Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-WAPO-att3.pdf

Other Text extracted WAPO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 197

Page 1
PT WAHANA PRONATURAL Tbk



LAPORAN TAHUNAN &
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
_____________________________________

ANNUAL REPORT &
SUSTAINABILITY REPORT 2025
Page 2
Daftar Isi
                                                                                halaman
Informasi Perseroan                                                                  3

Laporan Dewan Komisaris                                                              4

Laporan Dewan Direksi                                                                6

Profil Perseroan                                                                     8

Visi dan Misi Perseroan                                                              9

Ikhtisar Data Keuangan                                                               10

Ikhtisar Saham                                                                       11

Struktur Perseroan                                                                   14

Analisa dan Pembahasan Manajemen                                                     20

Prospek Usaha Perseroan                                                              24

Tata Kelola Perseroan                                                                27

Risiko Usaha                                                                         43

Tanggung Jawab Sosial dan Perkara yang sedang Dihadapi                               46

Pendahuluan Keberlanjutan                                                            49

Makna dan Manfaat Laporan Keberlanjutan                                              49

Prinsip Keuangan Keberlanjutan                                                       49

Strategi Keberlanjutan                                                               51

Bentuk dan Isi Laporan Keberlanjutan                                                 51

Ikhtisar Keberlanjutan                                                               53

Topik Material                                                                       55

Pelibatan Pemangku Kepentingan                                                       56

Tata Kelola Keberlanjutan                                                            62

Lembar Umpan Balik                                                                   67




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk        2
Page 3
INFORMASI PERSEROAN


TANGGAL PENAWARAN UMUM                     : 22 Juni 2001

KANTOR PUSAT                               : Gedung Japfa Indoland Center
                                             Tower II Lt.9 R.907, Jl. Panglima Sudirman 66-68
                                             Surabaya Indonesia, 60271
                                             Telp: 031-5352705
                                             Website: www.wapo.co.id
                                             Email:
                                             wapo.sby@gmail.com
                                             iws.id2000@gmail.com
                                             iws@wapo.co.id

PABRIK                                     : Jl. Narogong Km.14, Desa Limus Nunggal
                                             Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor
                                             Propinsi Jawa Barat

DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
  Komisaris Utama/Independen               : Hendra Widjaya
  Komisaris                                : Chenny

  Direktur Utama                           : Artha Lovie A
  Direktur                                 : Iwan Setiawan

KOMITE AUDIT                               : Hendra Widjaya                (Ketua)
                                             Anita Rosalia Gunawan         (Anggota)
                                             Sarah Cahya Prawira           (Anggota)

SEKRETARIS PERSEROAN                       : Iwan Setiawan

AKUNTAN PUBLIK                             : KAP. SUPOYO, SUTJAHJO, SUBYANTARA &
                                             Rekan
                                             Jl. Taman Rivera Regency B 04, Kel. Medokan Ayu
                                             Kec. Rungkut, Surabaya 60295

PENDAFTAR SAHAM                            : PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta
                                             Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                             Telp : 021-52991099 / Fax : 021-52991199

BURSA PENCATATAN SAHAM                     : PT. Bursa Efek Indonesia
                                             Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
                                             Pencatatan saham tanggal 22 Juni 2001 dengan kode
                                             WAPO

BIRO ADMINISTRASI EFEK                     : PT Sinartama Gunita
                                             Jl. MH Thamrin Kav 22 No. 51
                                             Menteng Jakarta




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                3
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
PROFIL PERSEROAN


Sejarah Pendirian

PT Wahana Pronatural Tbk (Perseroan), didirikan di Surabaya Indonesia tahun 1993 dengan nama PT
Golden Phoenix. Saat itu bidang usahanya adalah perdagangan hasil bumi dan hasil laut antar pulau,
kemudian berkembang hingga bisa melakukan ekspor ke luar negeri. Usaha ini dilanjutkan dengan
pembangunan pabrik pengolahan kacang mete tahun 1989 di kota Mataram Nusa Tenggara Barat. PT
Golden Phoenix mengalami perubahan nama beberapa kali. Tahun 1996 menjadi PT Wahana Yuda Mandiri
dan di tahun 2000 berubah nama menjadi PT Wahana Phonix Mandiri.

Pada tanggal 22 Juni 2001 Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa
Efek Jakarta) dengan melakukan penawaran umum saham sebanyak 200.000.000 (dua ratus juta) lembar
dengan nominal Rp 100 (seratus rupiah) per saham. Harga penawaran saat itu Rp 175 (seratus tujuh puluh
lima rupiah) per lembar.

Pada akhir tahun 2011, Perseroan melakukan restrukturisasi usaha dengan membeli pabrik pengolahan
permen di Bogor Jawa Barat. Pada saat yang sama, Perseroan melakukan penjualan (divestasi) anak usaha
yaitu PT Phonix Mas Persada untuk memperbaiki struktur keuangan. Perseroan berdomisili di Surabaya,
berkantor pusat di Gedung Japfa Indoland Center Tower II Lt.9 R.907 Jl.Panglima Sudirman 66–68
Surabaya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahun 2012 Perseroan berubah nama menjadi PT Wahana
Pronatural Tbk berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 2 tanggal 2
Juni 2012 oleh Wachid Hasyim SH., Notaris di Surabaya. Akta ini telah mendapat pengesahan dari
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02.Tahun 2012
tanggal 1 Agustus 2012.


Bidang Usaha

Perseroan bergerak di bidang perdagangan dan industri. Produk utama adalah komoditas biji Kopi, Rumput
Laut Kering, minuman rasa dan air mineral. Distribusi saat ini secara nasional mencakup pulau Jawa,
Sumatera, Bali, Sulawesi dan Kalimantan. Di awal tahun 2024 Perseroan melakukan distribusi perdana dua
produk baru yaitu Sunkist Water C dengan varian rasa lemon dan orange. Produk ini merupakan minuman
tinggi vitamin C. Selanjutnya adalah air minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam”.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  8
Page 9
VISI DAN MISI PERSEROAN


Visi Perseroan:

Menjadi perusahaan agroindustri terkemuka dalam mengolah hasil alam Indonesia.

Misi Perseroan:
1.   Membangun integrasi usaha industri pengolahan Rumput Laut dan hasil pertanian berdaya saing
     internasional;
2.   Menjadi industri pengolahan makanan dan minuman yang sehat dan berkarakter;
3.   Membantu Pemerintah menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kesejahteraan
     masyarakat terutama petani dan nelayan;
4.   Tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan besar dan maju sehingga dapat menciptakan lapangan
     kerja baru bagi mayarakat.

Strategi Perseroan:
1. Meningkatkan kapasitas produksi dengan pendekatan yang baik kepada masyarakat di sentra budidaya
   pertanian dan hasil laut;
2. Mengelola tingkat perputaran persediaan, melakukan pembelian bahan baku dengan harga yang wajar
   tanpa menurunkan kualitas;
3. Menghimpun modal usaha dan investasi dari masyarakat dengan membangun kepercayaan investor,
   perbankan dan lembaga keuangan lainnya;
4. Menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan kemanfaatan tinggi (semua bahan baku dan
   limbahnya);
5. Bekerjasama dengan pemerintah daerah dan lembaga lainnya untuk peningkatan sarana dan prasarana
   produksi;
6. Meningkatkan etos kerja dan profesionalisme jajaran personel Perseroan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk               9
Page 10
IKHTISAR DATA KEUANGAN

Ikhtisar data keuangan PT Wahana Pronatural Tbk untuk 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:

                                                                (dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
                                               2023                    2024                    2025
                                                   Disajikan Kembali

  HASIL USAHA


  Penjualan Bersih                                    420.954             2.122.330                   1.436.059
  Laba Kotor                                           11.898                24.648                      20.244
  Laba (Rugi) Usaha                                     (359)                   518                    (15.089)
  Laba (Rugi) Komprehensif                                236                   784                    (11.738)

  POSISI KEUANGAN

  Modal Kerja Bersih                                   25.868                 25.868                    16.333
  Jumlah Aset Lancar                                   85.785                 39.582                    44.860
  Jumlah Aset Tidak Lancar                             46.150                 47.004                    45.047
  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                      59.917                 13.714                    28.527
  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                        766                    835                     1.081
  Jumlah Ekuitas                                       71.252                 72.036                    60.298

  RASIO USAHA (%)
  Laba Kotor / Penjualan Bersih
                                                         2.83                   1.16                       1.41
  (Gross Profit Margin)
  Laba (Rugi) Usaha / Penjualan Bersih
                                                       (0.09)                   0.02                     (1.05)
  (Operating Profit Margin)
  Laba (Rugi) Komprehensif / Penjualan
  Bersih                                                 0.06                   0.04                     (0.82)
  (Net Profit Margin)
  Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Aset
                                                         0.18                   0.91                    (13.06)
  (Return On Assets)
  Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Ekuitas
                                                         0.33                   1.09                    (19.47)
  (Return On Equity)

  RASIO KEUANGAN (%)
  Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek
  (Current ratio)                                      143.17                 288.62                    157.25
  Liabilitas / Ekuitas
  (Debt to Equity)                                      85.17                  20.20                    347.62
  Liabilitas / Aset
  (Debt to Assets)                                      45.99                  16.80                    233.14




            Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        10
Page 11
IKHTISAR SAHAM


Komposisi Pemegang Saham Perseroan dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut:


                                                   Nilai Nominal Rp 100 Per Saham
  Pemegang Saham                        Jumlah saham              %                      Jumlah (Rp)
                                       ditempatkan dan        Kepemilikan
                                        disetor penuh
  PT. Hijau Sari                             447.562.500          36.07                   44.756.250.000
  PT. Mitra Niaga Sakti                      402.562.500          32.44                   40.256.250.000
  PT. Surya Pelangi Mandiri                  100.000.000           8.06                   10.000.000.000
  PT. Pesona Bangun Mandiri                   55.000.000           4.43                    5.500.000.000
  Masyarakat (dibawah 5%)                    235.798.111          19.00                   23.579.811.100
                              Jumlah       1.240.923.111         100.00                  124.092.311.100

Informasi Harga Saham

Perkembangan harga saham Perseroan selama tahun 2025 serta perbandingan dengan tahun 2024:

                                                       2024
 PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM              KAPITALISASI         VOLUME
               TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT                  PASAR           PERDAGANGAN

TRIWULAN I     160   84    131          355.857.900     1.240.923.111     423.154.780.851                -

TRIWULAN II    142   102   133           13.053.300     1.240.923.111     466.587.089.736                -

TRIWULAN III   140   95    96            79.964.000     1.240.923.111     403.300.011.075                -

TRIWULAN IV    136   88    136          361.747.100     1.240.923.111     410.745.549.741                -


                                                       2025
 PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM              KAPITALISASI         VOLUME
               TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT                  PASAR           PERDAGANGAN

TRIWULAN I     195   103   120          967.243.900     1.240.923.111     498.851.090.622       15.002.900

TRIWULAN II    230   101   144          578.385.400     1.240.923.111     557.174.476.839                -

TRIWULAN III   242   136   166          750.731.100     1.240.923.111     626.666.171.055          26.000

TRIWULAN IV    364   161   180         1.072.180.700    1.240.923.111     671.339.403.051                -




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      11
Page 12
Kronologi Pencatatan Saham dan Penambahan Jumlah Saham

Tanggal 22 Juni 2001 Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek
Jakarta) dengan melakukan penawaran umum saham sebanyak 200.000.000 (dua ratus juta) lembar dengan
nominal Rp 100 (seratus rupiah) per saham. Harga penawaran saat itu Rp 175 (seratus tujuh puluh lima
rupiah) per lembar. Kemudian di tahun 2011 Perseroan melakukan penambahan modal dasar dari
1.000.000.000 (satu miliar) lembar menjadi 2.000.000.000 (dua miliar) lembar saham.

Perseroan melakukan penambahan modal disetor dari semula Rp 52.000.000.000 (lima puluh dua miliar
rupiah) menjadi Rp 124.092.311.100 (seratus dua puluh empat miliar sembilan puluh dua juta tiga ratus
sebelas ribu seratus rupiah) pada tanggal 12 November 2019. Penambahan modal ditempatkan dan disetor
tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas pertama (PUT I) dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Saat itu Perseroan mengeluarkan 720.923.111 (tujuh ratus dua puluh juta
sembilan ratus dua puluh tiga ribu seratus sebelas) saham dengan nilai nominal Rp 100 (seratus rupiah)
seluruhnya dengan nilai nominal sebesar Rp72.092.311.100 (tujuh puluh dua miliar sembilan puluh dua
juta tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah).




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 12
Page 13
Struktur pemegang saham utama dan pengendali




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk   13
Page 14
                                          STRUKTUR PERSEROAN


                                                   Dewan Komisaris




                       Komite Audit                   Dewan Direksi



                                                                                      Corporate Secretary




  Manajer Produksi &                  Manajer Finance                 Manajer Sales &                  Corporate Legal
    Supply Chain                        Accounting                      Marketing




         Logistik                         Keuangan                       Manufacturing                       Hukum



          Umum                            Akuntansi                         Trading                         Perizinan




Susunan Pengurus

Susunan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Akta Notaris Sonya Natalia, S.H. Nomor
18 tanggal 26 September 2025 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:
   •    Komisaris Utama (Ind)                 : Hendra Widjaya
   •    Komisaris                             : Chenny

Dewan Direksi:
   •    Direktur Utama                        : Artha Lovie Aprillailie
   •    Direktur                              : Iwan Setiawan

Komite Audit:
   •    Ketua                                 : Hendra Widjaya
   •    Anggota                               : Anita Rosalia Gunawan
   •    Anggota                               : Sarah Cahya Prawira

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan, masa jabatan dewan komisaris dan direksi adalah 5
(lima) tahun dan dapat diangkat kembali melalui mekanisme yang berlaku.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                                   14
Page 15
Profil Pengurus Perseroan

DEWAN KOMISARIS:




Hendra Widjaya
Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, lahir di Juwana pada tanggal 7 Juni 1950 (75 tahun). Beliau menyelesaikan
pendidikan S1 di Universitas Indonesia bergelar Sarjana Ekonomi dan S2 di Indonesian Institute of
Management (in cooperation with Pittsburg state University Kansas, USA) bergelar Magister Manajemen
Marketing. Awal karir beliau dimulai Tahun 1975 di SC Jhonson & Son Indonesia dan pernah menjabat
sebagai Direktur Marketing di PT Monysaga Prima pada tahun 1998 dan di PT Adventura Prokreasi pada
tahun 2004 sampai dengan 2012. Saat ini beliau aktif sebagai Direktur di PT Indadi Setia. Pada bulan Juli
2022 Bapak Hendra diangkat sebagai komisaris utama (Independen) Perseroan sampai sekarang.




Chenny
Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 19 Juli 1978 (47 tahun). Beliau merupakan lulusan
akuntansi di Universitas Tarumanegara Jakarta. Mengawali karir sebagai Finance Manager di PT. Pelayaran
Masittah Latief tahun 2001. Beliau juga pernah bekerja di PT Indadi Utama pada tahun 2020 sebagai
Finance Manager. Kemudian pernah menjabat sebagai Finance Manager di PT Anadana Global Multi
Finance 2022. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham bulan September 2024 beliau ditunjuk sebagai
komisaris Perseroan sampai sekarang.




            Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  15
Page 16
DIREKSI :




Artha Lovie Aprillailie
Direktur Utama

Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tanggal 31 Maret 1977 (49 tahun). Beliau merupakan
lulusan Universitas Wijaya Kusuma bidang Akutansi baik untuk program sarjana (S1) maupun magister
(S2).

Karir beliau bermula sejak bergabung dengan PT Wahana Pronatural Tbk sebagai Manager Accounting
tahun 2000-2018. Sejak Juni 2019, Ibu Artha Lovie Aprillailie diangkat menjadi Direktur Perseroan,
kemudian pada bulan Februari 2020 beliau diangkat menjadi Direktur Utama PT Wahana Pronatural Tbk
sampai sekarang.




Iwan Setiawan
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir di Sidoarjo Jawa Timur 1974 (51 tahun), lulusan S2 Hukum dari Universitas
Bhayangkara Surabaya tahun 2017. Memiliki kompetensi dan pengalaman sebagai Corporate Secretary
lebih dari 18 tahun. Sebelum bergabung dengan Perseroan pernah bekerja sebagai Head of PPIC di PT
Kalimas Putra Makmur Sidoarjo tahun 2001. Pada tahun 2002 sampai 2008 bekerja di PT Siantar Top Tbk
Sidoarjo dengan jabatan terakhir sebagai Finance Supervisor. Di tahun 2008 sampai dengan 2010 pernah



          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  16
Page 17
menjabat sebagai Direktur Perseroan, dan sejak tahun 2017 hingga sekarang diangkat kembali sebagai
Direktur PT Wahana Pronatural Tbk.

Penunjukan Komisaris dan Direksi tertuang di dalam Akta Notaris Sonya Natalia, S.H. Nomor 18 tanggal
26 September 2025, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 26 Juni 2025.
Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Komisaris dan Direksi
tidak memiliki saham di Perseroan.


SUMBER DAYA MANUSIA

Perseroan menyadari pentingnya peran sumber daya manusia sebagai salah satu faktor pendukung
keberhasilan kegiatan usaha. Dalam upaya meningkatkan mutu tenaga kerja, Perseroan memberikan
kesempatan bagi karyawannya untuk berpartisipasi dalam program pelatihan. Perseroan pada tahun 2025
memiliki 11 orang karyawan terdiri dari berbagai tingkat jabatan, pendidikan, umur, dan disiplin ilmu.

Dalam pengelolaan sumber daya manusia, Perseroan meletakkan prinsip dasar yang menjadi pedoman tiap
pimpinan unit organisasi. Prinsip dasar itu menjadi supervisi bagi karyawan yang berada di bawah tanggung
jawabnya, sehingga setiap karyawan dapat menerima nilai-nilai Perseroan sebagai nilai pribadi masing-
masing.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    17
Page 18
SUMBER DAYA MANUSIA

Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas karyawan, Perseroan melakukan upaya antara lain :
a.     Perbaikan Sistem Pengupahan atau Penggajian
       Perseroan memiliki standar upah minimum. Besarnya upah/gaji memperhatikan standar yang
       ditetapkan pemerintah. Standart upah/gaji karyawan Perseroan di atas upah minimum yang ditetapkan
       pemerintah. Dengan upah/gaji yang memenuhi kebutuhan dasar hidup layak, karyawan diharapkan
       dapat bekerja dengan baik.
b.     Menyediakan Tunjangan dan Fasilitas
       Tunjangan dan fasilitas yang disediakan Perseroan mengacu pada peraturan Undang-undang Cipta
       Kerja No.11 tahun 2020. Perseroan memberikan tunjangan dan fasilitas kesehatan, asuransi kesehatan
       termasuk keikutsertaan dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Perseroan juga
       memberikan tunjangan uang makan, transportasi serta fasilitas komunikasi. Dengan tunjangan dan
       fasilitas tersebut diharapkan setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan baik.
c.     Latihan dan Pengembangan
       Pelatihan didasarkan pada tiga kategori, yaitu: pelatihan untuk meningkatkan produktivitas dan
       kualitas organisasi, pelatihan untuk meningkatkan kepemimpinan dan profesionalisme kerja serta
       membangun sikap mental positif dan mengembangkan daya intelektual pribadi. Pelatihan yang pernah
       diikuti diantaranya cara memproduksi barang yang baik dan benar atau Good Manufacturing Practices
       (GMP), Penerapan Sistem HACCP dalam memproduksi barang serta Health Certificate (HC).
       Disamping itu sosialisasi tentang perkembangan pasar modal. Perseroan juga aktif di kegiatan Asosiasi
       Emiten Indonesia (AEI) dan Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA).

       Perseroan memberikan kebebasan bagi para karyawan untuk berkumpul dan berserikat untuk
       kesejahteraan sosial karyawan serta sebagai forum komunikasi antara karyawan dengan Manajemen.

Rincian karyawan dalam tabel berdasarkan tingkat jabatan, pendidikan, umur dan disiplin ilmu beserta
jumlah karyawannya adalah sebagai berikut :

Menurut Jenjang Pendidikan:

               Keterangan                Jumlah Karyawan                %
     Sarjana S.2                                    2                  18,18
     Sarjana S.1                                    7                  63,63
     SLTA sederajat                                 2                  18,18
     Jumlah                                        11                 100,00




            Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     18
Page 19
SUMBER DAYA MANUSIA

Menurut Jenjang Jabatan :

           Keterangan                Jumlah Karyawan                %
  Direksi & Komisaris                           2                  18,18
  Manager/Spv                                   3                  27,27
  Staf                                          6                  54,54
  Jumlah                                       11                 100,00

Menurut Jenjang Usia :

            Keterangan               Jumlah Karyawan                %
  40 tahun keatas                               2                  18,18
  30 – 40 tahun                                 3                  27,27
  18 – 30 tahun                                 6                  54,54
  Jumlah                                       11                 100,00

Jumlah karyawan Perseroan sebanyak 11 orang. Di kantor pusat terdapat 2 orang direksi dan 9 orang staf
administrasi, meski demikian operasional Perseroan dapat berjalan dengan efektif. Karyawan bertanggung
jawab terhadap tugas dan kewajibannya. Untuk pekerjaan yang memerlukan bantuan tenaga lebih banyak,
Perseroan merekrut karyawan harian lepas sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan pengelolaan pabrik
permen di Bogor Jawa Barat disewakan kepada pihak ketiga.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 19
Page 20
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Dalam laporan ini disampaikan uraian dan analisa laporan keuangan dan informasi penting lainnya dengan
penekanan pada perubahan material yang terjadi.

Produksi dan Penjualan

Selama kurun waktu tahun 2025, Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,4 triliun, terdiri dari
produk Biji Kopi, Rumput Laut Kering, Sunkist Water dan AirMineral. Kontribusi penjualan terbesar
disumbang komoditas Biji Kopi sebesar 91% (Rp 1,3 triliun), disusul Rumput Laut kering sebesar 5% (Rp
68 miliar), Air Mineral sebesar 3% (Rp 42 miliar), dan sisanya Sunkist Water C sebesar 8 miliar (0,5%).

Permintaan pasar terhadap komoditas Biji Kopi mengalami penurunan yang disebabkan oleh kenaikan
harga lebih dari 3 kali. Biji kopi memberi kontribusi terbesar yaitu 91% dari total penjualan tahun 2025
dengan volume sebesar 20.200 ton. Volume penjualan Rumput Laut Kering sebesar 4.800 ton. Sementara
itu produk Air Mineral tumbuh cukup baik di tahun 2025 yaitu 85% dari tahum sebelumnya. Perseroan
berupaya meningkatkan distribusi produk Sunkist secara nasional. Perseroan menargetkan pertumbuhan
10%.

Prospek usaha Biji Kopi cukup baik. Selain kebutuhan bahan baku untuk industri, Biji Kopi banyak
dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya usaha berkonsep kemitraan
yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan dasar kopi dengan memanfaatkan
marketing online menjadi trend. Peluang usaha komoditas Rumput Laut juga sangat baik. Permintaan pasar
internasional cukup tinggi dengan kisaran harga antara Rp 16.000/kg sampai dengan Rp 20.000/kg (Rumput
Laut Kering jenis cottoni dengan kadar air 35%). Rumput Laut banyak digunakan oleh industri farmasi
sebagai bahan baku obat-obatan. Selain itu juga bahan makanan dan minuman.

Pasca pandemi pola hidup masyarakat berubah menjadi lebih sehat. Belajar dari pandemi Covid-19 dimana
kebutuhan akan minuman sehat dan bervitamin sangat tinggi, Perseroan memasarkan produk ”Sunkist
Water C” varian Lemon dan Orange. Ini merupakan produk minuman tinggi vitamin C. Disamping itu
Perseoran juga mendistribusikan produk air mineral ”AirAlam” berbagai varian kemasan.


Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp 3 miliar (4%) dari Rp.87 miliar menjadi Rp.90 miliar.
Hal ini disebabkan karena peningkatan piutang usaha pihak ketiga.

Liabilitas

Total kewajiban mengalami peningkatan sebesar Rp 15 miliar (104%). Jumlah kewajiban tahun 2024
sebesar Rp 14 miliar sedangkan tahun 2025 sebesar Rp 29 miliar. Peningkatan ini disebabkan karena
peredaran hutang yang belum dibayarkan Perseroan.




             Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                20
Page 21
Posisi Keuangan (Neraca)

Ekuitas

Jumlah ekuitas mengalami penurunan sebesar Rp 12 miliar (16%). Jumlah ekuitas tahun 2024 sebesar Rp
72 miliar sedangkan tahun 2025 sebesar Rp 60 miliar. Penurunan ini disebabkan karena peningkatan defisit
tahun berjalan. Tahun 2019, Perseroan melakukan penambahan modal sebesar Rp 72 miliar melalui Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu dan penurunan komponen ekuitas utang konversi saham sebesar Rp 69,5
miliar. Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh tahun 2025 sebesar 1.240.923.111 lembar
saham.

Penjualan dan Profitabilitas

Penjualan

Penjualan Perseroan tahun 2025 mengalami penurunan 33% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan
ini disebabkan menurunnya penjualan biji kopi lebih dari Rp 600 miliar. Sedangkan penjualan produk air
mineral meningkat hampir dua kali lipat sebesar Rp 43 miliar. Selama kurun waktu tahun 2025 Perseroan
mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1.4 triliun.

Perseroan melakukan distribusi produk minuman tinggi vitamin C merek “Sunkist” dan air mineral merek
“AirAlam” tahun 2021. Area distribusi nasional dan diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan.
Target pasar di modern market maupun tradisional market. Didistribusi air mineral saat ini mencakup
wilayah pulau Jawa, Bali dan Sumatera. Kedepannya, Perseroan mentargetkan distribusi secara nasional.
Distribusi perdana kedua produk ini sesuai dengan rencana Perseroan yang ingin menambah klasifikasi
produk. Diharapkan kedua produk ini dapat diterima oleh masyarakat dan meningkatkan pendapatan bagi
Perseroan.




            Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 21
Page 22
Penjualan dan Profitabilitas

Perkembangan penjualan digambarkan pada grafis dibawah ini:


                                           Penjualan
             2.500.000

             2.000.000

             1.500.000
                                                                                Penjualan
             1.000.000

              500.000

                     -
                          2025      2024     2023      2022      2021




Laba Kotor

Laba kotor untuk periode yang berakhir tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 20.2 miliar dan
Rp 24.6 miliar. Rasio laba kotor tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 1.4% dan 1.2%. Laba kotor
dipengaruhi oleh selisih antara pendapatan penjualan bersih dan Harga Pokok Penjualan. Faktor yang
mempengaruhi meliputi harga jual produk, volume/kuantitas barang yang terjual, serta efisiensi biaya
produksi (bahan baku dan tenaga kerja langsung).

Laba (Rugi) Usaha

Tahun 2025 Perseroan mengalami kerugian sebesar Rp 15 miliar. Sebelumnya Perseroan mencatat laba
usaha sebesar Rp 519 juta. Laba usaha (laba operasional) merupakan selisih antara pendapatan usaha
dengan beban operasional perusahaan

Arus Kas, Likuiditas, Solvabilitas, dan Perputaran Piutang

Arus kas Perseroan di akhir periode tahun 2025 sebesar Rp 10,7 miliar, sedangkan tahun 2024 sebesar Rp
9,6 miliar. Penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 1,4 triliun digunakan untuk pembayaran kepada
supplier.

Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar. Perseroan mempunyai rasio lancar pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 1,57 kali dan 2,88 kali.

Solvabilitas diukur dengan membandingkan jumlah kewajiban dengan jumlah ekuitas. Rasio Solvabilitas
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah 49,1% dan 20,2%.

Rasio perputaran piutang diukur dengan membandingkan penjualan bersih dengan piutang rata-rata. Rasio
perputaran piutang untuk tahun 2025 dan 2024 masing-masing 103 kali dan 400 kali. Hal ini menunjukkan
perputaran piutang sangat baik. Tidak ada perubahan dalam kebijakan penjualan kredit.



          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 22
Page 23
Struktur Permodalan

Struktur modal Perseroan pada 2025 terdiri dari kewajiban jangka pendek sebesar 31%, kewajiban jangka
panjang sebesar 1% dan ekuitas 67%. Struktur modal Perseroan berada pada kategori baik.

Kebijakan Manajemen atas struktur modal:
- Perseroan menggunakan laba ditahan untuk operasional dan pengembangan usaha.
- Uang muka penjualan digunakan untuk pembelian persediaan.
- Jika laba ditahan tidak mencukupi untuk membiayai operasional, maka Perseroan mencari pendanaan
   dari pihak ketiga.

Perseroan menekankan pada kombinasi optimal antara utang dan ekuitas dengan tujuan menurunkan biaya
modal.

Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan

Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan serta tidak terdapat
perubahan kebijakan akuntasi, alasan, dan dampaknya terhadap laporan keuangan.




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       23
Page 24
PROSPEK USAHA PERSEROAN

Usaha Produk Agrobisnis

Komoditas pertanian, perkebunan dan kelautan banyak digunakan untuk kebutuhan industri makanan, obat-
obatan dan konsumsi lainnya. Indonesia dikenal dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Hal ini
dibuktikan dengan keanekaragaman hayati yang dimiliki. Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris dan
maritim karena kekayaan sumber daya alamnya. Selain itu, kondisi geografis yang strategis dan beriklim
tropis menjadikan potensi alam yang lebih unggul dibandingkan negara lain. Potensi ini dapat dimanfaatkan
secara optimal oleh sektor industri.

Pertanian dan perkebunan merupakan roda penggerak perekonomian nasional. Dari sisi produksi, sektor
pertanian dan perkebunan Indonesia merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi nasional setelah industri pengolahan.

Hingga awal dekade ini diakui bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih memegang peranan penting
karena alasan-alasan:
1. Menyumbang sekitar 15% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
2. Menyediakan sekitar 40% dari angkatan kerja usia produktif.
3. Menyediakan keragaman menu pangan, oleh karena itu sektor pertanian berpengaruh terhadap
    konsumsi dan gizi masyarakat.
4. Mendukung sektor industri, baik industri hulu maupun industri hilir.
5. Ekspor pertanian dan perkebunan menyumbangkan devisa negara yang cukup besar.
6. Mampu bertahan dari terpaan badai krisis moneter dan ekonomi global.

A. Prospek Usaha Produk Kopi Biji (Green Bean)

    Produk Biji Kopi merupakan komoditas perdagangan yang banyak diminati dan diperdagangkan di
    dunia setelah minyak bumi dan gas. Kopi juga salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar
    internasional. Indonesia menjadi negara eksportir kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan
    Vietnam. Produksi nasional tahun 2025 lebih dari 850.000 ton dengan tingkat konsumsi nasional
    sebesar 350.000 ton. Sementara volume ekspor kopi Indonesia di kisaran 500.000 ton.

    Sektor Industri merupakan sektor terbesar dalam penyerapan bahan baku kopi. Selain itu Biji Kopi juga
    banyak dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini terlihat dari banyaknya usaha berkonsep
    kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan dasar kopi yang
    memanfaatkan marketing online menjadi trend saat ini. Usia remaja yang senang terhadap gaya hidup
    modern cenderung konsumtif bakal mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dari komoditas kopi.

    Ada beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan bisnis kedai kopi di Indonesia yaitu:
    1. Kebiasaan (budaya) nongkrong sambil ngopi
    2. Meningkatnya daya beli konsumen, tumbuhnya kelas menengah, dan harga RTD Coffee di kedai
       modern yang lebih terjangkau.
    3. Dominasi populasi anak muda Indonesia (Generasi Y dan Z) yang menciptakan gaya hidup baru
       dalam mengonsumsi kopi.
    4. Kehadiran media sosial yang memudahkan pebisnis kedai kopi melakukan aktivitas marketing dan
       promosi.

    Melihat perkembangan faktor-faktor pendorong tersebut, bisnis kedai kopi di Indonesia pada tahun
    depan diperkirakan masih positif.


          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    24
Page 25
B.   Prospek Usaha Rumput Laut Kering (Dried Seaweed)

     Indonesia adalah salah satu penghasil Rumput Laut terbesar dunia. Jenis Rumput Laut yang banyak
     dikembangkan adalah Gracillaria, Eucheuma Cottoni, Eucheuma Spinosum. Berdasarkan data
     Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2025 produksi Rumput Laut nasional mencapai
     lebih dari 8,2 juta ton. Selama ini Rumput Laut masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 60%
     dari total produksi perikanan budidaya nasional.

     Indonesia merupakan produsen terbesar kedua di dunia setelah China, khususnya untuk jenis
     eucheuma cottoni dan menguasai lebih dari 80% pangsa pasar dengan tujuan ekspor ke China. Namun
     demikian, hampir 80% masih didominasi bahan baku mentah, hanya 20% yang diserap untuk
     kebutuhan industri dalam negeri.

     Pemerintah berkomitmen mendorong industrialisasi Rumput Laut nasional salah satunya dengan
     menyiapkan peta jalan industrialisasi Rumput Laut nasional melalui Peraturan Presiden (Perpres)
     Nomor 33 tahun 2019 tentang Roadmap Industrialisasi Rumput Laut Nasional. Hal itu untuk
     memastikan bahwa ketersediaan bahan baku dan kualitas Rumput Laut terus terjaga baik untuk ekspor
     maupun untuk kebutuhan dalam negeri.

     Menurut data Asosiasi Rumput Laut Indonesai (ARLI), Indonesia termasuk di dalam wilayah Coral
     Triangle yang merupakan tempat yang cocok untuk membudidayakan Rumput Laut di wilayah pesisir.
     Prospek olahan Rumput Laut dalam negeri pun masih besar karena banyak industri membutuhkan hasil
     olahan agar-agar dan karagenan sebagai bahan pengenyal, pengemulsi, pengental, dan penjernih bahan
     pencampur alami, juga untuk pupuk. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, juga untuk
     industri farmasi serta obat dan kosmetik.

C. Minuman Isotonik dan Air Minum Dalam Kemasan

     Perseroan melakukan distribusi perdana produk minuman tinggi vitamin C merek “Sunkist” dan air
     minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam” tahun 2021. Area distribusi nasional dan
     diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan. Target pasar di modern market maupun
     tradisional market. Distribusi AirAlam saat ini mencakup wilayah pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
     Perseroan mentargetkan distribusi produk ini secara nasional. Distribusi perdana kedua produk ini
     sesuai dengan rencana Perseroan yang ingin menambah klasifikasi produk. Air minum merupakan
     kebutuhan utama manusia sehingga kedua produk ini diharapkan dapat diterima oleh masyarakat dan
     meningkatkan pendapatan bagi Perseroan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  25
Page 26
Perbandingan Target dan Proyeksi

Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 10% di tahun 2026. Produk air mineral dan minuman
bervitamin diharapkan dapat menyumbang pertumbuhan penjualan di tahun 2026. Penjualan komoditas biji
kopi diharapkan dapat tumbuh kembali sehingga mampu menambah pendapatan. Perseroan menerapkan
kebijakan yang ketat dan hati-hati dalam menjalankan usaha. Hal utama yang dilakukan yaitu mengontrol
biaya operasional sesuai peruntukannya, kemudian mengevaluasi kebijakan keuangan yang berhubungan
dengan proyek-proyek baru.

Aspek Pemasaran
Strategi pemasaran dan pangsa pasar:
- Mencari pelanggan baru dengan rating dan kolektibilitas yang baik.
- Konsisten menjaga kualitas produk untuk menjaga reputasi Perseroan.
- Meningkatkan penetrasi pasar domestik dan internasional.
- Menjalankan distribusi produk secara efektif dan efisien.


Kebijakan Dividen
Kebijakan dividen ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Tahun buku 2025 Perseroan
mengalami kerugian. Dalam hal pembagian dividen, Perseroan berpedoman pada anggaran dasar serta
peraturan pasar modal.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                26
Page 27
TATA KELOLA PERSEROAN

Umum
Perseroan menyadari pentingnya penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance
(GCG). Penerapan GCG sesuai prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, bertanggung jawab,
kemandirian, kewajaran dan kesetaraan, merupakan faktor pendukung bagi kemajuan Perseroan di masa
depan.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.32/POJK.04/2015 tentang Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka, Perseroan secara konsisten menerapkan GCG atas dasar kesadaran sendiri
dengan menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut :

Prinsip Transparansi
▪   Prinsip keterbukaan informasi harus diumumkan ke publik, misalnya apabila ada corporate action
    yang berkaitan dengan transaksi material atau peristiwa/kejadian penting yang berdampak kepada
    Perseroan wajib disampaikan kepada publik melalui website dan diberitahukan ke Otoritas Jasa
    Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.
▪   Keterbukaan informasi bagi pemegang saham tertentu, misalnya pengungkapan perubahan struktur
    kepemilikan Perseroan dan pemegang saham mayoritas disampaikan kepada publik melalui website
    Perseroan.
▪   Penyampaian laporan keuangan yang diaudit oleh kantor akuntan publik dilaporkan secara berkala ke
    OJK dan BEI serta website Perseroan.

Prinsip Akuntabilitas
▪   Menerapkan prinsip akuntabilitas yaitu kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban
    elemen perusahaan.
▪   Membentuk komite audit dan menunjuk komisaris independen.
▪   Secara berkala minimal satu tahun sekali, Perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
    (RUPS) untuk meminta persetujuan dari para pemegang saham.

Prinsip Pertanggungjawaban
Bentuk pertanggungjawaban Perseroan adalah kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku diantaranya
tentang perpajakan, hubungan industrial, kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup,
memelihara lingkungan bisnis yang kondusif bersama masyarakat dan sebagainya. Dengan menerapkan
prinsip ini, Perseroan mempunyai peran untuk bertanggung jawab kepada pemegang saham dan mayarakat
sekitar.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   27
Page 28
Sistem Pengendalian Internal

Sistem pengendalian internal meliputi kebijakan dan prosedur pengendalian yang diterapkan oleh Direksi
guna memberikan keyakinan terhadap pelaksanaan operasional, laporan keuangan yang akurat dan dapat
diandalkan serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Direksi bertanggung jawab atas sistem
pengendalian internal Perseroan.

Pengendalian internal Perseroan meliputi elemen-elemen sebagai berikut :
• Lingkungan Kerja, dimana Perseroan menciptakan budaya serta perilaku yang mendukung nilai dasar
    dan kode etik Perseroan;
• Penilaian Risiko, dimana Perseroan menerapkan kerangka kerja dalam mengidentifikasi, mengukur
    dan mengelola risiko yang berpotensi menghambat pencapaian sasaran usaha;
• Aktivitas Pengendalian, dimana Perseroan menetapkan prosedur kerja sebagai pedoman kegiatan
    operasional, pelaporan keuangan dan kepatuhan;
• Informasi dan Komunikasi, dimana Perseroan menerapkan sistem informasi untuk mendukung
    kegiatan operasional, pelaporan keuangan dan pelaporan manajemen;

Secara umum, sistem pengendalian internal di tahun 2025 dapat dilakukan dengan baik. Sistem
pengendalian internal, termasuk sistem manajemen risiko, ditelaah dari waktu ke waktu dan dipandang
memadai dalam memberikan keyakinan yang wajar atas pelaksanaan kegiatan operasional yang efektif dan
efisien.

Dewan Komisaris
Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, Dewan Komisaris memiliki pedoman sebagaimana peraturan
Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk meningkatkan GCG, Perseroan membentuk:
▪ Komisaris Independen;
▪ Komite Audit;
▪ Sekretaris Perseroan.

Tugas Dewan Komisaris adalah:
• Melakukan pengawasan jalannya pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi;
• Memberikan pengarahan kepada Direksi dalam penyusunan, pelaksanaan dan pencapaian rencana
    kerja tahunan;
• Menetapkan remunerasi Direksi serta pembagian tugas dan wewenang anggota direksi;
• Mengawasi keputusan-keputusan yang diambil manajemen;
• Memantau pelaksanaan pengelolaan risiko;
• Memeriksa hasil audit eksternal dan internal serta menindaklanjuti temuan audit;
• Memantau dan mendorong implementasi tata kelola perusahaan.

Pada tahun 2025, Dewan Komisaris melakukan rapat berkala tiap dua bulan dengan tingkat kehadiran
100%. Dewan Komisaris juga melaksanakan rapat bersama Direksi setiap kuartal dengan tingkat kehadiran
100%.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 28
Page 29
Dewan Komisaris

Perseroan memiliki seorang Komisaris Independen. Pembentukan Komisaris Independen merupakan upaya
penerapan prinsip GCG serta pemenuhan persyaratan yang ditetapkan pasar modal serta untuk membawa
aspirasi pemegang saham minoritas.

Gaji dan Remunerasi Anggota Komisaris
Dalam menjalankan tugasnya setiap anggota Komisaris mendapatkan fasilitas yang ditentukan oleh RUPS.
Penetapan besarnya gaji dan remunerasi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui rapat Komisaris
untuk menentukan uang jasa dan tunjangan lainnya.

Rapat Dewan Komisaris
•     Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling sedikit sekali dalam 2 (dua) bulan;
•     Rapat Dewan Komisaris dapat dilangsungkan apabila dihadiri atau diwakili mayoritas dari seluruh
      anggota Dewan Komisaris;
•     Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala minimal sekali dalam 6
      (enam) bulan;
•     Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah mufakat dan jika diperlukan dapat dilakukan
      dengan pengambilan suara terbanyak.

Frekuensi Rapat Dewan Komisaris
Selama tahun 2025 telah diadakan 6 kali rapat Dewan Komisaris dengan kehadiran:
           Nama                       Jabatan                   Rapat             Kehadiran
    Hendra Widjaya               Komisaris Utama                  6                   6
    Chenny                         Komisaris                      6                   6

Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Perseroan melakukan evaluasi kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial maupun individu melalui
mekanisme mandiri berdasarkan tingkat pencapaian dibandingkan dengan target (Key Performance
Indicator). Evaluasi kinerja Dewan Komisaris juga dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan
tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar Perseroan.

Proses Pelaksanaan Evaluasi Kinerja

1. Evaluasi secara Kolegial
   Evaluasi kinerja Dewan Komisaris secara kolegial meliputi:
   - Struktur dan komposisi Dewan Komisaris.
   - Pencapaian Kinerja Perseroan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
   - Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan Perseroan.
   - Komitmen dalam memajukan kepentingan Perseroan.
   - Pelaksanaan pengawasan dan pengelolaan Perusahaan.
   - Penerapan Good Corporate Governance di Perusahaan.




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk               29
Page 30
2. Evaluasi secara individu
   Evaluasi dilakukan oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris, dengan kriteria antara lain:
   - Tingkat kehadiran masing-masing dalam rapat internal maupun rapat gabungan Dewan Komisaris
     dengan Direksi, serta rapat dengan Komite-Komite Pendukung di bawah Dewan Komisaris.
   - Kontribusi dalam proses pengawasan dan pemberian nasihat terhadap Jajaran Manajemen.

Hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris tersebut disampaikan kepada Komisaris Utama sebagai bahan
pertimbangan memberikan arahan kinerja Dewan Komisaris. Hasil evaluasi juga bertujuan untuk
memberikan rekomendasi mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris dan menyusun struktur
remunerasi Dewan Komisaris. Selain itu, evaluasi kinerja Dewan Komisaris disampaikan secara umum
sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan dan
laporan tahunan Perseroan.


Dewan Direksi
Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan. Tahun 2025 Perseroan
mempunyai dua orang Direksi yang terdiri dari seorang Direktur Utama dan satu orang Direktur. Direksi
bertanggung jawab atas kepentingan dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan sesuai anggaran dasar.

Direksi bertanggung jawab dalam hal:
• Pengelolaan Perseroan melalui tata kelola risiko dan pelaksanaan tata kelola perusahaan;
• Penerapan struktur pengendalian internal, pelaksanaan fungsi audit internal dan tindakan berdasarkan
    temuan-temuan audit internal sesuai arahan komisaris;
• Penyusunan strategi bisnis, termasuk rencana kerja dan anggaran;
• Pelaksanaan praktek akuntansi dan pembukuan sesuai ketentuan perusahaan publik.

Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, Direksi telah memiliki pedoman. Secara teknis tugas masing-
masing direksi adalah sebagai berikut :

Direktur Utama:
• Bertanggung jawab terhadap seluruh kepengurusan Perseroan.
• Pengelolaan Perseroan melalui tata kelola risiko dan tata kelola perusahaan.
• Pelaksanaan praktek akuntansi dan pembukuan sesuai standart akuntansi yang berlaku.
• Penyusunan strategi bisnis, anggaran dan pelaksanaan fungsi audit internal.

Direktur:
• Pelaksanaan operasional Perseroan, penjualan, pembelian termasuk rencana kerja proyek.
• Pelaksanaan pengendalian intern dan keuangan.
• Pelaksanaan struktur pengendalian intern harian dan pengambilan tindakan yang bersifat teknis
    operasional.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  30
Page 31
Gaji dan Remunerasi Anggota Direksi
Berdasarkan hasil RUPS tahun 2025, gaji dan remunerasi Direksi ditetapkan melalui rapat Dewan
Komisaris. Dewan Komisaris melakukan evaluasi kinerja Perseroan untuk penentuan besaran remunerasi.
Selama tahun 2025, Direksi mengadakan rapat rutin setiap bulan dengan tingkat kehadiran 100%. Besaran
gaji dan remunerasi anggota Direksi tahun 2025 adalah Rp 549.311.082

Untuk meningkatkan kompetensi Direksi, dilakukan pelatihan sesuai keahlian masing-masing anggota
Direksi. Perseoan mengikuti Pelatihan yang diadakan oleh instansi atau lembaga pemerintah di antaranya
pelatihan Uji Cita Rasa Kopi di Jember Jawa Timur, Seaweed International Bussiness Forum and
Exhebition (Seabfex) di Lombok dan di Jogjakarta, dan The 5th Indonesia Speciality Coffee Contest di Bali
dan MBA Course. Selain itu Direksi aktif dalam kegiatan Asosiasi Emiten Indonesai (AEI).

Rapat Direksi

•     Direksi wajib mengadakan rapat berkala paling sedikit sekali dalam setiap bulan;
•     Rapat Direksi dapat berlangsung apabila diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi;
•     Direksi wajib mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris secara berkala minimal sekali dalam 6
      (enam) bulan;
•     Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah mufakat dan jika diperlukan dapat dilakukan
      dengan pengambilan suara terbanyak.

Frekuensi Rapat Direksi
Selama tahun 2025 diadakan 12 kali rapat Direksi dengan kehadiran sebagai berikut:
           Nama                       Jabatan                     Rapat              Kehadiran
    Artha Lovie A                 Direktur Utama                   12                   12
    Iwan Setiawan                    Direktur                      12                   12

Selain pertemuan masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi, juga dilakukan rapat bersama antara
Komisaris dan Direksi. Rapat tersebut dapat dilakukan pada saat rapat Komisaris atau dengan jadwal
tersendiri.

Frekuensi Pertemuan Komisaris dan Direksi
Selama tahun 2025 diadakan 3 kali rapat Komisaris dengan kehadiran seperti di bawah ini :
           Nama                       Jabatan                     Rapat              Kehadiran
    Hendra Widjaya               Komisaris Utama                    3                   3
    Chenny                         Komisaris                        3                   3
    Artha Lovie A                Direktur Utama                     3                   3
    Iwan Setiawan                   Direktur                        3                   3




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   31
Page 32
Pedoman Kerja dan Kode Etik
Direksi dan Komisaris memiliki pedoman kerja dan menjadi acuan dalam pelaksanaan pengurusan dan
pengawasan Perseroan.

Selain itu Direksi dan Komisaris memiliki kode etik yang berlaku untuk seluruh Direksi dan Komisaris,
karyawan serta organ pendukung lain sebagai berikut :
• Tugas Direksi, Dewan Komisaris dan/atau seluruh karyawan dilaksanakan dengan itikad baik, kehati-
     hatian, dan penuh tanggung jawab;
• Dalam hal Direksi, Dewan Komisaris dan/atau karyawan terdapat benturan kepentingan dengan
     Perseroan maka harus mengedepankan prinsip professional, mengutamakan kepentingan Perseroan
     diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Penilaian Kinerja Dewan Direksi
Perseroan melakukan evaluasi kinerja Direksi secara kolegial maupun individu melalui mekanisme
mandiri berdasarkan tingkat pencapaian dibandingkan dengan target (Key Performance Indicators).
Evaluasi kinerja Direksi juga dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Direksi
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar Perseroan.

Proses Pelaksanaan Evaluasi Kinerja
1. Evaluasi secara kolegial
    Evaluasi secara kolegial dilakukan berdasarkan pencapaian secara keseluruhan, mencakup kriteria:
    - Keuangan dan Operasional;
    - Fokus Pelanggan;
    - Efektivitas Produk dan Proses;
    - Fokus Tenaga Kerja;
    - Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan.

2. Evaluasi secara individu
   Penilaian kinerja dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi, dengan kriteria target kinerja yang
   dituangkan dalam kertas kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota
   Direksi. Evaluasi Direktur Utama telah tercermin dalam penilaian kinerja Direksi secara kolegial.

Hasil evaluasi kinerja Direksi disampaikan kepada Dewan Komisaris. Hasil evaluasi akhir dilakukan oleh
Komisaris Utama dan menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan arahan untuk meningkatkan kinerja
Direksi. Selain itu hasil evaluasi merupakan salah satu dasar pertimbangan bagi Dewan Komisaris untuk
mengangkat kembali anggota Direksi serta untuk menyusun struktur remunerasi Direksi. Penilaian kinerja
Direksi disampaikan secara umum sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab pada saat RUPS Tahunan dan Laporan Tahunan Perseroan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     32
Page 33
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

RUPS merupakan forum bagi pemegang saham untuk memperoleh keterangan tentang kinerja Perseroan
dari Dewan Komisaris dan/atau Direksi. RUPS mempunyai wewenang yang tidak dapat diberikan kepada
Dewan Komisaris atau Direksi, dalam batasan yang ditentukan dalam peraturan yang berlaku di bidang
pasar modal dan/atau anggaran dasar.

A. RUPS Tahun 2023

    A.1. RUPS Tahunan dan Luar Biasa
         Diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2023 di Marketing Gallery, Gedung Japfa Indoland Center
         (ex. Bumi Mandiri) Tower 2 lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Dihadiri oleh
         pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.015.041.900 saham (81,80%) saham Perseroan
         dengan hak suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar
         Perseroan, ketentuan korum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan
         yang mengikat secara hukum.

        RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
        1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2022 termasuk
           pengesahan neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2022 yang telah
           diaudit oleh Akuntan Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada
           Anggota Direksi dan Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam
           tahun buku 2022 (acquit et de charge).
        2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk
           menentukan uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya
           menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
           menentukan honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023.
        3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
           menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
           tahun buku 2023, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada
           Kantor Akuntan Publik dimaksud.
        4. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam
           suatu akta notariil tersendiri.

        RUPS Luar Biasa menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
        1. Menolak/Menunda rencana Perseroan menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
           (KBLI) di Anggaran Dasar Perseroan. Penambahan KBLI akan dilaksanakan jika Perseoran
           telah siap untuk menjalankan kegiatan usaha dimaksud.
        2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam
           suatu akta notariil tersendiri.


    A.2. RUPS Luar Biasa
         Diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023 di Marketing Gallery, Gedung Japfa Indoland
         Center (ex. Bumi Mandiri) Tower 2 lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Dihadiri oleh
         pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.014.877.800 saham (81,78%) saham Perseroan
         dengan hak suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar
         Perseroan, ketentuan korum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan
         yang mengikat secara hukum.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  33
Page 34
       RUPS Luar Biasa menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
       1. Memberhentikan seluruh Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut:
          - Komisaris Utama                      : Bapak Hendra Widjaya
          - Komisaris                            : Ibu Junia Linardi
          Kemudian mengangkat Dewan Komisaris yang baru periode 2023 sampai dengan 2028
          sebagai berikut:
          - Komisaris Utama (Independen)         : Bapak Hendra Widjaya
          - Komisaris                            : Ibu Chenny

           Selanjutnya Susunan Pengurus Perseroan tertulis sebagai berikut:
           Dewan Komisaris:
           - Komisaris Utama (Independen)            : Bapak Hendra Widjaya
           - Komisaris                               : Ibu Chenny
           Direksi:
           - Direktur Utama                          : Ibu Artha Lovie Aprillailie
           - Direktur                                : Bapak Iwan Setiawan

       2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam
          suatu akta notariil tersendiri.

           Seluruh keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa tahun 2023
           ini telah direalisasikan pada tahun buku dan tidak terdapat keputusan yang belum
           direalisasikan.

B. RUPS Tahun 2024

   Diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2024 di Ruang Meeting VIP, Gedung Japfa lndoland Center
   Tower l, Lantai 4 Jl. Basuki Rahmat No.129-137, Surabaya. Dihadiri oleh pemegang saham dan/atau
   kuasanya sebanyak 1.005.381.800 saham (81,01%) saham Perseroan dengan hak suara yang sah.
   Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar Perseroan, ketentuan korum RUPS
   telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan yang mengikat secara hukum.

   RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
   1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2023 termasuk pengesahan
      neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan
      Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada Anggota Direksi dan
      Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam tahun buku 2023 (acquit et
      de charge).
   2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk menentukan
      uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya menyetujui
      pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan
      honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024.
   3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
      menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
      tahun buku 2024, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada Kantor
      Akuntan Publik dimaksud.
   4. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
      akta notariil tersendiri.



         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 34
Page 35
C. RUPS Tahun 2025

   Diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2025 di Ruang Meeting VIP Gedung Japfa Indoland Center
   Tower I, Lantai 4. Jl. Basuki Rahmat No.129-137, Surabaya. Dihadiri oleh pemegang saham dan/atau
   kuasanya sebanyak 1.005.127.900 saham (80,99%) saham Perseroan dengan hak suara yang sah.
   Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar Perseroan, ketentuan korum RUPS
   telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan yang mengikat secara hukum.

   RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
   1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2024 termasuk pengesahan
       neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan
       Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada Anggota Direksi dan
       Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam tahun buku 2024 (acquit et
       de charge).
   2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk menentukan
       uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya menyetujui
       pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan
       honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2025.
   3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
       menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
       tahun buku 2025, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada Kantor
       Akuntan Publik dimaksud.
   4. Menyetujui Perpanjangan Masa Jabatan Direksi Perseroan Periode 2025 – 2030. Sehingga
       Susunan Direksi Perseroan adalah:
       - Artha Lovie Aprillailie (Direktur Utama)
       - Iwan Setiawan (Direktur)
   5. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
      akta notariil tersendiri.




        Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  35
Page 36
Komite Audit

Peraturan OJK 55/POJK.04/2015 tentang pembentukan dan pedoman pelaksanaan kerja Komite Audit
disebutkan bahwa anggota Komite Audit yang merupakan Komisaris Independen bertindak sebagai ketua
Komite Audit. Perseroan telah memenuhi peraturan tersebut.

Susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:
- Hendra Widjaya (Ketua)
- Anita Rosalia Gunawan (Anggota)
- Sarah Cahya Prawira (Anggota)

Riwayat Singkat Komite Audit

Hendra Widjaya
(Ketua Komite Audit)

Warga Negara Indonesia, lahir di Juwana pada tanggal 7 Juni 1950 (75 tahun). Beliau menyelesaikan
pendidikan S1 di Universitas Indonesia bergelar Sarjana Ekonomi dan S2 di Indonesian Institute of
Management (in cooperation with Pittsburg state University Kansas, USA) bergelar Magister Manajemen
Marketing. Awal karir beliau dimulai Tahun 1975 di SC Jhonson & Son Indonesia dan pernah menjabat
sebagai Direktur Marketing di PT Monysaga Prima pada tahun 1998 dan di PT Adventura Prokreasi pada
tahun 2004 sampai dengan 2012. Saat ini beliau aktif sebagai Direktur di PT Indadi Setia. Pada bulan Juli
2022 Bapak Hendra diangkat sebagai komisaris utama (Independen) Perseroan sampai sekarang.

Anita Rosalia Gunawan
(Anggota Komite Audit).

Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya tahun 1970 (56 tahun), mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi
(S1) Akuntansi di Universitas Surabaya. Memiliki pengalaman sebagai auditor dengan mengawali karir
sebagai analis di kantor akuntan publik Prasetio Utomo. Pada tahun 2009 sampai dengan 2011 beliau
bekerja sebagai auditor di PT Indadi Setia di Jakarta.

Sarah Cahya Prawira
(Anggota Komite Audit)

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 23 November 1991 (35 tahun). Beliau menyelesaikan
pendidikan S1 di Trisakti School of Management dengan gelar Sarjana Akuntansi. Memulai karir sebagai
penyusun pajak di PT Home Living Arts Indonesia pada tahun 2013 dan pernah menjabat sebagai Akuntan
di PT Lion Mentari Airlines pada tahun 2014. Saat ini beliau aktif menjabat sebagai Akuntan Pajak Senior
di Indadi Utama Grup.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    36
Page 37
Komite Audit

Komite Audit mengadakan rapat 4 (empat) kali dengan tingkat kehadiran 100%. Komite Audit juga
melakukan rapat dengan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali dan tingkat kehadiran 100%. Komite Audit
menyatakan bahwa Perseroan telah mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan peraturan pasar
modal serta tidak ditemukan adanya penyimpangan.

Berdasarkan penelaahan terhadap kinerja Perseroan, Komite Audit menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
• Perseroan telah melaporkan kinerja usaha berupa laporan berkala tepat waktu kepada Otoritas Jasa
   Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI);
• Semua informasi transaksi penting sudah diungkapkan kepada public sesuai ketentuan yang berlaku;

Rapat Komite Audit
•    Komite Audit mengadakan rapat berkala minimal satu kali dalam 3 (tiga) bulan dan hanya dapat
     dilaksanakan apabila dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota.
•    Komite Audit dapat mengundang pengurus untuk menyampaikan materi rapat;
•    Keputusan rapat diambil berdasarkan musyawarah mufakat dan anggota komite diberi kebebasan untuk
     menyampaikan pendapat dalam pembahasan agenda rapat tanpa intervensi siapapun;

Selama tahun 2025 diadakan 4 kali rapat Komite dengan kehadiran sebagai berikut:


               Nama                       Jabatan               Rapat              Kehadiran
    Hendra Widjaya                         Ketua                  4                    4
    Anita Rosalia Gunawan                 Anggota                 4                    4
    Sarah Cahya Prawira                   Anggota                 4                    4

Komite Nominasi & Komite Remunerasi
Dewan Komisaris tidak membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi. Tidak dibentuknya komite dan
prosedur kerjanya karena struktur organisasi Perseroan cukup kecil sehingga fungsi dan tugas komite ini
dirangkap oleh Dewan Komisaris.

Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan ditunjuk dan diangkat oleh Direksi, memiliki kedudukan setingkat manager dan
bertanggung jawab kepada Direktur Utama. Saat menjalankan tugasnya Sekretaris Perusahaan harus
melakukan komunikasi dengan seluruh Direksi. Sekretaris Perusahaan dibentuk untuk memelihara dan
melindungi kepentingan Perseroan melalui komunikasi dan hubungan baik dengan segenap stakeholder.




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 37
Page 38
Sekretaris Perusahaan

Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Iwan Setiawan. Beliau lahir di Sidoarjo Jawa Timur 1974 (51 tahun),
lulusan S2 Hukum dari Universitas Bhayangkara Surabaya tahun 2017. Memiliki kompetensi dan
pengalaman sebagai Corporate Secretary lebih dari 18 tahun. Sebelum bergabung dengan Perseroan pernah
bekerja sebagai Head of PPIC di PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo tahun 2001. Pada tahun 2002 sampai
2008 bekerja di PT Siantar Top Tbk Sidoarjo dengan jabatan terakhir sebagai Financial Supervisor. Pada
tahun 2008 sampai dengan 2010 pernah menjabat sebagai Direktur Perseroan dan sejak tahun 2008 sampai
sekarang menjabat sebagai Direktur dan Corporate Secretary Perseroan.

Sesuai aturan OJK No.35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014, Sekretaris Perusahaan wajib memiliki
kompetensi yang baik agar dapat menjalankan fungsi dan tugasnya. Pelatihan yang pernah diikuti adalah:
1. GMP (Good Manufacturing Practices) Training yang diselenggarakan oleh PREMYSIS Consulting
   tahun 2002 di Surabaya.
2. Quality Management System Training (ISO 9000:2000) dan Internal Quality Audit Training yang
   diselenggarakan oleh PREMYSIS Consulting tahun 2003 di Surabaya.
3. Workshop Pasar Modal – Corporate Action diselenggarakan oleh GRANADA Law Firm & Investama
   Capital tahun 2011 di Jakarta.
4. Seminar & Expo RETAIL EXTRAVAGANZA diselenggarakan oleh APRINDO Jawa Timur tahun
   2011 di Surabaya.
5. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) diselenggarakan oleh Badan Karantina Ikan,
   Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2012
   di Sidoarjo.
6. Workshop Pasar Modal – Dukungan Pemegang Saham - Aspek Hukum Pinjaman Pemegang Saham,
   diselenggarakan oleh ICSA (Indonesian Corporate Secretary Association) tahun 2017 di Jakarta.
7. Berbagai kegiatan sosialisasi dan hearing tentang regulasi Pasar Modal yang diadakan oleh Otoritas Jasa
   Keuangan (OJK) maupun oleh Bursa Efek Indonesia.
8. Aktif sebagai pengurus Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Jakarta dan Perwakilan Jawa Timur.

Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Utama Sekretaris Perusahaan:
• Mengikuti perkembangan pasar modal dan memberi masukan kepada direksi tentang pentingnya
   mematuhi peraturan tersebut.
• Memastikan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan pasar modal, termasuk pelaksanaan RUPS, public
   expose dan berbagai tindakan korporasi dengan berkoordinasi pihak-pihak terkait.;
• Penghubung antara Perseroan dengan OJK, Bursa Efek Indonesia dan masyarakat.
• Melaksanakan komitmen Perseroan terhadap terlaksananya keterbukaan informasi.
• Memelihara dan mengelola citra positif dan identitas Perseroan ke publik dengan menyelenggarakan
   kegiatan social masyarakat serta pelaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     38
Page 39
Unit Audit Internal dan Sistem Pengendalian Internal

Perseroan belum memiliki unit audit internal karena struktur organisasi Perseroan relatif kecil dan jumlah
sumber daya manusia tidak begitu besar. Pelaksanaan fungsi unit audit internal di bawah pengawasan
langsung oleh Direksi. Perseroan melaksanakan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko dengan
melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efektivitas kerja di semua departemen.

Setiap pengambilan kebijakan harus disampaikan terlebih dahulu kepada pimpinan. Saat ini pengendalian
internal berjalan dengan efektif karena setiap perencanaan dan realisasinya bisa diketahui dengan cepat.
Manajemen berusaha memenuhi ketentuan pasal 3 POJK Nomor 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan
dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

Akuntan Publik Dan Penunjang Pasar Modal
Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember
2025 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) SUPOYO, SUTJAHJO, SUBYANTARA & Rekan.

Besarnya uang jasa yang diberikan sebesar Rp 65.400.000,- (enam puluh lima juta empat ratus ribu rupiah).
Sedangkan besarnya fee yang diberikan kepada profesi penunjang pasar modal selama tahun 2025 adalah
sebagai berikut:
1. Annual Listing Fee (IDX)                    : Rp 93.795.000,-
2. Sinartama Gunita (BAE)                      : Rp 27.250.000
3. Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI)      : Rp 11.100.000,-
4. Biaya Iuran OJK                             : Rp 45.600.000,-


Kode Etik
Kode Etik adalah panduan bertindak secara etis dan sesuai dengan peraturan yang berlaku saat kita
melakukan pekerjaan di manapun dan kapanpun.

Karyawan tetap maupun karyawan kontrak memiliki kewajiban untuk mengikuti Kode Etik dan mematuhi
semua kebijakan dan prosedur Perseroan. Kode Etik juga berlaku bagi Dewan Komisaris dan Direksi,
sehubungan dengan semua kegiatan yang mengatasnamakan Perseroan. Setiap konsultan dan mitra bisnis
yang bekerja atas nama Perseroan wajib menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam Kode Etik ini.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     39
Page 40
Pokok-Pokok Kebijakan Komunikasi dengan Pemegang Saham


TUJUAN

Kebijakan komunikasi bertujuan mengatur proses pemberian informasi kepada para pemegang saham dan
investor secara wajar dan tepat waktu mengenai Perseroan. Pemegang saham dapat melakukan penilaian
atas strategi, perkembangan, operasional dan kinerja Perseroan, serta memungkinkan pemegang saham dan
investor terlibat secara aktif dengan Perseroan. Kebijakan komunikasi dengan para pemegang saham
menunjukkan komitmen Perusahaan dalam melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan.

KEBIJAKAN UMUM

Perseroan membuka komunikasi antara Direksi dengan pemegang saham. Dialog yang informatif dan
konstruktif akan mendorong kualitas penerapan tata kelola perusahaan. Perseroan membuka diri
berkomunikasi secara terbuka, pengungkapan secara transparan dan wajar, perlakuan yang setara terhadap
para pemegang saham dan perlindungan atas kepentingan para pemegang saham, dengan menjunjung
integritas, ketepatan waktu dan relevansi informasi yang diberikan. Perseroan akan memastikan informasi
disampaikan secara akurat dan tidak ada infomasi yang menyesatkan di pasar modal. Komunikasi dengan
para pemegang saham dilakukan sesuai kebutuhan mereka.

MEDIA KOMUNIKASI

Komunikasi dengan pemegang saham dilakukan melalui cara-cara:

 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

   RUPS merupakan forum bagi para pemegang saham untuk bertukar pendapat dan memberi usulan ke
   Direksi. Dewan Komisaris, Ketua Komite Audit dan Direksi wajib hadir untuk menjawab pertanyaan-
   pertanyaan yang diajukan oleh para pemegang saham. Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan
   Rapat Umum Pemegang Saham disertai dengan dokumen yang jelas, ringkas serta memberikan waktu
   yang memadai sebelum pelaksanaan rapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

   Pelaksanaan RUPS harus direncanakan dengan baik dan diatur sesuai ketentuan. RUPS wajib disiapkan
   untuk memfasilitasi pemegang saham bisa berpartisipasi dalam RUPS. Pemegang saham yang tidak
   dapat hadir dan memberikan suara saat RUPS difasilitasi dengan penunjukan kuasa atau perwakilan
   untuk hadir dan memberikan suara. Tata tertib RUPS diinformasikan kepada pemegang saham pada saat
   penyelenggaraan RUPS.

   Ketentuan mengenai penyelenggaraan RUPS diatur oleh Undang-Undang No.40 tahun 2007 tentang
   Perseroan Terbatas, Peraturan OJK No.10/POJK/04/2017 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
   Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, dan Anggaran Dasar Perseroan. Pemegang saham
   diberikan kesempatan menyampaikan usulan agenda RUPS sesuai persyaratan sebagaimana ketentuan
   Pasal 12 POJK.10/POJK.04/2017 dan Anggaran Dasar Perseroan. Selanjutnya ketentuan mengenai
   penyelenggaraan RUPS diatur dalam POJK yang baru yaitu POJK 15/POJK.04/2020. Pemegang saham
   dapat mengikuti RUPS secara daring (online) menggunakan system eASY.KSEI dan e-Voting. Bahan
   mata acara RUPS tersedia dalam bentuk dokumen fisik dan juga dokumen elektronik yang dapat
   diunduh di website Perusahaan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  40
Page 41
 Paparan Publik (Public Expose)

  Public Expose adalah media komunikasi antara Perseroan dengan pemegang saham. Ketentuan
  mengenai penyelenggaraan Public Expose diatur dalam Peraturan Pencatatan No. I-E, Keputusan
  Direksi Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-306/BEJ/07-2004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
  Bahan presentasi Public Expose tersedia di kantor Perseroan serta dapat diunduh di situs web
  Perusahaan. Peserta Public Expose diberikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan usul dan
  saran. Public Expose dilakukan untuk memastikan bahwa penyebaran informasi telah disampaikan
  secara merata. Dalam perkembangan saat ini pemegang saham dapat mengikuti paparan publik secara
  online sehingga mempermudah dalam mengikuti perkembangan Perseroan.

 Laporan Keuangan

  Laporan Keuangan mengupayakan pengungkapan informasi yang wajar, berimbang dan dapat dipahami
  sehingga para pemegang saham dapat menilai posisi keuangan dan prospek usaha Perseroan. Publikasi
  kinerja keuangan dilakukan tepat waktu di website perseroan. Laporan Keuangan merupakan laporan
  pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi tentang hasil kerja keuangan selama tahun berjalan.
  Laporan keuangan terdiri dari Neraca, Laba Rugi, dan catatan atas laporan keuangan yang
  mencerminkan kinerja Perusahaan selama periode laporan keuangan yang dimaksud. Penyampaian
  laporan keuangan diatur di Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2022 Tentang Penyampaian Laporan
  Keuangan Berkala Emiten Atau Perusahaan Publik.

 Laporan Keberlanjutan

  Laporan keberlanjutan (sustainability report) berfokus pada kinerja non-keuangan perusahaan yang
  mencakup tiga poin utama, yaitu: Aspek Ekonomi (Profit), Aspek Lingkungan (Bumi) dan Aspek Sosial
  (Masyarakat). Konsep ini dikenal sebagai triple bottom line, yang bertujuan mengomunikasikan dampak
  organisasi terhadap masyarakat, lingkungan, dan keuntungan secara berkelanjutan.
  1. Aspek Ekonomi (Profit/Economic)
     Aspek ini mengukur kinerja keuangan dan dampak ekonomi langsung maupun tidak langsung dari
     operasional perusahaan terhadap pemangku kepentingan. Ini mencakup efisiensi pengelolaan, kinerja
     finansial, investasi, dan kontribusi terhadap ekonomi lokal.
  2. Aspek Lingkungan (Planet/Environmental)
     Aspek ini menilai bagaimana perusahaan mengelola dampaknya terhadap planet, termasuk
     penggunaan energi, pengelolaan limbah, emisi karbon, penggunaan air, dan aneka ragam hayati.
     Aspek ini berfokus pada upaya pelestarian lingkungan.
  3. Aspek Sosial (People/Social)
     Aspek ini berfokus pada hubungan perusahaan dengan manusia dan masyarakat. Ini mencakup
     kesehatan dan keselamatan kerja, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, kepatuhan sosial, dan
     kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat local.

  Ketentuan mengenai Laporan Keberlanjutan diatur di POJK 51 Tahun 2017 tentang kewajiban
  penyampaian Laporan Keberlanjutan.

 Komunikasi dengan Komunitas Investasi

  Perseroan melakukan dialog dengan pemegang saham, investor dan para analis, baik secara individual
  maupun berkelompok, untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif antara Perseroan dengan komunitas
  investasi. Semua informasi yang disampaikan pada komunitas investasi dilakukan dengan
  memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta peraturan internal yang mengatur
  mengenai informasi perusahaan.


         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   41
Page 42
 Website Perseroan

  Website Perseroan memuat informasi mengenai profil umum, produk, dan kinerja keuangan yang
  tercantum di dalam laporan tahunan maupun laporan berkala. Disampaikan secara terbuka untuk umum
  dan menyediakan akses terhadap informasi Perseroan yang relevan bagi para pemegang saham. Pada
  website juga disampaikan informasi penting lainnya apabila Perseroan memiliki kejadian penting yang
  perlu diketahui publik. Informasi tersebut dicantumkan pada website setidaknya selama lima tahun dari
  tanggal publikasi. Informasi pada situs web Perusahaan senantiasa dikaji dan diperbarui. Situs web
  Perusahaan yaitu www.wapo.co.id.


 Akses Email

  Perseroan menyediakan akses bagi pemegang saham, investor dan masyarakat untuk berkomunikasi
  melalui alamat email:
  - iws.id2000@gmail.com
  - iws@wapo.co.id
  - wapo.sby@gmail.com

  Kebijakan Komunikasi dikaji secara berkala sesuai dengan perkembangan Perseroan.




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   42
Page 43
RISIKO USAHA

1. Gambaran Umum

  Risiko usaha adalah ketidakpastian yang mungkin terjadi dan dapat mengakibatkan kerugian. Untuk
  memperkecil risiko yang mungkin timbul, Perseroan melakukan evaluasi secara rutin terhadap hasil
  yang dicapai.

  Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
  • Mengenali dengan baik para pemasok dan pelanggan Perseroan untuk meminimalisir risiko gagal
     bayar dan gagal kirim.
  • Menerapkan kebijakan dan prosedur operasional yang tepat termasuk asuransi aset Perseroan.
  • Mengidentifikasi potensi kerugian dan membuat mitigasi risiko.
  • Pertukaran informasi risiko melalui rapat-rapat rutin. Apabila ada risiko maka disampaikan kepada
     pimpinan agar dapat diminimalisir.

2. Jenis Risiko dan Cara Pengelolaan

  Risiko Usaha diidentifikasi sebagai berikut:
  1. Risiko ketersediaan bahan baku dan kualitas tidak standart
  2. Persaingan/Kompetisi
  3. Fluktuasi harga
  4. Risiko produksi dan distribusi
  5. Risiko cuaca dan hama penyakit

  A. Penjelasan terhadap Risiko Usaha
      1. Risiko Ketersediaan Bahan Baku dan Kualitas Tidak Standart
         - Bahan baku komoditas:
           Perseroan memperoleh sebagian besar bahan baku berupa Rumput Laut, Biji Kopi dari petani
           dan pemasok. Dalam hal ini kualitas bahan sangat dipengaruhi oleh hasil panen. Hasil panen
           dapat berkurang karena faktor cuaca dan hama penyakit. Untuk menjaga kelangsungan pasokan
           bahan baku, Perseroan menjaga hubungan baik dengan pemasok di berbagai daerah. Salah
           satunya adalah mengadakan kunjungan dan pertemuan rutin dengan para petani dan pemasok.

         - Bahan baku produk air mineral dan minuman vitamin:
           Beberapa bahan baku harus diimport dari luar negeri. Persyaratan minimum order (MoQ) dan
           waktu tiba yang tidak menentu bisa menyebabkan keterlambatan pasokan bahan baku. Untuk
           mengurangi resiko ini Perseroan membuat perencanaan produksi yang baik dan pembelian
           bahan baku jauh hari dengan jumlah yang tepat.
      2. Persaingan/Kompetisi
         Perdagangan komoditi memiliki tantangan cukup besar. Banyaknya pelaku usaha menciptakan
         persaingan yang berakibat penurunan pendapatan Perseroan. Kompetitor berupaya memberikan
         pelayanan yang baik kepada konsumen. Mereka juga meberikan harga yang kompetitif dengan
         program promo menarik. Untuk mengurangi resiko ini Perseroan berusaha menjaga kualitas
         produk dan memberikan berbagai kemudahan kepada konsumen seperti distribusi langsung dan
         harga yang bersaing.




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 43
Page 44
3. Risiko Fluktuasi Harga.
   - Harga produk komoditas:
     Produk Komoditi memiliki fluktuasi harga yang tinggi dan dipengaruhi oleh kebutuhan pasar
     global. Ketersediaan baku baku tergantung pada banyak faktor seperti cuaca, hama penyakit,
     produksi, tingkat konsumsi dunia, tingkat penawaran dan permintaannya. Banyaknya pelaku
     usaha sejenis membuat harga barang berfluktuasi dengan cepat. Kondisi geopolitik yang tidak
     stabil membuat harga bahan baku naik tinggi. Menghadapi kondisi ini Perseroan harus berhati-
     hati menentukan struktur harga agar tetap mampu bersaing.

   - Harga produk minuman vitamin:
     Harga bahan baku import menggunakan mata uang asing. Stabilitas mata uang sangat penting
     untuk menjaga harga bahan baku tetap stabil. Kondisi geopolitik yang tidak stabil membuat
     harga bahan baku naik tinggi. Menghadapi kondisi ini Perseroan harus berhati-hati menentukan
     struktur harga agar tetap mampu bersaing. Resiko mata uang asing lebih sulit untuk
     dikendalikan. Perseroan berharap kondisi stabilitas politik nasional dan global tetap terjaga di
     masa recovery setelah pandemi.

4. Risiko Produksi dan Distribusi.
   - Produk komoditi:
     Usaha perdagangan memiliki resiko produksi dan distribusi lebih kecil dibandingkan usaha
     industri pengolahan. Sebagian besar komoditas Biji Kopi dan Rumput Laut dikirim langsung
     (direct shipment) dari pemasok ke konsumen. Resiko terjadi ketika pengiriman jarak jauh dari
     sentra budidaya menyebabkan barang rusak di jalan. Untuk memperkecil resiko ini Perseroan
     melakukan distribusi dari sentra budidaya terdekat.

   - Produk minuman vitamin dan air mineral:
     Produk Sunkist dan AirAlam diproduksi di pabrik modern dan berstandar SNI. Tetapi resiko
     kegagalan produksi tetap ada, termasuk kualitas produk tidak standar. Untuk memperkecil
     resiko ini Perseroan membuat perencanaan produksi secara cermat. Fasilitas produksi
     dilakukan pengecekan dan perawatan berkala. Biaya distribusi yang tinggi juga menjadi resiko
     tersendiri. Perseroan bekerjasama dengan beberapa ekspedisi untuk menekan biaya distribusi.

5. Risiko Cuaca dan Hama Penyakit
   Komoditas pertanian dan perkebunan sangat rentan terhadap cuaca dan hama penyakit. Curah
   hujan yang tinggi dan terus menerus akan mempengaruhi pertumbuhan Biji Kopi dan Rumput
   Laut sehingga mengakibatkan pasokan bahan baku terganggu. Masalah ini biasanya terjadi pada
   bulan November sampai dengan Maret. Selain itu pengeringan yang tidak sempurna akan
   menurunkan kualitas bahan baku dan mempengaruhi volumen produksi.




   Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       44
Page 45
B. Review Efektivitas Sistem Manajemen Risiko

   Keberhasilan penerapan manajemen risiko ditunjukkan dengan adanya identifikasi dan analisis
   risiko sesuai tingkat kepentingannya. Risiko dimitigasi, dilacak, dan dikendalikan secara efektif.
   Permasalahan dicegah sebelum terjadi dan semua pihak secara sadar fokus pada apa yang akan
   mempengaruhi pencapaian tujuan.

   Perseroan memiliki pengalaman cukup panjang sehingga mampu meminimalisir risiko. Sejauh ini
   sistem manajemen risiko berjalan dengan efektif karena menerapkan langkah langkah berikut:
   1. Mengidentifikasi Risiko
   2. Menganalisis Risiko
   3. Mengevaluasi Risiko
   4. Mengantisipasi Risiko
   5. Memantau dan Meninjau Risiko.

   Langkah ini dapat menghasilkan solusi yang sederhana tetapi efektif untuk mempertahankan usaha
   pasca pandemic.




      Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    45
Page 46
TANGGUNG JAWAB SOSIAL

Perseroan menyadari tujuan kegiatannya tidak hanya ditujukan untuk menciptakan nilai bagi pemegang
saham, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan sosial, Perseroan berupaya
menumbuhkan kerjasama dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat. Tahun 2024
Perseroan membuat program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menjadi mitra bagi petani kopi
dan Rumput Laut di daerah sentra budidaya.

Jenis program terkait aspek lingkungan hidup dan tanggung jawab produk adalah sebagai berikut:
1. Tahun 2025, Perseoran bekerjasama dengan yayasan sosial KAPPI turut mendukung kegiatan pelatihan
   membuat aneka kue bagi kelompok tani kopi di beberapa daerah.
2. Tahun 2025, Perseroan memberikan bantuan peralatan dan bibit serta berpartisipasi dalam kegiatan
   pencegahan narkotika dilingkungan sekolah.
3. Melakukan penyuluhan tentang cara budidaya yang baik serta perlakuan produk pasca panen.
4. Membantu petani dalam hal kesehatan dan kesejahteraan seperti sumbangan kepada masyarakat yang
   sedang membangun rumah sederhana.
5. Perseroan mengajak para petani Rumput Laut untuk melakukan budidaya dengan sistem yang baik serta
   melakukan sosialisasi tentang pencemaran air laut.


Tanggung Jawab Produk
Perseroan berkomitmen menyediakan bahan baku yang berkualitas. Proses produksi dilakukan dengan
penuh tanggung jawab dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. Untuk memastikan bahwa
produksi telah dilakukan dengan baik, Perseroan memiliki sertifikat kelayakan produksi seperti Sertifikat
Kelayakan Pengolahan (SKP) atau Good Manufacturing Practices, Hazard Analyst Critycal Control Poin
(HACCP), ISO Managemen Mutu dan Managemen Produksi dan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Khusus untuk produk minuman, proses produksi dilakukan di pabrik berstandart modern, prosesnya
higienis dan terjamin kebersihannya. Ini sebagai wujud tanggung jawab perseroan kepada masyarakat.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    46
Page 47
PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI

Tanggal 23 Mei 2018, Perseroan mengajukan gugatan wanprestasi kepada Koperasi Garudayaksa
Nusantara (KGN). Gugatan ini dilakukan karena KGN gagal memenuhi kewajibannya atas transaksi
pembelian Gula Kristal Putih sejumlah 5.774 karung (288.700 kg) senilai Rp 3.089.000.000. Selain itu 250
karung (12.500 kg) senilai Rp 133.750.000 tidak sesuai dengan standar kualitas yang telah disepakati. KGN
juga tidak memberikan bukti pembayaran Pajak atas transaksi ini.

Tidak ada itikad baik dari Koperasi Garudayaksa Nusantara untuk menyelesaikan permasalahan ini
sehingga Perseroan mengajukan Somasi I dan II. Hingga batas waktu yang telah ditetapkan Koperasi
Garudayaksa Nusantara tidak melakukan tindakan sebagaimana tertera dalam surat somasi.

Putusan pengadilan tingkat I dan tingkat II (banding) dimenangkan oleh Perseroan. Demikian pula ditingkat
kasasi, Mahkamah Agung menolak pengajuan kasasi KGN sehingga Perseroan kembali memenangkan
perkara ini. Perseroan mengajukan aanmaaning untuk melakukan sita jaminan. Saat ini pihak KGN
melakukan gugatan perlawanan terhadap permohonan aanmaning tersebut.

Di dalam proses gugatan perlawanan terhadap pelaksanaan aanmaning perseroan terjadi perdamaian antara
perseroan, KGN & Junieka. Hasil perdamaiannya disepakati pihak Junieka akan membayar utang kepada
pihak perseroan dan KGN dengan asset yang dimilikinya melalui mekanisme kepailitan sehingga assetnya
akan dilelang oleh kurator yang ditunjuk. Bahwa dilakukan mekanisme lelang melalui kepailitan karena
asset milik Junieka tercatat atas nama orang lain (Mustafa), kepemilikan Junieka didasarkan pada PPJB
lunas saja, oleh karena untuk menghindari permasalahan hukum baru maka proses mekanisme kepailitan
dipilih untuk menyelesaikan utang Junieka kepada perseroan dan KGN.

Tahun 2025, Perseroan mengajukan proses PKPU dan Kepailitan terhadap Junieka, saat ini Junieka telah
dinyatakan pailit dengan segala akibat hukumnya, kemudian telah ditunjuk kurator atas nama Budy
Supriady SH MH, selaku kurator untuk membereskan boedel pailit Junieka agar dilakukan lelang secara
umum maupun di bawah tangan, yang selanjutnya hasil lelang boedel pailit diperuntukkan membayar utang
ke perseroan dan KGN.

Proses kepailitan saat ini sudah dalam tahap pengajuan lelang boedel pailit Junieka ke KPKNL (lelang
umum), selanjutnya apabila tidak berhasil melalui lelang umum, maka kurator akan mencari pembeli yang
berminat untuk melakukan jual beli boedel pailit secara di bawah tangan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    47
Page 48
           LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025

            PT WAHANA PRONATURAL TBK




Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk   48
Page 49
PENDAHULUAN

Sebagai perusahaan yang berdiri lebih dari 20 tahun, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) berkomitmen
tumbuh bersama masyarakat, saling memberi manfaat, serta berpartisipasi menciptakan kesejahteraan di
sekitar lokasi operasional Perusahaan. Selain berorientasi menghasilkan profit, kami juga berupaya
memperhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat serta turut berkontribusi aktif dalam
menciptakan kelestarian lingkungan dan sosial. Kami percaya akan mampu memenuhi harapan masyarakat.

Makna dan Manfaat Laporan Keberlanjutan

Laporan Keberlanjutan ini kami sampaikan kepada pemangku kepentingan tentang kinerja berkelanjutan
yang terdiri dari tiga pilar yaitu ekonomi, lingkungan dan sosial. Dalam konteks Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development), Laporan ini juga sebagai media yang menyajikan informasi
terkait kontribusi Perseroan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TBP (Sustainable
Development Goals/SDGs).

Melalui Laporan ini kami berharap dapat diperoleh berbagai manfaat baik internal maupun eksternal.

Manfaat internal antara lain:
• Penajaman visi dan strategi dalam aspek keberlanjutan
• Penguatan sistem manajemen terkait manajemen keberlanjutan
• Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keberlanjutan
• Menganalisis kelemahan dan kekuatan perusahaan
• Meningkatkan motivasi pekerja yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat

Sedangkan manfaat eksternal antara lain:
• Meningkatkan citra dan reputasi perseroan serta kepercayaan publik
• Memudahkan akses mendapatkan dana investor
• Meningkatkan hubungan dengan pemangku kepentingan
• Meningkatkan daya saing

Prinsip Keuangan Keberlanjutan
Untuk menghasilkan penerapan Keuangan Keberlanjutan yang efektif, Perseroan memperhatikan 8
(delapan) prinsip sebagai berikut:

1. Prinsip Investasi Bertanggung Jawab
   Investasi bertanggung jawab (responsible investment) adalah pendekatan investasi yang
   mempertimbangkan faktor ekonomi, sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola dalam keputusan
   investasi yang bertujuan agar dapat mengelola risiko secara lebih baik. Usaha yang dilakukan di bidang
   perdagangan Biji Kopi dan Rumput Laut senantiasa mementingkan pelestarian lingkungan. Petani dan
   nelayan memanfaatkan lingkungan yang baik untuk menunmbuhkan kembali tanamannya agar
   menghasilkan produk yang baik.

2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Keberlanjutan
   Menetapkan dan menerapkan strategi dan praktik bisnis berkelanjutan di setiap pengambilan keputusan
   dengan menekankan pencapaian tujuan jangka panjang dan penetapan strategi jangka pendek yang
   merupakan bagian dari upaya pencapaian tujuan jangka panjang. Perseroan memiliki visi, misi, struktur
   organisasi, rencana strategis, standar prosedur operasional, program kerja sampai pada penetapan faktor
   risiko dalam manajemen risiko.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     49
Page 50
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
   Memiliki prinsip kehati-hatian dalam mengukur risiko sosial dan lingkungan hidup dari aktivitas
   operasi perusahaan. Risiko sosial dan lingkungan hidup mencakup dampak sosial dan lingkungan hidup
   yang bersifat negatif dari kegiatan operasi.

4. Prinsip Tata Kelola
   Menerapkan tata kelola berkelanjutan (ekonomi, lingkungan, dan sosial) yang dibangun berdasarkan
   prinsip-prinsip transparansi, akuntabel, bertanggung jawab, independen, profesional, setara, dan wajar.

5. Prinsip Komunikasi yang Informatif
   Menyiapkan dan menyediakan laporan yang informatif mencakup strategi, tata kelola, kinerja, dan
   prospek perusahaan. Laporan ini dapat dipertanggungjawabkan dan disampaikan melalui media
   website Perseroan agar mudah dijangkau oleh seluruh pemangku kepentingan.

6. Prinsip Inklusif
   Berupaya untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan produk sehingga dapat diakses oleh
   konsumen.

7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
   Mempertimbangkan sektor-sektor unggulan prioritas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui
   Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang (RPJMN dan RPJP). Hal ini dilakukan
   untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk penanganan perubahan
   iklim.

8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
   Dalam rangka menyelaraskan strategi/kebijakan, peluang bisnis, dan inovasi produk dengan
   kepentingan nasional, Perseroan aktif dalam forum Asosiasi Emiten Indonesia dan kegiatan lainnya
   terkait Bisnis Berkelanjutan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     50
Page 51
Strategi Keberlanjutan

Perseroan menilai bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya berasal dari keuntungan secara
ekonomi, tetapi juga dari kontribusi Perseroan dalam memberdayakan masyarakat sekitar lokasi usaha,
individu yang bekerja di Perseroan serta lingkungan sekitar. Keberlanjutan ini juga disertai dengan strategi
dalam melaksanakan tanggung jawab sosial serta dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Keberlanjutan.
Perseroan berusaha memberikan manfaat dan kontribusi positif terhadap masyarakat sekitar. Perseroan
melakukan evaluasi dan pengukuran dampak semua kegiatannya untuk memastikan lingkungan yang bersih
dan sehat, baik untuk lingkungan kerja maupun lingkungan sekitarnya. Pengungkapan informasi kinerja
keberlanjutan dalam Laporan Keberlanjutan didasarkan pada topik-topik material yang telah ditetapkan
dengan mempertimbangkan pengaruhnya terhadap masing-masing pemangku kepentingan.

Bentuk dan Isi Laporan Keberlanjutan

Laporan Keberlanjutan 2025 mengungkapkan informasi kinerja keberlanjutan Perseroan periode 1 Januari
sampai dengan 31 Desember 2025. Laporan ini disusun berdasarkan POJK No.51/OJK.03/2017 dan
diterbitkan setiap tahun bersama Laporan Tahunan.

Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk Mendukung Penerapan
Keuangan Keberlanjutan

Perseroan merencanakan alokasi sebagian dana TJSL untuk mendukung kegiatan penerapan Keuangan
Keberlanjutan. Rencana tersebut berupa pemberian produk untuk kegiatan pelatihan dan kegiatan sosial
untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar usaha. Laporan penggunaan dana TJSL tersebut
dituangkan dalam Laporan Keberlanjutan.

Penyesuaian-Penyesuaian (Alignment)

Dalam mengimplementasikan Keuangan Keberlanjutan, Perseroan melakukan pengembangan kapasitas
intern dan penyesuaian organisasi sehingga sasaran bisnis berkelanjutan dapat diwujudkan, yaitu
terciptanya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta berjalannya kegiatan usaha yang peduli terhadap
aspek lingkungan dan aspek sosial.

Hal utama yang dilakukan adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memahami dan mampu
menerapkan praktik berkelanjutan serta diarahkan untuk mendorong adanya inovasi atau pengembangan
berbagai produk berkelanjutan.

Dalam rangka penerapan POJK 51/POJK.03/2017, Perseroan secara bertahap sesuai kondisi keuangan,
struktur, dan kompleksitas berupaya untuk melakukan penyesuaian organisasi, manajemen risiko, tata
kelola, dan/atau standar prosedur operasional (SPO) sebagai respon terhadap kebutuhan pasar, dan
mendukung kebijakan pemerintah terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) /Sustainable
Development Goals (SDGs) dan Perubahan Iklim.

Penyesuaian organisasi dengan prinsip-prinsip Keuangan Keberlanjutan dilakukan antara lain terhadap visi,
misi, rencana strategis, struktur organisasi, serta tugas pokok dan fungsi keberlanjutan. Proses penyesuaian
dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas perusahaan. Penyesuaian struktur organisasi dilakukan
dengan menambah fungsi keberlanjutan pada unit yang sudah ada.

Salah satu prinsip keberlanjutan adalah penerapan tata kelola keberlanjutan. Perseroan melakukan
penyesuaian terhadap tata kelola yang sudah ada dengan menambahkan aspek keberlanjutan dalam struktur
tata kelola perusahaan sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan Bisnis Keberlanjutan. Fungsi


           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      51
Page 52
tersebut saat ini dirangkap oleh unit kerja yang sudah ada dengan mengkoordinasikan mulai dari
perencanaan sampai pada pemantauan dan evaluasi atas berbagai kebijakan, program, dan praktik
keberlanjutan.

Penerapan prinsip keberlanjutan juga memerlukan penyesuaian prinsip, system, dan analisis manajemen
risiko dengan menambahkan komponen sosial, lingkungan hidup, sebagai komponen baru dalam sistem
manajemen risiko sesuai dengan karakteristik Perseroan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk              52
Page 53
IKHTISAR KEBERLANJUTAN


                                   Aspek Ekonomi
                       Uraian                      Satuan   2025        2024        2023
Pendapatan Bersih                               Rp Miliar    1,436       2,122         421
Laba Bruto                                      Rp Miliar     20,2        26,6        11,9
Laba Usaha                                      Rp Miliar    (15,1)        0,5        (0,4)
Laba tahun berjalan                             Rp Miliar    (11,6)        0,7         0,2
Return on Average Asset (ROAA)                  %            (0,13)        5,6         0,5
Return on Average Equity (ROAE)                 %            (0,18)        3,9         0,5
Net Profit Margin (NPM)                         %            (0,81)       0,03        0,01



                                  Aspek Lingkungan
                       Uraian                      Satuan   2025        2024        2023
Intensitas Pemakaian Listrik                   kWh/m2               -           -           -
                                                    3
Penggunaan Kembali Air Limbah Olahan            m                   -           -           -


                                    Aspek Sosial
                       Uraian                      Satuan   2025        2024        2023
Karyawan Wanita                                %                   72          55          50
jumlah Jam Kerja/Hari                          Jam                 8           8           8
Jumlah Jam Pelatihan                           Jam                 24          24          24
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan per Tahun Jam                 24          24          24
Tenaga Kerja Lokal (Indonesia)                 %                   11          9           6
Biaya untuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan   Rp Juta             85           -           -
Indeks Keterikatan Karyawan                    %                   90           -           -




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk               53
Page 54
Profil Laporan

Laporan Keberlanjutan PT Wahana Pronatural Tbk (Perseroan) 2025 ini merupakan penyajian
berkesinambungan dari Laporan Tahunan yang selama ini telah disampaikan kepada Publik. Laporan ini
mengacu pada POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Keberlanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (Keuangan Keberlanjutan). Informasi lain yang
diungkapkan, mengacu pada standar internasional yaitu Global Reporting Initiative (GRI). Isi laporan ini
mencakup informasi satu tahun dari 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2025, yang disertai data numerik
dengan komparasi data tiga tahun sebelumnya. Isi laporan meliputi informasi kinerja, dampak, respon, dan
aksi perusahaan dalam menanggapi isu-isu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pada aspek ekonomi,
Perseroan menyampaikan iktisar data keuangan selama tahun 2025. Dalam menyusun Laporan
Keberlanjutan, Perseroan memperhatikan prinsip-prinsip penentuan isi laporan yang mencakup
materialitas, konteks keberlanjutan, keterlibatan pemangku kepentingan dan kelengkapan. Kami
mempertimbangkan aspek keseimbangan, komparabilitas, akurasi, dan kejelasan untuk mengukur kualitas
laporan. Sementara itu, data keuangan yang dilaporkan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Rekan.

Tanggapan Umpan Balik

Perseroan menyediakan ruang kepada publik untuk menyampaikan masukan sebagai umpan balik untuk
perbaikan kedepannya. Secara keseluruhan, Perseroan telah mengungkapkan kinerja aspek ekonomi, sosial,
dan lingkungan secara seimbang. Namun demikian, manajemen perlu terus meningkatkan pengungkapan
terutama kinerja aspek lingkungan. Di tahun selanjutnya, Perseroan lebih mempersiapkan diri untuk
meningkatkan kinerja di aspek lingkungan.

Produk Ramah Lingkungan, Limbah dan Efluen, Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Perseroan memiliki dua produk komoditi yaitu Biji Kopi dan Rumput Laut. Keduanya merupakan bahan
baku yang harus diolah kembali agar dapat dikonsumsi. Biji Kopi dihasilkan dari pohon yang dipetik
(panen) langsung dalam usia tertentu. Kemudian dikupas dan dikeringkan untuk mendapatkan kualitas Biji
Kopi yang baik lalu dikemas kedalam karung dan siap untuk dijual. Limbah yang dihasilkan berupa kulit
kopi yang dapat diolah kembali menjadi minuman dan bumbu. Budidaya tanaman kopi berada di daerah
perkebunan dan dikelola secara berkesinambungan. Pengelolaan lahan dilakukan dengan memperhatikan
lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu keanekaragaman hayati.

Rumput Laut sebagian besar dihasilkan dari budidaya, dipanen di usia tertentu kemudian dikeringkan secara
manual dengan sinar matahari. Rumput Laut yang telah kering kemudian dikemas kedalam karung dan siap
untuk dijual. Limbah yang dihasilkan berupa pasir garam yang dapat dijadikan pupuk untuk tanaman.
Budidaya tanaman Rumput Laut berada di pesisir pantai yang bersih dan jauh dari limbah. Dikelola secara
baik dan berkesinambungan. Lingkungan pesisir pantai harus terjaga kebersihannya untuk menjaga
kelestarian keanekaragaman hayati, juga agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen
yang maksimal.

Produk lainnya adalah Sunkist Water C (minuman tingi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam.
Keduanya merupakan produk maklon melalui mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Produksi
dilakukan di pabrik yang memiliki standart SNI, tata cara produksi yang baik dan bersertifkat halal. Apabila
terdapat retur karena tidak terjual, maka limbah yang dihasilkan adalah botol plastik. Perseroan melakukan
pemusnahan limbah plastik dengan cara pengolahan kembali menggunakan vendor yang berpengalaman.
Pelaksanaan pemusnahan memperhatikan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu masyarakat dan
lingkungan.


           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      54
Page 55
Energi dan Emisi

Usaha Perseroan bergerak di bidang Perdagangan hasil bumi dan kelautan dimana produk dari pemasok
(supplier) langsung dikirm ke gudang pembeli (buyer). Harga jual sudah termasuk semua komponen biaya
(menjadi beban pembeli) sehingga energy dan emisi yang dihasilkan nol. Produk lainnya adalah Sunkist
Water C (minuman tinggi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam. Keduanya merupakan produk maklon
melalui mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Dalam melakukan distribusi, Perseroan menggunakan
jasa pihak ketiga, termasuk jasa bongkar muat. Energi dan emisi menjadi beban pihak ketiga.

Topik Material

Laporan Keberlanjutan ini kami sampaikan dengan fokus pada tiga aspek yaitu ekonomi, lingkungan dan
sosial. Dalam konteks Pembangunan Keberlanjutan (Sustainable Development), Laporan ini juga sebagai
media yang menyajikan informasi terkait kontribusi Perseroan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan / TBP (Sustainable Development Goals /SDGs).

Dampak Kinerja Ekonomi bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Kinerja keuangan dan ekonomi yang baik akan berdampak positif bagi perusahaan dan pemangku
kepentingan (manfaat bagi pegawai, pelanggan, masyarakat melalui kegiatan tanggung jawab sosial, dan
pendapatan pajak bagi pemerintah). Tahun 2025 Perseroan mengalami kerugian karena kebijakan promosi
dan distribusi untuk meningkatkan branding produk.

Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Menyusun target-target keuangan;
• Menyusun strategi bisnis;
• Membuat laporan Keuangan;
• Melakukan audit eksternal atas kinerja keuangan perusahaan.

Dampak Ketenagakerjaan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Keberlangsungan usaha perusahaan dipengaruhi oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang
bertanggung jawab dan kompeten. Oleh sebab itu manajemen ketenagakerjaan yang kuat menjadi topik
penting.

Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Rekrutmen yang adil;
• Mengadakan pelatihan bagi karyawan;
• Manajemen SDM yang memadai;
• Memberikan gaji dan tunjangan sesuai peraturan yang berlaku;
• Memberikan waktu untuk cuti;
• Penilaian kinerja dan jenjang karir.

Dampak Pelatihan dan Pendidikan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Program pelatihan dan pendidikan menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kompetensi
dan kapasitas karyawan. Adanya karyawan yang kompeten akan memperlancar kegiatan usaha perusahaan.

Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Menyusun program-program pelatihan dan pendidikan;
• Mengidentifikasi kebutuhan karyawan terkait skill, pengetahuan dan lainnya sehingga dapat menyediakan
  program pelatihan yang efektif.



          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  55
Page 56
Dampak Anti Korupsi bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Perseroan berkomitmen menegakkan integritas anti korupsi dan menjaga lingkungan operasional yang
sehat. Karyawan perlu diedukasi tentang integritas sehingga menjauhi korupsi dan fraud lainnya.

Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Sosialisasi kebijakan kode etik, nilai-nilai perusahaan, dan anti korupsi;
• Menyediakan saluran pengaduan atau whistleblowing system;
• Memberikan sanksi yang tegas bagi karyawan yang melakukan korupsi;
• Melakukan stock opname secara berkala dan melakukan audit kinerja dan ketaatan internal secara rutin.

Dampak Keberagaman dan Kesetaraan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Perseroan memiliki komitmen untuk mendukung keberagaman dan kesempatan yang setara dalam
lingkungan kerja berlandaskan rasa saling percaya, hormat dan tanpa diskriminasi. Praktik keberagaman
dan kesetaraan diterapkan dalam proses rekrutmen dan jenjang karir.

Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Adanya kebijakan terkait keberagaman dan kesetaraan;
• Tidak ada diskriminasi dalam praktik perekrutan karyawan;
• Seluruh karyawan berhak atas jenjang karir yang lebih tinggi.

Pelibatan Pemangku Kepentingan

Melibatkan pemangku kepentingan sangat penting karena peran mereka mempengaruhi perkembangan dan
keberlanjutan perusahaan. Pemangku kepentingan juga memberikan pengaruh dalam kebijakan,
pengambilan keputusan, dan kegiatan operasional perusahaan. Pemangku kepentingan terdiri dari
bermacam kelompok, termasuk pihak lokal yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dalam
proses usaha perusahaan. Interaksi dengan pemangku kepentingan dikelola oleh Sekretaris Perusahaan.
Hubungan yang profesional dengan pemangku kepentingan dibangun untuk mendapatkan masukan dan
saran demi meningkatkan kinerja operasional. Pendekatan pada pemangku kepentingan diharapkan dapat
meningkatkan pemahaman perusahaan terhadap kebutuhan pemangku kepentingan untuk meningkatkan
kinerja berkelanjutan.

Keanggotaan pada Asosiasi

Perseroan aktif terlibat di beberapa asosiasi yang relevan dengan kegiatan usahanya. Keanggotaan asosiasi
berguna untuk menjaga kemitraan strategis. Asosiasi yang diikuti oleh Perseroan adalah:
• Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
• Asosiasi Eksportir Kopi Indonesai (AEKI)
• Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    56
Page 57
                                     Pelibatan Pemangku Kepentingan
                       Metode Pendekatan dan Pengelolaannya
Jenis Pemangku                                 Topik Signifikan dan
                   Bentuk Pelibatan dan                                         Respon Perseroan
  Kepentingan                                 Kebutuhan Pemangku
                      Frekuensinya
                                                  Kepentingan

               ● Rapat Umum Pemegang ● Laporan dan Evaluasi            ● Menyelenggarakan RUPS Tahunan
               Saham (RUPS) setahun       kinerja                      dan RUPS LB
               sekali
                                          ● Penetapan penggunaan       ● Melaporkan kinerja operasional,
Pemegang Saham
                                          laba bersih dan dividen      keuangan, dan lainnya
               ● Rapat Umum Pemegang
               Saham Luar Biasa (RUPS LB) ● Penetapan remunerasi       ● Menjaga kinerja untuk mencapai
               jika diperlukan            Dewan Komisaris              target secara maksimal
                                                                       ● Mengadakan pelatihan
                                            ● Pelatihan              ● Mengadakan evaluasi kerja dan
                 Pertemuan formal dan       ● Kesejahteraan karyawan kesempatan jenjang karir
   Karyawan
                 informal sesuai kebutuhan ● Acara keakrapan lainnya
                                                                       ● Menjamin keamanan dan hak-hak
                                                                       karyawan sesuai dengan Peraturan
                                                                       Perusahaan (PP)

                 ● Komunikasi pelanggan
                 sesuai kebutuhan

                 ● Website, sesuai          ● Kebutuhan Produk         ● Memberikan pelayanan kepada
   Pelanggan
                 kebutuhan                  ● Kontrak Jual Beli        setiap pelanggan sesuai kebutuhan

                 ● Media sosial, sesuai
                 kebutuhan

                 ● Komunikasi pelanggan     ● Pengadaan, Pembelian
                 sesuai kebutuhan           barang

      Mitra                                 ● Kontrak kerja yang adil ● Memberikan update informasi
 Kerja/Pemasok   ● Undangan melihat         dan telah disepakati kedua tentang kualitas dan harga produk,
                 proses produksi, sesuai    belah pihak                sesuai kebutuhan
                 kebutuhan
                                            ● Pembayaran tepat waktu
                 ● Laporan Berkala          ● Keamanan produk          ● Memberikan Laporan Tahunan dan
                 (Triwulan dan Tahunan)     ● Kepatuhan terhadap       Laporan Keberlanjutan
  Pemerintah
                 ● Pertemuan khusus         peraturan                  ● Laporan ke regulator
                 sesuai kebutuhan           ● Program-program CSR      ● Pembayaran pajak




         Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                           57
Page 58
Proses Usaha Perseroan

A. Perdagangan Komoditi


      Menerima                  Melakukan                  Menyiapkan
     pesanan dari              pemesanan ke               barang sesuai             Mengirim barang
       pembeli                   pemasok                 pesanan pembeli              ke pembeli



B. Distribusi Produk Minuman


   Forecast Sales               Forecast
   & Marketing                  Produksi                    Produksi                  Distribusi



Lapangan Kerja dan Inklusi Keuangan

Tahun 2025 pendapatan Perseroan mengalami penurunan. Selama kurun waktu tahun 2025, Perseroan
mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,4 triliun, terdiri dari produk biji kopi, rumput laut kering, Sunkist
Water dan air mineral. Kontribusi penjualan terbesar disumbang komoditas Biji Kopi sebesar 91% (Rp 1.3
triliun), disusul Rumput Laut Kering sebesar 5% (Rp 68 miliar) Air Mineral sebesar 3% (Rp 43 miliar),
selebihnya Sunkist Water C sebesar 8 miliar (0.5%).

Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, Perseroan melakukan pemberdayaan para petani dan nelayam
di daerah. Perseroan memiliki program rekanan yang dibuka bagi para petani dan nelayan untuk kemudahan
mendapatkan pasokan barang dengan harga yang wajar. Ini sebagai bentuk peran Perseroan dalam
meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan serta upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan
meningkatnya penjualan, maka penyerapan terhadap hasil bumi dan kelautan semakin besar, secara tidak
langsung mendukung inklusi keuangan di seluruh wilayah Indonesia. Produk Sunkist Water C di distribusi
sebagai upaya ikut membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

Perekrutan dan Pergantian Karyawan

Kesempatan bekerja di Perseroan terbuka bagi siapapun tanpa membedakan latar belakang social. Kami
membuka kesempatan kerja bagi masyarakat luas melalui rekrutmen yang terbuka. Kami memastikan tidak
ada tenaga kerja anak di bawah umur. Usia minimum karyawan adalah 20 tahun. Perseroan mengupayakan
atmosfer kerja yang baik untuk menjaga keterikatan dan kinerja karyawan, sehingga tingkat rata-rata turn
over sangat rendah. Sebagian besar karyawan merasa nyaman dan merasa ikut memiliki.

Keberagaman dan Kesempatan yang Setara

Perseroan menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan, memastikan tidak ada diskriminasi di lingkungan
usaha. Tidak hanya diterapkan pada proses rekrutmen namun juga pada kesempatan jenjang karir dan
pemberian remunerasi. Perseroan tidak membedakan gaji dan tunjangan bagi setiap karyawan pria dan
wanita. Hal yang menjadi pembeda adalah masa kerja masing-masing karyawan, jenjang jabatan, kualitas
dan pengalaman kerja.




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      58
Page 59
Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan

Hak karyawan diatur serta dijamin dalam Peraturan Perusahaan (PP), salah satunya mengatur tentang
pemberian remunerasi. Perseroan menjunjung tinggi kepatuhan pada peraturan perundangan mengenai
ketenagakerjaan. Standar upah karyawan untuk pria maupun wanita telah memenuhi aturan upah minimum
regional (UMR).

Untuk memastikan bahwa gaji karyawan senantiasa kompetitif, kami menyediakan tunjangan lainnya untuk
mendorong setiap karyawan agar berprestasi. Selain gaji pokok, karyawan juga mendapatkan tunjangan
uang makan, kesehatan, transportasi, dan komunikasi. Tunjangan ini merupakan penghargaan terhadap
pengalaman, keterampilan, dan kemampuan setiap karyawan. Selain itu, Perseroan juga memberikan hak
cuti tahunan selama 12 hari kalender dan cuti melahirkan selama 90 hari kalender. Secara berkala kami
melakukan evaluasi dan memastikan bahwa gaji karyawan senantiasa kompetitif.

Pengembangan Kompetensi Karyawan

Perseroan mendorong karyawan mengembangkan kompetensinya untuk mendukung jenjang karir mereka.
Beberapa pelatihan baik di dalam maupun di luar perusahaan telah diikuti untuk mengembangkan
kompetensi serta produktivitas kerja seluruh karyawan.

Pemahaman Anti Korupsi

Kami menerapkan kebijakan anti korupsi sebagai bagian dari budaya kerja yang berlaku bagi seluruh
karyawan. Hal ini disampaikan kepada karyawan saat menandatangani perjanjian kerja dan kesempatan
lainnya secara langsung kepada seluruh karyawan. Upaya penegakkan anti korupsi juga dilakukan dengan
cara keikutsertaan karyawan dalam sosialisasi yang diselenggarakan oleh pihak eksternal.

Kesejahteraan Karyawan Purna Karya

Kebijakan pensiun juga berlaku bagi karyawan yang usianya sudah mencapai umur 55 tahun. Bagi
karyawan yang telah memasuki masa purna karya, telah tersedia program masa pensiun. Tujuannya, agar
mereka dapat terus berkarya dan berdaya mandiri.

Penilaian Kinerja

Secara konsisten, dilakukan review dan penilaian kinerja kepada seluruh karyawan. Proses penilaian
dilaksanakan sesuai dengan standar Sistem Manajemen Kinerja. Metode yang digunakan untuk mengukur
kinerja karyawan yaitu melalui Penilaian Kinerja Berbasis Hasil (Result Base Performance/KPI) dan
Penilaian Kinerja Berbasis Perilaku (Behavioral Base Appraisal).

Perjanjian Perundingan Kolektif

Peraturan Perusahaan dibuat dengan mengacu kepada undang-undang. Ini diharapkan dapat mendukung
lingkungan kerja yang kondusif dan produktif bagi karyawan dan perusahaan. Peraturan Perusahaan ini
berlaku bagi seluruh karyawan baik di kantor pusat maupun cabang. Dalam Peraturan ini memuat topik-
topik seperti hubungan kerja, hak dan kewajiban, hari dan jam kerja serta lembur, hari libur cuti dan izin
meninggalkan pekerjaan, pengupahan dan penilaian hasil kerja, keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan
kerja, kode etik tata tertib dan disiplin kerja, sanksi dan peringatan, pemutusan hubungan kerja, serta
penyelesaian masalah.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     59
Page 60
Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak

Perseroan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja. Penerapan keamanan,
keselamatan, dan kesehatan kerja berlaku bagi seluruh karyawan tanpa kecuali. Di lokasi kerja, tersedia
obat-obatan dan kotak P3K. Di area gedung dilengkapi dengan alat keamanan darurat seperti tangga darurat,
alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, sprinkle, dan alat deteksi asap.

               Fasilitas yang Diterima Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
              Bentuk Manfaat                      Karyawan Tetap           Karyawan Kontrak
Upah (Gaji pokok dan tunjangan makan)                     √                         √
BPJS Kesehatan                                            √                         √
BPJS Ketenagakerjaan                                      √                         √
Tunjangan Hari Raya Keagamaan                             √                         √
Insentif                                                  √                         √
Tunjangan Transport dan Komunikasi                        √                         √
Cuti Tahunan dan Cuti Melahirkan                          √                         √


Strategi Bertahan di Masa Pandemi

Dampak ekonomi selama masa pandemi tidak dapat dihindari. Begitu pula dengan jalannya usaha
Perseroan. Kebijakan pembatasan pemerintah yang ketat mempengaruhi kinerja Perseroan. Begitu pula
dengan kebijakan negera-negara tujuan ekspor. Banyak negara menghentikan permintaan barangnya
sehingga berpengaruh terhadap penjualan Perseroan. Untuk menyikapi permasalahan ini, Perseroan terus
menjalin komunikasi dengan customer dan pemasok. Hal ini bertujuan untuk mencari solusi agar dapat
bertahan bersama. Perseroan tetap menerapkan protokol kesehatan guna menjaga kesehatan karyawan.
Untuk menjaga kesehatan karyawan, dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh lingkungan kerja,
membagikan masker, pemberian vitamin, dan obat-obatan.

Tanggung Jawab Produk

Produk yang dihasilkan oleh Perseroan merupakan bahan baku yang sudah dipastikan keamanannya untuk
diolah kembali menjadi produk konsumsi maupun lainnya. Proses produksi telah mendapatkan sertifikat
Hazard Analist and Critical Control Poin (HACCP) dan sertifikat Good Manufactoring Praktisys (GMP).
Tidak ada laporan pengaduan terkait dampak produk terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat
selama tahun 2025. Di kemasan produk terdapat label code tanggal produksi dan asal barang untuk
mempermudah proses penelusuran.

Implementasi 3R: Reduce, Reuse, Recycle

Perseroan peduli terhadap pengelolaan lingkungan yang saat ini menjadi isu/topik global. Perseroan
berupaya mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat mencemari lingkungan dengan melibatkan
masyarakat dan pemasok dari mulai pembibitan sampai dengan pengolahan. Perseoran memperhatikan
system produksi yang baik untuk meminimalisir dampak lingkungan.




           Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   60
Page 61
Bahan yang digunakan untuk mengemas biji kopi adalah karung goni yang mudah terurai. Kemasan produk
rumput laut adalah karung plastik yang dapat digunakan kembali (re-use). Sedangkan kemasan produk
minuman berupa botol PET juga dapat digunakan kembali dengan system daur ulang. Kami berupaya
memanfaatkan kembali kemasan berbahan plastik untuk mengurangi (reduce) limbah plastik. Jika kemasan
tidak dapat digunakan kembali maka akan dijual kepada pihak ketiga agar dapat dimanfaatkan kembali.
Kami yakin perubahan kecil akan membantu mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Pengelolaan Limbah yang Dihasilkan

Perdagangan komoditas hasil bumi dan kelautan memiliki sedikit limbah karena barang yang dijual tidak
melalui proses produksi di lingkungan Perseroan. Pengelolaan disesuaikan dengan jenisnya. Produk Sunkist
Water C (minuman tingi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam merupakan produk maklon melalui
mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Produksi dilakukan di pabrik yang memiliki standart SNI, tata
cara produksi yang baik dan bersertifkat halal. Perseroan melakukan pemusnahan limbah plastik hasil reject
dengan cara pengolahan kembali menggunakan vendor yang berpengalaman. Pelaksanaan pemusnahan
memperhatikan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lingkungan.

Perseroan mengurangi pemakaian kertas di kantor dan lebih banyak menggunakan soft document. Jika
diperlukan kami menggunakan kembali sisi kosong kertas bekas, memaksimalkan penggunaan platform
digital sehingga mengurangi penggunaan kertas.

Pemakaian Energi, Intensitas Energi, dan Upaya Pengurangannya

Dalam menjalankan operasi perusahaan, sumber energi yang digunakan adalah listrik dan bahan bakar
minyak (BBM) untuk kendaraan operasional. Perhitungan energy kami laporkan berdasarkan data
pembelian BBM, sedangkan perhitungan listrik diperoleh dengan cara melakukan konversi biaya listrik
menjadi kWh.

Pemberdayaan Masyarakat

Salah satu peran yang akan dilakukan untuk mengembangkan potensi masyarakat adalah pengembangan
produksi. Pendampingan diberikan dengan cara memberikan pemahaman seputar cara memproduksi yang
baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan potensi dan daya saing produk sehingga bisa diterima
oleh pasar. Selain itu upaya ini membantu meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan.




          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     61
Page 62
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN

Penanggung Jawab Penerapan Prinsip Keberlanjutan

Pengelolaan keberlanjutan dan dampak ekonomi, sosial, lingkungan dilaksanakan dengan melibatkan
seluruh fungsi. Perseroan telah memetakan delegasi dan tanggung jawab atas pengelolaan dampak
ekonomi, sosial, dan lingkungan.

• FAA bertanggung jawab terhadap aspek Ekonomi dan Keuangan
• Corporate Affair bertanggung jawab terhadap aspek Sosial dan Lingkungan
• Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab terhadap aspek Hubungan Msyarakat

Pengembangan Kompetensi Aspek Keberlanjutan

Guna meningkatkan kinerja keberlanjutan, diperlukan pemahaman yang sama terhadap prinsip-prinsip
keberlanjutan di lingkungan perusahaan. Perseroan mengupayakan setiap karyawan mendapatkan
pemahaman terkait aspek-aspek berkelanjutan, risiko, peluang, dan dampaknya. Adapun pemahaman yang
diberikan kepada karyawan adalah sebagai berikut:

• Penerapan Kode Etik
  1. Menjalankan pekerjaan dengan kejujuran dan integritas;
  2. Mengutamakan kepentingan perusahaan dengan taat dan menjunjung tinggi peraturan perusahaan;
  3. Kewajiban menjaga kerahasiaan perusahaan.

• Pendekatan Manajemen terhadap Risiko Keberlanjutan
  Pengelolaan risiko keberlanjutan mencakup pengelolaan risiko ekonomi, sosial, dan lingkungan yang
  tidak hanya berdampak pada kelangsungan usaha perusahaan, namun juga dampaknya bagi lingkungan
  dan kehidupan bagi generasi masa depan. Tetapi karena usaha Perseroan dapat dijalankan dengan efektif
  maka resiko yang dihadapi tidak terlalu besar, kecuali biaya yang harus dicadangkan.

 Terkait aspek lingkungan, Perseroan telah menjalankan inisiatif-inisiatif untuk mendukung kelestarian
 lingkungan melalui efisiensi energi listrik dan air. Seluruh upaya dalam mengelola risiko keberlanjutan
 yang dilakukan perusahaan, diharapkan dapat menjaga kelangsungan usaha serta mengantisipasi potensi
 dampak negatif terhadap sosial dan lingkungan dimasa depan.

• Pendekatan Manajemen pada Topik Material

 1. Kinerja Ekonomi

     Signifikansi Topik:
     Perseroan berkepentingan untuk menjaga pertumbuhan serta mempertahankan kinerja ekonomi yang
     positif demi menjamin keberlanjutan operasi dan usaha.

     Kebijakan:
     Kebijakan terkait ekonomi adalah kesuksesan dalam meningkatkan pendapatan dan margin.

     Target & Komitmen:
     Perusahaan menetapkan target terkait kinerja keuangan dan akan dievaluasi di akhir tahun.

     Capaian:
     Telah disampaikan dalam iktisar keuangan.

          Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   62
Page 63
   Inisiatif Khusus:
   Di tahun 2025, perusahaan mengedepankan efisiensi dan produktivitas agar kinerja ekonomi tetap
   tercapai.

   Evaluasi:
   • Pendapatan Perseroan secara keseluruhan turun karena kondisi perekonomian yang kurang baik.
     Perseroan akan berupaya meningkatkan pendapatan dari produk ready to drink/RTD.

2. Ketenagakerjaan

   Signifikansi Topik:
   Manajemen ketenagakerjaan yang tepat dapat mendukung keterikatan antara karyawan dengan
   perusahaan dan menciptakan iklim kerja yang baik, sehingga turut berkontribusi positif bagi kinerja
   perusahaan.

   Kebijakan:
   Perseroan memiliki kebijakan untuk mempertahankan keharmonisan antara karyawan dengan
   perusahaan agar meminimalisir tingkat perputaran karyawan.

   Target & Komitmen:
   • Kesejahteraan karyawan
   • Rata-rata rasio perputaran karyawan rendah

   Capaian:
   • Rasio perputaran karyawan hanya 1%.
   • Tidak ada karyawan yang diberhentikan (PHK) selama masa tahun 2025.
   • Kesejahteraan karyawan terjaga, dengan tidak adanya pemotongan remunerasi pasca pandemi
     COVID-19.

   Inisiatif Khusus:
   Perusahaan tidak melakukan pengurangan karyawan ataupun pengurangan gaji yang diterima oleh
   karyawan meskipun pendapatan mengalami penurunan.

   Evaluasi:
   Perseroan menempatkan karyawan sesuai kebutuhan guna mendukung kinerja operasional. Rasio
   perputaran karyawan di tahun 2025 sangat kecil, artinya loyalitas karyawan terhadap perusahaan
   sangat tinggi.


3. Anti Korupsi

   Signifikansi Topik:
   Perseroan berkepentingan untuk menegakkan anti korupsi di lingkungan kerjanya tanpa terkecuali.
   Manajemen terus meningkatkan kesadaran terhadap dampak korupsi dan upaya penegakan anti
   korupsi.

   Kebijakan:
   Perusahaan membuat kode etik untuk meminimalisir fraud. Menjaga integritas dalam bekerja serta
   menjaga rahasia perusahaan adalah salah satu kode etik yang harus dilakukan.



       Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    63
Page 64
   Target & Komitmen:
   Tidak ada fraud yang terjadi baik itu signifikan maupun tidak.

   Capaian:
   • Loyalitas kerja karyawan sangat tinggi, tidak ada fraud yang terjadi baik itu signifikan maupun
     tidak.
   • Pakta integritas berlaku mengikat kepada seluruh karyawan.

   Inisiatif Khusus:
   Melakukan sosialisasi kode etik kepada seluruh karyawan.

   Evaluasi:
   Untuk mencegah korupsi, Perseroan melakukan pengawasan keuangan dengan memakai system
   aplikasi keuangan terpadu. Dalam upaya penegakan anti korupsi, berlaku sanksi/teguran/denda
   hingga pemberhentian/pemecatan kepada setiap karyawan yang melakukan fraud dan korupsi.

4. Pelatihan dan Pendidikan

   Signifikansi Topik:
   Pelatihan dan pendidikan bagi karyawan sangat penting untuk peningkatan kompetensi mereka yang
   pada akhirnya dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan.

   Kebijakan:
   Seluruh karyawan baru ataupun karyawan lama diberikan pelatihan. Materi tersebut dibagi menjadi
   pelatihan umum dan pelatihan khusus untuk departemen maupun jabatan tertentu.

   Target & Komitmen:
   Seluruh karyawan mendapatkan kesempatan untuk menempuh pelatihan dan pendidikan

   Capaian:
   Setiap undangan petihan diikuti oleh karyawan sesuai dengan kepentingan dan bidangnya.

   Inisiatif Khusus:
   Pada tahun 2025 pelatihan lebih banyak dilakukan secara online dari pihak eksternal tetapi tetap
   memberikan manfaat yang besar.

   Evaluasi:
   Pelatihan dan pendidikan dilakukan secara online maupun offline. Materi pelatihan diberikan sesuai
   kebutuhan dan diharapkan dapat menunjang kompetensi mereka dalam menjalankan pekerjaannya.

5. Keberagaman dan Kesetaraan

   Signifikansi Topik:
   Perseroan membuka kesempatan bagi siapa saja untuk bekerja sama tanpa memandang gender, suku,
   agama, kebutuhan khusus, maupun perbedaan lainnya.

   Kebijakan:
   Perseroan memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan untuk bekerja dan berkarir tanpa
   melihat gender atau SARA.




       Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   64
Page 65
Target & Komitmen:
• Kesempatan bagi siapa saja kaum penyandang disabilitas untuk diterima bekerja
• Kesempatan bagi kaum wanita untuk berkarya di perusahaan

Capaian:
Komposisi kaum wanita yang menjadi karyawan di tahun 2025 sebesar 70%.

Inisiatif Khusus:
Perseroan memiliki prinsip bahwa kualitas personal menjadi hal yang penting dan utama dalam
bekerja.

Evaluasi:
Persoan memberikan kesempatan yang sama bagi kaum penyandang disabilitas untuk berkarya.
Selain itu, juga mendukung hak-hak wanita termasuk untuk mengakui kemampuannya untuk
menduduki jabatan manajerial. Hal ini merupakan bentuk dukungan pada capaian tujuan
pembangunan keberlanjutan pada kesetaraan gender dan mengurangi ketimpangan.




    Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk            65
Page 66

          
Page 67
LEMBAR UMPAN BALIK

Laporan Keberlanjutan 2025 PT Wahana Pronatural Tbk memberikan gambaran kinerja keuangan dan
keberlanjutan. Kami mengharapkan masukan, kritik dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara sekalian melalui e-
mail atau formulir ini.

Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan kembali kepada:

Iwan Setiawan
Corporate Secretary PT Wahana Pronatural Tbk
Gedung Japfa Indoland Center Tower 2, Lt.9 – R.907
Jl. Panglima Sudirman 66-68
SURABAYA

Email: iws.id2000@gmail.com / iws@wapo.co.id / wapo.sby@gmail.com
Telp/Hp: 031-5352705

Golongan Pemangku Kepentingan:
( ) Pemegang Saham/Investor ( ) Pelanggan( ) Karyawan ( ) Masyarakat umum ( ) Pemerintah
( ) Mitra Kerja/Pemasuk

1. Laporan ini mudah dimengerti.
   ( ) tidak setuju ( ) netral ( ) setuju
2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perusahaan, baik dari sisi positif dan
   negatif.
   ( ) tidak setuju ( ) netral ( ) setuju
3. Topik material apa yang paling penting bagi anda: (nilai 1=paling penting s/d 4=paling tidak penting)
   1. Kinerja Ekonomi
   2. Ketenagakerjaan
   3. Anti Korupsi
   4. Pelatihan dan Pendidikan
   5. Keberagaman dan Kesetaraan
   6. Pemasaran dan Pelabelan

4. Mohon dapat memberikan saran/usul/komentar anda atas laporan ini ke alamat yang tertera diatas.
   ...............................................................................................................................................................
   ...............................................................................................................................................................
   ()
   ()
   ()
   ()
   ()




                 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                                                                            67
Page 68
PT WAHANA PRONATURAL Tbk



ANNUAL REPORT &
SUSTAINABILITY REPORT 2025
Page 69
Contents
                                                                                      Pages
Company Information                                                                       3

Board of Commissioners Report                                                             4

Board of Directors Report                                                                 6

Company Profile                                                                           8

Company Vision and Mission                                                                9

Financial Data Highlights                                                                 10

Stock Highlights                                                                          11

Company Structure                                                                         14

Analysis and Management Review                                                            20

Company Business Prospects                                                                24

Good Corporate Governance                                                                 27

Business Risk                                                                             43

Corporate Social Responsibility and Company Lawsuit                                       46

Introduction of Sustainability                                                            49

Meaning and Benefits of Sustainability Report                                             49

The Principles of Sustainable Finance                                                     49

The Strategy of Sustainability                                                            51

Form and Content of Sustainability Report                                                 51

Sustainability Overview                                                                   53

Material Topics                                                                           55

Stakeholder Engagement                                                                    56

Sustainable Governance                                                                    62

Feedback Sheet                                                                            67

Financial Statement                                                                       68



             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk            2
Page 70
COMPANY INFORMATION


PUBLIC OFFER DATE                            : June 22nd, 2001

HEAD OFFICE                                  : Japfa Indoland Center Building
                                               Tower II 9th Floor R.907, Panglima Sudirman street
                                               66 – 68, Surabaya Indonesia, 60271
                                               Telp: 031-5352705
                                               Website: www.wapo.co.id
                                               Email:
                                               wapo.sby@gmail.com
                                               iws@wapo.co.id
                                               iwansetiawan_se@yahoo.com

FACTORY                                      : Narogong Street Km.14, Limus Nunggal
                                               Cileungsi, Bogor
                                               Province Jawa Barat

BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
  President Commissioner/Independent : Hendra Widjaya
  Commissioner                       : Chenny

  President Director                         : Artha Lovie A
  Director                                   : Iwan Setiawan

AUDIT COMMITTEE                              : Hendra Widjaya                 (Chairman)
                                               Anita Rosalia Gunawan          (Member)
                                               Sarah Cahya Prawira            (Member)

CORPORATE SECRETARY                          : Iwan Setiawan

PUBLIC ACCOUNTANT                            : KAP. SUPOYO, SUTJAHJO, SUBYANTARA &
                                               Rekan
                                               Taman Rivera Regency B 04, Medokan Ayu
                                               Kec. Rungkut, Surabaya 60295

SHARE REGISTER                               : PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta
                                               Jendral Sudirman Street Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                               Telp: 021-52991099 / Fax: 021-52991199

LISTING EXCHANGE                             : PT. Bursa Efek Indonesia
                                               Jenderal Sudirman Street, Kav.52-53 Jakarta 12190
                                               The stock listing date on June 22, 2001 with the code
                                               WAPO

SECURITIES ADMINISTRATION BUREAU : PT Sinartama Gunita
                                   MH Thamrin Street Kav 22 No. 51
                                   Menteng Jakarta




            Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     3
Page 71

          
Page 72

          
Page 73

          
Page 74

          
Page 75
COMPANY PROFILE


History of Establishment

History of Establishment PT Wahana Pronatural Tbk (the Company) was established in Surabaya,
Indonesia in 1993 under the name PT Golden Phoenix. At that time, its business was trading agricultural
and marine products between islands, and it later developed to be able to export abroad. This business
continued with the establishment of a cashew processing factory in 1989 in Mataram, West Nusa Tenggara.
PT Golden Phoenix underwent several name changes. In 1996 it became PT Wahana Yuda Mandiri and in
2000 changed its name to PT Wahana Phonix Mandiri.

On June 22, 2001, the Company listed its shares on the Indonesia Stock Exchange (formerly Jakarta Stock
Exchange) by offering an initial public offering of 200,000,000 (two hundred million) shares at a nominal
value of Rp 100 (one hundred rupiah) per share at an offering price of Rp 175 (one hundred seventy-five
rupiah) per share.

At the end of 2011, the Company conducted a business restructuring by purchasing a candy processing
factory in Bogor, West Java. At the same time, the Company sold (divested) a subsidiary, namely PT Phonix
Mas Persada, to improve the financial structure. The Company is domiciled in Surabaya, with its head
office at Japfa Indoland Center Tower II, 9th Floor, Room 907, Jl. Panglima Sudirman 66–68, Surabaya.
In the 2012 General Meeting of Shareholders, the Company changed its name to PT Wahana Pronatural
Tbk based on the Deed of Statement of Resolution of the General Meeting of Shareholders No. 2 dated
June 2, 2012, by Wachid Hasyim SH., Notary in Surabaya. This deed has been approved by the Ministry
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02.Year 2012 dated August
1, 2012.

Business Fields

The Company operates in the trade and industry sector. The main products are coffee bean commodities,
dried seaweed, flavored drinks, and mineral water. Current distribution nationwide covers the islands of
Java, Sumatra, Bali, Sulawesi, and Kalimantan. At the beginning of 2024, the Company launched the first
distribution of two new products, namely Sunkist Water C with lemon and orange flavors. This product
is a high vitamin C drink. The next product is bottled drinking water (AMDK) under the brand
"AirAlam".




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    8
Page 76
COMPANY VISION AND MISSION


Company Vision:

To be a leading agro-industry Company in processing Indonesia's superior natural products.

Company Mission:
1. Building business integration of seaweed and agricultural product processings that are internationally
   competitive;
2. Being a healthy and distinctive food processing and healthy drinks industry;
3. Assisting the Government in increasing local revenue (PAD), and improving the community welfare,
   especially local farmers and fishermen;
4. To grow and develop into a large and advanced company, thereby creating new job opportunities for
   the community.

Company Strategies:
1.   Increase production capacity with a good approach to communities in agricultural and marine product
     cultivation centers;
2.   Manage inventory turnover, purchase raw materials at reasonable prices without reducing quality;
3.   Collect business capital and investment from the public by building trust with investors, banks, and
     other financial institutions;
4.   Create products that have high added value and benefits (all raw materials and their waste);
5.   Cooperate with local governments and other institutions to improve production facilities and
     infrastructure;
6.   Enhance the work ethic and professionalism of the Company's personnel.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    9
Page 77
FINANCIAL DATA HIGHLIGHTS

The financial data highlights of PT Wahana Pronatural over the past 3 (three) years are as follows:

                                                                 (in million Rupiah, unless otherwise stipulated)
                                                 2023                   2024                     2025
                                                         Represented

 OPERATING RESULTS


 Net Sales                                            420.954               2.122.330                 1.436.059
 Gross Profit                                          11.898                  24.648                    20.244
 Business Profit (Loss)                                 (359)                     518                  (15.089)
 Comprehensive Profit (Loss)                              236                     784                  (11.738)

 FINANCIAL POSITION

 Net Working Capital                                    25.868                 25.868                    16.333
 Total Current Assets                                   85.785                 39.582                    44.860
 Total Non-Current Assets                               46.150                 47.004                    45.047
 Total Short-Term Liabilities                           59.917                 13.714                    28.527
 Total Long-Term Liabilities                               766                    835                     1.081
 Total Equity                                           71.252                 72.036                    60.298

 OPERATING RATIO (%)
 Gross Profit Margin
                                                          2.83                   1.16                      1.41
 Net Sales Operating Margin (Loss)                      (0.09)                   0.02                     (1.05)
 Comprehensive Margin ( Loss) / Net Sales                 0.06                   0.04                     (0.82)
 Comprehensive Margin (Loss ) / Total Asset
                                                          0.18                   0.91                   (13.06)
 (Return On Assets)
 Comprehensive Margin ( Loss ) / Total Equity
                                                          0.33                   1.09                   (19.47)
 (Return On Equity)

 FINANCIAL RATIO (%)
 Current Ratio / Short Term Liabilities
 (Current Ratio)                                        143.17                 288.62                    157.25
 Liabilities / Equity
 (Debt to Equity)                                        85.17                  20.20                    347.62
 Liabilities / Asset
 (Debt to Assets)                                        45.99                  16.80                    233.14




                Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        10
Page 78
STOCK HIGHLIGHTS

The Composition of the Company’s Shareholders can be seen in the following table:

                                                      Nominal Value of Rp 100 Per Share
  Shareholders                        The total of shares          Percentage of              Total (Rp)
                                       issued and fully             ownership
                                             paid
  PT. Hijau Sari                            447.562.500                36.07              44.756.250.000
  PT. Mitra Niaga Sakti                     402.562.500                32.44              40.256.250.000
  PT. Surya Pelangi Mandiri                 100.000.000                 8.06              10.000.000.000
  PT. Pesona Bangun Mandiri                  55.000.000                 4.43               5.500.000.000
  Public (under 5%)                         235.798.111                19.00              23.579.811.100
                          Grand Total     1.240.923.111               100.00             124.092.311.100

Information on Stock Price

The progress of the Company's stock price in 2025 and the comparison with 2024:

                                                           2024
  PERIOD             PRICE (IDR) OUTSTANDING SHARE NUMBER OF                   MARKET             TRADING
                  TTG   TRD END    VOLUME (Unit)   LISTED SHARES            CAPITALIZATION        VOLUME

QUARTERLY I       160    84    131           355.857.900    1.240.923.111   423.154.780.851                 -

QUARTERLY II      142    102   133            13.053.300    1.240.923.111   466.587.089.736                 -

QUARTERLY III     140    95     96            79.964.000    1.240.923.111   403.300.011.075                 -

QUARTERLY IV      136    88    136           361.747.100    1.240.923.111   410.745.549.741                 -


                                                           2025
  PERIOD             PRICE (IDR) OUTSTANDING SHARE NUMBER OF                   MARKET             TRADING
                  TTG   TRD END    VOLUME (Unit)   LISTED SHARES            CAPITALIZATION        VOLUME

QUARTERLY I       195    103   120           967.243.900    1.240.923.111   498.851.090.622        15.002.900

QUARTERLY II      230    101   144           578.385.400    1.240.923.111   557.174.476.839                 -

QUARTERLY III     242    136   166           750.731.100    1.240.923.111   626.666.171.055            26.000

QUARTERLY IV      364    161   180         1.072.180.700    1.240.923.111   671.339.403.051                 -




                Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      11
Page 79
Chronology of Share Listing and Increase in Number of Shares


On June 22, 2001, the Company listed its initial shares on Indonesia Stock Exchange - IDX (formerly the
Jakarta Stock Exchange) by conducting a public offering of 200,000,000 (two hundred million) shares with
a nominal of IDR 100 (one hundred rupiahs) per share. The offering price at that time was IDR 175 (one
hundred and seventy-five rupiah) per share. Then in 2011, the Company increased the authorized capital
from 1,000,000,000 (one billion) shares to 2,000,000,000 (two billion) shares.

The Company increased the paid-up capital from IDR 52,000,000,000 (fifty-two billion rupiahs) to IDR
124,092,311,100 (one hundred twenty-four billion ninety-two million three hundred eleven thousand one
hundred rupiahs) on November 12, 2019. The additional issued and paid-up capital was carried out after
the implementation of the first Limited Public Offering (PUT I) with Preemptive Rights (HMETD). At that
time, the Company issued 720,923,111 (seven hundred twenty million nine hundred twenty three thousand
one hundred eleven) shares with a nominal value of Rp 100 (one hundred rupiah) or all with a nominal
value of Rp 72,092,311,100 (seventy two billion ninety two million three hundred eleven thousand one
hundred rupiah).




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  12
Page 80
Structure of Major and Controlling Shareholders




            Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk   13
Page 81
                                         COMPANY STRUCTURE

                                                     Board of
                                                   commissioners




                    Audit Comittee                Board of Directors



                                                                                    Corporate Secretary




                                      Finance
 Production & Supply                 Accounting                    Sales & Marketing                 Corporate Legal
   Chain Manager                      Manager                          Manager




         Logistic                       Finance                        Manufacturing                       Legal



         General                      Accounting                          Trading                         Licensing




Board of Management

The composition of the Company's Board of Commissioners and Directors based on the Notarial Deed of
Sonya Natalia, S.H. Number 18 dated September 26, 2025 is as follows:

Board of Commisioners:
   • President Commissioner (Ind)         : Hendra Widjaya
   • Commissioner                         : Chenny
Board of Directors:
   • President Director                   : Artha Lovie Aprillailie
   • Director                             : Iwan Setiawan
Audit Committee:
   • Chairman                             : Hendra Widjaya
   • Member                               : Anita Rosalia Gunawan
   • Member                               : Sarah Cahya Prawira

In accordance with the Company's articles of association, the term of office of the board of commissioners
and directors is 5 (five) years and may be reappointed through the applicable mechanism.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                                14
Page 82
Company’s Management Profile

BOARD OF COMMISSIONERS:




Hendra Widjaya
President Commissioner

An Indonesian citizen, born in Juwana on June 7, 1950 (75 years old). He completed his undergraduate
education at the University of Indonesia with a degree in Economics and his master's degree at the
Indonesian Institute of Management (in cooperation with Pittsburg State University, Kansas, USA) with a
degree in Marketing Management. His career began in 1975 at SC Johnson & Son Indonesia and he served
as Marketing Director at PT Monysaga Prima in 1998 and at PT Adventura Prokreasi from 2004 until 2012.
He is currently active as a Director at PT Indadi Setia. In July 2022, Mr. Hendra was appointed as the
President Commissioner (Independent) of the Company up to the present.




Chenny
Commissioner

Indonesian citizen, born in Jakarta on July 19, 1978 (47 years old). He graduated in accounting from
Tarumanegara University, Jakarta. He began his career as a Finance Manager at PT. Pelayaran Masittah
Latief in 2001. He also worked at PT Indadi Utama in 2020 as a Finance Manager. Later, he served as
Finance Manager at PT Anadana Global Multi Finance in 2022. In the General Meeting of Shareholders in
September 2024, he was appointed as a commissioner of the company until now.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                 15
Page 83
DIRECTORS :




Artha Lovie Aprillailie
President Director

Indonesian citizen, born in Surabaya on March 31, 1977 (49 years old). She is a graduate of Wijaya Kusuma
University in the field of Accounting, both for the undergraduate (Bachelor's) and master's (Master's)
programs.

Her career began when she joined PT Wahana Pronatural Tbk as Accounting Manager from 2000-2018.
Since June 2019, Mrs. Artha Lovie Aprillailie was appointed as the Company's Director, and then in
February 2020 she was appointed as President Director of PT Wahana Pronatural Tbk until now.




Iwan Setiawan
Director

Indonesian citizen, born in Sidoarjo, East Java in 1974 (51 years old), holds a Master's degree in Law from
Bhayangkara University Surabaya in 2017. Has competencies and experience as a Corporate Secretary for
more than 18 years. Before joining the Company, previously worked as Head of PPIC at PT Kalimas Putra
Makmur Sidoarjo in 2001. From 2002 to 2008 worked at PT Siantar Top Tbk Sidoarjo with the last position
as Finance Supervisor. In 2008 until 2010 served as Director of the Company, and since 2017 to the present
has been reappointed as Director of PT Wahana Pronatural Tbk.



             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     16
Page 84
The appointment of Commissioners and Directors is stipulated in the Notarial Deed of Sonya Natalia, S.H.
Number 18 dated September 26, 2025, based on the decision of the General Meeting of Shareholders (GMS)
on June 26, 2025. This deed has received approval from the Ministry of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia. The Commissioners and Directors do not own shares in the Company.


HUMAN RESOURCES

The Company realizes the importance of the role of human resources as one of the supporting factors for
the success of business activities. To improve the quality of its workforce, the Company provides
opportunities for its employees to participate in training programs. In 2025, the Company has 11 employees
consisting of various levels of positions, education, ages, and fields of expertise.

In managing human resources, the Company establishes basic principles that serve as guidelines for each
organizational unit leader. These basic principles act as supervision for employees under their
responsibility, so that each employee can internalize the Company's values as their personal values.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    17
Page 85
HUMAN RESOURCES

To improve the quality and productivity of each employee, the Company makes efforts among others:
a.   Improvement on Wages or Payroll System
     The Company has a minimum wage standard. The amount of wages/salaries pays attention to the
     standards set by the government. The standard wages/salaries of the Company's employees are above
     the minimum wage set by the government. With wages / salaries that meet the basic needs of decent
     living, employees are expected to work well
b.   Providing Allowance and Facilities
     The benefits and facilities provided by the Company have referred to the regulations of the Job
     Creation Law No.11 of 2020. The Company provides benefits and facilities to employees including
     health benefits, health insurance including participation in the BPJS Health and BPJS Employment
     programs. The Company also provides allowances for meals, transportation and communication
     facilities. With these benefits and facilities, it is hoped that every job can be done properly and
     effectively.
c.   Training and Development
     Training is based on three categories, namely: training to improve organizational productivity and
     quality, training to enhance leadership and work professionalism as well as to build a positive mental
     attitude and develop personal intellectual ability. The training previously attended includes how to
     produce goods properly and correctly or Good Manufacturing Practices (GMP), implementation of the
     HACCP system in producing goods, as well as Health Certificate (HC). In addition, there is
     socialization about capital market developments. The company is also active in activities of the
     Indonesian Issuers Association (AEI) and the Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA).

     The Company provides freedom for employees to gather and associate to improve the Company's
     performance and employees' social welfare and is a communication forum between employees and the
     Management.

The detail of employees based on levels of position, education, age, and discipline as well as total employees
are presented in the following tables:

Based on Education Level:

          Description                   Total Employee                  %
 Master’s Degree                                  2                    18,18
 Bachelor’s Degree                                7                    63,63
 Equivalent                                       2                    18,18
 Total                                           11                   100,00




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       18
Page 86
HUMAN RESOURCES

Based on Position Level:

           Description                Total Employee                %
 Directors and Commissioners                    2                  18,18
 Manager/ Spv                                   3                  27,27
 Staff                                          6                  54,54
 Total                                         11                 100,00

Based on Ages :

           Description                Total Employee                %
 40 years old and above                         2                  18,18
 30 – 40 years old                              3                  27,27
 18 – 30 years old                              6                  54,54
 Total                                         11                 100,00

The Company has a total of 11 employees. At the head office, there are 2 directors and 9 administrative
staff, however, the Company's operations can run effectively. Employees are responsible for their duties
and obligations. For work that requires additional manpower, the Company hires casual daily workers as
needed. Meanwhile, the management of the candy factory in Bogor, West Java, is leased to a third party.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                  19
Page 87
ANALYSIS AND MANAGEMENT REVIEW

In this report, it is informed about the description and analysis of the Company's financial statements and
other important information with an emphasis on material changes that occurred.

Sales and Production

During the year 2025, the Company recorded net sales of IDR 1.4 trillion, consisting of Coffee Beans, Dried
Seaweed, Sunkist Water, and Mineral Water products. The largest sales contribution came from Coffee
Beans amounting to 91% (IDR 1.3 trillion), followed by Dried Seaweed at 4.8% (IDR 68 billion), Mineral
Water at 3% (IDR 42 billion), and the remainder from Sunkist Water C at IDR 8 billion (0.5%).

Market demand for Coffee Beans has declined due to a price increase of more than 3 times. Coffee beans
contribute the most, accounting for 91% of total sales in 2025 with a volume of 20,200 tons. The sales
volume of Dried Seaweed is 4,800 tons. Meanwhile, Mineral Water products grew quite well in 2025,
reaching 85% of the previous year's figure. The company is striving to increase the national distribution of
Sunkist products. The company is targeting a 10% growth.

The prospects for the Coffee Bean business are quite good. In addition to the need for raw materials for
industry, coffee beans are much needed by small and medium enterprises. We can see this with the many
partnership concept businesses that are growing rapidly in Indonesia. Coffee-based beverage outlets or
shops that utilize online marketing are becoming a trend. Seaweed commodity business opportunities are
also very good. International market demand is quite high with a price range between Rp 16,000/kg to Rp
20,000/kg (Dry Seaweed cottoni type with a moisture content of 35%). Seaweed is widely used by the
pharmaceutical industry as raw material for medicines. In addition, it is also a healthy food and beverage
ingredient.

After the pandemic, the lifestyle of the people has changed to be healthier. Learning from the Covid-19
pandemic where the need for healthy and vitamin drinks is very high, the Company markets the product
“Sunkist Water C” Lemon and Orange variants. This is a beverage product high in vitamin C. In addition,
the Company also distributes “AirAlam” mineral water products in various packaging variants.


Financial Position (Balance Sheet)

Assets

The Company's assets increased by IDR 3 billion (4%) from IDR 87 billion to IDR 90 billion. This was due
to an increase in accounts receivable from third parties.

Liability

Total liabilities increased by IDR 15 billion (104%). The amount of liabilities in 2024 was IDR 14 billion,
while in 2025 it amounted to IDR 29 billion. This increase was caused by the circulation of debts that have
not been paid by the Company.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      20
Page 88
Financial Position (Balance Sheet)

Equity

The total equity decreased by Rp 12 billion (16%). The total equity in 2024 was Rp 72 billion, while in
2025 it was Rp 60 billion. This decline is due to an increase in the current account deficit. In 2019, the
Company increased its capital by IDR 72 billion through Pre-emptive Rights and a decrease in the equity
component of convertible debt of IDR 69.5 billion. The total issued and fully paid-up share capital in 2025
amounted to 1,240,923,111 shares.

Sales and Profitability

Sales

The Company's sales in 2025 experienced a 33% decline compared to the previous year. This decrease was
caused by a drop in coffee bean sales of more than IDR 600 billion. Meanwhile, sales of mineral water
products increased almost twofold to IDR 43 billion. During the year 2025, the Company recorded net sales
of IDR 1.4 trillion.

The Company distributed vitamin C-rich beverage products under the brand "Sunkist" and mineral water
under the brand "AirAlam" in 2021. The national distribution area is expected to make these products the
Company's flagship products. The target market includes both modern and traditional markets. The current
distribution of mineral water covers the islands of Java, Bali, and Sumatra. Moving forward, the Company
aims for nationwide distribution. The initial distribution of these two products is in line with the Company's
plan to expand its product classifications. It is hoped that these two products will be well received by the
public and increase revenue for the Company.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       21
Page 89
Sales and Profitability

Sales growth is presented in the graph below:




Gross Profit

Gross profit for the periods ended 2025 and 2024 amounted to IDR 20.2 billion and IDR 24.6 billion,
respectively. The gross profit ratio for 2025 and 2024 was 1.4% and 1.2%, respectively. Gross profit is
influenced by the difference between net sales revenue and the Cost of Goods Sold. The factors that
influence it include product selling prices, the volume/quantity of goods sold, and production cost efficiency
(raw materials and direct labor).

Operating Profit (Loss)

In 2025, the Company experienced a loss of IDR 15 billion. Previously, the Company recorded an operating
profit of IDR 519 million. Operating profit is the difference between operating revenue and the company's
operating expenses.

Cashflow, Liquidity, Solvency Ratios, and Accounts Receivable Turnover

The Company's cash flow at the end of the 2025 period amounted to IDR 10.7 billion, while in 2024 it was
IDR 9.6 billion. Cash receipts from customers amounting to IDR 1.4 trillion were used to pay suppliers.

Liquidity is measured using the current ratio. The Company had a current ratio on December 31, 2025 and
2024 of 1.57 times and 2.88 times, respectively.

Solvency is measured by comparing total liabilities with total equity. The Solvency ratio on December 31,
2025 and 2024 was 49.1% and 20.2%, respectively.

The receivables turnover ratio is measured by comparing net sales with average receivables. The receivables
turnover ratio for 2025 and 2024 was 103 times and 400 times, respectively. This indicates a very good
receivables turnover. There has been no change in credit sales policy.




               Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      22
Page 90
Capital Structure

The Company's capital structure in 2025 consists of short-term liabilities of 31%, long-term liabilities of
1%, and equity of 67%. The Company's capital structure falls into the good category.

The Management’s Policy on capital structure:
- The Company uses retained earnings to finance the Company’s operation and development.
- Sales advances are used to purchase inventory.
- If the retained earnings are not sufficient to finance its operations, the Company will seek funding from
   third parties.

The Company emphasizes the optimal combination of debt and equity with the aim of lowering the cost of
capital.

Material Information and Facts after the Date of the Accountant’s Report

There are no material information and facts that occur after the date of the accountant’s report and there are
no changes in accounting policies, reasons, and impacts on the financial statements.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       23
Page 91
COMPANY BUSINESS PROSPECTS

Agribusiness Product Operation

Agricultural, plantation, and marine commodities are widely used for the needs of the food, pharmaceutical,
and other consumption industries. Indonesia is known for its abundant natural resources. This is evidenced
by the biodiversity it possesses. Indonesia is also known as an agrarian and maritime country due to its
wealth of natural resources. In addition, the strategic geographical conditions and tropical climate make its
natural potential superior compared to other countries. This potential can be optimally utilized by the
industrial sector.

Agriculture and plantations are the driving forces of the national economy. In terms of production,
Indonesia's agriculture and plantation sectors are the second most influential sectors on national economic
growth after the manufacturing industry.

Until the beginning of this decade, it is recognized that the agriculture and plantation sectors still play
important roles for the following reasons:
1. Contributes about 15% of the Gross Domestic Product (GDP).
2. Provide about 40% of the working-age workforce.
3. Provide food menu diversity, therefore the agricultural sector greatly affects people's consumption and
   nutrition.
4. Support the industrial sector, both upstream and downstream industries.
5. Agricultural and plantation exports contribute considerable foreign exchange to the country.
6. Able to survive the storm of the global monetary and economic crisis.

A. Business Prospects of Coffee Beans Product (Green Bean)

   Coffee beans are a trade commodity that is highly sought after and traded worldwide after crude oil and
   gas. Coffee is also one of Indonesia's leading commodities in the international market. Indonesia is the
   third-largest coffee exporter in the world after Brazil and Vietnam. National production in 2025 is more
   than 850,000 tons with national consumption at 350,000 tons. Meanwhile, the volume of Indonesian
   coffee exports is around 500,000 tons.

   The industrial sector is the largest sector in absorbing coffee raw materials. In addition, coffee beans are
   also in high demand by small and medium enterprises. This can be seen from the numerous partnership-
   based businesses that are rapidly growing in Indonesia. Coffee-based beverage outlets or cafes that
   utilize online marketing are currently a trend. Teenagers who enjoy a modern lifestyle and tend to be
   consumptive will drive the growth of the creative economy from the coffee commodity.

    There are several factors that boost the growth of the coffee shop business in Indonesia, namely:
    1. The habit (culture) of hanging out while drinking coffee.
    2. Increasing consumer purchasing power, growing middle class, and more affordable prices of RTD
       Coffee in modern store.
    3. The domination of the Indonesian young population (Generation Y and Z) which create a new
       lifestyle in consuming coffee.
    4. The presence of social media that makes it easier for coffee shop business people to carry out
       marketing and promotional activities.

    Having a look at the development of these driving factors, the coffee shop business in Indonesia next
    year is is estimated to remain positive.


              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        24
Page 92
B. Business Prospects of Dried Seaweed

    Indonesia is one of the largest seaweed producers in the world. The types of seaweed that are widely
    cultivated are Gracillaria, Eucheuma Cottoni, Eucheuma Spinosum. Based on data from the Ministry
    of Marine Affairs and Fisheries (KKP) in 2025, national seaweed production reached more than 8.2
    million tons. So far, seaweed still dominates with a contribution of 60% of the total national aquaculture
    production.

    Indonesia is the second largest producer in the world after China, especially for the type Eucheuma
    cottoni, and controls more than 80% of the market share with exports destined for China. However,
    almost 80% is still dominated by raw materials, with only 20% absorbed for domestic industrial needs.

    The government is committed to promoting the national Seaweed industrialization, one of which is by
    preparing a roadmap for national Seaweed industrialization through Presidential Regulation (Perpres)
    Number 33 of 2019 on the Roadmap for National Seaweed Industrialization. This is to ensure that the
    availability of raw materials and the quality of Seaweed are continuously maintained, both for export
    and domestic needs.

    According to data from the Indonesian Seaweed Association (ARLI), Indonesia is included in the Coral
    Triangle area, which is a suitable place for cultivating Seaweed in coastal regions. The prospects for
    processed Seaweed in the country are still significant because many industries require processed agar
    and carrageenan as gelling, emulsifying, thickening, and clarifying agents, as well as for fertilizers. In
    addition to being used as food ingredients, they are also used in the pharmaceutical industry, as well
    as in medicine and cosmetics.

C. Business Prospects of Isotonic Beverages and Bottled Water

    The Company conducted the initial distribution of the high vitamin C beverage product brand
    “Sunkist” and bottled drinking water (AMDK) brand “AirAlam” in 2021. The distribution area is
    national and is expected to become a flagship product for the Company. The target market is both
    modern markets and traditional markets. Currently, AirAlam distribution covers the regions of Java,
    Bali, and Sumatra. The Company targets to distribute this product nationwide. The initial distribution
    of these two products aligns with the Company's plan to expand product classifications. Drinking water
    is a primary human need, so these two products are expected to be accepted by the public and increase
    revenue for the Company.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        25
Page 93
Comparison between Target and Projection
The Company targets a growth of 10% in 2026. Mineral water and vitamin drinks are expected to contribute
to sales growth in 2026. Sales of coffee bean commodities are hoped to grow again, thereby increasing
revenue. The Company implements strict and careful policies in conducting its business. The main actions
taken are controlling operational costs according to their allocation, and then evaluating financial policies
related to new projects.

Marketing Aspects
Marketing strategy and market share:
- Looking for new customers with good ratings and collectibility.
- Consistently maintain product quality to maintain the Company's reputation.
- Increase domestic and international market penetration.
- Conduct effective and efficient product distribution.


Dividend Policy
The dividend policy is established through the General Meeting of Shareholders. In the 2025 financial year,
the Company experienced a loss. In terms of dividend distribution, the Company refers to the articles of
association and capital market regulations




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      26
Page 94
GOOD CORPORATE GOVERNANCE

General
The Company recognizes the importance of implementing Corporate Governance or Good Corporate
Governance (GCG). The implementation of GCG in accordance with the principles of transparency,
accountability, responsibility, independence, fairness, and equality, is a supporting factor for the Company's
progress in the future.

In accordance with the Financial Services Authority (OJK) Regulation No.32/POJK.04/2015 concerning
Guidelines for Governance of Public Companies, the Company consistently implements GCG on the basis
of self-awareness by applying the following principles:

Principle of Transparency
▪    The principle of information disclosure that must be announced to the public, for example if there is a
     corporate action related to material transactions or important events / events that have an impact on
     the Company must be submitted to the public through the website and notified to the Financial Services
     Authority and the Indonesia Stock Exchange.
▪    Information disclosure for certain shareholders, such as disclosure of changes in the Company's
     ownership structure and majority shareholders, is submitted to the public through the Company's
     website.
▪    Submission of financial statements audited by a public accounting firm is reported regularly to the
     OJK and IDX as well as the Company's website.

Principle of Accountability
▪    The Company has implemented the principle of accountability, namely the clarity of functions,
     structures, systems and accountability of company elements.
▪    The Company has established an audit committee and appointed an independent commissioner.
▪    Periodically at least once a year, the Company holds a General Meeting of Shareholders (GMS) to
     seek approval from shareholders.

Principle of Responsibility

The Company's form of responsibility is compliance with applicable regulations including taxation,
industrial relations, occupational health and safety, environmental protection, maintaining a conducive
business environment with the community and so on. By applying this principle, the Company has a role
to be responsible to shareholders and the surrounding community.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       27
Page 95
Internal Control System

The internal control system includes various control policies and procedures implemented by the Board of
Directors and management to provide adequate assurance of effective and efficient operational
implementation, accurate and reliable financial statements and compliance with applicable regulations. The
Board of Directors is responsible for the Company's internal control system.

Internal control implemented by the Company includes the following elements:
• Control Environment, where the Company strives to create a culture and work environment as well as
    behaviors that support the Company's basic values and code of ethics;
• Risk assessment, where the Company applies a framework in identifying, measuring, and managing
    risks that have the potential to hamper the achievement of business targets;
• Control activity, where the Company establishes policies and procedures that function as guidelines for
    operational activities, technology, financial reporting, and compliance;
• Information and communication, where the Company implements an information system to support
    operational activities, financial reporting, and management reporting; and

In general, the internal control system in 2025 can be implemented well. The internal control system,
including the risk management system, is reviewed from time to time and is considered adequate in
providing reasonable assurance for the implementation of effective and efficient operational activities.

Board of Commissioners

In carrying out its functions and duties, the Board of Commissioners has guidelines as regulated by the
Financial Services Authority.

To improve Good Corporate Governance, the Company has formed:
• Independent Commissioner;
• Audit Committee;
• Corporate Secretary.

The duties of the Board of Commissioners include:
• Supervise the management of the Company carried out by the Board of Directors;
• Provide direction to the Board of Directors in the preparation, implementation and achievement of the
   annual work plan;
• Determine the remuneration of the Board of Directors along with the distribution of duties and
   authorities of members of the Board of Directors;
• Supervise decisions taken by management;
• Monitor the implementation of risk management;
• Examine the results of external and internal audits and follow up on audit findings;
• Monitor and encourage the implementation of corporate governance.

In 2025, the Board of Commissioners held regular meetings every two months with 100% attendance rate.
The Board of Commissioners also held meetings with the Company's Board of Directors every quarter with
100% attendance rate.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    28
Page 96
Board of Commissioners

The Company has an Independent Commissioner in the sense that it has no affiliation with the Board of
Directors or the Company's legal entity. The establishment of an Independent Commissioner is part of
efforts to implement GCG principles as well as to fulfill the requirements set in the capital market and to
carry the aspirations of minority shareholders.

Salary and Remuneration of the Board of Commissioners

In carrying out their duties, each member of the Board of Commissioners receives remuneration and other
facilities determined by the GMS. The determination of the amount of salary and remuneration for members
of the Board of Commissioners is determined through a meeting of Commissioners to determine service
fees and other benefits.

The Board of Commissioners Meeting

•     The Board of Commissioners shall hold a meeting at least once in 2 (two) months;
•     Meetings of the Board of Commissioners may be held in the event that a majority of all members of
      the Board of Commissioners are attended or represented;
•     The Board of Commissioners must hold meetings by inviting the Board of Directors periodically at
      least once in 6 (six) months;
•     Decision making is carried out by means of consensus deliberation and if necessary can be done by
      majority vote.

Frequency of the Board of Commissioners Meeting

In 2025, there was six Board of Commissioners’ meetings with attendance as below:
          Name                          Title                    Meeting             Attendance
    Hendra Widjaya           President Commissioner                  6                     6
    Chenny                        Commissioner                       6                     6

Board of Commissioners Performance Assessment

The Company evaluates the performance of the Board of Commissioners both collegially and individually
through an independent mechanism based on the Company's level of achievement compared to the agreed
target (Key Performance Indicator). The performance evaluation of the Board of Commissioners is also
carried out by considering its duties and responsibilities in accordance with laws and regulations and/or the
Company's Articles of Association.

Performance Evaluation Implementation Process

1. Collegial Evaluation
   The performance evaluation of the Board of Commissioners is carried out based on a collegial
   assessment criteria including:
   - Structure and composition of the Board of Commissioners.
   - Achievement of the Company's performance in accordance with the targets that have been set.
   - Compliance with applicable laws and regulations and company policies.
   - Commitment in advancing the interest of the Company.


               Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     29
Page 97
   - Implementation of supervision and management of the Company.
   - Implementation of Good Corporate Governance in the Company.

2. Individual evaluation
   The evaluation is carried out by each member of the Board of Commissioners, with criteria including:
   - The level of attendance at each internal meeting and joint meeting of the Board of Commissioners
     with the Board of Directors, as well as meetings with Supporting Committees under the Board of
     Commissioners.
   - Contribution in the process of supervision and advising to the Management

The results of the Board of Commissioners performance evaluation are submitted to the President
Commissioner as a consideration in providing direction for the performance of the Board of
Commissioners. The evaluation results are also to provide recommendations for reappointment of members
of the Board of Commissioners and preparing the remuneration structure of the Board of Commissioners.
In addition, the performance evaluation of the Board of Commissioners is presented in general as a form of
accountability for the implementation of duties and responsibilities at the Annual GMS and the Company's
annual report.


The Board of Directors

The Board of Directors has full authority and responsibility for the management of the Company. In 2025
the Company has two members of the Board of Directors consisting of a President Director and one
Director. The Board of Directors is fully responsible for the management of the Company for the interests
and purposes of the Company and represents the Company in accordance with the articles of association.

The board of directors is responsible for:
• Management of the Company through risk governance and implementation of corporate governance;
• Implementation of internal control structure, implementation of internal audit function and taking
   action based on internal audit findings in accordance with the direction of the commissioner;
• Preparation of business strategies, including work plans and budgets;
• Implementation of accounting and bookkeeping practices in accordance with the provisions of public
   companies.

In carrying out their functions and duties, the Board of Directors has guidelines. Technically, the duties of
each director are as follows:

President Director:
• Responsible for all management of the Company.
• Management of the Company through risk governance and corporate governance.
• Implementation of accounting and bookkeeping practices in accordance with the provisions of public
   companies.
• Preparation of business strategy, budget and implementation of internal audit function.

Director:
• Implementation of the Company operations, sales, and purchases including project work plans.
• Implementation of internal and financial controls.
• Implementation of daily internal control structures and taking actions of an operational technical nature.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      30
Page 98
Salary and Remuneration of the Board of Directors

Based on the results of the GMS in 2025, the salary and remuneration of the Board of Directors are
determined through the Board of Commissioners meeting. In the meeting, the Company's performance is
evaluated in determining the amount of remuneration. During 2025, the Board of Directors held regular
meetings every month with 100% attendance rate. The amount of salary and remuneration for members of
the Board of Directors for 2025 amounted to Rp 549.311.082.

To improve the competence of the Board of Directors, training was conducted in accordance with the
expertise of each member of the Board of Directors. The Company participated in trainings held by
government agencies or institutions including Coffee Taste Test training held in Jember, East Java,
Seaweed International Business Forum, and Exhibition (Seabfex) in Lombok and in Jogjakarta, and The
5th Indonesia Specialty Coffee Contest in Bali and MBA Course. In addition, the Board of Directors is
active in the activities of the Association of Indonesian Issuers (AEI).

Board of Directors Meeting

•      The Board of Directors must hold periodic meetings of the Board of Directors at least once every
       month;
•      Meetings of the Board of Directors can take place if represented by a majority of all members of the
       Board of Directors;
•      The Board of Directors must hold a meeting of the Board of Directors by inviting the Board of
       Commissioners periodically at least once in 6 (six) months;
•      Decision making is carried out by means of consensus deliberation and if necessary can be done by
       majority vote.


Frequency of the Board of Directors meetings

During 2025, twelve meetings of the Board of Directors have been held with the following:
           Name                         Title                    Meeting            Attendance
    Artha Lovie A                President Director                 12                   12
    Iwan Setiawan                     Director                      12                   12

In addition to the meetings conducted by each member of the Board of Commissioners and Board of
Directors, joint meetings were also held between the Commissioners and the Board of Directors. The
meeting can be held during the Commissioners' meeting or with a separate schedule.


Frequency of the Board of Directors Meeting

During 2025, there were 3 Board of Directors meetings with attendance as below
            Name                         Title                    Meeting             Attendance
     Hendra Widjaya                Komisaris Utama                    3                   3
     Chenny                          Komisaris                        3                   3
     Artha Lovie A                 Direktur Utama                     3                    3
     Iwan Setiawan                    Direktur                        3                    3



               Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   31
Page 99
The Work Guidelines and the Code of Ethics

The Board of Directors and Board of Commissioners have a work guideline and properly serve as a
reference in the implementation of the Company's management and supervision.

In addition, the Board of Directors and Board of Commissioners have a code of ethics that applies to all
Directors and Board of Commissioners, employees and other supporting organs as follows:
•    The duties of the Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or all employees are carried
     out in good faith, prudence, and full of responsibility;
•    In case the Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or employees have a conflict of
     interest with the Company, they must prioritize a professional attitude by prioritizing the interests of
     the Company above personal and group interests.

Board of Directors Performance Assessment

The Company evaluates the performance of the Board of Directors both collegially and individually through
mechanisms independent based on achievement level compared to target (Key Performance Indicators).
Performance evaluation of the Board of Directors is also carried out by considering the duties and
responsibilities of the Board of Directors in accordance with laws and regulations and/or the Company's
Articles of Association.

Performance Evaluation Implementation Process
1. Collegial evaluation
    A collegial evaluation of the performance of the Board of Directors is carried out based on whole
    achievements, including the following criteria:
    - Financial and Operational;
    - Customer Focus;
    - Product and Process Effectiveness;
    - Workforce Focus;
    - Leadership, Governance, and Social Responsibility.

2. Individual evaluation
   Performance appraisals are carried out by each member of the Board of Directors, with the performance
   target criteria that stated in working papers in accordance with the duties and responsibilities of each
   member of the Board of Directors. The evaluation of the President Director has been reflected in the
   collegial performance appraisal of the Board of Directors mentioned earlier.

The results of the performance evaluation of the Board of Directors are submitted to the Board of
Commissioners and the final evaluation of the assessment is carried out by the President Commissioner.
The results of the performance appraisal of members of the Board of Directors are taken into consideration
in providing direction to improve the performance of the Board of Directors. In addition, the evaluation
results are one of the basis for consideration for the Board of Commissioners to reappoint members of the
Board of Directors and to compile a remuneration structure for the Board of Directors. The performance
appraisal of the Board of Directors is generally submitted as a form of accountability for the implementation
of duties and responsibilities at the Annual GMS and the Company's Annual Report.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       32
Page 100
General Meeting of Shareholders (GMS)

The General Meeting of Shareholders (GMS) is a forum for shareholders to obtain information about the
Company's business from the Board of Commissioners and/or Board of Directors. The GMS has authority
that cannot be granted to the Board of Commissioners or Board of Directors, within the limits specified in
the applicable regulations in the field of capital market and/or articles of association.

A. 2023 GMS

    A.1. Annual and Extraordinary GMS
         Hold on June 28, 2023 at MarketingGallery, Japfa Indoland Center Building (ex. Bumi Mandiri)
         Tower 2, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Attended by shareholders and/or their
         proxies as many as 1,015,041,900 shares (81.80%) of the Company's shares with valid voting
         rights. Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum provisions of the
         GMS had been fulfilled and are authorized to take legally binding decisions.

         The Annual GMS produces the following resolutions:
         1. Receive the Board of Directors' Report on the Company's activities in 2022 including
            ratification of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the 2022 financial
            year which had been audited by the Public Accountant and approve the granting of exemption
            of responsibility to Members of the Board of Directors and Commissioners for management
            actions and supervisory actions in the 2022 financial year (acquit et decharge).
         2. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to
            determine service fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and
            further approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the
            Company to determine the honorarium of the Board of Directors of the Company for the fiscal
            year 2023.
         3. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the Company
            to appoint a Public Accountant Firm that will audit the Company's Financial Statements for
            the 2023 financial year, including to determine the honorarium to be given to the Public
            Accounting Firm.
         4. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in
            a separate notarial deed.

         Extraordinary GMS produced the following resolutions:
         1. Reject/Postpone the Company's plan to add the Standard Classification of Indonesian Business
            Fields (KBLI) in the Company's Articles of Association. The addition of KBLI will be carried
            out if the Company is ready to carry out the business activities.
         2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in
            a separate notarial deed.


    A.2. Extraordinary GMS
         Held on September 6, 2023 at the Marketing Gallery, Japfa Indoland Center Building (ex. Bumi
         Mandiri) Tower 2, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Attended by shareholders
         and/or their proxies as many as 1,014,877,800 shares (81.78%) of the Company's shares with
         valid voting rights. Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum
         provisions of the GMS have been fulfilled and are authorized to take legally binding decisions.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      33
Page 101
         Extraordinary GMS produced the following resolutions:
         1. Dismiss all the Company's Board of Commissioners as follows:
             - President Commissioner                : Mr. Hendra Widjaya
             - Commissioner                          : Mrs. Junia Linardi
            Then appoint a new Board of Commissioners for the period 2023 to 2028 as follows:
             - President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
             - Commissioner                          : Mrs. Chenny

             Furthermore, the composition of the Company's Management is written as follows:
             Board of Commissioners:
              - President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
              - Commissioner                          : Mrs. Chenny
             Director:
              - President Director                    : Mrs. Artha Lovie Aprillailie
              - Director                              : Mr. Iwan Setiawan

         2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in
            a separate notarial deed.

         All resolutions in the Annual and Extraordinary General Meeting of Shareholders for 2023 have
         been realized in the financial year and there are no resolutions that have not been realized.


B.   2024 GMS
     Held on June 26, 2024 at VIP Meeting Room, Japfa lndoland Center Tower l Building, 4th Floor Jl.
     Basuki Rahmat No.129-137, Surabaya. Attended by shareholders and/or their proxies totaling
     1,005,381,800 shares (81.01%) of the Company's shares with valid voting rights. Thus, as stated in the
     Company's Articles of Association, the quorum requirement of the GMS has been fulfilled and
     authorized to make legally binding decisions

     The Annual GMS produces the following resolutions:
     1. Received the Board of Directors' Report regarding the Company's activities in 2023, including the
        ratification of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the financial year 2023
        audited by a Public Accountant and approved the granting of a release of responsibility to the
        Members of the Board of Directors and Commissioners for their management and supervisory
        actions in the financial year 2023 (acquit et de charge).
     2. Approved the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to determine
        the fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and further approved the
        granting of power and authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium of the
        Company's Directors for the financial year 2024.
     3. Approved the granting of power and authority to the Company's Board of Commissioners to appoint
        a Public Accountant Firm to audit the Company's Financial Statements for the financial year 2024,
        including to determine the honorarium to be paid to the Public Accountant Firm.
     4. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to state it in a
        separate notarial deed.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      34
Page 102
C. 2025 GMS
   Held on June 26, 2025, at the VIP Meeting Room, Japfa Indoland Center Tower I, 4th Floor, Jl. Basuki
   Rahmat No.129-137, Surabaya. Attended by shareholders and/or their proxies holding 1,005,127,900
   shares (80.99%) of the Company's shares with valid voting rights. Thus, as stated in the Company's
   Articles of Association, the quorum requirements of the GMS have been met and it is authorized to
   make legally binding decisions.

    The Annual GMS produces the following resolutions:
    1. Received the Board of Directors' Report regarding the Company's activities in 2024, including
        the ratification of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the financial year
        2024 audited by a Public Accountant and approved the granting of a release of responsibility to
        the Members of the Board of Directors and Commissioners for their management and supervisory
        actions in the financial year 2024 (acquit et de charge).
    2. Approved the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to
        determine the fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and further
        approved the granting of power and authority to the Board of Commissioners to determine the
        honorarium of the Company's Directors for the financial year 2025.
    3. Approved the granting of power and authority to the Company's Board of Commissioners to
        appoint a Public Accountant Firm to audit the Company's Financial Statements for the financial
        year 2025, including to determine the honorarium to be paid to the Public Accountant Firm.
    4. Approved the Extension of the Term of Office of the Company's Board of Directors for the 2025
        – 2030 Period. Thus, the Company's Board of Directors is composed of:
        - Artha Lovie Aprillailie (President Director)
        - Iwan Setiawan (Director)
    5. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to state it in a
        separate notarial deed.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      35
Page 103
Audit Committee

In accordance with Regulation OJK 55/POJK.04/2015 concerning the establishment and implementation
guidelines of the Audit Committee, it is stated that members of the Audit Committee who are Independent
Commissioners act as chairmen of the Audit Committee. The Company has complied with these
regulations.

The composition of the Audit Committee is as follows:
-   Hendra Widjaya (Chairman)
-   Anita Rosalia Gunawan (Member)
-   Sarah Cahya Prawira (Member)

Brief History of Audit Committee

Hendra Widjaya
(The Chairman of the Audit Committee)

An Indonesian citizen, born in Juwana on June 7, 1950 (75 years old). He completed his undergraduate
education at the University of Indonesia with a degree in Economics and his master's degree at the
Indonesian Institute of Management (in cooperation with Pittsburg State University, Kansas, USA) with a
degree in Marketing Management. His career began in 1975 at SC Johnson & Son Indonesia and he served
as Marketing Director at PT Monysaga Prima in 1998 and at PT Adventura Prokreasi from 2004 until 2012.
He is currently active as a Director at PT Indadi Setia. In July 2022, Mr. Hendra was appointed as the
President Commissioner (Independent) of the Company up to the present.

Anita Rosalia Gunawan
(The Member of the Audit Committee)

Indonesian citizen, born in Surabaya in 1970 (56 years old), obtained a Bachelor's degree in Economics
(S1) in Accounting from the University of Surabaya. Has experience as an auditor, starting his career as an
analyst at the public accounting firm Prasetio Utomo. From 2009 to 2011, he worked as an auditor at PT
Indadi Setia in Jakarta.

Sarah Cahya Prawira
(The Member of the Audit Committee)

Indonesian citizen, born in Jakarta on November 23, 1991 (35 years old). She completed her undergraduate
education at Trisakti School of Management with a Bachelor's degree in Accounting. She began her career
as a tax preparer at PT Home Living Arts Indonesia in 2013 and served as an accountant at PT Lion Mentari
Airlines in 2014. She is currently active as a Senior Tax Accountant at Indadi Utama Group.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     36
Page 104
Audit Committee

The Company's Audit Committee holds 4 (four) meetings with a 100% attendance rate. The Audit
Committee also holds 4 (four) meetings with the Board of Commissioners with a 100% attendance rate.
The Audit Committee states that the Company, in executing its activities, has complied with the standard
operating procedures (SOP) and capital market regulations, and there are no findings that affect the smooth
running of the Company.

Based on the review of the Company's performance, the Audit Committee conveyed the following:
• The Company has reported its business performance in the form of periodic reports in a timely manner
  to the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (IDX);
• All information that is important information and the transactions have been reported and disclosed to
  OJK and IDX.

Audit Committee Meeting

• The Audit Committee holds regular meetings at least once in 3 (three) months and can only be held if
  attended by more than 1/2 (one-half) of the number of members.
• The Audit Committee may invite the management related to meeting materials;
• Meeting decisions are taken on the basis of deliberation for consensus and each committee member is
  given the freedom to express his professional opinion in the discussion of each meeting agenda without
  anyone's intervention;

During 2025, there were 4 Audit Committee meetings with attendance as below:


              Name                           Title               Meeting             Attendance
 Hendra Widjaya                           Chairman                   4                     4
 Anita Rosalia Gunawan                     Member                    4                     4
 Sarah Cahya Prawira                       Member                    4                     4

Nomination & Remuneration Committee

The Board of Commissioners does not form a Nomination and Remuneration Committee. The nomination
and remuneration committee and procedures are not formed because the Company's organizational structure
is fairly small so the functions and duties of the committee are concurrently held by the board of
commissioners.

Corporate Secretary

The Corporate Secretary is appointed and appointed by the Board of Directors, has a manager-level
position, and is responsible to the President Director. When carrying out his duties, the Corporate Secretary
must communicate with all members of the Board of Directors. The position of Corporate Secretary aims
to maintain the image and protect the Company's interests through the establishment of good
communication and relations with all stakeholders.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       37
Page 105
Corporate Secretary

The Corporate Secretary is held by Iwan Setiawan. He was born in Sidoarjo East Java in 1974 (51 years
old), graduated from Master of Law from Bhayangkara University Surabaya in 2017. He has competence
and experience as Corporate Secretary for more than 18 years. Prior to joining the Company, he worked as
Head of PPIC at PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo in 2001. From 2002 to 2008 he worked at PT Siantar
Top Tbk Sidoarjo with his last position as Financial Supervisor. From 2008 to 2010 he served as Director
of the Company and since 2008 until now he has served as Director and Corporate Secretary of the
Company.

In accordance with OJK regulation No.35/POJK.04/2014 dated December 8, 2014, the Corporate Secretary
must have good competence in order to carry out its functions and duties. The trainings that have been
attended are:
1. GMP (Good Manufacturing Practices) Training organized by PREMYSIS Consulting in the year 2002
    in Surabaya.
2. Quality Management System Training (ISO 9000:2000) and Internal Quality Audit Training organized
    by PREMYSIS Consulting in the year 2003 in Surabaya.
3. The Capital Market Workshop – Corporate Action was organized by GRANADA Law Firm &
    Investama Capital in the year of 2011 in Jakarta
4. Seminar & Expo RETAIL EXTRAVAGANZA was held by APRINDO East Java in the year 2011 in
    Surabaya.
5. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) was organized by the Fish Quarantine, Quality
    Control, and Fisheries Product Safety Agency, Ministry of Marine Affairs and Fisheries in the year of
    2012 in Sidoarjo.
6. Capital Market Workshop – Shareholder Support - Legal Aspects of Shareholder Loans, organized by
    ICSA (Indonesian Corporate Secretary Association) in the year 2017 in Jakarta.
7. Various socialization and hearing activities on Capital Market regulations are held by the Financial
    Services Authority (OJK) and by the Indonesia Stock Exchange.
8. Active as a board member of the Indonesian Issuers Association (AEI) Jakarta and East Java
    Representative.

Key Functions, Duties, and Responsibilities of the Corporate Secretary
• Monitoring developments in the capital market and providing input to the board of directors on the
  importance of complying with these regulations.
• Ensuring the Company's compliance with capital market provisions, including the implementation of
  the GMS, public expose, and various corporate actions by coordinating with relevant parties.
• Acting as a liaison between the Company and the OJK, the Indonesia Stock Exchange, and the public.
• Implementing the Company's commitment to the realization of information disclosure.
• Maintaining and managing the Company's positive image and identity to the public by organizing social
  activities for the community and carrying out the Company's social responsibility activities.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                   38
Page 106
Internal Audit Unit and Internal Control System

The Company does not yet have an internal audit unit because the Company's organizational structure is
relatively small and the number of human resources is not so large. The implementation of the functions of
the internal audit unit is carried out under surveillance directly by the Board of Directors. The Company
continues to carry out internal control and risk management system, which is conducting checks and
assessments of work effectiveness in all departments.

In implementing the work, every policy-making must be conveyed first to the leadership. Currently, internal
control can run effectively because every plan and realization can be known quickly. Management always
strives to fulfill the provisions of article 3 POJK Number 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment
and Guidelines for the Preparation of internal audit unit charters.

Public Accountants and Capital Market Supports
The Company's Financial Statements for the years ended December 31, 2024 and December 31, 2025, have
been audited by the Public Accounting Firm (KAP) Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Patners.

The amount of service fee provided amounted to Rp 65.400.000, - (sixty five million four hundred thousand
rupiah). While the amount of fees given to capital market supporting professionals during 2025 is as
follows:
1. Annual Listing Fee (IDX)                            : IDR 93.795.000,-
2. Sinartama Gunita (BAE)                              : IDR 27.250.000
3. Indonesian Central Securities Depository (KSEI)     : IDR 11.100.000,-
4. OJK Fee                                             : IDR 45,600,000

Code of Ethics

The Code of Ethics is a guide for us to act ethically and in accordance with applicable regulations when we
do work anywhere and anytime.

All permanent employees or contract employees have an obligation to follow the Code of Ethics and comply
with all policies and procedures of the Company. The Code of Ethics also applies to the Board of
Commissioners and Board of Directors, in connection with all activities on behalf of the Company. Every
consultant and business partner who is working on behalf of the Company is expected to uphold the
principles in this Code of Ethics.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     39
Page 107
The Points of Communication Policy with Shareholders


PURPOSE

The communication policy aims to regulate the process of providing fair and timely information to
shareholders and investors reasonably and on time about the Company so as to assess the Company's
strategy, development, operations, and performance, as well as enable shareholders and investors to actively
engage with the Company. The communication policy with shareholders or the capital market community
demonstrates the Company's commitment to implementing the principles of corporate governance.

GENERAL POLICIES

The Company opens communication between the Board of Directors and the shareholders. Informative and
constructive dialogue will encourage the quality of corporate governance implementation. The Company is
open to communicating transparently, making disclosures in a transparent and fair manner, treating
shareholders equally and protecting the interests of shareholders, upholding integrity, timeliness, and the
relevance of the information provided. The Company will ensure that information is conveyed accurately
and that there is no misleading information in the capital market. Communication with shareholders is
conducted according to their needs.

COMMUNICATION MEDIA

Communication with shareholders is carried out in the following ways:

 General Meeting of Shareholders (GMS)

   The GMS is a forum for shareholders to exchange opinions and make proposals with the Board of
   Directors. The Board of Commissioners, the Chairman of the Audit Committee and the Board of
   Directors must be present to answer questions raised by shareholders. The Company must submit a
   notice of the General Meeting of Shareholders accompanied by clear and concise documents and provide
   adequate time between the notice and the implementation of the meeting in accordance with applicable
   regulations.

   The implementation of the General Meeting of Shareholders (GMS) must be well planned and organized
   in accordance with regulations. The GMS must be prepared to facilitate shareholders in participating in
   the meeting. Shareholders who cannot attend and vote at the GMS are facilitated through the
   appointment of a proxy or representative to attend and vote. The rules of procedure for the GMS are
   communicated to shareholders at the time of the meeting.

   Provisions regarding the holding of the GMS are governed by Law No. 40 of 2007 concerning Limited
   Liability Companies, OJK Regulation No. 10/POJK.04/2017 concerning the Plan and Implementation
   of General Meetings of Shareholders of Public Companies, and the Company's Articles of Association.
   Shareholders are given the opportunity to submit proposals for the GMS agenda in accordance with the
   requirements as stipulated in Article 12 of POJK 10/POJK.04/2017 and the Company's Articles of
   Association. Furthermore, provisions regarding the holding of the GMS are regulated in the new POJK,
   namely POJK 15/POJK.04/2020. Shareholders can participate in the GMS online (virtually) using the
   eASY.KSEI and e-Voting systems. The GMS agenda materials are available in the form of physical
   documents as well as electronic documents that can be downloaded from the Company's website.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      40
Page 108
 Public Expose

   Public Expose is a medium of communication between the Company and shareholders. Provisions
   regarding the implementation of Public Expose are regulated in Listing Regulation No. I-E, Decree of
   the Board of Directors of the Jakarta Stock Exchange Number: Kep-306/BEJ/07-2004 concerning
   Information Submission Obligations. Public Expose presentation materials are available at the
   Company's office and can be downloaded on the Company's website. Public Expose participants are
   given the opportunity to ask questions and submit suggestions. Public Expose is carried out to ensure
   that the dissemination of information has been conveyed evenly. In the current development,
   shareholders can follow the public expose online, making it easier to follow the Company's
   development.

 Financial Reports

   The Financial Statements strive to provide fair, balanced, and understandable information so that
   shareholders can assess the Company's financial position and business prospects. The publication of
   financial performance is carried out promptly on the company's website. The Financial Statements are
   accountability reports of the Board of Commissioners and Directors regarding the financial results
   during the year. The financial statements consist of the Balance Sheet, Income Statement, and notes to
   the financial statements that reflect the Company's performance during the relevant financial reporting
   period. The submission of financial statements is regulated in OJK Regulation No. 14/POJK.04/2022
   concerning the Submission of Periodic Financial Statements of Issuers or Public Companies.

 Sustainability Report

   Sustainability reports focus on a company's non-financial performance, covering three main points,
   namely: Economic Aspect (Profit), Environmental Aspect (Planet), and Social Aspect (People). This
   concept is known as the triple bottom line, which aims to communicate the organization's impact on
   society, the environment, and profit in a sustainable manner.
    1. Economic Aspect (Profit/Economic)
        This aspect measures financial performance and the direct and indirect economic impact of the
        company's operations on stakeholders. It includes management efficiency, financial performance,
        investment, and contribution to the local economy.
    2. Environmental Aspect (Planet/Environmental)
        This aspect assesses how the company manages its impact on the planet, including energy use,
        waste management, carbon emissions, water usage, and biodiversity. This aspect focuses on
        environmental preservation efforts
    3. Social Aspect (People/Social)
        This aspect focuses on the company's relationship with people and society. It includes occupational
        health and safety, human rights, labor practices, social compliance, and contributions to the welfare
        of the local community.

   Provisions regarding Sustainability Reports are regulated in POJK 51 of 2017 concerning the obligation
   to submit Sustainability Reports.

 Communication with the Investment Community

   The Company conducts dialogues with shareholders, investors, and analysts, both individually and in
   groups, to facilitate effective communication between the Company and the investment community. All
   information conveyed to the investment community is carried out with regard to compliance with
   applicable regulations as well as internal regulations governing company information.


             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       41
Page 109
 Company website

  The Company's website contains information regarding the general profile, products, and financial
  performance listed in the annual report as well as periodic reports. It is presented openly to the public
  and provides access to relevant Company information for shareholders. The website also provides other
  important information if the Company has significant events that need to be known by the public. This
  information is published on the website for at least five years from the date of publication. The
  information on the Company's website is continuously reviewed and updated. The Company's website
  is www.wapo.co.id.



 Email Access

  The Company provides access for shareholders, investors, and the public to communicate via email
  address:
  - iws.id2000@gmail.com
  - iws@wapo.co.id
  - wapo.sby@gmail.com

  The Communication Policy is reviewed regularly in accordance with the Company's developments.




            Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      42
Page 110
BUSINESS RISK

1. General Overview

    Business risk is uncertainty that may occur and can result in losses. To minimize the risks that may
    arise, the Company conducts regular evaluations of the results achieved.

    We can explain the general description of the Company's risk management system as follows:
    • Recognize well the Company's suppliers and customers to minimize the risk of default and fail to
      deliver.
    • Implement policies and procedures in the Company's operations including insurance of the
      Company's assets.
    • Control risk by identifying potential losses and mitigating risks.
    • The exchange of information on risks is conveyed through regular meetings. If there is a risk, it is
      conveyed to the leader so that it can be minimized.

2. Types of Risks and Its Management

    The Company's Business Risks are identified as follows:
    1. Risk of Raw Materials Availability and Non-Standard Raw Materials
    2. Competition
    3. Risk of Price Fluctuation
    4. Risk of Production and Distribution
    5. Risk of Weather and Pest Diseases

    A. Explanation of Business Risks
        1. Risk of Raw Materials Availability and Non-Standard Raw Materials
           -     Commodity raw materials:
                 The Company obtains most of its raw materials such as Seaweed, Coffee Beans from
                 farmers and suppliers which are highly influenced by the harvest. Reduced yields due to
                 weather factors and pests and diseases can lead to reduced supply. To maintain the
                 continuity of raw material supply, the Company maintains good relationships with
                 suppliers in various regions. One of them is to hold regular visits and meetings with farmers
                 and suppliers.

           -     Raw materials for vitamin drink products:
                 Some raw materials must be imported from overseas. Minimum order requirements (MoQ)
                 and long arrival times may cause raw materials to be unavailable. To mitigate this risk, the
                 Company should plan the purchase of raw materials in advance and in sufficient quantities.


        2. Competition
            The trading business in which the Company conducts its activities is very open to new entrants
            (competitors). Increased competition may result in a decrease in the Company's revenue.
            Competitors strive to provide good service to consumers. They also provide competitive prices
            with attractive promo programs. To minimize this risk, the Company tries to maintain product
            quality and provide various conveniences to consumers such as direct distribution and
            competitive prices.



               Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      43
Page 111
3. Risk of Price Fluctuation
   -   Price of Commodity product:
       Commodity products have high price fluctuations and are influenced by the international
       market. The availability of raw materials depends on many factors such as weather, pests
       and diseases, production levels, world consumption levels, supply and demand levels. The
       number of similar businesses makes the price of goods fluctuate rapidly. This situation
       causes an increase in the price of goods. For this reason, the Company also conducts
       cultivation with a cluster system to ensure supply and price stability.

   -   Price of vitamin drink products:
       Imported raw materials are priced in foreign currency. Currency stability is very important
       to keep raw material prices stable. An increase in raw material prices results in an increase
       in the price of the finished good. Foreign currency risk is more difficult to control. The
       Company hopes that national and global political stability will be maintained during the
       recovery period after the pandemic.


4. Risk of Production and Distribution
   -   Commodity products:
       Trading businesses have less production and distribution risk than industrial processing
       businesses. Most Coffee Bean and Seaweed commodities are shipped directly from
       suppliers to consumers. Risks occur when long distance delivery from the cultivation center
       causes goods to be damaged on the road. To minimize this risk, the Company distributes
       from the nearest cultivation center.

   -   Vitamin and mineral water beverage products:
       Sunkist and AirAlam products are produced in modern factories with international
       standards. However, the risk of production failure remains, including non-standard
       products. To minimize this risk, the Company makes careful production planning.
       Production facilities are checked and maintained regularly. High distribution cost is also a
       risk. The Company cooperates with several expeditions to reduce distribution costs.


5. Risk of Weather and Pest Diseases
   Agricultural commodities and plantations are highly vulnerable to weather and pests and
   diseases. High and prolonged rainfall can disrupt the supply of raw materials. This problem
   usually occurs from November to March. High and continuous rainfall will affect the growth
   of coffee beans and seaweed. In addition, incomplete drying will reduce the quality of raw
   materials which ultimately affects the Company's production and sales volume.




   Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        44
Page 112
B.   Review of the Effectiveness of Risk Management Systems

     The implementation of successful risk management is demonstrated by the identification and
     analysis of risks according to their level of importance. Risks are effectively mitigated, tracked
     and controlled. Problems are prevented before they occur and all parties consciously focus on
     what will affect the achievement of goals.

     The Company has long experience so that it is able to minimize risks. So far, the risk management
     system can run effectively because it implements the following steps:
     1. Identifying Risks
     2. Analyzing Risk
     3. Evaluating Risk
     4. Anticipating Risk
     5. Monitor and Review Risks.

     This step can result in a simple but effective solution to sustain business post-pandemic.




         Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     45
Page 113
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

The Company realizes that the purpose of its activities is not only aimed at creating value for shareholders,
but also at providing benefits to the community. Through social activities, the Company strives to foster
cooperation and harmonious relationships with the local community. In 2024, the Company implemented
a Corporate Social Responsibility (CSR) program by partnering with coffee and seaweed farmers in
cultivation center areas.

Types of programs related to environmental aspects and product responsibility are as follows:
1. In 2025, the Company will collaborate with the social foundation KAPPI to support training activities
    for making various cakes for coffee farmer groups in several regions.
2. In 2025, the Company will provide equipment and seeds assistance as well as participate in narcotics
    prevention activities in school environments.
3. Providing counseling on good cultivation practices as well as post-harvest product handling.
4. Assisting farmers in terms of health and welfare such as donations to communities building simple
    houses.
5. The Company encourages seaweed farmers to cultivate using good systems and to engage in
    socialization about marine water pollution.

Product Responsibility
The Company is committed to providing high-quality raw materials. The production process is carried out
responsibly using quality materials. To ensure that production has been carried out properly, the Company
holds production feasibility certificates such as the Processing Feasibility Certificate (SKP) or Good
Manufacturing Practices, Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP), Quality and Production
Management ISO, and Indonesian National Standards (SNI). Specifically for beverage products, the
production process is conducted in a modern-standard factory, where the process is hygienic and its
cleanliness is guaranteed. This is a form of the company's responsibility to the public.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      46
Page 114
COMPANY LAWSUIT

On May 23, 2018, the Company filed a lawsuit for default to Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN). The
case underlying this lawsuit originated from the purchase transaction of White Crystal Sugar where KGN
could not fulfill a total of 5,774 sacks (288,700 kg) worth Rp 3,089,000,000. In addition, 250 sacks (12,500
kg) worth Rp 133,750,000 were not in accordance with the quality standards agreed by both parties. KGN
also did not provide proof of tax payment for this transaction.

There was no good intention from Koperasi Garudayaksa Nusantara to resolve this issue so the Company
filed Somasi I and II. Until the deadline that has been set, Koperasi Garudayaksa Nusantara did not take
action as stated in the Somasi letter.

The first and second-level court decisions (appeal) were won by the Company. Likewise, at the cassation
level, the Supreme Court rejected KGN's cassation submission, so the Company once again won this case.
The Company submitted an aanmaning to carry out a security seizure. Currently, KGN is filing an
opposition lawsuit against the aanmaning request.

In the process of filing a lawsuit opposing the execution of the company's aanmaning, a settlement occurred
between the company, KGN, and Junieka. The result of the settlement agreed that Junieka would pay the
debt to the company and KGN with the assets they owned through a bankruptcy mechanism so that the
assets would be auctioned by an appointed curator. The auction mechanism through bankruptcy was carried
out because Junieka's assets were registered under another person's name (Mustafa), and Junieka's
ownership was only based on a fully paid PPJB; therefore, to avoid new legal problems, the bankruptcy
mechanism process was chosen to settle Junieka's debt to the company and KGN.

In 2025, the Company filed for PKPU and Bankruptcy proceedings against Junieka. Junieka has now been
declared bankrupt with all its legal consequences, and a curator has been appointed in the name of Budy
Supriady SH MH, as the curator to manage Junieka's bankrupt estate for public or private auction, after
which the proceeds from the auction of the bankrupt estate will be used to pay debts to the company and
KGN.

The bankruptcy process is currently at the stage of submitting Junieka's bankrupt estate for auction to
KPKNL (public auction). If the public auction is unsuccessful, the curator will seek buyers interested in
purchasing the bankrupt estate through a private sale.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      47
Page 115
           SUSTAINABILITY REPORT 2025

         PT WAHANA PRONATURAL TBK




Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk   48
Page 116
INTRODUCTION

As a company that has been established for more than 20 years, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) is
committed to growing with the community, benefiting each other, as well as participating in creating
welfare around the company’s operational location area. In addition to being profit-oriented, we also strive
to pay attention and be involved in the fulfillment of community welfare and actively contribute to creating
environmental and social sustainability. We believe that we will be able to fulfill the expectations of society.

Meaning and Benefits of Sustainability Report

In this Sustainability Report, we convey to stakeholders about sustainability performance consists of three
pillars, there are economic, environmental, and social. In the context of Sustainable Development, this
report is also a medium that presents information related to the Company's contribution to the achievement
of the Sustainable Development Goals /TBP (SDGs).

Through this report, we hope to obtain various benefits both internally and externally. The Internal benefits
include:
• Sharpening of a vision and strategy in the sustainability aspects
• Strengthening management systems related to sustainability management
• Increasing the transparency and accountability in sustainability governance
• Analyzing the weaknesses and strengths of the Company
• Increasing the motivation of workers who care about the environment and society

Meanwhile, the external benefits include:
• Improving the image and reputation of Issuers and Public Companies and public trust
• Facilitating access to get funds/investors
• Improving relationships with stakeholders
• Increasing competitiveness

The Principles of Sustainable Finance
To produce an effective implementation of Sustainable Finance, the Company pays attention to the
following 8 (eight) principles:

1. The Principles of a Responsible Investment
   Responsible investment is an investment approach that considers economic, social, environmental, and
   governance factors in investment decisions aimed at better managing risk. The business carried out in
   the field of Coffee Beans and seaweed trading always attaches importance to environmental
   preservation. The Farmers and fishermen take advantage of a good environment to rebuild their crops
   to produce good production.

2. The Principles of the Sustainable Business Strategy and Practice
   Establish and implement sustainable business strategies and practices in every decision-making by
   emphasizing the achievement of long-term goals and the establishment of short-term strategies that are
   part of efforts to achieve long-term goals. The Company has a vision, mission, organizational structure,
   strategic plan, standard operating procedures, work programs to the determination in risk factors in risk
   management.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                         49
Page 117
3. Principles of Social and Environmental Risk Management
   Have a precautionary principle in measuring the social and environmental risks of the Company's
   operating activities. Social and environmental risks include the negative social and environmental
   impacts of operating activities.

4. Principles of Governance
   Implement sustainable governance (economic, environmental, and social) that is built on the principles
   of transparency, accountability, responsibility, independence, professionalism, equality, and fairness.

5. Principles of Informative Communication
   Prepare and provide informative reports covering the Company's strategy, governance, performance,
   and prospects. This report can be accounted for and submitted through the Company's website media so
   that it is easily accessible to all stakeholders.

6. Inclusive Principle
   Strive to ensure the availability and affordability of products so that they can be accessed by consumers.

7. Principles of the Priority Leading Sector Development
   Considering the priority leading sectors that have been set by the Government through the Medium-
   Term and Long-Term Development Plans (RPJMN and RPJP). This is conducted to support the
   achievement of sustainable development goals, including tackling climate change.

8. Principles of Coordination and Collaboration
   In order to align strategies/policies, business opportunities, and product innovations with the national
   interest, the Company is active in the Forum of the Association of Indonesian Issuers and other activities
   related to Sustainable Business.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      50
Page 118
The Strategy of Sustainability

The Company considers that sustainable growth does not only come from economic benefits, but also from
the Company's contribution to empowering the community around the business location, the individuals
who work in the Company, and the surrounding environment. This sustainability is also accompanied by
strategies for carrying out social responsibility and support for the Sustainable Development Goals. The
Company strives to provide benefits and positive contributions to the surrounding community. The
Company evaluates and measures the impact on all its activities to ensure a clean and healthy environment,
both for the work environment and the surrounding environment. The disclosure of sustainability
performance information in the Sustainability Report is based on determined material topics taking into
account their impact on each stakeholder.

Form and Content of Sustainability Report

The 2025 Sustainability Report reveals information on the Company's sustainability performance for the
period from January 1 to December 31, 2025. This report is prepared based on POJK No.51/OJK.03/2017
and is published annually together with the Annual Report.

Allocation of Environmental Social Responsibility Fund (TJSL) to Support the Implementation of
the Sustainable Finance

The Company has planned to allocate part of TJSL funds to support sustainable finance implementation
activities. The plan is in the form of building facilities and infrastructure to improve the quality of life of
the community around the business. The report on the use of TJSL funds is set forth in the Sustainability
Report.

Adjustments (Alignment)

In implementing Sustainable Finance, the Company seeks to develop internal capacity and organizational
adjustments so that the sustainable business targets can be realized, that is the creation of sustainable
economic growth and the running of business activities that care about environmental aspects and social
aspects.

The main thing to do is to prepare human resources (HR) who understand and are able to implement the
sustainability practices and be directed to encourage the innovation or development of various sustainable
products.

In order to implement POJK 51/POJK.03/2017, the Company gradually and in accordance with financial
conditions, structure, and complexity strives to make organizational adjustments, risk management,
governance, and/or standard operating procedures (SPO) in response to market needs, and support
government policies related to the Sustainable Development Goals (SDGs) and Climate Change.

Adjustment of the organization to the principles of Sustainable Finance is conducted, among others to the
vision, mission, strategic plan, organizational structure, as well as the main tasks and functions of
sustainability. The adjustment process is performed in accordance with the needs and priorities of the
Company. Adjustments of the organizational structure carried out by adding sustainability functions to
existing units.

One of the principles of Sustainability is the implementation of sustainability governance. The Company
seeks to make adjustments to existing governance by adding sustainability aspects to the corporate
governance structure so as to support the achievement of sustainable business goals. This function is


              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        51
Page 119
currently covered by existing work units by coordinating from planning to monitoring and evaluating
various sustainability policies, programs, and practices.

The application of sustainability principles also requires adjustment of principles, systems, and risk
management analysis by adding social, and environmental components as new components in the risk
management system in accordance with the characteristics of the Company.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                52
Page 120
SUSTAINABILITY OVERVIEW


                                       Economic Aspect
                    Descriptions                         Units   2025        2024        2023
Net Revenue                                         Rp Billion    1.436       2.122         421
Gross Profit                                        Rp Billion     20.2        26.6        11.9
Income from Operations                              Rp Billion    (15.1)        0.5        (0.4)
Income for the year attributable                    Rp Billion    (11.6)        0.7         0.2
Return on Average Asset (ROAA)                      %             (0.13)        5.6         0.5
Return on Average Equity (ROAE)                     %             (0.18)        3.9         0.5
Net Profit Margin (NPM)                             %             (0.81)       0.03        0.01


                                     Enviromental Aspect
                    Descriptions                         Units   2025        2024        2023
                                                             2
Electricity Usage Intensity                         kWh/m                -           -           -
The Reuse of Treated Wastewater                     m3                   -           -           -


                                         Social Aspect
                    Descriptions                         Units   2025        2024        2023

Women Employee                                      %                   72          55          50
Total of Working Hours/Day                          Hours               8           8           8
Total of Training Hours                             Hours               24          24          24
Training Hour Average per Employee per Year         Hours               24          24          24
Local Employee (indonesia)                          %                   11          9           6
Corporate Social Responsibility (CSR) Cost          Rp Million          85           -           -
Employee Engagement Index                                               90           -           -




               Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                53
Page 121
Report Profile

The 2025 Sustainability Report of PT Wahana Pronatural Tbk (the Company) is a continuous presentation
of the Annual Report that has previously been submitted to the Public. This report refers to POJK Number
51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Service Institutions,
Issuers, and Public Companies (Sustainable Finance). Other disclosed information refers to international
standards, namely the Global Reporting Initiative (GRI). The contents of this report cover one year of
information from January 1 to December 31, 2025, accompanied by numerical data with comparisons to
the previous three years. The report contents include information on company performance, impacts,
responses, and actions in addressing economic, social, and environmental issues. In the economic aspect,
the Company provides a summary of financial data for the year 2025. In preparing the Sustainability Report,
the Company pays attention to the principles of determining the content of the report, including materiality,
sustainability context, , stakeholder involvement, and completeness. We consider aspects of balance,
comparability, accuracy, and clarity to measure the quality of the report. Meanwhile, the reported financial
data has been audited by the Public Accounting Firm (KAP) Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Partner.

Response of Feedback

The Company provides space for the public to submit input as feedback for future improvement. Overall,
the Company has disclosed the performance of economic, social, and environmental aspects in a balanced
manner. However, management needs to continue to improve disclosure, especially the performance of
environmental aspects. In the next year, the Company is better prepared to continue to improve performance
in environmental aspects.

Eco-Friendly Products, Waste, and Effluents, Biodiversity Conservation

The Company has two products, there are Coffee Beans and seaweed. Both of them are raw materials that
must be reprocessed so that they can be consumed. Coffee Beans are produced from trees that are picked
(harvested) directly at a certain age. Then it is peeled and dried to get good quality Coffee Beans then
packed into sacks and ready to be sold. The waste produced is in the form of coffee husks which can be
reprocessed into drinks and spices. Coffee cultivation is in the plantation areas and is managed
continuously. Land management is carried out by paying attention to the surrounding environment so as
not to disturb biodiversity.

Seaweed is mostly produced from cultivation, harvested at a certain age then dried manually with sunlight.
The Dried Seaweed is then packed into sacks and ready for sale. The waste produced is in the form of salt
sand which can be used as fertilizer for plants. The Seaweed plant cultivation is on a clean coastline and
away from waste. That is managed properly and sustainably. The coastal environment must be kept clean
to maintain the preservation of biodiversity, as well as that the plants can grow well and produce the
maximum harvests.

Other products are Sunkist Water C (high vitamin c drink) and AirAlam brand mineral water. Both of these
products are made in cooperation with third parties. Production is carried out in a factory that has SNI
standards, good production procedures and halal certification. If there is a return because it is not sold, the
waste generated is plastic bottles. The Company disposes of plastic waste by reprocessing using
experienced vendors. The implementation of destruction pays attention to the surrounding environment so
as not to harm the community and the environment.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        54
Page 122
Energy and Emissions

The Company's business is engaged in the trade of agricultural and marine products, where products from
suppliers are delivered directly to the buyer's warehouse. The selling price already includes all cost
components (borne by the buyer), so the energy and emissions generated are zero. Other products are
Sunkist Water C (a high vitamin C drink) and AirAlam mineral water. Both are private label products
through cooperation with third parties. In distribution, the Company uses third-party services, including
loading and unloading services. Energy and emissions are borne by the third parties.

Material Topics

We present this Sustainability Report with a focus on three aspects, namely economic, environmental, and
social. In the context of Sustainable Development, this Report also serves as a medium that provides
information related to the Company's contribution to achieving the Sustainable Development Goals / SDGs.

The Impact of Economic Performance on the Company and Stakeholders
Good financial and economic performance will have a positive impact on the company and stakeholders
(benefits for employees, customers, the community through social responsibility activities, and tax revenue
for the government). In 2025, the Company experienced a loss due to promotion and distribution policies
aimed at enhancing product branding.

The Company's Involvement in Impact Management
• Setting financial targets;
• Developing business strategies;
• Preparing financial reports;
• Conducting external audits of the company's financial performance

The Impact of Employment on the Company and Stakeholders
The sustainability of a company's business is influenced by the quality of Human Resources (HR) who are
responsible and competent. Therefore, strong labor management becomes an important topic.

The Company's Involvement in Impact Management
• Fair recruitment;
• Conduct the training for employees;
• Adequate HR management;
• Provide the salaries and benefits in accordance with applicable policies;
• Allow time for the leave;
• Performance appraisal and career path.

The Impact of Training and Education on the Company and Stakeholders
The training and education programs are one of the Company's strategies for improving the competence
and capacity of employees. The presence of competent employees will facilitate the Company's business.

The Company's Involvement in Impact Management
• Develop training and education programs;
• Identify employee needs related to skills, knowledge, and others so that they can provide effective training
  programs.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       55
Page 123
The Impact of Anti-Corruption on the Company and Stakeholders
The Company is committed to upholding anti-corruption and maintaining a healthy operational
environment. Employees need to be educated about integrity so as to stay away from corruption and other
fraud.

The Company's Involvement in Impact Management
• Socialize code of ethics policies, corporate values, and anti-corruption;
• Provide a whistleblowing system;
• Provide strict sanctions for employees who commit corruption;
• Conduct periodic stock opname and perform routine audits of performance and internal compliance

The Impact of Diversity and Equality on the Company and Stakeholders
The Company is committed to supporting diversity and equal opportunities in a work environment based
on mutual trust, respect, and without discrimination. Diversity and equality practices are applied in the
recruitment process and career progression.

The Company's Implementation of Impact Management
• Existence of policies related to diversity and equality;
• No discrimination in employee recruitment practices;
• All employees have the right to higher career levels.

Stakeholder Engagement

Involving stakeholders is very important because their roles influence the development and sustainability
of the company. Stakeholders also exert influence on policies, decision-making, and the company's
operational activities. Stakeholders consist of various groups, including local parties who are directly or
indirectly involved in the company's business processes. Interaction with stakeholders is managed by the
Corporate Secretary. Professional relationships with stakeholders are built to obtain input and advice to
improve operational performance. The approach to stakeholders is expected to enhance the company's
understanding of stakeholders' needs to improve sustainable performance.

The Membership in the Association

The Company actively involves itself in several associations relevant to its business activities. Membership
in the association is useful for maintaining strategic partnerships. The associations followed by the
Company are:
- Association of Indonesian Issuers (AEI)
- Association of Indonesian Coffee Exporters (AEKI)
- Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      56
Page 124
                                               Stakeholder Engagement
                            Approach Methods and Its Management
                                                                                    Company Responses on
 Stakeholder Type      Meeting/Engagement            Significant Topics and          Stakeholders' Needs
                      Media and Its Frequency        Stakeholders' Needs

                                                  ● Performance report and ● Organize the Annual GMS and
                     ● Annual GMS                 assessment               Extraordinary GMS

                                                  ● Determine usage of net ● Report operational, financial, and
   Shareholder                                    income and dividends     other performances
                     ● Extraordinary Annual       ● Determine remuneration
                     GMS (if needed)                                       ● Maintain the performance to
                                                  for Board of
                                                                           achieve maximum target
                                                  Commissioners
                                                                              ● Conduct trainings
                                                                              ● Carry out the work assessment
                     Formal and informal          ● Training                  and provide career opportunity
    Employee
                     meeting as needed            ● Employees welfare         ● Ensure the safety and employee's
                                                  ● Gathering                 rights in accordance with the
                                                                              Company's Regulation (PP)

                     ● Customer
                     communication, as needed ● Product needs
                                                                              ● Provide services to each customer
                     ● Customer service, as       ● Buying and selling        as needed
     Customer
                     needed                       contract

                     ● Website, as needed

                     ● Customer               ● procurement, purchase
                     communication, as needed of goods
                                                                             ● Provide information updates
                                                  ● Mutual work agreement
Principle (Supplier) ● invitation to see the                                 about product quality and price, as
                                                  and agreed by both parties
                     production process, as                                  needed
                     needed                       ● on-time payment

                     ● Periodic Report            ● Product safety            ● Provide Annual Report and
                     (quarterly and annual)                                   Sustainability Report
   Government                                     ● Regulation compliances
                     ● Special meeting, as                                    ● Report to the regulators
                     needed                       ● CSR programs              ● Tax payment




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                            57
Page 125
Company’s Business Process

A. Commodity Trading

    Receives orders           Makes orders to            Prepare the goods
     from Buyer               the cooperative             according to the          Deliver the goods
                                   farmers                 buyer’s order              to the buyer



B. Beverage Product Distribution

   Forecast Sales               Forecast
   & Marketing                  Produksi                   Production                Distribution



Employment and Financial Inclusion

In 2025, the Company's revenue experienced a decline. During the year 2025, the Company recorded net
sales of IDR 1.4 trillion, consisting of coffee beans, dried seaweed, Sunkist Water, and mineral water
products. The largest sales contribution came from the Coffee Beans commodity at 91% (IDR 1.3 trillion),
followed by Dried Seaweed at 5% (IDR 68 billion), Mineral Water at 3% (IDR 43 billion), and the
remainder from Sunkist Water C at IDR 8 billion (0.5%).

To improve the community's economy, the Company empowers farmers and fishermen in the regions. The
Company has a partnership program open to farmers and fishermen to facilitate obtaining supplies at
reasonable prices. This is a form of the Company's role in improving the welfare of farmers and fishermen
as well as efforts to enhance public health. With increased sales, the absorption of agricultural and marine
products grows, indirectly supporting financial inclusion across Indonesia. Sunkist Water C products are
distributed as an effort to help improve public health.

Recruitment and Turnover of Employees

Opportunities to work at the Company are open to anyone regardless of social background. We provide job
opportunities to the wider community through open recruitment. We ensure that there is no child labor
employed under the minimum age. The minimum employee age is 20 years old. The Company strives to
create a good work atmosphere to maintain employee engagement and performance, resulting in a very low
average turnover rate. Most employees feel comfortable and feel a sense of ownership.

Diversity and Equal Opportunity

The Company upholds justice and equality, ensuring that there is no discrimination in the business
environment. This is applied not only to the recruitment process but also to career advancement
opportunities and remuneration. The Company does not differentiate salaries and benefits for male and
female employees. What differentiates is the length of service of each employee, job level, quality, and
work experience.




             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      58
Page 126
Remuneration and Employee Welfare

Employee rights are regulated and guaranteed in Company Regulations (PP) and one of them regulates the
provision of remuneration. The Company upholds compliance with laws and regulations regarding
manpower. Employee wage standards for both men and women have met the Regional Minimum Wage
(UMR) rules.

To ensure that employee salaries remain competitive, we provide additional allowances to encourage every
employee to excel. In addition to the basic salary, employees also receive meal, health, transportation, and
communication allowances. These allowances are a reward for the experience, skills, and abilities of each
employee. Furthermore, the Company also provides 12 calendar days of annual leave and 90 calendar days
of maternity leave. Periodically, we conduct evaluations and ensure that employee salaries remain
competitive.

Employee Competency Development

The Company encourages employees to develop their competencies to support their career paths. Several
trainings both internal and external of the company have been attended to develop the competence and work
productivity of all employees.

Understanding of Anti-Corruption

We implement an anti-corruption policy as part of a work culture that applies to all employees. This is
conveyed to employees when signing an employment agreement and is also conveyed on various occasions
and communicated directly to all employees. Anti-corruption enforcement efforts are also carried out by
sending employees to participate in socialization organized by external parties.

Welfare for Retiring Employees

The pension policy also applies to employees whose age has reached 55 years old. For employees who have
entered their retirement period, there is a Retirement plan available. The goal is that they can continue to
work and be empowered independently.

Performance Appraisal

Performance reviews and appraisals are consistently conducted for all employees. The performance
appraisal process is carried out in accordance with the standards of the Performance Management System.
The methods used to measure employee performance are Result Base Performance (KPI) and Behavioral
Base Appraisal.

Collective Bargaining Agreement

Company Regulation (PP) is made by the Company with reference to the law. This is expected to support
a conducive and productive work environment for employees and the Company. This Company Regulation
applies to all employees both at the head office and at the branch office. This regulation contains topics
such as labor relations, rights, and obligations, days and hours of work and overtime, holidays of leave and
permission to leave work, remuneration, and assessment of work results, safety, occupational health and
welfare, code of ethics of labor discipline and discipline, sanctions and warnings, termination of
employment, and problems solving.



             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                      59
Page 127
Safe and Decent Working Environment

The Company pays attention to security, safety, and health in the workplace. The application of security,
safety, and health is valid for all employees without exception. At the office location, medicine and first aid
kits are available. The head office building, it is equipped with emergency security tools such as emergency
stairs, light fire extinguishers (APAR), hydrant, sprinkles, and smoke detector.


                        Employee's Benefits based on Employment Status
                Benefit Types                    Permanent Employees           Contract Employees
Wages (Basic salary dan meal allowance)                      √                           √
BPJS Kesehatan                                               √                           √
BPJS Ketenagakerjaan                                         √                           √
Religious Allowance                                          √                           √
Incentive                                                    √                           √
Transport and Communication Allowance                        √                           √
Annual and Maternity Leave                                   √                           √



Strategies for Surviving in the Pandemic

The economic impact during the pandemic is unavoidable. The company's operations are no exception.
Strict government restrictions affect the company's performance, as well as the policies of export destination
countries. Many countries have halted their demand for goods, which impacts the company's sales. To
address this issue, the company maintains ongoing communication with customers and suppliers. This aims
to find solutions to survive together. The company continues to implement health protocols to protect
employee health. To safeguard employee health, disinfectant spraying is carried out throughout the work
environment, masks are distributed, and vitamins and medicines are provided.

Product Responsibility

The products produced by the Company are raw materials that have been ensured safe for further processing
into consumer products or other uses. The production process has obtained Hazard Analysis and Critical
Control Point (HACCP) certification and Good Manufacturing Practices (GMP) certification. There were
no reports of complaints regarding the impact of the products on public health and safety throughout 2025.
The product packaging contains a label with the production date code and the source of the goods to
facilitate the tracing process.

3R Implementation: Reduce, Reuse, Recycle

The company cares about environmental management, which is currently a global issue/topic. The company
seeks to reduce the use of materials that can pollute the environment by involving the community and
suppliers from seedling to processing. The company pays attention to a good production system to minimize
environmental impact.


              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                        60
Page 128
The material used to package coffee beans is easily biodegradable burlap sacks. The packaging for seaweed
products is plastic sacks that can be reused. Meanwhile, the packaging for beverage products in PET bottles
can also be reused through a recycling system. We strive to reuse plastic packaging to reduce plastic waste.
If the packaging cannot be reused, it will be sold to third parties so it can be reused. We believe that small
changes will help create a clean and healthy environment.


Management of Waste Generated

The trade of agricultural and marine commodities generates little waste because the goods sold do not go
through a production process within the Company. Management is adjusted according to the type. Sunkist
Water C (a high vitamin C drink) and AirAlam mineral water are contract-manufactured products through
cooperation mechanisms with third parties. Production is carried out in factories that have SNI standards,
good manufacturing practices, and halal certification. The Company destroys plastic waste from rejects by
reprocessing it through experienced vendors. The implementation of destruction takes the surrounding
environment into account so as not to disturb the community and the environment.

The Company reduces paper usage in the office and uses more soft documents. If necessary, we reuse the
blank sides of used paper, maximally use digital platforms, thereby reducing paper usage.

Energy Consumption, Energy Intensity, and Efforts to Reduce It

In carrying out company operations, the energy sources used are electricity and fuel oil (BBM) for
operational vehicles. The company’s report energy calculations based on data on fuel purchases, while
electricity calculations are obtained by converting electricity costs into kWh.

Community Empowerment

One of the roles that will be carried out to develop the potential of the community is production
development. Assistance is provided by providing an understanding of how to produce well and correctly.
This aims to increase the potential and competitiveness of the product so that it can be accepted by the
market. In addition, this effort helps improve the welfare of farmers and fishermen.




              Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                       61
Page 129
SUSTAINABLE GOVERNANCE

Person in Charge of Implementing Sustainability Principles

The management of sustainability and economic, social, and environmental impacts is carried out by
involving all functions. The Company has mapped out delegations and responsibilities for managing
economic, social, and environmental impacts.

• The FAA is responsible for the Economic and Financial aspects
• Corporate Affairs responsible for Social and Environmental aspects
• The Corporate Secretary is responsible for aspects of Public Relations

Competency Development Sustainability Aspects

In order to improve sustainability performance, a common understanding of sustainability principles in the
Company environment is needed. The Company strives for every employee to gain an understanding of
aspects of sustainability, risks, opportunities, and impacts. The understanding given to employees is as
follows:

• Application of the Code of Ethics
  1. Carry out work with honesty and integrity;
  2. Prioritize the interests of the Company by obeying and upholding Company regulations;
  3. Obligation to maintain Company confidentiality.

• Management Approach to Sustainability Risk
  Sustainability risk management includes the management of economic, social, and environmental risks
  that not only have an impact on the Company's business continuity but also their impact on the
  environment and life of future generations. However, because the Company's business can be run
  effectively, the risks faced are not too great, except for the costs that must be reserved.

   Regarding environmental aspects, the Company had applied the principle of prudence so that operational
   activities do not pollute the environment. The Company has implemented initiatives to support
   environmental sustainability through electrical and water-energy efficiency. All efforts in managing
   sustainability risks carried out by the Company are expected to maintain business continuity and
   anticipate potential negative impacts on social and environmental in the future.

• Management Approach to Material Topics

   1.   Economic Performance

        Significance of the Topic:
        The Company has an interest in maintaining growth and maintaining positive economic
        performance in order to ensure the sustainability of operations and businesses.

        Policy:
        Economic-related policies are successes in increasing income and margins.

        Targets & Commitments:
        The Company sets targets related to financial performance which will be evaluated at the end of
        the year.



             Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    62
Page 130
     Achievements:
     It has been conveyed in the financial highlight.

     Special Initiatives:
     In 2025, the Company prioritized efficiency and productivity so that economic performance is still
     achieved.

     Evaluation:
     • The Company's overall revenue decreased due to the poor economic conditions. The Company
       will strive to increase revenue from ready-to-drink/RTD products.


2.   Employment

     Significance of the Topic:
     Proper employment management can support the attachment between employees and the Company
     and create a good work climate, thus contributing positively to the Company's performance.

     Policy:
     The Company has a policy to maintain harmony between employees and the Company in order to
     minimize the level of employee turnover.

     Targets & Commitments:
     • Employee walfare
     • Average low employee turnover ratio

     Achievements:
     • The employee turnover ratio is only 1%.
     • No employees have been laid off during the year 2025.
     • Employee welfare is maintained, with no deductions in remuneration during the COVID-19
       pandemic.

     Special Initiatives:
     The company does not reduce employees or the salaries received by employees even though
     revenue has declined.

     Evaluation:
     The company places employees according to needs to support operational performance. The
     employee turnover ratio in 2025 is very small, meaning that employee loyalty to the company is
     very high.

3.   Anti-Corruption

     Significance of the Topic:
     The Company has an interest in enforcing anti-corruption in its work environment without
     exception. Management continued to raise awareness of the impact of corruption and anti-
     corruption enforcement efforts.

     Policy:
     The Company creates a Code of Ethics to minimize fraud. Maintaining integrity in work and
     maintaining Company secrets is one of the codes of ethics that must be done.


          Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                    63
Page 131
     Targets & Commitments:
     No fraud occurred whether it is significant or not.

     Achievements:
     • Employee work loyalty is very high, and no fraud occurs whether it was significant or not.
     • The integrity pact applied bindingly to all employees.

     Special Initiatives:
     Socialized the Code of Ethics to all employees.

     Evaluation:
     To prevent corruption, the Company conducts financial supervision using financial applications. In
     an effort to enforce anti-corruption, sanctions/reprimands/fines up to termination/dismissal apply
     to any employee who commits fraud and corruption.


4.   Training and Education

     Significance of the Topic:
     Training and education for employees are very important for the improvement of their
     competencies which in turn can support the smooth operation of the Company.

     Policy:
     All employees, be they new employees or old employees, are given training. The material was
     divided into general training materials and special training materials for specific departments and
     positions.

     Targets & Commitments:
     All employees get the opportunity to take training and education

     Achievements:
     Each training invitation is attended by employees according to their interests and fields.

     Special Initiatives:
     In 2025, more training will be conducted online by external parties but still provide significant
     benefits.

     Evaluation:
     Training and education are conducted online. Management ensured COVID-19 protocols were
     working properly. The training materials provided to employees are expected to support their
     competence in carrying out their work.

5.   Diversity and Equality

     Significance of the Topic:
     The Company opens the opportunities for anyone to work together regardless of gender, ethnicity,
     religion, special needs, or other differences.




          Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     64
Page 132
Policy:
The Company provides opportunities for all employees to work and have a career regardless of
gender or SARA.

Targets & Commitments:
• Opportunity for anyone with a disability to be accepted to work.
• Opportunities for women to work in the Company.

Achievements:
The composition of women who became employees in 2025 was 70%.

Special Initiatives:
The Company had the principle that personal quality is important and the main thing in working.

Evaluation:
The Company provides equal opportunities for people with disabilities to work. In addition, it also
supports women's rights including recognizing her ability to occupy managerial posts. This is a
form of support for the achievement of the sustainable development goals on gender equality and
reducing inequality.




     Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                     65
Page 133

          
Page 134
FEEDBACK SHEET

PT Wahana Pronatural Tbk's 2025 Sustainability Report provides an overview of financial performance
and sustainability. We expected the input, criticism, and suggestions from you all via e-mail or this form.

Please send this feedback sheet back to:

Iwan Setiawan
Corporate Secretary PT Wahana Pronatural Tbk
Building of Japfa Indoland Center, 9th Floor – R.907
Panglima Sudirman Street, No. 66-68
SURABAYA

Email: iws.id2000@gmail.com / iws@wapo.co.id / wapo.sby@gmail.com
Phone/Mobile: 031-5352705

Stakeholder Groups:
( ) Shareholders / Investors ( ) Customers ( ) Employees ( ) General public ( ) Government
( ) Partners/Suppliers

1. This report is easy to understand.
   ( ) disagree ( ) neutral ( ) agree
2. This report already describes the information on the material aspects of the Company, both from the
   positive and negative sides.
    ( ) disagree ( ) neutral ( ) agree
3. What material topics are most important to you: (value 1 = most important to 4 = least important)
   1. Economic Performance
   2. Employment
   3. Anti-Corruption
   4. Training and Education
   5. Diversity and Equality
   6. Marketing and Labeling

4. Please be able to provide your suggestions/suggestions/comments on this report
    .....................................................................................................................................................................
    .......................................................................................................................................................
    ()
    ()
    ()
    ()
    ()
    ()




                     Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk                                                                         67
Page 135
         PT WAHANA PRONATURAL TBK

                   FINANCIAL STATEMENT
              DATED DECEMBER 31st 2025 AND 2024
                      AND FOR YEARS
                    ENDED ON THE DATE

                                  AND

       INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT




Annual Report and Sustainability Report 2025, PT Wahana Pronatural Tbk   68
Page 136
            PT WAHANA PRONATURAL, TBK
             )
            LAPORAN KEUANGAN / FINANCIAL STATEMENTS
        7
        7   UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
    7       31 DESEMBER 2025 DAN 2024 /
            FOR THE YEARS ENDED
            DECEMBER 31, 2025 AND 2024
7           DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN /
7           AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 137
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                             PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
DAFTAR ISI                                                   TABLE OF CONTENTS



                                            Halaman
                                             / Page

  SURAT PERNYATAAN DIREKSI                            BOARD OF DIRECTOR’S STATEMENT

  LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                           INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT

  LAPORAN KEUANGAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal             For the year ended at December 31,
   31 Desember 2025 dan 2024                                               2025 and 2024


  Laporan Posisi Keuangan                      1            Statements of Financial Position

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan            3            Statements of Profit or Loss and
    Komprehensif Lain                                      Other Comprehensive Income

  Laporan Perubahan Ekuitas                    4            Statements of Changes in Equity

  Laporan Arus Kas                             5                  Statements of Cash Flows

  Catatan Atas Laporan Keuangan                6           Notes to the Financial Statements
Page 138

          
Page 139

          
Page 140

          
Page 141

          
Page 142

          
Page 143

          
Page 144
PT WAHANA PRONATURAL Tbk                                                                          PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                      STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024

                                                  31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                       Catatan/     December 31,             December 31,
                                        Notes           2025                     2024
                                                         Rp                       Rp

ASET                                                                                                                          ASSETS
ASET LANCAR                                                                                                     CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas                        4            3.383.896.531           8.574.202.140              Cash and cash equivalents
Kas yang dibatasi penggunaannya           5            2.279.099.180           2.200.000.000                          Restricted cash
Piutang usaha                             6                                                                     Accounts receivables
  Pihak berelasi                                       8.470.489.014                     -                          Related parties
  Pihak ketiga                                                                                                         Third parties
  neto setelah dikurangi                                                                                               net provision
    cadangan penurunan nilai                                                                                for declining in value
    sebesar Rp. 230.724.964                                                                          amounted to Rp. 230,724,964
    pada 31 Desember 2025 dan 2024                     5.098.689.670           4.717.750.426         December 31, 2025 and 2024
Piutang lain-lain                         7                                                                        Other receivables
  Pihak berelasi                                       2.317.736.366             167.760.000                        Related parties
  Pihak ketiga                                         2.415.731.561          10.563.658.296                           Third parties
Persediaan                                8           15.776.146.680          11.253.036.393                               Inventories
Pajak dibayar dimuka                     27a           3.825.806.305             330.122.140                            Prepaid taxes
Uang muka                                 9               15.000.000                     -                        Advance payments
Beban dibayar dimuka                     10            1.278.296.510           1.775.764.420                       Prepaid expenses
Jumlah Aset Lancar                                    44.860.891.817          39.582.293.815                      Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR                                                                                           NON CURRENT ASSETS
Properti investasi setelah dikurangi     11                                                               Investment properties-net off
  akumulasi penyusutan sebesar                                                                          accumulated depreciation of,
  Rp 15.051.294.448 pada                                                                                       Rp 15,051,294,448 in
  31 Desember 2025 dan                                                                                       December 31, 2025 and
  Rp 13.988.364.448 pada                                                                                       Rp 13,988,364,448 in
  31 Desember 2024                                    36.627.305.552          37.690.235.552                     December 31, 2024
Aset tetap-setelah dikurangi             12                                                                        Fixed assets-net of
  akumulasi penyusutan sebesar                                                                          accumulated depreciation of,
  Rp 21.821.682.468 pada                                                                                       Rp 21,821,682,468 in
  31 Desember 2025 dan                                                                                       December 31, 2024 and
  Rp 21.484.079.961 pada                                                                                       Rp 21,484,079,961 in
  31 Desember 2024                                     6.169.947.710           7.363.256.760                     December 31, 2024
Aset hak guna                            13              161.101.606             140.169.307                       Right of use assets
Aset pajak tangguhan                     27d           1.967.889.849           1.741.576.266                       Deferred tax asset
Aset lain-lain                           14              121.310.000              69.310.000                             Other assets
Jumlah Aset Tidak Lancar                              45.047.554.717          47.004.547.885                 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET                                           89.908.446.534          86.586.841.700                          TOTAL ASSETS




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                   See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                               which are an integral part of the financial statements




                                                                       1
Page 145
PT WAHANA PRONATURAL Tbk                                                                         PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                     STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (Lanjutan)                                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024 (Continued)

                                                31 Desember 2025/            31 Desember 2024/
                                    Catatan/      December 31,                 December 31,
                                     Notes            2025                         2024
                                                       Rp                           Rp

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                       LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                   SHORT TERM LIABILITIES
Utang usaha - Pihak ketiga             15              22.713.027.383           13.488.877.272     Trade account payable - Third parties
Utang lain-lain                        16                   5.328.110                2.658.462                  Others account payable
Utang pajak                            27b                213.916.982              190.221.604                              Tax payables
Uang muka penjualan                    17               5.563.200.000                      -                          Advance payments
Liabilitas sewa jangka pendek          18                  32.336.453               32.336.453        Current maturities of ease liabilites
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                        28.527.808.928           13.714.093.791                Total Short Term Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                    LONG TERM LIABILITIES
Liabilitas sewa jangka panjang         18                         -                 62.668.367               Non current lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja               19               1.081.836.106              773.273.132              Employee benefits obligation
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                        1.081.836.106              835.941.499                Total Long Term Liabilities
Jumlah Liabilitas                                      29.609.645.034           14.550.035.290                             Total Liabilities

EKUITAS                                                                                                                         EQUITY
Modal saham - nilai nominal                                                                                   Capital Stock - Par Value
 Rp 100 per lembar saham                                                                                          Rp 100 of per share
 Modal dasar 2.000.000.000 lembar                                                                    Authorized 2,000,000,000 shares
 Modal ditempatkan dan disetor                                                                         Subscribed and paid-up capital
 penuh - 1.240.923.111 saham           20             124.092.311.100          124.092.311.100                  1,240,923,111 shares
Tambahan modal disetor                 21              12.554.405.615           12.554.405.615                 Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain          22                 941.510.568            1.062.739.967            Other comprehensive income
Defisit                                               (77.289.425.783)         (65.672.650.272)                                   Deficit
Jumlah Ekuitas                                         60.298.801.500           72.036.806.410                                Total Equity
                                                                                                                   TOTAL LIABILITIES
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS                           89.908.446.534           86.586.841.700                         AND EQUITY




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                     See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                                 which are an integral part of the financial statements




                                                                         2
Page 146
PT WAHANA PRONATURAL Tbk                                                                           PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN                                                                         STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                    OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024

                                                31 Desember 2025/            31 Desember 2024/
                                    Catatan/      December 31,                 December 31,
                                     Notes            2025                         2024
                                                       Rp                           Rp

PENJUALAN BERSIH                       23        1.436.059.286.479           2.122.330.244.473                               NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN                  24        (1.415.814.324.585)         (2.097.681.521.460)                COST OF GOODS SOLD
LABA KOTOR                                            20.244.961.894            24.648.723.013                           GROSS PROFIT

BEBAN USAHA                                                                                                   OPERATING EXPENSES
 Beban penjualan                       25              (1.052.336.450)              (55.950.200)                      Selling expenses
 Beban umum dan                                                                                                            General and
   administrasi                        25             (34.282.256.758)         (24.073.628.217)              administrative expenses
LABA (RUGI) USAHA                                     (15.089.631.314)             519.144.596      GAIN (LOSS) FROM OPERATIONS

PENDAPATAN LAIN-LAIN                                                                                                    OTHER INCOME
PENDAPATAN LAIN-LAIN
 BERSIH                                26              3.988.685.513             4.934.520.630                    OTHER INCOME - NET
BEBAN KEUANGAN BERSIH                  26               (707.950.386)             (620.779.090)           FINANCIAL EXPENSES - NET
Jumlah pendapatan                                                                                               Total other income - net
  lain-lain bersih                                     3.280.735.127             4.313.741.540

LABA (RUGI) SEBELUM                                                                                               GAIN (LOSS) BEFORE
 PAJAK PENGHASILAN                                    (11.808.896.187)           4.832.886.136                           INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                27c               192.120.676             (4.113.956.911)               INCOME TAX EXPENSES

LABA (RUGI) BERSIH                                    (11.616.775.511)             718.929.225               NET PROFIT GAIN (LOSS)

PENGHASILAN (RUGI)                                                                                           OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                  INCOME (LOSS)
 Pengukuran kembali atas                                                                                      Remeasurement of defined
   imbalan pasca kerja                                  (155.422.306)               84.443.104                      benefit obligation
 Manfaat (beban) pajak terkait                                                                              Income tax benefit (expense)
  pos-pos yang tidak akan                                                                                          items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi                            34.192.907                (18.577.483)             reclassified to profit or loss
JUMLAH LABA (RUGI)                                                                                           TOTAL COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF                                         (11.738.004.910)             784.794.846                      PROFIT (LOSS)

LABA (RUGI) PER LEMBAR SAHAM                                (9,45909)                  0,63243             PROFIT (LOSS) PER SHARE




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                      See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                                  which are an integral part of the financial statements




                                                                         3
Page 147
PT WAHANA PRONATURAL Tbk                                                                                                                                      PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                               STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                             FOR THE YEARS THEN ENDED DECEMBER 31, 2025 AND 2024

                                                                                Penghasilan komprehensif lain/
                                                                                 Other comprehensive income
                                                                         Pengukuran kembali
                                                                            atas liabilitas
                                  Modal Saham                            imbalan kerja - neto/
                                Ditempatkan dan                           Remeasurement of
                               Disetor/Subscribed       Tambahan            liabilities for
                                  and Paid-up          modal disetor/    employee benefits -     Pajak yang terkait/       Defisit/          Jumlah ekuitas/
                                  Capital Stock        Paid in Capital            net               Related tax            Deficit             Total equity
                                       Rp                    Rp                   Rp                    Rp                  Rp                     Rp


Saldo 1 Januari 2024             124.092.311.100        12.554.405.615        1.332.496.226             (335.621.880)   (66.391.579.497)      71.252.011.564            Balance as of January 1, 2024
Penyesuaian yang timbul                                                                                                                                                 Adjustment of implementations
 dari penerapan PSAK 219                      -                      -           84.443.104              (18.577.483)                 -           65.865.621                              PSAK 219
Laba tahun berjalan                           -                      -                   -                       -         718.929.225           718.929.225                   Current year net income
Saldo 31 Desember 2024           124.092.311.100        12.554.405.615        1.416.939.330             (354.199.363)   (65.672.650.272)      72.036.806.410        Balance as of December 31, 2024
Penyesuaian yang timbul                                                                                                                                                 Adjustment of implementations
 dari penerapan PSAK 219                      -                      -         (155.422.306)             34.192.907                   -         (121.229.399)                             PSAK 219
Laba tahun berjalan                           -                      -                   -                       -      (11.616.775.511)      (11.616.775.511)                 Current year net income
Saldo 31 Desember 2025           124.092.311.100        12.554.405.615        1.261.517.024             (320.006.456)   (77.289.425.783)      60.298.801.500        Balance as of December 31, 2025




Lihat catatan atas laporan keuangan yang                                                                                                               See accompanying notes to financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                                                                                       which are an integral part of the financial statements




                                                                                                    4
Page 148
PT WAHANA PRONATURAL Tbk                                                                             PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS                                                                                      STATEMENTS OF CASH FLOW
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                       FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              31 DECEMBER 2025 DAN 2024

                                                31 Desember 2025/           31 Desember 2024/
                                                  December 31,                December 31,
                                                      2025                        2024
                                                       Rp                          Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                     CASH FLOWS FROM OPERATING
                                                                                                                          ACTIVITIES
 Penerimaan kas dari pelanggan                    1.437.216.776.374          2.172.052.318.083          Cash received from customers
 Pembayaran kepada pemasok                       (1.409.415.238.275)        (2.145.694.667.410)            Cash payments to suppliers
 Pembayaran beban usaha                             (34.543.562.324)           (22.720.501.721)     Cash payments operating expenses
 Pembayaran pajak penghasilan                        (3.279.868.111)            (4.585.644.015)                 Payment of income tax
 Penerimaan bunga dan keuangan                          253.947.198                192.832.026           Interest and financial received
 Penerimaan lainnya                                   2.905.558.529              4.186.775.135                           Other received
Kas bersih diperoleh dari                                                                                           Net cash provided by
  aktivitas operasi                                   (6.862.386.609)           3.431.112.098                       operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                    CASH FLOWS FROM INVESTING
                                                                                                                        ACTIVITIES
 Penjualan aset tetap                                  1.777.000.000                       -                    Sale of fixed assets
 Perolehan aset tetap                                    (25.819.820)           (2.332.330.700)           Acquisition of fixed assets
Kas bersih digunakan untuk                                                                                    Net cash used in investing
 aktivitas investasi                                   1.751.180.180            (2.332.330.700)                               activities
Kenaikan (penurunan) kas dan                                                                          Increase (Decrease) in cash and
setara kas                                            (5.111.206.429)           1.098.781.398                      cash equivalents
                                                                                                           Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas awal periode                       10.774.202.140            9.675.420.742                   beginning of period
                                                                                                           Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada akhir periode                  5.662.995.711           10.774.202.140                         end of period




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                     See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                                 which are an integral part of the financial statements




                                                                        5
Page 149
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED

1.   UMUM                                                      1. GENERAL

     Pendirian Perusahaan                                        The Company Establishment

     PT Wahana Pronatural Tbk (d.h. PT Wahana Phonix             PT Wahana Pronatural Tbk (d.h. PT Wahana Phonix
     Mandiri - Perusahaan) didirikan di Indonesia, pada          Mandiri - the Company) established in Indonesia,
     mulanya dengan nama PT Golden Phoenix                       initially under the name of PT Golden Phoenix based
     berdasarkan Akta Notaris Wahyudi Suyanto, S.H.,             on notarial deed from notary Wahyudi Suyanto, S.H.,
     No. 96 tanggal 7 Agustus 1993 dan kemudian diubah           No. 96 dated August 7, 1993 and then rename to PT
     namanya menjadi PT Wahana Yuda Mandiri                      Wahana Yuda Mandiri based on notarial deed from the
     berdasarkan akta notaris yang sama No. 451                  same notary No. 451 dated May 30, 1996. The
     tanggal 30 Mei 1996. Akta pendirian dan perubahan           changes of the deed of establishment was approved
     tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman              by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
     Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-            in his Decision Letter No. C2-8528.HT.01.01.Th.97
     8528.HT.01.01.Th.97 tanggal 27 Agustus 1997 dan             dated August 27, 1997 and was published in State
     telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara                Gazette No. 37 Supplement No. 2912 dated May 8,
     Republik Indonesia No. 37 Tambahan No. 2912                 2000. The Company name then changed to
     tanggal 8 Mei 2000. Nama Perusahaan kemudian                PT Wahana Phonix Mandiri based on notarial deed
     diubah menjadi PT Wahana Phonix Mandiri                     from notary Yonsah Minanda, S.H., No 44 dated
     berdasarkan Akta Notaris Yonsah Minanda, S.H.,              January 31, 2000 and was approved by the Minister of
     No 44 tanggal 31 Januari 2000 dan telah                     Justice of the Republic of Indonesia in his Decision
     mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan               Letter      No.    C-22109.HT.01.04.Th.2000       dated
     Perundang-undangan Republik Indonesia dalam                 October 9, 2000 and was published in State Gazette
     Surat Keputusan No. C-22109.HT.01.04.Th.2000                of the Republic of Indonesia No. 28 Supplement No.
     tanggal 9 Oktober 2000 dan telah diumumkan dalam            2187 dated April 6, 2001. The Company name re-
     Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 28            change to PT Wahana Pronatural Tbk based on
     Tambahan No. 2187 tanggal 6 April 2001. Nama                notarial deed about the statement of extraordinary
     Perusahaan kembali diubah menjadi PT Wahana                 shareholder meeting No. 2 dated June 2, 2012 by
     Pronatural Tbk berdasarkan Akta Pernyataan                  Wachid Hasyim, Notary in Surabaya. The changes of
     Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar                    articles of association was approved by Minister of
     Biasa No. 2 tanggal 2 Juni 2012 oleh Wachid                 Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
     Hasyim, Notaris di Surabaya. Perubahan anggaran             No. AHU.41594.AH.01.02. Year 2012 dated August 1,
     dasar ini telah mendapatkan persetujuan dari                2012.
     Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02.
     Tahun 2012 tanggal 1 Agustus 2012.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan,            In accordance with Article 3 of the Company's Article
     ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah dalam              of Association, the scope of its activities is mainly to
     bidang perdagangan, pembangunan, peindustrian,              engaged in trading, construction, industrial,
     pertanian, pengangkutan, penyewaan dan sewa                 agricultural, transportation, rental and leasing without
     guna usaha tanpa hak opsi dan jasa lainnya.                 option right and other services. The Company mainly
     Kegiatan utama Perusahaan sejak beroperasi                  activities since commercial activities are trading of
     secara komersial meliputi bidang perdagangan hasil          agricultural and marine products and wholesale trade
     pertanian dan kelautan serta perdagangan besar              in non-alcoholic non-milk. The Company is domiciled
     minuman non alkohol bukan susu. Perusahaan                  in Surabaya, head office is located in Gedung Bumi
     berdomisili di Surabaya, dengan kantor pusat                Mandiri Tower II Floor 9 R. 907, Panglima Sudirman
     Gedung Bumi Mandiri Tower II Lantai 9 R. 907, Jalan         Street 66-68 Surabaya.
     Panglima Sudirman 66-68 Surabaya.

     Perusahaan memulai kegiatan komersial pada                  The Company commenced commercial activities at
     tanggal 7 Agustus 1993.                                     August 7, 1993.




                                                           6
Page 150
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                       Board  of          Commissioners,   Directors     and
                                                               Employees

   Berdasarkan akta No. 18 tanggal 26 Juni 2025                Based on deed No. 18 dated June 26, 2025 notarized
   notaris Sonya Natalia S.H., di Surabaya susunan             by Sonya Natalia, S.H., in Surabaya the composition
   Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada                 of the Company's Board of Commissioners and
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                    Directors as of December 31, 2025 and 2024 is as
   berikut:                                                    follows:

                                    31 Desember 2025/              31 Desember 2024/
                                    December 31, 2025              December 31, 2024

   Komisaris Utama                                                                              President Commissioner
     (Independen)              : Hendra Widjaya                 Hendra Widjaya            :            (Independent)
   Komisaris                   : Chenny                         Chenny                    :               Commissioner

   Direktur Utama              : Artha Lovie Aprillailie        Artha Lovie Aprillailie   :          President Director
   Direktur                    : Iwan Setiawan                  Iwan Setiawan             :                    Director

   Susunan komite audit pada tanggal 31 Desember               The composition of the audit comitte as of
   2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                       December 31, 2025 and 2024 consist of the following:

                                    31 Desember 2025/              31 Desember 2024/
                                    December 31, 2025              December 31, 2024

   Ketua                       : Hendra Widjaya                 Hendra Widjaya            :                  Chairman
   Anggota                     : Anita Rosalia Gunawan          Anita Rosalia Gunawan     :                  Members
   Anggota                     : Sarah Cahya Prawira            Sarah Cahya Prawira       :                  Members

   Jumlah gaji dan kompensasi lainnya yang diberikan           Total salary and other compensation for the
   kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan               Company's     Commissioner   and   Director  in
   masing-masing sebesar Rp 549.311.082 dan                    December 31, 2025 and December 31, 2024
   Rp 557.266.116 pada 31 Desember 2025 dan                    amounting to Rp 549,311,082 and Rp 557,266,166,
   31 Desember 2024.                                           respectively.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember               At December 31, 2025 and December 31, 2024, the
   2024, Perusahaan memiliki masing-masing 11 dan 9            Company has total number of employees of 11 and 9,
   orang karyawan.                                             respectively.

   Penawaran Umun Efek                                         Intial Public Offering

   Pada tanggal 22 Juni 2001, Perusahaan melakukan             At June 22, 2001, the Company conducted its initial
   Penawaran Umum perdana sahamnya melalui                     public offering through PT Bursa Efek Indonesia
   PT Bursa Efek Indonesia (Persero) (dahulu bernama           (Persero) (before PT Bursa Efek Jakarta) amounting
   PT Bursa Efek Jakarta) sejumlah 200.000.000                 to 200,000,000 shares with nominal value Rp 100 with
   lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 100              is offering price Rp 175. The public offering
   dengan harga penawaran Rp 175. Penawaran                    accompanied by issued Warrant Series I amounting to
   umum perdana ini juga disertai dengan penerbitan            50,000,000 shares. This Warrant has a term of
   50.000.000 lembar Waran seri I. Waran tersebut              implementation for 3 years and can implemented since
   memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 3 tahun            Desember 21, 2001 until June 21, 2004. Until due of
   dan dapat dilaksanakan (exercised) mulai tanggal            implementation date June 21, 2004, there is no
   21 Desember 2001 sampai dengan 21 Juni 2004.                warrant converted to shares (Notes 21).
   Sampai dengan tanggal batas waktu pelaksanaan
   (exercise) tanggal 21 Juni 2004, tidak ada waran
   yang telah dikonversi menjadi saham (Catatan 21).




                                                           7
Page 151
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI        YANG          2. SUMMARY        OF     SIGNIFICANT       ACCOUNTING
   SIGNIFIKAN                                                    POLICIES

   a. Pernyataan Kepatuhan                                      a. Statement of Compliance

     Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai                   The financial statement prepared and presented in
     dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) di                    accordance with Financial Accounting Standard in
     Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar                      Indonesia which comprise Indonesian Financial
     Akuntansi Keuangan (“PSAK”) di Indonesia dan                    Accounting Standards (“PSAK”) and Interpretation
     Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                         of Financial Accounting Standards (“ISAK”) in
     (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar                    Indonesia was issued by Dewan Standar
     Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia                   Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia
     (DSAK-IAI) dan Peraturan Badan Pengawas                         (DSAK-IAI) and rule of the Capital Market and
     Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                                Financial    Institution   Supervisory   Agency
     (Bapepam-LK) No.VIII.G.7 tentang “Penyajian                     (Bapepam-LK) No.VIII.G.7 about “Presentation
     dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                        and Disclosure Financial Statement for Public
     atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam                     Company” stated in attachment of Decision
     Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No.                         Chairman Bapepam-LK No. KEP 347/BL/2012
     KEP 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.                           dated June 25, 2012.

   b. Dasar Pengukuran dan Penyajian Laporan                    b.    The Basis Measurement and Presentation of
      Keuangan                                                        Financial Statements

     Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan                       The basis measurement in preparing the financial
     keuangan ini adalah konsep biaya perolehan                      statements is historical cost, except for certain
     (historical cost), kecuali beberapa akun tertentu               accounts which are measured based on another
     disusun      berdasarkan      pengukuran      lain              basis decribed in the related accounting policies for
     sebagaimana diuraikan dalam kebijakan                           those accounts. The financial statements are
     akuntansi masing-masing akun tersebut.                          prepared based on the going concern assumption
     Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi                     and accrual basis except for the statement of cash
     kelangsungan usaha serta atas dasar akrual                      flows.
     kecuali laporan arus kas.

     Laporan arus kas disusun dengan menggunakan                     The statement of cash flows are prepared using
     metode langsung dan menyajikan sumber dan                       direct method and presenting sources and usage
     penggunaan kas dan setara kas dengan                            cash and cash equivalents with classification of
     mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan                     cash flows into operating, investing and financing
     operasi, investasi, dan pendanaan.                              activities.

     Mata uang fungsional dan penyajian yang                         The functional and presentation currency used un
     digunakan dalam penyusunan laporan keuangan                     the preparation of the financial statements is the
     ini adalah Rupiah (Rp).                                         Indonesian Rupiah (Rp).

   c. Standar, Amendemen/Penyesuaian, dan                       c. Standards, Amendments, and Interpretations
      Interpretasi Standar yang Berlaku Efektif                    of Standards that are Effective in the Current
      pada Periode Berjalan                                        Period

     Standar baru dan amandemen atas standar yang                    New standards and amendments to standards
     berlaku efektif untuk periode yang dimulai atau                 effective for periods beginning on or after January
     setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini                   1, 2025, with early adoption permitted, are:
     diperkenankan yaitu:

     - Amandemen        PSAK    221:     Pengaruh                    - Amendment of PSAK 221: The Effect of
       Perubahan Kurs Valuta Asing tentang                             Changes in Foreign Exchange Rates on the
       Kekurangan Ketertukaran;                                        Lack of Exchangeability;
     - PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi”; dan                         - PSAK No. 117, “Insurance Contract”; and
     - Amandemen PSAK No. 117, "Kontrak                              - Amendment to PSAK No. 117, "Insurance
       Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK                            Contracts on Initial Application of PSAK No. 117
       No. 117 dan PSAK No. 109 – Informasi                            and PSAK No. 109 – Comparative Information";
       Komparatif"; dan                                                and




                                                          8
Page 152
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

      Beberapa PSAK juga diamendemen yang                         Several PSAK were also amended which were
      merupakan amandemen konsekuensial karena                    consequential amendments due to the enactment
      berlakunya PSAK 117: Kontrak Asuransi, yaitu:               of PSAK 117: Insurance Contract, as follows:

      - PSAK 103: Kombinasi Bisnis;                               - PSAK 103: Business Combinations;
      - PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai                 - PSAK 105: Non-current Assets Held for Sale
        untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan;                   and Discontinued Operation;
      - PSAK 107: Instrumen Keuangan;                             - PSAK 107: Financial Instruments;
      - PSAK 109: Instrumen Keuangan;                             - PSAK 109: Financial Instruments;
      - PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan                  - PSAK 115: Income from Contracts with
        Pelanggan;                                                  Customers;
      - PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan;                     - PSAK 201: Presentation of Financial
                                                                    Statements;
      -   PSAK 207: Laporan Arus Kas;                             - PSAK 207: Statement of Cash Flows;
      -   PSAK 216: Aset Tetap;                                   - PSAK 216: Fixed Assets;
      -   PSAK 219: Imbalan Kerja;                                - PSAK 219: Employee Benefits;
      -   PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi               - PSAK 228: Investment in Associated Entities
          dan Ventura Bersama;                                      and Joint Venture;
      -   PSAK 232: Instrumen Keuangan: Penyajian;                - PSAK 232: Financial Instruments: Presentation;
      -   PSAK 236: Penurunan Nilai Aset;                         - PSAK 236: Impairment of Assets;
      -   PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan           - PSAK 237: Provisions, Contingent Liabilities
          Aset Kontinjensi;                                         and Contingent Assets;
      -   PSAK 238: Aset Takberwujud; dan                         - PSAK 238: Intangible Assets; and
      -   PSAK 240: Properti Investasi.                           - PSAK 240: Investment Property.

      Standar baru dan amandemen atas standar yang                New standards and amendments to standards
      berlaku efektif untuk periode yang dimulai                  effective for periods beginning on January 1, 2026
      1 Januari 2026 dan 2027 yaitu:                              and 2027, as follows:

      - PSAK 107 – Amandemen 2024: Instrumen                      - PSAK 107 – 2024 Amendment: Financial
        Keuangan;                                                   Instruments;
      - PSAK 109 – Amandemen 2024: Instrumen                      - PSAK 109 – 2024 Amendment: Financial
        Keuangan;                                                   Instruments;
      - PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan                      - PSAK 118: Presentation and Disclosure in
        dalam Laporan Keuangan                                      Financial Statements

      Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi,            Until the date of the financial statements is
      Perusahaan masih melakukan evaluasi atas                    authorized, the Company is still evaluating the
      dampak potensial dari penerapan standar baru                potential impact of the implementation those new
      dan amandemen atas standar tersebut.                        standard and amendments to standards.

   d. Transaksi dengan Pihak Berelasi                          d. Transactions with Related Parties

      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas              Related parties are persons or entities that are
      yang terkait dengan entitas pelapor:                        related to the reporting entity:

      a. Orang atau anggota keluarga dekatnya                     a.    A person or a close member of that person’s
         mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika                   family is related to a reporting entity if that
         orang tersebut:                                                person:

            i. Memiliki pengendalian atau pengendalian                   i. Has control or joint control over the
               bersama atas entitas pelapor;                                reporting entity;
           ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas                ii. Has significant influence over the reporting
               pelapor; atau                                                entity; or
          iii. Personil manajemen kunci entitias                       iii. Is a member of the key management
               pelapor atau induk entitas pelapor.                          personnel of the reporting entity or a parent
                                                                            of the reporting entity.




                                                           9
Page 153
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                             PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                            DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                           AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                              (Continued)

     b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                b.   An entity is related to a reporting entity if any
        jika memenuhi salah satu hal berikut:                             of the following conditions apply:

         i. Entitas dan entitas pelapor adalah                            i. The entity and the reporting entity are
              anggota dari kelompok usaha yang sama                           members of the same business group
              (artinya induk, entitas anak, dan entitas                       (meaning that the parent, subsidiary and
              anak berikutnya saling berelasi dengan                          subsequent subsidiary are related to each
              entitas lain).                                                  other).
         ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau                    ii. One entity is an associate or joint venture
              ventura bersama dari entitas lain (atau                         of the other entity (or an associate or joint
              entitas asosiasi atau ventura bersama                           venture of a member of a business group of
              yang      merupakan       anggota      suatu                    which the other entity is a member).
              kelompok usaha, yang mana entitas lain
              tersebut adalah anggotanya).
         iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura                       iii. Both entities are joint ventures of the same
              bersama dari pihak ketiga yang sama.                             third party.
         iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari                     iv. One entity is a joint venture of a third entity
              entitas ketiga dan entitas yang lain adalah                      and the other entity is an associate of the
              entitas asosiasi dari entitas ketiga.                            third entity.
         v. Entitas tersebut adalah suatu program                         v. The entity is a post-employment benefit
              imbalan pascakerja untuk imbalan kerja                           plan for employee benefits of one of the
              dari salah satu entitas pelapor atau                             reporting entities or an entity related to the
              entitas yang terkait dengan entitas                              reporting entity. If the reporting entity
              pelapor. Jika entitas pelapor adalah                             administers the plan, the sponsoring entity
              entitas yang menyelenggarakan program                            is also related to the reporting entity.
              tersebut, maka entitas sponsor juga
              berelasi dengan entitas pelapor.
         vi. Entitas      yang      dikendalikan      atau                vi. The entity is controlled or jointly controlled
              dikendalikan bersama oleh orang yang                            by a person identified in (a); or
              diidentifikasi dalam huruf (a); atau
         vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                       vii. The person identified in (a)(i) has significant
              (a)(i) memiliki pengaruh signifkan atas                          influence over the entity or is a member of
              entitas atau personil manajemen kunci                            the entity’s key management personnel
              entitas (atas entitas induk dari entitas).                       (over a parent of the entity).

     Transaksi signifikan yang dilakukan dengan                      Significant transactions with related parties,
     pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan                     whether conducted under the same terms and
     kondisi dan pada persyaratan yang sama                          conditions as those with third parties but not
     dengan pihak ketiga namun tidak diungkapkan                     disclosed in the financial statements.
     pada laporan keuangan.

   e. Instrumen Keuangan                                          e. Financial Instrument

     Pengakuan dan Pengukuran Awal                                   Initial Recognition and Remeasurement

     Perusahaan mengakui aset keuangan atau                          The Company recognize a financial assets or a
     liabilitas keuangan dalam laporan posisi                        financial liabilities in the statement of financial
     keuangan jika, Perusahaan menjadi salah satu                    position when, the Company becomes a party to
     pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen                    the contractual provisions of the instrument. At
     tersebut. Pada saat pengakuan awal aset                         initial recognition, the Company measure all
     keuangan atau liabilitas keuangan, Perusahaan                   financial assets and financial liabilities at its fair
     mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset                    value. In the case of a financial asset or financial
     keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur                  liability not at fair value through profit or loss, fair
     pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar                 value plus or minus with the transaction costs that
     tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya                    are directly attributable to the acquisition or issue
     transaksi yang dapat diatribusikan secara                       of the financial asset or financial liability.
     langsung dengan perolehan atau penerbitan aset                  Transaction costs incurred on acquisition of a
     keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.                     financial asset and issue of a financial liability
     Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan                     classified at fair value through profit or loss are
     dengan perolehan aset keuangan dan                              expensed immediately.
     penerbitan       liabilitas   keuangan        yang
     diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi
     dibebankan segera.



                                                             10
Page 154
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                     PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                    DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                   AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)

     Pengukuran selanjutnya aset keuangan                     Subsequent measurement of financial assets

     Klasifikasi                                              Classification

     Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan              The Company classifies its financial assets in the
     dalam kategori pengukuran berikut:                       following measurement categories:

     a) Aset keuangan yang diukur pada biaya                  a) Financial assets measured at amortized cost.
        perolehan diamortisasi.
     b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar            b) Financial assets measured at fair value through
        melalui penghasilan komprehensif lain                    other comprehensive income.

     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar               Financial assets measured at fair value through
     melalui laba rugi (“FVTPL”).                             profit or loss (“FVTPL”).

     Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis        The classification depends on the Company’s
     Perusahaan untuk mengelola aset keuangan dan             business model for managing the financial assets
     persyaratan kontraktual arus kas-nya apakah              and the contractual terms of the cash flows
     semata dari pembayaran pokok dan bunga.                  whether solely payments of principal and interest.

     Aset keuangan dengan derivatif melekat                   Financial assets with embedded derivatives are
     dipertimbangkan secara keseluruhan saat                  considered in their entirety when determining
     menentukan apakah arus kas-nya hanya                     whether their cash flows are solely payment of
     merupakan pembayaran pokok dan bunga.                    principal and interest.

     Untuk aset yang diukur pada nilai wajar,                 For assets measured at fair value, gains and
     keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam               losses will either be recorded in profit or loss or
     laba rugi atau penghasilan komprehensif lain.            other comprehensive income. For investments in
     Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang              equity instruments that are not held for trading, this
     tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan        will depend on whether the Company has made an
     tergantung pada apakah Perusahaan telah                  irrevocable election at the time of initial recognition
     melakukan pemilihan tak terbatalkan pada saat            to account for the equity investment at fair value
     pengakuan awal untuk mencatat investasi                  through other comprehensive income.
     ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan
     komprehensif lain.

     Pengukuran                                               Measurement

     Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur                 At initial recognition, the Company measures a
     aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah,              financial asset at its fair value plus, in the case of a
     dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai          financial asset not at fair value through profit or
     wajar melalui laba rugi, biaya transaksi yang            loss, transaction costs that are directly attributable
     dapat diatribusikan secara langsung dengan               to the acquisition of the financial asset. Transaction
     perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari            costs of financial assets carried at fair value
     aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar              through profit or loss are expensed in profit or loss.
     melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.

     Kebijakan    akuntansi    atas    pengukuran             The accounting policies for the subsequent
     selanjutnya atas aset keuangan Perusahaan                measurement of the Company’s financial assets
     dibedakan    berdasarkan    jenis   instrumen            are differentiated based on the types of financial
     keuangan sebagai berikut:                                instruments as follows:




                                                         11
Page 155
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                         PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                        DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)

     a) Instrumen utang                                           a) Debt instrument

        Pengukuran selanjutnya instrumen utang                       Subsequent measurement of debt instruments
        bergantung pada model bisnis Perusahaan                      depends on the Company’s business model for
        dalam mengelola aset dan karakteristik arus                  managing the asset and the cash flow
        kas dari aset tersebut.                                      characteristics of the asset.

        i.   Biaya perolehan diamortisasi                            i.   Amortized cost

             Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan                        Assets that are held for collection of
             arus kas kontraktual dimana arus kas                         contractual cash flows where those cash
             tersebut hanya mewakili pembayaran                           flows represent solely payments of principal
             pokok dan bunga diukur dengan biaya                          and interest are measured at amortized
             perolehan diamortisasi. Keuntungan atau                      cost. A gain or loss on a debt investment
             kerugian dari investasi utang yang                           that is subsequently measured at amortized
             selanjutnya diukur pada biaya perolehan                      cost and is not part of a hedging relationship
             diamortisasi dan bukan merupakan                             is recognized in profit or loss when the asset
             bagian dari hubungan lindung nilai, diakui                   is derecognized or impaired. Interest
             dalam laba rugi pada saat aset tersebut                      income from these financial assets is
             dihentikan      pengakuannya          atau                   included in finance income using the
             mengalami penurunan nilai. Pendapatan                        effective interest rate method.
             bunga dari aset keuangan tersebut
             dimasukkan ke dalam pendapatan
             keuangan dengan menggunakan metode
             suku bunga efektif.

        ii. Nilai  wajar      melalui       penghasilan             ii.    Fair value through other comprehensive
            komprehensif lain                                             Income

             Aset yang dimiliki untuk mendapatkan                         Assets that are held for collection of
             arus kas kontraktual dan untuk menjual                       contractual cash flows and for selling the
             aset keuangan, di mana arus kas aset                         financial assets, where the assets’ cash
             tersebut hanya atas pembayaran pokok                         flows represent solely payments of principal
             dan bunga, diukur pada nilai wajar melalui                   and interest, are measured at fair value
             penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).                     through other comprehensive income
                                                                          (“FVOCI”).

             Perubahan nilai tercatat dilakukan melalui                   Movements in the carrying amount are
             penghasilan komprehensif lain (“OCI”),                       taken through other comprehensive income
             kecuali untuk pengakuan keuntungan                           (“OCI”), except for the recognition of
             atau     kerugian     penurunan     nilai,                   impairment gains or losses, interest
             pendapatan bunga dan keuntungan dan                          revenue and foreign exchange gains and
             kerugian selisih kurs yang diakui dalam                      losses which are recognized in profit or loss.
             laba rugi.

             Ketika     aset     keuangan       dihentikan                When the financial asset is derecognized,
             pengakuannya, keuntungan atau kerugian                       the cumulative gain or loss previously
             kumulatif yang sebelumnya diakui di OCI                      recognized in OCI is reclassified from equity
             direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi dan                to profit or loss and recognized in “other
             diakui dalam “beban lain-lain neto”.                         expenses net”. Interest income from these
             Pendapatan bunga dari aset keuangan                          financial assets is included in finance
             tersebut      dimasukkan        ke     dalam                 income using the effective interest rate
             pendapatan           keuangan         dengan                 method. Foreign exchange gains/losses
             menggunakan metode suku bunga efektif.                       and impairment expenses are presented in
             Keuntungan/kerugian selisih kurs dan                         “other expenses, net”.
             beban penurunan nilai disajikan dalam
             “beban lain-lain, neto”.




                                                             12
Page 156
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                        PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                       DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                      AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)

       iii. Nilai wajar melalui laba rugi                          iii. Fair value through profit or loss

            Aset yang tidak memenuhi kriteria untuk                     Assets that do not meet the criteria for
            biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI                     amortized cost or FVOCI are measured at
            diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                  fair value through profit or loss.

            Keuntungan atau kerugian dari investasi                     A gain or loss on a debt investment that is
            utang yang selanjutnya diukur pada nilai                    subsequently measured at fair value
            wajar melalui laba rugi, dan bukan                          through profit or loss, and is not part of a
            merupakan bagian dari hubungan lindung                      hedging relationship, is recognized in profit
            nilai, diakui di laba rugi dalam “beban lain-               or loss within “other expenses net” in the
            lain neto” dalam periode kemunculannya.                     period in which it arises.

     b) Instrumen ekuitas                                        b) Equity instrument

        Perusahaan selanjutnya mengukur semua                       The Company subsequently measures all
        investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika                    equity investments at fair value. Where the
        manajemen Perusahaan telah memilih untuk                    Company’s management has elected to
        menyajikan keuntungan dan kerugian nilai                    present fair value gains and losses on equity
        wajar atas investasi ekuitas dalam                          investments in other comprehensive income,
        penghasilan komprehensif lain, tidak ada                    there is no subsequent reclassification of fair
        reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai                 value gains and losses to profit or loss following
        wajar ke laba rugi setelah penghentian                      the derecognition of the investment. Dividends
        pengakuan investasi tersebut. Dividen dari                  from such investments continue to be
        investasi semacam itu tetap diakui dalam                    recognized in profit or loss as other income
        laba rugi sebagai pendapatan lainnya ketika                 when the Company’s right to receive payments
        hak      Perusahaan     untuk    menerima                   is established.
        pembayaran ditetapkan.

     Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan                  Subsequent        measurement          of    financial
                                                                 liabilities

     Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba           Financial liabilities at fair value through profit loss
     rugi FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan                  FVTPL are measured at fair value, with any gains
     keuntungan atau kerugian yang timbul atas                   or losses arising on changes in fair value
     perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba             recognized in profit or loss to the extent that they
     rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian            are not part of a designated hedging relationship
     dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat          (see hedge accounting policy). The net gain or loss
     kebijakan akuntansi lindung nilai). Keuntungan              recognized in profit or loss incorporates any
     atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi            interest paid on the financial liability and is included
     menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan                  in the “other gains and losses” line item in profit or
     atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam                 loss.
     bagian “keuntungan dan kerugian lain-lain”
     dalam laporan laba rugi.

     Namun, untuk liabilitas keuangan yang                       However, for financial liabilities that are designated
     ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai               as at FVTPL, the amount of change in the fair
     wajar      liabilitas  keuangan      yang    dapat          value of the financial liability that is attributable to
     diatribusikan pada perubahan risiko kredit                  changes in the credit risk of that liability is
     liabilitas diakui dalam penghasilan komprehensif            recognized in other comprehensive income, unless
     lain, kecuali jika pengakuan dampak risiko kredit           the recognition of the effects of changes in the
     di penghasilan komprehensif lain akan                       liability’s credit risk in other comprehensive income
     menciptakan atau memperbesar inkonsistensi                  would create or enlarge an accounting mismatch in
     akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari              profit or loss. The remaining amount of change in
     nilai wajar atas liabilitas diakui dalam laba rugi.         the fair value of liability is recognized in profit or
     Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan              loss. Changes in fair value attributable to a
     pada risiko kredit liabilitas keuangan yang diakui          financial liability’s credit risk that are recognized in
     dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan              other comprehensive income are not subsequently
     direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya,                   reclassified to profit or loss; instead, they are
     perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba                transferred        to     retained     earnings    upon
     pada saat penghentian pengakuan liabilitas                  derecognition of the financial liability.
     keuangan.




                                                            13
Page 157
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                      PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)

     Liabilitas keuangan pada biaya perolehan                  Financial liabilities at amortized cost
     diamortisasi

     Liabilitas keuangan pada biaya perolehan                  Financial liabilities at aquitition cost amortized
     diamortisasi meliputi utang usaha dan utang lain-         include trade and other payables, bonds payable,
     lain, utang obligasi, utang bank jangka pendek            short-term and long-term bank loans and lease
     dan Panjang, dan utang sewa pembiayaan, pada              financing payables, which are initially measured at
     awalnya diukur pada nilai wajar, setelah                  fair value, net of transaction costs, and
     dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur         subsequently measured at amortized cost using
     pada biaya perolehan yang diamortisasi                    the effective interest method.
     menggunakan metode suku bunga efektif.

     Penurunan nilai aset keuangan                             Impairment of financial assets

     Pada tanggal akhir periode pelaporan,                     At the end of the reporting period, the Company
     Perusahaan mengevaluasi kerugian kredit                   assesses the expected credit losses with
     ekspektasian     dengan      mempertimbangkan             considering the forward-looking information
     informasi yang bersifat forward-looking terhadap          associated with investments which measured at
     investasi yang diukur pada nilai wajar melalui            fair value through other comprehensive income
     penghasilan komprehensif lain dan biaya                   and amortized cost. The investments are impaired
     perolehan diamortisasi. Investasi tersebut                when one or more events that have a detrimental
     mengalami penurunan nilai ketika satu atau lebih          impact on the estimated future cash flows have
     peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas             occurred. Any impairment is recognized in profit or
     estimasi arus kas masa depan telah terjadi.               loss.
     Penurunan nilai tersebut diakui dalam laba rugi.

     Pengukuran nilai wajar                                    Fair value measurement

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima               Fair value is the price that would be received to sell
     untuk menjual suatu aset atau harga yang akan             an asset or paid to transfer a liability in an orderly
     dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam          transaction between market participants at the
     transaksi teratur antara pelaku pasar pada                measurement date.
     tanggal pengukuran.

     Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan                  The fair value of financial asset and financial
     diestimasi untuk keperluan pengakuan dan                  liabilities must be estimated for recognition and
     pengukuran      atau    untuk    keperluan                measurement or for disclosure purposes.
     pengungkapan.

     Nilai wajar dikategorikan dalam level yang                Fair values are categorized into different levels in
     berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar                   a fair values hierarchy based on the degree to
     berdasarkan pada apakah input suatu                       which the inputs to the measurement are
     pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi             observable and the significance of the inputs to the
     input terhadap keseluruhan pengukuran nilai               fair value measurement in its entirety:
     wajar:

     i. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar           i. Quoted prices (unadjusted) in active markets for
          aktif untuk aset atau liabilitas yang identik           identical assets or liabilities that can be
          yang dapat diakses pada tanggal pengukuran              accessed at the measurement date (Level 1)
          (Level 1)
     ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk            ii. Inputs other than quoted prices included in
          dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk               Level 1 that are observable for the assets or
          aset atau liabilitas, baik secara langsung               liabilities, either directly or indirectly (Level 2)
          maupun tidak langsung (Level 2)
     iii. Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset        iii. Unobservable inputs for the assets or liabilities
          atau liabilitas (Level 3)                                 (Level 3)




                                                          14
Page 158
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)

      Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas,              When measuring the fair value of an asset or a
      Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data                    liability, the Company uses market observable data
      pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar             to the extent possible. If the fair value of an asset
      aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara           or a liability is not directly observable, the
      langsung, Perusahaan menggunakan Teknik                       Company uses valuation techniques that
      penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan                   appropriate in the circumstances and maximizes
      memaksimalkan penggunaan input yang tidak                     the use of relevant observable inputs and
      dapat diobservasi.                                            minimizes the use of unobservable inputs.

      Perpindahan antara level hirarki wajar diakui oleh            Transfers between levels of the fair value hierarchy
      Perusahaan pada akhir periode pelaporan                       are recognized by the Company at the end of the
      Dimana perpindahan terjadi.                                   reporting period during which the change occurred.

   f. Kas dan Setara Kas                                         f. Cash and Cash Equivalents

      Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan                 Cash and cash equivalents consist of cash on
      semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu                  hand, in banks and all investments with maturities
      tiga bulan atau kurang dari tanggal                           of three months or less from the date of placement
      penempatannya dan yang tidak dijaminkan serta                 and are not pledged as collateral and not
      tidak dibatasi penggunaannya.                                 restricted.

   g. Piutang Usaha                                              g. Trade Receivables

      Pada saat pengakuan awal piutang diukur                       At initial recognition, receivables are measured at
      sebesar nilai wajar dan setelah pengakuan awal                fair value and after initial recognition are measured
      diukur pada biaya perolehan diamortisasi                      at amortized cost using the effective interest
      dengan menggunakan metode suku bunga                          method, less allowance for impairment losses.
      efektif, dikurangi cadangan kerugian penurunan
      nilai.

      Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk                    An allowance for impairment losses is provided
      ketika terdapat informasi berwawasan masa                     when there is forward-looking information that the
      depan bahwa Perusahaan tidak akan dapat                       Company will not be able to collect all receivables
      menagih semua piutang sesuai dengan                           in accordance with the original terms of the
      persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan                  receivables. Significant financial difficulties of the
      yang signifikan pada debitur, probabilitas bahwa              debtor, the probability that the debtor will be
      debitur akan dinyatakan pailit atau reorganisasi              declared bankrupt or financial reorganization, and
      keuangan, dan wanprestasi atau tunggakan                      default or arrears in payments are considered as
      dalam pembayaran dianggap sebagai indikator                   indicators that the receivables have been impaired.
      bahwa piutang telah turun nilainya. Jumlah                    The amount of the reserve is the difference
      cadangan tersebut adalah selisih antara nilai                 between the asset's carrying amount and the
      tercatat aset dengan niliai kini estimasi arus kas            present value of the estimated future cash flows,
      masa depan, yang didiskontokan pada suku                      discounted at the original effective interest rate.
      bunga efektif awal.

      Nilai tercatat aset tersebut dikurangi melalui                The carrying amount of the asset is reduced
      penggunaan akun penyisihan, dan jumlah                        through the use of an allowance account, and the
      kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi                  amount of the loss is recognized in comprehensive
      komprehensif. Ketika piutang usaha tidak dapat                income. When trade receivables are uncollectible,
      ditagih piutang tersebut dihapuskan terhadap                  they are written off against the allowance for
      akun cadangan kerugian penurunan nilai.                       impairment losses account. Subsequent receipts
      Penerimaan kemudian atas jumlah yang                          of amounts previously written off are credited
      sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan                       against the financial statements of profit or loss
      terhadap laporan keuangan laba rugi dan                       and other comprehensive income.
      penghasilan komprehensif lainnya.

   h. Piutang Lain-lain                                          h. Other Receivables

      Pada saat pengakuan awal piutang diukur                       At initial recognition receivables are measure at fair
      sebesar nilai wajar dan setelah pengakuan awal                value and after initial recognition are measured at
      diukur pada biaya perolehan diamortisasi                      amortized cost using the effective interest method,
      dengan menggunakan metode suku bunga                          less allowance for decline in value.
      efektif, dikurangi cadangan kerugian penurunan
      nilai.

                                                            15
Page 159
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                    PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                   DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                  AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                     (Continued)

   i.   Persediaan                                                    i.    Inventories

        Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih                      Inventories are stated at the lower of cost or net
        rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi                  realizable value. Cost is determined using the
        bersih (the lower of cost or net realizable value).                 weighted-average method.
        Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
        rata tertimbang (weighted-average method).

   j.   Biaya Dibayar Dimuka                                          j.    Prepaid Expenses

        Biaya dibayar di muka diamortisasi dengan                           Prepaid expenses amortized using straight line
        menggunakan metode garis lurus.                                     method.

   k. Properti Investasi                                              k. Investment Properties

        Properti investasi, kecuali tanah, diukur sebesar                   Investment properties, except land, are measured
        biaya perolehan, termasuk biaya transaksi,                          at cost including transaction costs, less
        setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan                       accumulated depreciation and any impairment
        dan kerugian penurunan nilai, jika ada. Jumlah                      loss. Land is not depreciated and is stated at cost
        tercatat termasuk biaya penggantian untuk                           less any impairment in value. The carrying amount
        bagian tertentu dari properti investasi yang telah                  includes the cost of replacing part of an existing
        ada pada saat beban terjadi, jika kriteria                          investment property at the time that cost is incurred
        pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya                       if the recognition criteria are met, and excludes the
        perawatan sehari-hari properti investasi.                           costs of day-to-day servicing of an investment
                                                                            property.

   l.   Aset Tetap                                                    l.    Fixed Assets

        Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya                        Fixed assets are initially recognized at cost, which
        perolehan yang meliputi harga perolehannya dan                      includes their acquisition price and any costs
        setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung                      directly attributable to bringing the asset to the
        untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang                       location and condition necessary for it to be
        diinginkan agar aset siap digunakan sesuai                          capable of operating in the manner intended by
        intensi manajemen.                                                  management.

        Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali                          After initial recognition, fixed assets, except land,
        tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan                           are stated at cost less accumulated depreciation
        dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi                        and any accumulated impairment losses. Land is
        rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar biaya                    recognized at cost and is not depreciated.
        perolehannya dan tidak disusutkan.


        Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset                        Depreciation of fixed assets commences when the
        tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud                         asset is ready for its intended use and is calculated
        penggunaannya      dan     dihitung  dengan                         using the straight-line method based on the
        menggunakan metode garis lurus berdasarkan                          estimated useful lives of the assets as follows:
        estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai
        berikut:
                                                              Tahun/Years

        Bangunan dan prasarana                                    20                                  Building and land improvement
        Mesin dan peralatan                                    5 dan 10                                                    Machinery
        Inventaris kantor                                         5                                                 Office equipment
        Kendaraan                                                 5                                                     Motor vehicle




                                                              16
Page 160
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                      PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)

     Biaya-biaya setelah perolehan awal diakui                 After initial acquisition expense are recognized as
     sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau              part of carrying amount or assets it is likely that the
     sebagai aset yang terpisah hanya apabila                  Company will gain future economic benefit with
     kemungkinan      besar   Perusahaan       akan            respect to the asset and the cost of the asset can
     mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan                be measured reliably. Total recorded replaced
     berkenaan dengan aset tersebut dan biaya                  parts are no longer recognized. The cost of
     perolehan aset dapat diukur dengan andal.                 maintenance and repairs is charged to operations
     Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak lagi          as incurred.
     diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan
     dibebankan ke dalam laporan laba rugi.

     Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar                Construction in progress is stated at cost and
     biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian              presented as part of fixed assets, the accumulated
     dari aset tetap, akumulasi biaya perolehan akan           acquisition costs will be reclassified to each related
     direklasifikasi ke masing-masing aset tetap yang          fixed asset when the asset is completed and ready
     bersangkutan pada saat aset tersebut selesai              for use.
     dikerjakan dan siap untuk digunakan.

     Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau              If fixed assets not used or sold, carrying amount
     dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi                 and accumulated depreciation are removed from
     penyusutannya     dikeluarkan  dari   laporan             financial statement. Any resulting gain or loss is
     keuangan. Keuntungan dan kerugian yang                    reflected in statement of profit or loss and other
     dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan             comprehensive income.
     penghasilan komprehensif lain.

   m. Sewa                                                   m. Lease

     Pengakuan dan Pengukuran Awal                             Initial Recognition and Measurement

     Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan               The determination of whether an arrangement
     atau mengandung, sewa dibuat berdasarkan                  constitutes, or contains, a lease is made based on
     substansi perjanjian itu sendiri dan penilaian            the substance of the arrangement itself and an
     apakah pemenuhan atas perjanjian bergantung               assessment of whether fulfillment of the
     dari penggunaan aset tertentu atau aset, dan              arrangement is contingent on the use of a
     apakah perjanjian memberikan hak untuk                    particular asset or asset, and whether the
     menggunakan aset.                                         arrangement grants the right to use the asset.

     Perusahaan menyewa aset tetap tertentu. Sewa              The Company lease certain fixed assets. Lease of
     aset tetap dimana Perusahaan, sebagai lessee,             property, plant and equipment in which the
     memiliki sebagian besar risiko dan manfaat                Company, as the lessee, retains most of the risk
     kepemilikan diklasifikasikan sebagai sewa                 and reward of ownership, are classified as finance
     pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi                leases. A finance lease is capitalized at the
     pada awal masa sewa sebesar yang lebih                    beginning of the lease term at the lower of the fair
     rendah antara nilai wajar aset sewaan dan nilai           value of the leased asset and the present value of
     kini pembayaran sewa minimum.                             the minimal lease payments.

     Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban              Operating lease payments are recognized as an
     dengan dasar garis lurus (straight – line basis)          expense on a straight-line basis over the lease
     selama masa sewa.                                         term.




                                                        17
Page 161
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                    PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                   DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                  AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)

     Pengukuran Selanjutnya                                  Next Measurement

     Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahan           On the date of inception of a contract, the
     menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau            Company assesses whether a contract is, or
     mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan,              contains, a lease. A contract is, or contains, a lease
     atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut             if it provides the right to control the use of an
     memberikan        hak    untuk   mengendalikan          identified asset for a period of time in exchange for
     penggunaan suatu aset identifikasian selama             consideration. To assess whether a contract
     suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan           provides the right to control an identified asset, the
     imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak             Company assess whether:
     memberikan hak untuk mengendalikan suatu
     aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:

     - Kontrak melibatkan penggunaan satu aset               - Contracts involve the use of one identifiable
       identifikasian – ini dapat ditentukan secara            asset-this may be specified explicitly or implicitly
       eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat          and be physically distinguishable or represent
       dibedakan atau mewakili secara susbstansial             substantially the entire capacity of a physically
       seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat          distinguishable asset. If the supplier has
       dibedakan. Jika pemasok memiliki hak                    substantive substitution rights, the asset is not
       subsitusi substansif, maka aset tersebut tidak          identified;
       teridentifikasi;
     - Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh              - The Company has the right to obtain
       secara substansial seluruh manfaat ekonomik             substantially all of the economic benefits from
       dari penggunaan aset selama periode                     the use of the assets during the period of use;
       penggunaan; dan                                         and
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan             - The Company has the right to direct the use of
       penggunaan aset identifikasian. Perusahaan              the identified assets. The Company has this
       memiliki hak ini ketika hak pengambilan                 right when the decision-making rights are most
       keputusan yang paling relevan untuk                     relevant to change how and for what purpose
       mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa                 the asset is used. In certain circumstances
       aset tersebut digunakan. Dalam kondisi                  where all decisions about how and
       tertentu dimana semua keputusan tentang                 for what purposes the assets are used have
       bagaimana dan untuk tujuan apa aset                     been predetermined, the Company has the right
       digunakan telah ditentukan sebelumnya,                  to direct the use of the assets if:
       Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan
       penggunaan aset tersebut jika:
     - Perusahaan        memiliki     hak       untuk        - The Company has the right to operate the
       mengoperasikan aset; atau                               assets; or
     - Perusahaan mendesain aset dengan cara                 - The Company designs assets by determining in
       menetapkan sebelumnya bagaimana dan                     advance how and for what purposes the assets
       untuk tujuan apa aset akan digunakan.                   will be used.

     Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian           At the date of inception or at the time of revaluation
     kembali suatu kontrak yang mengandung suatu             of a contract containing a lease component, the
     komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan                Company allocates the consideration in the
     imbalan dalam kontrak ke masing-masing                  contract to each of the lease components based on
     komponen sewa berdasarkan harga tersendiri              the relative stand-alone prices of the lease
     relatif dari komponen sewa.                             components.

     Pembayaran sewa yang termasuk            dalam          Rental payments included in the measurement of
     pengukuran liabilitas sewa meliputi:                    lease liabilities include:

     - Pembayaran tetap, termasuk pembayaran                 - Fixed payments, including fixed payments in
       tetap secara substansi;                                 substance;
     - Pembayaran sewa variabel yang bergantung              - Variable lease payments that depend on an
       pada suatu indeks atau suku bunga, yang                 index or interest rate, which are initially
       pada awalnya diukur denga menggunakan                   measured using an index or interest rate at the
       indeks atau suku bunga pada tanggal                     commencement date;
       permulaan;
     - Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan              - The amount expected to be paid in the residual
       dalam jaminan nilai residual; dan                       value guarantee; and

     Harga eksekusi opsi beli dimana Perusahaan              The call option exercise price at which the
     cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut,           Company is reasonably certain to exercise the
     pembayaran sewa dalam periode perpanjangan              option, lease payments within the optional renewal

                                                        18
Page 162
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                       PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                      DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                     AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)

     opsional jika Perusahaan cukup pasti untuk                period if the Company is reasonably certain to
     mengeksekusi opsi perpanjangan, dan penalti               exercise the extension option, and penalties for
     untuk penghentian dini dari sewa kecuali jika             early termination of the lease unless the Company
     Perusahaan cukup pasti untuk tidak mengakhiri             is reasonably certain not to terminate early.
     lebih dini.

     Perusahaan mengakui aset hak guna dan                     The Company recognizes right-of-use assets and
     liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa.             lease liabilities at the commencement date of the
     Aset hak guna awalnya diukur pada biaya                   lease. Right-of-use assets are initially measured at
     perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran            cost, which consists of the initial measurement
     awal dari liabilitas sewa disesuaikan dengan              amount of the lease liability adjusted for lease
     pembayaran sewa yang dilakukan pada atau                  payments made on or before the commoncement
     sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan                date. Plus the initial direct costs incurred, and the
     biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan                 estimated costs to dismantle and remove the
     estimasi biaya untuk membongkar dan                       underlying asset or to restore it. The underlying
     memindahkan aset pendasar atau untuk                      asset or the place where the asset originates, less
     merestorasi aset pendasar atau tempat dimana              any rental incentives received.
     aset berasal, dikurangi insentif sewa yang
     diterima.

     Setelah tanggal permulaan, aset hak guna diukur           After inception date, right-of-use assets are
     dengan model biaya. Aset hak guna selanjutnya             measured using the cost model. The right-of-use
     disusutkan dengan menggunakan metode garis-               assets are subsequently depreciated using the
     lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal               straight-line method from the commencement date
     yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset            to the earlier of the end of the useful life of the right-
     hak guna atau akhir masa sewa. Selain itu aset            of-use asset or the end of the lease term. In
     hak guna secara berkala dikurangi dengan                  addition, right-of-use assets are periodically
     kerugian penurunan nilai jika ada dan                     reduced by impairment losses if any and adjusted
     disesuaikan dengan pengukuran kembali                     for remeasurement of the lease liability.
     liabilitas sewa.

     Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini            The lease liability is initially measured at the
     atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada              present value of the lease payments that have not
     tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan              been paid at the commencement date, discounted
     suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku             using the interest rate implicit in the lease or if the
     bunga tersebut tidak dapat ditentikan, digunakan          interest rate cannot be determined, the Company’s
     suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan.               incremental borrowing rate is used. Generally, the
     Umumnya, Perusahaan menggunakan suku                      Company uses the incremental loan interest rate
     bunga pinjaman inkremental sebagai suku bunga             as the deposit rate.
     deposito.

     Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan               Lease liabilities are measured at amortized cost
     diamortisasi menggunakan metode suku bunga                using the effective interest method. Lease liabilities
     efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada        are remeasured when there is a change in future
     perubahan pembayaran sewa masa depan yang                 lease payments arising from changes in index or
     timbul dari perubahan indeks atau suku bunga,             interest rates, if there is a change in the Company’s
     jika ada perubahan estimasi Perusahaan atas               estimate of the amount expected to be paid in the
     jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam               residual value guarantee or if the Company
     jaminan nilai residual atau jika Perusahaan               changes its assessment of whether to exercise the
     mengubah penilaian apakah akan mengeksekusi               call, extension or termination options.
     opsi beli, perpanjangan atau penghentian.

     Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara         When the lease liability is remeasured in this way,
     ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap               a related adjustment is made to the carrying
     jumlah tercatat aset hak guna atau dicatat dalam          amount of the right-of-use asset or recorded in
     laba rugi jika jumlah tercatat aset hak guna telah        profit or loss if the carrying amount of the right-of-
     berkurang menjadi nol.                                    use asset has decreased to zero.




                                                          19
Page 163
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)

   n. Utang Usaha                                                n. Trade Accounts Payable

      Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai                 Initially trade accounts payable recognized at fair
      wajar dan selanjutnya diukur pada biaya                       value and the at amortized cost using effective
      perolehan diamortisasi dengan menggunakan                     interest rate method, except discount effect is not
      metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya                significant.
      tidak material.

   o. Provisi                                                    o. Provisions

      Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki                     Provisions are recognized when the Company has
      kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun                    a present obligation (legal or constructive) as a
      konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu,              result of past event, it is probable that the Company
      kemungkinan besar Perusahaan diharuskan                       will be required to settle the obligation, and a
      menyelesaikan kewajiban, dan estimasi andal                   reliable estimate made of the amount of the
      mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat                      obligation.
      dibuat.

      Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan                  The amount recognized as a provision is the best
      estimasi terbaik dari pertimbangan yang                       estimate of the consideration required to settle the
      diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini                 present obligation at the end of the reporting
      pada akhir periode pelaporan, dengan                          period, taking into account the risks and
      mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian                    uncertainties surrounding the obligation. When a
      yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu                     provision is measured using the estimated cash
      provisi diukur menggunakan arus kas yang                      flows to settle the present obligation, its carrying
      diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban                    amount is the present value of those cash flows.
      kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari
      arus kas.

   p. Pengakuan Pendapatan dan Beban                             p. Recognition of Revenue and Expenses

      Pendapatan                                                    Revenue

      Perusahaan    menerapkan      PSAK     115                    Company implemented PSAK 115 "Revenue from
      “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”,                   Contracts with Customers", which requires
      yang mensyaratkan pengakuan pendapatan                        revenue recognition to fulfill the following
      untuk memenuhi 5 langkah analisis sebagai                     5 analysis steps:
      berikut:

      -   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.                    -   Identify the contract with the customer.
      -   Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam                  -   Identify the performance obligations in the
          kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji                   contract.      Performance      obligations    are
          dalam kontrak untuk mentransfer barang                        promises in the contract to transfer distinct
          atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.                      goods or services to the customer.
      -   Tentukan harga transaksi. Harga transaksi                 -   Determine the transaction price. The
          adalah jumlah imbalan yang diharapkan                         transaction price is the amount of consideration
          menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk                     to which the entity expects to be entitled in
          mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan                  return for transferring the promised goods or
          kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang                      services to the customer. If the consideration
          dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah                      promised in the contract includes a variable
          variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah                     amount, the Company estimates the amount of
          imbalan yang diharapkan berhak sebagai                        consideration to which it expects to be entitled
          imbalan atas pengalihan barang atau jasa                      in return for transferring the promised goods or
          yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi                    services to the customer less the estimated
          perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan                      amount of the service level guarantee that will
          yang akan dibayarkan selama masa kontrak.                     be paid over the life of the contract.
      -   Alokasikan harga transaksi untuk setiap                   -   Allocate the transaction price to each
          kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual                   performance obligation on the basis of the
          berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau               relative stand-alone selling prices of each
          jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak.                   distinct good or service promised in the
          Jika hal ini tidak dapat diamati secara                       contract. If this cannot be directly observed, the
          langsung, harga jual diestimasi berdiri sendiri               stand-alone selling price is estimated based on
          berdasarkan relatif biaya ekspektasian                        the relative expected costs plus a margin.
          ditambah marjin.

                                                            20
Page 164
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                      PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)

      -   Mengakui pendapatan ketika kewajiban                  -   Recognize revenue when the performance
          pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer                   obligation is satisfied by transferring the
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada                   promised good or service to the customer (i.e.
          pelanggan   (yaitu   ketika    pelanggan                  when the customer obtains control of the good
          memperoleh kendali atas barang atau jasa                  or service).
          tersebut).

      Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam                Performance obligations can be satisfied in the
      kondisi sebagai berikut:                                  following ways:

      -   Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji             -   At a specified time (usually for promises to
          dalam memindahkan barang ke pelanggan);                   transfer goods to the customer); or
          atau
      -   Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam           -   Over time (usually for promises to provide
          memberikan layanan pada pelanggan).                       services to the customer). For performance
          Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi                 obligations that are satisfied over time, the
          sepanjang waktu, Perusahaan memilih                       Company selects an appropriate progress
          ukuran kemajuan yang sesuai untuk                         measure to determine the amount of revenue
          menentukan jumlah pendapatan yang harus                   to be recognized when the performance
          diakui    ketika kewajiban    pelaksanaan                 obligation is satisfied.
          dipenuhi.

      Pembayaran harga transaksi berbeda untuk                  The transaction price payment is different for each
      setiap kontrak. Aset kontrak diakui setelah               contract. A contract asset is recognized when the
      imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang             consideration paid by the customer is less than the
      dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah               balance of the performance obligation that has
      dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah               been satisfied. A contract liability is recognized
      imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan lebih              when the consideration paid by the customer is
      dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah               more than the performance obligation that has
      dipenuhi.                                                 been satisfied.

      Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan             For sales of goods, performance obligations are
      umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui,                 generally satisfied, and revenue is recognized,
      pada saat pengendalian atas barang telah                  when control of the goods has transferred to the
      berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik              customer (at a point in time)
      waktu)

      Beban                                                     Expenses

      Beban diakui dengan menggunakan metode                    Expenses are recognized using the accrual basis.
      akrual (accrual basis).

   q. Pajak Penghasilan                                       q. Income Tax

      Beban pajak kini ditentukan berdasarkan                   Current tax expense is determined based on the
      taksiran laba kena pajak dalam periode/tahun              estimated taxable income in the current period/
      yang berjalan. Penghasilan kena pajak berbeda             year. Taxable income is different from profit
      dengan laba yang dilaporkan dalam laporan laba            reported in the statement of comprehensive
      rugi komprehensif karena penghasilan kena                 income because taxable income does not include
      pajak tidak termasuk item-item penghasilan atau           items of income or expenses that are taxed or
      beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di            deducted in other years and excludes items that
      tahun-tahun lainnya dan tidak termasuk item-              have never been taxed or deducted.
      item yang tidak pernah dikenakan pajak atau
      dikurangkan.

      Pajak penghasilan badan kini yang terutang                Corporate income tax currently payable is
      dihitung dengan menggunakan tarif pajak                   calculated using tax rates based on tax laws that
      berdasarkan peraturan perpajakan yang telah               have been established or are substantially set at
      ditetapkan atau secara substansial ditetapkan             the end of the reporting period.
      pada akhir periode pelaporan.

      Pajak tangguhan dicatat dengan menggunakan                Deferred tax is accounted for using the liability
      metode liabilitas untuk semua perbedaan                   method for all temporary differences arising
      temporer yang timbul antara aset dan liabilitas           between fiscal-based assets and liabilities and
      berbasis fiskal dengan nilai tercatatnya menurut          their carrying amounts according to financial

                                                         21
Page 165
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

      laporan keuangan. Pajak tangguhan dihitung                   statements. Deferred tax is calculated using tax
      dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku                  rates that have been enacted or substantially
      atau secara substansial telah berlaku pada akhir             enacted at the end of the reporting period.
      periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset             Changes in the carrying amount of deferred tax
      dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan               assets and liabilities due to changes in tax rates
      oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada laba              are charged to current income, except for
      rugi berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi             transactions that have been directly charged or
      yang sebelumnya telah langsung dibebankan                    credited to equity.
      atau dikreditkan ke ekuitas.

      Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak                    Deferred tax assets and deferred tax liabilities can
      tangguhan dapat saling menghapuskan jika                     mutually cancel each other if legally eliminated
      secara legal dapat saling menghapuskan antara                between current tax assets against current tax
      aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan           liabilities and deferred tax assets for deferred tax
      aset pajak tangguhan terhadap liabilitas pajak               liabilities related to the same entity, or the
      tangguhan yang berkaitan untuk entitas yang                  Company intends to settle current assets and
      sama, atau Perusahaan bermaksud untuk                        liabilities based on the amount net.
      menyelesaikan aset dan liabilitas lancar
      berdasarkan jumlah neto.

   r. Imbalan Pasca Kerja                                       r. Post-employment Benefit Liabilities

      Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja               The entity recognizes a liability for employee
      sesuai dengan PSAK No. 219 Imbalan Kerja                     benefits in accordance with PSAK No. 219
      sesuai dengan Undang-Undang No 11 tahun                      Employee Benefits in accordance with Law No. 11
      2020.                                                        year 2020.

      Keuntungan dan kerugian atas pengukuran                      Gains and losses on remeasurement arising from
      kembali yang timbul dari penyesuaian dan                     adjustments and changes in actuarial assumptions
      perubahan dalam penyesuaian dan perubahan                    are     recognized      immediately     in   other
      dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui                comprehensive income when they arise. These
      seluruhnya melalui pendapatan komprehensif                   gains and losses are included in retained earnings
      lainnya pada saat terjadinya. Keuntungan dan                 in the statement of changes in equity and in the
      kerugian ini termasuk didalam saldo laba pada                statement of financial position.
      laporan perubahan ekuitas dan pada laporan
      posisi keuangan.

      Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan                The amount recognized as a defined benefit
      pasti di laporan posisi keuangan merupakan nilai             liability in the statement of financial position is the
      kini liabilitas imbalan pasti disesuaikan dengan             present value of the defined benefit liability
      keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum                 adjusted for unrecognized actuarial gains and
      diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui.                losses and unrecognized past service cost.

   s. Laba Per Saham                                            s. Earning Per Share

      Laba per saham dasar dihitung dengan membagi                 Basic earning per share is computed by dividing
      laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata                  net income current year with the weighted average
      tertimbang saham yang beredar dalam tahun                    number of shares outstanding during the year.
      yang bersangkutan.

      Laba per saham dilusian dihitung dengan                      Diluted earning per share is computed by dividing
      membagi laba dengan rata-rata tertimbang                     net income with the weighted average number of
      saham yang beredar ditambah dengan rata-rata                 shares outstanding as adjusted the effects of all
      tertimbang saham yang akan diterbitkan atas                  dilutive potential ordinary shares.
      konversi efek berpotensi saham yang bersifat
      dilutive.

   t. Pelaporan Segmen                                          t. Segments Information

      Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang                   Operating segment reported consistent with
      konsisten dengan pelaporan internal yang                     internal report given to decision maker of main
      diberikan kepada pengambil keputusan operasi                 operation. The decision maker of main operation,
      utama. Pengambil keputusan operasi utama,                    have responsibility to allocated resource and
      yang bertanggung jawab mengalokasikan

                                                           22
Page 166
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

      sumber daya dan menilai kinerja segmen                         assessment of performance, have been identified
      operasi, telah diidentifikasi sebagai komite                   as committee strategic decision maker.
      pengarah yang mengambil keputusan strategis.


3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN DAN                           3. KEY SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
   PERTIMBANGAN                                                    AND CONSIDERATION

   Penyusunan laporan keuangan mengharuskan                       The preparation of the financial statements requires
   manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi                 management to make judgments, estimates and
   dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang                       assumptions that affect the total reported of revenues,
   dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan                    expenses, assets and liabilities, at the end of the
   liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas                   reporting period. Uncertainty about assumptions and
   kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.                     estimates may result in material adjustments to the
   Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi                    carrying amount of assets and liabilities in the
   tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian                       subsequent reporting period.
   material terhadap nilai tercatat pada aset dan
   liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama                       The principal assumptions of the future and other key
   estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan            sources of estimation of other uncertainties at the
   yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian               reporting date which have significant risks for material
   yang material terhadap nilai tercatat aset dan                 adjustments to the carrying amount of assets and
   liabilitas   untuk      periode/tahun    berikutnya            liabilities for subsequent period/years are disclosed
   diungkapkan       di    bawah     ini. Perusahaan              below. The Company based its assumptions and
   mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter                 estimates on the parameters available at the time the
   yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.              financial statements are prepared. Assumptions and
   Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa                  conditions in the future may be changed caused by
   depan mungkin berubah akibat perubahan pasar                   market changes or condition outside in the Company.
   atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan             This changes reflected in the related assumptions
   tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada                 when is incurred.
   saat terjadinya.

   i. Estimasi akuntansi yang penting                             i. Important accounting estimates

     Estimasi umur manfaat aset tetap                               Estimates useful lives of fixed assets

     Perusahaan melakukan penelahaan berkala atas                   The Company reviews periodically of the use full
     masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan                   lives of the fixed assets based on factors such as
     faktor-faktor seperti kondisi teknis (estimasi daya            technical     conditions   (estimated    useability,
     pakai,     pengoperasi,     pemeliharaan)       dan            operation, maintenance) and future technology
     perkembangan teknologi di masa depan. Hasil                    development. Future result of operation will be
     operasi di masa depan akan dipengaruhi secara                  materially affected by changes in these estimates
     material atas perubahan estimasi ini yang                      resulting from changes in the factors mentioned
     diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah                   above.
     disebutkan di atas.

     Liabilitas imbalan kerja                                       Employee benefit obligation

     Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja dan biaya            The present value of post-employment benefit
     dana pensiun yang masih harus dibayar                          obligation and the accrued pension cost depend on
     tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan                several assumptions. The assumptions used to
     dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa                    determine the net pension cost (benefit) include the
     asumsi. Asumsi yang digunakan untuk                            discount rate. Changes in this assumption will affect
     menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto                    the total recorded post-employment benefits and
     mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini                pension funds.
     akan mempengaruhi jumlah tercatat imbalan
     pasca kerja dan dana pensiun.

     Imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu                 Benefit will be paid and have a time period similar
     yang serupa dengan jangka waktu liabilitas yang                to period of the related liability.
     terkait.



                                                           23
Page 167
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                         PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                        DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)

     Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca kerja                  The key assumptions of post-employment benefits
     sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar                obligation are partly determined based on current
     saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada                market conditions. Additional information is
     Catatan 19.                                                  disclosed on Notes 19.

     Cadangan kerugian penurunan nilai persediaan                 Allowance for decline in value and inventory
     dan cadangan persediaan usang                                Obsolescence

     Perusahaan membentuk cadangan kerugian                       The Company provides allowance for decline in
     penurunan      nilai  persediaan      berdasarkan            value of inventories based on its estimation that
     estimiasi bahwa tidak terdapat penggunaan masa               there will be no future usage of such inventories or
     depan dari persediaan tersebut, atau terdapat                such inventories will be slow moving in the future.
     kemungkinan persediaan tersebut menjadi                      While it is believed that the assumption used in the
     usang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-                  estimation of the allowance for decline in the value
     asumsi yang digunakan dalam estimasi                         of inventories reflected in the financial statements
     cadangan kerugian penurunan nilai persediaan                 are appropriate and reasonable, significant
     dalam laporan keuangan adalah tepat dan wajar,               changes in these assumptions may materially affect
     namun demikian, perubahan signifikan dalam                   the assessment of the carrying value of the
     asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak                       inventories and provision for decline in value of
     signifikan terhadap nilai tercatat persediaan dan            inventories, which ultimately impact the result of the
     jumlah beban kerugian penurunan nilai                        Company’s operations.
     persediaan, yang akhirnya akan berdampak pada
     hasil operasi Perusahaan.

     Berdasarkan penelaahan manajemen, jumlah                     Based on the assessment of management, the
     cadangan kerugian penurunan nilai persediaan                 allowance for decline in value and inventory
     dan cadangan persediaan usang masing-masing                  obsolescence of Rp 4,497,443,895 as of
     sebesar Rp 4.497.443.895 pada 31 Desember                    December 31, 2025 and Rp 6,318,523,730 as of
     2025 dan Rp 6.318.523.730 pada tanggal                       December 31, 2024 is adequate.
     31 Desember 2024 adalah memadai.

  ii. Pertimbangan penting        dalam    penentuan           ii. Significant judgements in applying accounting
      kebijakan akuntansi                                          policies

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen               The following consideration made by management
     dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi                   in context of implementing the Company's
     Perusahaan yang memiliki pengaruh paling                     accounting policies that have significant impact to
     signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan             the financial statements.
     keuangan.

     Klasifikasi aset keuangan, liabilitas keuangan dan           Classification financial assets, financial liabilities
     instrumen ekuitas                                            and equity instrument

     Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset,                 The Company classified assets, liabilities and
     liabilitas dan instrumen tertentu sebagai aset               spesific instrument as financial assets, financial
     keuangan, liabilitas keuangan dan instrumen                  liabilities and equity instrument with consideration
     ekuitas dengan mempertimbangkan bila definisi                when definition define by PSAK No. 109 fulfilled.
     yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan                Therefore, financial assets, financial liabilities and
     demikian, aset keuangan, liabilitas keuangan dan             equity instrument recognized as the Company
     instrumen ekuitas diakui sesuai dengan kebijakan             policy stated in Notes 2e.
     akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada
     Catatan 2e.




                                                          24
Page 168
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

4. KAS DAN SETARA KAS                                       4. CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                       31 Desember 2025/    31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025    December 31, 2024
                                              Rp                   Rp

   Kas - Rupiah                               13.654.762           24.635.423                           Cash - Rupiah
   Bank - Rupiah                                                                                        Bank - Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.       2.184.308.622        6.187.219.360       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
      PT Bank Permata Tbk.                   728.669.127        1.237.030.024               PT Bank Permata Tbk.
      PT Bank Central Asia Tbk.              428.796.404        1.118.784.747            PT Bank Central Asia Tbk.
      PT Bank KB Indonesia Tbk.               23.376.832            6.532.586           PT Bank KB Indonesia Tbk.
      PT Bank Danamon                                                                          PT Bank Danamon
         Indonesia Tbk.                        5.090.784                   -                     Indonesia Tbk.
   Jumlah                                  3.383.896.531        8.574.202.140                                     Total

   Penempatan bank dilakukan pada pihak ketiga dan             The placement of cash in bank carried on a third
   tidak digunakan sebagai jaminan. Bunga giro pada            parties and are not used as collaterals. Current
   tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar                   account interest on 2025 and 2024 are 0.25%-0.75%
   0,25%-0,75% dan 0,4%-5,7%.                                  and 0.4%-5.7%, respectively.

   Tidak terdapat kas dan setara kas kepada pihak              There are no cash and cash equivalents balance
   berelasi pada 31 Desember 2025 dan 2024.                    placed to a related party on December 31, 2025 and
                                                               2024.


5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA                          5. RESTRICTED CASH

                                       31 Desember 2025/    31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025    December 31, 2024
                                              Rp                   Rp

   PT Bank Permata Tbk.                    1.779.099.180        1.700.000.000                   PT Bank Permata Tbk.
   PT Bank KB Indonesia Tbk.                 500.000.000          500.000.000               PT Bank KB Indonesia Tbk.
   Jumlah                                  2.279.099.180        2.200.000.000                                     Total

   Kas yang dibatasi penggunaannya digunakan                   Restricted cash is used as collateral for cooperation in
   sebagai jaminan untuk kerjasama produksi Air                the production of Packaged Drinking Water (AMDK).
   Minum Dalam Kemasan (AMDK).




                                                       25
Page 169
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                             PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                            DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                           AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                              (Continued)

6. PIUTANG USAHA                                                6. ACCOUNTS RECEIVABLE

   a. Berdasarkan Pelanggan                                       a. Based on Customers

                                           31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                           December 31, 2025     December 31, 2024
                                                  Rp                    Rp

      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                Related party (Note 29)
          PT Asia Sejahtera Mina, Tbk           8.260.921.014                  -         PT Asia Sejahtera Mina, Tbk
          PT Sumber Kurnia Alam                   209.568.000                  -             PT Sumber Kurnia Alam
      Jumlah piutang pihak berelasi             8.470.489.014                  -           Total related party receivables

      Pihak ketiga                                                                                          Third parties
          PT Fastrata Buana                     4.298.279.153        4.543.737.825                 PT Fastrata Buana
          Lain-lain di bawah Rp 500 juta        1.031.135.481          404.737.565      Others bellow Rp 500 millions
      Sub jumlah                                5.329.414.634        4.948.475.390                               Sub total
      Cadangan kerugian penurunan nilai         (230.724.964)         (230.724.964)      Allowance for impairment losses
      Jumlah piutang pihak ketiga               5.098.689.670        4.717.750.426          Total third parties receivables
      Jumlah                                  13.569.178.684         4.717.750.426                                   Total

   b. Berdasarkan Umur Piutang                                    b. Based on Aging

                                           31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                           December 31, 2025     December 31, 2024
                                                  Rp                    Rp

      Rincian piutang usaha                                                                             Aging schedule of
       berdasarkan umur :                                                                                trade receivable:
      Belum jatuh tempo                       13.259.429.912         4.895.276.189                            Not due yet
      Lewat jatuh tempo                                                                                          Past due
          1-30 hari                              386.977.170            50.018.133                          1-30 days
          31-60 hari                             111.988.238             1.838.076                         31-60 days
          61-90 hari                              36.251.423               117.799                         61-90 days
          91-120 hari                                367.000             1.225.193                       91-120 days
          > 120 hari                               4.889.905                   -                           > 120 days
      Jumlah                                  13.799.903.648         4.948.475.390                                   Total
      Cadangan kerugian penurunan nilai         (230.724.964)         (230.724.964)      Allowance for impairment losses
      Piutang bersih                          13.569.178.684         4.717.750.426                  Net trade receivables

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                        Movements in the allowance for impairment losses
     sebagai berikut:                                                are as follows:

                                           31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                           December 31, 2025     December 31, 2024
                                                  Rp                    Rp

      Saldo awal                                 230.724.964           158.809.286    Balance at the beginning of the year
      Mutasi cadangan kerugian                                                                 Movement in allowance for
          penurunan nilai (Catatan 25)                   -              71.915.678       impairment losses (Note 25)
      Jumlah                                     230.724.964           230.724.964                                   Total




                                                         26
Page 170
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)

   Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang                Based on a review of the status of the individual
   masing-masing pelanggan pada akhir periode                  receivables at the end of the reporting period,
   pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa                     management believes that the allowance for
   penyisihan penurunan nilai telah memadai untuk              impairment losses is adequate to cover possible
   menutup kemungkinan kerugian atas tidak                     losses on uncollectible trade receivables.
   tertagihnya piutang usaha.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak                As of December 31, 2025 and 2024, there are no trade
   terdapat piutang usaha yang dijaminkan.                     receivables that are pledged as collateral.


7. PIUTANG LAIN-LAIN                                        7. OTHER RECEIVABLES

                                       31 Desember 2025/    31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025    December 31, 2024
                                              Rp                   Rp

    Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                 Related party (Note 29)
        PT Inasentra Unisatya              2.317.736.366          167.760.000                 PT Inasentra Unisatya
    Jumlah piutang pihak berelasi          2.317.736.366          167.760.000             Total related party receivables

    Pihak ketiga                                                                                          Third parties
        Koperasi Garudayaksa                                                                Koperasi Garudayaksa
          Nusantara                        2.951.740.991        2.951.740.991                         Nusantara
        PT Invicta Karya Niaga                       -          6.149.580.396               PT Invicta Karya Niaga
        PT Mitraguna Karsa Optima                    -            966.881.646           PT Mitraguna Karsa Optima
        PT Solindo Hutama Abadi                      -            845.239.307            PT Solindo Hutama Abadi
        Lain-lain                              7.548.000                  -                                 Others
    Sub jumlah                             2.959.288.991       10.913.442.340                                   Sub total
    Cadangan kerugian                                                                                     Allowance for
       penurunan nilai                      (543.557.430)        (349.784.044)                    impairment losses
    Jumlah piutang pihak ketiga            2.415.731.561       10.563.658.296              Total third parties receivables
    Jumlah piutang persih                  4.733.467.927       10.731.418.296                 Net trade other receivable

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai sebagai           Movements in the allowance for impairment losses are
   berikut:                                                   as follows:

                                       31 Desember 2025/    31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025    December 31, 2024
                                              Rp                   Rp

    Saldo awal                               349.784.044          289.902.003        Balance at the beginning of the year
    Mutasi cadangan kerugian                                                                  Movement in allowance for
        penurunan nilai (Catatan 25)         193.773.386           59.882.041           impairment losses (Note 25)
    Jumlah                                   543.557.430          349.784.044                                       Total

   Catatan 33 menjelaskan proses tuntutan                     Note 33 describe the Company’s claim/law suit against
   Perusahaan kepada Koperasi Garudayaksa                     Koperasi Garudayaksa Nusantara.
   Nusantara.




                                                       27
Page 171
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

8. PERSEDIAAN                                              8. INVENTORIES

                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     December 31, 2025      December 31, 2024
                                            Rp                     Rp

   Persediaan barang dagangan             6.066.547.591             421.687.519                               Inventories
   Persediaan barang produksi                                                                 Production goods inventory
       Bahan kemasan                      7.069.086.360           9.797.953.842                   Packaging material
       Bahan baku                           823.214.041           1.560.824.633                        Raw material
       Barang pembantu                                                                              Indirect material
         suku cadang                        657.121.240             818.044.165                        sparepart
   Barang jadi                            5.657.621.343           4.973.049.964                           Finished goods
   Sub jumlah                            20.273.590.575          17.571.560.123                                  Sub total
   Penurunan nilai persediaan            (4.497.443.895)         (6.318.523.730)        Decrease in values of inventories
   Jumlah                                15.776.146.680          11.253.036.393                                     Total

   Berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan                    Based on review of inventory at the end of the period,
   persediaan pada akhir periode, manajemen                     the Company’s management reserve allowance for
   Perusahaan    membentuk      penyisihan   untuk              impairment at December 31, 2025 and 2024
   penurunan nilai persediaan pada tanggal                      amounted Rp 4,497,443,895 and Rp 6,318,523,730,
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                      respectively.
   sebesar Rp 4.497.443.895 dan Rp 6.318.523.730.

                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     December 31, 2025      December 31, 2024
                                            Rp                     Rp

   Saldo awal                             6.318.523.730           5.643.523.730       Balance at the beginning of the year
   Penambahan penurunan nilai                                                                      Addition of inventories
       persediaan (Catatan 25)              486.004.077             675.000.000                 write-down (Note 25)
   Pemusnahan persediaan                 (2.307.083.912)                    -                       Inventory destruction
   Jumlah                                 4.497.443.895           6.318.523.730                                     Total

   Berdasarkan Berita Acara Pemusnahan Persediaan               Based on the Minutes of Inventory Desturction No.
   No. 538/WAPO.CS/XII/2025 tanggal 1 Desember                  538/WAPO.CS/XII/2025 dated December 1, 2025,
   2025, manajemen melakukan pemusnahan                         management destroyed inventory amounting to
   persediaan sebesar Rp 2.307.083.912.                         Rp 2,307,083,912.

   Pada 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat               As of December 31, 2025 and 2024, there are no
   persediaan yang dijadikan sebagai jaminan.                   inventories pledged as collateral.


9. UANG MUKA                                               9.   ADVANCE PAYMENTS

   Akun ini merupakan uang muka pembelian pada                  This account representation advance payment for
   31 Desember 2025 sebesar Rp 15.000.000.                      purchases at December 31, 2025 amounting to
                                                                Rp 15,000,000.




                                                      28
Page 172
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                              PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                             DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                            AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                               (Continued)

10. BEBAN DIBAYAR DIMUKA                                      10. PREPAID EXPENSE

                                      31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                      December 31, 2025       December 31, 2024
                                             Rp                      Rp

    Sewa                                   1.071.366.486            1.604.910.511                                 Rent
    Asuransi                                  25.362.367               21.029.929                            Insurance
    Lain-lain                                181.567.657              149.823.980                                Other
    Jumlah                                 1.278.296.510            1.775.764.420                                 Total



11. PROPERTI INVESTASI                                        11. INVESTMENT PROPERTIES

                             1 Januari 2025/          Penambahan/         31 Desember 2025/
                             January 1, 2025           Additions          December 31, 2025
                                   Rp                     Rp                     Rp

   Biaya Perolehan                                                                                    Acquisition Cost
   Tanah                        30.420.000.000                      -          30.420.000.000                     Land
   Bangunan                     21.258.600.000                      -          21.258.600.000                  Building
   Sub jumlah                   51.678.600.000                      -          51.678.600.000                 Sub total

   Akumulasi                                                                                            Accumulated
        Penyusutan                                                                                  Depreciation
   Bangunan                     13.988.364.448        1.062.930.000            15.051.294.448                  Building
   Sub jumlah                   13.988.364.448        1.062.930.000            15.051.294.448                Sub total
   Nilai buku                   37.690.235.552                                 36.627.305.552              Book Value

                             1 Januari 2024/          Penambahan/         31 Desember 2024/
                             January 1, 2024           Additions          December 31, 2024
                                   Rp                     Rp                     Rp

   Biaya Perolehan                                                                                    Acquisition Cost
   Tanah                        30.420.000.000                      -          30.420.000.000                     Land
   Bangunan                     21.258.600.000                      -          21.258.600.000                  Building
   Sub jumlah                   51.678.600.000                      -          51.678.600.000                 Sub total

   Akumulasi                                                                                            Accumulated
        Penyusutan                                                                                  Depreciation
   Bangunan                     12.925.434.448        1.062.930.000            13.988.364.448                  Building
   Sub jumlah                   12.925.434.448        1.062.930.000            13.988.364.448                Sub total
   Nilai buku                   38.753.165.552                                 37.690.235.552              Book Value

   Beban penyusutan pada 31 Desember 2025 dan                   The depreciation expense in December 31, 2025 and
   2024 dialokasikan ke beban umum dan administrasi             2024 is allocated to general and administration
   sebesar Rp 1.062.930.000 (Catatan 25).                       expenses in the amount of Rp 1,062,930,000
                                                                (Note 25).

   Pada 31 Desember 2025 dan 2024, properti                     As    of  December     31,   2025   and    2024
   investasi telah diasuransikan dengan nilai                   investment properties were insured coverage of
   pertanggungan sebesar Rp 52.927.545.000 pada                 Rp 52,927,545,000 to PT Lippo General Insurance
   PT Lippo General Insurance Tbk.                              Tbk.

   Manajemen        berpendapat   bahwa   nilai                 Management believes that the sum insured is
   pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                  sufficient to cover possible losses arising from suck
   kerugian atas resiko tersebut.                               risk.



                                                         29
Page 173
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                   PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                  DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                 AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                    (Continued)

12. ASET TETAP                                                    12. FIXED ASSETS

                                                              2025
                         1 Januari 2025/      Penambahan /           Pengurangan /       31 Desember 2025/
                         January 1, 2025        Additions             Deductions         December 31, 2025
                               Rp                  Rp                     Rp                    Rp

   Biaya Perolehan:                                                                                              Acquisition cost:
     Tanah                    2.606.115.063                   -           436.623.383          2.169.491.680               Land
     Bangunan                   889.534.937                   -           313.376.616            576.158.321             Building
     Mesin dan                                                                                                      Machine and
        peralatan            24.107.543.330                  -                      -         24.107.543.330       equipment
     Kendaraan                  937.773.391         25.819.820            131.526.364            832.066.847             Vehicle
     Inventaris kantor          301.120.000                  -                      -            301.120.000   Office equipment
     Hak atas tanah               5.250.000                  -                      -              5.250.000           Land right
     Sub jumlah             28.847.336.721          25.819.820            881.526.363        27.991.630.178           Sub total

   Akumulasi                                                                                                         Accumulated
     penyusutan:                                                                                                   depreciation:
     Bangunan                   889.534.937                   -           313.376.616            576.158.321             Building
     Mesin dan                                                                                                      Machine and
        peralatan            19.465.989.706       749.545.125                       -         20.215.534.831       equipment
     Kendaraan                  822.185.318        18.502.379             117.068.381            723.619.316             Vehicle
     Inventaris kantor          301.120.000                 -                       -            301.120.000   Office equipment
     Hak atas tanah               5.250.000                 -                       -              5.250.000           Land right
     Sub jumlah              21.484.079.961        768.047.504             430.444.997        21.821.682.468          Sub total
   Nilai Buku                 7.363.256.760                                                    6.169.947.710       Net book value

                                                              2024
                         1 Januari 2024/      Penambahan /           Pengurangan /       31 Desember 2024/
                         January 1, 2024        Additions             Deductions         December 31, 2024
                               Rp                  Rp                     Rp                    Rp

   Biaya Perolehan:                                                                                              Acquisition cost:
     Tanah                    2.606.115.063                   -                      -         2.606.115.063               Land
     Bangunan                   889.534.937                   -                      -           889.534.937             Building
     Mesin dan                                                                                                      Machine and
        peralatan            21.784.212.630      2.323.330.700                       -        24.107.543.330       equipment
     Kendaraan                  928.773.391          9.000.000                       -           937.773.391             Vehicle
     Inventaris kantor          301.120.000                  -                       -           301.120.000   Office equipment
     Hak atas tanah               5.250.000                  -                       -             5.250.000           Land right
     Sub jumlah             26.515.006.021       2.332.330.700                       -       28.847.336.721           Sub total

   Akumulasi                                                                                                         Accumulated
     penyusutan:                                                                                                   depreciation:
     Bangunan                   889.534.937                   -                      -           889.534.937             Building
     Mesin dan                                                                                                      Machine and
        peralatan            18.900.954.029       565.035.677                        -        19.465.989.706       equipment
     Kendaraan                  803.533.644        18.651.674                        -           822.185.318             Vehicle
     Inventaris kantor          301.120.000                 -                        -           301.120.000   Office equipment
     Hak atas tanah               5.250.000                 -                        -             5.250.000           Land right
     Sub jumlah              20.900.392.610        583.687.351                       -        21.484.079.961          Sub total
   Nilai Buku                 5.614.613.411                                                    7.363.256.760       Net book value




                                                             30
Page 174
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                             PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                            DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                           AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                              (Continued)

   Alokasi beban penyusutan pada laporan laba rugi               Allocation of depreciation in the statements of profit
   dan      penghasilan komprehensif   lain    per               loss and other comprehensive income in
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                      December 31, 2025 and 2024 are as follows:
   berikut:

                                        31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                        December 31, 2025      December 31, 2024
                                               Rp                     Rp

    Beban umum dan administrasi                                                       General and administration expense
       (Catatan 25)                            768.047.504           583.687.351                           (Note 25)
    Jumlah                                     768.047.504           583.687.351                                    Total

   Berdasarkan evaluasi mengenai nilai aset tetap                Based on       evaluation value of fixed assets at
   pada 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen                     December 31, 2025 and 2024, management believe
   berpendapat bahwa tidak terdapat perubahan                    there is no changes that indication impairment of fixed
   keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan                 assets.
   nilai aset tetap.

   Pada 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap                    As of December 31, 2025 and 2024, fixed asset of
   berupa mesin dan kendaraan telah diasuransikan                vehicle and machine were insured coverage of
   dengan nilai pertanggungan masing-masing                      Rp     2,860,000,000 and   Rp    2,966,045,000,
   sebesar Rp 2.860.000.000 dan Rp 2.966.045.000.                respectively.

   Pada 31 Desember 2025, terdapat penjualan aset                As December 31, 2025, there was sale of fixed assets
   tetap dengan rincian sebagai berikut:                         with the following details:

                                        31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                        December 31, 2025      December 31, 2024
                                               Rp                     Rp

   Harga perolehan                              881.526.363                   -                        Acquisition cost
   Akumulasi penyusutan                        (430.444.997)                  -                Accumulated depreciation
   Nilai buku                                   451.081.366                   -                         Net book values
   Penerimaan dari penjualan aset            (1.777.000.000)                  -         Proceeds from the sale of assets
   Keuntungan penjualan                                                                                  Gain on sale of
      aset tetap (Catatan 26)                (1.325.918.633)                  -                 fixed asset (Note 26)

   Manajemen        berpendapat   bahwa   nilai                  Management believes that the sum insured is
   pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                   sufficient to cover possible losses arising from suck
   kerugian atas resiko tersebut.                                risk.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                 As of December 31, 2025 and 2024 there are no fixed
   terdapat aset tetap yang dijadikan sebagai jaminan.           assets pledged as collateral.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset                  As at 31 December 2025 and 2024, fixed assets in the
   tetap berupa kendaraan telah diasuransikan dengan             form of vehicles are insured with a total coverage
   nilai pertanggungan sebesar Rp 85.000.000 pada                amounting to Rp 85,000,000 under an insurance
   PT Asuransi Multi Artha Dana Tbk.                             policy with PT Asuransi Multi Artha Dana Tbk.




                                                          31
Page 175
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                           (Continued)

13. ASET HAK GUNA                                                      13. RIGHT-OF-USE ASSETS

                                                                   2025
                            1 Januari 2025/        Penambahan /             Pengurangan /        31 Desember 2025/
                            January 1, 2025          Additions               Deductions          December 31, 2025
                                  Rp                    Rp                       Rp                     Rp

   Biaya Perolehan:                                                                                                        Acquisition cost:
     Bangunan                      341.868.002         175.000.000                          -            516.868.002             Building
     Sub jumlah                    341.868.002         175.000.000                          -            516.868.002            Sub total

   Akumulasi                                                                                                                  Accumulated
     penyusutan:                                                                                                            depreciation:
     Bangunan                      201.698.695         154.067.701                          -            355.766.396             Building
     Sub jumlah                    201.698.695         154.067.701                          -            355.766.396            Sub total
   Nilai Buku                      140.169.307                                                           161.101.606         Net book value

                                                                   2024
                            1 Januari 2024/        Penambahan /             Pengurangan /        31 Desember 2024/
                            January 1, 2024          Additions               Deductions          December 31, 2024
                                  Rp                    Rp                       Rp                     Rp

   Biaya Perolehan:                                                                                                        Acquisition cost:
     Bangunan                      230.438.182         111.429.820                          -            341.868.002             Building
     Sub jumlah                    230.438.182         111.429.820                          -            341.868.002            Sub total

   Akumulasi                                                                                                                  Accumulated
     penyusutan:                                                                                                            depreciation:
     Bangunan                       72.404.798         129.293.897                          -            201.698.695             Building
     Sub jumlah                     72.404.798         129.293.897                          -            201.698.695            Sub total
   Nilai Buku                      158.033.384                                                           140.169.307         Net book value

   Beban penyusutan pada 31 Desember 2025 dan                               The depreciation expense in December 31, 2025 and
   2024 dialokasikan ke beban umum dan administrasi                         2024 is allocated to general and administration
   masing-masing sebesar Rp 154.067.701 dan                                 expenses amounting to Rp 154,067,701 and
   Rp 129.293.897 (Catatan 25).                                             Rp 129,293,897, respectively (Note 25).


14. ASET LAIN-LAIN                                                     14. OTHER ASSETS

   Aset lain-lain merupakan uang jaminan sewa                               Other assets representation guarantee of rental
   penempatan vending machine dan sewa gedung                               space for vending machine and office rent at
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                   December 31, 2025 and 2024 was Rp 121,310,000
   masing-masing sebesar Rp 121.310.000 dan                                 and Rp 69,310,000, respectively.
   Rp 69.310.000.


15. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA                                         15. TRADE ACCOUNT PAYABLE – THIRD PARTIES

                                              31 Desember 2025/           31 Desember 2024/
                                              December 31, 2025           December 31, 2024
                                                     Rp                          Rp

   PT Fastrata Buana                             18.321.729.245                7.552.768.815                          PT Fastrata Buana
   CV. Tirta Astro                                1.071.699.812                2.165.158.233                             CV. Tirta Astro
   Lain-lain dibawah Rp 1 miliar                  3.319.598.326                3.770.950.224                    Others below Rp 1 billion
   Jumlah                                        22.713.027.383               13.488.877.272                                         Total




                                                                  32
Page 176
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

   Rincian utang usaha berdasarkan umur:                       Aging schedule of trade account payable are as
                                                               follows:

                                      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                      December 31, 2025      December 31, 2024
                                             Rp                     Rp

   Belum jatuh tempo                        6.696.250.132         8.818.083.696                            Not yet due
   Telah jatuh tempo                                                                                          Past due
       1 - 30 hari                            373.743.775         1.388.830.443                        1 - 30 days
       31 - 60 hari                           500.190.889           616.778.176                       31 - 60 days
       61 - 90 hari                           961.416.673         1.014.826.362                       61 - 90 days
       91 - 120 hari                        1.229.273.388            66.616.262                      91 - 120 days
       > 120 hari                          12.952.152.526         1.583.742.333                        > 120 days
   Jumlah                                  22.713.027.383       13.488.877.272                                   Total



16. UTANG LAIN-LAIN                                         16. OTHER ACCOUNT PAYABLE

   Akun ini merupakan utang lain-lain pada tanggal             This account represents other account payable at
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                     December 31, 2025 and 2024 amounting to
   sebesar Rp 5.328.110 dan Rp 2.658.462.                      Rp 5,328,110 and Rp 2,658,462, respectively.


17. UANG MUKA PENJUALAN                                     17. SALES ADVANCES

   Akun ini merupakan uang muka penjualan                      This account represents sales advances at
   pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar                       December 31, 2025 amounting to Rp 5,563,200,000.
   Rp 5.563.200.000.


18. LIABILITAS SEWA                                         18. LEASE LIABILITIES

   Berikut adalah pembayaran sewa minimum masa                 The following are the future minimum lease payments
   yang akan datang (future minimum lease payment)             based on the lease agreement between the Company
   berdasarkan perjanjian sewa antara Perusahaan               and PT Japfa Indoland:
   dan PT Japfa Indoland:

                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     December 31, 2025      December 31, 2024
                                            Rp                     Rp

   Pembayaran yang jatuh tempo                                                                           Payment due
      pada tahun:                                                                                             in:
      2025                                           -             32.336.453                               2025
      2026                                    32.336.453           62.668.367                               2026
   Jumlah                                     32.336.453           95.004.820                                    Total



19. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                19. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION

   Perusahaan     menghitung    dan   membukukan               The Company calculated and recorded employee
   penyisihan untuk hak karyawan sesuai dengan                 benefit obligation based on the Labor Law of the
   Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta               Republic of Indonesia No. 11 year 2020 concerning
   Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun                 Job Creation and Government Regulation No. 35 year
   2021. Berdasarkan Undang-Undang tersebut                    2021. Based on this law the Company is obliged to pay
   Perusahaan diharuskan untuk membayar uang                   severance, gratituty and compensation pay to
   pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang             employees if the requirements specified in the law are
   pengganti    hak   kepada karyawan       apabila            fulfilled. There is no funding set aside by the Company
   persyaratan yang ditentukan pada undang-undang              in regarding of the estimated liability. The main

                                                       33
Page 177
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                              PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                             DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                            AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                               (Continued)

   tersebut terpenuhi. Tidak terdapat pendanaan yang             assumptions used to calculate the estimated costs and
   disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan                  liabilities are as follows:
   estimasi liabilitas tersebut. Asumsi utama yang
   digunakan untuk menghitung estimasi biaya dan
   liabilitas tersebut adalah sebagai berikut:

                                         31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025     December 31, 2024

   Jumlah karyawan                              11                     9                                   Total employee
   Tingkat moralita                         TM-IV 2019            TM-IV 2019                                  Morality rate
   Usia pensiun normal                       55 tahun              55 tahun                        Normal retirement age
   Tingkat cacat                                5%                    5%                                     Disabled rate
   Tingkat kenaikan upah/gaji                 7,00%                 7,00%             Wages or salaries increasement rate
   Tingkat diskonto                           6,12%                 7,09%                                    Discount rate
   Tingkat pengunduran diri                 4% menurun            4% menurun                              Resignation rate

   Pada tahun 2025 dan 2024, nilai kewajiban manfaat             On 2025 and 2024, the employee benefit liabilities is
   karyawan dihitung oleh aktuaris independen, KKA               calculated by independent actuary, KKA V.
   V. Agus Basuki.                                               Agus Basuki.

   Beban imbalan pasca kerja kerja yang diakui di laba           Amounts recognized in comprehensive income
   rugi komprehensif sebagai berikut:                            respect of the defined benefits plan are as follows:

                                         31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025     December 31, 2024
                                                Rp                    Rp

   Biaya jasa kini                               99.004.971           64.080.618                       Current service cost
   Biaya bunga                                   54.135.697           48.383.255                          Interest expense
   Jumlah                                       153.140.668          112.463.873                                      Total

   Liabilitas imbalan pasca kerja sebagai berikut:               Employee benefits obligations are as follows:

                                         31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025     December 31, 2024
                                                Rp                    Rp

   Nilai kini kewajiban                                                                                   Present value of
        imbalan pasti                           773.273.132          745.252.363          the defined benefit obligation
   Beban tahun berjalan (Catatan 25)            153.140.668          112.463.873       Employee benefit expense (Note 25)
   Penghasilan komprehensif lain                155.422.306          (84.443.104)            Other comprehensive income
   Jumlah                                     1.081.836.106          773.273.132                                      Total

                                         31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025     December 31, 2024
                                                Rp                    Rp

   Dampak penyesuaian pengalaman                155.422.306          (84.443.104)        Effect of adjustment in experience
   Jumlah                                       155.422.306          (84.443.104)                                     Total




                                                          34
Page 178
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                       PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                      DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                     AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                        (Continued)

                                               31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                               December 31, 2025      December 31, 2024
                                                      Rp                     Rp

   Beban / (Penghasilan)                                                                                Expense / (Income) of other
   Komprehensif lain awal tahun                     (1.416.939.330)        (1.332.496.226)           Comprehensive at beginning year
   Tahun berjalan                                      155.422.306            (84.443.104)                Expense of current period
   Jumlah                                           (1.261.517.024)        (1.416.939.330)                                        Total

   Perubahan satu poin presentasi asumsi tingkat gaji                     Change one point presentation of assumption salary
   akan memiliki efek sebagai berikut:                                    rate will be effect are as follows:

                                                    Kenaikan/             Penurunan/
                                                    Increase              Decrease

   Pengaruh kewajiban imbalan kerja                  1.137.217.418          1.029.221.462          Change employee benefit obligation
   Persentase                                                5,12%                 -4,86%                               Percentage

   Informasi historis mengenai nilai kini kewajiban                       Historical information about the present value of the
   imbalan pasti, defisit pada program dan                                defined benefit obligation, the deficit in the program
   penyesuaian yang timbul pada liabilitas program                        and the adjustments arising on the program liabilities
   adalah sebagai berikut:                                                are as follows:

                                               31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                               December 31, 2025      December 31, 2024
                                                      Rp                     Rp

   Nilai kini atas kewajiban imbalan pasti             773.273.132           745.252.363         Present value of the benefit obligation
   Penyesuaian nilai kini kewajiban                                                                       Adjustment present value of
        imbalan pasti                                  155.422.306            (84.443.104)            the define benefit obligation
   Presentase penyesuaian                                      20%                   -11%                      Adjustment percentage


20. MODAL SAHAM                                                       20. CAPITAL STOCK

                                                  31 Desember 2025 / 31 Desember 2024
                                                 December 31, 2025 / December 31, 2024
                                        Jumlah saham/       Kepemilikan/        Modal disetor/
                                       Number of Shares      Ownership            Paid capital

   Nama pemegang saham                                                                                            Name of shareholders
    PT Hijau Sari                             447.562.500        36,07%          44.756.250.000                           PT Hijau Sari
    PT Mitra Niaga Sakti                      402.562.500        32,44%          40.256.250.000                    PT Mitra Niaga Sakti
    PT Surya Pelangi Mandiri                  100.000.000        8,06%           10.000.000.000                PT Surya Pelangi Mandiri
    Masyarakat masing-masing                                                                                            Public for each
      dibawah 5%                              290.798.111        23,43%          29.079.811.100                           below 5%
   Jumlah                                    1.240.923.111        100%          124.092.311.100                                    Total




                                                                 35
Page 179
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

   Berdasarkan akta no. 43 tanggal 12 November                  Based on notarial deed no. 43 dated November 12,
   2019, dari Stephanie Wilamarta, SH, notaris di               2019, from Stephanie Wilamarta, SH, notary in
   Jakarta, telah dilakukan peningkatan modal disetor           Jakarta, already done share capital increase through
   dengan dilaksanakan Penawaran Umum Terbatas                  First Limited Public Offering (PUT I) with Pre-Emptive
   Pertama (PUT I) dengan Hak Memesan Efek                      Rights Issuance by PT Hijau Sari amounted
   Terlebih Dahulu (HMETD) disetor oleh PT Hijau Sari           447,562,500 (Four hundred forty seven million and five
   sebanyak 447.562.500 (empat ratus empat puluh                hundred sixty two thousand and five hundred rupiah)
   tujuh juta lima ratus enam puluh dua ribu lima ratus)        share with value Rp 100 (one hundred rupiah),
   lembar saham dengan harga sebesar Rp 100                     PT Mitra Niaga Sari amounting to 402,562,500 (four
   (seratus rupiah), PT Mitra Niaga Sakti sebanyak              hundred two million and five hundred sixty two
   402.562.500 (empat ratus dua juta lima ratus enam            thousand and five hundred) share with value Rp 100
   puluh dua ribu lima ratus) lembar saham dengan               (one hundred rupiah) and public amounting to
   harga sebesar Rp 100 (seratus rupiah), dan                   290,798,111 (two hundred ninety million and seven
   Masyarakat sebanyak 290.798.111 (dua ratus                   hundred ninety eight thousand and one hundred
   sembilan puluh juta tujuh ratus sembilan puluh               eleven) share with value Rp 100 (one hundred rupiah).
   delapan ribu seratus sebelas) lembar saham
   dengan harga sebesar Rp 100 (seratus rupiah).

   Berdasarkan akta no. 4 tanggal 6 April 2011, dari            Based on notarial deed no. 4 dated April 6, 2011, from
   Afriwandi, SH, Mkn, notaris di Tangerang, telah              Afriwandi, SH, Mkn, notary in Tangerang, already
   dilakukan jual beli saham milik PT Lombok Mandiri            done sales and purchase share own by PT Lombok
   Investama sebanyak 100.000.000 (seratus juta)                Mandiri Investama amounted to 100,000,000 (one
   lembar saham dengan harga sebesar Rp 37,5 (tiga              hundred million) shares with value Rp 37,5 (thirty
   puluh tujuh koma lima rupiah) kepada PT Hijau Sari.          seven point five rupiah) to PT Hijau Sari.

   Berdasarkan akta no 100 tanggal 8 April 2011, dari           Based on notarial deed no. 100 dated April 8, 2011,
   H. Feby Rubein Hidayat, SH, notaris di Tangerang,            from H. Feby Rubein Hidayat, SH, notary in Jakarta,
   telah dilakukan jual beli saham milik PT Lombok              already done sales and purchase shares own by
   Mandiri Investama sebanyak 55.000.000 (lima puluh            PT Lombok Mandiri Investama amounting to
   lima juta) lembar saham dengan harga sebesar                 55,000,000 (fifty five million) shares with value
   Rp 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima rupiah) kepada           amounting to Rp 37.5 (thirty seven point five rupiah) to
   PT Pesona Bangun Mandiri.                                    PT Pesona Bangun Mandiri.

   Berdasarkan akta no. 3 tanggal 8 April 2011, dari            Based on notarial deed no. 3 dated April 8, 2011, from
   Afriwandi, SH, Mkn, notaris di Tangerang, telah              Afriwandi, SH, Mkn, notary in Tangerang, already
   dilakukan jual beli saham milik PT Lombok Mandiri            done sales and purchase share own by PT Lombok
   Investama sebanyak 108.800.000 (seratus delapan              Mandiri Investama amounting to 108,800,000 (one
   juta delapan ratus ribu) lembar saham dengan harga           hundred and eight million eight hundred thousand)
   sebesar Rp 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima rupiah)          shares with value amouting to Rp 37.5 (thirty seven
   kepada PT Surya Pelangi Mandiri.                             point five rupiah) to PT Surya Pelangi Mandiri.

   Berdasarkan akta no. 101 tanggal 8 April 2011, dari          Based on notarial deed no. 101 dated April 8, 2011,
   H. Feby Rubein Hidayat, SH, notaris di Jakarta,              from H. Feby Rubein Hidayat, SH, notary in Jakarta,
   telah dilakukan jual beli saham milik PT Lombok              already done sales and purchase share own by
   Mandiri Investama sebanyak 55.000.000 (lima puluh            PT Lombok Mandiri Investama amounting to
   lima juta) lembar saham dengan harga sebesar                 55,000,000 (fifty five million) shares with value
   Rp 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima rupiah) kepada           amounting to Rp 37.5 (thirty seven point five rupiah) to
   PT Mitra Niaga Sakti.                                        PT Mitra Niaga Sakti.




                                                           36
Page 180
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

21. TAMBAHAN MODAL DISETOR                                   21. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL

                                       31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025      December 31, 2024
                                              Rp                     Rp

   Agio saham - penawaran umum                                                                  Additional paid in capital-
       perdana                              4.379.310.345         4.379.310.345                         initial offering
   Penerbitan waran                        10.620.689.655        10.620.689.655                            Issued warrant
   Biaya emisi efek ekuitas                (2.545.594.385)       (2.545.594.385)         Cost of issuing equity securities
   Selisih pengampunan pajak                  100.000.000           100.000.000                   Difference tax amnesty
   Jumlah                                  12.554.405.615        12.554.405.615                                      Total

   Perusahaan      telah    mencatatkan     sejumlah            The Company already recorded 200,000,000 shares
   200.000.000 sahamnya di Bursa Efek Indonesia d/h             in the Indonesia Stock Exchange d/h Jakarta Stock
   Bursa Efek Jakarta pada tahun 2001, disertai                 Exchange in 2001, accompanied with issuance of
   penerbitan 50.000.000 lembar Waran Seri I, yang              50.000,000 shares warrant Series I, which is separate
   merupakan waran pisah, yang memberikan hak                   warant, giving to the shareholder the right to buy 1 new
   kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru                share with a nominal value Rp 100 per share with
   dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan                 excercise price Rp 175 per share. The Warant have a
   harga pelaksanaan sebesar Rp 175 per saham.                  term of implementation for 3 years and implemented
   Waran tersebut memiliki jangka waktu pelaksanaan             since December 21, 2001 until June 21, 2004. At
   selama 3 tahun dan dapat dilaksanakan (exercised)            June 22, 2001, the Company's shares and warrant
   mulai tanggal 21.Desember 2001 sampai dengan                 began to be traded. As of the date of implementation
   21 Juni 2004. Pada tanggal 22 Juni 2001, saham               of June 21, 2004, there is no warrant have been
   dan waran Perusahaan mulai diperdagangkan.                   converted into shares.
   Sampai dengan tanggal batas waktu pelaksanaan
   (exercise) tanggal 21 Juni 2004, tidak ada waran
   yang telah dikonversi menjadi saham.


22. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                            22. OTHER COMPREHENSIVE INCOME

                                       31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                       December 31, 2025      December 31, 2024
                                              Rp                     Rp

   Dalam Rupiah                                                                                               In Rupiah
   Saldo awal                               1.062.739.967           996.874.346                       Beginning balance
   Penyesuaian atas penerapan                                                              Adjustment of implementation
       PSAK No. 219                          (155.422.306)           84.443.104                      PSAK No. 219
   Pajak terkait                               34.192.907           (18.577.483)                            Related Tax
   Saldo akhir                                941.510.568         1.062.739.967                           Ending balance


23. PENJUALAN BERSIH                                         23. NET SALES

                                             2025                   2024
                                              Rp                     Rp

   Penjualan produk agribisnis         1.383.284.626.334      2.078.721.894.224                Agricultural product sales
   Penjualan air minum                    52.774.660.145         43.608.350.249                   Drinking water product
   Jumlah                              1.436.059.286.479      2.122.330.244.473                                      Total




                                                        37
Page 181
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                              PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                             DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                            AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                               (Continued)

   Penjualan yang melebihi nilai 10% adalah sebagai              Sales more than 10% of total sales are as follows:
   berikut:

                                            2025                      2024
                                             Rp                        Rp

   Pihak ketiga                                                                                              Third party
       PT Santos Jaya Abadi            1.309.569.867.452        1.796.235.194.645              PT Santos Jaya Abadi
   Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                   Related party (Note 29)
       PT Sumber Kurnia Alam                          -          154.075.101.611             PT Sumber Kurnia Alam
   Jumlah                              1.309.569.867.452        1.950.310.296.256                                  Total



24. BEBAN POKOK PENJUALAN                                      24. COST OF GOODS SOLD

                                             2025                      2024
                                              Rp                        Rp

   Persediaan barang dagangan                                                                                Inventories
       Persediaan awal                       421.687.519               170.650.756                Beginning balance
       Pembeliaan                      1.422.143.756.036         2.097.668.606.539                        Purchase
       Persediaan akhir                   (6.066.547.591)             (421.687.519)                 Ending balance
   Beban pokok penjualan                                                                             Cost of goods sold
      barang dagangan                  1.416.498.895.964         2.097.417.569.776                       inventories
   Persediaan barang jadi                                                                                Finished goods
       Persediaan awal                     4.973.049.964             5.237.001.648                Beginning balance
       Persediaan akhir                   (5.657.621.343)           (4.973.049.964)                 Ending balance
   Beban pokok penjualan                                                                             Cost of goods sold
      barang jadi                           (684.571.379)             263.951.684                     finished goods
   Jumlah beban pokok penjualan        1.415.814.324.585         2.097.681.521.460                    Cost of goods sold

   Pembelian yang melebihi nilai 10% adalah sebagai               Purchases more than 10% of total purchases are as
   berikut:                                                       follows:

                                            2025                      2024
                                             Rp                        Rp

   Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                   Related party (Note 29)
       PT Sumber Kurnia Alam           1.303.401.545.803        1.905.210.692.785            PT Sumber Kurnia Alam
   Jumlah                              1.303.401.545.803        1.905.210.692.785                                  Total




                                                          38
Page 182
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                         PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                        DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)

25. BEBAN USAHA                                            25. OPERATING EXPENSE

                                            2025                 2024
                                             Rp                   Rp

   Beban penjualan:                                                                                  Selling expense:
   Beban royalti                           922.125.000                  -                            Royalty expense
   Beban pengepakan/kemasan                130.211.450           55.950.200                        Packaging expense
   Jumlah beban penjualan                 1.052.336.450          55.950.200                      Total selling expense

   Beban umum dan                                                                        General and administration
     administrasi:                                                                                          expense:
   Beban klaim EDC sunkist                6.947.764.861        4.162.486.204            Claim EDC sunkist expenses
   Beban iklan                            6.294.537.788        4.367.154.378                       Advertising expense
   Beban Ekspedisi                        6.124.549.772        5.057.520.878                     Expedition expenses
   Beban sewa                             4.311.621.318        2.883.195.919                            Rental expense
   Beban AMDK                             2.265.311.813          749.450.501                            AMDK expense
   Penyusutan (Catatan 11 dan 12)         1.830.977.504        1.646.617.351           Depreciation (Note 11 and 12)
   Gaji dan kesejahteraan karyawan        1.713.192.670        1.446.385.442            Salary and employee welfare
   Beban sunkist                          1.191.480.092          449.532.148                           Sunkist expense
   Cadangan kerugian penurunan                                                              Allowance for impairment
       nilai persediaan (Catatan 8)        486.004.077          675.000.000           loss in inventories (Note 8)
   Beban claim diskon MT/MM                440.183.882                  -            MT/MM discount claim expense
   Cadangan kerugian penurunan                                                      Allowance for impairment loss in
       nilai piutang (Catatan 6 dan 7)     193.773.386           131.797.719    account receivable (Note 6 dan 7)
   Beban pajak                             190.024.433         1.080.668.647                               Tax expense
   Beban tunjangan kesehatan               188.757.220            84.246.348                      Health care expense
   Beban claim diskon GT/TM                184.612.831                   -           GT/TM discount claim expense
   Beban registrasi saham                  175.904.922           137.146.352                          Share registration
   Beban sampling                          155.757.393                   -                           Sampling expense
   Penyusutan aset                                                                                        Depreciation
       hak guna (Catatan 13)               154.067.701          129.293.897                 right-of-use (Note 13)
   Beban Imbalan pasca                                                                               Employee benefit
       kerja (Catatan 19)                  153.140.668          112.463.873                    obligation (Note 18)
   Beban transportasi dan                                                                           Transportation and
       perjalanan dinas                    140.568.635          100.846.056                     business traveling
   Beban konsultan                         119.000.000          110.272.522                            Professional fee
   Beban branding                           75.191.414                  -                            Branding expense
   Beban asuransi                           63.585.984           46.548.064                         Insurance expense
   Beban alat tulis kantor                  41.159.064           21.754.344                             Office expense
   Beban poles/selep beras                  21.276.225                  -                      Rice polishing expense
   Resi gudang                              19.500.000           45.525.000                         Warehouse receipt
   Beban pelatihan                           4.285.000                  -                             Training expense
   Beban lain-lain                         796.028.105          635.722.574                              Other expense
   Jumlah beban umum                                                                               Total general and
      dan administrasi                   34.282.256.758       24.073.628.217              administration expense
   Jumlah beban usaha                    35.334.593.208       24.129.578.417                 Total operating expense




                                                      39
Page 183
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

26. PENDAPATAN LAIN-LAIN – BERSIH                             26. OTHER INCOME – NET

                                              2025                   2024
                                               Rp                     Rp

   Pendapatan lain-lain - bersih                                                                   Others income - net
   Sewa                                     1.882.500.000          1.474.550.000                                 Rental
   Keuntungan penjualan                                                                                Gain on sale of
       aset tetap (Catatan 12)              1.325.918.633                    -               fixed asset (Note 12)
   Keuntungan penjualan aset lain-lain                -            2.295.154.351            Gain on sale of other asset
   Karung goni                                        -              528.256.000                                  Sack
   Lain-lain                                  780.266.880            636.560.279                                Others
   Jumlah pendapatan                                                                               Total others income
      lain-lain - bersih                    3.988.685.513          4.934.520.630                               - net

   Beban keuangan - bersih                                                                    Financial expenses - net
   Pendapatan bunga                           253.947.198            192.832.026              Current account services
   Administrasi bank                          (50.356.332)           (48.624.555)                   Bank administration
   Pajak jasa giro                            (24.420.643)           (20.774.113)          Current account services tax
   Beban gain loss                             (9.293.480)           (11.860.672)                    Gain loss expense
   Beban lain-lain                           (877.827.129)          (732.351.776)                       Other expense
   Jumlah beban                                                                                        Total financial
      keuangan - bersih                      (707.950.386)          (620.779.090)                    expense - net
   Jumlah pendapatan                                                                                       Total other
      lain-lain - bersih                    3.280.735.127          4.313.741.540                      income - net


27. PERPAJAKAN                                                27. TAXATION

   a. Pajak dibayar dimuka                                       a. Prepaid taxes

                                         31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025      December 31, 2024
                                                Rp                     Rp

      Pajak penghasilan pasal 28A             3.493.169.316                   -                  Income tax article 28A
      Pajak pertambahan nilai                   304.098.796           330.122.140                     Value added tax
      Deposit                                    28.538.193                   -                                 Deposit
      Jumlah                                  3.825.806.305           330.122.140                                 Total


   b. Utang pajak                                                b. Tax payable

                                         31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                         December 31, 2025     December 31, 2024
                                                Rp                    Rp

      Pajak penghasilan pasal 22               194.156.225            83.930.811                  Income tax article 22
      Pajak penghasilan pasal 23                12.543.356            72.073.087                  Income tax article 23
      Pajak penghasilan pasal 4 (2)              4.130.670            15.705.709                Income tax article 4 (2)
      Pajak penghasilan pasal 21                 2.510.731             4.150.133                  Income tax article 21
      Pajak penghasilan pasal 15                   576.000                   -                    Income tax article 15
      Pajak penghasilan pasal 29                       -              12.830.145                  Income tax article 29
      Pajak penghasilan pasal 25                       -               1.531.719                  Income tax article 25
      Jumlah                                   213.916.982           190.221.604                                  Total




                                                        40
Page 184
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

   c. Beban pajak                                                  c. Income tax expenses

                                        31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                        December 31, 2025      December 31, 2024
                                               Rp                     Rp

      Pajak tangguhan                         192.120.676               222.442.189                          Deffered tax
      Beban pajak - kini                              -              (4.336.399.100)               Current - tax expense
      Jumlah                                  192.120.676            (4.113.956.911)                                  Total

     Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak                    Reconciliation between income before tax, as
     penghasilan, seperti dinyatakan pada laporan                    stated in statement of profit loss and other
     laba rugi dan komprehensif lain dan taksiran                    comprehensive income and the Company’s
     penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun                   estimated taxable income as of December 31, 2025
     yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024                    and 2024 are as follows:
     adalah sebagai berikut:

                                               2025                     2024
                                                Rp                       Rp

      Laba (rugi) sebelum pajak             (11.808.896.187)           4.832.886.136             Gain (loss) before tax
      Beda temporer                                                                              Temporary difference
      Cadangan kerugian penurunan                                                         Allowance of impairment loss
           nilai persediaan                    486.004.077               675.000.000                      inventory
      Aset hak guna                             40.357.667                91.839.268                Right-of-use assets
      Cadangan imbalan pasca                                                                  Post-employment benefits
              kerja                            153.140.669               112.463.873                           obligation
      Cadangan kerugian penurunan                                                         Allowance of impairment loss
           nilai piutang lain-lain             193.773.386                59.882.041               other receivable
      Cadangan kerugian penurunan                                                         Allowance of impairment loss
           nilai piutang                                -                 71.915.678            account receivable
      Jumlah                                   873.275.799             1.011.100.860                               Total
                                                               \
      Beda tetap                                                                                 Permanent difference
      Beban promosi                          6.293.704.452             4.367.154.378               Promotion expenses
      Beban operasional                      1.183.272.045                                       Operational expenses
      Beban penyusutan gedung                                                                 Accumulated building and
           dan kendaraan                       975.978.834               499.345.099             vehicle expenses
      Beban penghapusan persediaan             227.939.063                              Inventory destruction expenses
      Beban pajak                              182.887.915             1.080.668.647                      Tax expenses
      Kegiatan perusahaan                       43.124.000                42.214.559               Company expenses
      Pajak jasa giro                           24.420.643                20.774.113                Interest income tax
      Pendapatan jasa giro                             -                 (89.051.622)                   Interest income
      Pendapatan bunga deposito                        -                (103.780.404)           Deposit interest income
      Perlengkapan kantor                              -                  42.289.788           Retribution and donation
      Ekspedisi dan meterai                            -               3.924.448.878            Expedition and postage
      Beban AMDK                                       -                  10.924.575                   AMDK expenses
      Beban klaim EDC                                  -               1.866.000.266              EDC claim expenses
      Biaya Listing                                    -                 554.085.627                   Listing expenses
      Pendapatan sewa                         (150.000.000)             (120.000.000)                      Rent revenue
      Beban lainnya                            873.955.101             1.771.844.110                  Others expenses
      Jumlah                                 9.655.282.054            13.866.918.012                               Total
      Taksiran penghasilan kena pajak        (1.280.338.334)          19.710.905.008                   Taxable income
      Taksiran penghasilan                                                                             Taxable income
          kena pajak pembulatan              (1.280.338.334)          19.710.905.000                     rounded




                                                        41
Page 185
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

                                                 2025               2024
                                                  Rp                 Rp

     Tarif pajak :                                                                                         Taxable rate
     31 Desember 2025                                                                               December 31, 2025
          22% x Rp 0                                      -                       -                    22% x Rp 0
     31 Desember 2024                                                                               December 31, 2024
          22% x Rp 19.710.905.000                         -        4.336.399.100           22% x Rp 19,710.905.000
     Jumlah beban pajak penghasilan                       -        4.336.399.100               Total income tax expense
     Dikurangi:                                                                                               Deducted:
         Pajak penghasilan pasal 22            3.444.755.563       4.287.972.411               Income tax article 22
         Pajak penghasilan pasal 23               34.272.812          29.300.000               Income tax article 23
         Pajak penghasilan pasal 25               14.140.941           6.296.544               Income tax article 25
     Jumlah pajak dibayar dimuka               3.493.169.316       4.323.568.955                         Total prepaid tax
     Pajak terutang                                                                                    Total tax payable
         (Pajak penghasilan pasal 28A)         (3.493.169.316)         12.830.145           (Income tax article 28A)

     Rekonsiliasi antara jumlah beban pajak dan hasil            Reconciliation between total tax expense and the
     perkalian laba akuntansi sebelum pajak final                amount computed by applying the applicable tax
     adalah sebagai berikut:                                     rate to accounting profit before final tax are as
                                                                 follows:

                                                2025               2024
                                                 Rp                 Rp

     Rekonsiliasi pajak:                                                                              Tax reconciliation:
     Laba (rugi) sebelum pajak menurut                                            Profit (loss) income tax according to
          laba rugi dan penghasilan                                                           profit loss and other
          komprehensif lain                  (11.808.896.187)      4.832.886.136             comprehensif income
     Tarif yang berlaku                        2.597.957.161      (1.063.234.950)                           Taxable rate
     Pengaruh pajak atas (beban)                                                        Tax effect of (expenses) income
         penghasilan yang tidak dapat                                                    that can not be accounted
         diperhitungkan menurut fiskal:                                                                    by fiscal:
     Beda tetap                               (2.124.162.052)     (3.050.721.961)                  Permanent difference
     Jumlah beban pajak penghasilan              473.795.109      (4.113.956.911)             Total income tax expense
     Penyesuaian pajak tangguhan                (281.674.433)                 -              Deferred tax reconciliation
     Beban pajak penghasilan                     192.120.676      (4.113.956.911)                 Income tax expenses




                                                         42
Page 186
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                                     PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                                    DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                                   AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                                      (Continued)

   d. Pajak tangguhan                                                                d. Deferred tax

      Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan                                        Calculation benefit (expense) deferred tax for the
      Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada                                          years ended December 31, 2025 and 2024 are as
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                           follows:
      sebagai berikut:

                                                                                    Dibebankan ke
                                                                                      pendapatan
                                                          Dibebankan ke            komprehensif lain/
                                                        Laporan laba rugi/            credited to
                              1 Januari 2025/               credited to                 others              31 Desember 2025/
                              January 1, 2025          income statements         comprehensive income       December 31, 2025
                                    Rp                          Rp                        Rp                       Rp

        Imbalan pasca kerja          170.120.089                 33.690.947                  34.192.907                238.003.943   Post empolyee benefits
        Penurunan nilai            1.517.787.203                149.551.042                           -              1.667.338.245               Impairment
        Aset hak guna                 53.668.974                  8.878.687                           -                 62.547.661      Right-of-use assets
        Jumlah                     1.741.576.266                192.120.676                  34.192.907              1.967.889.849                      Total

                                                                                    Dibebankan ke
                                                                                      pendapatan
                                                          Dibebankan ke            komprehensif lain/
                                                        Laporan laba rugi/            credited to
                              1 Januari 2024/               credited to                 others              31 Desember 2024/
                              January 1, 2024          income statements         comprehensive income       December 31, 2024
                                    Rp                          Rp                        Rp                       Rp

        Imbalan pasca kerja          163.955.520                 24.742.052                 (18.577.483)               170.120.089   Post empolyee benefits
        Penurunan nilai            1.340.291.705                177.495.498                           -              1.517.787.203               Impairment
        Aset hak guna                 33.464.335                 20.204.639                           -                 53.668.974      Right-of-use assets
        Jumlah                     1.537.711.560                222.442.189                 (18.577.483)             1.741.576.266                      Total



28. INFORMASI SEGMEN                                                           28. SEGMENT INFORMATION

   Perusahaan mengklasifikasikan usahanya menjadi                                    The Company classified their business into two
   dua segmen usaha yaitu penjualan produk                                           segment, namely sales agrobisnis product and
   agrobisnis dan air minum. Informasi mengenai                                      drinking water. Information about the Company
   segmen usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:                                   segment are as follows:

                                                                          2025
                                                                    Produk Air Minum/
                                 Produk Agrobisnis/                  Drinking Water                        Jumlah/
                                Agricultural Product                     Product                            Total

   Pendapatan                          1.383.284.626.334                       52.774.660.145               1.436.059.286.479                             Sales
   Beban pokok pendapatan             (1.378.215.001.270)                     (37.599.323.315)             (1.415.814.324.585)              Cost of goods solds
   Laba kotor                              5.069.625.064                      15.175.336.830                   20.244.961.894                       Gross profit
   Beban usaha                             (6.954.242.854)                    (28.380.350.354)                (35.334.593.208)              Operating expenses
   Laba (rugi) usaha                       (1.884.617.790)                    (13.205.013.524)                (15.089.631.314)       Profit (loss) from operation
   Lain-lain bersih                        2.500.468.247                                    -                   2.500.468.247                         Other net
   Pendapatan keuangan                       780.266.880                                    -                     780.266.880                  Financial income
   Laba (rugi) usaha                                                                                                                               Profit (loss)
      sebelum pajak                        1.396.117.337                      (13.205.013.524)                (11.808.896.187)                    before tax




                                                                         43
Page 187
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                       PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                      DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                     AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                        (Continued)

                                                                     2024
                                                               Produk Air Minum/
                                 Produk Agrobisnis/             Drinking Water                 Jumlah/
                                Agricultural Product                Product                     Total

   Pendapatan                          2.078.709.104.874                43.621.139.599          2.122.330.244.473                         Sales
   Beban pokok pendapatan             (2.066.007.118.580)              (31.674.402.880)        (2.097.681.521.460)          Cost of goods solds
   Laba kotor                             12.701.986.294               11.946.736.719             24.648.723.013                    Gross profit
   Beban usaha                             (5.588.408.862)             (18.541.169.555)           (24.129.578.417)          Operating expenses
   Laba (rugi) usaha                       7.113.577.432                (6.594.432.836)                519.144.596   Profit (loss) from operation
   Lain-lain bersih                          853.770.910                             -               853.770.910                      Other net
   Pendapatan keuangan                     3.459.970.630                             -             3.459.970.630               Financial income
   Laba (rugi) usaha                                                                                                               Profit (loss)
      sebelum pajak                       11.427.318.972                (6.594.432.836)            4.832.886.136                  before tax



29. SIFAT DAN            TRANSAKSI    DENGAN           PIHAK           29. NATURE     OF     RELATIONSHIP                               AND
    BERELASI                                                               TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

   Sifat hubungan relasi:                                                    Nature of relationship:

   a. PT Hijau Sari adalah merupakan pemegang                                a. PT Hijau Sari is the shareholder of the Company.
      saham Perusahaan.
   b. PT Mitra Niaga Sakti adalah merupakan                                  b. PT Mitra Niaga Sakti is the shareholder of the
      pemegang saham Perusahaan.                                                Company.
   c. PT Surya Pelangi Mandiri adalah merupakan                              c. PT Surya Pelangi Mandiri is the shareholder of the
      pemegang saham Perusahaan.                                                Company.
   d. PT Inasentra Unisatya memiliki transaksi atas                          d. PT Inasentra Unisatya have transactions on trade
      piutang usaha kepada Perusahaan.                                          account receivables to the Company.
   e. PT Asia Sejahtera Mina Tbk memiliki transaksi                          e. PT Asia Sejahtera Mina Tbk have transactions on
      atas piutang usaha kepada Perusahaan.                                     trade account receivables to the Company.
   f. PT Sumber Kurnia Alam memiliki transaksi atas                          f. PT Sumber Kurnia Alam have transactions on trade
      piutang usaha kepada Perusahaan.                                          account receivables to the Company.

   Transaksi dengan pihak berelasi                                           Transactions with related parties

   PT Inasentra Unisatya                                                     PT Inasentra Unisatya

   Perusahaan menyewakan bangunan pabrik kepada                              The Company rents the factory building to related
   pihak berelasi pada tahun 2021 dan telah                                  parties in 2021 and has extended until 2028, the
   diperpanjang hingga tahun 2028, saldo yang timbul                         balance arising from these sales transactions is
   dari transaksi penjualan tersebut disajikan sebagai                       presented as “trade receivables – related party” in the
   akun “piutang usaha – pihak berelasi” dalam laporan                       financial statements (Note 7).
   keuangan (Catatan 7).

  PT Asia Sejahtera Mina, Tbk                                               PT Asia Sejahtera Mina, Tbk

  Perusahaan menjual persediaan rumput laut kepada                          The Company sold seaweed inventory to PT Asia
  PT Asia Sejahtera Mina, Tbk masing-masing pada                            Sejahtera Mina, Tbk in 2025 and 2024, respectively.
  tahun 2025 dan 2024. Saldo piutang usaha dari                             The balance of trade receivables from these
  transaksi tersebut pada tanggal 31 Desember 2025                          transactions as of December 31, 2025 and 2024 is
  dan 2024 disajikan sebagai akun “Piutang usaha –                          presented as “Trade receivables – Related parties”
  Pihak berelasi” dalam laporan posisi keuangan                             account in the statement of financial position (Note 6).
  (Catatan 6).




                                                                  44
Page 188
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                               PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                              DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                             AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                (Continued)

  PT Sumber Kurnia Alam                                           PT Sumber Kurnia Alam

  Perusahaan menjual persediaan kopi kepada                       The Company sold seaweed inventory to PT Sumber
  PT Sumber Kurnia Alam masing-masing pada tahun                  Kurnia Alam in 2025 and 2024, respectively. The
  2025 dan 2024. Saldo piutang usaha dari transaksi               balance of trade receivables from these transactions as
  tersebut pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                 of December 31, 2025 and 2024 is presented as “Trade
  disajikan sebagai akun “Piutang usaha – Pihak                   receivables – Related parties” account in the statement
  berelasi”    dalam   laporan  posisi   keuangan                 of financial position (Note 6).
  (Catatan 6).


30. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN                               30. GOING CONCERN

   Perusahaan memiliki saldo akumulasi defisit                    The Company has an accumulated losses as of
   pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-                         December 31, 2025 and 2024, of Rp 77,289,425,783
   masing   sebesar  Rp    77.289.425.783  dan                    and Rp 65,672,650,272, respectively. In order to
   Rp 65.672.650.272 Untuk meningkatkan kinerja                   improve its financial performance the management
   keuangan manajemen telah mengambil beberapa                    has taken various measures and will be continuing,
   langkah dan akan melanjutkan usaha sebagai                     among others:
   berikut:

   - Menyusun dan mengendalikan anggaran                          - Prepare and control the Company’s operational
     operasional Perusahaan agar penggunaan dana                    budget so that the use of funds is more efficient and
     lebih efesien dan terkendali.                                  controlled.
   - Mencari sumber pendanaan tambahan, baik                      - Seek additional funding sources, both through
     melalui investor maupun sumber pembiayaan                      investors and others financing sources, to support
     lainnya     untuk     mendukung   operasional                  the Company’s operations.
     Perusahaan.
   - Meningkatkan efesiensi dan pengendalian biaya                - Improve operational efficiency and cost control tk
     operasional agar kegiatan usaha dapat berjalan                 ensure effective and sustainable business
     secara efektif dan berkelanjutan.                              operations.


31. MANAJEMEN    RISIKO          KEUANGAN         DAN           31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND FINANCIAL
    INSTRUMEN KEUANGAN                                              INSTRUMENT

   Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan             In performing operating, investing and financing
   pendanaan, Perusahaan menghadapi risiko                        activities, the Company has financial risks of currency
   keuangan yaitu risiko mata uang, risiko harga, risiko          risk, price risk, credit risk, liquidity risk and market risk
   kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar dan                 and defines are as folows:
   mendefinisikan risiko-risiko sebagai berikut:

   a. Risiko mata uang                                            a.   Foreign currency risk

      Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi atas                    Currency risk is the risk of fluctuations in the fair
      nilai wajar atau arus kas dari instrumen                         value or cash flows of financial instruments due to
      keuangan yang disebabkan perubahan nilai                         changes in foreign currency exchange rates.
      tukar mata uang asing.

      Aktivitas operasional Perusahaan sebagian                        The Company's operating activities are mostly
      besar dilakukan dalam mata uang Rupiah dan                       conducted in Rupiah and for balancing the cash
      untuk menyeimbangkan arus kas, Perusahaan                        flows, the Company is funding the activities in the
      melakukan aktivitas pendanaan dalam mata                         same currency.
      uang yang sama.

   b. Risiko suku bunga                                           b. Interest risk

      Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi atas                   Interest rate risk is fluctuation risk in the fair value
      nilai wajar atau arus kas dari instrumen                         or cash flows from financial instrument due to
      keuangan yang disebabkan perubahan suku                          changes in the market interest risk.
      bunga pasar.



                                                           45
Page 189
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                             PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                            DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                           AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                              (Continued)

   c. Risiko harga                                              c.   Price risk

      Risiko harga adalah risiko fluktuasi atas nilai                Price risk is the risk of fluctuations in the fair value
      wajar atau arus kas dari instrumen keuangan                    or cash flows of financial instruments due to
      yang disebabkan perubahan harga pasar, baik                    changes in market prices, either caused by the
      yang disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari               specific factors of the individual instrument or the
      instrumen individual atau faktor-faktor yang                   factors affecting all the instruments traded in the
      mempengaruhi     seluruh    instrumen      yang                market.
      diperdagangkan di pasar.

      Perusahaan mengelola risiko harga dengan                       The Company managed price risk by evaluated
      secara rutin melakukan evaluasi terhadap                       financial performance and market price of
      kinerja keuangan dan harga pasar atas                          investment, also always monitor global market.
      investasinya,  serta    selalu  memantau
      perkembangan pasar global.

   d. Risiko kredit                                             d. Credit risk

      Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu                  Credit risk is the risk that one of the parties fail to
      pihak atas instrumen keuangan akan gagal                       meet its liability and cause the other party loss.
      memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak
      lain mengalami kerugian keuangan.

      Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan                  Credit risk is a risk that the Company will incur
      akan mengalami kerugian yang timbul dari                       losses arising from customer, client or other party
      pelanggan, klien atau pihak lawan yang gagal                   fail to meet their contractual obligations. The
      memenuhi        liabilitas kontraktual  mereka.                Company's financial instrument that have potential
      Instrumen       keuangan     Perusahaan    yang                for credit risk consist of cash and cash equivalents
      mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari              and trade accounts receivable. Total maximum
      kas dan setara kas dan piutang usaha. Jumlah                   credit risk exposure is equal to the carrying amount
      eksposur risiko kredit maksimum sama dengan                    of the accounts.
      nilai tercatat atas akun-akun tersebut.

      Eksposur maksimum Perusahaan atas risiko                       The Company's maximum exposure for credit risk
      kredit adalah sebagai berikut:                                 are as follows:

                                           31 Desember 2025/    31 Desember 2024/
                                           December 31, 2025    December 31, 2024
                                                  Rp                   Rp

      Kas dan setara kas                        3.383.896.531         8.574.202.140             Cash and cash equivalents
      Kas yang dibatasi penggunaannya           2.279.099.180         2.200.000.000                       Restricted cash
      Piutang usaha                            13.569.178.684         4.717.750.426                   Accounts receivables
      Piutang lain-lain                         4.733.467.927        10.731.418.296             Other accounts receivables
      Jumlah                                   23.965.642.322        26.223.370.862                                     Total


      Perusahaan mengelola risiko kredit dengan                      The Company managed credit risk by setting limits
      menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat                    on the total acceptable risks for each customer and
      diterima untuk masing-masing pelanggan dan                     more selective in the selection of banks and
      lebih selektif dalam pemilihan bank dan institusi              financial institution, only well known and well
      keuangan, yaitu hanya bank-bank dan institusi                  selected banks and financial institution are
      keuangan ternama dan yang berpredikat baik                     selected.
      yang dipilih.

   e. Risiko likuiditas                                         e.   Liquidity risk

      Risiko likuiditas adalah risiko dimana entitas                 Liquidity risk is risk where is the Company will have
      akan mengalami kesulitan dalam memperoleh                      difficulty in obtaining funds to meets its
      dana untuk memenuhi komitmennya terkait                        commitments related to financial instrument.
      dengan instrumen keuangan.



                                                          46
Page 190
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                            PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                           DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)

     Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan                  The Company managed liquidity risk by
     mempertahankan kas dan setara kas yang                         maintaining adequate cash and cash equivalents
     mencukupi untuk memungkinkan Perusahaan                        to enable the Company to fulfill the Company
     dalam memenuhi komitmen perusahaan untuk                       commitments to its normal operation. Beside that
     operasi normal perusahaan. Selain itu                          the Company also monitoring projection and actual
     Perusahaan juga melakukan pengawasan                           cash flows, also monitor due date financial assets
     proyeksi dan arus kas aktual secara terus                      and liabilities.
     menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo
     aset dan liabilitas keuangan.

     Perusahaan berencana dapat membayar semua                      The Company plans to pay all liabilities in the next
     liabilitas dalam periode mendatang. Untuk                      period. To meet the commitment, the Company
     memenuhi komitmen kas, Perusahaan berharap                     expects it operation to generate sufficient cash
     kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus                    inflow. The Company has liquid financial assets
     kas masuk yang cukup. Selain itu, Perusahaan                   and is available to meet liquidity needs.
     memiliki aset keuangan yang likuid dan tersedia
     untuk memenuhi kebutuhan likuiditas.

   f. Risiko permodalan                                        f.   Equity risk

     Perusahaan mengelola risiko permodalan untuk                   The Company manage equity risk to make sure
     memastikan Perusahaan mampu melanjutkan                        that the Company is able to continue its going
     kelangsungan usaha sehingga memaksimalkan                      concern as to maximize return on shareholders
     imbal hasil pada pemegang saham dan                            and stakeholder as well as maintain optimization of
     pemangku kepentingan serta memelihara                          debt and equity balance.
     optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

     Struktur permodalan Perusahaan seluruhnya                      All the Company equity structure from equity and
     berasal dari ekuitas dan pinjaman pemasok.                     loan from supplier. There is no other loan received
     Tidak terdapat pinjaman lain yang dilakukan                    by the Company to strengthen its capital structure.
     oleh Perusahaan untuk memperkuat struktur
     permodalannya.

   g. Instrumen keuangan                                       g. Financial instrument

     Nilai tercatat dan nilai wajar pada instrumen                  Carrying value and fair value financial instrument
     keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                     at December 31, 2025 and 2024 are as follows:
     2024 adalah sebagai berikut:

                                         31 Desember 2025    / December 31, 2025
                                           Nilai Tercatat/        Nilai Wajar/
                                          Carrying Value           Fair Value
                                                  Rp                    Rp

      Aset keuangan lancar                                                                     Current financial assets
      Kas dan setara kas                     3.383.896.531           3.383.896.531            Cash and cash equivalent
      Kas yang dibatasi penggunaannya        2.279.099.180           2.279.099.180                     Restricted cash
      Piutang usaha                         13.569.178.684          13.569.178.684             Trade account receivable
      Piutang lain-lain                      4.733.467.927           4.733.467.927            Other accounts receivable
      Jumlah aset keuangan                  23.965.642.322          23.965.642.322                 Total financial assets

      Liabilitas keuangan                                                                           Short term financial
         jangka pendek                                                                                       liabilities
      Utang usaha                           22.713.027.383          22.713.027.383               Trade accounts payable
      Utang lain-lain                            5.328.110               5.328.110               Other accounts payable
      Utang pajak                              213.916.982             213.916.982                          Tax payable
      Liabilitas sewa                           32.336.453              32.336.453                       Lease liabilities
      Jumlah liabilitas keuangan            22.964.608.928          22.964.608.928                 Total financial liability




                                                       47
Page 191
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                          PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                         DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                        AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)

                                        31 Desember 2024    / December 31, 2024
                                          Nilai Tercatat/        Nilai Wajar/
                                         Carrying Value           Fair Value
                                                 Rp                    Rp

     Aset keuangan lancar                                                                       Current financial assets
     Kas dan setara kas                     8.574.202.140         8.574.202.140                Cash and cash equivalent
     Kas yang dibatasi penggunaannya        2.200.000.000         2.200.000.000                         Restricted cash
     Piutang usaha                          4.717.750.426         4.717.750.426                 Trade account receivable
     Piutang lain-lain                     10.731.418.296        10.731.418.296                Other accounts receivable
     Jumlah aset keuangan                  26.223.370.862        26.223.370.862                     Total financial assets

     Liabilitas keuangan                                                                             Short term financial
        jangka pendek                                                                                         liabilities
     Utang usaha                           13.488.877.272        13.488.877.272                   Trade accounts payable
     Utang lain-lain                            2.658.462             2.658.462                   Other accounts payable
     Utang pajak                              190.221.604           190.221.604                              Tax payable
     Liabilitas sewa                           95.004.820            95.004.820                           Lease liabilities
     Jumlah liabilitas keuangan            13.776.762.158        13.776.762.158                     Total financial liability

     Dalam rangka untuk mengelola risiko diatas                   In order to manage these risk effectively, the Board
     secara efektif, Dewan Direksi telah menyetujui               of Director has approved saveral strategies to
     beberapa strategi untuk pengelolaan risiko                   managing financial risk, which are in line with the
     keuangan, yang sejalan dengan tujuan                         Company's objectives. These guidelines establish
     perusahaan. Pedoman ini menetapkan tujuan                    the objectives and actions to be taken in order to
     dan tindakan yang harus diambil dalam rangka                 manage the financial risk.
     mengelola risiko keuangan yang dihadapi
     Perusahaan.

     Pedoman utama dari kebijakan ini antara lain,                The main guidelines from this policy, are as
     adalah sebagai berikut:                                      follows:

     -   Meminimalkan risiko fluktuasi tingkat suku               -   Minimization risk of interest rate, currency and
         bunga, mata uang dan risiko pasar untuk                      market risk for every transaction.
         semua jenis transaksi.
     -   Memaksimalkan penggunaan "lindung nilai                  -   Maximization used "natural hedge" that benefit
         alamiah" yang menguntungkan sebanyak                         as much as possible off-setting natural between
         mungkin off-setting alami antara penjualan                   sales and expense and accounts payable and
         dan biaya dan utang dan piutang dalam mata                   accounts receivable in same currency. The
         uang yang sama. Strategi yang sama                           same strategy is taken in relation to interest rate.
         ditempuh sehubungan dengan risiko suku
         bunga.
     -   Semua kegiatan manajemen risiko keuangan                 -   Monitoring and doing all activities of financial
         dilakukan dan dipantau.                                      risk management.

     Semua kegiatan manajemen risiko keuangan                     All financial risk management activities are
     dilakukan secara bijaksana dan konsisten dan                 conducted wisely and consistently and follow best
     mengikuti praktek pasar terbaik.                             market practices.




                                                       48
Page 192
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                           PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                          DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)

32. IKATAN-IKATAN      DAN    KONTIJENSI       YANG           32. SIGNIFICANT            AGREEMENTS                 AND
    SIGNIFIKAN                                                    CONTINGENCIES

   PT Inasentra Unisatya                                        PT Inasentra Unisatya

   Berdasarkan       Addendum     III    Perjanjian             Based on Addendum III of the Asset Lease Agreement
   Sewa-Menyewa Aset antara PT Wahana                           between PT Wahana Pronatural Tbk and PT Inasentra
   Pronatural Tbk dengan PT Inasentra Unisatya No.              Unisatya No. 203/LGL-IUG/WAPO-INA/PKS/X/2025
   203/LGL-IUG/WAPO-INA/PKS/X/2025 menjelaskan                  explains that from March 1, 2023 to February 28, 2028,
   bahwa sejak tanggal 1 Maret 2023 hingga 23                   PT Inasentra Unisatya leases land and factory
   Februari 2028, PT Inasentra Unisatya menyewa                 buildings as referred to in the lease agreement.
   tanah dan bangunan Pabrik sebagaimana disebut
   pada perjanjian sewa menyewa.

   Adapun rincian tanah dan bangunan Pabrik yang                Here is the details of the land and building of the
   disewa:                                                      factory being rented:

   a. Tanah                                                     a. Land

      Luas tanah kurang lebih 39.000 m².                             Total land area of about 39,000 m².

   b. Bangunan                                                  b. Building

      Bangunan seluas kurang lebih 13.401,60 m²                      The building covers and area of approximately
      terdiri dari bangunan kantor, bangunan produksi,               13,401.60 m2 and consists of an office building,
      gudang barang jadi, ruang rotary, bangunan-                    production building, finished goods werehouse,
      bangunan             pendukung,           ruang                rotary      room,       supporting    buildings,
      boiler/pembakaran, rumah pompa, bengkel,                       boiler.combustion room, pump houae, workshop,
      genset, dan pos jaga.                                          generator, and guard post.

   c. Mesin dan peralatan                                       c. Machinery and equipment

      Mesin line (line 1, 2, dan 3), wrapping hard                   Lines machines (line 1, 2, and 3), wrapping hard
      candy, soft candy, depositing candy dan                        candy, soft candy, depositing candy and chewing,
      chewing, packing, peralatan laboratorium, dan                  packing, laboratory equipment, and other
      utilitas pendukung lainnya.                                    supporting utilities.

   d. Kendaraan                                                 d. Vehicle

      Kendaraan roda dua dan roda empat berbagai                     Vehicle two-wheeled and four-wheeled vehicles of
      merek yang digunakan operasional Perusahaan.                   various brands used by the Company’s operations.

   e. Inventaris kantor                                         e. Office inventory

      Komputer,   meja,     kursi,  telepon,      dan                Computers, tables, chairs, telephones, and other
      perlengkapan lain berbagai merek           yang                equipment of various brands used in the
      digunakan operasional Perusahaan.                              Company’s operations.

   Terkait dengan biaya sewa terbagi menjadi dua:               Related to the rental costs are divided into two:

   a. Biaya sewa tanah dan bangunan                             a.   Land and building rental fees

      Biaya sewa tanah dan bangunan: Sewa tanah                      Land and building rental fees: Rental of land and
      dan    bangunan    setiap  bulan   sebesar                     buildings      every   month     amounting      to
      Rp 75.000.000 dikenakan PPh pasal 4 ayat 2                     Rp 75,000,000, subject to 10% of income tax
      sebesar 10% serta PPN sebesar 11%.                             article 4 (2) and 11% value added tax.

      Biaya sewa tanah dan bangunan : Sewa tanah                     Land and building rental fees: Rental of land and
      dan bangunan setiap bulan dengan PT Satya                      buildings every month with PT Satya Utama Boga
      Utama Boga setiap bulan sebesar Rp                             amounting to Rp 50,000,000, subject to 10% of
      50.000.000 dikenakan PPh pasal 4 ayat 2                        income tax article 4 (2) and 11% value added tax.
      sebesar 10% serta PPN sebesar 11%.



                                                         49
Page 193
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                      PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)

   b. Biaya sewa non tanah dan bangunan                     b. Non-land and building rental fees

      Biaya sewa non tanah dan bangunan: Sewa non              Non-land and building rental fees: Non-land and
      tanah dan bangunan setiap bulan sebesar                  building leases every month amounting to
      Rp 175.000.000 dikenakan PPh pasal 23                    Rp 175,000,000, subject to 2% of income tax
      sebesar 2% serta PPN sebesar 11%.                        article 23 and 11% value added tax.

   PT Fastrata Buana                                        PT Fastrata Buana

   Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pembelian dan           Based on the Purchase Cooperation Agreement and
   Layanan Rental Vending Machine untuk Penjualan           Rental Services for Vending Machines for the Sale of
   Produk Bonteh dan Gizzi antara PT Wahana                 Bonteh and Gizzi Products between PT Wahana
   Pronatural Tbk dengan PT Fastrata Buana                  Pronatural    Tbk     and   PT      Fastrata  Buana
   No. PKS-098/LGL/WAPO-FB/IV/2025 menjelaskan              No. PKS-098/LGL/WAPO-FB/IV/2025, it is explained
   bahwa sejak tanggal 4 April 2025 hingga 3 April          that from April 4, 2025 to April 3, 2026, PT Fastrata
   2026, PT Fastrata Buana menyewa rak vending              Buana rented vending machine racks as stated in the
   machine sebagaimana disebut pada perjanjian              cooperation agreement.
   kerjasama.

   Objek sewa merupakan 80 unit vending machine             The rental objects are 80 vending machine units
   yang tersebar di kawasan mall dan perkantoran,           spread across mall and office areas, university areas
   kawasan perguruan tinggi (baik perguruan tinggi          (both state and private universities), Indonesian
   negeri maupun perguruan tinggi swasta),                  Railway Station emplacements, apartment residential
   emplasemen Stasiun Kereta Api Indonesia,                 areas and hospitals spread across and located in,
   kawasan hunian apartemen dan rumah sakit yang            among others, Greater Jakarta, West Java, Central
   tersebar dan terletak antara lain di Jabodetabek,        Java and East Java.
   Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

   Biaya sewa untuk 80 unit vending machine selama          The rental fee for 80 vending machines for one year is
   1 tahun sebesar Rp 1.200.000.000 belum termasuk          Rp 1,200,000,000, excluding 11% value added tax
   PPN sebesar 11% dan PPh pasal 23 sebesar 2%.             and 2% of income tax article 23. The rental fee is paid
   Biaya sewa tersebut dibayar dimuka secara                in advance in three installments over a one-year
   bertahap sebanyak 3 kali dalam kurun waktu 1             period.
   tahun.




                                                       50
Page 194
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                         PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                        DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)

33. KONTIJENSI                                               33. CONTIGENCIES

   Tuntutan  kepada       koperasi     Garudayaksa             Claim to koperasi Garudayaksa Nusantara
   Nusantara

   Pada bulan Mei 2018 Perusahaan mengajukan                   In May 2018 the Company filed a lawsuit against the
   gugatan kepada Koperasi Garudayaksa Nusantara               Garudayaksa Nusantara Cooperative based on a
   yang didasarkan pada surat gugatan wanprestasi              claim dated May 23, 2018. The cases of the lawsuit
   tertanggal 23 Mei 2018. Perkara-perkara yang                originated from the return / return of sugar of PTPN X
   medasari    gugatan    tersebut    berawal  dari            totaling 5,774 sacks, equivalent to 288,700 kg amount
   pengembalian / retur gula PTPN X sejumlah 5.774             of Rp 3,089,000,000, - and 250 sacks, equivalent to
   karung atau setara dengan 288.700 kg senilai                12,500 kg amount of Rp 133,750,000 from the
   Rp.3.089.000.000 dan 250 karung atau setara                 Company to the Garudayaksa Nusantara Cooperative
   dengan 12.500 kg senilai Rp 133.750.000 dari                which was caused by the goods not suittable with the
   Perusahaan kepada Koperasi Garudayaksa                      criteria that agreed by both parties. However, there
   Nusantara yang disebabkan barang tidak sesuai               was no good faith from the Garudayaksa Nusantara
   dengan kriteria yang disepakati oleh kedua belah            Cooperative to resolve that problem, because of that,
   pihak. Namun, tidak terdapat itikad baik dari               the Company submitted subordinates I and II with the
   Koperasi     Garudayaksa     Nusantara     untuk            intention of requesting a refund of goods that were not
   menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga               in accordance with the agreement along with tax
   pada akhirnya Perusahaan mengajukan Somasi I                payments for the sale and purchase transaction of
   dan II dengan maksud untuk meminta                          sugar worth Rp 972,727,272 which apparently was not
   pengembalian dana atas barang yang tidak sesuai             taxed but was paid by the Company. Until the deadline
   dengan kesepakatan tersebut beserta uang                    set by the Garudayaksa Nusantara Cooperative does
   pembayaran pajak atas transaksi jual-beli gula              not take the actions stated in the subpoena.
   senilai Rp 972.727.272 yang ternyata tidak
   dikenakan pajak namun telah dibayarkan oleh
   Perusahaan. Hingga batas waktu yang telah
   ditetapkan Koperasi Garudayaksa Nusantara tidak
   melakukan tindakan sebagaimana tertera dalam
   surat somasi tersebut.

   Atas   gugatan   Perusahaan,    pada   tanggal              According to the company a lawsuit, in September 25,
   25 September 2020 Koperasi Garudayaksa                      2020, Koperasi Garudayaksa Nusantara filed an
   Nusantara melakukan banding sebagaimana tertera             appeal of lawsuit as stated on the appeal deed
   dalam Akta Permohonan Banding Nomor                         Number 129/SRT.PDT.BDG/2020/PN JKT PST
   129/SRT.PDT.BDG/2020/PN JKT PST Nomor                       Number 301/Pdt.G/2018/PN JKT PST.
   301/Pdt.G/2018/PN JKT PST.

   Putusan banding Nomor 406/PDT/2020/PT DKI                   Appeal decisions number 406/PDT/2020/PT DKI
   menerima permohonan banding dari Koperasi                   accepted the appeal of Koperasi Garudayaksa
   Garudayaksa Nusantara, dan menguatkan Putusan               Nusantara and strengthen deed about the decisions
   Pengadilan    Negeri  Jakarta    Pusat    Nomor             of Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (District court of
   301/Pdt.G/2018/PN JKT PST tanggal 17 September              central Jakarta) Number 301/Pdt.G/2018/PN JKT PST
   2020.    Menghukum     Koperasi     Garudayaksa             at September 17, 2020, Sentenced Koperasi Koperasi
   Nusantara membayar biaya perkara di kedua tingkat           Garudayaksa Nusantara to paid a court fees at both
   pengadilan, yang untuk tingkat banding sejumlah             levels of court, which is an appeal amounted to
   Rp 150.000.                                                 Rp 150,000 (One hundred and fifty thousand rupiah).

   Telah digelar sidang tanggal 22 November 2021 di            On November 22, 2021, a trial was held at the South
   Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan              Jakarta District Court to present the Company’s
   sanksi-sanksi dari Perusahaan dan pihak terlapor            sanction, and the reported party participated in an
   mengikuti sidang secara online dari Rutan.                  online trial from the Detention Center.

   Berdasarkan putusan No. 975/Pid.B/2021/PN                   Based in decision No. 975/Pid.B/2021/PN JKT.SEL
   JKT.SEL tanggal 7 Februari 2022, Pengadilan                 dated February 7, 2022, the Court determined that
   menetapkan Junieka Custikasari Siregar telah                Junieka Custikasari Siregar has been legally and
   terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah                 convicingly proven guilty of committing a crime of
   melakukan tindak pidana penipuan, pidana penjara            fraud, imprisonment for 2 years and 6 months.
   selama 2 tahun 6 bulan.

   Berdasarkan putusan No. 230/Pdt.Bth/22023/PN                Based in decision No. 230/Pdt.Bth/2023/PN JKT.Pst
   Jkt.Pst tanggal 3 Agustus 2023, para pihak sepakat          dated August 3, 2023, the parties agreed to end the
   untuk mengakhiri sengketa. Aset milik Junieka               dispute. The asset belonging to Junieka Custikasari


                                                        51
Page 195
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk                                                                      PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 SERTA UNTUK TAHUN-                                                     DECEMBER 31, 2025 AND 2024
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                    AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan)                                                                                                       (Continued)

   Custikasari Siregar (terdakwah) akan dijual untuk                     Siregar (the preacher) will be sold to pay off debts to
   melunasi utang ke Perusahaan.                                         the Company.


34. REKLASIFIKASI AKUN                                              34. ACCOUNT RECLASSIFICATION

   Beberapa akun pada laporan keuangan tahun 2024                        Several accounts in the 2024 financial statements
   direklasifikasi untuk menyesuaikan dengan laporan                     were reclassified to conform to the 2025 financial
   keuangan tahun 2025. Ringkasan sebelum dan                            statements. The before and after summary is as
   sesudah adalah sebagai berikut:                                       follows:

                                                  31 Desember 2024/ December 31, 2024
                               Sebelum reklasifikasi/         Reklasifikasi/       Sesudah reklasifikasi/
                               Before reclassification      Reclassification       After reclassification
                                         Rp                        Rp                        Rp

   ASET                                                                                                                          ASSETS
   Piutang usaha                                                                                                      Accounts receivable
     Pihak berelasi                                                                                                     Related parties
       PT Inasentra Unisatya            167.760.000               (167.760.000)                             -   PT Inasentra Unisatya
   Piutang Lain-lain                                                                                                    Other receivables
     Pihak berelasi                                                                                                     Related parties
       PT Inasentra Unisatya                        -               167.760.000              167.760.000        PT Inasentra Unisatya



35. TANGGAL           PENYELESAIAN           LAPORAN                36. COMPLETING FINANCIAL STATEMENTS
    KEUANGAN

   Laporan keuangan dari halaman 1 sampai dengan                         The financial statements from pages 1 to 52 have been
   52 telah disetujui oleh Dewan Direksi untuk                           approved by The Board of Directors for publication on
   diterbitkan pada tanggal 31 Maret 2026.                               March 31, 2026.

                                                            ******




                                                               52
Page 196

          
Page 197
                              ^/
                     /   ^/
                .,




            t



(
    \

        \




                I                  \

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.06 MB
Published29 Apr 2026
Pages197
Characters551,954
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WAHANA PRONATURAL Tbk p.1 ×562
linked org PT. Hijau Sari p.11 ×4
linked org PT. Mitra Niaga Sakti p.11 ×4
linked org Surya Pelangi p.11 ×2
linked org Siantar Top Tbk p.16 ×11
linked person Audit Committee: • Chairman p.81
possible person Hendra Widjaya · Komisaris Utama p.3 ×42
possible person Iwan Setiawan · Direktur p.3 ×28
possible org Bursa Efek Indonesia p.3 ×10
possible person Hendra p.15 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.27 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.149
unresolved org SUBYANTARA & Rekan p.3 ×4
unresolved org PT. Kustodian Sentral Efek p.3
unresolved org PT Golden Phoenix. Saat p.8
unresolved org PT Golden Phoenix p.8 ×4
unresolved org PT Wahana Yuda Mandiri p.8 ×3
unresolved org PT Wahana Phonix Mandiri. p.8 ×4
unresolved org PT Phonix Mas Persada p.8 ×2
unresolved person Wachid Hasyim SH. · Notaris p.8 ×2
unresolved org PT. Surya Pelangi Mandiri p.11 ×3
unresolved org PT. Pesona Bangun Mandiri p.11 ×3
unresolved person Akta Notaris Sonya Natalia p.14 ×5
unresolved — Ind · Komisaris Utama p.14 ×2
unresolved org PT Monysaga Prima p.15 ×4
unresolved org PT Adventura Prokreasi p.15 ×4
unresolved org PT Indadi Setia. p.15 ×4
unresolved org PT. Pelayaran Masittah Latief p.15 ×2
unresolved org PT Indadi Utama p.15 ×2
unresolved org PT Anadana Global Multi Finance p.15 ×2
unresolved person Artha Lovie Aprillailie p.16 ×4
unresolved org PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo p.16 ×4
unresolved org Kementerian Hukum dan HAM RI. p.17
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.25 ×2
unresolved person Frekuensi · Komisaris p.29
unresolved person Chenny · Komisaris p.29 ×7
unresolved person Artha Lovie A · Direktur Utama p.31 ×6
unresolved person Frekuensi Pertemuan · Komisaris p.31
unresolved person Junia Linardi Kemudian p.34
unresolved person Chenny Selanjutnya Susunan Pengurus p.34
unresolved org PT Home Living Arts Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Lion Mentari Airlines p.36 ×2
unresolved — Anita Rosalia Gunawan · Anggota p.37 ×2
unresolved — Sarah Cahya Prawira · Anggota p.37 ×2
unresolved org Karantina Ikan p.38
unresolved org Koperasi Garudayaksa Nusantara p.47 ×6
unresolved org Mahkamah Agung p.47
unresolved org PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta Jendral Sudirman Street p.70
unresolved org PT. Bursa Efek Indonesia Jenderal Sudirman Street p.70
unresolved org PT Sinartama Gunita MH Thamrin Street p.70
unresolved org PT Golden Phoenix. At p.75
unresolved org PT Wahana Phonix Mandiri. On p.75
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.75 ×6
unresolved — Grand Total p.78
unresolved org PT Indadi Setia. In p.82 ×2
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.84
unresolved org Financial Services Authority p.94 ×5
unresolved person Junia Linardi Then p.101
unresolved person Chenny Furthermore p.101
unresolved org Ministry of Marine Affairs and Fisheries p.105
unresolved org PT Wahana Pronatural Tbk's p.134
unresolved org PT Wahana Phonix p.149
unresolved person Akta Notaris Wahyudi Suyanto p.149 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.149
unresolved org Minister of Justice p.149
unresolved person Akta Notaris Yonsah Minanda p.149 ×2
unresolved org Minister p.149 ×2
unresolved org Menteri p.149
unresolved org PT Wahana p.149
unresolved org Pronatural Tbk p.149
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU. p.149
unresolved org Pengawas p.151
unresolved org Bapepam-LK p.151 ×8
unresolved org PT Inasentra Unisatya p.195 ×3
unresolved org PT Inasentra Unisatya Piutang Lain-lain p.195

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result