Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-PIGN-att3.pdf

Other Text extracted PIGN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 218

Page 1

          
Page 2
    Accelerating Sustainable Port and Maritime
    Connectivity Across the Value Chain




    PENJELASAN TEMA
    Theme Explanation




2   Sustainability Report 2025
    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 3
Accelerating Sustainable
Port and Maritime Connectivity
Across the Value Chain

Akselerasi Pelabuhan Berkelanjutan dan
Konektivitas Maritim pada Seluruh Rantai Nilai




Mengakselerasi      pelabuhan   berkelanjutan    dan        Strengthening port infrastructure and integrated
konektivitas maritim menjadi langkah strategis dalam        maritime networks is a strategic priority in reinforcing
memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama             ports as critical nodes within national and global supply
dalam rantai pasok nasional maupun global. Upaya            chains, realized through the integration of port networks,
ini diwujudkan melalui integrasi jaringan pelabuhan,        enhanced connectivity with hinterland areas, and the
peningkatan konektivitas dengan hinterland, serta           strengthening of an end-to-end logistics ecosystem
penguatan ekosistem logistik yang terhubung dari hulu       spanning upstream to downstream.
hingga hilir.

Transformasi digital, standardisasi layanan, dan            Digital transformation, service standardization, and
peningkatan efisiensi operasional terus didorong untuk      operational efficiency improvements are improved,
mempercepat arus barang dan informasi, sekaligus            expediting the flow of goods and information, as well
menciptakan nilai tambah di seluruh rantai nilai. Sejalan   as generating added value across the value chain. The
dengan itu, penerapan prinsip keberlanjutan menjadi         adoption of sustainability principles also serves as a
fondasi dalam setiap aktivitas untuk mendukung              fundamental foundation in all supporting green port
terciptanya pelabuhan hijau.                                development.

Dengan mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan,          By integrating economic, environmental, social, and
sosial serta tata kelola ke dalam model bisnis,             governance aspects into the business model, port
pengembangan pelabuhan tidak hanya berorientasi             development is not solely focused on performance
pada pertumbuhan kinerja, tetapi juga memastikan            growth, but ensures long-term sustainability that is
keberlanjutan jangka panjang yang inklusif, tangguh,        inclusive, resilient, and delivers value for all stakeholders.
dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku
kepentingan.




                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025       3
                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 4
    Accelerating Sustainable Port and Maritime
    Connectivity Across the Value Chain




    DAFTAR ISI
    Table of Content


         2 PENJELASAN TEMA                          16 REKOGNISI ESG DAN PENGHARGAAN
             Theme Explanation                          ESG Recognition and Awards


         4 DAFTAR ISI                               20 PENCAPAIAN ESG MILESTONE PELINDO
             Table of Content                           Pelindo’s ESG Milestones


         6 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA                  22 TENTANG LAPORAN
             Message from the President Director        About the Report


       12 IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN            32 STRATEGI KEBERLANJUTAN
             Sustainability Performance Overview        Sustainability Strategy




              TENTANG PELINDO                            TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
    01        About Pelindo                        02    Sustainability Governance

              42    Profil Pelindo                       58    Tata Kelola Perusahaan
                    Pelindo Profile                            Corporate Governance

              52    Kinerja Ekonomi                      71    Tata Kelola Keberlanjutan
                    Economic Performance                       Sustainability Governance

                                                         87    Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                               Stakeholder Engagement

                                                         88    Etika Bisnis
                                                               Business Ethics

                                                         99    Pengadaan Berkelanjutan
                                                               Sustainable Procurement

                                                         103 Keamanan Informasi dan Transformasi Digital
                                                             Information Security and Digital Transformation




4   Sustainability Report 2025
    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 5
     MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL
03   BERKELANJUTAN
                                                   194 REFERENSI OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK)
                                                        Financial Services Authority (OJK) References
     Creating Sustainable Social Value
                                                   197 INDEKS ISI STANDAR GRI
                                                        GRI Standard Content Index
     114 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
         Occupational Health and Safety
                                                   209 SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS
     127 Manajemen Ketenagakerjaan                      BOARD (SASB) MARINE TRANSPORTATION
         Employment Management

     144 Hubungan dengan Masyarakat                210 SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS
         Community Relations                            BOARD (SASB) PROFESSIONAL AND
     159 Tanggung Jawab Kepada Pelanggan
                                                        COMMERCIAL SERVICES
         Responsibility to Customers
                                                   211 INDEPENDENT ASSURANCE
                                                        STATEMENT

     TRANSFORMASI                                  216 LEMBAR UMPAN BALIK
04   LINGKUNGAN HIJAU                                   Feedback Form
     Green Environmental Transformation

     171 Pelabuhan Hijau Ramah Lingkungan
         Environmentally Sustainable Green Ports

     173 Ketahanan Iklim
         Climate Resilience

     181 Pengelolaan Lingkungan Hidup
         Environmental Management




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025    5
                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 6
    Accelerating Sustainable Port and Maritime
    Connectivity Across the Value Chain




    SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA
    Message from the President Director [SEOJK D.1] [GRI 2-22]




                                                  Achmad Muchtasyar

                                                  Direktur Utama
                                                  President Director




6   Sustainability Report 2025
    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 7
Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Respected Stakeholders,



Tahun 2025 menjadi periode reflektif sekaligus            2025 marked both a reflective and an accelerative
akseleratif bagi kami untuk menegaskan peran sebagai      phase, reaffirming the Company’s role as a key enabler
penggerak utama konektivitas maritim nasional serta       of national maritime connectivity while strengthening the
memperkuat fondasi transformasi pascamerger.              foundations of the post-merger transformation. Amid an
Dalam lanskap rantai pasok global yang dinamis,           increasingly dynamic global supply chain landscape, this
momentum ini kami manfaatkan untuk mengevaluasi           momentum has been leveraged to allow performance
kinerja, memperkuat sinergi dengan para pemangku          evaluation, deeper collaboration with stakeholders,
kepentingan, serta menajamkan strategi operasional        and a sharpening of operational strategies to address
guna menghadapi tantangan dan menangkap peluang           emerging challenges and capture future opportunities
industri kepelabuhanan ke depan.                          within the port industry.

Dalam rangka mendukung pencapaian tersebut, kami          To support these objectives, the Environmental, Social,
mengesahkan Peta Jalan Lingkungan, Sosial dan Tata        and Governance (ESG) Roadmap 2024–2029 reinforces
Kelola (LST) 2024-2029 sebagai kerangka strategis untuk   the building of a responsible and resilient maritime
memperkuat posisi kami dalam membangun ekosistem          ecosystem. Within the 2024–2026 pillar, the acceleration
maritim yang bertanggung jawab dan tangguh. Dalam         of the transition toward responsible port practices is
kerangka pilar 2024-2026, percepatan transisi menuju      driven by the integration of risk and impact management,
praktik kepelabuhanan yang bertanggung jawab              the strengthening of operational resilience, and the
difokuskan melalui integrasi pengelolaan risiko dan       implementation of measurable ESG initiatives aligned
dampak, penguatan ketahanan operasional, serta            with Pelindo’s ESG milestones.
implementasi LST yang terukur dan selaras dengan
target ESG Milestone Pelindo.

Eksekusi strategi dipercepat dengan menetapkan            Strategy execution was accelerated by positioning
transformasi operasional sebagai pendorong utama          operational transformation as the primary driver of
peningkatan kinerja layanan kepelabuhanan. Kami           enhanced port service performance, accelerating
mengakselerasi standardisasi proses, mempercepat          process standardization, expediting digitalization, and
digitalisasi, dan meningkatkan efisiensi waktu sandar     improving vessel turnaround times. In parallel, the
kapal. Secara paralel, model pengelolaan berbasis         region-based management model was transformed
wilayah telah ditransformasikan menjadi berbasis lini     into a business line-based structure to strengthen
bisnis guna memperjelas akuntabilitas, memperkuat         accountability, improve core competencies, and ensure
fokus kompetensi inti, dan memastikan setiap keputusan    that every operational decision delivers optimal value
operasional memberikan nilai tambah yang optimal.         creation.

Penciptaan nilai jangka panjang tidak lagi dipandang      Long-term value creation is no longer regarded as
sebagai konsekuensi, melainkan sebagai tujuan             an outcome, but as a deliberately designed core
utama yang secara sadar kami rancang. Dalam forum         objective. At the Conference of the Parties (COP) 30,
Conference of the Parties (COP) 30, kami menyampaikan     we showcased a range of key initiatives, including
berbagai inisiatif utama, antara lain pengembangan        the development of green ports, the strengthening of
green port, penguatan pengelolaan lingkungan,             environmental management, support for mangrove
dukungan terhadap restorasi mangrove dan ketahanan        restoration and coastal resilience, and the advancement
pesisir, serta pengembangan teknologi ramah               of environmentally-friendly technologies to accelerate
lingkungan yang mendorong percepatan transformasi         the green transition.
hijau.

Integrasi LST dalam kegiatan operasional menghasilkan     Integrating ESG into operations has delivered measurable
capaian yang terukur. Kami berhasil menurunkan emisi      outcomes, such as a 6.5% reduction in Scope 1 and 2
GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 6,5% dari baseline 2023.      GHG emissions from the 2023 baseline. In addition,
Selain itu, cakupan perhitungan emisi GRK Cakupan 3       the scope of Scope 3 GHG emissions accounting was
diperluas dengan menambahkan kategori emisi dari          expanded to include emissions from partner vessels,
kegiatan kapal mitra, sehingga transparansi dan akurasi   further strengthening transparency and accuracy in
pelaporan dalam rantai nilai semakin diperkuat.           value chain reporting.


                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    7
                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 8
    Accelerating Sustainable Port and Maritime
    Connectivity Across the Value Chain




    Keberlanjutan       lingkungan     juga   ditopang   oleh   Environmental sustainability has been further supported
    pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab.         by responsible water resource management, reflected
    Upaya ini dibuktikan dengan keberhasilan menurunkan         in an 18.75% reduction in water withdrawal intensity
    intensitas pengambilan air sebesar 18,75% dibandingkan      compared to the previous year. In addition, a significant
    tahun lalu. Selain itu, kami juga mencatatkan peningkatan   increase in the use of recycled water was recorded,
    signifikan pada pemanfaatan air daur ulang yang             which more than doubled compared to the prior period.
    mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode
    sebelumnya.

    Pada aspek sosial, keselamatan dan kesehatan kerja          Regarding social aspects, occupational health and
    akan selalu menjadi nilai dan prioritas utama yang kami     safety remains a core value and top priority embedded
    tanamkan dalam budaya K3 di seluruh lini organisasi.        across the organization. This commitment is reflected in
    Komitmen ini tecermin dari pencapaian target Lost           the achievement of the Lost Time Injury Frequency Rate
    Time Injury Frequency Rate (LTIFR) di seluruh lokasi        (LTIFR) target across all operational locations. Looking
    operasional. Ke depan, kami juga terus memperkuat           ahead, improvement initiatives will continued to be
    berbagai upaya perbaikan untuk mewujudkan komitmen          strengthened to uphold Pelindo’s long-term commitment
    jangka panjang menuju zero fatality.                        toward zero fatalities.

    Kesetaraan gender terus kami dorong melalui penyediaan      Gender equality continues to be advanced through the
    kesempatan yang setara dalam pengembangan karier            provision of equal opportunities in career development
    dan kepemimpinan. Komposisi karyawan perempuan              and leadership, with female employees representing
    mencapai 19,11% dan tahun 2025 menjadi momentum             19.11% and 2025 marking a significant milestone with
    penting dengan ditunjuknya seorang Direktur perempuan       the appointment of a female Director to the Board of
    di jajaran Direksi. Keberagaman perspektif tersebut         Directors. This diversity of perspectives enhances the
    memperkaya kualitas pengambilan keputusan dan               quality of decision-making and strengthens corporate
    memperkuat tata kelola perusahaan.                          governance.

    Penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM)               Respect for human rights is upheld through fair and equal
    ditegaskan melalui perlakuan setara, bebas dari             treatment, a zero-tolerance approach to discrimination,
    diskriminasi, dan perlindungan atas hak dasar karyawan.     and the protection of employees’ fundamental rights.
    Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat insiden         Throughout the reporting period, no incidents of human
    pelanggaran HAM maupun diskriminasi yang dilaporkan.        rights violations or discrimination were reported.

    Kami juga terus memperkuat pelibatan masyarakat,            Community engagement continues to be a high focus
    guna membangun kepercayaan dan mendorong agenda             area, building trust and advancing a positive social
    yang positif. Pada tahun 2025, kami mendampingi             agenda. In 2025, we supported the implementation of
    pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan         the Environmental Awareness and Culture Movement in
    Hidup di Sekolah (PBLHS) pada Sekolah Barunawati            Schools (PBLHS) at Barunawati Schools in Jakarta and
    di Jakarta dan Surabaya hingga meraih penghargaan           Surabaya, culminating in the achievement of the city-level
    Adiwiyata tingkat kota. Pendampingan difokuskan pada        Adiwiyata award. We support focused on maintaining
    menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pengelolaan          school cleanliness, improving waste management and
    sampah dan ruang hijau, serta pemupukan budaya              green spaces, and fostering environmentally responsible
    ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.               behaviors in daily activities.

    Selain itu, pada aspek sosial, kepuasan pelanggan           Customer satisfaction also remains a key pillar in building
    memegang peranan penting dalam membangun                    public trust and strengthening customer loyalty. This
    kepercayaan publik dan memperkuat loyalitas pelanggan.      results of an externally conducted customer satisfaction
    Hal ini tercermin dari hasil pengukuran kepuasan            survey recorded a Customer Satisfaction Index (CSI)
    pelanggan oleh pihak eksternal yang menunjukkan nilai       score of 4.43 based on feedback from 4,149 respondents,
    Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,43 dari         indicating a positive perception of service quality.
    partisipasi 4.149 responden, mencerminkan persepsi
    positif atas kualitas layanan yang diberikan.




8   Sustainability Report 2025
    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 9
Dari aspek taat kelola, kami telah mengesahkan               From a governance perspective, we have adopted
Pedoman Kode Etik Bisnis Pelindo sebagai pedoman             Pelindo’s Business Code of Ethics as a guideline for
dalam menyikapi isu etika serta menegaskan komitmen          addressing ethical issues and reaffirming our zero-
tanpa toleransi terhadap setiap pelanggaran. Kami            tolerance commitment toward any violations. We believe
memandang bahwa tata kelola yang kuat tidak hanya            that strong governance relies not only on systems but
bertumpu pada sistem, tetapi juga pada integritas yang       also on the integrity that must be present in every process
harus hadir dalam setiap proses dan keputusan. Oleh          and decision. Therefore, we continue to strengthen a
karena itu, penguatan budaya etika, kepatuhan, dan           culture of ethics, compliance, and accountability as part
akuntabilitas terus dilakukan sebagai bagian dari upaya      of our efforts to achieve corporate sustainability.
mewujudkan keberlanjutan perusahaan.

Rantai pasok menjadi bagian penting dalam keberlanjutan      The supply chain remains a critical component of
bisnis. Sejumlah persyaratan LST diwajibkan kepada           sustainable business, with ESG requirements integrated
calon pemasok saat tahap seleksi, dan evaluasi dilakukan     into the supplier selection process, and annual
secara berkala setiap tahun. Hingga akhir periode            evaluations. At the end of the reporting period, 100%
pelaporan, sebanyak 100% pemasok telah melalui               of suppliers were selected based on ESG criteria,
proses seleksi berdasarkan kriteria LST, memperkuat          reinforcing the integrity of our value chain.
integritas rantai nilai.

Keberhasilan kami pada tahun-tahun mendatang                 Success in the years ahead will be defined by the
akan ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan pilar-          consistent execution of the strategic pillars set out in the
pilar strategis pada Peta Jalan LST 2024-2029 yang           ESG Roadmap 2024–2029, which aligns sustainability
menyelaraskan keberlanjutan dengan tujuan bisnis. Kami       with business objectives. We firmly believes that with
percaya bahwa dukungan penuh dari seluruh pemangku           the full support of all stakeholders, the established
kepentingan, fondasi keberlanjutan yang telah dibangun       sustainability foundation we have established will
akan terus meningkatkan akselerasi keberlanjutan             continue to accelerate Pelindo’s sustainability journey.
Pelindo. Dengan disiplin eksekusi, integritas tata kelola,   With disciplined execution, strong governance integrity,
serta komitmen terhadap keselamatan dan lingkungan,          and an unwavering commitment to safety and the
kami optimistis mengantarkan Perseroan menjadi               environment, we will advance as a world-class integrated
pemimpin ekosistem maritim terintegrasi yang berkelas        maritime ecosystem leader that not only grows, but also
dunia, yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi          delivers a meaningful impact for Indonesia.
dampak nyata bagi Indonesia.




                                                Jakarta, 29 April 2026
                                                Jakarta, April 29, 2026

                                                Atas Nama Direksi
                                         On behalf of the Board of Directors




                                               Achmad Muchtasyar
                                                 Direktur Utama
                                                 President Director




                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025      9
                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 10
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




              Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang
          Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
           Statement of the Board of Directors on Responsibility for the 2025
               Sustainability Report of PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

     Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan                We, the undersigned, hereby declare that all information
     bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT             contained in the 2025 Sustainability Report of PT
     Pelabuhan Indonesia (Persero) tahun 2025 telah dimuat            Pelabuhan Indonesia (Persero) has been fully disclosed,
     secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas                  and we assume full responsibility for the accuracy of the
     kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perseroan.                   contents of the Company’s Sustainability Report.

     Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                This statement is made truthfully.


                                              Jakarta, 29 April 2026 | April 29, 2026




                                                        Achmad Muchtasyar
                                                           Direktur Utama
                                                           President Director




               Drajat Sulistyo                             Boy Robyanto                                Dwi Fatan Lilyana
            Wakil Direktur Utama                     Direktur Manajemen Risiko             Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum
            Vice President Director                  Director of Risk Management          Director of Human Resources and General Affairs




        Bachtiar Soeria Atmadja                    Muhammad Suriawan Wakan                                 Farid Padang
            Direktur Keuangan                               Direktur Teknik                           Direktur Komersial
             Director of Finance                         Director of Engineering                     Director of Commercial




                Prasetyo                                   Hendri Ginting                                   Prasetyadi
     Direktur Pengembangan Usaha                  Direktur Hubungan Kelembagaan                        Direktur Operasi
     Director of Business Development               Director of Institutional Relations              Director of Operations




10   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 11
   Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang
    Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
 Statement of the Board of Commissioners on Responsibility for the 2025
       Sustainability Report of PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan        We, the undersigned, hereby declare that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT     contained in the 2025 Sustainability Report of PT
Pelabuhan Indonesia (Persero) tahun 2025 telah dimuat    Pelabuhan Indonesia (Persero) has been fully disclosed,
secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas          and we assume full responsibility for the accuracy of the
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perseroan.           contents of the Company’s Sustainability Report.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.        This statement is made truthfully.


                                     Jakarta, 29 April 2026 | April 29, 2026




                                              Agus Suhartono
                                        Komisaris Utama/Independen
                                      President/Independent Commissioner




          Suntana                               Jodi Mahardi                                   Elwi Danil
    Wakil Komisaris Utama                         Komisaris                                    Komisaris
  Vice President Commissioner                    Commissioner                                 Commissioner




             Rakhman Fuady Kurniawan                                  Maximianus Puguh Djiwanto
                 Komisaris Independen                                        Komisaris Independen
               Independent Commissioner                                    Independent Commissioner




                    Arief Poyuono                                                Ilhamsyah
                      Komisaris                                              Komisaris Independen
                     Commissioner                                          Independent Commissioner




                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025    11
                                                                                    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 12
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
     Sustainability Performance Highlights


      Ikhtisar Ekonomi [SEOJK B.1]
      Economic Highlights



                        Jumlah Pendapatan Usaha                                          Laba Tahun Berjalan
                                        Business Revenue                                          Profit for the Year

                                                          2025                                                     2025
                                                  36.728                                                    4.363
                                     5%        Rp Miliar | Rp Billion                       13%         Rp Miliar | Rp Billion


         33.916          2023           34.833            2024          4.013   2023             3.803             2024




                             Jumlah Pemasok Lokal                                  Nilai Kontrak Pemasok
                                    Total Local Suppliers                               Supplier Contract Value

                                                          2025                                                     2025
                                                         535                                                 8.751
                                     3%                 Total | Total                       26%         Rp Miliar | Rp Billion


             528        2023              521             2024          3.195   2023             6.965             2024




                                                  Produk Ramah Lingkungan
                                             Environmentally Friendly Products

                                  Alat Bongkar Muat Terelektrifikasi                   Titik Anjungan Listrik Mandiri (ALMA)
                                 Electrified Cargo Handling Equipment                        Independent Electric Platform (ALMA)


                                            262            2025                                            5        2025

                                              245            2024                                           5         2024

                                              236            2023                                          2          2023




                                  Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga                                  Titik Fasilitas Onshore
                                                        Surya (PLTS)                                   Power Supply (OPS)
                                   Solar Power Plant (PLTS) Locations                   Onshore Power Supply (OPS) Facilities


                                              10           2025                                         58          2025

                                                  2          2024                                        55           2024

                                                  1          2023                                        52          2023




12   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 13
                                                             Kuantitas Produk/Jasa
                                                         Products/Services Quantity




      Klaster Peti Kemas              Klaster Non-Peti Kemas                           Klaster Logistik dan                    Klaster Marine &
      Container Cluster               Non-Container Cluster                                 Hinterland                            Equipment
                                                                                     Logistics and Hinterland                 Marine & Equipment
                                                                                              Cluster                               Cluster



  Ikhtisar Lingkungan [SEOJK B.2]
  Environmental Highlights



   Konsumsi Bahan Bakar                                                                   Konsumsi Listrik
   Fuel Consumption                                                                       Electricity Consumption
                                                                              (GJ)                                                                                 (GJ)
                                                      1.523.583



                                                                  3.445.248




                                                                                                                                             1.068.926
                                                                                                                                   908.031
                                          2.357.780




                                                                                                                                                         829.084
                                        20232 20244 20251                                                                        20232 20243 2025

Keterangan:                                                                          Notes:
1
  Data mencakup Holding, Subholding Group, Regional dan Cabang, dan                  1
                                                                                       Includes Holding, Group’s Sub-holdings, Regional and Branch, and Non-
  Anak Perusahaan Non Klaster.                                                         Cluster Subsidiaries.
2
  Data mencakup Pelindo Subholding.                                                  2
                                                                                       Includes Pelindo Sub-holding.
3
  Data mencakup semua entitas kecuali sub-regional SPMT hanya mencakup               3
                                                                                       Includes all entities except SPMT sub-regional includes Head Office only.
  gedung HO.
4
  Data mencakup Holding, Subholding (standalone), Regional dan Cabang.               4
                                                                                         Includes Holding, Sub-holding (standalone), Regional and Branch.




   Timbulan Limbah non-B3                                                                 Timbulan Limbah B3 yang Diangkut
   Non-Hazardous Waste Generation                                                         Hazardous Waste Transported
                                                                          (Ton)                                                                                (Ton)
                                                                                                                                                         55.397
                                          141.182




                                                                                                                                             127.986
                                                      40.760



                                                                  37.282




                                                                                                                                   71.189




                                        20233 20242 20251                                                                        20233 20242 20251

Keterangan:                                                                          Notes:
1
  Data mencakup Holding, Subholding, Regional, dan Anak Perusahaan Non-              1
                                                                                       Includes Holding, Sub-holding, Regional, and Non-Cluster Subsidiaries
  Klaster.                                                                           2
                                                                                       Excludes Pelindo Sub-holding
2
  Data tidak termasuk Pelindo Subholding.                                            3
                                                                                       Includes Pelindo Sub-holding
3
  Data meliputi Pelindo Subholding.




                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025                   13
                                                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 14
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




        Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
                                                                                                                                                     (ton CO2eq)
        Greenhouse Gas (GHG) Emissions




                                                                                                                                                            12.141.812
                                                                                                                                                                                         Cakupan 3
                                                                                                                                                                                         Scope 3

                                                                                                                                                                                         Cakupan 2
                                                                                                                                                                                         Scope 2

                                                                                                                                                                                         Cakupan 1




                                                                                                                                       173.709


                                                                                                                                                  168.918
                                                                                                                   213.240


                                                                                                                             418,05
                                                             199.262




                                                                                                     116.986
                                                                                                                                                                                         Scope 1
                                               181.039




                                                                                  7,45

                                                            20233                                              20242                             20251

     Keterangan:                                                                                               Notes:
     1
       Data pada 2025 mencakup Holding, Subholding Group, Regional dan                                         1
                                                                                                                 2025 data includes Holding, Group’s Sub-holdings, Regional and Branch,
       Cabang, dan Anak Perusahaan Non Klaster.                                                                  and Non-Cluster Subsidiaries.
     2
       Data pada tahun 2024 mencakup Holding, Subholding (standalone),                                         2
                                                                                                                 2024 data includes Holding, Sub-holding (standalone), Regional and
       Regional dan Cabang.                                                                                      Branch.
     3
       Data pada 2023 mencakup Pelindo Subholding dan data disajikan kembali                                   3
                                                                                                                 2023 data includes Pelindo Sub-holding and has been restated due to
       karena terdapat perubahan cakupan perhitungan.                                                            changes in calculation scope.




        Pengambilan Air                                                                                                 Biaya Lingkungan
        Water Withdrawal                                                                                                Environmental Costs
                                                                                     (Megaliter)                                                                                    (Rp Miliar | Rp Billion)
                                                                       5.420,72



                                                                                          4.647,07




                                                                                                                                                                            85,49




                                                                                                                                                                                                  33,37
                                                 8.736,17




                                                                                                                                                                                       55,23


                                              20232 2024 20251                                                                                                            2023       2024       2025

     Keterangan | Notes:
     1
       Data mencakup Holding, Subholding Group, Regional, dan Anak Perusahaan Non-Klaster.
     2
       Data mencakup Pelindo Subholding dan data disajikan ulang karena ada perubahan cakupan perhitungan
     1
       Includes Holding, Group’s Sub-holdings, Regional, and Non-Cluster Subsidiaries
     2
       Data includes Pelindo Sub-holding and has been restated due to changes in calculation scope




        Keanekaragaman Hayati
        Biodiversity
                                               Jumlah pohon yang ditanam
                                                  Number of Trees Planted
                                                                                                                Penanaman                                                Penyulaman
                                                                                                                Mangrove                                                 Mangrove
                                                                                                                pada 2025                                                pada 2025
                                                 42.470




                                                                                                                Mangrove Planting                                        Mangrove
                                                                                                                in 2025                                                  Replanting in 2025
                                                                       13.065



                                                                                          35.930




                                                                                                                156,30
                                                                                                                   (hektar|hectares)
                                                                                                                                                                         62
                                                                                                                                                                         (hektar|hectares)


                                              2023              2024                     2025




14   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 15
Ikhtisar Sosial [SEOJK B.3]
Social Highlights

                                                                         Keberagaman Karyawan
                              Total Pegawai                                 Organik Perempuan
                             Total Employees                    Female Organic Employees Diversity

                                           2025                                                     2025

                        29%      28.504                                          5%             19,94
                                         Orang | People                                                     %


   22.989      2023      22.070            2024               17,82     2023           18,86        2024




                        Dana TJSL BUMN
                              SOE CSR Fund                                     Nihil|Zero
                                           2025                               Kasus Fatality pada
                                                                        Karyawan pada tahun 2025
                        4%        126,18                                                 Fatality among
                                  (Rp Miliar | Rp Billion)
                                                                                      Employees in 2025

   151,72      2023      131,56            2024                1        2023              1         2024




                          Survey
                          Kepuasan


                                                             4,42
                          Pelanggan
                          Customer
                          Satisfaction                                         4,26            4,37
                          Survey
                                                               2025               2024              2023
                          (Skala 1-5| Scale1-5)




Ikhtisar Tata Kelola [SEOJK B.3]
Governance Highlights



                          Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi
                          Board of Commissioners and Directors Diversity



                               1 out of 7
                                  dari
                                                                      4 out of 8
                                                                         dari


                               adalah Direksi                         adalah Komisaris
                               Perempuan                              Independen
                               Directors is female                    Commissioners are
                                                                      Independent



                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025    15
                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 16
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     REKOGNISI ESG DAN PENGHARGAAN
     ESG Recognition and Awards


     Berbagai apresiasi dari pihak eksternal telah Pelindo       Pelindo has received various accolades from external
     terima sebagai bentuk pengakuan atas segala                 parties as recognition of the achievements it has
     pencapaian yang berhasil diraih. Seluruh penghargaan        attained. These awards serve as tangible evidence of
     tersebut menjadi bukti nyata dari dedikasi dalam            the Company’s dedication to maintaining high standards
     mempertahankan standar kualitas yang tinggi serta           of quality and upholding sustainability principles across
     prinsip keberlanjutan di setiap lini operasional. Rincian   all lines of operation. Further details regarding the list of
     lebih lanjut mengenai daftar penghargaan ini dapat          awards can be accessed transparently through the 2025
     diakses secara transparan melalui Laporan Tahunan           Annual Report and the organisation’s official website.
     2025 maupun situs resmi organisasi.




     Rekognisi ESG
     ESG Recognition



                                                                                      Skor C-
                                                                             Kenaikan skor dari D+ menjadi C-
                                                                             menandakan fondasi sistem ESG
                                                                            inti semakin terbentuk, mendorong
                                                                             peningkatan kinerja yang terukur.
                   ESG Rating B                                           The improvement in score from D+ to
                                                                          C- indicates that the core ESG system
                     Berhasil meraih peringkat                             foundation is becoming increasingly
                        B dengan skor 3,8.                                   established, driving measurable
                 Successfully achieved a B rating                              performance improvements.
                      with a score of 3.8.




                                        Medali Bronze
                                        Bronze Medal

                                        Menempati 35% perusahaan teratas dari
                                        perusahaan dalam seluruh sektor industri.
                                        Ranked among the top 35% of companies
                                        across all industry sectors.




16   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 17
Penghargaan
Awards




          Gold Category Asia Sustainability                       Leadership A- Indonesia’s
          Reporting Rating (ASRRAT) 2025                        Leader in ESG Transparency
                          National Center for
                 Corporate Reporting (NCCR)                    Bumi Global Karbon Foundation




                   Juara 2 – Small Medium                 Lencana Committed INSTAR 2025
           Enterprises (SME) Development                           Committed Badge INSTAR 2025
              2nd Place – Small Medium Enterprises
                                (SME) Development      Tempo Data Science bersama TII dan ISI
                                                                       Tempo Data Science in
          Indonesia Corporate Communication                       collaboration with TII and ISI
               and Sustainability Summit 2025




                   The Best Overall for GRC          Juara 1 BUMN Type B Ajang PaDi UMKM
              Performance Excellence 2025                    Hybrid Expo & Conference 2025
                      BusinessNews Indonesia             1st Place – BUMN Type B at the PaDi UMKM
                                                                     Hybrid Expo & Conference 2025
                                                          Kementrian BUMN | Ministry of SOEs




                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025      17
                                                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 18
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     Penghargaan
     Awards




                     The Most Trusted Company Corporate               Juara 2 – Community Involvement &
                      Governance Perception Index (CGPI)                   Development (CID) Kesehatan
                                                                            2nd Place – Community Involvement &
                                   The Indonesian Institute for                         Development (CID) Health
                                 Corporate Governance (IICG)
                                                                    Indonesia Corporate Communication and
                                                                                 Sustainability Summit 2025




                         Juara 2 – Community Involement &                                Juara 2 – Created
                            Development (CID) Lingkungan                                Shared Value (CSV)
                              2nd Place – Community Involvement &         2nd Place – Created Shared Value (CSV)
                                    Development (CID) Environment
                                                                    Indonesia Corporate Communication and
                     Indonesia Corporate Communication and                       Sustainability Summit 2025
                                  Sustainability Summit 2025




18   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 19
     Laporan Keberlanjutan 2025    19
PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 20
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     PENCAPAIAN ESG MILESTONE PELINDO
     Pelindo’s ESG Milestone Achievements [SEOJK A.1] [GRI 2-24]


     Pelindo telah menetapkan ESG Milestone yang                     Pelindo has established ESG milestones whose
     kinerjanya dipantau secara berkala untuk memastikan             performance is monitored periodically to ensure that
     setiap target tercapai secara optimal. Berikut progres          each target is achieved optimally. The following outlines
     pencapaian ESG Milestone yang menjadi bagian dari               the progress of the ESG milestones as part of the
     komitmen keberlanjutan Perseroan.                               Company’s sustainability commitment.




                                                                                                   Lingkungan
        Implementasi                                                                                   Environment
        Elektrifikasi
        Peralatan
        Pelabuhan*                                                                         Rata-rata
        Implementation of                             ALMA                                 Pengurangan
        Electrification of Port                       (OPS untuk                           Tahunan
        Equipment*                                    Pelayaran                            dari Emisi
                                                      Rakyat/                              Business as
          Target 2029          Pencapaian 2025        Perahu                               Usual
          2029 Target          2025 Achievement       Nelayan)*
                                                                                           Average Annual
                                                      ALMA (OPS for Traditional            Reduction from Business
          398     Peralatan
                  Equipments    262      Peralatan
                                         Equipments
                                                      Shipping/Fisherman Boat)*            as Usual Emissions


                                                       Target 2029
                                                       2029 Target
                                                                              22             Target 2029
                                                                                             2029 Target        21%
                                                                          Titik | Points
                         Pemanfaatan
                         Tenaga Surya                  Pencapaian 2025
                                                       2025 Achievement
                                                                               5             Pencapaian 2025
                                                                                             2025 Achievement   3,6%
                         untuk Penerangan                                 Titik | Points
                         Pelabuhan*
                         Utilization of Solar Power
                         for Port Lighting*

                                                      Hasil                                Penanaman
          Target 2029          Pencapaian 2025        Penilaian                            dan
          2029 Target          2025 Achievement       PROPER                               Restorasi
                                                                                           Mangrove*
           55 Cabang
              Branches            6      Cabang
                                         Branches
                                                      PROPER                               Mangrove Planting
                                                      Assessment                           and Restoration*
                                                      Result


                                                       Target 2029                           Target 2029
                                                       2029 Target                           2029 Target
                                                                                                                1.400 ha
         Pasokan Daya
                                                         32      16        2
         Darat (OPS)*                                                                        Pencapaian 2025
                                                        Biru    Hijau     Emas               2025 Achievement   990,95 ha
         Onshore Power                                  Blue    Green     Gold
         Supply (OPS)*
                                                       Pencapaian 2025
                                                       2025 Achievement
          Target 2029          Pencapaian 2025
          2029 Target          2025 Achievement          12       1
                                                        Biru    Hijau
           71 Titik
              Points              58 Titik
                                     Points             Blue    Green



     *Data terakumulasi. | Accumulated data.




20   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 21
                                                                                         Sosial
Kecelakaan                        Social Return of                                          Social
Besar/                            Investment
Fatality                          (SROI)*
Major Accident/                   Social Return of
Fatality                          Investment
                                  (SROI)*


 Target 2029                       Target 2029
 2029 Target               0       2029 Target         >1
 Kinerja 2025                      Pencapaian 2025
 2025 Performance          7       2025 Achievement   1,2*



Implementasi                     Persentase
Sistem                           Nominasi
Manajemen K3                     Pemimpin
OHS                              Perempuan
Management                       Percentage of
System                           Women Leader
Implementation                   Nomination



 Target 2029                     Target 2029
 2029 Target           100%      2029 Target          20%
 Pencapaian 2025                 Pencapaian 2025
 2025 Achievement      100%      2025 Achievement     17%       * Program Kampung Bahari Marunda.
                                                                  Kampung Bahari Marunda Program.




                                                                              Tata Kelola
                                                                                 Governance


Jumlah Kasus
Korupsi dan                       Jumlah Kasus               Standarisasi
Suap, serta                       Diskriminasi               dan Digitalisasi
Benturan                          Number of                  Layanan
Kepentingan                       Discrimination             Pelabuhan
                                  Cases                      Standardization and
Number of
Corruption and Bribery Cases,                                Digitalization of Port Services
and Conflict of Interest Cases


 Target 2029                       Target 2029                Target 2029
 2029 Target               0       2029 Target         0      2029 Target              100%
 Pencapaian 2025                   Pencapaian 2025            Pencapaian 2025
 2025 Achievement          0       2025 Achievement    0      2025 Achievement         100%




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025    21
                                                                      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 22
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     TENTANG LAPORAN
     About the Report


      Pernyataan Umum           PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selanjutnya disebut “Pelindo”, “Perseroan”, dan “Kami”. Laporan
      General Statement         ini mengandung data dan informasi yang bersifat pandangan ke depan yang memuat risiko dan
                                ketidakpastian atas hasil dan kejadian yang mungkin berbeda dari yang diperkirakan.
                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero), hereinafter referred to as “Pelindo”, the “Company”, and “we”, presents
                                this report, which contains forward-looking information subject to risks and uncertainties that may cause
                                actual results and events to differ from those anticipated.


      Siklus dan Periode        Diterbitkan untuk periode 1 Januari-31 Desember 2025, sesuai dengan tahun buku Laporan Tahunan.
      Pelaporan                 Published for the period January 1–December 31, 2025, in accordance with the fiscal year of the Annual
      Reporting Cycle and       Report.
      Period [GRI 2-3, 2-4]
      [SEOJK C.6]



      Batasan Pelaporan         Mencakup Holding, Subholding Group, Regional, dan Anak Perusahaan Non-Klaster atau sebagaimana
      Reporting Boundaries      keterangan pada setiap data yang dilaporkan.
      [GRI 2-2, 3-1]            Covers the Holding, Group’s Sub-holdings, Regional, and Non-Cluster Subsidiaries, unless otherwise
                                specified in the reported data.


      Standar Pelaporan         •   Peraturan OJK (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
      Reporting Standards           Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
      [SEOJK G.4]                   Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
                                    Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies.

                                •   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
                                    Laporan Tahunan.
                                    Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and
                                    Content of Annual Reports.

                                •   Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan opsi “in accordance”
                                    Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, “in accordance” option.

                                •   Standar Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Marine Transportation.
                                    Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Standard Marine Transportation.

                                •   Standar Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Professional and Commercial Services.
                                    Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Standard Professional and Commercial
                                    Services.


      Penentuan Isi dan         Memastikan kualitas isi laporan dengan menerapkan prinsip akurasi, keseimbangan, kejelasan,
      Kualitas Laporan          perbandingan, kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan waktu, dan dapat diverifikasi.
      Determination of Report   Ensures the quality of the report content by applying the principles of accuracy, balance, clarity,
      Content and Quality       comparability, completeness, sustainability context, timeliness, and verifiability.
      [GRI 3-1]



      Format Penulisan          Angka pada tabel dan grafik menggunakan kaidah Bahasa Indonesia, sedangkan angka pada teks
      Writing Format            menggunakan standar kaidah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, sesuai konteksnya.
                                Figures in tables and charts follow Indonesian numerical conventions, while figures in the text use
                                English and Indonesian conventions as appropriate to the context.




22   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 23
 Penyajian Kembali        Terdapat perubahan dan penyajian kembali (restatement) mengenai data nilai kontrak pemasok nonlokal,
 Informasi                nilai beban operasi lainnya pada data keuangan, intensitas emisi GRK, penggunaan air, dan biaya
 Restatement of           konsumsi air. Penyajian kembali dilakukan disebabkan sejumlah alasan, di antaranya perluasan cakupan
 Information              data, perubahan metodologi perhitungan, dan perubahan sumber yang digunakan dalam menghitung
 [GRI 2-4]                data. Informasi lebih rinci mengenai penyajian kembali dan alasannya dapat dilihat pada catatan di bawah
                          tabel atau infografis.
                          There were changes and restatements in the data on the value of non-local supplier contracts, other
                          operating expenses in the financial data, GHG emissions intensity, water usage, and water consumption
                          costs. These restatements were made for several reasons, including the expansion of data scope,
                          changes in calculation methodologies, and revisions to data sources used in the calculations. More
                          detailed information on the restatements and their underlying reasons is provided in the notes below the
                          tables or infographics.


 Perubahan                Terdapat perubahan signifikan yang memengaruhi berbagai aspek operasional dan strategi Pelindo, di
 Signifikan pada          antaranya perubahan struktur korporasi Pelindo Group.
 Organisasi dan           There were significant changes affecting various aspects of Pelindo’s operations and strategy, including
 Rantai Pasokan           changes to the Pelindo Group’s corporate structure.
 Significant Changes in
 the Organization and
 Supply Chain
 [SEOJK C.6]



 Penjaminan               Laporan ini telah diverifikasi oleh pihak eksternal independen, yaitu CBC Global Indonesia yang telah
 Eksternal External       tersertifikasi standar penjamin tingkat internasional AA1000AS v3 (lisensi 000-310). Pihak penjamin
 Assurance                eksternal yang dipilih telah melalui proses seleksi dan mendapatkan persetujuan dari Direksi.
 [GRI 2-5, 2-14, 3-2]     This report has been externally assured by an independent party, CBC Global Indonesia, which is
 [SEOJK G.1]              certified under the international assurance standard AA1000AS v3 (license 000-310). The selected
                          external assurer has undergone a selection process and received approval from the Board of Directors.



 Tanggapan                Tidak    terdapat      masukan         Kontak atas                  Sekretaris Perusahaan
 Terhadap Umpan           terhadap Laporan Keberlanjutan         Laporan                      Corporate Secretary
 Balik Laporan            2024 yang diterima oleh                Keberlanjutan
 Keberlanjutan            Perseroan.                             Contact for the              PT Pelabuhan Indonesia
 Tahun Sebelumnya         The Company did not receive            Sustainability Report        (Persero)
 Response to              any feedback on the 2024               [GRI 2-3]                    Pelindo Tower, Jl. Yos Sudarso
 Feedback on              Sustainability Report.                                              No. 9 Jakarta Utara, Indonesia,
 the Previous                                                                                 14230
 Sustainability Report                                                                        Email: corp-sec@pelindo.co.id
 [SEOJK G.3]                                                                                  Web: www.pelindo.co.id




Penilaian Materialitas [GRI 3-1]                                  Materiality Assessment [GRI 3-1]
Pada tahun 2025, Pelindo menyempurnakan metodologi                In 2025, Pelindo refined its materiality assessment
penilaian materialitas dengan menggunakan penilaian               methodology by adopting a Double Materiality
Materialitas Ganda (Double Materiality Assessment/                Assessment (DMA) approach and reviewing the material
DMA) dan meninjau kembali topik material tahun 2024.              topics identified in 2024. This was undertaken to ensure
Hal ini untuk memastikan seluruh topik, mencakup                  that all relevant environmental, social, and governance
topik lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang relevan           topics are comprehensively captured and aligned with
telah tercakup dan selaras dengan tren industri dan               industry trends and stakeholder perspectives.
pandangan pemangku kepentingan.

Penilaian Materialitas Ganda                                      Double Materiality Assessment

Pelindo menggunakan Materialitas Ganda (Double                    Pelindo applies a Double Materiality Assessment (DMA)
Materiality  Assessment/DMA)          bertujuan    untuk          to enhance its understanding of the environmental and
memperdalam      pemahaman        mengenai      implikasi         financial implications of sustainability issues. Through
lingkungan dan keuangan terhadap isu keberlanjutan.               this approach, materiality is assessed comprehensively
Dengan pendekatan ini, materialitas dinilai secara                from two perspectives, namely:
komprehensif dari dua perspektif, yaitu:



                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025      23
                                                                                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 24
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




       Mengevaluasi dampak isu keberlanjutan
       terhadap lingkungan dan masyarakat di                                                   Menilai materialitas keuangan melalui
       seluruh rantai nilai perusahaan, termasuk                                               analisis potensi risiko dan peluang
       mengidentifikasi     kontribusi   kegiatan                  Perspektif                  yang bersumber dari faktor-faktor
       operasional dan aktivitas bisnis terhadap                   Inside-Out
                                                                                               keberlanjutan yang dapat memengaruhi
       tantangan sosial dan lingkungan yang lebih                   Inside-Out
                                                                                               kinerja keuangan serta posisi strategis
       luas.                                                        Perspective
                                                                                               Perseroan.

       Evaluates the impact of sustainability issues                                           Assesses financial materiality through the
       on the environment and communities                          Perspektif                  analysis of potential risks and opportunities
       across the Company’s value chain, including                 Outside-In                  arising from sustainability factors that
       identifying the contribution of operational                  Outside-In
                                                                                               may affect the Company’s financial
       and business activities to broader social and                Perspective
                                                                                               performance and strategic position.
       environmental challenges.




     Untuk mendukung pendekatan tersebut, Perseroan                         To support this approach, the Company developed an
     menyusun matriks penilaian serta proses penetapan                      assessment matrix and a prioritization process aligned
     prioritas yang mengacu pada kerangka GRI. Kerangka ini                 with the GRI framework. This framework serves as the
     digunakan sebagai dasar untuk menentukan peringkat                     basis for ranking sustainability issues according to their
     isu-isu keberlanjutan berdasarkan tingkat signifikansinya.             level of significance.



                              Peninjauan dan Identifikasi Topik
         1
                              Review and Identification of Topics

        Meninjau dan mengidentifikasi topik material berdasarkan            Material topics were reviewed and identified based on
        benchmarking, perkembangan terkini, dan keselarasan dengan          benchmarking, recent developments, and alignment with ESG
        standar dan ESG rating.                                             standards and ratings.

        Berdasarkan hasil identifikasi, Perseroan memetakan 10 topik        Based on this process, the Company identified 10 relevant topics.
        yang relevan.




                              Penentuan Topik yang Prioritas
        2
                              Determination of Priority Topics

        Penilaian materialitas dilakukan menggunakan pendekatan             The materiality assessment was conducted using a dual
        materialitas ganda.                                                 materiality approach.

        Pada tahap ini, sebanyak 239 pemangku kepentingan internal          At this stage, 239 internal stakeholders (internal to the
        (internal perusahaan) dan 88 pemangku kepentingan eksternal         company) and 88 external stakeholders (high-ranking state
        (lembaga tinggi negara, pemerintah provinsi, akademisi,             institutions, provincial governments, academics, customers
        pelanggan dan asosiasi, mitra kerja/rekanan, masyarakat, dan        and associations, partners/associates, community, and non-
        lembaga swadaya masyarakat (LSM)) terlibat dalam pengisian          governmental organizations (NGOs)) participated in completing
        kuesioner.                                                          the questionnaire.




                              Penyusunan Matriks Materialitas dan Penetapan Prioritas
         3
                              Development of the Materiality Matrix and Prioritization

        Hasil penilaian selanjutnya dituangkan dalam matriks materialitas   The assessment results were subsequently mapped into a
        berdasarkan skor yang diperoleh untuk mengidentifikasi topik-       materiality matrix based on the scores obtained to identify priority
        topik prioritas.                                                    topics.




24   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 25
                              Validasi dan Persetujuan
       4
                              Validation and Approval

    Hasil matriks materialitas ditinjau dan disetujui oleh Direksi.             The results of the materiality matrix were reviewed and approved
    Seluruh informasi dan data pada laporan yang disajikan telah                by the Board of Directors. All information and data presented
    diperiksa dan memiliki kualitas serta materialitas dari informasi           in this report have been verified and are considered to be
    yang berasal dari pihak-pihak berwenang di Perseroan.                       of appropriate quality and materiality, based on inputs from
                                                                                authorized parties within the Company.




Matriks Materialitas Ganda [GRI 3-2]                                            Double Materiality Assessment [GRI 3-2]

Melalui proses penilaian yang menyeluruh, Pelindo                               Through a comprehensive assessment process, Pelindo
menetapkan 10 topik material yang menjadi fokus utama                           has identified 10 material topics as the primary focus
strategi keberlanjutan Perseroan. Topik-topik tersebut                          of the Company's sustainability strategy. These topics
mencerminkan perhatian Pelindo terhadap penerapan                               reflect Pelindo's commitment to the implementation of
praktik bisnis yang bertanggung jawab.                                          responsible business practices.


                                                              Matriks Materialitas
                                                               Materiality Matrix
   Higher




                                                                                                             Rantai Pasok
                                            Air dan Air Limbah (Efluen)
                                                                                                             Supply Chain
                                          Water and Wastewater (Effluent)

                                                                                                                             Ketenagakerjaan
                                                                                                                             Employement
                                               Masyarakat Lokal
                                              Local Communities


                                                                                                                            Kesehatan dan
   Impact Materiality




                                                                                                                            Keselamatan Kerja
                                                                                                                            Occupational Health
                                                                                                                            and Safety

                                               Hak Asasi Manusia
                                                   Human Rights                                                      Kepuasan Pelanggan
                                                                                                                     Customer Satisfaction
                                                        Mitigasi dan Adaptasi
                                                             Perubahan Iklim
                                                   Climate Change Mitigation                                    Etika Bisnis
                                                              and Adaptation                                    Business Ethics


                                                                Emisi dan Energi
                                                            Emmission and Energy




                                                                      Financial Materiality                                           Higher

                        Lingkungan | Environment                  Sosial | Social                      Tata Kelola | Governance



Pelindo melakukan pemetaan topik-topik material                                 Pelindo maps material topics in accordance with
dengan mengacu pada standar pengungkapan serta                                  disclosure standards and identifies impacts and
mengidentifikasi dampak dan langkah mitigasi sebagai                            mitigation measures as part of its sustainability reporting
bagian dari pendekatan pelaporan keberlanjutan.                                 approach.




                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025      25
                                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 26
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




        No     Topik Material     Indikator GRI                     Dampak                        Mitigasi dan Pengelolaan Dampak
               Material Topics    GRI Indicators                    Impacts                       Mitigation and Impact Management
        1      Ketenagakerjaan   201-3, 401-2,     Dampak terhadap Bisnis                         •   Program pelatihan, sertifikasi, dan
               Employment        401-3, 404-1,     (+) Karyawan yang sejahtera dan                    seminar.
                                 404-2, 404-3,         kompeten meningkatkan efisiensi dan        •   Program prapensiun.
                                 405-1, 405-2          inovasi secara signifikan.                 •   Memberikan manfaat dan fasilitas
                                                   (+) Retensi karyawan yang tinggi                   bagi karyawan organik, nonorganik,
                                                       mengurangi biaya rekrutmen.                    dan alih daya.
                                                   (-) Ketidakpuasan karyawan berpotensi          •   Prinsip kesetaraan yang diatur
                                                       memicu aksi mogok kerja yang dapat             dalam Peraturan Direksi tentang
                                                       menghentikan aktivitas operasi.                Manajemen Talenta dan Suksesi.

                                                   Dampak terhadap Pemangku                       •   Training, certification, and seminar
                                                   Kepentingan                                        programs.
                                                   (+) Terjaminnya kesetaraan dan                 •   Pre-retirement programs.
                                                       pengembangan karier.                       •   Providing benefits and facilities for
                                                   (-) Kelelahan kerja akibat pola kerja shift.       permanent, non-permanent, and
                                                                                                      contract employees.
                                                   Impact on Business                             •   The principle of equality as stipulated
                                                   (+) Well-being and competent employees             in the Board of Directors’ Regulation
                                                       significantly boost efficiency and             on Talent Management and
                                                       innovation.                                    Succession.
                                                   (+) High employee retention reduces
                                                       recruitment costs.
                                                   (-) Employee dissatisfaction could
                                                       potentially trigger strikes that could
                                                       halt operations.

                                                   Impact on Stakeholders
                                                   (+) Guaranteed equality and career
                                                       development.
                                                   (-) Work-related fatigue due to shift work
                                                       schedules.
        2      Kesehatan dan     403-1, 403-2,     Dampak terhadap Bisnis                         •   Pembentukan Panitia Pembina
               Keselamatan       403-3, 403-4,     (+) Peningkatan produktivitas dan                  Keselamatan dan Kesehatan Kerja
               Kerja (K3)        403-5, 403-6,         efektivitas kerja.                             (P2K3).
               Occupational      403-7, 403-8,     (-) Kehilangan pendapatan akibat               •   Mengimplementasikan SMK3
               Health and        403-9, 403-10         gangguan operasional.                          dan SMT, serta mengadopsi ISO
               Safety (OHS)                                                                           45001:2018.
                                                   Dampak terhadap Pemangku                       •   Sembilan Elemen Corporate Life
                                                   Kepentingan                                        Saving Rules Pelindo.
                                                   (+) Meminimalkan risiko kecelakaan kerja
                                                       dan penyakit akibat kerja.                 •   Establishment of the Occupational
                                                   (+) Menciptakan lingkungan kerja yang              Safety and Health Steering
                                                       aman dan sehat.                                Committee (OHS Committee).
                                                   (-) Kecelakaan kerja yang berdampak            •   Implementing the Occupational
                                                       pada lingkungan dan komunitas                  Safety and Health Management
                                                       sekitar.                                       System (SMK3) and the
                                                                                                      Environmental Management
                                                   Impact on Business                                 System (SMT), and adopting ISO
                                                   (+) Increased productivity and work                45001:2018.
                                                       efficiency.                                •   Pelindo’s Nine Elements of Corporate
                                                   (-) Loss of revenue due to operational             Life-Saving Rules.
                                                       disruptions.

                                                   Impact on Stakeholders
                                                   (+) Minimizing the risk of workplace
                                                       accidents and occupational illnesses.
                                                   (+) Creating a safe and healthy work
                                                       environment.
                                                   (-) Workplace accidents that impact
                                                       the environment and surrounding
                                                       communities.




26   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 27
No   Topik Material     Indikator GRI                     Dampak                        Mitigasi dan Pengelolaan Dampak
     Material Topics    GRI Indicators                    Impacts                       Mitigation and Impact Management
3    Kepuasan          416-1, 416-2      Dampak terhadap Bisnis                         •    Pengembangan PTOS-M.
     Pelanggan                           (+) Tingkat kepuasan yang tinggi               •    Program Bina Pelanggan.
     Customer                                memperkuat posisi perusahaan.              •    Customer Care Pelindo 102.
     Satisfaction                        (-) Peningkatan biaya kompensasi dan           •    Survei Kepuasan Pelanggan.
                                             asuransi akibat kerusakan kargo atau
                                             keterlambatan operasional.                 •    Development of PTOS-M.
                                                                                        •    Customer Development Program.
                                         Dampak terhadap Pemangku                       •    Pelindo 102 Customer Care.
                                         Kepentingan                                    •    Customer Satisfaction Survey.
                                         (+) Distribusi barang lebih cepat dan
                                             murah.
                                         (-) Peningkatan biaya sewa kapal
                                             dan bahan bakar bagi perusahaan
                                             pelayaran akibat layanan yang lambat.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) High satisfaction levels strengthen the
                                             company’s position.
                                         (-) Increased compensation and
                                             insurance costs due to cargo damage
                                             or operational delays.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) Faster and more cost-effective
                                             distribution of goods.
                                         (-) Increased vessel charter and fuel
                                             costs for shipping companies due to
                                             slow service.
4    Etika Bisnis      205-1, 205-2,     Dampak terhadap Bisnis                         •    Kode Etik Bisnis
     Business Ethics   205-3, 206-1      (+) Meningkatkan kepercayaan investor.         •    Kebijakan Gratifikasi, Antikorupsi, dan
                                         (+) Menciptakan lingkungan kerja yang               Antisuap.
                                             sehat.                                     •    Whistleblowing system.
                                         (-) Risiko penghentian dana dan
                                             penurunan kepercayaan publik.              •    Code of Business Ethics
                                                                                        •    Gratuity, Anti-Corruption, and Anti-
                                         Dampak terhadap Pemangku                            Bribery Policy
                                         Kepentingan                                    •    Whistleblowing System
                                         (+) Terciptanya persaingan usaha yang
                                             sehat dan transparan.
                                         (-) Ketidakpastian biaya logistik
                                             akibat praktik pungli berpotensi
                                             meningkatkan biaya logistik bagi
                                             pelanggan.

                                         Impact on Business
                                         (+) Boosts investor confidence.
                                         (+) Creates a healthy work environment.
                                         (-) Risk of funding withdrawal and a
                                             decline in public trust.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) Fosters healthy and transparent
                                             business competition.
                                         (-) Uncertainty regarding logistics costs
                                             due to extortion practices could
                                             potentially increase logistics costs for
                                             customers.




                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025            27
                                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 28
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




        No     Topik Material      Indikator GRI                    Dampak                       Mitigasi dan Pengelolaan Dampak
               Material Topics     GRI Indicators                   Impacts                      Mitigation and Impact Management
        5      Emisi dan         302-1, 302-2,      Dampak terhadap Bisnis                       •   Program efisiensi energi dan
               Energi            302-3, 302-4,      (+) Mengurangi ketergantungan pada               penurunan emisi GRK.
               Emission and      305-1, 305-2,          fluktuasi harga energi fosil dan         •   Peta jalan dekarbonisasi.
               Energy            305-3, 305-4,          penurunan emisi GRK perusahaan.          •   Pemantauan kualitas udara.
                                 305-5, 305-6,      (-) Biaya investasi awal (CapEx) tinggi.
                                 305-7                                                           •   Energy efficiency and GHG emissions
                                                    Dampak terhadap Pemangku                         reduction programs.
                                                    Kepentingan                                  •   Decarbonization roadmap.
                                                    (+) Peningkatan kualitas udara di sekitar    •   Air quality monitoring.
                                                        pelabuhan.
                                                    (-) Peningkatan beban yang signifikan
                                                        pada infrastruktur listrik lokal dapat
                                                        memengaruhi stabilitas pasokan listrik
                                                        daerah.

                                                    Impact on Business
                                                    (+) Reduces reliance on fluctuations
                                                        in fossil fuel prices and lowers the
                                                        company’s GHG emissions.
                                                    (-) High initial investment costs (CapEx).

                                                    Impact on Stakeholders
                                                    (+) Improved air quality around the port.
                                                    (-) A significant increase in the load on
                                                        local electrical infrastructure could
                                                        affect the stability of the regional
                                                        power supply.
        6      Mitigasi dan      201-2              Dampak terhadap Bisnis                       •   Penerapan green port dan
               Adaptasi                             (+) Menekan biaya operasional dan                electrification.
               Perubahan Iklim                          meningkatkan efisiensi operasional.      •   Penilaian risiko fisik terkait iklim pada
               Climate Change                       (+) Membangun keyakinan dan                      lokasi operasional.
               Mitigation                               kepercayaan pemangku kepentingan.
               and Adaptation                       (-) Biaya investasi awal (CapEx) tinggi.     •   Implementation of green ports and
                                                                                                     electrification.
                                                    Dampak terhadap Pemangku                     •   Assessment of climate-related
                                                    Kepentingan                                      physical risks at operational sites.
                                                    (+) Peningkatan kualitas lingkungan
                                                        melalui program inovasi pelabuhan
                                                        ramah lingkungan (green port).
                                                    (-) Peningkatan risiko bencana akibat
                                                        perubahan iklim.

                                                    Impact on Business
                                                    (+) Reduces operational costs and
                                                        improves operational efficiency.
                                                    (+) Builds stakeholder confidence and
                                                        trust.
                                                    (-) High initial investment costs (CapEx).

                                                    Impact on Stakeholders
                                                    (+) Improved environmental quality
                                                        through green port innovation
                                                        programs.
                                                    (-) Increased risk of disasters due to
                                                        climate change.




28   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 29
No   Topik Material     Indikator GRI                    Dampak                        Mitigasi dan Pengelolaan Dampak
     Material Topics    GRI Indicators                   Impacts                       Mitigation and Impact Management
7    Hak Asasi         406-1, 408-1,     Dampak terhadap Bisnis                        •    Memiliki PKB dan serikat pekerja.
     Manusia           409-1             (+) Lingkungan kerja yang sehat dan           •    Penetapan usia minimum bekerja
     Human Rights                            menjunjung tinggi HAM.                         dan pengaturan jam kerja.
                                         (-) Penerapan yang tidak konsisten            •    Kriteria LST dalam seleksi pemasok.
                                             berpotensi meningkatkan kasus HAM.
                                                                                       •    Having a collective bargaining
                                         Dampak terhadap Pemangku                           agreement and a labor union.
                                         Kepentingan                                   •    Establishing a minimum working age
                                         (+) Terjaminnya hak-hak dasar,                     and regulating working hours.
                                             kebebasan berserikat, serta               •    LST criteria in supplier selection.
                                             lingkungan kerja yang bebas dari
                                             pelecehan dan diskriminasi.
                                         (-) Risiko terjadinya ketidakadilan jam
                                             kerja pada operasional 24 jam.

                                         Impact on Business
                                         (+) A healthy work environment that
                                             upholds human rights.
                                         (-) Inconsistent implementation could
                                             potentially lead to an increase in
                                             human rights violations.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) Guaranteed basic rights, freedom of
                                             association, and a work environment
                                             free from harassment and
                                             discrimination.
                                         (-) Risk of unfair working hours in 24-hour
                                             operations.
8    Masyarakat        413-1, 413-2,     Dampak terhadap Bisnis                        •    Pemetaan sosial.
     Lokal             203-1, 203-2      (+) Mengurangi risiko konflik sosial.         •    Forum Group Discussion.
     Local                               (+) Meningkatkan reputasi dan citra           •    Pelibatan pemangku kepentingan.
     Communities                             perusahaan.                               •    Program pengembangan
                                         (-) Risiko ketidaktepatan program.                 masyarakat.

                                         Dampak terhadap Pemangku                      •    Social mapping.
                                         Kepentingan                                   •    Focus group discussion.
                                         (+) Peningkatan kesejahteraan                 •    Stakeholder engagement.
                                             masyarakat.                               •    Community development programs.
                                         (-) Ketergantungan terhadap bantuan
                                             perusahaan.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) Reduces the risk of social conflict.
                                         (+) Enhances the company’s reputation
                                             and image.
                                         (-) Risk of program ineffectiveness.

                                         Impact on Stakeholders
                                         (+) Improved community well-being.
                                         (-) Dependence on corporate assistance.




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025        29
                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 30
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




        No     Topik Material     Indikator GRI                     Dampak                         Mitigasi dan Pengelolaan Dampak
               Material Topics    GRI Indicators                    Impacts                        Mitigation and Impact Management
        9      Air dan Air       303-1, 303-2,     Dampak terhadap Bisnis                          •   Pemanfaatan teknologi SWRO.
               Limbah (Efluen)   303-3, 303-4,     (-) Risiko kerugian finansial karena            •   Penggunaan air daur ulang.
               Water and         303-5                 ketidakpatuhan terhadap peraturan.          •   Pemantauan kualitas air limbah.
               Wastewater
               (Effluent)                          Dampak terhadap Pemangku                        •   Use of SWRO technology.
                                                   Kepentingan                                     •   Use of recycled water.
                                                   (+) Meningkatkan kualitas hidup                 •   Monitoring of wastewater quality.
                                                       masyarakat.
                                                   (-) Potensi dampak kesehatan akibat
                                                       paparan polutan.

                                                   Impact on Business
                                                   (-) Risk of financial loss due to non-
                                                       compliance with regulations.

                                                   Impact on Stakeholders
                                                   (+) Improving the quality of life for the
                                                       community.
                                                   (-) Potential health impacts resulting from
                                                       exposure to pollutants.
        10     Rantai Pasok      204-1, 308-1,     Dampak terhadap Bisnis                          •   Kebijakan Pengadaan Hijau.
               Supply Chain      308-2, 414-1,     (+) Integrasi sistem rantai pasok digital       •   Memprioritaskan pemasok lokal yang
                                 414-2                 meningkatkan upaya mitigasi terhadap            berdomisili di Indonesia.
                                                       gangguan logistik.
                                                   (-) Penurunan kualitas infrastruktur            •   Green Procurement Policy.
                                                       pelabuhan.                                  •   Prioritizing local suppliers based in
                                                                                                       Indonesia.
                                                   Dampak terhadap Pemangku
                                                   Kepentingan
                                                   (+) Efisiensi rantai pasok berdampak pada
                                                       kecepatan layanan bongkar muat.
                                                   (-) Peningkatan polusi suara dan debu
                                                       akibat aktivitas rantai pasok yang
                                                       intensif.

                                                   Impact on Business
                                                   (+) The integration of digital supply chain
                                                       systems enhances efforts to mitigate
                                                       logistics disruptions.
                                                   (-) Deterioration of port infrastructure
                                                       quality.

                                                   Impact on Stakeholders
                                                   (+) Supply chain efficiency impacts the
                                                       speed of loading and unloading
                                                       services.
                                                   (-) Increased noise and dust pollution
                                                       due to intensive supply chain activities.




30   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 31
Perubahan Topik Material dari Tahun 2024                Changes in Material Topics from 2024

Berdasarkan hasil penilaian materialitas, Pelindo       Based on the outcomes of the materiality assessment,
melakukan pembaruan melalui penambahan topik baru       Pelindo updated through the introduction of new topics
serta penyempurnaan terminologi pada sejumlah topik     and the refinement of terminology across several material
material. Penambahan topik meliputi Ketenagakerjaan,    topics. The newly introduced topics include Employment,
Etika Bisnis, Hak Asasi Manusia, Keanekaragaman         Business Ethics, Human Rights, Biodiversity, and Climate
Hayati, serta Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim.    Change Mitigation and Adaptation.

Pada topik Masyarakat Lokal, cakupan diperluas dengan   For the Local Communities topic, the scope was
menekankan pelibatan masyarakat yang terdampak          expanded to emphasize engagement with communities
aktivitas operasional, yang sebelumnya dikategorikan    affected by operational activities, which had previously
sebagai Dampak Ekonomi Tidak Langsung. Selain itu,      been categorized under Indirect Economic Impacts.
topik Emisi dan Energi digabungkan menjadi satu topik   In addition, the Emissions and Energy topics were
terpadu, sementara topik Rantai Pasok mengalami         consolidated into a single integrated topic, while
penyesuaian terminologi dari sebelumnya Praktik         the Supply Chain topic underwent a terminology
Pengadaan atau Manajemen Rantai Pasok. Pembaruan        refinement from Procurement Practices or Supply Chain
ini mencerminkan penyelarasan fokus keberlanjutan       Management. These updates reflect the alignment of
dengan dinamika operasional dan ekspektasi pemangku     sustainability priorities with operational dynamics and
kepentingan.                                            stakeholder expectations.




                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    31
                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 32
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     STRATEGI KEBERLANJUTAN
     Sustainability Strategy [SEOJK A.1] [GRI 2-24]


     Pelindo menempatkan keseimbangan aspek ekonomi           Pelindo places a balanced integration of economic,
     dan lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) sebagai    environmental, social, and governance (ESG) aspects
     dasar dalam menciptakan dampak positif jangka            at the core of its efforts to create long-term value. This
     panjang. Pendekatan ini diterjemahkan ke dalam           approach is reflected in a range of strategic initiatives,
     berbagai inisiatif strategis, mulai dari transformasi    including the transformation of ports to meet global
     pelabuhan berstandar global, penguatan ekosistem         standards, the strengthening of the national logistics
     logistik nasional, peningkatan efisiensi rantai pasok    ecosystem, the improvement of maritime supply chain
     maritim, hingga optimalisasi nilai perusahaan secara     efficiency, and the overall optimization of corporate value.
     menyeluruh.

     Agar pelaksanaan inisiatif berjalan efektif, Pelindo     To ensure the effective implementation of these
     merumuskan langkah-langkah yang terukur serta            initiatives, Pelindo formulated measurable actions and
     menetapkan target ESG Milestone hingga tahun 2029.       defined ESG milestones through 2029. These targets
     Perumusan ini didukung oleh benchmarking terhadap        were formulated through benchmarking against global
     praktik keberlanjutan global, sekaligus identifikasi     sustainability practices, alongside the identification
     potensi pengembangan inisiatif di setiap pelabuhan       of potential initiatives across ports in line with their
     sesuai karakteristik operasional masing-masing.          respective operational characteristics.

     Dalam kerangka tersebut, strategi iklim menjadi bagian   Within this framework, the climate strategy forms a key
     penting dari arah keberlanjutan Pelindo. Fokus utama     component of Pelindo’s sustainability direction. The
     diarahkan pada peningkatan standar operasional untuk     primary focus is on enhancing operational standards to
     meminimalkan dampak lingkungan. Melalui penerapan        minimize environmental impact. Through the adoption
     praktik terbaik di industri kepelabuhanan, Pelindo       of best practices in the port industry, Pelindo has
     mampu meningkatkan efisiensi waktu operasional           improved the efficiency of cargo-handling equipment
     peralatan bongkar muat, waktu tunggu, dan waktu          operations, reduced waiting times, and optimized overall
     operasional di pelabuhan. Peningkatan efisiensi ini      port operational time. These efficiency improvements
     berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca        contribute to reduce greenhouse gas (GHG) emissions
     (GRK) serta memperkuat upaya transisi menuju             and support the transition toward more environmentally
     pelabuhan yang ramah lingkungan.                         friendly ports.

     Sebagai landasan implementasi, Pelindo mengesahkan       As a foundation for implementation, Pelindo has
     Peta Jalan LST yang berfungsi sebagai panduan            established an ESG Roadmap that serves as a
     pengelolaan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.     guideline for managing the Company’s performance
     Kerangka kerja ini telah disosialisasikan kepada         in a sustainable manner. This framework has
     pemangku kepentingan internal dan eksternal untuk        been communicated to both internal and external
     mendorong kolaborasi yang lebih solid dan terarah.       stakeholders to foster stronger and more coordinated
                                                              collaboration.

     Guna mendukung implementasi Peta Jalan LST, Pelindo      To support the implementation of the ESG Roadmap,
     mengembangkan empat pilar strategis yang dirancang       Pelindo has developed four strategic pillars designed
     untuk menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus           to sustain business continuity while advancing the
     mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan. Pilar-     Company’s vision and mission. These pillars are
     pilar tersebut ditopang oleh pendukung utama (key        supported by key enablers that help ensure effective
     enablers) yang berperan dalam memastikan strategi        strategy execution and strengthen the Company’s
     berjalan efektif serta memperkokoh fondasi Perseroan.    overall foundation. Together, these elements serve as an
     Selanjutnya, seluruh elemen tersebut dijadikan pedoman   integrated and continuous guide for achieving long-term
     utama yang berkesinambungan dalam mencapai tujuan        objectives in a structured manner.
     jangka panjang secara terstruktur.




32   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 33
                                                                            Peta Jalan LST
                                                                            ESG Roadmap




                                                                              Visi | Vision
                                                                   Menjadi Pemimpin Ekosistem Maritim
                                                                      Terintegrasi dan Berkelas Dunia
                                                                To Become a Leading, Integrated, and World-
                                                                     Class Maritime Ecosystem Leader
Level Strategis
Strategic Level




                                                                            Misi | Mission
                               Mewujudkan Jaringan Ekosistem Maritim Nasional Melalui Peningkatan Konektivitas Jaringan
                                      dan Integrasi Pelayanan Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
                                 To Establish a National Maritime Ecosystem Network by Enhancing Network Connectivity and
                                                  Service Integration to Support Indonesia’s Economic Growth


                                                     Tujuan Keberlanjutan | Sustainability Goals
                                     Menyeimbangkan Keberlanjutan dan Keunggulan Operasional dengan Implementasi ESG
                                                          untuk mendukung Ekosistem Maritim Nasional
                                    Balancing Sustainability and Operational Excellence through ESG Implementation to Support
                                                                  the National Maritime Ecosystem


                               Lingkungan                                         Sosial                                 Tata Kelola
                               Environment                                        Social                                 Governance

                                                                    Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
                                                                    untuk Operasional yang Berkelanjutan
                                                                      Empowering Human Resources for
Fokus Keberlanjutan
Sustainability Focus




                                                                           Sustainable Operations
                         Mendorong Transisi Emisi Nol Bersih                                                  Menegakkan Standar Etika untuk
                       (NZE) untuk Masa Depan Berkelanjutan                                                      Integritas Berkelanjutan
                        Promoting a Net Zero Emissions (NZE)            Menggalakkan Kesehatan dan             Upholding Ethical Standards for
                          Transition for a Sustainable Future       Keselamatan Kerja untuk Produktivitas          Sustainable Integrity
                                                                                yang Lebih Baik
                                                                      Promoting Occupational Health and
                                                                       Safety for Improved Productivity

                                                                    Menegakkan Hak Asasi Manusia untuk
                                                                     Operasi yang Adil dan Berkelanjutan
                                                                     Upholding Human Rights for Fair and
                       Melestarikan Ekosistem Alam melalui                 Sustainable Operations               Mencapai Keunggulan melalui
                                  Konservasi Aktif                                                              Standardisasi dan Digitalisasi
                       Preserving Natural Ecosystems through       Membangun Hubungan Komunitas yang            Achieving Excellence through
                                Active Conservation                  Kuat untuk Keberlanjutan Bersama         Standardization and Digitalization
                                                                   Building Strong Community Relationships
                                                                            for Shared Sustainability



                        Transformasi Bisnis Pelindo                 Standar dan Kepatuhan atas Peraturan      Inovasi dan Kolaborasi
Pendukung




                        Pelindo Business Transformation             Standards and Regulatory Compliance       Innovation and Collaboration
 Enablers




                        » Transformasi Metode/Proses Kerja          » Standardisasi Sistem dan Proses Kerja
                        » Transformasi Budaya Kerja                 » Standardization of Systems and Work
                        » Transformation of Work Methods/             Processes
                          Processes
                        » Transformation of Work Culture




                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025      33
                                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 34
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




     Pilar I                                                      Pillar I
     Transformasi Pelabuhan Kelas Dunia                           World-Class Port Transformation

     Pilar strategi pertama diarahkan untuk memperkuat            The first strategic pillar is aimed at strengthening Pelindo’s
     kapabilitas     Pelindo    sebagai       penyedia     jasa   capabilities as an international-standard port service
     kepelabuhanan berstandar internasional. Fokus utama          provider. The main focus of this pillar is to enhance
     pilar ini adalah peningkatan efisiensi kinerja operasional   operational efficiency and improve the quality of port
     dan kualitas pelayanan pelabuhan melalui pemanfaatan         services throh the utilization of digital technologies. These
     teknologi digital. Upaya tersebut dilakukan dengan           efforts are carried out by prioritizing a customer-oriented
     mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada              approach. In line with improving operational performance,
     kebutuhan pelanggan. Sejalan dengan peningkatan              Pelindo has also begun developing sustainable ports as
     kinerja operasional, Pelindo juga mulai mengembangkan        part of its efforts to promote environmentally responsible
     pelabuhan berkelanjutan (sustainable ports) sebagai          and sustainable operations. Going forward, this pillar will
     bagian dari upaya mendorong aktivitas operasional            serve as a foundation for Pelindo’s regional expansion
     yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab. Ke              across Southeast Asia, with the objective of broadening
     depan, pilar ini menjadi fondasi dalam mempersiapkan         its service reach while strengthening the Company’s
     ekspansi regional Pelindo di kawasan Asia Tenggara,          position in the global market.
     dengan tujuan memperluas jangkauan layanan sekaligus
     memperkuat posisi perusahaan di pasar global.

     Pilar II                                                     Pillar II
     Penguatan Ekosistem Logistik                                 Logistics Ecosystem Strengthening

     Pilar strategi kedua berfokus pada pembangunan               The second strategic pillar focuses on building strategic
     kemitraan strategis dengan pelaku ekosistem logistik         partnerships with stakeholders across the maritime and
     laut dan darat guna mendukung upaya optimalisasi biaya       land logistics ecosystem to support efforts in optimizing
     logistik nasional. Kemitraan dengan kawasan industri         national logistics costs. Partnerships with industrial
     dan pusat logistik menjadi elemen penting dalam              estates and logistics hubs play a key role in strengthening
     memperkuat konektivitas dengan wilayah pedalaman             connectivity with hinterland areas. Through these
     (hinterland). Melalui kemitraan ini, Pelindo dapat           collaborations, Pelindo is able to facilitate the provision of
     mempermudah penyediaan layanan logistik end-to-              end-to-end logistics services for industry players. Close
     end bagi pelaku industri. Hubungan yang erat dengan          relationships with businesses located around the ports
     pelaku usaha yang berlokasi di sekitar pelabuhan             also contribute to improving the speed and convenience
     juga berkontribusi pada peningkatan kecepatan dan            of services for customers.
     kenyamanan layanan bagi pelanggan.

     Di sisi lain, kerja sama dengan pelaku logistik darat        On the other hand, collaboration with land logistics
     memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran          providers plays a strategic role in supporting the smooth
     distribusi barang dari pelabuhan ke konsumen akhir.          distribution of goods from ports to end customers.
     Kemitraan ini berpotensi meningkatkan kinerja                These partnerships have the potential to enhance port
     operasional pelabuhan melalui perbaikan aliran               operational performance through improved cargo
     barang (throughput). Selain angkutan truk, dukungan          throughput. In addition to truck transportation, rail
     transportasi kereta api turut dikembangkan sebagai           transport is also being developed as a land transportation
     moda transportasi darat untuk mempercepat proses             mode to accelerate the distribution of goods to their final
     distribusi barang ke tujuan akhir.                           destinations.

     Pilar III                                                    Pillar III
     Efisiensi Supply Chain Maritim                               Maritime Supply Chain Efficiency

     Pilar strategi ketiga bertujuan untuk meningkatkan           The third strategic pillar aims to enhance the efficiency
     efisiensi rantai pasok maritim di Indonesia melalui          of Indonesia’s maritime supply chain by expanding and
     perluasan dan penguatan jaringan pelabuhan di                strengthening the port network across the archipelago.
     seluruh Nusantara. Meskipun berperan sebagai tulang          While serves as the backbone of the national port
     punggung sistem kepelabuhanan nasional, Pelindo              system, Pelindo manages only a portion of the total ports
     hanya mengelola sebagian dari total pelabuhan yang           operating in the country. Therefore, efforts to improve
     ada. Oleh karena itu, upaya-upaya pengembangan               inter-port connectivity through collaboration with ports


34   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 35
konektivitas   antarpelabuhan   melalui   kolaborasi         managed by private and government entities remain
dengan pelabuhan yang dikelola pihak swasta maupun           important to pursue. This pillar also focuses on integrating
pemerintah penting untuk didorong. Pilar ini juga            port networks with transportation modes and supporting
berfokus pada integrasi antara jaringan pelabuhan,           areas, such as industrial estates and logistics hubs. The
moda transportasi, dan kawasan pendukung, seperti            integration is intended to establish a more connected,
kawasan industri atau logistik. Integrasi tersebut           reliable, and efficient logistics system.
ditujukan untuk membentuk sistem logistik yang lebih
terhubung, andal, dan efisien.

Pilar IV                                                     Pillar IV
Peningkatan Nilai Perusahaan                                 Corporate Value Optimization

Pilar strategi keempat diarahkan untuk meningkatkan          The fourth strategic pillar is aimed at enhancing corporate
nilai perusahaan melalui penguatan struktur keuangan         value through the strengthening of a sound and well-
yang sehat dan terkelola dengan baik. Fokus pilar            managed financial structure. The focus of this pillar
ini mencakup optimalisasi pengelolaan aset serta             includes optimizing asset management and pursuing
pengembangan bisnis secara vertikal dan horizontal.          both vertical and horizontal business development.
Seluruh upaya tersebut didorong oleh peningkatan             These efforts are supported by strengthening capabilities
kapabilitas dan kompetensi inti guna meningkatkan            and core competencies to drive sustainable growth while
pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat          reinforcing the company’s competitiveness.
daya saing perusahaan.

Enablers                                                     Enablers

Seluruh pilar strategis Pelindo ditopang oleh sejumlah       All of Pelindo’s strategic pillars are supported by several
enabler yang diimplementasikan secara terintegrasi           enablers that are implemented in an integrated manner
untuk memastikan pencapaian strategi Pelindo.                to ensure the effective execution of Pelindo’s strategy.
Enabler tersebut mencakup berbagai subpilar yang             These enablers consist of various sub-pillars that help
berperan menjaga keberlanjutan dan kelancaran bisnis         sustain and support the continuity of core business
utama, antara lain pengembangan organisasi guna              operations, including organizational development to
meningkatkan efisiensi operasional, penguatan inovasi,       improve operational efficiency, the strengthening of
serta peningkatan kapabilitas dan kualitas sumber daya       innovation, and the enhancement of human capital
manusia. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga         capabilities and quality. In line with this, the Company
memfokuskan perhatian pada penguatan pemanfaatan             also places strong emphasis on strengthening the
teknologi dan sistem informasi. Upaya ini dilakukan          utilization of technology and information systems.
melalui pengembangan integrasi sistem perusahaan,            This effort is carried out through the development of
baik untuk fungsi operasional maupun nonoperasional,         integrated corporate systems for both operational and
sekaligus memperkuat keterhubungan dengan sistem             non-operational functions, while also strengthening
eksternal dan para pemangku kepentingan, termasuk            connectivity with external systems and stakeholders,
ekosistem logistik nasional (National Logistics              including the National Logistics Ecosystem (NLE).
Ecosystem/NLE).

Selain Peta Jalan LST, Pelindo menerapkan Sistem             In addition to the ESG Roadmap, Pelindo consistently
Manajemen Terpadu (SMT) secara konsisten melalui             implements an Integrated Management System (IMS)
pengelolaan dan pengendalian implementasi yang               through structured management and control of its
terstruktur. Komitmen ini ditujukan untuk mencapai           implementation. This commitment is aimed at achieving
sasaran peningkatan yang berkelanjutan pada berbagai         continuous improvement across various aspects,
aspek, meliputi kinerja mutu, keselamatan dan kesehatan      including quality performance, occupational health and
kerja, lingkungan, keamanan pelabuhan, antipenyuapan,        safety, environmental management, port security, anti-
layanan teknologi informasi, keamanan teknologi              bribery, information technology services, information
informasi, keberlangsungan bisnis, dan energi. [SEOJK F.1]   security, business continuity, and energy. [SEOJK F.1]

Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara terpadu           All of these efforts are implemented in an integrated
melalui berbagai langkah, di antaranya:                      manner through various measures, including:




                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025      35
                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 36
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




       1    Mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan
            lainnya, kode etik, tata nilai dan budaya Perseroan, tata kelola
            perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG),
                                                                               8Mengamankan aset Perseroan termasuk keamanan kapal
                                                                                dan fasilitas pelabuhan dengan menerapkan pengamanan
                                                                                berbasis teknologi informasi.
            dan manajemen risiko dalam menjalankan proses bisnis di             Safeguarding the Company’s assets, including vessel
            lingkungan Perseroan.                                               and port facility security, through the implementation of
            Complying with applicable laws and regulations and other            information technology-based security systems.
            requirements, as well as the Company’s code of ethics,
            values and culture, good corporate governance (GCG), and
            risk management in conducting business processes within
            the Company.
                                                                               9Meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap
                                                                                potensi terjadinya penyimpangan, kecurangan, dan


       2
                                                                                penipuan di lingkungan Perseroan.
            Menjamin kepuasan pelanggan melalui pelayanan prima                 Strengthening control and supervision over potential
            dan peningkatan berkelanjutan guna memenuhi harapan                 irregularities, fraud, and misconduct within the Company.
            pelanggan.


                                                                               10
            Ensuring customer satisfaction through excellent service and
            continuous improvement to meet customer expectations.               Menjamin keberlangsungan usaha dengan menerapkan
                                                                                Business Continuity Plan dan Disaster Recovery Plan.


       3
                                                                                Ensuring business continuity by implementing a Business
            Memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi, sosial,                Continuity Plan and Disaster Recovery Plan.
            dan lingkungan masyarakat di sekitar pelabuhan melalui


                                                                               11
            program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
            Providing benefits to the economic, social, and environmental       Mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi (TI)
            development of communities surrounding the ports through            berbasis green dan smart port dengan tata kelola dan
            the Corporate Social Responsibility (CSR) program.                  layanan TI yang efektif.
                                                                                Optimizing the use of information technology (IT) based


       4
                                                                                on green and smart port concepts through effective IT
            Mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat               governance and services.
            hubungan kerja, dan kebakaran dengan pengendalian risiko


                                                                               12
            dan penerapan budaya K3 menuju tercapainya kondisi zero
            fatality.                                                           Menumbuhkan kesadaran kerja yang mengutamakan mutu,
            Preventing work accidents, work-related illnesses, and fires        pelayanan, K3, keamanan, antipenyuapan, lingkungan,
            through risk control and the implementation of an OHS culture       keberlangsungan usaha, dan pengamanan energi guna
            aimed at achieving a zero-fatality condition.                       mendukung pengembangan bisnis Perseroan yang
                                                                                berkelanjutan.



       5
                                                                                Promoting a work culture that prioritizes quality, service
            Melarang keras tindakan membeli, menjual, memiliki, dan             excellence,    OHS,   security,   anti-bribery  practices,
            mengonsumsi alkohol serta narkoba di lingkungan kerja               environmental, business continuity, and energy security to
            Perseroan dan menerapkan kebijakan pencegahan dan                   support the Company’s sustainable business development.



                                                                               13
            pengendalian HIV-AIDS di lingkungan Perseroan.
            Strictly prohibiting the purchase, sale, possession, and
            consumption of alcohol and narcotics within the Company’s           Melibatkan seluruh Insan Perseroan dan pihak terkait untuk
            work environment and implementing policies for the                  aktif mengikuti kebijakan dan pedoman yang ditetapkan oleh
            prevention and control of HIV/AIDS within the Company.              Perseroan.
                                                                                Engaging all employees and relevant stakeholders to actively



       6
                                                                                comply with the policies and guidelines established by the
                                                                                Company.
            Mendukung pelestarian lingkungan keanekaragaman hayati


                                                                               14
            dan mencegah terjadinya pencemaran melalui pengelolaan
            dampak lingkungan dan pemanfaatan sumber daya energi                Menyediakan sumber daya dan informasi yang memadai
            ramah lingkungan serta rantai pasok.                                dalam penerapan, evaluasi, serta peningkatan SMT.
            Supporting environmental and biodiversity and preventing            Providing adequate resources and information for the
            pollution through the management of environmental impacts           implementation, evaluation, and improvement of the IMS.
            and the use of environmentally friendly energy resources



                                                                               15
            and supply chains.



       7
                                                                                Menetapkan,       memelihara,        mengevaluasi,     dan
                                                                                mengembangkan SMT yang efektif guna mencapai kinerja
            Mewujudkan lingkungan bisnis yang aman melalui sistem
                                                                                optimal.
            keamanan secara efektif dan efisien serta peningkatan
                                                                                Establishing, maintaining, evaluating, and continuously
            kualitas pelayanan jasa.
                                                                                developing an effective IMS to achieve optimal performance.
            Establishing a secure business environment through effective
            and efficient security systems while enhancing the quality of
            service delivery.




36   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 37
SMT berlaku bagi seluruh karyawan, mitra, vendor,                 The IMS applies to all employees, partners, vendors, and
serta pemangku kepentingan lainnya yang berada di                 other stakeholders within the Company’s operational
wilayah operasional. Sistem ini telah disosialisasikan            areas. The system has been communicated to 100% of
kepada seluruh karyawan (100%) yang bertugas di                   employees assigned to operational locations, as well as
lokasi operasional, serta kepada pihak-pihak terkait              to other relevant parties. The IMS has been socialized
lainnya. Sosialisasi SMT dilakukan melalui penyampaian            through the dissemination of policies displayed openly in
kebijakan yang dipasang secara terbuka di setiap ruang            employee workspaces and service areas. This approach
kerja karyawan dan area layanan. Dengan demikian,                 ensures that the provisions of the IMS are accessible and
ketentuan dalam SMT dapat diakses dan dipahami oleh               understood by all employees, as well as by visitors to the
seluruh karyawan, sekaligus tamu yang berkunjung ke               Company’s work environment.
lingkungan kerja Perseroan.



Kegiatan Membangun Budaya                                         Activities to Foster a Sustainability
Keberlanjutan [SEOJK F.1]                                         Culture [SEOJK F.1]

Keberlanjutan tidak lagi sekadar agenda strategis,                Sustainability is no longer merely a strategic agenda but
melainkan menjadi bagian dari identitas dan cara kerja            has become part of the Company’s identity and way of
Perseroan. Melalui berbagai inisiatif internal, Perseroan         working. Through various internal initiatives, the Company
membangun budaya keberlanjutan yang hidup dengan                  fosters a living sustainability culture by encouraging
mendorong setiap karyawan untuk memahami perannya                 every employee to understand their role in creating
dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan              positive impacts for the environment and community.
masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui kampanye                 These efforts are realized through internal campaigns,
internal, sharing session, dan integrasi nilai-nilai LST          sharing sessions, and the integration of ESG values
dalam aktivitas sehari-hari, sehingga keberlanjutan               into daily activities, ensuring that sustainability extends
tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi tumbuh              beyond policy and develops into a shared practice and
sebagai kebiasaan dan komitmen bersama di seluruh lini            commitment across all levels of the organization.
organisasi.
                                                        Kampanye Internal
                                                        Internal Campaign

                       Mari Beralih ke Kebiasaan                                         Mencegah Banjir dan Melindungi
                       Ramah Lingkungan                                                  Bumi Dimulai dari Aksi Bersama
                       Let’s Adopt Environmentally                                       Preventing Floods and Protecting the
                       Friendly Habits                                                   Earth Starts with Collective Action



  1.   Gunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali         1.   Jaga kebersihan lingkungan untuk cegah penyakit saat
       untuk mengurangi penggunaan tas sekali pakai.                     musim hujan.
  2.   Kurangi pemakaian sedotan plastik dengan memilih             2.   Bersihkan selokan dan saluran air di lingkungan sekitar.
       alternatif yang ramah lingkungan atau membawa                3.   Kelola sampah dengan benar, pilah, daur ulang, dan
       sedotan pribadi.                                                  komposkan.
  3.   Membawa botol minum pribadi dapat mengurangi                 4.   Buat lubang biopori dan tanam pohon untuk serapan air.
       penggunaan botol plastik sekali pakai dan mendukung          5.   Stop buang sampah sembarangan.
       gaya hidup yang berkelanjutan.
  4.   Membawa kotak makan pribadi untuk mengurangi
       sampah kemasan makanan sekali pakai.                         1.   Maintain environmental cleanliness to help prevent
                                                                         disease during the rainy season.
  1.   Use reusable shopping bags to reduce the use of single-      2.   Clean drains and water channels in the surrounding
       use plastic bags.                                                 area.
  2.   Reduce the use of plastic straws by choosing                 3.   Manage waste responsibly by separating, recycling, and
       environmentally friendly alternatives or bringing your            composting.
       own straw.                                                   4.   Create biopore holes and plant trees to improve water
  3.   Bring a personal reusable water bottle to reduce single-          absorption.
       use plastic bottles and support a more sustainable           5.   Stop littering.
       lifestyle.
  4.   Bring your own lunch box to minimize single-use food
       packaging waste.




                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025     37
                                                                                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 38
     Accelerating Sustainable Port and Maritime
     Connectivity Across the Value Chain




                            Hindari Rokok dan Membuang                                       Ketangguhan Operasional Dimulai
                            Puntung Sembarangan                                              dari Kewaspadaan Dini
                            Avoid Cigarettes and Discard                                     Operational Resilience Begins with Early
                            Cigarette Butts Carelessly                                       Vigilance



       Puntung rokok yang dibuang sembarang pada hari ini baru         1.    Zona Kantor: fokus pada aset dan data digital.
       dapat terurai pada tahun 2035                                   2.    Zona Lapangan: fokus pada operasional dan lingkungan.
        A cigarette butt discarded carelessly today may only fully     3.    Zona Keluarga: fokus pada pantauan cuaca dan rumah.
        decompose by 2035
                                                                        1.   Office Zone: focus on assets and digital data.
                                                                        2.   Field Zone: focus on operational and the environment.
                                                                        3.   Family Zone: focus on monitoring weather and
                                                                             household.



     Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan sharing             In addition, the Company organized sharing sessions
     session bersama jajaran manajemen untuk memperkuat              with management to strengthen strategic alignment,
     strategi, membangun inspirasi kepemimpinan, serta               foster leadership inspiration, and promote a culture of
     mendorong budaya kinerja berkelanjutan. Berbagai                sustainable performance. Various strategic topics were
     topik strategis dibahas, antara lain “Human Energy as           discussed, including “Human Energy as the Engine of
     The Engine of Business Growth”, “Begin with Ambition,           Business Growth,” “Begin with Ambition, Strengthen
     Strengthen through Collaboration”, “Transforming                through Collaboration,” and “Transforming Ideas
     Ideas to Impact”, dan lain sebagainya. Dalam agenda             into Impact,” and others. During these sessions, the
     tersebut, Perseroan juga menghimbau karyawan untuk              Company also encouraged employees to bring reusable
     membawa botol minum pribadi sebagai langkah konkret             water bottles as a practical step to reduce single-use
     dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan            plastic consumption and raise awareness of sustainable
     menumbuhkan kesadaran akan praktik keberlanjutan.               practices.



     Dukungan terhadap Tujuan                                        Support for the Sustainable
     Pembangunan Berkelanjutan [GRI 2-22]                            Development Goals [GRI 2-22]

     Pelindo berkomitmen untuk mendukung pencapaian                  Pelindo is committed to supporting the achievement
     Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable                   of the Sustainable Development Goals (SDGs) as an
     Development Goals/SDGs) sebagai bagian integral                 integral part of its corporate sustainability strategy. This
     dari strategi keberlanjutan perusahaan. Komitmen ini            commitment is reflected in the integration of sustainable
     diwujudkan melalui integrasi prinsip pembangunan                development principles into operational activities,
     berkelanjutan ke dalam kegiatan operasional,                    business decision-making, and the management of
     pengambilan keputusan bisnis, serta pengelolaan                 ESG impacts. Through its strategic role in the port and
     dampak LST. Melalui peran strategisnya dalam                    logistics sector, Pelindo seeks to contribute meaningfully
     sektor kepelabuhanan dan logistik, Pelindo berupaya             to the achievement of the SDGs.
     memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian
     SDGs.




38   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 39
                                  Indikator SDG                                              Dukungan Pelindo
SDG
                                  SDGs Indicator                                            Support from Pelindo

      1.4.1 Proporsi penduduk/rumah tangga dengan akses terhadap                Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
      pelayanan dasar.                                                          (TJSL) Pilar Sosial (hlm. 150-151)
      Proportion of population living in households with access to basic        Social and Environmental Responsibility
      services.                                                                 Program – Social Pillar (page 150-151)

      2.2.1                                                                     Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
      Prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun/balita.                 (TJSL) Pilar Sosial (hlm. 150-151)
      Prevalence of stunting amoing children under 5 years of age.              Social and Environmental Responsibility
                                                                                Program – Social Pillar (page 150-151)

      5.5.2                                                                     Keberagaman Gender Direksi (hlm. 61)
      Proporsi perempuan yang berada di posisi managerial.                      Diversity of Board of Directors (page 61)
      Proportion of women in managerial positions.


      6.3.1                                                                     Total Pembuangan Air (hlm. 185)
      Proporsi limbah cair yang diolah secara aman.                             Total Water Disposal (page 185)
      Proportion of wastewater flows safely treated.


      7.2.1                                                                     •   Total Konsumsi Energi Terbarukan (hlm.
      Bauran energi terbarukan.                                                     174)
      Renewable energy.                                                         •   Intensitas Konsumsi Energi (hlm. 174)
                                                                                •   Total Renewable Energy Consumption
      7.3.1                                                                         (page 174)
      Intensitas energi primer.                                                 •   Energy Consumption Intensity (page 174)
      Primary energy intensity.


      8.8.2                                                                     Hak Asasi Manusia (hlm. 143-144)
      Peningkatan kepatuhan atas hak-hak pekerja (kebebasan berserikat          Human Rights (page 143-144)
      dan perundingan kolektif) berdasarkan sumber tekstual ILO dan
      peraturan perundang-undangan negara terkait.
      Level of compliance with labour rights (freedom of association and
      collective bargaining) based on International Labour Organization
      (ILO) textual sources and national legislation.


      9.1.2                                                                     Data Operasional (hlm. 53)
      Jumlah penumpang dan volume pengangkutan, menurut jenis                   Operational Datas (page 53)
      transportasi.
      Passenger and freight volumes, by mode of transport.

      12.5.1                                                                    Timbulan Limbah (hlm. 187)
      Tingkat daur ulang Nasional, ton bahan daur ulang.                        Waste Generated (page 187)
      National recycling rate, tons of material recycled.


      13.2.2                                                                    •   Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 (hlm. 178)
      Total emisi gas rumah kaca per tahun.                                     •   Emisi GRK Cakupan 3 (hlm. 179)
      Total greenhouse gas emissions per year.                                  •   GHG Emission Scope 1 and 2 (page 178)
                                                                                •   GHG Emission Scope 3 (page 179)

      14.5.1                                                                    Inisiatif Keanekaragaman Hayati (hlm. 189-193)
      Jumlah luas kawasan konservasi perairan.                                  Biodiversity Initiatives (page 189-193)
      Total area of marine conservation areas.


      16.6.2                                                                    •   Survei Kepuasan Pelanggan (hlm. 164-
      Proporsi penduduk yang puas terhadap pengalaman terakhir atas                 167)
      layanan publik.                                                           •   Hak Asasi Manusia (hlm. 143-144)
      Proportion of population satisfied with their last experience of public   •   Custoemr Satisfaction Survey (page 164-
      services.                                                                     167)
                                                                                •   Human Rights (page 143-144)
      16.b.1
      Proporsi penduduk yang melaporkan mengalami diskriminasi
      dan pelecehan dalam 12 bulan lalu berdasarkan pada pelarangan
      diskriminasi menurut hukum HAM Internasional.
      Proportion of population reporting having personally felt
      discriminated against or harassed in the previous 12 months on the
      basis of a ground of discrimination prohibited under international
      human rights law.




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025       39
                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 40
1   Tentang
    Pelindo
    About Pelindo
Page 41

          
Page 42
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                              TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                                Sustainability Governance




     PROFIL PELINDO
     Pelindo Profile



     Informasi Umum Perseroan [GRI 2-1, 2-6]
     Company General Information



                                 Nama Perusahaan
                                          Company Name
          PT Pelabuhan Indonesia
                        (Persero)

                                   Nama Panggilan
                                                  Trade Name

                               Pelindo

            Kepemilikan [SEOJK C.3]                                    Tanggal Pendirian
            Ownership                                                  Date of Establishment
            100% Pemerintah Republik Indonesia                         5 Februari 1960 | February 5, 1960
            100% Government of the Republic of Indonesia

            Bidang Usaha                                               Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
            Business Activities                                        Issued and Fully Paid Capital

            Penyelenggaraan dan Pengusahaan                            Rp40.575.584.000.000
            Jasa Kepelabuhan
            Provision and Management of Port                           Modal Dasar
            Services                                                   Authorized Capital

                                                                       Rp156.000.000.000.000
            Status [SEOJK C.3]
            Status
                                                                       Lokasi Operasi
            Badan Usaha Milik Negara (Persero)                         Operational Area
            State-Owned Enterprise (Persero)
                                                                       Indonesia
           Dasar Hukum Pendirian
           Legal Basis of Establishment                                Jumlah Pekerja* [GRI 2-7]
                                                                       Number of Employees*
           Akta Pendirian No. 3 Tanggal
           1 Desember 1992                                             28.504 pekerja per 31 Desember 2025
           Deed of Establishment No. 3                                 28,504 employees as of December 31, 2025
           dated December 1, 1992                              Keterangan | Notes:
                                                               *Mencakup karyawan organik, nonorganik, PKWT, TAD, dan pemborongan.
                                                               *Includes organic employees, non-organic employees, PKWT, TAD, and contracted workers.



42   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 43
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN              TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                   Green Environmental Transformation




     Daftar Jaringan Kantor [SEOJK C.4]
     Office Network

       1 Kantor Pusat                       13 Pelabuhan Regional I                      12 Pelabuhan Regional II
           Head Office                           Region Ports I                              Region Ports II

     20 Pelabuhan Regional III              22 Pelabuhan Regional IV                      4 Subholding
           Regional Ports III                    Region Ports IV                             Subholdings



     Keanggotaan dalam Asosiasi [GRI 2-28] [SEOJK C.5]
     Membership in Associations


                             International Association of Ports and Harbors (IAPH)

                             Sebagai perwakilan anggota dari Indonesia pada aliansi pelabuhan global dengan 168
                             pelabuhan dan 134 bisnis terkait pelabuhan di 84 negara yang berkedudukan di Jepang.
                             Indonesia’s representative member in a global port alliance comprising 168 ports and
                             134 port-related businesses across 84 countries, headquartered in Japan.



                             ASEAN Port Association (APA)

                             Pelindo menjadi perwakilan keanggotaan indonesia dalam asosiasi perusahaan
                             pelabuhan di Asia Tenggara.
                             Pelindo represents Indonesia in this regional association of port companies in Southeast
                             Asia.




     Alamat Kantor [SEOJK C.2]
     Office Address

     Kantor Pusat | Head Office                                Sekretariat Perseroan | Corporate Secretary


     Pelindo Tower                                             Ali Sodikin
     Jl. Yos Sudarso No. 9, RT.6/RW13 Rawabadak                Surel | E-mail        : corp_sec@pelindo.co.id
     Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara (North Jakarta)
     14230, Indonesia
     Telepon | Telp   : 102                                    Media Sosial | Social Media
     WhatsApp         : 0811-1552-102
     Surel | E-mail   : customer.care@pelindo.co.id
     Situs Web                                                        @pelindo
     Website		        : www.pelindo.co.id                             BUMN Pelabuhan Indonesia

                                                                      Pelindo

                                                                      @indonesiaport

                                                                      Pelindo_official




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    43
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 44
     Accelerating Sustainable Port and Maritime              TENTANG PELINDO                   TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                     About Pelindo                     Sustainability Governance




     Produk dan Jasa
     Products and Services [SEOJK C.4]



     Pascaintegrasi, Pelindo menjadi perusahaan induk           Following the integration, Pelindo operates as a port
     (holding) kepelabuhanan yang memiliki empat klaster        holding company with four business clusters, namely:
     bidang usaha, yaitu:



       Container Cluster
     Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) berfokus                      32               7
     pada pengelolaan terminal peti kemas di seluruh Indonesia.                    Pelabuhan        Anak Perusahaan
                                                                                   Ports            Subsidiaries
     PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Subholding focuses on
     managing container terminals across Indonesia.
                                                                                   15               12,4
                                                                                   Cabang           Juta TEUs
                                                                                   Branches         Million TEUs




       Non-Container Cluster
     Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) berfokus pada pengelolaan operasional               3
     terminal non-peti kemas atau multipurpose. SPMT, dalam kegiatan operasionalnya,                 Anak Perusahaan
                                                                                                     Subsidiaries
     mengelola cabang yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

     PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Sub-holding manages non-container or multipurpose              37
     terminal operations. SPMT manages branches across Sumatra, Java, Kalimantan, and                Cabang
                                                                                                     Branches
     Sulawesi.



       Logistic & Hinterland Cluster
     Subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) berfokus pada building capability                 40
     and partnership, expanding connectivity, and beyond end-to-end integration untuk               Area pelayanan
                                                                                                    Service Areas
     memaksimalkan penciptaan nilai sebagai “Integrated Logistics Ecosystem Player”.

     Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) Subholding focuses on building capabilities and                5
     partnerships, expanding connectivity, and advancing beyond end-to-end integration to           Anak Perusahaan
                                                                                                    Subsidiaries
     maximize value creation as an “Integrated Logistics Ecosystem Player.”



       Marine Equipment and Port Service Cluster
     Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) bergerak di berbagai layanan maritim                 4
     terintegrasi, termasuk jasa marine, jasa peralatan, pengerukan, galangan kapal, serta          Area pelayanan
                                                                                                    Service Areas
     utilitas kepelabuhanan untuk mendukung operasional pelabuhan di seluruh Indonesia.

     Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Subholding operates across a range of integrated maritime          9
     services, including marine services, equipment services, dredging, shipyard operations,        Anak Perusahaan
                                                                                                    Subsidiaries
     and port utilities to support port operations across Indonesia.




44   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 45
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value             Green Environmental Transformation




Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perusahaan
Vision, Mission, and Company Value [SEOJK C.1]




                                           Menjadi pemimpin ekosistem
                                          maritim terintegrasi dan berkelas
                                                        dunia
                       Visi                   To be a world-class integrated maritime
                    Vision                              ecosystem leader




                                           Mewujudkan jaringan ekosistem maritim
                                          nasional melalui peningkatan konektivitas
                                            jaringan dan integrasi pelayanan guna
                     Misi                     mendukung pertumbuhan ekonomi
                Mission                                    Indonesia
                                               Realizing a national maritime ecosystem
                                                 network through increased network
                                                connectivity and service integration to
                                                support Indonesia’s economic growth




                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025    45
                                                                                    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 46
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                TENTANG PELINDO                     TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                       About Pelindo                       Sustainability Governance




     Implementasi nilai-nilai utama bernama AKHLAK telah          The implementation of the core values known as
     menjadi kewajiban bagi seluruh Badan Usaha Milik             AKHLAK has been mandatory for all State-Owned
     Negara sejak tahun 2020. Landasan hukum penerapan            Enterprises since 2020. The legal basis for this is outlined
     ini berpijak pada Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: SE        in the Circular Letter of the Minister of State-Owned
     7/MB/07/2020 yang dirilis pada 1 Juli 2020 mengenai          Enterprises No. SE-7/MBU/07/2020, issued on July
     nilai-nilai inti bagi sumber daya manusia di lingkungan      1, 2020, concerning the core values for human capital
     tersebut. Melalui mandat ini, setiap insan di dalam          within SOEs. Through this mandate, all personnel across
     organisasi diarahkan untuk mengadopsi standar perilaku       the organization are guided to adopt a standardized set
     yang seragam demi memperkuat budaya kerja yang               of behaviors to strengthen a professional work culture.
     profesional.




                 A
                                 Amanah | Trustworthy
                                 Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
                                 Upholding the trust that is given




                K
                                 Kompeten | Competent
                                 Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
                                 Learning and developing capabilities continuously




                H
                                 Harmonis | Harmonious
                                 Saling peduli dan menghargai perbedaan
                                 Caring for each other and respecting differences




                  L
                                 Loyal | Loyal
                                 Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara
                                 Being dedicated and prioritizing the interests of the Nation and the State




                 A
                                 Adaptive | Adaptive
                                 Terus berinovasi dan antusias menggerakkan ataupun menghadapi perubahan
                                 Continuing innovations and being enthusiastic in driving or facing changes




                K
                                 Kolaboratif | Collaborative
                                 Membangun kerja sama yang sinergis
                                 Establishing synergy and collaboration




46   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 47
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                               Green Environmental Transformation




Skala Perseroan
Company Scale [GRI 2-6] [SEOJK C.3]




                          Jumlah                                                                      Jumlah
                          Karyawan Organik                                                            Pendapatan Usaha
                          Total Organic Employees                                                     Total Business Revenue


                          2023                         6.988                                          2023                           33,92 **

                          2024                         6.754                                          2024                           34,83 *

                          2025                                                                        2025
                                              6.515                                                                        36,73
                                   Karyawan | Employees                                                           Rp Triliun | Rp Trillion




                          Jumlah Liabilitas                                                           Jumlah Ekuitas
                          Total Liabilities                                                           Total Equity



                          2023                         71,50                                          2023                            46,84

                          2024                         77,32*                                         2024                            50,19 *

                          2025                                                                        2025
                                              75,70                                                                         51,10
                                     Rp Triliun | Rp Trillion                                                     Rp Triliun | Rp Trillion




                          Jumlah Aset                                                                 Laba
                          Total Assets                                                                Tahun Berjalan
                                                                                                      Profit for the Year


                          2023                       118,34                                           2023                             4,01

                          2024                       127,51*                                          2024                             3,80 *

                          2025                                                                        2025
                                         126,05                                                                                4,36
                                     Rp Triliun | Rp Trillion                                                     Rp Triliun | Rp Trillion


Keterangan:                                                               Notes:
* Penyajian kembali data pada tahun 2024 menyesuaikan Laporan Keuangan.   * Restatement of data in 2024 adjusts the Financial Statements.
** Penyajian kembali data pada tahun 2023 menyesuaikan Laporan            ** Restatement of data in 2023 adjusts the Financial Statements.
Keuangan.




                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025     47
                                                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 48
        Accelerating Sustainable Port and Maritime                             TENTANG PELINDO                                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
        Connectivity Across the Value Chain                                    About Pelindo                                   Sustainability Governance




        Wilayah Operasional
        Operational Area [GRI 2-1, 2-6] [SEOJK C.3]




                         REGIONAL I
 Malahyati
                 Lhoksuemawe




                                 Belawan                                                                                                                                     REGI
                                  Kuala Tanjung
                                                                                                                                              Nunukan
               Sibolga                     Tanjung balai Asahan
                                                                                                                                           Tarakan
                                                    Batam                                                                           Tanjung Radep                       Tolitoli
                                                              Tanjung Pinang                                                                 Sagatta
Gunungsitoli                           Dumai                                     Kijing
                                                      Tanjung Balai Karimun                                                               Bontang
                                                                                                                                        Samarinda
                                                                                                   Pontianak
                                        Pekanbaru                                                                                                                    Pantoloan
                                                      Tembilahan
                                                                                                                                                    Balik
                               Teluk                Jambi                                                                 Pulau Pisau               Papan
                               Bayur                                   Pangkal Balam

                                                                                          Sukaraja            Bumiharjo             Kuala
                                                                                                                                   Kapuas
                                                  Palembang
                                   Bengkulu                                Tanjung                                        Banjar
                                                                                                              Kumai                            Mekar        Pare-
                                                                           Pandan                                         Masin
                                                                                                             Samuda                  Batu      Putih        Pare
                                                                                                                               Salui licin

                                                             Panjang    Tanjung Priok


                                                                                                                   Tanjung Perak
                                                             Banten
                                                                                          Tegal          Gresik
                                                            Banten         Cirebon
                                REGIONAL II                                                Tanjung Emas                    Kalianget
                                                                                                                                Tanjung Wangi      Bima        Labuan
                                                                                                                                             Badas             Bajo                Kalaba
                                                                                                   Tanjung
                                                                                                  Tembaga      Pasuruan                                                      Maumere
                                                                                                                          Sanur Benda        Lembar                  Ende

                                                                                                        REGIONAL
                                                                                                          Panunukan III                                             Waingapu

                                                                                                                                                                                      Ten
                                                                                                                                                                                      Ku


                           Regional I                                      Regional II
                           Region I                                        Region II


                           Alamat | Address :                              Alamat | Address:
                           Jl. Lingkar Pelabuhan No. 1                     Jl. Raya Pelabuhan No. 9
                           Belawan, Medan 20411                            Tanjung Priok, Jakarta Utara
                                                                           14310

                           13 cabang | branches                            12 cabang | branches
                           15 kawasan | areas                              20 kawasan | areas




48      Sustainability Report 2025
        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 49
                         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                      TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
                         Creating Sustainable Social Value                           Green Environmental Transformation




                                      REGIONAL IV
        Nunukan
       Tarakan                                                     Likupang
Tanjung Radep                    Tolitoli          Manado
       Sagatta                                                     Bitung
   Bontang
 Samarinda                                             Gorontalo                                   Sorong
                              Pantoloan                                                                       Manowari     Biak
             Balik
             Papan

                                                                                        Ambon New
uala                                                                                                                                  Jayapura
                                                                                        Port
puas
                                                                                                 Faktak
         Mekar       Pare-                             Kendari                      Ambon
Batu     Putih       Pare
icin




ng Wangi      Bima      Labuan
        Badas           Bajo                Kalabahi


da                                    Maumere
       Lembar                 Ende
                             Waingapu

                                               Tenau
                                               Kupang


                                                          Regional III                            Regional IV
                                                          Region III                              Region IV


                                                          Alamat | Address:                       Alamat | Address:
                                                          Jl. Perak Timur No. 620                 Jl. Soekarno No. 1 Makassar
                                                          Surabaya                                90173



                                                          20 cabang | branches                    22 cabang | branches
                                                          25 kawasan | areas                      35 kawasan | areas




                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025    49
                                                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 50
     Accelerating Sustainable Port and Maritime     TENTANG PELINDO            TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain            About Pelindo              Sustainability Governance




     Struktur Grup Pelindo
     Pelindo Group Structure


                                                  PT Pelabuhan Indonesia (Persero)




                                                                            MKO MTKI




50   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 51
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value        Green Environmental Transformation




                                            RUKINDO          DREDGIG SOLUTION




                                                      Klaster Petikemas | Container Cluster
                                                      Klaster Non-Peti Kemas | Non-Container Cluster
                                                      Klaster Logistik | Logistic Cluster
                                                      Klaster Marine | Marine Cluster
                                                      Bisnis Lain/Nonklaster | Other Business/Non-Cluster
                                                      Perusahaan Terafiliasi | Affiliated Companies



                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025    51
                                                                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 52
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                                TENTANG PELINDO                               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                       About Pelindo                                 Sustainability Governance




     KINERJA EKONOMI
     Economic Performance


     Pencapaian Ekonomi [SEOJK F.2]                                               Economic Achievement [SEOJK F.2]
     Pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan telah                                 Strong economic growth was achieved throughout 2025
     berhasil diraih selama tahun 2025 sebagai hasil dari                         as a result of optimal operational performance, with the
     kinerja operasional yang optimal. Perbandingan antara                        comparison between established targets and actual
     target yang ditetapkan dengan realisasi di lapangan                          realization exceeding 80%, reflecting the effectiveness of
     berada di atas 80%, yang menggambarkan efektivitas                           Pelindo’s strategic initiatives.
     strategi yang dilakukan Pelindo.


                                                 Target dan Kinerja Ekonomi (Rp Miliar)
                                             Economic Targets and Performance (Rp Billion)

                                                2025                                       2024                                       2023
            Indikator
             Indicator            Target       Kinerja                                     Kinerja                                   Kinerja
                                                                 %            Target                         %         Target                          %
                                  Target     Performance                                 Performance                               Performance
      Laba Rugi
      Profit or Loss
      Pendapatan Usaha
                                   33.623           36.728      109,23         32.294         34.833       107,87        31.819          33.916     106,59
      Operating Revenue
      Beban Usaha
                                  (26.573)        (28.589)      107,59        (25.575)       (28.356)      110,87      (25.436)        (27.241)      107,10
      Operating Expenses
      Laba (Rugi) Usaha
      Operating Profit               7.050           7.456      105,75          6.718           6.287       93,58         6.384           6.986     109,43
      (Loss)
      Laba (Rugi) Sebelum
      Pajak
                                     4.737           5.825     122,97           4.086           4.611*    114,07*         4.966           5.123*     103.16*
      Profit (Loss) Before
      Tax
      Laba (Rugi) Bersih
                                    4.018           4.363     108,59           3.500           3.803     108,66          3.820           4.013     105,05
      Net Profit (Loss)
      Posisi Keuangan
      Financial Position
      Total Liabilitas
                                   69.434           75.697      109,02         62.916          77.321*    122,90*        64.786          71.500     110,36
      Total Liabilities
      Total Ekuitas
                                   52.915           50.357       95,17         50.064          50.187     100,25         47.290          46.841       99,05
      Total Equity
      Total Aset
                                 122.349         126.055      103,03      112.981           127.507* 112,86*          112.077         118.341      105,59
      Total Assets

     Keterangan:                                                                  Notes:
     * Penyajian kembali data pada tahun 2023 dan 2024 menyesuaikan Laporan       * Restatement of data in 2023 and 2024 adjusts the Financial Statements.
     Keuangan.




52   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 53
  MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                                TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
  Creating Sustainable Social Value                                     Green Environmental Transformation




                                                                   Data Operasional
                                                                   Operational Data

                                                                                                                                                Kecenderungan
    Jenis                                  2025                                   2024                                2023
               Satuan                                                                                                                              Tendency
  Kegiatan
                Unit              RKAP           Realisasi            RKAP             Realisasi             RKAP            Realisasi         RKAP          Realisasi
 Activity Type
                                  CWPB           Realization          CWPB             Realization           CWPB            Realization       CWPB          Realization
        1                2           3                 4                 5                   6                  7                  8              91            102

                  Call               329.951           369.813           310.880            318.623   3
                                                                                                                 301.941            303.107            112              116
Arus Kapal3
Ship Traffic
                  GT          1.418.693.782      1.422.887.719 1.382.150.789 1.402.921.7003 1.248.499.373                    1.283.561.176             100              101

                  Box            14.328.944         14.875.783        13.676.893          14.298.480         13.730.728         13.573.959             104              104
Peti Kemas4
Container
                  TEUs           18.809.458         19.785.539        17.778.740          18.807.089         17.664.908         17.657.327             105              105

                  Ton           191.308.318        195.168.554      174.921.068          201.182.095        161.463.719        169.853.408             102               97

Barang Non- m3                     7.004.316         6.461.240         6.127.295            6.927.648         5.240.976          6.575.384              92               93
Peti Kemas
Non-          Unit                2.853.324           3.069.156        2.812.954           2.873.887          2.305.341          2.648.979             108              107
Containerized
Goods         MMBTU              13.445.033         15.943.575        12.760.000          13.971.183          8.760.000         13.188.848             119              114

                  Ekor              645.277             787.682          721.430              739.717           533.205            563.244             122              106

Penumpang         Orang
                                 19.807.428         20.434.569        18.053.456          19.443.897         13.466.830         18.050.932             103              105
Passenger         People

Keterangan:                                                                        Notes:
1
  Angka didapat dengan menggunakan perhitungan kolom 4 (realisasi tahun            1
                                                                                     The figure is obtained by dividing column 4 (2025 actual) by column 3 (RKAP/
  2025) dibagi dengan kolom 3 (RKAP).                                                Budget).
2
  Angka didapat dengan menggunakan perhitungan kolom 4 (realisasi tahun            2
                                                                                     The figure is obtained by dividing column 4 (2025 actual) by column 9.
  2025) dibagi dengan kolom 9.
3
  Terdapat penyajian data kembali pada realisasi 2024 dikarenakan adanya           3
                                                                                       Data for the 2024 actual has been restated due to changes in ship traffic
  perubahan standarisasi pencatatan arus kapal pada tahun 2025. Realisasi              recording standards in 2025. Ship traffic in Units increased by 16.07% and
  arus kapal dalam satuan Unit mengalami peningkatan sebesar 16,07% dan                in GT (Gross Tonnage) increased by 1.42% compared to the previous year.
  dalam satuan GT mengalami peningkatan sebesar 1,42% dibandingkan                     This growth was driven by an increase in coal-carrying vessel calls at Special
  tahun sebelumnya. Peningkatan ini dikarenakan meningkatnya kunjungan                 Terminals and Ship-to-Ship (STS) locations in Balikpapan and Samarinda, as
  kapal bermuatan batu bara pada lokasi Terminal Khusus dan Ship to Ship               well as a partnership in Pekanbaru for pilotage services in the Siak Bridge
  (STS) di Balikpapan dan Samarinda, serta adanya kerjasama di Pekanbaru               area and Futong Special Terminal. Additionally, the increase was supported
  untuk layanan pemanduan kapal di wilayah Jembatan Siak dan Terminal Khusus           by higher container vessel calls at Tanjung Priok, Tanjung Perak, and Tanjung
  Futong. Peningkatan ini juga disebabkan oleh peningkatan kunjungan kapal peti        Emas following extra calls and new route additions by shipping lines.
  kemas di Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Tanjung Emas akibat adanya extra
  call dan penambahan rute dari perusahaan pelayaran.
4
  Realisasi arus peti kemas dalam satuan Box mengalami peningkatan                 4
                                                                                       Container traffic in Boxes increased by 4.04% and in TEUs increased by
  sebesar 4,04% dan dalam satuan TEUs mengalami peningkatan sebesar                    5.20% compared to the previous year, resulting from extra calls and new
  5,20% dibandingkan tahun sebelumnya akibat adanya extra call maupun                  container vessel routes at Tanjung Priok, Tanjung Perak, and Tanjung Emas.
  penambahan rute kapal peti kemas di Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan
  Tanjung Emas.

                                  Target dan Kinerja Proyek Keuangan Berkelanjutan [SEOJK F.3]
                                   Targets and Performance of Sustainable Finance Projects

                                                                  2025***                                 2024**                              2023*

                Jenis Kegiatan
                Type of Activity                           RKAP         Realisasi                RKAP         Realisasi             RKAP            Realisasi
                                                           CWPB         Realization              CWPB         Realization           CWPB            Realization

 Sustainability Budget Tagging (Rp Miliar)
                                                              4.516               2.202             3.964              2.848              3.722               1.431
 Sustainability Budget Tagging (Rp Billion)

Keterangan :                                                                       Notes:
* Investasi pada tahun 2023 melingkupi 116 investasi di seluruh anak               * Investment in 2023 comprised 116 investments across all Pelindo
perusahaan Pelindo.                                                                subsidiaries.
** Investasi pada tahun 2024 melingkupi 251 investasi di seluruh anak              ** Investment in 2024 comprised 251 investments across all Pelindo
perusahaan Pelindo.                                                                subsidiaries.
*** Investasi pada tahun 2025 melingkupi 271 investasi di seluruh anak             *** Investment in 2025 comprised 271 investments across all Pelindo
perusahaan Pelindo.                                                                subsidiaries.

Peningkatan kinerja proyek keuangan berkelanjutan                                  The 110% increase in sustainable finance project
sebesar 110% menunjukkan penguatan komitmen                                        performance highlights Pelindo’s commitment to
Pelindo terhadap integrasi prinsip LST ke dalam                                    integrating environment, social, and environment (ESG)
strategi pendanaan jangka panjang guna mendukung                                   principles into its long-term financing strategy, supporting
pengelolaan portofolio investasi yang bertanggung                                  responsible investment portfolio management.
jawab.
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025                      53
                                                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 54
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                                 TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                        About Pelindo                                  Sustainability Governance




                              Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp Miliar) [GRI 201-1]
                                      Economic Value Generated and Distributed (Rp Billion)

                                Uraian
                                                                                   2025                          2024                          2023
                               Description
      Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
      Economic Value Generated

      Pendapatan Operasi | Operating Revenue                                              35.483                        32.527*                       31.018

      Pendapatan Konstruksi | Construction Revenue                                          1.225                         2.153                        2.898

      Pendapatan (Beban Operasi Lainnya)
                                                                                            (681)                         (191)*                         311
      Revenue (Other Operating Expenses)

      Pendapatan Keuangan | Finance Income                                                    900                           839                          627

      Bagian Laba Entitas Asosiasi | Share of Profit from
                                                                                              433                           541                          370
      Associates
      Total Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                                         37.380                        36.023*                     335.224
      Total Economic Value Generated
      Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
      Economic Value Distributed

      Beban Operasi | Operating Expenses                                                  20.882                        19.762*                       18.542**

      Gaji dan Remunerasi Karyawan | Employee Salaries and
                                                                                            9.242                         8.136                         7.571
      Remuneration

      Beban Konstruksi | Construction Expenses                                              1.241                         2.234*                       2.898

      Beban Keuangan | Finance Expenses                                                     2.966                         3.005                        2.860

      Beban Pajak Final | Final Tax Expenses                                                  731                           680                          515

      Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Badan | Corporate
                                                                                              731                           178                          595
      Income Tax Benefit (Expense)

      Dividen | Dividends                                                                   1.788                          1.152*                       1.454**

      Investasi Sosial TJSL BUMN
                                                                                              126                           150                          152
      Social Investment SOEs CSR
      Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                                          37.707                       35.297*                       34.587**
      Total Economic Value Distributed
      Nilai Ekonomi yang Ditahan***
                                                                                           (347)                           726*                          637**
      Economic Value Retained

     Keterangan                                                                   Notes:
     * Penyajian kembali data pada tahun 2024 menyesuaikan Laporan Keuangan.      * Restatement of 2024 data to align with the Financial Statements.
     ** Penyajian kembali data pada tahun 2023 menyesuaikan Laporan Keuangan.     ** Restatement of 2023 data to align with the Financial Statements.
     *** Angka ini tidak berkaitan dengan laba rugi pada laporan keuangan         *** This figure does not relate to the profit or loss in the Company’s financial
     Perseroan.                                                                   statements.



     Selama periode tahun 2025, Pelindo tidak menerima                            During 2025, Pelindo did not receive any financial
     bantuan finansial, insentif pajak, maupun bentuk                             assistance, tax incentives, or other forms of government
     dukungan subsidi lainnya dari pemerintah. Seluruh                            subsidies. All operational activities and financing were
     kegiatan operasional dan pendanaan dijalankan                                managed independently, without any allocation of public
     secara mandiri tanpa melibatkan alokasi dana publik                          funds or fiscal relief facilities from state authorities. This
     atau fasilitas keringanan fiskal dari otoritas negara. Hal                   reflects the Company's full financial independence
     ini menunjukkan kemandirian finansial yang terjaga                           maintained throughout the reporting year. [GRI 3-3, 201-4]
     sepenuhnya sepanjang tahun pelaporan tersebut.
     [GRI 3-3, 201-4]




54   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 55
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                            Green Environmental Transformation




Pengelolaan Perpajakan [GRI 207-1, 207-2,                              Tax Management [GRI 207-1, 207-2, 207-3]
207-3]


Strategi perpajakan telah ditetapkan sebagai fondasi                   The tax strategy is a fundamental framework that ensures
utama untuk memastikan seluruh kewajiban dijalankan                    all obligations are fulfilled in compliance with applicable
memenuhi standar dan transparansi terhadap regulasi                    regulations and transparency standards. This strategic
yang berlaku. Dokumen strategi tersebut ditinjau serta                 document is reviewed and approved periodically by the
disetujui secara berkala oleh Direktur Keuangan setiap                 Director of Finance to establish its continued relevance
tahunnya guna menjamin relevansi pengelolaan pajak                     in line with business dynamics and changing government
terhadap dinamika bisnis dan perubahan kebijakan                       policies. [GRI 3-3]
pemerintah. [GRI 3-3]

Kepatuhan Pelindo terhadap pajak diperkuat melalui                     Pelindo’s tax compliance is strengthened through a
kerangka tata kelola di bawah pengawasan Group                         governance framework under the supervision of the
Layanan Keuangan dan Perpajakan yang secara                            Group Financial Services and Tax Division, which routinely
rutin mengidentifikasi, merencanakan, menghitung,                      performs tax identification, planning, calculation, and
melaporkan pajak, hingga memitigasi risiko fiskal melalui              reporting, while mitigating fiscal risks through internal
audit internal maupun sistem pelaporan pelanggaran.                    audits and whistleblowing system.

Acuan utama dalam menetapkan objek pajak Perseroan                     The determination of the Company’s tax objects refers
merujuk sepenuhnya pada peraturan perundang-                           to prevailing tax laws and other relevant regulatory
undangan perpajakan serta ketentuan regulasi relevan                   provisions, with coordination maintained with the Ministry
lainnya yang berlaku. Koordinasi secara aktif juga                     of SOEs, the Ministry of Transportation, Tax Service
dilakukan bersama Kementerian BUMN, Kementerian                        Offices, and Regional Tax and Retribution Agencies
Perhubungan, Kantor Pelayanan Pajak, hingga Badan                      to ensure the accuracy of state contributions and the
Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah guna menjamin                   consistent implementation of fiscal compliance across
ketepatan besaran kontribusi negara sekaligus                          Pelindo.
memastikan implementasi kepatuhan fiskal di seluruh
lingkungan Pelindo berjalan sesuai standar regulasi.


                                         Pembayaran Pajak dan PNBP (Rp Miliar)
                                   Tax and Non-Tax State Revenue Payments (Rp Billion)

                          Jenis Pajak
                                                                        2025                         2024                       2023
                          Type of Tax
 Pajak | Taxes

 Pajak Penghasilan (PPh) | Income Tax (PPh)                                    2.296,34                    2.933,24                2.706,85

 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas
 Barang Mewah (PPnBM)                                                          2.456,25                     2.327,24                   2.145,69
 Value Added Tax (VAT) and Luxury Goods Sales Tax (PPnBM)
 Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai
                                                                                    4,51                        4,92                      4,41
 Import/Export Duties, Excise, and Stamp Duty
 Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk
 Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2)
                                                                                 306,88                       254,16                    197,42
 Regional Taxes and Levies (PDRD), including Urban and
 Rural Land and Building Tax (PBB-P2)

 Total Kontribusi Pajak | Total Tax Contribution                             5.063,98                     5.519,56                5.054,37

 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
 Non-Tax State Revenue (PNBP)

 Dividen | Dividends                                                           1.700,77                     1.038,47                   1.377,20

 PNBP Lainnya | Non-Tax State Revenue (PNBP) and Others                        1.042,97                      910,18*                   838,13*

 Total Kontribusi kepada Negara (Pajak dan PNBP)
                                                                              7.807,71                    7.468,21                 7.269,70
 Total Contribution to the State (Taxes and PNBP)

Keterangan:                                                            Notes:
* Penyajian kembali data menyesuaikan Laporan Keuangan 2025            * Restatement of data adjust the 2025 Financial Report


                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025          55
                                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 56
2   Tata Kelola
    Keberlanjutan
    Sustainability Governance
Page 57

          
Page 58
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                        Sustianability Governance




     TATA KELOLA PERUSAHAAN
     Corporate Governance

     Pelindo berkomitmen untuk membangun fondasi tata             Pelindo is committed to strengthening a robust
     kelola yang kuat dalam menjalankan bisnis dengan             governance foundation in conducting its business
     menerapkan prinsip tata kelola yang baik (good               operations by upholding the principles of good corporate
     corporate governance/GCG) serta kepatuhan terhadap           governance (GCG) and ensuring compliance with
     hukum. Komitmen ini menjadi pilar bagi Perseroan dalam       applicable laws and regulations. This commitment
     menjalankan kegiatan operasional dan mengambil               serves as a key pillar guiding the Company’s operational
     keputusan strategis perusahaan. Penerapan GCG yang           activities and strategic decision-making processes.
     dilakukan secara konsisten diyakini mampu menciptakan        The consistent implementation of GCG is expected to
     nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, baik         enhance value creation for all stakeholders, both in the
     dalam jangka pendek maupun jangka panjang.                   short and long term



     Pedoman Penerapan Tata Kelola                                Governance Framework
     Dalam penerapan GCG, Pelindo berpedoman pada                 In implementing GCG, Pelindo refers to various applicable
     berbagai peraturan yang relevan, di antaranya:               laws and regulations, including:
     1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                   1. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies.
        Perseroan Terbatas.                                       2. Regulation of the Minister of SOEs No. PER-2/
     2. Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023                  MBU/03/2023 on Guidelines for Governance and
        tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi            Significant Corporate Actions of State-Owned
        Signifikan Badan Usaha Milik Negara.                          Enterprises.
     3. Anggaran Dasar Perusahaan beserta seluruh                 3. The Company’s Articles of Association and all
        perubahannya.                                                 amendments thereto.
     4. Peraturan internal yang berlaku di Perseroan,             4. Internal regulations applicable within the Company,
        mencakup:                                                     including:
        a. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia                   a. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
           (Persero)    No.    HK.01/27/11/2/TKPT/UTMA/                   Indonesia (Persero) No. HK.01/27/11/2/TKPT/
           PLND-23 tentang Pedoman Tata Laksana Kerja                     UTMA/PLND-23 on the Board Manual governing
           Hubungan Dewan Komisaris dan Direksi (Board                    the working procedures and relationship between
           Manual) PT Pelabuhan Indonesia (Persero).                      the Board of Commissioners and the Board of
                                                                          Directors.
        b. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia                   b. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
           (Persero) No. SK.01.01/13/12/4/TKPT/UTMA/                      Indonesia (Persero) No. SK.01.01/13/12/4/TKPT/
           PLND-23 tentang Pedoman Good Corporate                         UTMA/PLND-23 on Good Corporate Governance
           Governance di Lingkungan PT Pelabuhan                          Guidelines within PT Pelabuhan Indonesia
           Indonesia (Persero).                                           (Persero).
        c. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia                   c. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
           (Persero) No. HK/01/5/2/1/TKPT/UTMA/PLND-                      Indonesia (Persero) No. HK/01/5/2/1/TKPT/
           24 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi di               UTMA/PLND-24 on the Implementation of
           Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).                   Integrated Governance within PT Pelabuhan
                                                                          Indonesia (Persero).

     Seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dewan                 All stakeholders, including the Board of Commissioners,
     Komisaris, Direksi, pejabat perusahaan, karyawan, serta      Board of Directors, company officials, employees, and
     pihak terkait lainnya, diwajibkan untuk mematuhi seluruh     other relevant parties, are required to comply with these
     pedoman tersebut dan menjunjung tinggi etika bisnis.         guidelines and uphold the highest standards of business
     Keberhasilan dalam menerapkan GCG pada tahun 2025            ethics. The effective implementation of GCG in 2025 is
     dibuktikan dengan tidak terdapat denda atau sanksi           reflected in the absence of any fines or legal sanctions
     hukum terkait pelanggaran kepatuhan yang diterima oleh       related to compliance violations incurred by Pelindo.
     Pelindo.


58   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 59
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                                                             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                                                                  Green Environmental Transformation




Struktur Tata Kelola Perusahaan                                                                                           Corporate Governance Structure
[GRI 2-9]                                                                                                                 [GRI 2-9]


Struktur tata kelola Pelindo terdiri atas tiga organ utama,                                                               Pelindo’s governance structure comprises three main
yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan                                                                             governing bodies, namely the General Meeting of
Komisaris, dan Direksi. Sistem kepengurusan Perseroan                                                                     Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
berdasarkan pada sistem dua tingkat (two-tier system),                                                                    and the Board of Directors. The Company adopts a
yang menetapkan pembagian tugas yang jelas sesuai                                                                         two-tier system, which establishes a clear delineation
fungsinya masing-masing sebagaimana diamanatkan dalam                                                                     of roles and responsibilities in accordance with
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan guna                                                                      its Articles of Association and prevailing laws and
optimalisasi kinerja dan akuntabilitas.                                                                                   regulations, to support optimal performance and
                                                                                                                          accountability.

Struktur tata kelola yang disampaikan pada bagian ini                                                                     The governance structure presented in this section
didasarkan pada struktur tata kelola yang menjabat secara                                                                 reflects the composition effectively serving as of
efektif hingga akhir periode 2025 guna menjaga konsistensi                                                                the end of the 2025 reporting period to ensure
data kinerja tahunan, kecuali pada bagian Sambutan                                                                        consistency of annual performance data, except
Direktur Utama yang telah menggunakan struktur jabatan                                                                    for Message from the President Director, which
terbaru yang ditetapkan pada Februari 2026.                                                                               has adopted the latest organizational structure
                                                                                                                          established in February 2026.


                                                                             Struktur Organ Perusahaan
                                                                           Corporate Governance Structure



                                                                                                            Direktur Utama                                             Direksi
                                                                                                           President Director                                      Board of Director




                                     Direktur SDM & Umum                             Direktur Manajemen                                                             Direktur Pengembangan
                                                                                                                                             Direktur Komersial
                                      Director of Human        Direktur Operasi              Risiko                  Direktur Keuangan                                        Usaha               Direktur Teknik
                                                                                                                                                 Director of
                                         Resources and      Director of Operations      Director of Risk             Director of Finance                               Director of Business   Director of Engineering
                                                                                                                                                Commercial
                                         General Affairs                                Management                                                                        Development




                                                                                                                                                                                                                         Executive Director
                                                                                                                                                                                                                          Regional 1, 2, 3, 4
                                                                                                                                                                                                                        Executive Director of
                                                                                          Group Head                                                                                                                       Region 1, 2, 3, 4
                                      Group Head Strategi   Group Head Pelayanan                                                                                                               Group Head Fasilitas
             Group Head Satuan                                                       Manajemen Risiko, Tata         Group Head Akuntansi        Group Head            Group Head Strategi
                                             SDM                   Terminal                                                                                                                        Pelabuhan
             Pengawasan Intern                                                        Kelola & Kepatuhan                & Perpajakan            Pemasaran                 Korporasi &
                                     Group Head of Human    Group Head of Terminal                                                                                                             Group Head of Port
            Group Head of Internal                                                    Group Head of Risk               Group Head of           Group Head of         Pengembangan Bisnis
                                      Resources Strategy           Services                                                                                                                         Facilities
                    Audit                                                                Management,                Accounting & Taxation        Marketing               Group Head of
                                                                                        Governance &                                                                  Corporate Strategy &
                                                                                          Compliance                                                                 Business Development
                                         Group Head
                                       Pengelolaan SDM      Group Head Pelayanan                                                             Group Head Aliansi
          Group Head Sekretariat                                                                                         Group Head                                                           Group Head Peralatan
                                     Group Head of Human            Kapal                                                                          Bisnis
               Perusahaan                                                                                                Pengelolaan                                     Group Head                Pelabuhan
                                          Resources          Group Head of Vessel                                                              Group Head of
         Group Head of Corporate                                                      Group Head Hukum                    Keuangan                                    Manajemen Investasi      Group Head of Port
                                         Management                Services                                                                  Business Alliances
               Secretariat                                                            Group Head of Legal               Group Head of                                   Group Head of              Equipment
                                                                                                                           Financial                                      Investment
                                     Group Head Layanan                                                                 Management                                       Management
          Group Head Monitoring              SDM             Group Head Teknologi
                                                                                                                                                Group Head
          Evaluasi Perusahaan &      Group Head of Human           Informasi                                              Group Head                                     Group Head               Group Head
                                                                                                                                              Manajemen Aset
                  Inovasi             Resources Services         Group Head of        Group Head K3 dan                Perencanaan dan                               Manajemen Portofolio     Pengendalian Proyek
                                                                                                                                             Group Head of Asset
         Group Head of Corporate                            Information Technology    Sistem Manajemen               Performa Keuangan                                 Anak Perusahaan        Group Head of Project
                                                                                                                                                Management
          Evaluation Monitoring &                                                    Group Head of HSE and              Group Head of                                   Group Head of               Control
                Innovation                                                           Management System              Financial Planning and                            Subsidiary Portfolio
                                          Group Head                                                                     Performance                                    Management
                                          Pengadaan
                                         Group Head of
                                         Procurement                                                                                                                      Group Head
                                                                                                                                                                      Pengembangan SSC
                                                                                                                                                                       Group Head of SSC
                                                                                                                                                                         Development




                                                                                       Subholding
                                                                                                                           Anak
                                                                                                                   Perusahaan/Afiliasi
                                                                                                                      Bisnis Lainnya
                                                                                                                   Subsidiaries/Other
                                                                                                                    Business Affiliates




Keterangan | Notes:
Garis putus-putus | Dashed line                  : Garis Konfirmasi dan Penyampaian Informasi | Reporting and Information Flow
Garis lurus | Solid line		                       : Garis Koordinasi dan Supervisi | Coordination and Supervisory Line




                                                                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025                                          59
                                                                                                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 60
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                           TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                             Sustianability Governance




     Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) [GRI 2-11]                    General Meeting of Shareholders (GMS) [GRI 2-11]

     RUPS berperan sebagai organ tertinggi dan wadah bagi           GMS serves as the highest governing body and a forum
     Pemegang Saham untuk mengambil keputusan penting               for Shareholders to make key decisions on matters whose
     yang hak dan kewenangannya tidak diberikan kepada              authority is not delegated to the Board of Commissioners
     Dewan Komisaris dan Direksi sesuai yang ditentukan             or the Board of Directors, in accordance with the
     dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-                  Company’s Articles of Association and prevailing laws
     undangan yang berlaku. RUPS terdiri dari RUPS Tahunan          and regulations. The GMS consists of the Annual General
     (RUPST) yang diadakan setiap tahun dan RUPS Luar               Meeting of Shareholders (AGMS), which is held annually,
     Biasa (RUPSLB) yang dilakukan setiap waktu sesuai              and the Extraordinary General Meeting of Shareholders
     dengan kebutuhan Perseroan.                                    (EGMS), which may be hold at any time as required by
                                                                    the Company.

     Hak Pemegang Saham                                             Shareholder Rights

     Dalam struktur kepemilikan saham, Pemerintah                   Within the Company’s shareholding structure, the
     Republik Indonesia merupakan pemegang saham                    Government of the Republic of Indonesia is the sole
     mayoritas dengan kepemilikan sebesar 100%, terdiri             and majority shareholder, holding 100% ownership,
     dari 1% Saham Seri A Dwiwarna dan 99% Saham Seri               comprising 1% Series A Dwiwarna Shares and 99% Series
     B. Kepemilikan saham Seri A Dwiwarna memberikan hak            B Shares. The ownership of Series A Dwiwarna Shares
     dan kewenangan khusus, seperti menyetujui keputusan            confers special rights and authorities, including approving
     dalam RUPS, mengusulkan calon anggota Direksi dan              resolutions at the GMS, proposing candidates for the
     Dewan Komisaris, mengajukan agenda RUPS, meminta               Board of Directors and the Board of Commissioners,
     dan mengakses data dan dokumen perusahaan sesuai               submitting GMS agenda items, requesting and accessing
     peraturan perundang-undangan, dan mengangkat dan               the Company’s data and documents in accordance with
     memberhentikan Direksi dan Dewan Komisaris.                    prevailing laws and regulations, as well as appointing and
                                                                    dismissing members of the Board of Directors and the
                                                                    Board of Commissioners.

     Dewan Komisaris [GRI 2-9]                                      Board of Commissioners [GRI 2-9]

     Dewan Komisaris bertanggung jawab mengawasi                    The Board of Commissioners is responsible for
     kebijakan kepengurusan dan memberi nasihat kepada              overseeing management policies and providing advice to
     Direksi. Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris             the Board of Directors. In carrying out its duties, the Board
     dibantu oleh organ pendukung, yaitu Sekretaris Dewan           of Commissioners is supported by several supporting
     Komisaris, Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen             organs, namely the Board of Commissioners Secretary,
     Risiko, dan Komite Nominasi dan Remunerasi. Komite             the Audit Committee, the Risk Management Monitoring
     Audit terdiri dari satu ketua independen, satu wakil ketua     Committee, and the Nomination and Remuneration
     independen, dan dua anggota, dengan komposisi 50%              Committee. The Audit Committee comprises one
     anggota bersifat independen dan memiliki keahlian di           independent Chair, one independent Vice Chair, and two
     industri perbankan, utilitas air, dan pertahanan negara.       members, with 50% of its members being independent
                                                                    and possessing expertise in the banking, water utilities,
                                                                    and national defense sectors.

     Direksi [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14]                      Board of Directors [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14]

     Direksi bertanggung jawab untuk memastikan                     The Board of Directors is responsible for ensuring the
     seluruh aktivitas pengelolaan Pelindo dan mengelola            overall management of Pelindo’s activities and overseeing
     kinerja operasional Perseroan, termasuk mengelola              the Company’s operational performance, including the
     dampak LST, serta mengembangkan, menyetujui,                   management of ESG impacts, as well as developing,
     dan memperbarui strategi ataupun tujuan terkait                approving, and updating strategies and objectives
     pembangunan berkelanjutan. Selain itu, Direksi juga            related to sustainable development. In addition, the
     meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan di           Board of Directors reviews and approves the information
     dalam laporan keberlanjutan, termasuk topik material           disclosed in the Sustainability Report, including
     yang dipilih. Dalam struktur tata kelola Perseroan,            the selected material topics. Within the Company’s



60   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 61
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                  TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                       Green Environmental Transformation




Direktur Utama berperan sebagai senior executive/                     governance structure, the President Director serves
highest governance body dalam pengambilan keputusan                   as the senior executive and the highest governance
strategis dan operasional.                                            body in strategic and operational decision-making.



Keberagaman dalam Komposisi                                           Diversity in the Composition of
Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 405-1]                               the Board of Commissioners and
                                                                      Board of Directors [GRI 405-1]

Pelindo mendorong keberagaman dalam komposisi                         Pelindo promotes diversity within its governance
badan tata kelola sebagai upaya untuk meningkatkan                    bodies as an effort to enhance objectivity, broaden
objektivitas, keluasan perspektif, dan kualitas                       perspectives, and strengthen the quality of decision-
pengambilan keputusan. Dengan komposisi Dewan                         making. With a diverse composition of the Board
Komisaris dan Direksi yang beragam, proses                            of Commissioners and the Board of Directors,
pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih                        decision-making processes are expected to become
komprehensif sehingga mampu menciptakan nilai                         more comprehensive, thereby contributing to value
tambah bagi kinerja operasional dan manajemen                         creation in the Company’s operational performance
Perseroan.                                                            and management.



                    Keberagaman Gender Direksi                                     Independensi Dewan Komisaris
                    Gender Diversity of the Board of                               Independence of the Board of
                    Directors                                                      Commissioners


                    14,3% (1                dari
                                           out of   7)                             50% (4               dari
                                                                                                        out of   6)
                    Direksi Perempuan                                              Komisaris Independen
                    Female Director                                                Independent Commissioners



                                  Komposisi Dewan Komisaris Perseroan
                            Composition of the Company's Board of Commissioners

                                                                                                    Jenis
    Nama            Jabatan                          Dasar Pengangkatan                                               Keahlian
                                                                                                   Kelamin
    Name            Position                         Basis of Appointment                                             Expertise
                                                                                                   Gender
Agus            Komisaris Utama/   Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-2/         Laki-laki     Ekonomi
Suhartono       Independen         MBU/01/2024 tanggal 3 Januari 2024                              Male          Economics
                President          Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-2/
                Commissioner /     MBU/01/2024 dated January 3, 2024
                Independent
Suntana         Wakil Komisaris    Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-308/       Laki-laki     Ilmu kepolisian
                Utama              MBU/12/2024 tanggal 17 Desember 2024                            Male          dan perhubungan
                Vice President     Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-308/                 Police Science
                Commissioner       MBU/12/2024 dated December 17, 2024                                           and Transportation
Andus           Komisaris          Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-2/         Laki-laki     Ekonomi dan Ilmu
Winarnono       Commissioner       MBU/01/2024 tanggal 3 Januari 2024                              Male          Hukum
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-2/                   Economics and
                                   MBU/01/2024 dated January 3, 2024                                             Law
Elwi Danil      Komisaris          Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-308/       Laki-laki     Hukum
                Commissioner       MBU/12/2024 tanggal 17 Desember 2024                            Male          Law
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-308/
                                   MBU/12/2024 dated December 17, 2024




                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025         61
                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 62
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO                                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo                                      Sustianability Governance




                                                                                                                Jenis
         Nama               Jabatan                            Dasar Pengangkatan                                                 Keahlian
                                                                                                               Kelamin
         Name               Position                           Basis of Appointment                                               Expertise
                                                                                                               Gender
      Rakhman           Komisaris            Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-308/        Laki-laki       Teknik Elektro dan
      Fuady             Independen           MBU/12/2024 tanggal 17 Desember 2024                             Male            Teknik Mesin
      Kurniawan         Independent          Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-308/                    Electrical
                        Commissioner         MBU/12/2024 dated December 17, 2024                                              Engineering
                                                                                                                              and Mechanical
                                                                                                                              Engineering
      Maximianus        Komisaris            Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-169/        Laki-laki       Akuntansi
      Puguh             Independen           MBU/06/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan              Male            Accounting
      Djiwanto          Independent          (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.025/
                        Commissioner         DI-DAM/DO/2025 tanggal 25 Juni 2025
                                             Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                                             169/MBU/06/2025 and Decree of the President Director of PT
                                             Danantara Asset Management (Persero) No. SK.025/DI-DAM/
                                             DO/2025 dated June 25, 2025

      Arief Poyuono     Komisaris            Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-            Laki-laki       Ekonomi dan Ilmu
                        Commissioner         265/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan          Male            Komunikasi
                                             (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.060/                           Economics and
                                             DI-DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025                                         Communication
                                             Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-                        Science
                                             265/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT
                                             Danantara Asset Management (Persero) No. SK.060/DI-DAM/
                                             DO/2025 dated September 19, 2025


      Ilhamsyah         Komisaris            Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-            Laki-laki       Akuntansi
                        Independen           265/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan          Male            Accounting
                        Independent          (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.060/
                        Commissioner         DI-DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025
                                             Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                                             265/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT
                                             Danantara Asset Management (Persero) No. SK.060/DI-DAM/
                                             DO/2025 dated September 19, 2025




                                                   Komposisi Direksi Perseroan
                                                Composition of the Board of Directors

                                                                                                               Jenis
        Nama              Jabatan                            Dasar Pengangkatan                                                   Keahlian
                                                                                                              Kelamin
        Name              Position                            Basis of Appointmen                                                 Expertise
                                                                                                              Gender
      Arif            Direktur Utama       Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-39/          Laki-laki        Teknik Sipil,
      Suhartono       President Director   MBU/02/2024 tanggal 16 Februari 2024                              Male             Infrastructure
                                           Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-39/                       Management,
                                           MBU/02/2024 dated February 16, 2024                                                dan Business
                                                                                                                              Administration
                                                                                                                              Civil Engineering,
                                                                                                                              Infrastructure
                                                                                                                              Management,
                                                                                                                              and Business
                                                                                                                              Administration

      Dwi Fatan       Direktur Sumber      Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-168/         Perempuan        Akuntansi
      Lilyana         Daya Manusia dan     MBU/06/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan               Female           Accounting
                      Umum                 (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.024/DI-
                      Director of Human    DAM/DO/2025 tanggal 25 Juni 2025
                      Resources and        Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                      General Affairs      168/MBU/06/2025 and Decree of the President Director of PT
                                           Danantara Asset Management (Persero) No. SK.024/DI-DAM/
                                           DO/2025 dated June 25, 2025




62   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 63
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                 TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                      Green Environmental Transformation




                                                                                                    Jenis
   Nama           Jabatan                           Dasar Pengangkatan                                             Keahlian
                                                                                                   Kelamin
   Name           Position                           Basis of Appointmen                                           Expertise
                                                                                                   Gender
Putut Sri     Direktur Operasi     Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-          Laki-laki    Ekonomi
Muljanto      (merangkap           264/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan        Male         Manajemen dan
              Plt. Direktur        (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.059/DI-                   Manajemen
              Pengembangan         DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025                                       Economic
              Usaha)               Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-                   Management and
              Director of          264/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT                  Management
              Operations           Danantara Asset Management (Persero) No. SK.059/DI-DAM/
              (concurrently        DO/2025 dated September 19, 2025
              serving as
              Acting Director
              of Business
              Development)

Boy           Direktur             Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-          Laki-laki    Teknik Sipil dan
Robyanto      Manajemen Risiko     264/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan        Male         Manajemen
              Director of Risk     (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.059/DI-                   Civil Engineering
              Management           DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025                                       and Managemen
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                                   264/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT
                                   Danantara Asset Management (Persero) No. SK.059/DI-DAM/
                                   DO/2025 dated September 19, 2025

Drajat        Direktur Komersial   Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-168/      Laki-laki    Teknik Sipil dan
Sulistyo      Director of          MBU/06/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan            Male         Logistik
              Commercial           (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.024/DI-                   Civil Engineering
                                   DAM/DO/2025 tanggal 25 Juni 2025                                            and Logistics
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                                   168/MBU/06/2025 and Decree of the President Director of PT
                                   Danantara Asset Management (Persero) No. SK.024/DI-DAM/
                                   DO/2025 dated June 25, 2025

Bachtiar      Direktur Keuangan    Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-          Laki-laki    Teknik
Soeria        Director of          264/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan        Male         Perminyakan
Atmadja       Finance              (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.059/DI-                   Petroleum
                                   DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025                                       Engineering
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-
                                   264/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT
                                   Danantara Asset Management (Persero) No. SK.059/DI-DAM/
                                   DO/2025 dated September 19, 2025

Muhammad      Direktur Teknik      Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-          Laki-laki    Teknik Elektro
Suriawan      Director of          264/MBU/09/2025 dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan        Male         dan Manajemen
Wakan         Engineering          (Persero) PT Danantara Asset Management Nomor: SK.059/DI-                   Keuangan
                                   DAM/DO/2025 tanggal 19 September 2025                                       Electrical
                                   Decree of the Minister of State-Owned Enterprises No. SK-                   Engineering
                                   264/MBU/09/2025 and Decree of the President Director of PT                  and Financial
                                   Danantara Asset Management (Persero) No. SK.059/DI-DAM/                     Management
                                   DO/2025 dated September 19, 2025




Pengembangan Kompetensi                           Sustainability-Related
Terkait Keberlanjutan [SEOJK E.2, F.1] [GRI 2-17] Competency Development [SEOJK E.2, F.1]
                                                                 [GRI 2-17]


Pengembangan kompetensi menjadi salah satu upaya                 Competency development represents a key strategic
strategis Perseroan dalam meningkatkan kinerja                   effort by the Company to enhance its sustainability
keberlanjutan. Pelindo menugaskan Dewan Komisaris,               performance. Pelindo assigns the Board of
Direksi, dan Departemen Corporate Sustainability                 Commissioners, the Board of Directors, and the Corporate
untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan               Sustainability Department to actively participate in
yang berkaitan dengan keberlanjutan. Pada tahun                  various sustainability-related initiatives. In 2025, a total of
2025, sebanyak delapan (8) Dewan Komisaris dan                   eight (8) members of the Board of Commissioners and
enam (6) Direksi telah mengikuti pelatihan di bidang             six (6) members of the Board of Directors participated in
keberlanjutan. Selain itu, karyawan juga dibekali                sustainability training programs. In addition, employees
pelatihan yang mencakup berbagai aspek keberlanjutan,            are equipped with training covering various sustainability


                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025    63
                                                                                                PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 64
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                     TENTANG PELINDO                               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                            About Pelindo                                 Sustianability Governance




     antara lain lingkungan, manajemen risiko, K3, keuangan             aspects, including environmental management, risk
     berkelanjutan, serta LST, yang diselenggarakan secara              management, OHS, sustainable finance, and ESG. These
     luring maupun daring.                                              programs are delivered through both offline and online
                                                                        formats.


                                                         Dewan Komisaris
                                                      Board of Commissioners

             Name                         Jabatan                               Materi Pelatihan                   Tanggal Pelatihan
             Name                         Position                               Training Topic                      Training Date
      Agus Suhartono       Komisaris Utama/Independen              Certified Anti-Fraud Governance               18-19 September 2025
                           President Commissioner/Independent      Certified Anti-Fraud Governance               September 18–19, 2025

      Suntana              Wakil Komisaris Utama                   Certified Anti-Fraud Governance               18-19 September 2025
                           Vice President Commissioner             Certified Anti-Fraud Governance               September 18–19, 2025

                                                                   Executive Program for Commissioners           30-31 Oktober 2025
                                                                   Executive Program for Commissioners           October 30–31, 2025

      Rakhman Fuady        Komisaris Independen                    Komisaris Profesional                         11-12 Juni 2025
      Kurniawan            Independent Commissioner                Professional Commissioner                     June 11–12, 2025

                                                                   Certified Anti-Fraud Governance               18-19 September 2025
                                                                   Certified Anti-Fraud Governance               September 18–19, 2025

                                                                   Executive Program for Commissioners           30-31 Oktober 2025
                                                                   Executive Program for Commissioners           October 30–31, 2025

      Arief Poyuono        Komisaris                               Executive Program for Commissioners           30-31 Oktober 2025
                           Commissioner                            Executive Program for Commissioners           October 30–31, 2025

      Ilhamsyah            Komisaris Independen                    Executive Program for Commissioners           30-31 Oktober 2025
                           Independent Commissioner                Executive Program for Commissioners           October 30–31, 2025

      Elwi Danil           Komisaris                               Certified Anti-Fraud Governance               18-19 September 2025
                           Commissioner                            Certified Anti-Fraud Governance               September 18–19, 2025

      Maximianus Puguh     Komisaris Independen                    Certified Anti-Fraud Governance               18-19 September 2025
      Djiwanto             Independent Commissioner                Certified Anti-Fraud Governance               September 18–19, 2025

                                                                   Executive Program for Commissioners           30-31 Oktober 2025
                                                                   Executive Program for Commissioners           October 30–31, 2025




                                                               Direksi
                                                          Board of Directors

              Nama                      Jabatan                              Materi Pelatihan                     Tanggal Pelatihan
              Name                      Position                              Training Topic                        Training Date
      Arif Suhartono        Direktur Utama                      Certified Anti-Fraud Governance                 18-19 September 2025
                            President Director                  Certified Anti-Fraud Governance                 September 18–19, 2025

      Putut Sri Muljanto    Direktur Operasi/Plt Direktur       Certified Anti-Fraud Governance                 18-19 September 2025
                            Pengembangan Usaha                  Certified Anti-Fraud Governance                 September 18–19, 2025
                            Director of Operations/Acting
                            Director of Business Development

      Dwi Fatan Lilyana     Direktur SDM & Umum                 IAF Asia Conference 2025                        3-4 September 2025
                            Director of Human Resources and     IAF Asia Conference 2025                        September 3–4, 2025
                            General Affairs

      Boy Robyanto          Direktur Manajemen Risiko           Certified Anti-Fraud Governance                 18-19 September 2025
                            Director of Risk Management         Certified Anti-Fraud Governance                 September 18–19, 2025

      Drajat Sulistyo       Direktur Komersial                  Certified Anti-Fraud Governance                 18-19 September 2025
                            Director of Commercial              Certified Anti-Fraud Governance                 September 18–19, 2025

      Muhammad Suriawan     Direktur Teknik                     Profesional Tata Kelola Risiko Berkualifikasi   21-22 November 2025
      Wakan                 Director of Engineering             Certified Risk Governance Professional          November 21–22, 2025




64   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 65
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                         TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                              Green Environmental Transformation




                                            Departemen Corporate Sustainability
                                            Corporate Sustainability Department

   Nama             Jabatan                                     Materi Pelatihan                                 Tanggal Pelatihan
   Name             Position                                     Training Topic                                    Training Date
Nosep Kristoro   Department           GRI Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                 11-13 Februari 2025
                 Head Corporate       GRI Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                 February 11–13, 2025
                 Sustainability
                 Department           Shaping the Future of ESG Disclosure: Emerging Trends and Best           18 Maret 2025
                 Head Corporate       Practices                                                                March 18, 2025
                 Sustainability       Shaping the Future of ESG Disclosure: Emerging Trends and Best
                                      Practices

                                      Green Skilling: Dari Sustainability Report ke ESG Excellence: Peran      19 Maret 2025
                                      Assurance AA1000 dalam ESG Rating                                        March 19, 2025
                                      Green Skilling: From Sustainability Reporting to ESG Excellence: The
                                      Role of AccountAbility AA1000 Assurance in ESG Ratings

                                      Indonesia Online Training on Ecological Mangrove Rehabilitation          27 Mei 2025
                                      Indonesia Online Training on Ecological Mangrove Rehabilitation          May 27, 2025

                                      IFRS S1&S2: Preparation for IFRS-based Sustainability Reporting          30 Juni 2025
                                      Workshop batch II                                                        June 30, 2025
                                      IFRS S1&S2: Preparation for IFRS-based Sustainability Reporting
                                      Workshop batch II

                                      International Seminar Sustainable Digital Economies: Innovation,         24 Juli 2025
                                      Ethics, and Environmental Impact                                         July 24, 2025
                                      International Seminar Sustainable Digital Economies: Innovation,
                                      Ethics, and Environmental Impact

                                      Port Without Fraud: Integrity-Driven Breakthroughs for Global            13 September 2025
                                      Competitiveness                                                          September 13, 2025
                                      Port Without Fraud: "Integrity-Driven Breakthroughs for Global
                                      Competitiveness

                                      A Guide the Essentials of Effective Sustainability Reporting             16 Oktober 2025
                                      A Guide the Essentials of Effective Sustainability Reporting             October 16, 2025

                                      Certified Sustainability Officer (CSO) Professional Training Programme   21-24 Oktober 2025
                                      Certified Sustainability Officer (CSO) Professional Training Programme   October 21–24, 2025

                                      Leadership Forum Vol. 10 : Beyond Survival : Leadership Resilience for   19 November 2025
                                      Sustainable Growth                                                       November 19, 2025
                                      Leadership Forum Vol. 10 : Beyond Survival : Leadership Resilience for
                                      Sustainable Growth

Ahmad Asyrafi    Senior Officer III   Pelatihan Laporan Keuangan Berkelanjutan Berbasiskan Environmental,      19 November 2025
                 Senior Officer III   Social, Governance (ESG)                                                 November 19, 2025
                                      Training on Sustainability Financial Reporting Based on Environmental,
                                      Social, and Governance (ESG)

Ali Makmuri      Junior Officer II    Penerapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) PSPK 1 dan            27-28 September 2025
                 Junior Officer II    PSPK 2 dalam Praktik Laporan ESG                                         September 27–28, 2025
                                      Implementation of Sustainability Disclosure Standards (SPK) – PSPK 1
                                      and PSPK 2 in ESG Reporting Practices

                                      A Guide the Essentials of Effective Sustainability Reporting             16 Oktober 2025
                                      A Guide the Essentials of Effective Sustainability Reporting             October 16, 2025

                                      Awareness Sistem Manajemen Terpadu                                       27 Oktober 2025
                                      Integrated Management System Awareness                                   October 27, 2025

                                      Pelatihan Laporan Keuangan Berkelanjutan Berbasiskan Environmental,      19 November 2025
                                      Social, Governance (ESG)                                                 November 19, 2025
                                      Training on Sustainability Financial Reporting Based on Environmental,
                                      Social, and Governance (ESG)

                                      Konservasi Lingkungan dan Keberlanjutan Pelabuhan                        21 Desember 2025
                                      Environmental Conservation and Port Sustainability                       December 21, 2025




                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    65
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 66
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO                              TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                                Sustianability Governance




          Nama           Jabatan                                 Materi Pelatihan                                  Tanggal Pelatihan
          Name           Position                                 Training Topic                                     Training Date
      Aurel           Sustainability    IFRS S1&S2: Preparation for IFRS-based Sustainability Reporting          30 Juni 2025
      Satyaning Ati   Analyst           Workshop batch II                                                        June 30, 2025
                      Sustainability    IFRS S1&S2: Preparation for IFRS-based Sustainability Reporting
                      Analyst           Workshop batch II

                                        Penerapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) PSPK 1 dan            27-28 September 2025
                                        PSPK 2 dalam Praktik Laporan ESG                                         September 27–28, 2025
                                        Implementation of Sustainability Disclosure Standards (SPK) – PSPK 1
                                        and PSPK 2 in ESG Reporting Practices

                                        Pelatihan Laporan Keuangan Berkelanjutan Berbasiskan Environmental,      19 November 2025
                                        Social, Governance (ESG)                                                 November 19, 2025
                                        Training on Sustainability Financial Reporting Based on Environmental,
                                        Social, and Governance (ESG)

                                        Awareness Sistem Manajemen Terpadu                                       27 Oktober 2025
                                        Integrated Management System Awareness                                   October 27, 2025




     Selain itu, pada tahun 2025, seluruh Dewan Komisaris                In addition, in 2025, all members of the Board of
     dan/atau Direksi mengadakan pertemuan khusus                        Commissioners and/or the Board of Directors held
     untuk membahas topik LST, di antaranya energi, inovasi              dedicated meetings to discuss ESG-related topics,
     dan teknologi, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,               including energy, innovation and technology, climate
     kesehatan dan keselamatan kerja, ketenagakerjaan,                   change mitigation and adaptation, occupational health
     hubungan dan pengembangan masyarakat, dan tata                      and safety, labor practices, community relations and
     kelola pengadaan keberlanjutan.                                     development, as well as sustainable procurement
                                                                         governance.



     Kebijakan dan Prosedur Nominasi                                     Nomination and Remuneration
     dan Remunerasi Dewan Komisaris                                      Policies and Procedures for the
     dan Direksi [GRI 2-10, 2-19, 2-20, 2-21]                            Board of Commissioners and Board
                                                                         of Directors [GRI 2-10, 2-19, 2-20, 2-21]
     Dewan Komisaris membentuk Komite Remunerasi                         The Board of Commissioners established the Nomination
     dan Nominasi untuk mendukung pelaksanaan                            and Remuneration Committee to support the execution
     tugas di bidang remunerasi dan nominasi anggota                     of its duties related to the nomination and remuneration
     Dewan Komisaris dan Direksi. Komite ini melakukan                   of members of the Board of Commissioners and the
     pemantauan, pengawasan, dan penilaian atas                          Board of Directors. The Committee conducts monitoring,
     kebijakan dan pelaksanaan nominasi dan remunerasi,                  oversight, and evaluation of nomination and remuneration
     serta memberikan masukan kepada Dewan Komisaris                     policies and their implementation, and provides
     mengenai pelaksanaan proses nominasi dan                            recommendations to the Board of Commissioners
     remunerasi.                                                         regarding the nomination and remuneration processes.




                                                  Komposisi Anggota Independen Komite
                                                  Nominasi dan Remunerasi
                                                  Composition of Independent Members of the
                                                  Nomination and Remuneration Committee

                                                  50% (2                dari
                                                                       out of   4)




66   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 67
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                        Green Environmental Transformation




                         Posisi di Komite
         Nama                                       Posisi di Pelindo                                 Keahlian
                          Position in the
         Name                                       Position at Pelindo                               Expertise
                           Committee
 Suntana                Ketua                Wakil Komisaris Utama               Kepolisian dan Transportasi
                        Chairman             Vice President Commissioner         Police Science and Transportation

 Arief Poyuono          Wakil Ketua          Komisaris                           Ekonomi dan Ilmu Komunikasi
                        Vice Chairman        Commissioner                        Economics and Communication Science

 Mahbub Junaedi         Anggota              Anggota Komite Nominasi dan         Akuntansi, Hukum Bisnis, dan Hukum Perdagangan
                        Member               Remunerasi                          Internasional
                                             Member of the Nomination and        Accounting, Business Law, and International Trade
                                             Remuneration Committee              Law
 Agus Pambagio          Anggota              Anggota Komite Nominasi dan         Teknologi Kimia Tekstil dan Manajemen Teknik
                        Member               Remunerasi                          Textile Chemical Technology and Engineering
                                             Member of the Nomination and        Management
                                             Remuneration Committee




Kebijakan dan Prosedur Nominasi                                   Nomination Policies and Procedures

Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi                  The appointment of members of the Board of
dilakukan melalui keputusan RUPS. Proses pengusulan               Commissioners and the Board of Directors is carried out
bakal calon dilakukan oleh Dewan Komisaris yang                   through resolutions of the GMS. The nomination process
dibantu oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Seluruh              is initiated by the Board of Commissioners, supported
calon Dewan Komisaris dan Direksi telah dinyatakan                by the Nomination and Remuneration Committee. All
memenuhi persyaratan materil, persyaratan formal, serta           candidates for the Board of Commissioners and the
dinyatakan lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).               Board of Directors are required to meet the substantive,
                                                                  formal, and other applicable requirements, and to have
                                                                  successfully passed the Fit and Proper Test.


                                                 Kriteria Calon Anggota Direksi
                                        Criteria for Candidates for the Board of Directors

 1.   Persyaratan Materil                                         1.   Substantive Requirements
      Mencakup       keahlian,    integritas,   kepemimpinan,          Include expertise, integrity, leadership, experience, honesty,
      pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan dedikasi yang         good conduct, and a strong commitment to advancing and
      tinggi untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.             developing the company.
 2. Persyaratan Formal                                            2. Formal Requirements
    a. Cakap melakukan perbuatan hukum.                              a. Legally competent.
    b. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan:                        b. Within the five years prior to appointment:
       • Tidak pernah dinyatakan pailit.                                • Has never been declared bankrupt.
       • Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau Dewan                • Has never been a member of the Board of Directors
          Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan                    or Board of Commissioners found guilty of causing
          perusahaan mengalami pailit.                                      the company to go bankrupt.
       • Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak                   • Has never been convicted of a criminal offense that
          pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau                    harmed state finances and/or was related to the
          yang berkaitan dengan sektor keuangan.                            financial sector.




                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025        67
                                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 68
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                                  Sustianability Governance




                                                    Kriteria Calon Anggota Direksi
                                           Criteria for Candidates for the Board of Directors

      3. Persyaratan Lainnya                                         3. Other Requirements
         a. Bukan pengurus partai politik dan calon anggota             a. Is not an official of a political party or a candidate for
            legislatif.                                                    the legislature.
         b. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada BUMN            b. Has not served as a member of the Board of Directors
            atau Anak Perusahaan yang bersangkutan selama dua              at the relevant SOE or Subsidiary for two consecutive
            periode.                                                       terms.
         c. Tidak sedang menduduki jabatan yang berdasarkan             c. Is not currently holding a position that, under applicable
            peraturan perundang-undangan dilarang untuk                    laws and regulations, is prohibited from being held
            dirangkap dengan jabatan anggota Direksi.                      concurrently with the position of Board member.
         d. Memiliki dedikasi dan menyediakan waktu sepenuhnya.         d. Is dedicated and able to commit full-time.
         e. Sehat jasmani dan rohani.
         f. Memiliki NPWP dan telah melaksanakan kewajiban                e. Is in good physical and mental health.
            membayar pajak selama dua tahun terakhir.                     f. Holds a Taxpayer Identification Number (NPWP) and
                                                                             has fulfilled tax payment obligations for the past two
                                                                             years.



                                              Kriteria Calon Anggota Dewan Komisaris
                                        Criteria for Candidates for the Board of Commissioners

      1.   Persyaratan Materil                                       1.   Substantive Requirements
           Mencakup integritas, dedikasi, memahami masalah                include integrity, dedication, an understanding of corporate
           manajemen perusahaan, memiliki pengetahuan yang                management issues, sufficient knowledge of the business
           memadai di bidang usaha, dan menyediakan waktu yang            sector, and the ability to devote sufficient time to performing
           cukup untuk melaksanakan tugas.                                duties.
      2. Persyaratan Formal                                          3. Formal Requirements
         a. Cakap melakukan perbuatan hukum.                            a. Legally competent.
         b. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan:                      b. Within the five years prior to appointment:
              •   Tidak pernah dinyatakan pailit.                             •   Has never been declared bankrupt.
              •   Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau Dewan             •   Has never been a member of the Board of Directors
                  Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan                  or Board of Commissioners found guilty of causing
                  perusahaan mengalami pailit.                                    the company to go bankrupt.
              •   Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak                •   Has never been convicted of a criminal offense that
                  pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau                  harmed state finances and/or was related to the
                  yang berkaitan dengan sektor keuangan.                          financial sector.
      4. Persyaratan Lainnya                                         5. Other Requirements
         a. Bukan pengurus partai politik dan calon anggota             a. Is not an official of a political party or a candidate for
            legislatif.                                                    legislative office.
         b. Tidak sedang menduduki jabatan yang berpotensi              b. Is not currently holding a position that could potentially
            menimbulkan benturan kepentingan.                              create a conflict of interest.
         c. Tidak menjawab sebagai anggota Dewan Komisaris/             c. Has not served as a member of the Board of
            Dewan Pengawas pada BUMN atau Dewan Komisaris                  Commissioners/Supervisory Board of a state-owned
            pada Anak Perusahaan yang bersangkutan selama dua              enterprise (BUMN) or the Board of Commissioners of
            periode.                                                       the relevant subsidiary for two consecutive terms.
                                                                        d. Is not currently holding a position that, under applicable
           d. Tidak sedang menduduki jabatan yang berdasarkan              laws and regulations, is prohibited from being held
              peraturan perundang-undangan dilarang untuk                  concurrently with the position of a member of the Board
              dirangkap dengan jabatan anggota Dewan Komisaris.            of Commissioners.
           e. Sehat jasmani dan rohani.                                 e. Is in good physical and mental health.
           f. Memiliki NPWP dan telah melaksanakan kewajiban            f. Possesses a Taxpayer Identification Number (NPWP)
              membayar pajak selama dua tahun terakhir.                    and has fulfilled tax payment obligations for the past
                                                                           two years.




68   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 69
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                     Green Environmental Transformation




Masa jabatan Dewan Komisaris dan Direksi selama 5               The term of office for members of the Board of
(lima) tahun terhitung sejak tanggal pengangkatan yang          Commissioners and the Board of Directors is 5 (five)
ditetapkan dan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk             years from the date of appointment, without prejudice to
memberhentikan sewaktu-waktu.                                   the right of the GMS to dismiss them at any time.

Kebijakan dan Prosedur Penetapan Remunerasi                     Remuneration Policies and Procedures

Pelindo memiliki prosedur penetapan remunerasi untuk            Pelindo’s remuneration procedures to provide
memberikan penghargaan sesuai dengan jabatan dan                compensation in line with roles and to incentivize the
insentif untuk mendorong pencapaian hasil kinerja yang          achievement of strong performance. The remuneration of
baik. Besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi            the Board of Commissioners and the Board of Directors
dilakukan dengan mempertimbangkan faktor skala                  is determined by taking into account factors such as the
usaha, faktor kompleksitas usaha, tingkat inflasi, kondisi      scale of operations, business complexity, inflation rate,
dan kemampuan keuangan Perseroan, dan faktor-faktor             the Company’s financial condition and capability, as well
lain yang relevan.                                              as other relevant considerations.




                                                                    Dewan Komisaris dibantu
                                        Pihak Ketiga               oleh Komite Nominasi dan
        Direksi                   (Konsultan Independen)                   Remunerasi                            RUPS
                                                                  The Board of Commissioners is
    Board of Directors                   Third Party
                                                                  assisted by the Nomination and                 GMS
                                  (Independent Consultant)           Remuneration Committee

             1                              2                                  3                                   4

  Pengusulan remunerasi           Meninjau remunerasi                  Menelaah dan                         Menyetujui dan
     berdasarkan studi              Direktur Utama               mengevaluasi kebijakan                menetapkan remunerasi
    kelayakan dan hasil              Reviewing the               remunerasi berdasarkan                 Dewan Komisaris dan
          kinerja                 remuneration of the           hasil telaah dari konsultan                     Direksi
 Proposing remuneration            President Director           Reviewing and evaluating                    Approving and
 based on feasibility study                                          the remuneration                       determining the
 and performance results                                            policy based on the                  remuneration for the
                                                                  review results from the              Board of Commissioners
                                                                         consultant                    and the Board of Director




Pelindo memberikan remunerasi kepada Dewan                      Pelindo provides remuneration to the Board of
Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan ketentuan            Commissioners and the Board of Directors in accordance
remunerasi yang berlaku. Struktur remunerasi Dewan              with applicable remuneration regulations. The
Komisaris dan Direksi terdiri dari Honorarium/Gaji,             remuneration structure for the Board of Commissioners
Tunjangan, dan Fasilitas. Perseroan juga mengatur               and the Board of Directors consists of honoraria/
pencapaian       aspek      LST/keberlanjutan   sebagai         salaries, allowances, and benefits. The Company also
indikator dalam penentuan remunerasi. Indikator yang            incorporates the achievement of ESG/sustainability
diperhitungkan mencakup implementasi teknologi                  aspects as indicators in determining remuneration. The
ramah lingkungan di pelabuhan, peningkatan TKDN,                indicators considered include the implementation of
relaisasi PMN, rasio talenta muda dan wanita,                   environmentally friendly technology at ports, an increase
penyehatan dana pensiun, serta pemerolehan ESG                  in the Local Content Ratio (TKDN), the realization of State
Rating. Dengan struktur remunerasi tersebut, Direktur           Capital Injections (PMN), the ratio of young and female
Utama menerima remunerasi sebesar Rp5,5 miliar,                 talent, the strengthening of pension funds, and the
anggota Direksi menerima rata-rata remunerasi sebesar           attainment of an ESG Rating. Under this remuneration
Rp3,3 miliar, serta rata-rata remunerasi Dewan Komisaris        structure, the President Director receives remuneration
sebesar Rp2,5 miliar. Sehingga, nilai tengah remunerasi         of Rp5.5 billion, members of the Board of Directors


                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    69
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 70
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                        Sustianability Governance




     karyawan selama setahun dibandingkan individu dengan         receive an average remuneration of Rp3.3 billion, and the
     remunerasi tertinggi (Direktur Utama) mencapai rasio         average remuneration for the Board of Commissioners
     1:16.                                                        is Rp2.5 billion. Consequently, the median employee
                                                                  remuneration over a year compared to the individual
                                                                  with the highest remuneration (the President Director)
                                                                  reaches a ratio of 1:16.

     Informasi lebih rinci mengenai struktur, jumlah nominal,     More detailed information regarding the structure, total
     dan komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi,         amount, and components of the remuneration for the Board
     termasuk pengungkapan remunerasi individual Direksi          of Commissioners and the Board of Directors, including
     dapat dilihat pada Laporan Tahunan PT Pelabuhan              disclosures of individual Directors’ remuneration, can be
     Indonesia (Persero). Sebagai bagian dari konsistensi         found in the Annual Report of PT Pelabuhan Indonesia
     keterbukaan informasi, Laporan Keberlanjutan ini             (Persero). As part of our commitment to consistent
     merujuk dan selaras dengan pengungkapan tersebut.            transparency, this Sustainability Report references and
     [GRI 2-21]                                                   aligns with those disclosures. [GRI 2-21]



     Evaluasi Kinerja [GRI 2-18]                                  Performance Evaluation [GRI 2-18]
     Pelindo menetapkan mekanisme evaluasi kinerja Dewan          Pelindo has established a performance evaluation
     Komisaris dan Direksi untuk memastikan efektivitas tata      mechanism for the Board of Commissioners and
     kelola perusahaan. Proses evaluasi Dewan Komisaris           the Board of Directors to ensure the effectiveness of
     dilakukan    melalui    mekanisme      self-assessment       corporate governance. The evaluation process for the
     berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Evaluasi ini     Board of Commissioners is conducted through a self-
     ditujukan untuk mengukur kapasitas Dewan Komisaris           assessment mechanism based on established criteria.
     dalam mempertahankan kinerja tinggi, memastikan              This evaluation is intended to measure the Board of
     kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga relevansi         Commissioners’ capacity to maintain high performance,
     fungsi pengawasan terhadap kebutuhan Perseroan yang          ensure regulatory compliance, and ensure that its
     terus berkembang.                                            oversight functions remain relevant to the Company’s
                                                                  evolving needs.

     Evaluasi kinerja Direksi dilaksanakan oleh Dewan             The evaluation of the Board of Directors’ performance
     Komisaris dan laporan kinerja Direksi kemudian               is conducted by the Board of Commissioners, and the
     disampaikan kepada pemegang saham melalui RUPS.              Board of Directors’ performance report is subsequently
     Selain itu, penilaian KPI Direksi secara kolegial turut      presented to shareholders through the General Meeting
     diselaraskan dengan hasil audit atas Laporan Keuangan        of Shareholders (GMS). Additionally, the collective
     Perseroan yang dilakukan oleh auditor eksternal.             assessment of the Board of Directors’ KPIs is aligned
                                                                  with the results of the audit of the Company’s Financial
                                                                  Statements conducted by external auditors.

     Sejumlah KPI yang berkaitan dengan aspek                     Several KPI incorporate sustainability aspects,
     keberlanjutan, antara lain implementasi teknologi            including the implementation of environmentally friendly
     ramah lingkungan di pelabuhan, peningkatan Tingkat           technologies at ports, the increase in the Domestic
     Komponen Dalam Negeri (TKDN), realisasi Penyertaan           Component Level, the realization of State Capital
     Modal Negara (PMN), rasio talenta muda dan wanita,           Injection, the proportion of young talent and women,
     penyehatan Dana Pensiun, serta pemerolehan ESG               the improvement of pension fund performance, and the
     Rating yang mencakup emisi GRK.                              achievement of ESG ratings, including GHG emissions.




70   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 71
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                                     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                                          Green Environmental Transformation




TATA KELOLA KEBERLANJUTAN                                                                                                                 [GRI 2-24]

Sustainability Governance

Di tengah industri kepelabuhanan yang makin                                            Amid the increasing complexity of the port industry,
kompleks, Pelindo menghadapi berbagai tantangan                                        Pelindo encounters a range of sustainability challenges,
keberlanjutan, termasuk adaptasi terhadap perubahan                                    including adapting to climate change, managing
iklim, pengelolaan dampak lingkungan di kawasan                                        environmental impacts in coastal areas, and advancing
pesisir, serta kebutuhan akan inovasi dalam praktik                                    innovation in environmentally friendly and competitive
operasional yang ramah lingkungan dan berdaya                                          operational practices. In response, Pelindo established
saing. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pelindo                                      a sustainability governance structure that involves
membentuk struktur tata kelola keberlanjutan dengan                                    various strategic units and functions. This structure is
melibatkan berbagai unit dan fungsi strategis. Struktur                                designed to ensure that ESG aspects are managed
ini dirancang untuk memastikan pengelolaan aspek                                       effectively, in a coordinated manner, and aligned with the
LST berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan selaras                                Company’s policy direction. At the same time, significant
dengan arah kebijakan perusahaan. Pada saat yang                                       sustainability opportunities continue to emerge through
sama, berbagai peluang keberlanjutan terbuka                                           the development of inclusive initiatives that support
lebar melalui pengembangan inisiatif inklusif yang                                     sustainable business growth and enhance value for
mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan                                         stakeholders.
peningkatan nilai bagi pemangku kepentingan.


                                                      Direksi                                                             Komite Pengarah
                                           Board of Directors (Associate)                                                Steering Committee
                                                                                     Pimpinan Komite
                Board                         Wakil Direktur Utama
                                                Direktur Keuangan
                                                                                        Chairman                         Direktur Pengelola
                                                                                                                      Direktur SDM dan Umum
              Committee                          Direktur Strategi                   Direktur Utama                       Direktur Investasi
                                              Vice President Director               President Director                   Managing Director
                                                 Director of Finance                                               Director of HR and General Affairs
                                                Director of Strategy                                                    Director of Investment



                                                                                      Sekretariat Komite | Committee Secretariat
                                                                        Dept. Head Corporate Sustainability | Dept. Head of Corporate Sustainability



                                               Sustainability, ESG, and CSR Committee
                                                                                                                    Anggota Inti (Core Member)
                                                                                                                         Core Members
                                                                    Ketua Tim (Team Leader)
                 Anggota Utama (Principal Member)                                                            • GH Strategi Korporasi & Inovasi
                                                                          Team Leader
                        Principal Members                                                                    • GH Teknologi, Informasi & Komunikasi
                                                                                                             • GH Layanan SDM
                                                             • Executive Director 1–4
                                                                                                             • GH Pengelolaan SDM
                                                             • Direktur Utama SPTP
               • Sekretaris Perusahaan                                                                       • GH Strategi SDM
                                                             • Direktur Utama SPMT
               • GH K3 & Sistem Manajemen                                                                    • GH Transformasi Korporasi dan Man.
                                                             • Direktur Utama SPJM
               • GH Manajemen Risiko, Tata                                                                     Program
                                                             • Direktur Utama RPLM
                 Kelola dan Kepatuhan                                                                        • GH Akuntansi
                                                             • Direktur Utama JICT
               • GH Peralatan Pelabuhan                                                                      • GH Pelayanan Terminal
                                                             • GM Koja
               • GH Fasilitas Pelabuhan                                                                      • GH for Corporate Strategy & Innovation
                                                             • Executive Director 1–4
               • Corporate Secretary                                                                         • GH for Technology, Information &
                                                             • President Director of SPT
               • GH for Occupational Health & Safety                                                           Communication
                                                             • President Director of SPMT
                 and Management Systems                                                                      • GH for HR Services
                                                             • President Director of SPJM
               • GH for Risk Management,                                                                     • GH for HR Management
                                                             • President Director of RPLM
               • GH for Port Equipment                                                                       • GH for HR Strategy
                                                             • President Director of JICT
               • GH for Port Facilities                                                                      • GH for Corporate Transformation and
                                                             • GM of Koja
                                                                                                               Program Management
                                                                                                             • GH for Accounting
                                                                                                             • GH for Terminal Services




                                           Sustainability, ESG, and CSR Working Group
                                                  K3
                    Emisi                                                      HAM                   Etika & Kepatuhan                 Konsumen
                                          Occupational Health
                   Emissions                                                Human Rights             Ethics & Compliance               Consumers
                                               & Safety


                                                                           Hubungan                                                 Operasional yang
                  Konservasi                   SDM                                                    Standardisasi & IT
                                                                     Pemangku Kepentingan                                                  Adil
                 Conservation              Human Resources                                           Standardization & IT
                                                                     Stakeholder Engagement                                          Fair Operations




                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    71
                                                                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 72
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                          TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                            Sustianability Governance




     Dalam mengelola kinerja keberlanjutan, Direksi                   In managing sustainability performance, the Board of
     bertanggung jawab mengawasi isu perubahan iklim                  Directors is responsible for overseeing climate change
     dan keberlanjutan dari proses perumusan kebijakan                and sustainability matters, from policy formulation
     hingga evaluasi kinerja. Pengawasan dan evaluasi kinerja         through to performance evaluation. Oversight and
     dilakukan secara berkala melalui forum internal, seperti         performance reviews are conducted on a regular basis
     rapat rutin, Pelindo Forum, dan General Manager Forum.           through internal forums, including routine meetings, the
     Hasil evaluasi tersebut selanjutnya digunakan sebagai            Pelindo Forum, and the General Manager Forum. The
     acuan dalam penetapan KPI Direksi.                               results of these evaluations are subsequently used as a
                                                                      reference in determining the Board of Directors’ KPI.

     Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Direksi dibantu             In carrying out its responsibilities, the Board of Directors
     oleh Departemen Corporate Sustainability. Selanjutnya,           is assisted by the Corporate Sustainability Department.
     Departemen Corporate Sustainability menyampaikan                 Furthermore, the Corporate Sustainability Department
     laporan kinerja keberlanjutan kepada Direksi pada                submits sustainability performance reports to the Board
     Business Performance Review setiap triwulan dan                  of Directors during the quarterly Business Performance
     rapat tinjauan manajemen setiap setahun sekali untuk             Review and the annual management review meeting to
     mengawasi pengelolaan dampak dan mengevaluasi                    monitor the management of impacts and evaluate its
     efektivitasnya. Adapun tugas dan wewenang Departemen             effectiveness. The duties and authorities of the Corporate
     Corporate Sustainability, di antaranya: [SEOJK E.1] [GRI 2-12,   Sustainability Department include: [SEOJK E.1] [GRI 2-12,
     2-13]                                                            2-13]
     1. Menyusun usulan konsep dan strategi yang terkait              1. Developing proposed concepts and strategies
         dengan keberlanjutan untuk dikoordinasikan dengan               related to sustainability, to be coordinated with
         fungsi-fungsi terkait.                                          relevant functions.
     2. Menyusun usulan program kerja terkait LST.                    2. Formulating proposed ESG-related work programs.
     3. Menyusun kebijakan, prosedur, dan kerangka kerja              3. Establishing policies, procedures, and frameworks
         yang terkait keberlanjutan.                                     related to sustainability.
     4. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan                     4. Monitoring the implementation of sustainability-
         strategi terkait keberlanjutan.                                 related strategies.
     5. Menyusun konsep dan strategi, termasuk kebijakan,             5. Developing sustainability concepts and strategies,
         kerangka kerja, dan prosedur terkait keberlanjutan,             including policies, frameworks, and procedures,
         termasuk usulan program kerja terkait dengan                    as well as proposed work programs for ESG
         implementasi LST dan melakukan cascading strategi               implementation, and cascading these strategies to
         kepada fungsi terkait.                                          relevant functions.
     6. Melakukan konsolidasi terkait rencana program kerja           6. Consolidating ESG work program plans developed by
         LST yang telah disusun oleh fungsi-fungsi terkait.              relevant functions.
     7. Melakukan sosialisasi dan pembinaan terkait                   7. Conducting socialization and capacity building related
         dengan program kerja, kebijakan, dan prosedur yang              to ESG work programs, policies, and procedures.
         berkaitan dengan LST.
     8. Melakukan pengawasan terhadap pencapaian fungsi               8. Monitoring the performance of relevant functions
         terkait untuk seluruh aspek LST.                                 across all ESG aspects.
     9. Melakukan inspeksi dan evaluasi dengan standar LST            9. Conducting inspections and evaluations based on
         yang sudah ditetapkan.                                           established ESG standards.
     10. Melakukan penyusunan laporan keberlanjutan.                  10. Preparing the sustainability report.




72   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 73
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                             Green Environmental Transformation




Pengelolaan Isu Keberlanjutan dan                                       Management of Sustainability and
Perubahan Iklim [SEOJK E.3, E.5] [GRI 2-23, 2-25,                       Climate Change Issues [SEOJK E.3, E.5] [GRI
3-3, 201-2]                                                             2-23, 2-25, 3-3, 201-2]


Sejak tahun 2023, Pelindo mulai mengidentifikasi,                       Since 2023, Pelindo has begun identifying, assessing,
menilai, dan mengelola risiko serta peluang                             and managing sustainability-related risks and
keberlanjutan yang berpotensi memengaruhi kinerja                       opportunities that may affect its financial performance,
keuangan, posisi keuangan, dan prospek jangka                           financial position, and long-term prospects, in alignment
panjang, sejalan dengan standar International Financial                 with the International Financial Reporting Standards
Reporting Standards (IFRS) Sustainability.                              (IFRS) Sustainability.

Ikhtisar IFRS S1: Isu Keberlanjutan                                     Overview of IFRS S1: Sustainability Issues

Pelindo mengidentifikasi risiko terkait keberlanjutan                   Pelindo periodically identifies sustainability-related
di setiap aktivitas bisnis secara berkala. Risiko yang                  risks across its business activities. Identified risks are
telah diidentifikasi akan diukur, dipantau, dan dikelola                measured, monitored, and managed by each Division
oleh masing-masing Kepala Divisi. Selanjutnya, Dewan                    Head. Subsequently, the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi akan mengevaluasi untuk menilai                   the Board of Directors evaluate these risks to assess the
efektivitas proses manajemen risiko yang dilakukan.                     effectiveness of the risk management processes in place.


   Kesehatan dan Keselamatan Kerja
   Occupational Health and Safety


              Tata Kelola
     1        Governance

  Pelindo membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di kantor pusat, regional, dan cabang. P2K3 berperan
  memberi masukan kepada manajemen, mengoordinasikan program K3, mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya, memperkuat
  sosialisasi dan pelatihan, serta memantau kepatuhan melalui inspeksi/audit, rekomendasi perbaikan, dan melaksanakan pertemuan
  rutin untuk membahas penerapan K3 setiap triwulan.

  Pelindo has established Occupational Safety and Health Committees (OHS Committee) at the head office, regional, and branch levels.
  These committees provide input to management, coordinate OHS programs, identify and evaluate hazards, strengthen awareness and
  training, and monitor compliance through inspections and audits. They also issue recommendations for improvement and conduct
  regular quarterly meetings to review the implementation of OHS practices.


              Strategi
     2        Strategy

       Faktor Risiko                Potensi Dampak                                                Mitigasi
        Risk Factor                  Potential Impact                                             Mitigation
    Kegagalan               Memicu kecelakaan kerja dan             •   Menerapkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja sesuai
    memenuhi standar        penyakit akibat kerja sehingga              dengan standar dan praktik terbaik;
    K3                      penghentian              sementara      •   Melakukan identifikasi bahaya potensi dan risiko ditempat kerja
    Failure to comply       aktivitas sehingga memengaruhi          •   Implementasi Contract Safety Management System (CSMS)
    with OHS standards      produktivitas dan kinerja Perseroan     •   Pelaksanaan MCU secara rutin (tahunan)

                            May lead to workplace accidents         •   Implementing occupational health and safety systems in
                            and      occupational      illnesses,       accordance with applicable standards and best practices
                            resulting in temporary suspension of    •   Conducting hazard identification and risk assessments in the
                            operations and adversely affecting          workplace
                            the Company’s productivity and          •   Implementing a Contract Safety Management System (CSMS)
                            performance                             •   Conducting routine (annual) MCU




                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    73
                                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 74
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO                               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                                 Sustianability Governance




              Manajemen Risiko
         3    Risk Management

       Pelindo memastikan penerapan standar K3 di seluruh unit kerja dikelola secara sistematis melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan
       Kesehatan Kerja (SMK3) dan Sistem Manajemen Terpadu (SMT) yang berlaku bagi seluruh karyawan, mitra, vendor, dan pemangku
       kepentingan lainnya yang berada di wilayah operasional. Perseroan juga memperkuat penerapan sistem manajemen K3 dengan
       melaksanakan sertifikasi ISO 45001:2018 melalui badan sertifikasi independen dan audit internal SMK3 yang dilaksanakan secara
       berkala. Selain itu, Perseroan menerapkan beberapa prosedur, di antaranya SOP Prosedur Izin Kerja dan Pengawasan untuk aktivitas
       berisiko tinggi, SOP Manajemen Insiden untuk mengelola insiden, dan Panduan Teknis mengenai Alat Pelindung Diri (APD).

       Risiko K3 dikelola melalui Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko (IBPR) yang dipetakan per lokasi menggunakan matriks tingkat
       keparahan dan intensitas. Proses IBPR dilengkapi dengan Corporate Life Saving Rules (CLSR) sebagai rujukan kategorisasi Risiko
       kritikal dan standar perilaku yang aman.

       Pelindo ensures that OHS standards are systematically implemented across all work units through the Occupational Safety and Health
       Management System (OHSMS) and the Integrated Management System (IMS), which apply to all employees, partners, vendors, and
       other stakeholders within its operational areas. The Company further strengthens its OHS management system through ISO 45001:2018
       certification by an independent certification body, as well as periodic internal SMK3 audits. In addition, the Company implements
       several procedures, including the Work Permit and Supervision SOP for high-risk activities, the Incident Management SOP to manage
       incidents, and Technical Guidelines on Personal Protective Equipment (PPE).

       OHS risks are managed through Hazard Identification and Risk Control, which is mapped by location using severity and intensity
       matrices. The IBPR process is complemented by the Corporate Life Saving Rules (CLSR) as a reference for categorizing critical risks
       and establishing safe behavior standards.


              Metrik dan Target
         4    Metrics and Targets

       Metrik | Metrics                                                    Target | Targets
       • Kecelakaan besar/fatality                                         • Tidak ada kasus fatality
       • Implementasi Sistem Manajemen K3                                  • 100% implementasi Sistem Manajemen K3
       • Major accidents/fatalities                                        • Zero fatality
       • Implementation of the OHS Management System                       • 100% implementation of the OHS Management System




74   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 75
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                      TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                           Green Environmental Transformation




 Hak Asasi Manusia
 Human Rights


         Tata Kelola
   1     Governance

 Dalam kerangka penguatan tata kelola perusahaan, aspek Hak Asasi Manusia (HAM) diintegrasikan ke dalam struktur pengawasan
 melalui peran strategis Komite GCG dan Pemantau Manajemen Risiko. Komite ini terdiri dari ketua, wakil ketua, dua anggota, serta
 didukung oleh satu anggota Komisi. Dengan dukungan fungsional dari Komite ini, Perseroan secara berkala melakukan evaluasi
 terhadap efektivitas mekanisme pengaduan dan standar etika bisnis.

 Within the framework of strengthening corporate governance, human rights aspects are integrated into the oversight structure through
 the strategic role of the GCG and Risk Management Oversight Committee. This committee consists of a chairperson, a vice chairperson,
 two members, and is supported by one commission member. With the functional support of this committee, the Company periodically
 evaluates the effectiveness of grievance mechanisms and business ethics standards.


         Strategi
   2     Strategy

     Faktor Risiko                 Potensi Dampak                                            Mitigasi
      Risk Factor                   Potential Impact                                         Mitigation
  Pelanggaran HAM di      Memicu sanksi regulator, gugatan            1.   Menyediakan WBS yang dapat diakses oleh karyawan
  dalam pelaksanaan       hukum, dan tekanan publik yang                   untuk melaporkan apabila ada indikasi pelanggaran
  aktivitas operasional   dapat memengaruhi produktivitas                  HAM maupun tindakan diskriminasi.
  dan rantai pasok.       operasional dan menurunnya citra            2.   Menetapkan batas usia minimum bagi pekerja, termasuk
  Human rights            Perseroan di mata publik.                        menjadi kriteria LST pemasok.
  violations in           May trigger regulatory sanctions,           1.   Providing a WBS accessible to employees to report any
  operations and          legal claims, and public pressure,               indications of human rights violations or discriminatory
  supply chain            which can disrupt operational                    practices.
                          productivity and adversely affect the       2.   Establishing a minimum working age requirement,
                          Company’s reputation.                            including its incorporation as part of ESG criteria for
                                                                           suppliers.




         Manajemen Risiko
   3     Risk Management

 Pelindo menjunjung penghormatan HAM di lingkungan kerja melalui Kebijakan Ketenagakerjaan yang memastikan perlakuan
 setara, bebas diskriminasi, serta perlindungan hak dasar karyawan, serta mencakup batas minimum bekerja dan pengaturan jam
 kerja. Hal tersebut juga wajib dipatuhi oleh pemasok, di mana diatur dalam Kriteria LST dalam Seleksi Pemasok. Selain itu, Perseroan
 menyediakan kanal pelaporan yaitu Whistleblowing System (WBS) sebagai mekanisme pengaduan yang dapat diakses oleh karyawan.

 Pelindo upholds respect for human rights in the workplace through its Employment Policy, which ensures equal treatment, non-
 discrimination, and the protection of employees’ fundamental rights, including minimum working age requirements and working hours
 arrangements. These principles are also required to be observed by suppliers, as stipulated in the ESG Criteria in Supplier Selection.
 In addition, the Company provides a reporting channel through the Whistleblowing System (WBS), which serves as an accessible
 grievance mechanism for employees.



         Metrik dan Target
   4     Metrics and Targets

 Metrik | Metrics                                                     Target | Targets
 Jumlah kasus diskriminasi                                            Tidak ada kasus diskriminasi
 Number of discrimination cases                                       No cases of discrimination




                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025      75
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 76
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                           TENTANG PELINDO                                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                  About Pelindo                                   Sustianability Governance




        Masyarakat Lokal
        Local Community


               Tata Kelola
         1     Governance

       Pelindo melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan di bawah tanggung jawab Department
       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Department tersebut bertanggung jawab dalam malaksanakan Bantuan/Program TJSL
       sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi,
       sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat
       dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis Perusahaan.

       Pelindo implements its Corporate Social Responsibility (CSR) Program under the responsibility of the Corporate Social Responsibility
       Department. This department is responsible for delivering TJSL initiatives as part of the Company’s commitment to sustainable
       development, generating benefits across economic, social, environmental, as well as legal and governance aspects. These programs
       are carried out through a more integrated, targeted, and impact-driven approach, ensuring accountability and alignment with the
       Company’s overall business strategy.




               Strategi
         2     Strategy

           Faktor Risiko                 Potensi Dampak                                             Mitigasi
            Risk Factor                   Potential Impact                                          Mitigation
        Keluhan dari             Berpotensi mengganggu aktivitas           1.   Sosialisasi pelaksanaan proyek yang berdampak pada
        masyarakat,              operasional dan memengaruhi                    masyarakat/fasilitas masyarakat
        konflik sosial, atau     citra Perseroan di mata pemangku          2.   Penyediaan anggaran mitigasi dampak sosial dan
        ketidakselarasan         kepentingan.                                   lingkungan pembangunan Proyek Strategis Nasional
        kepentingan              May disrupt operational activities        3.   Pelibatan/rekrutmen masyarakat lokal sebagai tenaga
        Community                and affect the Company’s                       kerja dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional
        complaints,              reputation among stakeholders.            1.   Socialization and public communication on project
        social conflicts, or                                                    implementation that may impact communities and public
        misalignment of                                                         facilities
        interests                                                          2.   Allocating budgets for mitigating social and environmental
                                                                                impacts related to National Strategic Projects
                                                                           3.   Engaging/recruiting local communities as part of the
                                                                                workforce in the development of National Strategic
                                                                                Projects.



               Manajemen Risiko
         3     Risk Management

       Pelindo melakukan dialog, pemetaan sosial, dan diskusi kelompok terpumpun (DKT) untuk memahami kebutuhan aspirasi, dan isu
       prioritas di masyarakat. Pelindo juga mengidentifikasi aktivitas operasional yang secara aktual dan/atau berpotensi menimbulkan
       dampak negatif signifikan bagi masyarakat setempat. Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan formal bagi
       masyarakat untuk menyampaikan masukan atau keluhan terkait operasional dan program pelibatan masyarakat.

       Pelindo conducts dialogue, social mapping, and focus group discussions (FGDs) to understand community needs, aspirations, and
       priority issues. The Company also identifies operational activities that have actual and/or potential significant negative impacts on local
       communities. In addition, the Company provides a formal grievance mechanism for communities to submit feedback or complaints
       related to its operations and community engagement programs.


               Metrik dan Target
         4     Metrics and Targets

       Metrik | Metrics
                                                                                Target | Targets
       Social Return of Investment (SROI)
                                                                                Meraih nilai SROI sebesar >1
       Social Return of Investment (SROI)
                                                                                Achieved an SROI score of >1




76   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 77
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                            Green Environmental Transformation




 Etika Bisnis
 Business Ethics


         Tata Kelola
   1     Governance

 Dalam kerangka penguatan integritas korporasi, Komite GCG dan Pemantau Manajemen Risiko memegang peranan dalam mengawasi
 implementasi standar etika bisnis di seluruh lini organisasi. Melalui pengawasan yang terstruktur, komite ini berfungsi sebagai instrumen
 mitigasi terhadap risiko pelanggaran etika, termasuk pelanggaran etika profesional dan etika kerja, serta tindakan yang tidak sejalan
 dengan nilai-nilai Perseroan.

 Within the framework of strengthening corporate integrity, the GCG and Risk Management Oversight Committee plays a role in
 overseeing the implementation of business ethics standards across all levels of the organization. Through structured oversight, this
 committee serves as a mechanism to mitigate the risk of ethical violations, including breaches of professional and workplace ethics, as
 well as actions that are not aligned with the Company’s values.


         Strategi
   2     Strategy

     Faktor Risiko                   Potensi Dampak                                               Mitigasi
      Risk Factor                     Potential Impact                                            Mitigation
  Pelanggaran etika        Memicu sanksi regulator, gangguan           Penerapan, pemantauan, sosialisasi, dan evaluasi atas
  dalam menjalankan        kerja sama dengan pihak lain, serta         pelaksanaan pengelolaan whistleblowing system (WBS),
  bisnis                   merusak reputasi dan kredibilitas kinerja   gratifikasi, benturan kepentingan, dan anti-fraud.
  Ethical violations in    tata kelola Perseroan.                      Implementation, monitoring, socialization, and evaluation of the
  business conduct         May trigger regulatory sanctions, disrupt   management of the whistleblowing system (WBS), gratification,
                           partnerships with external parties, and     conflicts of interest, and anti-fraud measures.
                           undermine the Company’s governance
                           performance, reputation, and credibility.



         Manajemen Risiko
   3     Risk Management

 Pelindo mengesahkan Pedoman Kode Etik Bisnis yang mencakup Etika Profesional dan Etika Kerja bagi seluruh karyawan. Pedoman
 ini memuat Panduan Perilaku untuk membentuk, mengarahkan, dan memengaruhi setiap tindakan agar selaras dengan nilai-nilai
 serta budaya Perseroan. Selain itu, Perseroan juga menerapkan komitmen tanpa toleransi terhadap seluruh bentuk pelanggaran yang
 berkaitan dengan kode etik melalui pengesahan Kebijakan Gratifikasi, Antikorupsi, dan Antisuap.

 Pelindo memperkuat budaya antikorupsi dan kode etik dengan menyelenggarakan sosialisasi secara berkala kepada seluruh karyawan.
 Dalam memastikan kepatuhannya, seluruh karyawan wajib menandatangani Pakta Integritas dan Janji Pedoman Kode Etik Bisnis setiap
 tahun. Selain itu, Pelindo memiliki kanal khusus, yaitu Pelindo Bersih untuk memberikan ruang bagi seuruh pemangku kepentingan
 yang ingin menyampaikan pengaduan maupun melaporkan indikasi pelanggaran terhadap nilai-nilai etika yang berlaku.

 Pelindo formalized a Code of Business Ethics Guidelines covering Professional Ethics and Work Ethics applicable to all employees. This
 guideline includes a Code of Conduct designed to shape, guide, and influence behavior to align with the Company’s values and culture.
 In addition, the Company enforces a zero-tolerance commitment toward all forms of violations related to the code of ethics through the
 implementation of its Gratification, Anti-Corruption, and Anti-Bribery Policies.

 Pelindo further strengthens its anti-corruption culture and ethical standards by conducting regular socialization programs for all
 employees. To ensure compliance, all employees are required to sign an Integrity Pact and a Declaration of Compliance with the Code
 of Business Ethics annually. In addition, Pelindo provides a dedicated channel, namely Pelindo Bersih, which enables all stakeholders
 to submit complaints or report any suspected violations of applicable ethical standards.


         Metrik dan Target
   4     Metrics and Targets

 Metrik | Metrics                                                       Target | Targets
 Jumlah kasus korupsi dan suap, serta benturan kepentingan              Tidak ada kasus korupsi dan suap, serta benturan kepentingan
 Number of corruption, bribery, and conflict of interest cases          Zero cases of corruption, bribery, and conflicts of interest




                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025        77
                                                                                                      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 78
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                         TENTANG PELINDO                            TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                About Pelindo                              Sustianability Governance




     Ikhtisar IFRS S2: Isu Perubahan Iklim                                 Overview of IFRS S2: Climate Change Issues

     Pelindo juga mengidentifikasi risiko perubahan iklim                  Pelindo also identifies climate-related risks and
     dan menetapkan langkah-langkah mitigasi untuk                         establishes mitigation measures to minimize their
     menekan potensi dampaknya terhadap kondisi                            potential impact on the Company’s financial condition.
     keuangan Perseroan. Pada tahun 2025, Pelindo telah                    In 2025, Pelindo allocated a budget of Rp4.51 trillion,
     mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,51 triliun dan                    with Rp2.20 trillion realized, for the improvement and
     terealisasi sebesar Rp2,20 triliun, untuk perbaikan                   development of infrastructure and superstructure across
     dan pengembangan infrastruktur dan suprastruktur di                   its operational areas. [GRI 201-2]
     berbagai wilayah kerja Pelindo. [GRI 201-2]

     Selain itu, Perseroan juga melakukan investasi                        In addition, the Company undertakes environmentally
     berwawasan ramah lingkungan sebagai bagian                            oriented investments as part of its climate change
     dari strategi mitigasi perubahan iklim. Investasi ini                 mitigation strategy. These investments include the use
     meliputi pemanfaatan peralatan ramah lingkungan,                      of environmentally friendly equipment, the development
     pengembangan layanan terminal berkelanjutan di PT                     of sustainable terminal services at PT Pelindo Terminal
     Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), dan penyediaan                     Petikemas (SPTP), and the provision of efficient
     utilitas yang efisien oleh PT Energi Pelabuhan Indonesia              utilities by PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI). These
     (EPI). Investasi pada program keberlanjutan tersebut                  sustainability-related investments contribute positively
     memberikan dampak finansial positif melalui optimalisasi              to financial performance through cost optimization,
     biaya, peningkatan produktivitas, dan penguatan kinerja               improved productivity, and the strengthening of the
     jangka panjang Perseroan.                                             Company’s long-term performance.

     Investasi pada program keberlanjutan tersebut                         Investments in these sustainability programs generate
     memberikan dampak finansial positif bagi bisnis                       positive financial impacts for the business through
     melalui optimalisasi biaya operasional dan peningkatan                the optimization of operating costs and long-term
     produktivitas jangka panjang. Meskipun memerlukan                     productivity gains. Although they require significant
     CapEx yang cukup tinggi, langkah ini secara signifikan                capital expenditures (CapEx), these initiatives significantly
     membangun keyakinan serta kepercayaan pemangku                        build stakeholder confidence and trust in the business’s
     kepentingan terhadap ketahanan bisnis. Dari sisi                      resilience. Externally, these green port initiatives directly
     eksternal, inisiatif pelabuhan ramah lingkungan (green                contribute to improving the quality of the surrounding
     port) ini berkontribusi langsung pada peningkatan                     environment. At the same time, the mitigation measures
     kualitas lingkungan sekitar. Di saat yang sama, langkah-              implemented by the Company are crucial in mitigating
     langkah mitigasi yang dijalankan Perseroan menjadi                    the risk of disasters caused by climate change that could
     krusial dalam menekan risiko bencana akibat perubahan                 disrupt the stability of the national maritime ecosystem.
     iklim yang dapat mengganggu stabilitas ekosistem                      [GRI 3-3]
     maritim nasional. [GRI 3-3]


                                           Risiko dan Rencana Mitigasi Perubahan Iklim
                                            Climate Change Risks and Mitigation Plans

                         Jenis Risiko                                                     Rencana Mitigasi
                          Risk Type                                                        Mitigation Plan

      Risiko Fisik
      Physical Risks

      Banjir Rob | Tidal Flooding                            1.   Implementasi peringatan dini untuk memantau kondisi cuaca ekstrem.
                                                             2.   Pengembangan rencana darurat dan pelatihan staf untuk menghadapi situasi
      Pelabuhan di pesisir dapat mengalami gangguan               darurat terkait cuaca ekstrem.
      operasional akibat peningkatan frekuensi dan           1.   Implement early warning systems to monitor extreme weather conditions.
      intensitas banjir.                                     2.   Develop emergency response plans and conduct safety training to handle
      Ports in coastal areas may experience operational           extreme weather situations.
      disruptions due to increased frequency and intensity
      of flooding.




78   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 79
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                             Green Environmental Transformation




                   Jenis Risiko                                                          Rencana Mitigasi
                    Risk Type                                                             Mitigation Plan

Badai dan Angin Kencang                                  1.   Implementasi sistem peringatan dini.
Storms and Strong Winds                                  2.   Bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi,
                                                              dan Geofisika (BMKG) serta lembaga pemerintah setempat untuk
Dapat merusak infrastruktur pelabuhan seperti crane,          mendapatkan informasi dan bantuan saat cuaca ekstrem.
gudang, dan peralatan lainnya, serta mengganggu          1.   Implement early warning systems.
layanan pelayaran atau layanan pelatihan.                2.   Collaborate with relevant parties, such as the Meteorology, Climatology, and
May damage port infrastructure such as cranes,                Geophysics Agency (BMKG) and local government institutions, to obtain
warehouses, and other equipment, and disrupt                  information and assistance during extreme weather events.
shipping or port services.

Kenaikan Permukaan Air Laut                              1.   Meningkatkan elevasi infrastruktur pelabuhan secara berkala meningkatkan
Sea Level Rise                                                infrastruktur pelabuhan Pelindo untuk memitigasi kenaikan permukaan air
                                                              laut.
Dapat mengakibatkan kerusakan atau kerugian              2.   Memastikan pompa air bekerja dengan baik saat terjadinya kenaikan
infrastruktur dan memerlukan peningkatan elevasi              permukaan air laut.
dermaga.                                                 3.   Melakukan pemeliharaan tanggul dan saluran air sehingga meminimalkan
May cause damage or losses to infrastructure and              potensi gangguan operasional akibat banjir rob.
require increased elevation of port facilities.          4.   Melakukan penyesuaian pada desain pelabuhan, seperti pembangunan
                                                              dinding laut dan peninggian elevasi dermaga maupun lapangan penumpukan.
                                                         1.   Gradually increase the elevation of port infrastructure to mitigate sea level
                                                              rise.
                                                         2.   Ensure water pumps operate effectively during rising sea levels.
                                                         3.   Maintain embankments and drainage systems to minimize potential
                                                              operational disruptions caused by tidal flooding.
                                                         4.   Adjust port design, including the construction of seawalls and increasing the
                                                              elevation of docks and stacking yards.


Erosi Pantai dan Sedimentasi                             Melakukan pengerukan secara berkala sebagai bagian dari aktivitas pemeliharaan
Coastal Erosion and Sedimentation                        alur dan kolam pelabuhan.
                                                         Conduct periodic dredging as part of the maintenance of port channels and
Pengurangan area pelabuhan dan gangguan pada             basins.
jalur akses kapal.
Reduction of port area and disruption to shipping
access channels.


Panas Ekstrem (Gelombang Panas)                          Penyediaan tempat perlindungan dan air minum bagi pekerja di lokasi yang
Coastal Erosion and Sedimentation                        terpapar panas ekstrem.
                                                         Provide shelter and drinking water for workers in areas exposed to extreme heat.
Potensi risiko terhadap logistik dan keselamatan kerja
akibat panas ekstrem (heat stress) yang memengaruhi
kinerja serta keselamatan pekerja.
Reduction of port area and disruption to shipping
access channels.

Kekeringan | Drought                                     1.   Menggunakan road sweeper dan unit mobil penyiram air untuk jalan dan
                                                              area taman di pelabuhan, khususnya di musim kemarau untuk mengurangi
Potensi terganggunya operasi logistik akibat                  polutan debu dan memastikan tetap hijau dan dapat tumbuh dengan baik.
kekeringan yang menyebabkan berkurangnya                 2.   Penggunaan teknologi seawater reverse osmosis (SWRO), seperti yang
pasokan air, khususnya pasokan air untuk kebutuhan            sudah diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok.
kapal yang dilayani oleh pelabuhan-pelabuhan             3.   Kerja sama dengan mitra penyedia air bersih untuk memastikan keandalan
Pelindo.                                                      pasokan air, khususnya untuk kebutuhan kapal.
Potential disruption to logistics operations due to      1.   Using road sweepers and water spraying trucks for roads and landscaped
drought, which may reduce water supply, particularly          areas in the port, particularly during the dry season, to reduce dust pollutants
for meeting the needs of vessels served at Pelindo’s          and maintain greenery growth.
ports.                                                   2.   Utilizing seawater reverse osmosis (SWRO) technology, as implemented at
                                                              Tanjung Priok Port.
                                                         3.   Collaborating with clean water supply partners to ensure reliable water
                                                              availability, particularly for vessel needs.




                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025          79
                                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 80
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                              TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                     About Pelindo                                  Sustianability Governance




                           Jenis Risiko                                                          Rencana Mitigasi
                            Risk Type                                                             Mitigation Plan

      Risiko Transisi
      Transition Risks

      Regulasi | Regulation                                       Bersinergi dengan Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan aksi mitigasi
                                                                  perubahan iklim pada sektor transportasi sesuai dengan Keputusan Menteri
      Risiko terkait dengan perubahan kebijakan regulasi          Perhubungan No. KM 8 Tahun 2023 tentang Penetapan Aksi Mitigasi Perubahan
      yang dapat memengaruhi biaya operasional dan                Iklim Sektor Transportasi untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan
      persyaratan lingkungan yang lebih ketat.                    Secara Nasional dengan mengembangkan proyek elektrifikasi, pembangunan
      Risks related to changes in regulatory policies that        panel surya, dan sistem komunikasi terkait informasi cuaca.
      may affect operational costs and impose stricter            Collaborating with the Ministry of Transportation to implement climate change
      environmental requirements.                                 mitigation actions in the transportation sector in accordance with Minister of
                                                                  Transportation Decree No. KM 8 of 2023 on Climate Change Mitigation Actions
                                                                  in the Transportation Sector for Achieving Nationally Determined Contribution
                                                                  (NDC) Targets, including the development of electrification projects, solar panel
                                                                  installations, and communication systems related to weather information.

      Reputasi | Reputation                                       1.   Menerapkan praktik manajemen lingkungan yang ketat dan melakukan
                                                                       pemantauan terhadap operasi logistik secara berkala.
      Ancaman terhadap citra Perseroan akibat terlibat            2.   Menerbitkan laporan keberlanjutan dan laporan LST secara berkala untuk
      dalam isu lingkungan, seperti polusi air atau kegiatan           mengomunikasikan upaya Pelindo pada aspek LST.
      logistik lainnya.                                           3.   Bagi masyarakat atau pemangku kepentingan lain yang lingkungannya
      Threats to the Company’s reputation due to                       terdampak negatif bisa menghubungi Sekretariat Perusahaan melalui email:
      involvement in environmental issues, such as water               corp_sec@pelindo.co.id.
      pollution or other logistics-related activities.            1.   Implementing stringent environmental management practices and
                                                                       conducting regular monitoring of logistics operations.
                                                                  2.   Publishing sustainability and ESG reports periodically to communicate
                                                                       Pelindo’s efforts in ESG aspects.
                                                                  3.   Communities or other stakeholders affected by environmental impacts can
                                                                       contact the Corporate Secretariat via email: corp_sec@pelindo.co.id


      Teknologi | Technology                                      Mengadopsi teknologi dengan menggunakan remote crane, seperti di Terminal
                                                                  Teluk Lamong. Penerapan remote crane ini telah meningkatkan efisiensi
      Risiko terkait dengan perubahan teknologi dan inovasi       operasional di area tersebut.
      dalam logistik yang dapat memengaruhi keberlanjutan         Adopting technology such as remote crane operations, as implemented at
      operasional dan investasi dalam teknologi baru.             Terminal Teluk Lamong. The use of remote cranes has improved operational
      Risks related to technological changes and innovation       efficiency in the area.
      in logistics that may affect operational sustainability
      and investment in new technologies.


      Pasar | Market                                              1.   Mengembangkan Integrated Port Services yang dapat mengurangi waktu
                                                                       tempuh, biaya logistik, dan juga emisi karbon dari penggunaan truk.
      Risiko terkait dengan penurunan permintaan pasar            2.   Mengintegrasikan konektivitas dengan moda transportasi lain, seperti kereta
      terhadap layanan atau produk yang dianggap tidak                 api.
      ramah lingkungan atau tidak berkelanjutan. Pasar juga       1.   Developing Integrated Port Services that can reduce transit time, logistics
      menunjukkan makin naiknya tren yang meminta biaya                costs, and carbon emissions from truck usage.
      logistik yang lebih terjangkau. Tren ini sejalan dengan     2.   Integrating connectivity with other modes of transportation, such as railways.
      target pemerintah Indonesia untuk menekan biaya
      logistik nasional.
      Risks related to declining market demand for services
      or products perceived as not environmentally friendly
      or unsustainable. The market is also showing an
      increasing trend toward demanding more affordable
      logistics costs, in line with the Indonesian government’s
      target to reduce national logistics costs.




80   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 81
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




                                 Pendekatan dalam Mengelola Risiko terkait Iklim
                                 Approaches to Managing Climate-Related Risks

     Risiko                 Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                                  Gangguan Layanan
      Risk                  Environmental, Social, and Governance                                 Service Disruption

Deskripsi Risiko    1.   Dampak dari perubahan kondisi cuaca dan iklim           Penurunan jumlah pelanggan atau mitra bisnis yang
Risk Description         yang ekstrem, seperti banjir atau badai, yang dapat     dapat memengaruhi pendapatan Perseroan.
                         mengganggu operasi pelabuhan dan merusak                Decrease in the number of customers or business
                         infrastruktur.                                          partners, which may affect the Company’s revenue.
                    2.   Terdapat keluhan atau tuntutan dari masyarakat
                         sekitar pelabuhan terkait dampak lingkungan,
                         kebisingan, atau masalah lain yang berkaitan dengan
                         operasi pelabuhan.
                    1.   Impacts of changes in weather conditions and extreme
                         climate events, such as floods or storms, which may
                         disrupt port operations and damage infrastructure.
                    2.   Complaints or claims from communities surrounding
                         the port related to environmental impacts, noise, or
                         other issues associated with port operations.


Penyebab Risiko     1.   Terdapat emisi karbon yang dihasilkan dari kegiatan     1.   Belum terstandarisasinya pola operasional yang
Risk Drivers             operasional di kawasan pelabuhan.                            berpotensi menyebabkan kinerja kurang optimal.
                    2.   Masyarakat di sekitar pelabuhan memandang               2.   Ketidaksiapan fasilitas saat akan digunakan
                         adanya potensi dampak negatif terhadap aset,                 oleh pelanggan, seperti keterbatasan jumlah
                         fasilitas, maupun aktivitas yang berlangsung. Di sisi        kapal tunda, kekurangan peralatan, maupun
                         lain, masyarakat juga memiliki harapan terhadap              terbatasnya area penumpukan.
                         peningkatan kesejahteraan dan peluang ekonomi           1.   Lack of standardized operational processes that
                         sebagai bagian dari komunitas di sekitar pelabuhan.          may lead to suboptimal performance.
                    3.   Terdapat potensi ketidaksesuaian standar dalam          2.   Insufficient readiness of facilities when required
                         proses       bongkar     muat  curah,    keterbatasan        by customers, such as limited number of berthed
                         pengawasan         serta   pemantauan     pengelolaan        vessels, lack of equipment, or limited stacking
                         lingkungan, dan belum optimalnya ketersediaan                yard capacity.
                         fasilitas penyimpanan limbah B3.
                    1.   Carbon emissions generated from operational
                         activities in port areas.
                    2.   Communities around the port perceive potential
                         negative impacts on assets, facilities, and ongoing
                         activities. At the same time, communities also have
                         expectations for improved welfare and economic
                         opportunities as part of the surrounding port
                         ecosystem.
                    3.   Potential non-compliance with standards in bulk
                         cargo loading processes, limitations in supervision
                         and environmental management monitoring, and
                         suboptimal availability of hazardous and toxic (B3)
                         waste storage facilities.

Kategori Dampak     Dampak Kualitatif                                            Dampak Kualitatif
Impact Category     Qualitative Impact                                           Qualitative Impact

Deskripsi Dampak    1.   Emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas di          Kehilangan pelanggan berpotensi menurunkan
Impact                   pelabuhan berpotensi menjadi salah satu kontributor     pangsa pasar sekitar 5% hingga 10%.
Description              perubahan iklim bersama emisi GRK lainnya. Dampak       Loss of customers may potentially reduce market
                         lingkungannya dinilai relatif minor, bersifat jangka    share by around 5% to 10%.
                         pendek (sekitar 1-2 tahun), dan tidak memengaruhi
                         fungsi ekosistem secara signifikan.
                    2.   Berpotensi munculnya pemberitaan negatif di
                         lingkungan eksternal perusahaan.
                    1.   Carbon emissions generated from port activities have
                         the potential to become one of the contributors to
                         climate change alongside other GHG emissions. The
                         environmental impact is assessed as relatively minor,
                         short-term in nature (approximately 1–2 years), and
                         does not significantly affect ecosystem functions.
                    2.   Potential emergence of negative publicity in the
                         Company’s external environment.




                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025         81
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 82
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo                                  Sustianability Governance




            Risiko                Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                                   Gangguan Layanan
             Risk                 Environmental, Social, and Governance                                  Service Disruption

      Rencana             1.   Implementasi dan integrasi fungsi Corporate               1.   Pelaksanaan pemantauan terhadap tingkat
      Perlakuan Risiko         Sustainability berbasis aspek LST di Anak Perusahaan.          ketersediaan (availability) serta pemeliharaan
      Risk Treatment      2.   Implementasi LST dengan pengembangan sistem                    fasilitas sipil pelabuhan.
      Plan                     pelaporan dan praktik pengungkapan kinerja                2.   Penerapan Business Continuity Management
                               keberlanjutan.                                                 (BCM) di lingkungan Grup Pelindo.
                          3.   Pemantauan tingkat pemenuhan terhadap peraturan           1.   Monitoring facility availability levels and
                               perundang-undangan di bidang lingkungan hidup.                 maintaining port civil infrastructure.
                          4.   Pemantauan pengurusan persetujuan lingkungan dan          2.   Implementing Business Continuity Management
                               DELH/DPLH.                                                     (BCM) across Pelindo Group.
                          5.   Implementasi energi ramah lingkungan.
                          6.   Implementasi green technology alat bongkar muat.
                          7.   Pengelolaan keterbukaan informasi publik.
                          8.   Implementasi program/bantuan TJSL pada Proyek
                               Strategis Perusahaan.
                          1.   Implementing and integrating the Corporate
                               Sustainability function based on ESG aspects within
                               subsidiaries.
                          2.   Implementing ESG practices through the development
                               of reporting systems and sustainability performance
                               disclosure practices.
                          3.   Monitoring compliance with environmental laws and
                               regulations.
                          4.   Monitoring the management of environmental
                               approvals and DELH/DPLH.
                          5.   Implementing environmentally friendly energy.
                          6.   Implementing green technology in cargo handling
                               equipment.
                          7.   Managing public information disclosure.
                          8.   Implementing CSR programs within the Company’s
                               Strategic Projects.


      Implikasi           Perseroan berpotensi menghadapi denda yang signifikan          Gangguan pada rantai pasok atau distribusi
      Keuangan            apabila tidak patuh terhadap regulasi lingkungan. Selain       akibat perubahan iklim berpotensi menyebabkan
      Financial           itu, terdapat risiko penurunan permintaan atau kehilangan      kehilangan pendapatan yang signifikan, khususnya
      Implications        pangsa pasar apabila dinilai belum menerapkan praktik          pada sektor yang sensitif terhadap kondisi cuaca.
                          yang ramah lingkungan secara memadai.                          Selain itu, Perseroan perlu menyediakan biaya untuk
                          The Company may encounter significant fines if it fails to     perbaikan kerusakan akibat bencana serta investasi
                          comply with environmental regulations. In addition, there      dalam penyesuaian infrastruktur agar lebih adaptif
                          is a risk of declining demand or loss of market share if the   terhadap perubahan iklim.
                          Company is perceived as not adequately implementing            Disruptions to supply chains or distribution due to
                          environmentally friendly practices.                            climate change may result in significant revenue
                                                                                         losses, particularly in sectors that are sensitive to
                                                                                         weather conditions. In addition, the Company may
                                                                                         incur costs for repairing damage caused by disasters
                                                                                         and for investing in infrastructure adjustments to
                                                                                         enhance resilience to climate change.

      Biaya Pengelolaan   Pengelolaan risiko memerlukan investasi untuk                  Biaya pengelolaan mencakup investasi untuk
      Risiko              pengembangan sistem pemantauan dan pengurangan                 memperbarui      atau   memperkuat       infrastruktur
      Risk Management     dampak lingkungan, termasuk pembangunan infrastruktur          guna meminimalkan kerusakan akibat perubahan
      Costs               hijau dan penerapan teknologi lingkungan. Selain itu,          iklim, serta pengeluaran untuk penyusunan dan
                          terdapat biaya untuk pelaporan LST dan pemenuhan               implementasi     rencana    kontinjensi,    termasuk
                          regulasi, seperti audit eksternal dan sertifikasi              pelatihan personel dan pengembangan prosedur
                          keberlanjutan.                                                 operasional yang mendukung kesiapan menghadapi
                                                                                         kondisi darurat.
                          Risk management requires investments in the                    Management costs include investments to upgrade
                          development of environmental monitoring systems and            or strengthen infrastructure to minimize damage
                          impact reduction, including the development of green           caused by climate change, as well as expenditures for
                          infrastructure and the implementation of environmental         the preparation and implementation of contingency
                          technologies. In addition, there are costs associated          plans, including personnel training and the
                          with ESG reporting and regulatory compliance, such as          development of operational procedures to support
                          external audits and sustainability certifications.             emergency preparedness.

                          Estimasi biaya perlakuan risiko sebesar Rp24 miliar.           Estimasi biaya perlakuan risiko sebesar Rp80
                          Estimated cost of risk treatment: Rp24 billion.                juta.
                                                                                         Estimated cost of risk treatment: Rp80 million.




82   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 83
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN           TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                Green Environmental Transformation




                        Hasil Penilaian Risiko Fisik terkait Iklim pada Lokasi Operasional
                 Results of Climate-Related Physical Risk Assessment at Operational Locations

                                                               Risiko Fisik
                                                               Physical Risk
          Wilayah
          Region                                                        Gelombang Tinggi/
                              Banjir Rob         Sedimentasi                                           Erosi
                                                                              Badai
                             Coastal Flood       Sedimentation                                        Erosion
                                                                        High Wave/Hurricane

Batam

Belawan

Dumai

Gunung Sitoli

Kuala Tanjung

Lhokseumawe

Malahayati

Pekanbaru

Sibolga

Tanjung Balai Asahan

Tanjung Balai Karimun

Tanjung Pinang

Tembilahan

Banten

Bengkulu

Cirebon

Jambi

Palembang

Pangkal Balam

Panjang

Pontianak

Sunda Kelapa

Tanjung Pandan

Tanjung Priok

Teluk Bayur

Badas

Bagendang

Batulicin

Benoa




                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025    83
                                                                                      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 84
     Accelerating Sustainable Port and Maritime         TENTANG PELINDO                         TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                About Pelindo                           Sustianability Governance




                                                               Risiko Fisik
                                                               Physical Risk
                 Wilayah
                 Region                                                   Gelombang Tinggi/
                                    Banjir Rob     Sedimentasi                                         Erosi
                                                                                Badai
                                   Coastal Flood   Sedimentation                                      Erosion
                                                                          High Wave/Hurricane

      Bumiharjo

      Celukan Bawang

      Ende

      Gresik

      Kalianget

      Kotabaru

      Kumai

      Lembar

      Maumere

      Pulau Pisau

      Sampit

      Tanjung Emas

      Tanjung Intan

      Tanjung Perak

      Tegal

      Trisakti

      Subregional Kalimantan:
      Cabang Satui

      Terminal GSN

      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Lembar
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Bima
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Benoa
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Kupang
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Waingapu
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Labuan Bajo
      Subregional Bali Nusra:
      Cabang Kumai

      Tanjung Tembaga

      Kalabahi

      Banjarmasin

      Ambon




84   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 85
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                               TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                                    Green Environmental Transformation




                                                                                        Risiko Fisik
                                                                                        Physical Risk
            Wilayah
            Region                                                                              Gelombang Tinggi/
                                      Banjir Rob                     Sedimentasi                                              Erosi
                                                                                                      Badai
                                     Coastal Flood                   Sedimentation                                           Erosion
                                                                                                High Wave/Hurricane

Balikpapan

Biak

Bontang

Bitung

Fakfak

Gorontalo

Jayapura

Kendari

Makassar

Manado

Manokwari

Merauke

Nunukan

Parepare

Samarinda

Sorong

Tanjung Redeb

Tarakan

Ternate

Toli-toli

   Baik (Risiko Rendah/Kesiapan Sangat Baik) l Good (Low Risk/Very Good Preparedness)

   Cukup Baik (Risiko Sedang/Kesiapan Memadai) l Fairly Good (Moderate Risk/Adequate Preparedness)

   Buruk (Risiko Tinggi/Kesiapan Kurang) l Poor (High Risk/Insufficient Preparedness)

   Buruk Sekali (Risiko Kritis/Kesiapan Sangat Rendah) l Very Poor (Critical Risk/Very Low Preparedness)




                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025    85
                                                                                                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 86
     Accelerating Sustainable Port and Maritime               TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                      About Pelindo                         Sustianability Governance




     Tantangan dalam Penerapan                                  Challenges in Sustainability
     Keberlanjutan                                              Implementation

     Dalam penerapan keberlanjutan, Pelindo menghadapi          In implementing sustainability, Pelindo encounters
     sejumlah tantangan yang memerlukan pengelolaan dan         several challenges that require ongoing management
     penguatan internal, antara lain:                           and internal strengthening, including:
     1. Tingkat pemahaman karyawan terhadap prinsip LST         1. Employees’ level of understanding of ESG principles
        yang belum merata, baik dari sisi konsep maupun            remains uneven, both in terms of conceptual
        implementasi dalam aktivitas operasional sehari-           knowledge and practical implementation in daily
        hari, berdampak pada penerapan LST yang belum              operations, resulting in suboptimal ESG application
        maksimal di seluruh lini perusahaan.                       across all business lines.
     2. Proses perhitungan jejak karbon masih perlu             2. The carbon footprint calculation process still requires
        ditingkatkan, terutama dalam mengatasi keterbatasan        improvement, particularly in addressing data
        data. Selain itu, perbedaan standar perhitungan dan        limitations. In addition, differences in calculation
        cakupan emisi memerlukan kompetensi teknis yang            standards and emission scopes necessitate adequate
        memadai agar hasil pengukuran akurat.                      technical expertise to ensure accurate measurement
                                                                   results.
     3. Standar dan regulasi terkait LST terus berkembang       3. ESG-related standards and regulations continue to
        dan makin kompleks, baik di tingkat nasional               evolve and become increasingly complex, both at
        maupun internasional. Keberagaman kerangka kerja,          the national and international levels. The diversity of
        pedoman pelaporan, serta ketentuan kepatuhan               frameworks, reporting guidelines, and compliance
        membutuhkan penyesuaian berkelanjutan, koordinasi          requirements calls for continuous adaptation, cross-
        lintas fungsi, dan penyelarasan kebijakan internal.        functional coordination, and alignment of internal
                                                                   policies.

     Untuk merespons berbagai tantangan tersebut,               In response to these challenges, the Company continues
     Perseroan secara adaptif melakukan penyesuaian,            to take an adaptive approach by making necessary
     mengoptimalkan peluang yang ada, serta memperkuat          adjustments, optimizing available opportunities, and
     kolaborasi dengan mitra strategis guna mendukung           strengthening collaboration with strategic partners to
     implementasi keberlanjutan secara efektif.                 support the effective implementation of sustainability.




86   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 87
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN               TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                    Green Environmental Transformation




KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
Stakeholder Engagement [SEOJK E.4] [GRI 2-29]


Pelindo menyadari pentingnya keterlibatan pemangku             Pelindo recognises the importance of stakeholder
kepentingan dalam menjalankan inisiatif strategis,             engagement in implementing strategic initiatives,
sebagaimana diatur dalam Peraturan Direksi tentang             as stipulated in the Board of Directors Regulation
Tata Kelola Keterlibatan Pemangku Kepentingan.                 on Stakeholder Engagement Governance. Through
Melalui komunikasi yang konstruktif, Perseroan berupaya        constructive communication, the Company strives to
membangun hubungan yang harmonis dan memastikan                build harmonious relationships and ensure that all input
bahwa setiap masukan dapat menjadi pertimbangan                can be considered in the decision-making process.
dalam proses pengambilan keputusan.

Perseroan mengacu pada AA1000 Stakeholder                      The Company refers to the AA1000 Stakeholder
Engagement Standard (SES) 2015 yang diterbitkan oleh           Engagement Standard (SES) 2015, issued by a global
konsultan global sebagai pedoman dalam penetapan               consulting organisation, as a guideline for stakeholder
pemangku kepentingan. Standar diharapkan mampu                 identification and determination. This standard is
mendukung proses penilaian, perancangan, dan                   expected to support the process of assessment, design,
penerapan pendekatan yang terpadu dalam pelibatan              and implementation of an integrated approach to
pemangku     kepentingan,    sekaligus    memastikan           stakeholder engagement, while also ensuring fair and
terwujudnya komunikasi yang adil dan akurat.                   accurate communication.


 Pemangku Kepentingan        Level Pelibatan
                                                        Metode Pelibatan                          Engagement Methods
     Stakeholders           Engagement Level

 Mitra Kerja                Keterlibatan       •   Forum multipihak                        •   Multi-stakeholder forums
 Business Partners          Involve            •   Proses pembangunan konsensus            •   Consensus building processes
                                               •   Panel penasihat                         •   Advisory panels
                                               •   Proses pengambilan keputusan            •   Participatory decision-making
                                                   partisipatif                                processes


                            Konsultasi         •   Survei                                  •   Surveys
                            Consult            •   Rapat dengan pemangku                   •   Meeting with selected stakeholder
                                                   kepentingan tertentu


                            Negosiasi          •   Perundingan bersama                     •   Collective bargaining
                            Negotiate          •   Negosiasi perjanjian kerja              •   Contract negotiations


 Lembaga Tinggi Negara      Negosiasi          •   Perundingan bersama                     •   Collective bargaining
 High State Institutions    Negotiate          •   Negosiasi perjanjian kerja              •   Contract negotiations


                            Keterlibatan       •   Forum multipihak                        •   Multi-stakeholder forums
                            Involve            •   Proses pembangunan konsensus            •   Consensus building processes
                                               •   Panel penasihat                         •   Advisory panels
                                               •   Program umpan balik daring              •   Online feedback schemes
                                               •   Workshops                               •   Workshops


                            Konsultasi         •   Kelompok fokus                          •   Focus groups
                            Consult            •   Pertemuan dengan pemangku               •   Meeting with selected stakeholder
                                                   kepentingan tertentu
                                               •   Komite penasihat                        •   Advisory committees
                                               •   Dialog individu                         •   Individual dialogue


 Pemerintah Provinsi/Kota   Keterlibatan       •   Forum multipihak                        •   Multi-stakeholder forums
 Provincial/Municipal       Involve            •   Proses pembangunan konsensus            •   Consensus building processes
 Government                                    •   Panel penasihat                         •   Advisory panels




                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025     87
                                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 88
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                          Sustianability Governance




     ETIKA BISNIS
     Business Ethics

     Etika bisnis menjadi landasan utama dalam setiap             Business ethics serve as the cornerstone of all
     aktivitas operasional Pelindo untuk mendukung                Pelindo’s operational activities to support national
     konektivitas   dan   logistik  nasional.     Perseroan       connectivity and logistics. The Company is committed to
     berkomitmen menjunjung tinggi integritas, transparansi,      upholding integrity, transparency, and accountability in
     dan akuntabilitas dalam seluruh proses bisnis, serta         all business processes, as well as ensuring compliance
     memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang                 with applicable regulations. By strengthening an
     berlaku. Melalui penguatan budaya etis, Pelindo              ethical culture, Pelindo aims to create a healthy work
     bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat            environment while enhancing investor and public trust.
     sekaligus meningkatkan kepercayaan investor dan              This commitment proactively mitigates both reputational
     publik. Komitmen ini secara proaktif memitigasi              and operational risks, including the risk of funding
     risiko reputasi maupun operasional, termasuk risiko          cessation that may arise in the event of a violation.
     penghentian pendanaan yang dapat timbul apabila
     terjadi pelanggaran.

     Implementasi etika bisnis yang konsisten juga                The consistent implementation of business ethics
     memberikan dampak positif bagi pemangku kepentingan          also has a positive impact on stakeholders through
     melalui terciptanya ekosistem persaingan usaha yang          the creation of a healthy and transparent business
     sehat dan transparan. Dengan mengedepankan nilai-            competition ecosystem. By prioritizing the values of
     nilai integritas, Perseroan berupaya meminimalkan            integrity, the Company strives to minimize the uncertainty
     ketidakpastian biaya logistik yang disebabkan oleh           of logistics costs caused by unofficial practices, such as
     praktik tidak resmi, seperti pungutan liar. Hal ini          illegal levies. This is crucial in maintaining the stability
     menjadi krusial dalam menjaga stabilitas biaya logistik      of logistics costs for customers and ensuring that port
     bagi pelanggan dan memastikan bahwa layanan                  services remain competitive, accountable, and free from
     kepelabuhanan tetap kompetitif, akuntabel, serta             practices that undermine the efficiency of the national
     bebas dari praktik yang merugikan efisiensi rantai pasok     supply chain. [GRI 3-3]
     nasional. [GRI 3-3]



     Kode Etik Bisnis [GRI 2-15, 2-23, 2-27] [SV-PS-510a.1]       Code of Business Conduct [GRI 2-15, 2-23,
                                                                  2-27] [SV-PS-510a.1]


     Pelindo telah mengesahkan Pedoman Kode Etik                  The Pelindo Code of Business Conduct is a commitment,
     Bisnis Pelindo sebagai sebagai wujud komitmen yang           encompassing both professional conduct and work
     mencakup Etika Profesional dan Etika Kerja bagi seluruh      ethics for all employees, outlining expected behaviors
     Insan Pelindo. Pedoman ini memuat Panduan Perilaku           that guide and influence actions in alignment with the
     yang berfungsi untuk membentuk, mengarahkan, dan             Company’s values and culture. It also serves as a key
     memengaruhi setiap tindakan agar selaras dengan nilai-       reference for addressing ethical issues and potential
     nilai serta budaya Perseroan. Keberadaan pedoman             dilemmas that may arise in the course of duties and
     tersebut juga menjadi acuan bagi Insan Pelindo dalam         responsibilities.
     menyikapi berbagai isu etika maupun dilema yang
     berpotensi muncul dalam melaksanakan tugas dan
     tanggung jawab pekerjaan.




88   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 89
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                                  Green Environmental Transformation




                                                                                                                  Etika Profesional
                                                                                                          Professional Conduct




                                                                             8
                                                                                 Hubungan dengan Investor dan Lembaga Keuangan
                                                                                 Relationship with investors and financial institutions

                                                                                 memberikan informasi mengenai keadaan perusahaan secara


1
 Hubungan dengan Pekerja                                                         terbuka kepada pihak investor dan lembaga keuangan.
 Relationship with employees                                                     providing transparent information regarding the company’s
                                                                                 condition to investors and financial institutions.
 memperlakukan Insan Pelindo secara adil, dengan tidak membedakan
 suku, agama, ras, dan jenis kelamin dalam segala aspek dan


                                                                              9
 memberikan kesempatan yang sama dalam pelatihan, pendidikan,                     Hubungan dengan Pesaing
 dan pengembangan kompetensi.                                                     Relationship with competitors
 treating Pelindo employees fairly, without discrimination based on
 ethnicity, religion, race, or gender in all aspects, and providing equal         sebagai mitra strategis Pelindo dalam mencapai tujuan untuk
 opportunities for training, education, and competency development.               terciptanya hubungan industrial yang dinamis dan harmonis.
                                                                                  complying with business competition laws, both written and


2
 Hubungan dengan Pemegang Saham                                                   unwritten.
 Relationship with shareholders



                                                                            10
 memberikan kontribusi yang optimal dan berkesinambungan, serta                    Hubungan dengan Masyarakat, Komunitas,
 pertumbuhan bisnis yang positif.                                                  dan Lingkungan
 delivering optimal and sustainable contributions, as well as achieving            Relationship with communities, society, and the
 positive business growth.                                                         environment




3
                                                                                   mendukung kelangsungan ekonomi, lingkungan, dan
 Hubungan dengan Serikat Pekerja                                                   sosial melalui partisipasi dalam kegiatan masyarakat,
 Relationship with labor unions                                                    mengembangkan potensi daerah sekitar operasi Pelindo, serta
                                                                                   menjaga lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan.
 sebagai mitra strategis Pelindo dalam mencapai tujuan untuk                       supporting economic, environmental, and social sustainability
 terciptanya hubungan industrial yang dinamis dan harmonis.                        through participation in community activities, developing
 acting as Pelindo’s strategic partner in achieving dynamic and                    the potential of areas surrounding Pelindo’s operations, and
 harmonious industrial relations.                                                  preserving the environment while minimizing environmental
                                                                                   impacts.



4                                                                           11
 Hubungan dengan Pelanggan
                                                                                   Hubungan dengan Regulator dan Aparatur Pemerintah
 Relationship with customers
                                                                                   Relationship with regulators and government authorities
 memberikan perhatian, tarif, kualitas, waktu, dan keamanan yang
 setara melalui pemberian layanan dengan standar kualitas yang baik                membangun hubungan yang harmonis serta memastikan
 kepada pelanggan, serta memastikan kepuasan pelanggan.                            kelancaran fungsi bisnis dengan mematuhi ketentuan peraturan
 providing equal attention in terms of pricing, quality, timeliness, and           perundang-undangan dan peraturan perusahaan yang berlaku.
 safety through the delivery of high-quality services, while ensuring              building harmonious relationships and ensuring smooth business
 customer satisfaction.                                                            operations by complying with applicable laws, regulations, and
                                                                                   company policies.



5Hubungan dengan Serikat Pekerja
 Relationship with vendors

 membangun hubungan kepercayaan dengan para vendor,
                                                                            12
                                                                                   Hubungan dengan Subholding dan/atau Anak
                                                                                   Perusahaan
                                                                                   Relationship with sub-holding and/or subsidiaries

 berdasarkan hukum yang berlaku.                                                   membangun sinergi dan citra yang lebih baik demi meningkatkan
 building trust-based relationships with vendors in accordance with                kinerja Pelindo, serta memastikan subholding dan/atau anak
 applicable laws.                                                                  perusahaan mengimplementasikan GCG dan menaati ketentuan
                                                                                   perundang-undangan.



6
                                                                                   building synergy and enhancing corporate reputations to improve
Hubungan dengan Kreditur                                                           Pelindo’s performance, while ensuring sub-holdings and/or
Relationship with creditors                                                        subsidiaries implement GCG and comply with applicable laws
                                                                                   and regulations.
memenuhi kewajiban sesuai perjanjian, serta mengungkapkan
informasi yang dibutuhkan secara transparan, akurat dan tepat waktu.


                                                                            13
fulfilling obligations in accordance with agreements and disclosing               Hubungan dengan Pemangku Kepentingan Lain
required information in a transparent, accurate, and timely manner.               Relationship with other stakeholders




7
Hubungan dengan Debitur                                                           membangun dan mengembangkan komunikasi yang baik dan
Relationship with debtors                                                         berlandaskan pada profesionalisme dan saling menghormati
                                                                                  dengan pemangku kepentingan lain yang memiliki hubungan
memberikan sumber dana kepada mitra kerja di lingkungan Pelindo                   hukum dengan Pelindo.
yang bertujuan memajukan dan mengembangkan usaha kecil dan                        building and maintaining effective communication based on
menengah.                                                                         professionalism and mutual respect with other stakeholders that
providing funding support to partners within the Pelindo ecosystem to             have legal relationships with Pelindo.
promote and develop small and medium enterprises.



                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025           89
                                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 90
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                                   TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                                          About Pelindo                                  Sustianability Governance




                                                                                                                                 Etika Kerja
                                                                                                                            Work Conduct




        1                                                                            6
            Kepatuhan terhadap Hukum, Peraturan Perundang-                               Pencucian Uang
            Undangan, dan Ketentuan Lainnya                                              Money Laundering
            Compliance with Laws, Regulations, and
            Other Provisions                                                             tindakan yang dilakukan dengan tujuan menyembunyikan atau
                                                                                         menyamarkan asal usul harta kekayaan.
            penerapan standar etika mengacu pada prinsip GCG yang                        prohibiting acts carried out with the intention of concealing or
            melandasi segenap aktivitas Pelindo dalam menjalankan                        disguising the origin of assets.
            usahanya.
            applying ethical standards that refer to GCG principles that


                                                                                     7
            underpin all of Pelindo’s business activities.                               Gratifikasi (Pemberian dan Penerimaan Hadiah atau
                                                                                         Imbalan, Jamuan, Hiburan, dan Donasi)
                                                                                         Gratification (Giving and Receiving Gifts or Benefits,


        2
            Benturan Kepentingan                                                         Hospitality, Entertainment, and Donations)
            Conflict of Interest
                                                                                         pemberian dan/atau penerimaan hadiah/cendera mata dan
            menghindari hubungan, aktivitas, atau perkumpulan yang akan
                                                                                         hubungan, baik yang diterima di dalam negeri maupun di
            memengaruhi kemampuan Insan Pelindo untuk membuat
                                                                                         luar negeri, yang dapat menimbulkan benturan kepentingan
            keputusan yang adil dan objektif dalam menjalankan tugas dan
                                                                                         dan/atau memengaruhi independensi dalam bekerja serta
            tanggung jawab.
                                                                                         berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.
            avoiding relationships, activities, or affiliations that may affect
                                                                                         giving and/or receiving of gifts, tokens, or benefits, whether
            the ability of Pelindo employees to make fair and objective
                                                                                         domestically or internationally, that may create conflicts of
            decisions in carrying out their duties and responsibilities.
                                                                                         interest and/or influence independence in work and contradict
                                                                                         duties or responsibilities.



        3
            Korupsi dan Suap



                                                                                     8
            Corruption and Bribery                                                       Kesempatan yang Sama untuk Mendapatkan
                                                                                         Pekerjaan dan Promosi
            secara tegas melarang segala bentuk korupsi dan suap.                        Equal Opportunity for Employment and Promotion
            strictly prohibiting all forms of corruption and bribery.
                                                                                         Pelindo menjunjung kesetaraan kerja serta memberikan
                                                                                         kesempatan yang sama dan setara dan perlakuan yang adil



        4
            Anti Kecurangan (Anti-Fraud)                                                 kepada seluruh pekerja.
            Anti-Fraud                                                                   ensuring Pelindo upholds workplace equality and provides
                                                                                         equal opportunities and fair treatment to all workers.
            menghindari dan tidak melakukan tindakan penyimpangan dan/



                                                                                     9
            atau kecurangan pada transaksi bisnis demi mengamankan
            keuntungan pribadi atau bisnis.                                              Pendokumentasian dan Pencatatan Perusahaan
            avoiding and refraining from any misconduct and/or fraudulent                Company Documentation and Recordkeeping
            actions in business transactions for personal or business gain.
                                                                                         mematuhi standar dalam pendokumentasian dan pencatatan,
                                                                                         melaporkan semua informasi secara akurat dan tepat waktu.
                                                                                         complying with documentation and recordkeeping standards


        5
            Pencurian dan Penyelewengan Sejenisnya                                       and reporting all information accurately and in a timely manner.
            Theft and Misappropriation




                                                                              10
            melarang setiap bentuk tindakan pencurian dan penyelewengan
                                                                                         Integritas Laporan Keuangan
            serta menerapkan prosedur yang wajib diikuti berkaitan dengan
                                                                                         Integrity of Financial Reporting
            temuan, pengakuan, pelaporan, penyelidikan, dan penyidikan
            terhadap kecurigaan adanya penyelewengan.
                                                                                         tidak memberikan toleransi terhadap setiap kesalahan
            prohibiting all forms of theft and misappropriation and
                                                                                         yang disengaja ataupun kegiatan yang menyesatkan dalam
            implementing mandatory procedures related to the detection,
                                                                                         melakukan pembukuan Perseroan.
            acknowledgment, reporting, investigation, and examination of
                                                                                         having zero tolerance for any intentional errors or misleading
            suspected misconduct.
                                                                                         activities in the Company’s bookkeeping.




90   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 91
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                         TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                              Green Environmental Transformation




 11                                                                       16
         Kerahasiaan Data dan/atau Informasi                                    Perjalanan Dinas
         Data and/or Information Confidentiality                                Business Travel

         melindungi informasi bisnis dan pribadi serta menjamin                 memberikan fasilitas dan pendukungnya untuk menjamin
         kerahasiaannya.                                                        kelancaran dalam pelaksanaan tugas tersebut.
         protecting business and personal information and ensuring              providing facilities and support to ensure the smooth
         its confidentiality.                                                   execution of official duties.




 12                                                                       17
         Media, Komunikasi, dan Penyebaran Informasi                            Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
         Media, Communication, and Information Disclosure                       Intellectual Property Rights (IPR)

         menciptakan hubungan kepercayaan dan transparan yang                   menghargai karya seseorang atau institusi dan memberikan
         saling menguntungkan dengan para pemangku kepentingan                  penghormatan terhadap hak intelektual seseorang atau
         melalui penyediaan akses informasi yang mudah diakses.                 institusi.
         building mutually beneficial, trust-based, and transparent             respecting the work of individuals or institutions and
         relationships with stakeholders through the provision of               upholding their intellectual property rights.
         accessible information.




 13                                                                       18
         Pengelolaan Arsip                                                      Aktivitas Politik dan Sosial
         Records Management                                                     Political and Social Activities

         prinsip penyimpanan dan pemeliharaan dokumen                           mempertahankan sikap netral atau tidak terlibat dalam
         berdasarkan nilai guna dan lamanya usia simpan dokumen,                aktivitas politik serta tindakan pendanaan terorisme.
         serta dokumen/arsip Perseroan tidak boleh diberikan                    maintaining neutrality and refraining from involvement in
         kepada pihak yang tidak mempunyai hak dan kepentingan.                 political activities and acts related to terrorism financing.
         applying principles of document storage and maintenance
         based on usefulness and retention period; Company



                                                                          19
         documents/records must not be disclosed to unauthorized
         parties.                                                               Perilaku Etis terhadap Sesama Pekerja
                                                                                Ethical Conduct Toward Fellow Employees




 14
         Hubungan Harta Perusahaan                                              menjaga perilaku sopan dan santun, menghargai orang lain,
         Company Asset Management                                               serta menerima setiap masukan dan saran yang diberikan.
                                                                                maintaining courteous behavior, respecting others, and
         bertanggung jawab menjaga dan memelihara keutuhan                      being open to feedback and suggestions.
         serta keselamatan harta benda sesuai dengan fungsi, tugas,
         dan tanggung jawab masing-masing berdasarkan aturan


                                                                          20
         dan kebijakan Pelindo.                                                 Pelanggaran Insider Trading
         being responsible for safeguarding and maintaining the                 Insider Trading Violations
         integrity and security of assets in accordance with respective
         functions, duties, and responsibilities based on Pelindo’s             dilakukan seseorang dan/atau sekelompok orang dengan
         rules and policies.                                                    dasar informasi atau fakta material yang telah diketahuinya
                                                                                terlebih dahulu sebelum informasi tersebut diinformasikan



 15
                                                                                kepada publik, dengan tujuan mendapatkan keuntungan
         Pengendalian Intern                                                    jalan pintas di pasar modal.
         Internal Control                                                       prohibiting actions carried out by individuals and/or groups
                                                                                based on material information or facts known in advance
         memiliki pengawasan intern yang kuat untuk mematuhi                    before being disclosed to the public, with the aim of gaining
         hukum dan prosedur yang berlaku.                                       unfair advantage in the capital market.
         maintaining strong internal controls to ensure compliance
         with applicable laws and procedures.




Informasi lebih rinci mengenai Pedoman Etika Bisnis                       Further details on the Pelindo Code of Business Conduct
Pelindo dapat diakses melalui situs web resmi PT                          can be accessed through the official website of PT
Pelabuhan Indonesia (Persero).                                            Pelabuhan Indonesia (Persero).




                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025       91
                                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 92
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                          Sustianability Governance




     Pengawasan Kode Etik                                          Oversight of Code of Conduct

     Pengawasan pelaksanaan Pedoman Kode Etik Bisnis               Pelindo’s Code of Conduct is regularly monitored to
     Pelindo dilakukan secara berkala untuk memastikan             ensure that, the highest governing body, all employees
     bahwa badan tata kelola tertinggi, seluruh karyawan dan       and stakeholders adhere to established ethical principles
     pemangku kepentingan telah menjalankan aturan bisnis          and business standards, with oversight supervised by the
     berdasarkan etika dan standar yang telah ditetapkan.          Director of Risk Management. In addition, the Code of
     Pengawasan ini berada di bawah pengawasan Direktur            Conduct is reviewed and updated every three years and/
     Manajemen Risiko. Selain itu, Pedoman Kode Etik               or whenever there are amendments to the Articles of
     Bisnis Pelindo secara berkala akan diperbarui dan             Association and/or applicable laws and regulations that
     dimutakhirkan dalam tiga tahun sekali dan/atau jika           affect the content of the guidelines.
     terdapat perubahan Anggaran Dasar dan/atau ketentuan
     peraturan perundang-undangan yang memengaruhi isi
     pedoman ini.

     Pelatihan dan Audit Kode Etik                                 Training and Audit of Code of Conduct

     Dalam upaya menumbuhkan buaya etika bisnis,                   In an effort to foster a culture of business ethics, regular
     Perseroan menyelenggarakan sosialisasi Pedoman Kode           socialization of the Code of Conduct Guidelines covers
     Etik Bisnis yang mencakup standar etika kepada seluruh        ethical standards for all employees (100%) (permanent,
     karyawan (100%) (karyawan organik, nonorganik,                non-permanent, and part-time employees), including
     dan paruh waktu), termasuk kontraktor, mitra bisnis,          contractors, business partners, and vendors. To ensure
     dan vendor. Dalam memastikan kepatuhan terhadap               compliance, all Pelindo employees are required to
     Pedoman Kode Etik Bisnis, seluruh Insan Pelindo wajib         sign an annual Integrity Pact and a Code of Conduct
     menandatangani Pakta Integritas dan Janji Pedoman             Commitment.
     Kode Etik Bisnis setiap tahun.

     Untuk mengevaluasi dan meningkatkan praktik bisnis            To evaluate and enhance ethical business practices
     etis di seluruh operasi, Perseroan melakukan audit            across operations, the Company conducts audits of
     standar etika di seluruh operasional, termasuk evaluasi       ethical standards, including evaluations of the anti-bribery
     sistem manajemen antipenyuapan (SMAP), fraud, dan             management system (ABMS), fraud, and integrated
     sistem manajemen terpadu (SMT). Audit standar etika           management systems at least once a year. The results
     dilakukan minimal satu tahun sekali. Hasil audit ini akan     of these audits serve as a basis for determining relevant
     digunakan Perseroan sebagai dasar untuk menetapkan            corrective actions to drive continuous improvement.
     tindakan perbaikan yang relevan guna perbaikan lebih
     lanjut.


     Pelanggaran Kode Etik                                         Code of Conduct Violations

     Sepanjang periode pelaporan, Perseroan mencatat               Throughout the reporting period, the Company recorded
     sebanyak 131 laporan pelanggaran Pedoman Kode                 131 reported violations of the Code of Conduct by
     Etik Bisnis oleh karyawan dan telah menerima sanksi           employees, all of which have been subject to sanctions
     sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meskipun                in accordance with applicable provisions. No conflicts
     demikian, tidak ditemukan adanya benturan kepentingan         of interest were identified among the Board of Directors,
     antara Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang              Board of Commissioners, or shareholders that could
     Saham yang dapat memengaruhi independensi dalam               affect the independence of decision-making.
     pengambilan setiap keputusan yang dibuat.




92   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 93
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                          Green Environmental Transformation




                                            Jumlah Pelanggaran pada Tahun 2025
                                                Number of Violations in 2025
                                                                                            28
           26                                                                                                                         Ringan
                                                                                                          24
                                                                                                                                      Minor
                                                                                                                                      Sedang
                                                                                                                                      Moderate

                                                                                                               12                     Berat
                                                                                                                                      Severe
                                                                                  8
                                             7                   7                                                                    Berat-PHK
                                                                             6                                                        Severe-
                     2                                                                                                                Termination
   1 1 1                 0 0   0 0 0 0           0 0   1   1 1       0                0 0        1 2 0              2
                                                                                                                        0   0 0 0 0
                 0

  Kantor Pusat   Regional 1    Regional 2    Regional 3    Regional 4            SPMT        SPTP              SPJM           SPSL
   Head Office    Region 1      Region 2      Region 3      Region 4



Hingga akhir tahun 2025, Pelindo belum melakukan                         As of the end of 2025, Pelindo had not conducted a
audit khusus mengenai kode etik bisnis Perseroan oleh                    specific audit of the Company’s Code of Conduct by a
lembaga profesional. Meskipun demikian, Perseroan                        professional institution. The Company did, however,
mendapatkan penghargaan Corporate Governance                             receive the Corporate Governance Perception Index
Perception Index (CGPI), sebuah program riset dan                        (CGPI) award, a research and rating program on
pemeringkatan praktik tata kelola perusahaan yang                        corporate governance practices managed by The
dikelola oleh The Indonesian Institute for Corporate                     Indonesian Institute for Corporate Governance.
Governance.




                                                  Skor CGPI CGPI Score


                                                       85,45 2025                       84,66 2024 84,05 2023

Perseroan menjaga kepatuhan terhadap seluruh                             The Company maintains compliance with all regulations
peraturan yang berkaitan dengan operasional dan tidak                    related to its operations, and there were no instances
terdapat catatan ketidakpatuhan terhadap hukum dan                       of non-compliance with laws and regulations resulting
peraturan yang mengakibatkan denda moneter maupun                        in monetary fines or non-monetary sanctions in 2025.
sanksi nonmoneter pada tahun 2025. [GRI 2-27] [SV-PS-                    [GRI 2-27] [SV-PS-510a.2]
510a.2]




Kebijakan Perilaku Antipersaingan,                                       Anti-Competitive Behavior,
Gratifikasi, Antikorupsi, dan                                            Gratuities, Anti-Corruption, and
Antisuap [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3, 206-1]                           Anti-Bribery Policy [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3,
[TR-MT-510a.2]                                                           206-1] [TR-MT-510a.2]


Pelindo menerapkan komitmen tanpa toleransi (zero                        Pelindo operates a zero-tolerance commitment in regard
tolerance) terhadap seluruh bentuk pelanggaran yang                      to all forms of violations related to the Code of Conduct,
berkaitan dengan kode etik. Komitmen ini diperkuat                       reinforced through the Anti-Competitive Behavior,
melalui penerapan Kebijakan Perilaku Antipersaingan,                     Gratuities, Anti-Corruption, and Anti-Bribery policies as
Gratifikasi, Antikorupsi, dan Antisuap yang diatur dalam:                stipulated in:



                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025            93
                                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 94
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                         Sustianability Governance




     1. Peraturan Direksi Pedoman Pengendalian Gratifikasi         1. Board of Directors Regulation on Gratification Control
        PT Pelabuhan Indonesia (Persero) No. HK.01/9/11/3/            Guidelines of PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
        TKPT/UTMA/PLND-23 Tanggal 9 November 2023.                    No. HK.01/9/11/3/TKPT/UTMA/PLND-23 dated
                                                                      November 9, 2023.
     2. Peraturan Direksi Pedoman Anti Fraud PT Pelabuhan          2. Board of Directors Regulation on Anti-Fraud
        Indonesia (Persero) No. HK.01/15/3/2/TKPT/UTMA/               Guidelines of PT Pelabuhan Indonesia (Persero) No.
        PLND-24 Tanggal 15 Maret 2024.                                HK.01/15/3/2/TKPT/UTMA/PLND-24 dated March
                                                                      15, 2024.
     3. Peraturan Direksi Pedoman Tata Kelola Sistem               3. Board of Directors Regulation on Governance
        Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Pelabuhan                  Guidelines for the Anti-Bribery Management System
        Indonesia (Persero) No. HK.01/2/9/2/TKPT/UTMA/                (ABMS) of PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
        PLND-24 Tanggal 2 September 2024.                             No.    HK.01/2/9/2/TKPT/UTMA/PLND-24            dated
                                                                      September 2, 2024.
     4. Peraturan Direksi Pedoman Benturan Kepentingan             4. Board of Directors Regulation on Integrated Conflict
        Terintegrasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) No.             of Interest Guidelines of PT Pelabuhan Indonesia
        HK.01/26/8/2/TKPT/UTMA/PLND-24 Tanggal 26                     (Persero) No. HK.01/26/8/2/TKPT/UTMA/PLND-24
        Agustus 2024.                                                 dated August 26, 2024.

     Dari 29 risiko tertinggi yang telah diidentifikasi oleh       Among the 29 highest risks identified by Pelindo, those
     Pelindo, risiko yang berkaitan dengan fraud, penyuapan,       related to fraud, bribery, gratification, and other Code
     gratifikasi, dan pelanggaran kode etik lainnya tidak          of Conduct violations are not included in the top risk
     termasuk dalam kelompok risiko tertinggi. Meskipun            categories. Nevertheless, Pelindo has identified three
     demikian, Pelindo mengidentifikasi tiga area operasional      operational areas with potential exposure to corruption
     yang berpotensi terjadinya korupsi, yaitu fungsi              risks, namely procurement functions, projects/
     pengadaan, proyek/operasional, dan keuangan (23%              operations, and finance (23% of all functions within
     dari seluruh fungsi organisasi Pelindo). Oleh karena itu,     the Pelindo organization). Therefore, these risks are
     risiko-risiko tersebut dipantau secara berkala setiap         monitored regularly on a monthly basis across all Pelindo
     bulan di seluruh unit kerja Grup Pelindo.                     Group work units.

     Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pelindo                  One of Pelindo’s mitigation efforts is the implementation
     dalam memitigasi risiko adalah penerapan sistem               of a web-based e-procurement system accessible via
     e-procurement berbasis web yang dapat diakses melalui         https://p-eproc.pelindo.co.id/, reflecting the Company’s
     https://p-eproc.pelindo.co.id/. Inisiatif ini merupakan       commitment to enhancing transparency in procurement
     bagian dari komitmen Pelindo dalam meningkatkan               and contract management. In addition, Pelindo
     transparansi pengelolaan pengadaan dan manajemen              incorporates anti-bribery and anti-corruption clauses
     kontrak. Selain itu, Pelindo mencantumkan klausul             in all agreements or contracts with third parties, and
     antisuap dan antikorupsi dalam setiap perjanjian              provides various reporting channels for stakeholders to
     atau kontrak dengan pihak ketiga. Perseroan juga              submit information, complaints, and reports of suspected
     menyediakan berbagai saluran pelaporan bagi                   violations or indications of corruption.
     pemangku kepentingan untuk menyampaikan informasi,
     pengaduan, maupun melaporkan dugaan pelanggaran
     serta indikasi tindak korupsi.




            50          Menyelenggarakan                    yang mencakup materi antikorupsi, benturan
                                                            kepentingan, GCG, WBS, antigratifikasi, dan SMAP
                        sosialisasi                         covering topics such as anti-corruption, conflicts
                        Conducted awareness-raising         of interest, GCG, WBS, anti-gratification, and anti-
                        sessions                            bribery management system




94   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 95
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




  Mengadakan pelatihan “E-Learning Penguatan
  Pemahaman Gratifikasi” yang dihadiri oleh
  Conducted an “E-Learning Training on Enhancing                       100%
  Understanding of Gratuities” attended by                             badan tata kelola dan karyawan telah menerima
                                                                       informasi dan pemahaman memadai terkait
  99 Karyawan Kantor Pusat                                             Kebijakan Antikorupsi Pelindo
         Employees from the Head Office                                of the management and employees have received
                                                                       adequate information and understanding
  20 Karyawan Regional                                                 regarding Pelindo’s Anti-Corruption Policy
         Employees from Regional Offices
  81 Karyawan Subholding dan Anak Perusahaan
         Employees from Subholdings and Subsidiaries




                                                              Pengukuran Efektivitas
                                                              Pengendalian Korupsi (EPK)
                                                              Measurement of the Effectiveness of
                                                              Corruption Control


   Pada tahun 2025, Pelindo untuk pertama kalinya melaksanakan Pengukuran Efektivitas Pengendalian Korupsi (EPK)
   Badan Usaha yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI pada periode
   1-19 Desember 2025. Inisiatif ini menjadi langkah penting Perseroan dalam memperkuat sistem pencegahan dan
   pengendalian korupsi secara terstruktur dan terukur.

   Hasil pengukuran menunjukkan bahwa Perseroan memperoleh skor 82,78% dengan predikat “Berubah”, yang
   menandakan bahwa risiko korupsi telah cukup terkelola melalui penerapan kebijakan dan prosedur berbasis pencegahan,
   deteksi, dan respons. Mekanisme pengendalian tersebut secara umum telah berjalan, menjangkau kegiatan utama
   perusahaan, serta diterapkan dengan tingkat konsistensi yang memadai.

   Selain itu, karyawan berpartisipasi aktif dalam sistem pencegahan dan deteksi korupsi, sementara komitmen antikorupsi
   tercermin dalam kebijakan dan prosedur yang mengatur upaya pencegahan, pendeteksian, hingga penanganan insiden
   korupsi.

   In 2025, for the first time, a Measurement of the Effectiveness of Corruption Control for Enterprises was carried out by the
   Financial and Development Supervisory Agency of the Republic of Indonesia from December 1–19, 2025. This marked an
   important step by the Company in strengthening a structured and measurable corruption prevention and control system.

   The assessment results achieved a score of 82.78% with the predicate “Developing,” signifying that corruption risks have
   been adequately managed through the implementation of policies and procedures based on prevention, detection, and
   response. These control mechanisms have generally been implemented, covering the Company’s key activities and
   applied with a sufficient level of consistency.

   In addition, employees actively participated in corruption prevention and detection systems, while the anti-corruption
   commitment was reflected in policies and procedures governing prevention, detection, and the handling of corruption
   incidents.




                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    95
                                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 96
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                          Sustianability Governance




     Sepanjang periode pelaporan, sebanyak 20 pengaduan             During the reporting period, employees filed a total of 20
     terkait pelanggaran persaingan, antipakat, monopoli,           complaints regarding violations of competition laws, anti-
     maupun penyalahgunaan wewenang dilakukan oleh                  trust laws, monopolies, and abuse of authority. However,
     karyawan. Namun demikian, tidak terdapat pelanggaran           no proven violations related to corruption were identified.
     terkait kasus korupsi yang terbukti. Selain itu, Perseroan     In addition, the Company did not face any public legal
     tidak menghadapi kasus hukum publik yang berkaitan             cases related to alleged corruption. Accordingly, there
     dengan dugaan tindak korupsi yang melibatkan                   were no fines or non-monetary sanctions imposed due
     Perseroan. Dengan demikian, tidak terdapat denda               to non-compliance with laws and/or regulations in the
     maupun sanksi nonmoneter yang dikenakan akibat                 social and economic fields.
     ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan/atau
     peraturan di bidang sosial dan ekonomi.



     Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-25, 2-26]                   Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-25, 2-26]
     Pelindo memiliki whistleblowing system (WBS), atau             The Pelindo whistleblowing system (WBS), known as
     yang dikenal sebagai Pelindo Bersih, untuk memberikan          Pelindo Bersih, to provide a channel for all stakeholders,
     ruang bagi seluruh pemangku kepentingan, baik                  both internal and external, to submit complaints or report
     internal maupun eksternal, yang ingin menyampaikan             indications of violations of applicable ethical values
     pengaduan maupun melaporkan indikasi pelanggaran               supported by accountable evidence. The Pelindo Bersih
     terhadap nilai-nilai etika yang berlaku dengan bukti yang      system has been certified with ISO 37002:2021 and
     dapat dipertanggungjawabkan. Sistem Pelindo Bersih             is integrated with the WBS channel of the Corruption
     telah tersertifikasi ISO 37002:2021 dan terintegrasi           Eradication Commission of the Republic of Indonesia,
     dengan saluran WBS Komisi Pemberantasan Korupsi                namely the Whistleblowing Application for Internal Parties
     Republik Indonesia (KPK RI), yaitu Aplikasi Pelaporan          and the Public.
     Orang Dalam dan Masyarakat (AROMA).

     Perseroan menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan           The Company guarantees the confidentiality of the
     terlapor serta substansi laporan yang diterima melalui         identities of both the reporter and the reported party, as
     WBS, kecuali apabila pengungkapan diperlukan dalam             well as the substance of the reports received through the
     rangka proses pelaporan atau penyidikan oleh aparat            WBS, except where disclosure is required for reporting
     penegak hukum. Pelapor dapat menyampaikan laporan              or investigation purposes by law enforcement authorities.
     secara anonim dengan jaminan penuh atas kerahasiaan            Reporters may submit reports anonymously with full
     identitas diri. Selain itu, Perseroan memberikan               assurance that their identity will remain confidential.
     perlindungan kepada pelapor dan terlapor dari potensi          In addition, the Company provides protection to both
     tindakan yang merugikan, termasuk pemutusan                    reporters and reported parties from potential adverse
     hubungan kerja secara tidak adil, penurunan jabatan            actions, including unfair termination of employment,
     tanpa dasar yang jelas, serta pencatatan negatif yang          unjustified demotion, and improper negative records in
     tidak semestinya dalam data pribadi yang bersangkutan.         personal data.

     Program Pelindo Bersih disosialisasikan secara berkala         The Pelindo Bersih program is regularly socialized to
     kepada seluruh pekerja dan pemangku kepentingan,               all employees and stakeholders, including suppliers,
     termasuk pemasok, melalui berbagai sarana, baik secara         through various channels, both through face-to-face
     tatap muka maupun melalui kanal media sosial resmi             sessions and the Company’s official social media
     Perseroan. Pengelolaan WBS Pelindo Bersih dikelola             platforms. The management of the Pelindo Bersih WBS
     oleh pihak ketiga independen yang bertugas menerima            is handled by an independent third party responsible
     laporan, mengelola administrasi, serat mengkonfirmasi          for receiving reports, managing administration, and
     kelengkapan laporan. Selanjutnya, pihak ketiga                 confirming the completeness of reports. Subsequently,
     independen tersebut meneruskan laporan yang diterima           the independent third party forwards the reports to the
     kepada Komite Pelindo Bersih untuk dilakukan verifikasi        Pelindo Bersih Committee for verification and assessment
     dan penilaian terhadap pemenuhan syarat dan kriteria           of compliance with reporting requirements and criteria.
     pengaduan.

     Pemangku kepentingan dapat menyampaikan laporan                Stakeholders may submit reports both in writing and
     secara tertulis maupun lisan melalui berbagai kanal            verbally through various accessible communication
     komunikasi yang mudah diakses.                                 channels.


96   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 97
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                                  Green Environmental Transformation




                                                                  Saluran WBS Pelindo Bersih Tersedia 24 Jam
                                                                  Pelindo Bersih WBS Channels Available 24 Hours
                                                                 Situs web | Website         : https://pelindobersih.pelindo.co.id
                                                                 Telepon | Phone             : +62 21 2782 2345
                                                                 Faksimile | Faximile        : +62 21 2782 3456
                                                                 WhatsApp		                  : +62 811 933 2345 l +62 811 9511 665
                                                                 Surel | Email               : pelindobersih@whistleblowing.link
                                                                 Alamat | Address            : Pelindo Bersih, PO BOX 1074, JKS 12010

                                                                 Saluran WBS Pelindo Bersih tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
                                                                 Pelindo Bersih WBS channels are available in Indonesian and English.




                                          Alur Tindak Lanjut Whistleblowing System
                                        Whistleblowing System Follow-Up Process Flow


      Dilakukan melalui sistem                                                                                             Jika laporan termasuk
      Conducted Through the System                                                                                     kategori berikut, maka ditutup:

                                                                                                                           If the report falls into the
                                                                                                                      following categories, it is closed:
                                                             Pihak Independen
                                                                                           Komite Pelindo
                                                             (Pengelola WBS)
           Pelapor                   Saluran WBS                                               Bersih
                                                                Independent                                                  • Hoax
         Whistleblower               WBS Channel                                           Pelindo Bersih
                                                                   Party -                                                   • Tidak Cukup
                                                                                             Committee
                                                              (Manager WBS)                                                    Informasi & Bukti
                                                                                                                             • DHI
                                                                                                                             • Hoax
                                                                                                                             • Not Enough
                                                                                                                               Information &
      PIC WBS REGIONAL                                                                                                         Evidence
      SUBHOLDING AMPER                                                                                                       • DHI


                                                                                             Melanggar dan
             Closed                                                                        tidak Cukup Bukti
                                                                                           Violating and not                  14 Hari kerja
             Melaporkan Hasil                                                             Sufficient Evidence                14 Working days
                                                                    Investigasi Sipil/
                Investigasi
                                                                         Eksternal                                           Laporan Diteruskan
              Reporting the
                                                                   Civil Investigation/                                          Berjenjang
              Investigation             Tidak Cukup Bukti
                                                                          External                                            Report Forwarded
                  Results              Not Enough Evidence
                                                                                                                                   Tiered


                                           30 Hari kerja
                                         30 Working days
             Closed

               Melaporkan                                                                                                         Dijelaskan
                                        Putusan, Banding/
                Penetapan                                                                                                         Kemudian
                                         Tidak Banding               Tim Discipline          Melanggar dan
                Hukuman                                                                                                         Explained Later
                                           Judgement,               Team Discipline        tidak Cukup Bukti
               Reporting on
                                        Appeal/No Appeal                                   Violating and not
                Sentencing
                                                                                          Sufficient Evidence




Pada tahun 2025, Pelindo menerima 828 pengaduan                                 In 2025, Pelindo received 828 complaints submitted
yang disampaikan melalui WBS dan seluruh pengaduan                              through the WBS, all of which were followed up in
telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur dan                                accordance with applicable procedures and mechanisms.
mekanisme yang berlaku. Dari total pengaduan yang                               From the total complaints received, 23 reports were
diterima, sebanyak 23 laporan dikategorikan sebagai                             categorized as violations, while the remaining 805 reports
pelanggaran, sedangkan 805 laporan lainnya dinyatakan                           were deemed outside the scope of complaint handling.
di luar lingkup penanganan pengaduan.




                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025           97
                                                                                                                  PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 98
     Accelerating Sustainable Port and Maritime                     TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
     Connectivity Across the Value Chain                            About Pelindo                          Sustianability Governance




     Laporan yang dikategorikan tidak sesuai lingkup                  Reports categorized as outside the reporting scope were
     pelaporan telah direkomendasikan oleh pengelola                  recommended by the Independent WBS administrator to
     WBS Independen untuk disampaikan melalui saluran                 be submitted through relevant complaint channels and/or
     pengaduan yang relevan dan/atau customer service                 Pelindo Group customer service. In 2025, no complaints
     Grup Pelindo. Sepanjang tahun 2025, Pelindo tidak                or sanctions were received related to environmental
     menerima pengaduan atau sanksi terkait pelanggaran               violations. [SEOJK F.16, F.24]
     terhadap lingkungan hidup. [SEOJK F.16, F.24]



     Keterlibatan Politik [GRI 3-3, 415-1]                            Political Involvement [GRI 3-3, 415-1]
     Pelindo senantiasa menjaga sikap netral atau tidak               In 2025, the Company, which takes a neutral stance,
     terlibat dalam aktivitas politik. Sejalan dengan komitmen        was not involved in any political activities. In line with
     tersebut, Perseroan mewajibkan Direksi dan seluruh               this commitment, the Company requires the Board of
     pekerja untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-            Directors and all employees to comply with applicable
     undangan yang mengatur keterlibatan Pelindo dalam                laws and regulations governing Pelindo’s involvement
     keterlibatan politik. Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi        in political activities with all members of the Board
     telah menandatangani komitmen larangan melakukan                 of Commissioners and Board of Directors signing a
     aktivitas politik. Pada tahun 2025, Perseroan tidak terlibat     commitment to refrain from engaging in political activities.
     dalam kegiatan politik apa pun.

     Untuk memastikan implementasi tersebut, Perseroan                To ensure effective implementation, the Company has
     menetapkan sejumlah ketentuan guna mencegah                      several provisions that prevent potential violations,
     potensi pelanggaran, antara lain:                                including:
     1. Insan Pelindo dilarang untuk menjadi pengurus partai          1. Pelindo employees are prohibited from serving as
        politik dan/atau calon/anggota legislatif atau calon/             officials of political parties and/or as candidates/
        pemimpin      daerah/pemerintahan      sebagaimana                members of legislative bodies or candidates/
        ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan                     regional leaders/government officials, in accordance
        Insan Pelindo dilarang untuk keterlibatan dalam                   with applicable laws and regulations, and are
        organisasi terlarang.                                             also prohibited from involvement in prohibited
                                                                          organizations.
     2. Insan Pelindo dilarang untuk ikut serta dalam                 2. Pelindo employees are prohibited from participating
        keterlibatan tindakan pendanaan terorisme.                        in any form of terrorism financing activities.
     3. Tidak seorang pun boleh melakukan pemaksaan                   3. No individual may coerce others in a way that restricts
        kepada orang lain sehingga membatasi hak individu                 their individual rights to choose a political party.
        yang bersangkutan untuk memutuskan kepada partai
        politik mana pilihannya ditujukan.
     4. Tidak akan ada kontribusi yang berasal dari dana              4. No contributions from Company funds, assets, or
        Perseroan, barang-barang dan fasilitas milik                     facilities shall be used to support any political party
        Perseroan, yang ditujukan untuk mendukung partai                 or candidate, whether at the national or international
        politik atau kandidat manapun, baik nasional maupun              level, including for terrorism financing.
        internasional termasuk pendanaan terorisme.
     5. Dilarang        untuk    membawa,        memasang,            5. It is prohibited to bring, display, exhibit, or wear
        mempertontonkan, serta mengenakan simbol,                        symbols, images, and/or attributes of political parties
        gambar, dan/atau ornamen Partai Politik (termasuk                (including politicians) within office premises or other
        politisi) di lingkungan kantor tempat kerja/fasilitas            public facilities owned by Pelindo.
        umum lain milik Pelindo.




98   Sustainability Report 2025
     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 99
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                  Green Environmental Transformation




PENGADAAN BERKELANJUTAN
Sustainable Procurement [GRI 3-3, 308-1, 308-2, 407-1, 408-1, 409-1, 414-1, 414-2]

Pelindo memiliki Kebijakan Pengadaan Hijau yang              Pelindo has established a Green Procurement Policy
tertuang dalam Peraturan Direksi PT Pelabuhan                as stipulated in the Board of Directors Regulation of
Indonesia (Persero) Nomor HK.01/22/9/2/SPGD/                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) No. HK.01/22/9/2/
UTMA/PLND-23 yang diterbitkan pada 22 September              SPGD/UTMA/PLND-23, issued on September 22,
2023. Melalui kebijakan tersebut, Perseroan memastikan       2023. Through this policy, the Company ensures that all
bahwa setiap proses pengadaan barang dan jasa tidak          procurement processes for goods and services consider
hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi                 not only economic aspects but also environmental
juga memperhatikan dampak lingkungan dan sosial.             and social impacts. The Company conducts training
Perseroan mengadakan pelatihan bagi karyawan terkait         for employees on ESG-related supplier criteria in
kriteria LST pemasok dalam melakukan pengadaan               procurement activities.
barang dan jasa.

Langkah strategis ini memberikan dampak positif              This strategic has had a positive impact on the integration
dalam integrasi sistem rantai pasok digital yang secara      of digital supply chain systems, significantly enhancing
signifikan meningkatkan kemampuan perusahaan                 the company’s ability to mitigate the risk of logistics
dalam memitigasi risiko gangguan logistik, sekaligus         disruptions while preventing potential deterioration of
mencegah potensi penurunan kualitas infrastruktur            port infrastructure through the selection of sustainable
pelabuhan melalui pemilihan material dan jasa yang           materials and services.
berkelanjutan.

Penerapan pengadaan yang bertanggung jawab                   The implementation of responsible procurement has a
ini memberikan dampak positif bagi pemangku                  positive impact on stakeholders, particularly through
kepentingan, terutama melalui terciptanya efisiensi          the creation of supply chain efficiencies that accelerate
rantai pasok yang mempercepat layanan bongkar                cargo handling services at the port. This process
muat di pelabuhan. Optimalisasi proses ini diharapkan        optimization is expected to support the smooth flow of
mampu mendukung kelancaran distribusi logistik               national logistics distribution. On the other hand, the
secara nasional. Di sisi lain, Perseroan secara proaktif     Company proactively manages the operational impacts
mengelola dampak operasional yang timbul akibat              arising from intensive supply chain activities, such as
aktivitas rantai pasok yang intensif, seperti peningkatan    increased noise and dust pollution in the surrounding
polusi suara dan debu di area sekitar. Dengan tetap          areas. By continuing to prioritize green procurement
mengedepankan standar pengadaan hijau, Pelindo               standards, Pelindo is committed to minimizing its
berkomitmen untuk meminimalkan jejak lingkungan              operational environmental footprint to maintain a
operasionalnya demi menjaga keseimbangan antara              balance between port productivity and the comfort of
produktivitas pelabuhan dan kenyamanan masyarakat            the community and the environment in the surrounding
serta lingkungan di sekitar wilayah kerja. [GRI 3-3]         work areas. [GRI 3-3]




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    99
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 100
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                       About Pelindo                          Sustianability Governance




                                                       Kriteria LST dalam Seleksi Pemasok
                                                       ESG Criteria in Supplier Selection



          Pelindo telah menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipatuhi oleh pemasok, antara lain penggunaan
          material dengan spesifikasi yang memenuhi standar lingkungan, pemberdayaan tenaga kerja lokal,
          penerapan ketentuan Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L), dan kepemilikan
          dokumen hazard and risk assessment K3L bagi pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi.

          Selain itu, Perseroan mewajibkan pemasok untuk menerapkan praktik ketenagakerjaan yang bertanggung
          jawab, termasuk kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja maksimum, menjunjung tinggi hak asasi manusia,
          menghormati hak untuk berserikat dan melakukan perundingan bersama serta memastikan lingkungan
          kerja yang aman bagi pekerja, tidak mempekerjakan anak di bawah umur, tidak memberlakukan kerja paksa,
          tidak memberlakukan hukuman fisik dalam kebijakan disiplin dan tindakan diskriminasi, dan menjamin
          keselamatan serta kesehatan kerja. Perseroan juga mewajibkan pemasok memiliki dan menerapkan
          kebijakan dan program antikorupsi untuk memverifikasi kepatuhannya.

          Pelindo has established a set of requirements that must be complied with by suppliers, including the use of
          materials that meet environmental standards, the empowerment of local workforce, the implementation of
          Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) provisions, and the possession of HSSE hazard and risk
          assessment documentation for high-risk activities.

          In addition, the Company requires suppliers to implement responsible labor practices, including compliance
          with maximum working hours, upholding human rights, respecting the right to freedom of association
          and collective bargaining, and ensuring a safe working environment. Suppliers are also prohibited from
          employing underage workers, engaging in forced labor, or imposing physical punishment and discriminatory
          practices in disciplinary policies, and ensuring occupational health and safety. The Company also requires
          suppliers to establish and implement anti-corruption policies and programs to verify the compliance.




      Selain proses seleksi, Pelindo juga mengevaluasi dan        In addition to the selection process, Pelindo also
      mengaudit kinerja pemasok setiap tahun menggunakan          evaluates and audits supplier performance annually
      metode pengisian form evaluasi setelah proyek               through an evaluation form completed upon the
      kerjasama selesai. Evaluasi kinerja pemasok dilakukan       completion of each project. Supplier performance
      oleh pengguna dengan menilai mutu/kualitas pekerjaan,       is assessed by the users by assessing work quality,
      waktu penyelesaian pekerjaan, teknis pelaksanaan            timeliness of completion, and technical execution
      pekerjaan seperti komunikasi, respons, integritas dalam     aspects, including communication, responsiveness,
      Sistem Manajemen Anti Penyuapan, mitigasi risiko K3L,       integrity within the Anti-Bribery Management System,
      koordinasi antartim, serta value added service yang         HSSE risk mitigation, inter-team coordination, and the
      diberikan. Evaluasi kinerja pemasok dilakukan melalui       value-added services provided. Supplier performance
      dua tahapan, yaitu:                                         evaluation is conducted in two stages, namely:
      1. Tahap pertama, evaluasi kinerja dilakukan pada saat      1. First stage, performance evaluation is carried out
          proses pemilihan penyedia, evaluasi dilakukan oleh          during the supplier selection process, evaluation is
          penyelenggara terkait partisipasi pemasok, respons,         conducted by the procurement organizer, focusing on
          dan keaktifan pemasok selama proses pemilihan               the supplier’s participation, responsiveness, and level
          penyedia.                                                   of engagement throughout the selection process.


100   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 101
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                  Green Environmental Transformation




2. Tahap kedua, kinerja pemasok dievaluasi oleh              2. Second stage, supplier performance is evaluated by
   pengguna/unit fungsi selama proses pelaksanaan               the user/functional unit during project implementation
   pekerjaan dan serah terima.                                  and handover.

Hingga akhir periode pelaporan, sebanyak 100% atau           By the end of the reporting period, 100% of suppliers,
setara dengan 535 pemasok telah melalui proses               equivalent to 535 suppliers, had undergone a selection
seleksi berdasarkan kriteria lingkungan dan sosial,          process based on environmental and social criteria,
dengan nilai kontrak Rp8,91 triliun. Dari jumlah pemasok     with a total contract value of Rp8.91 trillion. Among
yang diseleksi tersebut, sebanyak 44% (238 dari 535          the selected suppliers, 44% (238 out of 535 suppliers)
pemasok) merupakan pemasok baru pada tahun 2025.             were new suppliers in 2025. Based on the evaluation
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, tidak terdapat    results, no suppliers were identified as having significant
pemasok yang teridentifikasi memiliki dampak negatif         negative environmental or social impacts.
signifikan terhadap lingkungan dan sosial.



Pemasok Lokal [GRI 3-3, 204-1]                               Local Suppliers [GRI 3-3, 204-1]
Dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, Pelindo         In the procurement of goods and services, Pelindo
memprioritaskan penggunaan pemasok lokal yang                prioritizes the use of local suppliers domiciled in
berdomisili di Indonesia. Secara khusus, sejak tahun         Indonesia. Since 2022, the Company has consistently
2022 Perseroan selalu menggunakan pemasok jasa lokal         engaged local service providers in its operational
dalam kegiatan operasionalnya. Komitmen ini merupakan        activities. This commitment reflects the Company’s
bagian dari upaya Perseroan memperkuat perekonomian          efforts to strengthen the national economy while
nasional serta mendorong terciptanya dampak positif          contributing to positive economic development at the
terhadap pembangunan ekonomi di tingkat lokal. Proses        local level. The procurement process is conducted
pengadaan barang dan jasa dilakukan melalui aplikasi         through a web-based e-procurement platform
e-procurement berbasis web https://p-eproc.pelindo.          https://p-eproc.pelindo.co.id/ to support transparent,
co.id/ untuk mendukung pengadaan yang transparan,            competitive, and accountable procurement practices.
kompetitif, dan akuntabel.



                                                     Pemasok
                                                     Suppliers

               Keterangan                       Satuan
                                                                      2025               2024                2023
               Description                       Unit
                          Lokal                 Pemasok
 Jumlah Pemasok Barang                                                            7               13                  35
                          Local                 Suppliers
 Number of Goods
 Suppliers                Nonlokal              Pemasok
                                                                                  0                3                   2
                          Non-Local             Suppliers
                          Lokal                 Pemasok
 Jumlah Pemasok Jasa                                                           528               508                 493
                          Local                 Suppliers
 Number of Service
 Suppliers                Nonlokal              Pemasok
                                                                                  0                 0                  0
                          Non-Local             Suppliers
                                               Pemasok
                          Lokal                                                535               521                 528
                                               Suppliers
                          Local
 Jumlah Pemasok                                    %                       100,00               99,43               99,62
 Total Suppliers                               Pemasok
                          Nonlokal                                               0                 3                   2
                                               Suppliers
                          Non-Local
                                                   %                          0,00               0,57                0,38




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    101
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 102
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                                  TENTANG PELINDO                                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                         About Pelindo                                      Sustianability Governance




                                                                         Nilai Kontrak
                                                                        Contract Value

                          Keterangan                                  Satuan
                                                                                               2025                     2024                      2023
                          Description                                  Unit
                                       Lokal                          Rp Juta
       Jumlah Pemasok Barang                                                                     161.396,42                329.911,83               589.940,04
                                       Local                         Rp Million
       Number of Goods
       Suppliers                       Nonlokal                       Rp Juta
                                                                                                            0           1.965.550,14*             1.308.914,28
                                       Non-Local                     Rp Million
                                       Lokal                          Rp Juta
       Jumlah Pemasok Jasa                                                                     8.751.408,92             6.635.575,36              2.605.426,15
                                       Local                         Rp Million
       Number of Service
       Suppliers                       Nonlokal                       Rp Juta
                                                                                                            0                         0                           0
                                       Non-Local                     Rp Million
                                                                     Rp Juta
                                       Lokal                                                8.912.805,34               6.965.487,19             3.195.366,19
                                                                    Rp Million
                                       Local
       Jumlah Pemasok                                                    %                           100,00                     77,99                    70,94
       Total Suppliers                                               Rp Juta
                                       Nonlokal                                                             0        1.965.550,14*              1.308.914,28
                                                                    Rp Million
                                       Non-Local
                                                                         %                              0,00                    22,01                    29,06

      Keterangan:                                                                   Note:
      *Terdapat pernyataan informasi kembali data nilai kontrak pemasok barang      *There is a restatement of the 2024 data on the contract value of non-local
      nonlokal dan nilai kontrak pemasok nonlokal tahun 2024.                       goods suppliers and the contract value of non-local suppliers.




102
102   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 103
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                  Green Environmental Transformation




KEAMANAN INFORMASI DAN
TRANSFORMASI Digital
Information Security and Digital Transformation

Keamanan Informasi [SV-PS-230a.1]                            Information Security [SV-PS-230a.1]
Pelindo menegaskan komitmen terhadap keamanan                Pelindo reaffirms its commitment to information
informasi melalui penerapan Kebijakan Keamanan               security through the implementation of an Information
Informasi yang merujuk pada standar dan kerangka             Security Policy aligned with international standards
kerja internasional, antara lain ISO/IEC 27001 Sistem        and frameworks, including ISO/IEC 27001 Information
Manajemen Keamanan Informasi, NIST (National Institute       Security Management System, National Institute
of Standards and Technology), dan CIS (Computer              of Standards and Technology (NIST), and Center
for Information Service) Control. Kebijakan tersebut         for Internet Security (CIS) Controls. This policy is
diterjemahkan ke dalam operasional melalui pengelolaan       operationalized through systematic information security
risiko keamanan informasi yang sistematis serta penguatan    risk management, alongside strengthening information
pada sistem dan perangkat teknologi informasi yang           technology systems and infrastructure that support
mendukung proses bisnis krusial. Pendekatan ini untuk        critical business processes. This approach ensures that
memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung         all operational activities are conducted securely, reliably,
secara aman, andal, dan berkesinambungan, sekaligus          and sustainably, while maintaining service continuity.
menjaga kontinuitas layanan.

Dalam memperkuat keamanan informasi, Perseroan               To further strengthen information security, the Company
mengukur tingkat kematangan keamanan informasi yang          assessed its information security maturity level, which was
diverifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).       verified by National Cyber and Crypto Agency (BSSN).
Pengukuran ini tidak hanya menilai kesiapan dan              This assessment not only evaluated the readiness and
efektivitas pengamanan, tetapi juga menguji konsistensi      effectiveness of security measures but also tested
penerapan melindungi aset informasi serta sistem             the consistency of implementation in safeguarding
teknologi informasi Perseroan.                               the Company’s information assets and information
                                                             technology systems.



                                                   Skor Kematangan Siber
                                                   Cybersecurity Maturity Score




                                                   4,13                  (Level 4 – Terkelola)
                                                                         (Level 4 – Managed)




Di saat yang sama, Perseroan menjalankan roadmap             At the same time, the Company is implementing a
peningkatan kapabilitas keamanan informasi secara            phased roadmap to enhance its information security
bertahap untuk periode 2024-2026. Pada tahun 2025,           capabilities for the 2024–2026 period. In 2025, the focus
penguatan difokuskan pada infrastruktur teknologi            is on strengthening IT infrastructure and implementing
informasi dan penerapan kontrol keamanan utama,              key security controls, including Security Information and
antara lain Security Information and Event Management        Event Management (SIEM), Endpoint Detection and
(SIEM), Endpoint Detection and Response (EDR), Multi-        Response (EDR), Multi-Factor Authentication (MFA),
Factor Authentication (MFA), Web Application Firewall        Web Application Firewall (WAF), and Privileged Access
(WAF), serta Privileged Access Management (PAM).             Management (PAM). These initiatives are designed to
Berbagai inisiatif tersebut dirancang untuk memperkuat       strengthen cyber resilience and enhance visibility into
ketahanan siber dan meningkatkan visibilitas terhadap        potential threats.
potensi ancaman.
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    103
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 104
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                               Sustianability Governance




      Teknologi Informasi                                          Information Technology
      Dalam penerapan tata kelola teknologi informasi (TI),        In implementing IT governance, Pelindo adopts the
      Pelindo mengadopsi kerangka kerja internasional COBIT        COBIT 2019 framework as its primary reference. This
      2019 sebagai acuan utama. Kerangka ini menyediakan           framework provides a structured and manageable control
      struktur pengendalian yang sistematis dan mudah              system, serving as a tool to direct, monitor, and evaluate
      dikelola, serta berfungsi sebagai perangkat untuk            IT activities to ensure alignment with business needs.
      mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi aktivitas TI
      agar selaras dengan kebutuhan bisnis.

      Pelindo juga menetapkan roadmap TI periode 2022-2026         Pelindo also established an IT roadmap for the 2022–
      yang memuat 12 inisiatif strategis yang dikelompokkan ke     2026 period, comprising 12 strategic initiatives grouped
      dalam empat tema utama. Peta jalan ini menjadi panduan       into four main themes. This roadmap serves as a guide
      dalam memperkuat fondasi digital, meningkatkan               to strengthen the digital foundation, enhance system
      integrasi sistem, serta memastikan pengembangan TI           integration, and ensure that IT development is carried out
      berjalankan secara adaptif.                                  in an adaptive manner.




            2022                      2023                 2024                     2025                          2026


              Reinforce              Infrastructure       Consolidated
             Foundation              Consolidation          System                         Growth and Sustain


           8 Inisiatif              28 Inisiatif         21 Inisiatif                          8 Inisiatif




      Penguatan tingkat kematangan pengelolaan TI                  Strengthening the maturity level of IT governance serves
      menjadi fondasi utama yang memengaruhi efektivitas           as a key foundation influencing the effectiveness of
      penerapan prinsip keberlanjutan di Pelindo. Melalui          sustainability implementation at Pelindo. Through well-
      proses, kontrol, dan mekanisme pengukuran yang               structured processes, controls, and measurement
      tertata, Perseroan dapat mengelola risiko secara lebih       mechanisms, the Company is able to manage risks in a
      terukur, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi,               more measurable manner, optimize the use of technology,
      serta menghadirkan data yang andal untuk menopang            and provide reliable data to support the achievement of
      pencapaian kinerja LST. Capaian tingkat kematangan TI        ESG performance. The level of IT maturity also reflects
      juga menjadi cerminan sejauh mana praktik keberlanjutan      the extent to which sustainability practices have been
      telah dijalankan secara sistematis.                          implemented in a systematic manner.




104   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 105
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN              TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                   Green Environmental Transformation




                    Skor Kematangan IT
                    IT Maturity Score




                    2,39                  (Level 2 Terkelola)
                                          (Level 2 Managed)




Pelindungan Data Pribadi                                        Personal Data Protection
Dalam aspek privasi, Pelindo memastikan pengelolaan             In terms of privacy, Pelindo ensures that personal data
data pribadi dilakukan secara aman dan sesuai ketentuan         is managed securely and in compliance with applicable
yang berlaku. Dalam menjalankan kegiatan usahanya,              regulations. In the course of its business activities,
Perseroan menyimpan dan mengelola data pribadi                  the Company collects and processes personal data,
sehingga penerapan Pelindungan Data Pribadi (PDP)               therefore the implementation of Personal Data Protection
menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari proses            (PDP) has become an integral part of its business
bisnis.         (Level 2 Managed)                               processes.

Landasan penerapan tersebut mengacu pada Undang-                The implementation is guided by Law No. 27 of 2022 on
Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data               Personal Data Protection, enacted by the Government of
Pribadi yang ditetapkan Pemerintah Indonesia. Komitmen          Indonesia. Management’s commitment to implementing
manajemen terhadap implementasi Pelindungan Data                personal data protection is demonstrated through the
Pribadi diwujudkan melalui pengesahan Peraturan                 adoption of the Board of Directors’ Regulation on the
Direksi mengenai Kebijakan Pelindungan Data Pribadi             Personal Data Protection Policy and the implementation
serta penerapan ISO 27001 terkait Sistem Manajemen              of ISO 27001 regarding the Information Security
Keamanan Informasi. Seluruh rangkaian kebijakan ini             Management System. This comprehensive set of policies
berfungsi sebagai pedoman strategis untuk menjamin              serves as a strategic framework to ensure that all personal
bahwa setiap proses pengelolaan data pribadi dilakukan          data management processes are conducted in a lawful,
secara legal, aman, dan akuntabel.                              secure, and accountable manner.




                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025     105
                                                                                                                              105
                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 106
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                          TENTANG PELINDO                             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                 About Pelindo                               Sustianability Governance




                                                    Kebijakan Pelindungan Data Pribadi
                                                     Personal Data Protection Policy


            Bab I               Bab II             Bab III              Bab IV              Bab V            Bab VI              Bab VII
          Chapter I           Chapter II         Chapter III           Chapter IV        Chapter V          Chapter VI          Chapter VII

         Ketentuan           Pelaksanaan       Kewajiban dan            Tahapan         Ketentuan          Persetujuan           Batasan
          Umum               Pelindungan         Hak Subjek           Pemrosesan        Kerja Sama         Data Pribadi        Penggunaan
          General            Data Pribadi       Data Pribadi          Data Pribadi     Bagi Pemakai         Persetujuan        Data Pribadi
         Provisions         Implementation       Rights and             Stages of      Data Pribadi        Personal Data        Limitations
                              of Personal       Obligations of        Personal Data     Cooperation          Consent           on the Use of
                            Data Protection     Personal Data          Processing        Provisions                            Personal Data
                                                  Subjects                             for the Use of
                                                                                       Personal Data

       Menjelaskan          Menjelaskan        Menjelaskan           Menjelaskan       Menjelaskan        Menjelaskan         Menjelaskan
       pengertian,          mengenai           mengenai Hak          mengenai          mengenai           ketentuan terkait   mengenai
       maksud dan           kategorisasi       dan Kewajiban         ketentuan dalam   pengelolaan        permintaan          larangan dan
       tujuan, 8 prinsip    Data Pribadi,      Subjek Data           pemrosesan        perjanjian kerja   persetujuan data    konsekuensi
       PDP, serta           penunjukkan        Pribadi, Data         Data Pribadi.     sama bagi          pribadi.            dalam
       ruang lingkup        Data Protection    Owners, dan Data      Outlines the      penggunaan         Outlines the        pemrosesan
       Kebijakan PDP.       Officer (DPO),     Custodian yang        provisions        data pribadi       provisions          Data Pribadi.
       Defines the key      dan peran pihak    harus dipenuhi        governing the     yang dikelola      related to          Outlines the
       terms, objectives    dalam PDP.         oleh Pelindo.         processing of     Pelindo.           obtaining           prohibitions and
       and purposes, 8      Outlines the       Outlines the rights   personal data.    Outlines the       consent for the     consequences
       PDP principles,      categorization     and obligations                         management         processing of       related to the
       as well as the       of personal        of Personal Data                        of cooperation     personal data.      processing of
       scope of the         data, the          Subjects, Data                          agreements                             personal data.
       Personal Data        appointment of a   Owners, and Data                        governing the
       Protection Policy.   Data Protection    Custodians that                         use of personal
                            Officer (DPO),     must be fulfilled                       data managed
                            and the roles of   by Pelindo.                             by Pelindo.
                            relevant parties
                            in PDP.


       Lampiran I            : Data Pribadi Umum dan Data Pribadi Spesifik
       Appendix I            : General Personal Data and Specific Personal Data
       Lampiran II           : Data Protection Officer
       Appendix II           : Data Protection Officer


      Pelindo melakukan berbagai inisiatif untuk memastikan                  Pelindo has undertaken various initiatives to ensure that
      Pelindungan Data Pribadi telah diimplementasikan                       Personal Data Protection is implemented holistically,
      secara holistik, antara lain:                                          including:
      1. Pengembangan Kapabilitas SDM Pendukung                              1. Development of Supporting Human Capital
          dan Awareness terkait Pelindungan Data Pribadi                         Capabilities and Awareness on Personal Data
                                                                                 Protection
         a. Penunjukan dan pengembangan kapabilitas Data                         a. Appointment and capability development of the
            Protection Officer                                                      Data Protection Officer
         b. Pengembangan konten pelatihan dan campaign                           b. Development of training content and awareness
            awareness PDP                                                           campaigns on PDP
         c. Pelaksanaan workshop pelatihan Pelindungan                           c. Implementation of Personal Data Protection
            Data Pribadi                                                            training workshops
      2. Implementasi Teknologi Pendukung Pelindungan                        2. Implementation of Supporting Technologies for
         Data Pribadi                                                            Personal Data Protection
         a. Pengembangan kapabilitas consent management                          a. Development of PDP consent management
            PDP dalam aplikasi terkait                                              capabilities within related applications
         b. Implementasi teknologi Data Loss Prevention                          b. Implementation of Data Loss Prevention (DLP)
            (DLP) untuk Data Pribadi Digital Terstruktur                            technology for Structured Digital Personal Data
         c. Implementasi teknologi data masking untuk                            c. Implementation of data masking technology to
            proteksi Data Pribadi Digital Terstruktur                               protect Structured Digital Personal Data




106   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 107
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN              TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                   Green Environmental Transformation




Transformasi Digital                                          Digital Transformation
Pengembangan digitalisasi, termasuk inovasi dan adopsi        The advancement of digitalization, including innovation
tren teknologi, menjadi bagian dari Pedoman Penerapan         and the adoption of emerging technology trends, forms
dan Penyelenggaraan Teknologi Informasi Tahun 2022-           part of the Information Technology Implementation
2026. Group Teknologi Informasi bertanggung jawab             and Governance Guidelines for the 2022–2026 period.
atas kinerja inovasi digitalisasi dan pengembangan            The Information Technology Group is responsible for
layanan TI, serta melaporkan kinerja secara berkala           the performance of digital innovation and IT service
kepada Direktur Strategi untuk dievaluasi. [SEOJK F.26]       development, and reports its performance periodically
                                                              to the Director of Strategy for evaluation. [SEOJK F.26]

Program digitalisasi yang dilakukan oleh Pelindo pada         Digitalization programs implemented by Pelindo in 2025
tahun 2025, antara lain:                                      include:
1. Pengembangan dan Implementasi Aplikasi                     1. Application Development and Implementation
   a. Dukungan Digitalisasi Proses Bisnis Non                     a. Support for Digitalization of Non-Operational
       Operasional (Back End)                                         (Back-End) Business Processes
       • Peluncuran layanan Single ERP di 34 entitas di               • Launch of the Single ERP system across 34
         lingkungan Grup Pelindo.                                         entities within the Pelindo Group.
       • Implementasi aplikasi Portaverse meliputi                    • Implementation of the Portaverse application,
         talent and performance, learning, dan                            covering talent and performance, learning,
         knowledge management system.                                     and knowledge management systems.
       • Peningkatan      dan    peluncuran     aplikasi              • Enhancement and rollout of Surrounding
         Surrounding Single ERP Grup Pelindo, seperti                     Single ERP Group applications, including the
         aplikasi portal pegawai (MyPelindo), aplikasi                    employee portal (MyPelindo), attendance
         pengelolaan absensi pegawai (P-CiCo),                            management system (P-CiCo), business
         aplikasi pengelolaan perjalanan dinas pekerja                    travel management system (Pelindo Travel),
         (Pelindo Travel), aplikasi pengelolaan proses                    e-procurement system (Pelindo E-Proc),
         e-procurement (Pelindo E-proc), aplikasi                         operational cash management system
         pengelolaan kas operasional (BIOS), aplikasi                     (BIOS), corporate investment management
         pengelolaan investasi korporat (Peluit), dan                     system (Peluit), and official correspondence
         aplikasi pengelolaan surat dinas (Pelindo                        management system (Pelindo E-Office).
         E-Office).
       • Implementasi sistem call center keluhan                      •   Implementation of customer complaint call
         pelanggan, terdiri dari channel call center                      center system, including an omni-channel
         keluhan      pelanggan     dengan    teknologi                   platform, a complaint logging system using
         omni channel, sistem pencatatan keluhan                          IT Service Management (ITSM) tools, and
         pelanggan dengan menggunakan tools IT                            supporting IT infrastructure for complaint
         Service Management (ITSM), dan penyediaan                        handling processes.
         fasilitas IT pendukung dalam pelaksanaan
         proses keluhan pelanggan.
       • Peningkatan sistem project management.                       •   Enhancement of the project management
                                                                          system.
      •   Simplifikasi proses bisnis korporat (non-                   •   Simplification of corporate (non-operational)
          operasional), terdiri dari sentralisasi proses                  business       processes,     including   the
          persetujuan di portal Pekerja My Pelindo dan                    centralization of approval processes in
          otomatisasi proses revenue sharing.                             the MyPelindo employee portal and the
                                                                          automation of revenue-sharing processes.
      •   Digitalisasi    dan     peningkatan      proses             •   Digitalization and enhancement of tax
          perpajakan, terdiri dari integrasi dengan Dirjen                processes, including integration with the
          Pajak untuk proses pengecekan keaslian                          Directorate General of Taxes for customer
          NPWP pelanggan (SimTax), implementasi                           NPWP verification (SimTax), implementation
          dan digitalisasi PSAK 71, dan pengiriman data                   and digitalization of PSAK 71, and submission
          pajak ke Aplikasi Coretax.                                      of tax data to the Coretax application.
      •   Standarisasi aplikasi back office, termasuk                 •   Standardization of back-office applications,
          aplikasi pengelolaan meeting koordinasi                         including applications for managing top


                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025    107
                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 108
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                         Sustianability Governance




                 Top      Management       (P-BOSS),    aplikasi                management         coordination      meetings
                 pengelolaan          peralatan      pelabuhan                  (P-BOSS), port equipment management
                 (SIGAP), aplikasi pengelolaan aset tetap                       (SIGAP), fixed asset management (SIAP),
                 (SIAP), aplikasi pengelolaan Rencana                           management work plan (P-RKM), corporate
                 Kerja     Management       (P-RKM),    aplikasi                Key Performance Indicators (P-KPI), Good
                 pengelolaan Key Performance Indicator                          Corporate Governance (P-GOOD), Internal
                 korporat (P-KPI), aplikasi pengelolaan                         Control Over Financial Reporting processes
                 Good Corporate Governance (P-GOOD),                            (PICO), operational cash management
                 aplikasi pengelolaan proses Internal Control                   (BIOS), management system processes,
                 Over Financial Reporting (PICO), aplikasi                      corporate risk management (Prima), customer
                 pengelolaan kas operasional (BIOS), aplikasi                   engagement (P-Connect), procurement of
                 pengelolaan proses sistem manajemen,                           goods and services (Pelindo E-Procurement),
                 aplikasi pengelolaan risiko korporat (Prima),                  enhancement of the Contract Management
                 aplikasi pengelolaan customer engagement                       System feature within the procurement
                 (P-Connect), aplikasi pengelolaan pengadaan                    application      (Pelindo     E-Procurement),
                 barang dan jasa (Pelindo E-Procurement),                       digitalization of vendor payment processes
                 pengembangan fitur Contract Management                         within the procurement application (Pelindo
                 System pada aplikasi pengadaan (Pelindo                        E-Procurement),         implementation     of
                 E-Procurement), digitalisasi proses vendor                     e-signature and e-stamp for signing and
                 payment pada aplikasi pengadaan (Pelindo                       stamping documents with external parties,
                 E-Procurement),         penerapan        e-sign                corporate records and archives management
                 dan e-materai untuk tanda tangan dan                           (P-Ercent), corporate investment management
                 pembubuhan materai bersama dengan                              (Peluit), and the Audit Management System
                 pihak di luar Pelindo, aplikasi pengelolaan/                   (AMS).
                 manajemen arsip perusahaan (P-Ercent),
                 aplikasi pengelolaan investasi korporat
                 (Peluit), dan aplikasi Audit Management
                 System (AMS).
             •   Maritime connectivity hub yaitu portal layanan             •   Maritime connectivity hub, a port service
                 pelabuhan yang mengintegrasikan ekosistem                      portal that integrates the maritime ecosystem,
                 maritim seperti shipping line, cargo owner,                    including shipping lines, cargo owners, freight
                 freight forwarder, trucking company.                           forwarders, and trucking companies.
             •   Penyusunan desain standarisasi customer                    •   Development of a standardized design for the
                 portal.                                                        customer portal.
             •   Adopsi teknologi AI untuk proses back office.              •   Adoption of AI technology for back-office
                                                                                processes.
             •Peningkatan Single Master Data Management                     •   Enhancement of Single Master Data
              (MDM).                                                            Management (MDM).
            • Implementasi big data analytics, yaitu                        •   Implementation of big data analytics, including
              pembentukan integrasi data, data warehouse,                       the development of the SSC Procurement
              dan visualisasi data yang informatif, termasuk                    Dashboard,        Investment      Management
              pekerjaan Dashboard SSC Pengadaan,                                Dashboard,        Operational     Performance
              pekerjaan Dashboard Management Investasi,                         Dashboard, Planning Control Monitoring
              pekerjaan Dashboard Kinerja Operasi,                              Center (PCMC) Dashboard, Commercial
              pekerjaan Dashboard Planning Control                              Dashboard, and Finance Dashboard.
              Monitoring Center (PCMC), pekerjaan
              Dashboard      Komersial,    dan     pekerjaan
              Dashboard Keuangan.
         b. Dukungan      Digitalisasi    Proses       Bisnis            b. Support for Digitalization of Operational
            Operasional (Layanan Aplikasi Front End)                        Business Processes (Front-End Application
                                                                            Services)
             •   Konsolidasi      dan    peningkatan   aplikasi             • Consolidation and enhancement of the
                 Integrated Billing System (IBS).                              Integrated Billing System (IBS).
             •   Pengembangan aplikasi pengelolaan aset                     • Development of an application for land asset
                 lahan serta fasilitas komersialisasi (Aplikasi                management and commercialization facilities
                 Promote).                                                     (Promote Application).


108   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 109
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN               TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                    Green Environmental Transformation




        •   Standarisasi aplikasi layanan operasional untuk            •   Standardization of operational service
            layanan kapal, petikemas, dan barang, dengan                   applications for vessel, container, and cargo
            pencapaian standarisasi pelayanan kapal                        services, with achievements including vessel
            (Phinisi) telah diimplementasi pada 87 atau                    service standardization (Phinisi) implemented
            100% dari cabang pelabuhan Grup Pelindo,                       in 87 or 100% of Pelindo Group port branches;
            standarisasi pelayanan non petikemas melalui                   non-container service standardization through
            implementasi aplikasi PTOS-M pada 78 atau                      the implementation of the PTOS-M application
            90% dari terminal Grup Pelindo, standarisasi                   in 78 or 90% of Pelindo Group terminals,
            pelayanan petikemas melalui implementasi                       container service standardization through the
            aplikasi PTOS-PK telah diimplementasikan                       implementation of the PTOS-PK application
            pada 41 atau 90% dari terminal Grup Pelindo,                   in 41 or 90% of Pelindo Group terminals, and
            dan standarisasi pelayanan Ro-Ro dan                           Ro-Ro and passenger service standardization
            penumpang melalui implementasi aplikasi                        through the implementation of the PTOS-R
            PTOS-R telah diimplementasikan pada 49                         application in 49 or 100% of Pelindo Group
            atau 100% dari terminal Grup Pelindo.                          terminals.

2. Peningkatan Infrastruktur dan Keamanan                      2. Enhancement         of      Information      System
   Sistem Informasi                                               Infrastructure and Security
   a. Transformasi infrastruktur On Premise ke Cloud.             a. Transformation of On-Premise infrastructure to
                                                                      cloud.
   b. Pertukaran data terintegrasi melalui Pelindo Hub.           b. Integrated data exchange through Pelindo Hub.
   c. Standarisasi layanan corporate email.                       c. Standardization of corporate email services.
   d. Integrasi layanan CCTV.                                     d. Integration of CCTV services.
   e. Peningkatan kapabilitas SOC (Security Operation             e. Enhancement of Security Operations Center
      Center).                                                        (SOC) capabilities.
   f. Pengesahan Kebijakan Keamanan Sistem                        f. Establishment of Information System Security
      Informasi.                                                      Policy.
   g. Pengukuran maturitas keamanan sistem informasi              g. Measurement of information system security
      oleh BSSN.                                                      maturity by BSSN.
   h. Standardisasi dan implementasi Secure Access                h. Standardization and implementation of Secure
      Service Edge (SASE).                                            Access Service Edge (SASE).
   i. Penentuan objek infrastruktur informasi vital (IIV).        i. Identification of vital information infrastructure
                                                                      objects (IIV).
   j. Implementasi Security Information & Event                   j. Implementation of Security Information & Event
      Management (SIEM).                                              Management (SIEM).
   k. Pembentukan Cyber Security Incident Response                k. Establishment of a Cyber Security Incident
      Team (CSIRT).                                                   Response Team (CSIRT).
   l. Sertifikasi personel yang menangani Keamanan                l. Certification of personnel responsible for
      Sistem Informasi.                                               Information System Security.

3. Penyusunan IT Strategic Management and                      3. Development of IT Strategic Management and
   Governance                                                     Governance
   a. Kajian implementasi Data Loss Prevention (DLP).             a. Data Loss Prevention (DLP) implementation study.
   b. Penilaian dan peningkatan maturitas kapabilitas             b. Evaluation and enhancement of IT capability
      TI.                                                            maturity.
   c. Desain implementasi enterprise architecture                 c. Design of enterprise architecture tools
      tools.                                                         implementation.
   d. Penyusunan IT Service Catalogue.                            d. Development of an IT Service Catalogue.
   e. Pemantauan dan evaluasi IT General Control.                 e. Monitoring and evaluation of IT General Controls.
   f. Pengesahan Kebijakan Pelindungan Data Pribadi               f. Issuance of Personal Data Protection (PDP)
      (PDP).                                                         Policy.
   g. Implementasi pemantauan dan evaluasi Internal               g. Implementation of monitoring and evaluation
      Control Over Financial Report (ICOFR).                         of Internal Control Over Financial Reporting
                                                                     (ICOFR).
   h. Pelaksanaan Disaster Recovery Plan (SRP) dan                h. Execution of Disaster Recovery Plan (DRP) and
      penyusunan Business Continuity Plan (BCP)                      development of Business Continuity Plan (BCP)
      untuk proses IT.                                               for IT processes.
                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025    109
                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 110
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                         Sustianability Governance




      4. Digitalisasi Pelindo untuk Mendukung Program              4. Digitalization of Pelindo to Support Government
         Pemerintah                                                   Programs
         a. Implementasi       integrasi     Pemberitahuan            a. Implementation of integration of Inter-Island Trade
            Perdagangan Antarpulau Barang (PAB) dengan                   Notification of Goods (PAB) with the Ministry of
            Kementerian Dalam Negeri di 23 pelabuhan.                    Home Affairs across 23 ports.
         b. Integrasi dengan INAPORTNET untuk mendukung               b. Integration with INAPORTNET to support ship
            kegiatan pelayanan kapal (ship clearance) pada               clearance services at 87 ports.
            87 pelabuhan.
         c. Pertukraran data dengan platform National                  c. Data exchange with the National Logistic
            Logistic Ecosystem (NLE) dan Indonesia National               Ecosystem (NLE) and Indonesia National Single
            Single Window (INSW) melalui Pelindo Hub.                     Window (INSW) platforms through Pelindo Hub.
         d. Implementasi auto gate system di Pelabuhan yang            d. Implementation of an auto gate system at ports
            terintegrasi dengan Bea Cukai untuk kegiatan                  integrated with Customs for gate line 1 and port
            gate lini 1 dan gate pelabuhan (gatepass) pada                gate (gatepass) operations at 25 ports.
            25 pelabuhan.
         e. Simplifikasi proses bisnis pelayanan kapal,                e. Simplification of vessel service business
            Single Submission SSM Pengangkut dan SSM                      processes through Single Submission SSM
            Quarantine & Customs, yaitu mengkonsolidasikan                Carrier and SSM Quarantine & Customs,
            order management yang dilakukan oleh shipping                 consolidating order management by shipping
            agent ke dalam satu portal. Pada tahun 2025,                  agents into a single portal. In 2025, SSM Carrier
            SSM Pengangkut sudah diimplementasikan di 87                  has been implemented in 87 ports and SSM QC
            pelabuhan dan SSM QC di enam pelabuhan.                       in six ports.
         f. Implementasi single truck identification (STID)            f. Implementation of Single Truck Identification
            pada 29 pelabuhan sebagai standar identitas truk              (STID) at 29 ports as a standardized truck
            yang beroperasi di seluruh Indonesia.                         identification system operating nationwide.
         g. Implementasi Truck Booking System (TBS) di                 g. Implementation of the Truck Booking System
            enam pelabuhan atau 100% dari target tercapai.                (TBS) at six ports, achieving 100% of the target.
         h. Pertukaran data pelaporan data traffic produksi            h. Data exchange for traffic production reporting
            dengan Badan Pusat Statistik.                                 with Statistics Indonesia.

      5. Digitalisasi Infrastruktur                                5. Infrastructure Digitalization
         a. Pekerjaan virtualisasi server.                            a. Server virtualization.
         b. Pekerjaan penyediaan infrastruktur gate terminal          b. Provision of infrastructure for multipurpose
            multipurpose.                                                 terminal gate systems.
         c. Pekerjaan       implementasi     privileged-access        c. Implementation of privileged access management
            management di lingkungan Perseroan.                           within the Company’s environment.
         d. Pekerjaan peremajaan infrastruktur dan jaringan           d. Modernization of infrastructure and network
            di lingkungan Perseroan.                                      systems within the Company’s environment.
         e. Pengelolaan sistem keamanan informasi, meliputi           e. Management of information security systems,
            penguatan kapabilitas security operation center,              including strengthening security operations center
            digitalisasi forensics & incident response (DFIR),            capabilities, digital forensics & incident response
            domain name system security extensions, end                   (DFIR), domain name system security extensions,
            point security, database, dan perangkat peripheral            endpoint security, databases, peripheral devices,
            dan beberapa perangkat pendukung keamanan                     and other supporting information security tools.
            informasi lainnya.




110   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 111
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value        Green Environmental Transformation




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025    111
                                                                                                                 111
                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 112
3
    Menciptakan
    Nilai Sosial
    Berkelanjutan
    Creating Sustainable
    Social Value
Page 113

          
Page 114
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                   Sustainability Governance




      KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
      Occupational Health and Safety

      Pelindo membangun kontribusi sosial jangka panjang            Reflected in the structured implementation of OHS to
      dengan memastikan setiap aktivitas kerja terlaksana           create a safe and conducive working environment for
      secara aman, sehat, dan bertanggung jawab. Komitmen           all employees, and in line with increasing work intensity
      ini diwujudkan melalui penerapan K3 yang terstruktur          and the growing complexity of operational equipment,
      untuk menciptakan lingkungan kerja yang layak dan aman        Pelindo has built long-term social value by ensuring that
      bagi seluruh karyawan, sejalan dengan meningkatnya            all work activities are carried out safely, healthily, and
      intensitas kerja dan kompleksitas peralatan operasional.      responsibly. Guided by the principle of prevention, the
      Dengan berlandaskan pada prinsip pencegahan,                  Company consistently identifies hazards, strengthens
      Perseroan secara konsisten melakukan identifikasi             its occupational safety and health (OSH) culture, and
      bahaya, penguatan budaya K3, serta evaluasi berkala           conducts periodic evaluations through audits to achieve
      melalui audit untuk mencapai target zero accident             the goal of zero accidents and the elimination of work-
      dan peniadaan penyakit akibat kerja (PAK), baik bagi          related illnesses, for both employees and third parties.
      karyawan maupun pihak ketiga. [SEOJK F.21]                    [SEOJK F.21]


      Implementasi K3 yang komprehensif memberikan                  Comprehensive OSH implementation has a positive
      dampak positif bagi Perseroan melalui peningkatan             impact on the Company through significant improvements
      produktivitas dan efisiensi kerja yang signfikan. Di sisi     in productivity and work efficiency. On the other hand,
      lain, tata kelola K3 yang ketat berfungsi sebagai langkah     strict OSH management serves as a preventive measure
      preventif untuk memitigasi risiko gangguan operasional        to mitigate the risk of operational disruptions that could
      yang berpotensi menyebabkan kehilangan pendapatan.            potentially lead to revenue loss. For stakeholders, the
      Bagi pemangku kepentingan, keberhasilan pengelolaan           success of this management not only minimizes the risk of
      ini tidak hanya meminimalkan risiko kecelakaan kerja          workplace accidents and creates a healthy environment
      dan menciptakan lingkungan yang sehat, tetapi juga            but also prevents the negative impact of operational
      mencegah dampak negatif insiden operasional terhadap          incidents on the environment and communities
      lingkungan serta komunitas di sekitar wilayah kerja.          surrounding the work area. [GRI 3-3]
      [GRI 3-3]




      Tata Kelola K3                                                OHS Governance
      Pelindo mengarahkan penerapan K3 dengan mengacu               OHS operates with applicable policies, standards,
      pada kebijakan, standar, dan regulasi yang berlaku, serta     and regulations, ensuring consistent coordination,
      memastikan koordinasi, pengawasan, dan pelibatan              supervision, and employee engagement down to the
      karyawan berjalan konsisten hingga tingkat operasional.       operational level. The legal basis for a safe and conducive
      Dasar hukum penerapan lingkungan kerja yang layak             working environment refers to: [GRI 3-3, 403-1]
      dan aman berpedoman pada: [GRI 3-3, 403-1]
      1. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)         1. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
          Nomor        HK.01/21/10/1/HSSE/UTMA/PLND-22                 Indonesia (Persero) No. HK.01/21/10/1/HSSE/UTMA/
          tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di              PLND-22 concerning Occupational Health and Safety
          Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).                 (OHS) within PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
      2. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)         2. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
          Nomor         HK.01/17/4/2/SKKK/UTMA/PLND-24                 Indonesia (Persero) No. HK.01/17/4/2/SKKK/UTMA/
          tentang Program Keselamatan Hidup Perusahaan                 PLND-24 concerning the Corporate Life Saving Rules
          (Corporate Life Saving Rules) PT Pelabuhan                   Program of PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
          Indonesia (Persero).
      3. Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)         3. Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
          Nomor         HK.01/12/1/2/KBDK/UTMA/PLND-24                 Indonesia (Persero) No. HK.01/12/1/2/KBDK/UTMA/
          tentang Pedoman Saling Menghargai di Tempat                  PLND-24 concerning the Respectful Workplace
          Kerja (Respectful Workplace Policy) di Lingkungan            Policy within PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
          PT Pelabuhan Indonesia (Persero).


114   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 115
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value          Green Environmental Transformation




Sebagai mekanisme pelaksanaan kebijakan dan                  As a mechanism for implementing OHS policies and
pengendalian K3 di lapangan, Perseroan membentuk             controls in the field, the Occupational Health and
Panitia  Pembina    Keselamatan     dan   Kesehatan          Safety Advisory Committee (OHS Committee) operates
Kerja (P2K3) di kantor pusat, regional, dan cabang.          at the head office, region, and branch levels. This
Pembentukan ini secara resmi dituangkan melalui Surat        establishment is formally stipulated through the Board of
Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)           Directors Decree of PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Nomor KL.01.01/8/11/2/SKKK/PGLA/PLND-24 Tanggal              No.    KL.01.01/8/11/2/SKKK/PGLA/PLND-24           dated
8 November 2024 tentang Pembentukan Panitia Pembina          November 8, 2024, concerning the Establishment of the
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Kantor Pusat          Occupational Health and Safety Advisory Committee
PT Pelabuhan Indonesia (Persero).                            (OHS Committee) at the Head Office of PT Pelabuhan
                                                             Indonesia (Persero).

P2K3 berperan memberi masukan kepada manajemen,              The OHS Committee provides input to management,
mengoordinasikan program K3, mengidentifikasi dan            coordinates OHS programs, identifyies and evaluates
mengevaluasi bahaya, memperkuat sosialisasi dan              hazards, strengthens awareness and training initiatives,
pelatihan, serta memantau kepatuhan melalui inspeksi/        and monitors compliance through inspections and audits,
audit, rekomendasi perbaikan, dan melaksanakan               recommending corrective actions, and conducting
pertemuan rutin untuk membahas penerapan K3 setiap           regular meetings to review OHS implementation on a
triwulan. Keanggotaan P2K3 mengacu pada ketentuan            quarterly basis. The composition of the OHS Committee
yang berlaku, dengan susunan sebagai berikut: [GRI 3-3,      refers to applicable regulations, with the following
403-4]                                                       structure: [GRI 3-3, 403-4]


                                                Struktur P2K3 Pelindo
                                          Pelindo OHS Committee Structure




                                                     Pembina P2K3
                                                    OHS Committee
                                                        Advisor



                                                      Ketua P2K3
                                                    OHS Committee
                                                     Chairperson




                                                   Wakil Ketua P2K3
                                                   OHS Committee
                                                   Vice Chairperson



                                                                                 Sekretaris P2K3
                                                                                 OHS Committee
                                                                                   Secretary




                   Anggota             Anggota        Anggota                Anggota               Anggota
                   Members             Members        Members                Members               Members




                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025    115
                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 116
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                TENTANG PELINDO                   TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                       About Pelindo                     Sustainability Governance




                                                   Keanggotaan P2K3 Pelindo
                                              Pelindo OHS Committee Membership

         Jabatan P2K3
         OHS Committee                             Jabatan                                       Position
           Positions
       Pembina                 •   Direktur Utama                            •   President Director
       Advisor                 •   Wakil Direktur Utama                      •   Vice President Director
                               •   Direktur Pengelola                        •   Director of Operations
                               •   Direktur SDM dan Umum                     •   Director of Human Resources and General
                                                                                 Affairs
                               •   Direktur Investasi                        •   Director of Investment
                               •   Direktur Keuangan                         •   Director of Finance
                               •   Direktur Strategi                         •   Director of Strategy
       Ketua                   Group Head K3 dan Sistem Manajemen            Group OHS and Management System
       Chairperson
       Wakil Ketua I           Group Head Manajemen Risiko, Tata Group Head of Risk Management, Governance,
       Vice Chairperson I      Kelola, dan Kepatuhan             and Compliance
       Wakil Ketua II          Group Head Sekretaris Perusahaan              Group Head of Corporate Secretary
       Vice Chairperson II
       Wakil Ketua III         Department Head         Keselamatan    dan Department Head of Occupational Health and
       Vice Chairperson III    Kesehatan Kerja                            Safety
       Sekretaris              Senior Officer I        Keselamatan    dan Senior Officer I of Occupational Health and
       Secretary               Kesehatan Kerja                            Safety
       Anggota                 •   Pejabat struktural yang mengelola •           Structural officials responsible for managing
       Member                      aktivitas kritikal Perseroan yang             the Company’s critical activities, including:
                                   meliputi:
                                   a. Group Head;                                a. Group Head;
                                   b. Department Head di kantor pusat;           b. Department Head at the Head Office;
                                   c. Executive Director Regional;               c. Region Executive Director;
                                   d. Regional Division Head;                    d. Region Division Head;
                                   e. General Manager; dan                       e. General Manager; and
                                   f. Manager Bidang di cabang.                  f. Branch Functional Manager.
                               •   Pengurus     serikat   pekerja  dan •         Labor union representatives and employee
                                   perwakilan pekerja.                           representatives.


      Hingga akhir periode pelaporan, P2K3 di kantor pusat           At the end of the reporting period, the OHS Committee
      terdiri dari 56 anggota. Fungsi HSSE (Health, Safety,          at the Head Office consisted of 56 members. The HSSE
      Security, and Environment) Kantor Pusat menjalankan            (Health, Safety, Security, and Environment) function at
      peran pembinaan melalui pengarahan pembentukan                 the Head Office is supervisory, providing guidance on
      P2K3 di masing-masing regional beserta wilayah kerja           the establishment of OHS Committee in each region
      di areanya guna mengoptimalkan partisipasi, konsultasi,        and across their respective operational areas to optimize
      dan komunikasi terkait keselamatan dan kesehatan               participation, consultation, and communication related
      kerja. [GRI 403-4]                                             to OHS. [GRI 403-4]

      Penerapan P2K3 telah berjalan di berbagai unit kerja           OHS Committee has been implemented in various
      pada Regional 1, Regional 2, Regional 3, dan Regional          work units in Region 1, Region 2, Region 3, and Region
      4, mencakup kantor regional dan beberapa cabang                4, covering region offices and several port branches.
      pelabuhan. Adapun beberapa cabang pada Regional                Several branches in Region 3 and Region 4 are still in the
      3 dan Regional 4 masih dalam tahap pemenuhan,                  process of completion, particularly in terms of developing
      terutama terkait pengembangan kompetensi karyawan              employee competencies to be appointed as General OHS
      yang dipersiapkan sebagai Ahli K3 Umum sekaligus               Experts as well as OHS Committee Secretaries, ensuring
      Sekretaris P2K3 sehingga pembentukan P2K3 dapat                OHS Committee can be completed in accordance with
      dilakukan sesuai persyaratan.                                  the required standards.


116   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 117
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value          Green Environmental Transformation




Sistem Manajemen K3 [GRI 403-2]                             OHS Management System [GRI 403-2]
Penerapan standar K3 di seluruh unit kerja Pelindo          Implementation of OHS standards across all Pelindo
dikelola secara sistematis melalui SMK3 dan menjadi         work units is managed through the OHSMS which forms
bagian dari Sistem Manajemen Terpadu (SMT) yang             part of the Integrated Management System (IMS), and
berlaku bagi seluruh karyawan, mitra, vendor, serta         applies to all employees, partners, vendors, and other
pemangku kepentingan lain di wilayah operasional            stakeholders within the Company’s operational areas.
Perseroan. SMT disosialisasikan kepada seluruh              The IMS is communicated to all (100%) employees at
(100%) karyawan di lokasi operasional maupun pihak          operational sites as well as relevant parties through the
terkait melalui penyampaian kebijakan yang dipasang         dissemination of policies displayed in workspaces and
pada ruang kerja dan ruang layanan sehingga mudah           service areas, ensuring they are easily accessible and
diakses dan dibaca oleh karyawan maupun tamu yang           visible to both employees and visiting guests. [GRI 403-4]
berkunjung. [GRI 403-4]

SMK3 diterapkan secara holistik dan mencakup seluruh        The OHSMS is implemented holistically and covers all
aktivitas operasional Perseroan, termasuk seluruh (100%)    of the Company’s operational activities, including all
karyawan, baik karyawan organik maupun karyawan             (100%) employees, both organic and non-organic, as
nonorganik, serta seluruh (100%) kontraktor dan mitra       well as all (100%) contractors and business partners
kerja yang aktivitas operasionalnya dikendalikan oleh       whose operational activities are controlled by the
Perseroan. Pelindo berkomitmen untuk memastikan             Company. Pelindo is committed to ensuring that the
implementasi SMK3 dijalankan secara komprehensif.           implementation of SMK3 is carried out comprehensively.
[GRI 403-1, 403-8]                                          [GRI 403-1, 403-8]


Selain mengacu pada ketentuan nasional yang berlaku,        In addition to complying with applicable national
Perseroan memperkuat penerapan sistem manajemen             regulations, OHS management system is strengthened
K3 di kantor pusat dan regional dengan mengadopsi           at both the Head Office and region levels by adopting
ISO 45001:2018. Implementasi tersebut dievaluasi            ISO 45001:2018, periodically evaluated through OHSMS
secara berkala melalui audit SMK3 yang dilaksanakan         audits conducted by independent third parties and
oleh pihak ketiga dan dilaporkan kepada Kementerian         reported to the Ministry of Manpower of the Republic
Ketenagakerjaan RI. Audit ini mengacu pada ISO              of Indonesia. The audits refer to ISO 45001:2018 and
45001:2018 dan PP No. 50 Tahun 2012, serta mencakup         Government Regulation No. 50 of 2012, and cover 76
76 wilayah kerja yang terdiri atas Kantor Pusat, Kantor     operational areas, including the Head Office, Region
Regional, Cabang Pelabuhan, dan Subholding. Hasil audit     Offices, Port Branches, and Sub-holdings. The audit
digunakan sebagai dasar perbaikan dan penyempurnaan         results serve as a basis for continuous improvement and
implementasi K3 di masing-masing unit kerja.                enhancement of OHS implementation across each work
                                                            unit.

Selain pelaksanaan audit internal, Perseroan juga           In addition to conducting internal audits, the Company
melaksanakan sertifikasi SMK3 PP No. 50 Tahun 2012          also carries out OHSMS certification in accordance
sebagai bentuk pemenuhan kepatuhan terhadap                 with Government Regulation No. 50 of 2012 as a form of
peraturan perundang-undangan, serta sertifikasi ISO         compliance with applicable laws and regulations, as well
45001:2018 melalui badan sertifikasi independen.            as ISO 45001:2018 certification through independent
Sertifikasi ini dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing    certification bodies. These are undertaken based on the
wilayah kerja operasional untuk memastikan kesesuaian       specific needs of each operational area to ensure that
penerapan sistem manajemen K3 dengan standar yang           the OHS management system aligns with the applicable
berlaku.                                                    standards.




                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    117
                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 118
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                   Sustainability Governance




                                  Cakupan Sertifikasi pada Sistem Manajemen K3 Pelindo
                                 Certification Scope of Pelindo’s OHS Management System




                              77,63%                                                       90,78%
                              59 Wilayah dari 76 wilayah                                    69 Wilayah dari 76 wilayah
                              (cabang dan kawasan)                                          (cabang dan kawasan)
                              59 Regions out of 76 regions                                  69 Regions out of 76 regions
                              (branches and areas)                                          (branches and areas)




      Sebagai bagian dari penerapan SMK3, Perseroan                As part of the implementation of SMK3, the Company
      menjalankan mekanisme manajemen risiko K3 yang               implements a standardized OSH risk management
      terstandarisasi untuk memastikan pengidentifikasian          mechanism to ensure the consistent identification of
      bahaya, penilaian risiko, dan penetapan tindakan             hazards, risk assessment, and establishment of control
      pengendalian secara konsisten di seluruh unit kerja.         measures across all work units. This mechanism is further
      Mekanisme ini kemudian diperkuat melalui pengendalian        reinforced through operational controls on high-risk
      operasional pada aktivitas berisiko tinggi dengan            activities via the implementation of Procedure No. SMK3/
      penerapan Prosedur Nomor SMK3/PI0/PD.04.00.00/00-            PI0/PD.04.00.00/00- 2024 regarding the Work Permit
      2024 tentang SOP Prosedur Izin Kerja (Work Permit) dan       (WP) SOP and Supervision. Through these procedures,
      Pengawasan (Supervision). Melalui prosedur tersebut,         high-risk work may only be performed and/or ceased
      pekerjaan berisiko tinggi hanya dapat dilakukan dan/atau     after obtaining supervisor approval, ensuring equipment
      ditinggalkan setelah memperoleh persetujuan atasan,          is in a non-operational state/turned off and placed in a
      memastikan peralatan dalam kondisi tidak beroperasi/         safe area, and completing verification that surrounding
      dimatikan dan menempatkannya pada area aman, serta           conditions do not pose a hazard.
      menyelesaikan verifikasi bahwa kondisi sekitar tidak
      membahayakan.

      Pelindo juga mengatur mekanisme pengelolaan insiden          An incident management mechanism through Procedure
      melalui Prosedur Nomor SMK3/PI0/PD.18.00.00/00-2024          No. SMK3/PI0/PD.18.00.00/00-2024 on Incident
      tentang SOP Manajemen Insiden. Investigasi dilakukan         Management SOP means that investigations are
      oleh Tim Investigator Gabungan yang tersertifikasi dan       conducted by a certified Joint Investigation Team involving
      melibatkan lintas unit kerja untuk menjaga independensi,     cross-functional work units to ensure independence, as
      sebagaimana ditetapkan pada Berita Acara Direksi dan         stipulated in the Board of Directors’ Minutes and related
      panduan teknis terkait. Pelaporan kondisi kedaruratan        technical guidelines. Emergency conditions can be
      dapat dilakukan melalui kanal “informasi kontak darurat”     reported through the “emergency contact information”
      yang tersedia di tempat kerja untuk mendukung respons        channels available at the workplace to support a swift
      yang cepat dan terkoordinasi.                                and coordinated response.

      Agar respons tersebut didukung kesiapan organisasi           To ensure that such responses are supported by
      dan perlindungan karyawan di lapangan, Pelindo               organizational readiness and the protection of
      meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat               employees in the field, emergency preparedness and
      melalui penetapan prosedur penanganan, pembentukan           response is enhanced through handling procedures,
      tim tanggap darurat, serta pelaksanaan pelatihan dan         the formation of emergency response teams, and the
      drill secara berkala sesuai kebutuhan operasional.           regular implementation of training and drills in line
      Pemenuhan penggunaan alat pelindung diri (APD)               with operational needs. The use of personal protective
      juga diatur melalui Panduan Teknis Nomor 001.1/PDT/          equipment (PPE) is also governed by Technical Guideline
      SKKK/PLND-24 tentang Alat Pelindung Diri (APD) guna          No. 001.1/PDT/SKKK/PLND-24 on Personal Protective
      menjamin perlindungan karyawan sesuai jenis pekerjaan        Equipment (PPE), ensuring employee protection in
      dan potensi paparannya.                                      accordance with job types and exposure risks.




118   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 119
      MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
      Creating Sustainable Social Value            Green Environmental Transformation




Selain itu, Pelindo senantiasa menjaga konsistensi          In addition, Pelindo consistently maintains OHS
penerapan K3 dan memperkuat kontrol sistemik bagi           implementation and strengthens systemic controls
pihak internal maupun eksternal melalui safety induction    for both internal and external parties through safety
di aplikasi Portaverse sebelum memasuki dan/atau            induction via the Portaverse application prior to entering
bekerja di area operasional. Seluruh elemen tersebut        and/or working in operational areas. All elements
menjadi bagian dari penerapan SMK3 yang terintegrasi        form part of the SMK3 implementation integrated into
dalam pengelolaan operasional, dengan evaluasi dan          operational management, with continuous evaluation and
perbaikan berkelanjutan sebagai dasar peningkatan           improvement serving as the foundation for enhancing
kinerja K3.                                                 OHS performance.



Manajemen Risiko K3 [GRI 403-2]                             OHS Risk Management [GRI 403-2]
Dalam kerangka SMK3, Pelindo mengelola risiko K3            Within the OHSMS framework, OHS risks are managed
melalui Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko         through Hazard Identification and Risk Control (HIRAC).
(IBPR). Risiko dipetakan per lokasi menggunakan matriks     Risks are mapped by location using a severity and
tingkat keparahan dan intensitas, kemudian ditetapkan       likelihood matrix, followed by the determination of
pengendalian yang relevan. Proses IBPR dijalankan           appropriate control measures. The HIRAC process
melalui aplikasi MyHSSE sesuai format serta ketentuan       is implemented through the MyHSSE application in
pada prosedur dan panduan teknis terkait.                   accordance with the formats and provisions set out in the
                                                            relevant procedures and technical guidelines.

Untuk memastikan risiko dengan konsekuensi paling           To ensure that risks with the most severe consequences
serius dikelola secara konsisten di seluruh lokasi,         are managed across all locations, the HIRAC process is
Perseroan melengkapi proses IBPR dengan Corporate           complemented by Corporate Life Saving Rules (CLSR) as
Life Saving Rules (CLSR) sebagai rujukan kategorisasi       a reference for critical risk categorization and safe work
risiko kritikal dan standar perilaku kerja aman. CLSR       behavior standards. CLSR serves as a framework that
merupakan kerangka aturan keselamatan yang                  reinforces safety as the top priority across all Company
menegaskan keselamatan sebagai prioritas utama              activities and provides guidance for employees,
dalam seluruh kegiatan Perseroan dan menjadi pedoman        contractors, and stakeholders in implementing safe work
bagi karyawan, mitra kerja, serta pemangku kepentingan      practices. The implementation of CLSR strengthens risk
untuk menerapkan praktik kerja aman. Penerapan CLSR         control discipline and operational reliability, which is
memperkuat disiplin pengendalian risiko dan keandalan       outlined in the following nine key elements.
operasi, yang dijabarkan ke dalam sembilan elemen
utama sebagai berikut.




                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    119
                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 120
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                      Sustainability Governance




                                     Sembilan Elemen Corporate Life Saving Rules Pelindo
                                     Nine Elements of Pelindo’s Corporate Life Saving Rules


                            Pemberlakuan Area Terbatas                                   Bekerja di Ketinggian
                         1 Restricted Area                                          6 Working at Height
                        Setiap pihak wajib memahami dan                             Setiap pihak wajib memastikan penggunaan alat
                        mengikuti aturan terkait pemberlakuan area                  pelindung diri (APD) yang tidak terbatas pada
                        terbatas di lingkungan pelabuhan.                           pelindung kepala, pelindung mata dan muka,
                        All parties are required to understand                      pelindung telinga, pelindung pernapasan beserta
                        and comply with regulations governing                       perlengkapannya, pelindung tangan, pelindung
                        restricted areas within the port                            kaki, pakaian pelindung, alat pelindung jatuh
                        environment.                                                perorangan, dan pelampung serta alat pelindung
                                                                                    jatuh (APJ) yang tidak terbatas pada sabuk tubuh
                            Bekerja pada Posisi Zona Aman                           (full body harness) dan tali pembatas gerak (work
                         2 Working at Safe Zone Position                            restraint) secara layak dan tepat.
                                                                                    All parties must ensure the proper and appropriate
                        Setiap pihak wajib memahami dan
                                                                                    use of personal protective equipment (PPE),
                        mengikuti aturan terkait bagaimana
                                                                                    including but not limited to head, eye and face,
                        memosisikan diri untuk berada pada zona
                                                                                    hearing, respiratory along with its accessories, hand
                        yang aman saat bekerja.
                                                                                    protection, foot protection, protective clothing,
                        All parties must understand and follow
                                                                                    personal fall protection equipment, life jackets, and
                        guidelines on positioning themselves within
                                                                                    fall protection systems such as full body harnesses
                        safe zones while working.
                                                                                    and work restraint systems.
                            Sehat saat Bekerja
                         3 Fit to Work                                                   Bekerja di Dekat Barang Berbahaya
                                                                                    7 Working Near Hazardous or Dangerous
                        Setiap pihak wajib memastikan kesehatan                          Goods
                        dan kebugaran pekerja sebelum
                        melaksanakan pekerjaannya.                                  Setiap pihak wajib memastikan prosedur dan
                        All parties must ensure workers are                         standar keselamatan, APD yang layak dan sesuai,
                        physically fit and in good health prior to                  serta mitigasi risiko ketika bekerja di dekat barang
                        performing their duties.                                    berbahaya.
                                                                                    All parties must ensure adherence to safety
                                                                                    procedures and standards, appropriate and
                            Bekerja di Sekitar Perairan
                         4 Working Near Water                                       adequate PPE, and the implementation of risk
                                                                                    mitigation measures when working near hazardous
                        Seluruh pihak wajib memastikan kesediaan                    materials.
                        dan kelaikan APD, sarana prasarana
                        evakuasi, serta rambu K3 di sekitar wilayah                      Bekerja saat Perbaikan Peralatan dan
                        perairan.
                                                                                    8 Sistem Instalasi
                        All parties must ensure the availability and                     Working During Maintenance and
                        adequacy of PPE, evacuation facilities, and                      Installation System
                        OHS signage in areas near water.                            Setiap pihak wajib memastikan arus energi telah
                                                                                    diisolasi saat melakukan perbaikan peralatan dan
                            Bekerja dengan Peralatan Pelabuhan                      sistem instalasi.
                         5 Working with Port Equipment                              All parties must ensure that all energy sources have
                                                                                    been isolated when performing maintenance on
                       Seluruh pihak wajib memastikan kelayakan                     equipment and installation systems.
                       dan izin peralatan pelabuhan sebelum
                       digunakan.                                                        Bekerja di Ruang Terbatas
                       All parties must ensure that port equipment                  9 Working in Confined Space
                       is fit for use and properly authorized before
                                                                                    Seluruh pihak wajib memastikan perizinan dan
                       operation.
                                                                                    standar keselamatan sebelum bekerja di ruang
                                                                                    terbatas.
                                                                                    All parties must ensure proper authorization and
                                                                                    compliance with safety standards prior to working in
                                                                                    confined spaces.




120   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 121
       MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
       Creating Sustainable Social Value             Green Environmental Transformation




Pengendalian di tingkat operasional diperkuat melalui         Operational-level        controls       are      strengthened
mitigasi yang mencakup penilaian lokasi kerja,                through mitigation measures that include workplace
pemasangan rambu K3, serta penyediaan sarana-                 assessments, the installation of OHS signage, and the
prasarana keselamatan seperti alat pemadam api ringan         provision of safety facilities such as fire extinguishers and
(APAR) dan kotak P3K di area kerja. Dukungan mobil            first aid kits in work areas, with fire trucks and automatic
pemadam kebakaran dan proteksi kebakaran otomatis             fire protection systems available at selected locations.
juga disediakan pada sejumlah lokasi. Kesiapsiagaan           Emergency preparedness is implemented through
darurat dilaksanakan melalui prosedur pelaporan dan           reporting and response procedures, the support of
penanganan, dukungan tim tanggap darurat, serta               emergency response teams, as well as regular training
pelatihan dan pengujian rutin rencana tanggap darurat.        and testing of emergency response plans.

Untuk menjaga efektivitas pengendalian, Perseroan             To maintain the effectiveness of controls, a hazard
menerapkan mekanisme pelaporan kondisi berbahaya              reporting mechanism ensures timely follow-ups and
agar dapat segera ditindaklanjuti, sekaligus memastikan       the provision of PPE, in accordance with applicable
pemenuhan alat pelindung diri (APD) yang diperlukan           requirements. The Company also conducts investigations
sesuai ketentuan. Perseroan juga melakukan investigasi        and identifies the root causes of workplace incidents, and
dan pemetaan penyebab kecelakaan kerja, serta                 establishes mitigation measures to prevent recurrence.
menetapkan tindakan mitigasi guna mencegah kejadian
berulang.

Seluruh temuan dan insiden K3 yang dilaporkan serta           All reported OHS findings and incidents, along with
hasil investigasi kemudian diintegrasikan ke mekanisme        investigation results, are integrated into the CLSR
pemantauan CLSR. Perseroan memantau penerapan                 monitoring mechanism which compiles data on the follow-
CLSR dengan mengompilasi data monitoring tindak               up of major incident investigation recommendations for
lanjut rekomendasi investigasi major incident Perseroan       the 2025 period across all Pelindo entities. Each OHS
untuk periode 2025 pada cakupan seluruh entitas               incident and finding is mapped to CLSR categories based
Pelindo. Setiap insiden dan temuan K3 dipetakan               on the investigation methodology, resulting in a root
ke kategori CLSR, berdasarkan metode investigasi              cause analysis (RCA), with results serving as the basis
sehingga menghasilkan root cause analysis (RCA). Hasil        for determining follow-up priorities within the respective
persebaran tersebut menjadi dasar penetapan prioritas         work units. [GRI 403-7, 403-10]
tindak lanjut pada unit kerja terkait. [GRI 403-7, 403-10]

Penerapan manajemen risiko K3 pada aspek kesehatan            OHS risk management is carried out through periodic
kerja diwujudkan melalui peninjauan kesehatan secara          health reviews to identify potential work-related illnesses
berkala untuk mengidentifikasi potensi penyakit               and optimize preventive measures. These reviews are
akibat pekerjaan dan mengoptimalkan langkah                   conducted through annual Medical Check-Ups (MCU) to
pencegahan. Peninjauan dilakukan melalui Medical              assess health history and its relation to workload, as well
Check Up (MCU) tahunan untuk menilai riwayat                  as through the development of Health Risk Assessments
kesehatan dan keterkaitannya dengan beban kerja,              (HRA), which have been implemented across all
serta penyusunan Health Risk Assessment (HRA) yang            operational areas. [GRI 403-7]
telah diimplementasikan di seluruh wilayah operasional
Perseroan. [GRI 403-7]




                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025     121
                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 122
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo                         Sustainability Governance




                                           Identifikasi Bahaya, Risiko K3, dan Mitigasi
                                         Hazard Identification, OHS Risks, and Mitigation

         Bahaya        Risiko Keselamatan Kerja                   Risiko Kesehatan                    Mitigasi dan Pengelolaan Risiko
         Hazards        Occupational Safety Risks                    Health Risks                     Risk Mitigation and Management
       Debu           Kecelakaan            akibat       Iritasi saluran pernapasan, gangguan       Penggunaan masker dan safety googles
       Dust           terganggunya pandangan             paru-paru, dan iritasi mata                Use of masks and safety goggles
                      Accidents caused by impaired       Respiratory     tract   irritation, lung
                      vision                             problems, and eye irritation
       Kebisingan     Kecelakaan               akibat    Gangguan pendengaran                       Penggunaan               earmuff/earplug,
       Noise          ketidakmampuan mendengar           Hearing loss                               pembatasan waktu kerja, dan pengukuran
                      peringatan bahaya                                                             lingkungan kerja kebisingan
                      Accidents caused by an inability                                              Use of earmuffs/earplugs, work time limits,
                      to hear danger warnings                                                       and workplace noise measurements
       Suhu Panas     Kecelakaan akibat penurunan        Heat exhaustion dan dehidrasi              Penggunaan baju lengan panjang,
       High           kewaspadaan                        Heat exhaustion and dehydration            helm, rompi, dan safety shoes, serta
       Temperature    Accidents caused by a loss of                                                 pembatasan waktu kerja
                      alertness                                                                     Use of long-sleeved shirts, helmets, vests,
                                                                                                    and safety shoes, as well as work time
                                                                                                    limits


      Perseroan melaksanakan penguatan K3 yang dituangkan                  An Annual OHS Program Plan is developed each year
      dalam Rencana Program K3 Tahunan yang disusun                        with the involvement of both internal and external parties,
      setiap tahun dengan melibatkan pihak internal dan                    including OHS experts/academics, OHS Committee,
      eksternal, termasuk akademisi/ahli K3, P2K3, perwakilan              employee       representatives,   and    other    relevant
      karyawan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.                stakeholders. The plan outlines objectives and targets,
      Rencana ini memuat tujuan dan sasaran, skala prioritas,              priority levels, hazard control measures, resource
      upaya pengendalian bahaya, penetapan sumber daya,                    allocation, implementation timelines, performance
      jangka waktu pelaksanaan, indikator pencapaian, dan                  indicators, and accountability mechanisms.
      sistem pertanggungjawaban.



      Strategi K3                                                          OHS Strategy
      Strategi K3 Pelindo disusun sebagai tindak lanjut dari               Pelindo’s OHS strategy is a follow-up to OHS risk
      penerapan manajemen risiko K3 untuk memastikan                       management implementation to ensure that control
      prioritas pengendalian dijalankan secara terarah                     priorities are carried out in a structured and consistent
      dan konsisten di seluruh wilayah kerja. Pendekatan                   manner across all operational areas. This approach is
      ini diterjemahkan ke dalam program peningkatan                       delivered into competency enhancement programs
      kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, pelatihan              through      training  and     certification, emergency
      dan simulasi kesiapsiagaan, serta penguatan induksi                  preparedness training and simulations, as well as stronger
      keamanan (safety induction) dan kesadaran keamanan                   safety induction and safety awareness for employees,
      (safety awareness) bagi karyawan, tenaga kerja                       stevedoring workers, and stakeholders. These efforts are
      bongkar muat, dan pemangku kepentingan. Upaya                        supported by the provision of health and safety facilities,
      tersebut didukung pemenuhan sarana kesehatan dan                     along with coordination with relevant parties to enhance
      keselamatan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait                on-site response readiness.
      guna meningkatkan kesiapan respons di lapangan.



      Pelatihan K3                                                         OHS Training

      Pelindo mengimplementasikan fokus peningkatan                        Regular implementation of OHS training and certification
      kompetensi dalam Strategi K3 melalui penyelenggaraan                 programs enhance awareness of potential workplace
      pelatihan dan sertifikasi K3 secara rutin. Program ini               risks and hazards, reduce the likelihood of incidents, and
      meningkatkan kesadaran terhadap potensi risiko dan                   ensure that employees are equipped with the necessary
      bahaya di lingkungan kerja, menekan risiko kecelakaan,               competencies to work safely in accordance with OHS
      serta memastikan karyawan memiliki kompetensi untuk                  procedures.
      bekerja secara aman sesuai prosedur K3.



122   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 123
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN      TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value           Green Environmental Transformation




Perseroan juga menjaga kepatuhan dan kesiapsiagaan           The Company also maintains compliance and
melalui kegiatan pelatihan dan simulasi yang dilaksanakan    preparedness through annual training and simulation
setiap tahun, meliputi tanggap darurat, pelatihan            programs, including emergency response, onshore
kebakaran di darat, dan tanggap darurat kelautan.            firefighting training, and marine emergency response.
Pada tahun pelaporan, Perseroan menyelenggarakan             During the reporting year, the Company conducted First
Pelatihan dan Sertifikasi Pertolongan Pertama pada           Aid Training and Certification on February 12–13, 2025,
Kecelakaan. Program ini dilaksanakan pada tanggal 12-13      attended by 33 employees from the Head Office. [GRI 403-5]
Februari 2025 yang diikuti oleh 33 karyawan Kantor Pusat.
[GRI 403-5]


Kesadaran Keamanan dan Induksi Keamanan                      Safety Awareness and Safety Induction
Pelindo juga menjalankan rangkaian kegiatan yang             Pelindo also conducts a series of initiatives to instill
menanamkan disiplin K3 dalam praktik kerja sehari-hari.      OHS discipline in daily work practices. These initiatives
Kegiatan ini diarahkan untuk memperluas pemahaman            aim to enhance understanding of OHS procedures
prosedur K3 dan membangun kepedulian terhadap                and strengthen awareness of potential hazards in
potensi bahaya di area kerja. Pencegahan kecelakaan          the workplace. Workplace accident prevention is
kerja dilaksanakan melalui: [GRI 403-4]                      implemented through: [GRI 403-4]
• Safety leader forum;                                       • Safety leader forum;
• Standardisasi K3;                                          • OHS standardization;
• Sinergi HSSE;                                              • HSSE synergy;
• MyHSSE; dan                                                • MyHSSE; and
• Safety Building.                                           • Safety Building.

Sebelum memasuki dan/atau bekerja di area operasional,       Prior to entering and/or working in operational areas,
Pelindo menyelenggarakan induksi keamanan K3 bagi            OHS safety induction for both internal and external
pihak internal maupun eksternal sebagai bagian dari          parties is part of safeguarding measures to support
tindakan pengamanan atas rencana peningkatan aspek           management’s plan to enhance stakeholder safety.
keselamatan pemangku kepentingan oleh manajemen.             The safety induction is mandatory for all Company
Induksi keamanan wajib diikuti oleh seluruh karyawan         employees and is completed through self-paced online
Perseroan dengan belajar mandiri secara daring melalui       learning via the Portaverse application. Meanwhile,
aplikasi Portaverse. Sementara itu, karyawan mutasi dan      transferred employees and external parties are required
pihak eksternal mengikuti induksi keamanan melalui           to undergo safety induction through the respective local
departemen HSSE setempat, mengacu pada Nota                  HSSE department, in accordance with Internal Memo
Dinas Nomor KL.04/3/6/1/SKKK/PGLA-24 Tanggal 3               No. KL.04/3/6/1/SKKK/PGLA-24 dated June 3, 2024
Juni 2024 serta Surat Dinas Nomor KL.04/3/6/2/SKKK/          and Official Letter No. KL.04/3/6/2/SKKK/PGLA/PLND-
PGLA/PLND-24 Tanggal 3 Juni 2024. [GRI 403-7]                24 dated June 3, 2024. [GRI 403-7]

Selain itu, Pelindo secara rutin menyelenggarakan            In addition, Pelindo regularly conducts safety awareness
kegiatan peningkatan kesadaran keamanan bagi                 programs for employees, stevedoring workers, and
karyawan, tenaga kerja bongkar muat, dan pemangku            stakeholders to deepen understanding of OHS, enhance
kepentingan untuk memperdalam pemahaman K3,                  the ability to identify potential hazards, and promote safe
meningkatkan kemampuan mengenali risiko bahaya,              work behaviors to prevent unsafe conditions.
serta mendorong perilaku kerja aman agar kondisi tidak
aman dapat dihindari.

Dukungan dan Pelayanan Kesehatan Karyawan                    Employee Health Support and Services

Pelindo menyediakan dukungan dan pelayanan kesehatan         Pelindo provides health support and services to
bagi karyawan organik, nonorganik, dan alihdaya sesuai       permanent, non-permanent, and contract employees in
dengan Peraturan Direksi No. HK.01/21/10/1/HSSE/             accordance with Board Regulation No. HK.01/21/10/1/
UTMA/PLND-22 sebagai bagian dari pelaksanaan K3.             HSSE/UTMA/PLND-22 as part of its occupational health
Program dan kebijakan yang dijalankan berpedoman             and safety (OHS) implementation. The programs and
pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang                 policies implemented are guided by Law No. 13 of 2003
Ketenagakerjaan dan Undang-Undang No. 24 Tahun               on Manpower and Law No. 24 of 2011 on the Social
2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.             Security Administration Agency. Occupational health
Layanan kesehatan kerja ditujukan untuk mendukung            services are designed to support hazard identification


                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    123
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 124
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                      Sustainability Governance




      identifikasi bahaya dan pengendalian risiko kesehatan/             and health risk control/Health Risk Assessment (HRA)
      Health Risk Assessment (HRA) melalui peninjauan                    through periodic reviews, health communication, and
      berkala, komunikasi kesehatan, serta penanganan medis              integrated medical care. This health support covers
      yang terintegrasi. Dukungan kesehatan ini mencakup                 both work-related and non-work-related health services,
      layanan kesehatan akibat kerja dan bukan akibat kerja,             delivered through the following programs and facilities:
      dilaksanakan melalui program dan fasilitas berikut: [GRI           [GRI 403-3, 403-6]
      403-3, 403-6]
      1. Health Risk Assessment (HRA) untuk mencegah                     1. Health Risk Assessment (HRA) to prevent work-
         penyakit akibat kerja (PAK);                                       related illnesses;
      2. Medical Check Up (MCU) yang dilakukan rutin setiap              2. Annual Medical Check-Ups (MCU);
         tahun;
      3. Health Talk;                                                    3. Health Talks;
      4. Kepesertaan Program BPJS Kesehatan dan BPJS                     4. Participation in BPJS Kesehatan and BPJS
         Ketenagakerjaan;                                                   Ketenagakerjaan programs;
      5. Klinik kesehatan, terdiri dari dua jenis yaitu klinik rawat     5. Health clinics, consisting of outpatient clinics and
         jalan dan klinik gawat darurat; dan                                emergency clinics; and
      6. Kotak P3K di area kerja sebagai dukungan                        6. First aid kits in work areas to support initial medical
         pertolongan pertama.                                               response.

      MCU dan HRA dimanfaatkan untuk deteksi dini dan                    MCU and HRA offer early detection and mapping of
      pemetaan faktor risiko kesehatan kerja, sekaligus menjadi          occupational health risk factors, while also serving as
      dasar rekomendasi tindak lanjut pencegahan PAK. Kotak              the basis for follow-up recommendations to prevent
      P3K dan klinik kesehatan mendukung respons awal                    work-related illnesses. First aid kits and health clinics
      terhadap keluhan kesehatan maupun kejadian di tempat               support initial responses to health complaints and
      kerja, termasuk pemberian pertolongan pertama dan                  workplace incidents, including first aid treatment and
      rujukan sesuai kebutuhan. Layanan klinik kesehatan yang            referrals as needed. The Company’s health clinic
      disediakan Perseroan terdiri dari dua tipe, yaitu layanan          services consist of outpatient and emergency care. The
      rawat jalan dan gawat darurat. Perseroan menjamin                  Company guarantees comprehensive protection of the
      perlindungan menyeluruh terhadap kerasahasiaan data                confidentiality of personal data and medical records of
      pribadi dan rekam medis pengguna layanan kesehatan.                healthcare service users. [GRI 403-3]
      [GRI 403-3]


      Akses karyawan terhadap layanan difasilitasi melalui               Employee access to these services is facilitated through
      ketersediaan P3K dan klinik di wilayah operasional,                the availability of first aid kits and clinics, as well as through
      serta pemanfaatan jejaring fasilitas kesehatan BPJS                the BPJS Kesehatan healthcare network for advanced
      Kesehatan untuk layanan lanjutan. Mutu layanan dikelola            treatment. Service quality is managed through the
      melalui penerapan standar dan prosedur layanan,                    implementation of service standards and procedures, the
      pemenuhan kualifikasi tenaga medis tersertifikasi, serta           fulfillment of certified medical personnel qualifications,
      evaluasi berkala berbasis pencatatan layanan dan tindak            and periodic evaluations based on service records and
      lanjut perbaikan bersama fungsi terkait. Health Talk dan           coordinated improvement actions with relevant functions.
      Sharing Session turut mendorong literasi kesehatan dan             Health Talks and Sharing Sessions also promote health
      pembiasaan perilaku hidup sehat.                                   literacy and encourage healthy lifestyle practices.

      Dalam konteks kesiapsiagaan darurat, Pelindo juga                  In the context of emergency preparedness, Pelindo also
      menyediakan sarana pendukung kesehatan dan                         provides supporting health and safety facilities, including
      keselamatan kerja berupa mobil ambulans dan                        ambulances and fire trucks, for operational needs
      mobil pemadam kebakaran (PMK) untuk kebutuhan                      such as spraying activities in port areas, particularly at
      operasional, antara lain kegiatan penyemprotan di area             non-container terminals following dry and liquid bulk
      dermaga, khususnya terminal non-petikemas setelah                  handling. In areas where ambulances are not available,
      bongkar muat curah kering dan curah cair. Pada area                the Company collaborates with nearby community health
      yang belum memiliki ambulans, Perseroan bekerja sama               centers to support healthcare services, and also partners
      dengan puskesmas terdekat untuk menunjang pelayanan                with local government fire departments to enable fire
      kesehatan. Perseroan juga menjalin kerja sama dengan               trucks to be utilized by the community in the event of a
      satuan damkar pemerintah daerah setempat sehingga                  fire. [GRI 403-7]
      fasilitas mobil PMK dapat dimanfaatkan masyarakat
      apabila terjadi kebakaran. [GRI 403-7]


124   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 125
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value               Green Environmental Transformation




Metrik dan Kinerja K3                                            OHS Metrics and Performance
Pelindo menempatkan keselamatan kerja sebagai                    Workplace safety is a priority for both employees and
prioritas bagi karyawan maupun pemangku kepentingan              stakeholders. In 2025, no fatalities were recorded among
yang berada di lokasi operasional Perseroan. Sepanjang           employees, however 7 fatalities occurred within external
2025, tidak terdapat kasus fatalitas di ruang lingkup            workers. During the reporting year, the Company did
karyawan tetapi terdapat 7 fatalitas di ruang lingkup            not record any cases of work-related illnesses or work-
pekerja eksternal. Pada tahun pelaporan, Perseroan               related fatalities due to illness, for both employees and
tidak mencatat adanya kasus penyakit akibat kerja                non-employees. [GRI 403-9, 403-10]
maupun kasus kematian akibat sakit yang berhubungan
dengan pekerjaan, baik karyawan maupun nonkaryawan
Perseroan. [GRI 403-9, 403-10]

Perseroan menyadari bahwa capaian K3 tidak hanya                 The Company recognizes that OHS performance is
diukur dari kekuatan sistem, tetapi juga dari hasil nyata        measured not only by the strength of the system, but
di lapangan. Sehubungan dengan masih terjadinya                  primarily by tangible results on the site. In light of the
insiden fatal pada periode pelaporan, Perseroan                  occurrence of fatal incidents during the reporting period,
telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap akar                the Company has conducted a comprehensive evaluation
penyebab insiden serta memperkuat langkah korektif               of the root causes of these incidents and is continuously
dan preventif secara berkelanjutan, termasuk melalui             strengthening corrective and preventive measures,
penguatan kepemimpinan keselamatan, peningkatan                  including through enhanced safety leadership, improved
disiplin operasional, dan penyempurnaan implementasi             operational discipline, and the refinement of the
Corporate Life Saving Rules di seluruh wilayah kerja.            implementation of Corporate Life Saving Rules across all
[GRI 403-9] [TR-MT-320a.1]                                       operational areas. [GRI 403-9] [TR-MT-320a.1]

                                 Kematian/                       Kerusakan         Kerusakan
   Tahun           Kategori      Kecelakaan      Cedera           Properti         Lingkungan     Isu Keamanan
                                                                                                                    Total
    Year           Category         Fatal         Injury          Property        Environmental    Security Issue
                                   Fatality                       Damage             Damage

             Karyawan
                                      0            14
             Employee
   2025                                                              135               12               2           207
             Pekerja Eksternal
                                      7            37
             External Workers
             Karyawan
                                      1            23
             Employee
   2024                                                              224                8               3           312
             Pekerja Eksternal
                                      5            48
             External Workers
             Karyawan
                                      1            15
             Employee
   2023                                                              277               13               4           382
             Pekerja Eksternal
                                      17           55
             External Workers



Berdasarkan hasil evaluasi atas kejadian kecelakaan              Based on the results of an evaluation of fatal workplace
kerja fatal (fatality) di lingkungan Perseroan, mayoritas        accidents within the Company, the majority were caused
disebabkan oleh benturan yang terjadi di daerah                  by collisions that occurred in the dock area. To further
dermaga. Untuk mendalami tindak lanjut terhadap                  assess follow-up actions on workplace incidents, Pelindo
insiden kecelakaan kerja, Pelindo menggunakan                    uses the Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) to
Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) untuk                    reflect the frequency of work-related injuries resulting in
menggambarkan tingkat frekuensi kecelakaan kerja                 lost working time during the reporting period. The LTIFR
yang mengakibatkan kehilangan waktu kerja (lost time)            is calculated based on a standard of 1,000,000 working
pada periode pelaporan. Perhitungan LTIR mengacu                 hours, allowing for consistent comparison across
pada standar 1.000.000 jam kerja sebagai dasar                   locations. Details of LTIFR and other OHS performance
penghitungan sehingga hasilnya dapat dibandingkan                indicators are presented as follows: [GRI 403-9]
secara konsisten antara satu lokasi dengan yang lain.
Rincian LTIFR dan indikator kinerja K3 lainnya disajikan
sebagai berikut: [GRI 403-9]
                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025    125
                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 126
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                             TENTANG PELINDO                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                    About Pelindo                      Sustainability Governance




                                                  Rekapitulasi LTFIR Berdasarkan Lokasi
                                                      LTIFR Summary by Location

                                     Lagging Indicator (LTIFR)
           Lokasi                     Lagging Indicator (LTIFR)                                              Target
                                                                                Realisasi Nilai
         Operasional                                    Jumlah Jam                                         Nilai LTIFR            Capaian
                                Jumlah Insiden                                       LTIFR
         Operational                                        Kerja                                             Target            Achievement
                                  Number of                                    Actual LTIFR Value
          Locations                                     Total Working                                      LTIFR Value
                                   Incidents
                                                            Hours
       Kantor Pusat
                                                  0             1.760.804                      0,00                      0,93           110%
       Head Office
       Regional 1
                                                  0              1.171.040                     0,00                      0,90           110%
       Region1
       Regional 2
                                                  0             4.615.127                      0,00                      0,90           110%
       Region 2
       Regional 3
                                                  0             7.831.384                      0,00                      0,90           110%
       Region 3
       Regional 4
                                                  1             2.307.413                      0,43                      0,90           110%
       Region 4

       SPTP                                       2            19.953.889                      0,10                      0,90           110%


       SPMT                                       0             9.513.504                      0,00                      0,90           110%


       SPSL                                       3             3.409.120                      0,88                      0,90           102%


       SPJM                                       0            15.154.311                      0,00                      0,90           110%




                                              Distribusi Insiden Fatality Berdasarkan Lokasi
                                               Distribution of Fatality Incidents by Location



                    Distribusi Insiden Fatality                                  Distribusi Insiden Fatality
                    Berdasarkan Lokasi                                           Berdasarkan Penyebab
                    Distribution of Fatality Incidents by Location               Distribution of Fatality Incidents by Cause

                      Dermaga                                                      Bongkar Muat
                      Wharf                           85,71%                       Cargo Handling                14,29%

                      Lokasi Lapangan                                              Bekerja di Ketinggian
                      Penumpukan Kontainer
                                                      14,29%                       Working at Height             28,57%
                      Container Stacking Yard
                      Location
                                                                                   Benturan
                                                                                   Collision
                                                                                                                  57,14%
                      Galangan
                      Shipyard
                                                      0,00%




126   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 127
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN            TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value                 Green Environmental Transformation




                        Realisasi Biaya Pemenuhan Sarana dan Prasarana K3 (Rp Juta)
                       Realization of OHS Facilities and Infrastructure Costs (Rp Million)

                                           APAR/             Kotak                                     Sarana dan
        Entitas            APD            Hydrant             P3K        Rambu         Pagar       Prasarana Lainnya       Total
         Entity            PPE       Fire Extinguishers     First Aid    Signage      Fencing      Other Facilities and    Total
                                         / Hydrants           Kits                                    Infrastructure
 Regional 1
                            30,87                 13,67          20,47      166,99      173,97                  196,87      602,84
 Region 1
 Regional 2
                          1.718,00               785,12         249,87      611,16     1.044,88                2.182,39    6.591,42
 Region 2
 Regional 3
                           431,50                404,16         289,62      542,48      200,00                   957,45   2.825,21
 Region 3
 Regional 4
                           221,87                 72,75          19,55       96,66      401,51                   14,25      826,59
 Region 4

 SPTP                      204,02                939,78           8,00      861,13     1.023,00                3.224,75   6.260,68


 SPMT                     5.500,00               225,00          75,00      335,00      110,00                        -   6.245,00


 SPSL                      738,69                432,46          82,75      606,94      105,00                        -    1.860,84


 SPJM                     7.710,94               191,28          29,58      161,72             -                544,01    8.742,53




MANAJEMEN KETENAGAKERJAAN
Employment Management

Manajemen ketenagakerjaan Perseroan diarahkan                      The Company’s workforce management is designed to
untuk memaksimalkan kualitas layanan dan ketahanan                 maximize service quality and organizational resilience
organisasi di tengah dinamika operasional pelabuhan.               amid the dynamic nature of port operations. Employees
Karyawan dikelola agar senantiasa berpedoman pada                  are managed to ensure they consistently adhere to labor
regulasi pelindungan tenaga kerja serta praktik terbaik,           protection regulations and best practices, both at the
baik di tingkat nasional maupun global. Hal ini dilakukan          national and global levels. This is done to foster a fair, safe,
demi membangun lingkungan kerja yang adil, aman, dan               and conducive work environment for the development
kondusif bagi pengembangan potensi setiap individu                 of each individual’s potential through the principles
melalui prinsip kesetaraan, keberagaman, serta sistem              of equality, diversity, and an objective performance
penilaian kinerja yang objektif.                                   evaluation system.

Pendekatan strategis tersebut membawa dampak positif               This strategic approach yields positive business
bagi bisnis, di mana kesejahteraan dan kompetensi                  outcomes, as the well-being and competence of
karyawan yang terjada mampu meningkatkan efisiensi                 employees significantly enhance efficiency and
serta inovasi secara signifikan. Tingkat retensi yang              innovation. High retention rates also provide financial
tinggi juga memberikan keuntungan finansial dengan                 benefits by continuously reducing recruitment costs.
menekan biaya rekrutmen secara berkelanjutan. Namun,               However, the Company remains vigilant regarding the
Perseroan tetap mengantisipasi risiko ketidakpuasan                risk of employee dissatisfaction to mitigate potential
karyawan guna memitigasi potensi gangguan industrial,              industrial disruptions, such as strikes, which could impact
seperti aksi mogok kerja, yang dapat memengaruhi                   operational activities.
aktivitas operasi.

Di sisi pemangku kepentingan, komitmen Perseroan                   Regarding stakeholders, the Company’s commitment
terwujud melalui prinsip kesetaraan serta penyediaan               is manifested through the principle of equality and
jalur pengembangan karier bagi seluruh karyawan. Di                the provision of career development pathways for all
sisi lain, Perseroan juga menaruh perhatian khusus pada            employees. Additionally, the Company pays special


                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    127
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 128
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                   Sustainability Governance




      tantangan fisik dan mental, terutama risiko kelelahan         attention to physical and mental challenges, particularly
      kerja yang muncul akibat pemberlakuan pola kerja shift.       the risk of work-related fatigue arising from shift work
      Upaya mitigasi terus dilakukan untuk menyeimbangkan           schedules. Mitigation efforts are continuously undertaken
      tuntutan operasional dengan kesehatan karyawan guna           to balance operational demands with employee well-
      menciptakan ekosistem kerja yang produktif. [GRI 3-3]         being, thereby fostering a productive work ecosystem.
                                                                    [GRI 3-3]


      Kesetaraan dan Keberagaman                                    Equality and Diversity
      Sejalan dengan komitmen penciptaan nilai sosial               In line with its commitment to creating sustainable social
      berkelanjutan, Pelindo berkomitmen menerapkan prinsip         value, Pelindo upholds the principles of equality and
      kesetaraan dan keberagaman dalam pengelolaan                  diversity in managing its human capital. This approach is
      sumber daya manusia. Pendekatan ini diarahkan untuk           aimed at fostering an inclusive and equitable workplace
      membangun lingkungan kerja yang inklusif, setara,             that encourages active participation from all employees,
      dan mendorong partisipasi aktif seluruh karyawan,             while cultivating a collaborative culture built on mutual
      sekaligus menumbuhkan budaya kolaboratif yang                 respect. The implementation of these principles forms an
      saling menghargai. Penerapan prinsip tersebut menjadi         integral part of the Company’s sustainability strategy to
      bagian dari strategi keberlanjutan Perseroan dalam            strengthen the role of human capital as a foundation for
      memperkuat peran SDM sebagai fondasi pertumbuhan              long-term growth. [SEOJK F.18]
      jangka panjang. [SEOJK F.18]

      Prinsip kesetaraan dan nondiskriminasi diterapkan secara      The principles of equality and non-discrimination are
      konsisten di seluruh siklus ketenagakerjaan, mulai dari       consistently applied throughout the entire employment
      proses rekrutmen, pengembangan kompetensi dan karier,         lifecycle, from recruitment, competency and career
      penilaian kinerja, hingga penetapan remunerasi. Dalam         development,      and    performance        evaluation    to
      implementasinya, Perseroan menjamin perlindungan dari         remuneration determination. In practice, the Company
      segala bentuk diskriminasi berdasarkan umur, disabilitas,     guarantees protection against all forms of discrimination
      ras, etnis, gender, agama, pandangan politik, status          based on age, disability, race, ethnicity, gender, religion,
      perkawinan, kewarganegaraan, maupun latar belakang            political opinion, marital status, nationality, and social
      sosial. Kesempatan kerja serta penempatan jabatan             origin. Employment opportunities and job placements
      ditentukan berdasarkan kapasitas dan kompetensi               are based on individual capacity and competencies.
      individu. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Direksi        These policies are governed under the Board of Directors
      Nomor HK.01/27/6/1/RKTK/UTMA/PLND-23 tentang                  Regulation No. HK.01/27/6/1/RKTK/UTMA/PLND-23 on
      Manajemen Talenta dan Suksesi. [GRI 3-3]                      Talent and Succession Management. [GRI 3-3]

      Selaras dengan itu, Pelindo mendorong keterlibatan            In line with this, Pelindo promotes the inclusion of local
      masyarakat setempat dalam struktur manajemen senior           communities within senior management structures at
      pada lokasi operasional yang signifikan. Pada tahun           significant operational locations. During the reporting
      pelaporan, sebesar 49,31% manajemen senior berasal            year, 49.31% of senior management originated from local
      dari masyarakat setempat. Dalam pengungkapan ini,             communities. In this disclosure, senior management
      manajemen senior didefinisikan sebagai karyawan yang          refers to employees holding structural positions, while
      berada pada jabatan struktural, sedangkan definisi            local communities refer to employees whose work
      masyarakat setempat merujuk pada karyawan yang                locations are in the same city or regency as their place
      lokasi kerjanya berada pada kota/kabupaten yang sama          of residence. This reflects the Company’s commitment
      dengan domisili tempat tinggalnya. Hal ini mencerminkan       to ensuring leadership continuity, local context
      komitmen Perseroan dalam memastikan kesinambungan             understanding, and economic contribution within its
      kepemimpinan, pemahaman konteks lokal, serta                  operational areas. [GRI 202-2]
      kontribusi ekonomi di wilayah operasional. [GRI 202-2]

      Dalam struktur kepegawaian, Pelindo mengelompokkan            Within its workforce structure, Pelindo classifies
      karyawan ke dalam karyawan organik dan nonorganik.            employees into organic and non-organic categories.
      Karyawan organik merupakan karyawan yang memiliki             Organic employees are those who hold a Port Employee
      Nomor Induk Pekerja Pelabuhan (NIPP), termasuk                Identification Number (NIPP), including employees in
      karyawan dalam masa percobaan yang telah diangkat             probation who have been formally appointed by the
      oleh Perseroan. Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan         Company. As of December 31, 2025, the number of
      organik tercatat sebanyak 6.515 orang. [GRI 2-7, 405-1]       organic employees reached 6,515.[GRI 2-7, 405-1] [S EOJK
      [SEOJK C.3] [SV-PS-330a.1]                                    C.3] [SV-PS-330a.1]

128   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 129
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value                     Green Environmental Transformation




                                                                            22.989          22.070              28.504


                                                                                                                21.989**
                                      Jumlah Karyawan                       16.001           15.316
                                      Berdasarkan Status                                                        6.515*
                                      Number of Employees by                  6.988             6.754                               Nonorganik
                                                                                                                                    Non-Organic
                                      Status
                                                                                                                                    Organik
                                                                                                                                    Organic



                                                                              2023           2024               2025

Keterangan:                                                             Notes:
*) Tahun 2025 mencakup Organik Pelindo dan Anak Perusahaan, sedangkan   *) The 2025 figures include Pelindo and subsidiary organic employee, while the
tahun tahun 2023 dan 2024 hanya tercatat Organik Pelindo.               2023 and 2024 figures include only Pelindo organic employees.
**) Tahun 2025, Nonorganik mencakup BOD Non Pelindo, PKWT, TAD, dan     **) In 2025, non-permanent employees include non-Pelindo BOD, fixed-term
pemborongan, sedangkan tahun 2023 dan 2024 tidak mecakup pemborongan    contract workers, temporary workers, and contract workers, whereas in 2023
sehingga menyebabkan peningkatan pada karyawan nonorganik sebesar       and 2024, contract workers were not included, resulting in a 31.34% increase in
31,34% pada tahun 2025.                                                 non-permanent employees in 2025.




                                Jumlah Karyawan Berdasarkan Status dan Wilayah Kerja
                                  Number of Employees by Status and Work Location


           Status                             2025                                    2024                                    2023
           Status                KP           KD           Total         KP            KD          Total          KP          KD            Total
 Organik
                                    848        5.667         6.515*         861        5.893            6.754       733         6.255           6.988
 Organic
 Nonorganik
                                    211       21.778       21.989**         132        15.184       15.316          123       15.878           16.001
 Nonorganic
 Total
                                  1.059      27.445         28.504         993        21.077        22.07           856       22.133        22.989
 Total

Keterangan:                                                             Notes:
KP: Kantor Pusat, KD: Kantor di Daerah (Regional)                       KP: Head Office, KD: Regional Offices
*) Tahun 2025 mencakup Organik Pelindo dan Organik Anak Perusahaan,     *) The 2025 figures include Pelindo organic employees and subsidiary organic
sedangkan tahun tahun 2023 dan 2024 hanya tercatat Organik Pelindo.     employees, while the 2023 and 2024 figures include only Pelindo organic
                                                                        employees.
**) Tahun 2025, Non-Organik mencakup BOD Non Pelindo, PKWT, TAD, dan    **) In 2025, non-organic employees include Non-Pelindo BOD, PKWT, TAD,
pemborongan, sedangkan tahun 2023 dan 2024 tidak mecakup pemborongan.   and contracted workers, while in 2023 and 2024 do not include contracted
                                                                        workers.




                                                                               6.988            6.754            6.515*

                                       Jumlah Karyawan
                                                                               5.689
                                       Organik Berdasarkan                                       5.480            5.270                 Pria
                                       Jenis Kelamin                                                                                    Male
                                       Number of Organic
                                       Employees by Gender                                                                              Wanita
                                                                                                 1.274            1.299                 Female
                                                                               1.245




                                                                               2023             2024             2025

Keterangan:                                                             Notes:
*) Tahun 2025 mencakup Organik Pelindo dan Organik Anak Perusahaan,     *) The 2025 figures include Pelindo organic employees and subsidiary organic
sedangkan tahun tahun 2023 dan 2024 hanya tercatat Organik Pelindo.     employees, while the 2023 and 2024 figures include only Pelindo organic
                                                                        employees.




                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025               129
                                                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 130
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                            TENTANG PELINDO                         TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                   About Pelindo                           Sustainability Governance




                                 Jumlah Karyawan Organik Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
                                   Number of Organic Employees by Age Group and Gender

                                              2025                                    2024                                       2023
               Usia
               Age                Pria        Wanita       Total        Pria         Wanita          Total         Pria         Wanita          Total
                                  Male        Female       Total        Male         Female          Total         Male         Female          Total
       <26 Tahun
                                          4          3             7            5             4               9           12                4           16
       <26 Years old
       26–35 Tahun
                                      749          332        1.081          1.008         436          1.444         1.305           535           1.84
       26-35 Years old
       36–45 Tahun
                                    2.246          636       2.882          2.224          546           2.77         2.166           478         2.644
       36-45 Years old
       46–51 Tahun
                                     1.148         123        1.271          1.191         145          1.336         1.214           155          1.369
       46-51 Years old
       51–55 Tahun
                                      929          126        1.055           884          114           998             807          106           913
       51-55 Years old
       >55 Tahun
                                      194           25         219            168            29          197             185            21          206
       >55 Years old
       Total
                                     5.27       1.245      6.515*            5.48       1.274          6.754         5.689         1.299          6.988
       Total

      Keterangan:                                                             Notes:
      *) Tahun 2025 mencakup Organik Pelindo dan Organik Anak Perusahaan,     *) The 2025 figures include Pelindo organic employees and subsidiary organic
      sedangkan tahun tahun 2023 dan 2024 hanya tercatat Organik Pelindo.     employees, while the 2023 and 2024 figures include only Pelindo organic
                                                                              employees.



                         Jumlah Karyawan Organik Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin
                                Number of Organic Employees by Education Level and Gender

                                              2025                                   2024                                       2023
       Tingkat Pendidikan
         Education Level           Pria       Wanita       Total       Pria          Wanita        Total          Pria         Wanita           Total
                                   Male       Female       Total       Male          Female        Total          Male         Female           Total
       Pascasarjana
                                     1.025         227       1.252          1.026          230       1.256           953            220            1.173
       Postgraduate
       Sarjana
                                    2.418          754       3.172          2.524          762       3.286         2.579            770           3.349
       Bachelor’s Degree
       Sarjana Muda
                                      616          191        807            665           203         868           694            205             899
       Diploma
       SMA
                                     1.211          73       1.284          1.265           79       1.344         1.462            110            1.566
       Senior High School
       SMP
                                          0          0             0            0             0           0              1              0                1
       Junior High School
       Total
                                     5.27       1.245     6.515*            5.48        1.274       6.754         5.689          1.299            6.988
       Total

      Keterangan:                                                             Notes:
      *) Tahun 2025 mencakup Organik Pelindo dan Organik Anak Perusahaan,     *) The 2025 figures include Pelindo organic employees and subsidiary organic
      sedangkan tahun tahun 2023 dan 2024 hanya tercatat Organik Pelindo.     employees, while the 2023 and 2024 figures include only Pelindo organic
                                                                              employees.



      Selain karyawan organik dan nonorganik, Pelindo juga                    In addition to organic and non-organic employees,
      melibatkan tenaga kerja pihak ketiga yang tidak memiliki                Pelindo also engages third-party personnel who do
      hubungan kerja langsung dengan Perseroan guna                           not have a direct employment relationship with the
      mendukung kegiatan Perseroan. Kelompok ini terdiri                      Company to support its operations. This group consists
      atas karyawan alih daya dan peserta magang, dengan                      of outsourced employees and interns, primarily assigned
      penugasan terutama pada fungsi operasional dan                          to operational and administrative functions. The following
      administrasi. Berikut rincian mengenai karyawan yang                    presents the details of personnel who are not directly
      bukan pekerja langsung pada Perseroan. [GRI 2-8]                        employed by the Company. [GRI 2-8]




130   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 131
            MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN           TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
            Creating Sustainable Social Value                Green Environmental Transformation




                                                                14.547       13.605          20.327

                                                                                             20.104*            Karyawan
                          Jumlah Karyawan yang                   14.071                                         Alih Daya
                                                                               13.435                           Outsourced
                          Bukan Pekerja Langsung                                                                Employees
                          Number of Non-
                                                                                                                Karyawan
                          Employee Workers                                                                      Magang
                                                                  476                         223
                                                                                170                             Interns




                                                                 2023          2024          2025
Keterangan:                                                           Notes:
*) Karyawan alih daya mengalami peningkatan sebesar 49,64% dikarena   *) The number of outsourced employees increased by 49.64% due
penambahan lingkup data yang mencakup TAD dan pemborongan.            to the expansion of the data scope to include TAD and contracting.




Perputaran Karyawan                                                   Employee Turnover
Perputaran karyawan menjadi salah satu indikator yang                 Employee turnover is one of the indicators used by the
digunakan Perseroan untuk menilai dinamika pengelolaan                Company to assess the dynamics of human capital
sumber daya manusia serta kesinambungan kompetensi                    management and the continuity of organizational
organisasi. Perputaran karyawan dianalisis dengan                     competencies. Turnover is analyzed by considering the
mempertimbangkan keseimbangan antara karyawan                         balance between employees leaving and those recruited
yang keluar dan karyawan yang direkrut selama periode                 during the reporting period, in line with employment
pelaporan, sejalan dengan kebijakan ketenagakerjaan yang              policies that uphold principles of equality and equal
menjunjung prinsip kesetaraan dan kesempatan yang sama.               opportunity. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]


Pada tahun 2025, Pelindo hanya melakukan perekrutan                   In 2025, Pelindo conducted recruitment only for non-
untuk karyawan Nonorganik atau Perjanjian Kerja Waktu                 organic employees under Fixed-Term Employment
Tertentu (PKWT) sebanyak 92 orang, sehingga tidak                     Agreements (PKWT), totaling 92 people, with no
terdapat perekrutan karyawan organik. Proses rekrutmen                recruitment of organic employees. The recruitment
dilaksanakan dengan memberikan kesempatan yang setara                 process was carried out by providing equal opportunities
bagi seluruh calon tenaga kerja, termasuk masyarakat lokal            for all candidates, including local communities and
dan masyarakat adat setempat. Selain itu, Perseroan juga              indigenous peoples. In addition, the Company provides
membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas                  employment opportunities for persons with disabilities by
dengan memastikan tersedianya lingkungan kerja yang                   ensuring an inclusive and supportive work environment,
inklusif dan mendukung, sebagaimana diatur dalam                      as stipulated in the Collective Labor Agreement (CLA)
Peraturan Kerja Bersama (PKB) antara Pelindo dan Serikat              between Pelindo and the Pelabuhan Indonesia Bersatu
Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu Periode 2023–2025.                Labor Union for the 2023–2025 period.

Hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat tingkat                   As of December 31, 2025, the Company recorded an
perputaran karyawan organik sebesar 3,60%. Melalui                    organic employee turnover rate of 3.60%. Through this
tingkat perputaran ini, Perseroan senantiasa mengawasi                metric, the Company continuously monitors changes
perubahan komposisi tenaga kerja selama periode                       in workforce composition during the reporting period
pelaporan dan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan              and uses it as part of its ongoing evaluation to maintain
Perseroan dalam menjaga stabilitas organisasi, efektivitas            organizational stability, operational effectiveness, and
operasional, serta keselarasan kebutuhan tenaga kerja                 alignment between workforce needs and long-term
dengan arah pengembangan bisnis jangka panjang. [GRI                  business development. [GRI 401-1][SV-PS-330a.2]
401-1] [SV-PS-330a.2]




                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025        131
                                                                                                    PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 132
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                     TENTANG PELINDO                  TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                            About Pelindo                    Sustainability Governance




                          Jumlah Perputaran Karyawan Organik Berdasarkan Lokasi Operasional
                            Number of Organic Employee Turnover by Operational Locations

                                                   2025                            2024                           2023
          Lokasi Operasional
          Operational Locations          Total         Persentase         Total         Persentase       Total         Persentase
                                         Total         Percentage         Total         Percentage       Total         Percentage
       Kantor Pusat
                                                  16         1,03%                 10         0,71%               10         1,01%
       Head Office
       Regional 1
                                                   9         2,01%                 13         2,52%               16         1,99%
       Region1
       Regional 2
                                                  25         2,09%                 27         2,11%               28         1,81%
       Region 2
       Regional 3
                                                  25         2,66%                 12         1,22%               27         1,97%
       Region 3
       Regional 4
                                                  17         2,40%                 21         2,72%               19         1,79%
       Region 4

       SPTP                                       54         1,78%                 63         1,88%               52         1,44%

       SPMT                                       32         1,52%                 38         1,79%               24         1,20%

       SPSL                                        2         0,80%                  6         2,26%                4         1,29%

       SPJM                                       55         1,97%                 40         1,38%               35         1,66%

       KSO Terminal Petikemas Koja                 2        14,29%                  2        15,38%                0         0,00%

       PT Pendidikan Maritim
                                                   2         4,08%                  0         0,00%                0         0,00%
       Logistik Indonesia

       PT ILCS                                     0         0,00%                  2         1,75%                0         0,00%

       PT PHC Medan                                0         0,00%                  0         0,00%                1         6,25%



                               Jumlah Perputaran Karyawan Organik Berdasarkan Jenis Kelamin
                                      Number of Organic Employee Turnover by Gender

                                                   2025                            2024                           2023
              Jenis Kelamin
                 Gender                  Total         Persentase        Total          Persentase      Total          Persentase
                                         Total         Percentage        Total          Percentage      Total          Percentage
       Pria
                                                 210         2,0%                 203          1,8%              190          1,6%
       Male
       Wanita
                                                 29           1,2%                31           1,2%               26          1,0%
       Female



                               Jumlah Perputaran Karyawan Organik Berdasarkan Kelompok Usia
                                     Number of Organic Employee Turnover by Age Group

                                                   2025                            2024                           2023
              Kelompok Usia
                Age Group                Total         Persentase         Total         Persentase       Total         Persentase
                                         Total         Percentage         Total         Percentage       Total         Percentage
       <30 Tahun
                                                   0          0,0%                  1          0,4%                1          0,4%
       <30 Years old
       31–40 Tahun
                                                  20          0,4%                 20          0,4%               13          0,2%
       31-40 Years old
       41–50 Tahun
                                                  23          0,5%                  8          0,2%               14          0,3%
       41-50 Years old
       51–60 Tahun
                                                 196          6,8%                204          6,2%              186          5,1%
       30 Years old
       >60 Tahun
                                                   0          0,0%                  0          0,0%                2        100,0%
       30 Years old


132   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 133
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value                  Green Environmental Transformation




Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat 239                         Throughout 2025, the Company recorded 239 employee
karyawan berhenti bekerja. Penghentian hubungan kerja                separations. These separations occurred for various
tersebut terjadi karena beberapa alasan, antara lain                 reasons, including death, normal retirement and early
meninggal dunia, memasuki pensiun normal maupun                      retirement, voluntary resignation, as well as terminations
pensiun dini, mengundurkan diri atas inisiatif pribadi,              in accordance with applicable regulations. [SV-PS-330a.2]
serta pemberhentian sesuai ketentuan yang berlaku.
[SV-PS-330a.2]


                                              Perputaran Karyawan Berdasarkan Alasan
                                                   Employee Turnover by Reason


      Tidak Cukup Jasmani/Rohani                                                           Mengundurkan Diri
                                         11                                            6   Voluntary Resignation
 Not Physically/Spiritually Sufficient

                                                                                           2      Pensiun Dini atas
             Diberhentikan                                                                        Permintaan Sendiri
             dengan Tidak      18
                                                                                                  Early Retirement at Own
                   Hormat                                                                         Request
             Dishonorable
               Termination

                                                                                                        Pensiun Normal
                                                                                                 179    Normal Retirement

            Meninggal Dunia
                      Death      23




Pengelolaan Pembelajaran                                             Learning Management
Pelindo menempatkan pengembangan sumber daya                         Pelindo places human capital development as a strategic
manusia sebagai prioritas strategis untuk mendorong                  priority to drive the Company’s sustainable performance.
pertumbuhan kinerja keberlanjutan Perseroan. Melalui                 Through       structured    training      and      competency
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang                           development programs, employees are equipped
terstruktur, karyawan dibekali keterampilan teknis (hard             with technical skills, soft skills, leadership capabilities,
skills), nonteknis (soft skills), kepemimpinan, kemampuan            managerial competencies, and certifications aligned with
manajerial, serta sertifikasi yang diselaraskan dengan               regulatory requirements, business needs, and industry
regulasi, kebutuhan bisnis, dan dinamika industri. Upaya             dynamics. These efforts serve as a key enabler to enhance
ini menjadi faktor kunci untuk meningkatkan kompetensi               relevant competencies, strengthen competitiveness,
yang relevan, mendorong daya saing, serta mendukung                  and support career development, thereby contributing
pengembangan karier sehingga berkontribusi langsung                  directly to performance targets and the implementation
pada pencapaian target kinerja dan penerapan prinsip                 of sustainability principles. This initiative is also part of the
keberlanjutan. Hal ini juga menjadi upaya Perseroan                  Company’s efforts to enhance career opportunities for
dalam meningkatkan pengembanga karier bagi karyawan                  female and disabled employees. [GRI 3-3]
perempuan dan karyawan penyandang disabilitas. [GRI 3-3]

Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat                     Throughout 2025, the Company continues to strengthen
pengembangan kompetensi pekerja melalui sistem                       employee competency development through a
pembelajaran yang terstruktur, terukur, dan selaras                  structured, measurable learning system aligned with
dengan kebutuhan bisnis. Sebagai bagian dari komitmen                business needs. As part of its commitment to fostering
dalam membangun budaya belajar berkelanjutan,                        a culture of continuous learning, the Company has set a
Perseroan menetapkan target minimum 50 jam pelatihan                 minimum target of 50 training hours per employee per
per pekerja per tahun. Target tersebut dirancang                     year. This target is designed to ensure that every Pelindo
untuk memastikan setiap Insan Pelindo memperoleh                     employee has ongoing opportunities to develop their
kesempatan kompetensi secara berkelanjutan, baik                     competencies, whether through in-person or online
melalui pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan                  training and certification programs, or through academy-
secara luring maupun daring, maupun melalui program                  based learning programs.
pembelajaran berbasis akademi.


                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025    133
                                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 134
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                    TENTANG PELINDO                     TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                           About Pelindo                       Sustainability Governance




      Perseroan menyelenggarakan 917 program pelatihan,                The Company conducted 917 training programs,
      sertifikasi, dan seminar secara luring, daring, maupun           certifications, and seminars delivered through offline,
      kombinasi luring dan daring melalui berbagai platform,           online, and hybrid formats via various platforms,
      salah satunya aplikasi Portaverse. Program tersebut              including the Portaverse application. These programs
      diikuti oleh 6.716 karyawan, mencakup organik,                   were attended by 6,716 employees, covering organic
      nonorganik, dan tenaga ahli daya. Hingga akhir 2025,             employees, non-organic employees, and outsourced
      Pelindo telah mengalokasikan anggaran pelatihan dan              experts. By the end of 2025, Pelindo had allocated
      pengembangan karyawan sebesar Rp45,4 miliar. [GRI                Rp45.4 billion for employee training and development.
      404-1] [SEOJK F.22]                                              [GRI 404-1] [SEOJK F.22]




                                                             Program Pengembangan Karyawan [GRI 404-2]
                                                             Employee Development Program



           Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara konsisten            Throughout 2025, the Company consistently
           melaksanakan berbagai inisiatif pengembangan                implemented various competency development
           kompetensi yang dirancang untuk memperkuat                  initiatives designed to strengthen the leadership
           kapabilitas kepemimpinan dan keahlian teknis                capabilities and technical expertise of employees
           karyawan di seluruh lini organisasi. Program                across all levels of the organization. This
           pengelolaan pembelajaran ini merupakan bagian               learning management program is part of a talent
           dari strategi transformasi talenta yang bertujuan           transformation strategy aimed at ensuring the
           untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia               readiness of human resources to face the dynamics
           dalam menghadapi dinamika industri kepelabuhanan            of the global port industry. Details of the programs
           global. Rincian program yang dilaksanakan adalah            implemented are as follows:
           sebagai berikut:


                            Accelerated Leadership Program for Pelabuhan Indonesia (ALPI) Cycle 2:
                            program pengembangan kepemimpinan intensif dengan durasi total 10 bulan.
                            • 30 peserta pada tingkat manajerial madya dengan total 183,5 jam pelatihan.
                            • 31 peserta pada tingkat manajerial muda dengan total 181 jam pelatihan.

                            Accelerated Leadership Program for Pelabuhan Indonesia (ALPI) Cycle 2: an intensive leadership
                            development program with a total duration of 10 months.
                            • 30 participants at the mid-management level with a total of 183.5 training hours.
                            • 31 participants at the junior management level with a total of 181 training hours.




                            Scholarship Helpdesk: program pembekalan bahasa dan persiapan beasiswa, termasuk pemberian
                            rekomendasi bidang studi dan universitas yang selaras dengan kebutuhan strategis Perseroan.
                            • 12 pekerja melanjutkan studi pascasarjana di luar negeri.

                            Scholarship Helpdesk: a language training and scholarship preparation program, including
                            recommendations for fields of study and universities aligned with the Company’s strategic needs.
                            • 12 employees are pursuing graduate studies abroad.


                            Core Business Academies: penguatan operasional inti melalui Training SDM Operasional Pelayanan
                            Terminal Non-Petikemas serta Training SDM Operasional Pelayanan Roro dan Penumpang, yang
                            diselenggarakan di berbagai Cabang Pelabuhan di wilayah Timur dan Barat.
                            Core Business Academies: strengthening core operations through Operational Staff Training for Non-
                            Container Terminal Services and Operational Staff Training for Ro-Ro and Passenger Services, held at
                            various Port Branches in the Eastern and Western regions.




134   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 135
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value                            Green Environmental Transformation




                             Supporting Academies: Program pendukung ini mencakup pelaksanaan GM Academy, Legal Academy,
                             dan Commercial Academy yang bertujuan untuk memperkuat aspek tata kelola, kepatuhan, serta
                             penajaman strategi komersial perusahaan.
                             Supporting Academies: These support programs include the GM Academy, Legal Academy, and
                             Commercial Academy, which aim to strengthen governance and compliance and refine the company’s
                             commercial strategies.


                             Sertifikasi Kompetensi Teknis: Pelaksanaan sertifikasi di berbagai bidang krusial guna memastikan
                             kepatuhan terhadap standar profesional, meliputi bidang HSSE, manajemen risiko, sistem manajemen,
                             keberlanjutan, lingkungan, internal audit, sumber daya manusia, project management, pengadaan
                             (procurement), hingga tata kelola (governance).
                             Technical Competency Certification: The implementation of certifications across various critical fields
                             to ensure compliance with professional standards, including HSSE, risk management, management
                             systems, sustainability, environment, internal audit, human resources, project management, procurement,
                             and governance.




                                                   Rekapitulasi Rata-rata Jam Pelatihan
                                                   Average Training Hours Recapitulation

                         Jumlah Karyawan yang
                         Memperoleh Pelatihan                             Jumlah Jam Pelatihan                        Rata-rata Jam Pelatihan
    Uraian             Number of Employees Received                         Total Training Hours                       Average Training Hours
   Description                   Trainings
                       2025**           2024          2023*           2025           2024           2023*          2025           2024          2023*
 Berdasarkan Gender
 Based on Gender
 Pria
                            5.409         216.07         72.481        372.971         458.85        298.129              68             70            56
 Male
 Wanita
                            1.307         51.726         20.869        118.416        123.883         78.514              90             83            61
 Female
 Berdasarkan Kategori Karyawan
 Based on Employee Category
 Struktural
                            2.907         69.384         40.351        220.255        179.365        185.764              75             90            52
 Structural
 Nonstruktural
                            3.809       198.412          52.999        271.131        403.368        190.879              71             67            64
 Non-structural
Keterangan:                                                                      Note:
*) Data mencakup perhitungan Regional 1–4 dan holding.                           *) Data includes Region 1–4 and holding calculations.
**) Pada tahun 2025, metodologi perhitungan karyawan yang mengikuti              **) In 2025, the methodology for calculating the number of employees
pelatihan mengalami penyempurnaan yaitu menggunakan pendekatan jumlah            participating in training was refined to use a “unique employee count”
karyawan unik (unique employee count), sedangkan data tahun 2024 dan 2023        approach, whereas data for 2024 and 2023 were calculated cumulatively
dihitung secara kumulatif berdasarkan jumlah keikutsertaan pelatihan sehingga    based on the number of training sessions attended, meaning that a single
satu karyawan dapat terhitung lebih dari satu kali. Penyesuaian ini dilakukan    employee could be counted more than once. This adjustment was made to
untuk memberikan representasi yang lebih akurat atas tingkat partisipasi         provide a more accurate representation of individual employee participation
pekerja dalam program pengembangan kompetensi secara individu.                   rates in competency development programs.




                                                        Innovation Engagement Circle
                                                        Innovation Engagement Circle

      Perseroan melaksanakan program Innovation Engagement                       The Company implements the Innovation Engagement Circle
      Circle sebagai sarana untuk memperkenalkan pengembangan                    program as a means to introduce innovation development and
      serta portofolio produk inovasi kepada seluruh pekerja                     the portfolio of innovative products to all Pelindo employees.
      Pelindo. Inisiatif ini mencakup inovasi yang dihasilkan melalui            This initiative encompasses innovations generated through
      mekanisme inkubasi di kantor pusat maupun pengembangan                     incubation mechanisms at the headquarters as well as
      di masing-masing entitas grup, yang selaras dengan target                  development within each group entity, in line with the annual
      kinerja tahunan berupa implementasi minimal satu inovasi.                  performance target of implementing at least one innovation.
      Selain berasal dari internal, inovasi juga dikembangkan                    In addition to internal sources, innovations are also developed
      melalui kolaborasi dengan pihak eksternal guna memperkaya                  through collaboration with external parties to enrich
      kapabilitas dan perspektif.                                                capabilities and perspectives.




                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025              135
                                                                                                                  PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 136
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                            TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                   About Pelindo                         Sustainability Governance




         Pelaksanaan program ini diwujudkan melalui penyusunan                The program is implemented through the production of
         newsletter dan video publikasi yang didistribusikan melalui          newsletters and video publications distributed via various
         berbagai kanal komunikasi internal, antara lain Peo, Portaverse,     internal communication channels, including Peo, Portaverse, the
         Community of Practice (CoP) Inovasi, surel, serta grup WhatsApp.     Innovation Community of Practice (CoP), email, and WhatsApp
         Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerbitkan delapan                  groups. Throughout 2025, the Company published eight
         publikasi produk inovasi yang menjadi media pembelajaran dan         innovation product publications that serve as learning resources
         diseminasi pengetahuan, sekaligus mendorong peningkatan              and knowledge dissemination tools, while simultaneously
         kompetensi dan budaya inovasi secara berkelanjutan di                fostering continuous improvement in competencies and an
         lingkungan kerja. Berikut judul newsletter dan video publikasi       innovation culture within the workplace. Below are the titles of the
         yang disampaikan sepanjang tahun 2025.                               newsletters and video publications released throughout 2025.

         7. Innovation Booth at Pelindo Forum 2025                            19. Innovation Booth at Pelindo Forum 2025
         8. Digital Maritime Development Center (DMDC)                        20. Digital Maritime Development Center (DMDC)
         9. I-CON 2.0 Innovation Challenge of Excellence by ILCS              21. I-CON 2.0 Innovation Challenge of Excellence by ILCS
         10. Implementasi Inovasi Pemanfaatan Radar Microwave pada            22. Implementation of Microwave Radar Technology in the
             Blok ARTG                                                            ARTG Block
         11. Pelindo Innovation Award 2024–2025                               23. Pelindo Innovation Award 2024–2025
         12. Sistem Monitoring APD Berbasis Artificial Intelligence           24. Artificial Intelligence-Based PPE Monitoring System
         13. Virtu-VR Pelindo Future Learning Experience (by INCUBE           25. Virtu-VR Pelindo Future Learning Experience (by INCUBE
             2024)                                                                2024)
         14. FGD EXCUBE                                                       26. EXCUBE Focus Group Discussion
         15. Sistem Delivery Best Pick dalam Mendukung Efisiensi Biaya        27. Best Pick Delivery System to Support Logistics Cost
             Logistik                                                             Efficiency
         16. EBBI (Efisiensi BBM Berbasis Inverter)                           28. EBBI (Inverter-Based Fuel Efficiency)
         17. PANDA (Pelindo Akuntansi Digital)                                29. PANDA (Pelindo Digital Accounting)
         18. Port Safe (P-Safe) 100% Commitment Zero Accidents                30. Port Safe (P-Safe) 100% Commitment to Zero Accidents




      Program Prapensiun [GRI 404-2] [SEOJK F.22]                             Pre-Retirement Program [GRI 404-2] [SEOJK F.22]

      Pelindo memperluas pengembangan SDM tidak hanya                         Pelindo extends its human capital development efforts
      pada peningkatan kompetensi selama masa kerja,                          beyond competency enhancement during employment
      tetapi juga pada persiapan karyawan memasuki masa                       to include preparation for employees entering retirement.
      pensiun. Untuk memastikan kepastian kesejahteraan                       To ensure post-employment welfare, the Company has
      pascakerja,    Perseroan    menetapkan    Kebijakan                     formalized an Employee Retirement Welfare Policy as
      Pengaturan Kesejahteraan Karyawan Purnabakti yang                       stipulated in the Collective Labor Agreement (CLA) No.
      diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Nomor                       KP.08.03/10/11/2/HBUP/UTMA/PLND-24              between
      KP.08.03/10/11/2/HBUP/UTMA/PLND-24 antara PT                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero) and the Pelabuhan
      Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Serikat Pekerja                       Indonesia Bersatu Labor Union for the 2023–2025 period.
      Pelabuhan Indonesia Bersatu Periode 2023–2025.

      Sebagai bentuk dukungan yang lebih terarah, Perseroan                   As a more targeted support measure, the Company
      menyelenggarakan program prapensiun bagi karyawan                       implements a pre-retirement program for employees
      yang akan memasuki usia pensiun 56 tahun. Program                       approaching the retirement age of 56. This program
      ini dapat diikuti sejak karyawan berusia 51 tahun atau                  is available to employees starting at the age of 51, or
      5 tahun sebelum pensiun. Pada tahun 2025, program                       five years prior to retirement. In 2025, the program was
      tersebut diikuti oleh 209 karyawan beserta pasangan.                    attended by 209 employees along with their spouses.


136   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 137
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value                     Green Environmental Transformation




                      Pelatihan Menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2025
                          Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program 2025

                                            Judul Pelatihan                                                   Jumlah Batch
                                              Training Title                                                Number of Batches
 Perencanaan Keuangan dan Literasi Finansial
 Financial Planning and Financial Literacy
 Investasi dan Instrumen Keuangan
                                                                                                                    24
 Investment and Financial Instruments
 Perencanaan Keuangan untuk Hari Tua
                                                                                                                    24
 Retirement Financial Planning
 Financial Freedom Blueprint: Merancang Hidup di Usia Muda
                                                                                                                     9
 Financial Freedom Blueprint: Designing Life at a Young Age
 Wealth & Wellness: Perencanaan Keuangan untuk Gaya Hidup Berkelanjutan
                                                                                                                     9
 Wealth & Wellness: Financial Planning for a Sustainable Lifestyle
 Money by Design
                                                                                                                     7
 Money by Design
 Smart Capital Allocation for Long-Term Value
                                                                                                                     1
 Smart Capital Allocation for Long-Term Value
 Persiapan Pensiun dan Transisi Pasca-Kerja
 Retirement Preparation and Post-Retirement Transition
 ESQ Masa Persiapan Pensiun
                                                                                                                     6
 ESQ Pre-Retirement Program
 Pelatihan Ready to Retire
                                                                                                                     4
 Ready to Retire Training
 Tenang di Hari Tua: Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang
                                                                                                                     1
 Peaceful Retirement: Start Preparing Your Pension Fund Today
 Kewirausahaan dan Pengembangan Karier Alternatif
 Entrepreneurship and Alternative Career Development
 Merintis Bisnis UMKM Menjelang Pensiun
                                                                                                                    24
 Starting an MSME Business Ahead of Retirement
 Dasar-dasar Kewirausahaan yang Sukses
                                                                                                                    23
 Fundamentals of Successful Entrepreneurship
 Sociopreneur: Berkarya di Masa Pensiun
                                                                                                                    22
 Sociopreneurship: Creating Impact in Retirement
 Side Hustle Mastery: Membangun Bisnis Sampingan
                                                                                                                     1
 Side Hustle Mastery: Building a Secondary Income Stream
 Kompetensi Teknis Keuangan dan Aktuaria
 Technical Competencies in Finance and Actuarial
 Perhitungan Aktuaria Imbalan Pasca Kerja & PSAK 24
                                                                                                                     9
 Actuarial Calculation of Post-Employment Benefits & PSAK 24




Kesejahteraan Karyawan                                                 Employee Welfare
Kesejahteraan karyawan merupakan bagian dari prioritas                 Employee welfare is a key priority for Pelindo in managing
Pelindo dalam mengelola SDM. Hal tersebut diwujudkan                   its human capital. This is reflected in the provision of
dengan pemenuhan imbalan kerja sesuai kebijakan yang                   employee compensation in accordance with applicable
berlaku, yang mencakup remunerasi, manfaat, dan upah                   policies, covering remuneration, benefits, and wages
sebagai hak normatif. Remunerasi dan manfaat diberikan                 as normative rights. Remuneration and benefits are
sesuai ketentuan serta kebijakan yang berlaku dengan                   provided based on prevailing regulations and policies,
prinsip keadilan dan tingkat yang kompetitif dibandingkan              guided by principles of fairness and competitiveness
industri atau segmen bisnis sejenis.                                   relative to industry standards or comparable business
                                                                       segments.




                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    137
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 138
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                    TENTANG PELINDO                      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                           About Pelindo                        Sustainability Governance




      Selaras dengan komitmen tersebut, Perseroan                      In line with this commitment, the Company ensures that
      memastikan remunerasi karyawan pemula berada di atas             entry-level employee remuneration is above the Provincial
      Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi pria maupun wanita,             Minimum Wage (UMP) for both male and female, while
      serta menerapkan prinsip nondiskriminasi berdasarkan             applying a non-discriminatory approach based on
      jenis kelamin. Rasio gaji pokok dan remunerasi wanita            gender. The ratio of basic salary and remuneration
      terhadap pria ditetapkan 1:1 pada seluruh kelas jabatan          between female and male employees is maintained at
      dan kualifikasi yang setara. Perseroan juga memastikan           1:1 across all equivalent job levels and qualifications. The
      remunerasi karyawan alih daya berada di atas UMP di              Company also ensures that remuneration for outsourced
      masing-masing wilayah. [GRI 202-1, 405-2] [SEOJK F.20]           employees is above the applicable UMP in each region.
                                                                       [GRI 202-1, 405-2] [SEOJK F.20]


                         Remunerasi Karyawan Organik Tingkat Terendah dengan UMP Tahun 2025
                           Lowest Organic Employee Remuneration Compared to the 2025 UMP

                                                                                        Remunerasi Karyawan
         Lokasi/Wilayah                                 Upah Minimum Provinsi
                                 Provinsi/Daerah                                      Organik Tingkat Terendah        Persentase
              Kerja                                     Provincial Minimum Wage
                                 Province/Region                                       Lowest Organic Employee        Percentage
        Work Location/Area                                         (Rp)
                                                                                          Remuneration (Rp)
       Kantor Pusat             DKI Jakarta
                                                                       5.396.791                         12.095.000            224%
       Head Office              DKI Jakarta
       Regional 1               Sumatera Utara
                                                                       2.992.559                          7.992.000            267%
       Region1                  North Sumatra
       Regional 2               DKI Jakarta
                                                                       5.396.791                         12.095.000            224%
       Region 2                 DKI Jakarta
       Regional 3               Jawa Timur
                                                                       2.305.985                          9.935.000            431%
       Region 3                 East Java
       Regional 4               Sulawesi Selatan
                                                                       3.657.527                          6.130.000            168%
       Region 4                 South Sulawesi
                                Jawa Timur
       SPTP                                                            2.305.985                          9.935.000            431%
                                East Java
                                Sumatera Utara
       SPMT                                                            2.992.559                          7.992.000            267%
                                North Sumatra
                                DKI Jakarta
       SPSL                                                            5.396.791                         12.095.000            224%
                                DKI Jakarta
                                Sulawesi Selatan
       SPJM                                                            3.657.527                          6.130.000            168%
                                South Sulawesi



      Selain pengaturan remunerasi, Perseroan menyediakan              In addition to remuneration arrangements, the Company
      manfaat kesejahteraan bagi karyawan organik serta                provides welfare benefits to organic employees as well as
      karyawan nonorganik dan alih daya sesuai ketentuan               non-organic and outsourced employees in accordance
      yang berlaku. [GRI 401-2]                                        with applicable regulations. [GRI 401-2]


                                           Manfaat dan Fasilitas yang Diterima Karyawan
                                                Employee Benefits and Facilities

                                                                                               Karyawan Nonorganik dan Alih Daya
                                 Uraian                                Karyawan Organik
                                                                                                   Non-Organic and Outsourced
                                Description                            Organic Employees
                                                                                                          Employees
       Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan Kerja
       Occupational Disability and Work Accident Insurance
                                                                                  ✔                               ✔
       Asuransi Meninggal Dunia Karena Karyawan
       Work-related Death Insurance
                                                                                  ✔                               ✔
       Asuransi Meninggal Dunia Bukan Karena Karyawan
       Non-Work-Related Death Insurance
                                                                                  ✔                               ✔
       Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan di Luar Kecelakaan Kerja
       Disability and Accident Insurance Outside Work Activities
                                                                                  ✔                               ✔



138   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 139
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value            Green Environmental Transformation




                                                                                            Karyawan Nonorganik dan Alih Daya
                               Uraian                         Karyawan Organik
                                                                                                Non-Organic and Outsourced
                              Description                     Organic Employees
                                                                                                       Employees
 Jaminan Kesehatan bagi Karyawan
 Health Insurance for Employees
                                                                         ✔                                      ✔
 Jaminan Kesehatan bagi Pasangan Karyawan
 Health Insurance for Employees’ Spouses
                                                                         ✔                                      ✔
 Jaminan Kesehatan bagi Anak Karyawan
 Health Insurance for Employees’ Children
                                                                         ✔                                      ✔
 Cuti Melahirkan | Maternity Leave                                       ✔                                      ✔
 Cuti Haid | Menstrual Leave                                             ✔                                      ✔
 Cuti Menunaikan Haji atau Ziarah Keagamaan
 Hajj or Religious Pilgrimage Leave
                                                                         ✔                                      ✔
 Tunjangan Hari Raya | Religious Holiday Allowance                       ✔                                      ✔
 Dana Pensiun | Pension Fund                                             ✔                                       -
 Pesangon | Severance Pay                                                ✔                                       -
 Uang Kompensasi | Compensation Benefits                                 ✔                                      ✔
Keterangan:                                                    Notes:
* Berlaku untuk seluruh wilayah operasi.                       * Applies to all operational areas.
** Tidak ada tunjangan kepemilikan saham.                      ** No stock ownership benefits.



Cuti dengan alasan penting disediakan oleh Perseroan           The Company provides leave for important reasons
untuk mendukung kesejahteraan pekerja dalam kondisi            to support the well-being of employees under special
khusus, yang mencakup pernikahan pertama, serta                circumstances, including a first marriage, as well as the
musibah sakit atau meninggal dunia pada orang tua              illness or death of a parent or other immediate family
dan anggota keluarga inti lainnya, dengan ketentuan            member, with the terms and procedures for granting
dan prosedur pemberian izin yang dilaksanakan sesuai           such leave carried out in accordance with the provisions
dengan aturan yang tercantum dalam Perjanjian Kerja            set forth in the Collective Labor Agreement (CLA).
Bersama (PKB).

Di samping pemenuhan remunerasi, Pelindo menata                In addition to providing remuneration, Pelindo enhances
kesejahteraan jangka panjang melalui perlindungan masa         long-term employee welfare through retirement
pensiun dengan mengikutsertakan seluruh karyawan               protection by enrolling all employees in the Old-Age
dalam program Jaminan Hari Tua (JHT). Perseroan                Security (JHT) program. The Company contributes
membayarkan iuran sebesar 3,7% dari total iuran yang           3.7% of the total required contribution, while employees
ditetapkan, sedangkan karyawan berkontribusi melalui           contribute 2% through monthly salary deductions, in
potongan gaji bulanan sebesar 2% sesuai ketentuan              accordance with BPJS Ketenagakerjaan regulations.
BPJS Ketenagakerjaan. Sepanjang tahun 2025, Pelindo            Throughout 2025, Pelindo has disbursed a total of
telah menyalurkan total manfaat penisun senilai Rp138,50       Rp138.50 billion in pension benefits, including monthly
miliar yang mencakup pembayaran Manfaat Pensiun                pension payments and lump-sum benefits, with a total of
Bulanan dan Manfaat Sekaligus, dengan total peserta            11,715 participants on record. [GRI 201-3]
yang tercatat mencapai 11.715 orang. [GRI 201-3]

Selain itu, Perseroan berkomitmen mendukung                    In addition, the Company is committed to supporting
keseimbangan kehidupan kerja melalui penerapan                 work-life balance through the implementation of
fleksibilitas kerja yang adaptif, di mana karyawan             adaptive workplace flexibility, whereby employees are
diberikan opsi remote working dengan ketentuan khusus          given the option of remote work under specific Work
Work From Anywhere (WFA) pada periode Hari Raya                From Anywhere (WFA) provisions during the Eid al-Fitr,
Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, serta kebijakan flexitime    Christmas, and New Year holidays, as well as a flexitime
yang memungkinkan penyesuaian durasi waktu kerja               policy that allows for adjustments to working hours of up
hingga 30 menit sebelum atau sesudah jam operasional           to 30 minutes before or after standard operating hours
standar di pagi dan sore hari, sebagaimana diatur dalam        in the morning and afternoon, as stipulated in Board
Peraturan Direksi Nomor HK.01/5/3/2/KIRF/UTMA/                 Regulation No. HK.01/5/3/2/KIRF/UTMA/PLND-24
PLND-24 tentang Hari dan Jam Kerja bagi Pekerja PT             regarding Working Days and Hours for Employees of PT
Pelabuhan Indonesia (Persero).                                 Pelabuhan Indonesia (Persero).


                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    139
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 140
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                     TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                       Sustainability Governance




      Cuti Melahirkan [GRI 401-3]                                       Maternity Leave [GRI 401-3]

      Pelindo memberikan hak cuti melahirkan (maternity                 Pelindo provides maternity leave and paternity leave
      leave) dan cuti pendampingan (paternity leave) sesuai             entitlements in accordance with applicable regulations
      ketentuan perundang-undangan dan kebijakan internal.              and internal policies. Female employees are entitled
      Karyawan wanita memperoleh cuti melahirkan selama                 to 90 days of maternity leave based on Law No. 13 of
      90 hari berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun                    2003 on Manpower, as well as provisions set out in the
      2003 tentang Ketenagakerjaan, serta diatur dalam                  Collective Labor Agreement for the 2023–2025 period
      Perjanjian Kerja Bersama Periode 2023–2025 Nomor                  No. KP.08.03/10/11/2/HBUP/UTMA/PLND-23 and No.
      KP.08.03/10/11/2/HBUP/UTMA/PLND-23 dan Nomor                      01/XI/SKEP/SPPI-B/2023, and the Board of Directors
      01/XI/SKEP/SPPI-B/2023, serta Peraturan Direksi                   Regulation No. HK.01/1/3/2/KIRF/UTM/PLND-24 on
      Nomor      HK.01/1/3/2/KIRF/UTM/PLND-24        tentang            Leave and Permits for Employees within PT Pelabuhan
      Cuti dan Izin bagi Pekerja di Lingkungan PT Pelabuhan             Indonesia (Persero).
      Indonesia (Persero).

      Perseroan memastikan karyawan wanita yang                         The Company ensures that female employees taking
      menjalankan cuti melahirkan dapat kembali bekerja                 maternity leave are able to return to work after the leave
      setelah masa cuti berakhir, dengan tetap memperoleh               period ends, while continuing to receive their salary/
      hak gaji/tunjangan, jaminan kesehatan, dan manfaat                allowances, health insurance, and other welfare benefits.
      kesejahteraan lainnya. Selain itu, karyawan pria diberikan        In addition, male employees are granted three working
      cuti tiga hari kerja untuk mendampingi istri sah yang             days of leave to accompany their legally married spouse
      melahirkan atau mengalami keguguran kandungan.                    during childbirth or miscarriage. Throughout 2025, a total
      Sepanjang tahun 2025, sebanyak 87 karyawan wanita                 of 87 female employees took maternity leave and 230
      menggunakan cuti melahirkan dan 230 karyawan pria                 male employees took paternity leave, with a 100% return-
      menggunakan cuti pendampingan, dengan persentase                  to-work rate upon completion of the leave period.
      karyawan yang kembali bekerja setelah cuti berakhir
      sebesar 100%.
                                            Penggunaan Hak Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
                                            Utilization of Maternity Leave Entitlements

                                                                         2025                   2024                    2023
                               Uraian
                              Description                         Pria       Wanita      Pria         Wanita     Pria         Wanita
                                                                  Male       Female      Male         Female     Male         Female
       Jumlah Karyawan yang Berhak atas Cuti Melahirkan
                                                                  230           87         77           73         9            89
       Number of Employees Eligible for Maternity Leave
       Jumlah | Total                                                     317                   150                      98
       Jumlah Karyawan yang Mengambil Cuti Melahirkan
                                                                  230           87         77           73         9            89
       Number of Employees Who Took Maternity Leave
       Jumlah | Total                                                     317                   150                      98
       Jumlah Karyawan yang Kembali Bekerja Setelah Melahirkan/
       Setelah Mengambil Cuti untuk Kelahiran Anaknya
                                                                   96           74         9            89         9            49
       Number of Employees Who Returned to Work After Giving
       Birth or Taking Maternity Leave
       Jumlah | Total                                                     170                    98                      58
       Jumlah Karyawan yang Masih Bekerja 12 Bulan Setelah
       Kembali Bekerja
                                                                   96           74         9            89         9           49
       Number of Employees Still Employed 12 Months After
       Returning to Work
       Jumlah | Total                                                     170                    98                      58
       Tingkat Retensi Setelah Melahirkan
                                                                  100%          97%      100%          100%      100%          91%
       Post-Maternity Retention Rate



      Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keseimbangan               As a concrete demonstration of its commitment to work-
      kehidupan kerja dan kesejahteraan pekerja perempuan,              life balance and the well-being of female employees, the
      Perseroan tidak hanya memberikan hak cuti melahirkan              Company not only provides maternity leave in accordance
      sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tetapi juga                 with applicable regulations but also offers safe and


140   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 141
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value          Green Environmental Transformation




menyediakan fasilitas pengasuhan anak yang aman              comfortable childcare facilities through the Marinerito
dan nyaman melalui Marinerito Club Daycare di Jakarta,       Club Daycare in Jakarta, enabling employees to return to
sehingga para pekerja dapat kembali bekerja dengan           work with peace of mind while staying connected to their
tenang dan tetap terhubung dengan perkembangan               children’s development.
buah hati mereka.

Penilaian Kinerja                                            Performance Evaluation
Pelindo    menerapkan      penilaian   kinerja   secara      Pelindo implements periodic performance evaluations as
berkala sebagai bagian dari pengelolaan talenta              part of its talent management and career development
dan pengembangan karier. Proses ini tidak hanya              processes. This process not only assesses individual
mengevaluasi capaian individu, tetapi juga menjadi           achievements but also serves as a tool to enhance work
instrumen untuk meningkatkan efektivitas kerja dan           effectiveness and team productivity, while ensuring
produktivitas tim, sekaligus memastikan kinerja selaras      alignment with the Company’s goals and strategy.
dengan sasaran dan strategi Perseroan. Dengan                Guided by the principles of objectivity and transparency,
prinsip objektivitas dan transparansi, penilaian kinerja     performance evaluations foster a professional,
mendorong budaya kerja profesional, kompetitif, dan          competitive, and results-oriented work culture.
berorientasi hasil.

Penilaian kinerja diterapkan kepada seluruh (100%)           Performance evaluations are applied to all (100%) organic
karyawan organik tanpa diskriminasi, dan dilakukan           employees without discrimination and are conducted
melalui kombinasi pencapaian KPI serta penilaian             through a combination of KPI achievement and behavioral
perilaku yang terintegrasi dalam platform internal           assessments integrated within the internal Portaverse
Portaverse. Proses ini memastikan evaluasi yang objektif     platform. This process ensures a comprehensive and
dan menyeluruh sebagai dasar pengambilan keputusan           objective evaluation, forming the basis for decision-making
terkait pengembangan karier, termasuk promosi, rotasi,       related to career development, including promotions,
maupun demosi, sekaligus menjadi instrumen untuk             rotations, and demotions, as well as serves as a tool to
menilai efektivitas pengelolaan SDM dan merancang            assess the effectiveness of human capital management
tindak lanjut pengembangan yang lebih terarah. Rincian       and to design more targeted development actions. Details
jumlah karyawan yang memperoleh promosi disajikan            of employees receiving promotions are presented in the
pada bagian berikut. [GRI 404-3] [SV-PS-330a.3]              following section. [GRI 404-3] [SV-PS-330a.3]


                             Rekapitulasi Promosi Berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja
                         Promotion Recapitulation Based on Performance Evaluation Results

                                                              2025                                  2024
                      Uraian
                     Description                    Jumlah           Persentase           Jumlah           Persentase
                                                     Total           Percentage            Total           Percentage
 Total Karyawan yang Mendapatkan Promosi
 Total Employees Receiving Promotions
 Karyawan Organik yang Mendapatkan Promosi
                                                     235                  4%                390               6%
 Organic Employees Receiving Promotions
 Total Karyawan Organik | Total Organic Employees    6.497               100%              6.754             100%
 Karyawan yang Mendapatkan Promosi Berdasarkan Jenis Kelamin
 Employees Receiving Promotions by Gender
 Pria | Male                                         193                 82%                61               15,6%
 Wanita | Female                                      42                 18%                329              84,4%
 Total | Total                                       235                 100%               390              100%
 Karyawan yang Mendapatkan Promosi Berdasarkan Jenjang Jabatan
 Employees Receiving Promotions by Job Level
 Eksekutif | Executive                                72                 31%                31                8%
 Manajer | Manager                                   100                 43%                226               58%
 Staff | Staff                                        63                 27%                133               34%
 Total | Total                                       235                100%                390              100%




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    141
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 142
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                 Sustainability Governance




      Sebagai bagian dari pengembangan karier yang                   As part of a structured and sustainable career
      terstruktur dan berkelanjutan, Perusahaan juga                 development approach, the Company also implements
      menyelenggarakan program Event Talent yang                     the Event Talent program, which provides employees with
      memberikan kesempatan kepada karyawan untuk                    the opportunity to select up to three positions aligned
      memilih hingga tiga posisi sesuai jalur kariernya. Program     with their career paths. This program aims to capture
      ini bertujuan menjaring aspirasi karier, menyusun              career aspirations, develop individual development
      rencana pengembangan individu, serta memastikan                plans, and ensure alignment between organizational
      keselarasan antara kebutuhan organisasi dan potensi            needs and employee potential through the completion of
      pekerja melalui pengisian Commitment Letter, Employee          a Commitment Letter, Employee Career Aspiration (ECA),
      Career Aspiration (ECA), Management Career Aspiration          Management Career Aspiration (MACA), Succession
      (MACA), Succession Career Aspiration (SUCA), dan               Career Aspiration (SUCA), and Individual Development
      Individual Development Plan (IDP). Pendekatan ini              Plan (IDP). This approach supports systematic talent
      mendukung pengembangan talenta secara sistematis               development while strengthening the organization’s
      sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam                 readiness to fulfill future strategic roles.
      memenuhi kebutuhan peran strategis di masa depan.



      Hubungan Industrial                                            Industrial Relations
      Pelindo menjaga hubungan industrial yang kondusif              Pelindo maintains conducive industrial relations through
      melalui komunikasi yang terbuka, transparan, dan               open, transparent, and constructive communication,
      konstruktif, termasuk dalam penyelesaian isu-isu               including in addressing employment-related issues.
      ketenagakerjaan. Dalam kerangka tersebut, Perseroan            Within this framework, the Company respects the rights
      menghormati hak kebebasan berserikat dan perundingan           to freedom of association and collective bargaining, and
      kolektif, serta menempatkan serikat pekerja sebagai            positions labor unions as dialogue partners to maintain
      mitra dialog untuk menjaga keseimbangan kepentingan            a balance between the interests of the Company and
      Perseroan dan karyawan. Perseroan melakukan                    its employees. The Company assesses compliance of
      pengukuran pemenuhan kebebasan berserikat melalui              freedom of association through employee surveys to
      survei karyawan untuk memastikan kepatuhan terhadap            ensure adherence to standards. [GRI 3-3]
      standar. [GRI 3-3]

      Pelindo memiliki dua serikat pekerja yang telah resmi          Pelindo has two officially registered labor unions with
      tercatat pada instansi ketenagakerjaan terkait, yaitu          the relevant labor authorities, namely the Pelabuhan
      Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu dan Serikat        Indonesia Bersatu Labor Union and the Pelabuhan
      Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI). Serikat pekerja            Indonesia Labor Union (SPPI). These unions represent
      mewakili anggotanya dalam perundingan dengan                   their members in negotiations with management to
      manajemen untuk menyusun dan menyepakati Perjanjian            formulate and agree on the Collective Labor Agreement
      Kerja Bersama (PKB) sehingga seluruh karyawan (100%)           (CLA), ensuring that all employees (100%) are covered
      tercakup dalam PKB. [GRI 2-30]                                 under the CLA. [GRI 2-30]

      Untuk menjaga transparansi hubungan kerja, Perseroan           To maintain transparency in employment relations, the
      memastikan       karyawan       memperoleh    informasi        Company ensures that employees are informed of any
      apabila terdapat perubahan operasi yang berpotensi             operational changes that may affect employment status,
      memengaruhi status pekerjaan, khususnya terkait                particularly in relation to mergers, consolidations, or
      penggabungan, peleburan, atau pengambilalihan.                 acquisitions. In accordance with Law No. 40 of 2007
      Mengacu pada UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang                    on Limited Liability Companies, such information is
      Perseroan Terbatas, informasi disampaikan minimal              communicated at least 30 days prior to the decision
      30 hari sebelum keputusan ditetapkan melalui RUPS,             being finalized through the GMS, accompanied by
      disertai ruang klarifikasi dan pemenuhan hak karyawan,         opportunities for clarification and the fulfillment of
      termasuk kompensasi, sesuai ketentuan yang berlaku.            employee rights, including compensation, in line with
      [GRI 402-1]                                                    applicable regulations. [GRI 402-1]

      Sebagai wadah penyampaian aspirasi terkait kondisi kerja,      As a platform for expressing concerns regarding working
      Pelindo menyediakan kanal Keluh Kesah Pekerja melalui          conditions, Pelindo provides the Employee Grievance
      chatbot WhatsApp Pelindo Kekeku dan portal P-Talk.             Channel through the Pelindo Kekeku WhatsApp chatbot
      Melalui kanal tersebut, pekerja dapat menyampaikan             and the P-Talk portal. Through these channels, employees


142   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 143
       MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN         TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
       Creating Sustainable Social Value              Green Environmental Transformation




keluhan mengenai hak dan kewajiban, sarana prasarana,          can submit complaints regarding rights and obligations,
serta hubungan antarpekerja, sesuai dengan ketentuan           facilities and infrastructure, as well as inter-employee
Peraturan Direksi Nomor HK.0V/12./4/1/HBUP/UTMA/               relations, in accordance with the provisions of Board
PLND-23.                                                       Regulation No. HK.0V/12./4/1/HBUP/UTMA/PLND-23.


                                      Alur Penanganan Keluh Kesah Pekerja
                                       Worker Grievance Handling Process

           1                              2                                3                              4
          Pengajuan                      Verifikasi Admin                 Keputusan                      Notifikasi
          Submission                     Admin Verification               Decision                       Notification


 Pekerja menyampaikan           Tim Admin melakukan             - Jika sesuai: keluhan           Tim Admin memberikan
 keluhan melalui chatbot        verifikasi untuk                  diteruskan ke unit             pemberitahuan kepada
 WhatsApp Pelindo               memastikan kelengkapan            kerja terkait untuk            pekerja (via email/
 Kekeku atau portal             data, kategori keluhan,           ditindaklanjuti.               aplikasi) mengenai
 P-Talk.                        dan penentuan unit kerja        - Jika tidak sesuai:             status keluhan yang tidak
 Workers submit                 yang berwenang.                   keluhan dinyatakan             dapat diproses beserta
 complaints via the             The Admin Team verifies           tidak dapat diproses.          alasannya.
 Pelindo Kekeku                 the complaint to ensure         - If valid: the complaint        The Admin Team notifies
 WhatsApp chatbot or the        data completeness,                is forwarded to the            the employee (via email/
 P-Talk portal.                 complaint category, and           relevant department for        app) regarding the status
                                determination of the              follow-up.                     of the unprocessable
                                responsible department.         - If not applicable: the         complaint along with the
                                                                  complaint is deemed            reason.
                                                                  unprocessable.




Hak Asasi Manusia [GRI 408-1, 409-1]                           Human Rights [GRI 408-1, 409-1]
Pelindo menjunjung penghormatan hak asasi manusia              Pelindo upholds respect for human rights in the workplace
di lingkungan kerja melalui kebijakan ketenagakerjaan          through its employment policies, which ensure equal
yang memastikan perlakuan setara, bebas diskriminasi,          treatment, non-discrimination, free from all forms of
bebas dari segala bentuk kekerasan apa pun, serta              violence, and the protection of employees’ fundamental
perlindungan hak dasar karyawan. Komitmen tersebut             rights. This commitment is reflected in the establishment
tecermin dengan ditetapkannya usia minimum bekerja,            of a minimum working age of 18, in accordance with
yaitu 18 tahun sesuai UU No. 35 Tahun 2014. Ketentuan ini      Law No. 35 of 2014. This requirement is fulfilled by all
dipenuhi oleh seluruh karyawan sehingga tidak terdapat         employees, and therefore no instances of child labor or
praktik pekerja anak maupun pekerja di bawah umur di           underage workers across all operational lines. The strong
seluruh lini operasional. Pengintegrasian prinsip HAM          integration of human rights principles fosters a healthy
yang kuat ini menciptakan lingkungan kerja yang sehat          and dignified workplace, which in turn strengthens the
dan bermartabat, yang secara strategis memperkuat              Company’s ethical credibility among the public and
kredibilitas etis Perseroan di mata publik maupun investor.    investors.

Bagi pemangku kepentingan, kebijakan ini memberikan            For stakeholders, this policy provides assurance of the
jaminan atas pemuhan hak-hak dasar, kebebasan                  fulfillment of fundamental rights, freedom of association,
berserikat, serta perwujudan ruang kerja yang bebas dari       and a work environment free from all forms of harassment
segala bentuk pelecehan dan diskriminasi. Perseroan            and discrimination. The Company recognizes that
senantiasa menyadari bahwa penerapan kebijakan yang            inconsistent policy implementation may lead to human
tidak konsisten dapat memicu risiko pelanggaran HAM,           rights risks, including potential inequities in work hour
termasuk potensi ketidakadilan pembagian jam kerja             allocation within 24-hour port operations. Therefore,
pada operasional pelabuhan yang berlangsung 24 jam.            Pelindo proactively strengthens operational oversight to
Oleh karena itu, Pelindo secara proaktif memperkuat            balance productivity demands with respect for employee
pengawasan operasional guna menyeimbangkan                     well-being, while mitigating social risks that may affect
tuntutan produktivitas dengan penghormatan terhadap            business sustainability. [GRI 2-23, 3-3] [SEOJK F.18]


                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025    143
                                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 144
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                    TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                           About Pelindo                   Sustainability Governance




      kesejahteraan karyawan, sekaligus memitigasi risiko
      sosial yang dapat memengaruhi keberlanjutan bisnis.
      [GRI 2-23, 3-3] [SEOJK F.18]


      Pelindo berkomitmen penuh untuk menjaga integritas              Pelindo is fully committed to maintaining operational
      operasional dengan tidak membiarkan segala bentuk               integrity by preventing any form of human rights violations,
      pelanggaran hak asasi manusia terjadi, baik secara              whether direct or indirect. This commitment is carried out
      langsung maupun tidak langsung. Komitmen ini                    through the implementation of policies, control systems,
      diwujudkan melalui penerapan kebijakan, sistem                  and strict oversight mechanisms that must be adhered to
      pengendalian, dan mekanisme pengawasan ketat yang               by all employees, strategic partners, suppliers, and third
      wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan, mitra strategis,          parties with whom the company conducts business.
      pemasok, dan pihak ketiga yang menjalin hubungan
      bisnis dengan perusahaan.

      Perseroan juga menegaskan tidak terdapat tenaga kerja           The Company also affirms the absence of forced labor
      paksa melalui pengaturan jam kerja yang disepakati dan          through the regulation of working hours, which are agreed
      diterapkan sesuai ketentuan, yaitu 40 jam per minggu.           upon and implemented in accordance with applicable
      Pada unit kerja dan level tertentu, Perseroan menerapkan        provisions, namely 40 hours per week. In certain units
      sistem kerja giliran (shift work) sesuai kondisi pekerjaan,     and positions, the Company applies a shift work system
      dengan kelebihan waktu kerja dihitung sebagai lembur            based on operational needs, with additional working
      berikut kompensasinya, serta pengaturan waktu istirahat.        hours treated as overtime and compensated accordingly,
      [SEOJK F.19]                                                    along with regulated rest periods. [SEOJK F.19]

      Selain pencegahan, Perseroan memastikan tersedianya             In addition to preventive measures, the Company
      kanal pelaporan apabila terdapat dugaan pelanggaran             ensures the availability of reporting channels for any
      hak karyawan, termasuk hak kebebasan berserikat.                alleged violations of employee rights, including the
      Hingga akhir periode pelaporan, Perseroan tidak                 right to freedom of association. As of the end of the
      mencatat adanya insiden pelanggaran HAM dan                     reporting period, the Company recorded no incidents of
      diskriminasi. Meski demikian, Perseroan tetap                   human rights violations or discrimination. Nevertheless,
      menyediakan Whistleblowing System (WBS) sebagai                 the Company continues to provide a Whistleblowing
      mekanisme pengaduan yang dapat diakses karyawan.                System (WBS) as an accessible grievance mechanism
      Sejalan dengan hal tersebut, seluruh petugas keamanan           for employees. In line with this, all security personnel
      telah memiliki pengetahuan mendasar tentang hak asasi           have received basic knowledge of human rights through
      manusia (HAM) melalui pendidikan dan sertifikasi satuan         training and certification in accordance with National
      pengamanan (satpam) sesuai dengan Peraturan Kapolri             Police Regulation No. 18 of 2006. [GRI 406-1, 410-1]
      No.Pol.18 Tahun 2006. [GRI 406-1, 410-1]




      HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
      Community Relations


      Pelindo berkomitmen untuk memperluas dampak sosial              Pelindo is committed to expanding its social impact
      melalui pengelolaan hubungan dengan masyarakat                  through the management of community relations in the
      dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial                 implementation of Corporate Social Responsibility (CSR)
      dan lingkungan (TJSL) untuk menciptakan nilai sosial            programs, with the aim of creating sustainable social
      berkelanjutan bagi komunitas di sekitar wilayah kerja           value for communities surrounding its port operational
      pelabuhan. Kerangka pelaksanaannya mengacu pada                 areas. The implementation framework refers to ISO 26000
      ISO 26000 yang terintegrasi dengan prinsip Tujuan               and is integrated with the principles of the Sustainable
      Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Di samping                     Development Goals (SDGs). In addition, Pelindo’s CSR
      itu, program TJSL Pelindo juga berpedoman pada                  programs are guided by SOE CSR regulations to ensure
      ketentuan TJSL BUMN agar program kemasyarakatan                 that community programs are relevant, well-directed,


144   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 145
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value             Green Environmental Transformation




yang dirancang relevan, terarah, dan akuntabel. Melalui        and Through a structured approach, the Company strives
pendekatan yang terstruktur, Perseroan berupaya                to create sustainable social value for communities in the
menciptakan nilai sosial berkelanjutan bagi komunitas          areas surrounding its port operations, which strategically
di sekitar wilayah kerja pelabuhan, yang secara strategis      has a positive impact on strengthening the Company’s
berdampak positif pada penguatan reputasi serta                reputation and enhancing its public image.
peningkatan citra perusahaan di mata publik.

Pengelolaan hubungan masyarakat yang efektif ini               This effective public relations management makes
memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko            a tangible contribution to reducing the risk of social
konflik sosial serta mendukung stabilitas operasional di       conflict and supporting operational stability in the areas
sekitar pelabuhan. Bagi pemangku kepentingan, inisiatif        surrounding the port. For stakeholders, this initiative
ini berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan          plays a crucial role in improving the collective well-
masyarakat secara kolektif. Namun, Perseroan juga              being of the community. However, the Company also
secara proaktif memitigasi risiko ketidaktepatan               proactively mitigates the risk of programs missing their
sasaran program serta berupaya meminimalkan                    mark and works to minimize the potential for community
potensi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan             dependence on corporate assistance. With a focus
perusahaan. Dengan fokus pada pemberdayaan yang                on self-reliant empowerment, Pelindo is committed to
mandiri, Pelindo berkomitmen untuk terus menyelaraskan         continuously aligning business growth with the social
pertumbuhan bisnis dengan kemajuan sosial komunitas            progress of local communities in a harmonious manner.
lokal secara harmonis. [GRI 3-3]                               [GRI 3-3]




Keterlibatan Masyarakat                                        Community Engagement
Pelindo mewujudkan dukungannya terhadap keterlibatan           Pelindo demonstrates its commitment to engaging
masyarakat setempat melalui berbagai inisiatif                 local communities through various CSR initiatives and
dan program TJSL yang disusun dengan berbasis                  programs developed using a participatory approach.
proses partisipatif. Sebelum menjalankan program               Prior to implementing community development programs,
pengembangan masyarakat, Pelindo melakukan dialog,             Pelindo conducts dialogue, social mapping, and focus
pemetaan sosial, dan diskusi kelompok terpumpun (DKT)          group discussions (FGDs) with local residents and
bersama warga sekitar serta pemangku kepentingan               relevant stakeholders to understand needs, aspirations,
terkait untuk memahami kebutuhan, aspirasi, dan isu            and priority issues within its operational areas. [GRI 3-3]
prioritas di wilayah kerja. [GRI 3-3]

Hasil dari proses tersebut menjadi pijakan untuk menyusun      The outcomes of this process serve as the foundation
program yang tepat sasaran dan benar-benar menjawab            for designing targeted programs that effectively address
kebutuhan masyarakat. Pelindo mencatat 100% wilayah            community needs. Pelindo recorded that 100% of its
operasi yang telah menerapkan keterlibatan masyarakat          operational areas have implemented local community
setempat, penilaian dampak, dan/atau program                   engagement, impact assessments, and/or community
pengembangan masyarakat, serta menyampaikan hasil              development programs, and communicates the results of
penilaian dampak dan tindak lanjutnya melalui Laporan          these assessments along with follow-up actions through
Social Mapping dan Forum Group Discussion (FGD)                Social Mapping Reports and Focus Group Discussions
untuk dievaluasi penerapannya. Selain itu, Perseroan           (FGDs) for evaluation. In addition, the Company provides
juga menyediakan mekanisme pengaduan formal bagi               a formal grievance mechanism for communities to
masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau masukan             submit complaints or feedback related to operations
terkait operasional dan program pelibatan masyarakat,          and engagement programs, namely through the WBS
yaitu melalui mekanisme WBS. [GRI 2-26, 413-1] [SEOJK F.24]    mechanism. [GRI 2-26, 413-1] [SEOJK F.24]

Melalui mekanisme pengaduan formal yang disediakan,            Through the formal grievance mechanism provided,
sepanjang 2025 Pelindo tidak menerima pengaduan                throughout 2025 Pelindo did not receive any complaints
dari masyarakat di sekitar wilayah operasional terkait         from communities surrounding its operational areas
kegiatan operasional pelabuhan. Pada periode yang              related to port operations. During the same period, the
sama, Perseroan juga tidak mencatat adanya insiden             Company also recorded no incidents involving violations
pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat.           of the rights of indigenous peoples. [GRI 411-1]
[GRI 411-1]




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025    145
                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 146
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                         Sustainability Governance




      Selain mengelola umpan balik masyarakat, Pelindo juga               In addition to managing community feedback, Pelindo
      melakukan identifikasi atas aktivitas operasional yang              also identifies operational activities that may actually or
      secara aktual dan/atau berpotensi menimbulkan dampak                potentially cause significant negative impacts on local
      negatif signifikan bagi masyarakat setempat. Identifikasi           communities. This identification serves as the basis
      ini menjadi dasar penetapan langkah pencegahan dan                  for determining preventive and mitigation measures to
      mitigasi agar dampak dapat dikelola secara bertanggung              ensure that impacts are managed responsibly. [GRI 413-2]
      jawab. [GRI 413-2] [SEOJK F.23, F.28]                               [SEOJK F.23, F.28]


                                            Identifikasi Dampak Sosial dan Pengelolaannya
                                           Identification and Management of Social Impacts

         Lokasi                               Potensi Dampak
                           Sumber
       Operasional                                 Sosial                                      Langkah Mitigasi
                           Dampak
       Operational                             Potential Social                                Mitigation Measures
                        Source of Impac
        Location                                  Impacts
       Kawasan          Kegiatan             Keterbatasan          1. Prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan operasional
       pelabuhan        operasional          akses masyarakat      2. Penyediaan peluang usaha bagi masyarakat sekitar melalui UMKM
       dan area         dan kebutuhan        lokal terhadap        3. Kerja sama dengan pemerintah daerah dalam penyerapan tenaga kerja
       operasional      tenaga kerja serta   kesempatan kerja      4. Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat
       pendukung        aktivitas ekonomi    dan peluang usaha     1. Prioritizing the recruitment of local workforce in accordance with
       Port areas and   Operational          Limited access of        operational needs
       supporting       activities,          local communities     2. Providing business opportunities for surrounding communities through
       operational      workforce            to employment            MSMEs
       areas            requirements, and    opportunities         3. Collaborating with local governments in workforce absorption
                        related economic     and business          4. Implementing community empowerment programs
                        activities           opportunities
       Kawasan          Aktivitas            Kebisingan dan        1. Koordinasi dengan instansi terkait dalam pengaturan lalu lintas di sekitar
       pelabuhan dan    operasional          kemacetan yang           pelabuhan
       permukiman       pelabuhan            dapat mengganggu      2. Pemantauan persepsi masyarakat secara berkala melalui survei dan FGD
       sekitar          dan mobilitas        kenyamanan            3. Pelaksanaan komunikasi dan pelibatan masyarakat secara berkelanjutan
       Port areas and   kendaraan            masyarakat sekitar    1. Coordinating with relevant authorities in managing traffic around port
       surrounding      Port operational     Noise and traffic        areas
       residential      activities and       congestion that may   2. Periodically monitoring community perceptions through surveys and
       communities      vehicle mobility     disrupt the comfort      FGDs
                                             of surrounding        3. Conducting continuous communication and community engagement
                                             communities
       Kawasan          Timbulan sampah      Potensi gangguan      1. Penyediaan dan pengelolaan TPS sampah dan fasilitas penyimpanan
       pelabuhan dan    dan limbah B3        kesehatan dan            limbah B3 berizin
       lingkungan       dari aktivitas       kenyamanan            2. Kerja sama dengan pihak ketiga berizin untuk pengangkutan dan
       sekitar          operasional          masyarakat akibat        pengolahan limbah
       Port areas and   pelabuhan            pengelolaan limbah    3. Pemilahan, pemantauan, dan pencatatan volume limbah secara berkala
       surrounding      Waste generation     yang tidak optimal    4. Penerapan pengelolaan limbah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku
       environment      and hazardous        Potential health      1. Providing and managing TPS and licensed hazardous waste storage
                        waste (B3) from      and comfort              facilities
                        port operational     disturbances due to   2. Collaborating with licensed third parties for waste transportation and
                        activities           suboptimal waste         treatment
                                             management            3. Segregation, monitoring, and periodic recording of waste volumes.
                                                                   4. Implementing waste management in accordance with applicable
                                                                      regulations




      Program Pengembangan                                                Community Development
      Masyarakat                                                          Programs

      Pelindo menindaklanjuti pendekatan pengelolaan                      Pelindo follows up its community engagement approach
      hubungan dengan masyarakat tersebut melalui                         through the implementation of SOE CSR programs,
      pelaksanaan program TJSL BUMN, yaitu Program                        namely the Micro and Small Business Funding Program
      Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) serta                        (PUMK) and the Assistance and/or Other Activities
      Program Bantuan dan/atau Kegiatan Lainnya, yang                     Program, which include capacity-building initiatives.
      meliputi kegiatan berbentuk pembinaan. Pelaksanaan                  CSR implementation is structured into four pillars,
      TJSL dikelompokkan dalam empat pilar, yaitu Pilar Sosial,           namely Social, Economic, Environmental, and Legal &
      Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan, serta Pilar Hukum dan              Governance. This categorization is intended to ensure


146   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 147
       MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN       TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
       Creating Sustainable Social Value            Green Environmental Transformation




Tata Kelola. Pengategorian ini dilakukan agar manfaat        that program benefits are more targeted and able to
program lebih terarah dan dapat menjangkau berbagai          address the diverse needs of communities surrounding
kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja.               operational areas.

Ruang lingkup pengembangan masyarakat juga                   The scope of community development also includes
mencakup Program Barunawati sebagai bentuk                   the Barunawati Program as a demonstration of the
kepedulian Perseroan terhadap pendidikan generasi            Company’s commitment to supporting youth education
muda melalui dukungan sarana dan prasarana, edukasi,         through the provision of facilities and infrastructure,
serta beasiswa. Selain itu, Pelindo menjalankan Program      educational programs, and scholarships. In addition,
Pembiayaan dan Investasi Kegiatan Berkelanjutan sesuai       Pelindo implements Sustainable Financing and
POJK No. 51/POJK.03/2017 yang selaras dengan target          Investment Programs in accordance with POJK No.
TPB, serta kegiatan lingkungan seperti rehabilitasi          51/POJK.03/2017, aligned with the SDGs, as well as
mangrove dan penanaman pohon yang melibatkan                 environmental initiatives such as mangrove rehabilitation
masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatannya.             and tree planting that involve communities in their
Implementasi program di seluruh Indonesia dikelola           management and utilization. The implementation of
melalui 4 Regional oleh unit kerja di bawah Group Head       programs across Indonesia is managed through 4
Sekretariat Perusahaan. [GRI 3-3]                            Regions by working units under the Group Head of
                                                             Corporate Secretariat. [GRI 3-3]

Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil                      Micro and Small Business Funding Program
(PUMK) [GRI 203-2, 413-1] [SEOJK F.3, F.23, F.25]            (PUMK) [GRI 203-2, 413-1] [SEOJK F.3, F.23, F.25]

Pelindo melaksanakan Program Pendanaan Usaha                 Pelindo implements the Micro and Small Business
Mikro dan Kecil (PUMK) sebagai bagian dari Program           Funding Program (PUMK) as part of its Economic
Pengembangan Ekonomi dan UMK untuk mendorong                 Development and MSME Program to promote the
kemandirian ekonomi pelaku usaha, khususnya di               economic independence of entrepreneurs, particularly
sekitar wilayah kerja Perseroan. Program ini tidak           those in areas surrounding the Company’s operations.
hanya menyediakan akses permodalan melalui skema             This program not only provides access to capital through
pendanaan bergulir, tetapi juga diperkuat dengan             a revolving funding scheme but is also supported by
subprogram pendukung, antara lain pelatihan dan              complementary subprograms, including business
sertifikasi usaha, keikutsertaan pameran, serta bantuan      training and certification, participation in exhibitions,
peningkatan kapasitas usaha dan masyarakat. Seluruh          as well as assistance for business and community
rangkaian kegiatan didanai melalui anggaran perusahaan       capacity development. All activities are funded through
dan dijalankan dalam kerangka Program TJSL Bantuan           the Company’s budget and carried out under the CSR
dan/atau Kegiatan Lainnya, dengan pengelolaan                Assistance and/or Other Activities Program, with loan
penyaluran dan kualitas pinjaman yang tertib, akuntabel,     disbursement and quality management conducted in
dan berorientasi pada kesinambungan manfaat.                 an orderly, accountable manner and oriented toward
                                                             sustainable benefits.

Pada 2025, Pelindo menyalurkan dana Program PUMK             In 2025, Pelindo disbursed Rp13.44 billion under the
sebesar Rp13,44 miliar atau 73,15% dari Rencana              PUMK Program, equivalent to 73.15% of the 2025
Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2025. Sumber                  Work Plan and Budget (RKA). The program is funded
pendanaan program ini berasal dari dana bergulir yang        through previously allocated revolving funds, with total
telah dialokasikan sebelumnya, dengan total dana             available funds reaching Rp20.28 billion as of 2025.
tersedia hingga 2025 mencapai Rp20,28 miliar. Untuk          To ensure accountability in disbursement, PUMK loan
menjaga akuntabilitas penyaluran, kualitas pinjaman          quality is classified into four categories, namely Current,
PUMK diklasifikasikan menjadi empat kategori, yaitu          Substandard, Doubtful, and Loss, in accordance with the
Lancar, Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet, sesuai          Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Peraturan Menteri BUMN Republik Indonesia No. PER-1/         of the Republic of Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023
MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program             on Special Assignments and Corporate Social and
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.            Environmental Responsibility (CSR) Programs for SOEs.
Hingga 2025, sebanyak 0,21% piutang/pinjaman PUMK            As of 2025, 0.21% of Pelindo’s PUMK receivables/loans
Pelindo tercatat berkualitas lancar.                         were classified as current.




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    147
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 148
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                         TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                About Pelindo                          Sustainability Governance




                                                Penyaluran Dana Program PUMK (Rp Miliar)
                                             Disbursement of PUMK Program Funds (Rp Billion)

                                                     Program PUMK                                            Persentase Capaian 2025
                                                     PUMK Program                                           2025 Achievement Percentage
          Uraian                                                                                       Terhadap Audit        Terhadap RKA
         Description                                                                 Audit 2025
                           Audit 2023          Audit 2024        RKA 2025                                  2024                  2025
                                                                                     2025 Audit
                           2023 Audit          2024 Audit        2025 RKA                             Compared to 2024        Compared to
                                                                                                            Audit              2025 RKA
                                                        (1)                (2)                (3)                  (4=3/1)           (4=3/2)

           PUMK                      23,88            18,38              79,78              13,44                  73,15%            16,85%



                                                Rincian Dana PUMK Tahun 2025 (Rp Miliar)
                                                Details of PUMK Funds in 2025 (Rp Billion)

                                                                      Program PUMK                           Persentase Capaian Terhadap
                        Uraian                                        Program PUMK                                Tahun Sebelumnya
                       Description                   Audit 2023        Audit 2024         Audit 2025            Achievement Percentage
                                                     2023 Audit        2024 Audit         2025 Audit          Compared to the Previous Year

       Saldo Awal
                                                              30,28              25,03              17,30                            69,12%
       Opening Balance
       Pengembalian Pinjaman Mitra Binaan
                                                              13,82               3,30              2,63                             79,70%
       Loan Repayments from Fostered Partners
       Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman
                                                               0,98               0,21               0,15                            71,73%
       Loan Administrative Service Income
       Penerimaan Jasa Administrasi Bank
                                                               0,34              (0,17)             0,20                            (4,32)%
       Bank Administrative Service Income
       Kelebihan Pembayaran Angsuran
                                                               0,43               0,24                  2                             0,70%
       Excess Installment Payments
       Pendapatan Lain
                                                               3,07               3,24                  2                             0,06%
       Other Income
       Jumlah Dana yang Tersedia
                                                              48,91          35,68                20,28                             56,85%
       Total Available Funds



      Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan                             Corporate Social Responsibility (CSR) Program [GRI
      (TJSL) [GRI 203-2, 413-1] [SEOJK F.25]                               203-2, 413-1] [SEOJK F.25]


      Sebagai salah satu program pengembangan masyarakat,                  As part of its community development initiatives, Pelindo
      Pelindo melaksanakan Program TJSL Bantuan dan/atau                   implemented the CSR Program for Assistance and/or
      Kegiatan Lainnya yang mencakup pembinaan untuk                       Other Activities, which includes capacity-building efforts
      menjawab kebutuhan sosial, ekonomi, lingkungan,                      to address social, economic, environmental, as well as
      serta aspek hukum dan tata kelola di sekitar wilayah                 legal and governance aspects in areas surrounding its
      operasional. Program ini dikelompokkan ke dalam empat                operational regions. The program is structured into four
      pilar agar perencanaan dan penyaluran bantuan lebih                  pillars to ensure that planning and distribution are more
      terarah serta selaras dengan kebutuhan masyarakat                    targeted and aligned with local community needs.
      setempat.




148   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 149
      MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN              TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
      Creating Sustainable Social Value                   Green Environmental Transformation




Pelaksanaan Program TJSL Bantuan dan/atau Kegiatan                 The implementation of the CSR Program for Assistance
Lainnya dilakukan melalui mekanisme penetapan                      and/or Other Activities follows a priority-setting
prioritas program berdasarkan Tanggung Jawab Sosial                mechanism based on Corporate Social Responsibility
dan Lingkungan. Program ini dilaksanakan di bawah                  considerations. The program is managed under the
tanggung jawab Departemen Tanggung Jawab Sosial dan                Corporate Social Responsibility Department, which is
Lingkungan, yang memiliki peran dalam merencanakan,                responsible for planning, coordinating, and ensuring that
mengoordinasikan, serta memastikan pelaksanaan                     CSR initiatives are carried out in an integrated, structured,
program TJSL berjalan secara terintegrasi, terarah, dan            and measurable manner. This approach aims to deliver
terukur, sehingga memberikan manfaat pada aspek                    tangible economic, social, and environmental benefits
ekonomi, sosial, dan lingkungan serta selaras dengan               while upholding accountable governance practices.
prinsip tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pada tahun 2025, Pelindo mengalokasikan anggaran                   In 2025, Pelindo allocated the CSR Program budget
Program TJSL Bantuan dan/atau Kegiatan Lainnya                     based on community needs and program priorities
berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat dan fokus               across each operational area. The largest allocation was
program di masing-masing wilayah kerja. Alokasi terbesar           directed to the Environmental pillar, with a 2025 RKA of
tercatat pada pilar Lingkungan dengan RKA 2025                     Rp48.56 billion, followed by the Social pillar at Rp45.71
sebesar Rp48,56 miliar, diikuti pilar Sosial dengan RKA            billion. The total 2025 RKA amounted to Rp122.04 billion,
2025 sebesar Rp45,71 miliar. Total RKA 2025 tercatat               while program realization reached Rp126.18 billion, or
Rp122,04 miliar, sedangkan realisasi program mencapai              103.39%, based on the Company’s audited results.
Rp126,18 miliar atau 103,39% berdasarkan hasil audit
yang telah dilaksanakan oleh Perseroan.


                         Program TJSL Bantuan dan Kegiatan Lainnya (Rp Miliar)
                   CSR Program for Assistance and Other Activities Activities (Rp Billion)




     Sosial                                    Ekonomi                                         Lingkungan
     Social                                    Economic                                        Environmental
                                                                          25,21
                                    58,36




                                                                                   19,09




                                                                                                                     48,56


                                                                                                                             45,51
                            45,71




        127,67                                         75,74                                        93,71

     Hukum dan Tata Kelola                     Jumlah
                                                                                   126,18




     Legal and Governance                      Total                                                  RKA Tahun 2025
                                                                          122,04




                                                                                                      2025 RKA

                                                                                                      Audit Tahun 2025
                                                                                                      2025 Audit

                                                                                                      Persentase Capaian
        125,72                                    103,39                                              Achievement Percentage
                                    3,22
                            2,56




                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    149
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 150
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                         Sustainability Governance




         Pilar Sosial
         Social Pillars



        Pilar Sosial merupakan bentuk dukungan dan kontribusi Pelindo dalam memperkuat pemenuhan hak dasar dan
        meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara inklusif di wilayah operasional Perseroan. Pilar ini berfokus pada
        pengurangan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, serta kesetaraan gender,
        dengan indikator terukur dan keberpihakan pada kelompok rentan.
        Social pillar reflects Pelindo’s support and contribution to strengthening the fulfillment of basic rights and
        improving the quality of life of communities in an inclusive manner across the Company’s operational areas.
        This pillar focuses on poverty reduction, access to food, healthcare, education, and gender equality, with
        measurable indicators and a strong emphasis on vulnerable groups.




                                                   Ketangguhan Komunitas
                                                   Community Resilience


                                                    Kategori program TJSL ini diarahkan untuk memperkuat ketangguhan
                                                    komunitas di sekitar pelabuhan melalui pemberdayaan ekonomi
                                                    masyarakat pesisir dan respons cepat terhadap kondisi kedaruratan.
                                                    This CSR category is aimed at strengthening the resilience of
                                                    communities surrounding port areas through the economic
                                                    empowerment of coastal communities and rapid response to
                                                    emergency situations.

                                                    •   Program Teman Nelayan: 11 kota/       •   Program Tanggap Bencana dan
                                                        kabupaten                                 Musibah: 22 kota/kabupaten
                                                        Teman Nelayan Program: 11 cities/         Disaster and Emergency Response
                                                        regencies                                 Program: 22 cities/regencies




                                                   Kesehatan & Pelindungan Kelompok Rentan
                                                   Health & Protection of Vulnerable Groups


                                                    Program TJSL pada kategori ini berfokus pada peningkatan kualitas
                                                    kesehatan masyarakat dan penguatan pelindungan bagi kelompok
                                                    rentan melalui intervensi kesehatan dan program inklusi. Program TJSL
                                                    pada kategori ini dilaksanakan diberbagai wilayah sekitar Perseroan
                                                    beroperasi.
                                                    CSR programs in this category focus on improving community
                                                    health and strengthening protection for vulnerable groups through
                                                    health interventions and inclusion programs. CSR programs in this
                                                    category were implemented across various areas surrounding the
                                                    Company’s operations.

                                                    •   Program Pelindo Sehat (stunting ibu   •   Program SIP (Sahabat Inspiratif
                                                        dan bayi): 48 kota/kabupaten              Pelindo): 11 kota/kabupaten
                                                        Pelindo Sehat Program (maternal           SIP Program (Sahabat Inspiratif
                                                        and child stunting): 48 cities/           Pelindo): 11 cities/regencies
                                                        regencies




150   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 151
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value               Green Environmental Transformation




                                         Pemenuhan Kebutuhan Dasar & Layanan Sosial
                                         Fulfillment of Basic Needs & Social Services


                                         Pelaksanaan TJSL pada kategori ini berfokus pada pemenuhan
                                         kebutuhan dasar serta penguatan layanan sosial masyarakat di sekitar
                                         wilayah operasional Perseroan melalui bantuan sosial dan dukungan
                                         infrastruktur sosial. Program TJSL pada Kategori ini menjangkau
                                         beberapa kota/kabupaten tempat Perseroan beroperasi.
                                         CSR implementation in this category focuses on meeting basic
                                         needs and strengthening community social services in areas
                                         surrounding the Company’s operational areas through social
                                         assistance and support for social infrastructure. CSR programs in
                                         this category reached several cities/regencies where the Company
                                         operates.

                                         •   Program Pelindo Berbagi dan             •   Bantuan Fasilitas Umum: 41 kota/
                                             Peduli: 97 kota/kabupaten                   kabupaten
                                             Pelindo Sharing and Care Program:           Public Facilities Assistance: 41
                                             97 cities/regencies                         cities/regencies

                                         •   Dukungan Pembangunan Nasional
                                                                                     •   Bantuan Sarana Ibadah: 49 kota/
                                             Sosial: 31 kota/kabupaten
                                                                                         kabupaten
                                             National Social Development
                                                                                         Places of Worship Assistance: 49
                                             Support: 31 cities/regencies
                                                                                         cities/regencies




                                         Pendidikan dan Pengembangan Kapasitas
                                         Education and capacity development


                                         Program TJSL pada kategori ini berfokus pada peningkatan akses dan
                                         kualitas pembelajaran melalui bantuan sarana pendidikan, beasiswa
                                         dan dukungan riset, serta penguatan pendidikan nonformal dan
                                         pelatihan keterampilan. Program dilaksanakan di berbagai wilayah
                                         operasional Perseroan.
                                         CSR programs in this category focus on improving access to and
                                         the quality of learning through support for educational facilities,
                                         scholarships and research, as well as strengthening non-formal
                                         education and skills training. The programs were implemented
                                         across various operational areas of the Company.

                                         •   Program Bantuan Sarana                  •   Program Dukungan Pembangunan
                                             Pendidikan: 39 kota/kabupaten               Nasional Pendidikan: 12 kota/
                                             Education Facilities Assistance             kabupaten
                                             Program: 39 cities/regencies                National Education Development
                                                                                         Support Program: 12 cities/
 •   Program Penunjang Pendidikan:       •   Program Beasiswa dan Riset Pelindo          regencies
     25 kota/kabupaten                       Juara: 21 kota/kabupaten
     Education Support Program:              Pelindo Juara Scholarship and           •   Program Pelindo Mengajar:
     25 cities/regencies                     Research Program: 21 cities/                34 kota/kabupaten
                                             regencies                                   Pelindo Mengajar Program:
                                                                                         34 cities/regencies




                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    151
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 152
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                TENTANG PELINDO                      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                       About Pelindo                        Sustainability Governance




         Pilar Lingkungan
         Environmental Pillar



        Pilar lingkungan menjadi fondasi bagi Pelindo dalam menjaga kualitas ekosistem melalui pengelolaan sumber daya
        alam secara bertanggung jawab, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan ketahanan iklim. Pilar ini
        sejalan dengan penerapan konsep green port melalui pengendalian polusi, peningkatan kualitas air, udara, dan
        lahan, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di kawasan pelabuhan.
        Environmental pillar serves as a foundation for Pelindo in maintaining ecosystem quality through responsible
        natural resource management, biodiversity conservation, and strengthening climate resilience. This pillar is
        aligned with the implementation of the green port concept through pollution control, improvement of water, air,
        and land quality, as well as climate change mitigation and adaptation within port areas.




                                                   Pengelolaan Sampah & Penghijauan
                                                   Waste Management & Greening


                                                   Pelaksanaan TJSL pada kategori ini mencakup pengelolaan sampah
                                                   terpadu berbasis komunitas serta program penghijauan dan reboisasi
                                                   melalui penanaman pohon untuk mendukung konsep green port dan
                                                   peningkatan kualitas lingkungan di wilayah operasional Perseroan.
                                                   CSR implementation in this category includes community-based
                                                   integrated waste management and greening and reforestation
                                                   programs through tree planting to support the green port concept
                                                   and improve environmental quality in the Company’s operational
                                                   areas.

                                                   •   Program Pengelolaan Sampah           •   Program Pelindo Communitree:
                                                       Terpadu: 32 kota/kabupaten               21 kota/kabupaten
                                                       Integrated Waste Management              Pelindo Communitree Program:
                                                       Program: 32 cities/regencies             21 cities/regencies




                                                   Konservasi Lingkungan dan Rehabilitasi Pesisir
                                                   Environmental Conservation and Coastal Rehabilitation


                                                   Kategori ini berfokus pada pemberdayaan desa binaan untuk
                                                   konservasi lingkungan dan penghitungan karbon, serta rehabilitasi
                                                   wilayah pesisir guna mendukung green port dan blue carbon sebagai
                                                   bagian dari kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
                                                   This category focuses on empowering assisted villages for
                                                   environmental conservation and carbon accounting, as well as
                                                   coastal rehabilitation to support green port and blue carbon
                                                   initiatives as part of climate change mitigation efforts.

                                                   •   Program Carbon Village: 19 kota/     •   Program Pelindo Lestari : 43 kota/
                                                       kabupaten                                kabupaten
                                                       Carbon Village Program: 19 cities/       Pelindo Lestari Program: 43 cities/
                                                       regencies                                regencies




152   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 153
    MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
    Creating Sustainable Social Value               Green Environmental Transformation




Pilar Ekonomi
Economic Pillar


Pelindo mengarahkan pelaksanaan TJSL pilar ekonomi untuk mendorong pertumbuhan yang berkualitas dan
inklusif melalui penciptaan kesempatan kerja produktif, penguatan industri dan inovasi, serta dukungan infrastruktur
yang andal. Pilar ini menekankan perluasan akses energi bersih dan terjangkau, pengurangan kesenjangan, dan
kemitraan strategis yang memperkuat ekosistem usaha.
Pelindo directs the implementation of the CSR economic pillar to promote quality and inclusive growth through
the creation of productive employment opportunities, strengthening industry and innovation, and supporting
reliable infrastructure. This pillar emphasizes expanding access to clean and affordable energy, reducing
inequality, and fostering strategic partnerships that strengthen the business ecosystem.




                                             Akselerasi UMK Berorientasi Ekspor
                                             Export-Oriented MSME Acceleration


                                             Kategori program TJSL ini berfokus pada penguatan kapasitas dan
                                             daya saing UMK agar mampu menembus pasar global melalui inkubasi
                                             khusus, pemenuhan persyaratan ekspor, serta kurasi untuk mencetak
                                             UMK Champion yang berdaya saing internasional.
                                             This CSR program category focuses on strengthening the capacity
                                             and competitiveness of MSMEs to access global markets through
                                             dedicated incubation, fulfillment of export requirements, and
                                             curation to develop internationally competitive MSME champions.

                                             •   Program Gedor Ekspor: 10 kota/              Gedor Ekspor Program: 10 cities/
                                                 kabupaten                                   regencies




                                             Inkubasi & Pengembangan Kewirausahaan
                                             Incubation & Entrepreneurship Development


                                             Program TJSL pada kategori ini diarahkan pada pengembangan
                                             kualitas produk dan kapasitas usaha UMK melalui proses seleksi dan
                                             kurasi, inkubasi dan akselerasi bisnis, penyediaan akses pemasaran
                                             melalui Local Pride Spot, serta fasilitasi partisipasi dalam pameran dan
                                             dukungan kewirausahaan.
                                             CSR programs in this category are aimed at enhancing product
                                             quality and business capacity of MSMEs through selection and
                                             curation processes, business incubation and acceleration, provision
                                             of market access through Local Pride Spot, as well as facilitation of
                                             participation in exhibitions and entrepreneurship support.

                                             •   Program Maritimpreneur: 21 kota/        •   Program UMK Akselerator: 23 kota/
                                                 kabupaten                                   kabupaten
                                                 Maritimpreneur Program: 21 cities/          MSME Accelerator Program: 23
                                                 regencies                                   cities/regencies




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025     153
                                                                                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 154
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                  TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                    Sustainability Governance




                                                    Dukungan Infrastruktur Ekonomi Daerah
                                                    Regional Economic Infrastructure Support


                                                    Pelaksanaan program TJSL pada kategori ini diarahkan untuk
                                                    memperkuat ketangguhan komunitas di sekitar pelabuhan melalui
                                                    pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan respons cepat
                                                    terhadap kondisi kedaruratan.
                                                    CSR program implementation in this category is directed at
                                                    strengthening the resilience of communities surrounding port areas
                                                    through the economic empowerment of coastal communities and
                                                    rapid response to emergency situations.

                                                    •   Dukungan Pembangunan Nasional         National Economic Development
                                                        Ekonomi: 11 kota/kabupaten            Support Program: 11 cities/
                                                                                              regencies




         Pilar Hukum dan Tata Kelola
         Legal and Governance Pillar


        Pilar Hukum dan Tata Kelola memastikan pengelolaan TJSL yang akuntabel, transparan, dan terukur. Fokusnya
        mencakup penguatan kapasitas pengelola melalui peningkatan kompetensi dan standardisasi pelaksanaan,
        pemantauan kinerja melalui pengukuran dampak dan publikasi capaian sebagai bentuk pertanggungjawaban, serta
        integrasi TJSL dalam proyek strategis agar selaras dengan prinsip tata kelola yang baik.
        Legal and Governance pillar ensures that CSR is managed in an accountable, transparent, and measurable
        manner. Its focus includes strengthening the capacity of program managers through competency development
        and standardized implementation, monitoring performance through impact measurement and the disclosure
        of results as a form of accountability, as well as integrating CSR into strategic projects in alignment with good
        governance principles.




                                                    Peningkatan Kapasitas & Kompetensi Pengelola TJSL
                                                    Capacity & Competency Development of CSR Program Managers


                                                    Pelaksanaan TJSL pada kategori ini berfokus pada penguatan
                                                    kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme pengelola TJSL melalui
                                                    pelatihan, sertifikasi, serta forum berbagi pengetahuan guna
                                                    memastikan tata kelola program yang lebih terstruktur dan akuntabel.
                                                    CSR implementation in this category focuses on strengthening
                                                    the capacity, competence, and professionalism of CSR program
                                                    managers through training, certification, and knowledge-sharing
                                                    forums to ensure more structured and accountable program
                                                    governance.

                                                    •   Pelatihan dan Sertifikasi TJSL:   •   Penyelenggaraan Seminar dan
                                                        3 kota                                Workshop TJSL: 4 kota
                                                        CSR Training and Certification:       CSR Seminars and Workshops:
                                                        3 cities                              4 cities




154   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 155
    MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
    Creating Sustainable Social Value               Green Environmental Transformation




                                             Pengukuran Dampak & Integrasi Program Strategis
                                             Impact Measurement & Strategic Program Integration


                                             Kategori program TJSL ini diarahkan pada penguatan akuntabilitas
                                             dan transparansi pelaksanaan TJSL melalui perhitungan dampak dan
                                             publikasi kinerja program, serta integrasi TJSL pada proyek strategis
                                             dengan pendekatan creating shared value (CSV) untuk memastikan
                                             kontribusi yang terukur dan selaras dengan prioritas Perseroan.
                                             This CSR program category is aimed at strengthening accountability
                                             and transparency in CSR implementation through impact
                                             measurement and program performance disclosure, as well as
                                             integrating CSR into strategic projects using a creating shared value
                                             (CSV) approach to ensure measurable contributions aligned with
                                             the Company’s priorities.

                                             •   Perhitungan Dampak dan Publikasi        •   Program TJSL pada Proyek
                                                 TJSL: 6 kota/kabupaten                      Strategis: 6 kota/kabupaten
                                                 CSR Impact Measurement and                  CSR Programs in Strategic Projects:
                                                 Publication: 6 cities/regencies             6 cities/regencies




Program Barunawati [GRI 203-2, 413-1] [SEOJK F.25]
Barunawati Program




Program Barunawati merupakan wujud kepedulian Perseroan, baik di lingkup holding maupun subholding, terhadap
peningkatan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia. Program ini diarahkan untuk membantu sekolah
meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran melalui dukungan sarana-prasarana, edukasi, dan beasiswa,
dengan fokus pada kebutuhan yang paling relevan di tiap-tiap wilayah penerima manfaat. pada tahun 2025,
Program ini berfokus pada kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di Yayasan Barunawati Nusantara dengan
mengalokasikan anggaran sebesar Rp864.000.000. Bantuan penunjang kesejahteraan ini ditujukan untuk 153 tenaga
pendidik yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat mengajar, serta mendorong peningkatan
kualitas kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang dikelola oleh Yayasan Barunawati Nusantara.

The Barunawati Program reflects the Company’s commitment, both at the holding and sub-holding levels, to
improving the quality of education for Indonesia’s younger generation. The program is designed to support
schools in enhancing access to and the quality of learning through the provision of facilities and infrastructure,
educational initiatives, and scholarships, with a focus on the most relevant needs in each beneficiary area.
In 2025, the program focused on improving the welfare of teachers and education personnel under the
Barunawati Nusantara Foundation, with a budget allocation of Rp864,000,000. This support was provided to
153 educators, aiming to enhance motivation and teaching enthusiasm, as well as to improve the quality of
teaching and learning activities in schools managed by the Barunawati Nusantara Foundation.




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025       155
                                                                                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 156
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                     TENTANG PELINDO             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                            About Pelindo               Sustainability Governance




         Program Pembiayaan dan Investasi Kegiatan
         Berkelanjutan [GRI 203-1, 203-2, 413-1] [SEOJK F.3, F.23, F.25]
         Sustainable Financing and Investment Program



         Pelindo menerapkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
         Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Kepatuhan
         ini menegaskan kewajiban emiten untuk menyelenggarakan program pembiayaan atau investasi yang selaras
         dengan prinsip keuangan dan kegiatan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi acuan dalam penyusunan kriteria
         pembiayaan dan investasi Perseroan. Setiap penyaluran dana yang dilakukan oleh Perseroan akan ditinjau dan dinilai
         berdasarkan kesesuaiannya terhadap prinsip keberlanjutan serta pengelolaan dampak lingkungan dan sosial.

         1.   Pembiayaan atau investasi Pelindo sesuai dengan kriteria keuangan berkelanjutan, yaitu:
         2.   Mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan untuk mengurangi
              pemborosan dan menjaga ketersediaannya bagi generasi mendatang.
         3.   Mencegah, membatasi, mengurangi, atau memperbaiki kerusakan lingkungan hidup, termasuk penurunan
              polusi, pengelolaan limbah, pelestarian ekosistem, serta upaya mengurangi ketidakadilan sosial dan
              kesenjangan.
         4.   Memberikan solusi konkret bagi masyarakat terdampak perubahan iklim melalui penciptaan peluang dan
              pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi.

         Sejalan dengan komitmen tersebut, Pelindo pada tahun 2025 mengembangkan investasi berkelanjutan melalui
         penerapan Green Port and Electrification, Rehabilitasi Ekosistem Pesisir, Revitalisasi Infrastruktur Pelabuhan,
         Proteksi Pesisir dan Talud, serta Pemberdayaan Masyarakat Pesisir guna meningkatkan efisiensi sumber daya,
         mengurangi dampak lingkungan, dan memperkuat ketahanan sosial serta ekonomi wilayah operasional.

         Pelindo applies the provisions set by the Financial Services Authority (OJK) under POJK No. 51/POJK.03/2017
         on the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
         Companies. This compliance underscores the obligation of issuers to implement financing and investment
         programs aligned with sustainable finance principles and activities. This commitment serves as a reference
         in establishing the Company’s financing and investment criteria. All fund disbursements undertaken by the
         Company are reviewed and assessed based on their alignment with sustainability principles, as well as the
         management of environmental and social impacts.

         1.   Pelindo’s financing and investment activities are aligned with sustainable finance criteria, as follows:
         2.   Prioritizing the efficient and effective use of natural resources in a sustainable manner to reduce waste and
              ensure their availability for future generations.
         3.   Preventing, limiting, reducing, or remediating environmental damage, including pollution reduction, waste
              management, ecosystem conservation, as well as efforts to address social inequality and disparities.
         4.   Providing concrete solutions for communities affected by climate change through the creation of
              opportunities and empowerment to enhance adaptive capacity.

         In line with this commitment, in 2025 Pelindo advanced sustainable investments through the implementation
         of Green Port and Electrification, Coastal Ecosystem Rehabilitation, Port Infrastructure Revitalization, Coastal
         Protection and Seawall Development, as well as Coastal Community Empowerment to enhance resource
         efficiency, reduce environmental impacts, and strengthen the social and economic resilience of its operational
         areas.




156   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 157
    MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN         TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
    Creating Sustainable Social Value              Green Environmental Transformation




Rehabilitasi Mangrove dan Penanaman Pohon [SEOJK F.10]
Mangrove Rehabilitation and Tree Planting


Pelindo mengimplementasikan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan melalui program rehabilitasi
mangrove dan penanaman pohon, yang pelaksanaannya melibatkan kelompok tani setempat. Pada tahun 2025,
kegiatan penanaman mangrove mencakup lebih dari 156,30 hektare, sedangkan penyulaman mangrove yang
dilakukan pada tahun 2025 mencapai 62 hektare.

Pelaksanaan program tersebar di sejumlah wilayah regional, antara lain Indramayu, Makassar, Kabupaten Batu Bara,
Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Belitung Bangkalan, Kabupaten Bone, Kabupaten Wajo, Kabupaten
Demak, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Maros, Medan, dan daerah lainnya. Program ini ditujukan untuk
menjaga kelestarian ekosistem pesisir serta mengurangi risiko abrasi dan dampak perubahan iklim.

Selain mangrove, Pelindo melaksanakan penanaman sebanyak 4.180 pohon pada tahun 2025 sebagai bagian dari
komitmen pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas udara, menjaga ekosistem
lokal, dan menurunkan jejak karbon. Ke depan, Pelindo akan terus mengidentifikasi peluang kontribusi lainnya untuk
mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Berikut rincian dari program rehabilitasi mangrove
dan penanaman pohon yang dilaksanakan oleh Perseroan.

Pelindo implements its environmental responsibility through mangrove rehabilitation and tree planting
programs, involving local farmer groups in their execution. In 2025, mangrove planting activities covered more
than 156.30 hectares, while mangrove replanting carried out during the year reached 62 hectares.

The program is implemented across several regional areas, including Indramayu, Makassar, Batu Bara
Regency, Serang Regency, Tangerang Regency, Belitung Bangkalan, Bone Regency, Wajo Regency, Demak
Regency, Deli Serdang Regency, Maros Regency, Medan, and other regions. The initiative aims to preserve
coastal ecosystems while reducing the risks of abrasion and the impacts of climate change.

In addition to mangrove initiatives, Pelindo planted 4,180 trees in 2025 as part of its commitment to environmental
conservation. These activities are intended to improve air quality, maintain local ecosystems, and reduce
the carbon footprint. Going forward, Pelindo will continue to identify further opportunities to contribute to
environmental preservation efforts on a sustainable basis. The following outlines the details of the mangrove
rehabilitation and tree planting programs implemented by the Company.

                           Jumlah Bibit Pohon yang Ditanam pada Tahun 2025
                              Number of Tree Seedlings Planted in 2025
 Lokasi Operasional     Penanaman Mangrove       Penyulaman Mangrove                    Penanaman Pohon
 Operational Location     Mangrove Planting       Mangrove Replanting                      Tree Planting
                                                                                  Program pembuatan RTH di Kec.
 Kantor Pusat                                                                                Cilincing
                                   22                        16
 Head Office                                                                      Green Open Space Development
                                                                                    Program in Cilincing District
 Regional 1
                                  49,5                        8                                 4,5
 Region 1
 Regional 2
                                 197,6                      22,88                              9,25
 Region 2
 Regional 3
                                 127,6                       16                                 5
 Region 3
 Regional 4
                                 73,15                        -                                 4,9
 Region 4
 SPTP                            69,36                       15                                 5
 SPMT                              11                         -                                1,53
 SPSL                             17,6                       7,2                                5
 SPJM                            24,75                        -                                 5


                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025    157
                                                                                         PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 158
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                 TENTANG PELINDO                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                        About Pelindo                  Sustainability Governance




      Kinerja dan Evaluasi Program                                 Performance and Evaluation
      Pengembangan Masyarakat [GRI 203-2,                          of Community Development
      413-1] [SEOJK F.23]                                          Programs [GRI 203-2, 413-1] [SEOJK F.23]

      Pemantauan kinerja dan evaluasi secara konsisten             Pelindo consistently conducts performance monitoring
      dilakukan oleh Pelindo sebagai bagian dari pengelolaan       and evaluation as part of accountable community
      program pengembangan masyarakat yang akuntabel.              development program management. This approach
      Langkah ini bertujuan memastikan setiap inisiatif TJSL       aims to ensure that each CSR initiative is well-targeted,
      tepat sasaran, relevan bagi penerima manfaat, dan            relevant to beneficiaries, and delivers measurable value.
      menghasilkan nilai yang terukur. Melalui pendekatan          Through this process, the Company assesses program
      ini, Perseroan meninjau efektivitas program sekaligus        effectiveness while identifying areas for continuous
      mengidentifikasi ruang perbaikan secara berkelanjutan.       improvement. In 2025, the evaluation focused on the
      Pada tahun 2025, evaluasi dilakukan terhadap Program         Kampung Bahari Marunda Program implemented in
      Kampung Bahari Marunda yang dilaksanakan di Cilincing,       Cilincing, North Jakarta.
      Jakarta Utara.

      Dalam melaksanakan proses evaluasi, Pelindo menilai          In carrying out the evaluation process, Pelindo assesses
      beberapa program TJSL melalui metode Social Return           selected CSR programs using the Social Return on
      on Investment (SROI) untuk mengukur nilai sosial yang        Investment (SROI) method to measure the social value
      dihasilkan program sekaligus pengembalian investasi.         generated alongside the return on investment. The
      Survei SROI dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan     SROI survey is conducted using both quantitative and
      kualitatif. Pengumpulan data evaluasi dilakukan melalui      qualitative approaches. Data collection for the evaluation
      wawancara, observasi lapangan, dan analisis perubahan        includes interviews, field observations, and analysis
      sebelum dan sesudah program dengan melibatkan                of changes before and after program implementation,
      penerima manfaat dan pemangku kepentingan terkait.           involving beneficiaries and relevant stakeholders.



      Hasil Penilaian SROI pada Program TJSL 2025                  SROI Assessment Results for the 2025 CSR
                                                                   Program




          Program Kampung Bahari                   Memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir di RW 4 dan RW 6
          Marunda, Cilincing,                      Kampung Marunda melalui kolaborasi antara Pelindo dan Rumah Zakat
          Jakarta Utara                            yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui
          Marunda Coastal Village                  intervensi Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Kewirausahaan
          Program, Cilincing, North Jakarta        UMKM, dan Sentra Kuliner.

                                                   Empowering the coastal community economy in RW 4 and RW 6 of
                  Nilai SROI
                  SROI Score
                                                   Marunda Village through a collaboration between Pelindo and Rumah
                                                   Zakat, focusing on coastal community economic empowerment via
                  1,2                              interventions such as the Joint Business Group (KUBE) Assistance,
                                                   MSME Entrepreneurship, and Culinary Centers.




158   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 159
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN            TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value                 Green Environmental Transformation




    Program Pengolahan
    Limbah Jaring di Pesisir                     Melaksanakan berbagai kegiatan yang berkontribusi dalam membangun
    Kalibaru, Jakarta Utara                      sistem pengelolaan limbah jaring ikan yang dikelola oleh bank limbah
    Fishing Net Waste Management                 berbasis masyarakat melalui pengumpulan dan pengangkutan jaring ikan
                                                 bekas serta penguatan kapasitas pengelolaan bank limbah.
    Program in the Kalibaru Coastal
    Area, North Jakarta                          Implementing various activities that contribute to building a fishing net
                                                 waste management system managed by a community-based waste
             Nilai SROI                          bank through the collection and transportation of used fishing nets as
             SROI Score
                                                 well as strengthening the capacity of waste bank management.
             1,3


    Program Desa Binaan
    Senteluk, Lombok Barat,                      Mendukung pengembangan port tourism dengan memberikan pelatihan,
    Nusa Tenggara Barat                          pendampingan, dan bantuan infrastruktur dan sarana prasarana
    Senteluk Village Development                 pendukung kegiatan pariwisata.
    Program, West Lombok, West
                                                 Supporting the development of port tourism by providing training,
    Nusa Tenggara                                mentoring, and assistance with infrastructure and facilities to support
             Nilai SROI                          tourism activities
             SROI Score

             2,17



TANGGUNG JAWAB KEPADA
PELANGGAN
Responsibility to Customers


Pelindo menyediakan layanan kepelabuhanan yang                     Pelindo provides reliable and safe port services with a
andal dan aman dengan orientasi pada kebutuhan                     strong orientation toward meeting the needs of service
pengguna jasa. Dalam menyediakan layanan, Pelindo                  users. In delivering these services, Pelindo applies
menerapkan prinsip kesetaraan tanpa membedakan                     the principle of equality without discriminating against
latar belakang pelanggan, sejalan dengan Undang-                   customers based on their background, in line with Article
Undang Perlindungan Konsumen Pasal 7 (c) mengenai                  7(c) of the Consumer Protection Law, which requires
kewajiban pelaku usaha untuk melayani konsumen                     business actors to serve consumers properly, honestly,
secara benar, jujur, dan tanpa diskriminasi. Prinsip ini           and without discrimination. This principle is also aligned
juga selaras dengan Pedoman Kode Etik Bisnis Pelindo               with Pelindo’s Business Code of Conduct, Chapter
Bab II Etika Profesional, Subbab D tentang Hubungan                II on Professional Ethics, Subchapter D concerning
dengan Pelanggan. Untuk memperluas akses informasi                 Relations with Customers. To expand access to service
layanan, Perseroan menyajikan informasi melalui website            information, the Company provides information through
resmi Pelindo serta menyediakan e-service untuk                    Pelindo’s official website and offers e-services to facilitate
pemenuhan kebutuhan layanan dan pembayaran jasa                    service requests and port service payments, featuring
kepelabuhanan, dengan fitur e-registration, e-booking,             e-registration, e-booking, e-tracking/tracing, e-payment,
e-tracking/tracing, e-payment, e-billing, dan e-care. [GRI         e-billing, and e-care. [GRI 3-3] [SEOJK F.17, F.26]
3-3] [SEOJK F.17, F.26]




                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025      159
                                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 160
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                  Sustainability Governance




      Komitmen tersebut dijalankan melalui pengelolaan              The commitment is implemented through service
      layanan yang mencakup penyediaan jasa yang aman,              management practices that include the provision of
      komunikasi pemasaran dan pelibatan pelanggan, serta           safe services, marketing communication and customer
      pengukuran kepuasan pelanggan secara berkala. Pada            engagement, as well as the regular measurement of
      sisi operasional, Pelindo mengembangkan Pelindo               customer satisfaction. On the operational side, Pelindo
      Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M)               developed the Pelindo Terminal Operating System
      sebagai single platform untuk mendukung layanan               Multipurpose (PTOS-M) as a single platform to support
      operasional kepelabuhanan kargo non-peti kemas.               port operational services for non-containerized cargo.
      Pelindo juga melanjutkan transformasi digital untuk           Pelindo also continues its digital transformation to
      mempermudah akses layanan, disertai pengelolaan               facilitate easier access to services, accompanied by
      keamanan privasi dan informasi guna menjaga                   the management of privacy and information security to
      kepercayaan pelanggan dalam pemanfaatan layanan               maintain customer trust in technology-based services.
      berbasis teknologi. Untuk menjaga konsistensi kualitas        To ensure consistent service quality, the Company
      layanan, Perseroan meninjau standar layanan secara            periodically reviews its service standards to ensure
      berkala agar tetap selaras dengan SOP yang berlaku.           alignment with the applicable SOPs.

      Perseroan menerapkan kebijakan pengelolaan data               The Company implements a customer data management
      pelanggan berdasarkan Peraturan Direksi PT Pelabuhan          policy based on the Board of Directors Regulation of
      Indonesia (Persero) Nomor HK.01/28/12/1/BNPL/                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) No. HK.01/28/12/1/
      UTMA/PLND-22 tanggal 28 Desember 2022 tentang                 BNPL/UTMA/PLND-22 dated December 28, 2022
      Pedoman Bina Pelanggan untuk menjaga privasi serta            concerning Customer Development Guidelines, aimed
      mencegah kebocoran, pencurian, dan kehilangan data.           at safeguarding privacy and preventing data leakage,
      Data pelanggan dihimpun melalui cabang, terminal,             theft, and loss. Customer data is collected through
      atau pelabuhan dan diinput ke sistem Customer                 branches, terminals, or ports and entered into the
      Relationship Management (CRM), lalu dipantau dan              Customer Relationship Management (CRM) system,
      dievaluasi berkala. Jika terdapat ketidaksesuaian, unit       where it is regularly monitored and evaluated. If any
      terkait menghubungi pelanggan untuk pembaruan data.           discrepancies are identified, the relevant unit contacts
      Sepanjang 2025, tidak terdapat pengaduan maupun               customers to update the data. Throughout 2025, there
      insiden terkait pengelolaan data pelanggan. [GRI 418-1]       were no complaints or incidents related to customer data
      [SV-PS-230a.2] [SV-PS-230a.3]                                 management.[GRI 418-1] [SV-PS-230a.2] [SV-PS-230a.3]

      Secara strategis, pencapaian tingkat kepuasan                 Strategically, achieving a high level of customer
      pelanggan yang tinggi mampu memperkuat posisi                 satisfaction strengthens the Company’s competitive
      kompetitif Perseroan dalam industri kepelabuhanan.            position in the port industry. Consistently maintaining
      Keandalan operasi yang terjaga secara konsisten               operational reliability aims to mitigate financial risks,
      bertujuan untuk memitigasi risiko finansial, terutama         particularly those related to potential increases in
      terkait potensi peningkatan biaya kompensasi dan              compensation and insurance costs resulting from
      asuransi akibat kerusakan kargo atau keterlambatan            cargo damage or service delays. Stakeholders directly
      layanan. Dampak positif ini turut dirasakan langsung oleh     benefit from these positive impacts through faster and
      para pemangku kepentingan melalui proses distribusi           more cost-efficient distribution processes. Conversely,
      yang lebih cepat dan efisien secara biaya. Sebaliknya,        the effectiveness of operational services is a key factor
      efektivitas layanan operasional menjadi faktor kunci          for service providers in avoiding inflated vessel charter
      bagi perusahaan pelayanan dalam menghindari                   costs and fuel consumption that may arise in the event of
      pembengkakan biaya sewa kapal serta konsumsi bahan            disruptions in port services. [GRI 3-3]
      bakar yang dapat timbul apabila terjadi hambatan dalam
      layanan pelabuhan. [GRI 3-3]




160   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 161
         MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                           TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
         Creating Sustainable Social Value                                Green Environmental Transformation




                                                                                Standarisasi CRM melalui CONNECT
                                                                                CRM Standardization through CONNECT



   Perseroan menerapkan sistem Single Customer Relationship                          The Company implements a Single Customer Relationship
   Management (CRM) bernama CONNECT (CRM Pelindo                                     Management (CRM) system known as CONNECT (CRM Pelindo
   Network) yang digunakan oleh seluruh tim komersial pelanggan                      Network), which is used by all commercial customer teams
   di lingkungan Regional, Cabang, Subholding, Terminal, dan Anak                    across Regional Offices, Branches, Subholdings, Terminals,
   Perusahaan Pelindo. Sistem ini mendukung pengelolaan single                       and Subsidiaries within the Pelindo Group. This system supports
   data pelanggan, pencatatan aktivitas dan keluhan pelanggan,                       the management of a single customer data, records customer
   integrasi penyampaian keluhan dari Customer Care Pelindo 102                      activities and complaints, integrates complaint submissions
   ke seluruh entitas Pelindo Group, serta memantau pelaksanaan                      from Pelindo Customer Care 102 across all Pelindo Group
   Survei     Kepuasan     Pelanggan,    sehingga   memperkuat                       entities, and monitors the implementation of the Customer
   standardisasi pengelolaan data dan hubungan pelanggan,                            Satisfaction Survey, therefore strengthens the standardization
   khususnya pada layanan kepelabuhanan. Hingga tahun 2025,                          of customer data management and customer relationship
   implementasi sistem ini telah mencakup:                                           management, particularly in port service operations. As of
                                                                                     2025, the implementation of this system has covered:
   •    Seluruh Cabang Pelabuhan Perseroan                                           • All of the Company’s Port Branches
   •    Subholding SPTP, seluruh terminal di bawah SPTP, serta PT                    • SPTP Subholding, all terminals under SPTP, and PT IPC
        IPC TPK                                                                           TPK
   •    Subholding SPMT, seluruh branch di bawah SPMT, serta PT                      • SPMT Subholding, all branches under SPMT, as well as PT
        IKT Tbk dan PT PTP                                                                IKT Tbk and PT PTP
   •    Subholding SPJM beserta seluruh wilayah/area SPJM                            • SPJM Subholding and all SPJM regions/areas
   •    Subholding SPSL serta anak perusahaannya, yaitu MTI dan                      • SPSL Subholding and its subsidiaries, namely MTI and PIL
        PIL

   *) Perseroan akan melanjutkan implementasi CONNECT pada tahun 2026 yang mencakup PT TPS, PT TTL, PT KKT, PT JAI, PT PMS, PT LEGI, PT EPI, serta
   entitas lainnya seperti BMS.
   *) The Company will continue the implementation of CONNECT in 2026, which will include PT TPS, PT TTL, PT KKT, PT JAI, PT PMS, PT LEGI, PT EPI, as well
   as other entities such as BMS.




Jasa yang Aman                                                                       Safe Services
Pelindo   menjadikan    aspek  keselamatan   dan                                     Pelindo prioritizes safety and security in delivering port
keamanan sebagai prioritas dalam pemberian                                           services to customers. To support service reliability, the
layanan kepelabuhanan kepada pelanggan. Untuk                                        Company has implemented an Occupational Health and
mendukung keandalan layanan, Perseroan telah                                         Safety Management System (SMK3), ISO 45001:2018,
mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 (SMK3),                                      and the ISPS Code. Through the integration of these
ISO 45001:2018, dan ISPS Code. Melalui integrasi                                     standards, Pelindo ensures the health and safety of
standar tersebut, Pelindo menjamin kesehatan dan                                     customers within its operational areas. [GRI 416-1]
keselamatan pelanggan di lingkungan operasional.
[GRI 416-1]
Pada aspek keamanan pelabuhan, Pelindo menerapkan                                    In terms of port security, Pelindo applies the International
International Ship and Port Security (ISPS) Code untuk                               Ship and Port Facility Security (ISPS) Code to identify
mengidentifikasi ancaman keamanan dan menetapkan                                     security threats and establish preventive measures
langkah pencegahan terhadap insiden yang dapat                                       against incidents that may affect ships and port facilities
berdampak pada kapal maupun fasilitas pelabuhan                                      involved in international trade. The implementation of the
dalam perdagangan internasional. Penerapan ISPS                                      ISPS Code refers to the amendments to the International
Code mengacu pada amandemen atas International                                       Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS)
Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS)                                     1974/1988, which regulates international maritime safety
1974/1988 yang mengatur ketentuan keselamatan                                        and security, including security requirements for ships
dan keamanan pelayaran internasional, termasuk                                       and port facilities. These provisions are also aligned with
persyaratan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan.                                  the Decree of the Minister of Transportation No. KM.33
Ketentuan tersebut juga selaras dengan Keputusan                                     of 2002 and international standards referring to the
Menteri Perhubungan Nomor KM.33 Tahun 2002 serta                                     regulations of the International Maritime Organization
standar internasional yang merujuk pada ketentuan                                    (IMO). [SEOJK F.27]
International Maritime Organization (IMO). [SEOJK F.27]


                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025    161
                                                                                                                          PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 162
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO                         TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo                           Sustainability Governance




                                  Cakupan Penerapan Keamanan Pelabuhan ISPS Code [SEOJK F.27]
                                      Scope of ISPS Code Implementation in Port Security




                                                                 ISPS Code
                                                                 ISPS Code




                                                                 63
                                                                                         Wilayah
                                                                                         Area
                                                                                        88,73%


      Di tengah dinamika operasional dan pengembangan                      Amid the dynamics of port operations and development,
      pelabuhan, Pelindo mengelola risiko potensial maupun                 Pelindo manages both potential and actual risks through
      faktual melalui pemetaan pada aspek LST sebagaimana                  mapping across ESG aspects, as outlined in this report,
      diuraikan dalam laporan ini, guna menjaga konsistensi                to maintain consistency and reliability in service delivery.
      dan keandalan penyediaan jasa. Sepanjang tahun 2025,                 Throughout 2025, there were no incidents of non-
      tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terkait dampak                 compliance related to the health and safety impacts of
      kesehatan dan keselamatan jasa dan tidak terdapat jasa               services, and no Pelindo services were withdrawn for any
      Pelindo yang ditarik kembali dengan alasan apa pun. [GRI             reason. [GRI 416-2] [SEOJK F.28, F.29]
      416-2] [SEOJK F.28, F.29]




      Komunikasi Pemasaran                                                 Marketing Communication
      Pelindo membangun hubungan yang berkelanjutan                        Pelindo builds sustainable relationships with customers
      dengan pelanggan melalui program keterlibatan dan                    through engagement and retention programs that
      retensi yang mengacu pada pelanggan utama yang telah                 focus on identified key customers. These efforts are
      ditetapkan. Upaya tersebut diwujudkan dengan program                 implemented through the Customer Development
      Bina Pelanggan yang dilaksanakan melalui kegiatan                    Program, which is carried out through the following
      berikut: [GRI 3-3]                                                   activities: [GRI 3-3]



                                                      Program Bina Pelanggan
                                                   Customer Development Program




                        Coffee Morning                           Site Visit Customer                            Port Visit Customer
                        Coffee Morning                           Site Visit Customer                            Port Visit Customer



                         Customer Hearing/                                                                      Courtesy Call / Direct
                         Gathering/Events                        Customer of The Year                           Mailing Customer
                         Customer Hearing/                       Customer of The Year                           Courtesy Call / Direct
                         Gathering/Events                                                                       Mailing Customer


                                         Strategi atau apresiasi lainnya yang digunakan untuk mendukung kegiatan hubungan
                                         pelanggan utama (Key Account Relationship)
                                         Other strategies or appreciation initiatives to support Key Account Relationship activities




162   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 163
        MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                        TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
        Creating Sustainable Social Value                             Green Environmental Transformation




                                                   Pelaksanaan Kegiatan Pelanggan
                                                   Customer Engagement Activities

                                                                                     Jumlah Pelaksanaan
             Jenis Kegiatan                                                        Number of Implementations
              Type of activity
                                                              2025                               2024                                2023
 Kunjungan Pelanggan
                                                              2.112                              1.568                                322
 Customer Visits
 Pertemuan Pelanggan (Rapat/ FGD/
 Sharing Session/ Port Visit)
                                                               151                                 81                                  33
 Customer Meetings (Meetings/FGDs/
 Sharing Sessions/Port Visits)
 Sosialisasi
                                                               250                                318                                 101
 Socialization
 Customer Hearing/ Gathering/
                                                               117                                  5                                   0
 Engagement/ Event
 Coffee Morning                                                312                                269                                 145
 Customer Award                                                 0                                   1                                   0
 Jumlah
                                                              2.942                              2.242                                601
 Total

Keterangan:
Mencakup data Kantor Pusat, Regional 1–4, dan 4 Subholding.                    Notes:
                                                                               Includes data from the Head Office, Regions 1–4, and 4 Subholdings.




                                                      Customer Care
                                                      Pelindo 102 [GRI 2-16, 2-25]


   Pada Mei 2025, Perseroan meluncurkan Customer Care                         In May 2025, the Company launched Pelindo 102 Customer
   Pelindo 102 sebagai kanal tunggal layanan pelanggan                        Care as a single customer service channel to facilitate the
   untuk memudahkan penyampaian pertanyaan, permintaan                        submission of questions, requests for information, and
   informasi, dan pengaduan secara lebih terpusat dan efisien.                complaints in a more centralized and efficient manner. This
   Layanan ini dapat diakses melalui:                                         service can be accessed via:

                                          •    Telepon | Phone : 102
                                          •    WhatsApp Chat : 0811-1552-102
                                          •    Surel | Email   : customer.care@pelindo.co.id

   Cakupan Layanan                                                            Scope of Services
   • Pertanyaan dan permohonan informasi                                      • Inquiries and requests for information
   • Penyampaian keluhan pelanggan                                            • Submission of customer complaints
   • Penyampaian saran                                                        • Submission of suggestions
   • Penyampaian apresiasi dari pelanggan dan/atau                            • Submission of appreciation from customers and/or
      stakeholder eksternal kepada Pelindo                                       external stakeholders to Pelindo

   Cakupan layanan Customer Care Pelindo 102 meliputi                         The Customer Care Pelindo 102 service covers all Pelindo
   seluruh Cabang Pelabuhan Pelindo serta seluruh Subholding,                 Port Branches as well as all Subholdings, terminals/
   terminal/branch, dan Anak Perusahaan Subholding. Sejalan                   branches, and subsidiaries under the Subholdings. In line
   dengan penerapan kanal tunggal tersebut, Cabang,                           with the implementation of this single channel, Branches,
   Subholding, dan Anak Perusahaan tetap dapat menerima                       Subholdings, and Subsidiaries may still receive complaints
   pengaduan secara langsung melalui walk-in customer, yaitu                  directly through walk-in customers, namely customers who
   pelanggan yang datang langsung ke lokasi pelayanan untuk                   visit the service locations to submit complaints or request
   menyampaikan keluhan atau permintaan informasi, maupun                     information, as well as through written correspondence
   melalui surat kepada entitas terkait.                                      addressed to the relevant entities.




                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025     163
                                                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 164
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                     TENTANG PELINDO                    TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                            About Pelindo                      Sustainability Governance




      Secara keseluruhan, laporan keluhan pelanggan yang                Overall, customer complaints recorded in the form
      tercatat dalam bentuk tiket, baik melalui kanal layanan           of tickets, submitted through the Customer Care 102
      Customer Care 102 maupun walk-in customer dan surat               service channel, as well as through walk-in customers
      pelanggan adalah sebagai berikut:                                 and customer letters are presented as follows:




                                                                     Standarisasi CRM melalui CONNECT
                                                                     Standarization CRM through CONNECT



          Jumlah Tiket Keluhan pada Tahun 2025 | Number of Complaint Tickets in 2025

                                  Uraian                                    Jumlah Tiket                    Persentase
                                 Description                                 Total Ticket                   Percentage
           Jumlah tiket pada Customer Care Pelindo 102
                                                                          6.829 Tiket | Tickets                 55%
           Number of tickets at Pelindo 102 Customer Care
           Jumlah tiket yang dibuat pelanggan di entitas grup
           perusahaan
                                                                          5.618 Tiket | Tickets                 45%
           Number of tickets created by customers in the company’s
           group entities

           Total                                                         12.447 Tiket | Tickets                 100%


          Status Penanganan Tiket Keluhan pada Tahun 2025 | Complaint Ticket Handling Status in 2025

                                    Status                                   Jumlah Tiket                   Persentase
                                    Status                                    Total Ticket                  Percentage
           Masih dalam proses penanganan
                                                                          1.288 Tiket | Tickets                  10%
           Still in process of handling
           Selesai ditangani
                                                                          11.159 Tiket | Tickets                 90%
           Resolved

           Total                                                         12.447 Tiket | Tickets                 100%




      Perseroan juga memastikan pelanggan memperoleh                    The Company also ensures that customers receive
      penjelasan yang memadai mengenai ketentuan layanan,               adequate explanations regarding service provisions, the
      penggunaan jasa secara aman, serta informasi relevan              safe use of services, and other relevant information in
      lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh (100%)             accordance with applicable regulations. All services and
      jasa dan aplikasi penunjang layanan telah melalui                 supporting service applications (100%) have undergone
      pengujian dan evaluasi secara menyeluruh sebelum                  comprehensive testing and evaluation prior to their
      diluncurkan. Sejalan dengan hal ini, Perseroan tidak              launch. In line with this, the Company did not receive any
      menerima sanksi atau denda terkait ketidakpatuhan pada            sanctions or fines related to non-compliance with product
      aspek pemberian informasi/produk maupun komunikasi                and service information or marketing communication
      pemasaran sepanjang tahun 2025. [GRI 417-1, 417-2, 417-3]         aspects throughout 2025. [GRI 417-1, 417-2, 417-3] [SEOJK F.27]
      [SEOJK F.27]




      Survei Kepuasan Pelanggan                                         Customer Satisfaction Survey
      Pelindo melaksanakan survei kepuasan pelanggan secara             Pelindo conducts periodic customer satisfaction surveys
      berkala untuk mengukur persepsi atas kualitas layanan             to measure perceptions of service quality while ensuring
      sekaligus memastikan kesesuaian layanan dengan                    that services remain aligned with customer expectations.
      harapan pelanggan. Kepuasan pelanggan dipandang                   Customer satisfaction plays an important role in building
      berperan penting dalam membangun kepercayaan                      trust, which in turn encourages customer loyalty and


164   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 165
       MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN           TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
       Creating Sustainable Social Value                Green Environmental Transformation




yang mendorong loyalitas dan keterikatan pelanggan               engagement, thereby supporting the sustainability of
(customer     engagement),       sehingga       mendukung        the port business. To ensure transparency, objectivity,
keberlanjutan bisnis kepelabuhanan. Untuk menjamin               and accountability, the surveys are conducted by an
transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas, pelaksanaan       independent consultant, covering the measurement
survei dilakukan oleh konsultan independen, mencakup             of customer satisfaction, customer loyalty, customer
pengukuran kepuasan (customer satisfaction), loyalitas           engagement, and the net promoter score.
(customer loyalty), keterikatan (customer engagement),
dan net promotor score.

Dalam survei kepuasan pelanggan tahun 2025, Pelindo              In the 2025 Customer Satisfaction Survey, Pelindo
menetapkan cakupan responden yang mencakup                       defined the respondent scope to include vessel and
pengguna jasa kapal dan barang (cargo owner/agen                 cargo service users (cargo owners/shipping agents/
pelayaran/EMKL/forwarder), nahkoda kapal dan                     EMKL/forwarders), ship captains and passengers, as
penumpang, serta pengguna jasa properti, logistik                well as users of property, second-line logistics, water, and
lini II, air, dan listrik. Ruang lingkup penilaian meliputi      electricity services. The scope of assessment covered
pelayanan kapal di Dermaga Umum dan TUKS,                        vessel services at Public Wharves and TUKS, cargo
pelayanan barang, pelayanan terminal penumpang,                  handling services, passenger terminal services, property
jasa properti, car terminal, logistik, serta air dan listrik,    services, car terminals, logistics services, as well as water
dengan pengumpulan data secara online melalui tautan             and electricity services, with data were collected online
kuesioner dan QR code.                                           through questionnaire links and QR codes.

Selama pelaksanaan survei, Pelindo bersama konsultan             During the survey implementation, Pelindo, together with
memantau tingkat partisipasi melalui dashboard                   the consultant, monitored participation rates through
P-CONNECT, menerapkan cut off pengumpulan data,                  the P-CONNECT dashboard, applied a data collection
serta melakukan reminder untuk meningkatkan tingkat              cut-off period, and conducted reminders to increase
respons, temuan, dan umpan balik yang terkumpul                  response rates. The findings and feedback collected
selanjutnya diolah dan dikomunikasikan sebagai dasar             were subsequently processed and communicated as the
tindak lanjut perbaikan layanan.                                 basis for service improvement follow-ups.

Pengukuran      dilakukan   menggunakan      Customer            The measurement used the Customer Satisfaction Index
Satisfaction Index (CSI), Customer Loyalty Index (CLI),          (CSI), Customer Loyalty Index (CLI), and Customer
dan Customer Engagement Index (CEI) berbasis                     Engagement Index (CEI) based on a Likert scale ranging
skala Likert dengan rentang nilai 1 sampai 5, serta              from 1 to 5, as well as the Net Promoter Score (NPS) based
Net Promotor Score (NPS) berbasis persentase (%).                on percentage (%). Out of 4,149 respondents, Pelindo
Dari 4.149 responden, Pelindo mencatat nilai CSI                 recorded a consolidated CSI score of 4.42 categorized
konsolidasian sebesar 4,42 dengan kategori sangat                as very satisfied, a CLI score of 4.43, and a CEI score
puas, CLI sebesar 4,43, dan CEI sebesar 4,46, yang               of 4.46, indicating positive customer perceptions of the
menunjukkan persepsi pelanggan yang positif terhadap             Company’s service quality.
kualitas layanan Perseroan.

Dalam dua tahun terakhir, NPS ditetapkan sebagai salah           Over the past two years, the Net Promoter Score (NPS)
satu Key Performance Indicator (KPI) Perseroan untuk             has been established as one of the Company’s Key
mengukur loyalitas pelanggan. Pada 2025, target NPS              Performance Indicators (KPI) to measure customer
ditetapkan sebesar 46%, dengan realisasi mencapai                loyalty. In 2025, the NPS target was set at 46%, with actual
60,46% yang mencerminkan tingkat kepuasan dan                    achievement reaching 60.46%, reflecting a high level of
loyalitas pelanggan yang tinggi. Capaian ini tidak hanya         customer satisfaction and loyalty. This achievement not
melampaui target yang telah ditetapkan, tetapi juga              only exceeded the established target but also indicates
juga menunjukkan bahwa nilai NPS Perseroan berada                that the Company’s NPS is above the global average for
di atas rata-rata global industri transportasi dan logistik.     the transportation and logistics industry. The following
Berikut rincian hasil survei kepuasan pelanggan yang             presents the details of the customer satisfaction survey
dilaksanakan oleh Perseroan. [SEOJK F.30]                        results conducted by the Company. [SEOJK F.30]




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025     165
                                                                                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 166
      Accelerating Sustainable Port and Maritime       TENTANG PELINDO                                TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain              About Pelindo                                  Sustainability Governance




          Indeks Kepuasan Pelanggan
                                                                         2025                   2024
          Customer Satisfaction Index

           Lokasi Operasional | Operational Location
           Regional 1                                                                  4.25
           Region1                                                                       4.29

           Regional 2                                                                                           4.62
           Region 2                                                                             4.39

           Regional 3                                                                       4.37
           Region 3                                                                     4.28

           Regional 4                                                                            4.41
           Region 4                                                             4.14

                                                                                           4.34
           SPTP                                                                    4.21

                                                                                                         4.52
           SPMT                                                                          4.29

                                                                                                4.40
           SPSL                                                                  4.16

                                                                                                4.39
           SPJM                                                                         4.26

           Pelindo (Konsolidasi)                                                                  4.42
           Pelindo (Consolidated)                                                       4.26




          Indeks Loyalitas Pelanggan
                                                                         2025                   2024
          Customer Loyalty Index

           Lokasi Operasional | Operational Location
           Regional 1                                                                          4,29
           Region1                                                                                4,33

           Regional 2                                                                                                  4,62
           Region 2                                                                                      4,43

           Regional 3                                                                                 4,39
           Region 3                                                                                  4,34

           Regional 4                                                                                 4,38
           Region 4                                                                           4,25

                                                                                                    4,37
           SPTP                                                                                  4,31

                                                                                                                4,52
           SPMT                                                                                4,27

                                                                                                      4,37
           SPSL                                                                        4,17

                                                                                                        4,42
           SPJM                                                                                         4,41

           Pelindo (Konsolidasi)                                                                         4,43
           Pelindo (Consolidated)                                                                4,32




166   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 167
   MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
   Creating Sustainable Social Value         Green Environmental Transformation




Indeks Engagement Pelanggan
                                                                    2025               2024
Customer Engagement Index

 Lokasi Operasional | Operational Location
 Regional 1                                                                                 4.33
 Region1                                                                                   4.32

 Regional 2                                                                                                   4.64
 Region 2                                                                                           4.47

 Regional 3                                                                                    4.41
 Region 3                                                                                   4.35

 Regional 4                                                                                        4.44
 Region 4                                                                           4.23

                                                                                              4.37
 SPTP                                                                                         4.38

                                                                                                           4.55
 SPMT                                                                                4.26

                                                                                                   4.45
 SPSL                                                                                4.25

                                                                                                    4.46
 SPJM                                                                                             4.42

 Pelindo (Konsolidasi)                                                                              4.46
 Pelindo (Consolidated)                                                                    4.34




Net Promotor Score                                                  2025               2024
Net Promotor Score

 Lokasi Operasional | Operational Location
 Regional 1                                                                                 55,79%
 Region1                                              26,93%

 Regional 2                                                                                                          72,19%
 Region 2                                                                                                 60,24%

 Regional 3                                                                                         59,04%
 Region 3                                                                             50,46%

 Regional 4                                                                                       57,51%
 Region 4                                                               40,22%

                                                                                    49,48%
 SPTP                                                               37,70%

                                                                                                     60,38%
 SPMT                                                                  40,17%

                                                                                     50,63%
 SPSL                                                                               49,25%

                                                                                             55,11%
 SPJM                                                                                       54,41%

 Pelindo (Konsolidasi)                                                                               60,46%
 Pelindo (Consolidated)                                                           47,26%




                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025         167
                                                                                      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 168
4
    Transformasi
    Lingkungan
    Hijau
    Green Environmental
    Transformation
Page 169

          
Page 170
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                  TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                         About Pelindo                   Sustainability Governance




      Kesadaran akan pentingnya daya dukung lingkungan              Recognizing the critical importance of environmental
      mendorong Pelindo dalam mengintegrasikan prinsip              carrying capacity, Pelindo integrates sustainability
      keberlanjutan ke dalam inti strategi bisnis guna mencapai     principles into the core of its business strategy to achieve
      operasi bisnis yang efisien, bertanggung jawab terhadap       efficient operations, environmental responsibility, and
      lingkungan, dan memberikan dampak positif di sekitar.         positive impacts on surrounding communities. To support
      Dalam menjalankan hal tersebut, Pelindo membuat               this commitment, Pelindo established an Environmental
      kebijakan    Environmental       Management       System,     Management System policy, a sustainability policy, and
      kebijakan keberlanjutan, dan strategi keberlanjutan guna      a sustainability strategy to ensure that all operational
      memastikan setiap aktivitas operasional berkontribusi         activities contribute to environmental preservation for
      pada pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.         future generations.




                                                    Pelindo melakukan pengelolaan lingkungan berkelanjutan
                                                    berdasarkan Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
                                                    Nomor HK.01/2/2/3/PIPP/UTMA/PLND 2024 tentang Pedoman
                                                    Penerapan Upaya Keberlanjutan Perusahaan di Lingkungan
                                                    PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

                                                    Pelindo implements sustainable environmental management in
                                                    accordance with the Board of Directors Regulation of PT Pelabuhan
                                                    Indonesia (Persero) No. HK.01/2/2/3/PIPP/UTMA/PLND 2024 on the
                                                    Guidelines for Implementing Corporate Sustainability Initiatives within
                                                    PT Pelabuhan Indonesia (Persero).




170   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 171
  MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN              TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
  Creating Sustainable Social Value                   Green Environmental Transformation




PELABUHAN HIJAU RAMAH LINGKUNGAN
Environmentally Sustainable Green Ports

Seluruh rangkaian layanan pelabuhan dan logistik               Pelindo’s port and logistics operations require significant
Pelindo memerlukan konsumsi energi yang signifikan             energy consumption, which directly contributes to
yang berdampak langsung terhadap emisi di kawasan              emissions within operational areas and may accelerate
operasional dan berpotensi mempercepat perubahan               climate change while increasing the risk of higher
iklim serta meningkatkan risiko beban biaya operasional        operating costs and environmental remediation in
maupun pemulihan dampak lingkungan di area                     port areas. The Company is committed to developing
pelabuhan. Perseroan berkomitmen mewujudkan                    sustainable and environmentally friendly ports (green
pelabuhan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan              port and smart port), implemented through the
(green port and smart port) yang diimplementasikan             modernization of electrically powered cargo handling
melalui modernisasi peralatan bongkar muat bertenaga           equipment, optimization of vessel traffic flow to improve
listrik, optimalisasi arus lalu lintas kapal untuk efisiensi   fuel efficiency, and the development of green areas as
bahan bakar, serta pengembangan kawasan hijau                  natural carbon sinks.
sebagai penyerap karbon alami.

Operasionalisasi green port pada empat lokasi                  The implementation of green port initiatives across
pelabuhan Pelindo telah dievaluasi oleh pihak ketiga           four Pelindo port locations has been evaluated by
independen dengan skor rata-rata sebesar 74,02.                independent third parties, with an average score of
Di samping evaluasi teknis tersebut, pemantauan                74.02. In addition to these technical assessments, the
kepatuhan lingkungan Perseroan secara rutin dilakukan          Company’s environmental compliance is regularly
melalui penilaian PROPER oleh Kementerian Lingkungan           monitored through the PROPER evaluation conducted
Hidup. Saat ini, Perseroan sedang mempersiapkan                by the Ministry of Environment. The Company is currently
pengembangan cakupan audit internal serta eksternal            preparing to expand the scope of both internal and
terkait aspek lingkungan untuk melengkapi evaluasi yang        external environmental audits to further strengthen its
sudah berjalan.                                                existing evaluation framework.




                              1                                   12
                              PROPER                              PROPER
                              HIJAU | Green                       BIRU | Blue

Identifikasi dan Mitigasi Dampak                               Environmental Impact
Lingkungan                                                     Identification and Mitigation

Pelindo telah mengidentifikasi dan menyusun rencana            Pelindo has identified and developed a monitoring plan for
pemantauan potensi dampak lingkungan yang timbul               potential environmental impacts arising from its business
dari aktivitas bisnis dan rantai operasional serta langkah     activities and operational chain, along with mitigation
mitigasinya yang dilaporkan secara kontinu kepada KLH.         measures, which are reported on an ongoing basis to the
Identifikasi terhadap dampak operasional telah dipetakan       Ministry of Environment and Forestry. The identification
secara menyeluruh, mencakup emisi gas rumah kaca dari          of operational impacts has been comprehensively
konsumsi BBM dan listrik, risiko tumpahan minyak di area       mapped, covering greenhouse gas emissions from fuel
perairan, hingga polusi udara dan suara dari alat berat.       and electricity consumption, the risk of oil spills in water
[SEOJK F.23, F.28]                                             bodies, as well as air and noise pollution from heavy
                                                               machinery. [SEOJK F.23, F.28]
                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025    171
                                                                                           PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 172
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                          TENTANG PELINDO                         TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                 About Pelindo                           Sustainability Governance




                                                                 Potensi Dampak
         Lokasi Operasional           Sumber Dampak                 Lingkungan                               Langkah Mitigasi
         Operational Location         Source of Impact         Potential Environmental                       Mitigation Measures
                                                                       Impact
       Perkantoran,    lapangan,     Penggunaan     Bahan      Emisi Gas Rumah Kaca           1.   Transisi ke alat bongkar muat bertenaga listrik
       dan pelabuhan                 Bakar Minyak (BBM)        (GRK)                          2.   Pemantauan emisi secara berkala
       Offices, yards, and port      Fuel Consumption          Greenhouse Gas (GHG)           3.   Penyediaan On-Shore Power Supply untuk
       areas                                                   Emissions                           mengurangi emisi kapal
                                                                                              1.   Transition to electrically powered cargo
                                                                                                   handling equipment
                                                                                              2.   Periodic emissions monitoring
                                                                                              3.   Provision of On-Shore Power Supply to reduce
                                                                                                   vessel emissions
       Laut                          Tumpahan minyak dan       Polusi laut                    1.   Penyediaan     Reception       Facilities  untuk
       Sea                           limbah kapal              Marine pollution                    pengelolaan limbah kapal
                                     Oil spills and vessel                                    2.   Pemantauan terhadap sampah di pelabuhan
                                     waste                                                         dan kapal
                                                                                              1.   Provision of Reception Facilities for the
                                                                                                   management of ship-generated waste
                                                                                              2.   Monitoring of waste in port areas and on vessels


       Lingkungan          sekitar   Aktivitas kendaraan dan   Polusi udara dan suara         1.   Pemantauan kualitas udara dan tingkat
       pelabuhan                     mesin-mesin besar         dapat         memengaruhi           kebisingan secara berkala
       Areas surrounding the port    Vehicle operations and    kualitas lingkungan            1.   Periodic monitoring of air quality and noise
                                     heavy machinery           Air and noise pollution that        levels
                                                               may affect environmental
                                                               quality



      Komitmen Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan                     The Company’s commitment to environmental
      hidup diperkuat melalui sertifikasi internasional ISO                  management is reinforced through ISO 14001:2015
      14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan                         certification on Environmental Management Systems
      (SML) pada 90% dari total Grup Pelindo sebagai                         (EMS), covering 90% of the total Pelindo Group as
      perwujudan      konsistensi    pengendalian   dampak                   a demonstration of consistent environmental impact
      lingkungan. Selain itu, sertifikasi Sistem Manajemen                   control. In addition, Environmental Management System
      Lingkungan juga dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan                   certification is implemented in accordance with the
      masing-masing wilayah kerja operasional, sebagaimana                   specific needs of each operational area, in line with the
      kebijakan internal perusahaan yang berlaku.                            Company’s internal policies.




172   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 173
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN            TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                 Green Environmental Transformation




KETAHANAN IKLIM
Climate Resilience


Perubahan iklim menjadi tantangan global yang menuntut      Climate change presents a global challenge that
perhatian khusus dari Pelindo dalam pengelolaan             requires Pelindo to place strong emphasis on energy
energi dan mitigasi emisi gas rumah kaca (GRK) pada         management and greenhouse gas (GHG) emissions
seluruh lini operasional. Sebagai bentuk tanggung           mitigation across all operational lines. As a form of
jawab lingkungan, Perseroan berkomitmen memperkuat          environmental responsibility, the Company is committed
ketahanan iklim melalui penetapan target pengurangan        to strengthening climate resilience through the
emisi yang terukur serta implementasi langkah-langkah       establishment of measurable emission reduction targets
efisiensi energi yang komprehensif. Upaya ini secara        and the implementation of comprehensive energy
strategis bertujuan untuk mengurangi ketergantungan         efficiency measures. These strategic efforts aim to
perusahaan terhadap fluktuasi harga energi fosil,           reduce the Company's dependence on fossil fuel price
sekaligus memastikan operasional pelabuhan menjadi          fluctuations while ensuring that port operations become
lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam jangka       more environmentally friendly and sustainable in the long
panjang.                                                    term.

Meskipun membutuhkan investasi awal (CapEx)                 Although requiring a substantial initial investment
yang cukupp tinggi, transisi energi ini memberikan          (CapEx), this energy transition delivers positive impacts
dampak positif bagi pemangku kepentingan melalui            to stakeholders by improving air quality around the port
peningkatan kualitas udara di sekitar area pelabuhan. Di    area. On the other hand, the Company carefully mitigates
sisi lain, Perseroan secara saksama memitigasi potensi      potential significant burdens on the local electrical
beban signifikan pada infrastruktur listrik lokal guna      infrastructure to maintain energy supply stability in
menjaga stabilitas pasokan energi di daerah tersebut.       the region. Through an integrated approach, Pelindo
Melalui pendekatan terintegrasi, Pelindo berupaya           strives to balance the need for low-carbon technology
menyeimbangkan antara kebutuhan akselerasi teknologi        acceleration with infrastructural resilience to realize a
rendah karbon dengan ketahanan infrastruktur untuk          maritime ecosystem that is resilient to climate change.
mewujudkan ekosistem maritim yang tangguh terhadap          [GRI 3-3]
perubahan iklim. [GRI 3-3]



Pengelolaan Energi                                          Energy Management
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Pelindo          In its operational activities, Pelindo relies on fuel supply
bergantung pada suplai bahan bakar minyak (BBM) dari        from external providers and electricity supply from PT
penyedia eksternal dan suplai listrik dari PT Perusahaan    Perusahaan Listrik Negara (PLN), with a smaller portion
Listrik Negara (PLN) dan sebagian kecil dipasok oleh PT     supplied by PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) in
Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) bersama PT Haleyora        collaboration with PT Haleyora Power. In addition to third-
Power. Selain mengandalkan listrik dari pihak ketiga,       party electricity, the Company has integrated renewable
Perseroan mengintegrasikan energi terbarukan melalui        energy through the installation of solar power plants
penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)            (PLTS) with a total capacity of 1,268 kilowatts, achieving
dengan total daya mencapai 1.268 kilo watt mencapai         emissions reductions of 857.87 tons of CO2 per year as
reduksi emisi 857,87 ton CO2 per tahun sebagai bagian       part of its commitment to supporting net zero emission
dari komitmen mendukung target net zero emission.           target. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]


Hingga tahun pelaporan, Perusahaan telah memperoleh         As of the reporting year, the Company has obtained ISO
sertifikasi sistem manajemen energi ISO 50001:2018          50001:2018 Energy Management System certification at
pada PT Terminal Petikemas Surabaya dan PT Terminal         PT Terminal Petikemas Surabaya and PT Terminal Teluk
Teluk Lamong sebagai bukti komitmen Perseroan dalam         Lamong, demonstrating its commitment to implementing
menerapkan sistem manajemen energi yang berstandar          internationally   recognized     energy   management
internasional. Pencapaian ini mencerminkan efektivitas      practices. This achievement reflects the effectiveness


                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    173
                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 174
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                                      TENTANG PELINDO                           TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                             About Pelindo                             Sustainability Governance




      upaya efisiensi energi yang terukur di seluruh lini bisnis                        of measurable energy efficiency initiatives across its
      guna mendukung target penurunan konsumsi energi                                   business lines in supporting sustained reductions in
      secara berkelanjutan.                                                             energy consumption.

      Intensitas konsumsi energi pada tahun 2025 tercatat                               Energy consumption intensity in 2025 increased
      mengalami      peningkatan      dibandingkan     tahun                            compared to the previous year, rising from 81.80 to
      sebelumnya, yang semula 81,80 menjadi 109,84.                                     109.84. This increase was driven by the expanded
      Kenaikan ini dipengaruhi oleh perluasan cakupan data                              data scope through the inclusion of Pelindo Multi
      melalui penambahan entitas Pelindo Multi Terminal pada                            Terminal within the Sub-holding Group and Non-
      Subholding Group dan Anak Perusahaan Non-Klaster,                                 Cluster Subsidiaries, as well as higher container and
      serta peningkatan aktivitas throughput petikemas dan                              vessel throughput activities, which led to increased fuel
      kapal yang berdampak pada volume penggunaan bahan                                 consumption.
      bakar.


                                              Konsumsi Energi [GRI 302-1, 302-3] [SEOJK F.6] [TR-MT-110a.3]
                                                           Energy Consumption

                          Jenis Energi                                  Satuan
                                                                                                   20251                    20242                     20233
                          Energy Type                                    Unit
       Energi Terbarukan
       Renewable Energy
       Pembangkit Listrik Tenaga Surya4
                                                                           GJ                               4.102                     3.933                      496
       Solar Panel4
       Total Konsumsi Energi Terbarukan
                                                                           GJ                              4.102                     3.933                       496
       Total Renewable Energy Consumption
       Energi Tidak Terbarukan
       Non-Renewable Energy
       Listrik dari Pihak Ketiga
                                                                           GJ                            829.084                 1.068.926                  908.031
       Electricity from Third Parties
       Bahan Bakar5
                                                                           GJ                          3.445.248                 1.523.583                 2.357.780
       Fuel5
       Total Konsumsi Energi Tidak Terbarukan
                                                                           GJ                        4.274.332                 2.592.509                 3.265.811
       Total Non-Renewable Energy Consumption
       Total Konsumsi Energi
                                                                           GJ                        4.278.434                 2.596.443                 3.266.307
       Total Energy Consumption
       Intensitas Konsumsi Energi6                                  GJ/Rp Miliar
                                                                                                         116,49                     74,54                     96,31
       Energy Consumption Intensity6                                GJ/Rp Billion

      Keterangan:                                                                       Notes:
      1
        Data mencakup Kantor Pusat, Subholding Group, Regional dan Cabang,              1
                                                                                          The data includes the Head Office, Group Subholding Companies, Regional
        dan Anak Perusahaan Non Klaster sehingga menyebabkan peningkatan                  Offices and Branches, and Non-Cluster Subsidiaries, resulting in a significant
        signifikan pada konsumsi bahan bakar sebesar 126,13%.                             increase in fuel consumption of 126.13%.
      2
        Data mencakup Holding, Subholding (standalone), Regional dan Cabang.            2
                                                                                          Data covers the Holding, Sub-holding (standalone), Regional, and Branches.
      3
        Data pada tahun 2023 meliputi Pelindo Subholding.                               3
                                                                                          Data for 2023 includes Pelindo Sub-holding.
      4
        Data pada 2025 mencakup PLTS dan penerangan jalan umum solar panel,             4
                                                                                          Data for 2025 includes PLTS and solar-powered street lighting, while data for
        sedangkan data pada tahun 2024 dan 2023 hanya mencakup PLTS.                      2024 and 2023 includes only PLTS
      5
        Mencakup B40 dan bensin.                                                        5
                                                                                          Includes B40 and gasoline.
      6
        Data tidak termasuk konsumsi energi dari perjalanan dinas dengan                6
                                                                                          Data excludes energy consumption from business travel by air, and intensity
        pesawat dan intensitas dihitung menggunakan pendapatan usaha sebagai              is calculated using operating revenue as the denominator.
        denominator.
        • Faktor konversi liter ke gigajoule berdasarkan hextobinary.com, sedangkan       • Conversion factors from liters to gigajoules are based on hextobinary.com,
          faktor konversi kWh ke gigajoule berdasarkan convertunits.com                     while conversion factors from kWh to gigajoules are based on convertunits.
                                                                                            com.
       • Tahun dasar 2023.                                                                • Base year 2023.

      Pelindo telah memperluas pemetaan konsumsi bahan                                  Pelindo has expanded the mapping of fuel consumption
      bakar dari perjalanan dinas udara jajaran Dewan                                   from business air travel undertaken by the Board of
      Komisaris dan Direksi Pelindo Group sebagai bagian                                Commissioners and Board of Directors across the
      dari pelaporan emisi tidak langsung di luar organisasi.                           Pelindo Group as part of reporting indirect emissions
      Langkah pemetaan ini adalah perwujudan komitmen                                   outside the organization. This mapping initiative reflects
      Pelindo dalam memperkuat akurasi data jejak karbon                                Pelindo’s commitment to enhancing the accuracy of its
      dan mendukung strategi dekarbonisasi.                                             carbon footprint data and supporting its decarbonization
                                                                                        strategy.


174   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 175
    MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
    Creating Sustainable Social Value                                  Green Environmental Transformation




                                            Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas [GRI 302-2]
                                              Energy Consumption from Business Travel



                                           Total Jarak
                                           Total Distance                                                          20251


                                                                                                                   20242




                                                                                              84.020.001
                                                                                  3.311.502
                                                                         83.937
                                                                                                                   20233




Keterangan:                                                                          Notes:
1
  Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pegawai             1
                                                                                       Business air travel for the Board of Commissioners, Board of Directors,
  yang mencakup Holding, Subholding Group, Regional dan Cabang.                        and all employees, covering the Holding, Subholding Group, Regional, and
                                                                                       Branch offices.
2
    Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Pelindo        2
                                                                                       Business air travel for the Board of Commissioners and Board of Directors,
    Group.                                                                             consisting of the Pelindo Group.
3
    Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris dan Direksi terdiri hanya Pelindo       3
                                                                                       Business air travel for the Board of Commissioners and Board of Directors,
    Holding.                                                                           consisting only of Pelindo Holding.
    • Konsumsi energi di luar organisasi mengacu pada Standar Akuntansi dan            • Energy consumption outside of the organization refers to the GHG Protocol
      Pelaporan Rantai Nilai Korporat (Cakupan 3) Protokol GRK.                          Corporate Value Chain (Scope 3) Standard.
    • Volume energi atau bahan bakar yang dikonsumsi dalam perjalanan dinas            • The volume of energy or fuel consumed in business travel is calculated
      dihitung dengan menggunakan kalkulator emisi karbon dari International             using the carbon emission calculator from the International Civil Aviation
      Civil Aviation Organization (ICAO).                                                Organization (ICAO).



Sepanjang tahun 2025, belum dilakukan perhitungan                                    Throughout 2025, no energy efficiency design
rancangan efisiensi energi untuk kapal baru. Meskipun                                calculations were conducted for new vessels.
demikian, Pelindo berhasil meningkatkan penggunaan                                   Nevertheless, Pelindo increased its use of renewable
energi terbarukan sebesar 4,28% dibandingkan tahun                                   energy by 4.28% compared to the previous year. The
sebelumnya. Beberapa upaya efisiensi energi yang                                     Company also implemented several energy efficiency
dilakukan Perseroan, antara lain: [GRI 302-4, 302-5, 305-5]                          initiatives, including: [GRI 302-4, 302-5, 305-5] [SEOJK F.7] [TR-
[SEOJK F.7] [TR-MT-110a.3, TR-MT-110a.4]                                             MT-110a.3, TR-MT-110a.4]



                                                                     Elektrifikasi Alat Utama
                                                                     Electrification of Key Equipment


                                                                     Rubber Tyred Gantry (RTG)                     Quay Container Crane (QCC)

                                                                     Efisiensi energi                              Efisiensi energi
                                                                     Energy efficiency                             Energy efficiency

                                                                     88%                                           84%

                                                                     Reduksi emisi operasional                     Reduksi emisi operasional
                                                                     Operational emissions reduction               Operational emissions reduction

                                                                     138 tCO2                                      216 tCO2
                                                                     per tahun per unit                            per tahun
                                                                     per year per unit                             per year



    Lokasi proyek Pelindo IPC TPK dan TPKB memanfaatkan elektrifikasi pada peralatan bongkar buat yang memberikan dampak signifikan
    terhadap lingkungan berupa peningkatan efisiensi energi dan pengurangan emisi dengan tingkat produktivitas setara. Elektrifikasi
    dilakukan pada QCC dan RTG dari penggerak diesel ke elektrik.
    At Pelindo IPC TPK and TPKB project sites, electrification of cargo handling equipment has been implemented, delivering significant
    environmental benefits through improved energy efficiency and reduced emissions while maintaining comparable productivity levels.
    This transition involves converting QCC and RTG cranes from diesel-powered to electric systems.




                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025               175
                                                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 176
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                         TENTANG PELINDO                      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                About Pelindo                        Sustainability Governance




                                                                  Implementasi On Shore Power Supply
                                                                  On-Shore Power Supply Implementation


                                                                  Reduksi emisi hingga
                                                                  Emissions reduction of up to



                                                                  19,32%                               2.140 tCO2
                                                                  Per call                             Per tahun
                                                                  Per call                             Per year




         Pada Pelabuhan Tanjung Priok, Pelindo menggunakan dua unit On-Shore Power Supply (OPS) bagi shipping line domestik saat sandar
         di pelabuhan yang memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar hingga 30-33% pada tingkat adopsi saat ini. Dari sisi ekonomi,
         pelanggan Pelindo dapat menghemat baiya hingga Rp300 juta per bulan.
         At Port of Tanjung Priok, Pelindo operates two units of On-Shore Power Supply (OPS) for domestic shipping lines while berthed at the
         port, enabling a reduction in fuel consumption of approximately 30–33% at current adoption levels. From an economic perspective,
         Pelindo’s customers can achieve cost savings of up to Rp300 million per month.




                                                                 Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya
                                                                 Solar Panel Implementation




                                                                 Kapasitas terpasang                  Potensi reduksi emisi
                                                                 Installed capacity                   Potential emissions reduction

                                                                 1.268 kWp                            858 tCO2e
                                                                                                      Per tahun
                                                                                                      Per year




        Hingga tahun 2025, Pelindo telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan yang
        tersebar di berbagai pelabuhan dan fasilitas operasional. PLTS dengan mayoritas skema on-grid telah berhasil mengurangi emisi dari
        substitusi konsumsi listrik berbasis energi fosil.
        As of 2025, Pelindo has deployed solar power plants (PLTS) as a renewable energy source across various ports and operational
        facilities. These systems, predominantly operating under an on-grid scheme, have contributed to emissions reductions by substituting
        electricity consumption derived from fossil-based energy sources.




          Teknologi Hibrida dengan Baterai
          Hybrid Technology with Battery Systems



          Implementasi teknologi hibrida dengan baterai sebagai sumber energi bantu mesin.
          Implementation of hybrid battery technology as an auxiliary power source for machinery.




          Biodiesel B40
          B40 Biodiesel




176   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 177
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




Pengelolaan Emisi                                                   Emissions Management
Pelindo menyadari bahwa aktivitas logistik sektor maritim           Pelindo recognizes that maritime logistics activities within
dari operasionalnya memengaruhi emisi Gas Rumah                     its operations contribute to Greenhouse Gas (GHG)
Kaca (GRK). Oleh sebab itu, Perseroan mendorong                     emissions. Accordingly, the Company promotes the
penerapan strategi dekarbonisasi melalui berbagai                   implementation of decarbonization strategies across all
upaya di seluruh wilayah kerja. Sebagai salah satu wujud            operational areas. As part of its commitment to climate
komitmen mitigasi perubahan iklim dan pencapaian                    change mitigation and long-term sustainability, the
keberlanjutan jangka panjang, Perseroan menetapkan                  Company has set a target to reduce emissions by up to
target reduksi emisi hingga 21% pada tahun 2030                     21% by 2030, using 2023 as the base year, supported by
dengan tahun dasar 2023 yang diikuti dengan peta jalan              a comprehensive GHG emissions reduction roadmap.
reduksi emisi GRK. [GRI 3-3]                                        [GRI 3-3]


                                          Peta Jalan Dekarbonisasi [TR-MT-110a.2]
                                               Decarbonization Roadmap

  Tahun               Target                          Capaian                                             Upaya
   Year               Target                        Achievement                                           Effort
           Penetapan baseline target reduksi emisi hingga 21% pada tahun 2030
  2023
           Establishment of a baseline for emissions reduction targets of up to 21% by 2030

                   Reduksi emisi                    Reduksi emisi               •   Penggunaan biosolar, yaitu B30 dan B40.
                Emissions Reduction              Emissions Reduction            •   Instalasi pembangkit listrik tenaga surya dan
                                                                                    penerangan jalan umum berbasis solar panel.
  2025                17%                               6,5%                    •   Use of biodiesel, namely B30 and B40
                  dari baseline 2023               dari baseline 2023           •   Installation of solar power plants and solar-powered
               from the 2023 baseline           from the 2023 baseline              street lighting
                                                                                •   Elektrifikasi alat bongkar muat (Quay Container
                                                                                    Crane dan Rubber Tyred Gantry Crane) mencapai
                                                                                    189 unit
                                                                                •   Kapasitas PLTS hingga 2.055,04 kWp
                                                                                •   Menjangkau penyediaan fasilitas On-Shore
                                   Reduksi emisi                                    Power Supply di seluruh dermaga (kapal dapat
                                Emissions Reduction                                 menggunakan energi listrik saat sandar di dermaga)
                                                                                    sebanyak 65 unit
  2026                                  16%
                                  dari baseline 2023                            •   Electrification of cargo handling equipment (Quay
                               from the 2023 baseline                               Container Cranes and Rubber Tyred Gantry Cranes)
                                                                                    reaching 189 units
                                                                                •   Solar power capacity of up to 2,055.04 kWp
                                                                                •   Expansion of On-Shore Power Supply facilities
                                                                                    across all berths, enabling vessels to use electricity
                                                                                    while docked, totaling 65 units
                                                                                •   Elektrifikasi alat bongkar muat CC dan RTG
                                   Reduksi emisi                                    mencapai 302 unit
                                Emissions Reduction                             •   Pemanfaatan PLTS dengan kapasitas mencapai
                                                                                    5.200 kWp
  2030                                  21%                                     •   Electrification of cargo handling equipment CC and
                                  dari baseline 2023                                RTG reaching 302 units
                               from the 2023 baseline                           •   Utilization of PLTS with a total capacity of up to 5,200
                                                                                    kWp


Strategi ini dikelola melalui pemantauan intensitas emisi           This strategy is managed through regular monitoring of
secara teratur dan pelaporan secara transparan pada                 emissions intensity and transparent reporting of Scope
emisi GRK Cakupan 1 (emisi langsung), Cakupan 2,                    1 (direct emissions), Scope 2, and Scope 3 (indirect
dan Cakupan 3 (emisi tidak langsung) untuk mengukur                 emissions) GHG emissions to assess the effectiveness
efektivitas program dekarbonisasi di semua operasional              of decarbonization programs across all business
bisnis. Perseroan telah menerapkan ISO 14064 untuk                  operations. The Company has implemented ISO 14064
menghitung, melaporkan, dan memverifikasi jejak GRK di              to quantify, report, and verify its GHG footprint across
seluruh operasional Pelindo Terminal Petikemas. Pelindo             Pelindo Container Terminal operations. Pelindo also
melakukan evaluasi kinerja terhadap target secara                   conducts periodic performance evaluations against its


                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025           177
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 178
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                                   TENTANG PELINDO                            TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                          About Pelindo                              Sustainability Governance




      berkala guna memastikan keselarasan dengan regulasi                            targets to ensure alignment with national regulations and
      nasional dan standar global, sekaligus memitigasi risiko                       global standards, while mitigating transition risks that
      transisi yang dapat berdampak pada efisiensi finansial                         may impact the organization’s long-term financial and
      dan operasional jangka panjang organisasi. [TR-MT-110a.1]                      operational efficiency. [TR-MT-110a.1]



                                  Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-1, 305-2, 305-4] [SEOJK F.11] [TR-MT-110a.1]
                                                  Scope 1 and 2 GHG Emissions

                           Sumber Emisi                                  Satuan
                                                                                                       2025¹                   2024²                  2023³
                          Emission Source                                 Unit
          Cakupan 1
          Scope 1
          Bahan Bakar4
                                                                        Ton CO2eq                            173.709                116.986                181.039
          Fuel4
          Cakupan 2
          Scope 2
          Pemakaian Listrik
                                                                        Ton CO2eq                            181.937                213.240               199.262
          Electricity Consumption
          Total Emisi GRK Cakupan 1 dan 2
                                                                       Ton CO2eq                           355.646                330.226                380.301
          Total GHG Emissions Scope 1 and 2
          Pengurangan Emisi GRK Cakupan 1 dan 25
                                                                        Ton CO2eq                             24.655                 50.075
          Reduction of GHG Emissions Scope 1 and 25
          Intensitas Emisi GRK6                                  Ton CO2eq/Rp Miliar
                                                                                                                9,68                  9,487                  11,21
          GHG Emissions Intensity6                              Ton CO2eq/Rp Billion

      Keterangan:                                                                    Notes:
      1
        Data mencakup Kantor Pusat, Subholding Group, Regional dan Cabang, dan       1
                                                                                       Data covers the Head Office, Sub-holding Group, Regional and Branches,
        Anak Perusahaan Non Klaster.                                                   and Non-Cluster Subsidiaries.
      2
        Data mencakup Holding, Subholding (standalone), Regional dan Cabang.         2
                                                                                       Data covers the Holding, Sub-holding (standalone), Regional, and Branches.
      3
        Data pada tahun 2023 meliputi Pelindo Subholding.                            3
                                                                                       Data for 2023 includes Pelindo Sub-holding.
      4
        Mencakup B30 dan B40, namun terdapat keterbatasan dalam proses               4
                                                                                       Includes B30 and B40; however, due to calculation limitations, emission
        kalkulasi yang menyebabkan pencatatan emisi masih mencakup emisi               records still include biogenic emissions.
        biogenik.
      5
        Pengurangan Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 mengacu pada base year Emisi           5
                                                                                         GHG Emission Reductions for Scope 1 and 2 refer to the 2023 GHG Emissions
        GRK 2023.                                                                        base year.
      6
        Intensitas dhitung menggunakan pendapatan usaha sebagai denominator.         6
                                                                                         Intensity is calculated using operating revenue as the denominator.

      7
          Terdapat penyajian data kembali dikarenakan terdapat perubahan data        7
                                                                                         Data has been restated due to changes in operating revenue figures.
          pendapatan usaha.
            • Perhitungan emisi dari pemakaian solar mengacu pada Pedoman                 •   Emissions from diesel consumption are calculated based on the
               Penyelenggaraan Inventarisasi GRK Nasional Kementerian Lingkungan              2012 National GHG Inventory Guidelines issued by the Ministry of
               Hidup 2012.                                                                    Environment.
            • Mengacu pada The Greenhouse Gas Protocol: A Corporate Accounting            •   Refers to The Greenhouse Gas Protocol: A Corporate Accounting and
               and Reporting Standard (GHG Protocol), 2004.                                   Reporting Standard (GHG Protocol), 2004.
            • Faktor emisi Cakupan 1 mengacu pada Kalkulator Hijau sebesar 2,63           •   Scope 1 emission factors refer to the Green Calculator at 2.63 kg
               kg CO2e/liter dan faktor emisi Cakupan 2 mengacu pada Kalkulator               CO₂e/liter, while Scope 2 emission factors refer to the Green Calculator
               Hijau sebesar 0,79 kg CO2e/kWh.                                                at 0.79 kg CO₂e/kWh.
            • Tahun dasar 2023.                                                           •   Base year 2023.
            • Intensitas emisi tidak termasuk perjalanan dinas dengan pesawat,            •   Emissions intensity excludes business air travel, as available data is
               karena data terbatas hanya perjalanan dinas untuk Dewan Komisaris              limited to travel undertaken by the Board of Commissioners and Board
               dan Direksi.                                                                   of Directors.




                                                      91.044                              Emisi Biogenik pada
                                                                                          Tahun 2025
                                                                  Ton CO2eq               Biogenic Emission in 2025


      Pada tahun 2025, Pelindo memperluas pengukuran                                 In 2025, Pelindo expanded the measurement of Scope 3
      emisi GRK Cakupan 3 dari perjalanan dinas udara dan                            GHG emissions to include business air travel and vessel
      aktivitas kapal selama di pelabuhan.                                           activities at port.




178   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 179
    MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                           TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
    Creating Sustainable Social Value                                Green Environmental Transformation




                                                Emisi GRK Cakupan 3 [GRI 305-3] [SEOJK F.11]
                                                       Scope 3 GHG Emissions

              Sumber Emisi                             Satuan
                                                                                 20251                      20242                         20233
             Emission Source                            Unit
    Perjalanan Dinas dengan Pesawat                       km                      84.020.001                      3.311.502                         83.937
    Terbang
    Business Air Travel by Plane                      Ton CO2eq                 11.316.256,40                         418,05                            7,45

    Kegiatan kapal pada pelabuhan4
                                                      Ton CO2eq                       825.556
    Vessel activities at ports4
    Total Emisi Cakupan 3
                                                     Ton CO2eq                 12.141.812,40                        418,05                             7,45
    Total Scope 3 Emissions
    Total Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
                                                     Ton CO2eq             12.474.558,40                       330.664,05                    380.308,45
    Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
Keterangan:                                                                      Notes:
1
  Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pegawai         1
                                                                                   Business air travel for the Board of Commissioners, Board of Directors,
  yang mencakup Holding, Subholding Group, Regional dan Cabang.                    and all employees, covering the Holding, Subholding Group, Regional, and
                                                                                   Branch offices.
2
  Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Pelindo      2
                                                                                   Business air travel for the Board of Commissioners and Board of Directors,
  Group.                                                                           consisting of the Pelindo Group.
3
  Perjalanan dinas pesawat Dewan Komisaris dan Direksi terdiri hanya Pelindo     3
                                                                                   Business air travel for the Board of Commissioners and Board of Directors,
  Holding.                                                                         consisting only of Pelindo Holding.
4
  Emisi cakupan 3 dari kegiatan kapal pada empat pelabuhan (Belawan,             4
                                                                                   Scope 3 emissions from vessel activities at four ports (Belawan, Tanjung
  Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Makassar) dengan tahun 2025 sebagai            Priok, Tanjung Perak, and Makassar), with 2025 as the base year for
  tahun awal perhitungan. Perhitungan misi cakupan 3 berdasarkan GHG               calculation. The Scope 3 emissions calculation is based on the GHG Protocol
  Protocol Scope 3 Emissions Guideline Version 1.0 2013 dan Port Emissions         Scope 3 Emissions Guideline Version 1.0 2013 and the IMO Port Emissions
  Toolkit IMO 2018                                                                 Toolkit 2018.


Sepanjang tahun 2025, Pelindo mengimplementasikan                                Throughout 2025, Pelindo implemented an operational
program standarisasi operasional di seluruh pelabuhan                            standardization program across all ports and terminals,
dan terminal, elektrifikasi alat bongkar muat (seperti                           including the electrification of cargo handling equipment
Quay Container Crane dan Rubber Tyred Gantry Crane),                             (such as Quay Container Cranes and Rubber Tyred Gantry
pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS),                             cranes), the development of solar power plants (PLTS),
dan penyediaan fasilitas On-Shore Power Supply                                   and the provision of On-Shore Power Supply facilities
(kapal dapat menggunakan energi listrik saat sandar di                           (enabling vessels to use electricity while berthed).[GRI
dermaga). [GRI 305-5] [SEOJK F.12] [TR-MT-110a.1]                                305-5] [SEOJK F.12] [TR-MT-110a.1]


Pelindo juga melakukan pengendalian kualitas udara                               Pelindo also carried out direct ambient air quality control
ambien secara langsung melalui pemantauan oleh pihak                             through third-party monitoring of key pollutants, including
ketiga terhadap polutan signifikan seperti nitrogen oksida                       nitrogen oxides (NOx), sulfur dioxide (SOx), carbon
(NOx), belerang dioksida (SOx), karbon monoksida (CO),                           monoxide (CO), and particulate matter (PM) generated
dan materi partikulat (PM) yang dihasilkan dari aktivitas                        from primary machinery and supporting equipment. The
mesin utama serta peralatan pendukung. Perseroan                                 Company consistently ensures compliance with ambient
senantiasa memastikan pemenuhan baku mutu udara                                  air quality standards across its operational areas as
ambien pada lokasi operasional sebagai komitmen                                  part of its commitment to fulfilling environmental permit
pemenuhan izin lingkungan yang dimiliki.                                         requirements.




                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025               179
                                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 180
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                               TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                      About Pelindo                          Sustainability Governance




                                            Pemantauan Kualitas Udara [TR-MT-120a.1] [GRI 305-7]
                                                       Air Quality Monitoring

                          Emisi                                  Satuan
                                                                                                   2025*                             2024
                         Emission                                 Unit
       Partikulat debu (TSP)
                                                                  µg/m³                                         64,97                             66,89
       Total Suspended Particulate (TSP)

       PM 10                                                      µg/m³                                         28,08                             21,26

       PM2.5                                                      µg/m³                                         18,09                             11,96

       NO2                                                        µg/m³                                         32.65                             29,47

       SO2                                                        µg/m³                                         34,85                             40,43

       CO                                                         µg/m³                                      1.564,38                          2.910,93

      Catatan:                                                                   Notes:
      * Data mencakup Holding dan Regional serta dihitung menggunakan metode     * Data covers the Holding and Regional and is calculated using an average
      rata-rata berdasarkan hasil pemantauan.                                    method based on monitoring results.
      ** Data 2023 belum tersedia dikarenakan belum terkonsolidasi.              ** 2023 data is not yet available as it has not yet been consolidated.


      Aktivitas operasional Pelindo tidak menghasilkan Ozone                     Pelindo’s operational activities do not produce Ozone-
      Depleting Substances (ODS) yang memiliki dampak                            Depleting Substances (ODS) that have an ecological
      ekologis. Meskipun demikian, Pelindo turut berpartisipasi                  impact. Nevertheless, Pelindo actively participates in the
      dalam gerakan Perlindungan Lapisan Ozon (PLO) yang                         Ozone Layer Protection (OLP) movement by substituting
      dijalankan melalui substitusi terhadap penggunaan                          the use of ODS across all operational facilities. This policy
      Bahan Perusak Ozon (BPO) di seluruh fasilitas                              implementation is intended not only to mitigate ozone
      operasional. Implementasi kebijakan ini tidak hanya                        layer degradation in accordance with Law No. 32 of 2009,
      bertujuan untuk menekan dampak degradasi lapisan                           but also to enhance cooling performance and ensure
      ozon sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009,                             sustained operational safety. [GRI 305-6]
      tetapi juga untuk mengoptimalkan performa pendinginan
      dan keamanan operasional secara berkelanjutan.
      [GRI 305-6]




                    Penggunaan Refrigeran Ramah Lingkungan                                    Alat Pemadam Api Ramah Lingkungan
                    Use of Environmentally Friendly Refrigerants                              Environmentally Friendly Fire Suppression Equipment

                    Penerapan dan substitusi bertahap alat                                    Penggantian alat pemadam api berbahan halon
                    pendingin udara ke refrigerant non-CFC R410                               dengan perangkat pemadam yang ramah
                    Gradual implementation and substitution of air                            lingkungan
                    conditioning systems with non-CFC refrigerant                             Replacement of halon-based fire extinguishers
                    R410                                                                      with environmentally friendly fire suppression
                                                                                              systems




180   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 181
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN            TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                 Green Environmental Transformation




PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Environmental Management


Pengelolaan Bahan Baku dan                                  Raw Materials and Materials
Material                                                    Management

Sumber daya alam yang terbatas serta dampak                 Limited natural resources and the environmental impacts
lingkungan dari rantai pasok mendorong Pelindo untuk        of the supply chain have driven Pelindo to implement
menerapkan manajemen material dengan fokus efisiensi        material management practices focused on efficiency in
pada peralatan operasional utama. Penilaian daya guna       key operational equipment. Assessing material efficiency
material serta substitusi bahan baku ramah lingkungan       and substituting with environmentally friendly inputs are
menjadi kunci dalam optimalisasi material yang dilakukan    central to Pelindo’s efforts to optimize material use and
Pelindo untuk memperpanjang siklus hidup aset. [GRI 3-3]    extend asset life cycles. [GRI 3-3]

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan         As part of its commitment to sustainability and green port
dan pelabuhan ramah lingkungan (green port), Perseroan      development, the Company has gradually implemented
secara bertahap menerapkan kebijakan elektrifikasi          electrification policies for cargo handling equipment to
pada alat bongkar muat guna menggantikan sumber             replace fossil-based energy with electricity, promoting
energi fosil dengan listrik sebagai bentuk penggunaan       more environmentally responsible operational inputs.
material operasional yang lebih ramah lingkungan.           This energy transition is supported by strict monitoring of
Transformasi energi ini diikuti dengan pencatatan ketat     key operational materials, such as lubricants and spare
terhadap material utama pendukung operasional,              parts, whose usage is tracked throughout the reporting
seperti pelumas dan suku cadang, yang penggunaannya         year. [SEOJK F.5]
dipantau sepanjang tahun pelaporan. [SEOJK F.5]




                                             262 Elektrifikasi
                                                 Electrification
                                                                 alat bongkar muat
                                                                 cargo handling equipment units




Pengelolaan Air dan Air Limbah                              Water and Wastewater
                                                            Management

Operasional pelabuhan memiliki kaitan erat dengan           Port operations are closely linked to water resources,
sumber daya air, baik dari konsumsi air bersih maupun       involving both the consumption of fresh water and
potensi dampak terhadap ekosistem pesisir. Pelindo          potential impacts on coastal ecosystems. Pelindo
menyadari bahwa penggunaan air dari yang berlebihan         recognizes that excessive water extraction can increase
dapat meningkatkan risiko intrusi air laut, sehingga        the risk of seawater intrusion; therefore, the Company
Perseroan melakukan program efisiensi dan penggunaan        has implemented efficiency programs and utilized
sumber daya air alternatif. Salah satu sumber air yang      alternative water sources. One such source is seawater,
digunakan adalah air laut dengan memanfaatkan               processed through Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Langkah         technology. This step serves as a vital instrument for the
ini menjadi instrumen penting bagi Perseroan dalam          Company in mitigating the risk of financial loss resulting


                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    181
                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 182
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                                    TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                           About Pelindo                          Sustainability Governance




      memitigasi risiko kerugian finansial akibat ketidakpatuhan                      from non-compliance with applicable environmental
      terhadap regulasi pengelolaan lingkungan yang berlaku.                          management regulations.

      Dari sisi pemangku kepentingan, pengelolaan sumber                              From a stakeholder perspective, responsible water
      daya air yang bertanggung jawab berkontribusi langsung                          resource management contributes directly to improving
      pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar                           the quality of life for communities surrounding operational
      wilayah operasional. Meskipun demikian, Pelindo tetap                           areas. Nonetheless, Pelindo remains deeply committed
      menaruh perhatian bersar pada pengawasan kualitas air                           to monitoring wastewater quality to mitigate public health
      limbah guna memitigasi dampak kesehatan masyarakat                              impacts from pollutant exposure. [GRI 3-3]
      akibat paparan polutan. [GRI 3-3]

      Dengan memanfaatkan air laut sebagai salah satu                                 By utilizing seawater as a primary water source, Pelindo
      sumber air, Pelindo berharap dapat mengurangi                                   aims to reduce its reliance on other freshwater sources,
      penggunaan air dari sumber air bersih lainnya, yang turut                       thereby contributing to the preservation of groundwater
      berkontribusi dalam pelestarian cadangan air tanah dan                          and surface water reserves. Pelindo ensures that water
      permukaan. Pelindo menjamin bahwa konsumsi dan                                  consumption and treatment within its operational areas
      pengolahan air di area operasional dilakukan secara                             are managed responsibly to maintain the balance of local
      bertanggung jawab demi menjaga keseimbangan                                     water resources. [GRI 303-1]
      sumber daya air setempat. [GRI 303-1]


                                                                Pengambilan Air [GRI 303-3]
                                                                   Water Withdrawal

                 Sumber Air                             Satuan
                                                                                         2025¹                      2024                     2023³
                 Water Source                            Unit
       Air dari Pihak Ketiga
                                                        Megaliter                               2.759,81                  2.152,41                  7.745,45
       Water from Third Parties
       Air Tanah
                                                        Megaliter                               1.388,57                  1.364,89                    842,72
       Groundwater
       Air Permukaan
                                                        Megaliter                                  62,46                     44,96                    147,99
       Surface Water
       Air Daur Ulang
                                                        Megaliter                                  11,52                     4,451                          -
       Recycled Water
       Sea Water Reverse Osmosis
       (SWRO)2
                                                        Megaliter                                424,70                   1.854,01                          -
       Sea Water Reverse Osmosis
       (SWRO)2
       Total Pengambilan Air
                                                       Megaliter                              4.647,07                  5.420,72                   8.736,17
       Total Water Withdrawal
       Intensitas Pengambilan Air4             Megaliter/Rp Miliar
                                                                                                    0,13                      0,16                      0,26
       Water Withdrawal Intensity4            Megaliter/Rp Billion

      Keterangan:                                                                     Notes:
      1
        Data mencakup Kantor Pusat, Subholding Group, Regional dan Cabang, dan        1
                                                                                        Data covers the Head Office, Sub-holding Group, Regional and Branches,
        Anak Perusahaan Non Klaster.                                                    and Non-Cluster Subsidiaries.
      2
        Data mencakup regional 2 dan 3, data SWRO 2023 tidak tercatat dikarenakan     2
                                                                                        Data covers Regions 2 and 3; SWRO data for 2023 was not recorded due to
        alat ukur bermasalah.                                                           issues with the measurement equipment.
      3
        Data mencakup Pelindo Subholding.                                             3
                                                                                        Data includes Pelindo Sub-holding.
      4
        Perhitungan intensitas pengambilan air menggunakan pendapatan usaha           4
                                                                                        Water withdrawal intensity is calculated using business revenue as the
        sebagai denominator.                                                            denominator.




182   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 183
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                                  Green Environmental Transformation




                                    Penggunaan Air Berdasarkan Entitas [GRI 303-5] [SEOJK F.8]
                                                    Water Use by Entity

                            Wilayah                                           Satuan
                                                                                                    2025*                 2024                 2023**
                            Region                                             Unit
 Kantor Pusat
                                                                          Megaliter                       320,48
 Head Office
 Regional 1 (termasuk Cabang)
                                                                          Megaliter                       658,67                976,10                501,19
 Region 1 (includes Branches)
 Regional 2 (termasuk Cabang)
                                                                          Megaliter                       675,51                983,79             1.069,87
 Regional 2 (includes Branches)
 Regional 3 (termasuk Cabang)
                                                                          Megaliter                       590,73              2.269,18             1.005,50
 Regional 3 (includes Branches)
 Regional 4 (termasuk Cabang)
                                                                          Megaliter                       995,83                687,92             4.801,38
 Regional 4 (includes Branches)
 Subholding PT Pelindo Multi Terminal (termasuk Cabang
 dan Anak Perusahaan)
                                                                          Megaliter                       484,42                 11,45               465,57
 Sub-holding PT Pelindo Multi Terminal (includes Branches
 and Subsidiaries)
 Subholding PT Pelindo Solusi Logistik (termasuk Anak
 Perusahaan)
                                                                          Megaliter                       146,55                101,19               338,96
 Sub-holding PT Pelindo Solusi Logistik (includes
 Subsidiaries Anak Perusahaan)
 Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (termasuk
 Cabang dan Anak Perusahaan)
                                                                          Megaliter                       423,16                391,10               553,70
 Sub-holding PT Pelindo Terminal Petikemas (includes
 Branches and Subsidiaries)
 Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (termasuk Anak
 Perusahaan)
                                                                          Megaliter                       215,72
 Sub-holding PT Pelindo Jasa Maritim (includes
 Subsidiaries)

 PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia                             Megaliter                        24,41


 PT Jakarta International Container Terminal                              Megaliter                        75,42


 PT Prima Husada Cipta                                                    Megaliter                        18,62


 PT Terminal Petikemas Koja                                               Megaliter                        17,54

 Total Penggunaan Air
                                                                         Megaliter                    4.647,07              5.420,72              8.736,17
 Total Water Consumption

Keterangan:                                                                     Notes:
* Terdapat perubahan kategorisasi pada tahun 2025, di antaranya                 * There are changes in categorization were implemented in 2025, including
   pemisahan kantor pusat yang sebelumnya tercakup dalam Regional 2                the separation of the Head Office, which was previously included under
   dan Pelindo Jasa Maritim yang sebelumnya tercakup dalam Regional 4.             Region 2, and Pelindo Jasa Maritim, which was previously included under
   Selain itu, terdapat perluasan cakupan dengan menambahkan Pendidikan            Region 4. In addition, the reporting scope was expanded to include PT
   Maritim dan Logistik Indonesia, Jasa International Container Terminal,          Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, PT Jakarta International
   Prima Husada Cipta, dan Terminal Petikemas Koja.                                Container Terminal, PT Prima Husada Cipta, and PT Terminal Petikemas
                                                                                   Koja.
** Terdapat penyajian data kembali pada Regional 1, Regional 3, dan Pelindo     ** There is a restatement of data for Region 1, Region 3, and PT Pelindo Solusi
   Solusi Logistik.                                                                Logistik.
   • Konversi meter kubik ke megaliter berdasarkan unitconverters.net.             • Conversion from cubic meters to megaliters is based on unitconverters.
                                                                                       net.




                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025                183
                                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 184
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                                    TENTANG PELINDO                          TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                           About Pelindo                            Sustainability Governance




                                                      Biaya Konsumsi Air (Rp Miliar) [SEOJK F.4]
                                                       Water Consumption Costs (Rp Billion)

                  Keterangan
                                                            2025*                                  2024**                                  2023
                  Description
       Biaya Konsumsi Air
                                                                          100,57                                    87,94                                  53,95
       Water Consumption Costs

      Keterangan:                                                                     Notes:
      * Data mencakup Holding, Regional, dan Anak Perusahaan.                         * Data covers the Holding, Regional, and Subsidiaries.
      ** Terdapat penyajian kembali data pada 2024 karena perluasan cakupan data.     ** Data for 2024 has been restated due to the expansion of data coverage.




                                                             Inovasi Air Berkelanjutan
                                                             Sustainable Water Innovation




           SPJM Kurangi Ketergantungan Air Tanah melalui                              SPJM Reduces Groundwater Dependence through
           Teknologi SWRO                                                             SWRO Technology

           PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mengimplementasikan                         PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) has implemented Sea Water
           teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) sebagai                         Reverse Osmosis (SWRO) technology as an innovative
           solusi inovatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap                   solution to reduce reliance on groundwater in port areas. This
           air tanah di kawasan pelabuhan. Inisiatif ini diarahkan untuk              initiative is designed to decrease groundwater dependency
           mengurangi ketergantungan terhadap air tanah sekaligus                     while maintaining environmental balance
           menjaga keseimbangan lingkungan

           Penggunaan air tanah secara berlebihan berpotensi                          Excessive groundwater extraction poses risks such as
           menimbulkan dampak seperti penurunan muka tanah, intrusi                   land subsidence, seawater intrusion, and environmental
           air laut, serta degradasi kualitas lingkungan. Melalui teknologi           degradation. Through SWRO technology, seawater is treated
           SWRO, air laut diolah menjadi air tanah dengan proses                      into freshwater using a high-pressure filtration process,
           penyaringan bertekanan tinggi, sehingga menghadirkan                       providing a more sustainable alternative water source. In
           sumber air alternatif yang lebih berkelanjutan. Sepanjang                  2025, the SWRO facilities operated by Pelindo contributed
           tahun 2025, SWRO yang dioperasikan Pelindo telah                           9.14% to the total water consumption.
           menyumbang 9,14% dari total penggunaan air.

           Fasilitas SWRO telah dioperasikan di tiga pelabuhan strategis              SWRO facilities have been deployed across three strategic
           dengan kapasitas yang mendukung kebutuhan air bersih.                      ports, with capacities designed to meet clean water demands.
           Pengelolaan fasilitas ini dilakukan secara berkala untuk                   These facilities are managed and maintained regularly to
           menjaga kinerja dan keandalan operasional.                                 ensure optimal performance and operational reliability.

           Langkah ini tidak hanya mendukung ketersediaan air                         This initiative not only supports sustainable water availability
           secara berkelanjutan, tetapi juga berkontribusi pada upaya                 but also contributes to the protection of coastal ecosystems
           perlindungan lingkungan pesisir dan pengelolaan sumber                     and more responsible water resource management.
           daya air yang lebih bertanggung jawab.




184   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 185
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                          Green Environmental Transformation




Pengelolaan Air Limbah                                                 Wastewater Management

Air limbah yang dihasilkan dari aktivitas operasional                  Wastewater generated from operational activities is
secara berkala dipantau dan dikelola sebelum dilepaskan                regularly monitored and treated prior to discharge
ke badan air. Sebesar 35% air yang digunakan untuk                     into water bodies. Approximately 35% of water used in
proses operasional, termasuk air limbah domestik, telah                operations, including domestic wastewater, has been
melalui proses pengolahan di instalasi pengolahan air                  treated through wastewater treatment plants (WWTP) to
limbah (IPAL) hingga memenuhi standar baku mutu                        meet stringent quality standards before being released
yang ketat sebelum dialirkan kembali ke lingkungan.                    back into the environment. Monitoring of WWTP treatment
Pemantauan kualitas pengolahan IPAL dilakukan melalui                  quality is conducted by third parties in accordance with
pihak ketiga dengan standar SNI. Pemantauan dilakukan                  Indonesian National Standards (SNI). Key parameters
terhadap zat-zat prioritas, antara lain pH, BOD, COD,                  monitored include pH, BOD, COD, TSS, oil and grease,
TSS, minyak dan lemak, amonia, total coliform, dan debit.              ammonia, total coliform, and flow rate. In 2025, all
Pada tahun 2025, air limbah yang dilepas ke badan air                  discharged wastewater complied with the applicable
telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan. [GRI 303-2]                  regulatory standards. [GRI 303-2]

Pengawasan dan evaluasi berkala terhadap standar                       Periodic supervision and evaluation of service
pelayanan mencakup pengolahan air limbah guna                          standards also cover wastewater treatment to ensure
menjamin kesehatan serta keselamatan pelanggan di                      the health and safety of customers across all port
seluruh wilayah operasional pelabuhan. Langkah ini                     operational areas. This approach ensures that Pelindo’s
dilakukan untuk memastikan bahwa prosedur operasional                  operational procedures not only meet the highest safety
yang dijalankan Pelindo tidak hanya memenuhi standar                   standards for service users but also protect surrounding
keamanan tertinggi bagi pengguna jasa, tetapi juga                     communities from potential environmental risks. [GRI 3-3]
melindungi masyarakat dari potensi risiko kerusakan
lingkungan. [GRI 3-3]

Melalui penilaian dan pengukuran terhadap aspek                        Based on these assessments and measurements
kesehatan dan dampak lingkungan tersebut, sepanjang                    of health and environmental impacts, no significant
tahun 2025, tidak ditemukan dampak signifikan terhadap                 environmental impacts were identified from water
lingkungan dari proses pengambilan, penggunaan,                        withdrawal, usage, or discharge throughout 2025.
hingga pembuangan air.


                                   Total Pembuangan Air (Megaliter) [GRI 303-4]
                                       Total Water Discharge (Megaliter)


                                                                          Keterangan:
     Pembuangan Air Efluen***                                             * Data mencakup Kantor Pusat, Subholding Group, Regional dan
     Effluent Discharge***                                                Cabang, dan Anak Perusahaan Non Klaster.
                                                                          ** Data meliputi Pelindo Subholding
                                                                          *** Hingga saat ini, Perseroan belum memiliki sistem pendataan
                                                              445,90




                                                                          terperinci mengenai volume pembuangan air yang dikategorikan
                                                                          berdasarkan tujuan pembuangan (air permukaan, air laut, dan air
                                                                          pihak ketiga) dan jenis air (air tawar dan air lainnya).
                                           78,74



                                                   254,63




                                                                          Notes:
                                                                          * Data covers the Head Office, Sub-holding Group, Regional and
                                                                          Branches, and Non-Cluster Subsidiaries
                                                                          ** Data includes Pelindo Sub-holding
                                                                          *** Currently, the Company has not established a detailed data
                                          2023** 2024       2025*         tracking system for water discharge volumes categorized by
                                                                          destination (surface water, seawater, and third-party water) and
                                                                          water type (freshwater and other water).




                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025       185
                                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 186
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                   TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                          About Pelindo                   Sustainability Governance




      Pengelolaan Limbah                                             Waste Management
      Pelindo menyadari bahwa aktivitas operasionalnya               Pelindo recognizes that its operational activities generate
      menghasilkan berbagai jenis limbah yang berpotensi             various types of waste that may pose environmental risks.
      memberikan dampak lingkungan sehingga manajemen                Accordingly, waste management is focused on waste
      limbah difokuskan pada pengurangan limbah, pemilahan           reduction, strict segregation, and treatment in compliance
      yang ketat, serta pengolahan sesuai standar regulasi           with applicable regulatory standards. This strategy is
      yang berlaku. Strategi ini dievaluasi secara berkelanjutan     continuously evaluated to ensure the effectiveness of
      guna memastikan efektivitas mitigasi risiko dampak             environmental risk mitigation and adherence to waste
      lingkungan serta kepatuhan terhadap kebijakan                  management policies across all operational areas.
      pengelolaan limbah di seluruh wilayah operasional.             [GRI 3-3]
      [GRI 3-3]


      Aktivitas operasional pelabuhan menghasilkan timbulan          Port operations generate waste with the potential to
      limbah dengan potensi pencemaran tanah dan perairan            contaminate soil and water if not properly managed.
      jika tidak dikelola. Limbah tersebut berupa bahan              These include hazardous and toxic waste (B3), such
      berbahaya dan beracun (B3) yang meliputi toner,                as toner, cartridges, contaminated cloth (rags), used
      cartridge, kain majun, oli bekas genset, dan bangkai           generator oil, and discarded lamps, as well as non-
      lampu, serta limbah non-B3 dari aktivitas perkantoran          hazardous waste from office and canteen activities.
      dan kantin. Untuk memitigasi risiko limbah B3 dan              To mitigate risks associated with hazardous waste and
      memastikan seluruh prosesnya telah memenuhi standar            ensure full regulatory compliance, Pelindo manages
      regulasi, Pelindo melakukan pengelolaan melalui                such waste through partnerships with licensed third
      kemitraan dengan pihak ketiga yang berlisensi. [GRI 306-1]     parties. [GRI 306-1] [SEOJK F.14]
      [SEOJK F.14]


      Sementara itu, pengolahan limbah non-B3 diterapkan             Meanwhile, non-hazardous waste is managed through
      melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan             the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), supported
      melakukan pemilahan ketat antara sampah organik                by strict segregation between organic and inorganic
      dan anorganik. Limbah organik akan dikonversi menjadi          waste. Organic waste is converted into compost for
      pupuk kompos untuk kebutuhan internal maupun                   internal use and community distribution. Meanwhile, the
      masyarakat. Sebaliknya, limbah yang tidak dapat didaur         Non-recyclable waste is handed over to third-party waste
      ulang diserahkan ke pihak ketiga sebagai pengelola             handlers for final disposal at designated landfill sites.
      untuk kemudian dikirimkan ke tempat pemrosesan akhir           [GRI 306-2] [SEOJK F.14]
      (TPA). [GRI 306-2] [SEOJK F.14]

      Di sektor pelayanan kapal, pengelolaan limbah dilakukan        In vessel services, waste management is carried out in an
      secara terpadu melalui Reception Facilities (RF) atau          integrated manner through Reception Facilities (RF), or
      tempat penyimpanan sementara limbah B3 pada 67                 temporary storage sites for hazardous waste, across 67
      lokasi dan program manajemen limbah kapal terbaru              locations, along with the implementation of the following
      sebagai berikut. [GRI 306-2] [SEOJK F.14]                      vessel waste management programs.
                                                                     [GRI 306-2] [SEOJK F.14]




186   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 187
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                               Green Environmental Transformation




                                                                                              Proses (Integrasi Sistem
                                                                                              Pelaporan Kapal Inaportnet
                                                                                              dengan Sistem Pengelolaan
                       Jenis Limbah                                                           Limbah Pelabuhan Pelindo)
                       Waste Type                                                             Process (Integration of the Inaportnet
                                                                                              Vessel Reporting System with Pelindo’s
                                                                                              Port Waste Management System)



   •    Limbah dari pengoperasian permesinan kapal
   •    Limbah dari pemeliharaan kapal                                     1     Limbah diklasifikasi berdasarkan jenis dan jumlah
   •    Limbah dari pembersihan muatan dan ruang muat                            Waste is classified based on type and quantity
   •    Limbah dari kegiatan domestik kapal (dapur, cucian,
        dan kamar mandi)                                                   2     Operator kapal/agen mengajukan permohonan
   •    Limbah sisa muatan (cargo residues)                                      rencana penurunan limbah dari kapal melalui sistem
                                                                                 Inaportnet
   •    Waste from vessel machinery operations                                   Ship operators/agents submit waste discharge plans
   •    Waste from vessel maintenance activities                                 through the Inaportnet system
   •    Waste from cargo and cargo hold cleaning
   •    Waste from onboard domestic activities (galley,                    3     Limbah diturunkan dan diolah oleh pihak ketiga
        laundry, and bathrooms)                                                  Waste is discharged and treated by licensed third
   •    Cargo residues                                                           parties




                                         Timbulan Limbah [GRI 306-3, 306-4, 306-5] [SEOJK F.13]
                                                      Waste Generated

                 Pengolahan Limbah                               Satuan
                                                                                       2025¹                   2024                   2023
                   Waste Treatment                                Unit
 Limbah B3
 Hazardous Waste
 Limbah yang Diangkut
                                                                    Ton                       53.731               127.9863                 71.1892
 Waste Transported
 Total Limbah B3
                                                                    Ton                     55.397               176.2793                 45.3702
 Total Hazardous Waste
 Limbah Non-B3
 Non-Hazardous Waste
 Limbah yang Dikompos
                                                                    Ton                          375                    697                     1.974
 Waste Composted
 Limbah yang Didaur Ulang
                                                                    Ton                          240                    425                     1.522
 Waste Recycled
 Limbah yang Digunakan Kembali
                                                                    Ton                          103                    120                        0
 Waste Reused
 Limbah yang Diangkut ke TPA
                                                                    Ton                      33.478                  39.207                137.686
 Waste Sent to Landfill
 Limbah yang Dibakar
                                                                    Ton                             0                      0                    0,50
 Waste Incinerated
 Total Limbah Non-B3
                                                                    Ton                      37.282                  40.76                141.182
 Total Non-Hazardous Waste
 Total Limbah
                                                                    Ton                     92.679                217.039                 186.551
 Total Waste

Keterangan:                                                               Notes:
¹ Data pada tahun 2025 mencakup Holding, Subholding Group, Regional dan   ¹ Data for 2025 covers the Holding, Sub-holding Group, Regional and
Cabang, dan Anak Perusahaan Non Klaster.                                  Branches, and Non-Cluster Subsidiaries.
² Data meliputi Pelindo Subholding                                        ² Data includes Pelindo Sub-holding.
³ Data tidak termasuk Pelindo Subholding                                  ³ Data excludes Pelindo Sub-holding.




                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025             187
                                                                                                            PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 188
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                              TENTANG PELINDO                  TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                     About Pelindo                    Sustainability Governance




      Selama tahun 2025, sebanyak 718 ton atau 0,80% limbah                     Throughout 2025, there are 718 tons, or 0.80% of total
      telah berhasil dialihkan dari tempat pembuangan akhir                     waste, were successfully diverted from landfill. In addition,
      (TPA). Selain itu, tidak terjadi tumpahan atau kebocoran                  no significant waste spills or leakages occurred across all
      limbah yang signifikan di seluruh wilayah operasional.                    operational areas. [TR-MT-160a.3] [SEOJK F.15]
      [TR-MT-160a.3] [SEOJK F.15]




      Pengelolaan Keanekaragaman                                                Biodiversity Management
      Hayati

      Dampak aktivitas operasional pelabuhan terhadap                           The environmental impacts of port operations on
      ekosistem di sekitar wilayah kegiatan mendorong Pelindo                   surrounding ecosystems have led Pelindo to prioritize
      turut memprioritaskan pengelolaan keanekaragaman                          biodiversity management as part of its environmental
      hayati dalam strategi manajemen dampak lingkungan.                        impact management strategy. Through mitigation
      Melalui penerapan mitigasi dan program konservasi,                        measures and conservation programs, particularly
      terutama di area pelabuhan, Pelindo berkomitmen                           within port areas, Pelindo is committed to minimizing
      meminimalkan gangguan terhadap keanekaragaman                             disturbances to biodiversity by ensuring the preservation
      hayati dengan memastikan kelestarian flora dan fauna di                   of flora and fauna around its operational areas. [GRI 3-3]
      sekitar wilayah operasional tetap terjaga. [GRI 3-3]

      Pelindo menerapkan Kebijakan Sistem Manajemen                             Pelindo implements an Integrated Management System
      Terpadu      (SMT)     untuk    memastikan  Perseroan                     (IMS) policy to ensure that the Company prioritizes
      memprioritaskan perlindungan alam dan mengelola                           environmental protection and manages potential
      potensi dampak keanekaragaman hayati dengan                               biodiversity impacts by supporting conservation efforts.
      mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.                              This strategy begins with impact avoidance at the earliest
      Strategi ini dimulai dengan penghindaran dampak pada                      stage, followed by efforts to minimize impacts, restore
      tahap awal, diikuti oleh upaya menekan efek seminimal                     affected areas, and implement necessary measures to
      mungkin, melakukan pemulihan area terdampak, serta                        protect species and habitats. [GRI 101-1]
      menjalankan langkah-langkah perlindungan spesies dan
      habitat yang diperlukan. [GRI 101-1]

      Sesuai dengan komitmen melindungi keanekaragaman                          In line with its biodiversity protection commitment, the
      hayati, Perseroan memastikan pada tahun pelaporan,                        Company ensures that, during the reporting year, all
      seluruh wilayah operasional yang dimiliki maupun                          operational areas owned or managed by Pelindo are not
      dikelola oleh Pelindo tidak berada dalam, atau                            located within, or directly adjacent to, protected areas or
      berdekatan langsung dengan, kawasan lindung maupun                        areas of high biodiversity value outside protected zones.
      area dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar                    In addition, the Company has conducted biodiversity
      kawasan lindung. Selain itu, Perseroan telah melakukan                    assessments through Environmental Impact Assessment
      kajian keanekaragaman hayati melalui dokumen Analisis                     (AMDAL) documents approved by the Ministry of
      Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah                             Environment, with results indicating that operational
      memperoleh persetujuan dari Kementerian Lingkungan                        activities do not have significant impacts on biodiversity
      Hidup (KLH), dengan hasil yang menunjukkan bahwa                          in surrounding areas.
      kegiatan operasional tidak memberikan dampak
      signifikan terhadap keanekaragaman hayati di sekitar
      wilayah operasional.

      Guna meminimalkan risiko masuknya spesies invasif,                        To minimize the risk of invasive species introduction, the
      Perseroan mewajibkan seluruh armada kapal untuk                           Company requires all vessels to manage ballast water
      melakukan pembuangan air ballast. dengan merujuk                          discharge in accordance with applicable regulations,
      pada ketentuan yang berlaku, khususnya Perpres No.                        particularly Presidential Regulation No. 132 of 2015.
      132 Tahun 2015. Walaupun kalkulasi persentase armada                      Although data on the percentage of fleets implementing
      yang melaksanakan pengelolaan dan pertukaran air                          ballast water management and exchange is not yet
      ballast belum tersedia untuk periode 2024, Perseroan                      available for the 2024 period, the Company remains fully
      tetap memegang komitmen penuh untuk menyelaraskan                         committed to aligning its operational procedures with
      prosedur operasionalnya dengan mandat regulasi                            these regulatory requirements. [GRI 101-4, 101-5] [SEOJK F.9]
      tersebut. [GRI 101-4, 101-5] [SEOJK F.9] [TR-MT-160a.1, TR-MT-160a.2]     [TR-MT-160a.1, TR-MT-160a.2]

188   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 189
  MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
  Creating Sustainable Social Value                          Green Environmental Transformation




Pelaksanaan upaya mitigasi tidak dapat mencegah                         Despite the implementation of mitigation measures,
dampak tidak terhindarkan dari kegiatan operasional,                    certain unavoidable impacts may arise from operational
misalnya berupa potensi gangguan kualitas air laut,                     activities, including potential disturbances to seawater
sedimentasi, kebisingan, serta perubahan ekosistem                      quality, sedimentation, noise, and changes to coastal
pesisir di sekitar wilayah operasional Pelindo. Pelindo                 ecosystems surrounding Pelindo’s operational areas.
berupaya mengantisipasi dan memitigasi dampak                           The Company seeks to anticipate and mitigate these
tersebut melalui penerapan upaya pengelolaan                            impacts through structured, measurable, and continuous
lingkungan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan,                  environmental management efforts, including the
termasuk penerapan standar operasional ramah                            adoption of environmentally responsible operational
lingkungan, pemantauan berkala terhadap parameter                       standards, periodic monitoring of environmental
lingkungan, serta penyesuaian kegiatan operasional                      parameters, and adjustments to operational activities
apabila teridentifikasi potensi risiko lingkungan yang                  where significant environmental risks are identified.
signifikan. Selain pengendalian operasional, Perseroan                  In addition to operational controls, the Company is
berkomitmen mereklamasi habitat di lahan terganggu                      committed to restoring habitats in disturbed areas across
pada beberapa titik di seluruh lokasi kegiatan Pelindo                  several operational sites through mangrove rehabilitation,
melalui program rehabilitasi mangrove, penanaman                        tree planting, development of green spaces within port
pohon, pembuatan taman di area ring 1 Pelabuhan dan                     buffer zones (ring 1), coral reef conservation, and broader
pelestarian terumbu karang, serta konservasi biodiversity               biodiversity conservation initiatives, including species
(keanekaragaman hayati) lainnya, seperti dugong. Selain                 such as dugongs. In addition, the Nagoya Protocol on
itu, Protokol Nagoya tentang Akses dan Pembagian                        Access and Benefit Sharing is not applicable to Pelindo’s
Keuntungan tidak berlaku bagi sektor bisnis Pelindo.                    business sector. [GRI 101-2, 101-3]
[GRI 101-2, 101-3]


                                  Inisiatif Keanekaragaman Hayati [SEOJK F.10] [GRI 101-2]
                                                 Biodiversity Initiatives




            Regional 1
            Region 1


                                                             Rehabilitasi Terumbu Karang di Pantai Anio Itam dan Gapang - Sabang
                                                             Coral Reef Rehabilitation at Anio Itam Beach and Gapang Beach– Sabang




                                                                  Penanaman sebanyak              Penggunaan rak meja transplantasi
                                                                       Planting of                 Use of transplantation table racks

                                                                            832                                  17
                                                                        Fragmen karang                        Rak meja
                                                                        Coral fragments                      Table racks




       Tujuan:                                                           Objective:
       • Memulihkan kesehatan ekosistem terumbu karang di                • To restore the health of coral reef ecosystems at Anio
           Pantai Anoi Itam dan Gapang untuk meningkatkan kualitas          Itam Beach and Gapang Beach, enhancing marine
           biodiversitas laut serta mendukung ketahanan ekonomi             biodiversity while supporting the economic resilience
           masyarakat lokal melalui lingkungan pesisir yang terjaga.        of local communities through well-preserved coastal
                                                                            environments.

       Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                       Actions and Stakeholder Engagement:
       • Rehabilitasi terumbu karang di Pantai Anoi Itam dan             • Coral reef rehabilitation at Anio Itam Beach and
           Gapang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam        Pantai Beach involves active participation from local
           proses penanaman dan perawatan, guna memastikan                   communities in planting and maintenance activities,
           keberlanjutan ekosistem sekaligus memberikan manfaat              ensuring ecosystem sustainability while delivering
           ekonomi bagi komunitas pesisir.                                   economic benefits to coastal communities.



                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    189
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 190
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                    TENTANG PELINDO                       TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                           About Pelindo                         Sustainability Governance




                Kantor Pusat
                Head Office


                                                                Konservasi Dugong - Pulau Bintan
                                                                Dugong Conservation – Bintan Island




                                                                Tujuan:
                                                                Melindungi populasi Dugong dari ancaman kepunahan dengan
                                                                pemulihan ekosistem habitat alami

                                                                Objective:
                                                                To protect the dugong population from the threat of extinction
                                                                through the restoration of its natural habitat ecosystem.




            Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                  Actions and Stakeholder Engagement
            • Pemetaan habitat Dugong sebagai dasar langkah              • Mapping of dugong habitats as a basis for conservation
                konservasi.                                                  measures.
            • Pembangunan Sarana pendukung berupa Dugong                 • Development of supporting facilities, including a
                Information Center sebagai pusat riset dan basis data        Dugong Information Center, serving as a research hub
                bagi akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji dalam       and database for academics from Universitas Maritim
                memantau kesehatan dan populasi Dugong.                      Raja Ali Haji to monitor dugong health and population.
            • Penyelenggaraan Sekolah Lapang Perlindungan Dugong         • Implementation of Dugong Protection Field Schools
                untuk meningkatkan pemahaman konservasi dan melatih          to enhance conservation awareness and build the
                keterampilan masyarakat lokal Pulau Bintan.                  capacity of local communities in Bintan Island.
            • Pembentukan kelompok Dugong Rangers untuk                  • Establishment of Dugong Ranger groups to oversee
                pengawasan dan perlindungan habitat dari aktivitas           and protect habitats from environmentally harmful
                merusak lingkungan di kawasan konservasi.                    activities within conservation areas.



                                                                Restorasi Terumbu Karang di Pulau Hanita - Labuan Bajo
                                                                Coral Reef Restoration on Hanita Island – Labuan Bajo

                                                                Luas area yang telah direstorasi          Penanaman sebanyak
                                                                        Restored area                          Planting of

                                                                            0,45                               3.750
                                                                               ha                            Fragmen karang
                                                                                                             Coral fragments

                                                                                          Penanaman pada
                                                                                             Planting at

                                                                                                25
                                                                                              Substrat
                                                                                             Substrates


            Tujuan:                                                      Objective:
            • Memulihkan fungsi ekologis ekosistem bawah laut melalui    • To restore the ecological functions of marine ecosystems
                rehabilitasi terumbu karang guna menjaga keberlanjutan      through coral reef rehabilitation, supporting the
                biota laut serta memperkuat ketahanan wilayah pesisir.      sustainability of marine biodiversity and strengthening
                                                                            coastal resilience.

            Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                  Actions and Stakeholder Engagement:
            • Penanaman fragmen karang pada beberapa unit substrat       • Coral fragment transplantation on multiple substrate
                dengan melibatkan langsung masyarakat Pulau Hanita           units, with direct involvement of local communities on
                dalam proses transplansi dan pemeliharaan guna               Hanita Island in the transplantation and maintenance
                memastikan transfer pengetahuan teknis terhadap              process, ensuring effective transfer of technical
                pemulihan ekosistem laut.                                    knowledge for marine ecosystem restoration.




190   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 191
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                     TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                          Green Environmental Transformation




         Regional 3
         Region 3


                                                      Rehabilitasi Terumbu Karang di Pantai Mutiara Trenggalek - Sub Regional Jawa
                                                      Coral Reef Rehabilitation at Mutiara Trenggalek Beach– Java Sub-Region


                                                              Luas area yang telah direstorasi          Penanaman sebanyak
                                                                                                             Planting of
                                                                      Restored area
                                                                         0,008                                3.000
                                                                                                             Bibit karang
                                                                             ha                             Coral seedlings

                                                                                   Penggunaan media inovatif
                                                                                    Use of innovative media
                                                                                               10
                                                                                        Media fish house
                                                                                        fish house units




    Tujuan:                                                            Objective:
    • Mempertahankan kelestarian ekosistem laut dan biota              • To preserve marine ecosystems and underwater
        bawah laut di perairan Trenggalek melalui kegiatan                biodiversity in the waters of Trenggalek through
        konservasi berbasis pariwisata guna menjamin                      tourism-based conservation initiatives, ensuring the
        keberlanjutan sumber daya alam bagi masyarakat                    long-term sustainability of natural resources for local
        setempat.                                                         communities.

    Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                        Actions and Stakeholder Engagement:
    • Rehabilitasi melalui penanaman bibit karang dengan               • Rehabilitation through coral seedling transplantation
        berbagai media inovatif berupa 30 unit Biorefter, 10 unit          using various innovative media, including 30 bioreef
        fish house, dan 11 unit meja tanam guna mempercepat                units, 10 fish house units, and 11 planting table units,
        pemulihan ekosistem dan penyediaan habitat ikan.                   to accelerate ecosystem recovery and enhance fish
                                                                           habitat availability.



                                                      Rehabilitasi Terumbu Karang di Desa Adat Bondalem Tejakula
                                                      Duleleng - Sub Regional Bali Nusra
                                                      Coral Reef Rehabilitation in Adat Bondalem Village, Tejakula,
                                                      Buleleng – Bali Nusra Sub-Region

                                                                                                        Penanaman sebanyak
                                                              Luas area yang telah direstorasi
                                                                                                             Planting of
                                                                      Restored area

                                                                         0,008                                  300
                                                                                                    Baby coral jenis branching coal
                                                                             ha
                                                                                                       Baby branching corals
                                                                                       Penempatan pada
                                                                                         Placement on

                                                                                               35
                                                                                        Media Fish Dome
                                                                                        Fish Dome units

    Tujuan                                                             Objective
    • Menjaga kehidupan bawah laut di Pantai Desa Bondalem             • To preserve marine life along the coast of Bondalem
        melalui konservasi dan restorasi terumbu karang berbasis          Village through education- and tourism-based coral reef
        edukasi dan pariwisata guna menciptakan ekosistem laut            conservation and restoration, fostering a healthy and
        yang sehat serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.           sustainable marine ecosystem for future generations.

    Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                        Actions and Stakeholder Engagement
    • Restorasi terumbu karang melalui penanaman baby coral            • Coral reef restoration through the transplantation of
        yang ditempatkan pada unit media Fish Done dalam lima              baby corals placed on Fish Dome media units across
        cluster.                                                           five clusters.
    • Melibatkan kelompok nelayan, Poklahsar, hingga pelaku            • Engagement of fisher groups, Poklahsar, and tourism
        wisata pada Desa Adat Bondalem melalui kegiatan                    operators in Bondalem Village through tourism activities
        pariwisata dan edukasi bagi siswa pelajar.                         and educational programs for students.




                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    191
                                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 192
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                      TENTANG PELINDO                          TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                             About Pelindo                            Sustainability Governance




                Regional 2
                Region 2


                                                           Rehabilitasi dan Pelestarian Terumbu Karang di Pulau Pramuka - Tanjung Priok
                                                           Coral Reef Rehabilitation and Conservation on Pramuka Island – Tanjung Priok

                                                                                                            Penanaman sebanyak
                                                                  Luas area yang telah direstorasi
                                                                                                                 Planting of
                                                                          Restored area

                                                                                 0,6                              1.500
                                                                                                                  Baby coral
                                                                                   ha

                                                                                              Peletakan pada
                                                                                               Placement on

                                                                                                 150
                                                                                              Media tanam
                                                                                           Planting media units



           Tujuan:                                                           Objective:
           • Menciptakan konservasi ekosistem laut yang selaras              • To establish marine ecosystem conservation aligned
               dengan pariwisata kelautan berkelanjutan di Pulau                with sustainable marine tourism on Panggang Island
               Panggang melalui pemulihan terumbu karang guna                   through coral reef restoration, preserving biodiversity
               menjaga keanekaragaman hayati dan meningkatkan                   while enhancing the livelihoods of coastal communities.
               kesejahteraan masyarakat pesisir.

           Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                       Actions and Stakeholder Engagement:
           • Rehabilitasi ekosistem laut dengan penanaman baby               • Rehabilitation of marine ecosystems through the
               coral bersarma amsyarkat lokal di Kepulauan Seribu untuk          planting of baby corals in collaboration with local
               menjamin keberlangsungan pertumbuhan karang.                      communities in Thousand Island, ensuring the sustained
                                                                                 growth and resilience of coral reefs.


                Regional 4
                Region 4


                                                           Konservasi Terumbu Karang - Cabang Makassar
                                                           Coral Reef Conservation – Makassar Branch

                                                                                                            Penanaman sebanyak
                                                                  Luas area yang telah direstorasi
                                                                                                                 Planting of
                                                                          Restored area

                                                                              0,015                                300
                                                                                                             Bibit fragmen karang
                                                                                   ha
                                                                                                                      coral
                                                                                            Penempatan pada
                                                                                              Placement on

                                                                                                   15
                                                                                              Media spider
                                                                                            Spider media units


          Tujuan:                                                             Objective:
          • Memperbaiki kualitas ekosistem laut dan menjaga kelestarian       • To improve marine ecosystem quality and preserve
              terumbu karang di sekitar Pulau Barrang Lompo melalui              coral reefs around Barrang Lompo Island through
              kegiatan konservasi berbasis pemberdayaan masyarakat               community-based conservation initiatives, fostering a
              guna menciptakan lingkungan perairan yang sehat dan lestari.       healthy and sustainable marine environment.

          Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                         Actions and Stakeholder Engagement:
          • Restorasi terumbu karang melalui penanaman bibit fragmen          • Coral reef restoration through the transplantation of
              karang yang dilengkapi sistem pemantauan berkala selama             coral fragments, supported by a six-month periodic
              6 bulan untuk menjamin tingkat kelangsungan hidup karang.           monitoring system to ensure coral survival rates.
          • Melibatkan masyarakat Pulau Barrang Lompo dalam edukasi           • Engagement of local communities on Barrang Lompo
              dan transpalantasi guna meningkatkan kesadaran akan                 Island through education and transplantation activities
              pentingnya kelestarian ekosistem laut bagi wilayah tersebut.        to enhance awareness of the importance of marine
                                                                                  ecosystem conservation in the area.



192   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 193
 MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                 TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
 Creating Sustainable Social Value                      Green Environmental Transformation




          SPTP


                                                   Restorasi Terumbu Karang di Pulau Karimunjawa - Karimunjawa
                                                   Coral Reef Restoration in Karimunjawa - Karimunjawa

                                                                                                     Penanaman sebanyak
                                                          Luas area yang telah direstorasi
                                                                                                          Planting of
                                                                  Restored area

                                                                     0,015                                   720
                                                                                                         Fragmen karang
                                                                         ha
                                                                                                         Coral fragments

                                                                     Penggunaan struktur Artificial Patch Reef (APR)
                                                                      Use of Artificial Patch Reef (APR) Structures

                                                                                             4
                                                                                       Unit struktur
                                                                                      Structural units


      Tujuan:                                                      Objective:
      • Memulihkan ekosistem laut di Pulau Karimunjawa melalui     • To restore marine ecosystems in Karimunjawa
          penerapan teknologi terumbu buatan dan program adopsi       through the application of artificial reef technology
          karang guna mendukung kelestarian biodiversitas serta       and coral adoption programs, supporting biodiversity
          pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan setempat.           conservation while empowering local fishing
                                                                      communities.

      Tindakan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan                  Actions and Stakeholder Engagement
      • Implementasi penanaman fragmen karang pada 4 unit          • Implementation of coral fragment transplantation on
          struktur buatan APR sebagai upaya percepatan pemulihan       four APR structures to accelerate marine ecosystem
          ekosistem laut.                                              recovery.




Biaya Pengelolaan Lingkungan                                       Environmental Management Costs
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima satu                      Throughout 2025, the Company received one
pengaduan terkait lingkungan dari pemangku kepentingan             environmental complaint from stakeholders, which
yang telah ditangani secara responsif melalui proses               was addressed promptly through verification and
verifikasi serta tindakan perbaikan yang diperlukan sesuai         the necessary corrective actions in accordance with
dengan prosedur pengelolaan lingkungan. Hingga akhir               environmental management procedures. As of the
periode pelaporan, pengaduan tersebut telah dinyatakan             end of the reporting period, the complaint had been
selesai sepenuhnya, hal ini mencerminkan komitmen                  fully resolved, reflecting the Company’s commitment
Perseroan dalam meminimalkan dampak operasional                    to minimizing operational impacts while maintaining
serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat                  harmonious relationships with surrounding communities
sekitar dan ekosistem lokal.                                       and local ecosystems.

Pelindo juga mengeluarkan biaya lingkungan sebagai                 Pelindo also incurred environmental cost as part of its
bentuk investasi keberlanjutan dalam pengurusan izin               sustainability investment, including costs related to
lingkungan dan pemantauan kualitas lingkungan secara               environmental permitting and regular environmental
berkala guna memastikan seluruh aktivitas operasional              quality monitoring to ensure that all operational activities
tetap selaras dengan standar ekologi yang berlaku.                 remain aligned with applicable ecological standards.


                                               Biaya Lingkungan [SEOJK F.4]
                                                  Environmental Costs


                                                                                                          2024                2023

                                                         33,77
                                                                               2025
                                                                                          55,23                    85,49
                                                     Rp Miliar | Rp Billion




                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025    193
                                                                                                  PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 194
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO   TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo     Sustainability Governance




      REFERENSI OTORITAS JASA
      KEUANGAN (OJK)                                               [SEOJK G.4]

      Financial Service Authority (OJK) Reference


                                                   Pengungkapan                                       Halaman
                                                     Disclosure                                        Page
       Strategi Keberlanjutan
       Sustainability Strategy
                      Penjelasan Strategi Keberlanjutan
            A.1.                                                                                     20-21, 32-37
                      Description of Sustainability Strategy
       Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
       Sustainability Performance Highlights
                      Aspek Ekonomi
            B.1.                                                                                        12-13
                      Economic Aspects
                      Aspek Lingkungan Hidup
           B.2.                                                                                         13-14
                      Environmental Aspects
                      Aspek Sosial
            B.3.                                                                                         15
                      Social Aspects
       Profil Perusahaan
       Company Profile
                      Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
            C.1.                                                                                        45-46
                      Vision, Mission, and Sustainability Values
                      Alamat Perusahaan
           C.2.                                                                                          43
                      Company's Adress
                      Skala Usaha
           C.3.                                                                                   42, 47-49, 128-130
                      Scale of Business
                      Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
           C.4.                                                                                          43
                      Products, Services, and Business Activities Conducted
                      Keanggotaan pada Asosiasi
           C.5.                                                                                          43
                      Membership of Associations
                      Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
           C.6.                                                                                         22-23
                      Significant Changes in Issuers and Public Companies
       Penjelasan Direksi
       Directors Statement
                      Penjelasan Direksi
            D.1.                                                                                         6-9
                      Explanation from the Board of Directors
       Tata Kelola Keberlanjutan
       Sustainability Governance
                      Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
            E.1.                                                                                         72
                      Responsibility in the Implementation of Sustainable Finance
                      Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
           E.2.                                                                                         63-66
                      Competency Development Related to Sustainable Finance
                      Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
            E.3.                                                                                        73-85
                      Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
                      Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
            E.4.                                                                                         87
                      Stakeholder Relations
                      Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
            E.5.                                                                                        73-85
                      Challenges in Implementing Sustainable Finance
       Kinerja Keberlanjutan
       Sustainability Performance
                      Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
            F.1                                                                                      35-38, 63-66
                      Activities in Building a Sustainability Culture



194   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 195
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




                                           Pengungkapan                                                          Halaman
                                             Disclosure                                                           Page
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
                Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
                Pendapatan dan Laba Rugi
    F.2.                                                                                                           52-53
                Comparison between Production, Portfolio, Financing Target, or Investment, Revenue and
                Profit and Loss
                Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
                Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
    F.3.                                                                                                      53, 147-148, 156
                Comparison between Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments
                in Financial Instruments or Projects Compatible with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
                Biaya Lingkungan Hidup
    F.4.                                                                                                         184, 193
                Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspects
                Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
    F.5.                                                                                                            181
                Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspects
                Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
    F.6.                                                                                                            174
                Total and Intensity of Energy Used
                Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
     F.7.                                                                                                        175-176
                Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspects
                Penggunaan Air
    F.8.                                                                                                            183
                Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
                Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
                Memiliki Keanekaragaman Hayati
    F.9.                                                                                                            188
                Impact from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have
                Biodiversity
                Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
    F.10.                                                                                                      157, 189-193
                Biodiversity Conservation
Aspek Emisi
Emission Aspects
                Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
    F.11.                                                                                                           179
                Total and Intensity of Emission Generated by Type
                Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
    F.12.                                                                                                           179
                Emission Reduction Efforts and Achievements
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
                Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
    F.13.                                                                                                           187
                Total Waste and Effluent Generated by Type
                Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
    F.14.                                                                                                           186
                Waste and Effluent Management Mechanism
                Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
    F.15.                                                                                                           188
                Spills (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaints Aspects
                Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
    F.16.                                                                                                         98, 163
                Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved




                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    195
                                                                                                 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 196
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                             TENTANG PELINDO                   TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                    About Pelindo                     Sustainability Governance




                                                   Pengungkapan                                                            Halaman
                                                     Disclosure                                                             Page
       Kinerja Sosial
       Social Performance
                      Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
                      Konsumen
            F.17.                                                                                                             159
                      Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide
                      Equal Services for Products and/or Services to Customers
       Aspek Ketenagakerjaan
       Employment Aspects
                      Kesetaraan Kesempatan Bekerja
           F.18.                                                                                                          128, 143-144
                      Equal Employment Opportunity
                      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
           F.19.                                                                                                              144
                      Child Labor and Forced Labor
                      Upah Minimum Regional
           F.20.                                                                                                              138
                      Regional Minimum Wage
                      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
           F.21.                                                                                                              114
                      Decent and Safe Working Environment
                      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
           F.22.                                                                                                            134-137
                      Employee Capability Training and Development
       Aspek Masyarakat
       Community Aspects
                      Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
           F.23.                                                                                                      146-148, 156, 171-172
                      Impact of Operations on Surrounding Communities
                      Pengaduan Masyarakat
           F.24.                                                                                                        98, 145, 171-172
                      Community Complaints
                      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
           F.25.                                                                                                          147-159, 163
                      Environmental Social Responsibility Activities (TJSL)
       Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
       Responsibility on the Development of Sustainable Finance Products and/or Services
                      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
           F.26.                                                                                                          107-110, 159
                      Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
                      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
           F.27.                                                                                                          161-162, 164
                      Safety Evaluated Products/Services for Customers
                      Dampak Produk/Jasa
           F.28.                                                                                                        146, 162, 171-172
                      Impact of Products/Services
                      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
           F.29.                                                                                                              162
                      Number of Products Recalled
                      Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
           F.30.                                                                                                            165-167
                      Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
       Lain-lain
       Others
                      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
            G.1.                                                                                                          23, 211-215
                      Written Verification from Indepentent Party (if any)
                      Lembar Umpan Balik                                                                                      216
           G.2.
                      Feedback Sheet
                      Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
            G.3.                                                                                                               23
                      Response towards Feedback on Previous Year's Sustainability Report
                      Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
                      tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
                      Perusahaan Publik
            G.4.                                                                                                            194-196
                      List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/
                      POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial
                      Services Institutions, Issuers, and Public Companies




196   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 197
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




INDEKS ISI STANDARD GRI
GRI Standard Content Index


                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero) telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 1
                             Januari hingga 31 Desember 2025.
Pernyataan Penggunaan
                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero) has reported in accordance with the GRI Standards for the period
Statement of Use
                             Januari 1 until December 31, 2025.


GRI 1 yang Digunakan         GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used                   GRI 1: Foundation 2021



                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                     Omission

  Standar GRI                     Pengungkapan                            Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                      Disclosure                             Page            Tidak
                                                                                                         Alasan     Penjelasan
                                                                                       Mencantumkan
                                                                                                         Reason     Explanation
                                                                                        Requirement
                                                                                          Omitted
Pengungkapan Umum
General Disclosures
GRI 2:                2-1   Rincian organisasi                           42-43, 48-
Pengungkapan                Organizational details                          49
Umum 2021
GRI 2: General        2-2   Entitas yang dimasukkan dalam                    22
Disclosures 2021            pelaporan keberlanjutan organisasi
                            Entities included in the organization's
                            sustainability reporting
                      2-3   Periode, frekuensi, dan titik kontak            22-23
                            pelaporan
                            Reporting period, frequency and
                            contact point
                      2-4   Penyajian kembali informasi                      22
                            Restatement of information
                      2-5   Penjaminan eksternal                             23
                            External assurance
                      2-6   Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan        42-43, 47-
                            bisnis lainnya                                  49
                            Activities, value chain and other
                            business relationships
                      2-7   Tenaga kerja                                 42, 128-130
                            Employees
                      2-8   Pekerja yang bukan pekerja langsung           130-131
                            Workers who are not employees
                      2-9   Struktur dan komposisi tata kelola              59-61
                            Governance structure and composition
                    2-10    Pencalonan dan pemilihan badan tata             66-70
                            kelola tertinggi
                            Nomination and selection of the highest
                            governance body
                    2-11    Ketua badan tata kelola tertinggi                60
                            Chair of the highest governance body
                    2-12    Peran badan tata kelola tertinggi dalam        60, 72
                            mengawasi manajemen dampak
                            Role of the highest governance body in
                            overseeing the management of impacts




                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025    197
                                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 198
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                       TENTANG PELINDO               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                              About Pelindo                 Sustainability Governance




                                                                                                   Tidak Mencantumkan
                                                                                                         Omission

         Standar GRI                      Pengungkapan                         Halaman       Persyaratan
         GRI Standard                       Disclosure                          Page            Tidak
                                                                                                           Alasan    Penjelasan
                                                                                            Mencantumkan
                                                                                                           Reason    Explanation
                                                                                             Requirement
                                                                                               Omitted
                            2-13    Delegasi tanggung jawab untuk                60, 72
                                    mengelola dampak
                                    Delegation of responsibility for
                                    managing impacts
                            2-14    Peran badan tata kelola tertinggi dalam      23, 60
                                    pelaporan keberlanjutan
                                    Role of the highest governance body in
                                    sustainability reporting
                            2-15    Konflik kepentingan                          88-91
                                    Conflict of interest
                            2-16    Komunikasi masalah penting                   96-98
                                    Communication of critical concerns
                            2-17    Pengetahuan kolektif badan tata kelola       63-66
                                    tertinggi
                                    Collective knowledge of the highest
                                    governance body
                            2-18    Evaluasi kinerja badan tata kelola            70
                                    tertinggi
                                    Evaluation of the performance of the
                                    highest governance body
                            2-19    Kebijakan remunerasi                         66-70
                                    Remuneration policies
                            2-20    Proses untuk menentukan remunerasi           66-70
                                    Process to determine remuneration
                            2-21    Rasio kompensasi total tahunan                70
                                    Annual total compensation ratio
                            2-22    Pernyataan tentang strategi                6-9, 38-39
                                    pembangunan berkelanjutan
                                    Statement of sustainable development
                                    strategy
                            2-23    Komitmen kebijakan                        73-85, 88-
                                    Policy commitments                        91, 143-144
                            2-24    Menanamkan komitmen kebijakan              20-21, 32-
                                    Embedding policy commitments                37, 71-72
                            2-25    Proses untuk memperbaiki dampak            73-85, 96-
                                    negatif                                       98
                                    Processes to remediate negative
                                    impacts
                            2-26    Mekanisme untuk mencari nasihat dan        96-98, 145
                                    mengemukakan masalah
                                    Mechanisms for seeking advice and
                                    raising concerns
                            2-27    Kepatuhan terhadap hukum dan               88-91, 93
                                    peraturan
                                    Compliance with laws and regulations
                            2-28    Asosiasi keanggotaan                          43
                                    Membership associations
                            2-29    Pendekatan untuk keterlibatan                 87
                                    pemangku kepentingan
                                    Approach to stakeholder engagement
                            2-30    Perjanjian perundingan kolektif               142
                                    Collective bargaining agreements




198   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 199
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                  TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                       Green Environmental Transformation




                                                                                             Tidak Mencantumkan
                                                                                                   Omission

  Standar GRI                     Pengungkapan                          Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                      Disclosure                           Page            Tidak
                                                                                                       Alasan    Penjelasan
                                                                                     Mencantumkan
                                                                                                       Reason    Explanation
                                                                                      Requirement
                                                                                        Omitted
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik         3-1    Proses untuk menentukan topik material        22-25
Material 2021               Process to determine material topics
GRI 3: Material
Topics 2021          3-2    Daftar topik material                       23, 25-31
                            List of material topics
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                     54, 78
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 201: Kinerja    201-1   Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan         54
Ekonomi 2016                dan didistribusikan
GRI 201: Economic           Direct economic value generated and
Performance 2016            distributed
                    201-2   Implikasi finansial serta risiko dan          73-85
                            peluang lain akibat dari perubahan iklim
                            Financial implications and other risks
                            and opportunities due to climate
                            changet
                    201-3   Kewajiban program pensiun manfaat              139
                            pasti dan program pensiun lainnya
                            Defined benefit plan obligations and
                            other retirement plans
                    201-4   Bantuan finansial yang diterima dari           54
                            pemerintah
                            Financial assistance received from
                            government
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                       128
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 202:            202-1   Rasio standar upah karyawan pemula             138
Keberadaan Pasar            berdasarkan jenis kelamin terhadap
2016                        upah minimum regional
GRI 202: Market             Ratios of standard entry level wage by
Presence 2016               gender compared to local minimum
                            wage
                    202-2   Proporsi manajemen senior yang                 128
                            berasal dari masyarakat setempat
                            Proportion of senior management hired
                            from the local community
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                       147
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025    199
                                                                                             PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 200
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                      TENTANG PELINDO             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                             About Pelindo               Sustainability Governance




                                                                                                Tidak Mencantumkan
                                                                                                      Omission

         Standar GRI                      Pengungkapan                         Halaman    Persyaratan
         GRI Standard                       Disclosure                          Page         Tidak
                                                                                                        Alasan     Penjelasan
                                                                                         Mencantumkan
                                                                                                        Reason     Explanation
                                                                                          Requirement
                                                                                            Omitted
       GRI 203: Dampak      203-1   Investasi infrastruktur dan dukungan         156
       Ekonomi                      layanan
       Tidak Langsung               Infrastructure investments and services
       2016                         supported
       GRI 203: Indirect
       Economic            203-2    Dampak ekonomi tidak langsung yang         147-157
       Impacts 2016                 signifikan
                                    Significant indirect economic impacts
       Praktik Pengadaan
       Procurement Practices
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     99
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 204: Praktik     204-1   Proporsi pengeluaran untuk pemasok         101-102
       Pengadaan 2016               lokal
       GRI 204:                     Proportion of spending on local
       Procurement                  suppliers
       Practices 2016
       Antikorupsi
       Anti-corruption
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                    94-95
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 205:             205-1   Operasi-operasi yang dinilai memiliki        94
       Antikorupsi 2016             risiko terkait korupsi
       GRI 205: Anti-               Operations assessed for risks related to
       corruption 2016              corruption
                           205-2    Komunikasi dan pelatihan tentang            94-95
                                    kebijakan dan prosedur antikorupsi
                                    Communication and training about anti-
                                    corruption policies and procedures
                           205-3    Insiden korupsi yang terbukti dan            96
                                    tindakan yang diambil
                                    Confirmed incidents of corruption and
                                    actions taken
       Perilaku Anti-persaingan
       Anti-competitive Behavior
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     88
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 206: Perilaku    206-1   Langkah-langkah hukum untuk perilaku        93-94
       Anti-persaingan              antipersaingan, praktik antipakat dan
       2016                         monopoli
       GRI 2016: Anti-              Legal actions for anti-competitive
       competitive                  behavior, anti-trust, and monopoly
       Behavior 2016                practices
       Pajak
       Tax
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     55
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021




200   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 201
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                     Omission

  Standar GRI                       Pengungkapan                          Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                        Disclosure                           Page            Tidak
                                                                                                         Alasan    Penjelasan
                                                                                       Mencantumkan
                                                                                                         Reason    Explanation
                                                                                        Requirement
                                                                                          Omitted
GRI 207: Pajak        207-1   Pendekatan terhadap pajak                      55
2019                          Approach to tax
GRI 207: Tax 2019
                      207-2   Tata kelola, pengontrolan, dan                 55
                              manajemen risiko pajak
                              Tax governance, control, and risk
                              management
                      207-3   Keterlibatan pemangku kepentingan              55
                              dan pengelolaan kepedulian yang
                              berkaitan dengan pajak
                              Stakeholder engagement and
                              management of concerns related to tax
Energi
Energy
GRI 3: Topik           3-3    Manajemen topik material                       173
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 302: Energi       302-1   Konsumsi energi dalam organisasi               174
2016                          Energy consumption within the
GRI 302: Energy               organization
2016
                      302-2   Konsumsi energi di luar organisasi             175
                              Energy consumption outside of the
                              organization
                      302-3   Intensitas energi                              174
                              Energy intensity
                      302-4   Pengurangan konsumsi energi                 175-176
                              Reduction of energy consumption
                      302-5   Pengurangan pada energi yang                175-176
                              dibutuhkan untuk produk dan jasa
                              Reductions in energy requirements of
                              products and services
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: Topik           3-3    Manajemen topik material                    181-182
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 303: Air dan      303-1   Interaksi dengan air sebagai sumber            182
Efluen 2018                   daya bersama
GRI 303: Water and            Interactions with water as a shared
Effluents 2018                resource
                      303-2   Manajemen dampak yang berkaitan                185
                              dengan pembuangan air
                              Management of water discharge-
                              related impacts
                      303-3   Pengambilan air                                182
                              Water withdrawal
                      303-4   Pembuangan air                                 185
                              Water discharge
                      303-5   Konsumsi air                                   182
                              Water consumption




                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025    201
                                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 202
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                        TENTANG PELINDO             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                               About Pelindo               Sustainability Governance




                                                                                                  Tidak Mencantumkan
                                                                                                        Omission

         Standar GRI                      Pengungkapan                          Halaman     Persyaratan
         GRI Standard                       Disclosure                           Page          Tidak
                                                                                                          Alasan    Penjelasan
                                                                                           Mencantumkan
                                                                                                          Reason    Explanation
                                                                                            Requirement
                                                                                              Omitted
       Keanekaragaman Hayati
       Biodiversity
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       188
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 101:             101-1   Kebijakan untuk menghentikan                   188
       Keanekaragaman               dan mengembalikan hilangnya
       Hayati 2024                  keanekaragaman hayati
       GRI 101:                     Policies to halt and reverse biodiversity
       Biodiversity 2024            loss
                            101-2   Manajemen dampak keanekaragaman              189-193
                                    hayati
                                    Management of biodiversity impacts
                            101-3   Akses dan berbagi manfaat                      189
                                    Access and benefit-sharing
                            101-4   Identifikasi dampak keanekaragaman             188
                                    hayati
                                    Identification of biodiversity impacts
                            101-5   Lokasi yang memiliki dampak                    188
                                    keanekaragaman hayati
                                    Locations with biodiversity impacts
       Emisi
       Emissions
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       177
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 305: Emisi       305-1   Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                 178
       2016                         Direct (Scope 1) GHG emissions
       GRI 305: Emissions
       2016                 305-2   Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak             178
                                    langsung
                                    Energy indirect (Scope 2) GHG
                                    emissions
                            305-3   Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung           179
                                    lainnya
                                    Other indirect (Scope 3) GHG
                                    emissions
                            305-4   Intensitas emisi GRK                           178
                                    GHG emissions intensity
                            305-5   Pengurangan emisi GRK                       175-176,
                                    Reduction of GHG emissions                    179
                            305-6   Emisi zat perusak ozon (ODS)                   180
                                    Emissions of ozone-depleting
                                    substances (ODS)
                            305-7   Nitrogen oksida (NOX), belerang oksida         180
                                    (SOX), dan emisi udara signifikan
                                    lainnya
                                    Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                    (SOx), and other significant air
                                    emissions




202   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 203
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                     Omission

  Standar GRI                      Pengungkapan                           Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                       Disclosure                            Page            Tidak
                                                                                                         Alasan    Penjelasan
                                                                                       Mencantumkan
                                                                                                         Reason    Explanation
                                                                                        Requirement
                                                                                          Omitted
Limbah
Waste
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                        186
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 306: Limbah      306-1   Timbulan limbah dan dampak signifikan           186
2020                         terkait limbah
GRI 306: Waste               Waste generation and significant waste-
2020                         related impacts
                     306-2   Manajemen dampak signifikan terkait             186
                             limbah
                             Management of significant waste-
                             related impacts
                     306-3   Timbulan limbah                                 187
                             Waste generated
                     306-4   Limbah yang dialihkan dari                      187
                             pembuangan akhir
                             Waste diverted from disposal
                     306-5   Limbah yang dikirimkan ke                       187
                             pembuangan akhir
                             Waste directed to disposal
Penilaian Lingkungan Pemasok
Supplier Environmental Assessment
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                        99
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 308: Penilaian   308-1   Seleksi pemasok baru dengan                   99-101
Lingkungan                   menggunakan kriteria lingkungan
Pemasok 2016                 New suppliers that were screened using
GRI 308: Supplier            environmental criteria
Environmental
Assessment 2016      308-2   Dampak lingkungan negatif dalam               99-101
                             rantai pasokan dan tindakan yang telah
                             diambil
                             Negative environmental impacts in the
                             supply chain and actions taken
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                        131
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 401:             401-1   Perekrutan pegawai baru dan                  131-133
Kepegawaian 2016             pergantian pegawai
GRI 401:                     New employee hires and employee
Employment 2016              turnover
                     401-2   Tunjangan yang diberikan kepada              138-139
                             pegawai purnawaktu yang tidak
                             diberikan kepada pegawai pada kurun
                             waktu tertentu atau paruh waktu
                             Benefits provided to full-time
                             employees that are not provided to
                             temporary or part-time employees
                     401-3   Cuti melahirkan                              140-141
                             Parental leave




                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025    203
                                                                                               PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 204
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                      TENTANG PELINDO               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                             About Pelindo                 Sustainability Governance




                                                                                                  Tidak Mencantumkan
                                                                                                        Omission

         Standar GRI                      Pengungkapan                         Halaman      Persyaratan
         GRI Standard                       Disclosure                          Page           Tidak
                                                                                                          Alasan    Penjelasan
                                                                                           Mencantumkan
                                                                                                          Reason    Explanation
                                                                                            Requirement
                                                                                              Omitted
       Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
       Labor/Management Relations
       GRI 3: Topik         3-3     Manajemen topik material                     142
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 402:            402-1    Periode pemberitahuan minimum                142
       Hubungan Tenaga              terkait perubahan operasional
       Kerja/Manajemen              Minimum notice periods regarding
       2016                         operational changes
       GRI 402: Labor/
       Management
       Relations 2016
       Kesehatan dan Keselamatan Kerja
       Occupational Health and Safety
       GRI 3: Topik         3-3     Manajemen topik material                     114
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 403:            403-1    Sistem manajemen kesehatan dan             114-117
       Kesehatan dan                keselamatan kerja
       Keselamatan Kerja            Occupational health and safety
       2018                         management system
       GRI 403:
       Occupational        403-2    Pengidentifikasian bahaya, penilaian       117-120
       Health and Safety            risiko, dan investigasi insiden
       2018                         Hazard identification, risk assessment,
                                    and incident investigation
                           403-3    Layanan kesehatan kerja                    123-124
                                    Occupational health services
                           403-4    Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi    115-117,
                                    pekerja tentang kesehatan dan                123
                                    keselamatan kerja
                                    Worker participation, consultation, and
                                    communication on occupational health
                                    and safety
                           403-5    Pelatihan pekerja mengenai kesehatan       122-123
                                    dan keselamatan kerja
                                    Worker training on occupational health
                                    and safety
                           403-6    Peningkatan kualitas kesehatan pekerja     123-124
                                    Promotion of worker health
                           403-7    Pencegahan dan mitigasi dampak-            121, 123-
                                    dampak kesehatan dan keselamatan             124
                                    kerja yang secara langsung terkait
                                    hubungan bisnis
                                    Prevention and mitigation of
                                    occupational health and safety impacts
                                    directly linked by business relationship
                           403-8    Pekerja yang tercakup dalam                  117
                                    sistem manajemen kesehatan dan
                                    keselamatan kerja
                                    Workers covered by an occupational
                                    health and safety management system
                           403-9    Kecelakaan kerja                           125-126
                                    Work-related injuries
                           403-10   Penyakit akibat kerja                      121, 125
                                    Work-related ill health




204   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 205
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                        Green Environmental Transformation




                                                                                              Tidak Mencantumkan
                                                                                                    Omission

  Standar GRI                      Pengungkapan                          Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                       Disclosure                           Page            Tidak
                                                                                                        Alasan    Penjelasan
                                                                                      Mencantumkan
                                                                                                        Reason    Explanation
                                                                                       Requirement
                                                                                         Omitted
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       133
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 404: Pelatihan   404-1   Rata-rata jam pelatihan per tahun per       133-136
dan Pendidikan               karyawan
2016                         Average hours of training per year per
GRI 404: Training            employee
and Education
2016                 404-2   Program untuk meningkatkan                    134,
                             keterampilan karyawan dan program           136-137
                             bantuan peralihan
                             Programs for upgrading employee skills
                             and transition assistance programs
                     404-3   Persentase karyawan yang menerima              141
                             tinjauan rutin terhadap kinerja dan
                             pengembangan karier
                             Percentage of employees receiving
                             regular performance and career
                             development reviews
Keberagaman dan Kesempatan Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       128
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 405:             405-1   Keanekaragaman badan tata kelola dan       61, 128-130
Keanekaragaman               karyawan
dan Peluang                  Diversity of governance bodies and
Setara 2016                  employees
GRI 405: Diversity
and Equal            405-2   Rasio gaji pokok dan remunerasi                138
Opportunity 2016             perempuan dibandingkan laki-laki
                             Ratio of basic salary and remuneration
                             of women to men
Non Diskriminasi
Non-discrimination
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       144
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 406: Non         406-1   Insiden diskriminasi dan tindakan              144
Diskriminasi 2016            perbaikan yang dilakukan
GRI 406: Non-                Incidents of discrimination and
discrimination               corrective actions taken
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       99
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021




                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025    205
                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 206
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                           TENTANG PELINDO                  TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                                  About Pelindo                    Sustainability Governance




                                                                                                          Tidak Mencantumkan
                                                                                                                Omission

         Standar GRI                        Pengungkapan                             Halaman        Persyaratan
         GRI Standard                         Disclosure                              Page             Tidak
                                                                                                                  Alasan    Penjelasan
                                                                                                   Mencantumkan
                                                                                                                  Reason    Explanation
                                                                                                    Requirement
                                                                                                      Omitted
       GRI 407:             407-1     Operasi dan pemasok di mana hak atas            99-101
       Kebebasan                      kebebasan berserikat dan perundingan
       Berserikat dan                 kolektif mungkin berisiko
       Perundingan                    Operations and suppliers in which the
       Kolektif 2016                  right to freedom of association and
       GRI 407: Freedom               collective bargaining may be at risk
       of Association
       and Collective
       Bargaining 2016
       Pekerja Anak
       Child Labor
       GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                          99
       Material 2021                  Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 408: Pekerja     408-1     Operasi dan pemasok yang berisiko             99-101, 143-
       Anak 2016                      signifikan terhadap insiden pekerja anak          144
       GRI 408: Child                 Operations and suppliers at significant
       Labor 2016                     risk for incidents of child labor
       Kerja Paksa atau Wajib Kerja
       Forced or Compulsory Labor
       GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                          144
       Material 2021                  Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 409: Kerja       409-1     Operasi dan pemasok yang berisiko               143-144
       Paksa atau Wajib               signifikan terhadap insiden kerja paksa
       Kerja 2016                     atau wajib kerja
                                      Operations and suppliers at significant
                                      risk for incidents of forced or
                                      compulsory labor
       Praktik Keamanan
       Security Practices
       GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                          144
       Material 2021                  Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 410: Praktik     410-1     Petugas keamanan yang dilatih                     144
       Keamanan 2016                  mengenai kebijakan atau prosedur hak
       GRI 410: Security              asasi manusia
       Practices 2016                 Security personnel trained in human
                                      rights policies or procedures
       Hak Masyarakat Adat
       Rights of Indigenous Peoples
       GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                          145
       Material 2021                  Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 411: Hak         411-1     Insiden pelanggaran yang melibatkan               145
       Masyarakat Adat                hak-hak masyarakat adat
       2016                           Incidents of violations involving rights of
       GRI 411: Rights                indigenous peoples
       of Indigenous
       Peoples 2016




206   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 207
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                        Green Environmental Transformation




                                                                                              Tidak Mencantumkan
                                                                                                    Omission

  Standar GRI                      Pengungkapan                          Halaman       Persyaratan
  GRI Standard                       Disclosure                           Page            Tidak
                                                                                                        Alasan    Penjelasan
                                                                                      Mencantumkan
                                                                                                        Reason    Explanation
                                                                                       Requirement
                                                                                         Omitted
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       145
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 413:             413-1   Operasi dengan keterlibatan                 145-158
Masyarakat                   masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016                dampak, dan program pengembangan
GRI 413: Local               Operations with local community
Communities 2016             engagement, impact assessments, and
                             development programs
                     413-2   Operasi yang secara aktual dan yang            146
                             berpotensi memiliki dampak negatif
                             signifikan terhadap masyarakat
                             setempat
                             Operations with significant actual and
                             potential negative impacts on local
                             communities
Penilaian Sosial Pemasok
Supplier Social Assessment
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       99
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 414: Penilaian   414-1   Seleksi pemasok baru dengan                    101
Sosial Pemasok               menggunakan kriteria sosial
2016                         New suppliers that were screened using
GRI 414: Supplier            social criteria
Social Assessment
2016                 414-2   Dampak sosial negatif dalam rantai           99-101
                             pasokan dan tindakan yang telah
                             diambil
                             Negative social impacts in the supply
                             chain and actions taken
Kebijakan Publik
Public Policy
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       98
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 415: Kebijakan   415-1   Kontribusi politik                             98
Publik 2016                  Political contributions
GRI 415: Public
Policy 2016
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                       160
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021




                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025    207
                                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 208
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                      TENTANG PELINDO             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                             About Pelindo               Sustainability Governance




                                                                                                Tidak Mencantumkan
                                                                                                      Omission

         Standar GRI                      Pengungkapan                         Halaman    Persyaratan
         GRI Standard                       Disclosure                          Page         Tidak
                                                                                                        Alasan    Penjelasan
                                                                                         Mencantumkan
                                                                                                        Reason    Explanation
                                                                                          Requirement
                                                                                            Omitted
       GRI 416:             416-1   Penilaian dampak kesehatan dan               160
       Kesehatan dan                keselamatan dari berbagai kategori
       Keselamatan                  produk dan jasa
       Pelanggan                    Assessment of the health and safety
       2016                         impacts of product and service
       GRI 416: Customer            categories
       Health and Safety
       2016                 416-2   Insiden ketidakpatuhan sehubungan            161
                                    dengan dampak
                                    kesehatan dan keselamatan dari produk
                                    dan jasa
                                    Incidents of non-compliance
                                    concerning the health and safety
                                    impacts of products and services
       Pemasaran dan Pelabelan
       Marketing and Labeling
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     161
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 417:             417-1   Persyaratan untuk pelabelan dan              164
       Pemasaran dan                informasi produk dan jasa
       Pelabelan 2016               Requirements for product and service
       GRI 417: Marketing           information and labeling
       and Labeling 2016
                            417-2   Insiden ketidakpatuhan terkait informasi     164
                                    dan pelabelan produk dan jasa
                                    Incidents of non-compliance
                                    concerning product and service
                                    information and labeling
                            417-3   Insiden ketidakpatuhan terkait               174
                                    komunikasi pemasaran
                                    Incidents of non-compliance
                                    concerning marketing communications
       Privasi Pelanggan
       Customer Privacy
       GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     159
       Material 2021                Management of material topics
       GRI 3: Material
       Topics 2021
       GRI 418: Privasi     418-1   Pengaduan yang berdasar mengenai             159
       Pelanggan 2016               pelanggaran terhadap privasi
       GRI 418: Customer            pelanggan dan hilangnya data
       Privacy 2016                 pelanggan
                                    Substantiated complaints concerning
                                    breaches of customer privacy and
                                    losses of customer data




208   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 209
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN                    TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                         Green Environmental Transformation




SUSTAINABILITY ACCOUNTING
STANDARDS BOARD (SASB)
MARINE TRANSPORTATION

    Topik                                                     Pengungkapan                                          Halaman
                    SASB
    Topic                                                       Disclosure                                           Page
Emisi Gas                       Emisi Cakupan 1 global bruto
                 TR-MT-110a.1                                                                                        177-179
Rumah Kaca                      Gross global Scope-1 emissions
Greenhouse
Gas Emissions                   Pembahasan strategi atau rencana jangka panjang dan jangka pendek untuk
                                mengelola emisi Cakupan 1, target pengurangan emisi, serta analisis kinerja
                                terhadap target tersebut
                 TR-MT-110a.2                                                                                          177
                                Discussion of long- and short-term strategy or plan to manage Scope-1
                                emissions, emissions reduction targets, and an analysis of performance
                                against those targets
                                (1) Total energi yang dikonsumsi
                                (2) Persentase bahan bakar minyak berat
                                (3) Persentase energi terbarukan
                 TR-MT-110a.3                                                                                        174-175
                                (1) Total energy consumed
                                (2) Percentage heavy fuel oil
                                (3) Percentage renewable energy
                                Indeks Rancangan Efisiensi Energi (EEDI) rata-rata untuk kapal baru
                 TR-MT-110a.4                                                                                          175
                                Average Energy Efficiency Design Index (EEDI) for new ships
Kualitas Udara                  Emisi udara dari polutan berikut:
Air Quality                     (1) NOx (tidak termasuk N2O), (2) SOx, dan (3) Partikel materi (PM10)
                 TR-MT-120a.1                                                                                          180
                                Air emissions of the following pollutants:
                                (1) NOx (excluding N2O), (2) SOx, and (3) Particulate Matter (PM10)
Dampak                          Durasi pelayaran di kawasan laut yang dilindungi atau area dengan status
Ekologis                        konservasi yang dilindungi
                 TR-MT-160a.1                                                                                          188
Ecological                      Shipping duration in marine protected areas or areas of protected
Impacts                         conservation status
                                Persentase armada yang menerapkan (1) pertukaran dan (2) pengolahan air
                 TR-MT-160a.2   ballast                                                                                188
                                Percentage of fleet implementing ballast water (1) exchange and (2) treatment
                                (1) Jumlah dan (2) volume total tumpahan dan pelepasan ke lingkungan
                 TR-MT-160a.3   (1) Number and (2) aggregate volume of spills and releases to the                      187
                                environment
Kesehatan &
Keselamatan
Tenaga Kerja                    Tingkat insiden kehilangan waktu kerja (LTIR)
                 TR-MT-320a.1                                                                                        125-126
Workforce                       Lost time incident rate (LTIR)
Health &
Safety
Etika Bisnis                    Jumlah kunjungan ke pelabuhan di negara-negara dengan 20 peringkat
Business                        terendah dalam Indeks Persepsi Korupsi Transparency International                  Tidak releven
                 TR-MT-510a.1
Ethics                          Number of calls at ports in countries that have the 20 lowest rankings in          Not relevant
                                Transparency International’s Corruption Perception Index
                                Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan suap atau
                                korupsi
                 TR-MT-510a.2                                                                                         93-96
                                Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
                                with bribery or corruption




                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025    209
                                                                                                   PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 210
      Accelerating Sustainable Port and Maritime                      TENTANG PELINDO                        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                             About Pelindo                          Sustainability Governance




      SUSTAINABILITY ACCOUNTING
      STANDARDS BOARD (SASB)
      PROFESSIONAL AND COMMERCIAL
      SERVICES

           Topik                                                    Pengungkapan                                           Halaman
                          SASB
           Topic                                                      Disclosure                                            Page
       Keamanan                       Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi dan menangani risiko
       Data            SV-PS-230a.1   keamanan data                                                                          103
       Data Security                  Description of approach to identifying and addressing data security risks
                                      Deskripsi kebijakan dan praktik terkait pengumpulan, penggunaan, dan
                                      penyimpanan informasi pelanggan
                       SV-PS-230a.2                                                                                          159
                                      Description of policies and practices relating to collection, usage, and
                                      retention of customer information
                                      (1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang (a) melibatkan informasi
                                      bisnis rahasia pelanggan dan (b) merupakan pelanggaran data pribadi, (3)
                                      jumlah (a) pelanggan dan (b) individu yang terdampak
                       SV-PS-230a.3                                                                                          159
                                      (1) Number of data breaches, (2) percentage that (a) involve customers’
                                      confidential business information and (b) are personal data breaches, (3)
                                      number of (a) customers and (b) individuals affected
       Keberagaman
                                      Persentase perwakilan (1) gender dan (2) kelompok keberagaman untuk (a)
       dan
                                      manajemen eksekutif, (b) manajemen non-eksekutif, dan (c) seluruh karyawan
       Keterlibatan
                                      lainnya
       Tenaga Kerja    SV-PS-330a.1                                                                                         128-130
                                      Percentage of (1) gender and (2) diversity group representation for (a)
       Workforce
                                      executive management, (b) non-executive management, and (c) all other
       Diversity &
                                      employees
       Engagement
                                      (1) Tingkat pergantian karyawan secara sukarela dan (2) tidak sukarela
                       SV-PS-330a.2                                                                                         131-133
                                      (1) Voluntary and (2) involuntary turnover rate for employees
                                      Keterlibatan karyawan dalam persentase
                       SV-PS-330a.3                                                                                         141-142
                                      Employee engagement as a percentage
       Integritas
       Profesional                    Deskripsi pendekatan untuk memastikan integritas profesional
                       SV-PS-510a.1                                                                                          88-91
       Professional                   Description of approach to ensuring professional integrity
       Integrity
                                      Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan integritas
                                      profesional
                       SV-PS-510a.2                                                                                           93
                                      Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
                                      with professional integrity




210   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 211
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN             TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                  Green Environmental Transformation




                                  INDEPENDENT ASSURANCE STATEMENT

                                      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
                                          Sustainability Report 2025
                                      Statement No: 04/IAS/CBC/IV/2026
                                   In-Accordance, Type 2 - Moderate Level


        Scope of Engagement in Assurance
        CBC Global Indonesia (“CBC Global Indonesia”, “us” or “we”) were commissioned by PT
        Pelabuhan Indonesia (Persero) (“Pelindo”) with the objective to provide assurance of
        Pelindo’s 2025 Sustainability Report (the “Report”) in accordance to GRI Sustainability
        Reporting Universal Standards, POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021,
        TCFD, SASB, early adoption IFRS S1 S2, and the adherence to AA1000 Accountability
        Principles (2018) with assurance over the Subject Matter presented in the Report, for the
        reporting year ended 31st December 2025. This statement is intended to be used by
        stakeholders & management of Pelindo.

        The scope and limitation of our work is restricted to the following areas:
        1. Subject Matters
             •   GRI 2: General Disclosures 2021              •    GRI    308:     Supplier    Environmental
                                                                   Assessment 2016
             •   GRI 3: Material Topics 2021                  •    GRI 401: Employment 2016
             •   GRI 201: Economic Performance 2016           •    GRI 403: Occupational Health and Safety
                                                                   2018
             •   GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016      •    GRI 405: Diversity and Equal Opportunity
                                                                   2016
             •   GRI 204: Procurement Practices 2016          •    GRI 406: Non-discrimination 2016
             •   GRI 205: Anti-corruption 2016                •    GRI 408: Child Labor 2016
             •   GRI 206: Anti-competitive Behavior 2016      •    GRI 409: Forced or Compulsory Labor 2016
             •   GRI 302: Energy 2016                         •    GRI 413: Local Communities 2016
             •   GRI 303: Water and Effluents 2018            •    GRI 414: Supplier Social Assessment 2016
             •   GRI 305: Emissions 2016                      •    GRI 416: Customer Health and Safety 2016
             •   GRI 306: Waste 2020

        2.   AA1000 Principles (2018)
             Our assurance engagement was planned and performed to meet the requirements of a
             Type 2 “Moderate Level” of assurance as defined by AA1000 Assurance Standard
             (AA1000AS) v3 to evaluate the nature and extent of Pelindo’s adherence to all four
             AA1000 AccountAbility Principles (2018): Inclusivity, Materiality, Responsiveness and
             Impact, where sufficient evidence has been obtained to support our statement such that
             the risk of our conclusion being in error is reduced, but not reduced to very low, but not
             zero.

             We have not performed any work, and do not express any conclusions, on any other
             information outside of the Subject Matter that may be published in the Report or on
             Pelindo’s website for the current reporting period or for previous periods and assumed
             that the financial data and figures provided by Pelindo has been audited by independent
             parties therefore, presentation of financial data and figures in the report NOT within the
             scope of assurance.



                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025    211
                                                                                        PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 212
      Accelerating Sustainable Port and Maritime               TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                      About Pelindo                   Sustainability Governance




                Responsibilities of the Management of Pelindo
                The Management of Pelindo is responsible for the preparation of the Subject Matter in
                accordance with the Reporting Criteria. The responsibility includes designing, implementing
                and maintaining internal control relevant to the preparation of Subject Matter information that
                is free from material misstatement, whether due to fraud or error.

                Responsibilities, Competencies and Independency of CBC Global Indonesia
                Our responsibility is to plan and perform our work to obtain assurance over whether the
                Subject Matter information has been prepared in accordance with the GRI Universal Standard,
                POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, TCFD, SASB, early adoption
                IFRS S1 S2 and to report to Pelindo in the form of an independent assurance conclusion,
                based on the work performed and the review progress. We must also express a conclusion
                over whether the Report adheres to the AA1000 Principles (2018) and comment on the nature
                and extent of each Principle individually. All this engagement was carried out by an
                independent team of sustainability assurance professionals whose already obtained the
                Certified Sustainability Report Assurer (CSRA) or Associate Certified Sustainability
                Assurance Practitioner (ACSAP) and any other relevant certifications.

                CBC Global Indonesia is bounded by rules of conduct and professional practice relating to
                independence           and       quality       overseen       by       AccountAbility       (www.
                accountability.org/standards/licensing/ AA1000 as licensed-providers) and has established
                policies and procedures that are designed to ensure that our team maintain independence and
                integrity. We had no financial interest in the operation of Pelindo other than for the assessment
                and assurance of this report. We don’t accept or assume responsibility (legal or otherwise) or
                accept liability for or in connection with any other purpose for which it may be used, or to any
                person by whom the independent assurance opinion statement may be read.

                Methodology
                We conduct the following assurance procedures and activities:
                   • Pre-engagement to ensure the independence and impartiality of the assurance team.
                   • Kick-off meeting and initial analysis of the report draft.
                   • Review, assess and evidence the reliability and quality of sustainability performance and
                      disclosed information as specified in the Report content for the reporting period of 1st of
                      January up to 31st of December 2025.
                   • Evaluate the adherence of report content, disclosure and presentation against the
                      criteria of standard, principles, and indicators using references from AA1000AS
                      v3,
                      AA1000AP (2018) (AccountAbility Principles), GRI Universal Standards, POJK
                      No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021,TCFD, SASB and early
                      adoption S1 S2. Adopt IPCC Guidelines for calculation methodology of energy used
                      and emission.
                   • Conduct in-depth on documents compliance, governance, risk management, business
                      continuity management topics with the representatives of the relevant
                      functions/divisions of the Pelindo concerning sustainability strategy and policies for
                      material issues and the implementation of these across the Pelindo’s business.
                   • Obtained an understanding of how the identified sustainability information is gathered,
                      collated and aggregated internally and enquiries of management of Pelindo to gain an
                      understanding of the processes for determining material issues for key stakeholder
                      groups.


212   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 213
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN            TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value                 Green Environmental Transformation




             •   Performed limited substantive testing, on a sample basis, of the sustainability
                 information identified, to verify the assumptions, estimations and computations Pelindo
                 made and to check that data had been appropriately measured, recorded, collated and
                 reported.
             •   Compare the subject matter presented in the report to corresponding information in the
                 relevant underlying sources on a sample basis.
             •   Evaluate the subject matter presented in the report to determine whether they are in line
                 with our overall knowledge of, and experience with, the sustainability performance of the
                 group.
             •   Discuss and analysis data and reports with management of Pelindo and data contributor
                 to determine whether there are any material misstatement of fact or material
                 inconsistencies based on our understanding obtained as part of our assurance
                 engagement.

         Finding and Conclusions
         From the assurance program and the evidence, we have obtained, a detailed review against
         the AA1000 AccountAbility Principles of Inclusivity, Materiality, Responsiveness and Impact,
         the GRI Universal Standards, POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021,
         TCFD, SASB and early adoption IFRS S1 S2 is set out below:

         INCLUSIVITY
         Based on the evidence presented, Pelindo has demonstrated a strong commitment to the
         principle of Inclusivity by systematically identifying and engaging stakeholders in accordance
         with the AA1000 Stakeholder Engagement Standard (SES) 2015. The Company actively
         engaged 239 internal and 88 external stakeholders through a questionnaire mechanism to
         ensure that aspirations from across the spectrum, from state institutions to local communities,
         have been represented in the company's strategic direction. This commitment is emphasized
         through the existence of a stakeholder engagement governance policy that aims to build
         harmonious relationships and ensure that every input is considered in the strategic decision-
         making process.

         MATERIALITY
         The application of the Materiality principle in this report has been supported by the use of the
         Double Materiality Assessment (DMA) methodology that reviews sustainability issues from both
         an inside-out perspective on the impact on the environment and society (inside-out) and a
         financial perspective (outside-in). Through a thorough identification and assessment process,
         the Company has determined 10 key material topics that reflect the most significant risks and
         opportunities for business and stakeholder sustainability. The determination of these topics has
         been validated and approved by the Board of Directors, providing confidence that this report
         includes the most relevant information for the Company's economic, environmental, and social
         performance.




                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025    213
                                                                                       PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 214
      Accelerating Sustainable Port and Maritime               TENTANG PELINDO                 TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                      About Pelindo                   Sustainability Governance




                RESPONSIVENESS
                Regarding the Responsiveness principle, Pelindo demonstrated the organization's ability to
                respond to material issues through the development of four strategic pillars and an ESG
                Framework that serves as operational guidelines. The Company maintains transparent
                communication by providing feedback mechanisms through questionnaires and formal
                complaint channels such as the Whistleblowing System (Pelindo Bersih), which is integrated
                with the Indonesian Corruption Eradication Commission (KPK). Although there was no specific
                input regarding the previous year's report, the Company consistently communicated progress
                towards achieving ESG Milestone targets and fulfilling regulatory obligations in a timely manner
                to all stakeholders.

                IMPACT
                The Company has fulfilled the Impact principle by implementing measurable ESG performance
                monitoring and measurement mechanisms across all operational areas. This is demonstrated
                through quantitative impact reporting, such as a 6.5% reduction in GHG emissions, and the use
                of the Social Return on Investment (SROI) methodology in certain community empowerment
                programs to accurately measure the social value generated. This impact disclosure is supported
                by external assessments such as PROPER and ISO certification, which provide an objective
                picture of the effectiveness of mitigation measures and the Company's tangible contribution to
                creating inclusive long-term value for Indonesia.

                GRI STANDARDS PRINCIPLES
                The Report has prepared in accordance with GRI Universal Standards, where all disclosure of
                each material topic is presented in the Report. The disclosures of management approach for
                each material topic in general is fairly disclosed. The Management of Pelindo has applied the
                principles for defining the report’s quality (balance, comparability, accuracy, timeliness, clarity,
                and reliability) and the principles for defining the report’s content (stakeholder inclusiveness,
                sustainability context, materiality, and completeness) and supporting documents were
                adequately presented during the assurance program.

                Adherence to POJK No.51/POJK.03/2017 and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                The report has followed or complied to all POJK No.51/POJK.03/2017 and SEOJK
                No.16/SEOJK.04/2021 reporting guidelines. In terms of the adherence against the regulations,
                Pelindo has developed and simplified more policies and initiatives on social and environment
                concerns. The Pelindo is advised to improve their risk and impact analysis on sustainability
                and also improve the assessment on high-risk lending sectors with negative impacts towards
                social and environment issues. In addition, the Pelindo should also update its sustainability
                reporting data collection system more comprehensively, integrated, and reliable.

                Opinion Statement
                Our professional and certified team of sustainability report assurer has assured this report in
                accordance with the AA1000AP (2018), AA1000AS v3 and GRI Standards. From the review
                progress, we conclude that the Pelindo’s Sustainability Report 2025 provides a fair view of the
                all the Pelindo’s programs and performances during 2025. The extent to which the GRI
                Standards has been applied in the Report and conclude this report has been prepared in
                accordance with GRI Universal Standards.




214   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 215
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN          TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value               Green Environmental Transformation




       We believe that the evidence we have obtained is sufficient and appropriate to provide a basis
       for our conclusion. We conclude that the data in 2025 for all material topics performance
       indicators are fairly represented and there is nothing has come to our attention that would lead
       us to believe that the subject matter in the Report for the year ended 31 December 2025, in all
       material respects, is not prepared in accordance with the applicable criteria.

       Conclusion & Recommendations
         • Develop an integrated impact identification and measurement of those impact by
             establishing a sustainability performance monitoring system with a better database
             system. The sustainability performance database can be monitored, its accuracy will be
             maintained, and target achievement can be more measurable.
         • The report notes the absence of feedback on the previous year's report. Moving forward,
             the Company can proactively provide a more accessible feedback mechanism
             throughout the year to demonstrate transparency in responding to stakeholder concerns
             in a timely manner.
          • Based on AA1000 Stakeholder Engagement Standard the analysis of stakeholder
             engagement should be more varied by stating specific objectives for each relevant
             stakeholder.




       For and on behalf of:
       Jakarta, April 28th, 2026




       Dr. Erna Lovita, SE., MSi., Ak., CA., CSRS., CSRA
       Engagement Leader

       Certified Sustainability Reporting Specialist No. S-UB3-1407-305
       Certified Sustainability Reporting Assurer No. A-UB1-1506-146




     PT CBC Global Indonesia
     The Icon Horizon Broadway Blok M.5 No.3 BSD City, Tangerang, Indonesia 15345
     Tel: (62)(21) 87780058
     Email: services@cbcglobalindonesia.com


                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    215
                                                                                     PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 216
      Accelerating Sustainable Port and Maritime             TENTANG PELINDO               TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Connectivity Across the Value Chain                    About Pelindo                 Sustainability Governance




      LEMBAR UMPAN BALIK                                              [OJK G.2]

      Feedback Sheet


      Terima kasih atas perhatian Anda terhadap Laporan        We appreciate your interest in PT Pelabuhan Indonesia
      Keberlanjutan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Tahun     (Persero)’s 2025 Sustainability Report, which outlines
      2025 yang memaparkan kinerja lingkungan, sosial,         our environmental, social, governance, and economic
      tata kelola, dan ekonomi Perusahaan. Sebagai upaya       performance. To help us improve our future reporting, we
      peningkatan kualitas laporan di masa mendatang, kami     kindly invite you to share your feedback and suggestions
      mengharapkan kesediaan Anda untuk memberikan             by completing the attached questionnaire.
      saran dan kritik melalui kuesioner terlampir.




                                         https://bit.ly/FeedbackForm_SRPelindo2025
                                                    Kode QR | QR Code




216   Sustainability Report 2025
      PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 217
MENCIPTAKAN NILAI SOSIAL BERKELANJUTAN   TRANSFORMASI LINGKUNGAN HIJAU
Creating Sustainable Social Value        Green Environmental Transformation




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025    217
                                                                              PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Page 218

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.86 MB
Published30 Apr 2026
Pages218
Characters1,022,850
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 95 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Drajat Sulistyo · Direktur p.10 ×2
linked person Boy Robyanto · Direktur p.10 ×2
linked person Dwi Fatan Lilyana · Direktur p.10 ×3
linked person Bachtiar Soeria Atmadja p.10
linked person Muhammad Suriawan Wakan · Direktur p.10 ×2
linked person Agus Suhartono · Komisaris Utama p.11 ×2
linked person Jodi Mahardi p.11
linked person Elwi Danil · Komisaris p.11 ×4
linked person Rakhman Fuady Kurniawan · Komisaris Independen p.11 ×2
linked person Maximianus Puguh Djiwanto · Komisaris Independen p.11 ×2
linked person Arief Poyuono · Komisaris p.11 ×5
linked org Pelindo Multi p.44 ×4
linked org PT Danantara Asset Management p.62 ×33
linked person Arif Suhartono · Direktur Utama p.64
linked person Putut Sri Muljanto · Direktur p.64 ×2
linked org Dana Pensiun p.70 ×2
linked org Pemerintah Provinsi p.87
possible org PT Pelabuhan Indonesia (Persero) p.2 ×141
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.5 ×2
possible person Achmad Muchtasyar p.6 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.42
possible — Pelindo Jasa p.44 ×2
possible org PT Pelabuhan (Persero) p.58 ×3
possible person Ilhamsyah · Komisaris p.62 ×2
possible person Muhammad · Direktur p.63
possible — Suntana · Wakil Komisaris Utama p.64
unresolved person SAMBUTAN · DIREKTUR UTAMA p.4 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.5 ×3
unresolved person Teknik · Direktur Keuangan p.10 ×2
unresolved person Kelembagaan · Direktur p.10
unresolved person Keberagaman · Komisaris p.15
unresolved org Ministry of SOEs p.17
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.42 ×2
unresolved org Milik Negara p.42 ×2
unresolved org PT Pelindo Terminal Petikemas p.44 ×2
unresolved org PT Pelindo Multi Terminal p.44 ×2
unresolved org PT Pelindo Solusi Logistik p.44
unresolved org PT Pelindo Jasa Maritim p.44
unresolved org Milik p.46
unresolved org Menteri BUMN p.46
unresolved org Minister of State-Owned p.46
unresolved org Ministry of Transportation p.55 ×2
unresolved org Kementerian BUMN p.55
unresolved org Minister of SOEs No. PER- p.58
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.58
unresolved person Independensi · Komisaris p.61
unresolved person Agus · Komisaris Utama p.61
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara · Komisaris p.61 ×28
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises No. SK- p.61 ×14
unresolved person MBU · Commissioner p.61 ×6
unresolved person Andus · Komisaris p.61
unresolved person Rakhman · Komisaris p.62
unresolved — Kurniawan · Independent p.62 ×2
unresolved person Maximianus · Komisaris p.62
unresolved person DI-DAM · Commissioner p.62 ×2
unresolved person Arif · Direktur Utama p.62
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises No. SK- General Affairs p.62
unresolved person Plt. · Direktur p.63
unresolved person Boy · Direktur p.63
unresolved person Drajat · Direktur p.63
unresolved person Bachtiar · Direktur p.63
unresolved — Atmadja · Finance p.63
unresolved — Wakan · Engineering p.63 ×2
unresolved org Departemen Corporate Sustainability p.63 ×3
unresolved person Certified Anti-Fraud Governance · Wakil Komisaris Utama p.64 ×13
unresolved person Executive Program · Komisaris p.64 ×4
unresolved — Djiwanto · Independent Commissioner p.64
unresolved person Tata Kelola Risiko Berkualifikasi · Direktur Teknik p.64
unresolved — Nosep Kristoro · Department p.65
unresolved person Ahmad Asyrafi · Senior Officer III p.65
unresolved — Ali Makmuri · Junior Officer II p.65
unresolved — Aurel · Sustainability p.66
unresolved — Satyaning Ati · Analyst p.66
unresolved person Kepolisian · Wakil Komisaris Utama p.67 ×2
unresolved person Vice · Chairman p.67
unresolved person Police Science · President Commissioner p.67 ×2
unresolved person Economics · Commissioner p.67
unresolved person Nominasi · Anggota p.67 ×2
unresolved person Reviewing · President Director p.69 ×2
unresolved org Capital Injections · Direktur p.69
unresolved person Pengelola · Chairman p.71
unresolved person Committee · Direktur p.71
unresolved person Managing · President Director p.71 ×2
unresolved org Departemen Corporate Sustainability. Selanjutnya p.72
unresolved org PT Pelindo Terminal Pelindo Terminal Petikemas p.78
unresolved org Meteorologi p.79
unresolved org Kementerian Perhubungan p.80
unresolved org Menteri Risiko p.80
unresolved org Minister of Transportation Decree No. KM p.80
unresolved org PT Pelabuhan Indonesia HK. p.94
unresolved org Penyelenggara Jaminan Sosial. p.123
unresolved org PT Pelabuhan Cuti p.140
unresolved org Kementerian Lingkungan p.178
unresolved org Ministry of Hidup p.178

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result