Skip to content
Back to announcement

FS PT RUIS - Q1 2026.pdf

Financial statement Text extracted RUIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 72

Page 1
PT Radiant Utama Interinsco Tbk
dan Entitas Anaknya

Laporan keuangan konsolidasian interim
tanggal 31 Maret 2026 dan untuk periode
tiga bulan yang berakhir pada tanggal
tersebut (Tidak diaudit)




FINANCIAL STATEMENTS
Page 2
 PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
 DAN ENTITAS ANAKNYA




                                          DAFTAR ISI

                                                                                   Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2026 dan periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal tersebut


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                 1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                      3

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                4

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                         5

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                          6-63

Informasi Keuangan Tambahan                                                         (i)-(vii)
Page 3

          
Page 4
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                        Catatan        31 Maret 2026         31 Desember 2025


ASET


ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                      4,32,33            158.648.985.854        147.699.876.584
Piutang usaha, neto                                                     5,32,33            851.026.186.861        830.002.018.723
Piutang lain-lain
 Pihak ketiga                                                                                6.299.486.301          9.120.014.047
 Pihak berelasi                                                                              4.165.906.470          4.874.613.545
Aset keuangan lancar lain-lain                                           7,33               20.090.214.965         15.371.613.879
Persediaan                                                                8                 10.849.730.533         11.137.447.379
Pajak dibayar di muka                                                    10.a               41.746.617.296         18.534.351.689
Biaya dibayar di muka                                                     11                23.850.346.377         16.751.557.829
Uang muka                                                                 9                 37.479.636.442          9.209.286.169

TOTAL ASET LANCAR                                                                        1.154.157.111.099      1.062.700.779.844


ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan, neto                                               10.d               23.982.644.831         23.982.644.842
Estimasi tagihan pajak                                                   10.b                2.267.375.074         13.410.904.666
Aset hak guna, neto                                                       13                 3.045.072.826          4.776.834.746
Aset tetap, neto                                                          12               154.524.363.138        164.475.893.444
Aset tidak berwujud                                                                            684.062.500           746.250.000
Aset keuangan tidak lancar lainnya                                      14, 33               2.290.063.438          2.393.512.427

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                                    186.793.581.807        209.786.040.125

TOTAL ASET                                                                               1.340.950.692.906      1.272.486.819.969




                                       Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.

                                                                    1
Page 5
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                      Catatan        31 Maret 2026         31 Desember 2025


LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                          15, 32, 33             508.992.566.367        483.290.155.172
Utang usaha - pihak ketiga                                        16, 32, 33             124.417.807.093         94.738.763.180
Beban akrual                                                      17, 32, 33              60.772.261.203         61.978.078.488
Utang pajak                                                            10.c               20.473.012.452          6.680.907.314
Pendapatan diterima di muka                                                                  362.995.493           222.162.899
Bagian lancar atas:
   Liabilitas sewa                                                13, 32, 33               5.318.158.523          8.003.452.614
   Utang pembiayaan konsumen                                      18, 32, 33                 945.972.890           927.061.610

TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                           721.282.774.021        655.840.581.277

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Setelah dikurangi bagian lancar:
   Liabilitas sewa                                                 13,32, 33               5.592.737.815          5.752.186.874
   Utang pembiayaan konsumen                                      18, 32, 33               1.551.734.270          1.813.951.360
Liabilitas imbalan kerja                                                19                47.539.242.427         47.282.850.565

TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                           54.683.714.512         54.848.988.799


TOTAL LIABILITAS                                                                         775.966.488.533        710.689.570.076


EKUITAS
Modal saham
 Modal dasar - 2.400.000.000 lembar saham
   dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham
 Modal ditempatkan dan disetor - 770.000.000 saham
   dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham                         20                77.000.000.000         77.000.000.000
Tambahan modal disetor                                                  22                30.971.619.947         30.971.619.947
Penghasilan komprehensif lain                                                              3.720.492.790          3.720.492.790
Saldo laba
 Telah ditentukan penggunaannya                                         27                15.400.000.000         15.400.000.000
 Belum ditentukan penggunaannya                                         27               437.860.604.068        434.674.125.021
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
 Pemilik entitas induk                                                                   564.952.716.805        561.766.237.758
 Kepentingan non-pengendali                                             21                    31.487.568            31.012.135

TOTAL EKUITAS                                                                            564.984.204.373        561.797.249.893

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                           1.340.950.692.906      1.272.486.819.969




                                     Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.

                                                                  2
Page 6
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                        Catatan                2026                    2025



PENDAPATAN                                                                23                 492.407.202.025         440.026.382.058


BEBAN LANGSUNG                                                            24                (444.490.541.716)       (389.669.352.186)
LABA KOTOR                                                                                    47.916.660.309          50.357.029.872


Beban umum dan administrasi                                               25                 (31.735.418.336)        (29.894.239.380)
Beban penjualan                                                           25                    (363.718.126)           (830.139.753)
Laba (rugi) penjualan aset tetap                                          12                                   --         (6.654.167)
Laba selisih kurs                                                         32                    1.084.924.298          1.143.627.462
Pendapatan lain-lain, bersih                                                                     527.591.296             389.025.666
LABA USAHA                                                                                    17.430.039.441          21.158.649.700


Beban bunga dan keuangan                                                                     (13.371.103.183)        (14.673.909.045)
Pendapatan bunga                                                                                1.400.996.229            346.369.951
LABA SEBELUM PAJAK                                                                              5.459.932.487          6.831.110.606

BEBAN PAJAK
 Beban pajak penghasilan                                                                      (2.272.978.007)         (2.800.755.348)
LABA PERIODE BERJALAN                                                                           3.186.954.480          4.030.355.258
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Item yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
 periode berikutnya
 Perubahan nilai wajar aset keuangan pada nilai wajar                                                      -           1.278.000.000
 Pajak terkait                                                                                             -            (219.304.800)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                        -           1.058.695.200

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                          3.186.954.480          5.089.050.458

LABA PERIODE BERJALAN
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik entitas induk                                                                          3.186.479.047          4.029.965.657
 Kepentingan non-pengendali                                               21                            475.433               389.601
TOTAL                                                                                           3.186.954.480          4.030.355.258
TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
 BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik entitas induk                                                                          3.186.479.047          5.088.619.339
 Kepentingan non-pengendali                                               21                            475.433               431.119
TOTAL                                                                                           3.186.954.480          5.089.050.458


LABA PER SAHAM DASAR                                                      28                    4,14                   5,23




                                       Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.



                                                                    3
Page 7
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                    Saldo laba                                                                             Ekuitas yang dapat
                                                           Tambahan                   Ditentukan                 Belum ditentukan          Penghasilan           Komponen ekuitas         diatribusikan kepada        Kepentingan
                         Catatan   Modal disetor          modal disetor             penggunaannya                penggunaannya           komprehensif lain/           lain                Pemilik Entitas Induk      non-pengendali         Total ekuitas

Saldo 31 Desember 2024                   77.000.000.000         30.971.619.947            15.400.000.000               383.269.234.349          12.628.896.727         35.986.090.012              555.255.841.035             29.308.214       555.285.149.249


Laba tahun berjalan        28                      -                      -                         -                    4.029.965.657        (777.504.709,00)                       --              3.252.460.948               359.110           3.252.820.058

Saldo 31 Maret 2025                      77.000.000.000         30.971.619.947            15.400.000.000               387.299.200.006          11.851.392.018         35.986.090.012              558.508.301.983             29.667.324       558.537.969.307


Saldo 31 Desember 2025                   77.000.000.000         30.971.619.947            15.400.000.000               434.674.125.021           3.720.492.790                       --            561.766.237.758             31.012.135       561.797.249.893


Laba periode berjalan      28                      -                      -                         -                    3.186.479.047                    -                      -                   3.186.479.047               475.433           3.186.954.480

Saldo 31 Maret 2026                      77.000.000.000         30.971.619.947            15.400.000.000               437.860.604.068           3.720.492.790                   -                 564.952.716.805             31.487.568        564.984.204.373




                                                                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                                                              bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.

                                                                                                                       4
Page 8
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                             2026                2025


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                                              471.383.033.887     506.152.599.198
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan
 dan lainnya                                                                             (449.825.147.792)    (446.925.999.413)
Pembayaran bunga dan beban keuangan                                                        (16.141.145.834)    (13.874.351.233)
Pembayaran pajak penghasilan                                                                (2.272.978.007)     (3.005.503.445)
Penerimaan restitusi pajak pertambahan nilai                                                             --      9.538.469.045
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                                                 3.143.762.254      51.885.214.152


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga                                                                            1.400.996.229         346.369.951
Perolehan aset tetap                                                                        (6.843.711.307)     (1.302.393.113)
Hasil penjualan aset tetap                                                                               -       1.193.000.000
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                                              (5.442.715.078)       236.976.838


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penurunan (penambahan) piutang pihak berelasi                                                 708.707.075       (1.063.837.085)
Penurunan (penambahan) aset keuangan lancar lainnya                                         (4.718.601.086)     (2.942.003.939)
Penurunan (penambahan) aset keuangan tidak lancar lainnya                                     103.448.989        1.018.107.212
Penambahan utang bank jangka pendek                                                       539.223.970.559     539.119.021.014
Pembayaran utang bank jangka pendek                                                      (513.457.960.942)    (571.740.163.814)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                                          (243.305.810)       (364.967.392)
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan                                                      (10.098.402.122)     (5.415.660.802)
Kas bersih diperoleh (digunakan untuk) dari aktivitas pendanaan                            11.517.856.663      (41.389.504.806)


KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                          9.218.903.839      10.732.686.184
Pengaruh selisih kurs mata uang asing                                                       1.730.205.431       (1.340.371.633)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                           147.699.876.584     103.890.935.212
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                          158.648.985.854      99.268.540.699




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.


                                                                 5
Page 9
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

a.   Pendirian dan Informasi Umum

     PT Radiant Utama Interinsco Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan akta notaris No.41 tanggal
     22 Agustus 1984 dari Hadi Moentoro, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh
     Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.C2-574-HT.01.01.TH.85 tanggal
     11 Pebruari 1985 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.49 tanggal 18 Juni 1985,
     Tambahan No.860. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
     dengan akta notaris No. 3 tanggal 3 Juni 2008 dari P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H., notaris di Jakarta,
     untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. Akta ini
     telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
     Surat Keputusan No. AHU-44233.AH. 01.02.TH.2008 tanggal 24 Juli 2008 serta diumumkan dalam Berita
     Negara Republik Indonesia No. 99 tanggal 9 Desember 2008, Tambahan No. 267148.

     Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Jalan Kapten Tendean No.24
     Mampang Prapatan, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984.

     Pemegang saham pendiri Perusahaan adalah PT Radiant Nusa Investama.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
     meliputi:

     a. Jasa teknik instalasi dan rekayasa bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     b. Jasa sertifikasi mutu.
     c. Jasa survei bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     d. Perdagangan besar (distributor) peralatan dan material bidang minyak dan gas bumi.
     e. Jasa penyewa peralatan pertambangan minyak dan gas bumi.
     f. Jasa perbaikan dan perawatan instalasi pertambangan minyak dan gas bumi.
     g. Eksplorasi dan eksploitasi dan pengembangan bidang minyak dan gas bumi.
     h. Penyediaan fasilitas-fasilitas produksi bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     i. Jasa-jasa penunjang bidang migas, pertambangan umum, dan energi.
     j. Menyediakan dan memasok bahan-bahan, peralatan, kendaraan serta alat apung/ kapal/ tongkang
        yang khusus digunakan untuk migas baik di darat maupun lepas pantai maupun pertambangan umum.
     k. Distributor, agen, dan perwakilan dari badan-badan usaha baik dalam negeri maupun luar negeri.
     l. Jasa penyedia/outsourcing dan management Sumber Daya Manusia.
     m. Jasa marine/survey marine atau konsultansi bidang marine.
     n. Jasa konsultansi lingkungan dan pemetaan.
     o. Jasa konsultansi kontruksi dan non kontruksi.
     p. Jasa konsultan keamanan.
     q. Jasa penerapan peralatan keamanan.
     r. Jasa pelatihan keamanan
     s. Jasa penyedian tenaga keamanan

b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

     Jumlah karyawan tetap Perusahaan rata-rata 238 dan 281 karyawan masing-masing untuk per tanggal
     31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

     Susunan Dewan komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                                                 Amira Ganis              Amira Ganis
     Komisaris                                                 Misyal Abdullah Bahwal   Misyal Abdullah Bahwal
     Komisaris Independen                                      Nino Fediawan Kusmedi    Nino Fediawan Kusmedi




                                                      6
Page 10
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (Lanjutan)

b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (Lanjutan)

     Direksi
     Direktur Utama                                             Aby Abdullah Ganis       Aby Abdullah Ganis
     Direktur                                                  Soeharto Nurcahyono      Soeharto Nurcahyono
     Direktur                                                     Zaki Maulana             Zaki Maulana

     Berdasarkan akta notaris Aulia Taufani, SH, No. 122 tanggal 26 Juni 2025 terkait perubahan direksi dan
     komisaris, memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Muhammad Hamid sebagai Komisaris, Winarno
     Zain sebagai Komisaris Independen, Bibin Busono sebagai Direktur, serta menyetujui untuk mengangkat
     Misyal Abdullah Bahwal sebagai Komisaris, Nino Fediawan Kusmedi sebagai Komisaris Independen, dan
     Zaki Maulana sebagai Direktur.

     Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut:

     Komite Audit
     Ketua                                                    Nino Fediawan Kusmedi   Nino Fediawan Kusmedi
     Anggota                                                        Asep Hikmat             Asep Hikmat
                                                                   Tjahjo Dahono           Tjahjo Dahono

     Pembentukan Departemen Audit Internal Perusahaan berdasarkan keputusan Ketua Bapepam-LK
     No.KEP-496/BL/2008 tentang Pembentukan dan Pedoman dan Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
     Perusahaan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Radiant Utama Interinsco Tbk. (SKD
     No.0018.RUI/Kep.Dir/II/2020).

     Audit Internal                                                Erwin Arianto           Erwin Arianto

     Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK No. IX.I.14 dan Peraturan BEI No.I-A tentang Pembentukan
     Sekretaris Perusahaan, Perusahaan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Radiant Utama Interinsco
     Tbk. No.116/SK/RUI/VIII/2016 tanggal 8 Agustus 2016.

     Sekretaris Perusahaan                                       Mona Nazaruddin         Mona Nazaruddin

c.   Penawaran Umum Efek Perusahaan

     Saham
     Pada tanggal 30 Juni 2006, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
     Pasar Modal/Bapepam (sekarang menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-
     Bapepam-LK) dengan suratnya No. S-824/BL/2006 untuk melakukan penawaran umum kepada
     masyarakat atas 170.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp250
     per saham.

     Pada tanggal 12 Juli 2006 dilakukan pencatatan 600.000.000 saham Perusahaan milik pemegang saham
     pendiri pada Bursa Efek Jakarta (sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia).

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah
     770,000,000 saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

     Obligasi
     Pada tanggal 29 Juni 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam-LK dengan
     suratnya No.S-3214/BL/2007 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Radiant Utama Interinsco I
     tahun 2007 dengan jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000, tingkat bunga tetap 11,5% per tahun dan
     berjangka waktu 4 tahun. Pada tahun 2010, obligasi ini telah dilunasi.



                                                    7
Page 11
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (Lanjutan)

d.   Struktur Entitas Anak

     Perusahaan memiliki baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% saham Entitas Anak pada
     31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, sebagai berikut:

                                                                                             Tahun
                                                                               Persentase    Operasi     Jumlah Aset             Jumlah Aset
                    Entitas Anak    Domisili            Jenis Usaha             Pemilikan   Komersial   31 Maret 2026         31 Desember 2025


      PT Supraco Indonesia ("SI")   Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat        99,996%       1980          904.334.265.000      843.460.671.024
        dan Entitas Anak                       eksplorasi


      PT Supraco Daya Wisesa        Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat        99,99%        2008           32.524.332.039       28.284.356.000
        ("SDW")                                eksplorasi


      PT Supraco Lines ("SPL")      Jakarta    Jasa pelayaran dalam negeri      99,99%        2008          172.679.694.075      166.751.051.706


     Perubahan dalam Entitas Anak selama tahun berjalan sebagai berikut:

     Restrukturisasi dalam Grup

     Pada tanggal 31 Maret 2021, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUI) menjual dan menyerahkan
     kepemilikannya atas PT Supraco Lines (“SPL”) kepada PT Supraco Indonesia (“SI”) dengan biaya akuisisi
     sebesar Rp 65.750.000.000. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan RUI di SPL menurun dari 98,75%
     menjadi 47,97%. Lebih lanjut SPL menjadi entitas anak langsung dari SI.

     Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama disebut
     sebagai “Grup”.


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

a. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

     Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
     di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
     Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
     Indonesia (DSAK-IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7
     tentang     pedoman     penyajian     laporan    keuangan,      keputusan     Ketua     Bapepam-LK
     No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan
     publik.

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta
     atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan
     keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
     didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
     tersebut.




                                                                           8
Page 12
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)

     Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
     mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah
     (Rp) yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
     fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan mata
     uang fungsional tersebut.

c.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
     Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

     Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan relevan untuk Grup berlaku efektif sejak
     tanggal 1 Januari 2026.

      Amandemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan”

      PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
       Keuangan

      PSAK No. 338 (Revisi 2025), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”.

     Standar akuntansi revisian berikut berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2027, tetapi tidak memiliki
     pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan Grup:

      PSAK No. 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan“. PSAK ini akan
       menggantikan PSAK 201:“Penyajian Laporan Keuangan“

      Amendemen PSAK No. 119, “Entitas Anak tanpa Akuntabilitas Publik“: Pengungkapan.

     Pada tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian, Grup sedang mempertimbangkan implikasi
     dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

d. Prinsip-prinsip Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya seperti
     disebutkan pada Catatan 1.d.

     Pengendalian diperoleh ketika Grup terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
     keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
     melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan mengendalikan investee jika, dan hanya
     jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:

     a. Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Grup kemampuan saat ini untuk
        mengarahkan aktivitas investee yang relevan);

     b. Exposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Grup dengan investee; dan

     c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil Grup.




                                                      9
Page 13
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

d.   Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan)

     Grup menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
     bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas
     anak dimulai sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika
     kehilangan pengendalian atas entitas anak.

     Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada pemilik
     entitas induk dan kepentingan non pengendali (“KNP”), meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki
     saldo defisit.

     Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
     transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Grup menggunakan kebijakan
     akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka penyesuaian
     dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.

     Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah dieliminasi.

     Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
     pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.

     Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka entitas induk:

      Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;

      Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;

      Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada;

      Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;

      Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;

      Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
       dan

      Mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
       komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, sebagaimana
       mestinya.

     KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat
     diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada entitas induk yang masing-masing disajikan
     dalam laporan laba rugi konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
     terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

e.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

     Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
     diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah
     setiap kepentingan non-pengendali (“KNP”) pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
     Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
     proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya
     akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam “Beban Umum dan Administrasi”.

     Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
     yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
     ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

                                                      10
Page 14
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

e.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill (Lanjutan)

     Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
     akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
     sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laporan laba rugi berjalan atau sebagai penghasilan
     komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 109. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan
     kontinjensinya tidak diukur kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.

     Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
     diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
     dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

     Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
     dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
     dan liabilitas yang diambil alih.

     Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
     sebagai laba atau rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen
     melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
     dan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
     nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
     tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan
     bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
     diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.

     Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK, dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
     goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat
     operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan
     tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

f.   Instrumen Keuangan

     Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu entitas
     dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.

     Grup melakukan penerapan PSAK No. 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
     klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
     Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut:

     i) Aset Keuangan

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran

        Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut:




                                                        11
Page 15
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran (Lanjutan)

        (i)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi; dan

        (ii)   Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
               lain.

        Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis dan persyartan kontraktual arus kas – apakah penentuan
        arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

        Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
        perubahan setelah penerapan awal tersebut.

        (i)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi

               Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
               mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
               pembayaran pokok dan bunga”.

               Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
               diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar
               dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya
               perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada
               penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui
               pada laba rugi.

        (ii)   Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

               Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi
               dibebankan pada laba rugi.

               -   Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortasi atau nilai wajar melalui
                   penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat
                   pada laba rugi.

               -   Inventasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
                   komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan deviden
                   terkait diakui pada laba rugi.

               -   Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar
                   selanjutnya diakui pada laba rugi.

               -   Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat
                   menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.

        (iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

               Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut:

               -   Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                   keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus
                   kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.

               -   Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajkan
                   keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.

                                                         12
Page 16
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran (Lanjutan)

        Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang
        dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
        termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.

        Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
        sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen
        diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.

        Penghentian pengakuan

        Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut
        telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
        dan manfaat atas kepemilikan aset.

        Penurunan nilai aset keuangan

        Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
        meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan
        perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan dari pada
        perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.

        Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan yang terjadi pada saat pengakuan awal dan
        mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal
        pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di
        masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

        Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
        yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang
        usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan
        pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan
        signifikan risiko kredit sejak terjadinya.

        Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan Tingkat
        kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah
        dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.

     ii) Liabilitas Keuangan

       Pengakuan awal

       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
       laporan laba atau rugi, liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah
       ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas
       keuangan pada saat pengakuan awal.

       Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan
       yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan
       secara langsung.

       Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
       beban akrual, liabilitas sewa, dan utang pembiayaan konsumen.


                                                     13
Page 17
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

     (ii) Liabilitas Keuangan (Lanjutan)

        Pengukuran setelah pengakuan awal

        Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
        tingkat bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan
        pengakuannya atau diturunkan nilainya melalui proses amortisasi suku bunga efektif. Biaya
        teramortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskon atau premium terhadap biaya jasa transaksi
        yang merupakan satu kesatuan dari amortisasi suku bunga efektif.

        Penghentian pengakuan

        Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
        kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

        Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
        sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
        liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai
        penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai
        tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.

     iii) Saling Hapus Instrumen Keuangan

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
        keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
        melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan berniat untuk menyelesaikan secara neto,
        atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannya secara simultan.

     iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan

        Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
        untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
        pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
        mengalihkan liabilitas terjadi:

        -   Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau

        -   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
            tersebut.

        Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.

        Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
        menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
        kepentingan ekonomi terbaiknya.

        Pengukuran nilai wajar atas aset non keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
        menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
        aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan
        tertinggi dan terbaik.

        Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana tersedia kecukupan data
        untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan
        dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.


                                                       14
Page 18
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

     iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
        konsolidasian dapat dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah
        yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:

         -    Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
              indentik;

         -    Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
              wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;

         -    Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran yang
              tidak dapat diobservasi.

        Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
        menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
        (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun
        pelaporan.

        Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup telah menentukan kelas aset dan liabilitas berdasarkan
        sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.

g.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan mata
     uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang
     fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah.

     Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas Grup pada tanggal laporan
     dijabarkan menggunakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan
     pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan diakui
     dalam penghasilan komprehensif lain.

     Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot
     antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam
     mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank
     Indonesia pada 31 Maret 2026 dan 2025, serta 31 Desember 2025 sebagai berikut:

                                             31 Maret 2026            31 Desember 2025              31 Maret 2025
     Mata Uang Asing                              Rp                         Rp                          Rp
     Dolar Amerika Serikat                              16.993                    16.782                        16.588
     Dolar Singapura                                    13.182                    13.069                        12.406
     Euro                                               19.538                    19.753                        17.893

     Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos moneter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang
     asing diakui dalam laba rugi.

h. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi

     Grup menerapkan PSAK No. 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan
     pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan
     keuangan konsolidasian.




                                                          15
Page 19
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

h.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi (Lanjutan)

     Dalam laporan keuangan konsolidasian, istilah pihak-pihak berelasi seperti yang diungkapkan dalam PSAK
     No. 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

     Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
     persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.

i.   Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan
     atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta tanpa
     pembatasan penggunaan.

     Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas di bank, dan deposito berjangka seperti
     disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada.

j.   Persediaan

     Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya
     persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
     persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
     tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
     estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.

     Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
     kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
     Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
     diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
     tersebut.

k.   Uang Muka dan Biaya Dibayar Di muka

     Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima dimuka untuk barang atau jasa. Uang
     muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

     Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
     metode garis lurus.

l. Aset Tetap

     Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
     biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan agar
     aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.

     Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
     pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh
     atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk
     memproduksi persediaan selama periode tersebut.

     Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
     penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan tidak
     disusutkan.

     Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
     penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
     manfaat ekonomis aset sebagai berikut:

                                                       16
Page 20
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

l.   Aset Tetap (Lanjutan)
                                                                                                   Tahun

     Bangunan                                                                                        20
     Peralatan proyek                                                                               3-16
     Peralatan dan perlengkapan kantor                                                               3-8
     Kendaraan                                                                                       4-6
     Kapal                                                                                          10-16
     Mobile Offshore Production Unit (MOPU)                                                          16

     Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam Konstruksi”
     dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman,yang terjadi
     sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap
     dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah
     tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber
     daya lain.

     Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
     saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.

     Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
     lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.

     Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
     selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
     pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

     Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat yang sama dengan aset yang
     dimiliki atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan masa
     manfaat.

     Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
     metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.

m.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan
     nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
     terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup menentukan jumlah
     terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.

     Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan
     nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit
     penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
     nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.

     Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset
     diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera
     diakui dalam laba rugi.

     Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
     dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
     tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
     terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.




                                                       17
Page 21
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

n.   Investasi Jangka Panjang Lainnya

     Merupakan investasi saham dengan kepemilikan kurang dari 20% atau tidak memiliki pengaruh signifikan
     yang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Bukti terbaik dari nilai wajar
     adalah harga kuotasi dipasar aktif.

     Selanjutnya investasi saham yang tidak memiliki kuotasi harga dipasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat
     diukur secara andal, diukur dengan biaya perolehan.

     Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa suatu investasi
     mengalami penurunan nilai.

o.   Sewa

     Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
     memberikan hak untuk mengendalikan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai imbalan
     untuk imbalan.

     Sebagai penyewa

     Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika
     kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
     suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

     Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
     Grup harus menilai apakah:

      Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substantial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
       aset indentifikasian; dan Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;

      Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset indentifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
       Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
       apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:

        -   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;

        -   Grup telah mendisain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa
            aset akan digunakan selama periode penggunaan.

     Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa,
     Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
     tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk
     sewa penunjang dimana Grup bertindak sebagai penyewa, Grup memutuskan untuk tidak memisahkan
     komponen non sewa dan mencatat komponen sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.

     Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan utang sewa. Aset hak-guna diukur pada
     biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal utang sewa yang disesuaikan dengan
     pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
     langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan
     memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan
     ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
     dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
     menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.


                                                       18
Page 22
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

o.   Sewa (Lanjutan)

     Sebagai penyewa (Lanjutan)

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabiltas sewa meliputi pembayaran berikut ini:

      Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
      Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
       dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
      Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
      Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
      Pinalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
       awal.

     Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
     pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan
     atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

     Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
     perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
     hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
     menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
     manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Sewa jangka pendek

     Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
     memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
     beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     Modifikasi sewa

     Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:

      Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
       pendasar atau lebih; dan
      Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam
       ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
       kontrak tertentu.

     Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa,
     Grup:

     -   Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
     -   Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
     -   Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
         tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan
         penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga
         pinjaman incremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
     -   Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau
         sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam
         laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut;
         dan
     -   Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.

     Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
     atau sewa pembiayaan.

                                                    19
Page 23
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

o.   Sewa (Lanjutan)

     Modifikasi sewa (Lanjutan)

     Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah
     sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset
     pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan;
     jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan
     beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.

     Sebagai Pesewa

     Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang.
     Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa
     pembiayaan tangguhan.

     Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
     mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.

     Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
     mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.

p.   Imbalan Kerja Karyawan

     Imbalan pasca kerja

     Grup membukukan imbalan pasca kerja sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan peraturan
     pelaksanaan terkait.

     Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada
     tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan terkait yang
     berlaku, dikurangi dengan nilai wajar aset program pensiun, jika ada.

     Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya dan penyesuaian atas
     biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi.

     Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit
     Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa
     depan dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah.

     Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba rugi.

q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Grup melakukan penerapan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi
     5 langkah analisa sebagai berikut:

     1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan;

     2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
        kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;

     3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
        entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
        imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variable.




                                                        20
Page 24
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)

        Grup melakukan penerapan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: (Lanjutan)

     3. Maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima
        atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
        jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama tahun kontrak;

     4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
        sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
        secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
        ditambah marjin; dan

     5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
        atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
        tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:

     (i) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau

     (ii) Suatu tahun waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
        pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu tahun waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
        untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
        pelaksanaan.

     Pendapatan dari penjualan barang dan jasa dalam kegiatan bisnis normal diakui pada saat Grup memenuhi
     kewajiban Pelaksanaan dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada
     pelanggan. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah harga transaksi yang dialokasikan pada
     kewajiban pelaksanaan yang terpenuhi.

     Pendapatan dapat diakui pada waktu tertentu atau sepanjang waktu mengikuti waktu pemenuhan
     kewajiban pelaksanaan. Jika pemenuhan kewajiban pelaksanaan adalah dari sepanjang waktu,
     pendapatan diakui berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan kemajuan menuju
     pemenuhan kewajiban pelaksanaan tersebut secara penuh.

     a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi

        Pendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui sepanjang
        waktu.

        Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dari waktu
        ke waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:
         i. Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas
            pelaksanaan kinerja Grup pada saat dilakukan Grup;
        ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat
            atau ditingkatkan; atau
       iii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki
            hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.

        Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu sesuai dengan kriteria di atas, Grup
        memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau pada suatu waktu.




                                                        21
Page 25
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)

     a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi

       Pendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui sepanjang
       waktu.

       Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dari waktu ke
       waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:

       i. Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas
            pelaksanaan kinerja Grup pada saat dilakukan Grup;
       ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat
            atau ditingkatkan; atau
       iii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki
            hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.

       Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu sesuai dengan kriteria di atas, Grup
       memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau pada suatu waktu.

       Dalam mengukur perkembangan kewajiban pelaksanaan dari waktu ke waktu, Grup menggunakan
       metode output. Grup mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai barang atau
       jasa yang ditransfer hingga saat ini kepada pelanggan, terkait dengan sisa barang atau jasa yang
       dijanjikan berdasarkan kontrak. Kemajuan diukur menggunakan survei kinerja yang diselesaikan hingga
       saat ini. Kemajuan diukur menggunakan metode keluaran seperti jam kerja. Ini didasarkan pada laporan
       waktu yang diselesaikan oleh Grup dan disepakati dengan pelanggan.

       Grup memiliki hak untuk mendapatkan imbalan dari pelanggan dalam jumlah yang sesuai dengan nilai
       terhadap pelanggan atas kinerja Grup yang diselesaikan hingga saat ini, oleh karena itu, Grup
       mengakui pendapatan dalam jumlah yang menjadi haknya untuk ditagih.

       Ketika usaha atau masukan Grup dikeluarkan secara merata selama periode pelaksanaan, Grup
       mengakui pendapatan dengan dasar garis lurus.

     b) Pendapatan dari Jasa Kontruksi

       Grup mengakui pendapatan dari jasa penunjang konstruksi sepanjang waktu selama periode konstruksi
       (atau menggunakan persentase penyelesaian) karena berdasarkan ketentuan kontrak dengan
       pelanggannya, kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif dan Grup memiliki
       ketentuan yang dapat diberlakukan hak atas pembayaran atas pelaksanaan yang diselesaikan hingga
       saat ini.

       Grup mengakui pendapatan dari sepanjang waktu dengan menggunakan metode input, yang
       didasarkan pada biaya yang terjadi, relatif terhadap total biaya yang diharapkan untuk pemenuhan
       kewajiban pelaksanaan. Grup menetapkan bahwa metode input adalah metode terbaik dalam mengukur
       kemajuan karena terdapat hubungan langsung antara biaya yang dikeluarkan dan pengalihan layanan
       kepada pelanggan.

     c) Pendapatan dari Jasa Agensi

       Grup mengakui pendapatan dari jasa agensi pada suatu titik waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).




                                                     22
Page 26
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

     Pendapatan/ beban bunga

     Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, pendapatan atau
     biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”), yaitu suku bunga yang
     secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang
     selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat,
     untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.

     Pendapatan sewa

     Pendapatan sewa yang timbul dari aset tetap dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa atas
     sewa yang sedang berjalan.

     Pengakuan beban

     Beban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau kontrak.
     Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku, dilakukan
     penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.

r.   Pajak Penghasilan

     Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
     berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan
     komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
     temporer yang dapat dikurangan sepanjang tersedia laba kena pajak sehingga perbedaan temporer dapat
     dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset
     direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah
     secara substantif telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
     untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh
     perubahan tarif pajak, diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali untuk
     transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
     tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
     mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

s.   Pajak Final

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan
     atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi adalah 2,65% final dari jumlah pembayaran tidak termasuk
     Pajak Pertambahan Nilai dan dipotong oleh Pengguna Jasa dalam hal Pengguna Jasa merupakan
     Pemotong Pajak.

     Koreksi tehadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan
     keberatan dan banding, pada saat keputusan atas keberatan dan banding tersebut telah ditetapkan.

     Pajak penghasilan atas sewa dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 tahun 2002 tanggal
     23 Maret 2002 dan KMK-120/KMK.03/2002 tentang pajak penghasilan final atas penyewaan tanah
     dan/atau bangunan.



                                                      23
Page 27
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

t.   Laba Per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
     pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam
     suatu periode.

     Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
     diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
     beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.

u.   Segmen Operasi

     Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
     keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
     dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.

     Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

      yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
       pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
      hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
       tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
      tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan

v.   Modal Saham

     Grup mengklasifikasikan instrumen modal sebagai liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas berdasarkan
     substansi dari kriteria yang disebutkan di dalam kontrak.

     Grup mengklasifikasikan saham Grup sebagai modal ketika tidak terdapat kewajiban di dalam kontrak untuk
     mentransfer kas atau aset keuangan lainnya.

w.   Kontinjensi

     Liabilitas kontinjensi diungkapkan, kecuali jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
     ekonomi kemungkinannya kecil (remote). Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar (probable) arus masuk manfaat
     ekonomi.

x.   Provisi

     Provisi diakui ketika Grup memiliki liabilitas kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
     lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai
     jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

     Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk
     menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto digunakan untuk menentukan
     nilai kini dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi seiring dengan berjalannya waktu
     diakui sebagai beban bunga.

y.   Dividen

     Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas ketika dividen
     disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian dividen interim kepada para pemegang
     saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi
     dan sudah diumumkan kepada publik.


                                                      24
Page 28
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

z.   Peristiwa setelah periode pelaporan

     Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan informasi mengenai posisi keuangan
     konsolidasian Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), jika ada, dicerminkan
     dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan peristiwa penyesuaian
     diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika material.


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
     aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan.
     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat pertimbangan
     signifikan yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
     memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

     Pengakuan Pendapatan atas Penjualan Barang dan Jasa

     Pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 115 mencakup penerapan penilaian dan estimasi
     signifikan dalam:

     (a) identifikasi kontrak pendapatan yang akan memenuhi persyaratan PSAK No. 115;

     (b) penilaian kewajiban pelaksanaan dan probabilitas bahwa entitas akan mengumpulkan pertimbangan
         dari pembeli;

     (c) menentukan metode untuk memperkirakan pertimbangan variabel dan menilai kendala; dan

     (d) pengakuan pendapatan karena Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan.

     a) Keterjadian kontrak

        Grup membuat kontrak dengan pelanggan melalui pesanan pembelian barang atau jasa yang disetujui
        dan merupakan kontrak yang valid karena terdapat rincian spesifik seperti kuantitas, harga, syarat
        kontrak dan kewajiban masing-masing diidentifikasi dengan jelas. Selain itu, bagian dari proses
        penilaian Grup sebelum spengakuan pendapatan adalah untuk menilai kemungkinan bahwa Grup akan
        mengumpulkan imbalan yang menjadi haknya untuk ditukar dengan jasa yang diserahkan kepada
        pelanggan.

     b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan

        Grup mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dengan mempertimbangkan apakah barang atau jasa
        yang disepakati dalam kontrak merupakan barang atau jasa yang berbeda. Suatu barang atau jasa
        menjadi berbeda ketika pelanggan dapat memperoleh keuntungan dari barang atau jasa itu sendiri atau
        bersama dengan sumber daya lain yang tersedia bagi pelanggan dan kewajiban Grup untuk mentransfer
        barang atau jasa tersebut kepada pelanggan dapat diidentifikasi secara terpisah dari kewajiban yang
        lain dalam kontrak. Berdasarkan penilaian manajemen, setiap aliran pendapatan yang diidentifikasi
        merupakan kewajiban pelaksanaan yang terpisah.



                                                    25
Page 29
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Pertimbangan (Lanjutan)

     c) Pengakuan pendapatan ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan

        Grup mengakui pendapatan sepanjang waktu untuk pengaturan pendapatannya yang melibatkan jasa
        penunjang operasi, kegiatan lepas pantai dan jasa inspeksi, dan jasa konstruksi.

        Pendapatan dari jasa agensi diakui pada suatu waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).

     Sewa

     Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
     untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh
     manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset
     identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian.

     Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
     bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
     dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
     memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
     sampai pada tingkat diskonto akhir.

     Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama
     berikut; risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan
     ekonomi, waktu di mana sewa dimasukkan, dan mata uang di mana pembayaran sewa ditentukan.

     Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
     menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
     penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
     dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

     Penilaian tersebut ditinjau jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan dalam situasi yang
     mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali Grup.

     Grup awalnya mengestimasi dan mengakui jumlah yang diharapkan akan dibayarkan dengan jaminan nilai
     residu sebagai bagian dari liabilitas sewa. Jumlah tersebut ditinjau, dan disesuaikan jika perlu, pada akhir
     setiap periode pelaporan.

     Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa atau pesewa untuk
     beberapa aset tetap tertentu. Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan yang
     signifikan dari aset sewa yang dialihkan kepada lessee atau tetap ada pada Grup berdasarkan PSAK No.
     116 yang mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihan risiko dan
     manfaat terkait dengan kepemilikan aset yang disewa.

     Manfaat Karyawan dan Pensiun

     Grup menentukan tingkat diskonto yang tepat dan kenaikan gaji di masa depan pada setiap akhir periode
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     estimasi arus kas masa depan diharapkan yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam
     menentukan tingkat diskonto yang sesuai.

     Grup mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah dalam mata uang di mana imbalan
     tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang mendekati ketentuan kewajiban pensiun
     yang bersangkutan.

     Untuk tingkat kenaikan gaji di masa depan, Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang
     berkaitan dengan perubahan gaji pokok dan menyesuaikan untuk rencana bisnis masa depan.

                                                       26
Page 30
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Pertimbangan (Lanjutan)

     Beban dari program pensiun iuran pasti dan nilai kini dari kewajiban pensiun Perusahaan dihitung
     berdasarkan penilaian aktuaris dengan menggunakan asumsi-asumsi tersebut diantaranya tingkat diskonto,
     tingkat pengembalian dana yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian. Kewajiban
     iuran pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi. Nilai tercatat liabilitas telah diungkapkan dalam
     Catatan 20.

     Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi.

     Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya, antara lain, mata
     uang yang paling mempengaruhi pendapatan, biaya dan pendanaan, dan mata uang di mana penerimaan
     dari aktivitas operasi biasanya dipakai.

     Berdasarkan substansi ekonomi yang mendasari keadaan yang relevan terhadap Grup, mata uang
     fungsional yang telah ditentukan Rupiah.

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada
     parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.

     Situasi dan asumsi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
     situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan

     Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
     dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset
     keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti diungkapkan pada
     Catatan 2f.

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang
     tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.

     Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
     situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penilaian Ekspektasi Kerugian Kredit (ECL - Expected Credit Loss) pada Piutang Usaha

     Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan
     matriks provisi berdasarkan tarif default historis untuk piutang usaha. Matriks provisi menentukan tingkat
     provisi tergantung pada jumlah hari piutang usaha telah lewat jatuh tempo. Grup juga menggunakan
     pengelompokan yang tepat jika historis pengalaman kerugian kredit menunjukkan pola kerugian yang
     berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Grup kemudian menyesuaikan historis
     pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang dapat
     diobservasi saat ini yang mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh kondisi
     ekonomi saat ini dan yang diperkirakan.




                                                      27
Page 31
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)

     Grup menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor
     ekonomi terkait yang memengaruhi setiap segmen pelanggan. Grup secara teratur meninjau metodologi
     dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL untuk mengurangi perbedaan antara estimasi dan
     pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.

     Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan
     merupakan estimasi akuntansi yang signifikan. Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha sensitif
     terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi ekonomi.

     Penilaian ECL atas Aset Keuangan Lainnya pada Biaya Amortisasi

     Grup menentukan penyisihan ECL menggunakan pendekatan umum berdasarkan estimasi tertimbang
     probabilitas dari nilai sekarang dari semua kekurangan kas selama perkiraan umur aset keuangan dengan
     biaya perolehan diamortisasi. ECL diberikan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh kemungkinan
     peristiwa gagal bayar dalam 12 bulan ke depan kecuali ada peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
     sejak pengakuan awal di mana dalam hal ini ECL diberikan berdasarkan ECL seumur hidup.

     Ketika menentukan apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan, Grup mempertimbangkan
     informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya dan
     yang relevan untuk instrumen keuangan tertentu yang sedang dinilai seperti, tetapi tidak terbatas pada,
     faktor-faktor berikut:

        Penurunan peringkat kredit eksternal dan internal aktual atau yang diharapkan;
        Perubahan merugikan yang ada atau yang diperkirakan terjadi dalam bisnis, keuangan atau kondisi
         ekonomi; dan,
        Perubahan merugikan signifikan yang aktual atau yang diharapkan dalam hasil operasi peminjam.

     Grup juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 90 hari sebagai titik terakhir di mana
     ECL seumur hidup harus diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang
     signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran adalah administrasi. pengawasan daripada
     akibat kesulitan keuangan peminjam.

     Grup telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya perolehan
     diamortisasi tidak material karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan oleh Grup
     hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan reputasi kredit yang baik dan relatif. risiko gagal
     bayar yang rendah.

     Oleh karena itu, tidak ada penyisihan untuk ECL atas aset keuangan lainnya sebesar biaya perolehan
     diamortisasi yang diakui pada 31 Maret 2026.

     Estimasi Nilai Persediaan Yang Dapat Direalisasikan

     Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, Grup mempertimbangkan persediaan usang,
     kerusakan, kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan konsumen, atau penyebab
     lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. Grup menyesuaikan biaya
     persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dianggap cukup untuk mencerminkan penurunan
     pasar dalam nilai persediaan.

     Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

     Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
     dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset
     tetap adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan
     pengalaman untuk aset yang setara.


                                                     28
Page 32
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)

     Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap (Lanjutan)

     Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
     berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
     atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil
     di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan dalam estimasi
     yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas.

     Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 3 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur
     yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat
     pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset,
     dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
     transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
     normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
     tambahan pajak penghasilan badan.

     Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi
     fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum
     dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat aset pajak
     tangguhan tersebut diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang
     memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan.

     Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat
     aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
     telah secara substantif telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan
     penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
     pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dan termasuk dalam
     laba atau rugi neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksitransaksi yang sebelumnya telah langsung
     dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

     Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima atau jika Grup
     mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah ditetapkan.

     Untuk setiap entitas yang, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak, yang
     masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah neto untuk masing-masing entitas
     tersebut.

     Grup mencatat bunga dan denda untuk kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
     sebagai bagian dari “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dalam laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain konsolidasian.

     Penurunan nilai aset non-keuangan

     Jumlah terpulihkan persediaan dan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai
     prospek pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan
     mengenai pendapatan masa depan.

     Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material terhadap pengukuran
     jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai yang sudah
     dibukukan.

                                                     29
Page 33
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                   31 Maret 2026      31 Desember 2025

     Kas                                                               759.787.381          772.000.000
     Bank
         Rupiah
            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   21.390.705.738       12.933.304.369
            PT Bank CIMB Niaga Tbk                                   15.600.028.730       14.297.073.987
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                            14.807.567.376       14.504.798.521
            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                    8.063.113.424        8.739.300.539
            PT Bank UOB Indonesia                                     4.112.795.074        3.643.372.757
            Lain-lain (masing-masing
              kurang dari Rp1.000.000.000)                            2.420.332.591        1.957.282.427
         Dolar Amerika Serikat
             PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  27.696.383.629       28.986.728.463
             PT Bank DBS Indonesia                                    2.321.356.905        2.729.432.368
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              604.107.267        2.288.253.391
             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     277.324.403          274.215.530
             PT Bank HSBC Indonesia                                      25.252.788           25.442.687
             Lain-lain                                                  198.481.037          147.611.787
         Dolar Singapura
             PT Bank CIMB Niaga Tbk                                       5.249.767            5.792.644
         Euro
             PT Bank DBS Indonesia                                       10.094.744           10.206.114
         Sub-total                                                   97.532.793.473       90.542.815.584
     Deposito Berjangka
        Rupiah
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                           15.750.125.000       15.750.125.000
             PT Bank DBS Indonesia                                   11.300.000.000       11.300.000.000
        Dolar Amerika Serikat
             PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  29.015.742.500       25.262.686.000
             PT Bank DBS Indonesia                                    4.290.537.500        4.072.250.000
     Jumlah                                                         158.648.985.854      147.699.876.584

     Tingkat Suku Bunga Kontraktual
     Deposito Berjangka per Tahun
             Rupiah                                                2,25% - 2,50%        2,25% - 2,50%
             Dolar Amerika Serikat                                 2,00% - 3,36%        2.00% - 3.36%
     Jatuh Tempo                                                     1 - 3 bulan          1 - 3 bulan


     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada penempatan kas dan setara kas pada pihak
     berelasi.




                                                      30
Page 34
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA

     b. Berdasarkan pelanggan

                                                           31 Maret 2026       31 Desember 2025
        Pihak Ketiga
           Sarulla Operations, Ltd.                         121.826.486.478        68.228.097.540
           PT Pertamina E&P Asset                            95.965.397.006        94.913.211.346
           PT Pertamina Hulu Rokan                           70.809.268.290        96.205.489.927
           PT Schlumberger Geophysic Nusantara               63.793.813.238        72.239.961.479
           PetroChina International Jabung Ltd.              58.801.773.226        69.169.015.204
           Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd.          37.423.413.354        38.265.589.739
           PT Star Energy Geothermal Indonesia               30.103.386.204        53.633.644.540
           PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur                27.698.999.800        22.168.059.485
           ExxonMobile Cepu Ltd                              22.369.566.841        16.013.423.605
           PT Pertamina Hulu Sanga Sanga                     21.971.234.274        24.092.534.542
           Petrogas (Basin) Ltd                              21.255.260.619                     --
           PT Pertamina Hulu Mahakam                         21.250.492.670        22.030.211.848
           PT Bumi Siak Pusako                               17.543.211.679        16.430.881.597
           PT Chandra Asri Pacific Tbk                       14.713.918.595         8.663.059.090
           PT Pertamina Hulu Energi                          12.623.812.813        12.370.566.017
           BP Berau Ltd                                      11.930.379.710         6.343.650.061
           PT Wira Insani                                    11.719.462.709        10.012.520.351
           PT Medco E&P Indonesia                            10.678.624.397        13.232.434.808
           CITIC Seram Energy Ltd.                            9.551.372.346        10.403.393.362
           Eni Muara Bakau B.V.                               7.362.689.496                     --
           PT Pertamina Geothermal Energy                     6.318.464.877         9.886.866.691
           PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara                   6.181.060.961         6.146.206.230
           Husky-CNOOC Madura Ltd.                            5.989.368.826         8.198.890.356
           PT Expro Indonesia                                 4.437.016.273         5.514.051.081
           PT ISS Indonesia                                   4.278.697.961         5.501.695.038
           Premier Oil Andaman Ltd                            8.439.223.812        10.828.989.600
           PT Citra Tubindo                                   3.415.005.398         4.708.971.827
           PT Kilang Pertamina Internasional                  2.800.823.031         1.159.665.250
           PT Wartsila Indonesia                              1.833.869.524         1.186.931.639
           PT Pertamina Drilling Services                                 --        6.814.818.353
           Lain-lain                                        130.048.776.828       127.697.872.493
           Sub-total                                        863.134.871.237       842.060.703.099
        Cadangan kerugian penurunan nilai                   (12.108.684.376)      (12.058.684.376)
        Total pihak ketiga setelah
           cadangan kerugian penurunan nilai                851.026.186.861       830.002.018.723
        Jumlah                                              851.026.186.861       830.002.018.723




                                                      31
Page 35
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (Lanjutan)

     c. Berdasarkan mata uang

                                                                   31 Maret 2026       31 Desember 2025
        Berdasarkan mata uang
           Rupiah                                                   823.034.017.346       802.821.782.532
           Dolar Amerika Serikat                                     40.100.853.891        39.238.920.567
           Jumlah                                                   863.134.871.237       842.060.703.099
           Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        (12.108.684.376)      (12.058.684.376)
        Total piutang usaha, neto                                   851.026.186.861       830.002.018.723

     d. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai

                                                                   31 Maret 2026       31 Desember 2025
        Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
          Saldo Awal                                                 12.058.684.376        10.971.662.876
          Penambahan                                                     50.000.000         1.087.021.500
          Saldo Akhir                                                12.108.684.376        12.058.684.376

     e. Berdasarkan umur piutang

                                                                   31 Maret 2026       31 Desember 2025
        Berdasarkan Umur piutang
          1 - 30 Hari                                               852.381.101.628       818.535.396.479
          31 - 60 Hari                                                2.094.000.420        13.681.857.696
          61 - 90 Hari                                                2.801.357.281         2.863.225.788
          Lebih dari 90 Hari                                          5.858.411.908         6.980.223.136
          Jumlah                                                    863.134.871.237       842.060.703.099
           Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        (12.108.684.376)      (12.058.684.376)
        Total piutang usaha, neto                                   851.026.186.861       830.002.018.723


     Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
     terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu.

     Manajemen Grup berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha kepada
     pihak ketiga adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang
     tersebut, sedangkan terhadap piutang kepada pihak-pihak berelasi tidak diadakan penyisihan kerugian
     penurunan nilai karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

     Piutang usaha per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 dijadikan jaminan atas utang bank jangka
     pendek (Catatan 15).




                                                   32
Page 36
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                     31 Maret 2026        31 Desember 2025

     Pihak ketiga                                                        6.299.486.301          9.120.014.047
     Pihak berelasi (Catatan 31b)                                        4.165.906.470          4.874.613.545
     Jumlah                                                             10.465.392.771         13.994.627.592


     Berdasarkan hasil penelaahan atas penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa
     tidak terdapat indikasi penurunan nilai piutang lain-lain sehingga tidak diperlukan pembentukan cadangan
     kerugian penurunan nilai.


7.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

                                                                     31 Maret 2026        31 Desember 2025

     Rekening bank dibatasi penggunaannya
      dan deposito berjangka                                             9.462.832.905          5.394.205.124
     Lain-lain                                                          10.627.382.060          9.977.408.755
     Total                                                              20.090.214.965        15.371.613.879


     a. Rekening bank dibatasi penggunaannya dan deposito berjangka


                                                                     31 Maret 2026       31 Desember 2025

        Rekening bank dibatasi penggunaannya
        Rupiah
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          4.358.908.612           290.280.831
        Dollar Amerika Serikat
         PT Bank HSBC Indonesia                                                323.516               515.267
        Deposito Berjangka
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          5.103.924.293         5.103.924.293
        Sub-total                                                        9.463.156.421         5.394.720.391
         Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13)                          (323.516)             (515.267)
        Total                                                            9.462.832.905         5.394.205.124


     b. Lain-lain

        Lain-lain terdiri dari transaksi lainnya sebesar uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan
        jaminan atas penerbitan bid bond dan pinjaman bank jangka pendek oleh Grup, sebagai berikut




                                                      33
Page 37
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA (Lanjutan)

     b. Lain-lain (Lanjutan)

                                                                31 Maret 2026        31 Desember 2025
        Rupiah
         PT Bank CTBC                                              5.555.064.875         5.524.784.912
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                    3.564.302.471         3.539.273.898
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                             2.289.739.922         1.632.067.716
         Lain-lain                                                 1.508.014.714           772.629.183
        Sub-jumlah                                                12.917.121.982        11.468.755.709

        Dolar Amerika Serikat
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               772.629.183           760.929.444
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                              -             140.720.762
        Sub-jumlah                                                   772.629.183           901.650.206

        Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13)                 (2.289.739.922)       (2.392.997.160)
        Jumlah                                                    10.627.382.060         9.977.408.755


8.   PERSEDIAAN

                                                                31 Maret 2026        31 Desember 2025
     Peralatan dan suku cadang                                     3.859.766.671         3.664.417.671
     Material                                                      3.645.750.056         3.466.815.786
     Film                                                          1.114.190.728         1.353.571.176
     Isotope IR 192                                                  700.903.002           915.136.002
     Perlengkapan keselamatan kerja                                  543.800.136           626.730.313
     Lain-lain                                                       985.319.940         1.110.776.431
                                                                                         1.978.518.739
     Jumlah                                                       10.849.730.533        11.137.447.379

     Berdasarkan penelaahan atas kondisi dan nilai persediaan, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada
     persediaan yang mengalami penurunan nilai.


9.   UANG MUKA

                                                                31 Maret 2026        31 Desember 2025
     Uang muka operasi                                            36.510.457.062         8.791.276.076
     Uang muka pembelian                                             969.179.380           418.010.093
     Jumlah                                                       37.479.636.442         9.209.286.169




                                                     34
Page 38
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. PERPAJAKAN

    a. Pajak dibayar di muka


                                                                 31 Maret 2026       31 Desember 2025
       Perusahaan
        Pajak penghasilan
        Pasal 28                                                    11.143.529.592                   -
        Pasal 21                                                               -             914.945.256
        Pasal 23                                                     3.396.903.324                   -
        Pajak pertambahan nilai                                     18.120.390.426        14.830.290.387
       Sub-jumlah                                                   32.660.823.342        15.745.235.643

       Entitas Anak
        Pajak penghasilan                                                                            -
        Pasal 4 (2)                                                  1.169.049.588                   -
        Pasal 15                                                        11.260.172                   -
        Pasal 21                                                       914.945.256           310.568.060
        Pasal 23                                                     1.305.627.831                   -
        Pasal 25                                                       165.561.042                   -
        Pajak pertambahan nilai                                      5.519.350.065         2.478.547.986
       Sub-jumlah                                                    9.085.793.954         2.789.116.046

       Jumlah                                                       41.746.617.296        18.534.351.689


      Perusahaan

      Pada 25 Agustus 2025, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) No.00030
      - 00035/407/24/081/25 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2024 sebesar Rp
      7.543.304.627.

      Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”)
      No.00100 - 00105/407/23/081/24 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2023
      sebesar Rp 7.671.083.716.

      Pada 27 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”)
      No.00002 - 00007/407/24/081/24 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2024
      sebesar Rp 6.936.831.608.


    b. Estimasi tagihan pajak


                                                                31 Maret 2026        31 Desember 2025
       Pajak Penghasilan Badan:
        Entitas anak
         Tahun 2025                                                 2.267.375.074        2.903.445.302




                                                 35
Page 39
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. PERPAJAKAN (Lanjutan)

    c. Utang pajak

                                                                                          31 Maret 2026                31 Desember 2025
       Perusahaan
        Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan                                       1.241.272.069                              -
        Pajak penghasilan
         Pasal 21                                                                             3.975.537.258                           -
         Pasal 23                                                                             1.002.639.377                   692.191.909
         Pasal 25                                                                                       -                     107.026.664
         Pasal 26                                                                                82.464.000                    15.093.566
         Pasal 4 (2)                                                                                    -                      90.273.980
       Sub-jumlah                                                                             6.301.912.704                   904.586.119

       Entitas Anak
        Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan                                       4.877.482.738                              -
        Pajak penghasilan
         Pasal 15                                                                                      -                        1.761.136
         Pasal 21                                                                            5.191.062.421                    780.111.233
         Pasal 23                                                                               97.736.097                    120.157.504
         Pasal 25                                                                               42.198.444                     42.198.444
         Pasal 26                                                                              247.322.720                    100.868.840
         Pasal 29                                                                                      -                    3.845.776.788
         Pasal 4 (2)                                                                           584.655.521                    269.946.124
         Pajak pertambahan nilai                                                             3.130.641.807                    615.501.126
       Sub-jumlah                                                                           14.171.099.748                  5.776.321.195

       Total                                                                                20.473.012.452                  6.680.907.314


   d. Aset pajak tangguhan

                                                                     Dikreditkan                 Dikreditkan
                                                                   (dibebankan) ke             ke penghasilan
                                            31 Desember 2025           laba rugi              komprehensif lain              31 Maret 2026
      Aset pajak tangguhan, neto
      Perusahaan:
        Liabilitas imbalan kerja                  9.350.164.769                      --                           --             9.350.164.769
        Cadangan kerugian penurunan nilai         2.417.510.563                      --                           --             2.417.510.563
        Aset tetap                                3.094.253.112                      --                           --             3.094.253.112
        Aset hak guna                               624.749.340                      --                           --               624.749.340
        Imbalan kerja                               132.000.000                      --                           --               132.000.000
        Aset hak guna - sewa pembiayaan             388.535.279                      --                           --               388.535.279
      Sub-total                                  16.007.213.063                      --                           --             16.007.213.063

      Entitas Anak
        Liabilitas Imbalan Kerja                  1.052.062.354                      --                           --             1.052.062.354
        Aset Tetap                                6.594.634.164                      --                           --             6.594.634.164
        Cadangan kerugian penurunan nilai           235.400.000                      --                           --               235.400.000
        Aset hak guna                                93.335.261                      --                           --                93.335.261
      Sub-total                                   7.975.431.779                      --                           --              7.975.431.779
      Total                                      23.982.644.842                      --                           --             23.982.644.842




                                                                  36
Page 40
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                                               31 Maret 2026                 31 Desember 2025

    Jasa instalasi proyek                                                                          10.844.145.357                     5.356.789.466
    Asuransi                                                                                        6.087.918.806                     5.692.934.903
    Pemeliharaan                                                                                    4.548.401.355                     4.568.391.028
    Lain-lain                                                                                       2.369.880.859                     1.133.442.432
    Total                                                                                          23.850.346.377                    16.751.557.829


12. ASET TETAP

                                                                                             31 Maret 2026
                                                  Saldo Awal            Penambahan            Pengurangan        Reklasifikasi           Saldo Akhir
    Biaya Perolehan :
    Pemilikan Langsung
         Tanah                                       22.483.952.959                    -                     -                   -          22.483.952.959
         Bangunan                                    19.948.109.189                    -                     -                              19.948.109.189
         Peralatan Proyek                           475.640.549.305          3.490.693.676                   -                   -         479.131.242.981
         Peralatan dan Perlengkapan Kantor           26.052.229.295            429.602.150                   -                   -          26.481.831.445
         Kendaraan                                   11.855.007.412                    -                     -                   -          11.855.007.412
         Kapal                                      168.809.318.740                    -                     -                   -         168.809.318.740
         Mobile Offshore Production Unit (MOPU)     320.300.046.480                    -                     -                   -         320.300.046.480
    Aset Sewa Pembiayaan
         Peralatan Proyek                            12.888.131.060                    -                     -                   -          12.888.131.060
         Kendaraan                                    9.969.083.792                    -                     -                   -           9.969.083.792
    Sub-total                                      1.067.946.428.232         3.920.295.826                   -                   -       1.071.866.724.058

    Aset dalam pembangunan                                      -            2.923.415.481                   -                               2.923.415.481

    Jumlah                                         1.067.946.428.232         6.843.711.307                   -                   -       1.074.790.139.539


    Akumulasi Penyusutan :
    Pemilikan Langsung
         Bangunan                                    12.274.769.313            208.191.962                   -                   -          12.482.961.275
         Peralatan Proyek                           404.159.506.688          7.062.871.002                   -                   -         411.222.377.690
         Peralatan dan Perlengkapan Kantor           20.004.869.242            959.139.277                   -                   -          20.964.008.519
         Kendaraan                                   11.836.962.579             98.383.209                   -                   -          11.935.345.788
         Kapal                                      152.721.740.692          1.642.848.621                   -                   -         154.364.589.313
         Mobile Offshore Production Unit (MOPU)     277.765.338.194          5.395.231.614                   -                   -         283.160.569.808
    Aset Sewa Pembiayaan
         Peralatan Proyek                            19.182.795.518           805.508.191                    -                   -          19.988.303.709
         Kendaraan                                    5.524.552.562           623.067.737                                        -           6.147.620.299
    Jumlah akumulasi penyusutan                     903.470.534.788         16.795.241.613                   -                   -         920.265.776.401

    Jumlah Tercatat                                 164.475.893.444                                                                        154.524.363.138




                                                                       37
Page 41
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP (Lanjutan)

                                                                                             31 Desember 2025
                                                  Saldo Awal            Penambahan              Pengurangan         Reklasifikasi            Saldo Akhir
    Biaya Perolehan :
    Pemilikan Langsung
         Tanah                                       22.483.952.959                    -                     -                     -            22.483.952.959
         Bangunan                                    17.308.311.622          2.639.797.567                   -                     -            19.948.109.189
         Peralatan Proyek                           520.088.610.634         22.617.769.730       (87.256.937.002)       20.191.105.943         475.640.549.305
         Peralatan dan Perlengkapan Kantor           25.043.921.221          3.170.838.760        (2.162.530.686)                  -            26.052.229.295
         Kendaraan                                   14.486.230.836                    -          (2.631.223.424)                  -            11.855.007.412
         Kapal                                      168.809.318.740                    -                     -                     -           168.809.318.740
         Mobile Offshore Production Unit (MOPU)     320.300.046.480                    -                     -                     -           320.300.046.480
    Aset Sewa Pembiayaan
         Peralatan Proyek                            25.867.940.206                    -                     -       (12.979.809.146)           12.888.131.060
         Kendaraan                                    8.504.203.802          1.464.879.990                   -                   -               9.969.083.792

    Sub-total                                      1.122.892.536.500        29.893.286.047       (92.050.691.112)        7.211.296.797        1.067.946.428.232
    Aset dalam pembangunan                             7.211.296.797                   -                     -          (7.211.296.797)                    -

    Jumlah                                         1.130.103.833.297        29.893.286.047       (92.050.691.112)                   -         1.067.946.428.232

    Akumulasi Penyusutan :
    Pemilikan Langsung
         Bangunan                                    11.438.101.467            836.667.846                   -                      -           12.274.769.313
         Peralatan Proyek                           460.676.750.217         30.596.733.534       (87.113.977.063)                   -          404.159.506.688
         Peralatan dan Perlengkapan Kantor           18.955.080.834          3.146.838.834        (2.097.050.426)                   -           20.004.869.242
         Kendaraan                                   14.145.756.380            322.429.623        (2.631.223.424)                   -           11.836.962.579
         Kapal                                      146.018.115.064          6.703.625.628                   -                      -          152.721.740.692
         Mobile Offshore Production Unit (MOPU)     256.184.411.738         21.580.926.456                   -                      -          277.765.338.194
    Aset Sewa Pembiayaan
         Peralatan Proyek                            13.383.462.057          5.799.333.461                   -                      -           19.182.795.518
         Kendaraan                                    3.329.354.114          2.195.198.448                   -                      -            5.524.552.562

    Jumlah akumulasi penyusutan                     924.131.031.871         71.181.753.830       (91.842.250.913)                   -          903.470.534.788

    Jumlah Tercatat                                 205.972.801.426                                                                            164.475.893.444


    Rincian laba atas penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                                         2026                               2025
    Hasil penjualan                                                                                                 -                      1.193.000.000
    Dikurangi: Nilai tercatat                                                                                       -                     (1.199.654.167)
    Laba penjualan aset tetap                                                                                       -                         (6.654.167)

    Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:

                                                                                                         2026                               2025
    Pemilikan langsung :
     Beban langsung (Catatan 24)                                                                     14.680.111.912                       19.606.948.571
     Beban usaha (Catatan 25)                                                                           686.553.773                          194.331.571
    Aset sewa pembiayaan :
     Beban langsung (Catatan 24)                                                                       1.428.575.928                       2.518.393.939
    Total                                                                                            16.795.241.613                       22.319.674.081

    Harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan pada tanggal
    31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 348.691.794.437 dan
    Rp 304.456.303.211.

    Grup memiliki lima bidang tanah di beberapa daerah dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh tempo
    antara tahun 2028 sampai dengan tahun 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan
    perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
    pemilikan yang memadai.

    Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Utang Bank Jangka Pendek, Liabilitas Sewa Pembiayaan dan
    Utang Pembiayaan Konsumen (Catatan 13, catatan 15, dan catatan 18).

                                                                       38
Page 42
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP (Lanjutan)

    Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
    mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

    Per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan kepada
    Asuransi Multi Artha Guna, BRI Insurance, Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Asuransi Bintang, Asuransi
    Central Asia, Asuransi Ramayana, Asuransi Zurich, Asuransi Buana Independent, Asuransi Intra Asia,
    Asuransi Cakrawala Proteksi, Asuransi Mitra Pelindung Mustika, dan Asuransi Jasa Raharja Putera
    terhadap risiko kebakaran, dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 841.989.504.284 (31
    Desember 2025: Rp 841.989.504.284).

    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian atas aset
    yang dipertanggungkan.


13. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA


                                                                      31 Maret 2026
                                Saldo Awal        Penambahan          Pengurangan         Reklasifikasi       Saldo Akhir

    Biaya Perolehan:
      Tanah & Bangunan              214.963.755                -                   -                      -       214.963.755
      Kendaraan                  26.482.903.670                -           (34.607.602)                   -    26.448.296.068

    Jumlah                       26.697.867.425                -           (34.607.602)                   -    26.663.259.823

    Akumulasi Penyusutan:
      Tanah & Bangunan              179.136.465        17.913.646                     -                   -       197.050.111
      Kendaraan                  21.741.896.214     1.679.240.672                     -                   -    23.421.136.886

    Jumlah                       21.921.032.679     1.697.154.318                     -                   -    23.618.186.997

    Jumlah Tercatat               4.776.834.746                                                                 3.045.072.826



                                                                    31 Desember 2025
                                Saldo awal        Penambahan          Pengurangan         Reklasifikasi       Saldo Akhir

    Biaya Perolehan:
      Tanah & Bangunan              214.963.755                -                   -                      -       214.963.755
      Kendaraan                  29.949.236.536                -        (3.466.332.866)                   -    26.482.903.670
      Peralatan kantor              466.473.106                -          (466.473.106)                   -               -

    Jumlah                       30.630.673.397                -        (3.932.805.972)                   -    26.697.867.425

    Akumulasi Penyusutan:
      Tanah & Bangunan              107.481.880        71.654.585                  -                      -       179.136.465
      Kendaraan                  17.649.548.853     7.558.680.227       (3.466.332.866)                   -    21.741.896.214
      Peralatan kantor              427.600.348        38.872.758         (466.473.106)                   -               -

    Jumlah                       18.184.631.081     7.669.207.570       (3.932.805.972)                   -    21.921.032.679

    Jumlah Tercatat              12.446.042.316                                                                 4.776.834.746




                                                       39
Page 43
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA (Lanjutan)

    Aset hak guna merupakan aset yang berasal hanya dari aktifitas sewa operasi, sedangkan aset hak guna
    yang berasal dari aktifitas sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari kelompok aset tetap (Catatan
    12).

    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:


                                                                        2026                   2025

    Beban langsung (Catatan 24)                                        1.640.367.914          1.951.824.753
    Beban usaha (Catatan 25)                                              56.786.404            112.998.424
    Total                                                              1.697.154.318          2.064.823.177


    Liabilitas sewa terdiri dari:


                                                                   31 Maret 2026        31 Desember 2025

    Liabilitas sewa                                                   10.910.896.338         13.755.639.488
    Bagian jatuh tempo dalam satu tahun                               (5.318.158.523)        (8.003.452.614)
    Liabilitas sewa jangka panjang - bersih                            5.592.737.815          5.752.186.874


    Manajemen menetapkan kebijakan untuk membeli peralatan proyek dan kendaraan melalui sewa. Jangka
    waktu sewa antara 2 sampai 3 tahun dengan suku bunga efektif antara 5% - 8% per tahun. Utang ini dijamin
    dengan kendaraan bermotor dan peralatan proyek yang dibiayai.


14. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA


                                                                    31 Maret 2026        31 Desember 2025

    Uang jaminan                                                        2.289.739.922          2.392.997.160
    Rekening bank dibatasi penggunaannya                                      323.516                515.267
    Total                                                               2.290.063.438          2.393.512.427


    Uang jaminan merupakan uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan
    Performance Bond oleh Grup.




                                                     40
Page 44
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK


                                                                      31 Maret 2026        31 Desember 2025
    Perusahaan
     Rupiah
      PT Bank DBS Indonesia                                             56.549.960.933         38.339.815.519
      PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                     17.934.298.426         24.318.956.509
      PT Bank CTBC Indonesia                                             8.716.105.937         12.160.721.587
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                             5.000.000.000          4.960.261.013
     Sub-jumlah                                                          88.200.365.296         79.779.754.628
     Dolar Amerika Serikat
      PT Bank DBS Indonesia                                                         -           3.356.400.000
     Sub-jumlah                                                         88.200.365.296         83.136.154.628

    Entitas Anak
     Rupiah
      PT Bank UOB Indonesia                                             179.249.222.501        164.860.158.693
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                            106.975.667.630        108.723.745.815
      PT Bank CTBC Indonesia                                             96.644.310.940         92.594.096.036
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             37.923.000.000         33.976.000.000
     Sub-jumlah                                                         420.792.201.071        400.154.000.544
    Total                                                               508.992.566.367        483.290.155.172


    PT Bank DBS Indonesia

    Perusahaan

    Merupakan total fasilitas yang diperoleh Perusahaan dengan perincian sebagai berikut:
    1. Uncommitted sales invoice facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp40.000.000.000
       dengan tenor maksimum 3 bulan. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
       berakhir tanggal 28 Februari 2027.

    2. Uncommitted sales invoice facility 2 dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp20.000.000.000
       dengan tenor maksimum 90 hari, yang mana limitnya dapat digunakan untuk sub-sub fasilitas
       perbankan berupa sublimit account payable financing, pembiayaan impor berupa L/C
       (Usance/Sight/UPAS), jaminan bagi penerbit Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), fasilitas
       trust receipt dan pembiayaan piutang. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
       berakhir tanggal 28 Februari 2027.

    3. Uncommitted pre-shipment export financing facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum
       Rp80.000.000.000 dengan tenor maksimum 150 hari. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian,
       fasilitas ini diperbaharui dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp53.000.000.000 dengan tenor
       maksimum 150 hari yang akan berakhir tanggal 28 Februari 2027.

    4. Revolving credit facility merupakan fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional MOPU
       Meleo Producer Paltform, dengan jumlah maksimum AS$ 2.500.000. Fasilits ini akan berakhir pada
       tanggal 28 Februari 2027.




                                                     41
Page 45
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank DBS Indonesia (Lanjutan)

    Perusahaan (Lanjutan)

    5. Fasilitas berupa PCE FX Forward/Spot dengan tujuan utama untuk keperluan hedging valuta asing (FX).
       Fasilitas ini diberikan dengan limit sebesar AS$ 300.000 dan memiliki jangka waktu maksimal hingga
       12 bulan. Fasilitas ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola risiko fluktuasi nilai tukar dalam
       transaksi valas, baik melalui mekanisme forward maupun spot transaction, sesuai kebutuhan lindung
       nilai terhadap eksposur mata uang asing.

    Fasilitas 1-5 di atas dikenakan suku bunga sebesar 8,5% per tahun, untuk penarikan dalam mata uang
    rupiah. Adapun penarikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dikenakan suku bunga 7,5% per tahun.
    Fasilitas-fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (catatan 5).

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal penjualan dan penerbitan opsi, waran, dan hak untuk memperoleh saham anak Perusahan,
    melakukan penambahan utang baru, melakukan reorganisasi, merger, akuisisi, dan penggabungan, selain
    reorganisasi yang diizinkan, seperti IPO anak Perusahaan, melakukan penjualan aset dan melakukan
    perubahan dalam bisnis Perusahaan.

    Saldo utang dalam Rupiah untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
    masing-masing sebesar Rp 56.549.960.933 dan Rp 38.339.815.519.

    Saldo utang dalam Dolar Amerika Serikat untuk fasilitas ini pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
    2025 adalah masing-masing sebesar nihil dan AS$ 200.000 (setara dengan Rp 3.356.400.000).

    PT Bank UOB Indonesia

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI):

    Merupakan bagian dari total fasilitas gabungan sebesar Rp 280.000.000.000 untuk keperluan modal kerja
    dan/atau investasi yang diterima oleh SI pada tanggal 23 Mei 2018, sebagai berikut:

   1.  Revolving Credit Facility 1 dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2027.
   2. Revolving Credit Facility 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp15.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2027.
   3. Pre-Export Financing (PEF I) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2027.
   4. Fasilitas Import Financing (sublimit Pre-Export Financing) dengan batas penggunaan maksimum
       Rp50.000.000.000 dan memiliki jangka waktu 12 bulan, serta akan jatuh tempo pada tanggal
       27 Januari 2027.
   5. Pre-Export Financing 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp.25.000.000.000. Fasilitas ini
       dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan bidang konstruksi green energy,
       dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027.
   6. Fasilitas Invoice Financing 2 (sublimit Pre-Export Financing 2) dengan batas penggunaan maksimum
       Rp.25.000.000.000. Fasilitas ini dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan
       bidang konstruksi green energy dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal
       27 Januari 2027.
   7. Sublimit fasilitas Sight/Usance Letter of Credit/ SKBDN maksimum sebesar Rp.25.000.000.
   8. Sublimit Fasilitas Trust Receipt (“TR”) dengan penggunaan batas maksimum sebesar Rp
       25.000.000.000.
   9. Pre-Export Financing 3 dengan batas penggunaan maksimum sebesar Rp 25.000.000.000. Fasilitas
       ini memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027.
   10. Fasilitas Import Financing 3 (sublimit Pre-Export Financing 3) dengan batas penggunaan maksimum
       sebesar Rp 25.000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada
       tanggal 27 Januari 2027.


                                                     42
Page 46
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank UOB Indonesia (Lanjutan)

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) (Lanjutan)

   11. Pre-Export Financing 5 dengan batas penggunaan maksimum sebesar Rp80.000.000.000. Fasilitas
       ini akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027 untuk Project dari Sarulla Operations Ltd.
   12. Import Financing 5 (Sublimit Pre-Export Financing 5) dengan batas penggunaan maksimum sebesar
       Rp80.000.000.000. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027.
   13. Pre-Export Financing 6 dengan batas penggunaan maksimum sebesar Rp35.000.000.000. Fasilitas
       ini akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027 untuk Project dari Star Energy.
   14. Import Financing 6 (Sublimit Pre-Export Financing 6) dengan batas penggunaan maksimum sebesar
       Rp35.000.000.000. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2027.

    Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 9,75% per tahun dan di jamin oleh tanah
    dan bangunan yang dimiliki oleh SI dengan nilai penjaminan tidak kurang dari Rp 200.000.000.000.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
    tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain
    dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit
    dan penundaan pembayaran utang, pengalihan, penjaminan dan penyewaan aset, memberikan hutang
    kepada pihak lain, penjaminan utang pihak lain, mengalihkan utang kepada pihak lain, penyertaan modal
    dan pengambilalihan saham di perusahaan lain, perubahan struktur kepemilikan, perubahan aktivitas
    usaha, serta menggadaikan dan menerbitkan saham. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-
    rasio keuangan tertentu.

    SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    Rp 179.249.222.501 dan Rp 164.860.158.693.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) :

    Merupakan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dengan suku bunga mengambang dan fasilitas penerbitan
    bank garansi untuk jaminan tender dan pelaksanaan jasa-jasa pendukung operasi perminyakan dan gas
    bumi yang diperoleh SI pada tanggal 26 Maret 2007. Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Fasilitas
    pinjaman ini pada tanggal 23 Februari 2018, plafon fasilitas adalah sebesar Rp 38.000.000.000 (KMK) dan
    Rp 20.000.000.000 (Bank Garansi). Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 26 Mei 2026

    Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 10,75% per tahun dan diberikan jaminan
    berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
    tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam
    hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit dan
    penundaan pembayaran utang, pelepasan dan penyewaan asset jaminan, memperoleh pinjaman bank
    dan institusi keuangan lain, memberikan hutang kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang
    pihak lain, megalihkan utang kepada pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di
    perusahaan lain, membagikan dan membayarkan dividen kepada pemegang saham, menggunakan dana
    pinjaman untuk tujuan lain termasuk melunasi utang ke pemegang saham, perubahan anggaran dasar,
    struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, menggadaikan dan menerbitkan saham, serta membuat
    perjanjian dan transaksi tidak wajar.




                                                      43
Page 47
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Lanjutan)

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) (Lanjutan)

    Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan berikut :
    1. Current Ratio minimal 1,00 kali.
    2. Debt Equity Ratio maksimal 2,50 kali
    3. Debt Service Coverage minimal 100%

    SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    Rp 37.923.000.000 dan Rp 33.976.000.000.

    PT Bank Danamon Indonesia, Tbk

    Perusahaan

    Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (BDI) tanggal
    17 Maret 2020, BDI setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Trade
    Finance (Uncommitted, Revolving) dengan total plafon sebesar USD3.000.000 dalam bentuk L/C dan
    SKBDN. Fasilitas ini merupakan pengambilalihan dari fasilitas yang sebelumnya diberikan oleh MUFG
    Bank Ltd. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan Fasilitas ini berakhir pada
    tanggal 17 Maret 2027.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan kegiatan usaha. Disamping itu diharuskan memelihara rasio-
    rasio keuangan tertentu. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
    pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    Rp 17.934.298.426 dan Rp 24.318.956.509.

    PT Bank CTBC Indonesia

    Perusahaan

    Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal 22 Maret
    2022, PT Bank CTBC setuju untuk memberikan total fasilitas sebesar Rp 100.000.000.000 untuk keperluan
    modal kerja sebagai berikut:
    1. Fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2 dan
        Surat Kredit) dengan total plafon Rp 50.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar
        8,75% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2026.

    2. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek kepada perusahaan dengan plafon sebesar Rp 50.000.000.000.
       Fasilitas ini ditujukan untuk kebutuhan modal kerja dan pembiayaan proyek di bawah perjanjian
       konsorsium dengan PT Supraco Indonesia. Tenor pinjaman adalah maksimal 4 bulan terhitung dari
       tanggal pencairan, dengan bunga 8,75% per tahun

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
    diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu.

    Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    Rp 8.716.105.937 dan Rp 12.160.721.587.


                                                     44
Page 48
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank CTBC Indonesia (Lanjutan)

    Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)

    Berdasarkan perjanjian kredit antara SI dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal
    21 Desember 2020, CTBC setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas
    Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2, Short Term 3 dan Bank Garansi) dengan total plafon
    Rp 100.000.000.000 dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dengan total plafon sebesar AS$ 500.000.
    Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 8,75% per tahun dan fasilitas ini berakhir pada tanggal
    21 Desember 2026.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
    diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang
    diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    Rp 96.644.310.940 dan Rp 92.594.096.036.

    PT Bank CIMB Niaga Tbk

    Perusahaan

    Pada tanggal 2 Juni 2025 PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menyetujui pemberian fasilitas pembiayaan
    Syariah kepada Perusahaan selaku debitur utama, dengan Co-Borrower terdiri dari PT Supraco Indonesia,
    PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa. Fasilitas pembiayaan yang disepakati ini memiliki total
    plafon sebesar Rp 115.000.000.000 dan bertujuan utama untuk pembiayaan modal kerja melalui skema
    Musyarakah dan Hawalah, dengan struktur pembiayaan sebagai berikut:

    1. Fasilitas Pembiayaan Rekening Koran iB / Musyarakah dengan nilai plafon sebesar Rp 5.000.000.000
       yang digunakan secara eksklusif oleh Perusahaan. Fasilitas ini bersifat uncommitted.
    2. Fasilitas Pembiayaan Transaksi Khusus iB Musyarakah (PTK iB) dengan plafon sebesar
       Rp 110.000.000.000, diberikan kepada Perusahaan dan PT Supraco Indonesia dan PT Supraco Daya
       Wisesa. Fasilitas ini bersifat revolving dan digunakan khusus untuk membayar gaji tenaga kerja.
    3. Sub Fasilitas PTK Trade AP iB senilai Rp 110.000.000.000 yang menggunakan akad Hawalah.
       Fasilitas ini juga bersifat revolving dan digunakan untuk membayar kewajiban atas dasar invoice dari
       pemasok terkait pembelian barang dan jasa. Fasilitas diberikan kepada Perusahaan dengan Co-
       Borrower terdiri dari PT Supraco Indonesia, PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa.
    4. Sub Fasilitas BG iB atau Bank Guarantee / SBLC iB senilai Rp 110.000.000.000, yang ditujukan untuk
       memenuhi kebutuhan garansi proyek (termasuk Bid Bond, Performance Bond, Maintenance Bond).
       Akad yang digunakan adalah Kafalah bil Ujrah, dengan tenor maksimal satu tahun atau disesuaikan
       dengan masa berlaku dokumen kontrak. Fasilitas diberikan kepada Perusahaan dengan Co-Borrower
       terdiri dari PT Supraco Indonesia, PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa.

    Fasilitas pinjaman atas point 1-4 di atas berjangka waktu 1 tahun dan dikenakan suku bunga sebesar
    8,25% per tahun dan seluruh fasilitas ini dijamin dengan piutang sebesar IDR 115.000.000.000 dan aset
    tetap berupa kapal atas nama PT Supraco Lines.

    Perusahaan beserta seluruh anak perusahaan dalam hal ini telah memenuhi kewajiban atas Rasio
    keuangan yang mencakup current ratio, DER, dan DSCR untuk konsolidasi Perusahaan serta
    Debt/EBITDA untuk PT Supraco Indonesia. Selain itu, pembatasan dalam perjanjian mensyaratkan
    persetujuan tertulis bank sebelum melakukan merger, akuisisi, perubahan struktur kepemilikan, pengalihan
    atau penggadaian aset, pembagian dividen lebih dari 10% dari retained earnings untuk anak perusahaan,
    dan tindakan korporasi lainnya yang berpengaruh signifikan terhadap struktur atau kelangsungan bisnis
    perusahaan.



                                                     45
Page 49
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank CIMB Niaga Tbk (Lanjutan)

    Perusahaan (Lanjutan)

    Perusahaan beserta seluruh anak Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam
    perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing adalah
    sebesar Rp 5.002.353.831 dan Rp 4.960.261.013.

    Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)

    Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki Perusahaan, yang total plafon sebesar Rp 110.000.000.000.
    Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 8,25% per tahun dan berakhir pada tanggal 2 Juni
    2026.

    Saldo utang untuk fasilitas ini dalam Rupiah per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-masing
    sebesar Rp 99.801.835.726 dan Rp 103.736.346.232.

    Entitas Anak – PT Supraco Lines (SPL)

    Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki Perusahaan, yang total plafon sebesar Rp 110.000.000.000.
    Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 8,25% per tahun dan berakhir pada tanggal 2 Juni
    2026.

    Saldo utang untuk fasilitas ini dalam Rupiah per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-masing
    sebesar nihil.

    Entitas Anak – PT Supraco Daya Wisesa (SDW)

    Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki Perusahaan, yang total plafon sebesar Rp 110.000.000.000.
    Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 8,25% per tahun dan berakhir pada tanggal 2 Juni
    2026.

    Saldo utang untuk fasilitas ini dalam Rupiah per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-masing
    sebesar Rp 7.173.831.904 dan Rp 4.987.399.538.

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

    Perusahaan

    Merupakan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon maksimum sebesar Rp5.000.000.000 dan penerbitan
    bank garansi dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga
    sebesar 10,00% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 22 Desember 2026. Pinjaman ini
    dijamin oleh dengan deposito, piutang usaha, dan bangunan (Catatan 4, Catatan 5, dan Catatan 11).

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan merger dan akuisisi, mengajukan permohonan pailit dan penundaan pembayaran
    utang, pelepasan dan pengalihan aset, memperoleh pinjaman baru dari pihak lain kecuali subordinate loan,
    memberikan pinjaman kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang pihak lain, pengambilalihan
    dan penyertaan saham baru di perusahaan lain, membayar bunga dan melunasi utang ke pemegang
    saham, dan melakukan transaksi dengan harga tidak wajar. Disamping itu Perusahaan juga diharuskan
    memelihara rasio keuangan tertentu.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
    nihil.

                                                     46
Page 50
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. UTANG USAHA
   a.   Berdasarkan pemasok

                                                                  31 Maret 2026          31 Desember 2025
        Pihak Ketiga
         PT Energia Petromitra Indonesia                                6.780.973.958                  -
         PT Arshaka Rantau Persada                                      6.734.632.505                  -
         PT Astrindo Travel Services                                    6.327.858.284        4.397.681.472
         PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia                            5.330.086.158          260.320.085
         PT Sasco Global Indonesia                                      4.654.489.732        5.183.541.439
         PT Gamma Energy Indonesia                                      4.625.617.550          259.230.000
         PT Pratita Prama Nugraha                                       3.964.440.380        3.768.888.575
         PT Metalindo Artha Utama Sarana                                2.954.063.614                  -
         PT Prima Jaya Sentosa Energi                                   2.498.053.408                  -
         PT PAN Maritime Wira Prawitra                                  2.467.433.654        2.470.788.597
         PT Berkah Mitra Abadi Bersama                                  2.049.121.000        2.834.282.500
         PT AA Pialang Asuransi                                         1.666.009.014        3.290.644.768
         PT Industech Energi Indonesia                                  1.594.626.365                  -
         PT Leo Anugerah Sukses                                         1.560.607.500                  -
         PT Promatcon Tepatguna                                         1.365.966.000                  -
         PT Maju Teknik Sejahtera                                       1.071.462.000                  -
         PT Hakiki Wiramandiri                                            478.266.325        2.804.866.019
         Koperasi Karyawan Sehati                                         410.534.811        1.130.615.349
         Lain-lain                                                     67.883.564.834       68.337.904.376
        Total                                                         124.417.807.093       94.738.763.180

   b.   Berdasarkan mata uang
                                                                  31 Maret 2026          31 Desember 2025

        Berdasarkan mata uang
         Rupiah                                                       119.948.250.457        88.886.182.962
         Dolar Amerika Serikat                                          4.469.556.636         5.852.580.218
        Total                                                         124.417.807.093        94.738.763.180

        Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari.

17. BEBAN AKRUAL

                                                                  31 Maret 2026          31 Desember 2025
    Subkontraktor                                                       44.206.832.196       29.079.618.859
    Gaji dan tunjangan                                                  11.886.243.221       19.096.407.761
    Bunga                                                                  822.010.847        3.592.053.498
    Lain-lain                                                            3.857.174.939       10.209.998.370
    Total                                                               60.772.261.203       61.978.078.488

    Beban akrual lain-lain terutama merupakan utang Perusahaan dan entitas anak atas transaksi pembelian
    barang dan jasa yang telah diterima atau dipasok, tetapi belum dibayar, ditagih atau secara formal
    disepakati dengan para pemasok.


                                                  47
Page 51
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

                                                                     31 Maret 2026          31 Desember 2025

    PT Mandiri Tunas Finance                                             2.497.707.160             2.741.012.970
    Dikurangi: Bagian lancar                                             (945.972.890)             (927.061.610)
    Bagian jangka panjang                                                1.551.734.270             1.813.951.360


19. LIABILITAS IMBALAN KERJA

    Grup menghitung liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Grup mencatat
    liabilitas imbalan kerja berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan
    Aktuaria Steven & Mourits, aktuaris independen, untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2025 dalam laporannya tanggal 27 Januari 2026, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

    Penghitungan liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan yang
    berlaku.

    Asumsi-asumsi yang digunakan sebagai berikut:




    Tingkat diskonto                                                  7,25%                  6,3% - 6,6%
    Tingkat kenaikan upah                                             5,00%                     6,00%
    Tingkat mortalitas                                                TMI 4                     TMI 4
    Tingkat cacat                                                    5% TMI 4                  5% TMI 4
    Tingkat perputaran pekerja                                                           2.5% per tahun (linear)
    Usia pensiun normal                                              56 tahun                  56 tahun


    Liabilitas imbalan pasca kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian, sebagai berikut



                                                                     31 Maret 2026           31 Desember 2025
    Saldo Awal                                                          47.282.850.565            36.507.937.051
    Beban Periode Berjalan (Catatan 25)                                    256.391.862              8.244.435.237
    Pembayaran Manfaat                                                                             (2.696.244.788)
    Rugi Komprehensif Lainnya                                                        -              5.226.723.065
    Saldo Akhir                                                         47.539.242.427            47.282.850.565




                                                     48
Page 52
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. MODAL SAHAM

    Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan, PT
    Adimitra Transferindo, susunan pemegang saham Perusahaan per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025,
    adalah sebagai berikut:


                                                                                     31 Maret 2026
                                                                   Jumlah            Persentase          Jumlah Modal
                                                                   Saham              Pemilikan            Disetor
    Pemegang Saham                                                                       %                    Rp
     Tn. Haiyanto                                                   184.598.700                23,97       18.459.870.000
     PT Radiant Nusa Investama                                      174.354.500                22,64       17.435.450.000
     OCBC Securities PTE Ltd                                        106.448.200                13,82       10.644.820.000
     Masyarakat Umum
       (masing-masing dibawah 5%)                                   304.598.600                39,57       30.324.270.000
    Total                                                           770.000.000               100,00       76.864.410.000



                                                                                  31 Desember 2025
                                                                  Jumlah             Persentase    Jumlah Modal
                                                                  Saham               Pemilikan       Disetor
    Pemegang Saham                                                                       %              Rp
     Tn. Haiyanto                                                  184.598.700                 23,97     18.459.870.000
     PT Radiant Nusa Investama                                     174.354.500                 22,64     17.435.450.000
     OCBC Securities PTE Ltd                                       107.804.100                 14,00     10.780.410.000
     Masyarakat Umum
      (masing-masing dibawah 5%)                                   303.242.700                39,39      30.324.270.000
    Total                                                          770.000.000               100,00      77.000.000.000



21. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI



                                        Kepentingan Non Pengendali                    Kepentingan Non Pengendali
                                              atas Aset Bersih                              atas Laba Bersih
                                    31 Maret 2026        31 Desember 2025         31 Maret 2026          31 Maret 2025

    SI dan Entitas Anak                   31.487.568            31.012.135                 475.433                431.119
    Jumlah                                31.487.568            31.012.135                 475.433                431.119




                                                         49
Page 53
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR

      Merupakan agio saham atas penawaran umum perdana saham Perusahaan pada tahun 2006 setelah
      dikurangi dengan biaya emisi saham dengan perincian sebagai berikut:


                                                                                     31 Maret 2026 dan
                                                                                     31 Desember 2025
      Agio atas penerbitan saham sebanyak
       170.000.000 saham dengan nilai
       nominal Rp100 per saham dengan
       harga penawaran Rp250 per saham                                                       25.500.000.000
      Dikurangi: Biaya emisi saham                                                           (3.902.936.278)
      Agio saham bersih                                                                      21.597.063.722

      Selisih nilai transaksi restrukturisasi
       entitas sepengendali                                                                    9.374.556.225
      Jumlah                                                                                  30.971.619.947


23.   PENDAPATAN

                                                                      2026                   2025

       Jasa pendukung operasi                                      361.316.669.628        318.019.799.159
       Jasa inspeksi                                                65.516.113.024         60.274.886.699
       Jasa kegiatan lepas pantai                                   65.386.292.223         61.567.383.894
       Lain-lain                                                       188.127.150            164.312.306
       Total                                                       492.407.202.025        440.026.382.058


      Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026 dan 2025, pendapatan lainnya terdiri atas
      jasa manajemen gedung masing-masing sebesar Rp 188.127.150 dan Rp 164.312.306.

      Berikut ini adalah rincian pendapatan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan masing-masing periode
      tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026 dan 2025:

                                                                      2026                   2025
       Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd                      85.878.796.256         47.886.420.840
       Sarulla Operations, Ltd.                                     69.880.459.818                    -
       Schlumberger Group                                           42.864.201.083         40.248.290.958
       PT Pertamina Hulu Rokan                                      33.450.100.066         35.485.816.164
       PT Pertamina E&P                                             30.773.296.062         63.966.746.030
       Total                                                       262.846.853.285        187.587.273.992




                                                   50
Page 54
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24.   BEBAN LANGSUNG

                                                            2026              2025

       Gaji dan tunjangan                                  284.236.122.951   283.258.026.375
       Peralatan dan perlengkapan                           47.988.739.493    16.762.321.523
       Subkontraktor                                        39.950.423.390    14.723.609.585
       Penyusutan (Catatan 12)                              16.108.687.840    22.125.342.510
       Perjalanan dan akomodasi                             14.707.944.016    14.657.097.336
       Kendaraan                                             9.171.016.127     6.752.215.052
       Material                                              6.593.853.756     6.278.367.374
       Seragam dan perlengkapan keamanan                     5.186.977.974     5.335.328.287
       Sewa kapal                                            2.394.294.688     4.851.097.308
       Penyusutan aset hak guna (Catatan 13)                 1.640.367.914     1.951.824.753
       Lain-lain                                            16.512.113.567    12.974.122.083
       Jumlah                                              444.490.541.716   389.669.352.186


25.   BEBAN USAHA

                                                            2026              2025

       Beban Umum dan Administrasi
          Gaji dan tunjangan                               20.848.123.552    20.933.319.566
          Kantor                                            4.573.043.644     2.034.565.957
          Tenaga ahli                                       1.909.678.874       784.473.518
          Gedung                                            1.196.577.968     1.246.806.223
          Kendaraan                                           802.638.510       648.644.099
          Penyusutan (Catatan 12)                             686.553.773       194.331.571
          Perjalanan dinas dan akomodasi                      626.068.724       667.201.312
          Donasi                                              273.887.977       379.094.622
          Imbalan kerja (Catatan 19)                          256.391.862     1.947.960.000
          Rekrutmen dan pelatihan                             190.341.630       414.018.283
          Penyusutan aset hak guna (Catatan 13)                56.786.404       112.998.424
          Lain - lain                                         315.325.418       530.825.805
       Total                                               31.735.418.336    29.894.239.380


       Beban Penjualan                                        363.718.126       830.139.753
       Total                                                  363.718.126       830.139.753


26. BEBAN KEUANGAN

                                                            2026              2025

      Beban bunga pinjaman                                 11.254.777.942    12.158.305.238
      Biaya bank                                            1.951.669.736     1.977.373.831
      Beban bunga liabilitas sewa                             164.655.505       538.229.975
      Total                                                13.371.103.183    14.673.909.045


                                                  51
Page 55
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. CADANGAN UMUM

    Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya

    Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya terdiri dari:

     1.    Akumulasi saldo laba merupakan akumulasi laba setelah dikurangi pembagian dividen dan
           pembentukan dana cadangan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

     2.    Penghasilan komprehensif lain yang berasal dari keuntungan atau kerugian aktuarial merupakan
           saldo laba yang berasal dari pengukuran kembali program imbalan pasti.

     Cadangan Umum

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya sebesar
     20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Tambahan total laba yang telah ditentukan
     penggunaannya akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham dalam
     rapat tahunan berikutnya.


28. LABA PER SAHAM DASAR

                                                                            2026                        2025

    Laba yang dapat diatribusikan
     kepada pemilik entitas induk                                            3.186.954.480               4.030.355.258
    Rata-rata tertimbang saham beredar                                         770.000.000                 770.000.000
    Laba per saham dasar                                                                4,14                      5,23

    Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasi, Grup tidak memiliki efek yang berpotensi saham biasa
    yang dilutif.


29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

    a.    Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi

           Pihak Berelasi                           Hubungan                                Transaksi
           PT Radiant Guna Persada                  Dibawah pengendalian yang sama          Piutang lain-lain
           PT Guna Mandiri Paripurna                Dibawah pengendalian yang sama          Piutang lain-lain

    b.    Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi

          Piutang lain-lain

                                                                        31 Maret 2026            31 Desember 2025

          PT Radiant Guna Persada (RGP)                                     3.275.258.275               3.282.750.234
          PT Guna Mandiri Paripurna                                                   -                   850.000.000
          Lain-lain
          (masing-masing di bawah Rp 500.000.000)                             890.648.195                 741.863.311

          Jumlah                                                            4.165.906.470               4.874.613.545



                                                           52
Page 56
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. INFORMASI SEGMEN

    Segmen Operasi

    Grup pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:

    1. Jasa pendukung operasi meliputi: jasa penyediaan sumber daya manusia, jasa agency, jasa
       konstruksi, pelatihan, pemeliharaan dan perbaikan, sewa kendaraan serta penyediaan dan
       pengelolaan terintegrasi untuk basis lapangan minyak dan gas.

    2. Jasa inspeksi meliputi: jasa voluntary inspection, statutory inspection, non destructive testing services
       dan oil country tubular goods, dan analisis dampak lingkungan.

    3. Jasa kegiatan lepas pantai meliputi penyediaan jasa untuk kegiatan lepas pantai termasuk
       pengoperasian mobile offshore production unit, dan jasa pelayaran dalam negeri.

    4. Jasa lain-lain meliputi: jasa manajemen gedung dan lain-lainnya.

    Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:


                                                                                   2026
                                        Jasa Pendukung                          Jasa Kegiatan
                                           Operasi          Jasa Inspeksi       Lepas Pantai         Lain-lain         Konsolidasian


    Laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif Lain
    Pendapatan                            361.316.669.628     65.516.113.024      75.142.292.223     1.424.817.150      503.399.892.025
    Pendapatan antar segmen                           -                     -      (9.756.000.000)   (1.236.690.000)     (10.992.690.000)
    Beban langsung                        340.994.359.076     58.435.938.214      52.625.667.804     1.185.040.603      453.241.005.697
    Beban antar segmen                                -                     -      (8.750.463.981)               -        (8.750.463.981)
    Total laba kotor                       20.322.310.552      7.080.174.810      21.511.088.400      (996.913.453)      47.916.660.309
    Laba usaha                                       5,6%              10,8%               28,6%             -70,0%      17.430.039.441
    Laba sebelum pajak                               8,1%               1,9%                32,0%            -29,8%       5.459.932.486

    Informasi lainnya
    Aset segmen yang tidak
        dapat dialokasikan                                                                                             1.340.950.692.906
    Liabilitas segmen yang
        tidak dapat dialokasikan                                                                                        775.966.488.533




                                                                  53
Page 57
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

     Segmen operasi (Lanjutan)

                                                                                      2025
                                          Jasa Pendukung                           Jasa Kegiatan
                                             Operasi           Jasa Inspeksi       Lepas Pantai         Lain-lain            Konsolidasian



      Laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif Lain
      Pendapatan                            318.019.799.159      61.567.383.894      70.030.886.699     1.431.485.534         451.049.555.286
      Pendapatan antar segmen                              -                   -      (9.756.000.000)   (1.267.173.228)        (11.023.173.228)
      Beban langsung                        282.063.166.434      59.502.456.924      55.062.168.662     1.792.024.147         398.419.816.167
      Beban antar segmen                                   -                   -      (8.750.463.981)                -          (8.750.463.981)
      Total laba kotor                       35.956.632.725       2.064.926.970      13.963.182.018     (1.627.711.841)        50.357.029.872
      Laba usaha                                       11,3%               3,4%               19,9%           -113,7%          21.158.649.700
      Laba sebelum pajak                                                                                                        6.831.110.606

      Informasi Lainnya
      Aset segmen yang tidak
          dapat dialokasikan
         31 Desember 2025                                                                                                    1.272.486.819.969
      Liabilitas segmen yang
          tidak dapat dialokasikan
         31 Desember 2025                                                                                                     710.689.570.076

     Operasi Grup berlokasi di wilayah Indonesia yang memiliki risiko dan imbalan relatif sama. Pendapatan
     berdasarkan lokasi geografis:

                                                                                             2026                           2025
     Jawa                                                                                359.371.338.806                  273.085.869.075
     Sumatera                                                                              69.112.699.169                 100.981.765.621
     Kalimantan                                                                            63.923.164.050                  65.958.747.362
     Jumlah                                                                              492.407.202.025                  440.026.382.058


31. KOMITMEN

Perusahaan

a.   Pada tanggal 1 Januari 2026, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Exxonmobil
     Cepu Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. 4034437 mengenai Maintenance & Engineering Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 Juni 2028, dengan nilai kontrak sebesar Rp 48.651.999.095.

b.   Pada tanggal 1 Desember 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan JOB
     Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi yang tertuang dalam kontrak No. 7204250122 mengenai
     Manpower Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 3 Desember 2027, dengan nilai kontrak sebesar
     Rp 246.498.819.922.

c.   Pada tanggal 1 Desember 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. SX14048332A mengenai Inspection Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 30 November 2028, dengan nilai kontrak sebesar Rp 48.380.200.390.

                                                                     54
Page 58
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. KOMITMEN (Lanjutan)

Perusahaan (Lanjutan)

d.   Pada tanggal 20 Agustus 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Sanga Sanga mengenai Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Januari 2028
     dengan nilai kontrak sebesar Rp 41.762.852.000.

e.   Pada tanggal 1 Mei 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SA 16053119A mengenai Inspection Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 14 Juli 2028 dengan nilai kontrak sebesar Rp 24.989.730.000.

f.   Pada tanggal 1 April 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     yang tertuang dalam kontrak No. SA 15046889A mengenai Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai
     dengan 30 Juni 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 39.604.330.000.

g.   Pada tanggal 18 Januari 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00788A mengenai Inspection Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 17 April 2028 dengan nilai kontrak sebesar Rp 84.102.253.240.

h.   Pada tanggal 1 November 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Sanga Sanga mengenai Manpower Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Juli 2027 dengan
     nilai kontrak sebesar Rp 229.534.676.094.

i.   Pada tanggal 8 Juli 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Premier Oil
     Andaman Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. 24630006-OB mengenai Manpower Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 7 Juli 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 230.195.183.258.

j.   Pada tanggal 18 Juni 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00722A mengenai jasa inspeksi audit keselamatan dan
     kepatuhan drilling & workover WK Rokan. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Oktober 2029 dengan
     nilai kontrak sebesar Rp 83.525.479.080.

k.   Pada tanggal 18 Juni 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00735A mengenai jasa inspeksi Long Range Ultrasonic
     Testing. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 September 2027 dengan nilai kontrak sebesar
     Rp 36.112.933.758.

l.   Pada tanggal 18 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Energi Offshore Northwest Java yang tertuang dalam kontrak No. 4710008112 mengenai jasa
     Integrated Statutory Inspection & Certification Services (Paket B). Kontrak ini berlaku sampai dengan 30
     April 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 25.793.403.000.

m.   Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 7 yang tertuang dalam kontrak No. SA13029332A mengenai Manpower Services. Kontrak ini berlaku
     sampai dengan 28 Februari 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 44.945.966.165.

n.   Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT REA Kaltim
     Plantations yang tertuang dalam kontrak No. RKP.LO-2424/XII/2023 mengenai Manpower Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 34.007.601.879

o.   Pada tanggal 6 Desember 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Kalimantan Timur yang tertuang dalam kontrak No. SA16022541A/XI/2023/ S-12 mengenai NDT
     Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 Juni 2027 dengan nilai kontrak sebesar
     Rp 20.070.500.000.




                                                     55
Page 59
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. KOMITMEN (Lanjutan)

Perusahaan (Lanjutan)

p.   Pada tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan JOB
     Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi yang tertuang dalam kontrak No. S230011R/JOBT/SPE mengenai
     Jasa Third Party Inspection. Kontrak ini berlaku sampai dengan 22 Januari 2026 dengan nilai kontrak
     sebesar Rp 34.519.325.000.

q.   Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00129A mengenai Operation Maintenance Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2026 dengan nilai kontrak Rp 232.921.643.994.

r.   Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00126A mengenai Operation Maintenance Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2027 dengan nilai kontrak Rp 159.474.281.506.

s.   Pada tanggal 5 Januari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Dwi Mitra
     Rekayasa Teknik yang tertuang dalam kontrak No. 0201221DRT mengenai Non-Destructive Testing.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 3 Januari 2027 dengan nilai kontrak Rp25.082.500.000.

t.   Pada tanggal 7 Oktober 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Energi ONWJ LTD yang tertuang dalam kontrak No. 4710005441 mengenai Lifting Management
     Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2026 dengan nilai kontrak Rp22.609.906.500.

u.   Pada tanggal 20 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710004728 mengenai Certification Services. Kontrak
     ini berlaku sampai dengan 20 Oktober 2026 dengan nilai kontrak Rp15.910.200.000.

v.   Berdasarkan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, tanggal 21 Februari 2019 dari P.
     Sutrisno A. Tampubolon, SH., notaris di Jakarta.
     Pemegang saham telah memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan sebagian
     besar atau seluruh kekayaan Entitas Induk Perseroan dan/atau Entitas Anak Perseroan baik yang telah
     ada maupun yang akan ada, dalam rangka kaitannya dengan fasilitas pinjaman dan/ atau pembiayaan
     yang akan diperoleh Entitas Induk Perseroan dan/ atau Entitas Anak Perseroan baik dari Perbankan dan
     atau perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan infrastruktur baik
     dalam negeri maupun luar negeri termasuk perpanjangan, perubahan, pergantian, dan pembaharuannya
     dari waktu ke waktu serta memberikan persetujuan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk
     menentukan skema pemberian jaminannya. Pemegang saham juga memberikan wewenang kepada
     Direksi Perseroan untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu sehubungan dengan pemberian
     jaminan tersebut.

w.   Pada tanggal 27 April 2006, Perusahaan menandatangani perjanjian Maleo Development dengan Santos
     (Madura Offshore) Pty. Ltd., yang tertuang dalam perjanjian No.900252 mengenai Mobile Offshore Project
     Unit (MOPU) Operating Services yang berlaku sampai 28 September 2010 dengan nilai kontrak sebesar
     AS$ 110,081,000.
     Pada tanggal 8 Juni 2010, Santos (Madura Offshore) Pty. Ltd., mengadakan adendum dengan Perusahaan
     atas perjanjian di atas dengan Ref No.013/MDO/LEG/III/10 diperpanjang dengan jangka waktu perjanjian
     untuk periode 5 tahun.
     Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 31 Oktober 2011, Perusahaan dan Santos sepakat untuk
     memperpanjang perjanjian tersebut diatas dimulai dari periode 1 Agustus 2011 hingga 21 Juli 2016. Santos
     memiliki hak untuk memperpanjang secara otomatis perjanjian tersebut setelah tanggal 31 Juli 2016 untuk
     periode 1 Agustus 2016 hingga 20 April 2018.

     Pada tanggal 27 Desember 2017, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Santos
     (Madura Offshore) Pty Ltd yang merupakan kelanjutan dari kontrak No.903941 dan tertuang dalam kontrak
     MD000310317DA mengenai Maleo Producer Platform (MPP) Rental, Operations and Maintenance


                                                     56
Page 60
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. KOMITMEN (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)

     Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Desember 2021 dengan nilai kontrak AS$ 62,236,170 atau
     setara dengan Rp840.188.295.000.

     Pada tanggal 27 Februari 2019, Perusahaan menerima Surat Penunjukan Pemenang dari Santos
     (Sampang) Pty Ltd, mengenai perpanjangan perjanjian kerja sama terkait Maleo Producer Platform (MPP)
     Lease, Operation and Maintenance Services, Contract No. 904199 sebeasar AS$ 90.291.480. Untuk
     periode 5 tahun dan 8 bulan yang terdiri dari 13 bulan (fase konversi) dan 3 tahun periode pasti ditambah
     1 tahun dan 7 bulan periode Opsi (fase operasi dan pemeliharaan). Di periode yang sama pula terjadi
     perubahan kepemilikan kontrak dari sebelumnya Santos (Sampang) Pty Ltd menjadi Ophir Indonesia
     (Madura Offshore) Pty Ltd dan selanjutnya menjadi Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd.
     Berdasarkan kontrak seluruh biaya yang terjadi selama fase konversi ditagihkan kepada klien dalam bentuk
     unit rate selama 3-4 tahun fase operasi.
     Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 1 November 2023, Perusahaan dan Medco Energi Madura
     Offshore Pty Ltd. sepakat untuk melakukan perubahan jangka waktu periode pasti dari mulai 1 November
     2023 sampai dengan 31 Oktober 2025 dan penambahan nilai kontrak menjadi AS$ 96,117,425.

     Pada tanggal 1 November 2025, Perusahaan dan Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd. sepakat untuk
     melakukan fase pengoperasian dengan jangka waktu operasi dari mulai 1 November 2025 hingga 28
     Februari 2026, dengan nilai kontrak sebesar AS$ 4.639.470.

     Pada tanggal 27 Februari 2026, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Medco Energi
     Madura Offshore Pty, Ltd., yang tertuang dalam kontrak No. CS80183 mengenai Maleo Producer Platform,
     Lease, Operations, and Maintenance. dengan nilai kontrak sebesar Rp 72.520.218.238.

Entitas anak - PT Supraco Indonesia:

a.   Pada tanggal 1 Februari 2026, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Kalimantan Timur mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 31 Juli 2026, sebesar Rp
     29.427.474.173.

b.   Pada tanggal 1 Januari 2026, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Citic Seram Energy, Ltd.
     yang tertuang dalam kontrak No. 15248 HRA25 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku
     sampai 31 Desember 2026, sebesar Rp 52.715.357.062.

c.   Pada tanggal 1 Oktober 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau yang tertuang
     dalam kontrak No. PCJ3788-CA mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 30 September
     2027, sebesar Rp 35.485.909.430.

d.   Pada tanggal 1 Oktober 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau yang tertuang
     dalam kontrak No. PCJ3789-CA mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 30 September
     2027, sebesar Rp 32.837.406.998.

e.   Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau yang tertuang
     dalam kontrak No. 4420004017 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 31 Agustus
     2027 sebesar Rp 46.472.519.136.

f.   Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
     Jabung, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3782-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
     berlaku sampai 31 Agustus 2027 sebesar Rp 44.926.964.621.

g.   Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
     Jabung, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3781-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
     berlaku sampai 31 Agustus 2027 sebesar Rp 43.774.321.798.



                                                     57
Page 61
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   KOMITMEN (Lanjutan)

Entitas anak - PT Supraco Indonesia (Lanjutan)

h.    Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
      Jabung, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3780-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
      berlaku sampai 31 Agustus 2027 sebesar Rp 42.120.358.665.

i.    Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
      Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. SX14047575A mengenai Maintenance & Engineering Services,
      yang berlaku sampai 31 Oktober 2030 sebesar Rp 40.449.417.878.

j.    Pada tanggal 1 September 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
      Jabung, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3783-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
      berlaku sampai 31 Agustus 2027 sebesar Rp 37.496.179.054.

k.    Pada tanggal 9 Agustus 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Bumi Siak Pusako
      yang tertuang dalam kontrak No. 016-25-OPS-BSP mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku
      sampai 8 Agustus 2027 sebesar Rp 33.569.325.241.

l.    Pada tanggal 9 Mei 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN Mandau Cipta Tenaga
      Nusantara yang tertuang dalam kontrak No. K1880783-R mengenai Manpower Supply Services, yang
      berlaku sampai 8 Mei 2028 sebesar Rp 45.683.603.533.

m.    Pada tanggal 1 Mei 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP Cepu yang
      tertuang dalam kontrak No. 4650000301 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai
      30 April 2028 sebesar Rp 45.174.437.950.

n.    Pada tanggal 17 Maret 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Sarulla Operations, Ltd.
      yang tertuang dalam kontrak No. SOL-AGR II-1758 R00 mengenai Engineering, Procurement and
      Construcition for WJR-1 Steamfield Above Ground System (SAGS), yang berlaku sampai 17 Juni 2026
      sebesar Rp 280.926.000.000.

o.    Pada tanggal 6 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Star Energy Geothermal
      Salak, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. SCM/PS/2024/00551 mengenai Construction Services, yang
      berlaku sampai 5 Juli 2027 sebesar Rp 42.770.000.000.

p.    Pada tanggal 1 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Premier Oil Natuna Sea
      B.V. yang tertuang dalam kontrak No. 24130092-OB mengenai Provision of Technical Support Services for
      Facility Engineering, Modification, Reliability and Integrity, yang berlaku sampai 31 Desember 2027 sebesar
      Rp 41.473.161.158.

q.    Pada tanggal 6 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Star Energy Geothermal
      Salak, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. SCM/PS/2024/00551 mengenai Construction Services, yang
      berlaku sampai 5 Juli 2027 sebesar Rp 42.770.000.000.

r.    Pada tanggal 1 Agustus 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. WARTSILA
      INDONESIA, yang tertuang dalam kontrak No. 024/DAU/GA/WID/VIII/2017 mengenai Manpower Serivice
      yang berlaku sampai 31 Juli 2026 dengan nilai Rp 20.938.694.957.

s.    Pada tanggal 1 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan,
      yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00521A mengenai Perbaikan Perawatan Gedung - SMO yang
      berlaku sampai 30 April 2026 dengan sebesar nilai Rp 72.655.181.604.

t.    Pada tanggal 9 Agustus 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan
      yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00136A mengenai Jasa - Jasa Pendukung Pengoperasian dan
      Perawatan Fasilitas Oil Wharves - Paket 2 yang berlaku sampai 8 Agustus 2026 dengan nilai sebesar
      Rp 43.537.453.700.



                                                       58
Page 62
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.    KOMITMEN (Lanjutan)

Entitas anak - PT Supraco Lines

      Pada tanggal 31 Oktober 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
      tertuang dalam kontrak No. 4710007618 mengenai Provision of Dredging and Associated Services
      Package 1 - 4 yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Oktober 2027 dengan nilai kontrak sebesar
      Rp 96.325.000.000.


Entitas anak - PT Supraco Daya Wisesa

a. Pada tanggal 1 Oktober 2025, SDW menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Wira Insani, yang
   tertuang dalam kontrak No. WFT/PROC/AGR/IX/2025/027 mengenai Manpower Supply Services yang
   berlaku sampai 30 September 2027, dengan nilai kontrak sebesar Rp 71.364.014.572.

b. Pada tanggal 17 Agustus 2025, SDW menandatangani perjanjian kerjasama dengan PetroChina
   International Jabung Ltd., yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3817- CA mengenai Manpower Supply
   Services yang berlaku sampai 30 September 2027, dengan nilai kontrak sebesar Rp 22.219.611.531.


32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

      Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

      Manajemen risiko kredit

      Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko nilai tukar, risiko
      suku bunga dan risiko likuiditas. Manajemen menelaah dan mengeluarkan kebijakan untuk mengelola
      masing-masing risiko. Grup menerapkan kebijakan manajemen risiko yang bertujuan untuk meminimalkan
      pengaruh ketidakpastian pasar terhadap kinerja keuangan Grup. Berikut ini ringkasan kebijakan dan
      pengelolaan manajemen risiko tersebut:

      Grup bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan meminimalkan
      kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Risiko kredit timbul dari risiko kegagalan dari
      counterpart atas liabilitas kontraktual yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan kepada Grup. Grup
      meminimalkan eksposur risiko kredit yang timbul dari piutang usaha dengan kebijakan untuk memastikan
      bahwa transaksi dilakukan dengan pelanggan dengan riwayat catatan kredit yang baik. Untuk aset
      keuangan lainnya seperti kas dan setara kas, Grup meminimalkan risiko kredit dengan melakukan
      penempatan pada pihak-pihak yang bereputasi.

      Piutang usaha Grup terdiri dari beberapa pelanggan dan tersebar dalam wilayah geografis Indonesia.
      Konsentrasi atas risiko kredit terbatas karena para pelanggan tidak terkait. Grup tidak memiliki eksposur
      risiko kredit yang signifikan kepada satu pihak atau group yang memiliki karakteristik yang sama.




                                                        59
Page 63
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan)

   Manajemen risiko kredit (Lanjutan)


                                                                        31 Maret 2026
                                  Suku Bunga       Tiga bulan         Satu Tahun          Diatas Satu Tahun            Jumlah
                                      %
     Aset Keuangan
       Tanpa dikenakan bunga            --         858.036.246.710       1.731.258.121            14.398.747.814      874.166.252.645
       Instrumen dengan tingkat
         suku bunga tetap         2,00% - 3,36%     157.889.198.473                  --           10.465.392.771      168.354.591.244
    Jumlah                                        1.015.925.445.183      1.731.258.121            24.864.140.585    1.042.520.843.889

    Liabilitas Keuangan

      Tanpa dikenakan bunga             --         185.190.068.296                   --                        --     185.190.068.296
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap           5% - 12.5%        1.566.032.853       4.698.098.560             7.144.472.085       13.408.603.498
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga mengambang      4%-11.75%       508.992.566.367                   --                        --     508.992.566.367
    Jumlah                                         695.748.667.516       4.698.098.560             7.144.472.085      707.591.238.161




                                                                      31 Desember 2025
                                  Suku Bunga       Tiga bulan         Satu Tahun       Diatas Satu Tahun              Jumlah
                                      %
     Aset Keuangan
       Tanpa dikenakan bunga           --          926.395.295.547       7.125.171.562            14.452.196.803     947.972.663.912
       Instrumen dengan tingkat
         suku bunga tetap         2,00% - 3,36%     61.488.985.293                  --                        --       61.488.985.293
    Jumlah                                         987.884.280.840      7.125.171.562            14.452.196.803     1.009.461.649.205

    Liabilitas Keuangan

      Tanpa dikenakan bunga            --          156.716.841.668                   --                        --    156.716.841.668
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap           5% - 12.5%        2.232.628.556      6.697.885.668             7.566.138.234       16.496.652.458
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga mengambang      4%-11.75%       483.290.155.172                  --                        --     483.290.155.172
    Jumlah                                         642.239.625.396      6.697.885.668             7.566.138.234      656.503.649.298




                                                             60
Page 64
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Manajemen risiko nilai tukar mata uang asing

   Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar yang timbul dari transaksi dengan pelanggan maupun
   pemasok yang didenominasi dalam mata uang USD. Pada tanggal laporan posisi keuangan per
   31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset dan liabilitas moneter Grup adalah sebagai berikut:

                                                      31 Maret 2026                              31 Desember 2025
                                         Mata uang asing            Setara Rp         Mata uang asing           Setara Rp
    ASET
     Kas dan setara kas         AS$               1.831.513          31.122.906.029            2.052.895         34.451.684.226
                                SG$                     398               5.249.767                 443               5.792.644
                                EUR                     517              10.094.744                 517              10.206.114
     Piutang usaha              AS$               2.359.845          40.100.853.891            2.338.155         39.238.920.567


    Jumlah aset                                                      71.239.104.431                              73.706.603.551


    LIABILITAS
     Utang bank jangka pendek   AS$                       --                     --              200.000          3.356.400.000
     Utang usaha                AS$                 263.023           4.469.556.636              348.742          5.852.580.218


    Jumlah liabilitas                                                 4.469.556.636                               9.208.980.218

    Aset neto                                                        66.769.547.795                              64.497.623.333



   Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, mengakibatkan Grup mengalami keuntungan dan
   kerugian kurs mata uang asing untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026 dan 2025
   masing-masing sebesar Rp 1.084.924.298 dan Rp 1.143.627.462.

   Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam nilai tukar mata
   uang Dolar Amerika Serikat pada denominasi aset dan liabilitas Grup dalam Rupiah dengan semua variabel
   lainnya dianggap tetap ada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025:

                                                                         Perubahan               Pengaruh Terhadap
                                          Periode                     terhadap Rupiah           Perubahan Sensitivitas
     Rupiah                            31 Maret 2026                             + 100 Poin                      392.923.838
                                                                                 - 100 Poin                    (392.923.838)
                                      31 Desember 2025                           + 100 Poin                      221.484.597
                                                                                 - 100 Poin                    (221.484.597)

    Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas atau nilai wajar di masa datang atas instrumen keuangan
    Grup akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.

    Eksposur risiko arus kas Grup terutama timbul dari deposito berjangka, maupun utang bank jangka pendek
    (PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk,
    PT Bank UOB Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, dan PT Bank CTBC Indonesia, dan PT Bank CIMB
    Niaga, Tbk) yang menggunakan suku bunga mengambang.

    Eksposur risiko nilai wajar terutama timbul dari utang bank jangka pendek, sewa pembiayaan dan
    pembelian kendaraan yang menggunakan suku bunga tetap. Grup memonitor perubahan suku bunga
    pasar untuk memastikan suku bunga Grup sesuai dengan pasar.

   Per 31 Maret 2026 Grup telah melakukan analisa untuk mengukur sensitivitas atas risiko fluktuasi suku
   bunga. Berdasarkan hasil analisa tersebut setiap kenaikan atau penurunan 1% suku bunga akan
   meningkatkan atau menurunkan beban bunga Grup Rp 5.089.925.664.

                                                               61
Page 65
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
   Manajemen risiko likuiditas
   Risiko likuiditas muncul terutama dari pendanaan umum atas operasi Grup. Grup memiliki kebijakan untuk
   mengelola likuiditas secara hati-hati dengan memelihara kecukupan saldo kas dan ketersediaan modal
   kerja. Pemeliharaan tersebut dilakukan dengan cara mempertahankan cadangan yang memadai, fasilitas
   perbankan, dengan terus memantau rencana dan realisasi arus kas dengan cara pencocokkan profil jatuh
   tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan.
   Tabel berikut merupakan analisis liabilitas keuangan Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
   2025 berdasarkan jatuh tempo dari tanggal laporan posisi keuangan sampai dengan tanggal jatuh tempo.
   Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah berdasarkan jatuh tempo kontraktual aset dan liabilitas
   keuangan yang tidak didiskontokan termasuk bunga yang dapat atau akan diakru, kecuali apabila Grup
   berhak dan berkeinginan mengklaim atau membayar aset atau liabilitas sebelum jatuh tempo.
                                                                          31 M aret 2026
                                                         ≤ 1 Tahun          > 1 Tahun             Nilai tercatat
    Liabilitas
    Utang bank jangka pendek                         508.992.566.367                     -        508.992.566.367
    Utang usaha                                      124.417.807.093                     -        124.417.807.093
    Beban akrual                                      60.772.261.203                     -         60.772.261.203
    Utang lain-lain                                             -                        --                     --
    Liabilitas sewa                                    5.318.158.523         5.592.737.815         10.910.896.338
    Utang pem biayaan konsum en                          945.972.890         1.551.734.270          2.497.707.160
    Total                                            700.446.766.076         7.144.472.085        707.591.238.161

                                                                        31 Desember 2025
                                                         ≤ 1 Tahun          > 1 Tahun             Nilai tercatat
    Liabilitas
    Utang bank jangka pendek                         483.290.155.172                  -           483.290.155.172
    Utang usaha                                       94.738.763.180                   -           94.738.763.180
    Beban akrual                                      63.577.046.329                  -            63.577.046.329
    Liabilitas sewa                                    8.003.452.614         5.752.186.874         13.755.639.488
    Utang pem biayaan konsum en                          927.061.610         1.813.951.360          2.741.012.970
    Total                                            650.536.478.905         7.566.138.234        658.102.617.139


   Manajemen Permodalan

   Tujuan dari Grup dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan entitas dalam
   mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan hasil bagi pemegang
   saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya, dan untuk memberikan imbal hasil yang memadai
   kepada pemegang saham dengan menentukan harga produk dan jasa yang sepadan dengan tingkat risiko.

   Grup menetapkan sejumlah modal sesuai proporsi terhadap risiko. Grup memonitor modal dengan dasar
   rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung sebagai berikut: utang neto dibagi modal.
   Utang neto merupakan total utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian)
   dikurangi kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh komponen ekuitas (meliputi modal
   saham, selisih kurs penjabaran laporan keuangan konsolidasian dalam valuta asing dan saldo laba).
   Selama periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026, strategi Grup tidak berubah yaitu
   mempertahankan rasio utang terhadap modal yang disesuaikan.

   Rasio utang terhadap modal pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, sebagai berikut:
                                                                     31 Maret 2026            31 Desember 2025

    Total liabilitas                                                   775.966.488.533            710.689.570.076
    Total ekuitas                                                      564.984.204.373            561.797.249.893
    Rasio utang terhadap modal                                                    1,37                        1,27



                                                    62
Page 66
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. INSTRUMEN KEUANGAN

   Grup menggunakan hirarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan:

   Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
   keuangan Grup.

                                                                                 31 Maret 2026                  31 Desember 2025
    Aset Keuangan
      Kas dan setara kas                                                             158.648.985.854                   147.699.876.584
      Piutang usaha                                                                  851.026.186.861                   830.002.018.723
      Aset keuangan lancar lain-lain                                                  20.090.214.965                    15.371.613.879
      Piutang lain-lain                                                               10.465.392.771                    13.994.627.592
      Aset keuangan tidak lancar lain-lain                                             2.290.063.438                     2.393.512.427
      Total                                                                        1.042.520.843.889                  1.009.461.649.205

                                                                                 31 Maret 2026                  31 Desember 2025
    Liabilitas Keuangan
       Utang bank jangka pendek                                                      508.992.566.367                    483.290.155.172
       Utang usaha - pihak ketiga                                                    124.417.807.093                     94.738.763.180
       Beban akrual                                                                   60.772.261.203                     61.978.078.488
       Utang pembiayaan konsumen                                                       2.497.707.160                      2.741.012.970
       Liabilitas Sewa                                                                10.910.896.338                     13.755.639.488
       Total                                                                         707.591.238.161                    656.503.649.298

    Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak
    pendiskontoan yang tidak signifikan.

    Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.

34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

    Kegiatan investasi dan pendanaan signifikan yang tidak mempengaruhi arus kas:

                                                                                 31 Maret 2026                  31 Desember 2025
    Aktivitas Pendanaan
     Penambahan (penurunan) aset yang berasal dari :
        Liabilitas sewa                                                                 7.253.658.972                    8.159.096.050

    Total                                                                               7.253.658.972                    8.159.096.050

    Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas arus kas konsolidasian adalah sebagai berikut
                                                                                    Perubahan non kas
                                   Saldo awal         Arus kas, neto       Selisih kurs            Lain-lain              Saldo akhir

    Utang bank jangka pendek        483.290.155.172       25.766.009.617       (63.598.422)                      --        508.992.566.367
    Liabilitas sewa                  13.755.639.488     (10.098.402.122)                 --          7.253.658.972          10.910.896.338
    Utang pembiayaan konsumen         2.741.012.970        (243.305.810)                 --                      --          2.497.707.160
    Total                           499.786.807.630       15.424.301.685       (63.598.422)          7.253.658.972         522.401.169.865

35. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

    Laporan keuangan konsolidasian telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi
    pada tanggal 28 April 2026.

                                                               63
Page 67
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM - ENTITAS INDUK
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                 31 Maret 2026           31 Desember 2025

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                                   83,953,402,747            82,435,260,466
Piutang usaha
          Pihak ketiga                                                              377,805,199,376           372,461,305,998
          Pihak berelasi                                                              6,450,840,238                       -
Piutang lain-Lain
          Pihak ketiga                                                                          -               5,801,534,252
          Pihak berelasi                                                             11,164,175,785             5,271,170,449
Aset keuangan lancar lainnya                                                          1,471,217,028               908,062,279
Persediaan                                                                            8,632,305,933             8,848,863,965
Pajak dibayar dimuka dan aset pajak kini                                             22,432,239,006            15,745,235,640
Biaya dibayar dimuka                                                                 14,760,995,298             8,526,591,276
Uang muka                                                                            12,491,225,792             6,766,185,747

JUMLAH ASET LANCAR                                                                  539,161,601,203           506,764,210,072

ASET TIDAK LANCAR
Estimasi tagihan pajak                                                              11,143,529,593             11,143,529,593
Aset pajak tangguhan                                                                16,007,213,062             16,007,213,062
Investasi pada entitas anak                                                         86,899,000,000             86,899,000,000
Aset hak guna, netto                                                                33,452,154,219             44,647,695,541
Aset tetap, netto                                                                   65,136,080,774             66,296,196,276
Aset tidak berwujud                                                                    684,062,500                746,250,000
Aset keuangan tidak lancar lainnya                                                   2,289,739,924              2,392,997,162
TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                             215,611,780,073            228,132,881,634
TOTAL ASET                                                                          754,773,381,276            734,897,091,706




Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Entitas Induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan pada Entitas Anak yang dicatat dengan
                                             menggunakan metode biaya perolehan.




                                                               i
Page 68
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM – ENTITAS INDUK (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                 31 Maret 2026           31 Desember 2025

LIABILITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Bank Jangka Pendek                                                             88,200,365,296            83,136,154,628
Utang Usaha
           Pihak Ketiga                                                              62,544,784,916            51,810,488,609
           Pihak - Pihak Berelasi                                                    79,381,935,282            73,992,592,828
Biaya Masih Harus Dibayar                                                            19,222,335,637            22,713,427,955
Utang Pajak dan Liabilitas Pajak Kini                                                 6,301,912,705               904,586,119
Pendapatan Diterima Dimuka                                                              329,992,193               189,159,599
Utang Jangka Panjang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Liabilitas Kontrak Sewa                                                              37,590,171,418            50,130,537,447
Utang Pembiayaan Konsumen                                                             2,261,503,636               927,061,610


TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                      295,833,001,082            283,804,008,794

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Hutang Pihak Berelasi                                                               110,466,490,194           103,983,942,548
Utang Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
Bagian Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun
            Liablitas Sewa                                                            2,217,062,541             5,752,186,874
            Utang Pembiayaan Konsumen                                                 1,551,734,270             1,813,951,360
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                                                       42,500,748,956            42,500,748,956
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                     160,111,711,234            154,050,829,737

TOTAL LIABILITAS                                                                    455,944,712,316            437,854,838,532

EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik
          Entitas Induk
Modal Saham - Nilai Nominal Rp 100 per Saham
          Modal Dasar - 2.400.000.000 Saham
          Modal Ditempatkan dan Disetor -
                            770.000.000 Saham                                         77,000,000,000           77,000,000,000
Tambahan Modal Disetor                                                                22,347,063,722           22,347,063,722
Penghasilan Komprehensif Lain                                                          4,867,667,800             (559,449,957)
Saldo laba
          Telah Ditentukan Penggunaannya                                             15,400,000,000            15,400,000,000
          Belum Ditentukan Penggunaannya                                            179,213,937,439           182,854,639,409
Jumlah Equitas yang dapat diatribusikan ke NCI

JUMLAH EKUITAS                                                                      298,828,668,960            297,042,253,174
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                       754,773,381,276            734,897,091,706




Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Entitas Induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan pada Entitas Anak yang dicatat dengan
                                             menggunakan metode biaya perolehan.

                                                              ii
Page 69
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM-ENTITAS INDUK
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                              31 Maret 2026               31 Maret 2025



PENDAPATAN                                                                    217,060,847,915               236,345,342,217

BEBAN LANGSUNG                                                                (179,224,694,257)            (202,278,002,751)

LABA KOTOR                                                                      37,836,153,659               34,067,339,466
                                                                                        17.43%                       14.41%
BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi                                                    (32,161,129,420)             (25,430,744,030)
Beban penjualan                                                                   (138,304,636)                (601,116,835)
Keuntungan penjualan aset tetap                                                            -                     (6,654,167)
Kerugian kurs mata uang asing                                                      717,233,393                1,247,296,972
Pendapatan (beban) lain-lain, netto                                                214,568,011                  394,954,751

                                                                               (31,367,632,652)             (24,396,263,309)

LABA USAHA                                                                       6,468,521,006                9,671,076,157

Beban keuangan                                                                  (3,845,447,250)               (6,936,088,928)
Penghasilan keuangan                                                               404,614,098                   264,546,095

                                                                                (3,440,833,151)               (6,671,542,832)

LABA SEBELUM PAJAK                                                               3,027,687,855                2,999,533,325
BEBAN PAJAK
  Beban Pajak Penghasilan                                                       (1,241,272,070)               (1,229,808,662)

LABA TAHUN BERJALAN                                                              1,786,415,785                1,769,724,663

TOTAL LABA KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                                 1,786,415,785                1,769,724,663




Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Entitas Induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan pada Entitas Anak yang dicatat dengan
                                             menggunakan metode biaya perolehan.

                                                              iii
Page 70
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                                                             Saldo Laba                                Penghasilan
                                                                                               Ditentukan                 Belum Ditentukan
                                      Modal Disetor                Tambahan                                                                           Komprehensif               Jumlah Ekuitas
                                                                                             Penggunaannya                Penggunaannya
                                                                 Modal Disetor                                                                             Lain



Saldo Per 1 Januari 2025                   77,000,000,000             22,347,063,722              15,400,000,000               176,249,565,870              3,616,938,726             294,613,568,318

                                                      -                                                      -                                                                                    -

      Laba Tahun Berjalan                                                                                                        1,769,724,663                                          1,769,724,663

Saldo Per 31 Maret 2025                    77,000,000,000             22,347,063,722              15,400,000,000               178,019,290,533              3,616,938,726             296,383,292,980



Saldo Per 1 Januari 2026                   77,000,000,000             22,347,063,722              15,400,000,000               182,854,639,408               (559,449,957)            297,042,253,174


      Laba Tahun Berjalan                             -                          -                           -                   1,786,415,786                                          1,786,415,786

Saldo Per 31 Maret 2026                    77,000,000,000             22,347,063,722              15,400,000,000               184,641,055,194               (559,449,957)            298,828,668,960




 Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Entitas Induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali
                                                    untuk penyertaan pada Entitas Anak yang dicatat dengan menggunakan metode biaya perolehan.



                                                                                                 iv
Page 71
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                      31 Maret 2026          31 Maret 2025

                                                                                           Rp                     Rp
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI


Penerimaan kas dari pelanggan                                                           217,060,847,915        236,345,342,217
Pembayaran Kas Kepada Pemasok,
      Pihak Ketiga dan Lainnya                                                          (196,228,449,627)      (141,000,155,139)
Penerimaan Restitusi Pajak Pertambahan Nilai                                                          -         14,607,715,324
Pembayaran pajak penghasilan                                                                          -            (277,123,584)
Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan                                                       (2,099,010,851)        (4,208,990,513)
              Kas yang diperoleh dari kegiatan operasi                                   18,733,387,438        105,466,788,305


ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI


Penerimaan Bunga                                                                            427,454,247            301,603,467
Perolehan aset tetap                                                                     (29,055,117,616)        (2,258,042,616)
Hasil Penjualan aset tetap                                                                            -              (6,654,167)
      Kas yang digunakan
              untuk kegiatan investasi                                                   (28,627,663,368)        (1,963,093,316)


ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
Penambahan/(Pembayaran) Piutang Pihak Berelasi                                              103,257,235          (5,835,829,873)
Penambahan Utang Pihak Berelasi                                                            5,386,968,863          5,695,802,069
Penambahan Utang Bank Jangka Pendek                                                     170,006,832,464        178,450,696,595
Pembayaran Utang Bank Jangka Pendek                                                     (164,942,621,796)      (273,999,045,516)
Pembayaran Utang Pembiayaan Konsumen                                                        (262,217,090)          (364,967,392)
Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                       (626,011,858)        (1,722,567,314)
      Kas yang digunakan
              untuk kegiatan pendanaan                                                     9,666,207,818        (97,775,911,431)
KENAIKAN BERSIH KAS
DAN SETARA KAS                                                                              (228,068,112)         5,727,783,558

Pengaruh Selisih Kurs Mata Uang Asing                                                      1,746,210,393           (829,601,775)

KAS DAN SETARA KAS
AWAL TAHUN                                                                               82,435,260,466         80,737,937,400

KAS DAN SETARA KAS
AKHIR TAHUN                                                                              83,953,402,747         85,636,119,183




Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Entitas Induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan pada Entitas Anak yang dicatat dengan
                                             menggunakan metode biaya perolehan.



                                                              v
Page 72
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     Laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas
     dan laporan arus kas Entitas Induk adalah laporan keuangan tersendiri yang merupakan informasi
     tambahan atas laporan keuangan konsolidasian.


2.   INVESTASI PADA ANAK

     Informasi mengenai Entitas Anak yang dimiliki Perusahaan diungkapkan dalam Catatan 1d atas laporan
     keuangan konsolidasian.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Entitas Induk memiliki penyertaan saham langsung
     atau tidak langsung pada Entitas Anak berikut:

                                                                                              Tahun
                                                                                Persentase    Operasi     Jumlah Aset             Jumlah Aset
                   Entitas Anak    Domisili            Jenis Usaha               Pemilikan   Komersial   31 Maret 2026         31 Desember 2025


     PT Supraco Indonesia ("SI")   Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat          99,996%       1980          904.334.265.000      843.460.671.024
       dan Entitas Anak                       eksplorasi


     PT Supraco Daya Wisesa        Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat          99,99%        2008           32.524.332.039       28.284.356.000
       ("SDW")                                eksplorasi


     PT Supraco Lines ("SPL")*     Jakarta    Jasa pelayaran dalam negeri        99,99%        2008          172.679.694.075      166.751.051.706




                                                                          vii

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.86 MB
Published30 Apr 2026
Pages72
Characters256,387
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 129 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Radiant Utama Interinsco Tbk p.1 ×225
linked org Radiant Nusa Investama. p.9 ×4
linked person Nino Fediawan Kusmedi · Komisaris Independen p.9 ×7
linked person Soeharto Nurcahyono · Direktur p.10 ×2
linked person Muhammad Hamid · Komisaris p.10
linked person Winarno Zain · Komisaris Independen p.10
linked person Bibin Busono · Direktur p.10
linked person Zaki Maulana · Direktur p.10 ×4
linked person Asep Hikmat · Anggota p.10 ×2
linked person Tjahjo Dahono p.10 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.33 ×28
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.33 ×17
linked org PT Bank UOB Indonesia p.33 ×8
linked org PT Bank DBS Indonesia p.33 ×16
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.33 ×5
linked org Medco Energi p.34 ×6
linked org PT Pertamina Hulu Energi p.34 ×4
linked org PT Citra Tubindo p.34
linked org PT Bank CTBC p.37 ×10
linked org Asuransi Multi Artha Guna p.42
linked org Asuransi Bintang p.42
linked org Asuransi Central Asia p.42
linked org Asuransi Ramayana p.42
linked org Zurich, Asuransi p.42
linked org Asuransi Intra Asia p.42
linked org Jasa Raharja p.42
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.44 ×9
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.51
linked org Star Energy Geothermal Salak p.61 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.9 ×2
possible person Amira Ganis · Komisaris Utama p.9 ×2
possible person Aby Abdullah Ganis · Direktur Utama p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×19
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×2
possible org PT Pertamina E p.34 ×2
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.34 ×2
possible org MUFG Bank Ltd. p.47
possible person Prama Nugraha p.50
possible person Haiyanto p.52 ×2
possible org OCBC Securities PTE Ltd p.52 ×3
unresolved person Hadi Moentoro p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved person P. Sutrisno A. Tampubolon p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org PT Radiant Nusa Investama. Sesuai p.9
unresolved person Misyal Abdullah Bahwal · Komisaris p.9 ×5
unresolved person Aulia Taufani p.10
unresolved org Departemen Audit Internal Perusahaan p.10
unresolved org Bapepam-LK · Ketua p.10 ×12
unresolved person Mona Nazaruddin · Sekretaris Perusahaan p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.10
unresolved org Bapepam p.10 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-Bapepam-LK p.10
unresolved org PT Supraco Indonesia p.11 ×15
unresolved org PT Supraco Daya Wisesa p.11 ×5
unresolved org PT Supraco Lines p.11 ×8
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org PT Pertamina Hulu Rokan p.34 ×9
unresolved org PT Schlumberger Geophysic Nusantara p.34
unresolved org PetroChina International Jabung Ltd. p.34 ×2
unresolved org Pty. Ltd. p.34 ×8
unresolved org PT Star Energy Geothermal Indonesia p.34
unresolved org PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur p.34 ×3
unresolved org ExxonMobile Cepu Ltd p.34
unresolved org PT Pertamina Hulu Sanga Sanga p.34 ×3
unresolved org PT Pertamina Hulu Mahakam p.34 ×4
unresolved org PT Bumi Siak Pusako p.34 ×2
unresolved org BP Berau Ltd p.34
unresolved org PT Wira Insani p.34 ×2
unresolved org PT Medco E p.34
unresolved org CITIC Seram Energy Ltd. p.34
unresolved org Eni Muara Bakau B.V. p.34
unresolved org PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara p.34
unresolved org Husky-CNOOC Madura Ltd. p.34
unresolved org PT Expro Indonesia p.34
unresolved org PT ISS Indonesia p.34
unresolved org Premier Oil Andaman Ltd p.34 ×2
unresolved org PT Kilang Pertamina Internasional p.34
unresolved org PT Wartsila Indonesia p.34 ×2
unresolved org PT Pertamina Drilling Services p.34
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia p.44 ×6
unresolved org PT Bank DBS Indonesia Perusahaan Merupakan p.44
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Entitas Anak p.45
unresolved org Sarulla Operations Ltd. p.46
unresolved org Bank Garansi p.46 ×2
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia Perusahaan p.47
unresolved org PT Supraco Indonesia. Tenor p.47
unresolved org PT Supraco Daya Wisesa. Fasilitas p.48 ×3
unresolved org PT Supraco Lines. Perusahaan p.48
unresolved org PT Supraco Indonesia. Selain p.48
unresolved org PT Energia Petromitra Indonesia p.50
unresolved org PT Arshaka Rantau Persada p.50
unresolved org PT Astrindo Travel Services p.50
unresolved org PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia p.50
unresolved org PT Sasco Global Indonesia p.50
unresolved org PT Gamma Energy Indonesia p.50
unresolved org PT Pratita Prama Nugraha p.50
unresolved org PT Metalindo Artha Utama Sarana p.50
unresolved org PT Prima Jaya Sentosa Energi p.50
unresolved org PT PAN Maritime Wira Prawitra p.50
unresolved org PT Berkah Mitra Abadi Bersama p.50
unresolved org PT AA Pialang Asuransi p.50
unresolved org PT Industech Energi Indonesia p.50
unresolved org PT Leo Anugerah Sukses p.50
unresolved org PT Promatcon Tepatguna p.50
unresolved org PT Maju Teknik Sejahtera p.50
unresolved org PT Hakiki Wiramandiri p.50
unresolved org Koperasi Karyawan Sehati p.50
unresolved org PT Adimitra Transferindo p.52
unresolved org PT Radiant Guna Persada p.55 ×2
unresolved org PT Guna Mandiri Paripurna p.55 ×2
unresolved org Exxonmobil Cepu Ltd. p.57
unresolved org PT Pertamina EP Zona p.58 ×2
unresolved org PT Pertamina EP p.58
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java p.58
unresolved org PT REA Kaltim Plantations p.58
unresolved org PT Dwi Mitra Rekayasa Teknik p.59
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi ONWJ LTD p.59
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi OSES p.59
unresolved org Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd. p.60 ×3
unresolved org PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara p.61
unresolved org PT Pertamina EP Cepu p.61
unresolved org Premier Oil Natuna Sea B.V. p.61

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-I-RUIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result