Skip to content
Back to announcement

20240319_NISP_Penyampaian Bukti Iklan_31607787_lamp1.pdf

Other Text extracted NISP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                              Selasa, 19 Maret 2024                                                                                                                                                      F I N A N S I A L 15
                                                                                                       KLAIM ASURANSI


                              PENURUNAN KLAIM SURRENDER &
                              PARTIAL WITHDRAWAL BERLANJUT
                        Bisnis, JAKARTA — Klaim penebusan unit (surrender) dan penarikan sebagian (partial withdrawal) di beberapa perusahaan
                             asuransi jiwa turun pada awal tahun ini, melanjutkan tren penurunan dalam dua tahun ini. Perusahaan-perusahaan
                                 memperkirakan tak akan terjadi lonjakan klaim pada Ramadan meskipun ada peningkatan kebutuhan dana.

                                                                                                                 Pernita H. Untari
                                                                                                             pernita.untari@bisnis.com




      P
                   T BNI Life Insurance           adalah penarikan sebagian dana                      PT Perta Life Insurance (PertaLife           Menurutnya, selama enam hari                     demi Covid-19 berlalu. Klaim
                   mencatat klaim sur-            investasi pada asuransi unit-linked              Insurance) juga mencatat penu-                puasa, belum terlihat potensi                      melandai mulai 2022 setelah
                   render Rp178,4 miliar          yang membuat dana investasi oto-                 runan klaim surrender dan partial             kenaikan atau penurunan yang                       melonjak di tengah pandemi pada
                   per Februari 2024, tu-         matis berkurang sesuai dengan nilai              withdrawal. Data per Februari                 signifikan.                                        2020 dan 2021. Berdasarkan data
                   run sekitar 20% dari           nominal penarikan dana.                          menunjukkan klaim surrender                     Prediksi serupa disampaikan PT                   Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia
                   periode sama tahun                Eben pun memprediksi tidak ada                sebanyak Rp920 juta, anjlok 47,7%             Asuransi Jiwa Generali Indonesia                   (AAJI), klaim surrender turun
      lalu. Pada saat yang sama, klaim            kenaikan signifikan klaim surrender              YoY. Klaim partial withdrawal                 (Generali Indonesia), berkaca pada                 10% pada 2023 menjadi Rp89,93
      partial withdrawal tercatat Rp42,8          dan partial withdrawal pada Ra-                  pada periode itu juga hanya Rp111             pengalaman perseroan pada tahun                    triliun setelah berkurang 0,25%
      miliar, merosot 42% year-on-year            madan tahun ini, jika mencermati                 juta atau sekitar 30,8% di bawah              sebelumnya.                                        pada 2022. Demikian pula de-
      (YoY).                                      tren yang terjadi setiap bulan puasa             realisasi periode yang sama 2023.               “Untuk Ramadan tahun ini,                        ngan klaim partial withdrawal
        Plt. Direktur Utama BNI Life              pada tahun-tahun sebelumnya.                        Direktur Keuangan dan Investasi            melihat dengan tren yang ada                       yang terkontraksi 7,3% pada
      Eben Eser Nainggolan mengatakan                “Perusahaan memprediksi klaim                 PertaLife Insurance Yuzran Bustamar           sebelumnya, kami rasa juga tidak                   2022 menjadi Rp18,7 triliun dan
      penurunan klaim surrender dan               [surrender dan partial withdrawal]               mengatakan, selain karena pereko-             akan terjadi peningkatan signifikan                menurun lagi 9,3% pada tahun
      partial withdrawal a.l. disebabkan          bulan Ramadan ini masih dalam                    nomian yang membaik, nasabah                  untuk klaim withdrawal ataupun                     lalu (Lihat infografik).
      oleh kondisi perekonomian yang              kondisi normal, seiring dengan                   kini makin paham akan produk                  surrender,” kata CEO Generali In-
      membaik sehingga kebutuhan dana             kondisi perekonomian Indonesia                   asuransi, khususnya tentang manfaat           donesia Edy Tuhirman.                              TERBANTU THR
      nasabah tidak sampai dipenuhi de-           yang masih cenderung stabil,”                    yang maksimal ketika dicairkan                  Dia mengatakan klaim partial wit-                   AAJI melihat ada indikasi ke-
      ngan mengajukan klaim asuransi.             katanya kepada Bisnis.                           sesuai dengan periode polis.                  hdrawal pada Januari dan Februari                  naikan klaim surrender dan partial
        Klaim surrender adalah nilai                 Menurutnya, sebagian be-                         Dia juga memprediksi penurun-              lebih rendah dibandingkan dengan                   withdrawal pada Ramadan tahun
      polis yang diterima nasabah saat            sar nasabah yang mengajukan                      an akan berlanjut pada Maret.                 periode yang sama pada tahun se-                   ini. Kendati demikian, kenaikannya
      memutuskan menghentikan per-                klaim selama ini beralasan kare-                 Menurutnya, tidak akan terjadi                belumnya. Kendati demikian, dia                    tidak akan signifikan.
      tanggungan asuransinya sebelum              na membutuhkan dana. Kendati                     peningkatan klaim yang signi-                 tak menyebutkan secara terperinci                     Hal itu berkaca pada data dua
      berakhirnya kontrak alias berhenti          demikian, dia memastikan klaim                   fikan meskipun kebutuhan saat                 berapa penurunan tersebut. Begitu                  tahun terakhir yang tidak me-
                       di tengah perja-           surrender dan partial withdrawal                 Ramadan biasanya meningkat.                   juga dengan klaim surrender yang                   nunjukkan kenaikan signifikan
                          lanan. Semen-           tidak akan membeludak meski-                        “Stabil seperti pada bulan se-             disebutnya masih relatif stabil.                   untuk klaim partial withdrawal
                            tara, partial         pun kebutuhan pada Ramadan                       belumnya,” kata Yuzran, Senin                   Menurutnya, klaim partial with-                  dan surrender pada bulan puasa.
                              withdrawal          biasanya meningkat.                              (18/3).                                       drawal menurun karena nasabah                      Dari pengalaman dua tahun ter-
                                                                                                                                                 makin mengerti tentang pentingnya                  akhir tersebut, kebutuhan dana
                                    Klaim nilai tebus (surrender) dan penarikan sebagian                                                         perlindungan asuransi, terlebih di                 masyarakat menjelang Lebaran
                                                                                                                                                 tengah kondisi cuaca yang tidak                    memang meningkat, tetapi terbantu
                                  (partial withdrawal) menurun setelah pandemi Covid-19                                                          menentu dan tren penyakit yang                     oleh tunjangan hari raya.
                                    berlalu. Klaim melandai mulai 2022 setelah melonjak                                                          semakin berkembang.                                   “Potensi kenaikan [pada Rama-
                                                                                                                                                   “Masyarakat justru perlu me-                     dan kali ini] diprediksi dengan
                                           di tengah pandemi pada 2020 dan 2021.                                                                 mastikan polisnya tetap aktif.                     alasan yang sama dengan tahun
                                                                                                                                                 Bagi yang belum memiliki polis                     sebelumnya, yaitu klaim penebusan
                                                                 100,17                    99,91                                                 asuransi, penting untuk segera                     unit untuk kebutuhan Ramadan.
                                                                          20,16                                                                  memiliki produk perlindungan                       Hal ini mungkin, tetapi tidak akan
                                                                                                   18,7                                          yang sesuai,” ujar Edy.                            setinggi kebutuhan urgensi seperti
                                                                                                                               16,96               Klaim surrender dan partial                      biaya pendidikan,” kata Direktur
                                              15,32                                                                                              withdrawal menurun setelah pan-                    Eksekutif AAJI Togar Pasaribu.


                                      90,78
                                                                                                                    89,93


                                                                                                                                                                                 PEMBERITAHUAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM
                                                                                                                                                                                      MENGENAI PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI
                                                                                                                                                                                               TAHUN BUKU 2023
                                                                                                                                                                                            PT BANK OCBC NISP Tbk
                                          2020                      2021                2022                               2023*                           Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) PT Bank OCBC NISP Tbk
                                                                                                                                                           (“Perseroan”) tanggal 18 Maret 2024, dengan ini diberitahukan bahwa Perseroan akan melaksanakan
         BISNIS/ABIGAIL K.Y
                                                 Surrender                 Partial Withdrawal             Ket. *)Unaudited                                 pembagian dividen tunai (“Dividen”) Tahun Buku 2023 kepada para pemegang saham Perseroan sebesar
                                                 (Rp Trilliun)             (Rp Trilliun)                  Sumber: AAJI                                     Rp 72 (gross) per saham atau total sebesar Rp 1.652.061.381.984 (gross) atau 40,4% dari Laba Bersih
                                                                                                                                                           Perseroan Tahun Buku 2023, dengan jadwal dan tata cara sebagai berikut:
                                                                                                                                                           A. JADWAL PEMBAYARAN DIVIDEN

KINERJA POSITIF ASF                                                                                                                                           No.
                                                                                                                                                                    1   RUPST
                                                                                                                                                                                                       Kegiatan                                       Tanggal
                                                                                                                                                                                                                                                   18 Maret 2024
                                                                                                                                                                    2   Pengumuman di Bursa Efek, situs web Perseroan dan surat kabar              19 Maret 2024
                                                                                                                                                                    3   Akhir Periode Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (Cum Dividen):
                                                                                                                                                                        - Pasar Reguler dan Negosiasi                                              26 Maret 2024
                                                                                                                                                                        - Pasar Tunai                                                              28 Maret 2024
                                                                                                                                                                    4   Awal Periode Perdagangan Saham tanpa Hak Dividen (Ex Dividen):
                                                                                                                               Karyawan                                 - Pasar Reguler dan Negosiasi                                              27 Maret 2024
                                                                                                                               melayani nasa-                       5
                                                                                                                                                                        - Pasar Tunai
                                                                                                                                                                        Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen (Recording Date)
                                                                                                                                                                                                                                                    1 April 2024
                                                                                                                                                                                                                                                   28 Maret 2024
                                                                                                                               bah di kantor
                                                                                                                                                                    6   Tanggal Pembayaran Dividen                                                  18 April 2024
                                                                                                                               cabang Astra
                                                                                                                               Credit Companies            B. KETENTUAN DAN TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN
                                                                                                                               di Jakarta, Senin              1. Pemberitahuan ini merupakan pemberitahuan resmi dan Perseroan tidak mengeluarkan surat
                                                                                                                                                                 pemberitahuan secara khusus kepada masing-masing Pemegang Saham.
                                                                                                                               (18/3). PT Astra               2. Dividen akan dibayarkan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
                                                                                                                               Sedaya Finance                    Saham (“DPS”) Perseroan pada tanggal 28 Maret 2024 pukul 16.00 WIB (Recording Date).
                                                                                                                               (ASF) sebagai bagi-            3. Tata Cara Pembagian Dividen
                                                                                                                                                                 a. Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat tanpa warkat (scripless) yang dalam Penitipan
                                                                                                                               an dari Grup Astra                    Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pembayaran Dividen akan dilakukan oleh
                                                                                                                               Credit Companies                      KSEI pada tanggal 18 April 2024 melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana
                                                                                                                               (ACC) berhasil                        pemegang saham yang berhak membuka rekening efek.
                                                                                                                               membukukan laba                   b. Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam bentuk warkat (script) pada Biro
                                                                                                                                                                     Administrasi Efek PT Raya Saham Registra (“BAE”), pembayaran Dividen akan dilakukan
                                                                                                                               sebesar Rp 1,86                       dengan pemindahbukuan (transfer) ke Rekening Bank pemegang saham yang berhak pada
                                                                                                                               triliun atau tumbuh                   tanggal 18 April 2024. Formulir Mandat Dividen dapat diambil di BAE dan diserahkan ke BAE
                                                                                                                               24,4% pada 2023                       paling lambat pada saat Recording Date tanggal 28 Maret 2024, dengan alamat:
                                                                                                                               dibandingkan tahun                                                      PT Raya Saham Registra
                                                                                                                                                                                                      Gedung Plaza Sentral, Lt. 2
                                                                                                                               sebelumnya sebesar                                                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 47-48
                                                                                                                               Rp 1,5 triliun. Dari                                                           Jakarta 12930
                                                                                                                               capaian kinerja                                                            Telp.: (021) 252 5666
                                                                                                                               positif tersebut,                                                      E-mail: rsbae@registra.co.id
                                                                                                                               perusahaan optimis              4.  Dividen yang akan dibagikan tersebut dikenakan pajak sesuai peraturan perpajakan yang berlaku
                                                                                                                                                                   di Indonesia.
                                                                                                                               penjualan mobil                 5. Bagi pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN) yang negaranya
                                                                                                                               bakal meningkat                     mempunyai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) atau Tax Treaty dengan Republik
                                                                                                                               pada 2024.                          Indonesia, dapat memanfaatkan tarif pemotongan pajak yang lebih rendah (tarif sesuai P3B) dari
                                                                                                          Bisnis/Abdurachman                                       tarif normal pemotongan PPh sebesar 20% jika dapat memenuhi persyaratan yang diatur dalam
                                                                                                                                                                   Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018 tanggal 21 November 2018 tentang Tata
                                                                                                                                                                   Cara Penerapan P3B yaitu dengan menyampaikan Surat Keterangan Domisili (SKD) WPLN berupa
                                                                                                                                                                   Form DGT asli yang diisi dengan benar, lengkap, jelas, ditandatangani, dan telah mendapatkan
                                                      BISNIS PEMBIAYAAN                                                                                            pengesahan dari pejabat berwenang negara mitra (jika tidak ada dapat digantikan dengan asli
                                                                                                                                                                   &HUWL¿FDWHRI5HVLGHQFH (CoR) dalam bahasa Inggris) kepada KSEI sesuai dengan ketentuan yang
                                                                                                                                                                   ditetapkan oleh KSEI. Namun, jika selama tahun berjalan, WPLN sudah pernah bertransaksi dan

   Mandala Finance Ingin Pimpin Pasar                                                                                                                              sudah memberikan Form DGT asli yang dilengkapi dengan CoR kepada Wajib Pajak di Indonesia,
                                                                                                                                                                   maka SKD DGT dapat digantikan dengan VRIWFRS\ Tanda Terima SKD yang sudah terdaftar pada
                                                                                                                                                                   website resmi eSKD. Apabila sampai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh KSEI, WPLN belum
                                                                                                                                                                   menyerahkan dokumen dimaksud, maka atas pembayaran Dividen kepada pemegang saham
                                                                                                                                                                   WPLN tersebut akan dikenakan pemotongan PPh Pasal 26 dengan tarif tertinggi yaitu sebesar 20%.
   Bisnis, JAKARTA — PT              diakuisisi MUFG Group, me-            yang diproyeksikan tumbuh                  Head of Corporate Secre-                 6. Menurut ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, Dividen yang diterima Wajib Pajak
Mandala Multifinance Tbk.            nurut Sucor Sekuritas yang            10%—11% pada tahun ini,”                tary Regulatory Adira Finance                   Orang Pribadi Dalam Negeri (WPOPDN) tidak lagi dipotong PPh dan dapat diperlakukan sebagai
                                                                                                                                                                   penghasilan bukan obyek PPh sepanjang diinvestasikan di wilayah Negara Kesatuan Republik
(MFIN) atau Mandala Fi-              mengutip OJK. Pasar multi-            kata Christel.                          Andreas Kurniawan dalam                         Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 2021 (PP9), Peraturan
                                                                                                                                                                   Menteri Keuangan No. 18 Tahun 2021 (PMK18) dan aturan perpajakan pelaksanaannya; atau
nance bertekad menjadi salah         finance sejauh ini dipimpin              MUBK dan PT Adira Di-                keterbukaan informasi me-                       :323'1MXJDGDSDWPHPLOLKGLNHQDL33KEHUVLIDW¿QDOVHEHVDUEHUGDVDUNDQ8833K3DVDO
satu perusahaan pembiayaan           oleh tiga pemain besar, yakni         namika Multi Finance Tbk.               nyebutkan Obligasi Berkelan-                    ayat (2c)* tanpa perlu untuk melakukan investasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
                                                                                                                                                                   Apabila WPOPDN yang memilih memperlakukan Dividen yang diterima sebagai penghasilan
terkemuka di Indonesia se-           Astra Group (termasuk FIF,            (ADMF) telah menyelesaikan              jutan IV Adira Finance dengan                   bukan obyek PPh, namun pelaksanaan investasi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tata cara
                                                                                                                                                                   sebagaimana yang diatur dalam PP9 dan PMK18, maka atas Dividen terkait juga dikenakan PPh
telah diakuisisi oleh MUFG           Astra Sedaya Finance, Toyo-           transaksi akuisisi Mandala Fi-          Tingkat Bunga Tetap Tahap V                     EHUVLIDW¿QDOVHEHVDUEHUGDVDUNDQ8833K3DVDOD\DW F 
Bank, Ltd. (MUBK) dan PT             ta Astra Financial Service),          nance pada 13 Maret. MUBK               Tahun 2019 Seri C memiliki                      3HQ\HWRUDQ33KEHUVLIDW¿QDODWDV'LYLGHQWHUVHEXWKDUXVGLVHWRUVHQGLULROHK:323'1SDOLQJODPD
                                                                                                                                                                   tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah bulan dari tanggal pencatatan (Recording Date).
Adira Dinamika Multi Finance         Adira Finance, dan Mandiri            mengambil alih 70,6% sa-                nilai nominal Rp607,7 miliar                7. Pemotongan PPh dilaksanakan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku pada Recording
Tbk. (ADMF).                         Tunas Finance. Pangsa pasar           ham Mandala Finance, se-                dengan tingkat bunga Rp13,9                     Date. Jika terdapat peraturan perpajakan yang baru terbit setelah dilaksanakan pemotongan PPh
                                                                                                                                                                   tetapi berlaku surut ke Recording Date dan dapat saja menyebabkan kelebihan pemotongan PPh,
   Managing Director Man-            ketiganya masing-masing               dangkan Adira Finance 10%.              miliar.                                         maka penyelesaian pengembalian pajak dilakukan melalui mekanisme pengembalian pajak yang
                                                                                                                                                                   seharusnya tidak terutang sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku (sampai dengan
dala Finance Christel Lesma-         25,8%, 6,5%, dan 5,9%                 Total nilai akuisisi mencapai              Sementara, Sukuk Mud-                        pengumuman ini terbit yaitu: Peraturan Menteri Keuangan No. 187/PMK.03/2015) yang dilakukan
na mengemukakan harap-               pada semester I/2023.                 Rp7,04 triliun.                         harabah Berkelanjutan III                       oleh masing-masing pemegang saham yang terdampak peraturan tersebut.
                                                                                                                                                               8. Bagi pemegang saham yang sahamnya disimpan dalam Penitipan Kolektif KSEI, bukti pemotongan
annya bahwa bergabungnya                Christel mengatakan Man-              Pada perkembangan lain,              Adira Finance Tahap IV Ta-                      pajak Dividen dapat diambil di Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian di mana pemegang
Mandala Finance ke dalam             dala Finance juga akan me-            Adira Finance menyiapkan                hun 2019 Seri C memiliki                        saham membuka rekening efek. Bagi pemegang saham warkat (script), bukti pemotongan pajak
                                                                                                                                                                   Dividen dapat diambil di Biro Administrasi Efek Perseroan, yaitu PT Raya Saham Registra.
MUFG Group dapat mem-                ningkatkan inovasi teknologi          dana pelunasan obligasi dan             nominal Rp14 miliar dengan                  9. Bagi Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian yang memiliki catatan elektronik untuk saham
                                                                                                                                                                   Perseroan dalam Penitipan Kolektif KSEI, diminta untuk menyerahkan data pemegang saham dan
percepat pertumbuhan bisnis          dalam produk dan layanan              sukuk yang jatuh tempo                  ijarah Rp320 juta.                              dokumen status pajaknya kepada KSEI dalam jangka waktu 1 (satu) hari setelah tanggal pencatatan
perseroan.                           untuk menjawab tuntutan               pada 16 April, yakni Obli-                 Chief Financial Officer                      Daftar Pemegang Saham atau sesuai dengan ketentuan KSEI.
                                                                                                                                                               10. Apabila terdapat masalah perpajakan di kemudian hari atau klaim atas Dividen yang telah dibayarkan
   “Fokus perusahaan pada            pasar dan kebutuhan pe-               gasi Berkelanjutan IV Adi-              Adira Finance Sylvanus                          kepada dan diterima oleh pemegang saham yang sahamnya disimpan dalam Penitipan Kolektif KSEI
                                                                                                                                                                   selain kondisi pada butir-butir di atas, diminta untuk menyelesaikannya dengan Perusahaan Efek
tahun ini adalah pertumbuh-          langgan.                              ra Finance dengan Tingkat               Gani Mendrofa sebelum-                          dan/atau Bank Kustodian di mana pemegang saham membuka rekening efek dengan merujuk pada
an bisnis,” katanya kepada              Perseroan menargetkan              Bunga Tetap Tahap V Ta-                 nya mengatakan perusahaan                       ketentuan perpajakan yang berlaku.
Bisnis, Senin (18/3).                pertumbuhan pembiayaan                hun 2019 Seri C dan Sukuk               akan melunasi obligasi jatuh            Informasi pemberitahuan ini juga tersedia pada situs web Perseroan: www.ocbc.id
                                                                                                                                                                                                    Jakarta, 19 Maret 2024
   Pangsa pasar Mandala              dua digit tahun ini. “Ini             Mudharabah Berkelanjutan                tempo pada 2024 dengan                                                          PT Bank OCBC NISP Tbk
Finance 1,6% pada paruh              sejalan dengan outlook po-            III Adira Finance Tahap IV              menggunakan kas internal.                                                                Direksi
pertama 2023 alias sebelum           sitif industri multifinance           Tahun 2019 Seri C.                      (Pernita H. Untari)

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.92 MB
Published19 Mar 2024
Pages1
Characters35,043
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK OCBC NISP Tbk p.1 ×8
linked org Mandala Multifinance p.1
linked org Astra Sedaya Finance p.1
unresolved person H. Untari p.1 ×2
unresolved org PT Perta Life Insurance p.1
unresolved person Plt. · Direktur Utama p.1
unresolved org PT Astra p.1
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org PT Raya Saham Registra p.1 ×2
unresolved org Wajib Pajak Mandala Multifinance Tbk. p.1
unresolved org Menteri Keuangan p.1 ×2
unresolved org PT Adira Di- p.1
unresolved org Multi Finance Tbk. p.1
unresolved org Recording Tbk. p.1
unresolved org PT Raya Saham Registra. MUFG Group p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result