Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
No. 13/KEL-Corsec/IV/2026 Jakarta, 29 April 2026
Kode Saham : KEEN
Papan Pencatatan : Utama
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. Direktur Penilaian Perusahaan
Perihal: Laporan Pelaksanaan Public Expose Tahunan 2026 PT Kencana Energi
Lestari Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Merujuk pada rencana penyelenggaraan Public Expose Tahunan, yang disampaikan
Perseroan melalui surat nomor 08/KEL-Corsec/IV/2026, tanggal 13 April 2026,
bersama ini kami sampaikan Laporan Pelaksanaan Public Expose Perseroan
sebagaimana terlampir.
Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT Kencana Energi Lestari Tbk
Diana Limardi
Corporate Secretary
1/6
Page 2
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE
PT KENCANA ENERGI LESTARI TBK
Pada hari Selasa, tanggal 28 April 2026, PT Kencana Energi Lestari Tbk telah
menyelenggarakan Public Expose secara online melalui media zoom meeting. Acara
Public Expose dimulai pada pukul 13:00 WIB dan selesai pada pukul 13.42 WIB.
Pihak manajemen yang hadir dalam Public Expose adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan
1. Wilson Maknawi Direktur Utama
2. Giat Widjaja Direktur
3. Takasawa Kazunori Direktur
4. Enriko Maknawi Assistant to CFO and Investor Relation
5. Diana Limardi Corporate Secretary
Peserta yang hadir dalam Public Expose selain manajemen (terlampir).
Public Expose dimulai dengan pemaparan materi presentasi oleh manajemen
Perseroan dengan ringkasan sebagai berikut:
• Overview Perusahaan
• Kinerja Operasional
• Kinerja Keuangan
• Peristiwa Penting
• Rencana ke Depan
• Sustainability
2/6
Page 3
RINGKASAN PERTANYAAN DAN JAWABAN PUBLIC EXPOSE
PT KENCANA ENERGI LESTARI TBK (”PERSEROAN”)
28 April 2026
1. Pertanyaan dari Bapak Djoko (Investor Retail)
Mengapa Total Laba Bersih KEEN di akhir Desember selama beberapa tahun
terakhir selalu lebih rendah/drop dibanding Total Laba Bersih di Q3 nya ?
Apakah penyebab negatifnya pertambahan laba di setiap kuartal IV ?
Tanggapan Manajemen Perseroan :
Penurunan Total Laba Bersih di akhir Desember dibandingkan Q3 terutama
disebabkan oleh adanya penyesuaian biaya konstruksi pada kuartal IV.
Pada akhir tahun, Perseroan melakukan rekonsiliasi perhitungan biaya dengan
kontraktor atas proyek yang sedang dalam masa konstruksi. Apabila terdapat
selisih biaya, maka selisih tersebut diakui pada kuartal IV dan berdampak
menekan laba bersih.
Sebagai contoh, pada tahun 2024 dan 2025 Perseroan sedang melakukan
konstruksi proyek PLTM Salu Noling. Pada akhir tahun dilakukan rekonsiliasi
biaya dengan kontraktor, sehingga terdapat pengakuan selisih biaya konstruksi
yang menyebabkan laba bersih akhir tahun lebih rendah dibandingkan posisi
Q3.
2. Pertanyaan dari Bapak Daniel (Analis)
Manajemen menyebutkan di slide 7 dan 10 bahwa produksi naik 2% ke 376,3
GWh, tapi pendapatan turun dari USD 37,9mn → USD 34,3mn. Apa penyebab
utamanya, dan kapan pendapatan bisa kembali ke level peak 2023 (USD
48mn)?
Tanggapan Manajemen Perseroan :
Pendapatan 2025 turun dibanding 2024 meskipun produksi listrik naik karena
Perseroan menerapkan ISAK 16, di mana pendapatan tidak hanya berasal dari
penjualan listrik, tetapi juga mencakup construction income, interest income,
dan sales of electricity.
Dengan standar ini, pendapatan Perseroan dapat meningkat saat ada proyek
konstruksi, dan menurun ketika nilai atau aktivitas konstruksi lebih rendah,
meskipun produksi listrik aktual tetap meningkat.
3/6
Page 4
Perlu dibedakan antara pendapatan akuntansi di laporan laba rugi dan produksi
listrik aktual. Produksi listrik Perseroan terus meningkat seiring bertambahnya
installed capacity, dan cashflow utama Perseroan tetap berasal dari penjualan
listrik.
Pendapatan tahun 2023 lebih tinggi karena saat itu Perseroan sedang
membangun PLTM Ordi Hulu, dengan nilai kontrak PPA yang lebih besar
dibanding PLTM Salu Noling yang sedang dikonstruksi pada 2025. Karena itu,
pengakuan pendapatan konstruksi pada 2023 lebih tinggi dibanding 2025.
3. Pertanyaan dari Bapak Bhaskoro (Investor Retail)
Terkait bencana longsor di PLTA Pakkat, berapa estimasi total kerugian
pendapatan, nilai klaim asuransi yang diharapkan, dan kapan target kembali
beroperasi normal ?
Tanggapan Manajemen Perseroan :
Saat ini Perseroan sedang menjalankan proses engineering, desain, dan
pengadaan untuk program rehabilitasi PLTA Pakkat. Target Perseroan adalah
PLTA Pakkat dapat kembali beroperasi normal pada tahun 2027.
Terkait potensi kerugian pendapatan, Perseroan memperkirakan tidak terdapat
loss of income secara permanen, karena periode rehabilitasi dapat
ditambahkan ke masa kontrak PPA, sehingga pendapatan lebih bersifat
tertunda sekitar 1 tahun.
Untuk klaim asuransi, proses saat ini masih berjalan dan berlangsung lancar.
Pada prinsipnya, Perseroan mengharapkan seluruh kerugian dapat dicover oleh
asuransi, baik kerugian material maupun business interruption.
4. Pertanyaan dari Bapak Kenny Wendery (Retail Investor)
Terkait pipeline tender PLTA sekitar 180 MW, yaitu proyek di Sulawesi
Selatan/Salu Uro 95–98 MW, Sumatera Utara sekitar 45 MW, dan Sumatera
Selatan/Tiga Dihaji sekitar 40 MW, mohon update progress tender masing-
masing proyek tersebut. Apakah sudah ada yang masuk tahap penetapan
pemenang, negosiasi PPA, atau masih dalam proses evaluasi PLN?
Tanggapan Manajemen Perseroan :
Memang benar saat ini Perseroan sedang mengikuti 3 proses tender PLTA di
PLN.
Untuk PLTA Salu Uro, saat ini masih dalam tahap evaluasi PLN, dan seluruh
dokumen yang diperlukan telah disampaikan oleh Perseroan.
4/6
Page 5
Untuk PLTA Pakkat 2, statusnya juga masih dalam proses evaluasi. Namun,
Perseroan optimis prosesnya dapat berjalan lebih cepat dibandingkan PLTA
Salu Uro.
Sementara untuk PLTA Tiga Dihaji, prosesnya lebih kompleks karena tidak
hanya berkaitan dengan PLN, tetapi juga dengan aset milik PU. Meski demikian,
seluruh data dan dokumen yang diperlukan telah dilengkapi dan disampaikan.
Dari sisi Perseroan, seluruh upaya dan kelengkapan dokumen telah dipenuhi,
dan saat ini Perseroan masih menunggu keputusan final serta arahan
selanjutnya dari PLN.
5/6
Page 6
DAFTAR HADIR
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2025
PT KENCANA ENERGI LESTARI TBK
28 APRIL 2026
Terlampir pada file terpisah.
6/6
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Diana Limardi
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
person
Wilson Maknawi
· Direktur Utama
p.2
unresolved
person
Takasawa Kazunori
· Direktur
p.2
unresolved
—
Enriko Maknawi
· Assistant to CFO and Investor Relation
p.2
unresolved
person
Djoko
p.3
unresolved
person
Daniel
p.3
unresolved
person
Bhaskoro
p.4
unresolved
person
Kenny Wendery
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.