Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1 OCR 0.875
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA p k Pengisian Checkli 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Cbecklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VII.G.17). 1. Tanda (V) diisi pada kolom ,,Ada" apabila Emiter/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,.Keterangan” ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenubi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ..Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu schingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom N/A", 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum (Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Bidang Usaha Perindustrian, aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen Jenis penawaran Umum (Saham 31 Maret 2016 31 Desember 2025 Nama Kantor Akuntan Publik N/A Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan INama Partner N/A (Putu Astika, CPA, CA (Opini Akuntan N/A Wajar Tanpa Modifikasian | Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya (Tidak Pemenuhan Peraturan No. VIIL.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan “V (Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan v Jasa Audit di Pasar Modal”
Page 2 OCR 0.781
Data Keuangan Penting (dalam ribuan Rupiah) (Periode laporan keuangan 3iMaret2026 | 31 Maret 2025 (Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1,110,916,848 611,970,552 (Laba (rugi) bruto 198,383,734 343,982.940 Laba (rugi) usaha/operasional 630.461.391 225,160,293 EBITDA 677,303,900 178,331,890| Laba (rugi) Bersih periode berjalan 662,644, 146 161,714,174 Laba (rugi) komprehensif 662,644, 146 161,714,174 Laba Per saham (dasar) 3192 1904 Laba Per saham (dilusian) 39 194 Laporan Posisi keuangan 31 Maret 2026 | 31 Desember 2028 Jumlah Aset 50412,313,927 50,584,512,772 Jumlah Aset Lancar 32,398,316,999 30,127,349,862 Jumlah Aset Tidak Lancar 18,013,996,928 20457,162.910 Jumlah Liabilitas 18.205, 760,363 18,920,032,517 Jurulah Liabilitas Jangka Pendek 14,924 497,257 15,712,107,565' Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.281.263.106 3.207.924.952 Jumlah Ekuitas 32,206,553,564 31,664,480,255 Modal Disetor 1,811,702,560 1811,702,560 Tambahan Modal Disetor 23,254,605,243 23.254,605,243 ISaldo Laba 2,667,095,239 2.088,755,888 (Komponen ekuitas lainnya (53,478,978)| - | Kepentingan noupengendali 4520629. M0 4,509,416,564 Rasio 2 Rasio Lancar (96) 217.08 191.759) ROA 0.01 0.04 ROE 0.02 0.06 Ebitda thd pendapatan (26) 60.971) 29.146) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: |. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emitea atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efck tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIILG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 3 OCR 0.861
(Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan “ suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 (Catatan atas Laporan Keuangan v (Lampiran 5/1 - 5/71 Lampiran 11 -13 (Lampiran 2/1 - 277 Lampiran 3/1 - 372 Lampiran 471 - 472 aer sapaan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: ja. gambaran umum Perusahaan, lb. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, Ic. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi Ikomprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan Id. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan olch SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan Tt: 12) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan luntuk memahami laporan keuangan, IPerusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu |jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Asct Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan L (Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Ia Pendirian perusahaan » Riwayat ringkas perusahaan, 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan Inoenor serta tanggal Berita Negara, 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusabaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, ) (Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, (Catatan: Ia (Catatan: Ia (Catatan: Ja (Catatan: la 5 “al
Page 4 OCR 0.874
| Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam perusahaan melakukan ekspansi atau Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. (Catatan: Ia Khusus Industri Media Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan Iberdasarkan prinsip syariah (jika ada). 7 Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum | Arca Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : la) Area Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi: IC Nama pemilik izin lokasi: O Tanggal perolehan izin ckplorasi serta tanggal jatuh temponya: o Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan o Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, Bl Arca Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Nama lokasi, o Nama pemilik ijin lokasi: O Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: o Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan r Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 5 OCR 0.821
12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: Ib) rincian luas arcal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan Ic) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lair: la) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, Ib) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, lc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan Ikeuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, Id) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, le) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas lanak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik 1 (Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar “ (Catatan: Ib Indonesia, 2) Jenis dan jumlah Efck yang ditawarkan, v tatan: Ib 3) (Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v (Catatan: Ib 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efck yang diterbitkan (corporate action) sejak PI (Catatan: Ib (3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang barus diungkapkan antara ain: M) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: KJ | Catatan: 1c 2) Tempat kedudukan: “ : le 3) Jenis usaha, V (Catatan: 1e |3) Tahun beroperasi secara komersial: v (Catatan: 1c 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v (Catatan: 1 6) Total Aset, dan “ (Catatan: Ie 7 Informasi penting lainnya antara lain:
Page 6 OCR 0.845
jatau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah barga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, IS) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Sctara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. (Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: DJ Ja) mata wang fungsional Perusahaan dan entitas anak: lb) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan jusaha asing yang signifikan: dan lc) alasamperubahan mata uang penyajian (jika ada). | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, “ (Catatan: Id 2) | Cakupan manajemen kunci, dan v (Catatan: Id 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode v (Catatan: Id yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. le. Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan “ (Catatan: 16 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. | (Catatan: 16 2, Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini barus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: la. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK “V |Catatan: 22 (Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Ib. (Dasar pengukaran dan penyusunan laporan keuangan 1 | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cast ), biaya perolehan kini Si (Catatan: 23 (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value ), Nilai Wajar (fair verlue ) atau jumlah yang dapat lihkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. “v |Catatan: Za 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, rmeliputi: v (Catatan: 2a 14) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 7 OCR 0.893
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan latas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terbadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan barus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber lutama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang 'berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan (memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk. berikut: Prinsip-prinsip konsolidasi |Yang harus dijelaskan antara lain: ja) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, lb) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Ic) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas janak, Id) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasamak: lc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan 12) Kombinasi bisnis Yang barus dijelaskan antara lain: lb) pengakuan awal untuk goodwil!: lc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan Id) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: N2) akuisisi secara bertahap: dan 3) imbalan kontinjensi. 3) (Kas dan setara kasj (Catatan: 2f
Page 8 OCR 0.879
ja) Instrumen Keuangan selain Sukuk Instrumen Keuangan “ Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan sctiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, No ntan pengertian pengakuan instrumen keuangan, |(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud |dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan ja) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, Ib) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, N3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: 4) Penyajian pendapatan sukuk: dan €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk. (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan S) akad syariah yang digunakan. Khusus Industri Perbankan ja) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Ib) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. le) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Page 9 OCR 0.884
Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang barus dijelaskan antara lain: ja) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: lb) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan Ic) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) (Khusus Industri Perbankan la) Kredit | Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit, N3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, Ieay Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan 5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagiban/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih |Yang barus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saklo Ipiutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang barus dijelaskan antara lain: Ib) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang barus dijelaskan antara lain: la) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), lb) Penyajian transaksi anjak piutang: Ic) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan ld) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh 1) Iperusahaan). Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: la) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, Ib) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan Ic) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Page 10 OCR 0.851
12) Persediaan : Idigunakan, (Catatan: 21 la) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: IBiaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanarnan yang disusutkan, dan N5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. je) Klvusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: 1) Hewan terak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi), dan (ce) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) - (2) marak “ati an NANAENPNRANAN la) pengakuan awal Aset Tetap, Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, Ic) pengelompokan Aset Tetap, Id) metode penyusutan yang digunakan: le) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, If) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 8) penghentian pengakuan: Ih) nilai residu, dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan Inilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 11 OCR 0.879
Investasi pada Entitas Asosiasi |Yang harus dijelaskan antara lain mvetode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang barus dijelaskan antara lain: Ja) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan Ic) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17 Aset Tak Berwujud | Yang harus dijelaskan antara lain : la) pengakuan awal Aset Takberwujud: Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: Ic) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi |yang digunakan dan umur manfaatnya, Id) sumber terjadinya Aset Takberwujud, le) metode amortisasi yang digunakan: IP penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu asct tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan 19) Properti Investasi : Yang barus dijelaskan antara lain: la) pengakuan awal Properti Investasi: lb) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, Ic) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, Id) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan lc) penghentian pengakuan Properti Investasi. Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang barus dijelaskan antara lain: la) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, lb) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (evaluasi), Ic) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, Id) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan le) Pertanggungan Asuransi. MY
Page 12 OCR 0.880
21) ja) ketentuan peristiwa dan Kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan Ib) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera | Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: Ia) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang barus dijelaskan antara lain: la) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: la) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan Ib) Pertakuan akuntansi atas premi atau diskonto, 123) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: la) kondisi provisi yang harus diakui: dan bb) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo |Yang barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan' Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, Ic) Metode penyusutan prasarana PLH: dan Id) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan. dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Page 13 OCR 0.909
127) Pengakuan Pendapatan la) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis (pendapatan yang ada. dan ) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari Ihubungan keagenan serta beban terkait. |b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesalan Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi 1) Pengakuan pendapatan premi (s3) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum |(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. ) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 14 OCR 0.888
d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Rcal Estat |Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, 5) Biaya yang direvisi dan dircalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan |Yang barus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) 'Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: la) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, Ib) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Habilitas moneter, dan Ic) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakdo dalam mata uang asing. (Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang barus dijelaskan antara lain: la) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, lb) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: la) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus, Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan 133) (Catatan: 2r Imbalan Kerja |Yang harus dijelaskan antara lain: la) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Ib) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: Ic) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailmen! dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri Yang barus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. “
Page 15 OCR 0.864
Pembayaran Berbasis Saham |Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang 36) Kuasi-Reorganisasi | Yang harus dijelaskan antara lain: ja) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, Ib) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan Ic) Perlakuan akuntansi untuk selisih basil revaluasi Aset dan Liabilitas. (Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum | Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman jdari biaya perolehan aset kualifikasian, 38) Segmen Operasi | Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, 39) Laba (Rugi) per saham |Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham Idilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset |Kas dan Setara Kas |Yang harus diungkapkan antara lain: la) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Ib) rincian jumlah pewempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: Ic) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan Id) jumlah saklo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. (Catatan: 5
Page 16 OCR 0.889
Khusus Industri Perbankan ja) Kas Yang barus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original). dan AAA anakanak. iada.mal ie) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: 1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: 8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk. tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Page 17 OCR 0.845
3) Piutang Usaha : (Piutang Usaba tidak Yang harus diungkapkan antara lain: diungkapkan pada Catatan atas ja) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Laporan Keuangan karena nilai 5) jumlah piutang menurut debitur, |yang tidak material (0,00”6 dari Ic) jumlah piutang menurut mata uang: total aset). Id) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, le) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang. piutang apabila tidak dibentuk cadangan: Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan li) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam 12) jaminan yang diberikan (bila ada). 14) Khusus Industri Asuransi la) Piutang Premi “ U) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Id) Piutang Koasuransi v (Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, Y (2) Jurnlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalaen perhitungan solvabilitas. lc) Piutang Reasuransi “ 1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang rcasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi v (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8 Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jurnlah piutang menurut rata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 18 OCR 0.865
5) Khusus Industri Pembiayaan s a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: iayai bank-bank sehubuny transaksi kerja la sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, pencresan pinjaman dan v (pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank- bank dalam rangka transaksi di atas, $) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan| (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8) Piutang pembinyaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. ”— b) Tagihan Anjak Piutang Y Yang barus diungkapkan antara lain: 1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan Irecourse): dan 2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan v penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. €) Piutang Sewa Pembtayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: |(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode) pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat kessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, 16) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
Page 19 OCR 0.854
d) Piutang Sewa Operasi : | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun |(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 16) (Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi “ Yang barus diungkapkan antara lain: la) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan Ib) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, ID) (Tagihan Bruto kepada Pelanggan “ (Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : ja) biaya kontrak yang terjadi, Ib) laba yang diakui, le) kerugian yang terjadi, dan Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo V |Yang barus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, ch Nama pihak/coumerparty, (d) Lokasi Efek jaminan: lc) Tingkat bunga piutang reverse repo, ?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 19) (Agunan Yang Diambil Alih “ |Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, Ib) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagil,
Page 20 OCR 0.861
Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. Ib) Juralab Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 1» Piutang Lain-Lain Piutang Lain-Lain tidak Yang harus diungkapkan antara lain: diungkapkan pada Catatan atas la) Rincian jenis dan jumlah piutang. Laporan Keuangan karena nilai |yang tidak material (0,0244 dari |total aset). 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. la) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak Iberelasi. lb) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, 2) laba atau rugi ncto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, 3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, | Catatan: 7 (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki |hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: Ifa) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, Nb) alasan reklasifikasi: dan ic) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok (8) jumlah tercatat asct keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan |yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami pemurunan nilai, serta dipisahkan lantara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang Dag a apararnur Tae Landa SR direktasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
Page 21 OCR 0.880
13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Ia) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Ib) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Ic) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan (Deposito berjangka yang Idiklasifikasikan sebagai aset tidak lancar tidak diungkapkan Ipada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai yang tidak material (0,3796 dari total jaset), 14) Khusus Investasi pada Sukuk (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: la) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, Ib) tujuan model usaha yang digunakan, le) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan ) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 18) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: la) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: Ib) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran banga, Ic) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Id) Informasi penting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: ja) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan (bj laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya m Khsusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata luang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Pinjaman Polis | Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: la) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: Ib) Tingkat suku bunga.
Page 22 OCR 0.856
120) Khusus Industri Perbankan “ Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: la) — Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekomomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, Ib) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: lc) — Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Id) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, le) — Tingkat suku bunga rata-rata por tahun, f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, Inilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset Ikewangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, Ih) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, |) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, KJ Ik) — Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang Iditetapkan oleh Bank Indonesia, 1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) (Tagihan dan Liabilitas Akseptasi “ Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Riwcian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: lb) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama Ipersode berjalan, Ic) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Id) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
Page 23 OCR 0.897
22) Persediaan la) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban lam periode berjalan: $) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan |yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: 6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan, 7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,| (maka diungkapkan: Ki) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan lalasannya. Ib) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: 1) Makanan dan minuman, ec) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (Ka) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. 2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belur diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. id) Tanah untuk Pengembangan (Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tamah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan ja Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. (Catatan: 6
Page 24 OCR 0.862
e) Khusus Industri Media . Tambahan pengangkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impar (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan “ (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. N Khusus Industri Rumah Sakit “V | Tambahan pengungkapan antara lain: (Ll) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan 3) Persediaan lainnya 18) Khusus Industri Peternakan v (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. j (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan Iternak belum menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, c) Nilai amortisasi (deplesi) atas bewan ternak telah menghasilkan: d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau (6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, v (HP Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan “ langsung, (g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 25 OCR 0.866
123) Pajak Dibayar Di muka : (Catatan: 9a | Yang harus diungkapkan antara lain: 124) Biaya Dibayar Dimuka V Biaya dibayar dimuka tidak Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. diungkapkan peda Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai |yang tidak material (0,1296 dari total aset). 125) /Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual 1 (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara |dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan tahun, 5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok Ilepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam bal aset yang diklasifikasikan sebagai asct yang dimiliki untuk dijual atau kelompok Iepasan (dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk Idijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Hi, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 126) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha “ (Catatan: 21 Yang harus diungkapkan antara lain : ja) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, Ib) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpemurunan nilai serta penjelasan terjadinya plutang pihak Iberelasi tersebut, Ic) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Isecara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: “ | Catatan: 21 Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan le) dalam hal piutang berelasi nan usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut barus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
Page 26 OCR 0.872
Investasi pada Entitas Asosiasi 3 |Yang barusdiungkapkan antara lain: la) nama entitas asosiasi: Ib) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, Ic) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: Id) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Asct, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: lc) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupan Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh Iperseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung, D akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan |dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan Imenggunakan tanggal atau periode yang berbeda: Ig) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan. Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupan secara kumulatif, Ii) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: Ik) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak Ikonstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan NN RI Ne Mengiakan Bian pelan penbenanann RT.yeg Sofian mbsg beta: 3) awal, b) Penyisihan periode berjalan, ce) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan Id) Saldo akhir. 130) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: |(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: ) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: Ic) Perubahan bak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,
Page 27 OCR 0.871
30 (Khusus Industri Perkebunan T: |Yang harus diungkapkan antara lain: la) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, 12 tahun terakhir, N3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, N4) Nilai tasaman telah menghasilkan berdasarkan area'lokasi penanamang N5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan 6) Tanaman yang dijaminkan. Ib) Untuk tanaman belum menghasilkan 1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : ((o) Saldo awal li. Tambahan tahun berjalan Hi. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan ragi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanarnan untuk setiap kelompok selama paling sedikit i, Pengurangan tahun berjalan lil. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan Ai
Page 28 OCR 0.889
33) Properti Investasi . | Catatan: 8 la) Yang harusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, N2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, 3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor Done tonel yrannlownasabangemonemebasslasutr-knse SN (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, 5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: 2) penghasilan sewa dari Properti Investasi, “ |Catatan: 8 |(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba ragi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan Ihasil pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk lb) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan Isebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: WI) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan 2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan ((b) penyesuaian signifikan lain. Ic) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana Idirsaksud dalam buruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, N3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, N4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode (sesuai SAK yang berlaku, 5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Id) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan lantara lain:
Page 29 OCR 0.887
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset Ikuatifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan Nb) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk merentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 134) Aset Tetap Yang barus diungkapkan antara lain: la) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan asct yaitu aset (pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: lb) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, Ic) jumlah penyusutan untuk masing-masing pertode penyajian dan alokasi beban penyusutan, Id) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada). Ic) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, If) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau Idibentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi (komprehensif, Ig) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: 1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): 2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan- pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: I(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: 'Asct Tetap tidak diungkapkan Ipada Catatan atas Laporan (Keuangan karena nilai yang tidak material (1,06?6 dari total aset).
Page 30 OCR 0.830
2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada). (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria asct kualifikasian, maka wajib diungkapkan: a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang tayak dikapitalisasi. li) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jamlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, 12) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (KS) jumulah bercarat Aset Terep yang dihentikan dari penggunaan eksif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dibentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penuruman nilai: |(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan 10) Jenis dan nilai usct tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta Aset Tetap tidak diungkapkan Catatan atas Laporan (Keuangan karena nilai yang tidak material (0,959 dari total laset). 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (kana panik Pe peNbOa Yg TAG Kanak bela kayak yan kena) Yang kanan nenen na Aa esa ta ak DAS aa "noperated acreage , sumur dan peralatan scrta fasilitas yang berbubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
Page 31 OCR 0.888
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : - a) Lokasi penambangan. (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu (penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut datam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Aa Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: la) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, |b) alokasi juralah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: Ic) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, Id) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk asct yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, le) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, 1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari sctiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 1g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai ISAK yang berlaku, diungkapkan: (U) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, Ih) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset (Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
Page 32 OCR 0.871
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan “ dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan |Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. 5) Aset Eksplorasi dan Evaluasi T Yang barus diungkapkanantara lain: 1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup sakdo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jurnlah aset, Tiabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari leksplorasi dan evaluasi pertambangan. Ic) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v Yang harus diungkapkan antara lain: Kl) Kebijakan akuntansi sebubungan dengan: 8) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya Ipengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi Ipenjelasan : 3) Alasan terjadinya penundaan: |(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi jutama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 33 OCR 0.855
Id) Biaya Pengembangan Tangguhan ' (Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: Ka) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal: Ne) Saldo akhir. 2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, 3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, (a) Alasan terjadinya penundaan, (c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya cvaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan Iterscbut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi lb. Liabilitas » Utang Usaha “v | Catatan: 10 Yang barus diungkapkan antara lain: la) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Ib) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan c) jaminan yang diberikan olch Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi v la) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. Ib) Yang harus diungkapkan antara lain: NL) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
Page 34 OCR 0.885
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: 5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan (dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Akrual tidak diungkapkan pada (Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai yang tidak material (05496 dari total tiabilitas). 14) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera |Yang barus diungkapkan antara lain: la) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Ursisn monganai sifat masing masing kewajiban. (Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: Ia) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel la) biaya kontrak yang terjadi, Ib) laba yang diakui: lc) kerugian yang dialami, dan Id) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).
Page 35 OCR 0.905
Khusus Industri Perbankan la) Simpanan Nasabah | Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: 1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, 2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, 4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Ib) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan NS) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa ja) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : 1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga. 2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (9) Jumlah utang menurut mata uang. ce) Estimasi Klaim Retensi Sendiri |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Page 36 OCR 0.847
Id) Premi yang belum merupakan Pendapatan 2 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pilak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. |e) Utang Koasuransi (rewrite) v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, N3) Jumlah merurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. £) Utang Reasuransi Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berctasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata yang, (4) Jumlah menurut umur utang, dan Is Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 1g) Utang Komisi “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata vang: dan N3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi “ Yang barus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. ) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang barus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat peregang saham, (2) Dasar perhitungan. dan (3) Saldo menurut usia. 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v (Catatan: 13 | Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 19) Utang Pajak “ |Catatan: Ob Yang barus diungkapkan antara lain: la) jenis dan jumlahnya: dan
Page 37 OCR 0.897
11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: la) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak plutang dengan recourse, dan lb) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lsinnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang | Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, (Catatan: 12, 13 19 Liabilitas Keuangan Lainnya ja) Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat ljangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau ragi ncto pada setiap liabilitas keuangan, dan Nc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang Nmisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 1S) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu (Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
Page 38 OCR 0.888
7) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang. diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : la) rincian pama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: Ib) jumlah utang menurut mata uang: dan (Catatan: 21 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: Ja) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: Ib) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, ic) tanggal jatuh tempo, jd) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, le) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, If) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, Ig) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang. (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, |dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan j) — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo |dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan Isebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal (Catatan: 12 Al
Page 39 OCR 0.897
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: 1) sampai dengan satu tahun, 2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan
Page 40 OCR 0.868
imbalan yang lebih rendah dari tingkat banga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. le) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: U) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilzi dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan pesurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi Ipenyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
Page 41 OCR 0.882
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : ) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: 1) Saldo awal. 2) Penyisihan yang dibentuk, 3) Pengeluaran yang terjadi, dan 4) Saldo akhir, by Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, Ic) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, Id) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, le) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, ) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 123) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang ja) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (UI) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (2) biaya jasa kini: ((b) biaya bunga, (c) iuran oleh peserta program, (Catatan: 13 |(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
Page 42 OCR 0.873
(ec) perubahan kurs mata uang asing peda program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata 5 Ker 13 uang penyajian. (P imbalan yang dibayarkan, (8) biaya jasa lalu: Ch) kombinasi bisnis, (1) curtailment , dan ) penyelesaian. 9 analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak |didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar asct program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak |penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama (a) basil yang diharapkan dari aset program, |(b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (e) Iuran oleh peserta program, () imbalan yang dibayarkan, &) kombinasi bisnis: dan (Cb) penyelesaian, 5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Asct dan Liabilitas yang diakui (dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: Id) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai |dengan SAK: dan (c) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di taba ragi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: Ia) biaya jasa kini,
Page 43 OCR 0.890
(h) dampak dari batasan dalam SAK: 7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, |dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap Ikategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen Jutang, properti, dan seluruh aset lain: 1O)jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan ((b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui Isebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampsi pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam @1 timokat dickanta (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam Imasa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),
Page 44 OCR 0.893
14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: ja) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya banga dari biaya kesehatan pascakerja periodik peto, dan c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak (persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: i) Lan abi Iporan, ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, 16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan lakan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, 17) kbusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, |(b) dalam bal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: |) informasi yang memungkinkan pengguna laporan kousngan untuk mengevaluasi sifat program mbelan pasti
Page 45 OCR 0.804
ma Ba Ba aa Ba Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai Ic) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja | Yang harus diungkapkanantara lain: 1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan 7) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Y Yang harus diungkapkan antara lain: la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran banga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, Ib) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Ic) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, Id) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: te) Jarninan serta pembentokan dane uatuk pelinagan utang pokok obilgasi dangan menunjuk pos-pos yang 8) Non pb Be La ain Kania Perusakasa daa Koko perih dki Kat Win (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan Ih) persyaratan penting lainnya. 28) Sukuk “ la) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. lb) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: 1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: b) Asct, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah). |(e) prinsip pembagian hasil usaba, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah),
Page 46 OCR 0.875
3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: |(S) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), T) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi Ipersyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restnakturisasi Sukuk dan kondisi default). 126) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: la) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan Ib) tujuan perolehannya, lc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, Id) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), le) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan 1) persyaratan penting lainnya. Obligasi Konversi | Yang harus diungkapkan antara lain: ja) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatub tempo, jadwal pembayaran bunga, Isuku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: Ib) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak Ikonversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, ce) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga (pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, Id) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: AA
Page 47 OCR 0.859
H) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, Ig) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), HI) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defawlt ), li) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, Ik) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: II) — keberadaan fitur derivatif melekat, dan Im) persyaratan penting lainnya le) peringkat dan nama Perusahaan Pcmeringkat Efek, 2 Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk " Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekoosiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan bak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah Idan persyaratan, Ib) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Ic) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepernilikan, 1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: 2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan 3) Pemegang saham lainnya, jd) Dalam bal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri (Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat (Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkeian model saharn, enteru Iain dari kapitafsasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Memesan Efek Terlebih Dahulu (rig) Isswe 'dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi |obligasi: dan 3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: ce) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. | Catatan: Ya Al
Page 48 OCR 0.850
(Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang barus diungkapkan antara lain: Ja) Rincian jumlah tambahan modal disetor, Ib) Uraian sumber agio saham, Ic) Rincian biaya emisi Efek ckuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: je) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, ?) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dibentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan |jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan T) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan (kembali, b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan 3) (Catatan: 15 (Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali |Yang harus diungkapkan antara lain : la) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, | Catatan: 15b, 15c (2) Nama entitas anak, dan 3) Nama pihak yang bertransaksi, Ib) Perhitangan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan 2. Juwlah yang diounilsnsi ka laba ragi nias pelepasan avaniosi pads scat Iilangnya Pengendalian. n (Catatan: 15b, 15c Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: la) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, Ih) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, Ic) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, Id) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan Iharga pelepasan saham treasuri, dan je) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
Page 49 OCR 0.859
Is) Sako Laba “V Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), bj) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan Ic) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, 6) (Waran “ Yang harus diungkapkan antara lain: la) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, Ib) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Ic) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), Id) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan Ic) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya v Pendapatan komprehensif lain Yang barus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing kamponen pendapatan terdiri dari pengukuran kembali (komprehensif lainnya. iabilitas imbalan kerja yang diungkapkan pada Catatan 13. 8) Kepentingan Nonpengendali v | Catatan: 16 lentitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.
Page 50 OCR 0.834
Id. Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Yang barus diungkapkan antara lain : ja) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royalti, darvatau (5) Dividen, lb) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: Ic) Nama pihak pembeli dan jumlah pilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, Id) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: lej Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: Nb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan Ne) Metode yang digunakan untuk menemukan tahap penyelesaian kontrak, N2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba'rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: b) Jumlah uang muka yang diterima, dan An Pesona Menelaah Penelope Ka da Ke aa Ken dala ka lainnya, dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: |(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan Ne) Total pendapatan neto,
Page 51 OCR 0.857
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif , Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, Ic) Masa berlaku tarif". Id) Besaran tarif, dan le) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan v (Rlocian jumlah berdesakan kolocmpok prodak esa utama antara laku 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: v Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang modis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: la) Restitusi: Ih) Subsidi tidak mampu: dan lc) Selisih perhitungan klaim, IS) Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: ja) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, v b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, le) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan le) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 16) Khusus Industri Telekomunikasi “ Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, ul Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi | Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk sctiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
Page 52 OCR 0.867
18) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan 2 Yang harus diungkapkan antara lain: Ikerjasama operasi, Ib) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap Iruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga v Yang barus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : la) Obligasi Pemerintah: Ib) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, (c) Efek-efek, dan Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan v (Catatan: 18 Yang harus diungkapkan antara Inin: ja) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, lb) Narna pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan 1) Khusus Industri Rumah Sakit “ Beban Departementalisasi/Beban Operasional (Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: la) Beban bahan: Ib) Beban jasa pelayanan: Ic) Beban pegawai, Id) Beban penyusutan sarana medis, le) Beban pemeliharaan sarana, N Beban asuransi, 1) Beban langganan daya dan jasa, Ih) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: “ ja) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
Page 53 OCR 0.865
Ib) Beban Klaim Asuransi Jiwa 2 Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, |dan klaim kematian. Ic) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan keloempok pendapatan koemisi dan beban Ikomisi untuk setiap jenis asuransi. Id) Hasil Investasi “ (Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi “ Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: Ic) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, 14) Beban Usaha v : 19 Yang barus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: la) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dan (c) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan “ la) Beban Bunga |Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. Ib) Beban Provisi dan Komisi |Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. Tej Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai KJ Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun (Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya v Penghasilan keuangan, biaya Yang harus diungkapkan antara lain : (keuangan dan lain-lain neto tidak| ja) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, Idiungkapkan pada Catatan atas |b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Laporan Keuangan karena nilai |c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : |yang tidak material (masing- 1) biaya pinjaman meliputi: masing sebesar 2.6896, 0,899 |dan 0,0196 dari total Ipendapatan).
Page 54 OCR 0.865
- beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif : Penghasilan keuangan, biaya I(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan keuangan dan lain-lain neto tidak | Nc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan diungkapkan pada Catatan atas sebagai penyesuaian terhadap bunga, Laporan Keuangan karena nilai (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: |yang tidak material (masing- ja) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, masing sebesar 26896, 0,896 b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan Idan 0,0196 dari total |(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. pendapatan). Id) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan “ la) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan | Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. Ib) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. Ic) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 9 Pendapatan Komprehensif Lain Y |Yang barus diungkapkan antara lain: la) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, lb) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, lc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, Id) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, le) bagian efektif dari keuntungan dan keragian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 55 OCR 0.894
Yang harus diungkapkan antara lain : la) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: 1) beban (penghasilan) pajak kini: 2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: 3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: 14) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, 5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebeturnnya atau perbedaan temporer suatu (periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset (pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang |diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung| Ike ekuitas, Ic) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, Id) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam sata atau kedua bentuk Iberikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang (berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar Iperhitungan tarif pajak yang berlaku, le) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku Inada nerinde akuntansi sebelumnva: H jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak Ibebum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:
Page 56 OCR 0.875
Idan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: Ih) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: li) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan Iperundang-undangan pajak yang berlaku, li) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, Ik) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belam dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan |c2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui datam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: 1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas opcrasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: In) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, 0) peristiwa atav perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Ip) Junolah nret pajak tanggubar dan alasan atso bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak anggukan, 3) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari
Page 57 OCR 0.876
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak “ (Catatan: 21 Ib) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubangan Idengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, Ic) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi
Page 58 OCR 0.788
) San Sana lola Skak na bas aka nsPAy da Dj DILAi ncm Bp untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, 2) imbalan pascakerja, 3) imbalan kerja jangka panjang kainnya, 4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. 9) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara Ikuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. (Catatan: 21
Page 59 OCR 0.877
123) (Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing : 3) Mata yang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, Ib) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan tiabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan labilitas mometer dalam mata uang asing, 3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk setisih kurs yang timbul pada instrumen Ikeuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan 5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam konpoocn ekuitas |yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 124) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang barus diungkapkan antara lain : ja) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: 1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: 2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup ragi penuruman nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba ragi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalaranya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama. periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. Ib) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. "YA
Page 60 OCR 0.802
25) (Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu , la) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan 3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam bal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Ib) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : 1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh. dan ) laba per saham dasar dan dilusian: d) Pa Pa Pata Pa Bea en Drain maa pria yang dana: Dal Ga Ipraktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, 5) EA enim Aab NONA MEME mia walk nda pia imdb web bia Ic) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: |(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan |(b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan
Page 61 OCR 0.862
126) (Kombinasi Bisnis n la) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama (periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuisisi: (3) — biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efck utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan jakumulasinya untuk masing-tnasing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ckuitas berhak suara yang diperoleh: (S) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh (Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, N6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, |) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi juntuk setiap kelompok utama imbalan, a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: |(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar pementuan jumlah pembayaran, dan c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat dicstimasikan maka fakta dan lalasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, Ba aa (a) Nilai Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan N(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: 10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih, HN) setiap liabititas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
Page 62 OCR 0.849
dan |(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan |(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: |(13) datam hal pembelian dengan diskon: la) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut Idiakui, dan ) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan 14) sedap kombinsi bini dimana pibak pengakutsii memiliki kurang ari 1002 (seratus peveats) dari @kuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: kepentingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, 1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: |) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak sa Ipengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari Ikepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis Idan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: |(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan pengin anionbevndparunpttrta end arlarerLtes cak dan
Page 63 OCR 0.888
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. : Ib) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang | material atau secara kolektif material: 1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan wonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: |(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau Ikehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan Ikontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, |(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan |(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika nda, (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: ja) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis |(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk mersahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: IC) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksansan transaksi kombinasi bisnis: nian Id) Perusahaan harus mengungkapkan bal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas v (Catatan: 16 lentitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Isinnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila P lian diikhtisarkan berdasarkan k: 1 utamanya.
Page 64 OCR 0.819
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2 Infomasi mengyan! laba alm tugi #erian, termantik penfayakan dun beku bertratn, ahet AnGrOn, dn a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: IL negara domisili Perusahaan dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: Ii, negara domisili Perusahaan: dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing Isecara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) jatau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan barus mengungkapkan: ja) fakta, (» total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) identitas tersebut.
Page 65 OCR 0.880
28) (Operasi yang Dihentikan . ja) Yang harus diungkapkan antara kain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dibentikan: dan 3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau Ib) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: |(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau Sm ng yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yung dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada —-posonilik entitas induk. 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat Y Ja) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai jatau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: Ib) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap Ikontrak instrumsen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompak non lindung nilai: It) bakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau 2) pihak lawan transaksi (counterparties): 3) tanggal jatuh tempo, 4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, $) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindang nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Ic) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset Idan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan P Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai. disebutkan tujuannya.
Page 66 OCR 0.860
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan 4 t—— 3b, 3e |Yang harus diungkapkan untuk sctiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: la) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan Ib) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan iabilitas keuangan. 31) Dividen “ | Catatan: 14b Yang harus diungkapkan antara lain: la) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada (pemilik pada periode pelaporan, | penode pelaporan, dan v | Catatan: Lab ) periode sebelumnya: le) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi Isebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir (periode pelaporan: dan 5 atif idak diakui Id) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diak: 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama V Yang harus diungkapkan antara lain: ja) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, Ib) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, Ic) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi Jd) dalam bal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: 1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, tiabilitas jangka panjang, (penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.
Page 67 OCR 0.831
la) Perikatan |Yang harus diungkapkan antara lain : 1) perikatan yang melipati: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: li, — pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, ii. periode berlakunya perikatan, lili. dasar penentuan kompensasi dan denda: iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan Iv. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) between ane ro rere ag-warneharuh gema NY belian, ikatan untuk in 133) Perikatan dan Kontinjensi , em 25 1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: ii. periode berlakunya perikatan: fi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah dircalisasi: dan iv, sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: Na) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berclasi dan pihak (tb) latar belakang dikeluarkannya jaminan, ic) periode berlakunya jaminan, dan d) nilai jaminan: 3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan 19) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Ib) Kontinjensi |Yang harus diungkapkan antara lain - (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (0) jumlah yang diperkarakan, (C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: |(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): 14) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus AZ
Page 68 OCR 0.854
id) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: “ la) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pibak-pihak yang terkait dalam kerjasama, Ic) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: Id) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, Ic) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan ?) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 38) Manajemen Risiko Keuangan v (Catatan: 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan buas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami Pa DN KET NAN PAA PA PA TA SA PE SN DIRI (nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada jakhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Ib) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan 136) Khusus Industri Perbankan v ja) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan 3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
Page 69 OCR 0.882
Ib) Posisi Devisa Neto 2 Yang harus diungkapkan antara lain: It) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, N2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, 3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. Ic) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang barus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali jamanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi v | Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang melipeti: ja) Jumlah saldo negatif yang diclirninasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, Ib) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi |yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, lc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, mengeliminasi defisit, dan lc) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakdo laba dalam laporan posisi (keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 138) Pengelolaan Modal “ Catatan: 3 Yang harus diungkapkan antara lain : 3) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Ipermodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: Ib) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: Ic) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, Id) pernyataan atas kepatuhan terbadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan Ic) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
Page 70 OCR 0.844
Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak merverlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. 'Trunsaksi tersebut antara lain berupa perolchan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : la) —rincianjumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, Ib) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, lopsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, Ic) jumlah dan rata-rata tertimbang barga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, Id) untuk opsi saham yang dicksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksckusi atau selama periode pelaporan, le) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada lakhir periode, » penahan ai Hajar dgan mengmakonkan pelan Kana be moon baba: (1 nnsi vane diherikan selama suatu hang Nilai Waiar ai Kemnan p Kana penga bana an kfocanas endang benntatoas IND: Wajar birbebut dek: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu Iperiode (yaitu selain opsi saham): Ig) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: la) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang barus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 142) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: la) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: Ib) Jenis Akad Asuransi Syariah: ic) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan jd) Zakat.
Page 71 OCR 0.876
143) Informasi Penting Lainnya 4 (Catatan: 25 (Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: la) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya. Ic) Rasio keuangan penting, la) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan le) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : N la) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: Ic) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, (pembinaan dan perlindungan butan, penasaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), le) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan If) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan “ (Catatan: 26 Yang harus diungkapkan antara lain: la) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir Iperiode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dar Icontoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui |dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan (U) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 146) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas v (Catatan: 2a Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: la) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, Ib) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Ic) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan Id) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan (keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara
Page 72 OCR 0.883
87) 148) Irwengungkapkan: 0 alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan 0 Reklasifikasi la) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka (3) alasan reklasifikasi. Ib) Dalam hal reklasifikasi jumlah koenparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Peresahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: la) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan Ib) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan perverintah yang telah diakui. Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain ja) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar lakuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, Ib) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, 2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan 3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. ) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,
Page 73 OCR 0.948
Yohanes Edmond Budiman Direktur Keuangan
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik N
p.1
unresolved
org
A Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika
p.1
unresolved
person
Putu Astika
p.1
unresolved
person
CPA
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.29
unresolved
org
Bapepam
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.