Back to announcement
20260430_MICE_Laporan Informasi dan Fakta Material_32076121_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted MICESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.925
"N. MULTI INDOCITRA Jakarta, 30 April 2026 No. 3/MIC/CORPSEC/IV/2026 Kepada Yth, Direksi PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building Tower | Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53 Jakarta 12190 Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Interim Konsolidasian (Tidak DiAudit) per 31 Maret 2026 bila dibandingkan dengan Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per esember Dengan hormat, Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-E Bursa tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir III.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 2046 dimana terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan (Aset dan Liabilitas) per 31 Maret 2026 (Non-Audited) bila dibandingkan dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2025 (Audited) adalah sebagai berikut: Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain: 8 Piutang lain-lain per 31 Maret 2026 sebesar Rp37,225 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp6,374 miliar bore) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp30,851 miliar dikarenakan sampai dengan tanggal 31 Maret 2026, Perusahaan belum menerima pelunasan sebagian besar terutama dari PT Gloria Origita Cosmetics, PT Hasta Prima Industri, PT You Indonesia, PT Honoris Industry, PT Mattel Trading Indonesia, PT Granova Prima Lestari dan PT Unitama Sari Mas masing-masing sebesar Rp8,874 miliar, Rp4,509 miliar, Rp0,927 miliar, Rp0,171 miliar, Rp7,334 miliar, Rp0,665 miliar dan Rp0,442 miliar atas transaksi klaim support biaya activity promotion (pendapatan lain-lain) sampai dengan posisi 31 Maret 2026 dan juga adanya transaksi penagihan dana promotion distributor dan transaksi di luar usaha yang belum diterima oleh Perusahaan sampai dengan per 31 Maret 2026 sebesar Rp1,809 miliar. » Uang muka per 31 Maret 2026 sebesar Rp11,303 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp7,749 miliar (217,994) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,554 miliar dikarenakan lebih meningkatnya pengeluaran uang muka pembelian aset tetap dan persediaan dari supplier untuk kebutuhan produksi di entitas anak serta uang muka keperluan operasional lainnya seperti uang muka perjalanan dinas, uang muka keperluan pembelian lisensi dynamics (Microsoft Dynamic 365 FO), aktivitas tiktok dan event marketing, uang muka promotion activity dan operasional lainnya yang dikeluarkan oleh Perusahaan di periode Kuartal 1 (Gaftahun 2026 dibandingkan dengan A4 tahun 2025. e Biaya dibayar dimuka per 31 Maret 2026 sebesar Rp1,741 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp0,596 miliar (52,0996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp1,145 miliar dikarenakan terdapatnya pembayaran premi asuransi dan pembayaran sewa untuk perpanjangan polis asuransi dan AH gudang yang dibukukan sebagai asuransi dibayar dimuka dan sewa dibayar dimuka per 31 Maret 2. PT MULTI Rt Neng Green Central City, Commercial Area 6 FI. Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 162 (21) 2936 8888 F. 462 (21) 2996 6191/92/93
Page 2 OCR 0.925
PN ) MULTI INDOCITRA # Utang pajak per 31 Maret 2026 sebesar Rp19,037 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp7,142 miliar (60,046) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp11,895 miliar terutama dikarenakan Perusahaan akan melakukan pembayaran utang pajak PPh 29 atas tahun buku 2025 di periode April 2026 dan Perusahaan dan Entitas Anak juga melakukan accrue atas pajak kini (current tax) selama periode Januari-Maret 2026 sejumlah Rp2,833 miliar serta masih terdapat saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Keluaran yang belum dikreditkan dengan PPN — Masukan sampai dengan posisi per 31 Maret 2026 dan juga terdapatnya saldo utang pajak Pajak Penghasilan Pasal 21 (Gaji dan THR) dan utang pajak Pajak Penghasilan Pasal 23 per 31 Maret 2026 dibanding 31 Desember 2025. # Beban masih harus dibayar per 31 Maret 2026 sebesar RPP A2 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,484 miliar (20,044) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp7,405 miliar dikarenakan lebih rendahnya biaya jasa profesional dan biaya operasional lainnya yang masih harus dibayar yang terutang per 31 Maret 2026 bila dibandingkan saldo per 31 Desember 2025. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat Kami, Corporate Secretary PT MULTI INDOCITRA Tbk. Green Central City, Commercial Area 6 FI Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 462 (21) 2936 8888 F. 162 (21) 2936 6191 / 92/93
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
PT Gloria Origita Cosmetics
p.1
unresolved
org
PT Hasta Prima Industri
p.1
unresolved
org
PT Honoris Industry
p.1
unresolved
org
PT Mattel Trading Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Granova Prima Lestari
p.1
unresolved
org
PT Unitama Sari Mas
p.1
unresolved
org
PT MULTI
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.