Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 190
Page 1
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Sustaining Harmony,
Securing the Future
Page 2
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Penjelasan Tema:
Theme Explanation:
2 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 3
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sustaining Harmony,
Securing the Future
PT Mitrabara Adiperdana Tbk mengambil langkah strategis PT Mitrabara Adiperdana Tbk has undertaken strategic
sebagai bagian dari transformasi untuk menjaga keberlanjutan initiatives as part of its transformation to sustain business
bisnis dan operasional di tengah tekanan industri batubara, continuity and operational resilience amid pressures in the
isu dan kebijakan yang berkaitan dengan keberlanjutan, coal industry, sustainability-related issues and policies, and
hingga transisi energi dari penggunaan energi berbasis the ongoing energy transition from fossil-based energy to
fosil menuju energi terbarukan yang terjadi baik di lingkup renewable sources at both national and global levels. Through
nasional dan global. Melalui peningkatan efisiensi proses, enhanced process efficiency, strengthened governance,
penguatan tata kelola, serta pengelolaan lingkungan yang and more responsible environmental management, from
lebih bertanggung jawab, mulai dari reklamasi hingga reclamation to post-mining land conversion, the Company
konversi lahan pascatambang, Perusahaan memastikan ensures that its operational performance remains stable
bahwa kinerja operasional tetap stabil dan selaras dengan and aligned with stakeholders’ expectations for sustainable
ekspektasi pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis business practices.
yang berkelanjutan.
Sejalan dengan tema “Sustaining Harmony, Securing the In line with the theme “Sustaining Harmony, Securing the
Future”, Perusahaan secara konsisten memperkuat ketahanan Future,” the Company consistently strengthens its long-
jangka panjang melalui transformasi portofolio yang terarah term resilience through a focused and sustainable portfolio
dan berkelanjutan. Strategi diversifikasi dijalankan secara transformation. Its diversification strategy is being progressively
progresif dengan memperluas eksposur pada sektor energi implemented by expanding exposure to renewable energy,
baru terbarukan, agroindustri, dan jasa pertambangan agroindustry, and mining services as future growth pillars that
sebagai pilar pertumbuhan masa depan yang lebih resilien are more resilient and value-creating. The implementation
dan bernilai tambah. Implementasi strategi tersebut tercermin of this strategy is reflected in the development of biomass
dalam pengembangan proyek biomassa, ekspansi kapasitas projects, the expansion of Solar Power Plant (PLTS) capacity to
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 30,97 MWp 30.97 MWp by 2025, the construction of 112 vannamei shrimp
pada tahun 2025, pembangunan 112 kolam budidaya udang aquaculture ponds, and the securing of long-term mining
vannamei, serta pengamanan kontrak jasa pertambangan services contracts that provide revenue visibility and cash
jangka panjang yang memberikan visibilitas pendapatan dan flow stability. These initiatives not only strengthen business
stabilitas arus kas. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya memperkuat fundamentals but also support the energy transition agenda,
fundamental bisnis, tetapi juga mendukung agenda transisi food security, and responsible resource optimization.
energi, ketahanan pangan, dan optimalisasi sumber daya
secara bertanggung jawab.
Melalui langkah-langkah strategis yang terintegrasi, Perusahaan Through integrated strategic measures, the Company aims to
berupaya menciptakan harmoni antara pertumbuhan ekonomi, create harmony between economic growth, environmental
pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan sosial. Transformasi preservation, and social empowerment. This transformation
ini menegaskan komitmen Perusahaan untuk membangun reaffirms the Company’s commitment to building a business
model bisnis yang adaptif terhadap dinamika industri, tangguh model that is adaptive to industry dynamics, resilient in facing
menghadapi tantangan global, serta mampu memberikan nilai global challenges, and capable of delivering sustainable value
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan to all stakeholders. With a strong governance foundation and
fondasi tata kelola yang kuat dan orientasi jangka panjang, a long-term outlook, the Company believes that sustainability
Perusahaan percaya bahwa keberlanjutan hari ini adalah kunci today is the key to securing the future.
untuk mengamankan masa depan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 3
Page 4
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Daftar Isi
Table of Content
Penjelasan Tema Struktur dan Praktik Tata Kelola
2 Theme Explanation
62 Governance Structure and Practices
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Peningkatan Kualitas Tata Kelola
8 Sustainability Performance Overview
63 Improvement of Governance Quality
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025 Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
12 2025 Sustainability Performance Achievement 64 Policy on the Separation of the Chairman of the Board
and the CEO
Tentang Laporan Keberlanjutan
01 About the Sustainability Report Kebijakan Penilaian Dewan Komisaris dan Direksi
64 Policy on the Evaluation of the Board of Commissioners
Prinsip Pelaporan and the Board of Directors
16 Reporting Principles
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Komisaris dan Direksi
Rujukan Laporan 64 Specific Criteria for the Selection of the Board of
17 Reporting References Commissioners and the Board of Directors
Cakupan dan Batasan Laporan Keberagaman Manajemen dan Independensi
17 Scope and Reporting Boundary 65 Diversity Management and Independence
Siklus, Periode Pelaporan, dan Pernyataan Penggunaan Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
17 Reporting Cycle, Reporting Period, and Statement of Use 65 Total Attendance of the Board of Directors and the Board of
Commissioners at Board Meetings
Perubahan Terkait Laporan
18 Changes Related to the Report Pengelolaan Benturan Kepentingan
66 Conflict of Interest Management
Pernyataan Ulang Informasi
24 Restatement of Information Kebijakan Remunerasi
66 Remuneration Policy
Verifikasi oleh Pihak Independen
24 Independent Verification Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
66 Policy on Fair Treatment of Shareholders
Aksesibilitas dan Umpan Balik
24 Accessibility and Feedback
Membangun Budaya Keberlanjutan
Strategi Keberlanjutan
67 Building a Sustainability Culture
26 Sustainability Strategy
Pengembangan Kompetensi terkait Keberlanjutan
Dukungan Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
67 Competency Development Related to Sustainability
27 Support for Sustainable Development
Manajemen Risiko
68 Risk Management
Penjelasan Direksi
02 Explanation from the Board of Directors Kode Etik
73 Code of Conduct
Kebijakan untuk Merespons Tantangan dalam Pemenuhan
Strategi Keberlanjutan Sistem Pelaporan Pelanggaran
37 Policies to Address Challenges in Implementing 73 Whistleblowing System (WBS)
the Sustainability Strategy
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Penerapan Keuangan Berkelanjutan 74 Stakeholder Engagement
38 Implementation of Sustainable Finance
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Strategi Pencapaian Target 77 Issues in the Implementation of Sustainable Finance
39 Strategy for Achieving Targets
Antikorupsi dan Antisuap
79
Profil Perusahaan Anti-Corruption and Anti-Bribery
03 Company Profile Implementasi Antikorupsi dan Antisuap
79 Implementation of Anti-Corruption and Anti-Bribery
Sekilas Perusahaan
44 About the Company Menegakkan Integritas dan Bersaing Sehat
82 Upholding Integrity and Fair Competition
Visi dan Misi Keberlanjutan
48 Sustainability Vision and Mission Implementasi Bersaing Sehat
82 Implementation of Fair Competition
Produk, Jasa, dan Kegiatan Usaha
51 Line of Business Products, Services, and Business Operations Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
53
Wilayah Operasional 05 Sustainable Economic Performance
Operational Area
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Wilayah Pemasaran 86 Sustainable Economic Performance
53 Marketing Regions
Kinerja Ekonomi 2025
Informasi tentang Karyawan 87 Economic Performance 2025
54 Employee Information
Distribusi Nilai Ekonomi
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung 88 Economic Value Distribution
57 Non-Direct Workers
Proyek/Investasi yang Sejalan dengan Kegiatan Berkelanjutan
Skala Perusahaan 89 Projects/Investments Aligned with Sustainable Activities
57 Company Scale
Kinerja Lingkungan Keberlanjutan
58
Rantai Pasokan
Supply Chain
06 Environmental Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan Keberlanjutan
59
Keanggotaan pada Asosiasi Nasional 94 Environmental Sustainability Performance
Membership in National Associations
Sistem Manajemen Lingkungan
59
Perubahan yang Bersifat Signifikan 94 Environmental Management System
Significant Changes
Pencapaian Kinerja Lingkungan Tahun 2025
Tata Kelola Keberlanjutan 95
04 Sustainability Governance Environmental Performance Achievements by 2025
Pengelolaan Energi dan Pengendalian Emisi
Tata Kelola Keberlanjutan 97 Energy Management and Emission Control
62 Sustainability Governance
4 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Penggunaan Energi dan Efisiensi Energi Penilaian Karyawan dan Jenjang Karier
97 Energy Use and Energy Efficiency
141 Employee Evaluation and Career Progression
Efisiensi Energi Mewujudkan Tempat Kerja yang Aman dan Berkualitas
99 Energy Efficiency
144 Creating a Safe and Quality Workplace
Inovasi Efisiensi Energi Tahun 2025 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
100 2025 Energy Efficiency Innovation
145 Occupational Health and Safety (OHS)
Pengendalian Emisi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)
101 Emissions Control
145 Mining Safety Management System (MSMS)
Pengendalian dan Reduksi Emisi ODS dan Emisi Udara Lainnya Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3
105 Control and Reduction of ODS and Other Air Emissions
147 Identification and Management of OHS Risks
Inovasi Pengendalian Emisi Tahun 2025 Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja
106 Emission Control Innovations in 2025
149 Workplace Accidents and Work-Related Illnesses
Keanekaragaman Hayati Penerapan Budaya K3
108 Biodiversity
150 Implementation of Occupational Health and Safety (OHS) Culture
Pengendalian Lingkungan Pasca Tambang Maju dan Berkembang Bersama Masyarakat
109 Post-Mining Environmental Control
152 Advancing and Growing Together with the Community
Inovasi Keanekaragaman Hayati Tahun 2025 Pelaksanaan Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
110 Biodiversity Innovation in 2025 153 Implementation of Social and Environmental Responsibility
Activities
Pengelolaan Limbah
113 Waste Management Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja
158 Community Satisfaction Index on Performance
Tumpahan yang Terjadi
116 Spills Pengaduan Masyarakat
159 Public Complaints
Inovasi Pengelolaan Limbah B3 Tahun 2025
117 2025 Hazardous Waste Management Innovation Pengelolaan Dampak Negatif
159 Management of Negative Impacts
Inovasi Pengelolaan Limbah Non-B3 Tahun 2025
117 Non-B3 Waste Management Innovation in 2025 Memberikan Layanan dan Produk Terbaik
162 Delivering the Best Products And Services
Pengelolaan Air dan Efluen
119 Water and Effluent Management Layanan Setara kepada Pelanggan
162 Equal Service to Customers
Pengelolaan Air
119 Water Management Produk/Jasa yang telah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
163 Product and Service Safety Evaluation for Customers
Pengelolaan Efluen/Air Limbah
120 Effluent/Wastewater Management Dampak Produk/Jasa
163 Product/Service Impact
Pengelolaan Air Asam Tambang
122 Mine Acid Water Management Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
163 Number of Product Recalls
Praktik Daur Ulang dan Penggunaan Air Kembali
123 Water Recycling and Reuse Practices Survei Kepuasan Pelanggan
163 Customer Satisfaction Survey
Inovasi Efisiensi Air Tahun 2025
124 Water Efficiency Innovation in 2025 Lain-lain
Biaya Lingkungan Hidup
08 Other
125 Environmental Costs
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi tentang Tanggung
Manajemen Pengelolaan Dampak Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025 PT Mitrabara Adiperdana
125 Impact Management Tbk
168 Statement of the Board of Commissioners and the Board of
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup Directors on the Responsibility for the 2025 Sustainability Report
127 Environmental Complaints of PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Kinerja Sosial Keberlanjutan
07 Social Sustainability Performance
170
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
Written Verification by an Independent Party
Melaju dengan Sumber Daya Manusia Terbaik Lembar Umpan Balik
130 171 Feedback Form
Advancing with the Best Human Resources
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun
130 Recruitment of New Employees and Employee Turnover Sebelumnya
173 Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability
Keberagaman & Kesetaraan Kesempatan Bekerja Report
136 Diversity & Equal Employment Opportunity
Indeks Kesesuaian dengan POJK Nomor 51/POJK.03/2017
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 174 Index of Compliance with POJK 51/POJK.03/2017
136 Human Rights Policy
Indeks Konten GRI Standard 2021
Kebijakan terkait Pelecehan Seksual dan/atau Diskriminasi 178 GRI Standard Content Index 2021
136 Policy on Sexual Harassment and/or Discrimination
Keselarasan Laporan Keberlanjutan dengan Metrik ESG IDX 2024
Tenaga Kerja Anak & Tenaga Kerja Paksa 186 Alignment of Sustainability Reports with the IDX 2024 ESG
136 Child Labor & Forced Labor Metrics
Upah Minimum Regional
137 Regional Minimum Wage
Perjanjian Perundingan Kolektif
139 Collective Bargaining Agreement
Cuti Melahirkan
139 Maternity Leave
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
140 Employee Training and Development
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 5
Page 6
Laporan Manajemen Profil Perusahaan
Management’s Report Company Profile
O1
Pengantar
Introduction
Page 7
Page 8
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Overview
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspects
Jumlah pemasok lokal dari Kalimantan Utara dan Kalimantan
Timur terus meningkat sejalan dengan komitmen Perseroan untuk
memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan
ekonomi lokal di kedua provinsi.
The number of local suppliers from North Kalimantan and
East Kalimantan continues to grow in line with the Company’s
commitment to strengthening community empowerment and local
economic development in both provinces.
Jumlah Pendapatan dari Kegiatan Operasi dan Usaha Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
Total Revenue from Operations and Business Activities Net Profit (Loss) for the Year
2025 2024 2023 2025 2024 2023
164,87 217,91 224,83 1,38 19,15 21,69
dalam Juta Dolar AS | in Million USD dalam Juta Dolar AS | in Million USD
Jumlah Aset Pelibatan Pihak Lokal (Kontraktor/Pemasok Lokal)
Total Asset Engagement of Local Parties (Local Contractors/Suppliers)
2025 2024 2023 2025 2024 2023
252,18 237,19 229,50 204 193 182
dalam Juta Dolar AS | in Million USD mitra kerja | business partners
Produk Ramah Lingkungan: Panel Surya
Eco-Friendly Product: Solar Panel
2025 2024 2023
30,97 12,80 1,75
Total kapasitas terpasang dalam MWp
Total Installed Capacity in MWp
8 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspects
Jumlah emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan terus
menurun, menjadi wujud nyata kontribusi Perusahaan dalam
penanganan pemanasan global dan perubahan iklim.
The amount of greenhouse gas emissions generated continues to
decline, serving as tangible evidence of the Company’s contribution
to addressing global warming and climate change.
2025 2024 2023
Jumlah Penggunaan Energi
Total Energy Consumption
GJ 551,668 688,384 822,992
2025 2024 2023
Jumlah Efisiensi Air
Total Water Efficiency
M3 60,159 83,307 59,584
2025 2024 2023
Jumlah Limbah B3
Total Hazardous Waste (B3)
Ton 94,07 105,90 112,41
2025 2024 2023
Jumlah Limbah Non-B3
Total Non-Hazardous Waste Ton 67,86 72,67 78,48
(Non-B3)
2025 2024 2023
Penambahan (Pengurangan) Limbah B3
Increase (Decrease) in Hazardous Waste
Ton (47,69) (66,97) (62,12)
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 9
Page 10
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
2025 2024 2023
Penambahan (Pengurangan) Limbah
Non-B3
Increase (Decrease) in Non-Hazardous
Ton (27,04) (23,71) (38,45)
Waste
2025 2024 2023
Jumlah Emisi GRK Cakupan 1,
2, dan 3
Total GHG Emissions for Scopes
Ton CO2eq 61.784 63.184 73.264
1, 2, and 3
2025 2024 2023
Penambahan (Pengurangan) Emisi GRK
Cakupan 1, 2, dan 3
Increase (Decrease) in GHG Emissions for
Ton CO2eq 11.301 12.415 11.158
Scopes 1, 2, and 3
2025 2024 2023
Jumlah Air Limbah (Efluen)
Volume of Wastewater (Effluent)
M3 24.529.434 16.727.816 33.799.293
2025 2024 2023
Penambahan (Pengurangan) Air Limbah
B3
Increase (Decrease) in
M3 7.801.618 (17.071.477) 300.814
Hazardous Waste
2025 2024 2023
Pelestarian Keanekaragaman Flora 24 Jenis Flora 20 Jenis Flora 19 Jenis
Jenis, Pohon Flora 24 Species Flora 20 Species Flora 19 Species
Hayati
Species, Trees 88.986 Pohon 75.086 Pohon 78.776 Pohon
Biodiversity Conservation 88,986 Trees 75,086 Trees 78,776 Trees
Fauna 32 Jenis Fauna 27 Jenis Fauna 26 Jenis
Jenis, Ekor Fauna 32 Species Fauna 27 Species Fauna 26 Species
Species, Individuals 369 Ekor 274 Ekor 203 Ekor
369 Individuals 274 Individuals 203 Ekor
10 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Aspek Sosial[OJK B.3]
Social Aspects
Jumlah dana CSR terus meningkat, wujud komitmen Perseroan
memperkuat pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan,
dan penguatan ekosistem sosial di sekitar wilayah operasionalnya.
The amount of CSR funding continues to increase, reflecting the
Company’s commitment to strengthening community empowerment,
environmental conservation, and the social ecosystem in the areas
surrounding its operations.
Jumlah Karyawan dari
Jumlah Karyawan Jumlah Karyawan Wanita Masyarakat Lokal Dana CSR/PKBL
Total Employees Total Female Employees Total Employees from Local CSR/PKBL Funds
Community
1,217 160 585 8,15
(2025) (2025) (2025) (2025)
2024 933 2024 116 2024 188 2024 6,96
2023 775 2023 112 2023 93 2023 6,66
Orang | People Orang | People Orang | People dalam Miliar Rupiah | in Billion IDR
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 11
Page 12
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025
2025 Sustainability Performance Achievements
Raih Mandaya Awards 2025 Kategori BUMN & Swasta
16 Oktober 2025 | October 16th, 2025
Penyelenggara | Organizer:
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat
Inovasi Karyawan MBAP Group mendapat penghargaan
TKMPN 2026
MBAP Group Employee Innovation was Awarded with
TKMPN 2026 Recognition
Penyelenggara | Organizer:
Wahana Kendali Mutu
MBP Raih Sertifikasi CBIB (Cara Budi daya Ikan yang Baik)
MBP Obtains the CBIB (Good Aquaculture Practices)
Penyelenggara | Organizer:
Kementerian Kelautan dan Perikanan
12 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
MMM Raih Best Safety Performance Contractor dari
PT Baramulti Suksessarana Tbk
MMM Receives the Best Safety Performance Contractor Award
from PT Baramulti Suksessarana Tbk
Penyelenggara | Organizer:
PT Baramulti Suksessarana Tbk
PT Malinau Hijau Lestari Raih Sertifikasi Verifikasi Legalitas
Hasil Hutan (VLHH)
PT Malinau Hijau Lestari Obtains the Timber Legality
Verification (VLHH) Certification
Penyelenggara | Organizer:
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia
MBP Raih Sertifikasi BAP (Best Aquaculture Practice)
MBP Obtains the BAP (Best Aquaculture Practice)
Penyelenggara | Organizer:
Global Seafood Alliance
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 13
Page 14
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025
2025 Sustainability Performance Achievements
ISO 45001:2018
18 Januari 2023 - 18 Januari 2026
January 18th, 2023 - January 18th, 2026
Dikeluarkan Oleh | Issued by:
SGS (Société Générale de Surveillance)
ISO 14001:2015
18 Januari 2023 - 18 Januari 2026
January 18th, 2023 - January 18th, 2026
Dikeluarkan Oleh | Issued by:
SGS (Société Générale de Surveillance)
14 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
ISO 9001:2015
18 Januari 2023 - 18 Januari 2026
January 18th, 2023 - January 18th, 2026
Dikeluarkan Oleh | Issued by:
SGS (Société Générale de Surveillance)
ISO 27001:2022
10 November 2024 - 16 Oktober 2026
November 10th, 2024 - October 16th, 2026
Dikeluarkan Oleh | Issued by:
SGS (Société Générale de Surveillance)
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 15
Page 16
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan merupakan sarana bagi PT Mitrabara The Sustainability Report serves as a medium for PT Mitrabara
Adiperdana Tbk untuk menunjukkan akuntabilitas dan transparansi Adiperdana Tbk to demonstrate accountability and transparency
dalam menjalankan kegiatan usaha serta pengelolaan dampak in conducting its business activities and managing the economic,
ekonomi, lingkungan, dan sosial yang ditimbulkan. Setiap environmental, and social impacts arising therefrom. Each year,
tahun, Perseroan secara konsisten menerbitkan Laporan the Company consistently publishes a Sustainability Report as an
Keberlanjutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari integral part of the Company’s Annual Report. The 2025 report
Laporan Tahunan Perseroan. Laporan tahun 2025 ini merupakan marks the fifth issuance, with the previous report published on
penerbitan kelima, adapun laporan sebelumnya diterbitkan April 28th, 2025.
pada 28 April 2025.
Penerbitan laporan ini merupakan bentuk pemenuhan terhadap The publication of this report represents compliance with
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 the Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, yang mewajibkan Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Mitrabara sebagai perusahaan publik untuk menerapkan Companies, which requires Mitrabara as a public company
ketentuan tersebut sejak 1 Januari 2020. Selain sebagai wujud to implement the regulation starting from January 1st, 2020. In
transparansi atas kinerja dan dampak operasional Perseroan, addition to serving as a form of transparency regarding the
laporan ini juga diharapkan mampu memberikan gambaran Company’s performance and operational impacts, this report
bagi para pemangku kepentingan mengenai komitmen dan is also expected to provide stakeholders with an overview of
kontribusi Mitrabara dalam mendukung pencapaian Tujuan Mitrabara’s commitment and contribution to supporting the
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).
SDGs). [GRI 2-3] [GRI 2-3]
Prinsip Pelaporan Reporting Principles
Laporan Mitrabara disusun dengan merujuk pada delapan Mitrabara’s report has been prepared with reference to the
prinsip pelaporan sebagaimana ditentukan dalam GRI 1: eight reporting principles as set out in GRI 1: Foundation 2021,
Landasan 2021, sebagai berikut: as follows:
1. Akurasi: 1. Accuracy:
Perseroan menyajikan informasi yang akurat dan cukup The Company reports information that is accurate and
terperinci agar dapat dilakukan penilaian dampak sufficiently detailed to enable an assessment of the
organisasi. organization’s impacts.
2. Keseimbangan: 2. Balance:
Perseroan melaporkan informasi dengan cara netral dan The Company reports information in a neutral manner and
menyediakan gambaran yang seimbang tentang dampak provides a balanced representation of the organization’s
negatif dan positif organisasi. negative and positive impacts.
3. Kejelasan: 3. Clarity:
Perseroan menyajikan informasi dengan cara yang dapat The Company presents information in a manner that is
diakses dan dapat dipahami. accessible and understandable.
4. Keterbandingan: 4. Comparability:
Perseroan memilih, menyusun, dan melaporkan informasi The Company selects, compiles, and reports information
secara konsisten agar mereka dapat melakukan analisis consistently to enable analysis of changes in the
mengenai perubahan dalam dampak organisasi seiring organization’s impacts over time and analysis of these
waktu dan analisis dampak tersebut dibandingkan dengan impacts in relation to those of other organizations.
organisasi lain.
5. Kelengkapan: 5. Completeness:
Perseroan menyediakan informasi yang memadai agar The Company provides sufficient information to enable an
penilaian dampak organisasi dapat dilakukan selama assessment of the organization’s impacts throughout the
periode pelaporan. reporting period.
6. Konteks keberlanjutan: 6. Sustainability Context:
Perseroan melaporkan informasi tentang dampak mereka The Company reports information about its impacts within
dalam konteks yang lebih luas dari pembangunan the broader context of sustainable development.
berkelanjutan.
7. Ketepatan waktu: 7. Timeliness:
Perseroan melaporkan informasi secara rutin dan The Company reports information on a regular basis and
menyediakan informasi tersebut secara tepat waktu bagi makes it available in a timely manner to enable users to
pengguna informasi untuk mengambil keputusan. make informed decisions.
16 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
8. Keterverifikasian: 8. Verifiability:
Perseroan mengumpulkan, mencatat, menyusun, The Company collects, records, compiles, and analyzes
dan menganalisis informasi dengan cara sedemikian information in such a way that it can be examined to
rupa sehingga informasi tersebut dapat diteliti untuk determine its quality.
menentukan kualitasnya.
Rujukan Laporan Reporting References
Laporan ini disusun dengan mengacu pada POJK No. 51/ This report has been prepared with reference to POJK No. 51/
POJK.03/2017, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk POJK.03/2017; SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, GRI and Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies;
Standards Universal 2021 (Standar GRI) yang diterbitkan oleh the GRI Standards Universal 2021 (GRI Standards) issued by the
Global Sustainability Standards Board (GSSB), GRI 12: Sektor Global Sustainability Standards Board (GSSB); GRI 12: Coal Sector
Batubara 2022, serta Metrik ESG–IDX 2024 yang diterbitkan 2022; and the ESG–IDX Metrics 2024 issued by the Indonesia
oleh Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Untuk memudahkan Stock Exchange in 2024. To facilitate readers in tracing the
pembaca menelusuri kesesuaian isi laporan dengan berbagai alignment of the report’s content with these various guidelines,
panduan tersebut, kami menyertakan penanda khusus berupa we have included specific markers in the form of letters and
huruf dan angka sesuai Lampiran II POJK No. 51/2017, SEOJK numbers in accordance with Appendix II of POJK No. 51/2017,
No. 16/2021, Metrik ESG–IDX 2024, serta mencantumkan kode SEOJK No. 16/2021, and the ESG–IDX Metrics 2024, as well as the
pengungkapan GRI pada bagian yang relevan. Ringkasan relevant GRI disclosure codes. A summary of the alignment of
kecocokan isi laporan dengan seluruh panduan disajikan pada this report with all applicable guidelines is presented at the end
bagian akhir laporan ini. of this report.
Seluruh data keuangan dalam laporan ini disajikan dalam All financial data in this report are presented in US Dollars, unless
mata uang dolar AS, kecuali dinyatakan lain, dan disusun otherwise stated, and have been prepared in accordance with the
berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Indonesian Financial Accounting Standards (PSAK). Sustainability
Indonesia. Adapun data keberlanjutan disusun menggunakan data have been prepared using internationally recognized
metode pengukuran yang berlaku secara internasional. Untuk measurement methodologies. To reach a broader audience, this
menjangkau pembaca yang lebih luas, laporan ini diterbitkan report is published in two languages, namely Bahasa Indonesia
dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa and English. To support trend analysis of the Company’s
Inggris. Untuk mendukung analisis tren kinerja Perseroan, performance, quantitative data are presented on a comparable
data kuantitatif disajikan dengan prinsip daya banding basis for the past three reporting years.
(comparability) selama tiga tahun pelaporan.
Cakupan dan Batasan Laporan Scope and Reporting Boundary
Laporan ini mencakup kegiatan operasional Mitrabara sebagai This report covers the operational activities of Mitrabara as the
perusahaan induk di bidang ekonomi, lingkungan, dan sosial parent company in the economic, environmental, and social
beserta dampak yang ditimbulkannya selama periode 1 Januari areas, along with the impacts arising therefrom, for the period
– 31 Desember 2025. Terkhusus kinerja ekonomi, laporan of January 1st – December 31st, 2025. Specifically for economic
merujuk pada laporan keuangan konsolidasian yang telah performance, this report refers to the consolidated financial
dilakukan audit oleh pihak ketiga independen, yaitu Kantor statements that have been audited by an independent third
Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan. party, namely the Public Accounting Firm Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar & Rekan.
Siklus, Periode Pelaporan, dan Pernyataan Reporting Cycle, Reporting Period, and
Penggunaan Statement of Use
Sebagai bagian tak terpisahkan dari Laporan Tahunan As an integral part of the Company’s Annual Report, this report is
Perseroan, laporan ini terbit setahun sekali. Mitrabara telah published annually. Mitrabara has reported the information cited
melaporkan informasi yang dikutip pada indeks konten GRI in the GRI content index for the period of January 1st – December
untuk periode dari 1 Januari – 31 Desember 2025 merujuk pada 31st, 2025 with reference to the GRI Standards. [GRI 2-3]
Standar GRI (with reference). [GRI 2-3]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 17
Page 18
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Perubahan Terkait Laporan Changes Related to the Report
Pada Laporan Keberlanjutan 2025 terdapat perubahan terkait In the 2025 Sustainability Report, there are changes to the
topik material dibanding tahun sebelumnya. Penetapan adanya material topics compared to the previous year. The determination
perubahan dilakukan setelah Mitrabara melakukan peninjauan of these changes was made after Mitrabara conducted a review
terhadap topik material tahun 2024 dengan melibatkan of the 2024 material topics by involving internal and external
pemangku kepentingan internal dan eksternal sesuai panduan stakeholders in accordance with the GRI Standards Universal 2021.
GRI Standards Universal Tahun 2021. Melalui peninjauan Through this review, in addition to identifying and continuously
tersebut, selain mengidentifikasi dan menilai dampak secara assessing impacts, the Company also ensured that the material
berkesinambungan, serta memastikan bahwa topik material topics presented in this report represent the most significant
dalam laporan ini mewakili dampak paling signifikan selama impacts during the reporting year.
tahun pelaporan.
Peninjauan secara internal dan eksternal dilakukan melalui The internal and external review was conducted through a face-
Focus Group Discussion secara tatap muka di Kantor Pusat to-face Focus Group Discussion held at Mitrabara’s Head Office
Mitrabara, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025, yang diikuti in Jakarta on Wednesday, December 3rd, 2025. The discussion
oleh pemangku kepentingan internal Perusahaan yaitu jajaran was attended by the Company’s internal stakeholders, including
Direksi, manajemen dan karyawan lintas divisi, termasuk members of the Board of Directors, management, and cross-
para penanggung jawab penyusunan laporan. Adapun pihak division employees, including those responsible for preparing the
eksternal yang terlibat adalah konsultan/mitra/pengguna report. External parties involved included consultants, partners,
laporan. Dalam diskusi tersebut disepakati untuk menambahkan and report users. During the discussion, it was agreed to add
empat topik material baru pada Topik Ekonomi masing-masing four new material topics under the Economic Topics, namely GRI
adalah GRI 201 Kinerja Ekonomi, GRI 204 Praktik Pengadaan, 201 Economic Performance, GRI 204 Procurement Practices, GRI
GRI 205 Antikorupsi, dan GRI 206 Antipersaingan. Selain itu, 205 Anti-Corruption, and GRI 206 Anti-Competitive Behavior. In
diskusi juga sepakat untuk menghapus Etika Bisnis dari topik addition, it was agreed to remove Business Ethics from the list of
material karena hal tersebut masuk ke dalam Pengungkapan material topics, as it falls under General Disclosures, which are
Umum yang sifatnya mandatori untuk disampaikan dalam mandatory to be presented in the Sustainability Report. With
Laporan Keberlanjutan. Dengan perubahan tersebut, maka these changes, the total number of selected material topics in
jumlah topik material terpilih laporan tahun 2025 menjadi 17 the 2025 report is 17 topics. [GRI 3-1] [GRI 2-14]
topik. [GRI 3-1] [GRI 2-14]
Mengidentifikasi dan menilai dampak secara Menentukan topik material untuk pelaporan
berkesinambungan Determining the topic of material
Identifying and assessing impacts on an ongoing basis for reporting
Melibatkan berbagai pemangku Menguji topik material
kepentingan dan pakar yang relevan dengan pakar dan pengguna
Involving various stakeholders and informasi
relevant experts Testing material topics with
subject matter experts and
information users
Topik Material
1 2 3 4 Material Topic
Memprioritaskan
Memahami Mengidentifikasi
dampak paling
konteks dampak aktual Menilai signifikan
signifikan untuk
organisasi dan potensial dampak
pelaporan
Understanding Identifying actual Assessing the
Prioritizing the most
the organizational and potential significant impact
significant impacts for
context impacts
reporting
Menggunakan Standar Mempertimbangkan Menggunakan Standar
Sektor untuk memahami topik dan dampak Sektor untuk memahami
konteks sektor yang dideskripsikan konteks sektor
Using Sector Standards dalam Standar Sektor Using Sector Standards
to understand the sector Consider the topics and to understand the sector
context impacts described in the context
Sector Standards
18 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Dalam diskusi peninjauan topik material, Direksi terlibat In the discussion reviewing the material topics, the Board of
aktif sejak awal hingga akhir. Oleh karena itu, hasil diskusi Directors was actively involved from the beginning through
tentang topik material laporan tahun 2025 telah mendapatkan to the conclusion. Therefore, the results of the discussion on
persetujuan Direksi pada kesempatan yang sama. Daftar the material topics for the 2025 report received the Board of
topik material Laporan Keberlanjutan Mitrabara Tahun 2025 Directors’ approval on the same occasion. The complete list of
selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 3-2] material topics in Mitrabara’s 2025 Sustainability Report is as
follows: [GRI 3-2]
Topik Material Tahun 2025
2025 Material Topics
Nomor
Relevansi dengan Topik
Pengungkapan
Klaster Material GRI Standards 2021 Pengungkapan
GRI Standards
Cluster Relevance to Material Topics Disclosure
Disclosure Number
of GRI Standards 2021
GRI Standards
Aspek Ekonomi [GRI 3-3]
Economy Aspect
Pencapaian kinerja • Kinerja ekonomi Kinerja Ekonomi 201-1 Nilai ekonomi langsung yang
ekonomi, pember- Mitrabara menjadi tolak Economic Performance dihasilkan dan didistribusikan.
dayaan masyarakat ukur keberhasilan dan Direct economic value generated
lokal, praktik usaha kesinambungan usaha. and distributed.
berpondasi etika. • Komitmen Mitrabara
Economic performance menumbuhkan pemasok Praktik Pengadaan 204-1 Proporsi pengeluaran untuk
achievements, local lokal perlu direalisasikan Procurement Practices pemasok lokal.
community empower- secara nyata. Proportion of spending on local
ment, ethically based • Perseroan menjalankan suppliers.
business practices operasional dengan
menjunjung etika Antikorupsi 205-2 Komunikasi dan pelatihan
berusaha, bersih dan Anticorruption tentang kebijakan dan prosedur
transparan, serta antikorupsi.
bersaing secara sehat, Communication and training
antimonopoli. on anticorruption policies and
• Mitrabara’s economic procedures.
performance serves as a
benchmark for business 205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
success and continuity. tindakan yang diambil.
• Mitrabara’s commitment to Confirmed corruption incidents
developing local suppliers and actions taken.
needs to be realized in
practice. Perilaku Antipersaingan 206-1 Langkah-langkah hukum untuk
• The Company conducts its Anticompetitive Behavior perilaku antipersaingan, praktik
operations with adherence antitrust dan monopoli.
to ethical, clean, and Legal actions for anti competitive
transparent business behavior, antitrust, and monopoly
practices, ensuring fair practices.
competition and anti-
monopoly compliance.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 19
Page 20
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Topik Material Tahun 2025
2025 Material Topics
Nomor
Relevansi dengan Topik
Pengungkapan
Klaster Material GRI Standards 2021 Pengungkapan
GRI Standards
Cluster Relevance to Material Topics Disclosure
Disclosure Number
of GRI Standards 2021
GRI Standards
Aspek Lingkungan [GRI 3-3]
Environmental Aspect
Pengendalian • Kegiatan operasional Energi 302-1 Konsumsi energi dalam
Manajemen Perseroan berpotensi Energy organisasi.
Lingkungan mengubah bentang alam. Energy consumption within the
Management Control • Pengelolaan lingkungan organization.
Environment [GRI 3-3] dalam memitigasi dampak
negatif seperti emisi 302-2 Konsumsi energi di luar
karbon, limbah, dan organisasi.
kerusakan lahan. Energy consumption outside the
• The Company’s operational organization.
activities have the potential
to alter the landscape. 302-3 Intensitas energi.
• Environmental Energy intensity.
management to mitigate
negative impacts such as 302-4 Pengurangan konsumsi energi.
carbon emissions, waste, Energy consumption reduction.
and land degradation.
302-5 Pengurangan pada energi yang
dibutuhkan untuk produk dan
jasa.
Reduction of energy required for
products and services.
Air dan Efluen 303-1 Interaksi dengan air sebagai
Water and Effluent sumber daya bersama.
Interaction with water as a shared
resource.
303-2 Manajemen dampak yang
berkaitan dengan pembuangan
air.
Management of impacts related to
water discharge.
303-3 Pengambilan air.
Water withdrawal.
303-4 Pembuangan air.
Water discharge.
303-5 Konsumsi air.
Water Consumption.
20 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Topik Material Tahun 2025
2025 Material Topics
Nomor
Relevansi dengan Topik
Pengungkapan
Klaster Material GRI Standards 2021 Pengungkapan
GRI Standards
Cluster Relevance to Material Topics Disclosure
Disclosure Number
of GRI Standards 2021
GRI Standards
Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung.
Emission Direct (Scope 1) GHG emissions.
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2)
tidak langsung.
Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions.
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung lainnya.
Other indirect (Scope 3) GHG
emissions.
305-4 Intensitas emisi GRK.
GHG emissions intensity.
305-5 Pengurangan emisi GRK.
Reduction of GHG emissions.
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS).
Emissions of ozone-depleting
substances (ODS).
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), sulfur
oksida (SOX), dan emisi udara
signifikan lainnya.
Nitrogen oxides (NOx), sulfur
oxides (SOx), and other significant.
Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak
Waste signifikan terkait limbah.
Waste generation and significant
waste-related impacts.
306-2 Pengelolaan dampak yang
signifikan terkait limbah.
Management of significant waste-
related impacts.
306-3 Timbulan limbah.
Waste generated.
306-4 Limbah yang dialihkan dari
pembuangan akhir.
Waste diverted from disposal.
306-5 Limbah yang dikirimkan ke
pembuangan akhir.
Waste directed to disposal.
Pascatambang Keanekaragaman Hayati 304-1 Lokasi operasional yang dimiliki,
Post-mining Biodiversity disewa, dikelola, atau berdekatan
dengan kawasan lindung dan
Kawasan dengan nilai keane-
karagaman hayati tinggi di luar
kawasan lindung.
Operational sites owned, leased,
managed in, or adjacent to,
protected areas and areas of high
biodiversity value outside protect-
ed areas.
304-2 Dampak signifikan dari kegiatan,
produk, dan jasa pada keanekar-
agaman hayati.
Significant impacts of activities,
products and services on biodi-
versity.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 21
Page 22
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Topik Material Tahun 2025
2025 Material Topics
Nomor
Relevansi dengan Topik
Pengungkapan
Klaster Material GRI Standards 2021 Pengungkapan
GRI Standards
Cluster Relevance to Material Topics Disclosure
Disclosure Number
of GRI Standards 2021
GRI Standards
Aspek Sosial [GRI 3-3]
Social Aspect
Ketenagakerjaan Keberagaman, kesetaraan, Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru dan
Employment dan peluang pengembangan Employment pergantian karyawan.
profesional. New employee hires and
Diversity, equity, and employee turnover.
professional development
opportunities. 401-2 Tunjangan yang diberikan
kepada karyawan purnawaktu
yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau
paruh waktu.
Benefits provided to full-time
employees that are not provided
to temporary or part time
employees.
401-3 Cuti melahirkan.
Maternity leave.
Pelatihan dan Pendidikan Rata-rata jam pelatihan per tahun
Training and Education per karyawan.
404-1
Average hours of training per year
per employee.
Program untuk meningkatkan
keterampilan karyawan
dan program bantuan peralihan.
404-2
Programs for upgrading employee
skills and transition assistance
programs.
Keanekaragaman dan 405-1 Keanekaragaman badan tata
Peluang Setara kelola dan karyawan.
Diversity and Equal Diversity of governance bodies
Opportunity and employees.
Nondiskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan
Non-Discrimination perbaikan yang dilakukan.
Incidents of discrimination and
corrective actions taken.
Kebebasan Berserikat dan 407-1 Risiko hak atas kebebasan
Perundingan Kolektif berserikat dan perundingan
Freedom of Association and kolektif pada operasi dan
Collective Bargaining pemasok.
Right to freedom of association
and collective bargaining risks at
operations and suppliers.
Pekerja Anak 408-1 Risiko signifikan terkait pekerja
Child Labor anak pada operasi dan pemasok.
Operations and suppliers at
significant risk for incidents of
child.
Kerja Paksa atau Wajib 409-1 Risiko kerja paksa atau wajib
Forced or Compulsory Labor kerja pada operasi dan pemasok.
Forced or compulsory labor risks
at operations and suppliers.
22 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Topik Material Tahun 2025
2025 Material Topics
Nomor
Relevansi dengan Topik
Pengungkapan
Klaster Material GRI Standards 2021 Pengungkapan
GRI Standards
Cluster Relevance to Material Topics Disclosure
Disclosure Number
of GRI Standards 2021
GRI Standards
Kesehatan dan Meningkatkan implementasi Kesehatan dan Keselamatan 403-1 Sistem manajemen keselamatan
Keselamatan Kerja (K3) Sistem Manajemen Kerja dan kesehatan kerja.
Occupational Health Keselamatan dan Kesehatan Occupational Health and Occupational health and safety
and Safety [GRI 3-3] Kerja (SMK3) pada seluruh Safety management system.
kegiatan operasional.
Enhancing the implementation 403-2 Identifikasi bahaya, penilaian
of the Occupational Health risiko, dan investigasi insiden.
and Safety Management Hazard identification, risk assess-
System (OHSMS) across all ment, and incident investigation.
operational activities.
403-3 Layanan kesehatan kerja.
Occupational health services.
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan
komunikasi pekerja tentang kese-
lamatan dan kesehatan kerja.
Worker participation, consultation,
and communication on occupa-
tional health and safety.
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai
keselamatan dan kesehatan kerja.
Worker training on occupational
health and safety.
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan
pekerja.
Promotion of worker health.
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak
dari keselamatan dan kesehatan
kerja yang secara langsung ter-
kait hubungan bisnis.
Prevention and mitigation of
occupational health and safety
impacts directly linked by business
relationships.
403-8 Pekerja yang tercakup dalam
sistem manajemen keselamatan
dan kesehatan kerja.
Workers covered by an
occupational health and safety
management system.
403-9 Kecelakaan kerja.
Work-related injuries.
403-10 Penyakit akibat kerja.
Work-related ill health.
Komunitas Lokal Keterlibatan dan Masyarakat Lokal 413-1 Operasi dengan keterlibatan
Local Communities pemberdayaan komunitas Local Communities masyarakat lokal, penilaian
lokal dengan masyarakat dampak, dan program
di sekitar wilayah pengembangan.
operasional. Operations with local community
Engagement and engagement, impact assessments,
empowerment of local and development programs.
communities with the
populations surrounding 413-2 Operasi yang secara aktual
operational areas. dan yang berpotensi memiliki
dampak negatif signifikan
terhadap masyarakat lokal.
Operations with significant actual
and potential negative impacts on
local communities.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 23
Page 24
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pernyataan Ulang Informasi Restatement of Information
Untuk mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat To support the validity of the report’s content, any restated
pernyataan ulang informasi yang diberikan dalam laporan information from previous reports is marked as restated.
sebelumnya, kami memberi tanda “disajikan kembali.” Restatements is included in the nominal CSR disclosure in
Pernyataan kembali terdapat dalam pengungkapan nominal the table showing the conversion of economic value from the
CSR pada tabel distribusi nilai ekonomi dari mata uang Rupiah Indonesian rupiah to U.S. dollars. [GRI 2-4]
menjadi dolar AS. [GRI 2-4]
Verifikasi oleh Pihak Independen Independent Verification
Laporan ini belum diverifikasi melalui proses penjaminan oleh This report has not been verified through an independent third-
pihak ketiga yang independen. Namun demikian, Mitrabara party assurance process. Nonetheless, Mitrabara fully guarantees
menjamin sepenuhnya atas kebenaran isi laporan ini. [GRI 2-5] the accuracy of the report’s content. [GRI 2-5]
Aksesibilitas dan Umpan Balik Accessibility and Feedback
Mitrabara mengajak para pemangku kepentingan untuk Mitrabara invites stakeholders to access and download
mengakses dan mengunduh Laporan Keberlanjutan melalui the Sustainability Report via the official website:
situs resmi: www.mitrabaraadiperdana.co.id. Kami membuka www.mitrabaraadiperdana.co.id. We provide a platform for
ruang dialog dan menyambut setiap komentar, ide, maupun dialogue and welcome any comments, ideas, or feedback to
umpan balik guna mendukung peningkatan kualitas pelaporan support the improvement of reporting quality in future periods.
di periode mendatang. Seluruh masukan tersebut dapat All input can be submitted to us through: [GRI 2-3]
disampaikan kepada kami melalui: [GRI 2-3]
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
PT Mitrabara Adiperdana Tbk PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Grha Baramulti Komplek Harmoni Plaza, Blok A-8 Grha Baramulti Komplek Harmoni Plaza, Blok A-8
Jl. Suryopranoto No. 2 Jakarta Pusat 10130 Jl. Suryopranoto No. 2 Jakarta Pusat 10130
T: +6221 6385 6211 T: +6221 6385 6211
F: +6221 6385 2326 F: +6221 6385 2326
Email: corsec@mitrabaraadiperdana.co.id Email: corsec@mitrabaraadiperdana.co.id
24 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 25
Page 26
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Strategi Keberlanjutan [OJK A.1][GRI 2-23, 2-24]
Sustainability Strategy
Mitrabara menjalankan strategi dalam mengelola kinerja Mitrabara implements strategies to manage environmental,
lingkungan, sosial, dan tata kelola, agar berdampak positif social, and governance performance, ensuring a positive impact
pada capaian kinerja ekonomi sebagai berikut: on economic achievements as follows:
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Ekonomi Lingkungan Sosial Tata Kelola
Economic Environment Social Governance
• Diversifikasi portofolio • Menerapkan teknologi • Melaksanakan program • Menerapkan praktik tata kelola
bisnis untuk mengurangi tambang yang lebih ramah tanggung jawab sosial Perusahaan yang baik Good
ketergantungan pada satu lingkungan dan berfokus pada Corporate Social Responsibility Corporate Governance (GCG).
sektor. efisiensi energi dan air, serta (CSR) yang berfokus pada • Mengevaluasi penerapan GCG
• Membangun kemitraan dengan pengendalian emisi dan limbah. pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan pihak
pihak eksternal. • Mempertimbangkan lokal. ketiga.
• Business portfolio diversification diversifikasi sumber daya energi • Memprioritaskan keselamatan • Membangun Budaya
to reduce dependence on a single dengan mengintegrasikan dan kesejahteraan karyawan. Perusahaan yang menekankan
sector. energi terbarukan. • Membangun kemitraan dengan integritas, etika, dan
• Establish partnerships with • Menerapkan praktik reklamasi masyarakat lokal. keberlanjutan.
external parties. lahan yang efektif. • Implementing Corporate Social • Implementing Good Corporate
• Implementing environmentally Responsibility (CSR) programs Governance (GCG) practices.
friendly mining technologies focused on empowering the local • Evaluating the implementation of
with a focus on energy and water community. GCG by involving third parties.
efficiency, as well as emission and • Prioritizing the safety and well- • Cultivating Corporate Culture that
waste control. being of employees. emphasizes integrity, ethics, and
• Considering the diversification of • Building partnerships with the sustainability.
energy resources by integrating local community.
renewable energy.
• Implementing effective land
reclamation practices.
26 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Support for Sustainable Development
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
• Pemeriksaan kesehatan melalui • Target 100% untuk MCU • Terlaksana Program Mitra Malinau
program medical check-up (MCU) berkala (tahunan) bagi seluruh sehat pemeriksaan kesehatan gratis
tahunan bagi karyawan. karyawan MBAP. untuk masyarakat Kecamatan Ma-
• Pemeriksaan kesehatan awal bagi • Target 100% untuk MCU calon linau Selatan bekerjasama dengan
karyawan baru. karyawan (Pre Employee). Rumah Sakit Pratama Langap dan
• Membuat program • Target 100% pada tahun 2030 Pamtas Malinau. Jumlah peserta
pengembangan pemberdayaan tidak ada penyakit menular di mencapai lebih dari 50 orang.
masyarakat bidang kesehatan area operasional MBAP. • 100% atau sejumlah 683 karyawan
Mitra Malinau Sehat melalui • Target 100% for periodic MCU (HO & Site) tidak ada yang
Kehidupan Sehat dan kegiatan pemeriksaan kesehatan (annual) for all MBAP employees. terindikasi menggunakan NAPZA
Sejahtera gratis. • Target 100% for MCU prospective berdasarkan hasil MCU.
Good Health and Well-being • Health check-up through annual employees (Pre Employee). • 100% atau sejumlah 683 karyawan
medical check-up program for • Target 100% by 2030 there are no (HO & Site) tidak ada yang
employees. infectious diseases in the MBAP terindikasi dalam pengaruh alkohol
• Initial health check-up for new area. selama berada di area operasional
employees. Mitrabara.
• Create a community empowerment • 100% karyawan tidak ada yang • The Malinau Mitra Program offered
development program in the terindikasi menggunakan free health checkups for residents of
health sector for Mitra Malinau NAPZA berdasarkan hasil MCU. South Malinau District in collaboration
Sehat through free health check-up • 100% karyawan tidak ada yang with Langap Primary Hospital and the
activities. terindikasi dalam pengaruh Malinau Border Post. The number of
alkohol selama berada di area participants reached more than 50
• Aturan Perseroan mengenai operasional Mitrabara. people.
penyalahgunaan Narkotika, • 100% of employees are not • 100% or a total of 683 employees
Psikotropika, dan Zat Adiktif indicated to be using NAPZA (Headquarters & Field Sites) showed
(NAPZA). based on the results of MCU. no indications of drug use based on
• Golden Master. • 100% of employees are not the results of the medical checkup.
• Induksi. indicated to be under the • 100% or a total of 683 employees
• Company regulations regarding the influence of alcohol while in the (Head Office & Field Sites) showed
abuse of Narcotics, Psychotropics, Mitrabara operational area. no signs of being under the influence
and Addictive Substances (NAPZA). of alcohol while on the operational
• Golden Master. premises of Mitrabara.
• Induction.
Membuat program pengembangan Memberikan beasiswa penuh Tiga orang masyarakat lokal
pemberdayaan masyarakat bidang ke perguruan tinggi berkualitas mendapatkan beasiswa penuh ke
pendidikan Mitra Malinau Pintar bagi anak berprestasi di area Universitas Negeri Malang.
melalui beasiswa penuh Bina operasional. Three local community members
Cemerlang. Providing full scholarships to received full scholarships to Universitas
Creating a community empowerment potential children in the Negeri Malang.
development program in the operational areas to enter into
education sector for Mitra Malinau quality colleges.
Pintar through a full scholarship Bina
Cemerlang.
Pendidikan Berkualitas
Quality Education
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 27
Page 28
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
Membuat program pengembangan Meningkatkan jumlah desa Sebanyak 311.523 m3 air hasil
pemberdayaan masyarakat bidang pembangunan sarana prasarana treatment air limbah dimanfaatkan
kesehatan Mitra Malinau Sehat. air besar di wilayah sekitar kembali melalui penerapan inovasi
operasi Mitrabara. Mitrabara Usaha Penambahan
• Menyusun kebijakan K3LH. Debit Kolam Terpal (MAU PDKT),
• Menyusun kebijakan efisiensi & • 100% kebutuhan air bersih Sawah Padi Lumpur Betung
penurunan beban pencemaran air. untuk pelarutan koagulan (PALUTUNG), recycle air untuk IPAL
• Membentuk tim pengelolaan dan flokulan di instalasi 05, penyiraman jalan hauling dan
lingkungan air. pengolahan air limbah (IPAL) langsir, keramba apung dan close
• Memfasilitasi pelatihan dan telah menggunakan air hasil loop design washing pad.
Air Bersih & Sanitasi Layak sertifikasi tim pengelola olahan.
Clean Water & Sanitation lingkungan air. • Menurunkan 20% penggunaan Air hasil pengolahan juga
• Menerapkan program inovasi dan air sungai untuk pencucian di dimanfaatkan untuk menyuplai kolam
best practices untuk efisiensi air washing pad dan penyiraman padi lele sebagai bagian dari kegiatan
dan penurunan beban pencemar jalan. pascatambang.
air. • 10% air hasil olahan A total of 311,523 m³ of treated
Creating a community empowerment termanfaatkan. wastewater was reused through
development program in the health • Penurunan 50% beban the implementation of Mitrabara’s
sector for Mitra Malinau Sehat. pencemar berupa jumlah innovations: Mitrabara Usaha
padatan tersuspensi (TSS), zat Penambahan Debit Kolam Terpal (MAU
• Develop K3LH Policy. besi (Fe), dan mangan (Mn) di PDKT), Sawah Padi Lumpur Betung
• Develop Policy on water efficiency & outlet pengolahan air limbah. (PALUTUNG), recycled water for IPAL
pollution load reduction. Increasing the number of 05, hauling road and curtain irrigation,
• Establishing a water environment villages developing large water floating cages, and closed-loop
management team. infrastructure facilities in the areas washing pad design.
• Facilitating training and certification around Mitrabara operations.
of water environment management The treated water was also used to
teams. • 100% of clean water supply needs supply catfish ponds as part of post-
• Implementing innovation programs for coagulant and flocculant mining activities.
and best practices for water efficiency dissolution in WWTP using
and water pollution load reduction. treated water.
• Reducing 20% of river water
usage for washing in washing
pad and road watering.
• 10% of treated water utilized.
• A 50% reduction in pollutant
load in the form of total
suspended solids (TSS), iron
(Fe), and manganese (Mn) at the
wastewater treatment outlet.
28 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
• Menyusun kebijakan K3LH. • Mengurangi penggunaan bahan Mitrabara telah menetapkan target
• Menyusun kebijakan efisiensi energi. bakar solar sebagai sumber energi efisiensi energi sebesar 20% untuk 2025.
• Membentuk tim pengelolaan dan listrik sebesar 60%. Perseroan berupaya untuk meningkatkan
efisiensi energi. • Menurunkan konsumsi listrik efisiensi energi dan mendukung
• Memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi sebesar 30%. pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK)
tim energi. • Reduce the use of diesel fuel as a dengan menjalankan beberapa program:
• Menerapkan program inovasi dan best source of electrical energy by 60%. 1. Reduce cycle time unit.
practices untuk efisiensi energi guna • Reduce electricity consumption by 2. Renewable energy system auto lube
mendukung terwujudnya energi bersih 30%. triple car berbasis solar cell.
dan terjangkau, seperti penggunaan 3. Migrasi penggunaan genset dengan
solar panel, migrasi genset ke PLN, listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN)
modifikasi engineering pada alat di port Muara Bengalun sebesar 1.385
dan mesin pertambangan, serta
Energi Bersih dan Terjangkau KVA.
penggunaan biodiesel.
Affordable and Clean 4. Penggunaan solar cell sebagai sumber
• Develop K3LH Policy.
energi untuk area kantor.
Energy • Develop Energy efficiency policy.
5. Migrasi penggunaan genset dengan
• Forming an energy management and
listrik PLN di mess Sungai Udang
efficiency team.
• Facilitating energy team training and sebesar 147 KVA.
certification. 6. Penggunaan solar cell sebagai sumber
• Implementing innovation programs energi di tower lamp genset 5 KVA.
and best practices for energy efficiency 7. Penggunaan mega tower sebagai
to support the realization of clean and pengganti 2 tower lamp area stockpile
affordable energy. Such as the use of Betung.
solar panels, genset migration to PLN, 8. Light switch power automatic.
engineering modifications to mining 9. Penggantian lampu sorot halogen
tools and machines, use of biodiesel. stockpile Loreh dengan light-emitting
diode (LED).
10. Penggunaan Solar PV tipe On grid
untuk kantor dan ruang training
workshop.
11. Migrasi penggunaan Genset dengan
listrik PLN di mess pandawa sebesar
80 KVA.
Per 31 Desember 2025, target tersebut
terealisasi sebesar 100%. Selanjutnya,
pada tahun 2026, Perseroan menargetkan
efisiensi energi sebesar 40,05% dari
pencapaian tahun 2025.
Mitrabara has set an energy efficiency
target of 20% for 2025. The Company
strives to enhance energy efficiency and
support the reduction of greenhouse gas
(GHG) emissions by implementing the
following programs:
1. Reducing unit cycle time.
2. Implementing a solar cell–based
renewable energy system for the auto
lube triple car.
3. Migrating generator usage to
electricity supplied by Perusahaan
Listrik Negara (PLN) at Muara Bengalun
Port with a capacity of 1,385 kVA.
4. Utilizing solar cells as an energy source
for office areas.
5. Migrating generator usage to PLN
electricity at the Sungai Udang mess
hall with a capacity of 147 kVA.
6. Utilizing solar cells as an energy source
for a 5 kVA genset tower lamp.
7. Using a mega tower to replace two
tower lamps in the Betung stockpile
area.
8. Installing automatic light switch power
systems.
9. Replacing halogen floodlights at the
Loreh stockpile with light-emitting
diode (LED) lamps.
10. Utilizing on-grid Solar PV systems for
the office and workshop training room.
11. Migrating generator usage to PLN
electricity at the Pandawa mess hall
with a capacity of 80 kVA.
As of December 31st, 2025, the target had
been fully achieved at 100%. Furthermore,
in 2026, the Company targets an energy
efficiency improvement of 40.05%
compared to the 2025 achievement.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 29
Page 30
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
• Menyesuaikan volume produksi, Pertumbuhan kinerja operasional • Terdapat 2 Kelompok Binaan baru,
dengan memperhatikan rencana dan keuangan. yaitu kelompok Urun Meraung dan
jangka panjang Perseroan. Operational and financial BUMDes Tebelum Uri Jia dengan
• Merekrut tenaga kerja lokal. performance growth. kategori Berkembang.
• Menjalin kerja sama dengan • Keterlibatan BUMDes Idang
pemasok lokal dalam mendukung Meningkatkan 2 kelompok Ajih dan masyarakat sekitar
kegiatan operasional. binaan pemberdayaan dalam kegiatan post-mining dan
• Pengembangan bisnis baru MBAP masyarakat dengan kategori reklamasi.
Groups di lokasi yang sama mandiri. • There are two new assisted groups,
melalui bisnis energi terbarukan. Increasing 2 community namely the Urun Meraung Group and
Pekerjaan Layak dan • Adjusting production volume, taking empowerment groups with inde- BUMDes Tebelum Uri Jia, categorized
Pertumbuhan Ekonomi into account the Company’s long- pendent category. as Developing.
Decent Work and term plan. • The involvement of BUMDes Idang
Economic Growth • Recruiting local workers. • Nihil kecelakaan kerja fatal. Ajih and the surrounding community
• Establish cooperation with local • Jam tanpa kecelakaan kerja. in post-mining and reclamation
suppliers in supporting operational • Peningkatan kompetensi dan activities.
activities. keterampilan karyawan.
• MBAP group’s new business • Zero fatal work accidents.
development in the same location • Hours without work accidents.
through renewable energy business. • Increased employee competency
and skills.
Kebijakan program pengembangan
masyarakat melalui kegiatan
pemberdayaan masyarakat.
Community development program
policy through community
empowerment activities.
• Menyediakan lingkungan kerja
yang aman dengan sarana dan
prasarana kerja, sesuai dengan
standar yang berlaku.
• Mengikutsertakan karyawan dalam
berbagai program pelatihan,
termasuk terkait K3.
• Providing a safe working
environment with work facilities and
infrastructure, in accordance with
applicable standards.
• Involving employees in various
training programs, including those
related to K3.
30 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
• Membuat mitigasi kebencanaan di Terdapat rencana kerja aspek • Peta risiko bencana (identifikasi
area operasional. tanggap kebencanaan pada area rawan bencana di lokasi
• Membantu masyarakat sekitar dokumen PROPER. operasional).
membuat rencana kebencanaan. A prepared work plan for disaster • SOP Tanggap Darurat (dokumen
• Pelatihan darurat bencana bagi response aspects in the PROPER prosedur penanggulangan bencana
masyarakat sekitar. document. yang sesuai standar).
• Create disaster mitigation in opera- • Daftar Peralatan Keselamatan (data
tional areas. kondisi dan ketersediaan APD,
• Helping local communities create APAR, dan fasilitas evakuasi).
disaster plans. • Jadwal Simulasi Kebencanaan
• Disaster emergency training for local (rencana latihan darurat
Penanganan Perubahan Iklim communities. kebencanaan).
Climate Action • Penanganan kebakaran oleh
DAMKAR dan ERT MA pada
kebakaran Malinau.
• Sosialisasi dan penyuluhan penyakit
menular di kabupaten Nunukan dan
penerapan PHBS di siswa SD Negeri
06 di Kabupaten Nunukan.
• Materi Pelatihan (modul pelatihan
kebencanaan untuk masyarakat
sekitar).
• Daftar Peserta Pelatihan (data
masyarakat dan pekerja yang
terlibat dalam pelatihan).
• Laporan Hasil Pelatihan (rekap
hasil evaluasi dan umpan balik dari
peserta).
• Dokumentasi Pelaksanaan Program
(bukti kegiatan mitigasi bencana
berupa foto, laporan, video).
• Disaster risk map (identification of
disaster-prone areas within operational
sites).
• Emergency Response SOP (standard-
compliant disaster management
procedure documents).
• Safety Equipment List (data on the
condition and availability of PPE,
fire extinguishers, and evacuation
facilities).
• Disaster Simulation Schedule
(emergency disaster drill plan).
• Fire handling by the Regional Fire
Department (DAMKAR) and Mitrabara
Emergency Response Team (ERT MA)
during the Malinau fire incident.
• Socialization and awareness programs
on communicable diseases in
Nunukan Regency, as well as the
implementation of Clean and Healthy
Living Behavior (PHBS) for students at
SD Negeri 06 in Nunukan Regency.
• Training Materials (disaster
preparedness training modules for
surrounding communities).
• Training Participant List (data on
community members and workers
involved in the training).
• Training Report (summary of
evaluation results and participant
feedback).
• Program Implementation
Documentation (evidence of disaster
mitigation activities in the form of
photos, reports, and videos).
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 31
Page 32
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
• Reklamasi untuk pemulihan • Capaian reklamasi 100% sesuai • Jumlah bibit yang ditanam bekerja
ekosistem flora dan fauna lokal. dengan plan dan roadmap sama dengan beberapa instansi dan
• Konservasi dan pendayagunaan reklamasi dan pascatambang. lembaga (Taman Nasional Kayan
sumber air sungai udang. • Keberhasilan revegetasi di area Mentarang, Dinas Lingkungan
• Monitoring pengelolaan area reklamasi mencapai 85%. Hidup, Sekolah, Taman Baca
Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai • Penambahan 30 spesies Masyarakat, TNI/Polri) sebanyak 910
(Rehabdas) serta tinjauan awal tanaman endemik dan lokal batang.
penilaian Rehabdas. di area konservasi. • 24 jenis flora atau sebanyak 88.986
• Penyediaan area konservasi khusus • Reclamation achievement 100% pohon berhasil terpantau di area
Blok Konservasi Maritam. according to the reclamation and konservasi.
Ekosistem Darat • Kerja sama dengan masyarakat, post-mining plan and roadmap. • 32 jenis fauna atau sebanyak 369
Life on Land regulator dan pemangku • The success of revegetation in the ekor satwa berhasil terpantau di
kepentingan sekitar Perseroan reclamation area reached 85%. area konservasi.
untuk pelaksanaan perlindungan • The addition of 30 endemic and • Pencapaian reklamasi dan
keanekaragaman hayati. local plant species. revegetasi sebesar 100% dari plan
• Melakukan kerja sama pengadaan yang telah ditentukan, yaitu seluas
bibit tanaman lokal, pupuk, dan Terdapat rencana strategis aspek 643,42 ha.
alat pertanian yang melibatkan KEHATI pada dokumen PROPER. • Seluruh area reklamasi telah dinilai
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). A prepared strategic plan for the melalui sistem Reclamation Self
• Reclamation for the restoration of KEHATI aspect in the PROPER Assessment Baramulti, dengan
local flora and fauna ecosystems. document. hasil di 2025 kualitas keberhasilan
• Conservation and utilization of river reklamasi berada pada grade A
water sources for shrimp. hingga D.
• Monitoring the management of the • Sertifikasi kompetensi perencana
River Basin Rehabilitation (Rehabdas) reklamasi.
area and initial review of the • Sertifikasi kompetensi pelaksana
Rehabdas assessment. reklamasi.
• Provision of a special conservation • The number of seedlings planted in
area for the Maritam Conservation collaboration with various institutions
Block. and agencies (Kayan Mentarang
• Cooperation with the community, National Park, the Environmental
regulators and stakeholders around Agency, schools, community reading
the Company for the implementation parks, and the Indonesian National
of biodiversity protection. Armed Forces/Police) amounted to 910
• Cooperating in the procurement seedlings.
of local plant seeds, fertilizers, and • A total of 24 flora species, comprising
agricultural equipment involving 88,986 trees, were successfully
Village-Owned Enterprises (BUMDes). monitored within the conservation
area.
Reklamasi berkelanjutan. • A total of 32 fauna species, comprising
Sustainable reclamation. 369 individual animals, were
successfully monitored within the
Program MITRA KEHATI. conservation area.
MITRA KEHATI Program. • Reclamation and revegetation
achievements reached 100% of the
predetermined plan, covering an area
of 643.42 hectares.
• All reclamation areas have been
assessed through the Baramulti
Reclamation Self-Assessment
system, with 2025 results indicating
reclamation success quality ranging
from Grade A to D.
• Certification of competency for
reclamation planners.
• Certification of competency for
reclamation implementers.
32 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Inisiatif Perseroan Pencapaian 2025
Target
Sustainable Development Company Initiatives 2025 Achievement
Goals
Melakukan kerja sama Target Penerima Bantuan Program Pemberdayaan yang
pemberdayaan masyarakat secara Pendidikan Dasar. dilaksanakan dengan Skema
pentahelix. 2025 : 461 Penerima Manfaat. Pentahelix adalah Program Pelita
Carrying out pentahelix community Target Recipients of Basic Menang yang bertujuan untuk
empowerment cooperation. Education Assistance. meningkatkan Literasi masyarakat di
2025: 461 Beneficiaries. Kab. Malinau bekerja sama dengan
Dinas pendidikan, Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan, Ikatan Keluarga Baca
Malinau, Media Massa, Perguruan
Tinggi, dan NGO dengan penerima
Kemitraan untuk Mencapai manfaat sebanyak ± 400 Orang.
Tujuan The empowerment program
Partnership for the implemented under the Pentahelix
Goals Scheme is the Pelita Menang Program,
which aims to improve community
literacy in Malinau Regency. The
program is carried out in collaboration
with the Education Office, the Library
and Archives Office, the Malinau
Reading Community Association, mass
media, higher education institutions,
and NGOs, benefiting with ± 400
people.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 33
Page 34
Perseroan berfokus pada diversifikasi portofolio bisnis guna mengurangi ketergantungan pada satu sektor serta membangun kemitraan dengan pihak eksternal untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar. The Company is focused on diversifying its business portfolio to reduce its reliance on a single sector and on building partnerships with external parties to strengthen its market position.
Page 35
O2
Penjelasan
Direksi
Explanation from
the Board of Directors
Page 36
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Penjelasan Direksi [OJK D.1] [GRI 2-22]
Explanation from the Board of Directors
Khoirudin
Direktur Utama | President Director
36 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Yang Terhormat Pemegang Saham dan To Our Honorable Shareholders and
Pemangku Kepentingan, Stakeholders,
Tahun 2025, PT Mitrabara Adiperdana Tbk menghadapi In 2025, PT Mitrabara Adiperdana Tbk faced significant
tantangan yang signifikan. Namun, Perseroan tetap mampu challenges. However, the Company continued to demonstrate
menunjukkan ketahanan yang luar biasa dalam mengelola remarkable resilience in managing its operations and financial
operasional dan keuangan perusahaan. Meskipun terdapat performance. Despite declines in several areas, including
penurunan pada beberapa aspek seperti pendapatan, revenue, operating profit, and profit for the year, the Company
laba usaha, dan laba periode berjalan, Perseroan berhasil successfully reduced the costs of revenue, selling expenses,
mengurangi beban pokok pendapatan, beban penjualan, serta and income taxes. This achievement reflects Mitrabara’s
beban pajak penghasilan. Hal ini mencerminkan efisiensi yang improving efficiency in cost management. On the other hand,
semakin baik dalam pengelolaan biaya di Mitrabara. Di sisi lain, The subsidiary’s significant progress is reflected in its revenue
progress signifikan anak perusahaan dilihat dari penghasilan growth and expanded capacity, demonstrating the success
dan kapasitas yang menunjukkan keberhasilan strategi of the Company’s diversification strategy and the effective
diversifikasi dan pengelolaan sumber pendapatan alternatif management of alternative revenue streams. We remain
yang diambil Perseroan. Kami optimis bahwa pencapaian ini optimistic that these achievements will further strengthen the
akan memperkuat posisi Perseroan untuk terus berkembang Company’s position to continue growing and to navigate a
dan menghadapi masa depan yang lebih baik. better future.
Kebijakan untuk Merespons Tantangan dalam Policies to Address Challenges in Implementing
Pemenuhan Strategi Keberlanjutan the Sustainability Strategy
Mitrabara berkomitmen untuk menghadapi tantangan dalam Mitrabara is committed to addressing challenges in
pemenuhan strategi keberlanjutan melalui langkah-langkah implementing its sustainability strategy through strategic
strategis yang mengintegrasikan kinerja aspek Lingkungan, measures that integrate Environmental, Social, and Governance
Sosial, dan Tata Kelola (LST). (ESG) performance.
Pada aspek ekonomi, Perseroan berfokus pada diversifikasi From an economic perspective, the Company focuses on
portofolio bisnis guna mengurangi ketergantungan pada satu diversifying its business portfolio to reduce dependence
sektor serta membangun kemitraan dengan pihak eksternal on a single sector and on establishing partnerships with
untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar. Dari aspek external stakeholders to strengthen its market position. In
lingkungan, Mitrabara menerapkan teknologi tambang yang terms of environmental perspective, Mitrabara implements
ramah lingkungan dengan fokus pada efisiensi energi dan environmentally friendly mining technologies, with an
air, pengendalian emisi, serta pengelolaan limbah. Selain emphasis on energy and water efficiency, emission control, and
itu, Perseroan juga mempertimbangkan diversifikasi sumber waste management. The Company also considers diversifying
daya energi dengan mengintegrasikan energi terbarukan dan energy sources by integrating renewable energy and applying
menerapkan praktik reklamasi lahan yang efektif guna menjaga effective land reclamation practices to preserve environmental
kelestarian lingkungan. sustainability.
Adapun pada aspek sosial, Mitrabara melaksanakan program From a social perspective, Mitrabara conducts Corporate
Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada Social Responsibility (CSR) programs aimed at empowering
penguatan dan pemberdayaan masyarakat lokal, sekaligus and strengthening local communities, while prioritizing
memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan karyawan. employee safety and well-being. Strong partnerships with local
Kemitraan yang kuat dengan masyarakat lokal juga terus communities are continuously fostered to create a positive and
ditingkatkan untuk menciptakan dampak sosial yang positif sustainable social impact.
dan berkelanjutan.
Dalam aspek tata kelola, Perseroan menerapkan prinsip Good From a governance perspective, the Company adheres to
Corporate Governance (GCG) dengan evaluasi berkala yang the principles of Good Corporate Governance (GCG), with
melibatkan pihak ketiga untuk memastikan transparansi periodic third-party evaluations to ensure transparency and
dan akuntabilitas. Mitrabara juga terus membangun accountability. Mitrabara also continues to cultivate a corporate
budaya perusahaan yang menekankan integritas, etika, dan culture emphasizing integrity, ethics, and sustainability as a
keberlanjutan sebagai landasan untuk menciptakan nilai foundation for creating long-term value for all stakeholders.
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 37
Page 38
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Implementation of Sustainable Finance
Sepanjang tahun 2025, badan tata kelola, manajemen, Throughout 2025, Mitrabara’s governing bodies, management,
dan seluruh karyawan Mitrabara telah bekerja keras dan and all employees have worked diligently and with dedication
berdedikasi untuk mencapai target yang ditetapkan oleh to achieve the targets set by the Company amid the various
Perseroan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri challenges facing the coal mining industry. Pressure arose
pertambangan batubara. Tekanan datang dari persaingan from global coal supply competition, particularly from China,
pasokan batubara global, terutama dari Tiongkok, India, dan India, and Russia, which tightened export competition and
Rusia, yang memperketat kompetisi ekspor serta menekan suppressed coal prices. Moreover, the Indonesian government’s
harga batubara. Selain itu, kebijakan Harga Batubara Acuan Coal Reference Price (HBA) policy made domestic coal less
(HBA) pemerintah Indonesia membuat harga jual batubara competitive in international markets. Government regulations
domestik kurang kompetitif di pasar internasional. Kebijakan on the use of B40 blended fuel and the removal of the subsidy
pemerintah terkait penggunaan bahan bakar campuran B40 gap between biofuel and fossil fuels further placed pressure
dan penghapusan subsidi selisih harga biofuel dan bahan bakar on the industry, significantly increasing operational costs,
fosil juga turut menekan pelaku industri karena berpengaruh especially in logistics and transportation.
besar pada biaya operasional, terutama di sektor logistik dan
transportasi.
Tantangan yang cukup kompleks tersebut berdampak dengan These complex challenges impacted the Company’s revenue
terkoreksinya pendapatan dan laba periode berjalan dibanding and profit for the year, which declined year on year. As of
tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025, Mitrabara December 31st, 2025, Mitrabara recorded revenue of USD
membukukan pendapatan sebesar 164,87 juta dolar AS, dan 164.87 million and profit for the year of USD 1.38 million Coal
laba periode berjalan sebesar 1,38 juta dolar AS. Adapun production up to the end of the reporting year totaled 1.95
produksi batubara hingga akhir tahun pelaporan terbilang million tons, an decrease compared to 2.27 million tons in the
sebesar 1,95 juta ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya, previous year.
yang mencapai 2,27 juta ton.
Selaras dengan komitmen keberlanjutan, Perseroan secara In line with its commitment to sustainability, the Company
konsisten melakukan efisiensi sumber daya alam yang consistently implements natural resource efficiency measures,
mencakup pengurangan konsumsi energi—yang turut including reducing energy consumption—thereby helping
menekan emisi gas rumah kaca, serta mengoptimalkan to curb greenhouse gas emissions—and optimizing water
penggunaan air dalam seluruh operasionalnya. Di sisi usage across all its operations. Additionally, the Company is
lain—Perseroan juga memperkuat kontribusinya terhadap strengthening its contribution to the development of new and
pengembangan energi baru dan terbarukan melalui entitas renewable energy through its subsidiaries in the clean energy
anak di sektor energi bersih. Melalui PT Masdar Mitra Solar sector. Through PT Masdar Mitra Solar Radiance (MMSR), the
Radiance (MMSR), kapasitas terpasang pembangkit listrik installed capacity of solar power plants (photovoltaic/PV) has
tenaga surya (photovoltaic/PV) meningkat signifikan lebih dari more than doubled significantly, from 12.80 MWp to 30.97
dua kali lipat, dari 12,80 MWp menjadi 30,97 MWp pada akhir MWp by the end of 2025. In line with this capacity increase,
tahun 2025. Sejalan dengan peningkatan kapasitas tersebut, solar energy production surged by 333.3% to 26 gigawatt-
produksi energi surya melonjak sebesar 333,3% menjadi 26 hours compared to 6 gigawatt-hours in the previous year,
GWh dibandingkan 6 GWh pada tahun sebelumnya, yang further solidifying the Company’s position as a provider of solar
semakin memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia solusi energy solutions for the commercial and industrial segments in
energi surya bagi segmen komersial dan industri di Indonesia. Indonesia.
Langkah efisiensi kami imbangi dengan mengelola limbah dan These efficiency measures are complemented by the
air limbah sehingga tidak berdampak negatif bagi lingkungan. management of waste and wastewater to prevent negative
Lebih dari itu, Mitrabara juga secara berkesinambungan environmental impacts. Furthermore, Mitrabara continuously
melakukan reklamasi di area pascatambang. Selain conducts post-mining land reclamation. Beyond restoring
untuk memulihkan keanekaragaman hayati, termasuk biodiversity, including the return of flora and fauna in Mining
mengembalikan keberadaan flora dan fauna di wilayah Izin Business License (IUP) areas, the Company ensures that land
Usaha Pertambangan (IUP), Perseroan memastikan fungsi functions are optimally restored through reclamation. By the
lahan dapat dikembalikan secara optimal melalui reklamasi. end of 2025, the cumulative reclamation area reached 90.28
Hingga akhir tahun 2025, akumulasi reklamasi tercatat seluas hectares, achieving 98.14%.
90,28 ha, mencapai keberhasilan 98,14%.
38 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pada aspek sosial, Perseroan mengukuhkan komitmen untuk On the social perspective, the Company reaffirms its
menyediakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman commitment to providing a healthy, safe, and comfortable
bagi seluruh karyawan. Perseroan mendukung keberagaman working environment for all employees. Mitrabara supports
dan kesetaraan kesempatan bekerja tanpa membedakan agama, diversity and equal employment opportunities, without
suku, ras, maupun jenis kelamin, sesuai dengan kebijakan kode discrimination based on religion, ethnicity, race, or gender,
etik perusahaan. Perseroan juga memberikan kesempatan in accordance with the Company’s code of conduct. The
bagi karyawan untuk mengembangkan diri di setiap tingkat Company also provides opportunities for employees to develop
organisasi. Selain itu, kami memastikan keselamatan dan themselves at every organizational level. In addition, we ensure
kesehatan kerja (K3) karyawan serta mitra dengan menerapkan occupational health and safety (OSH) for employees and
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) partners by implementing an Occupational Health and Safety
yang telah tersertifikasi ISO 45001:2018. Management System (SMK3) certified under ISO 45001:2018.
Terkhusus bagi masyarakat, Perseroan mengeluarkan dana For the surrounding communities, the Company allocated
untuk pemberdayaan masyarakat sebesar Rp8,15 Miliar Rupiah. IDR 8.15 billion for community empowerment. In addition
Selain menguatkan dampak positif kehadiran Mitrabara, dana to enhancing Mitrabara’s positive social impact, these funds
tersebut berkontribusi terhadap peningkatan dan kemandirian contribute to improving local economic independence in
ekonomi masyarakat di area sekitar tambang. Dana tersebut the area surrounding the mine. The funds were allocated to
dialokasikan untuk membiayai berbagai program CSR, yaitu support various CSR programs, including the Village Economic
Program Mitra Ekonomi Desa, Program Mitra Malinau Pintar, Partner Program (Program Mitra Ekonomi Desa), Smart Malinau
Program Malinau Sehat, Program Mitra Bangun Malinau dan Partner Program (Program Mitra Malinau Pintar), Healthy
Mitra Muda Malinau, serta Program Mitra Kehati. Malinau Program (Program Malinau Sehat), Build Malinau
Partner Program (Program Mitra Bangun Malinau), Young
Malinau Partner Program (Program Mitra Muda Malinau), and
Biodiversity Partner Program (Program Mitra Kehati).
Berbagai pencapaian Perseroan di atas mendapatkan The Company’s achievements have also been recognized by
apresiasi dari pihak ketiga berupa penghargaan. Pada tahun third parties through awards. In 2025, Mitrabara received the
2025, Mitrabara meraih penghargaan Mandaya Awards dari Mandaya Awards from the Coordinating Ministry for Human
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Development and Cultural Affairs (Kemenkopmri) through the
(Kemenkopmri) melalui program Samanta Mewangi. Samanta Mewangi program.
Strategi Pencapaian Target Strategy for Achieving Targets
Realisasi dan pencapaian tahun 2025 tak terlepas dari The 2025 realizations and achievements were driven by a
serangkaian strategi yang ditetapkan Mitrabara. Strategi series of strategies established by Mitrabara. These strategies
tersebut antara lain berfokus pada keberlanjutan dan primarily focused on sustainability and diversification to reduce
diversifikasi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor dependence on the coal sector. In response to challenges from
batubara. Menghadapi tantangan dari persaingan global dan global competition and government policies affecting the coal
kebijakan pemerintah yang memengaruhi sektor batubara, industry, the Company allocated 72.40% of its total capital
Perseroan mengalokasikan 72,40% dari total belanja modal expenditure (Capex) of USD 6.58 million to the development
(capex) sebesar 6,58 juta dolar AS untuk pengembangan bisnis of renewable energy (RE) businesses through its subsidiary,
energi baru terbarukan (EBT) oleh anak perusahaan PT Masdar PT Masdar Mitra Solar Radiance. As of 2025, installed capacity
Mitra Solar Radiance, yang terealisasi terpasang sebesar 30,97 reached 30.97 MWp by the end of the year 2025.
MWp pada tahun 2025.
Sementara itu, sisanya digunakan untuk pengembangan bisnis Although, the remaining capital expenditure was directed
di agroindustri, serta jasa pertambangan. Proyek wood pellet toward the development of businesses in agro-industry, and
yang dijalankan anak usaha PT Malinau Hijau Lestari misalnya, mining services. For example, the wood pellet project managed
diharapkan selesai pada tahun 2025 dan dijadwalkan memulai by the subsidiary PT Malinau Hijau Lestari is expected to be
operasi komersial pada 2026 dengan kapasitas produksi sebesar completed in 2025 and scheduled to begin commercial
150.000 ton per tahun. Sementara itu, anak perusahaan dari operations in 2026 with an annual production capacity of
Mitrabara yaitu PT Mitradelta Bahari Pratama mengoperasikan 150,000 tons. Meanwhile, the subsidiaries of Mitrabara are
usaha budi daya udang vannamei yang berlokasi di Bima, PT Mitradelta Bahari Pratama operates a vannamei shrimp
Nusa Tenggara Barat. Pada tahun 2025, Mitrabara melanjutkan aquaculture business located in Bima, West Nusa Tenggara.
ekspansi dengan membangun hingga 112 kolam akuakultur, In 2025, Mitrabara planned to continue its expansion by
yang bila telah beroperasi secara optimal, ditargetkan mampu constructing up to 112 aquaculture ponds, which, once fully
menghasilkan produksi sebesar 2.000 ton per tahun. operational, are targeted to produce 2,000 tons per year.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 39
Page 40
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Perseroan optimis berbagai diversifikasi di atas dapat The Company is confident that these diversification initiatives
memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan will make a significant contribution to Mitrabara’s revenue in
Mitrabara dalam beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, the coming years. As such, the Company’s future sustainability
keberlangsungan Perseroan di masa depan tidak sepenuhnya will not be solely dependent on the coal sector.
bergantung pada sektor batubara.
Dalam upaya untuk mencapai kinerja yang lebih baik pada In pursuit of improved performance in 2025, Mitrabara
tahun 2025, Mitrabara juga memprioritaskan pengelolaan also prioritized cost management, focusing on operational
biaya dengan fokus pada efisiensi operasional dan efficiency and controlling logistics and transportation costs
pengendalian biaya logistik serta transportasi yang terdampak impacted by government policies on B40 blended fuel
oleh kebijakan pemerintah terkait penggunaan bahan bakar usage. The resources allocated to renewable energy business
campuran B40. Sumber daya yang dialokasikan untuk bisnis development represent a strategic step that not only addresses
energi baru terbarukan merupakan langkah strategis yang challenges in the coal sector, but also positions Mitrabara to
tidak hanya menjawab tantangan sektor batubara, tetapi juga play a greater role in the sustainable energy transition.
mempersiapkan Mitrabara untuk lebih berperan dalam transisi
energi yang berkelanjutan.
Apresiasi Appreciation
Kinerja optimal yang dibukukan Mitrabara tahun 2025 The optimal performance achieved by Mitrabara in 2025 is
merupakan hasil implementasi atas rencana dan strategi the result of the implementation of well-formulated plans
yang tepat serta pelaksanaan yang konsisten sepanjang and strategies, coupled with consistent execution throughout
tahun. Lebih dari sekadar strategi yang solid, pencapaian ini the year. Beyond solid strategies, this achievement was also
juga didukung oleh sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan supported by strong synergy and collaboration with all
seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun stakeholders, both internal and external. Therefore, we wish
eksternal. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi to express our appreciation to the Board of Commissioners
kepada Dewan Komisaris atas pengawasan dan arahan yang for their oversight and guidance, which enabled the Board
diberikan sehingga Direksi dapat menjalankan kebijakan of Directors to implement policies effectively. We also
dengan efektif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada extend our gratitude to the shareholders for entrusting
pemegang saham yang telah mempercayakan kepemimpinan Mitrabara’s leadership to us throughout 2025. In particular, we
Mitrabara kepada kami selama tahun 2025. Secara khusus, kami acknowledge and appreciate all employees for their hard work,
mengapresiasi seluruh karyawan atas kerja keras, dedikasi, dan dedication, and loyalty, which have significantly contributed to
loyalitasnya yang berkontribusi besar terhadap pencapaian the Company’s performance achievements.
kinerja Perseroan selama ini.
Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan penghargaan On this occasion, we also express our recognition and
dan apresiasi kepada segenap mitra dan pemasok, pelanggan, appreciation to our partners and suppliers, customers,
pemerintah pusat dan daerah, regulator, serta masyarakat central and local governments, regulators, and the broader
yang telah memberikan dukungan bagi community for their continued support of Mitrabara’s business
40 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
keberlangsungan bisnis Mitrabara. Sinergi yang telah terjalin sustainability. The established synergies form the foundation
menjadi fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan ke for the Company’s future sustainable growth. We hope that
depan. Kami berharap kepercayaan dan kolaborasi yang telah the built trust and collaboration will continue to strengthen,
terbangun dapat terus diperkuat sehingga Mitrabara semakin enabling Mitrabara to advance further in realizing its vision: To
maju dan berkembang dalam mewujudkan visi: Menjadi become a leading corporation in integrated natural resource
korporasi terdepan dalam bidang pengelolaan sumber daya management that creates sustainable value for all stakeholders.
alam terintegrasi yang menciptakan nilai-nilai berkelanjutan
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Jakarta, 28 April 2026
Jakarta, April 28th, 2026
Atas nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
Khoirudin
Direktur Utama
President Director
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 41
Page 42
O3 Profil Perusahaan Company Profile Produk unggulan Perseroan adalah batubara berkualitas tinggi dengan medium CV (low ash-low sulfur) yang sangat diminati pasar internasional berkat karakteristiknya yang lebih ramah lingkungan. The Company’s flagship product is high-quality coal with a medium CV (low ash-low sulfur), which is in high demand in the international market due to its more environmentally friendly characteristics.
Page 43
Page 44
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Sekilas Perusahaan [GRI 2-1]
About the Company
Nama Perusahaan
Company Name PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Tanggal dan Tahun Pendirian 28 Oktober 1992
Date and Year of Establishment October 28th, 1992
Bidang Usaha Pertambangan Batubara
Line of Business Coal Mining
Grha Baramulti Komplek Harmoni Plaza, Blok A-8
Kantor Pusat [OJK C.2] Jl. Suryopranoto No. 2 Jakarta Pusat 10130
Head Office [OJK C.2] T: +6221 6385 6211
F: +6221 6385 2326
Akta No. 34 tanggal 29 Mei 1992 yang dibuat di hadapan Notaris
Pengganti Hendrik Hondo berkedudukan di Jakarta, dan di amandemen
dengan Akta No. 9 tanggal 12 Oktober 1992, yang dibuat di hadapan
Landasan Hukum Notaris Haji Abdul Kadir Usman yang berkedudukan di Jakarta.
Legal Basis of Establishment Deed No. 34 dated May 29th, 1992 prepared before Substitute Notary
Hendrik Hondo, domiciled in Jakarta, and subsequently amended by
Deed No. 9 dated October 12th, 1992 prepared before Notary Haji Abdul
Kadir Usman, domiciled in Jakarta.
Tanggal Pencatatan Saham 10 Juli 2014
Date of Share Listing July 10th, 2014
Kode Saham
MBAP
Stock Code
Narahubung
Contact
Sekretaris Perusahaan [GRI 2-3]
corsec@mitrabaraadiperdana.co.id
Corporate Secretary [GRI 2-3]
Situs Web
www.mitrabaraadiperdana.co.id
Website
Sekilas Perusahaan [GRI 2-1] About the Company [GRI 2-1]
PT Mitrabara Adiperdana Tbk, yang selanjutnya disebut PT Mitrabara Adiperdana Tbk, hereinafter also referred to as
juga dengan “Mitrabara” atau “Perseroan”, didirikan pada “Mitrabara” or the “Company,” was established on October
28 Oktober 1992 sebagai bagian dari Grup Baramulti, 28th, 1992 as part of the Baramulti Group, an integrated, world-
perusahaan energi yang terintegrasi dan berkelas dunia. class energy company. Mitrabara focuses on coal mining and
Mitrabara berfokus pada bisnis pertambangan batubara dan has continued to grow into one of the leading companies
terus berkembang menjadi salah satu perusahaan terkemuka di in the energy sector. This achievement is supported by the
bidang energi. Pencapaian tersebut tak lepas karena Perseroan Company’s integrated infrastructure, covering activities from
didukung infrastruktur yang terintegrasi antara kegiatan upstream exploration to downstream operations.
eksplorasi hulu hingga hilir.
Mitrabara memiliki izin usaha pertambangan batubara Mitrabara holds a coal mining business license with its
dengan wilayah izin usaha berada di Desa Loreh, Kecamatan concession area located in Loreh Village, South Malinau
Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan District, Malinau Regency, North Kalimantan Province (formerly
Utara (dahulu Kalimantan Timur). Perseroan memulai kegiatan East Kalimantan). The Company commenced its coal mining
operasional pertambangan batubara pada tahun 2008. Dalam operations in 2008. In its development, in 2014, Mitrabara
perkembangannya, pada tahun 2014, Mitrabara melakukan conducted an Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia
penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange under the ticker code MBAP. The proceeds
dengan kode MBAP. Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini from this corporate action were utilized to support the
digunakan untuk menunjang kegiatan operasional Perseroan, Company’s operational activities, including the development
seperti pengembangan fasilitas pelabuhan dan pengoperasian of port facilities and the operation of coal handling facilities.
fasilitas penanganan batubara.
44 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Saat ini, Mitrabara diperkuat oleh sinergi antar entitas anak Currently, Mitrabara is strengthened by strong synergies
serta integrasi infrastruktur yang mengakomodasi kegiatan among its subsidiaries and integrated infrastructure that
eksplorasi, produksi, dan distribusi dari hulu hingga hilir. Per 31 supports exploration, production, and distribution activities
Desember 2025, Mitrabara memiliki sembilan anak perusahaan from upstream to downstream. As of December 31st, 2025,
dan satu ventura bersama sebagai berikut: Mitrabara has nine subsidiaries and one joint venture as follows:
Persentase
Total Aset Kepemilikan Status
Nama Alamat Bidang Usaha
Total Assets Ownership Operasional
Name Address Line of Business
(US$) Percentage Operational Status
(%)
Entitas Anak
Subsidiaries
PT Baradinamika Grha Baramulti Pertambangan 44.594.820 99,99 Operasional
Mudasukses (BDMS) Jl. Suryopranoto No. 2 Batubara Operational
Komplek Harmoni Plaza Coal Mining
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitra Malinau Grha Baramulti Pembangkit Tenaga 17.545.538 100,00 Dalam Tahap
Energi (MME) Jl. Suryopranoto No. 2 Listrik Biomassa Pengembangan
Komplek Harmoni Plaza Biomass Power Plant Development Stage
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Malinau Hijau Grha Baramulti Perkebunan 45.177.070 100,00 Dalam Tahap
Lestari (MHL) Jl. Suryopranoto No. 2 Plantation Pengembangan
Komplek Harmoni Plaza Development Stage
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitra Alam Bumi Grha Baramulti Jasa Manajemen 12.396.504 99,99 Dalam Tahap
Sentosa (MABS) Jl. Suryopranoto No. 2 Management Service Pengembangan
Komplek Harmoni Plaza Development Stage
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitradelta Bahari Grha Baramulti Pembesaran 18.815.355 75,00 Operasional
Pratama (MBP) Jl. Suryopranoto No. 2 Crustacea Air Payau Operational
Komplek Harmoni Plaza Cultivation of
Blok A-8 Jakarta Pusat Crustacean Brackish
10130 Water
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitra Muda Grha Baramulti Kontraktor Tambang 16.162.195 100,00 Operasional
Makmur (MMM) Jl. Suryopranoto No. 2 Mining Contractor Operational
Komplek Harmoni Plaza
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 45
Page 46
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Persentase
Total Aset Kepemilikan Status
Nama Alamat Bidang Usaha
Total Assets Ownership Operasional
Name Address Line of Business
(US$) Percentage Operational Status
(%)
PT Mitrajasa Sentosa Grha Baramulti Jasa Pertambangan 652.627 100,00 Operasional
Cemerlang (MJSC) Jl. Suryopranoto No. 2 Mining Service Operational
Komplek Harmoni Plaza
Blok A-8 Jakarta Pusat
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitra Alam Grha Baramulti Perkebunan 45.177.070 100,00 Dalam Tahap
Malinau Lestari Jl. Suryopranoto No. 2 Plantation Pengembangan
(MAML) Komplek Harmoni Plaza Under Development
Blok A-8 Jakarta Pusat Stage
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
PT Mitra Pesona Bumi Grha Baramulti Perkebunan 5.972 100,00 Dalam Tahap
Sentosa (MPBS) Jl. Suryopranoto No. 2 Plantation Pengembangan
Komplek Harmoni Plaza Under Development
Blok A-8 Jakarta Pusat Stage
10130
Telepon: +6221 6385 6211
Faksimili: +6221 6385 2326
Ventura Bersama
Joint Ventures
PT Masdar Mitra Solar Grha Baramulti Penyewaan Mesin 17.825.339 52,50 Operasional
Radiance (MMSR) Jl. Suryopranoto No. 2 dan Peralatan Tenaga Operational
Komplek Harmoni Plaza Surya
Blok A-8 Jakarta Pusat Solar Power Machine
10130 and Equipment
Telepon: +6221 6385 6211 Leasing
Faksimili: +6221 6385 2326
Menyikapi bisnis pertambangan batubara yang penuh In response to the challenging coal mining sector, Mitrabara
tantangan, sejak tahun 2022, Mitrabara melakukan diversifikasi has pursued business diversification since 2022 to support
untuk mengejar pertumbuhan bisnis. Langkah yang dilakukan growth. One of the initiatives includes establishing a joint
antara lain Perseroan membentuk perusahaan ventura bersama venture with Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited,
dengan Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited, yaitu namely PT Masdar Mitra Solar Radiance. This company focuses
PT Masdar Mitra Solar Radiance. Perusahaan ini fokus pada on renewable energy development, particularly solar power,
pengembangan energi terbarukan, khususnya solar panel, providing solutions for the commercial and industrial markets.
yang menyediakan solusi untuk pasar komersial dan industri. In 2025, total solar energy production reached 26 GWh, with
Pada 2025, total energi surya yang dihasilkan sebesar 26 GWh, installed capacity amounted to 30.97 MWp.
dan mencapai total kapasitas terpasang sebesar 30,97 MWp.
Masih dari sektor Renewable Energy Mitrabara, melalui anak Also within the renewable energy sector Mitrabara, through
usaha PT Malinau Hijau Lestari, bergerak dalam industri its subsidiary PT Malinau Hijau Lestari, is engaged in biomass
produksi biomassa dalam bentuk wood pellet. Perseroan production in the form of wood pellets. The Company targets
menargetkan penyelesaian pembangunan pabrik pada 2025 the completion of the plant’s construction in 2025 and the
dan mulai beroperasi komersial pada 2026, dengan kapasitas commencement of commercial operations in 2026, with
150.000 ton per tahun, sehingga bisa berkontribusi terhadap an annual production capacity of 150,000 tons, thereby to
pendapatan Mitrabara. contributing to Mitrabara’s revenue.
Langkah yang lain, melalui PT Mitradelta Bahari Pratama, Furthermore, through PT Mitradelta Bahari Pratama, Mitrabara
Mitrabara memperluas portofolio usahanya ke sektor agro has expanded its business portfolio into the agro sector by
yaitu pengelolaan bisnis kolam budidaya udang vannamei di developing vannamei shrimp aquaculture operations in Bima,
Bima, Nusa Tenggara Barat. Unit usaha akuakultur tersebut West Nusa Tenggara. This aquaculture business unit achieved
telah mencatat pencapaian awal dengan melakukan panen an initial milestone with its first harvest in 2024 through
perdana pada tahun 2024 melalui pengoperasian 20 kolam the operation of 20 ponds, producing a total of 169 tons. In
46 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
budidaya dengan total produksi sebesar 169 ton. Pada tahun 2025, the Company continued its expansion by developing up
2025, Perseroan melanjutkan ekspansi dengan membangun to 112 aquaculture ponds, produce 897 tons. Meanwhile, by
hingga 112 kolam akuakultur yang telah mampu menghasilkan 2026, with full and optimal operations, production is projected
produksi sebesar 897 ton. Sementara itu, pada tahun 2026, to reach up to 2,000 tons per year.
ditargetkan operasional kolam optimal dan beroperasi penuh
akan menghasilkan produksi hingga 2.000 ton per tahun.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 47
Page 48
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Visi dan Misi Keberlanjutan [OJK C.1]
Sustainability Vision and Mission
Visi | Vision
Menjadi korporasi terdepan dalam bidang
pengelolaan sumber daya alam terintegrasi
yang menciptakan nilai-nilai berkelanjutan
bagi seluruh pemangku kepentingan.
To be a leading corporation in the field of
integrated natural resources management that
creates sustainable values for all stakeholders.
Misi | Mission
1. Mengembangkan bisnis berkelanjutan dan bernilai tambah bagi Perusahaan
melalui diversifikasi, ekstensifikasi, kemitraan strategis, dan inovasi.
2. Menyediakan produk dan layanan berkualitas terbaik dengan fokus kepada
kepuasan pelanggan melalui pengelolaan proses yang unggul.
3. Memprioritaskan pelestarian lingkungan, serta kesehatan dan keselamatan,
di seluruh area operasional.
4. Mengedepankan tanggung jawab sosial Perusahaan dengan
mengembangkan ekonomi lokal dan mendukung pembangunan
berkelanjutan.
5. Membangun sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi, agile
dengan budaya organisasi yang unggul.
1. To develop sustainable and value-added businesses for the Company
through diversification, extensification, strategic partnerships, and
innovation.
2. To deliver high-quality products and services with a strong focus on
customer satisfaction through excellence in process management.
3. To prioritize environmental preservation, as well as health and safety, across
all operational areas.
4. To uphold corporate social responsibility by fostering local economic
development and supporting sustainable development.
5. To build highly competent and agile human capital supported by a strong
and high-performing organizational culture.
48 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Nilai Keberlanjutan Sustainability Values
Disiplin dalam Pelaksanaan Discipline in Execution
Setiap karyawan dituntut untuk selalu memastikan Each employee is expected to ensure that all decision-
bahwa pengambilan keputusan serta tugas dan tanggung making, duties, and responsibilities are carried out properly
jawabnya dilaksanakan dengan baik dan benar. and in compliance with established standards.
Pengawasan Ketat Close Supervision
Setiap atasan bertugas dan bertanggung jawab Each supervisor is responsible for overseeing and ensuring
mengawasi dan memastikan bahwa setiap bawahan that every subordinate understands their respective duties
memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. and responsibilities.
Rasa Darurat Sense of Emergency
Pemikiran bahwa tidak ada hal yang kurang penting, The mindset that no matter is insignificant, every aspect
semua hal adalah penting dan memerlukan perhatian is important and requires dedicated attention from
secara khusus oleh masing-masing karyawan. Dengan each employee. With this perspective, all employees are
adanya pemikiran tersebut, masing-masing karyawan expected to remain vigilant in carrying out their duties and
harus selalu waspada dalam menjalankan tugas dan responsibilities to prevent any actions or incidents that
tanggung jawabnya, untuk mencegah terjadinya hal- may negatively impact the Company’s sustainability and
hal yang dapat memberikan dampak negatif terhadap business continuity.
kelangsungan hidup Perseroan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 49
Page 50
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
50 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Produk, Jasa, dan Kegiatan Usaha [OJK C.4]
Products, Services, and Business Operations
Spesifikasi Batubara Jumlah Kelembapan Kelembapan Inheren Abu Sulfur
Coal Specifications Total Moisture Inherent Moisture Ash Sulfur
Malinau 5700 GAR 20% 12% 5% 0,3%
Malinau 5400 GAR 21% 13,5% 5% 0,3%
Kegiatan Usaha Business Operations
Kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anaknya mencakup The business operations of the Company and its Subsidiaries
pertambangan batubara, perdagangan besar bahan bakar include coal mining, wholesale trading of solid, liquid, and
padat, cair, gas, dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. gaseous fuels, and other management consulting activities.
Kegiatan Usaha Utama Main Business Operations
1. Menjalankan dan melakukan usaha dalam sektor 1. Business activities in the mining sector in compliance with
pertambangan sebagaimana diizinkan oleh pemerintah the permit granted by the government and as approved by
dan sepanjang diperbolehkan oleh peraturan yang berlaku, applicable regulations, including coal drying.
termasuk pengeringan batubara.
2. Menjalankan dan melakukan usaha dalam sektor 2. Conducting and carrying out trading activities, including
perdagangan, termasuk perdagangan dalam negeri, domestic, inter-island, export and import trade, as well as
interinsuler, ekspor dan impor, perdagangan besar, wholesale trading, supply, and distribution of various types
pemasok dan distributor atas jenis barang apa pun. of goods.
3. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya. 3. Other management consulting activities.
Kegiatan Usaha Penunjang Supporting Business Operations
1. Sarana penunjang kegiatan usaha pertambangan. 1. Supporting facilities for mining operations.
2. Konsultasi bidang pertambangan. 2. Mining consultancy services.
Perseroan juga menggandeng kontraktor pertambangan The Company also engages mining contractors responsible for
yang bertanggung jawab atas pelaksanaan berbagai executing various operational aspects, including overburden
aspek operasional, termasuk pengelolaan tanah buangan management, the provision of transportation for logistics
(overburden), penyediaan transportasi untuk kegiatan activities, and the procurement of mining equipment,
logistik, serta pengadaan peralatan tambang, bahan supporting materials, and spare parts. This collaboration aims
pendukung, dan suku cadang. Kolaborasi ini bertujuan untuk to ensure the smooth execution of coal production processes
memastikan kelancaran proses produksi batubara dengan while upholding principles of efficiency, occupational safety,
tetap mengedepankan prinsip efisiensi, keamanan kerja, dan and compliance with environmental regulations.
kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Komposisi Pemegang Saham [GRI 2-1] [OJK C.3)] Shareholder Composition [GRI 2-1] [OJK C.3)]
Jumlah pemegang saham 2025, PT Mitrabara Adiperdana Number of shareholders in 2025 of PT Mitrabara Adiperdana
Tbk yang disajikan dalam Laporan Keberlanjutan ini mengacu Tbk, as presented in this Sustainability Report, refers to the data
pada data yang telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan disclosed in the Company’s Annual Report for the reporting
Perseroan tahun pelaporan. year.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 51
Page 52
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Wilayah Kerja dan Entitas Anak [GRI 2-1, 2-2, 2-6] [OJK C.3]
Operational Areas and Subsidiaries Peta Wilayah Indonesia
Map of Indonesia’s Region
Muara Bengalun Port
& Stockpile
Malinau
Mine Site
Tarakan
Loreh Stockpile
Laban Nyarit
Betung Stockpile
Langap
Shipment
Kapasitas Stockpile Loreh Kapasitas Pelabuhan Muara Bengalun Kapasitas Stockpile Betung
Loreh Stockpile Capacity Muara Bengalun Port Capacity Betung Stockpile Capacity
Area Penimbunan | Stockpile Area: 12,45 ha Area Penimbunan | Stockpile Area: 8,7 ha Area Penimbunan | Stockpile Area: 5,14 ha
Hasil Tambang Langsung | Run of Mine: Hasil Tambang Langsung | Run of Mine: Hasil Tambang Langsung | Run of Mine:
200.000 tons 60.000 tons 180.000 tons
Hancur | Crushed: 58.000 tons
Pabrik Penghancur | Crushing Plant: 1.355 TPH
Dermaga | Jetty: 8.000 DWT
Kapasitas Muatan | Loading Capacity: 1.300
TPH
MA - Loreh : 11 Km
km
Loreh - Muara Bengalun : 64 Km
km (Jalan Khusus | Private Room)
Muara Bengalun - Private Sea : 110 Miles
miles (Sungai I River)
Jalan Pengangkutan Khusus | Private Haul Road
Transportasi Air | Water Transportation
52 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
25,61% 3,42%
16,21% South Korea Japan
China
44,93%
Indonesia
9,83%
New Zealand
Wilayah Operasional [OJK C.3] Operational Area [OJK C.3]
Mitrabara berkantor pusat di Jakarta dan melaksanakan Mitrabara is headquartered in Jakarta and conducts operations
kegiatan operasional di pulau Kalimantan, serta tidak on the island of Kalimantan; it does not operate outside of
beroperasi di luar Indonesia. Adapun informasi mengenai anak Indonesia. Information regarding the Company’s subsidiaries is
Perusahaan disampaikan dalam Bab Profil Perusahaan Laporan provided in the Profile Section of the Company’s 2025 Annual
Tahunan Perseroan 2025, serta dapat diakses melalui situs Report and is available at https://www.mitrabaraadiperdana.
https://www.mitrabaraadiperdana.co.id/about/subsidiaries. co.id/about/subsidiaries.
Wilayah Pemasaran [GRI 2-6] Marketing Regions [GRI 2-6]
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatatkan volume As of December 31st, 2025, the Company recorded total coal
penjualan sebesar 1,70 juta ton batubara, atau terkoreksi sebesar sales volume of 1.70 million tons, representing a decrease
26% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2,27 juta ton. of 26% compared to 2.27 million tons in 2024. In line with
Sesuai dengan kebijakan dan peraturan Pemerintah Indonesia Indonesian Government policies and regulations regarding
mengenai kewajiban penjualan batubara untuk kepentingan the Domestic Market Obligation (DMO), the domestic market
dalam negeri (Domestic Market Obligation/ DMO), pasar remained the Company’s primary market, contributing 44.93%
domestik merupakan pasar utama yang berkontribusi 44,93% of total sales in 2025. Meanwhile, in export markets, South
terhadap jumlah penjualan Perseroan tahun 2025. Sementara Korea was the largest contributor to the Company’s sales at
itu, untuk pasar ekspor, Korea Selatan merupakan kontributor 25.61%, followed by China at 16.21%, New Zealand at 9.83%,
terbesar terhadap penjualan Perseroan yaitu mencapai 25,61% and Japan at 3.42%.
disusul Tiongkok sebesar 16,21%, Selandia Baru sebesar 9,83%,
dan Jepang sebesar 3,42%
Perseroan telah melakukan evaluasi kepatuhan terhadap The Company has conducted compliance evaluations of
prosedur pelabelan pada seluruh produk (100%). Sepanjang labeling procedures across all products (100%). Throughout
tahun pelaporan, tidak ada pengaduan atau insiden the reporting year, there were no complaints or incidents
ketidakpatuhan terkait pelabelan dan informasi produk terkait of non-compliance related to coal product labeling and
batubara. Perseroan juga tidak menerima denda atau sanksi information. The Company also did not receive any fines or
hukum lainnya terkait dugaan pelanggaran terhadap ketentuan other legal sanctions related to alleged violations of marketing
mengenai komunikasi pemasaran. [GRI 2-27] communication regulations. [GRI 2-27]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 53
Page 54
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Informasi tentang Karyawan Employee Information
Per 31 Desember 2025, Mitrabara memiliki karyawan sebanyak As of December 31st, 2025, Mitrabara employed a total of 1,217
1.217 orang, bertambah 284 orang atau 30,44% dibandingkan employees, an increase of 284 employees or 30.44% compared
tahun 2024 dengan total karyawan sebanyak 933 orang. to 933 employees in 2024. The increase in the number of
Peningkatan jumlah karyawan tersebut sejalan dengan mulai employees is aligned with the commencement of operations
beroperasinya entitas anak Perseroan, sehingga Perseroan of the Company’s subsidiary, prompting the Company to
melakukan penyesuaian dan penguatan struktur organisasi undertake organizational adjustments and strengthen its
guna mendukung kebutuhan operasional serta pengembangan structure to support operational requirements and business
usaha dari PT Mitrabara Adiperdana Tbk. [GRI 3-3] development of PT Mitrabara Adiperdana Tbk. [GRI 3-3]
Dari jumlah tersebut, karyawan pria tercatat sebanyak 1.057 Of the total, 1,057 employees were male and 160 were female.
orang dan wanita sebanyak 160 orang. Komposisi karyawan The higher proportion of male employees does not indicate
pria lebih banyak dibandingkan dengan wanita bukan berarti that the Company practices discrimination. This composition
Perseroan melakukan diskriminasi. Hal itu terjadi karena reflects the nature of Mitrabara’s business activities, which
karakter bidang usaha Mitrabara yang terus bertumbuh continue to grow, resulting in a greater number of male
sehingga lebih banyak karyawan pria yang bergabung. employees joining the Company. Further details regarding
Informasi selengkapnya tentang karyawan disampaikan dalam employees are presented in the following table: [GRI 2-7, 405-1]
tabel berikut: [GRI 2-7, 405-1] [CSS-12.19.6] [CSS-12.19.6]
Komposisi Karyawan berdasarkan Level Organisasi [OJK C.3]
Employee Composition by Organization Level
2025 2024 2023
Level Organisasi
Organizational Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Eksekutif
11 1 12 11 1 12 8 1 9
Executive
Manajer
25 1 26 23 2 25 19 2 21
Manager
Departemen
34 10 44 30 8 38 21 8 29
Department
Supervisor 150 26 176 105 18 123 96 19 115
Staff 205 56 261 132 36 168 101 23 124
Skill 346 40 386 292 28 320 202 32 234
Non-Skill 286 26 312 224 23 247 216 27 243
Jumlah
1.057 160 1.217 817 116 933 663 112 775
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Level Jabatan dan Gender Tahun 2025 [IDX S-01]
Employee Composition by Position Level and Gender in 2025
Laki-laki Perempuan
Male Female
Level Jabatan
Position Level Persentase pegawai (%) Persentase pegawai (%)
Jumlah pegawai Jumlah pegawai
Percentage of Employees Percentage of Employees
Number of Employees Number of Employees
(%) (%)
Entry level 632 59,79% 66 41,25%
Mid level 355 33,59% 82 51,25%
Senior-level 59 5,58% 11 6,88%
Executive level 11 1,04% 1 0,62%
Jumlah
1.057 86,86% 160 13,14%
Total
54 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia
Employee Composition by Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
> 55 tahun
1 1 2 2 0 2 3 0 3
> 55 years old
46 - 55 tahun
129 16 145 110 14 124 99 13 112
46 - 55 years old
36 - 45 tahun
286 26 312 239 22 261 219 23 242
36 - 45 years old
26 - 35 tahun
424 62 486 311 45 356 235 44 279
26 - 35 years old
18 - 25 tahun
217 55 272 155 35 190 107 32 139
18 - 25 years old
Jumlah
1.057 160 1.217 817 116 933 663 112 775
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Level Jabatan, Gender, dan Kelompok Umur Tahun 2025 [IDX S-02]
Employee Composition by Position Level, Gender, and Age in 2025
Level Jabatan
Position Level
Rentang Usia Jumlah
Entry level Mid level Senior-level Executive level
Age Group Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 165 25 52 30 0 0 0 0 272
26-35 244 23 170 35 10 4 0 0 486
36-45 155 6 91 14 34 6 6 0 312
46-55 68 12 42 3 15 1 4 0 145
>55 0 0 0 0 0 0 1 1 2
Jumlah
632 66 355 82 59 11 11 1 1.217
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
S2
Postgraduate 15 9 24 16 7 23 17 6 23
(Master’s Degree)
S1
305 107 412 216 70 286 170 65 235
Bachelor’s Degree
D3
Diploma III 62 7 69 38 7 45 37 6 43
(Associate Degree)
D2
1 1 2 0 1 1 0 1 1
Diploma II
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 55
Page 56
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
D1
0 1 1 1 1 2 1 1 2
Diploma I
SMA
558 23 581 447 18 465 350 19 369
Senior High School
SMP
68 6 74 57 5 62 48 5 53
Junior High School
SD
48 6 54 42 7 49 40 9 49
Elementary School
Jumlah
1.057 160 1.217 817 116 933 663 112 775
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah
Employee Composition by Region
2025 2024 2023
Wilayah
Region Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Jakarta 115 71 186 86 52 138 68 45 113
Loreh 331 30 361 328 31 359 366 38 404
Tarakan 12 5 17 13 5 18 13 5 18
Malinau 219 30 249 187 22 209 174 23 197
Pali 11 0 11 16 1 17 37 1 38
Bima 71 14 85 20 3 23 5 0 5
Kutai 282 8 290 167 2 169 0 0 0
Kandangan 16 2 18 0 0 0 0 0 0
Jumlah
1.057 160 1.217 817 116 933 663 112 775
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Composition by Employment Status
Status 2025 2024 2023
Kepegawaian
Employment Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Status Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Tetap
481 92 573 415 65 480 386 55 441
Permanent
Tidak Tetap
576 68 644 402 51 453 277 57 334
Non-Permanent
Jumlah
Total
1.057 160 1.217 817 116 933 663 112 775
56 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung [GRI 2-8] Non-Direct Workers [GRI 2-8]
Selain karyawan dalam kategori di atas, Perseroan juga In addition to employees in the categories described above, the
mempekerjakan pekerja yang bukan pekerja secara langsung Company also engages non-direct workers, namely individuals
yaitu mereka yang melakukan pekerjaan untuk Mitrabara, who perform work for Mitrabara but do not have a direct
namun tidak memiliki hubungan kerja langsung dengan employment relationship with the Company. This category
Mitrabara. Pekerja dalam kategori ini meliputi pekerja alih daya includes outsourced personnel working as Office Boy, Helper,
yang bekerja sebagai Office Boy, Helper dan Cooker, serta and Cooker, as well as interns, as presented in the following
pekerja magang sebagaimana tabel berikut: table:
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pekerja alih daya
0 0 0
Outsourced Workers
Pekerja magang
9 5 1
Interns
Jumlah
9 5 1
Total
Jumlah Pegawai Sementara Tahun 2025 [IDX S-04]
Total Non-Permanent Employees in 2025
Persentase Pegawai
Uraian Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan)
Description Total Employees (during the reporting year) Percentage of Employees
(during the reporting year)
Jumlah pegawai Perusahaan yang dipegang oleh
kontraktor dan/atau konsultan 9 orang
0,74%
Total Company Employees Engaged through 9 employees
Contractors and/or Consultants
Skala Perusahaan [OJK C.3] Company Scale [OJK C.3]
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan
Juta $AS 164,87 217,91 224,83
Revenue
Laba Tahun Berjalan
Juta $AS 1,38 19,15 21,69
Profit for the Year
Jumlah Aset
Juta $AS 252,18 237,19 229,50
Total Assets
Jumlah Liabilitas
Juta $AS 67,98 50,93 56,71
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas
Juta $AS 184,20 186,26 172,79
Total Equity
Lokasi Operasi Kabupaten
1 1 1
Operational Locations Regency
Jumlah Pegawai Pegawai
1.217 933 775
Total Employees Employee
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 57
Page 58
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Rantai Pasokan Supply Chain
Mitrabara menjalin kerja sama dengan mitra kerja yaitu Mitrabara collaborates with business partners, including
kontraktor dan pemasok dalam proses bisnisnya dengan contractors and suppliers, in its business processes by
menerapkan Kode Etik Kontraktor untuk memastikan implementing a Contractor Code of Conduct to ensure a
terciptanya rantai pasok yang bertanggung jawab. Perseroan responsible supply chain. The Company has assessed its
telah melakukan penilaian terhadap mitra kerja menggunakan business partners using environmental, social, and governance
kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola. Pada tahun 2025, (ESG) criteria. In 2025, 100% of business partners were
100% mitra kerja telah dievaluasi dan tidak ditemukan indikasi evaluated, and no indications of risks posed by these partners
yang menunjukkan adanya risiko yang ditimbulkan oleh mitra to communities, the environment, or workers were identified.
kerja terhadap masyarakat, lingkungan, maupun pekerja. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
Sebagai bentuk dukungan Mitrabara kepada pertumbuhan As part of its commitment to supporting the economic growth
ekonomi masyarakat sekitar daerah operasional, of communities around its operational areas, the Company
Perseroan mengutamakan mitra kerja lokal dengan tetap prioritizes local business partners while still considering
mempertimbangkan persyaratan dan melihat hasil evaluasi requirements and evaluation results. Mitrabara defines local
yang sudah ditentukan. Perseroan mendefinisikan mitra kerja business partners as companies with legal business registration
lokal sebagai perusahaan yang memiliki legalitas usaha dan operating within the vicinity of Mitrabara’s operational areas,
menjalankan kegiatan operasional di wilayah sekitar area namely North Kalimantan and East Kalimantan. If local partners
operasional Mitrabara, yaitu Kalimantan Utara dan Kalimantan cannot meet the Company’s required goods and services,
Timur. Jika mitra kerja lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan Mitrabara collaborates with national business partners, defined
barang dan jasa yang diperlukan perusahaan, Mitrabara as legally registered companies operating outside North and
menjalin kerja sama dengan mitra kerja nasional, yaitu East Kalimantan, but within Indonesia. Furthermore, if neither
perusahaan yang memiliki legalitas dan menjalankan usaha local nor national partners can fulfill the Company’s needs or
di luar Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur, tetapi masih under certain considerations, Mitrabara opens opportunities
dalam wilayah Indonesia. Lebih lanjut, apabila mitra kerja lokal to collaborate with international business partners, defined as
dan nasional tidak bisa memenuhi kebutuhan perusahaan atau legally registered companies operating outside Indonesia.
dengan pertimbangan tertentu, Mitrabara membuka peluang
menjalin kerja sama dengan mitra kerja internasional yaitu
perusahaan yang memiliki legalitas dan menjalankan usaha di
luar Indonesia.
Berdasarkan kriteria di atas, pada tahun 2025, proporsi mitra Based on these criteria, in 2025, the proportion of local business
kerja lokal tercatat sebesar 20,63% yaitu 204 mitra kerja dari partners was recorded at 20.63%, representing 204 partners
total sebanyak 989 mitra. [GRI 204-1] [CSS-12.8.6] out of a total of 989 partners. [GRI 204-1][CSS-12.8.6]
Tabel Jumlah Mitra Kerja Beserta Nilai Kontrak
Table of Business Partners and Contract Values
Jumlah Mitra Kerja Barang dan Jasa
Keterangan Total Business Partners Goods and Services
Description
2025 2024 2023
Lokal (Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur)
204 193 182
Local (North Kalimantan and East Kalimantan)
Nasional
774 717 660
National
Internasional
11 11 11
International
Jumlah
989 921 853
Total
58 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Keanggotaaan pada Asosiasi Nasional Membership in National Associations
[OJK C.5] [GRI 2-28] [OJK C.5] [GRI 2-28]
Mitrabara bergabung dalam asosiasi di bidang pertambangan Mitrabara is a member of associations in the coal mining
batubara atau asosiasi lain yang relevan guna memperluas sector and other relevant industries to expand business
jaringan bisnis serta berbagi pengetahuan dan pengalaman networks, share knowledge and experience with peers in the
dengan sesama pelaku industri sejenis. Selain itu, keterlibatan same industry. In addition, participation in these associations
dalam asosiasi juga memberikan kesempatan bagi Perseroan provides the Company with opportunities to contribute to
untuk berpartisipasi dalam perumusan kebijakan industri the formulation of coal mining industry policies, advocate for
pertambangan batubara, menyuarakan kepentingan bersama, shared interests, and enhance service standards in line with
dan meningkatkan standar pelayanan sesuai dengan praktik best practices. During 2025, Mitrabara was a member of the
terbaik. Selama tahun 2025, Mitrabara bergabung dalam following associations:
asosiasi berikut:
Tabel Keanggotaan Asosiasi
Table of Association Memberships
Nama Asosiasi Skala Asosiasi Posisi
No.
Association Name Association Scale Position
1
Nasional Anggota
National Member
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI)
Indonesian Coal Mining Association (APBI)
2
Nasional Anggota
National Member
Asosiasi Sekretaris Perusahaan Indonesia
Indonesian Corporate Secretaries Association
Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6] Significant Changes [OJK C.6]
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan yang bersifat In 2025, there were no significant changes in Mitrabara’s
signifikan dalam operasional Mitrabara. Sementara itu, operations. Meanwhile, regarding the supply chain, changes
berkaitan dengan rantai pasokan, pada tahun 2025, terdapat occurred in the number of business partners, increasing/
perubahan berupa penambahan jumlah mitra kerja yaitu dari decreasing from 921 partners in 2024 to 989 partners in 2025.
921 mitra pada tahun 2024 menjadi 989 mitra pada tahun Changes in the supply chain also impacted the Company’s
2025. Perubahan rantai pasokan ini turut memengaruhi upaya efforts to achieve its targets and performance during the
Perseroan mewujudkan target dan kinerja selama tahun reporting year.
pelaporan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 59
Page 60
Laporan Manajemen Profil Perusahaan
Management’s Report Company Profile
O4
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata kelola yang solid membantu Perseroan
menjaga keselarasan antara aktivitas bisnis dan
ekspektasi publik, meningkatkan citra positif,
serta membangun reputasi perusahaan yang
kredibel.
Good governance helps the Company maintain
alignment between its business activities and
public expectations, enhance its positive image,
and build a credible corporate reputation.
Page 61
Page 62
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Mitrabara secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip Tata Mitrabara consistently implements the principles of Good
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/ Corporate Governance (GCG) as the basis for its business growth
GCG) sebagai dasar untuk pertumbuhan dan keberlanjutan and sustainability. This commitment ensures that the Company
usahanya. Komitmen ini memastikan Perseroan menjalankan carries out its operations with transparency, accountability, and
operasional dengan transparansi, akuntabilitas, dan etika, ethics, which in turn strengthens public trust and the confidence
yang pada gilirannya memperkuat kepercayaan masyarakat of all stakeholders. Sound governance also helps maintain
serta seluruh pemangku kepentingan. Tata kelola yang solid alignment between business activities and public expectations,
juga membantu menjaga keselarasan antara aktivitas bisnis enhance the Company’s positive image, and build a credible
dan ekspektasi publik, meningkatkan citra positif, serta corporate reputation.
membangun reputasi perusahaan yang kredibel.
Perseroan meyakini implementasi GCG turut berkontribusi The Company believes that the implementation of GCG also
pada efisiensi operasional dan perbaikan kinerja keuangan. contributes to operational efficiency and improved financial
Melalui pengawasan internal yang ketat, pemanfaatan sumber performance. Through strict internal oversight, the use of
daya menjadi lebih optimal. Proses pengambilan keputusan resources becomes more optimal. Transparent and structured
yang transparan dan terstruktur memastikan setiap langkah decision-making processes ensure that every strategic step is
strategis didasarkan pada analisis yang menyeluruh, yang based on comprehensive analysis, leading to improved corporate
berujung pada peningkatan profitabilitas perusahaan. profitability.
Seiring dengan itu, Mitrabara juga memanfaatkan penerapan At the same time, Mitrabara utilizes the implementation of GCG to
GCG untuk memperkuat pelaksanaan tanggung jawab sosial strengthen the execution of sustainable social and environmental
dan lingkungan secara berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada responsibility. Not only focusing on financial performance, the
kinerja finansial, Perseroan memastikan bahwa setiap kebijakan Company ensures that every policy and operational activity
dan aktivitas operasional mempertimbangkan dampak sosial considers social and environmental impacts, thereby supporting
dan lingkungan, sehingga mendukung pencapaian tujuan the achievement of sustainable development goals.
pembangunan berkelanjutan.
Struktur dan Praktik Tata Kelola [GRI 2-9, 2-10, 2-11] Governance Structure and Practices [GRI 2-9, 2-10, 2-11]
Struktur tata kelola Mitrabara terdiri atas Rapat Umum Mitrabara’s governance structure consists of the General
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi, sesuai Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 and the Board of Directors, in accordance with the provisions
tentang Perseroan Terbatas. Masing-masing organ Perseroan of Law Number 40 of 2007 on Limited Liability Companies.
menjalankan fungsi dan kewenangannya berdasarkan Each organ of the Company performs its respective functions
peraturan yang berlaku, dengan tetap menjaga independensi and authorities based on the prevailing regulations, while
dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab demi maintaining independence in carrying out its duties, functions,
kepentingan Perseroan. and responsibilities in the best interest of the Company.
Dalam struktur tata kelola, Rapat Umum Pemegang Saham Within the governance structure, the General Meeting of
(RUPS) merupakan organ tertinggi dalam hierarki organisasi. Shareholders (GMS) serves as the highest organ in the
Melalui RUPS, ditentukan susunan Direksi yang bertugas untuk organizational hierarchy. Through the GMS, the composition
menjalankan pengelolaan operasional Perseroan, termasuk of the Board of Directors is determined, which is responsible
memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai dengan visi, misi, for managing the Company’s operational activities, including
dan strategi. RUPS juga menentukan susunan Dewan Komisaris ensuring that all activities are carried out in line with the
yang memiliki fungsi dalam mengawasi kinerja Direksi dan Company’s vision, mission, and strategies. The GMS also
memberikan nasihat kepada Direksi terkait pengambilan determines the composition of the Board of Commissioners,
keputusan yang akan dilakukan oleh Direksi. which functions to supervise the performance of the Board of
Directors and provide advice to the Board of Directors in relation
to decision-making processes to be carried out by the Board of
Directors.
62 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komite Nominasi dan Divisi Manajemen Risiko
Komite Audit Remunerasi Sekretaris Perusahaan Divisi Audit Internal dan Sistem
Audit Committee Nomination and Corporate Secretary Internal Audit Division Risk and System
Remuneration Committee Management Division
Per 31 Desember 2025, Perseroan belum memiliki divisi atau As of December 31st, 2025, the Company has not yet established
tim khusus sebagai penanggung jawab penerapan keuangan a specific division or team responsible for the implementation
berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas of sustainable finance as stipulated in the POJK Regulation on
Jasa Keuangan (POJK) tentang Keuangan Berkelanjutan. Sustainable Finance. Nevertheless, the Board of Directors is
Namun demikian, Direksi bertanggung jawab untuk mengelola responsible for managing Environmental, Social, and Governance
dampak Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) dengan (ESG) impacts by conducting periodic reviews and identifying
melakukan peninjauan dan identifikasi risiko LST secara ESG risks. The Board of Directors also regularly performs analyses
berkala. Direksi juga rutin melakukan analisis potensi dan of potential and opportunities in economic, environmental, and
peluang dalam aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. social aspects.
Direksi memiliki mekanisme pertemuan untuk membahas The Board of Directors has a meeting mechanism to discuss the
pengelolaan dampak LST. Selain Direksi, Mitrabara memiliki management of ESG impacts. In addition to the Board of Directors,
tim khusus PROPERNAS yang bertanggung jawab untuk Mitrabara has a dedicated PROPERNAS team responsible for
menjalankan program-program yang berkaitan dengan implementing programs related to the Corporate Performance
Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Rating Assessment Program in Environmental Management
Lingkungan (PROPER). [OJK E.1] [GRI 2-13] (PROPER). [OJK E.1] [GRI 2-13]
Direktur Utama memiliki Key Performance Indicator (KPI) The President Director has Key Performance Indicators (KPIs) that
yang mencakup aspek LST, yang telah disetujui oleh Dewan include ESG aspects, which have been approved by the Board
Komisaris. Beberapa aspek yang termasuk dalam KPI antara lain of Commissioners. Several aspects included in the KPIs, among
Customer Satisfaction Index, Risk Maturity Level Assessment, others, are the Customer Satisfaction Index, Risk Maturity Level
dan Human Capital Index. Sementara itu, KPI untuk eksekutif Assessment, and Human Capital Index. Meanwhile, the KPIs for
senior lainnya juga dirancang untuk memastikan keselarasan other senior executives are also designed to ensure alignment
dan sinergi dengan KPI yang dimiliki oleh Direktur Utama. and synergy with the KPIs of the President Director. [GRI 2-18]
[GRI 2-18]
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh manajemen Based on the evaluation conducted by the Company’s
Perusahaan, penerapan GCG sepanjang tahun 2025 berjalan Management, the implementation of GCG throughout 2025 was
dengan baik sehingga Perseroan tidak menerima sanksi hukum carried out properly, and therefore the Company did not receive
material dari pihak berwenang. Informasi lebih rinci mengenai any material legal sanctions from the authorities. More detailed
tata kelola perusahaan dapat ditemukan dalam Laporan information on the Company’s corporate governance practices
Tahunan Perseroan 2025. [GRI 2-12] can be found in the Company’s 2025 Annual Report. [GRI 2-12]
Peningkatan Kualitas Tata Kelola Improvement of Governance Quality
Setiap tahun, Mitrabara melakukan penilaian atas penerapan Each year, Mitrabara conducts an assessment of its Good
Good Corporate Governance (GCG) guna mengetahui kinerja Corporate Governance (GCG) implementation to evaluate the
tata kelola Perseroan sepanjang tahun 2025. Pada tahun Company’s governance performance throughout 2025. In the
pelaporan, penilaian GCG dilakukan melalui self-asessment reporting year, the GCG assessment was carried out through a
dengan indikator mengacu pada ASEAN Corporate Governance self-assessment process using indicators based on the ASEAN
Scorecard (ACGS). Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 63
Page 64
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Sesuai hasil penilaian terakhir, Perseroan meraih nilai Based on the latest assessment results, the Company achieved
keseluruhan sebesar 90,34 dengan kategori “Very Good”, naik an overall score of 90.34, categorized as “Very Good,” an increase
dibandingkan tahun sebelumnya dengan skor 89,56 dengan compared to the previous year’s score of 89.56 with a “Good”
peringkat “Good”. Hasil penilaian tersebut telah digunakan rating. The results of the assessment have been used as input
sebagai bahan masukan dalam mengidentifikasi bidang- to identify areas that need to be continuously improved and
bidang yang perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan guna enhanced in order to support the effectiveness of the Company’s
mendukung efektivitas kinerja Perseroan. performance.
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO [IDX Policy on the Separation of the Chairman of the Board
G-03] and the CEO [IDX G-03]
Mitrabara mengungkapkan kebijakan pemisahan antara posisi Mitrabara discloses its policy on the separation between the
yang bertugas mengawasi dan memberi arahan strategis position who is responsible for oversight and providing strategic
(Chairman of the Board) dan Chief Executive Officer (CEO), yang direction (Chairman of the Board) and the Chief Executive
bertanggung jawab atas operasional sehari-hari perusahaan Officer (CEO), who is responsible for the Company’s day-to-day
sebagai bagian dari upaya untuk memastikan penerapan tata operations as part of its efforts to ensure the implementation of
kelola perusahaan yang baik (GCG). Pemisahan kedua posisi Good Corporate Governance (GCG). The separation of these two
ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan kekuasaan positions is intended to create a balance of power in strategic
dalam pengambilan keputusan strategis, menghindari konflik decision-making, avoid conflicts of interest, and strengthen the
kepentingan, dan memperkuat independensi pengawasan dari independence of oversight by the Board of Commissioners over
Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi. the performance of the Board of Directors.
Dengan kebijakan ini, Perseroan dapat memastikan bahwa Through this policy, the Company ensures that operational
pengelolaan operasional dan pengawasan dilakukan management and oversight are carried out in a more objective
secara lebih objektif dan transparan, yang pada gilirannya and transparent manner, which in turn enhances corporate
meningkatkan akuntabilitas dan integritas perusahaan. accountability and integrity.
Kebijakan Penilaian Dewan Komisaris dan Direksi [IDX G-04] Policy on the Evaluation of the Board of Commissioners
and the Board of Directors [IDX G-04]
Kinerja Dewan Komisaris dievaluasi dalam Rapat Umum The performance of the Board of Commissioners is evaluated at
Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan dan the General Meeting of Shareholders (GMS) in accordance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penilaian ini the prevailing laws and regulations. The evaluation is conducted
dilakukan terkait pelaksanaan tugas yang telah direncanakan in relation to the implementation of duties that were planned
setiap awal tahun, dan pada akhir tahun, Dewan Komisaris at the beginning of the year. At the end of the year, the Board
menyusun laporan Tugas Pengawasan yang disampaikan of Commissioners prepares a Supervisory Report, which is
kepada pemegang saham untuk dievaluasi dan disahkan submitted to the shareholders to be evaluated and approved at
dalam RUPS. Kriteria evaluasi mencakup pencapaian the GMS. The evaluation criteria include the achievement of the
kinerja perusahaan, tingkat kehadiran rapat, serta kegiatan Company’s performance, meeting attendance rates, as well as
pengawasan yang dilakukan selama tahun buku. supervisory activities carried out during the financial year.
Di sisi lain, Dewan Komisaris berwenang melakukan penilaian On the other hand, the Board of Commissioners is authorized
kinerja Direksi berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. to evaluate the performance of the Board of Directors based
Dalam lingkup internal Direksi, Direktur Utama melakukan on predetermined indicators. Within the internal scope of the
penilaian atas kinerja anggota Direksi lainnya secara individual Board of Directors, the President Director conducts individual
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing performance evaluations of the other members of the Board of
Direktur. Directors in accordance with each Director’s respective duties
and responsibilities.
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Komisaris dan Direksi Specific Criteria for the Selection of the Board of
[IDX G-06] Commissioners and the Board of Directors [IDX G-06]
Komite Nominasi dan Remunerasi melaksanakan fungsi The Nomination and Remuneration Committee carries out its
nominasi dan remunerasi dengan prosedur yang terstruktur nomination and remuneration functions through structured
untuk memastikan penilaian yang adil terhadap kinerja procedures to ensure a fair assessment of the performance
Dewan Komisaris dan Direksi. Proses nominasi dimulai dengan of the Board of Commissioners and the Board of Directors.
penyusunan komposisi dan kebijakan terkait anggota Direksi The nomination process begins with the preparation of the
dan/atau Dewan Komisaris, termasuk kriteria yang dibutuhkan composition and policies related to the members of the Board
untuk memilih calon yang tepat. of Directors and/or the Board of Commissioners, including the
criteria required to select suitable candidates.
64 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Komite juga membantu dalam evaluasi kinerja anggota The Committee also assists in evaluating the performance
Direksi dan Dewan Komisaris, serta menyusun program of the members of the Board of Directors and the Board of
pengembangan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Commissioners, as well as in formulating development programs
Selain itu, Komite menelaah dan mengusulkan calon-calon yang to enhance their competencies. In addition, the Committee
memenuhi syarat untuk diangkat sebagai anggota Direksi atau reviews and proposes qualified candidates to be appointed as
Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan members of the Board of Directors or the Board of Commissioners
dalam RUPS. to the Board of Commissioners for submission to the GMS.
Dalam hal remunerasi, Komite menyusun struktur dan kebijakan With regard to remuneration, the Committee formulates
remunerasi, serta menentukan besaran remunerasi yang sesuai the remuneration structure and policies, and determines the
bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris, memastikan hal appropriate level of remuneration for members of the Board of
tersebut sesuai dengan kinerja dan kontribusi mereka. Directors and the Board of Commissioners, ensuring that it is
aligned with their performance and contributions.
Keberagaman Manajemen dan Independensi Diversity Management and Independenc
[IDX G-01] [IDX G-01]
Per 31 Desember 2025, Dewan Komisaris Mitrabara terdiri dari As of December 31st, 2025, Mitrabara’s Board of Commissioners
2 (dua) orang dengan salah satu menjabat sebagai Komisaris consisted of 2 (two) members, one of whom served as President
Utama, sedangkan Direksi terdiri dari 4 (empat) orang, salah Commissioner, while the Board of Directors consisted of 4 (four)
satunya menjabat sebagai Direktur Utama. members, one of whom served as President Director.
Baik Dewan Komisaris maupun Direksi, semua anggotanya pria. Both the Board of Commissioners and the Board of Directors
were composed entirely of male members.
Tipe Manajemen
Perusahaan Laki-laki Perempuan Jumlah Pihak Independen
Type of Corporate Male Female Total of Independent Party
Management
Komisaris
Commissioners
2 0 1
Direksi
Directors
4 0 0
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris Total Attendance of the Board of Directors and
ke Rapat Dewan [IDX G-02] the Board of Commissioners at Board Meetings
[IDX G-02]
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi telah Throughout 2025, the Board of Commissioners and the Board
melakukan rapat, baik internal Dewan Komisaris, internal Direksi of Directors held meetings, including internal meetings of the
maupun rapat gabungan. Jumlah kehadiran anggota Dewan Board of Commissioners, internal meetings of the Board of
Komisaris dan Direksi dalam rapat dan rata-rata persentasenya Directors, as well as joint meetings. The number of attendances
disampaikan dalam tabel berikut: of the members of the Board of Commissioners and the Board
of Directors and their average attendance percentages are
presented in the following table:
Jumlah rapat dewan Rata-rata persentase kehadiran direksi/komisaris dalam rapat
(di tahun pelaporan) dewan (di tahun pelaporan)
Uraian
Total number of Board The average percentage of attendance of the Board of Directors/
Description
meetings Board of Commissioners in Board meetings
(in the reporting year) (in the reporting year).
Jumlah kehadiran direksi ke rapat Dewan.
Total attendance of the Board of Directors at 9 97,14%
Board meetings.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 65
Page 66
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Jumlah rapat dewan Rata-rata persentase kehadiran direksi/komisaris dalam rapat
(di tahun pelaporan) dewan (di tahun pelaporan)
Uraian
Total number of Board The average percentage of attendance of the Board of Directors/
Description
meetings Board of Commissioners in Board meetings
(in the reporting year) (in the reporting year).
Jumlah kehadiran komisaris ke rapat Dewan.
Total attendance of the Board of 9 100%
Commissioners at Board meetings.
Pengelolaan Benturan Kepentingan [GRI 2-15][IDX G-09] Conflict of Interest Management [GRI 2-15][IDX G-09]
Mitrabara memiliki kebijakan yang mengatur benturan Mitrabara has a policy governing conflicts of interest through
kepentingan melalui Piagam Manajemen Mitrabara. the Mitrabara Management Charter. This policy sets out the
Kebijakan ini mencakup prinsip kehati-hatian terkait benturan principles of prudence regarding conflicts of interest as well
kepentingan serta etika dalam penerimaan, penolakan, as ethics in the acceptance, refusal, giving, and requesting of
pemberian, dan permintaan gratifikasi, termasuk mekanisme gratuities, including reporting mechanisms within the Company
pelaporan di lingkungan Perseroan yang wajib dipatuhi oleh that must be complied with by all Insan Baramulti.
seluruh Insan Baramulti.
Kebijakan Remunerasi [GRI 2-19, 2-20, 2-21] Remuneration Policy [GRI 2-19, 2-20, 2-21]
Penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi The determination of remuneration for the Board of
dilakukan oleh Pemegang Saham. Besaran remunerasi untuk Commissioners and the Board of Directors is carried out by
tahun 2025 telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Rapat the Shareholders. The amount of remuneration for 2025 was
Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan pada Selasa, determined based on the resolution of the Annual General
27 Mei 2025. Meeting of Shareholders held on Tuesday, May 27th, 2025.
Dalam mata acara keenam dalam rapat tersebut, Pemegang Under the sixth agenda item of the meeting, the Shareholders
Saham memberikan persetujuan dan wewenang kepada granted approval and authority to the President Commissioner
Komisaris Utama untuk menentukan gaji seluruh anggota to determine the salaries of all members of the Board of Directors
Direksi dan honorarium seluruh anggota Dewan Komisaris, and the honoraria of all members of the Board of Commissioners,
dan/atau tunjangan atau manfaat lainnya untuk tahun buku and/or other allowances or benefits for the 2025 financial year,
2025, dengan tetap memperhatikan rekomendasi dari Komite while taking into consideration the recommendations of the
Nominasi dan Remunerasi. Nomination and Remuneration Committee.
Jumlah remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi pada The total remuneration for the Board of Commissioners and the
2025 tercatat menurun sebesar 4,16% dibandingkan dengan Board of Directors in 2025 Decreased by 4.16% compared to
2024. Rincian mengenai remunerasi Dewan Komisaris dan 2024. Further details regarding the remuneration of the Board of
Direksi disampaikan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan, Commissioners and the Board of Directors are presented in the
Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2025. Corporate Governance Chapter of the Company’s 2025 Annual
Report.
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Policy on Fair Treatment of Shareholders [IDX G-08]
Saham [IDX G-08]
Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham di Mitrabara’s policy on the fair treatment of shareholders aims
Mitrabara bertujuan untuk memastikan bahwa semua to ensure that all shareholders, both majority and minority, are
pemegang saham, baik mayoritas maupun minoritas, treated equally and have equal access to important Company
diperlakukan dengan setara dan memiliki akses yang sama information. This policy covers transparency in decision-
terhadap informasi penting Perseroan. Kebijakan ini mencakup making, the granting of voting rights at the General Meeting
transparansi dalam pengambilan keputusan, pemberian hak of Shareholders (GMS), as well as fair disclosure regarding the
suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta Company’s financial performance and corporate strategy.
pengungkapan yang jujur mengenai kinerja keuangan dan
strategi Perseroan.
Mitrabara berkomitmen untuk menjaga integritas dalam Mitrabara is committed to maintaining integrity in its relationship
hubungan dengan pemegang saham, memastikan bahwa with shareholders, ensuring that all decisions taken prioritize
keputusan yang diambil selalu mengutamakan kepentingan common interests and provide fair opportunities for all parties to
bersama dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua participate in the Company’s progress.
pihak untuk berpartisipasi dalam kemajuan perusahaan.
66 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1][GRI 2-24] Building a Sustainability Culture [OJK F.1][GRI 2-24]
Mitrabara membangun budaya keberlanjutan melalui berbagai Mitrabara builds a culture of sustainability through various
kegiatan yang melibatkan pemangku kepentingan internal activities involving both internal and external stakeholders as
maupun eksternal sebagai berikut: follows:
• Mengimplementasikan dan menerapkan metode penilaian • Implemented and applied environmental management
pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan kualitas assessment methods to improve the quality of
pengelolaan, seperti penilaian daur hidup (Life Cycle environmental management, such as Life Cycle Assessment
Assessment/LCA) dan Program Penilaian Peringkat Kinerja /LCA and the Corporate Performance Rating Program
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang in Environmental Management (PROPER) issued by the
dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Ministry of Environment and Forestry;
Kehutanan;
• Melakukan sertifikasi standar internasional (ISO) untuk • Obtaining international standard certifications, including
manajemen mutu (ISO 9001:2015), pengelolaan lingkungan Quality Management (ISO 9001:2015), Environmental
(ISO 14001:2015), serta keselamatan dan kesehatan kerja Management (ISO 14001:2015), and Occupational Health
(ISO 45001:2018), tanggung jawab sosial yang dilanjutkan and Safety (ISO 45001:2018), as well as social responsibility,
dengan audit rutin untuk masing-masing kinerja; followed by regular audits to evaluate performance in each
area;
• Mengikutsertakan tata kelola tertinggi, Direksi, Dewan • Involved the highest governance bodies, the Board of
Komisaris, dan pejabat Perseroan dalam berbagai kegiatan Directors, the Board of Commissioners, and Company
yang berkaitan dengan pengembangan dan pelatihan officials in various activities related to sustainability
keberlanjutan; dan development and training; and
• Memberikan sosialisasi kepada semua karyawan yang ada • Conducted socialization for all employees at Mitrabara
di Mitrabara terkait praktik bisnis pertambangan yang regarding sustainable mining business practices.
berkelanjutan.
Pengembangan Kompetensi terkait Competency Development Related to
Keberlanjutan [OJK E.2] [IDX G-05] [GRI 2-17] Sustainability [OJK E.2] [IDX G-05] [GRI 2-17]
Pengembangan kompetensi merupakan salah satu Indikator Competency development constitutes one of the Key Performance
Kinerja Utama (IKU) bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Indicators (KPIs) for members of the Board of Commissioners
Untuk itu, Perseroan mengikutsertakan anggota Dewan and the Board of Directors. Accordingly, the Company involves
Komisaris dan Direksi dalam berbagai kegiatan pelatihan members of the Board of Commissioners and the Board of
ataupun kegiatan lainnya guna meningkatkan kompetensi, Directors in various training programs and other activities aimed
termasuk yang terkait dengan keberlanjutan. at enhancing their competencies, including those related to
sustainability.
Kegiatan yang diikuti bisa berupa pendidikan khusus, pelatihan, The activities attended may include specialized education
workshop, seminar, atau konferensi yang bermanfaat untuk programs, training sessions, workshops, seminars, or conferences
meningkatkan efektivitas fungsi Dewan Komisaris dan Direksi. that are beneficial in improving the effectiveness of the functions
Pengembangan kompetensi yang diikuti Dewan Komisaris dan of the Board of Commissioners and the Board of Directors. The
Direksi selama tahun 2025 disampaikan dalam tabel berikut: competency development activities undertaken by the Board
of Commissioners and the Board of Directors during 2025 are
presented in the following table:
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 67
Page 68
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan
Competency Development Related to Sustainable Finance
Jenis dan Materi
Nama Jabatan Pelatihan Waktu dan Tempat Penyelenggara
Name Position Types and Training Time and Place Organizer
Materials
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Doddy Sumantyawan Komisaris Utama Forum Group Discussion (FGD) Jakarta, 3 Desember 2025 Konsultan Eksternal
President Commissioner Sustainability Report Jakarta, December 3rd, 2025 External Consultant
Direksi
Board of Directors
Khoirudin Direktur Utama Forum Group Discussion (FGD) Jakarta, 3 Desember 2025 Konsultan Eksternal
President Director Sustainability Report Jakarta, December 3rd, 2025 External Consultant
Yulius Leonardo Direktur Forum Group Discussion (FGD) Jakarta, 3 Desember 2025 Konsultan Eksternal
Director Sustainability Report Jakarta, December 3rd, 2025 External Consultant
Helmy Paramaditya Direktur Forum Group Discussion (FGD) Jakarta, 3 Desember 2025 Konsultan Eksternal
Director Sustainability Report Jakarta, December 3rd, 2025 External Consultant
Dani Prastiadi Direktur Forum Group Discussion (FGD) Jakarta, 3 Desember 2025 Konsultan Eksternal
Director Sustainability Report Jakarta, December 3rd, 2025 External Consultant
Manajemen Risiko [OJK E.3] Risk Management [OJK E.3]
Setiap tingkatan tata kelola di Mitrabara memiliki tanggung Each level of governance at Mitrabara has the responsibility
jawab untuk mengelola risiko perusahaan. Mitrabara telah for managing corporate risks. Mitrabara has implemented a
mengimplementasikan Kebijakan dan Manual Manajemen Risk Management Policy and Manual that apply to all business
Risiko yang berlaku untuk semua unit bisnis dan fungsi units and supporting functions within the Company. The Risk
pendukung di perusahaan. Manual Manajemen Risiko tersebut Management Manual has been aligned with ISO 31000:2018 on
telah disesuaikan dengan standar ISO 31000:2018 tentang Risk Management.
Manajemen Risiko.
Pemetaan Risiko Risk Mapping
Pemetaan risiko Perseroan meliputi risiko ekonomi, risiko The Company’s risk mapping covers economic, social, and
sosial dan risiko lingkungan. Perseroan melakukan identifikasi environmental risks. The Company conducts identification to
untuk menganalisis kelompok risiko. Mitrabara juga sudah analyze risk categories. Mitrabara has also implemented controls
melakukan pengendalian dengan menyiapkan mitigasi atas by preparing mitigation measures for each risk. [OJK E.3]
masing-masing risiko. [OJK E.3]
68 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Risiko Indikasi Mitigasi
Risk Indication Mitigation
Risiko Ekonomi
Economy Risk
Risiko Ekonomi Turunnya harga batubara dunia, menurunnya volume • Mengembangkan strategi pembinaan hubungan
Economy Risk penjualan batubara, dan fluktuasi harga bahan bakar jangka panjang dan perolehan kontrak pasokan
dunia. jangka panjang dari pelanggan;
Declining global coal prices, decreasing • Melakukan pemantauan terhadap para pesaing, baik
coal sales volume, and fluctuations in di dalam negeri maupun luar negeri;
international fuel prices. • Melakukan efisiensi terhadap biaya produksi dan
pengiriman; dan
• Melakukan penyesuaian metode penetapan harga
batubara dengan perkembangan global.
• Developing long-term relationship strategies and
securing long-term supply contracts from customers;
• Monitoring competitors, both domestically and
internationally;
• Implementing efficiency measures for production and
delivery costs; and
• Adjusting coal pricing methods in line with global
developments.
Risiko Keberlanjutan Usaha Habisnya cadangan batubara dan risiko keberlanjutan Melakukan eksplorasi peluang cadangan batubara
Business Sustainability batubara sebagai sumber energi dunia. baru serta batu andesit dan mulai merencanakan
Risk Depletion of coal reserves and the pengembangan portofolio produk dan jasa pada
sustainability of coal as a global energy bidang lain, salah satunya dalam sumber daya energi
source. terbarukan dan jasa kontraktor tambang.
Exploring opportunities for new coal and andesite
reserves, while also beginning to plan the development
of a diversified portfolio of products and services,
including ventures into renewable energy resources and
mining contractor services.
Risiko Investasi Investasi di bidang batubara dan sumber daya energi • Melakukan analisis fundamental dan teknikal untuk
Investment Risk terbarukan mengandung risiko rate of return atau nilai mengetahui kondisi dan prospek bidang usaha yang
tambah yang tidak sesuai dengan harapan. akan diinvestasikan;
Investments in coal and renewable energy • Menetapkan batas kerugian atau stop loss pada
resources carry risks of rate of return or investasi;
added value not meeting expectations. • Mengikuti perkembangan pasar dan berita terkini;
dan
• Melakukan konsultasi dengan ahli atau profesional
keuangan.
• Conduct fundamental and technical analysis to assess
the conditions and prospects of the industry in which to
invest;
• Setting stop-loss limits on investments;
• Keeping up with market developments and the latest
news; and
• Consulting with financial experts or professionals.
Risiko Teknologi Risiko kegagalan operasional sistem informasi, peretas Memperbarui Sistem Enterprise Resources Planning.
Technology Risk data, teknologi yang perlu diperbarui, dan sebagainya. Updating the enterprise resource planning (ERP) system.
Adapun risiko teknologi yang telah teridentifikasi
adalah risiko ancaman keamanan teknologi informasi
dan Sistem Enterprise Resources Planning Perseroan
yang perlu diperbarui.
Operational failure of information systems, data
breaches, outdated technology, etc. Identified risks
include security threats to information technology and
the need to upgrade the Company’s Enterprise Resource
Planning (ERP) system.
Risiko Keuangan dan Pajak Risiko faktor keuangan utama yang teridentifikasi Memonitor fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing
Financial and Tax Risk adalah fluktuasi nilai tukar mata uang asing. sehingga, apabila diperlukan, dapat mengambil
The main identified financial risk factor is foreign langkah-langkah yang tepat untuk menghindari
currency exchange rate fluctuations. eksposur nilai tukar yang signifikan.
Monitoring exchange rate fluctuations and, if necessary,
taking appropriate measures to mitigate significant
exposure to currency risks.
Risiko Biaya Produksi Timbul dari biaya pemeliharaan armada angkut sebagai Melakukan investasi yang signifikan pada armada
Production Cost Risk bagian dari biaya produksi batubara Perseroan. angkut.
Arises from the maintenance costs of the transportation Making significant investments in the transportation
fleet as part of the Company’s coal production costs. fleet.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 69
Page 70
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Risiko Indikasi Mitigasi
Risk Indication Mitigation
Risiko Rantai Pasokan Terganggunya persediaan suku cadang, bahan bakar Memonitor aktivitas persediaan tersebut secara
Supply Chain Risk minyak, dan pelumas sebagai bahan penunjang optimal.
operasional Perseroan. Optimizing inventory monitoring activities.
Disruptions in the supply of spare parts, fuel
(BBM), and lubricants essential for the Company’s
operations.
Risiko Perencanaan Timbul akibat perencanaan yang kurang optimal Melakukan perencanaan penambangan yang detail
Planning Risk sehingga dapat menyebabkan peningkatan biaya dan hati-hati untuk mencapai kinerja yang optimal,
produksi dan penurunan laba Perseroan. serta melakukan koordinasi dengan semua pihak yang
Suboptimal planning may lead to increased production terlibat.
costs and decreased Company’s profits. Conducting detailed and careful mining planning to
achieve optimal performance and coordinating with all
relevant parties.
Risiko Sosial
Social Risks
Risiko Regulasi Adanya risiko peraturan pemerintah mengenai Menyusun dan menetapkan langkah-langkah
Regulatory Risk Domestic Market Obligation, pembatasan impor penyesuaian setiap perubahan peraturan atau
komoditi tertentu oleh negara lain, dan sebagainya. perundang-undangan, baik yang berlaku dalam negeri
Government regulations on Domestic Market maupun dunia.
Obligation (DMO), import restrictions on certain Establishing and implementing adjustment measures in
commodities by other countries, and others. response to regulatory changes both domestically and
globally.
Risiko Reputasi Adanya risiko pemberitaan negatif di media yang • Meningkatkan kualitas produk dan layanan;
Reputation Risk mengakibatkan reputasi/nama baik Perseroan • Meminimalkan/menghindari pelanggaran terhadap
terganggu. ketentuan yang berlaku; dan
Negative media coverage affects the Company’s • Penanganan keluhan pelanggan dengan baik.
reputation. • Improving product and service quality;
• Minimizing/avoiding violations of applicable regulations;
and
• Handling customer complaints effectively.
Risiko Keselamatan dan Terjadinya kecelakaan kerja di wilayah operasi yang Menerapkan prosedur K3 yang ketat dan sesuai dengan
Kesehatan Kerja (K3) dapat mengurangi produktivitas karyawan atau perundangan yang berlaku.
Occupational Health and menimbulkan kerugian bagi Perseroan. Implementing strict OHS procedures per applicable
Safety (OHS) Risk Occurrence of work accidents in operating areas that can regulations.
reduce employees’ productivity or cause losses to the
Company.
Risiko Infrastruktur Adanya infrastruktur penunjang operasional Perseroan Melakukan pemantauan dan perawatan terhadap
Infrastructure Risk yang memerlukan pemeliharaan, berpotensi pada semua fasilitas Perseroan secara periodik untuk
keberlangsungan usaha Perseroan. meminimalisir dampak risiko.
Operational support infrastructure requires maintenance, Periodically monitoring and maintaining all Company
potentially affecting the Company’s business continuity. facilities to minimize the impact of this risk.
Risiko Operasional Timbul karena adanya dampak teknis penambangan Menerapkan standar dan prosedur penambangan yang
Operational Risk atau keadaan alam lokasi penambangan. konsisten, pengawasan pelaksanaan penambangan
Arising from technical mining challenges or natural dengan lebih ketat, serta pengawasan lokasi
conditions at mining sites. penambangan secara berkala.
Implementing consistent mining standards and
procedures, enforcing stricter supervision of mining
activities, and conducting periodic site inspections.
70 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Risiko Indikasi Mitigasi
Risk Indication Mitigation
Masyarakat Sekitar Wilayah Timbulnya konflik sosial di sekitar wilayah operasional • Menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar
Operasional Perseroan dapat menghambat kegiatan operasional dan wilayah operasional melalui pelaksanaan program
Communities Surrounding berpotensi merusak citra Perseroan di mata publik. tanggung jawab sosial Perusahaan (Corporate Social
the Company’s Operational Penurunan produksi berimbas pada pengurangan Responsibility/CSR) secara berkesinambungan;
Area anggaran bagi setiap departemen. Di sisi lain, • Menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah
pembatasan permintaan penggunaan alat berat oleh setempat dan turut mendukung pelaksanaan
masyarakat berisiko memicu ketegangan sosial apabila program pembangunan pemerintah daerah;
tidak dikelola secara tepat. • Menindaklanjuti masukan dan keluhan masyarakat
Social conflicts around operational areas may dengan cara terbaik yang tidak merugikan kedua
hinder business activities and damage the Company’s belah pihak; dan
public image. Production declines may result in budget • Menjelaskan kondisi Perseroan saat ini dan
cuts for each department. In the other side, restrictions mendiskusikan untuk mencari solusi dari
on heavy equipment requests from local communities permasalahan.
could spark social conflicts. • Maintaining good relationships with local communities
through continuous Corporate Social Responsibility (CSR)
programs;
• Establishing effective communication with local
governments and supporting regional development
programs;
• Addressing public concerns and complaints in a way that
benefits both parties; and
• Explaining the Company’s current condition and
discussing solutions to arising issues.
Risiko Lingkungan
Environmental Risks
Risiko Keadaan Kahar Timbul sebagai akibat bencana alam (banjir, • Menyusun Business Continuity Plan untuk menjamin
Force Majeure Risk kebakaran, huru-hara, pandemi, dan sebagainya) yang kelangsungan bisnis pada masa pandemi;
mungkin berdampak pada aset Perseroan, sehingga • Menyesuaikan rencana penambangan dengan
mengakibatkan Perseroan tidak dapat beroperasi baik kondisi yang terjadi di lapangan;
sebagian atau seluruhnya. • Melakukan investasi pada sarana dan prasarana,
Arising from natural disasters (floods, fires, riots, seperti saluran drainase dan konstruksi jalan yang
pandemics, etc.) that may impact the Company’s assets, bebas banjir; dan
potentially halting operations partially or entirely. • Melakukan pengawasan rutin dalam prosedur
keselamatan kerja di lapangan sehingga mampu
meminimalkan adanya kecelakaan kerja atau
kerusakan akibat bencana alam.
• Developing a Business Continuity Plan (BCP) to ensure
business sustainability during a pandemic;
• Adjusting mining plans based on field conditions;
• Investing in infrastructure such as drainage systems and
flood-free road construction; and
• Conducting routine safety inspections to minimize
accidents or damages caused by natural disasters.
Degradasi Kualitas Terganggunya ekosistem dan berubahnya bentang alam • Memastikan terpenuhinya standar sistem manajemen
Lingkungan di Sekitar akibat berbagai kegiatan operasional yang dilakukan lingkungan;
Wilayah Penambangan Perseroan. • Melakukan upaya efisiensi penggunaan energi dan
Environmental Degradation Disruption of ecosystems and changes in air serta mengendalikan limbah, efluen, dan emisi
Risk Around Mining Areas landscapes due to the Company’s operational activities. yang dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan;
• Menjaga kualitas lahan, baik sebelum maupun
sesudah kegiatan operasional; dan
• Melakukan revegetasi dan reklamasi lahan
pascatambang.
• Ensuring compliance with environmental management
system standards;
• Improving energy and water efficiency, as well as
controlling waste, effluents, and emissions from
operational activities;
• Maintaining land quality before and after operational
activities; and
• Conducting revegetation and post-mining land
reclamation.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 71
Page 72
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Risiko Indikasi Mitigasi
Risk Indication Mitigation
Risiko Iklim Timbul sebagai akibat siklon tropis di Indonesia yang • Perencanaan konfigurasi unit pompa air tambang
Climate Risk menyebabkan curah hujan tinggi. dengan pihak kontraktor tambang;
Arising from tropical cyclones in Indonesia, leading to • Optimasi waktu untuk persiapan perawatan jalan
high rainfall levels. pengangkutan batubara setelah hujan tinggi; dan
• Melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi
waktu berhenti operasi akibat ketidaklayakan jalan
yang disebabkan tingginya curah hujan.
• Planning the configuration of mine water pump units with
mining contractors;
• Optimizing preparation time for coal transportation road
maintenance after heavy rainfall; and
• Implementing preventive measures to reduce downtime
caused by road inaccessibility due to heavy rainfall.
72 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Kode Etik [IDX G-07]
Code of Ethics
Kode Etik Perusahaan berfungsi sebagai pedoman berperilaku Code of Conduct serves as a guideline for behavior for all
bagi seluruh jajaran karyawan termasuk bagi para Dewan employees, including members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi, dalam melakukan interaksi dan and the Board of Directors, in conducting interactions and
hubungan dengan segenap pemangku kepentingan. Kode Etik relationships with all stakeholders. The Code of Conduct applies
tersebut berlaku secara setara bagi seluruh anggota Perusahaan equally to all members of the Company at every level of position,
di semua tingkat jabatan, termasuk bagi para anggota Direksi including the Board of Directors and the Board of Commissioners.
dan Dewan Komisaris.
Kode Etik secara berkelanjutan disosialisasikan ke seluruh The Code of Conduct is continuously disseminated throughout
organisasi untuk memastikan tumbuhnya pemahaman the organization to ensure the development of shared
bersama. Setiap pelanggaran atas Kode Etik diselesaikan sesuai understanding. Any violations of the Code of Conduct are
dengan peraturan yang berlaku. Sepanjang tahun pelaporan, addressed in accordance with the prevailing regulations.
tidak terdapat pelanggaran Kode Etik di lingkungan Mitrabara. Throughout the reporting year, there were no violations of
the Code of Conduct within Mitrabara.
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-16] Whistleblowing System (WBS) [GRI 2-16]
Mitrabara telah membangun sistem yang berfungsi sebagai Mitrabara has established a system that serves as a channel for
saluran bagi pemangku kepentingan untuk melaporkan stakeholders to report alleged violations that may be detrimental
berbagai dugaan pelanggaran yang dapat merugikan to the Company in the form of a Whistleblowing System (WBS).
Perseroan berupa Whistleblowing System (WBS). Bentuk Reportable violations include breaches of laws and regulations,
pelanggaran yang dapat dilaporkan meliputi pelanggaran conflicts of interest, bribery and gratuities, as well as unethical
terhadap peraturan hukum, benturan kepentingan, penyuapan conduct.
dan gratifikasi, hingga perilaku tidak etis.
Per 31 Desember 2025, tidak ada laporan pelanggaran yang As of December 31st, 2025, no reports of violations have been
diterima oleh Tim Pengelola Sistem Pelaporan Pelanggaran received by the Mitrabara Whistleblowing System (WBS)
Mitrabara. Management Team.
Kasus ditutup
Case Close
Tidak | No
Jika anggota
Direksi Bukti awal
atau Komite memadai
Kode PIC Baramulti Peninjauan Sufficient
Etik Perusahaan Group bukti awal
preliminary
Whistleblowing System
dilaporkan Person in Charge Review
(PIC) Baramulti preliminary evidence
If BoD Member or Group evidence
Code of Conduct Ya | Yes
Registrasi Committee has
Registration been reported
Investigasi
Pelapor (Internal/ Investigation
Eksternal)
Whistleblower Jika Manajer
(Internal/External) & Staf
Identitas dapat dilaporkan
Evaluasi Peninjauan
dirahasiakan If Managerial & Komite bukti awal
Can be anonymous Staff has been Kode Etik Review
reported Perusahaan preliminary
Code of evidence
Conduct
Committee
Evaluation
Melakukan investigasi
(internal/eksternal)
Appoint investigation
(internal/external)
Prosedur Penyampaian Laporan Pelanggaran
Procedure for Submitting Violation Reports
Laporan investigasi
Investigation report
Tindak Lanjut
Follow up Ya | Yes
Eksternal Terbukti Terbukti
External Proven Proven
Kebijakan Perusahaan
dan Kode Etik Tim Adhoc Peninjauan Komite Kode Etik
Eksternal – Pendampingan Internal | Internal Tidak | No
Perusahaan (internal/eksternal) PIC Baramulti Group
eksternal
Sanction Company Team Adhoc PIC Baramulti Group of Code
External – External Selesai | Finish Policy and Code of (internal/external) Selesai | Finish of Conduct Committee Review
assistance
Conduct
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 73
Page 74
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pelibatan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29]
Stakeholder Engagement
Perseroan telah melakukan pemetaan dan pelibatan pemangku The Company has conducted stakeholder mapping and
kepentingan sesuai dengan AA1000 Stakeholder Engagement engagement in accordance with the AA1000 Stakeholder
Standard (SES) 2015. Penentuan keterlibatan pemangku Engagement Standard (SES) 2015. The determination of
kepentingan dilakukan dengan pendekatan sebagai berikut: stakeholder engagement is carried out using the following
approaches:
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
I : Pengaruh | Influence - D: Ketergantungan | Dependency - R: Tanggung Jawab | Responsibility - A: Perhatian | Attention - P: Perspektif | Perspective
Kelompok
Dasar Kebutuhan Respons terhadap Kebutuhan
Pemangku
Pemilihan Pemangku Pemangku Kepentingan Metode Pelibatan Frekuensi
Kepentingan
Selection Kepentingan Response to Stakeholder Engagement Methods Frequency
Stakeholder
Criteria Stakeholder Needs Needs
Group
Pemegang R, I, D • Kinerja ekonomi; • Menyusun strategi peningkatan Menyelenggarakan Setiap tahun,
Saham dan ekonomi dan keberlanjutan Rapat Umum Pemegang sesuai waktu yang
Shareholders • Keberlanjutan usaha; Saham (RUPS) dan ditentukan atau
usaha. • Menerapkan GCG; paparan publik. sesuai kebutuhan.
• Economic perfor- • Mengelola manajemen risiko dan Hold Annual General Annually, as
mance; and reputasi; dan Meetings (AGMs) and scheduled or
• Business sustaina- • Melaksanakan keterbukaan public presentations. as needed.
bility. informasi.
• Develop strategies to enhance
economic performance and
business sustainability;
• Implementing GCG;
• Manage risk and reputation; and
• Ensure transparency in information.
Pemerintah dan R, I • Kepatuhan • Memastikan pemenuhan seluruh • Menyampaikan Sesuai waktu yang
Regulator pada peraturan peraturan yang berlaku bagi laporan kinerja dan telah ditentukan.
Government and perundang- Perseroan; dan kepatuhan Perseroan; As scheduled.
Regulators undangan serta • Membayar pajak dan PNBP. • Melakukan
peraturan usaha • Ensure compliance with all pembayaran pajak
pertambangan; applicable regulations; and dan PNBP secara
• Pemenuhan • Pay taxes and non-tax state tepat waktu; dan
kewajiban revenue. • Melakukan sertifikasi
perpajakan dan dan penilaian oleh
penerimaan negara pihak independen.
bukan pajak (PNBP); • Submit performance
dan and compliance reports;
• Pemenuhan • Pay taxes and non-tax
izin usaha state revenue on time;
pertambangan and
(IUP). • Certification and
• Compliance with laws assessment by
and regulations in the independent parties.
mining sector;
• Fulfillment of tax
obligations and non-
tax state revenue; and
• Compliance with
mining business
licenses.
74 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Karyawan R, A, I, D • Pelaksanaan praktik • Memberikan upah yang layak, • Menyelenggarakan Setiap tahun atau
Employees ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku; gathering karyawan sesuai rencana
yang adil dan • Memenuhi Perjanjian Kerja dan Focus Group pelaksanaan
bertanggung jawab; Bersama (PKB) dan prosedur Discussion (FGD); program.
• Pemenuhan aspek kerja terkait karyawan; • Menyediakan Annually or as per
kesehatan dan • Menciptakan lingkungan kerja sistem pelaporan program
keselamatan kerja yang aman, dilengkapi dengan pelanggaran untuk schedule.
(K3); dan berbagai fasilitas dan peralatan melaporkan hak-hak
• Pengembangan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan atau praktik
kompetensi dan yang memadai; ketenagakerjaan di
karier. • Menyelenggarakan pelatihan dan lingkungan Perseroan;
• Fair and responsible pendidikan, serta promosi atau • Melaksanakan
labor practices; mutasi jabatan; dan berbagai program
• Health and safety • Memberikan kejelasan waktu pendidikan dan
compliance; and kerja dan cuti. pelatihan, serta
• Competency and • Provide fair wages in accordance promosi atau mutasi;
career development. with applicable regulations; dan
• Fulfill Collective Labor Agreement • Melaksanakan survei
and employee-related work kepuasan karyawan.
procedures; • Organize employee
• Create a safe work environment gatherings and Focus
with adequate health and safety Group Discussion
facilities; (FGDs);
• Provide training, education, and • Provide a reporting
promotion opportunities; and system for employee
• Provide clear work hours and leave rights or labor
policies. practices;
• Implement education
and training programs,
promotions, or
transfers; and
• Conduct employee
satisfaction surveys.
Mitra Kerja R, D • Hubungan • Menjalin kerja sama yang adil • Merumuskan kontrak Sepanjang tahun
Business yang saling dan transparan, sesuai dengan kerja sama; dan atau sesuai
Partners menguntungkan; peraturan pada perjanjian/ • Mengadakan kebutuhan.
dan kontrak kerja; pertemuan secara Year-round or as
• Proses pengadaan • Membangun hubungan kerja berkala. needed.
barang/jasa yang yang harmonis dengan mitra • Draft cooperation
adil dan transparan. kerja; dan contracts; and
• Mutually beneficial • Memenuhi kewajiban dalam • Stage regular meeting
relationships; and perjanjian/ kontrak kerja. periodically.
• Fair and transparent • Establish fair and transparent
procurement cooperation in line with
processes. agreements/contract;
• Build harmonious working
relationships with business partners;
and
• Fulfill obligations under
agreements/contract.
Pelanggan D, R, A • Kualitas barang/ • Menerapkan mekanisme kontrol • Memperbarui Sepanjang tahun
Customer jasa; dan yang ketat terhadap kualitas informasi pada situs atau sesuai
• Kegiatan bisnis yang produk/jasa; web Perseroan; kebutuhan.
berkelanjutan. • Menyediakan berbagai informasi • Menyampaikan Year-round or as
• Quality of goods/ terkait produk/jasa Perseroan Laporan Tahunan needed.
services; and kepada pelanggan secara jujur; dan Laporan
• Sustainable business dan Keberlanjutan; dan
practices. • Mengelola kegiatan bisnis yang • Mengadakan
berkelanjutan. pertemuan dengan
• Implement strict quality control para pelanggan.
mechanisms for products/services; • Update information on
• Provide honest information about the Company website;
products/services to customers; and • Provide Annual and
• Manage sustainable business Sustainability Reports;
activities. and
• Hold meetings with
customers.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 75
Page 76
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Komunitas Lokal R, D, A, P • Pemberdayaan • Melibatkan masyarakat lokal • Mengadakan FGD Sesuai rencana
Local ekonomi melalui kesempatan kerja dan dengan masyarakat pelaksanaan
Communities masyarakat; dan program pemberdayaan bagi lokal terkait program program atau
• Penanganan masyarakat lokal; pemberdayaan yang sesuai kebutuhan.
dampak sosial dan • Melakukan kegiatan konservasi berpotensi dilakukan; As per program
lingkungan. lingkungan; dan • Melakukan schedule or
• Community economic • Melakukan survei Indeks berbagai program as needed.
empowerment; and Kepuasan Masyarakat (IKM) pengembangan
• Management of social untuk mengukur tingkat masyarakat;
and environmental keberhasilan program • Melakukan berbagai
impacts. Perseroan dalam pembangunan inovasi dalam
masyarakat. kegiatan operasional
• Involve local communities untuk mengurangi
through job opportunities and dampak lingkungan;
empowerment programs; dan
• Conduct environmental • Menyediakan sarana
conservation activities; and pengaduan bagi
• Conduct a Community Satisfaction masyarakat.
Index survey to measure the • Hold FGDs with local
success of community development communities regarding
programs. potential empowerment
programs ;
• Conducting
various community
development
programmes;
• Conducting various
innovations in
operational activities to
reduce environmental
impacts; and
• Providing complaint
facilities for the
community.
Media R Keterbukaan informasi Menyediakan informasi yang • Melakukan Sesuai rencana
Media terkait perkembangan relevan, akurat, dan tepat waktu. pemutakhiran pelaksanaan
usaha Perseroan. Provide relevant, accurate, informasi pada situs program atau
Transparency regarding and timely information. web Perseroan dan sesuai kebutuhan.
business Bursa Efek Indonesia; As per program
developments. dan schedule or
• Menyelenggarakan as needed.
paparan publik dan
menerbitkan press
release.
• Update information on
the Company’s website
and the Indonesia Stock
Exchange; and
• Hold public
presentations and issue
press releases.
76 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Issues in the Implementation of Sustainable Finance
Dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, Mitrabara In implementing sustainability principles, Mitrabara faces various
menghadapi berbagai permasalahan, baik dari internal challenges, both internal and external.
maupun eksternal.
Tantangan internal antara lain mencakup kebutuhan Internal challenges include the need to improve the capacity
peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya and competence of human resources in understanding
manusia dalam memahami aspek Environmental, Social, and Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects, refining
Governance (ESG), penyempurnaan sistem dan infrastruktur the systems and infrastructure that support sustainability
pendukung pelaporan keberlanjutan, serta proses integrasi reporting, and integrating sustainability principles into business
prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan pengambilan strategies and investment decision-making. To address these
keputusan investasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, challenges, the Company has established a number of strategies,
Perseroan telah menetapkan sejumlah strategi, antara lain including strengthening training and outreach programs related
penguatan program pelatihan dan sosialisasi terkait ESG dan to ESG and Sustainable Finance, developing more integrated and
Keuangan Berkelanjutan, pengembangan sistem pelaporan dan digitized reporting and data collection systems, and aligning
pengumpulan data yang lebih terintegrasi dan terdigitalisasi, internal policies and procedures with applicable regulatory
serta penyelarasan kebijakan dan prosedur internal dengan frameworks and best practices.
kerangka regulasi dan praktik terbaik yang berlaku.
Sementara itu, tantangan eksternal yang dihadapi antara Meanwhile, external challenges include the dynamics of
lain dinamika regulasi dan standar pelaporan keberlanjutan regulations and sustainability reporting standards that continue
yang terus berkembang, meningkatnya ekspektasi pemangku to evolve, increasing stakeholder expectations for transparency
kepentingan terhadap transparansi dan kinerja ESG, serta and ESG performance, as well as macroeconomic conditions
kondisi makroekonomi dan transisi energi global yang and the global energy transition that affect the risk profile and
memengaruhi profil risiko dan pembiayaan sektor usaha. Atas financing of the business sector. In response to these challenges,
tantangan tersebut, Perseroan mengambil langkah strategis the Company has taken strategic steps to improve coordination
berupa peningkatan koordinasi dan komunikasi dengan and communication with regulators and stakeholders, actively
regulator serta pemangku kepentingan, pemantauan aktif monitor developments in regulations and international standards,
terhadap perkembangan regulasi dan standar internasional, and diversify its business portfolio to support the transition to a
serta diversifikasi portofolio usaha untuk mendukung transisi more sustainable and resilient business model.
menuju model bisnis yang lebih berkelanjutan dan resilien.
Melalui pendekatan yang sistematis dan terintegrasi, Perseroan Through a systematic and integrated approach, the Company is
berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Keuangan committed to continuously strengthening the implementation of
Berkelanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Sustainable Finance as part of its long-term strategy to create
guna menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi sustainable added value for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Tantangan Strategi
Challenge Strategy
Internal
Kurangnya kesadaran dan pemahaman karyawan terhadap prinsip Melakukan sosialisasi dan internal training kepada karyawan untuk
keberlanjutan. meningkatkan pemahaman prinsip keberlanjutan.
Lack of awareness and understanding among employees regarding Conducting socialization and internal training for employees to enhance
sustainability principles. their understanding of sustainability principles.
Keterbatasan sumber daya dan infrastruktur. • Melakukan pengembangan bisnis yang nantinya dapat mendorong
Limited resources and infrastructure. masyarakat tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai
mitra strategis dalam supply chain sehingga mampu membantu
terciptanya suatu shared value.
• Melakukan pelatihan dan pendampingan rutin yang berkaitan
dengan program-program keberlanjutan Perseroan.
• Conducting business development initiatives that can encourage
communities not only to act as workers, but also as strategic partners
within the supply chain, thereby contributing to the creation of shared
value.
• Conducting regular training and mentoring related to the Company’s
sustainability programs.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 77
Page 78
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tantangan Strategi
Challenge Strategy
Eksternal
External
Keterlibatan dan kesadaran masyarakat. • Melakukan pengembangan bisnis yang nantinya dapat mendorong
Community engagement and awareness. masyarakat tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai
mitra strategis dalam supply chain sehingga mampu membantu
terciptanya suatu shared value.
• Melakukan pelatihan dan pendampingan rutin yang berkaitan
dengan program-program keberlanjutan Perseroan.
• Developing business initiatives that encourage the community to
participate not only as workers but also as strategic partners in the supply
chain, fostering the creation of shared value.
• Conducting regular training and mentoring sessions related to the
Company’s sustainability programs.
Mitigasi terhadap pemenuhan regulasi baru. Membuat evaluasi dan progres pemenuhan peraturan secara rutin.
Mitigation to fulfil new regulations. Menyiapkan strategi pemenuhan regulasi yang dimasukkan ke dalam
target operasional.
Make regular evaluation and progress of regulatory compliance.
Prepare a regulatory fulfilment strategy that is incorporated into opera-
tional targets.
Keterlambatan proses reklamasi revegetasi. • Percepatan finalisasi lahan disposal agar dapat dilakukan kegiatan
Delay in revegetation reclamation process. penataan lahan.
• Optimasi proses keberhasilan revegetasi sesuai regulasi dengan
metode Indeks Penilaian Reklamasi Baru (IPRB) dan Reclamation Self
Assessment Baramulti (RSAB).
• Accelerate the finalisation of disposal land so that land arrangement activ-
ities can be carried out.
• Optimise the revegetation success process in accordance with regulations
using IPRB and RSAB methods.
Kurang optimalnya persiapan pascatambang. • Penyusunan kegiatan operasional yang sesuai dengan dokumen
Suboptimal post-mining preparation. pascatambang.
• Melakukan kegiatan pascatambang pada saat tahap operasional
masih berjalan.
• Preparation of operational activities in accordance with post-mining
documents.
• Conduct post-mining activities while the operational phase is still running.
78 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Antikorupsi dan Antisuap
Anti-Corruption and Anti-Bribery
Mitrabara berkomitmen untuk mendukung penuh upaya Mitrabara is fully committed to supporting anti-corruption
pemberantasan korupsi di Indonesia melalui penerapan prinsip- efforts in Indonesia through the consistent implementation
prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan transparansi of good corporate governance principles and transparency
dalam setiap aspek operasionalnya. Perseroan meyakini bahwa across all aspects of its operations. The Company believes that
integritas dan akuntabilitas adalah kunci untuk menciptakan integrity and accountability are fundamental to fostering a clean
lingkungan bisnis yang bersih dan berkelanjutan. Sebagai and sustainable business environment. As part of its corporate
bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Mitrabara social responsibility, Mitrabara actively collaborates with relevant
juga aktif dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk stakeholders to ensure compliance with applicable laws and
memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang- regulations, while continuously strengthening its internal control
undangan yang berlaku, serta terus meningkatkan sistem systems to prevent corrupt practices. Through these initiatives,
pengawasan internal untuk mencegah praktik-praktik korupsi. Mitrabara seeks to make a tangible contribution to advancing
Dengan langkah-langkah tersebut, Mitrabara berupaya untuk a corruption-free Indonesia, reinforcing public trust, and
memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan Indonesia promoting inclusive and sustainable economic growth.
yang lebih bebas dari korupsi, memperkuat kepercayaan
publik, dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan.
Kebijakan [GRI 3-3][GSS 12.20.1][IDX G-07] Policy [GRI 3-3] [GSS 12.20.1] [IDX G-07]
1. Kebijakan Tata Kelola 1. Governance Policy
2. Kode Etik 2. Code of Conduct
3. Kebijakan Antikorupsi dan Antisuap 3. Anti-Corruption and Anti-Bribery Policy
4. Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran 4. Whistleblowing System (WBS) Policy
Dampak dan Pengelolaan Impacts and Management
Mitrabara menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi Mitrabara conducts its business by upholding integrity, honesty,
integritas, kejujuran, dan etika. Untuk itu, Perseroan and ethics. Accordingly, the Company is fully committed to
berkomitmen penuh dalam menegakkan aturan antikorupsi enforcing anti-corruption and anti-bribery regulations as part of
dan antisuap sebagai bagian dari implementasi tata kelola the implementation of good corporate governance.
perusahaan yang baik.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Risk Management Department bertanggung jawab dalam The Risk Management Department is responsible for managing
mengelola kinerja etika bisnis, termasuk penerapan kebijakan business ethics performance, including the implementation
antikorupsi dan antisuap. Sebagai perusahaan yang peduli of anticorruption and antibribery policies. As a company that
pada integritas dan transparansi, Mitrabara secara konsisten upholds integrity and transparency, Mitrabara consistently
menerapkan Whistleblowing System (WBS) dan sertifikasi ISO implements the Whistleblowing System (WBS) and maintains
37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 certification on the Anti-Bribery Management System
serta melakukan evaluasi untuk memastikan sistem tersebut (ABMS), while conducting evaluations to ensure that these
berjalan dengan baik dan selaras dengan prinsip tata kelola systems operate effectively and remain aligned with good
yang baik. governance principles.
Implementasi Antikorupsi dan Antisuap [IDX G-07] Implementation of Anti-Corruption and Anti-
Bribery [IDX G-07]
Sebagai wujud komitmennya terhadap penerapan antikorupsi As a manifestation of its commitment to anti-corruption and
dan antisuap, Perseroan mengadopsi sertifikasi ISO 37001 anti-bribery practices, the Company has adopted ISO 37001
tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang wajib certification on the Anti-Bribery Management System (ABMS),
dipatuhi oleh seluruh badan tata kelola (Dewan Komisaris dan which must be complied with by all governance bodies (the
Direksi), karyawan, dan manajemen. Board of Commissioners and the Board of Directors), employees,
and management.
Sejalan dengan implementasi SMAP, Mitrabara telah melakukan In line with the implementation of ABMS, Mitrabara has
berbagai upaya sosialisasi untuk mengkomunikasikan undertaken various socialization initiatives to communicate
kebijakan antikorupsi, baik kepada badan tata kelola, karyawan its anti-corruption policy to governance bodies, employees,
manajemen, maupun mitra/vendor. Kepada badan tata kelola, management, as well as partners/vendors. For governance
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 79
Page 80
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
karyawan dan manajemen, sosialisasi dilakukan melalui bodies, employees, and management, these initiatives were
Penyuluhan dan Induksi Pelatihan. Dengan sosialisasi tersebut, conducted through awareness sessions and training inductions.
per 31 Desember 2025, sebanyak 100% dari Dewan Komisaris, As a result of these efforts, as of 31st, December 2025, 100% of
100% dari Direksi, dan 100% dari karyawan dan manajemen the Board of Commissioners, 100% of the Board of Directors, and
telah mendapatkan informasi terkait kebijakan dan prosedur 100% of employees and management have received information
antikorupsi dan antisuap. [GRI 205-2] [CSS-12.20.3] regarding the Company’s anti-corruption and anti-bribery
policies and procedures. [GRI 205-2] [CSS-12.20.3]
Selain sosialisasi, komitmen antikorupsi dan antisuap juga In addition to socialization initiatives, the Company’s anti-
dilakukan Perseroan dengan menyelenggarakan atau corruption and anti-bribery commitment is also implemented
mengikutsertakan badan tata kelola, karyawan dan manajemen by organizing or involving governance bodies, employees, and
dalam program sosialisasi (penyuluhan) antikorupsi dan management in anti-corruption and anti-bribery socialization
antisuap. Dengan kebijakan tersebut, hingga akhir tahun (awareness). Through this policy, as of the end of 2025, a total
2025, sebanyak 100% dari badan tata kelola sudah mengikuti of 100% of governance bodies have participated in the anti-
program sosialisasi (penyuluhan) antikorupsi dan sebanyak corruption and anti-bribery socialization (awareness) and 100%
100% dari total karyawan dan manajemen telah mengikuti of all employees and management have participated in similar
program serupa. [GRI 205-2] [CSS-12.20.3] programs.[GRI 205-2] [CSS-12.20.3]
Komitmen dan kesungguhan Insan Baramulti terhadap The commitment and dedication of Insan Baramulti to anti-
antikorupsi dan antisuap membawa hasil positif dengan tidak corruption and anti-bribery practices yielded positive results,
terdapat insiden korupsi dan suap pada tahun pelaporan. with no incidents of corruption or bribery recorded during the
Dengan demikian, Perseroan tidak mengambil tindakan reporting year. Accordingly, the Company did not take any
tertentu untuk perbaikan, baik tindakan secara internal maupun specific remedial actions, whether internally or externally, nor
eksternal, serta tidak terdapat tindakan tertentu terhadap were there any actions taken against partners/vendors, such as
mitra/vendor, misalnya pemutusan kerja sama karena terlibat termination of cooperation due to involvement in corruption. [GRI
tindak korupsi. [GRI 205-3] [CSS-12.20.4] 205-3] [CSS-12.20.4]
80 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Persaingan sehat mendorong inovasi,
efisiensi, dan peningkatan layanan,
yang pada gilirannya meningkatkan
daya saing Perseroan di pasar domestik
maupun global.
Fair competition drives innovation,
efficiency, and improved services,
which in turn enhances the Company’s
competitiveness in both domestic and
global markets.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 81
Page 82
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Menegakkan Integritas dan Bersaing Sehat
Upholding Integrity and Fair Competition
Prinsip persaingan sehat dalam industri pertambangan The principle of fair competition in Indonesia’s coal mining
batubara di Indonesia sangat penting untuk memastikan pelaku industry is essential to ensure that business players operate in a
usaha beroperasi dengan adil dan transparan. Persaingan tidak fair and transparent manner. Unfair competition practices, such
sehat, seperti manipulasi harga atau penghindaran regulasi, as price manipulation or regulatory avoidance, may undermine
dapat merusak integritas industri dan mengganggu stabilitas the integrity of the industry and disrupt economic stability, as
ekonomi, serta menciptakan ketidakadilan sosial. Oleh well as create social injustice. Therefore, companies operating in
karena itu, perusahaan yang bergerak di sektor ini dituntut this sector are required to commit to the principles of fairness,
untuk berkomitmen pada prinsip keadilan, transparansi, dan transparency, and accountability.
akuntabilitas.
Selain itu, penerapan prinsip bersaing sehat akan mendorong Furthermore, the implementation of fair competition principles
inovasi dan efisiensi, yang membawa manfaat jangka encourages innovation and efficiency, which deliver long-
panjang bagi perusahaan dan perekonomian Indonesia. term benefits for both the Company and the Indonesian
Perusahaan yang menerapkan persaingan sehat juga lebih economy. Companies that apply fair competition are also more
responsif terhadap perubahan kebijakan dan tuntutan pasar responsive to policy changes and market demands that focus
yang berfokus pada keberlanjutan sehingga berkontribusi on sustainability, thereby contributing positively to society and
positif bagi masyarakat serta mempererat hubungan dengan strengthening relationships with stakeholders.
pemangku kepentingan.
Kebijakan [GRI 3-3] Policy [GRI 3-3]
1. Kebijakan Tata Kelola 1. Governance Policy
2. Kode Etik 2. Code of Conduct
Dampak dan Pengelolaan Impacts and Management
Mitrabara meyakini penerapan dan pengelolaan persaingan Mitrabara believes that the implementation and management
sehat memiliki dampak yang signifikan terhadap kelangsungan of fair competition have a significant impact on the Company’s
dan reputasi perusahaan. Dengan mengedepankan prinsip sustainability and reputation. By prioritizing the principles of
keadilan dan transparansi dalam setiap aspek operasional, fairness and transparency in every aspect of its operations, the
Perseroan dapat memperkuat posisi kompetitifnya di industri Company is able to strengthen its competitive position in the
pertambangan batubara yang sangat dinamis. Persaingan highly dynamic coal mining industry. Fair competition encourages
sehat mendorong inovasi, efisiensi, dan peningkatan layanan, innovation, efficiency, and service improvement, which in turn
yang pada gilirannya meningkatkan daya saing Mitrabara di enhance Mitrabara’s competitiveness in both the domestic and
pasar domestik maupun global. global markets.
Sumber dan Evaluasi Sources and Evaluation
Bersaing sehat merupakan salah satu prinsip yang dipegang Fair competition is one of the principles upheld by Mitrabara in
Mitrabara dalam menjalankan usaha. Departemen Manajemen conducting its business. The Risk Management Department is
Risiko memiliki tanggung jawab dalam mengelola kinerja etika responsible for managing business ethics performance, including
bisnis, termasuk penerapan prinsip bersaing sehat, untuk the implementation of fair competition principles, to ensure that
memastikan kebijakan ini dilaksanakan dengan baik di seluruh these policies are properly applied throughout the organization.
organisasi. Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan To ensure compliance with these rules, Mitrabara conducts
tersebut, Mitrabara melakukan evaluasi secara rutin melalui regular evaluations through internal audits, monitoring of policy
audit internal, pemantauan implementasi kebijakan, serta implementation, and the Whistleblowing System (WBS), which
Whistleblowing System (WBS) yang memungkinkan karyawan enables employees and other stakeholders to report any alleged
dan pemangku kepentingan lainnya melaporkan dugaan violations within the Company. These evaluations aim to identify
pelanggaran yang terjadi di Perseroan. Evaluasi tersebut potential breaches and ensure that all lines of the Company
bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran dan implement fair competition in accordance with the ethical
memastikan bahwa seluruh lini perusahaan menerapkan standards upheld by Mitrabara.
persaingan yang sehat sesuai dengan standar etika yang
dipegang Mitrabara.
Implementasi Bersaing Sehat Implementation of Fair Competition
Perilaku antipersaingan merujuk pada tindakan perusahaan Anti-competitive behavior refers to actions by a company or its
atau karyawannya yang dapat menyebabkan adanya kolusi employees that may result in collusion with potential competitors
dengan pesaing potensial dengan tujuan membatasi efek with the objective of limiting the effects of market competition.
82 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
kompetisi pasar. Tindakan ini dapat mencakup penetapan Such actions may include price fixing or bid coordination, market
harga atau mengoordinasikan penawaran, membuat batasan or output restrictions, the imposition of geographic quotas, and
pasar atau hasil, memberlakukan kuota geografis, dan the allocation of customers, suppliers, geographic areas, and
mengalokasikan pelanggan, pemasok, wilayah geografis, dan product lines.
lini produk.
Praktik antitrust dan monopoli merupakan tindakan perusahaan Antitrust and monopoly practices are corporate actions that may
yang dapat menyebabkan kolusi untuk mendirikan penghalang lead to collusion to establish barriers to entry into a sector or
untuk masuk ke sektor atau hal lain yang mencegah adanya other conditions that prevent competition. These may include
kompetisi. Hal tersebut dapat mencakup praktik bisnis tidak unfair business practices, abuse of market position, cartels, anti-
adil, penyalahgunaan posisi pasar, kartel, merger yang anti- competitive mergers, and price fixing.
kompetisi, dan penetapan harga.
Sepanjang tahun 2025, Mitrabara memastikan bahwa Throughout 2025, Mitrabara ensured that its business operations
operasional usahanya dijalankan dengan memegang prinsip were conducted in accordance with the principle of fair
bersaing sehat. Harga jual yang ditetapkan oleh Perseroan competition. The selling prices determined by the Company
diatur berdasarkan standar yang berlaku di Indonesia dan were set based on applicable standards in Indonesia and
global. Komitmen itu teruji dengan tidak adanya tuduhan globally. This commitment was demonstrated by the absence of
bahwa Mitrabara menjual harga batubara di bawah harga any allegations that Mitrabara sold coal below market prices, as
pasar serta tidak ada tindakan hukum atau sanksi dari Komisi well as the absence of any legal actions or sanctions from the
Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebagai otoritas yang Business Competition Supervisory Commission (KPPU) as the
berwenang menangani dugaan terjadinya praktik monopoli authority responsible for handling alleged monopolistic practices
dan/atau persaingan usaha tidak sehat. Selain itu, Perseroan and/or unfair business competition. In addition, the Company
juga tidak mendapatkan sanksi atau denda karena melanggar did not incur any sanctions or fines for violations of antitrust and
peraturan antitrust dan monopoli di Indonesia maupun di monopoly regulations in Indonesia or in other countries where
negara lain tempat Mitrabara menjual produknya. [GRI 206-1 Mitrabara markets its products. [GRI 206-1] [GRI 2-27]
[GRI 2-27]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 83
Page 84
Laporan Manajemen Profil Perusahaan
Management’s Report Company Profile
Menghadapi persaingan pasokan batubara,
kebijakan harga domestik, dan dorongan
pemerintah terhadap biofuel, Perseroan
berfokus pada sumber pendapatan baru yang
lebih berkelanjutan.
In the face of competition in the coal supply
market, domestic pricing policies, and the
government’s push for biofuels, the Company
is focusing on new, more sustainable sources of
revenue.
Page 85
O5
Kinerja Ekonomi
Keberlanjutan
Sustainable Economic
Performance
Page 86
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Industri pertambangan batubara global pada tahun 2025 The global coal mining industry in 2025 exhibited complex
menunjukkan dinamika yang kompleks di tengah pergeseran dynamics amid the shifting landscape of global energy demand.
permintaan energi dunia. Menurut Laporan IEA Coal 2025, According to the International Energy Agency Coal 2025 Report,
permintaan batubara global diproyeksikan tetap mendekati global coal demand is projected to remain close to the previous
level tertinggi tahun sebelumnya dengan konsumsi mencapai year’s record high, with consumption reaching approximately
sekitar 8,85 miliar ton. Permintaan tersebut didorong oleh 8.85 billion tons. This demand has been driven by electricity
kebutuhan listrik di beberapa negara besar dan fluktuasi needs in several major countries and weather fluctuations
cuaca yang memengaruhi output energi lain seperti tenaga air affecting the output of other energy sources such as hydropower
dan angin. Namun, pertumbuhan konsumsi batubara secara and wind power. However, overall coal consumption growth has
keseluruhan cenderung mengalami stagnasi karena transisi tended to stagnate due to the ongoing energy transition toward
energi menuju sumber yang lebih bersih serta perkembangan cleaner sources and the continuous expansion of renewable
kapasitas energi terbarukan yang terus meningkat sehingga energy capacity, leading to a medium-term outlook in which
prospek jangka menengah diperkirakan permintaan akan stabil demand is expected to stabilize or even slightly decline over the
bahkan menurun sedikit pada dekade berikutnya. next decade.
Dari sisi harga dan perdagangan, pasar batubara global pada In terms of pricing and trade, the global coal market in 2025
2025 juga menghadapi tekanan dari surplus pasokan dan has also faced pressure from supply surpluses and weakening
permintaan yang melemah, terutama di Tiongkok dan India, dua demand, particularly in China and India, the two largest consumer
negara konsumen terbesar, yang berupaya mengoptimalkan countries, which are seeking to optimize domestic stockpiles and
stok domestik dan memperluas energi terbarukan. Harga expand renewable energy. Thermal coal prices have shown a
batubara termal menunjukkan kecenderungan menurun, downward trend, reflecting the imbalance between supply and
mencerminkan ketidakseimbangan antara pasokan dan demand, while regional markets have demonstrated varying
permintaan, sedangkan pasar regional memperlihatkan tren price trends due to local consumption and supply conditions.
harga yang bervariasi akibat kondisi konsumsi dan pasokan This oversupply situation has prompted several industry players
lokal. Kondisi oversupply tersebut mendorong beberapa to reassess their production and export strategies in order to
pelaku industri untuk meninjau ulang strategi produksi dan remain competitive in the global context.
ekspor agar tetap kompetitif dalam konteks global.
Secara nasional, Indonesia sebagai salah satu produsen dan At the national level, Indonesia, as one of the leading coal
eksportir utama batubara juga mengalami tren yang cukup producers and exporters, has also experienced fairly challenging
menantang pada 2025. Produksi nasional mencapai sekitar conditions in 2025. National production reached approximately
790 juta ton, namun tekanan penurunan harga global dan 790 million tons; however, pressure from declining global prices
permintaan ekspor yang melambat mendorong pemerintah, and slowing export demand has encouraged the Government,
bersama pelaku usaha mempertimbangkan penyesuaian target together with industry players, to consider adjusting production
produksi agar industri tetap berkelanjutan. Selain itu, data targets to ensure the industry’s sustainability. In addition,
statistik menunjukkan penurunan signifikan dalam nilai dan statistical data indicate a significant decline in the value and
volume ekspor batubara Indonesia karena permintaan global volume of Indonesia’s coal exports due to weakening global
yang melemah. Tekanan tersebut mempertegas perlunya demand. These pressures underscore the need for production
efisiensi produksi, diversifikasi pasar, dan penyesuaian strategi efficiency, market diversification, and long-term strategic
jangka panjang untuk menghadapi ketidakpastian pasar adjustments to address uncertainties in the coal market in the
batubara di masa mendatang. future.
Kebijakan [GRI 3-3][CSS 12.8.1] Policies [GRI 3-3][CSS 12.8.1]
1. Kebijakan Pajak dan Royalti 1. Tax and Royalty Policy
2. Kebijakan Impor dan Ekspor 2. Import and Export Policy
3. Kebijakan Keuangan dan Investasi 3. Financial and Investment Policy
Dampak dan Pengelolaan [GRI 3-3][CSS 12.8.1] Impacts and Management [GRI 3-3][CSS 12.8.1]
Mitrabara senantiasa mencermati aspek penting yang Mitrabara consistently observes key aspects affecting the
memengaruhi kinerja ekonomi industri pertambangan economic performance of the coal mining industry, both
batubara, baik domestik maupun global. Fluktuasi harga domestically and globally. Fluctuations in global coal prices and
batubara dunia dan perubahan regulasi energi menuju regulatory changes in the energy sector toward renewable sources
sumber terbarukan berpotensi menekan permintaan serta have the potential to exert pressure on demand and export
pendapatan ekspor. Oleh karena itu, diversifikasi pasar revenues. Therefore, export market diversification and enhanced
ekspor serta peningkatan efisiensi produksi menjadi prioritas production efficiency are prioritized to reduce dependence on a
untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tunggal single market and to lower operational costs. Tax, royalty policies,
86 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
dan memangkas biaya operasional. Kebijakan pajak, royalti, as well as compliance with environmental and Corporate Social
serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di bidang Responsibility (CSR) regulations, must also be closely monitored
lingkungan hidup dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), to ensure the Company remains competitive. In line with this,
juga wajib dipantau agar perusahaan tetap kompetitif. Selaras the utilization of technological innovation in production, human
dengan itu, pemanfaatan inovasi teknologi dalam produksi, capital development, the maintenance of political and security
pengembangan sumber daya manusia (SDM), terjaganya stability, and infrastructure improvements also receive attention,
stabilitas politik-keamanan, serta perbaikan infrastruktur turut as they contribute to the sustainability of long-term business
mendapat perhatian karena berkontribusi terhadap kelancaran operations.
usaha jangka panjang.
Sumber Daya dan Evaluasi [GRI 3-3][CSS 12.8.1] Resources and Evaluation [GRI 3-3][CSS 12.8.1]
Mitrabara secara kontinu mengelola sumber daya manusia, Mitrabara continuously manages its human resources,
teknologi, dan infrastruktur, sekaligus melakukan evaluasi technology, and infrastructure, while conducting ongoing
berkelanjutan terhadap berbagai risiko operasional dan evaluations of various operational and external risks to maintain
eksternal untuk menjaga daya saing serta keberlanjutan competitiveness and business sustainability. Human resource
usaha. Pengelolaan sumber daya manusia dilakukan dengan management is carried out through the implementation of training
menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan produktivitas programs aimed at enhancing productivity and occupational
dan keselamatan kerja; adapun inovasi teknologi dilakukan safety; meanwhile, technological innovation is pursued to
untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menekan biaya improve production efficiency and reduce operating costs. At the
operasi. Di waktu yang sama, evaluasi menyeluruh—mencakup same time, comprehensive evaluations—including monitoring
pemantauan fluktuasi harga batubara global, diversifikasi fluctuations in global coal prices, export market diversification,
pasar ekspor, perubahan regulasi energi hijau, kebijakan changes in green energy regulations, tax and royalty policies,
pajak serta royalti, kepatuhan terhadap standar lingkungan as well as compliance with environmental and Corporate Social
dan CSR—terus dilakukan agar Perseroan dapat mengurangi Responsibility (CSR) standards—are continuously undertaken to
risiko, mempertahankan profitabilitas, dan beradaptasi dengan enable the Company to mitigate risks, maintain profitability, and
transisi energi nasional serta global. adapt to the national and global energy transition.
Kinerja Ekonomi 2025 Economic Performance 2025
Mitrabara terus memperkuat ekspansi bisnisnya dengan fokus Mitrabara continues to strengthen its business expansion by
pada diversifikasi usaha, mengalihkan perhatian dari sektor focusing on business diversification, shifting its attention from
pertambangan batubara ke energi baru terbarukan, industri the coal mining sector to renewable energy, the agro-industry,
agro, dan jasa pertambangan. Menghadapi tantangan global and mining services. In addressing global challenges such as coal
seperti persaingan pasokan batubara dan kebijakan domestik supply competition and domestic policies affecting coal prices,
yang memengaruhi harga batubara, serta kebijakan pemerintah as well as government policies supporting the use of biofuels and
yang mendukung penggunaan biofuel dan penghapusan the removal of fossil fuel subsidies, the Company is focused on
subsidi bahan bakar fosil, Perseroan berfokus untuk mencari identifying new and more sustainable sources of revenue.
sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan.
Diversifikasi usaha direalisasikan Perseroan melalui The Company’s diversification strategy has been realized through
pengembangan sektor-sektor bisnis yang tidak tergantung the establishment of a joint venture company, PT Masdar Mitra
pada sumber daya tidak dapat diperbarui. Perusahaan dan Solar Radiance, for the development of solar panel energy; the
bidangnya yaitu, PT Masdar Mitra Solar Radiance untuk construction of a wood pellet plant in Malinau, North Kalimantan,
pengembangan energi solar panel, membangun pabrik wood through its subsidiary PT Malinau Hijau Lestari; as well as the
pellet di Malinau, Kalimantan Utara, melalui anak perusahaan management of vannamei shrimp farming operations in Bima,
PT Malinau Hijau Lestari, serta mengelola bisnis kolam budidaya West Nusa Tenggara, through PT Mitradelta Bahari Pratama.
udang vannamei di Bima, Nusa Tenggara Barat, melalui
PT Mitradelta Bahari Pratama.
Untuk meraih hasil terbaik, Perseroan secara konsisten To achieve optimal results, the Company consistently implements
menerapkan best management practices dalam menjalankan best management practices in conducting its business
usaha, yang mencakup peningkatan kualitas produk, operations, which include improving product quality, managing
pengelolaan proses distribusi, pengawasan terintegrasi, dan distribution processes, integrated supervision, and continuous
perawatan berkelanjutan. Strategi ini dilaksanakan secara maintenance. This strategy is implemented comprehensively to
menyeluruh untuk memastikan pemenuhan standar mutu, ensure compliance with quality standards, safety requirements,
keselamatan, serta perlindungan lingkungan dan kesehatan and environmental and occupational health protection, while
pekerja, sambil menjaga keberlanjutan operasional perusahaan maintaining the sustainability of the Company’s future operations.
di masa depan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 87
Page 88
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Kesungguhan dalam menjalankan diversifikasi dan The Company’s strong commitment to executing its diversification
konsistensinya dalam menerapkan praktik manajemen terbaik strategy and its consistency in applying best management
membuat Mitrabara tetap mampu membukukan kinerja positif practices have enabled Mitrabara to continue recording positive
pada tahun 2025, sekaligus berhasil merealisasikan sejumlah performance in 2025, while successfully achieving a number of the
target yang telah ditetapkan perusahaan. Target dan realisasi targets that had been set. The detailed targets and realizations
selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut: [OJK F.2] are presented in the following table: [OJK F.2]
Perbandingan Realisasi Produksi, Penjualan, Pendapatan dan Laba (Rugi)
Comparison of Production, Selling, Revenue, and Profit (Loss) Realization
Pendapatan Laba/(Rugi)
Produksi (Juta Ton) Penjualan (Juta Ton) (dalam Jutaan Dolar AS) (dalam Jutaan Dolar AS)
Production (Million Tons) Selling (Million Ton) Income Profit/(Loss)
Tahun
(in Million USD) (in Million USD)
Year
Pencapaian Pencapaian Pencapaian Pencapaian
Achievements Achievements Achievements Achievements
2025 1,95 1,68 164,87 1,38
2024 2,30 2,30 217,91 19,15
2023 2,09 2,13 224,83 21,69
Distribusi Nilai Ekonomi Economic Value Distribution
Dengan pencapaian kinerja tersebut di atas, maka distribusi Based on the performance achievements described above,
nilai ekonomi Mitrabara, yaitu nilai ekonomi langsung yang the economic value distribution of Mitrabara namely direct
dihasilkan, nilai ekonomi yang didistribusikan, dan nilai economic value generated, economic value distributed, and
ekonomi yang ditahan, dapat dihitung. Nilai ekonomi langsung economic value retained can be calculated. Direct economic
yang dihasilkan adalah sejumlah pendapatan yang diperoleh value generated refers to the revenue earned from the
dari hasil kegiatan bisnis Perseroan. Sedangkan nilai ekonomi Company’s business activities. Meanwhile, economic value
yang didistribusikan merupakan sejumlah pengeluaran yang distributed represents expenditures distributed as a form of the
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perseroan dalam Company’s contribution to accelerating economic growth and
meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan enhancing the welfare of stakeholders, such as salary payments,
para pemangku kepentingan, seperti pembayaran gaji, pajak, taxes, dividends, payments to suppliers, as well as funds allocated
dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun realisasi dana to the community as part of the implementation of Social and
untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk perwujudan Environmental Responsibility (TJSL), carried out through various
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang Corporate Social Responsibility (CSR) programs.
diimplementasikan melalui berbagai Program Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Adapun nilai ekonomi yang disimpan adalah selisih antara Economic value retained is the difference between the economic
nilai ekonomi yang dihasilkan dikurangi dengan nilai ekonomi value generated and the economic value distributed. This value
yang didistribusikan. Nilai ini mengukur kekayaan bersih yang measures the net wealth maintained by the Company after
dipertahankan Perseroan setelah pendistribusian nilai ekonomi distributing economic value to its stakeholders. [GRI 201-1][CSS 12.8.2]
kepada para pemangku kepentingan. [GRI 201-1][CSS 12.8.2]
Tabel Distribusi Nilai Ekonomi (dalam Jutaan Dolar AS)
Table of Economic Value Distribution (in USD Million)
Uraian
2025 2024 2023
Description
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan
164,87 217,91 224,83
Revenue
Pendapatan penghasilan bunga
3,42 4,73 6,28
Interest income
Laba (rugi) atas pelepasan aset tetap
0,00074 0,22 0
Gain (loss) on disposal of fixed assets
88 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
168.29 222.86 231.11
Total Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Economic Value Distributed
Biaya Operasional
Operating Expenses
Beban pokok pendapatan
146,89 170,70 178,10
Cost of Revenue
Beban penjualan
13,19 20,67 20,98
Selling Expenses
Beban administrasi dan umum
11,23 12,55 11,75
General and Administrative Expenses
Sub Jumlah Biaya Operasional
171,31 203,92 210,50
Subtotal Operating Expenses
Gaji dan Tunjangan Karyawan
Salaries and Employee Benefits
Beban pokok pendapatan
6,84 5,57 5,19
Cost of Revenue
Beban administrasi dan umum
5,28 6,62 6,33
General and Administrative Expenses
Sub Jumlah Biaya Operasional Gaji dan Tunjangan Karyawan
12,12 12,19 11,52
Subtotal Operating Expenses – Salaries and Employee Benefits
Pembayaran kepada Pemegang Saham
Payments to Shareholders
Dividen
2,77 5,00 100,00
Dividends
Sub Jumlah Pembayaran kepada Pemegang Saham
2,77 5,00 100,00
Subtotal Payments to Shareholders
Pembayaran kepada pemerintah
64,42 34,18 64,42
Payments to Government
Investasi pada Masyarakat
Investment in the Community
Program CSR
0,54 0,46* 0,45*
CSR Programs
*disajikan kembali dengan konversi dari miliar rupiah menjadi jutaan dolar AS. Konversi merujuk asumsi APBN 2023 sebesar Rp14.800/Dolar AS dan APBN 2024 sebesar Rp15.000 /Dolar AS.
*restated with conversion from billion Rupiah to million US Dollars. The conversion refers to the 2023 State Budget assumption of IDR14,800 per US Dollar and the 2024 State Budget assumption
of IDR15,000 per US Dollar.
Proyek/Investasi yang Sejalan dengan Projects/Investments Aligned with Sustainable
Kegiatan Berkelanjutan [OJK F.3] Activities [OJK F.3]
Mitrabara sebagai bagian dari perusahaan publik dikenai Mitrabara, as part of a public company, is subject to the
kewajiban untuk menerapkan POJK No.51/POJK.03/2017 obligation to implement POJK No. 51/POJK.03/2017 concerning
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Institutions, Issuers, and Public Companies (Sustainable Finance
Berkelanjutan. Peraturan tersebut antara lain mengatur POJK). Among other things, the regulation stipulates that public
tentang perlunya perusahaan publik menyelenggarakan companies are required to implement financing or investment
program pembiayaan atau investasi pada instrumen atau programs in instruments or projects aligned with sustainable
proyek yang sejalan dengan keuangan/kegiatan berkelanjutan. finance/sustainable activities. In accordance with the regulation,
Sesuai peraturan tersebut, kriteria program pembiayaan, the criteria for financing programs, investments, or projects
investasi, atau proyek yang sejalan dengan keuangan/kegiatan aligned with sustainable finance/sustainable activities are as
berkelanjutan adalah sebagai berikut: follows:
1. Mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan 1. Prioritizing efforts to improve the efficiency and
sumber daya alam secara berkelanjutan; effectiveness of sustainable natural resource utilization;
2. Mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki kerusakan 2. Preventing/limiting/reducing/remedying environmental
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 89
Page 90
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
lingkungan hidup, peningkatan polusi, limbah, kerusakan damage, increased pollution, waste, ecosystem degradation,
ekosistem, dan ketidakadilan/kesenjangan sosial; atau and social inequality/disparities; or
3. Memberikan solusi bagi masyarakat yang menghadapi 3. Providing solutions for communities affected by climate
dampak perubahan iklim. change.
Sesuai dengan bidang usaha Mitrabara yaitu pertambangan In line with Mitrabara’s line of business in coal mining, the
batubara, Perseroan menjalankan POJK Keuangan Berkelanjutan Company implements the Sustainable Finance POJK by financing
dengan membiayai proyek atau investasi yang sesuai dengan projects or investments aligned with sustainable activity
prinsip kegiatan berkelanjutan yaitu pengembangan energi principles, namely the development of renewable energy in
baru terbarukan berupa panel surya. Target dan realisasi the form of solar panels. The targets and realization of projects
proyek yang dikerjakan perusahaan joint venture PT Masdar undertaken by the joint venture company PT Masdar Mitra Solar
Mitra Solar Radiance adalah sebagai berikut: Radiance are as follows:
Panel Surya (MWp)
Solar Panel (MWp)
Tahun Realisasi
Year Realization
2025 30,97
2024 12,80
2023 1,75
MA Group’s SBU Value Contribution Roadmap
2026 2029 2034
All SBU Go-Commercial Revenue diversification beyond coal Grow and capture
Bidang usaha menghasilkan Diversifikasi Pendapatan dari Non-Coal Stream maximum value
Revenue Revenue for each SBU
Bidang Usaha terus
Berkembang dan
meningkat hingga ke
level maksimum yang
dapat di raih
Untuk mendukung roadmap di atas, sejak tahun 2022, To support the above roadmap, since 2022, the Company has
Perseroan melakukan diversifikasi usaha yang sejalan dengan pursued business diversification aligned with its sustainability
kegiatan berkelanjutan di antaranya mengembangkan energi roadmap, including the development of renewable energy
baru terbarukan berupa solar panel dan berinvestasi dalam through solar panel installations and investment in a biomass
pembangunan pabrik biomassa dalam bentuk wood pellet. facility producing wood pellets. As of December 31st, 2025,
Capaian per 31 Desember 2025 antara lain pendapatan revenue from non-coal businesses reached US$28.80 million,
dari bidang usaha non-pertambangan batubara mencapai accounting for 17.46% of Mitrabara’s consolidated revenue, while
sebesar AS$28,80 juta atau 17,46% dari performa pendapatan solar energy output spiked from 6 gigawatt hours to 26 gigawatt
konsolidasi Mitrabara dan total produksi energi surya melonjak hours. Meanwhile, construction of the wood pellet plant had
tajam dari hanya sebesar 6 GWh menjadi 26 GWh. Adapun reached 95% completion and is expected to commence biomass
pembangunan pabrik wood pellet hingga akhir tahun 2025 production in the second quarter of 2026.
sudah mencapai 95% dan siap memproduksi energi biomassa
di kuartal kedua tahun 2026.
90 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 91
Page 92
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
O6
Kinerja
Lingkungan
Keberlanjutan
Environmental Sustainability
Performance
92 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Perseroan berhasil menekan volume limbah B3,
non-B3, dan menghemat penggunaan energi,
sekaligus berkontribusi mengurangi emisi gas
rumah kaca sebagai penyebab pemanasan global
dan perubahan iklim.
The Company successfully reduced the volume of
hazardous and non-hazardous waste, improved
energy efficiency, and contributed to lowering
greenhouse gas emissions, which are a major driver
of global warming and climate change.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 93
Page 94
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Kinerja Lingkungan Keberlanjutan
Environmental Sustainability Performance
Operasi pertambangan selalu berhadapan dengan satu Mining operations inevitably confront a fundamental question:
pertanyaan mendasar: Sejauh mana sumber daya alam dapat how far can natural resources be utilized without exceeding the
dimanfaatkan tanpa mengorbankan daya dukung lingkungan? environment’s carrying capacity? For PT Mitrabara Adiperdana
Bagi PT Mitrabara Adiperdana Tbk, pertanyaan tersebut Tbk, this question underpins every stage of its business
menjadi pijakan dalam mengelola setiap tahapan kegiatan operations. Environmental management is positioned not
usaha. Pengelolaan lingkungan diposisikan bukan semata merely as a regulatory obligation, but as part of a long-term
sebagai kewajiban regulatif, melainkan sebagai bagian dari business strategy. Compliance with regulations, strengthening
strategi bisnis jangka panjang. Kepatuhan terhadap peraturan, environmental management systems, and thorough
penguatan sistem manajemen lingkungan, serta kehati-hatian operational decision-making demonstrate the Company’s
dalam pengambilan keputusan operasional menjadi upaya efforts to maintain a balance between business performance
Perseroan menjaga keseimbangan antara kinerja usaha dan and environmental sustainability.
keberlanjutan lingkungan hidup.
Komitmen itu tercermin dalam kinerja lingkungan yang This commitment is reflected in its consistent environmental
dijalankan secara konsisten. Melalui pemantauan yang terukur performance. Through measurable monitoring and regular
dan evaluasi berkala, Perseroan berupaya mengelola dan evaluation, the Company strives to manage and minimize
menekan dampak lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi environmental impacts while increasing the efficiency of
pemanfaatan sumber daya. Pengendalian emisi dan limbah, resource utilization. Emission and waste control, biodiversity
perlindungan keanekaragaman hayati, serta pelaksanaan protection, and reclamation and post-mining activities are
reklamasi dan pascatambang dijalankan sebagai tanggung embraced as long-term responsibilities. All these efforts
jawab jangka panjang. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan are pursued with stakeholder involvement, ensuring that
dengan melibatkan para pemangku kepentingan, agar nilai sustainability values are not only reflected in reports, but also
keberlanjutan tidak hanya tercatat dalam laporan, tetapi juga provide tangible benefits to the environment and communities
memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat di surrounding its operational areas.
sekitar wilayah operasional.
Sistem Manajemen Lingkungan Environmental Management System
[GRI 3-3][CSS-12.1.1, CSS-12.4.1, CSS-12.5.1, CSS-12.6.1, CSS-12.7.1] [GRI 3-3][CSS-12.1.1, CSS-12.4.1, CSS-12.5.1, CSS-12.6.1, CSS-12.7.1]
Dalam menjalankan kegiatan operasional, Mitrabara In conducting its operational activities, Mitrabara ensures
memastikan pengelolaan lingkungan dilaksanakan secara optimal environmental management through the
optimal melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu, implementation of a Quality, Occupational Health and Safety,
Kesehatan dan Keselamatan Kerja, serta Lingkungan (SMK3L) and Environmental Management System (SMK3L) which adopts
yang mengadopsi standar ISO 14001:2005 tentang Sistem the ISO 14001:2005 standard for Environmental Management
Manajemen Lingkungan. Implementasi sistem ini melibatkan Systems. Implementation of this system involves the
Departemen Environment, CSR, Engineering, dan Operasional Environment, CSR, Engineering, and Operations Departments,
yang tergabung dalam Tim Khusus PROPERNAS. Departemen- who are members of the PROPERNAS Special Team. These
departemen tersebut juga bertanggung jawab untuk departments are also responsible for monitoring and ensuring
melakukan pemantauan serta memastikan pencapaian target the achievement of Environmental, Social, and Governance
kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). (ESG) performance targets.
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan dampak lingkungan, As part of its environmental impact management efforts, the
Perseroan menetapkan empat prosedur pemantauan Company has established four environmental monitoring
lingkungan, yaitu: procedures, such as:
1. Melakukan analisis mengenai dampak lingkungan 1. Conducting an environmental impact analysis (AMDAL) and
(AMDAL) serta upaya pengelolaan lingkungan dan upaya environmental management and monitoring efforts (RKL-
pemantauan lingkungan hidup (RKL-RPL), peraturan RPL), other relevant laws and regulations, and applicable
perundangan lain yang relevan, serta mekanisme aturan regulatory mechanisms.
yang berlaku.
2. Menjaga baku mutu dan standar kualitas lingkungan yang 2. Maintaining quality standards and environmental quality
ditetapkan pemerintah. standards set by the government.
3. Mematuhi mekanisme pelaporan pemantauan lingkungan 3. Complying with environmental monitoring reporting
yang mencakup kualitas air, kualitas udara, dan tingkat mechanisms covering water quality, air quality, and noise
kebisingan. levels.
4. Menerapkan program keanekaragaman hayati dengan 4. Conducting a biodiversity program by applying land
menerapkan metode-metode rehabilitasi lahan dan rehabilitation methods and sustainable planting in all
penanaman yang berkesinambungan pada seluruh area reclaimed areas of post-mining land.
reklamasi lahan bekas tambang.
94 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Hasil pemantauan lingkungan dikomunikasikan kepada para Environmental monitoring results are conveyed to stakeholders
pemangku kepentingan serta menjadi dasar pelaksanaan and serve as the basis for consultations on the achievements
konsultasi atas capaian dan temuan yang diperoleh. [GRI 2-25] and findings. [GRI 2-25]
Mitrabara memiliki Peta Jalan (Roadmap) Transformasi Mitrabara also has an Environmental Transformation (Roadmap),
Lingkungan yang ditetapkan sebagai pedoman pengelolaan which serves as a guideline for sustainable mining management
tambang berkelanjutan dan telah diselaraskan dengan and is aligned with environmental laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Through this roadmap, the Company systematically measures
lingkungan hidup. Melalui roadmap ini, Perseroan secara and evaluates environmental management performance,
sistematis melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja and conducts regular employee training and competency
pengelolaan lingkungan, serta menyelenggarakan pelatihan development to support the achievement of established
dan pengembangan kompetensi karyawan secara berkala guna performance targets.
mendukung pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan.
Pencapaian Kinerja Lingkungan Tahun Environmental Performance Achievements by
2025 2025
Komitmen dan konsistensi Perseroan dalam mematuhi The Company’s commitment and consistency in complying
ketentuan dan regulasi lingkungan tercermin dalam pencapaian with environmental provisions and regulations is reflected in
target kinerja lingkungan sebagai berikut: the achievement of the following environmental performance
target:
Target 2025 2024 2023
Peringkat PROPER Hijau (beyond compliance).
Biru Hijau Hijau
PROPER Hijau Rating (beyond compliance).
Pengembangan Perhitungan Jejak Karbon.
√ √ √
Carbon Footprint Calculation Development.
Implementasi AMDAL atau UKL-UPL dan Kelengkapan Izin Lingkungan.
√ √ √
Implementation of AMDAL or UKL-UPL and Environmental Permit Compliance.
Tercapainya 100% Kepatuhan pada Peraturan terkait Lingkungan.
√ √ √
Maintaining Full Compliance with Environmental Regulations.
Baseline Data Pengelolaan Lingkungan Tersusun. √ √ √
Compilation of Environmental Management Baseline Data.
Sertifikasi ISO 14001.
√ √ √
ISO 14001 Certification.
Tidak Ada Pencemaran Lingkungan.
√ √ √
No Environmental Pollution.
Surveillance Audit ISO 14001 Dilaksanakan.
√ √ √
Completion of ISO 14001 Surveillance Audit.
Mitrabara menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan Mitrabara affirms its commitment to sustainability by
melalui pelaksanaan Kajian Daur Hidup Life Cycle Assessment conducting a Life Cycle Assessment (LCA) to identify and
(LCA) guna mengidentifikasi dan memahami dampak assess the environmental impacts arising at each stage of its
lingkungan yang timbul pada setiap tahapan kegiatan operations. The implementation of the LCA serves as the basis
operasional. Penerapan LCA menjadi dasar bagi Perseroan for the Company to formulate effective mitigation strategies,
dalam merumuskan strategi mitigasi yang efektif, meningkatkan improve operational efficiency, and minimize its ecological
efisiensi operasional, serta meminimalkan jejak ekologis. footprint.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 95
Page 96
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Hasil kajian LCA tahun 2025 menghasilkan sejumlah The 2025 LCA results yielded several recommended actions to
rekomendasi aksi untuk pengurangan dampak lingkungan reduce environmental impacts, including:
antara lain:
1. Menerapkan prinsip-prinsip LCA pada aktivitas perusahaan. 1. Applying LCA principles to company activities.
2. Menyediakan sumber daya manusia yang kompeten dan 2. Providing competent human resources and an adequate
anggaran yang memadai untuk mendukung kegiatan LCA. budget to support LCA activities.
3. Melakukan penilaian potensi dampak lingkungan untuk 3. Assessing potential environmental impacts throughout
keseluruhan daur hidup pertambangan mulai dari akuisisi the mining life cycle, from raw material acquisition and
bahan baku, produksi, penggunaan, pengolahan akhir, production, use, final processing, recycling, and final
daur ulang, hingga pembuangan akhir (dari kegiatan disposal (from land clearing to coal shipping).
pembersihan lahan hingga proses pengapalan batubara).
4. Melakukan evaluasi serta upaya-upaya perbaikan 4. Conducting evaluations and continuous improvement
berkesinambungan dalam penerapan LCA untuk memenuhi efforts in the implementation of the LCA to meet national
standar nasional maupun internasional. and international standards.
Atas rekomendasi tersebut, Perseroan telah menindaklanjuti Based on these recommendations, the Company has followed
melalui program berikut: up through the following programs:
1. Mengurangi konsumsi biosolar melalui optimalisasi rute 1. Reducing biodiesel consumption by optimizing production
angkutan produksi dengan memilih jalur terdekat, transisi transportation routes by selecting the shortest routes,
dari biosolar B35 ke biodiesel B40, serta peningkatan transitioning from B35 to B40 biodiesel, and increasing
produktivitas alat untuk mengurangi jumlah unit yang equipment productivity to reduce the number of units
digunakan. used.
2. Pengukuran emisi dalam LCA mencerminkan total emisi 2. Emission measurements in the LCA reflect the total actual
aktual yang terkandung secara keseluruhan. emissions contained in the entire plant.
96 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengelolaan Energi dan Pengendalian Emisi
Energy Management and Emission Control
Kebijakan [GRI 3-3][CSS-12.1.1] Policies [GRI 3-3][CSS-12.1.1]
1. Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan 1. Quality, Occupational Health and Safety, and Environmental
Lingkungan. Policy.
2. Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara. 2. Air Pollution Control Policy.
3. Kebijakan Efisiensi Energi. 3. Energy Efficiency Policy.
4. Kebijakan Daur Hidup. 4. Life Cycle Policy.
5. Kebijakan Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemar. 5. Water Efficiency and Pollutant Load Reduction Policy.
6. Kebijakan Konservasi dan Keanekaragaman Hayati. 6. Conservation and Biodiversity Policy.
7. Kebijakan Program 3R Limbah B3 dan Limbah Organik. 7. 3R Program Policy for B3 Hazardous and Organic Waste.
8. Kebijakan Minimalisasi Dampak Lingkungan Pasca Kegiatan 8. Post-Mining Environmental Impact Minimization Policy.
Pertambangan.
9. Kebijakan Life Cycle Assessment. 9. Life Cycle Assessment Policy.
10. Kebijakan Energi. 10. Energy Policy.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Kegiatan pertambangan yang dijalankan oleh Mitrabara Mining activities in Mitrabara involve various operational
melibatkan berbagai proses operasional dengan kebutuhan steps with significant energy requirements, primarily from
energi yang signifikan, terutama dari penggunaan bahan the use of fossil fuels. This contributes to greenhouse gas
bakar fosil. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap timbulnya (GHG) emissions, potentially contributing to the acceleration
emisi gas rumah kaca (GRK) yang berpotensi mempercepat of climate change. In addition, electricity consumption in
perubahan iklim. Di samping itu, penggunaan listrik pada supporting activities contributes to the Company’s carbon
aktivitas penunjang yang turut membentuk jejak karbon footprint. Therefore, Mitrabara continuously implements
Perseroan. Menyadari hal tersebut, Mitrabara secara environmental management policies oriented towards energy
berkelanjutan menerapkan kebijakan pengelolaan lingkungan efficiency and the transition to more environmentally friendly
yang berorientasi pada efisiensi energi dan transisi menuju energy sources, including through the role of subsidiaries
sumber energi yang lebih ramah lingkungan, termasuk melalui focused on the development and utilization of renewable
peran anak perusahaan yang berfokus pada pengembangan energy.
dan pemanfaatan energi terbarukan.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Perseroan secara rutin melakukan penilaian, pemantauan, dan The Company conducts routine assessment, monitoring,
pelaporan atas kinerja pengelolaan energi serta pengendalian and reporting on its energy management performance and
emisi GRK kepada instansi berwenang, antara lain Dinas GHG emission control to authorized agencies, including the
Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup dan Environmental Agency, the Ministry of Environment and
Kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Forestry, and the Ministry of Energy and Mineral Resources,
Mineral dengan periode pelaporan triwulanan, semesteran, with quarterly, semi-annual, and annual reporting periods.
dan tahunan. Selain itu, evaluasi internal dilaksanakan Furthermore, internal evaluations are conducted periodically
secara berkala oleh departemen terkait guna memastikan by relevant departments to ensure the effectiveness of policy
efektivitas implementasi kebijakan dan mendorong perbaikan implementation and encourage continuous improvement in
berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan. environmental management.
Penggunaan Energi dan Efisiensi Energi Energy Use and Energy Efficiency
Dalam kegiatan operasionalnya, Perseroan memanfaatkan In conducting its activities, the Company utilizes various energy
berbagai sumber energi, termasuk energi baru dan terbarukan, sources, including new and renewable energy, as part of its
sebagai bagian dari upaya menekan dampak lingkungan. efforts to reduce environmental impact. Through calculations
Melalui proses penghitungan dan analisis yang dilakukan, and analysis, the Company identifies operational areas with
Perseroan mengidentifikasi area-area operasional yang potential for energy efficiency improvements.
memiliki potensi peningkatan efisiensi energi.
Saat ini, sumber energi utama yang digunakan adalah solar Currently, the primary energy source used is solar, contributing
dengan kontribusi sebesar 98,82%, sedangkan energi baru 98.82%, while new and renewable energy accounts for 0.53%
terbarukan menyumbang 0,53% dari total kebutuhan energi of the Company’s total energy needs. The method used to
Perseroan. Metode yang digunakan dalam perhitungan calculate energy consumption is SimaPro software, Developer
konsumsi energi adalah perangkat lunak SimaPro versi version 9.5. The methods used are the IPCC 2021 GWP100, CML-
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 97
Page 98
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Developer 9,5, metode yang digunakan adalah metode IPCC IA Baseline, ReCiPe 2016 Midpoint (H), AWARE, and Cumulative
2021 GWP100, CML-IA Baseline, ReCiPe 2016 Midpoint (H), Energy Demand. The impact assessment method is based on
AWARE, dan Cumulative Energy Demand dengan metode the APBI-ICMA Agreement and Ministerial Regulation No. 1 of
penilaian dampak berdasarkan Kesepakatan APBI-ICMA dan 2021, ensuring accurate and reliable data. [GRI 302-1, 302-2] [CSS-12.1.2]
Permen LHK No. 1 Tahun 2021, sehingga data akurat dan dapat
diandalkan. [GRI 302-1, 302-2] [CSS-12.1.2]
Untuk konsumsi energi di luar organisasi sesuai dengan Standar In accordance with the GHG Protocol’s Corporate Value Chain
Akuntansi dan Pelaporan Rantai Nilai Korporat (Cakupan (Scope 3) Accounting and Reporting Standard, the Company
3) Protokol GRK (Gas Rumah Kaca), Perseroan melakukan identifies relevant energy consumption occurring outside the
identifikasi konsumsi energi yang relevan di luar organisasi, organization, particularly in the upstream category of business
yaitu kategori hulu berupa perjalanan bisnis, terkhusus travel, including air travel. In this report, travel by aircraft refers
perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang. Dalam to travel by the Board of Commissioners and Directors. The
laporan ini, perjalanan dengan pesawat terbang merujuk pada volume of energy or fuel consumed from business travel by
perjalanan Dewan Komisaris dan Direksi. Volume energi atau airplane in 2025 was calculated using the ICAO (International
bahan bakar yang dikonsumsi dari perjalanan dinas dengan Civil Aviation Organization) carbon emission calculator. [GRI 302-
pesawat terbang pada tahun 2025 dihitung dengan kalkulator 3][GSS-12.12.13] [OJK F.6]
emisi karbon ICAO (International Civil Aviation Organization/
Asosiasi Penerbangan Sipil Internasional). [GRI 302-3][GSS-12.12.13]
[OJK F.6]
Penggunaan Energi Berdasarkan Sumber
Energy Use Based on Source [OJK F.5, F.6] [GRI 302-1, 302-2, 302-3][IDX E-03]
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Energi Terbarukan
Renewable Energy
Panel surya GJ 2.315,39 2.160,28 1.492,18
Solar panel
Jumlah energi terbarukan GJ 2.315,39 2.160,28 1.492,18
Total of renewable energy
Energi Tidak Terbarukan
Non-renewable Energy
Solar GJ 427.250 565.310 578.498
Solar
Listrik dari PLN GJ 5.133 2.374 772
Electricity from PLN
Avtur dari perjalanan dinas dengan pesawat GJ 116.970 118.540 121.115
Avtur from business trips by plane
Jumlah energi tidak terbarukan GJ 549.353 686.224 821.500
Total Non-renewable energy
Intensitas Penggunaan Energi
Intensity of Energy Use
Jumlah penggunaan energi 551.668 688.384 822.992
GJ
Total energy use
98 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Penggunaan Energi Berdasarkan Sumber
Energy Use Based on Source [OJK F.5, F.6] [GRI 302-1, 302-2, 302-3][IDX E-03]
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan Juta $AS
164,87 217,91 224,83
Revenue US$ Million
Intensitas penggunaan energi
GJ/Ton 0,13 0,25 0,28
Energy usage intensity
Intensitas penggunaan energi GJ/ Juta $AS
3.345,26 3.159,03 3.660,51
Energy usage intensity GJ/US$ Million
Rasio efisiensi energi
% 34,44 31,79 30,72
Energy efficiency ratio
Hasil absolut efisiensi energi
GJ 191.879 181.153 178.410
Absolute energy efficiency results
Sesuai tabel di atas, pada tahun 2025 rasio efisiensi energi According to the table, the energy efficiency ratio reached
mencapai 34,44%, naik sebanyak 2,65% dari tahun 2024 yang 34.44% in 2025, a 2.65% increase from 31.79% in 2024.
mencapai 31,79%. Kenaikan dipengaruhi oleh: This increase is influenced by:
1. Menurunnya jumlah produksi batubara dan overburden 1. Decreasing coal and overburden material production.
material.
2. Berkurangnya pemakaian bahan bakar fosil. 2. Reducing fossil fuel use.
3. Peningkatan penggunaan energi terbarukan. 3. Increasing the use of renewable energy.
4. Berjalannya program penghematan energi di area 4. Effective implementation of energy conservation programs
operasional dengan baik. in operational areas.
Efisiensi Energi [OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5] Energy Efficiency [OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5]
Mitrabara telah menetapkan target efisiensi energi sebesar Mitrabara has set an energy efficiency target of 20% for 2025.
20% untuk 2025. Perseroan berupaya untuk meningkatkan The Company is eager to improve energy efficiency and
efisiensi energi dan mendukung pengurangan emisi gas rumah support the reduction of greenhouse gas (GHG) emissions by
kaca (GRK) dengan menjalankan beberapa program: implementing several programs:
1. Reducing unit cycle time. 1. Reducing unit cycle time.
2. Renewable energy system auto lube triple car berbasis solar 2. Renewable energy system for auto lube triple car based on
cell. solar cells.
3. Migrasi penggunaan genset dengan listrik Perusahaan 3. Migrating generators to 1,385 KVA of electricity from the
Listrik Negara (PLN) di port Muara Bengalun sebesar 1.385 State Electricity Company (PLN) at the Muara Bengalun
KVA. port.
4. Penggunaan solar cell sebagai sumber energi untuk area 4. Using solar cells as a power source for the office area.
kantor.
5. Migrasi penggunaan genset dengan listrik PLN di mess 5. Migrating generators to 147 KVA of electricity from the
Sungai Udang sebesar 147 KVA. Sungai Udang mess.
6. Penggunaan solar cell sebagai sumber energi di tower 6. Using solar cells as a power source for the 5 KVA generator
lamp Genset 5 KVA. tower lamp.
7. Penggunaan mega tower sebagai pengganti 2 tower lamp 7. Using a mega tower to replace two tower lamps in the
area stockpile Betung. Betung stockpile area.
8. Light switch power automatic. 8. Automatic light power switch.
9. Penggantian lampu sorot halogen stockpile Loreh dengan 9. Replacing halogen spotlights in the Loreh stockpile with
light-emitting diode (LED). light-emitting diodes (LEDs).
10. Penggunaan solar PV tipe on grid untuk kantor dan ruang 10. Using on-grid solar PV for the office and training workshop
training workshop. space.
11. Migrasi penggunaan genset dengan listrik PLN di mess 11. Migrating the use of 80 KVA generators to PLN electricity at
Pandawa sebesar 80 KVA. the Pandawa mess.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 99
Page 100
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Hingga akhir tahun 2025, target tersebut terealisasi sebesar By the end of 2025, this target was 100% achieved. Furthermore,
100%. Selanjutnya, pada tahun 2026, Perseroan menargetkan in 2026, the Company is targeting an energy efficiency of
efisiensi energi sebesar 40,05% dari pencapaian tahun 2025. 40.05% compared to the 2025 target.
Adapun jumlah intensitas energi, termasuk bahan bakar dan The total energy intensity, including fuel and electricity, in the
listrik, pada tahun pelaporan tercatat sebesar 0,13 GJ/ton, reporting year was recorded at 0.13 GJ/ton, consisting of fuel
terdiri dari intensitas konsumsi bahan bakar di dalam dan di consumption intensity inside and outside the organization of
luar organisasi sebesar 0,13 GJ/ton, serta intensitas konsumsi 0.13 GJ/ton, and electricity consumption intensity inside the
listrik di dalam organisasi sebesar 0,0013 GJ/ton. Dengan organization of 0.0013 GJ/ton. Thus, there is a 45.76% decrease
demikian, terjadi penurunan intensitas energi per ton produksi in energy intensity per ton of coal production compared to
batubara sebesar 45,76% dibandingkan tahun 2024. Hal itu 2024. This is influenced by: [GRI 302-3][CSS-12.1.4]
dipengaruhi oleh: [GRI 302-3][CSS-12.1.4]
1. Pengurangan jumlah fleet yang beroperasi di dalam 1. Reduction in the number of fleets operating in mining
kegiatan penambangan. activities.
2. Pengurangan unit pengangkutan batubara. 2. Reduction of coal transportation units.
3. Migrasi dari penggunaan genset ke PLN. 3. Migration from generator use to PLN.
4. Inovasi dan improvement yang dilakukan untuk mengurangi 4. Innovation and improvements made to reduce fuel
penggunaan bahan bakar. consumption.
Inovasi Efisiensi Energi Tahun 2025 2025 Energy Efficiency Innovation
[OJK F.7] [GRI 302-4] [OJK F.7] [GRI 302-4]
Modifikasi “Motor Controlling Precision Feeder Breaker CHF Unit operational readiness and energy efficiency of the motor
dengan Variable Speed Drive” Kesiapan unit operasi serta drive system are crucial factors in maintaining the smooth
efisiensi energi pada sistem penggerak motor merupakan faktor operation of the coal production process. Mitrabara operates
krusial dalam menjaga kelancaran proses produksi batubara. four M2QA280S4A motors for its Coal Handling Facility (CHF).
Mitrabara mengoperasikan empat unit motor M2QA280S4A The motors used are three-phase induction motors that, under
untuk Coal Handling Facility (CHF). Motor yang digunakan existing conditions, operate at a constant (static) rotational
merupakan motor induksi tiga fasa yang pada kondisi eksisting speed. Over time, this operating pattern causes motor
beroperasi dengan kecepatan putaran konstan (statis). Seiring performance to decline due to the relatively heavy workload,
waktu, pola operasi tersebut menyebabkan penurunan increasing the risk of damage and maintenance requirements.
kinerja motor akibat beban kerja yang relatif berat sehingga
meningkatkan risiko kerusakan dan kebutuhan perawatan.
Melalui implementasi program pemasangan Variable Speed Through the implementation of a Variable Speed Drive (VSD)
Drive (VSD), kecepatan putaran motor dapat dijaga tetap installation program, motor rotational speed can be maintained
konstan meskipun terjadi perubahan beban. Penerapan constant despite changes in load. The implementation of a VSD
VSD terbukti mampu meminimalkan potensi kerusakan has been proven to minimize the potential for motor damage
motor serta mengoptimalkan proses perawatan yang cukup and optimize the maintenance process, which is simply done
dilakukan melalui pengaturan pada sistem kontrol VSD, tanpa through adjustments to the VSD control system, without
memerlukan intervensi mekanis yang signifikan. requiring significant mechanical intervention.
Inovasi ini diklasifikasikan sebagai perubahan komponen This innovation is classified as a component change under the
dengan kategori Process Improvement serta memberikan nilai Process Improvement category and provides added value in
tambah berupa peningkatan layanan produk yang berdampak the form of improved product services, positively impacting
positif bagi produsen (perusahaan) maupun pemasok. Bagi both the producer (company) and suppliers. For the Company,
Perusahaan, inovasi ini berhasil mengeliminasi konsumsi bahan this innovation has successfully eliminated fuel consumption
bakar sebesar 46.880,16 GJ. Sementara itu, bagi pemasok, by 46,880.16 GJ. Meanwhile, for suppliers, particularly coal
khususnya kontraktor pengangkutan batubara, implementasi transportation contractors, this improvement has increased
ini meningkatkan efisiensi proses pengangkutan menggunakan the efficiency of the barging process.
tongkang.
Inovasi tersebut juga terintegrasi dalam kajian Life Cycle Such an innovation is also integrated into the Life Cycle
Assessment (LCA) pada unit proses Coal Barging dengan Assessment (LCA) study of the Coal Barging process unit,
penurunan dampak kategori Abiotic Depletion Fossil sebesar reducing the impact of the Abiotic Depletion Fossil category
95.087,03 MJ pada tahap siklus Production dengan kategori by 95,087.03 MJ in the Production cycle stage under the
Energy Minimized. Dalam kerangka Circular Business Model, Energy Minimized category. Within the Circular Business Model
inovasi ini dikategorikan ke dalam skema wasted lifecycle. framework, this innovation is categorized as a wasted lifecycle
scheme.
100 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengendalian Emisi Emissions Control
Selama kegiatan operasional, Perseroan menghasilkan During the course of its operational activities, the Company
emisi gas rumah kaca (GRK) yang bersumber dari karbon produces greenhouse gas (GHG) emissions from carbon
dioksida (CO₂), metana (CH₄), dinitrogen oksida (N₂O), dan dioxide (CO₂), methane (CH₄), nitrous oxide (N₂O), and
hidrofluorokarbon (HFC), yang dinyatakan dalam satuan ton hydrofluorocarbons (HFCs), expressed in tons of CO₂ equivalent
CO₂ ekuivalen (CO₂eq). Penghitungan emisi dilakukan secara (CO₂eq). Emission calculations are conducted in a standardized
terstandar menggunakan perangkat lunak SimaPro versi manner using SimaPro software version Developer 9.5 with
Developer 9.5 dengan mengacu pada metode IPCC 2021 reference to the IPCC 2021 GWP100, CML-IA Baseline, ReCiPe
GWP100, CML-IA Baseline, ReCiPe 2016 Midpoint (H), AWARE, 2016 Midpoint (H), AWARE, and Cumulative Energy Demand
serta Cumulative Energy Demand. Penilaian dampak dilakukan methods. Impact assessments are conducted in accordance
sesuai dengan Kesepakatan APBI–ICMA dan Peraturan Menteri with the APBI–ICMA Agreement and Minister of Environment
LHK Nomor 1 Tahun 2021 guna memastikan akurasi, konsistensi, and Forestry Regulation Number 1 of 2021 to ensure the
dan transparansi data pengungkapan. Untuk emisi gas rumah accuracy, consistency, and transparency of disclosure data.
kaca cakupan 3 dari perjalanan bisnis dengan pesawat terbang For scope 3 greenhouse gas emissions from business travel
oleh Dewan Komisaris dan Direksi, Perseroan menghitung by aircraft by the Board of Commissioners and Directors, the
dengan menggunakan kalkulator karbon dari ICAO. Company calculates using the ICAO carbon calculator.
Sistem Perhitungan Berdasarkan Sumber Emisi
Emission Source-based Calculation System [GRI 305-1] [CSS-12.1.5]
Sumber Emisi Sistem Perhitungan
Emission Source Calculation System
Bahan bakar biosolar, solar, dan bensin untuk kendaraan 1. Sistem perhitungan beban emisi mengacu Peraturan Menteri LH No. 12 Tahun 2012
bergerak 2. SNI ISO 14040:2016
3. SNI ISO 14044:2017
Biodiesel, diesel, and gasoline fuels for mobile vehicles
1. The emission load calculation system refers to the Minister of Environment Regulation No. 12 of 2012
2. SNI ISO 14040:2016
3. SNI ISO 14044:2017
Emisi GRK 1. Protokol GRK
GHG Emission 2. Peraturan Menteri LHK No. 1 Tahun 2021
3. Kalkulator karbon ICAO
1. GHG Protocol
2. Minister of Environment and Forestry Regulation No. 1 of 2021
3. ICAO Carbon Calculator
Refrigerator dan Peralatan Air Conditioner Konversi bobot penggunaan bahan pendingin menggunakan referensi IPCC AR5
Refrigerator and Air Conditioner Equipment Conversion of refrigerant usage weights using IPCC AR5 reference
Limbah Cair 1. SNI ISO 14040:2016
Liquid Waste 2. SNI ISO 14044:2017
1. SNI ISO 14040:2016
2. SNI ISO 14044:2017
Limbah B3 dan Non-B3 1. SNI ISO 14040:2016
B3 Hazardous and B3 Non-hazardous Waste 2. SNI ISO 14044:2017
1. SNI ISO 14040:2016
2. SNI ISO 14044:2017
Jumlah emisi GRK pada tahun 2025 sebesar 61.784 ton CO2eq. Total GHG emissions in 2025 stood at 61,784 tons CO2eq. This
Nilai ini mengalami penurunan sebesar 2,21% dibandingkan represents a 2.21% decrease compared to last year’s 54,768.78
tahun lalu sebesar 54.768,78 ton CO2eq. Penurunan disebabkan tons CO2eq. The decrease is due to: [GRI 305-1, 305-2, 305-3][CSS-12.1.5,
oleh: [GRI 305-1, 305-2, 305-3][CSS-12.1.5, CSS-12.1.6, CSS-12.1.7] CSS-12.1.6, CSS-12.1.7]
1. Pengurangan jarak pembuangan material overburden 1. Reducing the distance for overburden material disposal
2. Peningkatan cadangan karbon dari area reklamasi 2. Increasing carbon stocks from reclamation areas
3. Penggunaan energi terbarukan 3. Using renewable energy
4. Penurunan fuel ratio unit HD 785 4. Reducing the fuel ratio of the HD 785 unit
Sejalan dengan komitmen terhadap keberlanjutan jangka In line with its commitment to long-term sustainability, the
panjang, Perseroan terus memperkuat langkah-langkah Company continues to strengthen its strategic initiatives
strategis untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah to achieve greenhouse gas emission reduction targets by
kaca pada tahun 2030 serta mewujudkan netralitas karbon 2030 and attain carbon neutrality by 2060, in alignment with
pada tahun 2060 sesuai dengan target pemerintah melalui government targets, through the transition to clean energy, the
transisi energi bersih, pengembangan energi terbarukan, development of renewable energy, and the implementation of
dan teknologi CCS (Carbon Capture and Storage) dan CCUS CCS (Carbon Capture and Storage) and CCUS (Carbon Capture,
(Carbon Capture, Utilization, and Storage) [OJK F.12] [GRI 305-5][CSS- Utilization, and Storage) technologies. [OJK F.12] [GRI 305-5][CSS-12.3]
12.3][IDX E-06, IDX E-07] [IDX E-06, IDX E-07]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 101
Page 102
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Perseroan menghitung intensitas Emisi GRK setara karbon The Company calculates the carbon-equivalent (CO2eq) GHG
(CO2eq), termasuk daur hidup, sesuai perhitungan jumlah emission intensity, including the life cycle, based on the
emisi GRK Cakupan 1, 2 dan 3 untuk setiap pendapatan. Hasil calculation of Scope 1, 2, and 3 GHG emissions for each revenue
perhitungan menunjukkan intensitas emisi tahun 2025 sebesar stream. The calculation results showed the emission intensity
374,65 ton CO2eq per juta AS$, naik dibandingkan tahun in 2025 was recorded at 374.65 tons CO2eq per million US$, an
2024, yang mencapai 251,34 ton CO2eq per juta AS$. Kenaikan increase compared to 2024, which reached 251.34 tons CO2eq
dipengaruhi oleh: per million US$. The increase is influenced by:
1. Penurunan GRK Cakupan 1 sebesar 2,38% dengan efisiensi 1. 2.38% reduction in Scope 1 GHG emissions due to mining
operasional penambangan. operational efficiency.
2. Penurunan GRK Cakupan 2 sebesar 2,66% dengan 2. A 2.66% reduction in Scope 2 GHG emissions due to the use
penggunaan energi terbarukan. of renewable energy.
3. Tetapi ada penurunan pendapatan perusahaan dikarenakan 3. However, there was a decrease in the company’s revenue
turunnya harga jual batubara dan penurunan jumlah due to falling coal selling prices and decreased coal
produksi batubara. production.
Sementara itu, dengan metode LCA, nilai intensitas emisi GRK Meanwhile, using the LCA method, the GHG emission intensity
tahun pelaporan sebesar 53.429 ton CO2eq, turun sebesar for the reporting year was 53,429 tons CO2eq, a 2.44% decrease
2,44% dibanding tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar compared to the previous year, which was recorded at
54.768,78 ton CO2eq. [GRI 305-4][CSS-12.1.8] 54,768.78 tons CO2eq. [GRI 305-4][CSS-12.1.8]
Emisi GRK Berdasarkan Sumber
GHG Emissions by Source [OJK F.11] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5] [CSS-12.1.5, CSS-12.1.6, CSS-12.1.7, CSS-12.1.8, CSS-12.2.3][IDX E-02]
Uraian Satuan
2025 2024 2023 2022
Description Unit
Emisi GRK Cakupan 1
Ton CO2eq 41.825,63 42.848,09 50.489,64 51.481,78
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 2
Ton CO2eq 11.603,37 11.920,67 13.859,81 24.415,35
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 3
Ton CO2eq 8.355,00 8.415,14 8.914,30 9.023,16
Scope 3 GHG Emissions
Jumlah Emisi GRK
Ton CO2eq 61.784,00 63.183,90 73.263,75 84.920,29
Total HGH Emission
Jumlah Pendapatan Juta $AS
164,87 217,91 224,83 449,54
Total Revenue US$ Million
Intensitas Emisi GRK
Ton CO2eq/$AS 374,65 289,95 325,86 188,90
GHG Emission Intensity
Hasil Absolut Pengurangan Emisi GRK
Ton CO2eq 11.301,84 12.415,90 11.158,19 14.845,48
Absolute Results of GHG Emission Reduction
Rasio Pengurangan Emisi GRK
% 21,84 22,67 17,34 19,56
GHG Emission Reduction Ratio
Cakupan 1 merupakan emisi dari kegiatan proses produksi Perusahaan seperti overburden removal, coal getting, coal hauling, dan coal barging.
Cakupan 2 merupakan emisi dari kegiatan penunjang seperti domestik perkantoran, workshop, dan warehouse.
Cakupan 3 merupakan emisi dari perjalanan dinas dengan pesawat
Scope 1 represents emissions from the Company’s production processes, such as overburden removal, coal getting, coal hauling, and coal barging.
Scope 2 represents emissions from supporting activities, such as domestic office use, workshops, and warehouses.
Scope 3 represents emissions from business travel by plane.
Rekapitulasi Emisi GRK Tahun 2025 [IDX E-01]
Recapitulation of GHG Emissions in 2025 [IDX E-01]
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Kategori 1 Total Emisi Gas Rumah Kaca Langsung dan Pembuangan
Category 1 Total Direct Greenhouse Gas Emissions and Discharges
Emisi yang berasal dari pembakaran pada peralatan tetap yang dimiliki
Emisi langsung dari pembakaran stasioner perusahaan seperti generator set, boiler, tungku
8.574,25
Direct emissions from stationary combustion Emissions originating from combustion in fixed equipment owned by the com-
pany such as generator sets, boilers, furnaces
102 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Rekapitulasi Emisi GRK Tahun 2025 [IDX E-01]
Recapitulation of GHG Emissions in 2025 [IDX E-01]
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Emisi langsung dari pembakaran bergerak Emisi yang berasal dari kendaraan bermotor yang dimiliki perusahaan
33.251,37
Direct emissions from mobile combustion Emissions originating from motor vehicles owned by the company
Asap (fumes) yang dihasilkan selama proses produksi di tempat dan proses
Emisi langsung dari proses pengolahan industri lainnya
N/A
Direct emissions from industrial processes Fumes generated during on-site production processes and other industrial
processes
Pelepasan gas yang tidak disengaja akibat kebocoran. Berasal dari gas pend-
Emisi fugitive langsung ingin AC, pengolahan air limbah, kebocoran perpipaan, tangki penyimpanan
N/A
Direct fugitive emissions Accidental release of gas due to leaks. Originating from air conditioning refrig-
erant gas, wastewater treatment, piping leaks, storage tanks
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Deforestasi/penebangan pohon, kebakaran hutan, dan konversi lahan
Change and Forestry/LULUCF Deforestation/tree cutting, forest fires, and land conversion
N/A
Direct emissions from land use, land-use
change and forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung
41.825,63
Total Direct Emission (Scope 1)
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Category 2: Indirect GHG emissions from imported/purchased energy
Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik yang diimpor/dibeli Pembelian listrik
Indirect emissions from purchased electricity Electricity purchase 11.603,67
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang diimpor/dibeli (di Pembelian pemanasan distrik, pendinginan
luar listrik) distrik, uap
Indirect emissions from consumption of imported/purchased energy networks Purchase of district heating, district cooling, N/A
(excluding electricity) steam
Total Emisi Langsung
11.603,67
Total Direct Emissions (Scope 2)
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Kategori 3: Total Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Transportasi
Category 3: Total Other Indirect (Scope 3) Greenhouse Gas Emissions from Transportation
Transportasi dan distribusi hulu Transportasi dan proses distribusi barang yang dibeli dan bahan mentah
Transportation and upstream distribution penting lainnya untuk operasional perusahaan
N/A
Transportation and distribution process of purchased goods and other raw
materials essential for company operations
Perjalanan dinas Perjalanan dinas karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan
8.355
Business travel Employee business travel paid by the company
Transportasi dari klien dan pengunjung Perjalanan tamu dan klien yang berkunjung ke perusahaan yang diba-
Client and visitors transportation yarkan oleh perusahaan N/A
Travel of visitors and clients visiting the company paid for by the company
Transportasi dan distribusi hilir Transportasi dan distribusi barang yang dijual oleh perusahaan di mana
Transportation and downstream distribu- jasa transportasi tersebut dibayarkan oleh perusahaan
N/A
tion Transportation and distribution of goods sold by a company where the
transportation services are paid for by the company
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 103
Page 104
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Perjalanan Karyawan Perjalanan (commuting) yang ditempuh karyawan perusahaan dari
Employee transportation tempat tinggal karyawan ke perusahaan N/A
Employee commuting from their residence to the company office
Kategori 4: Total Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan Perusahaan
Category 4: Total Indirect Greenhouse Gas Emissions from Products Used by the Company
Kegiatan yang berhubungan dengan Emisi yang berkaitan dengan adanya proses transmisi listrik dan
energi yang tidak termasuk dalam emisi transportasi bahan bakar yang dibeli oleh perusahaan (di luar Cakupan 1
langsung dan emisi energi tidak langsung dan Cakupan 2)
N/A
Energy-related activities that are not Emissions related to the transmission of electricity and transportation of
included in direct emissions and indirect fuel purchased by the company (outside Scope 1 and Scope 2)
energy emissions
Pembelian barang dan jasa Emisi dari produk yang dibeli atau diperoleh oleh perusahaan, yang
Goods and service purchase mencakup barang dan bahan mentah (produk berwujud) dan jasa
(produk tidak berwujud)
N/A
Emissions from products purchased or obtained by the company,
including goods and raw materials (tangible products) and services
(intangible products)
Capital equipment/goods Emisi dari produk akhir yang memiliki masa pakai lebih lama dan
Capital equipment/goods digunakan oleh perusahaan pelapor untuk memproduksi suatu produk.
Contoh: komputer, printer, bangunan, mesin, dan perlengkapan
N/A
Emissions from end product with longer cycle and are used by the
reporting entity to produce a product. Examples: computers, printers,
buildings, machinery, and equipment
Limbah yang dihasilkan dalam kegiatan Limbah dan air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas Perusahaan pelapor
Operasional Waste and wastewater generated by the reporting Company's activities N/A
Waste generated in operational activities
Aset sewaan hulu Emisi dari aktivitas pengoperasian aset yang disewa oleh Perusahaan
Upstream leased asset pelapor. Termasuk di dalamnya: mobil sewaan yang digunakan untuk
perjalanan bisnis atau mesin berat sewaan yang digunakan untuk proyek
konstruksi perusahaan N/A
Emissions from operating activities of assets leased by the reporting
Company. This includes: rental cars used for business trips or rental heavy
machinery used for company construction projects
Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan Produk dari Perusahaan
Category 5: Indirect GHG Emissions Associated with the Use of Products from the Company
Investasi Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 dari perusahaan yang masuk dalam
Investment investasi perusahaan pada tahun pelaporan, yang belum termasuk
dalam Cakupan 1 atau Cakupan 2 Perusahaan pelapor
N/A
Scope 1 and Scope 2 emissions from companies included in the company's
investments in the reporting year, which are not included in the reporting
company's Scope 1 or Scope 2
Penggunaan produk yang dijual Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan
Use of the products sold perusahaan oleh konsumen
N/A
Direct and indirect use of products produced by the company by
consumers
Pembuangan akhir masa pakai produk Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh
yang dijual konsumen di akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
N/A
End-of-life disposal of products sold Disposal and processing of products produced by companies by
consumers at the end of the product's life or after it becomes waste
Waralaba hilir Cakupan 1 dan Cakupan 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki
Downstream franchise perusahaan N/A
Scope 1 and Scope 2 of the company’s franchise operations
Aset Sewaan Hilir Cakupan 1 dan Cakupan 2 dari pengoperasian aset yang dimiliki oleh
Downstream Leased Assets perusahaan pelapor (bertindak sebagai lessor) dan disewakan kepada
entitas lain N/A
Scope 1 and Scope 2 operations of assets owned by the reporting
company (acting as lessor) and leased to other entities
104 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi
Total Emission
Name Examples of Emission Sources
tCO2e
Pengolahan produk yang dijual Pemrosesan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen. Berlaku
Processing of products sold jika produk yang dihasilkan perusahaan adalah produk intermediary
product N/A
Processing of products produced by a company by consumers. Applies if
the product produced by the company is an intermediary product
Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
Category 6: Indirect GHG Emissions from Other Sources
Emisi atau pembuangan tidak langsung Emisi yang tidak bisa dilaporkan pada kategori lainnya
lainnya Emissions excluded from other categories N/A
Other indirect emissions or discharges
Total Emisi Tidak Langsung
Total Indirect Emission (Scope 3)
Total Emisi GRK
Total GHG Emission 53.429
(Scope 1 dan 2)
Total Emisi GRK
Total GHG Emission 61.784
(Scope 1, 2 and 3)
Offsets/Credits Klaim untuk menghindari emisi gas rumah kaca atau peningkatan
removal gas rumah kaca dari atmosfer
N/A
Claims to avoid greenhouse gas emissions or increase the removal of
greenhouse gases from the atmosphere
Pembelian Renewable Energy REC mewakili hak perusahaan atas atribut lingkungan, sosial, dan atribut
Certificate (REC) (kWh) non-listrik lainnya dari pembangkitan listrik terbarukan. Jumlah yang
Purchase of Renewable Energy Certificate diperoleh akan dilaporkan secara terpisah dari pelaporan emisi Cakupan
(REC) (kWh) 2 N/A
RECs represent a company's rights to the environmental, social, and other
non-electricity attributes of renewable electricity generation. The amounts
earned will be reported separately from Scope 2 emissions reporting
Keterangan | Note:
(N/A) Belum dilakukan perhitungan | The calculation has not yet been performed
Pengendalian dan Reduksi Emisi ODS dan Emisi Control and Reduction of ODS and Other Air
Udara Lainnya Emissions
Melalui penerapan Good Mining Practice (GMP), Mitrabara Through the implementation of Good Mining Practice (GMP),
secara berkelanjutan berupaya meminimalkan dampak Mitrabara aims to minimize the impact of its operations on
operasional terhadap lingkungan, khususnya terkait emisi the environment, particularly regarding emissions of ozone-
ozone depleting substances (ODS), nitrogen oksida (NOx), depleting substances (ODS), nitrogen oxides (NOx), sulfur
sulfur oksida (SOx), serta polutan udara lainnya. Pada tahun oxides (SOx), and other air pollutants. In 2025, ODS emissions
2025, jumlah emisi ODS yang terlepas tercatat sebesar 2,99 ton, were recorded at 2.99 tons, a decrease compared to 3.06 tons
turun dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar the previous year. This was influenced by the increased use
3,06 ton. Hal itu dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan of B35 biodiesel in mining areas. Furthermore, the Company
biodiesel B35 di area penambangan. Di sisi lain, Perseroan tidak does not produce, use, import, or export ODS in any of its
memproduksi, menggunakan, mengimpor atau mengekspor operational activities, products, or services. [GRI 305-6]
ODS dalam seluruh aktivitas operasional, produk, maupun jasa
yang dihasilkan. [GRI 305-6]
Dalam upaya memastikan kepatuhan terhadap ambang batas To ensure compliance with government-set air quality standards,
baku mutu udara yang ditetapkan oleh pemerintah, Perseroan the Company monitors and calculates other air emissions,
melakukan pemantauan dan penghitungan emisi udara lainnya, including NOx, SOx, carbon monoxide (CO), and particulate
meliputi NOx, SOx, karbon monoksida (CO), dan partikulat. matter. In 2025, total air pollutant emissions were recorded
Pada tahun 2025, total emisi polutan udara tersebut tercatat at 3.28 tons, calculated using the Life Cycle Assessment (LCA)
sebesar 3,28 ton, yang dihitung menggunakan pendekatan approach. This represents a decrease compared to 2024, which
Life Cycle Assessment (LCA). Jumlah tersebut mengalami stood at 3.45 tons. This decrease is caused by reduced fossil
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 105
Page 106
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
penurunan dibandingkan tahun 2024, yang mencapai 3,45 ton. fuel use through production process optimization and the use
Penurunan dipengaruhi oleh pengurangan pemakaian bahan of renewable energy. [GRI 305-7] [CSS-12.4.2]
bakar fosil dengan optimasi proses produksi dan penggunaan
energi terbarukan. [GRI 305-7] [CSS-12.4.2]
Untuk mengurangi emisi GRK, Perseroan melakukan beberapa The Company is taking the following actions to reduce GHG
upaya sebagai berikut: [GRI 305-5][CSS-12.2.3][OJK F.12] emissions: [GRI 305-5][CSS-12.2.3][OJK F.12]
1. Reducing overburden removal distance. 1. Reducing overburden removal distance.
2. Peningkatan cadangan karbon. 2. Increasing carbon stocks.
3. Sentralisasi genset Betung. 3. Centralizing Betung generators.
4. Integrated Water Treatment System. 4. Integrated Water Treatment System.
5. Penggunaan renewable energy. 5. Using renewable energy.
6. Penggantian penggunaan genset dengan PLN di Muara 6. Replacing generators with PLN in Muara Bengalun.
Bengalun.
7. Renewable energy system auto lube triple car berbasis solar 7. Solar cell-based auto lube triple car renewable energy system.
cell.
8. Penggunaan mega tower sebagai pengganti 2 tower lamp 8. The use of a mega tower to replace two lamp towers in the
area stockpile Betung. Betung stockpile area.
9. Renewable Energy: Sistem Autolube Tripper Car Berbasis 9. Renewable Energy: Solar Cell-Based Autolube Tripper Car
Solar Cell. System.
Inovasi Pengendalian Emisi Tahun 2025 Emission Control Innovations in 2025
“Innovative Smart Rexroth Valve to Lower Carbon Emission in “Innovative Smart Rexroth Valve to Lower Carbon Emissions
Heavy Dump Truck Komatsu HD785-7” in the Komatsu HD785-7 Heavy Dump Truck”
Perubahan yang dilakukan merupakan peningkatan pada The changes were carried out in improvements to the
sub-sistem operasional melalui pendekatan value chain operational subsystems through a value chain optimization
optimization, khususnya pada sumber energi pembakaran approach, specifically the combustion energy source (fuel) of
(bahan bakar) unit Heavy Dump Truck Komatsu HD785-7. Pada the Komatsu HD785-7 Heavy Dump Truck. Previously, the hoist
kondisi awal, sistem hoist menggunakan EPC valve sebagai system used an EPC valve as a sensing hoist valve to lift the
sensing hoist valve untuk mengangkat hoist cylinder pada saat hoist cylinder during the dumping process. The system had
proses dumping. Sistem tersebut memiliki standby pressure a standby pressure of 35 kg/cm² supplied by the SAR pump,
sebesar 35 kg/cm² yang disuplai oleh pompa SAR sehingga increasing the engine’s workload. To address this, a hydraulic
menambah beban kerja mesin. Untuk mengatasi kondisi component, the Rexroth Valve, was added, designed to reduce
tersebut, dilakukan penambahan komponen hidraulik, Rexroth the engine’s workload and thus reduce fuel consumption.
Valve, yang dirancang untuk mengurangi beban kerja mesin
sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.
Prinsip kerja inovasi “Innovative Smart Rexroth Valve to Reduce The principle of the “Innovative Smart Rexroth Valve to Reduce
Carbon Emissions in Komatsu HD785-7 Heavy Dump Truck” Carbon Emissions in the Komatsu HD785-7 Heavy Dump Truck”
didasarkan pada hasil temuan saat pelaksanaan Planned innovation is based on findings during Planned Preventive
Preventive Maintenance (PPM) pada unit HD785-7, di mana Maintenance (PPM) on the HD785-7, which identified a
teridentifikasi adanya standby pressure sebesar 35 kg/cm², standby pressure of 35 kg/cm², that causes the hydraulic pump
yang menyebabkan pompa hidraulik bekerja lebih berat. to work harder. The implementation of this innovation has
Penerapan inovasi ini memberikan dampak positif terhadap brought a positive impact on environmental and operational
kinerja lingkungan dan operasional, yaitu: performance, including:
1. Quality: Mengurangi konsumsi bahan bakar (reduce 1. Quality: Reduced fuel consumption (reduced fuel burning)
fuel burning) pada unit Komatsu HD785-7 dikarenakan on the Komatsu HD785-7 due to more efficient fuel use.
penggunaan bahan bakar yang lebih irit.
2. Cost: Menekan potensi lost revenue akibat tingginya biaya 2. Cost: Reduced potential lost revenue due to high fuel costs.
pembelian bahan bakar.
3. Safety: Penggunaan optional part yang berkontribusi dalam 3. Safety: The use of optional parts contributes to reducing
pengurangan emisi karbon dari hasil pembakaran. carbon emissions from combustion.
106 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Perseroan berupaya memulihkan fungsi
ekologis kawasan seluas 104 hektare
yang sebelumnya terdampak aktivitas
pertambangan, khususnya di wilayah
Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanjung
Simaya dan DAS Binalatung, Kawasan
Hutan Lindung Kota Tarakan.
The Company is working to restore the
ecological functions of a 104-hectare area
previously affected by mining activities,
particularly within the Tanjung Simaya
and Binalatung watersheds in the Tarakan
City Protected Forest Area.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 107
Page 108
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
Kebijakan [GRI 3-3][CSS-12.5.1] Policies [GRI 3-3][CSS-12.5.1]
1. Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan 1. Quality, Occupational Health and Safety, and Environmental
Lingkungan. Policy.
2. Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara. 2. Air Pollution Control Policy.
3. Kebijakan Efisiensi Emisi dan Energi. 3. Emission and Energy Efficiency Policy.
4. Kebijakan Daur Hidup. 4. Life Cycle Policy.
5. Kebijakan Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemar. 5. Water Efficiency and Pollutant Load Reduction Policy.
6. Kebijakan Konservasi dan Keanekaragaman Hayati. 6. Conservation and Biodiversity Policy.
7. Kebijakan Program 3R Limbah B3 dan Limbah Organik. 7. 3R Program Policy for Hazardous Waste and Organic Waste.
8. Kebijakan Meminimalkan Dampak Lingkungan Pasca 8. Policy for Minimizing Post-Mining Environmental Impacts.
Kegiatan Pertambangan.
Dampak dan Pengelolaan Impacts and Management
Kegiatan pertambangan berpotensi menimbulkan perubahan Mining activities is prone to landscape changes, habitat
bentang alam, penurunan kualitas habitat, serta gangguan degradation, and disruption to local flora and fauna. To
terhadap keberadaan flora dan fauna lokal. Untuk memitigasi mitigate these impacts, the Company enforces progressive
dampak tersebut, Perseroan melaksanakan reklamasi secara and sustainable reclamation, accompanied by biodiversity
progresif dan berkelanjutan, disertai dengan kegiatan identification and monitoring around the mining area. This
identifikasi serta pemantauan keanekaragaman hayati di step is taken to establish and manage conservation zones
sekitar area tambang. Langkah ini dilakukan guna menetapkan that protect natural habitats from potential operational
dan mengelola zona konservasi yang berfungsi melindungi disruptions. In addition, the Company actively collaborates
habitat alami dari potensi gangguan operasional. Selain itu, with experts and involves the surrounding community to
Perseroan secara aktif menjalin kolaborasi dengan tenaga ensure the effectiveness and sustainability of its environmental
ahli serta melibatkan masyarakat sekitar guna memastikan rehabilitation efforts. [OJK F.9]
efektivitas dan keberlanjutan upaya rehabilitasi lingkungan
yang dilakukan. [OJK F.9]
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Mitrabara secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas Mitrabara periodically evaluates the effectiveness of its
upaya pelestarian keanekaragaman hayati melalui penilaian biodiversity conservation efforts through biodiversity index
indeks keanekaragaman hayati. Pada tahun 2025, Perseroan assessments. In 2025, the Company recorded an increase in the
mencatat peningkatan indeks keanekaragaman hayati hingga biodiversity index to 1.08 species per m², reflecting progress
mencapai 1,08 spesies per m², yang mencerminkan kemajuan in post-mining environmental management and rehabilitation.
dalam pengelolaan dan rehabilitasi lingkungan pascatambang. In the previous year, the biodiversity index amounted at 1.02
Pada tahun sebelumnya, indeks keanekaragaman hayati species per m². The implementation, monitoring, and reporting
tercatat sebesar 1,02 spesies per m2. Pelaksanaan, pemantauan, of post-mining area management performance are under the
serta pelaporan kinerja pengelolaan area pascatambang responsibility of the Engineering, Environment, Infrastructure,
berada di bawah tanggung jawab Departemen Engineering, and Post-Mining Department.
Environment, Infrastruktur, dan Pascatambang.
Keanekaragaman Hayati Biodiversity
Mitrabara menegaskan komitmennya dalam memelihara dan Mitrabara reiterated its commitment to maintaining and
mengelola keanekaragaman hayati serta lahan pascatambang managing biodiversity and post-mining land through various
melalui penerapan berbagai inisiatif strategis. Salah satu strategic initiatives. One of the main efforts undertaken is a
upaya utama yang dijalankan adalah program reklamasi yang reclamation program aimed at restoring the function of flora
bertujuan memulihkan fungsi ekosistem flora dan fauna di and fauna ecosystems in the Mining Business Permit (IUP) area.
wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP). Dalam pelaksanaannya, In such a practice, the Company collaborates with contractors
Perseroan berkolaborasi dengan kontraktor serta melibatkan and involves the surrounding community to ensure the
masyarakat sekitar guna memastikan efektivitas dan effectiveness and sustainability of the reclamation program.
keberlanjutan keberhasilan program reklamasi tersebut. [OJK F.10]
[OJK F.10]
108 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Upaya Pengelolaan Lahan Terganggu [GRI 304-2][CSS-12.5.3]
Impacted Land Restoration
Aktivitas Tambang Risiko dan Dampak Lingkungan Mitigasi
Mining Activity Environmental Risks and Impacts Mitigation
Pembukaan Lahan Peningkatan laju erosi, peningkatan • Menimbun tanah pucuk pada tempat yang aman dari erosi.
Land Clearing sedimentasi, dan penurunan tingkat kesuburan • Menanam tanaman penutup (cover crop) untuk mengendalikan penggerusan
tanah pucuk akibat air larian dan menjaga kesuburan tanah.
tanah.
• Piling top soil in a place that is safe from erosion.
Increased erosion rates, increased • Plant cover crops to control erosion of top soil due to water runoff and maintain
sedimentation, and decreased soil fertility levels. soil fertility.
Pemindahan Overburden Meningkatnya luas area terganggu dan • Menurunkan stripping ratio agar area terganggu menjadi minimal.
Overburden Relocation penanganan air limpasan. • Membuat kolam pengendap di area limpasan.
• Reduce the stripping ratio to minimize the impacted area.
The increase in the impacted land and handling
• Build settling ponds in the overflow area.
of runoff water.
Coal Getting dan Coal Kontaminasi limpasan batubara. • Membuat kolam pengendap di area limpasan.
Hauling Coal runoff contamination. • Membuat perimeter ditch.
Coal Getting and Coal • Build a settling pond in the overflow area.
• Build a perimeter ditch.
Hauling
Penataan Lahan Luasan penataan lahan kecil dan keberhasilan • Luasan penataan lahan harus sebanding dengan bukaan lahan terganggu.
Landscaping reklamasi rendah. • Meningkatkan tingkat keberhasilan reklamasi.
The managed land area is limited, with minimal • The extent of land reclamation must be proportional to the area of disturbed
land.
reclamation success.
• Increase the success rate of reclamation.
Revegetasi Tingginya erosi dan menurunnya tingkat • Pemantauan erosi dan analisa tanah secara rutin.
Revegetation keberhasilan reklamasi. • Penilaian area reklamasi baru per 4 bulan.
• Melakukan penilaian keberhasilan reklamasi per tahun.
High erosion and decreasing success rate of
• Regular erosion monitoring and soil analysis.
reclamation. • Assessment of new reclamation areas every 4 months.
• Conduct annual reclamation success assessments.
Seluruh kegiatan reklamasi lahan dilaksanakan dengan All land reclamation activities are conducted in accordance with
mengacu pada rencana pengelolaan lingkungan yang an environmental management plan developed based on the
disusun berdasarkan hasil kajian Analisis Mengenai Dampak results of an Environmental Impact Assessment (AMDAL) study.
Lingkungan (AMDAL.) Penerapan rencana tersebut bertujuan The implementation of the plan aims to minimize potential
untuk meminimalkan potensi dampak negatif terhadap negative impacts on the environment while optimizing
lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemulihan fungsi lahan sustainable land restoration.
secara berkelanjutan.
Jumlah Flora dan Fauna yang Dilestarikan Perseroan [OJK F.10]
Number of Flora and Fauna Preserved by the Company
Jenis Spesies atau Luasan Satuan
2025 2024 2023
Type of Species or Area Unit
Luasan Konservasi
Ha 643,42 571 491,2
Conservation Area
Pohon
Flora 88.986 75.086 78.776
Trees
Ekor
Fauna 369 274 203
Individuals
Pengendalian Lingkungan Pasca Tambang Post-Mining Environmental Control
Wilayah operasional Perseroan tidak berada di kawasan The Company’s operational area is not located within a
hutan lindung. Dalam pemanfaatan kawasan hutan produksi, protected forest area. To utilize production forest areas, the
Perseroan telah memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Company has obtained a Forest Area Borrow-to-Use Permit
(IPPKH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (IPPKH) from the Ministry of Environment and Forestry.
Selain itu, wilayah operasi Perseroan tidak berada pada area Furthermore, the Company’s operational area is not located
dengan konflik aktif. Perseroan juga tidak memiliki, menyewa, in an area of active conflict. The Company also does not own,
maupun mengelola lahan bawah permukaan atau bawah lease, or manage any subsurface or underground land. [GRI 304-1]
tanah. [GRI 304-1] [CSS-12.5.2] [CSS-12.5.2]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 109
Page 110
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Serah terima rehabilitasi DAS seluas Area konservasi di pertambangan
Handover of the rehabilitation of a watershed area of Conservation areas in mining
104 Ha 643 Ha
Melalui pelaksanaan program rehabilitasi lahan, Perseroan By implementing the land rehabilitation program, the Company
berupaya memulihkan fungsi ekologis kawasan seluas 104 is striving to restore the ecological function of a 104 hectare
hektare yang sebelumnya terdampak aktivitas pertambangan, area previously impacted by mining activities, particularly in
khususnya di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanjung the Tanjung Simaya River Basin (DAS) and Binalatung River
Simaya dan DAS Binalatung, Kawasan Hutan Lindung Kota Basin, Tarakan City Protected Forest Area.
Tarakan.
Status Rehabilitasi dan Gangguan Lahan
Land Rehabilitation and Affected Status (Ha)
Uraian
2025 2024 2023
Description
Jumlah Luas Lahan Terganggu di Awal Tahun yang Belum Direhabilitasi
421 613 592,19
Total Affected Land Area at the Beginning of the Year yet to be Rehabilitated
Jumlah Luas Area Terganggu Akhir Tahun
14 26,11 26,19
Total Affected Land Area at the End of the Year
Jumlah Lahan Direhabilitasi
90,28 43,87 43,50
Total Rehabilitated Land
Jumlah Luas Lahan Terganggu di Akhir Tahun yang Belum Direhabilitasi
362,58 474 574,88
Total Affected Land Area at the End of the Year yet to be Rehabilitated
Rencana pascatambang telah diterapkan secara menyeluruh The post-mining plan has been fully implemented across all of
di seluruh wilayah operasional Perseroan (100%). Pada tahun the Company’s operational areas (100%). In 2025, post-mining
2025, kegiatan reklamasi pascatambang dilaksanakan pada reclamation activities were conducted on an area of 90.28
area seluas 90,28 hektare, dengan tingkat keberhasilan hectares, with a vegetation growth success rate of 98.14%,
pertumbuhan vegetasi mencapai 98,14%, dan akan terus and will continue to be improved until optimal success criteria
ditingkatkan hingga mencapai kriteria keberhasilan optimal. are achieved. By the end of 2025, the actual costs incurred for
Hingga akhir tahun 2025, realisasi biaya yang telah dikeluarkan these activities were recorded at approximately IDR5.31 billion.
untuk pelaksanaan kegiatan tersebut tercatat sekitar Rp5,31
miliar.
Sebagai wujud akuntabilitas, Perseroan menerapkan As a form of accountability, the Company implements strict
mekanisme pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan monitoring mechanisms for the implementation of land
program rehabilitasi lahan dan pelestarian keanekaragaman rehabilitation and biodiversity conservation programs.
hayati. Perkembangan pelaksanaan program tersebut Progress on these programs is reported regularly to the Board
dilaporkan secara berkala kepada Direksi guna memastikan of Directors to ensure all activities are proceeding according to
seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah the established plan.
ditetapkan.
Inovasi Keanekaragaman Hayati Tahun 2025 Biodiversity Innovation in 2025
Kegiatan pertambangan terbuka memberikan dampak Open-pit mining operations cause considerable environmental
lingkungan yang signifikan, khususnya berupa degradasi lahan, impacts, particularly in the form of land degradation, loss of
hilangnya vegetasi alami, serta penurunan keanekaragaman natural vegetation, and reduced biodiversity. One of the main
hayati. Salah satu tantangan utama dalam tahap pascatambang challenges in the post-mining phase is the limited availability of
adalah keterbatasan ketersediaan jenis tanaman lokal endemik endemic local plant species for revegetation activities. To date,
untuk kegiatan revegetasi. Selama ini, praktik reklamasi reclamation practices have generally relied on fast-growing
umumnya mengandalkan jenis tanaman cepat tumbuh (fast plant species such as Paraserianthes falcataria, which are
110 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
growing species) seperti Paraserianthes falcataria yang efektif effective in covering land in a relatively short time. However,
dalam menutup lahan dalam waktu relatif singkat. Namun these species have not entirely replaced the ecological role
demikian, penggunaan spesies tersebut belum sepenuhnya of endemic local plants, which are vital for maintaining the
mampu menggantikan fungsi ekologis tanaman lokal endemik balance and integrity of the local ecosystem (Indriyanto, 2008).
yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan
keutuhan ekosistem setempat (Indriyanto, 2008).
Tanaman lokal endemik memiliki tingkat adaptasi yang lebih baik Endemic local plants have a better level of adaptation to
terhadap kondisi lingkungan asli, serta berperan penting dalam native environmental conditions and play a crucial role in
mempertahankan karakteristik ekosistem dan menyediakan maintaining ecosystem characteristics and providing natural
habitat alami bagi satwa liar. Keberadaan tanaman lokal habitats for wildlife. The presence of endemic local plants also
endemik juga berkontribusi terhadap peningkatan resiliensi contributes to increasing land resilience to environmental
lahan terhadap perubahan lingkungan sekaligus mendukung changes while supporting germplasm conservation efforts.
upaya konservasi plasma nutfah. Namun, penyediaan bibit However, the provision of endemic local plant seeds still faces
tanaman lokal endemik masih menghadapi berbagai kendala, various challenges, primarily due generative propagation
terutama karena metode perbanyakan generatif (melalui methods (through seeds) that are often hampered by low seed
biji) sering terkendala oleh rendahnya viabilitas biji, sulitnya viability, difficult germination, and relatively long growth times
proses perkecambahan, serta waktu tumbuh yang relatif lama (Krisnawati & Kallio, 2011).
(Krisnawati & Kallio, 2011).
Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi dalam This situation has prompted the need for innovation in
sistem penyediaan bibit untuk mendukung keberhasilan seed supply systems to support successful reclamation. One
reklamasi. Salah satu pendekatan yang dinilai potensial approach considered potential is vegetative propagation
adalah perbanyakan vegetatif melalui metode stek. Menurut through cuttings. According to Hartmann et al. (2011),
Hartmann et al. (2011), perbanyakan vegetatif memungkinkan vegetative propagation allows for the production of large
produksi bibit dalam jumlah besar dalam waktu yang lebih numbers of seedlings in a shorter time while maintaining the
singkat, sekaligus mempertahankan sifat genetik tanaman genetic characteristics of the parent plant. In the context of
induk. Dalam konteks reklamasi berbasis keanekaragaman biodiversity-based reclamation, the availability of high-quality
hayati, ketersediaan bibit berkualitas dan adaptif menjadi and adaptive seedlings is a key factor in sustainable ecosystem
faktor kunci dalam pemulihan ekosistem secara berkelanjutan. restoration.
Berdasarkan latar belakang tersebut, Mitrabara menginisiasi Based on this background, Mitrabara introduced an innovation
inovasi dengan mengintegrasikan teknik perbanyakan vegetatif by incorporating vegetative propagation techniques into
dalam kegiatan reklamasi. Melalui pendekatan ini diharapkan reclamation activities. This method is expected to accelerate
bibit tanaman lokal endemik dapat diproduksi lebih cepat dan the production of endemic local plant seedlings in sufficient
dalam jumlah yang memadai sehingga kegiatan reklamasi quantities, ensuring that reclamation efforts focus not only on
tidak hanya berorientasi pada penutupan lahan, tetapi juga land cover but also on sustainable ecosystem restoration.
pada pemulihan ekosistem yang lebih berkelanjutan.
Hasil implementasi inovasi melalui perbanyakan vegetatif, The results of implementing innovations through vegetative
khususnya metode stek pucuk, menunjukkan adanya perubahan propagation, specifically the shoot cutting method, show
signifikan dibandingkan metode generatif. Pucuk tanaman significant changes compared to generative methods. Plant
yang dipilih dari tanaman induk (mother plant) dipotong shoots selected from the mother plant are cut and prepared
dan dipersiapkan dengan perlakuan khusus, kemudian with special treatment, then planted in a growing medium
ditanam pada media tanam dengan kondisi kelembapan dan under controlled humidity and lighting conditions. Although
pencahayaan yang terkontrol. Meskipun tingkat keberhasilan the success rate of jabon cuttings is still relatively limited, at
stek jabon masih relatif terbatas, yaitu sekitar 40%, metode around 40%, this method still produces a more measurable and
ini tetap menghasilkan jumlah bibit yang lebih terukur dan controlled number of seedlings than generative propagation.
terkendali dibandingkan perbanyakan generatif.
Selain itu, bibit hasil stek pucuk memiliki keseragaman sifat Furthermore, seedlings from shoot cuttings possess genetic
genetik karena identik dengan tanaman induknya yang uniformity since they are identical to the parent plant, which
merupakan tanaman lokal endemik. Dengan demikian, proses is a local endemic. Thus, approach allows the production of
penyediaan bibit jabon menjadi lebih efisien dan terarah. jabon seedlings more efficient and precise. Its success rate
Tingkat keberhasilan metode ini masih berpotensi ditingkatkan can be further enhanced through technical refinements,
melalui penyempurnaan teknik, antara lain dengan penggunaan such as applying root-stimulating hormones at the correct
hormon perangsang akar pada konsentrasi yang tepat, concentration, selecting optimal semi-woody shoots, and
pemilihan pucuk semi-kayu yang optimal, serta pengaturan controlling humidity using greenhouses.
kelembapan melalui pemanfaatan green house.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 111
Page 112
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Inovasi perbanyakan vegetatif ini tidak hanya menjawab This vegetative propagation innovation not only addresses the
tantangan rendahnya keberhasilan penyemaian pada metode challenge of low seeding success with generative methods, but
generatif, tetapi juga membuka peluang pengembangan also opens up opportunities for the development of a more
sistem perbanyakan jabon yang lebih berkelanjutan. Penerapan sustainable jabon propagation system. Despite a success rate
metode stek pucuk, meskipun dengan tingkat keberhasilan of around 40%, the shoot cutting method produces seedlings
sekitar 40%, tetap memberikan jaminan bahwa bibit yang from high-quality local endemic parents. This results in
dihasilkan berasal dari induk lokal endemik yang adaptif genetically uniform plants that are resilient and representative
dan unggul. Hal ini menghasilkan bibit yang seragam secara of the native biodiversity in the reclamation area.
genetik, lebih tahan terhadap kondisi setempat, serta mampu
merepresentasikan keanekaragaman hayati asli wilayah
reklamasi.
112 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengelolaan Limbah
Waste Management
Kebijakan [GRI 3-3] [CSS-12.6.1] Policy [GRI 3-3] [CSS-12.6.1]
1. Kebijakan Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah Bahan 1. Hazardous and Toxic Waste Reduction and Utilization Policy
Berbahaya dan Beracun (B3). (B3).
2. Kebijakan Daur Hidup. 2. Life Cycle Policy.
3. Kebijakan Reduce, Recycle, & Reuse (3R) Limbah Padat 3. Reduce, Recycle, & Reuse (3R) Non-B3 Solid Waste Policy.
Non-B3.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Mitrabara berkomitmen untuk mengelola limbah hasil Mitrabara is committed to managing waste generated from
kegiatan operasional secara bertanggung jawab dan its operational activities responsibly and sustainably. The
berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa pengelolaan Company believes that effective waste management is a crucial
limbah yang efektif merupakan elemen penting dalam element in environmental protection efforts and supports
upaya perlindungan lingkungan serta dukungan terhadap sustainable development. Therefore, the Company consistently
pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, Perseroan strives to reduce waste generation, optimize reuse, and recycle
secara konsisten melakukan upaya pengurangan timbulan non-reusable waste. Furthermore, the Company collaborates
limbah, mengoptimalkan pemanfaatan kembali, serta mendaur with various stakeholders, including the government, the
ulang limbah yang tidak dapat digunakan kembali. Selain itu, community, and non-governmental organizations, to develop
Perseroan menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku sustainable waste management solutions.
kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, dan
lembaga swadaya masyarakat, guna mengembangkan solusi
pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh Departemen Through periodic evaluations conducted by the Logistics,
Logistik, Maintenance, dan Environment, Perseroan secara aktif Maintenance, and Environment Departments, the Company
melakukan pemantauan dan pengelolaan terhadap seluruh actively monitors and manages all types of waste generated
jenis limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Pada from its operational activities. In 2025, the Company has set a
tahun 2025, Perseroan menetapkan target penurunan volume target of reducing the volume of hazardous and toxic waste to
limbah B3 menjadi 94,06 ton, meningkat 11,17% dibandingkan 94.06 tons, an 11.17% increase compared to the 2024 target of
target tahun 2024 sebesar 105,90 ton. Sementara itu, target 105.90 tons. Meanwhile, the target for reducing non-hazardous
pengurangan limbah non-B3 ditetapkan sebesar 67,86 ton, and toxic waste is set at 67.86 tons, lower than the previous
lebih rendah dibandingkan target tahun sebelumnya yang year’s target of 72.68 tons.
tercatat 72,68 ton.
Selain pengurangan volume, Perseroan juga menargetkan Besides volume reduction, the Company also targets the
peningkatan tingkat pengelolaan limbah non-B3 berdasarkan increase on the level of non-hazardous and toxic waste
prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) menjadi 88,50%, meningkat management based on the Reduce, Reuse, and Recycle (3R)
dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 88%. Melalui principle to 88.50%, an increase from the 2024 achievement of
berbagai forum evaluasi dan pelaporan berkala, Perseroan 88%. Through various evaluation forums and periodic reporting,
meninjau kinerja pengelolaan limbah secara berkelanjutan serta the Company continuously reviews its waste management
melakukan perbaikan berkesinambungan guna meningkatkan performance and works toward continuous improvements to
efektivitas pengelolaan limbah. enhance its effectiveness.
Pengolahan Limbah Waste Management
Perseroan berkomitmen untuk mengelola limbah secara The Company upholds responsible waste management to align
bertanggung jawab guna memastikan kegiatan operasional its operations with sustainability principles, benefiting both the
berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta memberikan environment and local communities. Waste generated from
kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. operational activities consists of non-hazardous waste from
Limbah yang dihasilkan dari aktivitas operasional terdiri routine activities, such as office and canteen operations, as
atas limbah non-B3 yang berasal dari kegiatan rutin seperti well as hazardous waste, generally in the form of used oil from
operasional perkantoran dan kantin, serta limbah B3, yang heavy equipment operations.
umumnya berupa oli bekas dari pengoperasian peralatan berat.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 113
Page 114
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Dalam pengelolaannya, Perseroan menerapkan prinsip Reduce, In its management, the Company applies the Reduce, Reuse, and
Reuse, Recycle (3R) untuk meminimalkan dampak lingkungan Recycle (3R) principle to minimize environmental impact while
sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya. Limbah optimizing resource utilization. Most non-hazardous and toxic
non-B3 sebagian besar dikelola secara mandiri melalui proses waste is managed independently through sorting, composting,
pemilahan, pengomposan, dan daur ulang. Sementara itu, and recycling. Meanwhile, hazardous and toxic waste is
limbah B3 dikelola oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi managed by a third party with official permits and competencies
dan kompetensi sesuai ketentuan peraturan perundang- in accordance with statutory regulations. To improve the
undangan. Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah effectiveness of hazardous and toxic waste management, used
B3, oli bekas dikelola dengan pergantian sumber energi listrik oil is managed by switching the electricity source to PLN (State
ke PLN, modifikasi jalur paritan untuk meminimalkan limbah Electricity Company), and modifying the drainage system to
sludge oil trap. [GRI 306-1, 306-2][CSS-12.6.2, CSS-12.6.3] minimize sludge oil trap waste. [GRI 306-1, 306-2][CSS-12.6.2, CSS-12.6.3]
Mitrabara telah membangun fasilitas TPS yang memenuhi Mitrabara has established a landfill site (TPS) facility with
standar keselamatan dan kesehatan kerja. Limbah B3 yang occupational safety and health standards. The hazardous and
terkumpul di TPS kemudian diangkut oleh pihak ketiga yang toxic waste collected at the TPS is then transported by a third
memiliki izin untuk mengelola limbah B3 sesuai dengan jenis party licensed to manage hazardous and toxic waste according
dan karakteristiknya. Proses transfer limbah dari TPS ke fasilitas to its type and characteristics. The waste transfer process from
pengolahan dilakukan secara terkendali dan tercatat. [GRI 306-4, the landfill to the processing facility is carried out in a controlled
306-5] [CSS-12.6.5, CSS-12.6.6] and recorded manner. [GRI 306-4, 306-5] [CSS-12.6.5, CSS-12.6.6]
Jumlah Produksi Limbah Tahun 2023-2025
Waste Production Volume in 2023-2025[OJK F.13][GRI 306-3, 306-4, 306- 5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-12.6.6][IDX E-05]
Limbah yang Dihasilkan Satuan
2025 2024 2023
Waste Generated Unit
Limbah B3
B3 Waste
Oli Bekas
Ton 77,81 87,16 91,58
Used Oil
Accu Bekas
Ton - - -
Used Batteries
Filter Terkontaminasi B3
Ton 6,52 7,68 7,92
B3-contaminated Filters
Hose Terkontaminasi B3
Ton 1,26 1,44 2,8
B3-contaminated Hoses
Majun Terkontaminasi B3
Ton 7,56 8,6 8,16
B3-contaminated Cleaning Cloth
Material Terkontaminasi B3
Ton 0,90 1 1,94
B3-contaminated materials
Grease Bekas
Ton 0,02 0,02 0,01
Used Grease
Jumlah Limbah B3
Ton 94,07 105,90 112,41
Total Hazardous Waste (B3 Waste)
Hasil Absolut Pengurangan Limbah B3
Ton 47,69 66,97 62,12
Absolute Reduction in B3 Waste
Rasio Pengurangan Limbah B3
% 88,70 63,24 55,26
B3 Waste Reduction Ratio
Ton Limbah/
Intensitas Limbah B3
Ton Produk 0,00364 0,0000460 0,0000537
B3 Waste Intensity
Ton Waste/Ton Products
114 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Jumlah Produksi Limbah Tahun 2023-2025
Waste Production Volume in 2023-2025[OJK F.13][GRI 306-3, 306-4, 306- 5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-12.6.6][IDX E-05]
Limbah yang Dihasilkan Satuan
2025 2024 2023
Waste Generated Unit
Limbah Non-B3
Non-B3 Waste
Ban Bekas
Ton 18,54 20,03 20,91
Used Tires
Besi Scrap
Ton 20,37 21,03 16,95
Scrap Metal
Kertas
Ton 0,39 0,54 1,11
Paper
Plastik
Ton 1,88 2,18 2,50
Plastic
Daun
Ton 0,43 0,61 0,81
Leaves
Sampah Bekas Makanan
Ton 24,65 26,02 33,13
Food Waste
Botol Kaca
Ton 0,22 0,32 0,47
Glass Bottles
Kaleng
Ton 0,52 0,93 1,21
Cans
Drum
Ton 0,82 1,01 1,39
Drums
Jumlah Limbah Non-B3
Total Non-hazardous Waste (Non-B3 Ton 67,86 72,67 78,48
Waste)
Hasil Absolut Pengurangan Limbah
Non-B3 Ton 27,04 23,71 38,45
Absolute Reduction in B3 Waste
Rasio Pengurangan Limbah Non-B3
Non-B3 Waste Reduction Ratio
% 88,60 67,42 78,26
Intensitas Limbah Non-B3 Ton Limbah/Ton Produk
Non-B3 Waste Intensity Ton Waste/Ton Products
0,00205 0,0000316 0,0000376
Pengolahan Limbah 3R (Ton)
3R Waste Processing (Ton) [OJK F.14] [306-2, 306-4] [CSS-12.6.3]
Bentuk Pengelolaan
2025 2024 2023
Form of Management
Limbah B3 Diserahkan kepada pengumpul berizin untuk dimanfaatkan kembali,
B3 Waste seperti oli bekas sebagai bahan baku pembuatan solar, serta majun
bekas sebagai bahan bakar alternatif pada industri semen.
94,07 95,32 99,74
Handed over to licensed collectors to be reused, such as used lubricant
as a raw material for diesel fuel, as well as used rags as an alternative fuel
in the cement industry.
Limbah Non-B3 Program 3R limbah anorganik menjadi furnitur UMKM Café Sahabat.
7,11 10,2 13,03
Non-B3 Waste 3R Program for Inorganic Waste into UMKM Cafe Sahabat Furniture
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 115
Page 116
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Limbah Padat dan Metode Pengelolaan
Solid Waste and Management Methods
Kuantitas
Pengungkapan Satuan Quantity
Disclosure Unit
2025 2024 2023
Total limbah padat yang dihasilkan Ton 67,86 72,67 78,48
Total solid waste generated
Penggunaan kembali Ton 16,80 15,09 14,72
Reuse
Daur ulang Ton 30,08 29,31 29,30
Recycle
Pengolahan menjadi kompos Ton 12,86 11,59 10,16
Processing into compost
Pembakaran masa Ton 0,00 1,00 2,00
Mass incineration
Tempat pembuangan akhir Ton 8,12 16,69 24,30
Landfills
Volume Limbah Berbahaya
Hazardous Waste Volume
Kuantitas
Pengungkapan Satuan Quantity
Disclosure Unit
2025 2024 2023
Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan Ton 94.07 95.32 99.74
Total weight of hazardous waste generated
Total berat limbah berbahaya yang diangkut Ton 94.07 95.32 99.74
Total weight of hazardous waste transported
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penghitungan volume In 2025, the Company calculated the volume of overburden
limbah overburden yang dihasilkan dari kegiatan penambangan waste generated from mining activities at approximately 16.83
sebesar sekitar 16,83 juta bcm, menurun dibandingkan dengan million bcm, a decrease compared to the volume recorded in
volume pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 21 juta bcm. 2024 of 21 million bcm. This overburden waste is being reused
Limbah overburden tersebut dimanfaatkan kembali untuk for mine pit closure activities and placed in areas outside the
kegiatan penutupan lubang tambang serta penempatan di mine in accordance with the established management plan.
area di luar tambang sesuai dengan rencana pengelolaan yang [CSS-12.6.4; 12.6.5; 12.6.6]
telah ditetapkan. [CSS-12.6.4; 12.6.5; 12.6.6]
Tumpahan yang Terjadi Spills
Perseroan secara berkala melakukan pemantauan terhadap The Company conducts regular oversight of the storage
kondisi penyimpanan dan penggunaan bahan kimia, and use of chemicals, oil, fuel, and other liquids that could
minyak, bahan bakar, serta zat cair lainnya yang berpotensi potentially affect soil, water, air, biodiversity, and occupational
memengaruhi tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, health in the event of leakage or spills. Therefore, Mitrabara
dan kesehatan pekerja apabila terjadi tumpahan. Untuk ensures that all operational activities are in accordance with
itu, Mitrabara memastikan seluruh aktivitas operasional established safety procedures. Throughout the reporting year,
dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang the Company experienced no spills of chemicals, oil, fuel,
telah ditetapkan. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan or other liquids during its operations. Therefore, there is no
tidak mengalami kejadian tumpahan bahan kimia, minyak, information regarding the location, volume, type, or impact of
bahan bakar, maupun zat cair lainnya dalam seluruh kegiatan any spills that must be disclosed in this report. [OJK F.15] [GRI 306-3]
operasional. Oleh karena itu, tidak terdapat informasi mengenai [CSS-12.13.2]
lokasi, volume, jenis, maupun dampak tumpahan yang perlu
diungkapkan dalam laporan ini. [OJK F.15] [GRI 306-3][CSS-12.13.2]
116 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Inovasi Pengelolaan Limbah B3 Tahun 2025 2025 Hazardous Waste Management
[OJK F.26] Innovation [OJK F.26]
Mitrabara mengembangkan program inovasi pengurangan Mitrabara is developing an innovative program to reduce
limbah B3 melalui inisiatif “Integrated Oil Piping System: hazardous waste through the “Integrated Oil Piping System:
Langkah Strategis Minimasi Limbah B3”. Program ini Strategic Steps to Minimize Hazardous Waste” initiative. This
mengimplementasikan sistem pemipaan tertutup yang program emphasizes an integrated, closed piping system
terintegrasi di mana oli baru dialirkan secara langsung dari where new oil flows directly from the storage tank to the point
tangki penyimpanan menuju titik penggunaan, sementara oli of use, while used oil is siphoned off and flows directly to the
bekas disedot dan dialirkan langsung ke tangki penampungan hazardous waste holding tank.
limbah B3.
Penerapan sistem ini mengeliminasi kebutuhan penggunaan The implementation of this system eliminates the need for
wadah sementara sehingga mampu menekan potensi temporary containers, thereby reducing the potential for
tumpahan oli serta meminimalkan timbulan limbah sekunder oil spills and minimizing the generation of contaminated
yang terkontaminasi. Integrated Oil Piping System (IOPS) secondary waste. The Integrated Oil Piping System (IOPS)
memberikan manfaat ganda yaitu menurunkan timbulan provides the dual benefit of reducing the generation of non-
limbah B3 non-dominan, sekaligus meningkatkan efisiensi dominant hazardous waste while increasing the efficiency of
pengelolaan oli. Oli bekas dapat terkumpul secara optimal oil management. Used oil can be optimally collected without
tanpa ceceran ke lingkungan sehingga risiko pencemaran spilling into the environment, significantly reducing the risk of
tanah dapat ditekan secara signifikan. soil contamination.
Selain manfaat lingkungan, inovasi ini juga memberikan dampak In addition to environmental benefits, this innovation generates
ekonomi yang nyata. Implementasi IOPS berhasil menurunkan substantial economic impact. The IOPS practice successfully
timbulan limbah material terkontaminasi sebesar 4,22 ton serta reduced contaminated waste by 4.22 tons and generated cost
menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp301.635.610 per savings of IDR 301,635,610 per year, resulting from a reduction
tahun, yang berasal dari penurunan intensitas limbah material in contaminated waste intensity and operational cost
terkontaminasi dan efisiensi biaya operasional pengadaan efficiencies in waste container procurement. This innovation
wadah limbah. Inovasi ini sekaligus memperkuat komitmen also strengthens the company’s commitment to conduct
perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang sustainable and environmentally friendly mining practices.
berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Inovasi Pengelolaan Limbah Non-B3 Tahun Non-B3 Waste Management Innovation in 2025
2025 [OJK F.26] [OJK F.26]
Mitrabara merupakan perusahaan pertambangan batubara Mitrabara is a coal mining company committed to sustainable
yang berkomitmen terhadap pengelolaan lingkungan secara environmental management, including through optimizing the
berkelanjutan, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan use of organic waste. To support post-mining programs and
limbah organik. Dalam rangka mendukung program improve operational efficiency, the Environment Department
pascatambang sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, is developing an innovative independent compost processing
Departemen Environment mengembangkan inovasi method in reclamation areas using Pueraria javanica biomass-
pengolahan kompos mandiri di area reklamasi melalui metode based vermicomposting. This initiative is intended to reduce
vermicomposting berbasis biomassa Pueraria javanica. Inisiatif dependence on single-use plastic compost sacks.
ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan karung kompos plastik sekali pakai.
Pueraria javanica, yang selama ini dimanfaatkan sebagai cover Pueraria javanica, commonly used as a cover crop in reclamation
crop di area reklamasi memiliki potensi biomassa yang tinggi, areas, possesses high biomass potential that has yet to be fully
namun belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui metode optimized. Through the vermicomposting method, this plant
vermicomposting, biomassa tanaman tersebut diolah bersama biomass is processed along with other organic waste with the
limbah organik lainnya dengan bantuan cacing tanah (Eisenia help of earthworms (Eisenia fetida) to produce high-quality
fetida) untuk menghasilkan kompos berkualitas tinggi dalam compost in a relatively short time. The processing process
waktu relatif singkat. Proses pengolahan dilakukan secara is carried out in situ without the need for additional plastic
in-situ tanpa memerlukan wadah plastik tambahan sehingga containers, thus not only increasing process efficiency but also
tidak hanya meningkatkan efisiensi proses, tetapi juga secara significantly reducing plastic waste generation.
signifikan menurunkan timbulan limbah plastik.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 117
Page 118
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Implementasi inovasi ini dimulai pada tahun 2023 dan Introduced in 2023, the innovation has progressed consistently
menunjukkan perkembangan yang konsisten setiap tahunnya. each year. Over the three-year period (2023–2025), total
Dalam periode tiga tahun (2023–2025), total produksi kompos compost production reached 154,573 kg. At the same time,
mencapai 154.573 kg. Pada saat yang sama, penggunaan the use of plastic sacks as compost containers was successfully
karung plastik sebagai wadah kompos berhasil ditekan dengan reduced, with a total reuse of 1,237 kg, reflecting significant
total reuse sebesar 1.237 kg, yang mencerminkan efisiensi efficiency in reducing plastic waste.
nyata dalam pengurangan limbah plastik.
Inovasi ini mencerminkan keberhasilan Mitrabara dalam This innovation demonstrates Mitrabara’s success in integrating
mengintegrasikan pendekatan pertanian ekologis ke dalam an ecological farming approach into its mine reclamation
program reklamasi tambang. Penerapan vermicomposting program. Vermicomposting contributes to the creation of
tidak hanya menghasilkan kawasan reklamasi yang hijau dan environmentally sustainable and productive reclamation sites
produktif, tetapi juga mendorong praktik pengelolaan limbah while fostering effective and economically beneficial organic
organik yang berkelanjutan dan bernilai guna. Ke depan, waste management. Moving forward, this approach is expected
pendekatan ini diharapkan dapat direplikasi secara lebih luas to be replicated across additional reclamation units as part of
pada unit reklamasi lainnya sebagai bagian dari komitmen the Company’s commitment to environmentally responsible
perusahaan terhadap prinsip pertambangan yang berwawasan and sustainable mining practices.
lingkungan dan berkelanjutan.
118 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengelolaan Air dan Efluen
Water and Effluent Management
Kebijakan [GRI 3-3] [CSS-12.7.1] Policies [GRI 3-3] [CSS-12.7.1]
1. Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan 1. Quality, Occupational Safety and Health, and Environmental
Lingkungan. Policy.
2. Kebijakan Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air. 2. Water and Water Pollution Load Reduction Policy.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Mitrabara menegaskan komitmennya dalam pengelolaan Mitrabara demonstrates its commitment to effective water and
air dan efluen melalui penerapan berbagai inisiatif strategis effluent management through a range of strategic programs
yang berfokus pada pengelolaan sumber daya air secara aimed at promoting sustainable water resource management.
berkelanjutan. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah A key initiative involves the treatment of mine wastewater to
pengolahan air limbah tambang agar memenuhi baku mutu meet regulatory quality standards before discharge into the
yang berlaku sebelum dialirkan kembali ke lingkungan. Melalui environment. Through the implementation of these controls,
penerapan pengendalian tersebut, Perseroan memastikan the Company ensures that all operational activities do not cause
bahwa seluruh kegiatan operasional tidak menimbulkan negative impacts on water quality in the areas surrounding the
dampak negatif terhadap kualitas air di sekitar area mining site.
pertambangan.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Melalui evaluasi menyeluruh dan berkala terhadap sistem serta Through comprehensive and periodic evaluations of
prosedur yang diterapkan, Departemen Teknik dan Lingkungan implemented systems and procedures, the Engineering and
berperan aktif dalam pengelolaan air dan efluen, khususnya Environmental Department plays an active role in water and
dalam menghadapi tantangan terkait krisis iklim di wilayah effluent management, particularly in addressing the challenges
Malinau. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap related to the climate crisis in the Malinau region. The
tahapan pengelolaan air dan efluen dilaksanakan secara efektif, assessments are conducted to verify that all phases of water
efisien, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- and effluent management are executed effectively, efficiently,
undangan di bidang lingkungan. and in alignment with prevailing environmental regulations.
Pengelolaan Air Water Management
Sumber air utama yang digunakan Perseroan berasal dari air The Company’s primary water sources come from surface
permukaan, khususnya air sungai, serta air tanah. Air tersebut water, particularly river water, and groundwater for various
dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional antara operational needs, including providing clean water for mining
lain penyediaan air bersih untuk kegiatan pertambangan, activities, watering roads, and controlling dust on material piles.
penyiraman jalan, dan pengendalian debu pada tumpukan To improve water efficiency, the Company implements various
material. Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, efforts, including the use of a water recirculation system and
Perseroan menerapkan berbagai upaya, termasuk penggunaan the use of wastewater treatment technology.
sistem resirkulasi air dan pemanfaatan teknologi pengolahan
air limbah.
Data pemakaian air dan tingkat efisiensinya dihitung Water usage and efficiency data are calculated based on primary
berdasarkan data primer dengan menggunakan formula data using a tank capacity formula, and monitored through an
kapasitas tangki, serta diawasi melalui sistem pemantauan integrated monitoring system to ensure the quality of water
terintegrasi guna memastikan kualitas air yang diambil dan withdrawn and released into the environment continues to
dilepaskan kembali ke lingkungan tetap memenuhi ketentuan meet applicable regulations. In 2025, the water use efficiency
yang berlaku. Pada tahun 2025, tingkat efisiensi penggunaan level reached 60,159 m³, a 27.78% increase compared to 83,307
air mencapai 60.159 m³, meningkat 27,78% dibandingkan m³ in 2024. [GRI 303-1, 303-2] [CSS-12.7.2, CSS-12.7.3]
dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar 83.307 m³. [GRI 303-1,
303-2] [CSS-12.7.2, CSS-12.7.3]
Wilayah operasional Perseroan tidak berada pada area dengan The Company’s operational area is not located in an area with
tingkat stres air. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi water stress. Based on routine monitoring and evaluation,
yang dilakukan secara berkala, ketersediaan sumber daya air water resources in the vicinity of the mining area are sufficient
di sekitar area tambang berada dalam kondisi yang memadai to support operational activities without placing excessive
untuk mendukung kegiatan operasional tanpa menimbulkan strain on the ecosystem or the water needs of surrounding
tekanan yang berlebihan terhadap ekosistem maupun communities.
kebutuhan air masyarakat sekitar.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 119
Page 120
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengambilan Air Berdasarkan Sumber [OJK F.8] [303-3, 303-4, 303-5] [CSS-12.7.4, CSS-12.7.5, CSS-12.7.6][IDX E-04]
Water Withdrawal Based on Source (m3)
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pemakaian Air
Water Use
Air permukaan
104.258 113.238 102.458
Surface water
Air tanah
8.861 11.070 10.370
Groundwater
Jumlah pengambilan air
113.120 124.308 128.828
Total water withdrawal
Efisiensi Air
Water Efficiency
Air permukaan
56.144 79.880 55.729
Surface water
Air tanah
4.015 3.427 3.855
Groundwater
Jumlah Efisiensi Air
60.159 83.307 59.584
Total Water Efficiency
Rasio Efisiensi Air (%)
72,16 67,01 52,81
Water Ratio Efficiency(%)
Intensitas Pemakaian Air
Water Usage Intensity
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan Juta $AS
Revenue US$ Million 164,87 217,91 224,83
Intensitas Pemakaian Air m3/Juta $AS
685,95 570,46 501,84
Water Usage Intensity m3/ US$ Million
*Intensitas Pemakaian Air dihitung berdasarkan Jumlah Pemakaian Air dan Pendapatan.
*Water Usage Intensity is calculated based on the Amount of Water Usage and Revenue.
Pengelolaan Efluen/Air Limbah Effluent/Wastewater Management
Perseroan terus melakukan upaya pengelolaan air dan The Company maintains responsible water and effluent
efluen yang bertanggung jawab dan sesuai dengan regulasi management practices in accordance with applicable
lingkungan. Salah satu inisiatif utamanya yaitu implementasi regulations. One of its key initiatives is the implementation
sistem pengolahan air limbah yang ketat untuk memastikan of a rigorous wastewater treatment system to ensure that the
bahwa air yang dikembalikan ke lingkungan telah memenuhi water returned to the environment meets established quality
standar baku mutu yang ditetapkan. Program konservasi air standards. Water conservation is supported through the use
dijalankan dengan memanfaatkan sistem pengelolaan air hujan of rainwater systems and strengthened storage and treatment
serta memperkuat infrastruktur penampungan dan pengolahan infrastructure. These actions help support operational needs
air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air while minimizing environmental impact.
bagi operasional sekaligus meminimalkan dampak terhadap
lingkungan sekitar.
Pada tahun 2025, Mitrabara mengolah air limbah tambang In 2025, Mitrabara treated 30 million m3 of mine wastewater
sebesar 30 juta m3 melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah through its Wastewater Treatment Plant (WWTP) and
(IPAL) dan kolam pengendapan. Hasil pemantauan kualitas air sedimentation ponds. Regular water quality monitoring results
yang dilakukan secara berkala menunjukkan bahwa seluruh indicate that all discharged effluent parameters are below
parameter efluen yang dilepaskan semua berada di bawah determined quality standards.
baku mutu yang ditetapkan.
120 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Selain itu, Perseroan secara konsisten melakukan pemantauan Furthermore, the Company consistently monitors water
kualitas air pada sungai-sungai di sekitar Wilayah Izin Usaha quality in rivers surrounding its subsidiaries’ Mining Business
Pertambangan (WIUP) anak perusahaan yang menjadi badan air Permit Areas (WIUP), which serve as water bodies for effluent
tujuan pelepasan efluen guna mengidentifikasi dan memitigasi discharges, to identify and mitigate potential negative impacts
potensi dampak negatif terhadap lingkungan. Sepanjang tahun on the environment. Throughout 2025, there were no incidents
2025, tidak terdapat insiden terkait pengelolaan air dan efluen related to water and effluent management that impacted river
yang berdampak terhadap ekosistem sungai. [GRI 303-1, 303-2, 303- ecosystems. [GRI 303-1, 303-2, 303-4] [CSS-12.7.2, CSS12.7.3, CSS-12.7.5]
4] [CSS-12.7.2, CSS12.7.3, CSS-12.7.5]
Lebih lanjut, Perseroan telah mengidentifikasi sejumlah Moreover, The Company has identified several potentially
parameter berpotensi berbahaya antara lain besi, mangan, dan hazardous parameters, such as iron, manganese, and total
padatan tersuspensi total yang dapat berdampak terhadap suspended solids, that may affect environmental quality if not
kualitas lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Untuk properly controlled. To maintain environmental protection, the
memastikan perlindungan lingkungan tetap terjaga, Perseroan Company conducts strict monitoring of these parameters in
melakukan pemantauan secara ketat terhadap kandungan wastewater and ensures compliance with the threshold values
parameter tersebut dalam air limbah dan memastikan seluruh stipulated in East Kalimantan Provincial Regulation Number 02
hasil pengukuran berada di bawah ambang batas yang of 2011. [GRI 303-4]
ditetapkan dalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur
Nomor 02 Tahun 2011. [GRI 303-4]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 121
Page 122
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengelolaan Air Asam Tambang Mine Acid Water Management
Mitrabara berkomitmen untuk mengelola air asam tambang Mitrabara upholds its commitment to effective mine acid water
(AAT) secara bertanggung jawab guna meminimalkan potensi (AAT) management to reduce environmental risks and comply
dampak terhadap lingkungan serta memastikan kepatuhan with prevailing regulatory requirements, including Malinau
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang Regent Regulation Number 25 of 2020. The complete AAT
berlaku, khususnya Peraturan Bupati Malinau Nomor 25 Tahun management process is shown in the diagram below:
2020. Proses pengelolaan air asam tambang selengkapnya
disampaikan dalam bagan berikut:
Air Tambang TSS > 30.000 ppm, Volume treatment > 60.000 M3/hari
Mine Water TSS > 30,000 ppm, Treatment volume > 60,000 M3/day
WWTP 03
TE Dosing TE
Air Bersih
Clean Water
Mixing Flokulan Dosing Flokulan
Flocculant Mixing Flocculant Dosing
Flokulan
Flocculant
Void Betung 2
Air Bersih dari hasil treatment
Clean water from treatment results WWTP 05
Mixing Flokulan Dosing Flokulan
Flocculant Mixing Flocculant Dosing
Flokulan
Flocculant
Void Betung 1
Air dirilis ke badan sungai TSS < 200 ppm
Water released into the river body TSS < 200 ppm
Pumping
Coagulant Station
Langap Utara Sump
Flocculant Station
122 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Praktik Daur Ulang dan Penggunaan Air Water Recycling and Reuse Practices
Kembali
Proses yang digunakan oleh Perseroan antara lain The Company utilizes sedimentation sludge as a growing
memanfaatkan lumpur sedimentasi yang dihasilkan sebagai medium in the Palutung Rice Fields (Padi Lumpur Betung). In
media tanam di Sawah Palutung (Padi Lumpur Betung). addition, the treated water is reused as a solvent for flocculants
Selain itu, air olahan tersebut digunakan kembali sebagai in WWTP 5 and WWTP 3, as well as for irrigation to support
pelarut flokulan di WWTP 5 dan WWTP 3, serta dimanfaatkan plant growth in the Palutung Rice Fields. The treated water is
sebagai air irigasi untuk mendukung pertumbuhan tanaman also used to supply catfish rice paddies as part of post-mining
di Sawah Palutung. Air hasil pengolahan juga dimanfaatkan activities.
untuk menyuplai kolam padi lele sebagai bagian dari kegiatan
pascatambang.
Volume Air Asam Tambang yang Dibuang dan Didaur Ulang [GRI 303-4][CSS-12.7.5]
Volume of Mine Acid Water Drainage Discharged and Recycled
Kuantitas
Pengungkapan Satuan Quantity
Disclosure Unit
2025 2024 2023
Total volume air asam tambang dibuang
m3 24.529.434 16.727.816 33.799.293
Total volume of mine acid water discharged
Persentase air asam tambang yang didaur ulang
% 1,27 1,05 0,89
Percentage of recycled mine acid water
n
Outlet
Settling Pond 1
River
Settling Pond 2
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 123
Page 124
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Inovasi Efisiensi Air Tahun 2025 [OJK F.26] Water Efficiency Innovation in 2025 [OJK F.26]
Upaya Research and Development (RnD) dilakukan secara Intensive research and development (R&D) efforts were carried
intensif pada seluruh tahapan proses pengolahan air limbah out across all stages of the mine wastewater treatment process
tambang di WWTP 03 dengan fokus utama pada proses at WWTP 03, with a main focus on optimizing the coagulation
koagulasi dan flokulasi. Kegiatan RnD yang dilaksanakan di and flocculation stages. The RnD activities, conducted at the
Laboratorium Lingkungan Mitrabara selama kurang lebih Mitrabara Environmental Laboratory for approximately two
dua bulan bertujuan untuk memperoleh metode dan inovasi months, aimed to develop new methods and innovations
baru guna meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah to improve wastewater treatment effectiveness while
sekaligus mengefisiensikan dosis bahan kimia. RnD dilakukan simultaneously streamlining chemical dosages. The RnD was
melalui pengombinasian berbagai variasi dosis Tanah Elektrolit conducted by combining various dosages of Electrolytic Soil
sebagai koagulan dan polimer sebagai flokulan, serta evaluasi as a coagulant and polymer as a flocculant, and evaluating the
metode injeksi kedua bahan tersebut ke dalam air limbah injection method of both materials into mine wastewater using
tambang menggunakan pendekatan jar test. a jar test approach.
Hasil RnD skala laboratorium menunjukkan bahwa penggunaan Laboratory-scale R&D results indicated that the application of
Tanah Elektrolit dalam kondisi kering secara signifikan dry Electrolytic Soil significantly enhanced the effectiveness
meningkatkan efektivitas proses pengolahan air limbah of the mine wastewater treatment process. These findings
tambang. Temuan ini menegaskan perlunya penyesuaian indicate that technical adjustments are required in the field to
metode teknis di lapangan untuk memastikan koagulan Tanah maintain the Electrolytic Soil coagulant at the TE Station in a
Elektrolit di Stasiun TE selalu berada dalam kondisi kering dry state before being introduced into the treatment process.
sebelum diinjeksikan ke dalam sistem pengolahan. Dengan Therefore, the next phase of this innovation is focused on
demikian, tahapan lanjutan dari inovasi ini difokuskan pada developing a method capable of consistently maintaining the
pengembangan metode yang mampu menjaga kondisi fisik physical condition of Electrolytic Soil in a dry state.
Tanah Elektrolit tetap kering secara konsisten.
Berdasarkan hasil identifikasi berbagai alternatif, metode yang Based on the identification of various alternatives, the most
dinilai paling layak untuk diimplementasikan adalah Trimming feasible method for implementation was Electrolytic Soil
Tanah Elektrolit (Trimming TE). Inovasi ini diterapkan sebagai Trimming (TE Trimming). This innovation was implemented to
upaya peningkatan efektivitas pengolahan air limbah tambang improve the effectiveness of mining wastewater treatment at
di WWTP 03 dengan tujuan mencapai dosis koagulan dan WWTP 03, with the goal of achieving optimal coagulant and
flokulan yang optimal, menurunkan konsentrasi TSS pada flocculant dosages, reducing TSS concentrations in the treated
air olahan (outlet), serta mengurangi beban pencemar yang water outlet, and reducing the pollutant load released into
dilepas ke badan air penerima. receiving water bodies.
Metode Trimming TE merupakan rangkaian kegiatan terpadu The TE Trimming method is a series of integrated activities
untuk memastikan koagulan Tanah Elektrolit tetap kering to ensure the Electrolytic Soil coagulant remains dry until
hingga tahap injeksi. Sebelum inovasi diterapkan, Tanah the injection stage. Prior to the innovation, Electrolytic Soil
Elektrolit hanya ditumpuk secara tidak teratur di area terbuka was simply stacked haphazardly in an open area and injected
dan diinjeksikan secara bertahap menggunakan rotary in stages using a rotary conveyor, resulting in inconsistent
conveyor sehingga kondisi koagulan yang masuk ke sistem coagulant conditions (a mixture of dry and wet). The
tidak konsisten (campuran kering dan basah). Implementasi implementation of TE Trimming began with a redesign and
Trimming TE diawali dengan perancangan ulang dan perbaikan renovation of the Electrolytic Soil Station building to include a
bangunan Stasiun Tanah Elektrolit agar dilengkapi area shaded area. Afterward, the hauled Electrolytic Soil was stacked
naungan. Selanjutnya, Tanah Elektrolit hasil hauling ditumpuk in a conical stockpile to maximize natural drainage, allowing
dalam bentuk stockpile kerucut untuk memaksimalkan water to drain to the bottom and allowing the stockpile surface
penirisan alami, sehingga kandungan air mengalir ke bagian to dry with the aid of sunlight and airflow. After the stockpile
bawah dan permukaan stockpile dapat mengering dengan surface dries, a ripping process is carried out to extract the dry
bantuan sinar matahari dan aliran udara. Setelah permukaan Electrolytic Soil material, which is then gradually transferred to
stockpile kering dilakukan proses penyisiran (ripping) untuk the TE Station’s shaded area for further draining until it reaches
mengambil material Tanah Elektrolit kering, yang kemudian the optimal moisture content and is ready for use.
dipindahkan secara bertahap ke area naungan Stasiun TE untuk
penirisan lanjutan hingga mencapai kadar air optimal dan siap
digunakan.
124 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Penerapan inovasi Trimming TE terbukti memberikan dampak The TE Trimming initiative has proven effective in increasing the
positif terhadap efisiensi penggunaan bahan kimia. Dosis efficiency of chemical utilization. The resulting new reference
acuan baru yang dihasilkan mampu menurunkan kebutuhan dosage reduces coagulant and flocculant requirements
koagulan dan flokulan dibandingkan dosis sebelumnya. Untuk compared to previous dosages. For wastewater treatment
pengolahan air limbah dengan konsentrasi TSS 70.000–90.000 with a TSS concentration of 70,000–90,000 ppm, the average
ppm, dosis koagulan tanah elektrolit rata-rata berkurang electrolytic soil coagulant dosage is reduced by 150 ppm,
sebesar 150 ppm, sementara dosis flokulan polimer anionik while the anionic polymer flocculant dosage is reduced by an
mengalami penurunan rata-rata sebesar 4 ppm. average of 4 ppm.
Berdasarkan penghematan dosis tersebut, dapat dihitung Based on the dosage savings, the reduction in the use of
kuantitas pengurangan penggunaan koagulan Tanah Elektrolit Electrolytic Soil coagulant and anionic polymer flocculant
dan flokulan polimer anionik melalui konversi terhadap volume can be quantified by converting the savings into the volume
air limbah yang diolah pada periode tertentu. Efisiensi ini tidak of wastewater treated over a specific period. This efficiency
hanya meningkatkan kinerja pengolahan air limbah tambang, enhances mine wastewater treatment performance while also
tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan delivering economic and environmental benefits through lower
melalui pengurangan konsumsi bahan kimia dan beban chemical usage and reduced pollutant loads.
pencemar.
Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4] Environmental Costs [OJK F.4]
Perseroan secara konsisten mengalokasikan investasi yang The Company consistently allocates significant investments
signifikan untuk mendukung pengelolaan lingkungan to support environmental management. In 2025, Mitrabara
hidup. Pada tahun 2025, Mitrabara merealisasikan investasi realized environmental investments of IDR 95.79 billion, a
lingkungan sebesar Rp95,79 miliar, menurun dibandingkan decrease compared to IDR 189.72 billion in 2024. These costs
dengan realisasi tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp189,72 were intended for various pro-environmental initiatives,
miliar. Biaya tersebut digunakan untuk berbagai inisiatif including water and effluent management, emission control,
prolingkungan antara lain pengelolaan air dan efluen, land reclamation, and waste and biodiversity management.
pengendalian emisi, reklamasi lahan, serta pengelolaan limbah
dan keanekaragaman hayati.
Manajemen Pengelolaan Dampak [OJK F.23] Impact Management [OJK F.23]
Perseroan menyadari bahwa kegiatan pertambangan The Company acknowledges that mining activities may pose
berpotensi berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat risks to the environment and surrounding communities.
sekitar. Oleh karena itu, Mitrabara berkomitmen menjalankan Accordingly, Mitrabara is committed to conducting its
seluruh operasionalnya sesuai dengan standar dan praktik operations in line with applicable standards and best practices
terbaik yang berlaku, guna meminimalkan risiko lingkungan to minimize environmental and social impacts. The Company
maupun sosial. Perseroan terus berupaya memastikan bahwa consistently ensures that its operational activities are carried
setiap aktivitas operasional dilaksanakan secara bertanggung out responsibly, in compliance with relevant laws and
jawab, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta regulations, and contribute positively to communities around
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar area its mining areas. [GRI 413-1, 413-2] [CSS.12.9.2, CSS.12.9.3]
kegiatan pertambangan. [GRI 413-1, 413-2] [CSS.12.9.2, CSS.12.9.3]
Manajemen Dampak di Site Malinau [GRI 2-25, 413-2] [CSS-12.9.3]
Impact Management at the Malinau Site
Dampak Positif Dampak Negatif Pengelolaan Dampak
Positive Impact Negative Impact Impact Management
Lebih dari 75% luas bukaan Adanya perubahan bentang 1. Melakukan penataan permukaan lahan (recountouring) pada areal yang
tambang dapat direklamasi untuk alam karena kegiatan land akan di reklamasi dan di revegetasi terutama di disposal area maupun di
dikembalikan ke rona awal. clearing, OB removal, dan coal lokasi bukaan tambang yang telah di timbun kembali (backfilling).
More than 75% of the mine getting. 2. Melakukan reklamasi sesuai dengan rencana reklamasi lahan.
opening area can be reclaimed to Changes are found in the 3. Pemanfaatan void untuk kegiatan atau fungsi lain yang bermanfaat.
return to its original appearance. landscape due to land clearing, 1. Conducting land surface planning (recontouring) in areas to be reclaimed
OB removal, and coal getting and revegetated, especially in disposal areas and at mine openings that
activities. have been backfilled.
2. Conducting reclamation in accordance with the land reclamation plan.
3. Utilizing voids for other beneficial activities or functions.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 125
Page 126
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Manajemen Dampak di Site Malinau [GRI 2-25, 413-2] [CSS-12.9.3]
Impact Management at the Malinau Site
Dampak Positif Dampak Negatif Pengelolaan Dampak
Positive Impact Negative Impact Impact Management
1. Peningkatan kesempatan kerja Hilangnya ladang dan kebun 1. Memberikan informasi tentang peluang kerja secara transparan kepada
dan berusaha bagi masyarakat masyarakat karena kegiatan warga masyarakat (jumlah, kualifikasi, proses seleksi).
lokal. pembebasan lahan. 2. Untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja lokal (karyawan) akan
2. Terserap tenaga kerja lokal ≥ Loss of community fields and dilakukan pendidikan dan pelatihan sehingga mampu menduduki jenjang
90% dari keseluruhan tenaga gardens due to land clearing pekerjaan yang lebih baik.
kerja yang diperlukan melalui activities. 3. Mengikuti aturan ketenagakerjaan tentang hak-hak karyawan dan pekerja
rekrutmen tenaga kerja yang baik pekerja tetap maupun tenaga kerja kontrak dan mengikutsertakan
adil dan transparan. seluruh pekerja dalam asuransi kecelakaan tenaga kerja.
3. Tumbuhnya usaha baru di 1. Providing transparent information about job opportunities to the public
masyarakat seperti: persewaan (number, qualifications, selection process).
rumah, rental mobil, binatu, 2. To enhance the skills of the local workforce, education and training
rumah makan, pemasok sem- programs will be provided to enable employees to progress to higher-level
bako, perbengkelan. positions.
1. Increased employment and 3. Complying with labor regulations regarding the rights of employees and
business opportunities for the workers, both permanent and contract, and including all workers in work-
local community. related accident insurance.
2. Absorption of ≥ 90% of the
total workforce required
through fair and transparent
recruitment.
3. Growth of new businesses in
the community, such as: home
rentals, car rentals, laundries,
restaurants, grocery suppliers,
and repair shops.
1. Air hasil pengolahan di kolam Penurunan kualitas air permu- • Manajemen Air Hujan
dapat dimanfaatkan untuk kaan akibat bukaan lahan dan Air hujan yang jatuh di luar pit diusahakan tidak mengalir ke dalam pit
pengairan sawah, penyiraman kegiatan dewatering. dengan membuat saluran untuk dialirkan pada daerah yang lebih rendah.
jalan, dan kebutuhan domestik. Decrease in surface water Air yang tetap mengalir menuju pit akan ditangani dengan sistem open
2. Limbah dapat dimanfaatkan quality due to land clearing sump yaitu air ditampung dalam sumuran (sump), kemudian dipompakan
kembali untuk ketahanan pan- and dewatering activities. ke luar pit.
gan sebagai sawah Palutung. • Air Limbah Tambang
1. The use of treated water in the Membuat kolam pengendap di lokasi tambang, pengolahan batubara,
pond for irrigating rice fields, areal stockpile batubara dan pelabuhan. Kolam pengendap akan dikeruk
watering roads, and domestic dan partikel yang mengendap di dasar kolam pengendap akan di timbun
needs. ke lokasi timbunan.
2. Wastewater reuse for food • Rainwater Management
security by cultivating Palutung Rainwater falling outside the pit is diverted away through constructed
rice fields. channels leading to lower areas. Any water that enters the pit is managed
using an open sump system, where it is collected in a sump and then
pumped out.
• Mining Wastewater
Settling ponds are constructed at mining sites, coal processing plants, coal
stockpiles, and ports. The settling ponds will be dredged, and the particles
that settle at the bottom of the settling ponds will be dumped into the
landfill.
126 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Manajemen Dampak di Site Malinau [GRI 2-25, 413-2] [CSS-12.9.3]
Impact Management at the Malinau Site
Dampak Positif Dampak Negatif Pengelolaan Dampak
Positive Impact Negative Impact Impact Management
Terbukanya akses antar desa dan Penurunan kesehatan mas- • Melakukan kegiatan pengobatan gratis pada masyarakat terkena dampak
antar daerah melalui jalan darat yarakat akibat menurunnya setiap 6 bulan sekali.
dari sebelumnya jalan sungai. kualitas udara ambiens dan • Melakukan kegiatan CSR bidang kesehatan seperti bantuan sarana air
Opening access between villages meningkatnya emisi. bersih, bantuan kegiatan posyandu, bantuan Pembangunan sarana MCK,
and regions via land routes, previ- Declining public health due to bantuan sarana pembuangan sampah dan air limbah.
ously via river routes. declining ambient air quality • Melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat setiap 6 bulan
and increasing emissions. sekali bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Membatasi kecepatan
alat angkut (dump truck) maksimal 40 km/jam.
• Melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala terhadap kelayakan
mesin yang digunakan, untuk memastikan kondisi mesin yang digunakan
dalam keadaan layak.
• Penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis pohon seperti ketapang,
angsana, dan keruing pada tempat terbuka di sekitar kawasan tapak
kegiatan.
• Penyiraman rutin di setiap lokasi pertambangan yang berdebu akibat lalu
lintas kendaraan.
• The provision of free medical treatment to affected communities every 6
months.
• Conducting CSR activities in the health sector, such as providing clean
water facilities, supporting integrated health posts (Posyandu), providing
toilet and toilet facilities, and providing waste and wastewater disposal
facilities.
• Conducting community health education activities every 6 months in
collaboration with the local Community Health Center. Limiting the speed
of dump trucks to a maximum of 40 km/h.
• Conducting regular vehicle inspections to ensure the condition of the
machinery used is in good working order.
• Planting and maintaining various tree species, such as ketapang, angsana,
and keruing in open areas around the activity site.
• Regular watering is carried out at all mining sites to control dust caused by
vehicle traffic.
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup Environmental Complaints
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan Throughout 2025, the Company did not receive environmental
lingkungan, serta tidak dikenakan denda maupun sanksi complaints, and was not subject to fines or other legal sanctions
hukum lainnya akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan dan due to non-compliance with applicable laws and regulations in
perundang-undangan yang berlaku di bidang pengelolaan the field of environmental management. [OJK F.16] [GRI 2-27]
lingkungan. [OJK F.16] [GRI 2-27]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 127
Page 128
Laporan Manajemen Profil Perusahaan
Management’s Report Company Profile
Perseroan memprioritaskan penerimaan tenaga
kerja dari masyarakat lokal sebagai upaya
untuk mendukung peningkatan kesejahteraan
di sekitar wilayah operasional.
The Company prioritizes hiring local residents
as part of its efforts to support improved well-
being in the areas surrounding its operations.
Page 129
O7
Kinerja Sosial
Keberlanjutan
Social Sustainability
Performance
Page 130
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Melaju dengan Sumber Daya Manusia Terbaik
Advancing with the Best Human Resources
Keberadaan karyawan dengan kapasitas dan kompetensi The presence of employees with high capacity and competence
tinggi sangat penting bagi kesuksesan dan pertumbuhan is crucial for the success and growth of the Company. Employees
perusahaan. Karyawan yang memiliki keterampilan dan with deep skills and knowledge not only enhance productivity
pengetahuan yang mendalam tidak hanya meningkatkan but are also able to provide innovative solutions when facing
produktivitas, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif business challenges. Their presence serves as a key driver in
dalam menghadapi tantangan bisnis. Keberadaan mereka achieving the Company’s objectives, improving operational
menjadi pendorong utama dalam mencapai tujuan perusahaan, efficiency, and strengthening competitiveness in the market.
meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya Furthermore, highly skilled employees help cultivate a positive
saing di pasar. Selain itu, karyawan yang berkualitas tinggi juga work culture, enhance team collaboration, and make a significant
dapat membangun budaya kerja yang positif, meningkatkan impact on customer satisfaction. Therefore, companies that focus
kolaborasi tim, dan memberikan dampak yang signifikan on developing and empowering their best employees will create
terhadap kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan a more productive and sustainable work environment.
yang fokus pada pengembangan dan pemberdayaan karyawan
terbaik akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih
produktif dan berkelanjutan.
Kebijakan [GRI 3-3][CSS-12.15.1] Policies [GRI 3-3][CSS-12.15.1]
1. Kebijakan Pengembangan Karier, Kebijakan 1. Career Development Policy, Diversity and
Keberagaman dan Kesempatan Bekerja. Equal Employment Opportunity Policy.
2. Kebijakan Keseimbangan Kerja dan Kehidupan. 2. Work-Life Balance Policy.
3. Kebijakan Upah Minimum Karyawan. 3. Minimum Wage Policy.
4. Kebijakan Perundingan Kolektif. 4. Collective Bargaining Policy.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Ketenagakerjaan merupakan komponen yang sangat penting Employment is a crucial component in supporting Mitrabara’s
dalam mendukung proses bisnis Mitrabara. Oleh karena itu, business processes. Therefore, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik always providing the best environment to ensure the comfort
demi kenyamanan setiap individu yang bekerja di Mitrabara. of every individual working at Mitrabara. In line with this,
Selaras dengan itu, Perseroan mendukung sepenuhnya the Company fully supports diversity and equal employment
keberagaman dan kesetaraan kesempatan kerja bagi setiap opportunities for all employees, regardless of gender, ethnicity,
karyawan tanpa memandang jenis kelamin, suku, atau ras. or race. Furthermore, Mitrabara promotes career development
Selain itu, Mitrabara juga mendukung pengembangan karier and the enhancement of employees’ knowledge and skills
dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan karyawan through various training programs and personal development
melalui berbagai pelatihan dan kesempatan pengembangan opportunities.
diri.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Departemen Sumber Daya Manusia bertanggung jawab atas The Human Resources Department is responsible for managing
pengelolaan ketenagakerjaan di Mitrabara. Perseroan terus employee employment within the Company. Mitrabara remains
berkomitmen untuk mendukung keberagaman dan kesetaraan committed to supporting diversity and equal employment
kesempatan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang opportunities, continuously creating an inclusive work environment.
inklusif. Selain itu, Perseroan juga mendorong pengembangan The Company also encourages career development for all
karier bagi seluruh karyawan tanpa memandang jenis kelamin. employees, regardless of gender.
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Recruitment of New Employees and Employee
Karyawan [GRI 401-1][CSS-12.15.2] Turnover [GRI 401-1][CSS-12.15.2]
Untuk memastikan kelancaran proses bisnis, Mitrabara To ensure the smooth running of business processes, Mitrabara
melakukan rekrutmen karyawan guna menggantikan posisi conducts employee recruitment to fill positions vacated by
yang ditinggalkan oleh karyawan yang keluar. Departemen departing staff. The Human Resources Department is responsible
Sumber Daya Manusia bertanggung jawab memilih kandidat for selecting candidates with the skills and competencies that
yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang paling best match the Company’s needs. The recruitment process is
sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Proses rekrutmen carried out transparently and in compliance with applicable laws
dilakukan secara transparan dan sesuai dengan peraturan and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
130 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Perekrutan Karyawan Baru New Employees Recruitment
Perekrutan Karyawan Baru berdasarkan Level Organisasi
Employees Recruitment based on Organizational Level
2025 2024 2023
Level Organisasi
Organizational Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Eksekutif
2 0 2 2 0 2 0 0 0
Executive
Manajer
2 0 2 1 0 1 3 0 3
Manager
Departemen/Kepala Seksi
8 1 9 2 0 2 1 1 2
Department/Section Head
Supervisor 54 5 59 14 1 15 9 2 11
Staff 87 25 112 30 14 44 20 4 24
Skill 135 26 161 103 0 103 17 3 20
Non-Skill 86 9 95 28 0 28 15 0 15
Jumlah
374 66 440 180 15 195 65 10 75
Total
Perekrutan Karyawan Baru berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employees Recruitment based on Education
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
S2
6 4 10 1 2 3 2 1 3
Master’s Degree
S1
130 50 180 46 10 56 25 9 34
Bachelor’s Degree
D3
25 1 26 3 1 4 4 0 4
Diploma 3
D2
1 0 1 0 0 0 0 0 0
Diploma 2
D1
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Diploma 1
SLTA
192 8 200 117 2 119 33 0 33
Senior High School
SLTP
13 2 15 10 0 10 1 0 1
Junior High School
SD
7 1 8 3 0 3 0 0 0
Primary School
Jumlah
374 66 440 180 15 195 65 10 75
Total
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 131
Page 132
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Perekrutan Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Employees Recruitment based on Employment Status
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Employment Status Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Tetap
31 18 49 8 3 11 7 2 9
Permanent
Tidak Tetap
343 48 391 172 12 184 58 8 66
Non-permanent
Jumlah
374 66 440 180 15 195 65 10 75
Total
Perekrutan Karyawan berdasarkan Usia
Employee Turnover based on Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Usia di bawah 30 tahun
230 49 279 97 14 111 37 8 45
Below 30 years old
Usia 30-50 tahun
138 15 153 81 1 82 28 2 30
30-50 years old
Usia di atas 50 tahun
6 2 8 2 0 2 0 0 0
Over 50 years old
Jumlah
374 66 440 180 15 195 65 10 75
Total
Perekrutan Karyawan berdasarkan Wilayah
Employees Recruitment based on Region
2025 2024 2023
Wilayah
Region Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Jakarta 38 30 68 14 9 23 9 4 13
Loreh 51 10 61 6 0 6 15 5 20
Tarakan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Malinau 28 3 31 0 0 0 3 0 3
Pali 0 0 0 4 1 5 34 1 35
Bima 63 16 79 13 3 16 4 0 4
Kutai 188 7 195 143 2 145 0 0 0
Lahat 5 0 5 0 0 0 0 0 0
Kandangan 1 0 1 0 0 0 0 0 0
Jumlah
374 66 440 180 15 195 65 10 75
Total
132 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pergantian Karyawan Employee Turnover
Komposisi Pergantian Karyawan berdasarkan Level Organisasi
Employee Turnover based on Organizational Level
2025 2024 2023
Level Organisasi
Organizational Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Eksekutif
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Executive
Manajer
2 0 2 2 1 3 0 0 0
Manager
Departemen/Kepala Seksi
4 1 5 1 2 3 3 0 3
Department/Section Head
Supervisor 27 0 27 7 1 8 16 3 19
Staff 37 6 43 16 4 20 8 6 14
Skill 72 9 81 23 0 23 22 6 28
Non-Skill 61 8 69 5 0 5 21 2 23
Jumlah
203 24 227 54 8 62 70 17 87
Total
Komposisi Pergantian Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Turnover based on Education
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
S2
5 2 7 2 0 2 1 1 2
Master’s Degree
S1
60 13 73 22 8 30 24 15 39
Bachelor’s Degree
D3
5 1 6 5 0 5 8 0 8
Diploma 3
D2
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Diploma 2
D1
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Diploma 1
SLTA
113 5 118 23 0 23 35 1 36
Senior High School
SLTP
14 1 15 2 0 2 1 0 1
Junior High School
SD
6 2 8 0 0 0 1 0 1
Primary School
Jumlah
203 24 227 54 8 62 70 17 87
Total
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 133
Page 134
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Komposisi Pergantian Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Turnover based on Employment Status
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Employment Status Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Tetap
31 7 38 1 2 3 13 - 13
Permanent
Tidak Tetap
172 17 189 53 6 59 57 17 74
Non-permanent
Jumlah
203 24 227 54 8 62 70 17 87
Total
Komposisi Pergantian Karyawan berdasarkan Usia
Employee Turnover based on Age
2025 2024 2023
Usia
Age Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Usia di bawah 30 tahun
109 14 123 38 5 43 38 17 55
Below 30 years old
Usia 30-50 tahun
86 9 95 16 3 19 32 0 32
30-50 years old
Usia di atas 50 tahun
8 1 9 0 0 0 0 0 0
Over 50 years old
Jumlah
203 24 227 54 8 62 70 17 87
Total
Komposisi Pergantian Karyawan berdasarkan Wilayah
Employee Turnover based on Region
2025 2024 2023
Wilayah
Region Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Jakarta 13 7 20 8 7 15 8 5 13
Loreh 42 8 50 30 1 31 52 9 61
Tarakan 0 1 1 1 0 1 0 0 0
Malinau 29 1 30 0 0 0 10 3 13
Pali 4 0 4 14 0 14 0 0 0
Bima 19 6 25 0 0 0 0 0 0
Kutai 96 1 97 1 0 1 0 0 0
Jumlah
203 24 227 54 8 62 70 17 87
Total
134 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 135
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Penghentian Status Pekerja
Termination of Worker Status
2025 2024 2023
Uraian
Descriptions Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Permintaan Pribadi
102 18 120 70 17 87 64 9 73
Personal Request
Pendisiplinan
21 0 21 0 0 0 3 0 3
Disciplinary
Meninggal Dunia
1 0 1 0 0 0 1 0 1
Deceased
Pensiun
6 0 6 6 1 7 7 1 8
Retirement
Pensiun Dini
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Early Retirement
Lain-Lain
73 6 79 72 6 78 97 4 101
Others
Jumlah
203 24 227 148 24 172 172 14 186
Total
Tingkat Pergantian Pegawai [IDX S-03]
Employee Turnover Rate
Jumlah Pegawai Persentase Pegawai
Uraian (dalam tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan)
Description Number of Employees Employee Percentage
(during the reporting year) (during the reporting year)
Jumlah Pegawai Resign/Pemutusan Hubungan Kerja 227 orang
18,65%
Number of Employees Resigned/Terminated 227 people
Jumlah Pegawai Baru/Pengganti 440 orang
35,49%
Number of New/Replacement Employees 440 people
Mitrabara memprioritaskan penerimaan tenaga kerja Mitrabara prioritizes the recruitment of workers from the local
dari masyarakat lokal sebagai upaya untuk mendukung community as part of its efforts to support the improvement of
peningkatan kesejahteraan di sekitar wilayah operasional. welfare around its operational areas. Nevertheless, the Company
Meskipun demikian, Perseroan tetap mempertimbangkan also considers the competencies and capabilities of local
kompetensi dan kemampuan calon karyawan lokal memastikan candidates to ensure alignment with Mitrabara’s operational
kesesuaian dengan kebutuhan Mitrabara. needs.
Penerimaan Tenaga Kerja berdasarkan Kalangan Masyarakat
Employment of Workers based on Community Groups
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Masyarakat Lokal*
177 26 183 5 81 12
Local Hiring*
Non-lokal
191 38 51 18 54 15
Non-local
Jumlah
368 64 234 23 135 27
Total
*Masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional Mitrabara
*Communities living around the operational areas of Mitrabara.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 135
Page 136
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Keberagaman & Kesetaraan Kesempatan Diversity & Equal Employment Opportunity
Bekerja [OJK F.18] [IDX S-01] [OJK F.18] [IDX S-01]
Mitrabara memastikan setiap karyawan memiliki hak yang Mitrabara ensures that every employee has equal rights to
sama untuk meningkatkan kemampuan dan berkembang develop their skills and grow, regardless of gender, ethnicity,
tanpa memandang jenis kelamin, suku, agama, usia, atau religion, age, or other factors. The Human Resources Department
faktor lainnya. Departemen Sumber Daya Manusia selalu consistently ensures that all employment-related activities
memastikan bahwa seluruh aktivitas yang berkaitan dengan adhere to Human Rights (HR) principles that support diversity
ketenagakerjaan mengikuti prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia and equality, in accordance with the Career Development and
(HAM) yang mendukung keberagaman dan kesetaraan, sesuai Training Policy as well as the Diversity and Equal Opportunity
dengan Kebijakan Pengembangan Karier dan Pelatihan serta Policy. With this commitment, throughout 2025, the Company
Kebijakan Keberagaman dan Kesempatan Kerja. Dengan received no complaints related to discriminatory actions.
komitmen ini, sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima [GRI 406-1, 408-1, 409-1][CSS-12.16.2, CSS-12.17.2, CSS-12.19.8]
pengaduan terkait tindakan diskriminasi.
[GRI 406-1, 408-1, 409-1][CSS-12.16.2, CSS-12.17.2, CSS-12.19.8]
Sejalan dengan prinsip kesetaraan, karyawan wanita In line with the principle of equality, female employees are
diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan provided opportunities to develop their capabilities and occupy
dan menempati posisi yang sesuai dengan kompetensi positions that match their competencies and skills. Furthermore,
dan keterampilan mereka. Selain itu, seluruh karyawan, all employees, including women, have equal opportunities to
termasuk wanita, memiliki kesempatan yang sama dalam advance their skills and careers, receive equal pay for the same
mengembangkan kemampuan dan karier, dengan gaji yang positions, and are provided with fair health benefits.
setara untuk posisi yang sama serta jaminan kesehatan yang
diberikan secara adil.
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia [IDX S-09] Human Rights Policy [IDX S-09]
Mitrabara belum memiliki kebijakan spesifik terkait dengan Mitrabara does not yet have a specific policy on human rights.
hak asasi manusia. Namun demikian, penghormatan atas hak However, respect for human rights is already addressed in Code
asasi manusia telah diatur dalam Kode Etik 2024. of Conduct 2024.
Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Tahun 2025 [IDX S-07]
Number of Human Rights Violation Incidents in 2025
Jumlah pelanggaran HAM pada tahun pelaporan 0 kasus
Number of human rights violations in the reporting year 0 case
Kebijakan terkait Pelecehan Seksual dan/atau Policy on Sexual Harassment and/or
Diskriminasi [IDX S-08] Discrimination [IDX S-08]
Mitrabara memiliki kebijakan tegas yang melarang segala Mitrabara has a strict policy prohibiting all forms of sexual
bentuk pelecehan seksual atau perbuatan tidak sepantasnya harassment or inappropriate behavior in the workplace, as
di lingkungan kerja, sebagaimana diatur dalam Kode Etik outlined in the Mitrabara Code of Conduct. The prohibition
Mitrabara. Larangan pelecehan seksual merupakan bagian dari of sexual harassment is part of the Company’s broader policy
larangan di Perseroan yaitu dilarang berbuat/berperilaku tidak forbidding unethical conduct toward colleagues, including
etis kepada rekan kerja seperti menyinggung Suku, Agama, actions that offend based on ethnicity, religion, race, or social
Ras, dan Antar golongan (SARA), mengancam, perundungan, group (SARA), threats, bullying, physical misconduct, or theft of
melakukan tindakan fisik, mencuri properti milik rekan kerja, colleagues’ property, which may cause discomfort to Baramulti
yang mengakibatkan insan Baramulti tidak nyaman yang personnel, as indicated through verbal statements or expressed
ditandai pernyataan sikap dan/atau lisan. attitudes.
Tenaga Kerja Anak & Tenaga Kerja Paksa [OJK F.19] Child Labor & Forced Labor [OJK F.19]
Mitrabara berkomitmen untuk mematuhi peraturan yang Mitrabara is committed to complying with existing regulations by
ada dengan tidak mempekerjakan anak di bawah usia 18 not employing children under the age of 18. The Company also
tahun. Perseroan juga memastikan penerapan regulasi ensures the implementation of fair labor practices, with maximum
kerja yang adil dengan batas waktu kerja maksimal sesuai working hours in accordance with labor regulations—8 hours per
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku yaitu 8 jam per hari day and 40 hours per week for a 5-days workweek. Mitrabara
136 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
dan 40 jam per minggu untuk 5 hari kerja dalam satu pekan. ensures that the workload assigned to employees aligns with
Mitrabara memastikan bahwa beban kerja yang diberikan these working hour provisions. Consistent implementation of this
kepada karyawan sesuai dengan ketentuan jam kerja policy has had a positive impact, with no incidents or findings
tersebut. Konsistensi dalam melaksanakan kebijakan tersebut related to child labor or forced labor reported throughout 2025.
berdampak positif dengan tidak adanya insiden dan temuan [GRI 408-1, 409-1] [CSS-12.16.2, CSS-12.17.2][IDX S-10]
terkait pekerja anak dan kerja paksa selama tahun 2025. [GRI
408-1, 409-1] [CSS-12.16.2, CSS-12.17.2][IDX S-10]
Upah Minimum Regional [OJK F.20] Regional Minimum Wage [OJK F.20]
Pemenuhan upah minimum bagi Mitrabara tidak hanya Compliance with the minimum wage at Mitrabara is not only a
merupakan kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari legal obligation, but also part of the Company’s strategy to build
strategi perusahaan dalam membangun hubungan industrial harmonious industrial relations, boost productivity, and ensure
yang harmonis, mendorong produktivitas, serta menjaga business sustainability. In its wage practices, the Company strives
keberlanjutan usaha. Dalam praktik pengupahan, Perseroan to uphold principles of fairness to enhance employee motivation
berupaya memenuhi prinsip keadilan untuk meningkatkan and performance. In line with this, Mitrabara implements a non-
motivasi dan kinerja karyawan. Sejalan dengan itu, Mitrabara discriminatory remuneration system, ensuring that all employees,
menerapkan sistem pengupahan yang bebas dari diskriminasi both male and female, receive equal treatment. Consequently,
sehingga setiap karyawan, baik laki-laki maupun perempuan, the salary ratio between male and female employees, including
memperoleh perlakuan yang setara. Dengan demikian, rasio by job level, is equal. Any differences in wages are based solely
gaji karyawan laki-laki dan perempuan, termasuk berdasarkan on individual performance and achievements. This commitment
level jabatan, adalah sama. Apabila terdapat perbedaan tingkat aligns with labor laws and ILO Convention No. 100/1951 on Equal
upah, hal tersebut murni didasarkan pada capaian kinerja dan Remuneration for Men and Women Workers for Work of Equal
prestasi masing-masing individu. Komitmen ini sejalan dengan Value.
ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan serta
Konvensi ILO No. 100/1951 tentang Pengupahan yang Sama
bagi Pekerja Laki-laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama
Nilainya (Equal Remuneration for Men and Women Workers for
Work of Equal Value).
Dalam memenuhi ketentuan terkait upah minimum, khususnya To meet minimum wage requirements, especially for permanent
bagi karyawan tetap pada level terendah, Perseroan memastikan employees at the lowest level, the Company ensures remuneration
pemberian remunerasi sesuai kebutuhan hidup layak. Besaran meets a living wage standard. The minimum wage is determined
upah minimum ditetapkan dengan mempertimbangkan harga by considering basic necessities, inflation rate, cost-of-living
kebutuhan pokok, tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, standards, and other variables set by local governments in the
dan variabel lain yang ditentukan pemerintah daerah di Company’s operational areas. Based on this principle, Mitrabara
wilayah operasional Perusahaan. Berdasarkan prinsip tersebut, guarantees that remuneration for permanent employees at the
Mitrabara menjamin bahwa remunerasi karyawan tetap level lowest level meets or exceeds the applicable regional minimum
terendah telah memenuhi bahkan melampaui ketentuan upah wage in each area.
minimum regional yang berlaku di masing-masing daerah.
Implementasi kebijakan remunerasi di Mitrabara, termasuk bagi The implementation of Mitrabara’s remuneration policy, including
karyawan tetap di tingkat terendah, selaras dengan Keputusan for permanent employees at the lowest level, is in line with the
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000 Minister of Manpower and Transmigration Decree No. 226 of
tentang Perubahan Pasal 1, 3, 4, 8, 11, 20, dan 21 Peraturan 2000 regarding amendments to Articles 1, 3, 4, 8, 11, 20, and 21 of
Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-01/MEN/1999 tentang Upah the Minister of Manpower Regulation No. PER-01/MEN/1999 on
Minimum, serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Minimum Wage, as well as Minister of Manpower Regulation No.
Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. 16 of 2024 concerning the Determination of the 2025 Minimum
Upah karyawan tetap di tingkat terendah dibandingkan UMR/ Wage. The comparison of permanent employees’ wages at the
Provinsi selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut: [OJK lowest level against the regional minimum wage is presented in
F.20] the following table: [OJK F.20]
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 137
Page 138
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Komposisi Persentase Remunerasi Karyawan Tahun 2025 [GRI 405-2][CSS-12.19.7]
Percentage of Employee Remuneration in 2025
Besaran Gaji Dasar Karyawan
Besaran UMP Provinsi/ Rasio UMR dibandingkan Gaji
Golongan Terendah sebagai
Wilayah Operasional Kabupaten (Rp) Dasar (%)
Karyawan Baru (Rp)
Operational Areas Provincial/Regency Minimum Wage The Ratio of Minimum Wage
Basic Salary for Lowest Class
(IDR) Compared to Basic Salary (%)
Employee as New Employee (IDR)
Jakarta 5.396.761 5.397.000 100%
Tarakan 3.580.160 4.461.000 100%
Malinau 3.580.160 3.842.000 100%
Bima 2.637.147 2.638.000 100%
Kutai Kertanegara 3.841.706 3.842.000 100%
Selain upah pokok, Perseroan juga memberikan manfaat dan In addition to base wages, the Company also provides other
fasilitas lainnya kepada seluruh karyawan yang ada di Mitrabara, benefits and facilities to all employees at Mitrabara, including
baik itu karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. both permanent and non-permanent staff.
Manfaat dan Fasilitas yang Diterima Karyawan [GRI 401-2] [CSS-12.15.3]
Benefits and Facilities Received by Employees
Karyawan Tidak Tetap
Uraian Karyawan Tetap
Non-permanent
Description Permanent Employees
Employees
Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan Kerja
Workplace Disability and Accident Insurance
√ √
Asuransi Meninggal Dunia karena Karyawan
Death Insurance Due to Employees
√ √
Asuransi Meninggal Dunia Bukan karena Karyawan
Death Insurance Not Due to Employees
√ √
Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan di Luar Kecelakaan Kerja
Insurance for Disabilities and Accidents Outside Work Accidents
√ √
Jaminan Kesehatan bagi Karyawan
Health Insurance for Employees
√ √
Jaminan Kesehatan bagi Pasangan Karyawan
Health Insurance for Employees’ Spouse
√ √
Jaminan Kesehatan bagi Anak Karyawan
Health Insurance for Employee’s Children
√ √
Cuti Melahirkan
Maternity Leave
√ √
Cuti Haid
Menstruation Leave
√ √
Cuti Menunaikan Haji atau Ziarah Keagamaan
Leave to Perform Hajj or Religious Pilgrimage
√ √
Tunjangan Hari Raya
Holiday Allowance
√ √
Dana Pensiun
Pension Fund
√ √
Pesangon
Severance Pay
√ √
138 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Perjanjian Perundingan Kolektif [GRI 2-26, 2-30, 407-1] Collective Bargaining Agreement [GRI 2-26, 2-30, 407-1]
[CSS-12.18.2] [CSS-12.18.2]
Perseroan memastikan setiap karyawan memiliki kebebasan The Company ensures that every employee has the freedom to
untuk menyampaikan pendapat, berekspresi, dan menyuarakan express opinions, voice concerns, and share aspirations openly.
aspirasinya secara terbuka. Hak dan kewajiban karyawan Employee rights and responsibilities are clearly regulated in the
diatur secara jelas dalam Peraturan Perusahaan (PP) yang Company Regulations (PP), which have been approved by the
telah disahkan oleh instansi ketenagakerjaan sesuai dengan relevant labor authorities in accordance with applicable laws.
peraturan yang berlaku.
Untuk mendukung komunikasi yang efektif antara karyawan To support effective communication between employees and
dan manajemen, setiap keluhan atau masukan dapat management, any complaints or suggestions can be submitted
disampaikan kepada atasan langsung, yang kemudian akan to direct supervisors, who then forward them to the Human
diteruskan kepada Departemen Sumber Daya Manusia untuk Resources Department for fair and transparent follow-up. In
ditindaklanjuti dengan cara yang adil dan transparan. Selain addition, the Company periodically organizes meetings between
itu, Perseroan secara berkala mengadakan pertemuan antara employees and the Board of Directors as an open forum to foster
karyawan dan jajaran Direksi sebagai forum dialog terbuka a harmonious work environment.
untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap komunikasi terbuka, As part of its commitment to open communication, the Company
Perseroan menyediakan berbagai program bagi karyawan provides various programs for employees to support these
yang mendukung inisiatif ini di antaranya: initiatives, including:
Mendukung Aktivitas di Luar Operasional Mitrabara Program Paguyuban
Support for Activities Outside of Mitrabara Operations Paguyuban Program
Karyawan diperbolehkan untuk membentuk komunitas sebagai wadah Mengadakan Program Paguyuban sebagai wadah dan sarana kegiatan
untuk menyalurkan hobi, menyelenggarakan berbagai kegiatan atau sosial yang bersifat gotong royong, kesehatan, keagamaan, olahraga,
kompetisi olahraga, serta memberikan kesempatan untuk menjalankan seni dan budaya, serta media komunikasi antar karyawan dan
ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Manajemen Perseroan.
Employees are allowed to form communities as a platform for expressing The Paguyuban Program is organized as a platform and means for social
hobbies, organizing various sports activities or competitions, and activities that promote cooperation, health, religion, sports, arts, and
providing opportunities to practice religious activities according to their culture, as well as communication between employees and Management.
respective faiths.
Cuti Melahirkan Maternity Leave
Mitrabara memberikan dukungan kepada karyawan wanita Mitrabara provides support to female employees, which is
yang ditunjukkan melalui hak cuti hamil dan cuti melahirkan/ reflected in maternity and pregnancy-related leave entitlements.
keguguran. Adapun waktu cuti melahirkan yang diberikan Female employees are granted 90 calendar days of maternity
kepada karyawan wanita adalah 90 hari kalender. Perseroan leave. The Company also provides male employees with 2
juga memberikan cuti selama 2 hari kalender kepada karyawan calendar days of leave to accompany their spouse during the
pria untuk menemani istrinya dalam proses persalinan. childbirth process.
Cuti Melahirkan [GRI 401-3][CSS-12.15.4]
Maternity Leave
2025 2024
Keterangan
Description Wanita Pria Wanita Pria
Female Male Female Male
Jumlah karyawan yang berhak mendapatkan hak cuti
47 635 42 540
Employees entitled to leave benefits
Jumlah karyawan yang menggunakan hak cuti
6 17 6 7
Employees taking leave benefits
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah masa cuti berakhir
6 17 5 7
Employees returning to work after leave
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 139
Page 140
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Cuti Melahirkan [GRI 401-3][CSS-12.15.4]
Maternity Leave
2025 2024
Keterangan
Description Wanita Pria Wanita Pria
Female Male Female Male
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah masa cuti berakhir, yang masih
dipekerjakan kembali 12 bulan setelah kembali bekerja (cuti diambil pada tahun
sebelumnya) 6 15 5 7
Number of employees returning from leave who are still employed 12 months after
returning to work (leave taken in the previous year)
Tingkat karyawan yang menggunakan hak cuti yang kembali bekerja (%)
100% 88,20% 83,33% 100%
Rate of employees who took leave and returned to work (%)
Tingkat karyawan yang kembali setelah masa cuti berakhir, yang masih
dipekerjakan kembali 12 bulan setelah kembali bekerja (%)
100% 88,20% 100% 100%
Rate of employees returning from leave who are still employed 12 months after
returning (%)
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan Employee Training and Development
[OJK F.22][IDX S-05] [OJK F.22][IDX S-05]
Mitrabara memberikan kesempatan pelatihan teknis dan Mitrabara provides opportunities for both technical and non-
non-teknis kepada seluruh karyawan. Sepanjang tahun 2025, technical training to all employees. Throughout 2025, the
Perseroan menyelenggarakan 76 jenis pelatihan dengan total Company conducted 76 types of training with a total expenditure
dana yang dikeluarkan sebesar Rp918.560.000 juta. Pelatihan of IDR 918,560,000 million. The training sessions were held both
dilaksanakan baik secara luring maupun daring. Jumlah total offline and online. The total number of participants who attended
peserta yang mengikuti pelatihan pada tahun 2025 tercatat the training in 2025 amounted to 705 training participants. [GRI
sebanyak 705 perserta pelatihan. [GRI 404-2] [CSS-12.15.7] 404-2] [CSS-12.15.7]
Jam Pelatihan Karyawan [GRI 404-1] [CSS-12.15.6]
Employee Training Hours
Uraian Satuan
2025 2024 2023 2022
Description Unit
Jumlah Peserta Orang
705 1.882 1.146 484
Total Participant People
Jam Pelatihan Jam
6.975 20.665 14.080 16.552
Training Hour Hour
Jam Pelatihan per Karyawan Jam/Orang
10 10,98 12,29 34,20
Training Hour per Employee Hour/People
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan berdasarkan Level Organisasi [GRI 404-1][CSS-12.15.6]
Average Employee Training Hours by Organizational Level
2025 2024
Pria Wanita Keseluruhan Pria Wanita Keseluruhan
Male Female Total Male Female Total
Level Organisasi
Organizational Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata
Level Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam
Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan
Training Average Training Average Training Average Training Average Training Average Training Average
Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training
Hours Hours Hours Hours Hours Hours
Eksekutif
327 25 10 24 337 23 72 11,40 0 0 72 11,40
Executive
Manajer
1.077 8 213 9 1.290 9 156 10,90 16 16 172 10,90
Manager
140 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan berdasarkan Level Organisasi [GRI 404-1][CSS-12.15.6]
Average Employee Training Hours by Organizational Level
2025 2024
Pria Wanita Keseluruhan Pria Wanita Keseluruhan
Male Female Total Male Female Total
Level Organisasi
Organizational Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata
Level Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam Jam
Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Pelatihan
Training Average Training Average Training Average Training Average Training Average Training Average
Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training Hours Training
Hours Hours Hours Hours Hours Hours
Departemen/
Kepala Seksi
2.357 11 171 10 2.528 10 215 11,70 104 9,94 319 11,70
Department/
Section Head
Supervisor 1.701 10 331 10 2.032 10 2.707 10,98 245 11,63 2.952 10,98
Staff 510 9 213 8 723 9 16.822 10,91 328 11 17.150 10,91
Skill 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Non-Skill 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7
Jumlah
5.972 63 938 61 6.910 43 19.972 55,89 693 48,57 20.665 55,89
Total
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai [IDX S-05]
Employee Training and Development
Rata-rata jam pelatihan per pegawai dalam Jumlah pegawai yang ikut serta dalam program Persentase jumlah pegawai yang ikut serta
tahun pelaporan pelatihan dalam pelatihan (%)
Average training hours per employee during the Number of employees participating in training Percentage of employees participating in train-
reporting year programs ing programs (%)
10 Jam | Pegawai 705 orang
10 hours | employee 705 people
100%
Selain menyediakan program pendidikan dan pelatihan bagi In addition to providing education and training programs
karyawan aktif, Perseroan juga menyelenggarakan pelatihan for active employees, the Company also conducts training
bagi karyawan yang akan memasuki masa pensiun melalui for employees approaching retirement through a transition
program bantuan peralihan. Program ini dirancang untuk assistance program. This program is designed to equip
membekali karyawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan employees with the knowledge, skills, and preparedness needed
kesiapan yang diperlukan agar tetap produktif setelah pensiun. to remain productive after retirement. Participants include
Peserta program meliputi karyawan berusia mulai 50 tahun employees aged 50 or 53, prior to reaching the retirement age of
atau 53 tahun sebelum mencapai usia pensiun 55 tahun. Pada 55. In the reporting year, the retirement preparation training was
tahun pelaporan, pelatihan persiapan pensiun diselenggarakan held in 2025 in Loreh and was attended by 20 employees without
pada tahun 2025 di Loreh dan diikuti oleh 20 karyawan tanpa spouses (remote area). [GRI 404-2]
pasangan (remote area). [GRI 404-2]
Penilaian Karyawan dan Jenjang Karier Employee Evaluation and Career Progression
[OJK F.22][GRI 404-3] [OJK F.22][GRI 404-3]
Penilaian kinerja karyawan merupakan proses penting dalam Employee performance evaluation is a crucial process in
menjaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di maintaining and enhancing the quality of human resources
Mitrabara. Melalui proses ini, manajemen dapat mengevaluasi at Mitrabara. Through this process, management can assess
pencapaian karyawan terhadap target, standar, dan ekspektasi employees’ achievements against established targets, standards,
yang telah ditetapkan, sekaligus memberikan umpan balik and expectations, while providing constructive feedback that
konstruktif yang mendorong peningkatan motivasi, kinerja, fosters motivation, performance, and job satisfaction.
dan kepuasan kerja.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 141
Page 142
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Mitrabara melakukan penilaian kinerja tahunan bagi setiap Mitrabara conducts annual performance evaluations for all
karyawan menggunakan metode Individual Performance employees using the Individual Performance Planning &
Planning & Performance Appraisal (IPPA). Penilaian ini Performance Appraisal (IPPA) method. This assessment aims to
bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian kinerja selama satu evaluate employees’ performance over a one-year period and
tahun kerja dan menjadi salah satu dasar perusahaan dalam serves as a basis for the Company’s career development and
melaksanakan program pengembangan karier serta pelatihan training programs. The evaluation process involves completing
karyawan. Proses penilaian dilakukan dengan mengisi lembar an Individual Performance Planning (IPP) worksheet, which is
kerja Individual Performance Planning (IPP), yang kemudian then reviewed periodically at mid-year and at the end of the
dievaluasi secara rutin pada pertengahan dan akhir periode reporting period.
pelaporan.
Sepanjang tahun 2025, 100% karyawan telah mengikuti proses Throughout 2025, 100% of employees underwent the performance
penilaian kinerja. Di antara hasil penilaian tersebut, sebanyak evaluation process. Among the results of these evaluations, 30
30 karyawan atau 10% karyawan memperoleh promosi, 50 employees (10%) received promotions, 50 employees (20%)
karyawan atau 20% karyawan menjalani rotasi, dan tidak ada were rotated to new positions, and none (0%) were demoted, in
atau (0%) menerima demosi sesuai mekanisme yang berlaku. accordance with established procedures.
142 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Perseroan berhasil mempertahankan
kinerja keselamatan kerja yang optimal,
mencatatkan nol kasus fatality, nol
kasus Lost Time Injury (LTI), nihil laporan
Penyakit Akibat Kerja atau Kejadian
Akibat Penyakit Tenaga Kerja.
The Company has successfully maintained
optimal workplace safety performance,
recording zero fatalities, zero Lost
Time Injuries (LTIs), and no reports of
occupational diseases or work-related
illnesses.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 143
Page 144
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Mewujudkan Tempat Kerja yang Aman dan Berkualitas [OJK F.21] [IDX S-11]
Creating a Safe and Quality Workplace
Lingkungan kerja yang aman dan berkualitas sangat penting A safe and quality work environment is essential for the Company
bagi Perseroan karena dapat meningkatkan motivasi dan as it enhances employee motivation and drives productivity,
mendorong produktivitas karyawan yang bermuara pada ultimately contributing to the overall growth of the Company’s
bertumbuhnya kinerja Perseroan secara keseluruhan. Dengan performance. By providing a safe workplace, the Company can
menyediakan lingkungan yang aman, Perseroan dapat reduce the risk of occupational accidents and injuries that may
mengurangi risiko kecelakaan dan cedera kerja yang berpotensi otherwise lead to insurance claims and other related losses.
mengurangi biaya terkait klaim asuransi dan kerugian lainnya.
Selain itu, lingkungan kerja yang aman dan berkualitas lengkap Moreover, a safe and high-quality work environment, supported
dengan fasilitas, sarana, dan prasarana kerja berperan penting by adequate facilities, infrastructure, and work equipment, plays a
dalam meningkatkan kepuasan kerja, menurunkan tingkat significant role in improving job satisfaction, reducing employee
turnover, dan mendorong kreativitas serta inovasi karyawan. turnover rates, and fostering employee creativity and innovation.
Kebijakan [GRI 3-3][CSS-12.14.1] Policies [GRI 3-3][CSS-12.14.1]
1. Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP). 1. Mining Safety Management System (SMKP).
2. Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 2. Quality, Safety and Occupational Health Policies, Mining
Keselamatan Operasional Pertambangan. Operational Safety.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Mitrabara menunjukkan komitmennya dalam menciptakan Mitrabara demonstrates its commitment to creating a safe,
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung healthy, and productivity-supportive work environment by
produktivitas dengan secara konsisten menjalankan ketentuan consistently implementing the provisions stipulated under the
yang tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. prevailing Manpower Law. For the Company, compliance with
Bagi Perseroan, kepatuhan terhadap regulasi ini bukan such regulations is not merely a legal obligation, but also a
hanya kewajiban hukum, tetapi juga langkah strategis untuk strategic measure to build healthy and sustainable employment
membangun hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan relationships between the Company and all employees.
antara Perseroan dan seluruh karyawan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standar This commitment is realized through the implementation of
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aspek Occupational Health and Safety (OHS/K3) standards in every
operasional. Perseroan memastikan bahwa prosedur kerja aspect of operations. The Company ensures that work procedures
disusun dengan memperhatikan keselamatan seluruh pihak, are developed with due consideration for the safety of all parties,
mulai dari pimpinan hingga pelaksana, yang bersama-sama from management to operational personnel, who share collective
bertanggung jawab untuk menerapkannya. responsibility for their implementation.
Sebagai bagian dari upaya membentuk budaya kerja yang As part of its efforts to foster a safety-oriented work culture, the
peduli keselamatan, Perseroan rutin mengadakan kegiatan Company regularly conducts OHS promotion activities, such
promosi K3, seperti kampanye keselamatan, pelatihan tanggap as safety campaigns, emergency response training, and the
darurat, dan penyediaan materi informasi yang mudah provision of easily understood informational materials within
dipahami di lingkungan kerja. Semua ini bertujuan untuk the workplace. These initiatives aim to enhance awareness and
menumbuhkan kesadaran serta keterlibatan aktif karyawan encourage active employee participation in creating a safer
dalam menciptakan tempat kerja yang lebih aman. working environment.
Selain itu, Perseroan terus mengembangkan kemampuan dan In addition, the Company continuously develops employees’
wawasan karyawan di bidang K3 melalui program pelatihan competencies and insights in the field of OHS through relevant
dan sertifikasi yang relevan. Dengan demikian, karyawan tidak training and certification programs. Through these efforts,
hanya memahami pentingnya keselamatan kerja, tetapi juga employees not only understand the importance of workplace
dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan safety, but are also empowered to become agents of change in
kerja yang lebih baik. establishing a better working environment.
144 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sumber Daya dan Evaluasi Resource and Evaluation
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Mitrabara Occupational Health and Safety (OHS) management at Mitrabara
dijalankan secara menyeluruh oleh Departemen Kesehatan dan is comprehensively implemented by the Health and Safety
Keselamatan dengan tujuan utama menciptakan tempat kerja Department with the primary objective of creating a safe, healthy,
yang aman, sehat, dan mendukung produktivitas berkelanjutan. and productivity-driven workplace that supports sustainable
Untuk mencapai hal tersebut, berbagai kebijakan dan prosedur performance. To achieve this objective, various policies and
telah dirancang secara sistematis dan diterapkan secara procedures have been systematically developed and consistently
konsisten. Tim K3 bekerja aktif dalam mengenali potensi implemented. The OHS team actively works to identify potential
bahaya, mengelola risiko, serta mencegah kecelakaan dan hazards, manage risks, and prevent occupational accidents and
penyakit akibat kerja. work-related illnesses.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap peningkatan kualitas As part of its commitment to continuous quality improvement,
yang berkelanjutan, Perseroan secara rutin melakukan evaluasi the Company regularly conducts evaluations to measure the
untuk mengukur efektivitas penerapan K3. Sistem Manajemen effectiveness of OHS implementation. The Mining Safety
Keselamatan Pertambangan (SMKP) Minerba diterapkan dalam Management System (SMKP) for Mineral and Coal is applied in
setiap proses penambangan untuk menjamin keselamatan every mining process to ensure the safety and health of workers
dan kesehatan pekerja di area operasional Mitrabara. Evaluasi within Mitrabara’s operational areas. These evaluations are
tersebut dilakukan oleh tim internal yang kompeten serta carried out by competent internal teams and involve independent
melibatkan lembaga independen eksternal untuk memastikan external institutions to ensure that OHS implementation
penerapan K3 sesuai dengan standar internasional seperti ISO complies with international standards such as ISO 45001:2018
45001:2018 dan ISO 9001:2015. Proses evaluasi menggunakan and ISO 9001:2015. The evaluation process utilizes validated audit
instrumen audit yang teruji dan didukung oleh sistem pelaporan instruments and is supported by a data-based reporting system
berbasis data yang memungkinkan analisis mendalam. that enables in-depth analysis.
Hasil evaluasi yang diperoleh disusun dalam laporan lengkap, The evaluation results are compiled into comprehensive reports,
yang menjadi dasar untuk merancang strategi perbaikan, which serve as the basis for formulating improvement strategies,
menyesuaikan kebijakan, dan mengembangkan program adjusting policies, and developing more effective training and
pelatihan serta pencegahan yang lebih efektif. Dengan preventive programs. Through an objective and high-standard
pendekatan evaluasi yang objektif dan berstandar tinggi, evaluation approach, the Company ensures that operational
Perseroan dapat memastikan kegiatan operasional berjalan activities are conducted in compliance with applicable laws and
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan dan standar regulations as well as global standards. The successful attainment
global. Keberhasilan memperoleh sertifikasi ISO 45001 of ISO 45001 certification reflects the Company’s commitment to
menunjukkan komitmen Perseroan dalam membangun sistem establishing a robust and sustainable OHS management system.
manajemen K3 yang kuat dan berkelanjutan.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Occupational Health and Safety (OHS)
Mitrabara menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan Mitrabara implements Occupational Health and Safety (OHS/K3)
kerja (K3) dalam setiap proses bisnisnya, yang didukung oleh principles in every aspect of its business processes, supported
sertifikasi ISO 45001:2018 yang telah diperoleh Perseroan. by the ISO 45001:2018 certification obtained by the Company.
Selain itu, Perseroan juga memastikan bahwa manajemen K3 In addition, the Company ensures that its OHS management
yang diterapkan sesuai dengan peraturan dan kebijakan K3 practices are aligned with the prevailing OHS regulations and
yang berlaku di Indonesia. policies in Indonesia.
Sistem Manajemen Keselamatan Mining Safety Management System (MSMS)
Pertambangan (SMKP) [GRI 403-1, 403-8][CSS-12.14.2, CSS-12.14.9] [GRI 403-1, 403-8][CSS-12.14.2, CSS-12.14.9]
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) The Mining Safety Management System (SMKP) is implemented
diterapkan oleh Mitrabara untuk seluruh karyawan, termasuk by Mitrabara for all employees, including non-employee workers,
pekerja yang bukan karyawan, pengunjung, mitra, kontraktor, visitors, partners, contractors, and other stakeholders. The
dan pemangku kepentingan lainnya. Penerapan sistem implementation of this management system refers to Regulation
manajemen ini mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan of the Minister of Energy and Mineral Resources (ESDM) No. 26
Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 26 Tahun 2018 mengenai of 2018 concerning the Implementation of Good Mining Practices
Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan and Supervision of Mineral and Coal Mining. The Company also
Pertambangan Mineral dan Batubara. Perseroan juga applies the Occupational Health and Safety Management System
menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) in alignment with Government Regulation No. 50 of
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 145
Page 146
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Kerja (SMK3) yang selaras dengan Peraturan Pemerintah 2012 concerning the Implementation of Occupational Health
No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen and Safety Management Systems. In addition, the Company has
Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Selain itu, Perseroan telah established a Quality, Occupational Health and Safety, Mining
memiliki Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Operational Safety, and Environmental Policy approved by the
Keselamatan Operasional Pertambangan, dan Lingkungan President Director.
yang telah disetujui oleh Direktur Utama.
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) The Mining Safety Management System (SMKP) is applied to all
diterapkan untuk seluruh karyawan Mitrabara, serta pekerja Mitrabara employees, as well as non-employee workers and all
lain yang bukan karyawan, seluruh mitra kerja/kontraktor, baik business partners/contractors, including hauling and coal getting
kontraktor hauling dan coal getting serta mitrakerja lainnya. contractors and other partners. The Company’s management
Penerapan sistem manajemen Perseroan merujuk pada system implementation refers to Regulation of the Minister of
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. Energy and Mineral Resources (ESDM) No. 26 of 2018 concerning
26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang the Implementation of Good Mining Practices and Supervision of
Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara. Mineral and Coal Mining. In addition to SMKP, the Company also
Selain SMKP, Perseroan juga menerapkan Sistem Manajemen implements the Occupational Health and Safety Management
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang selaras dengan System (SMK3) in accordance with Government Regulation No.
Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 terkait Penerapan 50 of 2012 regarding the Implementation of Occupational Health
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pada and Safety Management Systems. In 2025, Mitrabara completed
tahun 2025, Mitrabara sudah selesai menjalankan proses audit the internal SMKP audit process conducted from December 1st -
internal SMKP dengan rentang waktu 1 – 11 Desember 2025. 11th, 2025.
Perseroan juga proaktif menyelaraskan dengan regulasi baru The Company also proactively aligns with new regulations in
di bidang pertambangan batubara antara lain Undang-undang the coal mining sector, including Law No. 2 of 2025 concerning
Nomor 2 Tahun 2025 Tentang Perubahan Keempat Atas Undang- the Fourth Amendment to Law No. 4 of 2009 on Mineral and
undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Coal Mining, as well as Government Regulation No. 39 of 2025
dan Batubara, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun concerning the Second Amendment to Government Regulation
2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 96 of 2021 on the Implementation of Mineral and Coal Mining
Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Business Activities.
Pertambangan Mineral dan Batubara.
146 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3 [GRI 403-2, 403- Identification and Management of OHS Risks
7][CSS-12.14.3,CSS-12.14.8] [GRI 403-2, 403-7][CSS-12.14.3,CSS-12.14.8]
Mitrabara berkomitmen untuk menciptakan lingkungan Mitrabara is committed to creating a safe and healthy work
kerja yang aman dan sehat dengan secara rutin melakukan environment by routinely conducting mapping of high-risk
pemetaan terhadap pekerjaan berisiko tinggi. Seluruh proses activities. All processes related to hazard identification, risk
identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian bahaya assessment, and hazard control across each departmental
setiap bisnis proses departemen di Perseroan tertuang dalam business process within the Company are documented in the
dokumen IBPR, sedangkan proses investigasi setiap insident/ Hazard Identification and Risk Assessment (IBPR) document,
accident tertuang dalam dokumen LPI. while the investigation process for each incident/accident is
documented in the Incident Investigation Report (LPI).
Untuk mencegah kecelakaan kerja, Mitrabara memberikan To prevent occupational accidents, Mitrabara grants workers
wewenang kepada pekerja untuk menghentikan pekerjaan the authority to stop work if they identify potential hazards
jika mereka menemukan potensi bahaya, serta melaporkannya and to report such findings to their supervisors. The Company
kepada pengawas. Perseroan menegaskan bahwa keselamatan emphasizes that safety is the top priority, and employees will
adalah prioritas utama, dan pekerja tidak akan dikenakan not be subject to sanctions in such circumstances. This approach
sanksi dalam situasi tersebut. Pendekatan ini mencerminkan reflects Mitrabara’s commitment to fostering a responsible
komitmen Mitrabara terhadap budaya keselamatan dan occupational health and safety culture and ensuring protection
kesehatan kerja yang bertanggung jawab serta perlindungan for all employees.
bagi seluruh karyawan.
Jenis-Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya
Types of High-Risk Jobs and Their Management
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Uraian Kegiatan dan Risiko Mitigasi dan Pencapaian Tahun 2025
High-Risk Job Type Activity Description and Risks Mitigation and Achievements in 2025
Aktivitas peledakan Aktivitas peledakan mencakup perencanaan, Untuk memitigasi risiko aktivitas peledakan,
Blasting activities persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dalam dapat dilakukan pengendalian getaran dengan
proses meledakkan material batuan keras di pengaturan pola ledakan, penggunaan alat
area tambang, yang berisiko menimbulkan pemantau, dan teknik peledakan bertahap,
getaran berlebih, lontaran batu (flyrock), serta mencegah lontaran batu dengan
kebisingan, debu, serta potensi cedera hingga blasting mat dan zona aman. Selain itu,
berakibat fatality. mitigasi kebisingan, debu, dan potensi cedera
pekerja dilakukan melalui penggunaan APD,
Blasting activities involve planning, preparation, penyiraman area, pelatihan keselamatan, serta
execution, and evaluation of the process of penerapan prosedur izin kerja dan komunikasi
blasting hard rock materials in mining areas. yang efektif.
This poses risks such as excessive vibration,
flyrock, noise, dust, and potential injuries Mitigation of blasting risks includes controlling
leading to fatalities. vibration through blast pattern adjustment,
using monitoring equipment, and implementing
staged blasting techniques. Flyrock is mitigated
with blasting mats and safe zones. Noise,
dust, and injury risks are mitigated by using
PPE, watering the area, safety training, and
implementing work permits and effective
communication.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 147
Page 148
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Jenis-Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya
Types of High-Risk Jobs and Their Management
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Uraian Kegiatan dan Risiko Mitigasi dan Pencapaian Tahun 2025
High-Risk Job Type Activity Description and Risks Mitigation and Achievements in 2025
Bekerja di ketinggian Aktivitas bekerja di ketinggian mencakup Mitigasi risiko bekerja di ketinggian meliputi
Working at heights pemasangan, perawatan, atau inspeksi di penggunaan alat pelindung jatuh seperti full
area yang memiliki potensi jatuh, seperti body harness dengan lanyard yang terhubung
scaffolding, tangga, atau struktur tinggi. ke anchor point yang kuat, pemasangan
Risiko utama yang dapat terjadi meliputi guardrail atau safety net, serta pemeriksaan
jatuh dari ketinggian menyebabkan cedera rutin terhadap struktur tempat bekerja. Selain
hingga fatality, kelelahan akibat postur kerja itu, pekerja harus mendapatkan pelatihan
yang tidak ergonomis, serta bahaya kejatuhan keselamatan kerja di ketinggian yakni Working
benda. at Height (WAH), mengikuti prosedur izin
kerja (work permit), menggunakan alat kerja
Activities involving work at heights include yang aman, serta memastikan pengawasan
installation, maintenance, or inspection of dan komunikasi yang efektif selama pekerjaan
scaffolding, ladders, or high structures. Main berlangsung.
risks include falling from height causing injuries
or fatalities, fatigue from non-ergonomic Mitigation for working at heights includes
working postures, and falling objects. using fall protection equipment such as a full
body harness with a lanyard attached to a
secure anchor point, installation of guardrails
or safety nets, and regular inspections of
the work structure. Workers must undergo
Working at Height (WAH) safety training, follow
work permit procedures, use safe working
tools, and ensure effective supervision and
communication during work.
148 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Jenis-Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya
Types of High-Risk Jobs and Their Management
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Uraian Kegiatan dan Risiko Mitigasi dan Pencapaian Tahun 2025
High-Risk Job Type Activity Description and Risks Mitigation and Achievements in 2025
Bekerja di dekat atau di atas air Aktivitas bekerja di dekat atau di atas air Mitigasi risiko bekerja di dekat atau di atas
Working near or over water mencakup pekerjaan di dermaga, jembatan, air mencakup penggunaan alat pelindung
kapal, settling pond, atau area perairan diri (APD) seperti life jacket atau pelampung,
lainnya. Risiko utama meliputi terpeleset dan pemasangan pagar pengaman atau safety net
jatuh ke air, tenggelam, hipotermia, serta di area kerja, serta penyediaan jalur evakuasi
keterbatasan akses evakuasi. yang jelas.
Activities near or over water include work at Selain itu, pekerja harus mendapatkan
docks, bridges, ships, settling ponds, or other pelatihan keselamatan di lingkungan perairan,
water bodies. Major risks include slipping and memastikan adanya tim penyelamat atau alat
falling into the water, drowning, hypothermia, penyelamatan darurat seperti lifebuoy dan
and limited access for evacuation. perahu evakuasi, serta menerapkan prosedur
izin kerja dan pengawasan ketat selama
aktivitas berlangsung.
Mitigation of risks when working near or over
water involves the use of personal protective
equipment (PPE) such as life jackets or flotation
devices, installation of safety barriers or safety
nets around the work area, and provision of
clear evacuation routes.
Workers must receive safety training for water
environments, ensure the availability of rescue
teams or emergency rescue equipment such
as lifebuoys and evacuation boats, and follow
work permit procedures with close supervision
during activities.
Mitrabara menyediakan kontak Kepala Teknik Tambang (KTT) Mitrabara provides the contact of the Head of Mining Engineering
untuk setiap karyawan di site yang ingin menyampaikan (KTT) for any employee on-site who wants to report OHS-related
keluhan atau permasalahan terkait K3. Semua keluhan dan issues or complaints. All complaints and issues are followed up by
permasalahan akan ditindaklanjuti oleh Departemen Kesehatan the Health and Safety Department regardless of the employee’s
dan Keselamatan tanpa memandang status atau jabatan status or position. Throughout 2025, the Company did not
karyawan. Namun demikian, sepanjang tahun 2025, Perseroan receive any OHSrelated complaints.
tidak menerima keluhan terkait K3.
Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja Workplace Accidents and Illness because of
Work
Perseroan menyediakan lingkungan kerja yang layak dan The Company provides a decent and safe working environment
aman dengan fasilitas yang dirancang untuk memastikan with facilities designed to ensure the comfort of every employee.
kenyamanan setiap karyawan. Mitrabara menyediakan Mitrabara equips work areas with emergency response equipment
peralatan tanggap darurat di area kerja serta fasilitas klinik dan as well as clinic facilities and healthcare services accessible to all
pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh semua karyawan. employees. [GRI 403-3][CSS-12.14.4]
[GRI 403-3][CSS-12.14.4]
Selama periode 2022-2025, Perseroan berhasil mempertahankan During the 2022–2025 period, the Company successfully
kinerja keselamatan kerja yang optimal, mencatatkan nol kasus maintained optimal occupational safety performance, recording
fatality, nol kasus Lost Time Injury (LTI), serta tanpa adanya zero fatalities, zero Lost Time Injury (LTI) cases, and no reported
laporan Penyakit Akibat Kerja (PAK) atau Kejadian Akibat Occupational Diseases (PAK) or Work-Related Illness Incidents
Penyakit Tenaga Kerja (KAPTK). Rasio Kelayakan Kerja (RKK) (KAPTK). The Work Fitness Ratio (RKK) remained stable at 100% for
tercatat stabil di angka 100% selama empat tahun berturut- four consecutive years, indicating that all workers were deemed
turut, menunjukkan bahwa seluruh pekerja dinilai layak untuk fit to work without significant health or safety constraints. [GRI 403-
bekerja tanpa hambatan kesehatan atau keselamatan yang 9, 403-10][CSS-12.14.10, CSS-12.14.11]
signifikan. [GRI 403-9, 403-10] [CSS-12.14.10, CSS-12.14.11]
Lebih lanjut, baik Frequency Rate (FR) maupun Severity Rate Furthermore, both the Frequency Rate (FR) and Severity Rate
(SR) menunjukkan nilai 0,00 dalam periode tersebut. Hal itu (SR) recorded 0.00 during the same period. This indicates that
menandakan bahwa tidak ada insiden yang menyebabkan there were no incidents resulting in lost workdays or significant
kehilangan waktu kerja atau tingkat keparahan kecelakaan accident severity. These achievements reflect the Company’s
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 149
Page 150
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
yang signifikan. Pencapaian ini mencerminkan komitmen strong commitment to a sustainable safety culture and the
kuat Perseroan terhadap budaya keselamatan kerja yang effective implementation of its Occupational Health and Safety
berkelanjutan serta keberhasilan implementasi sistem (OHS/K3) management system across all operational lines. [GRI
manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif 403-9][CSS-12.14.10]
di seluruh lini operasi. [GRI 403-9] [CSS-12.14.10]
Mitrabara mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan Mitrabara implements the Mining Safety Management System
Pertambangan (SMKP) Minerba untuk memastikan setiap (SMKP) for Mineral and Coal to ensure that every employee is
karyawan terhindar dari risiko kesehatan yang terkait dengan protected from work-related health risks. The Company also
pekerjaan. Perseroan juga menerapkan proses Identifikasi applies Hazard Identification and Risk Control (IBPR) processes
Bahaya dan Pengendalian Risiko (IBPR) serta Health Risk and conducts Health Risk Assessments (HRA) as preventive
Assessment (HRA) sebagai langkah preventif untuk menciptakan measures to create a safe and healthy work environment.
lingkungan kerja yang aman dan sehat. Dengan penerapan Through the implementation of these two methods, potential
kedua metode ini, potensi bahaya dapat diidentifikasi lebih hazards can be identified at an early stage, enabling appropriate
awal sehingga langkah pengendalian yang tepat dapat control measures to be planned and executed to reduce
direncanakan dan dilaksanakan untuk mengurangi risiko occupational safety and health risks. The effectiveness of IBPR
keselamatan dan kesehatan karyawan. Efektivitas penerapan and HRA implementation has been demonstrated. Furthermore,
IBPR dan HRA terbukti berhasil. Selain itu, untuk meningkatkan to enhance employees’ overall well-being, the Company
kualitas kesehatan pekerja, Perseroan menyediakan sarana dan provides facilities and infrastructure for gym activities, basketball,
prasarana untuk gym, basket, badminton, lari, bersepeda dan badminton, running, cycling, and football/futsal, along with
sepak bola/futsal beserta komunitasnya. [GRI 403-6][CSS-12.14.7] supporting communities for these activities. [GRI 403-6][CSS-12.14.7]
Jam Kerja Aman
Safe Working Hours
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jam Kerja Aman Jam 7.371.310 7.906.749 5.461.333
Safe Working Hour Hour
Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2025 [IDX S-06 ]
Occupational Accidents in 2025
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius dan
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai fatal dari total pegawai (%)
Occupational Accident Frequency per Total Employees Percentage of Serious and Fatal Occupational Accidents Relative to Total
Employees (%)
0 kali 0%
Penerapan Budaya Keselamatan dan Implementation of Occupational Health and
Kesehatan Kerja (K3) Safety (OHS) Culture
Sebagai bagian dari komitmen Mitrabara terhadap keselamatan As part of Mitrabara’s commitment to occupational health
dan kesehatan kerja, Perseroan memastikan adanya mekanisme and safety, the Company ensures the existence of mechanisms
yang memungkinkan karyawan untuk terlibat secara aktif that enable employees to actively participate in dialogue and
dalam dialog dan konsultasi terkait K3. Dalam hal ini, P2K3 consultation regarding OHS. In this context, the Workplace
berperan sebagai lembaga pembina K3 yang memberikan Safety and Health Committee (P2K3) serves as the OHS advisory
saran kepada manajemen, mengawasi pelaksanaan program body, providing recommendations to management and
keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, lembaga yang overseeing the implementation of occupational health and safety
sama juga melakukan identifikasi bahaya serta inspeksi rutin, programs. Additionally, this committee also conducts hazard
memastikan tindak lanjut temuan, mendukung investigasi identification and routine inspections, ensures follow-up on
insiden, memonitor kepatuhan terhadap regulasi K3, serta findings, supports incident investigations, monitors compliance
meningkatkan komunikasi, pelatihan, dan kesadaran K3 bagi with OHS regulations, and promotes OHS communication,
seluruh pekerja dan kontraktor di lingkungan Perseroan. Melalui training, and awareness for all employees and contractors within
pendekatan seperti ini, Perseroan tidak hanya memenuhi the Company. Through this approach, the Company not only
ketentuan yang berlaku, tetapi juga menciptakan budaya kerja complies with applicable regulations, but also fosters an inclusive
yang inklusif dan kolaboratif di mana setiap karyawan memiliki and collaborative work culture where every employee has a voice
suara dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan di in ensuring workplace safety and well-being. [GRI 403-4][CSS-12.14.5]
tempat kerja. [GRI 403-4] [CSS-12.14.5]
150 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sejalan dengan itu, Mitrabara juga rutin menyelenggarakan In line with this, Mitrabara regularly conducts specialized OHS
pelatihan khusus terkait K3 untuk memastikan setiap karyawan training to ensure that all employees understand and recognize
memahami dan menyadari pentingnya keselamatan dan the importance of occupational health and safety within the
kesehatan kerja di perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Company. Throughout 2025, OHS training sessions were
pelatihan dengan topik K3 telah dilaksanakan sebanyak 106 conducted a total of 106 times, with 441 participants. These
kali dengan jumlah peserta 441 orang. Pelatihan ini menjadi trainings are prioritized for new employees as well as those with
prioritas bagi karyawan baru serta karyawan yang memiliki prior safety violations. [GRI 403-5] [CSS-12.14.6]
catatan pelanggaran. [GRI 403-5] [CSS-12.14.6]
Mitrabara meyakini bahwa setiap karyawan memerlukan Mitrabara believes that every employee needs recreational
hiburan setelah bekerja. Berdasarkan pemikiran ini, Perseroan activities after work. Based on this understanding, the Company
menyelenggarakan berbagai aktivitas yang menyenangkan organizes a variety of enjoyable activities to help employees
untuk membantu karyawan mengurangi tingkat stres. Aktivitas reduce stress levels. The activities provided include sports such
yang disediakan meliputi olahraga seperti futsal, bulu tangkis, as futsal, badminton, basketball, table tennis, gym workouts, and
basket, tenis meja, gym, dan senam. [GRI 403-3] [CSS-12.14.4] aerobics. [GRI 403-3] [CSS-12.14.4]
Pelatihan Wajib K3
OHS Mandatory Training
Materi Pelatihan Jumlah Peserta
Training Subject Total Participant
Keamanan Dasar 151
Basic Safety
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko 60
Hazard Identification and Risk Assessment
Penanggulangan & Pencegahan Bahaya Kebakaran 50
Fire Hazard Mitigation and Prevention
Pertolongan Pertama Gawat Darurat 70
First Aid for Emergency Cases
5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) 110
5R ( Clean, Neat, Tidy, Maintain, Diligent)
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 151
Page 152
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Maju dan Berkembang Bersama Masyarakat
Advancing and Growing Together with the Community
Masyarakat merupakan salah satu pemangku kepentingan The community constitutes one of the Company’s key
utama bagi perusahaan sehingga penting untuk membangun stakeholders; therefore, it is essential to establish mutually
hubungan yang saling menguntungkan melalui komunikasi beneficial relationships through effective communication and
dan kerja sama yang efektif. Dengan memahami kebutuhan collaboration. By understanding the needs and expectations of
dan harapan masyarakat, perusahaan dapat menjalankan the community, the Company is able to conduct its operations
operasional yang lebih harmonis dan mengatasi potensi in a more harmonious manner and address potential conflicts
konflik yang mungkin timbul. Pemberdayaan masyarakat, that may arise. Community empowerment, including through
termasuk melalui program Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility (CSR) programs, represents a
(CSR), menjadi langkah strategis untuk memberikan strategic initiative to deliver positive contributions to welfare,
kontribusi positif terhadap kesejahteraan, pendidikan, dan education, and infrastructure development that provide tangible
pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi mereka. benefits to the community. By empowering the community, the
Dengan memberdayakan masyarakat, perusahaan tidak hanya Company not only strengthens its positive corporate image and
memperkuat citra positif dan keberlanjutan bisnis, tetapi juga business sustainability, but also plays an active role in creating
berperan aktif dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi broader social and economic impact.
yang lebih luas.
Kebijakan [GRI 3-3][CSS 12.9.1] Policies [GRI 3-3][CSS 12.9.1]
1. Kebijakan Pengembangan Masyarakat. [OJK F.23] 1. Community Development Policy. [OJK F.23]
Mitrabara berkomitmen melaksanakan kegiatan pertambangan Mitrabara is committed to conducting its mining operations in
dengan kaidah “Good Mining Practice” yang salah satunya accordance with the principles of “Good Mining Practice,” as
tertuang dalam visi perusahaan “Menjadi perusahaan terdepan reflected in one of the Company’s visions, namely “To become a
dalam inovasi dan menciptakan nilai yang berkelanjutan leading company in innovation and to create sustainable value for
bagi seluruh pemangku kepentingan”. Untuk mendukung all stakeholders.” In support of the achievement of Good Mining
pencapaian Good Mining Practice, Mitrabara menyusun Practice, Mitrabara formulates a Community Development and
kebijakan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Empowerment Policy, which is updated annually in alignment with
yang diperbaharui setiap tahun sesuai dengan kondisi prevailing conditions and the social characteristics of communities
dan rona sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional surrounding the Company’s operational areas. The Community
perusahaan. Kebijakan Pengembangan dan Pemberdayaan Development and Empowerment Policy govern the Company’s
Masyarakat mengatur kegiatan-kegiatan tanggung jawab social and environmental responsibility initiatives to contribute
sosial dan lingkungan perusahaan untuk dapat berkontribusi to the achievement of the Sustainable Development Goals,
dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan which are grounded in 5 development pillars, namely: 1. Health;
yang berlandaskan pada 5 aspek pilar pembangunan yaitu; 2. Education; 3. Economy; 4. Environment; and 5. Social Affairs.
1. Kesehatan; 2. Pendidikan; 3. Ekonomi; 4. Lingkungan; 5.
Kemasyarakatan.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Mitrabara berkomitmen untuk mendukung kehidupan Mitrabara is committed to supporting the livelihoods of
masyarakat lokal melalui berbagai program Tanggung Jawab local communities through various Corporate Social and
Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang berfokus pada tiga Environmental Responsibility programs focused on three main
pilar utama yaitu Community Empowerment, Community pillars, namely Community Empowerment, Community Services,
Services dan Community Relations. Program ini dilaksanakan and Community Relations. These programs are implemented
dengan tujuan untuk mendorong peningkatan kemandirian with the objective of promoting improvements in economic
ekonomi, pendapatan riil, pendidikan, kesehatan, sosial self-reliance, real income, education, health, socio-cultural
budaya, serta menjaga kelestarian lingkungan. development, as well as preserving environmental sustainability.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Departemen CSR bertanggung jawab mengelola kinerja The CSR Department is responsible for managing the Company’s
perusahaan yang berkaitan dengan masyarakat. Program- performance in relation to the community. CSR programs are
program CSR dirancang untuk memenuhi kebutuhan designed to address the needs of communities surrounding the
masyarakat di sekitar wilayah operasional. operational areas.
152 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pada tahun 2025, Mitrabara berhasil merealisasikan 106% dari In 2025, Mitrabara successfully realized 106% of the total CSR
total anggaran program CSR. Pada tahun pelaporan, Indeks program budget. During the reporting year, the Community
Kepuasan Masyarakat mencapai 85,75%, yang dikategorikan Satisfaction Index reached 85.75%, which was categorized as
sebagai “Sangat Baik”. Mitrabara berharap bahwa program- “Very Good.” Mitrabara expects that these programs will generate
program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan significant positive impacts for the community.
bagi masyarakat.
Pelaksanaan Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Implementation of Social and Environmental
dan Lingkungan [OJK F.25] [GRI 413-1][CSS-12.9.2][IDX S-12] Responsibility Activities [OJK F.25] [GRI 413-1][CSS-12.9.2][IDX S-12]
Mitrabara terus berkomitmen untuk memberikan manfaat Mitrabara remains committed to delivering benefits to the
bagi masyarakat sekitar dengan merancang program-program surrounding communities by designing programs that generate
yang memiliki dampak positif. Langkah ini merupakan wujud positive impact. This initiative reflects the Company’s support in
dukungan Perseroan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan efforts to enhance community welfare.
masyarakat.
Biaya Pelaksanaan Program CSR
CSR Implementation Costs dalam miliar Rupiah | in billion Rupiah
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pemberdayaan Masyarakat
1,66 1,51 1,40
Community Empowerment
Hubungan Masyarakat
4,19 3,61 0,95
Community Relations
Layanan Masyarakat
2,30 1,84 4,31
Community Service
Jumlah
8,15 6,96 6,66
Total
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Mitrabara’s Corporate Social and Environmental Responsibility
Mitrabara dilaksanakan dengan mengacu pada delapan (TJSL) activities are implemented with reference to the eight
aspek Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) aspects of Community Development and Empowerment (PPM)
sesuai dengan Kepmen ESDM No. 1824K/30/MEM/2018, yang in accordance with Kepmen ESDM No.1824K/30/MEM/2018,
mencakup pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi, which encompass education, health, economic independence,
peningkatan pendapatan, sosial budaya, lingkungan hidup, income generation, socio-cultural development, environmental
kelembagaan komunitas, dan infrastruktur penunjang. sustainability, community institutional strengthening, and
supporting infrastructure.
Pelaksanaan program PPM di wilayah operasional Mitrabara The implementation of PPM programs within Mitrabara’s
dirancang berdasarkan hasil baseline survey rona sosial yang operational areas is designed based on the results of a
mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan desa- baseline social profile survey covering the social, economic,
desa di sekitar wilayah operasi. Pendekatan ini bertujuan and environmental conditions of villages surrounding the
untuk memastikan program yang dijalankan efektif, efisien, operational sites. This approach aims to ensure that the programs
tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat implemented are effective, efficient, well-targeted, and aligned
lokal. Selain itu, perencanaan dan pelaksanaan program juga with the needs of local communities. In addition, the planning and
mengacu pada hasil social mapping serta diselaraskan dengan implementation of the programs also refer to the results of social
dokumen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), RPJMD, mapping and are aligned with the Sustainable Development Goals
Blueprint PPM Kaltara, dan Rencana Pascatambang (RPT) (SDGs) document, the Regional Medium-Term Development Plan
untuk memastikan kontribusi TJSL perusahaan mendukung (RPJMD), the Kaltara PPM Blueprint, and the Mine Closure Plan
rencana pembangunan nasional dan daerah serta mendorong (RPT), in order to ensure that the Company’s TJSL contributions
kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. support national and regional development plans while fostering
sustainable community self-reliance.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 153
Page 154
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Payung Program MITRA EKONOMI DESA - Pilar MITRA EKONOMI DESA Program Framework – Economic
Kemandirian Ekonomi Self-Reliance Pillar
Samanta Mewangi (SDG 5; SDG 8; SDG 15; SDG 17)
Samanta Mewangi (SDG 5; SDG 8; SDG 15; SDG 17)
Samanta Mewangi (SDG 5; SDG 8; SDG 15; SDG 17) Samanta Mewangi (SDG 5; SDG 8; SDG 15; SDG 17)
Program ini merupakan inisiatif community development This program is a community development initiative targeting
yang menyasar kelompok wanita tani (KWT) dan Badan Usaha Women Farmers Groups (Kelompok Wanita Tani/KWT) and
Milik Desa (BUMDes) di Desa Nunuk Tanah Kibang. Fokus Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Nunuk Tanah Kibang
utama program tersebut adalah penguatan kemandirian Village. The primary focus of the program is to strengthen
ekonomi masyarakat melalui diversifikasi usaha BUMDes yang community economic self-reliance through the diversification of
terintegrasi dengan potensi dan peran aktif masyarakat lokal, BUMDes business units integrated with local potential and the
terutama perempuan dari masyarakat adat terpencil. Intervensi active participation of the community, particularly women from
program meliputi pengembangan usaha pembuatan pupuk remote indigenous communities. Program interventions include
kompos organik, pembibitan tanaman endemik, pengolahan the development of organic compost production, endemic plant
hasil pertanian menjadi keripik singkong, serta budidaya lebah nurseries, processing agricultural products into cassava chips, as
madu kelulut. well as the cultivation of stingless bees.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun The entire series of activities is designed to build resilient
masyarakat adat yang tangguh dan berwawasan lingkungan and environmentally conscious indigenous communities by
dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, pemanfaatan prioritizing sustainability principles, the utilization of local
sumber daya lokal, dan peningkatan kapasitas ekonomi resources, and community-based economic capacity building.
berbasis komunitas. Berdasarkan hasil evaluasi program tahun Based on the results of the 2024 program evaluation using
2024 menggunakan pendekatan Social Return on Investment the Social Return on Investment (SROI) approach, the Samanta
(SROI), Program Samanta Mewangi memperoleh nilai 2,88, Mewangi Program achieved a score of 2.88, indicating that every
yang menunjukkan bahwa setiap investasi yang disalurkan investment disbursed by the Company has exceeded the break-
Perseroan telah melampaui titik impas dan menghasilkan even point and generated positive socio-economic impact.
dampak sosial-ekonomi yang positif.
Evaluasi juga mengungkapkan kontribusi program terhadap The evaluation also revealed the program’s contribution to
peningkatan kualitas hidup masyarakat yang tercermin dari improving the quality of life of beneficiaries, as reflected in the
kenaikan pendapatan rata-rata penerima manfaat. Sebaran increase in the average income of recipients. The most significant
outcome program paling signifikan dirasakan oleh stakeholder distribution of program outcomes was experienced by village
pemerintah desa dan masyarakat, seperti BUMDes Idang government stakeholders and the community, such as BUMDes
Ajih dan masyarakat Desa Nunuk Tanah Kibang, dengan Idang Ajih and the residents of Nunuk Tanah Kibang Village, with
nilai manfaat sebesar 34,80%. Selain itu, manfaat lainnya a benefit value of 34.80%. In addition, other benefits were also
juga dirasakan oleh stakeholder organisasi masyarakat sipil, experienced by civil society organization stakeholders, including
termasuk KWT, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), KWT, PKK (Family Welfare Empowerment organization), and the
serta kelompok budidaya lebah madu kelulut, dengan nilai stingless bee cultivation groups, with a benefit value of 19.50%.
manfaat sebesar 19,50%.
154 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 155
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pelatihan BUMDes (SDG 8; SDG 17)
BUMDes Training Program (SDG 8; SDG 17)
Pelatihan BUMDes (SDG 8; SDG 17) BUMDes Training Program (SDG 8; SDG 17)
Untuk memperkuat tata kelola kelembagaan ekonomi desa, To strengthen the institutional governance of village economic
Mitrabara menyelenggarakan Program Pelatihan BUMDes entities, Mitrabara organized the BUMDes Training Program in
pada Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta dari tujuh January 2025. The activity was attended by 21 participants from
desa binaan yaitu Desa Long Loreh, Sengayan, Langap, Nunuk seven assisted villages, namely Long Loreh Village, Sengayan
Tanah Kibang, Laban Nyarit, Tanjung Nanga, dan Pelencau. Village, Langap Village, Nunuk Tanah Kibang Village, Laban
Setiap BUMDes diwakili oleh tiga pengurus inti didampingi Nyarit Village, Tanjung Nanga Village, and Pelencau Village.
oleh perangkat desa dan tim CSR. Pelatihan ini berfokus Each BUMDes was represented by three core administrators,
pada peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dengan accompanied by village officials and the CSR team. The training
materi mencakup tata kelola BUMDes pasca-penerbitan PP focused on enhancing the capacity of BUMDes management, with
Nomor 11 Tahun 2021, proses pendaftaran badan hukum, materials covering BUMDes governance following the issuance
pengelolaan sistem keuangan dasar, pemetaan potensi desa, of Government Regulation Number 11 of 2021, the legal entity
serta penyusunan rencana usaha. Program ini diharapkan registration process, basic financial management systems, village
dapat mendorong BUMDes untuk berkembang menjadi entitas potential mapping, and business plan preparation. This program
ekonomi desa yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. is expected to encourage BUMDes to develop into professional,
accountable, and sustainable village economic entities.
Payung Program MITRA MALINAU PINTAR - Pilar MITRA MALINAU PINTAR Program Framework – Education
Pendidikan Pillar
Program Pelita Menang (SDG 4; SDG 5; SDG 10)
Pelita Menang Program (SDG 4; SDG 5; SDG 10)
Program Pelita Menang (SDG 4; SDG 5; SDG 10) Pelita Menang Program (SDG 4; SDG 5; SDG 10)
Program Pelita Menang merupakan program pengembangan The Pelita Menang Program is a community development initiative
masyarakat di bidang pendidikan yang bertujuan untuk membina in the field of education aimed at fostering Community Reading
Taman Baca Masyarakat (TBM) di sekitar wilayah operasional Centers (Taman Baca Masyarakat/TBM) surrounding Mitrabara’s
Mitrabara sebagai wadah pendidikan nonformal. Program ini operational areas as a platform for non-formal education. The
difokuskan pada peningkatan lima literasi dasar masyarakat program focuses on enhancing five basic literacies within the
yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, dan community, namely reading and writing literacy, numeracy,
budaya. Sejak diinisiasi pada tahun 2019, dan melalui berbagai science, digital, financial, and cultural literacy. Since its initiation
pembaruan sistem untuk meningkatkan efektivitas dan in 2019, and through various system enhancements to improve
ketepatan sasaran, program ini telah menunjukkan dampak effectiveness and target accuracy, the program has demonstrated
yang signifikan. Dengan melibatkan kader penggerak literasi significant impact. By involving literacy mobilization cadres,
yang mayoritas berasal dari perempuan guru honorer sebagai the majority of whom are female honorary teachers serving as
gerakan akar rumput, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan a grassroots movement, evaluation results indicate an average
rata-rata jumlah pengunjung sebesar 217% pada tiga TBM desa increase of 217% in visitor numbers across three assisted village
binaan selama periode 2023–2025. TBMs during the 2023–2025 period.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 155
Page 156
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Selain itu, berdasarkan Rapor Pendidikan Tahun 2023–2024 In addition, based on the 2023–2024 Education Report (Rapor
yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan) issued by the Kementerian Pendidikan Dasar
Menengah, salah satu sekolah dasar dengan tingkat kunjungan dan Menengah, one elementary school with the highest TBM
TBM tertinggi di Desa Laban Nyarit mencatatkan capaian visitation rate in Laban Nyarit Village recorded a reading and
kemampuan literasi baca tulis sebesar 100% dari 65 siswa/i, writing literacy achievement of 100% among 65 students, a
meningkat signifikan dari 15% pada tahun 2023. significant increase from 15% in 2023.
Melalui program Pelita Menang juga diselenggarakan event Through the Pelita Menang Program, the first South Malinau-
lomba literasi perdana se-Malinau Selatan bertajuk “GEMA wide literacy competition event titled “GEMA LITERASI” was also
LITERASI” yang menyasar tingkat SD hingga guru pengajar organized, targeting elementary school students and teachers,
dengan 9 lomba yang berfokus pada peningkatan kreativitas featuring nine competitions focused on enhancing creativity and
dan budaya literasi. Total anggaran program Pelita Menang literacy culture. The total budget allocated for the Pelita Menang
dari tahun 2023 hingga 2025 mencapai Rp836.400.000. Program from 2023 to 2025 amounted to IDR836,400,000.
Program Bina Cemerlang (SDG 4)
Bina Cemerlang Program (SDG 4)
Program Bina Cemerlang (SDG 4) Bina Cemerlang Program (SDG 4)
Program Bina Cemerlang merupakan pemberian beasiswa The Bina Cemerlang Program provides full scholarships to three
penuh kepada tiga siswa berprestasi dari desa ring 1 binaan outstanding students from the Company’s Ring 1 assisted villages,
yaitu Desa Loreh dan Desa Langap untuk menempuh namely Loreh Village and Langap Village, to pursue studies in
pendidikan di Sastra Mandarin di Universitas Malinau (UM) Mandarin Literature at Malinau University (UM), including the
hingga kesempatan untuk mengikuti program pertukaran opportunity to participate in a student exchange program to
pelajar ke Tiongkok. China.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung persiapan dan This initiative aims to support the preparation and provision of
penyediaan calon tenaga kerja berkualitas unggul yang highly qualified prospective workforce candidates who are ready
siap bersaing di Malinau, serta untuk meningkatkan dan to compete in Malinau, as well as to enhance and channel the
menyalurkan semangat belajar di kalangan masyarakat lokal di spirit of learning among local communities in the South Malinau
Kecamatan Malinau Selatan. Program ini juga sejalan dengan Subdistrict. The program is also aligned with the flagship program
program unggulan pemerintah Kabupaten Malinau. of the Malinau Regency Government.
Payung Program MITRA MALINAU SEHAT – Pilar Kesehatan MITRA MALINAU SEHAT Program Framework – Health Pillar
(SDG 3; SDG 10) (SDG 3; SDG 10)
Program Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan
Gratis
Free Medical Check-Up and Treatment Program
Program Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Free Medical Check-Up and Treatment Program
Program ini menyasar masyarakat sekitar wilayah operasional, This program targets communities surrounding the operational
khususnya di Malinau Selatan, dan bertujuan untuk areas, particularly in South Malinau, and aims to improve public
meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan access to basic healthcare services, especially in villages around
156 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 157
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
dasar, terutama di desa-desa sekitar area operasional yang the operational sites where facilities, medical personnel, and
masih terbatas fasilitas, tenaga medis, dan layanan kesehatan preventive healthcare services remain limited. The total number
preventif. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini dari tahun of participants who took part in this program from 2023 to 2025
2023 hingga 2025 mencapai 335 orang dengan mayoritas reached 335 individuals, the majority of whom were elderly
peserta berasal dari kalangan lansia dan anak-anak. residents and children.
Selaras dengan itu, Perseroan juga melaksanakan program In alignment with this initiative, the Company also implemented a
Donor Darah Rutin sebagai kontribusi dalam menjaga Regular Blood Donation Program as a contribution to maintaining
ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Malinau, serta adequate blood supply in the Malinau Regency area, while
mendorong kepedulian sosial di antara karyawan, mitra kerja, fostering social awareness among employees, business partners,
dan masyarakat. Selama periode 2023-2025, sebanyak 273 and the community. Throughout the 2023–2025 period, a total
kantong darah berhasil dikumpulkan dan disalurkan ke PMI of 273 blood bags were successfully collected and distributed to
dan Unit Transfusi Darah RSUD Malinau. the Palang Merah Indonesia and the Blood Transfusion Unit of
Malinau Regional General Hospital (RSUD Malinau).
Mitrabara juga memberikan biaya penanggungan BPJS Mitrabara also provided BPJS Kesehatan premium coverage
Kesehatan bagi 83 masyarakat rentan, dengan total anggaran for 83 vulnerable community members, with a total budget
untuk program ini sebesar Rp160.000.000 selama tahun 2023 allocation of IDR160,000,000 for this program during the 2023
hingga 2025. until 2025 period.
Payung Program MITRA KEHATI - Pilar Lingkungan
Hidup
MITRA KEHATI Program Framework – Environmental
Pillar
Payung Program MITRA KEHATI - Pilar Lingkungan MITRA KEHATI Program Framework – Environmental Pillar
Hidup
Perusahaan tidak hanya melaksanakan tanggung jawab The Company not only carries out its social responsibilities
sosial kepada komunitas dan masyarakat, tetapi juga pada toward communities and society, but also toward the
keberlangsungan keanekaragaman hayati dan pelestarian sustainability of biodiversity and environmental conservation
lingkungan hidup melalui Program Mitra Kehati. Pada Tahun through the Mitra Kehati Program. In 2025, the Mitra Kehati
2025, program mitra kehati dilaksanakan oleh perusahaan Program was implemented in collaboration with Taman Nasional
dengan berkolaborasi dengan Taman Nasional Kayak Kayan Mentarang through several initiatives, including the
Mentarang melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya establishment of conservation cadres drawn from students
pembentukan kader konservasi dari kalangan siswa yang representing 12 senior high schools across Malinau Regency.
berasal dari 12 SMA se Kabupaten Malinau. Pembentukan The formation of conservation cadres aims to strengthen and
kader konservasi bertujuan memperkuat dan memperluas expand community participation in environmental preservation
peran masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan, efforts, particularly among the younger generation. The
khususnya bagi generasi muda. Para kader konservasi diberikan conservation cadres were provided with direct briefings and
pembekalan dan pelatihan secara langsung oleh pakar di training by experts in environmental and conservation fields
bidang lingkungan hidup dan konservasi agar dapat menjadi to enable them to become agents of change capable of
agen perubahan yang dapat menyebarluaskan semangat, disseminating enthusiasm, knowledge, and public awareness
pengetahuan, dan kesadaran masyarakat untuk turut serta to actively participate in environmental and biodiversity
dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. conservation.
Bersama dengan Taman Nasional Kayan Mentarang dan Kader Together with Taman Nasional Kayan Mentarang and
Konservasi, perusahaan melaksakan penanaman pohon di area the Conservation Cadres, the Company carried out tree
dan lahan kritis dalam rangka memperingati Hari Konservasi planting activities in designated and degraded land areas in
Alam Nasional Tahun 2025 untuk mengembalikan ekosistem commemoration of National Nature Conservation Day 2025,
sekaligus sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup dan with the objective of restoring ecosystems while promoting
meningkatkan kuantitas dan kualitas keanekaragaman hayati. environmental preservation and enhancing both the quantity
and quality of biodiversity.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 157
Page 158
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Di tahun 2025, Jumlah pohon yang ditanam oleh perusahaan In 2025, a total of 910 trees—comprising fruit-bearing and timber
dengan bekerja sama dengan beberapa lembaga instansi di species—were planted by the Company in collaboration with
beberapa lokasi pada tahun 2025 sebanyak 910 batang yang various institutions and agencies across several locations.
terdiri dari pohon buah dan pohon kayu.
Payung Program MITRA BANGUN MALINAU & MITRA MUDA MITRA BANGUN MALINAU & MITRA MUDA MALINAU
MALINAU - Pilar Sosial Budaya Program Framework – Socio-Cultural Pillar
Bantuan Infrastruktur Penunjang Pengabdian dan Supporting Infrastructure Assistance for Community Development
Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan total realisasi and Empowerment (PPM) with a total realized budget of
anggaran sebesar Rp9.588.540.404. IDR9,588,540,404.
Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Community Satisfaction Index on Performance
Setiap tahun, Mitrabara melaksanakan survei Indeks Kepuasan Each year, Mitrabara conducts a Community Satisfaction
Masyarakat (IKM) untuk menilai kinerja perusahaan. Hasil IKM Index (IKM) survey to assess the Company’s performance. The
tahun 2025 menunjukkan skor “3,43” dan masuk kategori 2025 IKM results recorded a score of “3.43”, which falls within
“Sangat Baik”. Penilaian tersebut mengungkapkan bahwa the “Very Good” category. The assessment indicated that the
aspek pelaksanaan program CSR perlu dijangkau lebih luas implementation of CSR programs needs to be expanded to reach
lagi. Untuk meningkatkan manfaat program CSR, Perseroan a broader scope. To enhance the benefits of its CSR programs,
telah melakukan pemetaan dampak kegiatan dan kebutuhan the Company has carried out impact mapping of its activities
masyarakat dengan melibatkan tenaga ahli yang memiliki and assessed community needs by engaging experts with
keahlian di bidang Pengembangan dan Pemberdayaan specialization in Community Development and Empowerment
Masyarakat (PPM). Hasil pemetaan tersebut adalah sebagai (PPM). The results of the mapping are as follows:
berikut:
Aspek Nilai Indeks Nilai IKM Konversi (%)
Aspects Index Value IKM Value Conversion (%)
Aspek Perencanaan
3,42 85,5
Planning Aspect
Aspek Pendanaan
3,19 79,75
Funding Aspect
Aspek Pendampingan
3,54 88,50
Facilitation and Mentoring Aspect
Aspek Pelaksanaan
3,43 85,75
Implementation Aspect
Aspek Keberlanjutan
3,47 86,75
Sustainability Aspect
Rata-Rata
3,43 85,75
Average
Nilai Indeks
3,43 -
Index Value
Nilai IKM Setelah di Konversi
- 85,75%
IKM Value After Conversion
Kategori Sangat Baik
Category Very Good
158 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 159
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Nilai IKM
IKM Value
Tahun
2025 2024 2023
Year
Skor
3,43 3,19 3,49
Score
Kategori Sangat Baik Baik Sangat Baik
Category Very Good Good Very Good
Pengaduan Masyarakat [OJK F.24] [GRI 2-25] Public Complaints [OJK F.24] [GRI 2-25]
Mitrabara menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat Mitrabara provides a community grievance mechanism managed
yang dikelola oleh tim External Relations (ER) melalui Grievance by the External Relations (ER) team through the Grievance
Mechanism System sebagai saluran pelaporan terkait dampak Mechanism System as a reporting channel for issues related to
operasional, isu lingkungan, dan hubungan kemasyarakatan operational impacts, environmental concerns, and community
di sekitar wilayah operasi. Mekanisme pengaduan ini dapat relations within the operational areas. This grievance mechanism
diakses melalui penyampaian langsung kepada perwakilan can be accessed either by submitting complaints directly to the
perusahaan di lapangan atau melalui komunikasi dengan Company’s field representatives or through communication with
perangkat desa. Semua pengaduan dicatat, diverifikasi melalui village officials. All grievances are recorded, verified through
pengecekan lapangan, dan ditindaklanjuti melalui koordinasi field inspections, and followed up through cross-departmental
lintas departemen terkait, serta dikelola secara terdokumentasi coordination, and are managed in a documented manner to
untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keterlacakan ensure transparency, accountability, and traceability of follow-up
tindak lanjut. actions.
Selama periode pelaporan 2024–2025, Perseroan menindaklanjuti During the 2024–2025 reporting period, the Company followed
100% pengaduan yang diterima dengan 44% keluhan terkait up on 100% of the grievances received, with 44% relating to
gangguan terhadap lahan masyarakat, dan 56% lainnya disturbances affecting community land, while the remaining
mencakup isu jalan hauling, debu dan kebisingan, drainase, 56% covered issues concerning hauling roads, dust and noise,
serta hubungan kemasyarakatan. Sebagian besar pengaduan drainage, and community relations. The majority of grievances
diselesaikan pada hari yang sama hingga maksimal 35 hari were resolved on the same day or within a maximum of 35
kerja dengan tingkat penyelesaian mencapai 95–98%. working days, with a resolution rate reaching 95–98%.
Untuk mencegah terulangnya keluhan serupa, Perseroan To prevent the recurrence of similar complaints, the Company
secara berkelanjutan menerapkan langkah-langkah mitigasi continuously implements mitigation measures such as drainage
seperti normalisasi drainase dan gorong-gorong, pembuatan and culvert normalization, construction of water runoff control
parit pengendali limpasan air, perbaikan dan pemeliharaan channels, repair and maintenance of community farm access
akses jalan tani masyarakat, serta penguatan kegiatan roads, as well as strengthening socialization activities and
sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar wilayah communication with communities surrounding the operational
operasional. Melalui penerapan mekanisme pengaduan yang areas. Through the implementation of a transparent and
transparan dan responsif, Mitrabara berkomitmen untuk responsive grievance mechanism, Mitrabara remains committed
terus meningkatkan kualitas pengelolaan dampak sosial dan to continuously improving the management of social and
lingkungan, serta memperkuat kepercayaan dan hubungan environmental impacts, as well as strengthening trust and long-
jangka panjang dengan para pemangku kepentingan. term relationships with stakeholders.
Pengelolaan Dampak Negatif [GRI 413-2][CSS-12.9.3] Management of Negative Impacts [GRI 413-2][CSS-12.9.3]
Mitrabara mengelola dampak negatif operasional melalui Mitrabara manages the negative impacts of its operations
penerapan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) through the implementation of Hazard Identification and Risk
yang dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi potensi Assessment (HIRA), which is conducted periodically to identify
dampak terhadap masyarakat dan menetapkan langkah potential impacts on the community and to determine the
pengendalian yang diperlukan. Proses ini mencakup penilaian necessary control measures. This process includes assessing the
tingkat risiko dan penerapan langkah mitigasi yang sesuai level of risk and implementing appropriate mitigation measures
guna meminimalkan dampak yang timbul. Dampak negatif to minimize arising impacts. Identified negative impacts, whether
yang teridentifikasi, baik aktual maupun potensial, meliputi actual or potential, include disturbances to community access
gangguan terhadap akses dan lahan masyarakat, peningkatan and land, increased dust and noise levels, road damage resulting
debu dan kebisingan, kerusakan jalan akibat aktivitas hauling, from hauling activities, and potential disruptions to drainage
serta potensi gangguan pada sistem drainase. systems.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 159
Page 160
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Sebagai tindak lanjut, Perseroan menerapkan langkah As a follow-up, the Company implements mitigation measures
mitigasi seperti pengendalian teknis operasional, perawatan such as operational technical controls, road maintenance and
dan penyiraman jalan, normalisasi drainase, perbaikan watering, drainage normalization, improvement of community
akses masyarakat, serta penyesuaian metode kerja untuk access, and adjustments to work methods to minimize
meminimalkan gangguan. Hasil IBPR menjadi dasar dalam disturbances. The results of the HIRA serve as the basis for
penerapan tindakan pencegahan, pengendalian teknis, serta implementing preventive actions, technical controls, and
perbaikan berkelanjutan pada prosedur kerja dan peningkatan continuous improvements to work procedures and employee
kapasitas SDM karyawan, yang juga terintegrasi dengan capacity building, which are also integrated with the community
mekanisme pengaduan masyarakat. grievance mechanism.
160 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Hasil survei kepuasan pelanggan
menunjukkan 94% pelanggan
menyatakan puas atas produk dan
layanan komponen marketing, coal
sales agreement, coal distribution,
coal quality, dan after sales service
Perseroan.
The results of the customer satisfaction
survey show that 94% of customers
expressed satisfaction with the
Company’s products and services
in the areas of marketing, coal sales
agreements, coal distribution, coal
quality, and after-sales service.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 161
Page 162
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Memberikan Layanan dan Produk Terbaik
Delivering the Best Products And Services
Penyediaan produk dan layanan terbaik bagi konsumen/ Providing the best products and services to consumers/customers
pelanggan sangat penting untuk meningkatkan kepuasan, is essential to enhance satisfaction, strengthen loyalty, and
memperkuat loyalitas, dan menciptakan citra positif perusahan create a positive corporate image in the market. Excellent service
di pasar. Layanan terbaik antara lain mencakup kewajiban includes the Company’s obligation to ensure that the goods and
perusahaan untuk memastikan barang dan jasa yang ditawarkan services offered are safe, of high quality, and in accordance with
aman, berkualitas, serta sesuai dengan yang dijanjikan. Selain what has been promised. Furthermore, the Company is required
itu, perusahaan juga dituntut untuk memberikan informasi to provide clear, honest, and non-misleading information, as
yang jelas, jujur, dan tidak menyesatkan, serta melindungi well as to protect consumers from harmful business practices. By
konsumen dari praktik bisnis yang merugikan. Dengan meeting these standards, the Company not only fulfill customer
memenuhi standar ini, perusahaan tidak hanya memenuhi expectations but also builds stronger and more sustainable
harapan konsumen, tetapi juga membangun hubungan yang relationships, which ultimately support business growth and
lebih kuat dan berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung sustainability.
pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.
Kebijakan Policy
1. Kode Etik. 1. Code of Conduct.
Dampak dan Pengelolaan Impact and Management
Mitrabara meyakini bahwa memberikan layanan dan produk Mitrabara believes that delivering the best products and services
terbaik kepada konsumen/pelanggan akan membawa to consumers/customers will generate significant positive
dampak positif yang signifikan bagi beberlanjutan usaha. impacts on business sustainability. High levels of customer
Kepuasan pelanggan yang tinggi akan meningkatkan loyalitas, satisfaction will enhance loyalty, encourage repeat purchases, and
mendorong pembelian berulang, dan memperkuat posisi strengthen the Company’s market position. A strong reputation
Perseroan di pasar. Reputasi sebagai penyedia produk batubara as a provider of high-quality coal products will also attract more
yang berkualitas juga akan menarik lebih banyak pelanggan new customers and expand market reach, both domestically and
baru dan memperluas jangkauan pasar, baik domestik maupun internationally.
internasional.
Sumber Daya dan Evaluasi Resources and Evaluation
Perseroan melalui unit penjualan dan pemasaran The Company, through its Sales and Marketing unit, is committed
berkomitmen untuk memberikan produk yang berkualitas to delivering high-quality and responsible products in order
dan bertanggungjawab demi menjaga dan meningkatkan to maintain and enhance customer satisfaction. In addition,
kepuasan pelanggan. Selain itu, Mitrabara juga berkomitmen Mitrabara is committed to undertaking product innovation and
untuk melakukan inovasi dan pengembangan produk guna development initiatives to further improve customer satisfaction
meningkatkan kepuasan dan pelayanan pelanggan. and service quality.
Di sisi lain, Insan Baramulti dilarang melakukan aktivitas On the other hand, Insan Baramulti are prohibited from
penjualan untuk kepentingan pribadi di lingkungan conducting sales activities for personal interests within the
perusahaan yang menimbulkan keresahan dan/atau Company’s environment that may cause unrest and/or disrupt
menganggu operasional di lingkungan Perseroan. Dalam the Company’s operations. In an effort to assess the quality of
upaya mengetahui penilaian atas kualitas produk dan layanan, its products and services, as well as to incorporate customer
sekaligus mengadopsi masukan dari pelanggan, Mitrabara feedback, Mitrabara conducts an annual customer satisfaction
setiap tahun melaksanakan survei kepuasan pelanggan. survey.
Layanan Setara kepada Pelanggan [OJK F.17] Equal Service to Customers [OJK F.17]
Mitrabara menjunjung tinggi prinsip kesetaraan layanan Mitrabara upholds the principle of service equality in conducting
dalam menjalankan usaha dengan memastikan bahwa setiap its business by ensuring that every customer/consumer receives
pelanggan/konsumen mendapatkan perlakuan yang adil dan fair and equal treatment. The Company does not differentiate
setara. Perseroan tidak membedakan layanan berdasarkan its services based on location, business scale, or company
lokasi, skala usaha maupun profil perusahaan. Komitmen ini profile. This commitment is aligned with Article 7 letter (c) of
sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen the Consumer Protection Law, which requires business actors
Pasal 7 Huruf (c), yang mengharuskan pelaku usaha untuk to treat and serve consumers properly, honestly, and without
memperlakukan dan melayani konsumen secara benar, jujur, discrimination. The elucidation of the article further emphasizes
dan tidak diskriminatif. Penjelasan dalam pasal tersebut juga that business actors are prohibited from discriminating among
162 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 163
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
menegaskan bahwa pelaku usaha dilarang membeda-bedakan consumers in the provision of services or the quality of services
konsumen dalam pemberian layanan maupun mutu pelayanan delivered.
yang diberikan.
Melalui konsistensinya dalam menjaga hubungan yang baik Through its consistent efforts in maintaining strong relationships
dengan setiap pelanggan membuat Mitrabara memiliki with each customer, Mitrabara serves a diverse customer base
berbagai pelanggan dari berbagai sektor. across various sectors.
Produk dan Jasa yang telah Dievaluasi Product and Service Safety Evaluation for
Keamanannya bagi Pelanggan [OJK F.27] Customers [OJK F.27]
Perseroan secara rutin mengevaluasi keamanan produk dan The Company routinely evaluates product safety and ensures
memastikan bahwa spesifikasi produk sesuai dengan kontrak that product specifications are in accordance with contractual
sebelum dipasarkan. Selain itu, Mitrabara selalu menjamin agreements prior to marketing. In addition, Mitrabara consistently
keamanan dalam proses pengiriman produk untuk mencegah ensures safety throughout the product delivery process to prevent
terjadinya tumpahan selama distribusi. Setiap produk yang spillage during distribution. Each product sold is accompanied by
dijual disertai dengan dokumen yang memuat informasi documentation containing clear product information. As of the
produk yang jelas. Hingga akhir 2025, 100% produk telah end of 2025, 100% of products had undergone quality testing
melalui proses pengujian mutu dan evaluasi pengiriman. and delivery evaluation processes.
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28] Product/Service Impact [OJK F.28]
Penambangan batubara memberikan dampak positif antara lain Coal mining provides positive impacts, including supplying
menyediakan energi bagi industri dan berkontribusi terhadap energy for industry and contributing to national economic
pertumbuhan perekonomian nasional. Namun demikian, growth. However, the mining process also generates negative
proses penambangan juga menimbulkan dampak negatif, impacts, particularly in relation to environmental concerns. The
terutama terkait dengan dampak lingkungan. Proses distribusi distribution process of coal may cause air pollution due to dust
batubara dapat menyebabkan polusi udara akibat debu yang released during transportation, as well as the risk of spillage
terlepas selama pengangkutan, serta risiko tumpahan yang that may damage the surrounding environment. Furthermore,
dapat merusak lingkungan sekitar. Selain itu, penambangan uncontrolled coal mining activities may lead to ecosystem
batubara yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan degradation and contribute to climate change.
ekosistem dan perubahan iklim.
Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, Mitrabara To mitigate these negative impacts, Mitrabara implements
melakukan mitigasi dengan menerapkan kaidah pertambangan good mining practices, applies safe delivery procedures and
yang baik, menjalankan prosedur pengiriman yang aman strict supervision, and controls dust from material stockpiles.
dan pengawasan yang ketat, serta mengendalikan debu The Company is also committed to complying with applicable
pada tumpukan material. Perseroan juga berkomitmen environmental regulations and investing in more environmentally
untuk mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku serta friendly technologies to minimize adverse impacts on the
berinvestasi dalam teknologi yang lebih ramah lingkungan environment and surrounding communities.
untuk meminimalkan dampak buruk terhadap lingkungan dan
masyarakat sekitar.
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29] Number of Product Recalls [OJK F.29]
Sepanjang tahun pelaporan tidak ada penarikan produk Throughout the reporting year, there were no product recalls of
Mitrabara dengan alasan apapun . Mitrabara’s products for any reason whatsoever.
Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30] Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]
Kepuasan pelanggan merupakan prioritas utama dalam layanan Customer satisfaction is a top priority in the services delivered
yang diberikan Mitrabara. Tingkat kepuasan yang tinggi tidak by Mitrabara. A high level of satisfaction not only reflects the
hanya mencerminkan kualitas produk dan layanan Perseroan, quality of the Company’s products and services, but also
tetapi juga memperkuat kepercayaan pelanggan, yang pada strengthens customer trust, which ultimately contributes to
akhirnya berkontribusi terhadap penguatan citra dan reputasi reinforcing Mitrabara’s image and reputation within the coal
Mitrabara di industri pertambangan batubara. Untuk mengukur mining industry. To measure and ensure customer satisfaction
dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan, sekaligus untuk levels, as well as to understand customer needs in order to
memahami kebutuhan pelanggan guna menjaga hubungan maintain sustainable relationships, Mitrabara conducts an annual
yang berkelanjutan, Mitrabara setiap tahun melakukan survei customer satisfaction survey.
kepuasan pelanggan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 163
Page 164
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Hasil survei kepuasan pelanggan tahun 2025 menunjukkan The results of the 2025 customer satisfaction survey indicated
sebanyak 94% pelanggan menyatakan puas atas produk dan that 94% of customers expressed satisfaction with Mitrabara’s
layanan komponen marketing, coal sales agreement, coal products and services, including marketing components, coal
distribution, coal quality, dan after sales service Mitrabara. sales agreements, coal distribution, coal quality, and after-sales
service.
Hasil Pengukuran Kepuasan Pelanggan (%) Tahun 2025
Customer Satisfaction Measurement Result (%) 2025
Pemasaran 92%
Marketing
Perjanjian Penjualan Batubara 95%
Coal Sales Agreement
Distribusi Batubara 95%
Coal Distribution
Kualitas Batubara 95%
Coal Quality
Layanan Purnajual 93%
After Sales Service
Penilaian Gabungan 94%
Compounded Scoring
Untuk mendukung upaya memberikan layanan terbaik, To support its efforts in delivering the best services, the Company
Perseroan menyediakan sarana bagi pelanggan untuk provides a channel for customers to submit complaints in the
menyampaikan laporan pengaduan jika terdapat produk atau event that products or services do not comply with contractual
jasa yang tidak sesuai kesepakatan kontrak. Pelanggan dapat agreements. Customers may submit written complaints via email
mengirimkan pengaduan tertulis melalui surel marketing@ at marketing@baramultigroup.co.id. All complaint reports will be
baramultigroup.co.id. Seluruh laporan pengaduan akan reviewed and responded to in accordance with the substance of
diperiksa dan diberikan tanggapan sesuai dengan isi the complaint submitted. Throughout 2025, the Company did
pengaduan yang disampaikan. Sepanjang 2025, Perseroan not receive any complaints from customers.
tidak menerima pengaduan dari pelanggan.
164 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 165
Page 166
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Lain-Lain
Others
166 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 167
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
O8
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 167
Page 168
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
The Responsibility for the Sustainability Report
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Mitrabara
Adiperdana Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 April 2026
Jakarta, April 28th, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Drs. Doddy Sumantyawan Hadidojo Soedaryo Abdullah Farid Siddik
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
168 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 169
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Statement of the Board of Commissioners and the Board of Directors
on the Responsibility for the 2025 Sustainability Report of
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
We, the undersigned, hereby declare that all information in the 2025 Sustainability Report of PT Mitrabara Adiperdana Tbk has been
presented in its entirety, and that we assume full responsibility for the accuracy of the contents of the Company’s Sustainability
Report.
This statement is made in all truthfulness.
Jakarta, 28 April 2026
Jakarta, April 28th, 2026
Direksi
Board of Directors
Khoirudin Yulius Leonardo
Direktur Utama Direktur
President Director Director
Helmy Paramaditya Dani Prastiadi
Direktur Direktur
Director Director
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 169
Page 170
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1] [GRI 2-5]
Written Verification by an Independent Party
Laporan Keberlanjutan ini belum diverifikasi oleh Penyedia Jasa This Sustainability Report has not been verified by an Assurance
Assurance (Assurance Services Provider). Namun demikian, Services Provider. Nevertheless, PT Mitrabara Adiperdana Tbk
PT Mitrabara Adiperdana Tbk menjamin bahwa seluruh ensures that all information disclosed in this report is true,
informasi yang diungkapkan dalam laporan ini adalah benar, accurate, and factual.
akurat, dan faktual.
170 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 171
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Form
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah berkenan Thank you for taking the time to read the 2025 Sustainability
membaca Laporan Keberlanjutan PT Mitrabara Adiperdana Report of PT Mitrabara Adiperdana Tbk. To improve the quality
Tbk tahun 2025. Untuk meningkatkan kualitas isi Laporan of the Sustainability Report in the coming years, we hope you
Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami berharap will be willing to complete this Feedback Form by circling one
Bapak/Ibu/Saudara bersedia untuk mengisi Lembar Umpan of the answers and filling in the blanks provided.
Balik ini dengan melingkari salah satu jawaban dan mengisi
titik-titik yang tersedia.
1. Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi yang 1. This Sustainability Report has provided clear information
jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan regarding the Company’s economic, social, and
Perseroan: environmental performance:
Setuju Tidak Setuju Tidak Tahu
Agree Disagree Do Not Know
2. Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi 2. This Sustainability Report has provided clear information
yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial regarding the fulfillment of the Company’s social and
dan lingkungan Perseroan: environmental responsibilities:
Setuju Tidak Setuju Tidak Tahu
Agree Disagree Do Not Know
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah 3. The materials and data presented in this Sustainability
dimengerti dan dipahami: Report are easy to understand:
Setuju Tidak Setuju Tidak Tahu
Agree Disagree Do Not Know
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah 4. The materials and data presented in this Sustainability
cukup lengkap: Report are sufficiently comprehensive:
Setuju Tidak Setuju Tidak Tahu
Agree Disagree Do Not Know
5. Apakah desain, tata letak, grafis, dan foto-foto dalam 5. Are the design, layout, graphics, and photographs in this
Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus? Sustainability Report satisfactory?
Sudah Bagus Belum Bagus Tidak Tahu
Satisfactory Not Yet Satisfactory Do Not Know
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan 6. What information in this Sustainability Report do you find
Keberlanjutan ini? most useful?
..........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan 7. What information in this Sustainability Report do you find
Keberlanjutan ini? least useful?
..........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan 8. What information do you consider to be lacking and should
Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan be added to future Sustainability Reports?
Keberlanjutan mendatang?
..........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................................................
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 171
Page 172
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Identitas Pengirim | Respondent’s Details:
Nama : .....................................................................................................................................................................................
Name
Email : .....................................................................................................................................................................................
E-mail
No. Telepon : ……………………………………………………………………...............................................................................................
Phone Number
Identifikasi menurut Kategori Pemangku Stakeholder Category Identification:
Kepentingan:
1. Pemegang Saham 1. Shareholders
2. Pemerintah dan Regulator 2. Government and Regulators
3. Karyawan 3. Employees
4. Mitra Kerja 4. Business Partners
5. Pelanggan 5. Customers
6. Komunitas Lokal 6. Local Communities
7. Media 7. Media
8. Lain-lain, sebutkan: 8. Others, please specify:
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke: Please submit this Feedback Form to:
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary [GRI 2-3]
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Grha Baramulti Komplek Harmoni Plaza, Blok A-8
Jl. Suryopranoto No. 2, Jakarta Pusat 10130
Telepon : +6221 6385 6211
Fax : +6221 6385 2326
Website : www.mitrabaraadiperdana.co.id
E-mail : corsec@mitrabaraadiperdana.co.id
172 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 173
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan
Sebelumnya [OJK G.3]
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
Selama tahun 2025, PT Mitrabara Adiperdana Tbk tidak During 2025, PT Mitrabara Adiperdana Tbk did not receive any
mendapat tanggapan dari para pemangku kepentingan feedback from stakeholders regarding the 2024 Sustainability
berkaitan dengan Laporan Keberlanjutan Tahun 2024. Dengan Report. Accordingly, this report does not contain specific
demikian, dalam laporan ini tidak terdapat informasi secara information on follow-up actions taken by the Company in
spesifik tentang tindak lanjut yang diambil Perseroan atas response to stakeholder feedback.
tanggapan dari pemangku kepentingan.
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 173
Page 174
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Indeks Kesesuaian dengan POJK 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
Compliance Index with POJK 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
Indikator Halaman
No
Indicators Page(s)
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan
26
Elaboration of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Summary of Sustainability Aspect Performance
B.1 Aspek Ekonomi
8
Economic Aspects
B.2 Aspek Lingkungan Hidup
9
Environmental Aspects
B.3 Aspek Sosial
11
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
48
Vision, Mission, and Values of Sustainability
C.2 Alamat Perusahaan
44
Company’s Address
C.3 Skala Usaha
51,52,53,54,57
Enterprise Scale
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
51
Products, Services, and Business Activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi
59
Membership in Associations
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
59
Significant Changes of the Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Board of Directors’ Explanation
D.1 Penjelasan Direksi
36
Board of Directors’ Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
63
Responsible for Implementing Sustainable Finance
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
67
Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
68
Risk Assessment of the Implementation of Sustainable Finance
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
74
Relations with Stakeholders
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
77
Issues in the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
67
Sustainable Culture Development Activities
174 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 175
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Indikator Halaman
No
Indicators Page(s)
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolio, Financing Targets, or Investments, Revenue as well as 88
Profit and Loss
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek
Berkelanjutan 89
Comparison of Portfolio, Targets, or Performance in Sustainable Financial Instruments or Projects
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4 Biaya Lingkungan Hidup
125
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
Use of Environmentally Friendly Materials 98
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
98
Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
99,100
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspect
F.8 Penggunaan Air
120
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Aspects of Biodiversity
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman
Hayati 108
Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
108
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi Berdasarkan Jenisnya
102
Total and Intensity of Emissions by Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
101, 106
Efforts and Achievements of Emission Reduction Made
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
114,115
Amount of Waste and Effluent Generated by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
115
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15 Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
116
Occurring Spills (If Any)
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 175
Page 176
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Indikator Halaman
No
Indicators Page(s)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Complaints Aspect Related to the Environment
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
127
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan Atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
kepada Konsumen
162
Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equal Access to Products and/or
Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja
136
Equal Employment Opportunity
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
136
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional
137
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman
144
Decent and Safe Work Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
140,141
Employee Capability Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
125, 152
Impact of Operations on Surrounding Communities
F.24 Pengaduan Masyarakat
159
Community Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
153
Corporate Social Responsibility (CSR)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
117, 124
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27 Produk/Jasa yang Telah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
163
Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa
163
Product/Service Impact
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
163
Number of Products Recalls
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
163
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-lain 163
Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (Jika Ada)
170
Written Verification from Independent Party (If Any)
G.2 Lembar Umpan Balik
171
Feedback Sheet
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
173
Responses to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
176 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 177
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Indikator Halaman
No
Indicators Page(s)
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik
174
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 Concerning Implementation
of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 177
Page 178
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Indeks Konten GRI Standard 2021
GRI Standard Content Index 2021
PT Mitrabara Adiperdana Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk periode 1
Pernyataan penggunaan Januari 2025-31 Desember 2025 merujuk pada Standard GRI
Usage Statement PT Mitrabara Adiperdana Tbk has reported the information cited in this GRI Content Index for the period January 1st,
2025, to December 31st, 2025, referring to the GRI Standards
GRI 1 GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 GRI 1: Foundations 2021
GRI Sektor Standards GRI 12: Sektor Batubara 2022
GRI Sector Standards GRI 12: Coal Sector Standards 2022
Standar GRI Pengungkapan Halaman
GRI Standard Disclosures Pages
GRI 2 Pengungkapan Organization Details
2-1 44,51, 52
Umum 2021 Detail Organisasi
GRI 2 General Disclosures
2021 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi
2-2 52
Entities Included in the Organization’s Sustainability Reporting
Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak
2-3 16,17,44, 172
Reporting Period, Frequency, and Contact Points
Pernyataan ulang informasi
2-4 24
Restatement of Information
Assurance oleh pihak eksternal
2-5 24, 170
External Assurance
Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya
2-6 52, 53
Activities, Value Chain, and Other Business Relationships
Karyawan
2-7 54
Employees
Pekerja yang bukan karyawan
2-8 57
Non-Employee Workers
Struktur tata kelola dan komposisi
2-9 62
Governance Structure and Composition
Nominasi dan seleksi untuk badan tata kelola tertinggi
2-10 62
Nomination and Selection for the Highest Governance Body
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11 62
Chair of the Highest Governance Body
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
2-12 63
Role of the Highest Governance Body in Overseeing Impact Management
Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak
2-13 63
Delegation of Responsibility for Impact Management
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
2-14 18
Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting
Konflik kepentingan
2-15 66
Conflicts of Interest
Komunikasi keprihatinan kritis
2-16 73
Communication of Critical Concerns
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17 67
Collective Knowledge of the Highest Governance Body
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
2-18 63
Evaluation of the Performance of the Highest Governance Body
Kebijakan Remunerasi
2-19 66
Remuneration Policies
Proses penentuan remunerasi
2-20 66
Remuneration Determination Process
Rasio kompensasi total tahunan
2-21 66
Annual Total Compensation Ratio
178 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 179
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
GRI 2 Pengungkapan Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
2-22 36
Umum 2021 Statement on Sustainable Development Strategy
GRI 2 General Disclosures
2021 Komitmen Kebijakan
2-23 26
Policy Commitments
Menanamkan Komitmen Kebijakan
2-24 26
Embedding Policy Commitments
Proses untuk memulihkan dampak negatif
2-25 95, 125, 159
Processes to Restore Negative Impacts
Mekanisme untuk mencari nasihat dan menyampaikan kekhawatiran
2-26 139
Mechanisms for Seeking Advice and Raising Concerns
Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
2-27 53,83, 127
Compliance with Laws and Regulations
Keanggotaan asosiasi
2-28 59
Membership in Associations
Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan
2-29 74
Stakeholder Engagement Approach
Perjanjian perundingan kolektif
2-30 139
Collective Bargaining Agreements
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 3: 3-1 Proses untuk Menentukan Topik Material
18
Topik Material 2021 Process for Determining Material Topics
GRI 3:
Material Topic 2021 3-2 Daftar Topik Material
19
List of Material Topics
Pengungkapan Standar Khusus
Specific Standard Disclosures
Topik Ekonomi
Economic Topic
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
19, 87 12.8.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan
GRI 201: Economic Performance Didistribusikan 88 12.8.2
2016 Direct Economic Value Generated and Distributed
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
19, 58 12.8.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016 204-1 Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal
58 12.8.6
GRI 204 : Procurement Practices Proportion of Expenditure to Local Suppliers
Antikorupsi
Anti-Corruption
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
19, 79 12.20.1
GRI 3:
Material Topic 2021
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 179
Page 180
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 205: Antikorupsi 2016 205-2 Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan
GRI 205: Anti-Corruption Prosedur Antikorupsi
80 12.20.3
Communication and Training on Anti-Corruption
Policies and Procedures
205-3 Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang
Diambil 80 12.20.4
Verified Incidents of Corruption and Actions Taken
Perilaku Antipersaingan
Anti-Competitive Behavior
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
19, 82
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 206: Perilaku Antipersaingan 206-1 Langkah-Langkah Hukum untuk Perilaku
GRI 206 : Anti-Competitive Antipersaingan, Praktik Anti-Trust dan Monopoli
83
Behavior Legal Actions for Anti-Competitive Behavior,
Anti-Trust Practices, and Monopolies
Topik Lingkungan
Environmental Topics
Energi
Energy
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
20, 97 12.1.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi Energi dalam Organisasi
98 12.1.2
GRI 302: Energy 2016 Energy Consumption within the Organization
302-2 Konsumsi Energi di Luar Organisasi
98 12.1.3
Energy Consumption Outside the Organization
302-3 Intensitas Energi
98, 100 12.1.4
Energy Intensity
302-4 Pengurangan Konsumsi Energi
99, 100 -
Energy Consumption Reduction
302-5 Pengurangan pada Energi yang Dibutuhkan untuk
Produk dan Jasa.
99 -
Reduction in Energy Required for Products and
Services
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
20, 119 12.7.1
GRI 3:
Material Topic 2021
180 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 181
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 303: Air dan Efluen 2018 303-1 Interaksi dengan Air sebagai Sumber Daya Bersama
119, 121 12.7.2
GRI 303: Water and Effluents 2018 Interactions with Water as a Shared Resource
303-2 Manajemen Dampak yang Berkaitan dengan
Pembuangan Air 119, 121 12.7.3
Management of Impacts Related to Water Discharges
303-3 Pengambilan Air
120 12.7.4
Water Withdrawal
303-4 Pembuangan Air
120, 121, 123 12.7.5
Water Discharge
303-5 Konsumsi Air
120 12.7.6
Water Consumption
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
21, 108 12.5.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 304-1 Lokasi Operasional yang Dimiliki, Disewa, Dikelola,
2016 atau Berdekatan dengan Kawasan Lindung dan
GRI 304: Biodiversity 2016 Kawasan dengan Nilai Keanekaragaman Hayati
Tinggi di Luar Kawasan Lindung 109 12.5.2
Operational Locations Owned, Leased, Managed, or
Adjacent to Protected Areas and High Biodiversity
Value Areas Outside Protected Areas
304-2 Dampak Signifikan dari Kegiatan, Produk, dan Jasa
pada Keanekaragaman Hayati
109 12.5.3
Significant Impacts of Activities, Products, and
Services on Biodiversity
Emisi
Emissions
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
21, 97 12.1.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) Langsung
101, 102 12.1.5
GRI 305: Emissions 2016 Greenhouse Gas (GHG) Emissions (Scope 1) Direct
305-2 Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
101,102 12.1.6
GHG Energy Emissions (Scope 2) Indirect
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya
101,102 12.1.7
GHG Emissions (Scope 3) Other Indirect Emissions
305-4 Intensitas Emisi GRK
102 12.1.8
GHG Emission Intensity
305-5 Pengurangan Emisi GRK
102, 106 12.2.3
GHG Emission Reductions
305-6 Emisi Zat Perusak Ozon (ODS)
105 -
Ozone-Depleting Substances (ODS) Emissions
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur Oksida (SOX), dan
Emisi Udara Signifikan Lainnya
106 12.4.2
Nitrogen Oxides (NOx), Sulfur Oxides (SOx), and Other
Significant Air Emissions
Limbah
Waste
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 181
Page 182
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
21, 113 12.6.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan Limbah dan Dampak Signifikan Terkait
GRI 306: Waste Limbah
114 12.6.2
Waste Generation and Significant Impacts Related to
Waste
306-2 Pengelolaan Dampak yang Signifikan Terkait Limbah
Management of Significant Impacts Related to Waste 114 12.6.3
306-3 Timbulan Limbah
114 12.6.4
Waste Generation
306-4 Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir
114 12.6.5
Waste Diverted from Final Disposal
306-5 Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir
114 12.6.6
Waste Sent to Final Disposal
Topik Sosial
Social Topics
Kepegawaian
Employment
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management Of Material Topics
22, 130 12.15.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 401: Kepegawaian 2016 401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
GRI 401: Employment 2016 Recruitment of New Employees and Employee 130 12.15.2
Turnover
401-2 Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan
Purnawaktu yang Tidak Diberikan Kepada Karyawan
Sementara atau Paruh Waktu 138 12.15.3
Benefits Provided to Full-Time Employees That are Not
Offered to Temporary or Part-Time Employees
401-3 Cuti Melahirkan
139 12.15.4
Maternity Leave
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
23, 144 12.14.1
GRI 3:
Material Topic 2021
182 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 183
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 403: Kesehatan dan 403-1 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
145 12.14.2
Keselamatan Kerja 2018 Occupational Health and Safety Management System
GRI 403: Occupational Health and
Safety 2018 403-2 Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi
Insiden
147 12.14.3
Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident
Investigation
403-3 Layanan Kesehatan Kerja
149, 151 12.14.4
Occupational Health Services
403-4 Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Pekerja
tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
150 12.14.5
Worker Participation, Consultation, and
Communication on Occupational Health and Safety
403-5 Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai Keselamatan dan
Kesehatan Kerja 151 12.14.6
Worker Training on Occupational Health and Safety
403-6 Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
12.14.7
Improvement of Worker Health Quality
403-7 Pencegahan dan Mitigasi Dampak dari Keselamatan
dan Kesehatan Kerja yang Secara Langsung Terkait
Hubungan Bisnis
147 12.14.8
Prevention and Mitigation of Impacts Related to
Occupational Health and Safety Directly Connected to
Business Relationships
403-8 Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
145 12.14.9
Workers Covered by the Occupational Health and
Safety Management System
403-9 Kecelakaan Kerja
149 12.14.10
Occupational Accidents
403-10 Penyakit Akibat Kerja
149 12.14.11
Work-Related Illnesses
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 130 12.15.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 404-1 Rata-rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan
141 12.15.6
2016 Average Training Hours per Year per Employee
GRI 404: Training and Education
2016 404-2 Program untuk Meningkatkan Keterampilan
Karyawan dan Program Bantuan Peralihan
140 12.15.7
Programs to Enhance Employee Skills and Transition
Assistance Programs
404-3 Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin
terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier
141 -
Percentage of Employees Receiving Regular
Performance Reviews and Career Development
Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 54, 130 12.19.1
GRI 3:
Material Topic 2021
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 183
Page 184
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 405: Keanekaragaman dan 405-1 Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan Karyawan
54 12.19.6
Kesempatan Setara 2016 Diversity within Governance Bodies and Employees
GRI 405: Diversity and Equal
Opportunity 2016 405-2 Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan
Dibandingkan Laki-Laki
138 12.19.7
Ratio of Base Salary and Remuneration of Women
Compared to Men
Non Diskriminasi
Non-Discrimination
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 130 12.19.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 406: Non Diskriminasi 2016 406-1 Insiden Diskriminasi dan Tindakan Perbaikan yang
GRI 406: Non-Discrimination 2016 Dilakukan
136 12.19.8
Incidents of Discrimination and Corrective Actions
Taken
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 130 12.18.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan 407-1 Operasi dan Pemasok di Mana Hak Atas
Perundingan Kolektif Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
2016 Mungkin Berisiko
139 12.18.2
GRI 407: Freedom of Association Operations and Suppliers Where the Right to Freedom
and Collective Bargaining 2016 of Association And Collective Bargaining May Be at
Risk
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 130 12.16.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 408: Pekerja Anak 2016 408-1 Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan
GRI 408: Child Labor 2016 terhadap Insiden Pekerja Anak
137 12.16.2
Operations and Suppliers with Significant Risk of Child
Labor Incidents
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
22, 130 12.17.1
GRI 3:
Material Topic 2021
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib 409-1 Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan
Kerja 2016 terhadap Insiden Kerja Paksa atau Wajib Kerja
137 12.17.2
GRI 409: Forced or Compulsory Operations and Suppliers with Significant Risk of
Labor 2016 Forced or Compulsory Labor Incidents
Masyarakat Lokal
Local Communities
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material
Topik Material 2021 Management of Material Topics
23, 119, 152 12.9.1
GRI 3:
Material Topic 2021
184 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 185
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Pengungkapan GRI
Topik Material Pengungkapan Halaman Sektor Batubara
Material Topic Disclosure Pages GRI Sector Disclosure
Coal Mining
GRI 413: 413-1 Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal,
Masyarakat Lokal 2016 Penilaian Dampak, dan Program Pengembangan
125,153 12.9.2
GRI 413: Local Communities 2016 Operations Involving Local Communities, Impact
Assessments, and Development Programs
413-2 Operasi yang Secara Aktual dan yang Berpotensi
Memiliki Dampak Negatif Signifikan terhadap
Masyarakat Lokal 125, 159 12.9.3
Operations that Have Actual and Potential Significant
Negative Impacts on Local Communities
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 185
Page 186
Pengantar Penjelasan Direksi Profil Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
Explanation from the Board of
Introduction Directors Company Profile Sustainability Governance
Keselarasan Laporan Keberlanjutan
dengan Metrik ESG IDX 2024
Alignment of Sustainability Reports with the IDX 2024 ESG Metrics
Kinerja Halaman di Laporan Keberlanjutan/
Kode Nama Metrik
Performance Tahunan
Code Metric Name
Area Pages in the Sustainability/Annual Report
Lingkungan E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
102, 103
Environmental Greenhouse Gas Emissions Report
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
102
Greenhouse Gas Emissions Intensity
E-04 Konsumsi Air
120
Water Consumption
E-05 Limbah yang Dihasilkan
114, 115
Waste Generated
E-06 Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Net Zero Emission
101
Company Commitment to Achieve Net Zero Emissions
E-07 Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi
Emisi Gas Rumah Kaca 101
Company Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions
Sosial S-01 Kesetaraan Gender
54, 136
Social Gender Equality
S-02 Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
55
Employees by Gender and Age Group
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
135
Employee Turnover Rate
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
57
Number of Temporary Employees
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
140
Employee Training and Development
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
150
Number of Workplace Accidents
S-07 Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
136
Number of Human Rights Violation Incidents
S-08 Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
136
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
S-09 Kebijakan Hak Asasi Manusia
136
Human Rights Policy
S-10 Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
137
Child Labor and/or Forced Labor Policy
S-11 Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkun-
gan Kerja yang Aman dan Layak Diberikan kepada Seluruh Karyawan
144
Occupational Health and Safety and Safe, Decent Working Environment
Policy
S-12 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
153
Corporate Social Responsibility
186 PT Mitrabara Adiperdana Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 187
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance Environmental Sustainability Performance Social Sustainability Performance
Kinerja Halaman di Laporan Keberlanjutan/
Kode Nama Metrik
Performance Tahunan
Code Metric Name
Area Pages in the Sustainability/Annual Report
Tata Kelola G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi
65
Governance Management Diversity and Independence
G-02 Total kehadiran Direksi dan Komisaris dalam Rapat Dewan
Total Attendance of the Board of Directors and Board of Commissioners 65
at Board Meetings
G-03 Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
Policy on the Separation of the Chairman of 64
the Board and the CEO
G-04 Kebijakan Penilaian Direksi dan Komisaris
Policy on the Evaluation of the Board of Directors and 64
Board of Commissioners
G-05 Kebijakan Pelatihan Direksi dan Komisaris
Policy on Training for the Board of Directors and 67
Board of Commissioners
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
64
Specific Criteria for Board Selection
G-07 Kode Etik dan/atau Antikorupsi
73
Code of Conduct and/or Anti-Corruption Policy
G-08 Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
66
Policy on Fair Treatment of Shareholders
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan
66
Conflict of Interest Prevention
Sustainability Report 2025 | PT Mitrabara Adiperdana Tbk 187
Page 188
Halaman Ini Sengaja Dikosongkan. This Page has been Intentionally Left Blank.
Page 189
Page 190
2025 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report Grha Baramulti Komplek Harmoni Plaza, Blok A-8 Jl. Suryopranoto No. 2 Jakarta Pusat 10130 +6221 6385 6211 +6221 6385 2326 corsec@mitrabaraadiperdana.co.id www.mitrabaraadiperdana.co.id
Names mentioned 68 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Inovasi Karyawan MBAP Group
p.12
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan
p.12
unresolved
org
PT Malinau Hijau Lestari Raih Sertifikasi Verifikasi Legalitas
p.13
unresolved
org
PT Malinau Hijau Lestari Obtains
p.13
unresolved
org
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia MBP Raih Sertifikasi BAP
p.13
unresolved
org
PT Mitrabara
p.16
unresolved
org
Adiperdana Tbk
p.16
unresolved
org
Financial Services Authority
p.16
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.17 ×2
unresolved
org
Milik Desa
p.32
unresolved
org
PT Masdar Mitra Solar
p.38 ×2
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
p.39
unresolved
org
PT Masdar
p.39 ×2
unresolved
org
PT Masdar Mitra Solar Radiance. As
p.39
unresolved
org
PT Malinau Hijau Lestari
p.39 ×4
unresolved
person
Substitute
· Notaris
p.44
unresolved
org
PT Baradinamika
p.45
unresolved
org
PT Mitra Malinau
p.45
unresolved
—
Komplek Harmoni
p.45
unresolved
org
PT Malinau Hijau
p.45
unresolved
org
PT Mitradelta Bahari
p.45
unresolved
org
PT Mitra Muda
p.45
unresolved
—
Sustainability Report 2025
p.45
unresolved
org
PT Mitrajasa Sentosa
p.46
unresolved
org
PT Mitra Pesona Bumi
p.46
unresolved
org
Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited
p.46 ×2
unresolved
org
PT Masdar Mitra Solar Radiance. This
p.46
unresolved
org
PT Masdar Mitra Solar Radiance. Perusahaan
p.46
unresolved
person
Division
· Corporate Secretary
p.63
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.67
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry
p.67
unresolved
person
Doddy Sumantyawan
· Komisaris Utama
p.68
unresolved
org
Forum Group Discussion
· Komisaris Utama
p.68 ×5
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.76
unresolved
org
Departemen Manajemen
p.82
unresolved
org
PT Mitrabara Adiperdana Bagi
p.94
unresolved
org
Departemen Environment
p.94
unresolved
org
Minister of Environment LHK
p.101
unresolved
org
Menteri LH
p.101
unresolved
org
Minister of Environment Regulation
p.101
unresolved
org
Menteri LHK
p.101
unresolved
org
Minister of Environment and Forestry Regulation
p.101
unresolved
—
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
p.102
unresolved
—
Direct emissions from stationary combustion
p.102
unresolved
—
Energy-related activities that are not
p.104
unresolved
—
included in direct emissions and indirect
p.104
unresolved
org
Capital equipment/goods
p.104 ×2
unresolved
—
Aset sewaan hulu
p.104
unresolved
org
Upstream leased asset
p.104
unresolved
—
End-of-life disposal of products sold
p.104
unresolved
—
Waralaba hilir
p.104
unresolved
—
Aset Sewaan Hilir
p.104
unresolved
org
Downstream Leased Assets
p.104
unresolved
org
Departemen Engineering
p.108
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.