Skip to content
Back to announcement

Bapepam Checklist Pengungkapan LK HFI 2023.pdf

Financial statement Text extracted HIFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.905
Pape | of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAI. DI INDONESIA

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Pubtik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada'

dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data UMmuM

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hino Finance Indonesia

| Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan

Jenis penawaran Umum -

31 Desember 2023 31 Desember 2022
| Nama Kantor Akur Purwantano, Sungkoro & Purwantono, Sungkoro &
Surja Surja
Nama Partner Christophorus Alvin Kossim | Ghri

Kossim

Opini Akuntan Opini tanpa madifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) “ “

Opini tanpa modifikasian

Page 2 OCR 0.835
Page 2 0f84

£ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan

Ya Tidi

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G,11 Tentang “Tanggung “
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIILA,2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rp.)
” laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022

“a84.464 399.746

Pendapatan
92.966 83.774

83.774

Oak 270.657
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 2 64.609
Laba (rugi) komprehensif 88.894

Laba Per saham (dasar) - dalam Rp penuh 64,609
Laba Per saham (dilustan)
Laporan Posisi keuangan
mtah Aset 5.079.281
miah Aset Lancar -
Jumlah Aset Tidak Lancar -
“umlah Labilitas 3.702.494

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek - | “|

1.376.787 1.278.214 |
1.000.000 1.000.000
361.837 291.219

Page 3 OCR 0.811
Page 3 ot'8d

Rasi N
| Gearing rasio 2,56 X 2,29 X
N G,020ah 9,00425
.. NPF Bruto |. 0,07256 |  Or19h

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keu: Iz
1 Laporan posisi la akhir periode Us
2 Laporan Jaba rugi komprehensif selama periode Y
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “
4 Laporan arus kas selama perloda “
5 Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat “
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
am laporan keuarigannya.
ngan .
1 NA Se

Page 4 OCR 0.904
Page 4 of 84

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sbagai
berikut:

2, gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:
€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajian taporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalarn laporan keuangan) dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan kevangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenal Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalatn hai Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat.

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
Giungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan:

Catatan La

2)

3)

|

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan La

Kegiatan usaha sesuat anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada

Catatan L.a

"Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan IL.a

Page 5 OCR 0.866
Page 3 of 8d

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Datar hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersiat dari ekspansi atau

perampingan usaha dan kapasitas produksinys

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan La
parent Of the group). Datarn hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Catatan L.a
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan .
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
, menjalankan | kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
1 1! “khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum ta

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliput:
. Nama lokasi:
. Nama pemilik izin lokasi:
. Tangga! perolehan izin ekplorssi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik izin lokasij dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama tokasi,
«Nama pemilik ijin lokasi:
- Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifil

Page 6 OCR 0.851
Page 6 of 84

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

»  Akumutasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM) dan
Cc) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lai

1) | Tanggat dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1.b
Giterbitkan di luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 1.b

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.b

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 506
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah)

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate “
action) sejak penawaran Umum perdana sampai | dengan perlode pelaporan teri akhir.
Ken Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (Em) “
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Kama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun dak
langsung,
2) | Tempat kedudukan: “
3) | Jenis usaha: v
&) | Tahun beroperasi secara komersial: “
5) | persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “
6) | Total Aset: dan “
7) | Informasi penting lainnya antara lain: “

Page 7 OCR 0.883
Page 7 of 34

b:

alasan mengapa emilikan baik tangsung maupun ti jangsung |

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial alas Investee tidak diikuti dengan

pengendalian,

Cc) Akhir parlode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dari tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembati pinjarnan atau uang muka:

suatu rincian yang menunjukkan dampak settap perubahan bagian kepemilikan entitas

Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan
borsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendatian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d

8

Karyawan, diraksi, komlsaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 1.c

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite

Audit:

Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1.c
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1.c

tetap selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas .

Page 8 OCR 0.864
Page 8 of 84

anak,

Penerbitan Laporan Keuangan

Tenaga! iaporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Catatan 1.d

2)

Pihak yang pertanggung jawab mengotorisasi japoran keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signirikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

na 1d

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
suai dengan SAK.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

atatan 2.a

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (Aistorical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabla value), Nilat Wajar
(fair vali uulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akruat, kecuali untuk taporan arus kas.

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliput:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) atasan perubahan mata

»

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Catatan Z.a

Catatan 2.a

Catatan 2.b

1)

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan kevangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling

signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi tentang asurnsi yang dibuat mengenal masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang Memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuatan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

Page 9 OCR 0.863
3)

Page 9 of 84

Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalan angka 2), catatan atas

laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu "

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetap!
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara taln:

a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
Gan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolldasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

Cc) kebijakan ukuntatisi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dangan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajlan kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

“Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwll,
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk yoodW!If, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan konlinjensi.

3)

Kas dan setara kas:
Yang harus @Mislaskan antara lain kebijakan dalam rnehentukan komponen kas dan setara

Catatan 2.d

Page 10 OCR 0.876
Page 10 of 34

4) | Instrumen Keuangan

a)

b)

c)

Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awai Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan)

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilal, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Ilndung nilai,

(b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antata lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awat Sukuk:
(4) penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setalah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan

Catatan 2.c

Page 11 OCR 0.882
Page 11 of 84

(5) akad syariah yang digunaka:

5

Khusus Industri Perbankan

a) Siro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara tain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimllikis
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitallsasi
Pemerintah:dan
Fek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
6) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain!

Page 12 OCR 0.883
Page 12 of 84

(1)
(2) Perlakuan akuntansi atas nila realisasi piutang/pambiayaan yang diberikan dengan
saldo piutany/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dari

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

2)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kernbaii aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

19)

Perusahaan tidak
mempunyai piutang
pembiayaan konsumen

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recpurse atay tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak plutang:

€C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

ptutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangt(ditagihkan kembali ke kllen
atau ditanggung oleh perusahaan).

Perusahaan tidak
mempunyai anjak piutang

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi:
dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan :
yang harus dijelaskan antara jain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang hatus dijelaskan antara lal

Catatan 2.0, 2.1

Page 13 OCR 0.815
Page 13 of 84

Seban-beban yang dikapitalisasi, antara kal
Sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi.

ewajlban kepada negara,

b)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) basar klasifikasi untuk Jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanarnan telah
menghasilkan,

(a) Metode penyusutan dan masa manfaat tanamari yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman,

€!

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan
(a) Metode penilaian,
(b) Matode amortisasi (deplasi): dan
(c) Cadangah kernatian atau metoda penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dihutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetsipi:
Yang harus dijelaskan antara lain:

32
b)
(3
d)

pengakuan awal Aset Tatap
pengukuran setelah pongakuan awal Aset Tetap
pengelompokan Aset Tetan:

metode penyusutan yang digunakah:

“
“
“
“

Catatan 2
Catatan 2.i
Catatan Zi

Catatan Zi

Page 14 OCR 0.731
Page 14 u84

Kapitalisosi biaya yang terkait dengan Aset v 1
P estimasi umur manfaat dan tarif penyusulas . Catatan
0) penghentian pengakuan: . Catatan Zi
h) nilai residu, dan v
I) pernyataan bahwa maniujamen telah mengkaji utang atas estimusi umur ekonomis, v Catatan 2.i
metode penyusutan, dan nitsi residu pada setlap akhir perlode pelaporan. Catatan 2,i
18) | Investasi pada Entitay Asosiasi v
Yang Karus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosinsi,
15) | Bagian partisipssi dalam Ventura Bersama “
Yang harus dijelaskan atitara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,
16) | Pola Kerjasama t
Yang harus dijelaskan antara Jain:
2) Kriteria dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Jiabilitas yang timbul: dan
&) Sistem pembagian hasil, jika ada,
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara tutn :
2) pengakuan awal Asut Tekbarwujud, “ Catatan 2j
b) pengukuran setelah pengakuan ewal Aset Takbarwujud: . Catatan 2,j
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, ” Catatan 2j
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnyaj
M) sumber terjadinya Aset Takberwujudj 1
&) metode amortisasi yarig digunakan, “ Catatan 2.j
8) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan “
9) tiset dai pengembangan (jika ada). v
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual “
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 15 OCR 0.855
Pape 15 of 3d

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelampok lepasan yang dirniliki urituk dijual.

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuah awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model blaya, dan

&) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

db) Kriterta kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset

(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

@&) Pertanggungan Asuransi. a
21) | Penurunan Niai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Catatan 2.i

penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilal aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan &.i

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabllitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank lain

Page 16 OCR 0.855
Page 16 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Penjelasan atas simpanan dari) bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriterla dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)
Yang harus dijelaskan antara lain:

Ba) kondisi CKPN yang harus diakui: dan

b) dasar penentuan nilai CKPN.

Catatan 2.0, 24, 3
Catatan 2.c, 2f, 3

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pongalolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLK yang ditangguhkan:
€) Metode penyusutan prasarana PLHI: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(4) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarnbangan, dan

sa! .

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b)...Blaya Eksplorasi yany Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah mg

Page 17 OCR 0.888
Page 17 of 84

Bantan 4
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya haru
Gilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perjinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Yangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya #LH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutai

akan

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatah yang ada: dan

(2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2m

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase

penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian Suatu kontrak

C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi ngasuransi prospektif dan retroaktifs dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim datam bentuk: klaim yang disetujui, ktalm dalam
om proses penyelesaian, klalm yang terjadi namun belum dilaporkan dan b:

Page 18 OCR 0.901
Page 18 of 84

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyak pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setlap Unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur blaya yang diakut sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ijabilitas
moneter: dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam matu
yang asing.

Catatan 2.0
Catatan 2.0

Catatan 2.0

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:
b) Pengungkapan Pihak-pinak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan Z.p
Catatan 2.p

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,

Catatan 2.n, 3

Page 19 OCR 0.855
Page 19 of 84

tuan mengenai saling hapus:
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan
d) metode yang digunakan dalatn menilai aset Miabllitas) pajak tangguhan.

Catatan 2.n, 3
Catatan 2.n, 3

| 33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenal jenis program imbalan bascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan keruglan aktuarlat,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian.

s

Catatan 2.k
Catatan 2.k

Catatan 2.k
Catatan 2.k

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan Saham treasuri,

Pembayaran Berbasis Saham.

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rnetalui
Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan aritara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reaorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

C1) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi Tearganisasi sebelum 1 Januari 2013,

Biaya #injaman

Yang harus dijetaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
Gikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian.

Segmen Operasi

Catatan 2.4

Page 20 OCR 0.871
Page 20 of 84

Yang harus laskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Laba (Rugi) per saham “ Catatan 2.r

Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan faba
(rugi) per saham dilusian.

TEE 7 SI NA TENANG
Ma“ Te
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keyangan
3 Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 4
b) rincian jumlah penampatan di bank berdasarkan rama bank serta jenis mata yang “ Catatan 4
asing:
C) kisaran suku bunga kontraktuat dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan “ Catatan 4
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh “
kefornpok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas “

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uarxg.

b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara laln:

(&) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original), dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain “
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumtah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

Page 21 OCR 0.858
d)

KG)

Page Z1 of 84

Rincian Jumlah Giro pada Bank

berdasarkan pihak yang mempunyi
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5)

Pendapat manajemen akan kecukupan jurntah penyisihan penurunan nilai.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rinclan jurntah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatred):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),

(4) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kernbali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

3

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
9
d
2)

ig)

2

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

jumlah piutang menurut debitur,

jumlah piutang menurut mata uang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

Juintah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

bendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

biutang yang dijaminkan, narna pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan:

Page 22 OCR 0.872
Page 72 ot 84

h) jumlah diarnortisasi dengan rmenggunakan metode suku bunga efekti

: dan
I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(MW) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalarn perjanjian, dan

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Junvah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
3 Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam per

ngan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumiah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah plutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang) dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 23 OCR 0.868
Page 23 ot #4

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen “
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan tain-taln):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
Sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(S) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan Oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang “
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah tagihan anjak biutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Tecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

C) Piutang Sewa Pembiayagn Y Catatan 5

Yang harus diungkapkan antara tain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “ Catatan 5

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini mibtang pembayaran sewa
Minimum pada akhir perlode pelaporan, Di Samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan allai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut

Page 24 OCR 0.857
Page 24 of 84

(a) kurang dari satu tahun

Catatan 5
Catatan 5
Catatan $

(b) Jebih dari satu tahun sampai lina tahun
(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima, Catatan 5
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, Catatan 5

Catatan 5

SKK

($) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagat pendapatan dalami perlode: dan v
(7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material. “

wa Operasi “

d) Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

tb) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

tc) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan " “

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus diriaci dalam bentuk tabel yaltu :

Page 25 OCR 0.867
Page 23 ot 84

a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang terjadi: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

3)

Piutang Reversa Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a
b,

Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Tanggal dan harga dilakukannya pernbelian dan penjualan kembali Efek,
Cc) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

3

Tingkat bunga piutang reverse repo:
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada): dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

»

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diamblalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

19)

ti)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 7

Catatan 7
Catatan 7

Catatan 7

Page 26 OCR 0.888
Page 26 ot 84

Pengungkapan Ini telah diterapkan Untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancer.

3)

b)

Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan:

(3) totat pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode Suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamartisasi,
untuk Efek dimillki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut natna perneringkat (jika ada),

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jurnlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(D) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam ketompok dimitiki hingga jatuh tempo yang telah
Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jurntah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau ltabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jurnlah penurunan nilai atas aset keuangan Gika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia unttk dijual yang direklasifikasi menjadi dimlliki hingga jatuh
tempo.

Page 27 OCR 0.861
13)

Page 27 of 34

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) nana bank, dipisahkan antara pihak ketiga dar pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktuai selarna periode pelaporan,
C) jenis dar jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

@d) hal-hal Jain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan des

Oosito tersebut.

id)

15)

3

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara hain:

a) Anclan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

hb) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya) dan
d' Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada bi:

Khusus Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
h) Tanggat jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

masi penting lainnya.

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rirician unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

D) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
kornprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesei Tagih

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,

jatuh tempo, jenis mata uang, dar uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dart transaksi
usaha atau lal

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Page 28 OCR 0.856
19)

») Tingkat suku bunga.

Page 28 of 84

Pinjaman Polis
Yang barus diungkapkan antara lain rinclan berdasarkan:
&) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata yang, sektor ekonorni dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

C) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap Jumlah kredit yang diberikan:

8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keyangan yang telah dibentuk terhadap
Jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilltas

)) Jumlah dan persentase bagian barik atas kredit sindikasi balk selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

2 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan ke penurunan nital.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Habilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

Page 29 OCR 0.876
Page 29 of 84

5
kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan

k tagihan akseptasi diungkapi
dan mutasi selama periode berjalan:

EC) Rinclan jumlah tagihan dan Iabilitas berdasarkan bihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan niai
tagihan akse i

22) | Persediaan “

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjuai:

(3) jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama berlode berjatan:

(4) jurnlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setlap pernulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nifai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kritaria aset kualifikastan, maka diungkapkan:
(I) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(H) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalsasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jarninan, dan alasan
dijarninkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang dlasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan | “

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

Page 30 OCR 0.875
Page 30 of 34

(1) Makanan dan minuman
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

2

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menyrut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,

(bd) Unit Bangunan: dan

(ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas lanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

&)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Matari program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

ka)

(1) Obat-obatan,

Khusus Industri Rumah Sakit”

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 31 OCR 0.804
Page 3 of 84

(2) Perlengkapan medis (disposabie): dan
(9) Persediaan lainnya

3) Khusus Industri Peternakan

(L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

Ke Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

& Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pondek
Yang harus diungkapkan antara taln:

(a) Total jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi hewan ternak.
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompak selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(C) Nilai amiortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilangj

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, 1isi pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Pi Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan ktngsungj

(9) Pendapat manajamen atas kecukupan nilal pertanggungan asuransi, dan

(IN) Nilai hewan ternak yang dijaminkan den ama pihak yany menerima
jaminan,

23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara fain:
@) rincian menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan

») uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang dlajukar dan statusnya.

24) Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus dlungkapkan antara lsin rincian menurut jenis dan jumtah.

Catatan 6

Page 32 OCR 0.879
25)

Page 32 of 84

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimitiki untuk Dijual

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau ketompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan)

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijua! dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengati SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jurntah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilalan kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok tepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

Hi. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dan periode sajian
sebelumnya,

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) rincian jenis, nara pihak berelasi, dan jumtah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

c) jumlah cadangan kerugian penuruhan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
tilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumtah cadangan kerugian penurunan
nilai, dan

8 dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Page 33 OCR 0.875
Page 33 of 84

27)| Investasi pada Entitas Asosiasl

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilai tercatat dan Nilal Wajar Investasi dalam entitas asosias! yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosias| termasuk jumlah agregat Aset,
Ltahilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2005
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut diguriakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
perioda yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asoslasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kuntulatif:

i) bagian atas Ifabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor tainj

ji) Nabilitas kontinjensi yang terjadI karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Llabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan Informasi kelangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumtah jaminan

tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

Page 34 OCR 0.887
Page 34 o1 34

b) Penyisihan periode berjalan,
C) Realisasi yang dilakukan selama perlode berjalan: dan
d) Saldo akhir,

30)

Khugus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hastl tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil toi selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam)
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
ta) Saldo awal
1 Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Ii, Pengurangan tahun berjalan

IL, Jumlah yang direklasifikast ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saido akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
..Menjadi milik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahaan

Page 35 OCR 0.879
Page 38 of 84

(perkebu Takyat/perkebunan plasma
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Khusus Industri Peternakan

32)
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:
CG) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
@) Nilai hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak,
O) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
D Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
RK) Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan,
33) | Properti Investasi

&) Yang harus diungkapkan antara jain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi Signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilat Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilalan, dan tanggal laporan penilalan terakhirj
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Ca) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasiikan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(C) perubahan kurnulatif dalam Nila Wajar yang diakut dalam laba rugi atas
penjualan, Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan ,

Page 36 OCR 0.891
b)

9

d)

Page 36 of 8d

ya ke kelompok aset yang menggunakan model Nial Wajar:

(6) keberadaan dan jurnlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktuat untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf ta) ditambahkan pengungkapan
antara jain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesualkan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 3) ditambahkan pengungkapan
antara lail

CI) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Properti Investasi

pada awat dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(5) estimasi saat penyelesalan:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jurniah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk properti Investasi yang

Page 37 OCR 0.878
Page 37 of 84

aset kualifikasian, maka wajib diungkapka
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
ang layak dikapitalisasi,

a)
b)
Cc)
d)
e)

|

»

h)

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

setiap keloripok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaltu aset pernilikah langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruta dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
#kuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalarn perciehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
rillai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(l)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah reyaluasian:

(3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(d)metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset:

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(G)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(4) rindian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) harnbatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pernbangunan, dan

«

Catatan 8

Catatan 8
Catatan B8
Catatan 8

Page 38 OCR 0.842
Page 38 of Hd

| terdapat kap ya pinjaman untul
aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:

fa) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitallsasi.

1) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara:

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan)

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
meterai dari jumlah tercatat:

(5) tai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (keruglan) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hat terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilal tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetapj

(B) Kondisi atau periatiwa yang menyebahkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilal aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risikp yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apablia tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

aset yang Memenuhi

SSK

Catatan 8
Catatan 8

Catatan 8

Catatan 8

Catatan 8

38)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Asat Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, Unoperated Acreage, sumur
dan perJlatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan

(2) Tabel yang metnuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(6) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarhbangan: dan

Page 39 OCR 0.856
Page 39 of 84

(d) Saldo akhir untuk mastng-inasing lokasi pei nbangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir perlade dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(Il) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

jurnlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung pementuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

1?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yarig material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takbarwujud yang diperoleh melalui Kibah Pemerintah dani awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) Jumlah tercatatnya) dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas:

1) nilai koritrnen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggai Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) Jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat

C'

ad

3

9

h

“

Catatan 9

Catatan 9
Catatan 9
Catatan 9

Page 40 OCR 0.875
Page 40 of 84

37

dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernagang saham,

“Khusus Industri Gas dan Minyak Yumi dan Pertambangan umum

2)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

ta

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(ay) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(R2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awsi, (2) biaya pengupasan tanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rala-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(M9) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(ah) Aasan terjadinya penundaan,

(D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jurniah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap Dlaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.

d)

Biaya Pengembangan Tangguhan

Page 41 OCR 0.896
Page 41 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain

(4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(ey Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
te) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjetasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

la) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utara
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
ari Bi Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Mabititas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisatikan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan
Cc) jaminan yang diberikan oieh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2

Provisi

a) Pengungkapan untuk provist berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(Ca) nilai tercatat pada awai dan akhir perlode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama perlode bersangkutan:
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bi

Page 42 OCR 0.870
Pago 421 ut 84

igunakan,
(5) peningkatan selama perlode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskanto:
(G) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalarn angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
. Aset yang telah Gakul untuk estimasi penggantian tersebut. ma
3) | Beban akrual Catatan 12
Yang wajib diungkapkan antara laln jenis dan jurnlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan
Llabilitas Segara
Yang harus diungkapkan antara jain:
a) Rindan berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian rhengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara tain:
@) Rincian rmengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Habilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
2) blaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakut
C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrmi
7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

Page 43 OCR 0.866
Page 43 of 84

C lasarkan mata yang, dan jangka waktu
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijarninkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara Jain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposita, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jeriis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang)
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jurntah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

" (5 Utang Klaim “ Tr ag “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

ec) Estimasi Klaim Retanal Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,

Page 44 OCR 0.865
Page 44 of 84

Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jurnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan “
Yang harus diungkapkan antara taln:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

&) Utang Koasuransi (rewrite) " " “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(2) Jumlah menurut umur utang.

ft Utang Reasuransi “
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj
(39 Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi Sen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jurniah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premt

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.849
Page 48 of 84

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) Jaba atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting Iainnya antara lain kepatuhan Perusahaan datam

9) | Liabtfitas Imbalan Kerja Jangka Pandek
Yang harus diungkapkan antara jain jenis dan jumlahnya,
10) | Utang Pajak Catatan 13
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 13
a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 13
b) Informasi mengenai ketetapan pajak.
10) | Khusus Industri Pamblayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah tiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
b) Jurntah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh ternpo serta Ikatan
penting laian! diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian tancar atas iiabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Ltabititas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara ialn:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Catatan 11
pihak ketiga dan pihak berelasi
(3) Yang harus diungkapkan antara lai: Catatan 11

Page 46 OCR 0.889
Page 46 of 84

memenuhi persyarai
dan kondisi default)

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

ta) Jurntah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
Girestrukturisasi.

dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelotaan dan Rektamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

lahbHitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berslasi Non-tlsaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelast, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

Catatan 10

Catatan 10

Page 47 OCR 0.869
b)
9
d)
2)

la)
a

h)

p))

Page 47 of B4

kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan:
tanggal jatuh tempoj
jurntah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

pembayaran yang dilakukan pada perlode berjalan untuk masing-masing fasilitas

pinjaman,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)

jarninan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian divideri,

pembatasan taslo tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara

lain adalah:

(i)nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh te Oo, dan persyaratan penting.

KKS

Sx

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

Catatan 10
Catatan 19
Catatan 10

Catatan 10

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

b)

c)
9

&)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal taporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laparan posisi
keuangan, dan nital kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sarnpal 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari S (lima) tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagal behan pada periode tersebut,

totaf pembayaran minimum sewa-tanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatafkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amartisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sate and leaseback): dan

penjelasan umum Isi perjanjlan sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

Page 48 OCR 0.894
(2)
(3)

Page 48 of 8d

ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sew:

21)

Khusus Industri Perbankan
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

&

(1)
(2)
3)
(4)
(5)
(6)

7)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
Jumlah arnortisasi pacla tahun berjalan)

Ringkasan perjanjian yang meliputi langgal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
3)

ta
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nila! Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau plhak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

tea
(2)
(3

(@

Rincjan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlede berjalan:

Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan px penyisihan penghapusan bank pada saat perlode

Page 49 OCR 0.859
Page 49 of 84

laporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
kamitmen dan kontinjensi.

2

Khusus Industri Gas dar Minyak Bumi
Ltabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) Mutasi taksiran provisl PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PIL dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalarn pos yang
terpisah,

&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan j
(3) Sal khir.

| 23)

Mabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenal jenis program.

(2) rekonsillasi saldo awa! dan akhir dari nilal kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
@dlatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa klni,

(b) biaya bunga:

(Cc) turan oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan nata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(f) imbalan yang dibayarkan,
(ga) biaya jasa lalu,

LI

««

..

Catatan 14
Catatan 14

Catatan 14
Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Page 50 OCR 0.860
Page 50 of 84

()  curtailment, dan
GH) penyelesalan.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagal Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setlap:

(2) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
Ce) turan oleh peserta pragram,
(DM imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesalanj

(S) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam taporan posisi keuangan:

(c) setiap jurntah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalarn SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(2) jutntah lainnya yang diakui dalam laporan posisi kevangan:

(6) total beban yang diakut di laba rugi untuk setiap hal-hat berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

ta) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dangan SAK:

AG) Keuntungan dan kerugian aktuarlaf, jika Perusahaan memilih metode koridor

RK

Sx

Catatan 14

Catatan 14
Catatan 14

Page 51 OCR 0.802
Page SI of B4

1006 (sepuluh per seratus!

(Ph biaya jasa lalu: “ Catatan 14
(9) dampak dar? curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan “
(h) dampak dari batasan dalam SAK: “
CV) furnlah totat yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera datam saldo taha, melipuH:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan “ Catatan 14
(b) dampak dari batasan dalam SAK: “
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan keruglan aktuariaf yang dlakul pada
pendapatan komprehunsif lain, dalem hal Parusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprahensif lain sesual dengan SAK) “ Catatan 14
(9) persentase atau jumlah setiap kategorl utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, “

namun tidak terbatas pada, instrumen ekullas, instrumen utang, properti, dan
Seluruh aset lain

(10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: ea
Ca) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(R)  sellap propero atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(Ll) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian “
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk darnpak kategori
utama dari aset program:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
benggantian yang dlakui sebagai Aset: “
(13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: 44
a) tingkat diskonto: “ Catatan
(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk perlode
yang disajikan datam laporan keuangan:
(c) (ngkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diskui sebagal Aset,
(d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau

variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif PA Catatan 14
sebagal dasar untuk kenaikan imbatan masa depan): atatan
(a) tingkat tren biaya kesehatan: dan “
(f asumsi material lain yang digunakan dalarn ektuariaj “ Gatatan 14

(14) dampak keriaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat Iren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

1 14
(8) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari btaya kesehatan Catatan

Page 52 OCR 0.901
Page 52 of 84

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam Ingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam Ilngkungan inflasi yang rendah

(45) Jumlah perlode tahunan saat tni dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(2) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(I) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Tiabllitas program pada akhir periode pelaporan, dan
Ul) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir perlode pelaporan:
(46) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari

luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
Ka) perjanjian kontraktuai atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan past! neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Ki) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tarsebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbuikan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

b) Turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Page 53 OCR 0.780
Page 53 of 34

Yang harus diungkapkan paling kurang feriis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangan Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara ain:

(1) Juran program dan jumlah pesanyon pemutusan kontrak karja dan
(2) penjelasan mengenai Iabilitas kontinjen (ika ada)

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk.
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(hb) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(ce) nilai nominal,
Cd) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah)

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

Af) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan

za) | Utang Obligasi 7 Catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain:
aj rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nda tercatat dalam rupiah dan mata uang “ Catatan 16
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obilgasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: La Catatan 16
&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butanj “ Catatan 16
@) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: “ Catatan 16
8) jaminan serta pambentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dangan v Catatan 16
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
P) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, v Catatan 16
@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam mamenuhi
persyaratan dan kondisi utang (Iisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): “ Catatan 16
dan
h) persyaratan penting ialnnya.
25) | sukuk
ah Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

Page 54 OCR 0.876
Page 84 of 84

atau bagi hasil,
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya: dan
() persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, dan

(5) kejadian penting lainnya antara tai kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)| Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinast:
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi titang dan kondisi default),
&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
PP persyaratan penting lainnya.
27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara tain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cc) dampak dilusi apabila seturuh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
8) peringkat dan nama Perusahaan Pemerlngkat Sfek:
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

Page 55 OCR 0.828
Puge 55 of gd

saha dengan Perusahaan,

Ih) jarninan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
1) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kandisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan kondisi dersuit),
ID dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:
k) komponen Liabllitas dari obligasi konversi:
) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
mM) persyaratan penting lainnya
Ekuitar
Ekultas yang dapat diatribusikan kepada pernilik entitas Induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) Bagi setiap jenis saham, antara Jain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keistimewaan, dan peribatasan yang malakat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dar pembayaran kembali atas modal: dan
(5) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualah saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam ekuitas Catatan 17
c) Susunan pemegang saham dengah mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentasc kepemilikan, yaitu:
(L) Pemegang saham yang memiliki 584 (lima perseratus) atau lebih: Catatan 17
(2) Nama diraktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3) Pemegang saham jainnya,
d) Dalam hal terjadi perubahan madalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemagang Saham (RUPS),

(2) Surnber peningkatan modal saham, antara ksih dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dangan danjatau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

Page 56 OCR 0.889
Page 56 of 84

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uratan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

2) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

F) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(Ll) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkambinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara laln:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
Untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(C) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendati
Yang harus diungkapkan antara tain :
@) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

Page 57 OCR 0.853
Page 57 ot 84

b) Perhitungan setisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendailan:
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilat saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal Yan jurnlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
setor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
8) Akumulasi jumlah tembar dan nilai saham treasuri
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
@a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: Catatan 17b
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setlap pos cadangan. Catatan 17b
8) | Waran " — T
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan warari.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Catatan 14, 15, 17
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara taln rincian bagian pemegang saham nanpengendali atas
Ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat Glatribusikan secara langsung atau

Page 58 OCR 0.883
tidak langsung pada entitas induk,

Page 58 of 84

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan aritara lain :

a)

b)
c)
a

e)

la)

Jumlah setiap kategori signifikan dart pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(9) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak herelasi dan pihak ketiga:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama)

Nama pihak pernbeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang stau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

Ca) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam perlode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir perlode pelaporan:

Ca) Junah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan)

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(C) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan tiahilitas,

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(hb) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

Catatan 18

Page 59 OCR 0.861
Page 59 of 84

2) yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdisi dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Returfrabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2) f

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

9) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

€) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

&) Perjanjian lain yang terkait,

3

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara tain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

Catatan 18

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanah medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara ain:
a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim,

3)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

&) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

Page 60 OCR 0.866
Page 60 of 34

NAN Ae
Inctan pendapatan usaha dari kesyenan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesual Gengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

5)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak laln.

2

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

»

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian bendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama Operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakui:
€) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

109)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaari manufaktur, diungkapkan beban Pokak produksi yang dirinc

Page 61 OCR 0.878
Page 61 of 8d

Ls
(4) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saido awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1024 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

&) Untuk Industri jasa, diungkapkan beb: pokok berdasarkan pada jasa yang dijual

11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

c) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,
8) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi:

4) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain tinclan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilal tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

Page 62 OCR 0.885
Page 62 of 84

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

&) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij
b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsurvunsur beban departemen lainnya,

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
jain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi, dan
C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 20

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kalampok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

165)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nil:

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan ntlai untuk masing:
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pernbiayaan.

Catatan 5

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumtah Beban lainnya.
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

Catatan 18

Catatan 21

Page 63 OCR 0.872
Page 63 of 84

berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata Yang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terfadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:

Cb) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi, dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung
niat,

G) Untuk Bagian Laba Rugi dar! Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliput :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilal atas Aset Kayangan
Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilal surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jents.

6) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilat dalam rangka
Indung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Catatan 14, 17

Catatan 15,17

Page 64 OCR 0.898
Page 64 of 34

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

La

d)

e)

?

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perlode
latu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atay penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan taba rugi komprehensif,
dikarenakan tklak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
danfatau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsilias) antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

Catatan 13

Catatan 18
Catatan 13

Catatan 13

Catatan 13

Catatan 13

Catatan 13

Page 65 OCR 0.896
n)

»

K)

m)

n)

9)

»)

Pape 68 of 84

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi Fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi kareksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pafak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk perlode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dar perubahan jumlah aset atau Ilabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalami laparan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jurnlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit harnuh tidak diakul sebagai Liabilltas dalam laporan keuangan:

ursian jurnlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalarn suatu kombinasi
bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh darl kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggai akuisisi: dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang tebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode sebelumnya yang

Catatan 13

Catatan 13

Catatan 18
Catatan 13

Page 66 OCR 0.879
Page 66 of 84

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Li Catatan 31
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup darnpak individual dari setlap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham:

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Catatan 31
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang

mempengaruhi laba per saham:

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam “

penghitungan laba per saham dilusian karena instrurnen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, “
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan menguhah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan diusian untuk operasi yang dihentikan. “

b.

C

d

22) | Transaksi Pihak Berelasi “ Catatan 23
Yang harus diungkapkan antara tain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saido dengan pihak beretasi, yang
jumlahnya: “
(4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modat disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi,
b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi “
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

v Catatan 23

Page 67 OCR 0.861
Page 67 of 34

ihak berelasi serta Informasi mengenai transal n saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban € Catatan 23
terkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, “ Catatan 23

terrnasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai Secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo plutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika €
Gitakukan pembentukan,

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk,

(2) entitas dengah pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak:
(4) entitas asoslasi,
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dah
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
@&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggela atau kelompok

direksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan td Catatan 23
manajemen kunci Jainnya untuk masing-masing kategori berikuk:

(L) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerfa:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham,

F) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

Page 68 OCR 0.879
Page 68 of 84

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan
Perusahaan:

t hubungannya dengan

(2) sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, Indikasi secara Kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Catatan 27
8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) rincian aset dan liabilitas moneter dalam tnata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsionat, Catatan pad
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, otatan
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan hilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodWIlf atau suatu uhit penghasil kas:

(L) peristiwa dan kondisi yang rmengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba tugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nital yang dibalik,

(4) goodWill yang telah diakui rugi penurunan tilainya:

(5S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang dlakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

Page 69 OCR 0.861
Page 69 of #4

1g!
kelompok aset.

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

2)

»)

c)

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hat jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(L) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk perlode beraian dan setiap periode latu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(9) jurniah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya)
dan

(5) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periade-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan pertode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap perlode sajian:
(a) bagi setlap pos laporan keuangart, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi Dpabila penyajian

Page 70 OCR 0.884
Pape 70 of 84

kembali retrospektif tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis — in “

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaparan, yaitu:

(4) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi,
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perlode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang dlakulsisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilal Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap ketompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
fa) jumlah yang diakyi pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabita kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
Utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(P) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas koritrakttat
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setlap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas konttnjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

ta) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

Page 71 OCR 0.871
Page 71 of 84

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah ar srsebut. Datam hal
Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(€) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hat Iabilitas kontinjensi tidak dlakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
Gtukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontjensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalarn laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1904
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisl pada tanggal
akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendahi pada pihak yang diakuisisi, yang
diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nifai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
ta) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
Glakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuislsi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak
yang diakulsisi yang dirnillki oleh pihak pengakulsisi sehelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk. Inengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan taba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk

Page 72 OCR 0.885
Page 72 of 84

perlode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal ak: i untuk semua
Kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awai periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan perlode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

W»

(2)

(3)
KG)
(5)

dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Llabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah

yang diakui datam laporan keyangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(h) Aset, Llabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(e) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian perlede pengukuran yang diakui
selarna periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau

Habilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

Habilitas kontinjenst yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:
rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwlil pada awal dan akhir perlode pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Habilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelurnnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuarigan Perusahaan hasil penggabungan:

kesesualan dengan peraturan Bapepam di pelaksanaan

Page 73 OCR 0.882
Page 73 of 84

transaksi kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya setamia suatu periode:
(Ly jumlah harga yang dibayarkan
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas.

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan fiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,
CL) informasi umum, yang terdiri dari:

ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
ditaporkan,

(2) Informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Nabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsilasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada levei entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Inforrnasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i negara domisill Perusahaan: dan

Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
indlvidual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Page 74 OCR 0.899
Page 74 of 84

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual,

(Bb) Aset tidak Jancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan

HH, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratts) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta,
tb) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uralan tentang alasan operasi dihentikan:

(2) ursian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Nabilitas
Operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang beraku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) taba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dari beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(2). jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan |

Page 75 OCR 0.879
Page 75 of 84

yang dapat diatribusikan pada pemillk entitas Induk.

2)

Instrumen Dervatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuat dengan tujuannya,

yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung milai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif datam kelompok klasifikasi
Indang nilai dan kelompok non lindung nilai:

(&) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalarn bentuk
valuta, bunga, komoditas atat lain-lain:

(2) pihak tawan transaksi (counterparties):
(3) tanggat jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaparan :

(6) pos Aset dan/atau tiabllitas yang dilindung nilai ) dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilal: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

31)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabliitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keyangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Dividen
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) jumlah dividen dan dividen pe

Page 76 OCR 0.841
Page 76 of 84

sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jurntah utang dividen untuk:

(3) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya)

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
dtakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan) dan

&) jumlah dividen prefaren kumulatif yang tidak diakui.

32): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah lahilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modai terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(4) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabititas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipaslnya dalam Ventura Bersama,
33) ! Perikatan dan Kontinjensi Catatan 28

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara tain :
(1) perikatan yang meliputi:

(3) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan tisensi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Il. periode berlakunya perikatan:
W, dasar penentuan kompensasi dan denda:
iv. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya)
Ya ..(D), Kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

Page 77 OCR 0.848
b)

(2)

(3)
ke

Page 77 of 84

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
Untuk investasi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

IL periode berlakunya perikatan,

ii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direatisasi: dan
iv, sanksi-sanksij

pemberian jarninan atau garansi, diungkapkan:

ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jarninan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara taln :

1)

(2)

(3)

(G3

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

Ca) pihak-pihak yang terkait:
(db) jumlah yang diperkarakan:

(c) tarar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (iagal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:
Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
darnpak keuangannya:

kemungkinan Yabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
ka) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

Page 78 OCR 0.833
Pngo 78 0134

(b) estimasi dari dampak keuangannyi

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait Jengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antare lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pitiak yang terkait dalarn kerjasama,

&) Lokasi aset dan jangka waktu pengelokaan,

d) Hak dan Uabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjaserna:
£) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dati instruraea
keyangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(2) risiko kredit, antara ain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
ternpa atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat jatuh tempo pada
ukbir perlode pelaporan tetapi tidak mengatami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:
fa) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempa kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap perloda arus kas: dari
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir pertode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabal dsiko yang relevant pada tenggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan,

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

b)

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adegusey Ratio)

Catatan 25
Catatan 25

Catatan 29

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25
Catatan 25

Catatan 25

Page 79 OCR 0.889
Page 79 of 34

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modat pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR

b) Posisi Devisa Nato
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasl yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

€) Penyajian laporan posisi keyangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jurnlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saido laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.884
38)

Page 88 ot 84

Pengelolaan Moda!
Yang harus diungkapkan antara fain :

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai mudat,

(2) sifat persyaratan dah implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

@) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

38)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara fain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan,
akuisist melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 30

“09

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjetasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

C)  jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saharri,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umi

ontrak untuk opsi saham

Page 81 OCR 0.873
Page 81 of 84

yang beredar pada akhir periode,

p penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(L) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggai pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajer tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
Opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkepkan antara Jain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan $ solvabilitas.
42) | Aset Limbilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
€) Rincian Aset, Liahilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

Cc) Rasio keuangan penting:

dd) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup

Catatan 26

Page 82 OCR 0.890
Page 82 of 8d

perusahaai

44

Khusus Industri Kehutanan :

a)  Rinclan volume penjualan kayu bulat Genis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, TH, BPPHH, IHPH dan turan wajib
lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

&) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perinde berjalan
dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarsna dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periodi rjalan dan akumuflasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara tain:

a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah perlode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uratan peristiwa, mnisalnya:

(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan atasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belurn menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait

dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Catatan 33

Page 83 OCR 0.897
Page 83 of 84

8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar,

47)

Reklasifikasi

@) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) atasan reklasifikasi,

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jurnlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pernerintah yang diakul dalarn laporan keuangan dan indikasi
bentuk tain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belurn terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemeriftah yang telah diakul.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

3) Ketentua berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan Standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modai di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(di) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.938
Page 84 of 84

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 15 Maret 2024

Hajiyrackawamura

Direktur Utama

Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.19 MB
Published19 Mar 2024
Pages84
Characters148,900
Text sourceOCR
OCR confidence0.868

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result