdasarkan                          fair value Banked according to the fair value hierarchy:
      hierarki nilai wajar:

                                                                      2025
                                                             Nilai wajar/ Fair value
                                            Nilai
                                          Tercatat/
                                          Carrying         Tingkat 1/              Tingkat 2/       Tingkat 3/
                                           Value            Level 1                 Level 2          Level 3

      Aset keuangan                                                                                                                  Financial assets
      Efek-efek :                                                                                                              Marketable securities
      Rupiah                                                                                                                                 Rupiah
      - Biaya perolehan diamortisasi         5.822.475        5.822.475                         -                -               Amortized cost –
      - Nilai wajar melalui                                                                                             Fair value through other –
         komprehensif lain                   1.560.983        1.560.983                         -                -      comprehensive income
                                                                                                                              Fair value through –
      - Nilai wajar melalui laba rugi          849.973          849.973                         -             -                   profit or loss
      Kredit yang diberikan                  9.685.510                -                         -     9.685.510                                Loans

      Mata Uang Asing                                                                                                             Foreign Currency
      - Biaya perolehan diamortisasi           253.848          253.848                         -                -                Amortized cost -
      - Nilai wajar melalui                                                                                             Fair value through other –
         komprehensif lain                     322.545          322.545                         -                -      comprehensive income
                                                                                                                              Fair value through –
      - Nilai wajar melalui laba rugi          130.260          130.260                         -             -                   profit or loss
      Kredit yang diberikan                    106.925                -                         -       106.925                                Loans
      Jumlah                                18.732.519        8.940.084                         -     9.792.435                                  Total

      Liabilitas keuangan                                                                                                       Financial liabilities
                                                                                                                                 Fair value through
      Nilai wajar melalui laba rugi:                                                                                                 profit or loss:
       - Liabilitas derivatif                      340                   -                      -          340              Derivatives liabilities -
       - Pinjaman subordinasi                  200.000                   -                      -      200.000                Subordinated loan -
      Jumlah                                   200.340                   -                      -      200.340                                   Total




                                                                      - 117 -
Page 648
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


43.   NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                             43.      FAIR VALUE           OF        FINANCIAL       INSTRUMENTS
                                                                                     (continued)

      Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen keuangan yang                         The tables below show the financial instruments measured at
      diukur pada nilai wajar yang dikelompokkan berdasarkan                         fair value Banked according to the fair value hierarchy:
      hierarki nilai wajar: (lanjutan)                                               (continued)

                                                                      2024
                                                             Nilai wajar/ Fair value
                                            Nilai
                                          Tercatat/
                                          Carrying         Tingkat 1/             Tingkat 2/       Tingkat 3/
                                           Value            Level 1                Level 2          Level 3

      Aset keuangan                                                                                                                  Financial assets
      Efek-efek :                                                                                                              Marketable securities
      Rupiah                                                                                                                                 Rupiah
      - Biaya perolehan diamortisasi        6.509.305         6.509.305                        -                -                Amortized cost –
      - Nilai wajar melalui                                                                                             Fair value through other –
         komprehensif lain                    734.578           734.578                        -                -       comprehensive income
                                                                                                                              Fair value through –
      - Nilai wajar melalui laba rugi         775.077           775.077                        -              -                   profit or loss
      Kredit yang diberikan                10.350.610                 -                        -     10.350.610                                Loans

      Mata Uang Asing                                                                                                              Foreign Currency
      - Biaya perolehan diamortisasi          131.991           131.991                        -                -                  Amortized cost -
      - Nilai wajar melalui                                                                                              Fair value through other –
         komprehensif lain                    145.467           145.467                        -                -        comprehensive income
                                                                                                                               Fair value through –
      - Nilai wajar melalui laba rugi         206.358           206.358                        -              -                    profit or loss
      Kredit yang diberikan                   254.869                 -                        -        254.869                                 Loans
      Jumlah                               19.108.255         8.502.776                        -     10.605.479                                   Total

      Liabilitas keuangan                                                                                                        Financial liabilities
                                                                                                                                  Fair value through
      Nilai wajar melalui laba rugi:                                                                                                  profit or loss:
       - Liabilitas derivatif                       -                   -                      -             -               Derivatives liabilities -
       - Pinjaman subordinasi                 200.000                   -                      -       200.000                 Subordinated loan -
      Jumlah                                  200.000                   -                      -       200.000                                    Total

44.   RASIO ASET PRODUKTIF TERHADAP JUMLAH                                  44.      EARNING ASSETS RATIO OF TOTAL ASSETS
      ASET

      Tabel berikut menyajikan rasio aset produktif sebelum                          The following table presents the ratio of productive assets
      dikurangi penyisihan kerugian terhadap jumlah aset:                            before allowance for losses to total assets:

                                                      2025                           2024
      Giro pada Bank Indonesia dan bank                                                                                        Current accounts with
        lain                                                 9,36%                          11,20%                  Bank Indonesia and other banks
      Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                 Placements with Bank Indonesia
        dan bank lain                                       8,87%                          7,23%                                    and other banks
      Efek-efek                                            32,42%                         28,22%                                Marketable securities
      Kredit yang diberikan                                35,51%                         35,20%                                                Loans
      Penyertaan saham                                      0,00%                          0,00%                         Investment in shares of stock
      Jumlah rasio aset produktif                          86,16%                         81,85%                            Total earning assets ratio




                                                                     - 118 -
Page 649
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                 As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                      December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN    YANG    TIDAK                             45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                   REQUIRED    BY   INDONESIAN FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA                                                      ACCOUNTING STANDARDS

      Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini                          The following additional information presented below is
      merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi                      information required by regulations and/or additional
      dan/atau pengungkapan tambahan yang dibuat oleh                         disclosure prepared by the Company, and is not information
      Perusahaan, yang bukan merupakan informasi yang                         required by Indonesian Financial Accounting Standards:
      dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Indonesia:

      a.   Giro pada Bank Indonesia                                           a.   Current accounts with Bank Indonesia

           Saldo giro pada Bank Indonesia (BI) disediakan untuk                    Current accounts with Bank Indonesia (BI) are
           memenuhi persyaratan Giro Wajib Minimum (GWM)                           maintained to comply with Bank Indonesia minimum
           dari Bank Indonesia.                                                    statutory reserve requirement (GWM).

           Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022                        Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 24/4/PBI/2022
           tanggal 1 Maret 2022 tentang Giro Wajib Minimum                         dated March 1, 2022 concerning the Minimum Statutory
           Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi                            Reserves of Commercial Banks in Rupiah and Foreign
           Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota                            Currency for Conventional Commercial Banks and
           Dewan Gubernur (PADG) No. 31 tahun 2025 tanggal 23                      Regulation of the Members of the Board of Governors
           Desember 2025. Giro Wajib Minimum (GWM) adalah                          (PADG) No. 31 of 2025 dated December 23, 2025.
           simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank                        Minimum Statutory Reserves (GWM) are minimum
           dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia.                   deposits that must be maintained by Banks in the form of
           Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) adalah                       Current Account balances at Bank Indonesia.
           cadangan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank                        Macroprudential Liquidity Buffers (PLM) are minimum
           berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Sertifikat                      reserves that must be maintained by Banks in the form of
           Deposito Bank Indonesia (SDBI), Sukuk Bank                              Bank Indonesia Certificates (SBI), Bank Indonesia
           Indonesia (SukBI) dan/atau Surat Berharga Negara                        Deposit Certificates (SDBI), Bank Indonesia Sukuk
           (SBN). Giro RIM adalah tambahan simpanan minimum                        (SukBI) and/or Government Securities (SBN). RIM Giro
           yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo                      is an additional minimum deposit that must be
           Rekening Giro pada Bank Indonesia. Berdasarkan                          maintained by Banks in the form of Current Account
           PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April 2021,                          balances at Bank Indonesia. Based on PADG No.
           besaran dan parameter yang digunakan dalam                              23/7/PADG/2021 dated April 26, 2021, the amount and
           pemenuhan Giro RIM adalah batas bawah target sebesar                    parameters used in fulfilling the RIM Giro are the lower
           84% dan batas atas target sebesar 94% dengan                            limit of the target of 84% and the upper limit of the target
           Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                               of 94% with an incentive Minimum Capital Adequacy
           insentif sebesar 14%.                                                   Ratio (CAR) of 14%.

           Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal                        The Bank’s Minimum Statutory Reserves (GWM) ratio
           31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                       as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:

                                                           2025                    2024
           Rupiah                                                                                                                    Rupiah
            GWM Primer                                          9,32%                   13,03%                             Primary GWM
            GWM Sekunder/PLM                                   22,48%                   22,35%                           Secondary GWM
           Dolar Amerika Serikat                                4,38%                    4,36%                          United States Dollar

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank telah                      As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has
           memenuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai GWM.                         complied with Bank Indonesia regulation on the GWM.

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Loan to                         As of December 31, 2025 and 2024, the Bank’s Loan to
           Funding Ratio (LFR) Bank lebih kecil dari batas atas                    Funding Ratio (LFR) was lower than the upper limit of
           LFR target dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                       the target LFR and the Bank’s Capital Adequacy Ratio
           (KPMM) Bank lebih besar dari KPMM Insentif Bank                         (CAR) was greater than Bank Indonesia’s CAR
           Indonesia.                                                              Incentives.

           Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada Bank                           Further disclosure on current accounts with Bank
           Indonesia diungkapkan pada Catatan 5.                                   Indonesia is disclosed in Note 5.




                                                                   - 119 -
Page 650
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                 As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                      December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                           45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                   REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                           ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      b.   Giro pada bank lain                                                b.   Current accounts with other banks

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                         By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo giro                      As of December 31, 2025 and 2024, the balance of
           pada bank lain diklasifikasikan “Lancar”.                               current accounts with other banks were classified as
                                                                                   “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada bank lain                      Further disclosure on current accounts with other banks
           diungkapkan pada Catatan 6                                              is disclosed in Note 6.

      c.   Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                       c.   Placements with Bank Indonesia and other banks

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                         By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh                         As of December 31, 2025 and 2024, all placements with
           penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                            Bank Indonesia and other banks are classified as
           dikategorikan “Lancar”.                                                 “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan pada Bank                     Further disclosures on placements with Bank Indonesia
           Indonesia dan bank lain diungkapkan pada Catatan 7                      and other banks are disclosed in Note 7.

      d.   Efek-efek                                                          d.   Marketables securities

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                         By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh efek-                   As of December, 31 2025 and 2024, all marketable
           efek diklasifikasikan “Lancar”.                                         securities are classified as “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek diungkapkan                    Further disclosure on the effects is disclosed in Note 8.
           pada Catatan 8.

      e.   Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                  e.   Securities purchased under agreement to resell

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                         By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh efek-                   As of December, 31 2025 and 2024, all securities
           efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                            purchased under agreement to resell are classified as
           diklasifikasikan “Lancar”.                                              “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek diungkapkan                    Further disclosure on the effects is disclosed in Note 9.
           pada Catatan 9.

      f.   Tagihan dan liabilitas derivatif                                   f.   Derivative receivables and liabilities

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                         By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh                         As of December 31, 2025 and 2024, all derivative
           tagihan derivatif diklasifikasikan “Lancar”.                            receivables are classified as “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan liabilitas                   Further disclosures on derivative receivables and
           derivatif diungkapkan pada Catatan 10.                                  liabilities are disclosed in Note 10.




                                                                   - 120 -
Page 651
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                        45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                        ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      g.   Kredit yang diberikan                                           g.   Loans

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                      By financial service authority rule collectibility

                                                                    2025
                                             Rupiah/          Mata Uang Asing/              Jumlah/
                                             Rupiah           Foreign Currencies             Total
           Lancar                                9.111.810               106.925                9.218.735                       Current
           Dalam perhatian khusus                  351.208                       -                 351.208              Special mention
           Kurang lancar                             13.906                      -                  13.906                 Substandard
           Diragukan                                 16.177                      -                  16.177                     Doubtful
           Macet                                   192.409                       -                 192.409                         Loss
           Jumlah kredit                         9.685.510               106.925                9.792.435                   Total loans
           Cadangan kerugian                                                                                              Allowance for
            penurunan nilai                       (314.225)                 (1.440)               (315.665)         impairment losses
           Jumlah kredit – bersih                 9.371.285                105.485                9.476.770            Total loans – net

                                                                    2024
                                             Rupiah/          Mata Uang Asing/              Jumlah/
                                             Rupiah           Foreign Currencies             Total
           Lancar                                9.824.592               254.869               10.079.461                      Current
           Dalam perhatian khusus                  271.916                       -                 271.916             Special mention
           Kurang lancar                             17.103                      -                  17.103                Substandard
           Diragukan                                 20.894                      -                  20.894                    Doubtful
           Macet                                   216.105                       -                 216.105                        Loss
           Jumlah kredit                        10.350.610               254.869               10.605.479                  Total loans
           Cadangan kerugian                                                                                             Allowance for
            penurunan nilai                       (528.966)                 (2.941)               (531.907)        impairment losses
           Jumlah kredit – bersih                 9.821.644                251.928               10.073.572            Total loans – net
           Pengungkapan lebih lanjut pada kredit diungkapkan                    Further disclosure on the loans is disclosed in Note 13.
           pada Catatan 13.




                                                                - 121 -
Page 652
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                          45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      g.   Kredit yang diberikan (lanjutan)                                      g.    Loans (continued)
           Kredit yang direstrukturisasi                                               Restructured loans
                                                                      2025
                                                                 Dalam
                                                                perhatian             Kurang
                                                                 khusus/               lancar/
                                                  Lancar/        Special                 Sub-        Diragukan/      Macet/         Jumlah/
                       Jenis/ Type                Current        mention              standard        Doubtful        Loss           Total
           Pihak berelasi/ Related parties
           Fixed loans                                      -                -                   -             -              -               -
           Kredit pemilikan rumah/
             Housing ownership loans                        -                -                   -             -              -               -
           Jumlah/ Total                                    -                -                   -             -              -               -
           Cadangan kerugian penurunan nilai/
             Allowance for impairment losses                -                -                   -             -              -               -
           Jumlah/ Total                                    -                -                   -             -              -               -
           Pihak ketiga/ Third parties
           Fixed loans                              876.871            2.164              1.760                -        32.455        913.250
           Revolving loans                          134.445                -                  -                -        19.906        154.351
           Kredit pemilikan rumah dan
             apartemen/ Housing and
             apartment ownership loans               44.534          48.236               1.002           1.728         12.858        108.358
           Lain-lain/ Others                        145.652               -                   -               -             66        145.718
           Jumlah/ Total                          1.201.502          50.400               2.762           1.728         65.285      1.321.677
           Cadangan kerugian penurunan nilai/
              Allowance for impairment losses      (80.135)       (10.616)                (732)          (1.168)      (27.121)      (119.772)
           Jumlah/ Total                          1.121.367         39.784                2.030              560        38.164      1.201.905
           Jumlah kredit - bersih/
           Total loans - net                      1.121.367          39.784               2.030             560         38.164      1.201.905

                                                                      2024
                                                                 Dalam
                                                                perhatian             Kurang
                                                                 khusus/               lancar/
                                                  Lancar/        Special                 Sub-        Diragukan/      Macet/         Jumlah/
                       Jenis/ Type                Current        mention              standard        Doubtful        Loss           Total
           Pihak berelasi/ Related parties
           Fixed loans                                      -                -                   -             -              -               -
           Kredit pemilikan rumah/
             Housing ownership loans                        -                -                   -             -              -               -
           Jumlah/ Total                                    -
           Cadangan kerugian penurunan nilai/
             Allowance for impairment losses                -                -                   -             -              -               -
           Jumlah/ Total                                    -                -                   -             -              -               -
           Pihak ketiga/ Third parties
           Fixed loans                              976.728            5.222                     -             -        88.239      1.070.189
           Revolving loans                          148.854                -                     -             -        35.004        183.858
           Kredit pemilikan rumah dan
             apartemen/ Housing and
             apartment ownership loans               73.254          27.189               3.692           9.521        10.540         124.196
           Lain-lain/ Others                        145.651               -                   -               -            70         145.721
           Jumlah/ Total                          1.344.487          32.411               3.692           9.521       133.853       1.523.964
           Cadangan kerugian penurunan nilai/
              Allowance for impairment losses     (195.660)         (1.263)              (2.716)         (4.407)      (81.536)      (285.582)
           Jumlah/ Total                          1.148.827          31.148                  976           5.114        52.317      1.238.382
           Jumlah kredit - bersih/
           Total loans - net                      1.148.827          31.148                 976           5.114         52.317      1.238.382

                                                                  - 122 -
Page 653
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                             45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      g.   Kredit yang diberikan (lanjutan)                                        g.   Loans (continued)

           Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                               As of December 31, 2025 and 2024, there were no gains
           31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat keuntungan                         or losses arising from restructured loans.
           atau kerugian dari kredit yang direstrukturisasi.
           Kredit bermasalah                                                            Non-performing loans
           Rincian kredit bermasalah (kurang lancar, diragukan dan                      The details of non-performing loans (substandard,
           macet) yang dinilai secara individual dan kolektif                           doubtful and loss) that assessed individually and
           berdasarkan sektor ekonomi, serta cadangan kerugian                          collectively based on economic sectors, and allowance
           penurunan nilai adalah sebagai berikut:                                      for impairment losses are as follows:
                                                                        2025                                             2024
                                                                                  Cadangan
                                                                                   kerugian                                Cadangan kerugian
                                                                               penurunan nilai/                             penurunan nilai/
                                                        Pokok/                   Allowance for            Pokok/              Allowance for
                                                       Principal               impairment losses         Principal          impairment losses
           Rupiah/ Rupiah
           Pertanian dan pertambangan/
             Agriculture and mining                           44.557                      38.364                33.978                     8.387
           Perdagangan/ Trading                               26.564                      11.525                21.078                    13.374
           Restoran dan hotel/
             Restaurant and hotel                               3.404                      1.680                 5.303                     4.244
           Konstruksi/ Construction                             2.250                      1.149                26.147                    25.980
           Industri/ Industry                                     356                         94                     -                         -
           Transportasi dan komunikasi/
             Transportation and communication                      -                           -                 2.115                     1.884
           Lain-lain/ Others                                 145.361                      86.699               165.481                   118.911
           Jumlah/ Total                                     222.492                     139.511               254.102                   172.780

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, rasio kredit                         As of December 31, 2025 and 2024, non-performing
           bermasalah terhadap jumlah aset keuangan Bank                                loans ratio to Bank’s total financial assets of 0.91% and
           masing-masing sebesar 0,91% dan 0,78%.                                       0.78% respectively.
           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah                               As of December 31, 2025 and 2024, the minimum
           minimum cadangan kerugian penurunan nilai yang                               allowance for impairment losses which is required by
           wajib dibentuk sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia                        Bank Indonesia for calculation of Capital Adequacy
           untuk perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal                                 Ratio (CAR) amounted to Rp262,602 and Rp267,156,
           Minimum (KPMM) masing-masing sebesar Rp262.602                               respectively. As of December 31, 2025 and 2024, the
           dan Rp267.156. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                             adequacy ratio for allowance for impairment losses of
           2024, rasio pemenuhan cadangan kerugian penurunan                            loans which is required by Bank Indonesia is 104.53%
           nilai untuk kredit yang diberikan sesuai dengan                              and 88.31%, respectively.
           ketentuan Bank Indonesia masing-masing sebesar
           104,53% dan 88,31%.




                                                                     - 123 -
Page 654
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                             45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                             ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      g.   Kredit yang diberikan (lanjutan)                                     g.   Loans (continued)

           Informasi penting lainnya                                                 Other important informations

           1)   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah                       1)   As of December 31, 2025 and 2024, total time
                deposito berjangka yang dijadikan sebagai jaminan                         deposits pledged as loans cash collateral amounted
                tunai atas kredit yang diberikan masing-masing                            to Rp588,243 and Rp167,865 respectively (Note
                sebesar Rp588.243 dan Rp167.865 (Catatan 20c).                            20c).

           2)   Kredit sindikasi merupakan kredit yang diberikan                     2)   Syndicated loans represent loans provided to
                kepada debitur berdasarkan perjanjian bersama                             debtors under syndication agreements with other
                (sindikasi) dengan bank-bank lain. Jumlah kredit                          banks. Total syndicated loans of the Bank as of
                sindikasi yang diberikan oleh Bank pada tanggal 31                        December 31, 2025 and 2024 amounted to
                Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah                               Rp499,318 and Rp255,432, respectively.
                sebesar Rp499.318 and Rp255.432.

                Keikutsertaan Bank sebagai anggota sindikasi pada                         The participation of the Bank as a participant of the
                tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-                                 syndicated loans as of December 31, 2025 and
                masing sebesar 3,18% dan 7,88% dari jumlah kredit                         2024 was 3.18% and 7.88% respectively, of total
                sindikasi.                                                                syndicated loans.

           3)   Kredit yang diberikan kepada karyawan merupakan                      3)   Loans granted to the Bank’s employee are loans for
                kredit untuk membeli rumah, kendaraan dan                                 acquisition of houses, vehicles and other purposes
                keperluan lainnya dengan jangka waktu 1 sampai                            with term of 1 to 15 years which bear average
                dengan 15 tahun yang dikenakan tingkat suku                               interest rate of 8.71% and 6.54% per annum in
                bunga rata-rata masing-masing sebesar 8,71% dan                           2025 and 2024, respectively. The repayment of
                6,54% pada tahun 2025 dan 2024. Pembayaran                                loans are collected through monthly salary
                kembali kredit dilakukan dengan pemotongan gaji                           deduction.
                setiap bulan.

           4)   Rasio kredit bermasalah-bersih pada tanggal                          4)   The ratio of non-performing loans - net as of
                31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah                            December 31, 2025 and 2024 was 0.85% and
                sebesar 0,85% dan 0,77%. Rasio kredit bermasalah                          0.77%, respectively. The ratio of non-performing
                kotor pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                              loans - gross as of December 31, 2025 and 2024
                masing-masing adalah sebesar 2,27% dan 2,40%.                             was 2.27% and 2.40%, respectively.

      h.   Tagihan dan liabilitas akseptasi                                     h.   Acceptance receivables and liabilities

           Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK                           By financial service authority rule collectibility

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tagihan                           As of December 31, 2025 and 2024, acceptance
           akseptasi diklasifikasikan “Lancar”.                                      receivables are classified as “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan liabilitas                     Further disclosure on the acceptance receivables and
           akseptasi diungkapkan pada Catatan 14.                                    liabilities is disclosed in Note 14.

      i.   Penyertaan saham                                                     i.   Investment in shares of stock

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, penyertaan                        As of December 31, 2025 and 2024, investment in shares
           saham diklasifikasikan “Lancar”.                                          of stock are classified as “Current”.

           Pengungkapan lebih lanjut pada penyertaan saham                           Further disclosure on the investment in shares of stock
           diungkapkan pada Catatan 15.                                              is disclosed in Note 14.




                                                                     - 124 -
Page 655
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                  45.         ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                        ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      j.   Posisi devisa bersih                                                            j.   Net open position
           Menurut ketentuan Bank Indonesia berdasarkan                                         According to Bank Indonesia Regulation (PBI)
           Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/5/PBI/2015                                      No.17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015 the fourth
           tanggal 29 Mei 2015 perubahan keempat atas PBI No.                                   amendment to PBI No.5/13/PBI/2003 concerning the
           5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Bersih Bank                                      Net Open Position (NOP) for Commercial Bank dated
           Umum tanggal 17 Juli 2003, PDN ditetapkan maksimum                                   July 17, 2003, NOP is required to maximum of 20% of
           sebesar 20% modal.                                                                   capital.
           PDN adalah penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah                               NOP is the sum of the absolute values of the net
           dari selisih bersih aset dan liabilitas dalam laporan posisi                         difference between assets and liabilities in the statement
           keuangan untuk setiap mata uang asing dengan selisih                                 of financial position for each foreign currency and the
           bersih tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi                               net difference between the receivables and payables both
           dalam rekening administratif untuk setiap mata uang                                  commitments and contingencies in the administrative
           asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah.                                         account for each foreign currency, which are all stated
                                                                                                in Rupiah.
           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, PDN Bank                                     As of December 31, 2025 and 2024, the Bank’s NOP is
           adalah sebagai berikut:                                                              as follows:
                                                                                    2025
                                                                                                  Posisi devisa bersih
                                                                                                   (nilai absolut)/Net
                                                      Aset/               Liabilitas/                 open position
                     Mata Uang                        Assets              Liabilities              (absolute amount)                 Currency
           Keseluruhan (laporan posisi                                                                                            Aggregate (statement of
            keuangan dan rekening                                                                                                 financial position and
            administratif)                                                                                                     administrative accounts)
            Dolar Amerika Serikat                       1.910.421                   1.905.885                    4.536              United States Dollar
            Dolar Singapura                                67.489                      51.098                   16.391                Singapore Dollar
            Yuan China                                     15.470                      11.867                    3.603                      China Yuan
            Poundsterling Inggris                          14.286                      11.220                    3.066      Great Britain Poundsterling
            Yen Jepang                                      9.444                       6.207                    3.237                    Japanese Yen
            Dolar Australia                                 6.435                       4.463                    1.972                Australian Dollar
            Euro Eropa                                     44.799                      39.260                    5.539                   European Euro
            Dolar Hong Kong                                 1.441                           -                    1.441               Hong Kong Dollar
            Riyal Saudi                                       424                           -                      424                       Saudi Riyal
            Ringgit Malaysia                                  189                           -                      189                Malaysian Ringgit
           Jumlah                                       2.070.398                   2.030.000                   40.398                             Total
           Modal                                                                                             3.771.243                           Capital
           Rasio posisi devisa bersih                                                                           1,07%             Net open position ratio
                                                                                    2024
                                                                                                  Posisi devisa bersih
                                                                                                   (nilai absolut)/Net
                                                      Aset/               Liabilitas/                 open position
                     Mata Uang                        Assets              Liabilities              (absolute amount)                 Currency
           Keseluruhan (laporan posisi                                                                                            Aggregate (statement of
            keuangan dan rekening                                                                                                 financial position and
            administratif)                                                                                                     administrative accounts)
            Dolar Amerika Serikat                      1.790.578                    1.789.956                      622              United States Dollar
            Dolar Singapura                               49.849                       50.186                      337                Singapore Dollar
            Poundsterling Inggris                          7.687                           12                    7.675      Great Britain Poundsterling
            Dolar Australia                                4.761                            2                    4.759                Australian Dollar
            Yen Jepang                                     1.206                            4                    1.202                    Japanese Yen
            Dolar Hong Kong                                1.447                            -                    1.447               Hong Kong Dollar
            Yuan China                                    22.309                       17.974                    4.335                      China Yuan
            Euro Eropa                                     4.354                           75                    4.279                   European Euro
            Ringgit Malaysia                                  97                            -                       97                Malaysian Ringgit
            Riyal Saudi                                      389                            -                      389                       Saudi Riyal
           Jumlah                                      1.882.677                    1.858.209                   25.142                              Total
           Modal                                                                                             3.965.697                            Capital
           Rasio posisi devisa bersih                                                                           0,63%              Net open position ratio


                                                                          - 125 -
Page 656
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.   Manajemen risiko                                                      k.   Risk Management
      I.    Kerangka manajemen risiko                                            I.   Risk management framework
            Dalam menerapkan manajemen risiko, Bank Artha                             In implementing risk management, Bank Artha Graha
            Graha Internasional selalu berupaya untuk                                 Internasional always strives to implement operational
            melaksanakan strategi operasional yang selaras                            strategies that are aligned with:
            dengan:
            -   Pertumbuhan bisnis dan peningkatan pangsa                             -    Business growth and an increase in credit market
                pasar kredit, serta portofolio pendanaan;                                  share, and funding portfolios;
            -   Peningkatkan efisiensi operasional Bank;                              -    Improve the efficiency of the Bank's operations;
                Menjaga tingkat kebutuhan likuiditas dan modal                             Maintain the minimum level of liquidity and
                minimum sesuai ketentuan regulator; dan                                    capital requirements in accordance with
                                                                                           regulatory requirements; and
                 Implementasi manajemen risiko yang berorientasi                           Implementation      of    business-oriented    risk
                 bisnis.                                                                   management.
            Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerangka                          To achieve this, a strong basic risk management
            dasar manajemen risiko yang kuat, yaitu suatu                             framework is needed, which is a unity of the risk
            kesatuan dari proses manajemen risiko dalam                               management process in business management and Bank
            pengelolaan bisnis serta kegiatan operasional Bank.                       operations.
            Bank Artha Graha Internasional telah memiliki                             Bank Artha Graha Internasional has a basic risk
            kerangka dasar manajemen risiko yang mencakup                             management framework that covers the entire scope of
            keseluruhan lingkup aktivitas usaha, transaksi dan                        business activities, transactions and products of the
            produk Bank, termasuk produk dan aktivitas baru.                          Bank, including new products and activities.
            Hal tersebut berdasarkan pada prinsip-prinsip dasar                       This is based on the basic principles of risk management
            pengelolaan risiko yang berlaku dengan menjaga                            that apply by maintaining a balance between the
            keseimbangan antara fungsi pengendalian usaha yang                        effective business control function, clear policies on risk
            efektif, kebijakan yang jelas dalam pengelolaan risiko,                   management, and business targets that are set in
            dan target bisnis yang ditetapkan sebelumnya.                             advance.
            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                  The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                        in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                             Regulation      No.18/POJK.03/2016         concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                             Application of Risk Management for Commercial
            dari:                                                                     Banks, which consists of:
            a)   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan                                   a)   Active supervision by the Directors and the Board
                 Komisaris dan Direksi                                                     of Commissioners and Directors
                  •  Penerapan manajemen risiko melibatkan                                 •    The implementation of risk management
                     pengawasan aktif oleh Direksi dan Dewan                                    involves active supervision by the Directors
                     Komisaris Bank. Pengawasan dilakukan                                       and Board of Commissioners of the Bank.
                     sesuai tugas dan tanggung jawab yang                                       Supervision is carried out according to the
                     diemban dan dilakukan secara berkala dan                                   duties and responsibilities assumed and
                     konsisten, sekurang-kurangnya setiap                                       carried out regularly and consistently, at
                     bulan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris                                      least every month. In this case, the Board of
                     bertanggung jawab untuk melakukan                                          Commissioners is responsible for supervising
                     pengawasan        terhadap     penerapan                                   the implementation of risk management as a
                     manajemen risiko secara menyeluruh,                                        whole, including giving approval to policies,
                     termasuk memberikan persetujuan atas                                       providing risk limits as a reference for taking
                     kebijakan, memberikan batasan risiko                                       risk by the Bank, and conducting oversight of
                     sebagai acuan pengambilan risiko oleh                                      its implementation. In carrying out these
                     Bank, serta melakukan pengawasan atas                                      responsibilities, the Board of Commissioners
                     pelaksanaannya. Dalam melaksanakan                                         is assisted by the Audit Committee, the Risk
                     tanggung jawab tersebut, Dewan Komisaris                                   Monitoring        Committee,      and       the
                     dibantu oleh Komite Audit, Komite                                          Remuneration and Nomination Committee.
                     Pemantau Risiko, serta Komite Remunerasi
                     dan Nominasi.




                                                                      - 126 -
Page 657
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                 As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                      December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                           45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                   REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                           ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                        k.   Risk Management (continued)

      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                              I.   Risk management framework (continued)
            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                               The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                     in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                          Regulation       No.18/POJK.03/2016        concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                          Application of Risk Management for Commercial Banks,
            dari: (lanjutan)                                                       which consists of: (continued)

            a)   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan                                a)   Active supervision by the Directors and the Board
                 Komisaris dan Direksi (lanjutan)                                       of Commissioners and Directors (continued)
                  •  Sedangkan, Direksi bertanggung jawab                               •    Meanwhile, the Board of Directors is
                     untuk melakukan pengelolaan risiko,                                     responsible for managing risk, ensuring the
                     memastikan efektivitas manajemen risiko,                                effectiveness of risk management, ensuring
                     memastikan kepatuhan terhadap risk                                      compliance with risk appetite, developing a
                     appetite,     mengembangkan        budaya                               risk management culture, and paying special
                     manajemen risiko, serta memberikan                                      attention to certain risk areas. In carrying out
                     perhatian khusus pada area risiko tertentu.                             these responsibilities, the Board of Directors
                     Dalam melaksanakan tanggung jawab                                       has formed a committee that helps carry out
                     tersebut, Direksi telah membentuk komite                                its duties and responsibilities, which consists
                     yang membantu pelaksanaan tugas dan                                     of the Risk management Committee, the
                     tanggung jawabnya, yang terdiri dari                                    Credit Committee, the Asset and Liability
                     Komite Manajemen Risiko, Komite Kredit,                                 Committee (ALCO), and the Information
                     Asset and Liability Committee (ALCO),                                   Technology Monitoring Committee. In
                     serta Komite Pemantau Teknologi                                         addition, the Board of Directors has also
                     Informasi. Selain itu, Direksi juga telah                               formed other units and Directorates, namely
                     membentuk satuan dan Direktorat lain,                                   the Internal Audit Work Unit (SKAI), and the
                     yaitu Satuan Kerja Audit Internal (SKAI),                               Directorate of Risk Management.
                     dan Direktorat Risk Management.

           b)    Kecukupan     kebijakan      dan     prosedur                     b)   Adequacy of risk management policies and
                 manajemen risiko serta penetapan limit risiko                          procedures and determination of risk limits
                 •   Kebijakan dan prosedur manajemen risiko                            •   Bank Artha Graha Internasional's risk
                     Bank Artha Graha Internasional telah                                   management policies and procedures have
                     disusun berdasarkan seluruh aktivitas Bank                             been prepared based on all Bank activities
                     serta produk dan jasa layanan yang                                     and products and services provided. This is
                     diberikan. Hal tersebut ditetapkan secara                              clearly defined with coverage that is in line
                     jelas dengan cakupan yang selaras dengan                               with the Bank's Vision, Mission and business
                     Visi, Misi serta strategi bisnis Bank.                                 strategy. The risk management guidelines and
                     Adapun kebijakan pedoman dan prosedur                                  procedures issued by the Bank are part of the
                     manajemen risiko yang dikeluarkan oleh                                 system and procedures that must be complied
                     Bank merupakan bagian dari sistem dan                                  with by all levels of the Bank.
                     prosedur yang wajib dipatuhi oleh seluruh
                     jajaran Bank.

                  •   Dalam menetapkan kebijakan dan prosedur                           •    In setting risk management policies and
                      manajemen risiko, Bank menetapkan limit                                procedures, the Bank sets risk limits that have
                      risiko yang telah diusulkan oleh unit-unit                             been proposed by operational work units and
                      kerja operasional dan disampaikan kepada                               submitted to the Directorate of Risk
                      Direktorat Risk Management untuk                                       Management for analysis. The risk
                      dianalisis. Kajian manajemen risiko akan                               management review will be recommended to
                      direkomendasikan       kepada       Komite                             the Risk management Committee to be
                      Manajemen Risiko untuk diusulkan kepada                                proposed to the Directors for decision
                      Direksi guna pengambilan keputusan. Hasil                              making. The results of the determination of
                      penetapan limit risiko tersebut dituangkan                             risk limits are outlined in risk management
                      dalam kebijakan, pedoman dan prosedur                                  policies, guidelines and procedures so that
                      manajemen risiko agar dapat dikelola                                   they can be managed appropriately.
                      secara tepat.




                                                                   - 127 -
Page 658
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.   Risk Management (continued)

      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                  I.   Risk management framework (continued)
            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                   The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                         in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                              Regulation       No.18/POJK.03/2016        concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                              Application of Risk Management for Commercial Banks,
            dari: (lanjutan)                                                           which consists of: (continued)

            b)   Kecukupan        kebijakan        dan     prosedur                    b)   Adequacy of risk management policies and
                 manajemen risiko serta penetapan limit risiko                              procedures and determination of risk limits
                 (lanjutan)                                                                 (continued)
                  •    Guna        memastikan         kecukupannya,                         •    To ensure its adequacy, policies, procedures
                       kebijakan, prosedur dan limit risiko                                      and risk limits are constantly monitored and
                       senantiasa diawasi dan di-review secara                                   periodically reviewed by operational work
                       periodik oleh unit-unit kerja operasional                                 units and implementing risk management
                       dan pelaksana fungsi manajemen risiko.                                    functions. The review process carried out
                       Proses      review        yang      dilakukan                             considers changes in all internal and external
                       memperhatikan perubahan seluruh aspek                                     aspects of the Bank, including changes in
                       internal dan eksternal Bank, termasuk                                     banking regulations by regulators so that it is
                       perubahan ketentuan perbankan oleh                                        in line with the development of the Bank's
                       regulator    sehingga       sejalan    dengan                             business     and     applicable     regulatory
                       perkembangan bisnis Bank dan ketentuan                                    provisions. In addition, the process of
                       regulator yang berlaku. Selain itu, proses                                reviewing limit setting related to each type of
                       review penetapan limit yang terkait dengan                                risk is carried out by considering business
                       setiap jenis risiko dilakukan dengan                                      development, complexity of activities,
                       mempertimbangkan perkembangan bisnis,                                     characteristics of products or services,
                       kompleksitas aktivitas, karakteristik produk                              historical data, and available capital
                       atau jasa, data historis, maupun kecukupan                                adequacy.
                       modal yang tersedia.

            c)   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                            c)   Adequacy of the process of identifying,
                 pemantauan dan pengendalian risiko, serta                                  measuring, monitoring and controlling risk, as
                 sistem informasi manajemen risiko                                          well as the risk management information system
                 Proses manajemen risiko, yakni identifikasi,                               The risk management process, i.e. identification,
                 pengukuran, pemantauan dan pengendalian                                    measurement, monitoring and risk control, starts
                 risiko, mulai dilakukan pada masing-masing unit                            to be carried out in each work unit, where the risk
                 kerja, di mana risiko tersebut melekat, sesuai                             is inherent, in accordance with the relevant
                 dengan kebijakan terkait. Sedangkan, Direktorat                            policies. Meanwhile, the Directorate of Risk
                 Risk Management berperan dalam menetapkan                                  Management plays a role in establishing policies
                 kebijakan dan prosedur manajemen risiko disertai                           and procedures for risk management accompanied
                 dengan cara dan metodologinya, serta melakukan                             by the method and methodology, as well as
                 serangkaian proses untuk mengumpulkan,                                     carrying out a Series of processes to collect,
                 menganalisa, dan menguji pengukuran serta                                  analyze, and test measurements and report risks
                 melaporkan risiko yang disampaikan para                                    presented by the risk owners. Reports on the
                 pemilik risiko tersebut. Laporan hasil Direktorat                          results of the Directorate of Risk management,
                 Risk Management, yang dimuat dalam Laporan                                 which are published in the Risk Profile Report, are
                 Profil Risiko, disampaikan kepada Direksi dan                              submitted to the Directors and Risk Management
                 Komite Manajemen Risiko secara bulanan, serta                              Committee on a monthly basis, as well as to the
                 kepada Otoritas Jasa Keuangan secara triwulanan                            Financial Services Authority on a quarterly basis
                 dengan tepat waktu. Penyampaian laporan                                    in a timely manner. Submission of the report is
                 tersebut disertai dengan penyampaian beberapa                              accompanied by the submission of several other
                 jenis laporan lainnya kepada manajemen terkait.                            types of reports to related management.




                                                                       - 128 -
Page 659
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.   Risk Management (continued)
      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                  I.   Risk management framework (continued)
            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                   The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                         in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                              Regulation       No.18/POJK.03/2016        concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                              Application of Risk Management for Commercial Banks,
            dari: (lanjutan)                                                           which consists of: (continued)
            c)   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                            c)   Adequacy of the process of identifying, measuring,
                 pemantauan dan pengendalian risiko, serta                                  monitoring and controlling risk, as well as the risk
                 sistem informasi manajemen risiko (lanjutan)                               management information system (continued)
                 Adapun penerapan proses manajemen risiko                                   The application of the risk management process is
                 tersebut dijelaskan sebagai berikut:                                       explained as follows:
                  Front office, merupakan jabatan kerja operasional                         Front office, is an operational work position owned
                  yang dimiliki oleh Bank dalam melaksanakan                                by the Bank in carrying out transactions directly, in
                  transaksi secara langsung, sesuai dengan tugas                            accordance with their respective duties and
                  dan tanggung jawabnya masing-masing, serta                                responsibilities, as well as managing the Bank's
                  mengelola portofolio Bank, dengan tetap                                   portfolio, with due regard to the concepts set by risk
                  memperhatikan konsep yang ditetapkan oleh                                 management, namely:
                  manajemen risiko, yaitu:
                 (1) Account Officer, Pimpinan Cabang,                                      (1)   Account      Officers,  Branch   Managers
                       Direktorat Retail & Digital Banking,                                       Direktorat Retail & Digital Banking,
                       Direktorat Wholesale Banking: melakukan                                    Direktorat Wholesale Banking: conducting
                       analisis kredit, rating kredit, pengawasan                                 credit analysis, credit rating, credit
                       kredit (account supervisory), pengelolaan                                  supervision (account supervisory), credit
                       kredit     (account    maintenance),     dan                               management (account maintenance), and
                       monitoring kredit;                                                         credit monitoring;
                 (2) Direktorat Treasury, yaitu Dealer dan                                  (2)   Treasury Directorate, namely Dealer and
                       Treasury Sales: melakukan pengelolaan dan                                  Treasury Marketing Unit: carry out
                       pengawasan risiko pasar dan risiko                                         management and supervision of market risk
                       likuiditas; dan                                                            and liquidity risk; and
                 (3) Unit kerja operasional lainnya, yaitu                                  (3)   Other operational work units, namely
                       Customer Service, Teller dan Kepala Kantor                                 Customer Service, Tellers and Heads of
                       Layanan: melakukan pengelolaan dan                                         Service Offices: carry out operational risk
                       pengawasan risiko operasional di Kantor                                    management and supervision at the Service
                       Layanan.                                                                   Office.
                  Dalam rangka menerapkan prinsip kehati-hatian                              In order to apply the prudential principles and the
                  (prudential principles) dan penerapan sistem                               application of an early warning system, the
                  peringatan dini (early warning system), Direktorat                         Directorate of Risk Management is involved in the
                  Risk Management dilibatkan dalam siklus proses                             process cycle of front office activities, by:
                  aktivitas front office, dengan cara:
                 (1) Melakukan review independen kredit                                     (1)   Conducting an independent credit review of
                       terhadap calon debitur sesuai batasan/limit                                prospective debtors in accordance with the
                       dan ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi;                                limits and limits set by the Directors;
                 (2) Melakukan identifikasi dan penilaian risiko                            (2)   Identifying and assessing risk for each request
                       atas setiap permohonan penyimpangan dari                                   for deviation from the operational provisions
                       ketentuan operasi yang diajukan oleh unit                                  submitted by the operational work unit in
                       kerja operasional sesuai batasan/limit dan                                 accordance with the limits/limits and
                       ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi; dan                                conditions set by the Directors; and
                 (3) Melakukan kajian risiko atas setiap rencana                            (3)   Conduct a risk assessment of each new product
                       penerbitan produk atau aktivitas baru dan                                  or activity issuance plan and analyze the risk
                       menganalisa risiko atas proses User                                        of the User Acceptance Test (UAT) process for
                       Acceptance          Test    (UAT)      untuk                               the development of existing products or
                       pengembangan produk atau aktivitas yang                                    activities or plans for the issuance of new
                       telah ada maupun rencana penerbitan produk                                 products or activities, and provide
                       atau aktivitas baru, serta memberikan                                      recommendations in the form of suggestions
                       rekomendasi berupa saran dan masukan                                       and input on each draft policy and procedures
                       terhadap setiap draft kebijakan dan prosedur                               to be issued by the Bank.
                       yang akan diterbitkan oleh Bank.



                                                                       - 129 -
Page 660
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                  45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                          REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                               k.   Risk Management (continued)

      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                     I.   Risk management framework (continued)
            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                      The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                            in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                                 Regulation      No.18/POJK.03/2016         concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                                 Application of Risk Management for Commercial
            dari: (lanjutan)                                                              Banks, which consists of: (continued)
            c)   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                               c)   Adequacy of the process of identifying,
                 pemantauan dan pengendalian risiko, serta                                     measuring, monitoring and controlling risk, as
                 sistem informasi manajemen risiko (lanjutan)                                  well as the risk management information system
                                                                                               (continued)
                 Selain itu, untuk review independen kredit                                    Conducting an independent credit review of
                 terhadap calon debitur sesuai batasan/limit dan                               prospective debtors in accordance with the limits
                 ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi dilakukan                              and limits set by the Directors;
                 oleh Direktorat Credit Analyst;
                  Middle office (unit manajemen risiko) merupakan                               Middle office (risk management unit) is a part of
                  bagian pendukung operasional yang di antaranya                                operational support which includes conducting
                  melakukan pengaturan dan                 penyusunan                           and preparing operational guidelines/procedures
                  pedoman/prosedur operasional serta pengawasan                                 and operational supervision, as well as carrying
                  operasional, serta melakukan manajemen                                        out portfolio management on a bank wide basis,
                  portofolio secara bank wide, yaitu: (lanjutan)                                namely: (continued)
                 (1) Direktorat Risk Management (lanjutan)                                     (1) Directorate of Risk Management (continued)
                       •     Mengembangkan prosedur dan alat                                         •    Develop procedures and tools for
                             untuk      identifikasi,     pengukuran,                                     identification, measurement, monitoring
                             pemantauan, dan pengendalian risiko;                                         and risk control;
                       •     Mendesain dan menerapkan perangkat                                      •    Design and implement the tools needed
                             yang dibutuhkan dalam penerapan                                              in the application of risk management;
                             manajemen risiko;
                       •     Memantau         atas       implementasi                                •   Monitor the implementation of policies,
                             kebijakan, strategi, dan kerangka                                           strategies and risk management
                             manajemen            risiko          yang                                   framework recommended by the Risk
                             direkomendasikan         oleh     Komite                                    management Committee and which has
                             Manajemen Risiko dan yang telah                                             been approved by the Board of Directors
                             disetujui oleh Direksi bersama                                              together     with    the    Board      of
                             Komisaris;                                                                  Commissioners;
                       •     Memantau posisi/eksposur risiko                                         •   Monitor overall risk position/exposure
                             secara     keseluruhan       (portofolio),                                  (portfolio), as well as by type of risk
                             maupun per jenis risiko termasuk                                            including monitoring compliance with
                             pemantauan       kepatuhan       terhadap                                   risk tolerance and risk limits set by the
                             toleransi risiko dan limit risiko yang                                      Directors;
                             ditetapkan oleh Direksi;
                       •     Melakukan stress testing guna                                           •   Conduct stress testing to determine the
                             mengetahui dampak dari implementasi                                         impact of the implementation of risk
                             kebijakan dan strategi manajemen                                            management policies and strategies on
                             risiko terhadap portofolio atau kinerja                                     the portfolio or the Bank's overall
                             Bank secara keseluruhan;                                                    performance;
                       •     Memberikan rekomendasi kepada unit                                      •   Providing recommendations to business
                             kerja bisnis dan/atau kepada Komite                                         units and/or to the Risk management
                             Manajemen Risiko terkait penerapan                                          Committee related to the implementation
                             manajemen risiko antara lain mengenai                                       of risk management, including the
                             besaran atau maksimum eksposur                                              amount or maximum risk exposure that
                             risiko yang dapat dipelihara Bank;                                          can be maintained by the Bank;
                 (2)   Sub Direktorat Sistem dan Prosedur,                                     (2)   Sub Directorate of Systems and Procedures,
                       berperan dalam mempersiapkan pedoman                                          plays a role in preparing the guidelines and
                       dan prosedur operasional Bank.                                                operational procedures of the Bank;




                                                                          - 130 -
Page 661
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.   Risk Management (continued)

      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                  I.   Risk management framework (continued)

            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                   The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                         in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                              Regulation       No.18/POJK.03/2016        concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                              Application of Risk Management for Commercial Banks,
            dari: (lanjutan)                                                           which consists of: (continued)

            c)   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                            c)   Adequacy of the process of identifying,
                 pemantauan dan pengendalian risiko, serta                                  measuring, monitoring and controlling risk, as
                 sistem informasi manajemen risiko (lanjutan)                               well as the risk management information system
                                                                                            (continued)
                  Back office merupakan bagian akhir dari proses                            The back office is the final part of the operational
                  operasional yang di antaranya melakukan                                   process which includes completing transactions
                  penyelesaian      transaksi dan pengambilan                               and making decisions including:
                  keputusan di antaranya:
                 (1) Direktorat Risk Management                                             (3)   Directorate of Risk Management
                        (a) Memberikan masukan kepada Komite                                      (a) Provide input to the Risk management
                              Manajemen Risiko dalam penyusunan                                        Committee in the preparation of policies,
                              kebijakan, pedoman, strategi, dan                                        guidelines,    strategies,     and    risk
                              kerangka manajemen risiko;                                               management frameworks;
                        (b) Menyusun         dan      menyampaikan                                (b) Prepare and submit risk profile reports
                              laporan profil risiko kepada Direksi,                                    to the Board of Directors, the Risk
                              Komite Manajemen Risiko dan                                              management Committee and the Risk
                              Komite Pemantau Risiko secara                                            Monitoring Committee on a monthly
                              bulanan dan kepada regulator secara                                      basis and to regulators on a quarterly
                              triwulanan. Frekuensi laporan akan                                       basis. Report frequency will be
                              ditingkatkan apabila kondisi pasar                                       increased if market conditions change
                              berubah dengan cepat;                                                    quickly;
                        (c) Melaksanakan kaji ulang secara                                        (c) Carry out periodic reviews with a
                              berkala dengan frekuensi yang                                            frequency that is tailored to the needs of
                              disesuaikan dengan kebutuhan Bank,                                       the Bank, to ensure:
                              untuk memastikan:
                               •    Kecukupan              kerangka                                     •    Adequacy of the risk management
                                    manajemen risiko;                                                        framework;
                               •    Keakuratan            metodologi                                    •    The accuracy of the risk
                                    penilaian risiko; dan                                                    assessment methodology; and
                               •    Kecukupan sistem informasi                                          •    Adequacy of risk management
                                    manajemen risiko.                                                        information systems.
                 (2) Direktorat Retail & Digital Banking serta                              (2)   The Directorate of Retail & Digital Banking
                       Wholesale Banking dan Komite Kredit:                                       and Wholesale Banking and the Credit
                       melakukan pengelolaan batas limit risiko                                   Committee: manages credit risk limits and
                       kredit dan penagihan kredit bermasalah oleh                                collection of problem loans by the Asset
                       Direktorat Asset Recovery;                                                 Recovery Directorate;;

                 (3)   Direktorat Operation, yaitu Sub Direktorat                           (3)   Operation Directorate, namely the E-Channel
                       E-Channel Support & Operation: melakukan                                   Support & Operation Sub Directorate:
                       pengelolaan risiko settlement.                                             carries out settlement risk management.




                                                                       - 131 -
Page 662
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                  PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                   As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                        December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                             45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                             ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.   Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.   Risk Management (continued)

      I.    Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                I.   Risk management framework (continued)

            Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                 The basic framework for risk management is carried out
            dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                       in accordance with Financial Services Authority
            Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                            Regulation       No.18/POJK.03/2016        concerning
            Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                            Application of Risk Management for Commercial Banks,
            dari: (lanjutan)                                                         which consists of: (continued)

            c)   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                          c)    Adequacy of the process of identifying,
                 pemantauan dan pengendalian risiko, serta                                 measuring, monitoring and controlling risk, as
                 sistem informasi manajemen risiko (lanjutan)                              well as the risk management information system
                                                                                           (continued)
                  Sistem informasi manajemen risiko                                        Risk management information system
                 (1) Sistem informasi manajemen risiko harus                              (1) The risk management information system
                       mendukung pelaksanaan pelaporan kepada                                   must support the implementation of reporting
                       Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa                                    to Bank Indonesia and/or the Financial
                       Keuangan serta manajemen sebagai dasar                                   Services Authority and management as a basis
                       pengambilan keputusan.                                                   for decision making.
                 (2) Direktorat Risk Management menyusun                                  (2) The Risk Management Directorate prepares
                       laporan profil risiko secara berkala kepada                              regular risk profile reports to the Financial
                       Otoritas Jasa Keuangan, Direksi, Komite                                  Services     Authority,       Directors,    Risk
                       Manajemen Risiko dan Komite Pemantau                                     management Committee and Risk Monitoring
                       Risiko. Selain itu, melaporkan pemantauan                                Committee. Besides reporting the monitoring
                       dan hasil perhitungan stress testing kepada                              and the results of stress testing calculations to
                       Direksi, Komite Manajemen Risiko dan                                     the Directors, Risk management Committee
                       Komite Pemantau Risiko secara berkala                                    and Risk Monitoring Committee on a regular
                       dalam rangka mitigasi risiko dan                                         basis in order to mitigate risk and determine
                       menetapkan tindakan yang diperlukan.                                     the actions needed.
                 (3) Kecukupan cakupan informasi yang                                     (3) The adequacy of the scope of information
                       dihasilkan dari sistem informasi manajemen                               generated from the risk management
                       risiko harus direview secara berkala untuk                               information system must be reviewed
                       memastikan bahwa cakupan tersebut telah                                  periodically to ensure that the coverage is
                       memadai sesuai perkembangan tingkat                                      adequate in accordance with the development
                       kompleksitas kegiatan usaha Bank.                                        of the level of complexity of the Bank's
                                                                                                business activities.

            d)   Sistem      pengendalian       internal    yang                     d)   A comprehensive internal control system
                 menyeluruh
                 Sistem pengendalian internal Bank yang handal                            A reliable and effective Bank internal control
                 dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh                          system is the responsibility of all operational work
                 unit kerja operasional dan unit kerja pendukung                          units and supporting work units as well as the
                 serta Satuan Kerja Audit Intern (SKAI).                                  Internal Audit Work Unit (SKAI).




                                                                     - 132 -
Page 663
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.    Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.    Risk Management (continued)

      I.     Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                I.      Risk management framework (continued)

             Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                    The basic framework for risk management is carried
             dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                          out in accordance with Financial Services Authority
             Keuangan No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                               Regulation     No.18/POJK.03/2016       concerning
             Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, yang terdiri                               Application of Risk Management for Commercial
             dari: (lanjutan)                                                            Banks, which consists of: (continued)

             d)   Sistem      pengendalian       internal     yang                      d)    A comprehensive internal control system
                  menyeluruh (lanjutan)                                                       (continued)
                  Fungsi yang menjalankan pengawasan dalam                                    Functions that carry out supervision in internal
                  pengendalian internal diantaranya:                                          control include:
                  (1)    Pengawasan melekat oleh Unit Kontrol                                 (1)     Supervision is attached by the Control
                         untuk pengawasan kepatuhan Bank                                              Unit to supervise the Bank's compliance
                         terhadap ketentuan internal Bank.                                            with the Bank's internal regulations.
                  (2)    Pengawasan melekat oleh Direktorat Risk                              (2)     Inherent supervision by the Directorate
                         Management         untuk      pengawasan                                     of Risk Management for monitoring the
                         kepatuhan Bank terhadap ketentuan                                            Bank’s compliance with the Bank’s
                         eksternal Bank.                                                              external regulation.
                  (3)    Direktorat     SKMR       &    Kepatuhan                             (3)     The SKMR & Compliance Directorate
                         melaksanakan kaji ulang secara berkala                                       carries out regular reviews with a
                         dengan frekuensi yang disesuaikan                                            frequency adjusted to the Bank's needs,
                         kebutuhan Bank, untuk memastikan:                                            to ensure:
                          •    Kecukupan kerangka manajemen                                            •    Adequacy of the risk management
                               risiko;                                                                      framework;
                          •    Keakuratan metodologi penilaian                                         •    The accuracy of the risk assessment
                               risiko;                                                                      methodology;
                          •    Kecukupan       sistem     informasi                                    •    Adequacy of risk management
                               manajemen risiko.                                                            information systems.
                  (4)    Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)                                   (4)     The Internal Audit Work Unit (SKAI)
                         melakukan:                                                                   carries out:
                          •    Kaji ulang penerapan manajemen                                          •    Periodically review the application
                               risiko secara berkala.                                                       of risk management.
                          •    Pemeriksaan      sampling     secara                                    •    Periodic sampling checks and
                               periodik dan berdasarkan basis                                               based on risk basis.
                               risiko.

                  Kerangka dasar manajemen risiko tersebut                                    The basic framework for risk management is
                  direviu secara periodik dan jika diperlukan dapat                           reviewed periodically and if necessary it can be
                  direvisi    sesuai     dengan      perkembangan                             revised in accordance with the development of
                  kompleksitas usaha dan risiko Bank, ketentuan                               Bank business complexity and risk, Bank
                  Bank Indonesia dan/atau berdasarkan “best                                   Indonesia regulations and/or based on the latest
                  practices” perbankan terkini.                                               banking "best practices".

      II.    Struktur organisasi                                                 II.     Organizational structure

             Sebagaimana      telah    dijelaskan   sebelumnya,                          As previously explained, risk management at the
             pengelolaan manajemen risiko di tingkat Direksi                             Board of Directors level is specifically the
             secara khusus menjadi tanggung jawab Direktorat Risk                        responsibility of the Risk Management Directorate,
             Management yang berada di bawah Direktur                                    which is under the Compliance Director/Independent
             Kepatuhan/ Direktur Independen. Direktorat Risk                             Director. The Risk Management Directorate has 2
             Management memiliki 2 Sub Direktorat, yaitu Sub                             sub-directorates: the Credit Risk & ESG Sub-
             Direktorat Credit Risk & ESG yang beranggotakan 3                           Directorate, which has 3 members, and the Non-
             orang dan Sub Direktorat Non Credit Risk yang                               Credit Risk Sub-Directorate, which has 4 members.
             beranggotakan 4 orang.




                                                                      - 133 -
Page 664
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                  45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                          REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                             k.     Risk Management (continued)

      II.     Struktur organisasi (lanjutan)                                         II.      Organizational structure (continued)

              Penetapan struktur organisasi manajemen risiko                                  The determination of the risk management
              tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan                                    organizational structure is expected to further
              kedalaman, sensitivitas, dan kualitas penerapan proses                          enhance the depth, sensitivity, and quality of the
              manajemen risiko dari segi identifikasi, kajian, analisa,                       application of the risk management process in terms
              review, penilaian, pengukuran, penelitian, pemantauan                           of identification, study, analysis, review, assessment,
              dan pengendalian risiko yang dikelola oleh Bank.                                measurement, research, monitoring and risk control
                                                                                              managed by the Bank.

      III.    Profil risiko                                                          III.     Risk profile

              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk menyadari                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk realizes that
              bahwa semua kegiatan bisnis atau transaksi Bank, baik                           all business activities or Bank transactions, both from
              yang berasal dari aset maupun pasiva, dapat berpotensi                          assets and liabilities, can potentially lead to various
              menimbulkan berbagai jenis risiko. Oleh karenanya,                              types of risks. Therefore, the Bank has identified the
              Bank telah mengidentifikasi risiko-risiko yang                                  risks faced, which include credit risk, market risk,
              dihadapi, yang meliputi risiko kredit, risiko pasar,                            liquidity risk, operational risk, legal risk, strategic
              risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum,                            risk, compliance risk, and reputation risk.
              risiko stratejik, risiko kepatuhan, dan risiko reputasi.

              Dalam mengelola risiko-risiko tersebut, Bank Artha                              In managing these risks, Bank Artha Graha
              Graha Internasional secara bertahap dan berkelanjutan                           Internasional has gradually and continuously carried
              melakukan        berbagai      pengembangan       dan                           out various development and improvement of aspects
              penyempurnaan aspek dan komponen penerapan                                      and components in implementing risk management, in
              manajemen risiko, sesuai dengan mengenai Penerapan                              accordance with the Implementation of Risk
              Manajemen Risiko pada Perbankan Nasional.                                       management      in    National    Banking.    These
              Pengembangan dan penyempurnaan tersebut antara                                  developments and improvements are related to risk
              lain terkait dengan kebijakan dan prosedur manajemen                            management policies and procedures, risk
              risiko, kajian/analisa risiko, pengukuran/penilaian                             assessment/analysis, risk measurement/assessment,
              risiko, pengelolaan database risiko dan budaya risiko                           risk database management and risk culture.
              (risk culture).

              Sebagai bagian dari implementasi regulasi Basel                                 As part of the implementation of the latest Basel
              terkini, Bank telah mempersiapkan untuk penggunaan                              regulations, the Bank has prepared for the use of
              metode internal dalam pengukuran risiko sebagai                                 internal methods in measuring risk as follows:
              berikut:
               •    Untuk mendukung proses perhitungan alokasi                                •    To support the credit risk capital allocation
                    modal risiko kredit, Bank telah mempersiapkan                                  process, the Bank has prepared the Internal
                    infrastruktur dan metodologi Internal Rating                                   Rating Based Approach (IRBA) infrastructure
                    Based Approach (IRBA) melalui implementasi                                     and methodology through the implementation of
                    aplikasi Credit Risk Rating (CRR). Bank juga                                   the Credit Risk Rating (CRR) application. The
                    telah mengumpulkan database risiko kredit dan                                  Bank has also collected a credit risk database
                    menyempurnakan proses serta prosedur internal                                  and refined internal processes and procedures so
                    sehingga Bank diharapkan dapat memperoleh                                      that the Bank is expected to obtain accurate and
                    data yang akurat dan terpercaya untuk                                          reliable data to support calculations in
                    menunjang      perhitungan    sesuai  dengan                                   accordance with the IRBA methodology to be
                    metodologi IRBA yang akan digunakan.                                           used.
               •    Bank telah melakukan pengembangan dan                                     •    The Bank has developed and simulated the
                    simulasi metodologi perhitungan kebutuhan                                      methodology for calculating internal capital
                    modal internal untuk menutupi risiko pasar                                     requirements to cover market risk by using Value
                    dengan menggunakan metode internal VaR                                         at Risk internal methods, namely the Variance co
                    (Value at Risk) yaitu model Variance co                                        Variance and Historical Simulation models
                    Variance dan Historical Simulation melalui                                     through the application of Market Risk
                    aplikasi Market Risk Measurement (MRM).                                        Measurement (MRM).




                                                                          - 134 -
Page 665
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.     Risk profile (continued)

              Sebagai bagian dari implementasi regulasi Basel                                As part of the implementation of the latest Basel
              terkini, Bank telah mempersiapkan untuk penggunaan                             regulations, the Bank has prepared for the use of
              metode internal dalam pengukuran risiko sebagai                                internal methods in measuring risk as follows:
              berikut: (lanjutan)                                                            (continued)

               •   Bank telah melakukan pengelolaan pencatatan                               •    The Bank has managed to record data on loss
                   data kerugian dan potensi kerugian yang terjadi                                and potential losses that occur at the Risk taking
                   pada Satuan Kerja Operasional (Risk taking unit)                               unit periodically through the Operational Risk
                   secara periodik melalui aplikasi Operational                                   Management (ORM) which includes the
                   Risk Management (ORM) yang mencakup fungsi                                     functions of Loss Event Data Base (LED), Risk
                   Loss Event Data Base (LED), Risk Control Self                                  Control Self Assessment (RCSA), and Key Risk
                   Assesment (RCSA), dan Key Risk Indicator                                       Indicator (KRI) that have been implemented
                   (KRI) yang telah diimplementasikan secara                                      online in all branches. The management of loss
                   online di seluruh cabang. Pengelolaan data                                     data is one of the input data in the assessment of
                   kerugian tersebut sebagai salah satu data input                                Operational Risk Profile parameters mapped
                   dalam penilaian parameter Profil Risiko                                        according to the frequency of events and their
                   Operasional yang dipetakan sesuai frekuensi                                    impact. Loss Event Data Base (LED) will be
                   kejadian dan dampaknya. Loss Event Data Base                                   developed by the Bank into a capital calculation
                   (LED) akan menjadi perhitungan modal dengan                                    using a standardized approach.
                   menggunakan pendekatan standar.

              1)   Risiko kredit                                                             1)    Credit risk

                   Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan                                    Credit risk is a risk due to the failure of the
                   debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi                                      debtor and/or other parties to fulfill obligations
                   kewajiban kepada Bank. Risiko kredit dikelola                                   to the Bank. Credit risk is managed at both the
                   baik pada tingkat transaksi (individual) maupun                                 transaction (individual) and portfolio levels as
                   portofolio serta pelaksanaan stress testing.                                    well as implementing stress testing. Credit risk
                   Pengelolaan risiko kredit dirancang untuk                                       management is designed to maintain the
                   menjaga independensi dan integritas proses                                      independence and integrity of the risk
                   penilaian risiko serta diversifikasi risiko kredit.                             assessment process and diversification of credit
                                                                                                   risk.
                   a)   Risiko kredit maksimum                                                     a) Maximum credit risk
                        Untuk aset keuangan yang diakui di laporan                                       For financial assets recognized in the
                        posisi keuangan, eksposur maksimum                                               statement of financial position, the
                        terhadap risiko kredit sama dengan nilai                                         maximum exposure to credit risk is equal
                        tercatat. Untuk bank garansi dan                                                 to the carrying amount. For bank
                        irrevocable L/C, eksposur maksimum                                               guarantees and irrevocable L/C, the
                        terhadap risiko kredit adalah nilai                                              maximum exposure to credit risk is the
                        maksimum yang harus dibayarkan oleh                                              maximum value that must be paid by the
                        Bank jika liabilitas atas bank garansi dan                                       Bank if liabilities on bank guarantees and
                        irrevocable L/C terjadi.                                                         irrevocable L/C occur.




                                                                         - 135 -
Page 666
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.      Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                   1)     Credit risk (continued)

                   Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan                                      Credit risk is a risk due to the failure of the
                   debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi                                        debtor and/or other parties to fulfill obligations
                   kewajiban kepada Bank. Risiko kredit dikelola                                     to the Bank. Credit risk is managed at both the
                   baik pada tingkat transaksi (individual) maupun                                   transaction (individual) and portfolio levels as
                   portofolio serta pelaksanaan stress testing.                                      well as implementing stress testing. Credit risk
                   Pengelolaan risiko kredit dirancang untuk                                         management is designed to maintain the
                   menjaga independensi dan integritas proses                                        independence and integrity of the risk
                   penilaian risiko serta diversifikasi risiko kredit.                               assessment process and diversification of credit
                   (lanjutan)                                                                        risk. (continued)
                   a) Risiko kredit maksimum (lanjutan)                                              a) Maximum credit risk (continued)

                         Tabel berikut menyajikan eksposur                                                  The following table presents the Bank's
                         maksimum Bank terhadap risiko kredit                                               maximum exposure to credit risk for
                         untuk instrumen keuangan pada laporan                                              financial instruments in the statement of
                         posisi keuangan dan rekening administratif,                                        financial position and administrative
                         tanpa memperhitungkan agunan yang                                                  accounts, without taking into account the
                         dimiliki atau perlindungan kredit lainnya.                                         collateral held or other credit protection.
                                                                2025                       2024
              Laporan posisi keuangan                                                                                  Statement of financial position
              Giro pada Bank Indonesia                             2.311.415                  3.024.920          Current accounts with Bank Indonesia
              Giro pada Bank lain                                    270.593                    349.519             Current accounts with other Banks
              Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                                      Placements with Bank Indonesia
                 bank lain                                         2.445.816                  2.177.464                             and other banks
              Efek-efek                                            8.940.084                  8.502.776                         Marketable securities
              Wesel ekspor                                                 -                    166.681                                    Export bills
              Efek-efek yang dibeli dengan janji                                                                           Securities purchased under
                 dijual kembali                                        147.462                    976.065                       agreement to resell
              Tagihan derivatif                                            332                         48                      Derivative receivables
              Pendapatan bunga yang masih akan
                 diterima                                            272.255                    253.265                   Accrued interest receivables
              Kredit yang diberikan                                9.792.435                 10.605.479                                         Loans
              Tagihan akseptasi                                            -                    166.682                       Acceptance receivables
              Penyertaan saham                                             6                          6                  Investment in shares of stock
              Aset lain-lain:                                                                                                            Other assets:
                 Setoran jaminan dan tagihan                         226.583                     21.858          Guarantee deposits and receivables
              Jumlah                                              24.406.981                 26.244.763                                          Total
                         Tabel berikut menyajikan eksposur                                                  The following table presents the Bank’s
                         maksimum Bank terhadap risiko kredit                                               maximum exposure to credit risk of on
                         untuk instrumen keuangan pada laporan                                              statement of financial position and off
                         posisi keuangan dan rekening administratif,                                        statement of financial position items,
                         tanpa memperhitungkan agunan yang                                                  without taking into account any collateral
                         dimiliki atau perlindungan kredit lainnya.                                         held or other credit enhancement.
                                                                2025                       2024
              Rekening administratif                                                                                          Administrative accounts
              Fasilitas kredit yang belum digunakan                (495.394)                   (973.904)                    Unused loan commitments
              Garansi yang diterbitkan                             (104.775)                    (19.227)                             Guarantee issued
              L/C yang masih beredar                                 (6.203)                    (37.688)                   Outstanding irrevocable L/C
              Jumlah                                               (606.372)                 (1.030.819)                                         Total




                                                                         - 136 -
Page 667
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                          45.        ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                          k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                            III.      Risk profile (continued)
              1)    Risiko kredit (lanjutan)                                                                1)      Credit risk (continued)

                    b)     Risiko kredit konsentrasi                                                                b)    Concentration credit risk
                           Pengungkapan konsentrasi risiko kredit                                                         The disclosure on the maximum credit risk
                           maksimum berdasarkan sektor industri                                                           concentration by industry sectors as
                           adalah sebagai berikut:                                                                        follows:

                                                                                       2025
                                                                   Lembaga
                                                                   keuangan                                        Perusahaan
                                                                      bukan                    Jasa-jasa           lainnya dan
                                                                   bank/ Non                    dunia             perseorangan/
                                                                       bank         Industri    usaha/                Other
                                        Pemerintah/    Bank/        financial     pengolahan/   Trade             companies and
                                        Government     Bank        institution   Manufacturing services             individual  Jumlah/ Total
               Giro pada Bank                                                                                                                         Current account with
                 Indonesia                2.311.415            -             -                -               -              -      2.311.415            Bank Indonesia
                                                                                                                                                Current account with other
               Giro pada bank lain                -    270.593               -                -               -              -        270.593                       bank
               Penempatan pada Bank                                                                                                                       Placements with
                 Indonesia dan bank                                                                                                             Bank Indonesia and other
                 lain                     2.445.816          -               -                -               -              -      2.445.816                      banks
               Efek-efek                  6.013.194    184.193               -                -               -      2.742.697      8.940.084        Marketable securities
               Efek-efek yang dibeli
                 dengan janji dijual                                                                                                            Securities purchased under
                 kembali                   147.462           -               -                -               -              -        147.462         agreement to resell
               Tagihan derivatif                 -         332               -                -               -              -            332       Derivative receivables
               Pendapatan bunga yang
                 masih harus diterima             -            -        2.942            4.599              142        264.572        272.255   Accrued interest receivables
               Kredit yang diberikan              -            -      773.017        1.401.706           44.304      7.573.408      9.792.435                         Loans
                                                                                                                                                    Investment in shares of
               Penyertaan saham                   -            -             -                -               -              6             6                           stock
               Aset lain-lain:                                                                                                                                Other assets:
                  Setoran jaminan dan                                                                                                                 Guarantee deposits
                     tagihan                      -          -              -                -                -        226.583        226.583            and receivables
               Jumlah                    10.917.887    455.118        775.959        1.406.305           44.446     10.807.266     24.406.981                         Total

                                                                                       2024
                                                                   Lembaga
                                                                   keuangan                                        Perusahaan
                                                                      bukan                    Jasa-jasa           lainnya dan
                                                                   bank/ Non                    dunia             perseorangan/
                                                                       bank         Industri    usaha/                Other
                                        Pemerintah/    Bank/        financial     pengolahan/   Trade             companies and
                                        Government     Bank        institution   Manufacturing services             individual  Jumlah/ Total
               Giro pada Bank                                                                                                                         Current account with
                 Indonesia                3.024.920            -             -                -               -              -      3.024.920            Bank Indonesia
                                                                                                                                                Current account with other
               Giro pada bank lain                -    349.519               -                -               -              -        349.519                       bank
               Penempatan pada Bank                                                                                                                       Placements with
                 Indonesia dan bank                                                                                                             Bank Indonesia and other
                 lain                     2.177.464          -               -                -               -              -      2.177.464                      banks
               Efek-efek                  4.765.800    119.025               -                -               -      3.617.951      8.502.776        Marketable securities
               Wesel ekspor                       -          -               -                -               -        166.681        166.681                  Export bills
               Efek-efek yang dibeli
                 dengan janji dijual                                                                                                            Securities purchased under
                 kembali                          -    976.065               -                -               -              -        976.065         agreement to resell
               Tagihan derivatif                  -         48               -                -               -              -             48       Derivative receivables
               Pendapatan bunga yang
                 masih harus diterima             -            -        2.655            5.878              547        244.185        253.265   Accrued interest receivables
               Kredit yang diberikan              -            -      324.272        1.893.734           69.892      8.317.581     10.605.479                         Loans
               Tagihan akseptasi                  -            -            -                -                -        166.682        166.682       Acceptance Receivables
                                                                                                                                                     Investment in shares of
               Penyertaan saham                   -            -             -                -               -              6              6                          stock
               Aset lain-lain:                                                                                                                                Other assets:
                  Setoran jaminan dan                                                                                                                  Guarantee deposits
                     tagihan                      -           -             -                -                -         21.858         21.858            and receivables
               Jumlah                     9.968.184   1.444.657       326.927        1.899.612           70.439     12.534.944     26.244.763                         Total


                                                                                  - 137 -
Page 668
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                            PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                             As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                                  December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                         (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                           45.           ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                           REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                                   ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                              k.       Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                                III.       Risk profile (continued)

              1)    Risiko kredit (lanjutan)                                                                     1)      Credit risk (continued)
                    b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                                              b) Concentration credit risk (continued)
                         Eksposur risiko kredit atas komitmen dan                                                             Credit risk exposures to commitments and
                         kontinjensi adalah sebagai berikut:                                                                  contingencies are as follows:

                                                                                               2025
                                                                    Lembaga
                                                                    keuangan                                            Perusahaan
                                                                       bukan                    Jasa-jasa               lainnya dan
                                                                    bank/ Non                    dunia                 perseorangan/
                                                                        bank         Industri    usaha/                    Other
                                          Pemerintah/   Bank/        financial     pengolahan/   Trade                 companies and
                                          Government    Bank        institution   Manufacturing services                 individual  Jumlah/ Total
               Fasilitas kredit yang
                 belum digunakan                   -            -      103.080               86.397            8.196        297.721         495.394         Unused loan facilities
               Garansi yang diterbitkan            -            -            -                    -                -        104.775         104.775            Guarantee Issued
                                                                                                                                                                     Outsatnding
               L/C yang masih beredar              -            -            -                    -                -          6.203           6.203           irrevocable L/C
               Jumlah                              -            -      103.080               86.397            8.196        408.699         606.372                         Total

                                                                                               2024
                                                                    Lembaga
                                                                    keuangan                                            Perusahaan
                                                                       bukan                    Jasa-jasa               lainnya dan
                                                                    bank/ Non                    dunia                 perseorangan/
                                                                        bank         Industri    usaha/                    Other
                                          Pemerintah/   Bank/        financial     pengolahan/   Trade                 companies and
                                          Government    Bank        institution   Manufacturing services                 individual  Jumlah/ Total
               Fasilitas kredit yang
                 belum digunakan                   -            -      300.013          130.283                    -        543.608         973.904         Unused loan facilities
               Garansi yang diterbitkan            -            -            -                -                    -         19.227          19.227            Guarantee Issued
                                                                                                                                                                     Outsatnding
               L/C yang masih beredar              -            -            -                -                    -         37.688           37.688          irrevocable L/C
               Jumlah                              -            -      300.013          130.283                    -        600.523        1.030.819                        Total

                           Pengungkapan konsentrasi risiko kredit                                                              The disclosure on the maximum credit risk
                           maksimum berdasarkan letak geografis                                                                concentration by geography is as follows:
                           adalah sebagai berikut:
                                                                                   2025
                                                DKI Jakarta/ Special        Luar DKI Jakarta/                            Jumlah/
                                                 District of Jakarta        Outside DKI Jakarta                           Total
               ASET                                                                                                                                                   ASSETS
                                                                                                                                                  Current accounts with Bank
               Giro pada Bank Indonesia                    2.311.415                                     -                     2.311.415                             Indonesia
               Giro pada bank lain                           270.342                                   251                       270.593     Current accounts with other banks
               Penempatan pada Bank                                                                                                           Placements with Bank Indonesia
                 Indonesia dan bank lain                   2.445.816                                       -                   2.445.816                   and other banks
               Efek-efek                                   8.940.084                                       -                   8.940.084                 Marketable securities
               Efek-efek yang dibeli
                 dengan janji dijual                                                                                                                   Securities purchased under
                 kembali                                        147.462                                    -                    147.462                    agreement to resell
               Tagihan derivatif                                    332                                    -                        332                    Derivative receivables
               Pendapatan bunga yang
                 masih akan diterima                         266.951                              5.304                          272.255            Accrued interest receivables
               Kredit yang diberikan                       8.059.311                          1.733.124                        9.792.435                                  Loans
               Penyertaan saham                                    6                                  -                                6           Investment in shares of stock
               Aset lain-lain:                                                                                                                                     Other assets:
                 Setoran jaminan dan                                                                                                                 Guarantee deposits and
                 tagihan                                     226.583                                  -                         226.583                           receivables
               Jumlah Aset                                22.668.302                          1.738.679                      24.406.981                              Total Assets




                                                                                   - 138 -
Page 669
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                           PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                            As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.      ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                          REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                             k.       Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                               III.       Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                     1)    Credit risk (continued)

                   b)    Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                         b)    Concentration credit risk (continued)
                         Pengungkapan konsentrasi risiko kredit                                             The disclosure on the maximum credit risk
                         maksimum berdasarkan letak geografis                                               concentration by geography is as follows:
                         adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                 (continued)
                                                                         2024
                                           DKI Jakarta/ Special   Luar DKI Jakarta/                   Jumlah/
                                            District of Jakarta   Outside DKI Jakarta                  Total
               ASET                                                                                                                              ASSETS
                                                                                                                             Current accounts with Bank
               Giro pada Bank Indonesia               3.024.920                         -                   3.024.920                           Indonesia
               Giro pada bank lain                      349.269                       250                     349.519   Current accounts with other banks
               Penempatan pada Bank                                                                                      Placements with Bank Indonesia
                 Indonesia dan bank lain              2.177.464                           -                 2.177.464                 and other banks
               Efek-efek                              8.502.776                           -                 8.502.776               Marketable securities
               Wesel ekspor                             166.681                           -                   166.681                         Export bills
               Efek-efek yang dibeli
                 dengan janji dijual                                                                                            Securities purchased under
                 kembali                                976.065                           -                  976.065                agreement to resell
               Tagihan derivatif                             48                           -                       48                Derivative receivables
               Pendapatan bunga yang
                 masih akan diterima                    246.982                      6.283                    253.265         Accrued interest receivables
               Kredit yang diberikan                  8.755.550                  1.849.929                 10.605.479                               Loans
               Tagihan akseptasi                        166.682                          -                    166.682             Acceptance receivables
               Penyertaan saham                               6                          -                          6        Investment in shares of stock
               Aset lain-lain:                                                                                                               Other assets:
                 Setoran jaminan dan                                                                                           Guarantee deposits and
                 tagihan                                 21.858                          -                     21.858                       receivables
               Jumlah Aset                           24.388.301                  1.856.462                 26.244.763                         Total Assets

                         Eksposur risiko kredit atas rekening                                               Credit risk exposure in the administrative
                         administratif adalah sebagai berikut:                                              accounts are as follows:
                                                                         2025
                                           DKI Jakarta/ Special   Luar DKI Jakarta/                   Jumlah/
                                            District of Jakarta   Outside DKI Jakarta                  Total
               Fasilitas kredit yang
                 belum digunakan                        310.055                   185.339                    495.394        Unused loan commitments
               Garansi yang diterbitkan                  75.306                    29.469                    104.775                 Guarantee issued
               L/C yang masih beredar                     6.203                         -                      6.203       Outsatnding irrevocable L/C
               Jumlah                                   391.564                   214.808                    606.372                              Total

                                                                         2024
                                           DKI Jakarta/ Special   Luar DKI Jakarta/                   Jumlah/
                                            District of Jakarta   Outside DKI Jakarta                  Total
               Fasilitas kredit yang
                 belum digunakan                        627.057                   346.847                    973.904        Unused loan commitments
               Garansi yang diterbitkan                   6.118                    13.109                     19.227                 Guarantee issued
               L/C yang masih beredar                    37.689                         -                     37.689       Outsatnding irrevocable L/C
               Jumlah                                   670.864                   359.956                  1.030.820                              Total




                                                                       - 139 -
Page 670
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                            III.      Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                 1)      Credit risk (continued)
                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                        b)    Concentration credit risk (continued)
                        Pengungkapan konsentrasi risiko kredit                                            The disclosure on the maximum credit risk
                        maksimum berdasarkan sektor ekonomi                                               concentration by debtor classification is
                        adalah sebagai berikut:                                                           as follows:
                                                             2025                              2024
                           Sektor ekonomi              Rp               %                Rp               %                   Economic Sector
                   Industri                           1.401.706        14,31%            596.685          5,63%                                 Industry
                   Restoran dan hotel                   637.720         6,51%               5.317         0,05%                     Restaurant and hotel
                   Konstruksi                           341.092         3,48%            501.596          4,73%                           Constructions
                                                                                                                                     Transportation and
                   Transportasi dan komunikasi           12.297         0,13%             327.041          3,08%                      Communication
                   Pertanian dan pertambangan           763.977         7,80%             850.680          8,02%                Agribusiness and Mining
                   Perdagangan                          894.893         9,14%             662.361          6,25%                                Trading
                   Jasa                                   1.836         0,02%           1.893.734         17,86%                                Services
                   Lainnya                            5.738.914        58,61%           5.768.065         54,38%                                  Others
                   Jumlah                             9.792.435       100,00%          10.605.479        100,00%                                  Total
                   Pengungkapan konsentrasi risiko kredit maksimum                          The disclosure on the maximum credit risk
                   berdasarkan kelompok debitur adalah sebagai berikut:                     concentration by debtor classification is as follows:
                                                             2025                              2024
                         Sektor ekonomi                Rp               %                Rp                %                  Economic Sector
                   Komersial                          7.727.242        78,91%           8.264.968         77,93%                           Commercial
                   Konsumen                           2.065.193        21,09%           2.340.510         22,07%                             Consumer
                   Jumlah                             9.792.435       100,00%          10.605.478        100,00%                                  Total
                        Pengungkapan risiko kredit maksimum                                               The disclosures of maximum credit risks
                        adalah sebelum efek mitigasi melalui                                              are before the effect of mitigation through
                        master netting dan/atau perjanjian jaminan.                                       master      netting    and/or     collateral
                        Apabila instrumen keuangan yang dicatat                                           agreements. If financial instruments are
                        berdasarkan nilai wajar, angka yang                                               recorded at fair value, the balance
                        ditunjukkan mencerminkan pengungkapan                                             representing the current credit risk
                        risiko kredit saat ini tetapi bukan                                               exposure but not the maximum risk
                        pengungkapan risiko maksimal yang dapat                                           exposure that could arise in the future as
                        timbul di masa yang akan datang sebagai                                           a result of changes in value.
                        akibat perubahan nilai.
                        Bank telah mengimplementasikan credit                                             The Bank has implemented credit risk
                        risk    management       yang    mencakup                                         management which covers setting up
                        penetapan prosedur dan kebijakan kredit,                                          procedures and credit policies, set-up a
                        pengaturan limit dan mengevaluasinya                                              limit and conduct regular evaluation,
                        secara berkala, penggunaan Credit Risk                                            implement Credit Risk Rating (CRR) for
                        Rating (CRR) untuk kredit produktif                                               productive loan of Corporate, Non
                        dengan segmen Korporasi, Non Korporasi                                            Corporate (Retail/Micro, Small, and
                        (Retail/ Usaha Mikro, Kecil, dan                                                  Medium       Enterprise/MSMes),        and
                        Menengah/UMKM), serta kredit konsumtif                                            consumer     credit    (employees      and
                        (karyawan       dan     non     karyawan),                                        nonemployees), evaluates credit policies
                        mengevaluasi kebijakan dan prosedur untuk                                         and procedures to ensure that all potential
                        memastikan bahwa seluruh risiko yang                                              risks have been covered, and applies the
                        mungkin timbul dari pemberian kredit telah                                        “Four Eyes Principles” consistently, and
                        tercakup, menerapkan prinsip ”Four Eyes                                           the implementation of an independent
                        Principles” secara konsisten, serta                                               review of loan application within certain
                        pelaksanaan reviu independen terhadap                                             limits and existing borrowers based on
                        permohonan kredit dalam batasan tertentu                                          sampling method and credit portfolio
                        dan debitur existing secara sampling serta                                        based on Legal Lending Limits, economic
                        portofolio kredit berdasarkan BMPK, sektor                                        sector and geographic sector periodically.
                        ekonomi dan sektor geografis secara
                        periodik.


                                                                       - 140 -
Page 671
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                         k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                           III.     Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                               1)    Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                    b)   Concentration credit risk (continued)
                        Bank telah melaksanakan pengelolaan                                          The Bank has managed its loan portfolio
                        portofolio profil risiko kredit secara                                       risk profile continuously in a consistent
                        konsisten     dan    berkelanjutan    serta                                  manner and reports to Boards of
                        melaporkannya kepada Dewan Komisaris                                         Commissioners and Director regularly
                        dan Direksi secara berkala (bulanan).                                        (monthly).

                        Dalam rangka memitigasi risiko kredit,                                       In order to mitigate credit risk, the Bank
                        berikut ini adalah upaya yang dilakukan                                      has performed regular activity as follows:
                        Bank secara berkala:
                        (1) Menentukan batas eksposur pada                                            (1) Determining exposure limits on
                             industri/sektor ekonomi pasar sasaran;                                        target market industries/economic
                                                                                                           sector;
                        (2) Melakukan tinjauan risiko kredit                                         (2) Reviewing credit risk based on
                            berdasarkan jenis industri/sektor                                              certain industry type/economic
                            ekonomi tertentu, khususnya yang                                               sector, especially for those which is
                            akan dibiayai oleh Bank;                                                       financed by the Bank;
                        (3) Melakukan      stress test dengan                                        (3) Performing a stress test scenario with
                            menerapkan skenario peningkatan                                               the increase of ratio of Non-
                            rasio Non-Performing Loan (NPL) dan                                           Performing Loan(NPL) and the
                            pelaksanaan write-off secara bank                                             implementation of write-off in bank
                            wide.                                                                         wide.

                        Metode pemberian kredit Bank meliputi:                                       The Bank’s loan granting process
                                                                                                     includes:
                        (1) Penepatan      pagu     kredit   secara                                  (1) Set-up overall credit limits at
                            keseluruhan         pada        tingkat                                       borrowers and counterparty level,
                            debitur/counterparties dan kelompok                                           and a Bank of related borrowers and
                            debitur/counterparties baik terkait                                           counterparties for both on statement
                            maupun tidak terkait dengan Bank                                              of    financial     position     and
                            untuk eksposur yang tercatat dalam                                            administrative accounts exposures;
                            laporan posisi keuangan dan rekening
                            administratif;
                        (2) Penilaian terhadap prospek usaha dan                                     (2) Evaluation of business prospects and
                            kinerja        keuangan        debitur/                                      financial performance of the debtors/
                            counterparties;                                                              counterparties;
                        (3) Kemampuan untuk membayar kembali                                         (3) Repayment capacity and integrity of
                            dan integritas debitur/counterparties;                                       the debtors/counterparties;
                        (4) Penggunaan agunan; dan                                                   (4) Use of collateral; and
                        (5) Penilaian kondisi makro ekonomi dan                                      (5) Assessment of macro economic and
                            industri.                                                                    industry conditions.




                                                                      - 141 -
Page 672
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                            III.     Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                1)    Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                     b)   Concentration credit risk (continued)
                        Bank      juga    mengembangkan        serta                                  The Bank also develops and implements
                        menerapkan Risk Governance sebagai                                            Risk Governance principle as part of
                        bagian dalam pengendalian internal                                            credit internal control as follows:
                        perkreditan sebagai berikut:
                        (1) Lini pertama (pilar bisnis dan                                            (1) The first line (Business and Support
                             pendukung) terutama bertanggung                                              Pillars) is primarily responsible for
                             jawab mengelola risiko kredit yang                                           managing credit risk which is its
                             merupakan bagian dari aktivitasnya                                           daily activities;
                             sehari-hari;
                        (2) Lini kedua menyediakan sumber daya                                        (2) The second line provides needed
                             yang          diperlukan         untuk                                       resources for developing credit risk
                             mengembangkan kerangka kerja                                                 frameworks, policies,methodologies
                             risiko kredit, kebijakan, metodologi                                         and tools for the management of
                             dan perangkat risiko kredit dalam                                            material risks taken by the Bank as a
                             pengelolaan risiko kredit yang bersifat                                      whole;
                             material secara keseluruhan;
                        (3) Lini ketiga melibatkan audit internal                                     (3) The third line includes internal audit
                             dan pengendalian internal, yang secara                                       and internal control, which is
                             independen bertugas untuk melakukan                                          independently      conducting      an
                             pemeriksaan terhadap kepatuhan,                                              examination       on      compliance,
                             kecukupan dan efektivitas proses                                             adequacy and effectiveness of risk
                             manajemen risiko kredit.                                                     management processes.

                        Untuk mempercepat proses pemberian                                            To accelerate the process of credit
                        kredit, Bank mengimplementasikan Credit                                       granting, the Bank implements Credit Risk
                        Risk Rating (CRR) sebagai suatu perangkat                                     Rating (CRR) as a tool for preliminary
                        untuk melakukan penilaian awal terhadap                                       assessment of the feasibility/default by the
                        kemungkinan kemampuan bayar/kegagalan                                         debtor to repay its credit proposal in the
                        bayar debitur atas permohonan kreditnya di                                    future which is described through the
                        masa mendatang yang dideskripsikan                                            rating of debtors.
                        melalui perolehan rating debitur.

                        Untuk memfasilitasi penilaian risiko dari                                     To facilitate the risk assessment of the
                        debitur    Korporasi,     Non   Korporasi                                     debtors of Corporate, Non Corporate
                        (Retail/Usaha     Mikro,     Kecil,    dan                                    (Retail/Micro, Small, and Medium
                        Menengah/UMKM),           serta     debitur                                   Enterprise/MSMes),        and     consumer
                        konsumtif (karyawan dan non karyawan)                                         debtors (employees and non employees),
                        Bank melakukan pemantauan terhadap                                            the Bank monitors all valuation aspects of
                        seluruh aspek penilaian dari debitur dan                                      the debtors and its industrial sector
                        sektor industrinya termasuk migrasi rating                                    including debtor rating migration
                        debitur secara berkala (triwulan). Satuan                                     periodically        (quarterly).       Risk
                        Kerja Manajemen Risiko (SKMR)                                                 management Unit (SKMR) monitors the
                        melakukan pemantauan terhadap kualitas                                        performance quality of the debtor by
                        kinerja dari debitur secara sampling                                          sampling basis, especially to the Bank’s
                        khususnya debitur inti Bank dengan                                            main      debtors     by      conductingan
                        melakukan reviu independen secara                                             independent review periodically (semi
                        periodik (semester) dan pemantauan                                            annually) and monitoring the Bank’s
                        portofolio yang dimiliki Bank secara                                          portfolios continuously. The relevant
                        berkesinambungan. Informasi yang relevan                                      information is submitted to the business
                        disampaikan kepada unit bisnis untuk                                          unit to support the implementation of the
                        mendukung pelaksanaan penilaian risiko                                        effective Bank’s credit risk assessment.
                        kredit Bank yang efektif.



                                                                       - 142 -
Page 673
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.     Risk profile (continued)
              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                  1)    Credit risk (continued)
                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                       b)   Concentration credit risk (continued)
                        Bank mengukur, menilai dan memantau                                             The Bank measures, assesses and
                        risiko kredit untuk setiap debitur baik secara                                  monitors credit risk for each debtor, on
                        individual maupun obligor, sektor ekonomi,                                      individual and obligor basis, by economic
                        sektor geografi, maupun seluruh portofolio                                      sector, geographic sector and all credit
                        kredit. Bank telah menetapkan standar dan                                       portfolios. The Bank has set up standards
                        prosedur untuk mendukung terciptanya                                            and procedures to support a process of
                        suatu proses pemberian kredit yang sehat                                        granting credit and by considering risk
                        dan hati-hati dengan mempertimbangkan                                           and yield carefully.
                        risiko dan perolehan hasil.
                        Jaminan dan perlindungan kredit                                                 Collateral and protection of loans
                        lainnya
                        Nilai dan jenis jaminan yang dibutuhkan                                         The amount and type of collateral
                        tergantung pada penilaian risiko kredit dari                                    required depends on an assessment of the
                        debitur/counterparty.    Kebijakan      dan                                     credit risk of the counterparty. Policy and
                        pedoman tentang jenis jaminan dan                                               guidelines are implemented regarding
                        parameter    penilaian    jaminan      telah                                    types of collateral and valuation
                        diimplementasikan oleh Bank.                                                    parameters by the Bank.
                         Umumnya agunan diperlukan dalam setiap                                          Generally collateral is required for all
                         pemberian kredit sebagai sumber terakhir                                        loans as a secondary source of credit
                         pelunasan kredit dan sebagai salah satu                                         repayment and also as a credit risk
                         bentuk mitigasi risiko kredit jika                                              mitigation if a debtor has a default. The
                         debitur/counterparty gagal bayar (macet).                                       primary source of credit repayment is the
                         Sumber utama pelunasan kredit adalah dari                                       funds generated from business operations
                         hasil usaha debitur. Agunan yang dapat                                          of the debtors. Collaterals acceptable by
                         diterima oleh Bank dibagi atas 2 (dua)                                          the Bank are divided into 2 (two)
                         kelompok besar yaitu:                                                           categories as follows:
                        (1) Agunan tunai, yaitu deposito/tabungan/                                      (1) Cash collateral, such as time
                              rekening giro/ setoran margin/ dana                                             deposit/saving      account/demand
                              tunai yang diblokir atau dibukukan                                              deposit/margin deposit/cash blocked
                              pada rekening penampungan yang                                                  or booked as an escrow account
                              disimpan serta dicatat pada Bank dan                                            which are kept and recorded by the
                              Stand-By L/C yang diterbitkan oleh                                              Bank and Stand-By Letter of Credit
                              bank berperingkat (prime bank);                                                 (SBLC) issued by (prime bank);
                        (2) Agunan non tunai yaitu agunan yang                                          (2) Non cash collaterals are collateral
                              tidak termasuk dalam jenis jaminan                                             not included in collateral as
                              seperti pada agunan tunai di atas.                                             mentioned on cash collateral above.
                        Kualitas kredit per golongan aset                                               Loans quality based on category of
                        keuangan                                                                        financial assets
                        Kualitas kredit aset keuangan dikelola oleh                                     The loans quality of financial assets is
                        Bank dengan menggunakan pedoman dari                                            managed by the Bank using guidance from
                        Bank      Indonesia.     Kualitas    kredit                                     Bank Indonesia. Loans quality based on
                        berdasarkan golongan aset yang memiliki                                         category of assets that have a credit risk
                        risiko kredit mengacu pada hasil penilaian                                      refers to the assessment of external
                        dari lembaga pemeringkat eksternal yang                                         agencies as stipulated by Bank Indonesia.
                        ditetapkan oleh Bank Indonesia.

                        Bank memiliki kebijakan untuk mengelola                                         The Bank has a policy to manage the
                        kinerja kualitas kredit debitur. Hal ini akan                                   performance of loans quality of debtors.
                        memudahkan fokus manajemen risiko                                               This policy assists management to monitor
                        dalam mengendalikan eksposur risiko                                             credit risk exposure of the Bank.
                        kredit yang dimiliki oleh Bank.




                                                                         - 143 -
Page 674
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                             45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                             ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                        k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                          III.     Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                              1)    Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                   b)   Concentration credit risk (continued)

                        Agunan yang diambil alih                                                    Foreclosed assets
                        Terdapat penambahan bersih AYDA                                             There was a net increase in AYDA of
                        sebesar   Rp116.969     (9,95%)     dari                                    Rp116,969 (9.95%) from Rp1,175,042 as
                        Rp1.175.042 pada tanggal 31 Desember                                        of December 31, 2024 to Rp1,292,011 as
                        2024 menjadi Rp1.292.011 pada tanggal 31                                    of December 31, 2025.
                        Desember 2025.

                        Penilaian penurunan nilai                                                   Impairment assessment
                        Pertimbangan utama untuk penilaian                                          The main considerations for the loan
                        penurunan nilai kredit yang diberikan                                       impairment assessment include whether
                        termasuk pembayaran-pembayaran pokok                                        any payments of principal or interest are
                        atau bunga yang menunggak lebih dari 90                                     overdue of more than 90 (ninety) days or
                        (sembilan puluh) hari atau ada kesulitan                                    there are any financial difficulties, or
                        atau pelanggaran yang diketahui dari                                        breach of the loans agreement. The Bank
                        persyaratan yang terdapat dalam kontrak.                                    assesses impairment value in 2 (two) areas
                        Bank melakukan penilaian penurunan nilai                                    follows:
                        dalam 2 (dua) area yaitu:
                        (1) Evaluasi penurunan nilai secara                                         (1) Individually assessed allowances;
                             individual;
                        (2) Evaluasi penurunan nilai secara                                         (2) Collectively assessed allowances.
                             kolektif.

                        Penilaian penyisihan penurunan nilai                                        Individually assessed allowances
                        individual
                        Bank menentukan penyisihan kerugian                                         The Bank determines the allowances for
                        penurunan nilai secara individual untuk                                     impairment losses for each individually
                        masing-masing kredit yang diberikan yang                                    significant loans on an individual basis.
                        signifikan. Hal-hal yang dipertimbangkan                                    Items considered when determining
                        dalam menentukan jumlah penyisihan                                          allowance for impairment losses include:
                        kerugian penurunan nilai antara lain
                        mencakup:
                        (1) Kemungkinan rencana bisnis debitur;                                     (1) The sustainability of the debtors’
                                                                                                         business plan;
                        (2) Kemampuan untuk memperbaiki                                              (2) The ability to improve its
                            kinerja setelah adanya kesulitan                                              performance during a financial
                            keuangan;                                                                     difficulty;
                        (3) Proyeksi penerimaan dan pembayaran                                      (3) Cash receipt and payment projection
                            apabila terjadi kebangkrutan;                                                if debtor filed bankrupt;
                        (4) Kemungkinan         adanya    sumber                                    (4) The availability of other financial
                            pembayaran lainnya;                                                           support;
                        (5) Jumlah yang dapat direalisasikan atas                                   (5) The amount can be realized from its
                            jaminan dan ekspektasi waktu arus kas.                                       collateral and timing of expected cash
                                                                                                         flows.

                        Penyisihan penurunan nilai dievaluasi                                       Impairment allowances are evaluated at
                        setiap tanggal pelaporan, kecuali bila                                      each reporting date, unless certain
                        terdapat     beberapa  kondisi    yang                                      condition applied which needs more
                        mengharuskan adanya pemantauan yang                                         attention.
                        lebih berhati-hati.

                        Penilaian penyisihan kerugian secara                                        Allowances are assessed collectively for
                        kolektif dilakukan atas aset keuangan yang                                  losses on financial assets that are not
                        tidak signifikan secara individu.                                           individually significant.


                                                                     - 144 -
Page 675
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.     Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                  1)       Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                          b)   Concentration credit risk (continued)

                        Evaluasi penurunan nilai                                                           Impairment assessment
                        Berikut ini adalah risiko kredit berdasarkan                                       Below are credit risk based on allowance
                        klasifikasi evaluasi penurunan nilai pada                                          for impairment losses assessment
                        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                 classification as of December 31, 2025
                                                                                                           and 2024:

                        Giro pada Bank Indonesia                                                           Current Accounts with Bank Indonesia

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                      Total
                        Rupiah                          2.228.056                                 -             2.228.056                   Rupiah
                        Mata uang asing                    83.359                                 -                83.359          Foreign currency
                        Jumlah                          2.311.415                                 -             2.311.415                      Total

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                      Total
                        Rupiah                          2.948.485                                 -             2.948.485                   Rupiah
                        Mata uang asing                    76.435                                 -                76.435          Foreign currency
                        Jumlah                          3.024.920                                 -             3.024.920                      Total

                        Giro pada bank lain                                                                Current accounts with other banks

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                      Total
                        Rupiah                             24.940                                 -                24.940                   Rupiah
                        Mata uang asing                  245.653                                  -               245.653          Foreign currency
                        Jumlah                           270.593                                  -               270.593                     Total
                        Cadangan kerugian                                                                                             Allowance for
                          penurunan nilai                            -                     (142)                    (142)        impairment losses
                        Jumlah - bersih                        270.593                     (142)                  270.451                 Total - net

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                      Total
                        Rupiah                           130.642                                  -               130.642                   Rupiah
                        Mata uang asing                  218.877                                  -               218.877          Foreign currency
                        Jumlah                           349.519                                  -               349.519                     Total
                        Cadangan kerugian                                                                                             Allowance for
                          penurunan nilai                            -                      (89)                     (89)        impairment losses
                        Jumlah - bersih                        349.519                      (89)                  349.430                 Total - net




                                                                         - 145 -
Page 676
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.     Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                  1)       Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                          b)   Concentration credit risk (continued)

                        Evaluasi penurunan nilai (lanjutan)                                                Impairment assessment (continued)

                        Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                                            Current accounts with Bank Indonesia
                        lain                                                                               and other banks

                                                                                  2025
                                                 Tidak mengalami               Mengalami
                                                 penurunan nilai/            penurunan nilai/               Jumlah/
                                                   Non impaired                 Impaired                     Total
                        Rupiah                                                                                                               Rupiah
                        Deposit Facility                                                                                           Deposit Facility of
                          Bank Indonesia                        45.441                            -                 45.441          Bank Indonesia
                        Penempatan pada                                                                                            Placements with –
                          Bank – Call money                1.650.000                              -              1.650.000      Banks Call Money

                        Mata uang asing                                                                                              Foreign currency
                        Term Deposits Bank                                                                                           Term Deposits of
                          Indonesia                          750.375                              -                750.375           Bank Indonesia
                        Jumlah - bersih                    2.445.816                              -              2.445.816                 Total - net

                                                                                  2024
                                                 Tidak mengalami               Mengalami
                                                 penurunan nilai/            penurunan nilai/               Jumlah/
                                                   Non impaired                 Impaired                     Total
                        Rupiah                                                                                                               Rupiah
                        Deposit Facility                                                                                           Deposit Facility of
                          Bank Indonesia                   1.346.804                              -              1.346.804          Bank Indonesia
                        Penempatan pada                                                                                            Placements with –
                          Bank – Call money                    280.000                            -                280.000      Banks Call Money
                        Penempatan pada                                                                                            Placements with –
                          Bank – Deposito                      100.000                            -                100.000        Banks Deposits

                        Mata uang asing                                                                                              Foreign currency
                        Term Deposits Bank                                                                                           Term Deposits of
                          Indonesia                          450.660                              -                450.660           Bank Indonesia
                        Jumlah - bersih                    2.177.464                              -              2.177.464                 Total - net

                        Efek-efek                                                                          Marketable Securities

                                                                                  2025
                                                 Tidak mengalami               Mengalami
                                                 penurunan nilai/            penurunan nilai/               Jumlah/
                                                   Non impaired                 Impaired                     Total
                        Nilai wajar melalui                                                                                         Fair value through
                          laba rugi                            980.233                            -                980.233              profit or loss
                                                                                                                                    Fair value through
                        Nilai wajar melalui                                                                                     other comprehensive
                          komprehensif lain                1.883.528                              -              1.883.528                    income
                        Biaya perolehan
                          diamortisasi                     6.076.323                              -              6.076.323             Amortized cost
                        Cadangan kerugian                                                                                               Allowance for
                          penurunan nilai                          -                       (296)                     (296)         impairment losses
                        Jumlah - bersih                    8.940.084                       (296)                 8.939.788                 Total - net


                                                                         - 146 -
Page 677
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.      Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                   1)       Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                           b)   Concentration credit risk (continued)

                        Evaluasi penurunan nilai (lanjutan)                                                 Impairment assessment (continued)

                        Efek-efek (lanjutan)                                                                Marketable Securities (continued)

                                                                                  2024
                                                 Tidak mengalami               Mengalami
                                                 penurunan nilai/            penurunan nilai/                Jumlah/
                                                   Non impaired                 Impaired                      Total
                        Nilai wajar melalui                                                                                          Fair value through
                          laba rugi                            981.435                             -                981.435              profit or loss
                                                                                                                                     Fair value through
                        Nilai wajar melalui                                                                                      other comprehensive
                          komprehensif lain                    880.045                             -                880.045                    income
                        Biaya perolehan
                          diamortisasi                     6.641.296                               -              6.641.296            Amortized cost
                        Cadangan kerugian                                                                                               Allowance for
                          penurunan nilai                          -                       (1.214)                   (1.214)       impairment losses
                        Jumlah - bersih                    8.502.776                       (1.214)                8.501.562                 Total - net

                        Wesel ekspor                                                                        Export bills

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                                       -                             -                       -                    Rupiah

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                           166.681                                   -               166.681                      Rupiah

                        Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                           Securities purchased under agreement to
                        kembali                                                                             resell
                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                           147.462                                   -               147.462                    Rupiah
                        Cadangan kerugian                                                                                              Allowance for
                          penurunan nilai                            -                         (3)                      (3)       impairment losses
                        Jumlah - bersih                        147.462                         (3)                 147.459                  Total - net
                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                           976.065                                   -               976.065                    Rupiah
                        Cadangan kerugian                                                                                              Allowance for
                          penurunan nilai                            -                         (2)                      (2)       impairment losses
                        Jumlah - bersih                        976.065                         (2)                 976.063                  Total - net


                                                                         - 147 -
Page 678
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.      Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                   1)       Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                           b)   Concentration credit risk (continued)

                        Evaluasi penurunan nilai (lanjutan)                                                 Impairment assessment (continued)

                        Tagihan Derivatif                                                                   Derivative Receivables

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                                332                                  -                    332                     Rupiah

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                                 48                                  -                     48                     Rupiah

                        Kredit yang diberikan                                                               Loans

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Revolving loans                 2.957.046                     991.331                    3.948.377              Revolving loans
                        Fixed loans                     1.360.788                   1.560.695                    2.921.483                 Fixed loans
                        Kredit kepemilikan
                          rumah dan                                                                                              Housing and apartment
                          apartemen                       1.827.293                        76.680                 1.903.973           ownership loans
                        Kredit sindikasi                    499.318                                                 499.318            Syndicated loans
                        Pinjaman rekening
                          koran                                355.917                      1.961                   357.878                  Overdraft
                        Pinjaman karyawan                       38.901                          -                    38.901            Employee loans
                                                                                                                                      Micro community
                        Kredit usaha rakyat                        186                             -                    186         commercial loans
                        Kredit tanpa agunan                     18.204                             -                 18.204           Unsecured loans
                        Kredit pemilikan
                          kios                                 103.990                             -                103.990                 Kiosk loans
                        Kredit pemilikan
                          mobil                                 125                          -                          125                  Car loans
                        Jumlah                            7.161.768                  2.630.667                    9.792.435                       Total
                        Cadangan kerugian                                                                                                Allowance for
                          penurunan nilai                  (92.135)                  (223.530)                    (315.665)         impairment losses
                        Jumlah – bersih                   7.069.633                  2.407.137                    9.476.770                  Total - net




                                                                         - 148 -
Page 679
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.      Risk profile (continued)

              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                   1)       Credit risk (continued)

                   b)   Risiko kredit konsentrasi (lanjutan)                                           b)   Concentration credit risk (continued)

                        Evaluasi penurunan nilai (lanjutan)                                                 Impairment assessment (continued)

                        Kredit yang diberikan (lanjutan)                                                    Loans (continued)

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Revolving loans                 3.495.435                     744.249                    4.239.684              Revolving loans
                        Fixed loans                     1.309.916                   2.254.726                    3.564.642                 Fixed loans
                        Kredit kepemilikan
                          rumah dan                                                                                              Housing and apartment
                          apartemen                        2.070.895                       84.351                 2.155.246           ownership loans
                        Kredit sindikasi                     255.433                            -                   255.433            Syndicated loans
                        Pinjaman rekening
                          koran                                202.563                      2.648                  205.211                   Overdraft
                        Pinjaman karyawan                       42.331                          -                   42.331             Employee loans
                                                                                                                                      Micro community
                        Kredit usaha rakyat                          -                             -                      -         commercial loans
                        Kredit tanpa agunan                     21.984                             -                 21.984           Unsecured loans
                        Kredit pemilikan
                          kios                                 119.825                       957                   120.782                  Kiosk loans
                        Kredit pemilikan
                          mobil                                  166                         -                         166                   Car loans
                        Jumlah                             7.518.548                 3.086.931                  10.605.479                        Total
                        Cadangan kerugian                                                                                                Allowance for
                          penurunan nilai                   (81.107)                 (450.800)                   (531.907)          impairment losses
                        Jumlah – bersih                    7.437.441                 2.636.131                  10.073.572                   Total - net

                        Tagihan akseptasi                                                                   Acceptance receivables

                                                                                 2025
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                                       -                             -                       -                    Rupiah
                        Cadangan kerugian                                                                                                Allowance for
                          penurunan nilai                            -                             -                       -        impairment losses
                        Jumlah - bersih                                                                                                      Total - net

                                                                                 2024
                                                Tidak mengalami               Mengalami
                                                penurunan nilai/            penurunan nilai/                 Jumlah/
                                                  Non impaired                 Impaired                       Total
                        Rupiah                           166.682                                   -               166.682                      Rupiah
                        Cadangan kerugian                                                                                                Allowance for
                          penurunan nilai                            -                      (657)                    (657)          impairment losses
                        Jumlah - bersih                        166.682                      (657)                  166.025                   Total - net



                                                                         - 149 -
Page 680
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                           45.        ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                        REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                                ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                           k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                             III.     Risk profile (continued)

              1)     Risiko kredit (lanjutan)                                                               1)     Credit risk (continued)

                     Tabel di bawah ini menunjukkan kualitas kredit                                                The table below shows credit quality based on
                     per jenis instrumen keuangan:                                                                 category of financial instruments:

                                                                                              2025
                                         Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan          Belum jatuh tempo
                                                  nilai/Neither past due nor impaired                 dan tidak
                                          Tingkat        Tingkat                                      mengalami
                                          tinggi/       standar/       Tingkat        Tanpa        penurunan nilai/        Mengalami
                                           High         Standard       rendah/      peringkat/   Neither past due nor      penurunan            Jumlah/
                                           grade          grade       Low grade       Unrated          impaired           nilai/Impaired         Total
                   Aset Keuangan                                                                                                                                 Financial Assets
                                                                                                                                                                Current accounts
                   Giro pada Bank                                                                                                                                     with Bank
                   Indonesia                      -             -             -     2.311.415                         -                    -    2.311.415             Indonesia
                   Giro pada bank                                                                                                                               Current accounts
                      lain                 270.593              -             -                -                      -                    -     270.593       with other banks
                   Penempatan pada                                                                                                                                Placements with
                      Bank Indonesia                                                                                                                            Bank Indonesia
                      dan bank lain       2.445.816             -             -                -                      -                    -    2.445.816      and other banks
                                                                                                                                                                       Marketable
                   Efek-efek              8.940.084             -             -                -                      -                    -    8.940.084              securities
                                                                                                                                                                         Securities
                   Efek-efek yang                                                                                                                              purchased under
                   dibeli dengan janji                                                                                                                             agreement to
                      dijual kembali       147.462              -             -                -                      -                    -     147.462                   resell
                                                                                                                                                                        Derivative
                   Tagihan derivatif              -             -             -              332                      -                    -         332            receivables
                   Pendapatan bunga
                     yang masih                                                                                                                                   Accrued interest
                     akan diterima                -             -             -       272.255                         -                    -     272.255            receivables
                   Kredit yang
                     diberikan                    -             -             -     9.706.883                    29.510           56.042        9.792.435                    Loans
                                                                                                                                                                       Acceptance
                   Tagihan akseptasi              -             -             -                -                      -                    -              -          receivables
                                                                                                                                                              Investment in shares
                   Penyertaan saham               -             -             -                6                      -                    -              6             of stock
                   Aset lain-lain:                                                                                                                                   Other assets:
                     Setoran jaminan                                                                                                                           Guarantee deposits
                      dan tagihan                 -             -             -       226.583                         -                -          226.583        and receivables
                   Jumlah                11.803.955             -             -    12.517.474                    29.510           56.042       24.406.981                     Total
                   Cadangan
                     kerugian                                                                                                                                   Allowance for
                     penurunan nilai                                                                                                            (316.105) impairment losses
                   Jumlah – bersih                                                                                                             24.090.876          Total – net




                                                                                   - 150 -
Page 681
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                            45.         ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                          REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                             k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                               III.     Risk profile (continued)
              1)     Risiko kredit (lanjutan)                                                                 1)     Credit risk (continued)
                     Tabel di bawah ini menunjukkan kualitas kredit                                                  The table below shows credit quality based on
                     per jenis instrumen keuangan: (lanjutan)                                                        category of financial instruments: (continued)
                                                                                                   2024
                                         Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan             Belum jatuh tempo
                                                  nilai/Neither past due nor impaired                     dan tidak
                                          Tingkat        Tingkat                                         mengalami
                                          tinggi/       standar/       Tingkat        Tanpa           penurunan nilai/       Mengalami
                                           High         Standard       rendah/      peringkat/       Neither past due nor    penurunan            Jumlah/
                                           grade          grade       Low grade       Unrated             impaired          nilai/Impaired         Total
                   Aset Keuangan                                                                                                                                   Financial Assets
                                                                                                                                                                  Current accounts
                   Giro pada Bank                                                                                                                                       with Bank
                     Indonesia                    -             -              -    3.024.920                           -                    -    3.024.920             Indonesia
                   Giro pada bank                                                                                                                                 Current accounts
                     lain                  349.519              -              -               -                        -                    -     349.519       with other banks
                   Penempatan pada                                                                                                                                  Placements with
                     Bank Indonesia                                                                                                                               Bank Indonesia
                     dan bank lain        2.177.464             -              -               -                        -                    -    2.177.464      and other banks
                                                                                                                                                                         Marketable
                   Efek-efek              8.502.776             -              -               -                        -                    -    8.502.776              securities
                   Wesel ekspor             166.681             -              -               -                        -                    -      166.681              Export bills
                                                                                                                                                                           Securities
                   Efek-efek yang                                                                                                                                purchased under
                   dibeli dengan janji                                                                                                                               agreement to
                      dijual kembali       976.065              -              -               -                        -                    -     976.065                   resell
                                                                                                                                                                          Derivative
                   Tagihan derivatif              -             -              -              48                        -                    -          48            receivables
                   Pendapatan bunga
                     yang masih                                                                                                                                     Accrued interest
                     akan diterima                -             -              -      253.265                           -                    -     253.265            receivables
                   Kredit yang
                     diberikan                    -             -              -   10.220.246                      19.747          365.486       10.605.479                    Loans
                                                                                                                                                                         Acceptance
                   Tagihan akseptasi              -             -              -      166.682                           -                    -     166.682             receivables
                                                                                                                                                                Investment in shares
                   Penyertaan saham               -             -              -               6                        -                    -              6             of stock
                   Aset lain-lain:                                                                                                                                     Other assets:
                     Setoran jaminan                                                                                                                             Guarantee deposits
                      dan tagihan                 -             -              -       21.858                           -                -           21.858        and receivables
                   Jumlah                12.172.505             -              -   13.687.025                      19.747          365.486       26.244.763                     Total
                   Cadangan
                     kerugian                                                                                                                                         Allowance for
                     penurunan nilai                                                                                                              (533.869)     impairment losses
                   Jumlah – bersih                                                                                                               25.710.894              Total – net

                    Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut:                                                   The credit qualities are defined as follows:
                    (a) Tingkat tinggi: Peringkat dari pihak ketiga                                                  (a) High grade: Third parties rating in this
                         dalam kategori ini memiliki kapasitas sangat                                                      category have an excellent capacity to
                         baik dalam memenuhi komitmen keuangan                                                             meet its’ financial commitments with very
                         dengan risiko kredit sangat rendah;                                                               low credit risk;
                    (b) Tingkat sedang: Peringkat dari pihak ketiga                                                  (b) Standard grade: Third parties rating in
                         dalam kategori ini memiliki kapasitas yang                                                        this category have a good capacity to
                         baik dalam memenuhi komitmen keuangan                                                             meet its’ financial commitments with very
                         dengan risiko kredit sangat rendah;                                                               low credit risk;
                    (c) Tingkat rendah: Peringkat dari pihak ketiga                                                  (c) Low grade: Third parties rating in this
                         dalam kategori ini memiliki kapasitas yang                                                        category have fairly acceptable capacity
                         cukup      dalam memenuhi komitmen                                                                to meet its’ financial commitments with
                         keuangan dengan risiko kredit sedang;                                                             standard credit risk;
                    (d) Tanpa peringkat: Pihak ketiga dalam                                                          (d) Unrated: Third parties in this category
                         kategori yang sekarang ini tidak                                                                  are currently not assigned with third
                         menyediakan        peringkat     dikarenakan                                                      parties’ ratings due to unavailability of
                         ketidaktersediaan      dari     model-model                                                       rating models and governments and/or
                         peringkat dan pemerintah dan/atau agen-                                                           government-related agencies.
                         agen yang berhubungan dengan pemerintah.



                                                                                    - 151 -
Page 682
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                        REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                           k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                             III.     Risk profile (continued)
              1)   Risiko kredit (lanjutan)                                                 1)    Credit risk (continued)
                   Analisis umur kredit yang diberikan yang jatuh                                 The aging analysis of loans that past due but not
                   tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai                                   impaired as of December 31, 2025 and 2024 is
                   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                  as follows:
                   sebagai berikut:
                                                                             2025
                                                                 Kurang dari
                                                   Jumlah/       30 hari/ Less    31-60 hari/          61-90 hari/
                                                    Total        than 30 days        days                 days
                   Konsumen                           29.510                  8         8.400               21.102                          Consumer
                                                                             2024
                                                                 Kurang dari
                                                   Jumlah/       30 hari/ Less    31-60 hari/          61-90 hari/
                                                    Total        than 30 days        days                 days
                   Konsumen                           19.746               613             18               19.115                          Consumer
              2)   Risiko pasar                                                             2)    Market risk
                   Risiko suku bunga                                                              Interest rate risk
                   Selama tahun berjalan, Bank telah mengelola                                    During the year, the Bank has managed interest
                   risiko tingkat suku bunga yang merupakan bagian                                rate risk as a part of market risk by performing
                   dari risiko pasar dengan melakukan langkah-                                    the following steps:
                   langkah sebagai berikut:
                   a) Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan                                   a)      Active monitoring from Boards of
                         Direksi, melalui:                                                                Commissioners and Directors, through:
                          (1) Responsif terhadap Laporan Profil                                           (1) Be responsive to the Market Risk
                               Risiko Pasar terkait Risiko Tingkat                                             Profile Report related to Interest
                               Suku Bunga dan          perkembangan                                            Rate Risk and macro condition
                               kondisi makro yang disampaikan oleh                                             developments reported by Risk
                               Satuan Kerja Manajemen Risiko                                                   management        Unit      (SKMR)
                               (SKMR) secara periodik;                                                         periodically;
                          (2) Kebijakan untuk mengambil posisi                                            (2) Policies for taking conservative
                               konservatif terhadap eksposur yang                                              positions against interest rate risk
                               terkena risiko tingkat suku bunga                                               exposure in accordance with the
                               sesuai dengan ketentuan yang berlaku                                            applicable     regulations     with
                               dengan mengutamakan            prinsip                                          emphasis on the prudential banking
                               kehati-hatian (prudent banking).                                                principle.
                   b)   Pengendalian atas posisi risiko dengan                                    b)      Control the risk position by setting
                        penetapan limit transaksi, limit risiko dan                                       transaction limit, risk limits and the limit
                        limit per fungsional.                                                             per functional.
                   c)   Pembakuan Kebijakan dan Prosedur:                                         c)      Standardization     of    Policies      and
                                                                                                          Procedures:
                        (1) Memiliki       dan      melaksanakan                                          (1) Having and implementing Market
                            Pedoman Manajemen Risiko Pasar                                                     Risk management Guidelines and
                            dan     Kebijakan/Prosedur   internal                                              other internal Policy/Procedures
                            lainnya yang berkaitan dengan risiko                                               related to the interest rate risk.
                            tingkat suku bunga.
                        (2) Melakukan reviu dan penyempurnaan                                              (2) Conduct a review and improvement
                            terhadap            Pedoman/Prosedur                                               of     Guidelines/Market    Risk
                            Manajemen Risiko Pasar yang telah                                                  management            Procedures
                            ditetapkan secara periodik.                                                        periodically.




                                                                        - 152 -
Page 683
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                              PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                               As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                    December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                   45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                               REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                       ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                  k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                    III.     Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                         2)       Market risk (continued)

                   Risiko suku bunga (lanjutan)                                                             Interest rate risk (continued)
                   Selama tahun berjalan, Bank telah mengelola                                              During the year, the Bank has managed interest
                   risiko tingkat suku bunga yang merupakan bagian                                          rate risk as a part of market risk by performing
                   dari risiko pasar dengan melakukan langkah-                                              the following steps: (continued)
                   langkah sebagai berikut: (lanjutan)
                   d) Melaksanakan            proses      Identifikasi,                                     d)     Implementing        the   process     of
                         Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian                                                   Identification, Measurement, Monitoring
                         Risiko Suku Bunga dengan mengikuti                                                        and Controlling of Interest Rate Risk in
                         ketentuan Regulator (BI/OJK) dan praktek                                                  accordance to Regulator (BI/OJK) and
                         perbankan yang berlaku umum terkini,                                                      recent best practices, including stress
                         termasuk      stress     testing    terhadap                                              testing to the worst case scenario on
                         kemungkinan kondisi yang terburuk atas                                                    exposure which has a sensitivity of
                         eksposur yang memiliki sensitivitas risiko                                                interest rate risk.
                         tingkat suku bunga.

                   e)     Melakukan pemantauan terhadap eksposur                                            e)     Conduct monitoring on exposures which
                          yang terekspos risiko nilai tukar tertentu                                               effected by certain exchange rate risk
                          secara periodik untuk memitigasi risiko                                                  periodically to mitigate the risks in
                          secara dini.                                                                             advance.

                   Tabel berikut menyajikan informasi mengenai                                              The following table presents information on the
                   tingkat suku bunga kontraktual rata-rata per tahun                                       contractual interest rate on average per year
                   untuk aset dan liabilitas keuangan yang signifikan                                       for financial assets and liabilities that are
                   untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                             significant for the years ended December 31,
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                                 2025 and 2024 are as follows:
                   sebagai berikut:

                                                                 2025                                    2024
                                                                        Mata Uang                                Mata Uang
                                                                         Asing/                                   Asing/
                                                    Rupiah/              Foreign               Rupiah/            Foreign
                                                    Rupiah              Currency               Rupiah            Currency
                   Aset                                                                                                                                Assets
                                                                                                                                       Current accounts with
                   Giro pada Bank Indonesia             0,44%                         -            0,57%                     -             Bank Indonesia
                                                                                                                                       Current accounts with
                   Giro pada Bank Lain                  0,16%                         -            0,54%                     -                 other banks
                   Penempatan pada Bank                                                                                                Placements with Bank
                     Indonesia dan bank lain            4,81%                 4,26%                5,15%             5,00%        Indonesia and other banks
                   Efek-efek                            6,19%                 4,40%                6,31%             3,31%              Marketable securities
                   Wesel ekspor                              -                     -               9,00%                  -                       Export bills
                   Efek-efek yang
                     dibeli dengan janji dijual                                                                                    Securities purchased under
                     kembali                            4,75%                      -               6,82%                  -              agreement to resell
                   Kredit yang diberikan               12,37%                 0,07%               14,29%             5,69%                             Loans

                   Liabilitas                                                                                                                        Liabilities
                   Simpanan nasabah                                                                                                    Deposits from customers
                     Giro                               0,92%                 0,04%                0,96%             0,02%                  Demand deposits
                     Tabungan                           0,54%                      -               0,72%                  -                  Savings deposits
                     Deposito berjangka                 5,26%                 2,22%                3,34%             3,49%                      Time deposits
                   Simpanan dari bank lain                                                                                            Deposits from Otherbanks
                     Deposito berjangka                 6,07%                         -            6,15%                     -                  Time deposits
                     Deposito on call                        -                        -            6,68%                     -               On call deposits
                     Giro                               4,27%                         -            1,78%                     -              Demand deposits
                     Tabungan                           1,98%                         -                 -                    -               Savings deposits
                     Call money                              -                        -                 -                    -                    Call money
                   Pinjaman subordinasi                 9,50%                         -            9,50%                     -              Subordinated loan



                                                                           - 153 -
Page 684
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                         PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                          As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                               December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                      (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                        45.             ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                          REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                         k.         Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                               III.      Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                                     2)       Market risk (continued)

                   Risiko suku bunga (lanjutan)                                                                         Interest rate risk (continued)
                   Tabel berikut merangkum aset Bank dengan                                                             The following table below summarizes the
                   pendapatan bunga dan liabilitas Bank dengan                                                          Bank’s interest-earnings assets and interest
                   beban     bunga    (tidak    dengan      tujuan                                                      bearing liabilities (not for trading purposes) at
                   diperdagangkan)     pada     nilai     tercatat,                                                     carrying amounts, categorized by the earlier
                   dikategorikan berdasarkan tanggal kontraktual                                                        contractual repricing or maturity dates, which
                   perubahan suku bunga atau tanggal jatuh tempo,                                                       is earlier:
                   mana yang lebih dahulu:
                                                                                              2025
                                                                             6 bulan                1 tahun               2 tahun
                                                             Kurang          sampai                 sampai                 sampai
                                                              dari 6        dengan 12               dengan                 dengan       Lebih dari
                                                             bulan/           bulan/                2 tahun/              5 tahun/       5 tahun/
                                              Jumlah/       Less than     6 months until         1 year until 2         2 years until   More than
                        Keterangan             Total        6 months        12 months                 years                5 years        5 years           Descriptions
                                                                                                                                                              Current accounts
                   Giro pada bank lain          270.593        270.593                    -                         -               -            -           with other banks
                   Penempatan pada Bank
                     Indonesia dan bank                                                                                                                  Placements with Bank
                     lain                     2.445.816      2.445.816                -                        -                   -             - Indonesia and other banks
                   Efek-efek                  8.940.084      1.774.625        1.436.129                1.254.524           2.127.591     2.347.215       Marketable securities
                   Efek-efek yang dibeli                                                                                                                  Securities purchased
                     dengan janji dijual                                                                                                                    under agreement
                     kembali                    147.462        147.462                -                           -                -             -                   to resale
                   Kredit yang diberikan      9.792.435      2.109.272        2.431.845                     459.613        1.890.870     2.900.835                        Loans
                   Jumlah aset
                     keuangan                21.596.390      6.747.768        3.867.974                1.714.137           4.018.461     5.248.050        Total financial assets

                   Simpanan nasabah          22.652.514     22.511.118          141.396                             -               -            -     Deposits from customers
                   Simpanan dari bank lain      147.764        147.764                -                             -               -            -    Deposits from other banks
                   Pinjaman subordinasi         200.000              -                -                             -               -      200.000           Subordinated loan
                   Jumlah liabilitas
                     keuangan                23.000.278     22.658.882          141.396                             -               -      200.000     Total financial liabilities
                   Jumlah selisih
                     penilaian bunga         (1.403.888)   (15.911.114)       3.726.578                1.714.137           4.018.461     5.048.050        Interest repricing gap

                                                                                              2024
                                                                             6 bulan                1 tahun               2 tahun
                                                             Kurang          sampai                 sampai                 sampai
                                                              dari 6        dengan 12               dengan                 dengan       Lebih dari
                                                             bulan/           bulan/                2 tahun/              5 tahun/       5 tahun/
                                              Jumlah/       Less than     6 months until         1 year until 2         2 years until   More than
                        Keterangan             Total        6 months        12 months                 years                5 years        5 years           Descriptions
                                                                                                                                                              Current accounts
                   Giro pada bank lain          349.519        349.519                    -                         -               -            -           with other banks
                   Penempatan pada Bank
                     Indonesia dan bank                                                                                                                  Placements with Bank
                     lain                     2.177.464      2.177.464                -                        -                   -             - Indonesia and other banks
                   Efek-efek                  8.502.776      3.797.471        1.912.762                1.346.060           1.066.004       380.479       Marketable securities
                   Wesel ekspor                 166.681        166.681                -                        -                   -             -                 Export bills
                   Efek-efek yang dibeli                                                                                                                  Securities purchased
                     dengan janji dijual                                                                                                                    under agreement
                     kembali                    976.065        976.065                -                           -                -             -                   to resale
                   Kredit yang diberikan     10.605.479      2.024.359        2.243.773                     939.006        2.215.086     3.183.255                        Loans
                   Jumlah aset
                     keuangan                22.777.984      9.491.559        4.156.535                2.285.066           3.281.090     3.563.734        Total financial assets

                   Simpanan nasabah          23.890.773     23.180.083          710.690                             -               -            -     Deposits from customers
                   Simpanan dari bank lain      452.454         92.500          359.954                             -               -            -    Deposits from other banks
                   Pinjaman subordinasi         200.000              -                -                             -               -      200.000           Subordinated loan
                   Jumlah liabilitas
                     keuangan                24.543.227     23.272.583        1.070.644                             -               -      200.000     Total financial liabilities
                   Jumlah selisih
                     penilaian bunga         (1.765.243)   (13.781.024)       3.085.891                2.285.066           3.281.090     3.363.734        Interest repricing gap



                                                                                - 154 -
Page 685
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                             PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                              As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                   December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                  45.      ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                             REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                     ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                k.      Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                  III.      Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                        2)     Market risk (continued)

                   Risiko suku bunga (lanjutan)                                                          Interest rate risk (continued)
                   Dari repricing gap profile ini dapat diukur                                           By this repricing gap profile can be measured
                   pengaruh perubahan suku bunga terhadap                                                the effects of changes in interest rate on net
                   pendapatan bunga bersih dan/atau modal                                                interest income and/or capital economical
                   ekonomis Bank, sehingga jika terjadi perubahan                                        Bank, hence if there is a change in interest rate
                   suku bunga yang mungkin dapat mempengaruhi                                            that may affect the Bank’s performance, the
                   kinerja Bank, maka Bank akan dapat segera                                             Bank will be able to restructure it’s assets and
                   merestruktur aset dan liabilitas yang dimiliki, baik                                  liabilities immediately, including the repricing
                   repricing date-nya ataupun jenis suku bunganya                                        date or the type of interest rate (fixed or
                   (fixed atau floating).                                                                floating).

                   Manajemen risiko tingkat suku bunga                                                   The management of interest rate risk based on
                   berdasarkan perspektif pendapatan bunga,                                              earning perspective is provided by measuring
                   dilakukan dengan mengukur sensitivitas aset dan                                       the sensitivity of the Bank’s financial assets and
                   liabilitas keuangan Bank terhadap berbagai                                            liabilities against various standard and non
                   skenario perubahan suku bunga baik standar dan                                        standard interest rate changes scenarios.
                   non standar. Skenario standar yang dilakukan                                          Standard scenario that is conducted based on
                   mencakup kenaikan atau penurunan paralel pada                                         increase or decrease of interest rate changes in
                   semua kurva imbal hasil.                                                              parallel shift to the return on investment curve.

                   Tabel berikut menunjukan sensitivitas terhadap                                        The following table shows the sensitivity to a
                   kemungkinan perubahan dalam tingkat suku                                              possible change in interest rates for the banking
                   bunga untuk banking book, dengan semua                                                book, with all other variables are held constant,
                   variabel lain yang dimiliki adalah konstan,                                           to the statement of profit or loss and other
                   terhadap laporan laba rugi dan penghasilan                                            comprehensive income of the Bank:
                   komprehensif lain Bank:

                                                           IDR                                                              USD
                                                             Dampak terhadap laporan                                         Dampak terhadap laporan
                                                             laba rugi dan penghasilan                                        laba rugi dan penghasilan
                                       Kenaikan/             komprehensif lain sebelum                   Kenaikan/           komprehensif lain sebelum
                                  (penurunan) dalam           pajak/ The impact on the              (penurunan) dalam          pajak/ The impact on the
                                  basis poin/ Increase       statement profit or loss and           basis poin/ Increase      statement profit or loss and
                    Tahun/         (decrease) in basis      other comprehensive income               (decrease) in basis     other comprehensive income
                     Year                points                      before tax                            points                     before tax

                        2025                         100                             (35.613)                         100                           (5.019)
                                                   (100)                               35.613                       (100)                             5.019

                        2024                         100                             (41.263)                         100                           (4.124)
                                                   (100)                               41.263                       (100)                             4.124




                                                                          - 155 -
Page 686
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                        REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                           k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                             III.     Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                  2)    Market risk (continued)

                   Risiko nilai tukar                                                             Foreign exchange risk
                   Selama tahun berjalan, dalam mengelola risiko                                  During the year, in managing the foreign
                   nilai tukar yang merupakan bagian dari risiko                                  exchange risk, which is a part of its market risk,
                   pasar, Bank telah melakukan langkah-langkah                                    the Bank has performed the following steps:
                   sebagai berikut:
                   a) Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan                                   a)     Active monitoring from Boards of
                         Direksi, melalui:                                                               Commissioners and Directors, through:
                         (1) Responsif terhadap Laporan Profil                                          (1) Be a responsive to the Market Risk
                             Risiko Pasar terkait Risiko Nilai Tukar                                          Profile Report related to Foreign
                             dan perkembangan kondisi makro                                                   Exchange Riskand macro condition
                             yang disampaikan oleh Satuan Kerja                                               developments which reported by the
                             Manajemen Risiko (SKMR) secara                                                   Risk management Unit (SKMR)
                             periodik;                                                                        periodically;
                         (2) Kebijakan untuk mengambil posisi                                           (2) Policies for taking conservative
                             konservatif terhadap eksposur yang                                              position against the exchange rate
                             terkena risiko nilai tukar sesuai dengan                                        risk exposure in accordance with the
                             ketentuan yang berlaku dengan                                                   applicable      regulations    with
                             mengutamakan prinsip kehati-hatian                                              emphasis on the prudential banking
                             (prudent banking).                                                              principle.

                   b)   Pengendalian atas posisi risiko dengan                                    b)     Control the risk position by setting the
                        penetapan limit transaksi, limit risiko dan                                      transaction limit, risk limit and limit
                        limit per fungsional.                                                            perfunctional.

                   c)   Pembakuan kebijakan dan prosedur:                                         c)     Standardization of        policies   and
                                                                                                         procedures:
                        (1) Memiliki        dan       melaksanakan                                      (1) Having and implementing market
                            Pedoman manajemen risiko pasar                                                   risk management guidelines and
                            dan kebijakan/ prosedur internal                                                 other internal policy/ procedures
                            lainnya yang berkaitan dengan risiko                                             related to the foreign exchange risk.
                            nilai tukar
                        (2) Melakukan reviu dan penyempurnaan                                           (2) Conduct a review and improvement
                            terhadap       pedoman/        prosedur                                         of guidelines/ market risk related to
                            manajemen risiko pasar terkait risiko                                           foreign exchange risk management
                            nilai tukar yang telah ditetapkan secara                                        Procedures periodically.
                            periodik

                   d)   Melaksanakan        proses      Identifikasi,                             d)     Implementing       the    process     of
                        pengukuran, pemantauan dan pengendalian                                          identification, measurement, monitoring
                        risiko nilai tukar dengan mengikuti                                              and controlling of foreign exchange risk
                        ketentuan regulator (BI/OJK) dan best                                            in accordance to regulator (BI/OJK) and
                        practices terkini, termasuk stress testing                                       recent best practices, including stress
                        terhadap kemungkinan kondisi yang                                                testing to the worst case scenario on
                        terburuk (worst case scenario) terhadap                                          exposure which has a sensitivity of
                        eksposur yang terkena risiko nilai tukar.                                        foreign exchange risk.

                   e)   Melakukan pemantauan terhadap transaksi-                                  e)     Conduct monitoring on certain market
                        transaksi pasar tertentu secara periodik                                         transactions periodically to mitigate the
                        untuk memitigasi risiko secara dini.                                             risks in advance.




                                                                        - 156 -
Page 687
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                 PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                  As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                       December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                              (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                   45.          ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                  REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                          ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                     k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                       III.      Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                             2)          Market risk (continued)

                   Risiko nilai tukar (lanjutan)                                                                   Foreign exchange risk (continued)
                   Dalam tahun berjalan, Bank telah melakukan                                                      During the year, the Bank has conducted
                   pengembangan dan simulasi metodologi                                                            development and simulation on methodology of
                   perhitungan kebutuhan modal internal yang                                                       internal capital requirements calculation to
                   diperlukan untuk mengatasi risiko pasar dengan                                                  cover market risks using internal VaR (Value at
                   menggunakan metode internal VaR (Value at                                                       Risk) which are the Variance co Variance and
                   Risk) yaitu metode Variance co Variance dan                                                     Historical Simulation methods through the
                   Historical Simulation melalui aplikasi Market                                                   application of Market Risk Measurement
                   Risk Measurement (MRM). Untuk pengelolaan                                                       (MRM). In regard to market risk management,
                   risiko pasar, Bank difasilitasi melalui Assets and                                              the Bank is facilitated through its Assets and
                   Liabilities Committee (ALCO).                                                                   Liabilities Committee (ALCO).

                   Bank telah mengelola posisi mata uang asing                                                     The Bank manages its foreign currency position
                   untuk aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki                                                for its financial assets and liabilities by
                   oleh Bank dengan memonitor Posisi Devisa                                                        monitoring the Bank’s Net Open Position
                   Bersih (PDN). Pada tanggal 31 Desember 2025                                                     (NOP). As of December 31, 2025 and 2024, the
                   dan 2024, PDN Bank telah diungkapkan dalam                                                      Bank’s NOP has been disclosed in Note 45j.
                   Catatan 45j.

                   Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                                                     The table below summarises exposure to
                   Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing pada                                               foreign currency exchange rate risk as of
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Termasuk                                                     December 31, 2025 and 2024. Included in the
                   di dalamnya adalah instrumen keuangan pada                                                      table are financial instruments at carrying
                   nilai tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis                                                 amounts, categorized by currencies:
                   mata uang:
                                                                                    2025
                                               Dolar Amerika      Euro        Dolar                 Dolar
                                                  Serikat/       Eropa/    Singapura/             Australia/
                                                United States   European   Singapore              Australian         Lain-lain/   Jumlah/
                                                   Dollar         Euro       Dollar                Dollar             Others       Total
                   Aset                                                                                                                                            Assets

                   Kas                                 40.467      3.281        15.708                  1.319            3.307      64.082                          Cash
                                                                                                                                                   Current accounts with
                   Giro pada Bank Indonesia            83.359          -                 -                     -              -     83.359             Bank Indonesia
                                                                                                                                                   Current accounts with
                   Giro pada bank lain                156.220     41.598        16.299                  4.809           26.727     245.653                 other banks
                   Penempatan pada Bank                                                                                                             Placements with Bank
                     Indonesia dan bank lain          750.375          -                 -                     -              -    750.375    Indonesia and other bank
                   Efek-efek                          706.653          -                 -                     -              -    706.653          Marketable securities
                   Pendapatan bunga yang                                                                       -              -                          Accrued interest
                     masih akan diterima                9.072          -            28                                                9.100                receivables
                   Kredit yang diberikan               97.655      9.270             -                      -                -      106.925                        Loans
                   Jumlah                           1.843.801     54.149        32.035                  6.128           30.034    1.966.147                         Total

                   Liabilitas                                                                                                                                  Liabilities

                   Liabilitas segera                    2.030          -             -                      -                -        2.030   Obligation due immediately
                   Simpanan nasabah                 1.867.871     39.320        25.130                  4.463           11.871    1.948.655     Deposits from customers
                   Bunga masih harus dibayar            1.342         39             -                      -                -        1.381    Accrued interest payables
                   Liabilitas lain-lain                 1.233          -             -                      -                -        1.233              Other liabilities
                   Jumlah                           1.872.476     39.359        25.130                  4.463           11.871    1.953.299                         Total

                   Laporan posisi                                                                                                                 Statement of financials
                    keuangan – bersih                (28.675)     14.790             6.905              1.665           18.163      12.848              position – net




                                                                           - 157 -
Page 688
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                              PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                               As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                    December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                   45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                               REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                       ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                  k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                    III.      Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                          2)          Market risk (continued)

                   Risiko nilai tukar (lanjutan)                                                                Foreign exchange risk (continued)
                   Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                                                  The table below summarises exposure to
                   Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing pada                                            foreign currency exchange rate risk as of
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Termasuk                                                  December 31, 2025 and 2024. Included in the
                   di dalamnya adalah instrumen keuangan pada                                                   table are financial instruments at carrying
                   nilai tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis                                              amounts,    categorized    by    currencies:
                   mata uang: (lanjutan)                                                                        (continued)
                                                                                    2024
                                               Dolar Amerika      Euro        Dolar              Dolar
                                                  Serikat/       Eropa/    Singapura/          Australia/
                                                United States   European   Singapore           Australian         Lain-lain/   Jumlah/
                                                   Dollar         Euro       Dollar             Dollar             Others       Total
                   Aset                                                                                                                                        Assets

                   Kas                                380.328      1.595        11.504               1.771            1.140     396.338                         Cash
                                                                                                                                                Current accounts with
                   Giro pada Bank Indonesia            76.435          -              -                     -              -     76.435            Bank Indonesia
                                                                                                                                                Current accounts with
                   Giro pada bank lain                155.734      2.759        25.399               2.990           31.995     218.877                other banks
                                                                                                                                                Placements with Bank
                   Penempatan pada Bank                                                                                                        Indonesia and other
                     Indonesia dan bank lain          450.660          -              -                     -              -    450.660                       bank
                   Efek-efek                          483.816          -              -                     -              -    483.816         Marketable securities
                   Pendapatan bunga                                                                                                                  Accrued interest
                   yang masih akan diterima             2.696          -            38                   -                -        2.734               receivables
                   Kredit yang diberikan              241.941          -        12.928                   -                -      254.869                       Loans
                   Jumlah                           1.791.610      4.354        49.869               4.761           33.135    1.883.729                        Total

                   Liabilitas                                                                                                                              Liabilities

                   Liabilitas segera                      994          -             -                      -             -          994   Obligation due immediately
                   Simpanan nasabah                 1.779.698         75        31.515                      4        17.978    1.829.270     Deposits from customers
                   Bunga masih harus
                     dibayar                            3.184          -          (67)                      -             -        3.117    Accrued interest payables
                   Liabilitas lain-lain                   894          -             -                      -             -          894             Other liabilities
                   Jumlah                           1.784.770         75        31.448                      4        17.978    1.834.275                        Total

                   Laporan posisi                                                                                                             Statement of financials
                    keuangan – bersih                   6.840      4.279        18.421               4.757           15.157      49.454             position – net




                                                                           - 158 -
Page 689
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                          PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                           As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                45.      ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                           REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                   ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                             k.      Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                III.     Risk profile (continued)

              2)   Risiko pasar (lanjutan)                                                     2)     Market risk (continued)

                   Risiko nilai tukar (lanjutan)                                                      Foreign exchange risk (continued)
                   Tabel di bawah ini menggambarkan posisi mata                                       The table below indicates the foreign
                   uang asing atas aset dan liabilitas moneter yang                                   currencies position of non-trading monetary
                   tidak diperdagangkan pada tanggal 31 Desember                                      assets and liabilities as of December 31, 2025
                   2025 dan 2024 dimana Bank memiliki risiko                                          and 2024 which shows that the Bank has risk
                   terhadap arus kas masa depan. Analisis tersebut                                    exposure in expected cash flows. The analysis
                   menghitung pengaruh dari pergerakan wajar mata                                     calculates the effect of a reasonably possible
                   uang asing yang memungkinkan terhadap Rupiah,                                      movement of the currency rate against the
                   dengan seluruh variabel lain dianggap konstan,                                     Indonesian Rupiah, with all variables held
                   terhadap laporan laba rugi dan penghasilan                                         constant, on the statement of profit or loss and
                   komprehensif lain (akibat adanya perubahan nilai                                   other comprehensive income (due to change in
                   wajar aset dan liabilitas moneter yang tidak                                       the fair value of currency sensitive non-trading
                   diperdagangkan yang sensitif terhadap nilai tukar)                                 monetary assets and liabilities) and equity (due
                   dan ekuitas (akibat adanya perubahan nilai wajar                                   to change in the fair value of fair value through
                   atas aset dan liabilitas keuangan yang termasuk                                    other comprehensive income financial assets
                   kategori nilai wajar melalui komprehensif lain).                                   and liabilities).

                                                                                   2025
                                                 Kenaikan/ (penurunan)                        Sensitivitas dalam
                                                   dalam basis poin/                          laporan laba rugi/
                                                 Increase/ (decrease) in                     Sensitivity of profit or
                                                      basis points                                     loss
                   Mata uang                                                                                                               Currency
                   Dolar Amerika Serikat                            10/(10)                               5,09/(5,09)            United States Dollar
                   Poundsterling Inggris                            10/(10)                               3,07/(3,07)     Great Britain Poundsterling
                   Euro Eropa                                       10/(10)                               5,54/(5,54)                 European Euro

                                                                                   2024
                                                 Kenaikan/ (penurunan)                        Sensitivitas dalam
                                                   dalam basis poin/                          laporan laba rugi/
                                                 Increase/ (decrease) in                     Sensitivity of profit or
                                                      basis points                                     loss
                   Mata uang                                                                                                               Currency
                   Dolar Amerika Serikat                            10/(10)                               0,48/(0,48)            United States Dollar
                   Poundsterling Inggris                            10/(10)                               4,24/(4,24)     Great Britain Poundsterling
                   Euro Eropa                                       10/(10)                               3,66/(3,66)                 European Euro

              3)   Risiko likuiditas                                                           3)     Liquidity risk

                   Risiko    likuiditas   adalah   risiko  akibat                                     Liquidity risk is risk due to the inability of the
                   ketidakmampuan Bank untuk memenuhi                                                 Bank to meet obligations due from cash flow
                   kewajiban yang jatuh tempo dari sumber                                             funding sources and/or from high quality liquid
                   pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid                                       assets that can be pledged, without disrupting
                   berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa                                     the activities and financial condition of the
                   mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan                                          Bank.
                   Bank.




                                                                        - 159 -
Page 690
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                        PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                         As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                              December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                 45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                         REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                 ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                            k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                              III.     Risk profile (continued)

              3)   Risiko likuiditas (lanjutan)                                              3)    Liquidity risk (continued)

                   Kunci pengukuran yang digunakan oleh Bank                                       The key measurement used by the Bank to
                   untuk mengelola risiko likuiditas adalah dengan                                 manage liquidity risk is to use gap analysis and
                   menggunakan analisis gap dan rasio-rasio                                        liquidity ratios such as the ratio of liquid assets
                   likuiditas seperti rasio aset likuid terhadap dana                              to third party funds, core depositors' ratio,
                   pihak ketiga, rasio deposan inti, Rasio                                         macroprudential intermediation ratio (RIM),
                   Intermediasi Makroprudensial (RIM), serta                                       and by monitoring the net position of cash flows
                   dengan memantau posisi bersih arus kas dalam                                    within a period 1 day to the next 3 months and
                   jangka waktu 1 hari sampai dengan 3 bulan ke                                    interbank funding activities. The Bank monitors
                   depan dan aktivitas pendanaan antar bank. Bank                                  liquidity risk management through the
                   melakukan pemantauan atas pengelolaan risiko                                    development of a liquidity risk profile every
                   likuiditas melalui perkembangan profil risiko                                   month that is reported to the Directors and Risk
                   likuiditas setiap bulan yang dilaporkan kepada                                  Monitoring Committee.
                   Direksi dan Komite Pemantau Risiko.

                   Beberapa langkah telah diambil dalam mengelola                                  Several steps have been taken in managing
                   risiko likuiditas, seperti dari sisi aset, strategi                             liquidity risk, such as in terms of assets,
                   pembelian instrumen keuangan yang berkualitas                                   purchasing strategies of high quality and low-
                   tinggi dan berisiko rendah untuk posisi trading                                 risk financial instruments for trading book
                   book, available for sale dan hold to maturity,                                  positions, available for sale and hold to
                   memelihara posisi aset likuid, dan menjaga saldo                                maturity, maintaining liquid asset positions,
                   Giro Wajib Minimum (GWM) sesuai ketentuan                                       and maintaining the Statutory Reserves (GWM)
                   Bank Indonesia. Sementara di sisi kewajiban,                                    in accordance with Bank Indonesia
                   strategi memelihara komposisi Current Account                                   regulations. While on the liability side, the
                   Savings Account (CASA) terhadap total deposito                                  strategy maintains the composition of the
                   dan melakukan analisis terhadap jenis-jenis                                     Current Account Savings Account (CASA) of
                   liabilitas dan jangka waktunya.                                                 total deposits and analyzes the types of
                                                                                                   liabilities and their time periods.

                   Langkah yang diambil oleh Bank sehubungan                                       The steps taken by the Bank in connection with
                   dengan mismatch antara aset dan liabilitas                                      the mismatch between monetary assets and
                   moneter yang jatuh tempo antara 1 (satu) sampai                                 liabilities with maturities between 1 (one) to 6
                   dengan 6 (enam) bulan adalah meningkatkan                                       (six) months are to improve service to
                   pelayanan     kepada     nasabah,    memantau                                   customers, monitor the extension of deposits,
                   perpanjangan simpanan, mencari nasabah baru                                     find new customers and offer attractive
                   serta menawarkan produk dan bunga yang                                          products and interest to customers, to maintain
                   menarik kepada nasabah, untuk menjaga stabilitas                                stability and continuity in the amount of
                   dan kontinuitas jumlah simpanan.                                                deposits.

                   Di samping itu, Bank juga mengintensifkan usaha                                 In addition, the Bank also intensified collection
                   penagihan kepada debitur bermasalah, penjualan                                  efforts for troubled debtors, foreclosed
                   agunan yang diambil alih (AYDA) dan                                             collateral sales (AYDA) and placed excess
                   menempatkan kelebihan dana pada surat-surat                                     funds in securities that have a liquid market so
                   berharga yang memiliki pasar yang likuid                                        that they can be disbursed at any time if the
                   sehingga dapat dicairkan setiap saat apabila Bank                               Bank needs funds.
                   membutuhkan dana.




                                                                         - 160 -
Page 691
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                       45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                   REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                           ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                      k.      Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                         III.       Risk profile (continued)

              3)   Risiko likuiditas (lanjutan)                                                           3)     Liquidity risk (continued)
                                                                                            2025
                                                                        1 bulan             3 bulan                          2 tahun
                                                                        sampai              sampai         1 tahun            sampai
                                                                       dengan 3            dengan 1        sampai           dengan 5       Lebih dari
                                                         Kurang dari 1 bulan/ 1            tahun/ 3       dengan 2           tahun/ 2       5 tahun/
                                                          bulan/ Less month until        months until 1 tahun/ 1 year      years until 5   More than
                                           Jumlah/ Total  than 1 mon   3 months               year       until 2 years         years         5 years
                   Aset                                                                                                                                                      Assets
                   Kas                          480.015        480.015              -                 -                -               -                -                     Cash
                   Giro pada Bank                                                                                                                           Current accounts with
                     Indonesia                 2.311.415     2.311.415              -                 -                -               -                -        Bank Indonesia
                                                                                                                                                            Current accounts with
                   Giro pada bank lain          270.593        270.593              -                 -                -               -                -            other banks
                   Penempatan pada                                                                                                                          Placements with Bank
                     Bank Indonesia dan                                                                                                                     Indonesia and other
                     bank lain                 2.445.816     2.445.816             -                 -                 -              -             -                      banks
                   Efek-efek                   8.940.084       509.553       294.767         2.406.435         1.254.524      2.127.591     2.347.214        Marketable securities
                   Wesel ekspor                        -             -             -                 -                 -              -             -                  Export bills
                   Efek-efek yang dibeli                                                                                                                      Securities purchased
                     dengan janji dijual                                                                                                                     under agreement to
                     kembali                    147.462        147.462              -                 -                -               -                -                  resell
                                                                                                                                                                         Derivative
                   Tagihan derivatif                332            332              -                 -                -               -                -               receivables
                   Pendapatan bunga
                     yang masih akan                                                                                                                            Accrued interest
                     diterima                    272.255       272.255             -                 -                -               -             -              receivables
                   Kredit yang diberikan       9.792.435       303.706       607.552         3.629.859          459.613       1.890.870     2.900.835                     Loans
                   Aset lain-lain:                                                                                                                                 Other assets:
                   Setoran jaminan dan                                                                                                                        Guarantee deposits
                     tagihan                     226.583             -             -                 -           226.583              -             -          and receivables
                   Jumlah                     24.886.990     6.741.147       902.319         6.036.294         1.940.720      4.018.461     5.248.049                         Total

                   Liabilitas                                                                                                                                           Liabilities
                                                                                                                                                                 Obligations due
                   Liabilitas segera            240.572        240.572              -                 -                -               -                -          immediately
                                                                                                                                                                    Deposits from
                   Simpanan nasabah           22.652.514    19.013.794     2.850.756           787.964                 -               -                -               customers
                   Simpanan dari bank                                                                                                                               Deposits from
                     lain                       147.764         83.764        44.000            20.000                 -               -                -           other banks
                   Liabilitas derivatif             340            340             -                 -                 -               -                -    Derivative liabilities
                   Bunga masih harus                                                                                                                            Accrued interest
                     dibayar                      37.710        37.710             -                 -                 -               -            -                  payables
                   Liabilitas lain-lain          375.870             -             -                 -                 -               -      375.870             other liabilities
                   Jumlah                     23.454.770    19.376.180     2.894.756           807.964                 -               -      375.870                         Total
                   Aset (liabilitas)
                     bersih                    1.432.220   (12.635.033)   (1.992.437)        5.228.330         1.940.720      4.018.461     4.872.179       Net assets (liabilities)




                                                                               - 161 -
Page 692
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                       45.       ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                   REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                           ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                                      k.      Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                                         III.       Risk profile (continued)

              3)   Risiko likuiditas (lanjutan)                                                           3)     Liquidity risk (continued)
                                                                                            2024
                                                                        1 bulan             3 bulan                          2 tahun
                                                                        sampai              sampai         1 tahun            sampai
                                                                       dengan 3            dengan 1        sampai           dengan 5       Lebih dari
                                                         Kurang dari 1 bulan/ 1            tahun/ 3       dengan 2           tahun/ 2       5 tahun/
                                                          bulan/ Less month until        months until 1 tahun/ 1 year      years until 5   More than
                                           Jumlah/ Total  than 1 mon   3 months               year       until 2 years         years         5 years
                   Aset                                                                                                                                                      Assets
                   Kas                          769.354        769.354              -                 -                -               -                -                     Cash
                   Giro pada Bank                                                                                                                           Current accounts with
                     Indonesia                 3.024.920     3.024.920              -                 -                -               -                -        Bank Indonesia
                                                                                                                                                            Current accounts with
                   Giro pada bank lain          349.519        349.519              -                 -                -               -                -            other banks
                   Penempatan pada                                                                                                                          Placements with Bank
                     Bank Indonesia dan                                                                                                                     Indonesia and other
                     bank lain                 2.177.464     2.177.464             -                 -                 -              -             -                      banks
                   Efek-efek                   8.502.776       753.310       623.460         4.333.464         1.346.060      1.066.004       380.478        Marketable securities
                   Wesel ekspor                  166.681             -             -           166.681                 -              -             -                  Export bills
                   Efek-efek yang dibeli                                                                                                                      Securities purchased
                     dengan janji dijual                                                                                                                     under agreement to
                     kembali                    976.065        976.065              -                 -                -               -                -                  resell
                                                                                                                                                                         Derivative
                   Tagihan derivatif                 48             48              -                 -                -               -                -               receivables
                   Pendapatan bunga
                     yang masih akan                                                                                                                             Accrued interest
                     diterima                    253.265       253.265             -                 -                -               -             -               receivables
                   Kredit yang diberikan      10.605.479       416.020       175.912         3.676.200          939.006       2.215.086     3.183.255                       Loans
                                                                                                                                                                      Acceptance
                   Tagihan akseptasi            166.682               -             -          166.682                 -               -                -             receivables
                                                                                                                                                             Investment in shares
                   Penyertaan saham                   6               -             -                 -                -               -            6                  of stock
                   Aset lain-lain:                                                                                                                                  Other assets:
                   Setoran jaminan dan                                                                                                                         Guarantee deposits
                     tagihan                      21.858             -             -                 -            21.858              -             -           and receivables
                   Jumlah                     27.014.117     8.719.965       799.372         8.343.027         2.306.924      3.281.090     3.563.739                         Total

                   Liabilitas                                                                                                                                          Liabilities
                                                                                                                                                                 Obligations due
                   Liabilitas segera            115.621        115.621              -                 -                -               -                -         immediately
                                                                                                                                                                   Deposits from
                   Simpanan nasabah           23.890.773    20.238.163     2.643.275         1.009.335                 -               -                -              customers
                   Simpanan dari bank                                                                                                                              Deposits from
                     lain                       452.454        452.454              -                -                 -               -                -          other banks
                   Liabilitas akseptasi         166.682              -              -          166.682                 -               -                -   Acceptance liabilities
                   Bunga masih harus                                                                                                                            Accrued interest
                     dibayar                      35.100        35.100             -                 -                 -               -            -                 payables
                   Liabilitas lain-lain          312.446             -             -                 -                 -               -      312.446            Other liabilities
                   Jumlah                     24.973.076    20.841.338     2.643.275         1.176.017                 -               -      312.446                         Total
                   Aset (liabilitas)
                     bersih                    2.041.041   (12.121.373)   (1.843.903)        7.167.010         2.306.924      3.281.090     3.251.293       Net assets (liabilities)


                   Selanjutnya, Bank juga telah melakukan stress                                                 Furthermore, the Bank has conducted stress
                   testing dalam beberapa analisis skenario dengan                                               testing in some scenario analysis by estimating
                   perkiraan kondisi terburuk yang mungkin terjadi                                               of the worst case scenario and analysis of
                   dan analisis Contingency Funding Plan secara                                                  Contingency Funding Plan periodically.
                   periodik.

                   Pemantauan harian maupun secara periodik                                                      Daily and periodically monitoring of the
                   terhadap transaksi-transaksi yang berkaitan                                                   transactions relating to the Bank’s liquidity risk
                   dengan risiko likuiditas telah dilakukan Bank                                                 has been performed consistently to establish
                   secara konsisten untuk terwujudnya tata kelola                                                good corporate governance.
                   perusahaan yang baik.




                                                                               - 162 -
Page 693
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                            III.     Risk profile (continued)
              4)   Risiko operasional                                                      4)    Operational risk
                   Risiko operasional adalah risiko akibat                                       Operational risk is the risk due to inadequate
                   ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya                                    and/or failed internal processes, human error,
                   proses internal, kesalahan manusia, kegagalan                                 system failure, and/or the existence of external
                   sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian                                     events affecting the Bank’s operations.
                   eksternal yang mempengaruhi operasional Bank.
                   Bank menerapkan manajemen risiko operasional                                  The Bank implements operational risk
                   dengan sasaran memastikan bahwa Bank telah                                    management with the objective to ensure that
                   melakukan proses manajemen risiko yang                                        Bank has performed a risk management
                   meliputi identifikasi risiko, penilaian risiko,                               process that includes risk identification, risk
                   evaluasi risiko, mitigasi risiko serta dilakukan                              assessment, risk evaluation, risk mitigation,
                   pemantauan dan pelaporan atas pelaksanaannya.                                 and monitoring and reporting on the
                   Hal tersebut dilakukan dengan tujuan akhir                                    implementation. It is perform with the ultimate
                   memaksimalkan        manfaat      dari      suatu                             goal to maximize the benefits of a
                   produk/layanan atau proses transaksi/aktivitas                                product/service or transaction/activity process
                   dengan potensi risiko operasional yang telah                                  with the potential operational risks that have
                   diperhitungkan.                                                               been calculate.
                   Pencatatan data kerugian dan potensi kerugian                                 Recording of data loss and potential loss plays
                   berperan penting dalam pengelolaan dan kalkulasi                              an important role in the operational risk
                   risiko operasional. Bank telah melakukan                                      management and calculation. The Bank has
                   pengelolaan pencatatan data kerugian dan potensi                              conducted data loss records management and
                   kerugian yang terjadi pada Satuan Kerja                                       the potential loss that occurred in the
                   Operasional (Risk taking unit) secara periodik                                Operations Unit (Risk taking unit) periodically
                   melalui aplikasi Operational Risk Management                                  through Operational Risk Management (ORM)
                   (ORM) yang telah diimplementasikan secara                                     applications, which have been implemented
                   online di seluruh cabang dan unit kerja.                                      online in all branches and unit.
                   Pengelolaan data kerugian tersebut sebagai salah                              Management of data loss is one of the input
                   satu data input dalam penilaian parameter Profil                              data in the assessment of Operational Risk
                   Risiko Operasional yang dipetakan sesuai                                      Profile parameters which is mapped in
                   frekuensi kejadian dan dampaknya.                                             accordance to its frequency of occurrence and
                                                                                                 impact.
                   Pemantauan terhadap perkembangan Profil                                       Monitoring the development of Operational
                   Risiko Operasional dilakukan melalui identifikasi                             Risk Profile through the identification of the
                   faktor-faktor penyebab kerugian operasional yang                              causal factors operating losses incurred and
                   terjadi dan memberikan rekomendasi kepada                                     provide recommendations to the Risk taking
                   Satuan Kerja Operasional terkait dalam                                        units relating to mitigate risk events in the
                   memitigasi kejadian risiko tersebut di masa                                   future.
                   mendatang.
                   Pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direksi                                   Monitoring by the Bank’s Boards of
                   Bank atas Profil Risiko Operasional dan                                       Commissioners and Directors on the
                   pelaksanaan manajemen risiko dilakukan melalui                                Operational Risk Profile and risk management
                   rapat Komite Manajemen Risiko dan Komite                                      is conducted through Risk management
                   Pemantau Risiko yang dilakukan secara berkala                                 Committee and Risk Monitoring Committee
                   sesuai dengan kebutuhan Bank.                                                 meetings that are conducted periodically based
                                                                                                 on the Bank’s needs.




                                                                       - 163 -
Page 694
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                            III.     Risk profile (continued)

              4)   Risiko operasional (lanjutan)                                           4)    Operational risk (continued)

                   Bank telah melakukan pengukuran risiko                                        The Bank has measured operational risk during
                   operasional selama tahun berjalan dengan                                      the current year using the Basic Indicator
                   menggunakan metode Basic Indicator Approach                                   Approach (BIA) method with reference to the
                   (BIA) dengan berpedoman kepada Peraturan                                      Financial Services Authority Regulation
                   Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/PJOK.03/2016                                  Number 11/PJOK.03/2016 concerning Capital
                   tentang Kewajiban Penyediaan Modal Bank                                       Adequacy Requirements for Commercial Banks
                   Umum dan Surat Edaran Bank Indonesia No.                                      and Bank Indonesia Circular Letter No.
                   6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset                                      6/SEOJK.03/2020 concerning Calculation of
                   Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk                                        Risk-Weighted Assets (RWA) for Operational
                   Risiko Operasional dengan menggunakan Standar                                 Risk using Standards for Commercial Banks.
                   bagi Bank Umum.
                   Selain kebijakan dan metode tersebut di atas,                                 In addition to policies and methods above, the
                   Bank juga telah menerapkan upaya yang terus                                   Bank has also implemented an ongoing effort to
                   menerus dikembangkan untuk membangun                                          build a cultural environment that support the
                   lingkungan budaya risiko yang mendukung                                       implementation        of    operational      risk
                   pelaksanaan manajemen risiko operasional. Hal                                 management. This is done through the
                   tersebut dilakukan melalui penguatan pada tiga                                strengthening of the three lines of defense such
                   lini pertahanan (three lines of defense) yaitu                                as empower the business unit as a first line of
                   pemberdayaan unit bisnis sebagai lini pertahanan                              defense, the establishment of operational risk
                   pertama, pembentukan fungsi manajemen risiko                                  management function as a second line of
                   operasional sebagai lini pertahanan kedua dan                                 defense and coordination with Internal Audit as
                   koordinasi kerja dengan Internal Audit sebagai                                a third line of defense.
                   lini pertahanan ketiga.

              5)   Risiko reputasi                                                         5)    Reputation risk

                   Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya                               Reputation risk is the risk related to the
                   tingkat kepercayaan pemangku kepentingan                                      decreasing level of stakeholders’ confidence
                   (stakeholder) yang bersumber dari persepsi                                    arising from the negative perception on the
                   negatif terhadap Bank.                                                        Bank.

                   Kegagalan Bank dalam menjaga reputasinya di                                   The Bank’s failure in proctecting its reputation
                   mata masyarakat dapat menimbulkan pandangan                                   in the public’s perception may result in
                   maupun persepsi negatif masyarakat terhadap                                   negative view as well as perception by the
                   Bank. Apabila risiko ini dihadapi oleh Bank,                                  public towards the Bank. If the Bank faces this
                   maka dalam waktu singkat dapat terjadi                                        risk then in the short run, the Bank may lose the
                   penurunan atau hilangnya kepercayaan nasabah                                  customer’s trust that will ultimately result in a
                   terhadap Bank yang pada akhirnya akan                                         negative impact to the Bank’s income and
                   memberikan dampak negatif terhadap pendapatan                                 volume of activities.
                   usaha dan volume aktivitas Bank.

                   Corporate Secretary Bank setiap hari melakukan                                The Bank’s Corporate Secretary monitors the
                   monitoring terhadap pemberitaan media untuk                                   news media on a daily basis for any negative
                   memantau publikasi negatif atau keluhan nasabah                               publicity or customer complaints that appeared
                   yang muncul di media. Sedangkan monitoring                                    in the media. While monitoring the Bank’s wide
                   secara Bank wide atas keluhan nasabah yang                                    customer complaints submitted directly to the
                   disampaikan langsung ke Bank dilakukan oleh                                   Bank is conducted by SubDit Service Quality to
                   SubDit Service Quality untuk kemudian                                         be followed-up through the related branch in
                   ditindaklanjuti penyelesaiannya melalui cabang                                accordance with the relevant regulations. For
                   terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk                                  negative reporting and customer complaints
                   pemberitaan negatif dan keluhan nasabah yang                                  that appear in the media would be clarified and
                   muncul di media selanjutnya dibuatkan klarifikasi                             responded in accordance with the best effort
                   dan tanggapan sesuai dengan langkah terbaik                                   taken by the Bank.
                   yang ditempuh Bank.

                                                                       - 164 -
Page 695
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                       PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                        As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                             December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                                45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                        REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                                ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                           k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                             III.     Risk profile (continued)


              5)   Risiko reputasi (lanjutan)                                               5)    Reputation risk (continued)

                   Upaya mitigasi risiko reputasi juga dilakukan saat                             Efforts to mitigate reputational risk is also done
                   Bank meluncurkan produk/layanan/program baru                                   when the Bank launched new products/
                   dengan menganalisis risiko reputasi yang                                       services/ program by analyzing reputational
                   mungkin timbul dan strategi mengantisipasi risiko                              risks that may arise and how to anticipate risk.
                   tersebut. Demikian pula, untuk informasi yang                                  Similarly for the material or important
                   material atau yang penting untuk diketahui oleh                                information to be known by the customer,
                   nasabah, Corporate Secretary juga menyiapkan                                   Corporate Secretary also prepared a guide to
                   panduan untuk para frontliner dan spokespersons                                the frontliner and spokespersons for them to
                   agar mereka bisa menjelaskan informasi tersebut                                explain the information correctly and
                   secara benar dan proporsional kepada nasabah                                   proportional to its customers.
                   Bank.

              6)   Risiko hukum                                                             6)    Legal risk

                   Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan                                     Legal risk is the risk related to legal claims
                   hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.                                        and/or weakness in the legal aspect. Such
                   Kelemahan aspek yuridis tersebut antara lain                                   weakness in legal aspect is caused, among
                   disebabkan    adanya    ketiadaan    peraturan                                 others, by the lack of the supporting legislation
                   perundang-undangan yang mendukung atau                                         or weakness of the contracts such as incomplete
                   kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya                                  requirements for a valid contract and imperfect
                   syarat sahnya kontrak dan pengikatan dokumen                                   document contract.
                   yang tidak sempurna.

                   Sebagai sebuah perusahaan yang berdiri dalam                                   As a company that established under the
                   yuridiksi hukum Indonesia, Bank harus selalu                                   jurisdiction of the laws of Indonesia, the Bank
                   tunduk terhadap segala peraturan hukum yang                                    shall always be subject to all regulations issued
                   dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas                                   by Bank Indonesia and Financial Services
                   Jasa Keuangan selaku regulator industri                                        Authority as the regulator of the banking
                   perbankan di Indonesia dan instansi berwenang                                  industry in Indonesia and others authorities
                   lainnya terkait dengan Bank. Selain itu, Bank juga                             related to the Bank. In addition, the Bank also
                   harus mengikuti segala bentuk peraturan                                        must apply any rules and laws applicable in
                   perundangan yang berlaku di masyarakat baik                                    society that relevant either directly or indirectly
                   yang terkait secara langsung maupun tidak                                      to the business activities of the Bank.
                   langsung dengan kegiatan usaha Bank. Kegagalan                                 Incompliance to the law and regulation may
                   Bank dalam mengikuti peraturan hukum yang                                      result in lawsuits that will be addressed to the
                   berlaku dapat mengakibatkan pada timbulnya                                     Bank.
                   tuntutan hukum yang akan ditujukan kepada
                   Bank.

                   Apabila tuntutan-tuntutan hukum yang diajukan                                  When lawsuits that are filed to the Bank have
                   kepada Bank memiliki nilai yang material, maka                                 material impact, then they can provide a
                   hal tersebut dapat memberikan dampak secara                                    significant affect on the financial performance
                   langsung terhadap kinerja keuangan Bank.                                       of the Bank.




                                                                        - 165 -
Page 696
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                         k.     Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                           III.     Risk profile (continued)

              6)   Risiko hukum (lanjutan)                                                6)    Legal risk (continued)

                   Untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin                                   To mitigate the legal risks that may arise from
                   timbul akibat tuntutan hukum atau kelemahan                                  lawsuits or juridical weakness, the Bank has the
                   aspek yuridis, Bank memiliki Biro Hukum. Biro                                General Legal Division. This Division has roles
                   tersebut memiliki peranan antara lain:                                       among others:
                   a) Melakukan analisa hukum atas produk                                       a)    Performing legal analysis on the new
                         dan/atau aktivitas baru serta membuat                                        products and/or activities as well as
                         standar dokumen hukum yang terkait                                           create a standard legal documents
                         dengan produk dan/atau aktivitas tersebut;                                   related to the products and activities;
                   b) Memberikan analisis/advis hukum kepada                                    b)    Providing analysis/legal advice to all
                         seluruh pegawai pada setiap jenjang                                          employees at every level of the
                         organisasi;                                                                  organization;
                   c) Memberikan advis atas eksposur hukum                                      c)    Providing advice on the legal exposure
                         akibat perubahan ketentuan atau peraturan;                                   due to changes in rule or regulation;
                   d) Memeriksa segala perjanjian yang akan                                     d)    Checking any agreements that will be
                         dibuat antara Bank dengan pihak ketiga;                                      made between the Bank and third
                                                                                                      parties;
                   e)   Melakukan pemeriksaan berkala atas                                      e)    Performing periodic inspections on the
                        perjanjian yang telah dibuat; dan                                             agreement that has been made; and
                   f)   Memantau risiko hukum yang ada di seluruh                               f)    Monitoring the legal risks in the overall
                        cabang dan unit kerja Bank.                                                   Bank's branches.

                   Dengan adanya biro tersebut, maka Bank                                       Through this division, the Bank has legal
                   memiliki kebijakan hukum dan standar dokumen                                 policies and standard legal documents related
                   hukum baku yang terkait dengan produk atau                                   to the product or banking facilities offered by
                   fasilitas perbankan yang ditawarkan oleh Bank                                the Bank to public, where such legal policy and
                   kepada masyarakat, dimana kebijakan hukum dan                                standard documents are created with reference
                   standar dokumen hukum dimaksud dibuat dengan                                 to the provisions of applicable Laws and
                   mengacu kepada ketentuan              peraturan                              considering the aspects jurisdiction interest of
                   perundangan yang berlaku serta memperhatikan                                 the Bank. In addition, the Bank’s Legal
                   kepentingan aspek yuridis dari Bank. Selain itu,                             Division has the litigation function by handling
                   Biro Hukum Bank juga memiliki fungsi litigasi                                all legal issues related to litigation in order to
                   yang salah satu tugasnya adalah menangani setiap                             minimize legal risks that may arise.
                   permasalahan hukum yang terkait dengan litigasi
                   agar risiko hukum yang mungkin timbul dapat
                   diminimalisasi.
                   Pengelolaan risiko hukum dilakukan dengan                                    The legal risk is also conducted by monitoring
                   memantau perkembangan kasus-kasus hukum                                      the development of legal cases and take
                   yang terjadi dan mengambil lesson learnt dari                                ‘lessons learnt’ principle from those cases. The
                   kasus-kasus tersebut. Penanganan kasus hukum                                 management of legal cases conducted by the
                   yang dilakukan pada Bank senantiasa                                          Bank at all time calculating potential loss,
                   memperhitungkan potensi kerugian baik atas                                   either through settlement or court. The Bank
                   penyelesaian     kasus    secara   musyawarah                                also pays special attention to legal cases which
                   mufakat/damai ataupun melalui jalur pengadilan.                              potentially may create significant loss to the
                   Bank juga memberikan perhatian khusus atas                                   Bank.
                   kasus hukum yang berpotensi menimbulkan
                   kerugian secara signifikan.
              7)   Risiko kepatuhan                                                       7)    Compliance risk
                   Risiko kepatuhan merupakan risiko akibat Bank                                Compliance risk is the risk resulting from the
                   tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan                                   failure of the Bank in fulfilling and/or
                   peraturan perundang-undangan dan ketentuan                                   implementing the prevailing laws and
                   yang berlaku.                                                                regulations.



                                                                      - 166 -
Page 697
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                       As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                            December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                               45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                               ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                          k.     Risk Management (continued)
      III.    Profil risiko (lanjutan)                                            III.     Risk profile (continued)
              7)   Risiko kepatuhan (lanjutan)                                             7)    Compliance risk (continued)
                   Dalam menjalankan kegiatan usaha pada industri                                In engaging in the banking industry services,
                   perbankan, Bank diwajibkan untuk selalu tunduk                                the Bank is required to always comply with the
                   terhadap peraturan perbankan yang diterbitkan                                 banking regulations issued by Bank Indonesia,
                   baik oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan                              Financial Service Auhority and the
                   maupun Pemerintah. Selain itu, Bank juga wajib                                Government. In addition, the Bank is also
                   tunduk kepada beberapa ketentuan lainnya                                      required to comply with several other rules
                   seperti: peraturan yang mengatur Penjaminan                                   such as; regulation on Deposit Guarantee
                   Simpanan, Perseroan Terbatas, Perpajakan dan                                  Program, Limited Liability Company, Taxation
                   peraturan di bidang pasar modal (Otoritas Jasa                                and Capital Market regulations (Financial
                   Keuangan dan Bursa Efek).                                                     Services Authority and Stock Exchange).
                   Pada umumnya, risiko kepatuhan melekat pada                                   In general, the compliance risk is embedded in
                   sebuah perseroan terbatas yang terkait erat pada                              the limited liability company which is related to
                   peraturan perundang-undangan dan ketentuan                                    the prevailing laws and regulations and other
                   lain yang berlaku, yang mengatur kewajiban Bank                               regulations, which regulate the Bank’s
                   sebagai sebuah lembaga perbankan, seperti: risiko                             responsibility as a banking institution, such as:
                   kredit terkait dengan ketentuan Kewajiban                                     credit risk related to Capital Adequacy Ratio
                   Penyediaan Modal Minimum (KPMM); Kualitas                                     (CAR) regulations; Earning Assets Quality;
                   Aktiva Produktif; Pembentukan Cadangan                                        Allowance for Impairment Losses (CKPN);
                   Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); Batas                                        Legal Lending Limit (LLL); Good Corporate
                   Maksimum        Pemberian     Kredit   (BMPK);                                Governance (GCG); and other risks related to
                   penerapan tata kelola yang baik (GCG); dan risiko                             certain regulations. The inability of the Bank to
                   lain yang terkait dengan ketentuan tertentu.                                  follow and comply with all laws and
                   Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan                                       regulations related to the Bank’s business
                   mematuhi seluruh peraturan perundangan yang                                   activities may affect the continuity of the Bank.
                   terkait dengan kegiatan usaha Bank dapat
                   berdampak buruk terhadap kelangsungan usaha
                   Bank.
                   Bank melakukan identifikasi dan pengelolaan                                   The Bank identifies and manages compliance
                   risiko kepatuhan sejak awal dengan memberikan                                 risk early by providing assistance to the
                   advis kepada unit bisnis dan unit operasional                                 business units and operational units in
                   dalam hal pengembangan produk dan/atau                                        developing new products and/or activities and
                   aktivitas baru dan secara aktif melakukan                                     actively performs an assessment of Internal
                   penilaian terhadap kebijakan Pedoman dan                                      Guidelines and Procedures owned by the Bank
                   Prosedur Internal yang dimiliki oleh Bank untuk                               to ensure that all external regulations have
                   memastikan bahwa seluruh peraturan eksternal                                  been applied properly in such manner and
                   telah diakomodasi sedemikian rupa dan                                         subsequently adhered to in practice.
                   selanjutnya      untuk      dipatuhi     dalam
                   pelaksanaannya.
                   Bank memantau perkembangan eksposur risiko                                    The Bank monitors compliance risk exposure
                   kepatuhan setiap bulan dan menyampaikannya                                    progress monthly and submits it to the Boards
                   kepada Dewan Komisaris dan Direksi melalui                                    of Commissioners and Directors through the
                   Laporan Profil Risiko Bank. Bank juga                                         Bank’s Risk Profile Report. The Bank also sets
                   menetapkan strategi mitigasi risiko atas setiap                               a risk mitigation strategy for each event of
                   kejadian risiko kepatuhan yang perlu mendapat                                 compliance risks that need special attention.
                   perhatian khusus.
                   Selanjutnya, Bank memiliki perangkat media                                    Furthermore, the Bank has the tools of online
                   online untuk menyampaikan sosialisasi semua                                   media to socialize all the rules applied to all
                   peraturan yang berlaku kepada seluruh jajaran                                 levels in the Bank, hence each related unit can
                   Bank, sehingga setiap unit kerja terkait dapat                                carry out its duties and responsibilities in
                   melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya                                      accordance to the Bank’s regulations.
                   sesuai dengan peraturan Bank.




                                                                       - 167 -
Page 698
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                     PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                      As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                           December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                             45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                             ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      k.     Manajemen risiko (lanjutan)                                        k.      Risk Management (continued)

      III.    Profil risiko (lanjutan)                                           III.     Risk profile (continued)

              8)   Risiko stratejik                                                       8)    Strategic risk

                   Risiko    stratejik adalah  risiko   akibat                                  Strategic risk is the risk due to
                   ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau                                    inappropriateness in the decision and/or
                   pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta                                  execution of a strategic decision and failure to
                   kegagalan dalam mengantisipasi perubahan                                     anticipate changes in the business environment.
                   lingkungan bisnis.

                   Ketidakmampuan Bank dalam melakukan                                          Inability of the Bank to undertake the
                   penyusunan     strategi yang tepat dapat                                     preparation of a proper strategy may result in
                   menimbulkan kegagalan bisnis Bank di masa                                    the failure of the Bank’s business in the future.
                   yang akan datang.

                   Bank melakukan identifikasi dan kuantifikasi                                 The Bank identifies and quantifies strategic risk
                   risiko stratejik sejak awal penyusunan rencana                               from the beginning of business plan
                   bisnis Bank dengan berpedoman pada visi, misi,                               preparation based on its vision, mission,
                   strategi dan kemampuan Bank.                                                 strategy and capability.

                   Bank mengelola risiko stratejik melalui proses                               The Bank manages strategic risk through the
                   pertimbangan dan pengambilan keputusan secara                                process of considerations and collective
                   kolektif dan komprehensif di lingkungan Komite                               decision-making and comprehensive in the
                   Manajemen untuk disampaikan ke Direksi, yang                                 Management Committee to be submitted to the
                   turut mempengaruhi dan berdampak pada                                        Directors, that influence and impact the
                   langkah-langkah bisnis yang akan diambil dalam                               business steps to be taken in the policy
                   kerangka kebijakan dan arah yang telah                                       framework and direction that has been set.
                   ditetapkan.

                   Selanjutnya, Bank memantau perkembangan                                      Furthermore, the Bank monitors the
                   eksposur risiko stratejik setiap bulan dan                                   development of strategic risk exposure monthly
                   menyampaikan kepada Dewan Komisaris dan                                      and submits it to the Boards of Commissioners
                   Direksi melalui Laporan Profil Risiko Bank.                                  and Directors through the Bank’s Risk Profile
                   Terhadap kejadian risiko stratejik yang perlu                                Report. On the event of strategic risk that need
                   mendapat perhatian khusus, telah ditetapkan                                  special attention, the Bank has set up the
                   strategi mitigasi risikonya oleh Bank.                                       related risk mitigation strategy.

      l.     Manajemen modal                                                    l.      Capital management

             Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk                              The Bank’s capital management objectives is to
             mempertahankan posisi modal yang kuat untuk                                maintain a strong capital position to support business
             mendukung pertumbuhan bisnis dan mempertahankan                            growth and to sustain investors, depositors, and market
             investor, deposan, dan kepercayaan pasar, memastikan                       confidence, to ensure the efficiency of the capital
             struktur permodalan yang efisiensi dan memenuhi                            structure and meet the capital requirements set by
             ketentuan permodalan yang ditetapkan oleh regulator.                       regulators. In managing its capital, the Bank considers
             Dalam        pengelolaan      permodalan,       Bank                       factors such as providing optimal capital rate of return
             mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengembalian                        to shareholders and safety provided by a sound capital
             modal yang optimal pada pemegang saham dan                                 position.
             keamanan yang diberikan oleh posisi modal yang sehat.




                                                                     - 168 -
Page 699
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                   PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                    As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                         December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)

      l.   Manajemen modal (lanjutan)                                            l.   Capital management (continued)

           Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan                               The Bank undertakes Capital Planning based on
           penilaian dan penelaahan atas kebutuhan kecukupan                          assessment and review of the capital situation in terms
           permodalan        yang        dipersyaratkan        dan                    of the legal capital adequacy requirement, combined
           mengkombinasikannya dengan tinjauan perkembangan                           with assessment of economic outlooks and stress test
           ekonomi terkini dan hasil dari metode stress test. Bank                    result. The Bank will continue to link financial and
           senantiasa akan menghubungkan tujuan keuangan dan                          capital adequacy goals to risk appetite through the
           kecukupan modal terhadap risiko melalui proses                             capital planning process and stress testing method as
           perencanaan modal dan stress test, begitu pula dengan                      well as assess the businesses based on the Bank’s capital
           usaha yang didasarkan pada permodalan dan persyaratan                      and liquidity requirements.
           likuiditas Bank.

           Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan                            The capital adequacy of the Bank are also discussed and
           didiskusikan secara rutin yang didukung dengan data                        managed on a routine basis supported by data analysis.
           analisis.

           Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai                            Capital requirement is prepared by Board of Directors
           bagian dan Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh                          as part of Bank’s business plan and is approved by the
           Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan                           Board of Commissioners. This requirement to ensure
           memastikan tersedianya modal yang cukup dan                                minimum capital and an optimum of capital structure.
           terciptanya struktur permodalan yang optimal.

           Dalam perhitungan kecukupan modal, Bank mengacu                            In calculating capital adequacy, the Bank refers to
           pada POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban                            POJK No. 11/POJK.03/2016 regarding Minimum
           Penyediaan Modal Minimum Bank Umum yang diubah                             Capital Adequacy Requirement for Commercial Banks,
           oleh POJK No. 34/POJK.03/2016 dan POJK No.                                 as amended by POJK No. 34/POJK.03/2016 and POJK
           27/POJK.03/2022.                                                           No. 27/POJK.03/2022.

           Untuk perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko                           For the calculation of Risk-Weighted Assets (RWA), the
           (ATMR), Bank menggunakan Pendekatan Standar yang                           Bank employs Standardized Approach in accordance
           mengacu kepada Basel III Reforms (Standardized                             with Basel III Reforms (Standardized Approach) for
           Approach) untuk Risiko Kredit, Risiko Pasar dan Risiko                     Credit Risk, Market Risk, and Operational Risk.
           Operasional.

           Manajemen menggunakan rasio permodalan yang                                Management uses capital ratio required by the regulator
           diwajibkan oleh regulator untuk memantau permodalan                        to monitor the Bank's capital. OJK approach to
           Bank. Pendekatan OJK untuk pengukuran ini terutama                         measurement is based primarily on monitoring the
           didasarkan pada pemantauan hubungan antara profil                          relationship between the risk profile of the Bank by the
           risiko Bank dengan ketersediaan modal. Bank wajib                          adequacy of capital. Banks are required to provide the
           menyediakan modal minimum sesuai profil risiko.                            appropriate minimum capital risk profile.

           Penyediaan modal minimum sebagaimana dimaksud                              The capital adequacy minimum referred defined as
           ditetapkan sebagai berikut:                                                follows:
           1)     8% dari ATMR untuk bank dengan profil risiko                        1) 8% of RSA for banks with a risk profile rating of 1
                  peringkat 1
           2)     9% sampai dengan kurang dari 10% dari ATMR                          2)   9% to less than 10% of RSA for banks with a risk
                  untuk bank dengan profil risiko peringkat 2                              profile rating of 2
           3)     10% sampai dengan kurang dari 11% dari ATMR                         3)   10% to less than 11% of RSA for banks with a risk
                  untuk bank dengan profil risiko peringkat 3                              profile rating of 3
           4)     11% sampai dengan 14% dari ATMR untuk bank                          4)   11% to less than 14% of RSA for banks with a risk
                  dengan profil risiko peringkat 4 atau peringkat 5                        profile rating of 4 or 5

           Bank telah mematuhi semua persyaratan modal yang                           Bank has complied with all capital requirements set by
           ditetapkan oleh regulator sepanjang periode pelaporan,                     the regulator during the reporting period, specially with
           khususnya berkenaan dengan perhitungan KPMM dan                            regard to the calculation of CAR and RWA.
           ATMR.




                                                                      - 169 -
Page 700
PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk                                                    PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                                                     As of and For the Year Ended
31 Desember 2025                                                                                                          December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in million Rupiah, unless otherwise stated)


45.   INFORMASI   TAMBAHAN         YANG TIDAK                              45.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                      REQUIRED    BY   INDONESIAN      FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA (lanjutan)                                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)
      l.   Manajemen modal (lanjutan)                                            l.    Capital management (continued)
           Kewajiban      penyediaan    modal    Bank    dengan                        The Bank’s capital adequacy ratio with consideration
           memperhitungkan risiko kredit, risiko operasional dan                       for credit, operational and market risk as of December
           risiko pasar pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                         31, 2025 and 2024 are as follows:
           adalah sebagai berikut:
                                                              2025                     2024
           Komponen modal                                                                                                  Capital component
           Modal inti                                                                                                             Core capital
             Modal inti utama (CET 1)                           3.437.834                3.591.911                Common equity tier (CET 1)
             Modal inti tambahan (AT 1)                                 -                        -                     Additonal tier (AT 1)
           Jumlah modal inti                                    3.437.834                3.591.911                          Total core capital
           Modal pelengkap                                           333.409               373.786                        Supplementary capital
           Jumlah modal (Catatan 45j)                           3.771.243                3.965.697                       Total capital (Note 45j)
           Aset tertimbang menurut risiko untuk
             risiko kredit                                     12.241.707               13.902.911            Risk weighted assets for credit risk
           Aset tertimbang menurut risiko untuk
             risiko operasional                                 1.161.572                1.036.269      Risk weighted assets for operational risk
           Aset tertimbang menurut risiko untuk
             risiko pasar                                            179.129               105.898           Risk weighted assets for market risk
           Rasio kewajiban penyediaan modal
             minimum untuk risiko kredit dan risiko                                                    Capital adequacy ratio (CAR) with credit
             operasional                                             28,14%                26,55%                       and operational risk
           Rasio kewajiban penyediaan modal
             minimum untuk risiko kredit, risiko                                                       Capital adequacy ratio (CAR) with credit,
             operasional dan risiko pasar                            27,76%                26,35%                 operational and market risk
           Rasio KPMM                                                                                                                 CAR ratio
             Rasio CET 1                                             25,31%                23,87%                                  CET 1 ratio
             Rasio AT 1                                              25,31%                23,87%                                   AT 1 ratio
             Rasio AT 2                                               2,45%                 2,48%                                   AT 2 ratio
           Rasio total                                               27,76%                26,35%                                      Total ratio
           Rasio minimum tier 1                                       6,00%                   6,00%                        Tier 1 minimum ratio
           Rasio minimum CET 1                                        4,50%                   4,50%                        CET 1 minimum ratio
           KPMM minimum berdasarkan profil
             risiko                                                   9,34%                   9,37%            Minimum CAR based risk profile
      m. Informasi penting lainnya                                               m.    Other important information
                                                           2025                       2024
           Rasio aset tetap terhadap modal                     64,73%                     53,54%                     Fixed assets to capital ratio
           Rasio kredit yang diberikan terhadap
            dana pihak ketiga (LDR)                           43,23%                     44,39%                     Loan to deposit ratio (LDR)
           Rasio kredit yang tergolong non-
            performing loans (NPL) terhadap                                                                Non-performing loans (NPL) to total
            total kredit                                       0,85%                      0,77%                                  loans ratio
           Rasio beban operasional terhadap                                                                   Operating expenses to operating
            pendapatan operasional (BOPO)                    124,31%                     90,32%                                income ratio
           Rasio aset produktif bermasalah                                                                   Non-performing earning assets to
            terhadap total aset produktif                      0,93%                      0,98%                         earning assets ratio
           Rasio laba setelah pajak terhadap rata-
            rata aset (ROA)                                   (1,85%)                     0,55%                    Return on assets (ROA) ratio
           Rasio laba setelah pajak terhadap rata-
            rata ekuitas (ROE)                               (15,86%)                     4,23%                    Return on equity (ROE) ratio
           Net Interest Margin (NIM)                            2,78%                     4,07%                      Net interest margin (NIM)
46.   PERISTIWA SETELAH PELAPORAN                                          46.   SUBSEQUENT EVENT
      Setelah tanggal pelaporan, Bank telah melakukan                             After the reporting date, the Bank has settled the foreclosed
      penyelesaian atas aset yang diambil alih (AYDA) melalui                     assets (AYDA) through sales and transfers to third parties
      penjualan dan pengalihan kepada pihak ketiga sebesar                        amounting to Rp548,388 until March 30, 2026.
      Rp548.388 sampai tanggal 30 Maret 2026.



                                                                      - 170 -
Page 701

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.2 MB
Published30 Apr 2026
Pages701
Characters4,139,494
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 142 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Artha Graha p.1 ×37
linked org Bank Artha Graha Internasional Tbk p.1 ×567
linked person Kiki Syahnakri p.33 ×9
linked person Sugianto Kusuma · President Commissioner p.45 ×3
linked org PT Cakra Inti Utama p.67
linked org Pirus Platinum p.67 ×2
linked org PT Puspita Bisnispuri p.67
linked org Karya Nusantara p.67 ×2
linked org Bank Mandiri p.72 ×3
linked org Bank Permata. p.72
linked org Bank Danamon p.97 ×7
linked org Sentul City Tbk p.98 ×4
linked org PT Charoen Pokphand Indonesia p.99 ×2
linked — Credit Suisse p.102 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×15
possible org Bursa Efek Indonesia p.22 ×3
possible org PT Sarinah p.28 ×2
possible person Tomy Winata · President Commissioner p.45 ×2
possible person Susana · Director p.62
possible org Bank Tbk p.69
possible — Beliau · Komisaris p.97 ×2
possible org PT Arthamulia p.108
unresolved org Bank Artha p.3 ×10
unresolved org Financial Services Authority p.3 ×14
unresolved org Bank Artha Graha p.3 ×16
unresolved org Graha Internasional Tbk. · Sekretaris Perusahaan p.3 ×2
unresolved org Bank Artha Graha Internasional. In p.4
unresolved org PT Rintis p.7
unresolved org PT Rintis Sejahtera Sejahtera p.7
unresolved org Bank Acquiring Bank p.8
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.10
unresolved org Bank Corporate Plan Organ Pendukung Direksi p.10
unresolved org Internasional Tbk p.10 ×2
unresolved org Internal Control System Bank Artha Graha Internasional Tbk p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13 ×27
unresolved org Bank Indonesia Giro p.13
unresolved org Bank Lain Placements p.13
unresolved org Bapepam p.22 ×20
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.22 ×3
unresolved org Banten Tbk p.24
unresolved person Grand Opening Kantor Fungsional p.30
unresolved org Bank Indonesia’s p.44
unresolved person Vice · Wakil Komisaris Utama p.45 ×6
unresolved org Bank Graha Internasional Tbk p.48 ×2
unresolved org Artha Graha Internasional Tbk p.48 ×2
unresolved org Bank Performance Achievement p.53
unresolved org Bank KBMI p.58
unresolved person Indra Sintung Budianto · Direktur p.62 ×3
unresolved — Selvy Hutomo · Director p.62
unresolved person Andy Kasih · President Director p.62 ×2
unresolved person Selvy · Director p.62
unresolved person Bagijo p.67 ×4
unresolved person Eliza Pondaag p.67 ×4
unresolved org Menteri Kehakiman p.67
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Recent Amendments p.67
unresolved person Christina Susanto p.67 ×2
unresolved org Minister of Justice p.67
unresolved org Minister of Law p.67
unresolved org PT Pirus Platinum Murni p.67
unresolved org PT Cerana Arthaputra p.67
unresolved — (As of December 31, 2025) p.67
unresolved org PT Arthamulia Sentosajaya p.67
unresolved org PT Karya Nusantara Permai p.67
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.68
unresolved org Minister of Finance p.68 ×3
unresolved org Bank Devisa p.68
unresolved org Bank License p.68
unresolved org Bank Artha Graha Internasional Annual p.68
unresolved org PT Inter-Pacific Financial p.69 ×3
unresolved org PT Inter-Pacific Financial Corporation p.69
unresolved org PT Inter-Pacific Financial Corporation Corporation p.69
unresolved org PT Inter-PT Inter-Pacific Financial Corporation p.69
unresolved org Pacific Financial Corporation p.69 ×3
unresolved org Inter-Pacific Bank Tbk p.69 ×6
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.69
unresolved org Bank Inter-Pacific Tbk p.69 ×13
unresolved org PT Bank Inter- p.69
unresolved org Bank Penyimpan p.71 ×3
unresolved org Bank Penyimpan Dana Konsumen p.71
unresolved org PT Inter- p.72 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.72
unresolved org Financial Corporation p.72
unresolved org Inter-Pacific Tbk. p.72 ×2
unresolved org Pengawas Pasar p.72
unresolved org Bank Artha Graha Internasional Mobile Banking p.72
unresolved org Bank Artha Melalui API p.73
unresolved org Bank Artha Response Indonesia Standard p.73
unresolved org PT ABI Komoditi p.73
unresolved org PT ABI Open API Payment p.73
unresolved org PT Indonesia Comnets Plus p.74 ×2
unresolved org Bank Indonesia Certificate p.78
unresolved org PT Danayasa Arthatama p.97 ×5
unresolved org PT Jakarta International Hotels p.97 ×3
unresolved org PT Jakarta International p.97
unresolved org Development Tbk p.97 ×5
unresolved org Prasetio Utomo p.98
unresolved org Pionerindo Tbk p.98 ×2
unresolved org Gourmet Internasional Tbk p.98
unresolved org PT Repex Persada Internasional p.98 ×2
unresolved org PT Senior Manager Keuangan p.98
unresolved org PT Pangea Sinergi Solusindo p.98 ×2
unresolved org PT Charoen Pokphand Indonesia Animal Feedmill p.99
unresolved org PT Impex Megah Surabaya p.99 ×2
unresolved person Citibank · Direktur Operasi p.99
unresolved org Bank Subentra p.99 ×2
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.100 ×2
unresolved person In 2025, She p.100
unresolved org Bank Niaga p.101 ×2
unresolved org Bank Australia p.102
unresolved org CEO Avexa Investment Ltd. p.102
unresolved org Avexa Investment Ltd. p.102
unresolved org Bell Potter Securities Limited p.102 ×3
unresolved org ABN Amro Morgans Limited p.102
unresolved org Morgans Limited p.102
unresolved org Bell Potter Security Limited p.102
unresolved org PT Kelas Kita Edukasi Indonesia p.102
unresolved org PT Kelas Kita Edukasi p.102
unresolved org PT Project One Solution p.102
unresolved org PT Buanagraha Arthaprima p.103
unresolved org PT Bukit Lentera Sejahtera p.103 ×2
unresolved org PT Bank Artha Financial Control p.103
unresolved person Regional Coordinator · Director p.103
unresolved org PT Cakra Inti p.108
unresolved org PT Cerana p.108
unresolved org PT Puspita p.108
unresolved org Yayasan Buddha Tzu Chi p.171
unresolved person Elizawatie Simon Independent · Commissioner p.218 ×7
unresolved person Pesta Uli Sitanggang Independent · Commissioner p.218 ×2
unresolved person Christina Harapan Vice · President Director p.218 ×6
unresolved person Indrastomo Nugroho p.218
unresolved person Handoyo Soedirdja Director Pimpinan · Director p.218 ×5
unresolved — Meeting Chairperson · Pimpinan Rapat p.218
unresolved org PT Raya Saham Registra p.218

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result