Back to announcement
20240327_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31620270_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted SMFPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
Nomor : S-0844/DIR/SMF/III/2024 Jakarta, 27 Maret 2024
Lampiran : 1 Set
Kepada Yth.
Direksi
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
U.p. : Bapak I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan
Perihal : Laporan Keuangan Tahunan ( Audited) EBA-SP SMF-BMRI01 Periode yang
Berakhir 31 Desember 2023
Berdasarkan Ketentuan III.1.1.5.1. Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi yang mengatur batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Interim, bersama ini
kami sampaikan:
1. Laporan Keuangan Tahunan ( Audited) EBA-SP SMF-BMRI01 periode yang berakhir 31
Desember 2023.
2. Bukti publikasi Laporan Keuangan Tahunan ( Audited) EBA-SP SMF-BMRI01 periode yang
berakhir 31 Desember 2023 yang diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2024 di harian berskala
nasional Investor Daily.
Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero ) PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )
Ditandatangani secara elektronik oleh : Ditandatangani secara elektronik oleh :
Heliantopo Soraya Ramly
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Kepala Divisi Manajemen Kredit
"Layanan Pengaduan Pemangku Kepentingan dan Whistle Blowing System:
Apabila terdapat pegawai SMF yang menerima/meminta gratifikasi dan suap dapat dilaporkan
melalui https://wbs.smf-indonesia.co.id/ dan/atau terdapat keluhan dapat disampaikan melalui
surat elektronik stakeholder.care@smf-indonesia.co.id."
Page 2
EFEK BERAGUN ASET
BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL
BANK MANDIRI 01
(EBA-SP SMF-BMRI01)
Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun Yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
Page 3
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
Daftar isi
Halaman
Surat Pernyataan Penerbit (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))
Surat Pernyataan Bank Kustodian (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk))
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan Atas Laporan Keuangan 5
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
Aset
Kas dan Setara Kas 2.c, 2.d, 2.g, 3, 17 9.847.007.015 11.712.967.439
Rekening Titipan 2.c, 2.g, 4, 17 498.489.250 1.363.388.141
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 2.c, 5 53.026.609.046 86.658.084.243
Piutang Bunga 2.c, 2.g, 6, 17 - 1.102.296
Pajak Dibayar di Muka 2.f, 16.a 296.799.844 277.323.433
Aset Pajak Tangguhan 2.f, 16.d 63.858.748 22.619.602
Jumlah Aset 63.732.763.903 100.035.485.154
Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas
Utang Bunga 2.c, 2.g, 7, 17 132.512.881 432.404.978
Utang Pajak 2.f, 16.b 83.693.251 99.020.947
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.c, 2.g, 8, 17 255.789.897 297.288.882
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 1, 2.c, 2.g, 9, 17 15.418.434.792 50.312.150.042
Utang Lain-lain 2.c, 2.g, 10, 17 614.678.512 1.432.322.405
Jumlah Liabilitas 16.505.109.333 52.573.187.254
Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 1, 2.c, 2.g, 11, 17 43.500.134.976 43.500.134.976
Saldo Laba 3.727.519.594 3.962.162.924
Jumlah Aset Bersih 47.227.654.570 47.462.297.900
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 63.732.763.903 100.035.485.154
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 11
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
Pendapatan Investasi
Bunga 2.e, 2.g, 12, 17 9.045.284.337 13.882.554.094
Denda Keterlambatan 2.e, 12 90.007.525 102.128.212
Lain-lain - 1.677.636
Jumlah Pendapatan Investasi 9.135.291.862 13.986.359.942
Beban Investasi
Bunga EBA Kelas A 2.e, 2.g, 13, 17 3.028.903.317 6.727.741.655
Beban Jasa Penunjang 2.e, 2.g, 14, 17 1.383.425.710 1.605.360.879
Beban Lain-lain 2.e, 2.g, 15, 17 807.200 1.555.915
Jumlah Beban Investasi 4.413.136.227 8.334.658.449
Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Penyisihan Piutang KPR 2.e, 2.g, 16, 17 (187.450.661) (41.826.566)
Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain (187.450.661) (41.826.566)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 4.534.704.974 5.609.874.927
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Pajak Kini 2.f, 16.c (753.502.256) (1.004.319.017)
Pajak Tangguhan 2.f, 16.d 41.239.145 9.201.845
Laba Tahun Berjalan 3.822.441.863 4.614.757.755
Penghasilan Komprehensif Lain - -
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 3.822.441.863 4.614.757.755
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 12
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat EBA - SP
Saldo Laba Jumlah Aset Bersih
Kelas B
Saldo Per 1 Januari 2022 43.500.134.976 4.063.663.924 47.563.798.900
Penyesuaian - 9.504.732 9.504.732
Saldo Per 1 Januari 2022
setelah penyesuaian 43.500.134.976 4.073.168.656 47.573.303.632
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (4.725.763.486) (4.725.763.486)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 4.614.757.755 4.614.757.755
Saldo Per 31 Desember 2022 43.500.134.976 3.962.162.925 47.462.297.901
Saldo Per 1 Januari 2023 43.500.134.976 3.962.162.925 47.462.297.901
Penyesuaian - (2.779.932) (2.779.932)
Saldo Per 1 Januari 2022
setelah penyesuaian 43.500.134.976 3.959.382.993 47.459.517.969
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (4.054.305.262) (4.054.305.262)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 3.822.441.863 3.822.441.863
Saldo Per 31 Desember 2023 43.500.134.976 3.727.519.594 47.227.654.570
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 13
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan piutang kredit
pemilikan rumah 42.454.138.645 56.745.756.431
Penerimaan bunga dan
denda keterlambatan 90.007.525 102.128.212
Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 77.511.669 111.764.056
Penerimaan restitusi pajak 16. a (19.476.411) 577.171.585
Pembayaran jasa penunjang (1.424.924.695) (1.694.426.900)
Pembayaran pajak (810.069.098) (1.321.974.657)
Pembayaran lain-lain (807.200) (1.555.915)
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 40.366.380.434 54.518.862.812
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran pokok utang EBA-SP
Kelas A (34.893.715.250) (43.205.004.202)
Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (3.328.795.414) (7.099.064.664)
Pembayaran bunga EBA-SP Kelas B 11 (4.057.085.194) (4.716.258.754)
Penerimaan/(pembayaran) utang lain-lain 47.254.999 (2.020.136.449)
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan (42.232.340.858) (57.040.464.069)
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (1.865.960.424) (2.521.601.257)
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 11.712.967.439 14.234.568.696
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 9.847.007.015 11.712.967.439
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 14
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Mandiri 01 (EBA-
SP SMF-BMRI01), yang selanjutnya disebut "Entitas" diterbitkan oleh Penerbit, PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) – (“SMF”), berdasarkan Akta Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BMRI01
No. 41 tanggal 14 Juni 2016 dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta sebagaimana diubah dengan akta No. 28 tanggal 26 Juli 2016, di hadapan notaris
yang sama. EBA-SP merupakan efek hasil sekuritisasi atas kumpulan tagihan dari portofolio Kredit
Pemilikan Rumah (KPR) yang terpilih (Kumpulan Tagihan) yang dibeli dari Bank Mandiri (Kreditur
Asal) sejumlah Rp500.000.134.976 (lima ratus miliar seratus tiga puluh empat ribu sembilan ratus
tujuh puluh enam Rupiah) oleh Pembeli (“SMF”) dan diserahkan kepada serta ditatausahakan oleh
Bank Kustodian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – (“BRI”).
EBA-SP ini diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBA-SP Kelas A yang terdiri dari Seri A1 dengan
total nilai nominal sebesar Rp103.500.000.000 (seratus tiga miliar lima ratus juta Rupiah) mewakili
20,70% (dua puluh koma tujuh nol persen) dari keseluruhan Jumlah Pokok Terutang atas Kumpulan
Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,60% (delapan koma
enam nol persen) per tahun dan Seri A2 dengan total nilai nominal sebesar Rp353.000.000.000(tiga
ratus lima puluh tiga miliar Rupiah) mewakili 70,60% (tujuh puluh koma enam nol persen) dari
keseluruhan Jumlah Pokok Terutang atas Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final dengan
tingkat bunga tetap sebesar 9,10% (sembilan koma satu nol persen) per tahun, dan EBA-SP Kelas
B dengan total nominal sebesar Rp43.500.134.976 (empat puluh tiga miliar lima ratus juta seratus
tiga puluh empat sembilan ratus tujuh puluh enam Rupiah) mewakili 8,70% (delapan koma tujuh nol
persen) dari keseluruhan Jumlah Pokok Terutang atas Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off
Final. Tanggal Jatuh Tempo Final EBA-SP Kelas A dengan total nilai Rp456.500.000.000 (empat
ratus lima puluh enam lima ratus juta Rupiah) jatuh pada tanggal 27 Oktober 2029, namun
diperkirakan akan lunas lebih awal karena Kumpulan Tagihan mempunyai rata-rata tertimbang jatuh
tempo (weighted average life) adalah 8,19 tahun. Rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted
average life) Seri A1 adalah 3,0 tahun dan Seri A2 adalah 5,0 tahun. Pemegang EBA-SP Kelas A
berhak untuk mendapatkan pembayaran bunga setiap 3 (tiga) bulan sekali pada Tanggal
Pembayaran. Bersamaan dengan itu dilakukan juga pembayaran pokok atas EBA-SP Kelas A sesuai
dengan Urutan Prioritas Pembayaran. EBA-SP Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang
berarus kas tetap, sedangkan Kelas B diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas
tidak tetap. EBA-SP Kelas A dan EBA-SP Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya EBA-SP Kelas
A yang akan ditawarkan kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. EBA-SP
dikeluarkan dalam satuan nominal pokok terutang Rp1 (satu Rupiah) sebagai bukti hak milik secara
proporsional yang tidak terbagi atas Kumpulan Tagihan. EBA-SP Kelas A telah mendapatkan surat
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan No. S-431/D.04/2016 tanggal 19 Agustus 2016 untuk
ditawarkan kepada publik. EBA-SP SMF-BMRI01 Kelas A merupakan sertifikat tanpa warkat, kecuali
Sertifikat Jumbo EBA Kelas A yang diterbitkan atas nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan pemegang EBA-SP Kelas A.
Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 76.464.752.5-064.000.
5
Page 15
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Material
2. a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Laporan keuangan Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia yang meliputi pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya dan ketentuan akuntansi
lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.
2. b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan Entitas disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan
laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut.
Laporan arus kas Entitas disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan ini adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Entitas.
2. c. Instrumen keuangan
Entitas mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan
hanya jika, Entitas menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada
saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Entitas mengukur pada nilai wajarnya.
Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai
wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Aset keuangan Entitas diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest – SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif
atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan
penurunan nilainya.
6
Page 16
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan keuangan dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui
di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau
direklasifikasi.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian
untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan
jumlahnya atau tidak sering.
ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melaui Penghasilan Komperhensif Lain
(‘’FVTOCI’’)
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui
dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan
keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
iii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melaui Laba Rugi (‘’FVTPL’’)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
laba rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI,
sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Entitas dapat menetapkan pilihan yang tidak
dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan
untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI.
Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan
komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Entitas mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabiitas dimaksud, termasuk
derivatif yang merupakan liabiliatas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
7
Page 17
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b) Liabitas keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
diterapkan.
c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku
bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitment
selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
1) Jumlah penyisihan kerugian; dan
2) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.
Saat pengakuan awal Entitas dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika
penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau
pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari
pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau
liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau
b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi
investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas
kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Entitas.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Entitas menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Entitas
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam
melakukan penilaian, Entitas membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan
terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan
atau kebangkrutan Entitas atau pihak lawan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Entias menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus
kas yang berasal dari aset berakhir, atau Entias mentransfer aset keuangan dan secara
substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain.
Jika Entitas tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Entitas mengakui
8
Page 18
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang
mungkin harus dibayar. Jika Entitas memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Entitas masih mengakui aset keuangan dan juga
mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan
yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai
tercatat masing-masing diakui dalam laba rugi.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan)
dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode
yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrument
keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh
jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Entitas mengestimasi arus kas dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan
kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Entitas mereklasifikasi aset keuangan ketika Entitas mengubah tujuan model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan, maka Entitas menerapkan reklasifikasi secara
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Entitas tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian
(termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi
sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Entitas
melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori
pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi
jumlah tercatat bruto yang baru.
9
Page 19
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai wajarnya diukur pada tanggal
reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan
diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak
disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan
sebaliknya, yaitu keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi.
Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan
pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset keuangan diukur seperti
halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba
rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga efektif dan
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL
menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama
halnya, ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi
kategori pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal
reklasifikasi.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Entitas saat ini
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan
pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap
keseluruhan pengukuran nilai wajar:
a) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
yang dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
c) Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
10
Page 20
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Entitas sebisa mungkin menggunakan data
pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi
secara langsung, Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Entitas pada akhir periode pelaporan
dimana perpindahan terjadi.
2. d. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas mencakup kas, bank, dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam
waktu tiga bulan atau kurang.
2. e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari piutang Kredit Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui
secara akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku yang
memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.
Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada saat
terjadinya secara akrual.
2. f. Pajak Penghasilan
EBA berbentuk Surat Partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal
Pajak No. KEP-147/PJ/2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan yang
diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak yang berlaku. Objek
pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Entitas. Sedangkan
pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA dengan arus kas tetap
merupakan objek pajak penghasilan final.
Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan. Sementara
imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan arus kas tidak tetap bukan
merupakan objek pajak.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi
dengan biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan pada periode yang
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan tidak diakui karena tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak terhadap
pengakuan aset atau liabilitas tangguhan.
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak final yang dicatat dalam laporan
laba rugi. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto dari aktivitas operasi kena
pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
11
Page 21
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pajak penghasilan final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak diakui
adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda
dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan.
Pajak penghasilan tidak final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer boleh dikurangkan
serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan.
Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan atas
dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
2. g. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai adalah
sesuai dengan yang diatur dalam PSAK No. 7 “Pengungkapan pihak-pihak berelasi“.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas pelapor), yang
meliputi:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
12
Page 22
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a); atau
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2014 Pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat; serta
Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali Amanat,
kecuali hubungan berelasi yang terjadi kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, baik
langsung maupun tidak langsung.
Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak yang
tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.
2. h. Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan Akuntansi yang Penting
Penyusunan laporan keuangan EBA-SP mengharuskan Penerbit dan Bank Kustodian untuk
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan
liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. EBA-SP mendasarkan asumsi dan
estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi utama
berkaitan dengan masa mendatang serta sumber utama ketidakpastian estimasi lain pada tanggal
laporan posisi keuangan, yang memiliki risiko signifikan menyebabkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku berikutnya.
1. Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal. EBA-SP mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan
tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang
bisa diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak
13
Page 23
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian diperlukan untuk menentukan nilai wajar.
Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan masukan model seperti volatilitas
untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan
dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
2. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
kebijakan akuntansi EBA-SP yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas. Berdasarkan PSAK 71 yang sesuai dengan kebijakan akuntansi EBA-SP SMF-BTN06
seperti diungkapkan pada Catatan 2.c.
Klasifikasi aset keuangan dalam PSAK 71 dapat diukur melalui biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
• Aset keuangan diukur melalui biaya perolehan diamortisasi meliputi kas, giro pada bank, efek-
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Syariah, pendapatan bunga dan marjin yang masih akan diterima, tagihan akseptasi, efek,
dan aset lain-lain;
• Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain meliputi efek-
efek dan penyertaan saham;
• Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FTVPL) meliputi aset keuangan
dalam kelompok diperdagangkan dan tagihan derivative tidak terkait lindung nilai.
14
Page 24
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Kas Dan Setara Kas
Akun ini merupakan rekening giro milik Entitas yang terdapat di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dikelola oleh Bank Kustodian per 31 Desember 2023
dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
Bank 2023 2022
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Rekening Koleksi 3.492.349.354 4.876.788.937
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Pokok 2.737.761.152 3.193.678.923
Rekening Bunga 673.304.448 966.153.254
Rekening Pajak 2.943.592.061 2.676.346.325
Jumlah Kas dan Setara Kas 9.847.007.015 11.712.967.439
Tingkat bunga rata-rata tahunan atas deposito jangka waktu satu bulan dan dapat diperpanjang otomatis
(ARO) adalah sebagai berikut:
2023 2022
Deposito Berjangka 1,50% - 3,00% 1,50% - 3,00%
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
4. Rekening Titipan
Rekening Titipan merupakan rekening-rekening yang terdapat di BRI yang dibentuk oleh pihak
Pendukung Kredit dan Kreditur Asal. Rekening titipan per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023 2022
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Dana Cadangan 374.603.792 1.240.489.487
Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa 123.885.458 122.898.654
Jumlah Rekening Titipan 498.489.250 1.363.388.141
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
5. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah merupakan aset Kredit Pemilikan Rumah yang dibeli dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Akta Jual Beli No. 21 tanggal 11 November 2016 antara Penerbit
(“SMF”) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
15
Page 25
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari Kredit
Pemilikan Rumah yang dilakukan oleh para Debitur saldo per 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai
berikut:
2023 2022
Piutang Kredit kepemilikan Rumah 53.316.876.079 86.760.900.615
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 290.267.033 102.816.372
Jumlah Piutang Kredit Pemilikan Rumah 53.026.609.046 86.658.084.243
Rincian Piutang KPR berdasarkan tingkat kolektibilitas yaitu:
2023 2022
Kolektabilitas 1 (Lancar) 42.921.489.587 73.655.413.213
Kolektabilitas 2 (1 - 90 hari) 4.256.130.617 7.035.693.256
Kolektabilitas 3 (91 - 120 hari) 174.099.338 653.260.769
Kolektabilitas 4 (121 - 180 hari) 218.956.158 691.437.706
Kolektabilitas 5 (>180 hari) 5.746.200.380 4.725.095.671
53.316.876.079 86.760.900.615
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 290.267.033 102.816.372
Jumlah 53.026.609.046 86.658.084.243
Rincian piutang KPR berdasarkan sisa waktu jatuh tempo (remained Term to maturity) yaitu:
2023 2022
Hingga 1 tahun 5.559.747.235 5.175.032.146
1 - 2 tahun 13.515.904.642 10.535.768.962
2 - 3 tahun 24.952.475.574 23.081.556.657
3 - 4 tahun 8.419.347.744 36.245.443.183
4 - 5 tahun 869.400.884 10.538.767.547
Lebih dari 5 tahun - 1.184.332.119
53.316.876.079 86.760.900.615
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 290.267.033 102.816.372
Jumlah 53.026.609.046 86.658.084.243
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian yang dibentuk telah memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian akibat tidak tertagihnya piutang usaha.
16
Page 26
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang kredit kepemilikan rumah adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Saldo Awal 102.816.372 60.989.806
Penambahan (Pengurangan) 187.450.661 41.826.566
Saldo Akhir 290.267.033 102.816.372
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
6. Piutang Bunga
Piutang bunga merupakan pendapatan bunga KPR yang masih harus diterima oleh EBA-SP
SMF-BMRI01 per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
Piutang Bunga KPR - 1.102.296
Jumlah Piutang Bunga - 1.102.296
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
7. Utang Bunga
Utang bunga merupakan bunga terutang kepada Pemegang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk
Surat Partisipasi Kelas A per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
Utang Bunga Kelas A2 132.512.881 432.404.978
Jumlah Utang Bunga 132.512.881 432.404.978
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
8. Biaya Yang Masih Harus Dibayar
Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian
sebagai berikut :
2023 2022
Jasa Penyedia Jasa 113.965.332 150.343.083
Jasa Audit 110.000.000 110.000.000
Jasa Kustodian 13.537.174 13.537.174
Jasa Pendukung Kredit 4.941.304 7.867.724
Jasa Wali Amanat 8.614.565 8.614.565
Jasa Penerbit 3.705.979 5.900.793
Jasa Agen Pembayar 1.025.543 1.025.543
Jumlah Biaya yang Masih Harus Dibayar 255.789.897 297.288.882
Lihat catatan 17, pihak berelasi
17
Page 27
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
9. Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A
Utang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A merupakan instrumen keuangan
bersifat liabilitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A.
Utang ini dikenakan bunga sebesar 8,6% per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A1 dan 9,10% per
tahun untuk pemegang sertifikat kelas A2.
Rincian utang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A2 per 31 Desember 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Dapen Bank Mandiri 6.114.959.974 3.563.183.432
Dapen Bank Mandiri Dua 2.839.088.560 1.425.273.372
Dapen Telkom 1.528.739.994 712.636.686
Koperasi Kesehatan Pegawai & Pensiunan Bank Mandiri 1.528.739.994 4.988.456.803
PT Bank Mandiri Taspen Pos 1.091.957.139 285.054.674
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia 917.243.996 1.425.273.372
Dapen Bank Mandiri Satu 436.782.855 19.953.827.211
Dapen Bank Mandiri Tiga 436.782.855 9.264.276.921
Dapen Otoritas Jasa Keuangan 218.391.427 4.988.456.803
Dapen Bank Tabungan Negara 218.391.427 712.636.686
Dapen Bank Mandiri Empat 87.356.571 2.993.074.082
Jumlah Utang Sertifikat Kelas A2 15.418.434.792 50.312.150.042
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
10. Utang Lain-Lain
Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari Pendukung
Kredit dan dana transisi penyedia jasa dari Penyedia Jasa per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan
rincian sebagai berikut:
2023 2022
Dana cadangan - Pendukung Kredit 490.793.055 1.309.423.751
Dana transisi - Penyedia Jasa 123.885.457 122.898.654
Jumlah Utang Lain-lain 614.678.512 1.432.322.405
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
11. Sertifikat EBA-SP Kelas B
Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B merupakan instrumen bersifat ekuitas
kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B, dimana
pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
a. Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa pendukung,
imbalan jasa penyedia jasa, bunga EBA kelas A.
b. Pokok EBA kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya.
c. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sesuai dengan jumlah maksimum ambang batas
rekening cadangan
Rincian setoran Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B per
31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian pemegang EBA-SP sebagai berikut:
18
Page 28
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 25.000.000.000 25.000.000.000
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 18.500.134.976 18.500.134.976
Jumlah Utang Sertifikat Kelas B 43.500.134.976 43.500.134.976
Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B, dibayarkan kepada pemegang sertifikat
yang pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
a. Pajak
b. Biaya-biaya senior
c. Bunga EBA kelas A
d. Imbalan jasa penyedia jasa
e. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang batas
rekening cadangan
f. Menutup tagihan yang tertunggak selama 3 periode dan tagihan tertunggak yang belum
tergantikan
g. Pembayaran kembali rekening koleksi pokok yang digunakan untuk menutup kekurangan
pembayaran bunga
h. Imbalan jasa pendukung kredit
i. Hasil investasi atas dana dalam rekening cadangan kepada pendukung kredit
j. Membayar biaya pendukung kredit atas tiap jumlah yang dikeluarkan dari rekening cadangan
umum melebihi jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan
k. Biaya-biaya junior
Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas B untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp4.054.305.262 dan
Rp4.725.763.486
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
12. Pendapatan Investasi
Pendapatan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan Bunga
Bunga KPR 8.967.772.668 13.741.673.496
Bunga Deposito 17.001.643 111.764.056
Bunga Jasa Giro 60.510.026 29.116.542
9.045.284.337 13.884.231.730
Pendapatan Denda Keterlambatan 90.007.525 102.128.212
Pendapatan Lain-lain - 1.677.636
Jumlah Pendapatan Investasi 9.135.291.862 13.986.359.942
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
19
Page 29
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Beban Bunga EBA Kelas A
Beban bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp3.028.903.317 dan
Rp6.727.741.655
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
14. Beban Jasa Penunjang
Beban Jasa Penunjang untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Jasa Penyedia Jasa 707.652.091 945.571.105
Jasa Kustodian 146.520.000 146.311.956
Jasa Audit 160.000.000 160.000.000
Jasa Wali Amanat 93.240.000 98.085.920
Jasa Pemeringkat 83.250.000 750.000
Jasa Pendukung Kredit 68.721.392 104.638.951
Jasa Penerbit 51.541.041 78.479.212
Jasa Listing 27.785.714 27.500.000
Jasa Registrar 11.100.000 11.000.000
Jasa Agen Pembayar 11.100.000 11.084.239
Lain-lain 22.515.472 21.939.496
Jumlah Beban Jasa Penunjang 1.383.425.710 1.605.360.879
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
15. Beban Investasi - Lain-lain
Akun ini merupakan biaya administrasi dan beban pengembalian pajak untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban Transaksi 807.200 1.355.914
Lain-lain - 200.000
Jumlah Beban Lain-lain 807.200 1.555.914
Lihat catatan 17, pihak berelasi.
16. Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka
Akun ini merupakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 28A Per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar Rp296.799.844 dan Rp277.323.433.
Entitas menerima menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak
No. KEP00119/SKPPKP/KPP.3010/2023 tanggal 23 Juni 2023 tentang Pengembalian
20
Page 30
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendahuluan Kelebihan Pajak atas Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2022 sebesar
Rp277.323.433
b. Utang Pajak
Rincian Utang Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 Per 31 Desember 2023 dan 2022 sebesar
Rp83.693.251 dan Rp99.020.947.
c. Pajak Kini
Taksiran pajak penghasilan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba bersih sebelum pajak 4.534.704.974 5.609.874.927
Beda Temporer:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 187.450.661 41.826.566
Beda tetap:
Penghasilan yang pajaknya bersifat final (77.511.669) (142.558.234)
Biaya mendapat, menagih, memelihara
penghasilan yang pajaknya bersifat final 807.200 1.555.915
110.746.192 (99.175.753)
Laba/(rugi) kena pajak 4.645.451.166 5.510.699.174
Laba/(rugi) kena pajak - dibulatkan 4.645.451.000 5.510.699.000
Beban Pajak Penghasilan:
Dengan fasilitas 268.496.964 208.034.763
Tanpa fasilitas 485.005.292 796.284.255
Beban Pajak Penghasilan 753.502.256 1.004.319.018
Dikurangi Kredit Pajak Penghasilan (1.050.302.100) (1.281.642.450)
Taksiran Kurang/(Lebih) Bayar Pajak Badan (296.799.844) (277.323.432)
d. Aset Pajak Tangguhan
Rincian aset pajak tangguhan per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Dikreditkan
(Dibebankan)
Saldo awal ke Laba Rugi Saldo akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian 22.619.602 41.239.145 63.858.748
Jumlah aset / (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 22.619.602 41.239.145 63.858.748
21
Page 31
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2022
Dikreditkan
(Dibebankan)
Saldo awal ke Laba Rugi Saldo akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian 13.417.757 9.201.845 22.619.602
Jumlah aset / (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 13.417.757 9.201.845 22.619.602
17. Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Kepemilikan : EBA-SP berelasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk, karena dimiliki oleh Negara Republik
Indonesia. Namun, secara aktivitas operasional masing-masing pihak bebas
mandiri (independen).
Pemegang : Dana Pensiun Bank Mandiri, Dana Pensiun Telkom, PT Bank Mandiri Taspen
Sertifikat Kelas Pos, Dapen Bank Mandiri Tiga, Dapen Otoritas Jasa Keuangan, Koperasi
A dan Kelas B Kesehatan Pegawai & Pensiunan Bank Mandiri, Dapen Bank Mandiri Empat,
Dapen Bank Mandiri Satu, Dapen Bank Mandiri Dua, Dapen Bank Tabungan
Negara, Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia
Jenis transaksi : Pihak Berelasi Sifat Hubungan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Jasa Penyedia Jasa
PT Sarana Multigriya Finansial Jasa Manajemen/Penerbit, Jasa
(Persero) Pendukung Kredit
PT Bank Rakyat Indonesia Wali Amanat
(Persero) Tbk
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi pada laporan keuangan per 31
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Kas dan Setara Kas 9.847.007.015 11.712.967.439
Rekening Titipan 498.489.250 1.363.388.141
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 53.026.609.046 86.658.084.243
Piutang Bunga - 1.102.296
Biaya yang Masih Harus Dibayar 122.612.615 172.726.165
Utang Lain-lain 614.678.512 1.432.322.405
Sertifikat EBA-SP Kelas B 43.500.134.976 43.500.134.976
22
Page 32
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah transaksi dengan pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan Investasi- Bunga 8.967.772.668 13.843.801.708
Beban Investasi-Bunga EBA Kelas A 3.028.903.317 -
Beban Investasi-Jasa Penunjang 827.914.524 1.226.775.189
Beban Investasi-Beban lain-lain 807.200 1.355.914
Pembayaran Jasa Penunjang 789.927.344 1.054.049.024
18. Manajemen Risiko Keuangan
a. Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya kewajiban pokok dan
bunga yang menjadi hak pemegang EBA-SP kelas A. Kumpulan Tagihan yang disekuritisasi
merupakan portofolio tagihan kredit perumahan, sehingga terdapat potensi kerugian apabila terjadi
kegagalan pembayaran angsuran dari Debitur KPR. Dengan demikian sumber utama dari risiko
kredit adalah kemauan dan kemampuan dari Debitur KPR untuk memenuhi kewajibannya. Dalam
hal telah terjadi tagihan macet, maka terdapat potensi kerugian yang mungkin timbul karena hasil
likuidasi Properti Dibiayai tidak dapat memenuhi sisa liabilitas terutang Debitur.
b. Konsentrasi Geografis atas Properti Dibiayai
Risiko ini terjadi apabila Properti Dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu. Apabila
daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang menyebabkan
penurunan nilai ekonomis dari Properti Dibiayai, maka terdapat potensi kerugian apabila Debitur
KPR wanprestasi dan hasil likuidasi penjualan Properti Dibiayai tidak mencukupi sisa kewajiban
terutang.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan penjualan
kembali EBA-SP kelas A di pasar sekunder. Selain itu, risiko likuiditas bagi Entitas adalah risiko
kerugian yang timbul karena Entitas tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi
liabilitasnya. Rasio Likuiditas Entitas per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut.
2023 2022
Liabilitas keuangan
Utang Bunga 132.512.881 432.404.978
Biaya yang Masih Harus Dibayar 255.789.897 297.288.882
Utang Lain-lain 614.678.512 1.432.322.405
Utang Sertifikat EBA-SP 15.418.434.792 50.312.150.042
16.421.416.082 52.474.166.307
Aset keuangan
Kas dan Setara Kas 9.847.007.015 11.712.967.439
Rekening Titipan 498.489.250 1.363.388.141
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 53.026.609.046 86.658.084.243
Piutang Bunga - 1.102.296
63.372.105.311 99.735.542.119
Surplus/(Defisit) 46.950.689.229 47.261.375.812
23
Page 33
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
d. Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan harga EBA-SP kelas A dalam
perdagangan di pasar sekunder. Besarnya kerugian risiko pasar direalisasikan pada saat terjadi
penjualan oleh pemegang EBA-SP kelas A atau pada periode penutupan tahun buku.
e. Risiko Pelunasan Dipercepat (Prepayment Risk)
Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBA-SP Kelas A
kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena pembayaran pokok yang
dipercepat oleh Debitur KPR, dan pelaksanaan opsi Clean-up Call oleh penyedia jasa.
f. Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek yuridis di dalam
perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan EBA-SP, termasuk sehubungan
adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam transaksi sekuritisasi EBA-SP.
g. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun kesalahan
sistem dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBA-SP yang dilakukan oleh Penerbit, Wali
Amanat, Bank Kustodian dan Penyedia Jasa.
19. Nilai Wajar Liabilitas Keuangan
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
keuangan yang tercatat pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 9.847.007.015 6.354.657.661
Rekening Titipan 498.489.250 498.489.250
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 53.026.609.046 55.907.097.814
Piutang Bunga - 602.247.308
Jumlah 63.372.105.311 63.362.492.033
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 132.512.881 132.512.881
Biaya yang Masih Harus Dibayar 255.789.897 255.789.897
Utang Lain-lain 614.678.512 614.678.512
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2 15.418.434.792 15.471.059.914
Jumlah 16.421.416.082 16.474.041.204
24
Page 34
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 11.712.967.439 11.712.967.439
Rekening Titipan 1.363.388.141 1.363.388.141
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 86.658.084.243 86.658.084.243
Piutang Bunga 1.102.296 1.102.296
Jumlah 99.735.542.119 99.735.542.119
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 432.404.978 432.404.978
Biaya yang Masih Harus Dibayar 297.288.882 297.288.882
Utang Lain-lain 1.432.322.405 1.432.322.405
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2 50.312.150.042 50.937.317.750
Jumlah 52.474.166.307 53.099.334.015
Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
golongan instrumen keuangan Entitas:
a. Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh tempo
dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai
wajar dan aset keuangan tersebut.
b. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya menggunakan
pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tercatat.
c. Piutang Bunga
Piutang bunga merupakan piutang bunga yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan
tersebut.
d. Utang Bunga, Biaya yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-Lain
Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh tempo
dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan
nilai wajar dari liabilitas keuangan tersebut.
e. Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A
Utang sertifikat Efek Beragun Aset Surat Partisipasi kelas A dinilai dengan menggunakan model
penilaian yang dilakukan oleh lembaga penilai surat berharga independen, dengan harga bersih A2
adalah sebesar 103,485295%.
20. Perjanjian dan Kejadian Penting
a. Perjanjian Induk Sekuritisasi Tagihan KPR PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tanggal 14 Juni 2016
antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Kreditur Asal dan Penyedia Jasa, PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) selaku Penerbit dan Pendukung Kredit, dan PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat dan Bank Kustodian. Masing-masing pihak
menerangkan bahwa:
25
Page 35
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1) Kreditur Asal adalah bank yang mempunyai ijin usaha dengan kegiatan utamanya antara lain
memberikan kredit untuk pembelian properti dan kredit konsumtif beragun properti, dan
kreditur asal telah membuat perjanjian kredit dengan para nasabahnya ("Debitur").
2) Kreditur Asal bermaksud melakukan sekuritisasi dalam jumlah sebanyak-banyaknya
Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar rupiah) atas tagihan-tagihan milik Kreditur asal terhadap
para Debiturnya.
3) Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian dan Pendukung Kredit setuju terlibat dalam transaksi
sekuritisasi sesuai dengan fungsinya masing-masing.
b. Perjanjian Penyediaan Jasa tanggal 25 Juli 2016 antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
selaku Wali Amanat dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Penyedia Jasa menerangkan
bahwa peran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai penyedia jasa (servicer) dalam transaksi
EBA-SP-SMF-BMRI01 antara lain:
1) Mengumpulkan pembayaran pokok dan bunga dari Debitur ke dalam Rekening EBA-SP yang
dibuka di Penyedia Jasa atas nama EBA-SP-SMF-BMRI01 dan tiap bulan mentransfer dana
yang terkumpul dalam Rekening EBA-SP-SMF-BMRI01 ke Rekening Koleksi yang dibuka di
Bank Kustodian.
2) Jika terjadi Penurunan Peringkat Penyedia Jasa berdasarkan evaluasi Lembaga Pemeringkat,
maka Penyedia Jasa berkewajiban untuk mentransfer dana yang terkumpul dalam Rekening
EBA-SP-SMF-BMRI01 ke Rekening Koleksi secara harian.
3) Bertindak selaku kuasa dari Wali Amanat dan/atau Bank Kustodian yang merepresentasikan
kepentingan para Pemegang EBA-SP akan menyimpan Dokumentasi Kredit dengan baik dan
aman, menyediakan jasa, mengatur dan mengumpulkan tagihan dengan baik, tertib, dan
profesional, serta dalam menjalankan tugasnya diperlakukan sama dengan tagihan yang
dimiliki Penyedia Jasa.
4) Mengelola kebijakan asuransi yang berkaitan dengan Kumpulan Tagihan yang dialihkan
kepada Bank Kustodian, baik asuransi jiwa maupun asuransi kebakaran, termasuk menerima
pembayaran dari klaim asuransi.
5) Mengirimkan laporan bulanan yang disebut Sertifikat Penyedia Jasa kepada Penerbit, Bank
Kustodian, Wali Amanat, Pendukung Kredit dan Lembaga Pemeringkat.
6) Jika terjadi gagal bayar/wanprestasi oleh Debitur, maka Penyedia Jasa melakukan
pendaftaran/balik nama Hak Tanggungan ke atas nama Wali Amanat (bilamana diperlukan
dalam rangka eksekusi terhadap Properti Dibiayai) dan melakukan eksekusi terhadap agunan
kredit (Properti Dibiayai).
c. Perjanjian Pendukung Kredit tanggal 26 Juli 2016 antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerangkan bahwa, PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) bersedia bertindak sebagai Pendukung Kredit dalam transaksi penerbitan EBA-SP
dengan menyediakan dana tidak kurang dari jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan
ke dalam rekening cadangan. Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Kredit ke dalam
rekening cadangan paling lambat pada tanggal penutupan.
d. Perjanjian Penjaminan Emisi Efek tanggal 28 Juli 2016 antara PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero), PT Mandiri Sekuritas dan PT CIMB Securities Indonesia tentang penunjukan PT Mandiri
Sekuritas dan PT CIMB Securities Indonesia sebagai Penjamin Emisi Efek oleh Penerbit.
e. Surat penunjukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai penyedia jasa Wali Amanat
terkait Sekuritisasi EBA-SP KPR Bank Mandiri PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
No. S-812/DIR/SMF/VI/2016 yang menerangkan ruang lingkup pekerjaan Wali Amanat.
26
Page 36
EFEK BERAGUNAN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK MANDIRI 01 (EBA-SP SMF-BMRI01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2023 dan 2022 serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
f. Surat penunjukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai penyedia jasa Bank
Kustodian terkait Sekuritisasi EBA-SP KPR Bank Mandiri PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
No. S813/DIR/SMF/VI/2016 yang menerangkan ruang lingkup pekerjaan Bank Kustodian.
21. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Sampai dengan tanggal penyajian laporan keuangan, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal
pelaporan yang signifikan.
22. Tanggung Jawab dan Penerbitan Laporan Keuangan
Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan yang
diselesaikan pada tanggal 22 Maret 2024.
27
Page 37
5 IKLAN
RABU, 27 MARET 2024
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK MANDIRI 01 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 06
(EBA-SP SMF-BMRI01) (EBA-SP SMF-BTN06)
LAPoRAN KEUANGAN LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREhENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREhENSIF LAIN
Untuk tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 9.847.007.015 11.712.967.439 Bunga 9.045.284.337 13.882.554.094 Kas dan Setara Kas 46.000.248.337 51.641.972.305 Pendapatan Bunga 44.810.641.474 60.670.431.278
Rekening Titipan 498.489.250 1.363.388.141 Denda Keterlambatan 90.007.525 102.128.212 Rekening Titipan 4.402.418.074 591.122.085 Pendapatan Denda Keterlambatan 698.483.378 666.331.172
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 53.026.609.046 86.658.084.243 Lain-lain - 1.677.636 Piutang Kredit Pemilikan Rumah 249.936.468.539 350.436.180.733
Jumlah Pendapatan Investasi 45.509.124.852 61.336.762.450
Piutang Bunga - 1.102.296 Jumlah Pendapatan Investasi 9.135.291.862 13.986.359.942 Piutang Bunga - 47.073.973
Pajak Dibayar di Muka 296.799.844 277.323.433 Piutang Lain-lain 1.427.951.512 59.403.393 Beban Investasi
Beban Investasi Pajak Dibayar di Muka 546.569.577 - Beban Bunga Kelas A 17.516.765.722 25.181.813.667
Aset Pajak Tangguhan 63.858.748 22.619.602
Bunga EBA Kelas A 3.028.903.317 6.727.741.655 Aset Pajak Tangguhan 180.091.965 100.156.636
Jumlah Aset 63.732.763.903 100.035.485.154 Beban Jasa Penunjang 11.855.017.047 18.787.328.854
Beban Jasa Penunjang 1.383.425.710 1.605.360.879 Jumlah Aset 302.493.748.004 402.875.909.125
Liabilitas dan Aset Bersih Beban Penyisihan Piutang 363.342.404 340.009.732
Beban Lain-lain 807.200 1.555.915
Liabilitas Liabilitas dan Aset Bersih Lain-lain 12.864.000 14.083.500
Jumlah Beban Investasi 4.413.136.227 8.334.658.449
Utang Bunga 132.512.881 432.404.978 Liabilitas Jumlah Beban Investasi 29.747.989.173 44.323.235.753
Pendapatan/(Beban) Lain-lain Utang Bunga Kelas A 1.352.919.786 1.996.953.425
Utang Pajak 83.693.251 99.020.947
Penyisihan Piutang KPR (187.450.661) (41.826.566) Utang Pajak 317.778.046 897.586.880 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 15.761.135.679 17.013.526.697
Biaya yang Masih Harus Dibayar 255.789.897 297.288.882
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 15.418.434.792 50.312.150.042 Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain (187.450.661) (41.826.566) Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.519.900.349 2.547.636.144
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Utang Lain-lain 614.678.512 1.432.322.405 Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 214.088.405.556 316.001.421.142
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 4.534.704.974 5.609.874.927 Pajak Kini (3.296.990.520) (3.813.336.560)
Utang Lain-lain 4.402.418.074 6.098.415.236
Jumlah Liabilitas 16.505.109.333 52.573.187.254 Jumlah Liabilitas 221.681.421.811 327.542.012.827 Pajak Tangguhan 79.935.329 74.802.141
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Aset Bersih Pajak Kini (753.502.256) (1.004.319.017) Aset Bersih Jumlah Beban Pajak Penghasilan (3.217.055.191) (3.738.534.419)
Sertifikat EBA-SP Kelas B 43.500.134.976 43.500.134.976 Pajak Tangguhan 41.239.145 9.201.845 Sertifikat EBA-SP Kelas B 54.266.543.015 54.266.543.015 Laba Tahun Berjalan 12.544.080.488 13.274.992.278
Saldo Laba 3.727.519.594 3.962.162.924 Laba Tahun Berjalan 3.822.441.863 4.614.757.755 Saldo Laba 26.545.783.178 21.067.353.283
Jumlah Aset Bersih 47.227.654.570 47.462.297.900 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 80.812.326.193 75.333.896.298
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 63.732.763.903 100.035.485.154 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 3.822.441.863 4.614.757.755 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 302.493.748.004 402.875.909.125 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 12.544.080.488 13.274.992.278
LAPoRAN PERUBAhAN ASET BERSIh LAPoRAN ARUS KAS LAPoRAN PERUBAhAN ASET BERSIh LAPoRAN ARUS KAS
Untuk tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
EBA - SP Saldo Laba Jumlah Aset Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset
2023 2022 2023 2022
Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus Kas dari Aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas operasi
Saldo Per 1 Januari 2022 43.500.134.976 4.063.663.924 47.563.798.900 Saldo Per 1 Januari 2022 54.266.543.015 14.054.791.461 68.321.334.476
Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 42.454.138.645 56.745.756.431 Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 100.136.369.790 124.527.667.733
Penyesuaian - 9.504.732 9.504.732 Penerimaan bunga dan denda keterlambatan 90.007.525 102.128.212 Dividen/Bunga Sertifikat Penerimaan bunga dan denda KPR 44.616.017.036 59.792.956.995
Saldo Per 1 Januari 2022 Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 940.181.788 850.331.083
Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 77.511.669 111.764.056 Kelas B (Catatan 12) - (6.262.430.456 ) (6.262.430.456 )
setelah penyesuaian 43.500.134.976 4.073.168.656 47.573.303.632 Penerimaan restitusi pajak (19.476.411 ) 577.171.585 Penerimaan lain-lain - 717.875.332
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 13.274.992.278 13.274.992.278
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B Pembayaran jasa penunjang (1.424.924.695 ) (1.694.426.900) Pembayaran jasa penunjang (12.893.752.842 ) (18.438.934.263)
Pembayaran pajak (810.069.098 ) (1.321.974.657) Saldo Per 31 Desember 2022 54.266.543.015 21.067.353.283 75.333.896.298 Pembayaran pajak (4.423.368.931 ) (5.994.033.896)
Bunga Sertifikat
Pembayaran lain-lain (807.200 ) (1.555.915) Pembayaran lain-lain (1.381.412.119 ) (428.895.373)
EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (4.725.763.486 ) (4.725.763.486 )
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 4.614.757.755 4.614.757.755 Saldo Per 1 Januari 2023 54.266.543.015 21.067.353.282 75.333.896.297 Aktivitas operasi 126.994.034.722 161.026.967.610
Aktivitas operasi 40.366.380.434 54.518.862.812
Saldo Per 31 Desember 2022 43.500.134.976 3.962.162.925 47.462.297.901 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Penyesuaian Beban - (11.000.000) (11.000.000)
Saldo Per 1 Januari 2023 43.500.134.976 3.962.162.925 47.462.297.901 Pembayaran pokok EBA-SP Kelas A (101.913.015.586 ) (126.233.127.565)
Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A (34.893.715.250 ) (43.205.004.202) Saldo Per 1 Januari 2023 Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (18.160.799.361 ) (25.899.688.998)
Penyesuaian - (2.779.932 ) (2.779.932 ) Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (3.328.795.414 ) (7.099.064.664)
Setelah Penyesuaian 54.266.543.015 21.056.353.282 75.322.896.297 Pembayaran distribusi kepada pemegang
Saldo Per 1 Januari 2022 Pembayaran bunga EBA-SP Kelas B (4.057.085.194 ) (4.716.258.754)
EBA-SP Kelas B (7.054.650.592) (6.262.430.456)
setelah penyesuaian 43.500.134.976 3.959.382.993 47.459.517.969 Penerimaan/(pembayaran) utang lain-lain 47.254.999 (2.020.136.449) Dividen/Bunga Sertifikat
Pembayaran Utang Lain-lain (5.507.293.151 ) (1.497.295.891)
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Kelas B (Catatan 12) - (7.054.650.592) (7.054.650.592) Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Bunga Sertifikat Aktivitas Pendanaan (42.232.340.858 ) (57.040.464.069)
Aktivitas Pendanaan (132.635.758.690 ) (159.892.542.910)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 12.544.080.488 12.544.080.488
EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (4.054.305.262 ) (4.054.305.262 ) Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (1.865.960.424 ) (2.521.601.257) (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas (5.641.723.968 ) (47.819.468)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 3.822.441.863 3.822.441.863 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 11.712.967.439 14.234.568.696 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 51.641.972.305 51.689.791.773
Saldo Per 31 Desember 2023 43.500.134.976 3.727.519.594 47.227.654.570 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 9.847.007.015 11.712.967.439 Saldo Per 31 Desember 2023 54.266.543.015 26.545.783.178 80.812.326.193 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 46.000.248.337 51.641.972.305
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Kreditur Asal & Penyedia Jasa
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Mandiri Nomor 1 (“EBA-SP Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
SMF-BMRI01) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BMRI01, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tanggal 31 Desember Nomor 06 (“EBA-SP SMF-BTN06”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN06, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. tanggal 31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2024 Jakarta, 27 Maret 2024
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
heliantopo Arie Sus Miyanti heliantopo Tjandraningrum
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Vice President
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
EFEK BERAGUN ASET SYARIAh BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 07
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK SYARIAh INDoNESIA 01
(EBA-SP SMF-BTN07)
(EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREhENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREhENSIF LAIN
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Per 31 Desember 2023 Untuk Periode Sejak 31 Mei 2023 (Tanggal Efektif)
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022 2023 2022 2023 2023
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 17.495.781.465 29.059.176.829 Pendapatan Bunga 60.357.731.090 1.184.033.153 Kas dan Setara Kas 19.533.005.167 Pendapatan Imbal Hasil 20.141.461.371
Rekening Titipan 7.290.092.514 9.126.735.111 Pendapatan Denda Keterlambatan 446.624.049 10.691.914 Rekening Titipan 8.136.656.201
Piutang Pembiayaan Pemilikan Rumah 260.485.320.967 Jumlah Pendapatan Investasi 20.141.461.371
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 372.821.515.460 471.372.455.996 Jumlah Pendapatan Investasi 60.804.355.139 1.194.725.067
Piutang Lain-lain 1.019.120.496 763.243.658 Jumlah Aset 288.154.982.335 Beban Investasi
Aset Pajak Tangguhan 53.407.521 - Beban Investasi Liabilitas dan Aset Bersih Beban Imbal Hasil 11.111.137.919
Jumlah Aset 398.679.917.456 510.321.611.594 Beban Bunga 31.163.717.384 677.493.056 Liabilitas Beban Jasa Penunjang 5.365.298.457
Beban Jasa Penunjang 15.356.411.133 49.117.675 Utang Imbal Hasil 1.632.242.233
Liabilitas dan Aset Bersih Beban Lain-lain 11.538.836
Beban Penyisihan Piutang 242.761.458 - Utang Pajak 708.043.856
Liabilitas Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.782.150.050 Jumlah Beban Investasi 16.487.975.212
Beban Lain-lain 15.423.400 50.000
Utang Bunga 357.271.363 677.493.056 Utang Sertifikat EBAS-SP Kelas A 246.893.783.263
Jumlah Beban Investasi 46.778.313.375 726.660.731 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 3.653.486.159
Utang Pajak 3.077.743.680 51.480.660 Utang Lain-lain 8.136.656.201
Biaya yang Masih Harus Dibayar 834.177.682 49.117.675 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 14.026.041.764 468.064.336 Jumlah Liabilitas 259.152.875.603 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 334.071.924.481 452.500.000.000 Aset Bersih Pajak Kini (708.043.856)
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Utang Lain-lain 7.726.092.514 9.126.935.111
Pajak Kini (3.112.064.120) 51.480.660 Sertifikat EBAS-SP Kelas B 27.300.884.636 Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan (708.043.856)
Jumlah Liabilitas 346.067.209.720 462.405.026.502 Saldo Laba 1.701.222.096
Pajak Tangguhan 53.407.521 - Laba Periode Berjalan 2.945.442.303
Jumlah Aset Bersih 29.002.106.732
Aset Bersih
Jumlah (Beban) Pajak Penghasilan (3.058.656.599) - Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 288.154.982.335 Laba Komprehensif Periode Berjalan 2.945.442.303
Sertifikat EBA-SP Kelas B 47.500.001.416 47.500.001.416
Saldo Laba 5.112.706.320 416.583.676 Laba Tahun Berjalan 10.967.385.165 416.583.676
Jumlah Aset Bersih 52.612.707.736 47.916.585.092 Penghasilan Komprehensif Lain - - LAPoRAN REKoNSILIASI PENDAPATAN DAN BAGI hASIL LAPoRAN PERUBAhAN ASET BERSIh
Untuk Periode Sejak 31 Mei 2023 (Tanggal Efektif) Untuk Periode Sejak 31 Mei 2023 (Tanggal Efektif)
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 398.679.917.456 510.321.611.594 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 10.967.385.165 416.583.676
Sampai Dengan 31 Desember 2023 Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
LAPoRAN PERUBAhAN ASET BERSIh LAPoRAN ARUS KAS Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset
2023
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 EBA-SP Kelas B Bersih
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Pendapatan Investasi
Saldo Per Tanggal Efektif - - -
Sertifikat Pendapatan Imbal Hasil 20.141.461.371 Setoran Sertifikat EBAS-SP Kelas B 27.300.884.636 - 27.300.884.636
Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022
EBA-SP Kelas B Bersih Jumlah Pendapatan Investasi 20.141.461.371 Distribusi EBA-SP Kelas B
(Catatan 11) - (1.244.220.207 ) (1.244.220.207 )
Arus kas dari Aktivitas operasi
Saldo Per Tanggal Efektif - - - Pengurangan Laba Komprehensif Periode Berjalan - 2.945.442.303 2.945.442.303
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 98.308.179.078 -
Penerimaan Bunga dan Denda KPR 60.017.957.481 431.205.809 Pendapatan periode berjalan yang kas atau setara kasnya Saldo Per 31 Desember 2023 27.300.884.636 1.701.222.096 29.002.106.732
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B 47.500.001.416 - 47.500.001.416
Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 530.520.820 275.600 belum diterima:
Laba Komprehensif Periode Berjalan - 416.583.676 416.583.676 Penerimaan Lain-lain - 9.126.885.111 LAPoRAN ARUS KAS
Pembayaran aset piutang KPR - (471.372.455.996) Pendapatan Imbal Hasil
Pembayaran Jasa Penunjang (16.211.363.509 ) - Untuk Periode Sejak 31 Mei 2023 (Tanggal Efektif)
Saldo Per 31 Desember 2022 47.500.001.416 416.583.676 47.916.585.092 Pendapatan Denda Keterlambatan -
Pembayaran Pajak (85.801.100 ) - Sampai Dengan 31 Desember 2023
Pembayaran Lain-lain (15.423.400 ) (9.126.735.111) Jumlah pendapatan periode berjalan yang kas atau (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo Per 1 Januari 2023 47.500.001.416 416.583.676 47.916.585.092
Arus Kas Bersih yang Diperoleh/(Digunakan) setara kasnya belum diterima: -
2023
Penyesuaian Pendapatan dan Beban - (1.640.012.383 ) (1.640.012.383 ) dari Aktivitas operasi 142.544.069.370 (470.940.824.587)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Penambahan
Arus kas dari Aktivitas operasi
Saldo Per 1 Januari 2023 (Pembayaran) Penerimaan Pokok EBA-SP Kelas A (118.428.075.519 ) 452.500.000.000 Pendapatan periode sebelumnya yang kas atau setara
(Pembayaran) Penerimaan Bunga EBA-SP Kelas B (31.483.939.077 ) 47.500.001.416 Penerimaan imbal hasil dan denda PPR 20.141.461.371
kasnya diterima pada periode berjalan:
Setelah penyesuaian 47.500.001.416 (1.223.428.707 ) 46.276.572.709 Pembayaran Distribusi kepada Pemegang Pembayaran jasa penunjang (3.583.148.407)
EBA-SP Kelas B (4.631.250.138 ) - Penerimaan Piutang Imbal Hasil - Penempatan dana pembiayaan pemilikan rumah (260.485.320.967)
Distribusi Kepada Pemegang EBA-SP Penerimaan dari Utang Lain-lain 435.800.000 - Penerimaan Denda Keterlambatan -
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Pembayaran lain-lain (11.538.836)
Kelas B - (4.631.250.138 ) (4.631.250.138 )
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (154.107.464.734 ) 500.000.001.416 Jumlah pendapatan periode sebelumnya yang kas atau
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas operasi (243.938.546.839)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 10.967.385.165 10.967.385.165 (Penurunan) Kenaikan Bersih setara kasnya diterima pada periode berjalan: -
Kas dan Setara Kas (11.563.395.364 ) 29.059.176.829 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pendapatan yang tersedia untuk bagi hasil 20.141.461.371
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 29.059.176.829 - Penerimaan pokok utang EBA-SP Kelas A 246.893.783.263
Saldo Per 31 Desember 2023 47.500.001.416 5.112.706.320 52.612.707.736 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 17.495.781.465 29.059.176.829 Hak bagi hasil milik Entitas
Penerimaan setoran EBA-SP Kelas B 27.300.884.636
hak pihak ketiga atas bagi hasil 20.141.461.371
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Dirinci atas: Aktivitas Pendanaan 263.471.552.006
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang sudah didistribusikan
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 19.533.005.167
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang belum didistribusikan 20.141.461.371 Kas dan Setara Kas pada Awal Periode -
Jumlah 20.141.461.371 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 19.533.005.167
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
Penerbit, Pendukung Pembiayaan & Penata Sekuritisasi Pemberi Pembiayaan Asal & Penyedia Jasa Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
7 (“EBA-SP SMF-BTN07) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN07, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tanggal
31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Syariah Indonesia Nomor 1
(“EBAS-SP SMF-BRIS01) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBAS-SP SMF-BRIS01, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tanggal
31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2024
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Jakarta, 27 Maret 2024
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
heliantopo Tjandraningrum heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna Setia
p.1
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.14 ×2
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.14
unresolved
org
Bank Mandiri Dua
p.27 ×2
unresolved
org
Koperasi Kesehatan Pegawai
p.27
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen
p.27
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Satu
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Tiga
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Empat
p.27 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Bank Mandiri
p.31
unresolved
org
Dana Pensiun Telkom
p.31
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen Sertifikat Kelas
p.31
unresolved
org
Koperasi A
p.31
unresolved
org
Wali Amanat (Persero) Tbk
p.31
unresolved
org
Bank Kustodian. Masing-masing
p.34
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Arif
p.37 ×4
unresolved
org
Bank Tabungan Negara SMF-BMRI
p.37
unresolved
person
Executive Vice
· Direktur
p.37
unresolved
org
Bank Kustodian Penerbit
p.37
unresolved
person
Vice
· Direktur
p.37
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.