Skip to content
Back to announcement

Checklist Lap Keu PT MPPA 31 Dec 2023.pdf

Financial statement Text extracted MPPA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1 OCR 0.937
Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Page 1 of 87

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH

INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.

Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2.
cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3.
pada kolom keterangan.
4
5.
Data Umum

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan' ditambahkan
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A".
Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Matahari Putra Prima Tbk dan Entitas Anak

Bidang Usaha

Perdagangan berbagai macam barang yang utamanya makanan, minuman atau tembakau misalnya di
minimarket, supermarket, hypermarket, juga dapat menjual beberapa barang bukan makanan seperti pakaian,
perabot rumah tangga, mainan anak-anak, kosmetik, farmasi (obat-obatan), alat kesehatan.

Jenis penawaran Umum

Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu VII

31 Desember 2023

31 Desember 2022

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar &Rekan

KAP Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar &Rekan

Nama Partner

Eishennoraz

Elshennoraz

Opini Akuntan

Wajar tanpa modifikasian

Wajar tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada)

Page 2 OCR 0.920
Page 2 087

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung y
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang v
“Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di
Pasar Modal”

Data Keuangan Penting(dalam jutaan Rp, kecuali laba per saham)

Periode laporan keuangan

31 Desember 2023

31 Desember 2022

Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Konsolidasian

Pendapatan 6.914.802 7.017.530
Laba (rugi) bruto 1.208.670 1.281.810
Laba (rugi) usaha/operasional (110.838) (210.942)
EBITDA 288.015 315.036
Laba (rugi) Bersih periode (255.350) (429.634)
berjalan

Laba (rugi) komprehensif (260.895) (418.388)
Laba Per saham (dasar) (20) (51)

Laba Per saham (dilusian)

Page 3 OCR 0.864
Page 3 of 87

Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 31 Desember
Konsolidasian 2023 2022
Jumlah Aset 3.641.458 3.784.871
Jumlah Aset Lancar 1.626.520 1.543.309
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.014.938 2.241.562
Jumlah Liabilitas 3.382.303 3.618.854
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.171.529 2.298.872
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.210.774 1.319.982
Jumlah Ekuitas #x 259.155 166.017
Modal Disetor 2.266.631 2.137.043
Saldo Laba (2.691.846) (2.430.951)
Rasio Keuangan?
Rasio Lancar (Y6) 74,906 67,13Y9
ROA (Yo) “tk -7.01Yo -11,35Y0
ROE (Yo) “tx 198,530 -258,79Ya
Ebitda thd pendapatan (4) 41740 4,49Y0
dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
. termasuk kepentingan non-pengendali

rekk menggunakan laba bersih periode berjalan

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada
Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut
dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman
Akuntansi Perusahaan Efek.

Page 4 OCR 0.899
Page 4 0f 87

TN te Mt
Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Halaman 1-2
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode V Halaman 3
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman 4
4 | Laporan arus kas selama periade v Halaman 5
5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
merekiasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 | Catatan atas Laporan Keuangan v Halaman 6-72

Page 5 OCR 0.932
Page 5 of87

NN

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

&. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
taporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

». 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi

3. informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaanwajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
4. | adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1. | Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a. | Pendirian perusahaan Catatan 1.a. Pendirian
Perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: v

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi v

yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v
periode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan iokasi utama kegiatan usaha: v

Page 6 OCR 0.921
Page 60187

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

»

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasar! penyelenggaraan
jalan tol tersebut.

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik izin lokasi,

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,

» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi:
dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Arca Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi:
«Nama pemilik ijin lokasij
«Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

Page 7 OCR 0.901
Page 7 of 87

«Jumlah Cadangan Terbuki (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH:
dan
c) sisa umur HPH.
b. | Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 1.b. Penawaran
Umum Saham Perusahaan
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran Umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia: v
2) | Jenis dan jumiah Efek yang ditawarkan: v
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. V
€. | Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Catatan 1.c. Struktur Entitas
Yang harus diungkapkan antara lain: Anak
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v
langsung,
2) | Tempat kedudukan, “
3) | Jenis usaha, v
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v
6) | Total Aset: dan v
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

Page 8 OCR 0.929
Page 8 of 87

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50

(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti
dengan pengendalian,

b'

c

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan tuas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas
ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

d

?) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jurnlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(49 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: danjumiah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara

Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

KAL

d. | Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1.d. Dewan
audit, Komisaris, Direksi dan
Karyawan
2) | Cakupan manajemen kunci: dan

Catatan 8. Transaksi dan saldo
pihak berelasi

Page 9 OCR 0.917
Page 9 of 87

Ti

ee“ TP”

AP

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan i.d. Dewan
karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan Komisaris, Direksi dan
dan entitas anak. Karyawan
e. | penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1.d. Dewan Komisaris,
Direksi dan Karyawan
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 1.d. Dewan Komisaris,
Direksi dan Karyawan

——

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

a. | Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2.a. Kepatuhan
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan Terhadap Standar Akuntansi
7 " Keuangan (SAK).
disajikan sesuai dengan SAK.
b. | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Catatan 2.b. Dasar
pengukuran dan penyusunan
Laporan keuangan
konsolidasian
2) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulinkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada),
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
€C. | Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau

Page 10 OCR 0.923
Page 10 of 87

manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir pertode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirnaksud dalam angka 2), catatan
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir
periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan
dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,
tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang rmeliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

&

Catatan 2. Sumber
ketidakpastian estimasi dan
pertimbangan akuntansi yang
penting

Catatan 2.4.Prinsip-prinsip
konsolidasian

2

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:
€C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwiff, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

Page 11 OCR 0.908
Page 11 of 87

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

SKI

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara

kas.

Catatan 2.e. Kas dan setara
kas

2»

Instrumen Keuangan

a)

Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awai instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari
aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sabagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

&

BS Sa an

Catatan 2.f. Instrumen
Keuangan

Catatan 2.t. Sumber
ketidakpastian estimasi dan
pertimbangan akuntansi yang
penting

Catatan 37. Manajemen risiko
keuangan dan nilai wajar
instrumen keuangan

Tidak ada lindung nilai

b)

Investasi pada Sukuk

£IK ad

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

c)

Sukuk yang diterbitkan

Page 12 OCR 0.919
Page 12 of 87

Yang harus dijelaskan antara Jain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:

Page 13 OCR 0.922
Page 13 of 87

(GB) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih) dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen
dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis wansaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi:
dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 2.i. Sewa

12)

Persediaan :

Page 14 OCR 0.925
Page 14 of 87

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2-9. Persediaan

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(L) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

13)

c) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak daiam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(Ca) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Aset Tetap:

Page 15 OCR 0.903
Page 15 of 87

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

g) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

SKL LL

Catatan 2. Aset Tetap

Catatan 2.k. Penurunan Nilai
Aset

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain »

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

c) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

NN

Catatan 2.I. Aset tak
berwujud-piranti lunak
komputer

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 16 OCR 0.919
Page 16 of'87

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasij

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
2) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

&) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pemba!ikannya.

Catatan 2.k.Penurunan nilai
aset

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 17 OCR 0.936
Page 17 of 87

2) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

23)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya
baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Page 18 OCR 0.926
Page 18 of 87

CG) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

&) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2.m. Pengakuan
pendapatan dan beban

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktifs
dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
fa) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan
beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Khusus Industri Real Estate

Page 19 OCR 0.911
Page 19 of 87

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara jain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari
nilai tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi
kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v Catatan 2m. Pengakuan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan pendapatan dan beban
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Catatan 2.n. Transaksi dan
Yang harus dijelaskan antara lain: saldo dalam mata uang asing
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam rata uang asing: vV
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Iiabilitas v
moneter, dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam v
mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Catatan 2.5. Transaksi dan
Yang harus dijelaskan antara lain: cad dengan pihak-pihak
. n - erelasi
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v Catatan 8. Transaksi dan saldo
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan v pihak berelasi
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) | pajak Penghasilan Catatan 2.0. Pajak
Yang harus dijelaskan antara lain: penghasilan
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v
b) ketentuan mengenai saling hapus, v
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v
33) | Imbalan Kerja

Catatan 2.p. Imbalan kerja

Page 20 OCR 0.920
Page 20 of 87

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
b) deskripsi umurn mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

38) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri. -
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi Catatan 2.9. Segmen operasi
Yang harus dijelaskan antara fain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Catatan 2.r. Laba per saham

ea

ii

An

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Page 21 OCR 0.928
Page 21 of 87

a. | Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan 3: Kas dan setara kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Tincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,
C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

2)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelapcran.

ka

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara tain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berciasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d)

(S5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

Page 22 OCR 0.921
Page 22 of 87

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau tikuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali
dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(8) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur
Cc) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

#) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

&

Catatan 4. Piutang usaha

Catatan 8. Transaksi dan saldo
pihak berelasi

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumiah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

Page 23 OCR 0.920
Page 23 of 87

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumfah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

ka)

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

2)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko

tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi
di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakuij

Page 24 OCR 0.921
Page 24 of 87

(5)

(ea)
(8)

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

da)

ke)

Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoteh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

2)

PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

“d)
»

3
(4)
(5)
(5)
(ea)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(D lebih dari lima tahun

pendapatan keuangan yang belum diterima:

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan
penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

9

Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi

yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,
(2) kurang dari satu tahun

Page 25 OCR 0.906
Page 25 of 87

ke
3

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun:

(9 lebih dari lima tahun

total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

ui

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,

c) Nama pihak/counterparty,

d

&

Lokasi Efek jaminan:

Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9

Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Page 26 OCR 0.917
Page 26 of 87

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo plutang
yang tidak tertagih: dan

6) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

10

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 5. Piutang lain-lain
Catatan 8. Transaksi dan
Saldo Pihak Berelasi

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pcs pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
Siamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
dikiasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(9) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

KL t X

Catatan 9. Aset keuangan
tidak lancar lainnya

Page 27 OCR 0.899
Page 27 of 87

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasij dan

(O) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan
penjaminan tersebut,

&

Page 28 OCR 0.919
Page 28 of 87

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset v
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh v
tempo.

13)| Khusus Deposito Catatan 3 : Kas dan Setara
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Kas

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan v

&

d) hal-hal tain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14

Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)! Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

d) Informasi penting lainnya.

16

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: v

3) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17

Khusus Wesel Tagih v

Page 29 OCR 0.916
Page 29 of 87

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
@&) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitasj

I) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

K) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Page 30 OCR 0.921
Page 30 of 87

»

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

9
9

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan Habilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)

Persediaan

Catatan 6. Persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(8) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(ih jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi,
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkanj dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan

KL

Page 31 OCR 0.939
Page 31 of 87

pertanggungan asuransi, apabita tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.

Page 32 OCR 0.915
Page 32 of 87

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

diungkapkan antara lain:

(2) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:

(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan asct Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Page 33 OCR 0.895
Page 33 of 87

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

@
D)

Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual dan

Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Temak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

@

tb)

@
(da)

Ka)

lu)

@
Mm

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awai dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir:

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

Iika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsungj

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi) dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknyaj dan

Catatan 18.a. Perpajakan
Pajak Dibayar di Muka

Page 34 OCR 0.915
Page 34 of 87

b) uralan mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 7. Biaya dibayar
dimuka

Catatan 8. Transaksi dan saldo
pihak berelasi

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijuai

Yang harus diungkapkan antara lain:

1)
(2)

3)
IG)
(5)
(2)

uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

dalarn hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual, dan

il. jumlah terpulihkan pada saat tanggai keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)
b)

c
9

Dj

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

dalam hal piutang bereiasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

KK KL

Page 35 OCR 0.924
Page 35 of 87

27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannyaj

C) nilaitercatat dan Nila! Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari
2076 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara
langsung atau tidak langsung:

F) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan)

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

1) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
sernua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)| Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan

tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)| Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

Page 36 OCR 0.901
Page 36 of 87

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(0) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,

dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa

Ii. Pengurangan tahun berjalan

li, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(@ Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

6

Page 37 OCR 0.930
Page 37 of 87

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul! pada plasma.

32

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
&) Kondisi hewan temak:

f Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33!

Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

Page 38 OCR 0.926
Page 38 of 87

b)

is)

d)

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan mode Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara

terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(4) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

Page 39 OCR 0.907
Page 39 of 87

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

1. jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

2. tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

9 jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal taporan penilaian terakhir

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

hy) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,

(2) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

&

KK KK LL

Lo KAK LM

Catatan 10. Aset Tetap

Page 40 OCR 0.926
Page 40 of 87

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:
(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(d)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan

(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas burni)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage,

sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan,
sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(&) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

Page 41 OCR 0.903
Page 41 of 87

(@) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
rektasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggai laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

Cc

d

e

9

LL

Lt At

& KAL

Ko K AKA

Catatan 13. Aset takberwujud

Page 42 OCR 0.937
Page 42 of 87

(65 “surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

37)
38)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

39)

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awai, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(W) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(8) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadInya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
Gengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 43 OCR 0.911
Page 43 of 87

Cb) Saldo awal:

(s) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan

(6) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan

rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

SS

Catatan 16. Utang usaha

Page 44 OCR 0.926
Page 44 of 87

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalarn angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

&

Ba

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 17. Beban Akrual

2

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

5

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

Page 45 OCR 0.919
Page 45 of 87

yaitu :
biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:
c) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito)
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b)Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
» Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim

Page 46 OCR 0.902
ka)

d)

8

Page 46 of 87

Yang harus diungkapkan antara lain:

ke)
2
3)
H

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

Jumlah utang menurut mata uang.

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

le)
2
3
(G2)

Jumlah menurut jenis asuransi:

Jurnlah menurut tertanggung,

Jumlah menurut mata uang: dan

Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum ditaporkan.

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

ke)
2
3

Ke)
(3)

Jumiah menurut program asuransi:
Jumlah menurut jenis pertanggungan:

Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

Metode perhitungan yang digunakan, dan

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

ken)
2
(3)
(4

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

Jumlah menurut jenis mata uang: dan

Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

“)
(2)

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah berdasarkan reasuradur:

9

3)
IG)
(5)

Jumlah menurut jenis mata uang:v
Jumlah menurut umur utang: dan
Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Utang Komisi

Page 47 OCR 0.921
Page 47 of 87

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(d) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitunganj dan
(3) Saldo menurut usia.

8)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 31. Imbalan kerja

9)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnyaj dan

b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

KL

Catatan 18.b Perpajakan:
Utang Pajak

Catatan 41 Peristiwa setelah
periode pelaporan

10)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

11)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

12)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

13)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk ilabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

Catatan 19. Liabilitas
Keuangan Jangka Pendek
Lainnya

Page 48 OCR 0.927
Page 48 of 87

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan
utang,

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

14) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlahnya.

15) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

17) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 8. Transaksi dan saldo
pihak berelasi

Page 49 OCR 0.875
Page 49 of 87

18) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 15, Pinjaman Bank
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v

uang,
b) kisaran suku bunga kontraktuat selama periode pelaporan: v
c) tanggal jatuh tempo: v
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya: v
N pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v
pinjaman:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): v
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
j) pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Nabilitas jangka
panjang, antara lain adalah:
(2) nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya: dan v
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka v
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting,

19) Utang Sewa Pembiayaan Garetan 12. base Hak-Guna
Yang harus diungkapkan antara lain : an Habili
3) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v

pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran Sewa minimum di masa depan pada tanggal

laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain tu wajib mengungkapkan

total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi

keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: v

(2) sampai dengan satu tahun: v

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v

(3) Jebih dari 5 (lima)tahun. v
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, v
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 50 OCR 0.900
Page 50 of 87

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

HP penjelasan UMUM isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

v
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: v
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan vV
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
20) Khusus Industri Perbankan v

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenenceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 51 OCR 0.911
Page 51 of 87

(Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

21)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi

ingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan:
(BD Saldo akhir.

22)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(Cc) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

SL

Catatan 31. Imbalan Kerja

Page 52 OCR 0.878
Page 52 of 87

(DH imbalan yang dibayarkan, v
(9) biaya jasa lalu, v v
(h) kombinasi bisnis
(I)  curtailment, dan v v
() penyelesaian.
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang v
seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebaga Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap: v
(a) hasil yang diharapkan dari aset program: Y
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, v
(d) iuran oleh pemberi pekerja: v
(e) iuran oleh peserta program: v
(P imbalan yang dibayarkan: v
(9) kombinasi bisnis: dan v
(h) penyelesaianj v
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam
butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4)
atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling
kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan v
posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, v
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan v
dalam SAK:
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang v
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, v

(6)

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

Ca) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

SKL

Page 53 OCR 0.918
Page 53 of 87

(@) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakut sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 109o (sepuluh per seratus):

(P biaya jasa lalu:
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan
dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir perlode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
ta) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(0) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(9 asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

LL

Ld

Page 54 OCR 0.939
Page 54 of 87

(44) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan
satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus
atau defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) Iiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Ilabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal,

dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan blaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf
a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti dan

Ciiijika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan
jumiah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Page 55 OCR 0.920
Page 55 of 87

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerjaj dan Y
(2) penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada).
23) Utang Obligasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
ge) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
dan
h) persyaratan penting lainnya.
24) Sukuk v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

Page 56 OCR 0.915
Page 56 of 87

(PH rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya: dan

(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(@jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukuk dan kondisi default).

25) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasis
@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
PD persyaratan penting lainnya.
26) Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

Kg

d)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh ternpo serta persyaratannya, dan penalti:
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Page 57 OCR 0.923
Page 57 of 87

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversij
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya
c Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: Catatan 1b. Penawaran umum
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v saham Perusahaan
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, Catatan 21. Modal saham
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan Catatan 22. Tambahan Modal
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak Disetor
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Catatan 33. Pembagian laba
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v dan pembentukan saldo laba
yang telah ditentukan
penggunaannya
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah tembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih: v
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham) dan v
(3) Pemegang saham lainnya, v
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(d) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo v

laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa

Page 58 OCR 0.908
Page 58 of 87

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan rnodal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,

penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

6) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jurnlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

2) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

$ Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1)
2

(3)
d4

(5)
(aj
7)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

Tanggal efektif transaksi,

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

Nifai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

BN

&

LL

«

Catatan 22. Tambahan rnodal
disetor - neto

3

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

SAK 4

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,

Page 59 OCR 0.911
Page 59 of 87

(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah tembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saharn treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modai
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
&e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5 Saldo Laba Catatan 33. Pembagian laba
. . dan pembentukan saldo laba
Yang harus diungkapkan antara lain: yang telah ditentukan
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): penggunaannya
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
8) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
» Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,
8) Kepentingan Nonpengendali Catatan 1c. Struktur Entitas

Anak

Page 60 OCR 0.910
Page 60 of 87

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendati atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Catatan 23. Kepentingan non-
pengendali

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividenj
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

1. Pendapatan kontrak konstruksi:

1, Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

2. Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

3. Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
2. Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:

3. Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

SL

Da

LX

NN

Catatan 24. Penjualan bersih

Page 61 OCR 0.907
Page 61 of 87

H Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
1. Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

2. Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

3.  Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

1. Pendapatan bruto,
2. Retur/rabat/diskon terkait: dan
3. Total pendapatan neto.

LL

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator

Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
GC) Masa berlaku tarif

d) Besaran tarif, dan

@e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

Page 62 OCR 0.932
Page 62 of 87

4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dai
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu, dan
CG) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan
2) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan
armada tersebut,
5) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

Page 63 OCR 0.919
Page 63 of 87

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang dlakul:
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

1. Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerjaj dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

2. Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 106 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

3. Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Lt

Catatan 25. Beban Pokok
Penjualan

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

€) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

Page 64 OCR 0.939
Page 64 of 87

12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri
untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara latn:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasis
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara Catatan 26. Beban penjualan
lain: Catatan 27. Beban umum dan
1. Beban penjualan: administrasi
2. Beban distribusi, dan
3. Beban umum dan administrasi.
15) Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Page 65 OCR 0.911
Page 65 of'87

16) Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang
Sewa Pembiayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. Catatan 29. Beban keuangan
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Catatan 30. Lain-lain - Neto
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan
(0) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: v
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi: PI
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
laba rugi, dan v
(D amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: v
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan v
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,
18) Khusus Industri Perbankan v

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisa: 'emerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Page 66 OCR 0.926
19)

20)

Page 66 of 87

CG) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian akluarial atas program manfaat pasti: Catatan 31. Imbalan Kerja
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v
8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Iindung nilai dalam rangka v
lindung nilai arus kas dan
f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura vV
Bersama.
Pajak Penghasilan Catatan 18.c Perpajakan
Yang harus diungkapkan antara lain : Manfaat Pajak Penghasilan
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari v
periode lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:
(9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi v
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Page 67 OCR 0.929
Page 67 of 87

9

d)

2)

9

h)

»

k)

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang beriaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset

pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas
anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas
Itabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam

pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakut pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

KK

&

Page 68 OCR 0.934
Page 68 of 87

mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan.
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi
bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan
atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi taba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakutnya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba
per saham

b'

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

c)

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya
transaksi dimaksud terjadi sebelurn akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

d

Catatan 2r. Laba per saham

Page 69 OCR 0.928
Page 69 of 87

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

d

d)

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,556 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi

dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan

dengan pihak-pihak beretasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,

termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan

tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(8) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
Sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang

terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-
usaha: dan

(9 alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilat, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak:
(4) entitas asosiasi:
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

KL

Catatan 8. Transaksi dan saldo
pihak berelasi

Page 70 OCR 0.894
Page 70 of 87

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan v
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. V
€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, kornisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek, v v
(2) imbalan pascakerja: ,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v
(4) pesangon pemutusan kontrak kerjaj dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan y
Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Catatan 32. Aset dan Tiabilitas
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v @ 9 asing
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivatennya v
dalam mata uang fungsional
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing: v
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan v
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsillasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode,
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

Page 71 OCR 0.897
Page 71 of 87

(GI) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi v
penurunan nilai:
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut v
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama v
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya) v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan v
komprehensif lain selama perlode tersebut: dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap v
kelompok aset,
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara Jain : v
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan v
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah v
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: v Sasatan 2. f, Instrumen
ansi,
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal v Undang
dan relevan: 2.i. Sewa, dan
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Dam, Pengakuan Pendapatan
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
ilusi v
(b) laba per saham dasar dan dilusian, v
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode
yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan v

alasannya: dan

Page 72 OCR 0.903
Page 72 of 87

(5)

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebeium periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
2)

(3)
KG)

sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah Koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

&

KK KL

265)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
2
3)

IG)
(5)

(5)
(7)

8)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut

Page 73 OCR 0.919
Page 73 of 87

9

(10)

(11)

(12)

(13)

(44)

tidak dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran

tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal Iiabifitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andai, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(2) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10044

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

ta) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan niiai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

Page 74 OCR 0.942
Page 74 of 87

(45) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(15) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari plhak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara Kolektif
material:

“4 dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(O sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,
atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi
atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

Page 75 OCR 0.923
Page 75 of 87

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(O teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:
(3) Iiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir perlode
pelaporan:
(5) jumlah dan penjelasan dari setlap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan

transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(d1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang teriri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

Catatan 36. Informasi Segmen
Operasi

Page 76 OCR 0.921
Page 76 of 87

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta
dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

v
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis v
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan v
II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada
negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat v
kontrak asuransi yang berlokasi di:
I. negara domisili Perusahaan: dan v
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam haf pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggai
mencapai 1076 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, v
Perusahaan harus mengungkapkan: v
(a) fakta: v
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) Operasi yang Dihentikan v

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

Page 77 OCR 0.930
Page 77 of 87

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang hatus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam faporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan

pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk
tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan
Strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

Page 78 OCR 0.919
Page 78 of 87

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan Catatan 37. Manajemen risiko
antara lain: keuangan dan nilai wajar
a) Nila! Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang instrumen keuangan
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v Catatan 33.Pembagian laba
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: dan pembentukan saldo laba
b) jumlah utang dividen untuk: yang kelah dikentukan
(d) periode pelaporan, dan v penggunaannya
(2) periode sebelumnya: v
G) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak v
diakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, v
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modai terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan
dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

Page 79 OCR 0.866
Page 79 of 87

(2) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Iiabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(&) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Hi periode berlakunya perikatanj
ii. dasar penentuan kompensasi dan denda:
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V. — pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ti. periode berlakunya perikatan:
m.

nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) tatar belakang dikeluarkannya jaminan,
(CG) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

KK KLAL

SKL

Sa Na NN

Catatan 34. Ikatan dan Litigasi
Catatan 41 Peristiwa setelah
periode pelaporan

Page 80 OCR 0.903
Page 80 of 87

“d)

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

(9 latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

LL

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan v
estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan y
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: v
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: v
(b) estimasi dari dampak keuangannya), v
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber daya: dan Y
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
3ay | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
H Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35) Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari

Page 81 OCR 0.936
Page 81 of 87

b)

instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun

tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(d) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelota risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekultas,

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

Catatan 37. Manajemen risiko
keuangan dan nilai wajar
Instrumen keuangan

Perusahaan tidak menyertakan
analisis umur piutang karena
sebagian besar piutang usaha
dapat ditagih pada triwulan
berikutnya

Page 82 OCR 0.922
Page 82 of 87

36) Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada

tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi kevangan dan jumlah

b)

s)

d9)

2)

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang:

Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
rsorganisasi,

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

Keterangan tentang tangga! terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laha

dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 83 OCR 0.929
Page 83 of 87

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permedalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodaiannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal Gika ada), dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal,
apabila terjadi ketidakpatuhan.

Catatan 38. Pengelolaan
permodalan

39)

Transaksi Nonikas
Yang harus diungkapkan antara latn :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan
Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 35. Informasi
tambahan untuk arus kas

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti

kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesalan:

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga
saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
saham yang beredar pada akhir periode:

Page 84 OCR 0.909
Page 84 of 87

1?) — penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Yjin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
Gan

d) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

CO) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

NN

Page 85 OCR 0.926
Page 85 of 87

8) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup

perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan fiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan turan wajib
lainnya,
Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
@d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan
?) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 41. Peristiwa Setelah Periode
Yang harus diungkapkan antara lain: Pelaporan
a) dalam hai Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan
(B) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Catatan 2.2. Kepatuhan

Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

terhadap standar akuntansi
Keuangan (SAK)
Catatan 2.c. PSAK Baru dan
Revisi serta ISAK

Page 86 OCR 0.925
Page 86 of 87

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi,

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas

laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat
diketahui atau diestimasi secara wajar.

&

Catatan 2.d. Prinsip-prinsip
konsolidasian

39. Standar Akuntasi Dan
Interpretasi Standar Yang
Telah Disahkan Namun Belum
Berlaku Efektif

47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan
(3) alasan rekiasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) — rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 87 OCR 0.938
Page 87 of 87

3 rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

&) Dalam hat Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan
yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Catatan 41. Peristiwa setelah
periode pelaporan

Tangerang, 28 Maret 2024

(Mirtha Sukanto)

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.43 MB
Published28 Mar 2024
Pages87
Characters152,972
Text sourceOCR
OCR confidence0.917

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Matahari Putra Prima Tbk p.1 ×2
linked person Mirtha Sukanto p.87
possible org Amir Abadi Jusuf p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Amir Abadi Jusuf p.1
unresolved org Mawar &Rekan p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Bank Lain. Cc p.12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.39
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.57
unresolved org Bapepam p.75 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result