Back to announcement
Bapepam Checklist Pengungkapan LK HFI 2023.pdf
Financial statement Text extracted HIFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.905
Pape | of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAI. DI INDONESIA 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Pubtik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data UMmuM Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hino Finance Indonesia | Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan Jenis penawaran Umum - 31 Desember 2023 31 Desember 2022 | Nama Kantor Akur Purwantano, Sungkoro & Purwantono, Sungkoro & Surja Surja Nama Partner Christophorus Alvin Kossim | Ghri Kossim Opini Akuntan Opini tanpa madifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) “ “ Opini tanpa modifikasian
Page 2 OCR 0.835
Page 2 0f84 £ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan Ya Tidi Pemenuhan Peraturan No.VIII.G,11 Tentang “Tanggung “ Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIILA,2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rp.) ” laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 “a84.464 399.746 Pendapatan 92.966 83.774 83.774 Oak 270.657 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 2 64.609 Laba (rugi) komprehensif 88.894 Laba Per saham (dasar) - dalam Rp penuh 64,609 Laba Per saham (dilustan) Laporan Posisi keuangan mtah Aset 5.079.281 miah Aset Lancar - Jumlah Aset Tidak Lancar - “umlah Labilitas 3.702.494 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek - | “| 1.376.787 1.278.214 | 1.000.000 1.000.000 361.837 291.219
Page 3 OCR 0.811
Page 3 ot'8d Rasi N | Gearing rasio 2,56 X 2,29 X N G,020ah 9,00425 .. NPF Bruto |. 0,07256 | Or19h “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek, Laporan Keu: Iz 1 Laporan posisi la akhir periode Us 2 Laporan Jaba rugi komprehensif selama periode Y 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “ 4 Laporan arus kas selama perloda “ 5 Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat “ Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan am laporan keuarigannya. ngan . 1 NA Se
Page 4 OCR 0.904
Page 4 of 84 Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sbagai berikut: 2, gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: €. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesual dengan urutan penyajian taporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalarn laporan keuangan) dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan kevangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalatn hai Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat. manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib Giungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan: Catatan La 2) 3) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan La Kegiatan usaha sesuat anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan L.a "Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan IL.a
Page 5 OCR 0.866
Page 3 of 8d Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Datar hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersiat dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinys 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan La parent Of the group). Datarn hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Catatan L.a Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan . Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk , menjalankan | kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1 1! “khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum ta Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliput: . Nama lokasi: . Nama pemilik izin lokasi: . Tangga! perolehan izin ekplorssi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik izin lokasij dan . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: . Nama tokasi, «Nama pemilik ijin lokasi: - Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifil
Page 6 OCR 0.851
Page 6 of 84 Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan » Akumutasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM) dan Cc) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lai 1) | Tanggat dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1.b Giterbitkan di luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 1.b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.b a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 506 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah) 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate “ action) sejak penawaran Umum perdana sampai | dengan perlode pelaporan teri akhir. Ken Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (Em) “ Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Kama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun dak langsung, 2) | Tempat kedudukan: “ 3) | Jenis usaha: v &) | Tahun beroperasi secara komersial: “ 5) | persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “ 6) | Total Aset: dan “ 7) | Informasi penting lainnya antara lain: “
Page 7 OCR 0.883
Page 7 of 34 b: alasan mengapa emilikan baik tangsung maupun ti jangsung | puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial alas Investee tidak diikuti dengan pengendalian, Cc) Akhir parlode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dari tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembati pinjarnan atau uang muka: suatu rincian yang menunjukkan dampak settap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan borsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendatian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d 8 Karyawan, diraksi, komlsaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 1.c Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Audit: Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1.c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1.c tetap selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas .
Page 8 OCR 0.864
Page 8 of 84 anak, Penerbitan Laporan Keuangan Tenaga! iaporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1.d 2) Pihak yang pertanggung jawab mengotorisasi japoran keuangan. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signirikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: na 1d Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan suai dengan SAK. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan atatan 2.a 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (Aistorical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabla value), Nilat Wajar (fair vali uulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akruat, kecuali untuk taporan arus kas. 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliput: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) atasan perubahan mata » Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Catatan Z.a Catatan 2.a Catatan 2.b 1) Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan kevangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi tentang asurnsi yang dibuat mengenal masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang Memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuatan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3
Page 9 OCR 0.863
3) Page 9 of 84 Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalan angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu " Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetap! tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara taln: a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk Gan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolldasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Cc) kebijakan ukuntatisi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dangan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, &) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajlan kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. “Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwll, C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk yoodW!If, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan konlinjensi. 3) Kas dan setara kas: Yang harus @Mislaskan antara lain kebijakan dalam rnehentukan komponen kas dan setara Catatan 2.d
Page 10 OCR 0.876
Page 10 of 34 4) | Instrumen Keuangan a) b) c) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awai Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan) (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilal, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Ilndung nilai, (b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antata lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awat Sukuk: (4) penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setalah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan Catatan 2.c
Page 11 OCR 0.882
Page 11 of 84 (5) akad syariah yang digunaka: 5 Khusus Industri Perbankan a) Siro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara tain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimllikis b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah:dan Fek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. 6) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain!
Page 12 OCR 0.883
Page 12 of 84 (1) (2) Perlakuan akuntansi atas nila realisasi piutang/pambiayaan yang diberikan dengan saldo piutany/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dari (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 2) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kernbaii aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 19) Perusahaan tidak mempunyai piutang pembiayaan konsumen Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recpurse atay tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak plutang: €C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih ptutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangt(ditagihkan kembali ke kllen atau ditanggung oleh perusahaan). Perusahaan tidak mempunyai anjak piutang 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: 3) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara jain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang hatus dijelaskan antara lal Catatan 2.0, 2.1
Page 13 OCR 0.815
Page 13 of 84 Seban-beban yang dikapitalisasi, antara kal Sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi. ewajlban kepada negara, b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) basar klasifikasi untuk Jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanarnan telah menghasilkan, (a) Metode penyusutan dan masa manfaat tanamari yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman, €! Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan (a) Metode penilaian, (b) Matode amortisasi (deplasi): dan (c) Cadangah kernatian atau metoda penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dihutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Tetsipi: Yang harus dijelaskan antara lain: 32 b) (3 d) pengakuan awal Aset Tatap pengukuran setelah pongakuan awal Aset Tetap pengelompokan Aset Tetan: metode penyusutan yang digunakah: “ “ “ “ Catatan 2 Catatan 2.i Catatan Zi Catatan Zi
Page 14 OCR 0.731
Page 14 u84 Kapitalisosi biaya yang terkait dengan Aset v 1 P estimasi umur manfaat dan tarif penyusulas . Catatan 0) penghentian pengakuan: . Catatan Zi h) nilai residu, dan v I) pernyataan bahwa maniujamen telah mengkaji utang atas estimusi umur ekonomis, v Catatan 2.i metode penyusutan, dan nitsi residu pada setlap akhir perlode pelaporan. Catatan 2,i 18) | Investasi pada Entitay Asosiasi v Yang Karus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosinsi, 15) | Bagian partisipssi dalam Ventura Bersama “ Yang harus dijelaskan atitara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) | Pola Kerjasama t Yang harus dijelaskan antara Jain: 2) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Jiabilitas yang timbul: dan &) Sistem pembagian hasil, jika ada, 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara tutn : 2) pengakuan awal Asut Tekbarwujud, “ Catatan 2j b) pengukuran setelah pengakuan ewal Aset Takbarwujud: . Catatan 2,j C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, ” Catatan 2j diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnyaj M) sumber terjadinya Aset Takberwujudj 1 &) metode amortisasi yarig digunakan, “ Catatan 2.j 8) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan “ 9) tiset dai pengembangan (jika ada). v 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual “ Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 15 OCR 0.855
Pape 15 of 3d b) pengukuran aset tidak lancar atau kelampok lepasan yang dirniliki urituk dijual. 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuah awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model blaya, dan &) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, db) Kriterta kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan @&) Pertanggungan Asuransi. a 21) | Penurunan Niai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: B) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Catatan 2.i penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilal aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan &.i 22) | Khusus Industri Perbankan Liabllitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain
Page 16 OCR 0.855
Page 16 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain: @) Penjelasan atas simpanan dari) bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriterla dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) Yang harus dijelaskan antara lain: Ba) kondisi CKPN yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai CKPN. Catatan 2.0, 24, 3 Catatan 2.c, 2f, 3 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pongalolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLK yang ditangguhkan: €) Metode penyusutan prasarana PLHI: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (4) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarnbangan, dan sa! . (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b)...Blaya Eksplorasi yany Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah mg
Page 17 OCR 0.888
Page 17 of 84 Bantan 4 adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya haru Gilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perjinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Yangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya #LH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutai akan Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatah yang ada: dan (2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 2m b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian Suatu kontrak C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi ngasuransi prospektif dan retroaktifs dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim datam bentuk: klaim yang disetujui, ktalm dalam om proses penyelesaian, klalm yang terjadi namun belum dilaporkan dan b:
Page 18 OCR 0.901
Page 18 of 84 (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyak pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setlap Unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur blaya yang diakut sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ijabilitas moneter: dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam matu yang asing. Catatan 2.0 Catatan 2.0 Catatan 2.0 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pinak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan Catatan Z.p Catatan 2.p 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32 Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, Catatan 2.n, 3
Page 19 OCR 0.855
Page 19 of 84 tuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalatn menilai aset Miabllitas) pajak tangguhan. Catatan 2.n, 3 Catatan 2.n, 3 | 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: 2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenal jenis program imbalan bascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan keruglan aktuarlat, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian. s Catatan 2.k Catatan 2.k Catatan 2.k Catatan 2.k Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan Saham treasuri, Pembayaran Berbasis Saham. Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rnetalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan aritara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reaorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan C1) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi Tearganisasi sebelum 1 Januari 2013, Biaya #injaman Yang harus dijetaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Gikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian. Segmen Operasi Catatan 2.4
Page 20 OCR 0.871
Page 20 of 84 Yang harus laskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Laba (Rugi) per saham “ Catatan 2.r Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan faba (rugi) per saham dilusian. TEE 7 SI NA TENANG Ma“ Te Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keyangan 3 Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 4 b) rincian jumlah penampatan di bank berdasarkan rama bank serta jenis mata yang “ Catatan 4 asing: C) kisaran suku bunga kontraktuat dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan “ Catatan 4 d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh “ kefornpok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan a) Kas “ Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uarxg. b) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antara laln: (&) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. C) Giro pada Bank Lain “ Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumtah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,
Page 21 OCR 0.858
d) KG) Page Z1 of 84 Rincian Jumlah Giro pada Bank berdasarkan pihak yang mempunyi hubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jurntah penyisihan penurunan nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rinclan jurntah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatred): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok), (4) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kernbali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan 3 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3 Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) 9 d 2) ig) 2 jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, jumlah piutang menurut debitur, jumlah piutang menurut mata uang, alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Juintah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: bendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: biutang yang dijaminkan, narna pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan:
Page 22 OCR 0.872
Page 72 ot 84 h) jumlah diarnortisasi dengan rmenggunakan metode suku bunga efekti : dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (MW) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalarn perjanjian, dan 4) Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Junvah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan 3 Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam per ngan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumiah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah plutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang) dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 23 OCR 0.868
Page 23 ot #4 Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan tain-taln): (2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja Sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (S) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan Oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang “ Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah tagihan anjak biutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa Tecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) Piutang Sewa Pembiayagn Y Catatan 5 Yang harus diungkapkan antara tain: (4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “ Catatan 5 (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini mibtang pembayaran sewa Minimum pada akhir perlode pelaporan, Di Samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan allai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut
Page 24 OCR 0.857
Page 24 of 84 (a) kurang dari satu tahun Catatan 5 Catatan 5 Catatan $ (b) Jebih dari satu tahun sampai lina tahun (c) lebih dari Ilma tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, Catatan 5 (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, Catatan 5 Catatan 5 SKK ($) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagat pendapatan dalami perlode: dan v (7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material. “ wa Operasi “ d) Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut, (a) kurang dari satu tahun tb) lebih dari satu tahun sampai lima tahun tc) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan ) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan " “ Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus diriaci dalam bentuk tabel yaltu :
Page 25 OCR 0.867
Page 23 ot 84 a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 3) Piutang Reversa Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a b, Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: Tanggal dan harga dilakukannya pernbelian dan penjualan kembali Efek, Cc) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, 3 Tingkat bunga piutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada): dan g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). » Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diamblalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 19) ti) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7
Page 26 OCR 0.888
Page 26 ot 84 Pengungkapan Ini telah diterapkan Untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancer. 3) b) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan: (3) totat pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode Suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamartisasi, untuk Efek dimillki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut natna perneringkat (jika ada), (6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jurnlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (D) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalam ketompok dimitiki hingga jatuh tempo yang telah Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jurntah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau ltabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jurnlah penurunan nilai atas aset keuangan Gika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia unttk dijual yang direklasifikasi menjadi dimlliki hingga jatuh tempo.
Page 27 OCR 0.861
13) Page 27 of 34 Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) nana bank, dipisahkan antara pihak ketiga dar pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktuai selarna periode pelaporan, C) jenis dar jumlah deposito dalam mata uang asing: dan @d) hal-hal Jain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan des Oosito tersebut. id) 15) 3 Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenal antara hain: a) Anclan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, hb) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya) dan d' Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada bi: Khusus Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, h) Tanggat jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan masi penting lainnya. Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rirician unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan D) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan kornprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesei Tagih Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dar uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dart transaksi usaha atau lal 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
Page 28 OCR 0.856
19) ») Tingkat suku bunga. Page 28 of 84 Pinjaman Polis Yang barus diungkapkan antara lain rinclan berdasarkan: &) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata yang, sektor ekonorni dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, C) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap Jumlah kredit yang diberikan: 8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keyangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilltas )) Jumlah dan persentase bagian barik atas kredit sindikasi balk selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: 2 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan ke penurunan nital. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Habilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:
Page 29 OCR 0.876
Page 29 of 84 5 kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan k tagihan akseptasi diungkapi dan mutasi selama periode berjalan: EC) Rinclan jumlah tagihan dan Iabilitas berdasarkan bihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan niai tagihan akse i 22) | Persediaan “ a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjuai: (3) jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama berlode berjatan: (4) jurnlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (5) jumlah dari setlap pernulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nifai persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kritaria aset kualifikastan, maka diungkapkan: (I) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (H) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalsasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jarninan, dan alasan dijarninkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang dlasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan | “ Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
Page 30 OCR 0.875
Page 30 of 34 (1) Makanan dan minuman (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. 2 Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menyrut klasifikasi: (a) Tanah Matang, (bd) Unit Bangunan: dan (ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas lanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. &) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Matari program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. ka) (1) Obat-obatan, Khusus Industri Rumah Sakit” Tambahan pengungkapan antara lain:
Page 31 OCR 0.804
Page 3 of 84 (2) Perlengkapan medis (disposabie): dan (9) Persediaan lainnya 3) Khusus Industri Peternakan (L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: Ke Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan & Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pondek Yang harus diungkapkan antara taln: (a) Total jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi hewan ternak. telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompak selama paling tidak 2 tahun terakhir, (C) Nilai amiortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilangj (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, 1isi pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (Pi Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan ktngsungj (9) Pendapat manajamen atas kecukupan nilal pertanggungan asuransi, dan (IN) Nilai hewan ternak yang dijaminkan den ama pihak yany menerima jaminan, 23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara fain: @) rincian menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan ») uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang dlajukar dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus dlungkapkan antara lsin rincian menurut jenis dan jumtah. Catatan 6
Page 32 OCR 0.879
25) Page 32 of 84 Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimitiki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau ketompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan) (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijua! dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengati SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: IL jurntah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilalan kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok tepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan Hi. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dan periode sajian sebelumnya, 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : 3) rincian jenis, nara pihak berelasi, dan jumtah piutang, b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, c) jumlah cadangan kerugian penuruhan nilai, beban cadangan kerugian penurunan tilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang, d) pendapat manajemen akan kecukupan jumtah cadangan kerugian penurunan nilai, dan 8 dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
Page 33 OCR 0.875
Page 33 of 84 27)| Investasi pada Entitas Asosiasl Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) nilai tercatat dan Nilal Wajar Investasi dalam entitas asosias! yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosias| termasuk jumlah agregat Aset, Ltahilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: &) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2005 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: f) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut diguriakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau perioda yang berbeda, 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asoslasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kuntulatif: i) bagian atas Ifabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor tainj ji) Nabilitas kontinjensi yang terjadI karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Llabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan Informasi kelangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumtah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal:
Page 34 OCR 0.887
Page 34 o1 34 b) Penyisihan periode berjalan, C) Realisasi yang dilakukan selama perlode berjalan: dan d) Saldo akhir, 30) Khugus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hastl tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil toi selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam) (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : ta) Saldo awal 1 Tambahan tahun berjalan Ii. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa Ii, Pengurangan tahun berjalan IL, Jumlah yang direklasifikast ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saido akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang ..Menjadi milik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahaan
Page 35 OCR 0.879
Page 38 of 84 (perkebu Takyat/perkebunan plasma (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. Khusus Industri Peternakan 32) Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: CG) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: @) Nilai hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: €) Kondisi hewan ternak, O) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: ) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: D Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan RK) Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) | Properti Investasi &) Yang harus diungkapkan antara jain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi Signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilat Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilalan, dan tanggal laporan penilalan terakhirj (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: Ca) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasiikan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (C) perubahan kurnulatif dalam Nila Wajar yang diakut dalam laba rugi atas penjualan, Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan ,
Page 36 OCR 0.891
b) 9 d) Page 36 of 8d ya ke kelompok aset yang menggunakan model Nial Wajar: (6) keberadaan dan jurnlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktuat untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf ta) ditambahkan pengungkapan antara jain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesualkan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 3) ditambahkan pengungkapan antara lail CI) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Properti Investasi pada awat dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (5) estimasi saat penyelesalan: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jurniah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk properti Investasi yang
Page 37 OCR 0.878
Page 37 of 84 aset kualifikasian, maka wajib diungkapka (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman ang layak dikapitalisasi, a) b) Cc) d) e) | » h) 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: setiap keloripok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaltu aset pernilikah langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, rekonsiliasi jumlah tercatat bruta dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan #kuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalarn perciehan Aset Tetap: jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan rillai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (l)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah reyaluasian: (3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (d)metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (G)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rindian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) harnbatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pernbangunan, dan « Catatan 8 Catatan 8 Catatan B8 Catatan 8
Page 38 OCR 0.842
Page 38 of Hd | terdapat kap ya pinjaman untul aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan: fa) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitallsasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara: (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan) (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara meterai dari jumlah tercatat: (5) tai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (keruglan) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya) (6) dalam hat terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilal tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetapj (B) Kondisi atau periatiwa yang menyebahkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilal aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risikp yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apablia tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. aset yang Memenuhi SSK Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 38) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Asat Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, Unoperated Acreage, sumur dan perJlatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan (2) Tabel yang metnuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan, (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (6) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarhbangan: dan
Page 39 OCR 0.856
Page 39 of 84 (d) Saldo akhir untuk mastng-inasing lokasi pei nbangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir perlade dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (Il) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: jurnlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung pementuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, 1?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yarig material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Takbarwujud yang diperoleh melalui Kibah Pemerintah dani awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) Jumlah tercatatnya) dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas: 1) nilai koritrnen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, ) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggai Penilaian), (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) Jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat C' ad 3 9 h “ Catatan 9 Catatan 9 Catatan 9 Catatan 9
Page 40 OCR 0.875
Page 40 of 84 37 dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernagang saham, “Khusus Industri Gas dan Minyak Yumi dan Pertambangan umum 2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. ta Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (ay) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (R2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awsi, (2) biaya pengupasan tanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rala-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (M9) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (ah) Aasan terjadinya penundaan, (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jurniah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap Dlaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Page 41 OCR 0.896
Page 41 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain (4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal: (ey Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan te) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjetasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian ari Bi Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Mabititas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisatikan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan Cc) jaminan yang diberikan oieh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2 Provisi a) Pengungkapan untuk provist berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (Ca) nilai tercatat pada awai dan akhir perlode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama perlode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bi
Page 42 OCR 0.870
Pago 421 ut 84 igunakan, (5) peningkatan selama perlode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskanto: (G) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalarn angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah . Aset yang telah Gakul untuk estimasi penggantian tersebut. ma 3) | Beban akrual Catatan 12 Yang wajib diungkapkan antara laln jenis dan jurnlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan Llabilitas Segara Yang harus diungkapkan antara jain: a) Rindan berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian rhengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo Yang harus diungkapkan antara tain: @) Rincian rmengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Habilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 2) blaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakut C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrmi 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
Page 43 OCR 0.866
Page 43 of 84 C lasarkan mata yang, dan jangka waktu (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijarninkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara Jain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposita, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jeriis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang) (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jurntah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. " (5 Utang Klaim “ Tr ag “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. ec) Estimasi Klaim Retanal Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut jenis asuransi,
Page 44 OCR 0.865
Page 44 of 84 Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jurnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan “ Yang harus diungkapkan antara taln: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. &) Utang Koasuransi (rewrite) " " “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (2) Jumlah menurut umur utang. ft Utang Reasuransi “ Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradurj (39 Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Sen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurniah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premt Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
Page 45 OCR 0.849
Page 48 of 84 Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) Jaba atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting Iainnya antara lain kepatuhan Perusahaan datam 9) | Liabtfitas Imbalan Kerja Jangka Pandek Yang harus diungkapkan antara jain jenis dan jumlahnya, 10) | Utang Pajak Catatan 13 Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 13 a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 13 b) Informasi mengenai ketetapan pajak. 10) | Khusus Industri Pamblayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah tiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jurntah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh ternpo serta Ikatan penting laian! diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian tancar atas iiabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Ltabititas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara ialn: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Catatan 11 pihak ketiga dan pihak berelasi (3) Yang harus diungkapkan antara lai: Catatan 11
Page 46 OCR 0.889
Page 46 of 84 memenuhi persyarai dan kondisi default) b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan ta) Jurntah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah Girestrukturisasi. dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelotaan dan Rektamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. lahbHitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berslasi Non-tlsaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelast, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang: dan Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: Catatan 10 Catatan 10
Page 47 OCR 0.869
b) 9 d) 2) la) a h) p)) Page 47 of B4 kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan: tanggal jatuh tempoj jurntah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, pembayaran yang dilakukan pada perlode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) jarninan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian divideri, pembatasan taslo tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (i)nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh te Oo, dan persyaratan penting. KKS Sx Catatan 10 Catatan 10 Catatan 10 Catatan 10 Catatan 10 Catatan 10 Catatan 19 Catatan 10 Catatan 10 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) c) 9 &) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal taporan posisi keuangan, rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laparan posisi keuangan, dan nital kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sarnpal 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari S (lima) tahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagal behan pada periode tersebut, totaf pembayaran minimum sewa-tanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatafkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amartisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sate and leaseback): dan penjelasan umum Isi perjanjlan sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,
Page 48 OCR 0.894
(2) (3) Page 48 of 8d ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sew: 21) Khusus Industri Perbankan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) & (1) (2) 3) (4) (5) (6) 7) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: Jumlah arnortisasi pacla tahun berjalan) Ringkasan perjanjian yang meliputi langgal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) 3) ta (5) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nila! Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance): Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau plhak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: tea (2) (3 (@ Rincjan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlede berjalan: Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan px penyisihan penghapusan bank pada saat perlode
Page 49 OCR 0.859
Page 49 of 84 laporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kamitmen dan kontinjensi. 2 Khusus Industri Gas dar Minyak Bumi Ltabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : @) Mutasi taksiran provisl PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PIL dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalarn pos yang terpisah, &) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan j (3) Sal khir. | 23) Mabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenal jenis program. (2) rekonsillasi saldo awa! dan akhir dari nilal kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat @dlatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa klni, (b) biaya bunga: (Cc) turan oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan nata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (f) imbalan yang dibayarkan, (ga) biaya jasa lalu, LI «« .. Catatan 14 Catatan 14 Catatan 14 Catatan 14 Catatan 14 Catatan 14
Page 50 OCR 0.860
Page 50 of 84 () curtailment, dan GH) penyelesalan. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagal Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setlap: (2) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: Ce) turan oleh peserta pragram, (DM imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesalanj (S) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam taporan posisi keuangan: (c) setiap jurntah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalarn SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (2) jutntah lainnya yang diakui dalam laporan posisi kevangan: (6) total beban yang diakut di laba rugi untuk setiap hal-hat berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dangan SAK: AG) Keuntungan dan kerugian aktuarlaf, jika Perusahaan memilih metode koridor RK Sx Catatan 14 Catatan 14 Catatan 14
Page 51 OCR 0.802
Page SI of B4 1006 (sepuluh per seratus! (Ph biaya jasa lalu: “ Catatan 14 (9) dampak dar? curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan “ (h) dampak dari batasan dalam SAK: “ CV) furnlah totat yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera datam saldo taha, melipuH: (a) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan “ Catatan 14 (b) dampak dari batasan dalam SAK: “ (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan keruglan aktuariaf yang dlakul pada pendapatan komprehunsif lain, dalem hal Parusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprahensif lain sesual dengan SAK) “ Catatan 14 (9) persentase atau jumlah setiap kategorl utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, “ namun tidak terbatas pada, instrumen ekullas, instrumen utang, properti, dan Seluruh aset lain (10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: ea Ca) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (R) sellap propero atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (Ll) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian “ yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk darnpak kategori utama dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak benggantian yang dlakui sebagai Aset: “ (13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: 44 a) tingkat diskonto: “ Catatan (b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk perlode yang disajikan datam laporan keuangan: (c) (ngkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diskui sebagal Aset, (d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif PA Catatan 14 sebagal dasar untuk kenaikan imbatan masa depan): atatan (a) tingkat tren biaya kesehatan: dan “ (f asumsi material lain yang digunakan dalarn ektuariaj “ Gatatan 14 (14) dampak keriaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat Iren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: 1 14 (8) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari btaya kesehatan Catatan
Page 52 OCR 0.901
Page 52 of 84 (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam Ingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam Ilngkungan inflasi yang rendah (45) Jumlah perlode tahunan saat tni dan periode empat tahun sebelumnya dari: (2) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (I) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Tiabllitas program pada akhir periode pelaporan, dan Ul) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir perlode pelaporan: (46) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: Ka) perjanjian kontraktuai atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan past! neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ki) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tarsebut: (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbuikan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Turan Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
Page 53 OCR 0.780
Page 53 of 34 Yang harus diungkapkan paling kurang feriis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangan Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara ain: (1) Juran program dan jumlah pesanyon pemutusan kontrak karja dan (2) penjelasan mengenai Iabilitas kontinjen (ika ada) (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk. (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (hb) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (ce) nilai nominal, Cd) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah) (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): Af) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan za) | Utang Obligasi 7 Catatan 16 Yang harus diungkapkan antara lain: aj rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nda tercatat dalam rupiah dan mata uang “ Catatan 16 asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obilgasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: La Catatan 16 &) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butanj “ Catatan 16 @) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: “ Catatan 16 8) jaminan serta pambentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dangan v Catatan 16 menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: P) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, v Catatan 16 @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam mamenuhi persyaratan dan kondisi utang (Iisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): “ Catatan 16 dan h) persyaratan penting ialnnya. 25) | sukuk ah Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
Page 54 OCR 0.876
Page 84 of 84 atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya: dan () persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, dan (5) kejadian penting lainnya antara tai kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26)| Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinast: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi titang dan kondisi default), &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan PP persyaratan penting lainnya. 27) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara tain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: Cc) dampak dilusi apabila seturuh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, 8) peringkat dan nama Perusahaan Pemerlngkat Sfek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
Page 55 OCR 0.828
Puge 55 of gd saha dengan Perusahaan, Ih) jarninan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kandisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan kondisi dersuit), ID dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabllitas dari obligasi konversi: ) keberadaan fitur derivatif melekat: dan mM) persyaratan penting lainnya Ekuitar Ekultas yang dapat diatribusikan kepada pernilik entitas Induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 2) Bagi setiap jenis saham, antara Jain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan peribatasan yang malakat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dar pembayaran kembali atas modal: dan (5) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualah saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam ekuitas Catatan 17 c) Susunan pemegang saham dengah mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentasc kepemilikan, yaitu: (L) Pemegang saham yang memiliki 584 (lima perseratus) atau lebih: Catatan 17 (2) Nama diraktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham jainnya, d) Dalam hal terjadi perubahan madalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemagang Saham (RUPS), (2) Surnber peningkatan modal saham, antara ksih dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dangan danjatau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
Page 56 OCR 0.889
Page 56 of 84 (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, @) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham: C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uratan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: 2) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: F) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (Ll) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkambinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara laln: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya Untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (C) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3 Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendati Yang harus diungkapkan antara tain : @) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi:
Page 57 OCR 0.853
Page 57 ot 84 b) Perhitungan setisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendailan: dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilat saham treasuri yang diperoleh: c) Tanggal Yan jurnlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal setor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan 8) Akumulasi jumlah tembar dan nilai saham treasuri 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: @a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: Catatan 17b C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setlap pos cadangan. Catatan 17b 8) | Waran " — T Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan 8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan warari. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Catatan 14, 15, 17 Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara taln rincian bagian pemegang saham nanpengendali atas Ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat Glatribusikan secara langsung atau
Page 58 OCR 0.883
tidak langsung pada entitas induk, Page 58 of 84 Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan aritara lain : a) b) c) a e) la) Jumlah setiap kategori signifikan dart pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa, (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (9) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak herelasi dan pihak ketiga: Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama) Nama pihak pernbeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang stau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: Ca) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam perlode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir perlode pelaporan: Ca) Junah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal pelaporan) (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (C) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan tiahilitas, Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (hb) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, Catatan 18
Page 59 OCR 0.861
Page 59 of 84 2) yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdisi dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Returfrabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) f Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, 9) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: €) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan &) Perjanjian lain yang terkait, 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara tain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa. Catatan 18 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanah medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara ain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu, dan Cc) Selisih perhitungan klaim, 3) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: &) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,
Page 60 OCR 0.866
Page 60 of 34 NAN Ae Inctan pendapatan usaha dari kesyenan &) Rincian pendapatan dipisahkan sesual Gengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 5) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak laln. 2 Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) » Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian bendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama Operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakui: €) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 109) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaari manufaktur, diungkapkan beban Pokak produksi yang dirinc
Page 61 OCR 0.878
Page 61 of 8d Ls (4) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saido awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1024 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan &) Untuk Industri jasa, diungkapkan beb: pokok berdasarkan pada jasa yang dijual 11) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan, c) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis, 8) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban asuransi: 4) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain tinclan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilal tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
Page 62 OCR 0.885
Page 62 of 84 Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: &) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan C) Rincian jumlah unsurvunsur beban departemen lainnya, 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara jain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan C) Beban umum dan administrasi. Catatan 20 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kalampok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 165) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nil: Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan ntlai untuk masing: masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pernbiayaan. Catatan 5 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumtah Beban lainnya. Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang Catatan 18 Catatan 21
Page 63 OCR 0.872
Page 63 of 84 berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata Yang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terfadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: Cb) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung niat, G) Untuk Bagian Laba Rugi dar! Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliput : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilal atas Aset Kayangan Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilal surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jents. 6) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: 8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilat dalam rangka Indung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Catatan 14, 17 Catatan 15,17
Page 64 OCR 0.898
Page 64 of 34 20)| Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) La d) e) ? komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perlode latu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atay penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan taba rugi komprehensif, dikarenakan tklak dapat diperlakukan secara retrospektif: agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura Bersama: penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsilias) antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, Catatan 13 Catatan 18 Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13
Page 65 OCR 0.896
n) » K) m) n) 9) ») Pape 68 of 84 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi Fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi kareksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pafak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk perlode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dar perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul dalami laparan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jurnlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit harnuh tidak diakul sebagai Liabilltas dalam laporan keuangan: ursian jurnlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalarn suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh darl kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggai akuisisi: dan Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang tebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode sebelumnya yang Catatan 13 Catatan 13 Catatan 18 Catatan 13
Page 66 OCR 0.879
Page 66 of 84 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Li Catatan 31 diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup darnpak individual dari setlap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Catatan 31 Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam “ penghitungan laba per saham dilusian karena instrurnen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, “ selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan menguhah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) laba per saham dasar dan diusian untuk operasi yang dihentikan. “ b. C d 22) | Transaksi Pihak Berelasi “ Catatan 23 Yang harus diungkapkan antara tain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saido dengan pihak beretasi, yang jumlahnya: “ (4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modat disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi “ nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan v Catatan 23
Page 67 OCR 0.861
Page 67 of 34 ihak berelasi serta Informasi mengenai transal n saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban € Catatan 23 terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, “ Catatan 23 terrnasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo plutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika € Gitakukan pembentukan, d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk, (2) entitas dengah pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asoslasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dah (7) pihak-pihak berelasi lainnya. @&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggela atau kelompok direksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan td Catatan 23 manajemen kunci Jainnya untuk masing-masing kategori berikuk: (L) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerfa: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham, F) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
Page 68 OCR 0.879
Page 68 of 84 (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan Perusahaan: t hubungannya dengan (2) sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara Kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Catatan 27 8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (2) rincian aset dan liabilitas moneter dalam tnata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsionat, Catatan pad (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, otatan (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan hilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodWIlf atau suatu uhit penghasil kas: (L) peristiwa dan kondisi yang rmengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba tugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nital yang dibalik, (4) goodWill yang telah diakui rugi penurunan tilainya: (5S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang dlakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
Page 69 OCR 0.861
Page 69 of #4 1g! kelompok aset. Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 2) ») c) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hat jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (L) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk perlode beraian dan setiap periode latu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (9) jurniah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya) dan (5) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periade-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan pertode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap perlode sajian: (a) bagi setlap pos laporan keuangart, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi Dpabila penyajian
Page 70 OCR 0.884
Pape 70 of 84 kembali retrospektif tidak praktis. 26) | Kombinasi Bisnis — in “ a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaparan, yaitu: (4) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi, (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perlode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, (5) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang dlakulsisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilal Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap ketompok utama imbalan: (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: fa) jumlah yang diakyi pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabita kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok Utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (P) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas koritrakttat yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setlap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih: (11) setiap liabilitas konttnjensi yang diakui pada Nilai Wajar: ta) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi:
Page 71 OCR 0.871
Page 71 of 84 (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah ar srsebut. Datam hal Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (€) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hat Iabilitas kontinjensi tidak dlakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat Gtukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontjensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1904 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisl pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendahi pada pihak yang diakuisisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nifai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: ta) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang Glakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuislsi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak yang diakulsisi yang dirnillki oleh pihak pengakulsisi sehelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk. Inengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan taba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
Page 72 OCR 0.885
Page 72 of 84 perlode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal ak: i untuk semua Kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awai periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan perlode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: W» (2) (3) KG) (5) dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Llabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakui datam laporan keyangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (h) Aset, Llabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (e) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian perlede pengukuran yang diakui selarna periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau Habilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, Habilitas kontinjenst yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwlil pada awal dan akhir perlode pelaporan, jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Habilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelurnnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuarigan Perusahaan hasil penggabungan: kesesualan dengan peraturan Bapepam di pelaksanaan
Page 73 OCR 0.882
Page 73 of 84 transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya setamia suatu periode: (Ly jumlah harga yang dibayarkan (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas. (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan fiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen, CL) informasi umum, yang terdiri dari: ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen ditaporkan, (2) Informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Nabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsilasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada levei entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Inforrnasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i negara domisill Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara indlvidual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29
Page 74 OCR 0.899
Page 74 of 84 terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual, (Bb) Aset tidak Jancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Perusahaan: dan HH, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratts) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) fakta, tb) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) uralan tentang alasan operasi dihentikan: (2) ursian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Nabilitas Operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang beraku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) taba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dari beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (2). jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan |
Page 75 OCR 0.879
Page 75 of 84 yang dapat diatribusikan pada pemillk entitas Induk. 2) Instrumen Dervatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuat dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung milai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif datam kelompok klasifikasi Indang nilai dan kelompok non lindung nilai: (&) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalarn bentuk valuta, bunga, komoditas atat lain-lain: (2) pihak tawan transaksi (counterparties): (3) tanggat jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaparan : (6) pos Aset dan/atau tiabllitas yang dilindung nilai ) dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilal: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) 31) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabliitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keyangan dan liabilitas keuangan. Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 24 Catatan 24 Catatan 24 Dividen Yang harus diungkapkan antara tain: a) jumlah dividen dan dividen pe
Page 76 OCR 0.841
Page 76 of 84 sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jurntah utang dividen untuk: (3) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya) C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak dtakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan) dan &) jumlah dividen prefaren kumulatif yang tidak diakui. 32): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah lahilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modai terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya) €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (4) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabititas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipaslnya dalam Ventura Bersama, 33) ! Perikatan dan Kontinjensi Catatan 28 a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara tain : (1) perikatan yang meliputi: (3) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan tisensi, diungkapkan: L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Il. periode berlakunya perikatan: W, dasar penentuan kompensasi dan denda: iv. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan, dan V. pembatasan-pembatasan lainnya) Ya ..(D), Kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
Page 77 OCR 0.848
b) (2) (3) ke Page 77 of 84 akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan Untuk investasi, diungkapkan: L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan, ii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direatisasi: dan iv, sanksi-sanksij pemberian jarninan atau garansi, diungkapkan: ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jarninan: (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan: Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara taln : 1) (2) (3) (G3 perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang terkait: (db) jumlah yang diperkarakan: (c) tarar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (iagal opinion): dan (d) dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi darnpak keuangannya: kemungkinan Yabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: ka) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
Page 78 OCR 0.833
Pngo 78 0134 (b) estimasi dari dampak keuangannyi (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait Jengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antare lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pitiak yang terkait dalarn kerjasama, &) Lokasi aset dan jangka waktu pengelokaan, d) Hak dan Uabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjaserna: £) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dati instruraea keyangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (2) risiko kredit, antara ain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh ternpa atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat jatuh tempo pada ukbir perlode pelaporan tetapi tidak mengatami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: fa) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempa kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap perloda arus kas: dari (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir pertode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabal dsiko yang relevant pada tenggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. b) 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adegusey Ratio) Catatan 25 Catatan 25 Catatan 29 Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25
Page 79 OCR 0.889
Page 79 of 34 Yang harus diungkapkan antara lai (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modat pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR b) Posisi Devisa Nato Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasl yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: €) Penyajian laporan posisi keyangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, d) Rincian dari jurnlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan &) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saido laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 80 OCR 0.884
38) Page 88 ot 84 Pengelolaan Moda! Yang harus diungkapkan antara fain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai mudat, (2) sifat persyaratan dah implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, @) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan 2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 38) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara fain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan, akuisist melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan 30 “09 Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, b) penjetasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, C) jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok Opsi saharri, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: 8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umi ontrak untuk opsi saham
Page 81 OCR 0.873
Page 81 of 84 yang beredar pada akhir periode, p penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (L) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggai pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajer tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekultas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkepkan antara Jain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan $ solvabilitas. 42) | Aset Limbilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liahilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, Cc) Rasio keuangan penting: dd) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup Catatan 26
Page 82 OCR 0.890
Page 82 of 8d perusahaai 44 Khusus Industri Kehutanan : a) Rinclan volume penjualan kayu bulat Genis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, TH, BPPHH, IHPH dan turan wajib lainnya: Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, &) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perinde berjalan dan akumulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarsna dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periodi rjalan dan akumuflasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara tain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah perlode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uratan peristiwa, mnisalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan atasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belurn menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 33
Page 83 OCR 0.897
Page 83 of 84 8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar, 47) Reklasifikasi @) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) atasan reklasifikasi, b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jurnlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pernerintah yang diakul dalarn laporan keuangan dan indikasi bentuk tain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belurn terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemeriftah yang telah diakul. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 3) Ketentua berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan Standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modai di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (di) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
Page 84 OCR 0.938
Page 84 of 84 (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 15 Maret 2024 Hajiyrackawamura Direktur Utama Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.