Skip to content
Back to announcement

FS Telkom Bahasa YE 2023_Rilis.pdf

Financial statement Text extracted TLKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 119

Page 1
Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan entitas anaknya

Laporan keuangan konsolidasian
tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 2
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                          LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              TANGGAL 31 DESEMBER 2023
                DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                         BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




                                           DAFTAR ISI



                                                                        Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                         1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian             2

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                       3   -

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                4

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                               5-111
Page 3

          
Page 4
L aporan A uditor Indepe nden

Laporan No. 0 0 2 6 8 / 2.1 0 3 2 / AU.1 / 0 6 / 0 6 8 7-2 / 1 /III/ 2 0 2 4


Pe megang Saham, De wan K omisaris, dan Dire ksi
Pe rusaha an Pe rse roan (Perse ro) PT T ele komunikasi Indone sia Tbk

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Perusahaan”) dan entitas anaknya (secara kolektif disebut
sebagai “Grup”) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal
3 1 Desember 2 02 3 , serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian,
laporan perubahan ekuitas konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk
informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 3 1 Desember 2 0 2 3, se rta
kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian nya untuk tahun yang ber akhir pada tanggal
tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

B asis opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut
dalam paragraf Tanggung J awab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian
pada laporan kami. Kami independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang relevan
dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasa rkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang
telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami.

Hal audit ut am a

Hal audit utama adalah hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal audit
utama tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan konsolidasian
terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal
audit utama di bawah ini, penjelasan kami tentang bagaimana audit kami merespons hal tersebut
disampaikan dalam konteks tersebut.




                                                               i
Page 5
Laporan A udit or Inde pe nde n (lanjut an)

Laporan No. 00 2 6 8 / 2 .1 0 3 2 / AU.1 / 0 6 / 0 6 8 7-2 / 1 /III/ 2 0 2 4 (lanjutan)


Hal audit ut am a (lanjut an)

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang diuraikan dalam paragraf Tanggung J awab Auditor
terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami, termasuk sehubungan
dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk merespons penilaian kami atas risiko kesalahan
penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian terlampir. Hasil prosedur audit kami,
termasuk prosedur yang dilakukan untuk merespons hal audit utama di bawah ini, menyediakan
basis bagi opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terlampir.

Evaluasi atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi

Penjelasan atas hal audit utama:

Pada tanggal 3 1 Desember 2 0 2 3, saldo infrastruktur telekomunikasi konsolidasian adalah
sebesar Rp15 8 .5 1 6 miliar yang merupakan 5 5% dari total ase t konsolidasian. Seperti dibahas
dalam Catatan 2 y dan 1 1 pada laporan keuangan konsolidasian terlampir, Grup menelaah estimasi
umur manfaat aset tetap, termasuk infrastruktur telekomunikasi, setidaknya setiap tahun dan
estimasi tersebut dimutakhirkan jika ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnyakarena
perubahan ekspektasi tingkat keausan fisik, keusangan teknis atau keusangan komersial, dan
pembatasan hukum atau pembatasan lainnya atas penggunaan ase t tetap.

Audit atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi Grup merupakan hal yang
kompleks dan memerlukan pertimbanga n yang signifikan karena penentuan estimasi umur
manfaat mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk rencana bisnis str ategis, perkembangan
teknologi masa depan yang diharapkan, dan perilaku pasa r.

Respons audit:

Kami memeroleh pemahaman, dan mengevaluasi desain serta menguji efektivitas operasi, atas
pengendalian internal Grup dalam memperkirakan umur manfaat infrastruktur telekomunikasi.
Dalam hal ini termasuk diantaranya pengujian pengendalian penelaahan oleh manajemen dalam
memeriksa kelengkapan dan keakuratan data klasifikasi aset dan menilai ketepatan atas
pertimbangan mengenai data yang paling rele van untuk dipertimbangkan dalam menentukan
umur manfaat. Kami juga menguji pengendalian oleh manajemen atas analisis pembandingan,
termasuk kriteria pemilihan, atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi.

Untuk menguji apakah estimasi umur manfaat infrastuktur telekomunikasi yang digunakan oleh
manajemen adalah wajar, prosedur audit kami termasuk diantaranya memeroleh pemahaman
tentang strategi manajemen terkait penggantian aset dan menilai kewajaran asumsi-asumsi
dengan mempertimbangkan sumber eksternal, seperti perkembangan teknologi telekomunikasi,
perubahan permintaan pasar, tren ekonomi dan peraturan saat ini. Kami menilai apakah analisis
pembandingan estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi yang digunakan oleh
manajemen lengkap dan konsisten sesuai kriteria pemilihan, melalui pembandingan portofolio
sampel perusahaan publik di dalam industri telekomunikasi.

                                                             ii
Page 6
Laporan A udit or Inde pe nde n (lanjut an)

Laporan No. 00 2 6 8 / 2 .1 0 3 2 / AU.1 / 0 6 / 0 6 8 7-2 / 1 /III/ 2 0 2 4 (lanjutan)
Informasi lain

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang
tercantum dalam Laporan Tahunan Tahun 2 0 2 3 (“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan
konsolidasian terlampir dan laporan auditor independen kami. Laporan Tahunan diharapkan akan
tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor independen ini.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan
oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan
t ersebut.
Sehubungan dengan audit kami a tas laporan keuangan konsolidasian terlampir, tanggung jawab
kami adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dala m melaksanakannya,
memper timbangkan apakah Laporan Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material
dengan laporan keuangan konsolidasian terlampir atau pemahaman yang kami peroleh selama
audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang
tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

T anggung jawab manajeme n dan pihak y ang b er t anggung jawab a t as t a t a kelola t e rhadap
laporan keuangan konsolidasi an
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan
laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen bertanggung jawab untuk
menilai kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan,
sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan
basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup
atau menghentikan oper asi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Grup.
T anggung jaw ab audit or t e rhadap audit a t as laporan keuangan konsolidasian
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan
oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor independen yang
mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun agregat, dapa t diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasa rkan laporan keuangan
konsolidasian tersebut.

                                                            iii
Page 7
Laporan A udit or Inde pe nde n (lanjut an)

Laporan No. 00 2 6 8 / 2 .1 0 3 2 / AU.1 / 0 6 / 0 6 8 7-2 / 1 /III/ 2 0 2 4 (lanjutan)

T anggung jaw ab audit or t e rhadap audit a t as laporan keuangan konsolidasian (lanjut an)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasa rkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama
audit. Kami juga:
x   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajia n material dalam laporan keuangan
    konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecuranga n maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti
    audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terde teksinya suatu kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
    tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian atas
    pengendalian internal.
x   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang rele van dengan audit untuk
    mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
    menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Grup.

x   Mengevaluasi ketepa tan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manaje men.

x   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen
    dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material
    yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapa t menyebabkan keraguan signifikan atas
    kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami
    menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik
    perhatian dalam laporan auditor independen kami ke pengungkapan terkait dalam laporan
    keuangan konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, memodifikasi opini
    kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
    auditor independen kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
    Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
x   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian secara
    keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan konsolidasian
    mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai
    penyajian wajar.

x   Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas
    bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas laporan keuangan konsolidasian. Kami
    bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit grup. Kami tetap
    bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit kami.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara
lain, ruang lingkup dan sa at yang direncanakan atas audit se rta temuan audit signifikan, termasuk
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama
audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh hubungan, ser ta hal-hal lain yang dianggap
secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika rele van, pengamanan terkait.

                                                            iv
Page 8

          
Page 9
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         Tanggal 31 Desember 2023
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                           Catatan                     2023                  2022
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                         3,32,37                          29.007                   31.947
Aset keuangan lancar lainnya                                               4,32,37                           1.661                    1.349
Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian kredit ekspektasian
   Pihak berelasi                                                          5,32,37                           1.918                    1.620
   Pihak ketiga                                                             5,37                             8.749                    7.014
Aset kontrak                                                               6,32,37                           2.704                    2.457
Persediaan                                                                    7                                997                    1.144
Biaya kontrak                                                                 9                                653                      671
Klaim restitusi pajak dan pajak dibayar dimuka                               27                              1.928                    1.844
Aset lancar lainnya                                                         8,32                             7.996                    7.011
Jumlah Aset Lancar                                                                                          55.613                   55.057

ASET TIDAK LANCAR
Aset kontrak                                                                6,32                               26                        34
Investasi jangka panjang                                                     10                             8.162                     8.653
Biaya kontrak                                                                 9                             1.568                     1.741
Aset tetap                                                                11,32,35a                       180.755                   173.329
Aset hak-guna                                                                12a                           22.584                    20.336
Aset takberwujud                                                             14                             8.731                     8.302
Aset pajak tangguhan                                                         27f                            4.170                     4.117
Aset tidak lancar lainnya                                                 13,27,32                          5.433                     3.623
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                                  231.429                   220.135
JUMLAH ASET                                                                                               287.042                   275.192

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                          15,32,37                             585                      431
  Pihak ketiga                                                              15,37                           18.023                   18.026
Liabilitas kontrak                                                         17a,32                            6.848                    6.295
Utang lain-lain                                                              37                                441                      463
Utang pajak                                                                  27c                             4.525                    5.372
Beban yang masih harus dibayar                                            16,32,37                          13.079                   15.445
Deposit pada pelanggan                                                       32                              2.566                    2.382
Utang bank jangka pendek                                                  18a,32,37                          9.650                    8.191
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                 18b,32,37                         10.276                    8.858
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun                          12a,37                            5.575                    4.925
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                             71.568                   70.388

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                                  27f                                 841                   1.023
Liabilitas kontrak                                                         17b,32                             2.591                   1.561
Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja                                 31                               1.153                   1.031
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan
  pasca kerja lainnya                                                         30                           11.414                    10.272
Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                               19,32,37                        27.773                    27.331
Liabilitas sewa                                                             12a,37                         14.850                    13.736
Liabilitas lainnya                                                                                            290                       588
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                           58.912                    55.542
JUMLAH LIABILITAS                                                                                         130.480                   125.930

EKUITAS
Modal saham                                                                   21                              4.953                   4.953
Tambahan modal disetor                                                                                        2.711                   2.711
Komponen ekuitas lainnya                                                      22                              9.639                   9.697
Saldo laba
 Ditentukan penggunaannya                                                     29                           15.337                    15.337
 Belum ditentukan penggunaanya                                                                            103.104                    96.560
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk - bersih                                                                           135.744                   129.258
 Kepentingan nonpengendali                                                    20                           20.818                    20.004
JUMLAH EKUITAS                                                                                            156.562                   149.262
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                             287.042                   275.192

         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
                                                                    1
Page 10
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
          LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                     untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                               Catatan                 2023                     2022
PENDAPATAN                                                                      23,32                    149.216                   147.306

BIAYA DAN BEBAN
Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                            25,32                     (39.718)                 (38.184)
Beban penyusutan dan amortisasi                                               11,12a,14                   (32.663)                 (33.255)
Beban karyawan                                                                   24                       (15.927)                 (14.907)
Beban interkoneksi                                                               32                        (6.363)                  (5.440)
Beban umum dan administrasi                                                     26,32                      (6.099)                  (5.854)
Beban pemasaran                                                                  32                        (3.530)                  (3.929)
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan
 nilai wajar atas investasi                                                       10                          (748)                 (6.438)
Penghasilan lain-lain - bersih                                                                                 252                      26
Laba (rugi) selisih kurs - bersih                                                                              (36)                    256

LABA USAHA                                                                                                 44.384                   39.581

Penghasilan pendanaan                                                             32                         1.061                     878
Biaya pendanaan                                                                   32                        (4.652)                 (4.033)
Bagian laba (rugi) investasi jangka panjang pada entitas asosiasi                 10                             1                     (87)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                                             40.794                   36.339

(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                                 27d
  Pajak kini                                                                                                (8.796)                 (9.259)
  Pajak tangguhan                                                                                              210                     600
                                                                                                            (8.586)                 (8.659)

LABA TAHUN BERJALAN                                                                                        32.208                   27.680

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Selisih kurs penjabaran                                                           22                           (66)                   299
Perubahan nilai wajar investasi                                                   10                             2                      3
Bagian penghasilan (rugi) komprehensif lain entitas asosiasi                      10                            (1)                     1
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang tidak akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti - bersih                               30                        (1.389)                  1.464
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih                                                               (1.454)                  1.767

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                                    30.754                   29.447

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                     24.560                   20.753
 Kepentingan nonpengendali                                                        20                        7.648                    6.927
                                                                                                           32.208                   27.680
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
 diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                     23.083                   22.468
 Kepentingan nonpengendali                                                                                  7.671                    6.979
                                                                                                           30.754                   29.447
LABA PER SAHAM DASAR
 (dalam jumlah penuh)                                                             28
 Laba bersih per saham                                                                                     247,92                   209,49
 Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS)                                                         24.792,50                20.949,46




     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

                                                                    2
Page 11
                                                                         PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                                                              PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                                         (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                                     Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                                    Saldo laba
                                                                                                   Tambahan                                                    Belum
                                                                                      Modal          modal               Komponen          Ditentukan        ditentukan          Jumlah       Kepentingan      Jumlah
                            Uraian                                   Catatan          saham         disetor            ekuitas lainnya   penggunaannya     penggunaannya         bersih      nonpengendali     ekuitas
Saldo, 1 Januari 2022                                                                   4.953           2.711                    9.395           15.337            89.250         121.646            23.753     145.399
Investasi dari kepentingan nonpengendali
  untuk anak perusahaan tidak langsung yang baru didirikan                                   -               -                      -                 -                   -             -                45          45
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                                        -               -                      -                 -                   -             -                11          11
Dividen kas                                                             29                   -               -                      -                 -             (14.856)      (14.856)          (10.103)    (24.959)
Modal saham kepentingan nonpengendali yang diperoleh kembali            1e                   -               -                      -                 -                   -             -              (681)       (681)
Laba tahun berjalan                                                     20                   -               -                      -                 -              20.753        20.753             6.927      27.680
Penghasilan komprehensif lain - bersih                                                       -               -                    302                 -               1.413         1.715                52       1.767
Saldo, 31 Desember 2022                                                                  4.953           2.711                  9.697            15.337              96.560       129.258            20.004     149.262

Saldo, 1 Januari 2023                                                                    4.953           2.711                  9.697            15.337              96.560       129.258            20.004     149.262
Selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan nonpengendali
 pada entitas anak                                                                            -                  -                  6                  -                     -          6                 -           6
Penambahan setoran modal dari kepentingan nonpengendali
 pada entitas anak                                                      1e                   -               -                      -                 -                   -             -             2.955       2.955
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                                        -               -                      -                 -                   -             -                22          22
Dividen kas                                                             29                   -               -                      -                 -             (16.603)      (16.603)           (9.803)    (26.406)
Modal saham kepentingan nonpengendali yang diperoleh kembali            1e                   -               -                      -                 -                   -             -               (31)        (31)
Laba tahun berjalan                                                     20                   -               -                      -                 -              24.560        24.560             7.648      32.208
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih                                                -               -                    (64)                -              (1.413)       (1.477)               23      (1.454)
Saldo, 31 Desember 2023                                                                  4.953           2.711                  9.639            15.337             103.104       135.744            20.818     156.562




                                                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.


                                                                                                             3
Page 12
                                  PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                  LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                          Catatan                 2023                      2022
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI
 Penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain                                                         148.458                    146.268
 Penerimaan dari pendapatan bunga                                                                          1.049                        865
 Penerimaan restitusi pajak                                                                                  681                      2.411
 Pembayaran kas untuk beban                                                                              (53.410)                   (45.559)
 Pembayaran kas kepada karyawan                                                                          (16.116)                   (14.052)
 Pembayaran pajak penghasilan badan dan final                                                            (10.746)                    (8.465)
 Pembayaran beban bunga                                                                                   (4.748)                    (4.064)
 Pembayaran sewa jangka pendek dan bernilai rendah                           12a                          (3.770)                    (3.873)
 Pembayaran pajak pertambahan nilai - bersih                                                              (1.410)                      (515)
 Penerimaan kas lainnya - bersih                                                                             593                        338

Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi                                                     60.581                     73.354

ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
 Hasil dari klaim asuransi                                                   11                              199                        299
 Hasil dari penjualan aset tetap                                             11                              100                        526
 Penerimaan dividen dari entitas asosiasi                                                                     14                         17
 Pembelian aset tetap                                                       11,39                        (33.601)                   (35.138)
 Pembelian aset takberwujud                                                 14,39                         (2.817)                    (3.259)
 Penambahan investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                                (340)                    (1.401)
 Penempatan pada aset keuangan lancar lainnya - bersih                                                      (315)                      (854)
 (Penambahan) penurunan atas aset lainnya                                                                   (149)                       560

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi                                                  (36.909)                   (39.250)

ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
 Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya                                  18,19                         38.834                     35.958
 Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari pemegang
  saham nonpengendali                                                        1e                            2.961                         45
 Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya                                 18,19                        (35.323)                   (44.304)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  Perusahaan                                                                 29                          (16.603)                   (14.856)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  nonpengendali entitas anak                                                                              (9.803)                   (10.103)
 Pembayaran kewajiban sewa                                                   39                           (6.602)                    (6.896)
 Pembelian saham kembali pemegang saham
  entitas anak                                                               1e                              (31)                      (681)

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan                                                  (26.567)                   (40.837)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                                       (2.895)                    (6.733)

DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN
 SETARA KAS                                                                                                  (44)                      370

PENYISIHAN KERUGIAN KREDIT EKSPEKTASIAN                                                                       (1)                        (1)

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                            3                           31.947                     38.311

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                                           3                           29.007                     31.947




         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.




                                                                    4
Page 13
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM

     a. Pendirian dan informasi umum

       Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Perusahaan”) pada mulanya
       merupakan bagian dari “Post en Telegraafdienst”, yang didirikan dan beroperasi secara komersial
       pada tahun 1884 berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7 tanggal 27 Maret
       1884 dan diumumkan dalam Berita Negara Hindia Belanda No. 52 tanggal 3 April 1884.

       Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status Perusahaan diubah
       menjadi perseroan terbatas milik negara (“Persero”). Entitas induk terakhir Perusahaan adalah
       Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) (Catatan 21).

       Perusahaan didirikan berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H. No. 128 tanggal 24 September
       1991. Akta pendirian tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan
       Surat Keputusan No. C2-6870.HT.01.01.Th.1991 tanggal 19 November 1991 dan diumumkan dalam
       Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tanggal 17 Januari 1992, Tambahan No. 210. Anggaran
       Dasar Perusahaan telah beberapa kali diubah, dengan perubahan terakhir dilakukan sehubungan
       dengan kebutuhan Perusahaan untuk melakukan penyesuaian kegiatan usaha dalam Anggaran
       Dasar dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020.

       Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan di atas sebagaimana dituangkan dalam Akta Notaris
       Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. No. 37 tanggal 22 Juni 2022. Perubahan telah diterima dan disetujui oleh
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Keputusan
       Menkumham No. AHU-0044650.AH.01.02. Tahun 2022 tanggal 29 Juni 2022 tentang Persetujuan
       Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan (Persero)
       PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
       melakukan usaha di bidang penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta
       optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perusahaan untuk menghasilkan barang
       dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan
       guna meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsip Perseroan Terbatas. Untuk
       mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha yang
       secara umum meliputi:

       i.    Usaha utama:
             (a) Merencanakan,      membangun,     menyediakan,   mengembangkan,      mengoperasikan,
                 memasarkan/menjual/menyewakan, dan memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika
                 dalam arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.
             (b) Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan/menjual, dan meningkatkan
                 layanan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
                 memperhatikan peraturan perundang-undangan.
             (c) Melakukan investasi, termasuk penyertaan modal pada perusahaan lainnya sejalan dengan
                 dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.

       ii. Usaha penunjang:
           (a) Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan
               telekomunikasi dan informatika.
           (b) Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki
               Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap dan aset bergerak, fasilitas sistem informasi,
               fasilitas pendidikan dan pelatihan, serta fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.
           (c) Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka optimalisasi sumber daya informatika,
               komunikasi atau teknologi yang dimiliki oleh pihak lain pelaku industri informatika, dan
               komunikasi dan teknologi sejalan dengan dan untuk mencapai maksud dan tujuan
               Perusahaan.




                                                    5
Page 14
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)

       Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, dengan alamat di Jalan
       Japati No. 1, Bandung.

        Perusahaan memiliki beberapa izin penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa dari Pemerintah yang
        berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas selama Perusahaan tunduk pada ketentuan
        perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan ketentuan sebagaimana tercantum dalam
        izin-izin tersebut. Untuk setiap izin yang diterbitkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika
        (“Menkominfo”), evaluasi dilakukan setiap tahun dan evaluasi menyeluruh dilakukan setiap lima tahun.
        Perusahaan wajib menyampaikan laporan atas penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa berdasarkan
        izin-izin tersebut di atas setiap tahun kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
        Informatika (“DJPPI”), sebelumnya adalah Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (“DJPT”).

        Laporan tersebut meliputi beberapa informasi, seperti kemajuan pengembangan jaringan, pencapaian
        standar kualitas jasa, jumlah pelanggan, pembayaran biaya atas hak penyelenggaraan, dan kontribusi
        pelayanan universal. Sementara, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik, jasa interkoneksi
        internet, dan jasa akses internet, terdapat tambahan informasi yang dipersyaratkan, seperti kinerja
        operasi, segmen pelanggan, lalu lintas, dan pendapatan bruto.

        Rincian izin-izin tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                             Tanggal penetapan/
                      Izin                     No. Izin                Jenis jasa              perpanjangan
       Izin penyelenggaraan jasa       127/KEP/DJPPI/           Jasa internet teleponi            30 Maret 2016
           internet teleponi untuk       KOMINFO/3/2016           untuk keperluan publik
           keperluan publik
       Izin penyelenggaraan jasa       2176/KEP/M.KOMINFO/      Jasa akses internet           30 Desember 2016
           akses internet                12/2016
       Izin penyelenggaraan jasa       1040/KEP/M.KOMINFO/      Jasa penyediaan konten              16 Mei 2017
           penyediaan konten            16/2017
       Izin penyelenggaraan jasa       1004/KEP/M.KOMINFO/      Jasa interkoneksi internet    26 Desember 2018
           interkoneksi internet         2018
       Izin penyelenggaraan jasa       046/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan sistem                  3 Agustus 2020
           sistem komunikasi data        02/2020                  komunikasi data
       Izin penyelenggaran jasa        022/KEP/M.KOMINFO/       Jasa multimedia layanan         25 Februari 2021
           untuk kategori layanan        02/2021                  IPTV
           IPTV
       Izin penerbit uang elektronik   Izin Bank Indonesia      Penerbit uang elektronik             1 Juli 2021
           dan penyelenggara              23/587/DKSP/Srt/B       dan penyelenggara
           transfer dana                                          transfer dana
       Izin penyelenggaraan            073/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                  23 Agustus 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           langsung jarak jauh                                    langsung jarak jauh
       Izin penyelenggaraan            082/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                   8 Oktober 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           internasional                                          internasional
       Izin penyelenggaraan            094/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                 9 Desember 2021
           jaringan tetap tertutup       02/2021                  tertutup
       Izin penyelenggaran jaringan    095/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap lokal           9 Desember 2021
           tetap lokal berbasis          02/2021                  berbasis circuit
           circuit switched                                       switched dan packet
                                                                  switched




                                                        6
Page 15
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Corporate Secretary, Internal Audit, dan
        Karyawan

         i. Dewan Komisaris dan Direksi
            Berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
            yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 23 Juni 2023
            dan No. 34 tanggal 18 Juni 2021, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada
            tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                                                2023                                        2022
            Komisaris Utama/                                        Bambang Permadi                             Bambang Permadi
            HIDDEN_ROW
             Komisaris Independen                                     Soemantri Brojonegoro                       Soemantri Brojonegoro
            Komisaris Independen                                    Wawan Iriawan                               Wawan Iriawan
            Komisaris Independen                                    Bono Daru Adji                              Bono Daru Adji
            Komisaris Independen                                    Abdi Negara Nurdin*                         Abdi Negara Nurdin
            Komisaris                                               Arya Mahendra Sinulingga                    Arya Mahendra Sinulingga
            Komisaris                                               Marcelino Rumambo Pandin                    Marcelino Rumambo Pandin
            Komisaris                                               Ismail                                      Ismail
            Komisaris                                               Rizal Mallarangeng                          Rizal Mallarangeng
            Komisaris                                               Isa Rachmatarwata                           Isa Rachmatarwata
            Komisaris                                               Silmy Karim                                 -
            Direktur Utama                                          Ririek Adriansyah                           Ririek Adriansyah
            Direktur Enterprise & Business Service                  F.M. Venusiana R.                           F.M. Venusiana R.
            Direktur Digital Business                               Muhamad Fajrin Rasyid                       Muhamad Fajrin Rasyid
            Direktur Human Capital Management                       Afriwandi                                   Afriwandi
            Direktur Keuangan dan
             Manajemen Risiko                                        Heri Supriadi                              Heri Supriadi
            Direktur Network & IT Solution                           Herlan Wijanarko                           Herlan Wijanarko
            Direktur Strategic Portfolio                             Budi Setyawan Wijaya                       Budi Setyawan Wijaya
            Direktur Wholesale &
             International Services                                  Bogi Witjaksono                            Bogi Witjaksono
            Direktur Group Business Development                      Honesti Basyir                             -
            Direktur Consumer Service                                -                                          F.M. Venusiana R.
            * Berdasarkan Surat Pemberitahuan VP Investor Relations No. Tel.03/LP 000/DCI-M0200000/2024 tanggal 19 Januari 2024 tentang Pengunduran
              Diri Komisioner Independen Perusahaan, Bapak Abdi Negara Nurdin tidak lagi menjabat secara efektif sebagai Komisaris Independen Perusahaan.

         ii. Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit
           Susunan Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit Perusahaan pada tanggal
           31 Desember 2023 dan 2022, masing-masing adalah sebagai berikut:
                                                                               2023                     2022
            Ketua                                                   Bono Daru Adji           Bono Daru Adji
            Anggota                                                 Bambang Permadi          Bambang Permadi
                                                                     Soemantri Brojonegoro    Soemantri Brojonegoro
            Anggota                                                 Wawan Iriawan            Wawan Iriawan
            Anggota                                                 Abdi Negara Nurdin*      Abdi Negara Nurdin
            Anggota                                                 Emmanuel Bambang Suyitno Emmanuel Bambang Suyitno
            Anggota                                                 Edy Sihotang             Edy Sihotang
            Corporate Secretary                                     Anetta Hasan             R. Achmad Faisal
            Internal Audit                                          Daru Mulyawan            Daru Mulyawan
           * Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite
             Audit Perusahaan, Bapak Abdi Negara Nurdin tidak lagi menjabat secara efektif sebagai anggota Komite Audit Perusahaan.

        iii. Karyawan

            Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak (secara kolektif disebut “Grup”) pada tanggal
            31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah 20.605 orang dan 20.951 orang (tidak
            diaudit).
                                                7
Page 16
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran umum efek Perusahaan

      Jumlah saham Perusahaan sesaat sebelum penawaran umum perdana (Initial Public Offering
      atau “IPO”) adalah 8.400.000.000, yang terdiri dari 8.399.999.999 saham Seri B dan 1 saham Seri A
      Dwiwarna yang seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah. Pada tanggal 14 November 1995, Pemerintah
      menjual saham Perusahaan yang terdiri dari 933.333.000 saham baru Seri B dan 233.334.000 saham
      Seri B milik Pemerintah kepada masyarakat melalui IPO di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), dan
      penawaran dan pencatatan di Bursa Efek New York (“NYSE”) dan Bursa Efek London (“LSE”) atas
      700.000.000 saham Seri B milik Pemerintah dalam bentuk American Depositary Shares (“ADS”).
      Terdapat 35.000.000 ADS dan masing-masing ADS mewakili 20 saham Seri B pada saat itu.

      Pada bulan Desember 1996, Pemerintah menjual saham Perusahaan sebanyak 388.000.000 saham
      Seri B dan selanjutnya pada tahun 1997, Pemerintah membagikan 2.670.300 saham Seri B sebagai
      insentif bagi para pemegang saham Perusahaan yang tidak menjual sahamnya selama satu tahun
      terhitung sejak tanggal IPO. Pada bulan Mei 1999, Pemerintah kembali menjual 898.000.000 saham
      Seri B.

      Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, pada
      RUPST Perusahaan tanggal 16 April 1999, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk
      meningkatkan modal ditempatkan yang berasal dari kapitalisasi sebagian tambahan modal disetor
      melalui pembagian saham bonus sejumlah 746.666.640 lembar saham. Pembagian saham bonus
      kepada para pemegang saham Perusahaan dilakukan pada bulan Agustus 1999. Pada tanggal 16
      Agustus 2007, Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas telah diamendemen
      dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang berlaku
      efektif pada tanggal yang sama. Pemberlakuan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tidak berdampak
      terhadap penawaran umum efek Perusahaan. Perusahaan telah memenuhi ketentuan Undang-
      Undang tersebut.

      Pada bulan Desember 2001, Pemerintah menjual 1.200.000.000 saham atau 11,9% dari jumlah
      saham Seri B yang beredar. Pada bulan Juli 2002, Pemerintah kembali menjual 312.000.000 saham
      atau 3,1% dari jumlah saham Seri B yang beredar.

      Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris A. Partomuan Pohan,
      S.H., LLM. No. 26 tanggal 30 Juli 2004, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan
      saham Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 2. Untuk 1 saham Seri A
      Dwiwarna dengan nilai nominal Rp500 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai
      nominal Rp250 dan 1 saham Seri B dengan nilai nominal Rp250. Jumlah modal saham dasar
      Perusahaan setelah pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 39.999.999.999
      saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B, dan jumlah
      modal saham ditempatkan Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan
      10.079.999.639 saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B.
      Setelah pemecahan saham, setiap ADS mewakili 40 saham Seri B.

      Pada Rapat Umum Luar Biasa (“RUPSLB”) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2005
      dan RUPST pada tanggal 29 Juni 2007, 20 Juni 2008, dan 19 Mei 2011, para pemegang saham
      Perusahaan menyetujui masing-masing rencana tahap I, II, III, dan IV program Perusahaan untuk
      membeli kembali saham Seri B yang telah diterbitkan.

      Selama periode 21 Desember 2005 sampai dengan 20 Juni 2007, Perusahaan telah melakukan
      pembelian kembali 211.290.500 saham dari publik (program pembelian kembali saham tahap I). Pada
      tanggal 30 Juli 2013, Perusahaan telah menjual seluruh saham tersebut.




                                                  8
Page 17
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran umum efek Perusahaan (lanjutan)

       Pada RUPST tanggal 19 April 2013, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
       M.Kn., No. 38 tanggal 19 April 2013, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
       Perusahaan atas saham treasuri yang diakuisisi dalam tahap III. Berdasarkan keputusan RUPST
       Perusahaan tanggal 19 April 2013 yang dinyatakan dalam Akta Notaris No. 38 tanggal 19 April 2013
       oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan saham
       Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 5. Untuk 1 saham Seri A Dwiwarna
       dengan nilai nominal Rp250 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal Rp50
       dan 4 saham Seri B dengan nilai nominal Rp50. Jumlah modal saham dasar Perusahaan setelah
       pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 399.999.999.999 saham Seri B. Jumlah modal saham ditempatkan
       Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 100.799.996.399 saham Seri B. Setelah pemecahan saham, setiap ADS
       mewakili 200 saham Seri B. Efektif tanggal 26 Oktober 2016, Perusahaan melakukan perubahan rasio
       Depositary Receipt dari 1 ADS mewakili 200 saham Seri B menjadi 1 ADS mewakili 100 saham
       Seri B. Informasi laba bersih per ADS pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya
       konsolidasian telah disesuaikan dengan perubahan rasio ini.

      Pada tanggal 16 Mei dan 5 Juni 2014, Perusahaan telah melakukan pembatalan pencatatan pada
      Bursa Efek Tokyo (“TSE”) dan delisting pada LSE.

      Pada tanggal 21 Desember 2015, Perusahaan menjual sisa saham treasuri tahap III.

      Pada tanggal 29 Juni 2016, Perusahaan menjual saham treasuri tahap IV.

      Pada RUPST tanggal 27 April 2018, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
      M.Kn., No. 35 tanggal 15 Mei 2018, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
      pengalihan saham hasil pembelian kembali melalui penarikan kembali sejumlah 1.737.779.800
      saham yang merupakan seluruh saham yang telah dibeli kembali oleh Perusahaan, dengan cara
      pengurangan modal ditempatkan dan disetor dari semula sebesar Rp5.040 miliar menjadi sebesar
      Rp4.953 miliar. Dengan demikian, guna memenuhi ketentuan Pasal 33 Undang-Undang
      No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pada RUPST telah disetujui pengurangan modal
      dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp20.000 miliar menjadi sebesar Rp19.500 miliar , sehingga
      jumlah modal saham dasar Perusahaan menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 389.999.999.999
      saham Seri B.

      Pada tanggal 31 Desember 2023, seluruh saham Seri B Perusahaan telah dicatatkan pada BEI dan
      39.734.520 ADS atau setara dengan 3.973.451.980 lembar saham Seri B telah dicatatkan pada NYSE
      (Catatan 21).

      Pada tanggal 16 Juni 2015, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahap I Tahun
      2015 masing-masing sebesar Rp2.200 miliar untuk Seri A yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun,
      Rp2.100 miliar untuk Seri B yang berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun, Rp1.200 miliar untuk Seri C
      yang berjangka waktu 15 (lima belas) tahun, dan Rp1.500 miliar untuk Seri D yang berjangka waktu
      30 (tiga puluh) tahun dan masing-masing telah dicatatkan di BEI (Catatan 19b).




                                                  9
Page 18
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak

       Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah mengkonsolidasikan laporan keuangan
       semua entitas anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, sebagai berikut (Catatan
       2b dan 2d):

       i.     Entitas anak dengan kepemilikan langsung:

                                                                              Tahun
                                                                            dimulainya                                 Jumlah aset sebelum
                                                                              operasi    Persentase kepemilikan*             eliminasi
                   Entitas anak                   Jenis usaha               komersial      2023          2022           2023           2022
              PT Telekomunikasi         Jasa jaringan, layanan                 1995              70            65        112.966       100.991
               Selular                    telekomunikasi seluler,
               (“Telkomsel”)**            fixed broadband, dan IPTV

              PT Dayamitra              Penyewaan menara                      1995               72               72      57.010       56.072
               Telekomunikasi Tbk.       telekomunikasi dan jasa
               (“Mitratel”)              penunjang digital untuk
                                         mobile infrastructure

              PT Multimedia             Jasa jaringan telekomunikasi          1998              100              100      18.457       18.710
               Nusantara                  dan multimedia
               (“Metra”)

              PT Telekomunikasi         Jasa telekomunikasi dan               1995              100              100      15.175       13.949
               Indonesia                  informasi internasional
               International
               (“Telin”)

              PT Telkom Satelit         Telekomunikasi -                      1996              100              100       7.938        6.470
               Indonesia                 menyediakan sistem
               (“Telkomsat”)             komunikasi satelit, jasa
                                         dan sarana terkait

              PT Sigma Cipta            Jasa konsultasi piranti               1988              100              100       7.616        8.522
               Caraka                     keras dan piranti lunak
               (“Sigma”)                  komputer

              PT Graha Sarana           Pembangunan, perdagangan,             1982              100              100       5.614        5.865
               Duta                      jasa, dan pengangkutan
               ("GSD")                   darat

              PT Telkom Akses           Pembangunan, jasa dan                 2013              100              100       4.777        5.308
               (“Telkom Akses”)          perdagangan bidang
                                         telekomunikasi

              PT Telkom Data            Data center                           1996              100              100       4.059        3.202
               Ekosistem
               (“TDE”)

              PT Metra-Net              Jasa portal multimedia                2009              100              100       1.654        1.731
               (“Metra-Net”)

              PT Infrastruktur          Pembangunan, jasa dan                 2014              100              100       1.261        1.360
               Telekomunikasi            perdagangan bidang
               Indonesia                 telekomunikasi
               (“Telkom Infra”)

              PT PINS Indonesia         Perdagangan perangkat                 1995              100              100         775          797
               (“PINS”)                  telekomunikasi

              PT Napsindo Primatel      Telekomunikasi -                      1999;              60               60           5            5
               Internasional             menyediakan Network,                berhenti
               (“Napsindo”)              Access Point ("NAP"),              beroperasi
                                         Voice Over Data ("VOD"),             pada
                                         dan jasa terkait lainnya            tanggal
                                                                            13 Januari
                                                                              2006

              PT Telkom                 Jasa jaringan                      belum                100                -           0             -
               Infrastruktur              telekomunikasi                beroperasi***
               Indonesia                  dan informasi
               (“Infraco”)

              *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
              **Lihat Catatan 1e untuk rincianpenjelasan atas perubahan kepemilikan Perusahaan pada Telkomsel.
              ***Mulai beroperasi komersial pada tahun 2024.
              Semua entitas anak dengan kepemilikan langsung berdomisili di Indonesia.

                                                                       10
Page 19
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.     Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung:

                                                                              Tahun
                                                                            dimulainya                                        Jumlah aset sebelum
                                                                              operasi        Persentase kepemilikan*                eliminasi
                       Entitas anak                   Jenis usaha           komersial          2023          2022               2023          2022
                PT Metra Digital               Jasa perdagangan                2013                 100           100              8.556        9.019
                 Investama                       informasi dan
                 (“MDI”)                         teknologi multimedia,
                                                 hiburan, dan
                                                 investasi

                Telekomunikasi                 Investasi dan layanan            2010                  100             100          3.842       2.981
                 Indonesia                       telekomunikasi
                 International Ltd.
                 ("Telin Hong Kong"),
                 berdomisili di Hong Kong

                Telekomunikasi                 Telekomunikasi dan               2008                  100             100          3.499       3.678
                 Indonesia                      jasa terkait
                 International Pte. Ltd.
                 ("Telin Singapore"),
                 berdomisili di Singapura

                PT Infomedia                   Jasa layanan                     1984                  100             100          2.248       2.268
                 Nusantara                       contact center dan
                 (“Infomedia”)                   content directory

                PT Telkom Landmark             Jasa pengembangan                2012                   55              55          1.986       2.100
                 Tower                           dan manajemen
                 (“TLT”)                         properti

                PT Finnet Indonesia            Jasa teknologi                   2006                   60              60          1.761       1.248
                 (“Finnet”)                      informatika

                PT Persada Sokka               Penyewaan menara                 2008                  100             100          1.622       1.401
                 Tama                           telekomunikasi dan
                 ("PST")                        jasa telekomunikasi
                                                lainnya

                PT Nuon Digital Indonesia      Jasa penjualan                   2010                  100             100          1.194       1.199
                 (“Nuon”)                        konten digital

                Telekomunikasi                 Jasa telekomunikasi,             2012                  100             100          1.082         836
                 Indonesia                       jaringan, mobile,
                 International                   internet, dan data
                 (TL) S.A.
                 ("Telkomcel"),
                 berdomisili di Timor Leste

                PT Telkomsel Mitra             Jasa konsultan                   2019                  100             100          1.030         945
                 Inovasi                         manajemen bisnis
                 (“TMI”)                         dan investasi

                PT Metra Digital Media         Jasa informasi                   2013                  100             100           993          986
                 (“MD Media”)                    telekomunikasi dan
                                                 informasi lainnya

                PT Telkomsel Ekosistem         Jasa konsultasi                  2021                  100             100           777          807
                 Digital                         manajemen bisnis
                 ("TED")                         dan investasi, dan/atau
                                                 penyertaan modal
                                                 pada perusahaan lain

                PT Administrasi                Jasa administrasi                2002                  100             100           757          632
                 Medika                          asuransi kesehatan
                 (“Ad Medika”)

                PT Teknologi Data              Jasa telekomunikasi              2013                   60             100           606            7
                 Infrastruktur                   dan data center
                 (“TDI”)



                *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
                Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                           11
Page 20
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.     Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):

                                                                           Tahun
                                                                         dimulainya                                           Jumlah aset sebelum
                                                                           operasi         Persentase kepemilikan*                  eliminasi
                       Entitas anak                Jenis usaha           komersial           2023          2022                2023           2022
                TS Global                     Jasa satelit                  1996                   70            70                 420            566
                 Network Sdn. Bhd.
                 (“TSGN”),
                 berdomisili di Malaysia

                PT Swadharma                  Jasa pengisian kas              2001                   51              51            397            458
                 Sarana Informatika             dan pemeliharaan
                 (“SSI”)                        ATM

                PT Digital Aplikasi Solusi    Jasa sistem                     2014                 100              100            341            384
                 ("Digiserve")                  komunikasi

                PT Graha Telkomsigma          Jasa pengelolaan                1999                 100              100            333            190
                 ("GTS")                        dan konsultasi

                PT Nusantara Sukses           Jasa dan                        2014                 100              100            292            301
                 Investasi                      perdagangan
                 (“NSI”)

                PT Graha Yasa Selaras         Jasa pariwisata dan             2012                   51              51            290            285
                 (”GYS”)                        perhotelan

                PT Nutech Integrasi           Jasa penyedia sistem            2001                   60              60            227            273
                 (“Nutech”)                     integrator

                Telekomunikasi                Jasa telekomunikasi             2014                 100              100            212            294
                 Indonesia                      dan informasi
                 International (USA) Inc.
                 (“Telin USA”),
                 berdomisili di
                 Amerika Serikat

                PT Collega Inti Pratama       Perdagangan dan                 2001                   70              70            191            173
                 ("CIP")                       jasa

                PT Media Nusantara            Jasa konsultasi piranti         2012                   55              55            136            116
                 Data Global                    keras, piranti lunak
                 ("MNDG")                       komputer, data center,
                                                dan internet exchange

                Telekomunikasi                Jasa telekomunikasi             2013                   70              70            125            125
                 Indonesia International        dan informasi
                 (Malaysia) Sdn. Bhd.
                 (”Telin Malaysia”),
                 berdomisili di Malaysia

                Telekomunikasi                Jasa telekomunikasi             2013                 100              100              67            33
                 Indonesia                      dan informasi
                 International
                 (Australia) Pty. Ltd.
                 (“Telin Australia”),
                 berdomisili di Australia

                PT Metra TV                   Jasa penyiaran                  2013                 100              100              50            34
                 ("Metra TV")                   berlangganan

                PT Pojok Celebes              Usaha pariwisata                2008                 100              100              44            33
                 Mandiri
                 ("PCM")

                PT Bosnet Distribution        Perdagangan dan                 2012                   60              60              40            36
                 Indonesia                     jasa konsultasi
                 ("BDI")

                * Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
                Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                         12
Page 21
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.     Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):
                                                                        Tahun
                                                                     dimulainya                                          Jumlah aset sebelum
                                                                       operasi        Persentase kepemilikan*                 eliminasi
                       Entitas anak               Jenis usaha        komersial           2023         2022               2023            2022
                PT Metraplasa                  Jasa jaringan dan        2012;                  60          60                  30               30
                 (“Metraplasa”)                  e-commerce            berhenti
                                                                     beroperasi
                                                                     pada bulan
                                                                    Oktober 2020

                NeutraDC                       Data center             belum                   100             -                   -             -
                 Singapore Pte. Ltd.                                beroperasi***
                 (“NeutraDC Singapore”)
                 berdomisili di Singapura
                * Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
                ***Mulai beroperasi komersial pada tahun 2024.
                Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.


     e. Informasi penting lainnya

        i. Telkomsel
              Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan telah menandatangani Akta Pemisahan Segmen Usaha
              IndiHome ke Telkomsel melalui Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 140 yang telah disetujui
              berdasarkan RUPST 2023 sesuai dengan Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 35 tanggal
              23 Juni 2023. Nilai bisnis IndiHome yang dipisahkan adalah Rp58.250 miliar. Bersamaan dengan
              pemisahan IndiHome tersebut, pemegang saham minoritas Telkomsel, yaitu Singapore Telecom
              Mobile Pte. Ltd. (“Singtel“) juga memutuskan untuk turut melakukan penyertaan modal dengan
              melakukan setoran secara tunai kepada Telkomsel sebesar Rp2.713 miliar. Atas transaksi ini,
              sejak 1 Juli 2023, kepemilikan efektif Perusahaan di Telkomsel meningkat dari 65% menjadi 69,9%
              dan kepemilikan Singtel di Telkomsel terdilusi dari 35% menjadi 30,1%.

        ii. Mitratel
               (a) Pada tanggal 2 Juni 2022, Mitratel mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali
                   saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.000 miliar. Periode pembelian kembali
                   saham Mitratel adalah selama tiga bulan dari tanggal 2 Juni 2022 sampai dengan tanggal
                   2 September 2022. Mitratel telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 885.200.000
                   lembar saham atau setara dengan Rp681 miliar. Pada tanggal 6 Maret 2023, Mitratel kembali
                   mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah sebanyak-
                   banyaknya Rp1.500 miliar. Periode pembelian kembali saham Mitratel dimulai dari tanggal
                   14 April 2023. Pada tanggal 31 Desember 2023 Mitratel telah melakukan pembelian kembali
                   saham sebanyak 47.700.000 lembar saham atau setara dengan Rp31 miliar.
               (b) Pada tanggal 1 Maret 2023, Mitratel dengan PT Indosat Tbk. (“Indosat”) menandatangani
                   Sertifikat Penyelesaian Penjual atau Seller Closing Certificate untuk transaksi akuisisi 997
                   menara telekomunikasi milik Indosat senilai Rp1.648 miliar. Mitratel dan Indosat juga
                   menyepakati penyewaan kembali oleh Indosat atas slot pada menara telekomunikasi tersebut
                   sebanyak 983 site selama 10 tahun masa sewa. Selain itu, Indosat juga telah menyepakati
                   untuk memberikan pesanan 3.500 kolokasi baru selama 3 tahun ke depan dengan Mitratel
                   membayar kompensasi sebesar Rp473 miliar sebagai komitmen dan sampai tanggal
                   31 Desember 2023, Mitratel telah melakukan pembayaran sebesar Rp406 miliar.
               (c) Pada tanggal 24 November 2023, Mitratel melakukan akuisisi atas 803 menara milik
                   PT Gametraco Tunggal senilai Rp1.753 miliar.

        iii. Sigma
              Berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn. No. 120 tanggal 19 April 2022, Perusahaan
              melakukan transaksi pengambilalihan saham Sigma sehingga kepemilikan langsung Perusahaan
              pada Sigma menjadi 56,39% dan menyebabkan terdilusinya porsi kepemilikan Metra menjadi
              43,61%.
                                                     13
Page 22
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     e. Informasi penting lainnya (lanjutan)

          iv. NeutraDC Singapore

              Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapore (“ACRA”), TDE
              mendirikan NeutraDC Singapore yang berkedudukan di Singapura pada tanggal 7 Desember
              2023, dengan jumlah saham sebanyak 1 lembar saham dengan nilai par sebesar SGD 1.

          v. Infraco

              Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H. No. 26 tanggal 8 Desember 2023, Perusahaan
              mendirikan PT Telkom Infrastruktur Indonesia (“Infraco”).

          vi. TDI

              Berdasarkan Akta Jimmy Tanal, SH., MKn No. 201 tanggal 25 Oktober 2023, menyetujui
              penerbitan 4.825.932 lembar saham baru dengan harga nominal per lembar saham sebesar
              Rp104.438, yang diambil bagiannya oleh PT Telkom Data Ekosistem sebanyak 2.451.319 lembar
              saham atau sebesar Rp256 miliar, ST Dynamo ID Pte, Ltd. sebanyak 2.077.787 lembar saham
              atau sebesar Rp217 miliar dan PT Medco Power Indonesia sebanyak 296.826 lembar saham
              atau sebesar Rp31 miliar.

              Penambahan modal ini menyebabkan kepemilikan saham milik TDE pada TDI terdilusi menjadi
              60% dan efek dilusinya dicatat sebagai selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan
              nonpengendali pada entitas anak sebesar Rp6 miliar.

     f.   Penyelesaian dan kewenangan penerbitan laporan keuangan konsolidasian

          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
          konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah disetujui dan
          diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 22 Maret 2024.

2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
     Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
     Keuangan (“SAK”) di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) di
     Indonesia dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) di Indonesia yang dikeluarkan oleh
     Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar
     Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan
     Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam surat KEP-347/BL/2012.

     a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
          dasar akrual. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan dasar harga perolehan, kecuali
          untuk akun tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan
          yang relevan.

          Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan
          perubahan kas dan setara kas dari kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
          Rupiah (“Rp”) yang juga merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam Grup, kecuali atas
          entitas anak tertentu yang memiliki mata uang fungsional Dolar Amerika Serikat, Dolar Australia, dan
          Ringgit Malaysia. Untuk angka-angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini yang masih
          mengandung nilai tetapi di bawah Rp1 miliar dan US$1 juta disajikan dengan angka nol.



                                                      14
Page 23
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)

     a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (continued)

       Standar akuntansi baru

       Pada tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan
       interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang efektif sejak tanggal tersebut.
       Penyesuaian kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
       ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi. Penerapan standar dan interpretasi
       yang baru dan direvisi tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Grup dan
       tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan atau tahun
       sebelumnya:
       i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
       ii. Amendemen PSAK 16: Aset Tetap
       iii. Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
       iv. Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan
       Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

       Pilar Standar Akuntansi Keuangan

       Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi
       keuangan yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat)
       standar akuntansi keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
       i. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
       ii. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
       iii. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan
            Indonesia untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
       iv. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.

       Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan

       Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku Indonesia
       yang diterbitkan oleh DSAK IAI.

       Berlaku efektif 1 Januari 2024:
       i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
            Amendemen ini mengklarifikasi terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan dan klasifikasi
            liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang.
       ii. Amendemen PSAK 73: Sewa
            Amendemen ini mengatur tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.
       iii. Amendemen PSAK 2 Laporan Arus Kas dan PSAK 60 Instrumen Keuangan: Pengungkapan
            Amendemen ini menjelaskan terkait pengaturan pembiayaan pemasok.
       Berlaku efektif 1 Januari 2025:
       i. Amendemen PSAK 10: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing
          Amendemen ini menjelaskan terkait kekurangan ketertukaran.




                                                   15
Page 24
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b. Prinsip konsolidasi

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak yang mana
       Perusahaan memiliki kendali. Pengendalian timbul ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
       imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara spesifik, Grup mengendalikan
       investee jika dan hanya jika Grup memiliki kekuasaan atas investee, eksposur, atau hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan
       kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil.

       Umumnya, ada dugaan bahwa mayoritas hak suara menghasilkan kontrol. Untuk mendukung
       anggapan ini bila Grup memiliki mayoritas atau kurang dari mayoritas hak suara atau hak serupa dari
       investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah
       Grup memiliki kuasa atas investee, termasuk:
       i. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
       ii. Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
       iii. Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

       Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
       adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas anak dikonsolidasi
       sejak tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi
       sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Aset, liabilitas, pendapatan, dan beban entitas anak
       yang diperoleh atau dilepaskan selama periode berjalan dimasukkan ke dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
       tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian hingga tanggal sejak Grup kehilangan pengendalian.

       Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
       Perusahaan dan pada kepentingan nonpengendali, meskipun hal ini akan mengakibatkan timbulnya
       saldo defisit pada kepentingan nonpengendali.

       Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan dan beban, dan arus kas atas transaksi antar-Grup
       dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.

       Saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup:
       i. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada nilai
            tercatatnya ketika pengendalian hilang;
       ii. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak
            terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian;
       iii. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan
            yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;
       iv. mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
            hilangnya pengendalian; dan
       v. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan
            laba rugi konsolidasian yang dapat diatribusikan pada Grup.

     c. Transaksi dengan pihak berelasi

       Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang digunakan sesuai
       dengan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
       Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No.KEP-
       347/BL/2012. Pihak-pihak yang dipertimbangkan sebagai pihak berelasi adalah orang atau entitas
       yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya.

       Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tersebut, entitas berelasi dengan pemerintah
       merupakan entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara signifikan oleh
       pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang
       merupakan pemegang saham dari entitas.

                                                    16
Page 25
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     c. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)

        Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
        untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas entitas, secara langsung atau tidak
        langsung, termasuk direktur (baik eksekutif maupun bukan eksekutif) dari Grup. Status pihak berelasi
        diperluas sampai dengan manajemen kunci dari entitas anak sampai dengan tingkatan mereka
        mengarahkan operasi entitas anak dengan tingkat keterlibatan minimal dari manajemen Perusahaan.

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill

        Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan diukur sebesar nilai
        wajarnya, yang merupakan agregat dari nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil alih, dan
        instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai pertukaran atas pengendalian dari pihak yang diakuisisi.
        Untuk setiap kombinasi bisnis, kepentingan nonpengendali diukur pada nilai wajar atau pada proporsi
        kepemilikan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Pilihan dasar
        pengukuran dibuat berdasarkan basis tiap transaksi. Biaya terkait akuisisi dicatat sebagai beban pada
        saat timbulnya. Aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi diakui pada nilai wajar
        pada tanggal akuisisi.

        Goodwill awalnya diukur pada harga perolehan, yang merupakan selisih lebih dari nilai agregat
        imbalan yang dialihkan dan nilai yang diakui oleh kepentingan nonpengendali dan nilai kepentingan
        ekuitas yang dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
        yang diambil alih. Jika nilai wajar dari jumlah neto aset yang diakuisisi melebihi nilai agregat imbalan
        yang dialihkan, Grup menilai kembali apakah semua aset yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil
        alih sudah diidentifikasi dengan benar dan memeriksa prosedur yang digunakan untuk mengukur nilai
        yang harus diakui pada tanggal akuisisi. Jika hasil penilaian kembali tersebut masih menghasilkan
        selisih lebih atas nilai wajar dari aset neto diakuisisi atas nilai agregat imbalan yang dialihkan, maka
        keuntungan diakui pada laba atau rugi.

        Saat penentuan imbalan dari kombinasi bisnis termasuk imbalan kontinjensi, imbalan kontinjensi ini
        diukur pada nilai wajar saat tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau
        liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur
        kembali pada nilai wajar di mana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau
        ketika penyesuaian dicatat di luar periode pengukuran. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi
        yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara
        retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah
        penyesuaian yang timbul dari informasi tambahan yang didapat selama periode pengukuran, yang
        tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akusisi, tentang fakta dan kondisi yang ada pada saat
        tanggal akuisisi.

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi bisnis terjadi, maka Grup akan melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses
        akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama periode pengukuran,
        Grup menyesuaikan secara retrospektif jumlah sementara yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
        mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal
        akuisisi dan, jika diketahui, telah berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal
        tersebut. Periode pengukuran berakhir segera setelah Perusahaan menerima informasi yang dicari
        tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi atau mempelajari bahwa informasi
        tambahan tidak dapat diperoleh. Namun demikian, periode pengukuran tidak boleh melebihi satu
        tahun dari tanggal akuisisi.

        Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
        kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak diakuisisi pada nilai wajar saat tanggal
        akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan, jika ada, dalam laba rugi.




                                                       17
Page 26
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)

        Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, pengalihan aset,
        liabilitas, saham, dan instrumen kepemilikan lain antara entitas sepengendali tidak akan menghasilkan
        suatu laba atau rugi bagi Perusahaan atau entitas individual yang berada dalam Grup yang sama.
        Oleh karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengubah substansi ekonomi
        atas kepemilikan aset, liabilitas, saham, atau instrumen kepemilikan lain yang dipertukarkan, aset atau
        liabilitas yang dialihkan harus dicatat berdasarkan nilai buku yang menggunakan metode penyatuan
        kepentingan (pooling-of-interests).

        Dalam pelaksanaan metode penyatuan kepentingan, komponen-komponen laporan keuangan selama
        restrukturisasi terjadi disajikan seolah-olah restrukturisasi tersebut telah terjadi sejak awal periode
        penyajian paling awal. Selisih imbalan yang dibayar atau diterima dengan nilai buku historis terkait
        dengan nilai tercatat dari kepentingan yang diperoleh, setelah memperhitungkan dampak pajak
        penghasilan, diakui secara langsung di ekuitas dan disajikan sebagai “Tambahan Modal Disetor” pada
        bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.

        Pada saat penerapan awal PSAK 38 (Revisi 2012), seluruh saldo Selisih Nilai Transaksi
        Restrukturisasi Entitas Sepengendali direklasifikasikan ke akun “Tambahan Modal Disetor” pada
        laporan posisi keuangan konsolidasian.

     e. Kas dan setara kas

        Kas dan setara kas di laporan posisi keuangan terdiri dari kas di tangan, kas dan bank, dan deposito
        jangka pendek yang sangat likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang, yang siap dikonversi
        menjadi uang tunai dalam jumlah yang diketahui dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
        signifikan.

        Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri kas dan deposito jangka
        pendek, sesuai definisi di atas, setelah dikurangi dengan saldo cerukan bank karena dianggap
        sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan kas Grup.

        Deposito yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai
        “Aset keuangan lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 2q).

     f. Persediaan

        Persediaan terdiri dari komponen mewakili terminal telepon, kabel, dan suku cadang lainnya.
        Persediaan juga termasuk kartu Subscriber Identification Module (“SIM”), pesawat telepon, modem
        wireless broadband, dan voucer prabayar yang dibebankan pada saat dijual.

        Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih.
        Nilai realisasi bersih ditentukan dengan mengestimasi harga jual, dikurangi estimasi biaya penjualan
        atau menentukan biaya penggantian yang berlaku.

        Biaya persediaan meliputi harga beli, bea impor, pajak lainnya, biaya pengangkutan, biaya
        penanganan, dan biaya lainnya yang secara langsung dapat diatribusikan pada perolehannya.

        Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.

        Jumlah penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi bersih dan
        seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
        tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
        realisasi bersih, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban umum dan administrasi pada
        periode terjadinya pemulihan tersebut.

        Provisi persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan setiap jenis persediaan pada
        masa depan.
                                                      18
Page 27
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   g. Beban dibayar di muka

      Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis
      lurus. Beban dibayar di muka disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai aset lancar
      lainnya dan aset tidak lancar lainnya

   h. Aset takberwujud

      Aset takberwujud diakui jika kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa
      depan dari aset takberwujud tersebut dan biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.

      Aset takberwujud dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi
      penurunan nilai (jika ada). Aset takberwujud diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya. Periode
      amortisasi dan metode amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah
      setidaknya setiap akhir periode pelaporan. Grup mengestimasi nilai terpulihkan dari aset takberwujud.
      Apabila nilai tercatat aset takberwujud melebihi estimasi jumlah terpulihkan, maka nilai tercatat aset
      tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi jumlah terpulihkan.

      Aset takberwujud, kecuali goodwill, diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
      berdasarkan estimasi masa manfaat aset takberwujud sebagai berikut:

                                                                                                    Tahun
      Piranti lunak                                                                                  3-6
      Lisensi                                                                                        3-20
      Aset takberwujud lainnya                                                                       3-30

      Aset takberwujud dihentikan pengakuannya ketika aset tersebut dilepaskan atau ketika tidak terdapat
      lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasan aset tersebut.
      Selisih dalam laporan antara nilai tercatat aset dengan hasil neto yang diterima dari pelepasannya
      diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   i. Aset tetap

      Aset tetap dinyatakan pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
      nilai (jika ada).

      Biaya perolehan aset tetap terdiri dari: (a) harga perolehan; (b) setiap biaya yang dapat diatribusikan
      secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan; dan (c) estimasi awal
      biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap. Setiap bagian aset
      tetap yang memiliki harga perolehan cukup signifikan terhadap biaya perolehan seluruh aset tetap
      disusutkan secara terpisah.




                                                    19
Page 28
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     i. Aset tetap (lanjutan)

        Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
        masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
                                                                                               Tahun
        Bangunan                                                                                15-50
        Renovasi bangunan sewa                                                                   2-10
        Peralatan sentral telepon                                                                3-15
        Peralatan telegraf, teleks, dan komunikasi data                                          5-15
        Peralatan dan instalasi transmisi                                                        3-40
        Satelit, stasiun bumi, dan peralatan                                                     3-20
        Jaringan kabel                                                                           5-25
        Catu daya                                                                                3-20
        Peralatan pengolahan data                                                                3-20
        Kendaraan                                                                                4-8
        Peralatan telekomunikasi lainnya                                                          5
        Peralatan kantor                                                                         2-5
        Peralatan lainnya                                                                        2-5

        Biaya signifikan sehubungan dengan renovasi bangunan sewa dikapitalisasi dan disusutkan selama
        masa sewa.

        Metode penyusutan, umur manfaat, dan nilai residu dari suatu aset direviu paling tidak setiap akhir
        tahun buku dan disesuaikan jika diperlukan. Nilai residu dari aset adalah estimasi jumlah yang dapat
        diperoleh Grup dari pelepasan aset, setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, ketika aset telah
        mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada akhir umur manfaatnya.

        Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran dengan aset non-moneter atau kombinasi aset moneter
        dan non-moneter diukur pada nilai wajar kecuali, (i) transaksi pertukaran tidak memiliki substansi
        komersial; atau (ii) nilai wajar aset yang diterima, dan aset yang diserahkan tidak dapat diukur secara
        andal.

        Suku cadang utama dan suku cadang siap pakai yang diperkirakan dapat digunakan lebih dari
        12 bulan dicatat sebagai bagian dari aset tetap.

        Ketika aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi
        penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian dan laba atau rugi yang timbul
        dari pelepasan atau penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain konsolidasian.

        Piranti keras komputer tertentu tidak dapat dioperasikan tanpa ketersediaan piranti lunak komputer
        tertentu. Dalam kondisi tersebut, piranti lunak komputer dicatat sebagai bagian dari piranti keras
        komputer. Jika piranti lunak komputer berdiri sendiri dari piranti keras komputernya, piranti lunak
        komputer tersebut dicatat sebagai bagian dari aset takberwujud.

        Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
        lain konsolidasian pada saat terjadinya. Pemugaran dan penambahan yang signifikan, dikapitalisasi
        ke akun aset tetap yang terkait.

        Aset dalam pembangunan diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai
        (jika ada), hingga pembangunan selesai, yang kemudian direklasifikasi ke akun aset tetap yang terkait.
        Selama masa pembangunan hingga aset tetap siap untuk digunakan/dijual, biaya pinjaman, yang
        termasuk di dalamnya beban bunga dan selisih kurs yang timbul atas pinjaman yang diperoleh untuk
        membiayai pembangunan aset, dikapitalisasi secara proporsional terhadap rata-rata nilai akumulasi
        pengeluaran selama periode tersebut sepanjang aset tetap tersebut memenuhi definisi aset
        kualifikasian. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika pembangunan selesai, dan aset tetap siap
        untuk digunakan atau dijual.

                                                      20
Page 29
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j. Sewa

       Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika
       kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu
       tertentu dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-
       masing kontrak, kecuali dalam kasus di mana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi
       perpanjangan kontrak.

       Grup memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman dalam PSAK 73, antara lain:
       • penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
       • akuntansi untuk sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan sebagai sewa jangka
          pendek;
       • pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna sebagai sewa jangka pendek;
       • penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa di mana kontrak berisi opsi
          untuk perpanjangan atau pemutusan masa sewa;
       • tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Grup
          menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
       • untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa di mana aset dasar adalah
          aset bernilai rendah (yaitu aset dasar dengan nilai maksimum US$5.000 atau Rp50 juta dalam
          kondisi baru).

       Grup menerapkan definisi sewa dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK 73 untuk semua
       kontrak sewa.

         i. Grup sebagai lessee

           Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali
           untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk
           melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
           yang mendasarinya.

           Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
           perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
           pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang
           diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang
           dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.

           Aset hak guna diamortisasi dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara
           masa sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
                                                                                                   Tahun
           Tanah                                                                                    1-33
           Bangunan                                                                                 1-30
           Peralatan dan instalasi transmisi                                                        1-25
           Kendaraan                                                                                 1-6
           Lain-lain                                                                                 1-6

           Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya mencerminkan
           pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa manfaat
           ekonomis aset. Aset hak guna mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48: Penurunan
           Nilai Aset.




                                                   21
Page 30
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j. Sewa (lanjutan)

        i. Grup sebagai lessee (lanjutan)

          Liabilitas sewa

          Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
          pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk
          pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa,
          pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang diharapkan
          akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk harga
          pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti akan dilakukan oleh Grup dan pembayaran penalti
          untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang melaksanakan opsi
          untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs diakui
          sebagai beban pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi.

           Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga
           pinjaman inkremental karena tingkat suku bunga implisit sewa tidak dapat ditentukan dengan
           mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan
           pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah
           tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
           perubahan pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang
           mendasarinya.

           Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan dan sewa aset bernilai rendah,
           serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip
           pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 73 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Grup
           akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam
           laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

        ii. Grup sebagai lessor

           Berdasarkan PSAK 73, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau
           sewa operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa di mana
           Grup mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
           suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan
           sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal insepsi dan dinilai kembali hanya jika
           ada modifikasi sewa.

           Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan dengan
           jumlah yang sama dengan investasi bersih dalam sewa dan menyajikannya sebagai piutang sewa
           pembiayaan. Investasi bersih dalam sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran
           tetap dalam substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang
           bergantung pada indeks atau kurs, dan jaminan nilai residu yang diberikan kepada lessor oleh
           lessee. Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti
           akan dilakukan oleh lessee dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu
           sewa mencerminkan Grup yang menggunakan opsi untuk mengakhiri.

          Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 71, penyisihan kerugian kredit ekspektasian telah diakui
          sebagai piutang sewa dan disajikan sebagai "Piutang lain-lain".

           Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan
           dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
           konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk
           menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset tetap dan
           diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi
           diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.


                                                    22
Page 31
                                       PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                             PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                       (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j. Sewa (lanjutan)

        ii. Grup sebagai lessor (lanjutan)

                      Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan pendapatan
                      PSAK 72 dari kontrak dengan pelanggan untuk mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak.
                      Pendapatan yang timbul dari sewa operasi dicatat sebagai Pendapatan dari transaksi lessor
                      (Catatan 2n).

     k. Beban tangguhan - hak atas tanah

          Hak atas tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali
          dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan
          pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi
          dengan metode garis lurus selama periode legal hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana
          yang lebih pendek.

     l. Pinjaman

        Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
        transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih
        antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
        bunga efektif.

        Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
        sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
        ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
        sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk
        jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

     m. Penjabaran valuta asing

        Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs tengah Reuters yang
        berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan
        liabilitas moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs beli dan
        jual yang diterbitkan oleh Reuters pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dengan rincian
        sebagai berikut:
                                                               2023                           2022
        HIDDEN_ROW




                                                       Beli           Jual            Beli           Jual
        Dolar A.S. (“US$”) 1                             15.396         15.401          15.567         15.571
        Dolar Australia (“AU$”) 1                        10.499         10.505          10.583         10.589
        Dolar Singapura (“SGD”) 1                        11.666         11.673          11.614         11.622
        Dolar Taiwan Baru (“TWD”) 1                      501,32         501,53          508,15         508,47
        Euro (“EUR”) 1                                   17.025         17.036          16.623         16.635
        Yen Jepang (“JPY”) 1                             108,78         108,82          118,12         118,17
        Ringgit Malaysia (“MYR”) 1                        3.350          3.359           3.529          3.539
        Dolar Hong Kong (“HKD”) 1                         1.971          1.971           1.996          1.997
        Myanmar Kyat (“MMK”)                                7,31           7,35            7,39           7,44

        Laba atau rugi selisih kurs yang timbul, baik yang telah maupun yang belum direalisasi, dikreditkan
        atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian periode
        berjalan, kecuali untuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman selama pembangunan suatu aset
        tertentu yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi, di mana pinjaman dapat diatribusikan terhadap
        pembangunan aset tersebut (Catatan 2i).


                                                            23
Page 32
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     n. Pengakuan pendapatan dan beban

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

       PSAK 72 menetapkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan, dan
       berapa banyak pendapatan yang harus diakui. Standar ini menyediakan model lima langkah tunggal
       untuk penentuan dan pengakuan pendapatan untuk diterapkan pada semua kontrak dengan
       pelanggan. Standar ini juga memberikan panduan spesifik yang mensyaratkan jenis biaya tertentu
       untuk memperoleh dan/atau memenuhi kontrak yang akan dikapitalisasi dan diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan pengalihan kepada pelanggan atas barang atau jasa yang terkait
       dengan biaya yang dikapitalisasi.

       Di bawah ini adalah ringkasan kebijakan akuntansi pengakuan pendapatan Grup untuk setiap jenis
       pendapatan:

       i. Mobile

         Pendapatan dari mobile terutama terdiri dari pendapatan dari layanan seluler yang antara lain:
         layanan telepon, layanan interkoneksi, layanan internet dan data, dan layanan Short Messaging
         Service (“SMS”). Layanan tersebut ditawarkan secara pascabayar atau prabayar.

         Untuk layanan prabayar, penjualan paket perdana (juga dikenal sebagai kartu SIM dan voucer
         perdana) dan voucer isi ulang pada awalnya diakui sebagai liabilitas kontrak. Grup mengakui aset
         kontrak untuk penyediaan jasa dari pelanggan pascabayar yang belum ditagih.

         Seluruh pendapatan layanan mobile diakui berdasarkan metode output, baik per penggunaan aktual
         atau estimasi unit yang digunakan (jika layanan dijual berdasarkan paket), karena pelanggan secara
         bersamaan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan oleh Grup.

         Untuk layanan yang dijual dalam paket bundel, total penerimaan dari pelanggan dialokasikan untuk
         kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual yang berdiri sendiri untuk setiap produk dan/atau
         layanan. Grup mengestimasi harga jual yang berdiri sendiri menggunakan harga yang berlaku jika
         layanan tersebut dijual dengan basis yang berdiri sendiri. Sebagian besar paket bundel yang dijual
         oleh Grup hanya mencakup layanan yang pada umumnya terselesaikan selama periode waktu yang
         sama. Karena itu, pola pengakuan pendapatan umumnya tidak dipengaruhi oleh alokasi.

         Pembayaran yang diterima dialokasikan antara layanan telekomunikasi yang terjual dan jumlah poin
         yang dikeluarkan, dengan nilai yang dialokasikan ke poin yang setara dengan nilai wajarnya. Nilai
         wajar poin yang dikeluarkan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan saat poin tersebut
         ditukarkan, berakhir masa berlakunya, atau pada saat program tersebut dihapus.

       ii. Consumer

         Pendapatan dari consumer terutama terdiri dari pendapatan telepon tidak bergerak dan layanan
         IndiHome. Pendapatan dari layanan telepon tidak bergerak berasal dari pelanggan yang hanya
         berlangganan layanan telepon tidak bergerak. Sedangkan pendapatan dari layanan IndiHome
         berasal dari pelanggan yang berlangganan layanan internet atau paket layanan bundel kombinasi
         layanan consumer (misal telepon, internet dan data, serta TV berbayar). Layanan tersebut
         ditawarkan berdasarkan pascabayar yang ditagih pada bulan berikutnya. Grup menerapkan syarat
         dan ketentuan yang mengharuskan pelanggan untuk membayar denda pengakhiran yang substantif
         jikalau kontrak berlangganan berakhir atas permintaan dan/atau kesalahan pelanggan dalam 12
         bulan pertama setelah layanan aktif. Setelah periode 12 bulan pertama, pelanggan dapat
         memutuskan untuk berhenti berlangganan sesuai dengan syarat dan ketentuan berlaku tanpa
         dikenakan denda. Sesuai ketentuan PSAK 72, periode kontrak adalah 12 bulan, dan selanjutnya
         dapat diperbaharui sebagai kontrak bulanan.




                                                   24
Page 33
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     n. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       ii. Consumer (lanjutan)

          Seluruh layanan consumer diakui menggunakan metode output berdasarkan penggunaan aktual
          pelanggan atau waktu yang telah berlalu ketika pelanggan secara bersamaan menerima dan
          mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup.

          Pelanggan diharuskan membayar biaya di muka pada saat dimulainya kontrak. Biaya di muka
          dianggap sebagai hak material karena pelanggan tidak diharuskan membayar biaya di muka ketika
          pelanggan memperbarui layanan di luar periode kontrak asli. Grup menilai opsi pembaruan sebesar
          pembayaran yang diterima dari biaya di muka untuk layanan instalasi. Grup menangguhkan nilai
          tersebut sebagai liabilitas kontrak dan mengakuinya sebagai pendapatan berdasarkan metode garis
          lurus sepanjang taksiran jangka waktu hubungan dengan pelanggan. Grup memperkirakan jangka
          waktu hubungan dengan pelanggan berdasarkan informasi historis dan tren pelanggan serta
          memperbarui evaluasi tersebut setiap tahun.

       iii. Enterprise

          Pendapatan dari pelanggan enterprise terutama terdiri atas pendapatan dari penyediaan jasa
          telepon, data dan internet, teknologi informasi, dan jasa lainnya (misal manage service, call center,
          e-health, e-payment, dan lain-lain). Beberapa kontrak dengan pelanggan perusahaan dengan
          spesifikasi sesuai pesanan pelanggan.

          Pendapatan dari pelanggan enterprise diakui sepanjang waktu menggunakan metode output
          berdasarkan penggunaan aktual atau waktu yang telah berlalu jika penyediaan layanan tidak
          tergantung pada penggunaan (yaitu menit suara, kilobyte data, dan lain-lain), kecuali untuk
          penjualan barang yang diakui pada waktu tertentu, karena pelanggan secara bersamaan menerima
          dan mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup. Pendapatan untuk kewajiban kinerja yang
          dipenuhi pada waktu tertentu diakui ketika pengendalian barang dipindahkan ke pelanggan,
          biasanya ketika pelanggan memiliki fisik barang.

          Beberapa perjanjian dengan pelanggan enterprise ditawarkan sebagai produk bundel. Untuk
          pengaturan yang dibundel, produk dan/atau jasa dalam kontrak dicatat sebagai kewajiban
          pelaksanaan tersendiri ketika secara terpisah dapat diidentifikasi dari janji-janji lain dalam kontrak
          dan pelanggan dapat mengambil manfaat dari produk/jasa itu sendiri. Total pembayaran
          dialokasikan untuk masing-masing kewajiban pelaksanaan yang berbeda yang telah dimasukkan
          dalam kontrak, berdasarkan harga jualnya yang berdiri sendiri. Harga jual yang berdiri sendiri
          ditentukan berdasarkan harga yang dapat diobservasi di mana produk dan/atau jasa individual dijual
          secara terpisah, disesuaikan dengan kondisi pasar dan diskon normal yang sesuai. Ketika harga
          yang dapat diobservasi tidak tersedia, biaya yang diharapkan ditambah pendekatan margin
          digunakan untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri.

          Kontrak tertentu dengan pelanggan enterprise dapat menimbulkan imbalan variabel karena harga
          kontrak tergantung pada peristiwa di masa mendatang (misal kontrak berbasis penggunaan atau
          kontrak berbasis bagi hasil). Dalam memperkirakan imbalan variabel ini, Grup diharuskan untuk
          menggunakan metode nilai yang diharapkan atau metode jumlah yang paling mungkin
          berdasarkan metode yang lebih baik memprediksi jumlah pembayaran yang menjadi haknya. Grup
          menentukan bahwa metode nilai yang paling diharapkan adalah metode yang tepat untuk
          digunakan dalam memperkirakan imbalan variabel untuk satu kontrak dengan sejumlah besar
          kemungkinan hasil.

          Sebelum memasukkan jumlah imbalan variabel dalam harga transaksi, Grup mempertimbangkan
          apakah jumlah imbalan variabel dibatasi. Grup menentukan bahwa taksiran imbalan variabel tidak
          dibatasi berdasarkan pengalaman historisnya, estimasi bisnis, dan kondisi ekonomi saat ini dan
          hanya mencakup imbalan variabel sepanjang kemungkinan besar pembalikan signifikan dalam
          jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan
          imbalan variabel selanjutnya diselesaikan.
                                                      25
Page 34
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     n. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       iii. Enterprise (lanjutan)

          Ketika pihak lain terlibat dalam menyediakan produk dan/atau jasa kepada pelanggan, Grup
          bertindak sebagai prinsipal jika Grup mengendalikan produk dan/atau jasa yang ditentukan
          sebelum produk dan/atau jasa tersebut ditransfer ke pelanggan. Pendapatan dicatat pada jumlah
          bersih yang diterima (jumlah yang dibayarkan oleh pelanggan dikurangi jumlah yang dibayarkan
          kepada pemasok), ketika, pada dasarnya, Grup telah bertindak sebagai agen dan mendapat komisi
          dari pemasok produk dan/atau jasa yang dijual.

       iv. Wholesale and International Business (“WIB”)

          Pendapatan dari WIB terutama terdiri dari jasa interkoneksi untuk interkoneksi panggilan
          pelanggan operator telekomunikasi lainnya ke pelanggan Grup (panggilan masuk) dan panggilan
          antara pelanggan operator telekomunikasi lainnya melalui jaringan Grup (transit) dan jasa jaringan
          dengan operator telekomunikasi lainnya. Semua jasa ini diakui berdasarkan metode output
          menggunakan basis traffic aktual yang tercatat untuk bulan tersebut.

       Aset kontrak

       Aset kontrak awalnya diakui dari pendapatan atas pengalihan barang atau jasa karena penerimaan
       imbalan masih bersyarat tahapan tertentu atau setelah penyelesaian proyek. Setelah penyelesaian
       syarat tahapan tertentu atau proyek, jumlah yang diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang
       usaha.

       Aset kontrak dilakukan penilaian penurunan nilai.

       Liabilitas kontrak

       Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran telah jatuh tempo (mana yang
       lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa. Liabilitas kontrak diakui
       sebagai pendapatan ketika Grup melaksanakan kewajiban dalam kontrak (misal mengalihkan kendali
       atas barang atau jasa kepada pelanggan).

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan, yang pada dasarnya
       terdiri dari komisi penjualan dan biaya pemenuhan kontrak, pada awalnya diakui pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian sebagai biaya kontrak. Biaya-biaya ini kemudian diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan periode dan pola pengiriman produk atau jasa terkait ke pelanggan.
       Biaya yang tidak memenuhi syarat sebagai biaya untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan
       pelanggan dibebankan pada saat terjadinya atau sesuai dengan standar terkait lainnya.

       Setiap akhir tahun pelaporan, Grup melakukan evaluasi apakah terdapat indikasi bahwa biaya kontrak
       yang dikapitalisasi mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat biaya
       kontrak melebihi nilai yang diharapkan diterima dari pertukaran barang dan jasa. Ketika terjadi
       penurunan nilai, rugi penurunan nilai diakui di laba atau rugi.

       Pendapatan dari transaksi lessor
       Pendapatan dari transaksi lessor terdiri dari pendapatan dari sewa operasi atas menara
       telekomunikasi dan sewa lainnya. Pendapatan sewa diakui berdasarkan metode garis lurus selama
       masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
       Beban
       Beban diakui pada saat terjadinya.

                                                     26
Page 35
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o. Imbalan kerja

       i.     Imbalan kerja jangka pendek

              Seluruh imbalan kerja jangka pendek yang terdiri dari gaji dan imbalan terkait, tunjangan cuti,
              insentif, dan imbalan kerja jangka pendek lain diakui sebagai biaya yang tidak didiskonto saat
              karyawan telah memberikan jasa kepada Grup.

       ii.    Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain

              Imbalan pasca kerja terdiri dari program pensiun imbalan pasti yang funded dan unfunded,
              program pensiun iuran pasti, imbalan pasca kerja lainnya, program imbalan kesehatan pasca
              kerja imbalan pasti, program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti, dan kewajiban
              berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan.

              Imbalan kerja jangka panjang lain terdiri dari penghargaan masa kerja, cuti masa kerja, dan masa
              persiapan pensiun.

              Perhitungan biaya terkait dengan program imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang
              lain dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.

              Kewajiban bersih Perusahaan berkaitan dengan imbalan pasti pensiun dan imbalan kesehatan
              pasca kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi imbalan yang akan diperoleh karyawan di
              masa depan sehubungan dengan jasa di masa sekarang dan masa lalu, dikurangi dengan nilai
              wajar dari aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
              estimasi arus kas keluar di masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah,
              yang didenominasi dalam mata uang di mana manfaat akan dibayarkan dan yang mempunyai
              jangka waktu sampai dengan jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban imbalan pasca kerja
              terkait. Obligasi pemerintah digunakan karena tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat
              berkualitas tinggi.

              Aset program adalah aset yang dimiliki oleh program pensiun imbalan pasti dan imbalan
              kesehatan pasca kerja serta polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset ini diukur pada nilai wajar
              pada akhir periode pelaporan. Nilai wajar polis asuransi adalah jumlah yang sama dengan
              kewajiban yang terkait (dan dapat dikurangi jika jumlah yang dapat diterima dari polis asuransi
              tidak dapat diperoleh secara penuh).

              Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset
              (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti
              neto) dan imbal hasil aset program (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
              atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto) diakui pada ekuitas melalui penghasilan komprehensif lain
              di periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak diklasifikasikan ke laba rugi di periode
              selanjutnya.

              Biaya jasa lalu diakui di laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara:
              (a) ketika amendemen atau kurtailmen program terjadi; dan
              (b) ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait.

              Bunga neto dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat
              diskonto.

              Laba atau rugi kurtailmen diakui apabila terdapat komitmen untuk melakukan pengurangan jumlah
              karyawan dalam jumlah yang material yang ditanggung oleh suatu program atau apabila terdapat
              perubahan ketentuan-ketentuan pada suatu program imbalan pasti, di mana bagian yang material
              dari jasa yang diberikan karyawan pada masa depan tidak lagi memberikan imbalan, atau
              memberikan imbalan yang lebih rendah.


                                                        27
Page 36
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o. Imbalan kerja (lanjutan)

        ii.    Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain (lanjutan)

               Laba atau rugi penyelesaian diakui apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua
               kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program manfaat
               pasti (selain pembayaran imbalan sesuai dengan ketentuan program dan termasuk dalam asumsi
               aktuaria).

               Untuk program iuran pasti, Perusahaan membayar iuran secara rutin yang merupakan biaya
               berkala bersih untuk periode iuran tersebut dan dicatat sebagai bagian dari beban karyawan ketika
               terutang.

               Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
               menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK
               24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut
               menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang
               ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang
               ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision
               Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Grup telah menerapkan siaran pers tersebut dan
               dengan demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja pada periode jasa
               dari kebijakan yang diterapkan sebelumnya.

               Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan
               program imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga
               usia pensiun. Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan
               berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan
               imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan
               menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut.

     p. Pajak

        Pajak Penghasilan (“PPh”)

        Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak penghasilan tersebut sehubungan dengan
        transaksi atau kejadian yang diakui secara langsung di ekuitas di mana pajak penghasilannya diakui
        secara langsung di ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak kini dihitung sebesar jumlah yang diperkirakan dapat diperoleh atau dibayar
        dengan menggunakan tarif dan ketentuan pajak yang telah ditetapkan atau secara substantif
        ditetapkan pada setiap tanggal pelaporan. Manajemen secara periodik mengevaluasi perlakuan pajak
        yang diterapkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT Tahunan”) sehubungan dengan situasi
        di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
        provisi berdasarkan jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada Otoritas Pajak.




                                                        28
Page 37
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     p. Pajak (lanjutan)

        Pemeriksaan pajak

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya Surat Ketetapan Pajak
        (“SKP”) atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Jumlah tambahan
        pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP diakui sebagai pendapatan atau beban dalam
        laba rugi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan
        pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
        memenuhi kriteria pengakuan aset.

        Pajak tangguhan

        Grup mengakui aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk semua perbedaan temporer antara dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup juga
        mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari manfaat pajak pada masa depan, seperti
        kompensasi rugi fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa depan cukup besar
        (probable). Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
        pajak dan undang-undang pajak pada setiap tanggal pelaporan yang diharapkan berlaku terhadap
        penghasilan kena pajak ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi apabila
        tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak yang memadai akan tersedia untuk
        mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
        tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar kemungkinan
        bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Pengurangan
        pajak yang berasal dari pembalikan aset pajak tangguhan dikecualikan dari estimasi laba kena pajak
        masa depan.

        Pajak tangguhan suatu transaksi diakui di luar laba rugi, oleh karena itu pajak tangguhan atas
        transaksi tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain konsolidasian atau diakui langsung di
        ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,
        jika dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
        hapus aset dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
        penghasilan yang dikenakan oleh Otoritas Pajak yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau
        entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
        dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada
        setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan
        diharapkan untuk dipulihkan atau diselesaikan.

        Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)

        Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:
        i.  PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
            yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
            item beban-beban yang diterapkan; dan
        ii. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.




                                                     29
Page 38
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     p. Pajak (lanjutan)

        Ketidakpastian dalam perlakuan pajak penghasilan

        ISAK 34: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan menyatakan bahwa, pengakuan dan
        pengukuran aset dan liabilitas pajak yang mengandung ketidakpastian perlakuan pajak penghasilan
        ditentukan dengan mempertimbangkan apakah diperlakukan secara terpisah atau bersamaan,
        penggunaan asumsi tentang pemeriksaan atas perlakuan pajak tidak pasti oleh otoritas perpajakan,
        pertimbangan apakah besar kemungkinan Otoritas Pajak akan menerima perlakuan pajak tidak pasti
        dan penilaian kembali pertimbangan atau estimasi yang disyaratkan jika terjadi perubahan fakta dan
        keadaan.

        Jika penerimaan perlakuan pajak dimungkinkan oleh Otoritas Pajak, pengukuran tersebut sejalan
        dengan pengisian pajak penghasilan. Jika penerimaan perlakuan pajak oleh Otoritas Pajak tidak
        memungkinkan, Grup menggunakan jumlah pajak dengan menggunakan metode yang memberikan
        prediksi resolusi yang lebih baik (yaitu jumlah yang paling mungkin atau nilai yang diharapkan).

        Pajak final

        Peraturan perpajakan Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
        final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
        tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

        Pajak final atas jasa konstruksi dan sewa disajikan sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”.

     q. Instrumen keuangan

        Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
        Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
        liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

        i.    Aset keuangan

              Pengakuan dan pengukuran awal

              Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
              perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan nilai
              wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).

              Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
              kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
              Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau
              saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
              keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar
              melalui laba rugi, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
              yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur pada harga transaksi yang
              telah ditentukan berdasarkan PSAK 72.

              Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
              wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata
              dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai
              Solely Payment of Principal and Interest (”SPPI”) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

              Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola
              aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
              dihasilkan dari perolehan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.


                                                       30
Page 39
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Instrumen keuangan (lanjutan)

        i. Aset keuangan (lanjutan)

           Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)

           Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
           yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang
           lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau
           menjual aset tersebut.

           Pengukuran setelah pengakuan awal

           Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan ke dalam
           empat kategori:

           (a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

              Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
              dipenuhi:
              •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                  dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
              •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
                  arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

              Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
              menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
              Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
              dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
              kas dan setara kas, aset keuangan lancar lainnya, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset
              tidak lancar lainnya.

           (b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dengan fitur
               reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)

              Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
              kedua kondisi berikut dipenuhi:
              • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                 mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
              • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                 tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
                 terutang.

               Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
               pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai
               diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset keuangan diukur
               pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada penghasilan
               komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
               kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya
               direklasifikasi ke laba rugi.

              Grup tidak memiliki instrumen utang yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan
              komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif per
              31 Desember 2023 dan 2022.




                                                   31
Page 40
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.    Aset keuangan (lanjutan)

             Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

             (c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tanpa fitur
                 reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen
                 ekuitas)

                 Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
                 menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai wajar investasi dalam
                 instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan
                 instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen
                 per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke
                 laba rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah
                 ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi.
                 Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak
                 terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
                 investasi jangka panjang pada instrumen keuangan.

             (d) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                 Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi meliputi aset keuangan yang dikelola
                 untuk diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal ditetapkan untuk diukur pada nilai
                 wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai
                 wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diperdagangkan jika
                 perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk
                 derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali
                 derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak
                 memenuhi SPPI testing diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
                 terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan
                 diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
                 komprehensif lain, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai
                 wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan, atau
                 secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

                 Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada nilai wajarnya di mana
                 keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam
                 laporan laba rugi. Aset keuangan Grup diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari
                 investasi jangka panjang pada instrumen keuangan dan aset keuangan lancar lainnya.

             Kerugian kredit ekspektasian

             Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang
             tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kerugian kredit
             ekspektasian didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai
             dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
             menggunakan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima
             tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya
             yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.

             Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan
             yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran
             penyisihan kerugian dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian dalam 12 bulan. Untuk risiko
             kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan
             awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umurnya,
             terlepas dari waktu gagal bayar (sepanjang umurnya).

                                                      32
Page 41
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.     Aset keuangan (lanjutan)

              Kerugian kredit ekspektasian (lanjutan)

              Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
              kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko
              kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian
              sepanjang umur. Grup telah membentuk model provisi yang didasarkan pada data historis
              kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) yaitu
              kondisi pelanggan dan lingkungan ekonomi.

              Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi gagal bayar ketika telah menunggak
              lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset
              keuangan dalam keadaan gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan
              bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
              perluasan persyaratan kredit. Penghapusan piutang usaha dilakukan ketika kecil kemungkinan
              untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan
              telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

       ii.    Liabilitas keuangan

              Pengakuan dan pengukuran awal

              Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang
              diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang
              ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.

              Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar
              pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
              langsung.

              Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai
              wajar melalui laba rugi atau (b) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

              Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,
              deposit pada pelanggan, pinjaman, dan liabilitas sewa. Pinjaman termasuk utang bank jangka
              pendek, pinjaman penerusan, obligasi dan surat utang jangka menengah, utang bank jangka
              panjang dan pinjaman lainnya.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

              (a) Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                  Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah liabilitas
                  keuangan yang diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada saat awal ditetapkan
                  untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
                  liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli
                  kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak ditetapkan
                  sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan
                  sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan
                  efektif. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi.

                  Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                  ditentukan pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat dalam
                  PSAK 71 terpenuhi. Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan untuk diukur pada nilai wajar
                  melalui laba rugi.
                                                      33
Page 42
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Instrumen keuangan (lanjutan)

        ii.    Liabilitas keuangan (lanjutan)

               Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

               (b) Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

                   Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman
                   diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
                   Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
                   melalui proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung
                   dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
                   merupakan bagian integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga
                   efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini secara umum
                   berlaku untuk pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat mengacu ke Catatan 19.

       iii.     Saling hapus instrumen keuangan

               Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan
               posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
               saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset
               dan menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas
               peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap seluruh keadaan
               sebagai berikut:
               (i) situasi bisnis yang normal;
               (ii) peristiwa default; dan
               (iii) peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari Grup dan seluruh pihak lawan.

        iv. Penghentian pengakuan instrumen keuangan

                Grup menghentikan pengakuan aset keuangan saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal
                dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan manfaat dari aset keuangan
                tersebut ditransfer secara substansial kepada pihak lain.

                Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual untuk membayar
                dilepaskan, dibatalkan atau berakhir.

     r. Modal saham yang diperoleh kembali

       Saham diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan nilai perolehannya sebagai “Modal Saham
       yang Diperoleh Kembali” dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Harga pokok dari
       penjualan/pengalihan saham yang diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan metode rata-rata
       tertimbang. Modal saham diperoleh kembali yang dialihkan dalam bentuk kepemilikan saham
       karyawan dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dan nilai yang diperoleh kembali
       dari penjualan kembali saham treasuri di masa mendatang, diakui sebagai bagian dari tambahan
       modal disetor dalam ekuitas.

     s. Dividen

       Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
       laporan keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
       saham Perusahaan. Untuk dividen interim, Perusahaan mengakui sebagai liabilitas berdasarkan
       keputusan Rapat Direksi dengan persetujuan Rapat Dewan Komisaris.




                                                       34
Page 43
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t. Laba per saham dan laba per ADS

        Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
        kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
        tersebut. Laba per ADS dihitung dengan mengalikan laba per saham dasar dengan 100, yaitu jumlah
        lembar saham per ADS.

        Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif.

     u. Informasi segmen

        Informasi segmen Grup disajikan menurut segmen operasi yang telah diidentifikasi. Segmen operasi
        adalah suatu komponen dari entitas:
        i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
             sama);
        ii. hasil operasinya direviu secara reguler oleh Pengambil Keputusan Operasional (“PKO”) Grup,
             misalnya Dewan Direksi untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada
             segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
        iii. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

     v. Provisi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
        sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
        mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
        andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

        Provisi untuk kontrak yang merugi diakui ketika kontrak tersebut menjadi merugi sebesar mana yang
        lebih rendah antara biaya neto memenuhi kontrak dengan denda atau kompensasi yang dibayar jika
        tidak memenuhi kontrak.

     w. Penurunan nilai aset non-keuangan

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
        non-keuangan mengalami penurunan nilai aset. Aset tersebut meliputi atas aset tetap, aset lancar,
        dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset takberwujud. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah
        terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
        terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas
        (“UPK”) yang mana aset tercakup (“aset UPK”).

        Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi
        antara nilai wajarnya dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset lebih
        besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan
        nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai,
        estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
        sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
        aset.

        Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
        terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
        sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
        berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.

        Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan dibebankan pada operasi berjalan dan disajikan
        sebagai bagian dari laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.


                                                     35
Page 44
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

  w.   Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)

       Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan
       nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset selain goodwill, mungkin tidak ada lagi
       atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka jumlah terpulihkan aset
       tersebut diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset
       selain goodwill, dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
       menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan
       tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
       tercatat yang telah ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai
       yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui
       dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

       Penurunan nilai goodwill diuji setiap tahun dan ketika terdapat keadaan yang mengindikasikan adanya
       penurunan nilai. Penurunan nilai untuk goodwill ditentukan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
       UPK (atau kelompok UPK) yang mana goodwill tercakup. Jika nilai terpulihkan dari UPK lebih rendah
       dari nilai tercatatnya, maka rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai atas goodwill tidak dapat
       dipulihkan pada periode mendatang.

  x.   Klasifikasi lancar dan tidak lancar

       Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
       klasifikasi lancar dan tidak lancar. Suatu aset disajikan sebagai lancar bila:
       i. akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
       ii. untuk diperdagangkan; atau
       iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
       iv. kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
            suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

       Aset yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

       Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila:
       i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
       ii. untuk diperdagangkan;
       iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
       iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
            setelah tanggal pelaporan.

       Persyaratan liabilitas yang dapat mengakibatkan diselesaikannya liabilitas tersebut dengan
       menerbitkan instrumen ekuitas sesuai dengan pilihan pihak lawan, tidak berdampak terhadap
       klasifikasi liabilitas tersebut.

       Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.

  y.   Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan

       Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
       keputusan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas
       yang dilaporkan, dan pengungkapan yang menyertainya, dan pengungkapan liabilitas kontinjensi,
       pada akhir periode pelaporan.

       Ketidakpastian tentang asumsi dan perkiraan ini dapat menghasilkan hasil yang memerlukan
       penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode
       mendatang.


                                                      36
Page 45
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     y.   Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

          i. Pertimbangan

             Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
             Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
             konsolidasian:

             Pajak penghasilan

             Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak
             dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan
             penyesuaian di masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang telah dicatat. Pertimbangan
             juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
             dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
             usaha normal.

             Grup mengakui liabilitas untuk area pemeriksaan pajak yang diantisipasi berdasarkan estimasi
             apakah tambahan pajak akan terutang. Jika hasil akhir pajak berbeda dengan jumlah yang sudah
             dicatat, selisihnya akan mempengaruhi aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan pada periode
             ditentukannya hasil pajak tersebut.

          ii. Estimasi dan asumsi

             Estimasi dan asumsi terus dievaluasi dan didasarkan kepada pengalaman historis dan faktor-
             faktor lain, termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi
             yang ada.

             Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan,
             menurut definisi, jarang yang sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi pada saat
             tanggal pelaporan yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap
             jumlah tercatat aset dan liabilitas selama satu tahun laporan keuangan ke depan dipaparkan di
             bawah ini.

             (a) Imbalan pasca kerja

                Nilai kini kewajiban imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
                dengan dasar aktuaria berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
                menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan tingkat
                pengembalian investasi. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas
                imbalan pasca kerja.

                Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat
                diskonto tersebut adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai
                kini dari estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
                kewajiban. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan
                tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan
                yang akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
                yang terkait.

                Jika terdapat peningkatan peringkat seperti pada obligasi pemerintah atau penurunan tingkat
                bunga sebagai hasil dari peningkatan kondisi ekonomi, maka akan terdapat dampak material
                terhadap tingkat diskonto yang digunakan dalam menentukan kewajiban pasca kerja.

                Asumsi kunci kewajiban imbalan pasca kerja lainnya sebagian ditentukan berdasarkan
                kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 30 dan 31.



                                                    37
Page 46
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     y.   Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

          ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

             (b) Umur manfaat aset tetap

                Grup mengestimasi umur manfaat aset tetap berdasarkan ekspektasi penggunaan aset oleh
                Grup dengan mempertimbangkan rencana strategi usaha, perkembangan teknologi di masa
                depan, dan perilaku pasar. Estimasi umur manfaat aset tetap adalah berdasarkan pada
                penelaahan Grup secara kolektif terhadap praktik industri, evaluasi teknis internal, dan
                pengalaman untuk aset yang sejenis.
                Grup melakukan reviu atas estimasi umur manfaat sekurang-kurangnya setiap akhir periode
                pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya, yang
                dikarenakan adanya perubahan ekspektasi daya pakai aset akibat pemakaian dan kerusakan
                fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas
                penggunaan aset. Jumlah beban tercatat setiap tahun akan terpengaruh oleh perubahan atas
                faktor-faktor dan situasi tersebut. Perubahan estimasi umur manfaat aset tetap merupakan
                perubahan estimasi akuntansi dan diakui secara prospektif dalam laporan laba rugi pada
                periode perubahan dan periode mendatang.
                Pada tahun 2021, Perusahaan melakukan percepatan penyusutan aset Multi-Service Access
                Node (“MSAN”) sampai tahun 2022. Pada tahun 2022, Grup mengubah estimasi umur
                manfaat menara di Indonesia (Catatan 11). Pada tahun 2023, tidak terdapat perubahan umur
                manfaat aset tetap.

             (c) Menentukan jangka waktu kontrak dengan opsi perpanjangan dan penghentian - Grup
                 sebagai lessee

                Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat
                dibatalkan, bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa
                sewa jika cukup pasti akan dilaksanakan, atau periode yang dicakup oleh opsi untuk
                menghentikan masa sewa, jika cukup pasti untuk tidak dilakukan.
                Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan dan penghentian.
                Grup menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah akan menggunakan opsi
                untuk memperbarui atau menghentikan sewa, mempertimbangkan semua faktor relevan
                yang menciptakan insentif ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau penghentian.
                Setelah tanggal dimulainya sewa, Grup menilai kembali masa sewa jika ada peristiwa atau
                perubahan signifikan dalam kendali yang mempengaruhi kemampuan untuk melakukan atau
                tidak opsi perpanjangan atau penghentian.

             (d) Penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan

                Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
                kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam
                risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit
                ekspektasian sepanjang kepemilikan aset pada tanggal pelaporan. Grup telah membentuk
                metodologi terkait penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang didasarkan pada data
                historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-
                looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
                Untuk deposito berjangka dan instrumen utang, risiko kredit nilai wajar melalui pendapatan
                komprehensif lainnya, Grup menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap tanggal
                pelaporan, Grup mengevaluasi apakah instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit
                rendah dengan menggunakan semua informasi yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang
                berlebihan. Dalam melakukan evaluasi tersebut, Grup menilai kembali peringkat kredit
                internal dari instrumen utang. Selain itu, Grup mempertimbangkan bahwa telah terjadi
                peningkatan risiko kredit yang signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari
                tunggakan.
                                                   38
Page 47
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     y.   Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

          ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

            (d) Penyisihan kerugian kredit ekpektasian untuk aset keuangan (lanjutan)

                  Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang lain-lain dan aset
                  keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Penyisihan
                  kerugian kredit ekspektasian atas nilai piutang dihitung berdasarkan kondisi terkini dan
                  tingkat ketertagihan historis piutang usaha. Penyisihan ini disesuaikan secara berkala untuk
                  mencerminkan hasil aktual dan taksiran. Rincian atas sifat dan jumlah tercatat terkait
                  penyisihan kerugian kredit ekspektasian diungkapkan pada Catatan 5.

                  Grup telah mengkaji ulang model yang digunakan untuk menghitung kerugian kredit
                  ekspektasian berdasarkan informasi terkini yang wajar dan terdukung untuk lebih
                  mencerminkan perubahan kondisi saat ini. Metode dan pendekatan akan terus dimonitor
                  dan diperbaharui jika terdapat tambahan informasi yang wajar, terdukung, dan tersedia;
                  termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward-looking) dan masukan
                  lainnya.

             (e) Pendapatan

                 (i)    Pertimbangan penting dalam menentukan kewajiban pelaksanaan, waktu pengakuan
                        pendapatan dan klasifikasi pendapatan

                        Grup menyediakan jasa teknologi informatika dengan spesifikasi sesuai pesanan
                        pelanggan. Produk sesuai pesanan pelanggan terdiri dari berbagai barang dan/atau
                        jasa yang dijual dalam satu rangkaian tidak terpisah untuk memberikan layanan solusi
                        terintegrasi kepada pelanggan. Selain produk sesuai pesanan pelanggan, Grup juga
                        menyediakan beberapa produk standar sebagai bagian dari solusi terintegrasi dalam
                        kontrak dengan pelanggan. Diperlukan pertimbangan yang signifikan dalam
                        menentukan jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan yang dijanjikan kepada pelanggan
                        dalam kontrak tersebut. Jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan akan menentukan
                        waktu pengakuan pendapatan untuk kontrak tersebut.

                        Grup menelaah penentuan kewajiban pelaksanaan berdasarkan kontrak per kontrak.
                        Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dinilai memiliki
                        satu kewajiban pelaksanaan, Grup menerapkan metode tunggal untuk mengukur
                        tingkat penyelesaian kewajiban pelaksanaan berdasarkan metode pengukuran yang
                        paling menggambarkan ekonomi kontrak, yang dalam banyak kasus adalah
                        berdasarkan waktu.

                        Grup juga menyajikan klasifikasi pendapatan dengan menggunakan pendekatan yang
                        konsisten. Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dicatat
                        sebagai kewajiban pelaksanaan tersendiri, Grup menyajikan kewajiban pelaksanaan
                        dalam komponen laporan keuangan yang paling mewakili layanan utama Grup, yaitu
                        internet, data, dan jasa teknologi informatika.

                 (ii)   Pertimbangan penting dalam menentukan harga jual yang berdiri sendiri

                        Grup menyediakan beragam produk yang berkaitan dengan telekomunikasi dan
                        teknologi. Untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri untuk barang dan/atau jasa
                        yang tidak dapat diamati, Grup menggunakan pendekatan margin biaya ditambah biaya
                        yang diharapkan. Grup menentukan margin yang sesuai berdasarkan data historis.




                                                      39
Page 48
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     y.   Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

          ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

             (f) Uji penurunan nilai aset tidak lancar dan goodwill

                  Penerapan metode akuisisi dalam suatu kombinasi bisnis mensyaratkan penggunaan
                  estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar
                  wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis tertentu
                  oleh Grup menimbulkan goodwill, yang tidak diamortisasi namun diuji bagi penurunan nilai
                  setiap tahunnya dan setiap terdapat indikasi penurunan nilai.

                  Perhitungan arus kas masa depan dalam menentukan nilai wajar aset tetap dan aset tidak
                  lancar lainnya dari entitas yang diakuisisi pada tanggal akuisisi melibatkan estimasi yang
                  signifikan. Walaupun manajemen berkeyakinan bahwa asumsi yang digunakan adalah tepat
                  dan memiliki dasar yang kuat, perubahan signifikan pada asumsi tersebut dapat
                  mempengaruhi secara material evaluasi atas nilai terpulihkan dan dapat menimbulkan
                  penurunan nilai sesuai PSAK 48: Penurunan Nilai Aset.

             (g) Pengukuran nilai wajar instrumen keuangan

                  Ketika nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan
                  posisi keuangan tidak dapat diukur pada harga kuotasian di pasar aktif, nilai wajar diukur
                  menggunakan teknik penilaian termasuk model arus kas diskonto. Input atas model ini
                  diambil dari pasar yang dapat diobservasi apabila memungkinkan, namun apabila tidak
                  tersedia, sejumlah pertimbangan diperlukan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan
                  mencakup input seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan volatilitas. Perubahan asumsi yang
                  berkaitan dengan faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar instrumen
                  keuangan yang dilaporkan.

              (h) Akuisisi

                  Grup mengevaluasi setiap transaksi akuisisi untuk menentukan akan diperlakukan sebagai
                  akuisisi aset atau kombinasi bisnis. Untuk transaksi yang diperlakukan sebagai akuisisi aset,
                  harga pembelian dialokasikan untuk aset yang diperoleh, tanpa pengakuan goodwill. Untuk
                  akuisisi yang memenuhi definisi kombinasi bisnis, Grup menerapkan metode akuntansi
                  untuk kombinasi bisnis atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat pada
                  nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan hasil operasi disertakan dengan hasil Grup dari tanggal
                  akuisisi masing-masing.

                  Setiap kelebihan dari harga pembelian dibayar atas jumlah yang diakui untuk aset yang
                  diperoleh dan liabilitas diambil alih dicatat sebagai goodwill. Grup terus mengevaluasi
                  akuisisi yang diperhitungkan sebagai kombinasi bisnis untuk jangka waktu tidak melebihi
                  satu tahun setelah tanggal akuisisi yang berlaku dari setiap transaksi untuk menentukan
                  apakah penyesuaian tambahan diperlukan untuk alokasi harga pembelian yang dibayarkan
                  untuk aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Nilai wajar dari aset yang diperoleh
                  dan liabilitas yang diambil alih biasanya ditentukan dengan menggunakan salah satu
                  perkiraan biaya penggantian atau metode penilaian arus kas diskonto. Ketika menentukan
                  nilai wajar dari aset berwujud yang diperoleh, Grup memperkirakan biaya untuk mengganti
                  aset dengan aset baru dengan mempertimbangkan faktor seperti umur, kondisi, dan masa
                  manfaat ekonomi dari aset. Ketika menentukan nilai wajar dari aset tidak berwujud yang
                  diperoleh, Grup memperkirakan tingkat diskonto yang berlaku dan waktu dan jumlah arus
                  kas masa depan, termasuk tingkat dan persyaratan atas perpanjangan dan pengurangan.




                                                       40
Page 49
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KAS DAN SETARA KAS

                                                                             2023                            2022
                                                                             Saldo                           Saldo
                                                                   Mata uang                       Mata uang
                                                          Mata        asing          Setara           asing          Setara
                                                          uang   (dalam jutaan)      Rupiah      (dalam jutaan)      Rupiah
  Kas                                                      Rp                 -             14                -            11
  Bank
   Pihak berelasi
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”)        Rp                -          3.346                -          6.413
                                                          US$               37            572               49            758
                                                          EUR                2             38                2             34
                                                          JPY                6              1                6              1
                                                          HKD                1              3                3              5
                                                          AU$                0              0                0              0
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”)        Rp                -          4.228                -          4.298
                                                          US$                4             64                7            111
                                                          SGD                0              0                0              0
                                                          EUR                0              0                0              0
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ("BTN")         Rp                -          2.597                -          2.713
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”)        Rp                -          1.471                -          2.691
                                                          US$                0              6               11            179
                                                          TWD                1              0                -              -
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)       Rp                -             59                -            230
                                                          US$                0              0                0              0

   Sub-jumlah                                                                          12.385                          17.433

   Pihak ketiga
     The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
       ("HSBC Hongkong")                                  US$               43            661               55            861
                                                          HKD                5              9                5             10
     Standard Chartered Bank (“SCB”)                      US$               14            215               16            245
                                                          SGD                6             74                5             53
     PT Bank CIMB Niaga Tbk (”Bank CIMB Niaga”)            Rp                -            265                -          1.379
                                                          US$                0              2                0              5
     PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)                      Rp                -            144                -             80
                                                          US$                0              3                0              3
     Bank Pembangunan Daerah ("BPD")                       Rp                -            140                -             75
     DBS Bank (Hong Kong) Ltd. ("DBS Hong Kong")          US$                9            138                0              0
                                                          HKD                0              0                0              0
     Citibank, N.A. (“Citibank”)                           Rp                -              6                -             10
                                                          US$                8            127                5             80
                                                          EUR                0              0                -              -
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)       Rp                -            219                -            652
                                                          US$               10            151               12            187
                                                          TWD               41             21               58             29
                                                          MYR                5             15                5             17
                                                          AU$                0              5                2             23
                                                          MMK              353              3              386              3
                                                          SGD                3             36                2             29
                                                          EUR                -              -                0              0
    Sub-jumlah                                                                          2.234                           3.741
  Jumlah bank                                                                          14.619                          21.174

  Deposito berjangka
   Pihak berelasi
     BRI                                                  Rp                 -          1.550                -            845
                                                          US$               22            340               21            319
     BNI                                                  Rp                 -          1.266                -            378
                                                          US$               23            353                9            145
     BTN                                                  Rp                 -          1.065                -          1.655
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (“BSI”)               Rp                 -          1.160                -          1.220
     Mandiri                                              Rp                 -            513                -            844
                                                          US$               25            392               31            489
   Sub-jumlah                                                                           6.639                           5.895




                                                            41
Page 50
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3.   KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

                                                                                 2023                         2022
                                                                                 Saldo                        Saldo
                                                                        Mata uang                    Mata uang
                                                               Mata        asing         Setara         asing         Setara
                                                               uang   (dalam jutaan)     Rupiah    (dalam jutaan)     Rupiah
     Deposito berjangka (lanjutan)
      Pihak ketiga
        PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”)                         Rp                 -       1.433                -       1.986
                                                               US$               20         312               12         181
        PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
          ("BTPN Syariah")                                     Rp                  -        137                 -          -
        PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
          (“BJB”)                                               Rp                -       1.419                -       1.423
        Bank CIMB Niaga                                         Rp                -         928                -         122
                                                               US$                5          70               11         168
        PT Bank Maybank Indonesia Tbk ("Maybank")               Rp                -         658                -         220
                                                               US$               23         358               14         224
                                                               MYR                -           -                2           6
        BPD                                                     Rp                -       1.569                -          25
        PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon”)          Rp                -         491                -          40
                                                               US$                9         137                9         133
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)         Rp                -          60                -         340
                                                               US$               10         156                -           -
                                                               MYR                2           8                -           -
      Sub-jumlah                                                                          7.736                        4.868

     Jumlah deposito berjangka                                                           14.375                       10.763
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                 (1)                          (1)
     Jumlah                                                                              29.007                       31.947


     Tingkat bunga deposito berjangka per tahun adalah sebagai berikut:

                                                                            2023                           2022
     Rupiah                                                             1,95% - 7,25%                  1,95% - 6,50%
     Mata uang asing                                                    2,50% - 5,50%                  0,25% - 4,05%


     Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik negara (pihak berelasi) karena
     mereka memiliki jaringan cabang yang luas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai bank yang sehat
     secara finansial.




                                                          42
Page 51
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

                                                                                   2023                               2022
                                                                                   Saldo                              Saldo
                                                                         Mata uang                          Mata uang
                                                                            asing          Setara              asing          Setara
                                                          Mata uang    (dalam jutaan)      Rupiah         (dalam jutaan)      Rupiah
     Deposito berjangka
      Pihak berelasi
       BRI                                                  Rp                      -               255                -                50
       BNI                                                  Rp                      -               160                -                80
       Bank Mandiri                                         Rp                      -                95                -                10
                                                            US$                     5                77                5                79
       BSI                                                  Rp                      -               118                -               100
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                      -                10                -                 -
      Pihak ketiga
       United Overseas Bank Limited Singapore
        (“UOB Singapore”)                                   US$                    12               186               12               182
       Standard Chartered Bank (Singapore) Limited
        (“SCB Singapore”)                                   US$                     7            100                   7               102
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                      -             85                   -                18
                                                            US$                     2             32                   2                32
     Jumlah deposito berjangka                                                                 1.118                                   653

     Rekening penampungan                                   Rp                      -               214                -               383
                                                            US$                     2                24                2                30
     Jumlah rekening penampungan                                                                    238                                413

     Reksa dana
       Pihak berelasi
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                     -                85                -               81
       Pihak ketiga
        PT Henan Putihrai Asset Management
         (“HPAM”)                                            Rp                     -               217                -               200
     Jumlah reksa dana                                                                              302                                281

     Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 miliar)           Rp                     -                 3                -                 0
                                                            US$                     -                 -                0                 2
                                                            MYR                     0                 0                0                 0
     Jumlah lainnya                                                                                   3                                  2

     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                      (0)                                (0)
     Jumlah                                                                                    1.661                              1.349


     Seluruh deposito berjangka di atas memiliki tanggal jatuh tempo lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih
     dari satu tahun, dengan tingkat bunga per tahun sebagai berikut:

                                                                                    2023                              2022
     Rupiah                                                                     2,75% - 6,75%                     2,50% - 5,00%
     Mata uang asing                                                            2,30% - 5,85%                     1,95% - 5,06%
5.




                                                                  43
Page 52
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5.   PIUTANG USAHA

     Piutang usaha berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada pelanggan retail dan non-retail, dengan
     rincian sebagai berikut:

     a. Berdasarkan pelanggan

        (i)    Pihak berelasi
                                                                                        2023                         2022
               Badan Usaha Milik Negara ("BUMN")                                                 1.914                        1.985
               PT Indonusa Telemedia ("Indonusa")                                                  386                          385
               Indosat                                                                             303                          175
               Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                                     443                          156
               Jumlah                                                                            3.046                        2.701
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                          (1.128)                      (1.081)
               Jumlah bersih                                                                     1.918                        1.620

         (ii) Pihak ketiga
                                                                                         2023                        2022
               Pelanggan individual dan bisnis                                                  13.586                      12.517
               Penyelenggara jasa telekomunikasi luar negeri                                     1.541                         984
               Jumlah                                                                           15.127                      13.501
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                          (6.378)                     (6.487)
               Jumlah bersih                                                                     8.749                       7.014

     b. Berdasarkan umur

                                                                    2023                                      2022
                                                                 Penyisihan       Tingkat                Penyisihan       Tingkat
                                                  Sebelum      kerugian kredit kerugian kredit Sebelum kerugian kredit kerugian kredit
                                                 penyisihan     ekspektasian    ekspektasian penyisihan ekspektasian    ekspektasian
         Belum jatuh tempo                             7.020              386           5,5%      6.964          399             5,7%
         Jatuh tempo sampai dengan 3 bulan             2.758              369          13,4%      1.674          349            20,8%
         Jatuh tempo lebih dari 3 bulan sampai
           dengan 6 bulan                             1.215               313         25,8%         664            222          33,4%
         Jatuh tempo lebih dari 6 bulan               7.180             6.438         89,7%       6.900          6.598          95,6%
         Jumlah                                      18.173             7.506                    16.202          7.568


         Grup telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan nilai
         historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan dengan
         faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan
         ekonomi. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha pihak ketiga
         dalam menilai jumlah yang jatuh tempo. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai tercatat
         piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya masing-masing sebesar
         Rp4.033 miliar dan Rp2.069 miliar. Manajemen berpendapat bahwa piutang usaha yang telah jatuh
         tempo tetapi tidak diturunkan nilainya, termasuk piutang usaha yang belum jatuh tempo dan juga
         tidak diturunkan nilainya, adalah terutang dari para pelanggan dengan historis tingkat ketertagihan
         yang baik dan diharapkan dapat terpulihkan.

     c. Berdasarkan mata uang

                                                                                         2023                        2022
         Rupiah                                                                                 15.646                      14.714
         Dolar A.S.                                                                              2.360                       1.359
         Dolar Singapura                                                                           143                          89
         Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                                            24                          40
         Jumlah                                                                                 18.173                      16.202
         Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                (7.506)                     (7.568)
         Jumlah bersih                                                                          10.667                       8.634



                                                                   44
Page 53
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     d. Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian

                                                                          2023              2022
        Saldo awal                                                                7.568            7.802
        Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                     513              567
        Penghapusbukuan piutang                                                    (575)            (801)
        Saldo akhir                                                               7.506            7.568

        Penghapusbukuan piutang merupakan penghapusbukuan piutang usaha pihak berelasi dan pihak
        ketiga. Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang
        usaha sudah cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

        Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, piutang usaha tertentu atas entitas anak masing-masing
        sebesar Rp1.248 miliar dan Rp1.129 miliar telah dijaminkan dalam beberapa perjanjian pinjaman
        (Catatan 18a dan 19c).

6.   ASET KONTRAK

                                                                       2023                2022
     Aset kontrak                                                              2.877                2.610
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    (147)                (119)
     Jumlah bersih                                                             2.730                2.491
     Lancar                                                                   (2.704)              (2.457)
     Tidak Lancar                                                                 26                   34

     Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas aset kontrak sudah
     cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya aset kontrak.

     Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

7.   PERSEDIAAN

     Persediaan diakui sebesar nilai realisasi bersih, terdiri atas:

                                                                       2023                2022
     Kartu SIM dan voucer prabayar                                               791                  321
     Komponen                                                                     29                  588
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             231                  294
     Jumlah                                                                    1.051                1.203
     Provisi atas persediaan usang                                               (54)                 (59)
     Jumlah bersih                                                               997                1.144

     Manajemen berpendapat saldo provisi atas persediaan usang cukup untuk menutup kerugian akibat dari
     penurunan nilai persediaan karena usang.

     Persediaan yang diakui sebagai beban termasuk dalam beban usaha operasi, pemeliharaan, dan
     jasa telekomunikasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp797 miliar
     dan Rp747 miliar (Catatan 25).

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak ada persediaan yang dijaminkan dalam perjanjian
     pinjaman.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, modul (bagian dari aset tetap) dan komponen dengan nilai
     buku masing-masing sebesar Rp96 miliar dan Rp94 miliar, yang dimiliki oleh Grup telah diasuransikan
     terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan risiko lain. Total nilai pertanggungan pada tanggal
     31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp94 miliar dan Rp111 miliar.

     Manajemen berkeyakinan nilai pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk menutup kemungkinan
     kerugian atas persediaan yang muncul dari risiko yang ditanggung.
                                                    45
Page 54
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8.   ASET LANCAR LAINNYA
     Rincian dari aset lancar lainnya adalah sebagai berikut:
                                                                     2023                 2022
     Izin penggunaan frekuensi
       dibayar di muka - bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)               6.173                5.289
     Uang muka                                                                768                  679
     Gaji dibayar di muka                                                     276                  218
     Piutang lain-lain                                                        266                  245
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                          513                  580
     Jumlah                                                                 7.996                7.011

9.   BIAYA KONTRAK

     Rincian dari biaya kontrak adalah sebagai berikut:
                                                                                2023
                                                                  Biaya           Biaya
                                                                perolehan      pemenuhan
                                                                 kontrak         kontrak      Jumlah
     Saldo, 1 Januari 2023                                            1.554            858       2.412
     Amortisasi selama tahun berjalan                                  (374)             -        (374)
     Beban selama tahun berjalan                                          -           (704)       (704)
     Penurunan nilai                                                      -           (184)       (184)
     Penambahan selama tahun berjalan                                   461            610       1.071
     Saldo, 31 Desember 2023                                          1.641            580       2.221
     Lancar                                                            (427)          (226)       (653)
     Tidak lancar                                                     1.214            354       1.568

                                                                                2022
                                                                  Biaya           Biaya
                                                                perolehan      pemenuhan
                                                                 kontrak         kontrak      Jumlah
     Saldo, 1 Januari 2022                                            1.532            732       2.264
     Amortisasi selama tahun berjalan                                  (338)             -        (338)
     Beban selama tahun berjalan                                          -           (514)       (514)
     Penambahan selama tahun berjalan                                   360            640       1.000
     Saldo, 31 Desember 2022                                          1.554            858       2.412
     Lancar                                                            (354)          (317)       (671)
     Tidak lancar                                                     1.200            541       1.741

10. INVESTASI JANGKA PANJANG

     Rincian dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                 2022
     Instrumen keuangan
       Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
        Ekuitas                                                             7.537                7.624
        Obligasi konversi                                                     491                  884
       Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
        komprehensif lain:
        Ekuitas                                                                25                   22
                                                                            8.053                8.530
     Entitas asosiasi
      PT Jalin Pembayaran Nusantara ("Jalin")                                 105                  115
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                           4                    8
                                                                              109                  123
     Jumlah investasi jangka panjang                                        8.162                8.653

                                                     46
Page 55
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. INVESTASI JANGKA PANJANG (lanjutan)

   Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka panjang
   dalam bentuk saham pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan
   teknologi. Grup tidak memiliki pengaruh signifikan dalam perusahaan start-up tersebut.

   Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk investasi pada:
   (i) Investasi Telkomsel pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (“GOTO”). Per tanggal
        31 Desember 2023, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO dengan menggunakan nilai
        pasar saham GOTO sebesar Rp86 per saham. Jumlah rugi yang belum direalisasi dari perubahan
        nilai wajar investasi Telkomsel pada GOTO pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp119
        miliar dan disajikan sebagai rugi yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi
        dalam laporan laba rugi konsolidasian.
   (ii) Investasi MDI pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi.
        Penambahan investasi MDI pada tahun berjalan sebesar Rp338 miliar. Jumlah kerugian yang belum
        direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi MDI pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
        Rp514 miliar dan disajikan sebagai kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas
        investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.

   Investasi pada obligasi konversi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka
   panjang yang dimiliki oleh Telkomsel dan MDI dalam bentuk obligasi konversi pada berbagai perusahaan
   start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, yang akan langsung dikonversi menjadi saham
   ketika jatuh tempo.

   Bagian kumulatif rugi atas investasi pada entitas asosiasi yang tidak diakui hingga tahun yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp328 miliar dan
   Rp346 miliar.

11. ASET TETAP

    Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                             Reklasifikasi/   31 Desember
                                             31 Desember 2022   Penambahan    Pengurangan     Translasi           2023
    Harga perolehan:
    Aset tetap pemilikan langsung
     Tanah                                              1.838          110              -                7          1.955
     Bangunan                                          18.947          569            (34)             114         19.596
     Renovasi bangunan sewa                             1.571           28            (14)              90          1.675
     Peralatan sentral telepon                         20.083          582           (309)            (720)        19.636
     Peralatan telegraf, teleks, dan
       komunikasi data                                  1.583             -             -                -          1.583
     Peralatan dan instalasi transmisi                171.106         5.839        (3.562)           7.281        180.664
     Satelit, stasiun bumi, dan peralatan              10.804           137             -                -         10.941
     Jaringan kabel                                    74.695         5.762            (6)          (3.682)        76.769
     Catu daya                                         23.276           722          (768)           1.118         24.348
     Peralatan pengolahan data                         20.954           557          (218)             600         21.893
     Peralatan telekomunikasi lainnya                  10.402           468             -              217         11.087
     Peralatan kantor                                   2.625            96           (18)              (7)         2.696
     Kendaraan                                            605            48           (56)              (4)           593
     Peralatan lainnya                                     51             1             -                1             53
     Aset dalam pembangunan                             4.598        18.049             -          (16.407)         6.240
     Jumlah                                           363.138        32.968        (4.985)         (11.392)       379.729

    Akumulasi penyusutan:
    Aset tetap pemilikan langsung
     Bangunan                                           6.228           649           (11)             (48)         6.818
     Renovasi bangunan sewa                             1.207           141            (6)             (30)         1.312
     Peralatan sentral telepon                         14.100         1.967          (309)          (1.637)        14.121
     Peralatan telegraf, teleks, dan
        komunikasi data                                 1.582             -             -                -          1.582
     Peralatan dan instalasi transmisi                 97.335        12.171        (3.372)          (1.787)       104.347
     Satelit, stasiun bumi, dan peralatan               6.041           746             -              (61)         6.726
     Jaringan kabel                                    22.510         3.215            (6)          (5.326)        20.393
     Catu daya                                         16.890         1.861          (758)            (606)        17.387
     Peralatan pengolahan data                         15.490         2.093          (217)          (1.217)        16.149
     Peralatan telekomunikasi lainnya                   6.067         1.659             -              (26)         7.700
     Peralatan kantor                                   2.073           285           (18)            (204)         2.136
     Kendaraan                                            242            48           (31)              (3)           256
     Peralatan lainnya                                     44             3             -                -             47
     Jumlah                                           189.809        24.838        (4.728)         (10.945)       198.974
    Nilai buku bersih                                 173.329                                                     180.755

                                                    47
Page 56
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11.   ASET TETAP (lanjutan)
      Rincian aset tetap adalah sebagai berikut (lanjutan):
                                                31 Desember                                   Reklasifikasi/    31 Desember
                                                    2021       Penambahan    Pengurangan       Translasi            2022
      Harga perolehan:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Tanah                                           1.821            10              -                 7              1.838
       Bangunan                                       17.296           778             (1)              874             18.947
       Renovasi bangunan sewa                          1.477            80            (86)              100              1.571
       Peralatan sentral telepon                      18.324         1.066           (130)              823             20.083
       Peralatan telegraf, teleks, dan
         komunikasi data                               1.583             -              -                  -             1.583
       Peralatan dan instalasi transmisi             165.621         4.494         (9.501)            10.492           171.106
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatan           10.528           155             (5)               126            10.804
       Jaringan kabel                                 67.559         7.807             (9)              (662)           74.695
       Catu daya                                      22.035           433           (719)             1.527            23.276
       Peralatan pengolahan data                      19.258           877           (390)             1.209            20.954
       Peralatan telekomunikasi lainnya                9.121         1.261              -                 20            10.402
       Peralatan kantor                                2.352           157            (85)               201             2.625
       Kendaraan                                         537           100           (165)               133               605
       Peralatan lainnya                                  47             2             (3)                 5                51
       Aset dalam pembangunan                          2.950        16.936                -          (15.288)            4.598
       Jumlah                                        340.509        34.156        (11.094)              (433)          363.138

      Akumulasi penyusutan:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Bangunan                                        5.537           632             (1)               60              6.228
       Renovasi bangunan sewa                          1.163           130            (86)                -              1.207
       Peralatan sentral telepon                      12.225         1.985           (127)               17             14.100
       Peralatan telegraf, teleks, dan
          komunikasi data                              1.582             -               -                 -             1.582
       Peralatan dan instalasi transmisi              94.532        12.087         (9.362)                78            97.335
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatan            5.199           830              (5)               17             6.041
       Jaringan kabel                                 18.735         4.388              (9)             (604)           22.510
       Catu daya                                      15.874         1.699           (712)                29            16.890
       Peralatan pengolahan data                      14.130         1.806           (388)               (58)           15.490
       Peralatan telekomunikasi lainnya                4.330         1.717               -                20             6.067
       Peralatan kantor                                1.866           261            (79)                25             2.073
       Kendaraan                                         270            38           (135)                69               242
       Peralatan lainnya                                  40             3             (2)                 3                44
       Jumlah                                        175.483        25.576        (10.906)              (344)          189.809
      Nilai buku bersih                              165.026                                                           173.329


      Kelompok aset tetap yang terdiri dari (1) peralatan sentral telepon; (2) peralatan telegraf, teleks, dan
      komunikasi data; (3) peralatan dan instalasi transmisi; (4) satelit, stasiun bumi, dan peralatan; (5)
      jaringan kabel; (6) catu daya; (7) peralatan pengolahan data; dan (8) peralatan telekomunikasi lainnya
      merupakan infrastruktur utama telekomunikasi Grup.

      a. Laba dari penjualan aset tetap
                                                                                 2023                           2022
           Hasil penjualan aset tetap                                                         100                        526
           Nilai buku bersih                                                                  (16)                      (129)
           Laba dari pelepasan atau penjualan aset tetap                                       84                        397
      b. Lain-lain
           (i)    Selama tahun 2023 dan 2022, UPK yang menghasilkan proyeksi arus kas masuk adalah
                  sambungan nirkabel tidak bergerak, seluler, dan lainnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak
                  ada indikasi penurunan nilai aset dari UPK tersebut pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
           (ii) Bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan sejumlah Rp124 miliar dan
                Rp79 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
                2022. Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
                dikapitalisasi berkisar antara 2,50%-8,24% dan 5,63%-7,90% masing-masing untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
           (iii) Tidak ada rugi selisih kurs yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan untuk tahun yang
                 berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                        48
Page 57
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)

    b. Lain-lain (lanjutan)

       (iv) Selama tahun 2023 dan 2022, Grup telah mendapat klaim asuransi atas aset tetap yang hilang
            dan rusak masing-masing sebesar Rp199 miliar dan Rp299 miliar dan dicatat sebagai bagian
            dari “Penghasilan lain-lain - bersih” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
            konsolidasian. Selama tahun 2023 dan 2022, nilai tercatat aset tetap tersebut masing-masing
            sebesar Rp185 miliar dan Rp270 miliar, telah dibebankan dalam laporan laba rugi dan
            penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

       (v) Pada tahun 2022, umur manfaat menara yang dimiliki oleh Grup diubah dari 30 tahun menjadi
           40 tahun. Dampak pengurangan beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 adalah sebesar Rp93 miliar. Menara disajikan sebagai bagian dari peralatan
           dan instalasi transmisi.

       (vi) Pada tahun 2022, peralatan Telkomsel dengan nilai tercatat bersih sebesar Rp909 miliar telah
            ditukarkan dengan peralatan PT ZTE Indonesia.

       (vii) Di tahun 2021, Perusahaan memutuskan untuk menghentikan penggunaan aset MSAN dan
             melakukan percepatan penyusutan aset MSAN, yang telah terdepresiasi penuh pada tahun 2022.
             Dampak percepatan penyusutan aset MSAN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
             31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.494 miliar. Aset MSAN disajikan sebagai bagian dari
             jaringan kabel.

       (viii) Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di berbagai daerah di Indonesia dengan
              status Hak Guna Bangunan (“HGB”) berjangka waktu 8-50 tahun yang akan habis masa
              berlakunya antara tahun 2024 sampai dengan tahun 2071. Manajemen berkeyakinan bahwa
              tidak akan terdapat kesulitan untuk memperpanjang hak atas tanah pada saat berakhirnya hak
              tersebut.

       (ix) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset tetap milik Grup kecuali tanah, dengan nilai
            tercatat bersih masing-masing sebesar Rp175.519 miliar dan Rp172.112 miliar telah
            diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, gempa bumi dan risiko lainnya, termasuk
            gangguan bisnis. Jumlah keseluruhan pertanggungan untuk tanggal 31 Desember 2023 dan
            2022 masing-masing sebesar Rp41.045 miliar dan Rp36.319 miliar, HKD10 juta, SGD373 juta,
            dan MYRNihil dan MYR54 juta dan first loss basis masing-masing sebesar Rp2.750 miliar.
            Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk
            menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

       (x) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tingkat persentase penyelesaian aset dalam
           pembangunan adalah masing-masing sekitar 74,09% dan 55,91% dari nilai kontrak atau
           Rp5.836 miliar dan Rp3.934 miliar sebagai jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan,
           dengan perkiraan penyelesaian masing-masing sampai Desember 2025 dan Agustus 2025.
           Saldo aset dalam pembangunan tersebut terutama terdiri dari bangunan, peralatan dan instalasi
           transmisi, jaringan kabel, dan catu daya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
           hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian aset dalam pembangunan.

       (xi) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 seluruh aset yang dimiliki Perusahaan telah
            dijaminkan dalam perjanjian obligasi (Catatan 19b). Aset tetap entitas anak tertentu dengan biaya
            perolehan masing-masing sebesar Rp3.076 miliar dan Rp18.370 miliar telah dijaminkan dalam
            beberapa perjanjian pinjaman (Catatan 18a dan 19c).

       (xii) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap Grup yang
             telah disusutkan secara penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar
             Rp85.564 miliar dan Rp67.979 miliar. Grup saat ini sedang melakukan modernisasi aset jaringan
             untuk menggantikan aset tetap yang sudah disusutkan secara penuh.

      (xiii) Pada tahun 2023 dan 2022, nilai wajar tanah dan bangunan Grup masing-masing sebesar
             Rp51.373 miliar dan Rp49.014 miliar.
                                                    49
Page 58
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. SEWA

   a. Grup sebagai lessee

      Grup menyewa beberapa aset termasuk tanah, bangunan, peralatan dan instalasi transmisi,
      kendaraan, dan lain-lain yang digunakan dalam operasi, yang pada umumnya memiliki masa sewa
      antara 1 dan 33 tahun.

      Nilai tercatat aset hak-guna yang diakui dan mutasi selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                 Peralatan
                                                                dan instalasi
                                      Tanah        Bangunan      transmisi       Kendaraan        Lain-lain     Jumlah
      Saldo, 1 Januari 2022              4.002           729          13.120            410              208      18.469
      Penambahan                         1.169           121            8.205           488               23      10.006
      Pengurangan dan reklasifikasi       (217)           17           (2.399)         (197)                8      (2.788)
      Beban penyusutan                    (867)         (204)          (4.067)         (178)             (35)      (5.351)
      Saldo, 31 Desember 2022            4.087           663          14.859            523              204      20.336
      Penambahan                         1.654           156            7.460           227              893      10.390
      Pengurangan dan reklasifikasi         (52)         (88)          (2.851)            8                 1      (2.982)
      Beban penyusutan                    (998)         (149)          (3.600)         (236)            (177)      (5.160)
      Saldo, 31 Desember 2023            4.691           582          15.868            522              921      22.584


     Nilai tercatat liabilitas sewa dan rincian mutasinya adalah sebagai berikut:

                                                                                 2023                       2022

      Saldo, 1 Januari                                                                  18.661                     16.387
      Akrualisasi bunga                                                                    976                        931
      Penambahan (Catatan 39a)                                                          10.390                     10.006
      Pengurangan                                                                       (9.602)                    (8.663)
      Saldo, 31 Desember                                                                20.425                     18.661
      Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                          (5.575)                    (4.925)
      Bagian jangka panjang                                                             14.850                     13.736


      Jatuh tempo pembayaran liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                                            2023

      Kurang dari 1 tahun                                                                                           6.614
      1-5 tahun                                                                                                    11.453
      Lebih dari 5 tahun                                                                                            6.431
      Jumlah pembayaran sewa                                                                                       24.498
      Bunga                                                                                                        (4.073)
      Nilai kini atas pembayaran sewa                                                                              20.425
      Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                     (5.575)
      Bagian jangka panjang                                                                                        14.850




                                                          50
Page 59
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. SEWA (lanjutan)

   a. Grup sebagai lessee (lanjutan)

      Grup juga memiliki sewa tertentu dengan jangka waktu dua belas bulan atau kurang dan nilai sewa
      bernilai rendah. Grup menerapkan 'sewa jangka pendek' dan 'sewa aset bernilai rendah' sebagai
      pengecualian untuk sewa ini. Tidak ada kontrak sewa dengan pembayaran sewa variabel.

      Rincian beban terkait sewa selama tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
      sebagai berikut:

                                                                       2023              2022
       Beban penyusutan                                                       5.160             5.351
       Beban sewa jangka pendek                                               3.743             3.821
       Beban bunga sewa                                                         976               931
       Beban sewa aset bernilai rendah                                           27                52

   b. Grup sebagai lessor

      Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa dengan pihak ketiga maupun pihak
      berelasi yang tidak dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan
      telekomunikasi serta tanah dan bangunan dengan jangka waktu bervariasi berkisar 1 sampai dengan
      32 tahun yang akan berakhir bervariasi antara tahun 2024 hingga 2051. Periode sewa menyewa dapat
      diperpanjang berdasarkan perjanjian oleh kedua belah pihak.

      Jumlah pembayaran dan penerimaan sewa minimum di masa yang akan datang untuk perjanjian sewa
      operasi adalah sebagai berikut:
                                                               2023                  2022
      Kurang dari 1 tahun                                           5.099                   2.582
      1-5 tahun                                                     9.412                   8.354
      Lebih dari 5 tahun                                            5.098                   5.107
      Jumlah                                                       19.609                  16.043


13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
    Rincian dari aset tidak lancar lainnya adalah sebagai berikut:
                                                                2023




                                                                       2023              2022
    Izin penggunaan frekuensi dibayar di muka - setelah
      dikurangi bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)                          1.987             1.291
    Klaim restitusi pajak - setelah dikurangi
      bagian jangka pendek (Catatan 27b)                                      1.606               621
    Beban dibayar di muka                                                       984               446
    Uang muka                                                                   368               781
    Uang jaminan                                                                159               144
    Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             329               340
    Jumlah                                                                    5.433             3.623




                                                     51
Page 60
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TAKBERWUJUD

   Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:
                                                                                               Aset
                                                                                          takberwujud
                                               Goodwill      Piranti lunak   Lisensi         lainnya     Jumlah
   Nilai tercatat bruto:
    Saldo, 1 Januari 2023                          1.492           19.779          620          1.491      23.382
    Penambahan                                         -            2.763           69            206       3.038
    Pengurangan                                        -             (890)        (130)             -      (1.020)
    Reklasifikasi/translasi                            -              (10)          (9)            (3)        (22)
    Saldo, 31 Desember 2023                        1.492           21.642          550          1.694      25.378
   Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai:
    Saldo, 1 Januari 2023                           (402)         (13.616)        (152)          (910)     (15.080)
    Beban amortisasi                                   -           (2.321)         (58)           (94)      (2.473)
    Penurunan nilai                                  (11)               -            -              -          (11)
    Pengurangan                                        -              890            2              -          892
    Reklasifikasi/translasi                            -               13            8              4           25
    Saldo, 31 Desember 2023                         (413)         (15.034)        (200)        (1.000)     (16.647)
   Nilai buku bersih                               1.079            6.608          350            694        8.731


                                                                                               Aset
                                                                                          takberwujud
                                               Goodwill      Piranti lunak   Lisensi         lainnya     Jumlah
   Nilai tercatat bruto:
    Saldo, 1 Januari 2022                           1.492          17.458          174          1.512      20.636
    Penambahan                                          -           2.527          440             49       3.016
    Pengurangan                                         -            (175)           -            (70)       (245)
    Reklasifikasi/translasi                             -             (31)           6              -         (25)
    Saldo, 31 Desember 2022                         1.492          19.779          620          1.491      23.382
   Akumulasi amortisasi:
    Saldo, 1 Januari 2022                            (402)        (11.714)        (125)          (889)     (13.130)
    Beban amortisasi                                    -          (2.063)         (26)           (91)      (2.180)
    Pengurangan                                         -             175             -            70          245
    Reklasifikasi/translasi                             -             (14)          (1)             -          (15)
    Saldo, 31 Desember 2022                          (402)        (13.616)        (152)          (910)     (15.080)
   Nilai buku bersih                                1.090           6.163          468            581        8.302


   (i)   Goodwill timbul dari akuisisi Sigma (2008), Admedika (2010), data center PT Bina Data Mandiri
         (“BDM”) (2012), MNDG (2015), Melon dan PT Griya Silkindo Drajatmoerni (“GSDm”) (2016), TSGN,
         Nutech, dan BDI (2017), SSI, CIP, dan Telin Malaysia (2018), PST (2019), dan Digiserve (2021).

   (ii) Pada tanggal 31 Desember 2023, goodwill yang mengalami penurunan nilai adalah goodwill yang
        timbul dari akusisi BDI sebesar Rp11 miliar. Rugi penurunan nilai diakui sebagai bagian dari “Beban
        penyusutan dan amortisasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        konsolidasian.

   (iii) Sisa periode amortisasi dari aset takberwujud piranti lunak untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing 1-6 tahun. Beban amortisasi diakui sebagai
         bagian dari “Beban penyusutan dan amortisasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain konsolidasian.

   (iv) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah tercatat bruto dari aset takberwujud yang telah
        diamortisasi seluruhnya dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp10.604 miliar dan
        Rp9.640 miliar.




                                                     52
Page 61
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG USAHA

   Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                    2023                2022
   Pihak berelasi
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                    424                   262
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                        161                   169
   Sub-jumlah                                                                585                   431

   Pihak ketiga
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                  12.748              14.453
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                       2.876               2.231
    Beban pemakaian frekuensi radio, beban hak
      penyelenggaraan, dan Kewajiban Pelayanan Universal
      ("KPU")                                                               2.399               1.342
   Sub-jumlah                                                              18.023              18.026
   Jumlah                                                                  18.608              18.457

   Utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                    2023                2022
   Rupiah                                                                  15.929              16.727
   Dolar A.S.                                                               2.537               1.636
   Lain-lain                                                                  142                  94
   Jumlah                                                                  18.608              18.457

   Syarat dan ketentuan atas utang usaha di atas:
   a. Utang usaha tidak dikenakan bunga dan secara umum diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun.
   b. Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi pihak berelasi.
   c. Lihat Catatan 37b.v untuk manajemen risiko likuiditas Grup.

16. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR

  Rincian beban yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:


                                                                    2023                 2022
   Operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                           5.813               8.183
   Gaji dan tunjangan                                                       3.909               4.014
   Umum, administrasi, dan pemasaran                                        3.114               3.067
   Beban bunga dan administrasi bank                                          243                 181
   Jumlah                                                                  13.079              15.445

  Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.




                                                    53
Page 62
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS KONTRAK

   a. Liabilitas kontrak jangka pendek

                                                                         2023                    2022
       Uang muka pelanggan Mobile                                               3.267                    3.577
       Uang muka pelanggan Enterprise                                           1.587                    1.126
       Uang muka pelanggan WIB                                                  1.291                    1.188
       Uang muka pelanggan Consumer                                               244                      233
       Uang muka pelanggan lain-lain                                              459                      171
       Jumlah                                                                   6.848                    6.295

   b. Liabilitas kontrak jangka panjang

                                                                         2023                    2022
       Uang muka pelanggan WIB                                                    795                      700
       Uang muka pelanggan Consumer                                               705                      844
       Uang muka pelanggan Enterprise                                             251                       17
       Uang muka pelanggan lain-lain                                              840                        -
       Jumlah                                                                   2.591                    1.561

       Liabilitas kontrak yang pada awal periode yang diakui sebagai pendapatan tahun 2023 dan 2022
       masing-masing sebesar Rp6.295 miliar dan Rp6.795 miliar.

       Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN
   a. Utang bank jangka pendek

                                                                                Saldo terutang
      Kreditur                                                           2023                    2022
      Pihak berelasi
       Bank Mandiri                                                             4.013                   3.483
       BNI                                                                        903                     979
      Sub-jumlah                                                                4.916                   4.462
      Pihak ketiga
       PT Bank HSBC Indonesia ("HSBC")                                          2.547                   1.836
       MUFG Bank ("MUFG")                                                       1.155                   1.349
       UOB Indonesia                                                              500                       -
       PT Bank DBS Indonesia ("DBS")                                              440                     475
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             92                      69
      Sub-jumlah                                                                4.734                   3.729
      Jumlah                                                                    9.650                   8.191




                                                   54
Page 63
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN (lanjutan)

   a. Utang bank jangka pendek (lanjutan)

      Beberapa informasi lain yang signifikan terkait utang bank jangka pendek pada tanggal 31 Desember
      2023 adalah sebagai berikut:


                                                   Total
                                                 fasilitas                              Periode     Tingkat suku
                                        Mata      (dalam         Jatuh tempo          pembayaran       bunga
                         Peminjam       uang      miliar)*    fasilitas pinjaman         bunga        per tahun       Jaminan**
      Mandiri
       2020                    Finnet   Rp              500        31 Oktober 2024     Bulanan             1 bulan    Tidak ada
                                                                                                   JIBOR + 1,30%
          2021 - 2022        Nutech,    Rp            3.550        26 Juli 2024 -      Bulanan      5,85% - 9,00%        Piutang
                             Mitratel                         27 September 2024                                       usaha dan
                                                                                                                       aset tetap
      BNI
       2014 - 2017       GSD, Sigma     Rp              350      9 Januari 2024 -      Bulanan      7,90% - 8,50%        Piutang
                                                               7 November 2024                                        usaha dan
                                                                                                                       aset tetap
          2017 - 2021       Metranet,   Rp            1.135    18 Februari 2024 -      Bulanan     1 bulan JIBOR +       Piutang
                        Telkom Infra,                                6 Juni 2024                     1,75% - 2,50%        usaha
                           Infomedia
      HSBC
       2014                   Sigmaa    Rp              400    6 November 2024         Bulanan          Under BLR       Piutang
                                                                                                             7,40%       usaha
          2018 - 2023   Sigma, Metra,   Rp            2.613        4 Juni 2024 -       Bulanan,    1 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                PINS,                         31 Desember 2024         Kuartalan     0,35% - 0,80%
                            Metranet,                                                                       3 bulan
                           Telkomsat,                                                               JIBOR + 2,00%
                           GSD, TDE
      MUFG Bank
       2018 - 2019        Infomedia,    Rp            1.616        31 Oktober 2024     Bulanan,    1 bulan JIBOR +    Tidak ada
                        Metra, GSD,                                                    Kuartalan     0,70% - 0,80%
                        Telkom Infra,                                                                       3 bulan
                          Telkomsat                                                                 JIBOR + 0,25%
      UOB Indonesia
       2016                    Finnet   Rp              500        31 Oktober 2024     Bulanan            1 bulan     Tidak ada
                                                                                                   JIBOR + 1,75%
      DBS
       2018             Telkom Infra,   Rp              475            31 Juli 2024    Bulanan            1 bulan     Tidak ada
                           Infomedia                                                               JIBOR + 1,20%
      *
       Disajikan dalam mata uang asal.
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.
      a.
         Perpanjangan otomatis jika belum dilunasi.

      Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
      batasan seperti adanya batasan bahwa Perusahaan harus memiliki kepemilikan saham mayoritas
      paling sedikit 51% terhadap anak perusahaan dan mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada
      tanggal 31 Desember 2023, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut,
      kecuali untuk Sigma terkait debt service coverage ratio yang masih lebih rendah dari yang
      dipersyaratkan. Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup telah memperoleh persetujuan (waiver) dari
      pemberi pinjaman untuk tidak mensyaratkan pembayaran sebagai konsekuensi atas pelanggaran
      tersebut untuk Sigma. Waiver dari BNI, Bank DBS, dan HSBC diterima masing-masing pada tanggal
      11 Desember 2023, 18 Desember 2023, dan 22 Desember 2023.

      Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis usaha.




                                                              55
Page 64
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN (lanjutan)

   b. Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun

                                                         Catatan              2023                         2022
     Pinjaman penerusan (two-step loans)                  19a                              84                        118
     Obligasi dan medium-term notes ("MTN")               19b                             548                          -
     Utang bank                                            19c                          9.282                      7.788
     Pinjaman lainnya                                     19d                             362                        952
     Jumlah                                                                            10.276                      8.858

19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA

                                                         Catatan              2023                       2022
   Pinjaman penerusan (two-step loans)                    19a                               -                         91
   Obligasi dan MTN                                       19b                           4.795                      4.793
   Utang bank                                              19c                         22.978                     22.085
   Pinjaman lainnya                                       19d                               -                        362
   Jumlah                                                                              27.773                     27.331

   Jadwal pembayaran pokok utang pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                       Tahun
                              Catatan      Jumlah          2025        2026            2027       2028     Selanjutnya
   Obligasi dan MTN            19b           4.795          2.099               -           -          -        2.696
   Utang bank                   19c         22.978          6.512           5.801       3.858      3.019        3.788
   Jumlah                                   27.773          8.611           5.801       3.858      3.019        6.484

   a. Pinjaman penerusan (two-step loans)

      Pinjaman penerusan (two-step loans) adalah pinjaman tanpa jaminan yang diperoleh Pemerintah
      yang kemudian diteruskan kepada Perusahaan. Pinjaman yang diperoleh setelah bulan Juli 1994
      terutang dalam mata uang asalnya dan keuntungan atau kerugian selisih kurs yang terjadi ditanggung
      oleh Perusahaan.

                                                                2023                                  2022
                                                            Saldo terutang                       Saldo terutang
                                                     Mata uang                            Mata uang
                                                        asing            Setara              asing            Setara
                 Kreditur              Mata uang   (dalam jutaan)        Rupiah         (dalam jutaan)        Rupiah
     Bank luar negeri                     Yen                 768               84                1.536              181
                                          Rp                     -               -                    -               28
     Jumlah                                                                     84                                   209
     Bagian yang jatuh tempo
      dalam satu tahun (Catatan 18b)                                            (84)                                 (118)
     Bagian jangka panjang                                                        -                                    91



                                                           Periode jadwal      Pembayaran            Tingkat bunga
                   Kreditur                  Mata uang      pembayaran           bunga                 per tahun
     Bank luar negeri                          Yen          Semesteran         Semesteran               2,95%
                                                Rp          Semesteran         Semesteran               7,125%




                                                          56
Page 65
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   a. Pinjaman penerusan (two-step loans) (lanjutan)

      Pinjaman tersebut ditujukan untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan sarana penunjang
      telekomunikasi. Pinjaman ini akan dilunasi dalam angsuran semesteran dan jatuh tempo pada
      berbagai tanggal sampai dengan tahun 2024.

      Sejak 2008, Perusahaan telah menggunakan seluruh fasilitas pinjaman penerusan dan periode
      penarikan pinjaman penerusan tersebut telah berakhir.

      Perusahaan diharuskan untuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
      a. Rasio projected net revenue to projected debt service harus melebihi 1,2:1 untuk pinjaman
         penerusan yang berasal dari Bank Pembangunan Asia (“ADB”).
      b. Pendanaan dari sumber internal (laba sebelum penyusutan dan biaya pendanaan) harus melebihi
         20% dari rata-rata jumlah pengeluaran barang modal tahunan untuk pinjaman penerusan yang
         berasal dari ADB.

      Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan rasio-rasio tersebut di atas.

   b. Obligasi dan Surat utang jangka menengah (medium-term notes atau “MTN”)

                                                                              Saldo terutang
      Obligasi dan MTN                                                 2023                           2022
      Obligasi
      2015
         Seri B                                                               2.100                          2.100
         Seri C                                                               1.200                          1.200
         Seri D                                                               1.500                          1.500
      MTN
       MTN Mitratel 2023                                                        550                              -
      Jumlah                                                                  5.350                          4.800
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                              (7)                            (7)
      Bagian jangka panjang                                                   5.343                          4.793
      Bagian yang akan jatuh tempo dalam
       satu tahun (Catatan 18b)                                                (548)                             -
      Bagian jangka panjang                                                   4.795                          4.793

      i. Obligasi

         Tahun 2015
                                                                                           Periode       Tingkat
                      Pokok                    Tempat        Tanggal                     pembayaran     bunga per
          Obligasi    utang       Penerbit    pencatatan      terbit      Jatuh tempo       bunga         tahun
         Seri A          2.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2022    Kuartalan       9,93%
         Seri B          2.100   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2025    Kuartalan      10,25%
         Seri C          1.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2030    Kuartalan      10,60%
         Seri D          1.500   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2045    Kuartalan      11,00%
         Total           7.000


         Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
         Perusahaan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun
         yang akan ada dikemudian hari (Catatan 11b.xi). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi
         obligasi ini adalah PT Bahana TCW Investment Management (“Bahana TCW”), PT BRI Danareksa
         Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sedangkan bertindak
         sebagai Wali Amanat adalah Bank Permata. Perusahaan menerima hasil penerbitan obligasi ini
         pada tanggal 23 Juni 2015.



                                                    57
Page 66
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   b. Obligasi dan Surat utang jangka menengah (medium-term notes atau “MTN”) (lanjutan)

      i. Obligasi (lanjutan)

         Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
         seluruhnya dipergunakan untuk pengembangan usaha: broadband, backbone, metro network,
         regional metro junction, information technology application and support, dan akuisisi beberapa
         perusahaan baik dalam lingkup domestik maupun internasional.

         Pada tanggal 31 Desember 2023, peringkat obligasi Perusahaan yang diberikan oleh Pefindo
         adalah idAAA (Triple A).

         Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Perusahaan dipersyaratkan untuk menaati semua
         pembatasan, termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
         (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1.
         (b) EBITDA terhadap beban bunga tidak kurang dari 4:1.
         (c) Debt service coverage minimal sebesar 125%.

         Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai rasio-rasio
         tersebut di atas.

     ii. Surat utang jangka menengah (medium-term notes atau "MTN")

         Pada tanggal 26 September 2023, Mitratel menerbitkan MTN sebesar Rp550 miliar yang
         digunakan untuk mendukung penyediaan dana dalam rangka pendanaan ulang.

         MTN Mitratel 2023 dengan tingkat suku bunga 6,20% per tahun akan jatuh tempo pada tanggal
         26 Oktober 2024.

         Bank Mandiri ditunjuk sebagai wali amanat atas penerbitan MTN Mitratel 2023. Penerbitan MTN
         ini memperoleh peringkat idAAA dari Pefindo.




                                                 58
Page 67
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank
                                                                               2023                            2022
                                                                           Saldo terutang                  Saldo terutang
                                                                     Mata uang                       Mata uang
                                                                        asing          Setara           asing          Setara
      Kreditur                                     Mata uang       (dalam jutaan)      Rupiah      (dalam jutaan)      Rupiah
      Pihak berelasi
       BNI                                              Rp                      -         6.182                  -          5.472
       Bank Mandiri                                     Rp                      -         3.453                  -          4.381
       BRI                                              Rp                      -           955                  -          1.409
       BSI                                              Rp                      -           509                  -             22
      Sub-jumlah                                                                         11.099                            11.284
      Pihak ketiga
       BCA                                               Rp                    -         10.170                 -            9.757
       Bank Sindikasi                                    Rp                    -          2.500                 -              680
                                                        USD                   10            160                17              265
       Bank CIMB Niaga                                   Rp                    -          2.110                 -            2.221
                                                        USD                    4             60                 4               61
       DBS                                               Rp                    -          1.500                 -            1.500
       Bank Permata                                      Rp                    -          1.313                 -            1.021
       Bank of China                                     Rp                    -          1.400                 -            1.000
       HSBC                                              Rp                    -            625                 -              750
       BJB                                               Rp                    -            500                 -                -
       MUFG Bank                                         Rp                    -            500                 -              500
       Bank Danamon                                      Rp                    -            273                 -              455
       PT Bank ANZ Indonesia ("Bank ANZ")                Rp                    -            110                 -              198
       UOB Singapore                                    USD                    -              -                13              205
       Lain-lain (masing-masing
        di bawah Rp100 miliar)                           Rp                    -             13                 -              60
                                                        MYR                    9             29                10              34
      Sub-jumlah                                                                         21.263                            18.707
      Jumlah                                                                             32.362                            29.991
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                        (102)                             (118)
                                                                                         32.260                            29.873
      Utang bank yang jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                               (9.282)                           (7.788)
      Bagian jangka panjang                                                              22.978                            22.085


      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut:

                                                        Pembayaran
                                              Total       periode
                                            fasilitas     berjalan                      Periode        Tingkat suku
                                     Mata    (dalam        (dalam        Jadwal       pembayaran        bunga per
                        Peminjam     Uang    miliar)*     miliar)*     pembayaran        bunga            tahun          Jaminan**
      BNI
       2013 - 2022   Perusahaan,     Rp     10.175            1.281     2018 - 2033       Bulanan,             1 bulan     Piutang
                           GSD,                                                           Kuartalan   JIBOR + 2,25%;     usaha dan
                     TLT, Sigma,                                                                      3 bulan JIBOR +          aset
                          Mitratel                                                                      0,50% - 1,85%         tetap
       2018                 GSD      Rp         182             10      2021 - 2024       Kuartalan             8,50%      Piutang
                                                                                                                             usaha
      Bank Mandiri
       2017 - 2023   Perusahaan,     Rp        6.893          1.128     2019 - 2029       Kuartalan   3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                           GSD,                                                                         1,00% - 1,85%
                         Mitratel,
                             PST
      BRI
       2017 - 2019   Perusahaan      Rp        2.500           455      2019 - 2026       Kuartalan   3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                                                                                        0,75% - 1,35%
      BSI
       2018 - 2021           SSI,    Rp        1.055           509      2019 - 2025        Bulanan     5,50% - 7,50%     Tidak ada
                        Telkomsel




                                                              59
Page 68
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank (lanjutan)

      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut (lanjutan):

                                                           Pembayaran
                                                 Total       periode
                                               fasilitas     berjalan                    Periode
                                        Mata    (dalam        (dalam       Jadwal      pembayaran        Tingkat suku
                        Peminjam        Uang    miliar)*     miliar)*    pembayaran       bunga         bunga per tahun Jaminan**
      BCA
       2020 - 2023      Perusahaan,     Rp       4.500               -   2024 - 2030      Kuartalan       6,75% - 6,80%    Tidak ada
                             Mitratel
       2020 - 2023      Perusahaan,     Rp       9.186          1.359    2020 - 2031      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                          PST, GSD                                                                        1,00% - 1,50%
      Bank Sindikasi
       2018                     Telin   USD           0              0   2020 - 2025    Semesteran             6 bulan     Tidak ada
                                                                                                         SOFR + 1,55%
       2022                  Mitratel   Rp       2.500               0   2024 - 2030      Kuartalan             7,68%      Tidak ada
      Bank CIMB
       Niaga
       2019 - 2022     PINS, Mitratel   Rp       2.300              70   2021 - 2029      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                                                                                          1,30% - 1,95%
       2021 - 2022              Telin   USD           0              -   2024 - 2030    Semesteran               6 bulan   Tidak ada
                                                                                                         SOFR + 1,82%
      DBS
       2021                  Mitratel   Rp       3.500               -   2023 - 2028      Kuartalan             3 bulan    Tidak ada
                                                                                                         JIBOR + 1,20%
      Bank Permata
       2020 - 2022           Mitratel   Rp       2.000           208     2021 - 2029      Kuartalan             3 bulan    Tidak ada
                                                                                                         JIBOR + 1,30%
      Bank of China
       2019               Telkomsel     Rp       1.400          2.000    2021 - 2025          Bulanan            4,90%     Tidak ada
      HSBC
       2021                  Mitratel   Rp         750           125     2023 - 2028      Kuartalan             3 bulan    Tidak ada
                                                                                                         JIBOR + 1,85%
      BJB
       2023               Telkomsel     Rp       1.000          2.000    2023 - 2025          Bulanan            5,85%     Tidak ada
      MUFG Bank
       2021                  Mitratel   Rp         500               -   2022 - 2028      Kuartalan             3 bulan    Tidak ada
                                                                                                         JIBOR + 1,15%
      Bank Danamon
       2022                  Mitratel   Rp         636           181     2022 - 2025      Kuartalan             3 bulan    Tidak ada
                                                                                                         JIBOR + 1,50%
      ANZ
       2015              GSD, PINS      Rp         440              88   2020 - 2025      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                                                                                          1,40% - 2,00%

      * Disajikan dalam mata uang asal
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.


      Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
      batasan seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan utang baru,
      termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup telah
      memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut, kecuali untuk Sigma dan GSD terkait debt
      service coverage ratio yang masih lebih rendah dari yang dipersyaratkan. Pada tanggal 31 Desember
      2023, Grup telah memperoleh persetujuan (waiver) dari pemberi pinjaman untuk tidak mensyaratkan
      pembayaran sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut untuk Sigma dan GSD. Waiver dari BNI,
      Bank Mandiri, dan BCA diterima masing-masing pada tanggal 11 Desember 2023, 13 Desember
      2023, dan 22 Desember 2023.

      Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup tersebut digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis
      usaha dan keperluan investasi.

      Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup memiliki fasilitas pinjaman yang belum ditarik sebesar
      Rp28.995 miliar dan USD96 juta.


                                                               60
Page 69
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   d. Pinjaman lainnya

                                                                                        Saldo terutang
      Kreditur                                                                  2023                        2022
      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
       ("Sarana Multi Infrastruktur")                                                      362                       1.315
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                          0                          (1)
      Jumlah                                                                               362                       1.314
      Bagian yang akan jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                                (362)                       (952)
      Bagian jangka panjang                                                                   -                        362

      Informasi lain yang signifikan terkait pinjaman lainnya pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut:
                                                  Total         Pembayaran
                                                fasilitas         periode
                                      Mata       (dalam           berjalan        Jadwal         Tingkat suku
                         Peminjam     Uang       miliar)       (dalam miliar)   pembayaran      bunga per tahun    Jaminan
      Sarana Multi
       Infrastruktur
       29 Maret 2019*   Perusahaan     Rp           2.836                700      Semesteran             3 bulan    Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)     JIBOR + 1,75%
       29 Maret 2019*    Telkomsat     Rp             164                 24      Semesteran             3 bulan    Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)     JIBOR + 1,75%

      * Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 15 Juni 2020.

      Berdasarkan perjanjian tersebut, Perusahaan dan Telkomsat diharuskan memenuhi beberapa
      persyaratan dan ketentuan, di antaranya mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:

      (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1
      (b) Net Debt to EBITDA tidak lebih dari 4:1
      (c) Debt service coverage minimal 125%

      Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan dan Telkomsat telah memenuhi ketentuan mengenai
      rasio-rasio tersebut di atas.

20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

   Rincian kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut:

                                                                                   2023                      2022
   Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
     Telkomsel                                                                            11.108                    10.535
     Mitratel                                                                              9.106                     9.038
     Lain-lain                                                                               604                       431
   Jumlah                                                                                 20.818                    20.004

                                                                                   2023                      2022
   Kepentingan nonpengendali atas laba (rugi)
    tahun berjalan entitas anak:
     Telkomsel                                                                             7.104                     6.419
     Mitratel                                                                                566                       502
     Lain-lain                                                                               (22)                        6
   Jumlah                                                                                  7.648                     6.927




                                                            61
Page 70
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI (lanjutan)

   Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material

   Kepemilikan kepentingan nonpengendali yang dianggap material oleh Perusahaan adalah kepemilikan
   kepentingan nonpengendali atas Telkomsel dan Mitratel.

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Telkomsel
   masing-masing adalah sebesar 30,10% dan 35,00%. Perubahan kepemilikan kepentingan
   nonpengendali pada Telkomsel merupakan dampak dari pemisahan bisnis IndiHome Perusahaan ke
   Telkomsel serta adanya penambahan penyertaan modal Singtel kepada Telkomsel yang berlaku efektif
   pada tanggal 1 Juli 2023 (Catatan 1e).

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Mitratel
   masing-masing adalah sebesar 28,16% dan 28,15%. Perubahan kepemilikan kepentingan
   nonpengendali pada Mitratel merupakan dampak dari pelaksanaan Program Management and Employee
   Stock Option (“MESOP”).

   Ringkasan informasi keuangan Telkomsel dan Mitratel disajikan berdasarkan nilai sebelum eliminasi
   antar perusahaan.

   Ringkasan laporan posisi keuangan:
                                               Telkomsel                           Mitratel
                                         2023            2022               2023                2022
   Aset lancar                              20.505          16.290              3.420               7.886
   Aset tidak lancar                        92.461          84.701             53.590              48.185
   Liabilitas jangka pendek                (40.009)        (32.241)           (11.071)            (10.200)
   Liabilitas jangka panjang               (42.308)        (38.708)           (11.901)            (12.064)
   Jumlah ekuitas                           30.649          30.042             34.038              33.807
   Yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                   19.541            19.507           24.932              24.769
    Kepentingan nonpengendali               11.108            10.535            9.106               9.038

   Ringkasan laporan laba (rugi) dan penghasilan komprehensif lain:

                                                  Telkomsel                         Mitratel
                                            2023            2022             2023                2022
   Pendapatan                                102.372           89.039            8.595               7.729
   Beban operasi                              (72.005)        (59.574)          (4.955)             (4.576)
   Beban lain-lain - bersih                    (2.271)         (5.343)          (1.501)             (1.193)
   Laba sebelum pajak penghasilan              28.096          24.122            2.139               1.960
   Beban pajak penghasilan - bersih            (6.217)         (5.755)            (128)               (175)
   Laba tahun berjalan                         21.879          18.367            2.011               1.785
   Penghasilan (rugi) komprehensif
    lain - bersih                                    78               145               2               (1)
   Jumlah laba komprehensif
    tahun berjalan                             21.957            18.512          2.013               1.784
   Diatribusikan kepada
    kepentingan nonpengendali                   7.104             6.419            566                502
   Dividen yang dibayar kepada
    kepentingan nonpengendali                   9.267             9.784            484                272

   Ringkasan laporan arus kas:
                                                 Telkomsel                           Mitratel
                                            2023           2022               2023               2022
    Kegiatan operasi                           41.693         42.970              5.162              6.020
    Kegiatan investasi                        (14.302)        (8.652)            (6.504)           (10.893)
    Kegiatan pendanaan                        (28.601)       (30.783)            (4.118)            (7.921)
    Kenaikan (penurunan) bersih kas
     dan setara kas                             (1.210)           3.535          (5.460)           (12.794)


                                                  62
Page 71
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. MODAL SAHAM

                                                                                                 2023
                                                                                               Persentase            Jumlah modal
   Keterangan                                                         Jumlah saham
                                                                                               kepemilikan              disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                                          1                       0                   0
   Saham seri B
    Pemerintah                                                          51.602.353.559                       52,09            2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                             3.973.451.980                        4,02              199
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                                       6.016.355                          0                   0
     Bogi Witjaksono                                                         4.130.400                          0                   0
     Afriwandi                                                               4.172.900                          0                   0
     Heri Supriadi                                                           4.170.400                          0                   0
     F.M. Venusiana R.                                                       7.806.900                          0                   0
     Herlan Wijanarko                                                        4.172.900                          0                   0
     Muhamad Fajrin Rasyid                                                   4.130.400                          0                   0
     Budi Setyawan Wijaya                                                    4.585.400                          0                   0
     Honesti Basyir                                                            370.544                          0                   0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Isa Rachmatarwata                                                       1.968.000                           0                0
     Marcelino Rumambo Pandin                                                1.968.000                           0                0
     Ismail                                                                  1.968.000                           0                0
     Arya Mahendra Sinulingga                                                2.014.800                           0                0
     Rizal Mallarangeng                                                      1.968.000                           0                0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                              43.436.968.061                       43,89            2.174
   Jumlah                                                               99.062.216.600                      100,00            4.953



                                                                                                2022
                                                                                              Persentase             Jumlah modal
   Keterangan                                                    Jumlah saham
                                                                                              kepemilikan               disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                                      1                           0                   0
   Saham seri B
    Pemerintah                                                        51.602.353.559                        52,09             2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                           3.889.668.580                         3,93               194
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                                     1.156.955                            0                   0
     Budi Setyawan Wijaya                                                    275.000                            0                   0
     Afriwandi                                                                42.500                            0                   0
     Herlan Wijanarko                                                         42.500                            0                   0
     Heri Supriadi                                                            40.000                            0                   0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Arya Mahendra Sinulingga                                                 87.500                            0                 0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                            43.568.550.005                        43,98             2.179
   Jumlah                                                             99.062.216.600                       100,00             4.953

  * The Bank of New York Mellon Corporation bertindak sebagai lembaga penyimpanan untuk saham ADS Perusahaan.


   Perusahaan hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah dan tidak dapat
   dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam RUPS Perusahaan berkaitan dengan
   pengangkatan dan penggantian Dewan Komisaris dan Direksi, penerbitan saham baru, serta perubahan
   Anggaran Dasar Perusahaan.

22. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA
    8.358
                                                                                            2023                       2022
   Selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan
    nonpengendali pada entitas anak                                                                8.364                      8.358
   Selisih kurs karena penjabaran                                                                    844                        910
   Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi                                              386                        386
   Laba belum direalisasi atas kepemilikan efek yang
    tersedia untuk dijual                                                                              8                          6
   Komponen ekuitas lainnya                                                                           37                         37
   Jumlah                                                                                          9.639                      9.697


                                                                 63
Page 72
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENDAPATAN

   Grup memperoleh pendapatan dari lini produk utama sebagai berikut:

                          2023                  Mobile        Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
   Pendapatan telepon
       Selular                                      8.022             -                -          172                 -                      8.194
       Telepon tidak bergerak                           -           332              450          117                 -                        899
   Jumlah pendapatan telepon                        8.022           332              450          289                 -                      9.093
   Pendapatan interkoneksi                            293             -                -        8.774                 -                      9.067
   Pendapatan data, internet, dan
       jasa teknologi informatika
       Internet dan data seluler                  73.187                 -                -           -               -                     73.187
       Internet, komunikasi data, dan
          jasa teknologi informatika                  268            85            8.167        2.379              -                        10.899
       SMS                                          3.345             -               35            -              -                         3.380
       Lain-lain                                       34             -            2.010        1.098            212                         3.354
   Jumlah pendapatan data, internet,
     dan jasa teknologi informatika               76.834              85          10.212        3.477            212                        90.820
   Pendapatan jaringan                                 4               -           1.212        1.266              -                         2.482
   Pendapatan IndiHome                                 -          27.263           1.522            -              -                        28.785
   Layanan lainnya
     Call center service                               -              -            1.264              -            -                         1.264
     Manage service dan terminal                       -              -              908             12            -                           920
     E-health                                          -              -              761              -            -                           761
     E-payment                                         -              -              496              -            -                           496
     Lain-lain                                       138             27            1.401            318          858                         2.742
   Jumlah layanan lainnya                            138             27            4.830            330          858                         6.183
   Jumlah pendapatan dari
     kontrak dengan pelanggan                     85.291          27.707          18.226       14.136          1.070                      146.430
   Pendapatan dari transaksi lessor                    -               -               -        2.786              -                        2.786
   Jumlah pendapatan                              85.291          27.707          18.226       16.922          1.070                      149.216
   Penyesuaian dan eliminasi                           -               6              11            6           (668)
   Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
     di segmen operasi                            85.291          27.713          18.237       16.928            402


                          2022                  Mobile        Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
   Pendapatan telepon
       Selular                                    11.905              -                -          147                 -                     12.052
       Telepon tidak bergerak                          -            757              604          175                 -                      1.536
   Jumlah pendapatan telepon                      11.905            757              604          322                 -                     13.588
   Pendapatan interkoneksi                           285              -                -        8.187                 -                      8.472
   Pendapatan data, internet, dan
       jasa teknologi informatika
       Internet dan data seluler                  69.006                 -                -           -               -                     69.006
       Internet, komunikasi data, dan
          jasa teknologi informatika                    -           308            7.750        2.228              -                        10.286
       SMS                                          4.260             -               49            -              -                         4.309
       Lain-lain                                        9             -            1.733          860            207                         2.809
   Jumlah pendapatan data, internet,
     dan jasa teknologi informatika               73.275             308           9.532        3.088            207                        86.410
   Pendapatan jaringan                                 3               -           1.438          937              -                         2.378
   Pendapatan IndiHome                                 -          25.232           2.788            -              -                        28.020
   Layanan lainnya
     Call center service                                  -           -            1.139             25            -                         1.164
     Manage service dan terminal                          -           -            1.156              1            -                         1.157
     E-health                                             -           -              729              -            -                           729
     E-payment                                           20           -              454              -            -                           474
     Lain-lain                                            5          52            1.309            280          664                         2.310
   Jumlah layanan lainnya                                25          52            4.787            306          664                         5.834
   Jumlah pendapatan dari
     kontrak dengan pelanggan                     85.493          26.349          19.149       12.840            871                      144.702
   Pendapatan dari transaksi lessor                    -               -               -        2.604              -                        2.604
   Jumlah pendapatan                              85.493          26.349          19.149       15.444            871                      147.306
   Penyesuaian dan eliminasi                           -               5              12           (2)          (632)
   Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
     di segmen operasi                            85.493          26.354          19.161       15.442            239



   Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang
   belum diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2023 akan diakui sebagai pendapatan selama periode-
   periode pelaporan berikutnya. Kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal 31 Desember
   2023, bagian yang diharapkan dapat direalisasi dalam satu tahun adalah sebesar Rp9.421 miliar dan
   bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp5.441 miliar.
   Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa yang tidak dapat dibatalkan sebagai lessor.
   Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan telekomunikasi serta tanah dan bangunan. Sewa
   ini memiliki jangka waktu antara 1 hingga 10 tahun. Semua sewa termasuk klausul untuk memungkinkan
   revisi atas biaya sewa setiap tahun sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku. Penyewa juga diharuskan
   untuk memberikan jaminan nilai residu pada properti yang disewa.
   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.



                                                                    64
Page 73
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. BEBAN KARYAWAN

   Rincian dari beban karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                  2022
   Gaji dan tunjangan                                                        9.674                 9.360
   Cuti, insentif, dan tunjangan lainnya                                     4.159                 3.835
   Beban pensiun dan imbalan pasca kerja
    lainnya (Catatan 30)                                                     1.764                 1.585
   Beban penghargaan masa kerja (Catatan 31)                                   289                    92
   Lain-lain                                                                    41                    35
   Jumlah                                                                   15.927                14.907

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

25. BEBAN OPERASI, PEMELIHARAAN, DAN JASA TELEKOMUNIKASI

   Rincian dari beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                 2022
   Operasi dan pemeliharaan                                                  23.057               22.746
   Beban pemakaian frekuensi radio (Catatan 35c.i)                            7.412                6.510
   Sewa sirkit dan Customer Premise Equipment ("CPE")                         3.462                3.530
   Beban hak penyelenggaraan dan KPU (Catatan 15)                             2.836                2.601
   Listrik, gas, dan air                                                        877                  904
   Beban pokok penjualan kartu SIM, voucer,
    dan periferal (Catatan 7)                                                   797                  747
   Manajemen proyek                                                             489                  400
   Sewa kendaraan dan fasilitas pendukung                                       308                  343
   Asuransi                                                                     269                  230
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                              211                  173
   Jumlah                                                                    39.718               38.184

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian dari beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:


                                                                     2023                  2022
   Beban umum                                                                2.446                 2.259
   Jasa profesional                                                            996                 1.097
   Penyisihan kerugian kredit ekspektasian
    piutang usaha (Catatan 5)                                                  513                   567
   Pelatihan, pendidikan, dan rekrutmen                                        461                   371
   Perjalanan                                                                  443                   421
   Rapat                                                                       334                   312
   Sumbangan sosial                                                            232                   218
   Beban penagihan                                                             195                   173
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             479                   436
   Jumlah                                                                    6.099                 5.854

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.




                                                   65
Page 74
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar di muka
                                                              2023                 2022
       Perusahaan:
         Pajak penghasilan ("PPh")
           Pasal 22 - Pembelian barang                                   0                    1
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                  238                   97
       Entitas anak:
         PPh
           PPh Badan                                                      -                    3
           Pasal 4(2) - Pajak final                                       1                   24
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                     4                   16
         PPN                                                          1.669                1.323
       Jumlah pajak dibayar di muka                                   1.912                1.464
       Bagian jangka pendek                                          (1.912)              (1.464)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                                 -                    -

   b. Klaim restitusi pajak
                                                              2023                 2022
       Perusahaan
        PPh Badan                                                      271                   19
        PPh 21                                                           2                    3
        PPN                                                            164                  155
       Entitas anak
        PPh
         PPh Badan                                                      699                  578
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                      10                    8
        PPN                                                             476                  238
       Jumlah tagihan restitusi pajak                                 1.622                1.001
       Bagian jangka pendek                                             (16)                (380)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                             1.606                  621
  c.   Utang pajak
                                                              2023                 2022
       Perusahaan:
        PPh
         Pasal 4(2) - Pajak final                                       33                   50
         Pasal 21 - PPh pribadi                                        102                   79
         Pasal 22 - Pembelian barang                                     2                    7
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                     24                   48
         Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                 122                  190
         Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                          0                    5
         Pasal 29 - PPh Badan                                            -                  575
        PPN                                                            170                  244
        PPN atas Pemungutan Pajak ("WAPU")                             163                  286
                                                                       616                1.484
       Entitas anak:
        PPh
         Pasal 4(2) - Pajak final                                      317                  287
         Pasal 21 - PPh pribadi                                        182                  206
         Pasal 22 - Pembelian barang                                     9                    5
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                    152                   68
         Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                 539                  260
         Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                         10                  262
         Pasal 29 - PPh Badan                                        1.672                1.782
        PPN                                                            399                  493
        PPN WAPU                                                       629                  525
                                                                     3.909                3.888
       Jumlah utang pajak                                            4.525                5.372
                                                  66
Page 75
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                  2023                   2022
      Kini
        Perusahaan                                                       1.271                   2.134
        Entitas anak                                                     7.525                   7.125
                                                                         8.796                   9.259
      Tangguhan
       Perusahaan                                                          503                    (103)
       Entitas anak                                                       (713)                   (497)
                                                                          (210)                   (600)
      Beban pajak penghasilan bersih                                     8.586                   8.659

      Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan estimasi laba kena pajak untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                    2023                 2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                         40.794               36.339
      Penambahan kembali eliminasi konsolidasian                           24.647               28.617
      Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan
       dan eliminasi                                                      65.441                 64.956
      Dikurangi: laba entitas anak sebelum pajak penghasilan             (38.965)               (38.892)
      Laba sebelum pajak penghasilan sebelum dikurangi
       pajak penghasilan atas pajak final - Perusahaan                     26.476               26.064
      Dikurangi: penghasilan yang telah dikenakan pajak final                (642)                (414)
      Laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurangi
       penghasilan atas pajak final - Perusahaan                           25.834               25.650

      Perbedaan temporer:
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                (284)                 (54)
      Pendapatan instalasi tangguhan                                            2                  104
      Sewa                                                                      8                    7
      Provisi imbalan karyawan                                                 36                 (507)
      Hak atas tanah, aset takberwujud dan lainnya                             30                    7
      Beban pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
       berkala bersih                                                      (1.032)                (131)
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut akuntansi
       dan pajak                                                           (2.006)                 209
      Beban yang masih harus dibayar dan
       provisi persediaan usang                                                28                   68
      Biaya kontrak                                                            63                  125
      Jumlah perbedaan temporer bersih                                     (3.155)                (172)
      Perbedaan tetap:
      Beban imbalan kesehatan pasca kerja berkala - bersih                   204                   212
      Sumbangan                                                              231                   239
      Imbalan karyawan                                                        33                   169
      Beban untuk mendapatkan pendapatan obyek
       pajak penghasilan final                                               217                    168
      Bagian laba bersih entitas asosiasi dan entitas anak               (17.062)               (15.304)
      (Pendapatan) beban lain-lain dari hasil pemeriksaan pajak                1                      4
      Lain-lain                                                               37                     73
      Jumlah perbedaan tetap bersih                                      (16.339)               (14.439)
      Penghasilan kena pajak - Perusahaan                                  6.340                 11.039
      Beban pajak penghasilan kini                                         1.204                  2.098
      Beban pajak penghasilan final                                           67                     36
      Jumlah beban pajak penghasilan kini - Perusahaan                     1.271                  2.134
      Beban pajak penghasilan kini - entitas anak                          7.525                  7.125
      Jumlah beban pajak penghasilan kini                                  8.796                  9.259

                                                    67
Page 76
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut (lanjutan):

      Rekonsiliasi antara pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak perusahaan
      19% terhadap laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurang pendapatan yang dikenakan pajak
      final dan beban pajak bersih pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
      adalah sebagai berikut:
                                                                      2023                  2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                           40.794                36.339
      Dikurangi pendapatan yang dikenakan
       pajak final - bersih konsolidasian                                    (11.015)              (5.812)
                                                                              29.779               30.527

      Beban pajak penghasilan dihitung pada tarif
       Perusahaan                                                             5.658                 5.800
      Perbedaan pada tarif pajak entitas anak                                   623                   694
      Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan
       perpajakan                                                             2.016                 1.992
      Beban pajak penghasilan final                                              64                    36
      Penyesuaian pajak tangguhan                                              (203)                 (508)
      Pajak tangguhan yang tidak diakui                                         180                   (61)
      Lain-lain                                                                 248                   706
      Beban pajak penghasilan bersih                                          8.586                 8.659

      Dalam UU No. 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah
      terakhir dengan UU No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
      Undang No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Pasal 17 ayat (1) huruf b
      mengatur bahwa tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi wajib pajak badan
      dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% (dua puluh dua persen) yang mulai berlaku pada
      tahun pajak 2022 dan dalam Pasal 17 ayat (2b) mengatur bahwa bagi wajib pajak badan berbentuk
      perseroan terbatas dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek
      di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh tarif sebesar
      3% lebih rendah dari tarif seharusnya.

      Perusahaan telah menerapkan tarif pajak PPh Badan sebesar 19% untuk tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Entitas anak menerapkan tarif pajak sebesar 22% untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Perusahaan telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan untuk tahun fiskal 2022 pada tanggal 28
      April 2023 kepada Otoritas Pajak sebagaimana ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.

   e. Pemeriksaan pajak

      (i) Perusahaan

          PPh Tahun 2015

          Pada tanggal 25 April 2017, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
          (“SKPLB”) PPh Badan senilai Rp147 miliar. Perusahaan setuju untuk menerima putusan
          pemeriksaan senilai Rp17 miliar atas PPh Badan, mengalihkan perhitungan pajak atas realisasi
          ganti rugi migrasi Flexi senilai Rp42 miliar yang sebelumnya dilaporkan pada SPT PPh Badan
          tahun 2015 ke SPT PPh Badan tahun 2016.

          Atas bagian yang tidak disetujui, Perusahaan mengajukan Surat Keberatan kepada Otoritas Pajak
          atas SKPLB PPh Badan senilai Rp210,5 miliar pada tanggal 24 Juli 2017.
          Pada tanggal 18 Juli 2018, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Keputusan Keberatan atas SKPLB
          PPh Badan yang menambah jumlah pajak yang masih harus diterima senilai Rp76 miliar. Atas
          keputusan keberatan tersebut, Perusahaan mengajukan banding pada tanggal 10 Oktober 2018.



                                                        68
Page 77
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh Tahun 2015 (lanjutan)

          Pada tanggal 8 Juli 2020, Perusahaan menerima putusan banding dari Pengadilan Pajak atas
          sengketa PPh Badan tahun 2015. Pengadilan Pajak mengabulkan sebagian permohonan banding
          yang diajukan Perusahaan. Pada tanggal 9 September 2020, Perusahaan menerima
          pengembalian atas restitusi tambahan lebih bayar PPh Badan hasil putusan banding senilai
          Rp90,9 miliar.

          Pada tanggal 26 Oktober 2020, Perusahaan menerima pemberitahuan dari Pengadilan Pajak
          bahwa DJP mengajukan Peninjauan Kembali terhadap Putusan Banding atas sengketa PPh
          Badan tahun 2015. Pada tanggal 2 Desember 2020, Perusahaan merespon dengan mengirimkan
          Kontra Memori Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung melalui Sekretariat Pengadilan Pajak
          sebagai respon Peninjauan Kembali oleh DJP.

          Keseluruhan berkas Memori Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Pemohon Peninjauan
          Kembali (DJP) dan berkas Kontra Memori Peninjauan Kembali yang dikirimkan oleh Termohon
          Peninjauan Kembali (Perusahaan) telah diteruskan oleh Sekretariat Pengadilan Pajak ke MA
          tanggal 13 Desember 2022 dengan surat pengantar nomor PKMA-1594/XII/PAN.Wk/2022.

          Pada tanggal 25 Mei 2023, Mahkamah Agung menerbitkan Putusan nomor 1365/B/PK/Pjk/2023
          yang menolak permohonan peninjauan kembali DJP. Dengan demikian untuk seluruh kewajiban
          pajak tahun 2015 telah berkekuatan hukum tetap melalui Penerbitan Putusan MA serta telah
          melewati masa daluwarsa penetapan pajak sebagaimana ketentuan perundang-undangan
          perpajakan.

          PPh dan PPN tahun 2019

          Pada tanggal 12 Mei 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari s.d Desember 2019. Pada tanggal
          30 November 2022, Perusahaan menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Januari sampai
          dengan Desember 2019 senilai Rp6,3 miliar (termasuk denda Rp3,1 miliar) serta SKPLB PPN
          Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan Desember 2019 senilai Rp60,8 miliar. Perusahaan
          setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan atas denda
          dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2022. Dengan demikian, atas jenis pajak
          PPN tahun 2019 Perusahaan telah menerima putusan yang bersifat final dan berkekuatan hukum
          tetap.

          Pada tanggal 12 April 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2019. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.

          PPh dan PPN tahun 2020

          Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020. Pada tanggal 10 Maret
          2023, Perusahaan telah menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Mei 2020 senilai Rp0,6
          miliar (termasuk denda Rp0,3 miliar), SKPN dan STP PPN JKP dari Luar Daerah Pabean senilai
          Rp0,1 miliar, dan SKPLB PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020 senilai Rp0,3 miliar. Perusahaan
          setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan atas denda
          dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2023.




                                                69
Page 78
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)
      (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh dan PPN tahun 2020 (lanjutan)

          Pada tanggal 13 Maret 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan April,
          Juli, September dan November sampai dengan Desember 2020. Pada tanggal 6 April 2023,
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan atas lebih bayar SPT Masa
          PPN Dalam Negeri Masa Juni, Agustus dan Oktober 2020. Pada tanggal 20 Juni 2023,
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan
          kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN dan PPh Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak
          2020.

          Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan ini, Perusahaan telah menerima Surat
          Ketetapan Pajak dan Surat Tagihan Pajak hasil pemeriksaan PPN untuk 4 (empat) masa pajak
          yaitu Januari, Februari, April dan Juli 2020 yang terdiri dari SKPLB PPN Dalam Negeri senilai
          Rp39,7 miliar, SKPKB PPN dan STP JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp0,6 miliar, serta
          SKPKB dan STP PPN WAPU senilai Rp0,6 miliar. Sedangkan atas pemeriksaan PPN masa pajak
          lainnya serta PPh Badan dan PPh Pemotongan/Pemungutan, pemeriksaan pajaknya masih
          berlangsung.
          PPh dan PPN tahun 2021
          Pada tanggal 20 Juni 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk
          menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN, dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2021. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.

      (ii) Telkomsel

          PPh dan PPN Tahun 2014
          Pada bulan Mei 2019, Telkomsel menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk
          PPh Badan, PPN, dan PPh tahun 2014 sejumlah Rp151 miliar (termasuk denda Rp55 miliar).
          Telkomsel menerima sebagian ketetapan pajak sebesar Rp16 miliar dan membebankannya
          sebagai beban dalam laporan laba rugi konsolidasian tahun 2019. Telkomsel juga membayar
          sebagian sebesar Rp99 miliar dari sisa kurang bayar tersebut dan mencatatnya sebagai tagihan
          restitusi pajak. Pada bulan Agustus 2019, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas
          Pajak sebesar Rp134 miliar.
          Pada bulan Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan yang menerima keberatan
          sebesar Rp27 miliar dan menolak sisanya sebesar Rp107 miliar. Telkomsel menerima restitusi
          pajak sebesar Rp27 miliar pada bulan Agustus 2020.
          Pada bulan September 2020, Telkomsel mengajukan banding kepada Pengadilan Pajak atas
          keputusan keberatan atas PPh Badan, PPN, dan PPh tahun 2014 sebesar Rp107 miliar.

          Pada bulan April 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang bayar PPh
          dan PPN tahun 2014, yang menerima sebagian keberatan sebesar Rp66 miliar. Telkomsel
          menerima pengembalian dana tersebut pada bulan April, Mei dan Juni 2022, dan membebankan
          bagian yang ditolak sebesar Rp4 miliar pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2022.
          Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
          mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung (“MA”) atas PPN tahun 2014 sebesar Rp8
          miliar. Telkomsel telah mengajukan kontra memorandum untuk Peninjauan Kembali pada bulan
          September 2022.

          Pada bulan Februari dan Maret 2023, MA menolak sepenuhnya permohonan peninjauan kembali
          yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas masa pajak PPN 2014 sebesar Rp8 miliar. Dengan
          demikian, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (in-kracht) dan tidak ada tambahan
          utang pajak untuk tahun pajak 2014.
                                                 70
Page 79
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (ii) Telkomsel (lanjutan)

          PPh dan PPN Tahun 2014 (lanjutan)

          Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, proses banding untuk
          PPh Badan masih berlangsung.

          PPh dan PPN Tahun 2015

          Pada bulan Agustus 2019, Telkomsel menerima SKPKB untuk PPh Badan, PPN dan PPh tahun
          2015 sejumlah Rp385 miliar (termasuk denda Rp129 miliar). Telkomsel menerima sebagian
          ketetapan pajak sebesar Rp35 miliar, yang dibayarkan dan dibebankan sebagai beban pada
          laporan laba rugi konsolidasian tahun 2019. Telkomsel juga membayar sisa kurang bayar tersebut
          dan mencatatnya sebagai tagihan restitusi pajak. Pada bulan September 2019, Telkomsel
          mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak sebesar Rp350 miliar.

          Pada bulan Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan dari Otoritas Pajak yang
          menolak seluruh keberatan Telkomsel.

          Pada bulan September 2020, Telkomsel mengajukan banding ke Pengadilan Pajak atas
          ketetapan PPh Badan, PPN, dan PPh tahun 2015 sebesar Rp350 miliar.

          Pada bulan April dan Mei 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang
          bayar PPh dan PPN tahun 2015 yang menerima sebagian banding Telkomsel sebesar Rp53
          miliar. Telkomsel menerima restitusi pajak pada bulan April dan Mei 2022, dan membebankan
          bagian yang ditolak sebesar Rp3 miliar pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2022.

          Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
          mengajukan Peninjauan Kembali ke MA atas PPN tahun 2015 sebesar Rp24 miliar. Telkomsel
          telah mengajukan kontra memorandum untuk Peninjauan Kembali pada bulan Agustus 2022.

          Pada bulan Februari hingga Mei 2023, Telkomsel menerima surat keputusan dari MA yang
          menolak sepenuhnya permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas
          masa pajak PPN 2015 sebesar Rp24 miliar. Telkomsel telah menerima seluruh keputusan final
          yang berkekuatan hukum tetap (in-kracht) sehingga tidak ada tambahan utang pajak untuk PPN
          tahun pajak 2015.

          Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, proses banding untuk
          PPh Badan masih berlangsung.

          PPh dan PPN Tahun 2018

          Pada bulan September 2022, Telkomsel menerima SKPKB untuk PPh Badan, PPN, dan PPh
          tahun 2018 sebesar Rp160 miliar (termasuk denda Rp49 miliar). Pada saat yang sama, Telkomsel
          juga menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) atas PPN tahun 2018 dengan lebih
          bayar pajak sebesar Rp40 miliar.

          Pada tanggal 14 Oktober 2022, Telkomsel membayar dan menerima sebagian ketetapan pajak
          PPh Badan sebesar Rp0,16 miliar, dan mencatatnya sebagai beban dalam laporan laba rugi
          konsolidasian. Telkomsel juga membayar sisa ketetapan pajak PPh Badan dan PPN sebesar
          Rp57 miliar, setelah dikurangi lebih bayar PPN sebesar Rp40 miliar. Telkomsel mencatatnya
          sebagai tagihan restitusi pajak di laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pada tanggal 13 Desember 2022, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak
          sebesar Rp120 miliar untuk PPh Badan, PPN dan PPh.


                                                 71
Page 80
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (ii) Telkomsel (lanjutan)

           PPh dan PPN Tahun 2018 (lanjutan)

           Pada bulan Oktober 2023, Perusahaan telah menerima surat keputusan keberatan dari Otoritas
           Pajak yang menerima sebagian permohonan atas PPh dan PPN dan menolak seluruh
           permohonan keberatan Perusahaan untuk PPh Badan.

           Telkomsel telah menerima seluruh pengembalian pajak sebesar Rp22 miliar untuk PPh dan PPN
           di bulan Oktober 2023 dan mengakui beban sebesar Rp0,2 miliar untuk bagian PPh dan PPN
           yang ditolak pada laporan keuangan laba rugi 2023. Telkomsel telah mengajukan banding untuk
           seluruh bagian PPh Badan pada Januari 2024.

   f. Aset dan liabilitas pajak tangguhan

      Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:

                                                                      Aset dan liabilitas pajak tangguhan      (Dibebankan) dikreditkan ke
                                                                        pada laporan posisi keuangan                laporan laba rugi
                                                                           2023                  2022             2023             2022
      Perusahaan
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                     831                 885               (54)            (10)
      Beban pensiun dan beban imbalan pasca
        kerja lainnya berkala - bersih                                            822                 981              (196)            (25)
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
        akuntansi dan pajak                                                       430                 806              (285)            175
      Provisi imbalan karyawan                                                    299                 292                 7              (96)
      Pendapatan instalasi tangguhan                                               21                 203                 1               20
      Hak atas tanah, aset takberwujud, dan lainnya                                29                  23                 6                1
      Beban yang masih harus dibayar dan provisi
        persediaan usang                                                            86                  85                5              13
      Sewa                                                                           -                   (1)              1               1
      Biaya kontrak                                                                 14                 (49)              12              24
      Aset pajak tangguhan Perusahaan - bersih                                   2.532              3.225              (503)            103
      Telkomsel
      Provisi imbalan karyawan                                                   1.385              1.220              168               33
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                      205                144               61              (35)
      Sewa                                                                         554                468               86             (207)
      Liabilitas kontrak                                                           400                  -              217                -
      Pengukuran nilai wajar
        atas instrumen-instrumen keuangan                                             -                 (7)               7             542
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
        akuntansi dan pajak                                                     (1.228)            (1.445)             122              178
      Amortisasi lisensi                                                          (171)              (146)              (25)               6
      Biaya kontrak                                                                 (46)                -                 5                -
      Instrumen-instrumen keuangan lainnya                                        (165)              (119)              (45)             (27)
      Aset pajak tangguhan Telkomsel - bersih                                      934                115              596              490
      Aset pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih                           704                777               (70)            164
      Liabilitas pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih                    (841)            (1.023)             187             (157)
      Beban (manfaat) pajak tangguhan                                                                                  210              600
      Aset pajak tangguhan - bersih                                              4.170              4.117
      Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                         (841)            (1.023)



      Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan
      investasi pada entitas anak dan entitas asosiasi atas liabilitas pajak tangguhan yang tidak diakui
      adalah masing-masing sebesar Rp79.794 miliar dan Rp23.915 miliar.

      Realisasi dari aset pajak tangguhan tergantung kepada kemampuan Grup dalam menghasilkan laba
      fiskal di masa depan. Meskipun tidak ada jaminan atas realisasi tersebut, Grup yakin bahwa
      kemungkinan besar aset pajak tangguhan tersebut akan terealisasi melalui pengurangan atas laba
      fiskal masa depan ketika perbedaan temporer terpulihkan. Jumlah aset pajak tangguhan tersebut
      diperkirakan dapat terealisasi, namun bisa berkurang jika laba fiskal di masa depan lebih kecil dari
      pada yang diestimasikan.



                                                                 72
Page 81
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   g. Administrasi

      Di bulan Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan, yang antara lain mengatur tarif pajak penghasilan dan PPN. Mulai 1 Januari
      2022, Grup menerapkan tarif pajak penghasilan atas penghasilan kena pajak karyawan sesuai ayat
      (1) huruf a Pasal 17 Bab III, serta mulai 1 April 2022 tarif PPN berubah menjadi 11%. Perusahaan
      memastikan kesiapan surrounding billing system, aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta
      membangun koordinasi yang intensif antar unit yang terkait untuk mempersiapkan penerapan aturan
      tersebut.

      Pada bulan Februari 2022, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 9/2022 tentang
      Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 51/2008 tentang Pajak Penghasilan atas
      Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi. Perusahaan memastikan aspek administrasi dan legal atas
      transaksi dan membangun koordinasi yang solid antar unit terkait untuk mempersiapkan penerapan
      aturan tarif pajak penghasilan untuk usaha jasa konstruksi yang diatur dalam pasal 3 ayat (1)
      peraturan tersebut.

      Pada bulan Juni 2023, Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 66/PMK.03/2023
      tentang Perlakuan PPh atas Penggantian atau Imbalan Sehubungan Dengan Pekerjaan atau Jasa
      yang Diterima atau Diperoleh Dalam Bentuk Natura dan/atau Kenikmatan. Perusahaan memastikan
      aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta membangun koordinasi yang intensif antar unit yang
      terkait untuk mengimplementasikan aturan tersebut.

      Pada bulan Desember 2023, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 58 tahun 2023
      tentang Tarif Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas Penghasilan Sehubungan dengan
      Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Wajib Pajak Orang Pribadi serta Peraturan Menteri Keuangan No. 168
      tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan Pajak atas Penghasilan Sehubungan dengan
      Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Orang Pribadi yang akan berlaku mulai 1 Januari 2024. Dengan
      adanya ketentuan tersebut, terdapat perubahan mekanisme perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan
      yang sebelumnya menggunakan tarif progresif sesuai Pasal 17 Undang-undang Pajak Penghasilan
      menjadi menggunakan tarif efektif rata-rata (TER) untuk pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21
      yang diatur dalam peraturan pemerintah tersebut. Perusahaan memastikan dilakukannya koordinasi
      intensif antar unit yang terkait untuk mengimplementasikan aturan tersebut.

28. LABA PER SAHAM DASAR

   Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
   pemilik entitas induk sebesar Rp24.560 miliar dan Rp20.753 miliar dengan jumlah rata-rata tertimbang
   saham yang beredar sejumlah 99.062.216.600 masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 dan 2022. Jumlah rata-rata tertimbang juga memperhitungkan rata-rata tertimbang
   atas dampak transaksi modal saham yang diperoleh kembali dalam perubahan transaksi pembelian
   saham kembali selama periode berjalan.

   Laba per saham dasar masing-masing sejumlah Rp247,92 dan Rp209,49 (dalam jumlah penuh) untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Perusahaan tidak memiliki instrumen
   keuangan yang berpotensi dilutif untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                   73
Page 82
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM

   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 29 tertanggal 27 Mei 2022 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2021 sebesar Rp14.856 miliar (Rp149,97 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada tanggal 30 Juni 2022.

   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 73 tertanggal 30 Mei 2023 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2022 sebesar Rp16.603 miliar (Rp167,59 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada tanggal 5 Juli 2023.

   Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan
   cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

   Saldo laba dicadangkan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah
   sebesar Rp15.337 miliar.

30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA

   Rincian liabilitas manfaat pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya adalah sebagai berikut:

                                                        Catatan        2023                     2022
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan
    imbalan pasca kerja lainnya
    Pensiun
      Perusahaan - funded                             30a.i.a
       Manfaat pasti                                 30a.i.a.i                 3.666                    4.234
       Manfaat tambahan                              30a.i.a.ii                   44                       44
      Perusahaan - unfunded                           30a.i.b                    258                      522
      Telkomsel                                        30a.ii                  4.726                    4.275
    Liabilitas diestimasi manfaat pensiun                                      8.694                    9.075
    Imbalan kesehatan pasca kerja                        30b                   1.470                        -
    Imbalan pasca kerja lainnya                          30c                     244                      268
    Imbalan tunjangan masa kerja                         30d                       1                        1
    Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
      Undang Ketenagakerjaan                             30e                   1.005                      928
   Jumlah                                                                     11.414                   10.272

   Beban manfaat pensiun yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                   Catatan              2023                    2022
   Beban pensiun
    Perusahaan - funded                             30a.i.a
     Manfaat pasti                                 30a.i.a.i                     629                      577
     Manfaat tambahan                              30a.i.a.ii                      3                       37
    Perusahaan - unfunded                           30a.i.b                       54                       58
    Telkomsel                                        30a.ii                      633                      596
   Beban pensiun berkala-bersih                       24                       1.319                    1.268
   Beban imbalan kesehatan pasca kerja
    berkala-bersih                                  24,30b                       205                      213
   Beban imbalan pasca kerja lainnya                24,30c                        22                       25
   Beban imbalan tunjangan masa kerja               24,30d                         1                        1
   Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
    Ketenagakerjaan                                 24,30e                       217                       78
   Jumlah                                                                      1.764                    1.585



                                                   74
Page 83
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                          Catatan                2023                          2022
   Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti
    Perusahaan - funded                                                    30a.i.a
     Manfaat pasti                                                        30a.i.a.i                        (524)                        467
     Manfaat tambahan                                                     30a.i.a.ii                          1                          (7)
    Perusahaan - unfunded                                                  30a.i.b                          246                          55
    Telkomsel                                                               30a.ii                           91                         218
    Lainnya                                                                                                   0                           1
   Beban imbalan kesehatan pasca kerja                                       30b                         (1.265)                        851
   Beban imbalan pasca kerja lainnya                                         30c                             (2)                         14
   Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
    Ketenagakerjaan                                                          30e                             41                           13
   Sub-jumlah                                                                                            (1.412)                       1.612
   Pajak tangguhan dengan tarif pajak yang
    berlaku                                                                  27f                              23                        (148)
   Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti -
    bersih                                                                                               (1.389)                       1.464


   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal pada
   tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                  Funded                                   Imbalan kesehatan
                                                                Manfaat pasti                                   pasca kerja
                                                  Perusahaan                     Telkomsel                     Perusahaan
                                                                                                        Liabilitas         Aset
                                              Liabilitas      Aset       Liabilitas       Aset          imbalan          program
                                              manfaat       program      manfaat        program        kesehatan        kesehatan
                                              pensiun       pensiun      pensiun        pensiun        pasca kerja     pasca kerja     Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2023                     23.136      (18.902)       5.128             (853)         12.878         (12.878)      8.509

   Beban jasa                                       326             -           331               -              -                -         657
   Biaya transfer pegawai                            (2)            2             -               -              -                -           -
   Beban bunga (pendapatan bunga)                 1.573        (1.295)          369             (67)           913             (898)        595
   Beban administrasi program                      (126)         126              -               0              -             187          187
   Penghasilan bunga dari batas atas aset             -             -             -               -              -                3           3
   Beban tambahan manfaat
     kesejahteraan                                   50             -              -              -                -              -          50
   Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                               1.821        (1.167)          700             (67)           913             (708)      1.492

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                     91             -            (76)             -           (907)               -        (892)
     Perubahan asumsi demografi                       -             -              -              -              -                -           -
     Perubahan asumsi keuangan                      906             -            (40)             -          2.349                -       3.215
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                         -         (473)             -            25                 -            (89)       (537)
   Perubahan pada batas atas aset                      -            -              -             -                 -            (88)        (88)
   Jumlah yang dibebankan pada
     penghasilan komprehensif lain                  997          (473)          (116)           25           1.442             (177)      1.698

   Kontribusi pemberi kerja                           -        (1.635)             -             (4)               -              -       (1.639)
   Kontribusi peserta program pensiun                17           (17)             -              -                -              -            -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                 (1.972)       1.972           (149)             -            (586)           586         (149)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                      (50)           -            -                -              -                -          (50)
   Kewajiban dari karyawan yang dialihkan              -            -          233             (171)             -                -          62
   Transfer program FMC                             (231)         170            -                -            (23)              23          (61)
   Saldo akhir, 31 Desember 2023                  23.718      (20.052)       5.796           (1.070)        14.624          (13.154)      9.862
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                            3.666                     4.726                           1.470                        9.862




                                                                   75
Page 84
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal pada
   tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan):

                                                                        Funded                                       Imbalan kesehatan
                                                                      Manfaat pasti                                       pasca kerja
                                                    Perusahaan                           Telkomsel                        Perusahaan
                                                                                                                  Liabilitas        Aset
                                              Liabilitas       Aset           Liabilitas           Aset           imbalan         program
                                              manfaat        program          manfaat            program         kesehatan       kesehatan
                                              pensiun        pensiun          pensiun            pensiun         pasca kerja     pasca kerja         Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                    23.838        (18.947)             5.020               (832)         13.416          (12.778)         9.717
   Beban jasa                                        178             -                326                  -                 -               -           504
   Beban bunga (pendapatan bunga)                  1.635        (1.347)               328                (58)             982            (933)           607
   Beban administrasi program                            -          63                   -                 -                 -           164             227
   Beban tambahan manfaat
    kesejahteraan                                      65               -                   -               -                -                 -           65
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                 1.878           (1.284)               654              (58)            982             (769)         1.403

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                     (737)              -                  (1)              -             (730)                -        (1.468)
     Perubahan asumsi demografi                         -               -                  (1)              -                -                 -            (1)
     Perubahan asumsi keuangan                        (30)              -                 (67)              -             (136)                -          (233)
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                           -            300                (186)            37                 -               (69)          82
   Perubahan pada batas atas aset                        -              -                   -              -                 -               84            84
   Jumlah yang dibebankan pada
     penghasilan komprehensif lain                   (767)            300                (255)            37              (866)              15         (1.536)

   Kontribusi pemberi kerja                             -            (719)                  -               -                -                 -         (719)
   Kontribusi peserta program pensiun                  19             (19)                  -               -                -                 -            -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                  (1.767)           1.767               (291)              -                -                 -         (291)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                      (65)             -                    -                -          (654)               654            (65)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                  23.136        (18.902)               5.128             (853)       12.878            (12.878)         8.509
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                             4.234                              4.275                                 -                          8.509



   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                                                                           Perusahaan dan
                                                                            Perusahaan                                       entitas anak
                                                                                    Imbalan               Imbalan         Kewajiban pensiun
                                                                        Manfaat    pasca kerja             khusus          undang-undang
                                                    Unfunded           tambahan      lainnya             masa kerja        ketenagakerjaan          Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2023                             522                 44           268                    1                     928            1.763
   Beban jasa                                              22                   -            7                    1                     152              182
   Beban bunga                                             32                   3           15                     -                      65             115
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                            54                   3              22                1                  217               297

   (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
     komprehensif lainnya                                    (246)                (1)                2               -                  (41)            (286)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                               (53)                 (2)            (38)              (1)                (102)            (196)
   Transfer program FMC                                       (19)                 0              (10)               -                    3               (26)
   Saldo akhir, 31 Desember 2023                             258                  44             244                1                 1.005            1.552




                                                                             76
Page 85
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan):

                                                                                                           Perusahaan dan
                                                                     Perusahaan                              entitas anak
                                                                             Imbalan        Imbalan       Kewajiban pensiun
                                                                 Manfaat    pasca kerja     khusus         undang-undang
                                                  Unfunded      tambahan      lainnya      masa kerja      ketenagakerjaan      Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                           613              -          300             4                   926        1.843
   Beban jasa                                            24             37            8             1                     78         148
   Beban bunga                                           34              -           17              -                     -          51
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                       58             37          25              1                    78         199

   (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
     komprehensif lainnya                               (55)             7          (14)             -                  (13)         (75)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                          (94)            -          (43)            (4)                  (63)       (204)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                        522             44         268              1                   928        1.763



   a. Beban manfaat pensiun

       i. Perusahaan

           (a) Funded

                (i) Manfaat pasti

                     Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap yang
                     mulai bekerja sebelum 1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-undang
                     pensiun Indonesia dan dikelola oleh Dana Pensiun Telkom (“Dapen”). Pengelolaan Dana
                     Pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang ditetapkan oleh
                     Pendiri dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan Pengurus diawasi oleh Dewan
                     Pengawas yang terdiri dari perwakilan Perusahaan dan peserta.

                     Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan
                     masa kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar
                     kontribusi 18% (sebelum Maret 2003: 8,4%) dari gaji pokok ke dana pensiun. Perusahaan
                     memberikan kontribusi kepada Dapen untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                     31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp1.635 miliar dan
                     Rp719 miliar.

                     Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah risiko seperti volatilitas aset dan
                     perubahan imbal hasil obligasi. Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat diskonto
                     yang merujuk kepada tingkat imbal hasil obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program
                     lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit program. Penurunan imbal hasil obligasi
                     pemerintah akan meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan saling hapus secara
                     sebagian dengan kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki. Perusahaan memastikan
                     bahwa posisi investasi telah diatur dalam kerangka asset-liability matching (“ALM”) yang
                     telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka panjang yang sejalan dengan liabilitas pada
                     program pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan Perusahaan adalah untuk
                     menyesuaikan aset-aset dan liabilitas pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang
                     terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan tingkat pengembalian yang optimal.
                     dengan mempertimbangkan tingkat risikonya. Investasi pada program telah terdiversifikasi
                     dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan memberikan dampak material
                     bagi seluruh kelompok aset.




                                                                   77
Page 86
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)
      i. Perusahaan (lanjutan)
        (a) Funded (lanjutan)
            (i) Manfaat pasti (lanjutan)
                Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset program manfaat pasti terdiri dari:

                                                                       2023                                    2022
                                                       Harga kuotasian      Tidak memiliki     Harga kuotasian       Tidak memiliki
                                                        di pasar aktif     harga kuotasian      di pasar aktif      harga kuotasian
                Kas dan setara kas                                  559                    -              1.320                     -
                Instrumen ekuitas:
                  Keuangan                                        1.799                    -              1.638                     -
                  Barang konsumen primer                             98                    -                505                     -
                  Bahan baku                                        276                    -                271                     -
                  Infrastruktur                                     741                    -                639                     -
                  Energi                                            161                    -                141                     -
                  Teknologi                                          41                    -                 89                     -
                  Perindustrian                                     267                    -                315                     -
                  Barang konsumen non-primer                        516                    -                115                     -
                  Properti dan real estate                          112                    -                 98                     -
                  Kesehatan                                         209                    -                208                     -
                  Transportasi dan logistik                           7                    -                  8                     -
                Reksadana berbasis saham                            376                    -                410                     -
                Instrumen keuangan pendapatan tetap:
                  Obligasi korporasi                                  -               2.447                   -                3.117
                  Obligasi pemerintah                            10.257                   -               7.884                    -
                  Reksadana pendapatan tetap                          -                 100                   -                  122
                  Midterm notes                                       -                  99                   -                  100
                  Efek beragun aset                                   -                  13                   -                   30
                  Sukuk                                               -               1.054                   -                1.090
                Saham non-publik:
                  Penempatan langsung                                 -                 371                   -                  368
                Properti                                              -                 186                   -                  187
                Lainnya                                               -                 363                   -                  247
                Jumlah                                           15.419               4.633              13.641                5.261

                Aset program pensiun termasuk di dalamnya saham Seri B yang dikeluarkan oleh
                Perusahaan dengan nilai wajar Rp457 miliar dan Rp336 miliar, yang mewakili 2,28% dan
                1,78% dari total aset program pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, dan obligasi
                yang dikeluarkan oleh Perusahaan dengan nilai wajar masing-masing senilai Rp345 miliar
                dan Rp348 miliar mewakili masing-masing 1,72% dan 1,84% dari total aset per tanggal
                31 Desember 2023 dan 2022.
                Perkiraan pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian
                keseluruhan masa liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset
                program. Hasil aktual aset program adalah Rp1.768 miliar dan Rp984 miliar masing-
                masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
                Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 14 Januari 2014 mengenai
                kebijakan pendanaan Dapen. Perusahaan tidak akan memberikan kontribusi ke Dapen bila
                Rasio Kecukupan Pendanaan (“RKD”) Dapen di atas 105%. Berdasarkan laporan
                keuangan Dapen pada tanggal 31 Desember 2023, RKD Dapen di bawah 105% sehingga
                Perusahaan akan memberikan kontribusi pemberi kerja ke program pensiun manfaat pasti.
                Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022, tentang
                Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menetapkan bagi para
                pensiunan yang berhenti selain karena Hukuman Disiplin, Pensiun Dini, dan Atas
                Permintaan Sendiri dan menerima Manfaat Pensiun kurang dari Rp1 juta per bulan
                diberikan kenaikan Manfaat Pensiun bulanan menjadi Rp1 juta. Pada tahun 2023 dan
                2022, Perusahaan memberikan manfaat kesejahteraan tambahan kepada Pensiunan dan
                penerima manfaat pensiun dari peserta yang memasuki masa pensiun sebelum
                30 Juni 2002 masing-masing sebesar Rp50 miliar dan Rp65 miliar.




                                                            78
Page 87
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      i. Perusahaan (lanjutan)

        (a) Funded (lanjutan)

            (i)   Manfaat pasti (lanjutan)

                  Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan
                  pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pada laporan masing-masing tertanggal
                  1 Maret 2024 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSA dan
                  Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 31
                  Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                      2023                  2022
                  Tingkat diskonto                                           6,75%                 7,25%
                  Tingkat kenaikan kompensasi                                8,00%                 8,00%
                  Tabel tingkat kematian di Indonesia                         2019                  2019

            (ii) Manfaat Tambahan

                  Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022, tentang
                  Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menyelenggarakan
                  Program Manfaat Lain Iuran Pasti (“PMLIP”) dalam bentuk Manfaat Tambahan. Peserta
                  PMLIP berhak menerima Manfaat Pensiun Berkala tiap bulan sesuai dengan ketentuan
                  dalam Peraturan Dana Pensiun. Dana Manfaat Tambahan bersumber dari iuran Manfaat
                  Tambahan Pemberi Kerja dan dana penyisihan hasil pengembangan investasi apabila
                  tercapai RKD di atas 102% dan tingkat pengembalian investasi (“ROI”) di atas suku bunga
                  aktuaria untuk pendanaan. Iuran Manfaat Tambahan Pemberi Kerja untuk setiap peserta
                  PMLIP ditetapkan sebesar Rp120 ribu untuk periode iuran 12 bulan yang dihitung secara
                  proporsional sesuai dengan jumlah penerimaan.

                  Penilaian aktuaria untuk program pensiun manfaat tambahan dilakukan berdasarkan
                  perhitungan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pada laporan masing-masing
                  tertanggal 1 Maret 2024 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
                  FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada
                  tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                      2023                  2022
                  Tingkat diskonto                                           6,75%                 7,25%
                  Tabel tingkat kematian di Indonesia                         2019                  2019

                  Aset program untuk manfaat tambahan telah disisihkan sejak 2018 sesuai persetujuan
                  Dewan Pengawas. Pada tanggal 31 Desember 2023 tidak ada kewajiban tambahan yang
                  disisihkan karena persyaratan pengakuan manfaat tambahan sebagaimana tersebut di
                  atas belum terpenuhi.

        (b) Unfunded

            Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dan program
            pensiun iuran pasti untuk karyawannya. Program pensiun iuran pasti diselenggarakan bagi
            karyawan tetap yang mulai bekerja pada atau setelah tanggal 1 Juli 2002. Program ini dikelola
            oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”). Kontribusi Perusahaan kepada DPLK
            dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji karyawan di mana untuk tahun yang berakhir
            pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp50 miliar dan
            Rp48 miliar.



                                                   79
Page 88
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      i. Perusahaan (lanjutan)

        (b) Unfunded (lanjutan)

            Sejak tahun 2007, Perusahaan memberlakukan manfaat pensiun berdasarkan penyeragaman
            bagi peserta sebelum 20 April 1992 dan peserta sejak 20 April 1992 yang mulai diterapkan bagi
            karyawan yang akan pensiun terhitung sejak 1 Februari 2009. Pada tahun 2010, Perusahaan
            menggantikan penyeragaman dengan Manfaat Pensiun Sekaligus (“MPS”). MPS diberikan bagi
            karyawan yang telah mencapai usia pensiun, kematian, atau cacat sejak 1 Februari 2009.

            Perusahaan juga menyelenggarakan manfaat bagi karyawan yang akan memasuki masa
            persiapan pensiun, di mana karyawan tidak aktif selama periode 6 bulan sebelum mencapai
            usia pensiun yakni 56 tahun yang disebut dengan Masa Persiapan Pensiun (“MPP”). Selama
            periode tersebut, karyawan tetap menerima manfaat-manfaat yang diselenggarakan bagi
            pegawai aktif, di antaranya termasuk, namun tidak terbatas pada gaji regular, kesehatan, cuti
            besar, bonus, dan manfaat-manfaat lainnya. Mulai tanggal 1 April 2012, karyawan harus
            mengajukan permohonan MPP terlebih dahulu dan tanpa permohonan maka dianggap tetap
            akan bekerja sampai dengan masa pensiun.

            Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dilakukan
            berdasarkan perhitungan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pada laporan masing-
            masing tertanggal 1 Maret 2024 dan 8 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
            FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal
            31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                       2023                 2022
            Tingkat diskonto                                               6,75%           7,00%-7,25%
            Tingkat kenaikan kompensasi                              6,10%-8,00%           6,10%-8,00%
            Tabel tingkat kematian di Indonesia                             2019                  2019

      ii. Telkomsel

         Telkomsel menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti bagi karyawannya. Berdasarkan
         program ini, karyawan berhak atas imbalan pensiun yang ditentukan berdasarkan gaji pokok
         terakhir atau gaji bersih yang diterima (tidak termasuk tunjangan fungsional) dan masa kerjanya.
         Program pensiun tersebut dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”),
         perusahaan asuransi jiwa milik negara, melalui suatu kontrak asuransi anuitas. Hingga tahun
         2004, karyawan berkontribusi pada program ini sebesar 5% dari gaji pokok bulanan mereka,
         sementara Telkomsel menanggung sisa besaran kontribusi yang diharuskan menurut program
         tersebut. Sejak tahun 2005, Telkomsel telah menanggung sepenuhnya besaran kontribusi
         tersebut.
         Pada tanggal 23 April 2021, Telkomsel dan Jiwasraya sepakat untuk mengakhiri kontrak program
         asuransi tersebut dan menandatangani perjanjian restrukturisasi. Perjanjian tersebut
         menggantikan program manfaat dari anuitas menjadi manfaat sekaligus (lump sum). Berdasarkan
         perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk menentukan nilai tunai pada tanggal pengakhiran
         yang terbagi menjadi nilai tunai untuk peserta aktif dan peserta pasif masing-masing sebesar
         Rp857 miliar dan Rp73 miliar. Terdapat potongan 5% dari nilai tunai untuk peserta aktif, maka
         95% dari Rp857 miliar (atau setara dengan Rp814 miliar) ditambah Rp73 miliar akan menjadi
         jumlah yang selanjutnya diambil alih oleh PT Asuransi Jiwa IFG (”IFG Life”) pada saat perjanjian
         dengan IFG Life menjadi efektif dan karenanya, perjanjian restrukturisasi akan berakhir. Pada
         tanggal 30 November 2023, dana tunai telah selesai diambil alih oleh IFG Life dengan tidak
         terdapat perubahan pada program dan nilai tunai yang dialihkan pada tanggal pengalihan, dan di
         saat yang sama, perjanjian restrukturisasi dinyatakan berakhir.



                                                  80
Page 89
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      ii. Telkomsel

         Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan dan Telkomsel menandatangani perjanjian mengenai
         Dapen untuk menunjuk Telkomsel sebagai Mitra dari Perusahaan sebagai satu-satunya Pendiri,
         yang menghasilkan hak dan kewajiban bagi Telkomsel sebagaimana diatur pada Peraturan Dana
         Pensiun efektif sejak tanggal pemisahan segmen usaha IndiHome ke Telkomsel.
         Sejak tanggal pemisahan segmen usaha IndiHome ke Telkomsel, Telkomsel menyelenggarakan
         program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap yang dialihkan. yang mulai bekerja sebelum
         1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-undang pensiun Indonesia dan dikelola
         oleh Dapen. Dapen dikelola sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang
         ditetapkan oleh Perusahaan sebagai Pendiri dan dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan
         Pengurus diawasi oleh Dewan Pengawas yang ditunjuk oleh Pendiri.
         Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan masa
         kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar kontribusi
         sebesar 18% dari gaji pokok ke dana pensiun. Kontribusi Telkomsel kepada Dapen untuk tahun
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp20,50 miliar.
          Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan pada
          tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dengan laporan tertanggal masing-masing 5 Maret 2024
          dan 28 Februari 2023 yang dilakukan oleh KKA Halim dan Rekan, aktuaris independen yang
          berasosiasi dengan Milliman. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen
          pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                2022
         Tingkat diskonto                                                 6,70%        6,75% - 7,25%
         Tingkat kenaikan kompensasi                              7,50% - 8,00%        6,10% - 8,00%
         Tabel tingkat kematian di Indonesia                               2019                 2019

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja

      Perusahaan menyelenggarakan program imbalan kesehatan pasca kerja untuk semua karyawannya
      yang sudah bekerja sebelum tanggal 1 November 1995 dengan masa kerja 20 tahun atau lebih pada
      saat pensiun, dan anggota keluarganya yang memenuhi syarat. Ketentuan untuk masa kerja selama
      20 tahun ini tidak berlaku bagi karyawan yang memasuki masa pensiun sebelum tanggal 3 Juni 1995.
      Program ini tidak berlaku bagi karyawan yang mulai bekerja pada Perusahaan sejak tanggal
      1 November 1995. Program jaminan kesehatan pasca kerja tersebut dikelola oleh Yayasan
      Kesehatan Telkom (“Yakes Telkom”).




                                                81
Page 90
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja (lanjutan)

      Program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti diselenggarakan bagi karyawan tetap yang mulai
      bekerja pada atau setelah tanggal 1 November 1995 atau karyawan dengan masa kerja kurang dari
      20 tahun pada saat pensiun. Perusahaan tidak memberikan kontribusi ke Yakes Telkom untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022,
      aset program terdiri dari:
                                                             2023                                     2022
                                             Harga kuotasian      Tidak memiliki      Harga kuotasian      Tidak memiliki
                                              di pasar aktif     harga kuotasian       di pasar aktif     harga kuotasian
      Kas dan setara kas                                  391                    -               1.085                    -
      Instrumen ekuitas:
        Keuangan                                        1.465                    -               1.368                    -
        Barang konsumen primer                            115                    -                 114                    -
        Bahan baku                                        260                    -                 264                    -
        Infrastruktur                                     617                    -                 598                    -
        Energi                                            156                    -                 221                    -
        Teknologi                                          24                    -                  63                    -
        Perindustrian                                     261                    -                 185                    -
        Barang konsumen non-primer                        394                    -                 457                    -
        Properti dan real estate                          110                    -                  95                    -
        Kesehatan                                         147                    -                 233                    -
        Transportasi dan logistik                           5                    -                   3                    -
      Reksadana berbasis ekuitas                          434                    -               1.035                    -
      Instrumen keuangan pendapatan tetap:
        Obligasi pemerintah                             1.269                    -                  82                    -
        Obligasi korporasi                                  6                    -                   -                    -
        Reksadana pendapatan tetap                      7.053                    -               6.761                    -
      Saham non-publik:
        Penempatan privat                                   -                 447                    -                 398
      Jumlah                                           12.707                 447               12.564                 398


      Aset program Yakes Telkom juga termasuk saham Seri B yang diterbitkan Perusahaan dengan nilai
      wajar sebesar Rp321 miliar dan Rp228 miliar yang merupakan 2,45% dan 1,76% dari keseluruhan
      aset program masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Obligasi yang dikeluarkan
      oleh Perusahaan dengan nilai wajar masing-masing senilai Rp6 miliar mewakili masing-masing 0,04%
      dari total aset per tanggal 31 Desember 2023. Perkiraan pengembalian ditentukan berdasarkan
      ekspektasi pasar untuk pengembalian keseluruhan masa liabilitas dengan mempertimbangkan
      perpaduan portofolio dari aset program. Hasil aktual aset program adalah Rp987 miliar dan Rp839
      miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
      Penilaian aktuaria untuk program imbalan kesehatan pasca kerja dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 1 Maret 2024 dan
      8 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
      berikut:

                                                                                     2023                    2022
      Tingkat diskonto                                                                      6,75%                   7,25%
      Tingkat pertumbuhan beban kesehatan untuk tahun depan                                 7,00%                   7,00%
      Tingkat tren beban kesehatan                                                          7,00%                   7,00%
      Tahun tingkat tren beban kesehatan tercapai                                            2023                    2022
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                                    2019                    2019

   c. Imbalan pasca kerja lainnya

      Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja lainnya dalam bentuk uang tunai yang dibayarkan pada
      saat karyawan pensiun atau saat pemutusan hubungan kerja atau meninggal dunia. Imbalan pasca
      kerja lainnya tersebut adalah Biaya Fasilitas Perumahan Terakhir (“BFPT”) dan Biaya Perjalanan
      Pensiun dan Purnabhakti (“BPP”) dan Pesangon Meninggal Dunia (“Pesangon MD”). Pesangon MD
      diberikan kepada karyawan yang meninggal dunia dengan besaran sebanyak 12 kali gaji terakhir.


                                                           82
Page 91
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   c. Imbalan pasca kerja lainnya (lanjutan)

      Penilaian aktuaria untuk program imbalan pasca kerja lainnya dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 1 Maret 2024 dan
      8 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
      berikut:

                                                                                    2023                          2022
      Tingkat diskonto                                                                     6,50%                         6,75%
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                                   2019                          2019

   d. Imbalan khusus masa kerja

      Perusahaan memberikan Tunjangan Khusus Masa Kerja kepada karyawan dengan kriteria karyawan
      yang diangkat sebelum 1 Juli 2002 dan memiliki masa kerja lebih dari 30 tahun serta berakhir
      hubungan kerja setelah 19 September 2019. Jumlah tercatat liabilitas imbalan khusus masa kerja
      pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp1 miliar. Beban tunjangan masa
      kerja yang dibebankan adalah sebesar Rp1 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

   e. Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan

      Berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 mengenai Ketenagakerjaan, Perusahaan dan
      entitas anak diharuskan untuk memberikan manfaat pensiun minimum, jika belum dipenuhi oleh
      program pensiun yang diselenggarakan, kepada para karyawannya yang mencapai usia pensiun.
      Jumlah tercatat liabilitas tambahan ini pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
      sebesar Rp1.005 miliar dan Rp928 miliar. Beban pensiun yang dibebankan adalah sebesar
      Rp217 miliar dan Rp78 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2023 dan 2022. Laba aktuaria yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya
      adalah sebesar Rp41 miliar dan Rp13 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2023 dan 2022.

   f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti

      Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
      untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                               Perkiraan pembayaran manfaat
                                            Perusahaan
                                        Funded                                        Imbalan        Imbalan         Imbalan
                                Manfaat        Manfaat                               kesehatan      pasca kerja     pasca kerja
      Jangka waktu               pasti       tambahan    Unfunded      Telkomsel     pasca kerja      lainnya      UUCK (Telkom)

      2023
      Dalam 10 tahun kedepan       21.044           39          340         8.833           8.929          281               83
      Dalam 10-20 tahun            15.850           30           79        13.778          13.651          116              426
      Dalam 20-30 tahun             9.623           16          139         9.184          12.128           70              485
      Dalam 30-40 tahun             3.630            5           21           439           5.114            3               49
      Dalam 40-50 tahun               693            1            -             -             819            -                -
      Dalam 50-60 tahun                53            -            -             -              48            -                -
      Dalam 60-70 tahun                 1            -            -             -               5            -                -
      Dalam 70-80 tahun                 -            -            -             -               1            -                -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,42 tahun   8,42 tahun   5,54 tahun    9,18 tahun    12,39 tahun    4,51 tahun      11,18 tahun




                                                          83
Page 92
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti (lanjutan)

      Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
      untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut (lanjutan):

                                                            Perkiraan pembayaran manfaat
                                            Perusahaan
                                        Funded                                              Imbalan        Imbalan        Imbalan
                                Manfaat        Manfaat                                     kesehatan      pasca kerja    pasca kerja
      Jangka waktu               pasti       tambahan         Unfunded      Telkomsel      pasca kerja      lainnya     UUCK (Telkom)

      2022
      Dalam 10 tahun kedepan       21.232            40              705          5.111         8.092             324             59
      Dalam 10-20 tahun            16.485            31              229         11.178        12.746             123            414
      Dalam 20-30 tahun            10.414            18              430          7.827        12.019              83            497
      Dalam 30-40 tahun             4.209             6               96            473         5.491               6             80
      Dalam 40-50 tahun               882             1                -              -           970               -              -
      Dalam 50-60 tahun                77             -                -              -            59               -              -
      Dalam 60-70 tahun                 2             -                -              -             6               -              -
      Dalam 70-80 tahun                 -             -                -              -             1               -              -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,48 tahun    8,48 tahun       5,52 tahun    9,45 tahun     12,40 tahun     4,62 tahun    11,69 tahun


   g. Analisis sensitivitas

      Perubahan 1% pada tingkat diskonto dan tingkat gaji akan memberikan dampak atas liabilitas manfaat
      pasti pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:

                                                     Tingkat diskonto                                 Tingkat gaji
                                            Peningkatan 1%      Penurunan 1%               Peningkatan 1%     Penurunan 1%
                                              Jumlah peningkatan (penurunan)                 Jumlah peningkatan (penurunan)
      Sensitivitas
      2023
      Didanai:
        Manfaat pasti                                     (2.030)               2.387                      235                  (224)
      Tidak didanai                                          (10)                  12                       13                   (12)
      Telkomsel                                             (529)                 602                      651                  (582)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                       (1.609)               1.939                    1.845                (1.565)
      Imbalan pasca kerja lainnya                            (11)                  12                        3                    (3)
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)                      (10)                  12                       33                   (28)

      2022
      Didanai:
        Manfaat pasti                                     (1.948)               2.291                      268                  255
      Tidak didanai                                          (24)                  27                       29                   (27)
      Telkomsel                                             (430)                 491                      536                 (477)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                       (1.413)               1.703                    1.629                1.380
      Imbalan pasca kerja lainnya                            (12)                  13                        -                     -
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)                       (8)                  10                       27                   (24)

      Analisis sensitivitas dilakukan dengan menggunakan metode yang mengekstrapolasi dampak atas
      liabilitas manfaat pasti sebagai akibat perubahan atas asumsi utama yang muncul pada akhir tahun
      pelaporan.

      Hasil sensitivitas tersebut di atas menentukan dampak secara individu atas liabilitas manfaat pasti
      masing-masing program pada akhir tahun. Dalam kenyataannya, setiap program bergantung pada
      beberapa hal eksternal lain yang dapat menyebabkan liabilitas manfaat pasti bergerak baik searah
      maupun berlawanan, dan sensitivitas setiap program dapat berubah secara bervariasi dari waktu ke
      waktu.

      Tidak terdapat perubahan metode dan asumsi yang digunakan dalam menghitung analisis sensitivitas
      dari periode sebelumnya.




                                                               84
Page 93
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. PENGHARGAAN MASA KERJA (“LONG SERVICE AWARDS” atau “LSA”)

   Telkomsel dan Telkomsat memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai atau sejumlah hari cuti
   tertentu kepada karyawan yang telah memenuhi syarat masa kerja tertentu, termasuk LSA dan Long
   Service Leaves (“LSL”). LSA diberikan saat karyawan mencapai kelipatan tahun tertentu atau saat
   pemutusan hubungan kerja. LSL dalam bentuk sejumlah hari cuti atau uang tunai, tergantung persetujuan
   manajemen, diberikan kepada karyawan yang memenuhi syarat masa kerja dan dengan usia minimum
   tertentu.
   Liabilitas yang timbul sehubungan dengan penghargaan ini ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria
   dengan menggunakan metode Projected Unit Credit sebesar Rp1.153 miliar dan Rp1.031 miliar masing-
   masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Manfaat yang dibebankan adalah sebesar
   Rp289 miliar dan Rp92 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   dan 2022 (Catatan 24).

32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   a. Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak berelasi
      Rincian hubungan dan sifat akun/transaksi dengan pihak berelasi yang signifikan adalah sebagai
      berikut:
      Pihak Berelasi                              Hubungan                            Sifat Saldo Akun/Transaksi
      Pemerintah                             Pemegang saham utama Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
        Menteri Keuangan                                            lainnya, biaya pendanaan, dan investasi pada instrumen keuangan
      BUMN
        Indosat                              Entitas sepengendali        Pendapatan interkoneksi, pendapatan sewa jaringan, pendapatan
                                                                           atas penggunaan satelit transponder, beban interkoneksi, beban
                                                                           penggunaan fasilitas telekomunikasi, beban operasional dan
                                                                           pemeliharaan, dan beban atas penggunaan data jaringan sistem
                                                                           komunikasi
        PT Pertamina (Persero)               Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data dan pendapatan jasa
         (“Pertamina”)                                                     telekomunikasi lainnya
        Bank milik negara                    Entitas sepengendali        Penghasilan pendanaan dan biaya pendanaan
        BNI                                  Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
                                                                           lainnya, penghasilan pendanaan, dan biaya pendanaan
        BRI                                  Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
                                                                           lainnya, penghasilan pendanaan, dan biaya pendanaan
        Bank Mandiri                         Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
                                                                           lainnya, penghasilan pendanaan, dan biaya pendanaan
        PT Taspen (Persero) (“Taspen”)       Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data dan pendapatan jasa
                                                                            telekomunikasi lainnya
        PT Perusahaan Listrik Negara         Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
         (“PLN”)                                                          lainnya, dan beban listrik
        PT Asuransi Jasa Indonesia           Entitas sepengendali        Beban asuransi aset tetap dan beban asuransi kecelakaan diri
         (“Jasindo”)
        PT BNI Life Insurance (“BNI Life     Entitas sepengendali        Beban kesehatan karyawan
          Insurance”)
        PT Mandiri Sekuritas (“Mandiri       Entitas sepengendali        Beban konsultan
          Sekuritas”)
        Bahana TCW                      “    Entitas sepengendali        Reksa dana
        Sarana Multi Infrastruktur           Entitas sepengendali        Pinjaman lainnya dan biaya pendanaan
        BTN                                  Entitas sepengendali        Kas di bank dan deposito berjangka
        BSI                                  Entitas sepengendali        Kas di bank dan deposito berjangka
        BUMN lainnya                         Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa telekomunikasi
                                                                           lainnya, beban operasi, dan pembelian aset tetap
      PT Omni Inovasi Indonsia Tbk.          Entitas asosiasi            Distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
        (“Omni Inovasi Indonesia”)
      PT Fintek Karya Nusantara         “)   Entitas asosiasi            Beban pemasaran dan distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
        (“Finarya”)
      Indonusa                               Entitas asosiasi            Pendapatan jasa internet dan data        dan   pendapatan      jasa
                                                                           telekomunikasi lainnya
      PT Kereta Cepat Indonesia China        Entitas berelasi lainnya    Pendapatan jasa telekomunikasi lainnya
       (“KCIC”)
      Padi UMKM                              Entitas berelasi lainnya    Beban jasa operasional dan pemeliharaan, beban pencairan piutang,
                                                                           beban pelatihan, beban pengamanan internal, beban
                                                                           pengembangan dan penelitian, beban cetak dan printing, beban
                                                                           rapat, beban umum dan administrasi lainnya, beban promosi,
                                                                           beban iklan, beban fee penjualan, beban customer education, dan
                                                                           beban pemasaran
      Direksi                                Personil manajemen          Gaji dan fasilitas
                                               kunci
      Komisaris                              Personil pengawas           Gaji dan fasilitas


                                                                    85
Page 94
                         PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
         (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (LANJUTAN)

   a. Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)

     Jumlah saldo dari piutang dan utang usaha pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 bebas dari
     bunga dan penyelesaiannya akan terjadi dalam bentuk kas. Tidak ada jaminan yang disediakan atau
     diterima untuk setiap piutang dan utang usaha dengan pihak berelasi. Pada tanggal 31 Desember
     2023 dan 2022, Grup mencatat peningkatan (penurunan) atas kerugian penurunan nilai piutang usaha
     dari pihak berelasi sebesar Rp47 miliar dan Rp(57) miliar.

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi

                                                  2023                                  2022

                                                       % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                     Jumlah               pendapatan       Jumlah              pendapatan
     Pendapatan
      Pemegang saham utama
       Menteri Keuangan                        174                 0,12              199                0,14
      Entitas sepengendali
       Indosat                                2.195                1,47         1.923                   1,31
       Pertamina                                755                0,51           752                   0,51
       BNI                                      509                0,34           493                   0,33
       BRI                                      190                0,13           104                   0,07
       Bank Mandiri                             156                0,10           180                   0,12
       Taspen                                   106                0,07            56                   0,04
       Lain-lain (masing-masing
         di bawah Rp100 miliar)                 900                0,60         1.369                   0,93
      Sub-jumlah                              4.811                3,22         4.877                   3,31
      Entitas berelasi lainnya                  130                0,09            52                   0,04
      Entitas asosiasi                            8                0,01             6                   0,00
     Jumlah                                   5.123                3,44         5.134                   3,49


                                                  2023                                  2022
                                                     % terhadap jumlah                     % terhadap jumlah
                                     Jumlah                beban           Jumlah                beban
     Beban
      Entitas sepengendali
       PLN                                    2.602                 2,49            2.473                2,43
       Indosat                                  566                 0,54              537                0,53
       Jasindo                                  198                 0,19              296                0,29
       BNI Life Insurance                       143                 0,14                -                   -
       Mandiri Sekuritas                        109                 0,10                -                   -
       Lain-lain (masing-masing
         di bawah Rp100 miliar)                 272                 0,26              228                0,22
      Sub-jumlah                              3.890                 3,72            3.534                3,47
      Entitas berelasi lainnya
       Padi UMKM                               561                  0,54             626                 0,62
       Lain-lain (masing-masing
         di bawah Rp100 miliar)                 94                  0,09              98                 0,10
      Sub-jumlah                               655                  0,63             724                 0,72
      Entitas asosiasi
       Finarya                                 126                  0,12             110                 0,11
       Lain-lain (masing-masing
         di bawah Rp100 miliar)                   0                 0,00               37                0,04
      Sub-jumlah                                126                 0,12              147                0,15
     Jumlah                                   4.671                 4,47            4.405                4,34




                                                  86
Page 95
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                                   2023                                     2022
                                                      % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                                         penghasilan                              penghasilan
                                     Jumlah               pendanaan            Jumlah              pendanaan
      Penghasilan pendanaan
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                       312                    29,41             459                52,28
      Jumlah                                    312                    29,41             459                52,28


                                                   2023                                     2022
                                                      % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                      Jumlah           biaya pendanaan         Jumlah           biaya pendanaan
      Biaya pendanaan
       Pemegang saham utama
        Menteri Keuangan                          5                     0,11               10                0,25
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                      1.111                   23,88            1.004               24,89
        Sarana Multi Infrastruktur                74                    1,59              109                2,70
      Jumlah                                   1.190                   25,58            1.123               27,84

                                                   2023                                     2022

                                                           % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                      Jumlah                   pembelian       Jumlah               pembelian
      Pembelian aset tetap
       Entitas sepengendali                      64                    0,19              121                0,35
      Jumlah                                     64                    0,19              121                0,35

                                                   2023                                     2022
                                                      % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                     Jumlah              pendapatan            Jumlah             pendapatan
      Distribusi kartu SIM dan
       voucer
       Entitas asosiasi
         Omni Inovasi Indonesia                 467                    0,31               981               0,67
         Finarya                                159                    0,11               141               0,10
      Jumlah                                    626                    0,42             1.122               0,77


   c. Saldo dengan pihak berelasi

                                                   2023                                     2022
                                                      % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                      Jumlah                 aset              Jumlah                 aset
      Kas dan setara kas
        (Catatan 3)                        19.024                      6,63         23.328                  8,48
      Aset keuangan lancar lainnya
        (Catatan 4)                             800                    0,28              400                0,15
      Piutang usaha
        (Catatan 5)                            1.918                   0,67             1.620               0,59

      Aset kontrak
       Pemegang saham utama
        Menteri Keuangan                         36                    0,01               24                0,01
       Entitas sepengendali                     252                    0,09              248                0,09
       Entitas asosiasi                           1                    0,00                1                0,00
       Entitas berelasi lainnya                   1                    0,00                1                0,00
      Jumlah                                    290                    0,10              274                0,10

      Aset lancar lainnya                        53                    0,02               98                0,04
      Aset tidak lancar lainnya                   5                    0,00               15                0,01




                                                      87
Page 96
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   c. Saldo dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                                  2023                                 2022
                                                     % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                     Jumlah               liabilitas      Jumlah               liabilitas
      Utang usaha (Catatan 15)
       Pemegang saham utama
         Menteri Keuangan                       18                0,01                0                0,00
       Entitas sepengendali
         BUMN                                  302                0,23              197                0,16
         Indosat                               129                0,10              140                0,11
         Lain-lain                              12                0,01               37                0,03
       Sub-jumlah                              443                0,34              374                0,30
       Entitas asosiasi                         40                0,03                -                   -
       Entitas berelasi lainnya                 84                0,06               57                0,05
      Jumlah                                   585                0,44              431                0,35

                                                   2023                                2022
                                                      % terhadap jumlah                   % terhadap jumlah
                                      Jumlah               liabilitas     Jumlah               liabilitas
      Beban yang masih harus
       dibayar
       Pemegang saham utama
         Menteri Keuangan                         1               0,00                1                0,00
       Entitas sepengendali
         BUMN                                   137               0,10               57                0,05
         Bank milik negara                       39               0,03               74                0,06
         Lain-lain                                0               0,00                2                0,00
       Sub-jumlah                               176               0,13              133                0,11
      Jumlah                                    177               0,13              134                0,11

      Liabilitas kontrak
        Pemegang saham utama
         Menteri Keuangan                        18               0,01               34               0,03
        Entitas sepengendali
         BUMN                                   312               0,24              170               0,13
         Lain-lain                                1               0,00                0               0,00
        Sub-jumlah                              313               0,24              170               0,13
        Entitas asosiasi                         13               0,01                2               0,00
        Entitas berelasi lainnya
         KCIC                                 1.133               0,87                -                  -
         Lain-lain                                2               0,00                3               0,00
        Sub-jumlah                            1.135               0,87                3               0,00
      Jumlah                                  1.479               1,13              209               0,16

      Deposit pada pelanggan                     19               0,01               19               0,02
      Utang bank jangka pendek
       (Catatan 18)                            4.916              3,77             4.462              3,54
      Pinjaman penerusan
       (Catatan 19a)                             84               0,06              209               0,17
      Utang bank jangka panjang
       (Catatan 19c)                       11.099                 8,51         11.284                 8,96
      Pinjaman lainnya
       (Catatan 19d)                            362               0,28             1.314              1,04




                                                  88
Page 97
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi

      i. Pemerintah

         Perusahaan memperoleh pinjaman penerusan dari Pemerintah (Catatan 19a).

      ii. Indosat

          Perusahaan mengadakan perjanjian dengan             Indosat   untuk   menyelenggarakan      jasa
          telekomunikasi internasional kepada masyarakat.

          Perusahaan juga mengadakan perjanjian interkoneksi dengan Indosat antara jaringan telepon
          tidak bergerak (“Public Switched Telephone Network” atau “PSTN”) milik Perusahaan dan jaringan
          telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dalam rangka penyelenggaraan jasa Indosat
          Multimedia Mobile serta penyelesaian hak dan liabilitas interkoneksi terkait.

          Perusahaan juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk interkoneksi jaringan
          telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dengan PSTN Perusahaan yang
          memungkinkan pelanggan masing-masing perusahaan untuk melakukan panggilan domestik
          antara jaringan telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dan jaringan tidak bergerak
          Perusahaan, serta memungkinkan pelanggan Indosat untuk mengakses jasa SLI Perusahaan
          dengan menekan “007”.

          Perusahaan selama ini menangani pembuatan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan kepada
          pelanggan untuk Indosat. Indosat secara bertahap akan mengambil alih kegiatan tersebut dan
          melakukan sendiri penerbitan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan secara langsung.
          Perusahaan menerima kompensasi dari Indosat yang dihitung sebesar 1% dari jumlah yang ditagih
          oleh Perusahaan terhitung sejak tanggal 1 Januari 1995, ditambah dengan beban pemrosesan
          tagihan yang ditetapkan sebesar jumlah tertentu untuk setiap data (record). Pada tanggal
          11 Desember 2008, Perusahaan dan Indosat sepakat untuk memberlakukan tarif biaya layanan
          SLI. Besaran tarif tersebut telah memperhitungkan besaran kompensasi penerbitan kuitansi
          tagihan dan penagihan. Kesepakatan ini berlaku efektif di tahun berjalan dan berlaku selanjutnya
          sampai dengan adanya berita acara kesepakatan baru.

         Pada tanggal 18 Desember 2017, Perusahaan dan Indosat menandatangani amendemen atas
         perjanjian kerja sama interkoneksi untuk jaringan tidak bergerak (lokal, Sambungan Langsung
         Jarak Jauh (“SLJJ”), dan internasional) dan jaringan bergerak dalam rangka implementasi liabilitas
         tarif berbasis biaya berdasarkan Peraturan Menkominfo No. 8 tahun 2006. Amendemen ini berlaku
         efektif mulai 1 Januari 2018.

         Telkomsel juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk menyelenggarakan jasa
         telekomunikasi internasional kepada pelanggan jaringan bergerak selular GSM.

         Perusahaan menyediakan layanan sirkit langganan kepada Indosat dan entitas anaknya, yaitu
         PT Indosat Mega Media dan PT Aplikanusa Lintasarta (“Lintasarta”). Saluran ini dapat digunakan
         perusahaan-perusahaan tersebut untuk hubungan telepon, telegraf, data, teleks, faksimili, atau
         jasa telekomunikasi lainnya.

      iii. Lain-lain

         Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Lintasarta untuk penggunaan transponder satelit atau
         kanal frekuensi satelit telekomunikasi sirkit langganan Perusahaan.




                                                   89
Page 98
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   e. Remunerasi personil manajemen kunci dan pengawas

       Personil manajemen kunci adalah Direksi Perusahaan dan personil pengawas adalah Dewan
       Komisaris.

       Perusahaan memberikan remunerasi dalam bentuk honor dan fasilitas untuk keperluan tugas
       operasional Dewan Komisaris dan imbalan kerja jangka pendek berupa gaji dan fasilitas untuk
       keperluan tugas operasional Direksi. Jumlah tunjangan tersebut adalah sebagai berikut:

                                                               2023                                                2022
                                                                 % terhadap jumlah                                   % terhadap jumlah
                                               Jumlah                  beban                        Jumlah                 beban
       Direksi                                       475                    0,46%                         401                   0,39%
       Dewan Komisaris                               179                    0,17%                         164                   0,16%

       Jumlah yang disajikan pada tabel di atas adalah jumlah yang diakui sebagai beban selama periode
       laporan keuangan.

33. SEGMEN OPERASI

   Grup memiliki empat segmen utama yang dilaporkan, yaitu mobile, consumer, enterprise, dan WIB.
   Segmen mobile menyediakan produk mobile voice, SMS, value added service, dan mobile broadband.
   Segmen consumer menyediakan jasa IndiHome (terdiri dari jasa telepon tidak bergerak, TV berbayar,
   dan internet), dan jasa telekomunikasi lainnya yang diberikan kepada pelanggan perumahan. Segmen
   enterprise menyediakan solusi end-to-end ke pelanggan korporat dan institusional. Segmen WIB
   menyediakan jasa interkoneksi, broadband access, teknologi informasi, data, dan jasa internet yang
   diberikan ke operator telekomunikasi lainnya dan pelanggan internasional. Segmen lain-lain
   menyediakan produk digital content (music dan game), big data, Business to Business (“B2B”)
   Commerce, serta financial service yang diberikan kepada pelanggan perorangan maupun korporasi.
   Tidak terdapat segmen operasi yang digabungkan dalam menentukan laporan segmen.

   Manajemen memantau hasil operasi unit bisnis secara terpisah untuk tujuan pengambilan keputusan
   tentang alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dinilai berdasarkan laba atau rugi
   usaha segmen yang diukur sesuai dengan laba atau rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
   Namun demikian, kegiatan pendanaan dan pajak penghasilan dikelola pada level grup serta tidak
   dievaluasi secara terpisah dan tidak dialokasikan ke segmen operasi.

   Pendapatan dan beban segmen meliputi juga transaksi antarsegmen operasi dan dinilai sebesar nilai
   yang dipercaya manajemen untuk merepresentasikan nilai pasar.

                                                                                   2023
                                                                                                                 Penyesuaian
                                                                                                     Total           dan        Jumlah
                               Mobile      Consumer     Enterprise    WIB            Lain-lain      segmen        eliminasi  konsolidasian
   Hasil segmen
   Pendapatan
     Pendapatan eksternal       85.291        27.713       18.237      16.928               402       148.571            645      149.216
     Pendapatan antarsegmen      3.628        (1.106)      26.505      20.333             2.014        51.374        (51.374)           -
   Jumlah pendapatan segmen     88.919        26.607       44.742      37.261             2.416       199.945        (50.729)     149.216

   Hasil segmen                 28.693         7.971          602       9.386             (1.188)      45.464         (4.670)       40.794
   Informasi lain
   Pembelian barang modal       (12.370)      (6.434)       (5.073)    (8.964)               (11)     (32.852)          (116)      (32.968)
   Penyusutan dan amortisasi    (21.248)      (5.828)       (3.884)    (6.135)               (18)     (37.113)         4.450       (32.663)
   Provisi diakui selama
     tahun berjalan               (231)         (463)         173           (11)              (5)        (537)            24          (513)




                                                                 90
Page 99
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)


                                                                                 2022
                                                                                                                  Penyesuaian
                                                                                                    Total             dan        Jumlah
                               Mobile      Consumer     Enterprise    WIB          Lain-lain       segmen          eliminasi  konsolidasian
   Hasil segmen
   Pendapatan
     Pendapatan eksternal       85.493        26.354       19.161      15.442              239       146.689              617       147.306
     Pendapatan antarsegmen      3.344           195       24.646      19.658            2.486        50.329          (50.329)            -
   Jumlah pendapatan segmen     88.837        26.549       43.807      35.100            2.725       197.018          (49.712)      147.306

   Hasil segmen                 26.122         7.579          831       8.925            (1.063)      42.394           (6.055)       36.339
   Informasi lain
   Pembelian barang modal       (12.343)      (9.038)       (5.983)    (6.612)               (5)     (33.981)            (175)       (34.156)
   Penyusutan dan amortisasi    (21.028)      (6.738)       (3.999)    (5.805)              (19)     (37.589)           4.334        (33.255)
   Provisi diakui selama
     tahun berjalan               (128)         (434)          (45)         34               (5)          (578)           11           (567)


   Penyesuaian dan eliminasi:

   a. Rekonsiliasi pendapatan:

                                                                                        2023                              2022
       Jumlah pendapatan segmen                                                                199.945                            197.018
       Pendapatan dari segmen non-operasi lainnya                                                  645                                617
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                                   (51.374)                           (50.329)
       Pendapatan konsolidasi                                                                  149.216                            147.306


   b. Rekonsiliasi hasil segmen:
                                                                                        2023                              2022
       Jumlah hasil segmen                                                                       45.464                           42.394
       Rugi usaha dari segmen non-operasi lainnya                                                (2.679)                          (1.772)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                                      1.599                           (1.041)
       Penghasilan pendanaan                                                                      1.061                              878
       Biaya pendanaan                                                                           (4.652)                          (4.033)
       Bagian laba (rugi) investasi jangka panjang
        pada entitas asosiasi                                                                         1                              (87)
       Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasi                                                40.794                           36.339


   c. Rekonsiliasi pembelian barang modal:

                                                                                        2023                               2022
       Jumlah pembelian barang modal segmen                                                      (32.852)                         (33.981)
       Pembelian barang modal dari
        segmen non-operasi lainnya                                                                  (116)                            (175)
       Pembelian barang modal konsolidasi                                                        (32.968)                         (34.156)


   d. Rekonsiliasi penyusutan dan amortisasi:

                                                                                        2023                               2022
       Jumlah penyusutan dan amortisasi segmen                                                   (37.113)                         (37.589)
       Penyusutan dan amortisasi dari segmen
        non-operasi lainnya                                                                         (250)                            (263)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                                       4.700                            4.597
       Penyusutan dan amortisasi konsolidasi                                                     (32.663)                         (33.255)




                                                                 91
Page 100
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

    e. Rekonsiliasi provisi diakui selama tahun berjalan:

                                                                   2023                     2022
       Jumlah provisi diakui segmen                                         (537)                    (578)
       Provisi diakui selama tahun berjalan dari
        segmen non-operasi lainnya                                            (5)                      (7)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                  29                       18
       Provisi yang diakui selama
        tahun berjalan konsolidasian                                        (513)                    (567)

   Informasi geografis:

                                                                   2023                     2022
    Pendapatan eksternal
     Indonesia                                                         141.157                     139.983
     Luar negeri                                                         8.059                       7.323
    Jumlah                                                             149.216                     147.306

   Informasi terkait pendapatan di atas didasarkan pada lokasi pelanggan.

   Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan pada tahun
   yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022.

                                                                   2023                     2022
    Aset operasional tidak lancar
     Indonesia                                                         186.554                     178.424
     Luar negeri                                                         2.932                       3.207
    Jumlah                                                             189.486                     181.631

   Aset operasional tidak lancar untuk tujuan pelaporan segmen ini terdiri dari aset tetap dan aset
   takberwujud.

34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI

   Berdasarkan UU No. 36 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 2000, tarif penyelenggaraan
   jaringan dan/atau jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara berdasarkan jenis tarif, struktur,
   dan dengan mengacu pada formula batasan tarif jasa telekomunikasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

   a. Tarif telepon tidak bergerak

       Pemerintah telah mengeluarkan formula penyesuaian tarif yang diatur dalam Peraturan Menkominfo
       No. 5/2021 tanggal 31 Maret 2021 tentang “Penyelenggaraan Telekomunikasi”. Peraturan ini
       menggantikan peraturan sebelumnya Peraturan Menkominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/4/2008
       tanggal 30 April 2008.

       Berdasarkan peraturan tersebut, struktur tarif jasa teleponi dasar yang disalurkan melalui jaringan
       tetap terdiri dari:
       i. Biaya aktivasi
       ii. Biaya berlangganan bulanan
       iii. Biaya penggunaan, dan
       iv. Biaya fasilitas tambahan.




                                                    92
Page 101
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI (lanjutan)

   b. Tarif telepon selular

      Pada tanggal 31 Maret 2021, Menkominfo mengeluarkan Peraturan Menkominfo No. 5/2021 yang
      memberikan pedoman penetapan tarif seluler dengan formula yang terdiri dari biaya elemen jaringan
      dan biaya aktivitas layanan ritel.

      Berdasarkan peraturan Menkominfo No. 5/2021, tarif selular untuk penyelenggaraan jasa
      telekomunikasi yang terhubung melalui jaringan selular bergerak terdiri dari:
      i. Tarif jasa teleponi dasar
      ii. Tarif jelajah, dan/atau
      iii. Tarif jasa multimedia

      dengan struktur tarif sebagai berikut:
      i. Biaya aktivasi
      ii. Biaya berlangganan bulanan, dan/atau
      iii. Biaya penggunaan.

   c. Tarif interkoneksi

      Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (“BRTI”), dalam suratnya No. 262/BRTI/XII/2011 tanggal
      12 Desember 2011, memutuskan untuk mengubah tarif interkoneksi SMS menjadi berbasis biaya
      dengan tarif maksimal sebesar Rp23 per SMS efektif sejak tanggal 1 Juni 2012 dan berlaku untuk
      seluruh operator penyelenggara telekomunikasi.
      Berdasarkan       surat    Direktur    Jenderal   Penyelenggaraan    Pos    dan     Informatika
      No. 118/KOMINFO/DJPPI/PI.02.04/01/2014 tanggal 30 Januari 2014, Direktur Jenderal
      Penyelenggaraan Pos dan Informatika memutuskan untuk menerapkan tarif interkoneksi baru yang
      berlaku efektif sejak 1 Februari 2014 sampai dengan 31 Desember 2016 dan dapat dievaluasi setiap
      tahun oleh BRTI. Sebagai tindak lanjut, Perusahaan dan Telkomsel diminta untuk menyampaikan
      usulan Dokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) kepada BRTI untuk dievaluasi.

      Selanjutnya, BRTI melalui suratnya No. 60/BRTI/III/2014 tanggal 10 Maret 2014 dan
      No. 125/BRTI/IV/2014 tanggal 24 April 2014 menyetujui revisi DPI Telkomsel dan Perusahaan terkait
      tarif interkoneksi. Melalui surat tersebut, BRTI juga menyetujui perubahan tarif interkoneksi SMS
      menjadi Rp24 per SMS.

      Pada tanggal 18 Januari 2017, BRTI melalui suratnya No. 20/BRTI/DPI/I/2017 dan
      No. 21/BRTI/DPI/I/2017, memutuskan untuk tetap memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan
      DPI Perusahaan dan Telkomsel tahun 2014 sampai dengan tarif interkoneksi yang baru ditetapkan.

   d. Tarif sewa jaringan

      Pada tahun 2008 Direktur Jendral Pos dan Telekomunikasi Indonesia menerbitkan peraturan No. 115
      tahun 2008 yang mengatur tentang Perjanjian Dokumen Jenis Layanan Sewa Jaringan, Tarif Layanan
      Sewa Jaringan, Kapasitas Tersedia Layanan Sewa Jaringan, Kualitas Layanan Sewa Jaringan, dan
      Prosedur Penyediaan Layanan Sewa Jaringan yang Dimiliki oleh Penyedia Layanan Sewa Jaringan
      Dominan sesuai dengan usulan Perusahaan. Selanjutnya, berdasarkan peraturan Menkominfo
      No. 5/2021, Pemerintah mengatur bentuk, jenis, struktur dan perhitungan tarif untuk jasa yang
      berhubungan dengan sewa jaringan.

   e. Tarif jasa lainnya

      Tarif sewa satelit, jasa teleponi, dan multimedia lainnya ditentukan oleh penyedia layanan dengan
      memperhitungkan berbagai pengeluaran dan harga pasar. Pemerintah hanya menetapkan formula
      tarif untuk layanan teleponi dasar. Tidak ada aturan untuk tarif atas jasa-jasa lainnya.




                                                 93
Page 102
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN

   a. Pembelian barang modal

      Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ikatan pembelian barang modal adalah sebesar
      Rp8.596 miliar, US$235 juta, dan CNY33 juta.

      Jumlah di atas termasuk perjanjian-perjanjian signifikan berikut:

             Pihak yang terkait dengan kontrak          Tanggal perjanjian      Bagian yang signifikan dari perjanjian
                                                                              Perjanjian dan Pengadaan Development
                                                                              and Rollout Agreement ("DRA") dan
                                                    12 September 2019 -
        Telkomsel dan PT Phincon                                              Technical Support Agreement ("TSA")
                                                    12 September 2024
                                                                              Customer Relationship Management
                                                                              ("CRM") Solution System Integrator
        Telkomsel, PT Ericsson Indonesia,
                                                    1 Februari 2021 -         Perjanjian Pengadaan Radio Ultimate
        PT Huawei Tech Investment, dan
                                                    31 Januari 2024           Solution ("ROA") dan TSA
        PT ZTE Indonesia
        Telkomsel, PT Sempurna Global                                         Perjanjian Pengadaan Next Generation
                                                    1 September 2021 -
        Pratama, PT Lintas Teknologi                                          of Gateway GPRS Support Node
                                                    1 September 2024
        Indonesia, dan PT Ericsson Indonesia                                  ("GGSN") (Virtualized EPC)
        Telkomsel, Amdocs Software                                            Perjanjian Online Charging System
                                                    8 Oktober 2021 -
        Solutions Limited Liability Company,                                  (“OCS”) dan Service Control Points
                                                    8 Oktober 2024
        dan PT Application Solutions                                          (“SCP”) System Solution Development
        Telkomsel dan PT Application                8 Oktober 2021 -
                                                                              TSA untuk OCS dan SCP
        Solutions                                   8 Oktober 2024
        Telkomsat dan Thales Alenia Space           28 Oktober 2021 -         Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
        France ("TAS")                              27 Oktober 2037           Sistem Satelit HTS 113BT
                                                    13 Februari 2022 -        Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
        Telkomsel dan PT Ericsson Indonesia
                                                    12 Februari 2025          ROA dan TSA
        Telkomsel dan PT Lintas Teknologi           13 Februari 2022 -        Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
        Indonesia                                   12 Februari 2025          ROA dan TSA
        Telkomsel dan PT Huawei Tech                24 Maret 2022 -
                                                                              Perjanjian Pengadaan GGSN
        Investment                                  24 Maret 2025
        Telkomsat dan Space Exploration             19 April 2022 -           Perjanjian Pengadaan Jasa Peluncuran
        Technologies Corporation ("SpaceX")         30 Juni 2025              Satelit HTS 113BT

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya

      (i)     Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki fasilitas bank garansi untuk jaminan
              penawaran (tender bond), pelaksanaan (performance bond), pemeliharaan (maintenance bond),
              setoran jaminan, dan uang muka (advance payment bond) berbagai proyek Perusahaan, dengan
              rincian sebagai berikut:
              78




                                                           Akhir periode
              Kreditur            Jumlah fasilitas            fasilitas      Mata uang asal    Fasilitas yang digunakan
              BRI                                 500      14 Maret 2024           Rp                                23
              BNI                                 500      31 Maret 2024           Rp                               105
              Bank Mandiri                        500       21 Juni 2025           Rp                               127
              Jumlah                            1.500                                                               255




                                                            94
Page 103
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya (lanjutan)

      (ii)   Pada tanggal 31 Desember 2023, Telkomsel memiliki fasilitas bank garansi untuk berbagai
             macam proyek sebagai berikut:
                                                       Akhir periode
             Kreditur           Jumlah fasilitas         fasilitas       Mata uang asal   Fasilitas yang digunakan
             BRI                             1.000   25 September 2028        Rp                              621
             BNI                             2.100   11 Desember 2024         Rp                            1.453
                                             3.100                                                          2.074


             Fasilitas bank garansi dengan BRI dan BNI sebagian besar untuk performance bond dan surety
             bond of radio frequency (Catatan 35c.i)

      (iii) Telin memiliki fasilitas bank garansi dari Bank Mandiri dengan batas kredit maksimum sebesar
            US$25 juta atau setara dengan Rp385 miliar yang akan berakhir pada tanggal 23 Desember
            2024. Pada tanggal 31 Desember 2023, tidak terdapat fasilitas bank garansi yang digunakan.

   c. Lainnya
      (i) Penggunaan frekuensi radio

             Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999, penggunaan spektrum frekuensi radio dan biaya
             penggunaan frekuensi radio ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan Surat Keputusan
             Menkominfo No. 025/TEL.01.02/2022 Tahun 2022 tanggal 28 Januari 2022, Menkominfo
             memberikan hak kepada Telkomsel untuk layanan telekomunikasi bergerak dengan pita frekuensi
             radio di 800 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz; dan layanan telekomunikasi
             dasar.

             Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 509 Tahun 2016, No. 1896 Tahun 2017, No. 806
             Tahun 2019, No. 620 Tahun 2020, No. 178 Tahun 2021 dan No. 479 Tahun 2022, No. 90 Tahun
             2023 dan No. 188 Tahun 2023 Telkomsel disyaratkan antara lain hal lain, untuk:
             1. Menyerahkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp1,03 triliun untuk pita frekuensi
                2,3 GHz.
             2. Menyerahkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp360 miliar untuk pita frekuensi
                2,3 GHz Blok A dan C.
             3. Menyerahkan surety bond sebesar Rp617,15 miliar untuk pita frekuensi 2,1 GHz.
             4. Membayar iuran tahunan Biaya Hak Penyelenggara (“BHP”) selama jangka waktu lisensi
                sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan. BHP terutang pada saat diterimanya Surat
                Pemberitahuan Pembayaran dari DJPPI. Iuran tahunan BHP terutang sampai dengan
                berakhirnya periode lisensi.

             Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
             terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir:

             1. Pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz

                   Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 620 Tahun 2020, terkait dengan
                   perpanjangan penetapan pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz, sehingga
                   Telkomsel harus membayar biaya penggunaan frekuensi tahunan pada tahun 2020 sampai
                   2030.




                                                       95
Page 104
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

      (i) Penggunaan frekuensi radio (lanjutan)

          Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
          terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir (lanjutan):

          2. Pita frekuensi radio sampai 2,1 GHz

                        No. Izin                                       Deskripsi
              Surat Keputusan Menkominfo          Pada 27 Februari 2023, Telkomsel memperoleh izin
              No. 90 Tahun 2023 amd. Surat        penggunaan tahunan atas penggunaan pita frekuensi
              Keputusan Menkominfo No.            radio 1.975 - 1.980 MHz berpasangan dengan 2.165 -
              76 Tahun 2023                       2.170 MHz sampai dengan 18 Maret 2033.
              Surat Keputusan Menkominfo          Menkominfo menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan
              No. 509 Tahun 2016 amd.             izin atas penggunaan pita frekuensi 1.970 - 1.975 MHz
              Surat Keputusan Menkominfo          berpasangan dengan 2.160 - 2.165 MHz sampai dengan
              No. 76 Tahun 2023                   28 Maret 2026.
              Surat Keputusan Menkominfo          Menkominfo menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan
              No. 806 Tahun 2019 amd.             izin atas penggunaan pita frekuensi 1.965 - 1.970 MHz
              Surat Keputusan Menkominfo          berpasangan dengan 2.155 - 2.160 MHz sampai dengan
              No. 76 Tahun 2023                   30 September 2029.
              Surat Keputusan Menkominfo          Telkomsel sebagai pemenang lelang dan berhak atas
              No. 479 Tahun 2022 amd.             penggunaan tahunan atas pita frekuensi radio 1.960 -
              Surat Keputusan Menkominfo          1.965 MHz berpasangan dengan 2.150 - 2.155 MHz,
              No. 76 Tahun 2023                   terhitung sejak 11 Januari 2023.

          3. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz

                         No. Izin                                         Deskripsi
              Surat Keputusan Menkominfo          Telkomsel sebagai pemenang atas hak penggunaan pita
              No. 1896 tahun 2017                 frekuensi radio 2.300 - 2.330 Mhz sampai dengan 2026.

              Surat Keputusan Menkominfo          Telkomsel sebagai pemenang atas penggunaan pita
              No.178 Tahun 2021                   frekuensi radio 2.330 - 2.340 MHz berpasangan dengan
                                                  2.340 - 2.350 MHz masing-masing untuk Blok A dan C
                                                  sampai dengan 2030.
              Surat Keputusan Menkominfo          Pada 18 November 2022, Telkomsel memperoleh
              No.487 Tahun 2022 amd.              pengalihan hak penggunaan pita frekuensi radio 2.340 -
              Surat Keputusan Menkominfo          2.355 MHz berpasangan dengan 2.330 - 2.360 MHz.
              No.92 Tahun 2023
              Surat Keputusan Menkominfo          Pada April 2023, Telkomsel diberikan persetujuan untuk
              No.188 Tahun 2023                   mengalihkan sebagian hak penggunaan spektrum
                                                  frekuensi radio 2,3 GHz kepada PT Smart Telecom.




                                                    96
Page 105
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

       (ii) Perjanjian kerjasama spektrum frekuensi radio

          Menkominfo memberikan persetujuan atas kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio
          kepada Telkomsel dan KCIC melalui Surat Keputusan No. B-171/M.KOMINFO/SP.01.01/03/2023
          tanggal 17 Maret 2023 mengenai Persetujuan Kerja Sama Penggunaan Spektrum Frekuensi
          Radio pada rentang 891-895 MHz berpasangan dengan 936-940 MHz, dengan jangka waktu
          sampai dengan tanggal 14 Desember 2030.

           Sebagai akibat dari perjanjian ini, KCIC akan membayar sejumlah kompensasi kepada Telkomsel
           yaitu kompensasi biaya penggunaan tahunan sebesar Rp878 miliar per tahun, biaya jaringan
           pengganti sebesar Rp1.250 miliar, serta biaya operasional dan perawatan tambahan.

       (iii) Perjanjian kerjasama sebagai pemasok produk Google

           Pada tanggal 10 November 2022, Sigma dan PT Google Cloud Indonesia (”Google”)
           menandatangani perjanjian kerjasama yang memberi wewenang kepada Sigma sebagai
           pemasok produk Google. Perjanjian ini mensyaratkan Sigma untuk memenuhi komitmen
           minimum pembelian produk Google dan berkewajiban untuk membayar selisih antara realisasi
           nilai pembelian produk Google dengan komitmen minimum tersebut. Nilai komitmen minimum
           pada November 2023 sampai dengan November 2024 dan November 2024 sampai dengan
           November 2025 masing-masing adalah sebesar US$4.500 juta dan US$9.000 juta.

      (iv) KPU

           Pada tanggal 27 Desember 2011, Telkomsel (atas nama Konsorsium Telkomsel, konsorsium
           yang dibentuk dengan Mitratel pada 9 Desember 2011) ditunjuk oleh Balai Penyedia dan
           Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (“BPPPTI”) (sekarang Badan
           Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (“BAKTI”)) sebagai penyedia Program KPU di daerah
           perbatasan dengan total harga sebesar Rp261 miliar.

           Pada tahun 2015, program tersebut dihentikan. Pada Januari 2016, Telkomsel mengajukan klaim
           arbitrase ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (“BANI”) terkait penyelesaian dari sisa piutang
           atas penyelenggaraan program tersebut.

           Pada tanggal 22 Juni 2017, Telkomsel menerima surat keputusan BANI No. 792/1/ARB-
           BANI/2016 yang menginstruksikan BAKTI untuk membayar kompensasi kepada Telkomsel
           sebesar Rp218 miliar, dan sampai penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini Telkomsel
           telah menerima pembayaran dari BAKTI sebesar Rp91 miliar (sebelum pajak) dan sisa
           kompensasi masih belum dibayarkan.

           Menkominfo menerbitkan Peraturan Menkominfo No. 5 Tahun 2021 tanggal 31 Maret 2021 yang
           menggantikan peraturan sebelumnya terkait kebijakan program KPU. Peraturan tersebut
           mengharuskan penyelenggara telekomunikasi untuk memberikan kontribusi sebesar 1,25% dari
           pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi (dengan mempertimbangkan piutang tidak
           tertagih dari penyelenggaraan telekomunikasi dan/atau beban interkoneksi dan/atau beban
           ketersambungan dan/atau pendapatan yang tidak diperhitungkan sebagai pendapatan kotor
           penyelenggara telekomunikasi) untuk pengembangan KPU.

           Berdasarkan Surat Keputusan No. 827/KOMINFO/BAKTI.31/KS.1/10/2021 tanggal 4 Oktober
           2021, BAKTI memberikan kepada Telkomsel sebagai mitra kerjasama operasi (“KSO”) untuk
           delapan paket KSO, yang meliputi Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua Barat,
           Papua Barat Tengah, Papua Tengah Utara, dan Papua Timur Selatan untuk periode tahun 2021
           sampai dengan 2031.




                                                  97
Page 106
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING

   Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:

                                                                                                            2023
                                                                        Dolar A.S.         Yen Jepang          Lain-lain*          Setara Rupiah
                                                                      (dalam jutaan)      (dalam jutaan)     (dalam jutaan)       (dalam miliaran)
   Aset
   Kas dan setara kas                                                          263,35               5,66             16,23                   4.271
   Aset keuangan lancar lainnya                                                 27,15                  -                 -                     419
   Piutang usaha
     Pihak berelasi                                                              0,14                  -              0,03                       2
     Pihak ketiga                                                              152,98                  -             11,71                   2.525
   Aset kontrak                                                                  6,90                  -                 -                     107
   Piutang lain-lain                                                             0,51                  -              1,10                      25
   Aset lancar lainnya                                                           1,40                  -              2,61                      34
   Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                            376,76                  -              5,90                   5.902
   Aset tidak lancar lainnya                                                     0,35                  -              0,49                      14
   Jumlah aset                                                                 829,54               5,66             38,07                  13.299
   Liabilitas
   Utang usaha
     Pihak berelasi                                                             (0,14)                 -                  -                     (2)
     Pihak ketiga                                                             (164,46)            (26,73)            (10,42)                (2.677)
   Utang lain-lain                                                               2,32                  -              (7,73)                   (55)
   Beban yang masih harus dibayar                                              (32,26)             (2,61)             (4,53)                  (549)
   Uang muka pelanggan                                                          (2,93)                 -              (0,14)                   (47)
   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                   (11,29)           (767,90)             (0,25)                  (262)
   Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                (31,89)                 -              (1,62)                  (516)
   Liabilitas lainnya                                                           (0,09)                 -                  -                     (1)
   Jumlah liabilitas                                                          (240,74)           (797,24)            (24,69)                (4.109)
   Aset (liabilitas) bersih                                                    588,80            (791,58)             13,38                  9.190



                                                                                                        2022
                                                                         Dolar A.S.         Yen Jepang       Lain-lain*             Setara Rupiah
                                                                       (dalam jutaan)      (dalam jutaan) (dalam jutaan)           (dalam miliaran)
   Aset
   Kas dan setara kas                                                           261,09                5,74               13,60               4.298
   Aset keuangan lancar lainnya                                                  27,06                   -                0,02                 427
   Piutang usaha
     Pihak berelasi                                                               0,47                   -                   -                   7
     Pihak ketiga                                                                86,06                   -                8,24               1.481
   Aset kontrak                                                                  30,91                   -                   -                 486
   Piutang lain-lain                                                              0,92                   -                1,11                  32
   Aset lancar lainnya                                                            0,30                   -                0,46                  13
   Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                             372,84                   -                6,22               5.907
   Aset tidak lancar lainnya                                                      0,43                   -                0,55                  17
   Jumlah aset                                                                  780,08                5,74               30,20              12.668
   Liabilitas
   Utang usaha
     Pihak berelasi                                                              (0,13)                  -                   -                   (2)
     Pihak ketiga                                                              (104,25)             (25,34)              (5,82)              (1.728)
   Utang lain-lain                                                               (1,58)                  -               (2,93)                 (70)
   Biaya yang masih harus dibayar                                               (39,41)              (5,21)              (2,31)                (657)
   Uang muka pelanggan                                                           (2,39)                  -               (0,11)                 (38)
   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                    (15,78)            (767,90)              (4,72)                (413)
   Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                 (24,75)            (767,90)             (30,60)                (958)
   Liabilitas lainnya                                                            (2,00)                  -                   -                  (33)
   Jumlah liabilitas                                                           (190,29)          (1.566,35)             (46,49)              (3.899)
   Aset (liabilitas) bersih                                                     589,79           (1.560,61)             (16,29)               8.769

   *Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lain-lain disajikan dalam setara Dolar A.S. dengan menggunakan kurs beli dan jual yang diterbitkan oleh
   Reuters pada akhir periode pelaporan.


   Aktivitas Grup memiliki kemungkinan terhadap berbagai risiko keuangan termasuk dampak perubahan
   harga pasar surat utang dan efek, nilai tukar mata uang asing, dan tingkat bunga.




                                                                      98
Page 107
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan

      i. Klasifikasi

         (a) Aset keuangan
                                                                                                2023                      2022
               Biaya perolehan diamortisasi
                Kas dan setara kas                                                                   29.007                    31.947
                Aset keuangan lancar lainnya                                                          1.359                     1.268
                Piutang usaha                                                                        10.667                     8.634
                Piutang lain-lain                                                                       266                       245
                Aset tidak lancar lainnya                                                               155                       186
               FVTPL
                Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                      8.028                      8.508
                Aset keuangan lancar lainnya                                                            302                         81
               FVTOCI
                Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                         25                        22
               Jumlah aset keuangan                                                                  49.809                    50.891

         (b) Liabilitas keuangan
                                                                                                2023                      2022
               Liabilitas keuangan yang diukur pada
                biaya perolehan diamortisasi
                Utang usaha                                                                         18.608                     18.457
                Utang lain-lain                                                                        441                        463
                Beban yang masih harus dibayar                                                      13.079                     15.445
                Deposit pada pelanggan                                                                  42                         44
                Utang bank jangka pendek                                                             9.650                      8.191
                Pinjaman penerusan (two-step loans)                                                     84                        209
                Obligasi dan MTN                                                                     5.343                      4.793
                Utang bank jangka panjang                                                           32.260                     29.873
                Pinjaman lainnya                                                                       362                      1.314
                Liabilitas sewa                                                                     20.425                     18.661
                Liabilitas lainnya                                                                     141                        170
               Jumlah liabilitas keuangan                                                          100.435                     97.620

      ii. Nilai wajar

         Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
         Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
         sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan:
                                                                                          Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                          menggunakan
                                                                                         Harga pasar aset      Input     Input signifikan
                                                                                          atau liabilitas   signifikan      yang tidak
                                                                                           sejenis pada    yang dapat          dapat
                                                            Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi     diobservasi
         2023                                                 tercatat     Nilai wajar       (level 1)       (level 2)       (level 3)
         FVTPL
         Aset keuangan lancar lainnya                               302            302               302              -                -
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan         8.028          8.028             2.056              -            5.972
         FVTOCI
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan             25            25                 -              -               25
         Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan yang diamortisasi
           Pinjaman:
             Pinjaman penerusan (two-step loans)                     84            83                  -              -               83
             Obligasi dan MTN                                     5.343         6.120              5.586              -              534
             Utang bank jangka panjang                           32.260        31.473                  -              -           31.473
             Pinjaman lainnya                                       362           362                  -              -              362
           Liabilitas sewa                                       20.425        20.425                  -              -           20.425
           Liabilitas lainnya                                       141           141                  -              -              141
         Jumlah                                                  66.970        66.959              7.944              -           59.015

                                                                 99
Page 108
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      ii. Nilai wajar (lanjutan)

         Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
         Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
         sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan (lanjutan):

                                                                                          Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                          menggunakan
                                                                                         Harga pasar aset      Input     Input signifikan
                                                                                          atau liabilitas   signifikan      yang tidak
                                                                                           sejenis pada    yang dapat          dapat
                                                            Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi     diobservasi
         2022                                                 tercatat     Nilai wajar       (level 1)       (level 2)       (level 3)
         FVTPL
         Aset keuangan lancar lainnya                                 81           81                 81              -                 -
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan          8.508        8.508              2.172              -             6.336
         FVTOCI
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan             22           22                   -             -                22
         Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan yang diamortisasi
           Pinjaman:
             Pinjaman penerusan (two-step loans)                     209          207                  -              -               207
             Obligasi dan MTN                                      4.793        5.614              5.614              -                 -
             Utang bank jangka panjang                            29.873       29.860                  -              -            29.860
             Pinjaman lainnya                                      1.314        1.311                  -              -             1.311
           Liabilitas sewa                                        18.661       18.661                  -              -            18.661
           Liabilitas lainnya                                        170          170                  -              -               170
         Jumlah                                                   63.631       64.434              7.867              -            56.567


         Per 31 Desember 2022, terdapat perpindahan hirarki nilai wajar atas aset keuangan dari level 2
         dan level 3 ke level 1 dengan pertimbangan terdapat quoted price dalam keadaan pasar aktif untuk
         aset identik yang dapat diakses pada tanggal pengukuran. Sehingga aset keuangan tersebut dapat
         dikategorisasikan sebagai level 1. Aset keuangan tersebut berupa investasi jangka panjang dalam
         bentuk saham pada GOTO sebesar Rp2.159 miliar dan pada PT Global Sukses Solusi Tbk.
         sebesar Rp13 miliar.

         Kerugian atas pengukuran nilai wajar yang diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif
         lain konsolidasian selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 senilai
         Rp687 miliar.

         Rekonsiliasi saldo awal dan akhir untuk investasi yang nilai wajarnya diukur dengan input signifikan
         yang tidak dapat diobservasi (level 3) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
         dan 2022 adalah:

                                                                                         2023                             2022
         Saldo awal                                                                               6.358                          4.762
         Laba (rugi) yang diakui dalam laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian                                          (687)                           282
         Pembelian                                                                                  330                          1.338
         Penjualan                                                                                   (4)                           (24)
         Saldo akhir                                                                              5.997                          6.358




                                                               100
Page 109
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      ii. Nilai wajar (lanjutan)

         Tabel di bawah ini mengikhtisarkan informasi kuantitatif atas input signifikan yang tidak dapat
         diobservasi yang digunakan pada pengukuran nilai wajar level 3:

                                                               Input signifikan
                                                               yang tidak dapat Rentang (rata-
                     Industri                 Teknik valuasi      diobervasi    rata tertimbang) Sensitivitas atas input nilai wajar
         Investasi ekuitas
         Investasi ekuitas tidak terdaftar - OPM Backsolve     Volatility              40% - 70%       Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
         teknologi                           method                                                    pada percentage of volatility akan
                                                                                                       menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                       sebesar Rp36 miliar pada nilai
                                                                                                       investasi

                                                               Exit timing             1 - 4 Tahun     Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                       exit timing akan menghasilkan
                                                                                                       kenaikan (penurunan) sebesar Rp54
                                                                                                       miliar pada nilai investasi

                                                               Probability of IPO         50%          Kenaikan (penurunan) sebesar 50%
                                                                                                       pada      IPO  probability   akan
                                                                                                       menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                       sebesar Rp0 miliar pada nilai
                                                                                                       investasi

                                           CoCos Equity        Volatility             20% - 100%       Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
                                                                                                       pada percentage of volatility akan
                                                                                                       menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                       sebesar Rp36 miliar pada nilai
                                                                                                       investasi

                                                               Exit timing             1 - 6 Tahun     Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                       exit timing akan menghasilkan
                                                                                                       kenaikan (penurunan) sebesar Rp61
                                                                                                       miliar pada nilai investasi

                                           Probability-    Volatility                  60% - 80%       Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
                                           weighted Method                                             pada percentage of volatility akan
                                                                                                       menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                       sebesar Rp15 miliar pada nilai
                                                                                                       investasi

                                                               Exit timing          1,25 – 3,25 Tahun Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                      exit timing akan menghasilkan
                                                                                                      kenaikan (penurunan) sebesar Rp34
                                                                                                      miliar pada nilai investasi

                                           Recent              Volatility           53,66% - 73,66% Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
                                           Transaction                                              pada percentage of volatility akan
                                                                                                    menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                    sebesar Rp1 miliar pada nilai
                                                                                                    investasi

                                                               Exit timing             2 - 4 Tahun     Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                       exit timing akan menghasilkan
                                                                                                       kenaikan (penurunan) sebesar Rp0
                                                                                                       miliar pada nilai investasi

                                           Market              Volatility              45% - 68%       Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
                                           movement                                                    pada percentage of volatility akan
                                                                                                       menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                       sebesar Rp1 miliar pada nilai
                                                                                                       investasi

                                                               Time to liquidity     2,3 - 3,3 Tahun   Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                       time to liquidity akan menghasilkan
                                                                                                       kenaikan (penurunan) sebesar Rp2
                                                                                                       miliar pada nilai investasi




                                                               101
Page 110
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      ii. Nilai wajar (lanjutan)

         Tabel di bawah ini mengikhtisarkan informasi kuantitatif atas input signifikan yang tidak dapat
         diobservasi yang digunakan pada pengukuran nilai wajar level 3 (lanjutan):

                                                                 Input signifikan
                                                                 yang tidak dapat          Rentang (rata-
                     Industri                  Teknik valuasi       diobervasi            rata tertimbang) Sensitivitas atas input nilai wajar
         Investasi ekuitas
         Investasi ekuitas tidak terdaftar - Discounted cash Weighted Average               11% - 22%      Kenaikan (penurunan) sebesar 1%
         lembaga pemeringkat kredit          flow             Cost of Capital                              pada WACC akan menghasilkan
                                                              ("WACC")                                     kenaikan (penurunan) sebesar Rp10
                                                                                                           miliar pada nilai investasi

                                                               Terminal growth rate           1% - 5%      Kenaikan (penurunan) sebesar 1%
                                                                                                           pada terminal growth rate akan
                                                                                                           menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                           sebesar Rp7 miliar pada nilai
                                                                                                           investasi

         Investasi ekuitas tidak terdaftar - Discounted cash   WACC                        3,85% - 16,5%   Kenaikan (penurunan) sebesar
         telekomunikasi                      flow                                                          0,5%      pada    WACC       akan
                                                                                                           menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                           sebesar Rp0 miliar pada nilai
                                                                                                           investasi

                                                               Terminal growth rate          2% - 3,2%     Kenaikan (penurunan) sebesar 1%
                                                                                                           pada terminal growth rate akan
                                                                                                           menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                           sebesar Rp0 miliar pada nilai
                                                                                                           investasi

         Obligasi konversi
         Investasi ekuitas tidak terdaftar - OPM Backsolve     Volatility                       10%        Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
         teknologi                           method                                                        pada percentage of volatility akan
                                                                                                           menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                           sebesar Rp0 miliar pada nilai
                                                                                                           investasi

                                                               Exit timing                    1 Tahun      Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                           exit timing akan menghasilkan
                                                                                                           kenaikan (penurunan) sebesar Rp0
                                                                                                           miliar pada nilai investasi

                                           Market              Volatility                     50,80%       Kenaikan (penurunan) sebesar 10%
                                           movement                                                        pada percentage of volatility akan
                                                                                                           menghasilkan kenaikan (penurunan)
                                                                                                           sebesar Rp0 miliar pada nilai
                                                                                                           investasi

                                                               Time to liquidity             3,3 Tahun     Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun
                                                                                                           time to liquidity akan menghasilkan
                                                                                                           kenaikan (penurunan) sebesar Rp0
                                                                                                           miliar pada nilai investasi

                                           Conversion          Probability of qualified         50%        Kenaikan (penurunan) sebesar 50%
                                           discount            financing                                   pada     probability    of  qualified
                                                                                                           financing     akan      menghasilkan
                                                                                                           kenaikan (penurunan) sebesar Rp1
                                                                                                           miliar pada nilai investasi




                                                                  102
Page 111
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      iii. Pengukuran nilai wajar

         Nilai wajar adalah jumlah suatu aset dapat ditukarkan, atau suatu liabilitas dapat diselesaikan,
         antara berbagai pihak secara arm’s length transaction.

         Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang
         (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya, utang usaha, utang
         lain-lain, beban yang masih harus dibayar, dan utang bank jangka pendek), dan aset tidak lancar
         lainnya dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak
         signifikan.

         Nilai wajar aset keuangan jangka panjang (aset tidak lancar lainnya (piutang jangka panjang dan
         kas dibatasi penggunaannya) dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari
         pendiskontoan yang tidak signifikan.

         Grup menentukan pengukuran nilai wajar untuk tujuan pelaporan dari tiap kelas aset dan liabilitas
         keuangan berdasarkan metode dan asumsi sebagai berikut:
         (a) Nilai wajar pada laporan laba rugi, terdiri dari saham, reksadana, obligasi korporasi dan
             Pemerintah, dan obligasi konversi. Saham dan reksadana yang aktif diperdagangkan di pasar
             dinyatakan pada nilai wajarnya dengan menggunakan kuotasi harga pasar atau jika tidak
             dikuotasi, ditentukan menggunakan teknik penilaian. Nilai wajar dari obligasi konversi
             ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Obligasi korporasi dan Pemerintah
             dinyatakan pada nilai wajar dengan referensi harga dari surat berharga yang sejenis pada
             tanggal pelaporan.
         (b) Nilai wajar liabilitas keuangan jangka panjang diestimasikan dengan mendiskontokan arus kas
             kontraktual masa depan dari tiap liabilitas pada tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada
             Grup untuk liabilitas sejenis yang jatuh temponya bisa diperbandingkan oleh para pelaku bank
             Grup, kecuali untuk obligasi yang didasarkan pada harga pasar.

         Estimasi nilai wajar bersifat judgemental dan melibatkan batasan-batasan yang beragam,
         termasuk:
         (a) Nilai wajar disajikan tidak mempertimbangkan dampak fluktuasi mata uang di masa depan.
         (b) Estimasi nilai wajar tidak selalu mengindikasikan nilai yang Grup akan catat pada saat
             pelepasan/penghentian aset dan liabilitas keuangan.

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

      Aktivitas Grup mengandung berbagai macam risiko keuangan. seperti risiko pasar (termasuk risiko
      nilai tukar mata uang asing, risiko harga pasar, dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko
      likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk
      meminimalkan kerugian atas nilai aset dan liabilitas yang dapat timbul dari pergerakan nilai tukar mata
      uang asing dan pergerakan tingkat suku bunga. Manajemen mempunyai kebijakan tertulis untuk
      manajemen risiko valuta asing yang sebagian besar melalui penempatan deposito berjangka dan
      lindung nilai untuk mengantisipasi risiko fluktuasi valuta asing untuk jangka waktu 3 sampai dengan
      12 bulan.




                                                    103
Page 112
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      Fungsi manajemen risiko keuangan dijalankan oleh Unit Corporate Finance di bawah kebijakan-
      kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Unit Corporate Finance mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
      melakukan aktivitas lindung nilai risiko-risiko keuangan.

      i.     Risiko nilai tukar mata uang asing

             Grup rentan terhadap risiko nilai tukar mata uang asing atas transaksi penjualan, pembelian, dan
             pinjaman yang didenominasi dalam mata uang asing. Transaksi yang didenominasi dalam mata
             uang asing terutama dalam Dolar A.S. dan Yen Jepang. Eksposur risiko nilai tukar mata uang
             asing Grup tidak material.

             Risiko kenaikan nilai tukar mata uang asing terhadap liabilitas Grup diharapkan dapat saling
             hapus dengan dampak dari nilai tukar atas deposito berjangka dan piutang dalam mata uang
             asing yang ditetapkan minimal 25% dari liabilitas jangka pendek dalam mata uang asing yang
             terutang.

             Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur aset dan liabilitas keuangan Grup terhadap risiko
             nilai tukar mata uang:

                                                    2023                                   2022
                                       Dolar A.S.         Yen Jepang          Dolar A.S.         Yen Jepang
                                     (dalam miliar)      (dalam miliar)     (dalam miliar)      (dalam miliar)
             Aset keuangan                      0,83                0,01               0,78                 0,01
             Liabilitas keuangan               (0,24)              (0,80)             (0,19)               (1,57)
             Eksposur bersih                    0,59               (0,79)              0,59                (1,56)

             Analisis sensitivitas

             Penguatan Dolar A.S. dan Yen Jepang, sebagaimana diindikasikan di bawah, terhadap Rupiah
             pada 31 Desember 2023 akan menurunkan ekuitas dan laba atau rugi sebesar jumlah yang
             ditunjukkan di bawah. Analisis ini didasarkan pada varian nilai tukar mata uang asing yang Grup
             pertimbangkan sebagai sangat mungkin terjadi pada tanggal pelaporan. Analisis mengasumsikan
             bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya tingkat bunga, tidak berubah.

                                                                                          Ekuitas/ laba (rugi)
             31 Desember 2023
             Dolar A.S. (penguatan 1%)                                                                       91
             Yen Jepang (penguatan 5%)                                                                       (4)

             Pelemahan Dolar A.S. dan Yen Jepang terhadap Rupiah pada 31 Desember 2023 akan
             mempunyai dampak yang setara tetapi berlawanan terhadap jumlah yang ditunjukkan di atas,
             pada dasar seluruh variabel lain tidak berubah.




                                                      104
Page 113
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      ii.     Risiko harga pasar
              Grup rentan terhadap perubahan dalam harga pasar atas utang dan ekuitas terkait aset keuangan
              yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
              perubahan nilai wajar pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui
              pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lainnya.
              Kinerja aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi Grup dimonitor secara
              berkala. bersama dengan penilaian secara teratur mengenai keterkaitannya dengan rencana
              strategis jangka panjang Grup.
              Pada tanggal 31 Desember 2023, manajemen mempertimbangkan risiko harga untuk aset
              keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi adalah tidak material dalam hal
              dampak yang mungkin terjadi pada laba rugi dan total ekuitas dari perubahan dalam nilai wajar
              yang sangat mungkin terjadi.
      iii.    Risiko tingkat suku bunga
              Pergerakan tingkat suku bunga diawasi untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap posisi
              keuangan. Pinjaman dalam berbagai tingkat suku bunga menyebabkan Grup terpapar risiko
              tingkat suku bunga (Catatan 18 dan 19). Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku
              bunga. Grup melakukan analisis pada pergerakan marjin suku bunga dan pada profil jatuh tempo
              aset dan liabilitas keuangan berdasarkan jadwal perubahan suku bunga.
              Pada tanggal pelaporan, profil risiko tingkat bunga pinjaman yang dikenakan bunga milik Grup
              adalah sebagai berikut:
                                                                          2023                2022
              Pinjaman bunga tetap                                             38.386               27.767
              Pinjaman bunga mengambang                                        29.738               35.274

              Analisis sensitivitas untuk pinjaman bunga mengambang
              Pada 31 Desember 2023, penurunan (kenaikan) 25 poin dasar pada tingkat bunga pinjaman
              bunga mengambang akan menaikkan (menurunkan) ekuitas dan laba atau rugi masing-masing
              sebesar Rp74 miliar. Analisis mengasumsikan bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya nilai
              tukar mata uang asing, tidak berubah.
       iv. Risiko kredit
              Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur maksimum risiko kredit atas aset keuangan Grup:

                                                                            2023                   2022
              Kas dan setara kas                                                   29.007                 31.947
              Aset keuangan lancar lainnya                                          1.661                  1.349
              Piutang usaha                                                        10.667                  8.634
              Piutang lain-lain                                                       266                    245
              Aset tidak lancar lainnya                                               155                    186
              Jumlah                                                               41.756                 42.361

              Grup rentan terhadap risiko kredit terutama dari piutang usaha dan piutang lain-lain. Risiko kredit
              dikendalikan dengan pengawasan terus menerus atas saldo dan penagihan. Risiko kredit yang
              berasal dari saldo bank dan institusi keuangan dikelola oleh Grup melalui Unit Corporate Finance
              sesuai dengan kebijakan tertulis dari Grup.
              Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik pemerintah karena bank
              milik pemerintah memiliki jaringan cabang terluas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai
              bank terpercaya. Oleh karena itu, penempatan ini bertujuan untuk meminimalisasi kerugian
              secara finansial yang berasal dari potensi kegagalan dalam pembayaran dari bank dan institusi
              keuangan.

                                                      105
Page 114
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      iv. Risiko kredit (lanjutan)
             Risiko kredit pelanggan dikelola dengan memantau saldo piutang dan penagihannya secara
             berkala. Piutang usaha dan piutang lain-lain tidak memiliki suatu konsentrasi utama risiko kredit
             di mana tidak ada saldo piutang pelanggan yang melebihi 3,53% dari piutang usaha dan
             piutang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2023 (2022: 4,33%).
             Manajemen yakin akan kemampuannya untuk mengawasi dan mempertahankan eksposur risiko
             kredit yang minimal, di mana Grup telah menyediakan provisi yang memadai untuk menutupi
             kerugian yang timbul dari piutang yang tidak tertagih berdasarkan data kerugian historis.
      v.     Risiko likuiditas

             Risiko likuiditas timbul apabila Grup mengalami kesulitan untuk memenuhi liabilitas keuangan
             ketika liabilitas keuangan tersebut jatuh tempo.

             Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dalam upaya pemenuhan
             liabilitas keuangan Grup. Grup secara terus menerus melakukan analisis untuk mengawasi rasio-
             rasio likuiditas laporan posisi keuangan, seperti antara lain: rasio lancar dan rasio debt to equity
             terhadap persyaratan-persyaratan yang diharuskan perjanjian utang.

             Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
             kontraktual yang tidak didiskontokan:

                                              Nilai buku   Arus kas                                                      2028 dan
                                               tercatat     wajib       2024        2025        2026        2027        selanjutnya
             2023
             Utang usaha                         18.608      (18.608)    (18.608)          -           -           -              -
             Utang lain-lain                        441         (441)       (441)          -           -           -              -
             Beban yang masih harus dibayar      13.079      (13.079)    (13.079)          -           -           -              -
             Deposit pada pelanggan                  42          (42)        (42)          -           -           -              -
             Pinjaman
               Utang bank jangka pendek           9.650       (9.650)     (9.650)          -           -           -              -
               Pinjaman penerusan
                 (two-step loans)                    84          (85)        (85)          -           -           -              -
               Obligasi dan MTN                   5.343      (10.163)     (1.086)     (2.574)       (293)       (293)        (5.917)
               Utang bank jangka panjang         32.260      (38.386)    (11.194)     (8.090)     (6.901)     (4.569)        (7.632)
               Pinjaman lainnya                     362         (370)       (370)          -           -           -              -
             Liabilitas sewa                     20.425      (24.498)     (6.614)     (3.564)     (3.073)     (2.573)        (8.674)
             Liabilitas lainnya                     141         (146)         (4)        (36)        (36)        (35)           (35)
             Jumlah                             100.435     (115.468)    (61.173)    (14.264)    (10.303)     (7.470)       (22.258)


                                              Nilai buku   Arus kas                                                      2027 dan
                                               tercatat     wajib       2023        2024        2025        2026        selanjutnya
             2022
             Utang usaha                         18.457      (18.457)    (18.457)          -           -           -              -
             Utang lain-lain                        463         (463)       (463)          -           -           -              -
             Beban yang masih harus dibayar      15.445      (15.445)    (15.445)          -           -           -              -
             Deposit pada pelanggan                  44          (44)        (44)          -           -           -              -
             Pinjaman
               Utang bank jangka pendek           8.191       (8.191)     (8.191)          -           -           -              -
               Pinjaman penerusan
                 (two-step loans)                   209         (216)       (123)        (93)          -           -              -
               Obligasi dan MTN                   4.793      (10.096)       (509)       (510)     (2.574)       (293)        (6.210)
               Utang bank jangka panjang         29.873      (36.301)    (10.020)     (8.346)     (6.871)     (4.874)        (6.190)
               Pinjaman lainnya                   1.314       (1.394)     (1.027)       (367)          -           -              -
             Liabilitas sewa                     18.661      (22.053)     (5.893)     (4.545)     (2.766)     (2.258)        (6.591)
             Liabilitas lainnya                     170         (196)        (20)        (44)        (44)        (44)           (44)
             Jumlah                              97.620     (112.856)    (60.192)    (13.905)    (12.255)     (7.469)       (19.035)



             Perbedaan antara nilai buku tercatat dengan arus kas wajib merupakan nilai bunga. Nilai bunga
             dari pinjaman mengambang ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga efektif pada tanggal
             pelaporan.



                                                               106
Page 115
                          PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
          (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN MODAL

   Struktur modal Grup adalah sebagai berikut:

                                                 2023                              2022
                                        Jumlah           Bagian           Jumlah            Bagian
   Utang jangka pendek                       9.650           4,73%             8.191            4,26%
   Utang jangka panjang                    58.474           28,68%           54.850            28,52%
   Total utang                             68.124           33,41%           63.041            32,78%
   Ekuitas yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik                          135.744          66,59%           129.258          67,22%
   Jumlah                                   203.868         100,00%           192.299         100,00%

   Tujuan Grup dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Grup
   guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan
   lainnya serta menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.

   Secara berkala, Grup melakukan penilaian utang untuk menilai kemungkinan pembiayaan kembali
   kewajiban yang ada dengan yang baru yang memiliki biaya yang lebih efisien yang akan mengarahkan
   pada biaya utang yang lebih optimal. Dalam kasus kas menganggur dengan kesempatan investasi
   terbatas, Grup akan mempertimbangkan membeli kembali saham-sahamnya atau membayar dividen
   kepada para pemegang sahamnya.

   Sebagai tambahan untuk patuh kepada pembatasan-pembatasan utang, Grup juga menjaga struktur
   modalnya pada tingkat yang diyakini tidak akan membahayakan peringkat kredit dan yang hampir setara
   dengan pesaingnya.

   Rasio utang terhadap ekuitas (perbandingan utang dengan bunga bersih terhadap total ekuitas) adalah
   rasio yang dimonitor oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur modal Grup dan mengkaji efektifitas
   utang Grup. Grup memonitor tingkat utangnya untuk meyakinkan bahwa rasio utang terhadap ekuitas
   sesuai atau di bawah rasio yang ditetapkan dalam pinjaman kontraktual dan bahwa rasio tersebut
   sebanding atau lebih baik daripada entitas industri telekomunikasi lain dalam area regional.

   Rasio utang terhadap ekuitas Grup pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                  2023                    2022
   Jumlah utang dengan bunga                                            68.124                  63.041
   Dikurangi: kas dan setara kas                                       (29.007)                (31.947)
   Utang bersih                                                         39.117                  31.094
   Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik                     135.744                 129.258
   Rasio utang bersih terhadap ekuitas                                 28,82%                  24,06%

   Sebagaimana disajikan dalam Catatan 19, Grup dipersyaratkan untuk memelihara rasio utang terhadap
   ekuitas dan rasio debt service coverage tertentu oleh pemberi pinjaman. Untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup sudah memenuhi beberapa persyaratan modal yang telah
   diberlakukan secara eksternal.




                                                 107
Page 116
                                         PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                         (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

     a. Aktivitas non-kas investasi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
        sebagai berikut:

                                                                                                               2023                         2022
                     Penambahan aset tetap melalui:
                       Utang usaha                                                                                    3.905                        4.662
                       Kapitalisasi bunga                                                                               124                           79

                     Penambahan aset hak-guna melalui
                       liabilitas sewa (Catatan 12)                                                                 10.390                       10.006

                     Penambahan aset takberwujud melalui:
                       Utang usaha                                                                                        479                       258

     b. Perubahan dalam kenaikan liabilitas dari kegiatan pendanaan adalah sebagai berikut:

                                                                                      Perubahan non-tunai
                                                                                          Perubahan                       Perubahan
                                                           1 Januari
                                                             2023       Arus kas          valuta asing       Sewa baru     lainnya        31 Desember 2023
                     Utang bank jangka pendek                   8.191        1.459                      -             -              -              9.650
                     Pinjaman penerusan (two step loans)          209         (128)                     3             -              -                 84
                     Obligasi                                   4.793          550                      -             -              -              5.343
                     Utang bank jangka panjang                 29.873        2.584                   (213)            -             16             32.260
                     Pinjaman lainnya                           1.314         (954)                     -             -              2                362
                     Liabilitas sewa                           18.661       (6.602)                   (15)      10.390          (2.009)            20.425
                     Jumlah liabilitas dari
                       aktivitas pendanaan                     63.041       (3.091)                  (225)       10.390         (1.991)            68.124

1.   REKLASIFIKASI




40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN

     Pada Januari 2024, Telkomsel telah melunasi seluruh utang jangka menengah kepada BSI, Bank of
     China, dan BJB masing-masing sebesar Rp500 miliar, Rp1.400 miliar, dan Rp500 miliar.




                                                                          108
Page 117
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
    REPORTING STANDARDS (“IFRS”)

   Di bawah ini disajikan ikhtisar perbedaan signifikan antara PSAK dan IFRS untuk tahun 2023.

   Dampak perbedaan antara PSAK dan IFRS atas pos - pos dalam Laporan Posisi Keuangan
   Konsolidasian tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                             Referensi   PSAK      Rekonsiliasi    IFRS
   ASET

   Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
    kerugian kredit ekspektasian
     Pihak berelasi                                             b          1.918            439      2.357
     Pihak ketiga                                               b          8.749           (439)     8.310
   Aset lancar lainnya                                          d          7.996             15      8,011
   Jumlah Aset Lancar                                                     55.613             15     55.628

   Aset tetap                                                    a       180.755         (1.955)   178.800
   Aset hak-guna                                                a,d       22.584          1.440     24.024
   Aset pajak tangguhan                                          d         4.170             50      4.220
   Jumlah Aset Tidak Lancar                                              231.429           (465)   230.964

   JUMLAH ASET                                                           287.042           (450)   286.592

   LIABILITAS DAN EKUITAS

   Utang usaha
     Pihak berelasi                                             b            585          2.405      2.990
     Pihak ketiga                                               b         18.023         (2.405)    15.618
   Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun            d          5.575           (117)     5.458
   Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        71.568           (117)    71.451

   Liabilitas sewa                                              d         14.850             (6)    14.844
   Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       58.912             (6)    58.906

   JUMLAH LIABILITAS                                                     130.480           (123)   130.357

   EKUITAS
   Tambahan modal disetor                                        c         2.711           (734)     1.977
   Komponen ekuitas lainnya                                      c         9.639         (9.139)       500
   Saldo laba                                                    c       118.441          9.705    128.146
   Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                                       d        135.744           (168)   135.576
    Kepentingan nonpengendali                                   d         20.818           (159)    20.659
   JUMLAH EKUITAS                                                        156.562           (327)   156.235

   JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                         287.042           (450)   286.592




                                                       109
Page 118
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
    REPORTING STANDARDS (“IFRS”) (lanjutan)

   Dampak perbedaan antara PSAK dan IFRS atas pos - pos dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
   Komprehensif Lain Konsolidasian tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                              Referensi    PSAK        Rekonsiliasi    IFRS

   Beban penyusutan dan amortisasi                               a,d        (32.663)             94    (32.569)
   Penghasilan lain-lain - bersih                                 d             252               7        259
   LABA USAHA                                                                44.384             101     44.485
                                                                                                  -
   Biaya pendanaan                                               d           (4.652)            (40)    (4.692)

   LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           40.794               61    40.855

   (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                         (8.586)           (201)    (8.787)

   LABA TAHUN BERJALAN                                                      32.208             (140)   32.068

   JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                  30.754             (140)   30.614

   Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
     Pemilik entitas induk                                                  24.560             (133)   24.427
     Kepentingan nonpengendali                                               7.648               (7)    7.641
                                                                            32.208             (140)   32.068
   Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
    diatribusikan kepada:
     Pemilik entitas induk                                                  23.083             (134)   22.949
     Kepentingan nonpengendali                                               7.671               (6)    7.665
                                                                            30.754             (140)   30.614
   LABA PER SAHAM DASAR
    (dalam jumlah penuh)
    Laba bersih per saham                                                    247,92           (1,34)    246,58
    Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS)                        24.792,50         (134,26) 24.658,24


   a.   Hak atas tanah

        Berdasarkan PSAK, hak atas tanah dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi
        kecuali terdapat bukti yang mengindikasikan bahwa perpanjangan atau pembaruan hak atas tanah
        kemungkinan besar atau pasti tidak diperoleh. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaruan
        legal hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak
        atau umur ekonomis tanah mana yang lebih pendek.

        Berdasarkan IFRS, hak atas tanah dicatat sebagai sewa pembiayaan dan disajikan sebagai bagian
        dari aset hak-guna. Hak atas tanah diamortisasi selama masa sewa.

   b.   Transaksi dengan pihak berelasi

        Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
        Keuangan Emiten, atau Perusahaan Publik, entitas berelasi dengan pemerintah merupakan entitas
        yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi oleh suatu pemerintahan. Pemerintah
        dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang merupakan pemegang saham
        dari entitas.

        Berdasarkan IFRS, entitas berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan,
        dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh suatu pemerintahan. Pemerintah dalam hal ini
        mengacu pada pemerintah, instansi pemerintah dan lembaga sejenis baik lokal, nasional, maupun
        internasional.



                                                        110
Page 119
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
           (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
    REPORTING STANDARDS (“IFRS”) (lanjutan)

   c.   Selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali

        Berdasarkan PSAK, selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali masuk ke dalam kelompok
        tambahan modal disetor di ekuitas. Sementara berdasarkan IFRS, selisih transaksi restrukturisasi
        entitas sepengendali masuk ke dalam kelompok saldo laba.

   d. Perbedaan waktu penerapan standar akuntansi

        Grup menerapkan PSAK 73 Sewa mulai tanggal 1 Januari 2020. Penerapan tersebut setara dengan
        standar akuntansi IFRS 16 Leases yang diimplementasikan mulai tanggal 1 Januari 2019.
        Perbedaan waktu penerapan standar akuntansi menyebabkan perbedaan dibeberapa akun pada
        laporan keuangan konsolidasian.




                                                 111

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.05 MB
Published24 Mar 2024
Pages119
Characters554,379
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result