Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 154
Page 1
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
a
MOVING TOWARDS
A SUSTAINABLE
FUTURE
Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
2023
Page 2
Laporan Keberlanjutan 2023
b PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
MOVING TOWARDS
A SUSTAINABLE FUTURE
BERGERAK MAJU
MENUJU MASA DEPAN
YANG BERKELANJUTAN
BNI secara konsisten mengajak dan bersinergi dengan seluruh
pemangku kepentingan dalam bersama-sama merespons setiap
tantangan dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Tantangan berupa kejahatan siber akibat percepatan digitalisasi
dan juga tantangan perubahan iklim telah mendorong BNI
menjadi agent of change yang harus selalu siap beradaptasi dan
berkembang terhadap setiap perubahan.
Sebagai agen dari pemerintah, BNI juga berupaya membangun
Indonesia yang lebih baik di kemudian hari. Kami terus
berkolaborasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan
yang prima kepada nasabah. BNI memandang bahwa pelibatan
dengan pemangku kepentingan, baik nasional maupun global,
dapat menciptakan nilai bersama (creating shared values) dalam
jangka panjang. Oleh sebab itu, BNI senantiasa akan terus
membuka peluang dan sinergi dengan pemangku kepentingan
untuk bergerak menuju masa depan berkelanjutan.
Pernyataan Mengenai Masa Depan
Dalam dokumen ini mungkin terdapat rencana, proyeksi, strategi, dan tujuan Perseroan, yang bukan merupakan pernyataan fakta
historis dan perlu dipahami sebagai pernyataan mengenai masa depan berdasarkan hukum yang berlaku. Pernyataan mengenai masa
depan tergantung pada risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan keadaan dan hasil aktual Perseroan di masa depan berbeda
dari yang diharapkan atau diindikasikan. Tidak ada jaminan bahwa hasil-hasil yang diantisipasi oleh Perseroan, atau diindikasikan oleh
pernyataan-pernyataan mengenai masa depan, akan tercapai.
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1
Daftar Isi
4 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
04 BNI UNTUK MASYARAKAT
8 Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
67 Tumbuh Bersama Pelaku UMKM
10 Pesan Direksi
72 Literasi dan Inklusi Keuangan
14 Tentang BNI
74 Berbagi Nilai Tambah dengan Masyarakat
17 Dukungan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
76 Pelibatan Pihak Lokal dalam Rantai Pasok
(TPB)
18 Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan Asosiasi
19 Tentang Laporan Keberlanjutan 05 BNI UNTUK PEGAWAI
78 Pegawai BNI
01 BNI UNTUK INDONESIA 83 Praktik Kepegawaian yang Setara
22 Digital Banking 85 Pengembangan Kompetensi Pegawai
24 Penerapan Keuangan Berkelanjutan 89 Kesejahteraan Pegawai
26 Portofolio Keberlanjutan 91 Tempat Kerja yang Layak dan Aman
29 Dukungan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM)
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN DAN PELIBATAN
30 Bersama Pemangku Kepentingan Menuju Ketahanan 06 PEMANGKU KEPENTINGAN
Iklim
93 Komitmen pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
34 Pengelolaan Risiko LST pada Pembiayaan
94 Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
42 Tanggung Jawab Produk dan/atau Jasa Keuangan
97 Pengawasan dan Evaluasi Pengelolaan LST
43 Praktik Operasi yang Adil dan Persaingan yang Sehat
99 Permasalahan, Tantangan, Perkembangan,
dan Pengaruh terhadap Penerapan Keuangan
02 BNI UNTUK NASABAH Berkelanjutan
45 Sistem Pengamanan Data dan Perlindungan Privasi 100 Penerapan Good Corporate Governance (GCG)
Pelanggan 102 Kebijakan Antikorupsi, Antisuap, dan Anti-Fraud
49 Mencegah Serangan Siber dan Kejahatan Teknologi 104 Kebijakan APU-PPT dan PPPSPM
Informasi
105 Pelibatan Pemangku Kepentingan
50 Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa
54 Respons kepada Nasabah dan Menghormati HAM
55 Akses dan Keterjangkauan
108 Verifikasi Pihak Independen
56 Mengelola Pengaduan Nasabah
112 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
58 Survei Kepuasan Nasabah tentang Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
2023 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
114 Referensi POJK, SEOJK, dan Indeks Standar GRI,
03 BNI UNTUK LINGKUNGAN HIDUP SASB, SUSBA
60 Green Banking Lampiran: Laporan Obligasi Berwawasan
Lingkungan
62 Mengurangi Dampak Perubahan Iklim Melalui
Pengelolaan Energi dan Pengurangan Emisi Lembar Umpan Balik
64 Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Page 4
Laporan Keberlanjutan 2023
2 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Capaian 2023
Dampak dari penyaluran Obligasi Hijau
233.749 tCO eq 1.568.897 GJ
2
Penghematan konsumsi
Reduksi emisi GRK
energi
Rp62.747 miliar
Pendapatan operasional 54.355,2 MWh 314.387 ha
Energi bersih yang Pelestarian lahan
dihasilkan
150.410 ton/tahun
Pengelolaan sampah
Rp20.909 miliar
Laba bersih
Rp181.106 miliar Inklusi keuangan melalui 27.570 orang
Pembiayaan KKUB 26,4% 185.697 BNI Agen46 pegawai BNI 52,2%
dari total kredit (bank only) sebagai program laku pandai merupakan perempuan
telah menjangkau
lebih dari 8.771 kecamatan
di Indonesia
USD298,2 juta 143,5 jam
atau ekuivalen Rerata jam pelatihan
Rp4,6 triliun BNI telah per pegawai per tahun
menyalurkan Sustainability
4,3
(skala 1-5)
Linked Loan (SLL)
Indeks kepuasan nasabah
92%
Tingkat kepuasan pegawai
Rp4,8 triliun
Investasi pada Green and 5.438 mitra
Sustainability Bond Jumlah mitra binaan UMKM
Rp129,8 miliar 14,8 GJ/Rp 0,00000045579 ton CO eq/Rp 2
Realisasi dana program TJSL Intensitas energi Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3
terhadap pendapatan terhadap pendapatan
Page 5
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
3
Penghargaan 2023
Rating A Medium Risk dengan Skor 21,4
MSCI ESG Ratings ESG Risk Rating Sustainalytics
Bank Terbaik dengan Komitmen GCG Predikat Gold Rank pada
Berbasis LST Asia Sustainability Report Rating
CNBC Indonesia Awards 2023 (ASRRAT) 2023
Program Kawan BNI Predikat Management BB pada LST
Raih B Universe Disclosure Transparency
CSR Award 2023 Award 2023
SRI Kehati Index ESG Sectors Leaders IDX KEHATI
(1 Desember 2023 – (1 Desember 2023 –
31 Mei 2024) 31 Mei 2024)
The Best Overall in Category Big Cap
Penilaian Corporate Governance
Public Listed Company pada
Perception Index (CGPI) tahun 2023
The 14th IICD Corporate Governance
memberikan skor 92,26 kepada BNI
Award 2023
Predikat “Leadership in Corporate
Anugerah CSR 2023 Republika
Governance” atau Level 5 pada ASEAN
untuk kategori
Corporate Governance Scorecard (ACGS)
Pengembangan Wisata
oleh ASEAN Capital Market Forum
Page 6
Laporan Keberlanjutan 2023
4 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Ekonomi
Kinerja Aspek Ekonomi
Kinerja Internal
terkait Keberlanjutan
Pendapatan 182,9
Laba bersih Nominal produk dan/atau jasa 181,1
operasional
(Rp triliun) yang memenuhi kriteria kategori
(Rp triliun)
kegiatan usaha berkelanjutan 172,4
62,7 (KKUB) (Rp triliun)
61,5
55,9
20,9
18,3
10,9 2023 2022 2021
2023 2022 2021 2023 2022 2021 Persentase total portofolio
pembiayaan kategori kegiatan 29,6
28,5
usaha berkelanjutan (KKUB)
Current Account Penyaluran 26,4
terhadap total kredit (bank only) %
Saving Account kredit - total
(CASA) (Rp triliun)
(Rp triliun)
695,1
577,5 646,2
2023 2022 2021
557,3
506,1 582,4
Kinerja Keuangan Inklusif
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Jumlah BNI Agen46
Penyaluran Dana Pihak
kredit - UMKM Ketiga 2023 2022 2021
(Rp triliun) (Rp triliun) 185.697 164.979 157.632
810,7
Jumlah rekening BNI Pandai (juta rekening)
123,2
769,3
2023 2022 2021
117,0
113,2 729,2 20,0 20,0 19,8
Jumlah dana nasabah BNI Pandai (Rp triliun)
2023 2022 2021
2023 2022 2021 2023 2022 2021 1,1 0,9 1,4
Page 7
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
5
Sosial
Kinerja Internal
Pegawai perempuan Perempuan yang Tingkat keterikatan Tingkat penyelesaian
dibandingkan total menduduki posisi di atas pegawai keluhan nasabah
pegawai manajer
52,0% 29,6% 96% 99,7%
51,8% 29,8% 96% 99,9%
52,2% 30,8% 96% 99,9%
2021 2022 2023
Rerata jam pelatihan Biaya pelatihan dan pendidikan Indeks kepuasan nasabah
per pegawai per tahun (Jam) karyawan (Rp miliar) (Skala 1-5)
191,7 346,2
265,8
143,5 4,3 4,3
4,2
180,7
77,5
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial
Realisasi dana kegiatan Penerima manfaat Rumah BUMN BNI Mitra binaan UMKM (Mitra)
tanggung jawab sosial (Rp miliar) (UMKM)
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
130 100 93 8.201 7.941* 10.520* 5.438 2.482 2.042
*) Restatement karena adanya perubahan cakupan perhitungan, yaitu menggunakan angka UMKM Go Modern.
Sebelumnya, tahun 2021 dan 2022 menggunakan data Go Online sebagai bagian Kampanye Belanja Online selama COVID-19.
Page 8
Laporan Keberlanjutan 2023
6 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Lingkungan
Kinerja Internal
14,8 GJ/Rp 0,00000045579 ton CO eq/Rp 2
Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3
Intensitas energi
terhadap pendapatan
terhadap pendapatan
Penggunaan air*
(m3)
2023 2022 2021
1.758.134 1.636.874 185.115
Kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan
Realisasi biaya Program konservasi Penanaman pohon Program konservasi Program ‘Ayo Menabung
lingkungan badak (Ekor) (Bibit) orang utan (Ekor) dengan Sampah’ (Rekening)
(Rp miliar)
81 438.000 320.025
28 316.688
27
76
23 75 88.023** 288.756
10.000 2
N/A N/A
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
*) Cakupan perhitungan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah kantor pusat serta kantor wilayah dan cabang, sedangkan tahun 2021 hanya mencakup kantor pusat.
**) Perbedaan signi昀椀kan jumlah bibit pohon yang ditanam di tahun 2023 dengan tahun sebelumnya dipengaruhi oleh adanya perbedaan cakupan lokasi yang ditanami. Meski
demikian BNI tetap konsisten menjalankan program penanaman pohon setiap tahunnya dan mencari lokasi yang berbeda-beda untuk direhabilitasi.
Page 9
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
7
Page 10
Laporan Keberlanjutan 2023
8 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Komitmen dan Strategi Keberlanjutan [2-22, 2-23, 2-24]
BNI telah menerapkan strategi dengan mengintegrasikan aspek kinerja
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) untuk mendukung pemangku
kepentingan dan lingkungan hidup mencapai komitmen keberlanjutan.
BNI juga memiliki lima pilar keberlanjutan untuk menunjukkan komitmen dalam menjalankan praktik keberlanjutan.
Pilar-pilar ini didasarkan pada misi bank untuk memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah
selaku mitra bisnis pilihan utama, memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global,
meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor, menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi, meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan
masyarakat, menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi industri.
BNI UNTUK INDONESIA
Menjalankan bisnis perusahaan dengan
mengintegrasikan kepentingan ekonomi,
sosial, dan lingkungan hidup, serta tata kelola.
BNI UNTUK NASABAH BNI UNTUK PEGAWAI
Memberikan layanan prima, solusi Menciptakan kondisi terbaik
digital, perlindungan keamanan
Pilar bagi pegawai sebagai tempat
serta privasi kepada seluruh kebanggaan untuk berkarya dan
nasabah. Keberlanjutan berprestasi.
BNI
BNI UNTUK LINGKUNGAN HIDUP BNI UNTUK MASYARAKAT
Meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada segenap
sejalan dengan pengembangan bisnis. lapisan masyarakat yang sejalan dengan pengembangan bisnis.
Page 11
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
9
Pada tahun 2023, BNI telah menetapkan kerangka kerja, target, dan peta jalan yang akan
menjadi acuan bagi bank dalam menerapkan dan meningkatkan inisiatif lingkungan,
sosial, dan tata kelola pada operasional bank. BNI menyusun target dan peta jalan
untuk jangka pendek (2023), menengah (2024-2026), dan panjang (> 2027).
Kerangka Kerja & Peta Jalan LST
Sosial
Lingkungan
• Meningkatkan keterlibatan karyawan
• Peningkatkan kemampuan karyawan
• Menjalankan manajemen
• Memperkuat data dan perlindungan
risiko 昀椀nansial terkait iklim
dengan mangacu pada standar
internasional
S 昀椀nansial nasabah
• Mencapai NZE (Net Zero Emission)
Operasional pada tahun 2028 Kerangka Kerja LST
• Penguatan tata kelola dalam
Tata Kelola
pinjaman LST
• Meningkatkan kesadaran &
kemampuan karyawan
L T • Meningkatkan keberagaman di
tingkat Direksi
• Mempertajam pengungkapan LST
• Memperkuat keterlibatan Direksi
dalam LST
Fokus Jangka Pendek Fokus Jangka Menengah Fokus Jangka Panjang
(2024): (2025-2026): (≥2027):
• Memperkuat • Memperkuat Risk Acceptance Criteria (RAC) • Penerapan manajemen risiko
infrastruktur debitur perubahan iklim dalam operasional
• Menetapkan NZE dan • Memperkuat infrastruktur manajemen risiko bank
Carbon Budget perubahan iklim
• Memperkuat keterlibatan Dewan dalam LST
• Mengoptimalkan pencegahan kehilangan data
Page 12
Laporan Keberlanjutan 2023
10 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pesan Direksi [2-12, 2-14, 2-22]
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Pemangku kepentingan yang terhormat,
Tahun 2023 masih menjadi tahun yang tidak lepas Salah satu isu global dan tantangan yang menjadi
dari tantangan yang tak terkendali. Berbagai isu perhatian semua pihak adalah perubahan iklim. Pada
ekonomi, sosial, dan lingkungan harus dihadapi untuk tahun 2022, Pemerintah Indonesia secara publik
menjaga keberlangsungan Bank dalam jangka panjang. mengumumkan komitmennya dalam mencapai Net Zero
Oleh sebab itu, BNI senantiasa bergerak maju dan Emission (NZE) tahun 2060 sebagai wujud dukungan
memberikan terobosan baru sehingga dapat terus terhadap penanganan perubahan iklim.
bersaing dan mencapai visi untuk menjadi Lembaga
Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perbankan,
secara berkelanjutan. BNI merespons tantangan tersebut melalui penerapan
keuangan berkelanjutan (sustainable 昀椀nance). Direksi
Strategi dan Kebijakan dalam Merespons Tantangan memandang bahwa perubahan iklim memiliki dampak
Keberlanjutan yang signi昀椀kan terhadap nilai ekonomi, termasuk
BNI memandang konsep keberlanjutan sebagai aset keuangan, yang juga tercipta dari menurunnya
aspek penting yang melekat dalam operasional kualitas lingkungan hidup. Mendasari hal tersebut,
bisnis perbankan. BNI mengintegrasikan strategi selaras dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
perusahaan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang kepada bank KBMI 3 dan 4, BNI juga telah melakukan
mempertimbangkan keseimbangan aspek lingkungan, initial phase of Climate Risk Stress Test (CRST) untuk
sosial, dan tata kelola (LST), serta ekonomi. Dalam mengevaluasi dampak risiko keuangan terkait iklim,
implementasinya, BNI juga membangun budaya baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang
keberlanjutan yang menyeluruh di setiap unit kerja pada bulan Juni 2023.
sehingga praktik green banking dapat dilaksanakan
secara maksimal.
Page 13
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
11
Langkah-langkah BNI dalam merespons isu kerja & roadmap LST, serta roadmap NZE. Inisiatif-
perubahan iklim dan dampaknya, di antaranya dengan inisiatif tersebut telah menjadi bagian dari strategi
melakukan analisis risiko terkait iklim terhadap keberlanjutan BNI, serta juga wujud keseriusan jajaran
aktivitas pembiayaan, meningkatkan pembiayaan ke manajemen dan seluruh pegawai BNI dalam mendukung
sektor ramah lingkungan, dan menjalankan inisiatif pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
dekarbonisasi, termasuk melakukan inventarisasi data
emisi. Untuk pelaksanaan yang lebih optimal, BNI Dalam upaya pencapaian target LST, BNI menemukan
sedang mempersiapkan infrastruktur manajemen data beberapa tantangan yang patut diperhitungkan.
emisi sebagai alat untuk menghitung dan memantau Salah satunya adalah belum meratanya kesadaran
emisi gas rumah kaca (GRK) BNI, baik operasional dan pegawai BNI mengenai pentingnya penerapan LST.
pembiayaan. Oleh sebab itu, BNI terus meningkatkan kapabilitas
pegawai terkait penerapan keberlanjutan dalam
Komitmen BNI dalam mengurangi emisi GRK juga lingkungan kerja melalui pelatihan, sosialisasi, webinar,
diperkuat melalui penetapan roadmap Net Zero Emission dan refreshment secara berkala. Selain itu, terdapat
(NZE) Operasional dengan target tahun 2028 dan mandatory learning dengan topik keberlanjutan yang
Pembiayaan dengan target tahun 2060. BNI memperkuat wajib diikuti oleh seluruh pegawai BNI satu kali dalam 1
aspek LST pada penetapan Risk Acceptance Criteria tahun. Peningkatan kapabilitas ini juga bertujuan untuk
(RAC) di 18 sektor debitur. BNI pun telah memetakan mempersiapkan pengetahuan dan skill setiap pegawai
sektor-sektor ekonomi dengan tingkat emisi tinggi atau BNI agar mampu untuk mengakomodir standar-standar
rendah, sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam LST yang bervariasi dan terus berkembang.
mengelola risiko LST dari aktivitas pembiayaan.
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Upaya lainnya untuk mengurangi emisi GRK adalah Selama 2023, BNI berhasil mencatatkan kinerja
dengan terus meningkatkan portofolio kredit hijau keberlanjutan dengan cukup membanggakan. Pada
dengan memberikan insentif untuk beberapa kegiatan aspek ekonomi, BNI membukukan pendapatan
usaha berwawasan lingkungan. Melalui program operasional senilai Rp62.747 miliar yang meningkat
Sustainability Linked Loan (SLL), BNI memberikan 2,1% dari tahun sebelumnya. Di akhir periode tahun
pembiayaan dengan insentif kepada debitur yang buku, BNI menghasilkan laba bersih sebesar Rp20.909
berhasil mencapai target terkait keberlanjutan miliar, sejalan dengan proyeksi yang menjadi konsensus
(Sustainability Performance Target/SPT) yang disepakati pasar. Peningkatan laba bersih dikontribusi oleh
bersama. Dengan demikian, strategi tersebut secara pertumbuhan Pendapatan Bunga, Pendapatan Premi,
tidak langsung mendorong debitur untuk memulai serta Loan Recovery, disertai dengan berlanjutnya
proses transisi yang mengarah pada energi bersih dan perbaikan kualitas aset yang menjadi pendorong
usaha yang berkelanjutan. utama terhadap kinerja BNI di 2023. Kinerja yang baik
ini sejalan dengan tujuan program transformasi dalam
Direksi melakukan pemantauan terhadap implementasi memperkuat fundamental perusahaan dengan fokus
strategi keberlanjutan BNI melalui forum Sub Komite pada ekspansi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
ESG. Forum tersebut diselenggarakan setiap triwulanan
dengan topik keuangan berkelanjutan, tren LST, dan
implementasi strategi LST di BNI. Beberapa hal yang
dibahas dalam forum Sub Komite ESG di 2023, antara lain
kinerja penyaluran obligasi hijau, penyusunan kerangka
Page 14
Laporan Keberlanjutan 2023
12 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI berkomitmen untuk terus menjadi agen transformasi Di sisi lain, meskipun BNI tidak memberikan dampak
dalam penerapan prinsip LST. Oleh karenanya, BNI juga negatif secara langsung kepada keanekaragaman
giat dalam meningkatkan portofolio dengan klasi昀椀kasi hayati, BNI tetap mendukung kelestariannya melalui
green 昀椀nancing dan green activity. Per 31 Desember pelaksanaan program konservasi bagi Badak Jawa
2023, total kredit hijau (Kegiatan Usaha Berwawasan (Rhinoceros sondaicus) dan Orang Utan (Pongo pygmaeus),
Lingkungan/KUBL) sebesar Rp67,8 triliun atau 9,8% serta melalui penanaman sebanyak 88.023 pohon.
dari total kredit. Selain itu, penyaluran SLL juga telah
mencapai Rp4,6 triliun. Dari aspek sosial, BNI berupaya untuk menciptakan
lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif, dan adil
Pada tahun lalu, BNI telah menerbitkan obligasi hijau bagi seluruh pegawai. BNI memberikan hak yang setara
dan di 2023 dana dari obligasi hijau telah disalurkan dan tanpa ada diskriminasi bagi setiap pegawai untuk
untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan. mengembangkan karier dan kompetensinya, termasuk
Sepanjang 2023, BNI juga secara aktif memberikan pemahamannya terkait keuangan berkelanjutan.
pembiayaan ke sektor ramah lingkungan khususnya
energi baru terbarukan (EBT). Langkah kami dalam Selain dari sisi internal, BNI juga telah mengambil
menyalurkan pembiayaan ke sektor ramah lingkungan langkah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat
diharapkan dapat memberikan kontribusi signi昀椀kan melalui program pemberdayaan dan kemitraan,
dalam mendukung pencapaian target NZE Indonesia. terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM). BNI meyakini bahwa UMKM dapat berperan
BNI juga telah melaksanakan berbagai inisiatif di sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia dan
aspek lingkungan, di antaranya melalui perolehan pertumbuhannya akan menjadi faktor penting dalam
serti昀椀kasi Green Building pada dua gedung BNI, yaitu pemulihan ekonomi di masa mendatang. Hingga akhir
Menara BNI dengan Serti昀椀kasi “Gold” dan Plaza BNI 2023, pembiayaan sebanyak Rp113.224 miliar telah
dengan Serti昀椀kasi “Platinum”. BNI pun berupaya untuk disalurkan BNI kepada UMKM.
memanfaatkan EBT dengan instalasi panel surya
berkapasitas 2.200 watt untuk penerangan tangga Pencapaian dalam implementasi keberlanjutan berhasil
darurat pada Plaza BNI. BNI pun menjadi bank pertama mencatatkan BNI pada beberapa prestasi pada tahun
di Indonesia yang menggunakan skema kerja sama 2023. BNI dapat mempertahankan Rating MSCI di
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tahun 2023 pada Rating A. BNI dinilai telah melakukan
Partnership Investor Own Investor Operate (IO2) dari perbaikan dalam implementasi komitmen LST, di
PLN. antaranya pada faktor Consumer Financial Protection,
Human Capital Development, Access to Finance, Privacy
& Data Security, dan Corporate Behavior. Selain itu, BNI
memperoleh skor 21,4 dengan kategori “Medium Risk”
dari ESG Risk Rating Sustainalytics. BNI pun menjaga
kedudukannya dalam SRI Kehati Index dan ESG Sectors
Leaders IDX KEHATI.
Page 15
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
13
Adapun penghargaan lain yang didapatkan BNI pada BNI memiliki peluang untuk meningkatkan nilai
aspek LST, antara lain The Best Overall in Category Big di industri keuangan dengan menerapkan prinsip
Cap Public Listed Company pada The 14th IICD Corporate keuangan berkelanjutan. BNI tidak hanya fokus pada
Governance Award 2023; Predikat “Management BB” keuntungan, tetapi juga memperhatikan dampak sosial
pada ESG Disclosure Transparency Award 2023; Best dan lingkungan. BNI dapat mendukung program-
Bank with ESG-Driven GCG Commitment pada CNBC program usaha berkelanjutan, menjaga lingkungan, dan
Indonesia Awards 2023; serta Predikat “Gold Rank” berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Upaya
pada Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2023. yang dapat dilakukan BNI dalam memanfaatkan peluang
BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja tersebut dengan memaksimalkan potensinya melalui
keberlanjutannya sehingga dapat menciptakan nilai peningkatan pembiayaan pada proyek berwawasan
bersama bagi seluruh pemangku kepentingan. lingkungan, meningkatkan kompetensi terkait keuangan
berkelanjutan, dan menerapkan manajemen risiko
Strategi Pencapaian Target pembiayaan dengan mempertimbangkan aspek LST.
Bagi BNI, peluang pencapaian target keberlanjutan
semakin besar dengan adanya pengelolaan risiko. Itulah Penutup
sebabnya BNI memiliki strategi untuk melaksanakan Apresiasi dan ucapan terima kasih kami berikan kepada
pengelolaan peluang dan risiko dari aspek LST yang seluruh pemangku kepentingan yang telah bersama-
terintegrasi. Sebagai wujud implementasinya, BNI telah sama merespons tantangan dan berkontribusi dalam
melakukan CRST kepada beberapa sektor di Segmen pencapaian kinerja yang optimal selama tahun 2023.
Corporate, Enterprise, dan Commercial, di antaranya BNI berharap dapat terus menjalin sinergi dan kerja
sektor batu bara (termasuk PLTU), perkebunan sama yang positif dalam membangun perbankan yang
kelapa sawit, dan pulp & paper. Saat ini, BNI tengah hijau serta menciptakan masa depan yang gemilang dan
mempersiapkan proses CRST untuk cakupan yang lebih berkelanjutan.
luas, yaitu minimal 50% portofolio kredit mencakup
sektor-sektor yang disyaratkan oleh OJK. Jakarta, Februari 2024
BNI juga melakukan pengelolaan terhadap ancaman Royke Tumilaar
risiko siber guna melindungi data nasabah. BNI telah Direktur Utama
menerapkan manajemen keamanan data dan privasi
pada internal dan eksternal bank, meliputi security
awareness bagi internal BNI dan nasabah, memiliki
kebijakan keamanan data, serta pengelolaan dan
pemantauan akses pengguna. Keamanan aplikasi dan
sistem BNI juga telah disertai secure coding, penetration
testing, vulnerability assessment, dan beberapa Security
Perimeter Tools dengan dukungan Security Operation
Center yang berfungsi secara 24/7. Dalam meningkatkan
keamanan data dan privasi atas kerja sama eksternal,
BNI melaksanakan third party risk assessment untuk
menilai keamanan vendor dalam aspek teknologi,
informasi, dan siber.
Page 16
Laporan Keberlanjutan 2023
14 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tentang BNI
Visi dan Misi
Visi
Menjadi Lembaga Keuangan yang terunggul
dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.
Misi
• Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis
pilihan utama.
• Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.
• Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
• Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya
dan berprestasi.
• Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat.
• Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi industri.
Budaya dan Nilai-Nilai
Dalam upaya mendukung dan mempercepat pelaksanaan AKHLAK di BNI, transformasi budaya kerja telah dilakukan
dengan tujuan untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Nilai-nilai inti AKHLAK, yang ditetapkan oleh
Kementerian BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, telah diinternalisasi dan
proses internalisasi ini akan terus berlanjut melalui penerimaan dan penguatan PRINSIP 46 sebagai Belief BNI.
AMANAH LOYAL
Memegang teguh Berdedikasi dan mengutamakan
kepercayaan yang diberikan kepentingan bangsa dan negara
ADA P TIF
KOMPE TEN
Terus berinovasi dan antusias
Terus belajar dan
dalam menggerakan ataupun
mengembangkan kapabilitas
menghadapi perubahan
HARMONIS KOL ABOR ATIF
Saling peduli dan Membangun kerja sama
menghargai perbedaan yang sinergis
Page 17
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
15
Profil Perusahaan [2-1]
N AMA PERUSAHA AN KEGIATAN USAHA, PRODUK DAN
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk L AYAN A N
AL AMAT K ANTOR PUSAT Bergerak di bidang usaha perbankan
Grha BNI sesuai dengan Anggaran Dasar No. 23
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 tanggal 20 April 2021.
Jakarta 10220
Telepon : (62-21) 251 1946 • Perbankan Bisnis Koperasi, Menengah,
I-Telex : 765185 BNI DLN IA dan Kecil
Faks : (62-21) 251 1214 • Perbankan Konsumer
Surel : bni@bni.co.id • Perbankan Internasional dan Tresuri
Situs web : www.bni.co.id
PO Box 1946 Jakarta Mampang 12700
PER SENTA SE KEPEMILIK AN SAHAM WIL AYAH OPER A SION AL [2-6]
Beroperasi di 8 negara, yaitu:
Indonesia, Singapura, Hongkong, Jepang,
Masyarakat Inggris, Amerika, Korea Selatan, Belanda
40%
PERUBAHA N SIG NIFIK A N PA DA BNI
Selama tahun 2023, terdapat perubahan
signifikan dalam struktur organisasi.
Pemerintah Penjelasan lengkap mengenai perubahan
Indonesia
tersebut disampaikan dalam Laporan
60% Tahunan 2023.
PA SAR TERL AYANI [2-6]
Geografis pasar terlayani: Indonesia,
New York, London, Hong Kong,
Singapura, Tokyo, Seoul, dan
Amsterdam.
Sektor dan jenis nasabah terlayani:
• Perbankan Bisnis Koperasi,
Menengah, dan Kecil
• Perbankan Konsumer
• Perbankan Internasional dan Tresuri
Page 18
Laporan Keberlanjutan 2023
16 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Skala Perusahaan [2-1]
Total pegawai Total rekening nasabah Pendapatan operasional
(Orang) (Juta rekening) (Rp triliun)
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
27.570 27.170 27.177 69,1 67,6 64,6 62,7 61,5 55,9
Total jaringan kantor Total ATM/CRM Total aset
(Outlet) (ATM) (Rp triliun)
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
1.781 1.808 1.855 13.390** 16.125 16.385 1.086,7 1.029,8 964,8
Total Kapitalisasi
Utang (Liabilitas) Modal (Ekuitas)
(Rp triliun) (Rp triliun)
2023 2022 2021 2023 2022 2021
932,0 889,6 838,3 154,7 140,2 126,5
Produk dan Layanan [FN-CB-000.A]
Giro Tabungan Deposito Kredit Bruto
(Rp triliun) (Rp triliun) (Rp triliun) (Rp triliun)
345,5 695,1
242,7
233,2
232,0 223,1
314,6 646,2
281,4 224,7 582,4
212,0*
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Catatan:
*) Restatement
**) Penurunan ATM di tahun 2023 disebabkan oleh adanya penutupan ATM yang memiliki operating system obsolete. Hal ini sesuai dengan ketentuan regulator
serta bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi.
Page 19
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
17
Dukungan pada
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
Dukungan dan kontribusi pada pencapaian TPB diselaraskan dengan pengelolaan aspek
ekonomi, dan LST. BNI fokus mendukung TPB sesuai konteks bisnis industri perbankan
yang memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan hidup, baik saat ini
maupun untuk masa yang akan datang secara berkesinambungan.
Prioritas TPB
Capaian 2023 Strategi dalam Mendukung Pencapaian TPB
BNI untuk Indonesia
• Total kredit UMKM per akhir 2023 yaitu Rp113,2 triliun. • Menjalankan program UMKM Go Productive,
• Realisasi KUR sebesar Rp17,8 triliun. Go Digital, dan Go Global.
• Sebanyak 25.643 orang pegawai atau 93,0% dari • Memasukkan topik keberlanjutan dalam e-learning
total pegawai telah menerima awareness dan/atau mandatory yang wajib diikuti seluruh pegawai satu
pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan. kali dalam 1 tahun.
• Menetapkan Kerangka Kerja & Peta Jalan LST, serta target • Penyaluran obligasi hijau sesuai dengan target sektor
Net Zero Emission (NZE). dalam Kerangka Kerja Obligasi Hijau.
• Melaksanakan initial phase of Climate Risk Stress Test • Menyusun tata kelola penyaluran SLL.
(CRST) Phase 1 kepada beberapa sektor, seperti batu bara, • Memperbaiki cakupan dan metodologi perhitungan
perkebunan kelapa sawit, pulp & paper. emisi dari aktivitas pembiayaan.
• Total reduksi emisi GRK sebesar 233.749 ton CO2eq dari
obligasi hijau.
• Realisasi penyaluran Sustainability Linked Loan (SLL) sebesar
Rp4,6 triliun.
BNI untuk Nasabah
• Tidak menghadapi kasus pengaduan terkait kebocoran data. • Menerapkan kebijakan keamanan data dan
• 2.723 unit ATM ramah disabilitas. meningkatkan keamanan aplikasi dan sistem BNI.
• Peningkatan jumlah pengguna BNI Mobile Banking • Memperluas penyebaran ATM ramah disabilitas di
sebanyak 19,4%. beberapa kota/kabupaten yang belum terjangkau.
• Memberikan Tips & Edukasi untuk pengamanan
transaksi.
BNI untuk Lingkungan Hidup
• Intensitas energi sebesar 14,8 GJ/Rp. • Melakukan e昀椀siensi energi di seluruh kantor BNI.
• Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3 sebesar • Penggunaan solar panel untuk penerangan tangga
0,00000045579 ton CO2eq/Rp. darurat di Plaza BNI.
• Penetapan target NZE Operasional tahun 2028.
• Memperkuat infrastruktur data emisi operasional BNI.
• Menanam 88.023 pohon. • Memperluas cakupan wilayah penanaman pohon.
• Program konservasi 2 orang utan. • Melakukan konservasi orang utan dan badak yang
• Program konservasi 81 badak di Taman Nasional Ujung berstatus critically endangered.
Kulon (TNUK)
BNI untuk Masyarakat
• Realisasi dana TJSL sebesar Rp129,8 miliar. • Bekerja sama dengan mitra profesional dan
• 8.201 mitra binaan Rumah BUMN. berkompeten untuk menyelenggarakan program
pemberdayaan masyarakat.
• 778 akumulasi penerima beasiswa hingga akhir tahun 2023.
• Bekerja sama dengan komunitas masyarakat untuk
• Melakukan pembangunan infrastruktur untuk 99 sekolah atau
meningkatkan kualitas program.
instansi pendidikan serta penyediaan sarana dan prasarana
• Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mitra binaan
di wilayah BNI.
melalui penyelenggaraan pendidikan, pelatihan,
pemagangan, pemasaran, dan bentuk bantuan lainnya.
BNI untuk Pegawai
• 52,2% dari total pegawai merupakan pegawai perempuan. • Memberikan kesempatan yang sama untuk laki-laki
• Perempuan yang menduduki posisi di atas manajer dan perempuan dalam menempati posisi yang sama.
sebanyak 30,8%. • Mekanisme penilaian kinerja dengan memperhatikan
pencapaian key performance indicator (KPI) yang
dilakukan terhadap semua pegawai.
Page 20
Laporan Keberlanjutan 2023
18 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan Asosiasi [2-28]
Sebagai bentuk dukungan Bank dalam • Standar Global Reporting Initiative (GRI);
penerapan keuangan berkelanjutan • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB);
dan prinsip keberlanjutan dalam • European Foundation for Management Development
operasionalnya, BNI mengadopsi prinsip (EFMD) Global CLIP (Corporate Learning Improvement
dan/atau standar terkait aspek ekonomi, Process);
sosial, dan lingkungan, di antaranya: • International Organization for Standardization (ISO).
Rincian sertifikasi dan akreditasi yang dimiliki:
No. Serti昀椀kasi/Akreditasi Masa Berlaku
1 ISO 9001:2015 The provision of trade processing services 23 Desember 2020 - 10 Januari 2024
2 ISO 9001:2015 Quality Management System on IT Operating Services 23 November 2023 - 26 September 2025
3 ISO 27001:2013 Information Security Management Systems 16 Januari 2023 - 31 Oktober 2025
4 ISO 9001:2015 Provision of in-House Learning and in Learning/Digital Learning 26 Maret 2023 - 9 Maret 2026
for BNI Employees
5 ISO 9001:2015 Quality Management System for Banking Operations for Guarantee 18 November 2021 - 5 November 2024
Letter, RTGS, Remittance Services, Credit and Debit Clearing, Credit Administration,
Card Production & Distribution, State Financial Transaction, Custodian Services,
Jabodetabek Central Cash Services, Treasury Transaction Services, Trustee Services
and Central Foreign Banknotes Services
6 ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu untuk BNI Contact Center Services di 02 Agustus 2023 - 13 Maret 2026
BSD, Surabaya, & Semarang
7 ISO 9001:2015 Quality Management System untuk Unit HPS 11 Desember 2023 - 11 November 2026
8 ISO 9001:2015 Quality Management System untuk Unit Manajemen Vendor Dalam proses assessment untuk
perpanjangan
9 ISO 9001:2015 Provision of BNI Credit Cards Business 30 Juni 2021 - 26 Juni 2024
10 ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan 1 Januari 2024 - 31 Desember 2026
11 ISO 30301:2019 Management systems for records untuk Unit Kearsipan 20 Desember 2023 - 19 Desember 2024
12 Serti昀椀kat Greenship Gedung Baru V.1.2
• Gedung Menara BNI Dalam proses perpanjangan
• Plaza BNI 26 Oktober 2022 - 26 Oktober 2025
13 Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja Bank BNI – dari Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja
• Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing 16 November 2022 - 16 November 2027
• Penatausahaan Surat Berharga Nasabah 11 November 2021 - 11 November 2026
• Pengelolaan Uang Tunai 11 November 2021 - 11 November 2026
• Pengelolaan Transfer Dana 24 November 2021 - 24 November 2026
• Setelmen Transaksi Treasury Desember 2023 - Desember 2028
• Setelmen Transaksi Trade Finance Desember 2023 - Desember 2028
Keanggotaan pada Asosiasi terkait Keberlanjutan
United Nations Inisiatif Keuangan Indonesia Ikatan Ahli Forum Human Forum Human
Environment Berkelanjutan Business Council Bangunan Hijau Capital Indonesia Capital Perbankan
Programme Finance Indonesia (IKBI) for Sustainable Indonesia (IABHI) (FHCI) Indonesia (FHCPI)
Initiatives (UNEP FI) Anggota/Pendiri Development Anggota Anggota Anggota
Anggota Nasional (IBCSD) Nasional Nasional Nasional
Internasional Anggota/Pendiri
Nasional
Page 21
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
19
Tentang Laporan Keberlanjutan [2-2, 2-3, 2-4, 2-5]
Laporan Keberlanjutan BNI disusun setiap tahun untuk Dalam laporan ini, terdapat perubahan yang signi昀椀kan
disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan terhadap informasi yang disampaikan dalam laporan
dan mengungkapkan informasi mengenai penerapan tahun sebelumnya. Perubahan ini berkaitan dengan
keuangan berkelanjutan dan kinerja lingkungan, sosial, struktur organisasi, topik material, dan beberapa
dan tata kelola (LST). Laporan tahun sebelumnya data yang disajikan kembali (restatement). Terdapat
diterbitkan pada 24 Februari 2023. Laporan ini data tahun sebelumnya yang disajikan kembali, di
memuat informasi dan data untuk periode 1 Januari antaranya disebabkan oleh adanya perubahan cakupan
- 31 Desember 2023. Dalam menyusun Laporan perhitungan dan perubahan cara penyajian data yang
Keberlanjutan, beberapa aturan dan standar digunakan
sebelumnya menggunakan 2 digit desimal menjadi 1
adalah sebagai berikut:
digit desimal.
1. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Laporan keberlanjutan telah dibuat dengan
Laporan Tahunan dan Peraturan OJK (POJK) No.
mempertimbangkan prinsip-prinsip keseimbangan,
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
komparabilitas, akurasi, ketepatan waktu, kejelasan,
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan keandalan. Pembuatan laporan keberlanjutan
dan Perusahaan Publik;
dikoordinasi oleh Divisi Enterprise Risk Management,
2. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021,
diketahui serta diawasi oleh Steering Committee
dengan kesesuaian: in accordance to the GRI
yang terdiri dari Direksi. Berdasarkan kebijakan
Standards;
Pengadaan Barang dan/atau Jasa, BNI telah menunjuk
3. Indikator suplemen Sektor Jasa Keuangan GRI-G4;
4. Sustainability Accounting Standard Board (SASB) SR Asia Indonesia sebagai pihak independen untuk
sektor Jasa Keuangan; melakukan penjaminan (assurance) terhadap laporan
5. Sustainable Banking Assessment (SUSBA) World ini. Dasar penunjukan terhadap pihak independen
Wide Fund for Nature (WWF); tersebut, di antaranya lembaga telah terdaftar di
6. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). AA1000 dan merupakan salah satu lembaga yang
berpengalaman dalam jasa penjaminan (assurance)
Laporan ini menyesuaikan pengungkapan informasi laporan keberlanjutan di Indonesia. Penjaminan ini
berdasarkan kriteria lembaga pemeringkatan terkait bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas laporan ini
LST seperti Sustainalytics dan Morgan Stanley Capital telah memenuhi prinsip pelaporan keberlanjutan dan
International (MSCI). Kantor pusat BNI dan semua
standar yang digunakan dengan melakukan veri昀椀kasi
cabang di seluruh Indonesia menyediakan data dan
terhadap data dan kon昀椀rmasi dari seluruh kontributor
informasi yang dibutuhkan dalam laporan. Selain
data. Standar yang digunakan dalam proses penjaminan
itu, pengungkapan informasi keuangan mencakup
ini adalah Standar AA1000 moderate level tipe 2.
data keuangan konsolidasi dari beberapa entitas
anak BNI, termasuk PT Bank Hibank Indonesia, Proses penjaminan dan pemilihan penjamin dilakukan
PT BNI Life Insurance, PT BNI Multi昀椀nance, secara independen sehingga dipastikan tidak ada
PT BNI Sekuritas dan Entitas Anak, dan BNI Remittance benturan kepentingan antara BNI dengan lembaga jasa
Ltd. Unit kerja terkait bertanggung jawab untuk penjaminan (assurance). Laporan dari hasil penjaminan
memveri昀椀kasi data dan informasi yang disampaikan. dapat dilihat pada akhir laporan ini.
Namun data mengenai portofolio KKUB hanya berasal
dari BNI.
Rayendra Minarsa Goenawan
Informasi lainnya tentang BNI dapat Divisi Enterprise Risk Management
ditemukan di situs web kami. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Untuk informasi lebih lanjut, Grha BNI, Lt.26
input dan saran untuk perbaikan Jl. Jenderal Sudirman Kav.1 Jakarta 10220 Indonesia
dan kemajuan laporan ini, silakan Telepon : (62-21) 572 8544
hubungi: Surel : esg@bni.co.id
Page 22
Laporan Keberlanjutan 2023
20 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Topik-Topik Material yang Dikelola BNI
Topik material disusun berdasarkan isu dan informasi yang bersifat signi昀椀kan pada tahun pelaporan. Terdapat
perubahan pada topik material dari tahun sebelumnya. Topik material disesuaikan dengan kegiatan dan isu yang
berpengaruh secara signi昀椀kan yang terjadi selama tahun 2023. Kami melibatkan manajemen dan pengamat
independen untuk menentukan topik mana yang menjadi prioritas. Prinsip keterlibatan pemangku kepentingan,
konteks keberlanjutan, materialitas, dan kelengkapan dipertimbangkan saat menentukan prioritas topik material.
Faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan bagi Bank dan pemangku kepentingan telah diidenti昀椀kasi
melalui proses pemetaan topik material.
Proses Penentuan Topik Material [3-1]
Identifikasi dan asesmen dampak usaha melalui telaah prinsip keuangan berkelanjutan
dengan melibatkan pemangku kepentingan
01 02 03 04
Memahami konteks Identifikasi Asesmen Prioritas Topik
keberlanjutan Melakukan identi昀椀kasi Melakukan asesmen tingkat Melakukan prioritas dari
Memahami proses dampak positif dan negatif, kepentingan dari setiap dampak dampak yang paling signi昀椀kan
kegiatan usaha BNI serta dampak aktual dan kegiatan Bank, terutama untuk disampaikan dalam
untuk mengidenti昀椀kasi potensial dari proses usaha dari segi pembiayaan dan laporan keberlanjutan.
dampak kegiatan usaha. Bank dengan memperhatikan layanan. Dalam melakukan Kegiatan ini melibatkan Divisi
Kegiatan ini melibatkan acuan standar sektor asesmen, manajemen BNI telah ERM dan mempertimbangkan
diskusi dengan konsultan keuangan dari GRI, SASB, serta mempertimbangkan risiko, masukan dari investor.
pendamping LST dan SUSBA. peluang, dan tantangan terkait
pengamat independen. aspek ekonomi, sosial, dan
lingkungan.
Prioritas Topik Material [3-2]
Kinerja Ekonomi dan Keamanan Data dan
Ketahanan Iklim
Pengelolaan Portofolio Hijau Keamanan Siber
• Kinerja Ekonomi • Tata Kelola terkait Iklim • Keamanan Data
• Portofolio Kredit • Strategi Pengelolaan Risiko Iklim • Privasi Pelanggan
• Portofolio Hijau • Manajemen Risiko terkait Iklim • Manajemen Risiko
• Risiko LST • Matriks dan Target terkait Iklim Siber
• Perhitungan Emisi GRK dari Pembiayaan
• Reduksi Energi dan Emisi
Tanggapan Manajemen atas Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
Kami berterima kasih atas umpan balik yang diberikan oleh pemangku kepentingan dan lembaga pemeringkat LST
mengenai Laporan Keberlanjutan 2022. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya penyampaian materi
publikasi yang lebih relevan dan ringkas, namun dapat menyampaikan perkembangan LST BNI secara menyeluruh
serta melengkapi informasi Laporan Keberlanjutan sebagai langkah adopsi awal IFRS S1 dan S2. Ke depannya, secara
bertahap BNI akan terus meningkatkan komitmen dan pemenuhan kebutuhan informasi untuk memenuhi harapan
dari para pemangku kepentingan.
Page 23
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
21
01
BNI
UNTUK INDONESIA
Page 24
Laporan Keberlanjutan 2023
22 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Digital Banking
BNI terus mengembangkan teknologi sebagai potensi Transformasi Digital untuk
untuk meningkatkan nilai bagi kliennya di tengah kemajuan
Mendorong Kinerja Ekonomi
teknologi dan digitalisasi. Di era modern, Bank berkomitmen
untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan Perbankan
berkelanjutan, terutama melalui inovasi produk dan jasa BNI berkomitmen untuk memberikan
keuangan. Melalui transformasi digital, BNI menargetkan layanan prima kepada nasabahnya melalui
adanya e昀椀siensi operasional dan peningkatan pro昀椀tabilitas. pengembangan digital terintegrasi. Untuk
meningkatkan pengalaman nasabah, BNI
Pengembangan dan inovasi layanan digital perbankan telah melakukan transformasi digital secara
secara konsisten dilaksanakan sesuai dengan kebijakan bertahap. Secara customized, customer
serta perkembangan kebutuhan layanan perbankan digital experience dibangun melalui penyesuaian
bagi nasabah korporasi maupun individu. Digitalisasi dan format outlet BNI berbasis digital, dengan
inovasi menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh menyesuaikan lokasi maupun karakteristik
pemangku kepentingan, baik dari unit bisnis, operasional, dari outlet itu sendiri. Melalui tiga produk
kebijakan termasuk teknologi informasi. Penyediaan solusi digital unggulan, yaitu BNI Mobile Banking,
pengembangan bisnis dan layanan digital untuk mitra BNIDirect, dan BNI Xpora, BNI telah memberi
selalu mengedepankan nilai tambah untuk nasabah yang kemudahan bertransaksi kepada nasabah.
didukung oleh satuan kerja teknologi informasi serta proses
operasional yang melakukan pemantauan kualitas untuk Data Transaksi dari Perbankan Digital
menjaga terciptanya keandalan sistem BNI secara end-to-end
BNI Mobile Banking
yang berkelanjutan.
19,4% 74,7%
Pertumbuhan Pertumbuhan
Jumlah User Transaksi
BNI Direct
46,9% 23,5%
Pertumbuhan Pertumbuhan
Jumlah User Transaksi
BNI Xpora
Rp124 7,3%
triliun Pertumbuhan
Volume Trade Trade Expor
Expor
Page 25
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
23
Transformasi Perbankan Digital
Pada tahun 2022, BNI mengakuisisi PT Bank Mayora Hingga saat ini, kami mencatat bahwa penggunaan
sebagai anak usaha yang memiliki peran sebagai bank layanan perbankan digital BNI terus meningkat dari
digital, di mana pada tahun 2023 telah dilakukan tahun ke tahun. Salah satunya, BNIDirect yang dilengkapi
rebranding menjadi PT Bank Hibank Indonesia (hibank). 昀椀tur unggulan untuk memberikan solusi transaksi dan
Tujuan transformasi ini adalah untuk mewujudkan visi keuangan secara terintegrasi bagi nasabah Business
menjadi bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia. Banking, seperti payment management (pembayaran
pajak, listrik, air, telepon, dan tagihan lainnya), collection
BNI fokus mendampingi Hibank dalam proses management, liquidity management, trade online, dan
transformasi untuk pengembangan kapabilitasnya transaksi valuta asing. Terdapat 昀椀tur lain di BNIDirect,
sebagai Bank Digital yang fokus pada segmen UMKM, seperti online account information, online account
memperkuat fundamental guna menjadi Digital First opening, giro multi-currency, transfer dana keluar negeri,
SME Bank di Indonesia, dan mengoptimalkan bisnis dan BNIDirect Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) yang
dari ekosistem dan komunitas terpilih. Saat ini, Hibank ikut mendorong penguatan transaksi dari penggunaan
disiapkan sebagai mesin pertumbuhan bisnis bagi BNI platform ini.
Group dalam jangka panjang dan diharapkan akan
memberikan kontribusi laba yang signi昀椀kan terhadap Kami terus mendorong BNIDirect, BNI Mobile Banking,
BNI Group. dan BNI Agen46 sebagai platform perbankan digital
yang mendukung berbagai segmen secara menyeluruh
Selama tahun 2023, Hibank melakukan penyaluran dari business banking, UMKM, dan individu guna
pembiayaan kepada UMKM melalui 昀椀ntech seperti memberikan solusi kebutuhan untuk bertransaksi day-
Batumbu, Dana.id, dan Amartha untuk produk pinjaman to-day basis, dalam satu portal terintegrasi. Ke depan,
berjangka serta pembiayaan supply chain dengan BNI akan merilis berbagai 昀椀tur baru yang lebih baik,
memberikan kredit kepada supplier atau distributor seperti single sign-on, 昀椀nancial dashboard, online &
dari prinsipal (anchor). Hibank juga memberikan kredit digital onboarding, dan investment management.
kepada perusahaan developer yang turut membangun
penghijauan di area perumahan yang dikembangkan. Dalam mengembangkan inovasi digital banking, terdapat
dampak positif yang dapat dipertimbangkan, antara
lain e昀椀siensi waktu bertransaksi, pengurangan emisi
Pengembangan Inovasi Digital gas buang dari transportasi, meningkatkan e昀椀siensi
Pengembangan infrastruktur teknologi dan inovasi alokasi sumber daya bagi nasabah dan mitra bagi
digital di BNI dilaksanakan dalam rangka untuk BNI, memudahkan nasabah untuk mengakses layanan
meningkatkan kemampuan transaksional, memudahkan perbankan, mendorong peningkatan cashless transaction
nasabah retail dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, dan peningkatan akseptasi pembayaran digital pada
seperti pembelian token listrik, pembayaran tagihan, masyarakat, memperkuat dan memperkaya channel
isi ulang pulsa, serta meningkatkan akseptasi nasabah interaksi bagi nasabah ke BNI sehingga membangun
bisnis atas pembayaran yang bersifat cashless, terutama hubungan yang lebih baik dengan nasabah.
pada aplikasi BNI Mobile Banking, BNIDirect, BNI Trade
Online, Financial Supply Chain Management Platform, Pengembangan inovasi digital akan mendorong
e-Bank Guarantee, BNI Open API, Merchant & QRIS, peningkatan transaksi dan jumlah penggunaan produk
TapCash, BNI Merchant, serta BNI Agen46. Di samping yang pada akhirnya akan meningkatkan pro昀椀t dan
itu, BNI juga gencar melakukan pengembangan solusi kinerja perbankan, serta meningkatkan kepercayaan
untuk perluasan partnership melalui platform Open investor dan pemilik saham kepada BNI.
API, settlement H+0 QRIS, EDC android 4G, akseptasi
principal AMEX, dan China Union Pay di Acquiring BNI,
serta pengembangan teknologi terkini, seperti AI dalam
rangka memperluas ekosistem bisnis dan meningkatkan
pengalaman pelanggan.
Page 26
Laporan Keberlanjutan 2023
24 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Topik Material: Kinerja Ekonomi dan Pengelolaan Portofolio Hijau
Pendekatan Kami [3-3]
Penerapan praktik perbankan yang bertanggung jawab mencakup penerapan keuangan berkelanjutan serta
pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) secara bankwide. Sejalan dengan praktik keuangan
berkelanjutan, BNI menjalankan bisnis untuk mencapai keseimbangan target kinerja ekonomi dan kinerja
keberlanjutan. BNI berupaya untuk berkontribusi dalam mencapai ekonomi hijau di masa depan melalui
kegiatan bisnisnya. Setiap tahunnya, BNI menetapkan target-target dalam meningkatkan kinerja ekonomi dan
pembiayaan hijau. Adapun target portofolio hijau untuk tahun 2023 sebesar 5,2%, dengan realisasi sebesar
13,6%. BNI meluncurkan Sustainability Linked Loan yang bertujuan untuk mendorong debitur dalam melakukan
transisi energi. Kebijakan untuk mencapai target ini, yaitu dengan menjalankan penilaian terhadap calon debitur
terkait pengelolaan aspek LST mereka, dan menetapkan insentif bagi debitur-debitur yang memiliki proyek
hijau di sektor energi terbarukan, bangunan berwawasan lingkungan, transportasi ramah lingkungan serta
pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan.
Penerapan penilaian aspek LST dalam proses kredit telah berjalan melalui screening awal risiko LST sesuai
dengan kebijakan yang ada di BNI. Proses tersebut melibatkan Divisi Corporate Banking 1, 2, 3, dan 4, Divisi
International, Divisi Enterprise Banking, Divisi Commercial Banking 1 dan 2, Divisi Institutional Banking 1 &
2, Divisi Syndication & Structured Finance, Divisi Retail Productive Banking, Divisi Small Business & Program,
Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk, serta Divisi Commercial Credit Risk. Di bawah tanggung jawab Divisi
Enterprise Risk Management dan Divisi Policy Governance, BNI menjalankan pengelolaan portofolio hijau dan
secara berkala akan mengevaluasi kebijakan kredit maupun LST terkait kredit.
Page 27
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25
Kinerja Ekonomi
Selama tahun 2023, kinerja ekonomi mencatat growth year on year (YoY) pendapatan
operasional 2,1% dengan pertumbuhan laba tahun berjalan (YoY) 14,6%. Pencapaian
tersebut didukung oleh meningkatnya sisi Pendapatan Bunga, Pendapatan Premi, serta
Loan Recovery.
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan Sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi
(Rp miliar) [201-1] Peraturan Perpajakan, diatur bahwa wajib pajak dalam
Uraian 2023 2022 2021 negeri dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
dari tarif sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak
a. Nilai ekonomi yang dihasilkan
2023. Sesuai ketentuan tersebut, pada tahun pajak 2023,
Pendapatan bunga - neto 41.276 41.321 38.247
BNI dapat memenuhi persyaratan untuk mendapatkan
Pendapatan premi - neto 1.659 1.551 1.399 penurunan tarif pajak sebesar 3%, sehingga tarif pajak
Pendapatan operasional 19.812 18.600 16.219 yang digunakan dalam perhitungan PPh Badan adalah
lainnya 19%. Dengan adanya insentif pajak, pada tahun pajak
Jumlah 62.747 61.472 55.865 2023, BNI menyetorkan pajak sebesar Rp4.432 miliar
kepada pemerintah. [201-4]
b. Nilai ekonomi yang didistribusikan
Biaya operasional 24.140 26.117 31.903 Pendekatan BNI terhadap pajak dalam memenuhi
(di luar gaji pegawai)
kewajiban perpajakan didasari oleh kepatuhan pada
Pengeluaran untuk gaji 12.834 12.456 11.195 seluruh peraturan perundangan perpajakan yang
dan tunjangan pegawai
berlaku yang dikeluarkan oleh otoritas perpajakan.
Dividen 7.325 2.725 820 Dalam pelaksanaan pengelolaan kewajiban perpajakan,
Pajak 4.534 4.205 1.574 monitoring, dan pengontrolan pajak, BNI telah
menetapkan proses yang komprehensif dan terstruktur,
Pengeluaran untuk 130 100 93
kegiatan masyarakat seperti mengidenti昀椀kasi, mengelola, dan memonitor
risiko pajak melalui monitoring dan rekonsiliasi yang
Jumlah 48.963 45.603 45.585
dilakukan secara berkesinambungan. [207-1, 207-2]
c. Nilai ekonomi yang
13.784 15.869 10.280
ditahan (A-B)
Pemangku kepentingan yang utama dalam hal
perpajakan adalah pemerintah melalui otoritas
Kinerja ekonomi BNI pada tahun 2023 menunjukkan perpajakan. Untuk itu, BNI senantiasa membina
peningkatan pendapatan operasional Rp62.747 miliar hubungan baik dengan otoritas perpajakan, namun
atau mencapai 93,1% dari target dengan laba bersih tanpa terlibat dalam advokasi kebijakan publik
Rp20.909 miliar yang mencapai 101,1% dari target. terkait perpajakan, maupun upaya-upaya lain untuk
Pendapatan operasional naik 2,1% dan laba bersih memengaruhi otoritas perpajakan. BNI menerapkan
naik 14,2% dari tahun lalu. Sebanyak Rp48.963 miliar kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundangan
telah diberikan kepada pemangku kepentingan melalui yang dikeluarkan oleh otoritas perpajakan. Informasi
remunerasi dan tunjangan kepada karyawan, dividen mengenai perpajakan selengkapnya dapat diakses
bagi pemegang saham, pajak kepada pemerintah, dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
pengeluaran untuk pemasok lokal dan nonlokal, Konsolidasi BNI tahun buku 2023 yang diterbitkan
pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, dan terpisah dari laporan ini. [207-1, 207-2, 207-3]
bantuan sosial lainnya.
Page 28
Laporan Keberlanjutan 2023
26 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Portofolio Keberlanjutan
Salah satu target dari penerapan keuangan berkelanjutan adalah meningkatkan
penyaluran kredit pada kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB) yang mencakup
penyaluran ke sektor-sektor ramah lingkungan dan ke segmen UMKM. Hingga akhir
2023, BNI mencatat total kredit sebesar Rp695.085 miliar.
Portofolio Kredit Berdasarkan Kategori (Rp miliar) [FS6][FN-CB-000.B]
2023 2022* 2021*
Golongan Usaha
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Korporasi 310.392 44,7 255.639 39,6 229.028 39,3
Menengah 109.625 15,8 112.462 17,4 99.132 17,0
Kecil 84.927 12,2 97.210 15,0 95.752 16,4
Konsumer 124.487 17,9 109.602 17,0 98.991 17,0
Internasional 56.611 8,1 67.405 10,4 58.446 10,1
Perusahaan Anak 9.043 1,3 3.870 0,6 1.087 0,2
Jumlah Kredit 695.085 100 646.188 100 582.436 100
*) Restatement
Portofolio Kredit KKUB (Rp miliar) [FS8, FS10, FS11]
2023 2022 2021
Uraian
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
a. Energi terbarukan 10.216 5,6 10.872 5,9 9.528 5,5
b. E昀椀siensi energi 14.460 7,9 14.033 7,7 17.746 10,3
c. Pencegahan dan pengendalian polusi 3.855 2,1 4.003 2,2 5.098 3,0
d. Pengelolaan SDA dan penggunaan lahan yang 26.599 14,7 19.695 10,8 14.004 8,1
berkelanjutan
e. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan 0 0 26 0,0 34 0,0
air
f. Transportasi ramah lingkungan 2.317 1,3 2.020 1,1 - 0,0
g. Pengelolaan air dan air limbah yang 572 0,3 314 0,2 2.856 1,7
berkelanjutan
h. Adaptasi perubahan iklim 0 0 0 0 - 0,0
i. Produk yang dapat mengurangi sumber daya 1.190 0,7 1.011 0,6 251 0,1
dan menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-
ef昀椀cient)
j. Bangunan berwawasan lingkungan yang 5.620 3,1 7.394 4,0 5.278 3,1
memenuhi standar atau serti昀椀kasi yang diakui
secara nasional, regional, atau internasional
k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang 3.053 1,7 398 0,2 579 0,3
berwawasan lingkungan lainnya
Jumlah Portofolio Pembiayaan Kategori Kegiatan 67.882 37,5 59.769 32,7 55.375 32,1
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
l. Kegiatan UMKM 113.224 62,5 123.165 67,3 117.011 67,9
Jumlah Portofolio Pembiayaan Kategori Kegiatan 181.106 100 182.934 100 172.386 100
Usaha Berkelanjutan (KKUB)
Catatan: Data hanya berasal dari BNI selaku entitas induk yang menjalankan kegiatan perbankan.
Page 29
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
27
Portofolio hijau BNI berasal dari penyaluran kredit pada kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL). Di 2023,
penyaluran pada KUBL ditargetkan meningkat 5,2% dari tahun lalu. Outstanding kredit KUBL per akhir 2023 senilai
Rp67,8 triliun atau 107,9% dari target. Capaian ini naik dari tahun lalu yang sebesar Rp59,7 triliun.
Meningkatkan Pembiayaan ke Sektor Realisasi dan Dampak Penyaluran
Energi Baru dan Terbarukan [FS10] Obligasi Hijau
BNI mendukung kebijakan pemerintah dalam melakukan BNI menyalurkan dana dari obligasi hijau untuk proyek-
transisi energi. Upaya yang dilakukan, yaitu dengan proyek yang memenuhi syarat untuk pendanaan telah
memberikan pembiayaan pada proyek pengembangan mendapatkan opini dari pihak kedua (second party
pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Saat opinion/SPO) yang disediakan oleh Sustainalytics
ini, BNI telah mengidenti昀椀kasi debitur-debitur yang mengenai kontribusi positif proyek terhadap lingkungan.
mengembangkan pembangkit listrik tenaga uap untuk Penggunaan dana hasil penjualan obligasi hijau
bertransisi menjadi tenaga gas. Pembangkit listrik yaitu untuk mendukung ekspansi bisnis, re昀椀nancing
tenaga gas dinilai lebih ramah lingkungan karena dan repro昀椀ling funding dengan mempertimbangkan
menghasilkan lebih sedikit emisi GRK. Beberapa proyek- ketentuan POJK 60/2017 (minimal 70% pembiayaan
proyek transisi energi yang dibiayai oleh BNI, antara kategori kegiatan usaha berwawasan lingkungan/
lain: KUBL).
BNI telah mengalokasikan 77,0% dari hasil obligasi hijau
Proyek transisi PLTU ke PLTG/GU. kepada 5 sektor sesuai dengan Kerangka Kerja sebagai
berikut:
Pengembangan PLTGas, termasuk transmisi
gas pipa dan infrastruktur atau storage untuk 1,4% 11,2%
cadangan penyangga energi dan sebagai 15,3%
pengurangan pemanfaatan BBM dengan
meningkatkan pemanfaatan gas sebagai sumber
energi yang lebih bersih. 10,3% 61,8%
Mendukung perkembangan produksi EBT dan
mengoptimalkan produksi BBN (biodiesel atau
biohidrokarbon), termasuk PLTSa sebagai hasil
samping pengelolaan sampah.
Energi Terbarukan
Pembiayaan ke sektor PLTS, PLTA,
Transportasi Berkelanjutan
PLTGeotermal dan EBT lainnya sebagai salah
satu sumber program transisi energi. Gedung Berwawasan Lingkungan
Pengelolaan Sampah menjadi Energi
dan Manajemen Limbah
Di sisi lain, BNI menjalankan skema kerja sama Penggunaan Sumber Daya Alam dan
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan
Partnership Investor Own Investor Operate (IO2) dari
PLN. Pembangunan SPKLU adalah upaya nyata BNI
untuk mendorong penggunaan Kendaraan Bermotor
Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, yang akan
berdampak positif untuk lingkungan.
Page 30
Laporan Keberlanjutan 2023
28 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Sementara itu, 22,9% dari hasil obligasi hijau dialokasikan kepada KUBL lainnya sesuai dengan POJK 60 tahun
2017. BNI melakukan monitoring dampak penggunaan dana obligasi hijau oleh debitur dan mencatat dampak positif
terhadap lingkungan sebagai berikut:
233.749 tCO eq 2
54.355,2 MWh
Total reduksi emisi GRK Energi bersih yang
dihasilkan
1.568.897 GJ
150.410 ton/tahun 314.387 ha Penghematan
Pengelolaan sampah Pelestarian lahan konsumsi energi
Informasi lebih lanjut mengenai proyek-proyek yang didanai oleh Obligasi Berwawasan
Lingkungan 2022 dan dampak yang dilaporkan disajikan dalam Laporan Obligasi
Berwawasan Lingkungan BNI 2023 tersedia di situs web BNI pada laman Lingkungan
Hidup, Sosial, dan Tata Kelola: https://www.bni.co.id/en-us/company/bni-esg.
Sustainability Linked Loan (SLL)
Dalam mendukung perubahan menuju masa depan Realisasi penyaluran SLL di 2023, yaitu sebesar Rp4,6
bisnis yang berkelanjutan di Indonesia, BNI menerapkan triliun ke 3 proyek besar, yaitu:
pembiayaan Sustainability Linked Loan (SLL). Program
ini ditujukan untuk mendorong para debitur untuk
melaksanakan aspek LST dalam operasional usahanya.
Debitur mengajukan KPI dan SPT atas target Perusahaan di sektor peternakan dan industri
pengolahan hasil pangan, dengan menetapkan
keberlanjutan yang ditetapkan sesuai dengan strategi
indikator kinerja utama lingkungan yang terkait
bisnis debitur dan telah memperoleh second party
dengan pencapaian target keberlanjutan
opinion (SPO) dari ahli lingkungan yang ditunjuk. Atas yang ditujukan untuk meminimalkan dampak
pencapaian target keberlanjutan ini dalam periode pencemaran air dengan membangun water
waktu yang diperjanjikan, diberikan insentif sesuai recycling facilities di lokasi usaha.
dengan kesepakatan. Adapun kriteria debitur yang
dapat diberikan SLL, di antaranya: Perusahaan di sektor industri pengolahan semen,
dalam mengimplementasikan sustainability
framework dengan target keberlanjutan
Memiliki komitmen, kebijakan, strategi, dan/atau track
meminimalkan dampak emisi karbon.
record kinerja keberlanjutan yang terukur dalam laporan
Keterangan: Progres SPT atas kedua perusahaan tersebut telah sejalan
keberlanjutan, laporan monitoring Iingkungan hidup,
dengan framework SLL. Update progres akan disampaikan setelah laporan
dan/atau dokumen sejenis. dari pihak ketiga rilis.
Memiliki dokumen Kerangka Kerja SLL yang telah Perusahaan di sektor industri pengolahan baja,
mendapatkan Second Party Opinion (SPO) dari Konsultan dalam mengimplementasikan sustainability framework
Independen yang terakreditasi minimal oleh BSN dan/ dengan target keberlanjutan berupa perbaikan
atau KAN atau lembaga akreditasi lain yang diakui peringkat risiko LST. Salah satu debitur mengalami
secara Internasional. perbaikan peringkat risiko LST dari sebelumnya 42,1
Severe Risk menjadi 37,2 High Risk. Kami akan terus
memantau upaya-upaya perbaikan peringkat risiko
Memiliki Key Performance Indicators (KPI) dan LST debitur sehingga dapat mencapai rating yang
Sustainability Performance Target (SPT) yang dituangkan semakin baik ke depannya.
dalam dokumen Kerangka Kerja SLL.
Page 31
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
29
Dukungan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
[FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.2]
Peningkatan pertumbuhan kelompok UMKM telah Pemerintah sendiri menargetkan 10 Juta UMKM dapat
menjadi salah satu pendorong utama dalam proses memiliki NIB sepanjang tahun 2023. Pemerintah
pemulihan ekonomi di Indonesia. Posisi outstanding memberikan kemudahan berusaha kepada UMKM agar
kredit UMKM per akhir 2023, yaitu Rp113,2 triliun, dan naik kelas dengan pendaftaran izin berusaha melalui
38,9% dari jumlah tersebut merupakan Kredit Usaha online single submission (OSS). Sampai dengan akhir
Rakyat (KUR). Total portofolio kredit BNI Xpora pada tahun 2023, upaya percepatan penerbitan NIB bagi
tahun 2023 sebesar Rp33,9 triliun di mana sebesar debitur segmen kecil BNI telah dilakukan kepada 11.387
6,4% dari jumlah tersebut merupakan KUR berorientasi debitur atau sebesar 3% dari total debitur segmen kecil,
ekspor. yaitu 380.078 debitur dan pertumbuhan UMKM yang
telah memiliki NIB secara YoY sebesar 465%.
Selain memberikan dukungan pembiayaan, BNI juga
turut memfasilitasi percepatan UMKM Naik Kelas Di sisi lain, BNI juga telah memetakan pembiayaan
melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). segmen UMKM. Kami mencatat bahwa mayoritas
BNI berkolaborasi dengan Kementerian Investasi/ pembiayaan yang berwawasan lingkungan debitur
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk UMKM, yaitu BNI Millennial SmartFarming (Rp29,4
menyelenggarakan sosialisasi dan bimbingan melalui miliar), yang disusul oleh BNI Desa Digital Khatulistiwa
webinar, sebagai langkah percepatan penerbitan izin (Rp9,5 miliar), dan Program BNI Jejak Kopi Khatulistiwa
berusaha. BNI berharap agar UMKM dapat berkembang (Rp4,5 miliar). Ke depannya, diharapkan portofolio
lebih cepat dan naik ke kelas yang lebih tinggi, bahkan pembiayaan yang berwawasan lingkungan BNI dapat
hingga ke tingkat ekspor (Go Global). terus meningkat sehingga memberikan kontribusi yang
lebih besar terhadap ekonomi hijau.
Page 32
Laporan Keberlanjutan 2023
30 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Bersama Pemangku Kepentingan
Menuju Ketahanan Iklim
Topik Material: Ketahanan Iklim
Pendekatan Kami [3-3]
Keberadaan BNI di Indonesia tidak hanya sebagai corporate citizen, namun juga turut mendukung pencapaian net
zero emission (NZE) dan ketahanan iklim melalui kegiatan usaha yang kami jalankan. Komitmen ini direalisasikan
melalui pengelolaan aspek lingkungan, baik dari sisi internal yaitu pengelolaan pembiayaan dan operasional
bank, maupun sisi eksternal yaitu dengan meningkatkan daya dukung ekosistem lingkungan hidup. BNI telah
memiliki peta jalan LST yang di dalamnya memuat strategi untuk mengurangi emisi GRK dan mendukung NZE.
Dari internal BNI, upaya yang kami lakukan untuk memitigasi isu perubahan iklim adalah dengan melakukan
e昀椀siensi energi dan reduksi emisi. Komitmen kami untuk memitigasi isu perubahan iklim juga tertuang pada
Ketentuan Pelaksanaan E昀椀siensi No. JAL/2.2/1799, E昀椀siensi Penerangan dan Pendinginan Ruangan No.
JAL/3/3564, dan Penggunaan AC Inverter untuk E昀椀siensi Biaya Listrik No. JAL/3/1317. BNI konsisten memberikan
imbauan terkait e昀椀siensi energi dan pengelolaan emisi di seluruh gedung dan kantor yang dikelola. Kami juga
melakukan pembiayaan berwawasan lingkungan dan analisis terhadap risiko kredit terkait lingkungan.
Saat ini, BNI sedang mengembangkan kebijakan mengenai pengelolaan risiko 昀椀nansial terkait iklim dan
melakukan adopsi awal terhadap IFRS S2. Kebijakan tersebut akan dilaksanakan di bawah Divisi Enterprise
Risk Management yang dipertanggungjawabkan secara langsung kepada Direktur Risk Management, kemudian
dilanjutkan untuk disampaikan kepada Sub Komite ESG yang diketuai oleh Wakil Direktur Utama. Kebijakan
untuk mendukung NZE dan menuju ketahanan iklim telah menjadi perhatian dan pengawasan seluruh jajaran
manajemen puncak. Di sepanjang 2023, BNI telah berhasil meningkatkan penyaluran kredit hijau, menjalankan
berbagai inisiatif penurunan emisi GRK dari kegiatan operasional, serta melakukan inventarisasi data emisi GRK
dari pembiayaan.
Kegiatan operasional perbankan tidak memberikan dampak terhadap lingkungan maupun perubahan iklim secara
langsung. Namun demikian, kami menyadari bahwa dengan menyalurkan pembiayaan ke kegiatan usaha para
debiturnya, maka Bank akan berkontribusi memberikan dampak terhadap lingkungan. Untuk itu, BNI menjalankan
pengelolaan portofolio kredit, selektif dalam pembiayaan ke sektor-sektor yang berdampak tinggi terhadap lingkungan
dengan melakukan penilaian risiko LST, meningkatkan pembiayaan KUBL, menjalankan inisiatif pengurangan emisi
GRK, serta mengukur emisi GRK dari aktivitas pembiayaan. Bank juga aktif mendukung Inisiatif Keuangan Program
Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP FI).
Page 33
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
31
Penerapan Analisis Risiko Keuangan terkait Iklim [201-2]
BNI melakukan adopsi awal terhadap IFRS S2 untuk mengelola risiko dan peluang
terkait iklim. Di tahun ini, BNI telah mengembangkan kerangka kerja terkait iklim yang
mencakup aspek tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target. Uraian
singkat dari pengembangan kerangka kerja tersebut sebagai berikut:
1. Tata Kelola
Pengelolaan kinerja LST berada di Departemen d. Pengembangan skema pembiayaan untuk
ESG Management, yaitu di bawah Divisi Enterprise mendukung dan mengembangkan ekosistem
Management yang dibentuk pada Juni 2022 berdasarkan UMKM yang berorientasi lingkungan, seperti
SK DIR No. KP/218/R tanggal 17 Juni 2022. Adapun Jejak Kopi Khatulistiwa – Perhutanan Sosial dan
pengawasan atas pengelolaan terkait kerangka program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).
kerja iklim berada di bawah Sub-Komite ESG yang e. Pembiayaan di sektor transisi energi untuk
beranggotakan Direksi dan SEVP BNI dan merupakan mendorong transisi menuju energi bersih.
bagian dari Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud. f. Melakukan evaluasi atas kemungkinan
Pada Sub-Komite ESG, terdapat Supporting Staff Group penerbitan obligasi berwawasan sustainability
(SSG) untuk koordinasi dan implementasi kerangka lainnya.
iklim yang beranggotakan pimpinan dari divisi dan g. Melakukan kerja sama dengan strategic partner
departemen terkait. untuk menerbitkan produk sustainability
bagi individu, seperti penerbitan kartu kredit
Proses pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh berwawasan lingkungan bekerja sama dengan
proses mitigasi risiko terkait iklim dilakukan melalui WWF dan penerbitan kartu kredit dengan bahan
pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh SSG Sub- baku yang bisa didaur ulang bekerja sama
Komite ESG, minimal 3 bulan sekali ataupun saat dengan AMEX.
diperlukan untuk diambil keputusan. Hasil pemantauan h. Optimalisasi program menabung dengan
dan evaluasi akan disampaikan kepada Sub-Komite ESG sampah untuk meningkatkan awareness pelajar
untuk dimintakan keputusan dari isu-isu yang timbul dalam melakukan pengelolaan sampah plastik.
dan memerlukan Keputusan Direksi. 2. E昀椀siensi energi
a. Penggunaan teknologi hemat listrik.
2. Strategi b. Pengaturan dan optimalisasi penggunaan AC
BNI telah menyusun strategi dalam penerapan kerangka dan lampu di gedung kantor.
iklim, yaitu: c. Penggunaan renewable energy pada Gedung
1. Pengembangan produk berkelanjutan, seperti: Plaza BNI.
a. Peluncuran Sustainability Linked Loan untuk d. Memiliki gedung berserti昀椀kat green building:
mendorong debitur melakukan implementasi Gedung Plaza BNI dan Menara BNI.
LST dan memiliki transition map menuju green. e. Mengembangkan program waste management
b. Pemberian insentif green loan untuk mendorong untuk meminimalkan waste to land昀椀ll.
pertumbuhan portofolio hijau. f. Optimalisasi media online untuk pertemuan-
c. Penyaluran obligasi hijau untuk green project pertemuan.
yang saat ini dilakukan di 5 sektor, yaitu Energi 3 Program nature based solution
Terbarukan, Transportasi Ramah Lingkungan, BNI telah melakukan program penanaman pohon
Gedung Berwawasan Lingkungan, Pengelolaan seluas 281,7 ha sampai dengan tahun 2023. Program
Sampah menjadi Energi dan Manajemen Limbah, ini akan terus dikembangkan sebagai salah satu
dan Penggunaan Sumber Daya Alam dan program reduksi emisi BNI.
Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan. 4. BNI melakukan koordinasi dengan Perusahaan Anak
untuk menyelaraskan pelaksanaan Kerangka Kerja
LST dan Net Zero Roadmap di Perusahaan Anak.
Page 34
Laporan Keberlanjutan 2023
32 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
3. Manajemen Risiko
a. BNI membangun infrastruktur data emisi untuk Business Continuity Management (BCM) di
memperoleh data emisi operasional dari seluruh setiap unit, baik di dalam maupun di luar
kantor BNI pada akhir tahun 2023 sehingga negeri, untuk mengurangi Risiko Operasional
dapat dilakukan monitor atas perkembangan pada saat terjadinya kondisi darurat atau
emisi secara periodik. bencana. Dalam Pedoman Perusahaan terkait
b. BNI telah mengidenti昀椀kasi sektor-sektor dengan Prosedur Business Continuity Management (BCM)
emisi tinggi dalam portofolio kredit segmen dan Crisis Management Protocol (CMP), telah
Corporate, Enterprise dan Commercial. Atas tercantum panduan struktur organisasi Crisis
sektor-sektor emisi tinggi ini, BNI melakukan Management Team (CMT) yang efektif berlaku
pengaturan portofolio melalui Loan Exposure apabila terjadi bencana. Penanganan kondisi
Limit (LEL) di masing-masing industri tersebut. bencana dilengkapi dengan dokumen Rencana
c. Melakukan penguatan Risk Acceptance Criteria Penanganan Kondisi Darurat/Emergency
untuk 18 sektor pada tahun 2023. Response Plan (ERP) yang menjadi acuan bagi
d. Pelaksanaan initial phase of Climate Risk Stress pegawai dan nasabah apabila terjadi bencana di
Test (CRST) pada bulan Juni 2023 atas sektor area gedung/kantor BNI.
Batu Bara (termasuk PLTU), Perkebunan Kelapa f. Penilaian risiko 昀椀sik atas jaminan debitur
Sawit, dan Pulp & Paper. CRST akan kembali dilakukan melalui proses identi昀椀kasi risiko
dilakukan pada tahun 2024 dengan mencakup bencana banjir di lokasi jaminan debitur. Proses
minimal 50% portofolio kredit mencakup sektor- identi昀椀kasi dilakukan melalui penilaian dari
sektor yang disyaratkan oleh OJK. konsultan independen. Atas hasil penilaian
e. Pengelolaan dampak risiko 昀椀sik dalam tersebut dilakukan mitigasi risiko dalam bentuk
operasional kantor BNI telah menerapkan asuransi kerugian atas aset jaminan tersebut.
Manajemen Keberlangsungan Usaha atau
4. Metrik dan Target
Pada tahun 2023, BNI telah melakukan perhitungan emisi GRK cakupan 1, 2, & 3 perjalanan dinas dan emisi pembiayaan
dari segmen Corporate, termasuk di dalamnya portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial. Untuk
mempermudah peninjauan dan penyusunan strategi pencapaian NZE, BNI membagi target NZE menjadi Operasional
dan Pembiayaan.
a. NZE Pembiayaan
Dalam perhitungan emisi pembiayaan, BNI menggunakan data emisi cakupan 3
pembiayaan yang mencakup 90,1% debitur segmen Corporate, termasuk di dalamnya
portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial dengan mengadopsi metode
yang dikembangkan oleh Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF).
BNI telah melakukan identi昀椀kasi emisi yang dihasilkan atas pembiayaan BNI per sektor ekonomi yang dibiayai dan
telah mengkategorikan debitur menjadi dua kategori, yaitu emisi tinggi dan rendah berdasarkan emisi yang dihasilkan
pada sektor tersebut dibandingkan dengan baki debet pembiayaan pada sektor terkait. Hasil pemetaan tersebut
menjadi dasar dalam melakukan portfolio management dan mendorong debitur dalam melakukan transisi energi.
b. NZE Operasional
Dalam perhitungan emisi operasional, BNI menggunakan data emisi cakupan 1,
2, dan 3 perjalanan dinas yang mencakup data emisi 5 Kantor Pusat dan 87,4% Target Net Zero
Kantor Wilayah/Cabang. Pada emisi cakupan 1, BNI telah melakukan perhitungan Emission BNI
emisi operasional atas penggunaan BBM-Solar untuk genset dan freon AC. Pada
emisi cakupan 2, dilakukan perhitungan penggunaan listrik dari seluruh Kantor BNI Memiliki Target NZE
Pusat dan Kantor Wilayah/Cabang BNI. Untuk emisi cakupan 3, telah dilengkapi Operasional pada Tahun 2028
dan NZE Pembiayaan
dengan perhitungan emisi perjalanan dinas udara dan perjalanan dinas darat yang
pada Tahun 2060
dilakukan oleh pegawai Kantor Pusat dan Kantor Wilayah/Cabang BNI.
Page 35
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
33
Inventarisasi Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan [FN-CB-410b.1]
BNI mengidenti昀椀kasi emisi GRK cakupan 3 yang dihasilkan dari portofolio kreditnya untuk mendukung komitmen kami
dalam mengurangi emisi dari aktivitas pembiayaan. Ke depan, BNI akan melakukan manajemen portofolio terutama
bagi sektor industri yang memiliki emisi tinggi dan mendorong debitur di sektor tersebut ke arah transisi energi.
Pembatasan pembiayaan di sektor-sektor tertentu seperti pembangkit listrik berbasis fossil fuel akan sepenuhnya
mengikuti ketentuan dan roadmap dari Pemerintah RI. Selain itu, BNI juga mendorong debitur di sektor-sektor ini untuk
memenuhi ketentuan aspek LST melalui penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC) debitur serta mendorong debitur
untuk segera memiliki dan memulai transition map. Perhitungan Emisi Pembiayaan BNI mencakup 90,1% dari total
portofolio BNI segmen Corporate, termasuk portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial posisi Des 2023.
Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan per Segmen Kredit [FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3]
Outstanding Plafond Emisi GRK
Segmen
(Rp miliar) (Ton CO2eq)
Corporate 294.106,1 18.331.917
International 31.350,5 3.862.162
Enterprise dan Commercial 102.858,9 6.208.774
Total 428.315,5 28.402.853
Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan per Sektor Usaha [FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3]
Outstanding Plafond Emisi GRK
Segmen
(Rp miliar) (Ton CO2eq)
Industri Pengolahan 123.868,2 12.680.249
Perdagangan 43.303,8 3.486.964
Pertambangan 17.181,4 1.077.915
Transportasi, Penunjang Angkutan & Pergudangan 25.966,2 1.325.002
Listrik, Gas, dan Air 29.421,3 3.962.670
Pertambangan dan Perdagangan Batu Bara 20.448,7 1.934.287
Pertanian, Kehutanan, & Perikanan 42.489,3 2.752.573
Real Estate 19.603,8 289.825
Konstruksi 52.381,6 126.209
Lainnya 53.651,3 767.159
Total 428.315,5 28.402.853
Perhitungan emisi GRK dari pembiayaan mengadopsi metode yang dikembangkan oleh PCAF. [FN-CB-410b.4]
Page 36
Laporan Keberlanjutan 2023
34 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengelolaan Risiko LST pada Pembiayaan [FS1, FS2, FS3][FN-CB-410a.2]
Pengelolaan risiko dari kegiatan perbankan dilakukan dengan hati-hati dan prosesnya
telah mempertimbangkan aspek LST. Direktur Risk Management bersama Komite Kredit
menjalankan fungsi penilaian atas risiko pada aktivitas pembiayaan. Komite Kredit
akan dihadiri oleh pejabat yang diberikan kewenangan untuk memutus kredit secara
berjenjang. Atas pembiayaan yang diberikan, akan dilakukan monitoring dan selanjutnya
dimintakan persetujuan kepada Komite Kredit pada proses reviu periodik yang dilakukan
minimal 1 tahun sekali.
Alur Proses Pipeline Management dengan Mempertimbangkan LST
Leader Generator Pre-Screening
Mencari prospek melalui: Screening awal & pemeriksaan karakter
• Data transaksi Mengurangi prospek yang tidak memenuhi syarat dari awal
• Referral memperhatikan:
• Coldprospect • Risiko bencana per regional
• Kontak pribadi • Kenali potensi disaster
• Asosiasi-asosiasi sector industry prioritas • Prioritas peningkatan portofolio di luar daerah potensi disaster
(geogra昀椀s, geologis, hidrologis, dan demogra昀椀s)
Business Risk Acceptance Criteria
Acceptance • RAC per Sektor Industri yang masuk dalam “Appetite”
Pipeline Committee
• RAC yang lebih ketat per Sektor Industri yang masuk
monitoring Flagging
portofolio hijau dalam “Limited/No Appetite”
• RAC yang ada memperhitungkan aspek LST
Sebelum memberikan pembiayaan kepada calon debiturnya, BNI menjalankan serangkaian proses penilaian kelayakan
pemberian kredit yang melibatkan lintas fungsi. Internal Audit (IAD) akan terlibat dalam pelaksanaan audit untuk menilai
kecukupan pengelolaan risiko dan pengendalian intern di masing-masing unit, termasuk pada proses kredit. Pada saat
peninjauan proposal kredit, kami melakukan identi昀椀kasi dan monitoring terhadap risiko LST. Bank juga memiliki standar
prosedur perkreditan yang mewajibkan AMDAL untuk rencana usaha/kegiatan yang diwajibkan atau Upaya Pengelolaan
Lingkungan (UKL) - Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengelolaan Aspek LST dalam Proses Persetujuan Kredit
Unit Bisnis Divisi Compliance Unit Administrasi Kredit/
Melakukan pemeriksaan Melakukan Credit Compliance Review (C2R) untuk memastikan Divisi Credit Operations
(assessment) terkait identi昀椀kasi bahwa proses kredit sudah mematuhi semua ketentuan yang Melakukan dokumentasi
risiko dan peluang. berlaku, termasuk peraturan perundangan dalam LST. administrasi kredit.
Unit Risiko (CER, CMR, dan ERM) Komite Kredit
Unit Risiko dengan mempertimbangkan faktor LST, melakukan fungsi Menganalisis debitur/calon debitur termasuk
identi昀椀kasi, mengukur, memitigasi, memantau, dan melaporkan risiko seluruh risiko beserta mitigasi risikonya berdasarkan
yang melekat pada aktivitas bisnis dengan mengacu pada Industry pertimbangan dari hasil uji kepatuhan, untuk
Risk Rating (IRR), Industry Risk Appetite (IRA), dan Risk Acceptance kemudian memberikan keputusan menyetujui dan/
Criteria (RAC) yang ditetapkan oleh Divisi ERM. Ketentuan yang atau menolak kredit.
ditetapkan tersebut juga telah mempertimbangkan faktor LST.
Page 37
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
35
Pembiayaan pada Sektor dengan Risiko Keberlanjutan Tinggi
[FN-CB-410a.1, FN-CB-410a.2, FN-CB-550a.2]
Bank memiliki panduan sektor yang mengatur syarat minimum keberlanjutan yang perlu dipenuhi, hal yang dilarang,
dan aspek yang didorong untuk praktik keberlanjutan. Oleh karenanya, BNI memiliki 4 sektor yang diidenti昀椀kasi
memiliki risiko tinggi terkait LST, yaitu sektor kelapa sawit, pertambangan, konstruksi, dan energi. Beberapa kriteria
penilaian risiko LST yang dipersyaratkan oleh BNI, di antaranya:
Segmen Corporate dan Enterprise
Sektor Kriteria Aspek LST
Perkebunan dan • Memiliki AMDAL dan izin lingkungan lainnya.
Industri Pengolahan • Memiliki atau sedang proses serti昀椀kasi RSPO atau ISPO.
Kelapa Sawit • Tidak terdapat gangguan lingkungan atau sosial dalam 5 tahun terakhir.
Tambahan khusus untuk Industri Pengolahan Sawit, ditambahkan:
• Memiliki PROPER minimal kategori BIRU apabila sudah dinilai.
Pertambangan Bijih BNI masuk ke dalam sektor tambang secara terpilih terutama untuk mendukung pembangunan
Logam infrastruktur dan sektor pembangunan strategis lainnya.
Mine Operator:
• Memenuhi minimal PROPER BIRU (apabila telah dinilai) dapat berupa PROPER Pusat maupun
PROPER Daerah.
• Mempunyai tim khusus untuk pelaporan ke BoD untuk mengelola masalah tanggung jawab sosial
perusahaan.
• Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan di lokal dan internasional dari
debitur/grup usaha.
• Debitur/grup usaha telah memenuhi atau memiliki program yang dapat dipantau untuk pemenuhan
Parameter Faktor Kualitatif LST yang ditetapkan BNI sesuai dengan ketentuan regulasi.
Smelter:
• Telah mendapat persetujuan analisis dampak lingkungan (AMDAL), baik izin sendiri atau melalui
kawasan/wilayah usaha.
• Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan internasional.
• Mematuhi peraturan tentang polusi udara & kebisingan termasuk dispersi debu.
• Mematuhi peraturan tentang pengolahan air, sedimen dan air limbah serta pengelolaan bahan
limbah berbahaya.
• Mengelola dampak sosial dan budaya pada masyarakat setempat.
• Konservasi satwa liar/manajemen ekologi habitat lokal.
• Memenuhi kepatuhan atas UU ketenagakerjaan, baik tenaga kerja asing (TKA) maupun tenaga kerja
lokal.
Perdagangan logam • Barang/produk yang dijual bukan berasal dari hasil tambang atau pengolahan yang bermasalah
dan Bijih Logam hukum/ilegal.
• Rekanan/pemasok tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan
internasional.
Industri Barang Logam • Telah mendapat persetujuan analisis dampak lingkungan.
(Fabricator) • Bahan baku bukan berasal dari hasil tambang atau pengolahan yang bermasalah hukum/ilegal.
• Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan internasional.
• Mematuhi peraturan tentang polusi udara & kebisingan termasuk dispersi debu.
• Mematuhi peraturan tentang pengolahan air, sedimen dan air limbah.
• Mematuhi peraturan tentang pengelolaan bahan limbah berbahaya.
• Mengelola dampak sosial dan budaya pada masyarakat setempat.
• Konservasi satwa liar/manajemen ekologi habitat lokal.
Page 38
Laporan Keberlanjutan 2023
36 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Sektor Kriteria Aspek LST
Konstruksi secara • Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan dalam 5 tahun terakhir (antara lain: tidak ada
Umum dan Konstruksi penyerobotan lahan dan ganti rugi lahan yang wajar).
Jalan Tol • Mematuhi aturan Good Corporate Governance (GCG).
Tambahan khusus untuk Konstruksi secara Umum:
• Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan, keselamatan &
kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi akibat bahan-bahan berbahaya,
menggunakan/menjaga sumber air alami.
Tambahan khusus untuk Konstruksi Jalan Tol:
• Penerapan aturan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memastikan kontraktor dan sub-kontraktor
memenuhi dan mematuhi peraturan terkait lingkungan sosial dan tata kelola selama proses
pembangunan jalan tol.
Ketenagalistrikan • Telah memiliki AMDAL atau rencana Pengelolaan Lingkungan sesuai dengan regulasi di sektor
ketenagalistrikan.
• Memiliki serti昀椀kat atau rencana pengelolaan K3 (bagi debitur ataupun kontraktor).
• Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan terkait proyek.
• Telah memenuhi atau memiliki program yang dapat dipantau untuk pemenuhan Parameter Faktor
Kualitatif LST yang ditetapkan BNI sesuai dengan ketentuan regulasi.
Real Estate • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada kelangsungan
usaha.
• Kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah (RT & RW).
• Tepat guna lahan (kesesuaian lahan dengan fungsinya berdasarkan rencana induk (master plan)
kawasan/wilayah), Koe昀椀sien Dasar Bangunan (KDB), Koe昀椀sien Luas Bangunan (KLB).
• Memiliki AMDAL atau perizinan lingkungan lainnya.
Telekomunikasi • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak kepada kelangsungan
usaha.
• Memenuhi aturan Good Corporate Governance (GCG).
• Memiliki perizinan dari pemerintah setempat untuk pendirian menara telekomunikasi atau
infrastruktur telekomunikasi lainnya.
• Telah memiliki IMB atau perizinan lain yang dipersamakan dengan IMB dan AMDAL serta perizinan
terkait lingkungan lainnya.
Industri Kimia • Minimal PROPER BIRU apabila sudah dinilai.
• Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak kepada kelangsungan
usaha.
• Memiliki AMDAL dan izin lingkungan lainnya.
• Memiliki serti昀椀kat sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3).
Industri Semen • Memenuhi minimal PROPER BIRU.
• Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak signi昀椀kan kepada
kelangsungan usaha atau berhentinya operasional usaha.
• Mematuhi Good Corporate Governance (GCG).
Fast Moving Consumer • Aspek Lingkungan: Perusahaan memiliki AMDAL atau perizinan lingkungan lainnya.
Goods (FMCG) • Aspek Sosial: Perusahaan memiliki sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan
(K3L).
• Aspek Tata Kelola: Memenuhi ketentuan dan perizinan yang berlaku sesuai jenis usaha.
• Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
kelangsungan usaha.
Rumah Sakit • ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan.
• Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada kelangsungan
usaha.
• Tidak ada berita malpraktik yang berdampak pada kelangsungan usaha.
• Memiliki unit pengelolaan limbah rumah sakit sesuai dengan peraturan pemerintah.
Farmasi • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Tidak pernah ada berita efek samping fatal dari obat yang diproduksi atau dijual yang berdampak
pada keberlangsungan usaha.
• Memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh regulator termasuk AMDAL atau perizinan
lingkungan lainnya.
Page 39
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
37
Di BNI, sektor minyak dan gas (migas) termasuk pada industri yang limited appetite, sehingga terkait RAC kriterianya
tidak dikategorikan secara khusus. Namun jika terdapat prospek pada sektor migas akan dipilih secara selektif dan
diprioritaskan pada pemain utama dengan kinerja di atas rata-rata industri, memiliki kebijakan mengenai pengelolaan
aspek LST, memiliki kontribusi produksi nasional, cadangan mineral termasuk 10 besar di Indonesia. Pada sektor
migas, mayoritas bergerak pada industri mid-stream dan hilir industri (pengolahan bahan mentah pada tahapan
selanjutnya).
Segmen Commercial
Sektor Kriteria Aspek LST
Perdagangan Umum • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 2 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
Industri Pengolahan Umum
Perdagangan Ekspor Impor
Industri Kimia, Karet, dan Plastik • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
Penyedia Akomodasi
Transportasi
Perkebunan Kelapa Sawit (Hulu) • Memiliki serti昀椀kat RSPO/ISPO atau sedang dalam proses serti昀椀kasi ISPO/RSPO.
• Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Tidak ada berita atau isu negatif terkait pembakaran atau penyerobotan dalam
pembukaan lahan.
Jasa Usaha Persewaan • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Khusus sub sub-sektor real estate memenuhi dan mematuhi peraturan yaitu:
hak guna lahan, keselamatan & kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi,
meminimalisasi akibat bahan-bahan berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air
alami, dll.
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Tidak ada berita malpraktik yang berdampak pada kelangsungan usaha.
Konstruksi • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 4 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan,
keselamatan & kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi
akibat bahan bahan berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air alami, dll.
Page 40
Laporan Keberlanjutan 2023
38 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Segmen Retail Productive
Sektor Kriteria Aspek LST
Perdagangan Besar Dalam
Negeri (Wholesale)
Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 2 tahun terakhir yang berdampak pada
Perdagangan Eceran (Retail)
keberlangsungan usaha.
Industri Pengolahan
Makanan dan Minuman
Industri Kimia
Perdagangan Ekspor Impor
Transportasi Umum
Perkebunan Kelapa Sawit • Area tanam tidak berada pada area tanah gambut dan atau konservasi hutan.
(Hulu) • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Tidak ada berita atau isu negatif terkait pembakaran atau penyerobotan dalam pembukaan lahan.
Konstruksi • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 4 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
• Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan, keselamatan
& kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi akibat bahan bahan
berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air alami, dll.
Penyedia Akomodasi • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
keberlangsungan usaha.
BNI memastikan bahwa pembiayaan diberikan kepada sektor yang produktif, bertanggung jawab, dan tidak merusak
lingkungan. Untuk mencapai hal ini, Unit Bisnis Banking secara berkala melakukan pengawasan melalui sistem
watchlist dan membuat peringkat. Hasil pemantauan dilaporkan kepada Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
(CER) dan Divisi Commercial Credit Risk (CMR) setiap tiga bulan. Selain itu, setiap unit yang bertanggung jawab harus
melakukan audit internal kepada sampel debitur sebagai bagian dari pengawasan. BNI akan melakukan veri昀椀kasi
kepada pihak terkait jika ditemukan pelanggaran terhadap aspek LST. Jika debitur terbukti tidak mematuhi peraturan
LST, Bank dapat melakukan penyesuaian (down grading). Pada tahun 2023, tidak ada down grading terhadap debitur
terkait LST.
Exclusion List
BNI tidak memberikan pembiayaan pada kegiatan usaha yang
teridentifikasi terlibat dalam hal-hal berikut ini:
Dilarang oleh Penebangan liar Kerja paksa, eksploitasi Pelanggaran hak Dilarang oleh
Pemerintah anak, pelanggaran hak asasi masyarakat Pemerintah apabila
manusia menghancurkan
situs warisan dunia
Politically exposed Penjualan dan Industri dan penjualan Perjudian dan pencucian Perdagangan hewan
person (PEP) produksi narkotika senjata uang yang dilindungi
Page 41
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
39
Pengelolaan Risiko Lingkungan dalam Portofolio Kredit [FS8]
Risiko lingkungan akan berdampak langsung pada perubahan iklim jika tidak dimitigasi. Oleh karenanya, BNI
memperketat pengawasan terhadap risiko lingkungan dari aktivitas pembiayaan berdasarkan industry risk appetite dan
risk acceptance criteria guna mencegah kerusakan lingkungan yang mencakup deforestasi, kehilangan keanekaragaman
hayati, penebangan hutan, banjir, kekeringan, serta polusi dan pencemaran lingkungan.
Di samping itu, BNI juga telah memetakan risiko lingkungan debiturnya berdasarkan Taksonomi Hijau Indonesia (THI).
Persyaratan pengelolaan risiko lingkungan di masing-masing industri berbeda-beda, seperti adanya kepemilikan
serti昀椀kat Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi industri perkebunan
kelapa sawit, adanya penilaian PROPER untuk industri pembangkit listrik, migas, manufaktur, dan tambang lainnya,
serta serti昀椀kat pengelolaan lingkungan lainnya, seperti Forest Stewardship Council (FSC), ISO 14001, dan Sistem
Veri昀椀kasi Legalitas Kayu (SVLK).
Klasifikasi Debitur Taksonomi Hijau Indonesia (THI) Berdasarkan Baki Debet
25,7% 17,0% 28,3%
24,8%
Komposisi Komposisi
Debitur 11,5% Debitur
2023 2022
12,4%
37,1% 43,3%
Hijau (low risk) Kuning (medium risk) Merah (high risk) Belum memiliki kategori
Jumlah Debitur dengan Kepemilikan Sertifikat Pengelolaan Aspek Lingkungan
Jumlah Debitur
Sertifikat Prinsip Berkelanjutan
2023 2022
RSPO/ISPO 49 33
Proses memperoleh RSPO/ISPO 9 36
PROPER BIRU 50 52
PROPER HIJAU 5 6
PROPER EMAS 11 7
Sistem Veri昀椀kasi Legalitas Kayu (SVLK) 16 5
Total Debitur 140 139
Page 42
Laporan Keberlanjutan 2023
40 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengawasan atas Penilaian LST Debitur [FS9]
Pedoman Perusahaan (PP) Perkreditan Bank Perusahaan segmen Corporate, Enterprise, Commercial, dan Retail
Productive serta PP Perkreditan Konsumer Organik mencakup kebijakan perkreditan yang berlaku untuk setiap
segmen kredit. BNI mengawasi kepatuhan ketepatan pembayaran, prospek bisnis, dan kondisi keuangan debitur.
Penerapan prinsip kehati-hatian mencakup penerapan kebijakan pemantauan kredit debitur, pelaksanaan audit dan
pemantauan portofolio secara berkala, penanganan kredit bermasalah, hingga restrukturisasi kredit.
Internal Audit (IAD) telah melakukan audit terhadap debitur yang bisnisnya berpotensi memiliki dampak negatif
terhadap lingkungan. Selama periode pelaporan, audit dilakukan terhadap 52 debitur segmen Corporate, di antaranya
berasal dari sektor transportasi, industri semen, konstruksi, real estate, industri serat buatan, minyak & gas bumi,
telekomunikasi, energi listrik, FMCG, perkebunan kelapa sawit, dan industri kimia. Proses audit dilakukan secara
tahunan dan tematik.
Eskalasi Penanganan Kredit yang Bermasalah terhadap Aspek LST
Proses pemantauan kredit debitur di seluruh aspek • Unit Bisnis dan Unit Risiko melakukan analisis
dilakukan secara berkala. Adapun jika terdapat indikasi mendalam terhadap permasalahan aspek LST dan
pelanggaran atas ketentuan Bank dalam masa kredit dampaknya terhadap debitur dan/atau calon debitur
berjalan, maka akan dilakukan analisis atas penyebab (antara lain kinerja keuangan dan operasional,
dan dampak yang timbul atas pelanggaran tersebut. kemampuan membayar serta reputasi) dan BNI
Apabila pelanggaran yang timbul sifatnya temporer dan (antara lain pengamanan aset agunan kredit,
berdampak rendah maka akan dilakukan penanganan reputasi, dan potensi permasalahan hukum).
oleh unit terkait untuk membantu debitur memenuhi • Dalam pelaksanaanya, BNI dapat meminta atau
kembali ketentuan Bank, sedangkan pelanggaran bekerja sama dengan pihak eksternal yang dinilai
yang timbul sifatnya permanen dan berdampak tinggi, kompeten dan independen.
maka akan dilakukan penanganan oleh unit terkait dan
diusulkan kepada Komite Kredit yang berwenang sesuai Berdasarkan hasil veri昀椀kasi, komunikasi dan koordinasi
dengan limit kredit bila diperlukan. intensif, serta analisis mendalam tersebut, BNI
melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan dalam
Sesuai dengan pedoman dan kebijakan perusahaan, perjanjian kredit bagi debitur dan/atau regulasi yang
khususnya bidang perkreditan, terhadap debitur dan/ berlaku, antara lain:
atau calon debitur yang diduga atau telah terbukti • Memberikan batas waktu penyelesaian
bermasalah terhadap aspek LST, BNI tetap patuh pada permasalahan aspek LST kepada debitur apabila
peraturan dan melakukan upaya sebagai berikut: berdasarkan analisis BNI, debitur dapat melakukan
• Unit Bisnis dan Unit Risiko melakukan veri昀椀kasi upaya penyelesaian permasalahan aspek LST
terhadap dugaan permasalahan aspek LST yang tersebut.
melibatkan debitur dan/atau calon debitur beserta • Mengenakan denda atau meningkatkan suku bunga
fasilitas kredit yang telah dan/atau akan diberikan. apabila permasalahan aspek LST tersebut berpotensi
• Unit Bisnis dan Unit Risiko bersama dengan Divisi menimbulkan kerugian material bagi BNI.
BNI terkait lainnya melakukan komunikasi dan • Menghentikan sementara atau menonaktifkan
koordinasi intensif dengan debitur dan/atau calon fasilitas kredit kepada debitur atau menunda
debitur beserta pihak eksternal yang terkait sebagai hingga menghentikan proses permohonan kredit
tindak lanjut dugaan permasalahan aspek LST. bagi calon debitur sampai terdapat kepastian dan/
atau penyelesaian dugaan permasalahan aspek LST
dimaksud.
• Meminta debitur untuk melakukan penyelesaian/
pelunasan fasilitas kredit.
• Tindakan lainnya sesuai dengan hasil analisis BNI
atau rekomendasi dari pihak eksternal.
Page 43
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
41
Climate Risk Stress Testing (CRST) [FN-CB-550a.2]
BNI mendukung pemerintah dalam menjalankan uji ketahanan terkait risiko perubahan iklim dan lingkungan yang
merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh OJK untuk menilai tingkat kesiapan Bank dalam mengelola risiko
dengan lebih baik. Pada tahun 2023, dilakukan initial phase of Climate Risk Stress Testing (CRST). Metode CRST yang
digunakan adalah metodologi Network for Greening the Financial System (NGFS) yang meliputi skenario orderly,
disorderly, dan hot house world dengan time horizon tahun 2025, 2030, 2040, dan 2050. Cakupan risiko yang diukur
merupakan risiko kredit. Cakupan CRST segmen Corporate, Enterprise, dan Commercial. untuk sektor berdampak
tinggi kepada lingkungan, yaitu sektor Batu Bara, PLTU, Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pulp & Paper yang mencakup
10,4% dari total portofolio BNI.
01 02
Hasil CRST menunjukan
bahwa terdapat dampak yang Pada ketiga skenario, sektor Batu Bara Sementara sektor Perkebunan
merupakan sektor yang paling terdampak Kelapa Sawit dan Pulp & Paper
timbul dari ketiga skenario
tinggi, di sepanjang time horizon stress test terdampak tinggi pada skenario
NGFS untuk masing-masing
diperlukan adanya peningkatan Expected Credit disorderly dan hot house world untuk
sektor sebagai berikut: Loss (ECL) yang cukup tinggi. time horizon tahun 2050.
Saat ini, Bank melakukan penajaman atas asumsi data dan metodologi perhitungan CRST sehingga BNI dapat
memperbaiki kualitas hasil CRST dan melakukan stress test untuk seluruh sektor industri. Pada tahun 2024 akan
dilakukan CRST yang mencakup 50% portofolio BNI sesuai dengan arahan OJK.
Initial phase Tindak Lanjut
– CRST BNI – Piloting
2023 CRST 2024
Skenario NGFS Melengkapi dengan skenario dan cakupan portofolio
Orderly, Disorderly, dan Hot House World. sebagai berikut:
Jangka waktu stress test Skenario NGFS
2025, 2030, 2040, 2050 • Orderly: Net Zero 2050, Below 2oC
• Disorderly: Delayed Transition, Divergent Net Zero
Cakupan portofolio
• Hot House: Current Policy, NDC
• Menggunakan tiga sektor ekonomi, yaitu Batu Bara
termasuk PLTU, Perkebunan Kelapa Sawit, dan Cakupan portofolio
Pulp & Paper, di segmen Corporate, Enterprise, dan • Kredit konsumer: mortgage
Commercial. • Kredit produktif dari enam sektor ekonomi, yaitu:
• Cakupan data tersebut adalah sebesar 10,4% dari • Agriculture, Forestry, & Fisherles
portofolio kredit BNI. • Mining & Excavation
• Electricity, Gas, Steam/Hot Water, & Air
Faktor risiko
Conditioned Procurement
• Risiko 昀椀sik: banjir & kebakaran hutan.
• Construction
• Risiko transisi: perubahan harga karbon, kebijakan
• Transportation & Warehousing
terkait iklim, harga komoditas, dan harga BBM.
• Manufacture
• Cakupan data tersebut adalah sebesar 50% dari
portofolio kredit BNI.
Dalam penilaian risiko 昀椀sik terhadap risiko operasional BNI, sesuai dengan panduan OJK, BNI melakukan penilaian
atas risiko kebencanaan banjir dan kekeringan/kebakaran hutan. BNI melakukan analisis Data Indeks Risiko Bencana
Indonesia (IRBI) tahun 2021 dan Data Monitoring Bencana di BNI.
Page 44
Laporan Keberlanjutan 2023
42 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan data IRBI, sebanyak 70% lokasi kantor Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa potensi
BNI berada di kabupaten yang memiliki tingkat Indeks Risiko Fisik yang disebabkan karena bencana banjir dan
Risiko Bencana yang Tinggi atas bencana akibat kebakaran hutan terhadap Risiko Operasional di BNI
perubahan iklim, yaitu banjir. Adapun berdasarkan Data tergolong rendah. Upaya digitalisasi pelayanan BNI dan
Monitoring Bencana di BNI, tidak banyak lokasi gedung/ pengalihan layanan kepada cabang terdekat merupakan
kantor BNI yang berada di kabupaten dengan Indeks salah satu mitigasi risiko untuk menjaga transaksi dan
Risiko Banjir Tinggi terdampak banjir selama 5 tahun aktivitas perbankan nasabah BNI tetap berjalan pada
terakhir. Lokasi yang mengalami bencana banjir, hanya kondisi terjadi bencana. Hal tersebut juga dilengkapi
terdampak dalam kurun waktu kurang dari tiga hari dan dengan penanganan asuransi yang menutupi kerugian
tidak menghambat kegiatan operasional bank. Lebih seluruh aset gedung/bangunan BNI apabila timbul biaya
lanjut, gedung/kantor BNI berlokasi di kota/kabupaten atas kerusakan gedung/kantor BNI akibat bencana.
sehingga tidak terekspos risiko atas terjadinya bencana
kebakaran hutan.
Tanggung Jawab Produk dan/atau Jasa Keuangan
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Dampak Positif dan Negatif Produk/
Keamanannya bagi Pelanggan Jasa Keuangan Berkelanjutan
[416-1, 416-2][FS15] Sebelum meluncurkan suatu produk dan/atau jasa
BNI memastikan bahwa seluruh (100%) produk dan keuangan, Bank selalu mempertimbangkan dampak
jasa keuangan yang diluncurkan telah melalui proses dan risikonya. Dalam pembuatan produk atau jasa
evaluasi keamanan. Upaya ini merupakan wujud keuangan, diharapkan memiliki risiko LST dan dampak
tanggung jawab BNI dalam menjamin keamanan privasi negatif yang minimum, namun memberikan dampak
pelanggan dalam menggunakan produk dan/atau jasa positif maksimum.
keuangan. Beberapa divisi terlibat dalam evaluasi
produk dan/atau jasa keuangan, antara lain Divisi Penyaluran pembiayaan melalui program-program,
Compliance yang bertanggung jawab untuk memastikan seperti KUBL, program BUMI, Jejak Kopi Khatulistiwa,
kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia; Divisi Sustainability Linked Loan, dan pembiayaan di transisi
Legal untuk mengidenti昀椀kasi dan menganalisis aspek energi telah membawa dampak positif terhadap
hukum sebagai upaya mitigasi risiko hukum terhadap lingkungan dengan mendorong debitur untuk
produk dan/atau jasa keuangan; Divisi Enterprise Risk memenuhi proses transisi ke energi bersih maupun
Management yang menganalisis upaya mitigasi risiko aspek lingkungan lainnya. Penyaluran obligasi hijau
yang mungkin timbul dari produk/jasa keuangan; serta dari sisi pendanaan telah memberikan dampak adanya
Satuan IT yang melakukan pemeriksaan produk/jasa reduksi emisi GRK sebesar 233.749 tCO2eq, energi bersih
keuangan dari segi prosedur operasional dan teknologi, yang dihasilkan sebesar 54.355,2 MWh, pengelolaan
serta melaksanakan Post Implementation Review (PIR). sampah sebesar 150.410 ton/tahun, penghematan
konsumsi energi sebesar 1.568.897 GJ, dan pelestarian
Hasil PIR akan menentukan proses selanjutnya; jika lahan 314.387 ha.
hasilnya masih menunjukkan kekurangan, PIR akan
dilakukan lagi. Menurut hasil PIR, barang dan jasa yang Lebih lanjut, program inklusi keuangan melalui program
sudah memenuhi syarat dari sisi operasional, teknologi, menabung dengan sampah meningkatkan kesadaran
dan risiko akan diizinkan oleh Bank Indonesia dan pelajar dan masyarakat untuk peduli lingkungan. BNI
Otoritas Jasa Keuangan untuk mendapatkan persetujuan Agen46 yang telah mencapai daerah terpencil, terdepan,
lebih lanjut sebelum diluncurkan ke masyarakat. Pada dan terluar (3T) juga memperkuat layanan perbankan
tahun 2023, tidak ada produk dan/atau jasa keuangan BNI untuk wilayah-wilayah dan masyarakat yang
baru yang diluncurkan BNI yang mendapatkan memiliki keterbatasan mengakses layanan perbankan.
pengaduan hingga kemudian ditarik kembali. Adapun untuk produk dan layanan perbankan digital
memiliki dampak negatif dan risiko, seperti keamanan
data, privasi pelanggan, dan cybercrime. Oleh karena
itu, Bank menggunakan infrastruktur IT yang memadai
untuk memperkuat sistem keamanan data.
Page 45
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
43
Praktik Operasi yang Adil dan Persaingan yang Sehat
[2-27, 206-1][FN-CB-510a.1]
Sesuai dengan undang-undang, peraturan, norma sosial, dan Kode Etik, BNI berkomitmen untuk menerapkan praktik
operasi yang adil. Hal direalisasikan melalui pengelolaan aset intelektual yang baik, hubungan yang adil dengan
pemangku kepentingan, dan penghapusan kon昀氀ik kepentingan dengan pemasok, kompetitor, atau pihak terkait
lainnya, baik internal maupun eksternal. Selain itu, BNI mematuhi undang-undang antimonopoli dan menjalankan
persaingan yang sehat. Pada tahun 2023, tidak terdapat perkara pidana dan/atau perkara perdata yang sedang
dihadapi BNI serta BNI tidak dikenakan sanksi ataupun denda yang berkaitan dengan dugaan ketidakpatuhan
terhadap peraturan praktik persaingan sehat.
Menegakkan antikorupsi, antisuap, dan anti-fraud di
01 lingkungan kerja.
Menghormati dan mendukung perlindungan pada
02 kekayaan intelektual.
Menerapkan praktik perdagangan yang adil dan
03 menghindari monopoli, yang dilakukan dengan
Beberapa bentuk menjaga hubungan saling percaya dan adil dengan
praktik operasi mitra kerja/pemasok/vendor sesuai dengan kode etik
yang adil yang telah dan pakta integritas.
dilakukan BNI, yaitu:
Mematuhi peraturan dan membayar pajak kepada
04 pemerintah sesuai perhitungan yang benar.
Menjaga keberlanjutan rantai nilai di berbagai bidang,
05 seperti pada manajemen SDM, pengembangan
produk dan layanan, hingga pengembangan teknologi
informasi, dengan tetap memperhatikan peraturan
dan kebijakan untuk menangani isu HAM, privasi
pelanggan, hingga pelestarian lingkungan.
Tidak berkontribusi dalam politik dan
06
tidak memiliki keterlibatan dalam politik
Selain itu, BNI juga tidak terlibat dalam kontribusi politik, baik dalam bentuk uang
ataupun barang yang diberikan secara langsung dan tidak langsung. Seluruh pegawai
BNI juga tidak yang tergabung dalam partai politik maupun mencalonkan diri dalam
partai politik. [415-1]
Page 46
Laporan Keberlanjutan 2023 44 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 02 BNI UNTUK NASABAH
Page 47
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
45
Sistem Pengamanan Data
dan Perlindungan Privasi Pelanggan [FN-CB-230a.2]
Topik Material: Keamanan Data dan Keamanan Siber
Pendekatan Kami [3-3]
Seiring dengan berkembang transformasi digital, BNI mengembangkan layanan perbankan digital yang dapat
memberikan kemudahan bagi nasabah. Meski demikian, Bank perlu mengelola risiko dan peluang yang timbul
dari kecanggihan teknologi dan digitalisasi yaitu terkait keamanan data dan perlindungan privasi pelanggan
dari cybercrime. Upaya manajemen keamanan data dan perlindungan privasi pelanggan juga menjadi bagian
dari komitmen BNI dalam menghormati HAM.
Pengembangkan infrastruktur teknologi dan inovasi digital terus dilakukan dengan pendekatan berbasis data
analytics, customer experience, dan perluasan kerja sama, yang diimbangi dengan penguatan sistem manajemen
keamanan data. BNI mematuhi peraturan yang berkaitan dengan perlindungan privasi nasabah yaitu peraturan
OJK No.1/OJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan Undang-Undang No.27 tahun
2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. BNI pun mengacu pada kebijakan internal mengenai pengamanan
informasi, meliputi beberapa prosedur terkait keamanan dan klasi昀椀kasi data. Target dan komitmen BNI
adalah nihil kebocoran data. Keamanan data dan privasi pelanggan merupakan bagian integral dari sistem
manajemen keamanan data, yang menjadi tanggung jawab Divisi Chief Information Security Of昀椀cer (CISO) di
bawah pengawasan Direktur Technology & Operations. Selain itu, BNI memiliki Komite Manajemen Teknologi
yang memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai perumusan, penetapan
kebijakan dan strategi pengembangan teknologi informasi BNI.
Hasil monitoring dan evaluasi di 2023 terkait keamanan data dan privasi nasabah yaitu BNI tidak menghadapi
kasus pengaduan terkait kebocoran data. Selain itu, tidak ada pengaduan terkait penyalahgunaan data nasabah
oleh pihak ketiga. [FN-CB-230a.1]
Untuk menjaga keamanan data nasabah, BNI mencakup keamanan Endpoint, Network, Aplikasi, dan
menerapkan pengamanan berlapis melalui pendekatan Server. Untuk seluruh insiden yang telah dimitigasi,
people, process, dan technology. Pada aspek people, dibuatkan laporan insiden dan hasil analisis sebagai
BNI terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pembelajaran dan rencana perbaikan mendatang.
pegawai terkait keamanan informasi melalui media Monitoring yang dilakukan mencakup keamanan
desktop wallpaper, newsletter, dan platform internal Endpoint, Network, Aplikasi, dan Server. Selain
BNI. Selain itu, program kesadaran untuk nasabah itu, BNI juga memiliki tim Cyber Security Incident
terkait keamanan informasi juga dilakukan melalui Response Team (CSIRT) yang secara proaktif untuk
media sosial, messenger dan website resmi BNI. Bank menangani seluruh insiden respon internal.
juga melakukan review dan pemeriksaan berkala guna • Identi昀椀kasi aktivitas mencurigakan atau serangan
memastikan implementasi pengamanan data nasabah siber untuk tindakan pencegahan cepat. Dilakukan
optimal. BNI berinvestasi dalam pengembangan threat hunting dan takedown terhadap website palsu
teknologi untuk menjaga keamanan informasi internal yang mengatasnamakan BNI. Selain itu, sebagai
Bank dan pelanggan. Langkah-langkah ini termasuk: tindakan preventif dan meminimalkan terjadinya
• Sistem Keamanan yang mumpuni oleh Security fraud, selama tahun 2023, Tim Cyber Threat
Operation Center (SoC) BNI. SoC melakukan Intelligence juga berhasil melakukan pelaporan
pemantauan aktif selama 24/7 untuk mendeteksi sejumlah 7.266 Kartu Debit yang terindikasi
ancaman keamanan secara cepat dan e昀椀sien yang mengisikan data pada website palsu.
Page 48
Laporan Keberlanjutan 2023
46 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
• Program pendidikan keamanan informasi untuk • Menerapkan Network Access Control (NAC) untuk
karyawan dan nasabah, dengan tujuan meningkatkan dapat meningkatkan kontrol dan manajemen akses
pemahaman terhadap risiko keamanan. Melalui jaringan dari akses yang tidak sah dan device yang
edukasi berkelanjutan, BNI mendorong praktik tidak comply dengan standar BNI.
aman, termasuk tidak berbagi informasi keamanan • Penggunaan teknologi enkripsi terkait melindungi
seperti password dan PIN. Situs web bni.co.id data internal dan pelanggan dari ancaman potensial,
menyediakan Tips & Edukasi untuk pengamanan untuk menjaga keamanan data yang disimpan dan
transaksi (Internet Banking, ATM, SMS Banking, dikirim, menjaga informasi tetap aman dari pihak
Mobile Banking, dan lainnya). yang tidak berkepentingan.
• Dalam menjaga keamanan transaksi nasabah, BNI • Dalam setiap pengembangan suatu produk, aplikasi
menerapkan teknologi pendeteksian fraud terhadap atau layanan baru yang melalui proses Software
transaksi yang dianggap mencurigakan guna Development Life Cycle (SDLC), dari sisi keamanan
melindungi kenyamanan dan keamanan nasabah juga melalui proses bertahap secara end-to-end, di
dalam bertransaksi. antaranya assessment keamanan dan risiko, reviu
• Audit keamanan rutin dilakukan untuk mengevaluasi keamanan desain, kode, kon昀椀gurasi, dan penetration
efektivitas sistem dan mengidenti昀椀kasi area yang testing.
perlu diperbaiki. • Penerapan security assessment untuk
• BNI mengintegrasikan perlindungan data pada mengidenti昀椀kasi celah keamanan atau kerentanan
pengembangan produk dan layanan ditawarkan, pada aplikasi dengan melakukan aktivitas
seperti melibatkan tim keamanan dan privasi data Penetration Testing, Vulnerability Assessment, dan
dalam proses pengembangan untuk memastikan Application Security Testing (SAST, DAST).
kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang
berlaku. Semua investasi yang diupayakan BNI bertujuan
• Sistem Data Loss Prevention (DLP) yang telah untuk memastikan tingkat keamanan yang tinggi
diterapkan di BNI sebagai perimeter perlindungan dalam pengelolaan informasi internal dan melindungi
data dari ancaman pencurian data kredensial dan kepentingan pelanggan. Dengan mengadopsi framework
juga akses data rahasia secara ilegal. cyber security dan standar internasional lainnya seperti
• Implementasi Endpoint Detection and Response (EDR) penerapan ISO 27001 dan NIST (Identify, Protect, Detect,
untuk memonitor aktivitas endpoint secara real- Respond, Recover), Bank menjaga keandalan sistem
time dan merespon pada insiden keamanan maupun digital. Pada tahun 2023, tidak terdapat pengaduan
potensi ancaman. yang berdasar mengenai pelanggaran privasi atau
kehilangan data pelanggan. [418-1]
Untuk mencegah kebocoran data dan kejahatan dunia maya,
pengetahuan pelanggan terus ditingkatkan. Sesuai dengan arahan OJK,
BNI terus melakukan edukasi kepada nasabah mengenai perlindungan
data nasabah melalui berbagai saluran. Bank juga melakukan sosialisasi
security awareness (kerahasiaan data nasabah) dan mengimbau nasabah
untuk senantiasa menjaga kerahasiaan informasi pribadi seperti PIN
transaksi dan OTP, serta segera menghubungi call center bank jika kartu
hilang atau dicuri oleh orang lain atau jika terjadi kejanggalan transaksi.
Page 49
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
47
Perlindungan Data Pribadi Nasabah
Upaya perlindungan terhadap data dan privasi nasabah Setiap pelanggaran terhadap kebijakan ini dipantau
didukung oleh seluruh BNI Hi-Movers melalui kepatuhan oleh Unit Pemrosesan Pelanggaran Pegawai dan akan
Kode Etik. Kode Etik mengatur bahwa seluruh pegawai ditindaklanjuti oleh Internal Audit (IAD), serta jika
dilarang memperjualbelikan data nasabah, dan setiap terdapat pelanggaran, pemberian sanksi dilakukan oleh
perubahan data harus sesuai dengan izin yang diberikan Divisi HCE. Hal ini menunjukkan komitmen Bank dalam
oleh nasabah. Selain itu, Bank juga memiliki kebijakan menjaga keamanan informasi nasabah dan memberikan
yang berkaitan dengan hak pelanggan, yang mencakup perlindungan yang maksimal terhadap hak-hak
hak untuk mengakses, memperbaiki, dan mengajukan pelanggan. Setiap nasabah juga dapat melakukan
permintaan penghapusan data atau pembaruan data. kontrol atas data mereka dengan mendatangi kantor
Berikut kebijakan perlindungan data di BNI: cabang terdekat dengan pengamanan melalui proses
Know Your Customer (KYC).
• Standar Pengamanan Data Di sisi lain, upaya perlindungan data nasabah juga
Berdasarkan Klasifikasi; dilakukan dengan meningkatkan kesadaran pegawai
• Prosedur Klasifikasi dan untuk menangani keluhan nasabah terkait data
Pengamanan Data; 昀椀nansial. Bank juga memberikan pelatihan mengenai
• Juknis Klasifikasi dan Pengamanan perlindungan keuangan konsumen (consumer 昀椀nancial
Data; protection) kepada pegawai tetap dan pegawai kontrak
• Prosedur Standar Enkripsi; sesuai kebutuhan di tahun 2023 dengan topik sebagai
• Prosedur Pengamanan Perangkat berikut:
Endpoint;
• Standar Pengamanan Aplikasi;
• Standar Pengamanan Akses API;
• Prosedur Pengaturan Keamanan
• Customer Protection Implementation
Sistem dan Informasi Dalam Rangka
to Improve Customer Experience
Kerja Sama dengan Pihak Ketiga.
• Implementasi Perlindungan
Konsumen dan Masyarakat
• Tanggung Jawab OJK dan Bank
dalam Perlindungan Konsumen
untuk Meningkatkan Pemahaman
BNI juga memiliki kebijakan minimum penghapusan
Anti-Fraud Awareness Pegawai
data bagi nasabah yang telah menutup rekeningnya.
• International Seminar on Customer
Kebijakan tersebut tertuang dalam Prosedur Retensi
Protection
Data iCONS dan Pedoman Perusahaan Kearsipan, yang
• Pengawasan Market Conduct dan
mengatur tentang penghapusan data yang sudah tidak
Perlindungan Konsumen
terpakai atau kedaluwarsa. Pemusnahan data dilakukan
• Implementasi Perlindungan Data
secara otomatis oleh sistem secara berkala.
Pribadi: Dokumentasi Pembuktian
Hubungan
Page 50
Laporan Keberlanjutan 2023 48 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Penggunaan Data Perlindungan Data Pemasok dan untuk Kepentingan Pihak Ketiga Mitra Bisnis BNI memiliki ketentuan internal yang memberikan Sistem manajemen pengamanan data juga diterapkan hak setiap nasabahnya dalam mengendalikan data pada data pemasok dan mitra bisnis lainnya. BNI pribadinya. Saat pembukaan rekening, pada formulir memiliki sistem e-procurement yang dilengkapi terdapat ketentuan yang meminta persetujuan calon dengan infrastruktur TI yang mendukung keamanan nasabah agar Bank dapat memberikan data nasabah data pemasok dan mitra bisnis, termasuk data pribadi kepada pihak ketiga (instansi yang berwenang). perorangan maupun perusahaan hingga kegiatan Pemberian data kepada pihak atau instansi yang transaksi dan kontrak pekerjaan. Terlebih jika pemasok berwenang, termasuk namun tidak terbatas untuk dan mitra kerja memiliki rekening di BNI maka otomatis kepentingan perpajakan, peradilan dalam perkara data pribadi mereka akan dilindungi sesuai dengan pidana dan perdata, pelaksanaan penyidikan tindak perlindungan data nasabah yang berlaku. pidana di Bidang Pasar Modal, kasus tindak pidana di Komisi Pemberantasan Korupsi, perkara tindak pidana terorisme dan tindak pidana pencucian uang khusus, termasuk ahli waris dari nasabah, pelaksanaannya telah mengacu kepada ketentuan peraturan perundang- undangan yang mengatur mengenai rahasia bank yang diimplementasikan melalui ketentuan internal. Saat ini, untuk ketentuan terkait dengan data nasabah sedang dilakukan proses reviu ketentuan yang diselaraskan dengan UU Perlindungan Data Pribadi.
Page 51
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
49
Mencegah Serangan Siber
dan Kejahatan Teknologi Informasi
BNI berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan data dan terus melakukan pemantauan secara berkesinambungan
guna menghadapi ancaman kejahatan siber (cybercrime). Selain itu, BNI mengambil langkah-langkah proaktif dengan
mengadopsi kerangka kerja Keamanan Siber NIST untuk menjamin ketahanan bisnis terhadap ancaman cybercrime, sehingga
dapat menjaga kelangsungan operasional. BNI juga mengambil langkah-langkah yang reaktif, yaitu dengan mendeteksi
serangan dan melakukan investigasi, serta pemulihan sistem. Selanjutnya, BNI juga telah memiliki ISO 27001:2013 Open
Application Programming Interface (API) Services dalam meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi yang diaudit
setiap tiga tahun, serta Bank memastikan praktik pengembangan perangkat lunak TI mematuhi standar internasional.
Selain itu, sebagai upaya memitigasi kebocoran data, Selain itu, pengawasan keamanan siber secara khusus
Bank terus meningkatkan digitalisasi layanan (customer dijalankan dan dievaluasi oleh Divisi Chief Information
to system, employee to system), dengan tujuan untuk Security Of昀椀cer (CISO) di bawah pemantauan langsung dari
mengeliminasi kebutuhan akan dokumen 昀椀sik dalam Direktur Technology & Operations.
interaksi antar manusia. Pada setiap endpoint, Bank
melakukan proses peningkatan keamanan (hardening) BNI juga menjalankan audit keamanan informasi internal
melalui integrasi dengan domain, instalasi software dan self-assessment internal keamanan siber oleh Internal
antivirus, tools pengamanan data, monitoring aktivitas Audit (IAD) secara rutin tahunan untuk menilai keamanan
endpoint, manajemen akses jaringan dan implementasi dan efektivitas sistem keamanan. Untuk meningkatkan
aplikasi pemantauan workstation. Langkah-langkah ini kualitas audit terhadap keamanan siber, di tahun 2023
dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan informasi Internal Audit telah menggunakan pihak eksternal (co-
nasabah. sourcing audit) untuk membantu melakukan audit.
BNI melakukan asesmen terhadap pihak ketiga yang bekerja BNI mengalokasikan investasi dalam pengembangan dan
sama dengan BNI terkait keamanan informasi dengan penerapan teknologi untuk menjaga keamanan informasi
koordinasi bersama BSSN, Bank Indonesia, OJK, Himbara, internal Bank serta melindungi data pelanggan, berupa:
Perbanas dan konsultan keamanan siber internasional.
Penggantian kartu debit yang Pengembangan forced PIN nasabah Fraud Detection System
menggunakan magnetic stripes
dengan kartu debit yang Forced PIN adalah 昀椀tur yang dirancang untuk Peningkatan sistem atau perangkat
berbasis chip mendorong nasabah melakukan penggantian PIN dengan menggunakan teknologi
sebelum bertransaksi. Terdapat 2 kategori forced terkini seperti machine learning
Seluruh (100%) kartu debit PIN, yaitu: dan arti昀椀cial intelligence untuk
yang telah memiliki chip • Selected forced PIN, yaitu kartu yang terindikasi mengidenti昀椀kasi transaksi yang tidak
hingga akhir tahun 2023, fraud diberi 昀氀ag pada sistem dan diharuskan sesuai dengan pola aktivitas yang
namun untuk kartu bantuan mengganti pin sebelum transaksi. khas. Hal ini bertujuan agar deteksi
sosial masih diperkenankan • Periodic forced PIN, yaitu nasabah secara berkala kecurangan dapat dilakukan lebih
untuk kartu non-chip. wajib melakukan penggantian PIN di ATM. cepat.
Selain memperkuat sistem keamanan, Bank juga melaksanakan pelatihan kepada karyawan, khususnya dalam Divisi TI
mengenai pengembangan teknologi dan keamanan data. Pada tahun 2023, sejumlah 168 pegawai, termasuk pegawai
kontrak telah mengikuti pelatihan hard skill yang diberikan melalui dalam project management, UI/UX design, scrum
master, business intelligence, secure coding, data analytics & visualization, personal data protection law, CCISO, Security+
dan bidang lainnya. BNI juga memberikan pelatihan soft skill, seperti digital leadership, technology presentation skill,
serta communication & negotiation skill. Bank juga memberikan serti昀椀kasi kepada SDM TI untuk meningkatkan
kompetensi dan mendapatkan pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Page 52
Laporan Keberlanjutan 2023
50 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa
Integrasi Digital di Semua Lini Bisnis
Transformasi digital diyakini akan meningkatkan 4. BNIDirect
e昀椀siensi layanan operasional BNI, membuatnya lebih Melalui BNIDirect, BNI menyediakan layanan
cepat dan sederhana, namun keamanan tetap menjadi komprehensif, termasuk payment management
prioritas utama. Bank aktif memanfaatkan peluang (pembayaran pajak, listrik, air, telepon, dan
dalam era digital ini untuk mendukung transformasi tagihan lainnya), collection management, liquidity
digital di semua aspek bisnis, yang pada akhirnya management, trade online, dan transaksi valuta asing.
diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan kinerja Pengguna BNIDirect tumbuh 47% YoY, mencapai
operasional dan sektor perbankan. 147.110 pengguna pada akhir Desember 2023.
1. Open API dan Kolaborasi Fintech 5. BNI Mobile Banking
Secara resmi BNI telah memiliki total 280 Service BNI berkomitmen memberikan layanan terbaik
API yang telah mendapatkan izin dari di OJK. Di dengan solusi yang memudahkan nasabah dalam
2022 BNI menjadi 昀椀rst mover dari penerapan Standar melakukan transaksi day-to-day basis. BNI Mobile
Nasional API Pembayaran (SNAP) Bank Indonesia. Banking hadir sebagai solusi digital bagi nasabah
Sebanyak 100% channel yang menggunakan Open untuk melakukan transaksi dengan mudah, aman
API telah terserti昀椀kasi ISO 27001. dan cepat. Kelengkapan 昀椀tur BNI Mobile Banking
mendukung kebutuhan transaksi pembayaran
Pada tahun 2023, API BNI telah memiliki kurang maupun pembelian nasabah secara nontunai serta
lebih 4.000 nasabah pengguna yang memanfaatkan telah tersedia transaksi tanpa kartu untuk tarik
Hit API sebesar 389 juta Hit, total item transaksi tunai di mesin ATM maupun Mitra Merchant BNI.
sebesar 154 juta transaksi, dan volume transaksi
mencapai Rp829 triliun. BNI Mobile Banking juga dapat digunakan oleh
nasabah di dalam negeri maupun di luar negeri
2. BNI Digital Hub seperti Diaspora dan PMI. Jumlah pengguna BNI
BNI Digital Hub dikembangkan dengan tujuan Mobile Banking hingga Desember 2023 meningkat
membentuk komunitas sumber daya dan talenta sebesar 19% secara YoY dari sebelumnya 13,6 juta
digital, guna memenuhi kebutuhan dalam user menjadi 16,3 juta user, dan diikuti dengan
pengembangan solusi digital BNI serta membangun peningkatan jumlah transaksi sebesar 75% YoY
ekosistem bisnis digital. Kegiatan-kegiatan yang mencapai 1.043 juta transaksi dengan nilai transaksi
dijalankan BNI Digital Hub berkolaborasi dengan yang tumbuh 52% YoY menjadi Rp1.216 triliun.
startup/昀椀ntech lokal. Pada tahun 2023, BNI BNI senantiasa melakukan pengembangan yang
meluncurkan BNI Digital Hub di wilayah Malang berkelanjutan, baik dari sisi 昀椀tur maupun bisnis,
Jawa Timur, Bandung Jawa Barat, dan Gedung melalui kerja sama dengan mitra-mitra terbaik
Sarinah Jakarta. secara profesional dan memberikan dampak positif
bagi masyarakat, terutama nasabah setia BNI.
3. QR Indonesian Standard (QRIS)
BNI mendukung pemerintah dalam mendorong
partisipasi UMKM melalui ekosistem digital, salah
satunya mengembangkan Settlement H+0 QRIS
sebagai value added dalam meningkatkan transaksi
nasabah. BNI juga memperluas kerja sama QRIS
Merchant melalui mitra-mitra potensial di seluruh
Indonesia, serta turut aktif dalam mensukseskan
program pemerintah dalam mengimplementasikan
QRIS cross border.
Page 53
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
51
6. BNI Digital Assistant (BDA) 8. TapCash
BNI terus mengembangkan layanan dengan BNI TapCash terus melakukan inovasi, perluasan
menggunakan otomasi dan teknologi digital seperti kerja sama co-branding dengan para mitra dan
DigiCS, SPRINT, Cash Recycling Machine (CRM), nasabah serta integrasi top-up TapCash dengan
aplikasi E-Banking, TapCash, serta Kartu Debit dan Financial Institution dan E-commerce. Selain itu, BNI
Kartu Kredit berbasis Chip. Untuk mempercepat juga terus berupaya untuk meningkatkan bisnis
adopsi layanan digital, BNI menempatkan 245 TapCash dengan strategi peningkatan akseptasi,
petugas BNI Digital Assistant (BDA) di berbagai peningkatan pendapatan, kolaborasi internal dan
cabang/outlet. BDA bertujuan memberikan marketing awareness.
edukasi dan saran kepada nasabah, menciptakan
pengalaman positif, serta memberikan layanan yang 9. BI-FAST
cepat, aman, dan solutif. Implementasi BDA berhasil BI-FAST merupakan salah satu bagian dari
meningkatkan rasio intercept dari 30,1% menjadi arsitektur sistem pembayaran Bank Indonesia untuk
49,5% antara Desember 2022 hingga Desember memfasilitasi pembayaran ritel yang dapat diakses
2023, menunjukkan kemajuan positif dalam setiap saat dan realtime online. BNI merupakan bagian
mendorong nasabah beralih ke transaksi digital. dari working group untuk pengembangan BI-FAST
bersama dengan Bank Indonesia. BNI mengambil
7. Hibank bagian sebagai bank peserta BI-FAST Fase 1 Tahap
Hibank merupakan entitas anak BNI yang 1 sejak kali pertama diluncurkan pada tahun 2021
dikembangkan untuk menjadi penyedia layanan lalu. Saat ini, BNI terlibat dalam pengembangan BI-
perbankan digital dengan fokus pada segmen FAST Fase 1 tahap 2 yang terdapat Layanan Bulk
UMKM. Melalui visi “Menjadi Bank Digital UMKM Credit, Request for Payment, dan Direct Debit.
Unggulan di Indonesia”, hibank telah mencanangkan
transformasi dalam pengembangan kapabilitasnya 10. Autopay/Direct Debit SNAP
sebagai bank digital yang fokus pada segmen BNI menyediakan autopay/direct debit SNAP untuk
UMKM. Hibank mengembangkan model bisnis baru memfasilitasi pembayaran transaksi secara langsung
dalam pembiayaan UMKM melalui pemberdayaan pada situs dan/atau aplikasi merchant dengan limit
ekosistem prinsipal dan komunitas terpilih, antara harian yang dapat diatur sesuai kebutuhan, serta
lain melalui pendekatan dengan Rantai Pasok OTP sebagai validasi registrasi dan pengaman
(Value-Chain) dari berbagai sektor usaha, seperti transaksi. Saat ini, kerja sama yang telah dilakukan
asosiasi pasar tradisional. Model bisnis ini efektif terkait direct debit, yaitu dengan My Pertamina dan
dalam meningkatkan penyaluran hingga 94,4% LinkAja.
kepada UMKM dengan kualitas kredit yang terjaga.
11. BNI Merchant
Selama tahun 2023, hibank menjalin kerja sama Aplikasi BNI Merchant merupakan fasilitas yang
dengan beberapa 昀椀ntech dan beberapa prinsipal diberikan BNI untuk memudahkan merchant
(supply chain) dalam rangka memperluas saluran bertransaksi menggunakan QRIS BNI yang dapat
distribusi dalam penyaluran pembiayaan kepada digunakan secara day-to-day basis. Melalui aplikasi
UMKM. ini, merchant dapat melakukan online onboarding,
mencetak kode QR, menambah kasir sesuai
kebutuhan di outlet merchant, serta mendapatkan
laporan transaksi, noti昀椀kasi transaksi di aplikasi dan
email, monitoring laporan transaksi outlet merchant
secara realtime.
Page 54
Laporan Keberlanjutan 2023
52 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
12. Cardless Withdrawal Kemitraan 14. E-Bank Guarantee
Transaksi penarikan tunai yang dilakukan tanpa Seiring dengan kemajuan teknologi, BNI
memerlukan kartu 昀椀sik melalui outlet-outlet mitra mempersembahkan Garansi Bank Online (BNI
yang bekerja sama (debit maupun kredit). BNI telah e-Bank Guarantee dan m-BG Checking) sebagai solusi
melakukan kerja sama Cardless Withdrawal dengan yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam
mitra retail dan BNI Agen46 yang tersebar di seluruh mengajukan, memantau, dan memeriksa garansi
pelosok nusantara antara lain mitra Alfa Group dan bank secara daring.
Indomaret.
Pertumbuhan volume Garansi Bank Online
13. Financial Supply Chain Management (FSCM) meningkat sebesar 20% menjadi Rp10,1 triliun dari
Supply Chain Financing adalah solusi bisnis dalam tahun sebelumnya sebesar Rp8,4 triliun.
suatu mata rantai dari hulu ke hilir yang disesuaikan
dengan kebutuhan Nasabah Korporasi. Melalui 15. BNI Trade Online
platform BNI Financial Supply Chain Management (BNI Untuk mendukung digitalisasi pada proses
FSCM), nasabah mendapatkan transparansi dalam perdagangan, BNI mengembangkan BNI Trade Online,
pemantauan document 昀氀ow dan money 昀氀ow dari yaitu pengembangan aplikasi untuk proses Trade
ketiga pihak (BNI, Korporasi, dan Mitra Korporasi), Finance yang telah terintegrasi dengan BNIDirect.
informasi realtime, pencairan dan implementasi lebih BNI Trade Online merupakan 昀椀tur pada BNIDirect
mudah dan 昀氀eksibel, serta memudahkan nasabah yang disediakan bagi nasabah untuk melakukan
dalam rekonsiliasi dokumen tagihan (invoice) secara kegiatan perdagangan seperti Import LC, Export
paperless dan aman. LC, Collection dan Financing. Dengan adanya BNI
Trade Online, penyampaian permohonan transaksi
Pertumbuhan item dan volume penyaluran SCF trade tidak perlu lagi dilakukan melalui cabang
melalui platform FSCM masing-masing meningkat BNI, namun dapat dilakukan dengan mengakses
sebesar 9% dan 16% menjadi 148.532 penyaluran BNIDirect. BNI Trade Online juga menjadi solusi
dan Rp26,9 triliun dari tahun sebelumnya yang layanan yang bersifat branchless dan paperless.
hanya sebesar 136.564 penyaluran dan Rp23,2
triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi
BNI dalam mengoptimalkan strategi peningkatan
transaksi nasabah melalui ekosistem value chain
nasabah BNI.
Page 55
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
53
Dampak Positif Perbankan Digital
Perkembangan produk perbankan digital memberikan dampak positif dari perkembangan
perbankan digital pada tahun 2023 melibatkan sejumlah aspek yang mendukung
e昀椀siensi, aksesibilitas, produktivitas, dan inovasi dalam layanan keuangan. Beberapa
dampak positif lainnya meliputi:
Dampak terhadap operasional perbankan dan nasabah, • Mengurangi risiko kehilangan dana tunai bagi pelaku
di antaranya: bisnis dengan nilai transaksi yang cukup besar.
• Penerapan layanan perbankan digital mengurangi • Kemudahan pengelolaan keuangan pribadi, di mana
ketergantungan pada dokumen 昀椀sik dan penggunaan nasabah dapat dengan mudah mengelola keuangan
kertas. pribadi mereka melalui aplikasi perbankan digital,
• Perbankan digital mengurangi emisi GRK dari melacak pengeluaran, membuat anggaran, dan
pengurangan mobilitas nasabah untuk bertransaksi. memantau performa investasi.
• Pengalaman pelanggan dalam bertransaksi secara • Pengurangan biaya operasional 昀椀sik dan administratif
mandiri lebih e昀椀sien dan hemat waktu karena tidak dari transaksi tradisional.
memerlukan antrian seperti di cabang. • Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan
• Pengurangan timbunan sampah, bila nasabah pada dan nasabah kepada BNI melalui inovasi dan
akhirnya membuang bukti transaksi yang sudah tidak perbaikan tiada henti untuk meningkatkan performa
diperlukan lagi sekaligus mencegah tersebarnya perbankan.
data nasabah yang terdapat pada kertas atau bukti • Meningkatkan market share karena kemudahan
transaksi tersebut. nasabah untuk mengakses layanan perbankan untuk
• Mendukung peningkatan sirkulasi dan transaksi kebutuhan day-to-day basis.
keuangan di pasar. • Perbankan digital meningkatkan e昀椀siensi waktu
transaksi dan mengurangi biaya operasional.
Page 56
Laporan Keberlanjutan 2023
54 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Respons kepada Nasabah dan Menghormati HAM
Memberikan Pelayanan Prima
Layanan prima diwujudkan dalam dua bentuk, yaitu pelayanan dari pegawai bank kepada nasabah dan performa
dari layanan perbankan digital BNI. BNI berkomitmen untuk terus memaksimalkan layanan kepada nasabah dengan
dukungan solusi digital yang andal, serta terus memperluas sinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan. Strategi BNI dalam menyediakan layanan prima, antara lain:
Menyajikan produk/jasa Menyediakan layanan Menyajikan kualitas Meningkatkan Meningkatkan kompetensi
keuangan yang lengkap, “one-stop solution” untuk produk dan layanan yang pengalaman dan kapabilitas sumber
terpadu, bermutu tinggi, nasabah bisnis dan menjadi standar terbaik. pelanggan dalam daya manusia, khususnya
dapat dipercaya, dan perorangan yang mudah proses-proses yang frontliner.
dapat diandalkan. diakses serta memberikan dianggap penting
nilai tambah. oleh nasabah.
Meningkatkan sistem
keamanan di semua
jaringan dan 昀椀tur digital.
Memberikan
kemudahan transaksi
bagi nasabah.
BNI dapat meningkatkan kualitas SDM Secara proaktif menyesuaikan Menerapkan layanan Memberikan pilihan
melalui pelatihan dan pengembangan dan memperbaiki sesuai yang setara untuk layanan personalisasi
terus-menerus, meningkatkan dengan perkembangan semua nasabah dan sesuai dengan demogra昀椀
kemampuan karyawan dalam kebutuhan dan harapan mempraktikkan budaya dan kebutuhan nasabah
memberikan pelayanan yang baik dan nasabah terhadap kualitas layanan yang melampaui perorangan maupun
memuaskan kepada nasabah. produk/jasa BNI. sekadar pelayanan. bisnis.
Selain itu, BNI juga mengimplementasikan layanan-layanan yang lebih luas dan mengedepankan prinsip Hak Asasi
Manusia dengan mencakup nasabah yang berada di daerah-daerah terpencil, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.
[FS15]
Layanan Perbankan bagi Penyandang Disabilitas [FS14, FS15]
BNI berdedikasi untuk terus meningkatkan nilai perusahaan dengan memberikan
pengalaman terbaik kepada pelanggan, sehingga mereka dapat menerima layanan
yang mudah dan solusi terbaik, terutama untuk mereka yang memiliki disabilitas. BNI
menyediakan mesin ATM ramah disabilitas dengan headphone dan tombol huruf braille
yang sampai dengan saat ini telah melayani ribuan transaksi. Jalur akses ke Banking
Hall atau Galeri ATM juga telah disiapkan untuk penyandang disabilitas pengguna kursi
roda. Terdapat 2.723 unit ATM dengan device yang tersebar di 388 kota/kabupaten di
seluruh Indonesia, Hongkong, dan Singapura.
Page 57
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
55
Akses dan Keterjangkauan
Akses dan keterjangkauan dalam produk dan jasa keuangan memiliki dampak yang signi昀椀kan terhadap kelancaran dan
kepuasan nasabah dalam melakukan transaksi. Oleh karena itu, BNI perlu mengelola dan meningkatkan aksesibilitas
layanan perbankan, baik yang bersifat digital maupun konvensional, serta memperluas cakupan geogra昀椀s bahkan
hingga ke luar negeri. Selama periode pelaporan, BNI berhasil melibatkan seluruh wilayah di Indonesia, termasuk
daerah-daerah 3T, dan juga mencakup tujuh negara lainnya.
Akses Informasi Produk dan Layanan [417-1]
BNI berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan Penyampaian informasi produk dan layanan disajikan
produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan secara jelas dan mudah dipahami serta dipublikasikan,
nasabah dan perkembangan teknologi. Untuk itu, BNI baik melalui kantor-kantor BNI, BNI Agen46, maupun
berperan aktif menyusun dan menyampaikan informasi media cetak, media elektronik, media sosial, BNI mobile
produk dan layanan sebagai upaya pemasaran, edukasi banking, dan website. Apabila nasabah membutuhkan
bagi nasabah serta meningkatkan transparansi informasi konsultasi ataupun informasi tambahan, BNI menyiapkan
sebagaimana diatur pada POJK Nomor 1/POJK.07/2013 layanan BNI Call dan kanal digital, seperti WhatsApp
tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan. Business BNI dan Chatbot/BNI Virtual Assistant melalui
BNI memastikan setiap produk dan layanan yang akses internet.
diluncurkan telah mendapatkan persetujuan regulator
dan telah melalui pemeriksaan kajian manajemen risiko,
uji kepatuhan, dan kajian pendukung lainnya.
Akses Keberadaan Kantor Cabang dan Sarana Layanan Perbankan
Produk dan layanan BNI dapat diakses tidak hanya di perkotaan besar, melainkan telah mencapai daerah pedesaan
bahkan wilayah 3T.
17 195 1.586 19 26 12
Kantor Wilayah Kantor Cabang Kantor Cabang Commercial Retail Productive Consumer Loan
(KW) (KC) Pembantu Business Center Business Center Processing
(KCP) (CMC) (RCC) Center (LNC)
BNI Mobile
57 192 13.390 330 185.697
Banking dan
Payment Point Armanda O-Branch ATM*/CRM DigiCS BNI Agen46
layanan digital
(PP) (Layanan Kas
banking lainnya
Keliling)
*ATM sudah termasuk ATM tarik tunai dan tarik setor tunai
Dengan kemajuan teknologi digital, layanan perbankan sekarang tidak hanya terpaku pada saluran 昀椀sik, melainkan
juga melibatkan berbagai saluran digital yang dapat diakses di lokasi dan waktu apa pun. Aksesibilitas ini menjadi
keunggulan pada berbagai saluran digital BNI, di mana nasabah dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui
smartphone Android/iOS, pesan singkat (SMS), atau menggunakan PC/Laptop dengan peramban web.
Page 58
Laporan Keberlanjutan 2023
56 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Akses dan Kebijakan Komunikasi Pemasaran [417-2, 417-3]
Informasi mengenai produk dan layanan BNI diberikan BNI secara konsisten memastikan bahwa sebelum
secara lisan oleh petugas frontliner di kantor cabang mempublikasikan produk dan layanannya, seluruh
serta melalui berbagai media pemasaran, termasuk informasi yang diberikan harus akurat, jujur, dan
media cetak dan elektronik. BNI tetap memprioritaskan transparan, tanpa unsur penyesatan atau konten yang
perlindungan dan kepentingan konsumen serta melibatkan isu SARA, serta mematuhi standar etika
masyarakat, sehingga meminimalisasi risiko terjadinya komunikasi pemasaran. Di 2023, BNI tidak menghadapi
perselisihan di masa mendatang akibat pengenalan kasus pelanggaran kode etik periklanan serta tidak
yang kurang tepat terhadap produk dan layanan jasa menerima pengaduan terkait komunikasi pemasaran
keuangan. Akses dan komunikasi dalam pemasaran ini yang menyinggung SARA ataupun HAM. Selain itu,
mengikuti beberapa kebijakan internal, yaitu Pedoman BNI memberikan peningkatan kapabilitas (bidang
Perusahaan (PP) Tata Kerja Divisi Manajemen Pemasaran komunikasi dan pemasaran) bagi pegawai, khususnya
& Portofolio Konsumer Retail; PP Komunikasi Pemasaran Divisi Marketing Communications (MCM) untuk terus
Terpadu; PP Pengelolaan Event; PP Sponsorship; dan mengembangkan kompetensi terkait komunikasi
PP Periklanan. Selain itu, BNI juga merujuk SEOJK No. pemasaran pegawai diikutsertakan dalam pelatihan,
12/SEOJK.07/2014 tahun 2014 tentang Penyampaian seperti seminar Media Day.
Informasi dalam rangka Pemasaran Produk dan/atau
Layanan Jasa Keuangan, serta mematuhi Pedoman Iklan
Jasa Keuangan yang diterbitkan OJK.
Mengelola Pengaduan Nasabah [2-25]
Dalam upaya menjaga transparansi dan meningkatkan pengaduan secara tertulis maksimal 10 hari kerja dan
kualitas pelayanan, BNI sepenuh hati menerima setiap dapat diperpanjang dalam jangka waktu 10 hari kerja
keluhan, kritik, dan masukan dari para pelanggan. sesuai dengan POJK No. 22 Tahun 2023. Peraturan
Tindak lanjut terhadap keluhan nasabah dilakukan tersebut juga menyebutkan bahwa nasabah dapat
atau diselesaikan sesuai dengan ketentuan Service melengkapi dokumen atas pengaduan yang disampaikan
Level Agreement (SLA), dengan penyelesaian keluhan dalam waktu 10 hari kerja dan dapat diperpanjang dalam
lisan dilakukan selambat-lambatnya dalam 5 hari kerja, waktu 10 hari kerja.
sementara penyelesaian keluhan tertulis dilakukan dalam
waktu paling lambat 20 hari kerja. Adapun untuk kondisi Bank juga melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah
tertentu, penyelesaian pengaduan dapat diperpanjang penyelesaian keluhan, baik yang bersifat 昀椀nansial
hingga paling lama 20 hari kerja berikutnya. Terhitung maupun non昀椀nansial, dan proses ini dikelola oleh Divisi
mulai 22 Desember 2023, BNI menerapkan penyelesaian Customer Experience Center serta diawasi oleh Direktur
Network & Services.
Page 59
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
57
Media Penyampaian Pengaduan Nasabah BNI
Nasabah menghubungi BNI
Call Domestik 1500046 Nasabah mendatangi
Luar Negeri : BNI Cabang terdekat
+62 21 30500046 Lisan
Nasabah mengirimkan Nasabah mengunjungi
X : @BNI dan Website : www.bni.co.id
@BNICustomerCare pada menu Chat With Us
Facebook: BNI
IG: @bni46 Nasabah mengajukan keluhan
Surel: bnicall@bni.co.id melalui: Tanya BNI di BNI
Tertulis Mobile Banking; BNI Call
Virtual Assistant; BNI
Nasabah mendatangi
Whatsapp Business
BNI Cabang terdekat
+62 811-5881-946
Dalam hal layanan pengaduan nasabah oleh BNI tidak tercapai kesepakatan, nasabah dapat melakukan penyelesaian
sengketa di luar pengadilan atau melalui pengadilan. Penyelesaian sengketa di sektor jasa keuangan di luar
pengadilan dilakukan melalui satu Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK).
Agar penanganan pengaduan nasabah terpantau dengan mudah dan meningkatkan customer experience yang lebih
baik, BNI sudah menggunakan aplikasi platform customer journey yang terintegrasi dengan seluruh touch point
sehingga data nasabah yang menghubungi BNI melalui media manapun dapat dilihat dalam satu aplikasi.
Mekanisme Pengaduan Pelanggan dan Penyelesaiannya
NA SABA H
PE TUG A S
menyampaikan
BNI
pengaduan
Apabila
Melakukan Memberikan Menindaklanjuti Menyampaikan diperlukan, Menyampaikan
registrasi nomor registrasi pengaduan hasil menyampaikan hasil
pengaduan pengaduan penyelesaian notifikasi penyelesaian
pengaduan perpanjangan pengaduan
waktu
Jumlah Keluhan dan Persentase Penyelesaian
Tahun Jumlah Keluhan Keluhan Diselesaikan Persentase Penyelesaian (%)
2023 743.044 743.004 99,9
2022 542.637 542.298 99,9
2021 612.713 610.752 99,7
Customer Experience Center sebagai salah satu touch point BNI, telah menerima banyak pertanyaan dari nasabah
sepanjang tahun 2023 yang meliputi informasi produk dan jasa (69,2%), permintaan/perubahan data (20,1%),
pengaduan (8,8%), serta transaksi (1,9%). Pengaduan nasabah didominasi oleh masalah transaksi di mesin ATM
sebesar 56,7%, diikuti oleh kendala BNI Mobile Banking sebesar 24,8%, dan kendala top-up BNI TapCash sebesar
12,8%.
Page 60
Laporan Keberlanjutan 2023
58 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Survei Kepuasan Nasabah
BNI senantiasa menjaga kepuasan nasabah dengan BNI secara periodik melakukan survei kepuasan nasabah
memberikan pelayanan yang prima. Pada tahun 2023, atau Customer Satisfaction Survey (CSS) yang terdiri dari
BNI meraih predikat Bank KBMI IV terbaik dalam dua aspek evaluasi, yaitu:
memberikan pengalaman positif pada kategori Regular
Banking. Penghargaan tersebut diberikan oleh Carre Business Satisfaction Survey (BSS). Merupakan survei
Center for Customer Satisfaction & Loyalty (CCSL). dengan responden nasabah eksternal BNI dengan
penilaian meliputi aspek 7P yaitu: product, price, place,
promotion, people, process, dan physical environment.
Sejalan dengan Visi BNI untuk menjadi Lembaga
Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja
secara berkelanjutan, BNI senantiasa melakukan User Satisfaction Survey (USS). Merupakan survei dengan
perbaikan dan monitoring terhadap performa layanan di responden nasabah internal BNI (pegawai BNI) dengan
aspek penilaian meliputi: Koordinasi, Komunikasi dan Kerja
seluruh touch point.
Sama; Hasil Kerja/Output; Proses Kerja; Komitmen/SLA;
Pegawai; dan Data & Informasi
Tren CSS 3 Tahun Terakhir
Skor CSS (skala 1-5)
2023 2022 2021
4,3 4,3 4,2
Page 61
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
59
03
BNI UNTUK
LINGKUNGAN HIDUP
Page 62
Laporan Keberlanjutan 2023
60 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Green Banking
Kebijakan dan Inisiatif Internal
BNI menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui praktik green banking, yaitu perwujudan dari dukungan
BNI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Implementasi green banking melibatkan sejumlah inisiatif,
baik dari segi internal maupun eksternal.
BNI memiliki 3 produk kartu kredit yang berkaitan dengan inisiatif green banking, yaitu
kartu kredit BNI WWF dengan tujuan mendorong perilaku hidup hijau dengan misi utama
melestarikan, merestorasi, dan mengelola ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia.
Produk kedua yaitu Kartu Kredit BNI Bike to Work yang mendorong gerakan bersepeda untuk
mengurangi emisi kendaraan bermotor, serta ketiga kartu kredit BNI American Express Vibe,
di mana 昀椀sik kartu kredit tersebut dibuat menggunakan bahan plastik hasil daur ulang.
Melakukan internalisasi ramah Menerapkan Serti昀椀kasi Green
lingkungan yang diatur dalam PP Pola 04 Building oleh Leadership in Energy
Hidup Ramah Lingkungan dengan and Environmental Design (LEED)
menyampaikan ke seluruh unit. 03 05 pada perencanaan gedung baru di
Kawasan PIK 2.
Meningkatkan kepedulian Mengadakan pelatihan
dan awareness tentang
pegawai tentang perilaku 02 06 sustainable 昀椀nancing
hidup ramah lingkungan.
Inisiatif dan climate risk.
internal green
banking antara
lain:
Melakukan penghematan
energi, air, dan kertas, 01 07
mengelola limbah, serta
mengurangi emisi.
Menerapkan Serti昀椀kasi Green Building oleh Green Building
Council Indonesia (GBCI) pada Gedung Menara BNI dan
Gedung Plaza BNI. Untuk Gedung Menara BNI saat ini
sedang melakukan pembaruan serti昀椀kasi.
Kartu Kredit Berwawasan lingkungan
New CIF Volume Penjualan (Rp Miliar)
Jenis Kartu Target Realisasi Capaian Target Realisasi Capaian
FY 23 2023 (%) FY 23 2023 (%)
WWF 12.681 15.293 121% 437,6 450,7 103%
Bike to Work 251 261 104% 12,5 11,2 89%
Amex Vibes 11.000 12.477 113% 38,0 39,3 103%
Total 23.932 28.031 117% 488,1 501,2 103%
Sementara itu, dari sisi eksternal, Bank berkomitmen memberikan pembiayaan kredit untuk kegiatan/usaha yang
berorientasi pada lingkungan dan pelestarian lingkungan hidup, seperti proyek-proyek ramah lingkungan, energi
terbarukan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Selama tahun 2023, Bank mengeluarkan biaya lingkungan
sebesar Rp22,6 miliar yang ditujukan untuk kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan.
Page 63
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
61
Identi昀椀kasi Dampak Operasional BNI terhadap Lingkungan
Kegiatan operasional BNI secara langsung tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Namun demikian,
potensi dampak negatif terhadap lingkungan dapat muncul dari kegiatan usaha debitur Bank. Oleh karena itu, Bank
memastikan bahwa pemberian pembiayaan kepada debitur mematuhi peraturan perundangan di bidang lingkungan
dan sosial, bertujuan untuk mencegah dampak negatif dari operasional para debitur. Selama tahun 2023, tidak ada
pengaduan tentang lingkungan hidup karena cakupan aktivitas BNI hanya di sektor perbankan.
Penghematan Kertas [301-1, 306-1, 306-2]
Kami menyadari bahwa penggunaan kertas tidak dapat sepenuhnya dihindari. Walaupun
demikian, kami tetap berusaha meminimalkan penggunaan kertas dengan beralih ke
digital banking dan inisiatif konvensional.
√ Memaksimalkan fungsi e-of昀椀ce BNI, yaitu portal aplikasi pengelolaan Pemakaian Kertas
dokumen dengan konsep paperless. di Wilayah BNI (Kg)
√ E昀椀siensi dokumen cetak untuk pengajuan cuti, izin, keterlambatan [301-1]
dan laporan kehadiran pegawai melalui e-absensi.
Digital √ Mengoptimalkan penggunaan sistem otomasi dalam proses Kantor Pusat
Banking pengadaan barang dan/atau jasa dengan menggunakan aplikasi
e-Procurement BNI dan e-Arsip. 146.939,2
142.245,1
√ Mengurangi dokumen cetak dan persuratan melalui BNI e-PP. 138.526,2
√ Mengoptimalkan penggunaan digital banking, dalam pelayanan
kepada nasabah melalui digital acquisition kartu kredit dan e-billing
statement. 2023 2022 2021
√ E昀椀siensi penggunaan kertas dengan simpli昀椀kasi marketing collateral
melalui optimalisasi penggunaan informasi pada situs web BNI.
Kantor Wilayah dan
√ Menggunakan electric loan - Pengelolaan Dokumen Kredit Terpadu
Cabang
(eLO PDKT) yang saat ini baru dilakukan pada dokumen kredit atas
loan konsumer mulai dari proses reviu hingga veri昀椀kasi. 1.789.345
√ Penghematan kertas secara konvensional dilakukan melalui
Inisiatif 1.697.378
pemanfaatan kertas bekas dan meningkatkan digitalisasi.
Konvensional
√ Melakukan pengurangan percetakan hardcopy untuk Laporan
Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
N/A*
Dampak E-Office pada Pengurangan Kertas (Satuan Lembar Kertas) [306-4] 2023 2022 2021
Uraian 2023 2022 2021 Catatan:
*) Pada tahun 2023, kantor
Electronic SOP/BNI e-PP 46.503.360 39.882.240 27.564.240 wilayah dan cabang BNI
baru melakukan perhitungan
Electronic Billing Statement/BNI E-Billing 13.583.123 12.674.073 12.598.163 pemakaian kertas untuk
tahun 2023 dan 2022.
E昀椀siensi Amplop Billing/BNI E-Billing 70.142 84.615 106.874
Jumlah 60.156.625 52.640.928 40.269.277
Dampak eLO PDKT pada Pengurangan Kertas Jumlah Dokumen yang Beredar melalui Aplikasi
(Satuan Lembar Kertas) Uraian 2023 2022 2021
Jumlah Dokumen Kredit yang Terbentuk Memo 100.742 103.564 55.297
2023 2022 2021 Nota Intern 7.110 11.329 9.768
1.183.577 446.204* N/A Surat Eksternal 43.664 46.656 41.896
Keterangan: Total Dokumen 151.516 161.549 106.961
*) Pada April 2022, pilot project eLO PDKT dilakukan di 5 Wilayah
(Wilayah Bandung, Semarang, Surabaya, Manado, dan Papua), dan Lembar Disposisi 423.585 446.946 345.683
baru diterapkan untuk seluruh wilayah BNI pada bulan Agustus 2022.
Page 64
Laporan Keberlanjutan 2023
62 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Melalui Pengelolaan Energi dan Pengurangan Emisi
Topik Material: Ketahanan Iklim
Pendekatan Kami [3-3]
Salah satu isu terpenting saat ini adalah perubahan iklim. Dampak dari perubahan iklim yang berasal dari
pemanasan global mencakup peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir dan badai, kenaikan permukaan laut, dan
peningkatan suhu. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2023 beberapa wilayah mengalami kekeringan ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geo昀椀sika (BMKG) juga memprediksi terjadi kerentanan pangan pada tahun
2050. Untuk memitigasi isu perubahan iklim dibutuhkan kerja sama semua pihak.
Dari internal BNI, upaya yang kami lakukan untuk memitigasi isu perubahan iklim adalah dengan melakukan
e昀椀siensi energi dan reduksi emisi. Komitmen kami untuk memitigasi isu perubahan iklim juga tertuang pada
Ketentuan Pelaksanaan E昀椀siensi No. JAL/2.2/1799, E昀椀siensi Penerangan dan Pendinginan Ruangan No.
JAL/3/3564, dan Penggunaan AC Inverter untuk E昀椀siensi Biaya Listrik No. JAL/3/1317. Kami juga melakukan
pembiayaan berwawasan lingkungan dan analisis terhadap risiko kredit terkait lingkungan.
Pengelolaan Energi dan Reduksi Emisi [302-4, 305-5]
Beberapa inisiatif yang kami lakukan untuk e昀椀siensi energi, • Membangun bangunan hijau (green building) pada
termasuk upaya pengurangan emisi adalah dengan: Gedung Menara dan Gedung Plaza BNI dengan konsep
• Penerapan Earth Hour, yaitu pemadaman lampu ruang ramah lingkungan dan hemat energi.
kerja pada saat jam istirahat (12:00-13:00).
• E昀椀siensi listrik melalui lampu hemat energi di Grha Melalui inisiatif e昀椀siensi energi, pada tahun 2023, BNI
BNI, Plaza BNI, Gedoeng BNI, dan Menara BNI. mencatat penggunaan energi listrik dan BBM sebanyak
• Mengurangi pemakaian chiller pada hari sabtu dan 931.450 Giga Joule (GJ). Selain itu, BNI juga mendapatkan
minggu. serti昀椀kasi green building Platinum untuk Plaza BNI sejak
• Penerapan teknologi magnetic bearing pada pendingin tahun 2022 dan Gold Untuk Menara BNI sejak tahun 2020
Plaza BNI, sehingga memungkinkan minimnya gesekan dari Green Building Council Indonesia (GBCI) serta rencana
antara komponen penggerak saat bekerja (frictionless). penerapan green building LEED pada pembangunan
• Instalasi solar panel dengan kapasitas 2.200 Watt Gedung di Kawasan PIK 2. BNI juga mendapatkan
untuk penerangan tangga darurat di Plaza BNI. Bangunan Ramah Pesepeda dari Gubernur DKI Jakarta
• Membatasi perjalanan bisnis dan menggantikannya untuk Gedung Menara BNI.
dengan komunikasi langsung jarak jauh (teleconference).
Konsumsi Energi di Dalam dan di Luar
Intensitas
Perusahaan (GJ)
Energi [302-3]
[302-1, 302-2]
604.186 327.264 931.450 (GJ) Rp62,7 14,8
Penggunaan BBM untuk genset Penggunaan BBM untuk Total energi listrik triliun Intensitas
dan penggunaan energi listrik perjalanan dinas darat dan BBM Pendapatan energi
di kantor BNI seluruh Indonesia di kantor BNI (GJ/Rp)
Keterangan:
Perhitungan menggunakan faktor konversi BBM menuju energi sebesar 0,038 GJ/ltr dan listrik menuju energi sebesar 0,0036 GJ/kWh.
Page 65
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
63
Pengelolaan Emisi [305-5]
BNI sudah melakukan perhitungan emisi cakupan 1 dan 2 sejak 2021, serta emisi cakupan 3 sejak 2022. Perhitungan ini
kami perbaiki terus menerus, baik cakupan maupun metodenya, sebagai bagian dari rencana menuju nol emisi bersih
(net zero emission). Dalam perhitungan emisi di tahun 2023, cakupan 1 telah meliputi penggunaan BBM di gedung,
freon air conditioner dan penggunaan BBM operasional. Emisi cakupan 2 meliputi penggunaan listrik di 5 kantor pusat
dan 87,37% kantor wilayah dan cabang BNI. Emisi cakupan 3 terdiri dari perjalanan bisnis dan emisi pembiayaan dari
90,1% debitur segmen Corporate termasuk portfolio kredit International, Enterprise dan Commercial.
Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan (Ton CO2 eq) [305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
Sumber Emisi 2023
Cakupan 1
Pemakaian BBM di gedung 1.701,1
Penggunaan freon 1.023,6
Pemakaian BBM Operasional 15.874,9
Cakupan 2
Emisi dari penggunaan listrik 170.760,4
Cakupan 3
Perjalanan dinas udara 2.959,2
Perjalanan dinas darat 4.220,8
Emisi pembiayaan 28.402.852,7
Emisi GRK cakupan 1 & 2 189.360,2
Total emisi GRK 28.599.392,9
Intensitas emisi cakupan 1, 2, & 3 perjalanan dinas terhadap pendapatan (ton CO2eq/Rp) 0,00000000313
Intensitas emisi cakupan 3 pembiayaan terhadap pendapatan (ton CO2eq/Rp) 0,00000045265
Keterangan: Metodologi perhitungan menggunakan GHG Protocol 2017 dan referensi didapatkan dari biograce v4, 2014. Sementara itu, untuk perjalanan dinas menggunakan
referensi dari myclimate.
BNI juga menjalankan inisiatif untuk mengurangi emisi perusak lapisan ozon dengan mengurangi penggunaan alat-
alat yang berpotensi menghasilkan emisi tersebut, khususnya peralatan yang mengandung bahan Chloro昀氀uorocarbon
(CFC). Sebagai gantinya, BNI menggunakan peralatan yang ramah lingkungan. Sampai akhir tahun 2023, BNI tidak
melakukan inventarisasi emisi selain dari emisi Gas Rumah Kaca (GRK), seperti Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida
(SOx), dan emisi konvensional lainnya, karena emisi tersebut tidak dihasilkan secara langsung dalam kegiatan
operasional. [305-6, 305-7]
Pengelolaan Limbah [306-1, 306-2, 306-4]
BNI menyerahkan pengelolaan limbah kepada Building Management dan
pihak ketiga, termasuk pengelolaan limbah kertas yang didaur ulang. Secara
berkala, pihak ketiga menyampaikan laporan kepada BNI terkait volume
Limbah yang dihasilkan dan
limbah yang dihasilkan oleh gedung operasional. Limbah yang dihasilkan dari
Pengelolaannya [306-3, 306-4, 306-5]
kegiatan operasional Bank meliputi limbah kertas, sampah organik dari sisa Daur Ulang Kertas (Ton)
makanan, dan plastik. Ke depannya, BNI berencana untuk mengungkapkan Kantor Pusat
klasi昀椀kasi limbah menjadi 5 jenis, yaitu organik, kaca, kertas, residu, dan B3.
BNI secara proaktif terlibat dalam upaya ramah lingkungan untuk mengurangi
2023 2022 2021
limbah di lingkungan kerja, dengan dukungan dari seluruh unit kerja. Beberapa
upaya pengurangan limbah yang dilakukan meliputi:
• Mengurangi penggunaan plastik. 60,5 191,6 14,6
• Menggunakan tumbler pribadi selama rapat dan menyediakan air minum
isi ulang dalam pelaksanaan rapat.
Page 66
Laporan Keberlanjutan 2023
64 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengelolaan Air [303-1, 303-2, 303-3, 303-4]
BNI menggunakan air untuk kegiatan domestik, BNI juga aktif berusaha meminimalkan konsumsi air
seperti untuk mencuci tangan, kebutuhan taman, dan melalui berbagai inisiatif, termasuk penerapan teknologi
penggunaan toilet, yang berasal dari Perusahaan Daerah pengelolaan air di Gedung Plaza BNI dan Gedung
Air Minum (PDAM) dan air tanah sesuai dengan lokasi Menara BNI, kampanye hemat air, praktik-praktik
perusahaan yang berada di area perkantoran, sehingga penggunaan air yang bijak, pelaporan kebocoran keran,
BNI tidak melakukan pengambilan air dan tidak ada dan pemanfaatan air limbah yang telah diolah untuk
interaksi secara langsung dengan sumber mata air. menyiram tanaman. Pada Laporan Keberlanjutan 2023
Di samping itu, BNI pun tidak melakukan perhitungan ini, pengungkapan data penggunaan air tidak hanya
baku mutu untuk menilai kualitas e昀氀uen yang dibuang dari kantor pusat, namun juga dari seluruh cabang BNI.
mengingat kegiatan operasional BNI tidak menimbulkan Selama tahun 2023, BNI mencatat volume penggunaan
e昀氀uen yang berbahaya bagi lingkungan. Pengelolaan air sebanyak 1.758.134 m3/tahun.
air dilakukan dengan mempertimbangkan penggunaan
kembali air bekas, yang diintegrasikan dengan sistem
manajemen gedung.
Volume penggunaan air (m3/tahun) Total volume penggunaan air
Kantor pusat (m3/tahun)
2023 2022 2021 2023 2022 2021
272.165 305.852 185.115 1.758.134 1.636.874 185.115
Volume penggunaan air (m3/tahun) Intensitas penggunaan air rata-rata
Penggunaan Air Kantor wilayah dan cabang tahunan (m3/pegawai/tahun)
[303-5]
2023 2022 2021 2023 2022 2021
1.485.969 1.331.022 N/A 63,8 60,3 52,9
Keterangan:
• Perhitungan konsumsi air dihitung dengan menggunakan data PDAM dalam m3
• Cakupan perhitungan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah kantor pusat serta kantor wilayah dan cabang, sedangkan tahun 2021 hanya mencakup kantor pusat
Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, ataupun yang dikelola BNI tidak ada yang
berdekatan dengan kawasan lindung dan/atau kawasan dengan nilai keanekaragaman
hayati yang tinggi di luar kawasan lindung. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
kegiatan operasional BNI tidak berdampak signi昀椀kan secara langsung terhadap
keanekaragaman hayati. Meski demikian, kepedulian BNI terhadap peningkatan daya
dukung ekosistem tetap konsisten dilaksanakan melalui berbagai program lingkungan.
[304-1, 304-2]
Program Penghijauan [304-3]
BNI proaktif melakukan berbagai kegiatan penghijauan untuk mendukung pemulihan fungsi alam dan lingkungan.
Program penghijauan BNI dilakukan dengan strategi agroforestry dan melibatkan peran masyarakat. Melalui program
ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas lahan tanah dan kualitas udara, serta mitigasi terhadap pencegahan
bencana seperti longsor dan banjir. BNI proaktif melakukan penanaman pohon, hingga akhir tahun 2023, tercatat ada
88.023 pohon.
Page 67
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
65
Program Pengelolaan Sampah
BNI melaksanakan program pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat melalui bank sampah. Bank
memberikan edukasi terkait dampak dari program, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Beberapa kegiatan
yang dijalankan dalam program ini meliputi Program Pos Pandai (Pusat, Olah Sampah, Pilah, Ambil, Nabung, Daur
Ulang, Alat, dan Inovasi), bantuan incinerator, bantuan motor sampah, serta penyediaan tempat sampah kepada
tempat pengolahan sampah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan sekolah. Selain itu, BNI juga turut serta dalam
program pengelolaan sampah pada area Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Konservasi Fauna Dilindungi [304-4]
Konservasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)
Berdasarkan Red List Data Book International Union for Conservation of Nature and
Natural Resources (IUCN), Badak Jawa berstatus Critically Endangered atau sangat
terancam punah. Di tahun 2023, BNI mendukung program Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) untuk
melestarikan Badak Jawa di Ujung Kulon, Banten. Pada tahun 2023, berdasarkan
informasi KLHK, jumlah badak di TNUK adalah 81 ekor.
Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
Sejak 2016, IUCN menetapkan bahwa Orang Utan (Pongo pygmaeus) Kalimantan berstatus Critically Endangered. Pada
akhir tahun 2023, BNI mendukung kelestarian Orang Utan Kalimantan berupa rehabilitasi dua individu Orang Utan
Kalimantan di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah serta rehabilitasi 4 hektar lahan
kritis di area Samboja Lestari. Area rehabilitasi ini ditanami tanaman endemik Kalimantan, mencakup tanaman buah
(40%) dan tanaman kayu (60%) dengan total 1.600 pohon. Rehabilitasi orang utan ini merupakan kerja sama BNI
bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Profil dua individu Orang Utan Kalimantan yang direhabilitasi:
Jessy, orang utan betina yang diserahkan oleh Moci, orang utan jantan yang diserahkan oleh
masyarakat Pulang Pisau ke Pusat Rehabilitas masyarakat Desa Parempei, Kabupaten Gunung
Nyaru Menteng untuk dirawat dan dididik. Mas ke Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng untuk
Saat ini, Jessy telah berusia 11 tahun dan dirawat dan dididik. Saat ini, Moci berusia 9
sedang mengasah kemampuan bertahan tahun dan hidup bersosialisasi di habitat semi
hidupnya di Pulau Badak Besar. liar dengan baik.
Page 68
Laporan Keberlanjutan 2023 66 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 04 BNI UNTUK MASYARAKAT
Page 69
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
67
Tumbuh Bersama Pelaku UMKM [2-23, 203-2, FS5] [FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.2]
BNI menerapkan manajemen risiko terhadap implementasi Keuangan Berkelanjutan pada sektor UMKM. Untuk
memitigasi risiko tersebut, BNI memiliki strategi, salah satunya bersinergi dengan berbagai kementerian serta
instansi lainnya.
Langkah dan Strategi BNI dalam Mendukung UMKM
Pendanaan melalui Program Pendanaan Optimalisasi Bisnis Value Chain Nasabah
Usaha Mikro dan Kecil Korporasi BNI
√ Memberikan pendanaan kepada 5.438 √ Pengembangan solusi keuangan
mitra binaan (pelaku UMKM). komprehensif untuk memperluas akses
√ Rp152,6 miliar jumlah pendanaan. kepada UMKM yang tergabung dalam
value chain nasabah korporasi.
Pembiayaan Melalui Lembaga Jasa Keuangan/
Badan Usaha lain
√ Meningkatkan percepatan proses penyaluran
Optimalisasi potensi UMKM untuk mendukung peningkatan ekspor kredit UMKM melalui pola linkage bisnis ke
melalui BNI Xpora Badan Perkreditan Rakyat (BPR) & Koperasi.
√ Memberikan solusi digital yang terintegrasi melalui Platform
Xpora.bni.co.id.
Aplikasi e-Lo BCM dan SmartCA
√ Melayani UMKM berorientasi ekspor.
√ Mempercepat proses kredit bagi UMKM melalui
√ Menyediakan akses UMKM menembus pasar global.
aplikasi digital.
√ Menyediakan 昀椀tur BNI Trade Online (BTO).
√ Pembiayaan kredit kepada UMKM menggunakan
√ Memperkuat kerja sama dengan diaspora, kedutaan besar RI,
aplikasi e-Lo BCM dan SmartCA.
hingga pelaku pasar global. Hingga akhir tahun 2023, BNI
menyalurkan USD3.681.000 di berbagai sektor.
BNI Wirausaha (BWU)
√ Selama 2023 pembiayaan BNI Wirausaha sebesar Rp2,6 triliun kepada 3.717 UMKM.
√ Strategi 2023:
• Meningkatkan kualitas kredit melalui end-to-end proses, pengembangan modul monitoring portofolio dan reviu
kebijakan.
• Meningkatkan pembiayaan kepada mitra value chain.
• Meningkatkan digital capability hingga integrasi API yang berkoordinasi dengan otoritas kebijakan.
• Meningkatkan FBI dan CASA.
• Optimalisasi jaringan dan bisnis internasional.
Aplikasi BNI Mobile Innovation for MSME Ecosystem (MOVE) Sinergi dengan Kementerian/Lembaga Instansi Terkait
√ Aplikasi yang digunakan oleh petugas kredit untuk √ Pelaksanaan literasi keuangan dan pembinaan usaha.
melakukan proses kredit KUR dan BWU end-to-end secara √ Kerja sama dengan mitra dan BUMN lain.
digital dan terintegrasi. √ Realisasi dana untuk kegiatan sinergi dengan kementerian/
√ Platform mobile yang mengintegrasikan seluruh proses lembaga instansi mencapai Rp258.927 miliar.
kredit digital. √ Jumlah debitur yang dilibatkan dalam sinergi dengan
Kementerian/Lembaga instansi terkait sebanyak 1.921.
Page 70
Laporan Keberlanjutan 2023
68 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hingga tahun 2023, pembiayaan inklusif UMKM sebesar
Rp190,8 triliun, dengan pemenuhan Rasio Pembiayaan Inklusif
Makroprudensial (RPIM) sebesar 27,8%.
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (Rp triliun)
Uraian 2023 2022
Pembiayaan secara langsung dan rantai pasok 171,5 169,0
Pemberian pembiayaan melalui lembaga jasa keuangan, badan layanan umum, dan/atau badan usaha 14,6 7,5
Pembelian surat berharga pembiayaan inklusif (SBPI) 4,8 3,5
Total pembiayaan inklusif 190,9 180,0
Serti昀椀kat Deposito Pembiayaan Inklusif (SDPI) yang diterbitkan oleh Bank (offset RPIM individu Bank) - -
SBPI lainnya yang diterbitkan oleh Bank (offset RPIM individu Bank) 5,0 5,0
Total kredit/pembiayaan kepada pihak ketiga Non-Bank 685,8 641,1
Nilai RPIM 27,8% 28,0%
Kredit Usaha Rakyat (KUR) [FS7]
Pada tahun 2023, BNI menyalurkan KUR sebesar Rp17,8 triliun dan KUR komoditas sebesar Rp3,7 triliun.
Penyaluran KUR Berdasarkan Jenis Usaha [FS7]
Kredit Maksimum Target Pencapaian dari
Jenis Usaha Jumlah Debitur
(Rp Miliar) (Rp Miliar) Target Pemerintah
Supermikro 703 5,5 10 54,6%
Mikro 51.234 2.193,3 2.300 95,4%
Kecil 58.741 15.595,3 15.650 99,6%
PMI 983 24,7 40 61,8%
Jumlah 111.661 17.818,8 18.000 98,9%
Journey UMKM BNI
Fokus BNI dalam journey UMKM BNI adalah orientasi Go Productive, Go Digital, dan Go Global.
Roadmap Pemberdayaan UMKM BNI
Fase Inisiasi Fase Akselerasi Fase Scale-Up
(Go Productive) (Go Digital) (Go Global)
Peningkatan Kapabilitas UMKM Digitalisasi Proses Bisnis UMKM Akses Pasar Ekspor
Dukungan permodalan dan Pengenalan teknologi dalam Mendukung UMKM potensial
pendampingan UMKM sesuai proses bisnis UMKM untuk ekspor untuk bisa menjangkau
hasil mapping kebutuhan untuk menciptakan UMKM yang pasar global, baik dari segi
peningkatan kapabilitas usaha digital kualitas produk, legalitas/
dan pengetahuan praktik ramah serti昀椀kasi, dan layanan produk
lingkungan sebagai pendorong Akses Pasar Online dan jasa transaksi luar negeri
graduasi UMKM Mengarahkan pemasaran produk
UMKM berorientasi ekspor melalui
akses Portal Xpora.bni.co.id
Page 71
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
69
Go Productive
Program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI)
Program BUMI merupakan program pemberdayaan UMKM ramah lingkungan yang
menerapkan green business process dan/atau memproduksi green product. Pelaku UMKM
berkesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan pelatihan pertama yang telah
2.265 orang
diselenggarakan adalah pelatihan “Level Up! 2023” bersama dengan Rumah BUMN dan
Peserta Pelatihan
Inaproduct.
BNI Millennial Smartfarming
BNI Millennial Smartfarming merupakan pemberdayaan
petani yang menitikberatkan pada digitalisasi untuk
mendukung pembiayaan sektor pertanian pada
pembiayaan ekonomi hijau. Petani millennial menjadi key
player dalam program ini dengan diberikan pembinaan
dan pengembangan pertanian yang menerapkan
teknologi (IoT) pertanian dari hulu ke hilir.
Rp29,4 miliar
untuk 646 UMKM Realisasi Pembiayaan
BNI Kampoeng Perikanan
Membentuk Klaster
(SEKTOR HULU):
UMKM Digital: Penyediaan Akses
Layanan Keuangan & Transaksional
Perbankan
√ Kampung Perikanan Budidaya Pendampingan Usaha
√ Kampung Nelayan Maju (SEKTOR HILIR)
√ Desa Bahari Xpora BNI Ekspor jadi
Mudah: Pendampingan Usaha melalui
pertemuan langsung maupun online
√ Kurasi UMKM potensi Ekspor
Kerja Sama Mitra √ Coaching Clinic UMKM Sektor
Merchant: BNI X E-Commerce Perikanan
Kerjasama Pemanfaatan Big Data Mitra √ Pameran & Bazaar
UMKM yang potensial untuk menjadi √ Business Matching produk ekspor
mitra laku pandai BNI (BNI Agen46)
BNI bersinergi dan mendukung Program Prioritas yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, antara
lain Kampung Perikanan Budidaya dan Kampung Nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Page 72
Laporan Keberlanjutan 2023
70 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Ekosistem Sektor Perikanan
Perluasan Akses Pasar
Perjanjian Kerja Sama Collection
Pembiayaan
Agent/Offtaker dan Kemitraan
Modal Kerja BNI Agen46
Penjualan Hasil Panen Pasar Ekspor
Perjanjian
Kemitraan Offtaker Lokal (Pengepul/
Teknologi Perikanan
Pedagang Ikan)
Pemberdayaan Offtaker Besar
Koperasi/Pokdakan
& Pembinaan
Kelompok:
• Good Practices Petambak Nelayan
Budidaya Pengelolaan Aggregator
Pasar Online
Penguatan Kelembagaan Kelompok
Perikanan
Penjualan Hasil Panen
• Mitra Digital
Distribusi
Agro input*
Pengolahan produk lanjutan
Penjualan Produk Olahan
Kios Kebutuhan Budidaya/ Warehouse
melaut
Penyaluran kredit kepada para
pelaku usaha di sektor kelautan
dan perikanan di segmen kecil
sebesar Rp1.208 miliar, kepada
5.966 debitur.
KUR KUR
Rp237 M (2.092 Debitur) Rp392 M (3.413 Debitur)
Perikanan Perikanan
Tangkap Budidaya
Non KUR Non KUR
Rp373 M (202 Debitur) Rp198 M (161 Debitur)
Adapun pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada
pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan sebesar
Rp199 miliar untuk 1.155 pelaku usaha.
Page 73
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
71
Go Digital Go Global
BNI Desa Digital Khatulistiwa BNI Xpora [203-2]
(BNI Dedikasi) BNI Xpora merupakan One Stop Export Solution yang
BNI Dedikasi merupakan program pendampingan, dan dikembangkan untuk mendukung UMKM Go Global dan
pemberdayaan potensi perekonomian desa berbasis menjadi pusat layanan diaspora yang berada di luar
digital ekosistem yang terintegrasi yang dapat negeri. Atas kiprah yang telah dilakukan, selama tahun
mendorong peningkatan inklusi keuangan desa, serta 2023, BNI Xpora berhasil mendapatkan penghargaan
terciptanya kewirausahaan desa di sektor Pariwisata yaitu Sustainable Marketing Award 2023 untuk
dan sektor unggulan melalui optimalisasi peranan kategori SME Enhancement of The Year dari Marketing
BUMDES sebagai economic organizer. Magazine, Merdeka Award 2023 untuk kategori Program
Penguatan Ekspor Daerah dari Merdeka.com, The Best
for Regional SME’s Alpha Southeast Asia Best FI Award
2023, Indonesia Brand Guardianship Forum 2023 untuk
Rp9,5 miliar dan 48 UMKM kategori The Best Brand Digital Activation - Campaign
realisasi dan penerima pembiayaan
Strategy Xpora.
Rp33,9 triliun dan 23.421 debitur
PaDi UMKM realisasi dan penerima pembiayaan
Program PaDi UMKM merupakan platform digital yang
diinisiasi oleh Kementerian BUMN untuk mempertemukan
UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan,
mempercepat, dan mendorong e昀椀siensi transaksi belanja
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK)
BNI JKK merupakan inisiasi program perhutanan
BUMN pada UMKM. Hingga akhir tahun 2023, sebanyak
sosial berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat.
861 UMKM binaan BNI telah on-boarding ke dalam
Hingga akhir tahun tahun 2023 terdapat perluasan
platform PaDi UMKM sebagai penjual dan 44 UMKM di
titik implementasi BNI JKK menjadi Garut (Jawa Barat),
antaranya merupakan debitur BNI.
Jember (Jawa Timur), Rejang Lebong (Bengkulu),
Temanggung (Jawa Tengah), dan Humbang Hasundutan
(Sumatera Utara). BNI Jejak Kopi Khatulistiwa bertujuan
Rp39,8 miliar dan 9.011 realisasi untuk meningkatkan inklusi keuangan, menciptakan
ekosistem ekonomi hijau, memberikan grading kopi di
pembiayaan dan volume transaksi
area BNI Jejak Kopi Khatulistiwa, membentuk closed-
loop 昀椀nancial ecosystem, mempersiapkan petani dan
ekosistem hilir kopi perhutanan sosial agar siap ekspor
Program Pembiayaan Taksi Alsintan dan masuk ke pasar global.
BNI dan Kementerian Pertanian bersinergi dengan
meluncurkan Program Taksi Alsintan di Gresik untuk
mendukung percepatan pertumbuhan modernisasi
Rp4,5 miliar
pertanian dengan menerapkan mekanisme pertanian
Realisasi Pembiayaan Tahun 2023
dan pengembangan alat dan mesin pertanian (alsintan).
60 petani
Jumlah Penerima Pembiayaan
Rp22,3 miliar dan 73 debitur
realisasi dan penerima pembiayaan
Page 74
Laporan Keberlanjutan 2023
72 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Literasi dan Inklusi Keuangan [FS16][FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4]
Program inklusi keuangan BNI telah membuka akses masyarakat terhadap layanan perbankan, walaupun ada potensi
risiko social engineering yang dapat menyebabkan kerugian 昀椀nansial dan peningkatan perilaku konsumtif. Untuk
mencegah risiko tersebut, BNI melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan secara konsisten.
Inklusi Keuangan Menjangkau Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)
[FS13][FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4]
BNI Agen46 adalah mitra BNI Capaian BNI Agen46
(perorangan atau badan hukum 2023
yang telah bekerja sama dengan Keterangan Satuan 2022 2021
%
BNI) untuk menyediakan layanan Pencapaian
Pertumbuhan
perbankan kepada masyarakat,
Jumlah BNI Agen 12,6 185.697 164.979 157.632
khususnya di daerah dengan
Agen46
populasi rendah atau wilayah
Transaksi Juta 2,9 85,5 83,0 146,4
ekonomi rentan. Pada tahun
2023, BNI melakukan kerja sama Nominal Rp triliun (18,8) 59,9 73,8 92,3
kemitraan, perorangan, serta kerja CASA Rp triliun 34,7 3,7 2,7 3,5
sama dengan 35 mitra super agen Operasional
(SA) potensial untuk memperluas Rekening BNI Juta 0,1 20,0 20,0 19,8
jangkauan layanan perbankan BNI Pandai rekening
melalui agen laku pandai. Selain
itu, BNI juga melakukan perluasan Tahun 2023, jumlah BNI Agen46 tumbuh 12,6% yang tersebar di 8.771
digitalisasi daerah dan mendukung kecamatan dan 36.522 kelurahan/desa di seluruh Indonesia. Sebanyak 15.532
program Smart City yang bekerja agen atau 8,4% BNI Agen46 berada di wilayah 3T.
sama dengan pemerintah daerah.
Produk Pendukung Inklusi Keuangan
BNI turut serta dalam mendukung program pemerintah kepada masyarakat prasejahtera
Rp
dengan membantu menyebarkan kartu bantuan dan menyalurkan dana. Selain itu, BNI
juga mendukung program ini dengan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, di
antaranya Ayo Menabung dengan Sampah, Program Super Bidan, dan Business Matching
Penyandang Disabilitas.
Ayo Menabung dengan Sampah
Hingga akhir tahun 2023, BNI telah melakukan program Bank Goes Dari target Rp2.000 juta, dana yang
to School ke 276 sekolah. Selain itu, dalam rangka Satu Rekening terhimpun sebesar Rp2.167 juta
Satu Pelajar (KEJAR) dan Hari Indonesia Menabung (HIM) melakukan yang terdiri dari Rp2.001 juta SimPel
program Goes to School ke 249 sekolah dengan jumlah peserta Bank Sampah dan Rp166 juta BNI
lebih dari 48.000. Melalui kegiatan masif dan intensif tersebut, Pandai Bank Sampah
BNI mendapatkan penghargaan dari OJK, berupa Bank Pencapaian
Terbaik dalam Rangka HIM, Bank Digitalisasi KEJAR Terbaik, Satuan Realisasi rekening berkaitan dengan
Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik: Kategori Satuan Pendidikan program Ayo Menabung dengan
Berbasis Agama: SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro Mitra Sampah sebanyak 320.025 rekening,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang terdiri dari 318.531 rekening
SimPel Bank Sampah dan 1.494
rekening BNI Pandai Bank Sampah
Program Ayo Menabung dengan Sampah juga memperoleh perhatian
dari salah satu bank digital di Tanzania CRDB Bank PLC.
Page 75
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
73
Program Super Bidan Business Matching Penyandang Disabilitas
BNI bekerja sama dengan Women’s World Banking Pada tahun 2023, BNI mendukung kegiatan Otoritas
membuat konsep solusi perbankan, yaitu Program Super Jasa Keuangan (OJK) yaitu business matching UMKM
Bidan untuk memenuhi perencanaan keuangan dalam untuk penyandang disabilitas. Pada acara tersebut,
program melahirkan dan pascamelahirkan. Kolaborasi BNI memberikan literasi keuangan dan menyalurkan
ini pada tahun 2023 diawali dengan piloting di 4 lokasi, fasilitas KUR senilai Rp350 juta. Saat ini BNI sudah
yaitu Palembang, Bandung, Jember, dan Malang dengan membiayai total 15 usaha yang dikelola oleh
total peserta sebanyak 120 bidan. penyandang disabilitas. Atas upaya dan dukungan
ini BNI mendapatkan penghargaan dari OJK sebagai
Bank Penggerak Keuangan Inklusif Bagi Penyandang
67 bidan menjadi BNI Agen46
Disabilitas.
Realisasi Pembiayaan
102 rekening
Realisasi rekening tabungan dari Program Super Bidan
Literasi Keuangan Menjangkau Negeri
Produk Simpanan Pelajar ini juga mendukung kegiatan lain, seperti Bank Goes to School, Ayo Menabung dengan
Sampah, dan program bantuan pemerintah untuk siswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP).
2023 2022 2021*
Target Target Target
Rp1.800 Miliar Total Dana Rp1.500 Miliar Total Dana Rp1.400 Miliar Total Dana
Realisasi Realisasi Realisasi
9.549.173 Rekening 10.131.096 Rekening 10.401.867 Rekening
Simpanan Rp1.830,99 Miliar Total Dana Rp1.555,65 Miliar Total Dana Rp1.378,99 Miliar Total Dana
Catatan:
Pelajar
*) Penyajian kembali karena penyesuaian pencatatan
2023 2022 2021
Target Target Target
Rp3.900 Miliar Total Dana Rp4.100 Miliar Total Dana Rp4.200 Miliar Total Dana
Realisasi Realisasi Realisasi
TabunganKu 12.889.609 Rekening 12.862.645 Rekening 11.761.185 Rekening
Rp3.982 Miliar Total Dana Rp4.315 Miliar Total Dana Rp4.278 Miliar Total Dana
Page 76
Laporan Keberlanjutan 2023
74 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berbagi Nilai Tambah dengan Masyarakat [413-1, 413-2]
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rumah BUMN
BNI mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/ Rumah BUMN Kementerian BUMN mendorong secara
MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023. Pada tahun 2023, penuh bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
BNI mengalokasikan Rp130,0 miliar untuk program TJSL memainkan peran penting dalam memajukan ekonomi
dengan realisasi Rp129,8 miliar. negara. BNI menjadi bagian pelaksana pengelolaan
Rumah BUMN di 28 daerah di seluruh Indonesia dengan
Program TJSL BNI memiliki dampak positif, di antaranya performa selama tahun 2023 sebagai berikut:
peningkatan kesejahteraan hidup, perubahan perilaku,
dan peningkatan pendapatan. Namun demikian, tidak
01 02
bisa dipungkiri bahwa program TJSL juga memiliki
dampak negatif, yaitu pembinaan dan bantuan yang
Pusat
kurang merata, akses informasi yang terbatas, serta Peran Edukasi
Pengembangan
dan Pembinaan
kecemburuan sosial yang berpotensi menimbulkan dan Digitalisasi
kon昀氀ik di antara komunitas.
Pembinaan UMKM 8.201
Program KAWAN [203-1, 203-2] di Rumah BUMN Jumlah UMKM
Program KAWAN merupakan program pemberdayaan Go Modern
Workshop/pelatihan
untuk meningkatkan kemampuan ekonomi pada
6.151
masyarakat pedesaan. Tujuan dari Program KAWAN 597 19.237
Jumlah UMKM Go
adalah membuat lokasi program bagus, terkenal Aktivitas Total Peserta
Digital
dan memiliki value (support bisnis transaksi BNI dan
Kunjungan ke Lokasi UMKM 18.453
citra positif terhadap pemangku kepentingan). Pada
Jumlah Produk
tahun 2023, BNI melaksanakan pengembangan, baik 3.127 3.154 (termasuk varian
kapabilitas maupun infrastruktur pada 3 lokasi Program Aktivitas Total Peserta
turunannya)
KAWAN, yaitu di Desa Cuncawulang, Manggarai Barat,
NTT; Desa Wisata Undisan, Bangli, Bali; dan Desa Wisata 1.107
Pameran/Event
Ciderum, Bogor, Jawa Barat. Jumlah UMKM Go Online
174 3.263 dilengkapi QRIS
Aktivitas Total Peserta
03 04
Mendorong Optimalkan Peran
Pertumbuhan UMKM dalam
Pasar Nasional Membangun
dan Global Negeri
Keberadaan Rumah BUMN Rumah BUMN memiliki
tidak hanya fokus pada tujuan untuk memaksimalkan
pengembangan UMKM secara peran UMKM dalam
lokal, tetapi bertujuan untuk membangun negeri. Dengan
mendorong pertumbuhan memberikan dukungan
pasar Nasional dan Global. Ini holistik, UMKM daerah dapat
menciptakan peluang bagi menjadi penggerak ekonomi
UMKM untuk memperluas yang kuat, menyumbang
jangkauan dan berkontribusi pada pembangunan negara
pada perekonomian secara lebih secara keseluruhan. Salah
luas di antaranya mengikuti satu UMKM penggerak adalah
pameran dalam negeri secara Borneo Queen dari Rumah
Nasional dan pameran promosi BUMN Katingan.
di luar negeri.
Page 77
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
75
Borneo Queen Operasi Katarak di Indonesia Timur
Borneo Queen adalah salah satu mitra binaan Rumah BNI mendukung program penanggulangan katarak
BUMN Katingan yang mengolah kekayaan alam sekitar bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih
menjadi komoditas yang mempunyai nilai ekonomis (YPP) SCTV Indosiar untuk melakukan operasi katarak
dan nilai jual tinggi melalui pembuatan perhiasan dan pada empat lokasi di Indonesia Timur (Sumbawa,
pemanfaatan rumput laut. Borneo Queen merupakan Jayapura, Pulau Buru, dan Toraja Utara) dengan target
bukti nyata UMKM Rumah BUMN yang berhasil 450 mata. Selama tahun 2023, operasi katarak sudah
memasarkan produknya secara Go Global melalui Xpora dilakukan untuk 350 mata atau 78% dari target.
BNI.
Realisasi Program TJSL Lainnya Tahun 2023 [203-1, 203-2]
120 Rp1,3 miliar 99 27
Sarana ibadah dibangun/ Dana disalurkan untuk Sekolah atau instansi Panel surya untuk rumah
direnovasi dari berbagai penyediaan air bersih dan pendidikan dilakukan tangga dan 1 fasilitas
agama di seluruh wilayah sanitasi di daerah seluruh pembangunan infrastruktur umum di Bengkayang,
BNI Indonesia serta penyediaan sarana dan Kalimantan Barat
prasarana di wilayah BNI
476.287 66 16 778
Paket pangan disalurkan Mobil ambulans untuk Titik pembangunan Akumulasi penerima
dalam rangka hari raya mendukung bidang Penerangan Jalan Tenaga beasiswa
keagamaan, penanggulangan kesehatan Surya
dampak El Nino, dan bantuan
lainnya
Page 78
Laporan Keberlanjutan 2023
76 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengukuran Dampak Investasi Sosial (SROI)
BNI telah melakukan pengukuran dampak dari program TJSL, dengan pengukuran social return on investment (SROI)
yang dilakukan oleh pihak independen menggunakan standar global untuk 3 program TJSL, yaitu:
01 02 03
Kampoeng BNI Batik Tulis Rehabilitasi Lahan Kritis di Program BNI Berbagi
Lasem Desa Tajurhalang Pembangunan Sumur Bor di
Program Kampoeng BNI Di 2023, BNI mendukung upaya Gunung Kidul
Batik Tulis Lasem menaungi konservasi lahan kritis seluas BNI memberikan bantuan
pengrajin batik di 2 desa, 15 ha di kawasan hulu Gunung pengeboran sumur di dua
yaitu Desa Babagan dan Salak Blok Malingpinghaur tempat yaitu Padukuhan
Desa Karasgede Kecamatan dan Pilar, Desa Tajur Halang, Ngalangombo Kalurahan
Lasem Kota Rembang. Dengan Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Dadapayu Kapanewon Semanu
akumulasi 12 tahun, hasil Bogor dengan menanam 10.000 dan Padukuhan Kedungdowo
pengukuran SROI adalah 10,3. pohon. Hasil pengukuran Kalurahan Jatiayu Kapanewon
dampak program, didapatkan Karang Mojo. Hasil pengukuran
nilai SROI 2,3. SROI adalah 3,5.
Mekanisme Penanganan Pengaduan Masyarakat [411-1]
Selama tahun 2023, BNI tidak menerima pengaduan atau insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat
adat di sekitar wilayah operasinya. Pada periode yang sama, BNI juga tidak menerima pengaduan signi昀椀kan dari
masyarakat.
Pelibatan Pihak Lokal dalam Rantai Pasok [2-6, 204-1]
Dalam rantai pasok, BNI memprioritaskan mitra dan pemasok lokal, yaitu perusahaan yang secara kepemilikan
seluruhnya dari dalam negeri. BNI melakukan penilaian dan evaluasi kinerja untuk memastikan rantai pasok yang
sehat dan mitra kerja yang tepat. Setiap tahun BNI juga melakukan vendor gathering yang memberikan sosialisasi
terkait sistem manajemen anti penyuapan (SMAP) dan penggunaan produk dalam negeri.
Pengadaan Barang dan Jasa
2023 2022 2021
Jenis Pemasok/ Nilai Nilai Nilai
Jumlah Jumlah Jumlah
Mitra Kerja Pengadaan Pengadaan Pengadaan
Pemasok/Mitra Pemasok/Mitra Pemasok/
Barang Barang Barang
Kerja Kerja Mitra Kerja
(Rp Triliun) (Rp Triliun) (Rp Triliun)
Lokal 473 7,10 331 4,4 477 3,3
Luar Negeri 8 - 44 -
Jumlah 481 7,0 375 4,4 477 3,3
Keterangan:
• Lokal adalah perusahaan yang secara kepemilikan seluruhnya dari dalam negeri
• Luar Negeri adalah perusahaan yang secara kepemilikan sebagian atau seluruhnya dari luar negeri.
Page 79
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
77
05
BNI UNTUK
PEGAWAI
Page 80
Laporan Keberlanjutan 2023
78 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI meyakini bahwa memaksimalkan produktivitas pegawai dapat
mendorong kinerja perusahaan yang unggul. Untuk mencapai tujuan
tersebut, BNI bertekad untuk menciptakan lingkungan kerja yang
inklusif dan adil melalui penerapan kebijakan Sumber Daya Manusia
(SDM) yang memperhatikan keberagaman serta pengembangan
kompetensi pegawai. Dengan demikian, setiap pegawai dapat merespons
kebutuhan yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan.
Pegawai BNI [2-7, 2-8, 406-1]
Keberlanjutan bisnis perusahaan tidak akan terwujud BNI berupaya untuk menjaga inklusivitas dan
tanpa adanya dukungan dari seluruh pegawai. Jumlah keberagaman pegawai, hal ini tercermin pada
pegawai BNI pada tahun laporan berjumlah 27.570 komposisi pegawai BNI yang berasal dari berbagai
orang atau naik sebesar 1,5% dari tahun sebelumnya, tingkat pendidikan, golongan usia, pengalaman kerja,
yaitu 27.170 orang. BNI menjunjung tinggi asas jenis kelamin, ras, suku, dan agama. Di akhir tahun
kesetaraan dan menentang adanya diskriminasi 2023, jumlah pegawai laki-laki dan perempuan cukup
pada setiap aspek fungsi pengelolaan end-to-end berimbang dengan jumlah 13.192 pegawai laki-laki dan
BNI human capital framework, baik dari awal masuk 14.378 pegawai perempuan. Hal tersebut menandakan
(proses rekrutmen), pada saat menjadi pegawai (aspek bahwa BNI memberikan kesempatan yang sama pada
pengembangan karier, remunerasi, dan aspek lainnya), pekerja laki-laki dan perempuan. Seluruh pegawai BNI
sampai dengan pegawai keluar dari perusahaan. merupakan pegawai full time (BNI tidak mempekerjakan
Seluruh laporan pelanggaran melalui Whistleblowing pegawai paruh waktu) dan tidak memiliki pegawai yang
System (WBS) akan ditindaklanjuti, sebagai salah bukan karyawan (contoh: pekerja musiman), untuk itu
satu upaya untuk memastikan bahwa tidak terdapat kami tidak melaporkan hal tersebut. Berikut ini data
diskriminasi, intimidasi, maupun violence pada aspek terkait pegawai BNI:
sosial dalam menjalin hubungan antar pegawai pada
periode pelaporan.
Pro昀椀l BNI Hi-Movers
Komposisi Pegawai Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian dan Jenis Kelamin [2-7, 2-8]
2023 2022 2021
Kontrak Kepegawaian
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Tetap 12.150 13.310 12.203 13.131 12.211 12.960
Kontrak 647 728 606 761 581 942
Trainee 395 340 222 247 261 222
Jumlah berdasarkan jenis kelamin 13.192 14.378 13.031 14.139 13.053 14.124
Jumlah keseluruhan 27.570 27.170 27.177
Page 81
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
79
Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [2-7]
2023 2022 2021
Wilayah Operasional
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Kantor Pusat 5.664 4.798 3.058 2.447 2.754 2.252
Kantor Wilayah 01 394 473 546 587 573 597
Kantor Wilayah 02 518 604 721 731 749 744
Kantor Wilayah 03 555 637 726 805 714 780
Kantor Wilayah 04 623 657 816 798 851 812
Kantor Wilayah 05 400 472 519 570 516 571
Kantor Wilayah 06 533 817 744 1.051 786 1.082
Kantor Wilayah 07 455 539 644 689 663 701
Kantor Wilayah 08 520 593 677 707 707 704
Kantor Wilayah 09 578 632 777 811 799 843
Kantor Wilayah 10 298 536 388 624 411 634
Kantor Wilayah 11 276 417 372 503 376 505
Kantor Wilayah 12 351 450 501 598 537 621
Kantor Wilayah 14 379 707 471 818 496 829
Kantor Wilayah 15 417 631 559 752 588 791
Kantor Wilayah 16 187 212 228 234 239 240
Kantor Wilayah 17 491 609 617 726 618 741
Kantor Wilayah 18 533 585 646 681 652 671
Kantor Cabang Luar Negeri 20 9 21 7 24 6
Jumlah berdasarkan jenis kelamin 13.192 14.378 13.031 14.139 13.053 14.124
Jumlah keseluruhan 27.570 27.170 27.177
Komposisi Pegawai Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [2-7, 405-1]
2023 2022 2021
Kelompok Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
> 50 Tahun 1.359 1.035 1.601 1.032 1.531 877
> 45-50 Tahun 1.625 1.222 1.285 1.037 1.277 1.084
> 40-45 Tahun 1.543 1.550 1.965 1.838 2.203 1.955
> 35-40 Tahun 2.103 2.181 1.603 1.550 1.186 1.090
> 30-35 Tahun 3.064 3.834 3.210 4.075 3.334 4.270
> 25-30 Tahun 2.719 3.462 2.724 3.597 2.734 3.671
≤ 25 Tahun 779 1.094 643 1.010 788 1.177
Jumlah 27.570 27.170 27.177
Page 82
Laporan Keberlanjutan 2023
80 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin [2-7, 405-1]
2023 2022 2021
Jenjang Jabatan
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
≥ Senior Vice President* 83 28 68 25 65 25
≥ Vice President 156 49 181 50 168 47
Assistant Vice President 846 407 901 413 878 395
Manager 2.027 1.491 2.016 1.420 1.962 1.347
Assistant Manager 5.691 5.860 5.380 5.640 5.270 5.521
≤ Assistant** 4.389 6.543 4.485 6.591 4.710 6.789
Jumlah 27.570 27.170 27.177
Keterangan: Proporsi manajer senior yang dipekerjaan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). [202-2]
*) Terdiri atas: Senior Vice President, Executive Vice President, dan Senior Executive Vice President
**) Terdiri atas: Assistant dan Pegawai Dasar
Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin [2-7]
2023 2022 2021
Tingkat Pendidikan
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Strata 3 9 4 7 4 6 4
Strata 2 1.625 1.219 1.627 1.151 1.598 1.104
Strata 1 10.515 11.731 10.355 11.511 10.384 11.674
Akademi 724 1.421 679 1.467 635 1.335
SD-SMA 319 3 363 6 430 7
Jumlah 27.570 27.170 27.177
Perekrutan, Tingkat Retensi dan Turnover [401-1]
BNI melakukan pengelolaan human capital dengan dari masing-masing program rekrutmen dapat dilihat pada
menerapkan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia Laporan Tahunan 2023. Dalam proses rekrutmen tersebut,
secara menyeluruh dan terintegrasi, dari tahap rekrutmen BNI menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dengan
hingga pegawai meninggalkan perusahaan. Melalui menjaga keberagaman pegawai dan membuka kesempatan
proses ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan bagi kandidat pegawai dari berbagai latar belakang dan
mempertahankan pegawai. Perusahaan melakukan tanpa ada perbedaan untuk menjadi bagian dari BNI.
rekrutmen sesuai dengan posisi yang tersedia dan
Perputaran Pegawai BNI (%)
kesesuaian pegawai dengan nilai budaya BNI. Pada tahap
rekrutmen, BNI memiliki beberapa program yang bertujuan
untuk memastikan ketersediaan talenta sesuai dengan 2023 2022 2021
kebutuhan bisnis bank dan kebutuhan leaders di masa yang
akan datang, seperti program Early Recruitment Program 1,2 1,5 1,6
(ERP) yakni rekrutmen khusus melalui pemberian beasiswa
kepada mahasiswa berprestasi dari Perguruan Tinggi BNI menggunakan tingkat turnover pegawai sebagai salah
unggulan untuk menjadi calon pegawai BNI, Assistant satu parameter untuk mengukur retention pegawai. Per
Development Program (ADP) dan Of昀椀cer Development 31 Desember 2023, BNI mencatatkan tingkat turnover
Program (ODP). Of昀椀cer Development Program (ODP) dapat sebesar 1,2% yang menurun dari tahun lalu sebesar
dilakukan untuk mencari kandidat eksternal maupun 1,5%. BNI melihat penurunan tersebut sebagai capaian/
internal di mana program ODP Internal merupakan peluang dalam penerapan employee value proposition, yaitu
program pelatihan pegawai internal untuk dipromosikan ke bersama-sama menciptakan tempat terbaik dalam hal
jenjang lebih tinggi. Di samping itu, BNI juga berkontribusi belajar, bertumbuh, dan berkontribusi kepada Indonesia
dalam program Perekrutan Bersama BUMN (PBB) yang (Learn, Grow, and Contribute to Indonesia).
diselenggarakan oleh Kementerian BUMN. Penjelasan
Page 83
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
81
Komposisi Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [401-1]
2023 2022 2021
Kelompok Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 30 Tahun 764 790 494 579 539 618
30-50 Tahun 78 33 45 18 18 17
> 50 Tahun 13 7 8 2 2 2
Jumlah 1.685 1.146 1.196
Komposisi Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [401-1]
2023 2022 2021
Wilayah Operasional
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Kantor Pusat 657 477 346 254 260 232
Kantor Wilayah 01 11 21 5 14 19 9
Kantor Wilayah 02 19 25 6 16 14 15
Kantor Wilayah 03 5 6 53 52 54 59
Kantor Wilayah 04 15 30 8 20 16 11
Kantor Wilayah 05 11 26 20 19 31 44
Kantor Wilayah 06 22 31 12 27 21 31
Kantor Wilayah 07 11 23 11 23 20 28
Kantor Wilayah 08 10 20 2 19 8 1
Kantor Wilayah 09 3 5 7 5 13 23
Kantor Wilayah 10 10 21 6 26 5 9
Kantor Wilayah 11 4 16 9 15 4 6
Kantor Wilayah 12 10 21 2 20 24 34
Kantor Wilayah 14 11 21 3 23 9 27
Kantor Wilayah 15 13 34 5 21 21 39
Kantor Wilayah 16 11 10 12 8 7 9
Kantor Wilayah 17 18 19 24 12 24 46
Kantor Wilayah 18 14 24 16 25 9 14
Kantor Cabang Luar Negeri 0 0 0 0 0 0
Jumlah 1.685 1.146 1.196
Komposisi Pegawai Keluar Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [401-1]
2023 2022 2021
Kelompok Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 30 Tahun 35 100 51 102 53 106
30-50 Tahun 74 114 97 146 97 170
> 50 Tahun 6 3 12 11 6 4
Jumlah 332 419 436
Page 84
Laporan Keberlanjutan 2023
82 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Komposisi Pegawai Keluar Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [401-1]
2023 2022 2021
Wilayah Operasional
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Kantor Pusat 37 49 34 44 37 31
Kantor Wilayah 01 5 6 5 11 4 13
Kantor Wilayah 02 0 9 10 10 9 16
Kantor Wilayah 03 5 6 7 14 9 19
Kantor Wilayah 04 7 16 16 13 8 21
Kantor Wilayah 05 4 16 5 13 9 12
Kantor Wilayah 06 11 14 16 31 10 31
Kantor Wilayah 07 6 5 10 7 6 14
Kantor Wilayah 08 4 7 2 7 0 11
Kantor Wilayah 09 9 20 10 25 15 24
Kantor Wilayah 10 2 10 10 10 8 8
Kantor Wilayah 11 2 4 4 6 8 9
Kantor Wilayah 12 6 8 2 12 1 17
Kantor Wilayah 14 4 11 4 13 8 14
Kantor Wilayah 15 5 8 1 14 6 11
Kantor Wilayah 16 3 9 3 5 5 4
Kantor Wilayah 17 1 4 8 11 3 15
Kantor Wilayah 18 3 15 13 13 10 10
Kantor Cabang Luar Negeri 1 0 0 0 0 0
Jumlah 332 419 436
Page 85
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
83
Praktik Kepegawaian yang Setara [408-1, 409-1]
Seluruh pegawai BNI menyetujui dan menerapkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam menjalankan kegiatan
operasional bank. Selaras dengan peraturan yang berlaku, PKB memuat peraturan waktu kerja dan istirahat pada
Bab VI Pasal 20 yang menandai tidak adanya praktik kerja paksa di BNI. PKB pun mengatur waktu lembur sebagai
kesepakatan antara pegawai dan pimpinan perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak dapat ditunda.
Di samping itu, BNI memastikan bahwa seluruh pegawai telah memenuhi usia minimal bekerja sehingga tidak ada
praktik pekerja anak.
Menghormati HAM dan Keberagaman
Komitmen BNI dalam menciptakan lingkungan kerja terkait kebijakan berperilaku saling menghargai di
yang saling menghormati, bebas dari diskriminasi, tempat kerja atau Respectful Workplace Policy (RWP),
pengucilan atau pembatasan, pelecehan, perundungan, BNI menerapkan Kebijakan Umum Human Capital
dan berbagai bentuk kekerasan lainnya, tercermin dan implementasi ketentuan sanksi administratif bagi
dari pelaksanaan kebijakan-kebijakan terkait pegawai yang melakukan pelanggaran RWP seperti
ketenagakerjaan. Direksi, terutama Direktur Human pelecehan dan kekerasan.
Capital and Compliance mensupervisi pelaksanaan
kebijakan tersebut. BNI juga memberikan kepedulian secara khusus kepada
penyandang disabilitas serta mengutamakan kesetaraan
Kebijakan tersebut telah memuat prinsip-prinsip gender, baik di lingkungan BNI, anak perusahaan, dan
HAM yang selaras dengan prinsip dari International perusahaan a昀椀liasi terkonsolidasi. Dengan semangat
Labour Organization (ILO), United Nations Global untuk mewujudkan lingkungan kerja terbaik bagi
Compact (UNGC), undang-undang ketenagakerjaan, dan pegawai untuk bekerja tersebut, pada tahun 2023, BNI
peraturan HAM yang berlaku. Sesuai dengan arahan dianugerahi penghargaan Best Companies to Work for
Kementerian BUMN dalam SE No. SE-3. MBU.04/2022 Asia 2023 oleh HR Asia.
BNI mengedepankan prinsip keragaman, kesetaraan kesempatan
01 bekerja, dan menjunjung tinggi prinsip nondiskriminasi.
Memberdayakan 32 orang pegawai yang memiliki keterbatasan 昀椀sik
02 (Difabel).
Memberikan kesempatan untuk berserikat dan berkumpul melalui
03 Serikat Pekerja. Menerima masukan dari pegawai melalui Info HC dan/
atau perantara dari Serikat Pekerja.
Memberikan kesempatan untuk menjalankan kewajiban beragama, di
04 mana di setiap kantor BNI disediakan tempat untuk beribadah.
Penerapan Prinsip
HAM dalam Memberikan remunerasi di atas Upah Minimum Provinsi/Upah Minimum
05 Kota/Kabupaten (UMP/UMK) dan dalam menentukan gaji pokok tidak
Manajemen SDM
ada membedakan gender. [202-1, 405-1]
Memberikan hak cuti bagi seluruh pegawai, termasuk cuti tiga bulan
06 kalender melahirkan bagi perempuan, dan tidak ada hak normatif
lainnya yang dikurangi saat kembali bekerja. [401-3]
Memberikan hak untuk tidak masuk kerja dengan tetap menerima upah/
07 gaji tanpa mengurangi hak cuti sesuai hak izin tidak masuk kerja yang
diamanatkan oleh perundangan dengan mengajukan surat permohonan
secara tertulis kepada atasan langsung dengan bukti yang sah.
Page 86
Laporan Keberlanjutan 2023
84 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kesempatan Karier bagi Pegawai Disabilitas
BNI memberikan kesempatan yang setara kepada penyandang disabilitas
untuk menjadi bagian dari BNI. BNI mempertimbangkan tingkat keahlian Pegawai Disabilitas
Jumlah pegawai disabilitas (orang)
dan keterampilan masing-masing dalam menentukan posisi dan jenis
pekerjaan yang sesuai. BNI pun menunjang kenyamanan lingkungan kerja
bagi setiap pegawai disabilitas dengan menyediakan sarana dan prasarana
2023 2022 2021
yang mendukung produktivitas pegawai disabilitas, seperti adanya lift,
parkir dan toilet difabel, akses ramp, kursi roda, alat bantu jalan tongkat,
dan lain sebagainya. Pada tahun 2023, pegawai disabilitas yang dimiliki 32 33 31
BNI sebanyak 32 orang. BNI mendukung program pemerintah untuk
mempekerjakan pegawai disabilitas, sesuai dengan komitmen BNI dalam
penerapan Respectful Work Place (RWP).
Testimoni Karyawan Tetap Penyandang Disabilitas
Muhammad Ariga
Human Capital Business Partner Staff
Saya merasa bekerja di BNI sangat menyenangkan dan saya mendapatkan fasilitas yang menunjang
untuk bekerja, antara lain kemudahan akses untuk ke kantor mengingat saya memiliki keterbatasan
pada daksa. Saat ini, saya bersyukur dan senang telah diangkat menjadi pegawai tetap BNI dan
mempunyai kesempatan untuk berkembang dan berkarier.
Gustian Hafidh Mahendra
Administration Staff, Retail Collection & Recovery Division
Dalam proses rekrutmen di BNI yang telah saya lalui, tim pewawancara memfasilitasi saya pada saat
rekrutmen mengingat kondisi saya disabilitas tuli sehingga saya membutuhkan penerjemah juru
bahasa isyarat agar dapat efektif dan e昀椀sien dalam komunikasi antar calon kandidat dan perekrut.
Saya merasa senang bekerja di BNI, bisa berkenalan, bekerja sama, menambah relasi dan menambah
ilmu pengetahuan tentang administrasi.
Meningkatkan Peran Perempuan di Level Manajerial
BNI terus berupaya memprioritaskan kesetaraan dan keadilan dalam Perempuan yang menduduki
memberdayakan SDM dan membangun lingkungan kerja yang inklusif. posisi manajer ke atas (%) [405-1]
BNI mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di
lingkungan kerjanya. Selain itu, BNI juga menerapkan kebijakan equitable
bagi pegawai perempuan, seperti cuti haid, day care, maternity leave, 2023 2022 2021
employee assistance program (EAP), nursery room di setiap fasilitas gedung
BNI, dan 昀氀exible working arrangement. 30,9 29,8 29,6
BNI pun memiliki dan memberlakukan kebijakan Accelerated Career Track sebagai upaya dalam mendorong progresi
karier talent perempuan dan meningkatkan keterwakilannya di level pimpinan (Assistant Vice President ke atas).
Melalui kebijakan tersebut, BNI membuktikan dapat meningkatkan proporsi talent perempuan di level pimpinan
selama 3 tahun terakhir.
Page 87
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
85
Serikat Pekerja dan Perjanjian Kerja Pengembangan Kompetensi
Bersama (PKB) [2-30, 407-1]
BNI memberikan kebebasan bagi pegawai untuk
Pegawai [404-2]
berserikat dan berkumpul melalui Serikat Pekerja.
Serikat Pekerja pun membuka Forum Kemitraan sebagai Kebijakan Pengembangan
sarana komunikasi untuk menjaga hubungan antar Kompetensi
pegawai maupun pegawai dengan manajemen. Dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitas
pegawai, BNI secara rutin menyelenggarakan program
Serikat Pekerja bersama manajemen BNI menyusun PKB pelatihan dan pengembangan dengan tujuan dapat
sebagai kebijakan terkait manajemen ketenagakerjaan mendorong peningkatan daya saing di masa depan. BNI
yang memprioritaskan HAM. PKB yang berlaku saat ini menunjuk BNI University sebagai pengemban mandat
yaitu PKB periode 2022-2024 yang mengatur hak dan untuk mengembangkan kompetensi pegawai, merancang
kewajiban bagi seluruh (100%) pegawai, baik pegawai strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan BNI,
tetap maupun tidak tetap, PKB dievaluasi dan diperbarui dan merancang berbagai program pelatihan, termasuk
secara rutin. program pelatihan dan pengembangan kompetensi
terkait Keuangan Berkelanjutan.
Mekanisme Penyampaian Keluhan
Pegawai Kebijakan pengembangan kompetensi mengacu pada
BNI menyediakan akses bagi para pegawai untuk POJK No. 24 tahun 2022 tentang Pengembangan
menyampaikan berbagai keluhan yang dapat mengurangi Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum.
keamanan dan kenyamanannya selama bekerja. Melalui Sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama,
Mekanisme Keluh Kesah, pegawai dapat mengungkapkan setiap pegawai, yaitu pegawai tetap dan kontrak,
keluh kesahnya terkait hubungan kerja, syarat-syarat, dan berhak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan
ketenagakerjaan, secara langsung dengan atasan langsung pelatihan dan pengembangan kompetensi. Selain itu,
pegawai. Penyampaian keluh kesah ini dilakukan secara BNI juga memberikan kesempatan bagi pemagang untuk
musyawarah dan jika dibutuhkan, pegawai dapat meminta dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilan
kepada pengurus Serikat Pekerja untuk membantu dalam bidang pekerjaan tertentu.
membicarakan keluhannya dengan pimpinan perusahaan
secara berjenjang. Pengembangan kompetensi dan kapabilitas pegawai
secara besaran dilakukan melalui dua pendekatan,
Selain itu, pegawai juga dapat menyampaikan keluhan yaitu:
ataupun masukan mengenai kebijakan/ketentuan yang 1. Pengembangan Kapabilitas Berjenjang
diterbitkan oleh Divisi yang membidangi Human Capital Pengembangan sesuai kebutuhan jenjang pegawai
melalui Info HC di call center info (021-29946088) dan dan program pengembangan ini bersifat lintas
email infohct@bni.co.id. Info HC dikelola oleh dedicated fungsi, seperti Leadership Program, Risk Management,
tim khusus yang akan menanggapi pertanyaan/keluhan Human Capital Program, dan Digital Program.
pegawai ataupun masukan kebijakan dan apabila 2. Pengembangan Kapabilitas Berdasarkan Posisi
diperlukan akan pula berkoordinasi dengan unit terkait Pengembangan sesuai kebutuhan posisi setiap
untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Selain itu, keluhan pegawai yang dibedakan atas pengembangan:
pegawai terkait kode etik dapat disampaikan melalui a. Employee Development, yaitu pengembangan
Whistleblowing System (WBS) yang dikelola oleh pihak berdasarkan kebutuhan untuk dapat
ketiga. Identitas dan laporan yang disampaikan pelapor menampilkan performance terbaik pegawai.
dijamin kerahasiaannya. b. Talent Development, yaitu pengembangan
kapabilitas untuk pegawai berprestasi yang
dikategorikan sebagai talent dengan tujuan
untuk menempati posisi potensial di BNI.
Page 88
Laporan Keberlanjutan 2023
86 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Jenis dan Cakupan Program Pengembangan Kompetensi
BNI memiliki beragam jenis dan cakupan program of Management, Chicago School of Business, IMD
pengembangan kompetensi sesuai dengan maksud dan Business School, University of Virginia Darden
tujuannya. School of Business dan NUS Business School.
1. Program pembelajaran untuk meningkatkan 3. Program pembelajaran untuk mendukung persiapan
kapabilitas pegawai guna mendukung bisnis BNI pegawai dalam memasuki masa purnabakti
Program pembelajaran ini terdiri dari 8 bidang BNI memberikan program Pra Purna Bakti untuk
pelatihan dan pengembangan, yaitu Leadership; membekali pegawai yang akan pensiun sehingga
Finance & Human Capital; IT, Digital & Operation; memiliki strategi pemberdayaan diri dan kiat-kiat
Legal, Governance, Audit & Compliance; Network & mengatasi perubahan psikologi mental, pola hidup
Services; Retail Banking; Risk; Wholesale, Treasury sehat, perencanaan keuangan di masa pensiun,
& International Banking. Tujuan masing-masing serta peluang membuka usaha.
bidang pelatihan dan pengembangan tersebut
terdapat pada Laporan Tahunan 2023, bab Kebijakan Berdasarkan PKB yang berlaku, terdapat perubahan
Pengembangan Kompetensi halaman 148-151. ketentuan batas usia pensiun dari 55 tahun menjadi
2. Program pembelajaran untuk mendukung 56 tahun. Pegawai dengan usia 55 tahun atau
kapabilitas kepemimpinan pegawai yang akan pensiun di tahun 2023 sebelum
Program perencanaan suksesi yang komprehensif adanya perubahan PKB telah dibekali pelatihan Pra
dan mencakup berbagai tingkat jabatan sehingga Purna Bakti pada tahun 2022. Realisasi pelatihan
memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan Pra Purna Bakti di tahun 2023 meliputi pelatihan
yang terampil, kompeten, dan siap menghadapi perencanaan keuangan, investasi, dan pola hidup
tantangan di masa depan. Program kepemimpinan sehat.
diberikan kepada pegawai dari new entry hingga 4. Program Pendidikan Pascasarjana
tingkat eksekutif (multilevel jabatan). Informasi Dalam mewujudkan Employee Value Preposition
pembelajaran untuk mendukung kapabilitas (EVP) sebagai tempat terbaik dalam hal belajar,
kepemimpinan terdapat pada Laporan Tahunan bertumbuh, dan berkontribusi, BNI memberikan
2023, bagian Pengembangan Kapabilitas Berjenjang. kesempatan pegawai untuk mengembangkan
diri dengan mengejar pendidikan hingga tingkat
Sebagai bagian dari pengembangan kapabilitas pascasarjana melalui:
kepemimpinan, melalui Top Executive Development a. Self Development Program (SDP), merupakan
Program, posisi eksekutif memiliki hak dan program penggantian biaya pendidikan yang
kesempatan yang sama dalam meningkatkan diberikan kepada pegawai yang telah berhasil
kompetensi dan kapabilitas, khususnya dalam menyelesaikan pendidikan akademik dalam
aspek kepemimpinan. Oleh karenanya, BNI negeri S1, S2, atau S3 dan memenuhi seluruh
mengikutsertakan anggota Direksi, anggota Dewan persyaratan program SDP. Program studi/jurusan
Komisaris, dan pegawai satu level di bawah Direksi yang dapat dipilih haruslah relevan dengan
melalui Executive Education, Continual Mandatory bisnis BNI, seperti Computer Science, Economics
Learning Program (CMLP), Roundtable Mentoring, dan & Econometrics, Statistic, Mathematics, Accounting
Top Executive Sharing. & Finance, Business & Management, and Law.
b. Global Postgraduate Program (GPP), merupakan
Program Executive Education ditujukan untuk program pengembangan pegawai berbasis
meningkatkan wawasan mengenai strategi global yang diberikan dalam bentuk beasiswa
kepemimpinan yang terkini di era digital di mana S2 (postgraduate) pada universitas terbaik di luar
program ini bekerja sama dengan beberapa business negeri yang masuk ke dalam top 30 universities
school dan universitas terbaik di luar negeri, seperti per subject area berdasarkan QS World University
Harvard Business School, London Business School, Rangkings. GPP ditujukan bagi pegawai
Columbia Business School, UNSW Business School, berprestasi yang masuk dalam kategori talent dan
Australian Institute of Management, Kellogg School memenuhi seluruh persyaratan program GPP.
Page 89
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
87
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan [2-17, 404-2][FS4]
Keseriusan BNI dalam mendukung penerapan keuangan Rakyat (KUR); Standar Audit Internal & Kode Etik; dan
berkelanjutan juga tampak dari adanya pengembangan sebagainya. BNI juga memberikan pembelajaran terkait
modul pelatihan mengenai isu dan risiko lingkungan, keberlanjutan melalui webinar untuk pegawai tetap
sosial, dan tata kelola (LST), keuangan berkelanjutan, maupun kontrak dengan topik, antara lain LST BNI dan
dan prinsip keberlanjutan. Pengembangan modul Program BUMI sebagai Bentuk Dukungan BNI terhadap
tersebut dilakukan bersama Subject Matter Expert (SME), Pencapaian Ekonomi Hijau; Sosialisasi Permenko No.
konsultan, dan pihak lainnya yang berkompeten. Dengan 1 dan No. 2 Tahun 2023 terkait Kredit Usaha Rakyat
tujuan, pegawai dapat lebih memahami terkait konsep (KUR); Sosialisasi Program Kerja Sama Pendaftaran
keberlanjutan dan pengelolaan risiko LST, serta mampu Kepesertaan BPJS TK melalui BNI Agen46; dan
menganalisis laporan keberlanjutan perusahaan. sebagainya. Webinar-webinar tersebut telah disaksikan
oleh 136.998 viewers.
Berdasarkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB), BNI menargetkan pengembangan kompetensi Sepanjang tahun 2023, BNI telah mengikutsertakan
pegawai terkait keuangan berkelanjutan sebesar 100% 12 Direksi dan 11 Dewan Komisaris dalam pelatihan
dari total pegawai pada tahun 2023. Hingga akhir periode terkait keberlanjutan. Pelatihan tersebut memuat topik
pelaporan, melalui program e-learning mandatory, yang di antaranya terkait Corporate Communications
terdapat 25.643 pegawai yang telah melakukan and Sustainability Summit (BCOMSS) 2023; Sub Komite
pengembangan terkait keuangan berkelanjutan atau Environmental, Social, & Governance (ESG) Tahun
93,0% dari total pegawai. 2023 dan Forum Risk Management Overview (RMO);
Internalisasi Budaya Kerja BNI untuk Meningkatkan
Selain melalui e-learning mandatory, BNI juga Risk Culture dan Risk Awareness; dan melalui Program
memberikan program pelatihan dan pengembangan Executive Education terkait Sustainability; serta topik
keberlanjutan lainnnya dengan partisipasi sebanyak pelatihan lainnya. Di samping itu, anggota Direksi BNI
12.224, mencakup pegawai tetap dan kontrak. Adapun pun secara aktif menjadi narasumber dalam berbagai
topik-topik pelatihan yang diberikan, antara lain pelatihan eksternal terkait keberlanjutan. Di tahun 2023,
pelatihan terkait Pembiayaan Berbasis ESG Climate Risk BNI mencatat anggota Direksi dan Dewan Komisaris
– Net Zero Emission; Green Project Financing in Solar, telah menjadi narasumber sebanyak 12 kali dengan
Hydro, Geothermal & Carbon Trading; Kredit Usaha berbagai topik keberlanjutan, di antaranya Program
SESPIBANK Angkatan 77 Tahun 2023: Resilient Leaders
for Sustainable Growth, Risk Awareness, Integritas &
Etika Bankir, dan lain sebagainya.
Page 90
Laporan Keberlanjutan 2023
88 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Realisasi Pengembangan Rata-rata Jam Pelatihan
Berdasarkan Jenis Kelamin [404-1]
Kompetensi Pegawai
Hingga akhir Desember 2023, BNI telah menyelenggarakan
berbagai program pengembangan kompetensi kepada 27.216 2023 2022 2021
orang pegawai mulai dari new entry hingga tingkat eksekutif.
Dana yang direalisasikan untuk pengembangan kompetensi 153,7 185,3 80,3
mencapai Rp346,2 miliar. Laki-laki Laki-laki Laki-laki
134,2 171,5 74,9
Perempuan Perempuan Perempuan
Rata-rata Jam Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin [404-1]
Pegawai yang Mengikuti
Jam Pelatihan Setahun Rata-rata Jam Pelatihan
Level Jabatan Pelatihan
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
≥ Senior Vice President *) 78 27 4.908 1.406 62,9 52,1
Vice President 151 47 30.415 4.070 201,4 86,6
Assistant Vice President 843 404 152.523 69.436 180,9 171,9
Manager 2.016 1.479 361.252 288.716 179,2 195,2
Assistant Manager 5.659 5.847 1.033.522 968.954 182,6 165,7
≤ Assistant **) 4.278 6.387 418.669 571.430 97,9 89,5
Jumlah 27.216 3.905.301 143,5
Keterangan:
Data yang tersaji terdiri dari kategori pegawai tetap dan kontrak.
*) Terdiri atas: Senior Vice President, Executive Vice President, dan Senior Executive Vice President.
**) Terdiri atas: Assistant dan Pegawai Dasar.
Data pelatihan yang disajikan pada tabel di atas mencakup berbagai jenis topik pelatihan, di antaranya terkait
dengan operasional perbankan, perkreditan, manajemen risiko, keuangan berkelanjutan, penanganan keluhan, IT,
dan perlindungan data nasabah (昀椀nansial & non昀椀nansial). Selain itu, terdapat topik pelatihan mengenai kebijakan
penagihan kredit, yaitu basic product knowledge & collection, refreshment collection, serta teamwork & negotiation skill.
Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi dalam Pengembangan Kompetensi
Pada era digital seperti saat ini, BNI telah melakukan Seluruh pegawai diwajibkan belajar melalui e-learning
digitalisasi pada pelaksanaan pelatihan dan mandatory untuk selanjutnya realisasi e-learning
pengembangan pegawai dengan memanfaatkan mandatory tersebut akan dilaporkan kepada regulator.
teknologi, seperti pelaksanaan in-class virtual/online Dalam bentuk bite-size learning, DEEP46 hadir untuk
learning, e-learning mandatory, Daily Exercise Employee meningkatkan pengetahuan mengenai bidang pekerjaan
Program (DEEP46) melalui aplikasi BNI Smarter, pegawai sehari-hari. Selain itu, pengembangan pegawai
pelaksanaan webinar melalui Youtube Channel BNI dapat dilakukan dengan mengikuti webinar dan
University, maupun pelaksanaan pembelajaran yang pembelajaran pada platform digital learning. Seluruh
bekerja sama dengan pihak ketiga melalui platform program pelatihan dan pengembangan tersebut
digital learning. diawasi oleh BNI University, dan/atau divisi/wilayah
penyelenggara pelatihan serta dicatat pada platform
Human Capital Management System (HCMS).
Page 91
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
89
Kesejahteraan Pegawai
Remunerasi dan Manfaat Lainnya bagi Pegawai [2-20, 405-2]
Sesuai dengan strategi remunerasi BNI untuk mendorong performance culture, BNI memberikan remunerasi sebagai
bentuk apresiasi kepada pegawai yang berdasarkan kinerja masing-masing pegawai. Selain remunerasi, pegawai juga
dapat memperoleh bentuk apresiasi lainnya berupa tunjangan, insentif, dan bene昀椀t lainnya. BNI mempertimbangkan
besaran remunerasi berdasarkan jenjang jabatan. Selain itu, BNI pun memberikan remunerasi di atas UMP/UMK yang
disesuaikan di masing-masing wilayah kerja, sejalan dengan peraturan yang berlaku.
Tunjangan yang Diterima Berdasarkan Status Ketenagakerjaan [401-2]
Jenis Tunjangan Pegawai Tetap Pegawai Kontrak *) Trainee
Bene昀椀t Pensiun v v v
Tunjangan Hari Raya v v v
Bonus v v x
Fasilitas Kesehatan/Fasilitas Berobat v v v
Fasilitas Cuti v v v
*) Tunjangan/bene昀椀t pegawai kontrak sesuai perjanjian kerja yang disepakati para pihak.
Selain pemberian remunerasi, BNI juga memberikan hak cuti bagi pegawainya. Khusus untuk cuti orang tua, menurut
PKB Pasal 29, pegawai perempuan berhak mengambil cuti melahirkan selama 3 bulan kalender. Cuti ini juga diberikan
kepada pegawai perempuan yang mengalami keguguran tidak sengaja atau abortus provocatus. BNI menjamin pegawai
perempuan yang mengambil cuti melahirkan akan dapat kembali bekerja dengan status dan hak-hak yang sama
seperti sebelum cuti. Pada PKB Pasal 33 diatur tentang kebijakan cuti orang tua untuk pegawai laki-laki berhak atas
cuti 2 hari kerja untuk mendampingi istri sah yang melahirkan atau mengalami keguguran kandungan. Selama tahun
2023, sejumlah 1.323 orang pegawai perempuan mengambil hak cuti melahirkan. Sebanyak 1.323 (100%) pegawai
yang mengambil cuti melahirkan telah kembali bekerja setelah masa cuti berakhir. [401-3]
Program Masa Pensiun [201-3]
BNI mengatur program pensiun yang berlaku bagi seluruh pegawai dalam PKB Pasal
53. Program pensiun tersebut diberikan dengan skema Program Pensiun Manfaat Pasti Rp
(PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) serta terdapat program Dana Kesehatan
Masa Pensiun (DKMP) yang dipersiapkan sejak pegawai masih aktif menjadi pegawai
BNI. Pada tahun 2023, BNI mencatat sebanyak 674 pegawai yang pensiun, terdiri dari
408 pegawai laki-laki dan 266 pegawai perempuan. Melalui program pensiun ini, BNI
berharap setiap pegawai dapat memiliki kehidupan yang layak di hari tua nanti.
• Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) berlaku bagi pegawai yang diangkat menjadi pegawai tetap sebelum tanggal 1
September 2005 dengan iuran beban pegawai sebesar 7,5% penghasilan dasar pensiun dan iuran perusahaan sesuai
dengan perhitungan aktuaria.
• Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi pegawai yang diangkat menjadi pegawai tetap sejak tanggal 1 September 2005
dengan iuran beban pegawai sebesar 3,5% dari total penghasilan dan iuran Perusahaan 11,5% dari total penghasilan.
• Program Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP) merupakan program pendanaan yang bersifat iuran pasti untuk
membantu persiapan manfaat kesehatan pegawai dan pasangan setelah memasuki masa usia pensiun yang dipersiapkan
sejak pegawai masih aktif.
Page 92
Laporan Keberlanjutan 2023
90 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Penilaian Kinerja Mempromosikan Worklife Balance
dan Jenjang Karier [404-3] BNI percaya bahwa pegawai adalah bagian yang tak
BNI memberikan penilaian kinerja ke seluruh (100%) terpisahkan dari organisasi dalam mewujudkan visi dan
pegawainya, tanpa membedakan suku, agama, ras, misi bersama. Oleh karena itu, guna mewujudkan visi
antargolongan, status sosial, gender, maupun hal-hal BNI untuk menciptakan kondisi terbaik bagi pegawai
lain bersifat diskriminatif yang berpotensi melanggar sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan
HAM. Bentuk dari komitmen ini adalah adanya berprestasi, BNI memberikan perhatian pada Employee
mekanisme penilaian kinerja dengan memperhatikan Wellbeing melalui Employee Wellbeing Guidebook
pencapaian Key Performance Indicator (KPI) individu. yang merupakan panduan bagi pemimpin dan
pegawai akan pentingnya wellbeing. Melalui Employee
Penilaian kinerja dilakukan secara tahunan untuk Wellbeing tersebut, diharapkan dapat meningkatkan
mendorong terciptanya performance culture. Kinerja engagement dari pegawai sehingga produktivitas
setiap pegawai dievaluasi dan dinilai berdasarkan meningkat. Program-program Employee Wellbeing yang
mekanisme self-assessment serta one-on-one dilakukan di unit masing-masing, antara lain:
1. BISASAPA
pegawai dengan line manager. Selanjutnya, BNI
BISA adalah budaya coaching dan mentoring untuk
menggunakan hasil penilaian kinerja tersebut
meningkatkan kualitas komunikasi antar pegawai,
sebagai dasar pertimbangan berbagai aspek, seperti
baik pemimpin ke tim, ataupun antar sesama
reward & remuneration, peningkatan kapabilitas, dan
pegawai. Selain BISA, terdapat program SAPA
pengembangan karier. yang menekankan pada kebiasaan pegawai dalam
saling sapa menggunakan nama, dan penggunaan
BNI menjamin kesempatan yang sama bagi seluruh 3 kata Ajaib, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih
pegawai untuk mengembangkan diri dan meniti karier. yang bertujuan untuk meningkatkan rasa saling
Pegawai yang telah memenuhi kriteria penilaian menghormati antar pegawai.
secara objektif oleh komite kepegawaian berhak 2. Let’s Get It Done
mengikuti program promosi (dan suksesi) jabatan/ Let’s Get It Done merupakan sebuah program yang
kenaikan tingkat jabatan. Di samping itu, BNI juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas meeting atau
mendorong pegawai untuk menerapkan countinuous pertemuan sehingga didapatkan hasil yang lebih
e昀椀sien dan efektif, memastikan meeting memiliki
feedback dan pengembangan pegawai melalui One-On-
agenda yang jelas, hingga memastikan efektivitas
One Discussion antara pegawai dan line manager di awal
meeting menjadi fokus di program ini.
tahun setelah penilaian kinerja untuk merencanakan
3. Wellness Day
Individual Development Plan (IDP) tahun berjalan.
Wellness Day merupakan program yang difokuskan
pada kegiatan wellbeing untuk memberikan arahan
Komposisi dan Persentase Pegawai Tetap ke segenap pegawai agar melakukan kegiatan
yang Menerima Reviu [404-3] olahraga bersama di tanggal 10 di setiap bulannya.
2023 4. Komunitas BNI
Status Gender BNI memiliki beberapa komunitas yang terbentuk
Jumlah %
berdasarkan bidang olahraga, seni, dan hobi
Review One Laki-Laki 12.150 48 pegawai yang dikumpulkan dalam sebuah wadah
on One Career yang bernama komunitas BNI.
Perempuan 13.310 52
Development
Jumlah 25.460 100
Di samping itu, BNI menyediakan Work Hub sebagai
alternatif tempat kerja yang dibangun untuk mendukung
昀氀exible working arrangement dan meningkatkan employee
experience pegawai. Melaui aplikasi DigiHC, pegawai dapat
melihat ketersediaan dan booking Work Hub sehingga
pegawai dapat bekerja di lokasi domisili masing-masing
didukung dengan jaringan akses internet & peralatan
kantor yang memadai. Selain itu, line manager dapat
memantau produktivitas pegawai yang bekerja di work hub
melalui 昀椀tur daily planner di DigiHC.
Page 93
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
91
Tingkat Keterikatan dan Kepuasan Pegawai Tingkat Keterikatan Pegawai
BNI menyadari bahwa kepuasan pegawai dalam bekerja dapat mendorong
keterikatan yang positif terhadap bank. Oleh sebab itu, BNI menyediakan 2023 2022 2021
media interaksi dengan pegawai melalui survei kepuasan pegawai. BNI
senantiasa memonitor kepuasan pegawai dengan melakukan survei yang 96% 96% 96%
melibatkan pegawai. Seluruh pegawai dapat mengisi kuesioner survei
yang dilakukan melalui DigiHC. Hasil dari survei yang dilakukan akan Tingkat Kepuasan Pegawai
ditindaklanjuti sebagai dasar bagi BNI untuk meningkatkan kepuasan
pegawai di tahun-tahun berikutnya. Di tahun 2023, BNI memperoleh 2023 2022 2021
tingkat keterikatan pegawai sebesar 96% dan tingkat kepuasan pegawai
menunjukkan skor 92%. 92% 90% 90%
Tempat Kerja yang Layak dan Aman
Akses pada Fasilitas Keselamatan Kebakaran setempat. Hingga akhir periode pelaporan,
BNI belum membentuk komite K3 maupun memiliki
dan Kesehatan [403-1, 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 403-7, 403-8] kebijakan K3 terkait pengelolaan gedung. Namun
Lingkungan kerja yang layak dan aman merupakan
demikian, gedung operasional BNI telah mengadopsi
salah satu aspek penting dalam mewujudkan Respectful
Petunjuk Teknis Operasional (PTO) gedung yang dimiliki
Working Place bagi pegawai. Guna mencapai hal
oleh masing-masing Building Management sebagai
tersebut, BNI berupaya memenuhi fasilitas penunjang,
pedoman/panduan dalam menghadapi keadaan darurat
seperti ruang makan, ruang menyusui (nursery room),
gedung. PTO tersebut berlaku bagi seluruh (100%)
daycare, fasilitas olahraga, dan lain sebagainya.
pegawai BNI.
BNI juga memperhatikan kesehatan dan keselamatan
Mekanisme Pelaporan Insiden [403-2, 403-4]
dari setiap pegawainya, salah satunya dengan
BNI memiliki mekanisme penyampaian izin untuk
memberikan kemudahan dalam mengakses klinik
istirahat/meninggalkan kantor bagi pegawai yang
kesehatan/medis di Grha BNI, Menara BNI, Plaza BNI,
mengalami kejadian yang menyangkut kesehatan dan/
dan Gedoeng BNI. Pegawai yang membutuhkan rujukan
atau keselamatannya. Mekanisme pelaporan insiden
dapat mendatangi rumah sakit di daerah DKI Jakarta
diatur dalam prosedur Business Continuity Management
yang telah bekerja sama dengan BNI. Sementara untuk
(BCM) sebagai pedoman antisipasi penanggulangan
wilayah operasional di luar DKI Jakarta, pegawai bisa
Bencana. Pegawai yang merasakan adanya potensi
dirujuk ke rumah sakit di kota terdekat yang juga
bahaya dapat melaporkannya pada Crisis Management
telah bekerja sama dengan BNI. Dalam meningkatkan
Team (CMT) atau Emergency Task Force yang telah
kesadaran tentang pentingnya kesehatan, BNI juga
dibentuk BNI.
berinisiatif dengan mengadakan webinar dan broadcast
kesehatan kepada seluruh pegawai.
Pegawai yang berada dalam kondisi tidak sehat
berhak mengajukan izin untuk meninggalkan kantor
Fasilitas lainnya untuk menjaga keselamatan pegawai,
dan menginformasikan kondisi kesehatannya melalui
yaitu dengan menyediakan alat pemadam kebakaran
DigiHC. BNI pun menyediakan sarana pengaduan
ringan (APAR) dan safety tools lainnya, seperti Lemari
bagi pegawai yang ingin melaporkan potensi bahaya,
dan Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD), sebagai
kerusakan aset, ataupun masalah terkait fasilitas
upaya pencegahan kebakaran. Secara berkala, pegawai
gedung lainnya melalui phone/WhatsApp dan berita
BNI yang berada di kantor pusat Grha BNI, Menara BNI,
acara kerusakan oleh Building Management untuk
Plaza BNI, dan Gedoeng BNI pun melakukan simulasi
memudahkan pegawai dalam melaporkan potensi
kebakaran dan gempa bumi minimal dua kali setahun.
bahaya atau kerusakan aset. Selama tahun 2023, BNI
Simulasi tersebut dapat terlaksana melalui kerja sama
menerima pengaduan terkait fasilitas gedung sebanyak
BNI dengan pengelola gedung dan Dinas Pemadam
172 komplain dengan penyelesaian 100%.
Page 94
Laporan Keberlanjutan 2023 92 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 06 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN DAN PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
Page 95
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
93
Komitmen pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Membangun Budaya Keberlanjutan [2-27]
Prinsip keberlanjutan dan Keuangan Berkelanjutan 4. Mengadakan pelatihan untuk menambah wawasan
telah diintegrasikan ke dalam struktur organisasi Bank, pegawai terkait keberlanjutan; dan
dari level staf sampai manajemen, dengan tujuan 5. Melakukan pemetaan terhadap portofolio kredit
untuk menciptakan budaya keberlanjutan di seluruh yang berdampak tinggi terhadap lingkungan.
perusahaan. Beberapa inisiatif yang telah dilakukan, di
antaranya: BNI telah mengadakan berbagai program internal untuk
1. Membentuk Sub Komite Environment, Social, & memastikan implementasi berkelanjutan, termasuk
Governance (ESG) di bawah Komite Manajemen sosialisasi Taksonomi Hijau Indonesia (THI) ke unit
Risiko & Anti Fraud melalui SK Direksi No. KP/484/ bisnis, pelaksanaan pelatihan berbasis LST, inisiatif
DIR/R tanggal 26 Oktober 2021; Go Green, program e-learning mandatory untuk semua
2. Membentuk departemen khusus dalam Divisi ERM karyawan, serta peningkatan kesadaran LST melalui
untuk mengawasi praktik keberlanjutan sehari-hari website BNI dan berbagai saluran komunikasi seperti
dalam internal BNI; Youtube, email blast, dan Majalah Sinergi BNI. Selain
3. Menyusun kebijakan kredit dengan itu, BNI juga telah memperkuat komitmennya dengan
mempertimbangkan faktor Lingkungan, Sosial, dan menyusun kerangka kerja, roadmap, dan kebijakan/SOP
Tata Kelola (LST), serta memasukkan prinsip-prinsip LST dalam implementasinya, termasuk tata kelola yang
keberlanjutan dalam Kode Etik, kebijakan, dan berkelanjutan.
Standar Operasional Prosedur (SOP);
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
BNI mewujudkan penerapan Keuangan Berkelanjutan dan menerapkan keuangan berkelanjutan, melalui
melalui pembuatan RAKB, dengan merancang rencana implementasi pelaksanaan Climate Risk Stress Test
yang lebih terstruktur dan detail tentang implementasi (CRST), penyusunan Carbon Project, pengembangan
keuangan berkelanjutan secara bertahap dalam UMKM Ramah Lingkungan & UMKM Go Global, inklusi
operasional bisnis dan memperhatikan aspek risiko keuangan berkelanjutan, dan pengembangan produk
LST. Selain itu, Bank berkomitmen untuk mematuhi keberlanjutan lainnya.
regulasi yang ada, mendukung Roadmap Keuangan
Berkelanjutan yang dirancang oleh OJK, dan Tujuan Lebih lanjut, melalui Keputusan Direktur Utama tentang
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia. Penerapan Keuangan Berkelanjutan No. KMP/4/2602.
BNI membentuk Sub Komite Environment, Social, &
Pada RAKB yang telah disusun di tahun 2024, BNI Governance (ESG) di bawah Komite Manajemen Risiko &
berfokus pada pada peningkatan daya saing dengan Anti Fraud melalui SK Direksi No. KP/484/DIR/R tanggal
menyusun rencana kerja untuk memperkuat posisi 26 Oktober 2021, BNI telah menetapkan penerapan
BNI dalam menghadapi risiko perubahan iklim Keuangan Berkelanjutan dan pembagian fungsi terkait
Keuangan Berkelanjutan.
Page 96
Laporan Keberlanjutan 2023
94 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [2-9]
Dalam penerapan tata kelola keberlanjutan, BNI didukung oleh para pemimpinnya, yaitu Dewan Komisaris dan
Direksi, yang terlibat dalam perencanaan dan pengawasan secara langsung mengenai Keuangan yang Berkelanjutan.
Bank telah memiliki Sub Komite ESG di bawah Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud. Personel Sub Komite ESG
berasal dari lintas fungsi sesuai dengan SK Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Oktober 2023.
Ketua : Wakil Direktur Utama
Wakil Ketua : Direktur Risk Management
: Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management (merangkap sebagai
Sekretaris
anggota tetap non-voting member)
: • Direktur Finance
• Direktur Wholesale & International Banking
• Direktur Institutional Banking
Anggota Tetap Setingkat Direksi dan SEVP • Direktur Enterprise & Commercial Banking
(Voting Member) • Direktur Retail Banking
• Direktur Network & Services
• Direktur Technology & Operations
• SEVP Treasury
Anggota Tetap Setingkat Direksi : Direktur Human Capital & Compliance
(Non-Voting Member)
: • Pemimpin Divisi Corporate Secretary
• Pemimpin Divisi Policy & Governance
• Pemimpin Divisi Investor Relations
• Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Management
• Pemimpin Divisi International Banking & Financial Institutional
• Pemimpin Divisi Subsidiaries Management
• Pemimpin Divisi Procurement & Fixed Assets
• Pemimpin Divisi Treasury
• Pemimpin Divisi Compliance
• Pemimpin Divisi BNI University
• Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
• Pemimpin Divisi Human Capital Services
• Pemimpin Divisi Corporate Banking 1
Anggota Tetap Setingkat Divisi/Satuan • Pemimpin Divisi Corporate Banking 2
(Non-voting Member) • Pemimpin Divisi Corporate Banking 3
• Pemimpin Divisi Corporate Banking 4
• Pemimpin Divisi Syndication & Structured Finance
• Pemimpin Divisi Enterprise Banking
• Pemimpin Divisi Commercial Banking 1
• Pemimpin Divisi Commercial Banking 2
• Pemimpin Divisi Operational Risk Management
• Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
• Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
• Pemimpin Divisi Consumer Product
• Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
• Pemimpin Divisi Business Program
• Pemimpin Divisi Card Business
• Pemimpin Divisi Agen46
Anggota Tidak Tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan yang terkait dengan topik
(Non-voting Member) pembahasan.
Page 97
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
95
Delegasi Tanggung Jawab
atas Pengelolaan LST [2-9, 2-13, 2-14, 2-16]
Sub Komite ESG dibentuk sebagai penanggung jawab
penerapan LST di BNI, dengan tugas pokok sebagai
berikut:
1. Menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan LST,
serta perubahannya;
2. Mengidenti昀椀kasi potensi risiko LST yang berdampak
baik bagi BNI maupun pemangku kepentingan BNI;
3. Memantau implementasi strategi Keuangan
Berkelanjutan;
4. Melakukan pemantauan, mengevaluasi, dan
memberikan rekomendasi terhadap hasil assessment
LST BNI;
5. Mengevaluasi penerapan strategi LST pada seluruh
lini bisnis BNI.
Pengelolaan aspek keberlanjutan dan LST menjadi
tanggung jawab semua unit kerja di bawah pengawasan
Dewan Komisaris dan Direksi. BNI membentuk
Departemen Manajemen Environment Social &
Governance (ESG) di bawah Divisi Enterprise Risk
Management (ERM) dengan tugas pokok di antaranya:
1. Mengembangkan framework & roadmap LST sebagai
panduan Bank dalam implementasi prinsip LST;
2. Melakukan pengembangan, reviu dan peninjauan
roadmap Net Zero Emission (NZE) Bank;
3. Mengembangkan framework, mengelola, dan
melakukan pemantauan risiko perubahan iklim;
4. Mengkoordinasikan penerapan prinsip LST dan
risiko perubahan iklim di seluruh lini bisnis Bank,
termasuk Anak Perusahaan;
5. Bertindak sebagai liason dengan pihak eksternal
terkait dengan implementasi LST;
6. Melaksanakan aktivitas sebagai koordinator
Supporting Staff Group (SSG) Sub Komite ESG;
7. Melakukan pemantauan dan pengelolaan realisasi
penerapan LST berdasarkan roadmap secara
bankwide;
8. Melakukan koordinasi penyusunan dan tinjauan
pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB) dan/atau Corporate Plan terkait LST;
9. Melakukan pemantauan eksposur dan pelaporan
kepada regulator/pihak eksternal lainnya terkait
LST, seperti portofolio hijau, obligasi hijau, dan
obligasi berwawasan LST Lainnya.
Page 98
Laporan Keberlanjutan 2023
96 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Struktur Organisasi Divisi Enterprise Risk Management
Enterprise Risk
Management Division
Enterprise & Market & Liquidity Credit Risk Credit Risk Risk Model Environmental, IT & Digital Risk
Integrated Risk Risk Management Management Management Validation & Social & Management
Management Department Portfolio Modelling Methodology Governance Department
Department & System Department Department Management
Department Department
Enterprise Risk Market & Liquidity Credit Risk Wholesale Credit Risk Model Environmental, IT & Digital Risk
Methodology & Risk Methodology Portfolio & Risk Management Validation & Social, Governance Methodology &
Governance & Governance Management & Modelling Team Methodology Management Governance Team
Team Team
Enterprise Risk Retail Credit Risk IT & Digital Risk
Market Risk Credit Risk System Climate Risk
Management Management & Management
Management team Management Management
Team Modelling Team Team
Integrated &
Liquidity Risk
Subsidiary Risk
Management
Management
Team
Team
Middle Of昀椀ce
Team Market &
Liquidity Risk
Management
Page 99
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
97
Pengawasan dan Evaluasi Pengelolaan LST
Ringkasan pengelolaan risiko LST di BNI
Penguatan aspek
Pengajuan usulan
LST dalam proses Pemantauan atas
Identi昀椀kasi sektor penguatan aspek
kredit salah satunya Pelaksanaan pelaksanaan
dengan emisi dan LST dalam proses
dalam bentuk penilaian aspek LST penilaian aspek
dampak tinggi kredit kepada
penguatan RAC dan dalam proses kredit LST dalam proses
terhadap lingkungan Direksi sesuai
penilaian rating kredit
dengan kewenangan
debitur
Continue & Improve
Identifikasi: Mitigasi: Persetujuan: Implementasi: Pemantauan:
ERM, PGV, Unit ERM, PGV, Unit Direktur sektor Unit Bisnis, Unit Direktur sektor
Bisnis dan Bisnis, Unit Bisnis, Risiko dan Risiko dan ERM Bisnis dan Risiko,
Risiko Risiko Kebijakan; ERM, Unit Bisnis, Unit
PGV Risiko dan ERM
Kebijakan Mengelola Risiko Prosedur Identi昀椀kasi Risiko atas
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Penerapan Keuangan Berkelanjutan
(LST) [2-13] dan Pengelolaannya [2-16, 2-25, 2-26] [FN-CB-550a.2]
Bank berkomitmen untuk mempertahankan standar Dalam mengidenti昀椀kasi, mengukur, memantau, dan
etika tertinggi dalam operasional dan pelaporan yang mengendalikan risiko Keuangan Berkelanjutan, terdapat
dapat dipertanggungjawabkan, akurat, dan transparan, empat pilar manajemen risiko, yaitu:
serta mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku. 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
Oleh karenanya, Direksi dan Dewan Komisaris berperan 2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
penting dalam mengawasi implementasi prinsip tata Limit;
kelola yang baik di semua unit kerja dan memastikan 3. Sistem Pengendalian Internal;
praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta mendorong 4. Kecukupan Proses Identi昀椀kasi, Pengukuran,
prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko. Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
Informasi Manajemen Risiko.
Bank merancang struktur tata kelola, kebijakan, dan
prosedur untuk membantu proses identi昀椀kasi dan
pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola
(LST) di seluruh rantai nilai BNI.
Page 100
Laporan Keberlanjutan 2023
98 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan hasil identi昀椀kasi, Bank menemukan risiko-risiko dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan, di
antaranya:
No. Risiko Mitigasi Risiko [2-25]
Risiko LST dalam operasional perbankan
1 Operasional bank 1. Seluruh kantor operasional bank berada di lokasi sesuai dengan peruntukannya.
memberikan dampak 2. Operasional bank menghasilkan limbah dalam jumlah minim dan termasuk dalam bentuk
negatif pada lingkungan limbah rumah tangga.
dan masyarakat 3. Bank melakukan upaya pengolahan limbah air yang digunakan bagi keperluan lainnya
seperti untuk penyiraman tanaman.
4. Bank melakukan upaya penghematan penggunaan kertas dengan melakukan usaha-usaha
digitalisasi dalam operasional kegiatannya.
2 Produk/layanan 1. Melakukan identi昀椀kasi, penilaian, tinjauan, dan perbaikan terkait risiko digital atas setiap
keuangan digital produk digital BNI.
meningkatkan risiko 2. Melakukan identi昀椀kasi, penilaian, tinjauan, dan perbaikan terkait ketahanan ancaman siber.
kejahatan teknologi 3. Melakukan penilaian dan peningkatan security maturity pada pihak ketiga.
dan mengancam privasi 4. Melakukan penilaian data privacy dan kecukupan data security secara end-to-end process.
nasabah
3 Peningkatan emisi dari 1. BNI telah menerapkan penghematan energi berupa:
operasional bank • Pemadaman lampu selama jam istirahat di setiap hari kerja.
• Penggunaan solar energi untuk keperluan penerangan di daerah tangga darurat di
gedung kantor utama BNI.
• Optimalisasi pertemuan/rapat melalui media online.
• Optimalisasi penggunaan AC sentral gedung kantor pusat.
• Penyelenggaraan pelatihan secara online melalui media Zoom atau webinar.
2. BNI menetapkan target NZE Operasional beserta dengan strategi penurunan emisinya.
4 Ancaman risiko 昀椀sik • Bank telah melakukan analisis risiko bencana alam dalam proses pemilihan kantor.
(banjir, kekeringan, dan • Pada umumnya kantor bank terletak di daerah perkotaan sehingga tidak terekspos dengan
kebakaran hutan) pada risiko bencana kebakaran hutan.
kantor bank • BNI telah memiliki Business Continuity Management sebagai salah satu upaya dalam
menanggulangi kondisi bencana.
Risiko LST dalam penyaluran kredit [FN-CB-410a.2]
5 Penyaluran kredit ke 1. Bank memiliki Risk Acceptance Criteria (RAC), memuat persyaratan minimum yang harus
sektor emisi tinggi dimiliki oleh (calon) debitur untuk sektor-sektor berdampak tinggi terhadap lingkungan,
seperti adanya serti昀椀kasi RSPO/ISPO untuk debitur-debitur sektor perkebunan kelapa
sawit, pemenuhan dokumen lingkungan, seperti AMDAL atau UPL/UKL atau PROPER
sesuai dengan sektor usahanya.
2. Bank melakukan pembiayaan kepada sektor-sektor emisi tinggi secara selektif dengan
memperhatikan implementasi LST yang dilakukan oleh debitur serta rencana transisi
energi yang akan dilakukan oleh debitur.
3. Bank menyalurkan pembiayaan dalam bentuk Sustainability Linked Loan untuk mendorong
debitur memulai transisi energinya.
6 Pelanggaran aspek LST Secara berkala, unit bisnis akan melakukan pemantauan melalui sistem watchlist dan
oleh debitur eksisting penilaian peringkat debitur. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap aspek LST, BNI akan
melakukan veri昀椀kasi kepada pihak terkait dan dapat melakukan penyesuaian peringkat
debitur apabila terbukti debitur tidak memenuhi aspek LST yang telah ditetapkan.
7 Penyaluran obligasi Evaluasi dan pemilihan proyek-proyek yang disalurkan obligasi hijau dilakukan oleh Sub
hijau tidak sesuai Komite ESG yang diketuai oleh Wakil Direktur Utama. Penyaluran dilakukan pada proyek hijau
dengan peruntukannya sesuai dengan pedoman teknis POJK 51 tahun 2017. Terdapat opini dari second party opinion
(SPO) atas laporan penyaluran obligasi hijau yang dilakukan oleh BNI.
8 Debitur Sustainability Terdapat opsi sistem penalti yang diterapkan kepada debitur atas setiap kegagalan
Linked Loan tidak pencapaian target KPI SPT yang ditetapkan. Dilakukan reviu tahunan oleh pihak ketiga
memenuhi target independen atas kredit untuk mengevaluasi kinerja debitur, termasuk pencapaian atas target
KPI SPT yang telah KPI SPT.
ditetapkan
Page 101
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
99
No. Risiko Mitigasi Risiko [2-25]
Risiko sosial dalam menjalankan literasi dan inklusi keuangan
9 Penerima manfaat 1. Dilakukan penetapan target market penerima literasi dan inklusi keuangan.
literasi dan inklusi 2. Dilakukan pemetaan daerah atas target market penerima literasi dan inklusi keuangan.
keuangan belum merata 3. Pelaksanaan literasi dan inklusi keuangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan hasil
pemetaan target market penerima literasi dan inklusi keuangan.
Permasalahan, Tantangan, Perkembangan, dan Pengaruh
terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Dalam menerapkan keuangan berkelanjutan BNI Sejalan dengan perkembangan penerapan keuangan
menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan. berkelanjutan, BNI melihat banyak perubahan maupun
Beberapa permasalahan dan tantangan beserta peluang yang berpengaruh pada kegiatan operasional
pengelolaannya, antara lain: perbankan maupun aktivitas pembiayaan, di antaranya:
1. Tantangan yang dihadapi BNI terkait kegiatan 1. Meningkatnya peluang pembiayaan hijau di
pendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan Indonesia, sehingga Bank perlu membangun
adalah pemahaman terhadap integrasi LST masih kolaborasi dengan berkomunikasi dengan
belum merata. Ke depannya, peningkatan kapasitas pemerintah, menghubungi calon investor dari luar
untuk internal akan dilaksanakan melalui pelatihan dan memanfaatkan kemitraan dengan lembaga-
atau e-learning terkait Keuangan Berkelanjutan yang lembaga domestik maupun internasional guna
dilaksanakan oleh BNI maupun oleh pihak terkait mendorong kemajuan keuangan berkelanjutan;
(eksternal); 2. Adanya perkembangan awareness dari dunia usaha,
2. Kesadaran debitur terhadap LST masih perlu terutama dari segmen Corporate, yang mulai
ditingkatkan, terutama dalam pengelolaan risiko memperhatikan aspek LST dalam melakukan
perubahan iklim, mengingat hal ini memerlukan bisnisnya;
adanya perubahan teknologi dan biaya yang cukup 3. Adanya perhatian yang semakin tinggi dari
mahal yang dapat membebani debitur; pemerintah, regulator, dan investor terkait
3. Tantangan untuk Bank dalam menciptakan produk- penerapan bisnis berkelanjutan yang diharapkan
produk berkelanjutan baru yang dibutuhkan oleh dapat menciptakan produk berwawasan lingkungan
nasabah dan debitur tanpa mengabaikan aspek dan sosial;
risiko dan kehati-hatian, terutama dalam hal risiko 4. Melakukan kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan
kredit, cyber security dan keamanan data nasabah; dan Sosial (TJSL) untuk mendukung portofolio
4. Digitalisasi LST database management yang akan berwawasan lingkungan hidup dan sosial;
membantu proses identi昀椀kasi dan monitoring 5. Terbukanya pasar ceruk (niche market) berkelanjutan
portofolio hijau maupun emisi karbon bankwide; yang dapat dijadikan sebagai target market
5. Standardisasi ketentuan LST cukup beragam dan dengan pengembangan produk/jasa keuangan
kompleks sehingga menyulitkan dalam pemilihan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhannya;
standar yang akan dipenuhi; 6. Pengembangan inovasi produk/layanan keuangan
6. Ketentuan-ketentuan LST terbaru yang harus berbasis digital yang dapat mengurangi nasabah
diterapkan oleh industri perbankan seperti Climate untuk menggunakan transportasi ke cabang;
Risk Stress Test dan IFRS S1 & S2 sehingga Bank 7. Kolaborasi dengan berbagai pihak yang
harus mempersiapkan pengetahuan, skill, tools dan memiliki keahlian isu-isu keberlanjutan untuk
SDM untuk bisa mengakomodasi ketentuan tersebut. mengembangkan program-program yang
mendukung aspek keberlanjutan dan TPB;
8. Mendorong pembiayaan yang menerapkan usaha
berkelanjutan melalui pemberian Sustainability
Linked Loan.
Page 102
Laporan Keberlanjutan 2023
100 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Penerapan Good Corporate Governance (GCG) [2-9, 2-10, 2-11, 2-12, 2-15, 2-19, 2-20, 2-21]
Di tengah meningkatnya isu keberlanjutan, Bank mengarahkan organ tata kelola
untuk bertanggung jawab dan melakukan aksi dalam mengelola prinsip-prinsip GCG.
Prinsip tersebut menjadi dasar dalam penerapan tata kelola perusahaan, Keuangan
Berkelanjutan, dan prinsip keberlanjutan di BNI.
BNI memiliki struktur tata kelola yang melibatkan Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi berwenang dan bertanggung
jawab penuh terhadap pengurusan dan pengelolaan Bank, sedangkan Dewan Komisaris mengawasi pelaksanaan
pengelolaan yang dilakukan oleh Direksi. Setiap Direktorat dipimpin oleh Direktur, yang memiliki divisi-divisi untuk
mengurus hal-hal terkait LST. Direksi secara bersama-sama bertanggung jawab atas kinerja LST di dalam perusahaan.
Struktur tata kelola perusahaan secara lengkap dapat diakses pada Laporan Tahunan 2023 halaman 612.
Pemegang Saham memiliki kewenangan untuk menominasikan dan mengangkat Direksi serta Dewan Komisaris
yang disahkan dalam RUPS. Bank menjamin tidak ada kon昀氀ik kepentingan antara Direksi, Dewan Komisaris, atau
Pemegang Saham, yang dapat mempengaruhi setiap keputusan yang diambil. Pengungkapan informasi mengenai
hal-hal tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan 2023.
Komposisi Direksi dan Dewan Penilaian Kinerja Direksi [2-18]
Komisaris [2-11] Terdapat beberapa prosedur yang digunakan untuk
Informasi Dewan Komisaris, Direksi, dan komite di mengevaluasi dan menilai kinerja Direksi, yaitu penilaian
bawahnya terdapat dalam Laporan Tahunan yang dapat oleh RUPS, pencapaian target kinerja Perseroan, dan
diakses pada: penilaian dengan metode assessment GCG. Informasi
• Bab Direksi halaman 637-679. lengkap mengenai hal ini dapat diakses dalam Laporan
• Bab Dewan Komisaris halaman 680-749. Tahunan Bab Penilaian Kinerja Direksi halaman 717-719.
• Bab Organ Pendukung Dewan Komisaris halaman
750-815. Kode Etik
• Bab Organ Pendukung Direksi halaman 816-863. Kode Etik (code of conduct) yang berlaku di BNI memiliki
prinsip dasar yang sesuai dengan visi, misi, nilai-nilai,
dan peraturan yang berlaku. Kode Etik menjadi acuan
Pengembangan Pengetahuan bagi semua insan BNI dalam menjalankan bisnis, dan
terkait Topik Ekonomi, Sosial, dan berlaku untuk semua BNI Hi-Movers, mulai dari Dewan
Lingkungan [2-17] Komisaris, Direksi, sampai semua karyawan.
Direksi harus terus meningkatkan pengetahuan dan
keterampilannya untuk mengatasi tantangan, terutama Penerapan Kode Etik merupakan bagian penting dari
yang berkaitan dengan isu-isu keberlanjutan. Informasi tata kelola perusahaan yang baik dan penerapan prinsip
pengembangan kompetensi anggota Direksi BNI keberlanjutan dalam internal BNI. Sosialisasi Kode
terdapat pada laporan ini halaman 87. Etik diberikan melalui sharing session, media internal,
seminar, coaching, maupun penyebaran buku saku Kode
Etik BNI. Informasi lebih lengkap mengenai Kode Etik
dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2023, halaman
904-905.
Page 103
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
101
Sistem Pelaporan Pelanggaran [FN-CB-510a.2]
BNI menerapkan Whistleblowing System (WBS) dengan dikontrol oleh setiap orang di dalam unit terkecil. BNI
nama “WBS to CEO” dengan tujuan untuk membangun menjamin kerahasiaan pelapor, baik dari pihak internal
awareness pegawai dalam mendeteksi dini dan maupun eksternal.
mencegah terjadinya pelanggaran dalam setiap aspek
kegiatan bisnis bank, meliputi Kecurangan, Pelanggaran Untuk meningkatkan keyakinan akan tindak lanjut
Peraturan/Hukum, Benturan Kepentingan, Penyuapan/ secara objektif dari pelapor maka pengelolaan WBS
Grati昀椀kasi/Pemerasan (pungli), dan Pelanggaran Kode dilaksanakan oleh Internal Audit, bekerja sama dengan
Etik/Kelakuan Tidak Etis. pihak eksternal/konsultan independen yaitu Deloitte.
Dengan demikian, WBS diharapkan dapat menciptakan
Melalui WBS ini juga akan membangun embedded iklim kerja yang terbuka, jujur dan bertanggung jawab.
control di dalam suatu unit, karena seluruh pegawai Jumlah pengaduan yang diterima melalui WBS dapat
akan terlibat dalam mengontrol dan sekaligus akan dilihat pada Laporan Tahunan 2023 halaman 963-965.
Pelaporan WBS dapat menggunakan saluran:
Website : https://bni-transparan.tipoffs.info
Surel : bni-transparan@tipoffs.com.sg
Telepon : 021-57853377
SMS/WhatsApp : 0811-970-1946
Surat : BNI Transparan PO Box 2646/JKP 10026.
Page 104
Laporan Keberlanjutan 2023
102 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kebijakan Antikorupsi, Antisuap, dan Anti-Fraud [2-16, 205-1] [FN-CB-510a.1]
Dalam upaya mempertahankan reputasi perusahaan, BNI berkomitmen untuk
meningkatkan kepercayaan dari semua pemangku kepentingan. BNI telah menetapkan
Rp
sejumlah kebijakan yang mencakup isu-isu seperti korupsi, suap, dan fraud, yang berlaku
bagi semua pegawai BNI, termasuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan
terkait dengan Antikorupsi dan Suap ditetapkan sesuai perundang-undangan yang
berlaku dan POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud.
Untuk menjalankan kegiatan usaha yang bebas dari Komunikasi, Sosialisasi, dan
korupsi, suap, dan fraud, BNI membentuk beberapa
organisasi, di antaranya Unit Pengendalian Grati昀椀kasi
Pelatihan tentang Antikorupsi dan
(UPG), Unit Anti-Fraud, Komite Anti Fraud. Laporan dari Anti-fraud [205-2]
unit-unit tersebut akan diteruskan kepada manajemen/ BNI menjalankan sosialisasi untuk meningkatkan
Direksi. BNI pun menerapkan kebijakan dan prosedur kesadaran tentang antikorupsi dan anti-fraud, di
untuk menegakkan antikorupsi, antisuap, dan anti-fraud, antaranya:
antara lain: 1. Mandatory E-Learning Pengendalian Grati昀椀kasi dan
1. Penandatanganan Pakta Integritas Pegawai sebagai SMAP di BNI SMARTER dalam bentuk video yang
bentuk pengendalian grati昀椀kasi setiap awal tahun. telah diakses dan diselesaikan oleh 25.356 pegawai
2. Deklarasi Grati昀椀kasi dan Anti Suap secara periodik. BNI.
3. Pembuatan Kode Etik yang menjadi pedoman 2. Awareness dan sosialisasi anti-fraud dan antigrati昀椀kasi
perilaku. bagi pegawai dan pemangku kepentingan lainnya.
4. Penerapan antisuap sesuai dengan sistem 3. Menjalankan Bulan Mutu dan Morning Brie昀椀ng secara
manajemen antipenyuapan sehingga Bank periodik.
memiliki serti昀椀kasi ISO 37001:2016 tentang Sistem 4. Sosialisasi Pengendalian Grati昀椀kasi dan SMAP
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)/Anti Bribery kepada Tenaga Alih Daya (TAD), Bina BNI Of昀椀cer
Management System (ABMS). Development Program (ODP), Sekretaris Direksi,
5. Pedoman Kerja Komite Manajemen Risiko & Anti Personal Assistant Direksi dan Protokoler, serta
Fraud yang telah disetujui berdasarkan Surat segenap Perusahaan Anak sebagai Konglomerasi
Keputusan Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Keuangan BNI.
Oktober 2023 tentang Penataan Komite Manajemen 5. Memberikan imbauan untuk tidak meminta dan/
Risiko dan Anti Fraud (KRA). atau menerima imbalan dalam bentuk apapun
6. Pedoman Pelaksanaan Kepatuhan: Strategi Anti dari Pihak Ketiga ke segenap pegawai BNI dan
Fraud, yang dituangkan dalam Pedoman Perusahaan memberikan imbauan pembacaan Pakta Integritas
Online (e-PP) No. IN/0/SAF/002 tanggal 18 Juli 2023. untuk menginformasikan komitmen BNI terkait
7. Pedoman Perusahaan terkait penerapan Sanksi pengendalian grati昀椀kasi kepada debitur.
Administratif dengan pengenaan single sanction 6. Menyampaikan sosialisasi dan imbauan terkait
kepada pelaku fraud berupa Pemutusan Hubungan antigrati昀椀kasi, SMAP, dan panduan cegah korupsi
Kerja (PHK). yang ditayangkan melalui poster, website BNI, media
8. Penandatanganan Pakta Integritas oleh calon massa nasional, dan BNI Forum.
debitur/debitur pada saat perjanjian kredit, yang 7. Mengikutsertakan pegawai dalam pelatihan dan
telah dituangkan dalam Pedoman Perusahaan serti昀椀kasi.
Perkreditan terkait Perjanjian Kredit.
9. Penandatanganan Pakta Integritas oleh Panitia
Pengadaan, Pemutus, Pemimpin Unit Pengguna
dan/atau Unit Pelaksana dan Peserta Pengadaan
terkait proses pengadaan yang telah dituangkan
dalam Pedoman perusahaan Pengadaan.
Page 105
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
103
Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Pengawasan pencegahan fraud dilakukan oleh Monitoring atas implementasi SMAP dilakukan setiap
Satuan Anti Fraud yang berkolaborasi dengan Komite tahun dengan mekanisme audit oleh lembaga serti昀椀kasi
Manajemen Risiko & Anti Fraud. Dalam mencegah eksternal. Tidak terdapat temuan mayor maupun minor
pencegahan korupsi, suap, dan fraud, Bank melakukan sehingga hal ini menunjukkan komitmen dan konsistensi
evaluasi melalui Pengawasan Aktif Direksi dan BNI terkait penerapan SMAP.
Komisaris. Bank juga selalu mematuhi aturan regulator
untuk melaporkan secara berkala atas penerapan Bank berkomitmen untuk mengurangi insiden penipuan
strategi anti fraud dalam bentuk Laporan Strategi Anti dan mencegah korupsi melalui tindakan korektif yang
Fraud yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan melibatkan penguatan dari berbagai aspek, antara lain:
(OJK). • Sumber Daya Manusia melalui penguatan integritas
dan pemahaman risiko.
Implementasi pengendalian grati昀椀kasi di BNI dilakukan • Penguatan tools yang dapat membantu unsur
melalui monitoring dan evaluasi dengan mengirimkan pimpinan dalam melakukan supervisi.
evidence atas seluruh aktivitas UPG BNI kepada • Penguatan mitigasi dan deteksi atas kasus fraud
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas evaluasi eksternal pada produk APMK.
yang dilakukan KPK, BNI mendapatkan total nilai • Penguatan literasi risiko bagi nasabah melalui
implementasi Program Pengendalian Grati昀椀kasi (PPG) pemberian edukasi kepada nasabah melalui media
maksimal yaitu sebesar 100 dan mendapatkan Serti昀椀kat resmi bank.
Apresiasi dari KPK sebagai UPG dengan nilai tertinggi
pada kategori BUMN/BUMD/Anak Perusahaan cfm.
Serti昀椀kat Apresiasi No. PPG/23-03/APRESIASIMONEV/8
tanggal 3 Maret 2023.
Sanksi Tegas [205-3]
Bank tidak akan menoleransi adanya korupsi, suap, maupun fraud yang dilakukan oleh pegawai, vendor, mitra kerja,
dan pemangku kepentingan lainnya. Bank akan memberikan sanksi yang sesuai dengan tingkat kesalahan yang
dilakukan, mulai dari surat peringatan pembinaan, penurunan jabatan, sampai dengan PHK, tuntutan ganti rugi, dan
proses hukum. Bagi pegawai yang terlibat dalam fraud, Bank akan memberlakukan single sanction berupa PHK dan
sanksi lainnya untuk mencegah terjadinya fraud.
Temuan Kasus Fraud [205-3]
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Anggota Direksi dan Dewan Pegawai Tidak Tetap dan
Internal Fraud dalam 1 Tahun Pegawai Tetap
Komisaris Tenaga Alih Daya
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Total fraud 0 0 0 10 14 9 0 7 3
√ Telah diselesaikan 0 0 0 8 14* 9 0 7* 3
√ Dalam proses penyelesaian 0 0 0 2 0* 0 0 0* 0
di internal BNI
√ Belum diupayakan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
penyelesaiannya
Telah ditindaklanjuti melalui 0 0 0 2 2 4 0 1 1
proses hukum
Keterangan: Kasus penyimpangan/fraud dengan kerugian di atas Rp100 juta.
* Restatement karena temuan fraud yang hingga akhir tahun 2022 dalam proses penyelesaian di internal BNI telah diselesaikan di tahun 2023.
Page 106
Laporan Keberlanjutan 2023
104 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kebijakan APU-PPT dan PPPSPM
Pedoman Perusahaan Anti Pencucian Uang, Pencegahan b. Pelaksanaan supervisi dan sosialisasi penerapan
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Proliferasi Senjata Program APU PPT dan PPPSPM pada Kantor Cabang
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM), dituangkan (berdasarkan hasil penilaian Branch Risk Rating) dan
dalam Pedoman Perusahaan Online (e-PP) No. IN/12/ divisi terkait;
KPN/002 tanggal 03 Januari 2023. Pelaksanaan program c. Pelaksanaan refreshment program APU PPT dan
APU PPT dan PPPSPM berdasarkan 5 pilar penerapan, PPPSPM bagi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi
yaitu pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris, BNI serta Anak Perusahaan;
Kebijakan dan Prosedur, Pengendalian Internal, Sistem d. Peningkatan awareness dan kompetensi pegawai
informasi Manajemen, serta Sumber Daya Manusia dan melalui penyampaian surat reminder terkait tipologi,
Pelatihan. BNI menyampaikan Laporan Pelaksanaan modus terbaru, dan lesson learned terkait APU PPT
Program APU PPT dan PPPSPM secara semesteran dan PPPSPM kepada seluruh kantor cabang, wilayah,
kepada OJK. divisi, unit, dan satuan.
Seluruh pegawai BNI secara berkala mendapatkan Informasi lebih lengkap terkait APU PPT dan PPPSPM
sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap dapat diakses melalui https://www.bni.co.id/en-
APU PPT dan PPPSPM secara berkesinambungan antara us/company/corporate-governance/patriot-ac t s-
lain melalui: certi昀椀cation-aml.
a. Pelatihan yang dilakukan secara elektronik/online-
based, melalui media e-Learning APU PPT dan Implementasi APU PPT dan PPPSPM menjadi bagian dari
PPPSPM pada BNI Smarter, serta secara tatap muka pengendalian internal terhadap kegiatan operasional
seperti pelatihan yang diberikan kepada calon Bank. Pada tahun 2023, BNI tidak terlibat dan tidak ada
pegawai baru (ODP/BINA BNI) dan Divisi/Satuan/ pengaduan terkait kasus pencucian uang pendanaan
Unit tertentu (operasional, IT, Custody, Overseas terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata
Business, Cross Border Correspondent Banking); pemusnah massal.
Page 107
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
105
Pelibatan Pemangku Kepentingan [2-29, 2-30]
BNI telah mengidenti昀椀kasi keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian (assessment) manajemen
yang mempertimbangkan pengaruh (in昀氀uence), ketergantungan (dependency), tanggung jawab (responsibility), dan
kedekatan (proximity). Bank juga melakukan identi昀椀kasi isu-isu signi昀椀kan dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Nasabah: Hubungan ekonomi
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
• Layanan call center, kantor cabang, • Keamanan transaksi perbankan • Inovasi produk, jasa serta layanan
phone banking, chat (website, WhatsApp • Kredit Usaha Kecil dan sesuai kebutuhan dan perkembangan
Business, Tanya BNI di BNI Mobile Menengah teknologi
Banking dan aplikasi BNI Call Virtual • Fasilitas perbankan dan • Edukasi keuangan perbankan terkait
Asisstant) serta media sosial (Facebook, kemudahan akses produk perbankan
Instagram, dan Twitter) • Informasi produk dan layanan • Penyimpanan dan perlindungan data
• Survei Kepuasan Pelanggan perbankan yang jelas dan nasabah sesuai peraturan
• Informasi dari Website & Frontliner transparan • Memperkuat sistem keamanan data dan
• Gathering BNI Agen46 berupaya mendapatkan serti昀椀kasi ISO
27001
Frekuensi • Menjangkau dan membina UKM, hingga
• Setiap saat membantu memberikan pembiayaan
• Dua tahun sekali
• Setiap saat
• Minimal setahun sekali
Investor/Pemegang Saham: Hubungan Ekonomi, Kepemilikan & Legal
Topik/Isu Signi昀椀kan dan
Metode Pelibatan Respons BNI
Kebutuhan
• Pelaporan Kinerja Bank • Kinerja keuangan dan • Penyediaan informasi kinerja BNI secara berkala sesuai
setiap kuartal non-keuangan dengan ketentuan pasar modal dan perbankan
• Pelaksanaan public • Kinerja Lingkungan, • Komunikasi secara regular dengan analis dan investor guna
expose minimal setahun Sosial, dan Tata Kelola memastikan penyampaian informasi material
sekali (LST) • Meningkatkan frekuensi dan kualitas pertemuan dengan
• Pertemuan Analis dan • Nilai investasi investor
Investor (shareholder return) yang • Memastikan keselarasan kepentingan investor minoritas
• Pelaporan ke Bursa Efek meningkat dengan kebijakan Bank
Indonesia (IDX) • Menjalankan strategi yang telah ditetapkan untuk mencapai
• Menyelenggarakan RUPS target bisnis
Tahunan (setahun sekali) • Mengungkapkan informasi kinerja LST secara komprehensif di
dan RUPS Luar Biasa Laporan Keberlanjutan
saat sesuai kebutuhan • Bekerja sama dengan pihak eksternal seperti Lembaga Rating,
Akuntan Publik, dan lainnya dalam melakukan evaluasi atas
credit rating, kinerja keuangan, dan kinerja LST
• Menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
• Penguatan kemampuan, keterampilan, dan keahlian pegawai
Page 108
Laporan Keberlanjutan 2023
106 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pegawai: Legal & pemangku kepentingan yang membantu pencapaian tujuan perusahaan
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
• Media Internal (Majalah • Hak-hak pegawai • Pelatihan in-class training dan e-learning
Digital eSinergi, HCMS, • Pelatihan dan Pengembangan • Sistem Penilaian Kinerja dan Promosi
Majalah Sinergi, BNI Forum) • Kesetaraan kesempatan • Ketersediaan sarana komunikasi, seperti Info HCt,
• Survei Kepuasan • Pengembangan karier Komunikasi Internal (eSinergi, SMS Blast)
• Pegawai setahun sekali • Pengalaman bekerja yang berharga • Ketersediaan Whistleblowing System
dan menyenangkan • Adanya Serikat Pekerja
• Worklife balance • Ketersediaan sarana dan prasarana untuk
melakukan aktivitas
• Memberikan kesejahteraan masa kerja dan
purnakerja
Serikat Pekerja: Legal
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
• Pertemuan dan Diskusi Hak-hak pegawai, remunerasi, dan • Menampung dan mengidenti昀椀kasi usulan dan
• Pembahasan Perjanjian tunjangan masukan dari Serikat Pekerja
Kerja Bersama (PKB) setiap • Melakukan proses komunikasi apabila terjadi
dua tahun sekali perselisihan hubungan industrial
• Mengadakan pertemuan berkala dalam forum
bipartit antara BNI dan Serikat Pegawai
• Menjamin keamanan dan hak-hak pegawai
melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
Pemerintah/OJK: Legal/Kepentingan LJK
Topik/Isu Signi昀椀kan dan
Metode Pelibatan Respons BNI
Kebutuhan
• Penyampaian Rencana • Kepatuhan pada peraturan dan • Mematuhi seluruh regulasi yang berlaku
Bisnis Bank (RBB) dan perundang-undangan • Membayar pajak, retribusi, dan Penerimaan Negara
realisasinya kepada Bank • Analisis risiko lingkungan & Bukan Pajak (PNBP) sesuai peraturan perundang-
Indonesia dan Otoritas Jasa sosial dalam pemberian kredit undangan
Keuangan (OJK) • Anti-Bribery and Corruption • Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
• Penyampaian RAKB pada (ABC), Anti-Money Laundering (RAKB)
OJK (AML) and Anti-Terrorism Green • Membentuk Sub Komite ESG untuk memantau
• Pelaporan lainnya sesuai banking Inclusive banking implementasi RAKB
ketentuan yang berlaku • Keuangan Berkelanjutan • Penyesuaian kebijakan dan peraturan internal, sesuai
kepada regulator minimal peraturan yang diterbitkan pemerintah
setahun sekali • Penerapan prinsip-prinsip GCG di seluruh unit kerja
• Penyampaian laporan kinerja dan pelaksanaan
kegiatan lain: Laporan Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan, Laporan Tahunan, Laporan
Keberlanjutan, serta laporan lain
Page 109
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
107
Pemasok: Hubungan Ekonomi dan Legal
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
Seminar dan sosialisasi kebijakan Hubungan yang saling menguntungkan • Pengembangan kerja sama dengan
sesuai kebutuhan dengan pemasok proses pengadaan mitra kerja dalam penyediaan barang
barang maupun jasa yang adil dan dan jasa untuk Bank
transparan • Proses pemilihan mitra yang adil dan
sesuai ketentuan
• Sistem pembayaran sesuai kontrak kerja
• Sosialisasi kebijakan prosedur
pengadaan
Masyarakat: Relasi sosial, lisensi sosial & tanggung jawab sosial serta kedekatan dengan perusahaan
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
Kerja sama strategis dalam • Dampak dan kinerja lingkungan • Pelaksanaan Inklusi dan Literasi Keuangan
kepedulian sosial BNI melalui • Program TJSL yang dilaksanakan • Menyelenggarakan Bina Lingkungan melalui
program TJSL dan direncanakan Program BNI Berbagi, Program Kampoeng BNI,
• Kesempatan untuk berkolaborasi dan Program BNI GoGreen
dalam program TJSL • Menyelenggarakan program magang atau
• Informasi kegiatan perusahaaan kontrak untuk fresh graduate melalui Program
• Pemahaman mengenai Keuangan BINA BNI
Berkelanjutan • Penyediaan kesempatan kerja sesuai kebutuhan
Media: Relasi sosial, lisensi sosial
Metode Pelibatan Topik/Isu Signi昀椀kan dan Kebutuhan Respons BNI
Siaran pers saat diperlukan dan media • Kinerja keuangan dan nonkeuangan • Pengkinian informasi terkait solusi
gathering setiap tiga bulan sekali • Dampak dan kinerja lingkungan perbankan atau kinerja perusahaan
• Program TJSL yang dilaksanakan dan yang disampaikan dalam situs web
direncanakan www.bni.co.id
• Kesempatan untuk berkolaborasi • Pengembangan sarana komunikasi
dalam program TJSL misal Jumpa Pers
• Menyediakan materi press release di
website www.bni.co.id
Page 110
Laporan Keberlanjutan 2023
108 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Verifikasi Pihak Independen [2-5]
/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ
dŚĞϮϬϮϯ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚŽĨWdĂŶŬEĞŐĂƌĂ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ;WĞƌƐĞƌŽͿdďŬ
EƵŵďĞƌ ͗ϬϮͬϬϬϬͲϭϳϰͬ/ͬϮϬϮϰͬ^ZͲƐŝĂͬ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ
ƐƐƵƌĂŶĐĞ ͗dLJƉĞϭ ĂŶĚdLJƉĞϮĨŽƌƚŚĞƐƉĞĐŝĨŝĐƚŽƉŝĐŽĨĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ ĂŶĚ'ƌĞĞŶ
WŽƌƚĨŽůŝŽDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ĂƚĂ^ĞĐƵƌŝƚLJĂŶĚLJďĞƌ^ĞĐƵƌŝƚLJ
ƐƐƵƌĂŶĐĞ>ĞǀĞů ͗DŽĚĞƌĂƚĞ
ZĞƉŽƌƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ͗'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚϮϬϮϭŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚ͕'Z/&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌ
^ƵƉƉůĞŵĞŶƚ͕^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ;^^Ϳ&ŝŶĂŶĐŝĂů
^ĞĐƚŽƌŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ͕ĂŶĚ^ƵƐƚĂŝŶĂďůĞĂŶŬŝŶŐƐƐĞƐƐŵĞŶƚ;^h^Ϳ
ZĞƉŽƌƚŝŶŐZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ͗&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐƵƚŚŽƌŝƚLJZĞŐƵůĂƚŝŽŶ;WK:<ͿEƵŵďĞƌϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ
ĂŶĚ^K:<EŽ͘ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ
ĞĂƌƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͕
WdĂŶŬEĞŐĂƌĂ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ;WĞƌƐĞƌŽͿdďŬ(“ƚŚĞĂŶŬ”) ŚĂƐĚĞǀĞůŽƉĞĚĂŶĚŝƐƐƵĞĚĂ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚ
(“the Report”) for the reporting period of :ĂŶƵĂƌLJϭƐƚƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭƐƚ͕ϮϬϮϯ͘dŚĞĂŶŬŝƐĂůŽĐĂů
ŐŽǀĞƌŶŵĞŶƚͲŽǁŶĞĚĐŽŵŵĞƌĐŝĂůďĂŶŬŝŶ/ŶĚŽŶĞƐŝĂůŽĐĂƚĞĚŝŶ:ĂŬĂƌƚĂ͘ƐĂƉƵďůŝĐůLJůŝƐƚĞĚĐŽŵƉĂŶLJŝŶ
ƚŚĞ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ^ƚŽĐŬdžĐŚĂŶŐĞ;/yͿĂŶĚŝŶůŝŶĞǁŝƚŚŝƚƐĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƚŽƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ͕ƚŚĞĂŶŬǁŽƵůĚ
ůŝŬĞ ƚŽ ŚĂǀĞ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĂĚŚĞƌĞ ƚŽ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƌĞŐƵůĂƚŝŽŶ͕ ĂƐ ǁĞůů ĂƐ ĨŽůůŽǁƐ ƚŚĞ ŐůŽďĂů ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ
ƐƚĂŶĚĂƌĚƐĂŶĚďĞƐƚƉƌĂĐƚŝĐĞƐ͘&ŽƌƚŚĂƚƌĞĂƐŽŶ͕ƚŚĞĂŶŬĞŶŐĂŐĞĚǁŝƚŚSocial Responsibility Asia (“SR
Asia”) as an AA1000 licensed assurance provider to assess the Report content and come up with this
Independent Assurance Statement (“the Statement”)͘
/ŶƚĞŶĚĞĚhƐĞƌĂŶĚWƵƌƉŽƐĞ
/Ŷ ƚŚŝƐ ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ ǁĞ ĚŝƐĐůŽƐĞ ŽƵƌ ŽƉŝŶŝŽŶƐ ĂŐĂŝŶƐƚ ƚŚĞ ϭϬϬϬ ƐƚĂŶĚĂƌĚ͕ ĨŝŶĚŝŶŐƐ͕ ĂŶĚ
recommendations to the stakeholders regarding the Report content, especially the Bank’s
ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƐ͕ŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞ͕ƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐ͕ĂŶĚĂĐŚŝĞǀĞŵĞŶƚƐĚƵƌŝŶŐƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͘^Z
ƐŝĂĐĂƌƌŝĞĚŽƵƚƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬĨŽůůŽǁŝŶŐƉĂƌƚŝĐƵůĂƌƐĐŽƉĞ͕ŵĞĐŚĂŶŝƐŵ͕ĂŶĚƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐĂƐĂŐƌĞĞĚ
ďLJƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͘ƵĞƚŽƐŽŵĞůŝŵŝƚĂƚŝŽŶƐ͕ĞdžĐĞƉƚĨŽƌƚŚĞĂƌĞĂƐĐŽǀĞƌĞĚŝŶƚŚĞƐĐŽƉĞŽĨĂƐƐƵƌĂŶĐĞ
ǁŽƌŬ͕ƚŚŝƐ^ƚĂƚĞŵĞŶƚŽƌƚŚĞZĞƉŽƌƚŝƐŶŽƚŝŶƚĞŶĚĞĚƚŽďĞƵƐĞĚĞdžĐůƵƐŝǀĞůLJĂƐĂďĂƐŝƐĨŽƌŝŶƚĞƌƉƌĞƚŝŶŐƚŚĞ
ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJŽƌƚŚĞǁŚŽůĞƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞŽĨƚŚĞĂŶŬ͘
ZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐ
KƵƌƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐƚŽƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂƌĞƚŽĞǀĂůƵĂƚĞƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͕ĐŽŵĞƵƉǁŝƚŚĨŝŶĚŝŶŐƐĂŶĚ
ƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐ͕ĂŶĚŝƐƐƵĞƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘^ZƐŝĂŽŶůLJĞǀĂůƵĂƚĞĚĨŽƌƚŚĞůĂƚĞƐƚƌĞĐĞŝǀĞĚĞĚŝƚŽƌŝĂů
ĂŶĚĚĂƚĂŽŶƚŚĞĨŝŶĂůĚƌĂĨƚĂƐŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϮϳƚŚ͕ϮϬϮϰ͘tĞĂƌĞŽŶůLJƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞƚŽĚĞůŝǀĞƌĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬ͕
EKdĂŶĂƵĚŝƚ͕ďLJĨŽůůŽǁŝŶŐƚŚĞEŽŶͲŝƐĐůŽƐƵƌĞ ŐƌĞĞŵĞŶƚ͕ ƚŚĞƐƐƵƌĂŶĐĞ ŶŐĂŐĞŵĞŶƚ ŐƌĞĞŵĞŶƚ͕
ZĞƉƌĞƐĞŶƚĂƚŝŽŶ>ĞƚƚĞƌ͕ĂŶĚ^ƵďƐĞƋƵĞŶƚǀĞŶƚdĞƐƚŝŶŐ͘džĐĞƉƚĨŽƌƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ǁĞĂƐƐƵŵĞŚĂǀŝŶŐ
EK ƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐ Žƌ ĂĐĐŽƵŶƚĂďŝůŝƚŝĞƐ ĨŽƌ ĂŶLJ ĐůĂŝŵƐƚŽ ĂŶLJ ŽƚŚĞƌ ŝŶĚŝǀŝĚƵĂůƐŽƌ ŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶƐ͘dŚĞ
DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ ŝƐ ƐŽůĞůLJ ƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞ ĨŽƌ ƉƌĞƐĞŶƚŝŶŐ ĚĂƚĂ͕ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ĂŶĚ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ŝŶ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ
ĐŽŶƚĞŶƚ͘dŚĞƌĞĨŽƌĞ͕ĂŶLJƉĂƌƚŝĞƐǁŚŽĚĞƉĞŶĚŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĂŶĚƚŚŝƐ^ƚĂƚĞŵĞŶƚƐŚĂůůďĞĂƌĂŶĚŵĂŶĂŐĞ
ƚŚĞŝƌƌŝƐŬƐ͘
/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞ͕/ŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJ͕ĂŶĚŽŵƉĞƚĞŶĐLJ
^ZƐŝĂĂƉƉůŝĞƐĂƐƐƵƌĂŶĐĞŵĞĐŚĂŶŝƐŵƐĂŶĚƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐďĂƐĞĚŽŶĂƉƌŽĨĞƐƐŝŽŶĂůĐŽĚĞŽĨĐŽŶĚƵĐƚƚŚĂƚ
ŵĂŶĚĂƚĞƐĂůůǁŽƌŬƐĂƌĞƉĞƌĨŽƌŵĞĚŝŶĂŶŽďũĞĐƚŝǀĞĂŶĚƚƌƵƚŚĨƵůŵĂŶŶĞƌ͘dŚĞƌĞĂƌĞŶŽŵĞŵďĞƌƐŽĨƚŚĞ
^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϭŽĨϰ
Page 111
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
109
ĂƐƐƵƌĂŶĐĞƚĞĂŵƚŚĂƚŚĂƐƌĞůĂƚŝŽŶƐŚŝƉƐǁŝƚŚƚŚĞĂŶŬƚŚĂƚĐĂŶƉƌĞǀĞŶƚƚŚĞŵƚŽƉƌŽǀŝĚĞĂŶŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚ
ĂŶĚ ŝŵƉĂƌƚŝĂů ƐƚĂƚĞŵĞŶƚ͘ ^Z ƐŝĂ ĂůƐŽ ĐŽŶĨŝƌŵƐ ƚŚĂƚ ƚŚĞ ĂƉƉŽŝŶƚĞĚ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ƚĞĂŵ ŵĞŵďĞƌƐ ŚĂǀĞ
ĂĚĞƋƵĂƚĞƐŬŝůůƐĂŶĚĞdžƉĞƌƚŝƐĞŝŶƌĞǀŝĞǁŝŶŐƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƌĞƉŽƌƚƐŽĨŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶƐŝŶǀĂƌŝŽƵƐŝŶĚƵƐƚƌŝĂů
ƐĞĐƚŽƌƐ ĂƐǁĞůů ĂƐŬŶŽǁůĞĚŐĞ ŽĨ /^K ϮϲϬϬϬ͕ ƚŚĞ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ ĂŶĚ ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ ŽĨ ϭϬϬϬ ĐĐŽƵŶƚďŝůŝƚLJ
ƐƚĂŶĚĂƌĚƐĂŶĚƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ǀĂƌŝŽƵƐƌĞƉŽƌƚŝŶŐƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ĂŶĚƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘
dLJƉĞĂŶĚ>ĞǀĞůŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘ dLJƉĞϭĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ dLJƉĞϮĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ ĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞĂŶĚ'ƌĞĞŶWŽƌƚĨŽůŝŽ
DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ĂƚĂ^ĞĐƵƌŝƚLJĂŶĚLJďĞƌ^ĞĐƵƌŝƚLJ
ϯ͘ ŵŽĚĞƌĂƚĞůĞǀĞůŽĨĂƐƐƵƌĂŶĐĞƚŽƚŚĞƉƌŽĐĞĚƵƌĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂŶĚĞǀŝĚĞŶĐĞ͕ǁŚĞƌĞƚŚĞ
ƌŝƐŬƐŽĨŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂŶĚĐŽŶĐůƵƐŝŽŶƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚďĞŝŶŐĞƌƌŽƌŝƐƌĞĚƵĐĞĚ͕ŶŽƚƚŽǀĞƌLJůŽǁ͕ďƵƚŶŽƚ
njĞƌŽ͘
^ĐŽƉĞĂŶĚ>ŝŵŝƚĂƚŝŽŶŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘ ĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĨŽƌƚŚĞƉĞƌŝŽĚŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϭƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭ͕ϮϬϮϯ͘
Ϯ͘ ǀĂůƵĂƚŝŽŶ ŽĨ ƉƵďůŝĐůLJ ĚŝƐĐůŽƐĞĚ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ƐLJƐƚĞŵ͕ ĂŶĚ ƉƌŽĐĞƐƐ ŽĨ ƚŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ƚŽ ĞŶƐƵƌĞ
ĂĚŚĞƌĞŶĐĞŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚƚŽƚŚĞZĞƉŽƌƚŝŶŐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘
ϯ͘ ^Z ƐŝĂ ĚŽĞƐ EKd ŝŶĐůƵĚĞ ĨŝŶĂŶĐŝĂů ĚĂƚĂ͕ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ĂŶĚ ĨŝŐƵƌĞƐ ŝŶ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĐŽŶƚĞŶƚ͘ tĞ
ĂƐƐƵŵĞĚƚŚĂƚƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͕ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƉĂƌƚŝĞƐ͕ŽƌŽƚŚĞƌƉĂƌƚŝĞƐĂƐƐŽĐŝĂƚĞĚǁŝƚŚƚŚĞŽŵƉĂŶLJ
ŚĂǀĞǀĞƌŝĨŝĞĚĂŶĚͬŽƌĂƵĚŝƚĞĚĨŝŶĂŶĐŝĂůƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͘
ϰ͘ ĚŚĞƌĞŶĐĞƚŽƚŚĞĨŽůůŽǁŝŶŐƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ĂŶĚƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͗
ĂͿ ZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ŽĨ /ŶĚŽŶĞƐŝĂ &ŝŶĂŶĐŝĂů ^ĞƌǀŝĐĞ ƵƚŚŽƌŝƚLJ EŽ͘ϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ ĂŶĚ ^K:< EŽ͘
ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ
ďͿ ŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚƐĞƚŽĨ'Z/^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐϮϬϮϭ;'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚͿĂŶĚ
'Z/'ϰ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌŝƐĐůŽƐƵƌĞ;'Z/Ͳ'ϰ&^ͿŝƐƐƵĞĚďLJƚŚĞ'ůŽďĂůZĞƉŽƌƚŝŶŐ/ŶŝƚŝĂƚŝǀĞ
ĐͿ ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞĐƚŽƌ–ŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ
ĚͿ ^ƵƐƚĂŝŶĂďůĞĂŶŬŝŶŐƐƐĞƐƐŵĞŶƚ;^h^ͿtŽƌůĚtŝĚĞ&ƵŶĚĨŽƌEĂƚƵƌĞ;tt&Ϳ
džĐůƵƐŝŽŶ
ϭ͘ dŚĞĞdžƉƌĞƐƐŝŽŶŽĨŽƉŝŶŝŽŶ͕ďĞůŝĞĨ͕ĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶ͕ĂĚǀĞƌƚŝƐĞŵĞŶƚ͕ ĂŶĚ ĨŽƌǁĂƌĚͲůŽŽŬŝŶŐƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕
ŝŶĐůƵĚŝŶŐĨƵƚƵƌĞƉůĂŶŶŝŶŐŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJĂƐƐƉĞĐŝĨŝĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ ŶĂůLJƐŝƐŽƌĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚĂŐĂŝŶƐƚƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ŐƵŝĚĞůŝŶĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽƚŚĞƌ
ƚŚĂŶƚŚŽƐĞŝŶĚŝĐĂƚĞĚŝŶƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘
ϯ͘ dŽƉŝĐƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŽƵƚƐŝĚĞƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͕ŽƌŝŶƚŚĞƉƵďůŝĐĚŽŵĂŝŶŶŽƚĐŽǀĞƌĞĚŝŶ
ƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͘
ϰ͘ Financial performance data and information as presented in the Company’s financial statements
ĂŶĚĚŽĐƵŵĞŶƚƐ͕ŝŶĐůƵĚŝŶŐŵĞŶƚŝŽŶĞĚŝŶƚŚŝƐZĞƉŽƌƚ͘
DĞƚŚŽĚŽůŽŐLJĂŶĚ^ŽƵƌĐĞŝƐĐůŽƐƵƌĞ
ϭ͘ &ŽƌŵĂŶĂƐƐƵƌŽƌƚĞĂŵǁŚŽƐĞŵĞŵďĞƌƐĂƌĞĐĂƉĂďůĞŝŶƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ͕ĂŶĚƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƌĞƉŽƌƚŝŶŐ
ĚĞǀĞůŽƉŵĞŶƚĂŶĚĂƐƐƵƌĂŶĐĞ͘
Ϯ͘ WĞƌĨŽƌŵƚŚĞƉƌĞͲĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚƉŚĂƐĞƚŽĞŶƐƵƌĞƚŚĞŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞĂŶĚŝŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJŽĨƚŚĞĂƐƐƵƌŽƌ
ƚĞĂŵ͘
ϯ͘ ,ŽůĚĂŬŝĐŬͲŽĨĨŵĞĞƚŝŶŐĂŶĚŝŶŝƚŝĂůĂŶĂůLJƐŝƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĚƌĂĨƚďĂƐĞĚŽŶƚŚĞ^ZƐŝĂWƌŽƚŽĐŽůŽŶ
ƐƐƵƌĂŶĐĞŶĂůLJƐŝƐƌĞĨĞƌƐƚŽƚŚĞƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽĨϭϬϬϬ^ǀϯ͕ϭϬϬϬW^
;ϮϬϭϴͿ͕ĂŶĚƐƚĂŶĚĂƌĚƐͬƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐƵƐĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘
^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϮŽĨϰ
Page 112
Laporan Keberlanjutan 2023
110 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
ϰ͘ ŝƐĐƵƐƐŽŶůŝŶĞƚŚĞƌĞƐƵůƚƐŽĨƚŚĞĂŶĂůLJƐŝƐǁŝƚŚƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂŶĚĚĂƚĂĐŽŶƚƌŝďƵƚŽƌƐ͘
ϱ͘ sĞƌŝĨLJĞǀŝĚĞŶĐĞĂŶĚƚƌĂĐĞĚĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂƐĐŽǀĞƌĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘
ϲ͘ dŚĞŽŵƉĂŶLJŝŶĐŽƌƉŽƌĂƚĞĚŽƵƌƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐŝŶƚŚĞĚƌĂĨƚZĞƉŽƌƚĂŶĚƌĞůĞĂƐĞƚŚĞĨŝŶĂůZĞƉŽƌƚ
ĐŽŶƚĞŶƚ͘
ϳ͘ WƌĞƉĂƌĞƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚĂŶĚƐĞŶĚŝƚƚŽ^ZƐŝĂ/ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂůŝƌĞĐƚŽƌĨŽƌƌĞǀŝĞǁƚŽŐĞƚĂƉƉƌŽǀĂů
ďĞĨŽƌĞƐƵďŵŝƚƚŝŶŐŝƚƚŽƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͘
ϴ͘ WƌĞƉĂƌĞ Ă DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ >ĞƚƚĞƌ ĚĞƚĂŝůŝŶŐ Ăůů ĂƐƉĞĐƚƐ ƐĞĞŶ͕ ƌĞĐŽƌĚĞĚ͕ ĂŶĚ ŽďƐĞƌǀĞĚ ĚƵƌŝŶŐ ƚŚĞ
ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬ ƚŽ ƚŚĞ DĂŶĂŐĞŵĞŶƚŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJ ĨŽƌ ĨƵƌƚŚĞƌ ŝŵƉƌŽǀĞŵĞŶƚ ŽĨ ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ
ƉƌŽĐĞƐƐĞƐ͘
ĚŚĞƌĞŶĐĞƚŽϭϬϬϬW;ϮϬϭϴͿĂŶĚ'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚƐ
/ŶĐůƵƐŝǀŝƚLJ–dŚĞZĞƉŽƌƚƐŚŽǁƐƚŚĂƚƚŚĞĂŶŬŚĂƐŝĚĞŶƚŝĨŝĞĚĂŶĚƵŶĚĞƌƐƚĂŶĚƚŚĞŝƌƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐŝŶĂŶ
ŝŶĐůƵƐŝǀĞŵĂŶŶĞƌ͘tĞĂůƐŽĂƉƉƌĞĐŝĂƚĞƚŚĞĂŶŬΖƐĚĞĚŝĐĂƚŝŽŶƚŽĚĞǀĞůŽƉĨŽƌŵĂůƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐŝŶŵĂŝŶƚĂŝŶŝŶŐ
ƉƌŽƉĞƌ ĐŽŵŵƵŶŝĐĂƚŝŽŶ ǁŝƚŚ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘ /Ŷ ŐĞŶĞƌĂů͕ ƚŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ ƚĂŬĞŶ ŝŶƚŽ ĂĐĐŽƵŶƚ ĂŶĚ
ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚ ƚŚĞ ŽƉŝŶŝŽŶƐ ĂŶĚ ĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶƐ ĨƌŽŵ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ ƚŚƌŽƵŐŚ ƌĞŐƵůĂƌ ŵĞĞƚŝŶŐƐ ĂŶĚ
ƉƌŽŐƌĂŵƐ͘
DĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ – Based on the Report, we recognize and appreciate the Bank’s effort to determine
ŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐďLJĐŽŶĚƵĐƚŝŶŐĂĚŝƐĐƵƐƐŝŽŶǁŝƚŚŝŶŵĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐ;ĐŽŶƐƵůƚĂŶƚƐĂŶĚ
ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚŽďƐĞƌǀĞƌͿ͘ĞƐƉŝƚĞƚŚĞŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐŽĨƚŚĞĂŶŬŚĂƐĐŽǀĞƌĞĚďŽƚŚŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂů
ŝƐƐƵĞƐ͕ ǁĞ ĞŶĐŽƵƌĂŐĞ ƚŚĞ ĂŶŬ ƚŽ ŝŶǀŽůǀĞ ŵŽƌĞ ŽĨ ƚŚĞŝƌ ĞdžƚĞƌŶĂů ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ ĚŝƌĞĐƚůLJ ĚƵƌŝŶŐ ƚŚĞ
ƉƌŽĐĞƐƐŽĨĚĞƚĞƌŵŝŶŝŶŐŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͘
ZĞƐƉŽŶƐŝǀĞŶĞƐƐ–dŚĞĂŶŬĂĐĐŽŵŵŽĚĂƚĞƐĂůůŝŶƉƵƚƐĨƌŽŵďŽƚŚŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐŝŶƉƌŽƉĞƌ
ŵĞĐŚĂŶŝƐŵƐ͘ dŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ Ă tŚŝƐƚůĞďůŽǁŝŶŐ ^LJƐƚĞŵ ǁŚŝĐŚ ŝƐ ĐĂƌƌŝĞĚ ŽƵƚ ŝŶ ĐŽůůĂďŽƌĂƚŝŽŶ ǁŝƚŚ ĂŶ
ĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚLJƚŽƉƌŽƚĞĐƚƚŚĞŝƌǁŚŝƐƚůĞďůŽǁĞƌƐ͕ĂŶĚĨŽƌĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐƐƵĐŚĂƐĐƵƐƚŽŵĞƌƐ͕ƚŚĞĂŶŬ
ĂůƐŽĞŶƐƵƌĞƐƚŚĞŝƌĐƵƐƚŽŵĞƌĐŽŵƉůĂŝŶƚƐĂƌĞĐŽŶĚƵĐƚĞĚŝŶĂĐĐŽƌĚĂŶĐĞǁŝƚŚƚŚĞƐĞƌǀŝĐĞůĞǀĞůĂŐƌĞĞŵĞŶƚ
;^>Ϳ͘tĞĂƉƉƌĞĐŝĂƚĞƚŚĂƚŝŶϮϬϮϯ͕ƚŚĞĂŶŬŚĂƐƌĞƐŽůǀĞĚϵϵ͘ϵйŽĨƚŚĞŝƌŝŶĐŽŵŝŶŐĐŽŵƉůĂŝŶƚƐ͕ǁŝƚŚ
ĐůĞĂƌĚŽĐƵŵĞŶƚĂƚŝŽŶƐŽĨŝŶĐŽŵŝŶŐƐƌĞĐĞŝǀĞĚĨƌŽŵƚŚĞŝƌĐƵƐƚŽŵĞƌƐ͕ƐƵĐŚĂƐƉƌŽĚƵĐƚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ĚĂƚĂ
ĐŚĂŶŐĞƌĞƋƵĞƐƚƐ͕ĂŶĚƚƌĂŶƐĂĐƚŝŽŶƉƌŽďůĞŵƐ͘
/ŵƉĂĐƚ–dŚĞĂŶŬŚĂƐĐŽŵŵŝƚƚĞĚƚŽĂĚĚƌĞƐƐŝŶĞƋƵĂůŝƚLJ͕ŝŵƉƌŽǀŝŶŐƚŚĞǁĞůĨĂƌĞŽĨǁĞĂŬĞƌƐŽĐŝĞƚLJ͕ĂŶĚ
ĂůůĞǀŝĂƚĞƉŽǀĞƌƚLJďLJĞŶŚĂŶĐŝŶŐĨŝŶĂŶĐŝĂůŝŶĐůƵƐŝŽŶĂŶĚĨŝŶĂŶĐŝĂůůŝƚĞƌĂĐLJ͕ǁŚŝĐŚǁĂƐƐƵƉƉŽƌƚĞĚďLJƚŚĞ
ĂƐƐŝƐƚĂŶĐĞŽĨE/ŐĞŶϰϲ͘/ŶŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞĂƐƉĞĐƚ͕ ƚŚĞĂŶŬ ŚĂƐnjĞƌŽĚĂƚĂ ďƌĞĂĐŚ͘dŚĞĂŶŬŚĂƐ ĂůƐŽ
ĞŶŚĂŶĐĞĚ ƚŚĞ ĞĨĨĞĐƚŝǀĞŶĞƐƐ ŽĨ ĂŶƚŝͲĐŽƌƌƵƉƚŝŽŶ ĂŶĚ ĂŶƚŝͲĨƌĂƵĚ ƉŽůŝĐŝĞƐ͕ ƌĞƐƵůƚŝŶŐ ŝŶ Ă ƌĞĚƵĐƚŝŽŶ ŽĨ
ŶƵŵďĞƌ ŽĨ ĨƌĂƵĚ ĐĂƐĞ ĨŝŶĚŝŶŐƐ ďLJ ϮϬϮϯ ĐŽŵƉĂƌĞĚ ƚŽ LJĞĂƌ͘ /Ŷ ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂů ĂƐƉĞĐƚƐ͕ ƚŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ
ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚĂŶƵŵďĞƌŽĨŝŶŝƚŝĂƚŝǀĞƐƚŚƌŽƵŐŚŽƵƚϮϬϮϯ͕ŝŶƌĞƐƉŽŶƐĞƚŽƚŚĞƉŚLJƐŝĐĂůĂŶĚƚƌĂŶƐŝƚŝŽŶĂůƌŝƐŬƐ
ŽĨ ĐůŝŵĂƚĞ ĐŚĂŶŐĞ͘ dŚĞ ŝŵƉůĞŵĞŶƚation of the Bank’s ŐƌĞĞŶ ďĂŶŬŝŶŐ ĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚ ďLJ ŽĨĨĞƌŝŶŐ
ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂůůLJĐŽŶƐĐŝŽƵƐĐŽƌƉŽƌĂƚĞďŽŶĚƐ;ŐƌĞĞŶďŽŶĚƐͿŚĂǀĞLJŝĞůĚĞĚƐŽŵĞĨĂǀŽƵƌĂďůĞŽƵƚĐŽŵĞƐ͕
ƐƵĐŚĂƐĐůĞĂŶĞŶĞƌŐLJŐĞŶĞƌĂƚŝŽŶĂŶĚƌĞĚƵĐƚŝŽŶŽĨ','ĞŵŝƐƐŝŽŶ͕ǁŚŝĐŚĂůƐŽƐƵƉƉŽƌƚƐ^'ϭϯ;ůŝŵĂƚĞ
ĐƚŝŽŶƐͿ͘
^ƚĂƚĞŵĞŶƚŽĨhƐĞ͗“/ŶĐĐŽƌĚĂŶĐĞƚŽthe GRI Standards”–tĞĞǀĂůƵĂƚĞĚƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂŐĂŝŶƐƚ
ƚŚĞ 'Z/ hŶŝǀĞƌƐĂů ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ͕ ĂŶĚ ƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐ ĨŽƌ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ͘ dŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ
ĐŽŵƉůŝĞĚ ǁŝƚŚ ŶŝŶĞ ƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐ͗ ĂƉƉůLJ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ƌĞƉŽƌƚ ƚŚĞ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ŝŶ 'Z/ Ϯ͗
'ĞŶĞƌĂůŝƐĐůŽƐƵƌĞƐϮϬϮϭ͕ĚĞƚĞƌŵŝŶĞŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͕ƌĞƉŽƌƚƚŚĞĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐŝŶ'Z/ϯ͗DĂƚĞƌŝĂůdŽƉŝĐƐ
ϮϬϮϭ͕ ƌĞƉŽƌƚ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ĨƌŽŵ ƚŚĞ 'Z/dŽƉŝĐ ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ĨŽƌĞĂĐŚŵĂƚĞƌŝĂů ƚŽƉŝĐ͕ ƉƌŽǀŝĚĞ ƌĞĂƐŽŶƐ ĨŽƌ
^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϯŽĨϰ
Page 113
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
111
ŽŵŝƐƐŝŽŶĨŽƌĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐĂŶĚƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐƚŚĂƚƚŚĞŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶĐĂŶŶŽƚĐŽŵƉůLJǁŝƚŚ͕ƉƵďůŝƐŚĂ'Z/
ĐŽŶƚĞŶƚŝŶĚĞdž͕ƉƌŽǀŝĚĞĂƐƚĂƚĞŵĞŶƚŽĨƵƐĞ͕ĂŶĚŶŽƚŝĨLJ'Z/͘
'Z/ ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ WƌŝŶĐŝƉůĞƐ – Ɛ ƚŚĞ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬ ǁĂƐ ƚĂŬĞŶ͕ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĐŽŶƚĞŶƚ ŝŶĚŝĐĂƚĞƐ ŝƚƐ
ĂĚŚĞƌĞŶĐĞ ƚŽ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ ;ĂĐĐƵƌĂĐLJ͕ ďĂůĂŶĐĞ͕ ĐůĂƌŝƚLJ͕ ĐŽŵƉĂƌĂďŝůŝƚLJ͕ ĐŽŵƉůĞƚĞŶĞƐƐ͕
ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ ĐŽŶƚĞdžƚ͕ ƚŝŵĞůŝŶĞƐƐ͕ ĂŶĚ ǀĞƌŝĨŝĂďŝůŝƚLJͿ͘ dŚĞ DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ ƉƌŽǀŝĚĞĚ ĂĚĞƋƵĂƚĞ ƐƵƉƉŽƌƚ
ĚƵƌŝŶŐƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬďLJƐƵďŵŝƚƚŝŶŐĞǀŝĚĞŶĐĞͬĚŽĐƵŵĞŶƚƐĂƐƌĞƋƵĞƐƚĞĚ͘
dLJƉĞϮƐƐƵƌĂŶĐĞ–dŚĞĂŶŬŚĂƐƐŚŽǁŶŝƚƐĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƚŽǁĂƌĚƐƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞďƵƐŝŶĞƐƐĂĐƚŝǀŝƚŝĞƐŝŶ
/ŶĚŽŶĞƐŝĂĂŶĚƐƵƉƉŽƌƚŝŶŐ ƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞĨŝŶĂŶĐĞĂůŽŶŐƚŚĞŝƌŝŶĐƌĞĂƐŝŶŐƚƌĞŶĚŽĨƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞďƵƐŝŶĞƐƐ
ŝŶǀĞƐƚŵĞŶƚ͘ dŚĞ ĂŶŬ’s green portfolio management ŚĂƐ ĂůƐŽ ďĞĞŶ ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚ ŝŶ ƉƌŽƉĞƌ
ƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐĐŽŶƐŝƐƚĞŶƚůLJƚŚƌŽƵŐŚŽƵƚĂůůĚĞďƚŽƌƐ͕ĞƐƉĞĐŝĂůůLJƚŚŽƐĞǁŚŽŽƉĞƌĂƚĞƐŝŶƐĞĐƚŽƌƐǁŝƚŚŚŝŐŚ
ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂů ƌŝƐŬƐ͘ In addressing the concern of customers’ ĚĂƚĂ ƉƌŝǀĂĐLJ ĂŶĚ ƐĞĐƵƌŝƚLJ͕ ƚŚĞ ĂŶŬ
ĐŽŵŵŝƚƚĞĚƚŽŬĞĞƉĚĞǀĞůŽƉŝŶŐĂsafeguard for their customers’ safety through evaluation their IT
ƐĞĐƵƌŝƚLJƐLJƐƚĞŵĐŽŶƚŝŶƵŽƵƐůLJ͘
ZĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶ
ϭ͘ dŽƐƚĂƌƚĂŶŝŵƉůĞŵĞŶƚĂƚŝŽŶŽĨƉŽůŝĐLJĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚŝŶƌĞƐƉĞĐƚŽĨŚƵŵĂŶƌŝŐŚƚƐĂŶĚƉĞƌĨŽƌŵŝƚƐĚƵĞ
ĚŝůŝŐĞŶĐĞ͘
Ϯ͘ dŽƉƌŽǀŝĚĞƐƉĞĐŝĨŝĐŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶƌĞŐĂƌĚŝŶŐƚŚĞďĂƐĞLJĞĂƌĂŶĚƚŚĞďĂƐĞůŝŶĞƋƵĂŶƚŝƚLJŝŶƌĞůĂƚŝŽŶƚŽ
ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞŽĨĞŶĞƌŐLJĂŶĚĞŵŝƐƐŝŽŶƐ͘
ϯ͘ dŽŝŵƉůĞŵĞŶƚƐĞǀĞƌĂůƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐŝŶƌĞĚƵĐŝŶŐƚŚĞŝƌǁĂƚĞƌĐŽŶƐƵŵƉƚŝŽŶƐ͘
ϰ͘ dŽĐĂůĐƵůĂƚĞƚŚĞĞŶĞƌŐLJƉƌŽĚƵĐĞĚĂŶĚƵƚŝůŝnjĞĚĨƌŽŵƚŚĞŝŶƐƚĂůůĂƚŝŽŶŽĨƐŽůĂƌƉĂŶĞůƐ͘
ϱ͘ dŽ ĐŽŶĚƵĐƚ ĂŶ ĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚ ǁŚŝĐŚ ŵĂLJ ĞŶƐƵƌĞ ƚŚĂƚ ƚŚĞŝƌ ŽƉĞƌĂƚŝŽŶƐ ĂŶĚ ƐƵƉƉůŝĞƌƐ ĂƌĞ ŶŽƚ Ăƚ
ƐŝŐŶŝĨŝĐĂŶƚƌŝƐŬĨŽƌŝŶĐŝĚĞŶƚƐŽĨĐŚŝůĚůĂďŽƌĂŶĚĨŽƌĐĞĚŽƌĐŽŵƉƵůƐŽƌLJůĂďŽƌ͘
dŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞƉƌŽǀŝĚĞƌ͕
:ĂŬĂƌƚĂ͕:ĂŶƵĂƌLJϯϭƐƚϮϬϮϰ
ŝƌĞŶĚƌĂZĂƚƵƌŝ >ŝŵ,ĞŶĚƌĂ
/ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂůŝƌĞĐƚŽƌ ŽƵŶƚƌLJŝƌĞĐƚŽƌĨŽƌ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ
^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ ^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ
^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ;^ZƐŝĂͿ
/ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂů
ϰ&Ͳ^ͲϮϱ͕ŶƐĂůWůĂnjĂ͕sĂŝƐŚĂůŝ͕'ŚĂnjŝĂďĂĚ;EZZĞŐŝŽŶĞůŚŝͿ͕hƚƚĂƌWƌĂĚĞƐŚϮϬϭϬϭϬ͕/E/
>ĂŶĚůŝŶĞͬDŽďŝůĞ͗нϵϭͲϭϮϬͲϰϭϬϯϬϮϯ͖нϵϭͲϭϮϬͲϲϰϱϮϬϮϬͬнϵϭͲϵϴϭϬϬϱϵϭϬϵ
ͲŵĂŝů͗ŝŶĨŽΛƐƌͲĂƐŝĂ͘ŽƌŐ͕tĞďƐŝƚĞ͗ǁǁǁ͘ƐƌͲĂƐŝĂ͘ŽƌŐ
/ŶĚŽŶĞƐŝĂ
Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ͕:ů͘dĞďĞƚĂƌĂƚĂůĂŵs///EŽ͘Ϯϱ͕:ĂŬĂƌƚĂϭϮϴϭϬ͕/EKE^/
>ĂŶĚůŝŶĞ͗нϲϮͲϮϭͲϱϬϭϬϭϱϬϰ͕ͲŵĂŝů͗ƐĞƌǀŝĐĞƐΛƐƌĂƐŝĂͲŝŶĚŽ͘ĐŽŵ͕tĞďƐŝƚĞ͗ǁǁǁ͘ƐƌĂƐŝĂͲŝŶĚŽ͘ĐŽŵ
^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϰŽĨϰ
Page 114
Laporan Keberlanjutan 2023
112 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Surat Pernyataan Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk [2-14]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2023 dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Dewan Komisaris
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen*
Pahala Nugraha Mansury
Wakil Komisaris Utama*
Sigit Widyawan Asmawi Syam Septian Hario Seto
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Iman Sugema Erwin Rijanto Slamet Askolani
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
Susyanto Fadlansyah Lubis Robertus Billitea
Komisaris Komisaris Komisaris
Catatan:
*Dalam proses 昀椀t dan proper sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen
Page 115
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
113
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk [2-14]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bahwa kami
telah memeriksa dan menyetujui Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023 dan
menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2023 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan
dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Direksi
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Adi Sulistyowati
Wakil Direktur Utama
Novita Widya Anggraini Corina Leyla Karnalies Sis Apik Wijayanto
Direktur Finance Direktur Digital & Integrated Direktur Enterprise & Commercial
Transaction Banking Banking
David Pirzada Silvano Winston Rumantir Ronny Venir
Direktur Risk Management Direktur Wholesale & International Direktur Network & Services
Banking
Muhammad Iqbal Putrama Wahju Setyawan Mucharom
Direktur Institutional Banking Direktur Retail Banking Direktur Human Capital &
Compliance
Toto Prasetio
Direktur Technology & Operations
Page 116
Laporan Keberlanjutan 2023
114 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Referensi POJK, SEOJK, dan Indeks Standar GRI, SASB, SUSBA
POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
No Indeks Pengungkapan Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 8-9
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 4
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
B.3 Aspek Sosial 5
Pro昀椀l Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 14
C.2 Alamat Perusahaan 15
C.3 Skala Usaha 16
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 15
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 18
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signi昀椀kan 15
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 10-13
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 94-97
E.2 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 87, 100
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 97-99
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 105-107
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 99
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 93
Kinerja Ekonomi
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, 25
Pendapatan dan Laba Rugi
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada 26-28
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 6, 60
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan Tidak relevan bagi
bisnis perbankan.
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 2, 6, 17, 62
F.7 Upaya dan Pencapaian E昀椀siensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 62
Page 117
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
115
No Indeks Pengungkapan Halaman
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 64
Aspek Keanekaragaman Hayati
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau 64
Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 64-65
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 2, 6, 17, 63
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 30-33, 62-63
Aspek Limbah dan E昀氀uen
F.13 Jumlah Limbah dan E昀氀uen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 63
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan E昀氀uen 63
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) Tidak relevan bagi
bisnis perbankan.
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan Tidak relevan bagi
bisnis perbankan.
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada 54
Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 83-84
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 83
F.20 Upah Minimum Regional 83
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 91
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 85-88
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 67-76
F.24 Pengaduan Masyarakat 76
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 64-76
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 23
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 42
F.28 Dampak Produk/Jasa 42
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 42
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 58
Lain-lain
G.1 Veri昀椀kasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 108-111
G.2 Lembar Umpan Balik 125
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 20
G4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 114-115
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik
Page 118
Laporan Keberlanjutan 2023
116 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Standar GRI
Pernyataan penggunaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk
periode 1 Januari – 31 Desember 2023
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
Standar Sektor GRI yang berlaku - Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
Pengungkapan Umum
GRI 2: 2-1 Detail organisasi 15-16
Pengungkapan 2-2 Entitas yang termasuk dalam 19
Umum 2021 pelaporan keberlanjutan
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan 19
kontak
2-4 Pernyataan ulang informasi 19
2-5 Jaminan eksternal 19, 108-
111
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan 15, 76
bisnis lainnya
2-7 Karyawan 78-80
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 78
2-9 Stuktur dan komposisi tata kelola 100
2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata 100
kelola tertinggi
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 10-13,
100
2-12 Peran badan tata Kelola tertinggi 10-13,
dalam mengawasi pengelolaan 100
dampak
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk 95-97
mengelola dampak keberlanjutan
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi 10-13, 19,
dalam pelaporan keberlanjutan 95, 112-
113
2-15 Kon昀氀ik kepentingan 100
2-16 Komunikasi hal-hal penting 95, 97-99,
102
2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata 87, 100
kelola tertinggi
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola 100
tertinggi
2-19 Kebijakan remunerasi Merujuk ke
Laporan
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi Tahunan
(728-737).
2-21 Rasio kompensasi total tahunan Rasio total Kendala Perusahaan
kompensasi Kerahasiaan. belum dapat
tahunan untuk menyampaikan
individu dengan data karena
bayaran tertinggi data bersifat
di organisasi rahasia.
terhadap median
total kompensasi
tahunan untuk
seluruh karyawan.
Page 119
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
117
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
2-22 Pernyataan tentang strategi 8-9, 10-13
pembangunan berkelanjutan
2-23 Komitmen kebijakan 8-9, 67
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 8-9
2-25 Proses untuk memulihkan dampak 56-57, 97-
negatif 99
2-26 Mekanisme pemberian umpan balik/ 97
saran dan kekhawatiran
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan 43
peraturan
2-28 Asosiasi keanggotaan 18
2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku 105-107
kepentingan
2-30 Perjanjian kerja bersama 85, 105-
107
Topik Material
GRI 3: Topik 3-1 Proses penentuan topik material 20
Material 3-2 Daftar topik material 20
3-3 Manajemen topik material 24, 30, 45,
62
Topik Material: Kinerja Ekonomi dan Pengelolaan Portofolio Hjau
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 24
Material
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai ekonomi langsung yang 25
Ekonomi 2016 dihasilkan dan didistribusikan
201-2 Implikasi 昀椀nansial serta risiko dan 31-33
peluang lain akibat dari perubahan
iklim
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat 89
pasti dan program pensiun lainnya
201-4 Bantuan 昀椀nansial yang diterima dari 25
pemerintah
Topik Material: Ketahanan Iklim
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 30, 62
Material
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 62
2016 302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 62
302-3 Intensitas energi 62
302-4 Pengurangan konsumsi energi 62
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 63
2016 305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak 63
langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 63
langsung lainnya
305-4 Intensitas emisi GRK 63
305-5 Pengurangan emisi GRK 62-63
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 63
Page 120
Laporan Keberlanjutan 2023
118 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida 63
(SOx), dan emisi udara signi昀椀kan
lainnya
Topik Material: Keamanan Data dan Keamanan Siber
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 45
Material
GRI 418: Privasi 418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai 46
Pelanggan 2016 pelanggaran terhadap privasi
pelanggan dan hilangnya data
pelanggan
Keberadaan Pasar
GRI 202: 202-1 Rasio standar upah karyawan 83
Keberadaan pemula berdasarkan jenis
Pasar 2016 kelamin terhadap upah minimum
regional
202-2 Proporsi manajemen senior yang 80
berasal dari masyarakat
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan 74-75
Ekonomi Tidak layanan
Langsung 2016 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung 67, 71, 74-
yang signi昀椀kan 75
Antikorupsi
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai 102
Antikorupsi 2016 memiliki risiko terkait korupsi
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang 102
kebijakan dan prosedur antikorupsi
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan 103
tindakan yang diambil
Perilaku Antipersaingan
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum untuk 43
Antipersaingan perilaku antipersaingan, praktik
2016 antipakat dan monopoli
Pajak
GRI 207: Pajak 207-1 Pendekatan terhadap pajak 25
2019
207-2 Tata Kelola, pengontrolan, dan 25
manajemen risiko pajak
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan 25
dan pengelolaan kepedulian yang
berkaitan dengan pajak
Material
GRI 301: Material 301-1 Material yang digunakan Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
2016 berdasarkan berat atau volume
Page 121
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
119
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
Air dan E昀氀uen
GRI 303: Air dan 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber 64
E昀氀uen 2018 daya bersama
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan 64
dengan pembuangan air
303-3 Pengambilan air 64
303-4 Pembuangan air 64
303-5 Konsumsi air 64
Keanekaragaman Hayati
GRI 304: 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, 64
Keanekaragaman dikelola, atau berdekatan dengan,
Hayati 2016 kawasan lindung dan kawasan
dengan nilai keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan lindung
304-2 Dampak signi昀椀kan dari 64
aktivitas, produk, dan jasa pada
keanekaragaman hayati
304-3 Habitat yang dilindungi atau 64
direstorasi
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan 65
spesies daftar konservasi nasional
dengan habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi
Limbah
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak 61, 63
2020 signi昀椀kan terkait limbah
306-2 Manajemen dampak signi昀椀kan 61, 63
terkait limbah
306-3 Timbulan limbah 63
306-4 Limbah yang dialihkan dari 61, 63
pembuangan akhir
306-5 Limbah yang dikirimkan ke 63
pembuangan akhir
Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 308: 308-1 Seleksi pemasok baru dengan Belum dilaksanakan pada periode
Penilaian menggunakan kriteria berjalan.
Lingkungan lingkungan
Pemasok 2016
308-2 Dampak lingkungan negatif dalam Belum dilaksanakan pada periode
rantai pasokan dan tindakan yang berjalan.
telah diambil
Page 122
Laporan Keberlanjutan 2023
120 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
Kepegawaian
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan 80-82
Kepegawaian pergantian karyawan
2016 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada 89
karyawan purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan pada
kurun waktu tertentu atau paruh
waktu
401-3 Cuti melahirkan 83, 89
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
GRI 402: 402-1 Periode pemberitahuan minimum Informasi bersifat con昀椀dential.
Hubungan Tenaga terkait perubahan operasional
Kerja/Manajemen
2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen keselamatan dan 91
Kesehatan dan kesehatan kerja
Keselamatan
403-2 Identi昀椀kasi bahaya, penilaian risiko, 91
Kerja 2018
dan investigasi insiden
403-3 Layanan kesehatan kerja 91
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan 91
komunikasi pekerja tentang
keselamatan dan kesehatan kerja
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai 91
keselamatan dan kesehatan kerja
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan 91
pekerja
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak 91
dari keselamatan dan kesehatan
kerja yang secara langsung terkait
hubungan bisnis
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem 91
manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja N/A
403-10 Penyakit akibat kerja N/A
Pelatihan dan Pendidikan
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun 88
Pelatihan dan per karyawan
Pendidikan 2016
404-2 Program untuk meningkatkan 85-87
keterampilan karyawan dan program
bantuan peralihan
404-3 Persentase karyawan yang menerima 90
tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
Page 123
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
121
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola 79-80,
Keanekaragaman dan karyawan 83-84
dan Peluang
Setara
2016
Nondiskriminasi
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan 78
Nondiskriminasi perbaikan yang dilakukan
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
GRI 407: 407-1 Operasi dan pemasok di mana hak 85
Kebebasan atas kebebasan berserikat dan
Berserikat dan perundingan kolektif mungkin
Perundingan berisiko
Kolektif 2016
Pekerja anak
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 83
anak 2016 signi昀椀kan terhadap insiden pekerja
anak
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
GRI 409: Kerja 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 83
Paksa atau Wajib signi昀椀kan terhadap insiden kerja
Kerja 2016 paksa atau wajib kerja
Masyarakat Adat
GRI 411: Hak 411-1 Insiden pelanggaran yang 76
Masyarakat Adat melibatkan hak-hak masyarakat adat
2016
Masyarakat Setempat
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan 74-75
Masyarakat masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016 dampak, dan program
pengembangan
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang 74-75
berpotensi memiliki dampak negatif
signi昀椀kan terhadap masyarakat
setempat
Penilaian Sosial Pemasok
GRI 414: 414-1 Seleksi pemasok baru dengan Belum dilaksanakan pada periode
Penilaian Sosial menggunakan kriteria sosial berjalan.
Pemasok 2016 414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai Belum dilaksanakan pada periode
pasokan dan tindakan yang telah berjalan.
diambil
Kebijakan Publik
GRI 415: 415-1 Kontribusi politik 43
Kebijakan Publik
2016
Page 124
Laporan Keberlanjutan 2023
122 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pengecualian No.
Persyaratan Standar
Standar GRI Indikator Pengungkapan Hal.
yang Alasan Penjelasan Sektor
Dikecualikan GRI
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
GRI 416: 416-1 Penilaian dampak kesehatan dan Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
Kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori
Keselamatan produk dan jasa
Pelanggan 416-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
2016 dengan dampak kesehatan dan
keselamatan dari produk dan jasa
Pemasaran dan Pelabelan
GRI 417: 417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan 55
Pemasaran dan informasi produk dan jasa
Pelabelan 2016 417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait 56
informasi dan pelabelan produk dan
jasa
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait 56
komunikasi pemasaran
Standar GRI G4 Suplemen Sektor Layanan Keuangan 2013
Indikator Pengungkapan Halaman
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan 34
pada lini bisnis
FS2 Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis 34
FS3 Proses untuk memantau implementasi dan kepatuhan klien dengan persyaratan 34
lingkungan dan sosial termasuk dalam perjanjian atau transaksi
FS4 Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk mengimplementasikan 87
kebijakan dan prosedur lingkungan dan sosial sebagaimana diterapkan pada lini
bisnis
FS5 Interaksi dengan klien/investee/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang 67
lingkungan dan sosial
FS6 Persentase portofolio untuk lini bisnis berdasarkan wilayah tertentu, ukuran 26
(misal: mikro/SME/besar) dan menurut sektor
FS7 Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat 68
sosial khusus untuk setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
FS8 Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat 26, 39
lingkungan spesi昀椀k untuk setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
FS9 Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian risiko 40
FS10 Kemitraan yang bertanggung jawab atas masalah lingkungan atau sosial 26
Page 125
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
123
Indikator Pengungkapan Halaman
FS11 Persentase aktiva yang terjadi pada lingkungan positif dan negatif atau sosial 26
FS12 Kebijakan pemberian suara diterapkan pada masalah lingkungan atau sosial Tidak relevan bagi BUMN.
FS13 Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi 72
berdasarkan jenis
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang 54
kurang beruntung
FS15 Kebijakan untuk desain yang adil dan penjualan produk dan layanan keuangan 42, 54
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima 72
manfaat
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
Indikator Pengungkapan Halaman
Metrik Aktivitas
FN-CB-000.A (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan menurut segmen: 16
(a) pribadi dan (b) usaha kecil
FN-CB-000.B (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman menurut segmen: (a) pribadi dan (b) 26
usaha kecil
Keamanan Data
FN-CB-230a.1 (1) Jumlah pelanggaran data (2) persentase informasi identi昀椀kasi 45
pribadi (3) jumlah rekening yang terpengaruh
FN-CB-230a.2 Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data 45-48
Inklusi Keuangan dan Capacity Building
FN-CB-240a.1 (1) Jumlah dan (2) total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program 67
promosi usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.2 (1) Jumlah dan (2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual 29, 67
yang memenuhi syarat untuk mempromosikan usaha kecil dan
pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.3 Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau 72-73
yang menghadapi keterbatasan akses
FN-CB-240a.4 Jumlah peserta literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki 72-73
rekening bank, atau kurang terlayani
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410a.2 Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata 34, 35-38, 98-99
kelola (LST) dalam analisis kredit
Emisi yang Dibiayai
FN-CB-410b.1 Emisi bruto absolut yang dibiayai, dipilah berdasarkan (1) Cakupan 1, (2) 33
Cakupan 2, dan (3) Cakupan 3
FN-CB-410b.2 Eksposur bruto untuk setiap industri berdasarkan jenis aset 33
FN-CB-410b.3 Persentase paparan bruto yang termasuk dalam perhitungan emisi yang 33
dibiayai
FN-CB-410b.4 Deskripsi metodologi yang digunakan untuk menghitung emisi yang 33
dibiayai
Page 126
Laporan Keberlanjutan 2023
124 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Indikator Pengungkapan Halaman
Etika Bisnis
FN-CB-510a.1 Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait dengan penipuan, 43, 102
perdagangan orang dalam, anti-trust, perilaku anti-persaingan,
manipulasi pasar, malpraktek, atau undang-undang industri keuangan
terkait lainnya
FN-CB-510a.2 Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblowing 101
Sistem Manajemen Risiko
FN-CB-550a.1 Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori Tidak relevan.
FN-CB-550a.2 Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan 35-38, 41-42, 97-99
tata kelola (LST) dalam analisis kredit ke dalam perencanaan kecukupan
modal, strategi perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya
Indeks Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
Indikator Pengungkapan Halaman
Tujuan Strategi keberlanjutan dan pelibatan pemangku kepentingan 8-9, 105-107
Partisipasi dalam inisiatif keuangan keberlanjutan 18
Kebijakan Pernyataan publik tentang LST 93, 97
Pernyataan publik tentang sektor-sektor tertentu 34-39
Proses Penilaian risiko LST dan persetujuan transaksi 34-39
Pengawasan dan keterlibatan klien 40
Masyarakat Tanggung jawab kepada LST 42
Pelatihan staf lingkungan & sosial, serta evaluasi kinerja 72-73
Produk Integrasi LST dalam produk dan layanan 22-23
Portofolio Penilaian risiko dan mitigasi LST pada tingkat portofolio 34-40
Pengungkapan eksposur risiko LST dan target 97-99
Page 127
Lampiran : Laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan
Page 128
Daftar Isi
01 Pendahuluan
02 Ringkasan Kerangka Kerja & Penerbitan Obligasi Berwawasan
Lingkungan BNI
03 Alokasi Dana Hasil Penerbitan
04 Pelaporan Dampak
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 1
Page 129
01 | Pendahuluan Sebagai salah satu Bank yang menjadi motor penggerak pelaksana Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance) di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus menggerakkan seluruh insan BNI untuk berada di garda terdepan dalam penerapan keuangan berkelanjutan. BNI percaya bahwa apa yang dilakukan adalah sejalan dan mendukung pembangunan berkelanjutan, di samping meningkatkan daya tahan dan daya saing BNI. Komitmen BNI dalam keberlanjutan ditandai dengan penerapan keuangan berkelanjutan (sustainable finance) sebagai payung nilai-nilai (values), sikap dan budaya kerja, strategi Perusahaan, kebijakan operasional serta sistem dan prosedur operasional Perusahaan. BNI terlibat langsung dalam pembentukan Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) untuk dapat mendukung dan meningkatkan implementasi keuangan keberlanjutan di Indonesia. Selain itu, BNI pun terus mengembangkan peluang kerja sama dengan berbagai pihak, untuk bersama BNI menyatukan energi demi keberlanjutan bumi berserta segenap isinya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap I (2015- 2019) dan Tahap II (2021-2025), dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas sektor jasa keuangan untuk beroperasi secara ramah lingkungan. Inisiatif keuangan berkelanjutan yang dikembangkan melalui Roadmap Tahap II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengintegrasikan tujuh komponen utama dalam satu ekosistem, yang terdiri dari kebijakan, produk, infrastruktur pasar, koordinasi antar kementerian/lembaga, dukungan nonpemerintah, sumber daya manusia, dan kesadaran. BNI akan berkontribusi pada bidang pengembangan produk dan infrastruktur pasar. Sebagai wujud dari peran nyata komitmen BNI mendukung pembiayaan berwawasan lingkungan, BNI melakukan penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan denominasi rupiah sebesar Rp 5 triliun di Juni 2022 untuk mendukung pendanaan proyek-proyek yang akan membantu mewujudkan Indonesia yang lebih berwawasan lingkungan di masa depan. PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 2
Page 130
02 | Kerangka Obligasi Berwawasan Lingkungan
dan Penerbitan
A. Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan
Sebelum Penerbitan Obligasi Berkelanjutan pada bulan Maret 2023, BNI telah mengembangkan
Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan dan melibatkan Sustainalytics untuk
memberikan Opini Pihak Kedua (SPO). BNI telah menyelaraskan kerangka Obligasi Berwawasan
Lingkungan tersebut dengan Ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (POJK)
No.60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan
Lingkungan, Green Bond Principles 2021 (GBP) yang diterbitkan International Capital Market
Association (ICMA) dan ASEAN Green Bond Standards 2018. Berikut merupakan ringkasan
kerangka kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan BNI:
Penggunaan Hasil
1. Energi Terbarukan
Dana yang diperoleh dari Obligasi Berwawasan 2. Efisiensi Energi
Lingkungan akan digunakan khusus untuk 3. Pengolahan Sampah menjadi Energi
membiayai atau membiayai Kembali aset-aset dan Manajemen Limbah
yang terkait langsung dengan <Proyek Berwawasan 4. Penggunaan Sumber Daya Alam dan
Lingkungan yang Memenuhi Syarat= sesuai dengan Penggunaan Tanah yang
Prinsip-prinsip Obligasi Berwawasan lingkungan. Berkelanjutan
5. Konservasi keanekaragaman Hayati
Darat dan Air
Proyek Berwawasan lingkungan yang Memenuhi 6. Transportasi Ramah Lingkungan
Syarat harus sesuai dengan sekurang-kurangnya 7. Pengolahan Air dan Air Limbah yang
satu dari kategori berikut ini : Berkelanjutan
8. Adaptasi Perubahan Iklim
9. Gedung Berwawasan Lingkungan
10. Pertanian Berkelanjutan
Proses Evaluasi & Seleksi Proyek
BNI telah membentuk Sub Komite ESG yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi dan
memilih proyek yang sesuai dengan kriteria Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan
Debitur harus memenuhi syarat untuk menjadi debitur BNI, sebagaimana yang ditentukan
oleh unit usaha dan penilaian risiko kredit yang dilakukan oleh unit risiko
Debitur memenuhi kriteria Risk Acceptance Criteria (RAC) berdasarkan penilaian Manajemen
Risiko Bank
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 3
Page 131
02 | Kerangka Obligasi Berwawasan Lingkungan
dan Penerbitan
B. Manajemen Dana yang Diperoleh
" Divisi Treasury dan Divisi Corporate Planning and Accounting BNI akan
bertanggung jawab atas penerimaan dan pengelolaan dana yang akan
Penerimaan dialokasikan untuk proyek-proyek yang memenuhi syarat berdasarkan penilaian
Dana Masuk Sub Komite ESG.
" Bank akan menggunakan system informasi internal untuk melacak dan
melaporkan alokasi hasil menggunakan daftar proyek yang memenuhi syarat.
Pelacakan
" Dana yang belum dialokasikan akan disimpan sementara dalam bentuk tunai
Dana yang atau dengan setara kas.
Belum
Dialokasikan
C. Pelaporan
Pelaporan Alokasi
BNI akan menerbitkan laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan setiap tahun, dimulai selambat-
lambatnya pada tanggal yang jatuh satu tahun setelah dana dari hasil penerbitan pertama
diperoleh oleh BNI, guna memberikan transparansi kepada investor dan regulator sehubungan
dengan penerapan Kerangka Kerja.
Pelaporan Dampak
BNI akan menerbitkan dampak lingkungan dan/atau sosial dari aset yang memenuhi syarat yang
dibiayai dari Oblligasi Berwawasan Lingkungan yang diterbitkan. Adapun, indikator dampak positif
kuantitatif dalam laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan BNI meliputi indikator-indikator sebagai
berikut :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 4
Page 132
02 | Kerangka Obligasi Berwawasan Lingkungan
dan Penerbitan
1. Energi " Estimasi pembangkitan energi terbarukan per tahun dalam
Terbarukan MWh/GWh (listrik) dan GJ/TJ (energi lainnya)
" Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari
dalam ton ekuivalen CO2
2. Transportasi " Estimasi emisi gas rumah kaca per tahun yang dikurangi/dihindari
Ramah dalam ton ekuivalen CO2
Lingkungan " Jumlah kendaraan ramah lingkungan yang diluncurkan
" Estimasi kilometer dari jalur kereta/jalur khusus Bus, BRT, koridor LRT,
jalur sepeda baru atau yang disempurnakan
3. Gedung " Persentase penggunaan energi yang dikurangi/dihindari vs data
Berwawasan awal/kode gedung setempat
Lingkungan " Estimasi gas rumah kaca per tahun yang dikurangi/dihindari vs data
awal setempat/tingkat sertifikasi awal setempat
" Tingkat sertifikasi per properti
4. Pengolahan " Estimasi Ton limbah yang dialihkan atau didaur ulang
Sampah menjadi
Energi dan
Manajemen
Limbah
5. Penggunaan " Estimasi jumlah Hektar yang dilindungi dan/atau bersertifikat
Sumber Daya " Estimasi jumlah pohon yang ditanam dalam proyek reboisasi yang
Alam dan disertifikasi oleh FSC/PEFC
Penggunaan
Tanah yang
Berkelanjutan
D. Penerbitan
Pada 21 Juni 2022, BNI menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan dengan jumlah pokok Rp 5 triliun.
Surat utang ini diputuskan untuk dibagi dalam 2 seri yakni Seri A jumlah pokok Rp 4 triliun dengan
jangka waktu 3 tahun, dan Seri B jumlah pokok Rp 1 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.
Transaksi tersebut memberikan beberapa milestone bagi BNI, sebagai berikut :
¥ Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan yang pertama yang dilakukan oleh Bank di Indonesia
¥ Obligasi Berwawasan Lingkungan milik BNI diminati investor pada saat bookbuilding yaitu
mencapai oversubscribe sebesar 3,1 kali
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 5
Page 133
02 | Kerangka Obligasi Berwawasan Lingkungan
dan Penerbitan
Ringkasan
Kesepakatan
Instrumen : Obligasi Korporasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) Domestrik yang memenuhi
Ketentuan POJK 60/2017 tentang Obligasi Berwawasan Lingkungan
Total Emisi : Rp. 5.000.000.000.000 (Lima Triliun Rupiah)
Seri A Tenor 3 Tahun 6,35% sebesar Rp. 4 Triliun
Seri B Tenor 5 Tahun 6,85% sebesar Rp. 1 Triliun
Average tenor 3,4 tahun dan Kupon di 6,45%
Rating : idAAA (PEFINDO)
Tanggal Jatuh Tempo : Seri A : 21 Juni 2025
Seri B : 21 Juni 2027
Tanggal Penyelesaian : 21 Juni 2022
Penggunaan Hasil : Ekspansi bisnis, refinancing dan reprofiling funding dengan mempertimbangkan
ketentuan POJK 60/2017 (minimal 70% pembiayaan kategori KUBL)
Listing : PT Bursa Efek Indonesia
Final Orderbook : Rp. 15.300.000.000.000
Oversubscription rate : 3.1x
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 6
Page 134
03 | Alokasi Dana Hasil Penerbitan
Per Desember 2022, BNI telah mengalokasikan 77,06% dari hasil Obligasi Berwawasan Lingkungan BNI
2022. Rincian Alokasi adalah sebagai berikut:
Dibiayai/Dibiayai
Kategori yang Layak Jumlah yang Dialokasikan Alokasi Hasil
kembali
Energi Terbarukan Dibiayai Kembali Rp. 433 Miliar 11.24%
Transportasi Ramah
Dibiayai Kembali Rp. 2.380 Miliar 61.77%
Lingkungan
Gedung Berwawasan
Dibiayai Kembali Rp. 398 Miliar 10.33%
Lingkungan
Pengolahan Sampah
menjadi Energi dan Dibiayai Kembali Rp. 588 Miliar 15.26%
Manajemen Limbah
Penggunaan Sumber
Daya Alam dan
Dibiayai Kembali Rp. 54 Miliar 1.40%
Penggunaan Tanah
yang Berkelanjutan
Total Rp. 3.853 Miliar 100%
Porsi Alokasi Dibiayai vs Dibiayai Kembali
1,40%
11,24%
15,26%
10,33%
61,77% 100%
Energi Terbarukan
Dibiayai Kembali
Transportasi Ramah Lingkungan
Gedun g Berwawas an Lingkun gan
Pengolahan Sampah menjadi Energi d an Manajemen Limbah
Penggunaan Sumber Daya Alam d an Penggu naan Tanah yang
Berkelanjutan
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 7
Page 135
03 | Alokasi Dana Hasil Penerbitan BNI telah melakukan penyaluran 100% atas dana Obligasi Berwawasan Lingkungan pada 10 kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Berdasarkan ketentuan tersebut pula, diatur bahwa minimal penyaluran dana hasil penerbitan dari Obligasi Berwawasan Lingkungan bagi pembiayaan yang dikategorikan KUBL adalah sebesar 70% dari nilai bond yang diterbitkan sehingga BNI telah memenuhi syarat penyaluran dana Obligasi Berwawasan Lingkungan tersebut. Adapun penyaluran yang sesuai dengan Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan adalah sebesar 77,06%, dimana 11,24% disalurkan kepada kategori Energi Terbarukan, Transportasi Ramah Lingkungan sebesar 61.77%, Gedung Berwawasan Lingkungan sebesar 10,33%, Pengolahan Sampah menjadi Energi dan Manajemen Limbah sebesar 15,26% dan Penggunaan Sumber Daya Alam dan Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan sebesar 1,40%, dari 10 Kategori yang ada pada Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan. Selebihnya telah digunakan untuk kategori KUBL. PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 8
Page 136
04 | Pelaporan Dampak
Energi Terbarukan
Alokasi dana Obligasi Berwawasan Lingkungan untuk kategori Energi Terbarukan dilakukan untuk
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Mini Hidro (PLTMH), dan Pembangkit Listrik
Tenaga Biogas (PLTBG). Proyek-proyek tersebut mampu memberikan kontribusi langsung dalam
penyediaan akses terhadap energi yang bersih dan terjangkau serta peningkatan proporsi bauran
energi terbarukan serta penurunan emisi GRK.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan energi
potensial dari panel surya fotovoltaik yang mampu mengubah tenaga surya menjadi listrik, sehingga
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Proyek PLTS ke jaringan yang tersedia. berlokasi
di Jakarta (1 PLTS), Karawang (3 PLTS), Pulau Geranting, Pulau Akar, Pulau Jaga, Pulau Nuja, Pulang
Panjang dan Pulang Sebung di Kepulauan Riau (6 PLTS) dan PLTS tersebut memiliki total kapasitas
masing-masing sebesar 1,60 MW, 1,55 MW, 0,288 MW, 0,6058 MW dan 0,54 MW yang mampu
menghasilkan dan menyalurkan listrik langsung
Dampak Lingkungan
3.037,99 (tCO2eq/tahun) 3.106,2 MWh
Emisi GRK yang terhindarkan per tahun Energi yang dihasilkan per tahun
Dampak Lainnya
600 Kepala Keluarga
4 Manufaktur Akses energi bersih dan terjangkau
Jumlah Manufaktur yang memperoleh akses
energi terbarukan
30 Orang 24 Orang
Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
Jumlah penduduk lokal yang diperkerjakan berkaitan dengan pengoperasian proyek
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 9
Page 137
04 | Pelaporan Dampak
Energi Terbarukan
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH)
Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) adalah proyek pembangkit yang menggunakan
energi potensial dari daerah aliran sungai Cikaengan, Desa Pandeuy, Kecamatan Pandeuy, Kabupaten
Garut. PLTMH Cikaengan memiliki kapasitas sebesar 3 x 1,7MW (5,1 MW) dan dapat melistriki rumah
tangga serta meningkatkan persentase bauran energi terbarukan (EBT) di daerah tersebut.
Dampak Lingkungan
26.686(tCO2eq/tahun) 25.415MWh
Emisi GRK yang terhindarkan per tahun Energi yang dihasilkan per tahun
Dampak Lainnya
2 Kecamatan 30 Orang
Jumlah kepala keluarga yang Jumlah penduduk lokal yang diperkerjakan
memperoleh akses energi terbarukan
25 Orang
Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
berkaitan dengan pengoperasian proyek
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 10
Page 138
04 | Pelaporan Dampak
Penyelarasan dengan SDGs :
Energi Terbarukan
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBG)
Proyek pembangkit listrik tenaga biogas merupakan proyek pembangkit yang memanfaatkan limbah
kelapa sawit yang berasal dari kebun bersertifikasi RSPO/ISPO serta limbah singkong dari pengolahan
tepung tapioka. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas ini berada di beberapa lokasi, yaitu
Kapasitas Energi
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas
(MW)
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Pulau Bulan, Kepulauan Riau 1.2
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Nanga Bulik, Kecamatan Lamandau, 1.5
Provinsi Kalimantan Tengah
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan 1.5
Tengah
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Sei Rampah, Provinsi Sumatera Utara 1
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Nabung Timur, Rumbia, Provinsi 1
Lampung
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Setia Bumi, Seputih Banyak, Provinsi 1
Lampung
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Sukaraja Nuban, Kbupaten Lampung 1
Timur, Provinsi Lampung
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas - Tulung Buyut, Provinsi Lampung 2
Dampak Lingkungan
24.863 (tCO2eq/tahun) 25.834 MWh
Emisi GRK yang terhindarkan per tahun Energi yang dihasilkan per tahun
Dampak Lainnya
8 Manufaktur 36 Orang
Jumlah Manufaktur yang Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
memperoleh akses energi terbarukan berkaitan dengan pengoperasian proyek
30 Orang
Jumlah penduduk lokal yang diperkerjakan
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 11
Page 139
04 | Pelaporan Dampak
Transportasi Ramah Lingkungan
Proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek adalah proyek sistem kereta jalur tunggal bertenaga
listrik yang akan menghubungkan Kota Jakarta dengan beberapa kota di sekelilingnya seperti
Bogor, Depok, dan Bekasi. Proyek transportasi berbasis rel ini akan diintegrasikan dengan
moda transportasi yang sudah tersedia (Bis Transjakarta, kereta komuter, terminal bis, fasilitas
park and ride, serta bandara) di beberapa titik stasiun. Tahap pembangunan proyek
infrastruktur LRT Jabodebek dengan total panjang jalur rel kereta 27,3 Km dan ditargetkan
dengan jumlah penumpang sebanyak 82.350.00 orang/tahun. Dengan status proyek yang
masih dalam tahap kontruksi, diharapkan proyek ini memberikan kontribusi penyediaan akses
system transportasi yang aman dan terjangkau serta penurunan emisi GRK.
Dampak Lingkungan
109.823 (tCO2eq/tahun) 1.568.897 Gj
Emisi GRK yang terhindarkan per tahun Penghematan energi per tahun
Dampak Lainnya
12.000 Orang 490 Orang
Jumlah karyawan yang dipekerjakan Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
berkaitan dengan pengoperasian proyek
LRT Jabodebek memberikan dampak positif lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat, yaitu
mempekerjakan 12.000 pekerja konsturksi maupun pekerja tetap dan sebanyak 490 pekerja
mendapatkan pelatihan yang berkaitan dengan pengoperasian proyek. Dengan skala proyek yang
besar, proyek LRT Jabodebek akan terus melibatkan banyak tenaga kerja baik pada saat konstruksi dan
operasional.
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 12
Page 140
04 | Pelaporan Dampak
Gedung Berwawasan Lingkungan
Kategori Gedung berwawasan Lingkungan dilakukan kepada proyek pembangunan Gedung
dengan standar Gold menurut Greenship atau lebih tinggi, yang dikembangkan oleh Green
Building Council Indonesia (GBC Indonesia) atau standar lainnya yang diakui nasional atau
internasional atau sertifikasi kinerja lingkungan hidup, yang terdiri dari enam kategori yaitu
tepat guna lahan, efisensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber & siklus material,
kualitas udara & kenyamanan udara serta manajemen lingkungan bangunan.
Gedung berwawasan lingkungan berlokasi di Makassar dan memiliki 6 lantai yang digunakan
sebagai mall dan 10 lantai digunakan sebagai kantor serta memiliki ruang terbuka hijau
dengan luas 4.241 m2. Gedung tersebut telah mendapatkan sertifikat Greenship NB dari
Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan pencapaian Gold pada tahun 2019.
Dampak Lingkungan
Sertifikat
69.339 (tCO2eq/tahun)
Emisi GRK yang terhindarkan per tahun GOLD Level
Dampak Lainnya
3 Orang
Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
berkaitan dengan pengoperasian proyek
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 13
Page 141
04 | Pelaporan Dampak
Pengolahan Sampah menjadi Energi dan Manajemen
Limbah
Alokasi hasil Obligasi Berwawasan Lingkungan kategori Pengolahan Sampah menjadi Energi
dan Manajemen Limbah dilakukan untuk proyek pengolahan sampah termasuk proses daur
ulang menjadi bahan baku sekunder dan proyek pengomposan anaerobik menjadi pupuk
organik. Proyek-proyek ini mampu berkontribusi untuk mencapai target keberlanjutan dalam
bentuk pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, pengelolaan
bahan kimia dan limbah yang bertanggung jawab, serta secara substansial mengurangi
timbulan limbah sesuai dengan SDGs 12 dan mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan
SDGs 13.
Berikut adalah proyek-proyek dari Pengolahan Sampah menjadi Energi dan Manajemen
Limbah :
§ Proyek pengolahan sampah plastik yang didaur ulang menjadi barang jadi plastik
§ Proyek untuk memproses skrap aluminium yang didaur ulang menjadi ingot paduan
aluminium.
§ Proyek pengolahan limbah kertas yang didaur ulang menjadi brown paper.
§ Proyek pengolahan limbah abu logam yang didaur ulang menjadi bahan baku sekunder
berupa Zinc Oxide.
§ Proyek pengolahan sampah kebun dan/atau sampah organik yang didaur ulang menjadi
pupuk organik.
Dampak Lingkungan
150.410 (Ton/tahun)
Total limbah yang didaur ulang
Dampak Lainnya
918 Orang 349 Orang
Jumlah penduduk lokal yang diperkerjakan Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
berkaitan dengan pengoperasian proyek
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 14
Page 142
04 | Pelaporan Dampak
Penggunaan Sumber Daya Alam dan Penggunaan Tanah
yang Berkelanjutan
Kategori Sumber Daya Alam dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan diterapkan pada
proyek konsesi hutan yang memiliki rencana pengelolaan berkelanjutan bersertifikasi FSC,
yang berlokasi di Nabire, Provinsi Papua Tengah dan Kaimana, Provinsi Papua Barat. Proyek ini
melindungi dan memelihara spesies pohon yang mampu menangkap dan menyimpan karbon
dioksida.
Dampak Lingkungan
314.387 (Ha) 31.269 (Pohon)
Jumlah pohon yang ditanam dalam proyek
Jumlah hektar yang dilindungi
reboisasi
dan/bersertifikat
Dampak Lainnya
25 Orang 180 Orang
Jumlah penduduk lokal yang dipekerjakan Jumlah pekerja yang menerima pelatihan
berkaitan dengan pengoperasian proyek
Penyelarasan dengan SDGs :
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PAGE 15
Page 143
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Jenis Penugasan: Reviu Tahunan
Tanggal: 16 Juni 2023
Tim Penugasan:
Nilofur Thakkar, nilofur.thakkar@sustainalytics.com; Maliha Taj,
maliha.taj@sustainalytics.com
Pendahuluan
Pada bulan Juni 2022, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (ÒBNIÓ atau ÒBankÓ) menerbitkan Obligasi Berwawasan
Lingkungan (Green Bond) senilai Rp5 Triliun (ÒObligasi Berwawasan Lingkungan 2022Ó) berdasarkan Kerangka Kerja Obligasi
Berwawasan Lingkungan PT Bank Negara Indonesia Persero (Tbk) (ÒKerangka KerjaÓ).1 Obligasi Berwawasan Lingkungan
2022 bertujuan menyediakan pembiayaan ulang bagi proyek-proyek yang akan berkontribusi terhadap transisi menuju
ekonomi rendah karbon di Indonesia. Pada bulan Juni 2023, BNI menunjuk Sustainalytics untuk mengevaluasi proyek-proyek
yang didanai oleh dana yang diperoleh dari penerbitan (ÒProyek yang DinominasikanÓ) dan memberikan penilaian terkait
apakah proyek-proyek tersebut memenuhi kriteria penggunaan dana yang diperoleh dari penawaran dan komitmen
pelaporan yang dinyatakan dalam Kerangka Kerja. Sustainalytics memberikan pendapat pihak kedua atas Kerangka Kerja
pada bulan Maret 2022.2
Kriteria Evaluasi
Sustainalytics mengevaluasi Proyek yang Dinominasikan yang dibiayai selama periode Juni 2022 hingga Mei 2023 berdasarkan
apakah proyek tersebut:
1. Memenuhi penggunaan dana yang diperoleh dan kriteria kelayakan yang ditetapkan dalam Kerangka Kerja dan
2. Melaporkan sekurang-kurangnya satu Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk masing-masing kategori penggunaan
dana yang diperoleh sebagaimana ditetapkan dalam Kerangka Kerja.
Tabel 1: Kategori Penggunaan Dana, Kriteria Kelayakan dan IKU Terkait3
Kategori Kriteria Kelayakan IKU
Penggunaan
Dana yang
Diperoleh
Energi ¥ Pembangkitan, transmisi, dan distribusi energi dari ¥ Estimasi pembangkitan energi
Terbarukan sumber energi terbarukan ke jaringan listrik, juga terbarukan per tahun dalam
untuk mengurangi pembatasan dalam prosesnya. MWh/GWh (listrik) dan GJ/TJ
Sumber-sumber tersebut meliputi: (energi lainnya)
- tenaga angin lepas pantai dan daratan ¥ Estimasi emisi Gas Rumah
Kaca per tahun yang
- tenaga surya
dikurangi/dihindari
- tenaga arus laut dalam ton ekuivalen CO2
- tenaga air (aliran sungai tanpa bendungan
artifisial atau penyimpanan berkapasitas
rendah di bawah 50gCO2e per
kWh/kepadatan daya lebih dari 10 W/m2)
- tenaga biomassa (termasuk bahan sisa hutan
dan pertanian, termasuk serpihan kayu,
serbuk gergaji, limbah tebu, ampas tebu,
bonggol jagung, kulit kacang, cangkang
kedelai, cangkang inti sawit dari operasi
kelapa sawit bersertifikasi RSPO)
1 BNI, ÒKerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan BNIÓ, (2022), di https://www.bni.co.id/en-us/company/bni-esg
2 BNI, ÒPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pendapat Pihak Kedua atas Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan LingkunganÓ, (2022): https://www.bni.co.id/en-us/company/bni-
esg
3 Kerangka Kerja menetapkan sepuluh kategori penggunaan dana yang diperoleh secara berwawasan lingkungan. Bank telah mengalokasikan dana yang diperoleh dari penerbitan ini
ke lima kategori.
© Sustainalytics 2023
Page 144
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
- tenaga panas bumi (dengan emisi langsung
di bawah 100gCO2 per kWh)
¥ Penelitian & Pengembangan (ÒLitbangÓ) produk
dan teknologi yang terkait dengan
pembangkitan energi terbarukan, termasuk
turbin angin dan panel surya.
Efisiensi ¥ Teknologi efisiensi energi akan menghasilkan ¥ Estimasi penghematan energi
Energi konsumsi energi di bawah rata-rata konsumsi per tahun dalam MWh/GWh
energi nasional untuk teknologi serupa. Teknologi (listrik) dan GJ/TJ (energi
tersebut dapat terkait dengan infrastruktur lainnya)
gedung, termasuk LED, sistem manajemen gedung,
jendela dan pintu dengan efisiensi tinggi (bernilai-U ¥ Estimasi emisi Gas Rumah
Kaca per tahun yang
rendah), atap hijau atau dingin, pengukuran panas
dikurangi/dihindari dalam ton
dan pengendalian termostatik, dan sistem
ekuivalen CO2
pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC)
hemat energi.
¥ Penelitian & pengembangan serta penerapannya
untuk mengurangi konsumsi energi dari aset,
teknologi, produk, atau sistem(-sistem) tersebut
di atas.
Pengolahan ¥ Meningkatkan manajemen limbah untuk ¥ Estimasi limbah yang
Sampah diterapkan pada aset dan proyek yang terkait dialihkan atau didaur ulang
menjadi Energi dengan aspek-aspek berikut dari pengolahan dalam ton
dan limbah padat kota:
Manajemen ¥ Jumlah fasilitas, sistem, dan
- Pengumpulan (termasuk infrastruktur dan peralatan baru yang digunakan
Limbah
kendaraan pengumpulan). Kendaraan untuk mengolah limbah yang
pengumpulan harus memenuhi kriteria dapat didaur ulang
berikut ini:
1) Kendaraan komersial ringan, baik
kendaraan berbahan bakar listrik atau
hibrida dengan emisi langsung di bawah 75
gCO2e/km;
2) Truk berat komersial bebas emisi
langsung atau emisi langsung di bawah 25
gCO2e/km.
- Penyortiran untuk memisahkan material
yang dapat didaur ulang
- Penggunaan kembali dan daur ulang
(termasuk pengolahan menjadi bahan
baku sekunder dan perbaikan)
- Pengomposan & pencernaan anaerob
untuk limbah kebun/lapangan dan limbah
makanan
- Pemasangan sistem pemulihan gas untuk
tempat pembuangan sampah (hanya untuk
tempat pembuangan sampah yang tidak
beroperasi). Gas tempat pembuangan
sampah yang ditangkap untuk pembangkitan
energi dengan efisiensi penangkapan gas 75%
atau lebih.
¥ Mentransformasi limbah menjadi sumber
energi terbarukan
¥ Mengolah pecahan limbah yang dapat didaur
ulang menjadi bahan baku sekunder, seperti baja,
aluminium, kaca dan plastik.
2
Page 145
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Penggunaan ¥ Estimasi jumlah hektare yang
Sumber Daya ¥ Manajemen sumber daya alam secara
dilindungi dan/atau
Alam dan berkelanjutan akan secara substansial
disertifikasi
Penggunaan menghindari atau mengurangi kehilangan
Tanah yang karbon/atau meningkatkan sekuestrasi karbon
Berkelanjutan (melalui penanaman wilayah hutan dan/atau
penanaman kembali wilayah yang terdegradasi,
penggunaan spesies tahan
kekeringan/banjir/temperatur).
¥ Proyek reboisasi yang memiliki rencana ¥ Estimasi jumlah pohon yang
manajemen berkelanjutan bersertifikasi ditanam dalam proyek
FSC/PEFC, yang hanya akan menanam spesies reboisasi bersertifikasi
pohon yang dapat beradaptasi dengan baik FSC/PEFC
dengan kondisi lahan setempat..
Konservasi ¥ Konservasi habitat dan keanekaragaman ¥ Estimasi jumlah mil laut yang
keanekaraga hayati melalui manajemen yang dilindungi dan/atau disertifikasi
man hayati berkelanjutan atas:
darat dan air ¥ Estimasi jumlah hektare yang
- perikanan/akuakultur dengan proyek yang dibeli/dilindungi dan
disertifikasi oleh standar pihak ketiga yang disertifikasi
diakui dan terpercaya (MSC/ASC), dengan
dilengkapi rencana manajemen konservasi
yang sesuai dengan praktik pasar.
- proyek kehutanan bersertifikasi
FSC/PEFC/SFI.
¥ Perlindungan lingkungan pesisir dan laut
Transportasi ¥ Infrastruktur kendaraan berkelanjutan/ramah ¥ Estimasi emisi Gas Rumah
Ramah lingkungan sebagai berikut: Kaca per tahun yang
Lingkungan dikurangi/dihindari dalam ton
- Kendaraan bebas emisi langsung (kendaraan
ekuivalen CO2
berbahan bakar listrik, baterai, hidrogen, dan
sel bahan bakar, dan lain sebagainya) ¥ Jumlah kendaraan ramah
lingkungan yang diluncurkan
- Kendaraan komersial ringan dan kendaraan ¥ Estimasi kilometer dari jalur
penumpang hibrida di bawah 75 gCO2e/km, kereta/jalur khusus Bus, BRT,
- Bus di bawah 50 gCO2e/pkm, koridor LRT,
jalur sepeda baru atau yang
disempurnakan
- Truk berat komersial di bawah 25
gCO2/tkm,
- Kereta penumpang di bawah 50 gCO2/pkm,
- Kereta barang di bawah 25 gCO2/tkm
(dengan barang angkutan bahan bakar fosil
tidak lebih dari 25% dari barang angkutan
yang dikirim (ton/km))
- Infrastruktur untuk mobilitas aktif,
termasuk sepeda
¥ Penelitian & Pengembangan untuk meningkatkan
transportasi ramah lingkungan sesuai kriteria
tersebut di atas.
3
Page 146
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Pengolahan air ¥ Infrastruktur berkelanjutan untuk air bersih ¥ Pengurangan konsumsi air
dan air limbah dan/atau air minum dalam aktivitas ekonomi
yang
berkelanjutan ¥ Sistem drainase urban berkelanjutan dan bentuk ¥ Jumlah absolut penggunaan air
mitigasi banjir lainnya yang diidentifikasi per tahun sebelum dan setelah
berdasarkan penilaian kerentanan sebagai proyek proyek dilaksanakan
adaptasi yang dibutuhkan
¥ Air limbah yang diolah menurut
¥ Pengolahan air limbah standar yang tepat, Persentase
total limbah yang dicegah,
diminimalkan, digunakan kembali,
atau didaur ulang
Adaptasi ¥ Penelitian & Pengembangan atau pembuatan ¥ Jumlah fasilitas, sistem, dan
Perubahan infrastruktur dengan ketahanan lebih tinggi peralatan baru yang digunakan
Iklim terhadap dampak perubahan iklim, seperti untuk mendukung ketahanan
pengamatan iklim dan sistem peringatan dini iklim
¥ Pembiayaan proyek-proyek ketahanan iklim,
seperti sistem drainase, pencegahan banjir,
pertahanan banjir atau manajemen air hujan,
seperti lahan basah, tanggul penahan, waduk,
danau, pintu air, sistem drainase, terowongan
dan saluran, dan perlindungan dari tekanan
panas.
Gedung ¥ Mengembangkan gedung berwawasan lingkungan ¥ Persentase penggunaan
Berwawasan sesuai dengan standar Gold menurut Greenship energi yang
Lingkungan atau lebih tinggi, yang dikembangkan oleh Green dikurangi/dihindari vs data
Building Council Indonesia (GBC Indonesia) atau awal/kode gedung setempat
standar lainnya yang diakui nasional atau
¥ Estimasi gas rumah kaca per
internasional atau sertifikasi kinerja lingkungan
tahun yang dikurangi/dihindari
hidup, yang terdiri dari enam kategori:
vs data awal setempat/tingkat
- Tepat guna lahan sertifikasi awal setempat
- Efisiensi dan konservasi energi ¥ Tingkat sertifikasi per properti
- Konservasi air
- Sumber & siklus material
- Kualitas udara & kenyamanan udara
(Kesehatan dan Kenyamanan dalam
Ruang)
¥ Manajemen lingkungan bangunan
Pertanian ¥ Mengembangkan metode dan manajemen ¥ Jumlah hektare lahan pertanian
Berkelanjutan pertanian berkelanjutan, seperti sistem yang dikonversi untuk
pertanian tanpa bajak, rotasi tanaman untuk menggunakan praktik-praktik
pemencilan karbon, pemulihan tanah, dan pertanian berkelanjutan atau
penggunaan pestisida atau pupuk sintetis dalam jumlah sertifikasi pertanian
jumlah minimum atau nol. berkelanjutan baru
4
Page 147
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Tanggung Jawab Penerbit
BNI bertanggung jawab atas penyediaan informasi dan dokumentasi yang akurat terkait perincian proyek-proyek yang
didanai, termasuk keterangan tentang proyek, jumlah yang dialokasikan, dan dampak proyek.
Independensi dan Pengendalian Mutu
Sustainalytics, penyedia jasa penelitian dan pemeringkatan Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola terkemuka,
melaksanakan verifikasi penggunaan dana yang diperoleh dari obligasi berwawasan lingkungan BNI. Pekerjaan yang dilakukan
sebagai bagian dari penugasan ini mencakup pengumpulan dokumentasi dari BNI dan penelaahan dokumentasi tersebut untuk
menilai kesesuaian dengan Kerangka Kerja.
Sustainalytics mengandalkan informasi dan fakta-fakta yang disampaikan oleh BNI. Sustainalytics tidak bertanggung jawab dan
tidak dapat dimintai tanggung jawab atas pendapat, temuan, atau kesimpulan yang tidak akurat dalam laporan ini yang
disebabkan oleh data yang tidak benar atau tidak lengkap dari BNI.
Sustainalytics melakukan segala upaya untuk menjaga kualitas dan ketelitian pada tingkat tertinggi selama proses penilaian
yang dilakukan dan melibatkan Komite Penilaian Obligasi Keberlanjutan untuk melaksanakan pengawasan atas peninjauan ini.
5
Page 148
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Kesimpulan
Berdasarkan prosedur asurans terbatas yang dilaksanakan,4 selain dari pengecualian yang dinyatakan dalam Tabel 2 di bawah
ini, tidak ada hal-hal yang menjadi perhatian Sustainalytics, yang menyebabkan Sustainalytics meyakini bahwa proyek-proyek
yang ditinjau tidak sesuai, dalam segala hal yang material, dengan kriteria dana yang diperoleh dan komitmen pelaporan dalam
Kerangka Kerja. BNI telah mengungkapkan kepada Sustainalytics bahwa pada bulan Desember 2022, dari total Rp5 Triliun
yang diperoleh dari Obligasi Berwawasan Lingkungan 2022, 77,06% dari dana yang diperoleh telah dialokasikan untuk
pembiayaan kembali proyek-proyek yang memenuhi syarat sesuai dengan Kerangka Kerja, sementara 22,94% yang tersisa
dari dana yang diperoleh telah diinvestasikan dalam kegiatan-kegiatan di luar ruang lingkup Kerangka Kerja.
Temuan Terperinci
Tabel 2: Temuan Terperinci
Ketentuan Prosedur yang Temuan Faktual Kesalahan atau
Kerangka Dilaksanakan Penyimpangan
Kerja yang
Diidentifikasi
Verifikasi proyek-proyek yang
didanai oleh dana yang
Telah diidentifikasi pengecualian atas 22,94%
diperoleh dari Obligasi
dari dana yang diperoleh, karena tidak sesuai Satu pengecualian
Berwawasan Lingkungan 2022
Kriteria dengan kategori kelayakan berdasarkan teridentifikasi dalam
selama periode Juni 2022
Penggunaan kriteria Kerangka Kerja. BNI telah alokasi dana yang
hingga Mei 2023 untuk
Dana yang berkomitmen untuk melakukan re-alokasi diperoleh
menentukan apakah proyek-
Diperoleh atas dana yang diperoleh tersebut ke dalam
proyek tersebut sesuai
proyek-proyek yang memenuhi syarat pada
dengan kriteria Dana yang
semester kedua tahun 2023.
Diperoleh yang ditetapkan
dalam Kerangka Kerja dan
pada Tabel 1 di atas.
Verifikasi proyek-proyek
yang didanai oleh dana yang
diperoleh dari Obligasi
Berwawasan Lingkungan
2022 selama periode Juni
2022 hingga Mei 2023 untuk Seluruh proyek yang direviu
Kriteria menentukan apakah dampak melaporkan sekurang-kurangnya satu Tidak ada
Pelaporan proyek-proyek tersebut IKU untuk setiap kategori penggunaan
dilaporkan sesuai dengan dana yang diperoleh.
IKU yang ditetapkan dalam
Kerangka Kerja dan pada
Tabel 1 di atas. Untuk daftar
indikator dampak yang
dilaporkan, harap mengacu
ke Lampiran 2.
4 Proses asurans terbatas Sustainalytics mencakup pemeriksaan dokumentasi yang terkait dengan perincian proyek-proyek yang didanai, termasuk keterangan tentang proyek,
estimasi dan realisasi biaya dan dampak proyek-proyek tersebut, sebagaimana disampaikan oleh entitas penerbit, yang bertanggung jawab untuk menyediakan informasi yang
akurat. Sustainalytics tidak melakukan kunjungan lapangan ke proyek-proyek tersebut.
6
Page 149
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Lampiran
Lampiran 1: Alokasi yang Dilaporkan berdasarkan Kriteria Kelayakan
Pada bulan Juni 2022, BNI menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan dengan nilai pokok sebesar Rp5 Triliun (AS$33 juta).
Efek utang tersebut terbagi menjadi 2 Seri, yaitu seri A dengan total nilai pokok sebesar Rp4 Triliun (AS$26 juta) dan seri
B dengan total nilai pokok sebesar Rp1 Triliun (AS$6 juta).
Per Desember 2022, total nilai yang dialokasikan kepada Proyek yang Dinominasikan mencapai Rp3.853 miliar (AS$25 juta),
yang seluruhnya digunakan untuk melakukan pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Energi Terbarukan,
Transportasi Ramah Lingkungan, Gedung Berwawasan Lingkungan, Pengolahan Sampah menjadi Energi dan Manajemen
Limbah, dan Penggunaan Sumber Daya Alam dan Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan. Tabel di bawah ini menyajikan
perincian alokasi dana bersih yang diperoleh berdasarkan kategori.
Kategori Penggunaan Dana yang Diperoleh Nilai Alokasi (Miliar
Rp)
Energi Terbarukan 433
Transportasi Ramah Lingkungan 2.380
Gedung Berwawasan Lingkungan 398
Pengolahan Sampah menjadi Energi dan Manajemen Limbah 588
Penggunaan Sumber Daya Alam dan Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan 54
Total Dana yang Diperoleh yang dialokasikan 3.853
Lampiran 2: Dampak yang Dilaporkan berdasarkan Kriteria Kelayakan5
Kategori Proyek Berwawasan Dampak
Penggunaan Dana Lingkungan
yang Diperoleh
Energi Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga ¥ Emisi Gas Rumah Kaca yang dihindarkan per tahun
Surya6 (PLTS) (tCO2eq/tahun) = 3.037,99
¥ Energi yang dihasilkan per tahun (MWH) = 3.106,2
Pembangkit Listrik Tenaga ¥ Emisi Gas Rumah Kaca yang dihindarkan per tahun
Air Mini7 (PLTAM) (tCO2eq/tahun) = 26.686
¥ Energi yang dihasilkan per tahun (MWH) = 25.415
Pembangkit Listrik ¥ Emisi Gas Rumah Kaca yang dihindarkan per tahun
Tenaga Biogas8 (PLTB) (tCO2eq/tahun) = 24.863
¥ Energi yang dihasilkan per tahun (MWH) = 25.834
Transportasi Ramah Proyek Lintas Rel Terpadu ¥ Emisi Gas Rumah Kaca yang dihindarkan per tahun
Lingkungan (Light Rail Transit) Jabodebek (tCO2eq/tahun) = 109.823
¥ Penghematan energi per tahun (GJ) = 1.568.897
Gedung Berwawasan Gedung Komersial ¥ Tingkat Sertifikasi yang Dicapai = Emas
Lingkungan
¥ Emisi Gas Rumah Kaca yang dihindarkan per tahun
(tCO2eq/tahun) = 69.339
5 Informasi lebih lanjut mengenai proyek-proyek yang didanai oleh Obligasi Berwawasan Lingkungan 2022 dan dampak yang dilaporkan disajikan dalam Laporan Obligasi
Berwawasan Lingkungan BNI 2023 yang tersedia di situs web BNI pada laman Lingkungan Hidup, Sosial dan Tata Kelola: https://www.bni.co.id/en-us/company/bni-esg
6 Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya terletak di Jakarta (1 pembangkit listrik tenaga surya), Karawang (3 pembangkit listrik tenaga surya), Pulau Geranting, Pulau Akar, Pulau
Jaga, Pulau Nuja, Pulang Panjang dan Pulau Sebung di wilayah Kepulauan Riau dan pembangkit listrik tenaga surya tersebut masing-masing berkapasitas 1,60 MW, 1,55 MW, 0,288
MW, dan 0,6048 MW dan 0,54 MW.
7 BNI telah memberikan konfirmasi bahwa PLTAM beroperasi sesuai dengan aliran sungai.
8 BNI telah memberikan konfirmasi bahwa pembangkit listrik tenaga biogas menggunakan limbah kelapa sawit bersertifikasi RSPO.
7
Page 150
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Pengolahan Proyek untuk ¥ Jumlah sampah yang didaur ulang (Ton/tahun) = 150.410
Sampah menjadi pengolahan sampah
Energi dan yang meliputi limbah
Manajemen plastik9, limbah
Limbah aluminium, limbah
kertas, limbah
logam, limbah
kebun, dan limbah
organik
Penggunaan Proyek konsesi ¥ Estimasi jumlah hektare yang dilindungi dan/atau disertifikasi (Ha)
Sumber Daya hutan10 = 314.837
Alam dan
Penggunaan
Tanah yang
Berkelanjutan
Penafian
Hak Cipta ©2022 Sustainalytics. Hak cipta dilindungi undang-undang
Informasi, metodologi, dan pendapat yang tercantum atau tercermin dalam laporan ini merupakan hak milik Sustainalytics
dan/atau pemasok pihak ketiga Sustainalytics (Data Pihak Ketiga) dan dapat diberikan kepada pihak ketiga hanya dalam bentuk
dan format yang diungkapkan oleh Sustainalytics, atau dengan ketentuan disertai kutipan dan pengakuan yang tepat. Informasi,
metodologi, dan pendapat tersebut disediakan semata-mata sebagai informasi dan (1) bukan merupakan dukungan atas
produk atau proyek apa pun; (2) bukan merupakan nasihat investasi, nasihat keuangan, atau prospektus; (3) tidak dapat
diinterpretasikan sebagai penawaran atau indikasi untuk membeli atau menjual efek, untuk memilih proyek, atau melakukan
transaksi bisnis apa pun; (4) bukan merupakan penilaian atas kinerja ekonomi, kewajiban finansial, atau kelayakan kredit
penerbit; dan/atau (5) tidak dan tidak dapat dicantumkan dalam pengungkapan penawaran apa pun.
Informasi, metodologi, dan pendapat tersebut didasarkan ada informasi yang disediakan oleh penerbit dan dengan demikian
tidak dijamin sehubungan dengan kelayakan komersial, kelengkapan, akurasi, keterkinian, atau kesesuaian dengan tujuan
tertentu. Informasi dan data disediakan Òsebagaimana adanyaÓ dan mencerminkan pendapat Sustainalytics pada tanggal
penjelasan dan publikasinya. Sustainalytics tidak memiliki tanggung jawab atas kerugian yang timbul dari penggunaan informasi,
data, atau pendapat yang tercantum dalam laporan ini, dalam cara apa pun, kecuali diwajibkan secara tegas oleh hukum.
Rujukan kepada nama-nama pihak ketiga atau Data Ketiga dimaksudkan sebagai pengakuan sebagaimana mestinya atas
kepemilikan pihak ketiga dan bukan merupakan pemberian sponsor atau dukungan pada pemilik nama atau data tersebut.
Daftar penyedia data pihak ketiga Sustainalytics dan ketentuan penggunaannya masing-masing tersedia di situs web
Sustainalytics. Kunjungi http://www.sustainalytics.com/legal-disclaimers untuk informasi lebih lanjut.
Penerbit bertanggung jawab penuh untuk menjamin dan memastikan kepatuhan terhadap komitmen Penerbit, serta
pelaksanaan dan pemantauannya.
Dalam hal terjadi perbedaan antara versi Bahasa Inggris dan versi yang diterjemahkan, maka versi Bahasa Inggris yang berlaku.
9 BNI telah memberikan konfirmasi bahwa pengolahan plastik tidak melibatkan pengolahan plastik secara kimia.
10BNI telah menyampaikan bahwa proyek konsesi hutan merupakan reboisasi dengan rencana manajemen berkelanjutan bersertifikasi FSC yang melindungi dan menjaga spesies
pohon yang mampu menangkap dan menyimpan karbon dioksida juga beradaptasi dengan baik di lokasi yang bersangkutan.
8
Page 151
Reviu Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
Tentang Sustainalytics, Perusahaan Grup Morningstar
Sustainalytics, perusahaan grup Morningstar, merupakan firma riset, pemeringkat, dan data lingkungan hidup, sosial, dan tata
kelola terkemuka yang mendukung investor di seluruh dunia melalui pengembangan dan penerapan strategi investasi yang
bertanggung jawab. Selama lebih dari 30 tahun, firma berada di garis terdepan dalam mengembangkan solusi inovatif
berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan investor global yang senantiasa berkembang. Saat ini, Sustainalytics bekerja
sama dengan ratusan manajer aset dan dana pensiun terkemuka di dunia yang menggabungkan unsur Lingkungan Hidup,
Sosial, dan Tata Kelola serta informasi dan penilaian tata kelola dalam proses investasinya. Sustainalytics juga bekerja sama
dengan ratusan perusahaan dan perantara keuangannya untuk membantu mempertimbangkan keberlanjutan dalam kebijakan,
praktik, dan proyek modalnya. Dengan 17 kantor di seluruh dunia, Sustainalytics memiliki lebih dari 1.500 anggota staf,
termasuk lebih dari 500 analis dengan keahlian multi-disiplin yang beragam dalam lebih dari 40 kelompok industri.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.sustainalytics.com Atau hubungi kami di contact@sustainalytics.com
9
Page 152
Page 153
Laporan Keberlanjutan 2023
126 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Lembar Umpan Balik
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Laporan Keberlanjutan untuk memberikan gambaran atas
kinerja keberlanjutan dan penerapan keuangan berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Kami mengharapkan
masukan, kritik dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini.
Nama (bila berkenan) :
PROFIL Institusi/Perusahaan :
ANDA Surel :
Telp/Hp :
GOLONGAN PEMANGKU KEPENTINGAN
Pemegang
Pemerintah/OJK Nasabah Pegawai Pemasok
saham/investor
Lain-lain
Organisasi bisnis Media Serikat Pekerja Masyarakat
……………………
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah.
Ya Tidak
1. Laporan ini mudah dimengerti. ( ) ( )
2. Laporan ini bermanfaat bagi Anda. ( ) ( )
3. Laporan ini sudah memaparkan kinerja keberlanjutan secara jelas. Laporan ini ( ) ( )
sudah mengungkapkan topik-topik material yang relevan bagi Perseroan.
Saran lainnya untuk meningkatkan informasi dalam laporan ini ....................
Terima kasih atas partisipasi Anda.
Kami mengucapkan terima kasih atas kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan kemajuan laporan ini di tahun yang
akan datang. Pengembalian formulir dan hal lain terkait Laporan Keberlanjutan 2023 dapat disampaikan kepada:
Divisi Enterprise Risk Management
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Grha BNI, Lt.26
Jl. Jenderal Sudirman Kav.1 Jakarta 10220 Indonesia
Telepon : (62-21) 572 8544
Surel : esg@bni.co.id
Page 154
Laporan Keberlanjutan 2023
126 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kantor Pusat :
Grha BNI
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220, Indonesia
Phone & Fax
Solution Center : 1500 046
Phone : 021 - 2511 946 , 572 8387
Fax : 021 - 572 8295 , 572 8053 BNI
@BNI46
Online @BNI46
Website : bni.co.id BNI
Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.16 ×5
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.21
unresolved
org
PT BNI Multi
p.21
unresolved
org
PT Bank Mayora
p.25
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.31
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.31
unresolved
org
Bank Indonesia
p.44 ×5
unresolved
org
Bank Digital UMKM
p.53
unresolved
org
Bank KBMI IV
p.60
unresolved
org
Meteorologi
p.64
unresolved
org
Milik Desa
p.67
unresolved
org
Kota Nusantara
p.67
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.67 ×2
unresolved
org
Perkreditan Rakyat
p.69
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan
p.71
unresolved
org
Kementerian Pertanian
p.73
unresolved
org
Bank Goes
p.74 ×2
unresolved
org
Bank Digitalisasi KEJAR Terbaik
p.74
unresolved
org
Bank Sampah Program Ayo Menabung
p.74
unresolved
org
Bank Penggerak Keuangan Inklusif Bagi Penyandang
p.75
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.76
unresolved
org
Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih
p.77
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur
p.115
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.